<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144</atom:id><lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2026 07:07:07 +0000</lastBuildDate><category>BERITA</category><category>ARTIKEL</category><category>SEPUTAR PENDIDIKAN</category><category>PONDOK PESANTREN</category><category>SMP</category><category>KEGIATAN</category><category>LAIN LAIN</category><category>UJIAN NASIONAL</category><category>MADRASAH ALIYAH</category><category>UN</category><category>BERITA PENDIDIKAN DI KALIMANTAN TENGAH</category><category>SEKOLAH BERBASIS PESANTREN</category><category>DA&#39;WAH</category><category>ILMUWAN ISLAM</category><category>KURIKULUM 2013</category><category>Profile</category><category>DAPODIK</category><category>KISAH INSPIRATIF</category><category>GURU</category><category>KEMENDIKBUD</category><category>PENDIDIKN BERKARAKTER</category><category>PRESTASI</category><category>BANK SOAL</category><category>KAJIAN JUM&#39;AT</category><category>PENGUMUMAN</category><category>DANA BOS</category><category>EMIS</category><category>FL2SN</category><category>KALENDAR PENDIDIKAN</category><category>OPERATOR</category><title>Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin</title><description>Yayasan Pendidikan Dan Sosial Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin                         &#xa;&#xa;Jl. Bakri Entong Pembuanghulu-Hanau-Seruyan-Kalimantan Tengah</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>113</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-1646513488148861538</guid><pubDate>Wed, 17 Aug 2016 15:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-17T08:43:17.378-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH INSPIRATIF</category><title>TKIPUN BISA JADI DOKTOR</title><description>&lt;br /&gt;
Semula akibat kemiskinan yang melilit keluarganya, dia harus menunda 
impiannya untuk kuliah.Dia akhirnya nekad mengadu nasib di negeri orang –
 sebagai pembantu.&amp;nbsp;Tetapi pilihannya ini tidak mudah, awalnya.&amp;nbsp;Tentangan
 muncul dari mana-mana, utamanya orang tua dan kawan-kawannya, karena &lt;b&gt;“label”&lt;/b&gt; TKI yang terlanjur buruk. Namun Nuryati bukanlah sosok yang gampang menyerah.&lt;br /&gt;
Dicemooh teman-temannya yang berkata “siswa teladan kok mau jadi 
pembantu”, anak sulung dari tujuh bersaudara ini tak menjadi kecil hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan kelahiran tahun 1979 ini juga harus berulang kali 
meyakinkan orang tuanya, yang sejak awal melarangnya pergi karena 
“khawatir dianiaya majikannya di Arab Saudi”.&lt;br /&gt;
Walaupun agak was-was, Nuryati menepis jauh-jauh kekhawatiran seperti itu.&lt;br /&gt;
Ambisinya untuk kuliah — dengan biaya sendiri — akhirnya membuat orang tuanya harus “merestui” kepergian anak sulungnya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCNSclh1h8x-MVUBfAoc0f1Lzdesm5kpbsNfP948OvhEKiAAyyaE5xfYUvN3jQ9XxU0mt2DrDA3Z7N0Ly1PFGTjnXPaam06-a1x63TSInAjtVanR1H-GX8cL8WYb1zpDdvgi4Ly6hy5E1/s1600/kisah-sejati.png&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCNSclh1h8x-MVUBfAoc0f1Lzdesm5kpbsNfP948OvhEKiAAyyaE5xfYUvN3jQ9XxU0mt2DrDA3Z7N0Ly1PFGTjnXPaam06-a1x63TSInAjtVanR1H-GX8cL8WYb1zpDdvgi4Ly6hy5E1/s400/kisah-sejati.png&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Gelar akademik ini saya abdikan untuk para TKI,&quot; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;kata Nuryati Solapari .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nuryati (37 tahun) berhasil mempertahankan disertasinya berjudul 
&quot;Penerapan Prinsip Keadilan Sosial Bagi Perlindungan Pekerja migran 
Indonesia Dalam Pemenuhan Hak Menurut Sistem Hukum Ketenagakerjaan 
Indonesia&quot; dalam sidang guru besar Fakultas Hukum Unpad yang dipimpin 
Dekan Fakultas Hukum Unpad Dr An An Chandrawulan SH LLM, di Bandung pada
 Jumat (12/8). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sidang tersebut antara lain dihadiri oleh ibunda Nuryati, 
keluarga, dan mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan 
Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nuryati yang lahir di Subang, Jawa Barat, 2 Juni 1979 mengisahkan 
dia menjadi TKI karena untuk mengumpulkan uang guna membiayai kuliah 
setelah tamat dari SMA. Ia tamat dari SMA Prisma di Kota Serang, 
Banteng, sebagai lulusan terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menjadi pengasuh bayi (babby sitter) pada keluarga di Arab 
Saudi. Setelah masa kontrak kerjanya selesai pada 2001 dan uangnya cukup
 untuk untuk masuk perguruan tinggi, dia kembali ke Tanah Air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nuryati kemudian kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng
 Tirtayasa di Serang, Banten. Dalam perjalanan kuliahnya, dia sempat 
mengisi waktunya juga bekerja di sebuah restoran siap saji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah meraih gelar S-1, Nuryati kemudian melanjutkan program 
pascasarjana S-2 ke Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lulus dari Universitas Jayabaya, Nuryati bekerja sebagai dosen di 
Fakultas Hukum Sultan Ageng Tirtayasa, sembari menjadi pekerja sosial 
dalam memberikan advokasi dan pemberdayaan kepada para calon TKI, mantan
 TKI, dan keluarga TKI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia lalu mengikuti program S-3 di Fakultas Hukum Unpad hingga meraih gelar Doktor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nuryati menceritakan suasana haru menyelimuti ketika detik-detik 
Ketua Sidang Dr. An An Chandrawulan menyatakan dia lulus dengan predikat
 memuaskan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Derai air mata Nuryati tak tertahankan. Diceritakan bahwa ibundanya juga tampak menitikkan air mata haru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam desertasinya, Nuryati menyatakan telah terjadi ketidakadilan
 bagi pekerja migran di setiap tahapan baik itu pada masa prapenempatan,
 masa penempatan dan purnapenempatan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, menurut dia, perlu ada bantuan hukum yang 
difasilitasi negara dalam setiap tahapan itu, bila memang dibutuhkan 
oleh TKI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia menyatakan banyak ketidakadilan bagi TKI namun 
Nuryati yakin bahwa menyetop penempatan TKI adalah tidak tepat kerena 
ini menyangkut hajat hidup yang terjadi di kalangan berpendidikan rendah
 yang hanya bisa menjual jasanya di luar negeri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Negara harus hadir agar mereka bisa tetap bekerja ke luar negeri 
dengan perlindungan negara yang baik,&quot; katanya dalam disertasi tersebut.
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Nuryati, bagi perempuan yang bekerja ke luar negeri 
tidaklah melanggar hukum Islam karena kondisi memaksa akibat suami 
sangat sulit memiliki pekerjaan atau keluarga yang miskin.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCNSclh1h8x-MVUBfAoc0f1Lzdesm5kpbsNfP948OvhEKiAAyyaE5xfYUvN3jQ9XxU0mt2DrDA3Z7N0Ly1PFGTjnXPaam06-a1x63TSInAjtVanR1H-GX8cL8WYb1zpDdvgi4Ly6hy5E1/s1600/kisah-sejati.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Nuryati Solapari, 
yang pernah bekerja di negeri &quot;petro dollar&quot; itu pada 1998-2001, meraih 
gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung
 dengan predikat memuaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Semoga jadi bahan inspirasi dan bermanfaat serta bisa diambil hikmahnya bagi kita... &lt;/i&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/tkipun-bisa-jadi-doktor.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCNSclh1h8x-MVUBfAoc0f1Lzdesm5kpbsNfP948OvhEKiAAyyaE5xfYUvN3jQ9XxU0mt2DrDA3Z7N0Ly1PFGTjnXPaam06-a1x63TSInAjtVanR1H-GX8cL8WYb1zpDdvgi4Ly6hy5E1/s72-c/kisah-sejati.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-8931981200273465776</guid><pubDate>Wed, 17 Aug 2016 15:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-17T08:06:02.891-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ARTIKEL</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEPUTAR PENDIDIKAN</category><title>SOSOK PENDIDIK MENURUT Dr ABDULLAH NASHIH ULWAN</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmJWKhUoVF0NgBqnPTyRvc-XnvyfpYlAya3WxGmi-roWqd4N1SSLzdhD4GY4tn9vSadKi4eThP94nFh1h4ioupnkodxZjmw0P6u_UK92AI8o3q2Bwl48bgZaXnIT2QezVer1nZELB5jU0Q/s1600/IM_PASER_562.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmJWKhUoVF0NgBqnPTyRvc-XnvyfpYlAya3WxGmi-roWqd4N1SSLzdhD4GY4tn9vSadKi4eThP94nFh1h4ioupnkodxZjmw0P6u_UK92AI8o3q2Bwl48bgZaXnIT2QezVer1nZELB5jU0Q/s400/IM_PASER_562.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dalam kitab &lt;b&gt;TARBIYATUL AULAD&lt;/b&gt;, Karya Dr. Abdullah Nashih Ulwan, ada dibahas tentang 5 ( Lima ) Karakter dasar yang harus dimiliki oleh seorang pendidik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebuah kitab yang sangat menarik yang membahas berbagai masalah pendidikan serta kajian kajiannya berdasarkan Ilmu Agama Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Masalah pendidikan menjadi suatu hal penting yang diperhatikan pada saat
 ini. Salah satu sarana untuk memperolehnya adalah dengan bersekolah dan
 menuntut ilmu. Dengan menuntut ilmu, selain bisa bermanfaat untuk 
kehidupan duniawi juga menjadi ladang pahala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok yang penting dalam proses menuntut ilmu adalah seorang pendidik 
atau biasa disebut dengan guru. Sosok inilah yang memberikan ilmu dan 
teladan kepada generasi muda yang dididiknya. Akan tetapi, tidak semua 
pendidik bisa melaksanakan tugas tersebut dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Berikut ke Lima karakter dasar tersebut ;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Ikhlas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Karakter pertama yang harus dimiliki oleh seorang guru atau pendidik 
adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;ikhlas&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Ia harus memasang niat di dalam hatinya bahwa pekerjaan 
yang dilakukannya tersebut baik perintah, larangan, nasihat, pengawasan 
ataupun hukuman semata-mata untuk Allah SWT. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pendidik harus ikhlas melupakan pandangan manusia dan selalu 
memandang semua perbuatan karena Allah SWT. Dalam konteks ikhlas ini 
Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah 
Azza wa Jalla tidak menerima amal perbuatan, kecuali yang dikerjakan 
secara tulus (ikhlas), semata-mata untuk-Nya, dan mengharapkan 
keridhaan-Nya.” (HR. Abu Dawud).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Takwa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selain ikhlas, seorang tenaga pendidik juga harus bertakwa kepada Allah 
SWT yakni menjaga agar senantiasa mengerjakan amalan kebaikan dimanapun 
berada. Perintah untuk bertakwa ini berlaku untuk semua kaum muslim. 
Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dirikannya shalat serta bertakwa kepadaNya.” [QS: al an’am: 72]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bahasan takwa ini, Umar bin Khaththab pernah berdialog dengan Ubay
 bi Ka’ab. Sayyidina Umar bertanya, “Apa yang dimaksud takwa itu?” Ubay 
pun menjawab, “Apakah kamu pernah berjalan pada jalan yang berduri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umar menjawab, “Ya, pernah”. Ubay pun bertanya lagi, “Apa yang kamu 
lakukan?” “Aku singkirkan duri itu,” jawab Umar. Ubay pun berkata, 
“Itulah takwa”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu kriteria manusia yang paling mulia dalam Islam bukanlah 
mereka yang memegang kekuasaan atau pun menguasai harta kekayaan, tetapi
 siapa yang paling takwa. Rasulullah bersabda, “Ditanyakan, wahai 
Rasululah: siapakah manusia yang paling mulia?” Rasulullah bersabda, 
“Yang paling takwa di antara mereka”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih spesifik Rasulullah juga berpesan takwa kepada para guru. 
“Takwalah kepada Allah, berlaku adillah kepada anak-anakmu, sebagaimana 
kamu menginginkan mereka semuanya berbakti kepadamu.” (HR. Thabrani).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh sebab itu, penting bagi seorang pendidik untuk memiliki 
karakterisktik takwa ia di dalam diri mereka. Dengan demikian, maka anak
 didiknya agar terhindar dari perbuatan menyimpang, kesesatan serta 
kebodohan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Ilmu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Seorang pendidik tentu saja harus memiliki karakter berilmu. Ia sudah 
seharusnya gemar dalam menuntut ilmu, selain karena sebuah kewajiban 
juga akan menjadi landasan saat disampaikan kepada anak-anak didiknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keutamaan lainnya dari menuntut ilmu adalah pahala yang tidak akan 
terputus, selama ilmu tersebut masih terus diamalkan dan diajarkan 
kepada orang lain. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah shalallahu 
‘alaihi wa sallam, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka pahala amalnya akan 
terputus, kecuali tiga hal: Shadaqah Jariyyah, ilmu yang bermanfaat dan 
anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Sabar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Karakter selanjutnya yang harus dimiliki orang seorang pendidik adalah 
sabar. Sabar menjadi sebuah sifat mendapat yang dapat menolong 
keberhasilan seorang guru dalam mendidik muridnya. Sifat sabar ini bisa 
menjadi daya tarik untuk membuat murid menyukainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika seorang pendidik memiliki karakter sabar, maka hari-harinya juga 
akan dihiasi dengan akhlak terpuji dan jauh dari perangai tercela. Tentu
 saja perbuatan seperti ini bisa menjadi teladan bagi anak-anak 
didiknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Allah SWT berulang kali memberikan peringat kepada manusia agar 
tetap bersabar dalam upaya apapun terlebih lagi dalam mendidik generasi 
masa depan. Meskipun banyak rintangan dan hambatan yang terjadi, 
teruslah bersabar agar mendapat balasan dari Allah. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan 
amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.” (QS.
 11 : 11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Bertanggung Jawab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Karakter terakhir yang harus dilimiliki oleh seorang pendidik menurut 
Nashih Ulwan adalah bertanggung jawab. Hal ini meliputi aspek keimanan, 
tingkah laku keseharian, kesehatan jasmani-ruhani, maupun aspek 
sosialnya. Tidak hanya guru yang harus bertanggung jawab, namun semua 
aspek di dalam lingkungan pendidikan tersebut harus melakukan hal yang 
sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah akan bertanya 
kepada setiap pemimpin tentang kepemimpinannya, apakah dipelihara atau 
disia-siakan-nya, sehingga bertanya kepada laki-laki tentang 
keluarganya.” (HR: Ibn Hibban).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah informasi mengenai lima karakter dasar yang harus dimiliki 
seorang tenaga pendidik. Ketika mereka memiliki lima karakter di atas, 
maka hal tersebut akan menghindarkan murid-muridnya dari kerusakan dan 
kelemahan iman.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
semoga bermanfaat.. &lt;/div&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-3076861219213891&quot; data-ad-slot=&quot;4347541853&quot; style=&quot;display: inline-block; height: 280px; width: 336px;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/sosok-pendidik-menurut-dr-abdullah.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmJWKhUoVF0NgBqnPTyRvc-XnvyfpYlAya3WxGmi-roWqd4N1SSLzdhD4GY4tn9vSadKi4eThP94nFh1h4ioupnkodxZjmw0P6u_UK92AI8o3q2Bwl48bgZaXnIT2QezVer1nZELB5jU0Q/s72-c/IM_PASER_562.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-1287425787530146943</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2016 09:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-16T02:47:38.930-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEMENDIKBUD</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">LAIN LAIN</category><title>RANGKUMAN KEBIJAKAN KEMDIKBUD BARU</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIDW-sD_vRScFGMHR1CfYHS3H5AvVw-Q6HEh-QUEKlpkaM6GYM7ey_-UXGARmqyOaNgYJ1o9gC3E1h_igx05jh8CdPr4xsDTPv53yhK6cAXdFWT3KvBfpmztiQUAyALYoM6_py1pKPbvPP/s1600/Kebijakan-Kemdikbud-Soal-Kurikulum-2013-Ini-Pendapat-Rektor-UNJ.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;272&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIDW-sD_vRScFGMHR1CfYHS3H5AvVw-Q6HEh-QUEKlpkaM6GYM7ey_-UXGARmqyOaNgYJ1o9gC3E1h_igx05jh8CdPr4xsDTPv53yhK6cAXdFWT3KvBfpmztiQUAyALYoM6_py1pKPbvPP/s400/Kebijakan-Kemdikbud-Soal-Kurikulum-2013-Ini-Pendapat-Rektor-UNJ.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menjadi nahkoda dalam 
menyusun segala kebijakan terkait pendidikan di Tanah Air. 
Kebijakan-kebijakan tersebut tentu bertujuan untuk memajukan pendidikan 
serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

&lt;br /&gt;
Sayangnya, pergantian menteri dari masa ke masa cenderung identik 
dengan pergantian kebijakan. Hal ini tak jarang mengorbankan peserta 
didik. Berikut ini&amp;nbsp; beberapa kebijakan Mendikbud yang mendulang kontroversi di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;


&lt;strong&gt;1.&lt;em&gt; Full day school&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Full day school saat ini menjadi topik hangat di tengah masyarakat 
Indonesia. Konsep full day school merupakan gagasan dari Mendikbud 
Muhadjir Effendy yang belum genap sebulan menduduki jabatan tersebut. 
Meski masih berupa gagasan dan akan dikaji lebih mendalam, konsep full 
day school sudah banyak ditentang oleh berbagai pihak.&lt;br /&gt;


Beberapa alasan menolak alasan ini, yakni karena mengurangi waktu 
siswa berinteraksi dengan lingkungan luar sekolah, termasuk keluarga. 
Padahal, Mendikbud Muhadjir sendiri menegaskan, full day school bukan 
berarti belajar seharian, tetapi disertai dengan kegiatan-kegiatan 
positif yang sifatnya nonakademis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;


&lt;strong&gt;2. Kurikulum 2013&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Kurikulum merupakan pegangan bagi sekolah maupun siswa untuk 
menjalakan proses belajar mengajar. Pada era Mendikbud Mohammad Nuh, 
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 diganti dengan kurikulum
 2013. Pergantian kurikulum ini pun menuai beragam pro dan kontra. 
Apalagi setelah diberlakukan secara masif pada 2014, tepat di akhir 
kepemimpinan M Nuh sebagai Mendikbud. Banyak pihak menilai, penerapan 
kurikulum 2013 terburu-buru meski Kemdikbud menggelar pelatihan massal 
bagi jutaan guru.&lt;br /&gt;


Polemik kurikulum 2013 tidak berhenti setelah pergantian menteri. 
Ketika Anies Baswedan didapuk menjadi Mendikbud baru, dalam kurun satu 
bulan menjabat, Mantan Rektor Universitas Paramadina ini memberi 
pembatasan terhadap penerapan kurikulum 2013. Saat itu, sekolah-sekolah 
diminta kembali menerapkan KTSP 2006 dengan alasan masih banyak sekolah 
belum siap terhadap kurikulum 2013. Padahal, saat itu buku-buku 
kurikulum 2013 sudah didistribusikan dan sudah diterapkan setengah tahun
 akademis oleh sekolah-sekolah se-Nusantara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;


&lt;strong&gt;3. Hari pertama sekolah (HPS)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Meski tidak terlalu kontroversial, gerakan mengatar anak di hari 
pertama sekolah yang dicetuskan oleh Mantan Mendikbud, Anies Baswedan 
ini cukup mencuri banyak perhatian. Para orangtua yang bekerja pun 
sempat dibuat bingung terkait izin terlambat ke kantor karena harus 
antar anak terlebih dahulu.&lt;br /&gt;


Saat itu, Anies mengatakan, orangtua perlu terlibat dalam mengantar 
anak ke sekolah. Mereka juga harus berinteraksi dengan para guru 
sehingga tidak hanya di hari pertama sekolah. Gerakan tersebut kemudian 
turut didukung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan 
Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan perusahaan swasta lainnya sehingga
 orangtua tak perlu khawatir terlambat datang ke kantor masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;


&lt;strong&gt;4. Uji kompetensi guru (UKG)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Kebijakan Mendikbud yang tak kalah menuai kontroversi di kalangan 
guru, yakni uji kompetensi guru (UKG). Tahun 2015, UKG diikuti oleh 
sekira tiga juta guru di seluruh Indonesia. Meski tes wajib ini dijamin 
tidak akan dijadikan sebagai tolok ukur kualitas guru, tak sedikit guru 
yang resah karena takut tak mampu meraih hasil maksimal. Pada masa 
Mendikbud dijabat Anies Baswedan, UKG digunakan untuk pemetaan 
kompetensi guru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/rangkuman-kebijakan-kemdikbud-baru.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIDW-sD_vRScFGMHR1CfYHS3H5AvVw-Q6HEh-QUEKlpkaM6GYM7ey_-UXGARmqyOaNgYJ1o9gC3E1h_igx05jh8CdPr4xsDTPv53yhK6cAXdFWT3KvBfpmztiQUAyALYoM6_py1pKPbvPP/s72-c/Kebijakan-Kemdikbud-Soal-Kurikulum-2013-Ini-Pendapat-Rektor-UNJ.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-1471725577398845869</guid><pubDate>Tue, 16 Aug 2016 09:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-16T02:40:30.821-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH INSPIRATIF</category><title>KISAH TAULADAN SAYYIDINA ALI BIN ABI THALIB</title><description>&amp;nbsp;1. SAYYIDINA ALI TELAT SHOLAT SHUBUH BERJAMA&#39;AH&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGsF2RYhjCvVCxmBboblNr2Y6iRzskpI8KhvXbruTNvPZYf0DKMJCSj2suCIdEl9bwVdvB4f4PeADsk4csfkcKpmo8D9eWqCq4g-Duy_kFcZoDQPiQ-RU5Wbl2tZRhLIh34Q2jP4N1NDO4/s1600/003.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGsF2RYhjCvVCxmBboblNr2Y6iRzskpI8KhvXbruTNvPZYf0DKMJCSj2suCIdEl9bwVdvB4f4PeADsk4csfkcKpmo8D9eWqCq4g-Duy_kFcZoDQPiQ-RU5Wbl2tZRhLIh34Q2jP4N1NDO4/s400/003.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dini hari itu Ali bin ABi Thalib bergegas bangun untuk mengerjakan shalat Subuh berjamaah di masjid bersama Rasulullah. Rasulullah tentulah sudah berada di sana. Rasanya, hampir tidak pernah Rasulullah keduluan orang lain dalam berbuat kebaikan. Tidak ada yang istimewa karena memang itulah aktivitas yang sempurna untuk memulai hari, dan bertahun-tahun lamanya Ali bin Abi Thalib sudah sangat terbiasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langit masih gelap, cuaca masihlah dingin, dan jalanan masih pula diselimuti kabut pagi yang turun bersama embun. Ali melangkahkan kakinya menuju masjid. Dari kejauhan, lamat-lamat sudah terdengar suara Bilal memanggil-manggil dengan adzannya yang berkumandang merdu ke segenap penjuru Kota Madinah.Namun belumlah begitu banyak melangkah, di jalan menuju masjid, di hadapannya ada sesosok orang. Ali mengenalinya sebagai seorang kakek tua yang beragama Yahudi. Kakek tua itu melangkahkan kakinya teramat pelan sekali. Itu mungkin karena usianya yang telah lanjut. Tampak sekali ia sangat berhati-hati menyusuri jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ali sebenarnya sangat tergesa-gesa. Ia tidak ingin tertinggal mengerjakan shalat tahyatul masjid dan qabliyah Subuh sebelum melaksanakan shalat Subuh berjamaah bersama Rasulullah dan para sahabat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ali paham benar bahwa Rasulullah mengajarkan supaya setiap umat muslim menghormati orang tua. Siapapun itu dan apapun agamanya. Maka, Ali pun terpaksa berjalan di belakang kakek itu. Tapi apa daya, si kakek berjalan amat lamban, dan karena itu pulalah langkah Ali jadi melambat. Kakek itu lemah sekali, dan Ali tidak sampai hati untuk mendahuluinya. Ia khawatir kalau-kalau kakek Yahudi itu terjatuh atau kena celaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sekian lamanya berjalan, akhirnya waktu mendekati masjid, langit sudah mulai terang. Kakek itu melanjutkan perjalanannya, melewati masjid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika memasuki masjid, Ali menyangka shalat Subuh berjamaah sudah usai. Ia bergegas. Ali terkejut sekaligus gembira, Rasulullah dan para sahabat masih rukuk pada rakaat yang kedua. Berarti Ali masih punya kesempatan untuk memperoleh shalat berjamaah. Jika masih bisa menjalankan rukuk bersama, berarti ia masih mendapat satu rakaat shalat berjamaah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah Rasulullah mengakhiri shalatnya dengan salam, Umar bin Khattab memberanikan diri untuk bertanya. “Wahai Rasulullah, mengapa hari ini shalat Subuhmu tidak seperti biasanya? Ada apakah gerangan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah balik bertanya, “Kenapakah, ya Umar? Apa yang berbeda?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa sangat lain, ya Rasulullah. Biasanya engaku rukuk dalam rakaat yang kedua tidak sepanjang pagi ini. Tapi tadi itu engkau rukuk lama sekali. Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah menjawab, “Aku juga tidak tahu. Hanya tadi, pada saat aku sedang rukuk dalam rakaat yang kedua, Malaikat Jibril tiba-tiba saja turun lalu menekan punggungku sehingga aku tidak dapat bangun iktidal. Dan itu berlangsung lama, seperti yang kau ketahui juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umar makin heran. “Mengapa Jibril berbuat seperti itu, ya Rasulullah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi berkata, “Aku juga belum tahu. Jibril belum menceritakannya kepadaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perkenaan Allah, beberapa waktu kemudian Malaikat Jibril pun turun. Ia berkata kepada Nabi saw., &lt;i&gt;“Muhammad, aku tadi diperintahkan oleh Allah untuk menekan punggungmu dalam rakaat yang kedua. Sengaja agar Ali mendapatkan kesempatan shalat berjamaah denganmu, karena Allah sangat suka kepadanya bahwa ia telah menjalani ajaran agamaNya secara bertanggung jawab. Ali menghormati seorang kakek tua Yahudi. Dari pegnhormatannya itu sampai ia terpaksa berjalan pelan sekali karena kakek itupun berjalan pelan pula. Jika punggungmu tidak kutekan tadi, pasti Ali akan terlambat dan tidak akan memperoleh peluang untuk mengerjakan shalat Subuh berjamaah denganmu hari ini.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar penjelasan Jibril itu, mengertilah kini Rasulullah. Beliau sangat menyukai perbuatan Ali karena apa yang dilakukannya itu tentunya menunjukkan betapa tinggi penghormatan umat Islam kepada orang lain. Satu hal lagi, Ali tidak pernah ingin bersengaja terlambat atau meninggalkan amalan shalat berjamaah. Rasulullah menjelaskan kabar itu kepada para sahabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;2. SAYYIDINA ALI BERSAMA 2 ORANG MALAIKAT&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wahai perempuan mulia, adakah makanan yang bisa kau berikan kepada 
suamimu ini?” tanya Ali kepada istrinya.“Demi Allah, aku tidak mempunyai
 apapun. Hanya enam dirham ini, ongkos dari Salman karena aku telah 
memintal wol,” jawabnya. “Uang ini ingin aku belikan makanan untuk (anak
 kita) Hasan dan Husain.”&lt;br /&gt;
“Bawa kemari uang itu.” Fathimah segera 
memberikannya dan Ali pun keluar membeli makanan.Tiba-tiba ia bertemu 
seorang laki-laki yang berdiri sambil berujar, “Siapa yang ingin 
memberikan hutang (karena) Allah yang maha menguasai dan mencukupi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayyidina Ali mendekat dan langsung memberikan enam dirham di tangannya 
kepada lelaki tersebut.Fatimah menangis saat mengetahui suaminya pulang 
dengan tangan kosong. Sayyidina Ali hanya bisa menjelaskan peristiwa 
secara apa adanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah,” kata Fathimah, tanda bahwa ia menerima 
keputusan dan tindakan suaminya.Sekali lagi, Sayyidina Ali bergegas 
keluar. Kali ini bukan untuk mencari makanan melainkan mengunjungi 
Rasulullah. Di tengah jalan seorang Badui yang sedang menuntun unta 
menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;“Hai Ali, belilah unta ini dariku.””Aku sudah tak punya uang
 sepeser pun.”“Ah, kau bisa bayar nanti.”“Berapa?”“Seratus 
dirham.”Sayyidina Ali sepakat membeli unta itu meskipun dengan cara 
hutang. Sesaat kemudian, tanpa disangka, sepupu Nabi ini berjumpa dengan
 orang Badui lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah unta ini kau jual?”“Benar,” jawab 
Ali.“Berapa?”“Tiga ratus dirham.”Si Badui membayarnya kontan, dan unta 
pun sah menjadi tunggangan barunya. Ali segara pulang kepada istrinya. 
Wajah Fatimah kali ini tampak berseri menunggu penjelasan Sayyidina Ali 
atas kejadian yang baru saja dialami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah,” kata Fatimah selepas 
mendengarkan cerita suaminya.Ali bertekad menghadap Rasulullah. Saat 
kaki memasuki pintu masjid, sambutan hangat langsung datang dari 
Rasulullah. Nabi melempar senyum dan salam, lalu bertanya, “Hai Ali, kau
 yang akan memberiku kabar, atau aku yang akan memberimu 
kabar?”“Sebaiknya Engkau, ya Rasulullah, yang memberi kabar 
kepadaku.”“Tahukah kamu, siapa orang Badui yang menjual unta kepadamu 
dan orang Badui yang membeli unta darimu?”“Allah dan Rasul-Nya tentu 
lebih tahu,” sahut Ali memasrahkan jawaban.“Sangat beruntung kau, wahai 
Ali. Kau telah memberi pinjaman karena Allah sebesar enam dirham, dan 
Allah pun telah memberimu tiga ratus dirham, 50 kali lipat dari tiap 
dirham. Badui yang pertama adalah malaikat Jibril, sedangkan Badui yang 
kedua adalah malaikat Israfil (dalam riwayat lain, malaikat 
Mikail).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Kisah yang bisa kita baca dari kitab al-Aqthaf ad-Daniyah ini 
menggambarkan betapa ketulusan Ali dalam menolong sesama telah 
membuahkan balasan berlipat, bahkan dengan cara dan hasil di luar 
dugaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluasan hati istrinya, Fathimah, untuk menerima keterbatasan
 juga melengkapi kisah kebersahajaan hidup keluarga ini. Dukungan penuh 
dari Fathimah telah menguatkan sang suami untuk tetap bermanfaat bagi 
orang lain, meski untuk sementara waktu mengabaikan kepentingannya 
sendiri&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah-kisah beliau ini</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/kisah-tauladan-sayyidina-ali-bin-abi.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGsF2RYhjCvVCxmBboblNr2Y6iRzskpI8KhvXbruTNvPZYf0DKMJCSj2suCIdEl9bwVdvB4f4PeADsk4csfkcKpmo8D9eWqCq4g-Duy_kFcZoDQPiQ-RU5Wbl2tZRhLIh34Q2jP4N1NDO4/s72-c/003.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-5309042537191718094</guid><pubDate>Sun, 14 Aug 2016 04:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-13T21:59:24.666-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">LAIN LAIN</category><title>MAKNA PERINGATAN KEMERDEKAAN RI BAGI PELAJAR</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJTA2m5LgN1e9YIt3lFm5m4iNj3UXJQtpKKrnYLAR3XNkr2d_O2Ndkl4-sY6z1E0D0zYxhF7YqQnwy8XBWporzY26zOfGCHxvuIgBNur9ax_G1iWiH_nhAluHgadHiR9QjwIniW7g4iyVS/s1600/logo-hut-ri-ke-71-tahun-2016.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;281&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJTA2m5LgN1e9YIt3lFm5m4iNj3UXJQtpKKrnYLAR3XNkr2d_O2Ndkl4-sY6z1E0D0zYxhF7YqQnwy8XBWporzY26zOfGCHxvuIgBNur9ax_G1iWiH_nhAluHgadHiR9QjwIniW7g4iyVS/s400/logo-hut-ri-ke-71-tahun-2016.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pelajar sekarang bisa bebas menggunakan dan mengisi waktu dengan belajar 
yang giat, sungguh-sungguh, orang tua kita atau kita tidak lagi manggul-manggul senjata, 
&lt;i&gt;&lt;b&gt;jenis dan bentuk perjuangan kitalah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;yang berbeda pada era sekarang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu kita berjuang dengan senjata sekarang kita sebgai pelajar berjuang dengan akal, pena kita untuk bisa mengisi kemerdekaan ini sebaik baiknya, mengemban amanah pengorbanan dan cita cita luhur para pejuang kita dahulu, yang ingin menegakan NKRI ini setegak tegaknya, kita sebagai pelajar berjuang untuk mengangkat harkat dan derajat, diri kita, orang tua kita, agama dan bangsa kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran generasi muda selalu mewarnai dalam setiap usaha – usaha untuk   
memerdekakan Bangsa Indonesia, seperti pada waktu ditinbas oleh   
Pemerintahan Kolonial Belanda yang memaksa Bangsa Indonesia unutuk   
nemyerahkan rempah – rempah kepada Belanda, peran serta generasi muda   
yang sudah muak terhadap penjajahan belanda melawan dengan mengadakan   
pemberontakan di beberapa wilayah seperti Maluku, Jawa, Bali, Blitar dan
   lain sebagainya.Hingga akhirnya Belanda terusir dari Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi  setelah itu, bangsa Indonesia kembali mengalami  penindasan oleh
  pemerintah kolonial Jepang. Jepang menjajah sangat kejam waktu itu,  
harta kekayaan penduduk Indonesia dirampas habis-habisan. Untuk mengusir
  Jepang dari Indonesia, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Sutan Syahrir,  
Soepomo dsb berjuang  secara sembunyi – sembunyi dan secara terang –  
terangan ( perang ). Hingga  akhirnya Jepang mengalami musibah yaitu  
jatuhnya bom di kota Hiroshima pada  tanggal 6 Agustus 1945 dan kota  
nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara otomatis, kekuasaan di  
Indonesia kosong.  Para generasi muda tidak menyia-nyiakan peristiwa  
itu, dan mendesak Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta untuk segera   
merumuskan Proklamasi kemerdekaan, tetapi mereka menolak karena Jepang  
 sudah berjanji untuk memberikan kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia,   
tetapi para pemuda tidak setuju dengan keputusan yang dibuat oleh  Ir.  
Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dan menculik mereka ke Rengasdengklok untuk
   merumuskan naskah proklamasi di rumah Tentara jepang bernama jendral 
 Terauchi dan akhirnya proklamasi kemerdekaan disuarakan pada tanggal 17
   Agustus 1945 di jalan Pegangsaan Timur nomor 56 yaitu di rumah  
Soekarno. &lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;more-20&quot;&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Generasi muda zaman sekarang hidup dengan aman dan bebas tidak ada  
peperangan. Peran generasi muda, terutama pelajar, zaman sekarang adalah
 mengisi  kemerdekaan dengan kegiatan yang bersifat positif,  misalnya 
patriot bangsa yang jarang diperhatikan publik seperti aktif di 
organisasi sekolah, seperti PMR, OSIS, Pramuka,  Paskibra dsb. Mereka 
Patut dianggap sebagai patriot bangsa yang mengisi  kemerdekaan dengan 
karya nyata yang positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kamu bisa menjadi patriot bangsa jika kamu bisa mengisi  
kemerdekaan dengan berbagai hal yang positif dan berguna bagi Nusa dan  
Bangsa! MERDEKA..ALLAHU AKBAR..!!!</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/makna-peringatan-kemerdekaan-ri-bagi.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJTA2m5LgN1e9YIt3lFm5m4iNj3UXJQtpKKrnYLAR3XNkr2d_O2Ndkl4-sY6z1E0D0zYxhF7YqQnwy8XBWporzY26zOfGCHxvuIgBNur9ax_G1iWiH_nhAluHgadHiR9QjwIniW7g4iyVS/s72-c/logo-hut-ri-ke-71-tahun-2016.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-2044447964419779265</guid><pubDate>Fri, 12 Aug 2016 11:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-13T03:15:40.224-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DA&#39;WAH</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KAJIAN JUM&#39;AT</category><title>RENUNGAN JUMAT: BAIK HATINYA INSYA ALLAH BAIK TEKAD UCAP DAN PERBUATANNYA</title><description>Dalam hadits Nu`man bin Basyir bahwa Rasulullah shallallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU9v699pC9n-4yQbYP8pXTZUELU0Z6pTelyxNdVFmymfci_rW3GCSTDbzoMf_BMBJfp29dnEty61ZW8qmnKryutwYy2OYbWHUshLG3WC_JMUDHPNNxXRfu7oGM3Bkv9cDKtXINpT34Xt42/s1600/Syarat-Syarat+Hak+dan+Adab+Seorang+Hamba+Dalam+Berdoa.PNG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;273&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU9v699pC9n-4yQbYP8pXTZUELU0Z6pTelyxNdVFmymfci_rW3GCSTDbzoMf_BMBJfp29dnEty61ZW8qmnKryutwYy2OYbWHUshLG3WC_JMUDHPNNxXRfu7oGM3Bkv9cDKtXINpT34Xt42/s400/Syarat-Syarat+Hak+dan+Adab+Seorang+Hamba+Dalam+Berdoa.PNG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&quot;Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka seluruh tubuh juga baik. Jika segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati&quot;. (HR Muslim, no. 1599. Hadits ini juga diriwayatkan oleh al-Bukhari, at-Tirmidzi, an-Nasâ`i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan ad-Darimi, dengan lafazh yang berbeda-beda namun maknanya sama. Hadits ini dimuat oleh Imam an-Nawawi dalam Arba’in an-Nawawiyah, hadits no. 6, dan Riyadhush-Shalihin, no. 588)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penulis masih ingat betul akan nasehat seorang &#39;alim alm. Beliau alm.memberikan nasihatnya &lt;i&gt;&quot;Muka adalah cerminan Hati Dan Hati merupakan kotaknya amal&quot;&lt;/i&gt; apapun itu tidak akan pernah tertutupi, karena akan terpancar gambaran tersebut pada wajah seseorang&quot;. Bukan ukuran bentuk fisik namun aura yang terpancar, suatu hikayat dalam kitab &quot;Tajul Arus&quot; karya Syekh Ibnu Athailah, datanglah seorang sahabat ke hadapan Sayyidina Usman kemudian mengucap salam..Sayyidina Usman terdiam..kemudian beliau berkata..&quot;Dikeningnya ada tanda bekas Zinah&quot;...hal tersebut tentunya bukan dibaca dengan pandangan dhohir oleh beliau Sayyidina Usman, namun bersihnya hati beliau ra, sehingga bisa melihat aura/pancaran amal yang telah dilakukan oleh orang tersebut, yang terpancar diwajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
HATI adalah istilah yang sering disebut Alquran ketika berbicara tentang keimanan dan&amp;nbsp; spiritualitas. Bahwa, orang-orang beriman adalah mereka yang hatinya bergetar ketika mendengar nama Allah disebut, atau ketika ayat-ayat Alquran dibacakan kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bahasa Arab istilah “hati” sebenarnya bersumber pada dua kata: Kalbu dan Fuad. Sayangnya, karena keterbatasan kosa kata dalam bahasa Indonesia, kedua kata tersebut diterjemahkan sama, menjadi ”hati”. Padahal, keduanya memiliki penekanan makna yang berbeda. Kalbu lebih menunjuk kepada sosok lahiriah dari hati, sedangkan fuad lebih mengacu kepada hati yang bersifat batiniah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, kita harus hati-hati dan cermat menangkap maknanya, sesuai dengan konteks ayat atau kalimat hadits yang kita jadikan rujukan. Misalnya, hadits berikut ini. Alaa wainna fiil jasadi mudhghatan idzaa shalahat shalahal jasadu kulluhu waidzaa fasadat fasadal jasadu kulluhu alaa wahiyal kalbu - “Ketahuilah bahwasanya pada setiap tubuh ada segumpal daging. Jika daging itu baik, akan baiklah seluruh anggota tubuhnya. Namun apabila dia rusak maka akan rusak pula seluruh anggota tubuhnya. Ketahuilah bahwasanya segumpal daging itu adalah kalbu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadits diatas ada yang memaknai secara batiniah, bahwa kalbu adalah sumber akhlak. Sehingga kalau akhlaknya rusak, maka rusak pula seluruh nilai kemanusiaan orang tersebut. Dan sebaliknya, jika baik akhlaknya, maka menjadi baik pula dia sebagai manusia. Pemaknaan semacam ini sepintas lalu tak bermasalah. Tetapi, kalau kita mau mencermati, kalimat hadits itu sebenarnya berbicara ”hati” secara fisikal, dan berbicara tentang kesehatan biologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa ada segumpal daging, diistilahkan sebagai mudhghah, yang memiliki peran sangat penting dalam tubuh manusia, sehingga jika segumpal daging itu rusak maka rusak pula tubuhnya. Dan jika baik, maka baik pula tubuhnya. Lantas disebutlah segumpal daging itu sebagai kalbu sesuatu yang bermakna ”bergetar bolak-balik”. Mudhghah yang dimaksud dalam hadits tersebut tidaklah bersifat batiniah, melainkan bersifat lahiriah alias fisikal. Yakni, menunjuk kepada jantung, yang memang memiliki getaran bolak-balik, sebagaimana terlihat dalam grafik hasil rekaman Electro Cardiograph (ECG).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, penafsiran kalbu sebagai jantung juga dikuatkan oleh ayat Alquran yang menjelaskan secara harfiah bahwa kalbu adalah segumpal daging yang ada di dalam dada. QS Al Hajj (22): 46, ”… al quluubullatii fiish shuduur – hati yang berada di dalam dada. ” Yang di ayat lain lagi disebut sebagai organ yang bisa bergetar-getar ketika mengalami peristiwa tertentu yang emosional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
QS Al Anfaal (8): 2. ”Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah bergetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menarik, selain bersifat lahiriah dan biologis, jantung juga memiliki mekanisme yang menjembatani fungsi-fungsi batiniah, yakni emosi. Khususnya pada variable getarannya. Inilah satu-satunya organ yang bergetar-getar secara berbeda-beda dan nyata, ketika emosi kita sedang berubah-berubah. Saat terharu jantung kita bergetar. Saat marah menggeletar. Saat rindu dan jatuh cinta berdebar-debar. Bahkan saat takut, gemetarannya sampai menjalar ke seluruh tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya jantung menjadi organ yang khas, yang memiliki fungsi lahiriah dan batiniah secara simultan. Mudah dideteksi tanpa menggunakan peralatan yang rumit. Dan karenanya bisa dijadikan sebagai salah satu parameter untuk mengetahui perubahan emosi yang terjadi di dalam diri seseorang. Termasuk yang terkait dengan keimanan dan spiritualitas. Contohnya, ayat di atas. Bahwa, untuk mengetahui seseorang beriman atau kurang beriman bisa diketahui dari gemetarnya jantung kita saat mendengar nama Allah disebut, atau saat firman-firman-Nya dibacakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, secara sederhana, getaran-getaran jantung kita adalah representasi dari perubahan-perubahan emosional yang terjadi secara batiniah. Dan perubahan-perubahan emosi itu menunjukkan gejala spiritualitas yang lebih dalam yang berpusatkan di ”hati” yang lebih batiniah yang diistilahkan sebagai fuad. Karena itu, secara sederhana pula saya menyebut ada dua macam hati. ”Hati luar” adalah kalbu, sedangkan ”hati dalam” adalah fuad.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang fuad ini, Alquran bercerita bahwa saat Nabi Muhammad didatangi malaikat Jibril di Gua Hira’, fuad menjadi pintu masuk spiritual bagi turunnya wahyu. Penglihatan beliau bersifat batiniah. Lebih halus dibandingkan kalbu yang getarannya bisa dirasakan secara fisikal. Getaran fuad adalah getaran radar jiwa yang sangat lembut tetapi sangat akurat, sehingga tidak mungkin tersesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah sumber inspirasi, intuisi, ilham dan wahyu, yang dialami oleh para nabi. Memang sulit untuk dijelaskan secara empirik dan objektif, karena sudah memasuki kawasan subjektif. Tetapi sebenarnya, bagi jiwa yang suci, mekanisme ini memiliki akurasi yang sangat tinggi. Dan itu hanya bisa dirasakan yang bersangkutan. Karena itu dalam ayat berikut ini, Allah memberikan pembelaan kepada Rasulullah ketika penglihatan beliau itu tidak dipercaya oleh sebagian masyarakat waktu itu. Bahwa, apa yang beliau alami itu benar adanya. Beliau tidak sedang tersesat ataupun keliru. Karena, apa yang diterimanya dari malaikat Jibril itu benar-benar wahyu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
QS An Najm (53): 2-11. “Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan bukanlah ucapannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya (ayat-ayat Alquran) itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. Yang mempunyai akal yang cerdas. Dan (Jibril) menampakkan diri dengan rupa yang asli. Sedangkan dia berada di ufuk yang tinggi. Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi. Maka jadilah dia dekat (sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu, dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. Hati (fuad)-nya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadis riwayat Aisyah ra. istri Nabi saw.:&lt;br /&gt;
Rasulullah saw. bersabda: Wahai Aisyah! Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut yang menyukai kelembutan. Allah akan memberikan kepada orang yang bersikap lembut sesuatu yang tidak diberikan kepada orang yang bersikap keras dan kepada yang lainnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita tidak lalai akan do&#39;a yang satu ini : &quot;Ya Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah diriku dalam Agama-Mu dan dalam Ketaatan kepada-Mu&quot;.&lt;br /&gt;
Begitulah, menjaga kondisi hati untuk senantiasa istiqomah berada di jalan Allah, senantiasa bersih dari segala kotoran dan lembut dari segala kekerasan (hati), tidaklah mudah. Kesibukan dan rutinitas kita yang menguras tenaga dan pikiran, serta interaksi yang terus menerus dengan masalah duniawi, jika tidak diimbangi dengan &quot;makanan-makanan&quot; hati, terkadang membuat hati menjadi keras, kering, lalu mati... Padahal sebagai seorang mukmin, dalam melihat berbagai macam persoalan kehidupan, haruslah dengan mata hati yang jernih.&lt;br /&gt;
Untuk itu, beberapa nashehat berikut patut kita renungi dalam upaya melembutkan hati. Kita hendaknya senantiasa:&lt;br /&gt;
1. Takut akan datangnya maut secara tiba-tiba sebelum kita sempat bertaubat.&lt;br /&gt;
2. Takut tidak menunaikan hak-hak Allah secara sempurna. Sesungguhnya hak-hak Allah itu pasti diminta pertanggungjawabannya.&lt;br /&gt;
3. Takut tergelincir dari jalan yang lurus, dan berjalan di atas jalan kemaksiatan dan jalan syaithan.&lt;br /&gt;
4. Takut memandang remeh atas banyaknya nikmat Allah pada diri kita.&lt;br /&gt;
5. Takut akan balasan siksa yang segera di dunia, karena maksiat yang kita lakukan.&lt;br /&gt;
6. Takut mengakhiri hidup dengan su&#39;ul khatimah.&lt;br /&gt;
7. Takut menghadapi sakaratul maut dan sakitnya sakaratul maut.&lt;br /&gt;
8. Takut menghadapi pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di dalam kubur.&lt;br /&gt;
9. Takut akan adzab dan prahara di alam kubur.&lt;br /&gt;
10. Takut menghadapi pertanyaan hari kiamat atas dosa besar dan dosa kecil yang kita lakukan.&lt;br /&gt;
11. Takut melalui titian yang tajam. Sesungguhnya titian itu lebih halus daripada rambut dan lebih tajam dari pedang.&lt;br /&gt;
12. Takut dijauhkan dari memandang wajah Allah.&lt;br /&gt;
13. Perlu mengetahui tentang dosa dan aib kita.&lt;br /&gt;
14. Takut terhadap nikmat Allah yang kita rasakan siang dan malam sedang kita tidak bersyukur.&lt;br /&gt;
15. Takut tidak diterima amalan-amalan dan ucapan-ucapan kita.&lt;br /&gt;
16. Takut bahwa Allah tidak akan menolong dan membiarkan kita sendiri.&lt;br /&gt;
17. Kekhawatiran kita menjadi orang yang tersingkap aibnya pada hari kematian dan pada hari timbangan ditegakkan.&lt;br /&gt;
18. Hendaknya kita mengembalikan urusan diri kita, anak-anak, keluarga, suami dan harta kepada Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala. Dan jangan kita bersandar dalam memperbaiki urusan ini kecuali pada Allah.&lt;br /&gt;
19. Sembunyikanlah amal-amal kita dari riya&#39; ke dalam hati, karena terkadang riya&#39; itu memasuki hati kita, sedang kita tidak merasakannya. Hasan Al Basri rahimahullah pernah berkata kepada dirinya sendiri. &lt;i&gt;&quot;Berbicaralah engkau wahai diri. Dengan ucapan orang sholeh, yang qanaah lagi ahli ibadah&lt;/i&gt;. Dan engkau melaksanakan amal orang fasik dan riya&#39;. Demi Allah, ini bukan sifat orang mukhlis&quot;.&lt;br /&gt;
20. Jika kita ingin sampai pada derajat ikhlas maka hendaknya akhlak kita seperti akhlak seorang bayi yang tidak peduli orang yang memujinya atau membencinya.&lt;br /&gt;
21. Hendaknya kita memiliki sifat cemburu ketika larangan-larangan Allah diremehkan.&lt;br /&gt;
22. Ketahuilah bahwa amal sholeh dengan keistiqomahan jauh lebih disukai Allah daripada amal sholeh yang banyak tetapi tidak istiqomah dengan tetap melakukan dosa.&lt;br /&gt;
23. Ingatlah setiap kita sakit bahwa kita telah istirahat dari dunia dan akan menuju akhirat dan akan menemui Allah dengan amalan yang buruk.&lt;br /&gt;
24. Hendaknya ketakutan pada Allah menjadi jalan kita menuju Allah selama kita sehat.&lt;br /&gt;
25. Setiap kita mendengar kematian seseorang maka perbanyaklah mengambil pelajaran dan nasihat. Dan jika kita menyaksikan jenazah maka khayalkanlah bahwa kita yang sedang diusung.&lt;br /&gt;
26. Hati-hatilah menjadi orang yang mengatakan bahwa Allah menjamin rezeki kita sedang hatinya tidak tenteram kecuali sesuatu yang ia kumpul-kumpulkan. Dan menyatakan sesungguhnya akhirat itu lebih baik dari dunia, sedang kita tetap mengumpul-ngumpulkan harta dan tidak menginfakkannya sedikit pun, dan&lt;br /&gt;
mengatakan bahwa kita pasti mati padahal dia tidak pernah ingat mati.&lt;br /&gt;
27. Lihatlah dunia dengan pandangan I&#39;tibar (pelajaran) bukan dengan pandangan mahabbah (kecintaan) kepadanya dan sibuk dengan perhiasannya.&lt;br /&gt;
28. Ingatlah bahwa kita sangat tidak kuat menghadapi cobaan dunia. Lantas apakah kita&lt;br /&gt;
sanggup menghadapi panasnya jahannam?&lt;br /&gt;
29. Di antara akhlak wanita mu&#39;minah adalah menasihati sesama mu&#39;minah.&lt;br /&gt;
30. Jika kita melihat orang yang lebih besar dari kita, maka muliakanlah dia dan katakana kepadanya, &quot;Anda telah mendahului saya di dalam Islam dan amal sholeh maka dia jauh lebih baik di sisi Allah. Anda keluar ke dunia setelah saya, maka dia lebih baik sedikit dosanya dari saya dan dia lebih baik dari saya di sisi Allah.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah, pada orang-orang yang berhasil mensucikan dirinya, radar jiwa yang namanya fuad itu akan bertambah tajam, sehingga menjadi mekanisme munculnya petunjuk Tuhan secara batiniah. Lewat mata hati. Persis seperti yang terjadi pada Rasulullah saat berkhalwat di Gua Hira’, ketika didatangi malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu pada malam al Qadr. Yang demikian ini, insya Allah juga akan bisa terjadi pada orang-orang yang mau untuk terus menerus berusaha membersihkan hatinya, memfilter sir sir yang tidak relevan dengan hukum Allah dan Sunnatulloh. Wallahu a’lam bissawab. </description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/renungan-jumat-baik-hatinya-insya-allah.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU9v699pC9n-4yQbYP8pXTZUELU0Z6pTelyxNdVFmymfci_rW3GCSTDbzoMf_BMBJfp29dnEty61ZW8qmnKryutwYy2OYbWHUshLG3WC_JMUDHPNNxXRfu7oGM3Bkv9cDKtXINpT34Xt42/s72-c/Syarat-Syarat+Hak+dan+Adab+Seorang+Hamba+Dalam+Berdoa.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-2392320795597794702</guid><pubDate>Wed, 10 Aug 2016 01:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-09T18:19:22.945-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DANA BOS</category><title>ATURAN DANA BOS 2016</title><description>ada 15 larangan penggunaan Dana BOS 2016 perlu kita ketahui bersama serta dicermati oleh para pengelolah dana BOS yang mungkin terabaikan sehingga untuk saling mengingatkan. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, BOS adalah Program Pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar dalam artian untuk mensukseskan wajib belajar 9 tahun dan sasaran dana bos adalah jenjang SD, SMP, SMA Dan SMK.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah dana BOS yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah peserta didik dengan besar satuan biaya: tingkat SD sebesar Rp 800.000,-/siswa/tahun sedangkan untuk tingkat SMP sebesar Rp 1.000.000,-/siswa/tahun. Dana BOS disalurkan setiap 3 bulan (triwulan), yaitu periode Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila berdasarkan hasil monitoring atau audit, sekolah terbukti melakukan penyimpangan, atau tidak menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS (termasuk laporan online), Tim Manajemen BOS Kab/Kota dapat meminta secara tertulis kapada bank untuk menunda pengambilan dana BOS dari rekening sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila terjadi penyimpangan dana BOS, sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku (pemberhentian, penurunan pangkat, mutasi kerja). DanaBOS yang disalahgunakan agar dikembalikan kepada sekolah. Bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS akan diproses hukum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada 4 pembahasadalam Dana BOS, yakni:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apa itu Dana BOS?&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 13 Komponen Penggunaan Dana BOS, sesuai yang dilaporkan online oleh sekolah di web kemdikbud ( pelajari lebih lanjut tentang Cara lapor BOS kemdikbud 2016&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penggunaan Dana BOS Untuk SMK&lt;br /&gt;
15 Larangan Penggunaan Dana BOS Tahun 2016&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrZHHPKdgMP0VTfaCXl9s-VdQDJA4vQoN0lzkLhkXPWHksZDd6SZ-iQekafJlCS2a0nsrxPdlR-YDiqr-zLZlLhcm-bd4nCpp_2px9ZfiszoM5aOrbGJdMTEa-QGi4pBcecf0-J2o23L28/s1600/apa+itu+dana++bos.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrZHHPKdgMP0VTfaCXl9s-VdQDJA4vQoN0lzkLhkXPWHksZDd6SZ-iQekafJlCS2a0nsrxPdlR-YDiqr-zLZlLhcm-bd4nCpp_2px9ZfiszoM5aOrbGJdMTEa-QGi4pBcecf0-J2o23L28/s640/apa+itu+dana++bos.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Penjelasan singkat pengertian Dana BOS bisa anda lihat pada penampakkan gambar diatas&lt;br /&gt;
2. Ini 13 Komponen Penggunaan Dana BOS Sesuai Juknis&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr_3pi7xiZE8yHEjGLa4FsxeLDrHxOcJU8BQV6QeP3gNeNTjh_-BTX_lB-HpM9BUKie4kZG4-iU9XTLEgo2dr71rSoYNiRvHS_QKllZjRoUYngyFC3wAXKhtw9Rf7FhbYYjjNhI63mZzbO/s1600/penggunaan+dana+bos.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;436&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr_3pi7xiZE8yHEjGLa4FsxeLDrHxOcJU8BQV6QeP3gNeNTjh_-BTX_lB-HpM9BUKie4kZG4-iU9XTLEgo2dr71rSoYNiRvHS_QKllZjRoUYngyFC3wAXKhtw9Rf7FhbYYjjNhI63mZzbO/s640/penggunaan+dana+bos.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengembangan Perpustakaan &lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru &lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa &lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Ulangan dan Ujian &lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembelian bahan-bahan habis pakai &lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Langganan daya dan jasa &lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perawatan sekolah &lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer &lt;br /&gt;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengembangan profesi guru &lt;br /&gt;
10.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membantu siswa miskin &lt;br /&gt;
11.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembiayaan pengelolaan BOS &lt;br /&gt;
12.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembelian perangkat komputer &lt;br /&gt;
13.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Inilah 17 Komponen Penggunaan Dana BOS Untuk SMK Yang diperbolehkan&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsNjk2wMwWGO5_8hBQrPlG-yCy1UNNrYnQqMGIYH9rS0dlZDM36oozszGQivHscL4PEduaPuahIobM4SrzR3_c-sBULsfKoOKlDCCRz-TmbgjGlwsxWWw8AQNUyrvvm9GrAo65zlVwLfEm/s1600/dana+bos+SMK.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsNjk2wMwWGO5_8hBQrPlG-yCy1UNNrYnQqMGIYH9rS0dlZDM36oozszGQivHscL4PEduaPuahIobM4SrzR3_c-sBULsfKoOKlDCCRz-TmbgjGlwsxWWw8AQNUyrvvm9GrAo65zlVwLfEm/s640/dana+bos+SMK.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pengadaan buku pelajaran/buku bacaan/buku kejuruan&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembiayaan pengelolaan Sekolah&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengadaan Alat habis Pakai praktikum pembelajaran&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengadaan Bahan habis Pakai praktikum pembelajaran&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Langganan Daya dan Jasa&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyelenggaraan evaluasi Pembelajaran&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Pembelajaran Intra Kurikuler dan Ekstra Kurikuler&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemeliharaan dan Perawatan sarana/prasarana sekolah&lt;br /&gt;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Penerimaan Siswa baru&lt;br /&gt;
10.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Uji Kompetensi dan Sertifikasi kejuruan&lt;br /&gt;
11.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Praktek kerja Industri, Praktik kerja lapangan (PKL), dalam negeri dan magang&lt;br /&gt;
12.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengembangan Sekolah rujukan&lt;br /&gt;
13.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan mutu proses pembelajaran&lt;br /&gt;
14.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengelolaan Layanan Sekolah berbasis TIK&lt;br /&gt;
15.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya Asuransi keamanan dan kesehatan sekolah serta penanggulangan bencana&lt;br /&gt;
16.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembelian peralatan komputer pembelajaran&lt;br /&gt;
17.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya Penyusunan dan pelaporan BOS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ3qCYS6qs2c4-5X-O-2NOYAGFkEa8yjhvWbXXWJ4vlndgQmBMtoNVjROiwhelk5Osu5b_xelInnt3tkG23VWdeqNvjJ1ZRYALaUtU6V3n6TnKIpUndvJG7Xit752G9SORvSp-aWbU51ga/s1600/larangan+bos+2016.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;284&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ3qCYS6qs2c4-5X-O-2NOYAGFkEa8yjhvWbXXWJ4vlndgQmBMtoNVjROiwhelk5Osu5b_xelInnt3tkG23VWdeqNvjJ1ZRYALaUtU6V3n6TnKIpUndvJG7Xit752G9SORvSp-aWbU51ga/s640/larangan+bos+2016.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
berikut rincian lengkap larangan penggunaan dana bos yang perlu diketahui pihak sekolah dan masyarakat, bisa terjaid pelanggaran anda bisa melaporkannya&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Disimpan dalam jangka waktu yang lama dengan maskud dibungakan&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dipinjamkan kepada pihak lain&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membeli software atau perangkat lunak untuk pelaporan bos&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membiayai Kegiatan bukan priorotas sekolah, misalnya studi banding, tur studi, karya wisata dan sejenisnya&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membayar iuran yang diselenggarakan oleh UPTD, kecuali untuk menanggung biaya peserta didik-guru yang ikut serta dalam kegiatan&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membiayai bonus dan transportasi rutin untuk guru&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membeli pakaian /seragam/sepatu bagi guru dan peserta didik untuk kepentingan pribadi bukan inventaris sekolah&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat &lt;br /&gt;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membangun gedung ruangan baru&lt;br /&gt;
10.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membeli lembar kerja siswa (LKS) dan bahan dan peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran&lt;br /&gt;
11.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menanamkan saham&lt;br /&gt;
12.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar&lt;br /&gt;
13.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membiayai kegiatan operasi penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi satuan pendidikan, misalnya membiayai upacara keagamaan , acara keagamaan dan iuran dalam rangka peringatan upacara hari besar nasional&lt;br /&gt;
14.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/Perpajakan program BOS yang diselenggarakan diluar SKPD Provinsi/Kabupaten/kota dan kementerian Pendidikan dan Kebudayaan&lt;br /&gt;
15.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membayar HOnorarium kepada guru dan tenaga kependidikan atas tugas /kegiatan yang sudah merupakan tupoksi yang telah diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku termasuk pembayaran honorarium bagi panitia untuk kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi tupoksi satuan pendidikan/guru&lt;br /&gt;
Demikian tentang Larangan Dalam Penggunaan Dana BOS 2016 Yang Perlu diketahui bersama. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua khususnya para pembaca. berikutnya silahkan Download Juknis BOS Dikdas 2016.Pdf melalui &lt;a href=&quot;https://drive.google.com/file/d/0B_FWWRyq_ov7UVBKSGhkeVczM3M/view&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;LINK BERIKUT&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/aturan-dana-bos-2016.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrZHHPKdgMP0VTfaCXl9s-VdQDJA4vQoN0lzkLhkXPWHksZDd6SZ-iQekafJlCS2a0nsrxPdlR-YDiqr-zLZlLhcm-bd4nCpp_2px9ZfiszoM5aOrbGJdMTEa-QGi4pBcecf0-J2o23L28/s72-c/apa+itu+dana++bos.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-8532075039593111191</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2016 03:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-06T20:38:42.553-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><title>LOGO RESMI HUT RI KE 71 TAHUN 2016</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnEtTnhWT5x0V2MO5wzZvA-Nh3RjBQKJEskVQpt7N-ocKRudAyUXJM0Jb9kY6XBFrk0YekUMdqV-PO2Ls0pXbdrTJsdgwDIWjf_JP2qIxLf-Tyv58GcMlX-G5NvypOqGrg5OGMPWXQrSUj/s1600/Logo+HUT+RI+Ke-71+Tahun+2016.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;316&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnEtTnhWT5x0V2MO5wzZvA-Nh3RjBQKJEskVQpt7N-ocKRudAyUXJM0Jb9kY6XBFrk0YekUMdqV-PO2Ls0pXbdrTJsdgwDIWjf_JP2qIxLf-Tyv58GcMlX-G5NvypOqGrg5OGMPWXQrSUj/s400/Logo+HUT+RI+Ke-71+Tahun+2016.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;
Bagaimana Bentuk Logo Peringatan Hari Ulang Tahun 
ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016? Apa tema peringatan HUT
 RI ke tujuh puluh satu tahun 2016?&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;
&amp;nbsp;Peringatan Hut RI Ke-71 Tahun 2016 sudah ada dan bisa di download 
melalui web resmi Kementerian Sekretariat Negara di alamat (&lt;b&gt;http://www.setneg.go.id/&lt;/b&gt;).
 Logo HUT RI terbaru 2016 
memiliki 3 warna yakni merah, putih dan hitam. Warnah merah dan putih 
digunakan untuk logo angka dan tulisan &quot;71 Th kerja nyata&quot;, sedangkan 
warna hitam digunakan untuk tulisan &quot;Indonesia&quot;. nah berdasarkan 
analisis dari penjelasan diatas didapat kesimpulan bahwa tema Peringatan
 HUT RI ke-17 tahun 2016 ini adalah &lt;b&gt;Indonesia Kerja Nyata&lt;/b&gt;, tapi untuk lebih jelasnya mari sama-sama kita lihat logo yang dimaksud melalui penampakkan gambar dibawah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.guru-id.com/2016/07/logo-peringatan-hut-ri-ke-71-tahun-2016.html#ixzz4Gc6hMKcN&quot; style=&quot;color: #003399;&quot;&gt;&lt;/a&gt;Info penting lainnya adalah telah ada surat edaran resmi yang dikeluarkan tanggal 25 mei 2016 oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Setya Utama) Nomor : B-1651 /Kemensetneg/Ses/TU.00.04/05/2016 tentang Penyampaian Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 kepada Para Pimpinan Lembaga Negara, Para Menteri Kabinet Kerja, Gubernur Bank Indonesia, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Para Perwakilan RI di Luar Negeri, Para Gubernur Provinsi di Seluruh indonesia, dan Para Bupati serta Walikota di Seluruh Indonesia. Nah apa isi suratnya? berikut ini&lt;br /&gt;
gambar surat setneg edaran penyampaian logo hut ri&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;gambar surat setneg edaran penyampaian logo hut ri&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;286&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEif2_dC0EXVHK5GfUNfV2X2192azVp_gJ8MuSQ028LTidHqOaP94neNtHB320exJlG-A0OIPNNQqZAKAPkR1hp7FJkvg1pJOOt4VQdhjsKW_O6epd2GSILu6w2UNYXyF6ppA25-162ESG7n/s640/edaran+setneg.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016, bersama ini dengan hormat kami sampaikan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016.Logo dimaksud dapat diunduh melalui Website Kementerian Sekretariat Negara (www.setneg.go.id ).&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kami mohon perkenan bantuan Bapak/Ibu untuk dapat memperbanyak dan menyosialisasikan Logo tersebut di lingkungan kerja masing-masing serta menyebarluaskan kepada masyarakat. Atas perhatian Bapak/lbu, kami ucapkan terima kasih&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/logo-resmi-hut-ri-ke-71-tahun-2016.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnEtTnhWT5x0V2MO5wzZvA-Nh3RjBQKJEskVQpt7N-ocKRudAyUXJM0Jb9kY6XBFrk0YekUMdqV-PO2Ls0pXbdrTJsdgwDIWjf_JP2qIxLf-Tyv58GcMlX-G5NvypOqGrg5OGMPWXQrSUj/s72-c/Logo+HUT+RI+Ke-71+Tahun+2016.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-2583396079159507077</guid><pubDate>Fri, 05 Aug 2016 05:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-04T22:52:11.503-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DA&#39;WAH</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KAJIAN JUM&#39;AT</category><title>KAJIAN JUM&#39;AT : BAHAYA GHIBAH DAN NAMIMAH</title><description>&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: yellow;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 250%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;الْحَمْدُ 
ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: yellow;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 250%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;نَحْمَدُهُ 
وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ 
أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ 
مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ 
وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ 
أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara hal&amp;nbsp; yang bisa membawa kita pada adzab Allah Ta&#39;ala adalah lidah dan lisan kita yang tidak terjaga, sadar dan tidak sadar &quot;kebiasaan menggunjing&quot; akan menyebabkan tertutupnya rahmat Allah Ta&#39;ala, dan butanya hati...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Hakikatnya jika kita tela&#39;ah lebih jauh penilaian seseorang adalah hak mutlak Allah Ta&#39;ala, bukan ditangan kita, hukum hakekat kita tidak tahu, seseorang yang kita anggap buruk belum tentu kedudukannya &quot;buruk&quot; pula dihadapan Allah Rabbul &#39;Alamin&quot;, pun halnya sebaliknya, kulit bukanlah jaminan. Lalu kenapa kita sebagai manusia suka menempatkan hukum pada kita..seolah benar dan salah adalah punya kita..? jaminan dari Allah Ta&#39;ala pada hambanya adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot; yang paling mulia dihadapan Ku adalah yang paling takwa&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah kita yakin bahwa kita jauh lebih baik dari orang yand di gunjing..??&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, yang tahu akan akhir dari seseorang, manusia hanya diwajibkan untuk &quot;usaha, ikhtiar, berdo&#39;a dan tawakkal&quot;. menurut riwayat sedikit sekali orang yang selamat dari Ghibah, Namimah dan fitnah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ghibah artinya membuka aib yang ada pada diri seseorang dengan maksud 
menjelek jelekannya atau agar orang membencinya tanpa alasan yang 
dbenarkan syariat..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;382&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiv7_4jBGoGQenKhEtjc2B5r-fL3OJotZrhChl_ZA15I-2CFsXSi-8hg-hFgd2lgRaPk2CcdB1k7dTs73TDtuKGHZWCoDtCPgabIyZ-he9QYzJhHPIqOng_ayZvd9WmMkc0YPf-k6QIqhg/s640/tutupaibmu.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari shahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,Ghibah yang di perbolehkan menurut Imam Nawawi adalah ghibah yang 
bertujuan untuk kemaslahatan dan kebutuhan masyarakat/orang banyak..dan 
itu pun harus dengan cara terhormat yaitu tidak melebih lebihkan dan 
tidak mengolok ngolok atau menghina.Jadi ada batasannya sendiri yaitu 
tidak boleh keluar dari kebenaran dan harus ada bukti,Jika tidak 
demikian maka pekara tersebut akan menjerumus ke dosa yang lebih besar 
yaitu fitnah. bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;لَمَّا عُرِجَ بِي مَرَرْتُ بِقَوْمٍ لَهُمْ أَظْفَارٌ مِنْ نُحَاسٍ 
يَخْمُشُونَ وُجُوهَهُمْ وَصُدُورَهُمْ فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ يَا 
جِبْرِيلُ؟ قَالَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ لُحُومَ النَّاسِ 
وَيَقَعُونَ فِي أَعْرَاضِهِمْ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ketika aku mi`raj (naik di langit), aku melewati suatu kaum yang 
kuku-kukunya dari tembaga dalam mencakar wajah-wajah dan dada-dadanya. 
Lalu aku bertanya: “Siapakah mereka itu wahai malaikat Jibril?” Malaikat
 Jibril menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging-daging 
manusia dan merusak kehormatannya.” (H.R. Abu Dawud no. 4878 dan 
lainnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dimaksud dengan ‘memakan daging-daging manusia’ dalam hadits ini 
adalah berbuat ghibah (menggunjing), sebagaimana permisalan pada surat 
Al Hujurat ayat: 12.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Wahai Orang2 beriman! Jauhilah banyak dari prasangka,sesungguhnya 
sebagian prasangka itu dosa, dan jangan lah kamu mencari2 kesalahan 
orang lain,dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian 
yang lain.Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya 
yang sudah mati? (Bangkai) Tentu kamu akan merasa jijik.Dan bertakwalah 
kepada Allah,sesungguhnya Allah maka penerima Tobat,Maha Penyayang&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari shahabat Sa`id bin Zaid radhiyallahu `anhu sesungguhnya Rasulullah Shallallahu `alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
إِنَّ مِنْ أَرْبَى الرِّبَا الإِسْتِطَالةَ فِي عِرْضِ المُسْلِمِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَفِي رِوَايَة : مِنْ أَكْبَرِ الْكَبَائِر&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya termasuk riba yang paling besar (dalam riwayat lain: 
termasuk dari sebesar-besarnya dosa besar) adalah memperpanjang dalam 
membeberkan aib saudaranya muslim tanpa alasan yang benar.” (H.R. Abu 
Dawud no. 4866-4976).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
##Bahaya Fitnah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitnah adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg 
disebarkan dng maksud menjelekkan,memecah belah dan menghancurkan 
seseorang,suatu kaum,generasi/ suatu bangsa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Ta &#39;ala berfirman&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan fitnah kepada orang-orang 
mukmin laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertaubat, maka 
bagi mereka azab jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang sangat 
pedih”. (Q.S. al-Buruj: 10)&lt;br /&gt;
Penyebar fitnah diberi gelar oleh Rasulullah dengan seburuk-buruk 
manusia. Beliau bersabda: “Inginkah kalian aku beritahukan manusia 
terburuk diantara kalian?” Para sahabat menjawab, Ya. Beliau bersebda, 
yaitu orang-orang yang ke sana ke mari menyebar fitnah, yang memecah 
belah di antara orang yang saling mencintai dan meniupkan aib kepada 
orang-orang yang tidak berdosa/bersalah.” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hendaknya seorang muslim yang 
beriman selalu menjaga aib yang ada pada diri saudaranya,Menasehatinya 
dengan cara yang baik ketika berbuat salah tanpa merusak kehormatannya 
atau mempermalukannya,tidak,menyebar fitnah dan berhenti menjadi 
penyebar fitnah serta selalu menyelidiki kebenaran setiap informasi yang
 datang yang menceritakan keburukan suatu kaum,agar kita tidak 
menimpakan musibah kepada suatu kaum yang tidak bersalah yang 
menyebabkan kita menyesal di kemudian hari.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Muslim itu ibarat satu tubuh, jika kita sebar &#39;aib muslim lainnya sama dengan kita mempermalukan diri kita sendiri&quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekian,semoga bermanfaat,Wallahu a&#39;lam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wassalamualaikum&amp;nbsp;warrahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalteng Jum&#39;at 05-Agustus 2016 &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/kajian-jumat-bahaya-ghibah-dan-namimah.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiv7_4jBGoGQenKhEtjc2B5r-fL3OJotZrhChl_ZA15I-2CFsXSi-8hg-hFgd2lgRaPk2CcdB1k7dTs73TDtuKGHZWCoDtCPgabIyZ-he9QYzJhHPIqOng_ayZvd9WmMkc0YPf-k6QIqhg/s72-c/tutupaibmu.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-4928587405027347048</guid><pubDate>Thu, 04 Aug 2016 02:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-03T19:57:08.124-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MADRASAH ALIYAH</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PENDIDIKN BERKARAKTER</category><title>PENDIDIKAN BERKARAKTER DI MADRASAH</title><description>&lt;br /&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOm7eIb-DDZxFxuqGGih31vUS6esa6cQUPeZLfBzNosziO4T0ly9Rqjl1vFLrRgkZ13L-lDmxw6neoY-KdkKP4FgWRgJP-J3mhgqqClAnkNSQHp1jrHBFkCK_Lg9RlId5siqPL5ZHRUaAZ/s1600/prestasi-siswa-madrasah-kini-tak-kalah-dengan-siswa-umum-_110925113830-415.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;288&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOm7eIb-DDZxFxuqGGih31vUS6esa6cQUPeZLfBzNosziO4T0ly9Rqjl1vFLrRgkZ13L-lDmxw6neoY-KdkKP4FgWRgJP-J3mhgqqClAnkNSQHp1jrHBFkCK_Lg9RlId5siqPL5ZHRUaAZ/s400/prestasi-siswa-madrasah-kini-tak-kalah-dengan-siswa-umum-_110925113830-415.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Strategi
pelaksanaan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah/madrasah dapat
dilakukan melalui empat cara, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Pembelajaran (teaching);&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Keteladanan (modeling);&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Penguatan (reinforcing);&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Pembiasaan (habituating).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Efektivitas
pendidikan karakter sangat ditentukan oleh adanya pembelajaran (teaching),
keteladanan (modeling), penguatan (reinforcing), dan pembiasaan (habituating)
yang dilakukan secara serentak dan berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Adapun pendekatan yang strategis
terhadap pelaksanaan ini melibakan tiga komponen yang saling terkait satu sama
lain, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Sekolah/Madrasah/kampus;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Keluarga, dan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l2 level1 lfo3; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Ketika komponen
     sekolah/madrasah (kampus) sepenuhnya akan menerapkan dan melaksanakan
     nilai-nilai (karakter) tertentu (prioritas), maka setiap nilai yang akan
     ditanamkan atau dipraktikkan tersebut harus senantiasa disampaikan oleh
     para guru melalui pembelajaran langsung (sebagai mata pelajaan) atau
     mengintegraskannya ke dalam setiap mata pelajaran.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l2 level1 lfo3; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Nilai-nilai prioritas tersebut
     selanjutnya harus juga dimodelkan (diteladankan) secara teratur dan
     berkesinambungan oleh semua warga sekolah (kampus), sejak dari petugas
     parkir, petugas kebersihan, petugas keamanan, karyawan administrasi, guru,
     dan pimpinan sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l2 level1 lfo3; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Selanjutnya, nilai-nilai itu
     harus diperkuat oleh penataan lingkungan dan kegiataan-kegiatan di
     lingkungan sekolah (kampus). Penataan lingkungan di sini antara lain
     dengan menempatkan banner (spanduk-spanduk) yang mengarah dan memberikan
     dukungan bagi terbentuknya suasana kehidupan sekolah (kampus) yang
     berkarakter terpuji. Penguatan dapat pula dilakukan dengan melibatkan
     komponen keluarga dan masyarakat. Komponen keluarga meliputi pengembangan
     dan pembentukan karakter di rumah. Pihak sekolah (kampus) dapat melibatkan
     para orang tua untuk lebih peduli terhadap perilaku para anak-anak mereka.
     Sedangkan komponen masyarakat atau komunitas secara umum adalah sebagai
     wahana praktik atau sebagai alat kontrol bagi perilaku siswa dalam
     mengembangkan dan membentuk karakter mereka. Pihak sekolah (kampus) dapat
     melakukan komunikasi dan interaksi dengan keluarga dan masyarakat ini dari
     waktu ke waktu secara periodik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l2 level1 lfo3; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;&quot;&gt;Pembiasaan (habituation) dapat
     dilakukan di sekolah dengan berbagai cara dan menyangkut banyak hal
     seperti disiplin waktu, etika berpakaian, etika pergaulan, perlakuan siswa
     terhadap karyawan, guru, dan pimpinan, dan sebaliknya. Pembiasaan yang
     dilakukan oleh pimpinan, guru, siswa, dan karyawan, dalam disiplin suatu
     lembaga pendidikan merupakan langkah yang sangat strategis dalam mebentuk
     karakter secara bersama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/pendidikan-berkarakter-di-madrasah.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOm7eIb-DDZxFxuqGGih31vUS6esa6cQUPeZLfBzNosziO4T0ly9Rqjl1vFLrRgkZ13L-lDmxw6neoY-KdkKP4FgWRgJP-J3mhgqqClAnkNSQHp1jrHBFkCK_Lg9RlId5siqPL5ZHRUaAZ/s72-c/prestasi-siswa-madrasah-kini-tak-kalah-dengan-siswa-umum-_110925113830-415.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-4469732478151520986</guid><pubDate>Wed, 03 Aug 2016 01:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-02T18:55:23.889-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEMENDIKBUD</category><title>Mendikbud Muhadjir Effendy: AKAN MELANJUTKAN PROGRAM YANG SUDAH BERJALAN DAN Pendidikan Harus Dilengkapi Keterampilan</title><description>&lt;strong&gt;KALTENG &lt;/strong&gt;- Kalau membahas pergantian menteri pendidikan, topik yang keluar 
pasti nggak jauh dari kelanjutan Kurikulum 2013. Pertanyaan muncul, 
bagaimana nasib kurikulum pendidikan kita. Sebagian pelajar ada yang 
khawatir menteri baru akan merancang kurikulum baru. Sebagian ada juga 
yang berharap ada revisi besar di kurikulum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFt4LOxyXgQqM9zq9UHvk9YszXBeauJKEDXUx6KfJ0sjRbQexJTbz1zvcjkXJ8-SdiOawH2TrNWXkkTx6NpHtIFZHgObdaBjoqD_7zK_jvByZf67w4I1sAr4PLM6mjAOWfmzMQAuAsxFRH/s1600/muhadjir+efendi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;235&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFt4LOxyXgQqM9zq9UHvk9YszXBeauJKEDXUx6KfJ0sjRbQexJTbz1zvcjkXJ8-SdiOawH2TrNWXkkTx6NpHtIFZHgObdaBjoqD_7zK_jvByZf67w4I1sAr4PLM6mjAOWfmzMQAuAsxFRH/s400/muhadjir+efendi.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Namun, Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan baru, menyebutkan bahwa dirinya akan melanjutkan program sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;“Saya tidak suka dengan perspektif bahwa menteri baru akan membawa 
aturan baru. Pendidikan bukan seperti lebaran yang setiap tahun harus 
dirayakan dengan baju baru. Kita harus konsisten dengan aturan yang ada.
 Dengan begitu, program menteri pendidikan sebelumnya, yaitu Bapak Anies
 Baswedan, akan berlanjut,” kata Muhadjir Effendy,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara khusus, Muhadjir juga menanggapi kekhawatiran publik tentang 
kelanjutan Kurikulum 2013 yang masih dalam tahap revisi dan 
pengembangan. Ia memastikan bahwa Kurikulum 2013 ini akan tetap 
diberlakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Banyak yang khawatir saya akan mengganti kurikulum. Kurikulum merupakan
 sesuatu yang memerlukan perencanaan matang, pelatihan yang tuntas, dan 
pelaksanaan yang baik. Kurikulum 2013 tetap diberlakukan dan akan terus 
dipantau perkembangannya oleh Badan Penelitian dan Pengembangan 
Kemdikbud,” kata mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pendidikan menengah idealnya dibekali 
dengan keterampilan. Dengan begitu, lulusan pendidikan menengah dapat 
bekerja jika tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan 
selanjutnya.&lt;br /&gt;

&quot;Di luar negeri, siapa yang mempekerjakan anak SMA itu melanggar 
undang-undang, yang berhak bekerja adalah yang sudah lulus dan mengambil
 kursus. Tapi di Indonesia tidak mungkin, kadang tamat SMP dan SMA sudah
 bekerja,&quot; ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir 
Effendy saat membuka Lomba Motivasi Pelajar Mandiri (Lomojari) 2016 di 
Jakarta, Senin (1/8/2016).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Untuk itu siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah menengah 
hendaknya juga dibekali dengan keterampilan, sehingga bisa bekerja jika 
tak bisa melanjutkan pendidikan.&lt;br /&gt;

&quot;Keterampilannya harus dibekali, Kemdikbud memberikan pilihan 
alternatif pendidikan bagi siswa yang juga ingin mendapatkan 
keterampilan yakni dengan SMP terbuka dan satu atap,&quot; tambah dia.&lt;br /&gt;

Model sekolah seperti itu, kata Mendikbud, harus diperbanyak karena 
sangat dibutuhkan masyarakat terutama di luar Jakarta. &quot;Mereka juga anak
 bangsa, alangkah disayangkan jika hanya segelintir yang bisa menikmati 
pendidikan,&quot; imbuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Hamid 
Muhammad, mengatakan Kemdikbud tidak hanya membangun SMP terbuka tetapi 
juga SMP satu atap.&lt;br /&gt;

&quot;Kami menyiapkan juga SMP satu atap yang diintegrasikan dengan SD. 
Konsepnya untuk mengganti SMP terbuka. Jumlahnya sekira 4.600 sekolah, 
tetapi dibangun sekolah satu atap. Mereka juga akan dibekali dengan 
keterampilan,&quot; kata Hamid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Pihak Kemdikbud juga menyiapkan SMP satu atap untuk wilayah 
tertinggal, terluar dan terpencil sekira 5.000 sekolah. Dengan demikian,
 Hamid berharap semakin besar kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk 
mengenyam pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Lomojari 2016 terdiri dari dua kategori yakni akademik dan 
keterampilan. Bidang akademik diikuti 32 SMP terbuka dari 31 SMP terbuka
 di Indonesia dan luar negeri. Sementara pada bidang keterampilan, 
diikuti 45 SMP terbuka dari seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;

“Semoga lomba tersebut dapat membuat peserta didik SMP Terbuka dan 
SMP Satu Atap bersemangat dan berprestasi serta dapat menyalurkan minta 
dan bakat mereka,” harap Hamid.</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/08/mendikbud-muhadjir-effendy-akan.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFt4LOxyXgQqM9zq9UHvk9YszXBeauJKEDXUx6KfJ0sjRbQexJTbz1zvcjkXJ8-SdiOawH2TrNWXkkTx6NpHtIFZHgObdaBjoqD_7zK_jvByZf67w4I1sAr4PLM6mjAOWfmzMQAuAsxFRH/s72-c/muhadjir+efendi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-6937536848648504890</guid><pubDate>Sun, 31 Jul 2016 04:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-30T21:55:44.376-07:00</atom:updated><title>SURAT DARI BAPAK ANIES BASWEDAN UNTUK GURU, KEPALA SEKOLAH DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIAKHIR JABATANNYA</title><description>&lt;b&gt;Surat dari Anies Baswedan untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan di Hari Akhir Masa Jabatannya sebagai Mendikbud_&lt;/b&gt;Tanggal
 27 Juli 2016 merupakan hari bersejarah bagi dunia pendidikan di 
Indonesia. Di mana pada hari itu, sosok Mendikbud yang sangat dicintai 
oleh para guru dan tenaga kependidikan, dicopot wewenang tugasnya di 
pertengahan pengabdiannya. Yah, dunia pendidikan bisa dikatakan berduka,
 karena Anies Baswedan sebagai IMAM pendidikan, ternyata hanya diberi 
kesempatan memimpin selama dua puluh bulan. Pak 
Anies tahu benar perasaan para PTK, sehingga di hari akhir beliau 
sebagai Mendikbud, beliau menulis pesan untuk PTK agar selalu semangat 
dalam mencerdaskan putra/putri bangsa. Adapun isi lengkap surat Anies 
Baswedan seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4nwEUH9a2j6v5sOk5lZZgwQgOxeme6jf53PIlnytuD-C_x_3NA9QbQBgSUJQx3O7Ldu4tDaOJg4GVNfDKBor2Ts0k5pelR8b7P6LMvxnIo5HuU-7coNgASpWHcqqlnLWyC_3PdaORe20/s1600/surat-anies-baswedan-di-hari-akhir-sebagai-mendikbud-27-juli-2016.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Surat dari Anies Baswedan untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan di Hari Akhir Masa Jabatannya sebagai Mendikbud Tertanggal 27 Juli 2016&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4nwEUH9a2j6v5sOk5lZZgwQgOxeme6jf53PIlnytuD-C_x_3NA9QbQBgSUJQx3O7Ldu4tDaOJg4GVNfDKBor2Ts0k5pelR8b7P6LMvxnIo5HuU-7coNgASpWHcqqlnLWyC_3PdaORe20/s1600/surat-anies-baswedan-di-hari-akhir-sebagai-mendikbud-27-juli-2016.jpg&quot; title=&quot;Surat dari Anies Baswedan untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan di Hari Akhir Masa Jabatannya sebagai Mendikbud Tertanggal 27 Juli 2016&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepada Yth,&lt;br /&gt;
Ibu/Bapak Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assalamu&#39;alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama 20 bulan ini saya mendapatkan kehormatan menjalankan sebuah 
amanah konstitusi dan amanah dari Allah SWT untuk turut mencerdaskan 
kehidupan bangsa lewat jalur pemerintahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini saya mengakhiri masa tugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas ini telah dicukupkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi pada Presiden Jokowi yang telah 
memberikan kehormatan ini. Tugas besar ini mendasar karena pendidikan 
dan kebudayaan menyangkut masa depan kita, masa depan bangsa tercinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak bertugas di Kemendikbud, saya meneruskan kebiasaan berkeliling ke 
penjuru Indonesia, ke sudut-sudut Nusantara, berbincang langsung dengan 
ribuan guru dan tenaga kependidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya menemukan mutiara-mutiara berkilauan di sudut-sudut tersulit Republik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding kelas bisa reyot dan rapuh, tapi semangat guru, siswa dan 
orangtua tegak kokoh. Dalam kesederhanaan fasilitas, sebuah PR besar 
pemerintah, saya melihat gelora keceriaan belajar yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu dan Bapak yang amat saya hormati, kami sebangsa menitipkan persiapan
 masa depan Republik ini. Di sekolah tampak hadir bukan saja wajah 
anak-anak, tapi juga wajah masa depan Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teruslah songsong anak-anak itu dengan hati dan sepenuh hati, izinkan 
mereka menyambut dengan hati pula. Jadikan pagi belajar pagi yang cerah.
 Sesungguhnya bukan matahari yang menjadikan cerah, tapi mata hati tiap 
anak, tiap guru yang menjadikannya cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di hari terakhir saya bertugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
 izinkan saya menyampaikan harapan kepada Ibu dan Bapak semua. Harapan 
agar perubahan dalam pendidikan terus menuju ke arah yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita teguhkan komitmen untuk menjadikan sekolah sebagai taman yang 
penuh tantangan dan menyenangkan bagi semua warga sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita pastikan bahwa sekolah menjadi tempat di mana anak-anak kita 
tumbuh dan berkembang sesuai kodratnya, memenuhi potensi unik untuk 
dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita jadikan sekolah sebagai sumur amal yang darinya akan mengalir pahala tanpa henti bagi Ibu dan Bapak semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu dan Bapak, teruslah bergandengan erat dengan orangtua, bersama-sama 
menuntun anak-anak meraih masa depannya, menjawab tantangan zamannya, 
melampaui cita-citanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya titipkan kepada Ibu dan Bapak Guru berbagai perubahan yang telah 
kita mulai bersama, baik dalam bentuk peraturan-peraturan baru yang 
mendorong ekosistem sekolah menyenangkan dan bebas dari kekerasan, 
maupun melalui pembiasaan dan praktik, baik di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu dan Bapak yang saya banggakan, menteri boleh berganti, tapi ikhtiar 
kita semua dalam mendidik anak-anak bangsa tak boleh terhenti. Masih 
banyak pekerjaan rumah pemerintah yang harus ditunaikan bagi guru dan 
tenaga pendidikan, saya percaya itu semua akan dituntaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita lanjutkan perjuangan, beri dukungan pada komitmen pemerintah 
dalam membangun sekolah menyenangkan, serta jaga stamina raga, rasa dan 
cipta Ibu dan Bapak semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Izinkan saya pamit sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, teriring 
rasa terima kasih, juga permohonan maaf tak hingga atas segala khilaf 
yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam hormat saya untuk Ibu dan Bapak semua. Mari kita teruskan ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wassalamu&#39;alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jakarta, 27 Juli 2016&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terima kasih Pak Anies...wa&#39;alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
alasan kenapa pak Anies di copot :&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-alasan-presiden-jokowi-copot-menteri-anies-baswedan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-alasan-presiden-jokowi-copot-menteri-anies-baswedan.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://kabar24.bisnis.com/read/20160727/15/569490/reshuffle-kabinet-inikah-dosa-para-menteri-yang-diganti&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://kabar24.bisnis.com/read/20160727/15/569490/reshuffle-kabinet-inikah-dosa-para-menteri-yang-diganti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://news.okezone.com/read/2016/07/27/337/1448025/muhammadiyah-tempatkan-wakilnya-di-kabinet-jokowi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://news.okezone.com/read/2016/07/27/337/1448025/muhammadiyah-tempatkan-wakilnya-di-kabinet-jokowi&lt;/a&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/surat-dari-bapak-anies-baswedan-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4nwEUH9a2j6v5sOk5lZZgwQgOxeme6jf53PIlnytuD-C_x_3NA9QbQBgSUJQx3O7Ldu4tDaOJg4GVNfDKBor2Ts0k5pelR8b7P6LMvxnIo5HuU-7coNgASpWHcqqlnLWyC_3PdaORe20/s72-c/surat-anies-baswedan-di-hari-akhir-sebagai-mendikbud-27-juli-2016.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-2009874113814607956</guid><pubDate>Sat, 30 Jul 2016 17:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-30T10:13:19.524-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEMENDIKBUD</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEPUTAR PENDIDIKAN</category><title>KEMENDIKBUD : PROGRAM SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI DENGAN PROGRAM RESONANSI FINANCIAL </title><description>&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvm_GoTgrnAMTFuk_nGznIQalASTw5Id8smy7aCiFWHgDUIFgAsyzWeA_X7r8NelI7tUBJzqub93DDSCfdAtp2ieegl6neiOk2sizo6sA-PA6uGAYZeo-cFNJAHmcfJ_oRWNHwfQKelDY/s640/Menteri+Pendidikan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara resmi telah mengumumkan pergantian menteri pada Kabinet Kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Satu posisi yang mengalami pergantian yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).&lt;br /&gt;Anies Baswedan kini digantikan oleh Muhadjir Effendy. Pria kelahiran tanggal 29 Juli 1956 meraih gelar sarjana di IKIP Malang pada 1982.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Salah satu visi Menteri Muhajir adalah meniadakan program Sertifikasi bagi guru baik PNS maupun bukan PNS dikarenakan dianggap membuang-buang uang negara saja&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;Pelatihan guru yang memakan banyak biaya dan tidak sinkron dengan hasil yang diharapkan rencananya akan dihapus mulai bulan Agustus tahun 2016 ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Ke depan guru tidak perlu pelatihan ataupun sertifikasi lagi, karena sudah diganti dengan program baru yang kini disebut &lt;b&gt;RESONANSI FINANCIAL&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Siapapun yang berstatus guru akan langsung diberikan tunjangan yang cukup dengan melampirkan tanda bukti atau surat keterangan bahwasanya ia benar-benar seorang guru maka tanpa&lt;br /&gt;melewati proses pelatihan ini dan itu seperti sertifikasi ataupun UKG guru tersebut namun langsung mendapatkan tunjangan profesi secara otomatis dan berkala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Luar biasa, inilah misi hebat dari menteri pendidikan baru kita. Semua guru tentu akan semakin berbahagia dan sukses dalam profesinya, semoga terwujud!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Inilah Pesan Pertama Prof Muhajir Effendy sebagai Mendikbud:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Guru adalah kunci kesuksesan pendidikan generasi penerus. Karena itu guru harus benar-benar cakap, kompeten serta profesional dalam melaksanakan tugas mendidiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Untuk itu seharusnya para *guru datang dari kelompok warga bangsa yang cerdas, punya idealisme, berpandangan luas, dan dedikasi yang tinggi.*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pemerintah berkewajiban mengembangkan iklim kerja pendidik yang benar-benar kondusif dan inspiratif supaya guru berkembang dan maju. *Selama ini guru -diperlakukan- sama saja dengan pegawai yang lain seperti pegawai administrasi pada umumnya. Lebih buruk lagi iklim kerja yang hanya mendisiplinkan guru dengan menakut-nakuti dengan sanksi-sanksi seperti pencabutan tunjangan pendidik, hambatan kenaikan pangkat dsb., tidak mendidik dan tidak mendorong guru untuk maju.* Iklim kerja seperti itu harus ditinggalkan karena hanya cocok untuk kuli tanam tebu jaman _kulturstelsel_ dan tidak mengundang putra-putra terbaik bangsa untuk menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga wacana ini dapat memihak Guru supaya proses belajar mengajar Guru tidak terganggu.</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/kemendikbud-program-sertifikasi-akan.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvm_GoTgrnAMTFuk_nGznIQalASTw5Id8smy7aCiFWHgDUIFgAsyzWeA_X7r8NelI7tUBJzqub93DDSCfdAtp2ieegl6neiOk2sizo6sA-PA6uGAYZeo-cFNJAHmcfJ_oRWNHwfQKelDY/s72-c/Menteri+Pendidikan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-873167253970911176</guid><pubDate>Sat, 30 Jul 2016 04:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-29T21:52:33.640-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DAPODIK</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">EMIS</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MADRASAH ALIYAH</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">OPERATOR</category><title>EMIS AKAN BERBEDA TAMPILAN MULAI AGUSTUS 2016</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivp3rXRh_xAzF3gwKCzgzOvcIaFS7WHOpMqDenNxZAWEicx_L2pxkrpuRq9MSO5M9zJBJx82yrj7iblO_qOwn09chnIQU8gkfKAdTHmulKfypnez4FEv6_5Lgj-m6M96OaVIaCNdg8nmnn/s1600/emis.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivp3rXRh_xAzF3gwKCzgzOvcIaFS7WHOpMqDenNxZAWEicx_L2pxkrpuRq9MSO5M9zJBJx82yrj7iblO_qOwn09chnIQU8gkfKAdTHmulKfypnez4FEv6_5Lgj-m6M96OaVIaCNdg8nmnn/s640/emis.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Emis Akan Tampil Beda Mulai Agustus 2016&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;
 - Informasi ini&amp;nbsp; di dapat seiring kabar yang muncul bahwa Emis akan 
semakin meningkatkan kinerja sistemnya, mulai dari penambahan variabel 
pendataan sampai dengan rencana integrasi dan sinkoronisasi dengan 
program sistem pendidikan lain seperti Simpatika, Emis UN, Dapodik, dan 
verval pd. terdengar kabar juga EMIS akan membangun EMIS BOS sebuah sistem 
informasi untuk manajemen pengelolaan penyaluran Dana Bantuan 
Operasional Sekolah (BOS).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sejarah Singkat EMIS Pendis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;EMIS&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;
 Merupakan pusat pendataan Pendidikan Islam (satu pintu) yang berperan 
dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program 
Pendis  Sistem Informasi Pendidikan Islam EMIS akan memperbarui 
sistemnya pertengahan tahun ini.&lt;br /&gt;
Education Management Information System. EMIS diawali dari proyek ADB 
yaitu JSEP-ADB loan thn 1994-1998. Kemudian berlanjut tahun 1998 menjadi
 BEP-DMAP. Sejak tahun 2001, EMIS masuk ke dalam struktur Ditjen Bagais.
 Dan sekarang merupakan bagian dari Sekretariat Ditjen Pendidikan Islam 
khususnya Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi pada Subbag Sistem 
Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Langkah pembaharuan Sistem&amp;nbsp; ini sangat disambut gembira oleh semua pihak
 dilingkungan pendis. Karena semakin meningkatnya komunikasi data 
melalui sistem informasi akan semakin membuat data tersebut akurat dan 
tepat.&lt;br /&gt;
Namun dengan semakin meningkatnya kualitas sistem yang dibangun tentunya
 para operator juga harus meningkatkan kualitas data yang dikirim 
melalui sistem informasi EMIS. Jangan lagi asal-asalan dalam mengisikan 
data. Data yang diisak harus benar-benar sesuai dengan kenyataan dan 
tidak boleh salah. Tugas operator sekolah makin berat dan banyak serta harus benar benar jeli dan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;EMIS Akan Terintegrasi dengan Simpatika&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
Ari, seorang operator penma kanwil jawa timur menghimbau kepada seluruh operator
 emis bahwasanya EMIS mulai semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 
ini akan berbeda dengan EMIS sebelum-sebelumnya. Karena EMIS kali ini 
akan diintegrasikan dengan SIMPATIKA jadi diharapkan pengisianya 
diperhatikan tingkat keakuratanya jangan asal-asalan mengisi. Karena 
bisa berakibat fatal terhadap tunjangan profesi untuk EMIS Personal dan 
BOS untuk form EMIS Siswa. dan nomor ujian beserta NISN untuk Emis 
Lulusan.&lt;br /&gt;
beliau juga menghimbau agar setiap lembaga menyediakan 2 orang operator 
dalam pengisian Emis. Satu entri data kemudian satu orang lagi melakukan
 pemeriksaan terhadap data (Cheking Data).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Perubahan Sistem EMIS&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;
 sudah mulai nampak di halaman depan (homepage) situs EMIS 
(http://emispendis.kemenag.go.id). Disitu tampilan situs emis sudah 
mulai berubah dari biasanya. dan juga menampilkan sebuah tulisan EMIS 
Reborn. Apakah maksudnya dari tulisan tersebut ? apakah emis akan 
benar-benar tampil beda dari sebelum-sebelumnya ? kita tunggu saja 
kelanjutan dari perubahan sistem EMIS ini yang semakin menarik untuk 
kita nantikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepada rekan-rekan operator EMIS&amp;nbsp; 
agar segera melakukan entri data EMIS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 
2016/2017 agar ketika pada saatnya backup dan upload anda sudah siap dan
 tidak kebingungan. Bagi operator baru silahkan bertanya-tanya diforum 
atau anda bisa bergabung melalui sosial media 
facebook do @forumoperator77 .</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/emis-akan-berbeda-tampilan-mulai.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivp3rXRh_xAzF3gwKCzgzOvcIaFS7WHOpMqDenNxZAWEicx_L2pxkrpuRq9MSO5M9zJBJx82yrj7iblO_qOwn09chnIQU8gkfKAdTHmulKfypnez4FEv6_5Lgj-m6M96OaVIaCNdg8nmnn/s72-c/emis.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-4703229468588032004</guid><pubDate>Sat, 30 Jul 2016 02:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-29T19:43:46.976-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">GURU</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEPUTAR PENDIDIKAN</category><title>GURU MASUK PENJARA KARENA MEMUKUL SISWA MEMAKAI SAJADAH</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Metronews.click --- Jombang: SU, guru mata pelajaran Agama Islam di 
salah satu SMP di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan orang tua 
siswa ke polisi karena diduga menganiaya MBP, 16, anak mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelum dianiaya, MBP, warga Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten 
Jombang, akan mengikuti istigosah jelang ujian nasional di sekolahnya. 
Karena sedang asyik bercanda dengan temannya saat akan mengambil air 
wudu, korban tidak menyadari panggilan gurunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;googlepublisherads&quot; style=&quot;margin: 20px 0;&quot;&gt;
&lt;center&gt;


&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-2840298238461031&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;1646756501&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;

&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqveeGcQ4W38JpkN0ZbO3bzrVjBtoXrdRM-aaBlBElhGejuQConWYuFhUrxAZWhIEVcE2r8u-zeLpuv6MK1vXLQNh2WVP0JavRUb7YHeuLUtkl_gUKrjEAJxvXlvmIkqi4XudVyjmnxo-/s1600/IMG69.JPG&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;233&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqveeGcQ4W38JpkN0ZbO3bzrVjBtoXrdRM-aaBlBElhGejuQConWYuFhUrxAZWhIEVcE2r8u-zeLpuv6MK1vXLQNh2WVP0JavRUb7YHeuLUtkl_gUKrjEAJxvXlvmIkqi4XudVyjmnxo-/s400/IMG69.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12.8px;&quot;&gt;&lt;i&gt;Gambar Ilustrasi Orang Di Penjara&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Saat itu saya langsung dipukul pakai sajadah. Saya kaget dan spontan 
mengumpat karena saya anggap teman saya. Lalu saya dipukul lagi,&quot; ujar 
MPB, Kamis (5/5/2016).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemukulan kembali dilakukan, kali ini disertai tendangan yang mengakibatkan luka memar di tangan kanan, punggung, dan kepala.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Suparti, 40, orang tua korban tidak terima atas perbuatan itu. Dia 
lantas melaporkan penganiayaan itu ke polisi. &quot;Mungkin anak saya 
melanggar, tapi sanksinya harus mendidik. Bukan dengan memukul dan 
menendang,&quot; ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti, 
membenarkan kejadian tersebut. Kasus itu sudah berada di Polsek Perak. 
&quot;Masih ditangani Polsek Perak dan belum masuk ke Polres Mojokerto,&quot; kata
 dia. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Semoga bermanfa&#39;at dan jadi pelajaran buat semua &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/guru-masuk-penjara-karena-memukul-siswa.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqveeGcQ4W38JpkN0ZbO3bzrVjBtoXrdRM-aaBlBElhGejuQConWYuFhUrxAZWhIEVcE2r8u-zeLpuv6MK1vXLQNh2WVP0JavRUb7YHeuLUtkl_gUKrjEAJxvXlvmIkqi4XudVyjmnxo-/s72-c/IMG69.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-578888042174191657</guid><pubDate>Sat, 30 Jul 2016 02:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-29T19:24:55.246-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEPUTAR PENDIDIKAN</category><title>MENGENAL LEBIH DEKAT PROFIL MENTERI PENDIDIKAN YANG BARU MUHADJIR EFENDY</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSdL6nDQYz2BAuOAwBpQdWp5DNNZKC1GDIOJox_aFOx3Jxtx0yJtP1f94YDL2y7H_7Rm2nIP0GMn-Jy7xPz6UWTZM2-jiypoqQaCkEKv6AwgBOPuKjq13qozvh0vwpxoXoFRywSbiRYHZR/s1600/1-9.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;257&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSdL6nDQYz2BAuOAwBpQdWp5DNNZKC1GDIOJox_aFOx3Jxtx0yJtP1f94YDL2y7H_7Rm2nIP0GMn-Jy7xPz6UWTZM2-jiypoqQaCkEKv6AwgBOPuKjq13qozvh0vwpxoXoFRywSbiRYHZR/s400/1-9.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Hari Rabu kemarin (27/7), Presiden 
Jokowi telah mengumumkan nama-nama menteri baru hasil reshuffle kabinet.
 Salah satunya adalah Prof.Muhadjir Effendy yang menjadi Menteri 
Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam
 pembacaan biografi menuturkan, Muhadjir memiliki rekam jejak yang 
panjang di bidang pendidikan. Beberapa kali menjadi rektor Universitas 
Muhammadiyah Malang, menjadi Ketua PP Muhammadiyah bidang pendidikan 
kebudayaan dan litbang sampai sekarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Beliau berpengalaman sekaligus 
membangun fondasi penting dalam berbagai lembaga. Bukan hanya bidang 
pendidikan tinggi, Beliau juga memimpin pendidikan dan kebudayaan di 
segala bidang. Jadi sudah sangat berpengalaman mengelola bidang 
pendidikan dan kebudayaan,” ucap Pratikno.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dikutip dari www.umm.ac.id, Muhadjir 
Effendy merupakan seorang sosiolog yang ahli di bidang militer dan 
sekaligus sebagai intelektual muslim. Rektor kelima Universitas 
Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengawali kariernya di UMM sebagai 
karyawan honorer, dosen, dan kemudian mulai menjabat sebagai Pembantu 
Rektor III sejak tahun 1984 pada saat rektor dijabat oleh Malik Fadjar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain mengabdi di bidang pendidikan, 
Muhadjir juga dikenal sebagai seorang kolumnis yang banyak menyoroti 
masalah agama, pendidikan, sosial, politik dan juga tentang kemiliteran.
 Kemampuannya menulis esai didasari oleh pengalaman sewaktu mahasiswa 
sebagai seorang wartawan yang membidani lahirnya ‘Komunikasi’, koran 
kampus di tempatnya kuliah dan mengajar dan koran kampus Bestari di UMM.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kegiatan sosial banyak dilakukan dengan 
perannya sebagai pengurus Muhammadiyah mulai tingkat ranting hingga PP 
Muhammadiyah. Selain itu juga dipercaya menjadi salah satu anggota Badan
 Narkotika Nasional (BNN), Pendekar Tapak Suci, Pengurus HMI, Dewan 
Penasihat Asosiasi Wartawan Indonesia wilayah Malang Raya, dan bahkan 
sempat mengabdikan di bidang politik sebagai salah satu Ketua di Dewan 
Pakar Golkar daerah Malang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Muhadjir Effendy dilahirkan di Madiun 
pada 29 Juli 1956. Ia merupakan putra ke-6 dari 9 bersaudara dari 
Soeroja dan Ibu Sri Soebita. Setelah menempuh pendidikan formal mulai SD
 hingga PGAN 6 tahun di daerah asalnya, Muhadjir kemudian melanjutkan 
kuliah di IAIN Malang dan memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) tahun 1978.
 Lalu dia menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana di IKIP 
Negeri Malang (sekarang UM) tahun 1982.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pendidikan strata 2 diselesaikan di 
Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar 
Magister Administrasi Publik (MAP) tahun 1996. Tahun 2008, Muhadjir 
berhasil menyelesaikan pendidikan strata 3 pada Jurusan Ilmu-ilmu Sosial
 dan memperoleh gelar doktor bidang sosiologi militer di Program Doktor 
Universitas Airlangga. Selain pendidikan formal, dia juga beberapa kali 
mengikuti kursus di luar negeri, antara lain di National Defence 
University, Washington DC (1993) dan di Victoria University, British 
Columbia, Canada (1991).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semasa kuliah, Muhadjir menekuni profesi
 sebagai wartawan di beberapa koran, antara lain: Komunikasi (koran 
kampus IKIP Malang) sejak tahun 1982, koran Bestari UMM (1986), majalah 
Semesta Surabaya (1979-1980), koran Warta Mahasiswa (Dirjen Dikti) 
1978-1982, koran Mimbar Univ. Brawijaya (1978-1980), dan Mingguan 
Mahasiswa (Surabaya) pada tahun 1978. Hingga sekarang, dia masih aktif 
menulis berbagai artikel di beberapa koran lokal, regional.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Muhadjir Effendy yang menikah dengan 
Suryan Widati, dosen Poltek Negeri Malang, kini dikaruniai dua putra: 
Muktam Roya Azidan yang lahir pada 9 Maret 2005 dan Senoshaumi Hably 
lahir 9 Oktober 2006.Muhadjir juga sudah menulis banyak buku, antara 
lain: Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan bersama Prof HA Malik 
Fadjar, MSc (1989), Bunga Rampai Pendidikan (1992), Masyarakat 
Ekuilibrium: Meniti Perubahan dalam Bingkai Keseimbangan (2002), 
Pedagogi Kemanusiaan: Sebuah Refleksi (2004), Profesionalisme Militer: 
Profesionalisme TNI (2008), dan lain-lain. Pada buku terakhirnya ini, 
Muhadjir menguraikan tentang profesionalisme militer, khususnya TNI, 
setelah era Reformasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut Biodata singkat Muhadjir Effendy :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tempat/ Tanggal Lahir : Madiun, 29 Juli 1956&lt;br /&gt;
Profesi/ Status : Pegawai Negeri Sipil, Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pendidikan :&amp;nbsp;Menyelesaikan SD hingga PGAN di Madiun&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Perguruan Tinggi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. S-3, Ilmu-Ilmu Sosial Pascasarjana, Universitas Airlangga, Surabaya, Lulus tahun 2008.&lt;br /&gt;
2. S-2, Magister Adminsitrasi Publik (MAP), UGM Lulus tahun 1996.&lt;br /&gt;
3. Sarjana Pendidikan Sosial Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Malang (Sekarang Universitas Negeri Malang).&lt;br /&gt;
4. Sarjana Muda, Fak. Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Malang 
(Sekarang Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kursus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. National Defence University, Washington DC (1993)&lt;br /&gt;
2. Victoria University, British Columbia, Canada (1991)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pengalaman kerja di bidang Jurnalistik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Komunikasi (koran kampus IKIP Malang) sejak tahun 1982.&lt;br /&gt;
2. Koran Bestari UMM (1986).&lt;br /&gt;
3. Majalah Semesta Surabaya (1979-1980).&lt;br /&gt;
4. Koran Warta Mahasiswa (Dirjen Dikti) 1978-1982.&lt;br /&gt;
5. Koran Mimbar Univ. Brawijaya (1978-1980).&lt;br /&gt;
6. Mingguan Mahasiswa (Surabaya) pada tahun 1978.&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/mengenal-lebih-dekat-profil-menteri.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSdL6nDQYz2BAuOAwBpQdWp5DNNZKC1GDIOJox_aFOx3Jxtx0yJtP1f94YDL2y7H_7Rm2nIP0GMn-Jy7xPz6UWTZM2-jiypoqQaCkEKv6AwgBOPuKjq13qozvh0vwpxoXoFRywSbiRYHZR/s72-c/1-9.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-6483578293276711491</guid><pubDate>Sat, 30 Jul 2016 02:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-29T19:19:23.017-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEPUTAR PENDIDIKAN</category><title>2 Tugas Utama Yang Langsung Di Berikan Presiden Jokowi Kepada Muhadjir Effendy Mendikbud Yang Baru </title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOsH3B6kDQ8Q3mMPFyiJrp0b-L9XIk_td7P1puF90YGfFerQ-bmDPBmWx8q4rmSflGrdRtt0sM8vdHzuDuQx_KzfgBaaqbVcXZd-_1jm0zh30aySxIEaen_9IWp4O_pvXCGjPdv9w5kunv/s400/IMG1190.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6i5zUpS-RuePYMZArsHlRWXqNlwbgKM_uxz7NaJ5pr_6FlqEBgu7QuFb3swcVU08JLzceGee4CV0bDVSnJ4fVL74ywObpHDA2lQwpTKgwPZlutrFDwvfiCo9NXVkw0-jlY3X0F3y4HMo4/s1600/menteri-696x444.jpg&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;255&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6i5zUpS-RuePYMZArsHlRWXqNlwbgKM_uxz7NaJ5pr_6FlqEBgu7QuFb3swcVU08JLzceGee4CV0bDVSnJ4fVL74ywObpHDA2lQwpTKgwPZlutrFDwvfiCo9NXVkw0-jlY3X0F3y4HMo4/s400/menteri-696x444.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan,
 sebagai menteri pengganti Anies Baswedan, dirinya hanya menjalankan 
visi dan misi milik Presiden Jokowi.&amp;nbsp;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Saya itu pembantu presiden. Tugasnya adalah menjalankan program-program
 pemerintah,” katanya seusai sertijab dengan Anies Baswedan di gedung 
Kemendikbud, Senayan, kemarin petang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Guru besar sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) itu menyatakan baru 
mendapat kabar penunjukan sebagai menteri di Kabinet Kerja Selasa malam.
 Namun, Muhadjir enggan menjelaskan detail kronologi sampai bisa 
diangkat sebagai RI-27.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Muhadjir membeberkan, ada dua tugas utama yang diberikan presiden 
kepadanya, yakni mempertajam pendidikan vokasi dan melaksanakan kartu 
Indonesia pintar (KIP). ”Mas Anies sudah membuat fondasinya. Saya nanti 
melanjutkan,” katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Instruksi terkait vokasi dan KIP itu tidak lepas dari tujuan utama kocok
 ulang menteri-menteri Kabinet Kerja. Di antaranya adalah keterkaitan 
dengan memperpendek kesenjangan dan tenaga kerja. Menurut Muhadjir, 
program Indonesia pintar itu terkait dengan kesenjangan akses belajar. 
Sedangkan pendidikan vokasi terkait dengan penyediaan tenaga kerja 
terampil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara itu, saat disinggung soal kurikulum dan guru, Muhadjir 
menuturkan, tidak ada masalah berarti. Dia menyatakan akan melanjutkan 
program kurikulum yang saat ini sudah berjalan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;googlepublisherads&quot; style=&quot;margin: 20px 0;&quot;&gt;
&lt;center&gt;


&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-2840298238461031&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;1646756501&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;

&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6i5zUpS-RuePYMZArsHlRWXqNlwbgKM_uxz7NaJ5pr_6FlqEBgu7QuFb3swcVU08JLzceGee4CV0bDVSnJ4fVL74ywObpHDA2lQwpTKgwPZlutrFDwvfiCo9NXVkw0-jlY3X0F3y4HMo4/s1600/menteri-696x444.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Untuk urusan guru, Muhadjir mengatakan merupakan masalah laten di dunia 
pendidikan. ”Urusan guru itu masalah klasik. Terkait guru tidak tetap, 
kompetensi, dan kesejahteraan,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men 
PAN-RB) Asman Abnur punya fokus utama untuk merealisasikan program 
e-budgeting di seluruh pemerintahan daerah dalam waktu dekat. Dia 
menyebutkan bahwa program e-budgeting itu akan membuat pemerintah lebih 
efektif dan efisien.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
E-budgeting dipergunakan untuk mengatur mekanisme pengelolaan anggaran 
daerah dengan sistem elektronik. ”Pak Jokowi pesan khusus ke saya soal 
penerapan e-budgeting,” ujar politikus PAN itu seusai sertijab di kantor
 Kemen pan-RB kemarin petang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko
 Putro Sandjojo pun mengaku sudah menyoroti isu apa saja yang harus 
ditanggulangi dalam jabatan barunya. Sesuai dengan arahan presiden, dia 
mengaku ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi desa agar bisa keluar dari
 status menengah ke bawah. Karena itu, program kerja Kemendes PDTT ke 
depan bakal berorientasi untuk menyerap tenaga kerja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Saya ingin push lagi soal BUMDes. Karena ini adalah kendaraan desa 
untuk bisa menyalurkan KUR atau apa yang dibutuhkan desa tersebut,” ujar
 menteri yang mengaku baru diberi tahu dua hari sebelum pelantikan itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOsH3B6kDQ8Q3mMPFyiJrp0b-L9XIk_td7P1puF90YGfFerQ-bmDPBmWx8q4rmSflGrdRtt0sM8vdHzuDuQx_KzfgBaaqbVcXZd-_1jm0zh30aySxIEaen_9IWp4O_pvXCGjPdv9w5kunv/s400/IMG1190.JPG&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOsH3B6kDQ8Q3mMPFyiJrp0b-L9XIk_td7P1puF90YGfFerQ-bmDPBmWx8q4rmSflGrdRtt0sM8vdHzuDuQx_KzfgBaaqbVcXZd-_1jm0zh30aySxIEaen_9IWp4O_pvXCGjPdv9w5kunv/s400/IMG1190.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, ada dua arahan 
presiden untuk dirinya. Pertama, perbaikan konektivitas perhubungan 
udara, laut, darat, dan kereta api.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal,” ujarnya. Kedua, 
manajemen birokrasi. Terutama bagaimana memberdayakan operator angkutan 
.Sumber : (http://www.jpnn.com/) .&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mendapatkan informasi terbaru silahkan lihat &lt;a href=&quot;http://www.metronews.click/&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga informasi atas bermanfaat terutama untuk bapak ibu guru agar 
lebih semangat lagi dalam mendidik putra putri bangsa tercinta Indonesia
 .&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/2-tugas-utama-yang-langsung-di-berikan.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6i5zUpS-RuePYMZArsHlRWXqNlwbgKM_uxz7NaJ5pr_6FlqEBgu7QuFb3swcVU08JLzceGee4CV0bDVSnJ4fVL74ywObpHDA2lQwpTKgwPZlutrFDwvfiCo9NXVkw0-jlY3X0F3y4HMo4/s72-c/menteri-696x444.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-5415301415400587744</guid><pubDate>Wed, 27 Jul 2016 13:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-27T06:41:00.955-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><title>PAK ANIES BASWEDAN DIGANTIKAN JABATANNYA</title><description>&lt;div class=&quot;field field-name-body field-type-text-with-summary field-label-hidden selectionShareable&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;field-items&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;field-item even&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFvH95cyCZXTVxnb6JZo5osLiLFX0PUtze_q-4_nh0ZgeX_n5jFxQjQucQ_IGMX5LzgKSSOJdlVDy6aqEhAVstErT4ZyQIX-FchQCj2qM1VtMLzioGGDco9IDCcEhlWqljs1NSXNV1lRh3/s1600/Reshuffle-Kabinet-Jilid-II-Anies-Baswedan-Diganti.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;228&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFvH95cyCZXTVxnb6JZo5osLiLFX0PUtze_q-4_nh0ZgeX_n5jFxQjQucQ_IGMX5LzgKSSOJdlVDy6aqEhAVstErT4ZyQIX-FchQCj2qM1VtMLzioGGDco9IDCcEhlWqljs1NSXNV1lRh3/s400/Reshuffle-Kabinet-Jilid-II-Anies-Baswedan-Diganti.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Terlepas dari siapa penggantinya atau adakah &lt;b&gt;&quot;muatan Politik&quot;&lt;/b&gt; didalamnya yang jelas jangan sampai Penggantian menteri ini berpengaruh juga pada dunia pendidikan di kita. Karena Pendidikan bukan Politik.atau membawa kepentingan golongan semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Track Record Pak Anies selama ini tidaklah buruk seandainya beliau harus &lt;b&gt;dicopot.&lt;/b&gt; Secara&lt;b&gt; &lt;/b&gt;pribadi saya yang berprofesi guru merasakan betul &lt;i&gt;gebrakan gebrakan Visi dan Misi beliau yang sangat memanusiawikan pendidikan&lt;/i&gt;&lt;b&gt;, &lt;i&gt;dengan penanaman karakter sejak dini, dimana&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt; ADAB, MORAL DAN AHLAK&lt;/span&gt; merupakan pondasi dasar pendidikan. &quot; buat apa pinter kalau bisanya minterin&quot; HARUS PINTAR MERASA BUKAN MERASA PINTAR, &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;barangkali begitu bahasa vulgarnya yang bisa ditangkap dari beliau. &lt;/i&gt;Nilai hubungan sosialpun tidak lepas dalam program program beliau&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
Seperti yang diketahui jika Presiden Jokowi hampir dapat dipastikan 
akan mengumumkan perombakan kabinet pada siang ini (27/7/16). Di antara 
sejumlah nama yang diisukan diganti, ada nama menteri yang selama ini 
dikenal memiliki rekam jejak bagus. Ia adalah Mendikbud Anies Baswedan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kabarnya Anies Baswedan akan diganti oleh kalangan profesional dari 
akademisi. Anies selama ini dikenal sebagai menteri yang jarang diterpa 
persoalan. Salah satu gebrakannya adalah dia membuat kebijakan standar 
UN bukan lagi nilai, melainkan kejujuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebijakan terakhirnya, memberikan imbauan kepada orang tua untuk 
mengantar anak di hari pertama sekolah menuai banyak apresiasi dari 
berbagai kalangan.&amp;nbsp;Lantas apakah Anies Baswedan benar-benar akan diganti
 pada reshuffle kabinet jilid II? Layak untuk disimak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan akhirnya harus 
lengser, jauh sebelum masa jabatannya berakhir. Mendikbud terkena &lt;b&gt;perombakan susunan kabinet&lt;/b&gt; yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada Rabu 27 Juli 2016, menjelang dua tahun masa pemerintahannya.&lt;br /&gt;
Anies Baswedan digantikan Muhadjir Effendy, yang merupakan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah Presiden Jokowi melakukan
 pengumuman resmi resuffle menteri di Istana Negara, para pejabat di 
kalangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkumpul di ruang kerja 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Pertemuan berlangsung 
tertutup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anies belum bersedia memberikan pernyataan hingga proses pelantikan 
menteri baru selesai dilakukan di Istana Negara. Rencananya, sekitar 
pukul 15.00 WIB, akan dilakukan acara internal di lingkungan Kemendikbud
 terkait hari terakhir masa jabatan Anies Baswedan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara keseluruhan, Presiden Joko Widodo melakukan pergeseran empat 
posisi menteri lama, dan mengganti 9 menteri. Adapun pelantikan baru 
dilakukan pada pukul 13.30 WIB ini.***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Note : Kalau saja betul Pak Anies Baswedan dilengserkan kami &quot;menghaturkan banyak Terima kasih atas apa yang sudah Bapak berikan selama ini kepada Kami , semoga Niat dan segala perbuatan tulus Bapak mendapat Ridho Dan Rahmat Allah Ta&#39;ala..amiinn.. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/pak-anies-baswedan-digantikan-jabatannya.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFvH95cyCZXTVxnb6JZo5osLiLFX0PUtze_q-4_nh0ZgeX_n5jFxQjQucQ_IGMX5LzgKSSOJdlVDy6aqEhAVstErT4ZyQIX-FchQCj2qM1VtMLzioGGDco9IDCcEhlWqljs1NSXNV1lRh3/s72-c/Reshuffle-Kabinet-Jilid-II-Anies-Baswedan-Diganti.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-2048552170919106461</guid><pubDate>Tue, 26 Jul 2016 04:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-25T21:31:40.262-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DAPODIK</category><title>CARA MENCARI NISN SISWA</title><description>&lt;div style=&quot;font-size: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEHEoaO0BJ-EAk8mP6Ik7uzNbjZIfg56bAwMMlY0va5TpQfw9Kp0EEx5k7ZkhS2ii8Fei-dsCjqxGRAYRFX2EXv71kM0VE5bljrjKJonyRKJTk9U4VZJfO43-_mgs_sGBcfqJ4kzkH365t/s1600/NISN.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEHEoaO0BJ-EAk8mP6Ik7uzNbjZIfg56bAwMMlY0va5TpQfw9Kp0EEx5k7ZkhS2ii8Fei-dsCjqxGRAYRFX2EXv71kM0VE5bljrjKJonyRKJTk9U4VZJfO43-_mgs_sGBcfqJ4kzkH365t/s400/NISN.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Nomor  Induk Siswa Nasional (NISN)&amp;nbsp; 
&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/h1&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;Suatu sa&#39;at mungkin Bapak Ibu Guru merasa kesulitan untuk mendapatkan NISN siswa, Nisn tersebut pada dasarnya muncul setelah di input data tentunya oleh Operator Sekolah yang kemudian disubcribenya data data tersebut ke Link terkait, sehingga muncullah content data. Dalam kondisi tertentu mungkin saja Bapak/Ibu guru membutuhkannya ketika operator sekolah tidak ada ditempat misalnya. Nah untuk caranya silahkan Ibu/Bapak klik link berikut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;em&gt;http://nisn.data.kemdikbud.go.id./&lt;/em&gt; lalu ikutin saja sesuai visual tampilan onlinenya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;1. Pengertian&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 40px;&quot;&gt;
Nomor  Induk Siswa Nasional adalah, kode 
pengenal identitas siswa yang bersifat unik,  standar dan berlaku 
sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan  siswa lainnya di
 seluruh sekolah Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar  Negeri; Nomor 
Induk Siswa Nasional (NISN) diberikan kepada setiap peserta didik  yang 
bersekolah di satuan pendidikan yang memiliki NPSN dan terdaftar di  
Referensi Kemendikbud. &lt;br /&gt;
  Sistem  pengelolaan NISN secara nasional oleh Pusat Data dan Statistik
 Pendidikan dan  Kebudayaan (PDSPK) Kemendikbud yang merupakan bagian 
dari program Dapodik (Data  Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan dan
 Kebudayaan. Hasil dari proses  pemberian kode identifikasi oleh PDSPK 
ditampilkan secara terbuka dalam batasan  tertentu melalui situs NISN (&lt;em&gt;http://nisn.data.kemdikbud.go.id./&lt;/em&gt;).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 1.2em; margin-left: 20px;&quot;&gt;
  2. Tujuan dan Manfaat&lt;/div&gt;
&lt;table border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;5&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
     &lt;td valign=&quot;top&quot; width=&quot;10px&quot;&gt;•&lt;/td&gt;
        &lt;td&gt;Mengidentifikasi  setiap individu siswa (peserta didik) di 
seluruh sekolah se-Indonesia secara  standar, konsisten dan 
berkesinambungan.&lt;/td&gt;
    &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
     &lt;td valign=&quot;top&quot; width=&quot;10px&quot;&gt;•&lt;/td&gt;
  &lt;td&gt;Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan  nomor induk siswa secara
 online bagi Unit unit Kerja di Kemendikbud, Dinas  Pendidikan Daerah 
hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel  berbasis 
Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.&lt;/td&gt;
    &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
     &lt;td valign=&quot;top&quot; width=&quot;10px&quot;&gt;•&lt;/td&gt;
  &lt;td&gt;Sebagai sistem pendukung program Dapodik  dalam pengembangan dan 
penerapan program-program perencanaan pendidikan,  statistik pendidikan 
dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat,  propinsi, kota, 
kabupaten hingga sekolah, seperti: Bantuan Operasional Sekolah (BOS),  
Ujian Nasional, PIP, SNMPTN.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/cara-mencari-nisn-siswa.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEHEoaO0BJ-EAk8mP6Ik7uzNbjZIfg56bAwMMlY0va5TpQfw9Kp0EEx5k7ZkhS2ii8Fei-dsCjqxGRAYRFX2EXv71kM0VE5bljrjKJonyRKJTk9U4VZJfO43-_mgs_sGBcfqJ4kzkH365t/s72-c/NISN.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-1282320387632196290</guid><pubDate>Mon, 25 Jul 2016 08:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-25T02:03:09.400-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGIATAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MADRASAH ALIYAH</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SMP</category><title>HARI PERTAMA TAHUN AJARAN 2016-2017</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPu5uD53tjyyvwuGvx0Q-7-WKHfFdpmae9LZv5EZ64d5Y5h1c4RigVc2oq9nPUFk5oA9EkrvN-PFgZh4kqGmYT0mPf22mjDm73QT2NCTKvq84ORSDCdHmdHaXvQ-gaowePjWnxhK0DZm0W/s1600/8.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPu5uD53tjyyvwuGvx0Q-7-WKHfFdpmae9LZv5EZ64d5Y5h1c4RigVc2oq9nPUFk5oA9EkrvN-PFgZh4kqGmYT0mPf22mjDm73QT2NCTKvq84ORSDCdHmdHaXvQ-gaowePjWnxhK0DZm0W/s400/8.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Senin 25-07-2016 merupakan hari pertama siswa/siswi, santriwan/ti SMP dan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin, memasuki kelas dalam tahun ajaran baru 2016 - 2016, kegiatan diawali dengan Upacara di depan Pendop o yang diikuti seluruh siswa/wi, santriwan/ti Yayasan Pendidikan Dan Sosial Hidayatus Saalikin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa sambutan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah Ibu &lt;b&gt;Khurotin,S.Pd.I&lt;/b&gt;, acara dilanjutkan dengan pembagian certificate Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Dan Pondok Pesantren kepada Siswa Dan Siswi peserta kegiatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Tahun ajaran baru ini, SMP.S Hidayatus Saalikin alhamdulilah masih diberikan kepercayaan oleh masyarakat guna menitipkan anak mereka, sehingga siswa siswi SMP juga Aliyah ada peningkatan jumlah peserta didik, dengan berbagai upaya dari Pengasuh dan Pengurus, jumlah Rombel kami bagi menjadi 5 Rombel untuk SMP dari asal 3 Rombel, dan masih 3 Rombel untuk Madrasah Aliyah.&lt;br /&gt;
Untuk Kelas VII Menjadi VII/A dan VII B dengan masing masing rombel lebih dari 20 orang, dan kelas VIII menjadi VIII/A VIII B dengan jumlah masing masing Rombel lebih dari 20 orang juga.&lt;br /&gt;
Sementara untuk kelas 9 masih 1 Rombel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin Bisa mengemban amanah ini sebaik mungkin dan terus berkontribusi yang terbaik untuk Pembuang Hulu khususnya, Hanau dan dunia pendidikan umumnya serta Ummat..amiinnn Yaa Rabbal &#39;Alamin... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keterbatasan sarana ( Meubelair ) yang asalnya &quot;lesehan&quot; diupayakan pengasuh dengan sarana seadanya&amp;nbsp; guna memenuhi Standard Sarana Dan Prasarana Pembelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya bantuan dari fihak yang terkait sangatlah kami butuhkan.</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/hari-pertama-tahun-ajaran-2016-2017.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPu5uD53tjyyvwuGvx0Q-7-WKHfFdpmae9LZv5EZ64d5Y5h1c4RigVc2oq9nPUFk5oA9EkrvN-PFgZh4kqGmYT0mPf22mjDm73QT2NCTKvq84ORSDCdHmdHaXvQ-gaowePjWnxhK0DZm0W/s72-c/8.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-649112791777784743</guid><pubDate>Tue, 19 Jul 2016 02:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-18T20:22:58.249-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGIATAN</category><title>MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI PONTREN HIDAYATUS SAALIKIN</title><description>&lt;span style=&quot;color: #262626; float: left; font-family: times; font-size: 80px; line-height: 60px; padding-right: 5px; padding-top: 1px;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;ada Tahun Ajaran Baru 2016-2017 ini, Pontren Hidayatus Saalikin mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk SMP Dan Aliyah. Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Permendikbud no.18 tahun 2016.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman Masa Orientasi Siswa ini telah
 dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik 
Indonesia melalui Peraturan Menteri (Permendikbud) Nomor 18 tahun 2016 
Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah. Pada tahun 2016 ini istilah MOS 
akan digantikan dengan nama Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa 
Baru. Dengan adanya perubahan nama tersebut, diharapkan dapat merubah 
paradigma masyarakat luas mengenai pelaksanaan MOS dahulu yang dikenal 
dengan banyaknya perpeloncoan dan banyak terjadi pelanggaran.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Masa Orientasi Siswa (MOS)&lt;/b&gt;. MOS sejak dahulu dari tahun ketahun 
sangat identik dengan kegiatan perpeloncoan, sebenarnya tujuannya bagus,
 yaitu untuk melatih mental siswa baru agar lebih kuat dan tidak 
cengeng. Namun, ternyata pribadi setiap anak berbeda-beda, ada yang 
senang menerimanya ada juga yang tidak bisa menerimanya sama sekali 
sehingga menimbulkan tekanan batin dan akhirnya terjadilah sebuah 
insiden dimana terkadang ada siswa yang sampai jatuh pingsan dan orang 
tuanya sendiri tidak terima.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrlTnf-HJGhlWN9G6gOq338d50qzzaVqYhg08OrHurWnl6j1K2so6QmTWMB1CEm5JRO1UDUSLGXKY6uHckDlHqvaJSDPDYsPYMuBRnx5vetR0fpZ1lUAjlWTFKbA5cGACnoPC7lqL63B3l/s1600/16.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrlTnf-HJGhlWN9G6gOq338d50qzzaVqYhg08OrHurWnl6j1K2so6QmTWMB1CEm5JRO1UDUSLGXKY6uHckDlHqvaJSDPDYsPYMuBRnx5vetR0fpZ1lUAjlWTFKbA5cGACnoPC7lqL63B3l/s320/16.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;MASA PENGENALAN DI HIDAYATUS SAALIKIN&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Selain itu, setelah ditelusuri dan juga banyaknya informasi yang didapat
 dari berbagai daerah mengenai penyalah gunaan kegiatan MOS ini, Oleh 
Menteri Pendidikan Bapak Anies Baswedan kegiatan MOS ini lebih 
diseragamkan lagi, Beliau memberikan himbauan pada tahun 2015 kemaren 
bahwa setiap sekolah diharapkan tidak lagi mengadakan perpeloncoan dan 
kegiatan yang berbau menyiksa siswa baru. Namun, kenyataannya masih saja
 tetap ada, meskipun sudah tidak seperti dahulu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Maka dari itu, pada tahun 2016 ini. Untuk menseragamkannya, Mendikbud 
Mengeluarkan Permendikbud nomor 18 tahun 2016 tentang tata pelaksanaan 
MOS yang sekarang diberi nama menjadi &quot;Pengenalan Lingkungan Sekolah 
Bagi Siswa Baru. Dalam permendikbud tersebut dijelaskan bahwa dalam 
pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru perlu 
dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan 
sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jadi, sudah tidak ada lagi, yang namanya perpeloncoan, membawa 
atribut-atribut aneh-aneh, kegiatan penyiksaan terhadap murid baru dan 
lain sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Supaya lebih kenal dengan istilah &quot;Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi 
Siswa Baru&quot;, yuk simak informasi dibawah ini yang juga diambil dari 
Permendikbud no.18 tahun 2016.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah kegiata pertama masuk sekolah untuk
 pengenalan program sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, 
penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tujuan dari pengenalan lingkungan sekolah adalah;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;mengenali potensi diri siswa baru;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan 
sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan 
sarana prasarana sekolah;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, 
sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, 
kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki
 nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nah, yang bertanggung jawab atas kegiatan ini adalah kepala sekolah 
langsung, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau tindakan 
melenceng (tidak sesuai) dengan Permendikbud ini maka sekolah sendiri 
yang akan menerima sanksinya. Maka dari itu, sekolah wajib menugaskan 2 
orang guru sebagai pendamping dalam kegiatan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apabila terjadi perpeloncoan maupun kekerasan lainnya dalam pengenalan 
lingkungan sekolah maka pemberian sanksi mengacu kepada Peraturan 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan
 dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan 
peraturan perundang-undangan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Maka dari itu, untuk mengetahui kegiatan-kegiatan apa saja yang tidak 
diperbolehkan dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa
 Baru, Dibawah ini ada beberapa contoh kegiatan dan atribut yang 
dilarang digunakan, yang tertera dalam lampiran di Permendikbud no.18 
tahun 2016.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;CONTOH KEGIATAN DAN ATRIBUT YANG DILARANG DALAM PELAKSANAAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aksesoris di kepala yang tidak wajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alas kaki yang tidak wajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh Aktivitas Yang Dilarang Dalam Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Memberikan tugas kepada siswa baru yang wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing-masing siswa baru.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti 
menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada
 tindak kekerasan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan 
hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi 
kembali.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Itulah tadi beberapa Informasi yang dapat dijadikan &lt;a href=&quot;http://www.bangsaku.web.id/2016/06/pedoman-mos-masa-orientasi-siswa-2016.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Panduan MOS tahun 2016&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;
 ini. Oh, iya.. jangan lupa ya untuk nama MOS sendiri sudah diubah 
menjadi Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. Beberapa 
informasi di atas, langsung diambil dari halaman Permendibud no.18 tahun
 2016. Untuk lebih jelasnya Silahkan saja unduh berkasnya pada link ini:
 &lt;a href=&quot;https://sites.google.com/site/ainamulyanabanten/Permendikbud_Tahun2016_Nomor018.zip?attredirects=0&amp;amp;d=1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;i&gt;Permendikbud no.18 tahun 2016&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/masa-pengenalan-lingkungan-sekolah-di.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrlTnf-HJGhlWN9G6gOq338d50qzzaVqYhg08OrHurWnl6j1K2so6QmTWMB1CEm5JRO1UDUSLGXKY6uHckDlHqvaJSDPDYsPYMuBRnx5vetR0fpZ1lUAjlWTFKbA5cGACnoPC7lqL63B3l/s72-c/16.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-4315979231921938608</guid><pubDate>Sun, 17 Jul 2016 02:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-16T19:11:51.839-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA PENDIDIKAN DI KALIMANTAN TENGAH</category><title>Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru</title><description>&lt;b&gt;Download Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa/Peserta Didik baru SD/SMP/SMA/SMK&lt;/b&gt;_(1) &lt;b&gt;Sekolah adalah&lt;/b&gt;
 satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh Pemerintah, 
Pemerintah Daerah, dan Masyarakat dalam bentuk sekolah dasar, sekolah 
menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, 
sekolah pada jalur pendidikan khusus, termasuk satuan pendidikan kerja 
sama. (2) &lt;b&gt;Pengenalan lingkungan sekolah&lt;/b&gt; adalah kegiatan pertama 
masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, 
cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal 
kultur Sekolah. (3) Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 
(4) Kementerian adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Demikian 
bunyi permendikbud nomor delapan belas tahun 2016 tentang pengenalan 
lingkungan sekolah. Adapun untuk pasal 2 sampai dengan 12 adalah sebagai
 berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-I9ofGLvQgAwMz2HLTzciU_axR4WGquL4v_Dw9Y_Ffi77Da2mcYCEVuLNVB6B5YqC2HCisj_Sp8jChRTzzU3P0akAps9_dvX67VfWJi3nCCCnJ6z9iUBYTEZzuHzjZox0TreCfrRfLwc/s1600/download-permendikbud-nomor-18-tahun-2016-tentang-pengenalan-lingkungan-sekolah-bagi-peserta-didik-siswa-baru.jpg&quot; title=&quot;Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;Pasal 2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Pada awal tahun pelajaran, perlu dilakukan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. mengenali potensi diri siswa baru;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan 
sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan 
sarana prasarana sekolah;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;c. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;d. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;e. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, 
sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, 
kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki
 nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
(3) Pengenalan lingkungan sekolah meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. kegiatan wajib; dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. kegiatan pilihan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
(4) Kegiatan wajib dan kegiatan pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat 
(3) dilakukan sesuai dengan silabus pengenalan lingkungan sekolah 
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak 
terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(5) Sekolah dapat memilih salah satu atau lebih materi kegiatan pilihan 
pengenalan lingkungan atau melakukan kegiatan pilihan lainnya yang 
disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(6) Sekolah melakukan pendataan tentang keadaan diri dan sosial siswa 
melalui formulir pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru yang 
diisi oleh orang tua/wali siswa yang minimal memuat:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. profil siswa yang terdiri dari identitas siswa, riwayat kesehatan, potensi/bakat siswa, serta sifat/perilaku siswa; dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. profil orangtua/wali.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
(7) Contoh formulir pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru 
sebagaimana dimaksud pada ayat (6) tercantum dalam Lampiran II yang 
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Pasal 3&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru dilaksanakan dalam 
jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari pada minggu pertama awal tahun 
pelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan hanya pada hari sekolah dan jam pelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(3) Pengecualian terhadap jangka waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud 
pada ayat (1) dapat diberikan kepada sekolah berasrama dengan terlebih 
dahulu melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai
 dengan kewenangannya disertai dengan rincian kegiatan pengenalan 
lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 4&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Kepala sekolah bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Perencanaan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah disampaikan oleh 
sekolah kepada orang tua/wali pada saat lapor diri sebagai siswa baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(3) Pengenalan lingkungan sekolah wajib berisi kegiatan yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(4) Evaluasi atas pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah wajib 
disampaikan kepada orang tua/wali baik secara tertulis maupun melalui 
pertemuan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pengenalan lingkungan
 sekolah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 5&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Pengenalan lingkungan sekolah dilakukan dengan memperhatikan hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;c. dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki 
fasilitas yang memadai; i. dilarang melakukan pungutan biaya maupun 
bentuk pungutan lainnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;d. wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;e. dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;f. wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;g. dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan 
maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas 
pembelajaran siswa; h. dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan
 dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah; dan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
(2) Contoh dari kegiatan dan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas
 pembelajaran siswa dan dilarang digunakan dalam pelaksanaan pengenalan 
lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f tercantum 
dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari 
Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(3) Penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah oleh guru 
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pada sekolah menengah pertama, 
sekolah menengah atas, dan sekolah menengah kejuruan, dapat dibantu oleh
 siswa apabila terdapat keterbatasan jumlah guru dan/atau untuk 
efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah 
dengan syarat sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) 
dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan jumlah paling banyak 2 
(dua) orang per rombongan belajar/kelas; dan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. siswa tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk dan/atau riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
(4) Dalam hal sekolah belum memiliki pengurus OSIS dan/atau MPK 
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, sekolah dapat dibantu oleh 
siswa dengan syarat sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;a. siswa tidak memiliki kecenderungan sifat buruk dan riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan; dan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;b. memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik dibuktikan 
dengan nilai rapor dan penghargaan nonakademik atau memiliki kemampuan 
manajerial dan kepemimpinan yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam 
berbagai kegiatan positif di dalam dan di luar sekolah.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Pasal 6&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib mengawasi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Apabila dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah terjadi 
pelanggaran, dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai 
kewenangannya wajib menghentikan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 7&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Pemberian sanksi atas pelanggaran terhadap Peraturan Menteri ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. sekolah memberikan sanksi kepada siswa dalam rangka pembinaan berupa:&lt;br /&gt;
1) teguran tertulis; dan&lt;br /&gt;
2) tindakan lain yang bersifat edukatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau pengurus yayasan
 sesuai kewenangannya memberikan sanksi kepada kepala/wakil kepala 
sekolah/guru berupa:&lt;br /&gt;
1) teguran tertulis;&lt;br /&gt;
2) penundaan atau pengurangan hak;&lt;br /&gt;
3) pembebasan tugas; dan/atau&lt;br /&gt;
4) pemberhentian sementara/tetap dari jabatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai kewenangannya memberikan sanksi kepada sekolah berupa:&lt;br /&gt;
1) pemberhentian bantuan dari pemerintah daerah; dan/atau&lt;br /&gt;
2) penutupan sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Menteri atau pejabat yang ditunjuk memberikan sanksi kepada sekolah berupa:&lt;br /&gt;
1) rekomendasi penurunan level akreditasi;&lt;br /&gt;
2) pemberhentian bantuan dari pemerintah; dan/atau&lt;br /&gt;
3) rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah 
tegas berupa penggabungan, relokasi, atau penutupan sekolah dalam hal 
terjadinya pelanggaran yang berulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Apabila terjadi perpeloncoan maupun kekerasan lainnya dalam 
pengenalan lingkungan sekolah maka pemberian sanksi mengacu kepada 
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang 
Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan 
dan peraturan perundang-undangan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 8&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Pemberian sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Jenis sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 tidak menghapus 
jenis sanksi lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 9&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Sekolah wajib meminta izin secara tertulis dan mendapatkan izin 
secara tertulis dari orangtua/wali calon peserta kegiatan pengenalan 
anggota baru ekstrakurikuler.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Sekolah wajib menyertakan rincian kegiatan pengenalan anggota baru 
ekstrakurikuler pada saat meminta izin secara tertulis sebagaimana 
dimaksud pada ayat (1) kepada orangtua/wali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(3) Sekolah wajib menugaskan paling sedikit 2 (dua) orang guru untuk 
mendampingi kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(4) Apabila terdapat potensi risiko bagi siswa baru dalam pengenalan 
anggota baru pada kegiatan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud pada 
ayat (1), sekolah wajib membuat pemetaan dan penanganan risiko serta 
memberitahukan kepada orangtua/wali untuk mendapat persetujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(5) Ketentuan sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 berlaku juga 
untuk pengenalan anggota baru pada kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa 
baru yang bertentangan dengan Peraturan Menteri ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 10&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
(1) Siswa, orangtua/wali, dan masyarakat dapat melaporkan dugaan 
pelanggaran atas Peraturan Menteri ini kepada Dinas Pendidikan setempat 
atau Kementerian melalui laman&lt;br /&gt;
http://sekolahaman.kemdikbud.go.id, telepon ke 021-57903020, 
021-5703303, faksimile ke 021-5733125, email ke 
laporkekerasan@kemdikbud.go.id atau layanan pesan singkat (SMS) ke 
0811976929.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) Sekolah tidak dapat menuntut secara hukum atau memberikan sanksi 
dalam bentuk apapun kepada siswa, orangtua/wali, dan masyarakat yang 
melaporkan pelanggaran sebagaimana dimaksud ayat (1) kecuali laporan 
tersebut terbukti tidak benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 11&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, Peraturan Menteri Pendidikan 
dan Kebudayaan Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Siswa Baru di 
Sekolah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pasal 12&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan 
Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selengkapnya, silakan &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://drive.google.com/file/d/0BxQ13q4Vor5hUUNlS2NNSVk3ekU/view?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Download Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian &lt;b&gt;Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Peserta Didik Baru.&lt;/b&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/permendikbud-nomor-18-tahun-2016.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-I9ofGLvQgAwMz2HLTzciU_axR4WGquL4v_Dw9Y_Ffi77Da2mcYCEVuLNVB6B5YqC2HCisj_Sp8jChRTzzU3P0akAps9_dvX67VfWJi3nCCCnJ6z9iUBYTEZzuHzjZox0TreCfrRfLwc/s72-c/download-permendikbud-nomor-18-tahun-2016-tentang-pengenalan-lingkungan-sekolah-bagi-peserta-didik-siswa-baru.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-6577688261792414105</guid><pubDate>Sat, 02 Jul 2016 11:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-07-02T04:32:15.947-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MADRASAH ALIYAH</category><title>RATIO JUMLAH IDEAL SISWA SMA/MA PER GURU SERTIFIKASI</title><description>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEge1c6hLi03DUjLjL_AW-gZ_ycE4CemfVc2NPI6cP3I0IpoHj88wS2pe9ZTprIBTLlMbsYrqLOVQi2bomNvyn9w_kA0LyXHXeFsYKvLbwWinVid4d-kSIQpMdwfeF5IzlXTK1ndfNwwTVad/s1600/SISWA-ALIYAH.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEge1c6hLi03DUjLjL_AW-gZ_ycE4CemfVc2NPI6cP3I0IpoHj88wS2pe9ZTprIBTLlMbsYrqLOVQi2bomNvyn9w_kA0LyXHXeFsYKvLbwWinVid4d-kSIQpMdwfeF5IzlXTK1ndfNwwTVad/s400/SISWA-ALIYAH.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;SISWA/WI ALIYAH HIDAYATUS SAALIKIN&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;i&gt;Rasio Ideal Siswa terhadap Guru SMA/MA Berdasarakan Permendikbud/Permendiknas/Peraturan Pemerintah: Rasio Siswa SMA per Guru Sertifikasi adalah 20:1, Rasio Siswa MA per Guru Sertifikasi adalah 15:1, Rasio Siswa per Rombongan Belajar SMA, Rasio Siswa SMA/MA per Ruang Kelas, Rasio Siswa SMA/MA per Guru Kualifikasi, Rasio Guru SMA/MA Berkualifikasi Akademik per Sekolah, Persentase Guru SMA/MA Berkualifikasi, Persentase Guru SMA/MA Bersertifikasi, Rasio Rombongan Belajar per sekolah SMA/MA&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasio Siswa SMA per Guru Sertifikasi adalah 20:1, Rasio Siswa MA per Guru Sertifikasi adalah 15:1&lt;br /&gt;
1. Rasio Siswa SMA/MA per Guru Sertifikasi&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah guru bersertifikasi pada jenjang pendidikan SMA/MA. &quot;Guru tetap pemegang sertifikat pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar disatuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya untuk jenjang SMA atau yang sederajat adalah 20:1 dan untuk untuk MA atau yang sederajat 15:1&quot;. (PP No. 74 tahun 2008 Tentang Guru yang mengacu pada SNP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Persentase Guru SMA/MA Bersertifikasi&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah guru bersertifikasi dengan jumlah guru seluruhnya pada jenjang pendidikan SMA/MA dan dinyatakan dalam persen. &quot;Guru tetap pemegang sertifikat pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar disatuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya untuk jenjang SMA atau yang sederajat adalah 20:1 dan untuk untuk MA atau yang sederajat 15:1&quot;. (PP No. 74 tahun 2008 Tentang Guru yang mengacu pada SNP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Rasio Siswa SMA/MA per Guru Kualifikasi&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah guru yang berkualifikasi S1/D-IV pada jenjang pendidikan SMA/MA. &quot;Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi&quot;. (Permendiknas No.16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Persentase Guru SMA/MA Berkualifikasi&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah guru berkualifikasi dengan jumlah guru seluruhnya pada jenjang pendidikan SMA/MA dan dinyatakan dalam persen. &quot;Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi&quot;. (Permendiknas No.16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Rasio Guru SMA/MA Berkualifikasi Akademik per Sekolah&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah guru SMA/MA berkualifikasi minimal S1/DIV dengan jumlah sekolah. &quot;Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi&quot;. (Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik Guru).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Rasio Siswa per Rombongan Belajar SMA&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah peserta didik dengan jumlah rombongan belajar pada jenjang pendidikan SMA/MA. &quot;Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran Jumlah maksimal peserta didik SMA/MA setiap rombongan belajar adalah 32 peserta didik&quot;. (Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Rasio Siswa SMA/MA per Ruang Kelas&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah ruang kelas pada jenjang pendidikan SMA/MA. Banyak minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar. Kapasitas maksimum ruang kelas 32 peserta didik. Rasio minimum luas ruang kelas 2 m2/peserta didik untuk rombongan belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Rasio Rombongan Belajar per sekolah SMA/MA&lt;br /&gt;
Perbandingan antara jumlah rombongan belajar dengan jumlah sekolah pada jenjang SMA/MA. &quot;Satu SMA/MA memiliki sarana dan prasarana yang dapat melayani minimum 3 rombongan belajar dan maksimum 27 rombongan belajar. Minimum satu SMA/MA disediakan untuk satu kecamatan&quot;. (Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007, tentang Standar Sarana Prasarana).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Akreditasi Sekolah SMA&lt;br /&gt;
Akreditasi sekolah SMA/MA adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan SMA/MA yang diberikan oleh badan yang berwenang (BAN-SM). Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik. (UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 60). &quot;Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan&quot;, (PP Nomor 19 Tahun 2005).</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/07/ratio-jumlah-ideal-siswa-smama-per-guru.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEge1c6hLi03DUjLjL_AW-gZ_ycE4CemfVc2NPI6cP3I0IpoHj88wS2pe9ZTprIBTLlMbsYrqLOVQi2bomNvyn9w_kA0LyXHXeFsYKvLbwWinVid4d-kSIQpMdwfeF5IzlXTK1ndfNwwTVad/s72-c/SISWA-ALIYAH.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-905044319778475524</guid><pubDate>Wed, 29 Jun 2016 11:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-06-29T04:52:05.509-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DAPODIK</category><title>SURAT EDARAN TENTANG PENGADAAN BUKU TEKS KURIKULUM 2013</title><description>&lt;div style=&quot;font-size: 16px; line-height: 1.5; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJWrS2zhtmGiXzeCxKHaRCukLwrlUkZ0Z_JrX5jFP72LmYEZFTLNApoRGgracQxRcOuKiW0h3bLCxlRqtg-azzKK5F-HJrFzPYvDaWrfilnxT8zi384zCboqa2MyBFhptIw6pr2NnwdMSp/s1600/bukuk13.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;290&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJWrS2zhtmGiXzeCxKHaRCukLwrlUkZ0Z_JrX5jFP72LmYEZFTLNApoRGgracQxRcOuKiW0h3bLCxlRqtg-azzKK5F-HJrFzPYvDaWrfilnxT8zi384zCboqa2MyBFhptIw6pr2NnwdMSp/s400/bukuk13.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yth. Bapak/Ibu&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dinas Pendidikan Propinsi&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
di Seluruh
Nusantara&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Assalamu alaikum warahmatullahi
wabarakatuh&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam rangka mendukung
implementasi Kurikulum 2013 (K13) untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, Direktur
Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah mengeluarkan Surat Edaran No:
10/D/KR/2016 tentang Pengadaan Buku Teks Pelajaran Bagi Sekolah Pelaksana
Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2016/2017. Surat Edaran dapat di download pada
link di berita/informasi ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian informasi yang kami
sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu serta teman-teman operator
sekalian, kami ucapkan terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&amp;nbsp;Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
Salam Satu Data,&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
Admin Dapodik SMA-SMK&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://1drv.ms/b/s%21Ahrf8ks_0VWVgSPvK8bMMjTOhUY-&quot;&gt;Surat edaran dapat didownload disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/06/surat-edaran-tentang-pengadaan-buku.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJWrS2zhtmGiXzeCxKHaRCukLwrlUkZ0Z_JrX5jFP72LmYEZFTLNApoRGgracQxRcOuKiW0h3bLCxlRqtg-azzKK5F-HJrFzPYvDaWrfilnxT8zi384zCboqa2MyBFhptIw6pr2NnwdMSp/s72-c/bukuk13.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8094414764732416144.post-4370012505401851020</guid><pubDate>Tue, 28 Jun 2016 19:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-06-28T12:02:43.944-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">BERITA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">DAPODIK</category><title>KEBIJAKAN DAPODIK 2016-2017 TENTANG PEMBERIAN NISN</title><description>&lt;b&gt;Download Surat Edaran Kemdikbud tentang Kebijakan Pengelolaan Data 
Peserta Didik dalam Pemberian NISN di Aplikasi Dapodik Tahun Pelajaran 
2016/2017&lt;/b&gt;_Surat Edaran Kemdikbud &amp;nbsp;nomor 31966/A/LL/2016 tanggal 27 
Juni 2016 &amp;nbsp;tentang pengelolaan data siswa pada tahun ajaran 2016/2017 
yang ditujukan Yth, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota u.p.
 Ketua KeIompok Kerja Pendataan Pendidikan (KK-Datadik) di seluruh 
Indonesia. Selengkapnya tentang surat edaran ini bisa Anda download pada
 tautan di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCee7JPGozmfars4YoNbzHJZxmg7hG6P2rbykN-BaGDUJUT5vpcnoh5_AReWOVhAemhCItA9tXJ-NGj1mTmNsEje2YpkQlYpR6dawmEs4XFOy5dngkSDXdg3vHtfanoQkg2v4NyRns6KQ/s1600/kebijakan-kemdikbud-tentang-pengelolaan-data-peserta-didik-nisn-pada-dapodik-2016-2017.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kebijakan Kemdikbud Tentang Pengelolaan Data Peserta Didik dalam Pemberian NISN pada Aplikasi Dapodik 2016/2017&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCee7JPGozmfars4YoNbzHJZxmg7hG6P2rbykN-BaGDUJUT5vpcnoh5_AReWOVhAemhCItA9tXJ-NGj1mTmNsEje2YpkQlYpR6dawmEs4XFOy5dngkSDXdg3vHtfanoQkg2v4NyRns6KQ/s1600/kebijakan-kemdikbud-tentang-pengelolaan-data-peserta-didik-nisn-pada-dapodik-2016-2017.jpg&quot; title=&quot;Kebijakan Kemdikbud Tentang Pengelolaan Data Peserta Didik dalam Pemberian NISN pada Aplikasi Dapodik 2016/2017&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Silakan &lt;a href=&quot;https://drive.google.com/file/d/0BxQ13q4Vor5hSGNMcUtybDRYT2M/view?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Download Surat Edaran Kemdikbud Tentang NISN di Dapodik&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan Permendikbud No: 79 Tahun 2015 tentang Dapodik dan 
memperhatikan perkembangan pengelolaan data Peserta Didik dalam 
pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Pusat Data dan Statistik 
Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) telah melakukan koordinasi dengan 
pengelola Dapo-Dikdasmen dan Dapo-PAUD-Dikmas serta Unit Kerja terkait 
lainnya dengan hasil kesepakatannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Seluruh Data Peserta Didik (PD) yang belum memiliki NISN dan telah
 mengisikan data ke dalam aplikasi Dapo-Dikdasmen pada tahun 2015, akan 
secara otomatis diberikan NISN;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Penerbitan NISN akan dilakukan oleh PDSPK di setiap tahun ajaran baru dengan ketentuan:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
a. bagi PD tingkat 1 SD. tingkat 7 SMP, dan tingkat 10 SMA/SMK dengan 
catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi Dapo-Dikdasmen 
oleh Operator Sekolah;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. bagi PD baru di sekolah TK Kelompok A dan B akan diberikan NISN 
dengan catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi 
Dapo-PAUD-Dikmas oleh Operator Sekolah;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. bagi PD jenjang kesetaraan Paket A. B. dan C akan diberikan NISN 
dengan catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi 
Dapo-PAUD-Dikmas oleh Operator Sekolah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Waktu pengisian data Peserta Didik baru ke dalam aplikasi Dapodik diatur sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
a. untuk Dapo-Dikdasmen dapat dimasukkan sebelum akhir Bulan September pada tahun ajaran yang sama;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. untuk Dapo-PAUD-Dikmas dapat dimasukkan sebelum akhir Bulan November pada tahun ajaran yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Apabila pengisian data peserta didik baru tersebut, beium selesai 
dalam batas waktu seperti yang dimaksud pada butir 3 di atas. maka 
penomoran NISN akan diberikan pada tahun ajaran berikutnya;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Bagi peserta didik yang belum memiliki NISN dan/atau pindahan 
setelah waktu yang telah ditetapkan seperti dalam butir 3 dan 4 diatur 
sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
a. berasal dari sekolah di luar Kemendikbud, dapat menghubungi Dinas 
Pendidikan Kabupaten/Kota setempat untuk pengajuan NISN peserta didik 
yang bersangkutan;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. berasal dari sekolah Luar Negeri, dapat melengkapi dokumen melalui 
Sekretariat Ditjen Dikdasmen untuk mendapatkan Surat Keterangan 
Penyetaraan. Selanjutnya diajukan penerbitan NISN oleh Setditjen 
Dikdasmen dan PDSPK akan menerbitkan NISN bagi peserta didik yang 
bersangkutan;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Hasil pengelolaan data peserta didik dapat dilihat oleh operator 
sekolah pada aplikasi VervalPD melalui laman 
vervalpd.data.kemdikbud.go.id.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehubungan dengan haI tersebut di atas, kami mohon bantuan Saudara untuk
 dapat mensosialisasikan dan menginforrnasikan kepada seluruh Operator 
Sekolah yang ada di wilayah unit kerja Saudara. Atas perhatian Saudara 
dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terimakasih.&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://sdm.data.kemdikbud.go.id/upload/dokumen/20160627013430_img-627082949.pdf&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://sdm.data.kemdikbud.go.id/&amp;nbsp;&lt;/a&gt;</description><link>http://pondokpesantrenhidayatussaalikin.blogspot.com/2016/06/kebijakan-dapodik-2016-2017-tentang.html</link><author>noreply@blogger.com (hidayatus-saalikin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCee7JPGozmfars4YoNbzHJZxmg7hG6P2rbykN-BaGDUJUT5vpcnoh5_AReWOVhAemhCItA9tXJ-NGj1mTmNsEje2YpkQlYpR6dawmEs4XFOy5dngkSDXdg3vHtfanoQkg2v4NyRns6KQ/s72-c/kebijakan-kemdikbud-tentang-pengelolaan-data-peserta-didik-nisn-pada-dapodik-2016-2017.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>