<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318</id><updated>2024-09-01T17:20:16.784+07:00</updated><title type='text'>Mutiara Islami</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-4596063685902800749</id><published>2011-02-02T02:40:00.001+07:00</published><updated>2016-03-29T09:46:39.691+07:00</updated><title type='text'>Di Sini</title><content type='html'>Di sini ku berjalan sendiri. Terpisah jarak dan waktu, jauh dari di mana kaki ini berpijak dan melangkah sebelumnya, mencoba memahami dan menyelami semua waktu yang berlalu. Tertegun, terpaku akan semua waktu yang telah mengisi jiwaku. Tak pernah menyangka, waktu itu pernah menyelamatkanku, mengangkatku terbang tinggi, tapi pernah juga menghempaskanku terjatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini ku menghela nafas. Merentangkan kedua tanganku menghirup udara untuk menyerap semua waktu untuk mengisi, meluaskan ruang jiwaku. Memejam mata, melihat memori yang sudah berlalu, mencoba mengambil hikmah dan menahannya untuk tidak meninggalkan pergi, karena ku ingin bersama hikmah. Bersamanya untuk tetap mendewasakan diri, untuk menjagaku dan memahami lebih jauh akan semua yang telah terjadi. Rasa sakit pernah terberi, tapi tak apa, karena ku tahu hidup tanpa rasa sakit, maka ku tak pernah memahami arti lebih jauh yang semakin merekatkan dan menguatkanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini ku menulis. Mencoba menulis semua, mengungkapkan yang ada dalam jiwaku, hingga ku merasa tak perlu menulis lagi. Tapi ku tak bisa. Waktu akan terus berjalan. Waktu akan terus berputar menemani diriku dalam kuasaNya. Lalu ku menulis untuk mengikat semua apa adanya. Mengikatnya tuk menjadi bekal, agar ku tak terlupa atas semua yang terjadi, agar menjadi peta yang mengingatkan langkah yang sempat ku lalui, agar ku tahu bahwa dalam langkahku tak pernah sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini ku melihat langkahku meluruh. Tersadar bahwa langkahku tak pernah sempurna, tak terlepas dari salah, maka maafkanlah aku. Dalam setiap langkah yang tertempuh, mencoba selalu terselip nafas yang satu, menyandingkanNya dalam setiap langkah. Bukan hanya sekejap, tapi dalam setiap nafas yang terhembus hingga nafas ini berhenti. Dalam setiap langkah, tersimpan sujud kebesaranNya dengan mencoba tetap terjaga dalam keteraturan yang berjalan untuk tak terlepas dalam ridhaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini ku beranjak mencoba meraih hikmahNya. Berjuta warna pelangi di dalam hatiku pernah menjadi satu, bahkan pernah seakan tanpa warna, atas rasa kehilangan, atas nikmat yang terberi, atas rasa sedih, atas senyum yang menghiburku, atas rasa sakit, atas keindahan yang terberi, atas duri yang menusukku, atas bunga yang merekah dan mewangi mengisi dalam setiap langkahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini ku termenung. Demi meraih ridhaNya, ku tak ingin berhenti memahami, ku tak ingin berhenti meraih hikmah, bahkan ku tak ingin berhenti bersyukur atas semua yang terjadi. Karena ku tahu, di sana selalu ada kehadiranMu. Ku merengkuhMu.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/4596063685902800749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/02/di-sini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4596063685902800749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4596063685902800749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/02/di-sini.html' title='Di Sini'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-6926313652084954225</id><published>2011-01-26T02:09:00.002+07:00</published><updated>2014-04-25T14:20:03.855+07:00</updated><title type='text'>Do&#39;a untuk Engkau &quot;S.I.M.B.A&quot;</title><content type='html'>Ya Allah...&lt;br /&gt;
Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku,&lt;br /&gt;
seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang akan meletakkan ku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang hidup bukan untuk dirinya sendiri,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang tidak hanya mencintaiqu tetapi juga menghormatiqu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang tidak hanya memujaqu, tetapi juga menasehatiqu ketika aqu berbuat salah,&lt;br /&gt;
seorang yang mencintaiqu bukan karena ketampanan ku tetapi karena hatiku,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi,&lt;br /&gt;
seorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang pria ketika berada di sebelahnya,&lt;br /&gt;
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna, namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan dukungan ku sebagai peneguhnya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan doaku untuk kehidupan dan segala urusannya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan senyumanku untuk menghapus kesedihannya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna,&lt;br /&gt;
Dan aku juga minta...&lt;br /&gt;
Jadikanlah aku seorang pria yang dapat membuat wanita itu bangga dan bahgia,&lt;br /&gt;
berikanlah aqu sebuah hati yang sungguh mencintai Mu,&lt;br /&gt;
sehingga aqu dapat mencintainya dengan cintaMu, bukanmencintainya sekedar cintaku,&lt;br /&gt;
berikanlah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya,&lt;br /&gt;
Berikanlah aku penglihatanMu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya, berikanlah aku mulut Mu sehingga aqu dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap detik,&lt;br /&gt;
dan bilka mana akhirnya kami bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan ;&lt;br /&gt;
&quot;betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan kepada ku seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna&quot;,&lt;br /&gt;
aku mengetahui bahwa engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktu yang Engkau tentukan,&lt;br /&gt;
Allah yang Maha Pemurah....&lt;br /&gt;
Terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk saat-saat terindah yang kami nikmati bersama,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk sat-saat yang lalu,&lt;br /&gt;
saya datang bersujud dai hadapanMU, sucikan hatiqu ya Allah,&lt;br /&gt;
sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMu dalam hidup saya...,&lt;br /&gt;
Ya Allah....&lt;br /&gt;
Jika Engkau ciptakan ia untuk saya, Ya Allah....tolonglah satukan hati kami.bantulah saya untuk mencintainya, mengerti dan menerimanya dia seutuhnya. berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk menenangkan hatinya. Lengkapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana saya telah kau ciptakan.Yakinkanlah ia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia..&lt;br /&gt;
Ya Alah Maha Pengasih...&lt;br /&gt;
dengarlah do&#39;a saya ini.Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan KehendakMu..&lt;br /&gt;
Amin yaa Robbal &#39;Alamin..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/6926313652084954225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/doa-untuk-engkau-3fie.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6926313652084954225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6926313652084954225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/doa-untuk-engkau-3fie.html' title='Do&#39;a untuk Engkau &quot;S.I.M.B.A&quot;'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-8079253932552985093</id><published>2011-01-26T01:54:00.001+07:00</published><updated>2016-03-29T09:46:39.853+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Doa Untukmu</title><content type='html'>Ya Allah...&lt;br /&gt;
Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku,&lt;br /&gt;
seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang akan meletakkan ku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang hidup bukan untuk dirinya sendiri,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang tidak hanya mencintaiqu tetapi juga menghormatiqu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang tidak hanya memujaqu, tetapi juga menasehatiqu ketika aqu berbuat salah,&lt;br /&gt;
seorang yang mencintaiqu bukan karena ketampanan ku tetapi karena hatiku,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi,&lt;br /&gt;
seorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang pria ketika berada di sebelahnya,&lt;br /&gt;
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna, namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan dukungan ku sebagai peneguhnya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan doaku untuk kehidupan dan segala urusannya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan senyumanku untuk menghapus kesedihannya,&lt;br /&gt;
seorang wanita yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna,&lt;br /&gt;
Dan aku juga minta...&lt;br /&gt;
Jadikanlah aku seorang pria yang dapat membuat wanita itu bangga dan bahgia,&lt;br /&gt;
berikanlah aqu sebuah hati yang sungguh mencintai Mu,&lt;br /&gt;
sehingga aqu dapat mencintainya dengan cintaMu, bukanmencintainya sekedar cintaku,&lt;br /&gt;
berikanlah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya,&lt;br /&gt;
Berikanlah aku penglihatanMu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya, berikanlah aku mulut Mu sehingga aqu dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap detik,&lt;br /&gt;
dan bilka mana akhirnya kami bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan ;&lt;br /&gt;
&quot;betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan kepada ku seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna&quot;,&lt;br /&gt;
aku mengetahui bahwa engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktu yang Engkau tentukan,&lt;br /&gt;
Allah yang Maha Pemurah....&lt;br /&gt;
Terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk saat-saat terindah yang kami nikmati bersama,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama,&lt;br /&gt;
terimaksih untuk sat-saat yang lalu,&lt;br /&gt;
saya datang bersujud dai hadapanMU, sucikan hatiqu ya Allah,&lt;br /&gt;
sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMu dalam hidup saya...,&lt;br /&gt;
Ya Allah....&lt;br /&gt;
Jika Engkau ciptakan ia untuk saya, Ya Allah....tolonglah satukan hati kami.bantulah saya untuk mencintainya, mengerti dan menerimanya dia seutuhnya. berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk menenangkan hatinya. Lengkapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana saya telah kau ciptakan.Yakinkanlah ia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia..&lt;br /&gt;
Ya Alah Maha Pengasih...&lt;br /&gt;
dengarlah do&#39;a saya ini.Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan KehendakMu..&lt;br /&gt;
Amin yaa Robbal &#39;Alamin..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/8079253932552985093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/sebuah-doa-untukmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8079253932552985093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8079253932552985093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/sebuah-doa-untukmu.html' title='Sebuah Doa Untukmu'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-5114172130199118271</id><published>2011-01-19T11:46:00.003+07:00</published><updated>2011-01-19T11:46:18.270+07:00</updated><title type='text'>Eeeeehhhh,,,,,Ada CINTA di Facebook</title><content type='html'>Permulaan hujan adalah gerimis, sedangkan permulaan cinta adalah saling pandang memandang&lt;br /&gt;
Sekarang dunia sudah semakin berubah. Kalimat itu sudah dianggap biasa, kalimatnya sekarang berubah sesuai dengan kondisi manusia di jaman sekarang. Dunia teknologi menjadikan semuanya mudah tuk saling mengenal satu sama lain. Benar ga yah.....hehehe......gimana tidak dengan fasillitas yang serba canggih kita bisa berkenalan dengan seseorang yang jauh di sana, ayo ngaku....Xixixi.....walau hanya lewat tulisan. Coba sekarang kita tengok salah satu jaringan sosial yang lagi nge Tren sekarang, Facebook, ya Facebok ia merupakan jaringan sosial yang telah meraih peringkat pertama ketimbang jaringan sosial terdahulunya, semua orang terlena dengan Jaringan Sosial yang satu ini, jaringan ini bisa menghubungkan kita dengan teman lama kita yang jauh disana, Mantapkan…….! Maka tidak sedikit para Facebookers yang kerjaannya nongkrong trus di depan komputer atau terus beli pulsa untuk update status di FB......lebay banget kan.........Dewasa ini pengaruhnya begitu luar biasa, dari anak kecil hingga nenek-nenek terus berpacu dengan dunia facebook, sehingga mau mandi pun ganti dulu status&quot; Sabun gue dimana yah.......???&quot;. Bagi ibu-ibu, “Sekarang masak apa ya......???&quot;, Heuheu….. Duniaaaa……Duniaaaaaa…..!!!!!!! Kali ini ada sebuah artikel teman-teman Fb yang harus kita renungi (termasuk saya bagian dari anggoota Fb hehehe....) &quot;Hati-hati Bro dengan akhwat Facebookiyah&quot; gitu kira-kira judulnya, yaupp let&#39;s go! mudah-mudahan ada hikmahnya, sebuah puisi dari catatan teman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini dapat Puisi Akhwat (dari Notes Friends)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ya Allah..!!! Jadikan kami hamba-hamba-Mu yang senantiasa memperbarui niat dan rasa syukur kepada-Mu.. agar ikatan ukhuwah dihati kami terisi oleh Rahmat-Mu.. kemudian melahirkan ucapan yang menyejukkan, serta perbuatan yang mencahayakan. Aminn.!!! ( Sukran Jazakallah atas semua ).</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/5114172130199118271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/eeeeehhhhada-cinta-di-facebook.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5114172130199118271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5114172130199118271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/eeeeehhhhada-cinta-di-facebook.html' title='Eeeeehhhh,,,,,Ada CINTA di Facebook'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-6366382786316642875</id><published>2011-01-19T11:46:00.001+07:00</published><updated>2016-03-29T09:46:39.774+07:00</updated><title type='text'>Eeeeehhhh,,,,,Ada CINTA di Facebook</title><content type='html'>Permulaan hujan adalah gerimis, sedangkan permulaan cinta adalah saling pandang memandang&lt;br /&gt;
Sekarang dunia sudah semakin berubah. Kalimat itu sudah dianggap biasa, kalimatnya sekarang berubah sesuai dengan kondisi manusia di jaman sekarang. Dunia teknologi menjadikan semuanya mudah tuk saling mengenal satu sama lain. Benar ga yah.....hehehe......gimana tidak dengan fasillitas yang serba canggih kita bisa berkenalan dengan seseorang yang jauh di sana, ayo ngaku....Xixixi.....walau hanya lewat tulisan. Coba sekarang kita tengok salah satu jaringan sosial yang lagi nge Tren sekarang, Facebook, ya Facebok ia merupakan jaringan sosial yang telah meraih peringkat pertama ketimbang jaringan sosial terdahulunya, semua orang terlena dengan Jaringan Sosial yang satu ini, jaringan ini bisa menghubungkan kita dengan teman lama kita yang jauh disana, Mantapkan…….! Maka tidak sedikit para Facebookers yang kerjaannya nongkrong trus di depan komputer atau terus beli pulsa untuk update status di FB......lebay banget kan.........Dewasa ini pengaruhnya begitu luar biasa, dari anak kecil hingga nenek-nenek terus berpacu dengan dunia facebook, sehingga mau mandi pun ganti dulu status&quot; Sabun gue dimana yah.......???&quot;. Bagi ibu-ibu, “Sekarang masak apa ya......???&quot;, Heuheu….. Duniaaaa……Duniaaaaaa…..!!!!!!! Kali ini ada sebuah artikel teman-teman Fb yang harus kita renungi (termasuk saya bagian dari anggoota Fb hehehe....) &quot;Hati-hati Bro dengan akhwat Facebookiyah&quot; gitu kira-kira judulnya, yaupp let&#39;s go! mudah-mudahan ada hikmahnya, sebuah puisi dari catatan teman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini dapat Puisi Akhwat (dari Notes Friends)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ya Allah..!!! Jadikan kami hamba-hamba-Mu yang senantiasa memperbarui niat dan rasa syukur kepada-Mu.. agar ikatan ukhuwah dihati kami terisi oleh Rahmat-Mu.. kemudian melahirkan ucapan yang menyejukkan, serta perbuatan yang mencahayakan. Aminn.!!! ( Sukran Jazakallah atas semua ).</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/6366382786316642875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/eeeeehhhhada-cinta-di-facebook_19.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6366382786316642875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6366382786316642875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/eeeeehhhhada-cinta-di-facebook_19.html' title='Eeeeehhhh,,,,,Ada CINTA di Facebook'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-6481217611690636785</id><published>2011-01-19T11:39:00.001+07:00</published><updated>2016-03-29T09:46:39.801+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'></content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/6481217611690636785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/blog-post.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6481217611690636785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6481217611690636785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2011/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-1595968706578469339</id><published>2010-10-10T15:41:00.000+07:00</published><updated>2010-10-10T15:45:11.314+07:00</updated><title type='text'>&quot;SAHABAT&quot;</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPBpOcx5QkBRJZvEY-2GtkKLE8UEj1is4umWYVZGK0gTc84uDV5QNsx-sIJMmP9ObG2kDbqCFdp4ysBENZqi8-MlJn2gTSDPlL2_k-X8ptjyCoPtiGd3qX0twvBfi-CYeSJRt4szU4Al8/s1600/01.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPBpOcx5QkBRJZvEY-2GtkKLE8UEj1is4umWYVZGK0gTc84uDV5QNsx-sIJMmP9ObG2kDbqCFdp4ysBENZqi8-MlJn2gTSDPlL2_k-X8ptjyCoPtiGd3qX0twvBfi-CYeSJRt4szU4Al8/s200/01.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5526335456947154146&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wahai sahabat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yg membuatmu tertarik pada seseorang?&lt;br /&gt;Apa yg membuatmu memutuskan untuk mencintai seseorang dengan segala kekurangannya?&lt;br /&gt;Apa yg membuatmu memilih seseorang menjadi pendampingmu?&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Duh… jawaban pertanyaan ini pasti telah ada didalam hati mu, dengan segala pertimbangan dan pemikiran yang dalam atau mungkin kamu hanya asal memilih/memutuskan?. Dan padahal sebelum memutuskan pilihanmu, kamu tentu menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya, lebih alim daripada pasanganmu tetapi mengapa kamu tetap memilih untuk mencintainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu kamu ketahui perasaan cinta, simpatik, tertarik, akan selalu datang dalam berbagai kesempatan pada kehidupan kita. Tetapi mengapa kamu tetap memilih untuk mencintainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kamu sudah tahu, mencari seseorang yang sempurna sesuai keinginan hati itu sulit, jadi mengapa kamu tetap mencarinya? ini bukanlah suatu keputusasaan tapi Mengapa kamu tidak mencari yang seseorang yang tidak sempurna kemudian menjadikannya menjadi sempurna sesuai hatimu?.&lt;br /&gt;Dan perlu kamu ketahui, kita hadir di kehidupan ini tentunya bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sudah menjadi tugasmulah Wahai sahabat,&lt;br /&gt;Jika pasanganmu belum bersinar, maka tugasmulah memancarkan cahayanya. Jika pasanganmu belum sempurna, maka tugasmulah yang membuatnya sempurna menurut hatimu.jangan kau menuntut untuk mendapatkan bidadari/pangeran yang sempurna, tapi binalah dan tuntunlah pasanganmu agar menjadi bidadari/pangeran yang sempurna menurutmu.Dan akhirnya semua yang kamu inginkan akan menjadi sempurna tentulah karena keberadaanmu secara bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb….Aku tidak meminta seorang yang sempurna, namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU..”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb….Jika orang lain memohon kepada-Mu untuk menikah dengan orang yang mereka cintai, maka aku memohon kepada-Mu, lapangkan hatiku untuk mencintai orang yang kelak menikah denganku..”</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/1595968706578469339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/10/sahabat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/1595968706578469339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/1595968706578469339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/10/sahabat.html' title='&quot;SAHABAT&quot;'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPBpOcx5QkBRJZvEY-2GtkKLE8UEj1is4umWYVZGK0gTc84uDV5QNsx-sIJMmP9ObG2kDbqCFdp4ysBENZqi8-MlJn2gTSDPlL2_k-X8ptjyCoPtiGd3qX0twvBfi-CYeSJRt4szU4Al8/s72-c/01.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-6236962237191315645</id><published>2010-08-22T01:37:00.000+07:00</published><updated>2016-06-15T15:38:09.430+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya...RAMADHAN.....!!!</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Ya Allah ya rabbil Izzati.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ingatkanlah kembali untuk apa Engkau ciptakan aku, &lt;br /&gt;Hingga Engkau nanti tidak menanyakan lagi niat apa ibadahku ini,&lt;br /&gt;Apa hanya niatku karena mengharap surga-Mu&lt;br /&gt;Atau hanya sekedar takut akan neraka-Mu.??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Ya Alloh Ya Tuhan ku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan disetiap dinding hatiku terbintik benalu rasa sabar, &lt;br /&gt;Tetapi tumbuhkanlah kuncup-kuncup buah keiklasan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Ya Muhaimin..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan hati ini selalu terbesit kata selalu menuntut terhadap-Mu&lt;br /&gt;Karena aku tahu dan sadar akan kewajibanku kepada-Mu&lt;br /&gt;Masih tiada sebanding dengan segala rahmat &lt;br /&gt;Yang Engkau curahkan terhadapku.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah. ya hayati. ya habibi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buaikanlah hatiku terlena akan keagungan-Mu &lt;br /&gt;Hingga lisan dan hati kami kelu untuk menyukuri atas segala rahmat-Mu. &lt;br /&gt;Karena aku sadar rasa syukurku kepada-Mu&lt;br /&gt;Membutuhkan rasa syukur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah Engkau Ya Alloh yang Menjadi Tujuan dan Harapanku.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;MARHABAN YA RAMADHAN. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semoga Ramadhan ini kita semakin bijak kepada-Nya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/6236962237191315645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/08/marhan-yaramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6236962237191315645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/6236962237191315645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/08/marhan-yaramadhan.html' title='Marhaban Ya...RAMADHAN.....!!!'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-8012206112051307409</id><published>2010-08-13T00:00:00.000+07:00</published><updated>2010-08-13T00:02:35.986+07:00</updated><title type='text'>Ramadhan</title><content type='html'>Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba. Kita umat Muslim akan merayakan ibadah puasa satu bulan penuh. Siap-siap bangun dini hari, menunda makan dan menjaga perbuatan. Mudah-mudahan kebiasaan di bulan Ramadhan seterusnya bisa dilakukan di bulan-bulan berikutnya. Bangun tidur teratur, makan teratur, dan selalu berfikiran positif.&lt;br /&gt;Tidak lengkap rasanya bagi kita menjalani ibadah puasa apabila belum bermaaf-maafan dengan semua orang yang kita kenal. Untuk berbuat baik, tentu harus diawali dengan hati yang bersih bukan? Semenjak Ponsel dimiliki oleh hampir sebagian orang, SMS merupakan fitur favorit untuk menyampaikan permintaan maaf dan ucapan selamat.&lt;br /&gt;Selamat Menjalankan Ibadah Puasa dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon Maaf Lahir dan Bathin</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/8012206112051307409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8012206112051307409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8012206112051307409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html' title='Ramadhan'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-9071620810119475290</id><published>2010-07-26T00:29:00.000+07:00</published><updated>2010-07-26T00:31:04.778+07:00</updated><title type='text'>Istriku........!!!</title><content type='html'>Istriku, sudah lebih dari tiga tahun usia pernikahan kita, sudah lebih dari dua tahun usia anak kita…&lt;br /&gt;Istriku, di tahun pertama pernikahan kita, aku merasakan kegembiraan yang luar biasa. Karena saat itu aku bangga sekali menikah dengan mu. Hubungan kita mesra sekali waktu itu, apalagi semenjak tumbuh buah cinta kita di janinmu.&lt;br /&gt;Istriku, di tahun kedua usia pernikahan kita, aku juga merasakan kegembiraan yang sama. Karena buah cinta kita telah lahir kedunia ini. Seorang bayi mungil yang lucu, cakep, dan menggemaskan adalah sebagai pelengkap kebahagiaan kita.&lt;br /&gt;Istriku, di tahun ketiga usia pernikahan kita aku merasakan banyak hal-hal yang berbeda menyangkut hubungan kita. Engkau sudah mulai berubah, tidak seperti satu atau dua tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Istriku, entah apa yang terjadi sekarang pada dirimu. Seringkali aku merasa sakit hati akan perlakuan darimu. Mungkin engkau tidak tahu akan hal ini, karena aku berusaha memendamnya dalam kalbuku saja. Seringkali aku menangis sendiri, dan bersedih hati karena perilakumu itu.&lt;br /&gt;Istriku, engkau adalah bunga dari keluarga kita. Bunga yang harus mengeluarkan aroma wangi setiap saat. Aku telah berusaha menyirami dan memberi pupuk bunga itu, namun aku tidak tahu kenapa aroma wangi itu tidak dapat aku rasakan saat ini.&lt;br /&gt;Istriku, kembali aku teringat akan suatu hadist tentang wanita : “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan2 dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim )&lt;br /&gt;Istriku, tidak banyak yang aku minta dari mu. Aku hanya menginginkan engkau bisa menjadi seorang istri yang baik bagi suaminya, dan juga seorang ibu yang baik bagi anak-anaknya. Hanya itu yang aku inginkan darimu. Aku tidak akan pernah menuntut yang lebih dari itu.&lt;br /&gt;Istriku, engkau adalah perhiasanku. Selayaknya perhiasan adalah benda berharga yang dicintai pemiliknya. Benda berharga yang akan menyenangkan bila aku pandang setiap saat.&lt;br /&gt;Istriku, aku turut bersedih akan perubahan sikap mu.&lt;br /&gt;Istriku, aku selalu berharap, setiap aku pulang kerja dari kantor, aku berharap akan mendapatkan senyumanmu yang manis. Senyuman yang tulus dari bibirmu yang indah. Tapi yang sering kudapatkan hanyalah sebuah bibir yang kaku tanpa jiwa. Sudah seringkali aku mendapatkan hal tersebut.&lt;br /&gt;Istriku, aku tidak tahu bagaimana tanggapan dirimu soal aku. Karena seringkali jika ada masalah sedikit saja, kau langsung diam seribu bahasa. Istriku, engkau tidak pernah meminta maaf kepadaku jika sudah beberapa hari engkau membisu kepadaku.&lt;br /&gt;Istriku, aku sudah paham akan kewajibanku sebagai seorang suami. Aku telah berusaha melakukan itu dengan sebaik-baiknya. Aku juga berusaha memberikan contoh yang baik bagi engkau dan anak kita. Aku selalu mencontohkan kesabaran, keikhlasan tetang hubungan berumah tangga. Aku juga tidak pernah marah-marah dirumah, karena aku tahu bahwa itu adalah contoh yang buruk.&lt;br /&gt;Istriku, aku juga terus berusaha untuk memperbaiki kesejahteraan kita. Aku memang bukan seorang yang bergaji besar, yang dapat membelikan engkau rumah yang indah, mobil yang mewah, dan perabot rumah tangga yang komplit. Namun, aku terus berusaha sekuat tenaga agar aku mendapatkan semua itu.&lt;br /&gt;Istriku, engkau tidak lagi bersikap sabar, engkau tidak lagi bersikap ikhlas dalam melayani suamimu, engkau tidak lagi bersikap lembut jika berbicara denganku. Sifat sekarang adalah sifat seorang yang pemarah, emosianal jika ada suatu hal yang mengganggu pikiranmu, sifat terlalu kekanak-kanakan dalam mamandang beberapa hal.&lt;br /&gt;Istriku, anak kita butuh bimbingan seorang ibu yang lemah lembut, penyayang, penyabar. Anak kita tidak butuh seorang ibu yang pemarah. Anak kita masih kecil, masih berusia kurang dari tiga tahun. Memang anak kita perkembangannya sangat lambat bila dibandingkan dengan anak seusianya, namun anak kita juga butuh sesuatu yang lebih dari sekedar cinta.&lt;br /&gt;Istriku, tulisan ini aku buat karena aku sudah tidak tahan dengan sikapmu seperti ini. Mungkin aku lemah karena aku tidak bisa bertindak tegas, mungkin aku lemah karena aku tidak berani menegurmu. Namun semua itu kulakukan hanya untuk kelanggengan keluarga kita. Aku takut jika aku sedikit keras kepadamu, engkau akan lebih tidak terkendali lagi, dan tentunya akan sangat merusak hubungan kelurga kita.&lt;br /&gt;Istriku, sifat seorang istri yang baik adalah seperti yang sudah dicontohkan Nabi kita :&lt;br /&gt;1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya.&lt;br /&gt;2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.&lt;br /&gt;3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya.&lt;br /&gt;4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya.&lt;br /&gt;5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta‘ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan.&lt;br /&gt;6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya,&lt;br /&gt;7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar‘i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya&lt;br /&gt;Dalam shalat malamku, aku pasti berdoa agar kau bisa berubah. Aku selalu berdoa agar kau bisa menjadi istri yang baik bagi suamimu, dan ibu yang baik bagi anak-anakmu…&lt;br /&gt;istriku, sambil menangis kutuliskan ini…..&lt;br /&gt;segenggam garam dan telaga&lt;br /&gt;Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, ia didatangi seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan wajahnya kusam. Keadaan tubuhnya tak karuan. Ia seperti sedang menghadapi sebuah masalah yang sangat menyusahkan hatinya. Begitu bertemu dengan si orang tua yang bijak, ia segera menceritakan semua permasalahan yang ia hadapi.&lt;br /&gt;Pak Tua yang bijak hanya mendengarkannya dengan seksama. Begitu tamunya selesai bertutur, ia lalu mengambil segenggam garam dan memintanya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya,” ujar Pak Tua itu.&lt;br /&gt;“Pahit…., pahit sekali,” jawab anak muda itu sambil meludah ke samping.&lt;br /&gt;Pak Tua tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya berjalan-jalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan. Setelah melakukan perjalanan cukup lama, akhirnya mereka tiba di tepi sebuah telaga yang tenang. Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, ia mengaduk air telaga sehingga sebagian airnya terciprat membasahi wajah anak muda itu.&lt;br /&gt;“Sekarang, coba ambil air dari telaga ini dan minumlah!” ujar Pak Tua kemudian.&lt;br /&gt;Anak muda itu menuruti apa yang diminta Pak Tua. Ia segera meminum beberapa teguk air telaga. Begitu tamunya selesai mereguk air, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”&lt;br /&gt;“Segar!” sahut anak muda itu.&lt;br /&gt;“Apakah engkau bisa merasakan garam di dalam air itu?” tanya Pak Tua lagi.&lt;br /&gt;“Tidak,” jawab si anak muda.&lt;br /&gt;Dengan bijak, Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. Lalu ia mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.&lt;br /&gt;“Anak muda, dengarkanlah ucapanku. Pahitnya kehidupan yang engkau rasakan seperti segenggam garam. Jumlah dan rasa pahit itu sama, dan memang akan tetap sama. Tapi, kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu tergantung dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi ketika engkau merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa engkau lakukan untuk mengatasinya. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”&lt;br /&gt;Pak Tua itu kembali menambahkan nasihatnya, “Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Qalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan. “&lt;br /&gt;Keduanya beranjak meninggalkan tepian telaga. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan segenggam garam untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya untuk meminta nasihat.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;( Inspirated from my Friend )&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/9071620810119475290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/istriku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/9071620810119475290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/9071620810119475290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/istriku.html' title='Istriku........!!!'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-2052032937473553137</id><published>2010-07-18T01:35:00.000+07:00</published><updated>2010-07-18T01:36:07.174+07:00</updated><title type='text'>Chating dengan &quot;TUHAN&quot;</title><content type='html'>TUHAN : Kamu memanggilKu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-&lt;br /&gt;bincang denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih&lt;br /&gt;baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang&lt;br /&gt;sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah&lt;br /&gt;menjadi waktu sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi&lt;br /&gt;produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu,&lt;br /&gt;produktifitas membebaskan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.&lt;br /&gt;Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting&lt;br /&gt;seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu&lt;br /&gt;beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium&lt;br /&gt;yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa lah yang&lt;br /&gt;membuatnya jadi rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu&lt;br /&gt;merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi&lt;br /&gt;kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu&lt;br /&gt;banyak ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran&lt;br /&gt;adalah sebuah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah&lt;br /&gt;sebuah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu&lt;br /&gt;menderita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat&lt;br /&gt;dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa&lt;br /&gt;menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik&lt;br /&gt;bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru&lt;br /&gt;pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa&lt;br /&gt;kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan&lt;br /&gt;kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons&lt;br /&gt;(to)Enhance Mental Strength). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar&lt;br /&gt;dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu&lt;br /&gt;kemana harus melangkah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana&lt;br /&gt;kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi.&lt;br /&gt;Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati&lt;br /&gt;memberimu arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang&lt;br /&gt;dapat saya lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.&lt;br /&gt;Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan&lt;br /&gt;perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau&lt;br /&gt;sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain&lt;br /&gt;berkejaran dengan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Tetaplah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada&lt;br /&gt;masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau&lt;br /&gt;syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Apa yang menarik dari manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”. &lt;br /&gt;Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Kadang kala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi&lt;br /&gt;apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan&lt;br /&gt;itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Hadapilah masa lalu mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini&lt;br /&gt;dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak&lt;br /&gt;dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya&lt;br /&gt;adalah TIDAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup&lt;br /&gt;adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.&lt;br /&gt;Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/2052032937473553137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/chating-dengan-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/2052032937473553137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/2052032937473553137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/chating-dengan-tuhan.html' title='Chating dengan &quot;TUHAN&quot;'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-8698515402703915208</id><published>2010-07-17T00:34:00.000+07:00</published><updated>2010-07-17T00:48:32.619+07:00</updated><title type='text'>Ketika Allah Berkata &quot;TIDAK&quot;</title><content type='html'>Ya Allah, ambillah kesombonganku dariku&lt;br /&gt;Allah berkata, &quot;Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, beri aku kesabaran&lt;br /&gt;Allah berkata, &quot;Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, beri aku kebahagiaan&lt;br /&gt;Allah berkata, &quot;Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jauhkan aku dari kesusahan&lt;br /&gt;Allah berkata, &quot;Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat&lt;br /&gt;Allah berkata, &quot;Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku&lt;br /&gt;Allah berkata... &quot;Akhirnya kau mengerti !&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali -- orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu. Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari &quot;pilek&quot; dan &quot;demam&quot;.... dan terus berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar kata orang, bahwa satu-satunya obat mujarab yang dapat mengobati luka hati hanyalah waktu. Lambat laun sang waktu akan mengaburkan wajah kekasih yang terus-menerus menghantui, mulai dari awal perkenalan sampai kenangan yang terbingkai indah dalam sebuah lamaran. Sang waktu pula yang mengenyahkan dongeng sakit hati k...ala lamaran ku terim,a namun ia tak lagi memperhatikan dengan segudang rutinitas melenakan. Cinta, terlalu sadis caramu mencungkilnya dari relung hati yang tadinya normal menjadi abnormal. Sampai kapanpun, aku akan tetap mengingat kisah itu. Dia telah menorehkan sejarah dengan tinta emas sebagai kenangan terindah sekaligus memilukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang diusiaku yang mulai beranjak dewasa, begitu kata orang kebanyakan. Usia yang cukup bagiku untuk menuju sebuah jenjang pernikahan. Dengan balutan melati menghiasi pelaminan. Wah....indah, sudahlah itu sebuah harapan yang menanti untuk kurajut, tunggu saja aku sedang memintal benang halus untuk mewujudkannya. Kini aku sedang menikmati masa lajangku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh, dalam heningnya malamku, aku tak henti menjerit padaMU :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah mengerti&lt;br /&gt;Mengapa harus tersakiti&lt;br /&gt;Dalam benak aku merasa tak membuat kesalahan untuk masalah hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak cukupkah penjagaanku terhadap hati selama ini?&lt;br /&gt;Apa yang kurang, apa yang salah?&lt;br /&gt;Bergelayut tanda tanya membentuk masa ribuan kalimat padaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah...&lt;br /&gt;Aku kerdil, maka aku merasa perlu bertanya&lt;br /&gt;Tapi setiap klimatku bukanlah tanya benar&lt;br /&gt;Lebih pada sebuah tuntutan&lt;br /&gt;Bahwa semua yang kulakukan selama ini adalah benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampun Allah...&lt;br /&gt;Aku tak punya muka untuk sekedar bertanya&lt;br /&gt;Ampun Allah...&lt;br /&gt;Aku tak punya hak untuk menyalahkan arah&lt;br /&gt;Ampun ya Allah...&lt;br /&gt;Aku menjalani apa yang Kau kehendaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari semua itu&lt;br /&gt;Sungguh aku masih berkabung dalam kecewaku&lt;br /&gt;Hari nyataku menjadi semu&lt;br /&gt;Bayang tak kejelasan putusanku mencabik separuh hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak...&lt;br /&gt;Allah..Kau ciptakan hamba untuk bahagia&lt;br /&gt;Allah..Kau tak pernah lupa beri aku kasih sayang&lt;br /&gt;Allah..Kau beri ujian karena aku mampu mengemban&lt;br /&gt;Allah..tak ada ketersiaan atas setiap jalan yang kau arahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandungan bukanlah batu besar&lt;br /&gt;Hanya kerikil yang jauh lebih kecil namun tajam&lt;br /&gt;Aku hanya lengah, karena terlalu asik merlangkah&lt;br /&gt;Terlena oleh rayuan insan yang kini hanya menjadi bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Allah kau bangunkan aku dengan lembut&lt;br /&gt;Hingga aku tak terlarut dalam mimpi buruk&lt;br /&gt;Saatnya aku menatap nyataku&lt;br /&gt;Karena mimpi adalah maya dalam tidurku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan ku tunjukkan bahwa aku sehat&lt;br /&gt;Akan ku tunjukkan bahwa aku kuat&lt;br /&gt;Akan ku tunjukkan bahwa aku masih mengulum senyum&lt;br /&gt;Akan ku tunjukkan bahwa aku masih bisa menebar cinta pada sesama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah...hidup ini terlalu indah untuk disia-siakan, aku tak boleh kalah hanya karena sebuah masalah. Maka ku katakan pada diri ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai diri, ketika aku masih bertemu pagi,&lt;br /&gt;Dan ku putuskan untuk berdiri menghadapi,&lt;br /&gt;Berjuang dengan hati di jalan Illahi,&lt;br /&gt;Bukan demi diriku sendiri,&lt;br /&gt;Maka saat itu,&lt;br /&gt;Aku telah mengakhiri hari,&lt;br /&gt;Dengan satu lagi kemenangan sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah...ku ucap Bismillah untuk menata hati, ini juga kalimat yang sama untuk mengawali hari, aku tak perlu risau akan masa depan dan pelaminan. Karena semua telah mulai kurajut dari sekarang. Allah...Kau Maha Tahu setiap kekuatan dan kemampuanku berikhtiar, maka setiap senyum akan ku sunggingkan untuk sebuah perubahan. Untuk pelaminan ? aku percaya janji Allah nyata akan pasangan jiwa, mungkin bukan dia yang telah membuatku kecewa, namun Allah menyiapkan sang bidadari pujaan yang akan menjemputku dengan kebahagiaan, Amin.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/8698515402703915208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/ketika-allah-berkata-tidak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8698515402703915208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8698515402703915208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/ketika-allah-berkata-tidak.html' title='Ketika Allah Berkata &quot;TIDAK&quot;'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-279781991520737209</id><published>2010-07-14T21:21:00.000+07:00</published><updated>2010-07-14T21:22:05.203+07:00</updated><title type='text'>Lelaki juga Bisa Nangis,kok....!!!</title><content type='html'>Rasanya mungkin aneh sewaktu saya mengatakan pada seseorang &quot;Ayolah kawan, menangislah, Jangan simpan tangismu kalau memang ada yang ingin kamu tangisi&quot;. Mungkin (lagi !) hal tersebut tidak akan menjadi aneh kalau saya mengatakan hal tersebut pada seorang teman wanita, tapi masalahnya saya mengatakannya pada seorang teman lelaki. Namun, apakah pendapat seperti itu memang benar ataukah salah ? Tapi satu hal yang pasti, saya mengatakan hal tersebut bukan lantaran ingin menunjukkan saya lebih tegar dibanding dia dan ingin menunjukkan kelemahannya, atau biar saya bisa berbicara &quot; ternyata dia seorang yang cengeng&quot; atau pendapat-pendapat yang bertendensi melemahkan kaum lelaki lainnya. Tentu saya tidak berani, sebab dia ataupun kaum lelaki lainnya pasti tidak menyukai hal tersebut dan saya pasti akan mendapatkan kritik yang begitu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya berbicara seperti itu pada teman saya karena saya merasa bahwa air mata itu bukan hanya milik kaum hawa saja, dan ini diperkuat oleh tazkiah dari seseorang yang dimuat di salah satu majalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Airmata hanya bisa keluar dari kehalusan perasaan ketika bersentuhan dengan hal-hal yang mengusik hati nurani kita. Tangis dan air mata tidak lantas identik dengan wanita. Namun demikian, bukan berarti lelaki itu makhluk yang tidak punya perasaan, cuma kadarnya saja yang berbeda. Yang jelas, secara umum laki-laki itu lebih &quot;miskin&quot; perasaannya dari pada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang gampang menangis juga bukan lelaki banci, dan tentu saja predikat ini sungguh sangat merendahkan derajat dan martabatnya serta sangat menyinggung harga dirinya sebagai makhluk yang (maaf) superior, sehingga menangis adalah hal yang tabu dan pantangan bagi laki-laki. Maka, sebagai laki-laki harus tahan dalam situasi apapun, jangan sampai ada butir-butir bening yang menetes di kedua pipinya, apalagi sampai dilihat orang lain. Kurang proporsionalnya laki-laki dalam memandang tangis dan airmata ini pada akhirnya akan menjadikan kaum lelaki bertambah &quot;miskin&quot; kehidupan emosionalnya. Sehingga sosok yang tampak adalah sosok yang kaku, penuh dengan perhitungan-perhitungan, matematis dan jauh dari sosok yang lembut hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki boleh menangis dan tetesan air matanya bukan sesuatu hal yang tabu untuk disaksikan, selama tangisannya bukan karena kecengengan, tapi menunjukkan betapa halus dan lembutnya perasaan yang ia miliki. Kehalusan dan kelembutan perasaan ini, sama sekali tidak akan mengurangi sosok pribadi yang tegar dan tegas, tapi justru akan menjadian ia sebagai sosok pribadi yang ideal untuk dijadikan teladan bagi orang lain. Sebab kehalusan dan kelembutan perasaan akan menghasilkan sikap sabar, sedangkan ketegaran dan ketegasan akan menghasilkan sifat benar, sementara sabar dan benar adalah dua pilar yang harus dimiliki oleh laki-laki yang ingin sukses menjalankan fungsi ke-qowam-annya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memupuk sikap benar dengan mengenyampingkan sifat sabar, menyebabkan sayap&#39; ke-qowam-an menjadi tidak seimbang. Mengasuh kehalusan, kelembutan, dan kepekaan rasa, sebenarnya bukan hanya untuk kaum wanita, sebab dalam batas yang proposional menjadi hal yang harus dimiliki juga oleh laki-laki. Misalnya dalam hal kewajibannya mendidik wanita yang menjadi istrinya, maka mau tidak mau dia harus menyelami kehidupan emosional dan karakteristik perasaan istrinya, sehingga dia akan mampu &#39;mengendalikan&#39; istrinya itu. apalagi bila istrinya itu memiliki karekteristik yang khas dan sedikit &#39;rumit&#39;, tentu saja ini semua membutuhkan kepekaan rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga tangis dan air mata, bukan hanya milik wanita, tapi juga milik laki-laki. Maka, jangan simpan tangismu wahai lelaki, bila ada sesuatu yang membuat kau ingin menangis, sebab tangis tidak selamanya identik dengan kecengengan kalau itu benar keluar dari kehalusan dan kelembutan rasa. sementara kehalusan dan kelembutan rasa bukan hanya milik kaum wanita, tapi juga milik lelaki, sebab adalah sesuatu yang universal, setiap orang pasti punya meski dengan kadar yang bebeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A&#39;lam bisshawab.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/279781991520737209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/lelaki-juga-bisa-nangiskok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/279781991520737209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/279781991520737209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/lelaki-juga-bisa-nangiskok.html' title='Lelaki juga Bisa Nangis,kok....!!!'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-7347827230514917551</id><published>2010-07-14T20:56:00.000+07:00</published><updated>2010-07-14T20:58:25.406+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;KHUSUS : Untuk yg Belum Nikah dan yg Mau Nambah….hehehe……&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Bahan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Lelaki sehat, &lt;br /&gt;1 Perempuan sehat, &lt;br /&gt;100% Komitmen, &lt;br /&gt;2 Pasang Restu Orang Tua, &lt;br /&gt;1 Botol Kasih Sayang Murni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Bumbu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Potong Besar Humor, &lt;br /&gt;25 gr Rekreasi, &lt;br /&gt;1 Bungkus Doa, &lt;br /&gt;2 sdt Saling Menelepon, &lt;br /&gt;5 kali Ibadah/hari&lt;br /&gt;(SEMUA DI ADUK SEHINGGA RATA DAN MENGEMBANG). &lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Cara Memasak :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Laki-laki dan perempuan dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Masukkan niat yg murni kedlm loyang dan panggang dgn merata sekitar 30 menit di depan penghulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kue siap dinikmati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Tips memasak : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih lelaki dan perempuan yang benar-benar matang dan seimbang. Terutama yg bagus Akhlaq dan Agamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan. Sebaiknya dibeli di Toserba bernama tempat ibadah, walau agak mahal, tp mutunya terjamin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jgn beli di pasar yg bernama Diskotik / party karena walaupun modelnya bagus dan harum. Terkadang bau nya kurang dan sering menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gunakan Kasih sayang cap &quot;DAKWAH&quot; yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/7347827230514917551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/khusus-untuk-yg-belum-nikah-dan-yg-mau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/7347827230514917551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/7347827230514917551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/khusus-untuk-yg-belum-nikah-dan-yg-mau.html' title=''/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-8492653612822740253</id><published>2010-07-13T21:02:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T21:04:36.157+07:00</updated><title type='text'>Kegalauan Mencari Sekeping hati</title><content type='html'>Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, &quot;Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,&quot; atau &quot;Jika kau menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku&quot; dan &quot;bla...bla...bla...&quot; Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala, &quot;Aih...aih..., abang bisa aja.&quot; Onde mande, rancak bana !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui &#39;ancaman&#39; hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi, &quot;Jangan macem-macem lu, gue punya nih!&quot; Amboi... belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT. Bukan lelaki yang janji-janji mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 alasan yang di buat-buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? Namun realita yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...&lt;br /&gt;Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying... pusying... gimana caranya ya? Ih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses ta&#39;aruf. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta&#39;aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta&#39;aruf sering diartikan &#39;perkenalan&#39;, kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta&#39;aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta&#39;aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta&#39;aruf?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;1. Keadaan Keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll. Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang &quot;Abi, boljug tuh kaya&#39; ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!&quot; Lho? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;2. Harapan dan Prinsip Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah kemahirannya dalam memegang kemudi. Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, &quot;Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah&quot; atau &quot;Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah.&quot; Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu&#39; diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia gak nepatin janji, tinggal didoakan, &quot;Ya Allah... suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya...,&quot; hush...! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yang kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, karena toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. Suami yang emang hobinya berantakin rumah (karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat ta&#39;aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;4. Ketakwaan Calon Pasangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terpenting pada saat ta&#39;aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai &#39;KETAKutan WAlimahAN&#39; :D Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah... yang begini ini nih, &#39;calon suami kesayangan Allah dan mertua.&#39;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inget lho, ta&#39;aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya khitbah. Nah kadang jadi &#39;penyakit&#39; nih, karena alasan &quot;Kan masih mau ta&#39;aruf dulu...&quot; lalu ta&#39;rufnya buanyak buanget, sana-sini dita&#39;arufin. Abis itu jadi bingung sendiri, &quot;Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah..., kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.? Nah lho...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata-kata bijak, &#39;jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?&#39;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya akhi wa ukhti fillah,&lt;br /&gt;Semoga antum segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya, aamiin allahumma aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallahulaka barakallahu&#39;alaika wajama&#39;a bainakuma fii khairin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.................Wallahu a&#39;lam bishowab,...................</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/8492653612822740253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/kegalauan-mencari-sekeping-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8492653612822740253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8492653612822740253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/kegalauan-mencari-sekeping-hati.html' title='Kegalauan Mencari Sekeping hati'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-5398616953103181029</id><published>2010-07-13T21:00:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T21:01:18.463+07:00</updated><title type='text'>Dari Pria untuk Wanita</title><content type='html'>Pria memang susah untuk di buat bahagia&lt;br /&gt;Masalah-masalah yang timbul pada pria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu memperlakukannya dengan baik,&lt;br /&gt;Dia pikir kamu jatuh cinta kepadanya.&lt;br /&gt;Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berpakaian bagus,&lt;br /&gt;Dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya.&lt;br /&gt;Jika tidak dia bilang kamu kampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berdebat dengannya,&lt;br /&gt;Dia bilang kamu keras kepala.&lt;br /&gt;Jika kamu tetap diam,&lt;br /&gt;Dia bilang kamu nggak punya otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu lebih pintar daripada dia,&lt;br /&gt;Dia akan kehilangan muka.&lt;br /&gt;Jika dia yang lebih pintar,&lt;br /&gt;Dia hebat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu tidak cinta padanya,&lt;br /&gt;dia akan mencoba mendapatkanmu.&lt;br /&gt;Jika kamu mencintainya,&lt;br /&gt;dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu beritahu dia masalahmu,&lt;br /&gt;dia bilang kamu menyusahkan.&lt;br /&gt;Jika tidak,&lt;br /&gt;dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu cerewet pada dia,&lt;br /&gt;kamu seperti seorang pengasuh baginya.&lt;br /&gt;Tapi jika dia yang cerewet pada kamu,&lt;br /&gt;itu karena dia perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu langgar janji kamu,&lt;br /&gt;kamu tidak bisa dipercaya.&lt;br /&gt;Jika dia yang ingkar janjinya,&lt;br /&gt;dia melakukannya karena terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu merokok,&lt;br /&gt;kamu adalah cewek liar.&lt;br /&gt;Kalau dia merokok,&lt;br /&gt;dia adalah seorang gentleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menyakitinya,&lt;br /&gt;Kamu sangat kejam.&lt;br /&gt;tapi kalau dia yang menyakitimu,&lt;br /&gt;itu karena kamu terlalu sensitif dan&lt;br /&gt;terlalu sulit untuk dibuat bahagia!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok,&lt;br /&gt;mereka pasti bersumpah kalau itu tidak benar.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/5398616953103181029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/dari-pria-untuk-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5398616953103181029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5398616953103181029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/dari-pria-untuk-wanita.html' title='Dari Pria untuk Wanita'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-5380421482733932428</id><published>2010-07-13T20:52:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:55:21.193+07:00</updated><title type='text'>H.A.T.I</title><content type='html'>Hatiku, &lt;br /&gt;Ku mohon jangan perdayai aku&lt;br /&gt;Biarkan aku dengan rasaku&lt;br /&gt;Rasa cinta yang takkan terbagi&lt;br /&gt;Rasa cinta yang kan kupersembahkan&lt;br /&gt;Tertinggi hanya untukNya&lt;br /&gt;Hatiku, jangan biarkan aku berpaling pada yang lain&lt;br /&gt;Jangan biarkan aku mengharap selain dariNya&lt;br /&gt;Karena itu sangat menyiksaku&lt;br /&gt;Karena itu akan membuatku terjebak dalam angan-angan&lt;br /&gt;Karena itu hanya akan menjelmakan kekecewaan&lt;br /&gt;Hatiku, biarkan aku dengan rasaku&lt;br /&gt;Rasa mengiba dan mengharap hanya dariNya&lt;br /&gt;Tak ingin diri ini, terhimpit beban pengharapan&lt;br /&gt;dari manusia yang penuh kekurangan&lt;br /&gt;Hatiku, jangan biarkan aku dalam dilema berkepanjangan&lt;br /&gt;Akibat menjatuhkan rasa cinta pada diri lain selain diriNya&lt;br /&gt;Hatiku, beri aku kesempatan&lt;br /&gt;Untuk bermunajat padaNya, untuk berkhalwat hanya denganNya</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/5380421482733932428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5380421482733932428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5380421482733932428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/hati.html' title='H.A.T.I'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-2817260444088344407</id><published>2010-07-13T20:47:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:48:26.663+07:00</updated><title type='text'>Ummi</title><content type='html'>Ketika gelap menyergap &lt;br /&gt;Ketika nafas tersenggal &lt;br /&gt;Ketika badan terhimpit &lt;br /&gt;Mengapa aku teringat ibu? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Saat hatiku berbunga &lt;br /&gt;Saat hatiku berduka &lt;br /&gt;Saat hatiku bertanya &lt;br /&gt;Mengapa harus mengingat ibu pula? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Aku mengembara ke jagat raya &lt;br /&gt;Mencari jawab tentang keagungan ibu &lt;br /&gt;Agar ibu tidak menjadi hantu &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Sebuah malam menampar kesadaranku &lt;br /&gt;Tentang seonggok jazad di liang lahat &lt;br /&gt;Begitu gelap, begitu sesak, hampa udara &lt;br /&gt;Ibu, engkau dimana? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Benderang siang menghantam kesadaranku &lt;br /&gt;Tentang alunan doa tiada putus &lt;br /&gt;Agar lapang jalanmu, terang jagatmu &lt;br /&gt;Ya Allah, muliakanlah dia di surgaMu.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/2817260444088344407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/ummi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/2817260444088344407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/2817260444088344407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/ummi.html' title='Ummi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-4616108011233445340</id><published>2010-07-13T20:46:00.001+07:00</published><updated>2010-07-13T20:46:27.618+07:00</updated><title type='text'>Wanita Suci</title><content type='html'>Wanita suci,&lt;br /&gt;Mungkin aku memang tak romantis tapi siapa peduli?&lt;br /&gt;Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku.&lt;br /&gt;Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun.&lt;br /&gt;Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna dan tertinggi.&lt;br /&gt;Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, karenanya kau tak membutuhkanpersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci,&lt;br /&gt;Jangan pernah biarkan aku manatapmu penuh, karena akan membuatkumengingatmu.&lt;br /&gt;Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu.&lt;br /&gt;Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku.&lt;br /&gt;Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari.&lt;br /&gt;Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur.&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci,&lt;br /&gt;Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung.&lt;br /&gt;Ada ingin tapi tak ada henti.&lt;br /&gt;Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh.&lt;br /&gt;Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu kaupertaruhkan.&lt;br /&gt;Mungkin kau tak peduli&lt;br /&gt;Tapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku bila kau kalah.&lt;br /&gt;Dan tak lebih dari wanita biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci,&lt;br /&gt;Jangan pernah kautatapku penuh&lt;br /&gt;Bahkan tak perlu kaulirikkan matamu untuk melihatku.&lt;br /&gt;Bukan karena aku terlalu indah, tapi karena aku seorang yang masih kotor.&lt;br /&gt;Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutra emas.&lt;br /&gt;Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari Lumpur.&lt;br /&gt;Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi.&lt;br /&gt;Karena kau toh hanya manusia-hanya wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci,&lt;br /&gt;Beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci yang dengan sepenuh hati membawamu kehadapan Tuhanmu.&lt;br /&gt;Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, tak perlu dipikir lagi.&lt;br /&gt;Tunggu sang lelaki itu menjemputmu, dalam rangkaian khitbah dan akad yang indah.&lt;br /&gt;Atau kejar sang lelaki suci itu, karena itu adalah hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah.&lt;br /&gt;Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci&lt;br /&gt;Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati ikhlas.&lt;br /&gt;Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu, mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada sampai kau mati.&lt;br /&gt;Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di fana saat ini.&lt;br /&gt;Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu, yang kaubangun dengan segala kekhusyu&#39;an tangis do&#39;amu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita suci&lt;br /&gt;Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itu pilihan-Nya.&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah.&lt;br /&gt;Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang terpilih itu, melainkan pada jalan yang kaupilih,&lt;br /&gt;seperti kisah seorang wanita sudi di masa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.&lt;br /&gt;Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi.&lt;br /&gt;Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan menerima cinta&lt;br /&gt;dalam setiap denyut nadi kita.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/4616108011233445340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/wanita-suci.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4616108011233445340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4616108011233445340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/wanita-suci.html' title='Wanita Suci'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-4356181084020255838</id><published>2010-07-13T20:43:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:45:02.684+07:00</updated><title type='text'>Sekedar Nasihat untuk Kaum Hawa</title><content type='html'>1. Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/4356181084020255838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sekedar-nasihat-untuk-kaum-hawa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4356181084020255838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4356181084020255838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sekedar-nasihat-untuk-kaum-hawa.html' title='Sekedar Nasihat untuk Kaum Hawa'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-5335929181085343125</id><published>2010-07-13T20:42:00.002+07:00</published><updated>2010-07-13T20:43:33.773+07:00</updated><title type='text'>Sesuatu yang Lucu</title><content type='html'>Lucu ya, uang Rp 20.000-an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Mesjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya mencari bahan obrolan bila ketemu teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, susah banget baca Al-Quran 1 Juz saja, tapi novel &quot;best seller&quot; 100 halamanpun habis dilalap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, dan berebut cari shaf paling belakang bila Jum&#39;atan agar bisa cepat keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, susahnya orang mengajak berpartisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gosip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi sering kita mempertanyakan apa yang dikatakan Qur&#39;an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, semua orang pinginnya masuk surga tanpa harus beriman, berpikir, berbicara atau melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu ya, kita bisa ngirim ribuan &quot;jokes&quot; lewat &quot;E-mail&quot;, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua kali.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/5335929181085343125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sesuatu-yang-lucu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5335929181085343125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/5335929181085343125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sesuatu-yang-lucu.html' title='Sesuatu yang Lucu'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-9178842081987089579</id><published>2010-07-13T20:42:00.001+07:00</published><updated>2010-07-13T20:42:30.783+07:00</updated><title type='text'>Bila IBU harus Memilih</title><content type='html'>Anakku...&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih&lt;br /&gt;Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar&lt;br /&gt;karena mengandungmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka&lt;br /&gt;ibu akan memilih mengandungmu?&lt;br /&gt;Karena dalam mengandungmu&lt;br /&gt;ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan bulan nak...&lt;br /&gt;Engkau hidup di perut ibu&lt;br /&gt;Engkau ikut kemanapun ibu pergi&lt;br /&gt;Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak&lt;br /&gt;karena kebahagiaan&lt;br /&gt;Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa&lt;br /&gt;tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku...&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi&lt;br /&gt;caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu&lt;br /&gt;Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu&lt;br /&gt;Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit&lt;br /&gt;kelahiranmu&lt;br /&gt;Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah&lt;br /&gt;satu pintu surga&lt;br /&gt;Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari&lt;br /&gt;jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan&lt;br /&gt;Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita&lt;br /&gt;berdua&lt;br /&gt;Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa&lt;br /&gt;sakit,&lt;br /&gt;Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun&lt;br /&gt;Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah...&lt;br /&gt;Saat paling membahagiakan&lt;br /&gt;Segala sakit &amp; derita sirna melihat dirimu yang merah,&lt;br /&gt;Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,&lt;br /&gt;Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan&lt;br /&gt;hati tentang junjungan kita&lt;br /&gt;Rasulullah di telinga mungilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku...&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah,&lt;br /&gt;atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,&lt;br /&gt;Maka ibu memilih menyusuimu,&lt;br /&gt;Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu&lt;br /&gt;dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang&lt;br /&gt;sangat berharga&lt;br /&gt;Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu&lt;br /&gt;dalam kantuk ibu,&lt;br /&gt;Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain&lt;br /&gt;tidak bisa rasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku...&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang&lt;br /&gt;rapat&lt;br /&gt;Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle&lt;br /&gt;Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi anakku...&lt;br /&gt;Hidup memang pilihan...&lt;br /&gt;Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana&lt;br /&gt;Maka maafkanlah nak...&lt;br /&gt;Maafkan ibu...&lt;br /&gt;Maafkan ibu...&lt;br /&gt;Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle&lt;br /&gt;kehidupan kita,&lt;br /&gt;Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle&lt;br /&gt;kehidupan kita yang hilang&lt;br /&gt;Percayalah nak...&lt;br /&gt;Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu&lt;br /&gt;Percayalah nak...&lt;br /&gt;Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/9178842081987089579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/bila-ibu-harus-memilih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/9178842081987089579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/9178842081987089579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/bila-ibu-harus-memilih.html' title='Bila IBU harus Memilih'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-1835041251703704524</id><published>2010-07-13T20:38:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:40:40.256+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Renungan, Teguran, dan  Sekaligus Dosa</title><content type='html'>Kawan, hidup ini ternyata,tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja&lt;br /&gt;Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah&lt;br /&gt;Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan&lt;br /&gt;Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas&lt;br /&gt;Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, mungkin kita lupa. Padahal seharusnya kita lah yang mencari tahu. Kita yang mencari fakta-fakta, bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka dan kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua?&lt;br /&gt;Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.&lt;br /&gt;Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan..itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang terjadi..&lt;br /&gt;Seburuk apapun keadaan kita,,cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda&lt;br /&gt;Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa kita sering lupa?&lt;br /&gt;Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta?&lt;br /&gt;Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..&lt;br /&gt;Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan&lt;br /&gt;Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol&lt;br /&gt;Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana&lt;br /&gt;Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang blum merdeka&lt;br /&gt;Mereka yang menjadi korban para pejabat yg bagai kacang lupa kulitnya itu&lt;br /&gt;Mereka yang terlupakan, mereka yg dibohongi, mereka yg tertindas, mereka yg terjajah oleh &#39;kemerdekaan&#39; negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..&lt;br /&gt;Bersyukurlah punya banyak makanan&lt;br /&gt;Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini&lt;br /&gt;Di Ethiopia, India, Indonesia, atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duduk saat ini&lt;br /&gt;Jadi ingatlah kawan..Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..&lt;br /&gt;Mari kita luangkan waktu..,,untuk bersyukur&lt;br /&gt;Ya, untuk bersyukur&lt;br /&gt;Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur&lt;br /&gt;Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri&lt;br /&gt;Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan...&lt;br /&gt;Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali&lt;br /&gt;Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yang sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti orang mati saja karena apa bedanya orang yang msh hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..&lt;br /&gt;Lihat ke negeri Palestina sana&lt;br /&gt;Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga&lt;br /&gt;Ke negeri yg para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yg dilakukan oleh orang2 yg mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka&lt;br /&gt;Ke negeri yang pedih karena para muslim yg seharusnya bertitel saudara tidak bertindak seperti saudara (baca: tidak mendukung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..&lt;br /&gt;Skali lagi, ingatlah..&lt;br /&gt;Kita harus peka&lt;br /&gt;Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga&lt;br /&gt;Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga&lt;br /&gt;In order to be a better person, we can&#39;t improve urself only without caring 4 others&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan..bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yg dimusuhin, dikucilkan, apalagi kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati kluarganya yang terbunuh di depan mata merekaKawan...&lt;br /&gt;Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita&lt;br /&gt;Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti daripada kita&lt;br /&gt;Mereka dianggap hina&lt;br /&gt;Mereka dipandang rendah&lt;br /&gt;Entah berapa banyak cacian yg sudah mereka dengar&lt;br /&gt;Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung&lt;br /&gt;Lihatlah semuanya lebih dekat..dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/1835041251703704524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sebuah-renungan-teguran-dan-sekaligus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/1835041251703704524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/1835041251703704524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/sebuah-renungan-teguran-dan-sekaligus.html' title='Sebuah Renungan, Teguran, dan  Sekaligus Dosa'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-4087997185537402024</id><published>2010-07-13T20:37:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:38:17.708+07:00</updated><title type='text'>Jika Kamu........</title><content type='html'>Jika kamu memancing ikan....&lt;br /&gt;Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....&lt;br /&gt;Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....&lt;br /&gt;Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi&lt;br /&gt;ia masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...&lt;br /&gt;Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....&lt;br /&gt;Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....&lt;br /&gt;Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya&lt;br /&gt;selagi dia mengingatmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah&lt;br /&gt;menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu....&lt;br /&gt;Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya semula....Akhirnya ia dibuang ....&lt;br /&gt;Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya....&lt;br /&gt;Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....&lt;br /&gt;Anggaplah dia manusia biasa.&lt;br /&gt;Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya....&lt;br /&gt;akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.&lt;br /&gt;Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi...&lt;br /&gt;yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.&lt;br /&gt;Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..&lt;br /&gt;Terlalu ingin mengejar kelezatan.&lt;br /&gt;Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.&lt;br /&gt;Kamu akan menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang kamu pasti membawa kebaikan&lt;br /&gt;kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu.&lt;br /&gt;Mengapa kamu berlengah, coba membandingkannya dengan yang lain.&lt;br /&gt;Terlalu mengejar kesempurnaan.&lt;br /&gt;Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain.&lt;br /&gt;Kamu juga yang akan menyesal.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/4087997185537402024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/jika-kamu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4087997185537402024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/4087997185537402024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/jika-kamu.html' title='Jika Kamu........'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6436697951830012318.post-8418700600599655770</id><published>2010-07-13T20:35:00.000+07:00</published><updated>2010-07-13T20:36:51.496+07:00</updated><title type='text'>Doa untuk Orang Tua</title><content type='html'>Ya Allah, rendahkanlah suaraku bagi mereka,&lt;br /&gt;Perindahlah ucapanku di depan mereka.&lt;br /&gt;Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan&lt;br /&gt;Lembutkanlah hatiku untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya&lt;br /&gt;atas didikan mereka padaku dan Pahala yang besar&lt;br /&gt;atas kesayangan yang Mereka limpahkan padaku,&lt;br /&gt;Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,&lt;br /&gt;atau kesusahan yang mereka derita karena aku,&lt;br /&gt;atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,&lt;br /&gt;jadikanlah itu semua penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,&lt;br /&gt;meningginya kedudukan mereka dan bertambahnya pahala kebaikan mereka&lt;br /&gt;dengan perkenan-Mu, ya Allah&lt;br /&gt;sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,&lt;br /&gt;izinkanlah mereka memberi syafa&#39;at untukku.&lt;br /&gt;Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,&lt;br /&gt;maka izinkahlah aku memberi syafa&#39;at untuk mereka,&lt;br /&gt;sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu&lt;br /&gt;di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Karunia Maha Agung,&lt;br /&gt;serta anugerah yang tak berakhir&lt;br /&gt;dan Engkaulah yang Maha Pengasih Di antara semua pengasih.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://obethea.blogspot.com/feeds/8418700600599655770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/doa-untuk-orang-tua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8418700600599655770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6436697951830012318/posts/default/8418700600599655770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://obethea.blogspot.com/2010/07/doa-untuk-orang-tua.html' title='Doa untuk Orang Tua'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09925934121623470081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>