<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;CkAERXgzfCp7ImA9WhRUFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129</id><updated>2012-01-25T10:05:04.684+07:00</updated><category term="upacara adat sunda" /><category term="Pakaian Pernikahan Adat" /><category term="Pernikahan Adat" /><category term="Pernikahan Adat Sunda" /><category term="Pernikahan Adat Tradisional" /><category term="Kebaya" /><category term="perkawinan adat sunda" /><category term="Pernikahan Adat Batak" /><category term="Pernikahan Adat Jawa" /><category term="Pernikahan Adat Betawi" /><category term="Pernikahan Adat Padang" /><category term="Lagu Pernikahan Adat" /><category term="Pernikahan Adat Solo" /><category term="adat pernikahan sunda" /><category term="Pernikahan Adat Minang" /><category term="Pengantin Adat" /><category term="Pernikahan Adat Bali" /><category term="Pernikahan Adat Ambon" /><category term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category term="Pernikahan Adat Banjar" /><category term="Busana Pengantin Adat" /><category term="nikah adat sunda" /><category term="tips pernikahan" /><category term="adat perkawinan sunda" /><category term="pernikahan sunda" /><category term="Kebaya pernikahan" /><category term="Pernikahan Artis" /><category term="adat nikah sunda" /><title>Pernikahan Adat</title><subtitle type="html">Prosesi Upacara Pernikahan Adat Di Indonesia</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/PernikahanAdat" /><feedburner:info uri="pernikahanadat" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><geo:lat>5</geo:lat><geo:long>120</geo:long><link rel="license" type="text/html" href="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/" /><entry gd:etag="W/&quot;D0IBQHw6fCp7ImA9WhdTEEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6651319791132891887</id><published>2011-07-08T06:53:00.011+07:00</published><updated>2011-07-08T07:39:11.214+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-08T07:39:11.214+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tips pernikahan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="adat pernikahan sunda" /><title>Tips Mempersiapkan Acara Pernikahan</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xzEFgmUNcowHZO1c800NwTqRUlQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xzEFgmUNcowHZO1c800NwTqRUlQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xzEFgmUNcowHZO1c800NwTqRUlQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xzEFgmUNcowHZO1c800NwTqRUlQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2011/07/tips-mempersiapkan-acara-pernikahan.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Acara pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; merupakan moment yang membutuhkan persiapan yang matang, tips berikut ini akan membantu anda mempersiapkan&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; pra pernikahan&lt;/span&gt;, selama&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pernikahan&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;setelah pernikahan&lt;/span&gt; berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-NTbv14HI0U0/ThZRNsfgisI/AAAAAAAAB64/lgY3TClOv48/s1600/pernikahan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-NTbv14HI0U0/ThZRNsfgisI/AAAAAAAAB64/lgY3TClOv48/s200/pernikahan.jpg" alt="pernikahan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626774080169478850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti pengalaman beberapa teman dan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pengalaman acara pernikahan&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;saya pribadi, waktu dua bulan menjelang hari bahagia tersebut adalah waktu yang sangat krusial, dimana waktu tersebut terasa sangat cepat, oleh karena itu, hendaknya urusan surat menyurat sudah anda selesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa yang harus anda persiapkan sebelum dan&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; selama pernikahan&lt;/span&gt; antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6 bulan sebelum hari penikahan&lt;/span&gt;, desainlah seperti apa undangan yang anda inginkan, meski anda mungkin belum tahu hari tepatnya kapan, namun urusan undangan pernikahan ini bukanlah hal yang sepele, karena membutuhkan waktu untuk mencetaknya, oleh karena itu pergunakanlah waktu yang penjang ini untuk menyelesaikan undangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 bulan pra pernikahan &lt;/span&gt;adalah waktunya  anda menyelesaikan urusan surat menyurat, misalnya surat pindah, Akta kelahiran, KTP, surat keluarga, jangan sepelekan mengenai surat-surat tersebut, karena walaupun terlihat sepele namun mempersiapkan hal tersebut ternyata tidak selesai dalam satu minggu saja, oleh karena itu waktu lima bulan sebelum acara pernikahan adalah waktu yang aman untuk mempersiapkan surat-surat ini. Apalgi jika pasangan atau anda sendiri berasal dari luar daerah, atau luar pulau maka segeralah menyelesaikan surat-surat jika mendekati bulan-bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4 bulan menjelang pernikahan, &lt;/span&gt;carilah Penghulu, Pastor, atau Pendeta yang akan mempersatukan anda secara keagamaan. kadang anda membutuhkan cadangan nama agar jika orang pertama berhalangan pada hari pernikahan anda, anda masih mempunyai seseorang yang pasti bisa hadir dalam acara tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3 bulan sebelum pernikahan&lt;/span&gt;, persiapkan tempat resepsi, catering, wedding organizer, dan dekorasi pernikahan. anda akan membutuhkan banyak list untuk hal ini, oleh karena itu akan sangat baik sekali apa bila anda mempersiapak sebuah catatan berisi daftar yang harus anda selesaikan. anda mungkin  bisa melihat dan belajar mengenai beberapa acara &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang ada di website ini.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 bulan adalah waktu yang tepat untuk memeriksa kembali persiapan pernikahan anda, &lt;/span&gt;dan waktu yang tepat untuk mengirimkan undangan buat sanak saudara atau teman yang letaknya jauh. Susunlah kepanitian kecil yang terdiri dari keluarga atau rekan anda yang akan melaksanakan urusan pernikahan anda kelak. Serahkanlah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 bulan sebelum pernikahan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berlangsung &lt;/span&gt;merupakan waktunya anda beristirahat dirumah atau bahasa jawa "dipingit" hal ini bertujuan agar anda bisa merawat tubuh dan menjaga kesehatan anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk sisanya biarkanlah panitia yang anda bentuk sebelumnya yang akan bekerja, anda hanya sebagai mentor/pengawas, mintalah laporan dari setiap perkembangan yang sudah &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;panitia pernikahan&lt;/span&gt; anda lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Semoga daftar pra pernikahan di atas membantu anda memberikan gambaran yang harus anda lakukan demi suksesnya dan keselamatan anda kelak di hari bahagia anda,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Hari Pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6651319791132891887?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/TkG-0BVfJcE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6651319791132891887/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2011/07/tips-mempersiapkan-acara-pernikahan.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6651319791132891887?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6651319791132891887?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/TkG-0BVfJcE/tips-mempersiapkan-acara-pernikahan.html" title="Tips Mempersiapkan Acara Pernikahan" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-NTbv14HI0U0/ThZRNsfgisI/AAAAAAAAB64/lgY3TClOv48/s72-c/pernikahan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2011/07/tips-mempersiapkan-acara-pernikahan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE8NRn86eCp7ImA9Wx9REE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-2938655927833574801</id><published>2010-12-11T09:36:00.007+07:00</published><updated>2010-12-11T10:08:17.110+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-11T10:08:17.110+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pakaian Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kebaya pernikahan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Artis" /><title>Kebaya Pernikahan  Zaskia dan Irwansyah</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oWZGYukVx1VQB7VnjeEGRHE093s/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oWZGYukVx1VQB7VnjeEGRHE093s/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oWZGYukVx1VQB7VnjeEGRHE093s/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oWZGYukVx1VQB7VnjeEGRHE093s/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/kebaya-pernikahan-zaskia-dan-irwansyah.html"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 270px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TQLn39QDK7I/AAAAAAAABto/9ZjJTCHDLaI/s320/kebaya%2Bpernikahan%2Bzaskia%2Bdan%2Birwansyah.jpg" alt="Kebaya Pernikahan  Zaskia dan Irwansyah, kebaya pernikahan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5549252639394573234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kebaya pernikahan&lt;/span&gt; memang hal yang sangat penting bagi pasangan pengantin, khususnya bagi mempelai wanita, memilih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kebaya pernikahan&lt;/span&gt; hendaknya dipersiapkan jauh hari sebelum hari pernikahan tiba. Seperti yang dilakukan  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaskia dan Irwansyah&lt;/span&gt; di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pasangan yang kerap tampil berdua dalam Sensasi Artis SCTV itu mengukur alias fitting baju&lt;span style="font-style: italic;"&gt; kebaya pengantin&lt;/span&gt; di sana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong soal &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/kebaya-pernikahan-zaskia-dan-irwansyah.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kebaya pernikahan  Zaskia dan Irwansyah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Di sebuah media televisi, saya melihat dan secuil mengintip perdebatan mereka soal kebaya pernikahan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "Aku mau warna pink, kamu juga ya.." &lt;/span&gt;minta Zaskia pada Irwan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "Ah enggak mau," &lt;/span&gt;balasnya. Irwan mengaku ingin kebaya sederhana tanpa banyak atribut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Pengen kayak jas, putih, enggak macem-macem pokoknya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Zaskia menjatuhkan pilihan pada &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pakaian-pernikahan-adat.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berwarna broken white dengan paduan warna golden. Kakak Shireen Sungkar itu kemudian berfoto dengan Irwansyah yang mengenakan pakaian serba putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TQLoNvo4MxI/AAAAAAAABtw/IZWdaxIdR58/s1600/kebaya%2Bpernikahan%2Bzaskia%2Bdan%2Birwansyah.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 240px; height: 236px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TQLoNvo4MxI/AAAAAAAABtw/IZWdaxIdR58/s320/kebaya%2Bpernikahan%2Bzaskia%2Bdan%2Birwansyah.png" alt="Kebaya Pernikahan  Zaskia dan Irwansyah" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5549253013697737490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Irwan tampak begitu tergila-gila dengan pasangannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Aku baru pertama kali lihat Zaskia pakai baju seperti ini. Gaun, maksud aku. Ternyata c&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;antik banget, tapi dia mau pakai apa saja sebenarnya emang sudah dasarnya cantik,"&lt;/span&gt; kata aktor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah foto mereka berdua ketika mengenakan busana pengantin. tampak begitu serasi dan menggemaskan, wah jadi inget waktu &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tempo dulu, kebaya tradisional sekarang sudah digantikan dengan pakaian modern, namun  jika dilihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kebaya pernikahan&lt;/span&gt; yang lebih modern terliaht sangat menawan. Apakan anda tertarik dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya pernikahan sazkia dan irwansyah&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-2938655927833574801?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/sxYeWzvzuLA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/2938655927833574801/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/kebaya-pernikahan-zaskia-dan-irwansyah.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/2938655927833574801?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/2938655927833574801?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/sxYeWzvzuLA/kebaya-pernikahan-zaskia-dan-irwansyah.html" title="Kebaya Pernikahan  Zaskia dan Irwansyah" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TQLn39QDK7I/AAAAAAAABto/9ZjJTCHDLaI/s72-c/kebaya%2Bpernikahan%2Bzaskia%2Bdan%2Birwansyah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/kebaya-pernikahan-zaskia-dan-irwansyah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3czcCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-7808467862444408132</id><published>2010-12-06T22:51:00.004+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.988+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.988+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengantin Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Artis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Padang" /><title>Pernikahan Irwansyah dan Zaskia Sungkar</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nlzazpKclJ8c5_Dd2SRQOoPfl3E/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nlzazpKclJ8c5_Dd2SRQOoPfl3E/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nlzazpKclJ8c5_Dd2SRQOoPfl3E/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nlzazpKclJ8c5_Dd2SRQOoPfl3E/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TP0MA6QwVGI/AAAAAAAABtY/v4IZAlx54fs/s1600/91662_irwansyah---zaskia-sungkar_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TP0MA6QwVGI/AAAAAAAABtY/v4IZAlx54fs/s320/91662_irwansyah---zaskia-sungkar_300_225.jpg" alt="Pernikahan Irwansyah dan Zaskia, Pernikahan Zaskia dan Irwansyah" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547603525769385058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/pernikahan-irwansyah-dan-zaskia-sungkar.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan  Irwansyah dan Zaskia Sungkar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terdengar di sejumlah media televisi sore tadi, sempet kaget jugasi ganteng Irwansyah akan segera mengakhiri masa lajangnya pada  tanggal 15 Januari 2011 dengan Zaskia Sungkar yaitu kakak kandung seorang artis sinetron Shiren Sungkar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Zaskia dan Irwansyah&lt;/span&gt; direncakan  menggunakan acara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pernikahan  Adat Padang&lt;/span&gt; , Kakak pesinetron Shireen Sungkar ini mengundurkan akad nikahnya hingga 15 Januari 2011. Sementara resepsinya jatuh pada 6 Maret 2011, yaitu bertepatan dengan ulang tahun Irwansyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku ingin acara  pernikahannya secara sederhana saja,&lt;/span&gt;" katanya. Semuanya persiapan sudah lengkap. Tinggal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;undangan pernikahan&lt;/span&gt; yang belum selesai. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untungnya undangan belum dibuat&lt;/span&gt;," ujar putri Mark Sungkar dan Fanny Bauty ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaskia dan Irwansyah&lt;/span&gt; memilih mengatur pernikahannya sendiri, tanpa bantuan wedding organizer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kakak kandung Zaskia, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Shiren Sungkar &lt;/span&gt;sempat menangis mengetahui jika adiknya mau menikah. Namun, hal itu bukan karena Zaskia mendahului kakaknya menikah, melainkan Shiren khawatir "The Sister" bakal bubar jika Zaskia sudah menjadi istri Irwansyah. Zaskia sendiri memastikan, "The Sister" tetap jalan. Sebab, Irwansyah sudah komitmen akan mendukung karirnya. Irwansyah memberikan kebebasan Zaskia untuk tetap bernyanyi atau main sinetron. Kita doakan saja semoga rencana pernikahan artis muda ini ,  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaskia dan Irwansyah &lt;/span&gt;dapat terlaksana dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-7808467862444408132?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/q5yosaYhQdA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/7808467862444408132/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/pernikahan-irwansyah-dan-zaskia-sungkar.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7808467862444408132?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7808467862444408132?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/q5yosaYhQdA/pernikahan-irwansyah-dan-zaskia-sungkar.html" title="Pernikahan Irwansyah dan Zaskia Sungkar" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TP0MA6QwVGI/AAAAAAAABtY/v4IZAlx54fs/s72-c/91662_irwansyah---zaskia-sungkar_300_225.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/12/pernikahan-irwansyah-dan-zaskia-sungkar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMMRn0zeCp7ImA9Wx5VGUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-8290765063562172569</id><published>2010-10-13T11:43:00.005+07:00</published><updated>2010-10-13T12:08:07.380+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-13T12:08:07.380+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Artis" /><title>Rangkaian Pernikahan Indra Bekti</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LKYV9OUCFWTlTc3lWn2F0mQTH0M/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LKYV9OUCFWTlTc3lWn2F0mQTH0M/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LKYV9OUCFWTlTc3lWn2F0mQTH0M/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LKYV9OUCFWTlTc3lWn2F0mQTH0M/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TLU6Ql6wPyI/AAAAAAAABl4/xyaMMr0PIbg/s1600/image-4cb28b7590127-Indra%2BBekti%2B620%2BIbnu%2BPortaltiga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TLU6Ql6wPyI/AAAAAAAABl4/xyaMMr0PIbg/s200/image-4cb28b7590127-Indra%2BBekti%2B620%2BIbnu%2BPortaltiga.jpg" alt="Pernikahan Indra Bekti" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527388174398013218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/10/rangkaian-pernikahan-indra-bekti.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rangkaian pernikahan adat &lt;/span&gt;Indra Bekti&lt;/a&gt; dan Adilla Jelita yang digelar di Gedung Sampoerna Strategic Square, Sudirman, Jakarta, Minggu 10 Oktober 2010, dipuji banyak tamu undangan. Megah dan unik, dan mereka berdua tampil sangat blink-blink, bener-bener kayak pernikahan di wonderland, bener-bener like King and Queen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, saking terpesona Jupe pun mengatakan bahwa pasangan suami istri baru itu layak mendapatkan penghargaan. ”Bagus banget, ini unik, dan menurut aku kayaknya mereka pantas mendapatkan penghargaan atau piagam The Best Wedding Ever tahun ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan Indra Bekti memang paling istimewa. Konsep bertema sepuluh-sepuluh yang dirangkainya sendiri itu meraih penghargaan dari Indonesian Book Of Records. J&lt;br /&gt;Ya, secara resmi Indra Bekti salah satu presenter papan atas Indonesia, kini telah menikah dengan Adelia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Foto Pernikahan Indra Bekti dan Adelia Jelita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;Pernikahan Indra Bekti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sendiri berlangsung pada, Minggu (10/10/2010), tepat pukul 10 lewat 10 menit di Masjid Baitul Tholibin, Kompleks Kemendiknas, Sudirman, Jakarta. Itu artinya Indra sengaja memilih moment pernikahan yang serba 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang yang menjadi penghulu dalam pernikahan Indra Bekti dengan Adelia Jelita adalah Ashrof Syahroni. Menurut penghulu ini kepada wartawan bahwa pernikahan Indra dan Adila sudah berjalan dengan lancar dan kedua pasangan terlihat berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkawinannya dengan Adila, Indra memberikan mas kawin berupa 10 dinar emas seberat 42,5 gram dalam bentuk koin. Wali nikah adalah ayah Indra sendiri, yaitu Achmad Bafaqih, sementara saksi nikah mereka adalah Subroto Laras dan Achmad Bafaqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara siraman sebelumnya dilakukandi rumah Indra Bekti. Dan untuk acara ini Indra mengundang anak-anak yatim dari Yayasan Anak Yatim Bina Kramat untuk menggelar&lt;br /&gt;pengajian.  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat buat acara pernikahan Indra Bekti,&lt;/span&gt; mungkin anda tertarik dengan konsep 10 10 nya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-8290765063562172569?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/ppWARaVOKd8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/8290765063562172569/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/10/rangkaian-pernikahan-indra-bekti.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8290765063562172569?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8290765063562172569?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/ppWARaVOKd8/rangkaian-pernikahan-indra-bekti.html" title="Rangkaian Pernikahan Indra Bekti" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/TLU6Ql6wPyI/AAAAAAAABl4/xyaMMr0PIbg/s72-c/image-4cb28b7590127-Indra%2BBekti%2B620%2BIbnu%2BPortaltiga.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/10/rangkaian-pernikahan-indra-bekti.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3czcSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-8054159931839947918</id><published>2010-05-26T03:29:00.006+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.989+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.989+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengantin Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Busana Pengantin Adat" /><title>Pengantin Adat di Indonesia</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kjbRiDtTGj7b6rtSJq-5fXKH69k/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kjbRiDtTGj7b6rtSJq-5fXKH69k/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kjbRiDtTGj7b6rtSJq-5fXKH69k/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kjbRiDtTGj7b6rtSJq-5fXKH69k/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w5JLCFYhI/AAAAAAAABlM/7zDpN1Tpmtw/s1600/reflectedImage33png.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 298px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w5JLCFYhI/AAAAAAAABlM/7zDpN1Tpmtw/s320/reflectedImage33png.jpg" alt="pengantin adat" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475314076718817810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantin adat &lt;/span&gt;di Indonesia sangatlah beragam, sudah tentu acara pernikahannyapun bermacam-macam. pengantin adat yang ada saat ini mengikuti tempat dimana acara pernikahan berlangsung atau mengikuti adat dari kedua mempelai. satu hal yang pasti dalam pengantin adat yang saat ini ada sudah mengikuti perkembangan jaman, seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pakaian adat &lt;/span&gt;yang lebih modern, tatarias yang semakin glamour dan aneka pernak-pernik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dat &lt;/span&gt;yang lebih lengkap. perpaduan antara budaya tradisional dan modern rasanya membuat pasangan pengantin memiliki banyak alternatif dan pilihan dalam menentukan pakaian dan acara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w5a8d8MeI/AAAAAAAABlU/kDXrpNI84NQ/s1600/pengantin-aril-sue-frontpage-copy.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 122px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w5a8d8MeI/AAAAAAAABlU/kDXrpNI84NQ/s200/pengantin-aril-sue-frontpage-copy.jpg" alt="pengantin adat" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475314382046769634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti contoh pernikahan Dian Sastrowardoyo dan Indraguna Sutowo memilih adat Yogyakarta sebagai &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/kebaya-pernikahan-adat.html"&gt; pakaian adat&lt;/a&gt; saat pernikahannya digelar di bulan Mei 2010. Tahap-tahap &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;pernikahan adat,&lt;/a&gt; silahkan menuju beberapa artikel yang sudah saya tulis, mungkin ada kekurangan di sana-sini, oleh karenanya saya selalu menantikan pengalaman para budiman untuk mau berbagi cerita tentang pengantin adat maupun pernikahan adat yang ada di tempat saudara tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa aturan atau ciri khas dari pengantin adat adalah Adanya ciri budaya daerah yang melekat dalam acara pernikahan, yaitu antara lain:&lt;br /&gt;- pakaian adat yang membedakan antara daerah satu dengan daerah lainnya.&lt;br /&gt;- Musik pengiring yang pastinya berbeda dan sangat khas.&lt;br /&gt;- Penatua atau pemimpin acara penikahan pasti berbeda&lt;br /&gt;- dan masih banyak lagi ciri khas pengantin adat yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;- Acara keseluruhan yang menunjukkan kasanah budaya setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin selaku pengatin atau tamu undangan kurang mengerti arti setiap perkataan pemimpin acara yang menggunakan bahasa daerah, namun kita perlu menjujung tinggi nilai-nilai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;adat istiadat&lt;/span&gt; kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w2XNMh-SI/AAAAAAAABlE/nWWni9UEYxU/s1600/reflectedImage.png.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 122px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w2XNMh-SI/AAAAAAAABlE/nWWni9UEYxU/s200/reflectedImage.png.jpg" alt="pengantin adat" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475311019282790690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meminjam kata-kata sahabat saya,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pernikahan bukanlah kata benda, tapi kata kerja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Pernikahan bukanlah sesuatu yang kau dapatkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Pernikahan adalah sesuatu yang kau kerjakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Pernikahan adalah cara kamu mencintai pasanganmu setiap hari&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau pernikahan adalah mencintai setiap hari, mengapa tidak memulainya denga sesuatu yang istimewa? yaitu di hari pernikahan...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;jadilah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin adat Indonesia&lt;/span&gt; yang berbahagia selalu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-8054159931839947918?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/f1GSR1cN4tU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/8054159931839947918/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/pengantin-adat-di-indonesia.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8054159931839947918?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8054159931839947918?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/f1GSR1cN4tU/pengantin-adat-di-indonesia.html" title="Pengantin Adat di Indonesia" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S_w5JLCFYhI/AAAAAAAABlM/7zDpN1Tpmtw/s72-c/reflectedImage33png.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/pengantin-adat-di-indonesia.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6968450273346402498</id><published>2010-05-03T18:28:00.005+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.990+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.990+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pakaian Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kebaya pernikahan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kebaya" /><title>Kebaya Pernikahan Adat</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TenM0fAVXI_VUihKkVsNkVWIj54/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TenM0fAVXI_VUihKkVsNkVWIj54/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TenM0fAVXI_VUihKkVsNkVWIj54/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TenM0fAVXI_VUihKkVsNkVWIj54/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S963oeoTZjI/AAAAAAAABi8/KmqNXD_fB0M/s1600/kebaya.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 260px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S963oeoTZjI/AAAAAAAABi8/KmqNXD_fB0M/s320/kebaya.jpg" alt="kebaya pernikahan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467008903719118386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasangan pengantin, terutama pengantin wanita sangat direpotkan dengan masalah pakaian, apalagi dalam &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-batak.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang kebanyakan diharuskan memakai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya&lt;/span&gt;. Tak heran apabila pengantin wanita dibingungkan dalam memilih&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/kebaya-pernikahan-adat.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; kebaya pernikahan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi kaum wanita  yang hendak melangsungkan pernikahan, dapat memilih kebaya pernikahan yang kini telah banyak modelnya, baik model tradisional maupun modern. Biasanya, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ebaya  pernikahan&lt;/span&gt; akan digunakan oleh calon pengantin wanita adalah pada saat setelah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;siraman, midodareni, akad nikah, serta resepsi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin mengenakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya pernikahan&lt;/span&gt;, sebaiknya memilih dari jauh-jauh hari agar Anda tidak kecewa di hari bahagia itu. Kebaya yang akan Anda gunakan dapat sesuai d&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S9639bENSkI/AAAAAAAABjE/gnfJQVFwMw8/s1600/reflectedImage.png.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 106px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S9639bENSkI/AAAAAAAABjE/gnfJQVFwMw8/s200/reflectedImage.png.jpg" alt="kebaya pernikahan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467009263539669570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;engan keinginan Anda, baik dari tema acara maupun kepribadian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang cukup penting yaitu, sesuaikan anggaran dana yang ada, serta memesannya di penjahit kepercayaan Anda. Anda dapat berkonsultasi lebih dulu pada penjahit tersebut. Sedangkan bila Anda ingin lebih praktis, Anda dapat menyewa kebaya pada jasa perias pengantin yang memiliki bermacam koleksi kebaya.sebetulnya ada beberapa hal yang patut diperhitungkan dalam memilih kebaya pernikahan. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini tips-tips yang mungkin dapat  membantu Anda dalam memilih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya pernikahan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kebaya pernikahan&lt;/span&gt; seperti brokat yang berpayet, brokat Jepang, atau brokat  Prancis dapat menjadi pilihan Anda. Untuk acara siraman dan malam  midodareni, Anda juga bisa mengenakan kebaya encim dari bahan chiffon  dan dengan border yang cantik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kebaya modern cocok untuk Anda yang menginginkan tampil trendy saat&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;  &lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" title="Pernikahan" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;pernikahan&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kebaya pernikahan&lt;/span&gt; model &lt;span style="font-style: italic;"&gt;offshoulder&lt;/span&gt; sangat digemari, namun  sebaiknya tidak digunakan oleh Anda yang bertubuh kurus. Sedangkan bagi  Anda yang berdada kecil, dapat disiasati dengan menambahkan payet di  bagian depan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bagi Anda yang bertubuh kurus juga bisa memilih kebaya model kerah  shanghai dengan payet, sehingga tubuh Anda akan terlihat lebih besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pilihlah bahan, model, dan warna yang tepat untuk &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kebaya  pernikahan&lt;/span&gt; Anda, disesuaikan dengan postur tubuh dan warna kulit  Anda. Mengenai warna, jika dulu kaum wanita lebih suka warna yang tidak  terlalu mencolok seperti hitam, coklat, dan merah marun, maka saat ini  Anda tak perlu takut mencoba warna-warna cerah yang tidak kalah cantik  seperti putih gading, kuning keemasan, perak, hijau, kuning, dan  lainnya. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat menikmati acara pernikahan adat anda, tampilan anggun dengan pilihan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebaya pernikahan&lt;/span&gt; anda.&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6968450273346402498?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/TU_MqbFBvlk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6968450273346402498/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/kebaya-pernikahan-adat.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6968450273346402498?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6968450273346402498?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/TU_MqbFBvlk/kebaya-pernikahan-adat.html" title="Kebaya Pernikahan Adat" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S963oeoTZjI/AAAAAAAABi8/KmqNXD_fB0M/s72-c/kebaya.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/05/kebaya-pernikahan-adat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6522250801418596107</id><published>2010-03-24T10:18:00.003+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.990+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.990+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lagu Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Jawa" /><title>Lagu Pengantin Pernikahan Adat Jawa</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WxW5GcSI219iP4OutkeP_gwB5eY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WxW5GcSI219iP4OutkeP_gwB5eY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WxW5GcSI219iP4OutkeP_gwB5eY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WxW5GcSI219iP4OutkeP_gwB5eY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6mP5bRTKdI/AAAAAAAABiA/MV2-DNr9Bdw/s1600-h/reflectedIgr.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 293px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6mP5bRTKdI/AAAAAAAABiA/MV2-DNr9Bdw/s400/reflectedIgr.jpg" alt="gending pernikahan jawa" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452047040644327890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu keunikan dalam&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; jawa&lt;/a&gt; adalah lagu atau adanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gending jawa&lt;/span&gt; yang mengiringi jalannya acara pernikahan, yaitu suara gamelan yang berdentang mengiringi kedatangan mempelai memasuki kursi singga sana. sebuah langgam yang sering digunakan adalah kebo giro ataupun kodok ngorek, &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/lagu-pengantin-pernikahan-adat-jawa.html"&gt;langgam&lt;/a&gt; ini sama-sama menggambarkan tentang perjalanan seorang lajang yang akhirnya bertemu dengan kekasihnya, tentu saja makna yang ditafsirkan berbeda-beda tergantung suasana dan acara langgam ini di perdengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika saya yang mendengarkan langgam ini, rasanya saya langsung teringat pernikahan kakak. Dia mengenakan&lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pakaian-pernikahan-adat.html"&gt; pakaian adat&lt;/a&gt; jawa, dan berjalan menuju pelaminan dengan diiringi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;langgam jawa&lt;/span&gt;. rasanya begitu sakral. namun membahagiakan. kalau di keraton biasa di gunakan untuk penyambutan tamu agung. Baiklah, jika ingin mendengarkan atau mendownload &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;langgam kebo giro&lt;/span&gt;, silahkan&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.4shared.com/file/49918391/3b70ac4d/UGending_-_Kebo_Giro.html?s=1"&gt; klik disini&lt;/a&gt;, anda juga bisa memilih beberapa &lt;a href="http://www.4shared.com/file/67618429/305c25c4/Guntur_Madu_-_langgam_resepsi.html?s=1"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;langgam alternatif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  yang sering digunakan dalam&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; pernikahan adat jawa&lt;/span&gt;, selamat berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.weddingshouse.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-size: 85%;"&gt;More Info about wedding &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;persiapan pernikahan yang&lt;br /&gt;harus anda ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-size: 78%;"&gt;weddingshouse.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6522250801418596107?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/9WAIC3i41Xw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6522250801418596107/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/lagu-pengantin-pernikahan-adat-jawa.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6522250801418596107?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6522250801418596107?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/9WAIC3i41Xw/lagu-pengantin-pernikahan-adat-jawa.html" title="Lagu Pengantin Pernikahan Adat Jawa" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6mP5bRTKdI/AAAAAAAABiA/MV2-DNr9Bdw/s72-c/reflectedIgr.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/lagu-pengantin-pernikahan-adat-jawa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-1521552673586220460</id><published>2010-03-17T00:01:00.003+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.991+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.991+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><title>Makna Prosesi Perkawinan Adat Sunda</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6sl2BYHsBpeuAGxtNTs_HWSZ0F0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6sl2BYHsBpeuAGxtNTs_HWSZ0F0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6sl2BYHsBpeuAGxtNTs_HWSZ0F0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6sl2BYHsBpeuAGxtNTs_HWSZ0F0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5_BDy2s2xI/AAAAAAAABfw/kcOsO-PFrTY/s1600-h/sungkem1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 201px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5_BDy2s2xI/AAAAAAAABfw/kcOsO-PFrTY/s320/sungkem1.jpg" alt="prosesi perkawinan adat sunda, pernikahan adat sunda" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449286345076562706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;prosesi pernikahan adat sunda&lt;/span&gt;, ada beberapa ritual yang harus kita pahami maknanya bersama, karena dalam pernikahan atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perkawinan&lt;/span&gt; yang ada di Indonesia khususnya &lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-sunda.html"&gt;adat sunda&lt;/a&gt;, memiliki arti yang sakral, baik penghormatan kepada Tuhan sang pencipta maupun kepada orang tua. Perlu diingat bahwa rangkaian di bawah ini dilakukan setelah kedua mempelai dinyatakan resmi sebagai suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Bagian pertama dalam&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; prosesi&lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/makna-prosesi-perkawinan-adat-sunda.html"&gt; perkawinan adat sunda&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/makna-prosesi-perkawinan-adat-sunda.html"&gt; &lt;/a&gt;adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sembah Sungkem,&lt;/span&gt; Sembah sukem ini seperti ngaras. Bedanya, ngaras dilakukan seorang calon mempelai. Pada sem­bah sungkem, kedua mempelai yang sudah meng­ucapkan ijab kabul, melakukan sembah sungkem pada kedua orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari sembah sungkem dalam &lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html"&gt;pernikahan adat sunda&lt;/a&gt; adalah mohon doa restu kepada kedua orang tua. Diiringi dengan salawat nabi (ada yang seperti itu), untuk menyam­paikan salam dan salawat kita kepada Nabi Muham­mad utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;urutan sembah sungkem diwawali oleh masing-masing ibu mempelai , kemudian bergantian kepada mertua. Dilanjutkan sembah sungkem masing-masing ayah, dan kemudian bertukar tempat sembah sungkem kepada bapak mertua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogpot.com/"&gt;prosesi pernikahan&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;yang kedua adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melepas Burung Merpati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan sembah sungkem, mempelai diajak berdiri di luar rumah. Kemudian ibu mertua dari mempelai pria mengambil merpati jantan dan ibu dari mempelai wanita mengambil merpati betina yang sudah disiapkan. Kemudian merpati tersebut dilepaskan ke udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melepas burung merpati memberi makna yaitu mengucapkan selamat jalan pada anak-anaknya dan ibu merestui serta rela melepaskan pengantin untuk keluar rumah mengarungi biduk rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat sunda&lt;/span&gt; yang sangat penting adalah&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Sawer Pengantin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sawer pengantin adalah nasehat berupa tembang dan nyanyi kepada kedua mempelai. Sebelum melakukan sawer pengantin, biasanya sudah dijelas­kan terlebih dahulu oleh penuntun acara adat. Pada saat sawer pengantin, orang tua memiliki kesempatan terakhir untuk memberi nasehat sebelum menyerah­kan mempelai pengantin perempuan pada suaminya. Biasanya dibawakan dengan &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html"&gt;pantun nikah sunda&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat-alat yang diperlukan mencakup paying besar, bokor berisi beras, uang logam, kunyit yang diiris-iris dan permen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ritual pernikahan dilanjutkan dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menginjak Telur dan Mencuci Kaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ritual menginjak telur dan mencuci kaki melambangkan keturunan. Bila dalam acara tersebut, telur yang diinjak pecah, pengantin akan segera mem­peroleh keturunan. Sementara mencuci kaki adalah menyucikan diri dari berbagai hal negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi akan dilanjutkan dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membakar Harupat dan Memecah Kendi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harupat harus dibakar sampai menyala dan ditiup bersama-sama. Membakar harupat mempun­yai makna, yaitu jantan memiliki sifat menang sendiri dan harus saling mengalah dengan pasan­gannya. Melalui ritual membakar harupat, diharap­kan kedua mempelai saling mengalah. Sementara, memecahkan kendi memberi makna bahwa kedu­anya harus bekerja sama mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buka Pintu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka pintu memiliki makna yang mendalam khususnya dalam bertetangga. Sebelum bergaul dengan tetangga, tentunya harus membuka pintu terlebih dahulu untuk dapat diterima sebagai bagian dari lingkungan di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian makna yang terkandung dalam proses &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat sunda&lt;/span&gt;, hal-hal diatas mungkin saja ada penambahan atau pengurangan, namun garis besar dalam resepsi perkawinan adat sunda adalah demikian halnya. Semoga anak cucu kita bisa mewarisi budaya leluhur kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-1521552673586220460?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/sP7aIHfoM5Y" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/1521552673586220460/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/makna-prosesi-perkawinan-adat-sunda.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/1521552673586220460?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/1521552673586220460?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/sP7aIHfoM5Y/makna-prosesi-perkawinan-adat-sunda.html" title="Makna Prosesi Perkawinan Adat Sunda" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5_BDy2s2xI/AAAAAAAABfw/kcOsO-PFrTY/s72-c/sungkem1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/makna-prosesi-perkawinan-adat-sunda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeip7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-2018891535413346275</id><published>2010-03-10T11:52:00.007+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.992+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.992+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pakaian Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Busana Pengantin Adat" /><title>Pakaian Pernikahan Adat</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/445RMRaHWza2nIza094fSZRCnM4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/445RMRaHWza2nIza094fSZRCnM4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/445RMRaHWza2nIza094fSZRCnM4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/445RMRaHWza2nIza094fSZRCnM4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5coy6QLCRI/AAAAAAAABfY/h6ZsAuawyHo/s1600-h/Pelaminan+Buchyar_444d10.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5coy6QLCRI/AAAAAAAABfY/h6ZsAuawyHo/s400/Pelaminan+Buchyar_444d10.jpg" alt="pakaian pernikahan adat" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446867129423563026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakaian adat&lt;/span&gt; merupakan pelengkap bagi sebuah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt;, beberapa tradisi di Indonesia tetap memegang teguh pakain adat ini untuk nantinya diwariskan kepada anak cucunya. Kita ketahui bersama bahwa suku di Indonesia sangat beragam, oleh karena itu pernikahanadat.blogspot.com akan berusaha mencari dan membantu para calon pengantin yang ingin mengetahui tentang &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;busana pernikahan adat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, pernikahanadat.blogspot.com membahas tentang pakaian &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-minang.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;pernikahan adat minang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5cp6X2_zaI/AAAAAAAABfg/jJ5kWNCVdK4/s1600-h/tanduk_ameh_pelaminan_pengantin_minang.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 138px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5cp6X2_zaI/AAAAAAAABfg/jJ5kWNCVdK4/s200/tanduk_ameh_pelaminan_pengantin_minang.jpg" alt="tanduk ameh, pengantin minang" title="taduk ameh pengantin minang" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446868357141745058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keindahan busana marapulai dan anak daro beserta atribut yang melengkapi kedua mempelai minang tidak perlu diragukan lagi. Taburan aura keemasan menyelimuti keseluruhan penampilan mempelai dengan sulaman emas pada baju kedua pengantin dan kain songket bertabur emas yang berornamen khas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pakaian pengantin berwarna hitam yang dilengkapi tanduk belenggek merupakan pakaian khas bundo kanduang yang menunjukan derajat kebangsawanan suatu keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju kurung panjang dan kain sarung balapak merupakan busana anak daro pada umumnya. Yang membedakan adalah hiasan pada kepala dan aksesoris pendukung lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Busana pengantin&lt;/span&gt; tersebut merupakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pakaian &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pakaian-pernikahan-adat.html"&gt;pengantin adat Minangkabau&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; asli. Busana pengantin ini tersedia dalam warna&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; adat Minangkabau&lt;/span&gt; yaitu merah, hitam dan kuning karena warna tersebut sarat simbolik bagi masyarakat minang. Pada setiap ritual adat, warna ini selalu ada, baik dalam ornamen ataupun busananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyediakan sunting yang secara umum di gunakan untuk melengkapi kecantikan mempelai wanita diseluruh Sumatra Barat, tanduk belenggek dan tengkuluk talakuang yang khas Minangkabau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanduk Belenggek ini terdiri dari 2 tingkat, yang pertama merupakan tanduk dari kain bersulam benang emas yang diatasnya dihias dengan tanduk emas atau dikenal dengan tengkuluk ameh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunting adalah salah satu bentuk hiasan kepala anak daro. Sunting yang dipakai secara umum sekarang biasa disebut suntingn gadang. Nama ini untuk membedakan dengan sunting ketek yang biasa dipakai oleh pendamping pengantin yang disebut pasumandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan dari sunting gadang dan sunting ketek adalah jumlah tingkat dari penyusunan hiasan di kepala. Jumlah tinggkat kembang goyang sunting pada pengantin wanita minang ini biasanya berjumlah ganjil. Jumlah tingkat sunting yang paling tinggi adalah sebelas tingkat sedang yang paling rendah tujuh tingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat jenis hiasan yang disusun membentuk sunting pada hiasan kepala pengantin minang ini. Lapisan yang paling bawah adalah deretan bungo sarunai. 3-5 lapis bungo sarunai ini membentuk dasar bagi sunting minang. Kemudian diletakkan deretan bunga gadang sebanyak 3 - 5 lapis. Hiasan yang paling atas adalah kambang goyang. Sedangkan hiasan sunting yang jatuh di pipi kanan dan pipi kiri pengantin minang ini disebut kote-kote. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakain adat minang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.weddingshouse.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-size: 85%;"&gt;More Info about wedding &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;persiapan pernikahan yang&lt;br /&gt;harus anda ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-size: 78%;"&gt;weddingshouse.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-2018891535413346275?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/-3z6wXKqCi8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/2018891535413346275/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pakaian-pernikahan-adat.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/2018891535413346275?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/2018891535413346275?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/-3z6wXKqCi8/pakaian-pernikahan-adat.html" title="Pakaian Pernikahan Adat" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5coy6QLCRI/AAAAAAAABfY/h6ZsAuawyHo/s72-c/Pelaminan+Buchyar_444d10.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pakaian-pernikahan-adat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeyp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-7950769026364931917</id><published>2010-03-06T10:56:00.005+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.993+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.993+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Ambon" /><title>Pernikahan Adat  Ambon</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IhC9GCUwy_Y06S4-6NazxivdqHM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IhC9GCUwy_Y06S4-6NazxivdqHM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IhC9GCUwy_Y06S4-6NazxivdqHM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IhC9GCUwy_Y06S4-6NazxivdqHM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5HWO_LQ2SI/AAAAAAAABe4/1QR-cQhlO5k/s1600-h/reflectedImage.png.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 285px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5HWO_LQ2SI/AAAAAAAABe4/1QR-cQhlO5k/s320/reflectedImage.png.jpg" alt="pernikahan adat ambon" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445368977432828194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin kaya budaya ambon, karena salah satu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;adat pernikahan ambon&lt;/span&gt; tetap lestari hingga kini, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perkawinan ambon&lt;/span&gt; yang sederhana membuat acara pernikahan semakin mudah dilaksanakan, walaupun begitu ada kemiripipan antara adat pernikahan ambon ini dengan &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;pernikahan adat &lt;/a&gt;lainnya, yaitu adanya acara pra nikah atau lamaran yang sering disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkawinan Masuk Minta&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkawinan Masuk Minta&lt;/span&gt; Adalah hubungan pertunangan antara kedua  calon pasangan suami – istri telah diketahui oleh orang tua kedua belah  pihak dimana usia mereka telah cukup dewasa dalam bertunangan (  berpacaran ).Pada umumnya orang tua dari keluarga laki-laki sebelum  terjadi mereka akan berunding untuk menentukan waktu perkawinan dengan  jelas “ masuk minta “ calon pengantin perempuan yang didahului dengan  sepotong surat dan disampaikan oleh keluarga laki-laki dengan waktu yang  telah ditentukan untuk masuk minta calon pengantin perempuan. Setelah  adanya persetujuan dari keluarga perempuan bahwa mereka setuju untuk  menerima kunjungan dari keluarga laki - laki, maka keluarga laki -laki  mulai berunding untuk menentukan waktu masuk  minta perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap demi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tahap&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pernikahan-adat-ambon.html"&gt; pernikahan adat ambon&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Bagi orang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ambon &lt;/span&gt;yang menganut garis keturunan menurut garis ayah, ajakan untuk melaksanakan perkawinan biasanya datang dari pihak laki-laki (Nyong). Nona akan menunggu sampai Nyong mengutarakan keinginannya untuk menikah. Kalau setuju, nona akan menyampaikan berita itu kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;1. Menerima Surat Bertamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ada persetujuan dari Nona, maka Nyong langsung memberitahukan keinginan itu kepada orangtuanya. Serentak dengan itu, orang tua laki-laki mengadakan acara kumpul keluarga, guna membicarakan keinginan anaknya. Selain itu, dibicarakan pula tentang waktu yang tepat untuk bertamu di rumah keluarga perempuan. Bila telah ada kata sepakat mengenai waktu pertemuan, maka dikirimlah Surat Bertamu kepada keluarga perempuan yang dibawa oleh seorang utusan.&lt;br /&gt;Keluarga perempuan setelah menerima Surat Bertamu, mengumpulkan anggota keluarga dekat guna membahas surat tersebut. Bila memang keluarga mengetahui anaknya akan menikah, maka dalam pertemuan keluarga itu ditentukan waktu untuk menerima kunjungan bertamu dari keluarga laki-laki. Jawaban surat juga disampaikan melalui utusan.&lt;br /&gt;Pada hari yang ditentukan, bertamulah keluarga laki-laki dirumah keluarga perempuan. Tiba di rumah keluarga perempuan, juru bicara keluarga laki-laki akan berbasa-basi sebagai pengantar, untuk menyampaikan maksud utama kedatangan yaitu meminang anak perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;2. ANTAR PAKAIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini disebut acara Masuk Minta Nona. Juru bicara keluarga perempuan akan melayani seluruh pembicaraan dari keluarga laki-laki dengan bahasa yang halus. Dengan tutur kata yang juga sopan, juru bicara keluarga perempuan akan membicarakan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pihak laki-laki. Misalnya harta kawin.&lt;br /&gt;Pada saat itu, kedua keluarga sama-sama mengandalkan kelincahan bicara dari masing-masing juru bicara. Saat itu pula kedua belah pihak akan menentukan waktu perkawinan. Penentuan waktu perkawinan ini haruslah tepat, karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;masyarakat ambon &lt;/span&gt;percaya bahwa waktu yang tepat sangat mempengaruhi kelanggengan bahtera rumah tangga sebuah pasangan.&lt;br /&gt;Dua hari menjelang hari perkawinan, kedua belah pihak harus melewati acara antar pakaian kawin. Mula-mula keluarga laki-laki mengantarkan pakaian kawin perempuan yang disebut baju mustiza atau baju basumpa yang diantar oleh seorang jujaro (anak gadis), ditemani seorang ibu yang disebut Mata Ina.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Antaran itu dibalas keluarga perempuan dengan mengantar seperangkat pakaian kawin laki-laki yakni celana panjang dan baniang, yang akan dipakai calon pengantin laki-laki saat perkawinan. Makna acara saling antar pakaian ini, adalah agar kelak setelah menikah suami istri saling memiliki tanggung jawab.&lt;br /&gt;Biasanya keluarga laki-laki melengkapi antaran pakaian kawin itu dengan sebotol anggur dan sebuah kue (yang dibikin sendiri), sebagai doho-doho atau oleh-oleh kepada keluarga perempuan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;3. BASUMPAH KAWIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Calon &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin laki-laki&lt;/span&gt; dengan berpakaian pengantin diantar oleh keluarga dekat, menuju rumah keluarga calon pengantin perempuan dengan iringi musik toto buang. Toto buang adalah jenis &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;musik tradisional di Pulau Ambon&lt;/span&gt;, yang biasanya dipakai saat dilaksanakannya pesta kawin masuk minta.&lt;br /&gt;Acara jemput pengantin itu bertujuan membawa calon pengantin perempuan, untuk dikukuhkan secara keagamaan, maupun secara pemerintahan, sebagai suami dan istri yang sah. Dalam acara ini, pihak keluarga laki-laki membawa harta kawin berupa seutas benang dan satu tetes air serta sopi dan satu kayu (gulungan) kain putih. Harta kawin ini berbeda untuk tiap negeri di Maluku. Harta ini harus dibayar lunas agar dikemudian hari tidak menjadi hutang.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Setelah sah sebagai suami istri, rombongan pengantin menuju keluarga perempuan untuk melaksanakan pesta dan menyerahkan harta kawin. Sepanjang jalan, tifa dan toto buang dipukul bertalu-talu menandakan kegembiraan dan tanda ada pesta.&lt;br /&gt;Usai melaksanakan seluruh kegiatan di rumah perempuan, juru bicara keluarga laki-laki minta diri bersama dengan anak perempuan mereka, guna melanjutkan pesta kawin di rumah keluarga pengantin laki-laki. Saat minta diri, keluarga perempuan biasanya merasa terharu, bahkan tak jarang sampai mengucurkan air mata. Sebab merasa kini anak perempuan mereka telah menjadi milik keluarga laki-laki, yang selanjutnya akan tinggal di rumah sang suami.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;4. PIRING BALAPIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan pengantin dengan tetap diiringi musik tifa toto buang menuju rumah laki-laki sambil bersukaria. Tiba di depan rumah, istri disambut dengan Acara Basu Kaki. Basu Kaki atau mencuci kaki sebagai tanda istri harus meninggalkan semua kebiasaan lama yang buruk, sebelum ia memasuki rumah keluarga laki-laki. Acara basuh kaki istri, dilakukan salah seorang adik perempuan suami yang belum menikah. Usai membasuh kaki, tiba saatnya istri diperbolehkan keluarga laki-laki memasuki rumah untuk memulai hidup baru.&lt;br /&gt;Acara basu kaki dilanjutkan dengan acara Makan Bersama Piring Balapis. Disebut piring balapis, karena di atas meja makan telah disusun lima buah piring makan (disusun berlapis) berwarna putih. Angka lima menandakan masyarakat Negeri Nusaniwe termasuk kelompok Uli Lima (persekutuan lima) dan warna putih mengartikan isi hati dari keluarga laki-laki yang bersih, putih dan tulus, yang telah menerima anak perempuan sebagai bagian dari anggota keluarga. Kini ia harus dilayani seperti anak sendiri.&lt;br /&gt;Makan piring balapis dapat juga diartikan sebagai penunjukkan status social, serta kemampuan keluarga laki-laki yang sedang melaksanakan pesta perkawinan Masuk Minta.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Proses Acara Makan Piring Balapis secara singkat diuraikan sebagai berikut. Pengantin laki-laki dan pengantin perempuan beserta orang tua dan undangan dipersilahkan menuju meja makan. Selanjutnya dengan mendengarkan aba-aba melalui bunyi peluit, makanan pembuka (biasanya sop) dihidangkan untuk dinikmati. Pada bunyi peluit yang kedua, wadah makanan (mangkuk sop) diangkat oleh pelayan. Lalu saat bunyi peluit berikut, pelayan menyajikan makanan lain di atas piring susun pertama. Undangan terus menikmati makanan yang disajikan secara berganti-ganti sesuai bunyi peluit, sampai semua piring yang ada di atas meja habis terpakai.&lt;br /&gt;Selanjutnya undangan meja pertama dipersilahkan meninggalkan meja, dan para pelayan akan mengundang rombongan kedua menikmati makanan, dengan tetap menggunakan tata krama seperti meja pertama. Demikian seterusnya sampai semua undangan dapat mengambil bagian di meja makan piring balapis.&lt;/blockquote&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;5. Acara Dendang Badendang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai menikmati Makan Piring Balapis, puncak atau akhir dari seluruh upacara Kawin Masuk Minta ialah Acara Dendang Badendang yaitu acara bernyanyi bersama diselingi dengan baku balas pantun. Ditingkahi dengan bunyi tifa yang mendayu-dayu, undangan mulai bernyanyi sambil goyang badan dan bergandengan tangan. Masing-masing pihak menunjukkan kemampuan mengolah kata berbalas pantun sampai puas. Kadang-kadang dilanjutkan dengam acara Dansa Katreji. Itulah wujud kegembiraan orang Ambon dari Negeri Nusaniwe saat pelaksanaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara Adat Kawin Masuk Minta, Ambon&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa juga melihat atau mendonwload isi materi di atas,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;a href="http://www.docstoc.com/docs/27740041/Pernikahan-Adat-Ambon"&gt;Click here&lt;/a&gt; to show up&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.weddingshouse.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;More Info about wedding &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;persiapan pernikahan yang&lt;br /&gt;harus anda ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:78%;" &gt;weddingshouse.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-7950769026364931917?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/MpWSpqsx9IQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/7950769026364931917/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pernikahan-adat-ambon.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7950769026364931917?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7950769026364931917?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/MpWSpqsx9IQ/pernikahan-adat-ambon.html" title="Pernikahan Adat  Ambon" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S5HWO_LQ2SI/AAAAAAAABe4/1QR-cQhlO5k/s72-c/reflectedImage.png.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/pernikahan-adat-ambon.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyeyp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-3475794355158018204</id><published>2010-03-04T11:58:00.004+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.993+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.993+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><title>Perkawinan Adat Sunda</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bQmizBQNG0HkUvL4Cn72Je98D8w/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bQmizBQNG0HkUvL4Cn72Je98D8w/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bQmizBQNG0HkUvL4Cn72Je98D8w/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bQmizBQNG0HkUvL4Cn72Je98D8w/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49AIqjTiaI/AAAAAAAABeU/3nupNtuQVJk/s1600-h/sunda.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 346px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49AIqjTiaI/AAAAAAAABeU/3nupNtuQVJk/s400/sunda.png" alt="perkawinan adat sunda" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444640992119720354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkawinan adat sunda&lt;/span&gt; sangat kental dengan penghormatan kaum wanita, Suasana pekawinan dilaksanakan dengan suasana yang penuh bahagia, penuh humor. jadi perasaan bahagia akan selalu mengiringi upacara pernikahan ini. walaupun demikian upacara perkawinan dilaksanakan dengan teratur, sehingga adat orang sunda ini harus kita jaga. anda bisa melihat tata cara perkawinan sunda di artikel sebelumnya, yaitu tentang &lt;a style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html"&gt;pernikahan adat sunda.  &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;anda juga bisa mendownload buku tata cara pelaksanaan perkawinan sunda ini,&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49BMDsrCxI/AAAAAAAABec/07UjDH9Evhs/s1600-h/upacara-perkawinan-adat-sun.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);" href="http://www.docstoc.com/docs/27462554/Perkawinan-Adat-Sunda"&gt;click here to show up&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49BMDsrCxI/AAAAAAAABec/07UjDH9Evhs/s1600-h/upacara-perkawinan-adat-sun.gif"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 105px; height: 145px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49BMDsrCxI/AAAAAAAABec/07UjDH9Evhs/s200/upacara-perkawinan-adat-sun.gif" alt="pernikahan adat sunda" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444642149921131282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49BMDsrCxI/AAAAAAAABec/07UjDH9Evhs/s1600-h/upacara-perkawinan-adat-sun.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.weddingshouse.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;More Info about wedding &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;persiapan pernikahan yang harus anda ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:78%;" &gt;weddingshouse.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-3475794355158018204?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/bz7gOp5T7fI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/3475794355158018204/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-sunda.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/3475794355158018204?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/3475794355158018204?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/bz7gOp5T7fI/perkawinan-adat-sunda.html" title="Perkawinan Adat Sunda" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S49AIqjTiaI/AAAAAAAABeU/3nupNtuQVJk/s72-c/sunda.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-sunda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyfCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-8070654611361390655</id><published>2010-03-04T10:56:00.008+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.994+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.994+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Batak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><title>Perkawinan Adat Batak</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tBirqbGStP4It11HEIQZ7OFN3FA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tBirqbGStP4It11HEIQZ7OFN3FA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tBirqbGStP4It11HEIQZ7OFN3FA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tBirqbGStP4It11HEIQZ7OFN3FA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S482ju9c6nI/AAAAAAAABeE/38jA9hDTcsQ/s1600-h/reflectedImage.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S482ju9c6nI/AAAAAAAABeE/38jA9hDTcsQ/s320/reflectedImage.png" alt="perkawinan adat batak" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444630462043318898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkawinan Adat Batak &lt;/span&gt;mewarisi budaya nenek moyang yang sangat kaya dengan ritual suci, mempelai pria dan wanita disandingkan menjadi pasangan suami istri setelah melewati beberapa rangkaian upacara adat. pernikahan atau perkawinan adat batak di kenal sangat melelahkan, karena begitu banyaknya upacara, maka di abad moderen ini upacara dan prosesei pernikahan adat batak agak lebih fleksibel, pengurangan dilakukan tanpa menghilangkan makna perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian upacara perkawinan adat batak bisa dilihat dan baca pada artikel sebelumnya yaitu tata cara &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-batak.html"&gt;pernikahan adat batak&lt;/a&gt;. anda bisa juga mendownload buku acara pernikahan adat batak dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.docstoc.com/docs/27461028/Prosesi-Pernikahan-Adat-Batak"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;click here to show up&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.docstoc.com/docs/27461028/Prosesi-Pernikahan-Adat-Batak"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 128px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S486sJz-WdI/AAAAAAAABeM/pngpKKDjvdo/s200/gif_heart_60.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444635004736788946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.weddingshouse.blogspot.com"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;More Info about wedding &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;persiapan pernikahan yang&lt;br /&gt;harus anda ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:78%;" &gt;weddingshouse.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var _sttoolbar = {}&lt;/script&gt;&lt;script src="http://w.sharethis.com/widget/stblogger.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;stBlogger.init("http://w.sharethis.com/button/sharethis.js#publisher=1c41fd2f-3fc0-42e6-a5ff-617759a1cca9&amp;amp;type=blogger&amp;amp;buttonText=Saling%20Berbagi&amp;amp;embeds=true&amp;amp;style=rotate");&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-8070654611361390655?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/y5-W4KB-IaQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/8070654611361390655/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-batak.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8070654611361390655?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8070654611361390655?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/y5-W4KB-IaQ/perkawinan-adat-batak.html" title="Perkawinan Adat Batak" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S482ju9c6nI/AAAAAAAABeE/38jA9hDTcsQ/s72-c/reflectedImage.png" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/03/perkawinan-adat-batak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyfSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-7116819541416365146</id><published>2010-01-13T11:17:00.005+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.995+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.995+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Bali" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><title>Pernikahan Adat Bali</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eqK9JtFi_RU70eptJde3zMvV1kU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eqK9JtFi_RU70eptJde3zMvV1kU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eqK9JtFi_RU70eptJde3zMvV1kU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eqK9JtFi_RU70eptJde3zMvV1kU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S01P2iwnpNI/AAAAAAAABbA/6BHSn3TBAAQ/s1600-h/ramaaaaaaaa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 388px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S01P2iwnpNI/AAAAAAAABbA/6BHSn3TBAAQ/s400/ramaaaaaaaa.jpg" alt="pernikahan adat bali" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426080924513576146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan adat bali &lt;/span&gt;sangat diwarnai dengan pengagungan kepada Tuhan sang pencipta, semua tahapan pernikahan dilakukan di rumah mempelai pria, karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;masyarakat Bali &lt;/span&gt;memberlakukan sistem patriarki, sehingga dalam pelaksanan upacara perkawinan semua biaya yang dikeluarkan untuk hajatan tersebut menjadi tanggung jawab pihak keluarga laki – laki. hal ini berbeda dengan &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html"&gt;adat pernikahan jawa&lt;/a&gt; yang semua proses pernikahannya dilakukan di rumah mempelai wanita. Pengantin wanita akan diantarkan kembali pulang ke rumahnya untuk meminta izin kepada orang tua agar bisa tinggal bersama suami beberapa hari setelah upacara pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tahapan &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-bali.html"&gt;pernikahan adat Bali&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara Ngekeb&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pengantin wanita dari kehidupan remaja menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga memohon doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bersedia menurunkan kebahagiaan kepada pasangan ini serta nantinya mereka diberikan anugerah berupa keturunan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu pada sore harinya, seluruh tubuh calon pengantin wanita diberi luluran yang terbuat dari daun merak, kunyit, bunga kenanga, dan beras yang telah dihaluskan. Dipekarangan rumah juga disediakan wadah berisi air bunga untuk keperluan mandi calon pengantin. Selain itu air merang pun tersedia untuk keramas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesudah acara mandi dan keramas selesai, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat bali&lt;/span&gt; akan dilanjutkan dengan upacara di dalam kamar pengantin. Sebelumnya dalam kamar itu telah disediakan sesajen. Setelah masuk dalam kamar biasanya calon pengantin wanita tidak diperbolehkan lagi keluar dari kamar sampai calon suaminya datang menjemput. Pada saat acara penjemputan dilakukan, pengantin wanita seluruh tubuhnya mulai dari ujung kaki sampai kepalanya akan ditutupi dengan selembar kain kuning tipis. Hal ini sebagai perlambang bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin wanita&lt;/span&gt; telah bersedia mengubur masa lalunya sebagai remaja dan kini telah siap menjalani kehidupan baru bersama pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mungkah Lawang ( Buka Pintu )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang utusan  Mungkah Lawang bertugas mengetuk pintu kamar tempat pengantin wanita berada sebanyak tiga kali sambil diiringi oleh&lt;span style="font-style: italic;"&gt; seorang Malat&lt;/span&gt; yang menyanyikan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; tembang Bali&lt;/span&gt;. Isi tembang tersebut adalah pesan yang mengatakan jika pengantin pria telah datang menjemput pengantin wanita dan memohon agar segera dibukakan pintu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara Mesegehagung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesampainya kedua pengantin di pekarangan rumah pengantin pria, keduanya turun dari tandu untuk bersiap melakukan upacara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mesegehagung&lt;/span&gt; yang tak lain bermakna sebagai ungkapan selamat datang kepada pengantin wanita. kemudian keduanya ditandu lagi menuju kamar pengantin. Ibu dari pengantin pria akan memasuki kamar tersebut dan mengatakan kepada pengantin wanita bahwa kain kuning yang menutupi tubuhnya akan segera dibuka untuk ditukarkan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;uang kepeng satakan&lt;/span&gt; yang ditusuk dengan tali benang Bali dan biasanya berjumlah dua ratus kepeng&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Madengen–dengen&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upacara ini bertujuan untuk membersihkan diri atau mensucikan kedua pengantin dari  energi negatif dalam diri keduanya. Upacara dipimpin oleh seorang pemangku adat atau Balian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mewidhi Widana&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan memakai baju kebesaran pengantin, mereka melaksanakan upacara Mewidhi Widana yang dipimpin oleh seorang Sulingguh atau Ida Peranda. Acara ini merupakan penyempurnaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat bali &lt;/span&gt;untuk meningkatkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pembersihan diri pengantin &lt;/span&gt;yang telah dilakukan pada acara – acara sebelumnya. Selanjutnya, keduanya menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;merajan&lt;/span&gt; yaitu tempat pemujaan untuk berdoa mohon izin dan restu Yang Kuasa. Acara ini dipimpin oleh seorang pemangku merajan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mejauman Ngabe Tipat Bantal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari setelah pengantin resmi menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pasangan suami istri&lt;/span&gt;, maka pada hari yang telah disepakati kedua belah keluarga akan ikut mengantarkan kedua pengantin pulang ke rumah orang tua pengantin wanita untuk melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;upacara Mejamuan&lt;/span&gt;. Acara ini dilakukan untuk memohon pamit kepada kedua orang tua serta sanak keluarga pengantin wanita, terutama kepada para leluhur, bahwa mulai saat itu pengantin wanita telah sah menjadi bagian dalam keluarga besar suaminya. Untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;upacara pamitan&lt;/span&gt; ini keluarga pengantin pria akan membawa sejumlah barang bawaan yang berisi berbagai panganan kue &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;khas Bali&lt;/span&gt; seperti kue bantal, apem, alem, cerorot, kuskus, nagasari, kekupa, beras, gula, kopi, the, sirih pinang, bermacam buah–buahan serta lauk pauk khas bali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ghOl7mVzjw0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ghOl7mVzjw0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-7116819541416365146?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/ooYrByfEgD8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/7116819541416365146/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-bali.html#comment-form" title="26 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7116819541416365146?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/7116819541416365146?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/ooYrByfEgD8/pernikahan-adat-bali.html" title="Pernikahan Adat Bali" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S01P2iwnpNI/AAAAAAAABbA/6BHSn3TBAAQ/s72-c/ramaaaaaaaa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>26</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-bali.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyfSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-5729233492962278821</id><published>2010-01-12T08:54:00.004+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.995+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.995+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Banjar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><title>Pernikahan Adat Banjar</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/_BkPKw9cC_imX065XdRgYLS9H3Q/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/_BkPKw9cC_imX065XdRgYLS9H3Q/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/_BkPKw9cC_imX065XdRgYLS9H3Q/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/_BkPKw9cC_imX065XdRgYLS9H3Q/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0vblvknObI/AAAAAAAABa4/YDnt7sm9cy4/s1600-h/3734232465_1abf4c8bdf_o.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 340px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0vblvknObI/AAAAAAAABa4/YDnt7sm9cy4/s320/3734232465_1abf4c8bdf_o.jpg" alt="Pernikahan Adat Banjar" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425671617569569202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan adat Banjar&lt;/span&gt; nampak jelas begitu besar penghormatan terhadap posisi wanita.Acara demi acara yang dilaksanakan semuanya berpusat di tempat atau di rumah pihak calon mempelai wanita, pihak dari keluarga laki-laki yang datang menghormati kepada keluarga mempelai wanita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Urutan proses yang umum terjadi di kalangan keluarga calon pengantin adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Basusuluh (mencari informasi secara diam-diam mengenai riwayat keluarga calon mempelai. Mencari informasi ini bisa melalui berbagai macam cara dan dilakukan secara cerdik)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  2. Batatakun (mencari informasi definitif, pencarian ini lebih terbuka melalui kedua pihak keluarga)&lt;br /&gt;3. Badatang (meminang)&lt;br /&gt;4. Maatar Patalian ( memberikan barang-barang antaran kepada pihak mempelai wanita, berupa barang kebutuhan sehari-hari dan perlengkapan kamar tidur)&lt;br /&gt;5. Nikah (ikatan resmi menurut agama)&lt;br /&gt;6. Batatai (proses akhir dari perkawinan Banjar, upacara bersanding/pesta perkawinan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ditambah berbagai proses lainnya yang semuanya dilakukan di kediaman mempelai wanita. Karena perkawinan merupakan salah satu hal terpenting dalam hidup, maka keluarga kedua mempelai berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kesan dan keistimewaan serta fasilitas kepada kedua mempelai, mereka dilayani bagai seorang raja dan ratu sehingga sering diberi julukan Raja Sahari (raja satu hari)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Proses-proses yang dilakukan sebelum batatai pengantin, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manurunakan Pangantin Laki-Laki&lt;/span&gt;, Upacara akan dimulai saat pengantin laki-laki mulai turun dari rumahnya menuju pelaminan di rumah mempelai wanita. Proses ini memang terlihat mudah, tetapi sering pada acara inilah terjadi hal-hal yang berakibat fatal bahkan mengakibatkan batalnya seluruh acara perkawinan. Di masa lalu, tidak jarang laki-laki saingan yang gagal memperoleh hati wanita yang akan segera menikah melakukan segala cara untuk menggagalkan pernikahan yang akan segera berlangsung. Mereka berusaha menggagalkan dengan cara halus (gaib) terutama saat ijab kabul tiba. Mempelai laki-laki akan muntah-muntah dan sakit, ada juga yang tidak dapat menggerakkan kakinya untuk melangkah padahal rumah wanitanya sudah didepan mata. Untuk mengantipasi hal ini biasanya para tetuha keluarga memberikan sangu dengan doa-doa khusus. Selain itu saat kaki calon pengantin laki-laki melangkah pertama kali akan didendangkan shalawat nabi dan ditaburi baras kuning.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kerajaanbanjar.files.wordpress.com/2007/03/manurunakan.jpg" title="manurunakan.jpg"&gt;&lt;img src="http://kerajaanbanjar.files.wordpress.com/2007/03/manurunakan.jpg" alt="pernikahan adat banjar" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;2.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maarak Pengantin Laki-laki,&lt;/span&gt; saat tidak ada lagi gangguan terjadi rombongan pengantar akan bergerak menuju rumah mempelai wanita (dahulu jarak antar rumah calon relatif dekat sehingga warga berjalan kaki beramai-ramai). Kira-kira beberapa puluh meter di depan rumah mempelai, saat inilah berbagai macam kesenian akan ditampilkan. Diantaranya, Sinoman Hadrah, Kuda Gipang, bahkan ada musik Bamban (sejenis Tanjidor Betawi). Mempelai laki-laki yang melewati barisan Sinoman Hadrah akan dilindungi oleh Payung Ubur-Ubur, payung ini akan terus berputar-putar melindungi pengantin sambil rombongan bergerak menuju rumah mempelai wanita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://kerajaanbanjar.files.wordpress.com/2007/03/maarak.jpg" alt="pernikahan adat banjar" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batatai Pengantin,&lt;/span&gt; proses terakhir dalam pesta. Kedua mempelai bertemu dan dipertontonkan di atas mahligai pelaminan disaksikan seluruh undangan yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kerajaanbanjar.files.wordpress.com/2007/03/batatai.jpg" title="batatai.jpg"&gt;&lt;img src="http://kerajaanbanjar.files.wordpress.com/2007/03/batatai.jpg" alt="pernikahan adat banjar" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain rangkaian proses di atas masih ada beberapa proses perkawinan adat Banjar yang dilakukan oleh keluarga kedua mempelai sebagai penunjang suksesnya hari batatai pengantin, yaitu:&lt;br /&gt;&gt;&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Versi Banjar Kuala&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mempelai laki-laki memasuki rumah mempelai wanita dan langsung menuju kamar mempelai wanita untuk menjemputnya dan kembali menuju Balai Patataian yang biasanya terletak diruangan tengah untuk duduk bersanding(batatai). Prosesi yang harus dilakukan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahurup Palimbaian&lt;/span&gt; ; sewaktu masih dalam posisi berdiri kedua mempelai bertukat bunga tangan&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.Maknanya : kedua mempelai optimis terhadap hari-hari mendatang yang akan mereka jalani dengan penuh keceriaan, bagai harumnya bunga tangan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahurup Sasuap&lt;/span&gt; ; kedua mempelai duduk bersanding lalu saling menyuapkan sekapur sirih (terdiri dari sirih, pinang, kapur, gambir).&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maknanya : mereka sudah saling membulatkan tekad untuk menempuh pahit, getir, manis dan perihnya kehidupan dan mengatasinya dengan seia sekata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bakakumur &lt;/span&gt;; setelah mengunyah sekapur sirih, kedua mempelai berkumur dengan air putih, lalu air bekas kumur dibuang ke dalam tempolong.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Maknanya : segala hal yang kurang baik segera di buang, sehingga dalam memasuki perkawinan kedua mempelai dalam kondisi bersih dan ikhlas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batimbai Lakatan&lt;/span&gt; ; mempelai wanita melemparkan segenggan nasi ketan ke pangkuan mempelai pria, lalu oleh mempelai pria dilemparkan kembali ke pangkuan mempelai wanita.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Maknanya : Agar tali perkawinan yang mereka bina sedemikian erat, dapat memberikan keturunan yang baik dan unggul. Sekanjutnya nasi ketan tadi dilemparkan ke hadirin untk diperebutkan oleh para remaja putrid. Dipercaya remaja yang mendapatkan nasi ketan tersebut akan cepat mendapat pasangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batapung atau batutungkal&lt;/span&gt; ; para tertua dari kedua keluarga memberikan sentuhan dengan memercikan ramuan (air bunga, minyak likat baboreh dan minyak wangi) pada ubun-ubun , bahu kiri dan kanan, dan pangkuan mempelai.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Maknanya : agar perjalanan perkawinan mempelai selalu mendapat dukungan , bimbingan dan berkah dari pihak keluarga serta pinisepuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Versi Banjar Pahuluan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelai pria memasuki rumah mempelai wanita disambut dengan Shalawat Nabi dan taburan beras kuning, mempelai wanita telah diambang pintu, kemudian mereka bersama-sama dibawa untuk duduk bersanding di atas Geta Kencana, sejenis tempat peraduan (tempat tidur). Prosesi selanjutnya hampir sama denga versi Banjar Kuala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Versi Banjar Pahuluan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mempelai pria memasuki rumah mempelai wanita disambut dengan Shalawat Nabi dan taburan beras kuning. Di depan pintu telah menanti mempelai wanita, dan kemudian kedua mempelai dibawa menuju Balai Laki dengan berjalan kaki maupun dengan cara Usung Ginggong. Selama bersanding di Balai Laki, kedua mempelai menyaksikan atraksi kesenian, dan harus menerima godaan atau olok-olok dari undangan yang hadir dengan senyum. Setelah selesai pasangan dibawa kembali ke rumah mempelai wanita diiringi tetabuhan kesenian tradisional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-5729233492962278821?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/DsUajppCeO4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/5729233492962278821/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-banjar.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/5729233492962278821?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/5729233492962278821?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/DsUajppCeO4/pernikahan-adat-banjar.html" title="Pernikahan Adat Banjar" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0vblvknObI/AAAAAAAABa4/YDnt7sm9cy4/s72-c/3734232465_1abf4c8bdf_o.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-banjar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyfip7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-3144439699336225092</id><published>2010-01-04T16:42:00.000+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.996+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.996+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Solo" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Jawa" /><title>Pernikahan Adat Solo</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ya4XG3Rosm8qsQxUYp3_AsU2s2w/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ya4XG3Rosm8qsQxUYp3_AsU2s2w/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ya4XG3Rosm8qsQxUYp3_AsU2s2w/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ya4XG3Rosm8qsQxUYp3_AsU2s2w/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0NEt_aczUI/AAAAAAAABX8/iCboZc3RiW0/s1600-h/reflectedImagng.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0NEt_aczUI/AAAAAAAABX8/iCboZc3RiW0/s400/reflectedImagng.jpg" alt="pernikahan adat solo" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423253933191384386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prosesi &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-solo.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Adat Solo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Anda juga bisa &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8028824/PROSESIACARAPERNIKAHANADATSOLOSURAKARTA.zip.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mendownload&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; panduan acara &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;pernikahan adat solo&lt;/a&gt; surakarta&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; GRATIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I. PELAKSANAAN PRA NIKAH ADAT SOLO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nontoni&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Bagian pertama dari rangkaian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;prosesi pernikahan solo&lt;/span&gt; adalah Nontoni. Proses nontoni ini dilakukan oleh pihak keluarga pria. Tujuan dari nontoni adalah untuk mengetahui status gadis yang akan dijodohkan dengan anaknya, apakah masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;legan&lt;/span&gt; (sendiri) atau telah memiliki pilihan sendiri. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar jangan sampai terjadi benturan dengan pihak lain yang juga menghendaki si gadis menjadi menantunya. Bila dalam nontoni terdapat kecocokan dan juga mendapat ‘lampu hijau’ dari pihak gadis, tahap berikutnya akan dilaksanakan panembung.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panembung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Panembung dapat diartikan sebagai melamar. Dalam melamar seorang gadis yang akan dijadikan jodoh, biasanya dilakukan sendiri oleh pihak pria disertai keluarga seperlunya. Tetapi bagian ini bisa juga diwakilkan kepada sesepuh atau orang yang dipercaya disertai beberapa orang teman sebagai saksi. Setelah pihak pria menyampaikan maksud kedatangannya, orangtua gadis tidak langsung menjawab boleh atau tidak putrinya diperistri. Untuk menjaga tata trapsila, jawaban yang disampaikan kepada keluarga laki-laki akan ditanyakan dahulu kepada sang putrid. Untuk itu pihak pria dimohon bersabar. Jawaban ini tentu saja dimaksudkan agat tidak mendahului kehendak yang akan menjalankan, yaitu sang gadis, juga agar taj menurunkan wibawa pihak keluarganya. Biasanya mereka akan meminta waktu untuk memberikan jawaban sekitar sepasar atau 5 hari.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paningset&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Apabila sang gadis bersedia dijodohkan dengan pria yang melamarnya, maka jawaban akan disampaikan kepada pihak keluarga pria, sekaligus memberikan perkiraan mengenai proses selanjutnya. Hal ini dimaksudkan agar kedua keluarga bisa menentukan hari baik untuk mewujudkan rencana pernikahan. Pada saat itu, orangtua pihak pria akan membuat ikatan pembicaraan lamaran dengan pasrah paningset (sarana pengikat perjodohan). Paningset diserahkan oleh pihak calon pengantin pria kepada pihak calon pengantin wanita paling lambat lima hari sebelum pernikahan. Namun belakangan, dengan alasan kepraktisan, acara srah-srahan paningset sering digabungkan bersamaan dengan upacara midodareni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II. PELAKSANAAN PERNIKAHAN ADAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pernikahan di Solo mempunyai tatanan yang memuat pokok-pokok tradisi Jawa sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. SOWAN LUHUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah meminta doa restu dari para sesepuh dan piyagung serta melakukan ziarah kubur ke tempat leluhurnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. WILUJENGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan ritual sebagai wujud permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya dalam melaksanakan hajat diberi keselamatan dan dijauhkan dari segala halangan. Dalam wilujengan ini memakai sarat berupa makanan dengan lauk-pauk, seperti ‘sekul wuduk’ dan ‘sekul golong’ beserta ingkung (ayam utuh). Dalam wilujengan ini semua sarat ubarampe enak dimakan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. PASANG TARUB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan tradisi membuat ‘bleketepe’ atau anyaman daun kelapa untuk dijadikan atap atau peneduh resepsi manton. Tatacara ini mengambil ‘wewarah’ atau ajaran Ki Ageng Tarub, salah satu leluhur raja-raja Mataram. Saat mempunyai hajat menikahkan anaknya Dewi Nawangsih dengan Raden Bondan Kejawan, Ki Ageng membuat peneduh dari anyaman daun kelapa. Hal itu dilakukan dkarena rumah Ki Ageng uang kecil tidak dapat memuat semua tamu, sehingga tamu yang diluar diteduhi dengan ‘payon’ itu ruang yang dipergunakan untuk para tamu Agung yang luas dan dapat menampung seluruh tamu. Kemudian payon dari daun kelapa itu disebut ‘tarub’, berasal dari nama orang yang pertama membuatnya. Tatacara memasang tarub adalah bapak naik tangga sedangkan ibu memegangi tangga sambil membantu memberikan ‘bleketepe’ (anyaman daun kelapa). Tatacara ini menjadi perlambang gotong royong kedua orang tua yang menjadi pengayom keluarga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. PASANG TUWUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuwuhan mengandung arti suatu harapan kepada anak yang dijodohkan dapat memperoleh keturunan, untuk melangsungkan sejarah keluarga.&lt;br /&gt;Tuwuhan terdiri dari :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A. Pohon pisang raja yang buahnya sudah masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maksud dipilih pisang yang sudah masak adalah diharapkan pasangan yang akan menikah telah mempunyai pemikiran dewasa atau telah masak. Sedangkan pisang raja mempunyai makna pengharapan agar pasangan yang akan dinikahkan kelak mempunyai kemakmuran, kemuliaan dan kehormatan seperti raja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;B. Tebu wulung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tebu wulung berwarna merah tua sebagai gambaran tuk-ing memanis atau sumber manis. Hal ini melambangkan kehidupan yang serba enak. Sedangkan makna wulung bagi orang Jawa berarti sepuh atau tua. Setelah memasuki jenjang perkawinan, diharapkan kedua mempelai mempunyai jiwa sepuh yang selalu bertindak dengan ‘kewicaksanaan’ atau kebijakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;C. Cengkir gadhing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan symbol dari kandungan tempat si jabang bayi atau lambing keturunan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;D. Daun randu dari pari sewuli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Randu melambangkan sandang, sedangkan pari melambangkan pangan. Sehinggahal itu bermakna agar kedua mempelai selalu tercukupi sandang dan pangannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;E. Godhong apa-apa (bermacam-macam dedaunan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti daun beringin yang melambangkan pengayoman, rumput alang-alang dengan harapan agar terbebas dari segala halangan.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. SIRAMAN DAN SADE DAWET (DODOL DAWET)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peralatan yang dipaka untuk siraman adalah sekar manca warna yang dimasukkan ke dalam jembangan, kelapa yang dibelah untuk gayung mandi, serta jajan pasar, dan tumpeng robyong. Air yang dipergunakan dalam siraman ini diambil dari tujuh sumber air, atau air tempuran. Orang yang menyiram berjumlah 9 orang sesepuh termasuk ayah. Jumlah sembilan tersebut menurut budaya Keraton Surakarta untuk mengenang keluhuran Wali Sanga, yang bermakna manunggalnya Jawa dan Islam. Selain itu angka sembilan juga bermakna ‘babakan hawa sanga’ yang harus dikendalikan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pelaksanaan tradisi ini&lt;br /&gt;Masing-masing sesepuh melaksanakan siraman sebanyak tiga kali dengan gayung yang terbuat dari tempurung kelapa yang diakhiri siraman oleh ayah mempelai wanita. Setelah itu bapak mempelai wanita memecah klenthing atau kendhi, sambil berucap ‘ora mecah kendhi nanging mecah pamore anakku’.&lt;br /&gt;Seusaii siraman calon pengantin wanita dibopong (digendong) oleh ayah ibu menuju kamar pengantin. Selanjutnya sang Ayah menggunting tigas rikmo (sebagian rambut di tengkuk) calon pengantin wanita. Potongan rambut tersebut diberikan kepada sang ibu untuk disimpan ke dalam cepuk (tempat perhiasan), lalu ditanam di halaman rumah. Upacara ini bermakna membuang hal-hal kotor dari calon pengantin wanita. Kemudian rambut calon pengantin wanita. Kemudian rambut calon pengantin wanita dikeringkan sambil diharumi asap ratus, untuk selanjutnya ‘dihalubi-halubi’ atau dibuat cengkorong paes. Selanjutnya rambut dirias dengan ukel konde tanpa perhiasan, dan tanpa bunga.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Dodol Dawet&lt;br /&gt;Pada saat calon pengantin dibuat cengkorong paes itu, kedua orangtua menjalankan tatacara ‘dodol dawet’ (menjual dawet). Disamping dawet itu sebagai hidangan, juga diambil makna dari cendol yang berbentuk bundar merupakan lambing kebulatan kehendak orangtua untuk menjodohkan anak.&lt;br /&gt;Bagi orang yang akan membeli dawet tersebut harus membayar dengan ‘kreweng’ (pecahan genting) bukan dengan uang. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia berasal dari bumi. Yang melayani pembeli adalah ibu, sedangkan yang menerima pembayaran adalah bapak. Hal ini mengajarkan kepada anak mereka yang akan menikah tentang bagaimana mencari nafkah sebagai suami istri , harus saling membantu.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. SENGKERAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah calon pengantin wanita ‘dihaluh-halubi’ atau dibuat cengkorong paes lalu ‘disengker’ atau dipingit. Artinya tidak boleh keluar dari halaman rumah.&lt;br /&gt;Hal ini untuk menjaga keselamatannya. Pemingitan ini dulu dilakukan selama seminggu, atau minimal 3 hari. Yang mana dalam masa ini, calon pengantin putri setiap malam dilulur dan mendapat banyak petuah mengenai bagaimana menjadi seorang istri dan ibu dalam menjalani kehidupan dan mendampingi suami, serta mengatur rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. MIDODARENI ATAU MAJEMUKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Malam menjelang dilaksanakan ijab dan panggih disebur malam midodareni. Midodareni berasal dari kata widodari. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mepercantik pengantin wanita.&lt;br /&gt;Prosesi yang dilaksanakan pada malam midodareni&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Jonggolan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Datangnya calon pengantin ke tempat calon mertua. ‘Njonggol’ diartikan sebagai menampakkan diri. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selamat, dan hatinya telah mantap untuk menikahi putri mereka. Selama berada di rumah calon pengantin wanita, calon pengantin pria menunggu di beranda dan hanya disuguhi air putih.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Tantingan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kedua orangtua mendatangi calon pengantin wanita di dalam kamar, menanyakan kemantapan hatinya untuk berumah tangga. Maka calon pengantin wanita akan menyatakan ia ikhlas menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua, tetapi mengajukan permintaan kepada sang ayah untuk mencarikan ‘kembar mayang’ sebagai isyarat perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Turunnya Kembar Mayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Turunnya kembar mayang merupakan saat sepasang kembar mayang dibuat. Kembar mayang ini milik para dewa yang menjadi persyaratan, yaitu sebagai sarana calon pengantin perempuan berumah tangga. Dalam kepercayaan Jawa, kembar mayang hanya dipinjam dari dewa, sehingga apabila sudah selesai dikembalikan lagi ke bumi atau dilabuh melalui air. Dua kembar mayang tersebut dinamakan Dewandaru dan Kalpandaru. Dewandaru mempunyai arti wahyu pengayoman. Maknanya adalah agar pengantin pria dapat memberikan pengayoman lahir dan batin kepada keluarganya. Sedangkan Kalpandaru, berasal dari kata kalpa yang artinya langgeng dan daru yang berarti wahyu. Maksudnya adalah wahyu kelanggengan, yaitu agar kehidupan rumah tangga dapat abadi selamanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Wilujengan Majemukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wilujengan Majemukan adalah silahturahmi antara keluarga calon pengantin pria dan wanita yang bermakna kerelaan kedua pihak untuk saling berbesanan. Selanjutnya ibu calon pengantin wanita menyerahkan angsul-angsul atau oleh-oleh berupa makanan untuk dibawa pulang kepada ibu calon pengantin pria. Sesaat sebelum rombongan pulang, orang tua calon pengantin wanita memberikan kepada calon pengantin pria.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. IJAB PANIKAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan ijab panikah ini mengacu pada agama yang dianut oleh pengantin. Dalam tata cara Keraton, saat ijab panikah dilaksanakan oleh penghulu, tempat duduk penghulu maupun mempelai diatur sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Pengantin laki-laki menghadap barat&lt;br /&gt;• Naib di sebelah barat menghadap timur&lt;br /&gt;• Wali menghadap ke selatan, dan para saksi bisa menyesuaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-3144439699336225092?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/KQzX5S4_oTc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/3144439699336225092/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-solo.html#comment-form" title="11 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/3144439699336225092?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/3144439699336225092?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/KQzX5S4_oTc/pernikahan-adat-solo.html" title="Pernikahan Adat Solo" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0NEt_aczUI/AAAAAAAABX8/iCboZc3RiW0/s72-c/reflectedImagng.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>11</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-solo.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cyfyp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-8403821309319147574</id><published>2010-01-04T16:38:00.001+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.997+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.997+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Minang" /><title>Pernikahan Adat Minang</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P8UrS-crJrdOo6WixF-vtYv6nqs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P8UrS-crJrdOo6WixF-vtYv6nqs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P8UrS-crJrdOo6WixF-vtYv6nqs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P8UrS-crJrdOo6WixF-vtYv6nqs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0M8G-y1dZI/AAAAAAAABXk/Y2s9qKApii0/s1600-h/reflectedImagepng.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 381px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0M8G-y1dZI/AAAAAAAABXk/Y2s9qKApii0/s400/reflectedImagepng.jpg" alt="pernikahan adat minang" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423244466917307794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;Pernikahan Adat Minang&lt;/a&gt; Lubuk Jantan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap daerah di Minangkabau memiliki adat pernikahan yang sedikit berbeda dari daerah lain.  Prosesi &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-minang.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat Minang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; khas Lubuk Jantan antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pelaminan khas minang &lt;/span&gt;ala Lubuk Jantan  bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Terdapat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sepasang setajuak &lt;/span&gt;yang ditaruh didepan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pelaminan&lt;/span&gt; disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam prosesi &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat minang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; khas Lubuk Jantan ini dikisahkan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum’at setelah sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.Setelah Ijab Kabul selesai di Mesjid, Marapulai diantar oleh orang tua dan keluarga mendatangi anak daro dirumahnya. Kedatangan marapulai dirumah anak daro ini disambut dengan tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan yang semua menandakan bahwa marapulai diterima oleh keluarga anak daro.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prosesi pernikahan adat Minang&lt;/span&gt; khas Lubuk Jantan ini kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki yang dilaksanakan oleh ibu anak daro, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan dan pertengkaran antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mempelai membangun keluarga baru&lt;/span&gt; yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kepala keluarga&lt;/span&gt; sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Para undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan dijamu dengan makanan khas Minangkabau. Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;makanan tradisional Minangkabau&lt;/span&gt; seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa perlengkapan yang dipakai pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;prosesi pernikahan adat &lt;/span&gt;minang ini adalah sebuah keris pusaka minang untuk dikenakan marapulai, kain untuk ikat pinggang datuk yang dikenakan marapulai, tongkat khas minang yang di gunakan kedua ayah mempelai, hiasan kepala marapulai dan beberapa kalung tua untuk dikenakan pendamping dan ibu mempelai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/45JYEsOB_EI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/45JYEsOB_EI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-8403821309319147574?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/9rSWWsE2lDY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/8403821309319147574/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-minang.html#comment-form" title="7 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8403821309319147574?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/8403821309319147574?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/9rSWWsE2lDY/pernikahan-adat-minang.html" title="Pernikahan Adat Minang" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0M8G-y1dZI/AAAAAAAABXk/Y2s9qKApii0/s72-c/reflectedImagepng.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>7</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-minang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cycCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6000680537228326605</id><published>2010-01-04T16:36:00.000+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.998+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.998+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Betawi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><title>Pernikahan Adat Betawi</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XJiSxo1twDdyQ8Xjh1LE4JppTZA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XJiSxo1twDdyQ8Xjh1LE4JppTZA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XJiSxo1twDdyQ8Xjh1LE4JppTZA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XJiSxo1twDdyQ8Xjh1LE4JppTZA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MPV2SHGJI/AAAAAAAABXU/oE4VFGma7aI/s1600-h/reflectede.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 302px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MPV2SHGJI/AAAAAAAABXU/oE4VFGma7aI/s320/reflectede.jpg" alt="pernikahan adat betawi" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423195244307355794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tahapan dalam Rangkaian Upacara &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-betawi.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Adat Betawi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Ngedelengin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk sampai ke &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jenjang pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sepasang muda-mudi betawi (sekarang) biasanya melalui tingkat pacaran yang disebut&lt;span style="font-style: italic;"&gt; berukan&lt;/span&gt;. Masa ini dapat diketahui oleh orangtua kedua belah pihak, tetapi tidak asing kalau orangtua kedua belah pihak tidak mengetahui anaknya sedang pacaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sistem &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan pada masyarakat Betawi&lt;/span&gt; pada dasarnya mengikuti hukum Islam, kepada siapa mereka boleh atau dilarang mengadakan hubungan perkawinan. Dalam mencari jodoh, baik pemuda maupun pemudi betawi bebas memilih teman hidup mereka sendiri. Karena kesempatan untuk bertemu dengan calon kawan hidup itu tidak terbatas dalam desanya, maka banyak perkawinan pemuda pemudi desa betawi terjadi  dengan orang dari lain desa. Namun demikian, persetujuan orangtua kedua belah pihak sangat penting, karena orangtualah yang akan membantu terlaksanakannya pernikahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya prosedur yang ditempuh sebelum terlaksananya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; adalah dengan perkenalan langsung antara pemuda dan pemudi. Bila sudah ada kecocokan, orangtua pemuda lalu melamar ke orangtua si gadis. Masa perkenalan antara pria dan wanita pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;budaya Betawi&lt;/span&gt; zaman dulu tidak berlangsung begitu saja atau terjadi dengan sendirinya. Akan tetapi, diperlukan Mak Comblang seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Encing atau Encang&lt;/span&gt; (Paman dan bibi) yang akan mengenalkan kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah lain yang juga dikenal dalam masa perkenalan sebelum &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan dalam adat Betawi&lt;/span&gt; adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngedelengin&lt;/span&gt;. Dulu, di daerah tertentu ada kebiasaan menggantungkan sepasang ikan bandeng di depan rumah seorang gadis bila si gadis ada yang naksir. Pekerjaan menggantung ikan bandeng ini dilakukan oleh Mak Comblang atas permintaan orangtua si pemuda. Hal ini merupakan awal dari tugas dan p&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ekerjaan ngedelengin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ngedelengin&lt;/span&gt; bisa dilakukan siapa saja termasuk si jejaka sendiri. Pada sebuah keriaan atau pesta perkawinan biasanya ada malem mangkat. Keriaan seperti ini melibatkan partisipasi pemuda. Di sinilah ajang tempat bertemu dan saling kenalan antara pemuda dan pemudi. Ngedelengin juga bisa dilakukan oleh orangtua walaupun hanya pada tahap awalnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menemukan calon yang disukai, kemudian Mak Comblang mengunjungi rumah si gadis. Setelah melalui obrolan dengan orangtua si gadis, kemudian Mak Comblang memberikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;uang sembe&lt;/span&gt; (angpaw) kepada si gadis. Kemudian setelah ada kecocokan, sampailah pada penentuan ngelamar. Pada saat itu Mak Comblang menjadi juru bicara perihal kapan dan apa saja yang akan menjadi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; bawaan ngelamar&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Nglamar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;orang Betawi,&lt;/span&gt; ngelamar adalah pernyataan dan permintaan resmi dari pihak keluarga laki-laki (calon tuan mantu) untuk melamar wanita (calon none mantu) kepada pihak keluarga wanita. Ketika itu juga keluarga pihak laki-laki mendapat jawaban persetujuan atau penolakan atas maksud tersebut. Pada saat melamar itu, ditentukan pula persyaratan untuk menikah, di antaranya mempelai wanita harus sudah tamat membaca Al Quran. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Yang harus dipersiapkan&lt;/span&gt; dalam ngelamar ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;1. Sirih lamaran&lt;br /&gt;2. Pisang raja&lt;br /&gt;3. Roti tawar&lt;br /&gt;4. Hadiah Pelengkap&lt;br /&gt;5. Para utusan  yang tediri atas: Mak Comblang, Dua pasang wakil orang tua dari calon tuan mantu terdiri dari  sepasang wakil  keluarga ibu dan bapak.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Bawa tande putus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda putus bisa berupa apa saja. Tetapi biasanya pelamar dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;adat betawi&lt;/span&gt; memberikan bentuk cincin belah rotan sebagai tanda putus. Tande putus artinya bahwa none calon mantu telah terikat dan tidak lagi dapat diganggu gugat oleh pihak lain walaupun pelaksanaan tande putus dilakukan jauh sebelum pelaksanaan &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;acara akad nikah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Betawi biasanya melaksanakan acara ngelamar pada hari Rabu dan acara bawa tande putus dilakukan hari yang sama seminggu sesudahnya. Pada acara ini utusan yang datang menemui keluarga calon none mantu adalah orang-orang dari keluarga yang sudah ditunjuk dan diberi kepercayaan. Pada acara ini dibicarakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;   1. apa cingkrem (mahar) yang diminta&lt;br /&gt;2. nilai uang yang diperlukan untuk resepsi pernikahan&lt;br /&gt;3. apa kekudang yang diminta&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   4. pelangke atau pelangkah kalau ada abang atau empok yanng dilangkahi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   5. berapa lama pesta dilaksanakan&lt;br /&gt;6. berapa perangkat pakaian upacara perkawinan yang digunakan calon none mantu   pada acara resepsi&lt;br /&gt;7. siapa dan berapa banyak undangan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Akad Nikah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum diadakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akad nikah&lt;/span&gt; secara adat, terlebih dahulu harus dilakukan rangkaian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pra-akad nikah&lt;/span&gt; yang terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;  1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masa dipiare&lt;/span&gt;, yaitu masa calon none mantu dipelihara oleh tukang piara atau tukang rias. Masa piara ini dimaksudkan untuk mengontrol kegiatan, kesehatan, dan memelihara kecantikan calon none mantu untuk menghadapi hari akad nikah nanti.&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Acara mandiin&lt;/span&gt; calon pengatin wanita yang dilakukan sehari sebelum akad nikah. Biasanya, sebelum acara siraman dimulai, mempelai wanita dipingit dulu selama sebulan oleh dukun manten atau tukang kembang. Pada masa pingitan itu, mempelai wanita akan dilulur dan berpuasa selama seminggu agar  pernikahannya kelak berjalan lancar.&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Acara tangas atau acara kum&lt;/span&gt;. Acara ini identik dengan mandi uap yang tujuanya untuk membersihkan bekas-bekas atau sisa-sisa lulur yang  masih tertinggal. Pada prosesi itu, mempelai wanita duduk di atas bangku yang di bawahnya terdapat air godokan rempah-rempah atau akar pohon Betawi. Hal tersebut dilakukan selama 30 menit sampai mempelai wanita mengeluarkan keringat yang memiliki wangi rempah, dan wajahnya pun menjadi lebih cantik dari biasanya.&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Acara ngerik atau malem pacar&lt;/span&gt;. Dilakukan prosesi potong cantung atau ngerik bulu kalong dengan menggunakan uang logam yang diapit lalu digunting. Selanjutnya melakukan malam pacar, di mana mempelai memerahkan kuku kaki dan kuku tangannya dengan pacar.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Setelah rangkaian tersebut dilaksanakan, masuklah pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pelaksanaan akad nikah&lt;/span&gt;. Pada saat ini, calon tuan mantu berangkat menunju rumah calon none mantu dengan membawa rombongannya yang disebut rudat. Pada prosesi akad nikah, mempelai pria dan keluarganya mendatangi kediaman mempelai wanita dengan menggunakan andong atau delman hias. Kedatangan mempelai pria dan keluarganya tersebut ditandai dengan petasan sebagai sambutan atas kedatangan mereka. Barang yang dibawa pada akad nikah tersebut antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;1. sirih nanas lamaran&lt;br /&gt;   2. sirih nanas hiasan&lt;br /&gt;   3. mas kawin&lt;br /&gt;   4. miniatur masjid yang berisi uang belanja&lt;br /&gt;   5. sepasang roti buaya&lt;br /&gt;   6. sie atau kotak berornamen Cina untuk tempat sayur dan telor asin&lt;br /&gt;   7. jung atau perahu cina yang menggambarkan arungan bahtera rumah tangga&lt;br /&gt;   8. hadiah pelengkap&lt;br /&gt;   9. kue penganten&lt;br /&gt;  10. kekudang artinya suatu barang atau makanan atau apa saja yang sangat disenangi oleh none calon mantu sejak kecil sampai dewasa&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Pada prosesi ini &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mempelai pria betawi&lt;/span&gt; tidak boleh sembarangan memasuki kediaman mempelai wanita. Maka, kedua belah pihak memiliki jagoan-jagoan untuk bertanding, yang dalam upacara adat dinamakan “Buka Palang Pintu”. Pada prosesi tersebut, terjadi dialog antara jagoan pria dan jagoan wanita, kemudian ditandai pertandingan silat serta dilantunkan tembang Zike atau lantunan ayat-ayat Al Quran. Semua itu merupakan syarat di mana akhirnya mempelai pria diperbolehkan masuk untuk menemui orang tua mempelai wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat akad nikah, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mempelai wanita Betawi &lt;/span&gt;memakai baju kurung dengan teratai dan selendang sarung songket. Kepala mempelai wanita dihias sanggul sawi asing serta kembang goyang sebanyak 5 buah, serta hiasan sepasang burung Hong. Kemudian pada dahi mempelai wanita diberi tanda merah berupa bulan sabit yang menandakan bahwa ia masih gadis saat menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, mempelai pria memakai jas Rebet, kain sarung plakat, hem, jas, serta kopiah, ditambah baju gamis berupa jubah Arab yang dipakai saat resepsi dimulai. Jubah, baju gamis, dan selendang yang memanjang dari kiri ke kanan serta topi model Alpie menjadi tanda haraan agar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;rumah tangga selalu rukun dan damai&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah upacara pemberian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;seserahan dan akad nikah&lt;/span&gt;, mempelai pria membuka cadar yang menutupi wajah pengantin wanita untuk memastikan apakah benar pengantin tersebut adalah dambaan hatinya atau wanita pilihannya. Kemudian mempelai wanita mencium tangan mempelai pria. Selanjutnya, keduanya diperbolehkan duduk bersanding di pelaminan (puade). Pada saat inilah dimulai rangkaian acara yang dkenal dengan acara kebesaran. Adapun upacara tersebut ditandai dengan tarian kembang Jakarta untuk menghibur kedua mempelai, lalu disusul dengan pembacaan doa yang berisi wejangan untuk kedua mempelai dan keluarga kedua belah pihak yang tengah berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Acare Negor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari setelah akad nikah, Tuan Penganten diperbolehkan nginep di rumah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;None Penganten&lt;/span&gt;. Meskipun nginep, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuan Penganten&lt;/span&gt; tidak diperbolehkan untuk kumpul sebagaimana layaknya suami-istri. None penganten harus mampu memperthankan kesuciannya selama mungkin. Bahkan untuk melayani berbicara pun, None penganten harus menjaga gengsi dan jual mahal. Meski begitu, kewajibannya sebagai istri harus dijalankan dengan baik seperti melayani suami untuk makan, minum, dan menyiapkan peralatan mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghadapi sikap none penganten tersebut, tuan penganten menggunakan strategi yaitu dengan mengungkapkan kata-kata yang indah dan juga memberikan uang tegor. Uang tegor ini diberikan tidak secara langsung tetapi diselipkan atau diletakkan di bawah taplak meja atau di bawah tatakan gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Pulang Tige Ari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini berlangsung setelah tuan raje muda bermalam beberapa hari di rumah none penganten. Di antara mereka telah terjalin komunikasi yang harmonis. Sebagai tanda kegembiraan dari orangtua Tuan Raje Mude bahwa anaknya memperoleh seorang gadis yang terpelihara kesuciannya, maka keluarga tuan raje mude akan mengirimkan bahan-bahan pembuat lakse penganten kepada keluarga none mantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Adat Menetap setelah Menikah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masyarakat dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebudayaan Betawi&lt;/span&gt;, adat tidak menentukan di lingkungan mana pengantin baru itu harus tinggal menetap. Pengantin baru diberi kebebasan memilih di mana mereka akan menetap. Walaupun pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;masyarakat dan kebudayaan Betawi&lt;/span&gt; berlaku pola menetap yang ambilokal atau utrolokal, tetapi ada kecenderungan pada pola menetap yamg matrilokal atau  unorilokal dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="313" width="384"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/SfU5klgHNNQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/SfU5klgHNNQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="313" width="384"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6000680537228326605?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/t2IWWroeN5o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6000680537228326605/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-betawi.html#comment-form" title="10 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6000680537228326605?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6000680537228326605?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/t2IWWroeN5o/pernikahan-adat-betawi.html" title="Pernikahan Adat Betawi" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MPV2SHGJI/AAAAAAAABXU/oE4VFGma7aI/s72-c/reflectede.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>10</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-betawi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cycSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-561295045806831579</id><published>2010-01-04T15:53:00.003+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.999+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.999+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pernikahan sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="adat perkawinan sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="perkawinan adat sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="nikah adat sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="adat pernikahan sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="adat nikah sunda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="upacara adat sunda" /><title>Pernikahan Adat Sunda</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/skjogoB1P-2oSy7aWV_vElIswww/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/skjogoB1P-2oSy7aWV_vElIswww/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/skjogoB1P-2oSy7aWV_vElIswww/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/skjogoB1P-2oSy7aWV_vElIswww/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MESyNGx2I/AAAAAAAABWs/ITSUx_IUfVw/s1600-h/reflectedImage66png.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 377px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MESyNGx2I/AAAAAAAABWs/ITSUx_IUfVw/s400/reflectedImage66png.jpg" alt="pernikahan adat sunda" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423183097045108578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Adat Sunda&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;rangkaian  acaranya di mulai  dari pembicaraan orang tua dari pihak kedua mempelai sampai acara yang dinamakan:&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; muka panto&lt;/span&gt; (buka pintu). Bagi banyak orang Sunda, tahap-tahap proses adat pernikahan wajib dilakukan. berbagai proses acara pernikahan khas Sunda sebelum dan sesudah pernikahan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MCAd9YWAI/AAAAAAAABWk/nYa8OXFoBQE/s1600-h/kiatsuksesmenyelenggarakanpestaperkawinanadatsunda_272.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MCAd9YWAI/AAAAAAAABWk/nYa8OXFoBQE/s200/kiatsuksesmenyelenggarakanpestaperkawinanadatsunda_272.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423180583349540866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.ziddu.com/download/8026178/UpacaraPernikahanAdatSunda.zip.html" target="blank"&gt;Download&lt;/a&gt; buku &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;acara pernikahan adat sunda&lt;/a&gt; GRATIS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama, tahap Nendeun Omong&lt;/span&gt;. Tahap ini adalah pembicaraan orang tua kedua pihak mempelai atau siapapun yang dipercaya jadi utusan pihak pria yang punya rencana mempersunting seorang gadis sunda.  Orang tua atau sang utusan datang bersilaturahmi dan menyimpan pesan bahwa kelak sang gadis akan dilamar. Sebelumnya memang orang tua masing-masing sudah membuat kesepakatan untuk menjodohkan atau laki-laki dan perempuannya sudah sepakat untuk ‘mengikat janji’ dalam suatu ikatan pernikahan, maka selanjutnya orang tua pria datang sendiri atau menyuruh orang  ke rumah  sang gadis  untuk menyampaikan niat. Intinya, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;neundeun omong &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(titip ucap, menaruh perkataan atau menyimpan janji) &lt;/span&gt; yang menginginkan sang gadis agar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menjadi menantunya&lt;/span&gt;. Dalam hal ini, orang tua atau utusan memerlukan kepandaian berbicara dan berbahasa, penuh keramahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua, tahap Lamaran.&lt;/span&gt; Tahap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;melamar atau meminang&lt;/span&gt; ini sebagai tindak lanjut dari tahap pertama. Proses ini dilakukan  orang tua calon pengantin &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;keluarga sunda&lt;/span&gt; dan keluarga dekat. Hampir mirip dengan yang pertama, bedanya dalam lamaran, orang tua laki-laki biasanya mendatangi calon besannya dengan membawa makanan atau bingkisan seadanya, membawa lamareun sebagai simbol pengikat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(pameungkeut),&lt;/span&gt; bisa berupa uang, seperangkat pakaian,  semacam cincin pertunangan, sirih pinang komplit dan lainnya, sebagai tali pengikat kepada calon pengantin perempuannya. Selanjutnya, kedua pihak mulai membicarakan waktu dan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga, tahap Tunangan.&lt;/span&gt; Tahap ini adalah prosesi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;‘patuker beubeur tameuh’,&lt;/span&gt; yaitu dilakukan penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat, tahap Seserahan &lt;/span&gt;(3 – 7 hari sebelum pernikahan). Calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelima, tahap Ngeuyeuk seureuh &lt;/span&gt;(opsional, jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan, maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah). Tahap ini dilakukan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   1. Dipimpin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengeuyeuk&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengeuyek mewejang &lt;/span&gt;kedua &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;calon pengantin&lt;/span&gt; agar meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang-lambang atau benda yang disediakan berupa&lt;span style="font-style: italic;"&gt; parawanten, pangradinan&lt;/span&gt; dan sebagainya.&lt;br /&gt;3. Diiringi lagu kidung oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pangeuyeuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;4. Disawer beras, agar hidup sejahtera.&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dikeprak dengan sapu lidi &lt;/span&gt;disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   6. Membuka kain putih penutup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pengeuyeuk&lt;/span&gt;. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   7. Membelah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;mayang jambe dan buah pinang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(oleh calon pengantin pria).&lt;/span&gt; Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;8. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali&lt;/span&gt; (oleh calon pengantin pria).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keenam, tahap Membuat Lungkun. &lt;/span&gt;Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. Digulung menjadi satu memanjang. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Maknanya, agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketujuh, tahap Berebut uang &lt;/span&gt;di bawah tikar sambil disawer. Melambangkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedepalan, tahap Upacara &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;Prosesi Pernikahan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Penjemputan calon pengantin pria , oleh utusan dari pihak wanita&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngabageakeun&lt;/span&gt;, ibu calon&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; pengantin wanita&lt;/span&gt; menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria, kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3&lt;/span&gt;. Akad nikah, petugas KUA, para saksi, pengantin pria sudah berada di tempat nikah. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar, lalu didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang, yang berarti penyatuan dua insan yang masih murni. Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sungkeman&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wejangan&lt;/span&gt;, oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayah pengantin wanita&lt;/span&gt; atau keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Saweran,&lt;/span&gt; kedua pengantin didudukkan di kursi. Sambil penyaweran, pantun sawer dinyanyikan. Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Meuleum harupat&lt;/span&gt;, pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Lantas harupat dipatahkan pengantin pria.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nincak endog&lt;/span&gt; (menginjak telur), pengantin pria menginjak telur dan elekan sa&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mpai pecah. Lantas  kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;9.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Muka Panto &lt;/span&gt;(buka pintu). Diawali mengetuk pintu tiga kali. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Setelah kalimat syahadat dibacakan, pintu dibuka. Pengantin masuk menuju pelaminan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berikut Ini adalah contoh video prosesi &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;pernikahan adat sunda&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, Semoga berguna bagi pasangan pengantin yang akan menggunakan adat sunda dalam prosesi pernikahannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;object width="384" height="313"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/SdsGv4xcsdo&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/SdsGv4xcsdo&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="384" height="313"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-561295045806831579?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/yVtDJoXHZ-w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/561295045806831579/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html#comment-form" title="6 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/561295045806831579?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/561295045806831579?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/yVtDJoXHZ-w/pernikahan-adat-sunda.html" title="Pernikahan Adat Sunda" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0MESyNGx2I/AAAAAAAABWs/ITSUx_IUfVw/s72-c/reflectedImage66png.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-sunda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQ3cycSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6227687232033543396</id><published>2010-01-04T15:53:00.001+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:32.999+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:32.999+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Batak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><title>Pernikahan Adat Batak</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1b767-qcVwhsylGMN_3sc32P9M/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1b767-qcVwhsylGMN_3sc32P9M/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1b767-qcVwhsylGMN_3sc32P9M/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1b767-qcVwhsylGMN_3sc32P9M/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L6-zc7aAI/AAAAAAAABWU/41hwiiNAKts/s1600-h/reflectedImagepng.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L6-zc7aAI/AAAAAAAABWU/41hwiiNAKts/s400/reflectedImagepng.jpg" alt="pernikahan adat batak" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423172858177873922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.ziddu.com/download/8025697/PANDUANPERNIKAHANADATBATAK.zip.html" target="blank"&gt;Download&lt;/a&gt; buku &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-batak.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Adat Batak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  Bonapasogit&lt;br /&gt;Garis Besar Tata Cara dan Urutan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan Adat Batak&lt;/span&gt; Na Gok adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Mangarisika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah kunjungan utusan pria yang tidak resmi ke tempat wanita dalam rangka penjajakan. Jika pintu terbuka untuk mengadakan peminangan maka pihak orang tua pria memberikan tanda mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(tanda holong dan pihak wanita memberi tanda mata).&lt;/span&gt; Jenis barang-barang pemberian&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; untuk &lt;/span&gt;&lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat batak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dapat berupa kain, cincin emas, dan lain-lain .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Marhori-hori Dinding/marhusip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembicaraan antara kedua belah pihak yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;melamar&lt;/span&gt; dan yang dilamar, terbatas dalam hubungan kerabat terdekat dan belum diketahui oleh umum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Marhata Sinamot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pihak kerabat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mempelai pria&lt;/span&gt; (dalam jumlah yang terbatas) datang kepada kerabat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mempelai wanita&lt;/span&gt; untuk melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marhata sinamot&lt;/span&gt;, membicarakan masalah uang jujur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(tuhor)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Pudun Sauta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pihak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kerabat pria&lt;/span&gt; tanpa hula-hula mengantarkan wadah sumpit berisi nasi dan lauk pauknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(ternak yang sudah disembelih)&lt;/span&gt; yang diterima oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pihak parboru&lt;/span&gt; dan setelah makan bersama dilanjutkan dengan pembagian Jambar Juhut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(daging)&lt;/span&gt; kepada anggota kerabat, yang terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Kerabat marga ibu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(hula-hula)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kerabat marga ayah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(dongan tubu)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt; Anggota marga menantu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(boru)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt; Pengetuai&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (orang-orang tua)/pariban&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Diakhir kegiatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pudun Saut &lt;/span&gt;maka pihak keluarga wanita dan pria bersepakat menentukan waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Martumpol dan Pamasu-masuon.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Martumpol &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(baca : martuppol)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penanda-tanganan persetujuan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; oleh orang tua kedua belah pihak atas rencana perkawinan anak-anak mereka dihadapan pejabat gereja. Tata cara Partumpolon dilaksanakan oleh pejabat gereja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindak lanjut Partumpolon adalah pejabat gereja mewartakan r&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;encana pernikahan&lt;/span&gt; dari kedua mempelai melalui warta jemaat, yang di HKBP disebut dengan Tingting&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (baca : tikting).&lt;/span&gt; Tingting ini harus dilakukan dua kali hari minggu berturut-turut. Apabila setelah dua kali tingting tidak ada gugatan dari pihak lain baru dapat dilanjutkan dengan pemberkatan nikah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(pamasu-masuon).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Martonggo Raja atau Maria Raja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah suatu kegiatan pra &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; yang bersifat seremonial yang mutlak diselenggarakan oleh penyelenggara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; yang bertujuan untuk :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mempersiapkan kepentingan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; yang bersifat teknis dan non teknis&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Pemberitahuan pada masyarakat bahwa pada waktu yang telah ditentukan ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; pernikahan dan berkenaan dengan itu agar pihak lain tidak mengadakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; dalam waktu yang bersamaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memohon izin pada masyarakat sekitar terutama dongan sahuta atau penggunaan fasilitas umum pada pesta yang telah direncanakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Manjalo Pasu-pasu Parbagason (Pemberkatan Pernikahan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengesahan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat &lt;/span&gt;kedua mempelai menurut tatacara gereja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pemberkatan pernikahan oleh pejabat gereja)&lt;/span&gt;. Setelah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pemberkatan pernikaha&lt;/span&gt;n selesai maka kedua mempelai sudah sah sebagai suami-istri menurut gereja. Setelah selesai seluruh acara pamasu-masuon, kedua belah pihak yang turut serta dalam acara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pamasu-masuon&lt;/span&gt; maupun yang tidak pergi menuju tempat kediaman orang tua/kerabat orang tua wanita untuk mengadakan pesta unjuk. Pesta unjuk oleh kerabat pria disebut&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Pesta Mangalap parumaen&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(baca : parmaen)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Pesta Unjuk&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Suatu acara perayaan yang bersifat sukacita atas&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; pernikahan adat &lt;/span&gt; putra dan putri. Ciri pesta sukacita ialah berbagi&lt;span style="font-style: italic;"&gt; jambar&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jambar yang dibagi-bagikan untuk kerabat parboru adalah jambar juhut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(daging) &lt;/span&gt;dan jambar uang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(tuhor ni boru)&lt;/span&gt; dibagi menurut peraturan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Jambar yang dibagi-bagikan bagi kerabat paranak adalah dengke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(baca : dekke) &lt;/span&gt;dan ulos yang dibagi menurut peraturan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesta Unjuk&lt;/span&gt; ini diakhiri dengan membawa pulang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin&lt;/span&gt; ke rumah paranak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Mangihut di ampang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(dialap jual)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yaitu mempelai wanita dibawa ke tempat mempelai pria yang dielu-elukan kerabat pria dengan mengiringi jual berisi makanan bertutup ulos yang disediakan oleh pihak kerabat pria.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Ditaruhon Jual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika pesta untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan&lt;/span&gt; itu dilakukan di rumah mempelai pria, maka mempelai wanita dibolehkan pulang ke tempat orang tuanya untuk kemudian diantar lagi oleh para namborunya ke tempat namborunya. Dalam hal ini paranak wajib memberikan upa manaru (upah mengantar), sedang dalam dialap jual upa manaru tidak dikenal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Paranak makan bersama di tempat kediaman si Pria (Daulat ni si Panganon)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Setibanya pengantin wanita beserta rombongan di rumah pengantin pria, maka diadakanlah acara makan bersama dengan seluruh undangan yang masih berkenan ikut ke rumah pengantin pria.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makanan yang dimakan adalah makanan yang dibawa oleh pihak parboru&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Paulak Unea.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Setelah satu, tiga, lima atau tujuh hari si wanita tinggal bersama dengan suaminya, maka paranak, minimum pengantin pria bersama istrinya pergi ke rumah mertuanya untuk menyatakan terima kasih atas berjalannya acara pernikahan dengan baik, terutama keadaan baik pengantin wanita pada masa gadisnya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;acara ini lebih bersifat aspek hukum berkaitan dengan kesucian si wanita sampai ia masuk di dalam pernikahan)&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah selesai acara paulak une, paranak kembali ke kampung halamannya/rumahnya dan selanjutnya memulai hidup baru.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. Manjahea.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah beberapa lama pengantin pria dan wanita menjalani hidup berumah tangga (kalau pria tersebut bukan anak bungsu), maka ia akan dipajae, yaitu dipisah rumah (tempat tinggal) dan mata pencarian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Maningkir Tangga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(baca : manikkir tangga)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa lama setelah pengantin pria dan wanita berumah tangga terutama setelah berdiri sendiri (rumah dan mata pencariannya telah dipisah dari orang tua si laki-laki) maka datanglah berkunjung parboru kepada paranak dengan maksud maningkir tangga (yang dimaksud dengan tangga disini adalah rumah tangga pengantin baru). Dalam kunjungan ini parboru juga membawa makanan (nasi dan lauk pauk, dengke sitio tio dan dengke simundur-mundur). Dengan selesainya kunjungan maningkir tangga ini maka selesailah rangkaian &lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; na gok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Td0b1KbKoTA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Td0b1KbKoTA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6227687232033543396?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/awBeenTqdgw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6227687232033543396/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-batak.html#comment-form" title="8 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6227687232033543396?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6227687232033543396?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/awBeenTqdgw/pernikahan-adat-batak.html" title="Pernikahan Adat Batak" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L6-zc7aAI/AAAAAAAABWU/41hwiiNAKts/s72-c/reflectedImagepng.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>8</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-batak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQn47eCp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-6863396690819879819</id><published>2010-01-04T15:50:00.001+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:33.000+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:33.000+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Jawa" /><title>Pernikahan Adat Jawa</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3oAGa5IimCwoEDwnATJog70Af2k/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3oAGa5IimCwoEDwnATJog70Af2k/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3oAGa5IimCwoEDwnATJog70Af2k/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3oAGa5IimCwoEDwnATJog70Af2k/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0KzHVxhbEI/AAAAAAAABWE/-m_WNTTu1Aw/s1600-h/reflectedImage.png.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: left; cursor: pointer; width: 146px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0KzHVxhbEI/AAAAAAAABWE/-m_WNTTu1Aw/s320/reflectedImage.png.jpg" alt="pernikahan adat jawa" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423093839992810562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);" href="http://www.ziddu.com/download/9579548/BukuPanduanAcaraPernikahanAdatJawa.zip.html" target="blank"&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9579548/BukuPanduanAcaraPernikahanAdatJawa.zip.html"&gt; &lt;/a&gt;buku acara &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat jawa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;GRATIS&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan adat Jawa&lt;/span&gt; melambangkan pertemuan antara pengantin wanita yang cantik dan pengantin pria yang gagah dalam suatu suasana  kerajaan jawa. Sehingga pengantin pria dan pengantin wanita seperti menjadi raja dan ratu sehari. Biasanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;acara pernikahan&lt;/span&gt; ini diadakan di rumah orang tua memnpelai wanita, orang tua dari pengantin wanita lah yang menyelenggarakan upacara pernikahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar rangkaian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;acara &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html"&gt;pernikahan adat jawa&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lamaran&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pihak orangtua laki-laki mengirim utusan ke orangtua pengantin perempuan untuk melamar. Jika orangtua dari kedua pengantin telah menyetujui &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lamaran perkawinan&lt;/span&gt;. Biasanya orangtua perempuan yang akan mengurus dan mempersiapkan pesta perkawinan. Mereka yang memilih perangkat dan bentuk pernikahan. Setiap model pernikahan itu berbeda dandanan dan pakaian untuk pengantin laki-laki dan pengantin perempuan. Kedua mempelai harus mengikuti segala rencana dan susunan pesta pernikahan, seperti Peningsetan, Siraman, Midodareni, Panggih.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persiapan Pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Segala persiapan tentu harus dilakukan. Dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan jawa&lt;/span&gt; yang paling dominan mengatur jalannya upacara pernikahan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pemaes&lt;/span&gt; yaitu dukun pengantin wanita yang menjadi pemimpin dari acara pernikahan, Dia mengurus dandanan dan pakaian pengantin laki-laki dan pengantin perempuan yang bentuknya berbeda selama pesta pernikahan. Karena upacara pernikahan adalah pertunjukan yang besar, maka selain&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Pemaes&lt;/span&gt; yang memimpin acara pernikahan, dibentuk pula Panitia kecil terdiri dari teman dekat, keluarga dari kedua mempelai.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemasangan dekorasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Biasanya sehari sebelum &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pesta pernikahan&lt;/span&gt;, pintu gerbang dari rumah orangtua wanita dihias dengan Tarub (dekorasi tumbuhan), Yang terdiri dari pohon pisang, buah pisang, tebu, buah kelapa dan daun beringin yang memiliki arti agar Pasangan pengantin akan hidup baik dan bahagia dimana saja. Pasangan pengantin saling cinta satu sama lain dan akan merawat keluarga mereka. Dekorasi yang lain yang disiapkan adalah kembang mayang, yaitu suatu karangan bunga yang terdiri dari sebatang pohon pisang dan daun pohon kelapa.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siraman&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Makna dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pesta Siraman&lt;/span&gt; adalah untuk membersihkan jiwa dan raga. Pesta Siraman ini biasanya diadakan di siang hari, sehari sebelum acara pernikahan. Siraman diadakan di rumah orangtua pengantin masing-masing. Siraman biasanya dilakukan di kamar mandi atau di taman. Biasanya orang yang melakukan Siraman yaitu orangtua dan keluarga dekat atau orang yang dituakan.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara Midodareni&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Biasanya pengantin wanita harus tinggal di kamar dari jam enam sore sampai tengah malam dan ditemani oleh keluarga atau kerabat dekat perempuannya. Biasanya mereka akan memberi saran dan nasihat. Keluarga dan teman dekat dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin wanita&lt;/span&gt; akan datang berkunjung, dan semuanya harus wanita.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Srah Srahan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kedua keluarga menyetujui &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan&lt;/span&gt;. Mereka akan menjadi besan. Keluarga dari pengantin laki-laki berkunjung ke keluarga dari pengantin perempuan sambil membawa hadiah. Dalam kesempatan ini, kedua keluarga beramah tamah.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara Ijab Kabul&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Orang Jawa biasanya bicara lahir, menikah dan meninggal adalah takdir Tuhan. Upacara Ijab merupakan syarat yang paling penting dalam mengesahkan pernikahan. Pelaksanaan dari Ijab sesuai dengan agama dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pasangan pengantin&lt;/span&gt;. Pada saat ijab orang tua pengantin perempuan menikahkan anaknya kepada pengantin pria. Dan pengantin pria menerima nikahnya pengantin wanita yang disertai dengan penyerahan mas kawin bagi pengantin wanita. Pada saat ijab ini akan disaksikan oleh Penghulu atau pejabat pemerintah yang akan mencatat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan&lt;/span&gt; mereka.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara panggih&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pertemuan antara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin wanita&lt;/span&gt; yang cantik dengan pengantin laki-laki yang tampan di depan rumah yang di hias dengan tanaman Tarub. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantin laki-laki&lt;/span&gt; di antar oleh keluarganya, tiba di rumah dari orangtua pengantin wanita dan berhenti di depan pintu gerbang. Pengantin wanita, di antar oleh dua wanita yang dituakan, berjalan keluar dari kamar pengantin. Orangtuanya dan keluarga dekat berjalan di belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara balangan suruh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantin wanita&lt;/span&gt; bertemu dengan pengantin laki-laki. Mereka mendekati satu sama lain, jaraknya sekitar tiga meter. Mereka mulai melempar sebundel daun betel dengan jeruk di dalamnya bersama dengan benang putih. Mereka melakukannya dengan keinginan besar dan kebahagian, semua orang tersenyum bahagia. Menurut kepercayaan kuno, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;daun betel &lt;/span&gt;mempunyai kekuatan untuk menolak dari gangguan buruk. Dengan melempar daun betel satu sama lain, itu akan mencoba bahwa mereka benar-benar orang yang sejati, bukan setan atau orang lain yang menganggap dirinya sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantin laki-laki&lt;/span&gt; atau perempuan.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara wiji dadi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantin laki-laki&lt;/span&gt; menginjak telur dengan kaki kanannya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantin perempuan&lt;/span&gt; mencuci kaki pengantin laki-laki dengan menggunakan air dicampur dengan bermacam-macam bunga. Itu mengartikan, bahwa pengantin laki-laki siap untuk menjadi ayah serta suami yang bertangung jawab dan pengantin perempuan akan melayani setia suaminya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tukar cincin&lt;/span&gt; Pertukaran cincin pengantin simbol dari tanda cinta.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara dahar kembul&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasangan pengantin&lt;/span&gt; makan bersama dan menyuapi satu sama lain. Pertama, pengantin laki-laki membuat tiga bulatan kecil dari nasi dengan tangan kanannya dan di berinya ke pengantin wanita. Setelah pengantin wanita memakannya, dia melakukan sama untuk suaminya. Setelah mereka selesai, mereka minum teh manis. Upacara itu melukiskan bahwa pasangan akan menggunakan dan menikmati hidup bahagia satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upacara sungkeman&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kedua mempelai bersujut kepada kedua orangtua untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mohon doa restu&lt;/span&gt; dari orangtua mereka masing-masing. Pertama ke orangtua pengantin wanita, kemudian ke orangtua pengantin laki-laki. Selama Sungkeman sedang berlangsung, Pemaes mengambil keris dari pengantin laki-laki. Setelah Sungkeman, pengantin laki-laki memakai kembali kerisnya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.pernikahanadat.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesta pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Setelah upacara pernikahan selesai, selanjutnya diakhiri dengan pesta pernikahan. Menerima ucapan selamat dari para tamu dan undangan. Mungkin ini bagian dari kebahagiaan ke dua mempelai dengan para tamu, keluarga serta para undangan abis itu kita bisa makan-makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;object width="480" height="295"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Csg1ATCbB8s&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Csg1ATCbB8s&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="400" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-6863396690819879819?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/VoKZY8nhg88" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/6863396690819879819/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html#comment-form" title="8 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6863396690819879819?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/6863396690819879819?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/VoKZY8nhg88/pernikahan-adat-jawa.html" title="Pernikahan Adat Jawa" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0KzHVxhbEI/AAAAAAAABWE/-m_WNTTu1Aw/s72-c/reflectedImage.png.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>8</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUHQn47eSp7ImA9Wx9REk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-5601762329196329129.post-4822686237258342439</id><published>2010-01-04T12:43:00.002+07:00</published><updated>2010-12-13T07:30:33.001+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T07:30:33.001+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pernikahan Adat Tradisional" /><title>Pernikahan Adat Di Indonesia</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EGnLgFAkJuOtHRc42NRtKUZlBgk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EGnLgFAkJuOtHRc42NRtKUZlBgk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EGnLgFAkJuOtHRc42NRtKUZlBgk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EGnLgFAkJuOtHRc42NRtKUZlBgk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L7lEOXxuI/AAAAAAAABWc/NVDE6bK6f7s/s1600-h/reflectedImage5png.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L7lEOXxuI/AAAAAAAABWc/NVDE6bK6f7s/s400/reflectedImage5png.jpg" alt="pernikahan adat" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423173515515250402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernikahan adat&lt;/span&gt; yang ada di Indonesia sangatlah beragam, beberapa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;adat pernikahan tradisional&lt;/span&gt; besar yang sering di gunakan untuk mensakralkan acara pernikahan adalah &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-jawa.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat jawa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat minangkabau&lt;/span&gt;, &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-betawi.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat betawi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat tionghoa&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat melayu&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat sunda&lt;/span&gt;, &lt;a href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-batak.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pernikahan adat batak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, pernikahan modern dan masih banyak adat pernikahan lainnya. Untuk lebih mengenal adat mana yang cocok untuk acara pernikahan anda, maka simaklah beberapa tulisan tentang adat istiadat dan tata cara pernikahan yang ada di blog saya ini, semoga bisa memberi pemahaman dan memberi manfaat bagi anda yang sudah siap menikah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita tahu bahwa Indonesia memiliki beragam suku dan kebudayaan, jadi tidak heran apabila kita sering melihat upacara-upacara adat yang sangat unik. Upacara pernikahan adalah termasuk upacara adat yang harus kita jaga, karena dari situlah akan tercermin jati diri kita, bersatunya sebuah keluarga bisa mencerminkan bersatunya sebuah negara.  Mungkin tidak menjadi masalah apabila anda memilih atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menikah&lt;/span&gt; dengan orang yang satu suku, namun apa jadinya bila anda menikah dengan orang yang berbeda suku, beda adat dan kebiasaan, pasti anda harus mempunyai bekal pengetahuan tentang seluk beluk, dan tatacara pernikahan pasangan anda bukan? agar nanti anda tidak mati kutu atau bengong, alangkah baiknya anda menyimak acara adat yang saya tulis. Silahkan para calon pengantin memilih dan mempelajari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pernikahan adat&lt;/span&gt; yang akan anda pakai nanti. Sekali lagi selamat bagi anda yang akan menikah, semoga menjadi keluarga yang bahagia dan langgeng, Amin..    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5601762329196329129-4822686237258342439?l=pernikahanadat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/PernikahanAdat/~4/tSo-pqKo8I4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/feeds/4822686237258342439/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html#comment-form" title="33 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/4822686237258342439?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/5601762329196329129/posts/default/4822686237258342439?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/PernikahanAdat/~3/tSo-pqKo8I4/pernikahan-adat-di-indonesia.html" title="Pernikahan Adat Di Indonesia" /><author><name>Joe Decoration Expert</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="26" src="http://3.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S6PbH-meICI/AAAAAAAABg4/MRdC1_VWG8E/S220/bio_joe.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_It27uPduzGg/S0L7lEOXxuI/AAAAAAAABWc/NVDE6bK6f7s/s72-c/reflectedImage5png.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>33</thr:total><feedburner:origLink>http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-di-indonesia.html</feedburner:origLink></entry></feed>

