<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834</atom:id><lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2010 06:33:52 +0000</lastBuildDate><title>Menulis Untuk Berbagi</title><description></description><link>http://riyansintang.blogspot.com/</link><managingEditor>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-7668144360378227760</guid><pubDate>Mon, 19 Jul 2010 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-20T01:00:15.937+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>MENGAMBIL KEPUTUSAN TERBAIK</title><description>Hidup dipenuhi dengan pilihan-pilihan yang mengharuskan seseorang untuk memilih. Terkadang kita memilih (memutuskan) sendiri dan terkadang kita dipilihkan/menuruti pilihan orang lain. Memilih menu hari ini, memilih teman, memilih pekerjaan, memilih pasangan hidup, dsb. Hal yang sangat penting sehubungan dengan pengambilan keputusan adalah penerimaan konsekuensi. Jika kita memilih A maka konsekuensinya “ini” dan jika kita memilih B maka konsekuensinya “itu”. Tak seorang pun yang akan selalu “jitu” dalam menentukan pilihan-pilihan dalam bersikap, namun ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk memperkecil kesalahan dalam menentukan pilihan ini:&lt;span id="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;
1. Tetapkan apakah hal itu termasuk keinginan/kebutuhan, mendesak/penting, bisa ditunda/tidak.&lt;br /&gt;
2. Apakah ada alternatif yang lebih baik?&lt;br /&gt;
3. Tinjaulah tujuan hidup Anda, sesuai/tidak? Lalu putuskan berdasarkan skala prioritas.&lt;br /&gt;
4. Seberapa penting hal ini bagi Anda? Bagaimana akibatnya jika Anda melakukannya? Bagaimana akibatnya jika Anda tidak melakukannya? Bagaimana cara Anda mengatasi/mengurangi akibat buruk tersebut? Apa langkah perbaikan yang bisa diambil/apa saja langkah selanjutnya sehubungan dengan konsekuensi keputusan di atas?&lt;br /&gt;
5. Berilah batasan yang jelas dalam menilai suatu situasi&lt;br /&gt;
6. Lengkapilah diri dengan persiapan data sebanyak mungkin&lt;br /&gt;
7. Turutilah suara hati Anda&lt;br /&gt;
8. Kalau mungkin, ambilllah keputusan secara bertahap&lt;br /&gt;
Bila Anda ingin membeli sesuatu cobalah untuk meminjam dulu pada orang lain, untuk mengetahui apakah Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut/apakah merk barang tersebut benar-benar bagus kualitasnya (sesuai keinginan Anda)&lt;br /&gt;
9. Tentukanlah batas terakhir saat mengambil keputusan dan taatilah&lt;br /&gt;
Adalah jauh lebih baik mengambil keputusan (walaupun pada akhirnya terbukti salah), daripada tidak mengambil keputusan sama sekali. Dari kesalahan-kesalahan tersebut kita bisa mengambil pelajaran untuk menuju kepada langkah-langkah baru (dan keputusan-keputusan baru yang lebih baik). Prediksi apa resiko terburuk jika keputusan kita salah. Jika kita sanggup untuk menghadapi resiko terburuk tersebut maka lakukanlah. Terjunlah secara penuh untuk lebih meningkatkan prosentase keberhasilan dari setiap keputusan yang kita ambil. Ingat, jangan setengah-setengah karena hidup kita adalah taruhannya!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-7668144360378227760?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2010/07/mengambil-keputusan-terbaik.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-1938127831839816546</guid><pubDate>Mon, 17 Aug 2009 21:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T05:02:45.200+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips dan Trik</category><title>Download Ringtone Dari Hp</title><description>Gara-gara Beli handphone Nokia 2626 second dan gak di cek ringtonya jadi harus download dan cari2 sendiri ringtonenya mana mau download di situs puyeng banyak sekali penyedianya, saking banyaknya sampai gak ketemu apa yang dicari! apa lagi harus ngisi lagi di counter kan mahal juga n gak dapat ilmu. untung saya bisa ngakalinya mulai dari pemotongan Mp3 sampai ke upload dan download pake Hp. untuk pengompres atau pengecil file mp3 biar muat buat hp yang punya memori pas-pasan silahkan download programnya &lt;a href="http://www.4shared.com/file/11515716/9463439f/DietMP3_full_withPatch.html" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lumayan melelahkan, tapi ngak apa-apa ni juga sebagai bahan referensi dan &lt;span id="fullpost"&gt;pengalaman berharga yang patut saya posting buat teman2 yang kebetulan pake Type hp sejenis. dulu pernah saya coba downlaod dengan extensi belakang .mid tapi malah gak kompatibel ma type Hpnya, trus saya coba buka rincian ringtone di hp eh rupa-rupanya extensinya Mp3 ya wes langsung aja g coba2 eh ternyata berhasil. syukur deh trus saya coba cari-cari di internet eh dapatnya cuma filenya doank kan pusing yaa...file doank kalo gak ada Kabel data kan repot mau di transfer lewat mana. ya paling paling pinjam hp temen yang Hpnya keren+ada Kabel datanya, pindahin dulu kesitu baru kirim lewat MMS wuih repot juga, mana mahal lagi yaa harus pake MMS. belom lagi nemu kawan yang pelit waduh paling2 tukeran kartu tu juga gak jamin berhasil siapa tau aja kartu temen belom aktif GPRSnya. duh pusinglah pokoknya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ni dia tips ringan dari saya kalo mau potong sendiri mp3 pilihan teman-teman silakan download program buat pemotong Mp3 alias Mp3 cuter. banyak kok situsnya...googling aja yaa! langkah-langkah buat download mp3 dari hp sebenarnya gampang cuma ya itu tadi harus sabar nyari-nyari n ubek-ubek situs itu juga kalo banyak pulsa, namun ada yang lebih simpel dan praktis yakni dengan akun facebook teman2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama cari dulu ringtone mp3 yang kecil kalo gak pengen repot upload soalnya hp Nokia 2626 cuma memiliki memori kurang dari 4 MB. dikasih 1 mp3 standar aja gak muat, makanya cari yang masih dalam kapasitas Kb, cari-cari dan trus cari...udah dapat trus klik aja link download lagunya, kalo dalam sekali klik langsung download, berarti bisa langsung diklik kanan adja trus copy link location, nah bagi kawan-kawan yang punya facebook tinggal tautkan adja deh di wall atau dinding facebook teman-teman... udah tuu buka facebook dari hp masuk ke profil trus pilih aja link yang ada ditautkan di profil kawan-kawan tadi trus pilih aja dia otomatis download filenya tinggal pilih folder target buat nyimpen mp3 tadi.. rebes bin beres Ok kawan-kawan semoga bermanfaat sampai jumpa di tips selanjutnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oya buat kawan-kawan ni ada bonus Mp3 hasil g potongan saya jika berminat silakan download&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/125726721/d153e41c/Assalamualaikum.html" target="_blank"&gt;1. opick-Assalamu'alaikum.mp3 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/125720880/728c24e1/DaddyYankee-Oasis_De_Fantasia.html" target="_blank"&gt;2. DaddyYankee-Oasis De Fantasia.mp3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/125720877/6b70ad8d/Elkasih-Kau_3kan_Cinta.html" target="_blank"&gt;3. Elkasih-Kau 3kan Cinta.mp3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/125720878/fbcfb01c/Opick-Assalamualaikum.html" target="_blank"&gt;4. Opick-Assalamu'alaikum.mp3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/125726752/71b2361/YA_GHAYEB.html" target="_blank"&gt;5. Arab YA GHAYEB.mp3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf ya teman-teman agak ruwet kayaknya kata-kata nii... yang belom jelas silakan tanyakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-1938127831839816546?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/08/download-ringtone-dari-hp.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-1152901882453973725</guid><pubDate>Wed, 12 Aug 2009 07:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-12T15:38:48.316+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Salah Satu LIfe Skill</title><description>Menghadapi Kehidupan Yang penuh dengan tantangan dan permasalahan, seorang mesti memiliki kecakapan hidup atau lebih populer dengan Istilah 'life Skill'. Kecakapan Hidup yang dimiliki bukan sekedar kecakapan dasar, seperti berkomunikasi, membaca, berhitung dan menulis, serta terampil mengoperasikan alat kerja dan teknologi tertentu. Lebih dari pada itu 'Life Skill' yang penting adalah keterampilan memecahkan masalah dn membuat keputusan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melalui kemampuan memcahkan masalah dan membuat keputusan, maka seseorang dapat mengarahkan dan mengatur kehidupanya sendiri, dan tidak terlalu bergantung atau menjadi beban bagi orang lain. kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan merupakan dasar untuk mengarahkan diri sendiri dalam menghadapi kompleksitas kehidupan. David L. Watson and Ronald G. Tharp Menyatakan Bahwa 'Selfdirection as a skill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterampilan memecahkan masalah dan membuat keputusan termasuk kategori keterampilan berfikir tingkat tinggi. sementara keterampilan membaca, menulis, dan Berbicara merupakan keterampilan dasar. Tanpa keterampilan Berpikir tingkat Tinggi, maka Keterampilan dasar yang dimiliki seseorang tidak memberi manfaat yang besar. (Di sadur Dari Buku Peta Masa Depanku)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-1152901882453973725?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/08/salah-satu-life-skill.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-8774076472295614939</guid><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 20:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-12T15:40:51.318+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Goresan</category><title>Efek Sebuah Tulisan</title><description>Berangkat dari cita-cita yang kecil semoga akan membuahkan hasil yang besar, dari blog ini semua berawal, dari si riyanto yang  oon &amp; tak tau tentang dunia internet sekalipun, karena memang aku dilahirkan di sebuah desa dan di sana komputer tidak ada dan tidak punya, apalagi internet  namun dengan niat dan tekad yang besar untuk memulai belajar mudah-mudahan dengan blog ini akan memberi banyak hal, aku bukan penulis handal apalagi seorang kutu buku yang banyak referensi kata-kata tapi inilah proses dimana aku banyak belajar dan menimba ilmu, guna menggapai impian dan mengikuti tuntutan zaman, menulis memang mudah tapi niat untuk menulis terkadang sirna ketika apa yang hendak kita tulis tidak terekam dalam ingatan, mencari tema juga mudah tapi mengalirkan tema menjadi sebuah paragraf yang membuat otak ini mampet, maka dibutuhkan kalimat awal yang dapat menstimulus otak untuk mengalirkanya ke syaraf dalam merangakai kata perkata hingga menjadi sebuah kalimat. Rajin membaca dapat juga menjadi referensi dalam sebuah penulisan, dari tulisan yang sifatnya cerita sampai ke tulisan yang berbau politik. Membaca mengandung makna membuka cakrawala dunia, karena dengan membaca maka kita banyak tahu dan banyak belajar sehingga bisa menulis.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mudah memang mengatakan ooo menulis gitu aja aku jug bisa, tapi pas udah di depan komputer dan membuka word untuk menulis semua bercabang pikiran melayang dan ingatanpun hilang (bukan gila tapi lupa). Penghargaan yang besar  bagi mereka yang rajin menulis karena kata-kata yang digunakanya sangat sistematis, mudah dipahami dan mampu membius pembaca untuk betah berlama-lama ingin membaca bahkan kecanduan menanti tulisan berikutnya. karena mereka semua menikmati proses dan semoga aku bisa seperti mereka bukan seorang penulis profesional tapi lebih kepada ilmu dan konsep serta inspirasi yang mendasari mereka lancar dalam menulis, niat yang besar untuk berbagi juga melandasiku untuk belajar menulis. Belajar dari tulisan-tulisan ringan yang mudah di pahami dan di cerna oleh pembaca. Kisah hidup sehari-hari mungkin lebih asik dan mudah untuk di tulis dan di masukkan ke dalam folder tulisan harian dalam komputer maupun buku harian, lebih-lebih mau meng-uploadnya ke dalam postingan blog atau website sehingga dapat menjadi motivator bagi para pengguna internet/pembaca atau bahkan hanya sekedar referensi pribadi yang suatu saat kita baca dan mengingat model tulisan kita. Menulis bisa jadi pekerjaan harian karena setiap hari tentunya kita mengalami kejadian yang berbeda dari hari sebelumnya. Tapi apakah tulisan-tulisan tersebut layak untuk di publikasi tentunya itu tergantung dari kita masing-masing.  Mudah-mudahan tulisan saya memliki efek positif terhadap pembaca dan terhadap saya pribadi. Jika ada yang Kurang pas Mohon koreksi...terimakasih &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-8774076472295614939?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/08/efek-sebuah-tulisan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-2816149433108394650</guid><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 19:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-12T15:43:40.300+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Goresan</category><title>Antara sahabat, karir dan Cinta</title><description>Kisah ini berawal saat aku duduk di bangku kuliah dimana aku harus meninggalkan desa  kelahiranku, disana pula aku dibesarkan dan menjalani masa kanak-kanak. Aku merantau menuntut ilmu di negeri orang ditanah rantau yang lumayan jauh. Kini umurku telah genap 23 tahun aku masih belum juga puas untuk mengenyam pendidikan yang terbilang cukup menguras banyak waktu. Dalam pendidikan SMAku dulu aku pernah mendengar dari seorang guru berkata  bahwa ilmu didunia ini sangatlah banyak ibarat air di samudra nan melimpah sedangkan bila kita celupkan jari kita kedalamnya dan kita angkat, yang masih menempel  di jari kita itulah ilmu yang kita peroleh di dunia ini, bila umurku masih muda seperti sekarang berapa kira-kira yang lekat dalam jariku, mungkinkah ada setengah dari jariku, aku sendiri tidak dapat mengukur seberapa banyak ilmu yang telah kau peroleh.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Namun sebagai manusia makhluk Allah aku hanya bisa ikhtiar dan berdoa semoga tuhan memberikan ilmu Sebagai bekal kehidupanku kelak. Kini aku masih dalam study S1 elektronika telekomunikasi di universitas negeri di provinsiku. Aku telah berada di smester 8 namun nilaiku yang tergolong pas-pasan dan belum mencukupi untuk menggarap tugas akhir ini yang menjadi pertimbanganku agar keluar dari bangku kuliah nanti aku sudah dapat mandiri dan mudah dalam mencari pekerjaan serta dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Nilai sekarang berpengaruh sekali terhadap tingkat penerimaan tenaga kerja, walau dalam dunia kerja tetap ada tes namun dengan nilai yang pas-pasan juga akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan atau instansi pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam kehidupanku selalu saja banyak rintangan termasuk  didalamnya sahabat-sahabat terbaikku semua seakan menyudutkanku, itu mungkin kesalahanku juga yang terlalu sensitif untuk hal-yang bernada menyinggung, dan menjelek-jelekan orang dihadapanku. Masa sekarang identik dengan masa-masa si raja hutan, siapa kuat  dia yang akan menang dan berjaya, siapa yang memiliki banyak massa dia yang akan tenar. Sehingga meninggalkan apa yang menjadi sifat alamiah manusia yaitu saling mengasihi. Hidup ini memang benar penuh dengan problema, itu memang harus dilalui ibarat ingin pulang ke kampung sedang jalan yang mau dilalui Cuma satu dan satu itupun banyak terdapat lubang dan sering banjir bila musim hujan, tapi karena kita memiliki tekad yang kuat untuk sampai di kampung yang akan kita tuju maka rintangan itu akan sangat mudah dan enteng buat kita lalui. Rintangan terasa berat karena kita belum melewatinya atau masih di depanya, kalau kita sudah dapat melewatinya sekali maka untuk yang kedua kalinya kita bisa mengambil pelajaran dari rintangan yang pertama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Empat tahun sudah aku merantau mencari ilmu, dengan berbekal katrok, ndeso dan kepolosan aku coba untuk mencari suasana baru mendapatkan apa yang aku idam-idamkan selama ini, menjadi seorang direktur di sebuah perusahaan telekomunikasi, impian itu ibarat aku ingin pergi ke bulan namun takpunya pesawat dan roket. dengan kepolosan juga aku mencoba menggali ilmu yang belum aku dapatkan aku terus berusaha terus menerus untuk menggapai impian dan cita-citaku. Di tengah pendidikanku aku kenal dengan banyak gadis, dari yang beromisili di kota tempatku merantau sampai ke kota-kota lain yang sama juga merantau. Aku telah beberapa kali menjalin hubungan spesial dengan beberapa gadis, namun dalam hatiku masih belum mantap untuk menjatuhkan pilihan pada gadis idaman, mungking juga itu pengaruh studyku yang masih di tengah jalan dan belum tuntas, banyak juga kawan-kawanku yang telah dengan pasti menjatuhkan pilihan hatinya kepada seorang gadis, namun aku tak seperti kawan-kawanku yang lain. Pengaruh usiaku yang tergolong masih muda dan ingin merasakan penjajakan dan akan menjatuhkan pilihan kepada  gadis yang saya anggap telah pantas mendampingi hidupku, tidak hanya itu dia juga bisa sayang terhadap kedua orangtuaku. Memang itu harapanku yang besar agar aku tidak menyesal memilih gadis pujaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam kehidupan karirku selalu di awang-awang aku pernah bekerja di sebuah warung internet (WARNET) di dekat rumah yang aku tinggali selama merantau, dari warung internet juga aku banyak mendapat kawan-kawan baru, ilmu baru tentang komputer dan jaringan (LAN) Local Area Network  dan hanya sebatas tau namun kurang mendalami. Aku juga telah membuat sebuah personal web untuk mediaku bercuap-cuap di dunia maya. Meniti karir memang dibutukan relasi atau kenalan,  aku bekerja di warung interet (WARNET) juga atas rekomendasi dari teman studyku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu pilhan yang berat memang bila kita memilih antara sahabat, karir dan cinta, sahabat sama artinya dengan relasi yang kelak bila kita sudah lulus study dan membutuhkan bantuan sahabatlah yang akan membantu mengarahkan bahkan mempromosikan kita untuk mencari kerja. Sinkronisasi antara ketiganya memang harus seimbang bila kita meninggalkan salah satu diantara ketiga pilihan tersebut itu berarti kita telah mengambil keputusan untuk tidak sukses di kemudian hari. Akhirnya penulis hanya bisa berusaha dan berusaha untuk tetap menjaga ketiga item tersebut untuk tetap seimbang dalam menggapai cita-cita dimasa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-2816149433108394650?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/08/antara-sahabat-karir-dan-cinta.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-4126259397168154134</guid><pubDate>Wed, 22 Jul 2009 18:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-26T02:56:41.730+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Goresan</category><title>Berdiri Diatas Kakimu, Berikan Dengan Tangan Kananmu</title><description>Perjuangan yang sangat melelahkan dan berat memang untuk dapat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, namaun sebagai kaum muda yang dalam sejarah pejuangang memiliki semangat yang membara tidak menyurutkan niatku untuk tetap menuntut ilmu, seperti dalam hadist yang meneybutkan "tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai keliang lahat" motivasi ini yang mendasari seseorang mau bahkan mampu menghadapi rintangan sebesar apapun, seberat apapun rintangan itu Akan dengan mudah kita lalui.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di kota metropolitan memiliki banyak sekali godaan. mulai dari pergaulan bebas hingga ke dunia seks. iman menjadi pijakan dan hati kecil menjadi pengarah jalan hidup anak perantauan. kerasnya kota metropolitan mendorong sebagian kaum muda menghabiskan masa muda untuk berleha-leha berkumpul-kumpul tanpa memberikan sebuah kontribusi bagi negeri ini dengan kaki kita berpijak dengan tangan kita memberi. walau pemberian tidak harus berupa uang dan barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peberian bisa saja berupa pemikiran jernih doa yang baik. berpijaklah dengan kedua kakimu jangan sampai engkau goyah hanya karena di terpa angin puyuh. hiduplah laksana pohon ara, di bawah sudah memiliki akar namun di ranting juga dia akan berakar dan mengokohkan topangan agar apabila tertiup oleh angin pohon tidak mungkin akan tumbang, pengandaian ini dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, berbudi santun ramah tamah saling menghargai tepo seliro dan sebagainya menjadi adat hidup kita orang timur, saling menasehati dan saling membantu dalam susah maupun senang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berdiri di atas kaki sendiri mendorong kita untuk tetap tegar didalam menghadapi semua problema hidup. pesan dari pejuang kita terdahulu bagi kaum muda untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan belajar dan memberikan yang terbaik buat negeri ini. supaya kelak kita menjadi negara yang bersinar dan berprestasi di mata negara lain. kemandirian dalam hidup melahirkan semangat pantang menyerah. begitu bila semua pemuda di indonesai dapat berdiri di atas kaki sendiri dan memberi dengan tangan serta pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-4126259397168154134?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/07/berdiri-dengan-kakimu-sendiri-berikan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-1090651686991463993</guid><pubDate>Mon, 20 Jul 2009 09:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-23T01:52:31.992+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Goresan</category><title>Motivasiku</title><description>Udah sekitar kurang lebih 1 bulan ini aku ngak pernah posting, entah kenapa semangatku untuk posting memudar mungkin karena kurangnya minat membaca sehingga apa yang ada di otak ini menjadi dangkal. pingin rasanya memiliki semangat seperti dulu lagi, membaca artikel tentang motivasipun tidak tergerak hatiku untuk menggoyang tangan merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat dan paragraf yang bermanfaat bagi pengunjung blog ini, motivasiku terhambat, keinginan untuk menggapai cita-cita seakan pupus... &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;namun aku ingin menunjukan kekuatan seoarang manusia walau dalam kondisi serba lesu, menyemangati diri untuk berusaha meninggalkan kelesuan itu. aku ingin memberikan sedikit goresan agar aku mudah ingat dan mendorong motivasi untukku lagi! kini hal-hal yang ingin aku tulis ada dalam otak namun dalam merangkai sebuah kata-kata sering sekali mengalami drop. merrangkaian kata-kata menjadi sebuah kalimat yang sistematis dan mudah di pahami oleh pembaca seolah tak bisa aku lakukan. semangat dan terus semangat terasa ciut dalam benakku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memotivasi diri untuk selalu belajar dan terus belajar menulis, guna menyumbangkan apa yang menjadi unek2 dalam pikiran ini agar dapat menjadi manfaat bagi diri saya sendiri terlebih bagi para pembaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keinginan yang besar juga harus didukung juga dengan semangat untuk melakukan, memiliki keinginan yang kuat bila tak dibarengi dengan tindakan yang nyata juga menjadi angin belak. belajar dari pengalaman pribadi bahwa keinginan dalam hati membeludak, namun bila tidak mencoba untuk bergerak dan melakukan perubahan hal itu hanya akan menjadi angan-angan kosong belaka. pernah suatu ketika saya memiliki keinginan untuk membaca namun gerakan dari tubuh dan mata ini menghambat pekerjaan itu sudah barang tentu membaca tidak jadi malah tidur dan berleha-leha.&lt;br /&gt;untuk itulah teruslah bergerak lakukan perubahan walau itu kecil guna kemajuan diri untuk menjadi yang terbaik dimasa mendatang...amin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-1090651686991463993?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/07/motivasiku.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-5364406868650454668</guid><pubDate>Tue, 23 Jun 2009 22:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-24T05:59:40.577+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Goresan</category><title>Kepedulian</title><description>Bila membaca sejarah negara kita adalah negara yang tegar dan Kuat negara yang sanggup mengusir penjajah dari negara kita, dengan keberanian dan ketangguhan para pejuang kita hingga kita mampu menjadi negara yang besar dan negara merdeka. Tapi apa? Apa yang kita dapat banggakan untuk saat ini masyarakat kita agaknya menjadi masyarakat peminta-minta dan masyarakat yang miskin hati. masyarakat yang lebih mementingkan Ego pribadi, Primordialisme (Kesukuan).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat kita terbuai oleh kemerdekaan, masyarakat kita telah terbuai dengan janji-janji manis para petinggi negeri ini, ironis bukan apabila melihat televisi dan membaca surat kabar banyak sekali keluhan masyarakta tentang banyak hal mulai dari listrik, air, jalan dan masih banyak lagi yang lain. Hal ini akibat dari budaya konsumerisme yang tinggi masyarakat kita, mulai dari listrik kita masih di pasok oleh pemerintah, air dari pemerintah, jalan juga pemerintah yang membangun dan merawat. Anadai kita dapat berfikir dengan jernih sesungguhnya sebagai warga masyarakat kiat berfikir apa yang dapat kita berikan buat pemerintah saat ini di tengah PHK pekerja merajalela pembangunan tidak merata konflik dimana2 demo anarki juga menjadi sarapan kita setiap pagi dan krisis ekonomi serta krisis jati diri masih tingi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media penyiaran hampir setiap hari tidak luput menyiarkan kehancuran bangsa ini sedangkan hal terbaik dari bangsa ini jarang muncul di dunia televisi bahkan di koran, andai media penyiaran televisi amupun koran bijak memikirkan dampak dari siaran-siaran yang tragis setiap hari, maka bangsa ini menjadi bangsa yang lemah. Penemuan-penemuan terbaru bangsa indonesia jarang sekali mendapat perhatian dari media penyiaran entah karena politik menjadi yang paling asik atau karena titik-titik dan tanda tanya. Kebobrokan negeri ini juga di tunjang oleh media penyiaran karena media penyiaran dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat yang menyaksikan. &lt;br /&gt;Seharusnya kita bisa menjadi masyarakat yang tegar dan dengan bangga melenggang ke luar negeri bahwa ini loh bangsa kita indonesia, bangsa yang tegar dan mandiri, bangsa yang tidak menggantungkan hidupnya pada pemerintah namun pemerintah yang kita sokong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mampu mejadi  penduduk yang sukses, sukses dalam artian bisa melaksanakan tanggung jawab tanpa meminta hak kepada pemerintah, saat sekarang ini apalah yang dapat kita minta dari pemerintah tidak ada bukan sekarang pemerintah lebih sibuk ke hal2 yang berbau politis dan berbau fulus. Kita dapat memperbaiki jalan di depan rumah kita dengan dana yang kita punya walau sedikit kiranya dapat meringankan beban pemerintah dan memperlambat rusaknya jalan di depan rumah kita. Andai di depan rumah kita jalanya baik maka jangan merusaknya. Kita rasakan saja ibarat kita tinggal di desa dimana antar tetangga saling membantu tanpa pamrih, jika tetangga yang lain mengalami musibah tetangga yang berdekatan tidak sungkan untuk membantu dan menolong. Ini sebenarnya contoh kecil dari sebuah pemerintahan kita kita yang ada di kota juga tidak menutup kemungkinan melakukan hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-5364406868650454668?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/bila-membaca-sejarah-negara-kita-adalah.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-3030081229583062473</guid><pubDate>Tue, 23 Jun 2009 22:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-24T05:38:19.081+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Cerita</category><title>Akhirnya ganti template juga</title><description>Merubah template memang tidak semua orang menginginkanya selain membutuhkan waktu yang lumayan banyak juga memerlukan kesabaran untuk merubah agar sesuai dengan apa yang kita inginkan, membackup template dan witged juga hal yang membosankan. tetapi bagi saya seorang pemula rasanya kurang pas bila gak mengganti template, banyak sudah template yang saya coba namun ngak semuanya pas di hati bahkan sampai kurang lebih 7 kali saya mengganti template saya. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian banyak template saya coba oprek sampai-sampai saya memiliki koleksi template sekitar 50an template, semua itu demi kepauasan saya untuk ngeblog, namun yang jadi kendala saya keterbatasan memahami bahasa-bahasa HTML yang terkadang tidak saya mengerti karena menggunakan bahasa inggris, andai saja template HTMLnya menggunakan bahasa indonesia mungkin kita bangsa indonesia tidak terlalu sulit untuk mengoprek alias mengutak-atik HTML, ini yang menjadi tantangan kita. saya pernah mengutak-atik template dari blogger standar dan akhirnya juga kurang puas, menggunakan template dari para master pembuat template juga rasanya kurang puas bila gak melakukan edited, masih banyak yang perlu disesuaikan dengan selera, kalo ngomongin selera kita dan bahkan saya pribadi memang pasti tidak puas dengan kombinasi warna tata letak serta fasilitas yang original bawaan dari template itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan template (fresh template) ini menjadi template yang terakhir dan yang akan saya modif hingga memenuhi selera saya. Karena template ini memiliki tampilan yang OK serta fasilitas yang lumayan sip juga. Akhirnya trimakasih kepada si pembuat template ini. Sebenarnya bukan tampilan blog yang akan saya tonjolkan tetapi dengan tampilan blog yang lumayan Ok juga akan membuat betah pengunjung yang kebetulan membaca, artikel serta isi dari blog saya ini. Dengan tampilan baru ini moga saja saya lebih semangat dalam menulis, dan berbagi kepada para pembaca dan pengunjung semua. Amin..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-3030081229583062473?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/akhirnya-ganti-template-juga.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-751404618631721713</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-21T23:29:58.623+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Jaringan</category><title>Daftar Siaran Televisi, Symbol Rate dan Frekuensi</title><description>Terkadang ketika kita menggunakan parabola untuk menyaksikan siaran langsung pertandingan sepakbola piala dunia terkadang terjadi pemblokiran pada siaran televisi lokal, hal ini karena komersialisasi siaran, disini beberapa stasiun yang ada di satelit yang kerap menyiarkan Euro 2004 (baik secara langsung seperti RCTI maupun ulasan dan berbagai pertandingan lainnya) antara lain adalah:&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;TV3-Malaysia Satelit Measat-1 (91,5BT) Frekuensi 4147-H Symbol Rate 7030, Dubai &amp; Euro Sports Satelit Asiasat-2 (100,5BT) Frekuensi 4020-V Symbol Rate 27500,&lt;br /&gt;Starsport Asia Satelit Asiasat-3s (105,5BT) Frekuensi 3920-H Symbol Rate26850, DD Sports Satelit Panamsat-10 (68,5BT) Frekuensi 4034-V Symbol Rate 19559. (BW)&lt;br /&gt;1. Nama Satelit : NSS-703, Posisi : 57° BT&lt;br /&gt;BBC World (Inggris) &amp; Sky News (Amerika) Frekuensi : 3.843 MHz Symbol-rate : 22.520 KHz&lt;br /&gt;WorldNet (Internasional) Frekuensi : 4.055 MHz Symbol-rate : 20.395 KHz&lt;br /&gt;2. Satelit : Intelsat-706, Posisi : 66° BT&lt;br /&gt;Sky News (Amerika) Frekuensi : 3.805 MHz Symbol-rate : 29.000 KHz&lt;br /&gt;CNBC (Asia) Frekuensi : 3.924 MHz Symbol-rate : 6.000 KHz&lt;br /&gt;TV5, RF1 &amp; Globecast (Perancis) Frekuensi : 4.055 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;3. Nama Satelit : Panamsat-10, Posisi : 68,5° BT&lt;br /&gt;NHK World News (Jepang) Frekuensi : 3.730 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;4. Nama Satelit : Thaicom-2, Posisi : 78,5° BT&lt;br /&gt;PTV-1 &amp; PTV-2 (Pakistan) Frekuensi : 3.420 MHz Symbol-rate : 3.332 KHz&lt;br /&gt;PTV-Service (Pakistan) Frekuensi : 3.517 MHz Symbol-rate : 3.333 KHz&lt;br /&gt;Bloomberg (Internasional) Frekuensi : 3.585 MHz Symbol-rate : 26.667 KHz&lt;br /&gt;5. Nama Satelit : Asiasat-2, Posisi : 100,5° BT&lt;br /&gt;Saudi Channel, Dubai &amp; MTA (Arab Saudi) Frekuensi : 3.660 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;WorldNet (Internasional) Frekuensi : 3.765 MHz Symbol-rate : 6.100 KHz&lt;br /&gt;Reuters-TV (Inggris) Frekuensi : 3.774 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;Globecast (Internasional) Frekuensi : 3.786 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;Reuters-TV (Inggris) Frekuensi : 3.907 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;RAI-Int, TVE, TV5, RTp, DWtv &amp; RDP Frekuensi : 4.000 MHz Symbol-rate : 28.125 KHz&lt;br /&gt;6. Nama Satelit : Asiasat-3s, Posisi : 105,5° BT&lt;br /&gt;FoxNews (Amerika) Frekuensi : 3.980 MHz Symbol-rate : 28.100 KHz&lt;br /&gt;7. Nama Satelit : Telkom-1, Posisi : 108° BT&lt;br /&gt;CNBC (Asia) Frekuensi : 3.620 MHz Symbol-rate : 20.000 KHz&lt;br /&gt;8. Nama Satelit : Palapa C-2, Posisi : 113° BT&lt;br /&gt;Metro-TV (Indonesia) Frekuensi : 3.880 MHz Symbol-rate : 28.125 KHz&lt;br /&gt;CNA &amp; CNBC (Asia) Frekuensi : 4.071 MHz Symbol-rate : 14.060 KHz&lt;br /&gt;9. Nama Satelit : Agila-2, Posisi : 146° BT&lt;br /&gt;Net-25 (Philipina) Frekuensi : 3.865 MHz Symbol-rate : 2.344 KHz&lt;br /&gt;10. Nama Satelit : Panamsat-8, Posisi : 166° BT&lt;br /&gt;CNN-fn (Internasional) Frekuensi : 3.780 MHz Symbol-rate : 25.000 KHz&lt;br /&gt;CNBC (Asia, Australia, India &amp; Hongkong) Frekuensi : 3.900 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;ABC &amp; Fox-News (Amerika) Frekuensi : 3.945MHz Symbol-rate : 27.682 KHz&lt;br /&gt;NHK (Jepang) Frekuensi: 4.060 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;11. Nama Satelit : Panamsat-2, Posisi : 169° BT&lt;br /&gt;BBC-World (Inggris) Frekuensi : 3.743 MHz Symbol-rate : 21.800 KHz&lt;br /&gt;News Feed : CBS, ABC &amp; Fox (Amerika) Frekuensi : 3.798 MHz Symbol-rate : 27.470 KHz&lt;br /&gt;Al-Jazeera (Qatar), Antena-TV &amp; RAI Frekuensi : 3.836 MHz Symbol-rate : 13..330 KHz&lt;br /&gt;Al-Jazeera (Qatar), BBC, Bloomberg &amp; Fox Frekuensi : 3.901 MHz Symbol-rate : 30.800 KHz&lt;br /&gt;12. News Feed : CBS, ABC &amp; Fox (Amerika) Frekuensi : 3.990 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nama Satelit : NSS-703, Posisi : 57 BT&lt;br /&gt;- BBC World (Inggris) &amp; Sky News (Amerika) Frekuensi : 3.843 MHz Symbol-rate : 22.520 KHz&lt;br /&gt;- WorldNet (Internasional) Frekuensi : 4.055 MHz Symbol-rate : 20.395 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nama Satelit : Intelsat-706, Posisi : 66 BT&lt;br /&gt;- Sky News (Amerika) Frekuensi : 3.805 MHz Symbol-rate : 29.000 KHz&lt;br /&gt;- CNBC (Asia) Frekuensi : 3.924 MHz Symbol-rate : 6.000 KHz&lt;br /&gt;- TV5, RF1 &amp; Globecast (Perancis) Frekuensi : 4.055 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nama Satelit : Panamsat-10, Posisi : 68,5 BT&lt;br /&gt;- NHK World News (Jepang) Frekuensi : 3.730 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nama Satelit : Thaicom-2, Posisi : 78,5 BT&lt;br /&gt;- PTV-1 &amp; PTV-2 (Pakistan) Frekuensi : 3.420 MHz Symbol-rate : 3.332 KHz&lt;br /&gt;- PTV-Service (Pakistan) Frekuensi : 3.517 MHz Symbol-rate : 3.333 KHz&lt;br /&gt;- Bloomberg (Internasional) Frekuensi : 3.585 MHz Symbol-rate : 26.667 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nama Satelit : Asiasat-2, Posisi : 100,5 BT&lt;br /&gt;- Saudi Channel, Dubai &amp; MTA (Arab Saudi) Frekuensi : 3.660 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;- WorldNet (Internasional) Frekuensi : 3.765 MHz Symbol-rate : 6.100 KHz&lt;br /&gt;- Reuters-TV (Inggris) Frekuensi : 3.774 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;- Globecast (Internasional) Frekuensi : 3.786 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;- Reuters-TV (Inggris) Frekuensi : 3.907 MHz Symbol-rate : 5.632 KHz&lt;br /&gt;- RAI-Int, TVE, TV5, RTp, DWtv &amp; RDP Frekuensi : 4.000 MHz Symbol-rate : 28.125 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Nama Satelit : Asiasat-3s, Posisi : 105,5 BT&lt;br /&gt;- FoxNews (Amerika) Frekuensi : 3.980 MHz Symbol-rate : 28.100 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Nama Satelit : Telkom-1, Posisi : 108 BT&lt;br /&gt;- CNBC (Asia) Frekuensi : 3.620 MHz Symbol-rate : 20.000 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Nama Satelit : Palapa C-2, Posisi : 113 BT&lt;br /&gt;- Metro-TV (Indonesia) Frekuensi : 3.880 MHz Symbol-rate : 28.125 KHz&lt;br /&gt;- CNA &amp; CNBC (Asia) Frekuensi : 4.071 MHz Symbol-rate : 14.060 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Nama Satelit : Agila-2, Posisi : 146 BT&lt;br /&gt;- Net-25 (Philipina) Frekuensi : 3.865 MHz Symbol-rate : 2.344 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Nama Satelit : Panamsat-8, Posisi : 166 BT&lt;br /&gt;- CNN-fn (Internasional) Frekuensi : 3.780 MHz Symbol-rate : 25.000 KHz&lt;br /&gt;- CNBC (Asia, Australia, India &amp; Hongkong) Frekuensi : 3.900 MHz Symbol-rate : 27.500 KHz&lt;br /&gt;- ABC &amp; Fox-News (Amerika) Frekuensi : 3.945MHz Symbol-rate : 27.682 KHz&lt;br /&gt;- NHK (Jepang) Frekuensi : 4.060 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Nama Satelit : Panamsat-2, Posisi : 169 BT&lt;br /&gt;- BBC-World (Inggris) Frekuensi : 3.743 MHz Symbol-rate : 21.800 KHz&lt;br /&gt;- News Feed : CBS, ABC &amp; Fox (Amerika) Frekuensi : 3.798 MHz Symbol-rate : 27.470 KHz&lt;br /&gt;- Al-Jazeera (Qatar), Antena-TV &amp; RAI Frekuensi : 3.836 MHz Symbol-rate : 13.330 KHz&lt;br /&gt;- Al-Jazeera (Qatar), BBC, Bloomberg &amp; Fox Frekuensi : 3.901 MHz Symbol-rate : 30.800 KHz&lt;br /&gt;- News Feed : CBS, ABC &amp; Fox (Amerika) Frekuensi : 3.990 MHz Symbol-rate : 26.470 KHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MQTV dapat diakses melalui antena parabola dengan arah ke satelit Palapa-C2 secara tepat di 113' E (bujur timur). Sedangkan setting receiver dengan parameter sebagai berikut ; Radio Frequency 4080 MHz; L-Band 1070 MHz; Symbol Rate 28.125 MSPS; Forward Error Correction: 3/4; Modulasi QPSK. Apabila receiver sudah lock maka otomatis akan muncul channel video dari GlobalTV, ini berarti receiver pemirsa berada di channel-1. Untuk menangkap siaran MQTV maka harus dirubah channel-nya dari channel-1 ke channel-6 dengan cara menekan tanda panah yang arah ke atas sampai didapat channel-6 atau muncul tulisan MQTV. Kemudian tekan enter, maka pemirsa akan mendapatkan siaran MQTV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TVRI KALBAR yang dapat diakses melalui ... Pol: Horizontal, Frekuensi: 3793, Simbol Rate: 3000 FEC 3/4, Audio: Mono R)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siaran lokal TVRI Kalbar juga dapat diterima melalui antena parabola menggunakan Satelit Telkom 1 dengan frekwensi: 3989, symbol rate: 6000 dan FEC: ¾&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 28 Maret 2007 TV Anak Space Toon juga dapat disaksikan melalui Satelit Palapa C-2 dengan frekuensi 4080 Mhz dan symbol rate 28,125 msps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIARAN TELEVISI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR FREKUENSI SATELIT PALAPA C2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SCTV 3757 SYMBOL RATE 4470 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV ONE 4055 SYMBOL RATE 5632 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RCTI 3774 SYMBOL TARE 6520 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METRO 4082 STMBOL RATE 28125 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GLOBAL TV 4082 SYMBOL RATE 28125 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPECETOON 4082 SYMBOL RATE 28125 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TPI 4185 SYMBOL RATE 6700 V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDOSIAR 4075 SYMBOL RATE 6500 V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTV 4055 SYMBOL RATE 6510 V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALI TV 3926 SYMBOL RATE 4208 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR FREKUENSI SATELIT TELKOM 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRANS TV 4085 SYMBOL RATE 6000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRANS 7 3990 SYMBOL RATE 6000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV SBY 4097 SYMBOL RATE 3125 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METRO PAPUA 4092 SYMBOL RATE 3574 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAYA PURA TV 3799 SYMBOL RATE 3910 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TVTL 3774 SYMBOL RATE 4285 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV E 3785 SYMBOL RATE 4000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV E 3809 SYMBOL RATE 4000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV UM 4005 SYMBOL RATE 3000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ACEH 4015 SYMBOL RATE 6000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3642 SYMBOL RATE 28000 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TELKOM 3620 SYMBOL RATE 28000 H&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-751404618631721713?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/daftar-siaran-televisi-symbol-rate-dan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-591190386305049810</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-21T23:09:52.981+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Sabar Itu Indah</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kualitas kesabaran kita diuji sepanjang jalan kita meraih tujuan, untuk menjadikan diri kita orang yang tenang dan penuh kasih sayang. Semakin kita sabar, semakin dapat menerima hidup ini apa adanya bukan semakin memaksakan hidup ini persis seperti yang kita kehendaki. Tanpa kesabaran, hidup pastilah akan membuat kita sangat frustasi. &lt;span id="fullpost"&gt;  Kita akan mudah jengkel, terganggu, dan merasa disakiti. Kesabaran menambahkan suatu dimensi ketenteraman dan rasa menerima pada hidup kita. Dimensi yang sangat penting bagi ketenangan batin. "Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung." (Ali Imran: 200).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menjadi lebih sabar mengharuskan kita membuka hati kita pada saat sekarang, bahkan bila kita tidak menyukainya. Bila kita terjebak di tengah kemacetan total, terlambat datang ke sebuah pertemuan, membayangkan saat-saat itu akan berarti memerangkap diri kita, membentuk bola salju mental sebelum pikiran kita keluar dan mengingatkan kita untuk santai. Ini juga mungkin waktu yang baik untuk meraih nafas dan juga kesempatan untuk mengingatkan dirimu bahwa, pada skema yang lebih besar, terlambat adalah "masalah kecil". "Siapa saja yang melatih dirinya untuk bersabar, niscaya Allah akan memberikan kepadanya kekuatan sehingga mampu bersabar." (Al Hadits). Kesabaran juga mengharuskan kita melihat ketidakbersalahan pada diri orang lain. Seringkali ketika aku sedang menulis, ibu memanggilku untuk melakukan ini itu, yang bagi seorang penulis bisa sangat membuyarkan konsentrasi. Yang aku ingat setelah itu, adalah jasa- jasanya yang begitu banyak, yang telah diberikannya kepadaku, bukan memikirkan implikasi yang bisa terjadi pada pekerjaanku karena gangguannya itu ("Aku tak bisa menyelesaikan pekerjaanku, aku kehilangan ilham, hari ini aku tak punya waktu lagi untuk menulis,dan seterusnya").&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku ingatkan diriku mengapa ibu menyuruhku melakukan ini itu â€“ karena aku anaknya, dia masih percaya kepadaku, bukan berencana merusak pekerjaanku. Bila aku ingat untuk melihat ketidakbersalahan, aku akan segera memunculkan suatu perasaan sabar, dan perhatianku balik kembali ke masa sekarang. Rasa terganggu yang mungkin terbentuk menjadi lenyap dan aku diingatkan sekali lagi, bahwa betapa beruntungnya aku memiliki ibu yang telah melahirkanku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku menemukan bahwa bila kita melihat lebih jauh, kita dapat hampir selalu melihat ketidakbersalahan di dalam diri orang lain, dan juga di dalam setiap situasi yang baik membuat frustasi. Bila kita melakukannya, kita akan menjadi orang yang lebih sabar dan tenang dan, dengan cara yang aneh, kita mulai menikmati saat-saat yang biasanya akan membuat kita frustasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sadur dari &lt;a href="http://kafemuslimah.com/"&gt;kafe muslimah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ditulis Oleh: Chandra Kurniawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-591190386305049810?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/sabar-itu-indah.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-9082733368678089441</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-21T23:26:35.709+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Jadi Pribadi Yang Penuh Daya Tarik</title><description>Kadang kita menemukan seseorang yang kita kenal, yang begitu menyenangkan, hingga membuat kita merasa nyaman dan merindukan kehadiran orang itu. Bisa dibilang orang semacam ini memiliki daya tarik bagi orang lain. Daya tarik merupakan kualitas istimewa yang ada pada sesorang dan membuat keterpesonaan pada orang lain. Seperti misalnya bunga, alat untuk menarik lebah. &lt;span id="fullpost"&gt; Namun kabar gembiranya, kita semua dapat menjadi orang yang selalu dirindukan seperti itu. Daya tarik dapat ditumbuhkan. Anda dapat menciptakan getaran positif yang dapat melingkupi Anda. Sebuah aura positif yang dapat ditimbulkan dari perhatian, kasih sayang dan rasa hormat. Anda dapat mengikuti beberapa tips menumbuhkan daya tarik dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan Kebaikan Tanpa Pernah Menghitungnya&lt;br /&gt;Tuhan itu maha pemurah. Ada pepatah mengatakan lebih baik memberi dari pada meminta. Birikan kesediaan yang tulus untuk berbagi dengan orang lain. Dalam kehidupan sosial, orang cenderung memberi dan beramal semata-mata demi memuaskan ego. Namun sebenarnya, memberi dengan ikhlas dapat menumbuhkan perasaan positif. Belajarlah memberi tanpa mengharapkan imbalan, perasaan yang datang dari hati akan menumbuhkan kepuasan dan kesenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Dalam Kerendahan Hati&lt;br /&gt;Kerendahan hati merupakan perwujudan dari kebanggaan hati, tapi pengganti dari membanggakan diri sendiri pada yang lainnya. Amal, toleransi dan kerendahan hati memiliki nilai yang tinggi. Kerendahan hati dan kedamaian saling bertautan. Percayalah pada diri sendiri, dan singkirkan keinginan untuk selalu membuktikan pada orang lain. Sementara orang berusaha untuk rendah hati, mereka harus menghentikan sikap egois, itu sebuah proses yang mutlak dan membangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemurnian&lt;br /&gt;Keyakinan menarik hati. Keyakinan dan kesabaran merupakan kondisi awal dari sebuah ketertarikan atau daya tarik. Serta ketulusan untuk membantu dan mendengarkan kesedihan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuh Minat&lt;br /&gt;Apa yang kita katakan pada diri sendiri, tentang kehidupan dan diri kita sendiri dari hari ke hari, merupakan efek yang luar biasa. Sepanjang waktu, lihat dan pikirkan diri Anda sebagai pribadi yang menarik. Pertahankan pandangan itu sejelas mungkin dalam pikiran Anda. Lalu, dengan sendirinya, Anda akan menarik segala yang penting untuk menyempurnakan pandangan itu. Jadilah orang yang ceria dan penuh harapan, dan buat dunia terpikat pada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Ceria&lt;br /&gt;Tertawa itu menyehatkan. Buat wajah Anda selalu ceria. Saat Anda tersenyum, otak akan bereaksi dan memproduksi endorphin (zat alami yang memindahkan rasa sakit). Selain itu, sebuah senyuman akan membuat Anda rileks. Sebuah senyum juga akan menebarkan kegembiraan pada orang lain. Tekankan dalam pikiran Anda, selagi Anda bersama orang lain, bahwa senyuman dapat memperpendek jarak antar orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antusias Dan Hasrat&lt;br /&gt;Dua hal ini merupakan ibu yang melahirkan sukses. Antusias dan hasrat dapat mendatangkan uang, kekuatan dan pengaruh. Hal besar tak akan dapat dicapai tanpa antusias. Yakinlah pada apa yang Anda kerjakan. Kerjakan tiap pekerjaan Anda dengan penuh cinta. Masukan antusias dalam pribadi Anda. Dan si antusias ini akan menciptakan hal luar biasa buat Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata Krama&lt;br /&gt;Tingkah laku, kesopanan dan kebaikan membuat orang lain percaya pada Anda. Tata karma yang bagus membuat orang lain merasa nyaman bercakap-cakap dengan Anda. Tata karma merupakan sumber kesenangan, memberikan rasa aman dengan menunjukan penghormatan pada oran lain. Bersikap penuh tata karma bukan hanya berlaku pada sebagian orang, tapi pada setiap orang yang Anda kenal, tak peduli status dan kedudukan mereka.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-9082733368678089441?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/jadi-pribadi-yang-penuh-daya-tarik.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-6658123102689806331</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-21T23:35:50.730+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>5 Langkah Membuka Pintu Kreatifitas</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seringkali kita menyebut seseorang yang pandai menulis atau berhasil membuahkan hasil karya seni lukis, sebagai seorang yang kreatif. Namun sebenarnya, yang disebut kreatifitas sejati, lebih baik dari apa yang dapat kita definisikan. Pada dasarnya, kreatifitas tak hanya dapat dilihat dari inovasi yang diciptakan oleh seorang penemu yang giat menciptakan hal-hal baru. Bahkan, kemampun mengatur waktu bagi seorang ibu yang memiliki tiga anak, juga dapat disebut kreatifitas.&lt;span id="fullpost"&gt;  Jadi, sebenarnya kita semua dapat jadi seorang yang kreatif asalkan tidak menutup pintu kreatifitas kita sendiri. Berikut kami sampaikan lima langkah agar kita dapat membuahkan kreatifitas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Langkah Pertama – Buat pilihan untuk jadi kreatif. Pertama, Anda harus menghapus pandangan tentang kretaif yang telah tertanam dalam kepala Anda, sebab, kalau masih memikirkan kreatif dalam artian sempit, akan sulit bagi Anda untuk membuka pintu kretifitas. Bangun tekad dalam pilihan Anda ini dan petakan definisi kreatif dari diri Anda sendiri, sertai pula dengan semua kriterianya guna mempermudah pencapaian. Ekspresikan kreatifitas Anda dalam salah satu saluran tradisional (seni, musik , puisi dsb), atau lebih bagus lagi jika Anda menemukan cara baru Anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Langkah Kedua – Perluas cakrawala Anda. Kreatifitas biasanya tak datang dari wilayah yang telah Anda kenal. Menumbuhkan imajinasi kadangakala mengharuskan kita untuk memperluas cakrawala, namun seringkali untuk memulainya, kita tak pernah mengambil resiko keluar dari zona aman kita sendiri. Anda mungkin bisa memulai dengan mengunjungi tempat-tempat yang berbeda, misalnya mengunjungi kota yang berbeda, atau bahkan toko atau tempat makan yang berbeda dari biasanya. Pelajari sesuatu yang baru. Kalau perlu ikutlah kursus dan bangun ketrampilan dalam bidang yang berbeda. Dan itu semua akan merangsang daya imajinasi Anda untuk berkreasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Langkah Ketiga – Buatlah langkah berani. Salah satu bagian dalam mengeksplorasi kreatifitas adalah mengambil sebuah kesempatan dan berani bertindak. Sisi tambahannya, ada banyak aturan di sini, jadi semua usaha tak akan sia-sia dan membawa keutungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Langkah Keempat – Harapkan sedikit kegagalan....dan jadikan dorongan untuk maju. Salah satu alasan utama menutup pintu kreatifitas adalah adanya ketakutan akan kegagalan. Sekali jatuh, atau bahkan mungkin beberapa kali, tak membuat Anda lebih nyaman dalam meghindari kegagalan. Jika ini benar, tak satupun dari kita yang melakukan usaha belajar berjalan. Banyak dari inovasi mengagumkan di dunia ini bermula dari 'kegagalan.' Bahkan Thomas Edison harus melakukan usaha 50.000 kali hingga ia berhasil menemukan baterei alkalin yang masih kita gunakan hingga kini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Langkah Kelima – Kenali pencapaian Anda. Seringkali, kita semua melakukan kreatifitas atau membuat sesuatu yang baru, dan saat seseorang memberi pujian, kita lebih senang mengelaknya. Jangan memandang rendah setiap hasil yang Anda capai, bahkan meskipun itu hanya sedikit peningkatan. Jika Anda terus mengelak hasil usaha yang Anda capai, itu dapat menutup pintu kretifitas Anda. Jika Anda membuat sebuah kemajuan, yakinkan Anda menghargaiitu, bahkan kalau perlu rayakan bersama teman atau keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-6658123102689806331?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/5-langkah-membuka-pintu-kreatifitas.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-8187960090329909162</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:33:40.818+07:00</atom:updated><title>Pasang Iklan</title><description>Kami memberi kesempatan bagi Anda yang berminat memasang iklan di blog ini dengan harga yang cukup terjangkau, Yakni;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rp.60.000/Bulan untuk Iklan banner ukuran 468x60 pixel (Dipasang di Header).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_GxuemnBfQlA/ShecM96zAaI/AAAAAAAAAF4/BBYd5-k-Wt4/s320/topbanner.gi" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Silahkan Hubungi Riyanto Via Email Di &lt;a href="mailto:Mas_anto20@yahoo.com"&gt;Mas_anto20@yahoo.com&lt;/a&gt; Atau &lt;a href="mailto:Riyan05@gmail.com"&gt;Riyan05@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-8187960090329909162?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/pasang-iklan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GxuemnBfQlA/ShecM96zAaI/AAAAAAAAAF4/BBYd5-k-Wt4/s72-c/topbanner.gi' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-8067021846509636620</guid><pubDate>Sun, 31 May 2009 18:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:41:37.340+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otonomi Daerah</category><title>KAPUAS RAYA; MIMPI SEMPURNA</title><description>Oleh: &lt;a href="http://zauzi.blogspot.com" target='_balnk'&gt;Zauzi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Era reformasi dan masa peralihan mulai terasa manfaatnya. Salah satu bagian dari tuntutan reformasi yaitu supremasi hukum dan otonomi daerah. Pernahkah terpikirkan oleh kita semua jika tidak ada reformasi? Mungkin saat ini kita masih selalu di suapin oleh IMF atau negara adikuasa, kita memang negara yang baru mulai tumbuh dan berkembang, bahkan bisa dikatakan bahwa negara kita adalah negara miskin. Saat awal reformasi kita selalu menyalahkan mahasiswa dan generasi muda bangsa kita yang berani menyuarakan diri untuk menuntut perubahan. Terasa berat memang jika akan memulai sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Reformasi merupakan salah satu cara yang ditempuh generasi muda bangsa kita untuk menuju sebuah perubahan bangsa menjadi lebih baik. Agenda reformasi memang begitu besar dan menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya mereka yang bersuara ketika itu. Hari ini usia reformasi telah 11 tahun, berbagai perubahan mulai terasa manfaatnya, misalna pemberian otonomi daerah, penegakan hukum tanpa panda bulu dan berbagai perubahan sistem pemerintahan.&lt;br /&gt;Otonomi daerah diberikan dengan tujuan agar setiap daerah mampu memberdayakan kekayaan yang dimiliki, meliputi kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan berbagai kekayaan lainnya. Kalimantan Barat merupakan salah satu propinsi yang kaya akan sumber daya alam dan juga sumber daya manusia, namun kekayaan tersebut tidak mampu menjadikan Kalbar menjadi daerah yang memilki pendapatan perkapita paling besar. Dari hasil penelitian yang baru saja dirilis oleh media lokal Kalbar, Pontianak post, bahwa Kalbar memiliki cadangan Uranium 20 ribu ton yang terpendam di kabupaten Melawi. Hal ini menunjukkan bahwa kita kaya namun kita tidak memiliki kemampuan dan kemauan untuk memberdayakannya. Secara demografi Kalimantan Barat merupakan propinsi yang sangat luas dan memiliki potensi bisnis yang sangat besar. Kalimantan Barat merupakan satu-satunya propinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Oleh karena itu, agar potensi yang kita miliki benar-benar bermanfaat, maka pembangunan harus merata, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan kualitas SDM-nya. Karena luasnya daerah Kalimantan Barat dan sulitnya mobilisasi, maka sangat layak jika Kalimantan Barat membentuk propinsi baru, Kapuas Raya, yang meliputi lima kabupaten di wilayah timur Kalimantan Barat; meliputi kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan kabupaten Kapuas Hulu. Pemisahan propinsi baru bukan untuk dijadikan isu politik maupun berkaitan dengan kekuasaan, melainkan untuk mengefektifkan dan efisiensi pemberdayaan sumber daya yang ada dan meningkatkan kemampuan mobilisasi.&lt;br /&gt;Kelima kabupaten yang akan membentuk propinsi telah memenuhi standar kelayakan, dan telah menjadi agenda para wakil rayat di Senayan untuk membahasnya dan menindaklanjutinya. Kemampuan untuk membentuk Propinsi Kapuas Raya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lima kabupaten tersebut dan secara umum meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan tujuan pembentukan propinsi Kapuas Raya maka pemerintah daerah di lima kabupaten akan bekerja maksimal untuk memenuhi semua keperluan yang harus disiapkan dalam pembentukan propinsi Kapuas Raya, namun kemampuan lobi dan negosiasi pemerintah daerah ke propinsi sangat kurang, begitu juga dengan pemerintah propinsi ke pusat. Kita bisa lihat sendiri bagaimana kondisi jalan negara dari Pontianak menuju lima kabupaten di kawasan timur Kalbar, sangat tidak layak untuk disebut jalan negara. Parahnya kerusakan jalan sangat membahayakan para pengguna jalan, bahkan Gubernur saja tidak berminat menggunakan jalur darat untuk berkunjung ke daerah di lima kabupaten itu.&lt;br /&gt;Untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan yang menghubungkan antar kabupaten merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan juga pemerintah propinsi. Dengan adanya rencana pembentukan propinsi Kapuas Raya tentunya menjadikan harapan pembangunan yang merata disemua bidang dan semua sektor. Kapuas Raya bukan hanya mimpi dan buah politik para politikus kita, namun sebuah harapan masyarakat agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat semakin merata. Bisa saja kita katakan bahwa pembentukan propinsi Kapuas Raya adalah sebuah mimpi masyarakat wilayah timur Kalbar, namun ini adalah mimpi yang sempurna, mimpi yang akan menjadikan cita-cita bangsa ini tercapai. Cita-cita yang tertuang dalam Pancasila, yakni “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”. Cita-cita ini akan tercapai jika akses informasi pembangunan dan pemerintahan semakin pendek dan mudah dijangkau oleh masyarakat secara umum.&lt;br /&gt;Masyarakat secara umum memerlukan informasi dari pemerintah, namun selama ini masyarakat kurang, atau bahkan tidak memeliki akses untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Oleh karena itu, dengan terbentuknya propinsi Kapuas Raya masyarakat akan mendapatkan akses informasi yang memadai. Selain itu juga, potensi kekayaan alam dan SDM yang dimiliki dapat diberdayakan semaksimal mungkin agar tercipta kesejahteraan masyarakat seperti yang kita harapkan selama ini, dari masa awal kemerdekaan.&lt;br /&gt;Masyarakat tentunya berharap agar Gubernur dan pemerintah pusat, serta para wakil rakyat dapat mewujudkan mimpi yang sempurna ini agar tercipta masyarakat sejahtera, tidak hanya menjadikan masyarakat sebagai objek politik kacangan. Sudah saatnya masyarakat menjadi subjek atau pelaku pembangunan bangsa ini, bukan hanya menjadi korban-korban politik. Semoga mimpi kita yang sempurna ini menjadi nyata.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-8067021846509636620?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/06/kapuas-raya-mimpi-sempurna.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-6392917397961224849</guid><pubDate>Mon, 25 May 2009 17:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:42:55.513+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otonomi Daerah</category><title>Bila Masih Boleh Bermimpi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua orang pastilah mempunyai mimpi, kebanyakan dari mimpi itu pasti yang baik-baik dan bagus-bagus, misalnya bermimpi jadi Preiden jarang kita bila bertanya kepada orang apa mimpi-mimpimu? jawabnya menjadi seorang gangster hebat atau menjadi pencuri.&lt;span class="fullpost"&gt; memeng ada yaa satu diantara seribu mimpi yang jelek contoh menjadi Hacker menjadi Preman pasar... tapi dalam hati kecil pasti ada mimpi lain yang lebih mulia.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;nah begitu juga dengan masyarakat Kalimatan Barat ini, mereka memiliki mimpi Punya jalan raya yang mulus jalan raya yang Aman, tertib dan Jalan raya yang Bersih. mimpi memang bisa menjadi kenyataan, tiada yang tak mungkin di dunia ini...Betul gak? yaa dari mimpi-mimpi tadi semua bisa ada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;stop di mimpi, bukan mimpi yang jadi persoalan tetapi apakah mimpi itu benar bisa akan terwujud. itu kiranya yang menjadi pertanyaan di benakku! sementara pemerintah pusat dengan pemerintah di bawahnya tidak sinkron. dana kucuran pembangunan di sunat dana bantuan kesehatan di sunat, enak kali yaa main sunat-sunat! saya aja sunat 1 kali udah gak mau sunat lagiii...memang ini menjadi kendala dalam dunia indonesia, besar juga indonesia dikatakan dunia, bagian dari dunia maksud saya! kebersihan hati para pemimpinlah yang akan membuat pemerintahan indonesia ini bersih dari Korupsi, prihatin memang bila kita menginjakkan kaki di tanah Kalimantan Barat! memiliki satu-satunya Jalan Lintas Kabupaten tetapi hanya 1 jalan saja, kok banyak sekali yang rusak, hanya saya temukan 1 jalan yang menurut saya kokoh di Kalimantan Barat Yakni Jalan Dari Desa Tanah Putih Sampa Ke Sungai Ukoi. Jalan ini setidaknya menjadi contoh kontruksi jalan yang sebenarnya. jalan yang sudah puluhan tahun tapi masih tetap saja kokoh.. Tanya Kenapa???? karena kontraktor yang mengerjakan Proyek jalan Memiliki Prinsip membangun Untuk sekali tapi dapat di gunakan Beribu-ribu kali bahkan Puluhan tahun! saya ambil contoh Jalan Sintang-Pandan Hancur tanpa ada perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;                  &lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_BNVfJ54FFlA/ShrsAB5m42I/AAAAAAAAATY/eaHhm8gG6Uc/s512/Jalan%20Sintang%20Pinoh.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                                  Gambar Jalan Pandan Sintang&lt;br /&gt;                  &lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_BNVfJ54FFlA/ShrrzRpznoI/AAAAAAAAATU/JDYJYnEPjyA/s512/jalan%20simpang%20pandan.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                                   Jalan Sintang-Melawi&lt;br /&gt;                  &lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_BNVfJ54FFlA/Shrrkwb4iyI/AAAAAAAAATQ/lWUjvogVwIs/s512/DSC01137.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;                                                  Liat Jalanku Yang Bagus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ini jalan ke Kabupaten Melawi, di Kota Sintang saja Juga masih banyak yang rusak. Jika masih boleh bermimpi Saya Pribadi pingin sekali merasakan jalan Di kalimantan Barat ini Menjadi jalan yang mulus dan enak dilewati sehingga Kalimantan Barat ini Memiliki Citra positif dari Masyarakat di luar Kalimantan Barat Yang kebetulan berkunjung kesini. &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Jika tulisan ini dirasa Tidak nyambung Berikan Komentar saudara!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-6392917397961224849?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/05/bila-masih-bisa-bermimpi.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_BNVfJ54FFlA/ShrsAB5m42I/AAAAAAAAATY/eaHhm8gG6Uc/s72-c/Jalan%20Sintang%20Pinoh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-4657400815422476913</guid><pubDate>Mon, 25 May 2009 16:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:49:05.058+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Cerita</category><title>Cerita Liburanku</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/ShrPxY3o0NI/AAAAAAAAAQk/ZqIyIb_qxZ0/s1600-h/DSC01148.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; width: 315px; height: 420px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/ShrPxY3o0NI/AAAAAAAAAQk/ZqIyIb_qxZ0/s320/DSC01148.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339808755597496530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tanggal 18 mei 2009 seneng rasanya bisa foto di makam pahlawan Kabupaten Sintang, sekalian mengenang pahlawan sintang yang gugur di medan perang ada 73 jumlah makan disana.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 314px; height: 418px;" src="http://lh3.ggpht.com/_BNVfJ54FFlA/ShrtqHRQECI/AAAAAAAAAUI/ZBAVrXLsVCU/s400/DSC01145.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;Foto Makam Pahlawan sintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; kebetulan aku dan adikku menyempatkan singgah disana dan brfoto sekalian tanya2 sedikit dengan penjaga makam..fotonya dapat dilihat keren kan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/ShrTwXrty1I/AAAAAAAAAQs/AqIdIbynycg/s1600-h/DSC01174.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/ShrTwXrty1I/AAAAAAAAAQs/AqIdIbynycg/s320/DSC01174.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339813136145697618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tapi yaaa cuma sebentar aja aku disana... karena si penungu makan lagi sibuk membersihkan seputaran makan... maklum hari rabu tanggal 20 mei mau ada peringatan sekaligus upacara hari Kebangkitan Nasional. ya itung itung melepas penat sambil berpose di makam pahlawan... ngak lupa juga aku menyempatkan diri mampir di danau BTN selamat Datang, weuih enak disana airnya jernih berfoto juga asik gambarnya.... heeee maklum Belum pernah kesana dan dari pada jalan2 gak genah ngabiskan bensin mendingan aku mampir ke danau sambil nyantai.heee.... asik lho kalo ke sintang yaa coba aja mampir ke danau BTN selamat datang..malam harinya aku pulang ke Pontianak karena banyak beban kuliah. banyak Praktikum dan laporan menunggu di pontianak...weh enaknya jalan-jalan..mungkin nanti pas liburan bisa juga tu ke sana lagiii hee...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-4657400815422476913?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/05/ceritaku-liburan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/ShrPxY3o0NI/AAAAAAAAAQk/ZqIyIb_qxZ0/s72-c/DSC01148.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-4857198843144909140</guid><pubDate>Sun, 24 May 2009 16:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:43:37.621+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Budaya Malu Sebagai Obat Bangsa</title><description>Di sebuah jalan sunyi yang menghubungkan ibu kota sebuah propinsi dengan kabupaten penunjangnya kerap dilakukan operasi lalu-lintas. Beredar prasangka bahwa operasi ini tidak dinaungi aspek legal yang mencukupi. Hingga suatu hari muncul sebuah kehebohan. Di tembok rendah pembatas jalan serta di sebuah baliho iklan real estate yang berukuran cukup besar, terlihat grafiti bertuliskan, "Bawa pulang uang haram tidak malu, tanya kenapa?" Tulisan ini rupanya "bertuah". Sejak itu tidak ada lagi operasi lalu-lintas yang digelar di sana.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini sungguh menarik untuk diperdebatkan. Apakah budaya malu masih mendapat tempat dalam proses penyembuhan bangsa yang tengah sakit? Sebagai gambaran, saat ini bangsa Indonesia tengah terjebak dalam pusaran arus involutif. Di mana ciri-ciri kemunduran akhlak telah menggejala dan merasuki hampir semua proses kehidupan. Perilaku dan budaya instan tidak hanya terjadi di lembaga-lembaga formal saja melainkan sudah menjalar ke dalam institusi rumahtangga dan keluarga. &lt;br /&gt;Sebagai makhluk sosial, Allah SWT telah mengaruniakan kemampuan kepada manusia untuk membangun komunikasi serta interaksi. Dalam kedua proses tersebut terjalin suatu mekanisme pendistribusian tanggung jawab. Ada hal-hal yang secara aklamasi disepakati menjadi bagian tanggung jawab bersama (social obligation). Dalam konteks agama biasa disebut fardhu kifayah. Social obligation ini adalah keniscayaan yang dikaruniakan Allah dalam rangka fastabiqul khairaat, atau berlomba untuk menyebarkan kebajikan bersama. Dan, rasa malu merupakan salah satu parameter untuk mengukur seberapa besar kontribusi seseorang dalam menjalankan kewajiban sosialnya. &lt;br /&gt;Peran seseorang dalam masyarakat dapat ditentukan melalui tingkat asertifitas, atentifitas dan empatifitasnya. Budaya malu yang bersifat inter dan transpersonal ini akan menempatkan seseorang untuk berkontemplasi dan melakukan introspeksi diri, apakah dirinya sudah cukup berkontribusi? Apakah dirinya sudah cukup kooperatif dan tidak menjadi ganjalan dalam perputaran roda kehidupan umat? Apakah dirinya sudah berada dalam posisi yang tidak mempermalukan dirinya sendiri melalui pengaburan dan pembonsaian potensi?&lt;br /&gt;Efektifitas budaya malu dan penanaman benih rasa malu sebagai bagian dari iman kiranya tepat dijadikan sebagai salah penangkal budaya korupsi, baik yang bersifat sistemik-struktural-kultural, maupun yang bersifat legal-formal. &lt;br /&gt;Adakah korupsi yang legal dan formal? Ada, yaitu korupsi yang secara syariat benar tetapi diinisiasi oleh niat yang keliru (tidak lurus). Misalnya, sekelompok eksekutif berkolaborasi dengan sekelompok legislator untuk menghasilkan regulasi yang bersifat menguntungkan secara sementara. Keuntungan yang diperoleh sudah ditaksir dan diperhitungkan akan mendatangkan keuntungan bagi daerah dan kelompoknya di waktu mereka masih berkuasa serta beberapa waktu sesudahnya. Hanya itu saja. Niat ini jelas sedari awal sudah mengelimininasi kemungkinan terciptanya multiplier effect yang akan bergulir secara perlahan tapi pasti. Bahkan dapat menjamin kesejahteraan banyak orang secara berkesinambungan (continuity and sustainable). &lt;br /&gt;Upaya konstruktif untuk menghilangkan kesempatan munculnya multiplier effect yang menguntungkan ini tentu akan dihisab sebagai proses yang tergolong ke dalam penyakit hati (serakah, rakus, atau tamak). Banyak kebijakan yang bisa menjadi contoh kasus. Pengenaan biaya yang tinggi dan proses birokrasi perizinan yang rumit misalnya. Lalu pengenaan pungutan dan pajak daerah yang hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah tanpa disertai adanya regulasi tata ruang, peruntukan wilayah dan penyediaan infrastruktur penunjang lainnya. &lt;br /&gt;Bila terakumulasi, kondisi ini akan melahirkan iklim bisnis tidak kondusif. Banyak perusahaan akan buka-tutup, dan tidak langgeng dalam menjalankan poses bisnisnya karena overhead cost yang tinggi. Dampak lanjutannya adalah tidak terserapnya tenaga kerja lokal dan juga tidak bergulirnya efek dan dampak mutual benefit dari sebuah lingkungan usaha (business environment). Pendapatan asli daerah memang akan berkontraksi sesaat, di mana pendapatan dari sektor pungutan, bea, dan pajak akan meningkat, tapi setelah itu akan terjadi deselerasi atau perlambatan dalam proses investasi.&lt;br /&gt;Bila kita masih memiliki budaya malu, maka kebijakan dan pengkondisian instan seperti ini akan segera kita hindari. Mengapa? Sebab kita malu karena tidak mensyukuri nikmat Allah berupa akal budi. Kita pun akan malu bila dikenal sebagai generasi perompak oleh anak cucu. Generasi yang menguras harta negara yang seharusnya dimiliki bersama serta dioptimalkan pemanfaatannya secara berkesinambungan. Dalam kondisi kita memiliki rasa asertif, atentif dan empatif, maaliyah ijtima'iyah (harta karun sosial) ini akan menjadi kunci pembuka gerbang makhroja, gerbang yang mengawali sebuah jalan keluar dari berbagai macam kebuntuan dalam hidup. Wallaahu a'lam. &lt;br /&gt;( tauhid nur azhar )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-4857198843144909140?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/05/budaya-malu-sebagai-obat-bangsa.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-7358047363435293206</guid><pubDate>Mon, 27 Apr 2009 22:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:50:01.272+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Komputer</category><title>MEMBUKA PASSWORD BIOS</title><description>Terkadang kita lupa dengan password BIOS, atau seperti yang sering saya alami ketika akan menginstal komputer pasien, ternyata biosnya dipassword oleh pemiliknya dan tidak memberitahu password komputer tersebut, sehingga ketika akan merubah konfigurasi bios mengalami kesulitan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biasanya untuk membuka password tersebut dilakukan dengan cara merubah posisi jumper atau melepas baterai komputer, sebuah pekerjaan yang amat merepotkan dan riskan. Untuk melepas jumper, kita memerlukan manual mother board sedangkan melepas baterai CMOS, pada komputer tertentu terutama yang produk lama biasanya baterainya disolder ke mother board. Bila tidak hati-hati dan salah melakukannya mother board bisa rusak.&lt;br /&gt;Berikut ini ada cara untuk mengatasi kerepotan-kerepotan tersebut :&lt;br /&gt;1. Standar BIOS backdoor password&lt;br /&gt;Dengan cara mengetikan password menurut nama pembuatnya (coba salah satu, dan perhatikan besar kecilnya huruf) sebagai berikut:&lt;br /&gt;AWARD BIOS&lt;br /&gt;AWARD SW, AWARD_SW, Award SW, AWARD PW, award, awkward, J64, j256, j262, j332, 01322222, 589589, 589721, 595595, 598598, HLT, SER, SKY_FOX, aLLy, aLLY, Condo, CONCAT, TTPHA, aPAf, HLT, KDD, ZBAAACA, ZAAADA, ZJAAADC, djonet &lt;br /&gt;AMI BIOS&lt;br /&gt;AMI, A.M.I., AMI SW, AMI_SW, BIOS, PASSWORD, HEWITT RAND, Oder.&lt;br /&gt;Jika cara di atas gagal, password lain yang bisa dicoba (untuk AMI, AWARD atau BIOS lainnya) adalah:&lt;br /&gt;LKWPETER, lkwpeter, BIOSTAR, biostar, BIOSSTAR, biosstar, ALAFAROME, Syxz, Wodj&lt;br /&gt;2. Membuka BIOS lewat software&lt;br /&gt;Bila cara yang di atas gagal, Anda bisa membuka password bios dengan menggunakan&lt;br /&gt;utility DEBUG dari MSDOS. Sebaiknya Anda mengerjakannya dalam mode MSDOS&lt;br /&gt;murni, bukan dari MSDOS shell dalam Windows.&lt;br /&gt;Setelah masuk dalam prompt debug, ketik perintah berikut:&lt;br /&gt;A. Untuk AMI/AWARD BIOS&lt;br /&gt;O 70 17&lt;br /&gt;O 71 17&lt;br /&gt;Q&lt;br /&gt;B. Untuk PHOENIX BIOS&lt;br /&gt;O 70 FF&lt;br /&gt;O 71 17&lt;br /&gt;Q&lt;br /&gt;C. GENERIK berlaku untuk semua mother board AT (board XT tidak punya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;CMOS)&lt;br /&gt;O 70 2E&lt;br /&gt;O 71 FF&lt;br /&gt;Q&lt;br /&gt;CATATAN: Karakter pertama adalah huruf O bukan angka 0.&lt;br /&gt;Setelah melakukan langkah di atas, reset komputer dan Anda bisa merubah konfigurasi&lt;br /&gt;komputer. Selamat bekerja.&lt;br /&gt;Sumber &lt;br /&gt;: Dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-7358047363435293206?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/membuka-password-bios.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-3710351220294887145</guid><pubDate>Thu, 16 Apr 2009 16:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T00:51:06.942+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otonomi Daerah</category><title>Blogger sintang</title><description>Blog adalah sebuah situs web yang dalam penggunaanya free alias gratis, ada banyak sekali jenis-jenis blog namun di sini saya tidak menguraikan apa itu blog dan jenis-jenis blog, melainakan mengajak kawan-kawan dari sintang untuk memulai dari sekarang mengenal teknologi internet dan bergabung dalam blogger untuk membuat situs web blog pribadi. &lt;span id="fullpost"&gt;Banyak di anatara kawan2 mungkin sudah tau apa itu blog namun jarang dari kita yang mau atau punya kemauan atua karena malu untuk menggunakan media blog ini. banyak sebenarnya hal yang dapat kita peroleh dari ngeblog selain dari untuk berbagi pengetahuan atau sharing ilmu. Bangga itu yang saya rasakan ketika membuka internet dan menjalankan mesin pencari atau mbah google dan mendapati banyak terpampang blog rekan-rekan dari sintang di situ, itu sebenarnya yang saya inginkan maka dari tulisan ini saya mengajak segenap pemuda dan pelajar sintang untuk memulai menggunankan media ini untuk mempromosikan bumi kita tercinta. Layanan ini gratis tenang saja, mengapa yang gratis kita ndak mau memanfaatkan. Saya terperangah ketika melihat sebuah blog yang pemiliknya masih duduk di bangku SMP sedang banyak yang udah kuliah namun sampai saat ini masih gaptek (gagap teknologi), bukan gaptek yang menjadi masalah tetapi kemauan untuk belajar dan membaca itu sebenarnya yang menjadi masalah. mari kita belajar dari hal-hal kecil buat blog mulai dari personal dulu alias pribadi yang menuliskan catatan harian kejadian hari ini dan hal-hal pribadi lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeblog atau membuat blog memberi kepuasan tersendiri bagi saya tidak hanya membantu kita dalam menyumbangkan ide pemikiran yang kita punya untuk ribuan bahkan jutaan manusia di dunia namun juga sebagai media untuk belajar menulis, saya menganggap tulisan ini juga tidak begitu wah namun semoga tulisan ini mampu memberikan motivasi bagi kawan-kawan khususnya yang berasal dari sintang karena kita satu daerah sudah selayaknya saling mengingatkan dan memberikan informasi terbaik bagi rekan-rekan semua. Mumpung masih muda gunakan kesempatan ini karena 2-3 tahun kedepan mungkin trenya bukan blog lagi melainkan yang lebih keren dan lebih mutahir. Namun demikian penghargaan yang besar buat blogger.com selaku situs penyedia web blog gratisan memberi kesempatan kepada semua orang untuk menggunakan layanannya. Menjadi seorang blogger sejati tidaklah mudah semua perlu proses dan mari kita bersama-sama berproses untuk menciptakan insan yang maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Semoga bermanfaat bravo sintang sukses semua pemuda sintang!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-3710351220294887145?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/blogger-sintang.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-1743570000923967170</guid><pubDate>Tue, 14 Apr 2009 13:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-31T20:42:38.967+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otonomi Daerah</category><title>MENYAMBUT PROVINSI BARU KAPUAS RAYA</title><description>Beberapa kabupaten sekarang sudah harap-harap cemas atau bahkan dag dig dug menanti putusan tentang pemekaran wilayah timur kalimantan barat yaitu pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Provinsi yang sudah santer menggalakan pembangunan untuk menjadi sebuah provinsi muda dan termuda di indonesia. Menjadi provinsi memang tidak mudah namun saya yakin Provinsi Kapuas Raya akan terbentuk di tahun 2010 kenapa demikian? ya karena geliat persetujuan pemerintah pusat sudah terlihat dari di izinkanya pembangunan bandara internasional di kabupaten sintang tidak hanya itu pembangunan yang terjadi khususnya di kota kabupaten sintang juga sangat pesat itu yang mendasari kenapa saya bisa yakin. Melihat dari Segi luas wilayah juga Kapuas Raya memang Harus Di bentuk Guna pemerataan Kesejah teraan Masyarakat di bagian timur Kalimantan Barat. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemuda penerus bangsa sudah sepantsnya kita memberikan yang terbaik buat daerah asal kita, sekarang memang kita tidak atau belum bertanggung jawab akan baik buruknya derah kita namun bebrapa tahun mendatang ketika kita menjabat pada pemerintahan daerah tersebut maka dengan otomatis kita yang bertanggung jawab akan baik dan buruknya daerah kita. Baik atau buruknya provinsi baru ini sudah dapat diukur dari generasi muda sekarang, bila generasi sekarang baik maka kedepan akan baik, begitu juga sebaliknya. ini yang menjadi Tantangan kita selaku pemuda yang masih memiliki rasa tanggung jawab terhadap daerah untuk bisa membantu Menjawab semua tantangan tersebut.  tempat tinggal saya di perantaun merupakan milik pemrintah daerah dan akan di pertanggung jawabkan bilamana saya lulus kelak. Sesungguhnya ini merupakan tantangan tersendiri bagi saya khususnya untuk lebih maju bersaing untuk menjadi pemuda yang unggul dalam segala bidang termasuk bidang teknologi dan informasi, untuk menyambut Provinsi Kapuas Raya para pemuda memang sudah menyiapkan ilmu dan pendidikan tinggi untuk berkompetisi dan bersaiang dengan daerah lain atau bahkan Negeri lain. Namun tak lepas pula peran dari pemrintah daerah yang lebih proaktif dalam memperhatikan nasib pemuda yang sedang melanjutkan pendidikan di luar dari daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai calon provinsi muda tentunya harus memilki modal ilmu yakni dengan banyak belajar dari provinsi-proinsi lain yang lebih tua yang telah ada sejak jaman presiden soekarno, belajar dan belajar agar ketika terbentuk nanti provinsi ini sudah memiliki bekal yang matang dalam menempuh pemerintahan yang adil tentram dan aman yang siap untuk menunjukkan taringnya ke dunia luar. Membentuk karakter pemerintahan yang bersih memang harus diawali dengan pribadi yang berisih pula maka di tuntut kepekaan masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang bermoral dan berhati mulia serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Akhir dari tulisan ini mari kita semua berdoa dan berharap terbentuknya provinsi kapuas raya akan meningkatkan kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat karena itu tujuan utama dari sebuah pemekaran wilayah. Sehingga ketika sudah terbentuk provinsi nanti kita lebih sejahtera dan lebih Makmur serta lebih baik dalam tatanan kehidupan kita. Amin....&lt;br /&gt;By: Riyanto&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-1743570000923967170?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/menyambut-provinsi-baru-kapuas-raya.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-4162606916666599630</guid><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T01:51:02.606+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Lisan yang Bermutu</title><description>Oleh K.H. Abdullah Gymnastiar&lt;br /&gt;Seseorang suatu ketika mengeluh 'Saya sudah sering sekali mendengarkan ceramah, menyimak mubaligh yang menyampaikan kebenaran, dan mengkaji sendiri buku-buku tentang ajaran Islam. Akan tetapi, mengapa ketika saya menyampaikanya kepada orang lain, rasa-rasanya kata-kata ini selalu saja tidak cocok dengan yang ada di dalam kalbu? Dan yang Iebih menyedihkan lagi, mengapa kata-kata yang keluar dari lisan ini tampaknya seperti masuk ke telinga kanan keluar lagi dari telinga kiri? Sama sekali tidak menimbulkan kesan dan tidak pula berbekas di dalam pikiran maupun hati orang yang mendengarkannya. &lt;span id="fullpost"&gt;"Seandainya saja keluhan tersebut adalah yang juga kita pertanyakan selama ini, maka bisa jadi kata-kata berhikmah dari lman !bnu Atho'illah berikut ini sebagai jawabannya. “Cahaya (nuur) para ahli hikmah (ahli ma'rifat) itu," tulisnya dalam kitab Al-Hikam,“selalu mendahului perkataan mereka. Karenanya, manakala telah mendapat penerangan dari cahaya tersebut maka sampailah kalimat yang mereka ucapkan itu."Kalimat Ibnu Atho'illah di atas kurang lebih dapat diartikan, bahwa orang-orang yang telah mengenal Allah dengan baik selalu sadar bahwa kebenaran itu milik Allah. Akibatnya, kalau mau mengucapkan sesuatu, selalu hatinya terlebih dahulu berlindung kepada Allah dari tipu daya syetan dan memohon kepada-Nya agar lidahnya dapat menjadi jalan kebenaran. Hal seperti inilah yang mungkin jarang dilakukan oleh kebanyakan orang Biasanya kalau kita ingin menyampaikan sesuatu kepada orang orang lain, kita akan sangat sibuk merekayasa kata-kata yang akan diucapkan. Jarang kita lakukan ketika ingin berbicara, sibuk meminta pertolongan kepada Allah Azza wa JaIla. Padahal, yang mengetahui kebenaran hanyalah Allah. Benar menurut kita belum tentu benar menurut Allah.Oleh karena itu, ketika kita menghadapi persoalan seperti disebutkan di atas, maka ada beberapa hal yang mesti kita pertanyakan kepada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ketika kita akan menyampaikan suatu kebenaran, pernahkah kita memohon pertolongan kepada Allah agar lisan ini dituntun dan dilindungi, sehingga mengandung hikmah? Kalau belum, maka mungkin inilah penyebab mengapa kata-kata yang kita ucapkan, kendati tak lepas dari dalil Al-Ouran dan Hadits, tetapi tidak pernah mengena dan menyentuh kalbu yang mendengarkannya. Kedua, sebagaimana kata Ibnu Atho'illah sendiri, 'Tiap-tiap kalimat yang keluar pasti membawa corak bentuk hati (dari orang) yang mengeluarkannya." Teko hanya mengeluarkan isinya. Bila di dalamnya berisi air kopi, maka yang dikeluarkannya pasti air kopi. Sebaliknya, bila teko tersebut berisi air bening dan jernih, maka pastilah yang dikeluarkannya pun air yang bening dan jernih pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kata-kata yang kita ucapkan kadang-kadang kurang meresap? Mungkin pertanyaan yang harus segera kita ajukan terhadap hati kita sendiri adalah: ikhlaskah kita menyampaikannya? Kalau hati ini sudah kurang keikhlasannya yang mendengarkan ikhlas, tetapi yang berbicara kurang ikhlas, maka hampir dapat dipastikan kata-kata kita tidak akan memiliki bobot.Di antara faktor penyebab mengapa kafa-kata kita kurang bisa menyentuh kalbu adalah karena kata-kata yang menyentuh kalbu itu bukanlah hasil rekayasa pikiran dan bukan pula buah rekaan lisan, melainkan wujud dari penataan dan kejernihan hati. Semakin hati kita terus menerus diusahakan ikhlas, tulus, dan penuh kasih sayang, maka kata-kata pun niscaya akan semakin memilki kekuatan menembus hati orang yang mendengarkannya.Sibuknya kita mengatur kata-kata, peribahasa, ataupun ungkapan-ungkapan yang indah-indah, tetapi kalau tidak bersumber dari hati yang jernih dan bening, maka hanya manis didengar telinga, namun sekali-kali tidak akan pernah menyentuh kalbu. Jadi, mengapa kata-kata yang keluar dari mulut ini sudah begitu luber dan tumpah ruah berbusa-busa, tetapi orang toh belum bergeming juga? Jawabnya, mungkin karena kita terlalu sibuk mengatur pikiran dan lisan, tetapi tidak sibuk mengatur hati. Padahal, Rasulullah SAW pernah bersabda, "Belum dinamakan lurus keimanan seseorang itu, sehingga lurus pula hatinya dan belum juga dinamakan lurus hatinya itu, sehingga luruslah lisannya ..." (H.R. Ibnu Abiddunya dan Kharaiti)Oleh sebab itu, tidak usah heran orang orang yang bijak bestari dan mulia kalau berbicara, kata-katanya sedikit namun mempunyai kekuatan yang besar. Kunci kekuatan kata-kata mereka tiada lain adalah hati yang ikhlas. Karena, bila yang berbicara ikhlas dan yang mendengarkannya pun ikhlas, maka tak ubahnya laksana gelombang radio FM, suaranya akan lezat terasa di telinga dan lezat pula terasa di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Ahmad Yasin adalah seorang ulama kharismatik dan mujahid besar yang sangat berpengaruh di kalangan kaum Muslimin dan pejuang Palestina. Siapakah Ahmad Yasin?Ternyata beliau secara syariat hanyalah seorang tua yang sekujur tubuhnya lumpuh, kecuali bagian kepala, akibat sebuah kecelakaan yang dialaminya dalam sebuah latihan perkemahan ketika akfif dalam organisasi Ikhwanul Muslimin, yang didirikan oleh Imam Hasan Al-Banna di Mesir.Akan tetapi, siapa pun akan merasa amat tajub dan terkagum-kagum bila mendengar bahwa beliau ternyata adalah tokoh penggerak lntifadah, sebuah gerakan perjuangan jihad melawan tentara Yahudi Israel. Tak hanya para orang tua, tetapi juga para remaja dan anak-anak turun ke jalan-jalan dengan senjata apa saja yang ada di tangan: ketapel, batu-batuan, ban bekas yang dibakar, dan lain sebagainya. Tanpa rasa takut dan bahkan dengan teriakan teriakan "Allaahu Akbar" mereka maju dan berlarian menyerang tentara, Yahudi yang notabene bersenjata lengkap. Syeikh Ahmad Yasin juga adalah ulama pendiri Hamas (Harakah al Muqawanah al-Islamiyah, Gerakan Perlawanan Islam) yang beranggotakan para mujahidin militan Palestina. Gerakan ini merupakan kekuatan utama dan kelompok mujahid paling berpengaruh serta mengakar di daerah Teo Barat dan Jalur Gaza, yang merupakan wilayah pendudukan Israel.Masya Allah! Secara syariat apalah artinya seorang Ahmad Yasin yang tubuhnya lumpuh total. Akan tetapi, kecerdasan otaknya, kekuatan imannya, ketajaman lisannya, dan yang terutama sekali keikhlasan hatinya demi menegakkan daulah Isiamiyah di bumi Palestina, telah mampu menggerakkan dan mengobarkan semangat dan kesadaran berpuluh ribu warga Muslim Palestina untuk berjihad di jalan Allah melawan kaum kuffar Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya, sekali lagi, ternyata hati yang ikhlas, sehingga lisan ini menjadi sangat bermutu dan mempunyai bobot yang amat mengesankan. Karenanya, ketika seseorang datang kepada ulama ahli hikmah bernama Muhammad bin Wasi, lalu berkeluh kesah, "Mengapa hati orang-orang sekarang sepertinya tidak lagi mampu khusyuk dan air mata pun tak lagi bisa bercucuran manakala sedang berdoa, menyimak taushiyah, ataupun mendengarkan ayat-ayat AI-Quran dibacakan?", Muhammad bin Wasi tanpa ragu menjawab, "Kemungkinan yang dernikian itu bermula dari engkau sendiri sebab bila nasihatmu keluar dari hati yang ikhlas, niscaya akan masuk ke dalam hati orang yang mendengarkannya. Sebalikinya, nasihati yang hanya berupa gubahan lidah dan buah rekaan pikiran belaka, maka ia akan masuk dari telinga kanan dan keluar dari telinga kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walhasil, siapa pun yang sangat merindukan dapat tersampaikannya kebenaran dari Allah dan dapat tersemainya nilai-nilai luhur ajaran Islam di daria setiap manusia, sehingga Islam benar-benar dapat dirasakan sebagai rahmatan lil 'alamin, maka tidak bisa tidak harus selalu merenungkan setiap kata-kata nasihati yang pernah atau akan terlontar dari lisannya, dengan satu pertanyaan saja, "Apakah hati saya sudah ikhlas menyampaikannya?" Karena, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata-kata yang baik atau diam!" (H.R. Bukhafi-Muslim)."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-4162606916666599630?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/lisan-yang-bermutu.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-2685237080713165810</guid><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T01:48:45.872+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Artikel Bebas</category><title>Hanya Memberi, tak Harap Kembali</title><description>Kualitas karakter kita dipengaruhi oleh pertanyaan terus menerus kepada diri. Apakah perilaku kita mendatangkan nilai tambah atau kerusakan?&lt;br /&gt;Ada film bagus berjudul Pay It Forward yang luput dari perhatian media massa. Salah seorang pemerannya adalah Haley Osment, yang berperan sebagai Trevor, seorang anak yang mempunyai ide hebat untuk mengubah dunia. Kami tidak akan bercerita secara panjang lebar, tetapi kami akan mengulas sedikit mengapa film ini bagus untuk dijadikan contoh pendidikan karakter untuk segala usia.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menerjemahkan " pay it forward ke dalam bahasa Indonesia agak sulit. Dalam teks terjemahan yang ada dalam VCD yang beredar di Indonesia diartikan bayar di muka , dan ini keliru. Mungkin dengan penjelasan berikut ini kita akan lebih mengerti konteksnya. Bayangkan kalau kita menolong seseorang dan kita katakan padanya untuk tidak membalasnya ( pay it back ), tetapi membalasnya kepada orang lain ( pay it forward ). Inilah pesan mendasar dari film ini yang digambarkan dengan alur cerita yang begitu menyentuh hati. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Diceritakan bahwa seorang anak usia 11 tahun, Trevor, mendapatkan tugas dari gurunya untuk membuat sebuah proyek yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. Trevor mendapatkan sebuah ide hebat, yaitu bagaimana membuat sebuah kebaikan berantai. Ia merencanakan untuk berbuat baik kepada tiga orang. Setiap yang ditolong Trevor, diharapkan dapat membalas kebaikannya kepada tiga orang lain. Demikian seterusnya, setiap orang yang menerima kebaikan diharapkan dapat pay it forward kepada tiga orang lainnya, sehingga penyebaran kebaikan ini bisa meluas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apakah ini satu hal yang mustahil? Menurut Trevor, tidak. Alur cerita untuk melakukan kebaikan ini memang tidak digambarkan secara mulus, tetapi penuh dengan rasa kesedihan, kekecewaan, dan juga rasa kemenangan yang menyertai Trevor yang berkomitmen agar proyek pay it forward nya bisa berjalan. Ia rela mengorbankan hidupnya ; sendiri demi keyakinannya akan ide pay it forward Trevor boleh puas, walau ia tidak melihatnya. Sebab, apa yang dilakukannya ternyata telah mempunyai dampak yang sangat berarti, dan mungkin dapat membuat dunia jadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selalu berbuat baik tanpa pamrih memerlukan sikap mental yang bertolak belakang dengan kebiasaan manusia zaman sekarang. Mungkin banyak di antara kita tergerak berbuat kebajikan karena alasan-alasan tertentu yang tujuannya untuk kepentingan diri juga. Kita mau memberikan sesuatu, asal kita juga mendapatkan sesuatu sebagai imbalan, entah itu dalam bentuk materi atau non-materi. Apakah ini tidak baik? Belum tentu, dan berikut ini penjelasannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bayangkan ada sebuah garis yang menghubungkan dua titik ide yang akan menentukan arah pembentukan karakter kita: (A) Berikan apa yang dapat diberikan kepada dunia (B) Ambil apa yang dapat diambil dari dunia . Kedua titik yang bertolak belakang ini dapat menjadi pedoman agar kita selalu bertanya kepada diri sendiri, apakah kita akan menjadi pemberi pengambil Ide pay it forwardadalah perilaku untuk selalu berbuat baik yang akan mendatangkan kebaikan berantai yang bermuara pada titik A.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semakin banyak memberi atau berbuat kebajikan kita akan memberikan nilai tambah (added value kepada dunia. Sekecil apa pun, bahkan memungut paku dari jalan adalah perbuatan yang mendatangkan nilai tambah. Seorang petani yang bekerja keras menanam padi di sawah, adalah seorang pelaku kebajikan karena nilai tambah yang diciptakan banyak sekali. Bahkan, semua perbuatan yang mendatangkan manfaat termasuk amal shalih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebaliknya, kalau kita mengambil banyak dari dunia dan kemudian mendatangkan kerugian bagi lingkungan fisik dan sosial, maka kita telah melakukan kerusakan di muka bumi ( destroyed value). Seorang pengusaha yang diberikan HPH, kalau ia menebang hutan lebih banyak dari yang ia tanam kembali, maka ia adalah pelaku destroyed value. Perbuatan memperkaya diri dengan tidak halal, seperti me-mark-up nilai proyek, menerima suap, menjadi rentenir, pencari rente, atau calo jabatan untuk mencari keuntungan, adalah juga bentuk dari perilaku yang akan mendatangkan kerusakan di muka bumi, termasuk efek multiplier negatifnya. Perbuatan yang mendatangkan kerugian dan kerusakan, adalah perbuatan munkar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagaimana dengan Bill Gates, apakah ia melakukan added value atau destroyed value? Kekayaan Bill Gates mencapai lebih dari 60 milyar dolar, tetapi added value yang diciptakannya pada masyarakat dunia ratusan atau ribuan kali dari jumlah tersebut. Coba bayangkan kalau kita masih memakai teknologi mesin ketik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi, kalau suatu kaum atau bangsa mengalami penderitaan karena telah terjadi kerusakan dalam berbagai segi kehidupan, maka sudah dapat dipastikan bahwa perbuatan manusia yang memberikan nilai tambah kepada dunia jauh lebih sedikit daripada yang membawa kerusakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Secara sederhana, kualitas karakter kita dipengaruhi oleh pertanyaan terus menerus kepada diri. Apakah perilaku kita mendatangkan nilai tambah atau kerusakan? Apakah kita selalu ingin mengambil dari apa yang kita rasa dunia berhutang kepada kita, atau apakah kita selalu ingin "pay it forward", karena kita merasa berhutang banyak kepada dunia?" Kita sendiri yang tahu. ¦ (Dr Ratna Megawangi) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-2685237080713165810?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/hanya-memberi-tak-harap-kembali.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-7849068454925482606</guid><pubDate>Sun, 05 Apr 2009 12:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T01:49:23.320+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Jaringan</category><title>Standar dan Organisasi wireless LAN</title><description>Band Industrial Scientific Medical (iSM)&lt;br /&gt;Ada tiga lisensi bebas keetapan band ISM FCC yang dapat digunakan yaitu band 900 MHz, 2.4 GHz,dan 5.8 GHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Band 900 MHz ISM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Band 900 MHz ISM memiliki range frekuensi dari 920 MHz hingga 928 MHz. Tepatnya band ini berada pada 915 MHz ± 13 MHz. Beberapa peralatan wireless masih menggunakan band 900 MHz seperti telepon rumah dan sistem kamera wireless. Organisasi yang menggunakan wireless LANs 900 MHz menemukan cara bahwa peralatan usang membutuhkan biaya yang mahal untuk digantikan perlu beberapa hardware yang tidak dapat difungsikan. Satu kartu frekuensi 900 MHz harus dibayar sebanyak $800 dan hanya boleh ditransmisikan dengan kecepatan hingga 1 Mbps. Jika dibandingkan, 802.11b memiliki kecepatan hingga 11 Mbps dan dijual dengan harga sekitar $100. Penemuan pendukung atau pengganti untuk unit 900 MHz yang telang usang hampir mustahil.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Band 2.4 GHz ISM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Band ini digunakan untuk seluruh 802.11, 802.11b dan 802.11g dan hingga sejauh ini paling banyak mendiami area dari tiga band yang dihadirkan dalam bab ini. Band 2.4 GHz ISM ini memiliki batas 2.4000 GHz dan 2.5000 GHz, hanya frekuensi 2.4000-2.4835 yang biasanya digunakan perangkat wireless LAN. Alasan yang mendasar unutk batasan ini karena FCC memiliki ketetapan daya output hanya untuk range frekuensi ini pada band 2.4 GHz ISM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Band 5.8 GHz ISM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Band ini dapat disebut juga Band 5 GHz ISM. Band 5.8 GHz ISM memiliki batas antara 5.725 GHz dan 5.875 GHz dengan luas bandwidth sebesar 150 MHz. Band frekuensi ini tidak ditetapkan untuk penggunaan piranti wireless LAN. Band 5.8 GHz ISM tumpang tindih dengan band lisensi bebas yang lain, band upper UNII, yang akan menyebabkan kekacauan dengan frekuensi upper 5 GHz yang digunakan untuk wireless LAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band Unlicensed National Information Infrastructure (UNII)&lt;br /&gt;Band 5 Ghz UNII disusun atas tiga band lebar 100 MHz secara terpisah yang mana digunakan oleh 802.11a. Tiga band tersebut adalah lower band, middle band dan upper band. FCC mengamanatkan bahwa lower band digunakan dalam ruangan, middle band digunakan di dalam ruangan atau di luar ruangan dan upper band dialokasikan untuk penggunaan di luar ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lower Band&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lower band ditempatkan pada 5.15 GHz dan 5.25 GHz dan ditetapkan oleh FCC memiliki daya output maksimum yaitu 50mW. Ketika diimplementasikan pada peralatan 802.11a, IEEE memiliki ketetapan 40 mW (80%) dari daya output maksimum untuk peralatan 802.11a yang digunakan pada lower band di dalam ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Middle Band&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;UNII middle band ditempatkan pada 5.25 GHz dan 5.35 GHz dan ditetapkan memiliki daya output sebesar 250 mW oleh FCC. Daya output yang ditetapkan oleh IEEE untuk UNII middle band adalah 200 mW. Batasan daya ini mengizinkan antar perangkat dalam ruangan atau di luar ruangan  dan  biasanya digunakan untuk lompatan yang pendek diluar ruangan antar gedung yang berdekatan. Dalam keadaan instalasi rumah-rumah, beberapa konfigurasi termasuk suatu link RF antara rumah dengan garasi, atau rumah dengan rumah tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upper Band&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Upper band dipesan untuk hubungan di luar ruangan dan dibatasi oleh FCC dengan daya output hingga 1 Watt (1000 mW). Band ini mengisi range frekuensi antara 5.725 GHz dan 5.825 GHz dan sering keliru dengan band ISM 5.8 GHz. IEEE menetapkan daya output maksimum bagi band ini sebesar 800 mW, dimana banyak sekali daya untuk pelaksanaanya di luar ruangan, kecuali untuk kampus besar atau hubungan RF jarak jauh. Peraturan daya output FCC menyelenggarakan aturan tertentu mengenai radiasi daya oleh unsur antena, tergantung pada apakah diimplementasikan pada suatu point-to-multipoint atau suatu point-to-point. Terminologi yang digunakan untuk daya rdiasi oleh antena adalah Equivalent Isotropically Radiated Power ( EIRP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Point-to-Multipoint (PtMP)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Link PtMP mempunyai koneksi sentral point dan dua atau lebih koneksi non-sentral. Link PtMP secara khas diatur dikonfigurasi dalam suatu hub-n-spoke topologi. Koneksi sentral point mungkin atau tidak mungkin mempunyai suatu antena omnidirectional (suatu antena omnidirectional menghasilkan 360 derajat pancaran horizontal). Adalah penting sebagai catatan bahwa manakala suatu antena omnidirectional digunakan, FCC secara otomatis mempertimbangkan hubungan link PtMP. Mengenai susunan dari suatu link Ptmp, FCC membatasi EIRP untuk 4 Watts pada band 2.4 GHz ISM dan upper band 5 GHz UNII. Lagipula pengaturan batasan daya untuk radiator ( Alat transmisi sinyal RF) pada tiap band adalah 1 Watt. Jika transmisi peralatan wireless LAN dapat disesuaikan dengan daya output, sistem akan sesuai dengan kebutuhan pemakai. Seandainya transmisi radio pada 1 Watt (±30 dBm) dikoneksikan secara langsung pada antena omnidirectional 12 dBi. Total daya output pada antena adalah sekitar 16 Watt, yang mana  nilai ini diatas batas 4 Watt. FCC menetapkan untuk masing-masing 3 dBi di atas awal antena dengan gain sebesar 6 dBi, daya pada intentional radiatir harus dikurangi 3 dB di bawah awal ±30 dBm. Sebagai contohnya, semenjak antena gain yaitu sebesar 12 dBi, daya pada intentional radiator harus dikurangi sebesar 6 dB. Pengurangan ini akan mengakibatkan suatu intentional radiator sebesar + 24 dBm ( 30 dBm– 6 dB), atau 250 mW dan suatu EIRP sebesar 36 dBm ( 24 dBm+ 12 dBi), atau 4 Watts. Dengan jelas aturan ini dapat menjadi mengacaukan, tetapi hasil akhir harus menunjukkan bahwa daya pada intentional radiator tidak pernah melebihi 1 Watt ( lihatlah Gambar 6.2), dan EIRP harus tidak pernah di atas 4 Watts untuk suatu hubungan PtMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/SdijqlUs8gI/AAAAAAAAALs/CRm2I9HyCLA/s1600-h/Tabel+kompensasi+Daya+Point-to-Multipont.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 360px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/SdijqlUs8gI/AAAAAAAAALs/CRm2I9HyCLA/s320/Tabel+kompensasi+Daya+Point-to-Multipont.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321182911707017730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                                                  Gambar 1. Tabel kompensasi Daya Point-to-Multipont&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Point-to-Point&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Link Ptp termasuk antena pemancar directional tunggal dan antena penerima directional tunggal. Hubungan ini termasuk tipe building-to-building atau link serupa dan harus mentaati aturan khusus. Ketika memasang suatu link PtP, batas daya 4 Watt nyaris menghilang menuju ke batas daya. Berkenaan dengan suatu link PtP, FCC mengamanatkan bahwa untuk tiap-tiap 3 dBi diatas awal penguatan antena sebesar 6dBi, daya pada intentional radiator harus dikurangi oleh 1 dB di bawah awal + 30 dBm.&lt;br /&gt;Mempertimbangkanlah contoh yang sebelumnya kita gunakan nilai yang sama: 1 Watt (+ 30 dBm) pada intentional radiator dan suatu antena 12 dBi ( dalam hal ini antena yang digunakan adalah antena directional). Total daya output masih 16 Watts. Dalam contoh ini, sejak penguatan antena adalah 12 dBi, daya pada intentional radiator harus dikurangi sebesar 2 dB, seperti yang ditentang;kan untuk pengurangan 6 dB dalam contoh yang sebelumnya. Pengurangan ini akan menghasilkan suatu daya intentional radiator 28 dBm ( 30 dBm– 2 dB), atau sekitar 630 mW dan EIRP 40 dBm ( 28 dBm+ 12 dBi), atau 10 Watts. Dalam kasus link PtP, daya pada intentional radiator masih terbatas pada 1 Watt, tetapi batas dari EIRP meningkat dengan penguatan antena ( Gambar 6.3). Adalah sangat penting untuk membedakan dengan jelas antara aturan yang menentukan Ptp dan link wireless PtMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/SdilqylOsGI/AAAAAAAAAL0/rn00DIaAtFQ/s1600-h/Tabel+kompensasi+Daya+Point-to-Multipont2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/SdilqylOsGI/AAAAAAAAAL0/rn00DIaAtFQ/s320/Tabel+kompensasi+Daya+Point-to-Multipont2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321185114289254498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                                                        &lt;span class="fullpost"&gt;Gambar 1 Tabel kompensasi daya Point-to-Multipoint&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)&lt;br /&gt;The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) adalah pembuat standar untuk hal-hal yang berhubungan informasi teknologi di Amerika Serikat. IEEE membuat standar di dalam hukum yang diciptakan oleh FCC. IEEE banyak membuat standar teknologi seperti Public Key Cryptography (IEEE 1363), FireWire (IEEE 1394),&lt;br /&gt;Ethernet (IEEE 802.3), and Wireless LANs (IEEE 802.11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah bagian dari tugas IEEE untuk mengembangkan standar untuk operasi wireless LAN dalam framework dari peraturan FCC dan regulasi.  Berikut ini adalah empat standar utama IEEE untuk wireless LAN :&lt;br /&gt; 802.11&lt;br /&gt; 802.11b&lt;br /&gt; 802.11a&lt;br /&gt; 802.11g&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IEEE 802.11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Standar 802.11 adalah standar pertama yang menguraikan penggunaan wireless LAN. Standar ini berisi semua teknologi transmisi termasul Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), Frquency hoping Spreaf Spectrum (FHSS) dan infrared.&lt;br /&gt;Standar IEEE 802.11 menguraikan sistem DSS yang hanya beroperasi pada 1 Mbps dan 2Mbps. Jika sistem DSS beroperasi pada kecepatan data lain dengan baik, seperti  1 Mbps, 2Mbps dan 11 Mbps, sistem tersebut masih tetap menjadi sistem yang memenuhi standar. Jika, sistem beroperasi pada kecapatan selain 1 atau 2 Mbps, sungguhpun sistem tersebut adalah 802.11-memenuhi standar karena kemampuannya untuk bekerja pada 1&amp;amp; 2 Mbps.&lt;br /&gt;IEEE 802.11 adalah salah satu dari dua standar yang menguraikan penggunaan frekuensi hoping pada sistem wireless LAN. Standar 802.11 menguraikan penggunaan sistem FHSS pada 1 dan 2 Mbps. Banyak sistem FHSS pada pasar dimana memperluas fungsinya dengan menawarkan mode yang beroperasi pada 3-10 Mbps, tetapi hanya sebagai DSSS. Jika sistem beroperasi pada kecepatan selain 1&amp;amp;2 Mbps, sistem tersebut tidak dapat diharapkan untuk komunikasi secara otomatis dengan selain perangkat 802.11. Produk 802.11 beroperasi dengan baik pada band 2.4 GHz ISM antara 2.4000 dan 2.4835 GHz. Infrared juga dicakup oleh 802.11 yang merupakan teknologi light-based dan tidak dapat dimasukkan pada band 2.4 GHz ISM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IEEE 802.11b&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meskipun standar 802.11 telah sukses mengizinkan DSSS sebaik sistem FHSS, teknologi telah membuat perkembangan standar. Segera setelah persetujuan dan pengimplementasian dari 802.11, wireless LAN DSSS sedang mengubah kecepatan data hingga 11 Mbps. Tetapi, tanpa standar untuk memandu penggunaan dari beberapa peralatan akan dapat menjadi permasalahan dengan interoperabilitas dan implementasi. Banyak pabrik yang mengatasi kebanyakan permasalahan implementasi, jadi tugas IEEE adalah relatif mudah yaitu menciptakan suatu standard mengikuti penggunaan umum dari wireless LAN pada market/pasar.Hal tersebut bukanlah sesuatu yang luar biasa untuk standard yang mengikuti teknologi dengan cara ini, terutama sekali ketika teknologi meningkat dengan cepat. IEEE 802.11b, dikenal sebagai " High-Rate" dan Wi-Fi™, menetapkan sistem rangkaian direct ( DSSS) yang beroperasi pada 1, 2, 5.5 dan 11 Mbps.&lt;br /&gt;Kecepatan data dari alat 802.11b adalah hasil dalam menggunakan suatu teknik pengkodean yang berbeda. Meskipun demikian sistem ini masih suatu sistem rangkaian direct/langsung, caranya chip dikodekan ( CCK dibanding Barker Kode) bersama dengan cara informasi yang dimodulasi ( QPSK pada 2, 5.5,&amp;amp; 11 Mbps dan BPSK pada 1 Mbps) mengijinkan suatu jumlah data yang lebih besar untuk ditransfer dalam batasan waktu yang sama. Produk. Produk 802.11b beroperasi hanya dalam band 2.4 GHZ ISM antara 2.4000 dan 2.4835 GHZ. pengkodean dan Modulasi akan dibahas lebih lanjut dalam Bab 8 ( MAC&amp;amp; Phisycal Layer).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IEEE 802.11a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Standar 802.11a menguraikan tentang penggunaan peralatan wireless LAN pada band 5 GHz UNII. Penggunaan pada band UNII secara otomatis membuat peralatan 802.11a tidak kompatibel dengan peralatan lain yang sesuai dengan standar dari seri 802.11 yang lainnya. Alasan dari ketidakcocokan ini adalah sederhana : sistem yang menggunakan frekuensi 5 GHz tidak akan bisa berkomunikasi dengan sistem yang menggunakan frekuensi 2.4 GHz.&lt;br /&gt;Menggunakan band UNII, kebanyakan peralatan bisa mencapai kecepatan data sekitar 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48 dan 54 Mbps. Beberapa peralatan yang menggunakan band UNII memiliki kecepatan data sampai 108 Mbps dengan penggunaan teknologi seperti rate doubling. Kecepatan tertinggi dari peralatan ini menghasilkan teknologi terbaru yang tidak di tetapkan standar 802.11a. IEEE 802.11a menetapkan kecepatan data hanya 6, 12 dan 24 Mbps. Kecepatan data maksimum yang ditetapkan oleh standar 802.11a adalah 54 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IEEE 802.11g&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;802.11g menyediakan kecepatan maksimum yang sama dengan 802.11a, yang menggabungkan kembali kecocokan peralatan 802.11b. Kecocokan ini akan membuat mutu wireless LAN meningkat yang sederhana dan murah. Sejak 802.11g merupakan teknologi  baru, peralatan 802.11g waktu itu belum tersedia.&lt;br /&gt;Penggunaan IEEE 802.11g ditetapkan pada band 2.4 GHz ISM. Untuk mencapai kecepatan data yang lebih tinggi ditemukan di dalam peralatan 802.11a, 802.11g menggunakan teknologi modulasi Orthogonal Division Frequency Multiplexing (OFDM). Alat ini dapat secara otomatis menombol ke modulasi QPSK dalam rangka untuk berkomunikasi dengan 802.11b yang lebih lambat- dan peralatan 802.11 yang cocok. Dengan semua keuntungan tersebut, pengguna 802.11g pada band 2.4 GHz yang penuh sesak bisa membuktikan kerugiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaingan teknologi&lt;br /&gt;Ada beberapa teknologi yang bersaing dengan standard 802.11. Ketika bisnis memerlukan perubahan dan teknologi berkembang, akan ada kelanjutan untuk menjadi standar baru yang diciptakan untuk mendukung pasar seperti halnya penemuan baru yang mengarah pada yang dipakai perusahaan. Teknologi wireless LAN lain yang digunakan pada saat ini yaitu :&lt;br /&gt; HomeRF&lt;br /&gt; Bluetooth&lt;br /&gt; Infrared&lt;br /&gt; OpenAir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HomeRF&lt;br /&gt;HomeRF beroperasi pada 2.4 GHz dan menggunakan teknologi frekuensi hoping. Lompatan peralatan HomeRF yaitu sekitar 50 lompatan tiap detik-sekitar 5 hingga 20 kali lebih cepat daripada peralatan FHSS 802.11. Versi baru dari HomeRF yaitu menggunakan “wide band” baru peraturan frekuensi hoping yang disetujui oleh FCC dan merupakan versi pertama yang melakukannya. Mengingat peraturan tersebut, diterapkan setelah 08/31/00, yang termasuk :&lt;br /&gt; Maksimum untuk frekuensi carrier adalah 5 MHz&lt;br /&gt; Minimal 15 hop&lt;br /&gt; Maksimum daya output adalah 125 mW&lt;br /&gt;Karena HomeRF mengijinkan suatu peningkatan diatas frekuensi carrier 1 Mhz dan fleksibilitas dalam penerapannya memerlukan kurang dari 75 hop/lompatan, orang mungkin berpikir band frekuensi hop tersebut akan populer diantara korporasi dan vendor-vendor. Bagaimanapun hal ini bukanlah suatu kasus. Sebagai keuntungan ketika menghasilkan kecepatan data 10 Mbps, tidak mengalahkan kerugian daya output 125 mW, dimana batas penggunaan band frekuensi hoping kira-kira pada rangr 150 feet. Hasil ini membatasi penggunaan peralatan wideband frekuensi hoping terutama pada lingkungan SOHO.&lt;br /&gt;Unit HomeRF menggunakan protokol SWAP dimana protokol ini merupakan kombinasi dari CSMA (digunakan pada area jaringan lokal) dan TDMA (digunakan pada telepon selular). SWAP merupakan hybrid dari 802.11 dan standar DECT dan dikembangkan oleh HomeRF working group. Peralatan HomeRF merupakan satu-satunya alat yang sekarang ini mengikuti peraturan wideband frekuensi hoping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bluetooth&lt;br /&gt;Bluetooth adalah teknologi frekuensi hoping lain yang beroperasi pada band 2.4 GHz ISM. Kecepatan hop dari peralatan bluetooth ini adalah sekitar 1600 hop tiap detik (sekitar 625µs kali). Tingginya kecepatan lompatan  juga memberikan teknologi terbaik untuk noise spurious narrow band. Sistem bluetooth tidak dapat didesain untuk troughput yang tinggi tetapi cukup penggunaan yang sederhana, daya yang lebih kecil, dan cakupan yang pendek (WPANs). Konsep IEEE 802.15 yang baru untuk WPANs termasuk spesifikasi bluetooth.&lt;br /&gt;Suatu kerugian utama penggunaan teknologi bluetooth adalah cenderung mengganggu jaringan 2.4 GHZ lain. Tingginya Kecepatan hop/lompatan bluetooth diatas keseluruhan dapat dipakai pada band 2.4 GHZ membuat sinyal bluetooth nampak untuk semua sistem lain sebagai noise all-band, atau all-band interfaces. Bluetooth juga mempengaruhi sistem FHSS yang lain. All-Band interfaces, mengganggu sinyal diatas frekwensi yang useable membuat sinyal utama tidak terpakai. Peralatan bluetooth beroperasi pada tiga kelas daya : 1 mW, 2.5 mW dan 100 mW. Pada saat ini ada beberapa implementasi dari peralatan bluetooth kelas 3 (100 mW), jadi range data tidak selalu tersedia; tetapi peralatan bluetooth kelas 2 (2.5 mW) memiliki maksimum range 10 meter (33 feet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infrared Data Association (IrDA)&lt;br /&gt;IrDA bukanlah standar seperti bluetooth. Rangkaian standard Homerf, dan 802.11, sedangkan IrDA adalah suatu organisasi. Didirikan Pada bulan Juni 1993, IrDA adalah suatu organisasi member-funded dimana memiliki piagam adalah “ untuk menciptakan suatu interoperable, murah, low-power, halfduplex, standar interkoneksi data serial yang mendukung suatu model gedung tanpa lift point-to-point yang dapat menyesuaikan diri untuk suatu cakupan luas peralatan komputer.” Transmisi data Infrared dapat terlihat pada penggunaannya dalam kalkulator, pencetak, beberapa building-to-building dan jaringan komputer di luar ruangan, dan sekarang dikemudikan oleh komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infrared&lt;br /&gt;Infrared adalah teknologi dengan dasar transmisi cahaya dan bukan spread spectrum-semua teknologi spread spectrum menggunakan RF radiasi. Alat-alat IR dapat mencapai angka maximum 4 Mbps di jarak dekat, tetapi sebagai teknologi cahaya dasar, sumber lain dari cahaya IR dapat campur dengan transmisi IR. Kecepatan data alat IR adalah sekitar 115 kbpsd, yang baik untuk menukar data antara alat-alat handheld. Keuntungan penting jaringan IR yaitu tidak mengganggu jaringan RF spread Spectrum. Untuk alasan ini, ada 2 pelengkap dan dapat dengan mudah digunakan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keamanan&lt;br /&gt;Keamanan peralatan IR yang sempurna memiliki dua alasan utama. Pertama, IR tidak bisa menempuh pada kekuatan yang rendah (maksimum 2 mW) dan detik/second, suatu hacker harus secara langsung menginterupsi pancaran  dalam rangka mengakses gain pada informasi yang sedang ditransfer. Jaringan single room yang memerlukan konektivitas wireless harus memberikan keamanan dari jaringan IR. Dengan PDAS dan laptop, IR digunakan untuk hubungan point-to-point pada cakupan are yang sangat pendek maka keamanan menjadi hal yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stabilitas&lt;br /&gt;Meskipun Demikian IR tidak bisa  menerobos dinding karena akan memantul langit-langit dan dinding, yang mana menopang jaringan single-room. Inframerah tidak mengganggu sinyal elektromagnetik, yang mempromosikan stabilitas dari suatu sistem IR. Suatu peralatan yang menyiarkan IR (dapat disamakan untuk antena RF) akan memancarkan informasi IR carrier ke segala arah sehingga sinyal ini dapat diambil alih oleh client IR terdekat. Transmisi IR point-to-point dapat digunakan di luar ruangan dan memiliki range maksimum sebesar 1 km (sekitar 3280 feet) tetapi range ini mungkin terlalu pendek dengan adanya sinar matahari. Sinar matahari kira-kira adalah 60% dari cahaya infrared, yang mana dapat melemahkan siyal infrared.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal dan jawaban&lt;br /&gt;1. Jelaskan  4 standart utama IEEE yang mengatur wireless LAN ?&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 802.11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Standar ini berisi semua teknologi transmisi termasul Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), Frquency hoping Spreaf Spectrum (FHSS) dan infrared.Standar ini menguraikan sistem DSS yang hanya beroperasi pada 1 Mbps dan 2Mbps. Jika sistem DSS beroperasi pada kecepatan data lain dengan baik, seperti  1 Mbps, 2Mbps dan 11 Mbps, sistem tersebut masih tetap menjadi sistem yang memenuhi standar. Jika, sistem beroperasi pada kecapatan selain 1 atau 2 Mbps, sungguhpun sistem tersebut adalah 802.11-memenuhi standar karena kemampuannya untuk bekerja pada 1&amp;amp; 2 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 802.11b&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;merupakan pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz. Dikenal juga dengan IEEE 802.11 HR. Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh standar IEEE 802.11b mencapai 5.9 Mb/s pada protokol TCP, dan 7.1 Mb/s pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;802.11a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;adalah sebuah teknologi jaringan nirkabel yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari standar IEEE 802.11 yang asli, namun bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi. Penggunaan OFDM memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain, dan tentunya peningkatan throughput. Standar ini selesai diratifikasi pada tahun 1999&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;802.11g&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan menggunakan metode modulasi OFDM. 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar ini menggunakan modulasi sinyal OFDM, sehingga lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-7849068454925482606?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/standar-dan-organisasi-wireless-lan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BNVfJ54FFlA/SdijqlUs8gI/AAAAAAAAALs/CRm2I9HyCLA/s72-c/Tabel+kompensasi+Daya+Point-to-Multipont.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-7132047995354342834.post-3524271024608704593</guid><pubDate>Sun, 05 Apr 2009 11:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-22T01:47:09.562+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Jaringan</category><title>Sejarah Internet Dan jaringan</title><description>Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceName"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceType"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIYAN85%7E1.CC%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIYAN85%7E1.CC%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="Normal (Web)"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} p 	{mso-style-unhide:no; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Daftar Kejadian Penting Dalam Perkembangan Internet&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kejadian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1957&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Uni Soviet (sekarang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Russia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;) meluncurkan wahana luar   angkasa, Sputnik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1958&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, &lt;em&gt;&lt;b&gt;Advanced Research Projects Agency&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1962&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Awal 1960-an&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Teori mengenai &lt;em&gt;packet-switching&lt;/em&gt; dapat   diimplementasikan dalam dunia nyata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertengahan 1960-an&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “&lt;em&gt;Cooperative   Networking of Time-sharing Computers&lt;/em&gt;“, dengan hanya empat buah &lt;em&gt;host&lt;/em&gt; komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1965&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Istilah “&lt;em&gt;Hypertext&lt;/em&gt;” dikeluarkan oleh Ted Nelson.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1968&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jaringan  Tymnet  dibuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1971&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1972&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan &lt;em&gt;International   Network Working Group&lt;/em&gt; (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “&lt;strong&gt;Bapak Internet&lt;/strong&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1972-1974&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1973&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ARPANET ke luar Amerika Serikat pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari  Inggris   dan Royal Radar Establishment di  Norwegia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1974&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail   protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “&lt;em&gt;A Protocol   for Packet Network Interconnection&lt;/em&gt;“.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1974&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bolt, Beranet &amp;amp; Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telnet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1977&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke   ARPANET.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1978&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni   Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1979&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina  Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan   Usenet pun meningkat secara drastis.&lt;br /&gt;Di tahun ini pula, &lt;em&gt;emoticon&lt;/em&gt; diusulkan oleh Kevin McKenzie.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Awal 1980-an&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari   banyak hidup manusia.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 &lt;em&gt;host&lt;/em&gt;   yang terhubung.&lt;br /&gt;Layanan &lt;strong&gt;BITNET&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Because It’s Time Network&lt;/em&gt;) dimulai,   dengan menyediakan layanan e-mail, &lt;em&gt;mailing list&lt;/em&gt;, dan juga File Transfer   Protocol (FTP).&lt;br /&gt;CSNET (&lt;em&gt;Computer Science Network&lt;/em&gt;) pun dibangun pada tahun ini oleh   para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari &lt;st1:placename st="on"&gt;Purdue&lt;/st1:placename&gt;   &lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:placetype&gt;, &lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:placetype&gt;   of &lt;st1:placename st="on"&gt;Washington&lt;/st1:placename&gt;, &lt;st1:place st="on"&gt;RAND&lt;/st1:place&gt;   Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF).   Jaringan ini menyediakan layanan &lt;em&gt;e-mail&lt;/em&gt; dan beberapa layanan lainnya   kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1982&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Istilah “&lt;strong&gt;Internet&lt;/strong&gt;” pertama kali   digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai  protocol universal untuk   jaringan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Name server&lt;/em&gt; mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju &lt;em&gt;host&lt;/em&gt; tersebut.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah &lt;em&gt;host&lt;/em&gt; yang tergabung ke   Internet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Perkembangan Internet di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “&lt;em&gt;Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio&lt;/em&gt;” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik &lt;strong&gt;Onno W. Purbo&lt;/strong&gt; (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti &lt;strong&gt;Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) &lt;/strong&gt;bersama&lt;strong&gt; Onno W. Purbo&lt;/strong&gt;, berguru pada para senior radio amatir seperti &lt;strong&gt;Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV)&lt;/strong&gt;, di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data &lt;em&gt;packet radio&lt;/em&gt; yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui &lt;em&gt;mailing list&lt;/em&gt; ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan &lt;em&gt;e-mail store and forward&lt;/em&gt; yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail &amp;amp; newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Muhammad Ihsan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm &amp;amp; 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun 1993-1998.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Firman Siregar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Putu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang “maniak” IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suryono Adisoemarta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB seperti &lt;strong&gt;Basuki Suhardiman&lt;/strong&gt;,&lt;strong&gt; Aulia K. Arief&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Arman Hazairin&lt;/strong&gt; di dukung oleh &lt;strong&gt;Adi Indrayanto&lt;/strong&gt; untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat &amp;amp; bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Berawal dari teknologi radio paket 1200bps, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet &amp;amp; IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7132047995354342834-3524271024608704593?l=riyansintang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://riyansintang.blogspot.com/2009/04/sejarah-internet-dan-jaringan.html</link><author>Mas_anto20@yahoo.com (Riyanto)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>