<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912</id><updated>2024-11-08T07:38:22.601-08:00</updated><category term="artikel renungan"/><category term="jokes"/><category term="artikel cewek"/><category term="artikel cowok"/><category term="teknologi"/><title type='text'>Pembatas</title><subtitle type='html'>Kumpulan artikel renungan, artikel rahasia cewek, artikel rahasia cowok, dan artikel teknologi.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>35</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-4148748821891511663</id><published>2009-08-12T20:40:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T20:45:51.911-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cewek"/><title type='text'>Kenapa Cowok Nggak Bosan Berbohong?</title><content type='html'>Seorang teman wanita pernah mengatakan bahwa seperti roti dan mentega, pria dan bohong nyaris tak bisa dipisahkan. Betulkah? Anda yang pria pasti tahu kebenarannya, sementara yang wanita -mungkin Anda pernah mengalami sebalnya dipermainkan seorang pria dengan lidahnya yang tak bertulang itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah menonton Jim Carey di film Liar, Liar? Gimana menurut Anda, canggih kan kepandaiannya berdusta? Seolah-olah bohong adalah sifat yang sudah mendarah-daging dan mengalir seiring aliran darahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, tak semua laki-laki separah peran Carey di film itu. Tapi, entah mengapa, pria memang doyan kegiatan satu ini. Mereka bukan hanya berdusta pada wanita, tapi pada apa pun yang bisa dibohongi. Semua yang berada di bawah naungan sinar mentari, dari wanita yang pernah diajaknya tidur bersama, sampai pada dirinya sendiri. Sudah begitu, mereka bisa melakukannya tanpa rasa salah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada alasan-alasan mengapa seorang pria berbohong. Sebagian, ada kalanya alasan itu diakibatkan wanita yang &#39;memaksa&#39; pria untuk berdusta. Misalnya, Anda sedang berjalan dengan pacar Anda. Tiba-tiba, seorang wanita cantik lewat di depan Anda berdua. Coba, apa lagi yang paling &#39;selamat&#39; kalau bukan mengatakan pada pacar Anda bahwa cewek itu kalah cantik dan seksi ketimbang pacar Anda? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lainnya, yaaah, mulut pria memang seperti senapan mesin yang siap memuntahkan kebohongan apa pun. Namun, alasannya memang berbeda-beda, sesuai dengan situasi dan kondisi. Yang penting, ia akan mengatakan apa saja demi stabilitas suasana, melindungi diri atau egonya sendiri. Soalnya, pria memang agak segan cari ribut. Itulah yang umumnya disebut white lies alias bohong putih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lebih gila ada lagi. Konon, sejak kecil pria memang sudah bisa berbohong. Coba saja lihat bocah kecil yang nakal. Kalau kue atau es krim di kulkas habis, anak lelaki bisa dengan tenang menuduh adik perempuannya yang menghabiskan - atau bahkan menuduh si Mpus atau si Bleki - sementara mulutnya sendiri belepotan cokelat. Namanya juga anak laki! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdusta untuk hidup, seperti yang dilakukan si Buyung di atas, ternyata terbawa juga ketika dewasa. Perhatikan profesi yang didominasi kaum pria. Politisi, pekerja pemerintahan, pengacara dan sejenisnya, ahli bedah plastik, psikiater, - &#39;tipis&#39; sekali kan batas kebenaran dan &#39;tipuan&#39;-nya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tentu saja tak semua pria berdusta. Cuma, dari pengalaman (banyak orang), pria yang tak berdusta itu sedikit jumlahnya. Biasanya, mereka yang taat pada agama, atau mereka memang tak punya lidah. Cuma, sekali lagi, meskipun suka berbohong, biasanya tipu daya mereka tidak berbahaya. Nggak percaya?</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/4148748821891511663/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/kenapa-cowok-nggak-bosan-berbohong.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4148748821891511663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4148748821891511663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/kenapa-cowok-nggak-bosan-berbohong.html' title='Kenapa Cowok Nggak Bosan Berbohong?'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-4965964438692979914</id><published>2009-08-09T02:21:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T17:28:04.606-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="teknologi"/><title type='text'>Lacak Posisi Lewat Nomor HP</title><content type='html'>Seringkali kawan-kawan sekalian ingin mengetahui posisi seseorang lewat nomor HP. Nah! sekarang ada layanan gratis lewat satelit Inggris yang bisa melacak posisi seseorang lewat nomor HP. Penasaran dengan apa yang dilakukan cowok/cewek, suami/istri, selingkuhan, saudara, atau teman anda??&lt;img class=&quot;emoticon&quot; src=&quot;http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/19.gif&quot; alt=&quot;setan&quot; title=&quot;setan&quot; /&gt;&lt;br /&gt;Okdeh, jika plend semua tidak sabar, saya akan kasih tahu bagaimana caranya..&lt;br /&gt;Jadi kita tidak perlu ke Telkomsel atau ke polisi lagi, tinggal klik saja&lt;a target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://www.themobiletracker.com/english/index.html&quot;&gt; di sini!!&lt;/a&gt;&lt;img class=&quot;emoticon&quot; src=&quot;http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/67.gif&quot; alt=&quot;peace&quot; title=&quot;peace&quot; /&gt;&lt;img class=&quot;emoticon&quot; src=&quot;http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/67.gif&quot; alt=&quot;peace&quot; title=&quot;peace&quot; /&gt;&lt;img class=&quot;emoticon&quot; src=&quot;http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/67.gif&quot; alt=&quot;peace&quot; title=&quot;peace&quot; /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/4965964438692979914/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/lacak-posisi-lewat-nomor-hp.html#comment-form' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4965964438692979914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4965964438692979914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/lacak-posisi-lewat-nomor-hp.html' title='Lacak Posisi Lewat Nomor HP'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-250433152038914395</id><published>2009-08-07T21:29:00.000-07:00</published><updated>2009-08-08T05:32:36.482-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Keluarga Lebih Penting</title><content type='html'>Seorang pria pulang dari pekerjaannya larut malam. Ia kemudian mendapati anaknya yang berusia 5 tahun sedang menunggu di depan pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak: &quot;Ayah, bisakah aku bertanya sesuatu?&quot;&lt;br /&gt;Ayah: &quot;Katakan saja..&quot; kawab ayahnya.&lt;br /&gt;Anak: &quot;Ayah, berapa sejam ayah dibayar oleh bos ayah dikantor?&quot;&lt;br /&gt;Ayah: &quot;Itu bukan urusanmu. Kenapa kau bertanya seperti itu?&quot; Ayahnya menjawab dengan marah.&lt;br /&gt;Anak: &quot;Aku hanya ingin tahu, ayah. Ayolah, katakan berapa ayah dibayar sejam di kantor&quot;&lt;br /&gt;Ayah: &quot;Baiklah. Ayah dibayar Rp200,000 sejam dikantor&quot; jawab ayahnya menggerutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Oh&quot;, sang anak langsung tertunduk dengan wajah sedih. Dia akhirnya menatap ayahnya dan berkata, &quot;Ayah, bisakah aku meminjam uang Rp. 100,000 dari ayah?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah langsung marah dan berkata, &quot;Keterlaluan! kau menanyakan berapa ayah dibayar sejam dikantor hanya untuk meminjam uang supaya kau bisa membeli keperluan-keperluan tidak pentingmu?! Cepat masuk kamar dan pikirkan kesalahanmu hari ini! Aku tidak bekerja keras untuk membiayai keperluan-keperluan tidak pentingmu!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak akhirnya berjalan ke arah kamarnya dengan wajah tertunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah menganggap anaknya keterlaluan karena menanyakan gaji sejamnya dikantor hanya untuk meminjam uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sejam sudah berlalu, ayahnya mulai tenang, dia kemudian mulai berpiir mungkin anaknya ada keperluan yang lebih penting untuk dibeli dengan Rp. 100,000 sehingga ia bertanya seperti itu. Ayahnya kemudian masuk ke kamar anaknya dan membuk pintu sambil bertanya, &quot;Kau sudah tidur, nak?.&quot;&lt;br /&gt;&quot;Belum ayah, aku masih bangun&quot;, jawab anaknya.&lt;br /&gt;&quot;Ayah minta maaf atas perbuatan ayah tadi. Ayah terlalu kasar padamu&quot; Kata ayahnya.&lt;br /&gt;&quot;Ini Rp. 100,000 yang kau minta.&quot;&lt;br /&gt;Anak kecil itu langsung bangkit dari tidurnya dan tersenyum. &quot;Terima kasih, ayah!&quot; dia bersorak kegirangan.&lt;br /&gt;Dia kemudian mengangkat bantalnya dan mengeluarkan sejumlah uang dari bawah bantalnya.&lt;br /&gt;Ayahnya mulai kembali marah karena ia mendapati anaknya sudah mempunyai uang.&lt;br /&gt;Anak kecil itu menghitung semua jumlah uangnya sekarang. setelah ia selesai ia kemudian mulai menatap ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kenapa kau meminta lagi paa ayah jika kau sudah punya uang?&quot; Kata ayahnya menggerutu.&lt;br /&gt;Karena uangku belum cukup, tapi sekarang sudah,&quot; jawab anaknya&lt;br /&gt;&quot;Ayah, Sekarang aku punya Rp. 200,000. Bisakah aku membayar sejam dari waktu ayah? Pulanglah sejam lebih cepat besok, aku ingin menikmati makan malam bersama ayah.&quot;&lt;br /&gt;Ayahnya kemudian menarik anaknya dan memluk erat. dia kemudian terdiam lama karena telah disadarkan oleh anaknya bahwa keluarganya juga membutuhkannya sebagai sosok ayah, tidak hanya bosnya yang membutuhkannya sebagai karyawan di kantor.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/250433152038914395/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pentingkah-pekerjaan-daripada-keluarga.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/250433152038914395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/250433152038914395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pentingkah-pekerjaan-daripada-keluarga.html' title='Keluarga Lebih Penting'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-5068377302525524337</id><published>2009-08-06T18:49:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T18:49:49.220-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Diam Itu Emas</title><content type='html'>Dikisahkan bahwa ada seorang lelaki miskin yang mencari nafkahnya hanya dengan mengumpulkan kayu bakar lalu menjualnya di pasar. Hasil yang ia dapatkan hanya cukup untuk makan. Bahkan, kadang-kadang tak mencukupi kebutuhannya. Tetapi, ia terkenal sebagai orang yang sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, seperti biasanya dia pergi ke hutan untuk mengumpulkan kayu bakar. Setelah cukup lama dia berhasil mengumpulkan sepikul besar kayu bakar. Ia lalu memikulnya di pundaknya sambil berjalan menuju pasar. Setibanya di pasar ternyata orang-orang sangat ramai dan agak berdesakan. Karena khawatir orang-orang&lt;br /&gt;akan terkena ujung kayu yang agak runcing, ia lalu berteriak, &quot;Minggir... minggir! kayu bakar mau lewat!.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang pada minggir memberinya jalan dan agar mereka tidak terkena ujung kayu. Sementara, ia terus berteriak mengingatkan orang. Tiba-tiba lewat seorang bangsawan kaya raya di hadapannya tanpa mempedulikan peringatannya. Kontan saja ia kaget sehingga tak sempat menghindarinya. Akibatnya, ujung kayu bakarnya itu tersangkut di baju bangsawan itu dan merobeknya. Bangsawan itu langsung marah-marah kepadanya, dan tak menghiraukan keadaan si penjual kayu bakar itu. Tak puas dengan itu, ia kemudian menyeret lelaki itu ke hadapan hakim. Ia ingin menuntut ganti rugi atas kerusakan bajunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di hadapan hakim, orang kaya itu lalu menceritakan kejadiannya serta maksud kedatangannya menghadap dengan si lelaki itu. Hakim itu lalu berkata, &quot;Mungkin ia tidak sengaja.&quot; Bangsawan itu membantah. Sementara si lelaki itu diam saja seribu bahasa. Setelah mengajukan beberapa kemungkinan yang selalu dibantah oleh bangsawan itu, akhirnya hakim mengajukan pertanyaan kepada lelaki tukang kayu bakar itu. Namun, setiap kali hakim itu bertanya, ia tak menjawab sama sekali, ia tetap diam. Setelah beberapa pertanyaan yang tak dijawab berlalu, sang hakim akhirnya berkata pada bangsawan itu, &quot;Mungkin orang ini bisu, sehingga dia tidak bisa memperingatkanmu ketika di pasar tadi.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsawan itu agak geram mendengar perkataan hakim itu. Ia lalu berkata, &quot;Tidak mungkin! Ia tidak bisu wahai hakim. Aku mendengarnya berteriak di pasar tadi. Tidak mungkin sekarang ia bisu!&quot; dengan nada sedikit emosi. &quot;Pokoknya saya tetap minta ganti,&quot; lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tenang sambil tersenyum, sang hakim berkata, &quot;Kalau engkau mendengar teriakannya, mengapa engkau tidak minggir?&quot; Jika ia sudah memperingatkan, berarti ia tidak bersalah. Anda yang kurang memperdulikan peringatannya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar keputusan hakim itu, bangsawan itu hanya bisa diam dan bingung. Ia baru menyadari ucapannya ternyata menjadi bumerang baginya. Akhirnya ia pun pergi. Dan, lelaki tukang kayu bakar itu pun pergi. Ia selamat dari tuduhan dan tuntutan bangsawan itu dengan hanya diam.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/5068377302525524337/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/diam-itu-emas.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5068377302525524337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5068377302525524337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/diam-itu-emas.html' title='Diam Itu Emas'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-184847572663654555</id><published>2009-08-06T18:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T18:49:02.219-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cewek"/><title type='text'>Tidak Disukai Kaum Pria Dewasa</title><content type='html'>Dari dulu, komunikasi disebut-sebut sebagai kunci sukses suatu hubungan. Entah dalam dunia kerja, cinta, maupun seksual. Tapi, khusus dalam hubungan seks, ada hal-hal yang umumnya dibenci kaum pria, namun tak pernah terucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja? Simak di bawah ini, dan camkan dalam hati. Supaya, Anda tak melakukan kesalahan yang sama ketika bersama suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bangun dan langsung mandi setelah hubungan intim usai. Ternyata, banyak juga pria yang menginginkan afterglow alias mendalami perasaan yang tinggal setelah mengalami atau merasakan kesenangan. Konon, afterglow bagi pria sama pentingnya dengan permainan cinta itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bicara terlalu banyak selama melakukan hubungan intim. Kata mereka, ketika sedang konsentrasi, sebaiknya wanita tidak banyak tanya atau menuntut pasangannya bercerita. Kalau cuma berupa rintihan yang lembut, atau meneriakkan nama, masih nggak apa-apa. Tapi, ya jangan sampai tetangga dengar, dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bila wanita terlalu agresif. Rupanya, masih ada juga pria yang ingin memegang kontrol dalam berhubungan intim. Maunya, merekalah yang melakukan &#39;serangan&#39;awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bila seks dibarter dengan uang atau tugas. Para pria ternyata kesal kalau mereka harus melakukan sesuatu (atau membayarkan sesuatu) ketika ingin berhubungan intim. Menurut mereka, seks sebaiknya jangan dibarter dengan macam-macam. Kebetulan, memang banyak juga sih istri yang menuntut suaminya membersihkan rumah atau membetulkan ini itu dulu sebelum mau &#39;memberikan&#39; diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kalau wanita ingin melakukan hubungan seks tanpa foreplay. Masalahnya, menurut mereka, hubungan intim yang langsung gabruk begitu amat tidak menyenangkan. Bukannya enak, malah bikin sakit. Sebab, pria pun tak mau melihat pasangannya kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bila tidak pakai ciuman sebelum, selama, dan sesudah intercourse. Mereka bilang, ciuman itu penting. Kalau tak ada ciuman, ibarat sayur tanpa garam. Dan itu, jelas membosankan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kalau seks dijadikan permainan. Maksudnya, kaum pria ini sebal bila pasangannya cuma mau berhubungan seks setiap kali si wanita ingin. Kalau lagi nggak minat, nggak. Maklum, pria jenis ini memang tak suka membiarkan pasanganya &#39;mengelola pertunjukan&#39;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bila wanita pasif dan tak punya teknik seksual. Wah, ini rupanya guna pendidikan seks. Sebab, ternyata pria juga bosan kalau melakukan gaya yang sama ketika bercinta. Mereka ingin pasangannya lebih kreatif, nggak cuma berbaring dan merem. Soalnya, permainan cinta kan memang perlu dua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kalau wanita berubah jadi aneh. Yang ini lain lagi. Kata pria, karena mereka mencintai pasangan mereka, sebetulnya tak usah berubah jadi &#39;liar&#39; di tempat tidur. Apalagi, bila keliaran itu betul-betul cuma dipelajari dan dipraktekkan saat itu saja. Misalnya, nonton film biru sembari bercinta. Mempelajarinya sih tak dilarang, tapi ya jangan ketika &#39;permainan&#39; berlangsung, dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda setuju?</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/184847572663654555/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tidak-disukai-kaum-pria-dewasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/184847572663654555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/184847572663654555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tidak-disukai-kaum-pria-dewasa.html' title='Tidak Disukai Kaum Pria Dewasa'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-1376555591166084073</id><published>2009-08-06T18:47:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T18:48:16.110-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Cinta Tidak Harus Berwujud</title><content type='html'>Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang&lt;br /&gt;ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. &quot;Mengapa?&quot;, dia bertanya dengan terkejut.&lt;br /&gt;&quot;Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya dia bertanya, &quot;Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?&quot;. Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, &quot;Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya,saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?&quot; Dia termenung dan akhirnya berkata, &quot;Saya akan memberikan jawabannya besok.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya. &quot;Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu selalu pegal-2 pada waktu &#39;teman baikmu&#39; datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi &#39;aneh&#39;. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk&gt; kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku tidak cukup bagimu, aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta tidak selalu harus berwujud &quot;bunga&quot;.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/1376555591166084073/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cinta-tidak-harus-berwujud.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/1376555591166084073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/1376555591166084073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cinta-tidak-harus-berwujud.html' title='Cinta Tidak Harus Berwujud'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-8921930974375414644</id><published>2009-08-06T06:47:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T06:48:41.143-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cewek"/><title type='text'>10 Hal yang Bikin Cowok Sulit Memahami Cewek</title><content type='html'>Ada banyak hal yang disukai cowok dari cewek. Tapi, tidak sedikit kelakuan cewek yang membuat cowok &quot;geleng-geleng&quot; kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok-cewek memang beda. Tapi -konon- ada beberapa perbuatan, perkataan serta jalan pikiran cewek, yang -kalau dibiarkan- bisa memicu pertengkaran dan perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meski -lebih sering- diam, tapi para cowok merasa &quot;gondok&quot; kepada cewek yang pergi belanja tanpa konsep jelas dan cenderung boros.&lt;br /&gt;Solusi: Kalau boleh sumbang saran, bila mau membeli sepatu, sebaiknya langsung masuk ke toko sepatu. Bukan mampir dulu ke toko kosmetik, ke butik, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui ceweknya mempunyai koleksi lipstik lebih dari 10 buah, bisa bikin cowok berpikir macam-macam. Salah satunya, &quot;Apakah cewek gue genit kepada semua cowok?&quot;&lt;br /&gt;Solusi: Simpan di tempat tersembunyi. Bawa satu lipstik saja dalam tas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para cowok seringkali pusing jika harus menjawab pertanyaan seputar mantan pacar. Hal ini membuat cowok seperti sedang diselidiki. Bisa-bisa dia malah menghindar.&lt;br /&gt;Solusi: Masa lalu biarkan berlalu. Bertanya sekali saja cukup, selanjutnya perhatikan kejujuran dan keseriusan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau senang punya pacar dengan body asoy, tapi cowok sering kesal mendengar keluhan &quot;Wah, berat badan gue nambah, ya...?&quot;&lt;br /&gt;Solusi: Mangkanya diet yang benar, Non! Tapi kalau cuma nambah satu-dua kilogram saja, sebaiknya jangan &quot;rame&quot; dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak ingin punya cewek cantik. Tapi cowok nggak mengerti kenapa cewek harus mengenakan segala sesuatu yang palsu -dari ujung rambut hingga ujung kaki-.&lt;br /&gt;Solusi: Dandan boleh saja, tapi jangan berlebihan. Tampil cantik memang perlu, tapi nggak harus penuh &quot;polesan&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok juga bingung dengan kebiasaan cewek pergi ke toilet bersama-sama. Apalagi cewek bisa berjam-jam di toilet karena &quot;ngerumpi&quot; dulu.&lt;br /&gt;Solusi: Tidak ada yang melarang ngobrol atau bercengkrama, tapi jangan suruh cowok &quot;nunggu&quot; terlalu lama. Apalagi depan toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok kadang bingung dengan kegemaran cewek membeli kaset atau CD hanya karena suka dengan satu lagu saja.&lt;br /&gt;Solusi: Minta dan tunggu beberapa hari. Siapa tahu dibeliin. Beli kaset kumpulan lagu-lagu terseleksi saja, nggak rugi kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok juga sebel dengan kebiasaan cewek yang sibuk menelepon temannya satu persatu, sebelum pergi ke pesta. Apalagi kalau hanya bertanya, &quot;Eh, mau pakai gaun apa besok?&quot;&lt;br /&gt;Solusi: Mencoba jadi diri sendiri. Kalau perlu &quot;kompakan&quot; sama doi saja, biar kelihatan serasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui pula, konon para cowok suka heran kenapa cewek selalu &quot;minta&quot; nambah sehabis berhubungan intim.&lt;br /&gt;Solusi: Ungkapkan dengan sentuhan dan kecupan ringan dulu. Tunggu reaksi dia beberapa saat. Kata-kata manis dan sanjungan bisa membuat cowok &quot;on&quot; lagi, lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cowok juga heran, bahkan -sering- merasa tidak dihargai bila cewek berkata &quot;Sedang tidak mood, nih...&quot;&lt;br /&gt;Solusi: Sampaikan dengan bahasa kasih dan sayang, agar dia tidak merasa &quot;kelimpungan&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengubah sesuatu yang sudah berakar itu memang sulit. Tapi berusaha saling menghargai, nampaknya bisa membantu memperkecil perbedaan yang ada. Benar nggak? (*/imaulana)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/8921930974375414644/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/10-hal-yang-bikin-cowok-sulit-memahami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8921930974375414644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8921930974375414644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/10-hal-yang-bikin-cowok-sulit-memahami.html' title='10 Hal yang Bikin Cowok Sulit Memahami Cewek'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-5713026519484938552</id><published>2009-08-06T06:42:00.003-07:00</published><updated>2009-08-06T06:47:51.437-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Guru Logika</title><content type='html'>Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;&lt;br /&gt;&quot;Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab:&lt;br /&gt;&quot;Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tapi...&quot; sang guru balik bertanya, &quot;lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru lalu berkata; &quot;Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan; &quot;Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?&quot;&lt;br /&gt;Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan, &quot;Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana.  Karena waktu akan membantu anda.&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/5713026519484938552/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/guru-logika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5713026519484938552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5713026519484938552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/guru-logika.html' title='Guru Logika'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-8716255292761448363</id><published>2009-08-06T06:42:00.002-07:00</published><updated>2009-08-06T06:46:12.482-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Burung Kolibri Biru</title><content type='html'>Pada  jaman  dahulu hiduplah seorang pemuda di sebuah tempat yang jauh yang bernama  Tandow.  Pemuda  tersebut  adalah  seorang  anak periang dan tidak peduli  terhadap  sekelilingnya.  Ia mempunyai sahabat kecil yang istimewa, yaitu  seekor burung kolibri biru. Ia tidak mempunyai banyak sahabat karib, namun  keduanya  merupakan  sahabat  karib yang tak terpisahkan. Pemuda itu demikian  sayangnya  terhadap si kolibri biru sehingga ia membuat rumah2-an untuk  burung  tersebut.  Si  kolibri biru pun menyayangi pemuda sahabatnya tersebut dan selalu terbang mengikuti ke mana saja si pemuda pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan  dengan berlalunya waktu, kasih sayang di antara mereka berdua juga semakin  bertambah-tambah. Sampai suatu hari pemuda tersebut bertemu dengan seorang  gadis  yang  cantik  di  sekolah.  Gadis tersebut berambut pirang, bermata biru, dengan senyumnya yang mungil menawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  itu  acara pesta dansa terbesar sepanjang tahun di Tandow sedang akan berlangsung.  Si  pemuda berpikir keras bagaimana caranya mengajak si gadis untuk   menjadi  pasangannya  di  pesta  dansa  nanti.  Sepanjang hari ia mengumpulkan   segenap  keberaniannya.  Akhirnya,  saat  sekolah usai, ia menghampiri gadis itu dan mengajaknya ke pesta dansa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis ini adalah seorang gadis yang sangat populer di sekolahnya. Ia merasa tidak  enak  bila  harus  terlihat  bersama  dengan  seseorang  yang sangat memperhatikannya.  Namun,  ia  tidak  mau  menyakiti  hati pemuda tersebut. Akhirnya si gadis menemukan cara agar ia tidak perlu menjawab dengan kata-2 &#39;ya&#39;  atau  &#39;tidak&#39;  terhadap ajakan si pemuda. Ia berkata kepada si pemuda bahwa   ia   bersedia   diajak  ke  pesta  dansa  olehnya  jika  si pemuda membawakannya  setangkai  mawar  merah.  Hal ini menyakitkan hati si pemuda sebab  ia  tahu bahwa di Tandow tidak pernah ada mawar berwarna merah. Yang ada  hanya  mawar  putih  saja. Si pemuda menggerutu sepanjang jalan menuju rumahnya. Dia tak habis berpikir mengapa si gadis tidak meminta mawar putih saja.  Ada  ratusan  bunga  mawar  putih  yang  terhampar  di halaman depan rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia  tidak menyadari sahabatnya si burung kolibri terbang mengikutinya sebab ia sedang menyesali nasibnya. Si kolibri demikian menyayanginya sehingga ia tahu bahwa sahabatnya itu sedang dirundung masalah. Burung tersebut terbang mendekat sementara si pemuda meneruskan gerutunya sepanjang jalan. Jelaslah sudah  bagi  si  kolibri bahwa sahabatnya itu sedang mengalami masalah yang amat  serius.  Burung  itu  tidak  dapat  beristirahat  sepanjang malam. Ia memikirkan bagaimana cara menolong sahabatnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya,  saat  fajar menyingsing, si burung mendapatkan cara bagaimana ia dapat  menolong si pemuda. Burung kolibri kecil itu terbang ke arah semak-2 mawar  seraya  mencari  mawar  putih  paling  besar  yang batang berdurinya terletak   tepat   di  atas  bunganya.  Setelah  menemukannya,  ia terbang menabrakkan  dirinya  yang  kecil  itu ke arah duri tersebut dengan segenap kekuatan  sayapnya. Duri tersebut menusuk tubuhnya sedemikian rupa sehingga kesakitanlah ia. Tetesan darahnya yang bagaikan air mata berwarna merah itu mulai mengucur membasahi kelopak bunga mawar berwarna putih tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  si  pemuda  bersiap-2  pergi  ke sekolah dilihatnya setangkai mawar berwarna  merah  ada  di  tengah-2  semak bunga mawar putih. Ia tidak dapat mempercayai matanya. Ia berlari ke arah mawar merah tersebut serta mencabut tangkainya.  Dalam  suka  citanya ia tidak melihat seonggok tubuh kecil tak bernyawa yang tergeletak di tengah genangan darah di bawah semak-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  gembiranya ia membawa mawar merah itu ke sekolah. Sebelum ia sampai di  sekolah,  sekumpulan  anak-2  muda  yang  sedang  bermain sepak bola di lapangan  memanggilnya  untuk  turut  bermain  bola  dengan mereka. Jawabanpertama yang terlintas di benaknya adalah menolak ajakan tersebut karena ia memiliki  pekerjaan  yang  lebih  penting  dari hanya sekedar bermain bola. Namun,  anak-2  tersebut  terus  mendesaknya  bermain  sebab  mereka sangat membutuhkan  dirinya agar kedua kesebelasan menjadi genap jumlah pemainnya. Ia melihat ke arah mawar merah, kemudian berpaling ke arah anak-2 itu, lalu kembali  menoleh  ke  arah  mawar merah. Akhirnya ia berkata kepada dirinya sendiri, &quot;Ah!!! Bukankah si gadis toh tidak terlalu suka pergi dengan aku?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia  lalu membuang mawar merah tersebut dan berlari ke arah kerumunan anak-2 untuk turut bermain sepak bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin sudah menemukan perumpamaan tersebut sbb :&lt;br /&gt;1.   Pemuda tersebut ialah gambaran diri kita&lt;br /&gt;2.   Burung kolibri menggambarkan &quot;Kristus&quot;&lt;br /&gt;3.   Gadis menggambarkan kehidupan kekal&lt;br /&gt;4.   Mawar merah melambangkan pertobatan&lt;br /&gt;5.   Sepak bola melambangkan hal-hal duniawi yang seringkali kita anggap sangat penting dalam kehidupan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/8716255292761448363/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/burung-kolibri-biru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8716255292761448363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8716255292761448363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/burung-kolibri-biru.html' title='Burung Kolibri Biru'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-762508983644171315</id><published>2009-08-06T06:42:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T06:45:19.476-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Lakukan Selagi Ada Waktu</title><content type='html'>Semuanya itu disadari John pada saat dia termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah dia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu. Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 3 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.Buku baru bersampul hijau dengan gambar peri. Dia berkata dengan suara manjanya,&quot;Papa lihat!&quot; katanya berseri-seri,&quot;Bacain dong!&quot; &quot;Wah, buku baru ya?&quot; &quot;Ya Papa&quot; katanya berseri-seri,&quot;Bacain dong!&quot; &quot;Wah, Ayah sibuk sekali, jangan sekarang deh&quot;, kata John dengan cepat sambil mengalihkan perhatiannya pada tumpukan kertas di depan hidungnya. Magy hanya berdiri terpaku disamping John sambil memperhatikan. Lalu dengan suaranya yang lembut dan sedikit dibuat-buat mulai merayu kembali,&quot;Tapi mami bilang Papa akan membacakannya untuk Magy&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan agak kesal John menjawab,&quot;Magy dengar, Papa sangat sibuk. Minta saja sama mama untuk membacakannya&quot;. &quot;Tapi Mama labih sibuk daripada Papa&quot; katanya sendu. &quot;Lihat Papa, gambarnya bagus dan lucu.&quot;&lt;br /&gt;&quot;lain kali Magy, sana! Papa sedang banyak kerjaan.&quot; John berusaha untuk tidak memperhatikan Magy lagi. Waktu berlalu, Magy masih berdiri kaku disebelah Ayahnya sambil memegang erat bukunya. Lama sekali John mengacuhkan anaknya. Tiba-tiba Magy mulai lagi,&quot;Tapi Papa, gambarnya bagus sekali dan ceritanya pasti bagus. Papa pasti akan suka.&quot; &quot;Magy, Papa bilang lain kali!&quot; dengan agak keras John membentak anaknya. Hampir menangis Magy mulai menjauh,&quot;Ïya deh, lain kali ya Papa, Lain kali.&quot; Tapi Magy mulai mendekati Ayahnya sambil menyentuh lembut tangannya, menaruh bukunya dipangkuan sang Ayah sambil berkata,&quot;kapan saja Papa ada waktu ya. Papa tidak usah baca untuk Magy, baca saja untuk Papa. Tapi kalau Papa bisa, bacanya yang keras ya, supaya Magy bisa ikut dengar.&quot; John hanya bisa diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 3 minggu lalu itulah sekarang yang ada dalam pikiran John. John teringat akan Magy yang dengan penuh pengertian mengalah. Magy yang beru berusia 3 meletakan tangannya yang mungil diatas tangannya yang kasar mengatakan : &quot;tapi kalau bisa bacanya yang keras ya Pa, supaya Magy bisa ikut dengar.&quot; Dan karena itulah John mulai membuka buku cerita yang diambilnya dari tumpukan mainan Magu di pojok ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukunya sudah tidak terlalu baru, sampulnya mulai sudah usang dan koyak. John mulai membuka halaman pertama dan dengan suara parau mulai membacanya. John sudah melupakan pekerjaannya yang dulunya amat sangat penting. Ia bahkan lupa akan kemarahan dan kebencian terhadap pemuda mabuk yang dengan kencangnya menghantam tubuh putrinya di jalan depan rumah. John terus membaca halaman demi halaman sekeras mungkin, cukup keras bagi Magy untuk dapat mendengar dari tempat peristirahatnya yang terakhir. Mungkin………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“LAKUKAN SESUATU UNTUK SESEORANG YANG ANDA KASIHI SEBELUM TERLAMBAT, KARENA SESAL KEMUDIAN TIDAK AKAN ADA GUNANYA LAGI…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“LAKUKAN SESUATU YANG MANIS UNTUK ORANG-ORANG YANG KAMU KASIHI DENGAN WAKTU YANG KAMU MILIKI.”</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/762508983644171315/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/lakukan-selagi-ada-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/762508983644171315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/762508983644171315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/lakukan-selagi-ada-waktu.html' title='Lakukan Selagi Ada Waktu'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-3175233287038391788</id><published>2009-08-06T06:42:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T06:43:07.009-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Cinta Adalah Segalanya</title><content type='html'>Sepasang pria dan wanita menikah, dan acara pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir&lt;br /&gt;menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, &quot;Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan&quot; katanya sambil menyodorkan majalah tersebut. &quot;Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia.....&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. &quot;Aku akan mulai duluan ya&quot;, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman...&lt;br /&gt;Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir.....&lt;br /&gt;&quot;Maaf, apakah aku harus berhenti ?&quot; tanyanya. &quot;Oh tidak, lanjutkan...&quot; jawab suaminya. Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia &quot;Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu&quot;.&lt;br /&gt;Dengan suara perlahan suaminya berkata, &quot;Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang.... &quot;&lt;br /&gt;Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis.....&lt;br /&gt;Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah disekeliling kita ?&lt;br /&gt;Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/3175233287038391788/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cinta-adalah-segalanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3175233287038391788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3175233287038391788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cinta-adalah-segalanya.html' title='Cinta Adalah Segalanya'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-6746308011054128994</id><published>2009-08-05T22:39:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.202-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Rautan</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang kakek tinggal dengan anaknya. Selain itu,tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun.&lt;br /&gt;Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu.&lt;br /&gt;Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orang tua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. &quot;Kita harus lakukan sesuatu,&quot; ujar sang suami. &quot;Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek. Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Meski tak ada gugatan darinya. Tiap kali nasi yang dia suap, selalu ditetesi air mata yang jatuh dari sisi pipinya. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam.&lt;br /&gt;Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. &quot;Kamu sedang membuat apa?&quot;. Anaknya menjawab, &quot;Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu, untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.&quot; Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban itu membuat kedua orang tuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, air mata pun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orang tua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama. Dan anak itu, tak lagi meraut untuk membuat meja kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan&lt;br /&gt;selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap &quot;bangunan jiwa&quot; yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam kritik, ia belajar mengutuk.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam kekerasan, ia belajar berkelahi.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam pembodohan, ia belajar jadi pemalu.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam rasa dipermalukan, ia belajar terus merasa bersalah.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam toleransi, ia belajar menjadi sabar.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam dorongan, ia belajar menjadi percaya diri.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam penghargaan, ia belajar mengapresiasi.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam rasa adil, ia belajar keadilan.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam rasa aman, ia belajar yakin.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam persetujuan, ia belajar menghargai diri sendiri.&lt;br /&gt;Jika anak hidup dalam rasa diterima dan persahabatan, ia belajar mencari cinta di seluruh dunia.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/6746308011054128994/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/rautan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6746308011054128994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6746308011054128994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/rautan.html' title='Rautan'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-4921433904774508001</id><published>2009-08-05T22:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.202-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Pohon, Angin, dan Daun</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;&quot;  &gt;POHON &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Alasan mengapa orang2 memanggilku &quot;Pohon&quot; karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli dengan orang lain dan religius tapi dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah &quot;sahabatku&quot; dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis2 lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun. Ketika aku mencium pacarku yan kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata &quot;lanjutkan saja&quot; dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak ... dan merah .. Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tau bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejam-an. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tau bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingi dia katakana pada ku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tau pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Aku tak bisa mem perlihatkan betapa sakit hatinya aku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa. Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di Handphoneku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;SMS itu berbunyi, &quot;Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal ?&quot;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-family:arial;&quot; &gt;DAUN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Selama SMA, aku suka mengoleksi daun2, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali selama ini membutuhkan banyak kekuatan. Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi &quot;Sahabat&quot;. Tapi ket ika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, Aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Aku menyukainya dan aku tau bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit. Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik diluar perlakuannya hanya untuk seorang teman? Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tau kesukaa nnya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Diluar itu, aku mau tetap disampingnya, memberiknya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telphonenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apapun dia, dia pasti meluangkan waktunya untuk ku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu. Luka dan Sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ketika diakhir tahun ke 3, seorang pria mengejarku dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan2 yang telah ditunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil dihatiku. Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku. Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik. Akhirnya Aku &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&quot;Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal&quot; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-family:arial;&quot; &gt;ANGIN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat. Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya. Ketika Pohonmelihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tdk tampak, aku merasakan kehilangan. Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan daun. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget. Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. Aku melihat ke arahnya dengan kata2 tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan telp ku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Aku tau orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha aga r suatu hari dia menyukai aku. Selama 4 bln, Aku tlah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan .. tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku. Aku bertanya,&quot; apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?&quot;, dia berkata, &quot;aku mengengadahkan kepalaku&quot;. &quot;Ah?&quot; Aku tidak percaya apa yang aku dengar.&quot;Aku mengengadahkan kepalaku&quot; dia berteriak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Aku meletakkan telp, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat2. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&quot;Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal&quot;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/4921433904774508001/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pohon-angin-dan-daun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4921433904774508001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4921433904774508001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pohon-angin-dan-daun.html' title='Pohon, Angin, dan Daun'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-8941228967074480881</id><published>2009-08-05T21:07:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Semua Tergantung Cara Pandang</title><content type='html'>&quot;Kita tidak akan pernah merasa puas, apabila kita terus berpikir mengenai apa yang tidak kita miliki, bukan apa yang sudah kita miliki.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali kali seorang ayah dari keluarga yang sangat kaya mengajak puteranya berjalan-jalan ke luar kota. Dia ingin menunjukkan padanya betapa mungkinnya kemiskinan menimpa sekelompok orang. Mereka tinggal beberapa hari dalam sebuah peternakan milik keluarga yang sangat miskin. Saat mereka pulang kembali ke rumah, sang ayah bertanya kepada puteranya: &quot;Bagaimana perjalanan kita tadi?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Menyenangkan, Ayah.&quot;&lt;br /&gt;&quot;Dapatkah kamu melihat betapa orang bisa menjadi miskin?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ya ayah.&quot;&lt;br /&gt;&quot;Jadi, apa yang kamu peroleh dari perjalanan itu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak menjawab : &quot;Aku menyadari bahwa kita memiliki seekor anjing, dan mereka mempunyai empat ekor. Kita memiliki sebuah kolam yang panjangnya sampai ke tengah&lt;br /&gt;lapangan, dan mereka mempunyai sebuah sungai kecil tanpa ujung. Pada malam hari kita memasang lampu buatan, dan mereka mengandalkan bintang-bintang. Kita membeli makanan kita, tapi mereka menanamnya sendiri. Kita dilindungi oleh tembok sekeliling kita untuk melindungi kita, tapi mereka memiliki teman-teman untuk menjaga mereka.&quot;&lt;br /&gt;Kemudian dia menambahkan : &quot;Terima kasih Ayah, karena kau telah menunjukkan padaku betapa miskinnya kita!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sering kita lupa apa yang kita miliki dan memusatkan pikiran pada apa yang tidak kita miliki. Sesuatu yang tak berharga bagi seseorang bisa jadi merupakan idaman orang lain. Segalanya bergantung pada cara pandang kita.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/8941228967074480881/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/semua-tergantung-cara-pandang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8941228967074480881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8941228967074480881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/semua-tergantung-cara-pandang.html' title='Semua Tergantung Cara Pandang'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-7763494486400311659</id><published>2009-08-05T21:06:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Kacang yang Lupa Kulitnya</title><content type='html'>Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah semasa keluar bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan berusia tiga setengah tahun. Sendirian di rumah dia kerap dibiarkan pembantunya yang sibuk bekerja bermain diluar, tetapi pintu pagar tetap dikunci. Bermainlah dia sama ada berayun-ayun di atas ayunan yang dibeli bapaknya, ataupun memetik bunga, bunga kertas dan lain-lain di halaman rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dia melihat sebatang paku. Dia pun mencoret semen tempat mobil ayahnya diparkirkan tetapi karena lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak kelihatan. Dicobanya pada mobil ayahnya. Ya... karena mobil itu bewarna gelap, coretannya tampak jelas. Apa lagi anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya. Setelah penuh coretan yg sebelah kanan dia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya imajinasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkejut Ayah dan ibunya melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, &quot;Kerjaan siapa ini?&quot; Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Mukanya merah padam ketakutan dan berkata &#39;Tak tahu... !&quot; &quot;Kamu di rumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?&quot; hardik si isteri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata &quot;Ita yg membuat itu ayah.. cantik kan!&quot; katanya sambil memeluk bapaknya ingin bermanja seperti biasa. Si ayah yang hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depannya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa-apa terlolong-lolong kesakitan sekaligus ketakutan.Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai, pembantu rumah menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dilihatnya telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiram air sambil dia ikut menangis. Anak kecil itu juga terjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Si pembantu kemudian menidurkan anak kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk hari keempat, pembantu memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Ita terlalu panas. &quot;Sore nanti kita bawa ke klinik. Pukul 5.00 siap&quot; kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Doktor menyarankan masuk rumah sakit karena keadaannya serius. Bahkan setelah seminggu di rawat inap dokter mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sudah bernanah dan kondisi nya sangat parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah gemetar menandatangani surat persetujuan pembedahan. Si anak menangis kesakitan. Dia juga heran melihat kedua tangannya berbalut perban putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. &quot;ayah.. ibu... Ita tidak akan melakukannya lagi. Ita tak mau ayah pukul. Ita tak mau jahat. Ita sayang ayah.. sayang mama.&quot; Katanya berulang kali membuat si ibu gagal menahan rasa sedihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ita juga sayang Kak Narti..&quot; katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuatkan gadis dari Surabaya itu meraung histeris. &quot;Ayah.. kembalikan tangan Ita. Untuk apa diambil?.. Ita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Ita mau makan nanti? Bagaimana Ita mau bermain nanti? Ita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi,&quot; katanya berulang-ulang. Serasa copot jantung si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi, tiada manusia dapat menahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&quot;Jika tidak dapat apa yang kita suka. Belajarlah utk menyukai apa yang kita dapat..&quot; *SoMeTiMeS GoOd PeOpLe Do EvIl ThiNgs....</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/7763494486400311659/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/kacang-yang-lupa-kulitnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7763494486400311659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7763494486400311659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/kacang-yang-lupa-kulitnya.html' title='Kacang yang Lupa Kulitnya'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-8974245428013450730</id><published>2009-08-05T21:05:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Tempayan Retak</title><content type='html'>Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar; masing-masing tergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya.Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, &quot;Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.&quot; &quot;Kenapa?&quot; tanya si tukang air. &quot;Kenapa kamu merasa malu?&quot; &quot;Selama dua tahun ini, saya hanya mampu membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi,&quot; kata tempayan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, &quot;Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.&quot; Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang air berkata kepada tempayan itu, &quot;Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.&quot; Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau,Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias rumah-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/8974245428013450730/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tempayan-retak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8974245428013450730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/8974245428013450730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tempayan-retak.html' title='Tempayan Retak'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-7832758678319647968</id><published>2009-08-05T21:03:00.001-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Los Felidas</title><content type='html'>Los Felidas adalah nama sebuah jalan di ibu kota sebuah negara di America  Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota. Ada sebuah kisah Natal yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang, dan itu dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli disitu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, dan belum setahun mereka di kota itu, mereka kehabisan seluruh uangnya, dan pada suatu pagi mereka sadar bahwa mereka tidak tahu dimana mereka tidur malam nanti dan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang menggendong bayi mereka yang berumur 1 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya, dan akhirnya tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh. Saat itu angin Desember bertiup kencang, membawa titik-titik air yang dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka beristirahat dibawah atap toko itu, sang suami berkata: &quot;Saya harus meninggalkan kalian sekarang. Saya harus mendapatkan pekerjaan, apapun, kalau tidak malam nanti kita akan tidur disini.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencium bayinya ia pergi. Dan ia tidak pernah kembali. Tak seorangpun yang tahu pasti kemana pria itu pergi, tapi beberapa orang seperti melihatnya menumpang kapal yang menuju ke Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa hari berikutnya sang ibu yang malang terus menunggu kedatangan suaminya, dan bila malam tidur diemperan toko itu. Pada hari ketiga, ketika mereka sudah kehabisan susu, orang-orang yang lewat mulai memberi mereka uang kecil, dan jadilah mereka pengemis disana selama 6 bulan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, tergerak oleh semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ibu itu bangkit dan memutuskan untuk bekerja. Masalahnya adalah di mana ia harus menitipkan anaknya, yang kini sudah hampir 2 tahun, dan tampak amat cantik jelita. Tampaknya tidak ada jalan lain kecuali meninggalkan anak itu disitu dan berharap agar nasib tidak memperburuk keadaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi ia berpesan pada anak gadisnya, agar ia tidak kemana-mana, tidak ikut siapapun yang mengajaknya pergi atau menawarkan gula-gula. Pendek kata, gadis kecil itu tidak boleh berhubungan dengan siapapun selama ibunya tidak ditempat. &quot;Dalam beberapa hari mama akan mendapatkan cukup uang untuk menyewa kamar kecil yang berpintu, dan kita tidak lagi tidur dengan angin dirambut kita&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu mematuhi pesan ibunya dengan penuh kesungguhan. Maka sang ibu mengatur kotak kardus dimana mereka tinggal selama 7 bulan agar tampak kosong, dan membaringkan anaknya dengan hati-hati didalamnya, di sebelahnya ia meletakkan sepotong roti, kemudian, dengan   mata basah  ibu itu menuju kepabrik sepatu, dimana ia bekerja sebagai pemotong kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan mereka selama beberapa hari, hingga dikantong sang Ibu kini terdapat cukup uang untuk menyewa sebuah kamar berpintu didaerah kumuh. Dengan suka cita ia menuju kepenginapan orang-orang miskin itu, dan membayar uang muka sewa kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi siang itu juga sepasang suami istri pengemis yang moralnya amat rendah menculik gadis cilik itu dengan paksa, dan membawanya sejauh 300 kilometer kepusat kota. Disitu mereka mendandani gadis cilik itu dengan baju baru, membedaki wajahnya, menyisir rambutnya dan membawanya kesebuah rumah mewah dipusat kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disitu gadis cilik itu dijual. Pembelinya adalah pasangan suami istri  dokter yang kaya, yang tidak pernah bisa punya anak sendiri walaupun mereka   telah    menikah selama 18 tahun. Mereka memberi nama anak gadis itu Serrafona, dan mereka memanjakannya dengan amat sangat. Di tengah-tengah kemewahan istana itulah gadis kecil itu tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia    belajar kebiasaan-kebiasaan orang terpelajar seperti merangkai bunga, menulis puisi dan bermain piano. Ia bergabung dengan kalangan-kalangan   kelas    atas, dan mengendarai Mercedes Benz kemanapun ia pergi. Satu hal yang baru terjadi menyusul hal lainnya, dan bumi terus berputar tanpa kenal istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umurnya yang ke-24, Serrafona dikenal sebagai anak gadis Gubernur yang amat jelita, yang pandai bermain piano, yang aktif digereja, dan yang sedang menyelesaikan gelar dokternya. Ia adalah figur gadis yang menjadi impian tiap pemuda, tapi cintanya direbut oleh seorang dokter muda yang welas asih, yang bernama Geraldo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun setelah perkawinan mereka, ayahnya wafat, dan Serrafona beserta suaminya mewarisi beberapa perusahaan dan sebuah real-estate sebesar 14 hektar yang diisi dengan taman bunga dan istana yang paling megah dikota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-27, sesuatu terjadi yang merubah kehidupan wanita itu. Pagi itu Serrafona sedang membersihkan kamar mendiang ayahnya yang sudah tidak pernah dipakai lagi, dan dilaci meja kerja ayahnya, ia melihat selembar foto seorang anak bayi yang digendong sepasang suami istri. Selimut yang dipakai untuk menggendong bayi itu lusuh, dan bayi itu sendiri tampak tidak terurus, karena walaupun wajahnya dilapisi bedak tetapi rambutnya tetap kusam. Sesuatu ditelinga kiri bayi itu membuat   jantungnya berdegup kencang. Ia mengambil kaca pembesar dan mengkonsentrasikan pandangannya pada telinga kiri itu. Kemudian ia membuka lemarinya sendiri, dan mengeluarkan sebuah kotak kayu mahoni. Didalam kotak yang berukiran   indah itu dia menyimpan seluruh barang-barang pribadinya, dari kalung-kalung berlian hingga surat-surat pribadi.Tapi diantara  benda-benda mewah itu sesuatu terbungkus kapas kecil, sebentuk anting-anting melingkar yang amat sederhana, ringan dan bukan emas murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya almarhum memberinya benda itu sambil berpesan untuk tidak kehilangan benda itu. Ia sempat bertanya, kalau itu anting-anting, dimana satunya. Ibunya menjawab bahwa hanya itu yang ia punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serrafona menaruh anting-anting itu didekat foto. Sekali lagi ia mengerahkan seluruh kemampuan melihatnya dan perlahan-lahan air matanya berlinang. Kini tak ada keragu-raguan lagi bahwa bayi itu adalah dirinya sendiri. Tapi kedua pria wanita yang menggendongnya, yang tersenyum dibuat-buat, belum penah dilihatnya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto itu seolah membuka pintu lebar-lebar pada ruangan yang selama ini mengungkungi pertanyaan-pertanyaannya, misalnya: kenapa bentuk wajahnya berbeda dengan wajah kedua orang tuanya, kenapa ia tidak menuruni golongan darah ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah, sepotong ingatan yang sudah seperempat abad terpendam, berkilat dibenaknya, bayangan seorang wanita membelai kepalanya dan mendekapnya didada. Di ruangan itu mendadak Serrafona merasakan betapa dinginnya sekelilingnya tetapi ia juga merasa betapa hangatnya kasih sayang dan rasa aman yang dipancarkan dari dada wanita itu. Ia seolah merasakan dan    mendengar lewat dekapan itu bahwa daripada    berpisah lebih baik mereka mati bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya basah ketika ia keluar dari kamar dan menghampiri suaminya yang sedang membaca koran: &quot;Geraldo, saya adalah anak seorang pengemis, dan mungkin ibu saya masih ada dijalan sekarang setelah 25 tahun?&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah awal dari kegiatan baru mereka mencari masa lalu Serrafonna. Foto hitam-putih yang kabur itu diperbanyak puluhan ribu lembar dan disebar Ke seluruh jaringan kepolisian diseluruh negeri. Sebagai anak satu-satunya dari bekas pejabat yang cukup berpengaruh di kota itu,&lt;br /&gt;Serrafonna mendapatkan dukungan dari seluruh kantor kearsipan, kantor surat kabar dan kantor catatan sipil. Ia membentuk yayasan-yayasan untuk mendapatkan data dari seluruh panti-panti orang jompo dan badan-badan sosial di seluruh negeri dan mencari data tentang seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan demi bulan lewat, tapi tak ada perkembangan apapun dari usahanya. Mencari seorang wanita yang mengemis 25 tahun yang lalu dinegeri dengan populasi 90 juta bukan sesuatu yang mudah. Tapi Serrafona tidak punya pikiran untuk menyerah. Dibantu suaminya yang begitu penuh pengertian, mereka terus menerus meningkatkan pencaharian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, tiap kali bermobil, mereka sengaja memilih daerah-daerah kumuh, sekedar untuk lebih akrab dengan nasib baik. Terkadang ia berharap agar ibunya sudah almarhum sehingga ia tidak terlalu menanggung dosa mengabaikannya selama seperempat abad. Tetapi ia tahu, entah bagaimana, bahwa ibunya masih ada, dan sedang menantinya sekarang. Ia memberitahu suaminya keyakinan itu berkali-kali, dan suaminya mengangguk-angguk penuh pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu waktu sudah memasuki masa Natal. Seluruh negeri bersiap untuk menyambut hari kelahiran Kristus, dan bahkan untuk kasus Serrafona-pun, orang tidak lagi menaruh perhatian utama. Melihat pohon-pohon terang mulai menyala disana-sini, mendengar lagu-lagu Natal mulai dimainkan ditempat-tempat umum, Serrafona menjadi amat sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, siang dan sore ia berdoa: &quot;Tuhan, saya bukannya tidak berniat merayakan hari lahirmu, tapi ijinkan saya untuk satu permintaan terbesar dalam hidup saya: &quot;temukan saya dengan ibu saya&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mendengarkan doa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore mereka menerima kabar bahwa ada seorang wanita yang mungkin bias membantu mereka menemukan ibunya. Tanpa membuang waktu, mereka terbang  ketempat itu, sebuah rumah kumuh didaerah lampu merah, 600 km dari kota mereka. Sekali melihat, mereka tahu bahwa wanita yang separoh buta itu, yang kini terbaring sekarat, adalah wanita di dalam foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara putus-putus, wanita itu mengakui bahwa ia memang pernah mencuri seorang gadis kecil ditepi jalan, sekitar 25 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Tidak    banyak yang diingatnya, tapi diluar dugaan ia masih ingat kota dan Bahkan    potongan jalan dimana ia mengincar gadis kecil itu dan kemudian menculiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serrafona memberi anak perempuan yang menjaga wanita itu sejumlah uang, dan    malam itu juga mereka mengunjungi kota dimana Serrafonna diculik. Mereka tinggal disebuah hotel mewah dan mengerahkan orang-orang mereka untuk mencari nama jalan itu. Semalaman Serrafona tidak bisa tidur. Untuk kesekian kalinya ia bertanya-tanya kenapa ia begitu yakin bahwa ibunya masih hidup sekarang, dan sedang menunggunya, dan ia tetap tidak tahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari lewat tanpa kabar. Pada hari ketiga, pukul 18:00 senja, mereka menerima telepon dari salah seorang staff mereka. &quot;Tuhan maha kasih, Nyonya, kalau memang Tuhan mengijinkan, kami mungkin telah menemukan ibu Nyonya. Hanya cepat sedikit, waktunya mungkin tidak banyak lagi.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil mereka memasuki sebuah jalanan yang sepi, dipinggiran kota yang kumuh dan banyak angin. Rumah-rumah disepanjang jalan itu tua-tua dan kusam. Satu, dua anak kecil tanpa baju bermain-main ditepi jalan. Dari jalanan  pertama, mobil berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, kemudian masih belok lagi kejalanan berikutnya yang lebih kecil lagi. Semakin lama mereka masuk dalam lingkungan yang semakin menunjukkan kemiskinan. Tubuh Serrrafona gemetar, ia seolah bisa mendengar panggilan itu. &quot;Lekas, Serrafonna, mama menunggumu, sayang&quot;. Ia mulai berdoa: &quot;Tuhan beri saya setahun untuk melayani mama. Saya akan melakukan apa saja&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mobil berbelok memasuki jalan yang lebih kecil, dan ia bisa membaui kemiskinan yang amat sangat, ia berdoa: &quot;Tuhan beri saya sebulan saja&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil belok lagi kejalanan yang lebih kecil, dan angin yang penuh derita bertiup, berebut masuk melewati celah jendela mobil yang terbuka. Ia mendengar lagi panggilan amanya, dan ia mulai menangis: &quot;Tuhan, kalau sebulan terlalu banyak, cukup beri kami seminggu untuk saling memanjakan&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka masuk belokan terakhir, tubuhnya menggigil begitu hebat sehingga Geraldo memeluknya erat-erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan itu bernama Los Felidas. Panjangnya sekitar 180 meter dan hanya kekumuhan yang tampak dari sisi ke sisi, dari ujung keujung. Di tengah-tengah jalan itu, di depan puing-puing sebuah toko, tampak onggokan sampah dan kantong-kantong plastik, dan ditengah-tengahnya, terbaring seorang wanita tua dengan pakaian sehitam jelaga, tidak bergerak-gerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil mereka berhenti diantara 4 mobil mewah lainnya dan 3 mobil polisi. Di belakang mereka sebuah ambulans berhenti, diikuti empat mobil rumah sakit lain. Dari kanan kiri muncul pengemis-pengemis yang segera memenuhi tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Belum bergerak dari tadi.&quot; Lapor salah seorang. Pandangan Serrafona gelap tapi ia menguatkan dirinya untuk meraih kesadarannya dan turun. Suaminya dengan sigap sudah meloncat keluar, memburu ibu mertuanya. &quot;Serrafona, kemari cepat! Ibumu masih hidup, tapi kau harus menguatkan hatimu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serrafona memandang tembok dihadapannya, dan ingat saat ia menyandarkan kepalanya kesitu. Ia memandang lantai di kakinya dan ingat ketika ia belajar berjalan. Ia membaui bau jalanan yang busuk, tapi mengingatkannya pada masa kecilnya. Air matanya mengalir keluar ketika ia melihat suaminya menyuntikkan sesuatu ke tangan wanita yang terbaring itu dan memberinya isyarat untuk mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuhan&quot;, ia meminta dengan seluruh jiwa raganya, &quot;beri kami sehari, Tuhan, biarlah saya membiarkan mama mendekap saya dan memberinya tahu bahwa selama 25 tahun ini hidup saya amat bahagia. Jadi mama tidak menyia-nyiakan saya&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berlutut dan meraih kepala wanita itu kedadanya. Wanita tua itu perlahan membuka matanya dan memandang keliling, ke arah kerumunan orang-orang berbaju mewah dan perlente, ke arah mobil-mobil yang mengkilat dan ke arah wajah penuh air mata yang tampak seperti wajahnya sendiri ketika ia masih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Mama....&quot;, ia mendengar suara itu, dan ia tahu bahwa apa yang ditunggunya tiap malam - antara waras dan tidak - dan tiap hari - antara sadar dan tidak - kini menjadi kenyataan. Ia tersenyum, dan dengan seluruh kekuatannya menarik lagi jiwanya yang akan lepas. Perlahan ia membuka genggaman tangannya, tampak sebentuk anting-anting yang sudah&lt;br /&gt;menghitam.&lt;br /&gt;Serrafona mengangguk, dan tanpa perduli sekelilingnya ia berbaring di atas jalanan itu dan merebahkan kepalanya di dada mamanya.&lt;br /&gt;&quot;Mama, saya tinggal di istana dan makan enak tiap hari. Mama jangan pergi dulu. Apapun yang mama mau bisa kita lakukan bersama-sama. Mama ingin makan, ingin tidur, ingin bertamasya, apapun bisa kita bicarakan. Mama jangan pergi dulu... Mama...&quot; Ketika telinganya menangkap detak jantung   yang melemah, ia berdoa lagi kepada Tuhan: &quot;Tuhan maha pengasih dan pemberi,    Tuhan..... satu jam saja.... ...satu jam saja.....&quot;&lt;br /&gt;Tapi dada yang didengarnya kini sunyi, sesunyi senja dan puluhan orang yang membisu.&lt;br /&gt;   Hanya    senyum itu, yang menandakan    bahwa penantiannya selama seperempat abad tidak berakhir sia-sia.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/7832758678319647968/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/los-felidas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7832758678319647968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7832758678319647968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/los-felidas.html' title='Los Felidas'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-6408572979609950060</id><published>2009-08-05T20:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T04:54:51.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel renungan"/><title type='text'>Jika Tak Ada Hari Esok</title><content type='html'>If Tomorrow Never Comes!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 tahun.&lt;br /&gt;Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu&lt;br /&gt;seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki2 lainnya yang menggoda saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya.  Setelah pertemuan pertama dimana saya&lt;br /&gt;memukulnya, kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar itu. Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya. Dia sangat pendiam , dia hanya mendegarkan apa yg saya katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya&lt;br /&gt;ttg apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, kami memiliki teman2 yang berbeda tapi ketika kami pulang ke rumah, kami selalu berbicara ttg apa yg terjadi di sekolah. Suatu hari, saya&lt;br /&gt;bercerita kepadanya ttg anak laki2 yang saya sukai tetapi telah menyakiti hati saya.. Dia menghibur saya dan mengatakan segalanya akan beres.&lt;br /&gt;Dia memberikan kata2 yang mendukung dan membantu saya utk melupakannya. Saya sangat bahagia dan menganggapnya sebagai teman sejati. Tetapi saya tahu&lt;br /&gt;bahwa sesungguhnya ada yg lain dari dirinya yg saya suka. Saya memikirkannya malam itu dan memutuskan kalau itu adalah rasa persahabatan. Selama SMA dan&lt;br /&gt;semasa kelulusan, kami selalu bersama dan tentu saja saya berpikir bahwa ini adalah persahabatan. Tetapi jauh di lubuk hati, saya tahu bahwa ada sesuatu&lt;br /&gt;yang lain. Pada malam kelulusan, meskipun kami memiliki pasangan sendiri2, sesungguhnya saya menginginkan bahwa sayalah yg menjadi pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, setelah semua orang pulang, saya pergi ke rumahnya untuk mengatakannya. Malam itu adalah kesempatan terbesar yg saya miliki tapi saya&lt;br /&gt;hanya duduk di sana dan memandangi bintang bersamanya dan bercakap2 tentang cita2 kami. Saya melihat ke matanya dan mendengarkan ia bercerita ttg&lt;br /&gt;impiannya. Bagaimana dia ingin menikah dan sebagainya. Dia bercerita bagaimana dia ingin menjadi orang kaya dan sukses. Yg dapat saya lakukan&lt;br /&gt;hanya menceritakan impian saya dan duduk dekat dengan dia. Saya pulang ke rumah dengan terluka krn saya tidak mengatakan perasaan saya yg sebenarnya.&lt;br /&gt;Saya sangat ingin mengatakan bahwa saya sangat mencintainya tapi saya takut. Saya membiarkan perasaan itu pergi dan berkata kepada diri saya sendiri&lt;br /&gt;bahwa suatu hari saya akan mengatakan kepadanya mengenai perasaan saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di universitas, saya ingin mengatakan kepadanya tetapi dia selalu bersama2 dengan seseorang. Setelah lulus, dia mendapatkan pekerjaan di New&lt;br /&gt;York. Saya sangat gembira untuknya, tapi pada saat yg sama saya sangat bersedih menyaksikan kepergiannya. Saya sedih karena saya menyadari ia pergi&lt;br /&gt;untuk pekerjaan besarnya. Jadi.. saya menyimpan perasaan saya utk diri saya sendiri dan melihatnya pergi dgn pesawat. Saya menangis ketika saya&lt;br /&gt;memeluknya krn saya merasa seperti ini adalah saat terakhir. Saya pulang ke rumah malam itu dan menangis. Saya merasa terluka karena saya tidak&lt;br /&gt;mengatakan apa yg ada di hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memperoleh pekerjaan sbg sekretaris dan akhirnya menjadi seorg analis komputer. Saya sangat bangga dgn prestasi saya. Suatu hri saya menerima&lt;br /&gt;undangan pernikahan. Undangan itu darinya. Saya bahagia dan sedih pada saat yang bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skr saya tahu kalau saya tak akan pernah bersamanya dan kami hanya bisa menjadi teman. Saya pergi ke pesta pernikahan itu bulan berikutnya. Itu&lt;br /&gt;adalah peristiwa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertemu dgn pengantin wanita dan tentu saja juga dengannya. Sekali lagi saya merasa jatuh cinta. Tapi saya bertahan agar tidak mengacaukan apa yg&lt;br /&gt;seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka. Saya mencoba bersenang2 malam itu, tapi sangat menyakitkn hati melihat dia begitu bahagia dan&lt;br /&gt;saya mencoba untuk bahagia menutupi air mata kesedihan yg ada di hati saya. Saya meninggalkan New York merasa bahwa saya telah melakukan hal yang tepat.&lt;br /&gt;Sebelum saya berangkat. . . tiba2 dia muncul dan mengucapkan salam perpisahan dan mengatakan betapa ia sangat bahagia bertemu dgn saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pulang ke rumah dan mencoba melupakan semua yang terjadi di New York. Kehidupan saya terus berjalan.&lt;br /&gt;Tahun2 berlalu. . . kami saling menulis surat dan bercerita mengenai hal yg terjadi dan bagaimana dia merindukan utk berbicara dgn saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, dia tak pernah lagi membalas surat saya. Saya sangat kuatir mengapa dia tidak membalas surat saya meskipun saya telah menulis 6&lt;br /&gt;surat kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semuanya seolah tiada harapan, tiba2 saya menerima sebuah catatan kecil mengatakan: &quot;Temui saya di pagar dimana kita biasa bercakap2.&quot;  Saya&lt;br /&gt;pergi ke sana dan melihatnya di sana. Saya sangat bahagia melihatnya, tetapi dia sedang patah hati dan bersedih. Kami berpelukan sampai kami&lt;br /&gt;kesulitan utk bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia menceritakan kepada saya ttg perceraian dan mengapa dia tidak pernah menulis surat kepada saya. Dia menangis sampai dia tidak dapat&lt;br /&gt;menangis lagi.. ..  Akhirnya kami kembali ke rumah dan bercerita dan tertawa ttg apa yg telah saya lakukan mengisi waktu. Akan tetapi, saya tetap tidak&lt;br /&gt;dapat mengatakn kepadanya bagaimana perasaan saya yg sesungguhnya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari2 berikutnya. dia gembira dan melupakan semua masalah dan perceraiannya. Saya jatuh cinta lagi kepadanya. Ketika tiba saatnya dia kembali ke New York, saya menemuinya dan menangis. Saya benci melihatnya harus pergi. Dia&lt;br /&gt;berjanji untuk menemui saya setiap kali dia mendapat libur. Saya tak dapat menunggu saat dia datang shg saya dpt bersamanya. Kami selalu bergembira&lt;br /&gt;ketika sedang bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dia tidak muncul sebagaimana yg telah dijanjikan. Saya berpikir bahwa mungkin dia sibuk. Hari berganti bulan dan saya&lt;br /&gt;melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari saya mendapat telepon dari New York. Pengacara mengatakan bahwa ia telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dalam perjalanan ke&lt;br /&gt;airport. Hati saya patah. Saya sangat terkejut akan kejadian ini. Sekarang saya tahu... mengapa ia tidak muncul hari itu. Saya menangis&lt;br /&gt;semalam-malaman. Air mata kesedihan dan kepedihan; bertanya2 mengapa hal ini bisa terjadi terhadap seseorang yg begitu baik spt dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengumpulkan barang2 saya dan pergi ke New York utk pembacaan surat wasiatnya. Tentu saja semunya diberikan kepada keluargnya dan mantan&lt;br /&gt;istrinya. Akhirnya saya dapat bertemu dengan mantan istrinya lagi setelah saat terakhir kali saya bertemu pada pesta pernikahan. Dia menceritakan&lt;br /&gt;bagaimana mantan suaminya. Tapi suaminya selalu tampak tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang dia kerjakan.... tidak bisa membuat suaminya bahagia seperti saat pesta pernikahan mereka.&lt;br /&gt;Ketika surat wasiat dibacakan, satu2nya yg diberikan kepada saya adalah sebuah diary. Itu adalah diary kehidupannya. Saya menangis karena itu&lt;br /&gt;diberikan kepada saya. Saya tak dapat berpikir. mengapa ini diberikan pada saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengambilnya dan terbang kembali ke California. Ketika di pesawat, saya teringat saat2 indah yg kami miliki bersama.  Saya mulai membaca diary itu.&lt;br /&gt;Diary dimulai ketika hari pertama kami berjumpa. Saya terus membaca sampai akhirnya saya mulai menangis. Diary itu bercerita bahwa dia jatuh cinta&lt;br /&gt;kepada saya di hari ketika saya patah hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia takut utk mengatakannya kepada saya. Itulah sebabnya mengapa dia begitu diam dan mendengarkan segala perkataan saya. Diary itu menceritakan&lt;br /&gt;bagaimana dia ingin mengatakannya kepada saya berkali2, tetapi takut. Diary itu bercerita ketika di New York dan jatuh cinta dgn yg lain. Bagaimana dia&lt;br /&gt;begitu bahagia ketika bertemu dan berdansa dgn saya di hari pernikahannya. Dia menulis bahwa ia membayangkan kalau itu adalah pernikahan kami.&lt;br /&gt;Bagaimana dia selalu tidak bahagia sampai akhirnya harus menceraikan istrinya. Saat2 terindah dalam kehidupannya adalah ketika membaca huruf demi&lt;br /&gt;huruf yg saya tulis kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya diary itu berakhir dengan tulisan:&lt;br /&gt;&quot;Hari ini saya akan mengatakan kepadaanya kalau saya mencintainya&quot; &lt;br /&gt;Itu adalah hari dimana dia terbunuh.&lt;br /&gt;Hari dimana pada akhirnya saya akan mengetahui apa yg sesungguhnya ada dlm&lt;br /&gt;hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan moral yg ada dari cerita tsb:&lt;br /&gt;Jika engkau mencintai seseorang,&lt;br /&gt;&quot;JANGAN PERNAH MENUNGGU  HARI ESOK  UNTUK MENGATAKAN KEPADANYA&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/6408572979609950060/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/jika-tak-ada-hari-esok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6408572979609950060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6408572979609950060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/jika-tak-ada-hari-esok.html' title='Jika Tak Ada Hari Esok'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-4171780385848513947</id><published>2009-08-05T20:05:00.001-07:00</published><updated>2009-08-05T20:05:42.838-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cowok"/><title type='text'>Tentang Cewek</title><content type='html'>1. Mereka selalu wangi, meskipun hanya wangi shampoo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mereka selalu tahu di mana harus menyandarkan kepalanya di bahu cowok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cara mereka masuk ke dalam pelukan cowok dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cara mereka mencium cowok yang membuat dunia tampak jauh lebih indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Cara mereka makan-----begitu lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Waktu berjam-jam yang mereka butuhkan untuk berdandan, dan ternyata hasilnya sangat mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mereka selalu hangat, meskipun udara di luar amat sangat dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mereka selalu tampak menarik, tak peduli baju apa pun yang mereka kenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Cara mereka berusaha untuk dipuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Cara mereka berdebat-----begitu lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Cara tangan mereka meraih tangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Senyum mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Kita selalu merasa senang melihat ID-nya waktu menelepon kita,khususnya setelah kita bertengkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Cara mereka mengatakan, &quot;Kita jangan bertengkar lagi, ya?&quot; meskipun sejam kemudian.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Cara mereka mencium saat kita berbuat baik pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Cara mereka mencium saat kita mengatakan &quot;Aku mencintaimu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Sebenarnya, cara mereka mencium kita, itu saja........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Cara mereka jatuh ke dalam pelukan kita saat mereka menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Cara mereka minta maaf karena menangis gara-gara hal sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Cara mereka memukul kita dan mengharapkan kita kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Lalu, cara mereka minta maaf kalau pukulannya memang menyakitkan (walaupun kita tak mau mengakui bahwa pukulannya memang sakit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Cara mereka mengatakan, &quot;Aku kangen padamu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Cara kita merindukan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Cara mereka menangis, yang membuat kita ingin mengubah dunia agar mereka tidak terluka lagi. &quot;Namun, sekalipun kita mencintai mereka, membenci mereka, mengharapkan mereka mati, atau kita akan mati tanpa mereka... tidaklah jadi soal. Sebab, setelah mereka memasuki kehidupan kita, bagaimanapun orang lain memandang mereka, mereka adalah segalanya bagi kita. Saat kita menatap mata mereka, menukik ke dalam jiwanya, dan kita mengatakan jutaan kata tanpa bersuara, kita tahu bahwa hidup kita menghirup debaran jantung mereka&quot;. Kita mencintai mereka dengan sejuta alasan. hal itu bukan berhubungan dengan pikiran, melainkan dengan hati. Dengan perasaan. Hanya perasaan.I Love u</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/4171780385848513947/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tentang-cewek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4171780385848513947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/4171780385848513947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/tentang-cewek.html' title='Tentang Cewek'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-3192104260960164190</id><published>2009-08-05T20:01:00.001-07:00</published><updated>2009-08-05T20:01:40.891-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cewek"/><title type='text'>Pria kepada Wanita</title><content type='html'>Kami pria, Kami egois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin kalian,wanita2 kami, mengerti kami sepenuhnya,&lt;br /&gt;tapi kami sendiri mengabaikan kalian.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian,wanita2 kami, memahat badannya agar seperti dewi Yunani,&lt;br /&gt;sedangkan kami terus membuncitkan perut kami.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian melahirkan anak2 kami,&lt;br /&gt;namun terus kami menimpakan kesalahan pada kalian jika anak itu berbuat bodoh.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian memasakkan sarapan kami,&lt;br /&gt;tapi terus kami perlakukan kalian seperti pembantu.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian tidak usah kerja, di rumah saja, membuatkan kopi ketika kami pulang, memijit kaki kami,&lt;br /&gt;sedangkan kami bebas tebar pesona ketika break lunch dan terus berzina mata di kantor² kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami lelaki memang mau senang sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin kalian, puan² kami pintar, smart&#39; , elegan, ga malu2in, asik, bisa dandan, enak diajak ngomong, keren, cantik,&lt;br /&gt;sedangkan kami tak sedikitpun memajukan kualitas hidup kami.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian &#39;engga malu2in kalo dibawa kondangan&#39;, yang penting dandan cantik biar sesuai dengan jas kami yang mahal, sepadan dengan HP terbaru kami yang kami pamerkan ke teman2 kami, tapi ga usa banyak ngomong, yang penting senyam senyum manis layaknya selir,&lt;br /&gt;tapi sama sekali kami tak memuji kalian cantik dan mengacuhkan kalian sepulang resepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin kalian ngerti kalo kami lebih memilih menonton pertandingan basket atau bola, menganggap piala dunia sebagai event terpenting di dunia,&lt;br /&gt;tapi kami bilang kalian bawel ketika kalian minta nonton sinetron barang sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin kalian tak usah bertanya ukuran kami ketika membelikan kami baju, sepatu atau pakaian dalam,&lt;br /&gt;sedangkan kami tak pernah peduli sedikitpun ukuran celana dalam kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan kebinatangan kami harus dipuaskan, kalian harus menurut kalau kami minta, tapi tak jarang kami menolak ketika kalian yg butuh.&lt;br /&gt;Kami ingin seks, tapi tak berani bertanggung jawab.&lt;br /&gt;Kami ingin anak, tapi bilang kalian rewel ketika kalian ngidam minta dicarikan mangga muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami obral kata &#39;cinta&#39; dan &#39;sayang&#39;. Kami umbar kata &#39;sumpah&#39; dan &#39;demi&#39; hanya untuk dapatkan seks kalian.&lt;br /&gt;Tapi dengan tulusnya kalian mengumbar seks hanya untuk bisa dengar kami bisikkan kata² itu di telinga kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami keturunan Adam yang konon menghibahkan tulang rusuk kami,&lt;br /&gt;tapi menyalahkan kalian habis²an karena tak bisa menahan nafsu buah kuldi dan menyebabkan kami diusir dari nirwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin kalian hebat di tempat tidur dan anggun di dapur,&lt;br /&gt;tanpa kami mau membantu sedikitpun merejang air.&lt;br /&gt;Kami ingin kalian jadi ibu yang baik untuk anak2 kami,&lt;br /&gt;sedangkan kami selingkuh di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, pria, jahat, kejam, tak berperasaan.&lt;br /&gt;Kenapa kalian, wanita² kami, masih mau berpaling pada kami yang hina ini?&lt;br /&gt;Pergi, tinggalkan saja dan jadikan kami pendampingmu.&lt;br /&gt;Jangan kami, kami terlalu rendah untuk kalian, puan² kami..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/3192104260960164190/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pria-kepada-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3192104260960164190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3192104260960164190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/pria-kepada-wanita.html' title='Pria kepada Wanita'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-7485545543862096527</id><published>2009-08-05T19:31:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T19:58:38.413-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel cowok"/><title type='text'>Cara Menjadi Pria Idaman</title><content type='html'>Sudah tidak jamannya lagi pria bertekuk lutut di hadapan wanita. Atau mungkin seperti syair sebuah lagu yang mengatakan, &quot;jatuh bangun aku mengejarmu.. Namun dirimu tak mau mengerti..&quot;&lt;br /&gt;Download ebook Menjadi Pria Idaman Wanita dibawah ini! Jadilah pria yang dikejar-kejar wanita tidak perduli betapa miskin atau jeleknya diri anda dan jangan lagi menjadi iri ketika melihat cowok jelek dan miskin mempunyai pacar tajir dan super cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/5925744/MenjadiPriaIdaman.zip.html&quot;&gt;full article | 732kb&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/5052298/Pw.rar.html&quot;&gt;ebook | 654kb - Pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/5925581/MelawanRasaTakutAkanPenolakan.txt.html&quot;&gt;text | 3.18kb - txt&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/5925697/daveboutgirl.doc.html&quot;&gt;word | 227kb - word&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0imvWZZWGFa2GRCVOZwF5mAAMcI1LEi9DFj43qhWcb9qJptRXVEB9pkx5_C57cZaf96zy7RxkEVLP_Z-N_CS7fIMSiQkwMibnzawR2bCIHuJPzxxZUeNWsbcPrhg3pszfxF0GFIMul1b1/s1600-h/i_give_you_my_heart.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 282px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0imvWZZWGFa2GRCVOZwF5mAAMcI1LEi9DFj43qhWcb9qJptRXVEB9pkx5_C57cZaf96zy7RxkEVLP_Z-N_CS7fIMSiQkwMibnzawR2bCIHuJPzxxZUeNWsbcPrhg3pszfxF0GFIMul1b1/s400/i_give_you_my_heart.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5366679612190878962&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini cuplikannya:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;nih gue kasih tau rahasia!...&lt;br /&gt;anggep lah lu bersaing memperebutkan &quot;cinta&quot; seorang cewe!...&lt;br /&gt;tapi saingan lu adalah 100 cowo2 yang lebih ganteng, tinggi en tajir dari lu...&lt;br /&gt;lu miskin, jelek dan pendek...&lt;br /&gt;pertanyaan gue... mungkin ga tu cewe milih lu? jawaban gue MUNGKIN!!!&lt;br /&gt;mao tau gimana?apa yang bikin cewe buat keputusan? pasti OTAKNYA...&lt;br /&gt;otak manusia terbagi 3 bagian:&lt;br /&gt;1. otak fisik, berfungsi mengatur pengelihatan, pendengaran, dll soal fisik.&lt;br /&gt;2. otak mamalia atau EMOSI mengatur PERASAAN seseorang&lt;br /&gt;3. otak logika, mengatur cara BERFIKIR, SEBAB AKIBAT, ALASAN, dll.&lt;br /&gt;kalo lu mao membuat CW jatuh CINTA... pasti lu berusaha MEYAKINKAN dia dengan PENGORBANAN lu, PUJIAN lu, HARTA lu, KEBAIKAN lu, dll dll...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo lu meyakinkan OTAK FISIK si CW, maka si CW akan bilang&lt;br /&gt;--&gt; gue mao liat yang ganteng2, karena otak fisik adalah otak yang mengatur pengelihatan! jadi yang diliat ganteng ya pasti si cw jadi suka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo lu meyakinkan OTAK LOGIKA si CW, maka si CW akan bilang&lt;br /&gt;--&gt; gue mao ALASAN YANG MASUK AKAL kenapa gue harus milih lu... &lt;/blockquote&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/7485545543862096527/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cara-menjadi-pria-idaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7485545543862096527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/7485545543862096527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/cara-menjadi-pria-idaman.html' title='Cara Menjadi Pria Idaman'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0imvWZZWGFa2GRCVOZwF5mAAMcI1LEi9DFj43qhWcb9qJptRXVEB9pkx5_C57cZaf96zy7RxkEVLP_Z-N_CS7fIMSiQkwMibnzawR2bCIHuJPzxxZUeNWsbcPrhg3pszfxF0GFIMul1b1/s72-c/i_give_you_my_heart.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-5625576439275054620</id><published>2009-08-04T04:26:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T18:51:07.885-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jokes"/><title type='text'>The best bankers</title><content type='html'>Who&#39;s the best: Citibank, HSBC or BCA?&lt;p&gt;One day, three bankers, one each from Citibank, HSBC and BCA, went for a walk. They were old buddies from B-school, and they were remembering the tough old days they went as students together. For no apparent reason, they went into a zoo and passed an elephant. Being from the same field and the same school, there is a little bit of peer competition going on, so when he saw this elephant, an idea clicked the Citibank guy, he said to the others &quot;Why don&#39;t we prove who is the best among us ?&quot;. The others, of course, agreed.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Then the Citibank said &quot;Let&#39;s make a test. Whoever can make this elephant laugh, he works for the best Bank&quot;. They all agreed and started. Being a pure logical strategist, the Citibank tried to make the elephant laugh by telling jokes.  Of course it stayed still. As a more practical guy, the HSBC guy tried to make funny gestures...and the elephant still stayed still. Now, comes the BCA guy. Being the practical guy he was always told to be, he whispered something to the elephant, and it laughed at him while pointing its fingers to him. The other two were astonished. How come this BCA guy beat them? So the HSBC guy said &quot;OK, let&#39;s make another test. Let&#39;s make this elephant cry !!&quot;. So there they went again. The Citibank guy told sad stories, the HSBC guy made sad gestures, and they fail again. Then, the BCA guy whispered something again in the elephant&#39;s ear and it just cried, weeping and patting the BCA guy&#39;s shoulder. This cant be, thought the other&lt;br /&gt;two. So the Citibank&#39;s said &quot;OK, you&#39;ve won twice. If you can win this test, we will bow to you. Let&#39;s make this elephant run&quot;. He went and barked to the elephant orders to run. Of course, it stayed still. The HSBC guy pushes the elephant and stabs it with stake to make it run, it stayed still. So...our BCA guy comes to it and whispers something again in its ear and the elephant ran and ran as fast as it could, as if it was scared to death. The other two surrendered. &quot;OK, you&#39;re the best, pal. You work for a very good Bank, tell us your secret&quot;.&lt;br /&gt;&quot;Well&quot; said the BCA guy, &quot;The first time I made it laugh, I said I work for BCA&quot;.&lt;br /&gt;&quot; When I made it cry, I told the elephant how much I get paid&quot;.&lt;br /&gt;&quot; And when I made it run scared to death, I said to it, Why don&#39;t you join BCA?&quot;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/5625576439275054620/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/best-bankers.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5625576439275054620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/5625576439275054620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/best-bankers.html' title='The best bankers'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-3448379047830845226</id><published>2009-08-03T19:15:00.001-07:00</published><updated>2009-08-05T08:12:31.601-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jokes"/><title type='text'>Trademark Condoms</title><content type='html'>Condoms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imagine if major companies from all around the world started producing or sponsoring condoms. They would become fashionable and companies would&lt;br /&gt;probably advertise more openly. Imagine the trademarks:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nike Condoms : - Just do it.&lt;br /&gt;Toyota Condoms : - Oh.. what a feeling.&lt;br /&gt;Ford Condoms      : - The ride of your life.&lt;br /&gt;Sony Condoms      : - Do not underestimate the power of Sony Condoms.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Microsoft Condoms : - Where do you want to go today?&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; KFC Condoms       : - Finger Licking Good.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; M&amp;amp;Ms Condoms      : - Melt in your mouth, not in your hands.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Coca Cola Condoms : - The Real Thing&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; EverReady Condoms : - Keep going and going ....&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Macintosh Condoms : - It does more, it costs less, it&#39;s that simple.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Pringles Condoms  : - Once you pop, you can&#39;t stop.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; MacDonald         : - Oh ... my MacDonalds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; USA Brands :&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Budweiser Condoms   : - This bud&#39;s for you.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Burger King Condoms : - Home of the Whopper.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Gatorade Condoms    : - The Thirst Quencher.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Ball Park Franks Condoms : - They plump when you use em.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Charmin Condoms     : Don&#39;t squeeze the Charmin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Telecom Brands :&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Nokia Condoms    : - This is Human Technology.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Ericsson Condoms : - It&#39;s all about connecting people.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; AT&amp;amp;T Condoms     : The right choice.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Motorola Condoms : - What you never thought possible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; And my personal favourite Condoms(movie) :&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; Godzilla Condoms : - Size does matter.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/3448379047830845226/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/trademark-condoms.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3448379047830845226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/3448379047830845226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/trademark-condoms.html' title='Trademark Condoms'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-6183796083331603868</id><published>2009-08-03T19:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T08:12:31.593-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jokes"/><title type='text'>Job Interview</title><content type='html'>UI-Job Interview&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There were 4 guys who were in the final stages of interviewing for a prestigious job. They were from Harvard, Yale, MIT and one from University of Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Company decided to fly them all in for dinner and a final interview.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Over dinner at a fine restaurant, the President of the Company told the men that all were very worthy applicants and that he wished he could hire Them all but the Company had only enough budget to hire one person.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He told them that he would call each of them in one at a time for a final interview the next day, and that he would ask each one of them the same question. Whoever answered the question the best would be the one hired. All applicants agreed that this was fair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next day, the first applicant called in was from Harvard.&lt;br /&gt;The president posed the question, &quot;What is the fastest thing in the world?&quot;&lt;br /&gt;The young man thought for a moment and replied, &quot;That would have to be a thought.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Why do you say that?&quot; asked the President.&lt;br /&gt;&quot;Well, a thought takes no time at all......it is in your mind in an instant, then gone again,&quot; said the young man.&lt;br /&gt;&quot;Ahh, very good. Thank you,&quot; replied the President.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next the same question was posed to the young man from Yale, &quot;What is the fastest thing in the world?&quot; The young man paused and replied, &quot;That would&lt;br /&gt;have to be a blink.&quot; &quot;Why?&quot; asked the President. &quot;Because you don&#39;t even think about a blink, it&#39;s just a reflex. You do it in an instant.&quot; The President thanked him, then called in the next person.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The young man from MIT was asked the same question, &quot;What is the fastest thing in the world?&quot; and after hesitating for a brief moment, he replied, &quot;I would have to say electricity.&quot; &quot;Why?&quot; asked&lt;br /&gt;again.&lt;br /&gt;&quot;Because a man can flip a switch, and immediately, three miles away a light will go on.&quot;&lt;br /&gt;&quot;I see, very good,&quot; replied the President.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then, the young man from University of Indonesia was called in. He, too was asked,&lt;br /&gt;&quot;What is the fastest thing in the world?&quot;&lt;br /&gt;&quot;That&#39;s easy..&quot; he replied, &quot;that would have to be diarrhea!&quot;&lt;br /&gt;Rather stunned, the President asked, &quot;Why do you say that?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Well, last night after dinner, I was lying in my bed and I got the worst stomach cramps, and before I could THINK... BLINK... or TURN ON THE LIGHTS, it all came out&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He got the job..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/6183796083331603868/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/job-interview.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6183796083331603868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/6183796083331603868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/job-interview.html' title='Job Interview'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2016746392542053912.post-2187124872591386728</id><published>2009-08-03T19:13:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T08:12:31.610-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jokes"/><title type='text'>JET LI vs SPIELBERG</title><content type='html'>Jet Li walked into a pub in New York with his pal.&lt;br /&gt;He says to his pal :  &quot;Hey! That&#39;s Steven Spielberg over there! God, I&lt;br /&gt;wish he&#39;ll come over to say &#39;hi&#39;.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg suddenly walked over and gave the man a punch on the nose.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li           : &quot;Hey!! What that&#39;s for?!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg    : &quot;You bloody Japanese killed my granddad when you bombed&lt;br /&gt;Pearl Harbour!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li           : &quot;I&#39;m not Japanese! I&#39;m Chinese!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg    : &quot;Chinese, Vietnamese, Japanese, you&#39;re all the same!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg walks back to the other side. Then Jet Li calmly walks over to Spielberg and gives him a really heavy punch on the face.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg    : &quot;Hey! What that&#39;s for..... !?!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li           : &quot;YOU BLOODY ASSHOLE! YOU SANK THE TITANIC!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spielberg    : &quot;No, I didn&#39;t, an iceberg sank the Titanic!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li           : &quot;Iceberg, Carlsberg, Spielberg, you&#39;re all the same!&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembatas.blogspot.com/feeds/2187124872591386728/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/jet-li-vs-spielberg.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/2187124872591386728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2016746392542053912/posts/default/2187124872591386728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembatas.blogspot.com/2009/08/jet-li-vs-spielberg.html' title='JET LI vs SPIELBERG'/><author><name>benebe^</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06084932044037377676</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_eRlEOL-q6gI/Sn1p04uM5kI/AAAAAAAAABM/awmdLld1Mds/S220/jesica+rianti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>