<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>ProcopyTips</title>
	<atom:link href="https://procopytips.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://procopytips.com</link>
	<description>My WordPress Blog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 18:32:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Pembunuh Mirawati Ternyata Pernah Habisi Anggota Polri Sebelum Ditembak Mati</title>
		<link>https://procopytips.com/pembunuh-mirawati-ternyata-pernah-habisi-anggota-polri-sebelum-ditembak-mati/</link>
					<comments>https://procopytips.com/pembunuh-mirawati-ternyata-pernah-habisi-anggota-polri-sebelum-ditembak-mati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:32:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=762</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Pelaku ini seorang residivis kambuhan yang pernah dipenjara atas kasus pembunuhan terhadap anggota Polri pada tahun 2014 silam,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, Iptu Hendra Gunawan.K ditangkap setelah menjadi buronan selama lebih dari sepuluh hari di wilayah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Sebagai hasil dari kerja sama antara Kepolisian Regional Kayong Utara, Kepolisian Regional Lamandau,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Pelaku ini seorang residivis kambuhan yang pernah dipenjara atas kasus pembunuhan terhadap anggota Polri pada tahun 2014 silam,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, Iptu Hendra Gunawan.K ditangkap setelah menjadi buronan selama lebih dari sepuluh hari di wilayah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Sebagai hasil dari kerja sama antara Kepolisian Regional Kayong Utara, Kepolisian Regional Lamandau, Kepolisian Kotawaringin Barat, dan Jatanras Kepolisian Kalimantan Tengah, terjadi penangkapan terhadap pelaku.</p>
<p>Hendra mengatakan bahwa pelaku telah ditangkap di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Kami melakukan pengejaran selama sebelas hari dengan bantuan berbagai satuan di Kalimantan Tengah.</p>
<p>KN berusaha kabur saat ditangkap sehingga polisi melakukan tindakan tegas. KN kritis karena luka tembak. Meskipun telah dirawat di rumah sakit, pelaku akhirnya meninggal dunia.</p>
<p>Sebelumnya, pada hari Sabtu dini hari (6/9), Mirawati ditemukan tewas di kamar basecamp perkebunan sawit di Desa Lubuk Batu, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Ia ditemukan meninggal dalam kondisi yang tidak wajar. Orang yang tinggal di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, diduga tewas dalam perampokan.</p>
<p>Menurut keterangan saksi, korban juga dianiaya oleh seseorang lelaki dengan benda tajam hingga meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan medis, banyak luka di tubuh korban yang merupakan hasil dari penggunaan benda tajam.</p>
<p>Luka-luka terletak di leher, lengan, dan paha. Polisi kemudian mengikuti indikasi awal ini hingga menemukan pelaku.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/pembunuh-mirawati-ternyata-pernah-habisi-anggota-polri-sebelum-ditembak-mati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak dan Menantunya Sendiri Mencuri Motor Ibu di Jawa Timur</title>
		<link>https://procopytips.com/anak-dan-menantunya-sendiri-mencuri-motor-ibu-di-jawa-timur/</link>
					<comments>https://procopytips.com/anak-dan-menantunya-sendiri-mencuri-motor-ibu-di-jawa-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=754</guid>

					<description><![CDATA[Ibu di Magetan, Jawa Timur, melaporkan menantunya dan anak kandungnya kepada polisi. Karena itu, pasangan suami istri berinisial IRS (23) dan RA (27) nekat mencuri sepeda motor ibunya. Kedua pelaku ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menurut Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Kasus ini dimulai dengan laporan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu di Magetan, Jawa Timur, melaporkan menantunya dan anak kandungnya kepada polisi. Karena itu, pasangan suami istri berinisial IRS (23) dan RA (27) nekat mencuri sepeda motor ibunya.</p>
<p>Kedua pelaku ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menurut Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.</p>
<p>Kasus ini dimulai dengan laporan seorang ibu bernama ES (42) yang tinggal di Desa Nduyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, bahwa sepeda motornya hilang. Laporan tersebut diterima di SPKT Polres Magetan pada hari Minggu (19/10) pagi. Erik mengatakan, &#8220;Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku adalah anak kandung korban dan istrinya.&#8221;</p>
<p>Erik mengatakan bahwa sang ibu jengkel karena anak kandung dan menantunya sering membuat masalah, sehingga dia terpaksa melaporkan mereka. Pelaku menjual sepeda motor Honda BeAT tahun 2024 warna hitam bernopol AE 4961 CF kepada seseorang di Mojokerto dengan harga sekitar 4,5 juta rupiah.</p>
<p>Erik menjelaskan bahwa kedua tersangka menjual motor ibunya yang dicuri ke seseorang di Mojokerto dengan harga Rp 4,5 juta.</p>
<p>Diduga kedua tersangka membawa kabur sepeda motor ibunya dengan kunci cadangan yang hilang sebelumnya. Pencurian dengan pemberatan diatur dalam Pasal 363 KUHP, yang mengancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun.</p>
<p>Erik menyimpulkan dengan mengatakan, &#8220;Polres Magetan mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang memerlukan bantuan petugas kepolisian melalui layanan 110 Polri.&#8221; Dengan ancaman 7 tahun penjara, Polres Magetan mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/anak-dan-menantunya-sendiri-mencuri-motor-ibu-di-jawa-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Pengembangan Kasus Korupsi Minyak Mentah, KPK Belum Tetapkan Tersangka.</title>
		<link>https://procopytips.com/dalam-pengembangan-kasus-korupsi-minyak-mentah-kpk-belum-tetapkan-tersangka/</link>
					<comments>https://procopytips.com/dalam-pengembangan-kasus-korupsi-minyak-mentah-kpk-belum-tetapkan-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Limited (Petral)/Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES) dari tahun 2009 hingga 2015. Dalam pernyataannya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa belum ada penetapan tersangka atau sprindik umum dalam kasus baru ini. KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Limited (Petral)/Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES) dari tahun 2009 hingga 2015. Dalam pernyataannya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa belum ada penetapan tersangka atau sprindik umum dalam kasus baru ini.</p>
<p>KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan baru terkait kasus dugaan korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Jadi Kilang Minyak antara tahun 2009 dan 2015. Budi mengatakan bahwa KPK menerbitkan sprindik baru karena ditemukan bahwa negara mengalami kerugian keuangan dalam kasus tersebut. Namun, dia belum mengungkapkan berapa banyak uang yang telah dihabiskan negara dalam hal ini.</p>
<p>Kerugian negara itu ditemukan oleh Budi setelah KPK mengembangkan dua kasus.<br />
Dalam kasus pertama, penyidik menemukan adanya dugaan suap pengadaan katalis di PT Pertamina (persero) tahun anggaran 2012-2014, di mana Chrisna Damayanto, Direktur Pengolahan PT Pertamina, adalah tersangka. Dalam kasus kedua, penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi lainnya berupa kerugian negara yang diakibatkan dari pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang pada periode 2012-2014.</p>
<p>Sebelumnya, telah diumumkan bahwa Bambang Irianto—mantan Managing Director Pertamina Energy Services Pte Ltd.—ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima suap sebesar 2,9 juta dolar AS.</p>
<p>Pada 10 September 2019, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan bahwa Bambang diduga telah menerima uang sekurang-kurangnya 2,9 juta dolar AS atas bantuan yang diberikannya kepada Kernel Oil terkait dengan kegiatan perdagangan produk kilang dan minyak mentah kepada PES atau PT PERTAMINA (Persero) di Singapura dan pengiriman kargo. Dalam kasus ini, Bambang dianggap melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, seperti yang diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/dalam-pengembangan-kasus-korupsi-minyak-mentah-kpk-belum-tetapkan-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Pekalongan menyelidiki pembakaran kompor yang menewaskan tiga orang.</title>
		<link>https://procopytips.com/polres-pekalongan-menyelidiki-pembakaran-kompor-yang-menewaskan-tiga-orang/</link>
					<comments>https://procopytips.com/polres-pekalongan-menyelidiki-pembakaran-kompor-yang-menewaskan-tiga-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:18:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=746</guid>

					<description><![CDATA[Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, masih menyelidiki insiden kompor meledak yang terjadi di Kecamatan Pekalongan Selatan, yang menewaskan tiga orang dan melukai satu orang dengan luka yang cukup serius. Di Pekalongan, Senin, Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Riki Yariadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara atas insiden yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, masih menyelidiki insiden kompor meledak yang terjadi di Kecamatan Pekalongan Selatan, yang menewaskan tiga orang dan melukai satu orang dengan luka yang cukup serius.</p>
<p>Di Pekalongan, Senin, Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Riki Yariadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara atas insiden yang terjadi pada Minggu sore.</p>
<p>Dia mengatakan, &#8220;Kami hari ini (Senin) mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi (Inafis).&#8221;</p>
<p>Menurut keterangan para saksi, yang didampingi Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Aries Tri Hartanto, korban memasak di kamar kontrakan yang tertutup, dan diduga ada kebocoran gas.</p>
<p>Dia mengatakan, &#8220;Ketika kompor dihidupkan dan terpantik, akhirnya terjadi ledakan dan mereka mengalami luka bakar.&#8221;</p>
<p>Satu keluarga memiliki tiga korban yang dilaporkan meninggal dunia: FI (38) meninggal pada Senin (3/11), dua anaknya, HA (3,5) meninggal pada Minggu malam (2/11), dan R (4 bulan) meninggal pada Senin (3/11).</p>
<p>Karena itu, ibu berinisial HS (31) saat ini berada dalam perawatan intensif di Rumah Sakit HA Djunaid.</p>
<p>Menurut warga setempat, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu, 2 November, sekitar pukul 15.00 WIB, saat keempat korban baru saja kembali ke rumah kos mereka.</p>
<p>Korban HS mencium bau gas di dalam kamar saat masuk.</p>
<p>Warga setempat Taufik mengatakan, &#8220;Benar saja, ketika sang suami menyalakan kompor langsung terjadi ledakan. Langsung terbakar, pintunya saat itu masih tertutup, tetapi kondisi para korban sudah terbakar sehingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/polres-pekalongan-menyelidiki-pembakaran-kompor-yang-menewaskan-tiga-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi SPPG Meruya dihentikan sementara karena dugaan keracunan siswa.</title>
		<link>https://procopytips.com/operasi-sppg-meruya-dihentikan-sementara-karena-dugaan-keracunan-siswa/</link>
					<comments>https://procopytips.com/operasi-sppg-meruya-dihentikan-sementara-karena-dugaan-keracunan-siswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:13:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=742</guid>

					<description><![CDATA[Ada kemungkinan bahwa 20 siswa SDN 01 Meruya Selatan terkena racun dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Akibatnya, Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menutup sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Meruya Selatan, Jakarta Barat. Di Jakarta, Satria Jayaputra, Kepala SPPG Meruya Selatan, menyatakan, &#8220;Kami ditutup sementara sampai hasil Labkesda keluar. Kami juga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada kemungkinan bahwa 20 siswa SDN 01 Meruya Selatan terkena racun dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Akibatnya, Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menutup sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Meruya Selatan, Jakarta Barat.</p>
<p>Di Jakarta, Satria Jayaputra, Kepala SPPG Meruya Selatan, menyatakan, &#8220;Kami ditutup sementara sampai hasil Labkesda keluar. Kami juga tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan dari BGN.&#8221;</p>
<p>Untuk alasan yang sama, SDN Meruya Selatan 01 juga menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama 10 hari.</p>
<p>Wakil Kepala SDN Meruya Selatan 01, Nur Syamsiyah, menyatakan bahwa untuk saat ini memang diberhentikan selama kurang lebih sepuluh hari.</p>
<p>Karena dua puluh siswa mendapatkan perawatan medis setelah menyantap menu MBG yang diproduksi oleh SPPG Meruya Selatan, Nur tidak dapat memastikan bahwa itu adalah akibat dari keracunan MBG.</p>
<p>Nur mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Karena itu, karena hasil belum kami terima, kami tidak dapat menentukan apakah itu keracunan atau tidak.</p>
<p>Sebelumnya, ada dugaan bahwa 20 siswa di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, Jakarta Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Menurut Siti Sofyatun, kepala SDN Meruya Selatan 01, kejadian itu terjadi pada hari ketiga sekolahnya menerima jatah MBG.</p>
<p>Saat dua puluh anak menyantap menu MBG yang terdiri dari mi, telur kecap, puding, dan beberapa item lainnya, mereka mengalami gejala mual dan pusing. Ini menunjukkan bukti keracunan.</p>
<p>Tujuh orang pergi ke RSUD karena Puskesmas Kembangan saat itu penuh. Akhirnya, kami disarankan ke RSUD Kembangan. Yang di sekolah, tiga belas anak itu dirawat oleh dokter yang sama. Siti mengatakan bahwa artinya tidak terlalu buruk.</p>
<p>Siti menduga mi atau puding adalah makanan yang menyebabkan keracunan, meskipun hasil resmi laboratorium belum keluar.</p>
<p>Puluhan siswa tersebut sekarang aman dan dapat kembali beraktivitas setelah mendapatkan perawatan. Mereka kembali ke sekolah keesokan harinya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/operasi-sppg-meruya-dihentikan-sementara-karena-dugaan-keracunan-siswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Sukabumi bernama Rene Rahmawati diduga menjadi korban perdagangan orang (TPPO) melalui modus pengantin pesanan.</title>
		<link>https://procopytips.com/orang-sukabumi-bernama-rene-rahmawati-diduga-menjadi-korban-perdagangan-orang-tppo-melalui-modus-pengantin-pesanan/</link>
					<comments>https://procopytips.com/orang-sukabumi-bernama-rene-rahmawati-diduga-menjadi-korban-perdagangan-orang-tppo-melalui-modus-pengantin-pesanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 17:28:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=738</guid>

					<description><![CDATA[Polisi Jawa Barat terus berupaya memulangkan Reni Rahmawati, warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Guangzhou, Cina. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Hendra Rochmawan mengatakan dalam keterangan tertulis pada Kamis, 25 September 2025, &#8220;Saat ini kami tengah melakukan upaya untuk membantu memulangkan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Polisi Jawa Barat terus berupaya memulangkan Reni Rahmawati, warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Guangzhou, Cina.</p>
<p>Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Hendra Rochmawan mengatakan dalam keterangan tertulis pada Kamis, 25 September 2025, &#8220;Saat ini kami tengah melakukan upaya untuk membantu memulangkan Reni dan mengungkap kasus yang diduga dilakukan sindikat TPPO.&#8221;</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada April 2025 ketika Reni Rahmawati berkenalan dengan dua pria berinisial Y dan JA melalui media sosial, yang kemudian menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di Cina. Reni dijanjikan gaji antara 15 juta dan 30 juta per bulan.</p>
<p>Korban yang tertarik dengan tawaran itu kemudian diberi kesempatan untuk membuat paspor di Bogor. Namun, setelah itu, Reni malah ditangkap dan disekap selama beberapa waktu di rumah seseorang bernama A.</p>
<p>Saat itu, Y dan JA mencari pria asing untuk menikahi Reni. Mereka meminta bantuan dari seorang pria bernama L di Jakarta.</p>
<p>Indra menyatakan bahwa Reni kemudian dinikahkan secara siri melalui panggilan video dengan seorang pria di Cina, dan dia kemudian diberangkatkan ke Cina dan tidak pernah kembali ke Indonesia.</p>
<p>Keluarga korban melaporkan kepada polisi bahwa Reni hilang pada September 2025. Hendra berkata, &#8220;Dari hasil penyelidikan, diketahui Reni saat ini berada di Guangzhou, China.&#8221;</p>
<p>Ia menyatakan bahwa timnya masih menyelidiki masalah ini, termasuk menyelidiki peran pelaku di dalam dan luar negeri, dan memastikan proses hukum berjalan hingga akhir.</p>
<p>Untuk menjamin perlindungan terhadap korban dan menindak tegas pelaku, polisi Jabar turut menggandeng berbagai lembaga terkait, termasuk kementerian dan lembaga internasional kerja sama ini.</p>
<p>Kami sangat memperhatikan kasus ini karena berkaitan dengan martabat dan keselamatan WNI di luar negeri. Dia menyatakan bahwa polisi Jabar dan jajaran tidak akan tinggal diam. Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa korban dilindungi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/orang-sukabumi-bernama-rene-rahmawati-diduga-menjadi-korban-perdagangan-orang-tppo-melalui-modus-pengantin-pesanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Ketujuh di Cianjur: Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG</title>
		<link>https://procopytips.com/kasus-ketujuh-di-cianjur-puluhan-siswa-diduga-keracunan-mbg/</link>
					<comments>https://procopytips.com/kasus-ketujuh-di-cianjur-puluhan-siswa-diduga-keracunan-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 17:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=733</guid>

					<description><![CDATA[Tidak lama kemudian, pihak SPPG menyatakan bahwa tempe yang disajikan sebagai menu MBG sudah tidak layak. Kamis, 25 September 2025, seorang guru dan 30 siswa Sekolah Dasar Negeri Taruna Bakti di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Ini adalah kasus ketujuh yang terjadi di Kabupaten&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak lama kemudian, pihak SPPG menyatakan bahwa tempe yang disajikan sebagai menu MBG sudah tidak layak.</p>
<p>Kamis, 25 September 2025, seorang guru dan 30 siswa Sekolah Dasar Negeri Taruna Bakti di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Ini adalah kasus ketujuh yang terjadi di Kabupaten Cianjur selama proyek MBG.</p>
<p>Puluhan siswa kelas 4, 5, dan 6 mengalami pusing, mual, dan muntah, sehingga mereka harus dirawat di puskesmas lokal.<br />
Setelah menerima makanan bergizi gratis, siswa di kelas 4, 5, dan 6 SDN Taruna Bakti mengalami muntah, pusing, dan mual, kata Nani Hertiani, kepala sekolah. “Awalnya hanya beberapa siswa yang mengalami gejala keracunan ini, tetapi kemudian jumlahnya bertambah hingga mencapai 30 siswa,” kata Nani kepada wartawan di Cianjur, Kamis 25 September 2025.</p>
<p>Selain puluhan siswa, Nani mengatakan bahwa satu guru juga mengalami gejala yang sama dan sempat mendapatkan penanganan mandiri di sekolah dengan meminum susu murni untuk meredakan. &#8220;Ada seorang guru sempat mencicipi menu MBG, tapi tidak sampai mendapatkan penanganan di puskesmas. Cukup dinetralisir dengan meminum susu murni,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Nani, menu MBG yang diberikan kepada siswa terdiri dari tempe, potongan ayam katsu, buncis, dan kentang sebagai pengganti karbohidrat. &#8220;Kemungkinan dari tempe, karena pihak SPPG sempat memberitahukan jika tempe yang mereka sajikan tidak layak. Tapi, terlanjur sudah dibagikan ke siswa karena pihak SPPG memberitahukannya lambat,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Petugas kami langsung menangani siswa yang bergejala, dan mereka mulai membaik kondisinya. Namun ada satu siswa yang harus dirawat di puskesmas karena kondisinya yang lemah,&#8221; kata Alit Sulastri, kepala Puskesmas Cugenang.</p>
<p>Sebanyak 30 siswa SDN Taruna Bakti mengalami gejala pusing, mual, dan mutah, kata Kapolsek Cugenang Komisaris Usep Nurdin. Dia menambahkan, &#8220;Kami belum bisa memastikan penyebabnya, tapi tadi menu makanan siswa sudah diambil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur untuk diperiksa.&#8221;</p>
<p>Usep mengatakan peristiwa itu adalah yang ketiga kali terjadi di wilayah Desa Sarampad. Beberapa siswa di SMP Budi Luhur dan SDN Salakawung sebelumnya mengalami gejala serupa. Mereka perlu mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Dia menyatakan, &#8220;Pengelola dapur MBG juga telah dimintai keterangan dalam kasus sebelumnya, dan ini sekarang kembali terjadi.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/kasus-ketujuh-di-cianjur-puluhan-siswa-diduga-keracunan-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerja tewas tertimbun longsor saat penyelidikan sesar sedang berlangsung di Demak</title>
		<link>https://procopytips.com/pekerja-tewas-tertimbun-longsor-saat-penyelidikan-sesar-sedang-berlangsung-di-demak/</link>
					<comments>https://procopytips.com/pekerja-tewas-tertimbun-longsor-saat-penyelidikan-sesar-sedang-berlangsung-di-demak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 17:14:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=729</guid>

					<description><![CDATA[Di Dukuh Sendang Delik, Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tertimbun tanah longsor menyebabkan satu korban meninggal dunia, menurut laporan dari Kepolisian Resor Demak. Di Demak, Jumat, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Demak, mengatakan bahwa korban adalah pekerja harian lepas yang membantu tim peneliti dari Badan Riset&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di Dukuh Sendang Delik, Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tertimbun tanah longsor menyebabkan satu korban meninggal dunia, menurut laporan dari Kepolisian Resor Demak.</p>
<p>Di Demak, Jumat, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Demak, mengatakan bahwa korban adalah pekerja harian lepas yang membantu tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memasang alat pendeteksi gempa di lokasi tersebut.</p>
<p>Menurutnya, ada tiga orang di tempat kejadian (TKP), terdiri dari dua pekerja dan satu peneliti BRIN. Dua orang selamat, satu pekerja dan peneliti, sedangkan satu pekerja meninggal dunia.</p>
<p>Korban meninggal dunia adalah Ahmad Zaedun (55) dari Desa Sumberejo, yang tertimbun tanah longsor saat proses pemasangan alat. Awalnya, korban masih dapat ditolong secara manual karena hanya tertimbun sebatas pinggang, tetapi ketika upaya penyelamatan berlangsung, terjadi longsor tambahan, yang menyebabkan korban tidak dapat diselamatkan.</p>
<p>Dia menyatakan bahwa hingga saat ini, timnya masih melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang menyebabkan longsor, serta protokol keselamatan kerja yang digunakan dalam penelitian tersebut.</p>
<p>Menurutnya, mereka masih menunggu keterangan dari pihak BRIN. Selain itu, karena pihak keluarga tidak dapat melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut pada jenazah, mereka tidak melakukannya.</p>
<p>Sementara itu, Kabid Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Kabupaten Demak Suprapto menggabungkan tim BPBD Demak dengan Basarnas untuk melakukan evakuasi setelah tiga orang terjebak di dalam galian tanah di Desa Sumberjo, Kecamatan Mranggen, pada Kamis (25/9).</p>
<p>Informasi awal diterima dari relawan sekitar pukul 14.00 WIB, kata dia. Segera setelah itu, BPBD mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi. Salah satunya adalah berkoordinasi dengan Basarnas Semarang dan Jepara, karena Demak termasuk dalam koordinasi Basarnas Semarang dan Jepara.</p>
<p>Dia mengatakan bahwa kejadian terjadi ketika tiga pekerja melakukan penggalian di tanah milik penduduk desa setempat. Galian tersebut berukuran 7 meter panjang, 1,5 meter lebar, dan 2 meter kedalaman.</p>
<p>Menurutnya, struktur tanah yang labil diduga menyebabkan pekerja terjebak di dalam lubang karena material longsor.</p>
<p>Upaya evakuasi dimulai pada pukul 14.30 WIB secara manual dengan alat sederhana, tetapi karena kondisi tanah yang sulit, tim juga membawa alat berat. Sekitar pukul 16.10 WIB, setelah upaya bersama tim gabungan dan warga setempat, korban berhasil dievakuasi.</p>
<p>Menurutnya, karyawan pertama ditemukan tertimbun di kedalaman 1,5 meter, tetapi nyawanya tidak tertolong. Dua karyawan lainnya berhasil selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Berbagai pihak terlibat dalam evakuasi korban, termasuk BPBD Demak, Basarnas Pos Jepara, Basarnas Pos Semarang, Polsek Mranggen, Koramil Mranggen, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sumberejo, PSC 119, RPB Anglingkusumo, TRC Anglingkusumo, perangkat desa, dan masyarakat sekitar.</p>
<p>Catatan risiko tinggi penelitian lapangan di daerah yang rentan longsor, terutama di jalur sesar aktif yang melintasi Kabupaten Kendal, Semarang, dan Demak, diperkuat oleh peristiwa ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/pekerja-tewas-tertimbun-longsor-saat-penyelidikan-sesar-sedang-berlangsung-di-demak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Duga Anak AR Tewas Akibat Kekerasan Benda Tumpul di Penjaringan</title>
		<link>https://procopytips.com/polisi-duga-anak-ar-tewas-akibat-kekerasan-benda-tumpul-di-penjaringan/</link>
					<comments>https://procopytips.com/polisi-duga-anak-ar-tewas-akibat-kekerasan-benda-tumpul-di-penjaringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 17:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=725</guid>

					<description><![CDATA[AR, seorang anak berusia delapan tahun, ditemukan membusuk di kamar kos Gateway. Polisi menemukan luka-luka di tubuh korban Anak perempuan berusia 8 tahun yang ditemukan membusuk di kamar kos di Penjaringan, Jakarta Utara. Diduga bahwa AR meninggal karena kekerasan benda tumpul. Pada Kamis, 25 September 2025, Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian Rumah Sakit Polri Kramat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>AR, seorang anak berusia delapan tahun, ditemukan membusuk di kamar kos Gateway. Polisi menemukan luka-luka di tubuh korban Anak perempuan berusia 8 tahun yang ditemukan membusuk di kamar kos di Penjaringan, Jakarta Utara. Diduga bahwa AR meninggal karena kekerasan benda tumpul.</p>
<p>Pada Kamis, 25 September 2025, Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kombes Ahmad Fauzi, menyatakan, &#8220;Sejauh ini didapati kekerasan benda tumpul.&#8221;<br />
Jenazah AR dibawa ke RS Polri pada 21 September 2025 pukul 5.42 WIB dengan surat permintaan visum dari Kepolisian Sektor Penjaringan. Pada pagi hari yang sama, pada pukul 8.15 WIB, jenazah diperiksa oleh dokter.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan lebih banyak pembusukan di area wajah AR. Fauzi mengatakan, &#8220;Wajah tampak lebih kering dan terdapat jejas dengan perabaan kasar di kulit leher kanan dan kiri.&#8221;<br />
Dokter juga menemukan luka terbuka di puncak kepala dengan resapan darah yang mencapai tulang kepala.</p>
<p>Dokter menemukan tanda-tanda penyembuhan tulang di bagian tulang iga sebelah kiri. Fauzi menyatakan, &#8220;Bagian depan didapatkan bagian tulang iga yang menonjol dengan permukaan kasar, diduga akibat proses penyembuhan tulang.&#8221;</p>
<p>“Pemeriksaan toksikologi dan histopatologi sedang dilaksanakan,” kata dokter forensik RS Polri Komisaris Besar (Kombes) dr. Hery Wijatmoko.</p>
<p>Ahad, 21 September 2025, mayat AR ditemukan. Pada awalnya, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di daerah tersebut menemukannya, dan kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Kepolisian Sektor Penjaringan.</p>
<p>Polsek Penjaringan segera melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Kepolisian Resor Jakarta Utara setelah menerima laporan tersebut.</p>
<p>Jasad ditemukan terlentang di lantai tiga Kost Ratna Sari di Jalan Arwana Raya Nomor 11C RT005/RW002, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kapolsek Penjaringan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Ady Wijaya menyatakan, &#8220;Kondisinya bersimbah darah di balik punggung, dan temuan ceceran darah yang mengering di sekitaran lantai, dan sudah membusuk, termasuk kamar sudah dalam kondisi berantakan.&#8221;</p>
<p>Lima saksi telah diperiksa oleh polisi dalam kasus ini. Selain itu, orang tua AR telah ditemukan. S, ayah anak tersebut, berusia 42 tahun, dan MKR, ibunya, berusia 35 tahun. Selain itu, dia menyatakan bahwa mereka telah berpisah empat bulan yang lalu.</p>
<p>Menurut kronologi kepolisian, awalnya sang ayah ingin bertemu dengan AR; namun, setelah menghubungi anak tersebut, ia tidak mendapatkan jawaban. Terakhir, ia pergi ke biaya tempat tinggal anak dan istrinya di Penjaringan.</p>
<p>Ia dan penduduk sekitar menemukan mayat anaknya saat tiba di tempat kejadian. S kemudian melaporkan temuan itu kepada polisi lokal. Agus mengatakan, &#8220;Saat di TKP ada bapaknya, tapi ibunya sudah tidak ada di lokasi TKP.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/polisi-duga-anak-ar-tewas-akibat-kekerasan-benda-tumpul-di-penjaringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Kasus Oplosan Beras, Bareskrim Tetapkan 36 Tersangka.</title>
		<link>https://procopytips.com/dalam-kasus-oplosan-beras-bareskrim-tetapkan-36-tersangka/</link>
					<comments>https://procopytips.com/dalam-kasus-oplosan-beras-bareskrim-tetapkan-36-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[procooadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 17:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://procopytips.com/?p=721</guid>

					<description><![CDATA[BADAN Reserse Kriminal Polri menetapkan 36 tersangka dalam kasus dugaan beras oplosan di berbagai wilayah. Puluhan tersangka itu diproses dalam 30 kasus yang berbeda. Di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Brigadir Jederal Helfi Assegaf, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, menyatakan, &#8220;Saat ini sudah 30 perkara, 36 tersangka.&#8221; Helfi mengatakan bahwa berkas dari dua tersangka&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BADAN Reserse Kriminal Polri menetapkan 36 tersangka dalam kasus dugaan beras oplosan di berbagai wilayah. Puluhan tersangka itu diproses dalam 30 kasus yang berbeda.</p>
<p>Di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Brigadir Jederal Helfi Assegaf, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, menyatakan, &#8220;Saat ini sudah 30 perkara, 36 tersangka.&#8221;</p>
<p>Helfi mengatakan bahwa berkas dari dua tersangka telah dikirim ke Kejaksaan. Penyidik dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Kepolisian Daerah Riau menangani mereka.</p>
<p>Dia juga menyatakan bahwa seluruh distributor beras premium yang diduga terlibat dalam kasus ini juga telah diperiksa oleh polisi. Dari pemeriksaan itu, beberapa orang diidentifikasi sebagai tersangka oleh polisi, tetapi mereka belum ditahan. Meskipun dia tidak menahan tersangka, dia memastikan bahwa kasus tersebut masih diselidiki. &#8220;Belum Itu masih dalam proses. Dia menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan JPU.</p>
<p>Dari 25 kasus distribusi beras sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 28 tersangka. Helfi mengatakan sebagian besar kasus tersebut terkait dengan produksi beras. Ia berharap bisnis tidak melakukan kecurangan dengan penegakan hukum. “Kami hanya menertibkan, tidak mencari-cari,” kata Helfi saat berbicara di gedung Ombudsman pada Selasa, 26 Agustus 2025. Ia meminta produsen untuk mematuhi persyaratan komposisi yang tercantum pada label kemasan barang yang didistribusikan ke masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jadi setelah digiling, beras langsung dikemas premium lalu jual,&#8221; katanya, mencontohkan produsen yang menjual produk premium meskipun tidak memiliki hasil pengujian laboratorium dan sering menjual beras kemasan 5 kilogram yang tidak sesuai dengan komposisi yang tercantum di label. temuan polisi.</p>
<p>Ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus beras yang diusut oleh Bareskrim Polri. Diduga mereka mengirimkan beras dengan kemasan yang tidak memenuhi standar mutu. Presiden Direktur PT Padi Indonesia Maju (PIM) berinisial S, Kepala Pabrik PT PIM berinisial AI, dan Kepala Kontrol Kualitas PT PIM berinisial DO adalah para tersangka. PT PIM memproduksi beras dengan merek Sania.</p>
<p>Selanjutnya, Karyawan Gunarso adalah Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Ronny Lisapaly adalah Direktur Operasional PT Tjipinang Jaya, dan RP adalah Kepala Seksi Pengendalian Kualitas PT Food Station Tjipinang Jaya. PT Food Station memproduksi beras dengan merek Setra Ramos Merah, Setra Ramos Biru, dan Setra Ramos Pulen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://procopytips.com/dalam-kasus-oplosan-beras-bareskrim-tetapkan-36-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>