<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>PPKM</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</managingEditor><pubDate>Fri, 4 Oct 2024 19:06:06 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>USAHA SESEK BAMBU PAK SANIDI</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2013/09/usaha-sesek-bambu-pak-sanidi.html</link><category>SEPUTAR PPKM</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Wed, 25 Sep 2013 08:56:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-4030163023576339613</guid><description>&lt;div class="alert"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8680486153456512947" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;Aktivitas sehari-hari Pak Sanidi adalah bersama bambu-bambu yang ada di depan rumahnya. Mulai memotog, menyigar sampai mengayam. Aktivitas Pak Sanidi adalah usaha Sesek bambu; sebuah pekerjaan yang mungkin tampak aneh di jaman sekarang, karena pada jaman sekarang rata-rata pilihan msyarakat cenderung pada membuat dinding tembok.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8680486153456512947" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisNAGDFDZfCetgJbtuoqYHq2LKPLpYk4xy6NSCoVX10xfDdjLQbTJF8zwPjSTU0w-wOhlD7l2GbrAv05Pl7mgjgYaZD5-xSxBaAA4RvC3mnxo5iddDGel-K-SkLd8ypAemIf6S1wpnzL8/s1600/foto1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisNAGDFDZfCetgJbtuoqYHq2LKPLpYk4xy6NSCoVX10xfDdjLQbTJF8zwPjSTU0w-wOhlD7l2GbrAv05Pl7mgjgYaZD5-xSxBaAA4RvC3mnxo5iddDGel-K-SkLd8ypAemIf6S1wpnzL8/s320/foto1.jpg" width="319" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun bagi Pak Sanidi mempuyai sebuah keyakinan bahwa walaupun kebanyakan orang ingin membuat rumah tembok; namun pastinya masih banyak masyarakat yang masih butuh sesek guna membangun rumahnya. Jadi Pangsa pasar usaha Pak Sanidi adalah masyarakat kurang mampu, dimana masih identik dengan rumah dengan dinding sesek bambu.

Lelaki berumur 60 Tahun dan kini sudah bercucu tiga ini dalam sehari rata-rata mampu membuat 2 buah sesek. Satu buah sesek di jual ke pasaran seharga Rp. 35.000,-  dengan rata-rata biaya operasional yang harus di keluarkan sebesar Rp. 15.000,-. dalam melakukan kegiatan usahanya Pak Sanidi melakukanya sendiri. Profesi ini sudah di tekuni Pak sanidi 5 Tahun terakhir ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Awalnya Pak Sanidi bekerja sebagai Kuli Bangunan; namun karena factor usia maka tenaga Pak Sanidi sudah tidak begitu kuat lagi untuk bekerja sebagai Kuli Bangunan sehingga Pak Sanidi memutuskan untuk membuat usaha kecil-kecilan guna mengisi waktu di sisa usianya.

&lt;span class="fullpost"&gt;Kendala yang di hadapi Pak Sanidi adalah masalah modal untuk membeli bahan baku berupa Bambu lonjoran dan pengadaan alat kerja. Karena terkadang ketika harus “Kulakan” bambu, Pak Sanidi harus menunggu sesek-seseknya laku terjual.

Rencananya melalui Program PPKM, Pak Sanidi berharap banyak dapat memperoleh modal usaha guna mengembangkan usahanya. Karena Program PPKM melalui UPKu mungkin satu-satunya lembaga keuangan yang layak dan mampu di akses oleh usaha kecil. Pak Sanidi berharap bahwa nantinya PPKM akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Semoga….


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisNAGDFDZfCetgJbtuoqYHq2LKPLpYk4xy6NSCoVX10xfDdjLQbTJF8zwPjSTU0w-wOhlD7l2GbrAv05Pl7mgjgYaZD5-xSxBaAA4RvC3mnxo5iddDGel-K-SkLd8ypAemIf6S1wpnzL8/s72-c/foto1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BANTUAN JAMBAN : ANUGRAH BAGI MBAH JAKIRAH</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2013/09/bantuan-jamban-anugrah-bagi-mbah-jakirah.html</link><category>SEPUTAR PPKM</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Wed, 25 Sep 2013 08:31:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-3530271272891061383</guid><description>&lt;div class="alert" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang pasti memimpikan mendapatkan kehidupan yang layak baik di masa kecil, masa muda maupun masa tua. Namun tidak semua orang merasakan nikmat kecukupan tersebut dan terkadang harus merasakan pahitnya hidup berada dalam garis kemiskinan. Bagi Rumah tangga Miskin mungkin duka nestapa dalam keseharian sudah merupakan bagian menu sehari-hari dan beranggapan bahwa memang sudah di takdirkan menjadi orang miskin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD5MtfLzOA7fxoItuV7WEWemjWE0nGstXhaaztXaqIoXmRxzoxapEkAmbOSgb2lo9GuiJXjMvvKLZ0U-jQrSB2LYPWf0oLQKWRpisgVB8PdfcQ2G-n95nQKIkxMA3Q9URg6PU3O8tEww4/s1600/foto.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD5MtfLzOA7fxoItuV7WEWemjWE0nGstXhaaztXaqIoXmRxzoxapEkAmbOSgb2lo9GuiJXjMvvKLZ0U-jQrSB2LYPWf0oLQKWRpisgVB8PdfcQ2G-n95nQKIkxMA3Q9URg6PU3O8tEww4/s320/foto.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mbah Jakirah adalah wanita tua renta yang kini sudah berusia 80 Tahun merupakan salah satu warga Desa Tunggulrejo yang masuk dalam data PPLS 2008. Mbah Jakirah hidup seorang diri  mendiami rumahnya; putra-putrinya sudah berkeluarga dan mencari kehidupan sendiri bersama rumah tangganya. Berdasarkan keterangan dari tetangga sebelah.  Alasan mbah Jakirah harus hidup sendiri di sisa usianya karena rata-rata putra-putrinya kondisinya juga masih kekurangan dalam mencukupi kebutuhan keluarganya, sehingga mbah Jakirah tidak mau menjadi beban bagi putra-putrinya. Mbah Jakirah mmegang Prinsip selama masih bisa berusaha sendiri maka mbah jakirah akan tetap hidup mandiri sampai tutup usia.

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mbah Jakirah jualan jajanan ringan di rumahnya yang hasilnya tak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Untungnya terkadang walau tidak rutin, putra-putrinya masih bersedia membantu memberikan bantuan keuangan ala kadarnya guna menunjang hidup mbah Jakirah.

&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam kondisinya yang sudah tua renta ada satu hal yang membuat mbah Jakirah merasa menderita dalam menjalani hidup; yaitu ketika harus membuang air besar, mbah Jakirah harus berjalan turun ke sungai dengan jalanan yang susah bagi orang seusia mbah Jakirah. Belum kalau buang hajat/air besar itu pada malam hari tentu tidak bisa dibayangkan derita mbah Jakirah. Harapan terbesar beliau adalah bagaimana mempunyai sebuah Jamban sendiri yang mana itu merupakan kebutuhan penting bagi dirinya karena keterbatasan fisik yang mulai lemah.

Ucapan syukur kepada Allah SWT tak henti-hentinya terucap oleh mbah Jakirah, waktu di beritahu bahwa dirinya merupakan calon penerima bantuan Jamban dari Program PPKM Provinsi Jatim tahun 2011. Mbah Jakirah juga berharap bahwa orang-orang kecil selalu di openi oleh pemerintah biar bisa hidup secara layak. Tentu bagi mbah Jakirah; bantuan jamban adalah anugrah..


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD5MtfLzOA7fxoItuV7WEWemjWE0nGstXhaaztXaqIoXmRxzoxapEkAmbOSgb2lo9GuiJXjMvvKLZ0U-jQrSB2LYPWf0oLQKWRpisgVB8PdfcQ2G-n95nQKIkxMA3Q9URg6PU3O8tEww4/s72-c/foto.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/06/program-peningkatan-keberdayaan.html</link><category>SEPUTAR PPKM</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Wed, 16 Jun 2010 19:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-6545285156432297332</guid><description>&lt;p style="font-weight: bold; text-align: center;" class="alert"&gt;PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;(PPKM) PROVINSI JAWA TIMUR&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LATAR BELAKANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan pada hakekatnya adalah permasalahan klasik namun senantiasa menjadi isu yang aktual terutama tentang bagaimana pendekatan dan strategi yang tepat untuk menanggulanginya. Salah satu konsepsi dan paradigma yang saat ini cukup populer dikembangkan adalah melalui pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat pada dasarnya bertujuan mewujudkan kesejahteraan, kedaulatan dan kemandirian.  Kesejahteraan tercermin dari peningkatan kualitas hidup lahir batin dan kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, terutama di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan.  Kedaulatan terbentuk dari derajad  partisipasi yang mampu dilakukan masyarakat dalam pengambilan keputusan pembangunan.  Sedangkan kemandirian terwujud dari kemampuan swadaya dan gotong-royong masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sendiri melalui  pendayagunaan segenap potensi baik sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan masyarakat, modal finansial maupun modal sosial yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mendukung pencapaiannya secara optimal maka  aktifitas pembangunan desa dan kelurahan memerlukan adanya faktor penggerak dari dalam masyarakat itu sendiri (inner will) berupa kemauan untuk berpartisipasi sekaligus mendayagunakan kemampuan swadaya dan gotong royong dalam rangka mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini diperlukan fasilitasi  penumbuhan komitmen, kesediaan sekaligus prakarsa nyata dari masyarakat  agar mampu berpartisipasi aktif dalam pengelolaan pembangunan (community based participation)  yang dimulai dengan mendayagunakan segenap potensi yang dimilikinya (resourches based development).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen yang kuat untuk melaksanakan Program Penanggulangan Kemiskinan yang diberi istilah menyejahterakan wong cilik sebagai ikon kultural yang bagi masyarakat miskin di Jawa Timur. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam RPJMD Jawa Timur Tahun 2009-2014 yang menjelaskan bahwa visi  dan misi pembangunan daerah  adalah terwujudnya Jawa Timur yang makmur dan berakhlaq dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dan misi pembangunan daerah adalah mewujudkan Makmur bersama Wong Cilik melalui APBD untuk Rakyat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi penanggulangan kemiskinan di Jawa Timur difokuskan pada: (i) pemberian bantuan langsung (cash transfer) pada RTM yang berkategori sangat miskin dan miskin yang berdasarkan data PPLS 2008 sangat miskin sebesar 481.048 RTM (16%) dan miskin 1.249.716 RTM (41%), (ii) pemberdayaan masyarakat terutama ditujukan pada rumah tangga hampir miskin (near poor) yang berdasarkan data PPLS 2008 sebesar 1.346.424 RTM (43%), (iii) pengembangan usaha mikro dan  kecil terutama ditujukan pada kelembagaan usaha yang feasible tetapi belum bankable yang selama ini digeluti oleh masyarakat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (PPKM) merupakan program yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian usaha ekonomi produktif masyarakat Desa/Kelurahan melalui pengembangan skala usaha dan peningkatan pendapatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar RTM sesuai dengan kebutuhan. Melalui program tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan kemampuan serta kemandirian RTM berkategori sangat miskin, miskin, serta mendekati miskin, serta menjaga keberadaan RTM berkategori mendekati miskin serta miskin agar tidak menurun menjadi sangat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program tersebut dirancang berdasarkan basis data yang akurat, dilaksanakan secara berkesinambungan dengan sasaran yang jelas, mekanisme kegiatan yang sistematis, serta indikator keberhasilan yang terukur. Tahapan mekanisme dalam pelaksanaan PPKM dirancang agar dapat melibatkan partisipasi aktif dari RTM dengan dipadu modal sosial serta sumberdaya yang dimiliki  sehingga dalam realisasi kegiatan akan benar-benar tepat pelaksanaan, tepat tujuan, tepat sasaran, tepat waktu, serta tepat manfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PPKM bertujuan mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian usaha ekonomi produktif masyarakat Desa/Kelurahan melalui pengembangan skala usaha dan peningkatan pendapatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar RTM sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUAN KHUSUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;   Meningkatkan peranserta aktif RTM dalam pengambilan keputusan pembangunan secara terbuka, demokratis dan bertanggungjawab.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan kemampuan usaha dan peluang berusaha dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi RTM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menciptakan kesempatan kerja melalui pengembangan usaha dalam rangka mengatasi pengangguran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kualitas rumah tinggal RTM dan sarana prasarana usaha sebagai investasi yang mendukung pengembangan ekonomi lokal dan penanggulangan kemiskinan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menguatkan kapasitas kelembagaan agar berfungsi dan berperan optimal sebagai pengelola program penanggulangan kemiskinan maupun pengelolaan pembangunan desa/ kelurahan pada umumnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan kemitraan antar-stakeholders dalam rangka mewujudkan keterpaduan dan keberlanjutan program penanggulangan kemiskinan secara partisipatif.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUANG LINGKUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tahap Awal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Awal PPKM dialokasikan pada lokasi baru yang dimaksudkan untuk memberikan landasan bagi pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan dengan lingkup kegiatan meliputi kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat, melalui:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kegiatan Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) RTM meliputi :&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;         Simpan Pinjam (UEP-SP) untuk RTM kategori miskin dan mendekati miskin berupa permodalan dan pengembangan sarana prasarana usaha yang didukung oleh Lembaga Keuangan Mikro yang mampu memberikan layanan permodalan secara mudah, murah dan cepat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas usaha dan kualitas pekerjaan RTM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;         Hibah Bergulir (UEP-Hibah Bergulir) untuk RTM sangat miskin berupa hibah ternak sebagai sarana pengembangan modal sosial dan mendorong terciptanya interaksi sosial antar RTM;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kegiatan dukungan penyediaan Sarana dan Prasarana RTM (Sarpras RTM) meliputi antara lain: perbaikan Rumah Tinggal RTM dan lingkungannya dalam bentuk plesterisasi / perbaikan rumah, jamban keluarga, dan air bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;    Kegiatan peningkatan SDM adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial demi mendukung penciptaan peluang usaha baru dan pengembangan usaha yang telah ada.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tahap Penguatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahap penguatan PPKM dialokasikan pada komunitas/Pokmas RTM di sejumlah Desa/Kelurahan yang telah mendapatkan alokasi pada tahun sebelumnya. Tahap Penguatan antara lain meliputi:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;   Menguatkan kapasitas kelembagaan UPKu agar berfungsi dan berperan optimal sebagai pengelola program penanggulangan kemiskinan maupun lembaga pelayanan keuangan di Desa/ Kelurahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   Mengembangkan kemampuan usaha dan peluang berusaha bagi RTM kategori miskin dan mendekati miskin yang menjadi anggota Pokmas UEP dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   Mengembangkan usaha layanan sosial melalui sistem keterjaminan sosial bagi RTM kategori sangat miskin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   Mengembangkan jaringan usaha ekonomi dengan berbagai pihak untuk mendukung peningkatan perekonomian perdesaan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/06/pemberdayaan-masyarakat-pedesaan.html</link><category>BUDIDAYA TERNAK</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Thu, 10 Jun 2010 19:34:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-3332627574750653801</guid><description>&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold;" class="alert"&gt;&lt;span&gt;PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN BERBASIS TEKNOLOGI  IB KAMBING BOER (KAMBING TIPE DAGING) UNTUK MASA DEPAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://ppkm-jatim.com/"&gt;www.ppkm-jatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0176UWi70zIj7I6bRzjWLRyoffUC1k-LVnc2Kn4JI3OUYccvGwgHr7x5ym66QIfE4hDU5S5sTcevoa9X4InM_HJ3-lLHMNZ_YM-UoMKmZZmn6Rjyfb0sLzrVwLvkCzv0v_QuVo5ATYTc/s1600/boer-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 257px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0176UWi70zIj7I6bRzjWLRyoffUC1k-LVnc2Kn4JI3OUYccvGwgHr7x5ym66QIfE4hDU5S5sTcevoa9X4InM_HJ3-lLHMNZ_YM-UoMKmZZmn6Rjyfb0sLzrVwLvkCzv0v_QuVo5ATYTc/s320/boer-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481343527232327634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kambing Boer berasal dari Afrika Selatan dan perkembangan populasinya tercatat sejak lebih dari 65 tahun yang lalu. Kata ”Boer” artinya petani.&lt;br /&gt;Kambing ini adalah satu-satunya kambing jenis pedaging yang ada di dunia karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Dapat dipasarkan    ketika bobot badannya   35 - 45 kg saat berumur 5 – 6 bulan. Pertambahan berat badannya antara 0,2 – 0,4 kg per hari. Keragaman ini bergantung pada banyaknya susu dari induk serta mutu pakan sehari-harinya. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing Boer lebih tinggi dan mencapai 48% - 50% dari berat badannya.&lt;br /&gt;Kambing Boer dapat  dikenali dengan mudah dari tubuhnya  yang lebar, panjang, bulat, ditutupi oleh rambut yang putih, berkaki pendek, hidung yang tidak pesek, telinga yang panjang, kepala   berwarna coklat kemerah-merahan atau coklat muda hingga coklat tua. Beberapa kambing Boer memiliki garis putih yang ada diwajahnya. Kulitnya berwarna  coklat yang melindungi dirinya dari penyakit kulit akibat sengatan sinar matahari. Kambing ini sangat  suka berjemur  disiang hari. Kambing Boer jantan maupun betina semuanya bertanduk.&lt;br /&gt;Kambing Boer dapat hidup pada temperatur   lingkungan yang ekstrim, mulai dari suhu sangat dingin (-25oC) hingga sangat panas (43oC) dan mudah beradaptasi pada perubahan temperatur lingkungan. Tahan terhadap penyakit. Kambing Boer dapat hidup dikawasan semak belukar, lereng gunung  yang berbatu atau padang rumput. Secara alamiah Kambing Boer adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KARATERISTIK KAMBING BOER JANTAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boer Jantan mempunyai   bentuk badan yang tegap dan kokoh. Mulai dari badan bagian depan hingga belakang  dipenuhi  dengan otot. Kambing Boer Jantan juga dapat menjadi hewan yang jinak, terutama jika terus berada disekitar manusia sejak lahir. Bobot badan dewasanya, saat berumur 2 – 3 tahun, dapat mencapai 120 – 150 Kg. Kambing Boer suka jika digaruk atau diusap dibagian belakang  telingannya hingga punggung dan sisi perutnya. Dapat  ditangani dengan mudah dengan memegang tanduknya. Namun, sebaiknya tidak mendorong bagian depan kepalanya karena Kambing Boer  akan menjadi agresif. Kambing Boer  juga dapat dilatih untuk dituntun dengan tali.&lt;br /&gt;Kambing Boer Jantan dikawinkan setiap saat sepanjang tahun. Namun, aktivitasnya lebih meningkat pada malam hari. Bau kambing jantan sangat tajam  dan ini berfungsi untuk menarik perhatian  kambing betina. Seekor pejantan siap dikawinkan saat berumur 7-8 bulan. Disarankan  bahwa satu pejantan tidak melayani lebih dari 8-10 betina   sampai pejantan itu berusia satu tahun lebih. Kambing Boer Jantan yang telah     dewasa (2 – 3 tahun) dapat melayani 30 – 40 betina. Pejantan sebaiknya dipisahkan dari kambing betina ketika berusia 3 bulan agar tidak terjadi  perkawinan yang tidak direncanakan. Setiap ekor dapat berfungsi sebagai pejantan yang baik hingga 7 – 8 tahun.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KARATERISTIK KAMBING BOER  BETINA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boer betina tumbuh seperti kambing yang jantan, tetapi lebih terlihat feminin dengan kepala dan leher yang agak lonjong. Kambing Boer  sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Dapat dikawinkan ketika  berusia 10 – 12 bulan, tergantung dari ukuran tubuhnya. Usia kebuntingannya  adalah 5 bulan. Mampu melahirkan cempe sebanyak tiga kali dalam dua tahun. Betina berusia satu tahun dapat menghasilkan 1 – 2 anak. Setelah beranak yang pertama, dapat mempunyai anak kembar dua, tiga, bahkan empat. Induk Kambing Boer  dapat menghasilkan  lemak susu yang sangat tinggi untuk anak-anaknya. Ketika anaknya berusia 2,5 – 3,5 bulan maka air susu induk mulai mengering. Jumlah putingnya adalah 2 atau 4. Jika berputing 4 maka sangat mungkin bahwa tidak semuanya menghasilkan susu. Sebagai induk yang tidak mengenal musim kawin maka tiga bulan setelah melahirkan akan siap untuk dikawinkan lagi. Birahinya mudah diketahui dari pergerakan ekornya yang lebih cepat dari biasanya atau sering disebut ”flagging”. Kambing betina   dapat menjadi induk  yang baik hingga 5 – 8 tahun. Bobot badan dewasanya mencapai 80 – 90 Kg pada umur 2 – 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERKAWINAN  SILANG DENGAN KAMBING LOKAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kambing yang diternakkan di Indonesia adalah berbagai varietas jenis kambing perah. Jika Kambing Boer Jantan dikawinkan dengan kambing lokal, baik secara kawin alam atau secara kawin suntik, hasil persilangannya (F1) yang memiliki 50% genetik Kambing Boer sangatlah mengagumkan. Keturunan F1  ini akan memiliki   genetik dari Kambing Boer yang kuat. Ukuran  tubuh dan tingkat pertumbuhannya tergantung pada jenis  kambing lokal yang dikawinsilangkan. Tergantung dari mutu pakannya, hasil silangan jantan dapat  mencapai berat untuk dipasarkan yaitu 35 – 45 Kg dalam enam sampai delapan bulan dengan jumlah daging yang lebih banyak   dibandingkan jenis kambing lokal dengan usia yang sama. Penting difahami  bahwa protein membentuk otot. Untuk itu maka sebaiknya  jagung, tanaman  leguminosa, dan rumput yang tersedia lokal digunakan sebagai sumber  protein dalam pakan. Pada usia satu minggu, hendaknya anak kambing juga mendapatkan makanan yang sama dengan yang diberikan kepada induknya..&lt;br /&gt;Sangat disarankan agar Kambing Boer jantan hasil persilangan dikastrasi/dikebiri. Hal ini untuk mengurangi resiko perkawinan yang tidak direncanakan dan untuk mendapatkan pertumbuhan yang tinggi sehingga segera mencapai berat jual kambing pedaging. Pada usia 6 – 8 bulan,  Kambing Boer sudah siap untuk dipasarkan. Untuk kambing betina F1 dapat di catatkan ke Registrasi Kambing Boer Indonesia dan memperoleh sertifikat yang menyatakan garis keturunannya dari Kambing Boer. Ketika kambing betina ini mencapai usia satu  tahun, tergantung dari tingkat  pertumbuhannya,  dapat dikawin silangkan lagi dengan pejantan Kambing Boer yang garis keturunannya berbeda.&lt;br /&gt;Cempe yang lahir (F2) akan membawa 75% genetik Kambing Boer. Kambing Boer Jantan F2 hendaknya dikastrasi/dikebiri lalu dijual untuk dagingnya. Kambing Boer betina F2 saat berumur satu tahun dapat dikawinkansilangkan lagi dengan pejantan Kambing Boer yang berbeda dari ayah atau kakeknya. Keturunannya (F3) adalah anak-anak Kambing Boer dengan 87,5% genetik Kambing Boer. Generasi selanjutnya (F4) menjadi 93,75% lalu generasi kelima (F5) memiliki 96,875% (97%) genetik Kambing Boer. Kambing-kambing  F5 ini, dalam sertifikat pencatatan dapat dinyatakan sebagai  ”Kambing Boer Galur Murni”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELAYANG PANDANG KAMBING BOER (TIPE PEDAGING)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kambing Boer asalnya dari Afrika Selatan. Kambing Boer yang ada di Fapet Unibraw adalah     kambing Boer Murni dan bersertifikat yang didatangkan dari Breeder Australia, terdiri atas 6 (enam) galur / garis keturunan  sbb :&lt;br /&gt;a.KOVIN&lt;br /&gt;b.BANJO&lt;br /&gt;c.KLEIN DIAMOND&lt;br /&gt;d.HIGHLAND&lt;br /&gt;e.TYSON&lt;br /&gt;f.TARSAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Keunggulan kambing Boer adalah kambing ini tipe pedaging; bentuknya kompak, warna bulu bagian tubuh putih dan bagian leher sampai kepala coklat, berat dewasa jantan mencapai 140 kg, berat lahir tinggi 4-5 kg, tipe kelahiran rata-rata 2 (twins), pertumbuhan cepat, mudah beradaptasi dengan lingkungan setempat, rendah lemak, toleransi dengan pakan berkualitas rendah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Karkas Kambing boer murni bisa mencapai (48-52 %),&lt;br /&gt;4.Kambing Boer jantan bila di silangkan dengan kambing lokal pada keturunan pertama (F-1) mempunyai keunggulan: Berat lahir  (30-40 %) lebih tinggi berat lahir kambing lokal; Pertambahan berat badan per hari umur sebelum sapih mencapai 200 gr/hari, umur setelah disapih 125-150 gr/hari, warna bulu masih bervariasi.&lt;br /&gt;5.Karkas Kambing hasil persilangan dengan kambing boer (F-1) bisa mencapai (48-50 %), dan mempunyai warna daging yang cerah,&lt;br /&gt;6.Cempe hasil inseminasi buatan, tipe kelahiran twins dam triplet&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0176UWi70zIj7I6bRzjWLRyoffUC1k-LVnc2Kn4JI3OUYccvGwgHr7x5ym66QIfE4hDU5S5sTcevoa9X4InM_HJ3-lLHMNZ_YM-UoMKmZZmn6Rjyfb0sLzrVwLvkCzv0v_QuVo5ATYTc/s72-c/boer-1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jenis Ternak Kambing Yang ada di Indonesia</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/05/jenis-ternak-kambing-yang-ada-di.html</link><category>BUDIDAYA TERNAK</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Wed, 12 May 2010 02:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-7113500117254415811</guid><description>Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah “Bulan sabit yang subur” dan Turki) dan Eropa. Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter – 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter – 15 sentimeter. Bobot yang betina 50 kilogram – 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang berbatu-batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Di alam aslinya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua, sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing berbeda dengan domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perkembangbiakan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari. Dewasa kelaminnya dicapai pada usia empat bulan. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jenis-jenis Kambing yang di ternakkan di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kambing kacang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/kacang-11.jpg"&gt;&lt;img style="text-align:center; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 315px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/kacang-11.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Badannya kecil. Tinggi gumba pada yang jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter, sedangkan yang betina 56 sentimeter. Bobot pada yang jantan bisa mencapai 25 kilogram, sedang yang betina seberat 20 kilogram. Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek. Baik betina maupun yang jantan memiliki dua tanduk yang pendek.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kambing kacang merupakan kambing lokal Indonesia, memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap kondisi alam setempat serta memiliki daya reproduksi yang sangat tinggi. Kambing kacang jantan dan betina keduanya merupakan tipe kambing pedaging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/kacang-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 315px; height: 250px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/kacang-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Tubuh kambing relatif kecil dengan kepala ringan dan kecil.&lt;br /&gt;   2. telinga pendek dan tegak lurus mengarah ke atas depan.&lt;br /&gt;   3. pada umumnya memiliki warna bulu tungga yakni: putih, hitam dan coklat, serta adakalnya campuran dari ketiganya.&lt;br /&gt;   4. kambing jantan maupun betina meiliki tanduk.&lt;br /&gt;   5. Berat tubuh jantan dewasa dapat mencapai 30 Kg, serta betina dewasa mencapai 25 Kg.&lt;br /&gt;   6. memiliki bulu pendek pada seluruh tubuh, kecuali pada ekor dan dagu, pada kambing jantan juga tumbuh bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.  Kambing Etawa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/ettawa-1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/ettawa-1.jpeg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Kambing Etawa didatangkan dari India yang disebut kambing Jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing Etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai sebagai kambing “Peranakan Etawa” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.  Kambing Jawarandu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Jawarandu merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Kambing ini memliki ciri separuh mirip kambing Etawa dan separuh lagi mirip kambing Kacang. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Jawa Randu memiliki nama lain Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan. Merupakan hasil silangan dari kambing peranakan ettawa dengan kambing kacang, sifat fisik kacang lebih dominan. Baik jantan atupun betina merupakan tipe pedaging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/11/jawa-randu-3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik:&lt;br /&gt;   1. Memiliki tubuh lebih kecil dari kambing ettawa, dengan bobot kambing jantan dewasa dapat lebih dari 40 Kg, sedangkan betina dapat mencapai bobot 40 Kg.&lt;br /&gt;   2. Baik jantan maupun betina bertanduk.&lt;br /&gt;   3. Memiliki telinga lebar terbuka, panjang dan terkulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Kambing Saanen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memliki tanduk. Warna bulunya putih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan jenis kambing penghasil susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berasal dari lembah Saanen Swiss bagian barat. Merupakan jenis kambing terbesar di Swiss. Sulit berkembang di wilayah tropis karena kepekaannya terhadap matahari. Ciri-ciri telinga tegak dan mengarah ke depan, bulu dominan putih, kadang2 ditemui bercak hitam pada hidung, telinga atau ambing. Produksi susu 740 kg/ms laktasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/saanen-3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesi jenis kambing ini di silangkan lagi denga jenis kambing lain yang lebih resisten terhadap cuaca tropis, misalnya dengan jenis etawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.  KAMBING MARICA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Marica adalah suatu variasi lokal dari Kambing Kacang&lt;br /&gt;Kambing Marica yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endargement). Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica punya potensi genetik yang mampu beradaptasi baik di daerah agro-ekosistem lahan kering, dimana curah hujan sepanjang tahun sangat rendah. Kambing Marica dapat bertahan hidup pada musim kemarau walau hanya memakan rumput-rumput kering di daerah tanah berbatu-batu.Ciri yang paling khas pada kambing ini adalah telinganya tegak dan relatif kecil pendek dibanding telinga kambing kacang. Tanduk pendek dan kecil serta kelihatan lincah dan agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.  KAMBING SAMOSIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan sejarahnya kambing ini dipelihara penduduk setempat secara turun temurun di Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Kambing Samosir pada mulanya digunakan untuk bahan upacara persembahan pada acara keagamaan salah satu aliran kepercayaan aninisme (Parmalim) oleh penduduk setempat. Kambing yang dipersembahkan harus yang berwama putih, maka secara alami penduduk setempat sudah selektif untuk memelihara kambing mereka mengutamakan yang berwarna putih. Kambing Samosir ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekosistem lahan kering dan berbatu-batu, walaupun pada musim kemarau biasanya rumput sangat sulit dan kering. Kondisi pulau Samosir yang topografinya berbukit, ternyata kambing ini dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terhadap kambing spesifik lokal yang ada di Kabupaten Samosir Sumatera Utara dilakukan untuk mengetahui karakteristik morfologik tubuh. Pengamatan ini dilakukan secara langsung dilapangan melalui pengukuran morfologik tubuh. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Dari hasil yang diperoleh karakteristik morfologik tubuh kambing dewasa yaitu rataan bobot badan betina 26,23 kurang lebih 5,27 kg; panjang badan 57,61 kurang lebih 5,33 cm; tinggi pundak 50,65 kurang lebih 5,28 cm; tinggi pinggul 53,22 kurang lebih 5,43 cm; dalam dada 28,67 kurang lebih 4,21 cm dan lebar dada 17,72 kurang lebih 2,13 cm. Berdasarkan ukuran morfologik tubuh, bahwa kambing spesifik lokal Samosir ini hampir sama dengan kambing Kacang yang ada di Sumatera Utara, yang membedakannya terhadap kambing Kacang yaitu penotipe warna tubuh yang dominan putih dengan hasil observasi 39,18% warna tubuh putih dan 60,82% warna tubuh belang putih hitam. Dari warna belang putih hitam didapatkan rataan sebaran warna berdasarkan luasan permukaan tubuh 92,68% kurang lebih 4,23% warna putih dan 7,32 kurang lebih 4,11% warna hitam. Jenis kambing jantan berwarna putih sangat diperlukan untuk acara ritual dan adat kebudayaan setempat (parmalim). Pemberian nama kambing Samosir pada saat ini masih secara lokal dan dikenal dengan nama Kambing Putih atau Kambing Batak. Kata Kunci: Morfologik Tubuh, Spesifik Lokal Samosir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. KAMBING MUARA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Muara dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Propinsi Sumatera Utara. Dari segi penampilannya kambing ini nampak gagah, tubuhnya kompak dan sebaran warna bulu bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam. Bobot kambing Muara ini lebih besar dari pada kambing Kacang dan kelihatan prolifik. Kambing Muara ini sering juga beranak dua sampai empat sekelahiran (prolifik). Walaupun anaknya empat ternyata dapat hidup sampai besar walaupun tanpa pakai susu tambahan dan pakan tambahan tetapi penampilan anak cukup sehat, tidak terlalu jauh berbeda dengan penampilan anak tunggal saat dilahirkan. Hal ini diduga disebabkan oleh produksi susu kambing relatif baik untuk kebutuhan anak kambing 4 ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8. KAMBING KOSTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi penyebaran kambing Kosta ada di sekitar Jakarta dan Propinsi Banten. Kambing ini dilaporkan mempunyai bentuk tubuh sedang, hidung rata dan kadangkadang ada yang melengkung, tanduk pendek, bulu pendek. Kambing ini diduga terbentuk berasal dari persilangan kambing Kacang dan kambing Khasmir (kambing impor). Hasil pengamatan, ternyata sebaran warna dari kambing Kosta ini adalah coklat tua sampai hitam. Dengan presentase terbanyak hitam (61 %), coklat tua (20%), coklat muda (10,2%), coklat merah (5,8%), dan abu-abu (3,4%). Pola warna tubuh umumnya terdiri dari 2 warna, dan bagian yang belang didominasi oleh warna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Kosta terdapat di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan disekitarnya serta ditemukan pula dalam populasi kecil di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta.&lt;br /&gt;Selama ini masyarakat hanya mengenal Kambing Kacang sebagai kambing asli Indonesia, namun karena bentuk dan performa Kambing Kosta menyerupai Kambing Kacang, sering sulit dibedakan antara Kambing Kosta dengan Kambing Kacang, padahal bila diamati secara seksama terdapat perbedaan yang cukup signifikan.&lt;br /&gt;Salah satu ciri khas Kambing Kosta adalah terdapatnya motif garis yang sejajar pada bagian kiri dan kanan muka, selain itu terdapat pula ciri khas yang dimiliki oleh Kambing Kosta yaitu bulu rewos di bagian kaki belakang mirip bulu rewos pada Kambing Peranakan Ettawa (PE), namun tidak sepanjang bulu rewos pada Kambing PE dengan tekstur bulu yang agak tebal dan halus. Tubuh Kambing Kosta berbentuk besar ke bagian belakang sehingga cocok dan potensial untuk dijadikan tipe pedaging.&lt;br /&gt;Saat ini populasi Kambing Kosta terus menyusut, walaupun data yang pasti untuk populasi Kambing Kosta tidak diketemukan, namun perkiraan populasinya di Provinsi Banten hanya tinggal ratusan ekor saja (500-700 ekor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. KAMBING GEMBRONG&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Asal kambing Gembrong terdapat di daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama di Kabupaten Karangasem. Ciri khas dari kambing ini adalah berbulu panjang. Panjang bulu sekitar berkisar 15-25 cm, bahkan rambut pada bagian kepala sampai menutupi muka dan telinga. Rambut panjang terdapat pada kambing jantan, sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar 2-3 cm. Warna tubuh dominan kambing Gembrong pada umumnya putih (61,5%) sebahagian berwarna coklat muda (23,08%) dan coklat (15,38%). Pola warna tubuh umumnya adalah satu warna sekitar 69,23% dan sisanya terdiri dari dua warna 15,38% dan tiga warna 15,38%. Rataan litter size kambing Gembrong adalah 1,25. Rataan bobot lahir tunggal 2 kg dan kembar dua 1,5 kg. Tingkat kematian prasapih 20%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal usul kambing gembrong belum bisa dipastikan. Ada yang menduga kambing tersebut merupakan persilangan antara kambing Kashmir dengan kambing Turki. Dugaan ini didasarkan pada ciri-ciri fisik kambing yang hampir mirip dengan kambing gembrong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jenis kambing itu masuk ke Bali dari luar negeri sebagai hadiah untuk seorang bangsawan Bali. Dari persilangan dua kambing itulah kambing gembrong muncul. Kambing itu berkembang hingga beranak pinak. Tetapi, cerita ini juga masih simpang siur. Soal asal usul kambing itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kambing gembrong sangat unik. Kambing ini dulunya banyak hidup di daerah pantai di Kabupaten Karangasem. Nelayan sering memotong bulunya yang panjang lalu diikatkan ke kail untuk menangkap ikan,” kata Ketua Yayasan Bali Tekno Hayati yang juga peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bali, Suprio Guntoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian ilmiah soal “khasiat” bulu kambing itu hingga bisa mengundang ikan datang memang belum diketahui secara persis. Para nelayan setempat berkeyakinan, bulu yang ditaruh dekat kail itu bercahaya hingga mengundang ikan berdatangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang hiruk pikuk di dekat bulu itu akan tersangkut mata kail yang letaknya tak jauh dari bulu kambing itu. Tanpa pakan, nelayan dengan mudah mendapat ikan. Cara ini sudah dikenal lama dan masih digunakan nelayan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IHWAL makin punahnya kambing itu diduga disebabkan oleh banyak hal. Ada yang menyebutkan bermula dari kepercayaan nelayan yang berkeyakinan bahwa bila kambing jantan sering dikawinkan dengan kambing betina akan menyebabkan bulunya rontok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berusaha mencegah kambing jantan itu mengawini kambing betina agar bulunya tetap lebat. Maklum saja, mereka berusaha mendapatkan bulu itu karena harganya sangat mahal, bahkan hingga mencapai Rp 400.000 per kilogram. Tentu saja nelayan berusaha agar bulu kambing itu tetap lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akibatnya regenerasi kambing gembrong ini sangat lambat, hingga sekarang tinggal sedikit. Kita sudah berupaya dengan memberi penyuluhan kepada penduduk bahwa tidak benar kalau sering kawin bisa mengakibatkan bulu rontok,” kata Guntoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya penyuluhan terus dilakukan, tetapi masih saja ada masyarakat yang percaya dengan keyakinan itu hingga menyulitkan upaya pelestarian kambing itu. Keyakinan itu masih melekat di kalangan pemilik kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin punahnya kambing itu juga diakibatkan desakan ekonomi nelayan setempat. Para nelayan yang umumnya miskin dengan mudah menjual kambing itu ke tukang jagal karena desakan ekonomi. Misalnya ketika anak harus sekolah, mereka terpaksa menjual kambing itu untuk biaya sekolah anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang menyebutkan, dengan bulu yang lebat hingga menutup bagian kepala, menjadikan kambing ini mudah punah. Alasannya, kambing ini kesulitan untuk makan akibat mata dan mulutnya tertutup oleh bulu. Kesulitan ini mengakibatkan makanan sulit masuk ke mulut hingga tidak bisa menerima masukan gizi yang memadai. Akibatnya, kambing mudah terserang penyakit hingga mati. Semua penyebab ini mungkin saja saling berkait hingga makin memperparah kepunahan kambing tersebut. Tanpa disadari kambing itu terus berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UPAYA untuk melestarikan kambing gembrong ini belum dilakukan secara serius. Dari tahun ke tahun belum ada pihak yang mau melestarikan hewan ini, bahkan nyaris terlupakan dan tidak mendapat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, Yayasan Bali Tekno Hayati yang mendapat sponsor dari Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) pada tahun 1998-1999 mulai melakukan konservasi. Dengan dana Rp 25 juta, yayasan membeli kambing itu dari nelayan, kemudian menitipkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dititipi berhak mendapat induknya, namun berkewajiban untuk menyerahkan anakannya. Dari anakan ini, yayasan kemudian menitipkannya lagi ke peternak lainnya yang diharapkan agar terus berkembang hingga kambing ini bisa lestari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, upaya ini hanya berlangsung dua tahun akibat yayasan kesulitan dana untuk melestarikan kambing itu. Dana dari Kehati hanya dapat digunakan selama dua tahun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, dengan alasan tertentu akibat desakan ekonomi, kambing-kambing itu tidak terurus dengan baik. Bahkan, peternak juga ada yang menjualnya hingga upaya pelestarian terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tidak makin punah, Yayasan Bali Tekno Hayati dengan bekerja sama BPTP melokalisasi kambing yang masih menjadi hak yayasan. Sebanyak tujuh ekor kambing akhirnya dipindah dan dipelihara di kebun percobaan BPTP Bali di Desa Sawe, Kabupaten Jembrana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tujuh ekor itu kini telah beranak menjadi 10 ekor. Kedua lembaga itu kini berusaha melestarikan satwa langka tersebut secara in situ atau di habitatnya, yaitu di Kabupaten Karangasem dan eks situ atau di luar habitatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga mencoba menyilangkan dengan kambing peranakan ettawah (PE). Dengan persilangan itu dihasilkan kambing gettah alias gembrong ettawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, setidaknya terdapat enam induk kambing peranakan ettawah yang mengandung benih gembrong. Persilangan ini salah satunya dilakukan di Desa Bongancina, Kecamatan Bungsubiu, Kabupaten Buleleng. Harapannya, agar kambing gembrong tidak punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pelestarian ini masih jauh dari yang diharapkan. Jumlah kambing itu masih bisa makin berkurang kalau tidak ada upaya serius untuk melestarikannya. Apalagi sebagian besar kambing yang masih hidup berada di tangan peternak atau nelayan yang miskin. Masih banyak dibutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak agar kambing ini tidak lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengharapkan bantuan pemerintah? Mungkin masih sulit untuk mendapatkan bantuan pemerintah untuk urusan yang satu ini. Pemerintah belum banyak memperhatikan masalah seperti ini. Pemerintah masih sibuk dengan urusan ekonomi dan politik yang belum selesai hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tahu ada sponsor yang mau membantu pelestarian kambing yang satu ini. Sayang bila kambing gembrong hilang dari muka Bumi hanya karena kita lalai untuk melestarikannya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/gembrong-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/gembrong-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/gembrong-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/gembrong-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*foto kambing gembrong :: yang kalo dilihat bentuk tubuhnya sudah lebih banyak ciri fisiologis kambing ettawanya*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10.Kambing Boer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 427px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boer berasal dari Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang ter-registrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata “Boer” artinya petani. Kambing Boer merupakan satu-satunya kambing pedaging yang sesungguhnya, yang ada di dunia karena pertumbuhannya yang cepat. Kambing ini dapat mencapai berat dipasarkan 35 – 45 kg pada umur lima hingga enam bulan, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 – 0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan sehari-harinya. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing Boer jauh lebih tinggi dan mencapai 40% – 50% dari berat tubuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang lebar, panjang, dalam, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua. Beberapa kambing Boer memiliki garis putih ke bawah di wajahnya. Kulitnya berwarna coklat yang melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari langsung. Kambing ini sangat suka berjemur di siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gambar anatomy kambing boer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-goat-anatomy-baru.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-goat-anatomy-baru.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Karkas Kambing Boer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/karkas-boer.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/karkas-boer.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KARAKTERISTIK KAMBING BOER JANTAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-jantan-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 152px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-jantan-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Boer jantan bertubuh kokoh dan kuat sekali. Pundaknya luas dan ke belakang dipenuhi dengan pantat yang berotot. Kambing Boer dapat hidup pada suhu lingkungan yang ekstrim, mulai dari suhu sangat dingin (-25oC) hingga sangat panas (43oC) dan mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Tahan terhadap penyakit. Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput. Secara alamiah mereka adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boer jantan dapat menjadi hewan yang jinak, terutama jika terus berada di sekitar manusia sejak lahir, meskipun ia akan tumbuh dengan berat badan 120 – 150 kg pada saat dewasa (umur 2-3 tahun). Mereka suka digaruk dan digosok di bagian belakang telinganya, hingga punggung dan sisi perutnya. Mereka dapat mudah ditangani dengan memegang tanduknya. Mereka dapat juga dilatih dituntun dengan tali. Namun, sebaiknya jangan mendorong bagian depan kepalanya karena mereka akan menjadi agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boer jantan dapat kawin di bulan apa saja sepanjang tahun. Mereka berbau tajam karena hal ini untuk memikat betina. Seekor pejantan dapat aktif kawin pada umur 7-8 bulan, tetapi disarankan agar satu pejantan tidak melayani lebih dari 8 – 10 betina sampai pejantan itu berumur sekitar satu tahun. Boer jantan dewasa (2 – 3 tahun) dapat melayani 30 – 40 betina. Disarankan agar semua pejantan dipisahkan dari betina pada umur 3 bulan agar tidak terjadi perkawinan yang tidak direncanakan. Seekor pejantan dapat mengawini hingga selama 7 – 8 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KARAKTERISTIK KAMBING BOER BETINA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-betina.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 365px; height: 152px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/boer-betina.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Boer betina tumbuh seperti jantan, tetapi tampak sangat feminin dengan kepala dan leher ramping. Ia sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Ia dapat dikawinkan pada umur 10 – 12 bulan, tergantung besar tubuhnya. Kebuntingan untuk kambing adalah 5 bulan. Ia mampu melahirkan anak-anak tiga kali dalam dua tahun. Betina umur satu tahunan dapat menghasilkan 1 – 2 anak. Setelah beranak pertama, ia biasanya akan beranak kembar dua, tiga, bahkan empat. Boer induk menghasilkan susu dengan kandungan lemak sangat tinggi yang cukup untuk disusu anak-anaknya. Ketika anaknya berumur 2½ – 3½ bulan induk mulai kering. Boer betina mempunyai dua hingga empat puting, tetapi kadangkala tidak semuanya menghasilkan susu. Sebagai ternak yang kawinnya tidak musiman, ia dapat dikawinkan lagi tiga bulan setelah melahirkan. Birahinya dapat dideteksi dari ekor yang bergerak-gerak cepat disebut “flagging”. Boer betina mampu menjadi induk hingga selama 5 – 8 tahun. Betina dewasa (umur 2-3 tahun) akan mempunyai berat 80 – 90 kg. Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERKAWINAN SILANG DENGAN KAMBING LOKAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing lokal yang dipelihara di Indonesia berasal dari berbagai varietas kambing jenis perah. Jika Boer jantan dikawinkan dengan kambing lokal, baik secara alam atau dengan inseminasi buatan, hasil persilangannya (F1) yang memiliki 50% Boer sangatlah mengagumkan. Keturunan F1 ini akan membawa kecenderungan genetik yang kuat dari Boer. Besarnya tubuh dan kecepatan pertumbuhannya akan tergantung pada besarnya kambing lokal yang dikawinkan. Tergantung dari ransum pakannya, hasil silangan jantan dapat mencapai berat dipasarkan 35 – 45 kg dalam waktu enam sampai delapan bulan, dengan peningkatan jumlah daging pada karkas lebih banyak dari yang dihasilkan anak kambing lokal dengan umur yang sama. Penting untuk dipahami bahwa protein membentuk otot. Penggunaan jagung, tanaman leguminosa dan rumput lokal merupakan sumber protein alami yang sangat bagus. Pada umur satu minggu, anak kambing harus disediakan pakan dari sumber yang sama dengan induknya. Meskipun mereka masih menyusu induknya, mereka akan mulai makan hijauan pada umur sangat muda. AIR MINUM TERSEDIA SETIAP SAAT ADALAH PENTING baik untuk induk maupun anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11.Persilangan Kambing Boer dengan Kambing Jawa Randu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/persilangan-kambing-jawarandu-dan-boer-tyson-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/persilangan-kambing-jawarandu-dan-boer-tyson-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/persilangan-kambing-jaarandu-dan-boer-tyson-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://susuwedus.files.wordpress.com/2009/12/persilangan-kambing-jaarandu-dan-boer-tyson-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12.Kambing Boerawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing Boerawa merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Boer jantan dengan kambing Peranakan Etawah (PE) betina. Ternak hasil persilangan kedua jenis kambing tadi disebut dengan Boerawa yakni singkatan dari kata Boerawa dan Peranakan Etawah. Kambing hasil persilangan ini mulai berkembang dan banyak jumlahnya di Propinsi Lampung khususnya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, walaupun upaya persilangan antara kambing Boer dengan kambing lokal telah dilakukan dibeberapa propinsi lainnya seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbulnya upaya mengembangkan kambing Boerawa di Lampung, sebenarnya didasari oleh makin rendahnya harga kambing-kambing PE milik kelompok-kelompok tani ternak wilayah Gedong Tataan Lampung Selatan. Selama ini kambing PE lebih banyak dijual sebagai kambing bibit dengan konsumen peternak dari luar propinsi seperti Bengkulu, jambi, Sumatera Barat hingga Aceh, namun entah bagaimana 3 tahun terakhir ini permintaan bibit kambing PE dari lokasi-lokasi tersebut makin berkurang dan oleh pemiliknya banyak dijual sebagai kambing potong. Sebagai kambing potong, nilai jualnya dihargai atau dinilai berdasarkan bobot badannya. Hal itu tentunya merugikan peternak dikarenakan postur tubuh kambing PE tidak banyak memiliki daging yang tebal, namun cenderung kurus dan tinggi. Sehingga pendapatan atau harga yang diterima peternak dirasakan tidak sebanding dengan kualitas ternak yang dijual tersebut. Sebagai kambing bibit, harga kambing PE relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan sebagai kambing potong. Harga jual kambing bibit makin tinggi jika kualitas ternak yang dijual makin bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunnya harga ternak kambing sempat menyebabkan menurunnya motivasi kelompok untuk mengembangkan ternaknya. Namun terkadang muncul pertanyaan, mengapa harga jual kambing PE di wilayah tersebut mengalami penurunan ?. Beberapa hal yang mungkin saja menjadi penyebabnya, antara lain : -1) Daerah atau wilayah-wilayah yang selama ini membeli kambing PE bibit tidak lagi membeli dikarenakan sudah mampu menghasilkan kambing PE sendiri sehingga dirasakan tidak atau kurang perlu mendatangkan kambing PE dari luar daerah,. -2) Kualitas kambing PE yang ada di Gedong Tataan kalah bersaing dengan daerah lain, sehingga konsumen lebih memilih mendatangkan kambing dari daerah-daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya pemecahan masalah diatas tadi adalah dengan mengembangkan dan mengenalkan kambing potong yang memiliki produksi daging yang lebih tinggi melalui upaya persilangan. Memperhatikan dari hasil penelitian, pengamatan dan lainnya (studi literatur, studi banding), Dinas Peternakan Propinsi Lampung mencoba menghasilkan kambing silangan Boer dengan PE. Latar belakang pemikirannya adalah mendapatkan sifat produksi daging yang tinggi dari kambing Boer dan memperoleh penampilan tubuh yang tinggi dan panjang dari kambing PE, sehingga diharapkan diperoleh kambing yang gempal namun berpostur besar dan tinggi. Selain aspek tersebut, hal lain yang mendasari penggunaan kedua jenis kambing tersebut adalah kemampuan beradaptasi dengan aspek lingkungan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya mengembangkan ternak kambing hasil persilangan ini mendapat respon yang baik dari peternak maupun dari instansi terkait didaerah. Sejak 2 tahun terakhir, program pengembangan kambing Boerawa banyak dilakukan dibeberapa kabupaten /kota di Lampung. Sebagai contoh Kabupaten Tanggamus telah mencanangkan diri sebagai daerah kambing Boerawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai suatu upaya meningkatkan produktifitas kambing lokal, persilangan untuk menghasilkan kambing Boerawa perlu didukung dan ditindak lanjuti secara terukur. Maksudnya adalah dengan tetap memperhatikan kaidah-kaedah teknis perbibitan ternak sehingga dapat diperoleh kambing persilangan yang benar-benar memiliki performans dan nilai genetik yang tinggi. Persilangan bagaimanapun bentuknya, sebagai suatu cara atau metode perbaikan mutu genetik ternak hendaknya mengacu kepada kaidah-kaidah perbibitan dan pembibitan ternak. Harapannya adalah untuk memperoleh mutu genetik yang lebih unggul dan menghindari hal-hal yang merugikan seperti terjadinya inbreeding dan sebagainya. Hal tersebut tentunya diaplikasikan dalam bentuk tatalaksana pemeliharaan yang baik, sistim perkawinan dan seleksi yang benar hingga penetapan standar/kelas kambing Boerawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini Boerawa diartikan kambing silangan antara pejantan Boer dengan betina PE, batasan apakah harus menggunakan betina PE berkelas ataupun PE jenis rambon belum ditetapkan secara jelas, begitu juga dengan penggunaan istilah Boerawa . Sebutan Boerawa selama ini ditujukan untuk ternak turunan yang jantan saja, entah berasal dari hasil persilangan pertama ataupun hasil backcrossnya. Kedepan nampaknya diperlukan upaya-upaya yang lebih terfokus dalam menyusun rancangan peningkatan mutu genetik secara terukur dan terancang. Arti terancang disini adalah adanya desain ataupun saemacam cetak biru pola atau bentuk dari pemuliaan yang hendak dilakukan, sedangkan terukur dimaksudkan dapat diamati hasil dari upaya tersebut dengan tingkat performance atau kualitas yang lebih baik. Koordinasi dan kerjasama antara beberapa pihak terkait barangkali dapat menghasilkan program yang lebih komprehensif dan aplikatif ( Dinas peternakan, perguruan tinggi dll). Desain, cetak biru ataupun rancangan program pengembangan kambing Boerawa hendaknya disusun dengan tetap mengedepankan kaidah-kaidah pemuliaan, aplikatif dan dapat digunakan sebagai acuan teknis dalam produksi kambing Boerawa di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, upaya pengembangan kambing Boerawa di Lampung yang merupakan langkah awal dalam mendorong berkembangnya usaha peternakan bagi petani perlu didukung secara lebih maksimal, tentunya peran pemerintah melalui dinas teknis terkait harus lebih responsif dalam menanganinya melalui program-program yang lebih efektif, berhasil dan berdaya guna.&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ensiklopedia Nasional Indonesia.&lt;br /&gt;    * http://id.wikipedia.org&lt;br /&gt;    * www.jualkambing.tk&lt;br /&gt;    * http://www.facebook.com/pages/Jakarta-Indonesia/Susu-Kambing&lt;br /&gt;    * http://boerindonesia.co.cc/&lt;br /&gt;    * http://peternakan.litbang.deptan.go.id&lt;br /&gt;    * http://blogs.unpad.ac.id&lt;br /&gt;    * http://ardibagoes.wordpress.com&lt;br /&gt;    * http://www.indonesiaboergoat.com&lt;br /&gt;    * http://boer-farmhasboerhasil.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber url: &lt;a href="http://susuwedus.wordpress.com/2009/12/01/jenis-ternak-kambing-yang-ada-di-indonesia/"&gt;http://susuwedus.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kisah Sukses: Honda, The Power of Dream</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/05/kisah-sukses-honda-power-of-dream.html</link><category>MOTIVASI</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Sun, 9 May 2010 20:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-2848564209413953658</guid><description>Everything start from a dream. Kalimat itu ada benarnya. Banyak kisah sukses yang berawal dari bermimpi. Tidak terkecuali Soichiro Honda, sang Raja Jalanan. Sebelumnya, saya tekankan mimpi yang dimaksud di sini bukan wangsit atau wahyu, tapi tentang impian atau wish. Mari kita amati, seberapa hebat kekuatan mimpi dalam menciptakan kisah sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga sederhana yang tidak memiliki kisah sukses, bertempat tinggal di daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa sekolahnya, Honda tidak memiliki kisah sukses dalam bidang akademik. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia memiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama sekaligus kisah sukses nya yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kualitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah sukses Honda pun berganti dengan kegagalan. Kegagalan ini membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengunduran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk menemukan solusi dari ring piston, Honda kuliah lagi. Tiap pulang kuliah, Honda segera ke bengkelnya untuk mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Tidak jarang Honda mengkritik rektornya karena dianggap terlalu bertele-tele, menitik beratkan teori daripada praktek. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kerja kerasnya mulai menorehkan kisah sukses. Ring Piston ciptaannya diterima Toyota, yang langsung memberikan kontrak. Ketika mimpinya hampir menjadi kenyataan, niatnya membangun pabrik terpaksa diurungkan. Pemerintah Jepang yang siap perang, tidak memberikan dana kepada industri-industri. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang dunia II meletus, pabriknya sempat terbakar dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Sekali lagi pabriknya hancur oleh gempa bumi. Akhirnya Honda menjual pabrik ring pistonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1947,seusai perang dunia II, Jepang mengalami kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan terdesak, Honda tidak kehabisan ide cemerlang. Idenya memasang mesin pada sepeda dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas perang, yang menjadi cikal bakal sepeda motor zaman sekarang. Ciptaanya ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 24 September 1948, berdirilah Honda Motor Company dengan produk pertamanya yang dinamakan “Dream” dengan slogan perusahaan Honda yaitu “The Power Of Dream” . Awal dari kisah sukses nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah finansial bahkan terancam bangkrut. Ia memang seorang penemu dan mekanik yang hebat namun tidak pandai mengelola keuangan. Inilah yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Takeo Fujisawa orang yang sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis Honda selanjutnya. Saat itu Honda berusia 42 Tahun dan Fujisawa berusia 38 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duet kedua orang ini berhasil membuat Honda mewujudkan mimpi dan keinginannya untuk menjangkau dunia. Akhirnya, seperti yang kita ketahui, produk-produk Honda tak hanya menjadi nomor 1 di Jepang tetapi juga di berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soichiro Honda, oleh karyawannya dikenal sebagai pemimpin yang keras. Namun sikapnya menjadi lembut ketika acara minum sake bersama. Satu hal lagi yang patut dipuji dari Honda adalah sikap nya yang anti-nepotisme dalam menentukan jabatan di perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang hidupnya, Soichiro Honda dikenal sebagai orang yang selalu berjiwa muda. Walaupun usianya semakin bertambah tua tapi semangatnya tidak pernah berkurang. Pada 5 Agustus 1991, Honda meninggal di usia 84 tahun akibat penyakit lever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Honda berkata “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” . Pesan Honda : “ Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soichiro Honda membuktikan pada kita bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal – ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya – ia belajar. Yang bisa kita pelajari dari kisah sukses Honda adalah berani bermimpi , mau belajar, bekerja giat, dan semangat pantang menyerah. Mari belajar dari solusi sukses Honda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali merasa gagal dan putus asa, ingatlah filosofi Honda: “The Power of Dream” . Mimpi dapat menjadi bahan bakar yang mendorong kita untuk mencapai sukses. Beranilah untuk bermimpi, lakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi anda, dan jangan pernah menyerah. Never Give Up! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber url: http://kisah2orangsukses.blogspot.com/ &lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Lee Myung-bak - Presiden Yang Memulai Dari Nol</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/05/lee-myung-bak-presiden-yang-memulai.html</link><category>MOTIVASI</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Sun, 9 May 2010 19:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-7615573935860570777</guid><description>Penulis : Team Andriewongso.com&lt;br /&gt;Minggu, 23-Desember-2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.andriewongso.com/photopenulisthumb/th_a5d06.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 100px;" src="http://www.andriewongso.com/photopenulisthumb/th_a5d06.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Jika Anda sering mendengarkan filosofi "Success is My Right", yakni sukses adalah hak milik siapa saja, barangkali kisah yang dialami presiden terpilih Korea Selatan ini mampu menjadi contoh nyata. Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini. Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya. Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras. Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian, saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarga. "Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di sekolah,"sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul "There is No Myth," yang diterbitkan kali pertama pada 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. "Mimpi saya saat itu adalah menjadi pegawai," kisahnya dalam otobiografinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian mendapat julukan "buldozer", karena dianggap selalu bisa membereskan semua masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung. Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode 1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik sangat marak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian, bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk sukses, 'Success is My Right'!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka bagi siapapun. Salam sukses Luar biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber url: http://www.andriewongso.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>LOWONGAN TPM PPKM PROVINSI JAWA TIMUR</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/04/lowongan-tpm-ppkm-provinsi-jawa-timur.html</link><category>INFORMASI</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Thu, 29 Apr 2010 21:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-4225180322991672193</guid><description>Badan Pemberdayaan Masyarakat (BAPEMAS) Provinsi Jawa Timur pada tahun 2010 telah mempersiapkan Program Pro Rakyat yang nantinya akan di gunakan sebagai salah satu Program dalam rangka meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Program Tersebut adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat&lt;/span&gt; (PPKM) Provinsi Jawa Timur.&lt;br /&gt;Guna menunjang optimalisasi keberhasilan Program maka PPKM juga akan di support dengan penempatan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang akan di tugaskan sebagai fasilitator Program yang akan di tempatkan di daerah Lokasi Program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi Rekruitmen Calon TPM PPKM dapat di lihat pada &lt;a href="http://ppkm-jatim.com"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;website PPKM JATIM&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Enaknya Menjadi Pengusaha : Cerita Untuk Calon Pengusaha</title><link>http://ppkmtuban.blogspot.com/2010/04/enaknya-menjadi-pengusaha-cerita-untuk_28.html</link><category>MOTIVASI</category><author>noreply@blogger.com (PPKM Tuban)</author><pubDate>Wed, 28 Apr 2010 19:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8680486153456512947.post-6687049524156821595</guid><description>Amal masih ingat betul kata-kata bosnya (pemilik perusahaan) ketika masih bekerja.. “Jangan sok idealis, anak buah kamu tetap akan berkerja karena mereka butuh makan. Yang penting kamu awasi dan kontrol terus menerus agar mereka tidak menjadi malas”. Kata pimpinannya dengan nada tinggi.Penolakan dari bosnya ini sangat membuatnya kecewa, karena waktu itu dia adalah manajer bagian produksi yang membawahi paling banyak tenaga kerja, kurang lebih 1000 orang.Sudah seringkali anak buahnya mengeluh tentang mekanisme ijin tidak masuk kerja, waktu istirahat, waktu beribadah dan kenaikan gaji. Kasus yang sering muncul adalah sulitnya proses ijin tidak masuk kerja khususnya kalau ada karyawan yang anggota keluarganya tiba-tiba sakit.&lt;br /&gt;Selain tidak ada asuransi untuk anggota keluarga, juga tidak ada perhatian dari perusahaannya terhadap keluarga karyawannya. Bahkan apabila karyawan nekat membolos kerja, maka sangsinya pemotongan gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Amal, sistem yang buruk akan berdampak pada pekerja sekaligus perusahaan, karena ketidaktenangan dan ketidaknyamanan dalam bekerja akan membuat karyawan tidak fokus dan berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan. Sudah lama Amal memendam perasaan itu, sampai kesabarannya mulai habis dan berpikir untukj segera keluar dari pekerjaannya. Sering Amal merasa heran sendiri kenapa bosnya menolak pembaharuan sistem yang justru akan menguntungkan kedua belah pihak, baik perusahaan maupun karyawannya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Amal adalah seorang pemuda yang memiliki keinginan untuk menjadi orang sukses yang kaya dan bermanfaat untuk banyak orang. Perjalanan karirnya dimulai dengan menjadi seorang pekerja, karena Amal merasa tidak punya modal untuk berusaha sendiri. Dia percaya bahwa dengan bekerja baik dan tekun maka dia akan mampu mewujudkan cita-citanya, yaitu memiliki karir yang bagus dan gaji yang tinggi. Cara pandangnya dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan keluarganya yang mendorongnya untuk segera bekerja selepas dia kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga dan lingkungan Amal tidak jauh berbeda dalam melihat pekerjaan dengan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dimana sebagian besar keluarga dan lingkungan sosial mengajarkan “belajarlah yang keras pada saat sekolah, capailah nilai dan rangking tertinggi, kemudian dapatkan kerja yang terbaik dengan gaji yang besar”. Atau jadilah pegawai negeri sipil (PNS), karena jadi PNS akan membuatmu mendapat gaji dan pensiun seumur hidup. Itulah cara hidup terbaik. Namun setelah melihat gaji PNS yang tidak begitu besar, dan juga cara kerja PNS yang kurang profesional, Amal berpikir kalau lebih baik dia kerja di perusahaan swasta yang bisa memberikan gaji lebih besar dari PNS, juga dilihatnya pekerja diperusahaan swasta lebih dinamis dan menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu selesai kuliah, amal melamar pekerjaan di banyak perusahaan yang menurutnya cocok untuk meniti karirnya. Akhirnya Amal diterima bekerja pada sebuah perusahaan textil. Dia seorang pekerja yang baik, loyal, aktif dan tekun. Jabatan kepala produksi yang di capainya setelah 5 tahun berkerja telah menunjukkan bahwa dia pada dasarnya adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk meraih prestasi dalam dunia kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya dia cukup puas dengan apa yang dikerjakan dan gaji yang dia dapatkan. Kemudian setelah 7 tahun bekerja, dan posisinya sudah menjadi seorang manajer, barulah mulai muncul ketidakpuasan dalam perjalanan hidupnya untuk mencapai cita-cita. Ketika dulu dia masih menjadi staf biasa, dia memimpikan untuk merubah suasana dan atmosfir kerja yang lebih memberdayakan dan partispatif untuk semua karyawan. Dia percaya bahwa gagasannya justru akan membuat perusahaan bisa lebih efisien dan efektif. Sebagai staf biasa yang tidak memiliki wewenang apapun untuk mengambil keputusan, dia tidak berdaya untuk merubahnya. Dia berharap setelah mendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jabatan penting akan mampu mempengaruhi kebijakan perusahaan dan melakukan perubahan.&lt;br /&gt;Setelah 7 tahun bekerja, dia baru sadar bahwa perubahan itu tidak mudah, karena bosnya (pemilik perusahaan) adalah seorang pemikir tradisonal, dengan gaya manajemen masa lalu yang cenderung otoriter dan lebih berorientasi pada keuntungan, dan hampir tidak peduli dengan kesejahteraan karyawan. Amal telah bekerja keras, penuh loyalitas, serta sering lembur dengan menambah jam kerja untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaannya. Namun itu semua ternyata belum mampu meyakinkan bosnya bahwa dia memiliki gagasan yang baik untuk merubah sistem kerja perusahaan. SAekalipun seorang pengusaha, namun cara berpikir bosnya justru tidak berkembang dan seringkali berorientasi jangka pendek dan takut akan kebangkrutan.&lt;br /&gt;Padahal menurut cerita, bosnya dulu juga memulai dari nol untuk menjadi pengusaha besar. Memiliki kepribadian yang menyenangkan, memiliki keberanian, keuletan dan ketekunan sampai perusahaannya menjadi berkembang. Namun, dia tidak melihat sifat-sifat itu lagi di dalam diri bosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Amal mulai merasa menemukan ketidaknyamanan dalam dunia kerja. Sampai tahun ke 8, dia masih bertahan, namun perlakuan yang diterima dari bosnya justru semakin membuatnya merasa kecewa. Gajinya tidak dinaikkan dan permintaanya untuk mengganti fasilitas mobilnya juga ditolak, sudah 2 tahun terakhir ini gaji dan fasilitasnya tidak berubah. Padahal dia merasa telah ikut membesarkan perusahaan. Ketika dia baru masuk, tenaga diperusahaanya baru 400 orang. 5 tahun berikutnya sudah berkembang sampai 1000 orang, dan keuntungan perusahaan telah meningkat pesat. Kalaupun selama 2 tahun terakhir perusahaan menjadi stagnan, lebih dikarenakan bosnya tidak tanggap terhadap tuntutan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa bahwa loyalitas dan integritasnya telah dipahami secara salah oleh bosnya. Amal merasa diperlakukan secara tidak adil. Bekerja secara loyal, tekun dan professional, serta mampu membesarkan perusahaan, ternyata tidak secara otomatis menaikkan gajinya. Karena gajinya masih tergantung dengan si Bos. Selama ini dia tidak begitu menghiraukan, karena yang paling penting memberikan yang terbaik untuk perusahaan, sambil berharap bahwa suatu saat bosnya atau perusahaannya akan memberikan gaji yang sepadan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal mulai merasa jauh dari kesuksesan yang pernah diimpikannya, dan pendapatan yang dia terima semakin tidak mencukupi kebutuhan bulanannya. Karena gaji 7,5 juta rupiah sebulan, fasilitas mobil dan tunjangan lainnya, selalu habis setiap bulannya. Sebagian besar gajinya digunakan untuk membatu adik-adiknya yang masih sekolah dan kuliah. Dulunya dia bermimpi untuk membahagiakan orangtuanya, menaikkan haji orang tuanya, dan masih banyak keinginan lainnya. Namun, impian itu sampai sekarang belum tercapai. Sebenarnya Amal sudah sangat bersyukur kepada Tuhan dengan keadaannya sekarang, namun dia belum merasa sukses. Dia merasa ada kelebihan-kelebihan energi lain dalam dirinya yang belum dimanfaatkan sepenuhnya. Dia merasa terkekang oleh sistem kerja perusahaannya, dan kurang memiliki aktualisasi lain yang bisa dikembangkan.&lt;br /&gt;*** ***&lt;br /&gt;Pada suatu hari, setelah 8 tahun penuh bekerja, dan mulai meragukan bahwa bekerja adalah jalan terbaik meraih cita-citanya, Amal bertemu dengan seorang teman lamanya yang kebetulan semenjak lulus kuliah langsung usaha. Usaha temannya terlihat belum besar namun ternyata sudah memiliki keuntungan bersih rata-rata 10 juta per bulan.&lt;br /&gt;Temannya ini tampak hidup bersahaja, rajin beribadah, banyak menolong orang lain, sudah naik haji, berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Karyawannya ada sekitar 20 orang dan tampaknya juga rajin beribadah dan suasananya pun teduh dan nyaman. Dia membandingkan dengan dirinya yang belum berkeluarga, belum punya rumah dan bahkan tidak memiliki tabungan. Sekalipun setiap hari dia naik mobil bagus fasilitas perusahaan, namun sebenarnya dia tidak lebih kaya dibandingkan dengan temannya yang pengusaha itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal 4 tahun yang lalu ketika dia sudah menjadi kepala produksi, temannya ini masih biasa-biasa saja, bisnisnya masih belum berjalan dan kehidupannya tampak pas-pasan, bahkan belum punya sepeda motor. Namun, sekarang tampaknya seperti terbalik, usaha temannya itu telah besar, menjadi kaya dan tampak menikmati pekerjaannya. Sementara dia sendiri berangkat kerja jam 7 pagi, pulangnya jam 9 malam bahkan kadang sampai jam 12 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak tahu persis bagaimana temennya ini menjadi sukses, karena 3 tahun terakhir dia sudah jarang ketemu, di mana Amal semakin sibuk dan temannya juga semakin sibuk.&lt;br /&gt;Dari rasa tertarik akan kesuksesan temannya, akhirnya Amal menjadi sering ketemu dan diskusi dengan temannya itu tentang dunia bisnis dan enaknya menjadi pengusaha. Amal menemukan bedanya hidup menjadi pekerja dan menjadi seorang pengusaha. Dan dari temenya itulah kemudian dia mendapatkan sebuah buku tentang motivasi untuk menjadi seorang yang sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang diberikan pada dia itu berjudul “Berpikir dan Berjiwa Besar” karangan dari DJ Scwartch. Buku itu mampu memotivasi secara kuat untuk merubah jalan hidupnya, dengan berniat untuk menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;Yang paling menarik setelah membaca buku itu, adalah kata-kata mutiara “kalau kau yakin bisa sukses, maka kau akan suskes”. Kesuksesan anda diukur oleh seberapa besar keyakinan anda terhadap kesuksesan itu sendiri. Dalam waktu yang tidak lama kemudian Amal memutuskan untuk menjadi pengusaha, dan segera mengajukan permohonan mundur dari pekerjaannya. Bosnya sangat terkejut dan kaget dengan keputusannya, dan berharap bahwa Amal tidak mengundurkan diri, menawarkan gaji yang lebih tinggi dan fasilitas yang lebih baik. Namun Amal tidak perduli lagi, sudah terlalu lama dia bersabar, dan merasa sudah mantap dan yakin untuk keluar dari perusahaannya dan membangun usaha sendiri.&lt;br /&gt;Apakah kemudian Amal langsung menjadi pengusaha sukses ????  &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Amal begitu meyakini bahwa bisnisnya akan segera berjalan dan menguntungkan setelah 1 tahun berjalan. Namun ternyata setelah 2 tahun bisnisnya berjalan, terbukti dengan jelas bahwa usaha sendiri ternyata tidak semudah dan secepat yang dibayangkan sebelumnya. Tidak seperti yang digambarkan oleh buku-buku yang pernah dibacanya. Bahkan usaha yang didirikannya cenderung merugi dan seakan-akan sedang menuju kebangkrutan dari pada keberhasilan.&lt;br /&gt;Dia tidak lagi mampu membantu biaya sekolah adiknya, yang untungnya tinggal satu orang karena adiknya yang 1 lagi sudah selesai kuliah. Cicilan rumah yang terlanjur dia beli saat dia masih bekerja, juga tidak sanggup lagi dia teruskan, sebesar 2,5 juta setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis yang dikembangkan oleh Amal adalah beternak sapi (pembesaran/penggemukan sapi). Dengan cara membeli sapi yang kecil atau bibit sapi kemudian dipelihara sekitar 3 sampai 4 bulan kemudian dijualnya. Hasilnya sebenarnya cukup menguntungkan, karena banyak pengusaha ternak sapi lain yang sudah sukses. Dia memilih beternak sapi karena mengetahui bahwa daging sapi sebagian besar besar masih impor, sehingga dia melihat bisnis ini cukup menguntungkan untuk jangka panjang. Didukung kondisi perekonomian yang semakin membaik dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang akan membuat konsumsi daging juga meningkat.&lt;br /&gt;Setelah berjalan 2 tahun, dan tidak menemukan tanda-tanda keberhasilan dalam bisnisnya, Amal mulai ragu dan gelisah. Mulai muncul pertanyaan dari dalam dirinya. Apakah saya benar-benar mampu untuk menjadi pengusaha? Apakah benar-benar diperlukan “bakat” untuk menjadi pengusaha? Apakah saya telah gagal? Perlukah saya untuk ganti dari bisnis peternakan sapi ke bisnis yang lain? Ataukah saya harus kembali menjadi pekerja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 4 bulan lamanya Amal terjebak dalam kondisi itu, antara terus bisnis atau dia perlu mengambil jalan lain. Logika dan nalarnya benar-benar mengalami kebuntuan dan tidak mampu lagi mencari jalan terbaik apa yang perlu segera dilakukan.&lt;br /&gt;Bisnisnya memang masih berjalan, tetapi dari 15 sapi yang semula dipelihara tinggal menjadi 8 sapi, yang keuntungannya tidak mampu lagi menutup operasionalnya dan gaji tenaganya. Belum lagi kalau tiba-tiba sapinya ada yang kena penyakit yang semakin memperbesar pengeluarannya. Dan yang lebih penting adalah cicilan hutang yang harus dia bayar tiap bulannya, karena telat sedikit akan langsung dikejar-kejar pihak Bank.&lt;br /&gt;Pengalaman menemui kesulitan bisnis sendiri yang baru pertama kali dia temui, benar-benar menimbulkan keraguan yang mendalam. Dia merasa tidak percaya diri, bahkan rendah diri, malu keluar rumah, malu ketemu teman-teman lamanya, bahkan malu bertemu dengan keluarganya, karena dirinya sudah tidak bisa membantu keluarga lagi. Dia merasa malu, karena merasa telah gagal dan tidak ada yang perlu dibanggakan lagi.&lt;br /&gt;Ketika masalah ini dia ceritakan pada teman-teman lamanya yang masih bekerja, mereka menyalahkan dan menyesalkan kenapa Amal harus keluar kerja. Berbagi dan ngobrol dengan teman-temannya yang pekerja justru membuat Amal semakin frustasi dan tidak tahu jalan mana yang harus diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia teringat ketika baru akan memulai usaha, betapa saudara dan orangtuanya sangat menentangnya. Mereka menentang keinginan Amal untuk berhenti bekerja, dan membuka usaha sendiri. Keluarganya menganggap bahwa usaha sendiri itu penuh dengan resiko. Ya kalau lancar, kalau bangrut siapa yang menanggung??? Bahkan keluarganya mencontohkan orang-orang disekitar mereka yang berusaha sendiri, dan sekarang bangkrut.Dia merasa dalam kondisi yang benar-benar sulit. Di dalam dirinya selalu muncul pertanyaan yang sulit dijawabnya, haruskah dia berhenti wirausaha, dan kembali menjadi pekerja???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah Amal masih memiliki seorang teman  yang pengusaha, yang mampu dan mau memotivasinya dia untuk terus bertahan dalam usahanya. Dia menemui lagi temannya itu, dan semakin merasa kagum karena  temennya ini, karena usahanya semakin besar saja, bahkan keuntungan bersih rata-rata setiap bulan sudah mencapai 20 juta rupiah. Temannya itu bernama Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat Amal menghadapai masalah dalam merintis usahanya, maka Alam sebagai pengusaha yang sukses merintis dari nol, berusaha untuk membagikan pengalamannya kepada Amal. Alam mengatakan bahwa setiap kita ingin menaiki tangga kesuksesan, maka diperlukan sebuah perjuangan, dan harus berani melewati kegagalan.&lt;br /&gt;Alam bercerita bahwa dirinya juga mengalami hal yang sama di awal usahanya, sampai 3 tahun berjalan, usaha si Alam tidak menghasilkan keuntungan yang memadai, bahkan untuk beli makan sehari-hari tidak cukup.&lt;br /&gt;“Rizki itu milik Allah SWT, tugas kita hanya menjemputnya dengan usaha kita”, kata Alam kepada Amal. “Ketika usaha kita belum memberikan hasil, maka bersabarlah, karena disetiap kesulitan itu ada kemudahan.” Alam menjelaskan begitulah Al Quran mengajarkan pada kita.Setiap keinginan kita untuk suskes dalam usaha dunia, dibutuhkan pengetahuan dan cara mendapatkannya. Kalau kita sudah mampu menguasainya, maka dengan sendirinya kesuksesan bisnis akan begitu mudah kita dapatkan. Namun, semua itu butuh proses dan pembelajaran, sampai kemudian kita menemukan titik di mana usaha yang kita bangun menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan.&lt;br /&gt;Sebagaimana orang sekolah, maka untuk naik kelas saja kita harus melewati test dan ujian. Barangkali kita tidak lulus test atau ujian, atau kita lulus dengan nilai jelek, tetapi kalau kita selalu bersungguh-sungguh, tekun dan ulet, maka lama-lama kita akan menjadi orang yang semakin pintar. Apalagi dalam dunia bisnis, yang tidak mengenal kelas dan siapa guru dan pengujinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam menceritakan dengan panjang lebar, dan menyarankan Amal untuk mebaca buku-buku yang berisi tentang motivasi bisnis lainnya. Seperti buku berjudul “Rich Dad Poor Dad” karya Robert T Kitosaki, buku “Emotional Spiritual Quation (ESQ)” karya Ari Ginanjar Agustian, “Menjadi Kaya dengan Cara Anda Sendiri” karya Brian Tracy, “Huku Sukses” karya Napolion Hill dan lain-lain. Juga buku-buku biografi para pengusaha sukses. Alam mendorong Amal untuk memanfaatkan salah satu buku-buku tentang sukses bisnis, untuk membuka wawasan yang lebih luas tentang proses pembangunan bisnis.&lt;br /&gt;Alam juga mengajak Amal untuk mendalami agama, dengan memberikan Amal buku-buku agama. Alam bercerita bahwa mendalami agama dan mengamalkannya justru akan membuat hidup lebih tenang dan lebih bahagia. Agama akan menjadikan kita menjadi manusia yang bisa menguasai dunia, bukan manusia yang dikuasai dunia.&lt;br /&gt;Berbagi pengalaman dengan Alam yang berlatang belakang pengusaha, ternyata mampu membangkitakan motivasi dan membuka inspirasi. Beberapa kali Amal bertemu dengan Alam. Dia belajar banyak darinya sehingga dia semakin kuat untuk terus mempertahankan bisnisnya, terus focus dan menganggap kesuksesan adalah sebuah proses, dan kegagalan adalah hal yang wajar ditemui oleh orang-orang yang ingin mencapai kesuksesan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sadar, untuk meneruskan bisnisnya, dia tidak lagi punya modal dan hanya meninggalkan sedikit asset, bahkan dia memiliki hutang yang mulai tidak mampu dicicilnya. Namun dia tidak mau terjebak terus menerus dalam kekalutan dan kefrutasian, dan ingin segera kembali focus untuk menjalankan usahanya. Tidak ada jalan lain, resiko harus diambil, biarlah menjadi miskin kembali, namun tidak boleh kehilangan semangat dan berhenti di tengah jalan. Jalan panjang masih terbuka di depannya. Orang sukses adalah orang berani ambil resiko secara aktif.&lt;br /&gt;*** *** *** *** ***&lt;br /&gt;Setelah mengkalkulasi dan menganalisa semua masalah dan kebutuhannya, maka Amal memutuskan untuk menjual rumahnya, satu-satunya sisa hasil dari 8 tahun bekerja, yang belum lunas cicilannya. Dia berprinsip dulu tidak punya apa-apa, sekarang pun wajar kalau tidak punya apa-apa. Yang penting masih punya semangat untuk maju menjadi sukses dan bermanfaat untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat itu pula yang mampu mengalahkan gaya hidup dia yang sudah terlanjur tinggi. Dulu, ketika dia masih bekerja, kemana-mana bawa mobil dan di dompetnya selalu ada uang minimal 200 ribu, kurang dari itu dia merasa tidak punya uang. Sekarang dia banting setir, kemana-mana bawa sepeda motor, di dompetnya tidak lagi banyak uang, kadang-kadang hanya uang 10 ribu yang hanya cukup untuk beli bensin, atau bahkan tidak bawa uang sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pada selalu mengenang pekerjaan masa lalu, Amal memilih untuk tetap fokus dengan usahanya. Dia tidak perduli berapa uang yang ada didompetnya, yang paling penting bagaimana usahanya tetap bisa berjalan lagi.&lt;br /&gt;Bukan berarti masalah kemudian selesai dengan dia kembali ke fokus usahanya. Bahkan masalah yang lebih rumit menghadang, salah satu sapinya yang siap untuk dijual, tiba-tiba sakit dan mati. Namun semua itu telah mampu disikapinya dengan cara yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu saat, dia kehabisan uang setelah membayar gaji tenaganya dan melunasi beberapa tagihan.. Bahkan sekedar uang 5 ribu rupiah untuk untuk beli makanpun tidak ada. Dia merasa malu kalau harus meminjam kepada teman atau saudaranya. Akhirnya dia memilih untuk menhan rasa laparnya, sekaligus menguji dirinya sendiri bahwa rizki milik Allah yang Maha Kuasa. Dia yakin bahwa Allah mengatur rizki setiap mahluknya.&lt;br /&gt;Setelah hampir satu hari penuh dia tidak makan, datanglah pertolongan Allah, di mana tiba-tiba salah seorang temannya menelpon dia untuk datang kerumahnya. Anak dari temannya itu sedang ulang tahun, banyak makanan sisa acara ulang tahun yang cukup banyak. Mulai makanan besar sampai makanan ringan. Temannya itu ingin agar Amal mengambil makan dan roti yang ada di rumahnya yang cukup banyak, dan temannya khawatir kalau roti-roti itu mubadzir. Subhanallah, Allahuakbar, alhamdulillahirobbil’alamin, demikian Amal memuji Allah SWT.&lt;br /&gt;Sekalipun kejadian tersebut bukan sesuatu yang besar, namun menambah keyakinan Amal, bahwa manakala sudah sampai pada saatnya dia mendapatkan rizki, maka rizki itu akan datang juga. Pengalaman kecil, namun membuat dirinya semakin sadar bahwa betapa kecilnya kita di hadapan Allah SWT. Perenungan seperti itu tidak dia dapatkan ketika dia masih bekerja, yang setiap bulannya hampir bisa dipastikan mendapat bayaran. Seakan-akan rizki dating dari perusahaan bukan dari Tuhan. Berbeda ketika dia usaha sendiri, bahwa untuk mendapatkan uang yang jumlahnya kecil saja seakan-akan serba tidak pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama Amal semakin religius, dan semakin suka mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dia merasa bahwa apa yang dia rasakan sekarang ini adalah hidayah dari Allah. Dia sadar bahwa ketika seseorang mengalami masa-masa sulit seperti dirinya, maka bisa saja orang akan lari ke hal-hal yang bersifat klenik atau syirik, atau ke dukun misalnya. Atau bahkan terjebak pada pelarian mencari kesenangan sesaat, minum-minum, bermain judi dan kesenagan lainnya. Untuk itulah dia mensyukuri hidupnya yang justu merasa semakin dekat dengan agama.&lt;br /&gt;Perubahan dalam dirinya ini, mulai dia rasakan membawa dampak yang cukup besar dalam menjalankan usahanya. Ketenangan dalam melihat dan menyikapi setiap masalah memunculkan kreatifitas yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide-ide cerdas segera bermunculan, seperti membuat formula makanan sapi yang membuat kotoran sapi tidak lagi berbau menyengat, memanfaatkan kotoran sapi untuk dijadikan pupuk kandang, membuat kolam ikan yang memanfaatkan kotoran sapi muda sebagai pakan ikan dan kreatifitas lainnya. Kreatifitasnya yang sederhana dan mudah diterapkan, menambah pendapatan bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahanya memang tidak serta merta lancar dan mendapat keuntungan besar. Namun jalan menuju sukses bisnis telah terbuka lebar, keyakinannya begitu kuat tertanam dalam dirinya, dan menganggap kesuskesan bisnis hanyalah masalah waktu, kalau kita mau tekun, ulet dan sabar. Amal mengembangkan visi usahanya, tidak lagi sekedar untuk mencari keuntungan, namun juga membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain dan menjadikan usahanya tidak hanya tempat mencari nafkah namun juga tempat untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal juga pernah kehabisan modal untuk mempertahankan usahanya, tidak bisa pinjam ke Bank, karena tidak punya jaminan. Dan tidak memiliki akses peinjaman ke tempat lain. Dulunya, kadang-kadang Amal pinjaman ke rentenir, namun karena bunganya terlalu tinggi, dia tidak mau lagi pinjam ke rentenir. Usahanya untuk terus mencari sumber modal akhirnya menemukannya dengan seorang investor. Amal menawarkan keuntungan bagi hasil, dan disetujui oleh investornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal benar-benar mulai memahami bahwa untuk bisnis sendiri tidak tergantung pada besarnya modal uang. Karena dia bangkit lagi membangun usahanya yang bangkrut di saat kehabisan modal dan menanggung sejumlah hutang.Setelah menemukan bentuk ketenangan, semangat dan keyakinan baru dalam hidupnya, mulai muncul keinginan diri dalam diri Amal untuk menikah. Dulu ketika dia masih mendapatkan gaji 7 juta per bulan dia merasa bahwa uang sebesar itu belum cukup untuk menikah, karena dia merasa belum memiliki rumah sendiri (rumahnya masih cicilan). Namun sekarang ketika pendapatannya tidak pasti, tidak punya rumah dan tidak punya mobil, justru dia menemukan bentuk keyakinan baru, bahwa rizki adalah milik Allah yang Maha Kaya lagi dermawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan hidup berkeluarga bukanlah terletak pada berapa banyak harta yang dimiliki, namun seberapa jauh keluarga kita mampu mendekatkan diri kepada Allah dan mampu saling mencintai karena Allah. Amal tidak ingin mencari istri dengan berpacaran, namun berusaha dengan cara yang telah diajarkan agama. Dia teringat ucapan seorang temannya, bahwa cinta itu milik Allah SWT. Tugas manusia adalah menjemput cinta itu. Allah bisa memberikan rasa cinta dalam hati setiap manusia, dan sekaligus merubahnya menjadi rasa benci, karena Allah yang menggenggam hati setiap manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, barangsiapa dalam menjalankan kehidupan cintanya sesuai dengan aturan dan kehendak Allah, maka Allah SWT akan menambahkanya sebagai sebuah nikmat. Namun apabila dalam kehidupan percintaannya melanggar aturan-aturanNYA, maka sungguh dia akan celaka dunia-akherat. Dia akan tertipu oleh kesenagan dunia yang mengasyikkan namun tidak membahagiakan. Dia akan tersesat, tanpa merasa bahwa dirinya tersesat, dan menganggap dirinya telah berada pada jalan yang benar. Cintanya akan terombang ambing diantara keinginan dan nafsu.&lt;br /&gt;Amal tidak tahu pasti kapan maksud dan tujuan hidup yang lebih mendalam seperti itu mulai begitu mudah dia terima. Selama ini dia merasa agama dari sudut pandang yang berbeda. Sehingga ibadahnya tidak karuan, dan kehidupannya pun kacau, jauh dari ketenangan. Yang ada dalam dirinya adalah ambisi-ambisi yang lahir dari keserakahan terhadap kesenangan dan kepuasan keduniaan.&lt;br /&gt;*** *** *** *** *** ***&lt;br /&gt;Memang bisnis membutuhkan waktu dan proses untuk mencapai kesuksesannya, dan begitulah hukum dunia ini di tetapkan. Pohon mangga tidak bisa langsung berbuah, namun berproses dari kecil dan secara bertahap melewati siklusnya sendiri sampai bisa berbuah. Di tanah yang tepat dan mendapat sinar matahari dengan baik, pohon mangga itu akan mudah tumbuh dan berkembang, akar-akarnya akan mengembang secara kuat sehingga tidak mudah tumbang oleh hempasan badai. Pada saatnya kemudian akan mulai berbunga dan berbuah, mula-mula buahnya sedikit lama-lama menjadi banyak. Buahnya yang enak dan daunnya yang rindang akan memberi banyak manfaat.&lt;br /&gt;Dalam sebuah bukunya Brian Tracy ditulis, bahwa untuk menjadi pengusaha atau orang disebut berpengalaman dalam usaha, adalah setelah dia menjalani usahanya yang terfokus selama 5 sampai 7 tahun. Upaya untuk mempercepatnya (mempersingkatnya) hanya akan menghasulkan kesia-siaan, membuat struktur usaha menjadi rapuh. Setelah 5 sampai 7 tahun, maka akan mulai muncul kemampuan sesungguhnya dalam menjalankan usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan sekitar 6 tahun, sekarang bisnis Amal sudah semakin besar, jumlah sapinya sudah mencapai 200 ekor, dan tenaga kerjanya sudah mencapai 10 orang. Sebulan Amal mendapat keuntungan bersih 15 juta rupiah, setelah dikurangi operasional dan bagi hasil dengan investornya. Dia sudah menyiapkan beberapa rencana pengembangan bisnisnya agar menjadi semakin besar.&lt;br /&gt;Suatu saat Amal bertemu dengan mantan bosnya, dan tahu bisnis bosnya hampir bangkrut. Tenaga kerja hanya tinggal sekitar 100 orang, dan tampaknya sudah berada pada ujung kebangkrutan. Amal tahu dari teman-temannya bahwa semenjak dirinya keluar, perusahaan mulai banyak masalah. Perusahaan sering rugi dan tidak mampu membayar hutang-hutang perusahaan. Di tambah lagi bisnis tekstil yang lagi lesu karena serbuan tekstil impor dari Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut Amal masalah mantan bosnya semakin parah karena perilaku bosnya sendiri yang kehilangan jiwa kewirausahaannya (entrepreurship) ketika berada dipuncak kesuksesannya. Menjadi takut pada resiko menjadi bangkrut dan miskin, takut mencoba sesuatu yang baru karena takut salah. Terjebak pada kepuasaan akan hasil sehingga membuatnya berorientasi jangka pendek, dan tidak memiliki pikiran dan rencana jangka panjang. Dan kehilangan naluri bisnisnya sehingga tidak mampu beradaptasi dengan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal merasa kasihan dengan mantan bosnya, karena kehidupannya sangat kacau dan jauh dari agama. Setiap malam berfoya-foya, memburu kesenangan dunia malam dan selalu pulang ke rumah dalam kondisi kelelahan. Rumah tangganya pun kacau, dan tidak ada lagi kejururan dalam rumah tangganya. Ingin sekali suatu saat, Amal bisa menolong mantan bosnya, agar segera kembali ke jalan yang lurus dan bangkit lagi menjadi pengusaha yang lebih baik dan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan Amal memang belum setinggi yang pernah dicapai oleh mantan bosnya. Namun dia yakin bahwa seiring perjalanan waktu, dia akan mampu melampauinya.&lt;br /&gt;Amal menjadikan kebangkrutan bosnya sebagai pelajaran yang sangat berharga, khususnya ketika seseorang sedang berada tangga kesuksesan, agar tidak mudah lupa diri. Kita perlu selalu memperbaiki diri kita dan menyelaraskan dengan perubahan. Apa yang kita anggap sukses saat ini, belum tentu, bahkan seringkali tidak bisa menjadi acuan sukses untuk tahun-tahun berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia selalu berubah sekalipun ada yang tampaknya selalu sama, seperti matahari yang selalu muncul dari timur dan tenggelam ke arah barat. Namun sadarkah kita bahwa setiap hari ada manusia yang mati dan ada pula anak yang baru lahir. Kemampuan untuk membaca dan memahami perubahan akan banyak membantu kita melewati hidup ini dengan lebih manfaat dan lebih cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber URL : http://www.mmfaozi.com/sukses-berwirausaha-2-cerita-untuk-calon-pengusaha.html&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>