<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338</atom:id><lastBuildDate>Fri, 08 Nov 2024 15:42:30 +0000</lastBuildDate><category>Edukasi Umum</category><category>Artikel PAUD</category><category>Smart Parenting</category><title>PAUD BAKTI BUNDA</title><description></description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-9129809378665130152</guid><pubDate>Mon, 30 Dec 2013 07:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-30T14:25:40.948+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Bahaya Pendidikan Tak Ramah Anak</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/12/11/1107372anak-sekolah1780x390.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/12/11/1107372anak-sekolah1780x390.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;YOGYAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; - Sistem pendidikan yang &quot;ramah 
anak&quot; harus mampu diciptakan, sehingga akan lahir generasi-generasi yang
 tak menyimpang di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sistem pendidikan harus ramah 
anak, Jika tidak maka akan menciptakan generasi-generasi yang menyimpang
 seperti melakukan tindak kekerasan, korupsi, seks bebas dan pelaku 
tindak kejahatan,&quot; ujar Ketua Komnas Perlindungan anak, Seto Mulyadi 
seusai mengisi seminar di Universitas Ahmad Dahlan, Minggu (8/12/2013) 
kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kak Seto --demikian ia biasa disapa, kekerasan 
anak kadang-kadang tertutupi oleh pendidikan, dan bahkan yang paling 
berbahaya adalah sistem yang tidak ramah anak. Jadi, harus diwujudkan 
kurikulum untuk anak, dan bukan anak untuk kurikulum, atau sekolah untuk
 anak bukan anak untuk sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jika di sekolah ada peraturan 
yang memberangus potensi-potensi kreativitas anak hanya berdasarkan 
perhitungan administratif belaka, atau demi gengsi para guru dan kepala 
sekolah, itu bukti sistem yang tidak ramah anak dan perlu diubah,&quot; 
tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mencontohkan, ada anak yang nilainya semasa SMP 
bagus, lalu pindah dan masuk ke dalam sistem pendidikan di salah satu 
SMA di Jakarta. Tiba-tiba anak ini ikut tawuran dan bahkan membunuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam
 kasus seperti itu, dapat dipastikan ada sistem yang perlu dikoreksi. 
&quot;Jangan anak yang disalahkan. Sekolah justru harus berani introspeksi 
apa yang keliru dari sistem pendidikan yang ada,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Yang 
saya yakini selama ini, tidak ada murid nakal, yang ada murid yang 
dibuat nakal oleh sistem yang berkembang, seluruh anak pada dasarnya 
baik,&quot; tegas Seto lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2013/12/bahaya-pendidikan-tak-ramah-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-6311106415072062792</guid><pubDate>Tue, 01 Oct 2013 14:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-01T21:45:21.356+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Disdik: Pertanyaan tentang Kelamin di Buku SD Bukan Pornografi</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.ads.kompas.com/ads3/818c826279e48b4857728692437f69a2_2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;http://img.ads.kompas.com/ads3/818c826279e48b4857728692437f69a2_2.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;SITUBONDO, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; - Sehari setelah ditemukannya 
buku paket mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Olah Raga (Penjas 
Orkes) untuk kelas V SD 2 Tenggir, Panji, Situbondo, Jawa Timur, yang 
dianggap mengandung unsur pornografi, Dinas Pendidikan Nasional setempat
 langsung menugaskan tim pangawas&amp;nbsp;turun, Selasa (1/10/2013). Hasil 
investigasinya, tim pengawas menilai, soal dalam buku itu tidak 
mengandung pornografi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mereka, pertanyaan dan soal 
terkait tentang pengenalan alat kelamin, baik jenis kelamin laki-laki 
maupun perempuan &amp;nbsp;itu sudah&amp;nbsp;sesuai dengan &amp;nbsp;kompentensi dasar (KD). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi,
 sejumlah pertanyaan dan soal tentang jenis kelamin pada Mapel Penjas 
Orkes untuk kelas V SDN 02 Tenggir itu tidak mengandung unsur 
pornografi. Itu pengenalan dasar &lt;em&gt;sex education&lt;/em&gt; kepada para siswa SD,” terang Budi Hartono, Sekretaris Dinas Pendidikan Situbondo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Karena dalam kurikulum saat ini, siswa kelas V&amp;nbsp; SD dapat dikenalkan tentang dasar &lt;em&gt;sex education&lt;/em&gt;,” tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diberitakan
 sebelumnya, buku paket untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, 
Olahraga, dan Kesehatan (Penjas Orkes) untuk siswa kelas V SD meresahkan
 wali murid karena ditemukan soal yang mengandung unsur pornografi, 
Senin (30/9/2013). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, sejumlah soal dalam&amp;nbsp;buku paket 
Kurikulum 2013 dengan penerbit Aneka Ilmu itu dengan jelas dan gamblang 
mengandung pornografi. Misalnya ada pertanyaan, &quot;Kalau kita berhubungan 
seksual, maka akan terjadi?&quot;. Lalu pertanyaan lainnya, &quot;Alat kelamin 
laki-laki mengeluarkan?&quot;. Praktis, beredarnya soal dan pertanyaan yang 
berbau porno itu meresahkan para wali murid.
  &lt;br /&gt;</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2013/10/disdik-pertanyaan-tentang-kelamin-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-411700346137951703</guid><pubDate>Thu, 25 Apr 2013 03:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-25T10:19:08.330+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel PAUD</category><title>Yuuuk..Menabung Yuuuk,,,</title><description>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-h-MQW_csNMA/UFMMW4bz-EI/AAAAAAAAAIs/HDFLWJkKsAs/s1600/TEXT+PAUD.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;51&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-h-MQW_csNMA/UFMMW4bz-EI/AAAAAAAAAIs/HDFLWJkKsAs/s200/TEXT+PAUD.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.bni.co.id/Portals/0/BP_tapenas3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;84&quot; src=&quot;http://www.bni.co.id/Portals/0/BP_tapenas3.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Nusariadi, S.P (BAKTI BUNDA TANJUNGPINANG)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Rencanakan
 keuangan untuk keluarga Anda sejak dini hal demikian merupakan satu bentuk rancangan masa depan yang terencana sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Menabung yaitu menyisihkan sisa uang yang kita miliki sesuai dengan keinginan dan ukuran yang kita punya untuk dilakukan pada waktu tertentu. Menabung harus diajarkan sejak Dini kepada Anak-anak ataupun putra putri kita, hal demikian merupakan pembelajaran yang memiliki manfaat yang besar apabila nanti mereka kelak memerlukan hasil dari apa yang telah mereka sisihkan/tabungkan. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BAKTI BUNDA TANJUNGPINANG telah melakukan kerjasama dalam acara Sosialisasi tentang Tabungan Anak (TAPENAS) Bersama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Tanjungpinang Timur&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;. Adapun Beberapa Hal yang dapat dijadikan rekomendasi kita adalah :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;color: grey; line-height: 100%; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Kepastian dana untuk tujuan di masa depan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Meningkatkan kedisiplinan dalam menabung. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Mendapatkan manfaat asuransi bebas premi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Sarana investasi dengan mendapat bunga lebih tinggi dibandingkan Tabungan biasa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KEUNGGULAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;color: grey; line-height: 100%; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Bebas menentukan jangka waktu (2 tahun s.d 18 tahun) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Bebas menentukan setoran bulanan mulai Rp. 100.000,- sd Rp. 5.000.000 (kelipatan Rp 50.000,-) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Bebas menambah dana diluar setoran bulanan (setoran tambahan) dengan menyetor langsung ke rekening &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Seorang nasabah dapat membuka lebih dari satu rekening Tapenas BNI untuk lebih dari satu calon penerima manfaat &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Jaminan
 asuransi jiwa otomatis dengan Uang Pertanggungan hingga Rp 6 Milyar per
 Nasabah diberikan secara cuma-cuma tanpa harus membayar premi (premi 
atas beban Bank) dan tanpa pemeriksaan kesehatan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;bodycontent&quot; style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Ada
 pilihan asuransi tambahan &amp;nbsp;(tanpa pemeriksaan kesehatan) dengan manfaat
 asuransi yang lebih besar yang terdiri dari asuransi jiwa dan asuransi 
kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Manfaat
 asuransi akan tetap diberikan kepada nasabah walaupun nasabah memiliki 
pertanggungan asuransi sejenis pada lembaga asuransi lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Pilihan
 Pembayaran klaim asuransi yang fleksibel yaitu setoran bulanan 
dilanjutkan s.d jatuh tempo atau akumulasi setoran bulanan dibayarkan 
sekaligus dimuka (&lt;em&gt;lump sum&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PERSYARATAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;color: grey; line-height: 100%; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Warga Negara Indonesia (WNI) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Usia minimal 17 tahun atau 65 tahun saat jatuh tempo &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Memiliki identitas diri (KTP/SIM/Paspor) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Memiliki rekening Taplus, Taplus Bisnis, atau Giro Perorangan Rupiah sebagai rekening afiliasi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.25in; margin-top: 0px; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Mengisi formulir aplikasi TAPENAS &amp;amp; Pilihan Pembayaran Klaim Asuransi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PENYETORAN DANA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;color: grey; line-height: 100%; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Penyetoran dapat berupa: setoran tunai, pemindahbukuan atau kliring. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Setoran
 dilakukan dengan dengan cara mendebet rekening yang ditunjuk (Taplus, 
Taplus Bisnis atau Giro Perorangan Rupiah) setiap bulan secara tetap, 
sehingga nasabah tidak perlu datang setiap bulan untuk menyetor &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PENARIKAN DANA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;color: grey; line-height: 100%; margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoListParagraph&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Penarikan hanya bisa dilakukan terhadap nominal setoran tambahan saja&lt;strong&gt;.&lt;/strong&gt; Dana setoran tetap bulanan berikut hasil pengembangannya tidak bisa ditarik hingga jangka waktu Tapenas berakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoListParagraph&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Penarikan setoran tambahan bisa dilakukan utuh atau sebagian sebesar total setoran tambahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;
    &lt;div class=&quot;MsoListParagraph&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: grey; font-family: arial; font-size: 12px;&quot;&gt;Pada
 saat jatuh tempo, akumulasi dana dan pengembangannya secara otomatis 
akan ditransfer ke rekening afiliasi nasabah (Taplus, Taplus Bisnis, 
Giro Perorangan) sehingga nasabah tidak perlu datang ke cabang pada saat
 jatuh tempo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2013/04/yuuukmenabung-yuuuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-h-MQW_csNMA/UFMMW4bz-EI/AAAAAAAAAIs/HDFLWJkKsAs/s72-c/TEXT+PAUD.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-6652161057601563321</guid><pubDate>Thu, 25 Apr 2013 02:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-25T09:51:06.831+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Coba Evaluasi Dulu Manfaat UN untuk Pendidikan Indonesia</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/24/1733545-pertemuan-mk-dan-rektor-soal-kekacauan-un-p.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;102&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/24/1733545-pertemuan-mk-dan-rektor-soal-kekacauan-un-p.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;- Kisruh Ujian Nasional (UN) 
pada tahun ini ternyata membuat sejumlah profesor dan guru besar ikut 
angkat bicara. Menurut para guru besar ini, UN sebaiknya tak perlu 
diteruskan apabila tidak menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan di 
Indonesia secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor Universitas Pendidikan 
Indonesia (UPI), Sunaryo, mempertanyakan apakah UN selama ini telah 
memberikan manfaat terhadap peningkatan kualitas pendidikan yang ada di 
Indonesia. Apabila UN memang berkontribusi besar dalam peningkatan 
kualitas pendidikan maka tidak masalah untuk dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tapi 
ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adakah persamaan
 persepsi antara penyelenggara, pemerintah dan sasaran UN tentang UN 
ini,&quot; kata Sunaryo saat bertemu dengan Ketua Mahkamah Konstitusi, 
Jakarta, Rabu (24/4/2013).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, tanpa ada kesamaan 
persepsi ini maka UN tak akan berjalan sesuai dengan tujuan yang diusung
 oleh pemerintah. Pasalnya, selama ini UN dianggap pemerintah sebagai 
alat tolok ukur untuk meningkatkan kualitas pendidikan namun pada 
anak-anak yang menjalankan UN, ujian ini hanya dijadikan instrumen 
kelulusan yang ditakuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya adalah tidak adanya &lt;em&gt;feedback&lt;/em&gt;
 dari penyelenggara dan pemerintah terhadap masukan yang selama ini 
muncul dari masyarakat. Tidak hanya itu, penyelenggara dan pemerintah 
juga tidak pernah mengumumkan ke publik hasil perbandingan UN jika 
memang disebut sebagai pemetaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;&lt;em&gt;Feedback&lt;/em&gt; apa yang sudah diberikan. Barangkali belum ada &lt;em&gt;feedback&lt;/em&gt; yang disumbangkan UN untuk peningkatan mutu pendidikan hingga saat ini,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masukan yang baik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi
 kedatangan para akademisi ini, Ketua MK Republik Indonesia (RI), Akil  
Muchtar, menyatakan saat ini, MK tidak dalam posisi untuk memberikan 
pandangan atau sikap terkait masalah ini. Namun demikian, Akil mengakui 
bahwa pertemuan ini memberi masukan kepada MK jika suatu saat harus 
mengeluarkan putusan atas pengaduan yang masuk tentang UU terkait UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sebenarnya
 kami tidak pada posisi  memberi pandangan atau sikap. Karena semua 
materi yang masuk di MK ini  berkaitan dengan Undang-undang dan harus 
diujimaterikan dulu. Jadi jika kami keluarkan sikap atau pernyataan 
sekarang tanpa uji materi maka akan jadi preseden,&quot; kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami
 menampung masukan  saja dari stakeholder pendidikan. Kami terima semua 
masukan  seluas-luasnya. Posisi MK sama dengan dosen dan  masyarakat 
sipil. Jadi kembali lagi, suatu kebijakan tidak sesuai dengan  
undang-undang, maka bisa kita batalkan,&quot; imbuh Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Akil 
membuka kesempatan jika para profesor dan para  guru besar tersebut 
ingin memasukkan laporan karena melihat pelanggaran UU dalam 
penyelenggaraan UN tahun ini.

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                       &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2013/04/coba-evaluasi-dulu-manfaat-un-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-3829904013794490740</guid><pubDate>Tue, 08 Jan 2013 02:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-08T09:21:56.830+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Siswa SMA Dikelompokkan Sesuai Minat, Bukan Jurusan</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/25/1223275620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;102&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/25/1223275620X310.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAMBI, KOMPAS.com - &lt;/strong&gt;Keputusan pelaksanaan Kurikulum 
2013 sudah final. Pada tahun pertama, kurikulum baru hanya diberlakukan 
di 30 persen sekolah dasar/MI kelas I dan IV di setiap kabupaten/kota di
 semua provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Adapun untuk SMP/MTs dan SMA/MA/SMK akan 
diberlakukan di kelas VII dan X di semua sekolah tanpa kecuali,” kata 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Minggu (6/1) malam, di 
Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pertimbangannya 30 persen saja agar proporsional dan 
tidak menumpuk di perkotaan. Kita juga realistis karena jumlah SD/ MI 
sekitar 170.000,” ujar Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim penyusun kurikulum internal 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta para narasumber juga 
memutuskan penyampaian materi pembelajaran tetap sesuai dengan rencana 
awal, yakni dengan tematik integratif. Khusus mata pelajaran sains, 
belum diputuskan apakah akan mulai diberikan di kelas IV, V, dan VI atau
 kelas V dan VI saja. Keputusan finalnya akan diserahkan kepada Komite 
Pendidikan yang dipimpin wakil presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peraturan pemerintah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk
 mengantisipasi agar kurikulum tidak berganti setiap kali berganti 
menteri, pemerintah memiliki tiga skenario. Skenario pertama, kurikulum 
akan ”diamankan” dengan payung hukum peraturan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Biasanya
 kurikulum diatur dengan peraturan menteri sehingga ada istilah ganti 
menteri ganti kurikulum. Dengan PP, diharapkan (kurikulum) tidak 
serta-merta bisa diubah,” kata Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario kedua, lanjut Nuh, 
kurikulum diamankan melalui pelaksanaan yang bertahap dimulai dari kelas
 I, IV, VII, dan X. Lalu tahun kedua kurikulum baru diberlakukan di 
kelas II, V, VIII, dan XI. Begitu seterusnya. Adapun skenario ketiga 
diharapkan dari masyarakat. Kurikulum akan mampu bertahan jika 
masyarakat punya rasa memiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kurikulum yang baru juga ditetapkan tidak ada lagi penjurusan di tingkat SMA/MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur
 Jenderal Pendidikan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad menjelaskan, 
siswa dikelompokkan bukan lagi berdasarkan jurusan, melainkan minat IPA,
 IPS, atau Bahasa. Dengan peminatan ini, siswa tidak lagi harus 
mengambil satu bidang tertentu, tetapi bisa mengambil lintas bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Misalnya,
 anak yang minat IPA nanti bisa ambil mata pelajaran IPS atau Bahasa. 
Begitu pula sebaliknya. Seperti sistem kredit semester di perguruan 
tinggi,” kata Hamid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuh kembali menegaskan, bahasa daerah tetap 
diajarkan di sekolah. Adapun alokasinya waktunya diserahkan ke setiap 
sekolah karena Kurikulum 2013 merupakan kurikulum minimal yang butuh 
pengayaan dari setiap sekolah. (LUK)&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Sumber :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Kompas Cetak&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2013/01/siswa-sma-dikelompokkan-sesuai-minat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-7339470825792122864</guid><pubDate>Mon, 17 Dec 2012 03:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-17T10:17:18.711+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Jangan Hanya Meniru Pendidikan Luar Negeri...</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/02/1905345620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/02/1905345620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA,  KOMPAS.com - &lt;/strong&gt;Selama ini, pemerintah selalu
 menggaungkan untuk  meningkatkan daya saing anak bangsa melalui 
pendidikan agar siap  menghadapi tantangan globalisasi. Lantaran hal 
tersebut, pemerintah  kerap menjadikan pendidikan di luar negeri sebagai
 acuan untuk  memperbaiki pendidikan di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktisi 
pendidikan dari  Universitas Paramadina, Abduh Zein, mengatakan bahwa 
perbaikan kualitas  pendidikan di Indonesia bukan hanya sebatas untuk 
bersaing saja.  Pasalnya, tantangan globalisasi sesungguhnya bukan 
semata-mata untuk persaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sekarang selalu disebut untuk 
meningkatkan daya  saing. Jangan berpikir mau bersaing saja. Karena 
bersaing ini mau tidak  mau dipaksa melihat standar luar,&quot; kata Zein, 
saat &lt;em&gt;focus group discussion &lt;/em&gt;Menyoal Kurikulum 2013 di Gedung Dakwah Muhammadiyah,  Jakarta, Jumat (14/12/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya,
 terlalu banyak  intensitas pemerintah dan masyarakat membandingkan 
kemudian mengadopsi  metode pendidikan dari luar membuat masalah yang 
sebenarnya terjadi di  dalam pendidikan Indonesia sendiri tidak 
terselesaikan dengan tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bahkan  jadi cenderung terabaikan. 
Tiap negara itu tidak sama. Boleh saja  mengadopsi tapi harus tetap 
dilihat masalah utama di negara sendiri ini  apa. Lihat dulu ke dalam,&quot; 
ujar Zein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memberi contoh bahwa  Indonesia memiliki banyak 
sekolah pertanian baik dari jenjang sekolah  menengah hingga perguruan 
tinggi. Namun pada kenyataannya negara yang  dikenal dengan negara 
agraris ini tidak mampu mengembangkan sektor  pertanian dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bahkan
 bahan pokok kita sebagian besar  masih diimpor. Ini karena terus 
melihat ke luar. Sehingga potensi dan  ciri khas yang dapat dikembangkan
 dalam pendidikan jadi terabaikan,&quot;  tandasnya.

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                       &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/02/1905345620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/12/jangan-hanya-meniru-pendidikan-luar.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-3889921566061345511</guid><pubDate>Wed, 05 Dec 2012 03:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-05T10:53:33.406+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Smart Parenting</category><title></title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-tgvzsW8osYw/UL7EWFHmT7I/AAAAAAAAAcI/0DXTnAjYOqM/s1600/SAM_3141.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-tgvzsW8osYw/UL7EWFHmT7I/AAAAAAAAAcI/0DXTnAjYOqM/s200/SAM_3141.JPG&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-R-CCLW794Jk/UL7C52QF4CI/AAAAAAAAAb8/CLbaCshceis/s1600/SAM_3138.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-R-CCLW794Jk/UL7C52QF4CI/AAAAAAAAAb8/CLbaCshceis/s200/SAM_3138.JPG&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Nusariadi, S.P//PKBM AZ-ZAHRA (paud Bakti Bunda)&lt;br /&gt;
Kesehatan anak merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap orang tua, setiap orangtua harus memperhatikan benar-benar dengan keadaan yang terjadi terhadap anak setiap saat, karena apabila lengah dan lalai sedikit saja maka bisa berpengaruh secara fatal pada anak.&lt;br /&gt;
Guru memang menjadi salah satu pihak yang bertangggung jawab dalam 
menjaga kesehatan anak, tapi yang paling bertanggung jawab adalah orang 
tua, karena anak belajar dari keteladanan dan kebiasaaan, gaya hidup 
orang tua yang tentunya sangat mempengaruhi. Tanpa sadar banyak hal yang dapat dipengaruhi oleh orang tua terhadap kesehatan anak seperti merokok sangat 
membahayakan kesehatan anak. Dalam sebuah penelitian di Amerika Serikat 
22 persen anak yang orang tuannya merokok mengidap penyakit asma dan 
pernafasan (Murray dkk, 2004 dalam Santrock, 2007). Selain itu, asap 
rokok juga menyebabkan anak kekurangan vitamin C (Staruss, 2001 dalam 
Santrock, 2007).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kelompok Bermain BAKTI BUNDA TANJUNGPINANG juga tidak ketinggalan dan terus melakukan&amp;nbsp; upaya-upaya untuk melakukan Deteksi Daya Tumbuh Kembang Anak (DDTK) yang bekerjasama dengan PUSKESMAS terdekat. Hal demikian adalah untuk melakukan upaya Deteksi Dini terhadap pertumbuhan pada anak-anak Didik PAUD/Kelompok Bermain Bakti Bunda Tanjungpinang dan juga mengarahkan kepada orang tua terhadap perkembangan anak baik secara fisik maupun psikologi anak.&lt;br /&gt;
Terdeteksinya pertumbuhan dan perkembangan serta gejala-gelaja yang terjadi pada anak sedari dini merupkan hal yang jauh lebih penting dilakukan dari pada melakukan pengobatan ataupun hal-hal lainya setelah segala sesuatu terjadi pada putra-putri kita semua.&lt;br /&gt;
Editor : Nusariadi, S.P</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/12/nusariadi-s.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-tgvzsW8osYw/UL7EWFHmT7I/AAAAAAAAAcI/0DXTnAjYOqM/s72-c/SAM_3141.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-7979344412750477680</guid><pubDate>Sun, 25 Nov 2012 03:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-25T10:28:44.776+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel PAUD</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Smart Parenting</category><title>Keluarga, Kunci Sukses Tumbuh Kembang Anak </title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/24/2309141-sekolah-kembang-620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/24/2309141-sekolah-kembang-620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; - Sadarkah bahwa peran orangtua 
dan dukungan keluarga merupakan hal penting yang mempengaruhi tumbuh 
kembang dan suksesnya pendidikan seorang anak? Untuk itu, orangtua dan 
keluarga sebaiknya tidak tinggal diam dengan anak-anak dan proses 
pendidikan yang dijalaninya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Kepala Sekolah Sekolah 
Kembang Lestia Primayanti mengatakan, pendidikan tidak akan berjalan 
baik tanpa adanya dukungan dari keluarga. Untuk itu, program Math and 
Science Fair yang digelar selalu melibatkan orangtua dan keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dengan
 ini, kami berusaha melibatkan keluarga sebagai bagian dari lingkungan 
belajar anak. Karena dari sekolah saja kan tidak cukup,&quot; kata Tia saat 
dijumpai di Sekolah Kembang, Kemang, Jakarta, Sabtu (24/11/2012). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari
 persiapan eksperimen hingga saat pameran, orangtua dan keluarga terus 
terlibat dan bekerja sama bersama para murid. Hal ini tampak saat 
pameran berlangsung. orangtua atau kakak dari siswa juga ikut 
mendampingi dan menjawab pertanyaan seputar percobaan yang dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Itu kenapa kami pilih saat akhir pekan, karena keluarga juga dapat menghabiskan waktu bersama,&quot; ungkap Tia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komarawati,
 nenek dari Zavi, siswa kelas tiga Sekolah Kembang menyambut baik acara 
tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini cukup baik karena anak-anak 
tak segan berkonsultasi dan keluarga juga tak berusaha menggurui agar 
kerja sama yang terjalin tetap baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Yang ada jadi saling bantu
 membantu. Mereka punya ide. orangtua menyediakan fasilitas dan membantu
 lancarnya proyek anak-anak ini,&quot; ungkap Komarawati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga 
mengapresiasi ide untuk melibatkan orangtua dan keluarga dalam 
menyelesaikan sebuah tugas sekolah siswa. Sebab, anak-anak ini sudah 
akrab dengan internet dan berbagai fasilitas yang ada untuk mencari tahu
 informasi agar tugas sekolahnya rampung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Anak-anak ini akrab 
sekali dengan teknologi. Kadang pinteran anaknya daripada orangtuanya. 
Dengan kegiatan seperti ini, orangtua jadi ikut mengawasi kegiatan anak 
selama berinternet. Karena jika dibiarkan bisa salah langkah juga,&quot; 
tandasnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                       &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Ana Shofiana Syatiri&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/11/keluarga-kunci-sukses-tumbuh-kembang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-5703934273393762479</guid><pubDate>Wed, 21 Nov 2012 01:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-21T08:06:40.819+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>PAUD Bakal Dipusatkan di Masjid</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/22/0947385620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;159&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/22/0947385620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;- Mulai tahun ajaran 2013/2014, 
program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan diselenggarakan di 
masjid-masjid Indonesia. Kerjasama ini disepakati pihak Kementerian 
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI bersama dengan Dewan Masjid 
Indonesia di gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (20/11/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan
 masjid sebagai tempat pelayanan PAUD ini menurut Menteri Pendidikan dan
 Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, sangat efektif melihat sarana dan 
prasarana di tempat ibadah menunjang pendidikan karakter terutama 
pendidikan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau PAUD dilaksanakan di masjid-masjid, 
urusan sikap sudah terbentuk disana, sebab masa kecil di masjid itu 
indah sekali. Pelajaran agama-nya live. Mereka bisa mendapatkan langsung
 pendidikan itu dari lingkungan masjid dan sekitarnya,&quot; ucap Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, nantinya akan ada alat-alat permainan edukasi, yang bisa merangsang pengembangan pendidikan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Akan
 ada sarana pendukung yang dananya bersumber dari partisipasi Mendikbud,
 dan sebagiannya lagi dari DMI, karena kita sharing, berbagi,&quot; 
tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Mendikbud mengharapkan kerjasama ini akan 
mampu mendorong pengembangan partisipasi publik dalam penyelenggaraan 
PAUD di lingkungan masjid. Sehingga kekuatan pendidikan tidak 
semata-mata ada di tangan pemerintah, tetapi juga detak nadinya ada di 
dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kita bersama-sama disini, kalau kesadaran publik sudah muncul, maka proses pendidikan kita akan mudah,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuh
 juga meyakini, pendidikan masjid dan PAUD sejalan dengan penataan 
kurikulum yang sedang berlangsung saat ini, yaitu mengembangkan 
atttitude, skill, dan sekaligus knowledge.

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                       &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/11/paud-bakal-dipusatkan-di-masjid.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-197426738936289568</guid><pubDate>Mon, 19 Nov 2012 01:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-19T08:36:01.106+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel PAUD</category><title>Merangsang Kecintaan Anak pada Alam Lewat Buku</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/1824124-tur-edukasi-bumiku-lestari-buku-bumiku-lestari-620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/1824124-tur-edukasi-bumiku-lestari-buku-bumiku-lestari-620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; - Meningkatkan minat baca sekaligus
 memperkenalkan lingkungan hidup akan lebih mudah bila dimulai dengan 
menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap&lt;a href=&quot;http://ads6.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=10555__zoneid=1473__cb=%7Brandom%7D__oadest=http://gramedia.com/&quot; id=&quot;pilih&quot; style=&quot;border-bottom: solid 1px #67a50a; color: #67a50a; text-decoration: underline;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; buku &lt;/a&gt;
 terlebih dahulu. Penanggung Jawab Pekan Buku Dyah Ayu Pitaloka 
mengatakan, dengan menggelar pameran buku anak-anak, siswa bisa belajar 
mencintai lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan pada buku dan lingkungan 
dikembangkan pula melalui pesta kostum karakter dari buku-buku 
Indonesia. Anak-anak diajak untuk menggali kekayaan isi buku sambil 
bermain dengan kostum karakter-karakter yang ada di dalamnya, mulai dari
 Wiro Sableng, Jaka Tarub, sampai Malin Kundang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku anak yang 
mengandung pesan moral untuk mencintai lingkungan sekitar dan mengangkat
 wawasan kekayaan alam, akan memberi masukan yang baik soal penanaman 
karakter anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Buku bacaan menarik seperti buku cerita anak yang
 membahas binatang, tanaman dan pemandangan alam, tersirat ada pesan 
bahwa mereka harus melindunginya, terlibat, dan interaksi dengan bumi. 
Kegiatan tur edukasi tadi misalnya, membuat anak-anak mau bergerak, 
membaca buku, menghafal lagu, dan mereka menanam pohon,&quot; katanya kepada &lt;em&gt;Kompas.com &lt;/em&gt;usai mengikuti kegiatan tur, Kamis (8/11/2012) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut
 Dyah, pengetahuan yang diperoleh anak dari buku diperdalam melalui 
rangkaian kegiatan Tur Edukasi Bumiku Lestari. Tur yang digawangi oleh 
penyanyi Oppie Andaresta ini kaya akan pesan-pesan yang disampaikan 
melalui lagu, musik dan kegiatan langsung, seperti daur ulang. Anak-anak
 berkebutuhan khusus di SD Global Mandiri juga dilibatkan untuk 
bernyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dalam seminggu, mereka sudah hafal lagunya. Selain 
dari membaca buku Bumiku Lestari dari WWF, mereka juga  setiap harinya 
mendengar Radio Top Primary, radio sekolah ini. Jadi semakin sering 
membaca dan mendengar, anak-anak bisa melakukan itu,&quot; ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para
 siswa kelas I-VI juga diajak untuk melakukan aksi menanam pohon. Ada 12
 pohon yang ditanam pada hari itu oleh para siswa yang mewakili 
masing-masing kelas. Setelah itu, para siswa kelas IV, V dan VI 
melakukan kegiatan daur ulang dari kertas koran menjadi &lt;em&gt;paper bag&lt;/em&gt;, membuat pigura dari kardus bekas, serta tempat pensil dari botol bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya
 para siswa juga diajak menonton film tentang hewan yang hampir langka 
dan butuh dilindungi bersama. Film orangutan dari Kalimantan membuat 
anak-anak sadar bahwa ada satawa di muka bumi yang harus dilindungi dari
 ancaman kepunahan.

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/11/merangsang-kecintaan-anak-pada-alam.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-2493668294497768175</guid><pubDate>Mon, 05 Nov 2012 01:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-05T08:47:49.837+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Membuka Universitas untuk Anak-anak</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/16/0951551620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;173&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/16/0951551620X310.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;- Mengetahui banyak hal itu 
sangat menyenangkan. Apalagi membahas ilmu pengetahuan yang selalu 
menarik dan menggelitik rasa ingin tahu yang biasanya dimiliki 
anak-anak. Tidak salah jika sejak dini, anak-anak pun sudah mulai 
diperkenalkan dengan kehidupan kampus. Ya, kampus, bukan sekolah lagi, 
sebab dari sana anak-anak dapat memantapkan cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti
 yang terjadi di ruang perkuliahan mahasiswa Universitas Padjajaran 
(Unpad) Bandung, Jawa Barat. Jika biasanya para mahasiswa ini yang duduk
 menerima materi kualiah di kampusnya, kali ini justru para siswa 
sekolah dasar (SD) dan sederajat yang duduk manis menerima materi dari 
para dosen dan guru besar di kampus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa langka 
dan unik tersebut terjadi dalam acara Kinderuniversitat yang diadakan 
oleh Unpad, DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst), dan Kedutaan
 Besar Federal Jerman. Kinderuniversitat yang kurang lebih bermakna 
Universitas Anak-anak ini merupakan salah satu produk inovatif 
pendidikan dari Jerman. Disini, para dosen Unpad yang notabene merupakan
 alumni dari universitas asal Jerman mengajarkan materi mereka kepada 
para siswa SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perwakilan DAAD Jutta Kunze, Universitas 
Anak-anak tersebut akan memberikan pengalaman mengenai ilmu dan 
cita-cita, serta mengenal kehidupan sebuah kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kinderuniversitat
 itu diadakan untuk memberikan informasi pada anak-anak apa itu ilmu, 
dan kemudian memberi pengalaman di bidang ilmu tersebut, serta 
memberikan pengetahuan mengenai suasana di sebuah kampus, apa yang 
dilakukan mahasiswa,” jelas Jutta seperti dilansir kompas.com melalui 
laman resmi Unpad, Sabtu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jutta menyebutkan, ada sekitar 50 
Universitas di seluruh dunia yang juga telah menyelenggarakan program 
ini. Tetapi, kampus Unpad sendiri merupakan universitas pertama di 
Indonesia yang menyelenggarakan program di 2012 dan sudah menggelarnya 
sebanyak dua kali. Acara tersebut pun dilangsungkan di Bale Sawala, 
Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (3/11/2012) kemarin. Kuliah 
pertama ini pun diikuti lebih dari 150 siswa Sekolah Dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Rektor III Unpad Setiawan yang berkesempatan memberikan kuliah pertama mengenai “Apa Sih Universitas itu?” ternyata mampu&lt;br /&gt;Menarik
 perhatian siswa, sebab ia mempergunakan materi yang sederhana, bahasa 
yang mudah dicerna, serta tampilan materi visual yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau
 kalian ingin jadi dokter, ingin jadi guru yang baik, maka kalian 
memerlukan sekolah sampai tingkat yang tinggi yang disebut universitas,”
 ujarnya dalam perkuliahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen yang juga merupakan 
alumni dari Jerman ini mengaku selain dalam rangka kerja sama dengan 
mitra kerja sama Unpad, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk 
pengabdian yang dilakukan oleh Unpad untuk masyarakat, terutama dalam 
membina para generasi muda agar memilki visi jauh kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dampak
 dari kegiatan ini diharapkan anak-anak yang mengikuti akan mendapatkan 
pengalaman yang luar biasa dan bisa memotivasi mereka agar lebih maju,” 
tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan Phil. N. Rinaju
 Purnomowulan, menyampaikan Kinderuniversitat ini akan berlangsung 
hingga 15 Desember mendatang dengan kegiatan perkuliahan yang juga 
digelar di beberapa fakultas yang ada di Unpad. Para mahasiswa cilik itu
 nantinya akan mendapatkan kegiatan perkuliahan di Fakultas Pertanian, 
Fakultas MIPA, Fakultas Peternakan, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas 
Ilmu Budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rinaju berharap, melalui acara ini, pengetahuan dari
 kampus dapat membuat anak-anak menjadi lebih cerdas serta lebih 
termotivasi untuk mencari dan menggali ilmu pengetahuan. Pengalaman yang
 terjadi pada anak-anak juga menjadi salah satu hal yang mesti didukung 
guna membentuk kepribadian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada akhirnya yang diharapkan nanti, tentu terbentuk kepribadian unggul pada anak-anak tadi,” ucapnya.

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                       &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
    &lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/11/membuka-universitas-untuk-anak-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-7069094966809534332</guid><pubDate>Tue, 30 Oct 2012 02:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-21T17:22:53.163+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel PAUD</category><title>Hari Raya Idul Qurban</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/000203B5.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/000203B5.gif&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Setiap tahun kita merayakan hari Raya Idul Qurban atau biasa disebut hari Raya Idul Adha. Memaknai hari raya Idul Qurban tidaklah seperti pelaksanaan hari raya Idul Fitri yang terasa sangat meriah, saudara yang merantau berlomba-lomba untuk pulang kampung halamannya masing-masing (mudik) tapi dilebaran Idul Adha tidak terjadi demikian semua sanak saudara sebaliknya tidak berusaha untuk pulang kampung. Namun demikian ada yang sangat istimewa dalam pelaksanaan hari Raya Idul Qurban yaitu sesuai dengan sejarah islam tentang NABI IBRAHIM DAN NABI ISMAIL. Nabi Ibrahim dengan ikhlas dalam bentuk pengabdian kepada Allah diperintahkan untuk memotong leher Nabi Ismail putra satu-satunya yang sangat dicintai yang akhirnya diganti dengan seekor gibas, dari persistiwa itulah sehingga adanya pemotongan Hewan Qurban (sapi/kambing) disetiap perayaan Hari Raya Idul Adha bagi umat islam. SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1433 H/2012 M (Nusariadi, S.P)&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/hari-raya-idul-qurban.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-8618196760641161192</guid><pubDate>Sat, 27 Oct 2012 07:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-27T14:15:52.828+07:00</atom:updated><title>Penting, Pendidikan Wirausaha Dikenalkan Sejak Dini</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1841427620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1841427620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - &lt;/strong&gt;Pendidikan kewirausahaan perlu 
diberikan kepada anak-anak. Dengan demikian, pengembangan kemampuan 
berwirausaha bisa dimulai sejak dini untuk menciptakan generasi muda 
yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marketing and Customer Director Prasetiya Mulya 
Businees School, Iwan Kahfi, mengatakan, dalam perkembangannya selama 30
 tahun, Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya menyadari bahwa pengembangan 
dunia wirausaha melalui pendidikan ke sekolah-sekolah perlu diupayakan 
agar  anak-anak muda nantinya dapat menciptakan lapangan kerja bagi 
orang  lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami berharap kontribusi Prasetiya Mulya dalam 
menghasilkan pengusaha  muda bisa terus membantu roda perekonomian di 
Indonesia,&quot; kata Iwan saat  membuka acara Media Gathering di FX 
Lifestyle Centre, Senayan, Jakarta,  Jumat (19/10/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim 
sudah mengunjungi sekitar lima sekolah untuk mengampanyekan pendidikan 
kewirausahaan di kalangan siswa sekolah menengah atas di tiga daerah di 
Jawa. Pengembangan pendidikan kewirausahaan, termasuk untuk anak-anak 
dan remaja, dikembangkan lebih lanjut melalui kompetisi menulis tentang 
pengembangan wirausaha bagi para jurnalis dan masyarakat umum. Kompetisi
 menulis tentang kontribusi pendidikan kewirausahaan ini dibagi  menjadi
 dua, yaitu kompetisi &lt;em&gt;blogging&amp;nbsp;&lt;/em&gt; untuk kalangan masyarakat umum  dan kompetisi menulis untuk para jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui
 pendidikan kewirausahaan, Iwan berharap pergerakan roda ekonomi 
Indonesia bisa terus berjalan dengan baik dengan munculnya orang-orang 
yang siap bersaing di dunia bisnis.

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/penting-pendidikan-wirausaha-dikenalkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-4603906689371801946</guid><pubDate>Mon, 08 Oct 2012 02:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-08T09:35:50.182+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Kurikulum Harus Memuat Semangat Antikorupsi</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/22/0819449620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;205&quot; width=&quot;400&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/22/0819449620X310.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

JAKARTA, KOMPAS.com — Friksi yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri seakan menjadi momentum semakin gencarnya kampanye gerakan antikorupsi. Banyak pihak yang menyatakan &quot;perang&quot; terhadap korupsi dengan cara mendukung KPK untuk mengusut tuntas semua kasus korupsi.

Retno Listyarti, Ketua Ketua Ikatan Guru Civic Indonesia (IGCI), mengatakan, perlu adanya semangat antikorupsi dalam kurikulum pendidikan nasional. Pendidikan antikorupsi, menurutnya, penting dan harus disampaikan kepada siswa dengan cara yang lebih kreatif.

&quot;Ada dua hal yang belum dimuat kurikulum, semangat multikultural dan antikorupsi. Bukan sekadar hafalan, melainkan sajikan dengan cara tematik dan perluas ruang diskusi,&quot; kata Retno saat ditemui Kompas.com di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (7/10/2012).

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ini juga mengimbau sekolah mulai membuat gerakan siswa untuk mendukung KPK melawan korupsi. Baginya, tak ada alasan sekolah untuk melarang lahirnya gerakan seperti itu karena akan memberi dampak positif untuk nalar dan pembentukan sikap peserta didik.

&quot;Jangan kaget kalau ada gerakan murid mendukung KPK memberantas korupsi, dan sekolah tak boleh melarang. Anak SMA bisa diberikan materi yang lebih khusus, tapi anak-anak di SD cukup diberikan asupan untuk melatih kejujuran,&quot; katanya.

Sebelumnya, Retno bersama puluhan anggota FSGI ikut bergabung dalam barisan yang menyerukan dukungan pada KPK. Alasannya, pendidikan yang berkeadilan dan berkualitas tak akan terwujud jika pemberantasan korupsi belum selesai dilakukan.
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary
  </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/kurikulum-harus-memuat-semangat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-2210581953419869402</guid><pubDate>Sat, 06 Oct 2012 03:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-06T10:48:25.653+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Kurikulum Baru, Hanya 7 Mata Pelajaran untuk SD</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/16/1841178620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/16/1841178620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;— Direktur Jenderal Pendidikan 
Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Pendidikan Dasar 
Kemdikbud) Suyanto menyampaikan rencananya untuk menyederhanakan jumlah 
mata pelajaran di tingkat sekolah dasar (SD). Dari rata-rata SD saat ini
 yang memiliki 11 mata pelajaran, tahun depan akan disederhanakan 
menjadi sekitar tujuh mata pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Disederhanakan menjadi 
tujuh pelajaran dan supaya pola pikirnya sesuai usia anak-anak,&quot; kata 
Suyanto saat ditemui di gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (1/10/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia
 menegaskan, jumlah mata pelajaran di SD akan disederhanakan, tetapi 
muatannya lebih mendalam, khususnya dengan materi yang dapat 
mengembangkan sikap peserta didik. Hal tersebut berbeda dengan kondisi 
kurikulum saat ini yang memiliki cakupan terlalu luas, tetapi dengan 
materi yang tidak dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Nanti akan sederhana, tetapi dalam. Kalau sekarang cakupannya luas, tetapi dangkal,&quot; ujar Suyanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peleburan
 mata pelajaran seperti IPA dan IPS, lanjutnya, masih dalam diskusi 
panjang. Pasalnya, perdebatan perlu atau tidaknya pemisahan kedua mata 
pelajaran ini masih mengemuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;IPA dan IPS mungkin namanya akan 
menjadi pengetahuan umum, tapi belum final dan masih digodok. Yang jelas
 IPA dan IPS sangat jadi perhatian. Mungkin general dulu, makin naik 
makin mengerucut,&quot; ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di lokasi yang sama, 
Direktur Pembinaan SD Ditjen Dikdas Kemdikbud Ibrahim Bafadal 
menyampaikan hal senada. Menurutnya, kemungkinan jumlah mata pelajaran 
di SD disederhanakan sangatlah besar. Akan tetapi, semuanya harus 
condong pada materi yang dapat mengembangkan sikap peserta didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bisa
 disederhanakan jumlahnya. Yang sudah tidak bisa ditawar itu Pendidikan 
Agama, PPKN, Bahasa Indonesia, dan Matematika,&quot; pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi
 dan perombakan kurikulum pendidikan nasional terus mengemuka. Meski 
belum final, beberapa wacana sudah dilontarkan oleh Kemdikbud. Nantinya,
 peserta didik di SD akan diprioritaskan memperoleh mata pelajaran yang 
dapat membentuk sikap, sementara siswa SMP diarahkan pada keterampilan, 
dan peserta didik di SMA dipenuhi dengan mata pelajaran yang mampu 
membangun pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurikulum baru ini akan mulai 
disosialisasikan dan diuji publik sebelum Februari 2013, dan mulai 
berlaku pada tahun ajaran 2013-2014.

                            &lt;br /&gt;

                            
                            
                            
                            &lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
                                			    &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
				&lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;left pt_5 c_abu01_kompas2011 font13&quot;&gt;
Caroline Damanik&lt;span id=&quot;goog_1366503194&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1366503195&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/kurikulum-baru-hanya-7-mata-pelajaran.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-5495434186119675364</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 03:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T10:06:46.151+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Kurikulum Baru Pangkas Jumlah Mata Pelajaran</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/18/1100117p.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/18/1100117p.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Kurikulum baru pendidikan 
nasional yang sedang dipersiapkan pemerintah bersama tim penyusun, 
nantinya akan memangkas jumlah mata pelajaran menjadi lebih sedikit, 
sehingga meringankan peserta didik. Demikian dikatakan Wamendikbud 
bidang Pendidikan, Musliar Kasim.&lt;br /&gt;
&quot;Jumlah mata pelajaran yang 
banyak membebani siswa, dan menyebabkan siswa menjadi bosan,&quot; katanya 
dalam pertemuan pers bersama Wamendikbud bidang kebudayaan Wiendu 
Nuryanti, terkait Gerakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa, di 
Jakarta, Kamis (27/9/2012) petang.&lt;br /&gt;
Ia mengatakan kurikulum 
mendatang yang sedang disusun oleh tim yang terdiri para pakar dan tokoh
 pendidikan seperti Franz Magnis Suseno, Prof Juwono Sudarsono, serta 
lainnya, akan ditekankan pada model pembelajaran tematik, dan lebih 
mengarah pada pendidikan karakter.&lt;br /&gt;
Menurut dia, pendidikan karakter akan lebih banyak dipelajari siswa di tingkat sekolah dasar dimulai sejak dini.&lt;br /&gt;
Semakin tinggi jenjangnya, pelajaran terkait pendidikan karakter berkurang, dan diganti dengan pelajaran keilmuan. &lt;br /&gt;Musliar mengatakan perubahan kurikulum tersebut merupakan program besar Kemdikbud yang dimulai sejak 2010.&lt;br /&gt;
Sementara
 itu, Wamendikbud bidang kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan kurikulum
 yang sedang dalam penyusunan tersebut diharapkan akan memberikan 
perubahan pada model pembelajaran yang memberikan ruang gerak bagi siswa
 untuk berekspresi seluas-luasnya.&lt;br /&gt;
&quot;Pembangunan karakter sebagai 
sentral dari pendidikan nasional akan disinergikan dengan kebudayaan 
untuk menyebarkan virus pembangunan karakter dan targetnya bukan hanya 
peserta didik tetapi juga guru dan masyarakat luas yang diwakili oleh 
komunitas-komunitas seperti seniman dan budayawan dan sebagainya,&quot; 
katanya.&lt;br /&gt;
Penyusunan kurikulum pendidikan nasional yang baru 
diharapkan rampung pada Februari 2013. Sebelum disahkan dan 
diaplikasikan, pemerintah akan melakukan uji publik terhadap rancangan 
kurikulum itu untuk memperoleh kritik dan masukan dari masyarakat.&lt;br /&gt;
Kemdikbud
 saat ini telah membentuk dua tim, yakni tim pertama bertugas menyusun 
kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Adapun tim kedua bertugas 
menyusun kurikulum pendidikan tinggi.&lt;br /&gt;
Tim penyusun juga 
mengevaluasi kurikulum yang berlaku saat ini, seperti soal banyaknya 
mata pelajaran yang harus dipelajari siswa, jam sekolah, hingga mencari 
penyebab mengapa sering terjadi tawuran siswa, rendahnya kemampuan siswa
 berbahasa asing, serta berbagai persoalan lain.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Gerakan Pembangunan Karakter&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Wamendikbud
 Wiendu Nuryanti menjelaskan rencana pemerintah untuk melaksanakan 
kegiatan Gerakan Nasional Pembangunan Karakater Bangsa melalui program 
penanaman nilai budaya di lingkungan sekolah yang dilaksanakan di 10 
propinsi, antara lain DKI Jkaarta, Aceh, Banten, Jawa Barat, NTB dan 
Maluku.&lt;br /&gt;
&quot;Selain menyasar sekolah, gerakan pembangunan karakter 
juga akan dilaksanakan kepada masyarakat luas melalui Gerakan Bersih 
Desa Budaya yang difokuskan pada desa-desa yang dengan tradisinya masih 
menjalankan dan menopang karifan lokal, seperti budaya gotong royong,&quot; 
katanya.&lt;br /&gt;
Program Gerakan Bersih desa pada tahap awal sebagai pilot
 project dilaksanakan di enam daerah, yakni Laweyan, Lasem , Setu 
Babakan, Sasirangan, Pandesikek dan Cuci Nagari Maluku.

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/kurikulum-baru-pangkas-jumlah-mata.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-2723253784551068054</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 01:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T08:37:17.434+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Smart Parenting</category><title>Cara Mendidik Anak ala Rasulullah SAW</title><description>&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Oleh : Prof.DR. M Quraish Shihab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://abizakii.files.wordpress.com/2010/07/a3c964a6.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://abizakii.files.wordpress.com/2010/07/a3c964a6.gif&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://abizakii.files.wordpress.com/2011/01/photofunia-5663da.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://abizakii.files.wordpress.com/2011/01/photofunia-5663da.gif&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pakar-pakar pendidikan di Indonesia menilai bahwa salah satu sebab 
utama kegagalan pendidikan kita karena para pendidiknya yang gagal. 
Padahal, salah satu syarat mutlak untuk keberhasilan pendidikan adalah 
dipilihnya pendidik yang baik. Nah, Rasulullah adalah suri tauladan yang
 terbaik, karenanya mari kita berkaca dari sepercik cara mendidik anak 
ala beliau.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Kita dalam hal ini berada dalam lingkaran setan, anak didik tidak 
berkualitas ternyata karena gurunya yang kurang bermutu, akhirnya 
pendidikannya gagal. Memang salah satu syarat mutlak untuk keberhasilan 
pendidikan adalah dipilihnya pendidik yang baik, yang sebelumnya perlu 
dididik pula. Sebenarnya kalau melihat ke sejarah Nabi, problema ini 
baru terselesaikan karena Allah Swt. turun tangan.&lt;span id=&quot;more-3799&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Anak didik dibentuk oleh empat faktor. Pertama, ayah yang berperan 
utama dalam membentuk kepribadian anak. Bahkan, dalam Al-Quran hampir 
semua ayat yang berbicara tentang pendidikan anak, yang berperan adalah 
ayah. Kedua, yang membentuk kepribadiannya juga adalah ibu; ketiga, apa 
yang dibacanya (ilmu); dan keempat, lingkungan. Kalau ini baik, anak 
bisa baik, juga sebaliknya. Begitu pula baik-buruk kadar pendidikan 
kita.</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/10/cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-3775942807740329606</guid><pubDate>Fri, 28 Sep 2012 08:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-28T15:25:25.200+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Kemendikbud: 2013, Belajar Tematik, Siswa Makin Senang</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/18/1616453620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;163&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/18/1616453620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;— Pembelajaran di sekolah 
dijanjikan akan lebih menyenangkan bersamaan dengan mulai 
diberlakukannya kurikulum pendidikan nasional yang baru tahun depan. 
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan 
Musliar Kasim mengatakan, proses pembelajaran yang lebih menyenangkan 
karena proses pendidikan ke depan condong menggunakan cara pembelajaran 
yang tematik tanpa buku-buku yang rumit dan tidak dititikberatkan pada 
konten tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau sekarang lebih kepada konten, anak-anak 
dituntut harus tahu. Tetapi, nanti pembelajarannya justru akan tematik. 
Misalnya belajar IPA atau pertanian dengan cara mengamati hujan dan 
siswa akan merasa senang,&quot; kata Musliar, di gedung Kemendikbud, Jakarta,
 Kamis (27/9/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, mantan Rektor Universitas 
Andalas ini menjelaskan, bahan ajar pendidikan ke depan juga akan lebih 
memanfaatkan situasi lingkungan. Dengan cara-cara tersebut, kompetensi 
yang diharapkan dapat segera tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kita harapkan tiga kompetensi sekaligus, yakni &lt;em&gt;attitude, skill, &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;knowledge&lt;/em&gt;,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya,
 Musliar Kasim menilai pendidikan nasional sudah sangat membosankan. 
Para siswa mulai terlihat jenuh sehingga materi yang diajarkan tidak 
tertancap utuh dan mudah tergerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Kemendikbud 
melakukan evaluasi menyeluruh pada kurikulum pendidikan nasional yang 
berlaku sejak 2006. Rencananya, seluruh jenjang pendidikan di Indonesia 
akan memiliki kurikulum baru mulai tahun 2013.

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/kemendikbud-2013-belajar-tematik-siswa.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-692515980732150255</guid><pubDate>Thu, 27 Sep 2012 03:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-27T10:16:37.311+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Smart Parenting</category><title>Mengenali Anak Anda (Umur 2-3 Tahun) </title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVS-Os2ZlRkuhkawteaRYpD24pNpeuPIbQfSZ2vNYPg1Tgl6cH1QADWfaVO0yheJcXofjsasq8Zld26X2FNV28mhIOmW3YKCXHWD5Spo_loOnFOu2nzJ5BQqbhy1outQCsrjf8JC_gBA/s320/DSC_0052.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVS-Os2ZlRkuhkawteaRYpD24pNpeuPIbQfSZ2vNYPg1Tgl6cH1QADWfaVO0yheJcXofjsasq8Zld26X2FNV28mhIOmW3YKCXHWD5Spo_loOnFOu2nzJ5BQqbhy1outQCsrjf8JC_gBA/s320/DSC_0052.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sejak akhir-akhir saya kurang menumpukan perhatian terhadap pembelajaran
 anak sulung saya di rumah. Mungkin disebabkan kepenatan, kesibukan 
suami dan kekangan masa yang saya hadapi seminggu dua ini. InsyaAllah 
saya akan cuba memperbaiki cara saya terutamanya dalam segi menguruskan 
masa bersama anak-anak. Ingin saya berkongsi cara-cara mendidik 
anak-anak yang berumur 2 hingga 3 tahun di rumah. Artikel ini saya ambil
 dari www.bicaramuslim.com. Semoga ia berguna untuk saya dan ibubapa 
diluar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. PERKEMBANGAN FIZIKAL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. 
Sangat aktif, suka berlari dan melompat. Sekiranya berkemungkinan, 
ibubapa perlu menyusun atur rumah agar ada ruang yang membolehkan anak- 
anak bergerak tanpa rasa bimbang berlaku kemalangan dan kecederaan. 
Membawa anak ke taman permainan adalah satu langkah yang bijak. Di situ 
anak-anak dapat melakukan berbagai-bagai aktiviti fisikal di bawah 
pengawasan ibubapa. &lt;br /&gt;2. Anak-anak di tahap ini belum dapat mengawal 
pergerakan otot-otot, sehingga mereka tidak dapat duduk diam dalam 
jangkamasa yang terlalu lama. Jadi, sia-sia saja kita meminta mereka 
duduk diam. Yang lebih baik ialah membiarkan mereka meneroka 
persekitaran sambil kita mengawasi mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. PERKEMBANGAN MENTAL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Daya konsentrasi sangat pendek dan mudah merasa jemu.. &lt;br /&gt;2.
 Rasa ingin tahu anak-anak di tahap ini sangat tinggi. Ibubapa perlu 
mengambil kira jenis alat permainan yang hendak dibeli. Permainan yang 
sesuai ialah permainan yang merangsang kreativiti anak-anak selain harus
 menarik dan tidak mudah rosak, Ajar anak menggunakan pancaindera 
(mendengar, melihat, menyentuh, mencium dan merasa). Libatkan sebanyak 
mungkin pancaindera anak dalam aktiviti seharian mereka misalnya: 
mendengar bunyi binatang, membawa mereka ke taman untuk melihat berbagai
 jenis haiwan dan sebagainya. &lt;br /&gt;3. Perbendaharaan kata mereka masih 
terbatas di tahap ini. Gunakanlah kata-kata yang sederhana dan konkrit, 
baik ketika bercerita ataupun ketika bercakap dengan anak-anak. Jangan 
menggunakan perkataan yang abstrak misalnya: tanggungjawab, keselamatan,
 kebenaran, keadilan dll. Adalah lebih baik menggunakan perkataan yang 
disertai dengan contoh-contoh kehidupan seharian. &lt;br /&gt;4. Pemikiran 
anak-anak di tahap ini sebenarnya lebih cepat berkembang berbanding 
dengan kemampuan untuk bertutur. Sebab itulah anak-anak sering didapati 
tergagap-gagap ketika bercakap. Ibubapa harus peka terhadap situasi ini 
dengan menunjukkan perhatian dan kesabaran. Bersedia untuk menjadi 
pendengar tanpa tergesa-gesa ataupun memaksa anak bercakap dengan lebih 
cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. PERKEMBANGAN EMOSI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menyukai 
suasana yang sudah dikenali dan takut pada suasana baru atau orang 
asing. Sekiranya anak sentiasa dibawa bergaul dengan orang sekeliling, 
perasaan takut lama kelamaan akan hilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. PERKEMBANGAN SOSIAL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.
 Sifat dependent masih tinggi, namun kadang-kadang anak juga ingin 
menonjolkan sifat kemandirian. Biarkan anak melakukan sesuatu yang mampu
 ia lakukan sendiri. &lt;br /&gt;2. Egocentric. Anak-anak di tahap ini cenderung
 memperlakukan kanak-kanak lain yang sebaya dengannya sebagai suatu 
benda dan bukan sebagai individu. Ia belum boleh bermain &quot;dengan&quot; 
kanak-kanak lain dalam arti kata yang sebenarnya. Oleh itu, ketika 
bermain dengan kanak-kanak lain, perlu ada pengawasan dari orang dewasa 
supaya tidak terjadi keadaan di mana anak kita akan menyakiti anak-anak 
lain. &lt;br /&gt;3. Suka mengatakan &quot;tidak&quot; dan memang dalam usia ini anak 
bersikap &quot;menentang&quot;. Selain itu anak juga seringkali &quot;menguji&quot; 
persekitaran dan orang-orang di sekelilingnya. Anak-anak perlu 
mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukannya. Tingkah laku 
mereka itu pada hakikatnya merupakan suatu usaha untuk mengetahui apa 
yang boleh atau tidak boleh dilakukannya. Oleh karena itu ibubapa harus 
tegas, jika perlu, berikan hukuman yang sesuai dengan tahap umur mereka 
bagi kesalahan yang dilakukan supaya mereka tahu bahwa yang dilakukannya
 adalah salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E. PERKEMBANGAN ROHANI (SPIRITUAL) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.
 Meniru tingkah laku orang dewasa, Sikap dan tingkah laku ibubapa harus 
membuat mereka memahami tentang ajaran Islam. Bermakna setiap perbuatan 
kita harus dikaitkan dengan ajaran Islam, seperti solat, berdo’a sebelum
 makan, membaca bismillah sebelum membuat sesuatu dll. &lt;br /&gt;2. Anak juga 
berkembang dari segi rohani. Oleh itu, ibubapa perlu menolong mereka 
untuk menyedari tentang kewujudan Allah dalam setiap aspek kehidupan. 
Dengan demikian mereka akan belajar bahwa sekalipun Allah tidak dapat 
dilihat tapi Allah ada. Bermakna dalam setiap aktiviti kita seharian, 
ibubapa perlu mengaitkannya dengan kewujudan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AKTIVITI YANG SESUAI UNTUK ANAK-ANAK DI TAHAP INI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara
 fizikal, anak-anak yang berumur antara 2-3 tahun adalah anak yang suka 
bergerak, berlari, melompat, memanjat dan tidak boleh duduk diam untuk 
jangkamasa yang lama. Namun mereka cepat letih karena otot-otot belum 
berkembang dengan sempurna. Mereka belum dapat melakukan pekerjaan yang 
rumit. Ibubapa perlu menyediakan aktiviti dan permainan sederhana yang 
dapat anak-anak lakukan. Beberapa aktiviti yang sesuai untuk anak-anak 
di tahap ini ialah:&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. PERMAINAN BLOK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Gunakanlah blok-blok kayu/plastik, dan ajaklah anak-anak untuk menyusun 
blok-blok tersebut menurut imajinasi mereka sendiri. Biarkan mereka 
membuat bentuk menurut keinginan mereka, Permainan ini selain dapat 
merangsang perkembangan otot-ototnya, juga dapat membantu meningkatkan 
daya imajinasi mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. PUZZLE &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Puzzle 
adalah permainan yang menyusun suatu gambar atau benda yang telah 
dipecah dalam beberapa bahagian. Jangan menggunakan puzzle yang terlalu 
rumit, tapi gunalah yang sederhana yang terdiri dari 5-10 keping, 
sehingga anak-anak dapat menyusun &lt;br /&gt;dengan mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. MELUKIS&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Sediakan
 kertas dan crayon dan biarkan anak-anak membuat gambar dan contengan 
menurut imajinasi mereka, walaupun pada tahap umur ini biasanya 
anak-anak masih belum melukis dengan sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. MENAMPAL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gunakan
 gambar-gambar sederhana yang telah dikenali oleh anak, misalnya meminta
 anak menampal &quot;mata ikan&quot; pada tempat yang sesuai. Boleh juga diberikan
 beberapa keping gambar dan minta anak menampalkan mengikut keinginan 
mereka sendiri, misalnya gambar &lt;br /&gt;seorang gembala, seekor anjing, dan 3
 ekor anak lembu serta sekeping kertas hijau berbentuk padang rumput 
yang luas. Aktiviti ini boleh juga disertai dengan aktiviti mengira. 
Selesai menampal gambar ajaklah anak mengira jumlah anak lembu, anjing 
dsbnya.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. MEWARNA&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sediakan kertas dengan gambar di atasnya, pensil warna, atau crayon. 
Mintalah anak-anak mewarnakan gambar tersebut. Walaupun mereka belum 
dapat mewarna dengan sempurna, tapi aktiviti ini dapat melatih kepekaan 
mereka terhadap warna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah di antara beberapa aktiviti yang 
dapat dilakukan oleh anak-anak yang berumur 2-3 tahun. Semoga idea ini 
dapat membantu ibubapa sedikit sebanyak dalam melayani dan merangsang 
perkembangan anak-anak.&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/mengenali-anak-anda-umur-2-3-tahun.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVS-Os2ZlRkuhkawteaRYpD24pNpeuPIbQfSZ2vNYPg1Tgl6cH1QADWfaVO0yheJcXofjsasq8Zld26X2FNV28mhIOmW3YKCXHWD5Spo_loOnFOu2nzJ5BQqbhy1outQCsrjf8JC_gBA/s72-c/DSC_0052.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-6611721015524953282</guid><pubDate>Tue, 25 Sep 2012 02:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-25T09:54:19.740+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Smart Parenting</category><title>MENDIDIK ANAK TAAT SYARIAH</title><description>Oleh: Ummu Azkiya&lt;br /&gt;

Menjadi orangtua pada zaman globalisasi saat ini tidak mudah.&amp;nbsp; 
Apalagi jika orangtua mengharapkan anaknya tidak sekadar menjadi anak 
yang pintar, tetapi juga taat dan salih. Menyerahkan pendidikan 
sepenuhnya kepada sekolah tidaklah cukup.&amp;nbsp; Mendidik sendiri dan 
membatasi pergaulan di rumah juga tidak mungkin. Membiarkan mereka lepas
 bergaul di lingkungannya cukup berisiko.&amp;nbsp; &lt;span id=&quot;more-30&quot;&gt;&lt;/span&gt;Lalu, bagaimana cara menjadi orangtua yang bijak dan arif untuk menjadikan anak-anaknya taat pada syariah?&lt;br /&gt;

Asah Akal Anak untuk Berpikir yang Benar&lt;br /&gt;
Hampir setiap orangtua mengeluhkan betapa saat ini sangat sulit mendidik
 anak.&amp;nbsp; Bukan saja sikap anak-anak zaman sekarang yang lebih berani dan 
agak ‘sulit diatur’, tetapi juga tantangan arus globalisasi budaya, 
informasi, dan teknologi yang turut memiliki andil besar dalam mewarnai 
sikap dan perilaku anak.&lt;br /&gt;
“Anak-anak sekarang beda dengan anak-anak dulu.&amp;nbsp; Anak dulu kan takut dan
 segan sama orangtua dan guru.&amp;nbsp; Sekarang, anak berani membantah dan 
susah diatur.&amp;nbsp; Ada saja alasan mereka!”&lt;br /&gt;
Begitu rata-rata komentar para orangtua terhadap anaknya.&amp;nbsp; Yang paling 
sederhana, misalnya, menyuruh anak shalat.&amp;nbsp; Sudah jamak para ibu 
ngomel-ngomel, bahkan sambil membentak, atau mengancam sang anak agar 
mematikan TV dan segera shalat.&amp;nbsp; Di satu sisi banyak juga ibu-ibu yang 
enggan mematikan telenovela/sinetron kesayangannya dan menunda shalat. 
Fenomena ini jelas membingungkan anak.&lt;br /&gt;
Pandai dan beraninya anak-anak sekarang dalam berargumen untuk menolak 
perintah atau nasihat, oleh sebagian orangtua atau guru, mungkin 
dianggap sebagai sikap bandel atau susah diatur. Padahal bisa jadi hal 
itu karena kecerdasan atau keingintahuannya yang besar membuat dia 
menjawab atau bertanya; tidak melulu mereka menurut dan diam (karena 
takut) seperti anak-anak zaman dulu.&lt;br /&gt;
Dalam persoalan ini, orangtua haruslah memperhatikan dua hal yaitu: 
Pertama, memberikan informasi yang benar, yaitu yang bersumber dari 
ajaran Islam.&amp;nbsp; Informasi yang diberikan meliputi semua hal yang 
menyangkut rukun iman, rukun Islam dan hukum-hukum syariah.&amp;nbsp; Tentu cara 
memberikannya bertahap dan sesuai dengan kemampuan nalar anak.&amp;nbsp; Yang 
penting adalah merangsang anak untuk mempergunakan akalnya untuk 
berpikir dengan benar. Pada tahap ini orangtua dituntut untuk sabar dan 
penuh kasih sayang. Sebab, tidak sekali diajarkan, anak langsung 
mengerti dan menurut seperti keinginan kita. Dalam hal shalat, misalnya,
 tidak bisa anak didoktrin dengan ancaman, “Pokoknya kalau kamu nggak 
shalat dosa. Mama nggak akan belikan hadiah kalau kamu malas shalat!”&lt;br /&gt;
Ajak dulu anak mengetahui informasi yang bisa merangsang anak untuk 
menalar mengapa dia harus shalat.&amp;nbsp; Lalu, terus-menerus anak diajak 
shalat berjamaah di rumah, juga di masjid, agar anak mengetahui bahwa 
banyak orang Muslim yang lainnya juga melakukan shalat.&lt;br /&gt;
Kedua, jadilah Anda teladan pertama bagi anak. Ini untuk menjaga 
kepercayaan anak agar tidak ganti mengomeli Anda—karena Anda hanya 
pintar mengomel tetapi tidak pintar memberikan contoh.&lt;br /&gt;
Terbiasa memahami persoalan dengan berpatokan pada informasi yang benar 
adalah cara untuk mengasah ketajaman mereka menggunakan akalnya. Kelak, 
ketika anak sudah sempurna akalnya, kita berharap, mereka mempunyai 
prinsip yang tegas dan benar; bukan menjadi anak yang gampang 
terpengaruh oleh tren pergaulan atau takut dikatakan menjadi anak yang 
tidak ‘gaul’.&lt;br /&gt;

Tanamkan Akidah dan Syariah Sejak Dini&lt;br /&gt;
Menanamkan akidah yang kokoh adalah tugas utama orangtua.&amp;nbsp; Orangtualah 
yang akan sangat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sendi-sendi agama
 dalam diri anak. Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ibu dan bapaknyalah yang
 menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. (HR al-Bukhari).&lt;br /&gt;

Tujuan penanaman akidah pada anak adalah agar si anak mengenal betul 
siapa Allah.&amp;nbsp; Sejak si bayi dalam kandungan, seorang ibu bisa memulainya
 dengan sering bersenandung mengagungkan asma Allah.&amp;nbsp; Begitu sudah 
lahir, orangtua mempunyai kesempatan untuk membiasakan si bayi 
mendengarkan ayat-ayat al-Quran.&amp;nbsp; Pada usia dini anak harus diajak untuk
 belajar menalar bahwa dirinya, orangtuanya, seluruh keluarganya, 
manusia, dunia, dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah. Itu sebabnya 
mengapa manusia harus beribadah dan taat kepada Allah.&lt;br /&gt;
Lebih jauh, anak dikenalkan dengan&amp;nbsp; asma dan sifat-sifat Allah. Dengan 
begitu, anak mengetahui betapa Allah Mahabesar, Mahaperkasa, Mahakaya, 
Mahakasih, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan seterusnya.&amp;nbsp; Jika anak bisa
 memahaminya dengan baik, insya Allah, akan tumbuh sebuah kesadaran pada
 anak untuk senantiasa mengagungkan Allah dan bergantung hanya kepada 
Allah.&amp;nbsp; Lebih dari itu, kita berharap, dengan itu akan tumbuh benih 
kecintaan anak kepada Allah; cinta yang akan mendorongnya gemar 
melakukan amal yang dicintai Allah.&lt;br /&gt;
Penanaman akidah pada anak harus disertai dengan pengenalan hukum-hukum 
syariah secara bertahap.&amp;nbsp; Proses pembelajarannya bisa dimulai dengan 
memotivasi anak untuk senang melakukan hal-hal yang dicintai oleh Allah,
 misalnya, dengan mengajak shalat, berdoa, atau membaca al-Quran 
bersama.&lt;br /&gt;
Yang tidak kalah penting adalah menanamkan akhlâq al-karîmah seperti 
berbakti kepada orangtua, santun dan sayang kepada sesama, bersikap 
jujur, berani karena benar, tidak berbohong, bersabar, tekun bekerja, 
bersahaja, sederhana, dan sifat-sifat baik lainnya.&amp;nbsp; Jangan sampai luput
 untuk mengajarkan itu semua semata-mata untuk meraih ridha Allah, bukan
 untuk mendapatkan pujian atau pamrih duniawi.&lt;br /&gt;

Kerjasama Ayah dan Ibu&lt;br /&gt;
Tentu saja, anak akan lebih mudah memahami dan mengamalkan hukum jika 
dia melihat contoh real pada orangtuanya.&amp;nbsp; Orangtua adalah guru dan 
orang terdekat bagi si anak yang harus menjadi panutan.&amp;nbsp; Karenanya, 
orangtua dituntut untuk bekerja keras untuk memberikan contoh dalam 
memelihara ketaatan serta ketekunan dalam beribadah dan beramal salih.&amp;nbsp; 
Insya Allah, dengan begitu, anak akan mudah diingatkan secara sukarela.&lt;br /&gt;
Keberhasilan mengajari anak dalam sebuah keluarga memerlukan kerjasama 
yang kompak antara ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu masing-masing 
mempunyai target dan cara yang berbeda dalam mendidik anak, tentu anak 
akan bingung, bahkan mungkin akan memanfaatkan orangtua menjadi kambing 
hitam dalam kesalahan yang dilakukannya. Ambil contoh, anak yang 
mencari-cari alasan agar tidak shalat.&amp;nbsp; Ayahnya memaksanya agar shalat, 
sementara ibunya malah membelanya. Dalam kondisi demikian, jangan 
salahkan anak jika dia mengatakan, “Kata ibu boleh nggak shalat kalau 
lagi sakit. Sekarang aku kan lagi batuk, nih…”&lt;br /&gt;

Peran Lingkungan, Keluarga, dan Masyarakat&lt;br /&gt;
Pendidikan yang diberikan oleh orangtua kepada anak belumlah cukup untuk
 mengantarkan si anak menjadi manusia yang berkepribadian Islam.&amp;nbsp; Anak 
juga membutuhkan sosialisasi dengan lingkungan tempat dia beraktivitas, 
baik di sekolah, sekitar rumah, maupun masyarakat secara luas.&lt;br /&gt;
Di sisi inilah, lingkungan dan masyarakat memiliki peran penting dalam 
pendidikan anak. Masyarakat yang menganut nilai-nilai, aturan, dan 
pemikiran Islam, seperti yang dianut juga oleh sebuah keluarga Muslim, 
akan mampu mengantarkan si anak menjadi seorang Muslim sejati.&lt;br /&gt;
Potret masyarakat sekarang yang sangat dipengaruhi oleh nilai dan 
pemikiran materialisme, sekularisme, permisivisme, hedonisme, dan 
liberalisme merupakan tantangan besar bagi keluarga Muslim.&amp;nbsp; Hal ini 
yang menjadikan si anak hidup dalam sebuah lingkungan yang membuatnya 
berada dalam posisi dilematis.&amp;nbsp; Di satu sisi dia mendapatkan pengajaran 
Islam dari keluarga, namun di sisi lain anak bergaul dalam lingkungan 
yang sarat dengan nilai yang bertentangan dengan Islam.&lt;br /&gt;
Tarik-menarik pengaruh lingkungan dan keluarga akan mempengaruhi sosok 
pribadi anak.&amp;nbsp; Untuk mengatasi persoalan ini, maka dakwah untuk mengubah
 sistem masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam mutlak 
harus di lakukan. Hanya dengan itu akan muncul generasi Islam yang taat 
syariah. Insya Allah. []</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/mendidik-anak-taat-syariah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-3628968483973621408</guid><pubDate>Tue, 25 Sep 2012 02:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-25T09:26:27.070+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Edukasi Umum</category><title>Tawuran Pelajar</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://static.liputan6.com/201209/sman70-120925a.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;177&quot; src=&quot;http://static.liputan6.com/201209/sman70-120925a.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;Liputan6.com, Jakarta: &lt;/b&gt;Polres Metro Jakarta Selatan 
telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi yang diduga terkait dengan 
peristiwa tawuran pelajar di Jalan Bulungan Raya, Blok-M. Akibat tawuran
 ini seorang siswa SMAN 6 Jakarta Alawy Yustianto Putra (15), tewas 
terkena benda tajam. &quot;Sudah empat saksi yang diperiksa. Dua dari siswa, 
dan dua dari guru SMAN 6,&quot; kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan 
Kombes Polisi Wahyu Hadiningrat, Senin (24/9) malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Wahyu, pihaknya belum memeriksa saksi dari pihak yang diduga 
melakukan penyerangan terlebih dulu yakni siswa SMAN 70. Berdasarkan 
keterangan saksi, identitas pelajar yang melakukan penyerangan diketahui
 dari atribut sekolah yang dikenakan. &quot;Penyerang terlihat dari seragam 
dan atribut sekolahnya. Kita juga berhasil menyita arit yang ada noda 
darah, dan sedang diperiksa di laboratorium,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menambahkan, pihaknya masih mendalami motif dari penyerangan 
sehingga terjadi tawuran antar pelajar tersebut. &quot;jika sudah diperoleh 
data tersangka kita akan langsung lakukan pengejaran,&quot; tegas Wahyu. 
Pelaku akan dikenakan tiga pasal yaitu pasal 338 KUHP tentang 
pembunuhan, pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan secara bersama-sama, dan
 pasal 351 tentang penganiayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa tawuran antara Pelajar SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta kembali 
terlibat tawuran di ruas Jalan Bulungan Raya, Jakarta Selatan, Senin 
(24/9) siang. Satu korban meninggal dunia akibat luka tusuk (&lt;b&gt;baca: &lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://news.liputan6.com/read/439655/tawuran-sman-70-dan-sman-6-satu-pelajar-tewas&quot;&gt;Tawuran SMAN 70 dan SMAN 6, Satu Pelajar Tewas&lt;/a&gt;). Peristiwa perkelahian ini membuat prihatin semua pihak termasuk Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (ARI)</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/tawuran-pelajar.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-8918274285356547660</guid><pubDate>Tue, 25 Sep 2012 02:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-25T09:10:18.766+07:00</atom:updated><title>&quot;Meski Beralaskan Terpal, Mereka Sudah Bisa Baca Tulis&quot;</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/22/1559045620X310.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/22/1559045620X310.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;MANADO, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;- Beberapa anak muda yang 
tergerak peduli terhadap anak-anak yang kurang beruntung sehingga tidak 
bisa menikmati bangku sekolah membentuk Komunitas Dinding. Visi mereka 
adalah membagi berkat Tuhan yang telah diterima bagi anak-anak yang 
kurang mampu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami secara rutin setiap Sabtu membuka kelas 
belajar bagi anak-anak yang tidak punya kesempatan menikmati sekolah 
formal,&quot; ujar Koordinator Komunitas Dinding, Jenly Bonde ketika ditemui 
sewaktu mengajar anak-anak di Pasar Bersehati Manado, Sabtu 
(22/09/2012).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah dua tahun sejak Februari 2010, Komunitas 
Dinding mencoba memberikan pelajaran gratis bagi anak-anak para pedagang
 yang berada di Pasar Bersehati. Ada 120 anak yang terdaftar, namun 
hanya 60 anak yang aktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kini mereka sudah bisa baca tulis,&quot; 
ujar Jenly yang masih berusia 21 tahun ini.  Hari itu ketika pasar mulai
 sepi dari pembeli, di waktu istirahat para orang tuanya, sekitar pukul 1
 siang, Komunitas Dinding kembali menyapa anak-anak Pasar Bersehati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan
 peralatan seadanya mereka membuka ruang kelas di lantai 3 yang tidak 
terpakai. Hanya beralaskan terpal dan meja seadanya, puluhan anak-anak 
semangat mengikuti pelajaran yang diberikan oleh para sukarelawan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami
 membuka diri bagi siapa saja yang ingin mengajar anak-anak ini. Tidak 
perlu harus punya jadwal tetap, yang penting datang dengan tulus dan 
siap mengajar,&quot; jelas Jenly lagi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas ini mendanai 
kegiatan mereka dari saku mereka sendiri. Komunitas yang diisi beragam 
profesi ini malah tidak mau menerima sumbangan dalam bentuk uang tunai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami lebih menghargai jika bantuan yang diberikan dalam bentuk barang, misal buku, alat tulis dan meja,&quot; ujar Jenli.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan
 hanya memberi pelajaran gratis, tetapi Komunitas Dinding juga 
memberikan pelayanan pengobatan gratis. Maklum beberapa diantara anggota
 Komunitas Dinding merupakan tenaga kesehatan masyarakat, baik dokter 
maupun perawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ada sekitar 30 kepala keluarga yang 
merupakan pedagang di Pasar Bersehati menjadi binaan mereka.   Apa yang 
dilakukan anak-anak muda ini menjadi salah satu bukti bahwa mereka juga 
peduli berbagi dengan warga yang tidak mampu tanpa perlu tergantung pada
 dana dari pemerintah. Sebuah teladan yang patut diapresiasi. (K73-12)

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/meski-beralaskan-terpal-mereka-sudah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-600699207042986584</guid><pubDate>Sat, 22 Sep 2012 14:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-22T21:00:25.948+07:00</atom:updated><title>Bansos PAUD BAKTI BUNDA TANJUNGPINANG</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-yc4fJ6CIX9w/UF3A0L0vqKI/AAAAAAAAAaA/7kFzhZT6c94/s1600/SAM_3022.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-yc4fJ6CIX9w/UF3A0L0vqKI/AAAAAAAAAaA/7kFzhZT6c94/s200/SAM_3022.JPG&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Penyerahan Bantuan Sembako pada Masyarakat sekitar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) &lt;b&gt;AZ-ZAHRA/PAUD BAKTI BUNDA Tanjungpinang Kepulauan Riau&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-bVTi1hPBYoo/UF3Dgjk37II/AAAAAAAAAaU/I_LM_4z2QVI/s1600/SAM_3017.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-bVTi1hPBYoo/UF3Dgjk37II/AAAAAAAAAaU/I_LM_4z2QVI/s200/SAM_3017.JPG&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;(kanan : Pimpinan PKBM/PAUD (Nusariadi, S.P) tengah Ketua RT (bu Mursih) kiri : penerima Bansos&lt;/div&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/bansos-paud-bakti-bunda-tanjungpinang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-yc4fJ6CIX9w/UF3A0L0vqKI/AAAAAAAAAaA/7kFzhZT6c94/s72-c/SAM_3022.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-626394162638295938</guid><pubDate>Thu, 20 Sep 2012 08:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T15:18:56.838+07:00</atom:updated><title>KISAH SUKSES PESERTA DIDIK KURSUS &amp; PELATIHAN</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/binsus-kursusbanner.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;74&quot; src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/binsus-kursusbanner.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 770px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; height=&quot;480&quot; width=&quot;510&quot;&gt;&lt;table bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 508px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; bgcolor=&quot;#FCCABE&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;1&quot; style=&quot;width: 508px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;1&quot; style=&quot;width: 506px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 460px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;georgede&quot; height=&quot;22&quot;&gt;&lt;b&gt;DATA TERBARU&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img height=&quot;10&quot; src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;
&lt;table border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;
&lt;table bgcolor=&quot;FA6531&quot; border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;3&quot; cellspacing=&quot;1&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;FCCABE&quot;&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td height=&quot;25&quot; nowrap=&quot;nowrap&quot;&gt;&lt;strong&gt;Nama&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;
&lt;td nowrap=&quot;nowrap&quot;&gt;&lt;strong&gt;Judul&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Nama LKP&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=91&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Zulkhairi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Penjual Madu Keliling
Menjadi Service Panggilan AC&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Cahaya Terang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=90&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Tuha Yeni&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Hidup Layak
Setelah Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Asiah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=89&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Tri Martono&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bisa Menabung
Dari Hasil Budidaya Ikan&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ghaza Smile&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=88&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Thabrani, Rusdi, Jajang Mamuji, Dody, Budi H&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Siap Mandiri
dengan Kursus Komputer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP LPTO Siap Mandiri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=87&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Sunandar Fahmi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Meneruskan Kuliah
Dan Buka Kursus Komputer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widya Nusantara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=86&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Sari&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Selesai KURSUS
Langsung Buka Usaha&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ferry / Salon Ferry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=85&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Rosmaniah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Gagal PNS
Buka Usaha Salon&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Asiah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=84&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Neni Triana Nurhayati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Menyesal Tak Kursus
Sejak Dulu&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ikhwan Cendekia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=83&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Umi Sa’adah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Tata Boga
Berkeja di Restoran Jepang&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Enesce Surabaya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=82&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Tuwuh Wahyudi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Kuli Pasir
Menjadi Mekanik AHAS&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP IPTTI&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=81&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Tina Sholihah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Buka Salon
Modal 500 Ribu Rupiah&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Hedy&#39;s&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=79&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Suhendar&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari mencuci piring
sampai menyulap wajah&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Yuyu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=78&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Rosmaya&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Belum Selesai Kursus
Order Sudah Banyak&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Karya Jelita (pusat)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=77&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Rose Hartini&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Berbekal Kursus
Menjadi Karyawan Dept. Store&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Alfabank&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=76&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Romli&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Ikut Kursus Karena
Bosan Jadi Karyawan&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Pelita Massa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=75&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Nurliah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Pengusaha Salon
di Tanah Rantau&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Tria Beauty School&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=74&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;HARAPAN BANGSA&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Karena Kursus
Menjadi Teknisi Komputer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP HARAPAN BANGSA&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=73&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Lina Ulandari&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Ikut Kursus Komputer
Untuk Meningkatkan Karir&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ikhwan Cendekia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=72&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Lia Mardiana&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Tamatan SMP
Menjadi Pengusaha Salon&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Tria Beauty School&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=71&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Romadhany Sitanggang&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Desain
Menjadi Pengusaha Cetakan&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Teknokrat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=70&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Rita Husni Amd&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Buruh Pabrik Menjadi
Pemilik Usaha “Ratu Mode”&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP YULIANA COSTUME&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=69&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ipan&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Berbekal Kursus
Menjadi Perancang Busana&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LPK SARASWATI&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=68&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Renita Pandiangan&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Menjadi Penata Rias
Setelah Ikut Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Lonari &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=67&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Imam Suparno&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Walau di Desa,
Tidak Kalah Dengan Kota&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Imam Salon&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=66&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ratni&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Sukses Membuka Usaha
Jahitan dan Instruktur&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Fatma Kustum&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=65&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Imam Kurniawan&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bermodal Kursus
Beromset Puluhan Juta&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Alfa Bank&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=64&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ratika Yani&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bisa Kuliah
Setelah Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ernala&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=63&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Okzi Okmala Dewi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Karyawan
Kini Pengelola Sanggar Rias&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Markem&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=62&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Oki Setiana Dewi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Modeling
Menjadi Artis Film&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Silhouette Training Centre&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=61&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Hasanudin&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Gratis
Membawanya ke Negeri Jiran&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Karya Jelita (pusat)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;31&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=60&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Dias Wuri&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Mandiri Dengan
Membuka Usaha Salon&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LPK VITRI&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;32&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=59&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Dede Rohimah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus mengubah Guru TPA
Menjadi Wirausaha Salon&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Hedy&#39;s&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;33&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=58&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Datik Octaviani&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Modal Kursus
Kerja di Telkom&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Magistra Utama Surakarta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;34&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=57&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Danang Cahyo Suryono&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Menjembati
Memasuki Dunia Kerja&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP IMKA Surakarta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;35&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=56&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Muji Hartutik&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Karena Kursus
Mudah Mencari Kerja&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ferry / Salon Ferry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;36&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=55&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Cucum&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Penjaja Makanan
Punya Salon Sendiri&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Hedy&#39;s&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;37&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=54&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Misran&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bosan jadi Karyawan
Buka Usaha Tekhnisi HP&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP C COUNT FLASHER&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;38&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=53&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Budi Maryanto&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Komputer
Bekerja Di Video Editing&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Terra Computer System Kediri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;39&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=52&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Mariani&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Menjadi Pengusaha
Karena Kursus Gratis&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP RIDA&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;40&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=51&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Aulia Abdurrahman&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Modal Kurus Gratis
Bisa Buka Salon &amp;amp; Spa&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LPK VITRI&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;41&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=50&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Mahfuddin&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Korban Tsunami
Menjadi Pengusaha Foto Copy&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Kreatif&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;42&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=49&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Atus Julian&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kerja di Hotel Setelah
Ikut Program KPP&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP LPT Panghegar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;43&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=48&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Muhammad Arief&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Pengangguran
Menjadi Teknisi AC&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Cahaya Terang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;44&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=47&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Anwar&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Pengamen Jalanan
Menjadi Teknisi HP&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Lembaga Pendidikan Teknologi Terapan Indonesia (LPTTI)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;45&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=46&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ami Ratnawati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bisa Kerja dan Kuliah
Setelah Kursus Gratis&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Ikhwan Cendekia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;46&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=43&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Kiki Chandra&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Gratis mengubah Abang Becak Jadi Tekhnisi HP&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;DYNASTY COMPUTER&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;47&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=42&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Joko Waluyo&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Tamatan SD Jadi Operator Warnet&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Colorado Course&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;48&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=41&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Jhohansyah Effendi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Mudah Dapat Kerja Setelah Kursus Desain Grafis&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widya Nusantara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;49&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=40&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Erny. A&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Berbekal Kursus Buka Usaha Bordir &lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Fatma Kustum&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;50&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=39&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Erawati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Pembantu Rumah Tangga Menjadi Pengusaha Salon&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Vidal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;51&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=38&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Dita Yuniati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Pembantu Rumah Tangga Jadi Instruktur Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Mayang Sari&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;52&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=37&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Dina Franitalia&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Hobby Hingga Menjadi Pengusaha&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Vidal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;53&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=36&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Abdul Karim&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Berawal Guru Privat Kini Memiliki LPK&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Teknokrat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;54&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=35&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ahmad Juanda&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Gratis Juanda Bisa Mandiri&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP  MD Collection&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;55&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=34&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Teddy&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Modal Kursus Menjadi Pimpinan Cabang Telkom&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LPK YPA HANDAYANI&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;56&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=33&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Syarief&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Kursus Gratis Membuka Counter HP&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widyaloka Palu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;57&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=32&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Stientje Parengkuan&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Menerima Jahitan Akhirnya Membuka Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP  Modern&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;58&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=31&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Selvi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Buka Usaha Warung dari Program KWK&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Annita&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;59&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=30&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Muzdalifa&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bisa Kerja Setelah Kursus Komputer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widyaloka&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;60&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=29&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;M.Taufik&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Usaha Service HP Setelah Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widyaloka Palu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;61&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=28&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Indra, Agam Amar &amp;amp; M. Hirvansyah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Lulus Kursus Elektronika (Teknisi Handphone) Buka Counter HP Sendiri&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widyaloka Palu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;62&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=27&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Adriyanto&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Komputer Jadi Tenaga Honorer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Widyaloka Palu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;63&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=26&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Yoz Sasmita Kurniawansyah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Sambil Bekerja Menjadi Instruktur&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Kharisma&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;64&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=25&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Yoz Sasmita Kurniawansyah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Sambil Bekerja Menjadi Instruktur&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Kharisma&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;65&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=24&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Umi Marlina&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Karena Kursus Adikku dapat Sekolah Lagi&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Airlangga College&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;66&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=23&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Mariyati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Melalui Kursus Melepas Gelar “GAKIN”&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Hanni Modess&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;67&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=22&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Hendri&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Terbebas dari Kemiskinan Setelah Kursus Farmasi&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Medika Husada&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;68&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=21&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Agustina&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Spa Gratis Berkeja di Salon Kecantikan&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP FAJAR&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;69&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=20&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Nova&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Mengubah Koran Bekas Jadi Suvenir Cantik&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Nice Hady Craft&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;70&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=19&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ninik Purwiyandari&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Lulus Kursus Membuka Kursus Dan Usaha Jahit&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Modes Kartini muda&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;71&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=18&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ni Putu Lendriasih&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Tambah Penghasilan Setelah Kursus Spa&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;72&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=17&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ni Nyoman Ringun&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Ibu Rumah Tangga menjadi Ahli SPA di Hotel&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;73&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=16&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ni Ketut Sulasih&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Cleaning Service menjadi Ahli SPA&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;74&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=15&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Muknim&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Lulus KPP Langsung Di Rekruit Kerja&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Modes Kartini muda&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;75&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=14&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Maria Afrida&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Ingin Bantu Suami Buka Salon Kecantikan&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;76&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=13&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Made Suarta&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Sukses Usaha Menjual Jasa Pijat Refleksi&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;77&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=12&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Herman Nusleba&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Pilih Kursus Menjahit Karena Mudah Cari Kerja&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Citra Busana&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;78&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=11&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Heny Suryani&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Tunarungu Punya Usaha Menjahit&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Modes Kartini muda&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;79&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=10&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Gusti Ayu Nyoman Puspitawati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Ikut Pelatihan Therapi Spa Ekonomi Keluarga Meningkat&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP The Padmastana Training Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;80&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=9&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Dody&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Perantau asal Surabaya Usaha Service AC mobil&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Yayasan Gema Swastika&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;81&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=8&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Ahmad Sumari&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Kursus Membawa Sumari Sukses di Bali&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Asrie Modesta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;82&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=7&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Srie Maryati&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Membuka Usaha Jahitan Hingga Memiliki LPK&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Asrie Modesta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;83&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=6&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Naomi Latumahina&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Dari Kursus Merubah Hidup&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Jayanegara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;84&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=5&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Margareht Adji&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Lulusan Program Bantuan Sosial Kursus Wirausaha Kota (KWK) Langsung Kerja&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Prayer Com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;85&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=4&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Mansye Fernandus&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Tukang Becak Menjadi Teknisi Komputer&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Jayanegara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;86&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=3&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Hasri&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bermodal Kursus Bekerja di Perusahaan Retail&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Pometia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FFFFFF&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;87&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=2&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Eko Yanuar Anto&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Magang Saja Sudah Digaji&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Pometia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr bgcolor=&quot;#FDF5F2&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;&lt;td align=&quot;right&quot; class=&quot;cilik&quot;&gt;88&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;&lt;a class=&quot;abank&quot; href=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/datadetil.php?id=1&quot; title=&quot;Lihat Detail&quot;&gt;Imran&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;Bisa Kerja di Pemda Karena Ikut Kursus&lt;/td&gt;
&lt;td class=&quot;cilik&quot;&gt;LKP Pometia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img height=&quot;5&quot; src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; width=&quot;5&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;10&quot;&gt;
&lt;table border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 770px;&quot;&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; colspan=&quot;3&quot; height=&quot;5&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; width=&quot;5&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align=&quot;center&quot; bgcolor=&quot;FF5E29&quot; height=&quot;60&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;  
2012 
© Direktorat Pembinaan Kursus &amp;amp; Pelatihan&lt;br /&gt;Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal - 
Kementerian Pendidikan &amp;amp; Kebudayaan&lt;br /&gt;
website: http://www.infokursus.net - email: ditbinsus@yahoo.co.id&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; width=&quot;5&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;FFFFFF&quot; colspan=&quot;3&quot; height=&quot;5&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://infokursus.net/kisahsukses/images/spasi.gif&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
</description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/kisah-sukses-peserta-didik-kursus.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8913428516049560338.post-1224180449742445488</guid><pubDate>Thu, 20 Sep 2012 08:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T15:06:02.424+07:00</atom:updated><title>Tingkatkan Kreativitas Anak Tak Harus dengan &quot;Gadget&quot;</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/01/04/1552398p.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2011/01/04/1552398p.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span id=&quot;goog_440841950&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_440841951&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/&quot;&gt;&lt;/a&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;—&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Merangsang 
kreativitas anak memang perlu dilakukan sedini mungkin. Caranya banyak, 
bisa melalui kegiatan kecil atau terjun langsung pada kegiatan di alam 
terbuka. Memanfaatkan alat bantu khusus atau dengan perangkat seadanya 
yang banyak tersedia di sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era teknologi yang semakin 
canggih melahirkan banyak perangkat elektronik yang dapat menjadi alat 
bantu mengasah kreativitas anak. &lt;em&gt;Gadget &lt;/em&gt;adalah barang 
elektronik berukuran kecil yang didesain secara lebih pintar 
dibandingkan dengan teknologi normal pada masa penemuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, banyak anak-anak yang keranjingan bermain &lt;em&gt;gadget&lt;/em&gt;. Umumnya, anak-anak menggunakan fitur tertentu dalam &lt;em&gt;gadget &lt;/em&gt;untuk bermain &lt;em&gt;game&lt;/em&gt;, baik &lt;em&gt;online&lt;/em&gt; maupun &lt;em&gt;offline. &lt;/em&gt;Yang pasti, bila tak dikontrol dengan aturan yang pas, dampak negatif akan lahir dari penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja waktu yang dihabiskan seorang anak untuk bermain &lt;em&gt;gadget&lt;/em&gt;. Berapa lama dia bermain &lt;em&gt;gadget &lt;/em&gt;setiap harinya, setiap bulannya, setiap tahunnya. Tanpa kontrol yang ketat, candu bermain &lt;em&gt;gadget &lt;/em&gt;akan
 semakin melilit anak-anak dan bukan tidak mungkin hal itu akan 
mengganggu performa akademisnya atau menimbulkan efek psikologis yang 
jauh lebih berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh anak-anak Phil Gallagher mengatakan, 
untuk merangsang kreativitas anak-anak sebaiknya tidak menggunakan 
barang-barang yang masuk dalam kategori teknologi canggih. Para orangtua
 dapat menyiasatinya dengan alat atau barang seadanya yang lebih sesuai 
dan secara biaya juga jauh lebih ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginya, media bermain
 untuk anak-anak, apa pun tujuannya harus disajikan dengan seimbang dan 
kontrol serius dari para orangtua. Seimbang secara psikologis, secara 
waktu penggunaannya, dan seimbang dengan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak harus 
menggunakan alat teknologi canggih, banyak benda di sekitar yang jauh 
lebih murah. Karena yang penting semua harus seimbang,&quot; kata pria yang 
lebih dikenal dengan nama Mister Maker ini, saat ditemui &lt;em&gt;Kompas.com &lt;/em&gt;di Jakarta, Jumat (31/8/2012) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria
 asli Inggris ini telah tiga kali mengunjungi anak-anak di Indonesia. 
Kali ini, dia berencana mengunjungi anak-anak di usia tiga sampai 
delapan tahun di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, 
dan Medan. Selama di Indonesia, dia akan menghadiri lokakarya seni dan 
kerajinan untuk anak-anak, serta mengunjungi sekolah-sekolah. Setelah 
Indonesia, dia akan melanjutkan turnya ke Kuala Lumpur dan Singapura. 
Mister Maker adalah acara yang menghidupkan dunia seni untuk anak dengan
 cara yang modern, segar, dan inovatif.

                            </description><link>http://paudbaktibunda.blogspot.com/2012/09/tingkatkan-kreativitas-anak-tak-harus.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>