<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160</atom:id><lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 02:56:49 +0000</lastBuildDate><category>Motivasi</category><category>Renungan</category><category>Dunia</category><category>Indonesia</category><category>Kaskus</category><category>Remaja dan Cinta</category><category>Sajak</category><category>Tips</category><category>Trick</category><category>Tutorial</category><title>Welcome My Blog</title><description></description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-9020445851535158157</guid><pubDate>Sat, 24 Mar 2012 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-24T09:36:57.096-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Ciptakan Kehidupan, Bukan Sekedar Hidup !</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Your successes and happiness are forgiven you only if you generously consent to share them. – Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kau mau berbagi dengan orang lain.” Albert Camus&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untuk dapat sekedar hidup, mungkin kita tidak perlu bersusah payah mencari peluang ataupun memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas dan manfaat diri kita. Namun sebagai mahluk yang paling spesial diantara mahluk ciptaan Tuhan YME, kita berkewajiban untuk mendapatkan kehidupan yang berarti. Kita harus berupaya semaksimal mungkin. Sebuah pepatah bijak menyebutkan, “Find a meaningful need and fill it better than anyone else. – Kejarlah sesuatu yang bermakna, dan gunakanlah setiap peluang yang ada secara lebih baik dari siapapun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa langkah untuk menjadikan kehidupan kita menjadi lebih berarti. Langkah pertama adalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;memperbesar kemauan untuk belajar. Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, maka gunakan pikiran tersebut untuk belajar menciptakan kemajuan-kemajuan dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya adalah belajar kepada pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kedua supaya kehidupan kita lebih berati adalah mencoba melakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian yang diidamkan. Bekerjalah lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga bagi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu hal yang patut dijadikan pedoman bahwasanya kerja keras itu bukan semata-mata mengejar 5 P, yaitu power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan). Setiap usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah&lt;br /&gt;
ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan. Contohnya adalah sebuah fakta tentang delapan orang miliarder di Amerika Serikat yang berkumpul di Hotel Edge Water Beach di Chicago, Illionis pada tahun 1923. Mereka adalah orang-orang yang sangat sukses, tetapi mengalami nasib tragis 25 tahun kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah seorang diantara mereka adalah Charles Schwab, CEO perusahaan besi baja ternama pada waktu itu, yaitu Bethlehem Steel. Tetapi Charles Schwab mengalami kebangkrutan total. Sehingga ia terpaksa berhutang untuk membiayai hidupnya selama 5 tahun sebelum meninggal. Yang kedua adalah Richard Whitney, President New York Stock Exchange. &lt;span lang="SV"&gt;Namun pria ini ternyata menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing. &lt;/span&gt;Orang ketiga adalah Jesse Livermore, raja saham “The Great Bear” di Wall Street. Tetapi Jesse mati bunuh diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ke empat adalah “The Match King”, Ivar Krueger, CEO perusahaan hak cipta, yang juga mati bunuh diri. Begitu juga dengan Leon Fraser, Chairman of Bank of International Settlement, ia mati bunuh diri. Yang keenam adalah Howard Hupson, CEO perusahaan gas terbesar di Amerika Utara. Tetapi ia sakit jiwa dan dirawat di rumah sakit jiwa&lt;br /&gt;
hingga akhir hidupnya. Arthur Cutton sebelumnya adalah pemilik pabrik tepung terbesar di dunia, tetapi ia meninggal di negri orang lain. &lt;span lang="SV"&gt;Sedangkan Albert Fall, waktu itu ia adalah anggota kabinet presiden&lt;br /&gt;
Amerika Serikat. Namun ia meninggal di rumahnya di Texas ketika baru saja keluar dari penjara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Di dunia ini tidak sedikit orang yang semula sangat sukses, tetapi merana di tahun-tahun terakhir kehidupan mereka. Kehidupan mereka seakan-akan tidak berarti meskipun sebelumnya sangat kaya raya. Upaya terbaik memang dapat menghasilkan kesuksesan besar, tetapi bukan berarti merupakan jaminan sebuah akhir kehidupan sebagai manusia yang penuh arti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mengimbangi kerja keras dengan berbuat kebaikan. Seorang penulis pada abad 20-an yang berkebangsaan Perancis, André Gide, mendefinisikan kebaikan itu sebagai berikut; “True kindness presupposes the faculty of imagining as one’s own the suffering and joys of others. –&lt;br /&gt;
Kebaikan yang sesungguhnya adalah kemampuan merasakan penderitaan maupun kebahagiaan orang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerja keras yang diimbangi dengan berbuat kebaikan akan menghasilkan semangat yang tinggi untuk mendapatkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Hal itu terdorong oleh keinginan untuk dapat berbagi kebahagiaan dengan orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pada akhirnya kebaikan tersebut berpengaruh positif terhadap semangat hidup, motivasi, dan kemajuan&lt;br /&gt;
sikap dan ekonomi. James Allen, penulis buku berjudul As a Man Thinketh mengatakan, “Pemikiran serta perbuatan baik tidak mungkin mendatangkan hasil yang buruk; pemikiran dan perbuatan buruk tidak&lt;br /&gt;
mungkin mendatangkan hasil baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan belajar, bekerja keras dan berbuat kebaikan maka kita akan dapat menciptakan kehidupan yang jauh lebih berarti. Langkah-langkah sebagaimana dijelaskan diatas terbukti juga sangat efektif menjadikan kesan positif tentang diri kita tidak mudah dilupakan orang. Ane meyakini bahwa kita masih mempunyai banyak kesempatan dan potensi untuk mendapatkan kehidupan berharga itu dimanapun dan apapun pekerjaan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Make A Life, Not Merely A Living – Ciptakan Kehidupan, Bukan Sekedar Hidup oleh Andrew Ho.&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/ciptakan-kehidupan-bukan-sekedar-hidup.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-7943805221282510722</guid><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 08:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-20T01:04:40.710-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sajak</category><title>Dingin Dalam Hati</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Di pagi hari ketika saya selesai membaca buku yang saya miliki, sebenernya buku ini sudah cukup lama, tetapi berhubung buku - buku yang saya miliki masih sangat minim, jadi terkadang saya membacanya berulang-ulang, dan untuk buku ini sendiri saya baca untuk yang ke 4 kali nya -_-"&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya mendapatkan sajaknya dari salah satu buku Favorit saya: &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;The 7 HABITS of Highly Effective TEENS&lt;/b&gt; (7 Kebiasaan Remaja yang Sangat Efektif) karya Sean Covey.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Saya kasih bentuk buku-nya, maaf berhubung Hp yang saya miliki kamera nya tidak terlalu jelas kalau di pake untuk ngambil foto, jadi saya urungkan niatnya dan dengan berat hati ngambil dari google saja :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTFh_AXUBkpOID5fIxxpZgRn292byiUbnNcbIOxm8bZ94XAcx_YC__fDApjw1D7COfD8jfi1rOJUeD4RQo1SHCEAiuPlGIoQcjBrWrA-xL7GPB4P1r6qi2WV6NdGwquFbXXhCapKonitZ_/s1600/buku.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTFh_AXUBkpOID5fIxxpZgRn292byiUbnNcbIOxm8bZ94XAcx_YC__fDApjw1D7COfD8jfi1rOJUeD4RQo1SHCEAiuPlGIoQcjBrWrA-xL7GPB4P1r6qi2WV6NdGwquFbXXhCapKonitZ_/s1600/buku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;The 7 Habits of Highly Effective Teens - Sean Covey&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Ada sedikit kalimat yang saya ubah agar bisa terbaca lebih universal. Semoga tidak terlalu mengubah makna yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dingin Dalam Hati&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Enam  manusia terperangkap dalam suatu kebetulan, dalam udara dingin yang  menusuk, masing-masing memiliki sepotong kayu, atau begitulah katanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Api  ungunnya perlu diberikan kayu lagi, orang yang pertama mengeraskan  hatinya, karena diantara wajah-wajah yang mengelilingi api itu, ia lihat  satu orang berkulit hitam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Orang berikutnya melihat seseorang yang bukan dari satu kepercayaan dengannya, dan tidak rela memberikan kayunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Yang  ketiga duduk dengan pakaian compang-camping, ia tutup jaketnya  rapat-rapat, kenapa ia harus mengorbankan kayunya demi menghangatkan  orang kaya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Yang  kaya duduk diam membayangkan kekayaan yang dimilikinya, dan bagaimana  caranya mempertahankan miliknya dari orang miskin pemalas itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Wajah  orang berkulit hitam itu mencerminkan hasrat menuntut balas sementara  apinya mati, karena yang ia lihat pada kayunya adalah peluang untuk  menuntut balas terhadap orang berkulit putih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Orang  terakhir dalam kelompok yang malang ini tidak mau berbuat apa-apa  kecuali ada untungnya, memberi hanya kepada mereka yang memberi lebih  dahulu, adalah prinsipnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kayu-kayu  mereka, yang mereka pegang erat-erat dalam tangan kaku mereka,  membuktikan dosa manusia, mereka mati akibat udara dingin di luar --  mereka mati karena dingin dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Mungkin bagi sobat sobat yang sudah mempunyai buku tersebut pasti lah pernah nemu tulisan ini :)&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/dingin-dalam-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTFh_AXUBkpOID5fIxxpZgRn292byiUbnNcbIOxm8bZ94XAcx_YC__fDApjw1D7COfD8jfi1rOJUeD4RQo1SHCEAiuPlGIoQcjBrWrA-xL7GPB4P1r6qi2WV6NdGwquFbXXhCapKonitZ_/s72-c/buku.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-4142953990196634557</guid><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 07:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-20T00:51:48.758-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Tidak Pernah Puas</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Tiba-tiba aku merasa terkejut. Sangat terkejut. Bahwa pada  kenyataannya aku ternyata sama dengan orang-orang. Aku selama ini  berpikir bahwa aku berbeda. Namun, sekarang aku paham. Tidak ada yang  beda. Aku pun seperti mereka. &lt;strong&gt;TIDAK PERNAH PUAS&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;
Hidup adalah rangkaian dari berjuta keinginan. Saling menjalin,  mengisi, terkait, tertaut. Orang-orang merangkak dalam hidup tentang  mimpi-mimpi mereka. Bahkan mereka yang telah bengkok punggungnya atau  menjadi kering air mata.&lt;br /&gt;
Awalnya aku mengira,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
aku telah khatam dengan berbagai keinginan. Aku  telah paham bahwa berjuta ingin yang melesak dari dalam diriku adalah  segala hal yang akan menjadi semu, fana, dan habis pasti dimakan usia.  Aku mengira bahwa aku telah paham tentang itu semua.&lt;br /&gt;
&lt;span id="more-2180"&gt;&lt;/span&gt;Salah! Ternyata selama ini aku salah. Rasa &lt;strong&gt;TIDAK PUAS&lt;/strong&gt; itu ternyata hanya &lt;em&gt;hibernate&lt;/em&gt;, hanya tertidur sebentar menunggu waktu yang tepat untuk kembali muncul ke permukaan. “&lt;em&gt;Itu&lt;/em&gt;“,  seperti seekor beruang yang tidur di musim dingin, atau seperti  ikan-ikan yang mati suri di bawah tanah yang tandus. Menunggu hujan,  lantas kembali muncul. Seperti eureka manusia lantas berkata, ikan  datang dari tanah yang basah.&lt;br /&gt;
Bagaimana sesungguhnya dengan keinginan manusia yang tidak pernah puas itu?&lt;br /&gt;
Aku sering bertanya kepada diriku sendiri, kepada napsu yang  menyelimutiku, kepada ego yang ingin selalu diperhatikan, kepada berjuta  keinginan. Aku sering bertanya. Kepada rasa puas belum lagi datang?&lt;br /&gt;
Manusia, seperti umumnya, akan selalu kehausan bahkan ketika perut  mereka tidak lagi mampu menampung semua beban. Manusia seperti ibarat,  terus meminta punggung mereka yang rapuh untuk dijejali dengan beban.  Semakin mereka ringkih, semakin beban itu bertambah, manusia semakin  tidak sadar. Bagi mereka, beban-beban, berubah fungsi menjadi  kesenangan-kesenangan. Padahal, kelak, nanti di akhirat, Tuhan akan  bertanya, tentang semua beban yang manusia pinta.&lt;br /&gt;
Aneh memang, saat manusia meminta kepada Tuhan agar Dia meringankan  segala beban. Di posisi yang lain, kontrasnya, manusia terus kehausan  untuk memikul beban.&lt;br /&gt;
Manusia yang tamak akan harta. Nanti, suatu ketika Tuhan akan  bertanya, dari mana engkau dapatkan seluruh hartamu itu? Dengan cara  apa? Bagaimana cara engkau menghabiskannya?&lt;br /&gt;
Tuhan. Hari itu. Hadir dalam sosok yang selalu penuh curiga dan tanda  tanya. Bertanya, terus bertanya, dan kembali bertanya, sehingga manusia  kehilangan jawaban untuk setiap tanya, hingga manusia tidak lagi punya  cukup aksara untuk menjawab segalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;i&gt;Aku. Manusia. Jujur. Belum lagi puas dengan segala &lt;strong&gt;KETIDAKPUASAN&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;
Aku. Manusia. Jujur. Ternyata belum lagi khatam dengan apa yang manusia sebut &lt;strong&gt;TIDAK PERNAH PUAS&lt;/strong&gt;.&lt;/i&gt; &lt;/blockquote&gt;Mencapai rasa puas ternyata membutuhkan lebih dari sekedar merasa.  Menjadi seseorang yang merasa sudah cukup puas ternyata tidak pernah  membuatmu menjadi puas. Bahkan engkau hanya sedang membangun satu  monster baru yang bernama &lt;strong&gt;PUAS UNTUK TIDAK PUAS&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;
Kepuasan bukanlah sekedar rasa. Ini seperti sebuah sikap hidup, untuk kamu berani berkata: &lt;strong&gt;KATAKAN CUKUP UNTUK SETIAP KEINGINAN&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/tidak-pernah-puas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-5726073219014503737</guid><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 06:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T23:21:48.064-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Karakter Pribadi Unggul Kunci Terbaik Kesuksesan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 13.5pt;"&gt;Karakter&lt;/span&gt; manusia merupakan gabungan dari kebiasaan-kebiasaan. Apabila usaha yang dilakukan positif dan selalu terus berulang melakukannya, maka orang itu telah mengembang sikap unggul. Sikap ini adalah salah satu kunci kesuksesan yang akan membawa kita ke pintu gerbang dan membuka kesuksesan. Keunggulan sikap hanya bisa didapat dari kebiasaan untuk berusaha mencapai kesuksesan tertinggi yang mampu ia raih. Dengan selalu melakukan apapun dengan kekuatan maksimalnya. Tak perlu permasalahkan hasilnya, yang utama adalah usaha yang dikerahkan, sudah all out apa belum. Kunci untuk mencapai keunggulan yaitu terletak pada pengembangan kebiasaan-kebiasaan sukses.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Berikut ini adalah delapan kebiasaan sukses yang dianggap tim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;psikologi Harvard Business School yang ditulis dalam bukunya Febe Chen sebagai kebiasaan para pemenang sejati dan patut dikembangkan untuk melatih juga membentuk karakter pribadi unggul.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Lima kebiasaan pertama difokuskan untuk pertumbuhan karakter, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial;"&gt;1. Bersikap proaktif, bukan reaktif.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;
Orang yang proaktif memiliki kemampuan untuk memilih suatu sikap yang bersidat positif, tanpa dipengaruhi oleh kondisi eksternal. Sedangkan, orang yang reaktif, sikapnya dipengaruhi oleh kondisi eksternal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial;"&gt;2. Berani mengambil tindakan atau resiko.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;
Jangan menunggu kesempatan, tapi ciptakanlah kesempatan. Tidak menimbulkan masalah, namun memecahkan masalah. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tidak mencari alasan, tapi mencari solusi. Tidak didorong, namun mendorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;3. Selalu memulai dengan sasaran (goal) dalam pikiran.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;
Memvisualisasikan hasil akhir sebelum memulai sesuatu membuat kita fokus. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Dan membantu kita mempertahankan tekad yang kuat untuk meraih tujuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial;"&gt;4. Mendahulukan hal-hal yang utama (first thing first).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;
Selau memilih dan memilah prioritas kegaiatan yang dilakukan setiap hari. Utamakan kegiatan yang bermanfaat dan mendukung dalam pencapaian tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial;"&gt;5. Mampu untuk memulihkan vitalitas diri secara konstan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;Proses ini menuntut kita menangani kesehatan fisik, mental, spiritual, dan emosional secara seimbang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;Selanjutnya tiga kebiasaan yang berkaitan dengan sikap seseorang terhadap orang lain, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;6. Selalu berfikir "Menang-Menang" (Win-win Solution).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;
Mengharapkan kemenangan bagi diri sendiri, tanpa mengharapkan kekalahan pihak lain. Win-win solution mengambil sikap kooperatif, bukan kompetitif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;7. Memahami, berempati, dan menghargai.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;
Ketiga sikap tersebut akan membuat orang disekitar kita akan selalu mendukung apa yang kita lakukan. Dengan adanya dukungan dari mereka, maka kesuksesan akan bisa diraih dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;8. Bekerja dengan sinergi (kerjasama kreatif) dalam segala hal.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kita menerapkan sikap ini maka semua hal yang kita lakukan akan selalu mendapatkan hasil yang maksimal dan efektif, karena kerjasama yang kreatif akan membantu kita dalam beruhubungan dengan orang lain dalam menggapai kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/karakter-pribadi-unggul-kunci-terbaik.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-3059006034828604213</guid><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 05:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T22:35:23.154-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Merebut Kesuksesan Melalui Visualisasi Positif</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Ketika anda membayangkan sesuatu melalui pikiran, kira-kira apa yang terpancar dalam benak anda : apakah anda membayangkan sebuah pencapaian, apresiasi dan kemenangan? atau sebaliknya, kegagalan dan keterpurukan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Sejumlah riset menunjukkan bahwa ternyata visualisasi memberikan pengaruh kuat terhadap kinerja kita. Ketika imajinasi kita selalu dihantam oleh bayangan keterpurukan dan pesimisme, maka jaringan otak kita perlahan-lahan akan mendorong kita untuk benar-benar mengalami keterpurukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, ketika kita selalu membangun bayangan positif tentang diri kita, maka kita sesungguhnya tengah memulai dan memperkuat “cara kerja yang sempurna” di dalam otak kita. Pada gilirannya,jaringan sel dalam otak ini akan mampu mendorong kita untuk juga meraih kesempurnaan dalam kinerja nyata.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;Bagaimana Langkah Memaksimalkan Visualisasi??&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Lakukan visualisasi disaat sebelum tidur dan di      saat baru bangun tidur.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar(conscious mind) dan pikiran bawah sadar(subconscious mind). &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Visualisasi akan efektif bila berhasil masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita. Pikiran sadar kita bekerja pada gelombang Beta, sedangkan pikiran bawah sadar bekerja pada gelombang Alpha/Theta. Jadi kita harus lebih dulu merubah gelombang otak kita ke gelombang Alpha/Theta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi hipnoterapist handal, tentu saja hal ini sangat mudah. Lalu bagaimana dengan orang awam seperti kita?. Manfaatkan waktu pada saat akan tidur dan pada saat baru bangun tidur. Di kedua waktu itu, secara alami pikiran kita memasuki gelombang Alpha/Theta . Jadi pikiran kita menjadi sangat sugestif dan apapun yang kita lakukan pada saat itu akan mudah masuk ke pikiran bawah sadar kita tanpa mendapat perlawanan dari pikiran sadar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;2. Pergunakan dan Libatkan seluruh kemampuan Indra anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="FI" style="mso-ansi-language: FI;"&gt;Buatlah visualisasi anda terasa sedemikian nyata. Libatkan kelima indra kita. Misalkan, apa yang terlihat dalam visualisasi tersebut, apakah ada suara-suara yang terdengar. misalnya suara tepukan, elusan kepala dan lain-lain. kita menvisualisasikan telah menerima ijazah, mendapatkan penghargaan dari sekolah, mendapatkan tepukan meriah dari teman-teman, mendapatkan elusan kebahagiaan dari orang tua dan sebagainya. Semakin nyata visualisasi anda, semakin besar kemungkinan anda mencapai keberhasilan yang anda visualisasikan tersebut. Jangan lupa masukkan perasaan bahagia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tersenyumlah pula disaat anda menvisualisasikan sukses itu sebagaimana kebahagiaan yang akan anda peroleh disaat mencapai kesuksesan itu. Dalam visualisasi, tempatkan diri anda sebagai pelaku, bukan sebagai penonton. Misalnya anda sedang mengvisualisasikan kesuksesan. Rasakan anda benar-benar sedang dalam kondisi kesuksesan dan merasa bahagia, bukan sedang penonton yang melihat diri anda yang sedang menikmati kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;3. Lakukan Berulang-ulang (repetisi)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Lakukan visualisasi secara berulang-ulang setiap hari agar membentuk suatu pola dalam pikiran kita. Repetisi/pengulangan akan memperkuat visualisasi tersebut. Mengulang-ulang sesuatu sama dengan kita menanamkan sesuatu itu lebih dalam dalam pikiran kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat kita mengulang-ulang sebuah mimpi kesuksesan maka sesungguhnya kita sedang menanamkan kesuksesan itu dalam pikiran kita dan akhirnya akan mendorong setiap tindakan mengarahkan pada realitas kesuksesan dalam dunia kenyataan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="mso-ansi-language: FI;"&gt;4. Kuatkan keyakinan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="FI" style="mso-ansi-language: FI;"&gt;Lipat gandakan keyakinan anda terhadap apa yang kita visualisasikan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Bahwa apa yang kita gambarkan dalam pikiran itu akan benar-benar terwujud. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="mso-ansi-language: FI;"&gt;Percuma melakukan visualisasi apabila kita tidak meyakini apa yang sedang kita visualisasikan dalam pikiran kita sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/merebut-kesuksesan-melalui-visualisasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-6195168134905752278</guid><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 05:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T22:12:38.773-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Disiplin Sebagai Penentu Sukses</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Sukses  adalah hasil dari berbagai  aspek seperti kerja keras, kepandaian,  rencana dan pelaksanaan yang hati-hati,  serta, sedikit keberuntungan.  Di samping itu, sukses juga ditentukan oleh  displin atau tidaknya  seseorang meraih segala sesuatu dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;'meletakkan sesuatu di  tempat yang  layak'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa disiplin, seseorang tak akan mampu  menyelesaikan  segala apa yang telah direncanakannya. Dia tak akan mampu  melakukan  sebuah strategi secara berkesinambungan untuk meraih tujuan jika tidak   punya disiplin. Disiplinlah yang membuat kita berada on track, tak  peduli  seberapa berat yang dihadapi. Orang yang disiplin tahu apa saja  yang perlu  dilakukan dan berfokus pada hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Dimulai pagi hari&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebetulnya,  disiplin tidak usah dibicarakan terlalu muluk. Secara sederhana, sejak pagi  dimulai, kedisiplinan  tanpa sadar sudah menyertai. Bangun pukul  sekian, mandi, kemudian  berangkat dari rumah, adalah contoh kecil tentang  disiplin.&lt;br /&gt;
Banyak  orang sukses akan setuju bila faktor disiplin disertakan  sebagai salah  satu resep keberhasilan mereka. Bila kita bangun dengan kaki yang  salah  misalnya, sebagai akibatnya kita merasa tidak enak badan, bisa  dipastikan bahwa hari itu kita akan lebih tidak produktif ketimbang  hari-hari di mana segala sesuatunya berjalan lancar.&lt;br /&gt;
Kiat  penting untuk  mengoptimalkan pagi hari adalah dengan membuat semacam  rutinitas kecil.  Bangunlah di waktu-waktu yang sama - misalnya pukul  5-6 pagi (bukannya bisa  bangun jam lima, bisa  juga jam sepuluh nanti), dan  kerjakan hal-hal kecil yang efisien,  seperti menyiapkan pakaian, atau memanaskan  mobil, dan sebagainya.  Jangan lupa pula sarapan pagi untuk memberi  energi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Optimalkan waktu  kerja&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Disiplin  tak terlepas dari optimalisasi waktu kerja. Kalau  di waktu kerja kita  cenderung bermalas-malasan, menunda pekerjaan, dan sebangsa,  kapan  kesuksesan itu bakal muncul? Singgah saja pun jangan-jangan tak  sudi.&lt;br /&gt;
Untuk itu, agar kedisiplinan  kita berjalan teratur, buatlah  daftar tugas setiap hari. Kita bisa  membaginya dalam beberapa periode,  tergantung dari rutinitas atau  proyek yang sedang dikerjakan.&lt;br /&gt;
Dengan  menuliskan manajemen waktu,  kita bisa membayangkan segala tujuan, dan kemudian  mengukur efisiebsi  kerja kita sendiri. Selain itu, kita juga bisa tahu sebanyak  apa kerja  yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu. Dengan   melihat hasilnya, kita juga bisa tahu apakah target yang kita tentukan  itu gagal  atau tidak. Kalau iya, apakah hal itu disebabkan rencana yang  tidak layak, atau  karena terinterupsi oleh orang lain, atau karena  kita sendiri yang tidak  disiplin mengerjakan tugas sesuai jadwal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Seberapa lama ketahanan tubuh  ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setiap orang tentu punya ketahanan tubuh yang berbeda-beda.  Ada  orang yang tahan bekerja di depan komputer sampai 8-10  jam, ada juga  yang tidak. Ukurlah hal ini, lalu terapkan pada daftar  tugas.&lt;br /&gt;
Misalnya, kalau kita tahu bahwa kita cuma tahan bekerja selama  lima jam saja pada hari Jumat - karena harus ke mesjid atau kita  sudah terlalu bosan di kantor, maka optimalkan saja kerja  lima  jam itu. Jam kerja lainnya kita isi dengan kegiatan  yang menghibur.  Sebab, kalau dipaksakan bekerja sampai 10 jam misalnya, tapi  hanya  dengan 50% kapasitas kita, itu cuma buang-buang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4. Pikiran sehat terdapat dalam tubuh yang sehat.  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Ini  sudah jelas ada dalam buku  sekolah anak SD. Dan tak usah diperdebatkan  lagi, bila kondisi fisik kita prima,  kita juga akan bekerja lebih baik  ketimbang ketika kita sakit. Karena itu,  jagalah selalu kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5.  Seimbangkan kerja dengan hiburan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Catat  bahwa kerja hanyalah satu  bagian dalam hidup kita. Bila kita  meninggalkan kantor, tinggalkan. Jangan bawa  dalam pikiran kita, karena  seharusnya bagian lain dalam hidup kita yang  mengambil alih. Untuk  itu, cobalah berdisiplin untuk membagi segala sesuatunya  dengan layak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sukses  bukan cuma di karir saja, tapi dalam kehidupan  pribadi kita sendiri.  Di sinilah disiplin mengelola hidup kita akan memberikan  hasil.  Percayalah, hidup ini jauh lebih bermakna ketimbang sekadar mencari   uang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/disiplin-sebagai-penentu-sukses.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-1247595377032610868</guid><pubDate>Mon, 19 Mar 2012 13:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T06:24:05.294-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia</category><title>Terfavorit itu Relatif</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Dalam dunia ini pasti banyak sekali hal-hal yang sebenarnya sepele, tapi  punya arti penting bagi sebagian kecil orang. Karena pada dasarnya kita  hidup di dunia ini sungguh sangat relatif. Mengapa saya sebut relatif?  Yapz.. Itu semua karena kita semua berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada peribahasa, "perbedaan membuat dunia ini berwarna"&lt;br /&gt;
ini memang sangatlah benar, apalagi jika perbedaan ini mengikat tentang  perilaku, kebebasan dan berpendapat. Banyak sekali orang berpendapat  jika sesuatu hal yang langka bisa menjadi sebuah hal yg paling  difavoritkan.&lt;br /&gt;
Apalagi untuk masalah gaya hidup, berita dan kegemaran..&lt;br /&gt;
Pastikan yang paling banyak dipilih itulah yang bisa disebut sebagai yang terfavorit.&lt;br /&gt;
Meski dalam kenyataannya pendapat-pendapat dari kaum Minoritas seperti FDKM , disabilitas, Minoritya Study Club  dan yang lainnya kurang di dengar. Namun mereka tetaplah mempunyai hal  yang difavoritkan sendiri. Maka dari itu bisa kita simpulkan bahwa semua  hal yang Terfavorit itu Relatif.&lt;br /&gt;
Tergantung dari sisi mana kita memandangnya.&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/terfavorit-itu-relatif.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-2667521196292530809</guid><pubDate>Sat, 17 Mar 2012 11:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-18T05:40:45.326-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Antara me-mimpi-kan dan masa depan. Apakah tujuan hidup</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: navy; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ulit untuk menalarkan dengan logika atas pernyataan saya di atas, mungkin sampai sekarang saya belum bisa membedakan dengan baik dan benar. Mungkin karena saya memperhitungkannya dengan “Kenyataan”, yang sampai saat ini tetap berada di sini, dan itu dalam waktu yang “Selamanya”.&lt;br /&gt;
Kadang mimpi yang bisa memotivasi kembali, namun dengan Kenyataan sepertinya merubahkannya. &lt;br /&gt;
Disaat saya merasa kedewasan sudah bersama hati saya, kini berganti menjadi “Tujuan Hidup”,&lt;br /&gt;
Lumayanlah hasilnya, kini saya bisa lebih bertahan dan kuat mengarungi “Kenyataan” dengan ikhlas. &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Namun, walau demikian, kadang saya bertanya kepada diri saya, Apakah semua kenyataan yang sekarang ada di hadapan saya, Apakah ini semua mimpi saya sewaktu dulu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sulit memang menerima semua kenyataan pahit dalam hidup, tetapi itu lah yang harus kita jalani, tak ada manusia yang sempurna dimuka bumi ini &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Wingdings;"&gt;:)&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/antara-me-mimpi-kan-dan-masa-depan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-152906219669677789</guid><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 18:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-16T11:16:55.355-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Berfikir Sehat Untuk Masa Depan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Artikel ini saya tulis bermula muncul ide dari salah satu hoby saya, yaitu membaca buku maupun ebook, tanpa saya duga sebelumnya, ada teman saya yang meminjamkan salah satu buku miliknya.memang buku itu sudah tidak lagi utuh, ketika bukan kualitas luar yang saya butuhkan, yang terpenting bagi saya itu kualitas dari isi buku tersebut dan masih bisa dibaca :D. dan saya baca - baca, tetapi ada beberapa halaman yang menurut saya cukup menarik untuk di jadikan sebuah rangkuman artikel dari buku tersebut,.&lt;br /&gt;
ya, artikel yang akan saya tulis dibawah ini bersumber dari &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;"Buku 7 Langkah Menuju Sukses halaman 34-37."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana sebaiknya kita mendayagunakan pikiran? &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Berikut ini cara-cara yang efisien dalam mendayagunakan pikiran :&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Berpikir sehat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara berpikir sehat adalah sumber dari perilaku, sumber semua ide, dasar  dari sebuah nilai kebijaksanaan dan apabila didayagunakan secara tepat  akan menjadi kekuatan sehingga segala sesuatu akan mudah dilaksanakan.  Berpikir dengan sehat adalah berpikir tentang suatu hal yang paling baik  sekaligus yang paling buruk, sehingga seseorang akan bisa melihat dan  menerima kenyataan secara bijaksana apapun hasilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Berpikir secara mendalam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan berpikir setengah-setengah karena hasilnya juga akan  setengah-setengah dan seringkali tidak memuaskan. Sebagaimana halnya  intan berlian dimana bagian dalamnya lebih penting daripada bagian  permukaan, maka seseorang yang cara berpikirnya setengah-setengah,  pendek dan sebatas permukaan diibaratkan sebagai bangunan yang  terbengkelai, tidak selesai karena kehabisan anggaran dan kesalahan  dalam perancangannya. Maka berpikir secara matang dan mendalam akan  menunjukkan tingkat dan kualitas seseorang yang lebih tinggi daripada  mereka yang malas dalam mendayagunakan pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Berpikir ke depan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang sulit bagi mereka yang mau berpikir. Masa depan adalah  situasi dan kondisi yang akan datang secara otomatis, sesuai apa yang  kita kerjakan saat ini. Karena hari ini sangat menentukan hari esok,  bahkan hari-hari jauh di depan. Jadi, dengan berpikir dan melakukan yang  terbaik hari ini akan menciptakan masa depan yang baik pula.  Menghindari atau takut menghadapi resiko adalah sikap yang tidak  mencerminkan kemajuan. Akan lebih baik kalau kita mau berpikir bagaimana  menghadapi kesulitan-kesulitan daripada mengkhawatirkan  kesulitan-kesulitan yang bakal menghadang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Berpikir dan bertindak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak banyak berguna bila seseorang berpikir sebatas ucapan. Dengan  segera bertindak maka apa yang kita pikirkan akan segera menghasilkan  perubahan dan keuntungan. Kecepatan dan ketepatan dalam berpikir dan  bertindak akan menjadi kekuatan yang mampu menghasilkan keberhasilan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
5. Berpikir secara kreatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daya kreatif merupakan karunia besar dari Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi  seseorang. Karena banyak orang bisa bicara dan bertindak dengan baik,  tetapi hanya sedikit yang mampu menciptakan dengan baik. Yang sedikit  inilah yang utama dan berkualitas terbaik. Berpikir kreatif dan inovatif  menunjukkan kecerdasan seseorang yang berani mengambil keputusan dengan  bijak dan hati-hati, berani bertindak secara tepat dan berani  menciptakan kebaruan dengan sedikit sentuhan "kegilaan".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Berpikir tentang hal-hal yang besar dan menguntungkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya berpikir tentang hal-hal yang besar dan menguntungkan apabila  ingin mencapai kemajuan. Saatnya bagi kita untuk mengambil posisi ke  depan dengan tidak takut bermimpi besar, tidak takut mewujudkan mimpi,  tidak takut gagal, dan selanjutnya siap menghadapi kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran kita adalah wujud realitas hidup kita, gambaran yang nyata dari  kelebihan dan kekurangan kita, cermin dari keberhasilan atau kegagalan  kita. Demikianlah hukum pikiran yang harus disadari agar apa yang kita  pikirkan bermanfaat dan berdaya guna.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Semoga semua ini bisa bermanfaat buat sobat - sobat semuanya :) &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/berfikir-sehat-untuk-masa-depan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-2736516462042553396</guid><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 17:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-16T10:24:06.038-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Susah bukan berarti Tidak Bisa</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Pahamkah Arti dari judul di atas yang saya maksud?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Saya gak mau menjelaskan terlalu lebar juga :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Dalam keseharian saya, saya sering menemukan orang yang berkata ”wah kayaknya susah deh itu”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;"Susah, berarti bisa! Bukan mustahil!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau semua di dunia ini gampang, persentasi orang sukses bukan lagi 2%, tapi mungkin 99%! Apa yang membedakan orang sukses dengan yang belum/ngga sukses?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Yang membedakan semua itu Menurut saya usahanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang sukses cenderung berpikir, "Bagaimana saya bisa mencapai hal itu, meskipun orang lain bilang itu susah?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang belum/ngga sukses cenderung berpikir, "Kayanya itu susah untuk dicapai deh."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jelas banget kan perbedaannya? Orang-orang sukses &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;SUKA&lt;/b&gt; menantang dirinya sendiri, untuk terus memperbesar kapasitasnya. Meskipun mereka tahu bahwa hal yang mau dicapai itu tidak mudah, mereka bukannya mundur, tapi malah akan maju... mencoba!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka yang belum/ngga sukses, mentalnya rapuh. Selain itu, faktor dari dalam diri pribadi mereka juga mempengaruhi, dan takut gagal melengkapi kegagalannya sebelum mencoba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Tetapi, pilihan semua di atas tergantung pada diri kita masing – masing, semua orang mungkin mempunyai pemikiran dan prinsip yang berbeda, mungkin ada yang lebih memilih untuk jalan yang cara berpikir untuk untuk orang nggak sukses, tetapi saya lebih memilih dan lagi berusaha untuk selalu memilih jalan orang sukses. !!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/susah-bukan-berarti-tidak-bisa.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-3085237178339582432</guid><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 15:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-16T10:22:42.495-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Jangan Pernah Ada Hari Esok</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sekitar 2 tahun yang lau saya sedang jalan sama teman saya, dan kebetulan waktu itu perut terasa lapar, sampai akhirnya kami memutuskan untuk mampir untuk sekedar minum dan membeli gorengan saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika kami disana, teman saya melihat tulisan yang terpampang di warung itu, tulisannya “ Hari ini bayar, besok gratis” yang terlintas dipikiran teman saya itu hanyalah, "Wah, kalo gitu, mending saya jangan makan banyak. Besok aja deh dateng lagi, lumayan gratis.".&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lalu kami pun bayar dan beranjak pulang, kebetulan keesokan harinya lagi,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;kami lewat situ lagi dan teman saya mengajak mampir lagi ke warung itu, kebetulan waktu itu saya tidak lapar (di tambah lagi bawa uang pas-pasan juga) jadi saya hanya menemani teman saya, dan sehabis itu dengan seenaknya teman saya ngajak pulang, saya tidak tau kalau teman saya itu belum bayar, tetapi saya terkejut ketika si pemilik warung menagih karena teman saya belum bayar. Lalu dengan enaknya teman saya bilang “lho, itu tulisan papan disitu apa bu, kemarin saya makan disini” silahkan baca baik – baik nak, !!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya, memang benar, tulisan apan itu memang masih ada di warung tersebut, dan memang artinya. sampai kapan pun juga, siapa pun yang makan di situ hari itu, ya harus bayar. Gratisnya, baru 'besok'&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan teringatnya saya akan hal itu, saya jadi berpikir kepada diri saya, selama ini saya sering banget menunda – nunda hal – hal yang udah saya rencanain sebelumnya. Setiap saya punya rencana, pasti setelah hari “H” nya, saya bilang, iya nanti, iya besok, ( Mungkin pacar saya sendiri pasti merasa banget kalau saya bersifat seperti itu) :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nah, dalam konteks kehidupan kita sehari-hari, banyak dari kita yang malas, dan selalu mencoba untuk menunda. "Besok aja ah." Kalau ini terus dilakukan, jelas apa yang kita ingin capai engga akan pernah tercapai. 'Gratisan' itu ngga akan pernah ada. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya disini semua juga tau lah ya pepatah yang bunyinya seperti ini : "Lakukanlah sebaik mungkin, seolah-olah hari ini adalah hari terakhir." Kalau ini bisa jadi pegangan kita dalam bertindak, pastilah apa yang kia cita – cita kan pasti lebih cepat untuk tercapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lakukan sekarang! Jangan ditunda. anggap besok itu ngga ada.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Apa yang saya tuliskan di atas ini mungkin ini adalah akan menjadi pegangan dalam hidup saya, karena memang saat ini sayapun masih sulit melepas sifat saya yang seperti itu, karena saya masih sering melakukan hal – hal seperti itu, tetapi, dengan saya menuliskan apa yang ada dalam kenyataan hidup saya ini, mungkin ini akan menjadi tumpuan dalam hidup saya juga, agar saya bisa terus berpikir dan melakukan untuk segera berubah.. !!!!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/jangan-pernah-ada-hari-esok.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-7740698478346699055</guid><pubDate>Thu, 15 Mar 2012 04:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-14T21:32:57.644-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trick</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><title>Tips Merawat Laptop</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Laptop atau Notebook bukanlagi barang yang masuk kategori barang mewah  dengan semakin membanjirnya produk-produk laptop baik yang produksi  pabrikan resmi atau yang berupa “laptop kanibal” dengan harga yang  bervariasi pula tergantung kantong kita tentunya.&lt;br /&gt;
Banyak dari kita yang mungkin hanya bisa mengoperasikan laptop tapi  kurang mengetahui bagaimana agar laptop bisa terawat dengan baik dan  berumur panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut beberapa tips merawat laptop yang bisa Anda praktekkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membersihkan “Keyboard”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Keyboar laptop gampang sekali kotor, entah karena jari tangan yang  berminyak, abu rokok, remah-remah roti, atau debu. Ambil kuas dan  sapukan ke sela-sela tombol untuk mengeluarkan kotoran, atau gunakan  vacuum cleaner portabel untuk menyedot debu yang ada. Bersihkan  permukaan tombol kibor dengan kain yang dibasahi cairan pembersih kaca.  Gunakan proteksi pelindung kibor untuk mencegah kotoran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengelap Layar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Jangan sembarangan menggunakan cairan pembersih pada layar, pakailah  pembersih kaca. Semprotkan pada kain halus atau katun, lalu poles layar  monitor. Jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa  menyebabkan pemukaan LCD (Liquid Crystal Display) menjadi belang.  Bersihkan secara searah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke  kanan, serta jangan menekannya terlalu keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari Panas Matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Jangan meninggalkan notebook di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar  matahari. Panas yang berlebihan di dalam mobil bisa menyebabkan  kerusakan komponen-komponen notebook.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menghindari Goresan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Amankan benda-benda tajam dari sekitar notebook. Taruh lapisan pelindung  di atas kibor sebelum Anda menutup case, agar layar tak tergores.  Apabila Anda hendak bepergian, masukkan notebook pada wadah/tas yang  telah tersedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Case Cemerlang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tangan yang kotor dan berminyak juga menjadi penyebab case tidak lagi  mengilat. Pakai deterjen nonzat alkalin dicampur air untuk  membersihkannya. Bisa pula dengan pembersih multiguna untuk peranti  elektronik, yang biasanya berupa busa. Semprotkan pada kain lap lembut,  lalu gosok secara perlahan permukaan case.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menyimpan notebook&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Bila Anda akan menyimpan notebook dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan  baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta  bersirkulasi udara cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari  jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, setrum baterai dengan cara  mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari Medan Magnet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Untuk melindungi data yang ada di dalam hard disk, jangan letakkan  peranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar  notebook. Peranti-peranti penghasil medan magnet, misalnya, spiker yang  tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular.  Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared  pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat :) &lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/tips-merawat-laptop.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-7293814952165665776</guid><pubDate>Thu, 15 Mar 2012 04:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-20T03:42:33.225-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Remaja dan Cinta</category><title>bermacam-macam sahabat yang semua orang butuhkan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Sahabat Itu Penting&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki sahabat tidak hanya membantu kita memiliki kehidupan yang menyenangkan, namun juga mempengaruhi kesehatan.&lt;br /&gt;
Hal tersebut dapat dijelaskan dengan mengatakan semakin banyak sahabat  yang kita miliki, maka semakin banyak peluang seseorang memberikan  sesuatu yang tepat di saat yang tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Namun tidak semua sahabat sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan persoalan berbeda, kamu mungkin akan menemui sahabat yang berbeda  pula. Sementara sahabat yang satu akan memberikan bantuan saat kamu  memerlukan, yang lain akan&lt;br /&gt;
mengalihkan kamu dari persoalan dengan menyarankan suatu kegiatan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini beberapa list bermacam-macam sahabat yang semua orang butuhkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Motivator:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Orang yang selalu antusias dengan apa yang kamu lakukan / rencanakan. Ia  akan selalu memotivasi, menginspirasi, dan akan memberikan sedikit  dorongan ekstra ketika diperlukan, karena ia hanya melihat peluang yang  ada di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sahabat saat dibutuhkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Ia selalu dalam modus krisis manajemen dan merasa paling baik saat bisa  menolong orang lain. Ia yang akan rela melakukan apa yang kamu perlukan.  Ia yang akan mengatur dan mengurus kamu sampai kamu tidak lagi  membutuhkan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendengar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Dengan sia, kamu dapat menceritakan apapun yang tidak mungkin kamu  ceritakan pada orang lain. Kamu dapat berdiskusi hal-hal yang tidak bisa  kamu diskusikan dengan orang lain. Ia adalah sahabat yang akan tertawa  bersama kamu, menangis bersama, tapi tidak pernah menilai kamu. Ia akan  mendengarkan, tapi tidak akan pernah menceritakan pada orang lain apa  yang kamu ceritakan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sahabat yang menyenangkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sahabat yang satu ini tahu bagaimana bersenang-senang di manapun dan  kapanpun. Ia tidak malu melakukan hal-hal gila. Ia adalah orang yang  bebas, santai, dan selalu senang dengan hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jujur:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Ia sahabat yang tidak pernah mencoba untuk menjilat kamu, tapi  sepenuhnya hanya ingin mengeluarkan apa yang terbaik dari kamu. Ia akan  selalu mengingatkan kamu ketika kamu berbuat salah. Kamu harus sadar  bahwa ia adalah sahabat yang selalu memberi tahu kamu yang sebenarnya  karena ia ingin kamu mengubah dan menjadi yang terbaik. Ia tidak  mengatakan sesuatu karena iri atau balas dendam, tapi sepenuhnya karena  ia sayang kamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sahabat yang penuh kejutan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Kebanyakan dari sahabat memiliki latar belakang yang sama dengan kamu;  umur yang hampir sama, tingkat pendidikan yang sama, pekerjaan, atau  memiliki latar belakang budaya yang sama. Tapi kita bisa memperluas  dunia dan pandangan kita dengan membuka diri pada orang lain. Dengan  memiliki teman dari berbagai latar belakang yang berbeda atau yang&lt;br /&gt;
memiliki umur dua kali lebih muda atau tua, kamu dapat mempelajari banyak hal dari satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: kado sahabat &amp;amp;&lt;cite&gt; &lt;/cite&gt;&lt;cite&gt;eocommunity&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/bermacam-macam-sahabat-yang-semua-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-545721297018247101</guid><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 11:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-14T04:28:50.976-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Minimkah Keadilan Negeri Ini?</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Artikel ini saya tulis beberapa jam setelah saya mengalami kejadian yang tidak terduga sebelumnya.&lt;br /&gt;
Saya juga akan menuliskan kronologis ini secara lengkap..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kronologis :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Tepat jam 11 pagi, disaat saya sedang duduk manis sambil mengerjakan pekerjaan saya, saya juga tidak begitu konsen, karena tepat di luar kaca di samping luar, ada 1 orang anak yang menurut saya gerak geriknya mencurigakan, tetapi saya juga tidak bisa langsung menaruh curiga begitu saja, saya hanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
bisa terus mengawasinya dari dalam !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, ternyata kecurigaan saya itu memang tidak salah, tiba - tiba si anak itu (17) mengambil sepeda salah satu client yang sedang bermain di warnet saya, saya tidak tau tadinya kalau itu memang bukan sepeda punya dia, tetapi pas saya tanya ke salah satu anak yang sedang bermain itu sepeda miliknya..&lt;br /&gt;
disitu saya cuma bisa menyuruh anak itu mengejarnya, tetapi tanpa pikir panjang lagi saya segera menyalakan kendaraan motor matic dan bergegas mengejar juga..&lt;br /&gt;
sempat kebingungan juga, karena jalanan ramai, dan di depan ada sebuah perempatan, bingung antara harus milih lurus, belok kiri, atau belok kanan, tetapi dengan reflek nya saya ngambil ke arah kanan begitu saja, tidak jauh dari situ, -+ 200 M saya melihat anak itu, setelah saya dekati dan tepat saya berada di belakang dia, dengan jalanan cukup macet, saya juga gak berani teriak kalau dia maling, saya cuma berniat menarik baju dia dari belakang, tetapi gagal, yang ada saya hampir jatuh terpeleset dan saya juga cukup kaget karena saya hampir saja tertabrak mobil zip disitu..&lt;br /&gt;
mungkin karena saya juga lagi sedikit emosi, makanya saya tidak memikirkan lagi keselamatan saya, saya langsung maju lagi ke depan dan sekitar 30 meter dari situ akhirnya berdampingan, tanpa pikir panjang saya menyuruhnya untuk berhenti, tetapi dia tidak mau.. tanpa pikir panjang lagi saya langsung sedikit minggir dan menendangan dia ke samping, otomatis dia juga jatuh dan tangan saya reflek untuk memukul ke arah muka, hampir mengenai mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yap disini lah awal kebingungan saya,&lt;br /&gt;
setelah itu tiba - tiba saya di kerubutin warga dan hampir malah saya yang di pukulin warga, tetapi walalupun saya panik dan emosi, saya harus tetap bisa menjelaskan semuanya kepada warga disitu. dan setelah saya jelaskan semuanya barulah warga tau yang mana benar dan mana yang salah..&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;tetapi sebelum warga mengetahui permasalahannya ada yang bilang kalau 2 orang yang ada disitu adalah polisi. tetapi kenapa tsetelah tau alasannya tidak ada yang menandakan kalau mereka itu adalah polisi, dan 1 orang lagi wartawan, kalau itu kemungkinan memang benar, karena saya juga liat bawa kamera dan pake kartu tanda anggota.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Pertanyaan saya :&lt;br /&gt;
Kenapa warga negeri ini begitu gampangnya terprovokasi tanpa mau mengeahui dulu sebab dan asalan seseorang?&lt;br /&gt;
Kenapa seorang pengadil hukum susah banget untuk bisa menegakan keadilannya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan :&lt;br /&gt;
Jangan pernah merasa takut menghadapi hal - hal yang tidak kita duga sebelumnya, hadapi dengan tenang !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NB : Disini saya tidak bermaksud menyinggung pihak - pihak ketiga yang ada dalam artikel ini..&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/minimkah-keadilan-negeri-ini.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-6905127553260880056</guid><pubDate>Sun, 11 Mar 2012 08:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-11T00:32:10.873-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Pentingkah sebuah JANJI?</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penting tidak sih sebuah janji itu?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kok akhir-akhir ini saya merasa tidak penting sama sekali yang namanya sebuah janji !!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya merasa tidak pentingnya sebuah janji itu setelah saya liat dan saya rasakan sendiri..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Banyak orang di Negara kita ini yang sering mengucap janji “IKRAR” tetapi itu hanyalah sebuah janji, Janji Palsu..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya, mungkin tidak semua orang juga mempunyai sifat janji palsu, tetapi. Yang sering saya liat itu memang seperti itu adanya..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Contoh-nya ya mungkin SAYA Sendiri !!! kenapa?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Iya, karma saya sendiri sering banget mengucap kata JANJI, bahkan mungkin lebih sering mengucapkan janji ke pacar saya :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya sering mengucap janji sama pacar saya, tetapi lebih seringnya saya sendiri yang mengingkari/ tidak menepati apa yang saya janjikan itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Entah karena sengaja atau kebetulan saja, tetapi emang itu lah yang menjadi kenyataannya pad diri saya, sampai akhirnya saya sadar untuk apa janji itu terus-terusan saya ucapkan? Toh saya sendiri yang lebih sering mengingkari apa yang saya janjikan..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan saya berpikir seperti itu, jadi saya merasa tidak perlu lagi mengucap JANJI, tetapi lebih baik langsung memberi bukti tanpa memberi ucapan janji terlebih dahulu &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mungkin dengan saya bertindak seperti itu juga seseorang akan lebih senang, bisa jadi mungkin dia merasa kalau itu sebuah surprise, karena kita tidak memberi tahu terlebih dahulu apa yang bakal kita berikan atau memberi apa yang dia pinta dari kita &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bukan tidak mungkin dengan saya menulis catatan di atas, pasti pembaca berpikir, kalau itu kan hanya karena sifat saya saja?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 337.5pt;"&gt;Yups, saya merasa, makanya saya juga menulis seperti itu &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 337.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi. Apa benar itu hanya ada pada diri saya saja?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya rasa tidak !!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi saya juga bukan bermaksud mengikuti orang lain mempunyai sifat seperti itu, tetapi. Saya sendiri sangat tidak mau mempunyai sifat seperti itu, karena saya rasa itu adalah sifat tercela !!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;“Sekarang kita lihat sendiri, toh banyak pemimpin-pemimpin perusahaan, pemimpin-pemimpin Negara bahkan, yang banyak hanya mengucapkan JANJI, disaat Pilkada, banyak yang mengucap akan ini, akan itu kalau nanti terpilih..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;(Kalau terpilh? Berarti itu&amp;nbsp; gak beda jauh dengan menyogok bukan, tapi itu wajar, karena itu adalah sebuah Politik :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi apa? Banyak kok yang disaat mereka terpilih jadi pemimpin perusahaan,. Tapi dia lepas begitu saja dengan apa yang dia ucapkan sebelum dia terpilih &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tetapi tidak semua seperti itu juga, karena banyak calon-calon pemimpin yang memang mereka bener-bener ingin menjadi seorang pemimpin. Tetapi setelah dia terpilih juga ada yang menjadi benar-benar menjadi seorang pemimpin yang bertanggung jawab.. !!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mungkin itu juga patut di contoh,..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kesimpulan apa yang saya tulis ini..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berhati-hatilah mengucap janji dibibir, lebih baik janji di dalam hati dan pada diri sendiri saja !!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya yakin, dengan kita JANJI di dalam hati, berarti apa yang kita janjikan itu benar-benar tulus dan mungkin juga kita bisa nepatin, di banding dengan kita mengucap janji dibibir langsung di depan orang yang bakal kita janjiin, karena itu hanya akan membuat orang itu sakit hati kalau nanti kita tidak bisa nepatinnya, dan mungkin hanya akan membuat seseorang yang kita JANJIKAN menunggu dengan penuh harapan,..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya menulis seperti ini bukan berarti saya sudah bisa seperti itu, tetapi ini hanya sebuah motivasi buat diri saya sendiri dan renungan dengan apa yang telah saya perbuat selama ini..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Silahkan ambil sisi positive nya&amp;nbsp; &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/pentingkah-sebuah-janji.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-6420488378535274639</guid><pubDate>Thu, 08 Mar 2012 05:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-10T04:31:33.396-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Cewek Matre Negative?</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Anda pernah dengar cewek matre? Atau mungkin anda sendiri menilai kalau cewek anda matre?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pasti banyak yang punya pikiran seperti itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Terus apa tanggapan kalian tentang cewek matre ???&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pasti dibenak anda, semua cewek matre itu negative bukan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menurut saya TIDAK..!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bodoh kah saya karena berpikir seperti itu? Menurut saya itu bukan sebuah kebodohan, tapi terkadang berpikir seperti itu adalah sebuah kecerdasan !!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pasti anda bingung, alasan apa saya sampai berpikir bahwa cewek matre itu positive.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Oke, disini saya akan menjelaskan alasan alasannya..!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menurut saya, tidak semua cewek matre itu bersifat negative, Cewek matre itu ada 2 kategori, memang ada yang negative, tapi apapun itu jika ada negative pasti ada positivenya bukan.. :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seperti apa sih cewek yang matre tapi bersifat positive itu?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menurut pemikiran saya pribadi, cewek matre positive itu cewek yang suka meminta hal-hal lebih kepada pasangannya, tapi hal ini jangan langsung ditanggapi negative, kita pikirkan baik-baik dulu, apakah cewek itu meminta hanya untuk keperluan dia sendiri? nah ini baru bisa dikatakan negative.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi cewek matre yang dikatakan positive itu adalah ketika si cewek meminta (bukan berarti mengemis) kepada kita, agak sedikit berlebihan, tapi ia meminta bukan atas keperluan dia sendiri, tapi kepentingan bersama, masih banyak cewek yang matre nya itu untuk memotivasi kebaikan si cowok atau pasangannya. seperti apa contohnya?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cewek : "aku gak mau nikah sama kamu kalau kamu gak punya rumah sendiri, gak punya mobil." Sementara kita (yang cowok) tidak punya semua itu..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Apakah dengan cewek berbicara kepada kita seperti itu bisa di anggap matre?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menurut saya pribadi, itu adalah sebuah Motivasi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Why?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Yups, motivations,..apakah anda akan langsung menyerah begitu saja karena tidak punya apa-apa? (Berarti tidak ada bukti kalau anda benar-benar sayang pasangan anda dan rela kehilangan dia)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya, menurut saya itu adalah motivasi untuk diri kita, berarti kita akan lebih semangat untuk menyari yang dia inginkan, dan menurut saya cewek yang mempunyai prinsip seperti itu adalah bagus, karena itu berarti dia memikirkan masa depan hidupnya, ups, tapi ingat ya, bukan berarti kita harus melakukan semua usaha asal kita bisa dapat apa yang dia mau, contohnya, kita sampai mencuri, menipu orang, agar kita dapat hal-hal yang lebih, yang pasti kita harusnya lebih semangat dan giat bekerja dengan cara yang halal.. &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;So, Jangan pernah langsung menilai semuanya negative selama kita belum pernah berpikir dan menilai sisi positive nya…&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tidak semua yang matre itu negative, tapi pasti ada positive nya juga..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
Saya menulis artikel seperti ini mungkin ada yang berpikir kalau saya perempuan? Atau saya hanya membela perempuan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya asli sepenuhnya cowok, dan saya juga bukan membela perempuan, walaupun saya seorang pendiam, tapi saya mempunyai banyak pengalaman, dan saya selalu memperhatikan orang di sekitar saya dan menilai mereka, setelah semua itu terkumpul saya rasa cukup menarik untuk menulis artikel ini,..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Buat semua yang baca ini, artikel yang saya tulis ini, hanya prinsip dan pendapat saya sendiri, semua orang mempunyai pikiran yang berbeda, semuanya balik lagi ke pribadi dan pikiran masing-masing..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Just My Prinsip !!!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/cewek-matre-negative.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-3312269789249763863</guid><pubDate>Wed, 07 Mar 2012 05:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-10T04:37:27.946-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Pentingnya Kedewasaan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Jangan kamu menyesali  jika dia yang kamu sayangi meninggalkan kamu,,karena kesalahan kita  sendiri, memang berat dan sakit, tapi itu adalah suatu hadiah yang harus  kita terima atas rasa sakit yang dia rasakan dari perbuatan kita..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya  mungkin dia telah memikirkan apakah meninggalkan kita adalah pilihan  yang tepat, dan ternyata memang kita harus membenahi diri sendiri jika  pilihan itu yang dia ambil,,&lt;br /&gt;
Ada gunanya Rasa sakit dibutuhkah untuk PENDEWASAAN DIRI,,agar kita jangan mengulanginya lagi&lt;br /&gt;
peringatan  yang sangat baik jika kita punya pikiran untuk melakukannya lagi, maka  rasa sakit itu akan menegur kita untuk memikirkannya kembali..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kalau ternyata kejadian itu terulang lagi dan tetap berfikir kesalahan bukan pada diri sendiri,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waahh..nikmati saja ditinggalkan terus menerus ..tanpa ada akhirnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;So, Teruslah menjaga sikap kita untuk bisa terus bersikap dewasa.. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya menulis artikel seperti ini bukan atas hal-hal ngarang,, tapi atas pengalaman saya sendiri :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/pentingnya-kedewasaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-578451664155176106</guid><pubDate>Mon, 05 Mar 2012 14:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-10T04:39:07.656-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kaskus</category><title>Kantor Baru Kaskus</title><description>Hallo manteman, udah lama nih gue gak posting dimari, kangen juga sih..tapi sibuk dengan kegiatan lain :(&lt;br /&gt;
O iya, kali ini gue mau posting kegiatan event yang gue ikutin tanggal 29 kemarin nih..&lt;br /&gt;
sebuah kegiatan yang jarang sekali adanya..&lt;br /&gt;
bisa di Undangan Untuk datang ke Kantor Baru Kaskus, bayangkan lah, dari 4 juta member, hanya beberapa saja yang di undang bahkan kurang dari 100 doang..dan disitu gue salah satunya..wooow, sebuah kebanggan bisa datang ke Kantor Baru Kaskus, apalagi disana gue bisa ketemu dengan teman-teman kaskuser dari berbagai kota, bahkan gue bisa ketemu dengan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
officer-officer kaskus, tim kreatif, walaupun gak sempat ketemu sama Admin nya...om adrew :)&lt;br /&gt;
Dan ini gue taro juga foto-foto gue selama disana..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVnyA9Yr0tZFmgwec_tpaejgNa1L0_Q0uvJneV-Jyi7I2e-l7L8nkCl6nkkJhtAb0N1ujZR7UMtBE6HFieJUM8z7hJjnjOclkHannUA98oz1nUUg4jb6WvNM9bcEz_tY4dg0FpzB62CZr5/s1600/IMG-20120229-00526.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVnyA9Yr0tZFmgwec_tpaejgNa1L0_Q0uvJneV-Jyi7I2e-l7L8nkCl6nkkJhtAb0N1ujZR7UMtBE6HFieJUM8z7hJjnjOclkHannUA98oz1nUUg4jb6WvNM9bcEz_tY4dg0FpzB62CZr5/s320/IMG-20120229-00526.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq9PdLlLrUVMBbU2yTjeG6z00xOOqKQkkT7cgYX4alW82eHCuBf5bqldaAXt-c01J43Ov3uwgh5Xkwwpgqn1-go6-K4Qe8UbBm71yTEHz4qkTiNnQV1YPqIX9UVwcezwj30TSQza1MeV-1/s1600/IMG-20120229-00528.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq9PdLlLrUVMBbU2yTjeG6z00xOOqKQkkT7cgYX4alW82eHCuBf5bqldaAXt-c01J43Ov3uwgh5Xkwwpgqn1-go6-K4Qe8UbBm71yTEHz4qkTiNnQV1YPqIX9UVwcezwj30TSQza1MeV-1/s320/IMG-20120229-00528.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; Ini adalah Fhoto-fhoto para officer, untuk namanya ane gak bisa sebutin  satu-satu, gue sendiri gak begitu tau semua..cuma tau salah satu nya  doang..untuk yang pake jaket putih, yaitu Lahandi, untuk yang lainnya  gue sendiri lupa :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMQdRi83mAyGU4XKVHiSa76vJ0bXEevymml4dLwXDeQaXNSRY7uY3UmtaTuWm-lBLkumkPeaC8C7gEoLkakTmebC5jUZE9Nlf2BnuqLduVY5Hrj98dak2YA0thUIgddma8DkdGMotG1TnP/s1600/IMG-20120229-00532.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMQdRi83mAyGU4XKVHiSa76vJ0bXEevymml4dLwXDeQaXNSRY7uY3UmtaTuWm-lBLkumkPeaC8C7gEoLkakTmebC5jUZE9Nlf2BnuqLduVY5Hrj98dak2YA0thUIgddma8DkdGMotG1TnP/s320/IMG-20120229-00532.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Ini Fhoto gue sendiri.. (ganteng yah) hahahah :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcZ_iZJt1r1tHVfdY8tbu9kSIymSyErBmHdOAwDx2bGqJJR9hl6TUn3-lH-49WqO8B0jZhIvOZdpEMgjj_spbKvTSqh8g4PArytT-by-Pi0d2EAzf1sycEnFoNceF2zPE5_nium0DJe3ae/s1600/IMG-20120229-00533.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcZ_iZJt1r1tHVfdY8tbu9kSIymSyErBmHdOAwDx2bGqJJR9hl6TUn3-lH-49WqO8B0jZhIvOZdpEMgjj_spbKvTSqh8g4PArytT-by-Pi0d2EAzf1sycEnFoNceF2zPE5_nium0DJe3ae/s320/IMG-20120229-00533.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Yang ini allmozz008 (ID Kaskus) Nama-nya Muchlis Radinka a/n Juje = Juragan Jembut :p&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEildzj0smOpZx1p1WdpXz6iXP-DReS4XDkZMQzjWKfK17jrELwOuW6zfWq8DU1ULmOc1grdT-zeqbIzXYNGfq_6gP9Yakz_o15eZKqNiX2mIeueMCMFQTt_J7Q6jvkVnGf89OrV5MOjcH7Y/s1600/IMG-20120229-00534.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEildzj0smOpZx1p1WdpXz6iXP-DReS4XDkZMQzjWKfK17jrELwOuW6zfWq8DU1ULmOc1grdT-zeqbIzXYNGfq_6gP9Yakz_o15eZKqNiX2mIeueMCMFQTt_J7Q6jvkVnGf89OrV5MOjcH7Y/s320/IMG-20120229-00534.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_KWI1SPusaHXg67inWmUtnQ9mINaDx-pLJXrVmgHIce4IAVqS1un9LmefRltrxEaMKFCgBrJCVXlaDNK7E23LiUVASGC9etnrldP98O5dRCo0IWUXufrMUw41A48i1to8EfSNfEPIJ7kQ/s1600/IMG-20120229-00535.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_KWI1SPusaHXg67inWmUtnQ9mINaDx-pLJXrVmgHIce4IAVqS1un9LmefRltrxEaMKFCgBrJCVXlaDNK7E23LiUVASGC9etnrldP98O5dRCo0IWUXufrMUw41A48i1to8EfSNfEPIJ7kQ/s320/IMG-20120229-00535.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;dan ini adalah gue bersama teman-teman gue semua yang berangkat dari komunitas yang sama, yakni Nice Thread Academy, atau juga Karata ( Kaskuser Tangerang Selatan)&lt;br /&gt;
Gue sebutin dari mulai gue, ( samping Kiri )&lt;br /&gt;
Gue,Muhammad Soni, Ingga, (kurang tau nama aslinya), Muchlis Radinka,, Ricky Vincy Sitorus&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNs_NCZ3SBh_85XfHzL_hxO81tamjjaMyUklgw3xAn7fEHZk_lfg9Isz8eqhcNKh-pYvkC1RS3floCVkJmZ49r1J8iIWVegTNuJuss1MIel4iB9lQQ8PWyuTqPNVX8I5cE41ACDe0YzumK/s1600/IMG-20120229-00537.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNs_NCZ3SBh_85XfHzL_hxO81tamjjaMyUklgw3xAn7fEHZk_lfg9Isz8eqhcNKh-pYvkC1RS3floCVkJmZ49r1J8iIWVegTNuJuss1MIel4iB9lQQ8PWyuTqPNVX8I5cE41ACDe0YzumK/s320/IMG-20120229-00537.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Ini adalah ruang tunggu kantor kaskus, artinya, ini adalah ruangan untuk para tamu disaat lagi nunggu hal-hal yang harus di tunggu (hammer) &lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXq_RrgU6gYeJUybIVSKcQMjaZTTD9aIep_m-pLI0Zzwn8EZeTHL0juBpT5Zx-xl_mXVmb06OzuchfvLc1o62RDQWtQIzXFUnFiOMLUx5SijI4DfJNkkEKwPQzDxtPeGI6j_s9hN3M_lDS/s1600/IMG-20120229-00539.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXq_RrgU6gYeJUybIVSKcQMjaZTTD9aIep_m-pLI0Zzwn8EZeTHL0juBpT5Zx-xl_mXVmb06OzuchfvLc1o62RDQWtQIzXFUnFiOMLUx5SijI4DfJNkkEKwPQzDxtPeGI6j_s9hN3M_lDS/s320/IMG-20120229-00539.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Disini juga adalah ruang tunggu, tepat sampingnya yang gambar atas itu.. &lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1uYxfVd8rIFE05_2YlMAvDlx6wUNMmsisA_Wo86H93m1OsGINSccwK1FJm49BY9k4qPpO6Az0ZZVafa5aK1zm8OJq16eAs7XPFMRjAhqocJ7DdWywIgCTNy30qRGD2gNvpKr7gv-IDnyj/s1600/IMG-20120229-00559.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1uYxfVd8rIFE05_2YlMAvDlx6wUNMmsisA_Wo86H93m1OsGINSccwK1FJm49BY9k4qPpO6Az0ZZVafa5aK1zm8OJq16eAs7XPFMRjAhqocJ7DdWywIgCTNy30qRGD2gNvpKr7gv-IDnyj/s320/IMG-20120229-00559.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Ini Fhoto gue bersama teman-teman di tambah yang tengah Mpokmumun (ID kaskus) sampingnya Pacarnya, Gue lupa ID nya.. tapi dia seorang moderator di kaskus juga.. wooooow &lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOqooc2YtOh00LOZqFVEn4hPso7Ve9Z3WQGckiMgqOl4JmNp01PkwoBP0zE1T3GNLcBQjeZrqZtZtsJtprevB5eAENg6fEvewBDiM43JrqRyZ1XR4I1btCPx8KU-xDK1Zi06S_lumiUUbP/s1600/Setia+Budi-20120229-00529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOqooc2YtOh00LOZqFVEn4hPso7Ve9Z3WQGckiMgqOl4JmNp01PkwoBP0zE1T3GNLcBQjeZrqZtZtsJtprevB5eAENg6fEvewBDiM43JrqRyZ1XR4I1btCPx8KU-xDK1Zi06S_lumiUUbP/s320/Setia+Budi-20120229-00529.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy_e9RUx8nadAl_EggvS2gTGKYrzotU41F2FffTgDVxv880ivxjV0SyYTf_3GErICRFaMstQTXCXgK6Pz8fWpS26_d5FjN7RrZzvXwdaw20llDMKRO2PWGLipeg8L_zV7HnSza4RzR9q5y/s1600/Setia+Budi-20120229-00530.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy_e9RUx8nadAl_EggvS2gTGKYrzotU41F2FffTgDVxv880ivxjV0SyYTf_3GErICRFaMstQTXCXgK6Pz8fWpS26_d5FjN7RrZzvXwdaw20llDMKRO2PWGLipeg8L_zV7HnSza4RzR9q5y/s320/Setia+Budi-20120229-00530.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;nah kalau yang tadi ada ruang tunggu, kalau yang ini adalah ruang istirahat, disana mungkin bisa tidur, atau santai-santai..tepat disebelah nya itu adalah ruangan depelover, gak semua orang bisa masuk ke ruangan itu.. :D kami juga cuma bisa liat-liat dari ruang istirahat ini saja :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0XV8C0D6h9binAS2EgmVhP-1It6uR2HVu4Vyut4wboMf2o_ePGXOZ5NxDj7GpGIXBNT1fQjGQDocKOvTt4OmOmjWLCpdTvC9SuQKFg7SlsbVIc4xx6voj-Um47JWps-YJzX73lM5Hm9yX/s1600/Setia+Budi-20120229-00531.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0XV8C0D6h9binAS2EgmVhP-1It6uR2HVu4Vyut4wboMf2o_ePGXOZ5NxDj7GpGIXBNT1fQjGQDocKOvTt4OmOmjWLCpdTvC9SuQKFg7SlsbVIc4xx6voj-Um47JWps-YJzX73lM5Hm9yX/s320/Setia+Budi-20120229-00531.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Yang ini GODISMYLIFE (Ricky Vincy Sitorus)&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7RvHGc1DCL_15dR-Ja9yiG_t238IeW0ScNy3Ux2Eh704z8UFeZ3G0v6CBzmOBrU-qs6mtB1IT_ZjJoQZZ1-Hr-mqwY5_udnd9i3KwwSKrcdoLpOPEfsrNfLvcv2RX7e-5VG1gLtVcJD-j/s1600/Setia+Budi-20120229-00538.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7RvHGc1DCL_15dR-Ja9yiG_t238IeW0ScNy3Ux2Eh704z8UFeZ3G0v6CBzmOBrU-qs6mtB1IT_ZjJoQZZ1-Hr-mqwY5_udnd9i3KwwSKrcdoLpOPEfsrNfLvcv2RX7e-5VG1gLtVcJD-j/s320/Setia+Budi-20120229-00538.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIDX43o8I1kfAPXDaZ6uDTViLsHewR4Piy3hGyCbUqWt19BRPgLfDPnWQGC68BXsJW7NXdv0dhTO1c_jdVK8IJwp1QQZirWhyphenhyphen34KUncLS_4y7xfdx_xsjSeQC5yNhnxGwlbbICD38PlaEj/s1600/Setia+Budi-20120229-00540.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIDX43o8I1kfAPXDaZ6uDTViLsHewR4Piy3hGyCbUqWt19BRPgLfDPnWQGC68BXsJW7NXdv0dhTO1c_jdVK8IJwp1QQZirWhyphenhyphen34KUncLS_4y7xfdx_xsjSeQC5yNhnxGwlbbICD38PlaEj/s320/Setia+Budi-20120229-00540.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKnXidi9t0xZDNrXBIMo4jsq2IegmRqtfImYfLImGQtV6x1EOsWUR5LLZjtksWdPKUxEAq8PFJCG3kP-yxjg9hj0PdIBsuiui-4ja3542m_oUm9VDRARSnxaFMZN0UZXinSOn22dbwR7Vj/s1600/Setia+Budi-20120229-00542.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKnXidi9t0xZDNrXBIMo4jsq2IegmRqtfImYfLImGQtV6x1EOsWUR5LLZjtksWdPKUxEAq8PFJCG3kP-yxjg9hj0PdIBsuiui-4ja3542m_oUm9VDRARSnxaFMZN0UZXinSOn22dbwR7Vj/s320/Setia+Budi-20120229-00542.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDhGAJtLSTzHDqbdJruyBM6ibhmN585UIj9ZQ4gc8D9UYutCZ2goxol9FAySmzk9W5uk9z6gvlmI29IcWapBbA_Zy7HbNFRERU1du1wEPhvxDWZxxYIFmUlyr9-xMiYO9RQBmsF02u0Bxx/s1600/Setia+Budi-20120229-00544.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDhGAJtLSTzHDqbdJruyBM6ibhmN585UIj9ZQ4gc8D9UYutCZ2goxol9FAySmzk9W5uk9z6gvlmI29IcWapBbA_Zy7HbNFRERU1du1wEPhvxDWZxxYIFmUlyr9-xMiYO9RQBmsF02u0Bxx/s320/Setia+Budi-20120229-00544.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjimbil39lJpRwE2KPIgEYo1kgdKUEu8YUP31FRlP2jWw7BRc3BWSk0fpvx2zkjEASSVvEWgWGedPfABrnfFolyou8MD_Fg9kZtctUayRJ5FlKhuWi6wPKvRMJMm0ZZteJXv2BPXO_QVpS4/s1600/Setia+Budi-20120229-00547.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjimbil39lJpRwE2KPIgEYo1kgdKUEu8YUP31FRlP2jWw7BRc3BWSk0fpvx2zkjEASSVvEWgWGedPfABrnfFolyou8MD_Fg9kZtctUayRJ5FlKhuWi6wPKvRMJMm0ZZteJXv2BPXO_QVpS4/s320/Setia+Budi-20120229-00547.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMlhOQnAXwba4WJR9GgKLA7cPOJoShb0JlwoJnJEg_OxGRvFViv8pOgUbykg0t9qFx63IVx6-M9PSNIVCB5hH_jbUrukbUKA6e3y3Rjc-V5xQe5WYLinGfWGozSSk5yzWHvEujDui7pTVP/s1600/Setia+Budi-20120229-00548.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMlhOQnAXwba4WJR9GgKLA7cPOJoShb0JlwoJnJEg_OxGRvFViv8pOgUbykg0t9qFx63IVx6-M9PSNIVCB5hH_jbUrukbUKA6e3y3Rjc-V5xQe5WYLinGfWGozSSk5yzWHvEujDui7pTVP/s320/Setia+Budi-20120229-00548.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh14UWf-MGbvalni3h89OqOIQJ92yhgAgKPkwMgsIekaI3sfFYzI81IYhYp8N4Q5NAtw7EGFMB7aSsL1d3aOsH09nYHO4Y9UMt9aKrB-Wk2SYj2lv_L3AgcEu_fk80HLtvrf7lRe3dvzwHn/s1600/Setia+Budi-20120229-00549.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh14UWf-MGbvalni3h89OqOIQJ92yhgAgKPkwMgsIekaI3sfFYzI81IYhYp8N4Q5NAtw7EGFMB7aSsL1d3aOsH09nYHO4Y9UMt9aKrB-Wk2SYj2lv_L3AgcEu_fk80HLtvrf7lRe3dvzwHn/s320/Setia+Budi-20120229-00549.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLG0trZlRU29gmPxnuhNI3cpqNjiXCgPT7qS8ZpZOkTcMiG3n8ePCbcRpR3ZltjZz0BoVfiu0wT03tb_dvrMO7JJ6ThhB0r-YORru8UTGeiYspBo69AcYtPEFulzEVBPK_puBI_H-F-iLd/s1600/Setia+Budi-20120229-00550.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLG0trZlRU29gmPxnuhNI3cpqNjiXCgPT7qS8ZpZOkTcMiG3n8ePCbcRpR3ZltjZz0BoVfiu0wT03tb_dvrMO7JJ6ThhB0r-YORru8UTGeiYspBo69AcYtPEFulzEVBPK_puBI_H-F-iLd/s320/Setia+Budi-20120229-00550.jpg" style="cursor: move;" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-v2_aXiGOwDNZnl8l5zwhVfxuh4GQrAJIl5uYiEzzKV-twcagmof5ArmvaGPQkGiYxaQBeM-12UZKwLNZLRA_EOUCOVNrp64utlvGtqacdI8XLIV9VChNTZclq1XRRTVEArkwhkFpMYne/s1600/Setia+Budi-20120229-00551.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-v2_aXiGOwDNZnl8l5zwhVfxuh4GQrAJIl5uYiEzzKV-twcagmof5ArmvaGPQkGiYxaQBeM-12UZKwLNZLRA_EOUCOVNrp64utlvGtqacdI8XLIV9VChNTZclq1XRRTVEArkwhkFpMYne/s320/Setia+Budi-20120229-00551.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhE_-35HbWUeUJxY2Mo92A9iQsoAMV5_mUiSjAL8tf-jx7D-o7nBMMx9wqETcPEFLh3XCpvMTB-f21WPPYOAnwzMUr7LFTYmJlnwBWXgYcwO83_qYc_-8AIEbOEJ85OxnNs5WoXBJ22LFWf/s1600/Setia+Budi-20120229-00552.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhE_-35HbWUeUJxY2Mo92A9iQsoAMV5_mUiSjAL8tf-jx7D-o7nBMMx9wqETcPEFLh3XCpvMTB-f21WPPYOAnwzMUr7LFTYmJlnwBWXgYcwO83_qYc_-8AIEbOEJ85OxnNs5WoXBJ22LFWf/s320/Setia+Budi-20120229-00552.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnLlTCkIUfLeKtqagt2Fj9o8u9vxK-m7_i_IWzNi-v0w6uN1IOLVaE9n1rMPk7Rj_mg6RU869Tcqf5_BPRuitpWSdNVjYi0KtuYoEHnRVQzHQT_2FszN4KGCTfYtZEgimWDJDLjSxtEgG7/s1600/Setia+Budi-20120229-00553.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnLlTCkIUfLeKtqagt2Fj9o8u9vxK-m7_i_IWzNi-v0w6uN1IOLVaE9n1rMPk7Rj_mg6RU869Tcqf5_BPRuitpWSdNVjYi0KtuYoEHnRVQzHQT_2FszN4KGCTfYtZEgimWDJDLjSxtEgG7/s320/Setia+Budi-20120229-00553.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDnuem9HRI36f5FrVoMwiaj__uQg644DVYlEBYn5DKKZjOHpqfvrvtOLDec8HFJlGl20NoWGplTTHY3iZ8DKWC2PMhlqHVqjO8ToWPntQehKTlV4o7UGLuxAZmbly3_6LBjleN1Ww2L_jq/s1600/Setia+Budi-20120229-00554.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDnuem9HRI36f5FrVoMwiaj__uQg644DVYlEBYn5DKKZjOHpqfvrvtOLDec8HFJlGl20NoWGplTTHY3iZ8DKWC2PMhlqHVqjO8ToWPntQehKTlV4o7UGLuxAZmbly3_6LBjleN1Ww2L_jq/s320/Setia+Budi-20120229-00554.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;kalau ini semua, sama kaya yang di atas tadi.. ini adalah ruang tunggu, kita-kita bisa sambil maen golf :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOLJ5_TMdvviIKl6eJAxGuJ_RNqlUqcID8SgAA0otrfT0D192TSbTFBS_0kMKpihVrE2V_4hOSN068k4t1K8_gz8SylzPZGuhyS6wULHWmvwEikp-yeMr7S2zqyVF0-Q6DRXckY5K4j-lq/s1600/Setia+Budi-20120229-00555.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOLJ5_TMdvviIKl6eJAxGuJ_RNqlUqcID8SgAA0otrfT0D192TSbTFBS_0kMKpihVrE2V_4hOSN068k4t1K8_gz8SylzPZGuhyS6wULHWmvwEikp-yeMr7S2zqyVF0-Q6DRXckY5K4j-lq/s320/Setia+Budi-20120229-00555.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_-6WP0BzXPzoWJpadjLzjPEltfWFHAIrgjHzZgHU2_wIQfW4nAMzcW05BZPj62aKGOwQ1QkRbl1HwrgtSaYKq-Fkyx8I6XJUoisbHzYM6jpuf4iz5j0AmhU0Ys_n0E9OEve4ALDGu6JGB/s1600/Setia+Budi-20120229-00556.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_-6WP0BzXPzoWJpadjLzjPEltfWFHAIrgjHzZgHU2_wIQfW4nAMzcW05BZPj62aKGOwQ1QkRbl1HwrgtSaYKq-Fkyx8I6XJUoisbHzYM6jpuf4iz5j0AmhU0Ys_n0E9OEve4ALDGu6JGB/s320/Setia+Budi-20120229-00556.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhs9LUsfSuTyDC-wnk0AEdr5i30Hkc4HidN2nYBW8eLhSf6K9A8yT_j-IF4YmOBDH3gdKbsjGbHigttAl0snA-IG1n4m1IEMRPAA1EkLe8kYnzV7IqJo6qam-nzK335sAphxRihyphenhyphenUW4xrQ/s1600/Setia+Budi-20120229-00557.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhs9LUsfSuTyDC-wnk0AEdr5i30Hkc4HidN2nYBW8eLhSf6K9A8yT_j-IF4YmOBDH3gdKbsjGbHigttAl0snA-IG1n4m1IEMRPAA1EkLe8kYnzV7IqJo6qam-nzK335sAphxRihyphenhyphenUW4xrQ/s320/Setia+Budi-20120229-00557.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;dan ini adalah bisa dikatakan seperti pintu masuk lah ya, gue lupa, tapi kalau gak salah ini berada di lantai 10 (kalau gak salah ya bener, kalau gak bener ya salah) Sorry yah :p&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWYZIbN0YCPGXeEIuhyphenhyphenkjMXurWzBCGY5YFVLOgYwfD9zlKNTzNV4Pmw7M2d8wrxKc0IvNFrJ70l2DxGZqsYG0xuq91lTnj2gReRz8rKKnk_73_UTDB-iAJ2NBDG5zhVYbisVpAvnS61tyF/s1600/Setia+Budi-20120229-00558.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWYZIbN0YCPGXeEIuhyphenhyphenkjMXurWzBCGY5YFVLOgYwfD9zlKNTzNV4Pmw7M2d8wrxKc0IvNFrJ70l2DxGZqsYG0xuq91lTnj2gReRz8rKKnk_73_UTDB-iAJ2NBDG5zhVYbisVpAvnS61tyF/s320/Setia+Budi-20120229-00558.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Ini sama kaya tadi :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_FiTvJcpkJi7sEbxYFr8PHtBLMsCM0pNLPf-7nPyvNrIHiBRVWZhxG_Yspkf594PsYoShdoyh13B20VdJvMOdZr6NpuPjlwcLDyDzlTmQ4-ZLR-zED58JCLl0B5DfYXSRZuSA0ejHVOE4/s1600/x2_b384061.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_FiTvJcpkJi7sEbxYFr8PHtBLMsCM0pNLPf-7nPyvNrIHiBRVWZhxG_Yspkf594PsYoShdoyh13B20VdJvMOdZr6NpuPjlwcLDyDzlTmQ4-ZLR-zED58JCLl0B5DfYXSRZuSA0ejHVOE4/s320/x2_b384061.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Nah dan yang ini, mungkin paling spesial buat gue, karna disini gue di wawancara sama officer, dan menjelaskan secara detail yang berkaitan dengan Nice Thread Academy, sebuah kebanggan tersendiri buat gue, apalagi fhoto ini sendiri sampai di share sama Acc Twitter Kaskus :D&lt;br /&gt;
walaupun gue sebenernya itu gemeteran, makanya tangan gue seperti itu :p&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=======&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke manteman, mungkin cukup ini dulu kali yah yang bisa gue share..thanks yah buat semuanya :)</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2012/03/kantor-baru-kaskus.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVnyA9Yr0tZFmgwec_tpaejgNa1L0_Q0uvJneV-Jyi7I2e-l7L8nkCl6nkkJhtAb0N1ujZR7UMtBE6HFieJUM8z7hJjnjOclkHannUA98oz1nUUg4jb6WvNM9bcEz_tY4dg0FpzB62CZr5/s72-c/IMG-20120229-00526.jpg" width="72"/><thr:total>8</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5203111869166479160.post-4970650814887607632</guid><pubDate>Sat, 12 Feb 2011 03:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-05T05:35:34.529-08:00</atom:updated><title>5 Etika Dasar Jurnalisme</title><description>&lt;b&gt;Jurnalisme akhir-akhir ini berkembang pesat. Cabang-cabang baru ilmu  jurnalisme bermunculan. Mulai dari jurnalisme warga, kemudian jurnalisme  blog, jurnalisme jejaring sosial dan seterusnya. Sebagian orang  mengatakan cabang-cabang baru ini berbeda dengan cabang jurnalisme warga  dan jurnalisme mainstream. Memang berbeda. Namun jurnalisme tetaplah  jurnalisme. Ada beberapa hal yang menjadi menjadi syarat bahwa suatu  tulisan bisa disebut jurnalisme ataukah bukan.&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah terjemahan dari artikel dengan judul The Five  Fundamentals of Journalism Ethics yang dimuat di  dupreyethics.blogspot.com.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Ada lima etika dasar yang harus dipenuhi sebuah tulisan agar bisa disebut sebagai produk jurnalistik:&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;1. Melaporkan kebenaran, bukan yang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Apa yang akan terjadi jika seorang jurnalis gagal melaporkan kebenaran.  Yang terjadi adalah ia akan mempermalukan profesi jurnalisme. Walter  Lippmann, seorang pakar jurnalisme pada awal abad 20, mengatakan, “Dalam  jurnalisme tak ada hukum yang lebih tinggi dari mengatakan kebenaran  dan mempermalukan setan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam era digital ini banyak penulis, terutama blogger, yang  mempublikasikan tulisan dulu, baru mengecek kebenarannya kemudian. Jika  jurnalis melakukannya, ini akan membuat suram masa depan jurnalisme.  Sebagai panduan reportase, jurnalis harus memeriksa ulang semua materi  yang akan disajikan. Tulisan nama, kutipan langsung wawancara adalah  contohnya. Kutipan langsung juga harus disajikan dalam konteks yang  utuh, tidak dipotong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selalu sediakan kesempatan untuk mendengar pendapat  dari ke dua pihak. Dan hindari head line yang menyesatkan. Karena semua  pembaca untuk mudahnya hanya membaca head line dan membuat asumsi isi  artikel berdasar head line.&amp;nbsp;       &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;2. Bertindak secara independen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perilaku jurnalis haruslah independen terhadap loyalitas perusahaan dan  aparat pemerintahan. Jurnalis harus ingat bahwa loyalitas pertama mereka  adalah terhadap pembaca, bukan pemasang iklan atau politikus  narasumber. Jurnalis tak boleh memiliki hubungan yang terlalu nyaman  dengan sumbernya karena jika hal ini terjadi jurnalis akan enggan  memberitakan hal negatif mengenai narasumber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jurnalis juga harus menjadi pengawas pemegang kekuasaan, yang memastikan  bahwa penyalahgunaan kekuasaan tak dilakukan. Memang jurnalis harus  memiliki hubungan yang baik dengan sumber-sumber berita, terutama sumber  berita yang memiliki posisi penting. Jurnalis harus menciptakan  keseimbangan, dekat dengan sumber informasi sehingga mendapat informasi  yang akurat, sekaligus menjaga jarak sehingga hubungan ini tidak  mempengaruhi keputusan mana berita yang akan ditulis dan mana yang  tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;3. Transparan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jurnalis harus mengungkapkan konflik kepentingan yang terjadi, terutama  terkait dengan hubungan kekeluargaan. Transparansi menjadi isu besar  dalam jurnalisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelabelan (pemberian keterangan pada identitas penulis/narasumber) tak  boleh berhenti hanya pada pembedaan artikel kisah atau iklan. Blogger  dan penulis opini harus menyediakan disclaimer (menyangkal berpihak  hanya karena ikatan tertentu) sebagai catatan atas pandangan mereka,  terutama dalam hal politik. Dengan cara ini maka pembaca tahu apa yang  diharapkan akan muncul dan akan tidak sembrono merasanya sebagai sumber  yang tak memihak. Jika seorang jurnalis atau blogger mendapat informasi,  mereka ingin tahu dari mana asalnya dan bias atau konflik yang terjadi  padanya. Oleh karena itu penting memberikan atribut pada sumber  informasi. Hal ini tentu tak bisa diberikan pada sumber anonim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;4. Menyeleksi secara sensitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dalam jurnalisme ada prinsip untuk meminimalkan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jurnalis harus selektif dan meminimalkan kerugian dalam pemberitaan  mengenai tragedi. Ketika mewawancarai janda korban atau keluarga korban,  jurnalis harus ramah, gentle dan bersikap pantas diterima. Jurnalis tak  boleh terlalu agresif dalam mencari jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus seperti ini, jurnalis harus membawakan “kudung  ketidaktahuan” (veil of ignorance). John Rawl mengatakan, “keadilan akan  muncul ketika negosiasi dilakukan tanpa pembedaan sosial.” Seperti  ketika Operah Winfrey mewawancarai Vicky Kennedy, janda senator Ted  Kennedy, ia harus menempatkan dirinya pada kaki sang janda sebelum  melakukan wawancara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;5. Menempatkan Etika melampaui aturan hukum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Hukum adalah dokumen yang membimbing praktek semua anggota dalam  komunitas. Namun tak semuanya harus demikian. Sesuatu yang ilegal tak  langsung bermakna tak etis dilakukan. Hukum dan etika adalah dua hal  yang berbeda. Misalnya paksaan bagi jurnalis untuk memberikan kesaksian  atau menyebutkan nama (untuk narasumber yang minta anonim). Dalam kasus  seperti ini wartawan bisa diancam hukuman penjara jika menolaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Bisa Menambah Wawasan Bagi Agan2 Yang Ingin Menjadi Jurnalis :)</description><link>http://sopian28ciamis.blogspot.com/2011/02/awas-salah-sambung.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>