<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568</id><updated>2024-10-25T06:52:46.307+07:00</updated><title type='text'>POJOK HSE</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-4177996792707541886</id><published>2008-11-07T13:48:00.008+07:00</published><updated>2008-11-08T18:50:49.156+07:00</updated><title type='text'>Pastikan Anak tangga Di Rumah Anda Aman!</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Disadur dari: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.phac-aspc.gc.ca/seniors-aines/pubs/12Steps/12steps1_e.htm&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;12 steps to stair safety at home&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua lanjut usia amat rentan terjatuh/terpeleset dari anak tangga di rumah yang mengakibatkan kecelakaan yang amat serius. Data statistik di Kanada menggambarkan, 70% dari jumlah kecelakaan yang dialami orangtua lanjut usia usia 65 tahun keatas membawa akibat pada kematian korban.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari fakta seriusnya kecelakaan terpeleset/jatuh dari tangga di rumah ini, maka ada baiknya anda meluangkan waktu sejenak untuk melihat kembali kondisi anak tangga yang terpasang di rumah anda dan membaca saran panduan keselamatan yang disampaikan berikut ini, yang diberi nama 12 langkah memastikan kembali anak tangga di rumah anda sudah aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.Adakah tombol untuk menyalakan lampur pada  bagian atas dan bawah anak tangga?&lt;/span&gt; Pasang tombol untuk menyalakan/mematikan lampu pada bagian bawah dan atas anak tangga dan pastikan saat lampu menyala, cahaya menyinari permukaan anak tangga dengan cukup terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2.Adakah bagian dari anak tangga yang mengalami kerusakan diperbaiki dengan sempurna?&lt;/span&gt; Pastikan bagian permukaan anak tangga dalam kondisi rata dengan dimensi lebar dan tinggi yang sama, atau ada bagian permukaan yang retak, patah atau mengayun saat diinjak, atau ada bagian paku yang menonjol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3.Adakah anak tangga di rumah anda memiliki ukuran lebar dan tinggi yang sama?&lt;/span&gt; Kondisi anak tangga yang tidak sama ukurannya merupakan potensi kecelakaan paling besar terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4.Apakah anda dapat melihat dengan jelas bagian pinggir dari setiap anak tangga di rumah anda?&lt;/span&gt; Warnai bagian pinggir dari setiap anak tangga (atau bagian atas dan bawah anak tangga) dengan warna yang kontras, Atau anda bisa juga menggunakan strip khusus yang bisa anda beli di toko-toko assesories rumah. Tujuan dari ini semua adalah untuk meningkatkan visibilitas mata kita saat melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5.Jika anak tanga dilapisi dengan karpet atau sejenisnya, apakah lapisan tersebut telah dipasang dengan baik sedemikian rupa sehingga tidak sampai bergeser-geser?&lt;/span&gt; Melapisi anak tangga dengan karpet menciptakan potensi seseorang dapat terpeleset saat melangkah, karenanya sebaiknya karpet tersebut dilepas saja atau lapisi anak tangga dengan lapisan terbuat dari karet yang permukaannya anti-slip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6.Apakah disepanjang sisi anak tangga dipasang handrail dan mudah dijangkau dengan tangan?&lt;/span&gt; Pastikan sepanjang dinding sisi anak tangga dipasang handrail dengan benar sehingga mudah bagi siapa pun yang meniti anak tangga untuk berpegangan pada handrail tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7.Apakah posisi handrail terpasang di sepanjang sisi anak tangga setinggi 90 - 100 cm dari permukaan anak tangga?&lt;/span&gt; Setidaknya harus terpasang handrail pada satu sisi lintasan anak tangga. Ketinggian handrail haruslah memungkinkan Anda untuk menggunakannya nyaman ketika lengan sedikit membengkok di siku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;8.Apakah anak tangga di rumah anda bebas dari tumpukan benda?&lt;/span&gt; Hindari kebiasaan menumpukan barang/benda apa pun diatas anak tangga, meski untuk sementara waktu. Selalu memeriksa saat anda melangkah turun atau naik di sepanjang anak tanggal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;9.Apakah anda melepas karpet yang sudah koyak atau memindahkan kain keset dari anak tangga?&lt;/span&gt; Bagian karpet yang koyak sehingga mudah tergeser-geser amatlah berbahaya, sekali lagi, dapat membuat seseorang terpeleset. Jika anda menggunakan keset, pastikan material yang digunakan adalah non-slip (atau bagian belakang keset terbuat dari material karet yang tidak mudah bergeser-geser setiap kali diinjak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;10.Apakah anda melangkah menyusuri anak tangga dengan tidak terburu-buru?&lt;/span&gt; Cara terbaik menyusuri (naik/turun) anak tangga adalah dilakukan dengan santai. Melangkah dengan terburu-buru adalah penyebab paling untuk yang membuat anda terjatuh/ tergelincir dari anak tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;11.Apakah anda yakin pandangan anda tidak terhalang sesuatu saat menaiki atau menuruni anak tangga?&lt;/span&gt; Jika anda sedang menyusuri anak tangga dengan mengangkat sesuatu barang/benda, pastikan benda yang anda bawa itu tidak menghalangi pandangan anda pada setiap anak tangga yang dilangkahi dan pastikan setidaknya satu tangan anda dalam kondisi bebas untuk memegang handrail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;12.Apakah anda melepaskan kacamata baca anda saat menapaki anak tangga?&lt;/span&gt; Pastikan anda melepaskan kacamata baca anda saat menaiki atau menuruni anak tangga. Hal ini guna memastikan anda bisa melihat dengan jelas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/4177996792707541886/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/4177996792707541886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4177996792707541886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4177996792707541886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/11/12-langkah-memastikan-anak-tangga-di.html' title='Pastikan Anak tangga Di Rumah Anda Aman!'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-1720047822899060270</id><published>2008-11-07T01:37:00.003+07:00</published><updated>2008-11-07T01:43:31.782+07:00</updated><title type='text'>Obat-obatan Dan Ibu Menyusui</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: MEDICASTORE.COM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar obat-batan belum diuji pada wanita menyusui sehingga belum diketahui secara pasti bagaimana pengaruhnya terhadap anak yang disusuinya. Karena sangat sedikit masalah yang telah dilaporkan, maka meminum obat yang dijual bebas dan obat yang diresepkan, dalam jumlah tidak terlalu banyak dan hanya jika diperlukan, akan aman.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ibu-ibu yang harus meminum obat secara rutin setiap hari untuk penyakit yang dideritanya (misalnya epilepsi, diabetes atau hipertensi) biasanya bisa menyusui anaknya. Meskipun demikian, ibu masih tetap harus berkonsultasi dengan dokter anaknya. Untuk meminimalkan pemaparan obat-obatan pada bayi yang disusui, ibu sebaiknya meminum obat setelah menyusui atau sebelum bayi tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Obat-obatan yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Pada bulan Januari 1994, The American Academy of Pediatrics telah mengeluarkan daftar obat yang biasanya bisa diberikan pada ibu menyusui:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Asetaminofen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antibiotik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anti-epilepsi (Primidon harus dibawah pengawasan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antihistamin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alkohol dalam jumlah terbatas (dalam jumlah banyak, pada bayi, alkohol bisa menyebabkan ngantuk, kelemahan dan penambahan berat badan abnormal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anti-hipertensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aspirin (harus dibawah pengawasan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kafein&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dekongestan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibuprofen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Insulin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kuinin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat tiroid.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Obat-obatan yang tidak aman dikonsumsi oleh ibu menyusui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Beberapa jenis obat hanya boleh diminum oleh ibu menyusui jika ibu berhenti menyusui selama beberapa hari atau beberapa minggu. Agar produksi ASI tetap terjaga, selama ibu berhenti menyusui, ibu bisa memompa ASI dan membuangnya, sementara bayinya bisa meminum ASI yang sebelumnya telah dibekukan atau minum susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obatan radioaktif yang digunakan untuk pemeriksaan diagnostik tertentu (misalnya Gallium-69, Iodine-125, Iodine-131 atau Technetium-99m) bisa digunakan asalkan untuk sementara waktu ibu berhenti menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obatan yang sebaiknya tidak diminum oleh ibu menyusui adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bromokriptin (obat untuk penyakit Parkinson, juga menyebabkan berkurangnya pembentukan ASI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian besar obat-obat kemoterapi untuk kanker (obat ini membunuh sel-sel di dalam tubuh ibu sehingga bisa melukai bayinya)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ergotamin (untuk sakit kepala migren, karena menyebabkan muntah, diare dan kejang pada bayi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Litium (untuk penyakit manik-depresif, karena dikeluarkan melalui ASI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metotreksat (untuk artritis, karena bisa menekan sistem kekebalan bayi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat-obatan yang disalahgunakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Beberapa jenis obat, seperti kokain dan PCP, bisa menimbulkan keracunan pada bayi. Amfetamin, heroin dan marijuana bisa menyebabkan iritabilitas, pola tidur yang buruk, tremor dan muntah. Bayi juga menjadi ketagihan terhadap obat-obat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok tembakau. Ibu menyusui sebaiknya tidak merokok. Nikotin bisa menyebabkan muntah, diare dan gelisah pada bayi; juga akan mengurangi pembentukan ASI. Ibu menyusui yang merokok aktif maupun pasif, bisa meningkatkan resiko terjadinya sudden infant death syndrome (SIDS, sindroma kematian bayi mendadak) dan infeksi saluran pernafasan dan telinga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/1720047822899060270/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/1720047822899060270' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1720047822899060270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1720047822899060270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/11/obat-obatan-dan-ibu-menyusui.html' title='Obat-obatan Dan Ibu Menyusui'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-4939828531909225838</id><published>2008-11-07T01:00:00.002+07:00</published><updated>2008-11-07T01:29:12.635+07:00</updated><title type='text'>Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS CYBER MEDIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun ada kalanya seorang ibu mengalami masalah dalam pemberian ASI. Kendala yang utama adalah karena produksi ASI tidak lancar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian menyebutkan ASI tidak bisa berproduksi secara optimal karena manajemen laktasi yang kurang baik. Misalnya, tidak tahu posisi menyusui yang tepat, stres, terpengaruh mitos-mitos menyusui, kurang istirahat, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Motivasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Sebenarnya masalah ASI yang tidak lancar tersebut bisa diatasi selama si ibu memiliki motivasi. Bersikap jujur pada diri sendiri mengenai alasan sesungguhnya yang mendorong ibu memberi ASI akan berperan besar dalam menentukan kelancaran ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakan pada diri sendiri apakah Anda memberi ASI karena ingin si buah hati mendapatkan gizi terbaik atau karena alasan lain. Jika Anda sudah mengetahui motivasi pemberian ASI maka Anda akan lebih siap dan sabar menjalani proses laktasi yang memang butuh waktu dan kesabaran sampai ASI benar-benar lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Latih si kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Anda bisa memulai proses laktasi dengan melatih bayi pada rangsangan. Letakkan si kecil pada puting susu Anda, biarkan si kecil terbiasa mengisap puting susu sekalipun ASI belum keluar atau hanya keluar sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin sering ASI diberikan, makin banyak pula ASI dihasilkan. Produksi ASI meningkat seiring dengan gerakan mengisap. Sebaliknya, jika dihentikan maka lambat laun produksi ASI pun berkurang. Itulah mengapa, berikan ASI atau pompalah secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Manajemen ASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Jika si ibu merupakan wanita bekerja, dianjurkan untuk memerah ASI setiap tiga jam sekali di tempat yang tenang. ASI perah tahan enam sampai delapan jam di ruangan bersuhu kamar, 24 jam dalam termos berisi es batu, 48 jam dalam lemari es dan tiga bulan dalam freezer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian ASI perah dengan sendok atau cangkir sebaiknya diberikan orang lain, bukan ibu bersangkutan. Ini untuk menjaga konsistensi sehingga bayi tidak mengalami bingung puting. Selain itu, sisa susu yang tidak dihabiskan bayi sebaiknya tidak disimpan atau dibekukan ulang agar bayi terhindar dari risiko terserang diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Posisi berbaring&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan posisi menyusui sambil berbaring meningkatkan kelancaran ASI. Seperti dikutip dalam situs BBC, menurut para ahli, posisi berbaring saat menyusui akan meningkatkan refleks alamiah bayi yang juga terlihat pada binatang mamalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam risetnya, para ahli merekam 40 responden yang menyusui bayinya dalam berbagai posisi. Ibu yang menyusui bayi sambil berbaring ternyata lebih sukses memberi ASI, meski awalnya juga mengalami kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Dukungan semua pihak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Proses menyusui bisa menjadi hal yang menimbulkan stres, terutama di minggu-minggu awal. Mintalah dukungan dari keluarga, terutama suami dengan membantu melakukan pekerjaan rumah tangga sehingga si ibu tidak kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pihak keluarga, peran perusahaan tempat ibu bekerja juga memang peran. Misalnya dengan menyediakan ruang memerah ASI atau tempat penitipan bayi jika ibu ingin membawa bayinya ke tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/4939828531909225838/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/4939828531909225838' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4939828531909225838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4939828531909225838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/11/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan.html' title='Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5244167311719607408</id><published>2008-11-05T17:47:00.003+07:00</published><updated>2008-11-06T01:06:08.746+07:00</updated><title type='text'>Membaca Label Pada Kosmetik</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/08/13220128/cara.membaca.label.kosmetik&quot;&gt;KOMPAS.COM&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;KALAU Anda perhatikan&lt;/span&gt;, saat ini makin banyak produk kosmetik yang mengandung teknologi modern yang sering sudah dimengerti. Menurut aturan, sebenarnya setiap produsen kosmetik wajib mencantumkan komposisi produk dan informasi penting lainnya. Biar tak salah memilih, kami beri panduannya untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Alcohol Free&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia kosmetik, kata alkohol merefer pada ethyl alkohol. Meski tertulis alcohol free, namun mungkin saja tetap mengandung alkohol jenis lain, misalnya cetyl, stearyl, cetearyl, atau lanolin alcohol. Efek dari bahan-bahan ini terhadap kulit berbeda dengan etyhil alkohol. Alkohol yang sering membuat kulit kering seperti isopropyl alcohol, jarang dipakai dalam produk kosmetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Not Tested on Animals&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski peringatan ini menyiratkan produk ini tidak dicobakan pada hewan, tapi beberapa kandungan mungkin saja perlu dilakukan uji coba pada hewan. Carilah kata &quot;no new testing&quot; atau &quot;not currently tested&quot;. FDA sendiri tidak membuat definisi legal untuk kata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Hypoallergenic cosmetic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti produk kosmetik tersebut mengklaim tidak menyebabkan reaksi alergi atau efek samping alergi yang lebih kecil dibanding produk lain. Meski begitu belum ada prosedur standar yang dipakai untuk memastikan suatu produk tidak menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Noncomedogenic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peringatan ini berarti produk tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang sering menyebabkan pori-pori tersumbat dan bisa menimbulkan jerawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Expiration date (shelf-life)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap produk kosmetik wajib mencantumkan tanggal kedaluwarsa dalam kemasannya. Menyimpan kosmetik dalam tempat yang lembab atau hangat seperti kamar mandi akan membuat kosmetik lebih cepat kedaluwarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Kandungan berbahaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah membeli produk pemutih wajah yang tidak memiliki nomor registrasi di Departemen Kesehatan. Sejumlah razia yang rutin dilakukan pemerintah kerap menemukan produk pemutih kulit (skin lightening) yang mengandung merkuri (Hg), hidrokinon lebih dari dua persen, pewarna rhodamin B dan metanil yellow. Pemakaian merkuri dapat mengakibatkan kanker dan radang otak karena zat tersebut ikut larut dalam peredaran darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;AN&lt;br /&gt;Sumber: WebMD&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5244167311719607408/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5244167311719607408' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5244167311719607408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5244167311719607408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/11/sumber-kompas.html' title='Membaca Label Pada Kosmetik'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-6233614042690374902</id><published>2008-11-03T12:37:00.005+07:00</published><updated>2008-11-05T17:37:04.703+07:00</updated><title type='text'>Pola Makan Anak Butuh Model</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Oleh : Sonya Tampubolon – &lt;a href=&quot;http://www.inspiredkidsmagazine.com/ArtikelHealth.php?artikelID=110&quot;&gt;InspiredKidsmagazine.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;”Mumpung masih muda, anak saya perbolehkan makan apa saja asalkan bersih. Supaya dia gemuk dan sehat. Apalagi nanti kalau sudah tua banyak yang tidak boleh dimakan,”&lt;/span&gt; ujar Vivi (28 tahun). Sebaliknya, Tia (32 tahun) justru sangat membatasi makanan anaknya. ”Tidak boleh jajan di luar!” tegasnya pada putri sulungnya, Jemima (6tahun). Tia juga rajin memberikan multivitamin dan suplemen penambah kecerdasan bagi putrinya tercinta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ada salah kaprah yang dilakukan orangtua menyangkut perilaku makan ini. Alih-alih menjadi sehat, justru berbagai penyakit dan kebiasaan makan yang dapat menurunkan kualitas hidup anak kelak yang akan terjadi. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Dr Aryono Hendarto SpA&lt;/span&gt;, ahli gizi dari RSIA Hermina Jatinegara, menyatakan pengaturan pola makan atau diet seimbang berlaku sejak seseorang masih bayi sampai dewasa. Di Indonesia diet seimbang tersebut lebih dikenal dengan sebutan 4 sehat 5 sempurna. ”Untuk bayi, ASI merupakan makanan tunggal yang sudah mencakup gizi seimbang dan harus diterapkan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diet seimbang, menurut &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;dr. Rudi Hartono, Sp.A&lt;/span&gt;, spesialis anak di Klinik Anakku Kelapa Gading, perlu diberikan sejak lahir. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;”ASI eksklusif merupakan pilihan terbaik untuk 6 bulan pertama,”&lt;/span&gt; jelasnya. Pemberian makanan padat yang terlalu cepat, tambah Rudi, dapat mengakibatkan obesitas. ”Sebab usus pun mengalami proses pendewasaan dan baru siap menerima makanan pada saat usus sudah cukup mature,” sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya ASI juga ditegaskan oleh &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Professor Sheila Innis&lt;/span&gt; dari Universitas British Columbia, Kanada dalam Media Briefing PT Mead Johnson Indonesia, Maret 2006 lalu. ”Kandungan gizi yang terdapat dalam ASI tidak dapat digantikan oleh susu sapi,” tegas Innis. Menurut Innis, semakin lama ibu bisa menyusui bayinya akan semakin baik bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aryono menyebutkan &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;proporsi rata-rata asupan gizi yang ideal untuk anak normal (tanpa penyakit atau kebutuhan khusus tertentu) ialah karbohidrat sebanyak 50-60%, lemak 25-35%, dan protein 15-20%&lt;/span&gt;. ”Untuk anak-anak berkebutuhan khusus dibutuhkan jenis diet tertentu yang berbeda, tergantung tingkat kasusnya,” ujar staf pengajar divisi nutrisi dan penyakit metabolik di FKUI/RSCM ini. Bagi anak autis jenis asupan yang diberikan sebaiknya bebas glutein (pemanis) dan tidak mengandung pengawet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, menurut Aryono, ketidakseimbangan nutrisi maupun konsumsi makanan yang tidak sehat dapat menimbulkan gangguan seperti kurang gizi (tingkat ringan/sedang), gizi buruk/marasmik, serta busung lapar/kw asiorkor, yakni bengkak di muka perut dan anggota gerak. Selain itu, tambahnya, kekurangan mikronutrien seperti zat besi juga bisa mengakibatkan obesitas. ”Obesitas atau kegemukan tidak selalu berarti kelebihan gizi,” jelas dokter yang mendapatkan pendidikan Pediatric Nutrition di Emma Children Hospital, Belanda, ini. Dia menambahkan, asupan gizi seimbang, baik secara kualitas maupun kuantitas, dapat dipantau melalui grafik kenaikan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Aryono mengatakan, dalam kondisi tidak memperoleh asupan gizi yang memadai anak dapat diberikan suplemen atau multivitamin. Akan tetapi, dia mengingatkan orangtua untuk melihat juga jenis gangguan yang dialami. ”Misalnya kalau anak mengalami cacingan ya harus diobati, tidak cukup hanya diberikan suplemen,” tegasnya. Rudi menambahkan, makanan tambahan atau suplemen dibutuhkan anak dalam kondisi tertentu. Seperti, bayi usia 9 bulan umumnya membutuhkan tambahan zat besi. ”Bayi juga membutuhkan suplemen AA dan DHA, terutama bayi prematur sebab kedua zat ini baik bagi perkembangan otak dan sel darah merah,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Dr Dwi Putro Widodo&lt;/span&gt; dari FKUI melakukan studi yang menemukan bahwa pemberian kadar AA dan DHA yang cukup tinggi dan dalam durasi yang tepat akan memberikan keuntungan klinis, khususnya bagi perkembangan mental dan ketajaman visual atau sensori. Namun, meski sering diklaim sebagai penambah kecerdasan, Rudi menjelaskan, sebenarnya faktor vitamin tidak terlalu signifikan untuk kecerdasan. ”Oleh sebab itu &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;multivitamin tidak membuat anak jadi cerdas, hanya komponen di dalamnya bisa saja membantu kerja otak&lt;/span&gt;,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memilih suplemen Aryono mencatat beberapa hal yang penting bagi orangtua:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pilih sesuai peruntukkan atau kebutuhanya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Khasiatnya telah teruji. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari suplemen yang kandungannya kurang jelas. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan adanya interaksi obat yang terdiri atas bermacam-macam komponen. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan tanggal kadaluarsa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Anak Melihat Anda!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menjadi model yang baik bagi si kecil?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti seperti buah dan sayur. Karena anak-anak akan mencontoh. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batasi makanan, jangan sampai kurang namun tidak berlebih. Jangan meributkan mengenai tubuh Anda dan kemauan untuk diet di depan anak-anak, karena akan menimbulkan pikiran negatif mengenai makanan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari bertengkar dengan anak mengenai makanan yang harus dimakannya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Libatkan anak mengenai makanan yang akan disajikan hari itu. Ajak anak untuk memilih dan merencanakan makanan seimbang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam pemberian suplemen maupun multivitamin orangtua juga harus memperhatikan dosis yang sesuai. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;”Dosis sirup untuk anak di baw ah 6 bulan umumnya adalah 5-10 tetes, anak kurang dari 1 tahun diberikan setengah sendok dan anak di atas 1 tahun diberikan 1 sendok. Sedangkan untuk multivitamin tablet satu kali sehari sudah cukup,”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; papar Rudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar mengingatkan, suplemen dan multivitamin sifatnya adalah sebagai tambahan, jadi bukan pengganti makanan alami. Untuk diet seimbang dan sehat, Aryono merekomendasikan pemberian ASI eksklusif sampai anak berusia 6 bulan, kemudian pada usia 6-9 bulan anak diperkenalkan dengan makanan alami satu persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innis yang memimpin institusi Canadian Society for Nutritional Sciences &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;menganjurkan anak banyak mengkonsumsi ikan, daging merah, sayur-sayuran, dan buah-buahan&lt;/span&gt;. Tubuh sehat, salah satunya dapat diperoleh lew at pengaturan makanan bergizi seimbang yang dikonsumsi si kecil setiap hari. Sejak dalam kandungan sebaiknya mereka sudah mengkonsumsi makanan yang cukup baik jumlah maupun kualitasnya. Hal ini dipertahankan terus setelah bayi lahir terutama pada tahun-tahun pertama kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Catatan untuk orangtua:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarapan pagi bagi anak usia sekolah sangat penting karena memenuhi seperempat dari kebutuhan kalori sehari. ”Bila tidak sempat sarapan, bekali anak dengan snack berat yang bergizi lengkap dan seimbang seperti mie goreng atau roti isi daging,” papar Dr. Widodo Judarwanto SpA,dari RS Bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak memasuki usia sekolah anak mulai menentukan makanan yang disukainya. Banyak makanan yang dijual di pinggir jalan atau tempat umum yang hanya mengandung karbohidrat dan gula yang digemari anak-anak. Hal ini dapat mempengaruhi nafsu makan anak dan jika hal ini dibiarkan berlarut-larut akan dapat mengganggu atau menghambat pertumbuhan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;Pemberian nutrisi anak usia 10-12 tahun sudah harus dibagi berdasar jenis kelaminnya&lt;/span&gt; sebab kebutuhan kalori mereka berbeda. Anak laki-laki lebih banyak melakukan aktivitas fisik sehingga memerlukan kalori yang lebih banyak dibandingkan anak perempuan. ”Pada usia ini biasanya anak perempuan sudah mengalami masa haid sehingga memerlukan lebih banyak protein dan zat besi dari usia sebelumnya,” jelas Widodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan asupan gizi seimbang berdasarkan usia:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bayi (0-6 bulan) : ASI eksklusif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bayi (6 bulan -2 tahun) : ASI ditambah makanan pendamping&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batita (1-3 tahun) : 1300 kalori per hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Balita/pra sekolah (4-5 tahun) : 1500 kalori per hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak usia SD (6-9 tahun) : 1800 kalori per hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak usia SD (10-12 tahun) dimana untuk perempuan:1900 kalori per hari, sementara laki-laki : 2000 kalori per hari&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Zat Gizi (Nutrients)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kelebihan: gula darah meningkat, diabetes, obesitas, jantung, gangguan pada pembuluh darah (cardiovascular), hipertensi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekurangan: malnutrisi, kurus, lemah, tidak ada energi, gangguan metabolisme otak, busung lapar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Protein&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kelebihan: gangguan ginjal, beban kerja hati. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekurangan: mudah sakit, gangguan metabolisme tubuh.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Lemak&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kelebihan: obesitas, kolesterol tinggi, penyempitan pembuluh darah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekurangan: busung lapar, kekurangan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K), penurunan daya tahan tubuh, kurang tenaga, gangguan tumbuh kembang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mineral&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;penumpukan zat besi berakibat pada gangguan kerja organ, diare, muntah-muntah, talasemia. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;gangguan metabolisme tubuh. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;kurang zat besi berakibat penurunan konsentrasi dan IQ, mudah sakit dan tidak nafsu makan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kurang yodium berakibat penyakit gondok .&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Vitamin&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;vitamin yang tidak larut dalam air/ larut dalam lemak bisa membebani hati, berakibat mual, muntah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;kelebihan vitamin A bisa mengakibatkan kejang. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;kurang vitamin A: gangguan pada mata. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang vitamin C: sariawan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/6233614042690374902/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/6233614042690374902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6233614042690374902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6233614042690374902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/11/pola-makan-anak-butuh-model_03.html' title='Pola Makan Anak Butuh Model'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-1108720829688627494</id><published>2008-09-29T03:26:00.010+07:00</published><updated>2008-09-29T04:00:02.509+07:00</updated><title type='text'>12 Produk Positif Mengandung Melamin</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak, Minggu 28 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Sebanyak 12 produk makanan asal China yang beredar di Indonesia, berdasarkan pengujian Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM, positif mengandung melamin. Dari 12 produk tersebut, enam produk terdaftar pad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;a BPOM dan enam produk lainnya masuk secara ilegal ke Indonesia, tetapi banyak ditemukan di pasaran.&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (27/9). Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib juga hadir memberikan keterangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Fadilah menjelaskan, ada 19 produk impor asal China yang mengandung susu yang terdaftar di BPOM. Namun, hingga Sabtu kemarin baru enam produk yang ditemukan d&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;i pasaran. Enam produk impor China lainnya yang mengandung susu yang juga ditemukan di pasaran ternyata tidak terdaftar alias ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes menegaskan, baik &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;susu maupun produk makanan mengandung susu yang diproduksi di dalam negeri tidak ada yang menggunakan susu impor dari China&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak ada susu produksi Indonesia yang memakai susu impor dari China. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Susu impor yang dipakai berasal dari Australia dan Selandia Baru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Kepada ibu-ibu aga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;r tak terhasut dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh persoalan. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Susu formula bayi buatan Indonesia aman dikonsumsi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,” kata Fadilah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Produk makanan impor asal China yang mengandung susu dan te&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;rdaftar di BPOM yang&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt; ditemukan positif mengandung melamin&lt;/span&gt; adalah &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;dua jenis stick wafer merek Oreo&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;susu bubuk full cream Guozhen&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;dua jenis kembang gula merek M&amp;amp;M’s&lt;/span&gt;, dan &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;biskuit Snickers&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. ”Semuanya produk impor dan bukan buatan dalam negeri,” kata Menkes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk impor China yang mengandung susu dan positif bermelamin tetapi masuk secara ilegal adalah &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;kembang gula White Rabbit kemasan biru dan merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Soybean Drink with Milk kemasan hijau dan kuning&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Soyspring Instant Milk Cereal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, serta &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Soyspring Instant Peanut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Produk makanan impor tersebut positif &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;mengandung melamin dengan kadar berkisar 8,51-945,86 mg/kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,” ujar Fadilah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Selain mengimbau agar tidak mengonsumsi produk-produk bermelamin yang ditemukan di Indonesia, Menkes juga &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;meminta masyarakat tidak m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;engonsumsi produk impor asal China yang mengandung melamin temuan Agri-Food &amp;amp; Veterinary Authority (AVA) Singapura. AVA Singapura mengumumkan 13 produk China mengandung susu yang berkadar melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kita takut rakyat kita di daerah perbatasan atau pas belanja di Singapura mengonsumsi produk- produk berbahaya itu,” kata Husniah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Akan dimusnahkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman Franky Sibarani mengatakan, peritel menjadi garda terdepan dalam pengamanan produk yang mengandung susu bermelamin dari China. ”Nantinya produk-produk itu memang akan dimusnahkan oleh Badan POM bersama aparat berwenang, tetapi sebelumnya pada sekitar libur Lebaran ini, tentu ritel harus lebih dulu mengamankan produk-produk itu,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Peritel siap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Sebelumnya, Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Tutum Rahanta menegaskan kesiapan peritel untuk tidak memperdagangkan produk-produk yang dilarang peredarannya oleh BPOM.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Penarikan bahkan sudah dilakukan sejak 24 September saat BPOM mengumumkan 19 produk yang mengandung susu dari China. Keenam produk yang diumumkan mengandung melamin, Sabtu siang, merupakan sebagian dari 19 produk yang sudah ditarik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak terlalu sulit menarik produk-produk itu karena bukan termasuk produk yang banyak dikonsumsi masyarakat, apalagi untuk keperluan Lebaran,” ujar Tutum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Franky Sibarani yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia mengaku, pihaknya tidak mempersoalkan penghentian impor makanan yang mengandung susu dari China. ”Yang paling penting, p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;roduk yang me&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;nggunakan merek sama tetapi diproduksi dalam negeri tidak terkena imbas karena produk yang dibuat di sini tidak menggunakan bahan susu dari China,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk makanan atau minuman dalam negeri menggunakan kode MD, SP/PIRT, sedangkan produk impor menggunakan kode ML. Produk-produk yang terbukti mengandung susu bermelamin tersebut semuanya menggunakan kode ML karena diimpor dari China. (ELN/DAY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a on=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhix1Y5nF04cAhJIf7bLXOkQXfXZUXWKLzyXHE7eFfMvsj5nMl_QU4EE_yaSbUwp1QuhQltNW_tifQwW5R09yeG_XpnpZ-oKBIwFX3YrJcTesQv4Rzbu6qnuSPx8c2KeKrGBIBwq_nIjyoD/s1600-h/melamin1.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 602px; height: 397px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhix1Y5nF04cAhJIf7bLXOkQXfXZUXWKLzyXHE7eFfMvsj5nMl_QU4EE_yaSbUwp1QuhQltNW_tifQwW5R09yeG_XpnpZ-oKBIwFX3YrJcTesQv4Rzbu6qnuSPx8c2KeKrGBIBwq_nIjyoD/s400/melamin1.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5251176463163533746&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/1108720829688627494/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/1108720829688627494' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1108720829688627494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1108720829688627494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/12-produk-positif-mengandung-melamin.html' title='12 Produk Positif Mengandung Melamin'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhix1Y5nF04cAhJIf7bLXOkQXfXZUXWKLzyXHE7eFfMvsj5nMl_QU4EE_yaSbUwp1QuhQltNW_tifQwW5R09yeG_XpnpZ-oKBIwFX3YrJcTesQv4Rzbu6qnuSPx8c2KeKrGBIBwq_nIjyoD/s72-c/melamin1.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-53269174669932439</id><published>2008-09-27T15:12:00.002+07:00</published><updated>2008-09-27T15:25:18.914+07:00</updated><title type='text'>Daftar Produk Susu China Yang Dilarang</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS.COM 24 Sept.2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;JAKARTA, RABU&lt;/span&gt; - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat tidak mengonsumsi produk dengan merek  di bawah ini, sebelum ada penjelasan tentang hasil pengujian dari BPOM.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Berikut daftar produk makanan mengandung susu asal China yang terdaftar di(BPOM):&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509001378&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509002378&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509003378&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guozhen, susu bubuk full cream, nomor registrasi ML 805309001478 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509001116&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509002116&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 227109001450&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 827109001450&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo, chocolate sandwich cookie, nomor registrasi ML 227109001552&lt;/li&gt;&lt;li&gt;M&amp;amp;M’s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409005385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;M&amp;amp;M’s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409002385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Snickers, biskuit, nomor registrasi ML 227109009385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409001385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409003385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409004385&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merry X-Mas, kembang gula, nomor registrasi ML 238409003311&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penguin, kembang gula, nomor registrasi ML 238409005311&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nestle Nesvita Materna, makanan ibu hamil dan ibu menyusui, nomor registrasi ML 862109001322&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nestle Milkmaid, selai susu, nomor registrasi ML 234709002206&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Namun produk dengan merek yang sama yang diproduksi di dalam negeri dengan kode nomor registrasi MD tetap boleh beredar dan dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengeluarkan keterangan tentang merek produk China yang terdaftar, BPOM juga mengumumkan produk China mengandung melamin yang diumumkan oleh Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) Singapura. Ketigabelas produk tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Natural Choice, Yoghurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Bean Club, Matcha Red Bean Ice Bar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Bean Club, Red Bean Ice Bar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Prestige Chocliz, Dark Chocolate Bar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Super Bean, Red Bean Chestnut Ice Bar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nestle Dairy Farm, susu UHT&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili High Calcium, susu rendah lemak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili High Calcium, susu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili 250 ml, Pure Milk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili 1 liter, Pure Milk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dutch Lady, Strawberry Flavoured Milk (Ex.Cina, Hongkong, Singapura)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;White Rabbit, kembang gula&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Choice, Dairy Frozen Yoghurt Bar With Real Peach and Pineapple Fruit Pieces.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;ABD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;      &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/53269174669932439/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/53269174669932439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/53269174669932439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/53269174669932439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/daftar-produk-susu-china-yang-dilarang_27.html' title='Daftar Produk Susu China Yang Dilarang'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5180623482109751627</id><published>2008-09-25T12:11:00.002+07:00</published><updated>2008-09-25T12:16:49.115+07:00</updated><title type='text'>28 Produk Makanan Ditarik</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KORAN TEMPO Edisi 24 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan kemarin memerintahkan penarikan 28 jenis makanan berbagai merek karena menggunakan bahan baku susu asal Cina. Langkah pengamanan ini dilakukan berkaitan dengan kasus ditambahkannya melamin pada susu formula untuk bayi di negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&quot;Larangan itu mulai berlaku hari ini (kemarin),&quot; kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Husniah Rubiana Thamrin setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang dilarang beredar itu bermacam-macam, dari es krim, susu, sampai wafer dan permen. Di Cina, produk susu tercemar itu menyebabkan empat bayi tewas dan 53 ribu lainnya sakit. Sebanyak 12 ribu lebih bayi mulai sembuh setelah dirawat di rumah sakit. Sedangkan 104 bayi lainnya kini masih dirawat karena gangguan pada ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Husniah, produk makanan dan minuman berkandungan susu asal Cina itu akan diteliti di laboratorium. Dia memastikan tak ada susu buatan Cina untuk bayi yang beredar di Indonesia. Susu impor dari Cina yang beredar di Indonesia hanya untuk konsumsi orang dewasa. &quot;Susunya tidak mengandung melamin,&quot; katanya. Tapi produk ini ikut disegel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan Lily Sulistyowati, susu buatan Cina untuk orang dewasa itu, Guozhen, punya izin edar. &quot;Itu pun susu krim,&quot; kata Lily kepada Tempo semalam. Tidak tertutup kemungkinan susu Cina tak punya izin edar, masuk dengan cara diselundupkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai langkah antisipasi, Badan POM telah mengirimkan surat kepada Asosiasi Peretail Indonesia untuk mengambil langkah pengamanan. &quot;Bentuknya menarik dan menyegel susu dan produk yang menggunakan susu asal Cina untuk dilaporkan ke Badan POM,&quot; kata Lily. Produk yang akan diteliti itu terdiri atas 28 jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan POM, menurut dia, mulai hari ini akan meneliti apakah produk tersebut terbukti mengandung melamin. Kapan hasil penelitian itu akan diumumkan, Lily mengatakan tak bisa menjawab. &quot;Kewenangan itu ada di Badan POM,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) akan menghentikan distribusi produk yang mengandung susu asal Cina. &quot;Tanpa tunggu apa-apa lagi, langsung kami patuhi dan segera hentikan,&quot; kata Sekretaris Jenderal Aprindo Tutum Rahanta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan pihaknya tak mau mengambil risiko dengan tetap mengedarkan produk-produk yang diduga berbahaya. Namun, Tutum belum memastikan kapan langkah penghentian peredaran itu dilakukan karena dia belum melihat surat permintaan dari Badan POM. Informasi soal susu Cina yang akan ditarik itu baru diperoleh dari Departemen Perdagangan kemarin siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Thomas Darmawan mengimbau agar pemerintah berhati-hati terkait dengan rencana penarikan susu Cina dan produk turunannya yang diduga membahayakan. &quot;Harus benar-benar berdasarkan penelitian dengan prinsip kehati-hatian,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, tidak semua produk Cina di Indonesia, termasuk 28 item yang akan ditarik dari distribusinya, mengandung melamin yang membahayakan. Dengan pengumuman rencana penarikan, produk lain yang berbau Cina pun bisa kena imbasnya. &quot;Ujung-ujungnya merugikan peretail kecil dan industri,&quot; katanya. &quot;Apalagi kita tidak impor susu dari Cina, tapi dari Australia.&quot; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Produk yang ditarik dari peredaran: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jinwel Yougoo Susu Fermentasi Rasa Jeruk &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jinwel Yougoo Aneka Buah &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jinwel Yougoo tanpa Rasa &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guozhen susu bubuk full cream &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Cokelat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Vanila &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo Stick Wafer &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo Stick Wafer (disebut dua kali, karena ukuran berbeda) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oreo Cokelat Sandwich Cookies &lt;/li&gt;&lt;li&gt;M&amp;amp;M’s Kembang Gula Cokelat Susu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;M&amp;amp;M’s Cokelat Susu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Snicker’s (biskuit-nougat lapis cokelat) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc Kembang Gula Cokelat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dove Choc (disebut dua kali, karena ukuran berbeda) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Natural Choice Yoghurt Flavoured Ice Bar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Bean Club Red Bean Ice Bar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Prestige Chocliz &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Chestnut Ice Bar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili High Calcium Milk Beverage &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Pure Milk 205 ml &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Pure Milk 1 L &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dutch Lady Strawberry Flavoured Milk &lt;/li&gt;&lt;li&gt;White Rabbit Creamy Candy &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;SUMBER: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN KESEHATAN RI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5180623482109751627/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5180623482109751627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5180623482109751627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5180623482109751627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/28-produk-makanan-ditarik.html' title='28 Produk Makanan Ditarik'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-6094356308006145774</id><published>2008-09-23T01:06:00.001+07:00</published><updated>2008-09-23T01:08:12.665+07:00</updated><title type='text'>Penderita Penyakit Kulit Bulosa Meninggal Dunia</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 18 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Pontianak, Kompas&lt;/span&gt; - Ujok (8), penderita penyakit kulit bulosa pada anak (Chronis Bulluos Diseas of Chilhood-CBD) yang dirawat di RSUD Soedarso Pontianak, Rabu (17/9), sekitar pukul 17.55, akhirnya mengembuskan napas terakhir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Tim dokter yang menangani Ujok menyatakan, penyebab kematian pasien adalah sepsis atau infeksi berat yang menjalar ke seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penyakit CBD ini dapat mengakibatkan pasien meninggal dunia karena luka yang terbuka memungkinkan masuknya kuman dan terjadi sepsis atau infeksi berat ke seluruh tubuh. Sepsis inilah yang mengakibatkan pasien meninggal,” kata dr Retno Mustikaningsih MKes SpKK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, dr Indra Bangun Hutagalung SpA menegaskan, sepsis yang berat memang bisa mengakibatkan kematian dalam hitungan jam. Upaya meminimalisasi infeksi sudah dilakukan pihak rumah sakit dengan mengisolasi pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Retno, sepsis pada Ujok diperkirakan sudah terjadi sebelum dia dibawa ke RSUD Soedarso. Saat masuk ke rumah sakit, sekujur kulit tubuh Ujok sudah dipenuhi bula (bentol-bentol berisi cairan) layaknya kulit melepuh. Sebagian bentol-bentol itu sudah pecah dan mengakibatkan luka terbuka yang mengeluarkan bau kurang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi putra bungsu pasangan Sugiono (50) dan Nia (27), warga Desa Paku Raya, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, itu kemarin sempat membaik. Menurut Retno, luka pasien sempat dibersihkan dengan NaCl dan dikompres dengan Betadine encer. Sebagian luka sudah mengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 11.00, pasien sempat sesak napas dan diberi bantuan pernapasan dengan tabung oksigen. Kondisi pasien terlihat berangsur membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 17.00, pasien kembali sesak napas. Ujok kembali diberi perawatan intensif dengan disedot dahaknya dan diberi obat sesak napas. Kondisinya berangsur membaik sekitar pukul 17.15. Sekitar pukul 17.30, Retno pulang. Namun, sekitar pukul 17.55, ia dikejutkan dengan kabar meninggalnya Ujok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum meninggal dunia mulut Ujok berbuih. Menurut Retno, buih itu merupakan dahak dari paru-paru. Sementara itu, sesak napasnya merupakan salah satu bentuk sepsis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nia, ibu Ujok yang menunggui Ujok, hanya bisa menangis. Yuliana, kerabat Nia yang turut menunggui Ujok, mengatakan, rencananya jenazah Ujok akan dibawa ke kampungnya dan dimakamkan di sana, Kamis (18/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Retno menyatakan, penyakit Ujok merupakan autoimun yang sulit diketahui penyebabnya. Pada badan pasien ada antibodi yang justru menyerang dan merusak kulitnya sendiri. Sejauh ini, katanya, belum ada referensi yang menjelaskan mengenai zat atau kondisi seperti apa yang bisa memicu timbulnya penyakit itu. Pemicu penyakit bisa saja dilacak dengan melihat secara langsung lingkungan tempat tinggal pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi kematian Ujok, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Isman Rahadi mengatakan, pihaknya dalam 1-2 hari ini akan menurunkan tim investigasi ke kampung asal Ujok. Ini dilakukan untuk mengecek adakah kaitan antara penyakit Ujok dan penyakit yang sama pada 8 anak lain yang sudah sembuh, juga mencari faktor pemicunya. (WHY)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/6094356308006145774/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/6094356308006145774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6094356308006145774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6094356308006145774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/penderita-penyakit-kulit-bulosa.html' title='Penderita Penyakit Kulit Bulosa Meninggal Dunia'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-1848332679996446593</id><published>2008-09-23T00:54:00.003+07:00</published><updated>2008-09-23T01:11:16.357+07:00</updated><title type='text'>16 Anak Terserang Bulosa</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Sumber:KOMPAS Cetak 22 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Landak, Kompas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt; - Investigasi yang dilakukan tim surveilance Dinas Kesehatan Kalimantan Barat menemukan 16 anak di Kabupaten Landak dengan ciri-ciri penyakit kulit bulosa pada anak (chronic Bulluos diseas of chilhood/CBDC). Seorang anak penderita penyakit ini, Ujok (8), pada hari Rabu (17/9) meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Tim yang dipimpin Antonius Prayogi ini menemukan 14 anak dengan ciri-ciri bulosa di Desa Paku Raya, Kecamatan Kuala Behe, sedangkan dua anak lainnya ditemukan di Desa Tahu, Kecamatan Meranti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan di Desa Paku Raya, Minggu (21/9), menunjukkan, sebagian kulit anak-anak tersebut timbul bentol-bentol berdiameter 0,5 sentimeter yang berisi cairan kuning seperti nanah. Sebagian besar dari bentol-bentol pada anak-anak tersebut sudah pecah dan mengering. Hanya ada dua anak yang belum sembuh dan penyakitnya berpotensi semakin berkembang, yakni Lista (2) dan Rianto (5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Lista, bentol-bentol banyak ditemukan di bagian kulit wajah, kepala, leher, dan sebagian tangannya. Marsela, ibunda Lista, mengaku bahwa sakit yang diderita anaknya sudah seminggu dan sama sekali belum diperiksakan ke petugas medis. ”Awalnya panas selama 3-4 hari, lalu dia mulai merasa gatal-gatal. Tak lama kemudian kulitnya muncul bentol- bentol,” kata Marsela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kondisi Rianto, anak pasangan Domon dan Andat, juga muncul bentol-bentol pada bagian perut, kaki, dan punggung. ”Gejala awal dari penyakit ini relatif sama, yakni anak sempat mengalami panas tinggi selama lima hari, baru setelah itu muncul bentol-bentol,” kata Urip, Kepala Puskesmas Meranti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus penyakit kulit semacam ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Landak maupun Kalimantan Barat (Kalbar) setelah Ujok yang dinyatakan menderita penyakit kulit bulosa pada anak akhirnya meninggal dunia karena mengalami sepsis atau infeksi sekunder yang parah dan menjalar ke seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit kulit bulosa pada anak yang tergolong langka, tetapi tidak menular ini merupakan autoimun yang sulit diketahui penyebabnya. Seperti disampaikan dr Retno Mustikaningsih MKes SpKK yang menangani penyakit kulit yang diderita Ujok, pada badan pasien ada anti-body yang justru menyerang dan merusak kulit tubuhnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebelumnya tidak pernah ada laporan penyakit ini. Dari survei di lapangan diduga sumber penyakit itu adalah penggunaan air sungai untuk segala keperluan sehari-hari,” kata Sophia Tjakre, Kepala Dinkes Landak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum diketahui apakah penyakit ini berkaitan dengan maraknya penggunaan merkuri untuk penambangan emas di sejumlah sungai di Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas surveilance Dinkes Kalbar, Antonius Prayogi, mengatakan, bantuan air bersih bagi warga diperlukan untuk mencegah penyakit kulit tersebut semakin merebak. (WHY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Link Terkait&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/penderita-penyakit-kulit-bulosa.html&quot;&gt;Penderita Penyakit Bulosa Meninggal Dunia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/1848332679996446593/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/1848332679996446593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1848332679996446593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/1848332679996446593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/16-anak-terserang-bulosa.html' title='16 Anak Terserang Bulosa'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5924299527088078073</id><published>2008-09-21T18:56:00.012+07:00</published><updated>2008-09-22T22:30:12.403+07:00</updated><title type='text'>6.200 Bayi demi Pesta Olimpiade</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 21 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal susu bubuk formula yang tercemar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; sebenarnya sudah muncul di China pada awal Juli lalu, tetapi waktu itu baru sebatas kasak-kusuk di tingkat distributor dan toko. Namun, kini seluruh produk susu di China praktis ditarik dari pasaran, juga semua produk yang menggunakan susu, seperti es krim dan yogurt.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, baru awal September ini kisah skandal susu tercemar itu terungkap kepada publik. Padahal, pada awal Agustus, Grup Sanlu yang berpusat di Provinsi Hebei sudah memberi tahu mitranya, Fonterra, dari Selandia Baru bahwa produk susu bubuk mereka tercemar unsur kimia &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;. Awal bulan Agustus berarti sebelum pembukaan Olimpiade Beijing yang digulir pada 8 Agustus lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekan setelah kalangan distributor di Hebei bingung karena produk susu bubuk mereka ditarik, kemudian mereka mengganti dengan produk baru. Namun, produk baru tadi ditarik lagi hanya dalam hitungan beberapa hari berikutnya. Sangat tidak lazim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru pada 11 September lalu Pemerintah China mengemukakan ada zat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; dalam produk susu bubuk. Hari Jumat (19/9) zat kimia tersebut juga ditemukan pada produk susu cair. Selain itu, juga ada pada produk berbahan baku susu, termasuk Starbucks. Semua produk ini sudah dienyahkan dari pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, sampai kemarin sudah 6.244 bayi dipastikan ginjalnya terserang berkaitan dengan susu tercemar ini. Ada gejala kencing batu dan sulit kencing. Juga muncul gejala muntah-muntah. Empat bayi sudah meninggal dunia. Angka 6.244 bayi ini naik dari 1.200 bayi sehari sebelumnya. Luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Kesehatan China Chen Zhu mengatakan, lebih dari 1.300 bayi kini harus dirawat di rumah sakit karena meneguk susu tercemar ini, umumnya bayi yang baru lahir. Sekitar 158 bayi ini terkena gagal ginjal akut. Jumlah ini bakal meningkat lagi setelah semua orangtua yang punya bayi atau anak di bawah lima tahun memeriksakan bayi mereka ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Demi olimpiade&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besar yang muncul, mengapa baru 11 September kasus ini diungkap secara luas oleh Beijing? Bukankah kasus ini sudah terdeteksi sejak awal Juli dan sudah dilaporkan kepada Fonterra dari Selandia Baru pada awal Agustus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit membayangkan apabila berita ini muncul sebelum pesta Olimpiade Beijing 2008 dimulai 8 Agustus lalu. Ada 10.500 atlet dari sekitar 200 negara yang tampil di sana. Belum terhitung jutaan turis yang datang menikmati pesat olahraga setiap empat tahunan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajian dengan bahan baku susu jelas tidak absen dari menu yang disajikan kepada para atlet dan jutaan turis asing selama dua pekan di Beijing. Berita soal produk susu di China yang tercemar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt; yang sangat mematikan itu merupakan sebuah ”sabotase” atas kesuksesan China sebagai tuan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, lebih dari 6.200 bayi menjadi korban bagi kesuksesan Olimpiade Beijing 2008. Lain halnya apabila berita soal skandal susu tercemar ini sudah diungkapkan kepada publik sejak awal Juli, kemungkinan susu itu segera ditarik dari peredaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, besar kemungkinan skandal susu tercemar ini disimpan karena merupakan sebuah berita buruk bagi Olimpiade Beijing. Berita ini jauh lebih buruk daripada protes warga Tibet di pengasingan yang menentang kehadiran China di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyatnya, produk susu tercemar ini diungkapkan Badan Pengawasan Mutu China hari Jumat lalu. Hasil pemeriksaan menyeluruh nasional menemukan 24 dari 295 kotak susu tercemar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;. Kotak susu ini produk dari tiga produk susu keluaran pabrik berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pabrik-pabrik ini sudah menarik sendiri semua produk mereka yang tercemar,” ujar pihak badan pengawasan tersebut. Sebelumnya, susu bubuk dari 22 perusahaan susu di China juga terdeteksi tercemar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;. Bagaimana kalau hasil tes dan perintah penarikan produk susu ini muncul sebelum olimpiade?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Pengawasan lemah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah soal produk susu keluaran China yang tercemar ini memperlihatkan pengawasan kualitas produk yang lemah. Media setempat menuduh pejabat yang korup sebagai penyebab produk yang ada tak diawasi dan dibiarkan begitu saja ke pasar. Apalagi, produk-produk ini juga diekspor ke negara lain karena harganya relatif murah ketimbang produk negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, sudah ada sejumlah kisah soal produk China yang bermasalah seperti ini. Tahun 2004, lebih dari 200 bayi di China menderita kekurangan gizi karena penggunaan formula yang keliru. Sekitar 13 bayi tersebut meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara makanan hewan asal China, ribuan anjing dan kucing sakit dan lebih dari 200 lainnya mati di AS pada tahun 2007. Rupanya dalam makanan hewan tadi tercemar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;melamin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;. Pada Maret 2007, lebih dari 100 produk makanan hewan asal China ditarik dari peredaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Republik Dominika, dua merek pasta gigi asal China dilarang beredar pada Mei 2007 karena mengandung zat kimia mematikan. Pasta ini diduga dibalik kematian karena keracunan massal di Panama tahun 2006. Sedikitnya 100 orang di Panama meninggal karena racun dalam sirop buatan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk China, mulai dari telur bebek, lipstik, kue, obat- obatan, ikan kaleng, sampai mainan anak-anak, pernah menimbulkan kisah kematian karena mengandung zat racun. Produk China tampilannya bagus dan murah meriah, tetapi.... (Reuters/AFP/ppg)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Link Terkait&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/6200-bayi-korban-susu-tercemar.html&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;6.200 Bayi Korban Susu Tercemar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5924299527088078073/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5924299527088078073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5924299527088078073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5924299527088078073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/sumber-kompas-cetak-21-sept.html' title='6.200 Bayi demi Pesta Olimpiade'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-7863013962951787578</id><published>2008-09-21T02:00:00.008+07:00</published><updated>2008-09-22T22:49:27.589+07:00</updated><title type='text'>6.200 Bayi Korban Susu Tercemar</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 18 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;Beijing, Rabu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt; - China mengatakan, Rabu (17/9), korban karena susu tercemar menjadi tiga bayi tewas dan lebih dari 6.200 bayi jatuh sakit. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Seorang pejabat mengatakan, ancaman terhadap kesehatan itu ditutup-tutupi selama sedikitnya sebulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Jumlah anak yang jatuh sakit setelah meminum susu bubuk yang tercemar senyawa &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;melamin&lt;/a&gt; itu meningkat hampir lima kali menjadi 6.244. ”Anak-anak dengan &lt;a href=&quot;http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&amp;amp;iddtl=59&amp;amp;idktg=9&amp;amp;idobat=&amp;amp;UID=20080922224539203.153.24.22&quot;&gt;gagal ginjal akut&lt;/a&gt; telah mencapai 158,” kata Menteri Kesehatan Chen Zhu dalam sebuah konferensi pers di Bejing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal susu bubuk yang semakin meningkat itu membuat ditariknya ekspor produk itu, dipecatnya para pejabat, dan ditahannya seorang pemimpin perusahaan yang telah dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penyidikan pemerintah yang diumumkan hari Selasa memperlihatkan, &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;seperlima dari 109 produsen produk susu yang diperiksa memproduksi sejumlah produk yang tercemar &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;melamin&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, bahan yang dilarang penggunaannya dalam makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelumnya, para pejabat mengatakan, 1.253 bayi sakit dan dua lainnya meninggal setelah produsen susu bayi terbesar negara itu, Grup Sanlu, pekan lalu mengungkapkan bahwa produknya mengandung &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;melamin&lt;/a&gt;. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Melamine&quot;&gt;Melamin&lt;/a&gt; bisa dipakai untuk mengelabui pemeriksaan mutu susu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup Sanlu segera menghentikan produksinya dan melakukan penarikan produk. &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Namun, para pejabat China baru bertindak hanya setelah Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark hari Senin mendesak Beijing agar melakukan sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Sekitar 43 persen saham Sanlu yang berbasis di Shijiazhuang, Provinsi Hebei, milik &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.fonterra.com/wps/wcm/connect/fonterracom/fonterra.com/Home/&quot;&gt;Fonterra&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dari Selandia Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Chongyong, Wakil Gubernur Hebei, hari Rabu mengatakan bahwa para pejabat Shijiazhuang telah menunda pelaporan keracunan itu selama bulan Agustus. Saat itu berlangsung Olimpiade Beijing dan laporan tersebut bisa mengganggu pesta olahraga itu. (Reuters/AFP/AP/DI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Link Terkait&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/sumber-kompas-cetak-21-sept.html&quot;&gt;6.200 Bayi Demi Pesta Olimpiade&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/7863013962951787578/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/7863013962951787578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/7863013962951787578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/7863013962951787578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/6200-bayi-korban-susu-tercemar.html' title='6.200 Bayi Korban Susu Tercemar'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5775259398854698912</id><published>2008-09-20T23:31:00.002+07:00</published><updated>2008-09-20T23:34:44.599+07:00</updated><title type='text'>Taipei Bukan Level Adipura</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Oleh: M Clara Wresti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah sampah menjadi problem di setiap kota. Walau menghasilkan sampah, tidak satu warga pun yang bersedia tempat pembuangan sampah berada di sekitar rumahnya. Jakarta termasuk kota yang terbelit dengan masalah sampah. Hingga kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bahkan juga Pemerintah Indonesia, belum berhasil mengatasi kesulitan memecahkan masalah sampah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari China. Peribahasa ini bisa juga berlaku pada masalah sampah. Taipei, ibu kota dari Taiwan (Republic of China), berhasil mengatasi sampah dalam waktu yang relatif singkat. Kini berbagai penghargaan telah diraih Taipei karena berhasil mengurangi sampah hingga 58,89 persen dalam waktu tujuh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 1984, warga kota Taipei membuang sampah di sembarang tempat. Pemerintah kota pun kesulitan untuk mengumpulkan sampah. Pemerintah kota lalu membangun insinerator di beberapa tempat untuk menghancurkan sampah. Namun, insinerator itu tidak mengurangi sampah secara signifikan. Abu dan endapan yang dihasilkan oleh pembakaran insinerator juga perlu pemecahan. Selain itu, tidak semua sampah bisa dihancurkan oleh insinerator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2000, Pemerintah Kota Taipei menemukan cara baru untuk membuang sampah. Pemerintah mendorong warganya untuk berperan aktif mengurangi sampah. Caranya, warga harus memisahkan sampah sejak dari rumah. Jadi, setiap sampah digolongkan berdasarkan klasifikasi. Petugas sampah pun digembleng untuk berani tegas kepada masyarakat. Warga yang tidak mengikuti peraturan, sampahnya tidak akan diangkut oleh petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal pengambilan sampah pun diatur. Pada hari Senin dan Jumat, hanya sampah yang berbentuk datar yang akan diambil oleh petugas. Sampah datar ini misalnya kertas, koran bekas, baju bekas, dan tas plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, sampah yang diambil adalah sampah berbentuk tiga dimensi, seperti botol, barang-barang elektronik kecil, dan gabus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sampah-sampah yang besar, seperti mebel dan barang elektronik besar, warga harus memberi tahu petugas sampah sebelumnya bahwa ia akan membuang sampah besar. Sampah itu akan diambil oleh petugas khusus sesuai dengan hari yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sampah yang bisa didaur ulang seperti di atas, pemerintah tidak memungut iuran karena sampah-sampah itu bisa diubah menjadi barang berharga. Namun, untuk sampah yang tidak bisa didaur ulang, pemerintah menjalankan sistem yang bernama ”Per Bag Trash Collection Fee”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sampah yang tidak bisa didaur ulang harus ditempatkan di kantong plastik yang telah disediakan pemerintah yang bisa dibeli di toko kebutuhan sehari-hari. Warga harus menghitung sendiri, seberapa besar kantong plastik yang dibutuhkan. Semakin banyak sampah yang dihasilkan, semakin besar uang yang harus dikeluarkan untuk membeli kantong plastik sampah. Jika warga tidak memakai kantong plastik khusus ini, petugas sampah tidak akan mengambil sampah warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sampah dapur, seperti sisa makanan, sayuran mentah, tulang, mi, dan makanan kedaluwarsa, harus ditempatkan terpisah. Makanan yang telah dimasak ditempatkan di tong berwarna biru. Nantinya akan dimasak ulang menjadi makanan babi. Makanan yang belum dimasak akan diproses menjadi pupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara seperti ini sangat manjur. Warga mau tidak mau memisahkan sampah yang tidak bisa didaur ulang dengan sampah daur ulang. Jika tidak, mereka harus membeli banyak kantong plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga juga tidak bisa membuang sampah di tempat sampah umum yang ada di jalan karena jumlah tempat sampah umum itu sangat sedikit. Anda harus berjalan sekitar 2 kilometer, baru menemukan tempat sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tsai Ching Tsun, spesialis dari Departemen Lingkungan Kota Taipei, pemerintah Taipei sengaja tidak menempatkan banyak tong sampah di jalan karena merusak keindahan kota dan tidak sehat karena akan mengundang banyak lalat. Jadi, jika warga membeli minuman atau makanan di jalan, dia harus membawa sampahnya pulang, bukan dibuang di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Petugas sampah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada warga yang membuang sampah sembarangan, mereka akan ditangkap. ”Ada sekitar 10-20 polisi sampah di satu distrik (kecamatan) yang bertugas menjaga kebersihan. Jika ada warga yang membuang sampah sembarangan dan tertangkap oleh polisi sampah, dia akan didenda,” kata Tsai. Selain itu, mereka juga menempatkan kamera di seluruh pelosok kota demi keamanan dan ketertiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denda yang dikenakan tidak tanggung-tanggung, sekitar 1.000-6.000 New Taiwan dollar (NT) atau sekitar Rp 300.000- Rp 1,8 juta. Tahun 2007, menurut Tsai, ada 18.913 orang yang didenda karena membuang sampah sembarangan. ”Hingga bulan Mei saja sudah 5.999 orang yang terkena denda,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk petugas sampah, pemerintah Taipei juga memberikan penghargaan besar kepada mereka. Pemerintah sadar, jika petugas sampah tidak tegas dan bekerja baik, kota Taipei tidak akan bersih. Penyakit pun akan mudah menyebar dan kualitas kota pun menurun. Oleh karena itu, pemerintah menggaji petugas sampah dengan angka yang cukup besar, bahkan lebih tinggi daripada petugas pelayanan di bidang lain. Menurut Tsai, seorang petugas sampah mendapat gaji 40.000 NT per bulan atau sekitar Rp 12 juta. Sementara petugas pelayanan lain hanya bergaji 20.000-30.000 NT (Rp 6 juta-Rp 9 juta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara yang demikian ini, pemerintah berhasil mendorong warganya berperan aktif menjaga kota. Bahkan, jika makan di warung makan, Anda harus membuang sendiri peralatan makan kertas yang Anda pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus memisahkan, sisa makanan di ember terpisah, piring kertas ditumpuk rapi, mangkok, gelas, dan sumpit diletakkan terpisah. Menjadi pemandangan biasa di satu restoran akan melihat dua antrean pengunjung. Satu antrean untuk mengambil makanan dan satu antrean lainnya untuk membuang sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem yang dijalankan Pemerintah Kota Taipei ini tidak hanya membuat kotanya menjadi bersih, tetapi juga warga menjadi lebih tertib dan disiplin. Hasilnya, pada tahun 2001 Taipei menerima ASIA WASTE Management Excellence Awards dari Regional Institute of Environmental Science. Kemudian pada tahun 2004 Taipei menempati urutan ke-11 di antara 53 kota di dunia dan urutan ketiga di Asia dalam World Economic Forum’s ”Global City Competitiveness Report”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta bukan tidak mungkin menjadi kota yang bersih seperti Taipei. Hanya dengan kemauan dari pemerintah dan peran serta masyarakat impian menjadikan Jakarta sebagai kota kelas dunia di bidang kebersihan akan terwujud. Jangan hanya puas dengan Adipura karena kelasnya sangat lokal dan petugas hanya bekerja keras pada detik-detik penilaian Adipura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; KOMPAS Cetak 19 Sept. 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5775259398854698912/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5775259398854698912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5775259398854698912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5775259398854698912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/taipei-bukan-level-adipura.html' title='Taipei Bukan Level Adipura'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-4572531433190672676</id><published>2008-09-20T23:28:00.002+07:00</published><updated>2008-09-20T23:29:55.569+07:00</updated><title type='text'>Rumpon Ban Bekas Dilarang</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 19 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Pemerintah melarang penggunaan rumpon berbahan ban bekas di perairan Indonesia. Penggunaan ban bekas sebagai rumpon itu terindikasi mengandung senyawa dioksin yang berpotensi meracuni biota laut dan manusia yang mengonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan Ali Supardan mengemukakan, pihaknya segera menerbitkan surat edaran tentang larangan penggunaan ban bekas sebagai bahan baku rumpon. Sebagai pengganti rumpon ban bekas, pihaknya sedang mengkaji penggunaan rumpon berbahan baku semen atau plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Pusat Data dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Soen’an Hadi Poernomo mengemukakan bahwa ban bekas mengandung senyawa dioksin, yaitu ”2,3,7,8-toxic strong TCDD” yang membahayakan kesehatan makhluk hidup. Studi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) itu menyebutkan, senyawa itu mengandung racun yang berbahaya dan memicu penyebab kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Amerika Serikat, pemakaian rumpon ban bekas gencar dilakukan pada tahun 1970-an, tetapi belakangan rumpon itu diambil kembali dari laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumpon berbahan ban bekas telah banyak digunakan di sejumlah lokasi perairan di Jawa Tengah dan Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BPPI) di Semarang bahkan sejak 2003 mengembangkan rumpon dasar dari rangkaian ban bekas untuk dipasok ke beberapa wilayah perairan di Kabupaten Demak, Pati, Rembang, dan Pekalongan di Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Buktikan dulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Penyebaran Teknologi Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BPPI) Semarang Nur Bambang mengemukakan, indikasi bahaya rumpon ban bekas masih harus dibuktikan dan diuji melalui riset pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nur, penggunaan ban bekas selama ini sudah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat, di antaranya dipakai pada sumur-sumur air masyarakat untuk mengerek ember air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah menerbitkan aturan tentang pemasangan dan pemanfaatan rumpon tahun 2004. Berdasarkan kajian, penggunaan rumpon dapat menghemat penggunaan BBM dan waktu tangkap bagi nelayan, serta meningkatkan hasil tangkapan hingga tiga kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008, DKP menyiapkan dana Rp 15 miliar untuk pengadaan rumpon. Jenis rumpon terdiri atas rumpon permukaan air (rumpon pelagis) dan dasar perairan (rumpon dasar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumpon yang dipasang di permukaan atau dasar laut merupakan ”hunian alternatif” yang memikat kelompok ikan untuk berlindung di dalamnya serta berkumpul di sekitar rumpon. Berkumpulnya ikan itu dimanfaatkan nelayan untuk menjaring ikan. (lkt)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/4572531433190672676/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/4572531433190672676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4572531433190672676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4572531433190672676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/rumpon-ban-bekas-dilarang.html' title='Rumpon Ban Bekas Dilarang'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-267925367485999988</id><published>2008-09-20T23:23:00.002+07:00</published><updated>2008-09-20T23:25:47.180+07:00</updated><title type='text'>Waspadai Cemaran Melamin</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 19 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Penambahan melamin pada produk susu berbahaya bagi kesehatan bayi dan anak-anak. Bahan tersebut dilarang penggunaannya dalam makanan. Karena diduga ada pada produk susu, maka pemerintah harus mengawasi keamanan produk pangan, khususnya susu, secara berkala.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan Kompas, korban susu tercemar melamin di China mencapai lebih dari 6.200 bayi jatuh sakit dan tiga bayi tewas. Jumlah anak yang jatuh sakit setelah minum susu bubuk yang tercemar senyawa melamin meningkat hampir lima kali menjadi 6.244 dan penderita gagal ginjal akut mencapai 158 anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hindra Satari, dokter spesialis anak dari Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kamis (18/9), di Jakarta, jika susu yang tercemar melamin dikonsumsi, maka akan menimbulkan gangguan metabolisme pada bayi dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Organ tubuh yang paling cepat mengalami gangguan metabolisme adalah ginjal yang berfungsi membuang racun-racun. Jika konsentrasi racun, dalam hal ini melamin, terlalu tinggi, hal itu akan mengganggu fungsi ginjal. Akibatnya, ginjal pada bayi dan anak-anak gagal berfungsi dan sulit diobati,” kata Hindra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter spesialis penyakit dalam dari FKUI-RSCM Ari Fahrial Syam menyatakan, penggunaan melamin pada susu bisa menimbulkan serangan akut pada saluran pencernaan, di antaranya muntah dan mencret. ”Efek pertama yang timbul adalah gangguan pencernaan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, fungsi-fungsi organ tubuh lain juga akan mengalami gangguan, bahkan kerusakan, mulai dari fungsi otak, hati, ginjal, mata dan telinga, dan bisa menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindra dan Ari menegaskan, Badan Pengawas Obat dan Makanan harus memperketat pengawasan produksi dan pemasaran produk pangan secara berkala. Badan POM bertanggung jawab terhadap keamanan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Sistem kekebalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian ilmiah mengenai bahaya melamin bagi manusia masih terbatas. Namun, dalam uji coba hewan, zat kimia itu terkait batu ginjal dan kerusakan sistem reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan memperingatkan, tindakan mengangkat batu ginjal pada bayi tidak berarti masalah selesai. ”Setelah batu ginjal diangkat, masih ada batu-batu kecil yang menyebabkan kerusakan seluruh fungsi terkait ginjal,” kata Wong Kar-yin, konsultan pediatrik dari RS Queen Mary di Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Associate Profesor Peter Dingle, ahli toksikologi lingkungan dari Universitas Murdoch di Perth, Australia, kepada Reuters menyatakan, melamin juga merusak sistem kekebalan tubuh bayi dan anak-anak yang mengonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Melamin bisa menyebabkan masalah pernapasan pada hewan coba. Jika terpapar dalam jangka panjang, seseorang bisa mengalami gangguan kesehatan serius,” kata Dingle. ”Ini juga memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Siapa pun yang terpapar zat kimia itu akan mudah terserang flu dan infeksi karena virus dan bakteri,” katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, manusia terpapar polusi udara, zat kimia beracun dan tubuh manusia secara konstan menghancurkannya. ”Jika sistem kekebalan tubuh berkompromi, toksin itu akan sulit dihancurkan lagi,” katanya.(EVY)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/267925367485999988/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/267925367485999988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/267925367485999988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/267925367485999988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/waspadai-cemaran-melamin.html' title='Waspadai Cemaran Melamin'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5462370196970069699</id><published>2008-09-20T22:24:00.003+07:00</published><updated>2008-09-20T22:40:44.772+07:00</updated><title type='text'>Hutan Dihabisi, Banjir Makin Menjadi-jadi</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/20/3006498p.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;&quot; src=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/20/3006498p.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 20 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiga tahun terakhir sejak 2006, Pulau Kalimantan boleh dikatakan luput dari bencana besar kebakaran hutan dan lahan serta dampak serbuan kabut asap. Itu bukan karena tidak ada kegiatan pembakaran hutan atau lahan, melainkan selama itu pulau tersebut beruntung karena tidak dilanda kekeringan panjang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi yang berdiam di pulau yang kaya sumber daya alam ini bukan berarti bebas dari bencana. Pulau Kalimantan yang seharusnya sejak Juli 2008 memasuki kemarau, bahkan puncaknya September ini, justru terjadi sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan terjadi hampir setiap hari. Tak heran bila sebagian wilayah di Kalimantan justru terjadi banjir beberapa kali karena perubahan iklim ini. Parahnya, banjir yang terjadi tidak hanya di satu lokasi, tetapi terjadi di beberapa daerah pada setiap provinsi dan cenderung terus meluas. Genangan banjir pun tidak hanya berlangsung lama, tetapi juga dalam dan sebagian berarus deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Palangkaraya Hidayat mengungkapkan, iklim tahun ini di Kalimantan akan turun sepanjang tahun, termasuk pada bulan-bulan musim kemarau. Kondisi ini disebut kemarau basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, hujan lebat yang turun seperti bulan Agustus lalu dua kali lipat dari kondisi normal. ”Normalnya, pada bulan Agustus cuma 100-an milimeter per bulan. Sejauh ini malah sampai 200 milimeter,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi itulah, Hidayat sebelumnya mengimbau agar daerah di sisi hilir juga mewaspadai banjir kiriman dari hulu. Peringatan itu ternyata benar-benar terbukti ketika selama dua minggu kemudian banjir kiriman dari hulu menerjang kecamatan-kecamatan hilir Sungai Katingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tercatat 19.814 keluarga di delapan kecamatan di Kabupaten Katingan terkena dampak banjir tersebut. Banjir juga menggenangi rumah milik 2.613 keluarga di empat kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir bersamaan waktunya, banjir juga melanda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Timur (Kaltim). Pada Agustus dan awal September ini, misalnya, tiga kabupaten penghasil pertambangan batu bara dan bijih besi di provinsi Kalsel, yakni Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru, dilanda banjir besar. Banjir di sana tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi menewaskan empat warga yang terjebak banjir berarus deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kerusakan jalan trans- Kalimantan pada ruas Banjarmasin-Batulicin semakin parah, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kalsel melaporkan sedikitnya lebih dari 1.000 hektar tanaman padi puso. Kerusakan tanaman padi seluas itu akibat banjir sejak Januari hingga September terjadi enam kali. Dari 13 kota/kabupaten, sebanyak 11 kabupaten hampir setiap tahun dilanda beberapa kali banjir. Tak heran bila Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana memasukkan Kalsel pada 11 provinsi di Indonesia yang rawan bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir tidak hanya menggenangi dataran rendah atau pinggiran sungai. Di Balikpapan, Kaltim, yang memiliki sebagian wilayah berbukit-bukit, misalnya, juga dilanda banjir. Banjir besar yang terjadi saat bersamaan dengan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kaltim pada Juli lalu, misalnya, disertai longsor sehingga menewaskan dua anak akibat tertimpa reruntuhan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kalbar, banjir terparah justru terjadi bulan September yang melanda tiga kabupaten, yakni Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi. Banjir yang paling parah, berdasarkan laporan, terjadi di Kabupaten Melawi karena merendam 10.000 rumah yang dihuni sekitar 50.000 warga. Sebagian dari mereka terisolasi selama sepekan akibat kepungan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir di Kalimantan ternyata tidak hanya terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan catatan Kompas, selama sembilan bulan dalam tahun 2008 hampir setiap bulan terjadi banjir. Hanya bulan Februari dan Mei yang tidak ada laporan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini membuktikan bahwa banjir di Kalimantan bukan sekadar besaran curah hujan lagi sebab kalau itu masalahnya, dari dulu orang di sini telah mengantisipasi dengan mendirikan rumah panggung. Yang terjadi justru ini adalah buah dari kerusakan alam semakin parah. Kondisi ini setidaknya diakui Gubernur Kalsel Rudy Ariffin saat rapat mitigasi bencana beberapa waktu lalu di Banjarmasin, Kalsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kerusakan lingkungan yang paling masif adalah terus berlangsungnya pembabatan hutan. Pada Januari-Februari di Kalbar, misalnya, digemparkan dengan penangkapan 34.500 batang kayu log ilegal di Sungai Kapuas. Kayu-kayu itu diklaim hasil tebangan sekitar 800 warga Kabupaten Kapuas Hulu. Tangkapan kayu itu merupakan yang terbesar sekaligus melibatkan pelaku terbanyak dalam sejarah penangkapan pembalakan liar di Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami terpaksa menebang kayu di sekitar Sungai Kapuas untuk bertahan hidup setelah hampir sebulan pada Desember 2007 desa kami tergenang banjir hingga 4 meter. Gara-gara terendam banjir, ladang kami gagal panen, menoreh getah karet tidak bisa, mencari ikan juga sulit,” kata Jor (30), warga Kecamatan Embaloh, Kabupaten Kapuas Hulu, yang ditemui beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembabatan hutan secara ilegal tidak hanya dilakukan warga di Kabupaten Ketapang, Kalbar, tetapi juga melibatkan pejabat dinas kehutanan dan kepolisian setempat. Jaringan perdagangan pun tidak hanya untuk kebutuhan lokal, tetapi juga untuk penyelundupan kayu ke Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tebang pohon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menebang pohon untuk bertahan hidup pada saat banjir sudah menjadi mekanisme bertahan hidup turun-temurun masyarakat yang bermukim di daerah aliran Sungai Kapuas. Semakin tinggi dan lama banjir itu merendam permukiman dan ladang penduduk, hampir dipastikan semakin banyak pula kayu yang ditebang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memanfaatkan banjir untuk memilirkan kayu-kayu itu tidak hanya dilakukan rakyat, tetapi juga perusahaan pemegang hak pengusahaan hutan (HPH). Cara ini ditempuh hampir di semua daerah aliran sungai (DAS) Kalimantan dan berlangsung puluhan tahun karena biayanya paling murah. Cara inilah yang dikenal banjir kap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak kayu di DAS Kapuas yang ditebang, ini berarti semakin besar pula potensi banjir dengan frekuensi dan intensitas yang lebih banyak. Bencana banjir di Kalbar yang beberapa kali berlangsung dalam dua tahun terakhir ini setidaknya membuktikan hipotesis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Ir Gusti Zakaria Anshari MES, Ketua Pusat Penelitian Kehati dan Masyarakat Lahan Basah (PPKMLB) Universitas Tanjung Pura, Pontianak, sekaligus Ketua Forum DAS Kapuas, menilai, DAS Kapuas cukup mengkhawatirkan karena sumber daya hutan yang menjadi sumber tangkapan air juga sudah rusak. Pasalnya, selain pembabatan hutan, sekarang sebagian konversi lahan di DAS Kapuas menjadi perkebunan juga tidak direncanakan dan dilakukan dengan baik. Kondisi ini semakin parah dengan adanya penambangan emas tanpa izin (peti) di Sungai Kapuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sungai Kapuas sudah mengarah ke kondisi genting. Perlu penanganan serius agar jangan telanjur parah dan akan semakin sulit untuk mengobatinya,” kata Gusti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang Sungai Kapuas, kata Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Kapuas Suhartadi, sekitar 1.086 kilometer dan memiliki DAS 10,15 juta hektar. Sekitar 2,2 juta dari DAS itu termasuk kritis dan bahkan 607.253 hektar di antaranya dalam kondisi sangat kritis. DAS Kapuas yang tergolong agak kritis mencapai 4,24 juta hektar dan yang berpotensi kritis 2,89 juta hektar. ”Deforestasi, penambangan liar, serta perubahan fungsi lahan turut memengaruhi kekritisan DAS Kapuas,” kata Suhartadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Dinas Kehutanan Kalbar menunjukkan, dari total kawasan hutan di Kalbar yang mencapai 9,1 juta hektar, sekitar 2,1 juta hektar di antaranya tergolong lahan kritis. Di luar kawasan hutan, ada sekitar 3 juta hektar lahan yang kritis. Pada pertengahan tahun lalu, Masyarakat Perhutanan Indonesia Komda Kalbar sempat merilis, laju kerusakan hutan di Kalbar hampir 165.000 hektar per tahun atau 23 kali luas lapangan sepak bola per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah kasus pembalakan liar di Kalbar yang turut mempercepat laju kerusakan hutan tergolong memprihatinkan. Dinas Kehutanan Kalbar mencatat, terdapat 406 kasus pembalakan liar di Kalbar dalam kurun waktu 2005-2007. Selain itu, kegiatan penambangan emas ilegal di pinggir-pinggir sungai di Kalbar juga cukup memprihatinkan. Data Dinas Pertambangan Kalbar tahun 2005 mencatat ada 1.480 peti yang melibatkan sekitar 10.093 penambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan peti itu juga banyak memakai bahan kimia merkuri yang berpotensi mencemari sungai. Kerusakan lingkungan ini terus bertambah karena rehabilitasi lahan di Kalbar melalui program Gerakan Rehabilitasi Lahan dalam kurun waktu 2004-2006 sendiri baru 40.090 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;DAS Kritis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi DAS yang sebagian kritis juga ada di 26 sungai besar lainnya di Kalbar. Tercatat dari 27 sungai di Kalbar yang memiliki DAS 14,86 juta hektar, sekitar 1,34 juta hektar pada kondisi sangat kritis, 2,1 juta hektar dalam kondisi kritis, 6,14 juta hektar dalam kondisi agak kritis, dan 3,73 juta hektar dalam kondisi potensial kritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jika kondisi ini tidak segera ditangani oleh berbagai pihak, bencana banjir yang lebih luas bisa menjadi ancaman serius bagi wilayah Kalbar,” kata Suhartadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis lagi, di tengah parahnya kerusakan hutan Kalbar, ternyata masih ada sedikitnya 62 izin perkebunan kelapa sawit di Kalbar yang diterbitkan di kawasan hutan seluas 430.810 hektar. Jika persoalan tumpang tindih izin ini tidak ditangani serius, bukan mustahil banjir yang terjadi semakin meluas akibat konversi hutan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta kerusakan DAS yang paling parah juga terjadi di Kalsel. Meski daerah ini hanya tinggal satu HPH yang beroperasi, kerusakan hutan terus berlangsung akibat pembukaan lahan untuk pertambangan batu bara dan bijih besi berlangsung besar-besaran sejak tahun 80-an. Tak heran bila kawasan Pegunungan Meratus yang menjadi daerah sumber aliran utama sungai-sungai di Kalsel dipenuhi lubang-lubang tambang yang menganga. Ironisnya, sebagian besar yang sudah tidak ditambang lagi ditinggalkan tanpa reklamasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya, kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kalsel Rakhmadi Kurdi, DAS yang baik itu minimal 30 persen berupa hutan utuh pada satu wilayah kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, fakta di Kalsel, hutan gundul sangat luas, lubang bekas tambang yang tidak direklamasi juga terus bertambah. Dampaknya, erosi pun semakin besar, sungai-sungai akhirnya mendangkal dan bisa dipastikan ketika banjir air meluap ke mana-mana bahkan berarus deras. ”Untuk mengatasi ini, kuncinya tidak hanya menghentikan pembabatan kayu dan pengendalian pembukaan tambang, yang lebih penting bagaimana semua pihak serius mengembalikan daerah-daerah yang mengalami kerusakan tersebut, termasuk lahan kritis menjadi hijau kembali. Jika tidak, bencana banjir semakin menjadi-jadi,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi, warga Katingan, Kalteng, menambahkan, pihaknya meminta kepada pemerintah lokal agar dalam melakukan reboisasi hutan yang gundul di pedalaman melibatkan masyarakat. ”Jangan mereka diam saja dan hanya bisa mendirikan pos kesehatan dan kasih sedikit bantuan saat banjir tiba,” ujarnya.&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(M Syaifullah/ C wahyu Haryo PS/ C Anto Saptowalyono)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5462370196970069699/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5462370196970069699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5462370196970069699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5462370196970069699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/hutan-dihabisi-banjir-makin-menjadi.html' title='Hutan Dihabisi, Banjir Makin Menjadi-jadi'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-8369392098174256735</id><published>2008-09-20T22:13:00.002+07:00</published><updated>2008-09-20T22:17:49.984+07:00</updated><title type='text'>China Juga Temukan Melamin dalam Susu Cair</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 20 Sept.2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Beijing, KOMPAS&lt;/span&gt; - Krisis susu tercemar di China hari Jumat (19/9) semakin melebar setelah uji yang dilakukan pemerintah menemukan senyawa melamin dalam susu cair yang diproduksi oleh tiga perusahaan susu utama negara itu. Unicef mendesak China untuk melakukan penyidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal susu tercemar ini semula diperkirakan hanya terbatas pada susu bubuk, yang dianggap telah &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menyebabkan empat bayi tewas dan 6.244 bayi sakit&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Namun, sekitar 10 persen dari sampel susu cair yang diambil dari Mengniu Dairy Group Co dan Yili Industrial Group Co &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;mengandung melamin&lt;/span&gt;. Kedua perusahaan ini merupakan penghasil produk susu terbesar China. Tes itu dilakukan Badan Pengawasan Mutu, Inspeksi, dan Karantina yang dikemukakan di situs internet mereka. Susu Bright Dairy yang berbasis di Shanghai juga terbukti tercemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi segera muncul. Jaringan toko bahan pangan Hongkong, PARKnSHOP dan Wellcome, menarik semua susu cair produksi Mengniu dari rak-rak toko mereka. Sehari sebelumnya, Hongkong menarik susu, yogurt, es krim, dan produk lain buatan Yili Industrial Group Co.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Starbucks mengatakan, 300 kafenya di China daratan telah menarik susu yang dipasok oleh Mengniu. Starbucks mengatakan tidak ada karyawan atau pelanggannya yang jatuh sakit karena susu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dua distributor susu mengatakan, sebuah perusahaan yang terkena skandal susu tercemar itu memerintahkan para distributor untuk menarik produknya dari rak toko pada awal Juli. Ini dilakukan beberapa pekan sebelum masalah itu diungkapkan kepada publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan oleh distributor di Provinsi Hebei, markas perusahaan Sanlu Group Co, menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kapan perusahaan itu dan pemerintah tahu bahwa susu bubuk yang diberikan kepada bayi tercemar oleh melamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan Selandia Baru, Fonterra, yang menjadi salah satu pemegang saham di Sanlu, mengatakan, mereka diberi tahu pada awal Agustus bahwa ada masalah. Kasus tersebut terjadi sebelum Olimpiade Beijing 8 Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publik baru diberi tahu pada 11 September setelah Fonterra melaporkan kepada Pemerintah Selandia Baru menyangkut susu tercemar itu. Selandia Baru kemudian menginformasikan kepada Pemerintah China bahwa bubuk yang dipakai dalam susu bayi dan produk-produk lain mengandung bahan kimia melamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami diminta oleh Sanlu untuk menarik semua susu bayi mereka tahun 2007 dan 2008 dari rak toko pada awal Juli dan menggantinya dengan susu bubuk yang baru,” kata Zhang Youqiang, salah seorang distributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kejadian aneh. Awal Agustus mereka datang lagi pada kami dan mengatakan semua susu bubuk bayi Sanlu yang baru saja kami pajang di rak tidak lolos kriteria,” kata Zhang, yang menolak memberikan nama perusahaannya karena takut menyinggung Sanlu. Zhang mengatakan, dia tidak pernah diberi tahu apa artinya tidak lolos kriteria yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang mengatakan, tokonya kini memiliki gudang-gudang produk susu bubuk tercemar dan mencoba mendapatkan penggantian dari Sanlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang distributor lain, Liang Jianqiang, mengatakan, dia juga mencoba mendapatkan uang dari Sanlu. Dia juga menarik susu bubuk bayi buatan Sanlu dari toko- toko pada bulan Juli. ”Mereka mengatakan kepada saya, akan ada sebuah susu bubuk bayi baru yang mutunya lebih baik. Mereka melakukan ini lagi pada bulan Juli dan September,” katanya. Liang juga tidak mau mengungkapkan nama perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan PBB untuk Anak-anak (Unicef) hari Jumat meminta China untuk melakukan ”sebuah penyidikan penuh” setelah empat bayi meninggal dunia karena meneguk susu yang tercemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami mengharapkan pihak berwenang melakukan sebuah penyidikan penuh,” kata Peter Salama, yang memimpin bidang kesehatan pada badan PBB itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Robert Madelin, Direktur Jenderal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen pada Komisi Eropa, meminta penjelasan dari China walaupun Uni Eropa tidak mengimpor susu formula China. (AP/AFP/DI)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/8369392098174256735/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/8369392098174256735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/8369392098174256735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/8369392098174256735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/china-juga-temukan-melamin-dalam-susu.html' title='China Juga Temukan Melamin dalam Susu Cair'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-4845691398461343694</id><published>2008-09-20T22:08:00.001+07:00</published><updated>2008-09-20T22:11:06.411+07:00</updated><title type='text'>Amdal Terintegrasi Syarat Reklamasi</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 20 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Analisa mengenai dampak lingkungan atau amdal secara terintegrasi dan komprehensif dipersyaratkan untuk berbagai program reklamasi pantai. Termasuk rencana reklamasi Teluk Jakarta sepanjang 32 kilometer dengan lebar 1,5 kilometer. Amdal terintegrasi sekaligus mengkaji dampak-dampak yang ditimbulkan di wilayah lain, seperti di pesisir Provinsi Banten dan Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar pada kesempatan berbuka puasa bersama di kediamannya, Jumat (19/9).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;”Amdal komprehensif memperhitungkan dampak yang meluas, seperti dampak arus laut serta dampak di darat, seperti dengan adanya 13 sungai yang mengalir menuju daerah reklamasi tersebut,” kata Rachmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan terhadap 13 sungai yang mengalir ke Teluk Jakarta sangat penting untuk menghindari ancaman banjir di sepanjang sungai-sungai tersebut, terutama pada wilayah cekungan dengan ketinggian permukaan sama atau di bawah permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak adanya rencana perlakuan terhadap 13 sungai untuk mengantisipasi banjir, sebelumnya menjadi salah satu dasar Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk menolak amdal reklamasi Teluk Jakarta. Reklamasi pada kawasan bibir pantai itu nantinya dikhawatirkan malah menjadi tanggul, ketika 13 sungai meluap dan akan membanjiri daerah-daerah yang dilintasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deputi Kementerian Negara Lingkungan Hidup Bidang Tata Lingkungan Hermin Rosita mengatakan, amdal secara parsial yang pernah diajukan konsorsium yang akan mereklamasi Teluk Jakarta sebelumnya sudah dianggap tidak sah. Amdal terintegrasi sebelumnya pernah dibuat di wilayah lain yang mengakibatkan dampak bagi lebih dari satu provinsi. (NAW)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/4845691398461343694/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/4845691398461343694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4845691398461343694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/4845691398461343694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/amdal-terintegrasi-syarat-reklamasi.html' title='Amdal Terintegrasi Syarat Reklamasi'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-3529192788501570078</id><published>2008-09-20T19:39:00.004+07:00</published><updated>2008-09-20T19:45:41.138+07:00</updated><title type='text'>Kondisi Perairan Semakin Mengkhawatirkan</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 20 Sept. 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Pencemaran di sejumlah perairan Indonesia mengkhawatirkan karena pengelolaan limbah diabaikan. Sedikitnya, tujuh wilayah perairan tercemar berat dan menimbulkan kematian ikan secara rutin setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;  style=&quot;font-size:medium;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Kepala Subdirektorat Pengawas Pencemaran Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Sutardjo, Jumat (19/9) di Jakarta, mengemukakan, pencemar utama berasal dari limbah pabrik, rumah tangga, tambak, dan keramba. Berdasarkan data DKP, wilayah perairan yang tercemar, antara lain, Belawan dan Tanjung Balai di Sumatera Utara, Batam (Kepulauan Riau), Teluk Lampung (Provinsi Lampung), Teluk Jakarta, sepanjang pantura, dan Balikpapan di Kaltim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kabupaten Penajam Paser Utara di Kaltim, 5 ton ikan mati di perairan itu pada pertengahan tahun ini karena tercemar limbah pengeboran minyak. Di Teluk Jakarta, pencemaran limbah pabrik dan rumah tangga menyebabkan siklus kematian ikan sedikitnya dua kali setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah pabrik yang mengandung logam berat dan merkuri, serta limbah rumah tangga sebagian besar dibuang ke teluk dan mengendap di dasar perairan. Pada musim hujan, endapan itu terdorong naik ke permukaan sehingga meracuni dan mematikan biota perairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLHD) Lampung mencatat banyak tambak udang di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan membuang limbah ke laut tanpa diolah sehingga mencemari Teluk Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung Muhammad Murdjani mengemukakan, ratusan tambak udang intensif dan semi intensif di Pesawaran belum memiliki unit pengolahan limbah. Limbah yang mengandung sisa makanan dan obat-obatan itu menimbulkan pencemaran berat dan menghambat budidaya biota laut. Itu masih ditambah pembabatan hutan bakau untuk pembukaan tambak yang meningkat dua tahun terakhir. Tipisnya tanaman bakau di sekitar tambak menyebabkan kawasan pesisir Teluk Lampung rentan abrasi air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Perencanaan pesisir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB Arif Satria mengemukakan, pemerintah perlu segera menerbitkan aturan tentang panduan perencanaan pengelolaan wilayah pesisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran perairan yang semakin kritis menunjukkan adanya ketidakpaduan dalam perencanaan dan pemanfaatan pesisir. Rencana umum tata ruang saat ini lebih berorientasi pada darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menelusuri pelaksanaan pengadaan unit pengolah limbah (UPL) sebagai syarat mutlak pendirian usaha tambak dan industri, serta memberi sanksi tegas bagi pelanggar. (lkt/hln)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/3529192788501570078/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/3529192788501570078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/3529192788501570078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/3529192788501570078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/kondisi-perairan-semakin_20.html' title='Kondisi Perairan Semakin Mengkhawatirkan'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-510105768629687795</id><published>2008-09-16T17:33:00.003+07:00</published><updated>2008-09-17T10:25:26.230+07:00</updated><title type='text'>Hari Bebas Kendaraan Bermotor Hanya Mengalihkan Polusi?</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/16/3001625p.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 183px; height: 124px;&quot; src=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/16/3001625p.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;&quot; &gt;Oleh M CLARA WRESTI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Hari Bebas Kendaraan Bermotor Internasional yang jatuh tanggal 22 September diperingati DKI Jakarta lebih dulu dengan menyelenggarakan HBKB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, pada Minggu (14/9).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot;  &gt;&lt;br /&gt;Semua kendaraan yang datang dari Jalan Salemba, Jalan Matraman Raya, atau dari Jalan Matraman dilarang masuk ke Jalan Pramuka. Demikian juga kendaraan dari Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda, tidak boleh masuk ke jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) ini dilakukan untuk menerapkan amanat &lt;a href=&quot;http://www.desentralisasi-kesehatan.net/id/moduldhs/artikel/Perda%20Provinsi%20DKI_2_2005.pdf&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Penanggulangan Pencemaran Udara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Caranya berbagai macam, yakni penerapan pengujian dan perawatan kendaraan bermotor, peningkatan sarana dan prasarana angkutan umum massal, pemanfaatan kualitas udara, penerapan kawasan dilarang merokok, apresiasi kawasan rendah emisi, dan HBKB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HBKB ini terbukti sangat efektif untuk menurunkan tingkat pencemaran udara di suatu wilayah. Dari beberapa kali penyelenggaraan HBKB di Jalan Sudirman-Thamrin diketahui penurunan polusi mencapai 35-60 persen. Polusi yang terlihat menurun adalah partikel debu (PM10), karbon monoksida (CO), dan nitrogen oksida (NO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari HBKB di Jalan Sudirman Thamrin yang diselenggarakan 30 Desember 2007 tercatat penurunan PM 10 mencapai 31,35 persen, CO mencapai 67,59 persen, sedangkan NO mencapai 60,88 persen. Untuk HBKB di Jalan Pramuka ini belum bisa diketahui karena masih harus mengukur polusi udara setelah tujuh hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jannen Napitupulu, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah Jakarta Timur, ”Pengukuran dilakukan tujuh hari sebelum, hari H, dan tujuh hari setelah hari H. Dari situ bisa terlihat penurunannya seberapa jauh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo telah berencana menggelar HBKB ini setiap minggu di seluruh wilayah Jakarta. Tujuannya untuk meningkatkan kebiasaan masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan menikmati udara bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Frekuensi HBKB ditingkatkan agar kualitas udara Jakarta menjadi lebih bersih. Dengan cara ini, kesehatan masyarakat banyak juga dapat ditingkatkan,” kata Fauzi Bowo, Kamis (11/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran warga untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi juga harus terus ditingkatkan. Warga harus didorong untuk menggunakan non-motorized transport seperti berjalan kaki dan bersepeda, lalu menggunakan angkutan umum massal untuk jarak tempuh yang tidak mungkin dilakukan dengan jalan kaki atau bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Ekses Negatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun, penerapan Perda No 2/2005 ternyata mempunyai ekses negatif yang dirasakan warga, antara lain kemacetan dan kerugian usaha. Kemacetan lalu lintas berpindah ke jalan lain di sekitarnya dan tentu peningkatan polusi udara terjadi di lokasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang terjadi hari Minggu lalu, penutupan jalan ini membuat kendaraan yang akan melintas mencari jalan alternatif. Pada penerapan di Jalan Pramuka, banyak kendaraan warga yang terjebak di kawasan padat Kayumanis. Mereka terjebak di kawasan yang juga mempunyai jalur kereta api yang sangat padat. Akibatnya, polusi udara dari kendaraan bermotor menumpuk di kawasan Kayumanis yang merupakan kawasan hunian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu banyak usaha seperti hotel, rumah makan, dan stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di Jalan Pramuka yang terpaksa menelan kerugian karena tidak bisa beroperasi hingga pukul 14.00. Seorang manajer toko di kawasan Sudirman, yang tidak mau disebut namanya, mengaku tokonya hanya mendapatkan pemasukan Rp 30 juta setiap kali HBKB dilaksanakan di Jalan Sudirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hari Minggu itu harinya orang berbelanja bersama keluarga. Dengan adanya HBKB, orang sulit datang ke kami. Jika tidak ada HBKB, toko kami bisa mendapatkan Rp 200 juta pada hari Minggu,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu, seorang karyawan bengkel mobil di Jalan Pramuka, mengatakan, biasanya hari Minggu adalah hari dia mendapatkan uang tip. Pada hari Minggu, banyak orang yang memperbaiki mobil atau sekadar mengecek mobil di bengkel. Semakin banyak mobil yang datang, semakin banyak tip yang bisa didapatkan dia. Namun pada hari HBKB di Jalan Pramuka, otomatis pendapatan Wahyu menurun drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurunnya penghasilan ini tidak hanya dirasakan Wahyu karena di jalan itu sekarang mulai berkembang menjadi pusat otomotif. Setidaknya ada 10 bengkel mobil berdiri di jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tidak Cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dilaksanakan HBKB memang bagus. Namun, &lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;pemerintah sebaiknya tidak cukup hanya mengetahui berapa besar penurunan pencemaran udara dengan dilakukannya HBKB. Pemerintah juga perlu tahu dampak negatifnya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah sebaiknya juga secara simultan melakukan perbaikan di segala bidang untuk menyehatkan udara di kota yang dihuni lebih dari 12 juta orang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewujudkan pembangunan sarana angkutan umum yang layak bagi warga, hingga warga rela meninggalkan kendaraannya di rumah, harus dikedepankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, penerapan sanksi hukum yang tegas juga perlu dilakukan. Indonesia sudah terkenal sebagai negara yang pintar membuat peraturan, namun lemah dalam penerapannya. Banyak peraturan bagus telah disahkan, namun setelah itu tidak ketahuan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja, &lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);&quot;&gt;masih banyak kendaraan yang sistem pembakarannya tidak baik berjalan tanpa teguran&lt;/span&gt;. Akibatnya, asap hitam tebal tetap mencemari udara, padahal sudah ada ketentuan yang mengatur tiap tahun setiap kendaraan, terutama angkutan umum, menjalani uji kir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh lain yang cukup mencolok adalah perda larangan merokok di tempat umum. Sekarang mana penerapannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Sumber&lt;/span&gt;: KOMPAS Cetak 16 Sept 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/510105768629687795/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/510105768629687795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/510105768629687795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/510105768629687795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/hari-bebas-kendaraan-bermotor-hanya.html' title='Hari Bebas Kendaraan Bermotor Hanya Mengalihkan Polusi?'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-6451371373571269788</id><published>2008-09-16T17:29:00.001+07:00</published><updated>2008-09-16T17:31:18.530+07:00</updated><title type='text'>DKI Bangun Pos di Tiap Kecamatan</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: KOMPAS Cetak 16 Sept 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Frekuensi kebakaran yang sangat tinggi dan kemacetan lalu lintas yang parah membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun pos-pos kebakaran di setiap kecamatan dan jika perlu di tingkat kelurahan. Petugas pemadam kebakaran itu yang akan memberi respons paling awal jika terjadi kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot; &gt;&lt;br /&gt;Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Senin (15/9) di Jakarta Pusat, respons atas kebakaran di Jakarta masih sering terlalu lama karena armada pemadam terhambat kemacetan lalu lintas. Saat ini, baru ada 23 pos pemadam tingkat kecamatan, dari 44 pos yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan pos pemadam kebakaran akan dilengkapi dengan penambahan peralatan dan petugas pemadam. Proses pembangunannya akan dilakukan pada tahun anggaran 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Meningkatkan respons&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Arkeno, pos-pos pemadam kebakaran yang mendekati permukiman penduduk diperlukan untuk meningkatkan waktu respons panggilan. Saat ini, respons atas panggilan untuk memadamkan kebakaran mencapai 45 menit, padahal idealnya 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pos pemadam kebakaran, Jakarta juga membutuhkan banyak hidran air. Dengan luas 661,52 kilometer persegi, Jakarta seharusnya memiliki 16.000 hidran dengan jarak 200 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Jakarta hanya memiliki 1.326 hidran dengan jarak sekitar 2 kilometer. Selain itu, juga banyak hidran yang rusak karena airnya dicuri oknum-oknum tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi kondisi itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Martono mengatakan, pihaknya menyiapkan tandon-tandon air di wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa PAM. Tandon itu akan mampu memuat 20.000 liter air untuk memadamkan kebakaran di daerah-daerah rawan kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran DKI juga akan memperketat pengawasan instalasi pemadam kebakaran di 1.000 unit gedung tinggi dan menengah. Sebagian besar gedung tinggi dan menengah mempunyai peralatan pemadam kebakaran, tetapi tidak terawat dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Martono, setiap peralatan pemadam kebakaran akan diperiksa ulang agar siap digunakan jika terjadi kebakaran. Pengelola gedung diperingatkan untuk merawat hidrannya. (ECA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/6451371373571269788/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/6451371373571269788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6451371373571269788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6451371373571269788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/dki-bangun-pos-di-tiap-kecamatan.html' title='DKI Bangun Pos di Tiap Kecamatan'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-6207559455474662341</id><published>2008-09-16T14:51:00.002+07:00</published><updated>2008-09-16T14:59:55.807+07:00</updated><title type='text'>Lingkungan Hak Ulayat Hancur, PT FI Bersikukuh</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jakarta, Kompas&lt;/span&gt; - Sejumlah perwakilan warga suku Amungme dari Desa Waa, Tsinga, dan Aroanop di Distrik Tembagapura, wilayah Provinsi Papua, Senin (15/9), mendatangi kantor perusahaan PT Freeport Indonesia di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot;  &gt;&lt;br /&gt;Warga mengeluhkan hak ulayat berupa lingkungan danau, sungai, dan hutan yang semula memberikan penghidupan bagi warga hancur terkena dampak penambangan PT Freeport Indonesia (PT FI), tetapi perusahaan tersebut bersikukuh menyatakan operasional tambang sesuai amdal yang diizinkan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Danau Wanagong yang semula kami keramatkan sudah hilang tertimbun batuan penutup tambang. Sungai-sungai menjadi mati. Hutan tempat kami berburu dan memungut hasil bumi juga musnah,” kata Markus Bugaleng yang ditunjuk sebagai juru bicara perwakilan warga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus juga memaparkan, untuk pengolahan hasil tambang PT FI menggunakan batuan kapur. akan tetapi, pengambilan batuan kapur tidak pernah meminta izin dari masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perwakilan Kepala Suku Amungme, David Beanal, jumlah penduduk di Desa Waa, Tsinga, dan Aroanop lebih dari 20.000 jiwa. Saat ini mata pencarian penduduk lingkungan sekitar sudah terancam hilang karena rusaknya lingkungan akibat dampak penambangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penambangan membuat tanah-tanah kami longsor. Air sungai yang semula selalu jernih sekarang sudah sulit kami dapat,” kata David.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak tujuh warga suku Amungme didampingi beberapa aktivis Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) diterima PT FI kemarin. Namun, pembicaraan di antara mereka tertutup untuk pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tetap menyatakan, operasional tambang yang berdampak pada lingkungan itu tetap sesuai dengan 300 butir pada studi amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) yang disetujui pemerintah,” kata juru bicara PT FI Mindo Pangaribuan seusai pertemuan dengan perwakilan warga Papua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai terkuburnya Danau Wanagong yang dikeramatkan warga suku Amungme, Mindo mengemukakan, di dalam studi amdal dinyatakan, keberadaan danau tersebut adalah sebagai cekungan atau basin. Sesuai studi amdal, lokasi itu disetujui untuk pengelolaan (penimbunan) batuan penutup tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mindo mengutarakan, lokasi penggalian tambang PT FI pada ketinggian 4.000 meter di atas permukaan. Asumsi yang dipakai, pada kawasan dengan ketinggian seperti itu sudah tidak terdapat lagi penduduk karena sudah tidak ada lagi keanekaragaman hayati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif IHCS Ecoline Situmorang mengatakan, kesepakatan yang pernah dibuat pada 13 Juli 2000 antara Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dengan PT FI saat ini telah diabaikan. Suku Amungme tinggal di kawasan pegunungan di atas Timika. Di kawasan lebih rendah terdapat suku Kamoro. Wilayah operasional tambang PT FI mencakup wilayah kedua suku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ecoline mengatakan, butir kesepakatan Pasal 5 (9) berbunyi, ”PT FI berkewajiban untuk mengakui dan menghargai hak adat dan ulayat masyarakat suku Amungme dan Kamoro dan berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan rekognisi tambahan secara sukarela (dana perwalian). Dana perwalian ini secara keseluruhan atau sebagian dapat digunakan untuk membeli saham Freeport-McMoRan Copper &amp;amp; Gold Inc sebagai bentuk jaminan kepemilikan yang berkelanjutan di dalam operasi tambang bagi pihak Amungme dan Kamoro.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kesepakatan itu juga ditetapkan perselisihan antara masyarakat setempat dan PT FI akan ditengahi Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa). Ecoline menyatakan, pada pertemuan kemarin, PT FI meminta penyelesaian masalah dengan perwakilan tiga desa suku Amungme agar ditengahi pihak Lemasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”PT FI minta pertemuan berikutnya di Timika, tetapi kami tetap mengharapkan penyelesaiannya di kantor pusat PT FI di Jakarta,” kata Ecoline. (NAW)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Sumber&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;KOMPAS Cetak 16 Sept 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/6207559455474662341/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/6207559455474662341' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6207559455474662341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/6207559455474662341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/lingkungan-hak-ulayat-hancur-pt-fi.html' title='Lingkungan Hak Ulayat Hancur, PT FI Bersikukuh'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-5117460185360617724</id><published>2008-09-16T14:36:00.004+07:00</published><updated>2008-09-16T17:18:05.182+07:00</updated><title type='text'>Netty Sianturi - Dari Pramugari Menjadi Petani</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/16/3000670p.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 71px; height: 108px;&quot; src=&quot;http://www.kompas.com/data//photo/2008/09/16/3000670p.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;&quot; &gt;Oleh KHAERUDIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Tahun 1996 Netty Sianturi menyewa lahan di Saribu Dolok, Simalungun, Sumatera Utara. Ia lalu bertanam tanaman usia pendek, seperti kentang hingga ubi taiwan. Aktivitas bertani dilakukannya sendiri, mulai dari mencangkul, menyiangi lahan, memupuk tanaman, hingga memanen hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot;  &gt;&lt;br /&gt;Padahal, sebelumnya tak pernah terlintas di benaknya bakal menjalani hidup dengan bertani. Mantan pramugari Garuda Indonesia ini mengaku ”hanya” meneruskan semangat suaminya, almarhum Djahormat Sumbayak, yang gemar melihat aktivitas pertanian, tetapi tak mau langsung bertani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lagi bertugas sebagai pramugari Garuda Indonesia pada 1983, Netty menjadi ibu rumah tangga. Ia ikut ke mana sang suami bertugas, mulai dari Manado, Malang, Kudus, Ambon, hingga pensiun di Pematang Siantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya sempat ingin membuka butik, salon, hingga sanggar senam, tapi suami tak mengizinkan. Waktu saya bilang pengin bertani, suami langsung setuju dan langsung menyewakan lahan di Siborongborong,” ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Netty memilih bertani karena ingin menyalurkan semangat sang suami. Namun, justru aktivitas bertani yang membuat dia berkenalan dengan salah satu distributor pupuk kimia di Sumatera Utara. Salah satu strategi pemasaran distributor tersebut adalah mengajak petani ”studi banding” ke daerah pertanian lain. Netty sempat ikut ”studi banding”. Ia belajar bertanam jeruk siam madu (disebut juga jeruk medan) di Karo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan seluas 12 hektar yang disewanya dari penduduk di Desa Lobu Tua, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara, selain palawija dan sayuran, juga ditanami jeruk. Awalnya ia menanam jeruk di areal seluas 2 hektar. Pada tahun 2000 lahan yang dia sewa itu setahap demi setahap dibelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada masalah berarti yang dihadapinya. Sampai suatu ketika Netty, seperti juga nasib para petani Indonesia lain, merasa tidak berdaya dengan tingginya harga sarana produksi seperti pupuk. Pada saat bersamaan, harga jual produk pertanian sulit menutup ongkos produksi yang dia keluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dua tahun terakhir, pupuk kimia menjadi momok menakutkan bagi petani. Harga pupuk kimia non-subsidi melambung tinggi, sementara pupuk kimia bersubsidi hilang di pasaran. Kondisi ini membuat Netty harus memutar otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Koperasi kredit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, ia menjadi anggota koperasi kredit atau credit union (CU) Satolop Siborongborong. Salah satu kewajiban anggota CU Satolop yang membedakan dengan CU lain di Sumut adalah banyaknya frekuensi pelatihan yang mesti diikuti. Netty, misalnya, pernah mengikuti pelatihan pembuatan &lt;a href=&quot;http://www.pustaka-deptan.go.id/agritek/dkij0104.pdf&quot;&gt;kompos bokasi&lt;/a&gt; atau bahan kompos yang difermentasikan dengan perlakuan bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia teringat pada hasil pelatihan tersebut. Apalagi pada saat yang sama, harga pupuk kimia non-subsidi, kata Netty, tak mungkin memberi untung meski saat panen jeruk sekalipun. Dia lalu mencoba mempraktikkan pelajaran dari pelatihan itu. Sebuah gudang kosong dekat kebun jeruknya dijadikan tempat mengolah kompos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netty mencampur bahan-bahan kompos, seperti kotoran sapi, humus, hingga bekas sisik ikan yang telah dibersihkan. ”Saya sebut itu ikan busuk karena memang baunya menyengat hidung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat bokasi, ia mencampur kotoran sapi, humus, ikan busuk, dedak, hingga sekam padi. Semua bahan tersebut diaduknya menjadi satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Adonan itu harus diaduk setiap hari, selama minimal delapan hari. Setelah semua bahan kompos ini tercampur baru ditambahkan satu botol zat pengurai, berupa mikro organisme khusus,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa pencampuran delapan hari, suhu kompos mencapai titik paling panas. Netty Lalu mengaduk tumpukan kompos itu dengan cangkul. ”Dari bertani seperti ini, saya bisa membiayai kuliah anak-anak,” ujarnya bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Pupuk organik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak mulai menggunakan pupuk organik, dua kali Netty sudah memanen hasil jeruknya. Menurut dia, menggunakan pupuk organik ternyata jauh lebih menguntungkan petani daripada menggunakan pupuk kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi ongkos atau biaya operasional yang mesti dikeluarkan, misalnya, menurut Netty, petani bisa sangat berhemat. Meski untuk itu petani harus mau bersusah payah mengolah bahan organik menjadi pupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk mendapat 1,5 ton pupuk organik, paling-paling saya mengeluarkan biaya sekitar Rp 2,4 juta. Itu sudah termasuk ongkos untuk pekerja yang membantu mengolah kompos, sedangkan kalau saya beli 1,5 ton pupuk NPK dengan harga sekarang, biayanya bisa mencapai Rp 15 juta,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dengan pupuk organik, hasil panen pun menunjukkan peningkatan. ”Kalau dulu dengan pupuk kimia, satu hektar kebun jeruk hasil panennya 50 ton, kini dengan pupuk organik hasilnya meningkat menjadi 60 ton.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai keuntungan itu membuat ibu lima anak perempuan ini makin giat membagi pengalamannya kepada petani lain. Netty menjadi pionir petani pengguna pupuk organik di Tapanuli Utara. Ia tak hanya menggunakan pupuk organik di kebun jeruk, tetapi juga di ladang jagung. Ia pun dengan halus menolak ajakan ”studi banding” dari distributor pupuk kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksana Manager Pusat Koperasi Kredit Sumut Robinson Bakara mengungkapkan, keberhasilan Netty menjadi semacam pemicu bagi petani anggota CU di Sumut untuk lepas dari jerat masalah pupuk kimia, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi. Pusat Koperasi Kredit Sumut pun memfasilitasi ribuan anggota yang ingin belajar memakai pupuk organik seperti di ladang Netty. Ladang tempat Netty bertanam jeruk dan jagung juga dijadikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai kompleks pengembangan agropolitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan ladang milik Netty, lahan milik pemerintah daerah malah dibiarkan terbengkalai. Sebuah bangunan baru yang rencananya dijadikan pusat penjualan sayur-mayur hasil panen kompleks agropolitan Tapanuli Utara pun tak terawat. Rumput liar tumbuh di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netty berujar, jika tempat itu tak dimanfaatkan pemerintah, ia ingin memanfaatkannya untuk berbagi dengan petani lain. Tempat tersebut akan dijadikannya sebagai pusat pelatihan petani organik. ”Salah satu bangunannya bisa dijadikan tempat membuat bokasi,” kata perempuan energik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Sumber&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;KOMPAS Cetak 16 Sept 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/5117460185360617724/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/5117460185360617724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5117460185360617724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/5117460185360617724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/netty-sianturi-dari-pramugari-menjadi.html' title='Netty Sianturi - Dari Pramugari Menjadi Petani'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-364418865423839819</id><published>2008-09-14T16:20:00.008+07:00</published><updated>2008-09-14T17:44:14.211+07:00</updated><title type='text'>Waspadai Darah Kental pada Usia Muda</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/14/114233p.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 117px;&quot; src=&quot;http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/14/114233p.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;&quot; &gt;Oleh : Lusiana Indriasari&lt;/span&gt;  &lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang sering mengalami migrain, jangan pernah menganggap sepele keluhan tersebut. Bisa jadi sakit kepala sebelah yang Anda rasakan itu merupakan gejala awal dari sindrom darah kental.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot;  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindrom darah kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Pasokan oksigen ke sel-sel tubuh pun terhambat. Migrain adalah salah satu gejala karena pasokan oksigen ke otak tersendat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Di dunia kedokteran, darah kental sebenarnya bukan hal baru, tetapi tidak banyak orang tahu atau waspada dengan darah kental. Padahal, sudah banyak korban stroke atau serangan jantung akibat darah kental,” kata dr Aru W Sudoyo, spesialis hematologi-onkologi (konsultan) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);&quot;&gt;Darah menjadi kental karena kekurangan cairan darah atau trombosit (zat yang berperan dalam pembekuan darah) sehingga mudah lekat satu sama lain&lt;/span&gt;. Bila seseorang memiliki kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit. Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endotel ini turut mengaktifkan sistem pembekuan darah. Apabila endotel rusak, trombosit akan mudah melekat satu sama lain. Hambatan-hambatan dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trombosis bisa terjadi di seluruh pembuluh darah. Karena itu, dampaknya tergantung dari bagian pembuluh darah yang terhambat. Jika trombosis terjadi di pembuluh otak, akan terjadi stroke. Sementara itu, pada pembuluh jantung akan menyebabkan serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Perempuan muda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang semakin banyak orang muda, yakni mereka yang berusia 18-45 tahun, menderita kekentalan darah. Hal itu diketahui setelah pasien melakukan serangkaian pemeriksaan darah. ”Gaya hidup tidak sehat dan stres tinggi memicu pengentalan darah,” kata dr Aru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheryl (35) adalah salah satu orang yang mengalami darah kental. Sebelum terkena stroke ringan satu tahun lalu, Sheryl mengaku sering mengalami migrain. Bila migrainnya kumat, terkadang ia merasa pandangannya berputar sehingga mual. ”Untuk menghilangkan migrain, saya sering sekali minum obat sakit kepala,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bangun tidur, Sheryl merasakan sekujur badannya pegal-pegal. Belakangan telinganya juga mulai sering berdenging. ”Saya termasuk terlambat karena baru periksa ke dokter setelah terkena stroke,” ujar Sheryl yang sejak satu tahun lalu rajin minum obat pengencer darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Pada sejumlah kecil penderita darah kental, penyebabnya adalah genetis (diturunkan)&lt;/span&gt;. Karena itu, mereka ini berisiko mengalami trombosis pada usia muda. Mereka yang memiliki darah kental secara genetik harus minum obat antikoagulan (antipenggumpalan) seumur hidup. ”Syukurlah kelainan ini hanya ditemukan pada sebagian kecil populasi manusia,” tutur dr Aru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, di Indonesia belum ada data jumlah pasien usia muda yang mengalami darah kental. Aru mengatakan, hampir setiap hari selalu ada pasien baru yang didiagnosis darah kental di klinik hematologi RSCM dan Medistra, tempat ia berpraktik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;&quot;&gt;Pasien biasanya datang dengan keluhan pusing, migrain, pandangan berputar (vertigo), telinga berdenging (terkadang tuli mendadak), serta penglihatan terganggu. Menurut Aru, itu semua merupakan gejala gangguan pembuluh darah yang salah satu penyebabnya adalah darah kental.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus darah kental ini tidak hanya terjadi pada laki-laki, tetapi juga perempuan. Masuknya perempuan ke dunia kerja diduga berhubungan dengan semakin banyak perempuan yang terkena sindrom darah kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Perempuan bekerja bebannya semakin banyak sehingga mereka rentan stres,” kata Aru. Di Indonesia diperkirakan jumlah penduduk usia produktif antara 18 dan 45 sebanyak 97,60 juta orang. Dari jumlah itu sebanyak 50,54 persennya adalah perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/14/11391338/waspadai.darah.kental.pada.usia.muda&quot;&gt;KOMPAS Cetak, 14 September 2008&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/364418865423839819/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/364418865423839819' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/364418865423839819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/364418865423839819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/waspadai-darah-kental-pada-usia-muda.html' title='Waspadai Darah Kental pada Usia Muda'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5860811068222511568.post-7737381800489423030</id><published>2008-09-14T02:02:00.004+07:00</published><updated>2008-09-14T17:46:17.034+07:00</updated><title type='text'>Mengubah Limbah Jadi Rupiah</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.indosiar.com/images/news/teropong/a_051213_limbaikan10.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 173px; height: 149px;&quot; src=&quot;http://www.indosiar.com/images/news/teropong/a_051213_limbaikan10.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Sumber: Indosiar.com 13 Desember 2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan laut Indonesia telah lama digunakan sebagai sumber penghidupan masyarakat. Anugerah yang seolah tak ada habisnya inilah, yang memberikan kesempatan pada manusia untuk terus mengarungi hidup. Tapi seiring dengan berkembangnya jaman, eksploitasi hasil laut selain membawa berkah juga menimbulkan masalah. Salah satunya keberadaan limbah ikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:arial;font-size:100%;&quot; class=&quot;fullpost&quot;  &gt;&lt;br /&gt;Hasil olahan pabrik yang berskala besar, seringkali menyisakan gunungan sampah yang mengundang penyakit. Namun lambat laun, di beberapa wilayah ditanah air limbah sisa pengolahan produk ikan diolah lagi hingga tidak terbuang dan mencemari lingkungan. Sesuatu yang mungkin tak terbayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap hari, limbah ini dihasilkan pabrik pengolahan perikanan yang berada di Muara Baru, Jakarta Utara. Awalnya, sisa-sisa ikan yang tak bisa diolah di pabrik ini hanya teronggok tak tersentuh. Warga yang tinggal disekitarnya pun, tidak tahu harus diapakan. Padahal, ikan yang sudah menjadi limbah ini bila dibiarkan menumpuk, akan menimbulkan pencemaran bau yang menyengat akibat proses pembusukan protein ikan. Bahkan menjadi sumber penyakit menular terhadap manusia yang ditularkan oleh lalat. Muntaber, adalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah, kini kondisi itu bisa diminimalkan. Berkat kejelian Yunus dan Udin, warga Muara Baru, Jakarta Utara, limbah ini akhirnya bisa dimanfaatkan, bahkan menghasilkan uang. Usaha yang ditekuni Yunus dan Udin sejak tahun 90-an ini, sekarang telah mempekerjakan 30 orang. Dengan bekerja secara borongan, tiap harinya para pekerja ini bisa mengantongi antara 20 ribu hingga 30 ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal tiga kali sehari, limbah ikan didatangkan dari pabrik, dalam keadaan masih segar. Tidak gratis. Karena mereka harus membeli dari pabrik dengan harga hingga Rp 1500 per ikan. Bagian limbah yang bisa dimanfaatkan antara lain ada pada bagian kepala. Daging yang tersisa pada bagian sirip dan tulang ikan juga dikorek-korek. Selintas tidak terbayang, siapa yang mau memanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata peminatnya banyak. Karena walaupun disebut limbah, sesungguhnya ikan-ikan ini bukan sampah dalam arti sebenarnya. Namun karena mesin pabrik tak bisa mengolahnya lagi, sehingga terbuang percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang sore, para pembeli mulai berdatangan. Biasanya mereka telah memesan daging-daging ikan terlebih dulu, agar tidak kehabisan. Harga perkilogramnya bervariasi. Termahal adalah bagian kepala atau otak, yang bisa mencapai Rp 8 ribu atau lebih. Oleh para pembeli, sisa daging ini dimanfaatkan untuk membuat siomay, bakso ikan, atau untuk lauk sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil penjualan ini, keuntungan bersih perharinya bisa mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Kepala dan tulang ikan yang sudah dikorek dagingnya ini, selanjutnya tidak dibuang begitu saja. Ada pihak yang menampungnya. Limbah akhir dari ikan-ikan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk bahan campuran pakan ternak, setelah melalui proses tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, Yunus dan Udin tak pernah menyangka upaya yang mereka rintis ini selain memberikan penghidupan kepada mereka dan para pekerjanya, juga sudah memberikan sumbangan berarti terhadap terpeliharanya lingkungan. Bayangkan, bila limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan setiap harinya tidak dimanfaatkan lagi, limbah ini akan menumpuk tak terkendali setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tak sedap dipandang mata, karena akan terlihat kumuh, udara juga akan tercemar oleh bau tak sedap. Bukan tidak mungkin, bencana kesehatan akan menimpa masyarakat yang tinggal disekitar tempat menumpuknya limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bau anyir menyengat langsung tercium begitu memasuki lokasi pembuatan pakan ternak, dari limbah ikan dikawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Hampir setiap hari, asap putih terlihat mengepul disekitar lokasi. Disinilah hasil laut berupa kepala dan tulang ikan, cangkang kepiting, kepala dan kulit udang, diproses menjadi bahan baku pakan ternak bergizi tinggi. Usaha ini kepunyaan Haji Agus bersama saudaranya, yang dirintis sejak tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap malam, limbah ikan yang sudah dikerok dagingnya dari Muara Baru, Jakarta Utara, didagangkan ketempat ini. Limbah berupa kepala ikan tuna beserta tulangnya dibeli dengan harga sekitar Rp 700 per-ekor. Sedangkan limbah udang atau cangkang kepiting perkilonya dibeli dengan harga Rp 150. Pemasok limbah udang dan kepiting, kebanyakan adalah restoran-restoran besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan bahan baku pakan ternak, diawali dengan perebusan limbah ikan tuna, udang dan kepiting secara terpisah. Minimal direbus selama 8 jam sehari, agar tulang-tulang tersebut menjadi lunak. Makin lama direbus, makin tinggi nilai gizinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah yang sudah direbus, dijemur hingga kering. Yang sulit, bila musim penghujan tiba, hasil rebusan jadi susah kering, yang menyebabkan belatung disana sini. Sehingga harus dijemur ulang selama beberapa hari, supaya bisa benar-benar kering siap untuk dipasarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal usaha ini berdiri, Haji Agus hanya memasok kebutuhan pakan ternak untuk warga sekitar Muara Angke yang banyak beternak itik. Lambat laun usahanya berkembang. Berkat suntikan modal yang diperoleh dari Koperasi Kesatuan Pekerja dan Nelayan Samudera Indonesia, pangsa pasar pakan ternak Haji Agus pun meluas hingga keluar kota. Tempat usaha yang semula menempati seluas 200 m2, berkembang hingga 500 m2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan mendaur limbah yang semula dikerjakan sendiri, kini diserahkan kepada pekerjanya yang berjumlah 20-an orang. Kejelian Haji Agus melihat peluang usaha, telah mengantarkannya beribadah haji. Selain itu ia juga berhasil membuka lahan pekerjaan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Ternyata limbah ikan tak selamanya menjadi petaka bagi manusia, bila kita tahu cara menanganinya dengan benar. Tidak akan ada lagi limbah ikan yang terbuang dan mengganggu lingkungan, karena semuanya bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Desa Cicinde Utara, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Kerawang, tengah bersuka. Mereka sedang panen lele. Beternak lele didesa ini mulai jadi usaha yang dilirik sejak sekitar tahun 90-an. Siapa sangka, ini semua gara-gara adanya sisa pengolahan ikan yang tadinya menumpuk di kawasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu Desa Cicinde Utara, walaupun letaknya jauh dari laut, dikenal sebagai desa yang kebanyakan warganya menjadi pembuat cuwek atau ikan pindang. Berbagai macam jenis ikan seperti tongkol, bandeng, mujair dan kembung, diolah menjadi pindang disini. Ikan pindang produk mereka distribusikan ke berbagai daerah, khususnya ke wilayah Jakarta. Hasil pindang warga Cicinde Utara, bagaimanapun meninggalkan sisa pengolahan yang menjadi limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, limbah-limbah ikan ini dibuang ke sungai atau dikubur. Tak jarang, akhirnya menumpuk tak terurus karena banyaknya. Konon dalam sehari limbah pemindangan hasil usaha rumahan warga ini, bisa mencapai 1,5 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Haji Parno, warga Cicinde Utara yang memulai upaya pemanfaatan limbah ikan. Ia bukan hanya mengolah limbah, tapi juga dikembangkan dengan beternak lele. Limbah ikan yang tidak digunakan dalam proses pemindangan seperti kepala dan jerohan atau organ bagian dalam ikan, yang semula dibuang kini dimanfaatkan untuk pakan lele. Ditempat ini, limbah itu juga direbus terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakan dari limbah ikan yang sudah diolah ini, menjadi santapan bagi ribuan lele yang tersebar disekitar tiga ratusan kolam di desa. Sedikitnya, 150 KK mendapat nilai tambah dengan memanfaatkan limbah ikan dan beternak lele. Bahkan bagi mereka yang tidak memiliki kolam lele, hasil olah limbah ikannya dihargai 40 ribu rupiah per karungnya. Pemasukan tambahan yang sebelumnya tidak terbayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari upaya coba-coba yang dilakukan Haji Parno dengan memanfaatkan limbah sisa pengolahan ikan pindang ini, kini ternyata berkembang serius. Karena pengolahan limbah ikan pula, Desa Cicinde kini juga dikenal sebagai desa peternak lele, yang selain dipasarkan ke pasar-pasar sekitar juga telah menembus ibukota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat panen, adalah saat yang dinanti para pemilik kolam untuk mengetahui seberapa besar lele peliharaan mereka. Pemandangan saat panen, yang biasa mereka sebut &quot;ngangkat&quot;, juga menjadi tontonan menarik bagi warga sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lele-lele ini, selanjutnya dipilih dan dipilah. Pertama dicari lele yang bila ditimbang dalam setiap kilogramnya terdapat sekitar 7 atau 8 ekor lele. Ukuran inilah, yang paling laku dipasaran dengan harga paling tinggi. Ukuran lele yang lebih besar, biasanya harganya lebih. Sedangkan lele yang masih terlalu kecil, dimasukkan lagi kedalam kolam. Lele yang telah ditimbang dibawa dengan kendaraan yang dirancang khusus untuk transportasi ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Keinginan warga di Muara Baru, Muara Angke dan Cicinde Utara, untuk membebaskan diri dari kukungan limbah ikan, terbukti memberikan hasil positif. Limbah ikan dapat ditangani dengan baik, sementara warga pun mendapat masukan tambahan. Sebuah kombinasi yang hanya bisa didapat dengan adanya kreatifitas dan keinginan untuk memperbaiki keadaan. Limbah ikan pun tidak lagi dibenci, justru dinanti. Memang, bila kita membuka mata niscaya jalan pun terbuka&lt;/span&gt;.(Idh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;Link&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.indosiar.com/images/news/teropong/a_051213_limbaikan03.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://www.indosiar.com/news/teropong/47270_mengubah-limbah-jadi-rupiah&amp;amp;h=136&amp;amp;w=183&amp;amp;sz=11&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=13&amp;amp;um=1&amp;amp;usg=__vhZ8tM54LR5CQsZCYPnezifQPYU=&amp;amp;tbnid=iejlgzJgTDQTPM:&amp;amp;tbnh=76&amp;amp;tbnw=102&amp;amp;prev=/images%3Fq%3Ddaging%2Blimbah%26um%3D1%26hl%3Did%26cr%3DcountryID%26sa%3DG&quot;&gt;www.indosiar.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokhse.blogspot.com/feeds/7737381800489423030/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5860811068222511568/7737381800489423030' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/7737381800489423030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5860811068222511568/posts/default/7737381800489423030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokhse.blogspot.com/2008/09/mengubah-limbah-jadi-rupiah.html' title='Mengubah Limbah Jadi Rupiah'/><author><name>F.Y Lesmana Domenie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03755726148519675617</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ38zu1w5PWr9toWzFea-xTfQd4mor33Aidtw2uFVD_wtgZinxTTvSvMv808Lk9zaKTrhcwpfvgoB7kZn1CqR__2JUZWN9ILTih46oVN8o_7fn5uAYvtKsoiDxsCB5-Q/s220/yudhi_ym.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>