<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:40:15 +0000</lastBuildDate><category>Menuju Relokasi</category><category>Anak Lumpur</category><category>Babad tanah jawi</category><category>Bencana Nasional</category><category>Blow Out</category><category>Bupati Sidoarjo</category><category>DPR RI Team P2LS</category><category>DPR RI di Lapindo</category><category>Dosen</category><category>Emang Guwe Pikirin</category><category>GEA</category><category>Ganti rugi 150</category><category>Guiness Record Lapindo</category><category>Gunung Lumpur terbesar</category><category>Hawie</category><category>IJB Lapindo</category><category>ITS Tinggal Kenangan</category><category>Interpelasi tetap</category><category>Jatuh karena lusi</category><category>Komitmen Lapindo</category><category>Lapindo 2005</category><category>Lapindo Business Profile</category><category>Lapindo Mud Wrestling</category><category>Lumpur Lapindo Menguntungkan</category><category>MLJ Meeting</category><category>Minarak Lapindo Jaya</category><category>Mulut Semburan</category><category>Newmont</category><category>Nirwana Kahuripan</category><category>No Warning</category><category>PN Jakarta Pusat Lapindo</category><category>PN jaksel Lapindo</category><category>Persiapan Realisasi 80%</category><category>Polisi Stadium</category><category>Pondok Pesantren</category><category>Presiden kok dilawan</category><category>Purnomo Yusgiantoro</category><category>RAPBN 2008</category><category>SBY Jebol tanggul</category><category>Satelite Nasa</category><category>Seminar ITB Lapindo</category><category>Sidoarjo tierkubur selamanya</category><category>Surat Bupati</category><category>Walhi</category><category>Wushang Alley</category><category>perpres 14/2007</category><category>presiden</category><category>seberkas nafas lapindo</category><category>yellowstone map</category><title>relokasi mud vulcano</title><description>Mud Vulcano Lumpur Sidoarjo</description><link>http://relokasi.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-5377599257199905216</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 06:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T13:34:31.861+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Blow Out</category><title>Blow Out  Rudi Rubiandini</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bekas Ketua TIMNAS Penanggulangan lumpur Sidoarjo Rudi Rubiandini mengaku dirinya belum berpengalaman mengatasi kasus UNDERGROUND BLOW OUT seperti luapan lumpur yang terjadi di Sidoarjo." Benar,saya tidak pernah tangani itu, karena saya seorang dosen"Kata Rudi R.&lt;br /&gt;(Rakyat Merdeka,22 Pebruari 2008 )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; Wah ngaku dokter tetapi nggak pernah operasi orang.&lt;br /&gt;Seorang profesor mimpi di Republik Mimpi dan bermimpi untuk operasi orang di Rumah Sakit Mimpi dengan hasilnya pasiennya collapse dengan MIMPI terus alias&lt;br /&gt;nggak bangun-bangun  dan bermimpi sembuhkan pasien tersebut dengan obat-obatan MIMPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Ref : GB. Sandhyakala&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/blow-out-rudi-rubiandini.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-6789594988439404907</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 06:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T13:18:35.024+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pondok Pesantren</category><title>Pondok Pesantren Korban Lumpur</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Islamiah Tanggulangin Sidoarjo, K.H. Hasyim Achmad yang juga merupakan korban lumpur sidoarjo ;  Kita harus memelihara ukhuwah, apalagi Lapindo sudah merealisasikan tanggung jawabnya . Belum tentu perusahaan lain akan mampu atau mau bertanggung jawab sekuat daya, apalagi hingga saat ini lapindo terus menerus melakukan aktifitas dan pembayarannya, meski belum pernah memperoleh keuntungan pendapatan usahanya dari bumi sidoarjo (Suara Karya Nop.07)&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/pondok-pesantren-korban-lumpur.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-4039022642561017670</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 06:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T13:07:47.126+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jatuh karena lusi</category><title>Pemerintah bisa jatuh karena LUSI</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah diminta segera menyelesaikan persoalan semburan lumpur Lapindo, jika tidak, tidak tertutup kemungkinan pemerintah bakal turut menjadi "korban" lumpur panas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemerintah bisa jatuh karena lumpur Lapindo. Minimal jatuh namanya, " kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Selasa (20/3) di Kantor PBNU usai menerima kunjungan Kepala Perwakilan PBB untuk Urusan Kemanusiaan (United Nations Office for Coordinator of Humanitarian Affairs - UNOCHA) untuk Indonesia Fernando Hesse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah, saran dia, sebaiknya lebih konsentrasi pada upaya konkret penyelesaian berbagai persoalan yaang secara langsung menimbulkan kesengsaraan rakyat, seperti korban lumpur Lapindo misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Hasyim menyatakan, agar wacana reshuffle kabinet, baik yang disuarakan kalangan pengamat maupun partai politik tidak perlu ditanggapi pemerintah. Alasannya, ada atau tidak ada reshuffle tidak akan mengubah keadaan. "Pemerintah juga tidak akan jatuh karena ada atau tidak ada reshuffle, " sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi PBNU sendiri, terang hasyim, wacana reshuffle dalam kondisi bangsa saat ini sama sekali tidak penting. "Jauh lebih penting ngurus rakyat, " imbuh dia. (dina)&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/pemerintah-bisa-jatuh-karena-lusi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-6843772685896482420</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 03:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:11.374+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">No Warning</category><title>No Warning.... ! ...Mister !</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdNIUfs8EqocfT8jy6KYDAXNGw7d1iRyLFNfCRAHRliqL33aOszyY59Cqx7x6z8UnLuE98CI8rCRjM1QB5czK_oFrod_9APjU5leTarmI6T3BSilG6iSHZGxl7Vz_MVHqWLhIJpmQ_YHs/s1600-h/Rachaels+pics+111.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdNIUfs8EqocfT8jy6KYDAXNGw7d1iRyLFNfCRAHRliqL33aOszyY59Cqx7x6z8UnLuE98CI8rCRjM1QB5czK_oFrod_9APjU5leTarmI6T3BSilG6iSHZGxl7Vz_MVHqWLhIJpmQ_YHs/s200/Rachaels+pics+111.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170398463208771826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Konon jaman Majapahit yang menguasai Nusantara (Lebih luas dari Indonesia) , masyarakatnya dan para pemimpinnya (Belum ada DPR-Republik Nusantara)  hidup saling bersatu dan bernuansa budaya  timur sejati untuk bertekad membangun kesejahteraan Nusantara saat itu dengan saling tolong menolong sesama makhluknya dengan semboyan..... SUMPAH PALAPA.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Setelah berganti nama menjadi Republik Indonesia serta berasas Pancasila dan pakek Satelit Palapa, dimana salah satu silanya menganut faham yang sejenis &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;Gotong Royong&lt;/span&gt;, mulai dilupakan dikit demi dikit sehingga artinya mulai burem, akhirnya mulai berganti dengan budaya &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;Gontok Gontokan&lt;/span&gt; antar warga bangsa ini....kesian bangsaku kok tambah tumpul ! pantesan ketinggalan teknologi dengan bangsa laen, para CUAPER dari NATO (No Action Talk Only) bisanya cuma cuap-cuap cari sedekah, bukannya cuap-cuap mikir solusinya gimana yang paling baik, malah dipolitisasi buat sekedar mencari recehan nasional diarena kantong bangsanya sendiri yang sedang tertimpa musibah, dengan dalih klise partisipasi sesama warga bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah akhirnya &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:130%;" &gt;warning warning&lt;/span&gt;  mister pakar nasional dari teknologi geologi, yang belajar bertahun tahun di fakultas kagak didengerin saran ilmunya, karena suaranya kalah sumbang dengan gemerincingnya mesin ATM Politik yang hanya untuk memfasilitasi kepentingan pribadi doang..! dengan mengatasnamakan peduli akan  rakyat kecil (rakyat yang mana dul !), atau pahlawan bergengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nolong dirinya sendiri aja kagak becus, kok mau nolongin orang laen dengan numpang di kereta musibah express jurusan Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah tanah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;aer beta&lt;/span&gt; (Kalau masih versi BETA berarti boleh coba-coba terus dong! ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;Sandhyakala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/no-warning-mister.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdNIUfs8EqocfT8jy6KYDAXNGw7d1iRyLFNfCRAHRliqL33aOszyY59Cqx7x6z8UnLuE98CI8rCRjM1QB5czK_oFrod_9APjU5leTarmI6T3BSilG6iSHZGxl7Vz_MVHqWLhIJpmQ_YHs/s72-c/Rachaels+pics+111.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-5990867861740793379</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 02:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:11.743+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mulut Semburan</category><title>Hanya mulut yang bisa menghentikan semburan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb1AU0stvLHY4ZAVW4YqxycRI_mfnWY3Gh4lBoXDUdqZPGSA8_I_G5dT1ozgJHCEmTQSHXwqUey_Y8rCBv-NplniRnMQZC-YQxwt_QZVYF9SpV3GT1mSBwyYUAsSWqGF1fLtw_vpsXnsw/s1600-h/silent_mouth.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 164px; height: 107px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb1AU0stvLHY4ZAVW4YqxycRI_mfnWY3Gh4lBoXDUdqZPGSA8_I_G5dT1ozgJHCEmTQSHXwqUey_Y8rCBv-NplniRnMQZC-YQxwt_QZVYF9SpV3GT1mSBwyYUAsSWqGF1fLtw_vpsXnsw/s200/silent_mouth.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170378126538625218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kontribusi oleh www.seputar-indonesia.com&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamis, 22 Pebruari 2007&lt;br /&gt;Update terakhir pada Kamis, 22 Pebruari 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli geologi mengusulkan segera dilakukannya pembuatan kanal terbuka dan relokasi warga di sekitar lokasi semburan lumpur panas Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Dua hal tersebut mendesak dilakukan mengingat sudah tidak ada lagi teknologi yang bisa dilakukan untuk menghentikan semburan lumpur Lapindo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Said D Jenie memprediksi semburan lumpur baru bisa berhenti setelah 31 tahun atau pada 2038 mendatang. Menurut dia, semburan lumpur itu merupakan fenomena alam yang hampir tidak bisa dihentikan, baik dari segi tekanan, temperatur, ataupun kekuatan semburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semburan baru berhenti dengan sendirinya setelah 31 tahun, ungkap Said di sela-sela acara International Geological Workshop Sidoarjo Mud Volcano di Gedung BPPT, Jakarta,kemarin. Kepala Departemen Pengembangan Ilmu Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Edi Sunardi menjelaskan, kanal terbuka adalah solusi yang paling pas untuk mengalirkan lumpur ke laut secara maksimal. Edi menjelaskan, kanal terbuka akan berfungsi mengalirkan lumpur ke laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, cara ini berbeda dengan pengaliran lumpur ke laut yang menggunakan pipa, seperti yang pernah diusulkan sebelumnya.Atau membuang lumpur melalui Sungai Porong yang tidak efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaliran dengan pipa, kata Edi, tidak lagi memungkinkan. Susah, dengan pipa nggak akan berjalan, karena lumpurnya sudah mengental jelasnya. Kanal terbuka itu bentuknya seperti sungai, sehingga lumpur hanya membutuhkan siraman air hujan untuk mengalir menuju laut.&lt;br /&gt;Mengenai pengaliran lumpur ke laut,Edi menyatakan bahwa hal itu tidak berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penelitian menyebutkan bahwa begitu lumpur masuk ke laut, dia akan mengendap dan berada di bawah lumpur laut, ungkapnya. Jika hal itu tidak dilakukan, Edi khawatir banyak wilayah yang akan tenggelam oleh lumpur.&lt;br /&gt;Sebab semburan lumpur terus bertambah setiap harinya. Selain itu, Edi juga mengeluhkan mengapa saran ahli geologi jarang didengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IAGI jarang didengar, tidak seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia)&lt;br /&gt;yang langsung didengar saat ada malapraktik dan yang lain. Coba kalau didengar, tidak perlu ada berhektare tanah yang tenggelam dan miliaran rupiah dikeluarkan, tukasnya. Ahli Geologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hery Harjono berpendapat, secara geologis, semburan lumpur Lapindo sudah sangat sulit dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menilai upaya menutup lubang semburan juga sudah tidak mungkin lagi. Dia menyarankan agar penanganan warga menjadi fokus. Hery, yang menjabat Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI ini, menyarankan agar diadakan pemetaan terhadap wilayah yang cenderung tanahnya turun akibat semburan lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di wilayah tersebut,kata dia,tidak boleh ditinggali masyarakat karena berbahaya. Langkah itu, menurut Hery, akan bermanfaat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita petakan ordernya, apakah hanya dibatasi yang lumpur tadi, apakah lebih lebar lagi yang kita bikin peta. Itu paling simpel dan akan menolong banyak orang. Infrastruktur memang harus dipindah menurut saya memang tidak simpel, tapi so whaaaat..?, memang harus begitu paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli Geologi dari Disaster Prevention Research Institute&lt;br /&gt;Kyoto Universiti James J Mori mengatakan, semburan lumpur Lapindo merupakan mud volcano (gunung lumpur) yang terbesar. Ini baru, saya tidak pernah melihat di dunia mud volcano yang besar seperti itu ucapnya. (dian widiyanarko/abdul malik)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/hanya-mulut-yang-berhenti-menyembur.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb1AU0stvLHY4ZAVW4YqxycRI_mfnWY3Gh4lBoXDUdqZPGSA8_I_G5dT1ozgJHCEmTQSHXwqUey_Y8rCBv-NplniRnMQZC-YQxwt_QZVYF9SpV3GT1mSBwyYUAsSWqGF1fLtw_vpsXnsw/s72-c/silent_mouth.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-3706617191225724004</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 02:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T09:38:14.822+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gunung Lumpur terbesar</category><title/><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:180%;" &gt; Ahli Geologi&lt;/span&gt; dari &lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt;Disaster Prevention Research Institute Kyoto &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt;Universiti&lt;/span&gt; James J Mori mengatakan, semburan lumpur Lapindo merupakan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;mud volcano&lt;/span&gt; gunung lumpur yang terbesar&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/ahli-geologi-dari-disaster-prevention.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-630604494260609318</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 02:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T09:24:17.608+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Newmont</category><title>Lapindo jangan niru  langkah NEWMONT</title><description>&lt;div class="tanggal"&gt;Jumat, 22 Februari 2008 | 11:43 WIB&lt;/div&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;DENVER,KAMIS &lt;/strong&gt;- Newmont Mining Corp. mengatakan, sedang berusaha memecahkan masalah perselisihan kontrak tambang Batu Hijau di Sumbawa dengan Pemerintah Indonesia. Namun bila negosiasi buntu, Newmont mengancam akan  membawa masalah itu ke lembaga arbitrase internasional.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau Pemerintahnya nggak bisa ngatur dan akur dengan bangsanya sendiri lama-lama pada minta bantuan luar negri dibidang hukum...piye toch ?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.22.1143183&amp;amp;channel=1&amp;amp;mn=15&amp;amp;idx=16"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Britanya disini !&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/lapindo-jangan-niru-langkah-newmont.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-7185197996805459731</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 01:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:12.356+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dosen</category><title>Self Marketing Seorang Pakar Dosen</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjforKg8toFRjxRxM6cDrZR5ehx5YH58kpUM_weZIsOH-R3rxDNjOXpI8gEL2SxEt0eYM4GcxoARWRnDuF8TqxMoa3Oi9tP7z7AmKFy89XD6sLCO6AQ9y1nU98Y8ZOYeRU6eKxFzy_-WHg/s1600-h/rovicky-128.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjforKg8toFRjxRxM6cDrZR5ehx5YH58kpUM_weZIsOH-R3rxDNjOXpI8gEL2SxEt0eYM4GcxoARWRnDuF8TqxMoa3Oi9tP7z7AmKFy89XD6sLCO6AQ9y1nU98Y8ZOYeRU6eKxFzy_-WHg/s200/rovicky-128.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170349354552709298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gatra Teknologi &amp;amp; Sains&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt; 160 Menit Cukup untuk Stop Lumpur Lapindo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jakarta, 30 Januari 2008 07:38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar teknik pengeboran dari Institut Teknolgi Bandung (ITB), &lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;Rudi Rubiandini&lt;/span&gt;, mengatakan luapan lumpur akibat aktifitas pengeboran PT Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, bisa dihentikan secara permanen dengan proses yang berdurasi 160 menit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudi, mantan ketua tim investigasi independen luapan lumpur Sidoarjo, memaparkan usulan solusinya itu dalam forum diskusi pakar bersama publik "Mengurai Lumpur Lapindo dan Solusinya", di Jakarta, Selasa (29/1). Ia menekankan bahwa inti penanganan luapan lumpur Lapindo - yang merupakan luapan dari bawah tanah (underground blow out) - adalah membuat `komunikasi dengan sumber` yang dikenal dengan relief well atau sumur penyelamat. "Ada tiga skenario penanganan luapan lumpur, semuanya membutuhkan relief well," kata Rudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pertama, dengan menginjeksikan lumpur berat ke sumber luapan lumpur, sehingga berat jenis lumpur membuat lumpur tidak lagi menyembur ke permukaan Bumi. Skenario kedua, menyedot lumpur dari sumbernya untuk kemudian dimanfaatkan untuk produksi air panas, kalau tidak berhenti juga ada cara ketiga yakni meledakkan sumber lumpur sehingga reruntuhannya akan menghentikan semburan lumpur.&lt;br /&gt;Menurut Rudi, teknologi dan sumber daya manusia di Indonesia sudah sangat siap menghentikan semburan lumpur Lapindo, cuma masalahnya sekarang adalah soal pendanaan dan sokongan politik. Pria yang mengajar di almamaternya ini mengakui proses penanganan semburan dengan injeksi lumpur berat hanya butuh waktu yang sangat sedikit, tapi memang persiapannya bisa berlangsung berbulan-bulan.&lt;br /&gt;Ibarat membuat sistem mengatasi kebakaran, ujar Rudi, dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran dan alat-alat lainnya, sementara kebakaran bisa dihentikan dalam tempo beberapa menit atau jam saja. Rudi memperkirakan dengan dua relief well yang didukung oleh 10 pompa injeksi lumpur berat, dana yang dibutuhkan maksimal 50-70 juta dolar Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya kapan usaha `membunuh` sumber luapan lumpur itu dilaksanakan, Rudi menjawab, "Saya blank (sama sekali tidak tahu). Karena belum jelas dananya, dan tidak ada dukungan politik." Hampir dua tahun semburan lumpur itu terjadi di Porong, dan publik masih simpang-siur membahas soal penyebab munculnya luapan. Namun berdasarkan catatan harian pengeboran PT Lapindo diketahui bahwa mata bor dibiarkan tidak dilindungi oleh pelindung (casing) hingga 1.350 meter panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi mata bor patah dan underground blow out, Lapindo tidak melakukan injeksi lumpur berat dengan sempurna, sehingga lumpur terus merembes ke permukaan tanah. Pada tanggal 3 Juni 2006, rig meninggalkan titik pengeboran yang menyebabkan underground blow out, dengan alasan khawatir tidak mendapat ganti rugi akibat rig tidak diasuransikan. Menurut perkiraan Rudi, volume luapan lumpur mencapai 250.000 barel per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;a href="http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google/msg/a2f056610a444147"&gt;nih britanya disini !&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/pengalaman-pakar-dosen-ngajar-doang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjforKg8toFRjxRxM6cDrZR5ehx5YH58kpUM_weZIsOH-R3rxDNjOXpI8gEL2SxEt0eYM4GcxoARWRnDuF8TqxMoa3Oi9tP7z7AmKFy89XD6sLCO6AQ9y1nU98Y8ZOYeRU6eKxFzy_-WHg/s72-c/rovicky-128.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-3937116542772374013</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 00:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:12.507+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Interpelasi tetap</category><title>Interpelasi Tetap, tugas P2LS diperpanjang</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkfLU6PWGu6IaOP2ew9QJqH4RXchka1lRG1QY9AE0EY2bTuEMxb5wCxd_WfhJ0aUErHHPQ27MncDt_MiXLcnkiLKIfaqPmH6mv0jmUy_EBiNM9pLub1Iai8uDfdWL22NP0b6D8w7WFIVI/s1600-h/coffee_donut_lg_nwm.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 139px; height: 139px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkfLU6PWGu6IaOP2ew9QJqH4RXchka1lRG1QY9AE0EY2bTuEMxb5wCxd_WfhJ0aUErHHPQ27MncDt_MiXLcnkiLKIfaqPmH6mv0jmUy_EBiNM9pLub1Iai8uDfdWL22NP0b6D8w7WFIVI/s200/coffee_donut_lg_nwm.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170345119714955426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;DPR memutuskan memperpanjang tugas Tim Pengawas Penanganan Lumpur Sidoarjo (P2LS). Disisi lain, DPR tetap meneruskan interpelasi guna mengawasi pelaksanaan Perpres 14 /2007 tentang Badan penanggulangan Lumpur Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Pendapat tersebut disampaikan oleh Ketua DPR Agung Laksono seusai mengadakan rapat konsultasi pimpinan dengan Fraksi-fraksi di DPR, Jum’at, (22/2)&lt;br /&gt;          “DPR memutuskan memperpanjang tugas tim DPR P2LS guna melakukan pengawasan terhadap rekomendasi Perpres 14/2007,”kata Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Agung menjelaskan, Interpelasi akan jalan terus (on call) mengikuti perkembangan dari rekomendasi DPR terhadap penanganan lumpur Sidoarjo. “on call ini baru usulan anggota DPR, dan belum mengikat menjadi usul DPR, kita akan terus mengikuti perkembangan Perpres dan interpelasinya tidak ada batas kadaluarsanya,”katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Ketua DPR, Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan, interpelasi tidak dibatalkan dan tidak ada kadaluarsa sampai menunggu hasil rekomendasi Perpres tersebut.  “DPR akan terus mendesak Lapindo menyelesaikan sisa pembayaran 80 persen kepada warga yang terkena dampak lumpur Sidoarjo,”katanya&lt;br /&gt;            Selain itu, Ia menjelaskan, DPR tidak memiliki kewenangan memastikan lumpr Sidoarjo merupakan suatu fenomena alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut, rapat konsultasi pimpinan memutuskan mendesak PT. Lapindo agar warga yang tidak dapat melakukan akta jual beli diberikan pemukiman baru. Selain itu, tim P2LS mendesak Lapindo memberikan jaminan terhadap akses warga yang terkena dampak  lumpur, seperti dana tunai, dan akses sesuai jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Agung menambahkan, biaya yang dikeluarkan tetap ditanggung oleh Lapindo dan tidak ditanggung Pemerintah.&lt;br /&gt;           Sementara Ketua Fraksi PKB, Effendi Choirie mengatakan, tim P2ES dan interpelasi tetap jalan terus sambil melihat hasil dari rekomendasi dari DPR. “misalnya terealisasinya pembangunan infrastruktur, sisa pembayaran 80 persen dari Lapindo,’katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Effendi menginginkan hasil keputusan Rapat Konsultasi segera dibawa ke Sidang Paripurna DPR guna memperjelas status tersebut. “guna memperjelas status hasil paripurna tim akan melanjutkan interpelasi dan kedua-duanya bisa berjalan,’katanya. (si)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/interpelasi-tetap-tugas-p2ls.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkfLU6PWGu6IaOP2ew9QJqH4RXchka1lRG1QY9AE0EY2bTuEMxb5wCxd_WfhJ0aUErHHPQ27MncDt_MiXLcnkiLKIfaqPmH6mv0jmUy_EBiNM9pLub1Iai8uDfdWL22NP0b6D8w7WFIVI/s72-c/coffee_donut_lg_nwm.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-514179525750730122</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 00:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-24T07:39:31.467+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Emang Guwe Pikirin</category><title>Emang Guwe Pikirin</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:#000080;"&gt;&lt;b&gt;orang DPR&lt;/b&gt;, wuahahahahahahahaha...ngapain gue pikir lapindo.. mendingan gua mikir diri gua wuahahahaha, guwa rapat aja dapet duit, dapet makan, ruangan ber AC, ....kan guwa meeting biar dibilang mikir rakyat.. wuahahahahaha... itu urusan lu lu pada.. wuahahahaha.. nyang penting gua dapat duit...wuahahahahahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar dari &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.comment/tahun/2008/bulan/02/tgl/20/time/110824/idnews/896923/idkanal/10/p/2"&gt;detik com&lt;/a&gt; perihal interpelasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/emang-guwe-pikirin.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-4484954336882108672</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2008 00:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:12.722+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Bupati</category><title>Surate Bupati dan DPRD Sidoarjo</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQOP3NZsVi1WMXt_0Xn7rMiqZH6yMEDghgZgxiWLuDZJt2-NCvwtxJ-GIvp1Ui8yqCZFhEbLMm_4Gt4LIUnhNc25vNIMRti336VlLtAdgSLOquHdZbID04nYx9Eg67evVy2eAMr5S6HsY/s1600-h/surat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQOP3NZsVi1WMXt_0Xn7rMiqZH6yMEDghgZgxiWLuDZJt2-NCvwtxJ-GIvp1Ui8yqCZFhEbLMm_4Gt4LIUnhNc25vNIMRti336VlLtAdgSLOquHdZbID04nYx9Eg67evVy2eAMr5S6HsY/s400/surat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170334665764556946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kliken buat gedein</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/surate-bupati-dan-dprd-sidoarjo.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQOP3NZsVi1WMXt_0Xn7rMiqZH6yMEDghgZgxiWLuDZJt2-NCvwtxJ-GIvp1Ui8yqCZFhEbLMm_4Gt4LIUnhNc25vNIMRti336VlLtAdgSLOquHdZbID04nYx9Eg67evVy2eAMr5S6HsY/s72-c/surat.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-8581166194311098068</guid><pubDate>Wed, 20 Feb 2008 17:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:12.922+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Presiden kok dilawan</category><title>Presiden kok dilawan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU3xx-Lopirj7u1DoeMEudvac9gJN484X6-tqJLrnOrJOoAoxD8mqroVoKyuS78u5zveU8n8PoxrZJH_a8Nm-70Otyjo6P1N9lMgqOSSWlCgztDqz_EsB_XGIZMSNJ-8tmCUJCTnjWDAU/s1600-h/Page+16.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 222px; height: 158px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU3xx-Lopirj7u1DoeMEudvac9gJN484X6-tqJLrnOrJOoAoxD8mqroVoKyuS78u5zveU8n8PoxrZJH_a8Nm-70Otyjo6P1N9lMgqOSSWlCgztDqz_EsB_XGIZMSNJ-8tmCUJCTnjWDAU/s200/Page+16.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169122209381798018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Presiden dalam rapat Kabinet Paripurna 27 Sept.2006 sudah menyatakan dengan RELOKASI, tiba-tiba Sang &lt;span style="font-size:180%;"&gt;Bupati&lt;/span&gt;  Sidoarajo, Ketua &lt;span style="font-size:180%;"&gt;TIMNAS&lt;/span&gt; dan Ketua &lt;span style="font-size:180%;"&gt;DPRD&lt;/span&gt; Sidoarjo tanggal 27 Nop.2006 membuat surat resmi mengatasnamakan warga minta &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;cash carry&lt;/span&gt;, apa ini nggak &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;makar&lt;/span&gt; namanya kalau Jaman Eyang Soeharto, termasuk provokator juga dunk ! abu-abu juga tuh namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Liat resume klik buat digede gediin britanya !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Ref : by GB.Sandyakala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/presiden-kok-dilawan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU3xx-Lopirj7u1DoeMEudvac9gJN484X6-tqJLrnOrJOoAoxD8mqroVoKyuS78u5zveU8n8PoxrZJH_a8Nm-70Otyjo6P1N9lMgqOSSWlCgztDqz_EsB_XGIZMSNJ-8tmCUJCTnjWDAU/s72-c/Page+16.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-7522131845385776954</guid><pubDate>Tue, 19 Feb 2008 01:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-19T08:51:27.065+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PN jaksel Lapindo</category><title>Putusan PN Jakarta Selatan 2007</title><description>&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="hide"&gt;&lt;div  style="border-bottom: thin solid rgb(238, 238, 238); padding: 4px 8px; background: rgb(255, 255, 204) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a href="https://mail.google.com/mail/?attid=0.1&amp;amp;disp=attd&amp;amp;view=att&amp;amp;th=11802d30c8afa1f3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 1ex; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;          &lt;p&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;RESUME PUTUSAN NO. 284/PDT.G/2007/PN.JKT.SEL&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Antara Walhi melawan  Lapindo Braantas, Inc DKK&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Pertimbangan Majelis  Hakim dalam putusannya pada intinya adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Bahwa setelah mempertimbangkan    eksepsi yang diajukan oleh para Tergugat, Majelis Hakim menolak seluruh    eksepsi yang diajukan oleh para Tergugat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="2" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Bahwa Majelis Hakim menolak    permohonan provisi yang diajukan oleh Penggugat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="3" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Bahwa Majelis Hakim menolak    gugatan Penggugat dalam pokok perkara, dengan pertimbangan antara lain    sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang dari fakta hukum    yang diperoleh selama persidangan yaitu keterangan saksi Penggugat maupun    saksi Tergugat, sama-sama menerangkan bahwa lubang semburan lumpur panas    berada di area sekitar sumur Tergugat-1, yaitu sekitar 150 sampai 200    meter dari sumur Tergugat-1.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="2" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa kemudian timbul    masalah apakah semburan lumpur diakibatkan oleh kesalahan Tergugat-1    dalam pengeboran ataukah merupakan fenomena alam, maka untuk menjawab    permasalahan tersebut yang paling tepat adalah pendapat para ahli terutama    ahli geologi karena berkaitan dengan lumpur yang keluar dari bumi dan    ahli pengeboran minyak karena berkaitan dengan sumur pengeboran Tergugat-1.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="3" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa Penggugat    telah mengajukan 4 orang ahli yang kesemuanya tidak dapat menjelaskan    sebab keluarnya semburan lumpur, yaitu ahli Asep Warlan Yusuf S.H. merupakan    ahli hukum administrasi negara, dan Mas Ahmad Santosa S.H. yang merupakan    ahli dibidang studi lingkungan. Begitu pula dengan ahli Daru Setyorini    yang merupakan ahli ekologi, kesemuanya tidak bisa menjelaskan sebab    keluarnya semburan lumpur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="4" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa yang dapat    menjelaskan sebab keluarnya semburan lumpur adalah DR. Rudi Rubiandini,    ahli dibidang teknik perminyakan dengan tegas di sidang menyatakan bahwa    penyebab semburan lumpur ini pada awalnya ada pada lubang sumur yang    sedang dibor oleh Tergugat-1 karena pada kedalaman 9270 feet belum dipasang    casing.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="5" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa pendapat ini    berbeda dengan pendapat DR.Ir.Agus Guntoro, Prof. DR.Ir.Sukendar Asikin,    Ir.M.Soffian Hadi dan DR.Dody Nawangsidi sebagai berikut:   &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ul&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;&lt;b&gt;DR.Ir.Agus Guntoro:&lt;/b&gt;      dari penelitian yang dilakukan dari Juni sampai September 2006 dan dilaporkan      ke IAGI, keluarnya semburan lumpur di Sidoarjo karena peristiwa alam      berkenaan dengan gerak bumi yang ada yang menyebabkan fluida keluar      dari kedalaman 4500 meter dan keluarnya fluida tersebut terjadi secara      alami dan tidak berkorelasi dengan lubang sumur. Dan penyebab terjadinya      semburan lumpur di Sidoarjo karena ada patahan dimana fluida naik melalui      patahan itu sampai kepermukaan yang disebut sebagai mud volcano.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://prof.dr.ir/" target="_blank"&gt;Prof.DR.Ir&lt;/a&gt;.      Sukendar Asikin:&lt;/b&gt; bahwa yang menyebabkan semburan lumpur di Sidoarjo      adalah adanya beberapa patahan dan cekungan yang diisi oleh sedimen      lunak yang disebut lempung yang pada saat terjadi gerak tektonik cekungan      tadi diiris oleh patahan-patahan. Patahan-patahan itu akan gerak kembali      pada saat gerak tektonik dan gerak tektonik tersebut terjadi beberapa      saat setelah terjadi gempa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;&lt;b&gt;Ir.M.Soffian Hadi:&lt;/b&gt;      yang menyebabkan semburan lumpur adalah gerak tektonik, bukan karena      pemboran tapi karena peristiwa alam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;&lt;b&gt;DR.Ir.Dody Nawangsidi:&lt;/b&gt;      bahwa proses pemboran di Banjarpanji-1 yang ahli pelajari dari data      perencanaan hingga operasi dan penanggulangan masalah, semua tidak menyalahi      prosedur, semua sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Bahwa belum dipasangnya      casing di sumur BJP-1 hingga kedalaman 9297 feet adalah suatu hal yang      wajar dan bukan kesalahan. Pengeboran itu tidak ada hubungannya dengan      keluarnya lumpur. Keluarnya lumpur melalui patahan dari kedalamannya      sampai 20.000 kaki sedangkan pemboran dalamnya hanya 9000 kaki dan casing      tidak pecah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="6" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa pendapat ahli    DR.Ir.Rudi Rubiandini tidak dikuatkan oleh bukti surat dari Penggugat    dan menimbang Penggugat telah mengajukan alat bukti sebagian besar berupa    kliping koran dan selebihnya buku dan peraturan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="7" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang dari hukum pembuktian    surat-surat itu bukan merupakan akta melainkan surat biasa yang tidak    memiliki nilai pembuktian yang kuat, berbeda dengan alat bukti surat    yang diajukan oleh Tergugat-1 sampai 4 yang jelas menyatakan bahwa semburan    lumpur adalah fenomena alam yang berasal dari suatu batuan lempung dibawah    permukaan dengan kondisi plastis yang mudah bergerak. Diperkirakan adanya    korelasi antara gempa tektonik di Jogja 2 hari sebelum semburan telah    menimbulkan rekahan baru atau reaktivasi patahan yang sudah ada sebelumnya    yang mendorong keluarnya lumpur kepermukaan yang dalam pemahaman geologi    fenomena ini disebut mud volcano/gunung lumpur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="8" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa pendapat DR.Ir.    Rudi Rubiandini telah dipatahkan oleh ahli dari Tergugat-1 sampai 4    dan DR.Ir. Rudi Rubiandini tidak didukung oleh alat bukti surat sedangkan    ahli dari Tergugat-1 sampai-4 didukung dengan alat bukti surat dari    Tergugat maka &lt;b&gt;Majelis Hakim berpendapat bahwa terjadinya semburan    lumpur di area sumur BJP-1 karena fenomena alam, bukan akibat kesalahan    dari Tergugat-1 dan para Tergugat.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="9" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang karena bukan kesalahan    Tergugat-1 maka &lt;b&gt;para Tergugat harus dinyatakan tidak melakukan Perbuatan    Melawan Hukum.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="10" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang oleh karena para    Tergugat dinyatakan tidak melakukan perbuatan melawan hukum maka terhadap    gugatan Penggugat pada petitum nomor 2 haruslah ditolak, dan petitum    selebihnya pun haruslah ditolak pula.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;ol start="11" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang bahwa namun demikian    karena terjadinya semburan lumpur merupakan fenomena alam atau bencana    alam maka perlu dipertimbangkan pula kewajiban dari para Tergugat terutama    permerintah. Majelis Hakim berpendapat bahwa ditinjau dari Hukum Administrasi    Negara, negara mempunyai tanggung jawab hukum untuk menanggulangi serta    melakukan pengembalian lingkungan hidup yang rusak dan segera menghentikan    semburan lumpur dan memperbaiki sarana dan prasarana publik, sosial    dan kemasyarakatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol start="12" type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menimbang terhadap Tergugat-1,    karena semburan lumpur terjadi di area sumur Tergugat-1 maka secara    moral Tergugat-1 juga mempunyai kewajiban yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Dengan demikian Pengadilan  Negeri Jakarta Selatan Mengadili:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Dalam Eksepsi: menolak eksepsi    dari para Tergugat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Dalam Provisi: Menolak tuntutan    provisi dari Penggugat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Dalam Pokok Perkara: &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menolak gugatan Penggugat      untuk seluruhnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-size:78%;" &gt;Menghukum Penggugat untuk      membayar biaya perkara ini sebesar Rp.1.040.000,- (satu juta empat puluh      ribu rupiah).    &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;     &lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/putusan-pn-jakarta-selatan-2007.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-8236419614739617287</guid><pubDate>Sat, 16 Feb 2008 04:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:13.198+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Guiness Record Lapindo</category><title>LAPINDO Guiness World of Record</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0QKiuP-nmdRtmASIo5-Bwg22Tk2DNSuZm0MlvqxFej8BBR5XyRd85_24tsSCZbDvLMlbpL4Q4O5nLPKAHJy6UN6F5vSfaK7Hvzs7mr5sMTdqlblFwASdjpEMoiYDuCfA-RWKDuXP9-cs/s1600-h/maxi-mounds-breast-implants.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 258px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0QKiuP-nmdRtmASIo5-Bwg22Tk2DNSuZm0MlvqxFej8BBR5XyRd85_24tsSCZbDvLMlbpL4Q4O5nLPKAHJy6UN6F5vSfaK7Hvzs7mr5sMTdqlblFwASdjpEMoiYDuCfA-RWKDuXP9-cs/s200/maxi-mounds-breast-implants.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167431104663703666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada  bulan februari ini pemerintah berencana menyatakan bahwa kasus lumpur anget sidoarjo, sebagai fenomena bumi/keajaiban alam atau disebut bencana alam nasional spectakuler (secara teknis loh bukan pernyataan hukum karena masih dalam proses hukum)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan pemerintah walau  dirasakan  terlambat  didalam kebraniannya membuat statement tersebut, tetap patut harus dihargai kehandalan sistem manajemen pemerintahannya, karena selain hal tersebut membuat kesengsaraan rakyat dan kerja keras pengusaha selama 2 tahun yang belum terselesaikan juga hingga hari ini, tetapi hal ini merupakan PELUANG baik  bagi  kondisi semua pihak saat berkreasi dipentas  pagelaran panggung alam nusantara ini, dengan hasil si unyil ( Selamaat tiinggal temaan-teemaann).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bentuk lakon atau thema panggung telah dikreasikan oleh para pelaku2nya, dengan berbagai kriteria rasa. Kalau saja itu sebuah sinetron adalah sinetron dengan biaya tertinggi didunia dan didalangi oleh sutradara yang rodo waras dimana endingnya belum ada ujungnya. Sementara para penontonnya minta terus atau more...more....more, guna memuaskan diri sendiri dan berteriak tanpa otak walaupun lakonnya sudah ngos ngosan....ituulaahh indooonesiaaaa.....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapindo Brantas sebagai pengusaha nasional yang khusus membidangi dan menciptakan bencana alam , patut kita banggakan sebagai pengusaha nasional nomor satu didunia yang membidangi khusus hal tersebut. ( Soalnya zaman sekarang nggak ada yang dibanggakan tentang Indonesia dimata dunia). dan  mungkin selanjutnya akan memperoleh GUINESS WORLD OF RECORD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapindo Brantas juga akan mendapatkan penghargaan GUINESS HEAVEN OF RECORD (Penghargaan tertinggi dari malaekat) saat kota Sidoarjo ditelan bumi, karena menurut ramalan para ahli tentang Sidoarjo dimana akan tinggal kenangan pada 3 tahun kedepan (baca).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan tahun tahun selanjutnya pengusaha dapat lebih kreatif untuk menciptakan record dunia seperti Lapindo Brantas, misal mematikan aliran listrik seluruh Indonesia selama setahun, seperti rencana penghematan program PLN yang didesign pemerintah tahun ini, atau menciptakan banjir yang menggenangi setiap kota, mumpung lagi trend.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; majapahit  brainstorming : maang guwe pikirin !! lawan tuh alam sampe mampus dewe dewe.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/lapindo-guiness-world-of-record.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0QKiuP-nmdRtmASIo5-Bwg22Tk2DNSuZm0MlvqxFej8BBR5XyRd85_24tsSCZbDvLMlbpL4Q4O5nLPKAHJy6UN6F5vSfaK7Hvzs7mr5sMTdqlblFwASdjpEMoiYDuCfA-RWKDuXP9-cs/s72-c/maxi-mounds-breast-implants.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-249150446578931370</guid><pubDate>Tue, 12 Feb 2008 04:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:13.547+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bupati Sidoarjo</category><title>Bupati Sidoarjo Nyari Aman</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4W3g_bUgdKyR3Ac0wGqofl2v4lXRDoY2acT3EfUgUl8fY12BdTC2PQ0WB9mywnanPFcF_w04RxCioXI_v24uKrJbcdA30ivyzaKeu-QgjzdTACUXQSIGTtoj9bAx5hTInXP8l3I7QWqs/s1600-h/ist2_3112486_beautiful_legs_in_funny_socks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 120px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4W3g_bUgdKyR3Ac0wGqofl2v4lXRDoY2acT3EfUgUl8fY12BdTC2PQ0WB9mywnanPFcF_w04RxCioXI_v24uKrJbcdA30ivyzaKeu-QgjzdTACUXQSIGTtoj9bAx5hTInXP8l3I7QWqs/s200/ist2_3112486_beautiful_legs_in_funny_socks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165956406167785570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Segera Bayar      &lt;/strong&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu Bupati &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Sidoarjo Win Hendrarso&lt;/span&gt; mendesak Lapindo Brantas mempercepat pembayaran sisa ganti rugi 80% kepada warga korban luapan lumpur. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Permintaan ini mengacu dari pembayaran sisa ganti rugi oleh Lapindo lewat PT Minarak Lapindo Jaya dirupakan dalam bentuk relokasi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Informasi yang dihimpun menyebutkan ada sekitar 1.300 KK yang menyetujui pembayaran sisa ganti rugi 80 persen dalam bentuk relokasi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;MLJ membangunkan perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) di daerah Sukodono dan Taman. Bahkan, 60 KK diantaranya sudah mendapat pengembalian sisa uang ganti rugi tersebut. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Kalau memang sudah dibayarkan maka sisa 80% bagi warga yang menolak resettlement, seharusnya sudah bisa dibayar,” kata Win saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Senin. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun, Win menegaskan dirinya hanya sebagai fasilitator proses jual beli antara warga korban lumpur dengan PT MLJ. Namun jika memang pembayaran sisa ganti rugi 80% dipercepat sebelum masa kontrak habis, akan menjadi preseden baik. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya tidak tahu `cash flow` Lapindo. Tapi kalau mereka membayar sebelum Mei itu bagus. Karena menurut Perpres 14/2006, H-1 sebelum masa kontrak habis sudah harus dibayar sisa ganti ruginya,” katanya...... &lt;a href="http://plinplan.com/general/9892/2008/02/11/ribuan-warga-kembali-demo-soal-lumpur-lapindo/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selanjutnya !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/bupati-sidoarjo-aparat-abal-abal.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4W3g_bUgdKyR3Ac0wGqofl2v4lXRDoY2acT3EfUgUl8fY12BdTC2PQ0WB9mywnanPFcF_w04RxCioXI_v24uKrJbcdA30ivyzaKeu-QgjzdTACUXQSIGTtoj9bAx5hTInXP8l3I7QWqs/s72-c/ist2_3112486_beautiful_legs_in_funny_socks.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-7155483935556571598</guid><pubDate>Tue, 12 Feb 2008 04:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:13.731+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ITS Tinggal Kenangan</category><title>ITS Tinggal Sejarah Bangsa.</title><description>&lt;a style="font-family: times new roman;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjStZv39zMNrDzGo550NBPSK55IkQan_954wXwD-xkyKUim25yc_wDvBnpUGzuz81mBsYMmJCb-QNDMvvTj1rxrUdKe3FqwBLsTAVgQdDtEsUZBNap4wt8MgXdlIZP3OE-FqioGrS43_a0/s1600-h/1_Tycz-energie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 165px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjStZv39zMNrDzGo550NBPSK55IkQan_954wXwD-xkyKUim25yc_wDvBnpUGzuz81mBsYMmJCb-QNDMvvTj1rxrUdKe3FqwBLsTAVgQdDtEsUZBNap4wt8MgXdlIZP3OE-FqioGrS43_a0/s200/1_Tycz-energie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165946308699672658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-family: times new roman;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Bincang bincang serius antara Ir. Lily Pudji Astuti (Team ITS)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;copy dari Hidayatullah.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lantas bagaimana tanggapan pemerintah dengan Tim ITS?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Kejadian itu hanya lepas begitu saja. Tim ITS tiba-tiba tidak dipakai sama sekali. Termasuk bagaimana soal pasar Porong. Padahal, semenjak awal Tim kami saat itu mengusulkan membuat sekat, sampai bagaimana pada desain toilet, kamar mandi dan ukurannya harus berapa. Pokoknya, sudah kita desainkan secara lengkap lah. Nah, setelah desain jadi, tiba-tiba semua pada berebut. (maaf) ini kan dianggap proyek. Ya... akhirnya digarap orang lain. Sementara kita ini kan &lt;em&gt;volunteere &lt;/em&gt;(sukarelawan)&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;Artinya, kita ini atas inisiatif sendiri, dukungan dana sendiri.  Karena memang yang mendasari tim ITS adalah faktor sosial. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anda kecewa sejak ITS tidak dipakai lagi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; height: 1em;"&gt;Kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah akademisi dan tak ada kepentingan proyek atau politik,  kami masih bekerja sebagaimana biasa. Karena semua tim kami adalah para ahli, ya kami tetap bekerja dan memanfaatkan laboratorium untuk &lt;em&gt;stressing &lt;/em&gt;ke sini (Lapindo). Bahkan,  hampir tiga bulan semua pekerjaan kami hanya fokus ke situ. Bahkan kami sejak awal men-&lt;em&gt;declear &lt;/em&gt;(mengumumkan) kami tak ingin dibayar. Memang sejak awal kita jelaskan, bahwa kami &lt;em&gt;volunteere &lt;/em&gt;(sukarelawan), hanya ada biaya-biaya pengukuran yang perlu dibayar. Tapi tenaga ahli tidak kita hitung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut Anda bagaimana sih sesungguhnya soal kondisi lumpur itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; height: 1em;"&gt;Kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sangat mengenal karakteristik lumpur di Lapindo itu. Kalaupun dialirkan ke kali Porong, keberhasilannya sangat rendah. Dan dampaknya akan menjadi luar biasa. (&lt;em&gt;Lily kemudian menjelaskan secara akademis efek-efek luberan lumpur. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sayang, minta off the record&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;). Ya, mungkin saja &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; height: 1em;"&gt;Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ini bisa &lt;em&gt;klelep &lt;/em&gt;(banjir, red).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejauh mana Tim ITS menjelaskan masalah ini ke pihak terkait?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Lho, ke mana-mana. Pada tataran Menteri hingga ke Wakil Presiden. Bahkan pada semua yang terkait sudah kami sampaikan. Masalahnya, keputusan selalu berbeda. Seolah-olah yang kita sampaikan ini adalah wacana. Tim kami ini sudah menghitung sampai pada analisa &lt;em&gt;risk &lt;/em&gt;(resiko-resikonya). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut perhitungan, bagaimana volume lumpur? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Berdasarkan data Mei 2007, hasil perhitungan seismografis, dan volume total di atas 100 ribu m3 perhari. Asumsinya, jika tanggul masih seperti sekarang, dalam dua-waktu tiga tahun ke depan, luberan lumpur akan sampai radius 2-3 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;strong style="color: rgb(153, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sudah Anda sampaikan ke ormas-ormas Islam?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sudah. Ke Hidayatullah dan ormas-ormas Islam yang mengundang saya telah kami sampaikan. Dan tak ada langkah untuk melakukan penanganan. Ini bukan soal ketidaktahuan. &lt;em&gt;Wong&lt;/em&gt;,  informasi sudah cukup banyak. Jadi. Ada apa dengan kita ini? Padahal jika mau, umat Islam itu sangat bisa melakukan. Misalnya soal pendidikan anak-anak kita ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi apa langkah kita seharusnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Kalau dengan perhitungan ilmiah, ya kita akan membuat kemungkinan langkah-langkah antisipasi. Misalnya; mengusulkan agar menggiring dan pengendalian luberan lumpur disesuaikan dengan tipografi tanah yang datar ke arah Timur. Biarkan dia sesuai kodratnya, mencari yang lebih rendah. (&lt;em&gt;Penanggulangan Timnas yang sekarang justru ke arah Selatan dan diduga banyak pihak justru melawan kodrat alam&lt;/em&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kepada pemerintah, Tim ITS juga akan mengusulkan pemasangan tanggul ganda untuk wilayah dalam (sumber utama lumpur) dan tanggul luar yang bersifat permanen. Termasuk usulan alternatif menyelesaikan masalah infrastruktur. Meliputi jalan kereta, jaringan SUTET dan jalan tol. Termasuk menyelesaikan masalah sosial masyarakat. Tujuannya menjaga tak sampai ke arah perumahan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Hmmm... ITS tinggal sejarah itu sudah pernah kita hitung...&lt;a href="http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=5039&amp;amp;Itemid=61"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;selengkapnya !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/its-tinggal-sejarah-bangsa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjStZv39zMNrDzGo550NBPSK55IkQan_954wXwD-xkyKUim25yc_wDvBnpUGzuz81mBsYMmJCb-QNDMvvTj1rxrUdKe3FqwBLsTAVgQdDtEsUZBNap4wt8MgXdlIZP3OE-FqioGrS43_a0/s72-c/1_Tycz-energie.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-68008404921876662</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 11:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:13.908+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Menuju Relokasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Satelite Nasa</category><title>Pengindraan Satelite Nasa</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivPevT9SDFQkvg0b7lvhVjaZp-PsI4UYIfwLRgyUYVLWxAEpt9mDhpmKrq39Iyn9iktBms4QHIYUuiQYSSI7DTYehJmFXXue_gmdU-kUAZ_1WL-g-p8zFqFHEtzEHwjRnyWH9e3f7c_Q8/s1600-h/mudflow.preview.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 328px; height: 427px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivPevT9SDFQkvg0b7lvhVjaZp-PsI4UYIfwLRgyUYVLWxAEpt9mDhpmKrq39Iyn9iktBms4QHIYUuiQYSSI7DTYehJmFXXue_gmdU-kUAZ_1WL-g-p8zFqFHEtzEHwjRnyWH9e3f7c_Q8/s400/mudflow.preview.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165307518213738354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;Satelite Imagery of Sidoarjo before and after Sidoarjo mud flow&lt;/h2&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/pengindraan-satelite-nasa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivPevT9SDFQkvg0b7lvhVjaZp-PsI4UYIfwLRgyUYVLWxAEpt9mDhpmKrq39Iyn9iktBms4QHIYUuiQYSSI7DTYehJmFXXue_gmdU-kUAZ_1WL-g-p8zFqFHEtzEHwjRnyWH9e3f7c_Q8/s72-c/mudflow.preview.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-1438103697709112808</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 08:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-10T15:04:48.874+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bencana Nasional</category><title>Bencana Nasional</title><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jakarta - Luapan lumpur Lapindo yang semakin menjadi-jadi hingga terjadinya ledakan pipa gas dianggap serius oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia menyatakan rangkaian kejadian tersebut sebagai bencana.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Yah ini jadi sudah disaster. Jadi negara harus mulai ikut memikirkan ini," kata Menteri ESDM Poernomo Yosgiantoro mengutip ucapan SBY, usai sidang kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/11/2006).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pernyataannya tersebut merupakan keputusan hasil rapat kabinet terbatas yang membahas situasi terakhir di Porong, Sidoarjo. Rapat diikuti oleh Wapres Jusuf Kalla, Menneg Lingkungan Hidup (Menneg LH) Rachmat Witoelar, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Ketua Timnas Lumpur Sidoarjo Basuki Hadimuljono, Gubernur Jatim Imam Utomo, Pangdam Brawijawa Syamsul Mappareppa dan Kapolda Jatim Herman. &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a href="http://www.perspektif.net/article/article.php?article_id=469"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;liat disini &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/bencana-nasional.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-2705375913236232858</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 07:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:14.151+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">yellowstone map</category><title>Yellowstone Caldera Map</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgb6_8FT_mXKGbT-HhL5IKAhWzfs1TYi0knC4BFYG1hXeDAHS8doXxI8TCjpZ_h-Ham-Xxjh3ZGFLYWaB5D6x_gcqRtUJAMHMRPZawdHj92J8lX9_eg_J_7L6kPW1ZVAdzTs9GUw699v2Q/s1600-h/volcano_lg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 456px; height: 277px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgb6_8FT_mXKGbT-HhL5IKAhWzfs1TYi0knC4BFYG1hXeDAHS8doXxI8TCjpZ_h-Ham-Xxjh3ZGFLYWaB5D6x_gcqRtUJAMHMRPZawdHj92J8lX9_eg_J_7L6kPW1ZVAdzTs9GUw699v2Q/s400/volcano_lg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165248728701390642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/yellowstone-caldera-map.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgb6_8FT_mXKGbT-HhL5IKAhWzfs1TYi0knC4BFYG1hXeDAHS8doXxI8TCjpZ_h-Ham-Xxjh3ZGFLYWaB5D6x_gcqRtUJAMHMRPZawdHj92J8lX9_eg_J_7L6kPW1ZVAdzTs9GUw699v2Q/s72-c/volcano_lg.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-3049242327330415723</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 06:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:14.351+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak Lumpur</category><title>Anak Negeri Peduli Kebersamaan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhugr3HMSDVXB0DW2AZoQWk_1HvNyC2ubMclfePdhJ7vyemjYPTJQ_NnWBeLWn-nxY4D-tI6xmShQabwxH15aCDkoEWM4sAbniZdRiWzMUgPVpicuOiRzCelAfc7bcBZ94t8eS2qUcHvM/s1600-h/739434-11441111102007@mulan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 117px; height: 151px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhugr3HMSDVXB0DW2AZoQWk_1HvNyC2ubMclfePdhJ7vyemjYPTJQ_NnWBeLWn-nxY4D-tI6xmShQabwxH15aCDkoEWM4sAbniZdRiWzMUgPVpicuOiRzCelAfc7bcBZ94t8eS2qUcHvM/s200/739434-11441111102007@mulan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165238485204389666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak usulan dan partisipasi dari anak negeri yang terabaikan, tetang bagaimana cara menanggulangi luapan muncratnya lumpur di Sidoarjo, tetapi minimal mereka berbicara ilmiah , tidak asal omong doang, dan partisipasi mereka kita hargai sebagai bagian dari kebersamaan membantu memikirkan kehidupan bangsa ini. selain itu para petinggi di Lapindo dan Pemerentah, sibuk dengan tugasnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sehingga mereka mungkin belom nyempetin liat website, atau pura pura bego kalee ...mungkin emang bego beneran..? walaupun usulannya belum tentu teruji tetapi Direktur Utama dari PT. MLJ yang sedang bekerja di luapan lumpur, telah menyempatkan membaca website dari para pengusul, melalui HP-nya (Padahal Gaptek abis) kebetulan guwe ngintip diblakangnya...ni loch website yang di baca...&lt;a href="http://hotmudflow.wordpress.com/2006/06/28/bpmigas-penanggulangan-semburan-lumpur/"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;liat sini dul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;! usulannya banyak yang menarik tetapi untuk uji coba diperlukan mata uang YEN yang jumlah tidak sedikit &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;YEN ono duwite&lt;/span&gt;..! dan hasil akhirnya tentunya masih tanda tanya geethoo loch ! tapi akan diupayakan dan ditampung kata beliau, untuk disampaikan kepada petinggi-petinggi yang lebih berwenang dan apabila suatu waktu diperlukan dapat diajak diskas bersama kalee ajah ! saluuut..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Writer : Sandhyakala  Entertainment&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/anak-negeri-peduli-kebersamaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhugr3HMSDVXB0DW2AZoQWk_1HvNyC2ubMclfePdhJ7vyemjYPTJQ_NnWBeLWn-nxY4D-tI6xmShQabwxH15aCDkoEWM4sAbniZdRiWzMUgPVpicuOiRzCelAfc7bcBZ94t8eS2qUcHvM/s72-c/739434-11441111102007@mulan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-3511499022294596567</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 05:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:14.594+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lapindo Business Profile</category><title>Lapindo Brantas Business Profile</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtFYCFbuK5GWWJ2Dg-rxMtgj7Qwo8UH2_kmB7BwsI5mhEOdyJ1Pm_GnOU1-0xZxiCQIZ4eZ9GUrSVdDNJHvmjCoIN6sJsqdUFcQaJAkANoC5GAwGSRR80c3JHgjstzLmLa6RAaCBGaCbA/s1600-h/_dsc5911_port_tips.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 97px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtFYCFbuK5GWWJ2Dg-rxMtgj7Qwo8UH2_kmB7BwsI5mhEOdyJ1Pm_GnOU1-0xZxiCQIZ4eZ9GUrSVdDNJHvmjCoIN6sJsqdUFcQaJAkANoC5GAwGSRR80c3JHgjstzLmLa6RAaCBGaCbA/s200/_dsc5911_port_tips.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165217796346924818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;PT Lapindo Brantas is subsidiary of&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 153);font-size:130%;" &gt; PT Energy Mega Persada Tbk&lt;/span&gt;, a public listed company, owned by &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Bakrie Group&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Currently Lapindo Brantas is being watched due to mud eruption on Banjar Panji-1, its gas mining site in Porong, Sidoarjo, East Java. The exploration is executed by &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Alton International Indonesia&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjar Panji I is part of Brantas mining block. The block is owned by Lapindo Brantas (50 percent),&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 153);font-size:130%;" &gt; Medco Energy Oil and Gas&lt;/span&gt; (32 percent), and &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 153);font-size:130%;" &gt;Santos&lt;/span&gt; (18 percent).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To stop the eruption, Lapindo Bratas asked for help to a group of disaster expert, including &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:130%;" &gt;Alert Disaster Control (Asia) Pte Ltd (Canada)&lt;/span&gt; and &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:180%;" &gt;Abel Engineering/Well Control&lt;/span&gt; (Texas, USA). &lt;span style="font-size:78%;"&gt;endonesia.biz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/lapindo-brantas-business-profile.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtFYCFbuK5GWWJ2Dg-rxMtgj7Qwo8UH2_kmB7BwsI5mhEOdyJ1Pm_GnOU1-0xZxiCQIZ4eZ9GUrSVdDNJHvmjCoIN6sJsqdUFcQaJAkANoC5GAwGSRR80c3JHgjstzLmLa6RAaCBGaCbA/s72-c/_dsc5911_port_tips.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-1907347130071130579</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 05:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:14.874+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">GEA</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seminar ITB Lapindo</category><title>Asal Semburan Lumpur</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm7PIdzkO9QGkx9DNwkUWaYB78N3Sj6vnmMMFlQq0nCdB-9H2iR6WWE_JQxNGDlYfIJt6Ji-0p-f9WuCTk2C4dD0DvHtY_BqrOZBHDHDsd4WLo8Ep4q8qNN05ZtxQjPBNaZrVKmXdG88/s1600-h/coffee_donut_lg_nwm.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 114px; height: 114px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm7PIdzkO9QGkx9DNwkUWaYB78N3Sj6vnmMMFlQq0nCdB-9H2iR6WWE_JQxNGDlYfIJt6Ji-0p-f9WuCTk2C4dD0DvHtY_BqrOZBHDHDsd4WLo8Ep4q8qNN05ZtxQjPBNaZrVKmXdG88/s200/coffee_donut_lg_nwm.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165212968803684098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seminar ini menghadirkan pembicara Bambang P.Istadi, selaku Exporation and New Venture Manager Lapindo Brantas dan Dr.Ir, Rudi Rubiandini R.S. Bahasan yang tergali dari Bambang P. Istadi ialah sebab–sebab terjadinya semburan lumpur panas, rekomendasi dan permasalahan–permasalahan yang dihadapi Lapindo Brantas dalam penanggulangan lumpur panas tersebut. Pengeboran gas oleh Lapindo dilakukan di sumur Banjarpanji, Porong mulai Maret 2006 lalu, tapi terhenti akibat munculnya semburan lumpur panas tanggal 29 Mei 2006 pukul 05.00 WIB pada lokasi sekitar 150–200 m barat daya dari sumur. Semburan lumpur panas ini diduga berasal dari ‘mud volcano’ yang ada di luar sumur pengeboran. Lumpur panas yang keluar ini diduga merupakan lumpur yang berasal dari laut karena kandungan airnya yang asin sekitar 70% sedangkan lumpur 30%. &lt;a href="http://www.itb.ac.id/news/1166"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;selanjutnya.....&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/gea-aapg-itb.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVm7PIdzkO9QGkx9DNwkUWaYB78N3Sj6vnmMMFlQq0nCdB-9H2iR6WWE_JQxNGDlYfIJt6Ji-0p-f9WuCTk2C4dD0DvHtY_BqrOZBHDHDsd4WLo8Ep4q8qNN05ZtxQjPBNaZrVKmXdG88/s72-c/coffee_donut_lg_nwm.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-8668082038258105395</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 04:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:15.205+07:00</atom:updated><title/><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.bpmigas.com/kps-test2.asp?kat=20"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEP_qBpULRKXaVQLKx_xjo02uSLK7STRpb5w4uVfjOvHYf-psFKuKJozGyuPTAmKZLGIXVW1JTJxX5A4-Ivpfia4jgpjVUJlzJ6xCDAdbibZM0FX0U0TUKDw7e2lMYRkqPXt9xDtRsty8/s200/logo-lapindo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165211014593564402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/blog-post.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEP_qBpULRKXaVQLKx_xjo02uSLK7STRpb5w4uVfjOvHYf-psFKuKJozGyuPTAmKZLGIXVW1JTJxX5A4-Ivpfia4jgpjVUJlzJ6xCDAdbibZM0FX0U0TUKDw7e2lMYRkqPXt9xDtRsty8/s72-c/logo-lapindo.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-7279089239845488621</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 01:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:15.440+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MLJ Meeting</category><title>Meeting Kok Dikit2</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje4H1TGQ1oR1lL4QNLOSNEpNRJebM7tOOj9slCHWi1_6uJkT6bhzVG4tzLjLGexSnwMSMaKmoZuMAndurf3IIvB5iNr_7TlraVI38Ap8Nt_24x0nVJkhajJL-vys4rq0GsUyDlll1UX-A/s1600-h/haw02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 147px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje4H1TGQ1oR1lL4QNLOSNEpNRJebM7tOOj9slCHWi1_6uJkT6bhzVG4tzLjLGexSnwMSMaKmoZuMAndurf3IIvB5iNr_7TlraVI38Ap8Nt_24x0nVJkhajJL-vys4rq0GsUyDlll1UX-A/s320/haw02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165156760566681314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;dikit dikit meeting, dikit dikit meeting...! meeting kok dikit dikit.........niruu DePeeR boo........!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soerabaya di Hari Minggu, profil dari para penikmat kerja yang seharusnya bertanggung jawab terhadap keluarga di hari libur, hanya menghabiskan waktu untuk sebuah nilai tanggung jawab yang dibebankan diseputar lumpur ganas sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Itulah kebersamaan dul&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; anggap aja PARTI !!! Lumpur telah meminta para profesional di nusantara ini, untuk merelokasi anak bangsa yang terimbas aliran lava anget dari perut bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas mulia yang digelar adalah me RELOKASI, bukan berupaya menutup semburan dengan CANGKEM atau kemampuan otak manusia yang segenggam guna melawan alam yang murka akibat ulah usaha manusia juga untuk kebutuhan hajat hidup manusia, dimana secara tidak sengaja dan tidak diharapkan terjadi kebrutalan amuk alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lokasi semburan mud vulcano pengennya keluar di sidoarjo yang padat penduduk, maka permasalahan yang menyangkut sosiologi masyarakat ikut berdampak. Andai saja semburannya muncul di dataran kosong atau jauh dari pemukiman, maka tidak terjadi proyek BANCAAN NASIONAL , seperti terjadi dalam waktu yang sama di kalimantan 2005 dan Taiwan tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menyelesaikan pekerjaan sesuai batas kemampuan  ! Realistis bukan OMDO...loch !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Foto Model : B. Dwikatmono &amp;amp;  T.Lapindosa                                  Writer : TS. Sakharepe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/meeting-kok-dikit2.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje4H1TGQ1oR1lL4QNLOSNEpNRJebM7tOOj9slCHWi1_6uJkT6bhzVG4tzLjLGexSnwMSMaKmoZuMAndurf3IIvB5iNr_7TlraVI38Ap8Nt_24x0nVJkhajJL-vys4rq0GsUyDlll1UX-A/s72-c/haw02.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7818670424539941606.post-3267170257286950678</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2008 00:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T07:56:15.692+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nirwana Kahuripan</category><title>Dusun Nirwana Kahuripan</title><description>&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW17WFqbuQHYVrTmKiq_dYeywUIPLMSlEsfbZj2cGDYCYa67n0iDFdCKZBtFdodPkP2Hq5tQG9o4UmO-MKo0xBBx_EVoHsDkhI9pOUbEpDXwt0ej27qKv_4QOZI791GhsRtEtbalZ5EeA/s1600-h/Nirwana+Kahuripan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 194px; height: 146px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW17WFqbuQHYVrTmKiq_dYeywUIPLMSlEsfbZj2cGDYCYa67n0iDFdCKZBtFdodPkP2Hq5tQG9o4UmO-MKo0xBBx_EVoHsDkhI9pOUbEpDXwt0ej27qKv_4QOZI791GhsRtEtbalZ5EeA/s320/Nirwana+Kahuripan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165147010990919378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Inilah maket dusun relokasi Nirwana Kahuripan yang akan dihuni oleh para korban luapan lumpur sidoarjo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Peminat kawasan siap huni Kahuripan Nirwana Village (KNV) di daerah Jemundo no 148 tak kunjung surut, peminat untuk memesan rumah semakin hari semakin bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;KNV yang dilaunching tadi, Sabtu (9/2) dengan memamerkan maket dan tipe rumah serta meminta restu pembangunan membuat warga semakin tertarik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“ Rumahnya bagus-bagus nggak seperti rumah saya dulu di perumTAS-1”  ucap Andini warga Perumtas-1 yang memesan tipe 36/108.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jumlah peminat bekisar antara 3000 orang hal ini terbukti dengan brosur yang disediakan oleh Panitia dalam hal ini adalah PT WAR (Wahana Artha Raya) ludes, sampai- sampai warga yang datang telat tidak kebagian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dilaunchingnya KNV mmebuat pemesan berbinar-binar, “ wah saya sudah punya rumah baru, dan tinggal menunggu realisasinya,” Bahagia Andini. (copy MLJ site)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://relokasi.blogspot.com/2008/02/nirwana-kahuripan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW17WFqbuQHYVrTmKiq_dYeywUIPLMSlEsfbZj2cGDYCYa67n0iDFdCKZBtFdodPkP2Hq5tQG9o4UmO-MKo0xBBx_EVoHsDkhI9pOUbEpDXwt0ej27qKv_4QOZI791GhsRtEtbalZ5EeA/s72-c/Nirwana+Kahuripan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>