<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Ragam Keindahan Adat Istiadat Nusantara</title><description>aneka pembahasan secara rinci mengenai seluk beluk kekayaan tradisi nasional</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Admin)</managingEditor><pubDate>Wed, 18 Dec 2024 19:32:39 -0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://asetbudayaindonesia.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><copyright>aset budaya 2015</copyright><itunes:keywords>aset,budaya,kebudayaan,indonesia,nasiona,nusantara,sosial,kesenian,tradisi,adat,istiadat,pesona,indonesia</itunes:keywords><itunes:summary>plese view my blog for much content</itunes:summary><itunes:subtitle>Aset Budaya Nasional Indonesia</itunes:subtitle><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="History"/></itunes:category><itunes:category text="Education"/><itunes:author>admin</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email><itunes:name>admin</itunes:name></itunes:owner><item><title>Mengenal Sejarah Kesenian Gembyung Tradisi Para Santri Dahulu</title><link>http://asetbudayaindonesia.blogspot.com/2015/01/mengenal-sejarah-kesenian-gembyung.html</link><category>Jawa</category><pubDate>Mon, 5 Jan 2015 03:43:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-228065518915228340.post-8192023950992792119</guid><description>&lt;div align="justyfy"&gt;&lt;a href="http://asetbudayaindonesia.blogspot.com" keyword="indonesia, culture, sosial, budaya, adat, kesenian, kekayaan, keindahan, pariwisata"&gt;Budaya Nasional&lt;/a&gt;: &lt;b&gt;Kesenian Gembyung&lt;/b&gt; awal nya terdiri dari dua suku kata yakni Gem dan Yung. Kata Gem berasal dari kata ageman yang berarti ajaran, pedoman, atau keyakinan yang dianut oleh umat manusia, sementara kata Byung asal kata dari kabiruyungan yang punya arti kepastian supaya dilaksanakan. &lt;i&gt;Kesenian Gembyung&lt;/i&gt; sendiri, mengandung nilai-nilai keteladanan untuk pedoman hidup. Kesenian ini dulu nya berkembang pada masa penyebaran agama Islam, pada jaman itu gembyung dimainkan oleh para santri.. &lt;font color=blue&gt;Mengenal Sejarah Kesenian Gembyung Tradisi Para Santri Dahulu&lt;/font&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;pada awal nya &lt;font color=red&gt;Kesenian Gembyung&lt;/font&gt; adalah salah satu kesenian tradisional yang hanya menggunakan alat musik genjring. Pada saat berlangsung "gembyung" selalu menampilkan alunan musik lawas (buhun:sunda), yang mengandung unsur sakral. Hal ini tetap dipertahankan oleh para tokoh "seniman gembyung", untuk menjaga kemurnian seni tradisi warisan leluhur ini. "Gembyung buhun" terdiri dari beberapa unsur yaitu waditra (alat musik), pangrawit (pemain alat musik), juru kawih (vocal), penari, dan busana. Waditra yang dipakai adalah genjring kemprang, genjring kempring, genjring gembrung, gendang (kendang:sunda), dan parkis (kecrek:sunda)&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Juru kawih &lt;font color=blue&gt;Kesenian Gembyung&lt;/font&gt; biasanya adalah laki-laki atau seorang dari yang penabuh genjring. Lagu yang dilantunkan juru kawih biasanya lagu berbahasa Sunda buhun, hal tersebut dapat didengar dari syair lagu yang agak sulit dipahami. contoh lagu nya adalah bismillah, raja sirai, siuh, rincik manic, engko, dan geboy. Penari gembyung biasanya seorang anak laki-laki atau  penonton yang tertarik mendengar alunan irama gembyung. Tarian gembyung mempunyai kekhasan antara lain tarian dilakukan secara pelan, sesuai irama gembyung. Ada juga yang seperti kerasukan menari gak karuan dengan mata terpejam, pada saat alunan musik berhenti barulah dia tersadar. pada jaman sekarang gembyung modern sudah berkolaborasi dengan gamelan (alat musik) jaipongan, menggunakan rebab dan seruling khusus buat pengiring pencak silat. tak jarang, jaman sekarang juru kawih nya adalah seorang sinden (vocal perempuan) bukan laki-laki&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Ini Contoh Video Kesenian Gembyung Modern (para penari kesurupan/gak sadar)&lt;/br&gt;&lt;iframe width="520" height="215" src="//www.youtube.com/embed/QZsVOhnb5I0" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><author>noreply@blogger.com (admin)</author></item><item><title>Belajar Mengenal Alat Musik Karinding Seni Tradisi Dari Jawa Barat</title><link>http://asetbudayaindonesia.blogspot.com/2015/01/belajar-mengenal-alat-musik-karinding.html</link><category>Jawa</category><pubDate>Sun, 4 Jan 2015 10:59:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-228065518915228340.post-83112474427980014</guid><description>&lt;div align="justyfy"&gt;&lt;a href="http://asetbudayaindonesia.blogspot.com" keyword="indonesia, culture, sosial, budaya, adat, kesenian, kekayaan, keindahan, pariwisata"&gt;Budaya Nasional&lt;/a&gt;: &lt;b&gt;Alat Musik Karinding&lt;/b&gt; termasuk salah satu aset budaya nasional indonesia. menurut beberapa sumber, &lt;i&gt;Alat Musik Karinding&lt;/i&gt; telah digunakan para leluhur masyarakat Sunda sejak jaman dahulu kala. "Karinding" terbuat dari pelepah daun nira (kawung:sunda) atau ruas bambu berukuran 20 x 1 cm yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (sering disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut pemukul (panenggeul:sunda). Jika bagian pemukul dipukul, maka pada bagian jarum akan bergetar dan saat dirapatkan ke rongga mulut maka akan menghasilkan suara yang punya ciri khas. suara yang keluar tergantung bentuk rongga mulut, kedalaman resonansi, tutup buka kerongkongan, serta hembusan dan tarikan napas.. &lt;font color=blue&gt;Belajar Mengenal Alat Musik Karinding Seni Tradisi Dari Jawa Barat&lt;/font&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Mengenai sejarah karinding, Pada jaman dulu &lt;font color=red&gt;Alat Musik Karinding&lt;/font&gt; dimainkan malam hari oleh sambil menjaga ladang di hutan atau di bukit-bukit. bunyi karinding saling bersahutan antara bukit yang satu ke bukit lainnya. karinding ternyata bisa menjadi pengusir rasa sepi sekaligus mengusir hama. Suara karinding menghasilkan gelombang lower decibel yang membuat hama tidak nyaman, sehingga hama menjauhi lahan pertanian. Jenis bahan dan bentuk karinding menunjukan tingkatan usia, lokasi, dan jenis kelamin peniup/penabuh. Karinding berbentuk susuk konde dibuat untuk perempuan, sedang untuk pria menggunakan pelapah nira berukuran lebih pendek, dan disimpan di wadah rokok&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Pada masa sekarang para pemuda Tatar Sunda menjadikan &lt;font color=blue&gt;Alat Musik Karinding&lt;/font&gt; sebagai salah satu seni pertunjukan yang menarik. jaman dulu, bila seorang jejaka mendatangi ke rumah gadis, dia akan bermain karinding untuk memikat hati sang gadis, Pada jaman sekarang karinding atau celempung sering berkolaborasi dengan alat musik modern. marilah kita lestarikan dan jaga aset budaya nasional indonesia kita, biar nanti anak cucu kita bisa lebih tahu kebudayaan bangsa nya sendiri daripada kebudayaan bangsa lain&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Salah satu contoh video Kesenian Tradisional Karinding&lt;/br&gt;&lt;iframe width="520" height="215" src="//www.youtube.com/embed/MCvryxxlYlY" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (admin)</author></item><item><title>Budaya Seni Kuda Renggong Maskot Nya Warga Sumedang</title><link>http://asetbudayaindonesia.blogspot.com/2015/01/budaya-seni-kuda-renggong-maskot-nya.html</link><category>Jawa</category><pubDate>Sun, 4 Jan 2015 00:04:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-228065518915228340.post-5089494185943827965</guid><description>&lt;div align="justyfy"&gt;&lt;a href="http://asetbudayaindonesia.blogspot.com" keyword="indonesia, culture, sosial, budaya, adat, kesenian, kekayaan, keindahan, pariwisata"&gt;Budaya Nasional&lt;/a&gt;: &lt;b&gt;Budaya Seni Kuda Renggong&lt;/b&gt; telah berkembang sejak era tahun 1990-an. kesenian ini semakin populer dan banyak di gemari masyarakat sejak terjadi peningkatan kreasi tarian kuda dan perubahan jenis musik yang digunakan untuk mengiringi nya. yang semula hanya di kenal masyarakat kota Sumedang Jawa Barat, kini telah banyak dikenal dan disukai di seluruh indonesia bahkan di manca negara.. &lt;font color=blue&gt;Budaya Seni Kuda Renggong Maskot Nya Warga Sumedang&lt;/font&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;font color=red&gt;Budaya Seni Kuda Renggong&lt;/font&gt;, awal nya kuda hanya di latih menjadi kuda penari yang hanya bisa berjingkrak-jingkrak sambil berjalan diiringi hingar bingar dari musik pengiring lagu daerah dan melayu berikut sekumpulan orang yang menari dan berjoged. saat ini kemampuan kuda menjadi semakin meningkat, dari hanya sekedar menari sambil berjalan menjadi kuda penari yang serba bisa. mulai dari tarian sambil berjalan lurus, tari menyamping hingga tarian sambil berjalan mundur. Tentunya ini termasuk atraksi seni yang sangat luar biasa.. betapa tidak? karena kuda yang sejati nya hanya binatang, bisa memahami instruksi dari sang penuntun untuk maju, menyamping dan mundur, sambil tetap berjingkrak menari tiada henti seiring alunan musik&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;font color=blue&gt;Budaya Seni Kuda Renggong&lt;/font&gt;, belakangan ini kreasi tarian kuda renggong lebih meriah lagi dengan atraksi yang disebut atraksi “Kuda Silat” . adapun atraksi ini berisi:&lt;/br&gt;&lt;u&gt;1. Gerakan Menghormat (sungkem)&lt;/u&gt;&lt;/br&gt;pada posisi ini, kuda merunduk dengan kedua kaki depan ditekuk sampai menyentuh tanah&lt;/br&gt;2. &lt;u&gt;Gerakan Kuda Silat&lt;/u&gt;&lt;/br&gt;pada posisi ini, kuda berdiri tegak dengan kaki depan menjulang ke atas sambil di sepakkan kearah instruktur nya.. seolah sedang bertarung mati-matian. terkadang posisi instruktur terbaring ditanah sambil di injak oleh kuda. ending nya kuda berdiri sambil duduk lalu seseorang berdiri di punggung kuda sambil melakukan gerakan pencak silat&lt;/br&gt;3. &lt;u&gt;Gerakan Pingsan (pura-pura mati)&lt;/u&gt;&lt;/br&gt;pada posisi ini,  kuda seolah bisa dibuat pingsan/mati menggeletak di atas tanah dengan posisi menyamping. setelah kuda seolah-olah mati, instruktur naik ke atas badan kuda dan melakukan tarian di atas badan kuda yang terbaring sambil di iringi musik&lt;br&gt;&lt;/br&gt; Musik yang digunakan pengiring &lt;i&gt;Budaya Seni Kuda Renggong&lt;/i&gt;, berubah seiring perkembangan seni tradisional di tatar sunda Jawa Barat. yang dulu nya hanya tetabuhan pencak silat, kini menjadi kolaborasi antara seni tanjidor+melayu+pantura dengan lantunan juru sekar atau sinden. belakangan lagi, kini kesenian kuda renggong memakai para penari dan seni topeng (kedok:sunda), sehingga semakin menambah kemeriahan dan semarak pertunjukan khas asal dari masyarakat sumedang&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Salah Satu Contoh Video Seni Kuda Renggong&lt;/br&gt;&lt;iframe width="520" height="215" src="//www.youtube.com/embed/tPfSEozfEAY" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (admin)</author></item><item><title>Alat Musik Calung Budaya Khas Tatar Pasundan</title><link>http://asetbudayaindonesia.blogspot.com/2015/01/alat-musik-calung-budaya-khas-tatar.html</link><category>Jawa</category><pubDate>Sat, 3 Jan 2015 11:57:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-228065518915228340.post-2454536612098544893</guid><description>&lt;div align="justyfy"&gt;Kesenian &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Barat. alat musik &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; adalah alat musik tradisional khas dari tatar pasundan yang berbentuk deretan ruas bambu yang disusun secara berurutan dengan susunan tangga nada pentatonik. alat musik &lt;u&gt;Calung&lt;/u&gt; dimainkan dengan cara di pukul perlahan pada bagian bilah atau ruas bambu nya. Bambu yang dipakai untuk membuat &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; biasa nya dari jenis awi wulung/bambu hitam (Gigantochloa Atroviolacea Widjaja).. &lt;font color=blue&gt;Alat Musik Calung Budaya Khas Tatar Pasundan&lt;/font&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Secara umum terdapat dua jenis alat musik &lt;font color=red&gt;Calung&lt;/font&gt;, yakni &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Rantay dan &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Jinjing. &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; rantay disebut juga &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; renteng, &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; gambang atau &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; runtuy. menurut sebagian pakar budaya mengatakan bahwa &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; rantay dan &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; gambang tidaklah sama, sebab di beberapa daerah &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; gambang berbentuk seperti xylophon atau kolintang. &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; rantay terdiri dari deretan ruas bambu yang diikat dan disusun dengan urutan bambu dari yang terkecil sampai yang paling besar, tali pengikatnya direntangkan pada dua batang bambu yang melengkung. total Jumlah ruas bambu biasa nya ada tujuh atau lebih. Untuk memainkan nya biasanya alat musik ini ditabuh menggunakan dua buah alat pemukul sambil si penabuh duduk bersila. &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; jinjing berbentuk ruas bambu yang digabungkan oleh pani'ir (sebilah bambu kecil). Berbeda dengan &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; rantay, &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; jinjing dimainkan di jinjing sambil berdiri. &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; jinjing dibagi menjadi empat bagian bentuk terpisah, yakni &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; kingking, &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; panepas, &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; jongrong, dan &lt;b&gt;Calung&lt;/b&gt; gonggong. semua nya dimainkan oleh empat orang pemain dengan fungsi berbeda. &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Kingking memiliki 15 ruas bambu dengan urutan nada tertinggi, kebanyakan berfungsi sebagai melody/lead (jika pada guitar). &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Panepas memiliki lima bilah bambu yang dimulai dari nada terendah dari &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; kingking (fungsi nya sebagai block/memainkan accord). &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Jongrong urutan nadanya dimulai dari nada terendah &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; panepas (berfungsi sebagai rythm). &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt; Gonggong hanya memiliki dua ruas bambu dengan nada terendah (berfungsi sebagai bass), ke empat alat musik ini dimainkan secara bersamaan&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Pada jaman dulu, &lt;font color=blue&gt;Calung&lt;/font&gt; dimain kan untuk mengusir burung dan hama lain nya di sawah. saat ini &lt;font color=blue&gt;Calung&lt;/font&gt; berubah menjadi sebuah seni pertunjukan yang memadukan tabuhan gending, lagu, dan bodoran (lawakan) menjadi sebuah tontonan kesenian rakyat yang sangat digemari khususnya di masyarakat Jawa Barat. di beberapa daerah ada yang memadukan pertunjukan &lt;font color=blue&gt;Calung&lt;/font&gt; dengan alat musik tarawangsa, biasanya ini untuk upacara ritual khusus dalam menyambut musim padi untuk penghormatan kepada dewi sri&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Silahkan di tonton salah satu contoh video Seni &lt;i&gt;Calung&lt;/i&gt;&lt;/br&gt;&lt;iframe width="520" height="215" src="//www.youtube.com/embed/VXFr82wKhKE" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (admin)</author></item></channel></rss>