<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Referensi Wisata</title><description>Blog Informasi dan Referensi Wisata</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Mon, 16 Sep 2024 20:49:30 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://referensiwisata.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Blog Informasi dan Referensi Wisata</itunes:subtitle><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="Places &amp; Travel"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Curug Luhur</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html</link><category>Jawa Barat</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 15 Jan 2011 23:46:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-756984214370132732</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjWKPLoTdODt0v-AF-D7nNDV54Q0zv_2qrX4WZrIWbARm0SZ_YFS8GMHnEu0RfsbLymH5sF52iun2q0MAS8J93TeXw4vLdeBoy66hGK8AsIUQ4eCnHZuVjwzO4IryEIbF1YTDl_l8uhNA/s1600/Curug+Luhur.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjWKPLoTdODt0v-AF-D7nNDV54Q0zv_2qrX4WZrIWbARm0SZ_YFS8GMHnEu0RfsbLymH5sF52iun2q0MAS8J93TeXw4vLdeBoy66hGK8AsIUQ4eCnHZuVjwzO4IryEIbF1YTDl_l8uhNA/s200/Curug+Luhur.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;&lt;b&gt;Curug Luruh&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; adalah tempat wisata air terjun yang berada di kecamatan Ciomas, Bogor, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Jawa%20Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;. Lokasi &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;Curug Luhur&lt;/a&gt; ini terletak persis disamping jalan raya kawasan Bogor – Gunung Salak Endah, sehingga untuk bertandang kelokasi ini, bisa menggunakan angkutan umum dan mungkin hal ini pulalah yang menyebabkan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;Curug Luhur&lt;/a&gt; cenderung ramai dikunjungi wisatawan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Perjalanan dari areal parkir menuju lokasi curug sangatlah mudah dan telah dibuatkan dalam bentuk undakan semen yang menurun hingga ke lokasi. Praktis banyak wisatawan dalam berbagai usia mendatangi curug ini, mengingat tidak diperlukan stamina yang cukup besar untuk mencapai lokasi wisata. Berbagai bangunan nampaknya sedang dibangun guna mendukung sarana dan prasarana, suatu hal yang menunjukkan tingkat kepedulian yang cukup tinggi dalam upaya pengembangan curug ini. Namun nampaknya areal perkemahan tidak tersedia disini, mengingat area terbuka dan datar yang ada sepertinya kurang cukup luas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Mendekati lokasi utama &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;&lt;b&gt;Curug Luhur&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; terdapat sederet limpahan air yang mengalir secara deras pada dinding tanah dengan ketinggian kurang lebih 2 meter. Limpahan air ini mirip air terjun mini yang bisa digunakan pengunjung untuk membasuh tangan atau kaki sambil menikmati kesegaran air khas pegunungan. Air terjun mini tersebut ditampung pada sebuah parit kecil yang akhirnya akan menyatu dengan limpahan air &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;Curug Luhur&lt;/a&gt; pada sungai yang ada di bagian tengah bawah area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;&lt;b&gt;Curug Luhur&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, seperti halnya&amp;nbsp;Curug Nangka memiliki dua buah air terjun utama, bedanya bila di Curug Nangka letaknya terpisah, sedangkan di &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;Curug Luhur&lt;/a&gt; letaknya sejajar. Air yang melimpah di Curug Luhur ini pun cukup deras, meskipun musim kemarau belum berakhir saat penulis mengunjungi lokasi wisata ini. Konon, sebenarnya cuman ada satu air terjun di kawasan ini, namun penduduk setempat membuat cabang baru pada aliran sungai dan membelokkannya sehingga tercipta air terjun baru. Dikarenakan letak air terjun yang baru itu sedikit lebih tinggi, maka air yang mengalirpun tidaklah sederas air terjun utama, namun demikian telah mampu memberikan panorama tambahan yang menarik pada objek wisata ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Bila ingin menimati curug namun enggan diterpa sinar matahari, disekitar curug juga terdapat tempat-tempat berteduh . Umumnya tempat-tempat semacam ini didominasi oleh pasangan muda-mudi yang sedang dilanda asmara untuk berbagai cerita dan janji&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Terkadang tak jarang pula para pengunjung menceburkan diri ke kolam yang cukup besar yang terletak dibawah curug tersebut untuk sekedar berendam membasahi tubuh atau berenang-renang kecil antar tepian kolam. Dilokasi ini banyak terdapat kolam buatan yang airnya sengaja dibuat melimpah ruah, sehingga bunyi derasnya aliran air yang mengalir dan akhirnya menyatu kesebuah sungai sangatlah dominan mewarnai objek wisata &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/curug-luhur.html"&gt;Curug Luhur&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjWKPLoTdODt0v-AF-D7nNDV54Q0zv_2qrX4WZrIWbARm0SZ_YFS8GMHnEu0RfsbLymH5sF52iun2q0MAS8J93TeXw4vLdeBoy66hGK8AsIUQ4eCnHZuVjwzO4IryEIbF1YTDl_l8uhNA/s72-c/Curug+Luhur.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Goa Gong</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/goa-gong.html</link><category>Jawa Timur</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 11 Jan 2011 17:50:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-7121641763854797929</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-medium wp-image-7" height="165" src="http://blog.ums.ac.id/bunbun/files/2010/10/gambar-goa-gong-300x225.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="200" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Goa Gong&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/goa-gong.html"&gt;Goa Gong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; memiliki keindahan stalagmit dan stalagtit yang luar biasa cantiknya. Kenapa di sebut &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/goa-gong.html"&gt;Goa Gong&lt;/a&gt;? Karena didalam goa ini terdapat stalagtit yang dapat berbunyi apabila ditabuh dengan tangan kita sepertisuara gong.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedalaman goa ini kurang lebih 256 M, dengan penerangan yang sukup redup membuat situasi didalam goa semakin terasa unik. jika perlu anda dapat membawa alat bantu penerangan dari rumah seperti lampu senter dan apabila anda tidak membawa alat tersebut dari rumah, jangan khawatir, karena disini terdapat banyak jasa penyewaan lampu senter, biaya sewa pun cukup murah. menurut pengalaman saya hanya dengan merogoh kocek Rp2000.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila anda wisatawan dari arah barat kota pacitan misal dari jawa tengah dan sekitanya setelah tiba di Kecamatan Punung sempatkanlah untuk singgah sejenak di Goa ini, goa ini terletak di desa bomo. telusuri saja jalan menuju desa bomo lokasi masuk &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/goa-gong.html"&gt;goa gong &lt;/a&gt;ada di kiri jalan. hati hati ya karena aspalnya tidak cukup lebar seperti di kota kota besar dan harus melewati bukit bukit kecil dengan kondisi jalan berbelok-belok.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Waduk Gajah Mungkur</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/waduk-gajah-mungkur.html</link><category>Jawa Tengah</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 9 Jan 2011 18:07:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-839317313757176629</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiA_sxHUpOMEO57jbYZksjx3E1HGz2j2a_SuK2TDRClOrg6ymk1AMH2TSFF3GQlftag95ZLDSWNVjib1_xCobz15XHljf3n5fJ3-SeSp8P0yjK9akeEQh9wuFXT86r8LXlKpuj6_AK8Y-A/s1600/Waduk+Gajah+Mungkur.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="142" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiA_sxHUpOMEO57jbYZksjx3E1HGz2j2a_SuK2TDRClOrg6ymk1AMH2TSFF3GQlftag95ZLDSWNVjib1_xCobz15XHljf3n5fJ3-SeSp8P0yjK9akeEQh9wuFXT86r8LXlKpuj6_AK8Y-A/s200/Waduk+Gajah+Mungkur.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Waduk Gajah Mungkur&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/waduk-gajah-mungkur.html"&gt;&lt;b&gt;Waduk Gajah Mungkur&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; terletak 35 km ke selatan dari arah Solo. Perairan danau buatan ini  menelah  wilayah seluas kurang lebih 7 kecamatan. Mulai dibangun di  akhir tahun 70-an dan  mulai beroperasi pada tahun 1978.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Bekas penduduk  yang tergusur perairan waduk di  pindahkan dengan transmigrasi Bedhol  Deso ke Sitiung, wilayah Provinsi Lampung.  Merupakan salah satu obyek  wisata andalan Wonogiri yang letaknya tidak terlalu  jauh dari pusat  kota Wonogiri, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Jawa%20Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waduk seluas 83 km persegi ini digunakan untuk  menampung  luapan air hujan setiap tahunnya dan juga sebagai sumber untuk  mengairi  sawah. Pemandangan alam yang indah di sekitar waduk berimbas pada   banyaknya rumah makan yang menyajikan pemandangan menarik disekitar  waduk.  Terdapat rekreasi air di lokasi ini seperti &lt;i&gt;Memancing, Jet Ski, Wisata Perahu, Papan Luncur&lt;/i&gt; dan terdapat pula bukit yang oleh warga  Wonogiri disebut “Bukit  Hollywood”.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiA_sxHUpOMEO57jbYZksjx3E1HGz2j2a_SuK2TDRClOrg6ymk1AMH2TSFF3GQlftag95ZLDSWNVjib1_xCobz15XHljf3n5fJ3-SeSp8P0yjK9akeEQh9wuFXT86r8LXlKpuj6_AK8Y-A/s72-c/Waduk+Gajah+Mungkur.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pantai Teleng Ria</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/pantai-teleng-ria.html</link><category>Jawa Timur</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 9 Jan 2011 17:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-7364999406088995118</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3OJx7rx6fVpEiISDMrxlR4wLwg6m_DQMbPuZM9Z1jexXRApybRa2PEiAMg3-Ggutv9ikrVD-wZuqekwdac85SpH5HD6AomQOOgX85J80aMpFakQDIazOIy9y76z4Laye6gHbLL1vmaMQ/s1600/teleng-ria2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3OJx7rx6fVpEiISDMrxlR4wLwg6m_DQMbPuZM9Z1jexXRApybRa2PEiAMg3-Ggutv9ikrVD-wZuqekwdac85SpH5HD6AomQOOgX85J80aMpFakQDIazOIy9y76z4Laye6gHbLL1vmaMQ/s200/teleng-ria2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Pantai Teneng Ria - Pacitan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/pantai-teleng-ria.html"&gt;Pantai Teleng Ria&lt;/a&gt;. Pacitan&lt;/b&gt;, kota kecil nan cantik ini memiliki banyak pantai yang membentang sepanjang&amp;nbsp; selatan daerah kebupaten Pacitan, salah satunya adalah &lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/pantai-teleng-ria.html"&gt;Pantai Teleng Ria&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Pantai yang memperindah Kota Pacitan,  karena berada di teluk Pacitan dan berada disebelah selatan pusat kota. Ombak yang tidak terlalu besar dan lokasi pantai yang membentang sepanjang teluk cukup menarik banyak wisatawan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Di pagi hari saat cuaca cerah kita dapat menikmati keindahan Sunrise.  warung makan seefood berjajar rapi disekitar pantai ini terutama apabila kita menyusuri jalan di atas pantai yang merupakan jalur bus. anda juga dapat melakukan olah raga seperti joging, voli pantai, jalan jalan sehat dsb pada waktu pagi ataupun sore hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Ingin memanjakan anak bisa juga karena di lokasi pantai terdapat kolam renang untuk anak anak ataupun orang dewasa. alangkah baiknya jika anda berwisata ke pantai ini pada waktu pagi hari disaat udara masih sangat sejuk, anda juga bisa berelaksasi di pantai ini dengan kondisi pantai yang masih sepi, menyatu dengan pantai ini memang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3OJx7rx6fVpEiISDMrxlR4wLwg6m_DQMbPuZM9Z1jexXRApybRa2PEiAMg3-Ggutv9ikrVD-wZuqekwdac85SpH5HD6AomQOOgX85J80aMpFakQDIazOIy9y76z4Laye6gHbLL1vmaMQ/s72-c/teleng-ria2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pasar Wisata Pekanbaru</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/pasar-wisata-di-pekanbaru.html</link><category>Riau</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 9 Jan 2011 17:22:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-1666638401956143852</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9ct3zbz9j3w74ZYwIKhfWSEXzvK2EqIW6IIU46wcevhO_JTbrwmGInPcaxPQKZ_dgqxh4kXSbpPntCxk9ZBjRuv5Q4ZLFGjMd0fhktwSbqPuzq_PPvbPCv922o0fRRc22w2IYvc2IR84/s1600/Pasar+Wisata+di+Pekanbaru.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9ct3zbz9j3w74ZYwIKhfWSEXzvK2EqIW6IIU46wcevhO_JTbrwmGInPcaxPQKZ_dgqxh4kXSbpPntCxk9ZBjRuv5Q4ZLFGjMd0fhktwSbqPuzq_PPvbPCv922o0fRRc22w2IYvc2IR84/s200/Pasar+Wisata+di+Pekanbaru.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2011/01/pasar-wisata-di-pekanbaru.html"&gt;Pasar Wisata Pekanbaru&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt; Pasar Wisata ini salah satu tempat umum yang menjadi Objek dan Daya Tarik Wisata di Kota Pekanbaru, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Riau"&gt;Riau&lt;/a&gt;. Pasar Wisata ini setelah mengalami kebakaran keberadaan Pasar Bawah di bangun lebih representative sehingga Wisatawan lebih nyaman ketika berkunjung.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbagai macam kelengkapan dijual di komplek Pasar Wisata, antara lain keperluan sehari-hari, Elektronik, Alat-alat Rumah Tangga, Pakaian juga Souvenir berupa keramik. Keramik yang dijual di Pasar Bawah banyak didatangkan dari negara-negara penghasil keramik unggulan dunia seperti Cina, Taiwan, Hongkong dan Italia. Tentu saja keramik-keramik Pasar Bawah dijual di dengan harga yang cukup kompetitif, hingga anda berpeluang untuk memilah-milahnya terlebih dahulu sebelum membelinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Lokasi Pasar Wisata tidak terlalu luas dan merupakan Pasar yang tertua yang pernah ada di Pekanbaru, dikatakan pasar ini merupakan cikal bakal berdirinya ibu kota &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Riau"&gt;Riau&lt;/a&gt; Pekanbaru..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9ct3zbz9j3w74ZYwIKhfWSEXzvK2EqIW6IIU46wcevhO_JTbrwmGInPcaxPQKZ_dgqxh4kXSbpPntCxk9ZBjRuv5Q4ZLFGjMd0fhktwSbqPuzq_PPvbPCv922o0fRRc22w2IYvc2IR84/s72-c/Pasar+Wisata+di+Pekanbaru.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Danau Limbungan</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-limbungan.html</link><category>Riau</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 27 Dec 2010 15:49:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-2047571178386504697</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAMnYuOxYFhxidi_wpmwI6RIUsL_bRocBjgwJL_H0Wk0c-pcJlRSPm54hfxBB1WncntJha_NEtqGkGW-x_Wujmxo_eTAeTWwPL2K0wO0p4G0V2171tB5Ob57hsovLCiG9Wu97vOgimXBI/s1600/danau-limbungan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="155" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAMnYuOxYFhxidi_wpmwI6RIUsL_bRocBjgwJL_H0Wk0c-pcJlRSPm54hfxBB1WncntJha_NEtqGkGW-x_Wujmxo_eTAeTWwPL2K0wO0p4G0V2171tB5Ob57hsovLCiG9Wu97vOgimXBI/s200/danau-limbungan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tempat rekreasi &lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-limbungan.html"&gt;Danau Limbungan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini berjarak sekitar 10 Km dari pusat Kota Pekanbaru dan dapat dicapai oleh angkutan umum. Tak jauh dari sini terdapat pula sebuah lokasi sebagai arena lomba motorcross.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-limbungan.html"&gt;Danau Limbungan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, yang awalnya dibangun untuk tujuan pengairan ini terdapat di daerah yang dikelilingi oleh perbukitan berpanorama alam indah yang memiliki daya tarik sebagai tempat wisata. Melihat potensi tersebut, tempat ini kemudian dikembangkan sebagai daerah wisata yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan sarana untuk keperluan rekreasi, seperti aneka jenis sepeda air, perahu, restoran, panggung hiburan, taman bermain, cottage dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun seperti kebanyakan tempat wisata di Indonesia, Danau Buatan jauh dari bersih. Untuk sekedar duduk direrumputan saja harus extra waspada karena banyak ranjau kotoran hewan. Bahkan kotoran hewan tidak hanya direrumputan tapi juga di dermaga yang telah dipaving rapi. Kedai-kedai penjual makanan-pun jauh dari bersih. Sampah bekas makanan dan minuman tersebar dimana-mana. Dimana kesadaran mereka akan kebersihan, Sungguh jorok ya warga disana..! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAMnYuOxYFhxidi_wpmwI6RIUsL_bRocBjgwJL_H0Wk0c-pcJlRSPm54hfxBB1WncntJha_NEtqGkGW-x_Wujmxo_eTAeTWwPL2K0wO0p4G0V2171tB5Ob57hsovLCiG9Wu97vOgimXBI/s72-c/danau-limbungan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Taman Nasional Kerinci Seblat</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html</link><category>Bengkulu</category><category>Jambi</category><category>Sumatera Barat</category><category>Sumatera Selatan</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 24 Dec 2010 16:07:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-1586693486181342312</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnvzvDoSyWJJYZ7AE2YM5dlDKlg-jOMKJa4xNRu1ULbMVba0ss13Bhlr01oDdbiVSCCpzP-ybhA-eAMS3k8MvKV4BxyiPPvtVNDF_Gd72KGbDEJI_ZvEo708iSF8L-Pib6oLgAO3uWgs8/s1600/TNKS.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnvzvDoSyWJJYZ7AE2YM5dlDKlg-jOMKJa4xNRu1ULbMVba0ss13Bhlr01oDdbiVSCCpzP-ybhA-eAMS3k8MvKV4BxyiPPvtVNDF_Gd72KGbDEJI_ZvEo708iSF8L-Pib6oLgAO3uWgs8/s200/TNKS.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;adalah Taman Nasional terbesar di Pulau Sumatera, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; terletak di 4 propinsi yaitu &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Sumatera%20Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Jambi"&gt;Jambi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Bengkulu"&gt;Bengkulu&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Sumatera%20Selatan"&gt;Sumatera Selatan&lt;/a&gt;. Sebagian besar kawasan taman nasional ini merupakan rangkaian pegunungan Bukit Barisan Selatan di Pulau Sumatera bagian tengah. Luas &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; (hasil tata batas) ditetapkan seluas 1.368.000 . Wilayah &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; tersebar di 9 Kabupaten, 43 Kecamatan dan 134 Desa.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarah pembentukannya, taman nasional ini merupakan penyatuan dari kawasan-kawasan Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan-Bukit Kayu embun dan Gedang Seblat, hutan lindung dan hutan produksi terbatas di sekitarnya yang berfungsi hidro-orologis yang sangat vital bagi wilayah sekitarnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelompok hutan tersebut merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) utama, yaitu DAS Batanghari, DAS Musi dan DAS wilayah pesisir bagian barat, DAS tersebut sangat vital peranannya terutama untuk memenuhi kebutuhan air bagi hidup dan kehidupan jutaan orang yang tinggal di daerah tersebut. Mengingat pentingnya peranan kelompok hutan tersebut, maka pada tanggal 4 Oktober 1982, bertepatan dengan Kongres Taman Nasional Sedunia di Bali, gabungan kawasan tersebut diumumkan sebagai &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah sam pai ekosistem sub alpin serta beberapa ekosistem yang khas (rawa gambut, rawa air tawar dan danau). Hutan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-nasional-kerinci-seblat.html"&gt;Taman Nasional Kerinci Seblat&lt;/a&gt; memiliki 4000 jenis tumbuhan yang didominasi oleh famili Dipterocarpaceae, dengan flora yang langka dan endemik yaitu pinus kerinci (Pinus merkusii strain Kerinci), kayu pacat (Harpulia alborera), bunga Rafflesia (Rafflesia arnoldi) dan bunga bangkai (Amorphophallus titanium dan A. decussilvae).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnvzvDoSyWJJYZ7AE2YM5dlDKlg-jOMKJa4xNRu1ULbMVba0ss13Bhlr01oDdbiVSCCpzP-ybhA-eAMS3k8MvKV4BxyiPPvtVNDF_Gd72KGbDEJI_ZvEo708iSF8L-Pib6oLgAO3uWgs8/s72-c/TNKS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Taman Alam Mayang</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-alam-mayang.html</link><category>Riau</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 21 Dec 2010 15:52:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-3724887482484159466</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqfX7ezq2cpwSynoZgzvDhs4QF4LPHgfv4l75kTOBuFtUiWY-NbSWS3dvwLCGxb1UxDGhBHGyNGuz08sutXPLMfFDeuYeScIBUXOG9HwACpedKwJtibcHPlH-tgcq_kL1Xwoq2iG9SAqU/s1600/Alam+Mayang.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqfX7ezq2cpwSynoZgzvDhs4QF4LPHgfv4l75kTOBuFtUiWY-NbSWS3dvwLCGxb1UxDGhBHGyNGuz08sutXPLMfFDeuYeScIBUXOG9HwACpedKwJtibcHPlH-tgcq_kL1Xwoq2iG9SAqU/s200/Alam+Mayang.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-alam-mayang.html"&gt;Taman Alam Mayang&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt; Tempat wisata yang satu ini menyuguhkan keindahan alam, tempatnya sangat sejuk karena ditumbuhi oleh pohon-pohon yang rindang membuat kita dapat beristirahat dengan nyaman di rerumputan bersama dengan anggota keluarga atau dengan orang-orang tersayang sambil melihat anak-anak bermain berbagai permainan seperti ayunan, seluncuran berbagai bentuk, halang rintang&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-alam-mayang.html"&gt;&lt;b&gt;Taman Alam Mayang&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; merupakan objek wisata alam favorit warga kota Pekanbaru, taman ini terletak 12 KM ke arah Timur dari pusat kota atau kurang lebih 20 menit perjalanan kendaraan. Selain itu, bagi yang suka tantangan ditaman ini juga disediakan &amp;nbsp;permainan atau sarana yang dapat memacu adrenalin diantaranya meluncur dengan bergantung pada sebuah tali (flying fog) yang dipandu oleh tenaga-tenaga yang telah berpengalaman, dan juga ada fasilitas balon udara sehingga kita dapat melihat kota Pekanbaru di kejauhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Di sisi lain terdapat sepeda dayung untuk mengarungi telaga yang ada di &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-alam-mayang.html"&gt;Taman Alam Mayang&lt;/a&gt; dan juga Bola gelembung yang sangat disenangi oleh anak-anak. Bagi pemancing mania untuk menyalurkan hobi juga tersedia kolam ikan dengan beberapa jensi ikan seperti patin, gurami, dan lainnya. Kolam Pancing Alam Mayang yang memang disiapkan sebagai salah satu tujuan wisata andalan Pekanbaru,.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;
Disini tersedia tiga buah kolam dengan luas keseluruhannya 18.560 meter dan berbagai jenis ikan yang siap untuk kita bawa pulang bagi keluarga. Lebih menyenangkan lagi memancing bersama keluarga karena di areal kolam terdapat kantin kecil-kecilan. Terbuka kesempatan setiap hari bersantai di Alam Mayang dan sesekali kemampuan kita diuji pula dalam lomba memancing ikan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqfX7ezq2cpwSynoZgzvDhs4QF4LPHgfv4l75kTOBuFtUiWY-NbSWS3dvwLCGxb1UxDGhBHGyNGuz08sutXPLMfFDeuYeScIBUXOG9HwACpedKwJtibcHPlH-tgcq_kL1Xwoq2iG9SAqU/s72-c/Alam+Mayang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rumah Tjong A Fie</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/rumah-tjong-fie.html</link><category>Sumatera Utara</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 18 Dec 2010 12:06:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-5242548006842984365</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYaInhEKJLPJQ366XIeHxYIVRPqojfkeU4ve6yJDmPbKfNDOcZ_djjqSulIKoZOpVbQUC6CM8DU1gZlJgwEoTdpPYI-WIHAzJui7OIOUMq7jmS5lnI-ZDxrqteI12kjILlpl2RNd2mLIE/s1600/Tjong-a-fie.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="134" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYaInhEKJLPJQ366XIeHxYIVRPqojfkeU4ve6yJDmPbKfNDOcZ_djjqSulIKoZOpVbQUC6CM8DU1gZlJgwEoTdpPYI-WIHAzJui7OIOUMq7jmS5lnI-ZDxrqteI12kjILlpl2RNd2mLIE/s200/Tjong-a-fie.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/rumah-tjong-fie.html"&gt;Rumah Tjong A Fie&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt; Salah satu peninggalan bersejarah yang berasal&amp;nbsp;dari kota Medan, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Sumatera%20Utara"&gt;Sumatera Utara&lt;/a&gt; adalah Bangunan kediaman Tjong A Fie. Bangunan ini berada di Jalan Ahmad Yani No.105, Kesawan, Medan, yang didirikan pada tahun 1900, saat ini dijadikan sebagai Tjong A Fie Memorial Institute dan dikenal juga dengan nama Tjong A Fie Mansion. Rumah ini dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009 untuk memperingati ulang tahun Tjong A Fie yang ke-150.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Rumah ini merupakan bangunan yang didesain dengan gaya arstitektur Cina, Eropa, Melayu dan art-deco dan menjadi objek wisata bersejarah di Medan. Di rumah ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYaInhEKJLPJQ366XIeHxYIVRPqojfkeU4ve6yJDmPbKfNDOcZ_djjqSulIKoZOpVbQUC6CM8DU1gZlJgwEoTdpPYI-WIHAzJui7OIOUMq7jmS5lnI-ZDxrqteI12kjILlpl2RNd2mLIE/s72-c/Tjong-a-fie.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pantai Parai Tenggiri</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/12/pantai-parai-tenggiri.html</link><category>Bangka Belitung</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 15 Dec 2010 17:12:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-6863734235821542272</guid><description>&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhpSUKl2ax2pIPDt1i-0-ZfUjmn_-mTJLUmbncWoPYcpkDL83WhmFqu0jyRWnKXU4XMioXloqO0aSY8Q_VGOdQsn_c_g0K0jqYSwx-1Td7I1xT31fsnPj6SGa4w-iwzWuJ9dLVH8urkRI/s1600/Pantai+Parai+Tenggiri.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhpSUKl2ax2pIPDt1i-0-ZfUjmn_-mTJLUmbncWoPYcpkDL83WhmFqu0jyRWnKXU4XMioXloqO0aSY8Q_VGOdQsn_c_g0K0jqYSwx-1Td7I1xT31fsnPj6SGa4w-iwzWuJ9dLVH8urkRI/s200/Pantai+Parai+Tenggiri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/12/pantai-parai-tenggiri.html"&gt;&lt;b&gt;Pantai Parai Tenggiri&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; adalah pantai yang terletak di kawasan daerah Matras, Sungailiat, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Bangka%20Belitung"&gt;Bangka Belitung&lt;/a&gt;. Pantai ini sering dijadikan obyek wisata dan terkenal dengan batuan granit berbagai ukuran. Fasilitas yang tersedia antara lain hotel, outbound serta permainan olah raga air.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Pada awalnya, masyarakat sungailiat menyebut pantai ini sebagai pantai Hakok, kmudian sebagai pantai Tenggiri. Pantai Parai merupakan pantai paling indah dideretan pantai timur Pulau Bangka. Sejak dulu ketika masih disebut Hakok, pantai ini merupakan kawasan yang paling digemari untuk dikunjunggi oleh masyarakat setempat. Bebatuan yang banyak terdapat di pantai ini, bagaikan sebuah dekorasi alam yang sangat indah. Pantai ini memiliki sebauh resort dengan hotel bintang 4 yakni parai beach resort. Merupakan satu-satunya kawasan tujuan wisata pantai bertarap internasional yang patut dibanggakan dipulau bangka. Hampir semua fasilitas tersedia, mulai dari akomodasi, restauran, bar and grill, café, kolam renang, bahkan sport and leisure. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://evadianita.com/"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Di ujung kiri pantai, terdapat sebuah gugusan bebatuan yang di tata dengan apik dan di namakan Rock Island. Pada malam hari, pengunjung dapat bersantai sambil menikmati hidangan lezat dan minuman bar, sambil mendengarkan deburan ombak yang menerpa bebatuan tanpa henti. Akses menuju ke sana melalui sebuah jembatan dengan penerangan lampu di sepanjang tepi kanan dan kirinya. Pengunjung dapat berjalan kaki menuju ke Rock Island sambil menikmati pemandangan laut dan riakan ombak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhpSUKl2ax2pIPDt1i-0-ZfUjmn_-mTJLUmbncWoPYcpkDL83WhmFqu0jyRWnKXU4XMioXloqO0aSY8Q_VGOdQsn_c_g0K0jqYSwx-1Td7I1xT31fsnPj6SGa4w-iwzWuJ9dLVH8urkRI/s72-c/Pantai+Parai+Tenggiri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Wine Simbol Kekayaan</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/12/wine-simbol-kekayaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 15 Dec 2010 17:11:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-9129876532799013601</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr63zyuzpNACtkk_pFPARamEJr1aC-K9DDCLfg7vB-xxaGCtngm1jAdQWWb9Ism_eEEZz-6WQYIR0x1ylXQRZ4KC3zSFRslh2oMIJZg6hkB_xuRywiK2v68wH3YaXjwXXCbsqzQbJ1a9Y/s1600/Wine+Dan+Keyaaan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="125" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr63zyuzpNACtkk_pFPARamEJr1aC-K9DDCLfg7vB-xxaGCtngm1jAdQWWb9Ism_eEEZz-6WQYIR0x1ylXQRZ4KC3zSFRslh2oMIJZg6hkB_xuRywiK2v68wH3YaXjwXXCbsqzQbJ1a9Y/s200/Wine+Dan+Keyaaan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wine (minuman anggur) dan kekayaan. Keduanya saling mendukung Makin banyak kapasitas gentong gentong penyimpan wine, pemiliknya semakin dikenal sebagai orang kaya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di kastil tua Heidelberg, Jerman, ada satu gentong dari bahan kayu yang bisa menampung anggur sampai 160.000 liter. Para turis asal Eropa yang berpose didepan gentong ini pun hanya bisa mencapai tinggi sepertiga dari diameter tutup gentong&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak jauh dari gentong itu terdapat roda batu diatas semacam lumping. Roda bisa bergerak maju mundur di “lumpang” itu. Di tengah-tengah “lumping”, terdapat sebuah lubang kecil. Ternyata itu adalah sebuah teknologi pemeras anggur pada abad ke-16&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Para wanita ditemani dengan lagu, bergantian memeras anggur selama 24 jam sehari. Semua itu karena mereka tidak mempunyai kegiatan lain, tidak ada televisi atau Internet. Jadi perkerjaan seperti itu bisa dilakukan sepanjang hari oleh mereka&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ada lagi gentong yang besarnya satu ruangan, atau hampir dua kali gentong yang semula. Diatas gentong dibangun semacam lantai kayu yang pada masanya di pakai sebagai tempat berdansa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Masih diruangan itu terdapat patung orang kerdil yang tengah asik meminum wine. Di bawah patung itu tertulis “Perkeo” Patung itu dibuat seukuran orang asli pada zaman itu. Tingginya tidak lebih dari satu meter. Sebagai petugas jaga keran anggur, orang-orang kerap meminta tambahan anggur. Si tokoh ini adalah orang Italia yang selalu berujar &lt;i&gt;percheno &lt;/i&gt;yang lebih kurang memiliki arti “mengapa tidak”. Jadi dia terkenal dengan sebutan Perkeo&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mitos mitos serupa inilah yang meramaikan cerita gudang wine, simbol kekayaan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr63zyuzpNACtkk_pFPARamEJr1aC-K9DDCLfg7vB-xxaGCtngm1jAdQWWb9Ism_eEEZz-6WQYIR0x1ylXQRZ4KC3zSFRslh2oMIJZg6hkB_xuRywiK2v68wH3YaXjwXXCbsqzQbJ1a9Y/s72-c/Wine+Dan+Keyaaan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Masjid Raya Medan</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/masjid-raya-medan.html</link><category>Sumatera Utara</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 12 Dec 2010 11:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-2427799182118814063</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgv1pPwUYJDC_OHkJ3MTwUqCfXSn3aia4wJVkuFr2yeObfPI7CK64BQKaL4pJO_nSr_Xb5hdqEb-RgDiT8fq0nqRgT3YIEgx74CzQqVDr5au0H9G3Njc64e-4jcUEjJFfGXGW6hNQ_ZCc/s1600/mesjidraya_big.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgv1pPwUYJDC_OHkJ3MTwUqCfXSn3aia4wJVkuFr2yeObfPI7CK64BQKaL4pJO_nSr_Xb5hdqEb-RgDiT8fq0nqRgT3YIEgx74CzQqVDr5au0H9G3Njc64e-4jcUEjJFfGXGW6hNQ_ZCc/s200/mesjidraya_big.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/masjid-raya-medan.html"&gt;Masjid Raya Medan&lt;/a&gt;. Satu lagi peninggalan Sultan Deli, yaitu Masjid Raya Al Mashun yang berjarak tak jauh dari &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/istana-maimun.html"&gt;Istana Maimun&lt;/a&gt;. Masjid mulai dibangun tanggal 1 Rajab 1324 H atau 21 Agustus 1906 dan selesai 10 September 1909 oleh Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masjid yang menjadi identitas Kota Medan, &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Sumatera%20Utara"&gt;Sumatera Utara&lt;/a&gt; ini, memang bukan sekedar bangunan antik bersejarah biasa, tetapi juga menyimpan keunikan tersendiri mulai dari gaya arsitektur, bentuk bangunan, kubah, menara, pilar utama hingga ornamen-ornamen kaligrafi yang menghiasi tiap bagian bangunan tua ini. Masjid ini dirancang dengan perpaduan gaya arsitektur Timur Tengah, India dan Eropa abad 18.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masjid Raya Al-Mashun Medan, banyak dikagumi karena bentuknya yang unik tidak seperti bangunan masjid biasa yang umumnya berbentuk segi empat. Masjid ini, dirancang berbentuk bundar segi delapan dengan 4 serambi utama - di depan, belakang, dan samping kiri kanan, yang sekaligus menjadi pintu utama masuk ke masjid.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Antara serambi yang satu dengan lainnya dihubungkan oleh selasar kecil, sehingga melindungi bangunan/ruang utama dari luar. Di bagian dalam masjid ini, ditopang oleh 8 buah pilar utama berdiameter 0,60 m yang menjulang tinggi dan langsung menjadi penyangga kubah utama pada bagian tengah. Sedangkan 4 kubah lainnya berada di atas ke empat serambi selain ditambah dengan 2 buah menara di kiri-kanan belakang masjid&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecuali itu, mimbar, keempat pintu utama dan 8 buah jendela serambi terbuat dari ukiran kayu jenis merbau bergaya seni tinggi - terbukti hingga kini masih tetap utuh. Belum lagi dengan ukiran dan hiasan ornamen khas Melayu Deli pada setiap sudut bangunan, yang serta merta melahirkan nilai-nilai sakral religius yang teramat dalam bagi tiap orang yang memasukinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgv1pPwUYJDC_OHkJ3MTwUqCfXSn3aia4wJVkuFr2yeObfPI7CK64BQKaL4pJO_nSr_Xb5hdqEb-RgDiT8fq0nqRgT3YIEgx74CzQqVDr5au0H9G3Njc64e-4jcUEjJFfGXGW6hNQ_ZCc/s72-c/mesjidraya_big.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Danau Kerinci</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html</link><category>Jambi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 9 Dec 2010 11:38:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-6500589738440784380</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgggepVMamY76Si3VzCbVm6oaJbJtZXvqKgnpoShHyj247Bau2EUdMLZB2-y9TTnewbJX2ZmnJELJmhDo2sDwm2Rwxx12yNkZ4CgxGv4PHcArdD-i7h_BYtRv6iROs6xySmY_S-31ep-Gk/s1600/100_1321.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgggepVMamY76Si3VzCbVm6oaJbJtZXvqKgnpoShHyj247Bau2EUdMLZB2-y9TTnewbJX2ZmnJELJmhDo2sDwm2Rwxx12yNkZ4CgxGv4PHcArdD-i7h_BYtRv6iROs6xySmY_S-31ep-Gk/s200/100_1321.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;&lt;b&gt;Danau Kerinci&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; terletak di Kecamatan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt; dan Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Provinsi &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Jambi"&gt;Jambi&lt;/a&gt;, Indonesia. Di danau ini sering sekali diadakan festival setiap tahunnya. Sejumlah atraksi seni dan pameran digelar untuk menarik pengunjung. Sejumlah Negara mendukung &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau kerinci&lt;/a&gt; sebagai  tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, Bahkan festival di &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt; ini pernah dihadiri oleh para duta besar dari Negara Jerman, Arab Saudi, Perancis, Malaysia, Lebanon, dan Afganistani &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Kerinci memiliki luas kurang lebih 5.000 hektar dengan kedalaman 110 m dan terletak pada ketinggian 783 meter dpl. Danau ini menyimpan banyak jenis ikan. Ikan Semah merupakan jenis yang paling digemari dan merupakan ikan endemik. &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt; terletak pada dua Kecamatan yaitu Kecamatan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt; dan Kecamatan Keliling Danau. Terdapat beberapa lokasi yang menarik pada beberapa desa disekitar &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt;, yaitu Daerah Pesanggarahan dimana kita bisa melihat pemandangan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci&lt;/a&gt; dari atas, Tanjung Hatta adalah tempat Bung Hatta menikmati panorama Danau Kerinci dan menanam pohon disana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan di sekitar danau begitu menawan. Mata tak akan bosan melihat hamparan air yang jernih dilatarbelakangi barisan pegunungan yang anggun. Di tengah danau terlihat perahu-perahu nelayan sedang mengarungi permukaan airnya yang tenang, tempat bersemayam sejumlah jenis ikan yang banyak ditangkap oleh mayarakat setempat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di desa-desa sekitar danau, terdapat sejumlah batu berukir yang konon peninggalan manusia megalit yang hidup ribuan tahun silam. Keberadaan batu ukir ini menunjukkan bahwa kawasan di sekitar &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-kerinci.html"&gt;Danau Kerinci &lt;/a&gt;merupakan daerah yang pernah dihuni manusia purba. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgggepVMamY76Si3VzCbVm6oaJbJtZXvqKgnpoShHyj247Bau2EUdMLZB2-y9TTnewbJX2ZmnJELJmhDo2sDwm2Rwxx12yNkZ4CgxGv4PHcArdD-i7h_BYtRv6iROs6xySmY_S-31ep-Gk/s72-c/100_1321.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Istana Maimun</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/istana-maimun.html</link><category>Sumatera Utara</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 6 Dec 2010 09:49:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-4645996486431956869</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPjto7OHYHwo97VrgFLW4JtI1KcObJbgTKQ-66ZU-dhRSg_IDdttyZ76zGicIRlqdzZfDpkQJikzddzhyphenhyphenvrSqmVwCYsk7lwldAkEM0kQKftJlLPUwM2Il-M0c0UwWeDCVpLQ15F1Xp9ME/s1600/Maimun.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPjto7OHYHwo97VrgFLW4JtI1KcObJbgTKQ-66ZU-dhRSg_IDdttyZ76zGicIRlqdzZfDpkQJikzddzhyphenhyphenvrSqmVwCYsk7lwldAkEM0kQKftJlLPUwM2Il-M0c0UwWeDCVpLQ15F1Xp9ME/s200/Maimun.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/istana-maimun.html"&gt;&lt;b&gt;Istana Maimun&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; semula ditulis Maimoon, merupakan istana Sultan Deli. Istana yang berdiri megah di Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun adalah salah satu ikon Kota Medan&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/istana-maimun.html"&gt;&lt;b&gt;Istana Maimun&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga&amp;nbsp;desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan&amp;nbsp;Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia, namun sayang keadaanya kurang terurus&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Istana ini dibangun tahun 1888, sudah 100 tahun lebih. Banyak sekali turis dari negara tetangga berkunjung kesini (Malaysia). Warna kuning banyak bertebaran di istana yang pernah jadi pusat pemerintahan Kesultanan Deli ini. Secara, kuning itu memang warna khas Melayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dilihat-lihat, berasa banget pengaruh Eropanya. Lampu-lampu kristal dan perabotan istana seperti kursi, meja, dan lemari mungkin karena sang arsitek istana ini asalnya dari Italia. Selain perabotan, sebagian material bangunan memang didatangkan dari Eropa, seperti misalnya ubin marmer.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ruangan seluas 400 meter persegi ini, biasanya untuk acara penobatan Sultan Deli atau acara adat lain, termasuk saat hari besar Islam seperti Idul Adha. "Yang paling unik disini ruang pertemuan untuk pertemuan adat istiadat ini, yang sampai sekarang masih kami gunakan. Pertemuan dengan Sultan Deli, yang masyarakat Melayu bilang Angkat Sembah Kepada Sultan," jelas Bapak Tengku Hamzah, pemandu wisata kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konon kabarnya Kesultanan Deli ini dulunya memang berlimpah dengan kemewahan. Inisiatif membangun istana yang terus jadi pusat pemerintahan Kesultanan Deli adalah Sultan Deli ke-9, yaitu Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Keturunan Sultan Deli memang masih ada dan sekarang gelar sultan dipegang seorang anak kecil. Tengku Mahmud Arya Lamanjidi, yang juga putra sulung almarhum Letkol. Inf. Tito Otteman Mahmud Perkasa Alam&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sultan yang sekarang, usianya 12 tahun. Tuanku Mahmud Arya Lamanjidi Perkasa Alam, Sultan Deli XIV. Beliau dinobatkan pada tahun 2005 yang lalu. Setelah ayahandanya meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat terbang di Aceh, Lhoksemauwe. Almarhum ayah Sultan Deli, seorang TNI, Tuanku Otteman Mahmud Perkasa Alam yang berpangkat kolonel dari Batalyon Siliwangi," Sementara &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/istana-maimun.html"&gt;Istana Maimun&lt;/a&gt; selain dibuka untuk tempat wisata, sebagian ditempati kerabat kesultanan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPjto7OHYHwo97VrgFLW4JtI1KcObJbgTKQ-66ZU-dhRSg_IDdttyZ76zGicIRlqdzZfDpkQJikzddzhyphenhyphenvrSqmVwCYsk7lwldAkEM0kQKftJlLPUwM2Il-M0c0UwWeDCVpLQ15F1Xp9ME/s72-c/Maimun.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Danau Aneuk Laot</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-aneuk-laot.html</link><category>Banda Aceh</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 3 Dec 2010 17:44:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-137236826227910910</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ-GhkMGrGo9QH-OsQAtzJ0B5XBdqA6swe18BveWB9QIXhSNwW8eZK0vnidNEnpAUsjo8EWtX6uj_NQ8n1gu06orWjpkX5BSUMXy5ozks9dgTGlytSP4lIY4VsKsYetVgbCS37WqICoE4/s1600/Danau+Aneuk+Laot.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ-GhkMGrGo9QH-OsQAtzJ0B5XBdqA6swe18BveWB9QIXhSNwW8eZK0vnidNEnpAUsjo8EWtX6uj_NQ8n1gu06orWjpkX5BSUMXy5ozks9dgTGlytSP4lIY4VsKsYetVgbCS37WqICoE4/s200/Danau+Aneuk+Laot.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tempat wisata ini menyajikan panorama alam yang indah dengan latar belakang Pantai Sabang. Danau Aneuk Laot, dalam bahasa Aceh memiliki arti “Anak Laut”, Mungkin nama ini diberikan karena daerah sabang yang dikelilingin dengan lautan, walaupun di kelilingin oleh lautan, danau yang menjadi kebanggaan masyarakat sabang ini tidak henti hentinya memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih. Debit air yang dihasilkan danau ini sekitar 50 liter per detik&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Danau Aneuk Laut &amp;nbsp;terletak ditengah-tengah kota Sabang, Kelurahan Aneuk Laot, dan dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Kota Sabang dengan menggunakan kendaraan..Setiap wisatawan yang datang ke tempat wisata ini akan dimanjakan dengan panorama yang indah untuk dinikmati disiang hari, karena tempatnya yang berhawa sejuk. Apabila senja tiba anda juga dapat menikmati sunset yang mempesona. Di saat malam haripun anda akan dibuat terkagum-kagum pada saat langit cerah dan cahaya dari lampu-lampu dari atas bukit Kota Sabang meneranginya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ-GhkMGrGo9QH-OsQAtzJ0B5XBdqA6swe18BveWB9QIXhSNwW8eZK0vnidNEnpAUsjo8EWtX6uj_NQ8n1gu06orWjpkX5BSUMXy5ozks9dgTGlytSP4lIY4VsKsYetVgbCS37WqICoE4/s72-c/Danau+Aneuk+Laot.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Danau Laut Tawar</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-yang-diampit-dua-bukti-ini.html</link><category>Banda Aceh</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 30 Nov 2010 18:52:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-1509575273322180058</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQkjukQNphS-ZHbEqTbQ8wDy-oWZEdbIoHAokQoMrXQxw1iEWIaQogodKXA-XeTZo9QHHM8MMJEwLxcREDJ1O-Y1160a8f7XAFBn7ZgGZkoaqqHf4pOP4yHebbolR35lPtHgcZvAtiKTg/s1600/Danau+Laut+Tawar.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQkjukQNphS-ZHbEqTbQ8wDy-oWZEdbIoHAokQoMrXQxw1iEWIaQogodKXA-XeTZo9QHHM8MMJEwLxcREDJ1O-Y1160a8f7XAFBn7ZgGZkoaqqHf4pOP4yHebbolR35lPtHgcZvAtiKTg/s200/Danau+Laut+Tawar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-yang-diampit-dua-bukti-ini.html"&gt;&lt;b&gt;Danau Laut Tawar&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Danau yang diampit dua bukti ini meiliki luas sekitar 5.472 hektare dengan panjang 17 km dan lebar 5,5 km. Danau ini merupakan objek  wisata yang sangat sering dikunjungi, dikarenakan  lokasi yang starategis, tepat nya di Kabupaten Aceh tengah.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebutan laut karena luasnya seperti laut dan sebutan tawar karena airnya tidak asin. Air tawarnya menyimpan banyak flora dan fauna, Ada 46 jenis flora, dan 100 lebih jenis fauna, salah satunya yang paling terkenal ialah ikan depik yang merupakan spesies ikan yang hanya ada di &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/danau-yang-diampit-dua-bukti-ini.html"&gt;Danau Laut Tawar&lt;/a&gt; dan tak pernah habis walaupun sering sekali di konsumsi oleh warga aceh tengah sampai sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Danau ini merupakan jenis danau Cladera yang dikelilingi oleh karang yang terjal yang cocok untuk para memanjat tebing. Airnya berwarna biru dan segar kalian dapat berenang kapan saja, namun hati hati karena danau ini memiliki kedalaman 620 meter dari pinggir danau: 51,13 meter. Danau ini sering di jadikan tempat memancing yang sangat menarik selama liburan. Wisatawan dapat menikmati kapal wisata melalui jalan raya yang berada mengelilingi danau. Jangan lupa berhenti di gua Loyang Koro dan Loyang Pukes untuk menikmati pemandangan dan legenda&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQkjukQNphS-ZHbEqTbQ8wDy-oWZEdbIoHAokQoMrXQxw1iEWIaQogodKXA-XeTZo9QHHM8MMJEwLxcREDJ1O-Y1160a8f7XAFBn7ZgGZkoaqqHf4pOP4yHebbolR35lPtHgcZvAtiKTg/s72-c/Danau+Laut+Tawar.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Air Terjun Sri Gethuk</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html</link><category>DI Yogyakarta</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 27 Nov 2010 21:31:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-8314327798276032003</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWLf03zhJ7ZqLi3CL22ZDP0vyQHQ6h1iBBm3F9mjpkvFe_2sEB30uyveR6WTbZqNJ4wPIblU42oxud8xW43o95nhrSPzDPlfebbA1N1Vr2ocobcqluEGG8i9bAYeUJljQqkzEyrbmR0N4/s1600/Sri+Gethuk.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWLf03zhJ7ZqLi3CL22ZDP0vyQHQ6h1iBBm3F9mjpkvFe_2sEB30uyveR6WTbZqNJ4wPIblU42oxud8xW43o95nhrSPzDPlfebbA1N1Vr2ocobcqluEGG8i9bAYeUJljQqkzEyrbmR0N4/s200/Sri+Gethuk.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tandus dan kerasnya alam gunung kidul  yang berada di perbukitan kapur identik dengan kekeringan. &lt;b&gt;Air Terjun&lt;/b&gt;  yang diberi nama &lt;b&gt;Sri Gethuk&lt;/b&gt; ini menjawab jika Gunung kidul tidak  sepenuhnya tandus, melaikan ada sejumlah sumber air, baik yang di  permukaan tanah maupun yang di dalam gua bawah tanah yang belum di  manfaatkan. Lokasi keberadaan air terjun Sri Genthuk bisa dibilang masih  alami.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan potensi yang dimiliki dan  didukung keindahan alam sekitar yang eksotik, maka pemerintah Desa  Bleberan sekarang ini sedang mencoba membenahinya. Tujuannya agar bisa  menarik wisatawan berkunjung dan menikmati suasana alam pedesaan dengan  air yang melimpah serta lingkungan yang masih sejuk dan asriAir  terjun ini berasal dari tiga sumber mata air, yakni Dong Poh, Ngandong,  dan Ngumbul dengan debit air rata-rata 30-60 liter per detik. Air  Terjun yang bersumber dari tiga mata air ini mengalir ke Sungai Oyo.  Pasokan air ini membuat warga disekitar air terjun bisa bercocok tanam  padi. Dahulu &lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html"&gt;Air Terjun Sri Gethuk&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; bernama Slempret.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut cerita yang di yakini  masyarakat, nama Slempret berasal dari kata slompret yang merupakan alat  musik tiup. Konon lokasi &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html"&gt;Air Terjun Sri Gethuk&lt;/a&gt; merupakan tempat yang  angker. Disebut sebut, kawasan tersebut dihuni mahluk halus yang  dipimpin Jin Anggo Menduro. Menurut cerita yang beredar di masyarakat  secara turun temurun, Jin Anggo Menduro sangat menyukai kesenian. Cerita  ini banyak dikaitkan dengan penuturan beberapa warga yang mengaku kalau  dulu pada saat-saat tertentu sering mendengar suara slompret dan  gamelan. Namun, lambat laun suara tersebut makin menghilang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk bisa masuk di kawasan wisata &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html"&gt;Air Terjun Sri Gethuk&lt;/a&gt; ini, kita harus melewati rute menantang berupa jalan  terjal dan berbukitan yang melewati kawasan hutan. Lebih asik jika  perjalanan dilakukan dengan naik sepeda motor trail atau menggunakan  kendaraan jeep 4 WD (double gardan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah naik trail ataupun jeep,  perjalanan menuju sri gethuk diteruskan dengan berjalan menyusuri sisi  bukit. Jarak sekitar 200 meter. Kelelahan kaki akan terjawab dengan  gemericik air sungai Oya yang sudah menanti untuk ditelusuri. Sungai Oya  merupakan satu satunya sungai terbesar di Gunung kidul. Sebuah perahu  rakitan dengan menggunakan mesin dengan kapasitas 7,5 PK telah disiapkan  warga setempat untuk melayani tamu dengan fasilitasi anggaran dari  Pemerintah Desa Bleberan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertualangan dimulai saat perahu buatan  warga desa setempat itu menyusuri sungai Oya yang airnya terlihat masih  cukup jernih. Perahu ini akan mengantarkan pengunjung untuk bisa melihat  eksotisme &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html"&gt;Air Terjun Sri Gethuk&lt;/a&gt; dari dekat. Selama kurang lebih 10  menit perahu kecil yang hanya mampu menampung delapan orang itu akan  memanjakan para tamu dengan pemandangan indah yang berada di sepanjang  pinggiran sungai. Bisa jadi kalian akan berpikir bahwa didalam sungai  ada rongga besar. Hal ini karena banyak stalaktit yang akan terlihat di  beberapa sisi bibir sungai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedalaman sungai ini sekitar 40 meter.  Kemudian ada rongga yang sangat besar didalamnya.&amp;nbsp; Belum hilang rasa  penasaran dan takjub dengan eloknya pemandangan disungai Oya, maka  keindahan lain yang tak kalah menarik muncul disisi atas bukit.  Gemericik air terdengar dan terlihat turun dari atas bukit. Tantangan  menembus medan berat itu seakan sepadan dengan keindahan alam yang bisa  dinikmati para wisatawan. Wisata ini di tawarkan untuk para pecinta  traveling di alam bebas. Area untuk &lt;i&gt;motor trail&lt;/i&gt; pun disiapakan  untuk uji andrenalin. Selain &lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/tandus-dan-kerasnya-alam-gunung-kidul.html"&gt;Air Terjun Sri Gethuk&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, pengunjung bisa  menikmati keindahan Gua Rancang Kencoro. Konon, gua ini terhubung dengan  sungai Oya melalui sebuah lorong.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWLf03zhJ7ZqLi3CL22ZDP0vyQHQ6h1iBBm3F9mjpkvFe_2sEB30uyveR6WTbZqNJ4wPIblU42oxud8xW43o95nhrSPzDPlfebbA1N1Vr2ocobcqluEGG8i9bAYeUJljQqkzEyrbmR0N4/s72-c/Sri+Gethuk.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Taman Laut Pulau Rubiah</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-laut-pulau-rubiah.html</link><category>Banda Aceh</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 24 Nov 2010 00:28:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-5694533676130569388</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlRFbpzpFOHMbFr1IRBPJRUQCXCFGQKBlo2_-Sj4sZGHFGkiyTSuzMKb-vtua560vg6nwAPwPmk9wnN2ko_iVdgtpHO1wziUeP-_rawYDTRZ65aVKgbuVgIMSHOvzkRnFzypxIAfCD6Ys/s1600/P7292779.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlRFbpzpFOHMbFr1IRBPJRUQCXCFGQKBlo2_-Sj4sZGHFGkiyTSuzMKb-vtua560vg6nwAPwPmk9wnN2ko_iVdgtpHO1wziUeP-_rawYDTRZ65aVKgbuVgIMSHOvzkRnFzypxIAfCD6Ys/s200/P7292779.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keadaan perairan di sekitar &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-laut-pulau-rubiah.html"&gt;&lt;b&gt;Taman Laut Pulau Rubiah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; sangat jernih dan bersih dengan kecerahan mencapai kedalaman 10-15 meter. Ini merupakan taman laut yang alami dan kaya akan kehidupan laut. Keanekaragaman jenis ikan laut yang tergolong tinggi dengan batu karang yang bervariasi, seperti Karang Meja yang merupakan jenis karang yang dominan, dan jenis terumbu karang lainnya, seperti karang tanduk dan karang lunak. Berbagai jenis ikan juga ditemukan, seperti Ikan Bendera dan Kepe-kepe, Botana Biru, Ikan Sersan, Kerapu, Ikan Mayor, Bayam-bayam, Taji-taji, Ikan Putri Bali, Ikan Kuning, Ikan Kepala Merah, Ikan Kupu-kupu.&lt;i&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-laut-pulau-rubiah.html"&gt;&lt;b&gt;Taman Laut Pulau Rubiah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang terletak sekitar 23,5 km di sebelah barat Pulau Weh memiliki luas 2.600 ha yang ditumbuhi oleh berbagai jenis karang yang indah dan biota laut yang langka. Dari 15 jenis biota laut yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia, hanya 14 jenis di antaranya terdapat di &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-laut-pulau-rubiah.html"&gt;Taman Laut Pulau Rubiah&lt;/a&gt;. Kawasan ini juga terkenal sebagai tempat untuk kegiatan rekreasi marina, seperti menyelam, kapal pesiar dan memancing yang didukung dengan terumbu karang yang indah, baik karang keras dan lunak yang terdiri dari berbagai jenis, bentuk dan warna yang membentuk gugusan karang yang menarik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pulau Rubiah adalah pulau yang menjadi tempat transit calon jemaah haji aceh yang hendak berlayar menuju mekkah pada masa jaya Kerajaan Aceh. Pada masa Perang Dunia II, pulau ini menjadi benteng pertahanan pasukan Belanda dan Jepang, yang sampai sekarang reruntuhan bangunan pertahanan pasukan Belanda itu masih terlihat di sana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berenang mengapung di antara ratusan ikan berwarna-warni, ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Pulau Rubiah, Sabang. Tak heran jika para turis sebelum sampai ke pulau seluas 50 hektare ini, lebih dulu melengkapi diri dengan peralatan menyelam. Bagi yang hobi memancing, Pulau Rubiah terkadang memberi kejutan kecil berupa anak hiu yang menggelepar di ujung kail&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika tidak membawa peralatan menyelam pribadi tidak jadi masalah, pengunjung tetap bisa menikmati pemandangan indah bak di dalam aquarium raksasa dengan menyewa perlengkapan snorkel di Iboih atau di Pulau Rubiah. Anugerah pesona alam bawah laut di sekeliling Pulau Rubiah dari Sang Pencipta ini telah lama dijadikan obyek wisata dan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat di sekitar pulau ini. Masyarakat di Iboih membuka berbagai usaha yang berkaitan dengan wisata bahari. Mulai dari menjual berbagai souvenir dari kerang, menyewakan boat, sepeda motor, peralatan diving, membuka cottage (bungalow) dan membuka restoran. Masih banyak lagi potensi usaha yang bisa dikembangkan di kawasan ini, seperti pengelolaan aneka permainan air dan memanfaatkan kehadiran lumba-lumba secara permanen di perairan Iboih dan Rubiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Para penyewa boat disana menyediakan berbagai pilihan layanan yang disesuaikan dengan keinginan dan isi dompet para pelancong. “Pengunjung yang ingin berkeliling Pulau Rubiah selama satu jam kami kenakan biaya Rp 300 ribu, jika hanya setengah jam Rp 200.000, dan layanan termurah Rp 150.000 di mana kami hanya mengantar pengunjung sampai ke Pulau Rubiah lalu beberapa jam kemudian sesuai kesepakatan kami akan kembali untuk menjemput mereka,” papar Nasir seorang pemilik penyewaan boat. Menurut ayah dari tiga anak ini, sebagian besar wisatawan memilih paket murah meriah seharga Rp 200.000. “Di paket ini kami antar dan jemput wisatawan sampai ke dan dari Pulau Rubiah. Di tengah perjalanan menuju Rubiah kami akan menurunkan kotak kaca ke air agar para wisatawan bisa melihat pemandangan bawah laut lewat kotak kaca yang diletakkan di tengah-tengah dua perahu. Wisatawan akan terkagum-kagum saat melihat pemandangan bawah air seperti aneka terumbu karang raksasa dalam berbagai warna, bintang laut, anemon, bunga lili, mawar laut, cumi-cumi, dan ratusan jenis ikan. Biasanya mereka akan melanjutkan menikmati melihat keindahan kehidupan bawah laut dengan kegiatan snorkling atau diving,” jelas dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu set peralatan menyelam seperti masker, kaki bebek, dan pelampung, lanjut Nasir, disewakan dengan harga per unit Rp 45.000. “Harga akan menjadi lebih murah jika pengunjung menyewa dalam jumlah banyak,” kata pria yang telah berkecimpung di usaha ini sejak tahun 1990 ini.&amp;nbsp; Di sela-sela menjelaskan ke pengunjung tentang apa yang terlihat lewat kotak kaca, Nasir Is acap memberitahukan tentang kondisi terumbu karang dan taman laut di Sabang yang kian memburuk. “Tiga bulan yang lalu pemandangan taman bawah laut Sabang masih sangat indah dan penuh warna, tapi sekarang sudah banyak terumbu karang yang sakit bahkan mati karena proses pemutihan atau bleaching. Bleaching terjadi karena naiknya suhu permukaan laut yang berkaitan erat dengan pemanasan global.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika pemutihan terumbu karang terus terjadi maka ikan-ikan karang yang cantik ini akan kehilangan tempat tinggal dan tempat mencari makan, wisata taman bawah laut akan kehilangan daya tariknya,” ujar Nasir dengan wajah prihatin yang menyisakan harap agar kehidupan terumbu karang terus berlanjut, sehingga para wisatawan tetap bisa merenangi keindahan taman bawah laut Pulau Rubiah dan tempat lainnya di seluruh dunia&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlRFbpzpFOHMbFr1IRBPJRUQCXCFGQKBlo2_-Sj4sZGHFGkiyTSuzMKb-vtua560vg6nwAPwPmk9wnN2ko_iVdgtpHO1wziUeP-_rawYDTRZ65aVKgbuVgIMSHOvzkRnFzypxIAfCD6Ys/s72-c/P7292779.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Taman Sari Gunongan</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html</link><category>Banda Aceh</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 21 Nov 2010 23:45:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-8740685725817964565</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8wsDwXeSF6akawgtLHfKoDyvo0Ev_FgFdSYenCziAFjYtKFlDn49oU-Tt34tfRgAFuci39T01oHnZYO7acDf1lcjU5Gs0EIznTMWzBpKM-LtCp0Z_P23mRkuiQr6g_5OV5f10Aa4VlT8/s1600/Gunongan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="125" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8wsDwXeSF6akawgtLHfKoDyvo0Ev_FgFdSYenCziAFjYtKFlDn49oU-Tt34tfRgAFuci39T01oHnZYO7acDf1lcjU5Gs0EIznTMWzBpKM-LtCp0Z_P23mRkuiQr6g_5OV5f10Aa4VlT8/s200/Gunongan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; di bangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda yang memerintah tahun 1607-1636. Sultan Iskandar Muda berhasil menaklukkan Kerajaan Johor dan Kerajaan Pahang di semenanjung Malaka. Putri boyongan dari Pahang yang sangat cantik parasnya dan halus budi bahasanya membuat Sultan Iskandar Muda jatuh cinta dan menjadikannya sebagai permaisuri.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Demi cintanya yang sangat besar, Sultan Iskandar Muda bersedia memenuhi permintaan permaisurinya untuk membangun sebuah taman sari yang sangat indah, lengkap dengan Gunongan sebagai tempat untuk menghibur diri agar kerinduan sang permaisuri pada suasana pegunungan di tempat asalnya terpenuhi. Selain sebagai tempat bercengkrama, Gunongan juga digunakan sebagai tempat berganti pakaian permaisuri setelah mandi di sungai Isyiki yang mengalir di tengah-tengah istana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gunongan ini terletak di pusat kota &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Banda%20Aceh"&gt;Banda Aceh&lt;/a&gt;, tepatnya berada di Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Baiturahman, Kota &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Banda%20Aceh"&gt;Banda Aceh&lt;/a&gt;. Lokasi ini dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor atau labi-labi melalui jalan Teuku Umar. &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt; merupakan salah satu peninggalan kejayaan Kerajaan Aceh, setelah kraton (dalam) tidak terselamatkan karena Belanda menyerbu Aceh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt; ini terbuka untuk umum, yang dibuka dari jam 7.00-18.00 WIB. Di Pinto Khop, yang berada tidak jauh dari Gunongan, terdapat taman bermain anak-anak sehingga tempat ini ramai dikunjungi terutama pada sore hari atau hari-hari libur. Di Taman Sari ini terdapat pula kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala yang mengelola bangunan, situs bersejarah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Brakel (1975) melukiskan dalam Bustan, gunongan ini di kenal sebagai gegunungan dari kata Melayu gunung dengan menambahkan akhiran an yang melahirkan arti ‘’bangunan seperti gunung’’ atau ‘’simbol gunung’’. Jadi gunongan adalah symbol gunung yang merupakan bagian dari taman-taman istana Kesultanan Aceh. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Gunongan adalah bagian dari suatu kompleks yang lebih luas, Taman Ghairah, yang merupakan bagian dari taman istana. Di kompleks ini sekarang hanya tersisa empat buah bangunan;Gunongan itu sendiri, Leusong (lesung batu) terletak di kaki Gunongan, agak di bagian tenggara;kandang sebuah bangunan empat persegi di bagian utara di arah timur laut sepanjang sungai Krueng Daroy, dan Phinto Khop adalah sebuah pintu gerbang berbentuk kubah yang dulunya menghadap istana dan menghubungkan taman dengan alun-alun isana. Hanya anggota keluarga istana kerajaan yang diizinkan melewati pintu gerbang ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Adapun detail dari bagian &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt; itu adalah :&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Gunongan sendiri berdiri dengan tinggi 9,5 meter, yang menggambarkan sebuah bunga, yang dibangun dalam tiga tingkat. Tingkat pertama terletak di atas tanah dan tingkat tertinggi bermahkota sebuah tiang berdiri di pusat bangunan. Keseluruhan bentuk Gunongan adalah octagonal (bersegi delapan). Serambi selatan merupakan lorong masuk yang pendek, tertutup pintu gerbang yang penyangganya sampai ke dalam gunung.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penterana Batu berukir berupa kursi bulat berbentuk kelopak bunga yang sedang mekar dengan lubang cekung di bagian tengah. Namun yang masih dapat disaksikan hingga saat ini adalah peteranan batu berukir kembang lela masyhadi yang terletak bersebelahan dengan gunongan dan berada di sisi sungai.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kandang Baginda merupakan sebuah lokasi pemakaman keluarga Sultan Kerajaan Aceh, di antaranya yaitu makam Sultan Iskandar Tsani (1636-1641) sebagai menantu Sultan Iskandar Muda (1607-1636) dan istri Sultanah Tajul Alam (1641-1670).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Medan Khairani merupakan sebuah padang luas di sisi barat Taman Ghairah yang pernah dihiasi dengan pasir dan kerikil yang di kenal dengan nama sebutan kersik batu Pelinggam. Sebahagian besar lahannya kini digunakan sebagai kerkoff, kompleks makam Belanda yang juga disebut Pocut. Kompleks makam ini digunakan untuk menguburkan prajurit Belanda yang gugur dalam perang Aceh (1873-1902).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Balai merupakan bangunan yang banyak dibangun di dalam Taman Ghairah. Balai-balai tersebut antara lain Balai Kambang tempat peristirahatan, Balai Gading tempat kenduri dilaksanakan, Balai Rekaan Cina tempat peristirahatan yang di bangun oleh ahli bangunan dari Cina, Balai Keemasan tempat peristirahatan yang dilengkapi dengan pagar keliling dari pasir, dan Balai Kembang Caya. Namun dari balai-balai yang disebutkan tersebut tidak satupun yang tersisa.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Phinto Khop (Pintu Biram Indrabangsa) secara bebas dapat diartikan sebagai pintu mutiara keindraan atau kedewaan/raja-raja. Di dalam Bustan as Salatin disebut dengan Dewala. Gerbang ini dikenal pula dengan sebutan Pinto Khop, merupakan pintu penghubung antara istana dengan Taman Ghairah. Dengan adanyaperombakan tata kota &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Banda%20Aceh"&gt;Banda Aceh&lt;/a&gt; dewsa ini kini pintu tersebut tidak berada dalam satu kompleks dengan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga saat ini Taman Sari Gunongan masih dapat dikunjungi dan masih dapat disaksikan dalam keadaan utuh  lengkap dengan taman sarinya. Dengan adanya perombakan tata kota &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/search/label/Banda%20Aceh"&gt;Banda Aceh&lt;/a&gt; dewasa ini, kini pintu tersebut tidak berada dalam satu kompleks dengan &lt;a href="http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/taman-sari-gunongan.html"&gt;Taman Sari Gunongan&lt;/a&gt;. Bangunan pintu Khop dibuat dari bahan kapur dengan rongga sebagai pintu dan langit-langit berbentuk busur untuk dilalui dengan arah timur dan barat. Bagian atas pintu masuk berhiaskan dua tangkai daun yang disilang, sehingga menimbulkan fantasi (efek) stiliran figur wajah dengan mata dan hidung serta rongga pintu sebagai mulut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atap bangunan yang bertingkat tiga dihiasi dengan berbagai hiasan dalam bingkai-bingkai, antara lain biram berkelopak (mutiara di dalam kelopak bunga seperti yang juga ditemukan pada bangunan gunongan) dan bagian puncak dihiasi dengan sangga pelinggam (mahkota berupa topi dengan bagian puncak meruncing). Bagian atap merupakan pelana dengan modifikasi di empat sisi dan berlapis tiga. Pada sisi utara dan selatan dewala ini berkesinambungan dengan tembok tebal (tebal 50 m dan tinggi 130 m) yang diduga merupakan pembatas antara lingkungan kraton dengan taman, tetapi tembok tersebut sudah tidak ditemukan lagi. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8wsDwXeSF6akawgtLHfKoDyvo0Ev_FgFdSYenCziAFjYtKFlDn49oU-Tt34tfRgAFuci39T01oHnZYO7acDf1lcjU5Gs0EIznTMWzBpKM-LtCp0Z_P23mRkuiQr6g_5OV5f10Aa4VlT8/s72-c/Gunongan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jungfrau "Top Of Europe"</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/jungfrau-top-of-europe.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 20 Nov 2010 13:55:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-2924158036379014878</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ipkqx4IDI7jRM7k2YEZBHRk4-xJYcRo52En8i4QEfW6XDyRXz0yq5yCYuS_TpNCa1RNuIWAM4Kvv3Y-qCOv4-J0ZG1l_Bdw9wx44duvLb9jNOJSSI1UfxGKJXlmhAF0C0UnAlEDyRCs/s1600/Jungfrau.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ipkqx4IDI7jRM7k2YEZBHRk4-xJYcRo52En8i4QEfW6XDyRXz0yq5yCYuS_TpNCa1RNuIWAM4Kvv3Y-qCOv4-J0ZG1l_Bdw9wx44duvLb9jNOJSSI1UfxGKJXlmhAF0C0UnAlEDyRCs/s200/Jungfrau.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kabut masih menyelimuti Interlaken,  tepat di depan pandangan saya tampa sejuta kabut mengalun tipis menutupi  puncak Eiger dan Monch, yang selalu berselimut salju. Eiger, gunung  setinggi 3.970 meter di atas permukaan laut, sebenarnya tidaklah asing.  Sejumlah pendaki gunung Indonesia beberapa kali mencoba mendaki tebing  utara gunung tersebut, sejak awal 1990-an.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Diantara dua puncak Eiger dan Monch  itulah Jungfrau “Top Of Europe” berada di ketinggian 3.454 meter dpl.  Jungfrau (dari bahasa jerman: dara atau perawan) disebut sebagai puncak  Eropa bukanlah karena lokasi’a yang paling tinggi di benua itu. Lebih  tepatnya karena di Jungfrau terletak stasiun kereta api dan kantor pos  tertinggi di Eropa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-71"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan ke Eropa pun dimulai. Setelah  berjalan kaki sekitas&amp;nbsp; 5 menit dari Hotel Victoria Jungfrau, saya tiba  di Interlaken Ost untuk melakukan perjalanan ke Lauterbrunnen. Sejumlah  turis dari sejumlah Negara sudah menunggu di stasiun kecil itu.  Perjalanan menuju Lauterbrunnen seperti memipir diantara tebing, lembah,  dan kaki-kaki bukit yang menghijau. Lembah Lauterbrunnen ini berada di  bawah permukaan, mirip di dasar huruf&amp;nbsp; U dengan bukit atau pegunungan  dengan ketinggian sampai 1.000 meter di kedua sisinya. Rumah-rumah dan  penginapan dengan konstruksi kayu dibangun diantara lembah-lembah  tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disinilah kita bisa menyaksikan puluhan  air terjun menuangkan airnya secara fantastic. Sekitar&amp;nbsp; 72 air terjun  berbagai ukuran dan karakteristik menambah takjub mereka yang  menyaksikannya. Begitu juga lembah-lembah yang menghijau dengan hamparan  rumput segar diselingi bunga-bunga kecil berwarna kuning (dandelion)  adalah sajian pemandangan pegunungan Swiss yang tidak ada duanya. Di  sinilah tempat para peternak sapi mengembalakan sapi mereka setiap musim  panas agar pemeliharaan mereka mendapat rumput dengan nutrisi alami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah perjalanan sekitar 20 menit dari  Lauterbrunnen saya berganti kereta untuk perjalanan lebih menanjak  Kleine Scheidegg, perjalanan menuju ketinggian 2.061 meter di atas  permukaan laut menghabiskan waktu 45 menit berikutnya. Gumpalan salju  dibeberapa padang rumput mulai terlihat. Di kejahuan, Dinding Utara  Elger yang terkenak itu dan menjadi idaman para pemanjat tebing mulai  terlihat . Namun sering kali dalam sekejap tertutup awan. Beberapa kali  kereta yg saya tumpangi pun merangkak seperti menembus awan, karena  tebalnya kabut di lembah-lembah yang saya lewati&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kleine  Scheidegg adalah stasiun terakhir , sebelum saya beralih kereta lagi  menuju tujuan Jungfraujoch di ketinggian 3.454 meter. Perjalanan menuju  puncak Jungfrau “Puncak Eropa” pun dimulai.&amp;nbsp; Kereta menuju stasiun  kereta api tertinggi itu adalah kereta khusus dengan rel bergerigi untuk  merangkak naik keketinggian. Kereta merayap seperti menembus area putih  karena tidak ada pemandangan lain kecuali hamparan salju.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah Jungfrau, tempat tertinggi yang  paling banyak dikunjungi wisatawan. Sekitar 5.000 orang setiap hari  menjejaki kakinya diketinggian tersebut. Tempat yang disebut berada di  antara “surga dan bumi” memang menakjubkan. Disini juga terdapat gletser  Jungfrau-Aletsch-Bietshhorn yang di tetapkan ONESCO sebagai &lt;i&gt;heritage&lt;/i&gt;  dunia. Di pucak Jungfrau, pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas  wisata termasuk memasuki sebuah lorong es berbagai bentuk. Selebihnya  pengunjung menikmati pemandangan atau bermain salju di sejumlah tempat  termasuk Teras Sphinx yang terkenal itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0ipkqx4IDI7jRM7k2YEZBHRk4-xJYcRo52En8i4QEfW6XDyRXz0yq5yCYuS_TpNCa1RNuIWAM4Kvv3Y-qCOv4-J0ZG1l_Bdw9wx44duvLb9jNOJSSI1UfxGKJXlmhAF0C0UnAlEDyRCs/s72-c/Jungfrau.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Wisata Taiwan</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/wisata-taiwan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 20 Nov 2010 13:47:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-684716677257340449</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf_UpryZsskVgPs-DbaVdMB5ri05hfYmUxuvNsWyyDcbqzzxYHaqcgGdepqBPGzcSm7pjtoA441D5xyIGhBkcLjotzDotGvQYPsnNaDo3jckgh6iHcZNr0WderaZBRSDKihH2fZdK0RV0/s1600/Taiwan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf_UpryZsskVgPs-DbaVdMB5ri05hfYmUxuvNsWyyDcbqzzxYHaqcgGdepqBPGzcSm7pjtoA441D5xyIGhBkcLjotzDotGvQYPsnNaDo3jckgh6iHcZNr0WderaZBRSDKihH2fZdK0RV0/s200/Taiwan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1949, ketika perang sipil pecah  antara kaum nasionalis dan komunis di China, pemimpin kaum nasionalis  Chiang Kai-Shek presiden pertama Taiwan mengungsikan 600.000 koleksi  museum dari kota terlarang Beijing menuju pulau Taiwan menggunakan  Sembilan armada kapal.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benda benda itu lalu disimpan di  nasional Palace Museum di ibu kota Taipei, yang kini menjadi salah Satu  museum terkenal di dunia. Kini benda benda bernilai sejarah tinggi itu  menjadi daya tarik utama wisatawan di Taiwan. Salah satu koleksi tertua adalah giok  sawi, perlambang nirwana dari Dinasti Qing (1644-1911). Setiap hari  lebih dari 5.000 pengunjung antri hingga dua jam untuk berwisata di  museum seluas 1 hektar dengan gedung 4 lantai itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-118"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disamping keelokan alam dan budaya,  benda sejarah memang senjata utama Taiwan untuk di kenal dunia. Untuk  itu pariwisata dikemas rapid an cantik , termasuk promo keberbagai  Negara, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taiwan ibarat gadis pesolek. Sadar tampa  kelimpahan kekayaan alam, Taiwan menggarap serius seluruh potensi yang  ada. Kekayaan alam yang terbatas itu sungguh sungguh dilindungi dengan  beragam peraturan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah Taiwan melarang semua  penebang pohon dan pertambangan batu marmer sehingga perbukitan hijau  berderet kokoh menahan angin topan dari Samudra Pasifik. Di kala tenang,  bikit bukit itu menyajikan pesona menakjubkan, seperti goa kapur dengan  air terjun di Taroko Gorge&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pemenuhan kayu dan kertas, Taiwan  mengimpornya dari Indonesia, lebih dari 40 kontainer setiap hari datang.  Kertas yang dibakar sebagai sarana berdoa umat Budha dalam setahun  setara dengan ongkos pembangunan 373 kilo jalan tol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai Negara pulau, dalam setahun,  gempa dirasakan warga Taiwan dalam 200 hari. Hotel hotel disekitar danau  Sun Moon Lake, seperti Fleur de Chine Hotel yang roboh seluruhnya  akibat gempa bumi tahun 1999, kini dibangun lagi dengan tarif kamar  Rp.2,5 juta per malam dan hampir selalu penuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pariwisata Taiwan tak berkontribusi  signifikan bagi pendapatan Negara. Namun, pemerinta Taiwan serius  menggarap pariwisata Taiwan sebagai alat mengenalkan eksitensi Taiwan  dikanca global. Bentuk kepedulian itu antara lain menyubsidi sector  wisata dengan fasilitas visa gratis sejak Maret 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Subsidi juga diberikan bagi petani  Taiwan sehingga sector pertanian berkembang pesat. Pesatnya perkembangan  pertanian menjadi lading garapan pariwisata Taiwan. Di Taiwan terdapat  400 penginapan milik penduduk diwilayah Yi Lan, yang mayoritas  penduduknya petani. Petani Ching Lai, bahkan membangun Shanghai Farm  Resort yang dipadukan dengan kebun buah. Tamu di hotelnya dimanjakan  dengan suasana pedesaan, seperti menyaksikan kerlip kunang-kunang musim  semi. Memasuki musim buah, pengunjung bisa memetik beragam jenis buah  dan sayur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelestarian 14 suku pribumi di Taiwan  juga disubsidi pemerintah. Pertahun setiap suku disubsidi Rp.300 juta.  Suku Wulai, yang mirip suku Dayak di Kalimantan, misalnya menjadi daya  tarik karena keunikan tradisinya. Selama ini mayoritas wisata asing yang  mengunjungi Taiwan berasal dari Malaysia dan Hongkong, Angka kunjungan  wisata dari Indonesia di bawah 100.000 orang per tahun. Di tengah  berbagai upaya menjaga eksitensinya, Taiwan membidik wisata dari negara  bermayoritas penduduk muslim, seperti Indonesia. Di Taiwan, yang umat  Muslim-nya 2 persen dari total populasi 23,07 juta jiwa, berdiri 6  Masjid plus berbagai restoran berlabel halal, seperti di Taipei, Taoyuan  dan Taichugn.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf_UpryZsskVgPs-DbaVdMB5ri05hfYmUxuvNsWyyDcbqzzxYHaqcgGdepqBPGzcSm7pjtoA441D5xyIGhBkcLjotzDotGvQYPsnNaDo3jckgh6iHcZNr0WderaZBRSDKihH2fZdK0RV0/s72-c/Taiwan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pulau Lombok</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/pulau-lombok.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 20 Nov 2010 13:37:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-3226819279166307871</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibCkhDYu-3t3St79eSsjbn19BJBqih8eoVjznOWODj2oj4WPkVeWGvJWnOj1-jqp5pTvPJZcg0CrJ08gh7ETBthl8bZbK7lkCjBtZAxV_d4DWo0B60DC5-TR0evzt3OROESH30qsoTK_I/s1600/Gili+Trawangan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibCkhDYu-3t3St79eSsjbn19BJBqih8eoVjznOWODj2oj4WPkVeWGvJWnOj1-jqp5pTvPJZcg0CrJ08gh7ETBthl8bZbK7lkCjBtZAxV_d4DWo0B60DC5-TR0evzt3OROESH30qsoTK_I/s200/Gili+Trawangan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keindahan Pulau Lombok yang aduhai  membuat Kementerian Pariwisata memproyeksikan Pulau Lombok dan Pulau  Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi destinasi wisata  kelas dunia. Namun, Infrastruktur yang kurang memadai membuat keindahan  Lombok belum terkuak.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk berkunjung ke NTB yang melalui  jalur udara, Badara Selaparang adalah pintu masuk menuju NTB. Jaraknya  sangat strategis membuat wisatawan yang hendak ke beberapa objek wisata  pantai di pulau Lombok tidak perlu khawatir akan berlama lama di  kendaraan. Beberapa objek wisata yang dekat dengan Bandara Selampangan  adalah Pantai Senggigih (sekitar 20 menit perjalanan) dan Pulau Giri  Trawangan, Melo, dan Air (30 menit perjalanan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal serupa juga berlaku bagi wisatawan  yang ada keperluan di pusat kota. Dari bandara selaparang menuju pusat  kota mataram hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Tidak lama bukan?  Menyewa kendaraan (mobil atau motor) merupakan alternatif terbaik untuk  wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam pulau Lombok&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasalnya, bisa lebih mudah berkunjung ke  sejumlah tempat wisata tanpa khawatir”kehabisan”angkutan umum.  Kebetulan di mataram atau di senggigi banyak terdapat jasa peminjaman  kendaraan. Untuk informasi, sewa mobil Avanza per harinya sebesar  Rp350.000, sedangkan sepeda motor Rp150.000 per hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena banyaknya tempat wisata di NTB,  ada baiknya jauh hari sebelumnya telah memprioritaskan tempat yang akan  dikunjungi.&amp;nbsp; Lokasi tempat wisat yang hendak saya kunjungi adalah Air  Terjun Sendang Gila (dibacagile). Setelah sarapan pagi dan mendapatkan  informasi lengkap menuju ke sana, akhirnya sekitar pukul 09.00 waktu  Indonesia bagian tengah, saya pun menstransfer sepeda motor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar 20 kilometer dari pusat kota  Mataram, saya sudah menemukan objek wisata pertama yang bisa dinikmati,  yakni Hutan pusuk. Hutan ini dihuni oleh ratusan monyet yang berkeliaran  di sepanjang jalan menanti makanan&amp;nbsp; dari wisatawan ataupun pengendara  yang melintasi jalan tersebut. Monyet-monyet tersebut cenderung jinak  dan tidak mengganggu wisatawan yang menikmati panorama alam nan asri  itu. Selain itu, Wisatawan yang berkunjung di Hutan Pusuk juga bisa  menikmati keindahan alam kabupaten Lombok utara yang terletakdi  bawahnya. Maklum Hutan Pusuk berada di ketinggian 831 meter di atas  permukaan laut (dpl).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pusuk yang brarti puncak merupakan  bagian kawasan Hutan Rinjani, Lombok. Bagi sebagian wisatawan, Pusuk  menjadi persinggahan menuju beberapa objek wisata di Lombok Barat bagian  utara, seprti Gili Air, Gili Meno, dan Gili Terawangan di Kecamatan  Pemenang dan tentu saja Lombok Utara. Setelah melalui jalan yang  berkelok-kelok di Hutan Pusuk, sekitar 20 menit kemudian, saya tiba di  pusat kota Kabupaten Lombok Utara, yakni Tanjung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya di antara Hutan Pusuk dan  pusat kota Kabupaten Lombok Utara ada beberapa tempat wisata yang bisa  di kunjungi yakni Gili Air, Gili Meno, Gili Terawangan, dan Pantai sira.  Namun, karena pertimbangan waktu, saya terpaksa melewatinya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibCkhDYu-3t3St79eSsjbn19BJBqih8eoVjznOWODj2oj4WPkVeWGvJWnOj1-jqp5pTvPJZcg0CrJ08gh7ETBthl8bZbK7lkCjBtZAxV_d4DWo0B60DC5-TR0evzt3OROESH30qsoTK_I/s72-c/Gili+Trawangan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bukan Sekedar Tempat Mampir</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/bukan-sekedar-tempat-mampir.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 18 Nov 2010 21:15:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-7379232171307946516</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsVf1Cbf65gxgIT5idYMHP40Zh_ZngZRzTe3NS0T9LzeKXqPMIACD_vaF2nFQZONqW2yy1VrkS-jpUL998Z0SN2AcpMCf4edwgvuxr7sff92nr9rVU_1XKHdJyPvUfFnoEtJwNY_EK720/s1600/klaten.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsVf1Cbf65gxgIT5idYMHP40Zh_ZngZRzTe3NS0T9LzeKXqPMIACD_vaF2nFQZONqW2yy1VrkS-jpUL998Z0SN2AcpMCf4edwgvuxr7sff92nr9rVU_1XKHdJyPvUfFnoEtJwNY_EK720/s200/klaten.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kampung halaman ku (Klaten), Barangkali, julukan &lt;i&gt;gemah ripah loh jinawi&lt;/i&gt;  memang pas apabila dialamatkan kepada Kabupaten itu, selain karena  terkenal sebagai penghasil beras bermutu, di bidang pariwisata wilayah  ini juga dikaruniai dengan seabrek objek pemikat. Di daerah Tingkat  (Dati) II tersebut terdapat beragam objek wisata mulai dari wisata alam,  peninggalan sejarah budaya kerajaan berupa candi-candi, mata air  (umbul) yang kemudian berfungsi sebagai objek pemandian, makam-makam  tokoh jaman dulu yang oleh Dinas Pariwisata (Diparta) setempat disebut  sebagai objek wisata spiritual/rohani, museum gula serta upacara-upacara  tradisional masyarakat tahunan. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="more-203"&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka wajar saja kalau daerah tersebut kemudian menaruh harapan besar  ke dunia pariwisata memasuki era baru ini, era otonomi daerah (otda).  Hanya ada satu hal yang hingga saat ini masih sangat disayangkan oleh  pihak Diparta setempat, bahwa kekayaan objek yang dimiliki itu masih  belum begitu kuat menjadi potensi kepariwisataan modern. Karena masih  bersifat wisata kunjungan yang insidentil. Klaten mempunyai prioritas ke  depan agar potensi-potensi wisata yang ada di daerah ini bisa menjadi  tujuan wisata atau &lt;i&gt;destination of tourism&lt;/i&gt; bukan hanya sebagai daerah singgah saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan dalam rangka mengantisipasi bakal  semakin sengitnya persaingan tiu, Diparta Klaten kini mulai pasang  kuda-kuda dengan merancang berbagai rencana, yang diantaranya bakal  memaksimalkan dua objek yang selama ini telah menjadi primadona,  masing-masing Rawa Jombor dan Makam Ki Ageng Pandanaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari akan potensi itulah, Daerah ini optimis, ke depan, orang itu akan &lt;i&gt;back to nature&lt;/i&gt;.  Mereka akan mencari ketenangan dan kedamaian. Dan salah satu tempat  yang menjadi pilihan adalah makam. Karenanya diharapkan setelah  pengunjung itu berziarah ke Makam Ki Ageng Pandanarang maka perjalanan  bisa dilanjutkan ke warung apung Rawa jombor. Ya, sembari menikmati  pemandangan alam juga bisa &lt;i&gt;lunch&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;dinner&lt;/i&gt;, jadi bisa dikatakan &lt;i&gt;side-seeing&lt;/i&gt;.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk &amp;nbsp;mewujudkan cita-cita itu, maka  lebih dahulu harus diikuti dengan pembenahan sarana maupun prasarana.  Memang jika berbicara idealnya, bukan hanya fasilitas perhubungan saja  yang harus dibenahi, tetapi termasuk pula penerangan, komunikasi, atau  sanitasi kesehatan seperti air bersih. Diingatkan juga bahwa membangun  pariwisata itu ibaratnya menanam benih yang menuainya di kemudian hari.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsVf1Cbf65gxgIT5idYMHP40Zh_ZngZRzTe3NS0T9LzeKXqPMIACD_vaF2nFQZONqW2yy1VrkS-jpUL998Z0SN2AcpMCf4edwgvuxr7sff92nr9rVU_1XKHdJyPvUfFnoEtJwNY_EK720/s72-c/klaten.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dampak Bencana Di Jogja Terhadap Pariwisata</title><link>http://referensiwisata.blogspot.com/2010/11/dampak-bencana-di-jogja-terhadap_15.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 15 Nov 2010 19:33:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1647208291080879189.post-3457095848675720228</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkBg1o2-Dxhrj9hsDS8gwTP7J_Ta22bf0lj7o77a60o5E6L0zu2xiwQ2nhQB4CZkMpmGCQY9zzOGrfwNfQOctb-vU6gOFXEd2mwJuLsaXDN2Yy-JN1xdaZtRbY7bqF_hjaYNjOVUKkCcc/s1600/parangtritis2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkBg1o2-Dxhrj9hsDS8gwTP7J_Ta22bf0lj7o77a60o5E6L0zu2xiwQ2nhQB4CZkMpmGCQY9zzOGrfwNfQOctb-vU6gOFXEd2mwJuLsaXDN2Yy-JN1xdaZtRbY7bqF_hjaYNjOVUKkCcc/s200/parangtritis2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak bencana tsunami Mentawai yang disusul dengan letusan Gunung  Merapi, arus wisatawan ke Indonesia menurun drastis khususnya yang  berkunjung ke DIY. Tak seperti suasana biasanya, Pantai Parangtritis  yang biasanya ramai dipadati oleh para wisatawan baik lokal maupun luar  negeri kini mengalami penurunan pengunjung sekitar 80 persen dari  biasanya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal itu diperparah dengan kejadian beberapa kali gempa di  Bantul selama Merapi meletus. Penurunan tersebut berdampak pada omzet  pedagang di sekitar pantai. Penurunan dikarenakan Situasi wilayah DIY  juga dinilai belum kondusif karena erupsi Merapi belum berakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain  bahaya Merapi, masyarakat juga masih khawatir tragedi tsunami di  Mentawai akan memengaruhi pergerakan lempeng di Bantul. Apalagi, selama  Merapi meletus, Bantul juga diguncang beberapa kali gempa. Kawasan  Parangtritis termasuk rawan tsunami. "Jadi, peristiwa tsunami di daerah  lain pasti mempengaruhi psikis masyarakat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penutupan  Bandara Adisutjipto beberapa saat akibat letusan Gunung Merapi  berdampak sangat signifikan terhadap pariwisata Yogyakarta. Bandara  Adisutjipto Yogyakarta dinyatakan oleh otoritas bandara untuk ditutup  sampai tanggal 15 November 2010 karena kondisi udara dinilai tidak  memungkinkan untuk melakukan aktivitas penerbangan akibat letusan Gunung  Merapi.. Gubernur  DIY Sri Sultan Hamengku Bowono X, beberapa waktu yang lalu, juga sudah  mengeluarkan surat pernyataan bahwa Yogyakarta aman untuk dikunjungi  sepanjang tidak mendekati zona bahaya, yakni 20 km dari puncak Merapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Asita,  PHRI, dan Angkasa Pura tetap melakukan komunikasi sehingga kami pelaku  wisata di Yogyakarta siap menerima kembali kedatangan wisatawan yang  tertunda Pihaknya berharap, pemberitaan media yang beredar hendaknya  berimbang dan tidak menyiarkan hal-hal yang terkait bencana Merapi  secara bombastis. "Padahal, aktivitas di Yogya masih berjalan seperti  biasa. Efeknya sangat memukul pelaku usaha, seperti pedagang suvenir,  pedagang lesehan, dan lain-lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ReferensiWisata&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkBg1o2-Dxhrj9hsDS8gwTP7J_Ta22bf0lj7o77a60o5E6L0zu2xiwQ2nhQB4CZkMpmGCQY9zzOGrfwNfQOctb-vU6gOFXEd2mwJuLsaXDN2Yy-JN1xdaZtRbY7bqF_hjaYNjOVUKkCcc/s72-c/parangtritis2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>