<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Bursa UKM 2012</title><description>Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis, Tips Motivasi, Potensi Daerah</description><managingEditor>noreply@blogger.com (MomoDigital)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 17:06:56 +0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://bursaukm.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis, Tips Motivasi, Potensi Daerah</itunes:subtitle><itunes:category text="Business"><itunes:category text="Careers"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Trik Membangun Karier Cemerlang</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/trik-membangun-karier-cemerlang.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Fri, 23 Sep 2011 00:05:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-812466265028525400</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Butuh lebih dari sekadar memanfaatkan peluang demi menunjang karier.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://www.thumiso.com/wp-content/uploads/2011/07/career_path.jpg" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Selalu memanfaatkan kesempatan yang ada dalam pekerjaan, adalah salah satu cara untuk menunjang karier Anda. Namun, Anda membutuhkan lebih banyak trik untuk membuat karier Anda melejit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Berikut lima trik yang bisa Anda lakukan untuk membangun karier cemerlang, dilansir dari Marie Claire.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;1. Belajar jadi pemimpin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Secara konsisten, manfaatkan setiap kesempatan untuk menjadi pemimpin dan belajarlah menjadi pemimpin yang baik. Jika Anda dinilai mampu, akan membuka kesempatan dan promosi karier yang makin baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bob Calandra, salah satu penulis 'How to Keep Your Job in a Tough Competitive Market', menyatakan tak perlu mencari promosi dalam pekerjaan, tetapi ketahuilah seluk beluk pekerjaan agar saat peluang menghampiri, Anda siap menerimanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;2. Nego gaji sesuai kompetensi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Saat negosiasi gaji, berikan penawaran yang sesuai kemampuan, jangan mengajukan nilai gaji terlalu rendah. Hal itu akan membuat Anda terlihat menjual diri. Dan, Anda akan sulit mendapat kenaikan gaji sesuai yang diinginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Saat pertama melamar pekerjaan, mungkin sulit menilai diri dengan sejumlah uang, justru hal tersebut bisa menjadi bumerang untuk Anda. Percaya diri dan coba buktikan kualitas diri Anda saat wawancara dan tawarlah gaji yang Anda inginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;3. Beralihlah ke industri yang sedang berkembang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jangan terperangkap pada pekerjaan yang sudah bertahun-tahun Anda lakukan tapi tidak memberikan hasil maksimal pada karier Anda. Jika bidang pekerjaan yang Anda geluti hanya memberikan sedikit ruang untuk berkembang, beralihlah ke bidang lain yang memungkinkan Anda berkembang baik dari segi kualitas karier, maupun dari segi pendapatan. Karenanya, sangat penting bagi Anda untuk selalu belajar dan memoles kualitas diri Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;4. Jujurlah tentang tujuan karier&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jujurlah pada diri sendiri dan luangkan waktu untuk menilai apa tujuan hidup Anda. Jika Anda telah menjalani karier di sebuah perusahaan tapi Anda masih merasa tidak puas dengan pekerjaan Anda, mungkin menjadi wirausaha adalah jawaban tepat untuk Anda.&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>5 Cara Agar Teman Membantu Bisnis Anda</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/5-cara-agar-teman-membantu-bisnis-anda.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 05:54:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-521141594775698514</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Ketika memulai bisnis, Anda akan perlu banyak bantuan dari berbagai pihak sehingga apa yang Anda tawarkan dapat diketahui lebih banyak orang. Salah satu yang paling sering membantu adalah teman-teman Anda sendiri. Bahkan, tak jarang mereka dengan antusias menawarkan diri untuk mempromosikan bisnis Anda. Kalau sudah begini, Anda bisa jadi kebingungan, ingin meminta mereka melakukan apa. Lima hal ini bisa jadi acuan Anda, agar mereka bisa memberikan kontribusi positif bagi masa depan bisnis Anda:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Berikan mereka sampel produk untuk dicoba&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda punya bisnis makanan, seperti kue, mintalah mereka mencobanya sebelum produk itu Anda jual ke pasar. Berikan pada mereka secara gratis, lalu mintalah mereka menjadi kritikus paling kejam sedunia. Dari komentar mereka, Anda akan tahu di mana letak kekurangan produk Anda. Cara ini juga efektif apabila Anda masih belum yakin produk apa yang ingin dijual. Mereka mungkin akan mengusulkan beberapa jenis bisnis yang mereka tahu cocok bagi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Minta teman untuk mempromosikan Anda pada lima orang teman lainnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah teman jadi tukang cicip dan tukang kritik, minta tolong pada mereka untuk mereferensikan Anda kepada lima orang temannya. Anda juga bisa meminta nomor telepon mereka dan Anda akan menghubunginya sendiri. Langkah ini mungkin agak sulit, tetapi hasilnya akan baik. Jangan lupa katakan pada mereka, bahwa permintaan Anda ini tidak memaksa. Bila mereka tidak ingin memberikan referensi, tidak masalah. Jadi, mereka tidak akan tertekan untuk membantu Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Kirimkan informasi melalui e-mail atau message&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan adanya Facebook dan Twitter, Anda jadi lebih mudah untuk mempromosikan usaha. Kirimkan e-mail berisi informasi produk terbaru yang Anda miliki kepada teman-teman, atau tag mereka dalam foto produk Anda terbaru di Facebook. Sertakan juga pesan bahwa mereka boleh men-untag nama mereka apabila keberatan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Bekerjasama dengan bisnis mereka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misalnya, Anda punya bisnis aksesori, sementara teman Anda punya butik. Anda bisa meminta tolong teman supaya Anda bisa menjual produk di butiknya -tentu saja dengan perjanjian bisnis tertentu yang lebih ringan (misalnya, harga konsinyasi). Dua pihak akan sama-sama untung, bukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Titipkan brosur atau kartu nama Anda pada mereka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berapa kali Anda bertemu dengan seseorang yang memerlukan produk tertentu, yang ternyata dijual oleh teman Anda, tapi sayangnya Anda tidak bisa memberikan informasi lengkap? Nah, jangan sampai ini terjadi pada bisnis Anda. Mintalah beberapa teman untuk menyimpan 10 kartu nama dan/atau brosur bisnis Anda. Bisa di tas, bisa di mobil, atau di laci kantor. Dengan begitu, mereka bisa mereferensikan nama Anda pada orang yang membutuhkan. Anda juga bisa menawarkan hadiah untuk teman-teman yang rekomendasinya membawa hasil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://female.kompas.com/read/2011/06/09/09333390/5.Cara.Agar.Teman.Membantu.Bisnis.Anda"&gt;(Dari berbagai sumber)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>6 Kesalahan Keuangan Wirausaha Muda</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/6-kesalahan-keuangan-wirausaha-muda.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 05:16:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-8715099665811731804</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="162" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTYTIpTlwrwIj1X7kUq2XKraEdm_5URCK3Vf81wco8E42xE5ZxbMXzfG0R1Tg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;Sebagai pengusaha muda, wajar jika Anda masih dalam tahap belajar dan membuat kesalahan. Namun, siapa pun pasti tak akan senang apabila kesalahan tersebut menyangkut masalah keuangan. Mencampuradukkan dana pribadi dan bisnis, misalnya, kerap dilakukan para entrepreneur muda. Masalah yang bisa ditimbulkan, misalnya, Anda juga tidak dapat menyediakan catatan pengeluaran yang jelas ketika dilakukan audit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Banyak wirausaha sukses yang tersita oleh bisnis yang sedang dilakukan sehingga beberapa prioritas keuangan pribadi mereka terabaikan," ujar Eric Johnson, senior client strategist di Signature, firma manajemen kekayaan yang berbasis di Norfolk, Virginia, Amerika Serikat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dia, ada enam kesalahan pengelolaan keuangan yang biasa dilakukan wirausaha muda. Anda perlu tahu agar dapat menemukan strategi untuk menghindarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. "Over"-investasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Enggak asyik, dong, kalau bisnisnya di bidang lifestyle, tetapi menyewa kantor atau ruang usahanya di ruko? Boleh saja Anda berpikir begitu. Agar terkesan profesional, memang banyak wirausaha muda yang rela mengorek tabungannya, misalnya untuk menyewa kantor di tempat yang hip atau membeli peralatan atau perabotan mewah. Namun, menghabiskan terlalu banyak untuk pengeluaran yang tidak penting-penting amat bisa mengikis keuangan pribadi Anda dengan cepat, lho.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alexa von Tobel, pendiri dan CEO LearnVest.com, mengatakan, tabungan atau modal bisa habis sebelum Anda sempat memproduksi barang atau jasa untuk dijual. "Gunakan setiap uang yang Anda miliki untuk menciptakan produk yang baik, dan tunjukkan kepada pengguna. Kalau produk Anda tidak bagus, tidak ada harapan untuk maju," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Tidak menggaji diri sendiri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilik bisnis muda cenderung menanamkan semua sumber daya ke dalam bisnis tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Sulit jika bisnis harus membiayai kehidupan pribadi Anda. Seperti karyawan yang lain, berikan gaji secukupnya untuk Anda sendiri untuk memastikan keuangan pribadi Anda tetap sehat dan terpisah dari bisnis. Namun, jangan mentang-mentang Anda pemilik bisnis ini lantas memberi gaji &amp;nbsp;tinggi untuk Anda. Anda harus menyediakan cukup banyak dana untuk bisnis Anda supaya tetap dapat beroperasi dalam masa-masa sulit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Tidak mempertimbangkan kemungkinan terburuk&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalangan muda sering berpikir bahwa mereka sangat berpotensi dan tak mungkin gagal. Akan tetapi, siapa pun bisa gagal, dan Anda perlu membuat rencana setelah memprediksi kemungkinan terburuk. Buat sebuah rencana pengganti dan beberapa bentuk asuransi untuk mendukung bisnis ketika Anda tak mampu menjalankannya. Jika Anda mempunyai rekanan dan bisnis Anda tidak mudah dijual, Eric Johnson menyarankan untuk membuat suatu perjanjian jual-beli. Perjanjian ini mengatur apa yang terjadi jika salah satu pemilik bisnis meninggal, dan biasanya mencakup komponen asuransi yang menyediakan dana apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu pada pemilik bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Mencampur aset bisnis dan pribadi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah itu menjamin pinjaman secara pribadi atau meminta orangtua Anda membeli rumah kedua, meningkatkan aset pribadi untuk tujuan bisnis tidak akan baik bagi kondisi keuangan pribadi. Mengapa demikian? Bayangkan, ketika bisnis Anda menurun, para kreditor bisa saja mengejar aset pribadi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Anda seharusnya hanya menggunakan jaminan dari bisnis. Jadi, ketika bisnis Anda merosot, Anda tidak bertanggung jawab secara pribadi terhadap pinjaman tersebut," kata Lynn Mayabb, senior managing advisor BKD Wealth Advisors di Kansas City.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Menggunakan kartu kredit pribadi untuk tujuan bisnis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan sangat berisiko jika Anda bergantung pada kartu kredit pribadi untuk membiayai usaha ketika bank tidak bersedia memberikan dana untuk Anda. Anda bisa saja tergoda untuk men-charge hal-hal yang tidak seharusnya pada kartu kredit pribadi. Mencampur tagihan bisnis dan pribadi bisa menimbulkan kekacauan organisasi. Jika bisnis Anda diaudit, Anda tentu harus menyediakan catatan pengeluaran bisnis paling tidak tiga tahun ke belakang. Mampukah Anda menyediakannya? Sudah pasti tidak. Jadi, sebaiknya Anda membuat kartu kredit khusus untuk urusan bisnis, dan hanya digunakan untuk pengeluaran bisnis yang penting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6. "Merampok" kas perusahaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika berhasil melakukan penjualan yang hebat dalam dua atau tiga bulan, pengusaha muda biasanya akan menjadi kelewat percaya diri, begitu menurut Mayabb. Pengusaha yang belum berpengalaman kemudian akan mulai menghabiskan arus kas perusahaan tanpa pandang bulu. Ambil contoh, ketika membutuhkan mobil operasional, mereka akan membeli mobil-mobil terbaik (dalam arti dengan merek terbaik dan harga yang lebih mahal), lalu menyadari bahwa pada beberapa bulan berikutnya ternyata tidak terjadi penjualan yang berarti.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://female.kompas.com/read/2011/08/10/13394519/6.Kesalahan.Keuangan.Wirausaha.Muda"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;amp; &lt;a href="http://www.entrepreneur.com/article/220116"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>5 Tips mencari peluang bisnis usaha kecil</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/5-tips-mencari-peluang-bisnis-usaha.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 05:08:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-3416077436156030973</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="peluang bisnis 300x199 5 Tips mencari peluang bisnis usaha kecil" height="132" src="http://www.rumahuang.com/wp-content/uploads/2011/04/peluang-bisnis-300x199.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peluang bisnis usaha kecil saat ini mulai menjadi pilihan alternatif banyak orang untuk mendapatkan uang dan memulai usaha. Mulai dari bisnis rumahan, sewa toko atau ruko kecil-kecilan semakin banyak di minati dan dijalankan oleh beberapa orang untuk mendapatkan peluang bisnis terbaru.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Informasi peluang bisnis sangatlah penting dan diperlukan oleh orang yang ingin melakukan usaha walau usaha kecil sekalipun. Informasi ini anda bisa dapatkan dari internet, koran, bahkan dari rekan atau teman anda. Terus informasi seperti apa yang harus anda dapatkan untuk memulai usaha kecil ini, tentunya anda harus bisa mendapatkan informasi minimal informasi seperti :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Usaha yang banyak diperlukan orang tetapi masih jarang orang yang melakukannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berapa besar biaya yang akan diperlukan untuk memulai bisnis ini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Prospek usaha itu saat ini dan di masa depan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lokasi dan tempat yang akan di jadikan usaha.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dan yang terpenting adalah anda harus menguasi ilmu tentang bisnis yang akan anda jalankan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah anda mendapatkan informasi peluang bisnis usaha kecil seperti yang di atas, tentu sedikitnya anda sudah mempunyai gambaran peluang bisnis saat ini, sebagai contohnya seperti peluang bisnis rumahan, peluang bisnis makanan, dan keduanya merupakan peluang bisnis modal kecil. Semoga membantu anda yang sedang mencari peluang bisnis usaha kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : rumahuang.com&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tiga Jalan Mengumpulkan Modal Usaha</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/tiga-jalan-mengumpulkan-modal-usaha.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 05:04:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-295041346667366504</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="investasi modal usaha 300x202 Peluang Usaha dan Bisnis Investasi modal usaha" src="http://www.rumahuang.com/wp-content/uploads/2009/11/investasi-modal-usaha-300x202.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal Investasi Awal, Modal Kerja, dan Modal Operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung modal sih memang gampang. Masalahnya sekarang, gimana caranya supaya modalnya bisa terkumpul?" begitu mungkin yang Anda pikirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini memang bahasan menarik, karena banyak orang kesulitan mengumpulkan modal usaha. Sebagai contoh, kalau seseorang ingin buka usaha laundry dengan memiliki mesin cuci sendiri, dan ia membutuhkan modal dana sebesar Rp 20 juta, sementara dananya sendiri baru Rp 3 juta, darimana ia bisa mengumpulkan modal?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga jalan untuk mengumpulkan modal usaha:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Modal sendiri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama jelas, kalau Anda ingin membuka usaha, Anda bisa memakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito, atau dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual sepeda motornya untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjual barang untuk menambah modal usaha adalah hal yang biasa. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak mempunyai uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Kelak bila usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa membeli lagi perhiasan yang lebih bagus. Betul, enggak?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Meminjam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Hal ini lebih baik daripada menunggu hingga modal terkumpul. Hanya saja, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hal meminjam, bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Kerja sama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daripada Anda memakai dana milik Anda sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, mengapa tidak mencoba menjalin kerja sama dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang masalahnya, adakah orang yang mau kerjasama dengan Anda? Itu tergantung apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada usaha yang Anda tawarkan. Tetapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, bila memungkinkan, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usaha. Mudah-mudahan dari tiga pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.perencanakeuangan.com/artikel/safir%20senduk/tiga%20cara%20mendapatkan%20uang/"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;amp; &lt;a href="http://female.kompas.com/read/2009/11/25/10504284/Tiga.Jalan.Mengumpulkan.Modal.Usaha"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Yang Harus Dimiliki Sebelum Berbisnis</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/yang-harus-dimiliki-sebelum-berbisnis.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:58:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-4261158314053862051</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="151" src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/31/1304533p.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;Siapapun sebenarnya bisa berbisnis. Namun sebelum mulai merancang business plan dan menjalankan usaha, ada empat hal yang wajib Anda miliki. Suze Orman, pakar keuangan yang juga host The Suze Orman Show, membaginya untuk Anda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Kredit tanpa cela&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika mengawali bisnis, keuangan Anda harus dalam kondisi prima. Anda tidak harus memiliki modal usaha dengan nilai yang besar, karena modal usaha pun bisa Anda dapatkan dari bank. Namun ketika bank dalam tahap mensurvei keuangan Anda, pastikan Anda tidak sedang terlibat utang. Misalnya, utang kartu kredit yang masih berjalan. Anda tidak akan mampu menjalankan bisnis yang sukses bila kondisi keuangan Anda masih morat-marit. Sebaliknya, bila Anda belum mampu melunasi utang-utang Anda, artinya Anda belum siap membuka usaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Pengalaman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk melakukan perubahan karier, bekerjalah pada seseorang yang sudah melakukan apa yang menjadi impian Anda. Pekerjaan tersebut tidak harus penuh waktu; bisa saja hanya beberapa hari dalam seminggu. Sebab inti dari pekerjaan paruh waktu tersebut hanya untuk memelajari situasi sebelum Anda melakukan lompatan karier. Caranya, buatlah jurnal mengenai apa yang Anda alami sepanjang hari, baik maupun buruknya. Apa yang Anda pelajari dapat menjadi bekal untuk kesuksesan Anda di masa datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Pengetahuan dasar mengenai operasional&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tidak hanya bagaimana cara menangani produksi, atau mempromosikan produk Anda, tetapi juga berbagai pekerjaan administratif lain. Misalnya, memahami aturan pajak bila Anda seorang wiraswasta. Bila Anda belum mengetahui semua hal tersebut, tak mengapa. Ada banyak kelas-kelas, training, atau workshop, yang ditawarkan untuk pemula di bidang bisnis. Gali informasi sebanyak-banyaknya, termasuk dari rekan-rekan yang lebih dulu sukses menjalankan usaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Biaya operasional selama 12 bulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Anda akan membutuhkan waktu sekitar setahun, sampai akhirnya bisnis tersebut mulai dijalankan. Selama mempersiapkan dan menjalankan usaha, Anda harus memiliki dana operasional. Ada banyak variabel di dalam biaya operasional tersebut, di antaranya gaji yang harus dibayar secara teratur. Yang disebut gaji tentu bukan untuk keperluan karyawan, tetapi juga untuk Anda sendiri. Dana khusus untuk operasional ini harus terpisah dari dana darurat pribadi, dan sebaiknya tidak diambil dari dana pensiun atau dana apapun yang akan Anda gunakan untuk masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://female.kompas.com/read/2011/09/01/10050841/Yang.Harus.Dimiliki.Sebelum.Berbisnis"&gt;Sumber&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kiat Menggaet Pembeli dan Mitra Bisnis "Online"</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/kiat-menggaet-pembeli-dan-mitra-bisnis.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:56:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-7047832606524875201</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEja8zSDIsxHsTaoUo_pZSQrl8Mo9JviO7FDicxnsAksHYfSgUUj9AyogIvjxqngtyJb2fi3g2WHQSXLoGp1GPsFex7kJjUwBf_7ztIRpiEC4Dqw2drVDYHQbJ8IKZwm6HBmybHdhK_Y-cpc/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;Bisnis online terbilang lebih praktis, mudah, minim biaya dibandingkan membuka toko fisik. Selama koneksi internet tak putus, bisnis online bisa dijalankan kapan dan di mana saja. Namun ada faktor lain yang juga turut menyukseskan bisnis online, yakni branding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Branding produk demi meningkatkan imej penting dikelola dengan baik dalam berbisnis online. Inilah yang dibuktikan Muri Handayani (27) dan Dessy Artha (31) melalui bisnis online jilbab ninja RaZha dengan sistem keagenan dan distributor online, berbasis di Bandung, Jawa Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kualitas dan inovasi produk, serta skema penjualan melalui keagenan menyukseskan bisnis online jilbab ninja RaZha. Tak berhenti sampai di situ, keuletan dua perempuan muda ini dalam memasarkan produk dan menggencarkan branding juga turut berkontribusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Imej penting dan mendorong penjualan jilbab nina RaZha," kata Handayani yang akrab disapa Hani ini kepada Kompas Female di Jakarta, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan branding jilbab ninja RaZha sukses mendobrak penjualan melalui bisnis online. Hanya dalam dua bulan pertama, omzet bisnis ini mencapai Rp 55 juta. Hani dan Dessy berhasil menjual 3.300 potong jilbab per akhir Agustus 2011, sejak produksi pertama pada Mei 2011 lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Foto produk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hani dan Dessy mengatur pembagian tugas. Adalah tugas Hani untuk menggencarkan pemasaran dan promosi melalui internet. Menurut Hani, cara yang dinilainya ampuh untuk menggaet pembeli online di antaranya memberikan gambar produk yang berkualitas dan menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dengan foto produk yang menarik, pembeli online bisa mendapatkan gambaran mengenai produk yang dijual. Apalagi jika ada foto cara pakai produk dengan ragam gaya, sehingga memberikan inspirasi gaya bagi pembeli," kata Hani yang memasang foto produk yang dikenakan model sekaligus memberikan contoh cara memakai kerudung aneka gaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara bagi agen dan distributor, foto produk yang berkualitas mempermudah mereka dalam berjualan. Foto produk memfasilitasi pebisnis dalam menjual produk, tambah Hani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Update penjualan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selain itu, kebiasaan update status di berbagai media sosial juga turut memengaruhi penjualan. Apalagi jika di status tersebut menyebutkan jumlah item yang terjual. Untuk bisnis online yang mengandalkan keagenan, catatan penjualan produk yang diinformasikan seperti ini menjadi ukuran keberhasilan produk dan penjualan. Dengan begitu, agen atau distributor yang berminat berbisnis online bisa mengukur sejauhmana peluang bisnis online tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dengan mencantumkan berapa item jilbab ninja yang terjual, pengguna internet bisa menilai produk. Bagi pengguna atau pembeli, informasi ini menunjukkan jilbab tersebut banyak peminatnya. Sementara bagi pebisnis, mereka akan menilai peluang bisnis dari jumlah jilbab yang terjual tersebut, termasuk perkembangan penjualannya," jelas Hani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepercayaan menjadi faktor penentu keberhasilan bisnis online. Dengan semakin banyaknya produk terjual, dan hal ini diinformasikan dengan baik melalui internet, peluang bisnis semakin terbuka lebar. Tak ayal jika kemudian semakin banyak lagi pembeli juga mitra bisnis yang tertarik dan percaya dengan produk online tersebut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://female.kompas.com/read/2011/09/06/11464526/Kiat.Menggaet.Pembeli.dan.Mitra.Bisnis.Online."&gt;Sumber&lt;/a&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEja8zSDIsxHsTaoUo_pZSQrl8Mo9JviO7FDicxnsAksHYfSgUUj9AyogIvjxqngtyJb2fi3g2WHQSXLoGp1GPsFex7kJjUwBf_7ztIRpiEC4Dqw2drVDYHQbJ8IKZwm6HBmybHdhK_Y-cpc/s72-c/images.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>5 Langkah Mengubah Hobi Jadi Bisnis</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/5-langkah-mengubah-hobi-jadi-bisnis.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:41:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-7315169878699702893</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="320" src="http://www.f-buzz.com/wp-content/uploads/2008/10/duit.jpg" width="237" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Anda memiliki pekerjaan penuh waktu yang begitu Anda cintai, Anda mungkin tidak akan bermimpi untuk melakukan hal yang lain. Namun bagi orang lain, mungkin bukan pekerjaan yang memberikan makna hidup dan memenuhi setiap aspek dalam hidup Anda, melainkan hobi. Nah, bagaimana caranya agar Anda bisa mendapatkan kepercayaan diri dan pengalaman untuk mengembangkan hobi ini menjadi bisnis yang sukses?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada lima cara untuk perlahan mengubah hobi yang dijalani secara paruh waktu ini menjadi bisnis penuh waktu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Tawarkan karya Anda secara gratis, atau sebagai sampel yang diberikan dengan diskon. Entah itu Anda menjual aksesori, pakaian yang Anda desain sendiri, makanan, atau layanan apapun, latihlah keahlian Anda ini, dan uji kemampuan Anda menjual pada teman-teman. Undang mereka ke rumah Anda untuk mencoba hidangan khas yang Anda kuasai, atau bawakan contoh aksesori yang Anda rangkai sendiri ke kantor. Kemudian, cobalah mendapatkan feedback dari mereka supaya Anda bisa memperbaiki diri dan menghasilkan karya yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Curi ilmu dari ahlinya. Banyak sekali seminar atau workshop kewirausahaan yang diadakan oleh perusahaan atau produk tertentu. Hadiri seminar-seminar ini, karena Anda tidak akan sekadar mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman dari mereka yang pernah jatuh-bangun saat mengembangkan bisnisnya. Anda juga bisa memulai langkah Anda dengan melamar sebagai part-timer di perusahaan pemilik bisnis tersebut, sehingga Anda bisa belajar banyak dari sana.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Bangun jejaring. Begitu Anda menyadari bahwa hobi Anda memiliki peluang untuk berkembang dan memiliki masa depan yang cukup menjanjikan, gunakan situs seperti LinkedIn.com atau jejaring sosial lain untuk menghimpun calon kolega, prospek, atau pelanggan Anda. Mintalah orang-orang yang berpengaruh untuk menjadi bagian dari jejaring Anda. Semakin besar komunitas Anda, semakin besar potensi Anda menjadi sukses.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Iklankan. Setelah menyempurnakan hobi Anda, dan kini Anda siap melangkah ke tahap selanjutnya, ciptakan website sederhana yang menjelaskan mengenai usaha Anda, lengkap dengan nama perusahaan yang baik, logo yang didesain dengan unik, dan sebarkan berita mengenai peluncuran produk atau layanan Anda ini melalui Twitter, Facebook, YouTube (jika ada hubungannya), jejaring sosial lain, dan tentunya e-mail.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Berikan perhatian penuh. Usaha yang semakin berkembang, tentu menuntut perhatian yang lebih besar dari Anda. Maka jika bisnis Anda sudah menghasilkan keuntungan, dan Anda yakin bisa membiayai hidup Anda dari usaha ini, pertimbangkan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan kantoran Anda. Umumkan bahwa bisnis ini sekarang sudah menjadi pekerjaan penuh Anda yang baru. Selamat mencoba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://female.kompas.com/read/2010/12/03/10115215/5.langkah.mengubah.hobi.jadi.bisnis"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BERANI MERINTIS USAHA ?</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/berani-merintis-usaha.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:19:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-273602935332886291</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="191" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNIS-YjHrE5yHnDk1Y3yBkvH_rNiqSEutwFekUO3cHPSRsBbM6OjTkNHD3a4zEoo0VGdTG5oHexymai54sxQh5WgdkjDpTrPVKbK1qDuA98hTT8-L1SqJ511t6hltdlGE25TsDZ0ML/s320/sukses.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak para pencari kerja tidak dapat memenuhi kualifikasi yang diminta oleh perusahaan karena kurangnya bekal keterampilan yang dimiliki. Keadaan bertambah parah saat krisis global mulai menghantam perekonomian di negara kita. Dampak krisis yang terjadi sepuluh tahun yang lalu pun masih sangat terasa ditambah lagi dengan tambahan krisis yang dipicu oleh krisis financial yang melanda negara “paman Sam” akibat kesalahan pengelolaan kredit perumahan itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara bagi mereka yang bekerja pun banyak mengalami stagnasi karena berbagai sebab. Juga mungkin pekerjaan yang dijalaninya bukan didasarkan atas faktor kesukaan alias hanya demi untuk mendapatkan pekerjaan saja. Sekarang ini banyak para pekerja atau karyawan yang bekerja asalkan diterima bekerja dan mau menerima bayaran yang relative kecil yang tidak sebanding dengan kebutuhan yang justeru semakin hari kian bertambah. Akibatnya besar pasak dari pada tiang. Ini tentu akan mempersusah diri saja, Lalu kenapa tidak memilih jalur wirausaha saja sebagai solusi?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menentukan bidang usaha yang akan Anda tekuni, tentunya Anda harus mempertimbangkan bidang usaha yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan pribadi Anda. Memang banyak orang berkhayal untuk menjadi wirausahawan sukses. Namun bagaimana bisa bicara sukses, kalau dalam memulai saja Anda masih mengalami ketakutan? Ya, ketakutan untuk mengambil resiko dan ketidakpastian tentang masa depan telah menjadi hambatan banyak orang untuk tidak berpindah kwadran dan berkecimpung menjadi seorang usahawan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa disadari, banyak orang menyalahkan faktor danalah yang selalu menjadi kambing hitam. Sebenarnya, modal untuk menjadi seorang wirausahawan bukan hanya bergantung pada faktor dana saja tetapi juga pada berbagai keterampilan yang dibutuhkan sesuai dengan jenis usaha yang dipilih, ditambah oleh faktor keberuntungan yang hanya sepersekian persen saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kontrol diri dan sesuaikan gambaran bisnis ideal seperti apa yang ingin Anda tekuni!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang menunda-nunda berbisnis karena ide bisnisnya tidak dapat diwujudkan, berbagai alasan seperti karena modal tidak mencukupi, tidak sesuai dengan bidang keahlian atau malu karena peluang bisnis yang ada sekarang hanya sekedar bisnis ecek-ecek, tidak keren, dan sebagainya. Mereka menunggu keajaiban yang tidak kunjung datang sehingga mereka memilih mengabaikan peluang usaha yang telah ada dimana menurut mereka keuntungannya kecil dan tidak menarik, mereka berkhayal untuk mengembangkan bisnis besar atau memperoleh proyek besar tanpa didukung asset dan fasilitas penunjang yang diperlukan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaiknya Anda mulai dengan hal-hal yang Anda mampu untuk mengerjakannya sekarang juga, meskipun Anda merasa peluang bisnis yang ada saat ini kurang menarik namun bersabarlah, boleh jadi suatu hari Anda akan menemukan peluang bisnis baru yang lebih baik dengan sarana bisnis pertama yang telah Anda rintis. Bisa jadi Anda akan menemukan partner bisnis atau pemodal besar yang bersimpati kepada Anda karena kejujuran dan kualitas kerja Anda sekarang. Jalani dulu apa adanya, just do it! Anda tidak akan pernah tahu kalau Anda tidak pernah mencoba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa sih kewirausahaan itu? Sebelum istilah wirausaha menjadi begitu populer seperti sekarang ini, dulu sering kita dengar istilah wiraswasta. Kata wiraswasta berasal dari Wira yang berarti utama, gagah, berani, luhur, teladan atau pejuang. Swa berarti sendiri dan Sta berarti berdiri. Jadi wiraswasta (entrepreneur) berarti pejuang yang utama, gagah, luhur, berani dan layak menjadi teladan dalam bidang usaha dengan landasan berdiri diatas kaki sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Definisi kewirausahaan memang banyak dibuat oleh para ahli, tetapi mereka melihat dari perspektifnya masing-masing. Agar pengertian kewirausahaan dapat diterapkan sesuai dengan lingkungan negara kita, maka telah disepakati definisinya sebagai berikut ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kewirausahaan adalah kesatuan terpadu dari semangat, nilai-nilai dan prinsip serta sikap, kuat, seni, dan tindakan nyata yang sangat perlu, tepat dan unggul dalam menangani dan mengembangkan perusahaan atau kegiatan lain yang mengarah pada pelayanan terbaik kepada langganan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan termasuk masyarakat, bangsa dan negara.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjalani profesi sebagai seorang wirausahawan juga merupakan perbuatan yang dapat membantu negara bila usaha yang dilakukan fair, memenuhi prosedur, memberikan devisa bagi negara dari sektor penerimaan pajak, dan juga dapat memberikan banyak kesempatan kerja bagi orang banyak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya definisi kewirausahaan yang telah disepakati tersebut akan lebih jelas jika dilengkapi dengan kualifikasi wirausahawan itu sendiri. Berdasarkan kualifikasi seseorang, wirausahawan dibedakan menjadi tiga yakni wirausahawan andal, wirausahawan tangguh, wirausahawan unggul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengetahui gambaran seorang wirausahawan sukses, Anda dapat mengetahui mengenai kepribadian yang anda miliki, apakah Anda potensial untuk menjadi wirausahawan atau Anda harus banyak belajar untuk merubah dan meningkatkan kepribadian Anda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana mencocokkan usaha dengan type diri kita?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memilih usaha yang cocok buat Anda, sebaiknya cobalah melakukan penilaian atas diri Anda sendiri terlebih dahulu secara jujur yang meliputi;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Kemampuan dan pengalaman actual&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Waktu dan kesempatan yang tersedia&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Evaluasi kemampuan manajemen&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Mencari mitra usaha yang sesuai&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Perlu tidaknya membentuk badan usaha&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Bagaimana mencari sumber dana&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang harus dilakukan sebelum memulai usaha?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika anda sudah mempunyai pilihan usaha, jangan langsung begitu saja menanamkan modal Anda sepenuhnya. Lebih baik alokasikan modal dana Anda secara bijak just in case sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Jadi bila hal tersebut benar-benar terjadi maka Anda masih memiliki “pelapis” untuk meneruskan usaha Anda itu. Maka sebelum suatu usaha dimulai Anda haruslah terlebih dahulu secara cermat melakukan hal-hal berikut:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Membuat Business Plan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Tanyakan ahlinya mengenai usaha yang akan anda lakukan, Sering-seringlah untuk menggali info-info sebanyak mungkin dari forum-forum seperti yang terdapat di internet dan sebagainya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Lakukan survey terhadap usaha yang sejenis,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Hubungi pihak Bank, apakah usaha sejenis tersebut masih mendapat dukungan bank,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Jajaki terhadap lokal konsumen yang ada,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Siapa-siapa saja pesaing yang akan anda hadapi,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Survey apakah usaha sejenis sudah jenuh atau menjanjikan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Survey bahan baku yang anda perlukan, survey lokasi usaha.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Mempertajam kejelian intuisi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Berdoa&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu usaha anda berdiri dan anda sudah siap dengan produk atau jasa untuk dijual. Artinya anda sudah masuk ke medan perang. Jika Anda sudah memiliki usaha bukan berarti Anda langsung didatangi oleh para pelanggan. Untuk alasan itu, hal yang perlu Anda lakukan sekarang adalah untuk memberitahukan kepada khlayak tentang usaha dan keberadaan usaha yang Anda lakukan melalui mulut ke mulut, iklan di berbagai media (tentunya dengan melihat jenis dan besarnya usaha yang Anda jalankan).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda telah mampu menarik minat pelanggan, maka selanjutnya upayakan meningkatkan layanan Anda kepada pelanggan Anda tersebut karena mereka dapat Anda jadikan sebagai sarana promosi karena bila yang bersangkutan terkesan dengan layanan Anda maka ia akan secara otomatis memberitahukan kepada para rekan-rekannya. Satu jalur promosi yang gratis bukan? Jadi sudah siapkah Anda untuk terjun dalam bidang kewirausahaan?. (nfr)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.resep.web.id/"&gt;peluang usaha Anda ada dimana-mana&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNIS-YjHrE5yHnDk1Y3yBkvH_rNiqSEutwFekUO3cHPSRsBbM6OjTkNHD3a4zEoo0VGdTG5oHexymai54sxQh5WgdkjDpTrPVKbK1qDuA98hTT8-L1SqJ511t6hltdlGE25TsDZ0ML/s72-c/sukses.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TETAP PRODUKTIF DI MASA SULIT</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/tetap-produktif-di-masa-sulit.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:17:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-3216774971457965755</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsC8_U6U1zMw1dCM7HWAfxcEtbNvsprzPjOwBw9WRAak78yFwvF7x0vHh437jk2Y430GvXCqsGZOsLxkVDEpaKa5ywezFo8f8GO370OODnjiLUNGwtTgebP6m131-xu6Lvtx_kIWwARmlI/s320/Produktif.jpg" width="316" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ilmu akan menjaga kita, sementara uang belum tentu dapat menjaga kita, itulah pesan orang tua kita dulu. Entah apapun keahlian itu, yang jelas Anda harus memilikinya. Anda akan lebih berguna dan dihargai oleh masyarakat karena memiliki keahlian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai sebuah contoh sederhana, seandainya Anda menguasai bidang komputer maka Anda dapat memberdayakan kemampuan dan keahlian Anda itu, tidak saja untuk dapat bertahan, tetapi mungkin sebagai peluang usaha permanen yang dapat Anda kembangkan dan malahan dapat Anda wariskan kepada anak-cucu kelak. Kenapa tidak? Namun paling tidak, Anda tidak akan menjadi beban siapa pun, apalagi mengharapkan bantuan dari negara seperti saat krisis tahun 1998 menerpa, dimana pemerintah terpaksa membuat kebijakan Jaring Pengaman Sosial yang seperti kita semua sudah tahu, ujung-ujungnya jadi sumber korupsi orang-orang yang tidak bertanggung-jawab.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Okelah bila sekarang ini Anda hanya berpikir menjadikan peluang tersebut sebatas untuk dapat bertahan dan agar tetap produktif sembari mencari peluang berkarir di salah satu perusahaan yang Anda pikir cocok bagi minat dan keahlian yang Anda miliki. Peluang yang dapat Anda lakukan berdasarkan kemampuan Anda dalam bidang komputer tersebut adalah dengan memberikan les privat ke berbagai sekolah, institusi, perusahaan atau individual. Kemampuan Anda dalam suatu mata pelajaran tertentu juga dapat Anda manfaatkan. Apalagi Anda menguasai suatu mata pelajaran yang secara umum dianggap sulit. Itu juga sebuah peluang dan kesempatan. Menjadi tentor mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, music, computer dan Bahasa Inggris sangat dibutuhkan. Silahkan dipelajari dan buka lagi buku pelajaran waktu sekolah dulu. Menjadi tentor juga tidak banyak memerlukan modal. Yang paling krusial untuk Anda miliki adalah alat komunikasi yang dapat dihubungi dimanapun Anda sedang berada. Selain itu, Anda tentu harus mempersiapkan silabus dan mungkin juga kurikulum sesuai dengan kebutuhan para pelanggan Anda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana cara menjaring para pelanggan? Mungkin ada baiknya untuk menghubungi beberapa kenalan Anda baik dari masa sekolah/kuliah dulu, membuat blog dan memasang iklan disana, memasang iklan di sebuah harian surat kabar tertentu. Sebar brosur ke sekolahan, institusi, atau perusahaan. Anda dapat juga memasang pamflet di toko, warung makan, dinding pengumuman umum, dan sebagainya. Ciptakan sebuah kebutuhan, orang tidak akan butuh jika Anda tidak mengiklankannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda mendapat respon yang bagus, bukan tidak mungkin Anda akan dapat memberikan peluang usaha bagi rekan-rekan Anda yang juga tengah mengalami masalah yang sama dengan Anda. Untuk itu, ciptakanlah network sehingga akan sangat menguntungkan bagi Anda dan rekan-rekan Anda. Contoh sederhananya begini, seandainya Anda diminta untuk memberi pelajaran di jam yang bentrok dengan jadwal Anda, maka Anda bisa mengoperkannya kepada rekan yang available saat itu. Dengan demikian, dengan kesepakatan terlebih dahulu tentunya, Anda bisa mendapatkan fee dari rekan Anda tersebut. Itu artinya sebagai sebuah kerjasama saling menguntungkan atau semacam simbiosis mutualisme seperti istilah dalam bidang Biologi itu. Namun akan lebih bagus bila berpikir seperti ini; ingat sebuah pesan bijak; tuailah apa yang Anda tanam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda memiliki network yang tidak hanya menguasai bidang pengajaran yang serupa dengan keterampilan yang Anda kuasai, maka Anda bisa juga mendapatkan keuntungan dari hal demikian. Apa pasal? Sederhananya begini, bila Anda tidak memiliki keterampilan berbahasa Perancis, sementara Anda mengenal seseorang yang mampu menguasai keterampilan tersebut, maka Anda bisa menempatkannya di media brosur yang Anda sebarkan tadi. Sekali lagi tentunya dengan konfirmasi terlebih dahulu dengan rekan kerja Anda itu. Jadi sewaktu-waktu ada yang membutuhkan tentor bahasa Perancis, Anda dapat melemparkannya kepada rekan Anda itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usaha kursus privat ini lebih menitikberatkan pada kepercayaan diri Anda untuk senantiasa tampil meyakinkan sebagai orang yang professional. Pikiran harus tetap terbuka untuk mendapatkan suatu pengalaman dan pengetahuan baru. Layaknya usaha bidang jasa lainnya, maka pelayanan yang Anda berikan adalah segalanya. Ini bisa juga akan menjadi iklan khusus buat Anda karena pelanggan yang puas akan merekomendasikan Anda kepada para kenalan mereka. Selain itu, selalulah ber pikir positif karena dengan itu, Anda akan lancar berkomunikasi dengan para pelanggan Anda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda berniat untuk tetap melanjutkan usaha Anda itu, tentu akan sangat bagus sekali karena Anda akan membuka lapangan kerja bagi sebagian orang. Anda bisa menyewa para professional di bidang masing-masing dan juga memberikan kontribusi pada penerimaan pajak sekecil apa pun itu. Usaha Anda itu pun harus didaftarkan perizinannya pada Departemen terkait.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah salah satu peluang yang dapat Anda lakukan agar dapat bertahan atau memiliki usaha sampingan di saat krisis yang sepertinya masih betah menaungi negara tercinta ini. Ada banyak peluang tentunya yang dapat Anda lakukan. Yang pasti, jangan pernah menyerah. Selamat mencoba dan semoga sukses. (nfr)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: alifahru; kursus privat@isnaini.com&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsC8_U6U1zMw1dCM7HWAfxcEtbNvsprzPjOwBw9WRAak78yFwvF7x0vHh437jk2Y430GvXCqsGZOsLxkVDEpaKa5ywezFo8f8GO370OODnjiLUNGwtTgebP6m131-xu6Lvtx_kIWwARmlI/s72-c/Produktif.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>USAHA EVENT ORGANIZER</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/usaha-event-organizer.html</link><category>Peluang Usaha</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 04:05:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-8125289078646996336</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="320" src="http://media1.in.88db.com/del/DB88UploadFiles/2009/04/08/B1AEBB63-1BC8-49FF-BA4F-246994594C41.jpg" width="311" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PROSPEK USAHA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisa dikatakan saat ini bisnis event organizer merupakan bisnis yang memiliki prospek baik, terutama wedding organizer dan kids party organizer. &amp;nbsp;pemakai jasa ini adalah masyarakat menengah perkotaan &amp;nbsp;yang dari waktu ke waktu jumlahnya semakin banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelompok konsumen pemakai jasa tersebut biasanya mereka yang praktis &amp;nbsp;dan tidak memiliki banyak waktu sehingga membutuhkan &amp;nbsp;kepraktisan dalam mengorganisasikan kegiatan perkawinan dan pesta ulang tahun putranya yang masih kecil. &amp;nbsp;Dewasa ini kelas menengah ke atas di perkotaan menjadi target pasar dari usaha &amp;nbsp;ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Wedding Organizer (WO)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernikahan merupakan peristiwa penting dalam hidup seseorang. &amp;nbsp;Oleh karenanya, peristiwa tersebut pasti akan dipersiapkan dengan sebaik mungkin. &amp;nbsp;Hanya saja karena katerbatasan waktu hal ini sangat sulit dilakukan. &amp;nbsp;Sehingga, pengguna jasa WO akan sangat terbantu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;WO bertugas mengurus segala keperluan kedua mempelai dalam mempersiapkan pernikahannya dan membantu mengorganisir hampir semua persiapan pesta pernikahan, sehingga diharapkan bisa mewujudkan sebuah pesta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pernikahan yang berkesan. &amp;nbsp;Persiapan ini dimulai dari mempersiapkan undangan, katering, tata rias, gaun pengantin, tempat resepsi, upacara adat, hiburan, mobil pengantin, souvenir hingga foto dan video shooting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kids Party Organizer&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesta ulang tahun merupakan saat yang paling dinanti oleh anak-anak. &amp;nbsp;Hanya saja kadangkala sebagian besar dari orang tua punya keterbatasan waktu untuk mempersiapkan pesta perayaan ulang tahun si anak. &amp;nbsp;Padahal bagi si anak, pesta ulang tahun sangat diharapkan untuk bisa bergembira dan berkumpul bersama teman-temannya. &amp;nbsp;Jika memang waktu orang tua sangat terbatas, padahal si anak ingin merayakan pesta ultah, maka orang tua dapat menggunakan kids party organizer sebagai solusinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak tema pesta menarik, yang tadinya hanya sebatas ide dan angan-angan, terwujud setelah ada campur tangan dari kids party organizer. &amp;nbsp;Akhirnya, sebagai orang tua bisa puas karena pesta si anak dapat dilaksanakan secara optimal. &amp;nbsp;Sedangkan si anak pun pasti bahagia karena pestanya begitu unik, seru dan berkesan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi pada intinya, tugas kids party organizer adalah menyiapkan pesta ulang tahun beserta segala pernak-perniknya (balon, MC, badut, undangan, foto, kue, desain pesta, dll). &amp;nbsp;Peralatan yang dibutuhkan bisa dibeli secara bertahap atau menyewa dari pihak lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;TIPS KEBERHASILAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usaha yang berjalan, mempunyai pelanggan banyak dan mendapatkan keuntungan besar merupakan impian dari setiap orang yang membuka usaha. &amp;nbsp;Sudah barang tentu kesemuanya ingin dapat terwujud sesegera mungkin setelah kita melakukan investasi pada tahun pertama. &amp;nbsp;Berikut ini adalah tips agar bisnis kita langgeng dan sukses:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan cepat puas dengan apa yang sudah kita raih, kita harus terus belajar untuk selalu memperbaiki pelayanan,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenali pelanggan kita sebaik-baiknya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Punya uang saja tidak cukup, kita harus punya tim dengan tingkat kreativitas yang tinggi, punya gairah untuk sukses dalam bisnis, komitmen untuk bekerjasama dan profesional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mulailah membuat catatan untuk setiap penerimaan dan pengeluaran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buat evaluasi untuk membandingkan target penjualan dengan rencana, guna mengetahui kelemahan yang ada sehingga &amp;nbsp;bisa segera diperbaiki&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan terburu-buru melakukan ekspansi jika perusahaan belum benar-benar mantap&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenali pesaing kita dengan baik untuk memacu kita dalam melakukan koreksi dan perbaikan pelayanan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Punya “bank data” yang selalu up to date. &amp;nbsp;Bank data ini berisi segala jenis supplier atau vendor yang diperlukan dalam sebuah acara pernikahan, juga bermacam-macam tema pesta. &amp;nbsp;Ingat untuk selalu memperbaruinya sehingga data tetap bisa berlaku setiap saat diperlukan, baik untuk Anda maupun klien&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Punya jaringan yang luas untuk supplier atau vendor sehingga klien bisa memperbandingkan satu dengan yang lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan memaksa klien memakai supplier atau vendor Anda. &amp;nbsp;Mungkin mereka punya pilihan sendiri. &amp;nbsp;Ingat, Anda sebagai WO, bukan makelar supplier&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan takut dengan kemunculan WO baru. &amp;nbsp;Bisnis WO adalah bisnis “cocok-cocokan”. &amp;nbsp;Maksudnya, WO bisa bekerja dengan baik kalau ada kecocokan atau chemistry dengan klien&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu berfikir kreatif dan inovatif sehingga mampu membaca dan mewujudkan keinginan klien.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rajin membaca buku, majalah, nonton tv, film dan browsing internet untuk mendapatkan ide-ide menarik tentang pesta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika belum memungkinkan memiliki perlengkapan dan peralatan pesta seperti badut, magic show, flying fox dan sound system, Anda bisa menyewa dari pihak ketiga. &amp;nbsp;Ingat! Cari yang berkualitas! Intinya yang tidak mengecewakan karena nama Anda yang akan dipertaruhkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam setiap bisnis faktor kritis yang menentukan adalam manajemen usaha seperti:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyaknya saingan dalam bisnis yang sama&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengorganisasikan orang, material, alat, modal dan waktu dalam pembagian kerja dan tugas yang tidak tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya untuk pemula seluruh pekerjaan masih diorganisasikan dan dikendalikan oleh pemilik (one man show)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurang mampu menggerakkan para pekerja untuk tetap memiliki motivasi dan produktivitas &amp;nbsp;tinggi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 5. Kurang aktif melakukan promosi usaha.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 6. Perilaku konsumtif yang akhirnya lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 7. Tidak bisa memelihara jaringan dengan penyedia jasa pendukung WO dan KPO&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;TEKNIS MELAKUKAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara teknis pada prinsipnya usaha WO dan KPO adalah mengambil alih pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan pesta yang dimulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;WO bertugas mengurus segala keperluan mempelai dalam mempersiapkan pernikahannya yang diharapkan bisa mewujudkan sebuah pesta pernikahan yang berkesan. &amp;nbsp;Persiapan yang ditangani oleh WO antara lain mempersiapkan undangan, katering, tata rias, gaun pengantin, tempat resepsi, upacara adat, hiburan, mobil pengantin, souvenir hingga foto dan video shooting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KPO bertugas menyiapkan pesta ulang tahun anak-anak beserta pernak-perniknya seperti balon, MC, badut, undangan, foto, kue, desain pesta, dll&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keahlian sebagai WO dan KPO dapat diperoleh dari kursus Event Organiser yang memerlukan waktu beberapa minggu dengan biaya sekitar Rp 8,5 juta. &amp;nbsp;Materi yang diajarkan antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Membuat konsep&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Menyiapkan chek list&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Menyusun run down acara&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Membuat time table&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Pengembangan diri seperti pengembangan kemampuan berkomunikasi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- pengetahuan tentang etika dan berbusana, bagaimana melayani klien, mengelola supplier.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kerja praktik menangani acara WO atau KPO secara langsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;EO tidak membutuhkan kantor dengan ruangan yang eksklusif tetapi dapat &amp;nbsp;menggunakan rumah sebagai kantor dengan dilengkapi alat komunikasi telepon, mesin fax dan komputer&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;ASPEK LEGALITAS&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilihan bentuk usaha, Unit Dagang, CV atau PT merupakan permulaan pembuatan perizinan. &amp;nbsp;Adapun langkah pembuatan Akta Perusahaan CV sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Datang ke kantor Notaris untuk pembuatan Akta Pendirian;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) ke Depperindag;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengurus Surat Domisili Perusahaan ke RT, RW, Kelurahan, Kecamatan untuk dibawa ke Kantor Pelayanan Pajak Tingkat Kecamatan;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendapatkan NPWP perusahaan, nomor tersebut Anda bawa ke Notaris untuk didaftarkan ke pengadilan dalam rangka pengesahan Akta Perusahaan oleh Departemen Kehakiman&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Event organizer selayaknya berbadan hukum. &amp;nbsp;Ini adalah ciri profesionalitas dan legalitas EO. &amp;nbsp;Satu langkah lagi yang tidak boleh dilewatkan dalam kegiatan perizinan adalah Wajib Daftar, jika perusahaan Anda telah berbadan hukum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;a href="https://docs.google.com/document/pub?id=1dZ0j4m311YJOdrbtXFFV_eaV19YjPcDV5JoT6yl0xiA"&gt;Analisa Usaha&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>USAHA JASA ANTAR JEMPUT ANAK SEKOLAH</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/usaha-jasa-antar-jemput-anak-sekolah.html</link><category>Peluang Usaha</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 03:51:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-7077315834641390385</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="320" src="http://nostalgia.tabloidnova.com/Articles%5CPrinting%5CXVIII%5C1011%5CPictures%5C30795%5C30795-W200.jpg" width="225" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;PROSPEK USAHA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Target konsumen jasa antar jemput anak sekolah bisa dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal Anda. &amp;nbsp;Misalnya anak-anak tetangga, lalu bisa juga teman-teman sekolah anak &amp;nbsp;Anda. &amp;nbsp;Pastilah para orang tua anak-anak ini antusias dengan penawaran jasa antar jemput Anda. &amp;nbsp;Apalagi mereka sudah mengenal Anda dengan baik, jadi tidak ragu lagi ”menitipkan” anaknya pada Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Dengan memberikan jaminan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu antar jemput &amp;nbsp;bisnis ini memiliki prospek yang baik terutama untuk keluarga yang anak-anaknya bersekolah jauh dari tempat tinggalnya dan &amp;nbsp;bagi para keluarga yang suami istri bekerja dan tidak memiliki kendaraan keluarga untuk antar jemput putra-putrinya sekolah. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Angkutan umum yang kurang nyaman, jalanan macet, banyak anak-anak sekolah yang kelelahan dan mengalami stress di jalan, kondisi ini juga merupakan faktor yang dipertimbangkan oleh orang tua untuk menggunakan jasa antar jemput.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;TIPS KEBERHASILAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Usaha bisa berjalan, pelanggan banyak dan mendapatkan keuntungan yang besar merupakan impian dari setiap orang yang membuka usaha. &amp;nbsp;Sudah barang tentu ini semua ingin dapat diwujudkan secepat mungkin setelah kita melakukan investasi pada tahun pertama. &amp;nbsp;Berikut ini adalah tips agar bisnis kita langgeng dan sukses:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Jangan cepat puas dengan apa yang sudah kita raih, kita harus terus belajar untuk selalu meningkatkan pelayanan,&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kenali pelanggan kita sebaik-baiknya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Punya uang saja tidak cukup, kita harus tetap punya gairah untuk sukses dalam bisnis, komitmen untuk bekerja keras dan profesional&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Pisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Mulailah membuat catatan untuk setiap penerimaan dan pengeluaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Buat evaluasi untuk membandingkan target penjualan dengan rencana, selain itu evaluasi juga berfungsi untuk mengetahui kelemahan yang ada sehingga &amp;nbsp;bisa segera diperbaiki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Jangan terburu-buru melakukan ekspansi jika perusahaan belum benar-benar mantap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kenali pesaing kita dengan baik untuk selalu memacu kita melakukan koreksi dan perbaikan pelayanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Tips Khusus&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Bagaimana agar para konsumen lebih memilih jasa antar jemput yang Anda tawarkan? Tentu saja Anda pelayanan antar jemput anda harus mempunyai &amp;nbsp;nilai tambah dibanding jasa antar jemput lainnya. &amp;nbsp;Misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Mobil tidak harus baru, asalkan masih layak pakai&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;berikan wangi-wangian dan musik anak-anak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Sediakan bacaan untuk anak-anak disetiap mobil,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Sediakan minum dan makanan ringan untuk anak. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Jika Anda memakai sopir, maka bekali sopir dengan telepon genggam sebagai sarana komunikasi dengan Anda dan dengan orang tua murid. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Selain itu kenalkan juga sopir ini pada orang tua murid yang anaknya ikut jasa antar jemput dari Anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Rawatlah mobil secara rutin dan berkala&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dalam setiap bisnis faktor kritis yang menentukan adalam manajemen usaha seperti:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;1. Ketepatan waktu antar jemput&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;ketepatan waktu antar jemput perlu diperhatikan agar anak tidak terlambat tiba di sekolah dan tidak terlambat sampai di rumah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;2. Karakter pengemudi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;karakter pengemudi yang temperamental, ugal-ugalan, tidak disiplin, kasar, dan kurang komunikatif akan sangat membahayakan anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;3. Memahami jiwa anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Memahami jiwa anak-anak sekolah perlu dikembangkan agar mereka betah dan selalu ingin dijemput oleh mobil jemputan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;4. Pengelolaan jarak tempat tinggal anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Jarak tempat tinggal antara anak yang satu dengan yang lainya perlu dikelola sedemikian rupa agar efektif dan efisien&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;5. Kepercayaan pelanggan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;usaha antar-jemput anak sekolah merupakan usaha kepercayaan, jika orang tua mereka tidak mempercayai kita maka usaha kita tidak akan berkembang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;6. Kenyamanan dan keamanan mobil jemputan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;mobil yang sehat (kondisi layak), aman dan nyaman merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh pengusaha antar-jemput anak sekolah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;TEKNIS MELAKUKAN USAHA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Secara teknis jasa antar jemput anak sekolah banyak ditentukan &amp;nbsp;kenyamanan kendaraan dan kepercayaan orang tua pada supir kendaraan antar jemput tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Siapkan sebuah mobil mini-bus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Lakukan kalkulasi untuk menentukan harga layanan dan menentukan berapa kali sesi jemputan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Lengkapi dengan &amp;nbsp;musik, air minum dan makanan kecil untuk anak-anak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Beri hand phone supir untuk memudahkan komunikasi dengan anak-anak dan orang tuanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Garasi dapat menggunakan garasi rumah, atau di depan rumah dengan menggunakan selimut mobil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;ASPEK LEGALITAS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Izin usaha mutlak yang harus dimiliki oleh pemberi jasa antar jemput sekolah berbentuk usaha perorangan adalah Hinder Ordonantie (HO). &amp;nbsp;Anda bisa mendapatkan izin ini dengan membawa Surat Pernyataan tidak keberatan dari tetangga, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan fotokopi Kartu Keluarga (KK) ke Dinas Perizinan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Izin usaha yang lain, bisa Anda cari seiring dengan perkembangan usaha Anda. &amp;nbsp;Anda bisa memilih memakai bentuk badan hukum dari Koperasi, CV, hingga PT, tergantung kemampuan Anda. &amp;nbsp;Jikalau Anda tertarik untuk terjun langsung dengan memakai bentuk badan hukum usaha Commanditaire Venootschap (CV), berikut ini adalah cara pembentukannya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Siapkan calon nama yang akan dipakai sebagai nama CV, tempat kedudukan, nama yang bertindak sebagai persero aktif dan persero diam, dan maksud serta tujuan spesifik pendirian PT;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Datang ke notaris dnegan membawa KTP dan fotokopinya;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Setelah akta notaris jadi, Anda bisa mendaftarkan CV Anda ke Pengadilan Negeri setempat dengan membawa Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) dan NPWP atas nama CV tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="https://docs.google.com/document/pub?id=1fBjdSns33LnVV9QvP2wfvElfqF_vaRQhbl4xiHIfEcg"&gt;Download Analisa Bisnis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Strategi Pemasaran Bisnis Melalui Pendekatan Konsumen</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/strategi-pemasaran-bisnis-melalui.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 03:33:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-6670487127584971783</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Connective Selling: The Secrets of Winning Big Ticket Sales" height="320" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/51xRirpu%2BIL._BO2,204,203,200_PIsitb-sticker-arrow-click,TopRight,35,-76_AA300_SH20_OU02_.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam menjalankan sebuah bisnis, konsumen merupakan salah satu bukti suksesnya pemasaran bisnis yang Anda jalankan. Semakin banyak konsumen yang tertarik dengan produk Anda, menunjukan bahwa strategi pemasaran bisnis yang digunakan telah berhasil. Dan begitu pula sebaliknya jika sebuah bisnis belum berhasil memperoleh konsumen, berarti masih ada yang perlu dievaluasi dari strategi pemasaran digunakannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu strategi yang dapat digunakan yaitu strategi pemasaran bisnis melalui pendekatan konsumen. Dengan membangun hubungan baik dengan para konsumen, dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap sebuah perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu sebuah perusahaan dapat memenangkan persaingan bisnis, jika perusahaan tersebut mencoba menempatkan diri pada posisi konsumen dan memberikan solusi pada masalah yang mereka hadapi, serta membantu konsumen untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Dengan begitu akan terjalin hubungan kerjasama dalam jangka panjang yang saling menguntungkan kedua belah pihak, konsumen akan melihat Anda sebagai partner kerja sejati bukan hanya sebagai produsen atau pemasok produk yang mereka butuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjalin hubungan kerjasama dalam jangka waktu panjang dengan para konsumen, Anda harus mengetahui hal – hal yang disukai konsumen maupun hal – hal yang tidak disukai konsumen. Berikut kami berikan informasinya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika konsumen mempercayai sebuah perusahaan, maka mereka akan senang jika perusahaan Anda membantu mereka dalam hal berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Membuka konsultasi bagi para konsumen yang memiliki masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Memberikan solusi di waktu yang tepat, dan disesuaikan dengan kondisi konsumen&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Meyakinkan konsumen bahwa mereka telah mengambil keputusan yang tepat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun ada pula kebiasaan marketing yang tidak disukai oleh konsumen, antara lain sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Marketing yang menggunakan metode penjualan terlalu agresif&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Terlalu menggurui konsumen, mengenai bagaimana seharusnya menjalankan bisnis mereka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Pemasaran yang tidak mendidik konsumen, hanya mengunggulkan kelebihan produk tanpa menjelaskan mengapa produk tersebut dianggap lebih unggul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keputusan konsumen untuk membeli suatu produk, didasarkan pada kepercayaan dan kebutuhan mereka akan suatu produk. Oleh karena itu lakukan pendekatan dengan para konsumen, bukan hanya sekedar membuat konsumen membeli produk dan melakukan pembelian berulang namun buatlah konsumen membeli sebuah produk karena adanya kesenangan dari diri mereka. Semoga informasi strategi pemasaran bisnis melalui pendekatan konsumen dapat bermanfaat dan salam sukses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://avaxhome.ws/ebooks/connective_selling.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Karakter Pelanggan</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/karakter-pelanggan.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 03:25:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-433547110249782114</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="259" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhutu2g27dYbCSDkziueTrLhbVZvIQMwxbVUKq8JuM3uveQXp4SviW5uKqaktaKGLKN1vaFcKtQi75_3lfXCdyTilvmOYL3MC_H2OJRjj1aW1IZ8luwULUp5T_iS8GS3I2k5cvRIH-1cp4/s400/shopper.gif" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi pengusaha jasa pelayanan, mengenal karakter pelanggan adalah penting, karena dengan mengenal karakternya, kita akan lebih mengenal pula tipe-tipe, sifat, ciri-ciri dan kebiasaannya. Dengan demikian, diharapkan perusahaan akan lebih mudah memasarkan produk barang dan jasa yang dihasilkan. Secara garis besar ada beberapa tipe pelanggan yang sering dianut oleh para penyedia jasa ;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Pelanggan Pria&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1). Tidak bertele-tele dalam mencari barang yang diinginkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2). Sering tertipu karena kurang sabar dalam memilih barang yang diinginkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3). Mudah dipengaruhi bujukan petugas pelayanan (pada bujukan tertentu)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4). Mudah terpengaruhi oleh penjelasan dan argumentasi yang objektif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5). Merasa kurang enak tanpa membeli jika memasuki toko.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara terbaik memperlakukan pelanggan pria adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(a) Segera membujuknya atau mempengaruhinya, bahwa barang yang diminati adalah tepat sesuai dengan selera;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(b) Petugas jangan banyak bertanya, layani saja apa yang diinginkan; Jawab dan jelaskan semua pertanyaannya, jangan bertele-tele, langsung pada inti permasalahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Pelanggan Wanita&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1). Sangat bertele-tele memilih barang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2). Lebih tertarik pada mode yang lagi trendy.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3). Mengutamakan status sosial.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4). Tidak mudah terpengaruh penjelasan/bujukan petugas pelayanan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5). Dalam memilih barang, biasanya lebih tertarik pada motif, bentuk atau warna, bukan pada manfaat barang tersebut, karena wanita cenderung menggunakan perasaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6). Lebih menyukai sesuatu yang bersifat modis terutama dalam memilih produk pakaian, tas, sepatu, dan asesoris sosial dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7). Mudah meminta pandangan dan pendapat orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8). Menyukai hal-hal yang bersifat romantis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9). Kurang menyukai hal-hal yang bersifat teknik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara terbaik menghadapi pelanggan wanita adalah;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(a) Sediakan waktu yang cukup luang/lama, agar dia bisa memilih barang yang diinginkannya;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(b) Petugas pelayanan harus lebih sabar menghadapi pelanggan wanita, karena wanita lebih cerewet dalam menentukan pilihan;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(c) Berikanlah pelayanan yang lebih khusus. Misal:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(1) diskon untuk produk tetentu. (2) obral untuk beberapa produk bermerek yang modelnya sudah agak telat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Pelanggan Remaja&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1) Mudah terpengaruh bujukan petugas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2) Tidak berfikir hemat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3) Mudah terpengaruh tayangan iklan yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4) Seleranya sangat modis dalam memilih barang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5) Agak boros dalam berbelanja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;d. Pelanggan Usia Lanjut&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1) Tidak bisa mengikuti perkembangan zaman&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2) Sangat sulit terpengaruh bujuk rayu petugas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3) Sudah mantap dalam memilih barang yang diinginkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4) Acapkali menanyakan barang-barang yang sudah ketinggalan jaman&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5) Biasanya bersikap ramah dan ngomong pada petugas yang masih muda-muda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6) Penjual sering dianggap seperti anak kecil yang tidak tau apa-apa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7) Cenderung ingin berlama-lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara terbaik memperlakukan pelanggan usia lanjut adalah;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(a) Sabar dan penuh pengertian dalam melayaninya;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(b) Dengarkanlah dengan baik nasehat-nasehat mereka tanpa membantah atau berdiskusi;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(c) Apabila kesulitan dalam melayaninya, sebaiknya segera alihkan ke petugas yang lebih tua atau lebih dewasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;e. Pelanggan anak-anak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1) Keinginannya tidak konsisten, tetapi suka berubah-rubah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2) Sulit untuk diam, karena masih suka bermain-main&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3) Mudah dipengaruhi dengan bujuk rayu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara terbaik untuk memperlakukan pelanggan anak-anak adalah;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(a) Tidak memperlakukan mereka sebagai anak kecil yang tidak berdaya, karena mereka juga butuh penghargaan dan perlakuan layaknya orang dewasa;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(b) Petugas harus sabar dalam melayani pelanggan anak-anak, karena keinginan anak terkadang suka berobah;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(c) Petugas perlu memberikan pujian, misalnya dengan kata-kata “wah pasti adik cantik deh kalau pakai baju ini”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #eeeeee; font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://analisa-usaha.blogspot.com/2010/04/mengenal-karakter-pelanggan.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhutu2g27dYbCSDkziueTrLhbVZvIQMwxbVUKq8JuM3uveQXp4SviW5uKqaktaKGLKN1vaFcKtQi75_3lfXCdyTilvmOYL3MC_H2OJRjj1aW1IZ8luwULUp5T_iS8GS3I2k5cvRIH-1cp4/s72-c/shopper.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Memulai Bisnis Web Hosting</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/memulai-bisnis-web-hosting.html</link><category>Peluang Usaha</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 03:20:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-7873908168707742371</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="331" src="http://www.thehostingmurah.com/images/reseller-domain-hosting-murah.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang berpikir untuk memulai bisnis web hosting. Mungkin tampak seperti cara yang mudah untuk menjadi kaya, tetapi sebagai orang-orang yang telah mencoba mengetahui bahwa bisnis web hosting bukanlah hal yang mudah. Ini harus jelas bagi Anda bahwa bisnis web hosting bukanlah bisnis untuk cepat kaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisnis hosting bukan sebuah bisnis yang mudah dijalankan. Jika Anda berpikir demikian, maka saatnya untuk merubah pikiran Anda. Dibutuhkan banyak kesabaran, dan pengetahuan teknis untuk memulai dan menjalankan bisnis hosting web.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda ingin memulai Bisnis jualan Domain dan web hosting, berikut tips sederhana dari saya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Bisnis Plan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buat Bisnis Plan Anda. Cari data sebanyak-banyaknya tentang bisnis web hosting, para penyedia reseller hosting dan domain, serta buat anggaran bisnis Anda untuk satu tahun kedepan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2 . Reseller Hosting&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beli paket reseller hosting sehingga Anda dapat menjual paket hosting kepada klien Anda. Anda dapat mulai dengan satu Gigabiyte paket reseller dan upgrade kemudian, ketika klien Anda bertambah. Harga paket reseller bervariasi pada beberapa perusahaan hosting. Silakan cari perbandingan, dan tentukan kualitas dan harganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Reseller Domain Name&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beli juga paket reseller domain untuk memulai bisnis Anda. Anda bisa menjadi reseller dengan deposit terlebih dahulu. Pilih reseller dengan harga yang murah, sehingga Anda bisa mengambil margin keuntungan yang lebih banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Buat Website Anda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda harus membuat website Anda sendiri untuk menjual produk web hosting dan domain Anda. Anda bisa mendesain sendiri website Anda, atau menyewa desainer profesional untuk mebuat website Anda. Beberapa perusahaan hosting juga dapat memberikan hosting gratis template dengan paket reseller hosting mereka sehingga Anda hanya dapat mengubah konten dalam template dan Anda sudah siap untuk memulai bisnis Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Billing Software&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda harus memiliki billing software diinstal pada situs web hosting web Anda sehingga Anda dapat mengetahui ketika ada klien yang memesan web hosting atau domain name, juga agar mereka bisa memesan dan memperbarui pesanan tepat waktu. Billing sofware memungkinkan Anda untuk mengelola klien dan pembelian. Anda dapat mengintegrasikan alat pembayaran online juga di perangkat lunak tersebut sehingga Anda dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit, paypal atau yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa script penagihan populer adalah Account lab pro, Modernbill, Clientexec, Whmautopilot.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa penyedia reseller memberikan billing sofware gratis Jika Anda membeli paket reseller hosting yang Anda dapat instal kontrol cPanel.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Payment Gateway (Sarana Pembayaran)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain menerima pembayaran melalui bank lokal Anda, Anda juga bisa menerima pembayaran online dengan krtu kredit atau online bank lainnya. Menerima pembayaran online adalah wajib bagi setiap perusahaan hosting. Anda harus mendaftar untuk account anda di online bank sehingga Anda bisa menerima pembayaran online. Beberapa pembayaran yang populer gateway adalah 2CheckOut, Ccavenue, Authorise.net, Worldpay dll&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu Anda dapat mendaftar juga dengan paypal sehingga Anda dapat menerima pembayaran dari orang-orang yang memiliki account paypal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Dukungan perangkat lunak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk memberikan dukungan yang tepat untuk pelanggan hosting Anda sangat sangat penting agar mereka tidak akan beralih ke competitor Anda. Sebaiknya Anda memiliki dukungan sofwtare diinstall pada website Anda, sehingga pelanggan dapat mengirim pesan ketika mereka memiliki masalah atau pertanyaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa script dukungan populer adalah Kayako Esupport, Cereberus, Perldesk, Deskpro dll&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Iklan dan Pemasaran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Anda telah menyiapkan segala sesuatu dan situs Anda sedang online Anda harus mengiklankan bisnis Anda di direktori, mesin pencari, situs populer lainnya dll&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang Anda telah siap memulai bisnis hosting Anda...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://analisa-usaha.blogspot.com/2010/07/cara-memulai-bisnis-web-hosting.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peluang Usaha Bisnis Cetak Digital</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/peluang-usaha-bisnis-cetak-digital.html</link><category>Peluang Usaha</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 03:14:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-8259279099014792645</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="440" src="http://tigerdigitalprinting.webs.com/ProsesSablonDigital.jpg" width="640" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebutuhan masyarakat akan cetak secara digital ini sangatlah tinggi, selain hasilnya cepat, beragam warna dan model bisa disesuaikan pesanan. Cetak digital ini sangat unik dan menarik sehingga bisa juga sebagai hadiah ulang tahun, hiasan rumah/dinding, dan juga bisa untuk membuat kaos Anda lebih unik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peluang usaha ini masih sangat terbuka lebar. Tentukan target Anda seperti mahasiswa, pelajar dan bahkan pegawai sekalipun. Tempat yang strategis sangatlah mempengaruhi suksesnya usaha Anda. Pilihlah tempat yang ramai seperti di dekat kampus, sekolah atau di dekat komplek pertokoan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut analisa bisnisnya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analisa Usaha&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Modal Awal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peralatan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mesin cetak digital &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp;8.000.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komputer &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp;3.000.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meja+kursi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;500.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp 11.500.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyusutan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masa pakai alat 4 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nilai residu &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;1.000,00.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyusutan per tahun &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;= (Rp 11.500.000 – Rp 1.000) : 4&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rp 11.499.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyusutan per bulan = &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;239.562,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Stok barang:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(kertas, mug, piring, t-shirt, paying, dll) Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;750.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlengkapan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spanduk promosi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;150.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalkulator &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp; 75.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kantong plastic &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;100.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alat tulis &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp; 50.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;375.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biaya operasional per bulan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga pokok barang &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;750.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sewa tempat 10 jt/tahun &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;840.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gaji pegawai &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;750.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telepon &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;100.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Transportasi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;200.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlengkapan &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;375.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyusutan peralatan &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp; &amp;nbsp;239.562,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rp &amp;nbsp;3.164.562,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Omzet:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rp 150.000,00 x 30 hari &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp &amp;nbsp;4.500.000,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Laba / Rugi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Rp 4.500.000,00 – Rp 3.164.562,00) &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;= Rp &amp;nbsp;1.335.438,00&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analisa ini bisa berubah ubah sesuai situasi dan kondisi Tempat kejadian usaha anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://bisnisdigital.net/digital-printing-masih-prospek.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Strategi Pemasaran</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/strategi-pemasaran.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 02:55:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-4537527258804415956</guid><description>&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="212" src="http://worldtunnelling.com/wp-content/uploads/2011/05/business-plan2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Pemasaran adalah strategi atau cara bagaimana melakukan berbagai aktifitas agar terjadi pertukaran (exchange) antara produsen dengan konsumen. Dalam hal pendidikan, pemasaran mengatur strategi dan cara agar konsumen mau mengeluarkan uang yang mereka miliki untuk menggunakan produk atau jasa perusahaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Untuk bisa memasarkan produk dengan baik, harus dimulai dari visi, misi, dan tujuan yang jelas usaha ingin diarahkan ke mana. Visi, misi dan tujuan ini biasanya harus dimulai dari manajemen, yang kemudian diterapkan pada pekerjaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Berikut adalah beberapa Tips dalam menjalankan Strategi Pemasaran :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Riset Pasar (Market Research)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memulai suatu usaha, ada baiknya kita melakukan riset terhadap gejolak pasar. Hal ini penting agar kita dapat mengetahui apa yang sedang diminati atau yang dibutuhkan oleh pasar saat itu. Disini kita mulai menentukan apa yang akan kita buat untuk memenuhi target pasar tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh; anda berada di kawasan sekitar asrama atau kost anak mahasiswa. dari sini anda bisa memulai untuk memikirkan apa kira kira yang dibutuhkan oleh kalangan anak muda tersebut. Mungkin usaha cetak digital? Mungkin Warnet atau Game net? semua kembali kepada anda, mana yang akan anda ambil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Sesuatu yang Unik (Something Unique)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Pembeli akan membeli sesuatu yang unik. Ini mungkin bisa dijadikan patokan dalam strategi membuka usaha. Keunikan itu akan membuat ketertarikan oleh pembeli sehingga produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan akhirnya dibeli olehnya. Disini bisa menjadi apa saja, maksudnya; produk dalam hal ini tidak selalu berarti barang tapi bisa juga jasa. Kembali kepada contoh diatas; jika usaha warnet yang anda pilih, mungkin keunikan seperti bonus jam atau happy hour akan membuat konsumen lebih memilih tempat anda sebagai langganannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Promosi (Promotion)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Pasti anda sudah mengerti soal ini bukan? setiap hari kita menontonn televisi dipenuhi dengan iklan iklan yang menarik. Kadang, sehabis nonton iklan kita pun membeli produk tersebut padahal notabenenya produk tersebut kadang tidak menjadi prioritas dalam daftar belanja kita. itulah kekuatan promosi. Semakin menarik anda berpromosi maka semakin tertarik konsumen untuk membeli produk anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Pelayanan Pelanggan (Customer services)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah hal yang penting dalam berbisnis. Hampir semua konsumen akan membeli jika pelayanan yang didapat memuaskan mereka. Dari cara kita menawarkan barang hingga setelah konsumen membeli barang tersebut merupakan faktor utama dalam strategi bisnis. Kepuasan konsumen ini akan membawa kita ke jenjang usaha yang lebih kuat. Bahkan jika konsumen tersebut tidak membeli, percayakah anda jika pelayanan kita bagus maka dia akan merekomendasikan kita pada teman temannya?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;Nah, beberapa tips diatas merupakan strategi yang saya dapat dari berbagai sumber dan merupakan strategi yang selalu saya terapkan dalam menjalankan usaha saya. Mungkin anda punya tips tambahan lainnya?&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Usaha Ringan dengan Laba melimpah</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/usaha-ringan-dengan-laba-melimpah.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 02:26:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-2961006891196803632</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="163" src="http://thedmaw.files.wordpress.com/2011/05/digital_printing.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa usaha yang cukup mudah dan tidak memerlukan modal besar yaitu :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Cetak Foto Digital&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Cuci Kendaraan&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Cuci Motor&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Sablon Digital&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Stempel Digital&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Usaha Reseller&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Dan masih banyak lagi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peluang usaha tersebut diatas tidak perlu menggunakan modal yang besar. Modal awal dari tiap usaha tersebut semuanya dibawah angka 20jt. Bahkan untuk usaha reseller, modal yang diperlukan hanyalah ketekunan dan koneksi yang banyak - baik di luar rumah ataupun di internet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih banyak usaha lainnya yang tidak perlu menggunakan modal besar. Yang kita perlukan hanyalah 'Jeli Melihat Situasi'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam...&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Usaha Kecil dan Menengah</title><link>http://bursaukm.blogspot.com/2011/09/usaha-kecil-dan-menengah.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (MomoDigital)</author><pubDate>Thu, 22 Sep 2011 02:05:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4674019850998851753.post-5238181512691612933</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;Dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama"&gt;Wikipedia bahasa Indonesia&lt;/a&gt;, ensiklopedia bebas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="200" src="http://images01.olx.co.id/ui/11/59/24/1295527707_159445524_1-modal-usaha-kecil-dan-menengah-bandung.jpg" width="191" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;q=cache:lU8AWMI2TRcJ:www.deptan.go.id/bdd/admin/k_presiden/Keppres-99-98.pdf+Keputusan+Presiden+RI+no.+99+tahun+1998&amp;amp;hl=id&amp;amp;gl=id&amp;amp;pid=bl&amp;amp;srcid=ADGEESiB-rOKKhK2_DMx_rB6ggPBOdmlx1dR49hR34SYLD7arsbC4RBt0Cr8Ysm11r7UBzoVWYjJnPbkJfM1-GjVgmxN8rI_sGtUNj5ur8wA_9bJKaUSgayAOszZ1iQwE9Twxb_Gt_Ut&amp;amp;sig=AHIEtbSS1MVlHuWk0OFZSWzfgbZLfXJMvg"&gt;no. 99 tahun 1998&lt;/a&gt; pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut: 1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha 2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah) 3. Milik Warga Negara Indonesia 4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar 5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;Di Indonesia, jumlah UKM hingga 2005 mencapai 42,4 juta unit lebih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif;"&gt;Pemerintah Indonesia, membina UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM, di masing-masing Provinsi atau Kabupaten/Kota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>