<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876</atom:id><lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 02:18:10 +0000</lastBuildDate><category>Tips dan Triks</category><category>News</category><category>E-book</category><title>Pendidikan Anti Korupsi</title><description></description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-5090514060400218361</guid><pubDate>Thu, 05 Dec 2013 12:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T04:58:40.221-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Triks</category><title>Mengajarkan Anak agar Tidak Korup Pt.3</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCguyP52e2oLeZQyfrNu9TNOS5iOG-ARmPO6idiGTP9p85A_-xGwEp9Exx92biVFjsb69d2ZirL2-kB6sY2G3cg9Lr8RPoc3seSB7LCuE7YUIilb_oOW512abVphzlQVYZryl39RMSWdr7/s1600/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-13Bullet2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;244&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCguyP52e2oLeZQyfrNu9TNOS5iOG-ARmPO6idiGTP9p85A_-xGwEp9Exx92biVFjsb69d2ZirL2-kB6sY2G3cg9Lr8RPoc3seSB7LCuE7YUIilb_oOW512abVphzlQVYZryl39RMSWdr7/s320/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-13Bullet2.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti yang kita ketahui, saat ini Indonesia terjadi banyak kasus 
Korupsi. Korupsi itu sendiri tentunya merugikan banyak orang, bukan 
hanya negara, karena uang negara itu berasal dari rakyat sendiri. Mari 
kita membuat Indonesia lebih baik dengan mengajarkan generasi mendatang,
 sehingga mereka dapat hidup tanpa adanya korupsi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Post ini akan dibagi menjadi tiga post yang berbeda yang akan menjelaskan hal :&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang yang baik dan yang salah&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekarang kita akan membahas tentang &quot;Mendidik anak tentang yang baik dan yang salah&quot;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Bantu anak kalian membedakan yang benar dan yang salah&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adalah hal yang berbeda, memberitahu anak anda bahwa yang ini salah dan yang ini benar dibandingkan dengan kenapa yang ini salah dan kenapa yang ini benar. Anak anda harus mengerti apa yang menjadi landasan dari perbuatan baik dan salah. Maka dari itu usahakan anda memberitahu alasan dari sebuah perbuatan dikatakan baik ataupun salah&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Ajari anak anda bahwa berbuat curang itu salah&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tunjukkan pada anak anda, bahwa perbuatan curang, dari bentuk maupun, merupakan perbuatan yang salah. Katakan pada anak anda bahwa berbuat curang adalah perbuatan yang dilakukan oleh seorang penakut dan yang tidak mempunyai kepercayadirian, dan katakan padanya berbuat jujur merupakan jalan yang benar untuk mencapai kesuksesan&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Didik anak anda bahwa mencuri merupakan perbuatan yang salah&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin anak anda yang sedang berumur 6 tahun tidak akan mengerti apa yang dikatakan sebagai korupsi. Maka dari itu didiklah anak anda mulai dari sesuatu yang sangatlah kecil, seperti memberitahu anak anda bahwa tidak membayar untuk sebuah makanan atau mencuri mainan temannya merupakan perbuatan yang salah. Jika anak anda ketahuan mencuri sesuatu, suruh ia untuk mengembalikannya dan menjelaskan perbuatannya, ini akan mengembangkan rasa malu jika ia mencuri sesuatu.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Ajarilah anak anda bahwa berbohong itu salah&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berbohong merupakan sebuah ciri-ciri dari seseorang yang korup. Oleh sebab itu maka kita haruslah mengajari anak anda bahwa berbohong itu salah, walaupun kita hanya berbohong sedikit, namun hal itu dapat menyakiti hati banyak orang. Mengajari anak anda berbohong itu salah sejak dini akan mencegah dia untuk melakukan hal itu di masa depan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Artikel yang lengkap dapat dilihat dengan mengklik link dibawah&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-menjadi-anak.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-tidak-korup.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/mengajarkan-anak-agar-tidak-korup-pt3.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang yang benar dan yang salah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/mengajarkan-anak-agar-tidak-korup-pt3.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCguyP52e2oLeZQyfrNu9TNOS5iOG-ARmPO6idiGTP9p85A_-xGwEp9Exx92biVFjsb69d2ZirL2-kB6sY2G3cg9Lr8RPoc3seSB7LCuE7YUIilb_oOW512abVphzlQVYZryl39RMSWdr7/s72-c/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-13Bullet2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-1501238276925660382</guid><pubDate>Thu, 05 Dec 2013 12:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T04:02:16.458-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Triks</category><title>Kenapa Para Pejabat Korupsi?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ7xsSH7WY6Vk-En85u6elRquyvDBqgaSe9UEz2EhRzy9xOLBvhLSWCGv7A9z5Mv7-wDanqLQEMziwWByWQYXxA9T4gjDUXioDOumrGcsuU0jDruuT54Vheo3v01qsA1hdOnX4pxTj3cxI/s1600/dpr-tidur.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ7xsSH7WY6Vk-En85u6elRquyvDBqgaSe9UEz2EhRzy9xOLBvhLSWCGv7A9z5Mv7-wDanqLQEMziwWByWQYXxA9T4gjDUXioDOumrGcsuU0jDruuT54Vheo3v01qsA1hdOnX4pxTj3cxI/s1600/dpr-tidur.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Korupsi dapat diumpamakan sebagai penyakit yang terus menempel pada kehidupan negara Indonesia sendiri. Korupsi itu sendiri, tentunya akan sangat merugikan bagi negara dan rakyatnya. Maka dari itu kita harus melakukan cara terbaik kita untuk mencegah korupsi ini. Untuk mengetahui sebuah pencegahan kita harus mengetahui alasan dari koruptor-koruptor tersebut melakukan sesuatu yang dinamakan sebagai korupsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Kebutuhan dari Koruptor itu Sendiri&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Korupsi terjadi dikarenakan kebutuhan, salah satu penyebab dari kebutuhan yang sangat tinggi ini adalah mahalnya biaya kampanye dari seorang politisi. Hal ini akan membuat para politisi memerlukan uang lebih untuk membayar hutang kampanye mereka, dan jika mereka ingin melakukannya dengan cepat maka mereka akan memilih jalan tercepat yaitu Korupsi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Tidak Bersyukur atas Apa yang Mereka Punya&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hal ini merupakan penyebab dari banyaknya kasus korupsi. Para koruptor sering kali tidak pernah bersyukur atas kekayaan yang mereka dapatkan, kemewahan yang mereka punya, dan lain-lain. Mereka akan terus ingin mencari sesuatu yang lebih bagus untuk diri mereka sendiri. Dan hal ini tentunya memerlukan uang yang koruptor dapatkan dari korupsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Pintar Namun tak Cerdas&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara kepintaran dan kecerdasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Orang yang pintar akan belajar dari kesalahan mereka sendiri, ini mungkin merupakan hal yang bagus, namun jika dibandingkan dengan Orang cerdas yang akan belajar dari kesalahan orang lain. Jika kita bayangkan koruptor adalah orang pintar yang tidak pernah belajar dari kesalahan dan akibat yang dilakukan oleh koruptor terdahulu, maka hal ini pun dapat dikatakan sebagai pemicu korupsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan yang terakhir...&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Minimnya Hukum Indonesia&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ini merupakan alasan dari banyaknya koruptor yang berani melakukan korupsi, karena menurut mereka hukum di Indonesia sangatlah lemah, dimana koruptor dapat dihukum hanya 6 tahun penjara, dan dengan suap mereka dapat mendapatkan kamar yang lebih baik di dalam penjara. &lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/kenapa-para-pejabat-korupsi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ7xsSH7WY6Vk-En85u6elRquyvDBqgaSe9UEz2EhRzy9xOLBvhLSWCGv7A9z5Mv7-wDanqLQEMziwWByWQYXxA9T4gjDUXioDOumrGcsuU0jDruuT54Vheo3v01qsA1hdOnX4pxTj3cxI/s72-c/dpr-tidur.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-7301628291723397848</guid><pubDate>Thu, 05 Dec 2013 11:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T03:18:40.232-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title>Memasukkan Pendidikan Antikorupsi dalam Kurikulum</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQvrdIhInYEgReQnkF6bbhMQCKge-64lXYKP2hWrcaF-HUWS1borgU6e8vP0yjU93MwiJxMxhsVWcVIPUbhYvZX35Tzo908DjfoiW6YwEBTJ9fRRiu3ucwdv0cn8Qyx7khjDdNep6Qn0NN/s1600/anti_0.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;192&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQvrdIhInYEgReQnkF6bbhMQCKge-64lXYKP2hWrcaF-HUWS1borgU6e8vP0yjU93MwiJxMxhsVWcVIPUbhYvZX35Tzo908DjfoiW6YwEBTJ9fRRiu3ucwdv0cn8Qyx7khjDdNep6Qn0NN/s320/anti_0.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Yogyakarta -&lt;/strong&gt; Pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; sebagai bentuk 
nyata pendidikan karakter bangsa perlu diintegrasikan ke dalam muatan 
kurikulum, kata pakar pendidikan dari Universitas Ahmad Dahlan 
Yogyakarta Sumaryati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hal itu didasarkan atas pemikiran bahwa 
pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; merupakan salah satu upaya bagi terwujudnya 
penguasaan pengetahuan yang benar, niat atau motivasi yang baik, dan 
tindakan yang baik dan benar,&quot; katanya di Yogyakarta, Sabtu (2/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut
 dia pada seminar &quot;Urgensi Pendidikan &lt;b&gt;Antikorupsi&lt;/b&gt; dan Tantangannya Dalam
 Mewujudkan Masyarakat Madani&quot;, dengan pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; akan 
terlahir generasi yang memiliki kebiasaan berpikir, berniat, dan 
bertindak yang selalu dibingkai nilai kejujuran, generasi yang terampil 
membaca situasi sosial kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga akan 
melahirkan generasi yang kuat dengan prinsip-prinsip kebenaran dan 
kebaikan serta generasi yang tidak memikirkan untungnya diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Di
 sinilah pentingnya pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; disosialisasikan dan 
dikembangkan pada semua lini masyarakat terutama generasi muda melalui 
dunia pendidikan. Melalui pendidikan generasi dapat dibangun dan 
diperkokoh karakternya,&quot; kata Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila 
dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP UAD itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, dalam 
perencanaan pengembangan empat tahun ke depan Program Studi PPKn akan 
berupaya untuk menjadi pelopor pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; dengan 
mengintegrasikannya dalam Tri Darma Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya 
tersebut antara lain dalam bidang pendidikan akan melaksanakan 
pembelajaran yang jujur dan benar dengan mengutamakan proses, kampanye 
pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt;, merumuskan desain pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; di 
semua jenjang pendidikan, dan penyusunan modul pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt; 
dengan mengembangkan kerja sama pihak terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang 
penelitian secara mandiri maupun kerja sama dengan pihak terkait akan 
melakukan penelitian yang terkait dengan pendidikan &lt;b&gt;antikorupsi&lt;/b&gt;. Dalam 
bidang pengabdian masyarakat akan melakukan sosialisasi tentang 
pendidikan antikorupsi secara kelembagaan untuk masyarakat maupuan 
kalangan pendidikan,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/memasukkan-pendidikan-antikorupsi-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQvrdIhInYEgReQnkF6bbhMQCKge-64lXYKP2hWrcaF-HUWS1borgU6e8vP0yjU93MwiJxMxhsVWcVIPUbhYvZX35Tzo908DjfoiW6YwEBTJ9fRRiu3ucwdv0cn8Qyx7khjDdNep6Qn0NN/s72-c/anti_0.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-3788975752407229243</guid><pubDate>Wed, 04 Dec 2013 13:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T04:59:01.567-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Triks</category><title>Mengajarkan Anak Agar Tidak Korup Pt.2</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRKciCzT8cyF3OkFo2kudw0xHoiE7gBBDYhYyWnx-3U6suLs_-O8NYbm1TPAHHxBce9rgCyq6mQizpwCG-H18UzWKmyeNLe_njFD9YV6UUWzwwb1MVTgtmGUToI7UHLxp_MV5qc19qBJYX/s1600/629px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-8.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRKciCzT8cyF3OkFo2kudw0xHoiE7gBBDYhYyWnx-3U6suLs_-O8NYbm1TPAHHxBce9rgCyq6mQizpwCG-H18UzWKmyeNLe_njFD9YV6UUWzwwb1MVTgtmGUToI7UHLxp_MV5qc19qBJYX/s320/629px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-8.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti yang kita ketahui, saat ini Indonesia terjadi banyak kasus 
Korupsi. Korupsi itu sendiri tentunya merugikan banyak orang, bukan 
hanya negara, karena uang negara itu berasal dari rakyat sendiri. Mari 
kita membuat Indonesia lebih baik dengan mengajarkan generasi mendatang,
 sehingga mereka dapat hidup tanpa adanya korupsi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Post ini akan dibagi menjadi tiga post yang berbeda yang akan menjelaskan hal :&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang yang baik dan yang salah&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekarang kita akan membahas tentang &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&quot; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Buat anak anda bertanggung jawab terhadap perilaku buruknya&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;If your child has made a mistake, no matter how inconsequential it may seem, he or she needs to learn to admit that he did something wrong, and to apologize for it, as early as possible.&quot;&gt;Jika
 anak Anda telah membuat kesalahan , tidak peduli seberapa ngawur 
mungkin tampaknya , ia perlu belajar untuk mengakui bahwa ia melakukan 
sesuatu yang salah , dan meminta maaf untuk itu , sedini mungkin . &lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;Don&#39;t let your child get away with doing whatever he wants until he&#39;s four or five years old because it&#39;s easier than reasoning with him; start letting your child know that he&#39;s done something wrong as soon as he&#39;s old enough to feel shame.&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Don&#39;t let your child blame his bad behavior on other children, on the weather, on an imaginary friend, or whatever it may be -- get your child into the habit of admitting that he did something wrong and that he has no one to&quot;&gt;Jangan
 biarkan anak Anda menyalahkan perilaku buruk pada anak-anak lain , pada
 cuaca , pada seorang teman khayalan , atau apa pun itu - mendapatkan 
anak Anda ke dalam kebiasaan mengakui bahwa ia melakukan sesuatu yang 
salah dan bahwa dia tidak memiliki satu untuk &lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;blame but himself.&quot;&gt;disalahkan kecuali dirinya sendiri .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Teaching your child accountability for his bad actions will make him more likely to recognize when he or she has done something wrong as an adult.&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Teaching your child accountability for his bad actions will make him more likely to recognize when he or she has done something wrong as an adult.&quot;&gt;Mengajar
 anak anda tanggung jawab atas tindakan buruknya akan membuatnya lebih 
mungkin untuk mengenali ketika ia telah melakukan sesuatu yang salah 
sebagai orang dewasa .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Remember to be loving and accepting when your child admits he has made a mistake.&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Remember to be loving and accepting when your child admits he has made a mistake.&quot;&gt;Ingatlah untuk mencintai dan menerima ketika anak Anda mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan . &lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;Teaching accountability doesn&#39;t mean that you have to make the kid feel terrible.&quot;&gt;Pengajaran tanggung jawab tidak berarti bahwa Anda harus membuat anak merasa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Teaching accountability doesn&#39;t mean that you have to make the kid feel terrible.&quot;&gt;tidak enak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Teaching accountability doesn&#39;t mean that you have to make the kid feel terrible.&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;&lt;/span&gt;2. Buatlah sistem hukuman dan hadiah&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;Anda tidak harus menyakiti anak anda secara fisik untuk memberikannya hukuman, langkah kecil seperti menyuruhnya diam di sudut atau tida memberinya mainanpun membantu untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dari anak anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;Jadilah konsisten, jika anak anda bersalah berikanlah dia hukuman, dan sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;Berikanlah pujian kepada anak anda jika dia melakukan sesuatu yang baik, hal ini akan meningkatkan harga dirinya sendiri dan membuat dia memandang orang lain secara lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;3. Buat anak anda bertanggung jawab terhadap tugas rumah tangga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;Jangan menawarkan&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;anak Anda&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;hadiah&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;mencuci piring&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;membersihkan&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;mainannya&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;mengelap&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;susunya&lt;/span&gt; yang &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;tumpah&lt;/span&gt;. &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;Anak Anda&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;harus memahami bahwa&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;sebagai anggota&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;keluarga Anda&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;hps&quot;&gt;itu adalah tugasnya&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;hps&quot;&gt; sendiri&lt;/span&gt;. Katakan padanya bahwa anda bangga jika dia membantu membersihkan rumah,dll&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;Hal ini akan mengembangkan rasa tanggung jawab, yang membuat anak anda saat dewasa kelak akan ingin berbuat positif, walaupun dia diberikan imbalan ataupun tidak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;Tunjukkan bahwa anda juga menyelesaikan tugas rumah tangga, sehingga anak anda tidak akan merasa bahwa dia dimanfaatkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Artikel yang lengkap dapat dilihat dengan mengklik link dibawah&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-menjadi-anak.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-tidak-korup.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/mengajarkan-anak-agar-tidak-korup-pt3.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang yang benar dan yang salah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;Teaching accountability doesn&#39;t mean that you have to make the kid feel terrible.&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-tidak-korup.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRKciCzT8cyF3OkFo2kudw0xHoiE7gBBDYhYyWnx-3U6suLs_-O8NYbm1TPAHHxBce9rgCyq6mQizpwCG-H18UzWKmyeNLe_njFD9YV6UUWzwwb1MVTgtmGUToI7UHLxp_MV5qc19qBJYX/s72-c/629px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-8.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-6829389923907835241</guid><pubDate>Wed, 04 Dec 2013 13:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-04T05:09:17.275-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">E-book</category><title>Buku Pedoman Anti Korupsi Untuk Kalangan Mahasiswa</title><description>&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1103&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNgHcRRyWlzWNbuOXzyy2gGUb7UhNmZvKyDCmhnqCEuCYIjOgCC1_hwo2s26f8Cunej2WbTe7A7w1OyFzVGhqIPBEoDai_BbG23DYacE21h1_Hpz1lmXsCheDxq1BN9W7Uj8cqq6vDL-ot/s1600/Pendidikan+Anti+Korupsi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;227&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNgHcRRyWlzWNbuOXzyy2gGUb7UhNmZvKyDCmhnqCEuCYIjOgCC1_hwo2s26f8Cunej2WbTe7A7w1OyFzVGhqIPBEoDai_BbG23DYacE21h1_Hpz1lmXsCheDxq1BN9W7Uj8cqq6vDL-ot/s320/Pendidikan+Anti+Korupsi.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di mata internasional, bangsa Indonesia sebagai 
bagian dari masyarakat dunia, citra buruk akibat korupsi menimbulkan 
kerugian. Kesan buruk ini menyebabkan rasa rendah diri saat berhadapan 
dengan negara lain dan kehilangan kepercayaan pihak lain. 
Ketidakpercayaan pelaku bisnis dunia pada birokrasi mengakibatkan 
investor luar negeri berpihak ke negara-negara tetangga yang dianggap 
memiliki iklim yang lebih baik. Kondisi seperti ini merugikan 
perekonomian dengan segala aspeknya di negara ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1109&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk memerangi korupsi 
dengan berbagai cara. KPK sebagai lembaga independen yang secara khusus 
menangani tindak korupsi, menjadi upaya pencegahan dan penindakan tindak
 pidana.&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1112&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Korupsi dipandang sebagai kejahatan
 luar biasa (extra ordinary crime) yang oleh karena itu memerlukan upaya
 luar biasa pula untuk memberantasnya. Upaya pemberantasan korupsi - 
yang terdiri dari dua bagian besar, yaitu penindakan dan pencegahan - 
tidak akan pernah berhasil optimal jika hanya dilakukan oleh pemerintah 
saja tanpa melibatkan peran serta masyarakat. Oleh karena itu tidaklah 
berlebihan jika mahasiswa - sebagai salah satu bagian penting dari 
masyarakat yang merupakan pewaris masa depan - diharapkan dapat terlibat
 aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1106&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Keterlibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi tentu tidak 
pada upaya penindakan yang merupakan kewenangan institusi penegak hukum.
 Peran aktif mahasiswa diharapkan lebih difokuskan pada upaya pencegahan
 korupsi dengan ikut membangun budaya antikorupsi di masyarakat. 
Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor 
penggerak gerakan antikorupsi di masyarakat. Untuk dapat berperan aktif,
 mahasiswa perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang seluk 
beluk korupsi dan pemberantasannya. Yang tidak kalah penting, untuk 
dapat berperan aktif mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan 
nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_195&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Upaya pembekalan mahasiswa dapat ditempuh dengan berbagai cara antara 
lain melalui kegiatan sosialisasi, kampanye, seminar atau perkuliahan. 
Untuk keperluan perkuliahan dipandang perlu membuat sebuah Buku Ajar 
yang berisikan materi dasar mata kuliah Pendidikan Antikorupsi bagi 
mahasiswa. Pendidikan Antikorupsi bagi mahasiswa bertujuan untuk 
memberikan pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk korupsi dan 
pemberantasannya serta menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Tujuan jangka
 panjangnya adalah menumbuhkan budaya antikorupsi di kalangan mahasiswa 
dan mendorong mahasiswa untuk dapat berperan serta aktif dalam upaya 
pemberantasan korupsi di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_195&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1115&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Buku Ajar Pendidikan Antikorupsi ini berisikan 
bahan ajar dasar yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi dan 
kebutuhan Perguruan Tinggi dan Program Studi masing-masing. Bahan ajar 
dasar yang ditulis dalam buku ini terdiri dari delapan bab, yaitu : (1) 
Pengertian Korupsi, (2) Faktor Penyebab Korupsi, (3) Dampak Masif 
Korupsi, (4) Nilai dan Prinsip Antikorupsi, (5) Upaya Pemberantasan 
Korupsi di Indonesia, (6) Gerakan, Kerjasama dan Instrumen Internasional
 Pencegahan Korupsi, (7) Tindak Pidana Korupsi dalam Peraturan 
Perundang-undangan, dan (8) Peran Mahasiswa dalam Gerakan Antikorupsi.&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1115&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_1115&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Buku Ajar AntiKorupsi dapat diunduh &lt;a href=&quot;http://afidburhanuddin.files.wordpress.com/2013/03/buku-pendidikan-anti-korupsi-1.pdf&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disini &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;aui_3_2_0_195&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/buku-pedoman-anti-korupsi-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNgHcRRyWlzWNbuOXzyy2gGUb7UhNmZvKyDCmhnqCEuCYIjOgCC1_hwo2s26f8Cunej2WbTe7A7w1OyFzVGhqIPBEoDai_BbG23DYacE21h1_Hpz1lmXsCheDxq1BN9W7Uj8cqq6vDL-ot/s72-c/Pendidikan+Anti+Korupsi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-616247317668632300</guid><pubDate>Wed, 04 Dec 2013 11:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-04T23:17:33.711-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title>Mulai Pendidikan Anti Korupsi di Keluarga dan Sekolah</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDfz39VZQUiXiRmmeypgSBFFsGG_Kpdu9ZFFWGRQeOG5FyqUZJ9PFvs30eA2ge-x64pV4C38u5bu1ZIEarChs1jXkcBD69O4x8kjh3mGDa6H1GQfiw5f_Txcu2H5RTAwbd6BnZykW2gu8/s1600/1139431780x390.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;192&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDfz39VZQUiXiRmmeypgSBFFsGG_Kpdu9ZFFWGRQeOG5FyqUZJ9PFvs30eA2ge-x64pV4C38u5bu1ZIEarChs1jXkcBD69O4x8kjh3mGDa6H1GQfiw5f_Txcu2H5RTAwbd6BnZykW2gu8/s320/1139431780x390.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemberantasan korupsi harus dimulai dari tingkat yang paling dini. 
Penanaman nilai-nilai antikorupsi harus mulai diberikan kepada anak di 
lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolahnya. Dengan begitu, saat 
tumbuh dewasa, seseorang sudah paham dengan buruknya tindakan korupsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian
 disampaikan Koordinator Youth Departement Transparency International 
Indonesia (TII) Lia Toriana saat memaparkan rekomendasi hasil survei 
yang dirilisnya dalam acara bertajuk &quot;Youth International Conference On 
Integrity&quot; di Jakarta, Rabu (25/9/2013). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai temanya, acara 
diskusi tersebut dihadiri anak muda yang umumnya adalah 
mahasiswa-mahasiswi. Dalam survei tersebut, disebutkan bahwa faktor 
keluarga masih memegang peranan paling penting dalam mempengaruhi 
pandangan seseorang tentang integritas dan sikap antikorupsi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak
 83 persen responden menganggapnya berpengaruh. Di urutan nomor dua, 
sebanyak 80 persen responden menganggap sistem pendidikan baik di 
sekolah ataupun di kampus mempengaruhi pandangan seseorang terhadap 
integritas dan sikap antikorupsi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil survei juga menyebutkan,
 sebanyak 74 persen responden berpendapat, tingkat integritas juga 
dipengaruhi oleh teman sepermainan. Selain itu, 66 persen responden 
berpendapat tokoh/pemimpin turut memengaruhi, dan sisanya selebriti 
dunia hiburan sebesar 33 persen. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini menunjukkan kalau pendidikan antikorupsi ini harus dimulai sedini mungkin,&quot; kata Lia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya,
 orangtua harus menjadi contoh yang baik terhadap anaknya. Orangtua 
tidak boleh mencontohkan perbuatan-perbuatan koruptif, sekecil apapun 
perbuatan itu. Sekolah dan perguruan tinggi, menurutnya, juga harus 
mulai mengajarkan nilai-nilai antikorupsi kepada anak didiknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Survei
 dilakukan di DKI Jakarta pada periode bulan Juli 2012-Desember 2012. 
Sampel adalah anak muda yang berusia 15 sampai 30 tahun. Metode 
penelitian ini menggabungkan dua metode, yaitu kuantitatif dan 
kualitatif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode kuantitatif dilakukan di 50 kelurahan di lima wilayah DKI Jakarta, sementara metode kualitatif dilakukan dengan &lt;i&gt;Focus Group Discussion&lt;/i&gt; (FGD). &lt;i&gt;Margin of error&lt;/i&gt; penelitian ini menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen, berada di bawah 2.5 persen.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mengetahui cara mendidik anak agar tidak korup, silahkan tekan tombol tips dan triks dan anda akan menemukan beberapa tips untuk mendidik anak anda. &lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/mulai-pendidikan-anti-korupsi-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDfz39VZQUiXiRmmeypgSBFFsGG_Kpdu9ZFFWGRQeOG5FyqUZJ9PFvs30eA2ge-x64pV4C38u5bu1ZIEarChs1jXkcBD69O4x8kjh3mGDa6H1GQfiw5f_Txcu2H5RTAwbd6BnZykW2gu8/s72-c/1139431780x390.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-2376140923953871531</guid><pubDate>Wed, 04 Dec 2013 11:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T04:59:00.350-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Triks</category><title>Mengajarkan Anak Agar Tidak Korup</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti yang kita ketahui, saat ini Indonesia terjadi banyak kasus Korupsi. Korupsi itu sendiri tentunya merugikan banyak orang, bukan hanya negara, karena uang negara itu berasal dari rakyat sendiri. Mari kita membuat Indonesia lebih baik dengan mengajarkan generasi mendatang, sehingga mereka dapat hidup tanpa adanya korupsi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Post ini akan dibagi menjadi tiga post yang berbeda yang akan menjelaskan hal :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendidik anak tentang yang baik dan yang salah&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Kali ini kita akan membahas tentang &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIXSjzwzNLjFtf6r43XLMbvLiCpugVPvFJKM-GeN5y3QvrrZ2yztU6zzKjVsNRiv9HjvT-EDP-46KgvP9ViK_2BKkhQvHNp4Asqwlk3u7hcsIiDtsfyrppeu3jRqrSQ_7prFQHyGYsZ9sU/s1600/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-2.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIXSjzwzNLjFtf6r43XLMbvLiCpugVPvFJKM-GeN5y3QvrrZ2yztU6zzKjVsNRiv9HjvT-EDP-46KgvP9ViK_2BKkhQvHNp4Asqwlk3u7hcsIiDtsfyrppeu3jRqrSQ_7prFQHyGYsZ9sU/s320/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-2.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
1. Perlihatkan anak anda tentang kehidupan sosial yang ada&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jika anak anda hanya bergaul kepada orang-orang kalangan atas, maka anak anda tidak akan menciptakan sebuah kesadaran terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Hal ini akan menyebabkan anak anda menjadi orang yang tidak peduli kepada orang-orang kalangan bawah. Tunjukkanlah pada anak anda bahwa dunia ini terdiri dari berbagai macam tingkatan, dan tingkatan itu sendiri akan saling membantu sehingga menciptakan kehidupan yang harmonis&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrULT3hmuZYe38y6BBdf7qRnqULGZq3yWkPkWneAIz3FsifHb5j-zoJ2wEhccV1cqGGxhyphenhyphen4cBpeQDE-WV-hPc6xwzC2pwIfAxMPx1rJuTaRbv4yw7v0XwlNcsHa0tsGG6Ir53NI65Jd1-m/s1600/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-4.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrULT3hmuZYe38y6BBdf7qRnqULGZq3yWkPkWneAIz3FsifHb5j-zoJ2wEhccV1cqGGxhyphenhyphen4cBpeQDE-WV-hPc6xwzC2pwIfAxMPx1rJuTaRbv4yw7v0XwlNcsHa0tsGG6Ir53NI65Jd1-m/s320/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-4.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2. Ajarkan anak anda untuk bersyukur tentang apa yang dia punya&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ajarkanlah anak anda untuk bersyukur tentang apa yang dia punya, hal ini tidak akan membuat anda menjadi orang yang pesimis, namun anak anda akan menjadi orang yang selalu bersyukur dalam kehidupannya, dan hal inilah yang akan membuat anak anda untuk sadar kepada lingkungannya sendiri, dan tidak menginginkan sesuatu yang orang miliki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgMAkmWDioQpZhfr0z2Vxp_SXYMUlwMqVDbvfjl0zy1QaQJJFtr6HIog1dyHtluPsa4V67POXg9_hfEf0pawTO_oX0Uej5EDaTssb0NN0g0kpC0NtuLq4rN2Cv70RohCAexGSqazHWiFbb/s1600/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-5.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgMAkmWDioQpZhfr0z2Vxp_SXYMUlwMqVDbvfjl0zy1QaQJJFtr6HIog1dyHtluPsa4V67POXg9_hfEf0pawTO_oX0Uej5EDaTssb0NN0g0kpC0NtuLq4rN2Cv70RohCAexGSqazHWiFbb/s320/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-5.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
3. Buat anak anda sadar tentang apa yang terjadi saat ini &lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Walaupun membacakan koran kepada anak merupakan sesuatu yang sangatlah jarang dilakukan oleh orang tua, namun membacakan koran kepada anak memiliki dampak positif tersendiri. Usahakanlah untuk membacakan anak anda tentang berita-berita sosial, dan hindari membacakan anak anda berita-berita tentang kriminalitas. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_RAnqgHhbprGMfKOXLUtN9zRojDN3qPkqqIbv1bPGSvDqqBDqdQcY7ZJ3JBEBYhrDXWzGZyb-BVWMdeuLH1xIH8Vl0f_lGFYOG6J-wDrtZ0dHt3tOxC054mKx_2qgcBVh_q7SJd8RIiiD/s1600/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-6.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_RAnqgHhbprGMfKOXLUtN9zRojDN3qPkqqIbv1bPGSvDqqBDqdQcY7ZJ3JBEBYhrDXWzGZyb-BVWMdeuLH1xIH8Vl0f_lGFYOG6J-wDrtZ0dHt3tOxC054mKx_2qgcBVh_q7SJd8RIiiD/s320/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-6.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp;4. Buat anak anda sadar akan negara yang lain &lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Ajarkanlah anak anda bahwa di luar sana terdapat banyak negara lain, yang mungkin lebih maju daripada negara kita maupun dalam keadaan yang kurang bagus. Hal ini akan mengajarkan anak anda bahwa negara yang dia tempati bukan satu-satunya negara di dunia ini, dan menjadikan anak anda menjadi anak yang tidak arogan.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Artikel yang lengkap dapat dilihat dengan mengklik link dibawah&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-menjadi-anak.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang kesadaran sosial&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-tidak-korup.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang tanggung jawab&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/mengajarkan-anak-agar-tidak-korup-pt3.html&quot;&gt;Mendidik anak tentang yang benar dan yang salah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Diatas merupakan tips dan triks dari saya untuk &lt;b&gt;Mengajarkan Anak agar Menjadi Anak yang tidak Korup&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semua info diatas saya ambil dan terjemahkan dari &lt;a href=&quot;http://www.wikihow.com/Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://www.wikihow.com/Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/cara-mengajarkan-anak-agar-menjadi-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIXSjzwzNLjFtf6r43XLMbvLiCpugVPvFJKM-GeN5y3QvrrZ2yztU6zzKjVsNRiv9HjvT-EDP-46KgvP9ViK_2BKkhQvHNp4Asqwlk3u7hcsIiDtsfyrppeu3jRqrSQ_7prFQHyGYsZ9sU/s72-c/670px-Best-Educate-the-Children-to-Change-a-Corrupt-Society-Step-2.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-966790462765238876.post-4670141347041360868</guid><pubDate>Wed, 04 Dec 2013 11:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-12-05T04:21:46.117-08:00</atom:updated><title>Question and Answer</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.hamilton.ca/NR/rdonlyres/F895C6D5-A873-446F-9D94-ED90A76E1D26/0/FAQ.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;310&quot; src=&quot;http://www.hamilton.ca/NR/rdonlyres/F895C6D5-A873-446F-9D94-ED90A76E1D26/0/FAQ.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini post tentang Question And Answer kosong, namun seiring waktu berjalan maka pertanyaan yang ada pada post ini akan bertambah. Jika anda ingin bertanya silahkan tuliskan komen anda dibawah dengan format :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pertanyaan Anda ( Usahakan membuat pertanyaan yang tidak membingungkan, dan semua pertanyaan yang mengandung SARA akan kami hapus )&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekian dan terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://antikorupsiindonesia.blogspot.com/2013/12/question-and-answer.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>