<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907</id><updated>2024-10-06T21:17:54.924-07:00</updated><category term="Nasihat"/><category term="Opini"/><category term="Syafa&#39;at"/><category term="Kabar Berita"/><category term="Taqwa"/><category term="Taubat"/><category term="Tawakkal"/><category term="Ibadah"/><category term="Doa"/><category term="Sabar"/><category term="Yaqin"/><category term="More"/><category term="istiqamah"/><category term="Tata Krama"/><category term="Ikhlas"/><category term="Hukum"/><category term="Ridha"/><category term="Kisah Sahabat"/><category term="Sidiq"/><title type='text'>Riyadhus Shalihin</title><subtitle type='html'>Taman Orang-Orang Shalih</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>115</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-4017926703669425545</id><published>2012-04-18T14:16:00.002-07:00</published><updated>2012-04-18T14:21:31.654-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Menang Kalah Adalah Hal Yang Wajar</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muncul perasaan gembira dan ungkapan puji syukur yang tidak terkira tatkala seseorang berada dalam posisi menang dan atau sedih ketika kalah, itu adalah hal yang sangat manusiawi, apalagi tak semua orang di dunia sempat menjadi orang nomor satu atau pemenang dalam suatu perlombaan dan atau permainan. Apalagi, kemudian ternyata pihak yang menang tersebut belum tentulah bermakna menang, demikian juga bagi mereka yang kalah, belum tentu jugalah berarti kalah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahkan suatu kemenangan bahkan bisa bermakna suatu kekalahan, bila kemenangan itu kemudian dijadikan sebagai jalur menuju kemungkaran yang lebih luas, seperti ketidakadilan dan atau kesewenangan.  Apalagi dalam banyak kenyataan, tak sedikit dari mereka hamba Allah yang mengalami nasib seperti itu, karena terlalu terluap dalam kegembiraan dan atau terjebak dalam suatu permainan yang memang dibuat Indah oleh Sang Pencipta sebagai godaan bagi mereka yang belum pernah bertarung pada medan yang sesungguhnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada yang berubah bagaikan serigala pemangsa yang kemudian menginjak injak hak orang banyak ketika berada di tampuk kekuasaan yang menggiurkan. demikian juga, yang kalah, bukan berarti kalah, tetapi bisa bermakna menang.  Bisa jadi kekalahan yang dialami pada waktu itu ikut membantu menutup peluang pihak yang kalah dalam melakukan perbuatan-perbuatan yang berlumuran dosa nantinya bila sempat meraih kemenangan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun demikian, memanfaatkan kemenangan itu sebagai kesempatan untuk meraih kemenangan lebih lanjut adalah tindakan yang perlu dan bijak, jika sebelumnya di iringi dengan niat dan setelahnya diaplikasikan dalam perbuatan yang sesuai dengan apa yang sebelumnya diniatkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak sekali pertarungan yang harus dimenangkan pada masa selanjutnya pada saat kita telah memenangkan suatu pertandingan, seperti bertarung dengan berbagai godaan untuk melakukan penyelewengan.  Untuk itu, cara yang digunakan Khalifah Abu Bakar r.a. sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai salah satu alat untuk menyelamatkan diri dari kekalahan dunia dan akhirat.  Yaitu, melibatkan rakyat sebagai pengingat, setelah memohon pertolongan Allah Subhanahu Wata&#39;ala.  Namun demikian, hal ini menuntut suatu kehati-hatian karena tidak semua orang menjadi pengingat, tetapi bahkan menjadi pendorong yang menjerumuskan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Saudara-saudara, aku telah diangkat menjadi pemimpin, bukan karena aku yang terbaik di antara kalian, Oleh karena itu jika aku berbuat baik, bantulah aku;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;dan jika aku berbuat salah, luruskanlah aku”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;(Khalifah Abu Bakar r.a.)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/4017926703669425545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/menang-kalah-adalah-hal-yang-wajar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4017926703669425545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4017926703669425545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/menang-kalah-adalah-hal-yang-wajar.html' title='Menang Kalah Adalah Hal Yang Wajar'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-8308193107961156585</id><published>2012-04-18T08:31:00.002-07:00</published><updated>2012-04-18T14:05:02.734-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ikhlas"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ridha"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tawakkal"/><title type='text'>Hormati Hak Asasi Manusia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hormati hak asasi manusia , Karena itu fitrah manusia ,&amp;nbsp; Kita semua bebas memilih , Jalan hidup yang disukai&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tuhan pun tidak memaksakan , Apa yang hamba-Nya lakukan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terapkan demokrasi Pancasila , Sebagai landasan negara kita , Janganlah suka memperkosa , Kebebasan warga negara , Karena itu bertentangan , Dengan perikemanusiaan dan tentunya hukum Al Quran&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebebasan beragama (itu hak asasi)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebebasan berbicara (itu hak asasi)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita bebas untuk melalukan segala-galanya , Asal saja tidak bertentangan dengan Pancasila&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebebasan berusaha (itu hak asasi)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebebasan tuk berkarya (itu hak asasi)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita bebas untuk melalukan segala-galanya,&amp;nbsp; Asal saja tidak bertentangan dengan Al Qur&#39;an Dan Sunnah rasul Nya.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/8308193107961156585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/hormati-hak-asasi-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8308193107961156585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8308193107961156585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/hormati-hak-asasi-manusia.html' title='Hormati Hak Asasi Manusia'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-3243525225488236733</id><published>2012-04-17T08:49:00.001-07:00</published><updated>2012-04-17T08:51:03.833-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sabar"/><title type='text'>Apakah penyakit itu</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu hari, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berkumpul dengan para sahabat. Rasulullah berkata, “Umatku akan tertimpa penyakit umat-umat terdahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para sahabat bertanya, “Apakah penyakit itu,  ya, Rasulullah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi menjawab “Berbuat jahat, menentang kebenaran, berlomba-lomba dan bersaing dalam kekayaan, saling menjauhi dan bersikap dengki , sehingga muncul pembangkangan dan kekacauan” (HR. Thabrani).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tak sedikit waktu yang diberikan untuk hidup, sehingga hendaknya tak melewatkan kesempatan untuk mencermati penyakit-penyakit umat terdahulu yang mungkin bersarang dalam diri kita sendiri. Meskipun tak menyadari dan menyukainya, tak tertutup kemungkinan di antara kita telah menjadi pewaris-pewarisnya atau bahkan penyebar-penyebarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh bila dicermati, penyakit-penyakit yang disebutkan Rasulullah itu, seperti kejahatan, kedengkian, berlomba-lomba dalam kekayaan, dan berlain-lain, kini semakin akut dan parah.  Sehingga membuat hubungan dengan saudara-saudara seiman pun menjadi renggang dan bahkan tercerai-berai. Hal ini terus berlangsung bahkan di bulan kelahiran Nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun anehnya, banyak yang malu mengakuinya. Untuk menutupi kejahatannya, sebahagian orang menyewa pembela berlapis-lapis.  Ini suatu pertanda bahwa jangankan orang lain, diri sendiri pun sebenarnya tidak senang atau tidak mau menerima perbuatan jahat diri sendiri. Ini bermakna bahwa perbuatan-perbuatan itu sifatnya hina dan memalukan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan melakukannya terus-menerus adalah bentuk penghinaan terhadap diri sendiri secara berkelanjutan.   Yang jelas sudah diberitahukan, surga tidak akan menerima orang-orang yang gemar berbuat kejahatan, kecuali bagi yang telah bertaubat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://islamicpictureandwallpaper.blogspot.com/2012/04/doa-menyatukan-hati.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Do&#39;a Menyatukan Hati&amp;nbsp; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/3243525225488236733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/apakah-penyakit-itu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3243525225488236733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3243525225488236733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/apakah-penyakit-itu.html' title='Apakah penyakit itu'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-5678611736990428053</id><published>2012-04-11T03:01:00.001-07:00</published><updated>2012-04-15T05:52:41.126-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Sahabat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Bila Seekor Keledai Terperosok</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Bila seekor keledai terperosok di kota Baghdad niscaya Umar akan diminta pertanggungjawaban, seraya ditanyakan: ‘Mengapa tidak meratakan jalan untuknya?” (Umar bin Khattab r.a.).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ucapan Khalifah Umar bin Khattab itu menunjukkan bahwa sahabat Nabi SAW itu sangat berhati-hati dan bertanggung jawab, Terutama tanggung jawabnya dalam memimpin rakyatnya.  Ada ketakutan yang luar biasa, bila program-program dalam kepemerintahannya tidak menyentuh hajat rakyat banyak.  &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apalagi di akhirat kelak, akan dimintai pertanggungjawaban.  Sebagaimana disebutkan dalam Alquran (QS. Ash Shaaffat: 22-24), kelak akan diperintahkan para malaikat untuk mengumpulkan orang-orang zalim beserta teman-teman mereka dan segala yang mereka sembah selain Allah dan diperintahkan untuk menunjukkan kepada mereka jalan ke neraka. Dan diperintahkan mereka ditahan di tempat perhentian dimintai pertanggungjawaban.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ucapan Umar bin Khattab dan ayat ini bisa digunakan untuk mengamati sekaligus menilai bagaimana gerak-gerak  para (calon) pemimpin dan wakil rakyat yang kini mulai lagi mengiming-imingi program-programnya.  Semua imingan itu kedengarannya luar biasa dan sangat menyejukkan hati.  Semuanya mengarah pada upaya mengutamakan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di antara pesan yang penting adalah membuka mata untuk melihat kebutuhan-kebutuhan rakyat.   Rakyat tidak memerlukan program-program yang melayang ke langit, karena di bumi pun kebutuhan dasar masih banyak yang perlu dipenuhi.  Tanpa harus membuka dua belah mata pun, akan didapati jalan-jalan dan jembatan-jembatan yang memprihatinkan.  Apalagi kalau digunakan ribuan pasang mata aparat pemerintahan, sungguh akan terlihat banyak kebutuhan rakyat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/5678611736990428053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/bila-seekor-keledai-terperosok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5678611736990428053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5678611736990428053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/bila-seekor-keledai-terperosok.html' title='Bila Seekor Keledai Terperosok'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-1944337201616220349</id><published>2012-04-10T20:06:00.001-07:00</published><updated>2012-04-10T20:08:20.271-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="istiqamah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sabar"/><title type='text'>Buah Dari Ilmu</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Betapa meruginya seorang anak manusia bila pohon yang ditanam, apalagi sudah menghabiskan modal yang tak sedikit dan menunggu bertahun-tahun, tidak berbuah.  Begitu perumpamaan dalam mencari ilmu....?&amp;nbsp;  Umumnya manusia menghabiskan uang yang tak sedikit, umur yang banyak, dan kelelahan yang tiada terhingga, untuk menuntut ilmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ketika memperolehnya, ilmu tersebut kadangkala bagaikan pohon yang tak berbuah atau buah yang tak dapat dinikmati.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut Ibnul Qayyim rahimahullah, buah dari ilmu menyebabkan seorang hamba dipuji Allah.  Tentunya tak akan mendapat pujian dari Allah bila tidak mengamalkan ilmu dengan menunjukkan ketaatan dan ketakutan kepadaNya.  Dalam Alquran disebutkan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&quot;Yang merasa takut kepada Allah hanyalah orang-orang yang berilmu&quot; (QS. Fathir: 28).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun, ketaatan dan ketakutan seseorang hamba kepada Allah bukan hanya akan terlihat dari bagaimana ia memelihara hubungan baik denganNya, tetapi juga bagaimana memelihara hubungan baik dengan sesama manusia.  Santun dalam berbicara, bijak dalam membuat keputusan, dan adil dalam membuat penilaian, merupakan di antara wujudnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun terkadang manusia lupa terhadap ilmu yang telah disapih bertahun-tahun.  Ilmu kadang dijadikan kotak pemisah dirinya dengan orang banyak, sehingga tidak memberi manfaat bagi perbaikan umat. Yang lebih parah, ilmu dijadikan lambang keangkuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An-Nawawi rahimahullah mengingatkan bahwa sungguh tercela orang yang menuntut ilmu karena menginginkan dunia seperti harta, kepemimpinan, jabatan, kedudukan, popularitas, supaya orang lain cenderung kepadanya, untuk mengalahkan lawan debat dan tujuan semacamnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Wahai anakku, kalau sewaktu kecil kamu rajin belajar, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, maka sewaktu dewasa kelak kamu akan memetik buahnya dan menikmatinya” (Luqman al-Hakim).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/1944337201616220349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/buah-dari-ilmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1944337201616220349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1944337201616220349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/buah-dari-ilmu.html' title='Buah Dari Ilmu'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-4054726200162833522</id><published>2012-04-09T06:28:00.000-07:00</published><updated>2012-04-09T06:28:21.669-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><title type='text'>Memilih Pemimpin</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;“Dan bertolong-tolonglah dalam melakukan kebaikan dan takwa, dan jangan bertolong-tolong dalam perkara mungkar” (QS. al Maidah: 2).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pendirian sangat penting dimiliki, agar tak terombang-ambing dan terjerumus ke dalam perbuatan berdosa, Setiap hari, setiap hamba Allah disuguhkan dengan berbagai kabar dengan tujuan yang beragam.  Ada yang bersifat membujuk, ada pula yang bersifat memberitakan yang sebenarnya, pun adapula yang berisi sindiran dan kata - kata halus lainnya.  Seperti kampanye yang umumnya bersifat menggiring atau membujuk, untuk mengakui seseorang termasuk baik dan berkualitas sehingga layak dipilih sebagai pemimpin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Namun, sudah semestinya seberapapun banyak bujukan yang diterima, orang-orang beriman memiliki pendirian yang teguh, terhadap prinsip serta aqidah yang dimilikinya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam meneguhkan pendirian, orang-orang beriman antara lain bisa merujuk kepada firman Allah yang menyerukan agar senantiasa bekerjasama dalam meneguhkan keberlangsungan kebaikan, dan dilarang bekerjasama untuk membantu memperkuat kejahatan (QS. al Maidah: 2). Dalam memilih pemimpin, misalnya, merujuk kepada firman Allah yang melarang mengambil dari orang-orang zalim (QS. Hud: 113).  Sangat terbuka kesempatan untuk berbuat dosa, seperti karena memilih orang-orang yang gemar melakukan kemaksiatan sekaligus menyalahkan amanah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memilih orang yang menggemari kejahatan dan tidak amanah akan mendapatkan dosa berlapis-lapis.  Alasannya, pertama, telah mengabaikan larangan Allah untuk tidak mengambil orang zalim sebagai pemimpin.  Kedua, telah menutup kemungkinan orang-orang baik menjadi pemimpin umat, sehingga kebenaran yang ingin diwujudkan menjadi kandas.  Ketiga, telah ikut melanggengkan kejahatan, karena orang-orang zalim biasanya akan cenderung mendekati kezaliman.  Keempat, telah memberi peluang untuk munculnya beragam kejahatan yang lebih besar, yang sulit untuk diperkirakan di awalnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah ....! bahwasanya ketika kita memilih pemimpin yang salah dan ternyata menyeru dan melaksanakan dan atau mengutamakan kezaliman serta tidak mengindahkan perintah dan larangan Allah Subhanahu Wata&#39;ala maka masyarakat dan atau kaum itu sendirilah yang merasakannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya dan seyogyanyalah kita berpikir berulang kali dan atau memohon petunjuk kepada-Nya dalam rangka untuk memilih pemimpin yang benar dan akan membela kebenaran, agar tidak menyesal dihari kemudian. Berpikirlah dan jadikanlah shalat sebagai penolong , janganlah karena suka dan atau kesamaan suku , ras dan golongan lantas kita menjadi buta dan tidak lagi menggunakan petunjuk-Nya dalam rangka menjalani kehidupan, termasuk dalam urusan memilih pemimpin yang benar dan akan membawa kepada kemakmuran. &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://menjadi-hambaallah.blogspot.com/2011/02/shalat-istikharah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Shalat Istikharah.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/4054726200162833522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/memilih-pemimpin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4054726200162833522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4054726200162833522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/memilih-pemimpin.html' title='Memilih Pemimpin'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-3166754580106050552</id><published>2012-04-09T00:56:00.000-07:00</published><updated>2012-04-09T00:56:33.696-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Sahabat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="More"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ridha"/><title type='text'>Membunuh Ayah Demi Syariat Islam</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sahabat Abu Ubaidah bin Jarrah termasuk golongan yang awal awal masuk Islam. Ayahnya seorang tokoh Quraisy yang selalu melakukan pertentangan terhadap dakwah Nabi SAW. Meski begitu Abu Ubaidah bin Jarrah r.a tetap istiqomah dalam keimanannya. Untuk menyelamatkan keimanannya dia rela hijrah ke Habsyah pada gelombang kedua. Abu Ubaidah bin Jarrah r.a seorang mujahid yang gagah berani. Meski tubuhnya kurus tinggi tapi semangat juangnya tidak pernah mau kalah dengan Sahabat yang lain. Pada saat perang Badar di termasuk dalam barisan utama. Dengan segala perbekalan yang minim dan jumlah pasukan yang lebih sedikit tidak gentar melawan pasukan kafir Quraisy.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikian juga pada waktu perang Uhud, dia juga ikut bersama rombongan Nabi SAW berjuang di medan Uhud. Ketika pertempuran berlangsung dengan sengit dan posisi pasukan Islam terdesak Abu Ubaidah bin Jarrah r.a melihat Nabi SAW dalam kondisi terjepit. Saat itu banyak pasukan yang kocar kacir dan berhamburan tidak dalam formasi pasukan yang sigap, Abu Ubaidah bin Jarrah r.a maju dan mendekati Nabi SAW. Didapatinya pipi Nabi SAW terluka, yaitu terhujamnya dua rantai besi penutup kepala beliau SAW, segera ia berupaya mencabut rantai tersebut dari pipi Nabi SAW .&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Ubaidah mulai mencabut rantai tersebut dengan gigitan giginya. Rantai itupun akhirnya terlepas dari pipi Rasulullah SAW . Namun bersamaan dengan itu pula gigi seri Abu Ubaidah ikut terlepas dari tempatnya. Abu Ubaidah tidak jera. Diulanginya sekali lagi untuk mengigit rantai besi satunya yang masih menancap dipipi Rasulullah SAW hingga terlepas. Dan kali inipun harus juga diikuti dengan lepasnya gigi Abu Ubaidah sehingga dua gigi seri sahabat ini ompong karenanya. Sungguh, satu keberanian dan pengorbanan yang luar biasa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di medan Uhud ia berhasil mendapati ayahnya yang kafir sedang membunuh pasukan Islam. Segera ia mendekati ayahnya. Dibuangnya rasa kasihan terhadapnya. Pada hari itu keimanannya diuji untuk memilih Allah dan syariatnya atau memilih ayah yang selalu menentang Allah dan syariatnya. Abu Ubaidah memilih Allah dan syariatnya dan majulah terus ia merangsek ayahnya hingga terkulai.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Ubaidah r.a seorang yang zuhud. Beliau cukup makan tepung yang kasar dan air minum secukupnya. Pada waktu Khalifah Umar bin Al Khattab r.a ia mendapat tugas sebagai Gubernur di Syiria. Sebagai Gubernur ia berhak mendapat uang gaji baitul mal dan fasilitas guna menunjang tugas tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi keadaanya sangat berbeda di kediamannya hanya terdapat pedang, perisai dan pelana tunggangannya. Tak ada simbol simbol kemewahan sebagi seorang Gubernur. Dia hidup nikmat dengan kemiskinannya dan dia merasa lebih tenang dengan hidup seperti itu. Umarpun lantas berkata,”Wahai sahabatku, mengapa engkau tidak mengambil sesuatu sebagaimana orang lain mengambilnya ?” Beliau menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, ini saja sudah cukup menyenangkan.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lelaki mulia ini wafat ketika terjadi wabah penyakit tho’un di Syria.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keutamaan seorang Abu Ubaidan bin Jarrah r.a akan makin kita temui dari sebuah hadits Nabi SAW yang berbunyi “Sesungguhnya setiap ummat mempunyai orang kepercayaan, dan kepercayaan ummat ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/3166754580106050552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/membunuh-ayah-demi-syariat-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3166754580106050552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3166754580106050552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/membunuh-ayah-demi-syariat-islam.html' title='Membunuh Ayah Demi Syariat Islam'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-8949629861019295111</id><published>2012-04-08T15:04:00.001-07:00</published><updated>2012-04-09T00:00:17.212-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="istiqamah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><title type='text'>Ya Allah, Perbaikilah Bagiku Agamaku</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Ya Allah, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku.  Perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku.  Perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah, ya Allah, kehidupan ini penambah kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejelekan” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di atas adalah permohonan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.  Sungguh ini suatu permohonan yang amat penting dan layak dimohon oleh setiap insan yang masih hidup di dunia yang sebentar lagi akan ditinggalkan untuk selamanya.  Lebih-lebih di zaman yang sudah diperintah hawa nafsu seperti sekarang ini.  Banyak hal sudah diukur berdasarkan pemuasan nafsu belaka.  Tidak sedikit orang yang hanya mau bergerak berbuat bila didorong materi untk pemuas nafsu dan atau keinginan dan berbuat karena didorong niat yang ikhlas sudah menjadi hal yang langka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kecenderungan untuk tergerak berbuat karena hawa nafsu bisa mengenai siapa saja, terutama mereka yang keyakinannya terhadap nilai-nilai agama dan aturan - aturan didalam kitab sucinya sudah luntur dalam dirinya.  Berbeda-beda tingkat keparahannya, bahkan tidak sedikit yang sudah parah dan malah menjadikan hawa nafsu sebagai tuhannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena itu, sepatutnya kita menyempatkan diri memohon perlindungan kepada Allah.  Yaitu, memohon agar ajaran-ajaran agama bukan sekedar menjadi hafalan semata.  Tetapi mampu menjadi benteng yang melindungi diri kita dari hal-hal yang menjerumuskan ke dalam kesesatan dan mengikuti hawa nafsu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bukan hanya itu, juga memohon agar hidup ini produktif dalam menghasilkan kebaikan walaupun kecil, bukan kerusakan.  Apalagi sudah terbukti dalam sejarah panjang manusia di bumi ini, orang-orang yang produktif dalam menghasilkan kerusakan pasti berujung pada kecelakaan hidup sekaligus matinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semoga dengan permohonan ini dalam catatan kecil ini, setiap diri kita mampu memperbaiki ibadah masing-masing dan mengokohkan dan mengistiqomahkan amalan amalan kebajikan, yang juga penting adalah menjadikan permohonan atau doa sebagai rutinitas yang dicintai dan bukan sebagai rutinitas pelengkap dan penghapus kewajiban semata.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;alm&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/8949629861019295111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/ya-allah-perbaikilah-bagiku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8949629861019295111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8949629861019295111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/ya-allah-perbaikilah-bagiku.html' title='Ya Allah, Perbaikilah Bagiku Agamaku'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-7099560054579223464</id><published>2012-04-08T03:38:00.000-07:00</published><updated>2012-04-08T03:38:44.274-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Kebanyakan Mereka Tidak Bersyukur</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebahagian kita merasa bahwa beribadah itu melelahkan, sehingga ada yang tak melakukannnya. Padahal kalau seluruh ibadah yang telah dilakukan, dikumpulkan, dan digunakan sebagai penebus bagi segala rahmat Allah yang dinikmati setiap saat, sungguh jauh dari kecukupannya. Apalagi sebahagian orang melaksanakan ibadah harian dan tahunannya dengan tidak ikhlas dan asal jadi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lantas dengan apa manusia harus membayar rahmat yang telah dinikmati setiap saat...?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sama sekali tak mungkin membayar segala pemberian Allah siang dan malam.  Jumlahnya tak terhitung, mulai dari kesehatan mata dalam melihat, kesehatan telinga dalam mendengar, kesehatan hidung dalam mencium, kesehatan kulit untuk membalut daging, kesehatan kaki untuk berjalan, kesehatan paru-paru untuk bernafas, kesehatan otak untuk berpikir, dan lain-lain. Sepadankah harga shalat tersebut untuk ditukarkan dengan satu jam kenikmatan mata, misalnya?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pasti sama sekali tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena itu, sewajarnya kita bersyukur sebanyak-banyaknya kepada Allah, mematuhi segala perintahNya dan menjauhi laranganNya. Allah telah memberi kasih sayangNya sebelum kita meminta, memberi karuniaNya meskipun bagi manusia ingkar, dan senantiasa membuka tanganNya untuk menerima taubat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh amat memalukan bila tidak bersyukur, tidak beribadah, dan tidak berbuat baik, sedangkan rahmat Allah dinikmati setiap saat. Bila tidak bersyukur, maka siapapun sebenarnya sudah masuk perangkap iblis, sebagaimana janjinya kepada Allah untuk memerangkapkan manusia agar tidak bersyukur dan tidak menuruti jalan Allah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya  benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka (manusia) dari jalan Engkau  yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari  belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan  mendapati kebanyakan mereka bersyukur”’ (QS. Al A’raaf: 16-17). &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/7099560054579223464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/kebanyakan-mereka-tidak-bersyukur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/7099560054579223464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/7099560054579223464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/kebanyakan-mereka-tidak-bersyukur.html' title='Kebanyakan Mereka Tidak Bersyukur'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-1535295782107211428</id><published>2012-04-07T06:54:00.001-07:00</published><updated>2012-04-18T19:58:29.170-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Allah Mengharamkan Syurga Bagi Mereka</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya” (QS. Al-Maidah: 2).   &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam setiap pemilihan umum, suara manusia kerap disederhanakan dalam hitungan angka-angka saja.  Jumlah angka yang besar dianggap merepresentasikan kemenangan, dan dianggap kalah dan diabaikan bila jumlahnya kecil.  Kalau direnungi lebih lanjut, sebenarnya suara manusia tidak cukup dihitung dengan angka-angka, sebab terdapat banyak makna kemanusiaan yang tersemat di dalam setiap suara, meskipun jumlahnya kecil.  &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi orang-orang yang memahami suara manusia mengandung nilai-nilai kemanusiaan, akan merasa berkewajiban untuk memberikan perhatian untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia, tanpa membeda-bedakan.  Dan kebaikan ini akan dihargai berlipatganda oleh Allah. Sehingga seorang pemimpin taat yang bekerja satu hari saja untuk kebaikan rakyatnya, akan diberikan pahala yang jauh lebih banyak dibandingkan amalan yang dilakukan seorang rakyat biasa yang dikerjakan setahun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini sangat wajar mengingat beban yang harus dipikul begitu besar. Sebaliknya, pemimpin yang mengkhianati rakyatnya, akan diharamkan masuk surga, sebagaimana sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang dijadikan Allah sebagai penguasa, tetapi dia meninggal dalam keadaan mengkhianati rakyatnya, Allah akan mengharamkan surga baginya” (HR. Thabrani).  &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena itu, sepatutnya kita mau menghargai suara sendiri dengan memilih pemimpin yang mau menghargai nilai-nilai kemanusiaan. Termasuk di antaranya adalah yang mau berjuang untuk meraih kemakmuran bersama, bukan kelompoknya; yang mau menegakkan keadilan; yang mau memberantas kesewenang-wenangan; dan sejenisnya.  Allah juga mengajak manusia untuk bersatu mendukung orang-orang yang berbuat kebaikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun secara bernegara boleh tidak memilih, berusaha memilih bisa bermakna membantu perjuangan untuk kebaikan.  Semakin banyak yang memilih orang-orang baik sebagai pemimpinnya, berarti semakin sedikit peluang terpilih pemimpin jahat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;lam&amp;nbsp; &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/1535295782107211428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/allah-mengharamkan-syurga-baginya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1535295782107211428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1535295782107211428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/04/allah-mengharamkan-syurga-baginya.html' title='Allah Mengharamkan Syurga Bagi Mereka'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-5872961017042923516</id><published>2012-03-23T11:35:00.000-07:00</published><updated>2012-03-23T11:35:03.159-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sidiq"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tata Krama"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taubat"/><title type='text'>Mengubah Perilaku</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tugas utama Rasulullah SAW adalah mengubah umat manusia menjadi insan ‘abid, saleh, dan mushlih (mampu melakukan perbaikan). Fokus pembinaannya dalam empat hal, yaitu menanamkan akidah, penyucian jiwa, mengajarkan Alquran dan hadis, serta membina keterampilan umat (QS al-Jumuah: 2). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau telah melakukan tugasnya dengan sempurna sehingga generasi sahabat adalah generasi terbaik sebagaimana disabdakan, “Sebaik-baik abad adalah abad generasiku.’’ (HR Al Bukhari dan Ibnu Hibban). (Lihat QS at-Taubah: 100).  Dalam memperbaiki perilaku bangsa Arab jahiliah, Rasulullah menggunakan beberapa cara mujarab. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pertama, mengokohkan keimanan dan beribadah kepada Allah SWT. Keimanan ini akan menghasilkan ketenangan jiwa dan bertawakal kepada-Nya merupakan sendi untuk menjadikan hidup kita dalam kerangka ibadah kepada-Nya (lihat QS adz-Dariyat 56). Corak kehidupan Muslim seperti ini dijelaskan dalam QS al-An’am ayat 162. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kedua, menanamkan ketakwaan dan memperbanyak zikrullah. Rasul bersabda, “Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada (HR Ahmad dan Turmudzi) dan beliau menjelaskan bahwa tempat takwa adalah hati (HR Muslim). Ketakwaan akan mengingatkan kita saat digoda iblis (QS al-A’raf 201).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila ketakwaan sudah menguasai hati, akhlak seseorang akan menjadi sangat mulia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketiga, menanamkan keikhlasan dalam semua perbuatan. Allah menegaskan hal ini dalam QS az-Zumar ayat 1 dan al-Bayyinah ayat 5. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya amal  itu tergantung niatnya.’’(HR Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau juga menyuruh kita agar mewaspadai riya seraya bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku takuti pada kamu sekalian adalah syirik kecil. Mereka bertanya, ‘apakah syirik kecil itu?’ Beliau menjawab, ‘riya’.” (HR Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keempat, zuhud dan selalu mengingat akhirat. &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah mengingatkan para sahabat dengan akhirat dan menganjurkan agar merenggangkan diri dari dunia. Beliau bersabda, “Perbanyaklah menyebut penghancur kenikmatan, yakni kematian (HR Turmudzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kelima, Rasulullah mendidik para sahabat untuk mencintai ilmu dan mempelajarinya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Abdurrrahman as-Sulami berkata, “Sahabat-sahabat Nabi yang membacakan Alquran kepada kami meriwayatkan bahwa mereka mempelajari 10 ayat dari Nabi dan belum mengambil 10 ayat yang lainnya sebelum memahami dan mengamalkannya. Lalu mereka berkata, “Kami mengetahui dulu ilmunya, lalu mengamalkannya.’’ ( HR Ahmad dan lainnya).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keenam, memberikan teladan yang baik dan selalu paling terdepan mempraktikkan akhlak mulia sesuai dengan firman Allah dalam QS al-Ahzab:21 sebagai teladan beliau berada di atas akhlak yang agung (QS al-Qalam: 4).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketujuh, menanamkan kebebasan dan sikap yang positif. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nabi bersabda, “Janganlah kamu menjadi orang plinplan lalu berkata, bila manusia baik, maka kami ikut baik, dan bila mereka zalim, kami pun ikut. Akan tetapi, bentengilah dirimu, bila manusia baik, kamu harus berbuat baik, dan bila mereka jahat, janganlah ikuti kejahatan mereka.’’(HR at-Turmudzi). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kedelapan, memperhatikan kejiwaan orang yang mau diubah dan hal ini dilakukan secara berkesinambungan. Beliau selalu berbicara dengan setiap orang sesuai dengan kondisi mukhothob.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesembilan, mengikutsertakan orang lain dalam melakukan perubahan dan menyiapkan ahli di bidang  tertentu.  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah pernah bersabda, “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat.’’ (HR al-Bukhari). Hadis ini menegaskan bahwa kewajiban untuk menyampaikan ajaran Alquran bukan hanya bagi Rasulullah, melainkan setiap Muslim wajib menyampaikannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesepuluh, bervariasi dalam cara mengubah, seperti dengan membuat perumpamaan, bercerita, diskusi, ataupun menggambar agar tidak muncul kebosanan dalam diri para sahabat.  Semoga kita bisa meneladani Rasulullah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber:Republika &amp;amp; Ikadi Oleh: Prof Dr Achmad Satori Ismail&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/5872961017042923516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/mengubah-perilaku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5872961017042923516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5872961017042923516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/mengubah-perilaku.html' title='Mengubah Perilaku'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-4281221299918026573</id><published>2012-03-18T11:33:00.000-07:00</published><updated>2012-03-18T11:33:11.338-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tata Krama"/><title type='text'>Bersyukur Kepada Allah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Segala puji hanya bagi Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang senantiasa berpegang teguh pada sunnah beliau sampai hari kiamat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kaum muslimin yang kami muliakan, sesungguhnya segala kebaikan dan kenikmatan yang ada pada kita adalah karunia dari Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;. Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللهِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;i&gt;(datangnya)…”&lt;/i&gt; (QS. An-Nahl: 53)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Betapa melimpahnya kenikmatan yang Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; berikan  kepada kita, yang tidak terhingga jumlahnya. Allah memberikan kita  kehidupan, kesehatan, makanan, minuman, pakaian dan begitu banyak nikmat  yang lainnya. Jika kita berusaha menghitung nikmat yang Allah  karuniakan kepada kita, niscaya kita tidak akan mampu menghitungnya.  Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;وَإِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللهِ لاَ تُحْصُوْهَا &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya.”&lt;/i&gt; (QS. An-Nahl: 18).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang muslim sejati tidak pernah  terlepas dari tiga keadaan yang merupakan tanda kebahagiaan baginya,  yaitu bila dia mendapat nikmat maka dia bersyukur, bila mendapat  kesusahan maka dia bersabar, dan bila berbuat dosa maka dia  beristighfar. Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Bagaimanapun keadaannya, dia tetap masih bisa meraih pahala yang banyak. Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ  إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ  لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ،  وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya  adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang  mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang  demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa  kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan  baginya.”&lt;/i&gt; (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan &lt;i&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merupakan sunnatullah bahwasanya Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; telah  menentukan ujian dan cobaan bagi para hamba-Nya. Mereka akan diuji  dengan berbagai macam ujian, baik dengan sesuatu yang disenangi oleh  jiwa berupa kemudahan dalam hidup atau kelapangan rizki, dan juga akan  diuji dengan perkara yang tidak mereka sukai, berupa kemiskinan,  kesulitan, musibah atau yang lainnya.Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan  menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan yang  sebenar-benarnya. Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.”&lt;/i&gt; (QS. Al-Anbiya: 35)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maksudnya, Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan,  kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram,  ketaatan dan maksiat, serta petunjuk dan kesesatan. Inilah sunnatullah yang berlaku pada para hamba-Nya. Oleh karena  itulah, kita melihat manusia ini berbeda kondisi kehidupannya. Ada yang  hidup dengan harta yang melimpah, fasilitas dan kedudukan. Ada juga yang  ditakdirkan hidup sederhana lagi pas-pasan. Bahkan ada juga yang hidup  fakir miskin dan tidak punya apa-apa.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Segala nikmat yang Allah berikan kepada kita adalah ujian bagi kita,  apakah kita akan menjadi hamba-Nya yang bersyukur ataukah menjadi orang  yang kufur. Sungguh benar apa yang diucapkan oleh Nabi Sulaiman &lt;i&gt;‘alaihis salam &lt;/i&gt;tatkala mendapatkan nikmat, beliau mengatakan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّيْ  لِيَبْلُوَنِيْ أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا  يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّيْ غَنِيٌّ كَرِيْمٌ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Ini termasuk karunia dari Rabb-ku untuk mengujiku, apakah aku&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;i&gt;bersyukur  ataukah mengingkari (nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka  sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan  barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabb-ku Maha Kaya lagi Maha  Mulia.”&lt;/i&gt; (QS. An-Naml: 40).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Syukur Adalah Sifat Mulia Para Nabi ,&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Sesungguhnya para nabi dan rasul &lt;i&gt;‘alaihimush sholatu was salam &lt;/i&gt;adalah  manusia pilihan Rabb semesta alam, yang diutus ke dunia sebagai suri  tauladan bagi umatnya. Mereka adalah manusia terdepan dalam setiap amal  kebajikan. Salah satu sifat yang sangat menonjol pada mereka adalah  senantiasa bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah limpahkan pada  mereka. Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; banyak menceritakan keutamaan mereka dalam al-Qur’an sebagai teladan bagi kita. Allah &lt;i&gt;‘Azza wa Jalla&lt;/i&gt; menyanjung Nabi Nuh &lt;i&gt;‘alaihis salam&lt;/i&gt; dengan firman-Nya :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;إِنَّهُ كَانَ عَبْدًا شَكُوْرًا &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;“Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.”&lt;/i&gt; (QS. Isra’: 3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Al-Bukhari dan Muslim menceritakan di dalam kitab &lt;i&gt;Shahih&lt;/i&gt;-nya, bahwa Nabi &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bangun shalat malam hingga kedua kaki beliau bengkak. Lalu istri beliau, yaitu ‘Aisyah &lt;i&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/i&gt;  bertanya, ”Mengapa Anda melakukan ini, padahal Allah telah mengampuni  dosa-dosa Anda yang dulu maupun yang akan datang?” Beliau &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; menjawab :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;أَفَلاَ أَكُوْنُ عَبْدًا شَكُوْرًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;”Tidak pantaskah jika aku menjadi hamba yang bersyukur?”&lt;/i&gt; &lt;i&gt;(Diriwayatkan oleh al-Bukhari, dan Muslim,)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Hakikat Syukur,&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Syukur adalah akhlaq yang mulia, yang muncul karena kecintaan dan  keridho’an yang besar terhadap Sang Pemberi Nikmat. Syukur tidak akan  mungkin bisa terwujud jika tidak diawali dengan keridho’an. Seseorang  yang diberikan nikmat oleh Allah walaupun sedikit, tidak mungkin akan  bersyukur kalau tidak ada keridho’an. Orang yang mendapatkan penghasilan  yang sedikit, hasil panen yang minim atau pendapatan yang pas-pasan,  tidak akan bisa bersyukur jika tidak ada keridho’an. Demikian pula orang  yang diberi kelancaran rizki dan harta yang melimpah, akan terus merasa  kurang dan tidak akan bersyukur jika tidak diiringi keridho’an.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Syukur yang sebenarnya tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan &lt;i&gt;“alhamdulillah”&lt;/i&gt;. Namun hendaknya seorang hamba bersyukur dengan hati, lisan dan anggota badannya.&amp;nbsp; Adapun tugasnya hati dalam bersyukur kepada Allah &lt;i&gt;‘Azza wa Jalla &lt;/i&gt;adalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt; : Mengakui dan meyakini bahwa nikmat tersebut semata-mata datangnya dari Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; dan bukan dari selain-Nya. Meskipun bisa jadi kita mendapatkan nikmat itu  melalui teman kita, aktivitas jual beli, bekerja atau yang lainnya,  semuanya itu adalah hanyalah perantara untuk mendapatkan nikmat. &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt; : Mencintai Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; yang telah memberikan semua nikmat itu kepada kita. &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt; : Meniatkan untuk menggunakan nikmat itu di jalan yang Allah ridhai.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adapun tugasnya lisan adalah memuji dan menyanjung Dzat yang telah  memberikan nikmat tersebut pada kita. Sementara tugasnya anggota badan  adalah menggunakan nikmat tersebut untuk mentaati Dzat yang kita syukuri  (yaitu Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;) dan menahan diri agar jangan menggunakan kenikmatan itu untuk bermaksiat kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semoga Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; memberikan pertolongan-Nya kepada kita untuk mensyukuri nikmat-Nya dan menjadikan kita hamba-Nya yang pandai bersyukur.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/4281221299918026573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/bersyukur-kepada-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4281221299918026573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4281221299918026573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/bersyukur-kepada-allah.html' title='Bersyukur Kepada Allah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-4711871871180215466</id><published>2012-03-16T09:34:00.000-07:00</published><updated>2012-03-16T09:34:56.002-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hukum"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><title type='text'>Keutamaan Shalat Berjamaah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salat berjamaah merujuk pada aktivitas salat yang dilakukan secara bersama-sama. Salat ini dilakukan oleh minimal dua orang dengan salah seorang menjadi imam (pemimpin) dan yang lainnya menjadi makmum. Landasan Hukumnya berlandasan hukum yang terdapat dalam Al Qur&#39;an maupun Hadits mengenai salat berjama&#39;ah:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Dalam Al Qur&#39;an Allah SWT berfirman: &quot;Dan apabila kamu berada bersama mereka lalu kamu hendak mendirikan &lt;i&gt;shalat bersama-sama &lt;/i&gt;mereka,  maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri salat bersamamu dan menyandang senjata,...&quot; (QS. 4:102).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Muhammad Rasulullah SAW bersabda: &quot;Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh aku bermaksud hendak menyuruh orang-orang mengumpulkan kayu bakar, kemudian menyuruh seseorang menyerukan adzan, lalu menyuruh seseorang pula untuk menjadi imam sholat imam bagi orang banyak. Maka saya akan mendatangi orang-orang yang tidak ikut berjama&#39;ah, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.&quot; (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
3. Dari Ibnu Abbas RA berkata: &quot;Saya menginap di rumah bibiku Maimunah isteri Rasulullah SAW. Nabi SAW bangun untuk salat malam maka aku bangun untuk salat bersama beliau. Aku berdiri di sisi kirinya dan dipeganglah kepalaku dan digeser posisiku ke sebelah kanan beliau.&quot; (HR. Jama&#39;ah, hadits shahih).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keutamaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun keutamaan shalat berjama&#39;ah dapat diuraikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berjama&#39;ah lebih utama dari pada salat sendirian. Rasulullah Muhammad&amp;nbsp; SAW bersabda: &quot;Salat berjama&#39;ah itu lebih utama dari pada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.&quot; (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar RA)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari setiap langkahnya diangkat kedudukannya satu derajat dan dihapuskan baginya satu dosa serta senantiasa dido&#39;akan oleh para malaikat. Rasulullah SAW bersabda: &quot;Salat seseorang dengan berjama&#39;ah itu melebihi salatnya di rumah atau di pasar sebanyak dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila seseorang berwudhu&#39; dan menyempurnakan wudhu&#39;nya kemudian pergi ke masjid dengan tujuan semata-mata untuk salat, maka setiap kali ia melangkahkan kaki diangkatlah kedudukannya satu derajat dan dihapuslah satu dosa. Dan apabila dia mengerjakan salat, maka para Malaikat selalu memohonkan untuknya rahmat selama ia masih berada ditempat salat selagi belum berhadats, mereka memohon: &quot;Ya Allah limpahkanlah keselamatan atasnya, ya Allah limpahkanlah rahmat untuknya.&#39; Dan dia telah dianggap sedang mengerjakan salat semenjak menantikan tiba waktu salat.&quot; (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Huraira RA, dari terjemahan lafadz Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terbebas dari pengaruh / penguasaan syetan. Rasulullah SAW bersabda: &quot;Tiada tiga orangpun di dalam sebuah desa atau lembah yang tidak diadakan di sana salat berjama&#39;ah, melainkan nyatalah bahwa mereka telah dipengaruhi oleh syetan. Karena itu hendaklah kamu sekalian membiasakan shalat berjama&#39;ah sebab serigala itu hanya menerkam kambing yang terpencil dari kawanannya.&quot; (HR. Abu Daud dengan isnad hasan dari Abu Darda&#39; RA).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memancarkan cahaya yang sempurna di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda: &quot;Berikanlah khabar gembira orang-orang yang rajin berjalan ke masjid dengan cahaya yang sempurna di hari kiamat.&quot; (HR. Abu Daud, Turmudzi dan Hakim).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Mendapatkan balasan yang berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda: &quot;Barangsiapa yang shalat Isya dengan berjama&#39;ah maka seakan-akan ia mengerjakan salat setengah malam, dan barangsiapa yang mengerjakan salat shubuh berjama&#39;ah maka seolah-olah ia mengerjakan salat semalam penuh. (HR. Muslim dan Turmudzi dari Utsman RA).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sarana penyatuan hati dan fisik, saling mengenal dan saling mendukung satu sama lain. Rasulullah SAW terbiasa menghadap ke ma&#39;mum begitu selesai salat dan menanyakan mereka-mereka yang tidak hadir dalam salat berjama&#39;ah, para sahabat juga terbiasa untuk sekedar berbicara setelah selesai salat sebelum pulang kerumah. Dari Jabir bin Sumrah RA berkata: &quot;Rasulullah SAW baru berdiri meninggalkan tempat salatnya diwaktu shubuh ketika matahari telah terbit. Apabila matahari sudah terbit, barulah beliau berdiri untuk pulang. Sementara itu di dalam masjid orang-orang membincangkan peristiwa-peristiwa yang mereka kerjakan di masa jahiliyah. Kadang-kadang mereka tertawa bersama dan Nabi SAW pun ikut tersenyum.&quot; (HR. Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membiasakan kehidupan yang teratur dan disiplin. Pembiasaan ini dilatih dengan mematuhi tata tertib hubungan antara imam dan ma&#39;mum, salnya tidak boleh menyamai apalagi mendahului gerakan imam menjaga kesempurnaan shaf-shaf salat. Rasulullah SAW bersabda: &quot;Imam itu diadakan agar diikuti, maka jangan sekali-kali kamu menyalahinya! Jika ia takbir maka takbirlah kalian, jika ia ruku&#39; maka ruku&#39;lah kalian, jika ia mengucapkan &#39;sami&#39;alLaahu liman hamidah&#39; katakanlah &#39;Allahumma rabbana lakal Hamdu&#39;, Jika ia sujud maka sujud pulalah kalian. Bahkan apabila ia salat sambil duduk, salatlah kalian sambil duduk pula!&quot; (HR. Bukhori dan Muslim, shahih). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari Barra&#39; bin Azib berkata: &quot;Kami salat bersama Nabi SAW. Maka diwaktu beliau membaca &#39;sami&#39;alLaahu liman hamidah&#39; tidak seorang pun dari kami yang berani membungkukkan punggungnya sebelum Nabi SAW meletakkan dahinya ke lantai. (Jama&#39;ah)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kriteria Imam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kriteria pemilihan Imam salat tergambar dalam hadits Nabi Muhammad SAW. yang diriwayatkan oleh Abu Mas&#39;ud Al-Badri : &quot;Yang boleh mengimami kaum itu adalah orang yang paling pandai di antara mereka dalam memahami kitab Allah (Al Qur&#39;an) dan yang paling banyak bacaannya di antara mereka. Jika pemahaman mereka terhadap Al-Qur&#39;an sama, maka yang paling dahulu di antara mereka hijrahnya ( yang paling dahulu taatnya kepada agama). Jika hijrah ketaatan mereka sama, maka yang paling tua umurnya di antara mereka&quot;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Kehadiran Jamaah Wanita di dalam Masjid&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wanita diperbolehkan hadir berjama&#39;ah di masjid dengan syarat harus menjauhi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya syahwat ataupun fitah. Baik karena perhiasan atau harum-haruman yang dipakainya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW bersabda: &quot;Janganlah kamu larang wanita-wanita itu pergi ke masjid-masjid Allah, tetapi hendaklah mereka itu keluar tanpa memakai harum-haruman.&quot; (HR. Ahmad dan Abu Daud dari Abu Huraira RA).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Siapa-siapa di antara wanita yang memakai harum-haruman, janganlah ia turut shalat Isya bersama kami.&quot; (HR. Muslim, Abu Daud dan Nasa&#39;i dari Abu Huraira RA, isnad hasan).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi kaum wanita yang lebih utama adalah salat di rumah, berdasarkan hadits dari Ummu Humaid As-Saayidiyyah RA bahwa Ia datang kepada Rasulullah SAW dan mengatakan: &quot;Ya Rasulullah, saya senang sekali salat di belakang Anda.&quot; Beliaupun menanggapi: &quot;Saya tahu akan hal itu, tetapi salatmu di rumahmu adalah lebih baik dari salatmu di masjid kaummu, dan salatmu di masjid kaummu lebih baik dari salatmu di masjid Umum.&quot; (HR. Ahmad dan Thabrani).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah SAW bersabda: &quot;Janganlah kalian melarang para wanita untuk pergi ke masjid, tetapi (shalat) di rumah adalah lebih baik untuk mereka.&quot; (HR. Ahmad dan Abu Daud dari Ibnu Umar RA).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tentu shalat jamaah di masjid lebih banyak jamaahnya dibandingkan dengan di rumah. Hanya saja kalau untuk seorang wanita lebih baik untuk melaksanakan shalat di rumah karena dikhawatirkan dapat mengganggu kekhusyu&#39;an shalat berjamaah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/4711871871180215466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/keutamaan-shalat-berjamaah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4711871871180215466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/4711871871180215466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/keutamaan-shalat-berjamaah.html' title='Keutamaan Shalat Berjamaah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-3396337777902629250</id><published>2012-03-16T02:20:00.006-07:00</published><updated>2012-04-16T14:08:05.029-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taubat"/><title type='text'>Shalat Subuh Berjamaah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang rasul yang sangat mulia dan kita semua paham bahwa perilakunya Tegas sampai mengatakan ingin membakar rumah-rumah mereka! Tentu ini bukan hal yang biasa. Rasul Muhammad SAW begitu sayang umatnya sehingga tidak rela melihat mereka pada nantinya masuk ke dalam neraka jahanam. Makanya beliau begitu bersemangat mengajak umatnya untuk melakukan shalat berjamaah , terlebih lagi shalat subuh dan shalat Isya&#39;, hal ini ditegaskan dalam sebuah hadist : &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ  وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;وَلَوْ  حَبْوًا وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِالصَّلَاةِ فَتُقَامَ ثُمَّ آمُرَ  رَجُلًا فَيُصَلِّيَ بِالنَّاسِ ثُمَّ أَنْطَلِقَ مَعِي&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;بِرِجَالٍ  مَعَهُمْ حُزَمٌ مِنْ حَطَبٍ إِلَى قَوْمٍ لَا يَشْهَدُونَ الصَّلَاةَ  فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ بِالنَّارِ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi seorang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami shalat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka. (HR Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shalat subuh merupakan shalat yang agung lagi disaksikan  oleh para malaikat yang bertugas di malam hari dan yang bertugas di  siang hari, karena pada saat shalat subuh itulah mereka bergantian,  malakait malam naik ke langit dan malaikat siang turun ke bumi.  Barangsiapa yang mengerjakannya secara berjamaah -dengan syarat dia juga  mengerjakan shalat isya secara berjamaah- maka sungguh seakan-akan dia  telah shalat semalam suntuk. Dan orang yang mengerjakan shalat subuh  maka dia berada dalam tanggungan, jaminan, dan penjagaan dari Allah.  Dialah yang akan mengambilkan haknya dari orang lain yang telah  melanggar haknya dengan kezhaliman. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadist :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usman bin Affan berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ  اللَّيْلِ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى  اللَّيْلَ كُلَّهُ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah  shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh  berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jundab bin Abdillah Al-Qasri berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;مَنْ صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا  يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;فَإِنَّهُ مَنْ  يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى  وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah.  Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari  jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari  jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan  menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;!--
smowtion_size = &quot;160x600&quot;;
smowtion_section = &quot;2870401&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src=&quot;http://ads.smowtion.com/ad.js?s=2870401&amp;amp;z=160x600&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;
Semua keutamaan di atas hanya pantas didapatkan oleh seorang mukmin  sejati. Karenanya shalat yang paling berat atas orang munafik adalah  shalat subuh ini, karena mereka tidak pantas untuk mendapatkan semua  keutamaan di atas. agar sekiranya kita bisa menjauhi sifat dan sikap yang demikian berikut ada beberapa tips agar bisa melaksanakan shalat isya&#39; dan subuh secara berjama&#39;ah : &lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tanamkan pada diri anda bahwa melakukan sholat itu suatu kebutuhan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Niatkan karena Allah. Bila niat sudah kuat, maka kemenangan akan tergapai.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selalu berdoa sebelum tidur, sebab doa itu adalah bagian dari ibadah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Usahakan jangan tidur terlalu malam agar tubuh cukup waktu istirahatnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lakukan dengan penuh komitmen dan hukumlah diri sendiri bila kesiangan sholat subuhnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sholat subuh itu akan membuat kita sehat. Apalagi bila kita telah mandi. Badan serasa segar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanamkan pada diri bahwa sholat berjamaah lebih baik daripada sholat sendirian &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Semua adalah kembali kepada pribadi masing - masing orang, dengan niat tulus , ikhlas dan berserah diri serta bersungguh - sungguh , maka insya allah akan dimudahkan segala urusan baik ibadah duniawi maupun ukhrawi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wallahu A&#39;lam &lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/3396337777902629250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/shalat-subuh-berjamaah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3396337777902629250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3396337777902629250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/shalat-subuh-berjamaah.html' title='Shalat Subuh Berjamaah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-3771870224792990596</id><published>2012-03-15T08:23:00.003-07:00</published><updated>2012-04-07T20:45:28.212-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><title type='text'>Doa Naik Kendaraan</title><content type='html'>Doa Naik Kendaraan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&amp;nbsp; الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&amp;nbsp; فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgOWt06Wzh7_ttatcdP9R5JgBEVyO24azkr7xyBOEW2AyML6vtw1GOjrChT-TblrUlejZDUSN68YN0V9xkBjWWZmvf7IAM41C7KyrRya9c5YGMc6pNXWQRBqg-RCAbRmdGHIEjayetWVg/s1600/berdoa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgOWt06Wzh7_ttatcdP9R5JgBEVyO24azkr7xyBOEW2AyML6vtw1GOjrChT-TblrUlejZDUSN68YN0V9xkBjWWZmvf7IAM41C7KyrRya9c5YGMc6pNXWQRBqg-RCAbRmdGHIEjayetWVg/s320/berdoa.jpg&quot; width=&quot;202&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;“Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesung-guhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha Besar (3x) Maha Suci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”&lt;/i&gt; (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi )&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;Wallahu A&#39;lam&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/3771870224792990596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-naik-kendaraan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3771870224792990596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3771870224792990596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-naik-kendaraan.html' title='Doa Naik Kendaraan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgOWt06Wzh7_ttatcdP9R5JgBEVyO24azkr7xyBOEW2AyML6vtw1GOjrChT-TblrUlejZDUSN68YN0V9xkBjWWZmvf7IAM41C7KyrRya9c5YGMc6pNXWQRBqg-RCAbRmdGHIEjayetWVg/s72-c/berdoa.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-1710155224442037463</id><published>2012-03-15T01:47:00.001-07:00</published><updated>2012-04-07T20:45:13.280-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taubat"/><title type='text'>Taubatan Nasuha / Nashuha</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang orang yang senang bersuci , Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memuji kepada-Mu. Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq di sembah selain Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan setan atau orang yang berwatak setan, berbuat kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya , dan berbuat bodoh atau dibodohi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya Allah ciptakanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatan-ku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya dari depanku, dan cahaya dari belakangku. Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, agungkanlah cahaya untukku, berilah cahaya untuk-ku, dan jadikanlah aku sebagai cahaya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsuMbXS1c4198HGPg6J-SqLGS_sZYW7YydZxOwBc0WvSwY6DCzB_AoHE9lVq7MGU9izwsd79BedMVsXrNyZpg9OzvhAdkMsUKXk-b3jhOxyCAoccQXNBk4bTNeSHlWBjjVs-2TbTAAGaA/s1600/anak-berdoa_kebaikan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsuMbXS1c4198HGPg6J-SqLGS_sZYW7YydZxOwBc0WvSwY6DCzB_AoHE9lVq7MGU9izwsd79BedMVsXrNyZpg9OzvhAdkMsUKXk-b3jhOxyCAoccQXNBk4bTNeSHlWBjjVs-2TbTAAGaA/s320/anak-berdoa_kebaikan.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ya Allah, berilah cahaya kepadaku, ciptakan cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku Ya Allah, ciptakan-lah cahaya untukku dalam kuburku dan cahaya dalam tulangku Tambahkanlah cahaya untukku,  karuniakanlah bagiku cahaya di atas cahaya&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/1710155224442037463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/taubatan-nasuha-nashuha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1710155224442037463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1710155224442037463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/taubatan-nasuha-nashuha.html' title='Taubatan Nasuha / Nashuha'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsuMbXS1c4198HGPg6J-SqLGS_sZYW7YydZxOwBc0WvSwY6DCzB_AoHE9lVq7MGU9izwsd79BedMVsXrNyZpg9OzvhAdkMsUKXk-b3jhOxyCAoccQXNBk4bTNeSHlWBjjVs-2TbTAAGaA/s72-c/anak-berdoa_kebaikan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-8061751771912655966</id><published>2012-03-15T01:17:00.000-07:00</published><updated>2012-03-15T01:17:14.314-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tata Krama"/><title type='text'>Do&#39;a Ketika Mengenakan Pakaian</title><content type='html'>DO’A KETIKA MENGENAKAN PAKAIAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&lt;b&gt;الحَمْدُ للهِ اللذِي كَسَانِي هَذَا وَ رَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Segala puji bagi Allah Yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-pada-Nya tanpa daya dan kekuatan dari-ku.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DO’A KETIKA MENGENAKAN PAKAIAN BARU&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: AL-Mohanad;&quot;&gt;اَللَّهُمَّ  لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ  مَا صُنِعَ لَهُ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: AL-Mohanad;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: AL-Mohanad;&quot;&gt;&amp;nbsp;وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu untuk memperoleh kebaikannya dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang ia diciptakan karena-nya”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wallahu A&#39;lam &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/8061751771912655966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-ketika-mengenakan-pakaian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8061751771912655966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/8061751771912655966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-ketika-mengenakan-pakaian.html' title='Do&#39;a Ketika Mengenakan Pakaian'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-3441687065394857900</id><published>2012-03-14T11:41:00.001-07:00</published><updated>2012-04-07T20:43:58.904-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tata Krama"/><title type='text'>Assalamu&#39;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</title><content type='html'>Assalamu&#39;alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;Assalamualaikum Wr Wb merupakan merupakan doa kepada sesama muslim. Walaupun ucapan salam merupakan doa kepada sesama muslim, kita juga dibolehkan mengucapkan salam kepada suatu forum walaupun didalam forum tersebut tidak bisa dipastikan 100% muslim. Nabi Muhammad SAW pun pernah mengucapkan salam kepada majelis yang bercampur dengan orang Yahudi. Karena ucapan salam hanya untuk sesama muslim, kita bisa menyapa non muslim dengan ucapan (greeting) yang disenangi oleh mereka. Terkadang ada juga orang non muslim mengucapkan salam kepada kita (muslim), kita bisa menjawabnya dengan ucapan “wa’alaikum”.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh memiliki arti “Semoga kedamaian dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barakah dari Allah untukmu.” Arti yang sangat bagus sekali bukan. Salam merupakan doa sesama umat muslim yang didalamnya berisi banyak kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/3441687065394857900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/assalamualaikum-warahmatullahi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3441687065394857900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/3441687065394857900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/assalamualaikum-warahmatullahi.html' title='Assalamu&#39;alaikum warahmatullahi wabarakatuh'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-6831928226218863294</id><published>2012-03-14T10:04:00.000-07:00</published><updated>2012-03-14T10:04:16.716-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taubat"/><title type='text'>Memohon Ampun</title><content type='html'>Setiap manusia pasti pernah melakukan salah dan dosa. Akan tetapi,  sebaik-baik diantara mereka adalah yang segera memohon ampun kepada  Allah atas dosanya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.&lt;br /&gt;
Allah subhanahu wata’ala berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;strong&gt;ومن يعمل سوءا أو يظلم نفسه ثم يستغفر الله يجد الله غفورا رحيما&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Siapa yang melakukan perbuatan jelek (suu’) atau mendholimi  dirinya, kemudian memohon ampun kepada Allah, maka ia akan menemukan  bahwa Allah itu maha pengampun dan penyayang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;more-801&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Selain seruan untuk bertaubat, dan janji Allah untuk mengampuni dosa  mereka yang bertaubat dengan sesungguhnya, ayat tersebut di atas juga  menunjukkan bahwa perbuatan dosa sesungguhnya merupakan bentuk  kedholiman terhadap diri kita sendiri. Manusia akan merugi dengan dosa  yang dilakukannya.&lt;br /&gt;
Allah juga berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;واستغفر لذنبك وللمؤمنين والمؤمنات&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Dan mohon ampunlah (kepada Allah) atas dosamu dan kamu mukmin laki-laki dan perempuan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Jika kita memohon ampun lepada Allah dengan jujur dan keinginan kuat  untuk tidak mengulanginya, insyaAllah dosa kita pun akan diampunkan oleh  Allah, sebagaimana firman-nya,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;واستغفر الله إن الله كان غفورا رحيما&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Mohon ampunlah lepada Allah, sesungguhnya Allah maha pengampun dan penyayang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Dalam ayat lain Allah berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;فسبح بحمد ربك واستغفره إنه كان توابا&lt;/h2&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan mohon ampunlah lepada-Nya, karena sesungguhnya ia penerima taubat.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan jika kita sungguh-sungguh dengan taubat kita dan menjaga  ketaqwaan kepada Allah, maka Allah pun nantinya akan memberikan  penghidupan yang baik berupa sorga,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;للذين اتقوا عند ربهم جنات&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Bagi mereka yang bertakwa, disisi Allah kebun-kebun (sorga)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Selain itu, di dunia ini sekali pun, Allah tidak akan mengadzab kita  selama kita senantiasa memohon ampun kepada Allah dan menjadikan syariat  nabi sebagai tuntunan hidup.&lt;br /&gt;
Allah berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;وما كان الله ليعذبهم وأنت فيهم وما كان الله معذبهم وهم يستغفرون&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Maka tidaklah Allah akan mengadzab mereka sementara engkau ada  bersama mereka (wahai Muhammad), dan tidak pula Allah akan mengadzab  mereka sementara mereka senantiasa memohon ampun (kepada Allah).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Demikianlah istighfar mempunyai peran yang sangat penting dalam hidup  kita. Bahkan kebiasaan istighfar ini merupakan ciri-ciri hamba yang  dicintai oleh Allah.&lt;br /&gt;
Allah berfirman,&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروا الله فاستغفروا لذنوبهم ومن يغفر الذنوب إلا الله ولم يصروا على ما فعلوا وهم يعلمون&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Dan mereka yang jika melakukan kejelekan atau mendholimi diri  mereka, segera ingat kepada Allah dan memohon ampun atas dosa-dosanya.  Dan siapa yang mengampuni dosa selain Allah, dan tidaklah mereka  mengulangi (kesalahan) yang mereka lakukan, dan mereka mengetahui.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Demikianlah janji Allah bagi mereka yang bertaubat dengan taubat  sesungguhnya. Bukan yang bertaubat kemudian mengulangi kesalahan. Atau  dalam masyarakat kita sering disebut sebagai taubat sambal.&lt;br /&gt;
Maka, sebagai muslim yang baik hendaknya kita senantiasa membiasakan diri untuk selalu memperbanyak istighfar kepada Allah.&lt;br /&gt;
Rasulullah yang sudah Allah jamin kemaksumannya, beliau beristighfar seratus kali dalam sehari.&lt;br /&gt;
Beliau rasulullah Muhammad salallahu ‘alaihi wassalam bersabda,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;وإني لأستغفر الله في اليوم مئة مرة&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Dan sesungguhnya aku memohon ampun kepada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Dari Ibnu Umar, diriwayatkan bahwa Rasulullah sering beristighfar dengan ucapan berikut,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;رب اغفر لي وتب علي إنك أنت التواب الرحيم&lt;/h2&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Ya Allah, ampunilah aku dan aku bertaubat (kepada-Mu), sesungguhnya Engkau maha pengampun dan penyayang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Ibnu Mas’oed berkata bahwa, Rasulullah juga sering bersitighfar dengan bacaan,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه&lt;/h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Aku mohon ampun kepada Allah, Zat yang tidak ada Tuhan (yang  berhak disembah) kecuali Ia, yang maha hidup dan terus mengurus  (makhluk-Nya), aku bertaubat kepada-Nya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Sementara istighfar harian (sayyidul istighfar) yang sering dibaca rasulullah adalah,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت خلقتني وأنا  عبدك وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت أعوذ بك من شر ما صنعت أبوء لك بنعمتك  علي وأبوء بذنبي فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Ya Allah, engkau adalah Rabb- ku, tidak ada Tuhan (yang berhak  disembah) kecuali Engkau. Yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu.  Aku akan memenuhi janji-janjiku kepada-Mu sepenuh kemampuanku.Aku  berlindung kepada-Mu dari perbuatan jelekku. Aku mengakui nikmat yang  Engkau berikan kepadaku, dan aku pun mengakui dosa-dosaku. Maka  ampunkanlah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa  kecuali Engkau.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;من قالها من النهار موقنا بها فمات من يومه  قبل أن يمسي فهو من أهل الجنة ومن قالها من الليل وهو موقن بها فمات قبل  أن يصبح فهو من أهل الجنة&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Barang siapa yang membacanya (sayyidul istighfar di atas) pada  siang hari dan ia yakin dengannya kemudian meninggal pada hari itu  sebelum sore, maka ia merupakan ahli sorga. Dan barang siapa yang  membacanya pada malam hari dan ia yakin dengannya kemudian meninggal  sebelum subuh, maka ia merupakan ahli sorga.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Suatu janji dan ganjaran yang cukup menggiurkan bagi hamba yang merindukan sorga Allah.&lt;br /&gt;
Dari Tsauban radi’allahu anhu, diriwayatkan bahwa rasulullah biasanya beristighfar tiga kali setelah sholat, kemudian membaca,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;اللهم أنت السلام ومنك السلام تباركت ياذا الجلال والإكرام&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Ya Allah, atas-Mu keselamatan, dari-Mu keselamatan, keberkatan atas-Mu wahai yang maha mulia dan agung.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Dari Ai’syah diriwayatkan bahwa sebelum meninggal, Rasulullah banyak beristighfar dengan mengucapkan,&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;سبحان الله وبحمده أستغفر الله وأتوب إليه&lt;/h2&gt;&lt;em&gt;Maha suci Allah dengan segala kemuliaan-Nya, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Jika Rasulullah sedemikian banyaknya beristighfar kepada Allah  sementara beliau adalah manusia paling suci dan sudah dijamin sorga oleh  Allah, maka bagaimana dengan kita?.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disunting dari رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين-للإمام أبو زكريا يحيى بن شرف النووي</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/6831928226218863294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/memohon-ampun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6831928226218863294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6831928226218863294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/memohon-ampun.html' title='Memohon Ampun'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-6498183908952973342</id><published>2012-03-14T03:36:00.001-07:00</published><updated>2012-04-07T20:42:43.247-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yaqin"/><title type='text'>Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berdoa dianjurkan kapan saja dan dimana saja, akan tetapi khusus untuk permintaan yang khusus dan teramat khusus ada saat-saat istimewa , yang jika dilakukan dengan sungguh - sungguh maka insya Allah akan dikabulkan. Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan makhluk-Nya. Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta’ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut sebagian ulama&#39; ada waktu - waktu tertentu dimana kita bisa memohon / berdo&#39;a kepada Allah Subhanahu Wata&#39;ala yang bila mana kita melakukan permohonan disaat - saat itu maka akan lebih mendapatkan kesempatan untuk diterima dan dikabulkan do&#39;anya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
1. Waktu sepertiga malam terakhir saat orang lain terlelap dalam tidurnya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Rabb (Tuhan) kita turun di setiap malam ke langit yang terendah, yaitu saat sepertiga malam terakhir, maka Dia berfirman : Siapa yang berdoa kepadaKu maka Aku kabulkan, siapa yang meminta kepadaKu maka Aku berikan kepadanya, dan siapa yang meminta ampun kepadaKu maka Aku ampunkan untuknya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dan Amr bin Ibnu Abasah mendengar Nabi SAW bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2W3sWi54BTAWdGhXFOplvFBvmn-dZR_hCTkommTqjGufKzPihJ9c6OhlfP8xO93sozJ1WYzrn_QYRYOQdyWFKtgVcNtmKHcsLisVZmsYBnWAMLTdhKcMKMAfpHWrhrtl9d4L9EfCBYcI/s1600/menjalani_hidup.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;288&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2W3sWi54BTAWdGhXFOplvFBvmn-dZR_hCTkommTqjGufKzPihJ9c6OhlfP8xO93sozJ1WYzrn_QYRYOQdyWFKtgVcNtmKHcsLisVZmsYBnWAMLTdhKcMKMAfpHWrhrtl9d4L9EfCBYcI/s320/menjalani_hidup.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;“Tempat yang paling mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya adalah saat ia dalam sujudnya dan jika ia bangun melaksanakan shalat pada sepertiga malam yang akhir. Karena itu, jika kamu mampu menjadi orang yang berdzikir kepada Allah pada saat itu maka jadilah.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan di-shahih-kan oleh At-Tirmidzi, Al-Hakim, Adz-Dzahabi, dan Al-Albani).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Waktu antara adzan dan iqamah, saat menunggu shalat berjama’ah. Sayangnya waktu mustajab ini sering disalahgunakan sebagian umat Islam yang kurang mengerti sunnah atau oleh orang yang kurang menghargai sunnah, sehingga diisi dengan hal-hal yang tidak baik dan tidak dianjurkan Islam, membicarakan urusan dunia, atau hal-hal lain yang tidak bernilai ibadah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketentuan waktu ini berdasarkan hadits Anas bin Malik RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Doa itu tidak ditolak antara adzan dan iqamah, maka berdoalah!” (HR. Ahmad).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Juga berdasarkan hadits Abdullah bin Amr Ibnul Ash RA, bahwa ada seorang laki-laki berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya para muadzin itu telah mengungguli kita”, maka Rasulullah SAW bersabda: “Ucap-kanlah seperti apa yang diucapkan oleh para muadzin itu dan jika kamu selesai (menjawab), maka memohonlah, kamu pasti diberi.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Hibban, di-hasan-kan oleh Al-Arnauth dan Al-Albani).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
3. Pada waktu sujud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yaitu sujud dalam shalat atau sujud-sujud lain yang diajarkan Islam. Seperti sujud syukur, sujud tilawah dan sujud sahwi. Dalilnya adalah hadits Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;i&gt;“Keberadaan hamba yang paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia dalam keadaan sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hadits Ibnu Abbas RA, ia berkata : “Rasulullah SAW membuka tabir (ketika beliau sakit), sementara orang-orang sedang berbaris (shalat) di belakang Abu Bakar RA, maka Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak tersisa dari mubasysyirat nubuwwah (kabar gembira lewat kenabian) kecuali mimpi bagus yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan untuknya. Ingatlah bahwasanya aku dilarang untuk membaca Al-Qur’an ketika ruku’ atau ketika sujud. Adapun di dalam ruku’, maka agungkanlah Allah dan adapun di dalam sujud, maka giat-giatlah berdoa, sebab (hal itu) pantas dikabulkan bagi kalian.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Setelah shalat fardlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaitu setelah melaksanakan shalat-shalat wajib yang lima waktu, termasuk sehabis shalat Jum’at. Allah berfirman : “Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan selesai shalat.” (QS. Qaaf: 40).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga berdasarkan hadits Umamah Al-Bahili, ia berkata : “Rasulullah SAW ditanya tentang doa apa yang paling didengar (oleh Allah), maka beliau bersabda: “Tengah malam terakhir dan setelah shalat-shalat yang diwajibkan.” (HR. At-Tirmidzi).&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena itu Imam Syafi’i dan para pengikutnya berkata, dianjurkan bagi imam dan makmumnya serta orang-orang yang shalat sendirian memper-banyak dzkir, wirid dan doa setelah selesai shalat fardhu. Dan dianjurkan membaca dengan pelan, kecuali jika makmum belum mengerti maka imam boleh mengeraskan agar makmum menirukan. Setelah mereka mengerti, maka semua kembali pada hukum semula yaitu sirri (samar-samar).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
5. Pada waktu-waktu khusus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi tidak diketahui dengan pasti batasan-batasannya. yaitu sesaat di setiap malam dan sesaat setiap hari Jum’at. Hal ini berdasarkan hadist Jabir RA, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Sesungguhnya di malam hari ada satu saat (yang mustajab), tidak ada seorang muslim pun yang bertepatan pada waktu itu meminta kepada Allah kebaikan urusan dunia dan akhirat melainkan Allah pasti memberi kepadanya&lt;/i&gt;.” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Hadits Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut hari Jum’at, beliau bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Di dalamnya ada satu saat (yang mustajab) tidaklah seorang hamba muslim yang kebetulan waktu itu sedang mendirikan shalat (atau menunggu shalat) dan memohon kepada Allah sesuatu (hajat) melain-kan Allah pasti mengabulkan permohonannya&lt;/i&gt;.” dan Nabi mengisyaratkan dengan tangannya akan sedikitnya saat mustajab itu. (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam hadist Muslim dan Abu Dawud dijelaskan: “Yaitu waktu antara duduknya imam (khatib) sampai selesainya shalat (Jum’at)”. Inilah riwayat yang paling shahih dalam hal ini. Sedangkan dalam hadist Abu Dawud yang lain Nabi memerintahkan agar kita mencarinya di akhir waktu Ashar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An-Nawawi rahimmahullah menjelaskan bahwa para ulama berselisih dalam menentukan saat ijabah ini menjadi sebelas pendapat. Yang benar-benar saat ijabah adalah di antara mulai naiknya khatib ke atas mimbar sampai selesainya imam dari shalat Jum’at. Hal ini berdasarkan hadist yang sangat jelas dalam riwayat Muslim di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertiga akhir dari waktu malam.&lt;br /&gt;
Ketika adzan.&lt;br /&gt;
Waktu antara adzan dan iqamah.&lt;br /&gt;
Setelah shalat-shalat fardlu.&lt;br /&gt;
Ketika imam naik ke atas mimbar pada hari Jum’at sampai selesainya shalat Jum’at pada hari itu.&lt;br /&gt;
Waktu terakhir setelah Ashar”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika doa tadi bertepatan dengan kekhusyu’an hati, merendahkan diri di hadapan Sang Penguasa. Menghadap kiblat, berada dalam kondisi suci dari hadats, mengangkat kedua tangan, memulai dengan tahmid (puji-pujian), kemudian membaca shalawat atas Muhammad. Lalu bertobat dan beristighfar sebelum menyebutkan hajat. Kemudian menghadap kepada Allah, bersungguh-bersungguh dalam memohon dengan penuh kefaqiran, dibarengi dengan rasa harap dan cemas. Dan bertawassul dengan asma dan sifatNya serta mentauhidkanNya. Lalu ia dahului doanya itu dengan sedekah terlebih dahulu, maka doa seperti itu hampir tidak tertolak selamanya. Apalagi jika memakai doa-doa yang dikabarkan Nabi SAW sebagai doa yang mustajab atau yang mengandung Al-Ismul-A’zham (Nama Allah Yang Mahabesar).”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya Allah, kabulkanlah doa-doa kami&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;lam &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/6498183908952973342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/waktu-yang-mustajab-untuk-berdoa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6498183908952973342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6498183908952973342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/waktu-yang-mustajab-untuk-berdoa.html' title='Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2W3sWi54BTAWdGhXFOplvFBvmn-dZR_hCTkommTqjGufKzPihJ9c6OhlfP8xO93sozJ1WYzrn_QYRYOQdyWFKtgVcNtmKHcsLisVZmsYBnWAMLTdhKcMKMAfpHWrhrtl9d4L9EfCBYcI/s72-c/menjalani_hidup.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-341628853062436788</id><published>2012-03-14T00:58:00.001-07:00</published><updated>2012-03-14T00:59:52.331-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><title type='text'>Do&#39;a Sesudah Adzan</title><content type='html'>Doa Setelah Adzan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&amp;nbsp;الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذى وعدته&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Allaahumma rabba haadzihid da&#39;watit taammah wash shalaatil qaa-imah aati Muhammadanil wasiilata wal fadliilata wab &#39;atshu maqaamam mahmuudanilladzii wa&#39;attah&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna ini dan shalat yang berdiri, berilah kepada Nabi Muhamad s.a.w. wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah ia pada tempat yang terpuji yang Engkau telah menjanjikannya (HR. Bukhori)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;&amp;nbsp;وَالْفَضِيْلَةِ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ, إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allaahumma rabba hadzihid da’waatit taammah was shalaatil qaaimah aati Muhammadanil ladzii wa’adtahu, innaka laatukhliful mii’aadi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya : “Ya Allah, penguasa panggilan yang sempurna dan shalat yang didirikan, berikanlah kepada Muhammad washilah dan keistimewaan dan tempatkanlah di tempat yang mulia yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak (pernah) menyalahi janji”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan dan atau kekurangan, karena semua itu datangnya dari  sebuah ketidaksengajaan dan atau kekhilafan serta ketidaktahuan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selamat berdoa dan semoga  doa anda dikabulkan Allah SWT. &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/341628853062436788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-sesudah-adzan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/341628853062436788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/341628853062436788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/doa-sesudah-adzan.html' title='Do&#39;a Sesudah Adzan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-6487168532724906519</id><published>2012-03-11T23:25:00.001-07:00</published><updated>2012-04-07T20:41:45.818-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taqwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tawakkal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yaqin"/><title type='text'>Bagi mereka berita gembira</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan dalam kehidupan di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat janji-janji Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah semua yang ada di langit dan semua yang ada di bumi. Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti suatu keyakinan. Mereka tidak mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang supaya kamu mencari karunia Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mendengar&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjSHB7sbMsodkhrJpxIhcJgzr8X3habfSw3Cr0yqyi_TPfCWTiWcME1YKPIQtqRdCltMwV5m9bJgIITUXrpv8-K_Etqu0y3DmZy67NuMmS3uI2Nnw4bvBSjNn-aL5y7KgRSo7_8SvR9pI/s1600/ahlul_bayt_wallpaper.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjSHB7sbMsodkhrJpxIhcJgzr8X3habfSw3Cr0yqyi_TPfCWTiWcME1YKPIQtqRdCltMwV5m9bJgIITUXrpv8-K_Etqu0y3DmZy67NuMmS3uI2Nnw4bvBSjNn-aL5y7KgRSo7_8SvR9pI/s400/ahlul_bayt_wallpaper.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yunus : 62 - 67&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;!--
smowtion_size = &quot;468x60&quot;;
smowtion_section = &quot;2870401&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src=&quot;http://ads.smowtion.com/ad.js?s=2870401&amp;amp;z=468x60&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/6487168532724906519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/bagi-mereka-berita-gembira.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6487168532724906519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/6487168532724906519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/bagi-mereka-berita-gembira.html' title='Bagi mereka berita gembira'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjSHB7sbMsodkhrJpxIhcJgzr8X3habfSw3Cr0yqyi_TPfCWTiWcME1YKPIQtqRdCltMwV5m9bJgIITUXrpv8-K_Etqu0y3DmZy67NuMmS3uI2Nnw4bvBSjNn-aL5y7KgRSo7_8SvR9pI/s72-c/ahlul_bayt_wallpaper.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-367424660468379830</id><published>2012-03-11T19:26:00.001-07:00</published><updated>2012-04-07T20:40:50.627-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syafa&#39;at"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yaqin"/><title type='text'>Tanda Tanda Kebesaran Allah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam Al Quran, manusia diseru untuk merenungi berbagai kejadian dan benda alam, yang dengan jelas memberikan kesaksian akan keberadaan dan keesaan Allah beserta sifat-sifat-Nya. Dalam Al Quran, segala sesuatu yang memberikan kesaksian ini disebut &quot;tanda-tanda&quot;, yang berarti &quot;bukti yang teruji kebenarannya, pengetahuan mutlak, dan pernyataan kebenaran.&quot; Jadi, tanda-tanda kebesaran Allah terdiri atas segala sesuatu di alam semesta ini yang memperlihatkan dan menyampaikan keberadaan dan sifat-sifat Allah. Orang-orang yang dapat mengamati dan senantiasa ingat akan hal ini akan memahami bahwa seluruh jagat raya tersusun hanya dari tanda-tanda kebesaran Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh, adalah kewajiban bagi manusia untuk dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah. Dengan demikian, orang tersebut akan mengenal Sang Pencipta yang menciptakan dirinya dan segala sesuatu yang lain, menjadi lebih dekat kepada-Nya, menemukan makna keberadaan dan hidupnya, dan menjadi orang yang beruntung dunia dan akhirat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kita mau mencatat , menulis serta membukukan dan atau mentafsirkan serta metadabburi ayat - ayat al quran maka kita tidak akan mampu memuat semua tanda kebesaran Allah yang tak terhitung jumlahnya, tidak juga sekiranya manusia dan jin bersatu saling tolong menolong satu sama lain. Segala sesuatu, tarikan napas manusia, perkembangan politik dan sosial, keserasian kosmis di alam semesta, atom yang merupakan materi terkecil, semuanya adalah tanda-tanda kebesaran Allah, dan semuanya berjalan di bawah kendali dan pengetahuan-Nya, menaati hukum-hukum-Nya. Menemukan dan mengenal tanda-tanda (ayat-ayat) Allah memerlukan upaya pribadi. Setiap orang akan menemukan dan memahami ayat-ayat Allah sesuai dengan tingkat pemahaman dan nalarnya masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tentu saja, didalam al quran ada panduan yang mungkin membantu. Pertama-tama, orang dapat mempelajari pokok-pokok tertentu yang ditekankan dalam Al Quran, agar ia memperoleh mentalitas berpikir yang menjadikan dirinya dapat merasakan seluruh alam semesta ini sebagai penjelmaan dari segala ciptaan Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanda kebesaran Allah di alam semesta ditegaskan dalam surat An-Nahl :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJS36LrhkVQCsUsm3Xc-6O-1OUcp3WSgnTE6jZavEYyQVUXzj3ry84ov83c4h4jUMKsFiCkvw3ZuBNsEctwTwfc9WxeUctsX6m1buxl6iTHrD-lBYfm_n535Yz7zmi1XlfCKyvVmd2Alw/s1600/nature-wallpapers.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;256&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJS36LrhkVQCsUsm3Xc-6O-1OUcp3WSgnTE6jZavEYyQVUXzj3ry84ov83c4h4jUMKsFiCkvw3ZuBNsEctwTwfc9WxeUctsX6m1buxl6iTHrD-lBYfm_n535Yz7zmi1XlfCKyvVmd2Alw/s320/nature-wallpapers.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&quot;Dia-lah Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanaman-tanaman; zaitun, korma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami-(nya), dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran. Dan Dia-lah Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk. Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?&quot; (QS. An-Nahl, 16: 10-17) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam Al Quran, Allah mengajak kaum berakal untuk memikirkan hal-hal yang biasa diabaikan orang lain, atau yang biasa dikatakan sebagai hasil &quot;evolusi&quot;, &quot;kebetulan&quot;, atau &quot;keajaiban alam&quot; belaka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata),&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka,  maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim  seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman,  (yaitu): &quot;Berimanlah kamu kepada Tuhanmu&quot;, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami,  ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan  kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. &lt;span class=&quot;gen&quot;&gt; Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan  perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari  kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji&lt;/span&gt;&quot; (QS. Ali &#39;Imran:190-194)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagaimana kita lihat dalam ayat-ayat ini, kaum berakal melihat tanda kebesaran Allah dan berusaha memahami ilmu, kekuasaan, dan kreasi seni-Nya yang tak terhingga ini dengan mengingat dan merenungkan hal-hal tersebut, sebab ilmu Allah tak terbatas dan ciptaan-Nya sempurna tanpa cacat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya mengeram diri di dalam kamar yang sempit disertai dengan kehampaan yang menyakitkan merupakan cara yang paling efektif untuk membunuh potensi diri.&lt;br /&gt;
Keluarlah dari kamar Anda dan bacalah tanda-tanda kebesaran dan keindahan Allah yang ada diantara gemericik air yang mengalir dianak-anak sungai, desiran angin yang meniup dedaunan pohon yang rindang, burung-burung yang berkicau seakan-akan membacakan surat cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marilah berekreasi agar beroleh kebahagian, kegembiraan, dan ,meraih pengalaman serta bahan kajian untuk direnungkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wallahu A&#39;lam&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/367424660468379830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/tanda-tanda-kebesaran-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/367424660468379830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/367424660468379830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/tanda-tanda-kebesaran-allah.html' title='Tanda Tanda Kebesaran Allah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJS36LrhkVQCsUsm3Xc-6O-1OUcp3WSgnTE6jZavEYyQVUXzj3ry84ov83c4h4jUMKsFiCkvw3ZuBNsEctwTwfc9WxeUctsX6m1buxl6iTHrD-lBYfm_n535Yz7zmi1XlfCKyvVmd2Alw/s72-c/nature-wallpapers.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-1177103235073713336</id><published>2012-03-11T18:28:00.002-07:00</published><updated>2012-03-28T15:51:33.556-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="istiqamah"/><title type='text'>Shalat Dhuha</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salat Dhuha adalah Shalat Sunnah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu Dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika Matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu zuhur. Jumlah rakaat sholat dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Dan dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manfaat atau faedah shalat dhuha yang dapat diperoleh dan dirasakan oleh orang yang melaksanakan shalat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal terutama dalam hal rizki, sebab banyak orang yang terlibat dalam hal ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Melaksakan Shalat Dhuha &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid ( tidak berjamaah ), caranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Niat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; &quot;Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Membaca doa Iftitah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Membaca surat al Fatihah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama surat Asysyams dan rakaat kedua surat Allail&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Ruku&#39; dan membaca tasbih tiga kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; I&#39;tidal dan membaca bacaanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;gt; Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian   Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Doa Sholat Dhuha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada dasarnya doa setelah salat duha dapat menggunakan doa apapun. Doa yang biasa dilakukan oleh Rasulullah selepas salat duha adalah:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam Bahasa Indonesia: &quot;Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh&quot;.&lt;/div&gt;&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
ch_client = &quot;isadana1986&quot;;
ch_width = 120;
ch_height = 600;
ch_type = &quot;mpu&quot;;
ch_sid = &quot;Chitika Default&quot;;
ch_backfill = 1;
ch_color_site_link = &quot;#000000&quot;;
ch_color_title = &quot;#000000&quot;;
ch_color_border = &quot;#FFFFFF&quot;;
ch_color_text = &quot;#000000&quot;;
ch_color_bg = &quot;#FFFFFF&quot;;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src=&quot;http://scripts.chitika.net/eminimalls/amm.js&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Manfaat Shalat Dhuha&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adapun diantara keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,”Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya. Berbeda dengan shalat shubuh maka tidak ada perbedaan dikalangan ulama bahwa ia adalah wajib bagi setiap muslim untuk melaksanakannya dan berdosa jika ditinggalkan. Dengan demikian tidak dibenarkan bagi seorang yang hanya mengerjakan shalat dhuha yang kedudukannya sunnah sementara dirinya meninggalkan shalat shubuh yang kedudukannya lebih tinggi darinya yaitu wajib.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Do&#39;a Shalat Dhuha&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Doa Shalat Dhuha yang biasa dilakukan oleh Rasulullah setelah shalat dhuha :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 24pt; line-height: 200%;&quot;&gt;اَللّهُمَّ  اِنَّ  الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ  جَمَالُكَ  وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ  عِصْمَتُكَ  اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ  وَاِنْ كَانَ  فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا  فَيَسِّرْهُ وَاِنْ  كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا  فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ  ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ  وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى  مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu A’lam</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/1177103235073713336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/shalat-dhuha.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1177103235073713336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/1177103235073713336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/shalat-dhuha.html' title='Shalat Dhuha'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6265101874593718907.post-5232781360926825597</id><published>2012-03-11T18:09:00.003-07:00</published><updated>2012-04-07T20:39:32.295-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasihat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Ketika Allah Mencintai Hamba-Nya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika seseorang mencintai sesuatu atau orang lain, maka ia akan selalu mendekatinya. Selalu ingin berdekatan. Melihat wajahnya dan atau Berusaha memberi perhatian lebih. Lantas bagaimana jika Allah mencintai hamba-Nya?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bukan bermaksud membandingkan dengan manusia atau cinta sesama manusia. Tetapi hanya sedikit menyadarkan tanpa bermaksud menyamakan dengan makhluk. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika Allah cinta, mungkin seperti cintanya manusia dan lebih lagi. Allah akan membuat kita mendekat kepada Allah. Diberi cobaan dan kesulitan agar selalu mendekat kepada Allah melalui doa dan rintihan kesedihan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Allah akan lebih suka lagi jika kita ingat dosa-dosa dan bertobat ketika tengah kesusahan. Allah kemudian memberi kebahagiaan agar kita bersyukur dan memuji-Nya. Allah selalu memperhatikan kita, menjaga kita, men-spesial-kan kita, karena kita beriman dan selalu yakin kepadaNya. Karena Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbeda dengan orang-orang yang tidak Allah cinta, dibiarkannya berbuat sesuka hati. Diberi ujian tidak mendekat apalagi diberi kelapangan, malah semakin jauh. Allah tidak akan membuat dia merintih dengan ujian dan penderitaan. Allah juga tidak peduli jika dia tidak bersyukur saat bahagia. Karena Allah tidak cinta, Allah hanya mengasihi mereka. Ah, ini hanya pemikiran dan persangkaanku saja. Sebuah pemikiran yang tidak tepat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi, berbahagialah untuk kita (semoga aku juga termasuk di dalamnya) yang merintih dan memelas, memohon kepada Allah. Mengadukan segala kesedihan hanya kepada Allah. Karena kita terpilih menjadi hamba yang dicintai Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita dituntun untuk mendekat kepada-Nya. Karena Allah suka jika dekat dengan hamba yang dicintai-Nya. Lalu kenapa kita tak juga membalas cinta-Nya? Kenapa masih juga tidak ikhlas dengan kehendak-Nya. Tidak bersabar dengan kesulitan-kesulitan yang datang. Bahkan selalu mengeluh dan menolak jalan ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya, mulai sekarang kita harus lebih peka pada setiap kehendak Allah. Apakah itu berwujud cinta Allah agar kita makin meningkatkan ketakwaan, atau berwujud peringatan Allah agar kembali ke jalan Allah dan mendekat kepada-Nya. atau berwujud hadiah dari Allah agar kita bersyukur dan memuji kemurahan Allah. Jangan sampai itu berwujud azab Allah karena kita telah durhaka kepada Allah, naudzubilah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semoga kita selalu membersihkan hati dari dosa-dosa yang kita perbuat. Agar kita bisa peka dengan kehendak Allah yang selalu terbaik untuk kita. Amin…&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Allah tengah mengawasiku yang sedang menulis ini, semoga Allah menyukainya, semoga benar yang kupikirkan, semoga Allah selalu cinta padaku). Semoga ini merupakan wujud cintaku kepada Allah… Amin ya Robbalamin….&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/feeds/5232781360926825597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/ketika-allah-mencintai-hamba-nya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5232781360926825597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6265101874593718907/posts/default/5232781360926825597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanorangshalih.blogspot.com/2012/03/ketika-allah-mencintai-hamba-nya.html' title='Ketika Allah Mencintai Hamba-Nya'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>