<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Perjuangan Umat demi Tegaknya Keadilan dan Kesejahteraan, dengan Ilmu, Dakwah dan Jihad</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/SabarItuTidakAdaBatasnyaSebagaimanaNikmatTidakAdaPutusnya" /><description>Tegakkan Kalimatillah hingga semua tunduk pada satu Hukum yang Pasti. Hukum Islam yang Suci, bukan hukum Pancasila (thoghut). JIHAD TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI SAMPAI NAFAS TERHENTI</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</managingEditor><lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 18:34:47 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">93</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="sabaritutidakadabatasnyasebagaimananikmattidakadaputusnya" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Tegakkan Kalimatillah hingga semua tunduk pada satu Hukum yang Pasti. Hukum Islam yang Suci, bukan hukum Pancasila (thoghut). JIHAD TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI SAMPAI NAFAS TERHENTI</itunes:subtitle><item><title>Shalahuddin Al-Ayyubi: Macan Perang Salib</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/11/shalahuddin-al-ayyubi-macan-perang.html</link><category>Terorisme</category><category>Israel dan Amerika</category><category>Hubungan Amerika dan Israel</category><category>Alasan Menuntut Ilmu</category><category>Syirik</category><category>Mujahidin</category><category>Hubungan Arab Saudi dan Amerika</category><category>aktifis dakwah dan pejuang Islam</category><category>Mujahidah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Sat, 27 Nov 2010 06:40:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-1518386348086524749</guid><description>idayatullah.com–”Pemandangan mengagumkan akan terlihat. Beberapa orang lelaki kami memenggal kepala-kepala musuh; lainnya menembaki mereka dengan panah-panah, sehingga mereka berjatuhan dari menara-menara; lainnya menyiksa mereka lebih lama dengan memasukkannya ke dalam api menyala. Tumpukan kepala, tangan, dan kaki terlihat di jalan-jalan kota. Kami berjalan di atas mayat-mayat manusia dan kuda. Tapi ini hanya masalah kecil jika dibandingkan dengan apa yang terjadi di Biara Sulaiman, tempat dimana ibadah keagamaan kini dinyanyikan kembali. Di sana, para pria berdarah-darah disuruh berlutut dan dibelenggu lehernya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas bukan skenario film yang fiktif, tapi sungguh-sungguh pernah terjadi. Itu adalah pengakuan seseorang bernama Raymond, salah satu serdadu Perang Salib I. Pengakuan ini didokumentasikan oleh August C Krey, penulis buku The First Crusade: The Accounts of Eye-Witnesses and Praticipants (Princeton and London: 1991).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kaum Muslimin, Perang Salib I (1096-1099) memang menyesakkan. Menurut catatan Krey, hanya dalam tempo dua hari, 40.000 kaum Muslimin dan Yahudi di sekitar Palestina, baik pria maupun wanita, dibantai secara massal dengan cara tak berperikemanusiaan. Cara pembantaiannya tergambar dalam pengakuan Raymond di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak Terjang Tentara Salib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tentara Islam yang dipimpin Khalifah Umar bin Khattab (638 M) yang berhasil membebaskan Palestina dari dari kekaisaran Byzantium (Romawi Timur) sampai abad ke-11 M, Palestina berada di bawah pemerintahan Islam dan merupakan kawasan yang tertib dan damai. Orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Islam hidup bersama. Namun kedamaian itu seolah lenyap ditelan bumi begitu Tentara Salib datang melakukan invasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya bermula ketika orang-orang kekhalifahan Turki Utsmani merebut Anatolia (Asia Kecil, sekarang termasuk wilayah Turki) dari kekuasaan Raja Byzantium, Alexius I. Raja ini kemudian minta tolong kepada Paus Urbanus II, guna merebut kembali wilayah itu dari cengkeraman kaum yang mereka sebut “orang kafir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Urbanus II segera memutuskan untuk mengadakan ekspedisi besar-besaran yang ambisius (27 November 1095). Tekad itu makin membara setelah Paus menerima laporan bahwa Khalifah Abdul Hakim—yang menguasai Palestina saat itu—menaikkan pajak ziarah ke Palestina bagi orang-orang Kristen Eropa. “Ini perampokan! Oleh karena itu, tanah suci Palestina harus direbut kembali,” kata Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang melawan kaum Muslimin diumumkan secara resmi pada tahun 1096 oleh Takhta Suci Roma. Paus juga mengirim surat ke semua raja di seluruh Eropa untuk ikut serta. Mereka dijanjikan kejayaan, kesejahteraan, emas, dan tanah di Palestina, serta surga bagi para ksatria yang mau berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus juga meminta anggota Konsili Clermont di Prancis Selatan—terdiri atas para uskup, kepala biara, bangsawan, ksatria, dan rakyat sipil—untuk memberikan bantuan. Paus menyerukan agar bangsa Eropa yang bertikai segera bersatu padu untuk mengambil alih tanah suci Palestina. Hadirin menjawab dengan antusias, “Deus Vult!” (Tuhan menghendakinya!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pertemuan terbuka itu ditetapkan juga bahwa mereka akan pergi perang dengan memakai salib di pundak dan baju. Dari sinilah bermula sebutan Perang Salib (Crusade). Paus sendiri menyatakan ekspedisi ini sebagai “Perang Demi Salib” untuk merebut tanah suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobilisasi massa Paus menghasilkan sekitar 100.000 serdadu siap tempur. Anak-anak muda, bangsawan, petani, kaya dan miskin memenuhi panggilan Paus. Peter The Hermit dan Walter memimpin kaum miskin dan petani. Namun mereka dihancurkan oleh Pasukan Turki suku Seljuk di medan pertempuran Anatolia ketika perjalanan menuju Baitul Maqdis (Yerusalem).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Salib yang utama berasal dari Prancis, Jerman, dan Normandia (Prancis Selatan). Mereka dikomandani oleh Godfrey dan Raymond (dari Prancis), Bohemond dan Tancred (keduanya orang Normandia), dan Robert Baldwin dari Flanders (Belgia). Pasukan ini berhasil menaklukkan kaum Muslimin di medan perang Antakiyah (Antiokia, Suriah) pada tanggal 3 Juni 1098.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Sekitar lima minggu kemudian, tepatnya 15 Juli 1099, mereka berhasil merebut Baitul Maqdis dari tangan kaum Muslimin. Kota ini akhirnya dijadikan ibukota Kerajaan Katolik yang terbentang dari Palestina hingga Antakiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan Shalahuddin Al-Ayyubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1145-1147 berlangsung Perang Salib II. Namun pada peperangan ini tidak terjadi pertempuran berarti karena ekspedisi perang tentara Eropa yang dipimpin oleh Raja Louis VII dari Perancis gagal mencapai Palestina. Mereka tertahan di Iskandariyah lalu kembali ke negara asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang besar-besaran baru terjadi sekitar empat dasawarsa berikutnya pada Perang Salib III (1187-1191). Pada masa itu, Kekhalifahan Islam terpecah menjadi dua, yaitu Dinasti Fathimiyah di Kairo (bermazhab Syi’ah) dan Dinasti Seljuk yang berpusat di Turki (bermazhab Sunni). Kondisi ini membuat Shalahuddin Al-Ayyubi, panglima perang Dinasti Fathimiyah, merasa prihatin. Menurutnya, Islam harus bersatu untuk melawan Eropa-Kristen yang juga bahu-membahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui serangkaian lobi, akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menyatukan kedua kubu dengan damai. Pekerjaan pertama selesai. Shalahuddin kini dihadapkan pada perilaku kaum Muslimin yang tampak loyo dan tak punya semangat jihad. Mereka dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Spirit perjuangan yang pernah dimiliki tokoh-tokoh terdahulu tak lagi membekas di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin berhasil menghimpun pasukan yang terdiri atas para pemuda dari berbagai negeri Islam. Pasukan ini kemudian berhasil mengalahkan Pasukan Salib di Hittin (dekat Acre, kini dikuasai Israel) pada 4 Juli 1187. Pasukan Kristen bahkan akhirnya terdesak dan terkurung di Baitul Maqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pemimpin tentara Perang Salib, Reynald dari Chatillon (Prancis) dan Raja Guy, dibawa ke hadapan Shalahuddin. Reynald akhirnya dijatuhi hukuman mati karena terbukti memimpin pembantaian yang sangat keji kepada orang-orang Islam. Namun Raja Guy dibebaskan karena tidak melakukan kekejaman yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga bulan setelah pertempuran Hittin, pada hari yang tepat sama ketika Nabi Muhammad diperjalankan dari Mekah ke Yerusalem dalam Isra’ Mi’raj (bertepatan 2 Oktober 1187), pasukan Shalahuddin memasuki Baitul Maqdis. Kawasan ini akhirnya bisa direbut kembali oleh pasukan Islam setelah 88 tahun berada dalam cengkeraman musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan Inggris, Karen Armstrong, menggambarkan, pada tanggal 2 Oktober 1187 itu, Shalahuddin dan tentaranya memasuki Baitul Maqdis sebagai penakluk yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia. Tidak ada dendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang dianjurkan Al-Qur`an dalam surat An-Nahl ayat 127: “Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaran itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permusuhan dihentikan dan Shalahuddin menghentikan pembunuhan. Ini sesuai dengan firman dalam Al-Qur`an: “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi dan agama itu hanya untuk Allah. Jika mereka berhenti (memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zhalim.” (Al-Baqarah: 193)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Jumlah tebusan pun disengaja sangat rendah. Shalahuddin bahkan menangis tersedu-sedu karena keadaan mengenaskan keluarga-keluarga yang hancur terpecah-belah. Ia membebaskan banyak tawanan, meskipun menyebabkan keputusasaan bendaharawan negaranya yang telah lama menderita. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristen kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya bisa digunakan untuk menebus semua tawanan. [Uskup] Heraclius membayar tebusan dirinya sebesar sepuluh dinar seperti halnya tawanan lain, dan bahkan diberi pengawal pribadi untuk mempertahankan keselamatan harta bendanya selama perjalanan ke Tyre (Libanon).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katolik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks–bukan bagian dari Tentara Salib—tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan tentara Islam yang dipimpin Shalahuddin membuat marah dunia Kristen. Mereka kemudian mengirimkan pasukan gabungan Eropa yang dipimpin Raja Perancis Phillip Augustus, Kaisar Jerman Frederick Barbarossa dan Raja Inggris Richard “Si Hati Singa” (the Lion Heart).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa ini pertempuran berlangsung sengit. Pada tahun 1194, Richard yang digambarkan sebagai seorang pahlawan dalam sejarah Inggris, memerintahkan untuk menghukum mati 3000 orang Islam, yang kebanyakan di antaranya wanita-wanita dan anak-anak. Tragedi ini berlangsung di Kastil Acre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha mendatanginya. Ia mengendap-endap ke tenda Richard. Begitu tiba, bukannya membunuh, malah dengan ilmu kedokteran yang hebat Shalahudin mengobati Richard hingga akhirnya sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Richard terkesan dengan kebesaran hati Shalahuddin. Ia pun menawarkan damai dan berjanji akan menarik mundur pasukan Kristen pulang ke Eropa. Mereka pun menandatangani perjanjian damai (1197). Dalam perjanjian itu, Shalahuddin membebaskan orang Kristen untuk mengunjungi Palestina, asal mereka datang dengan damai dan tidak membawa senjata. Selama delapan abad berikutnya, Palestina berada di bawah kendali kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Salib IV berlangsung tahun 1202-1204. Bukan antara Islam dan Kristen, melainkan antara Takhta Suci Katolik Roma dengan Takhta Kristen Ortodoks Romawi Timur di Konstantinopel (sekarang Istambul, Turki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Perang Salib V berlangsung tahun 1218-1221. Orang-orang Kristen yang sudah bersatu berusaha menaklukkan Mesir yang merupakan pintu masuk ke Palestina. Tapi upaya ini gagal total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaisar Jerman, Frederick II (1194-1250), mengobarkan Perang Salib VI (1228), tapi tanpa pertempuran yang berarti. Ia lebih memilih berdialog dengan Sultan Mesir, Malik Al-Kamil, yang juga keponakan Shalahuddin. Dicapailah Kesepakatan Jaffa. Isinya, Baitul Maqdis tetap dikuasai oleh Muslim, tapi Betlehem (kota kelahiran Nabi Isa `alaihis-salaam) dan Nazareth (kota tempat Nabi Isa dibesarkan) dikuasai orang Eropa-Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua Perang Salib VII (1248-1254) dan Perang Salib VIII (1270) dikobarkan oleh Raja Perancis, Louis IX (1215-1270). Tahun 1248 Louis menyerbu Mesir tapi gagal dan ia menjadi tawanan. Perancis harus menyerahkan emas yang sangat banyak untuk menebusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1270 Louis mencoba membalas kekalahan itu dengan menyerang Tunisia. Namun pasukannya berhasil dikalahkan Sultan Dinasti Mamaluk, Bibars. Louis meninggal di medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini periode Perang Salib berakhir. Namun, beberapa sejarawan Katholik menganggap bahwa penaklukan Konstantinopel (ibukota Byzantium, Romawi Timur) oleh Sultan Muhammad II Al-Fatih dari Turki (1453) juga sebagai Perang Salib. Penaklukan Andalusia, kawasan Spanyol Selatan yang diperintah dinasti Bani Ummayyah, oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabella (1492), juga dianggap Perang Salib.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-1518386348086524749?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-27T21:40:07.627+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>MAUSU‘AH AMNIYAH LI `L-MUJAHIDIN (ENSIKLOPEDI KEAMANAN MUJAHIDIN)</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/10/mausuah-amniyah-li-l-mujahidin.html</link><category>Intelejen</category><category>Jamaah Anshorut Tauhid</category><category>Alasan Menuntut Ilmu</category><category>Hijrah</category><category>Mujahidin</category><category>NII</category><category>Bai'at</category><category>aktifis dakwah dan pejuang Islam</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 20 Oct 2010 21:47:05 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-8107760477771025975</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TL_FSLuHbRI/AAAAAAAAASY/QyNaVwnxcvM/s1600/MUjahidin.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TL_FSLuHbRI/AAAAAAAAASY/QyNaVwnxcvM/s400/MUjahidin.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5530355783608790290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MUKADDIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari firman Alloh Ta‘ala: “…dan siap siagalah kamu…” (QS. An-Nisa’: 102), maka Batalyon Jihad Media mempersembahkan buku yang berjudul: Mausu‘ah Amniyah ini di hadapan antum, dengan format yang ringkas namun tidak mengurangi makna. Alloh Ta‘ala telah memberi kami kemudahan untuk mengumpulkan materi-materi ini dengan sedikit adaptasi di sana-sini, bersandar kepada Kitab Alloh, Sunnah Rosul-Nya n, sunnah para Salaf serta Ahluts Tsughur yaitu para mujahidin yang berjihad dengan tulus –nahsabuhum wallohu hasiibuhum—; di antaranya adalah dari catatan-catatan materi Amniyah tulisan Abu Zubaidah, beberapa situs jihad, ditambah dengan berbagai hasil diskusi dengan ikhwan-ikhwan di mailing list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang tak diragukan bahwa karya ini jelas terbatas dan belum lengkap, tetapi kami memohon kepada Alloh agar sudi menerimanya dari kami sebagai amalan yang ikhlas karena mengharap wajah-Nya yang Mulia. Jika nanti ada kesalahan, maka itu berasal dari diri kami dan dari setan. Tetapi jika ada yang benar, maka itu berasal dari Alloh Ta‘ala saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan peran yang kami berikan ini, kami memotivasi kepada saudara-saudara kami untuk mempelajari ilmu tentang Amniyah dalam menempuh jalan jihad, setelah itu hendaklah antum catat bahwa tertangkap atau mati syahid itu semuanya bernilai, kalau bukan pahala maka sebagai ujian. Kami juga menganjurkan ikhwan-ikhwan untuk membaca buku atau menulis tulisan yang sekiranya bisa membantu perjalanan jihad dan mujahidin. Karena tidak ada kebaikan pada umat yang tidak mau membaca atau menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga ingatkan akan sebuah hadits Rosululloh n, dari Abu `l-‘Abbas Abdulloh bin Abbas a ia berkata: “Suatu hari aku membonceng di belakang Nabi n, kemudian beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(يَا غُلاَم، إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اِحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَّنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَّضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai anak muda, aku mengajarimu beberapa kalimat: Jagalah Alloh niscaya Dia menjagamu. Jagalah Alloh niscaya engkau mendapati-Nya (seolah) ada di hadapanmu. Jika meminta, mintalah kepada Alloh. Jika memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Alloh. Dan ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberimu manfaat, mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepadamu selain apa yang telah dicatat untukmu. Dan jika mereka berkumpul untuk menimpakan marabaya kepadamu, mereka tidak akan mampu menimpakan marabahaya kepadamu selain apa yang sudah ditulis untukmu. Pena catatan telah diangkat dan lembaran-lembarannya telah kering.” (HR. Tirmizi, ia berkata: Hadits hasan shohih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, siapa yang bertawakkal kepada Alloh, tidak ada sesuatupun yang mampu membahayakannya berkat izin Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sholawat dan salam yang banyak tercurah kepada Nabi Muhammad, Sang Nabi yang murah senyum sekaligus ahli perang, juga kepada keluarga serta para sahabat beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"كتيبة الجهاد الإعلامي"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB PERTAMA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SECURITY DI DALAM AL-QURAN DAN SIROH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh Ta‘ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاء تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللّهُ الأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ  وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍ}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Alloh telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Robbnya. Alloh membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.” (QS. Ibrohim: 24 – 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud kalimat yang baik dalam ayat ini adalah: Syahadat La Ilaaha illalloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang mengatakan, maksudnya adalah kata-kata yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud kalimat yang buruk adalah kalimat kekafiran atau ajakan kepadanya, atau perkataan dusta, atau setiap kalimat yang tidak diridhoi Alloh Ta‘ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebarkan rahasia yang bisa membahayakan seseorang atau umat termasuk perkataan yang tidak diridhoi Alloh Ta‘ala, begitu pula setiap kata-kata yang berisi usaha untuk berbuat kerusakan, ini masuk dalam katagori kalimat yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan rahasia dan kewaspadaan adalah bagian dari kecerdasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengingatkan pengikutnya agar selalu sadar dan waspada, sebagaimana disebutkan di dalam firman Alloh Ta‘ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ خُذُواْ حِذْرَكُمْ فَانفِرُواْ ثُبَاتٍ أَوِ انفِرُواْ جَمِيعاً}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu,” (QS. An-Nisa’: 71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebagaimana disabdakan oleh Rosululloh ‘alaihis sholatu wa `s-salam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ( اَلْمُؤْمِنُ كَيِّسٌ فَطِن).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang mukmin itu cerdik dan pintar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam/ Tutup Mulut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)     Salah satu faktor kesuksesan Dakwah Islam adalah: Rosululloh n memulai secara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ali a melihat Nabi n sholat bersama Khodijah, ia berkata: “Wahai Muhammad, apa ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Agama Alloh yang Dia pilih untuk Diri-Nya dan Dia utus para Rosul-Nya dengan membawanya. Maka aku menyerumu kepada Alloh saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan mengajakmu untuk beribadah kepada-Nya dan kufurilah Laata dan ‘Uzza.” Jawab Rosul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali berkata: “Ini adalah perkara yang belum pernah kudengar sebelumnya, aku tidak akan mengambil keputusan sebelum kubicarakan dengan Abu Tholib.” –yakni ayahnya—.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Rosul n tidak suka jika rahasia tentang agama ini tersebar, maka beliau berkata kepada Ali: “Ali, jika kamu tidak masuk Islam, maka rahasiakanlah hal ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali pun melakukan perintah beliau, sebelum kemudian di keesokan harinya Ali datang dan menyatakan keislamannya serta merahasiakan hal itu di hadapan ayahnya, ia tidak menampakkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)     Rosululloh n sudah menggunakan surat rahasia sebelum orang lain. Terbukti beliau pernah mengutus sebuah detasement (sariyah) beranggotakan 12 orang Muhajirin yang dipimpin oleh Abdulloh bin Jahsy Al-Asadi dalam sebuah misi pengintaian di bulan Rojab tahun 2 H. Beliau menyerahkan kepada Abdulloh bin Jahsy sebuah surat rahasia berisi perincian tugas, yaitu target sasaran, posisi pasukan dan informasi-informasi lainnya. Beliau memerintahkan agar dia tidak membuka surat tersebut sebelum ia berjalan selama dua hari.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah kehidupan Rosululloh n penuh dengan tekhnik-tekhnik keamanan yang terus berkembang seiring dengan semakin kerasnya ujian dan situasi di sekitarnya.  Semakin situasi bertambah mencekam, perhatian terhadap masalah keamanan semakin meningkat, itulah yang mendorong pengambilan langkah yang efektif dan paling baik untuk menyikapi situasi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siroh Nabawiyah dan Perkembangan Sisi Amniyahnya Yang Jauh ke Depan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Fase Mekkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)     Fase Dakwah Sembunyi-sembunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas fase ini adalah kerahasiaan dakwah dan kerahasiaan kelompok. Artinya, ajakan untuk memeluk “Agama Baru” (Islam) dilakukan secara rahasia. Pembagian tugas, pengaturan program dan kegiatan pun juga demikian…dilakukan secara rahasia, tidak ada yang diberitahu selain orang-orang tertentu yang bersangkutan dengan tugas. Tetapi semuanya bergerak menuju satu tujuan dan di bawah kepemimpinan satu orang, yaitu Rosululloh n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)     Fase Dakwah Terang-terangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas fase ini, dakwah dilakukan secara terus terang. Akan tetapi penataan kelompok tetap dilakukan secara diam-diam. Jadi dakwah ilalloh di tengah umat manusia, kepada para kabilah, keluarga dan sanak famili, dilaksanakan secara terang-terangan, namun demikian penjalanan tugas dan hubungan antar pelaku dakwah tetap berlangsung secara rahasia, demikian juga tempat-tempat perkumpulan dan pertemuan darurat, program-program strategis, pemilihan orang yang bertugas berdakwah mengajak masuk Islam, semua ini tidak ada yang tahu selain pelaku dakwah yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Fase Hijrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah fase yang singkat, keistemawaan fase ini adalah adanya strategi keamanan ala Nabi yang sangat jitu. Di fase ini sudah dipersiapkan terlebih dahulu dengan adanya Baiat Aqobah jilid satu dan dua, berlanjut dengan hijrahnya para sahabat Nabi n dan terakhir dengan hijrahnya beliau sendiri bersama sahabat tercintanya Abu Bakar Ash-Shiddiq –ridhwanulloh alaihim—.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Fase Madinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu fase pembangunan sebuah negara yang solid untuk menjadi basis yang kuat sebagai markas utama dan pusat penyebaran dakwah. Fase ini terus berlangsung hingga wafatnya Rosululloh n, berarti sekitar 10 tahun, dilengkapi dengan berbagai misi perluasan wilayah dan kemenangan-kemenangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa membagi fase ini kepada tiga tahapan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)     Tahap memperkuat basis internal , caranya dengan menempuh berbagai langkah dan pengaturan yang cukup untuk merealisasikan keamaan dari –pertama kali— serangan kaum Yahudi, berikutnya dari orang-orang munafik yang menyusup di barisan kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)     Fase pertempuran defensive, ini berjalan hingga selesainya perang Khondaq (perang parit) ketika Rosululloh n ketika itu bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(اَلآنَ نَغْزُوهُمْ وَلاَ يَغْزُوْنَنَا، نَحْنُ نَسِيْرُ إِلَيْهِمْ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang kita perangi mereka, bukan mereka memerangi kita. Kita akan berjalan ke tempat mereka.” (HR. Bukhori).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)     Fase perang ofensive, ini berlangsung hingga Nabi n wafat. Ciri khas fase ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Terjadinya gesekan dengan orang-orang Musyrik di dalam negeri mereka; seperti pada peristiwa Hudaibiyah, Umroh Qodho’, Fathu Mekah, dan perang Hunain.&lt;br /&gt;   2. Perseteruan dengan kaum Yahudi dan penghancuran total basis terakhir mereka dalam perang Khoibar.&lt;br /&gt;   3. Peperangan melawan orang-orang Kristen dalam perang Mu’tah dan Tabuk.[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspada Tetap Diperintahkan Ketika Kondisi Damai, Apalagi Jika Dalam Kondisi Perang, Maka Itu Lebih Wajib Dan Lebih Penting:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus.” (QS. An-Nisa’: 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.. وَخُذُوا حِذْرَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…dan siap siagalah kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian tidak melakukannya, maka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.. إِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَاباً مُهِيناً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Alloh telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu.” (QS. An-Nisa’: 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memastikan Kebenaran Informasi (Data): &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْماً بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurot: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk sikap orang yang jujur dan terpercaya adalah memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menjadikannya sebagai pijakan dalam mengambil sikap dan keputusan yang tepat tentangnya, supaya tidak ada penyesalan nantinya. Penyesalan di sini menjadi salah satu akibat dari kezaliman orang lain, kezaliman itu biasanya muncul akibat sikap bodoh dan terburu-buru seseorang tanpa mengambil kesempatan sedikit pun untuk memastikan sebuah informasi dan memeriksa kebenaran pembawanya; bagaimana kejujurannya, bagaimana ketakwaan dan loyalitasnya. Maka, mengapa kita tidak mengambil pelajaran, lalu melaksanakan apa yang Alloh ‘Azza wa Jalla perintahkan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hati Terhadap Merebaknya Berbagai Berita Dan Isu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ وَلَوْلا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلاً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rosul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Alloh kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebagian kecil saja (di antaramu).” (QS. An-Nisa’: 83)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka langkah ketika banyak tersebar isu adalah: mengembalikan semua urusan kepada Ulil Amri, sebagai orang yang layak menganalisa serta menyimpulkan rahasia dan misi-misi terselebung yang ada di balik isu itu, setelah itu mengambil keputusan yang tepat tentangnya. Dengan cara ini, barisan Islam akan tetap terjaga keamanan dan ketenangannya, terjaga oleh akal fikiran para pemeluknya, dengan pembelaan dan iman mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ash-habul Kahfi: Contoh Dalam Menjaga Security, Legenda Yang Dikisahkan Setiap Hari: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; (إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدىً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Robb mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS. Al-Kahfi: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah para pengusung panji keimanan di hadapan kezaliman dan tirani dari orang-orang bingung yang berhukum dengan selain yang Alloh turunkan. Mereka adalah para pemuda jujur yang bangkit menentang kezaliman dan penindasan, kemudian dengan kecerdasan dan kepandaian akalnya yang cemerlang mereka berhasil me-menej urusan keamanan diri mereka, agar dakwah dan iman mereka terlindungi. Lantas, apa sebenarnya yang mereka lakukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَداً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Robb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” (QS. Al-Kahfi: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah yang mereka ambil adalah berlindung ke tempat yang aman. Tapi sebelum itu, yang terpenting adalah adanya iman yang tulus kepada Alloh ‘Azza wa Jalla, mengorbankan jiwa demi dakwah kepada-Nya. Maka setelah menempuh semua sarana perlindungan diri dan pengamanan, setelah menyempurnakan semua syarat tawakkal kepada Alloh Subhanahu wa Ta‘ala, barulah mereka berlindung kepada-Nya: “Wahai Robb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua itu, dengan apa Robb mereka yang Maha Perkasa lagi Maha Berkuasa memberi timbal balik? Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(وَرَبَطْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ ..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami meneguhkan hati mereka…” (QS. Al-Kahfi: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya: Kami kuatkan hati mereka dengan kesabaran untuk berpisah dengan keluarga dan kampung halaman, sebab mereka melakukan apa yang mesti mereka lakukan sebatas kemampuan manusia, maka Kami membantu mereka dengan pertolongan Ilahiyah, berupa penjagaan, pemeliharaan, keamanan, kelurusan dan pertolongan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah keamanan yang mereka tempuh itu bukan muncul begitu saja. Itu muncul dari sebuah kajian dan perbincangan antar mereka, yang semua telah mengorbankan jiwanya di jalan Alloh, hingga akhirnya mereka sampai pada solusi paling tepat dan keputusan yang mantab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلاَّ اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنْشُرْ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُمْ مِنْ أَمْرِكُمْ مِرْفَقاً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Alloh, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Robbmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.” (QS. Al-Kahfi: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mereka bersama Alloh dan hidup untuk dakwah yang mereka emban, maka mereka yakin bahwa Alloh lah yang akan melindungi mereka serta membutakan mata orang-orang bengis itu dan balatentaranya; “…niscaya Robbmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.” Jadi, hanya Alloh sajalah –-sejak awal hingga akhir—yang memudahkan segala urusan, Dia lah yang menjaga dan melindungi, dengan qodrat dan takdir-Nya Alloh memudahkan segala sesuatu di alam semesta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tidurlah para pemuda itu di tempat tinggal barunya (di dalam gua) selama ratusan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(فَضَرَبْنَا عَلَى آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَداً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu.” (QS. Al-Kahfi: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Alloh Jalla wa ‘Alaa membangunkan mereka.. Setelah Alloh bangunkan mereka, berubahkah kewaspadaan dalam diri para pemuda itu dengan berlalunya waktu selama bertahun-tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(وَكَذَلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri…” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(.. قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَاماً فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَداً)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berkata (yang lain lagi): “Robb kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorang pun.”  (QS. Al-Kahfi: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, begitulah kewaspadaan, kehati-hatian dan sikap menempuh semua sarana proteksi diri dengan seteliti dan setajam mungkin, di saat yang sama terus mengusahakan tercapainya keamanan bagi dakwah dari serangan segala hal yang tak diinginkan, dengan kecerdasan dan kepandaian. Keduanya adalah sifat yang harus ada pada diri siapa saja yang berjalan di atas jalan dakwah ilalloh Subhanahu wa Ta‘ala. Kalimat-kalimat mulia dan bukti-bukti nyata di dalam ayat itu menjabarkan dengan sangat detail akan sebuah kondisi keamanan yang tidak mengenal kata meremehkan dan menunda-nunda;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(..وَلْيَتَلَطَّفْ)!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, hendaknya ia melihat dengan teliti sehingga identitas dirinya tak dikenali. Setelah itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(.. ولا يُشعِرَنَّ بكُم أحداً)!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorang pun..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, jangan ada orang lain –siapapun dia—yang mengetahui tempatmu, karena dia akan membongkarnya dan membongkar identitas kalian, setelah itu akan timbul bahaya besar. Apa bahaya besar itu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ ..)!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu (merajammu)…” (QS. Al-Kahfi: 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…seperti itulah keadaan para thoghut yang bengis setiap zaman dan tempat.. jika mereka melihatmu, mengetahui posisimu, mengetahui keimanan dan dakwahmu, tidak ada pilihan dan cara lain bagi mereka selain membunuh: “…melempar kamu dengan batu (merajammu).” Atau, atau apa berikutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(.. أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذاً أَبَداً)!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya.” (QS. Al-Kahfi: 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pilihan terakhir yang pahit: memaksa kamu kembali kepada agama dan kekafiran mereka setelah melewati waktu bertahun-tahun untuk bersabar, berjihad dan menanggung kesusahan di jalan Alloh ‘Azza wa Jalla, dan berjalan di atas jalan dakwah yang kamu imani dan Alloh beri kalian kehormatan untuk mengusung benderanya. Jika semua itu terjadi, kalian akan rugi di akhirat setelah rugi di dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Al-Amnu Fi `t-Tarbiyah Al-Islamiyah, penulis: Muhammad Jamaluddin Mahfudz –dalam Majalah Manarul Islam—edisi sepuluh tahun ke sembilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Al-Amnu Fi `s-Siroh An-Nabawiyah, tulisan Muhammad Bassam Yusuf.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-8107760477771025975?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-21T11:47:05.796+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TL_FSLuHbRI/AAAAAAAAASY/QyNaVwnxcvM/s72-c/MUjahidin.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Konspirasi Besar dibalik Pemerintahan SBY</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/09/konspirasi-besar-dibalik-pemerintahan.html</link><category>Pelanggaran Pancasila</category><category>Pemerintahan SBY</category><category>Makar Musuh Islam</category><category>Konspirasi Kekuasaan SBY</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 22 Sep 2010 03:23:53 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5597867205170597853</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJnYmX5R9MI/AAAAAAAAASA/872SaU-LrsI/s1600/1.+bendera.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJnYmX5R9MI/AAAAAAAAASA/872SaU-LrsI/s400/1.+bendera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5519680972080149698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TITIK DEMI TITIK TERHUBUNG, KONSPIRASI BESAR DIBALIK REZIM SBY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rekan-rekan membaca artikel-artikel sebelumnya pastilah sudah mengetahui sepak terjang neolib di negeri ini (baca: http://www.facebook.com/topic.php?uid=125217120840767&amp;topic=170). Ada hal-hal yang menarik seputar isu yang terjadi akhir-akhir ini. Saya uraikan isu-isu dan analisis saya dibawah ini:&lt;br /&gt;1. Kasus Century yang lenyap. Uang 6,7 Triliyun menguap begitu saja, kasus yang menyita perhatian tapi hilang bagai ditelan bumi. Sesuatu yang besar sedang disembunyikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kasus pelemahan KPK, setelah mulai mengusut kasus Century dimulai dari permintaan KPK tentang laporan BPK yang mencurigakan tiba-tiba Antasari dituduh membunuh, kemudian Bibit-Chandra berusaha dipidanakan dengan alasan yang dicari-cari, awalnya gagal akhirnya berhasil juga mereka di non aktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kasus penyelamatan SMI dari keputusan DPR oleh zionis melalaui IMF, Zionis langsung turun tangan dengan memuji-muji SMI kemudian di “amankan” di Amerika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Isu terorisme Aceh. targetnya selain pengalihan isu century juga stigmatisasi umat Islam dengan kekerasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kasus Ariel-Luna Maya saya melihat ada kejanggalan. Bukannya menahan pelaku pornografi dan perzinahan yang jelas-jelas melanggar undang-undang, walaupun akhirnya Ariel ditahan karena tekanan publik. Polisi malah mengejar-ngejar pengunduh video porno Ariel-Luna Maya di internet. Lucunya lagi, meski telah diketahui penyebar pertama video porno tersebut adalah seorang warga Amerika (pasti agen dinas inteligen Israel Mossad atau “adik kandungnya” dinas inteligen Amerika CIA), polisi justru mengejar-ngejar pengunduh lokal. Polisi terkesan sengaja membuat kasus ini berlarut-larut dan tetap menjadi “pengalih perhatian yang baik”. Sampai-sampai Anak-anak hingga Ibu-ibu penasaran untuk melihat video ini, pornografi jadi semakin meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Isu listrik gratis Dirut PLN lumayan memainkan peran sebagai pengalih perhatian. Ia sadar betul dari awal bahwa soal menggratiskan listrik adalah di luar kewenangannya. Lagipula ia juga sadar bahwa tugasnya masih jauh dari harapan. Ia baru saja menjabat dirut PLN dan belum ada satu langkah efisiensi yang dilakukan kecuali menaikkan Tarif Dasar Listrik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Isu ahmadiyah, ini salah satu alat untuk memecah umat Islam, disini bermain Islam leberal yang membela dengan dasar pluralisme dan alasan-alasan seperti biasa, Setelah isu ini reda pentolan-pentolan Islib telah menjadi pengurus Partai penguasa. Rupanya mereka satu rumpun kepentingan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Rekening gendut Pejabat POLRI, katanya jumlah yang ratusan milyar tersebut wajar, hanya satu yang mencurigakan, luar biasa!!! Kasusnya lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Isu Malaysia Vs Indonesia, beberapa kali digulirkan pertama tentang kesenian reog, kedua tentang batik dan ketiga tentang perbatasan kedua negara dan terakhir tentang aparat yang dibawa ke Malaysia. Leletnya sikap presiden seperti disengaja agar masyarakat sedikit bergejolak agar lupa dengan kasus century, Rekening gendut POLRI, kemiskinan, kenaikan TDL dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pelemahan TNI, saya akan membahas lebih panjang. Semua dari kita sudah tahu bahwa ABRI atau TNI berasal dari rakyat sipil yang berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Kekuatan pertahanan Indonesia adalah terletak pada bersatunya rakyat dan angkatan bersenjata. Untuk Indonesia rakyat adalah tentara dan tentara adalah rakyat. Dari pengalaman Orde Baru memang diakui ada penyalahgunaan dwifungsi dan peran politik TNI, tetapi itu adalah kesalahan rezim yang berkuasa dan bukan kesalahan konsep jatidiri TNI. Hanya setelah penandatangan Letter of Intent dengan IMF, gelombang tekanan untuk mengeluarkan TNI dari gelanggang politik memuncak. TNI memang perlu direformasi tetapi tetap dalam kerangka jatidiri bangsa dan falsafah pertahanan rakyat semesta. TNI telah disterilkan dari politik dengan tuduhan pelanggaran HAM dan kepemilikan bisnis. Saat ini TNI tak boleh berbisnis, semua bisnisnya disita, tetapi anggaran pertahanan tak bisa dipenuhi Pemerintah. Alutsista TNI dibiarkan menua tanpa ada pembaharuan yang berarti, sementara beban pertahananan Zone Ekonomi Eksklusif Indonesia semakin berat. Ini seakan menunjukkan ketidakadilan atau ke tidak pedulian Pemerintah kepada TNI. TNI adalah rakyat yang berfungsi menggunakan senjata untuk mempertahankan wilayah negara, TNI berhak mendapat anggaran yang cukup untuk menjalankan tugasnya secara wajar. Hal ini bisa kita bandingkan secara sepintas dengan Polisi Republik Indonesia. Beberapa kalangan ahli pertahanan Indonesia menengarai adanya skenario pengkerdilan TNI. 12 tahun TNI diombang-ambingkan, pengkerdilan anggaran TNI dan seakan-akan secara “sengaja” menghapus jatidiri TNI yang asli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Tewasnya Tiga perakit pesawat Sukhoi Su-27 SKM, karena keracunan alkohol. Sejumlah pihak curiga, kematian ketiganya tidak wajar bahkan sudah direncanakan, Saya yakin CIA bermain disini dalam kasus seperti ini biasanya mereka memanfaatkan penyusup untuk melakukan tugasnya. untuk bisa mengetahui jenis minuman yang langsung mereka bawa dari negara mereka karena minuman tersebut bukan dari sini. Apakah ini merupakan bagian dari pelemahan TNI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Kritik Adji Suraji, ini menunjukkan pecahnya internal TNI hal ini terjadi karena rendahnya anggaran terhadap TNI, sikap SBY yang menganakemaskan POLRI dan kisruh purnawirawan yang di usir dari rumahnya membuat sebagian petinggi TNI geram dan sadar akan perlunya pengembalian mandat presiden kepada rakyat. Pertanyannya adalah kenapa TNI dilemahkan? Padahal SBY berasal dari TNI. Jawabannya adalah karena TNI telah menemukan jati dirinya bersama rakyat, apabila kekuatan ini bergabung maka kekuatan besar melawan rejim SBY tidak dapat dilawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Isu seputar DPR : 1. Ruhut poltak dengan usulannya yang konyol, 2. Anggota Dewan yang sering absen, 3. Studi banding (jalan-jalan) Panja Pramuka Komisi X DPR ke Jepang, Korea Selatan dan Afrika Selatan, 4. Rencana pembangunan Gedung DPR senilai Rp 1,168 triliun yang akan dimulai Oktober 2010. Sepertinya isu ini sengaja untuk tandingan buruknya pemerintahan SBY &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Isu HKBP VS FPI, nampaknya isu ini cukup sensitif sehingga cukup berhasil mengalihkan perhatian masyarakat. Targetnya adalah pecahnya kekuatan umat islam itu sendiri dan renggangnya hubungan antar umat Islam dan umat Kristiani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin akan ada isu-isu selanjutnya yang akan timbul dan tenggelam tanpa adanya penyelesaian yang jelas. Ini akan menjadi bumerang terhadap pemerintahan itu sendiri. Tipu daya yang dilakukan rejim ini akan semakin jelas terlihat dan disaat itulah masa-masa kritis negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Allah Maha melihat dan lagi Maha Mengetahui&lt;br /&gt;“Mereka membuat makar (tipu daya), dan Allah pun membuat makar (tipu daya). Sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pembuat makar (balasan tipu daya).” (Ali Imran: 54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diolah dari berbagai sumber &lt;br /&gt;Mujianto (FB)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5597867205170597853?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-09-22T17:23:53.565+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJnYmX5R9MI/AAAAAAAAASA/872SaU-LrsI/s72-c/1.+bendera.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hubungan antara Amerika dengan Israel</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/09/hubungan-antara-amerika-dengan-israel.html</link><category>Urusan publik Amerika</category><category>Kafir Amerika</category><category>Israel dan Amerika</category><category>Konflik Timur Tengah</category><category>Hubungan Amerika dan Israel</category><category>AIPAC</category><category>Pelanggaran hukum Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 22 Sep 2010 03:08:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-8163553416366640582</guid><description>WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Banyak warga AS yang bertanya-tanya mengapa negara tersebut terus saja memberikan uang pajak sebesar 3 miliar dolar setiap tahun untuk Israel dan tidak membelanjakannya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Banyak warga AS bertanya-tanya mengapa negara tersebut memberikan tambahan bermiliar-miliar lagi dalam bentuk bom penembus bunker. Banyak warga AS yang heran mengapa AS selalu memveto resolusi PBB yang menentang tindakan Israel, meski yang mereka lakukan jelas-jelas melanggar hukum internasional. Pendeknya, banyak yang bertanya-tanya mengapa AS dan Israel menjadi kawan baik yang tak terpisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena AS dan Israel punya begitu banyak kesamaan. Siapa yang tidak suka knish atau latke di AS? AS dan Israel amat mirip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya sama-sama memuja AIPAC (Komite Urusan Publik Amerika Israel), yang berfungsi sebagai penyampai pesan antara AS dan Israel. Israel memberitahu AIPAC apa yang diinginkannya, sementara AIPAC meminta para anggota Kongres AS megabulkan permintaan itu tanpa banyak tanya (jika mereka masih suka pekerjaan mereka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya jelas memiliki nilai moral yang sama. Misalnya, keduanya sepakat menghabisi seorang ulama yang duduk di atas kursi roda dengan meluncurkan peluru kendali TOW dari helikopter Apache. Padahal, mendekati lalu menembak kepala orang cacat pun tidak bisa dbenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS dan Israel sama-sama menyetankan "teroris" yang menggunakan pengebom bunuh diri. AS dan Israel sering membantai orang-orang tak bersalah dengan membabi buta, memburu orang dengan menggunakan helikopter Apache atau drone Predator yang bisa meledakkan mereka kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kemiripan paling signifikan antara AS dan Israel adalah cara keduanya tercipta. AS dan Israel menjalani jalur yang serupa dalam mendirikan pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah besar dalam proses berdirinya AS dan Israel ada hubungannya dengan para penduduk asli. Jadi, wajar saja bagi Israel bertanya kepada AS, "Bagaimana cara kalian mengatasi penduduk asli? Karena kita punya nilai moral yang sama, kami ingin memperlakukan penduduk asli dengan cara yang sama." Karena menyadari ada begitu banyak kesamaan, keduanya cepat menjadi sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang diperlukan untuk mendirikan sebuah negara adalah tanah. Sayangnya bagi AS dan Israel, tanah yang mereka butuhkan "diduduki" oleh orang-orang yang telah menetap dan bekerja di atas tanah itu selama berabad-abad. Tapi untungnya bagi AS dan Israel, baik suku Indian maupun orang-orang Palestina sama-sama tidak memiliki persenjataan memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, baik AS maupun Israel sama-sama mencoba berbicara dengan "sopan" kepada penduduk asli. Mereka mengatakan sesuatu seperti, "Ya, benar bahwa kalian telah bekerja di tanah ini untuk berabad-abad dan menganggapnya rumah kalian, tapi bisakah kalian berkemas dan enyah karena kami butuh tanah kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masing-masing kasus, penduduk asli sama-sama diberitahu bahwa "Tuhan memberikan tanah mereka kepada kami." Apakah seorang penduduk Palestina yang waras akan mengatakan, "Oh, jadi Tuhan memberikan tanah ini pada kalian, kenapa tidak bilang, biarkan saya melihat ladang yang saya garap seumur hidup, tanaman zaitun yang ditanam buyut saya, untuk terakhir kalinya lalu saya pergi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti warga asli benua Amerika, penduduk Palestina kesal dan marah karena Israel mencuri tanah mereka secara terang-terangan dengan menggunakan kekuatan militer. Mereka menolak ditendang keluar dari tanah mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS kemudian menyarankan Israel untuk "menyadarkan" penduduk Palestina dengan membantai beberapa desa (taktik yang terbukti menggoyahkan penduduk asli Amerika yang "menduduki" tanah AS dengan "keras kepala"). Sayangnya bagi Israel, banyak penduduk Palestina yang masih menolak meninggalkan tanah tumpah darah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS dan Israel pada akhirnya sama-sama mampu memaksa ratusan ribu penduduk asli hengkang dari tanah yang mereka tinggali selama berabad-abad. Keduanya mengklaim "kedaulatan" atas tanah penduduk asli yang ditinggalkan, tapi nyaris saat itu juga mulai merampas tanah-tanah yang tersisa dengan kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya menganjurkan pembangunan permukiman ilegal di tanah-tanah tersebut. Tak terelakkan lagi, banyak penduduk asli terpaksa berjuang di bagian tanah yang gersang. Yang berani-berani melawan dicap sebagai "orang barbar" oleh AS, dan dicap "teroris" oleh Israel. Tentu saja, memusnahkan "orang barbar" dan "teroris" amat legal bagi AS dan Israel. (dn/oj) www.suaramedia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-8163553416366640582?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-09-22T17:08:03.815+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Manfaat dan fungsi Ilmu</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/09/manfaat-dan-fungsi-ilmu.html</link><category>Manfaat ilmu</category><category>Jalan Menuju Surga</category><category>Fungsi ilmu</category><category>Kewajiban Menuntut Ilmu</category><category>Alasan Menuntut Ilmu</category><category>Ilmu</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 22 Sep 2010 02:55:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-2580145355567493060</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJkl0HMT9qI/AAAAAAAAAR4/QS-8vOST6ak/s1600/buku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 103px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJkl0HMT9qI/AAAAAAAAAR4/QS-8vOST6ak/s400/buku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5519484395533366946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semoga bisa menjadi motivasi untuk menuntut ilmu dunia dan akherat yang dibangun atas keimanan kepada ALLAH dan sebagai cahaya penerang dari kebodohan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1- Dimudahkan jalan menuju surga. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”&lt;br /&gt;(HR. at-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2- Didoakan oleh para malaikat dan makhluk-makhluk Allah yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa menempuh suatu jalan dengan tujuan mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. Selain itu, malaikat akan meletakkan sayapnya bagi orang yang mencari ilmu sebagai keridaan atas tindakannya. Sesungguhnya yang ada di langit dan bumi, bahkan ikan-ikan di laut, akan memohonkan ampunan bagi orang yang menuntut ilmu. Keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas planet yang lain. Para ulama adalah pewaris manusia. Dan, para nabi tiada mewariskan dinar atau dirham, melainkan ilmu. Maka, barang siapa mengambilnya, berarti ia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3- Rasulullah diperintah Allah untuk berdoa meminta tambahan ilmu, tetapi tidak diperintah untuk berdoa minta tambahan harta. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu lebih mulia daripada harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman, “Dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al-Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan’” (Thaha: 114).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4- Allah akan menaikkan derajat orang yang memiliki ilmu. Dalam Al-Qur`an disebutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”&lt;br /&gt;(Al-Mujadilah: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5- Orang yang dikehendaki Allah mendapat kebaikan, tandanya adalah orang itu memahami ilmu agama.&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki Allah mendapat kebaikan, maka Dia jadikan orang itu memahami agama.” (HR. Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6- Orang yang mempelajari ilmu kemudian menyampaikannya kepada orang lain, akan mendapat kasih sayang dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, “Allah akan menyayangi orang yang mendengar sesuatu dari kami, kemudian menyampaikannya sesuai yang didengar. (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain keutamaan-keutamaan di atas, masih banyak lagi keutamaan-keutamaan lainnya. Dalam sebuah kisah diceritakan bahwasanya Sayyidina Ali ra ditanya lebih utama mana, harta ataukah ilmu?. Maka Sayyidina Ali ra menjawab bahwa ilmu lebih utama dibandingkan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau memberi 10 alasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Ilmu adalah pusaka para nabi sedangkan harta adalah pusaka Qarun, Fir’aun, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ilmu menjaga dirimu, sedangkan harta malah engkau yang harus menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pemilik harta banyak musuhnya, sedangkan pemilik ilmu banyak temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Harta apabila diberikan akan berkurang, sedangkan ilmu jika diberikan justru akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pemilik harta dipanggil dengan sifat bakhil dan cercaan, sedangkan pemilik ilmu dipanggil dengan nama keagungan dan kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Harta perlu dijaga dari pencuri, sedangkan ilmu tidak perlu dikunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pemilik harta kelak diakhirat akan dihisab, sedangkan pemilik ilmu akan diberi syafa’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Harta akan berkarat karena lama disimpan, sedangkan ilmu tidak akan berkarat dan tidak rusak karena umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Harta bisa mengeraskan hati, sedangkan ilmu bisa menerangi hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pemilik harta bisa mengaku-ngaku sebagai tuhan lantaran hartanya (seperti Fir’au, dll), sedangkan pemilik ilmu mengaku sebagai hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah keutamaan-keutamaan ilmu agama. Di zaman sekarang ini ilmu agama sangatlah diperlukan mengingat banyaknya pemikiran-pemikiran sesat dan menyesatkan, munculnya orang-orang sesat di tengah komunitas Islam yang berbicara mengatasnamakan Islam akan tetapi hakikatnya adalah menikam Islam dari belakang, juga maraknya kebodohan karena tidaktahuan tentang ajaran-ajaran Islam yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita semua dimudahkan Allah untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat sehingga dapat terbentuk masyarakat yang adil, makmur dan Islami. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Muslimah Energic (FB)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-2580145355567493060?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-09-22T16:55:07.624+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TJkl0HMT9qI/AAAAAAAAAR4/QS-8vOST6ak/s72-c/buku.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Manipulasi Amerika dalam Membiayai Hidupnya</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/manipulasi-amerika-dalam-membiayai.html</link><category>Lembaga-lembaga Ribawi</category><category>Program Bank Dunia</category><category>Kurs Mata Uang</category><category>Liberalisasi Perdagangan</category><category>Kebebasan Ekonomi</category><category>Memerangi Kemiskinan</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 18:20:27 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-1206936513832251305</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhkMY9xgTI/AAAAAAAAARw/qvjnIwVxavQ/s1600/image005.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhkMY9xgTI/AAAAAAAAARw/qvjnIwVxavQ/s400/image005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510264308110557490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Selama ini Amerika Serikat membiayai pertumbuhan domestiknya lewat tabungan bangsa-bangsa lain di dunia. Semenjak ditinggalkannya standar emas, Amerika telah memetik keuntungan sebagai pemimpin kurs mata uang. Ini berarti bahwa mereka diuntungkan dari menerbitkan dollar untuk digunakan di seluruh dunia. Mereka diuntungkan dari hak untuk menetapkan suku bunga demi kepentingan domestiknya ketimbang kepentingan global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Amerika Serikat telah mengendalikan ekonomi lebih dari dua pertiga penduduk dunia lewat lembaga-lembaga ribawi (IMF, ADB, WTO, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Amerika Serikat menafsirkan ‘liberalisasi perdagangan’ sebagai satu arah, membuka akses bagi perusahaan-perusahaan multinasional serta bisnis Amerika Di bawah kesepakatan WTO tentang agrikultur dan program-program penyesuaian struktural yang dipaksakan oleh Bank Dunia/IMF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Amerika Serikat mempromosikan jenis ‘kebebasan ekonomi’ yang sesungguhnya menghancurkan kebebasan ekonomi orang miskin. Ini telah menjadikan negara-negara berkembang terjepit: di satu pihak, ini membuka lahan untuk bisnis-bisnis berteknologi tinggi Amerika untuk masuk secara bebas dan menangkap pasar dunia; di lain pihak, ini telah menghambat upaya-upaya negara berkembang untuk meningkatkan produk serta ekspor mereka sendiri, dan menghambat mereka memasuki pasar Amerika. Inilah yang dikenal sebagai perekonomian pasar bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Amerika Serikat secara sistematis menghambat upaya-upaya negara berkembang yang paling payah untuk memerangi kemiskinan dan memberi makan penduduknya. Amerika memberlakukan tarif-tarif yang luar biasa (tinggi) atas barang-barang pertanian kunci seperti beras, gula, dan kopi; atas kelapa, umpamanya, Amerika memberlakukan tarif lebih dari 100%. Pembatasan-pembatasan perdagangan ini membuat negara-negara yang lebih miskin di dunia ini harus membayar US$ 2,5 milyar per tahunnya karena kerugian dalam pertukaran kurs mata uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Amerika Serikat menipu negara-negara berkembang yang paling payah, sehingga meningkatkan kemiskinan. Pemerintah Amerika memberikan akses hanya kepada barang-barang yang diputuskannya sebagai tidak akan berdampak negatif terhadap produsen-produsen Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian sebagai teman-teman setia—yang kalian sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad)—dengan penuh kasih-sayang” (QS al-Mumtahanah [60]: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil sebagai teman kepercayaan kalian orang-orang yang berada di luar kalangan kalian karena mereka tidak henti-hentinya menimpakan kemadaratan atas kalian. Mereka menyukai apa saja yang menyusahkan kalian. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi .”(QS Ali ‘Imran [3]: 118).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-1206936513832251305?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-28T08:20:27.389+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhkMY9xgTI/AAAAAAAAARw/qvjnIwVxavQ/s72-c/image005.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sholat Taraweh dan Qunut Nazilah Melaknat Densus 88 di Solo</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/sholat-taraweh-dan-qunut-nazilah.html</link><category>Densus 88</category><category>Bebaskan Abu Bakar Ba'asyir</category><category>Musuh Umat Islam</category><category>Jamaah Anshorut Tauhid</category><category>Free ABB</category><category>aktifis dakwah dan pejuang Islam</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 17:54:14 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5095582021338224588</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhd_Bk-FuI/AAAAAAAAARg/qcGEW2qwfZE/s1600/densus+88+laknatullah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 313px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhd_Bk-FuI/AAAAAAAAARg/qcGEW2qwfZE/s400/densus+88+laknatullah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510257481424443106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SOLO – Jum’at 27/8 dinihari, pukul 00.30 WIB bertempat di Masjid Agung, Kauman Surakarta dilaksanakan sholat taraweh berjamaah dan malam doa untuk melaknat Densus 88 yang telah menyakiti hati umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini sedianya akan dilaksanakan di masjid Baitussalam, Tipes. Namun karena jamaah sholat yang datang dari berbagai daerah hingga hampir berjumlah seribuan maka lokasi acara dipindah ke masjid yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada awal Romadhon kemarin acara serupa diadakan oleh Jamaah Anshorut Tauhid, kali ini acara diselenggarakan oleh SJMS (Solidaritas Jama’ah Masjid Surakarta). Dalam pres release nya SJMS menyatakan acara ini diselenggarakan berawal dari keprihatinan umat Islam Surakarta terhadap penangkapan ikhwan-ikhwan dan aktifis dakwah dan pejuang Islam oleh kesatuan Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir beberapa waktu lalu yang sangat tidak manusiawi dan terkesan ada sponsor dibelakangnya. SJMS juga menyatakan bahwa penangkapan-penangkapan ini bertolak belakang dengan aksi-aksi yang dilakukan ketika mereka menangkapi para anggota gerakan separatis RMS Maluku pimpinan Alex Manuputi ataupun OPM Papua, sungguh kebiadaban telah mereka tunjukkan kepada umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu SJMS mengadakan malam doa tersebut untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar memberikan keteguhan serta kesabaran kepada mereka yang menjadi korban Densus 88 dan para keluarga yang ditinggalkan, terkhusus kepada ulama sepuh ustadz Abu Bakar Ba’asyir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian acara sendiri dimulai dengan sholat Taraweh berjamaah mulai pukul 00.30 WIB. Yang menjadi imam adalah ustadz Abdul Rasyid Ba’asyir LC, putra kedua ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Sholat taraweh delapan rokaat selesai hingga pukul 02.30 WIB, dan langsung dilanjutkan dengan sholat witir 3 rokaat serta qunut nazilah hingga pukul 03.05 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam doanya, ustadz Abdul Rasyid Ba’asyir meminta kepada Allah SWT semoga melaknat dan mengadzab musuh-musuh Islam wal Muslimin terkhusus Densus 88 dan semua yang terlihat didalamnya, dan semoga Allah memberikan kemenangan kepada umat Islam dimanapun mereka berada dan menjalankan syariat Islam sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dilanjutkan dengan tausiah dan sahur bersama hingga sholat Subuh berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggung jawab acara Ahmad Muhajir, menyatakan selaku ketua SJMS, bahwa ia berharap kegiatan serupa juga dilaksanakan di tempat-tempat lain dan agar seluruh umat Islam untuk membaca doa Qunut Nazilah di masjid-masjid di setiap waktu sholat. [muslimdaily.net]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.muslimdaily.net/berita/lokal/6329/sholat-taraweh-dan-qunut-nazilah-melaknat-densus-88-di-solo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5095582021338224588?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-28T07:54:14.158+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhd_Bk-FuI/AAAAAAAAARg/qcGEW2qwfZE/s72-c/densus+88+laknatullah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Buku Kontroversi: Lobi Saudi Kepada AS Lebih Kuat Daripada Lobi Israel</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/buku-kontroversi-lobi-saudi-kepada-as.html</link><category>Bebaskan Palestina</category><category>Amerika dan Iran</category><category>Lobby Arab Saudi Amerika</category><category>Konflik Timur Tengah</category><category>Hubungan Arab Saudi dan Amerika</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 17:44:28 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-8333294698023613737</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THha2kJJn0I/AAAAAAAAARY/6hLPy2bGOi0/s1600/suud+dan+Obama.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 311px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THha2kJJn0I/AAAAAAAAARY/6hLPy2bGOi0/s400/suud+dan+Obama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510254037549293378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lobi Arab dan terutama lobi Saudi, salah satu yang terkuat di Amerika-bahkan lebih kuat dari Israel, menurut sebuah buku baru yang kontroversial ditulis oleh seorang pakar Amerika di Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Mitchell Bard yang berjudul "Arab Lobby" ditulis sebagai semacam respon kepada mereka yang memperingatkan pengaruh AIPAC di Washington.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bard, yang menjabat sebagai direktur eksekutif dari Enterprise Koperasi nirlaba Amerika-Israel (AICE), mengklaim bahwa salah satu karakteristik yang membedakan yang paling penting dari lobi Arab adalah bahwa ia tidak memiliki dukungan rakyat. Sementara lobi Israel memiliki ratusan ribu anggota akar rumput dan jajak pendapat publik secara konsisten memperlihatkan kesenjangan yang besar antara dukungan untuk Israel dan bangsa Arab-Palestina, lobi Arab hampir tidak mendapat simpati publik. Kecenderungan ini menjadikan birokrat Arab hanya mewakili pandangan pribadi mereka atau apa yang mereka yakini sebagai kepentingan lembaga mereka, dan pemerintah asing yang hanya peduli kepentingan nasional mereka, bukan dari Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski mereka kekurangan modal SDM dalam hal mendukung Amerika, mereka membuat sumber daya hampir tak terbatas untuk membeli apa yang mereka biasanya tidak bisa mereka menangkan," tulisnya dalam buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak adanya dukungan, menurut Bard, "Saudi telah mengambil kebijaksanaan yang berbeda dari lobi Israel, berfokus top-down daripada pendekatan bottom-up untuk melobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa Alan M. Dershowitz mengomentari tentang buku Bard di surat kabar The Daily Beast: "Cara utama yang dipakai Saudi agar mempunyai pengaruh ini adalah dengan uang. Mereka menghabiskan jumlah besar uang untuk membeli (atau menyewa) mantan pejabat departemen luar negeri, diplomat, ajudan gedung putih dan pemimpin legislatif yang menjadi korps untuk melobi elit mereka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan duta besar Saudi untuk Amerika Serikat, Pangeran Bandar, yang begitu dekat dengan Presiden George HW Bush bahkan menyebut dirinya sebagai 'Bandar Bush,' mengakui adanya hubungan tersebut.Klik Disini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-8333294698023613737?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-28T07:44:28.989+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THha2kJJn0I/AAAAAAAAARY/6hLPy2bGOi0/s72-c/suud+dan+Obama.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Iran Musuh dalam Selimut</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/iran-musuh-dalam-selimut.html</link><category>Bebaskan Palestina</category><category>Amerika dan Iran</category><category>Syiah Iran</category><category>Kekuatan Timur Tengah</category><category>Libanon</category><category>Konflik Timur Tengah</category><category>Musuh Umta Islam</category><category>Sejarah</category><category>Dunia Arab</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 17:34:53 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-4491432477670987186</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhZO-ypZxI/AAAAAAAAARQ/xECR3PZyPhc/s1600/iran+fuck.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 90px; height: 60px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhZO-ypZxI/AAAAAAAAARQ/xECR3PZyPhc/s400/iran+fuck.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510252257996269330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang pejabat tinggi Mesir mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang eksistensi Iran dengan mengisyaratkan bahwa Iran telah menjelma menjadi semacam "musuh dalam selimut" di kawasan Timur Tengah. Iran tidak menjadi ancaman bagi Israel, tetapi justru menjadi ancaman besar bagi negara-negara Arab.&lt;br /&gt;Sayyid Mishal, Menteri Negara untuk Urusan Perang Mesir, mengemukakan hal tersebut dalam sebuah pertemuan yang digelar di kantor Sindikat Jurnalis Mesir (Niqabah as-Shahafiyyin al-Mishriyyin), Selasa (24/8) lalu.&lt;br /&gt;"Iran belum pernah sekalipun menembakkan senjata dan berperang dengan Israel sejak tahun 1948 hingga sekarang," kata Mishal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mishal juga mengatakan, Gerakan Hizbollah Lebanon yang bermazhabkan Syiah dan memiliki hubungan dekat dengan Iran sekaligus mendapatkan dukungan penuh dari negeri para Mullah itu, telah mengaskan posisinya terkait perang Gaza. Hizbollah mengatakan, bahwa "kami bukan pihak manapun dalam perang tersebut".&lt;br /&gt;"Tidak keluar satu roket pun dari Hizbollah saat penyerangan Israel ke Gaza," kata Mishal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru, kekuatan militer Iran bukan menjadi ancaman bagi Israel, melainkan menjadi ancaman besar bagi negara-negara Arab. "Salah satu ancaman tersebut, adalah dengan aksi Iran yang kerap kali campur tangan dalam berbagai masalah yang terjadi di kalangan Arab," papar Mishal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesir memang kerap mengeluarkan pernyataan menyudutkan tentang Iran. Kedua negara tersebut telah "perang dingin" semenjak suksesnya Revolusi Islam Iran pada tahun 1979 silam. Dalam revolusi itu, emperor Iran yang diktator, tiran, pro Amerika dan Israel, Shah Muhammad Reza Pahlevi, berhasil digulingkan oleh gerakan revolusi. Pahlevi lalu kabur dan mendapat perlindungan di Mesir, yang saat itu mulai "bermain mata" dengan Amerika dan Israel. Ketegangan itu masih berlangsung hingga sekarang.&lt;br /&gt;Diakui atau tidak, Iran memang terhitung sebagai salah satu kekuatan militer terbesar dan terkuat di Timur Tengah, selain Israel dan Turki. Negara-negara Arab banyak yang merasa khawatir dengan eksistensi teknologi militer Iran yang kian hari kian menanjak. Namun, ketika negara-negara Arab menunjukkan perasaan kurang positif akan perkembangan negara-bangsa Persia itu, Turki justru bersikap lain, dimana Turki lebih memandang Iran sebagai mitra strategis yang memungkinkan untuk saling meningkatkan kerjasama. (AGS/mi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-4491432477670987186?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-28T07:34:53.425+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THhZO-ypZxI/AAAAAAAAARQ/xECR3PZyPhc/s72-c/iran+fuck.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tabung Gas Meledak</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/tabung-gas-meledak.html</link><category>Elpiji</category><category>Tabung 3 Kg</category><category>Rakyat Indonesia</category><category>Ledakan</category><category>Tabung Gas Meledak</category><category>Subsidi</category><category>Rakyat Miskin</category><category>Pertamina</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 23 Aug 2010 07:53:10 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-9023837439092076486</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THKLF0XK7aI/AAAAAAAAARA/jiDu_cxAIuI/s1600/Tabung+Gas+Elpiji.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THKLF0XK7aI/AAAAAAAAARA/jiDu_cxAIuI/s400/Tabung+Gas+Elpiji.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508618226298973602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Na’udzubillah, hampir setiap hari kita mendengar berita yang namanya Tabung gas meledak. Namun cara mengatasinya sungguh sangat &lt;a href="http://www.jawaban.com/index.php/news/detail/id/91/news/100823115840/limit/0/" target="_new"&gt;keterlaluan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Padahal yang sudah di sebar sebanyak &lt;a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/07/30/12111217/Pemerintah.Harus.Tarik.9.Juta.Tabung.Gas" target="_new"&gt;9 juta tabung gas, maka itu harus ditarik dari masyarakat.&lt;/a&gt; Dan ratusan tabung gas yang sudah ditemukan &lt;a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/07/28/14464795/Ratusan.Tabung.Elpiji.Ditemukan.Rusak" target="_new"&gt;rusak.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Wapres Jusuf Kalla mengaku sangat prihatin dengan sejumlah peristiwa ledakan tabung gas cair (elpiji) kemasan 3 kilogram, yang memakan banyak korban masyarakat. Namun begitu dia mengaku yakin semua ledakan terjadi lebih disebabkan aksi kriminal sejumlah orang, yang mencoba mencari untung besar, daripada dikaitkan dengan kebijakan konversi dari bahan bakar minyak tanah ke gas. Hal itu disampaikan Kalla, Jumat (30/7/2010), usai berbicara dalam diskusi terbatas tentang solusi konflik, yang digelar Komisi Uni Eropa dan ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modusnya, menurut Kalla, dengan memindah gas dari kemasan tabung 3 kilogram, yang harganya masih disubsidi, ke kemasan tabung 12 kilogram yang dijual dengan harga normal dan lebih mahal. "Pemindahan isi tabung gas dilakukan secara paksa dengan menyuntik dari satu tabung ke tabung lain. Akibatnya katup tabung gas yang disuntik tadi rusak sehingga rentan bocor dan meledak," kata Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelaku, tambah Kalla, hanya peduli keuntungan besar yang bisa diperoleh, yang bisa mencapai miliaran rupiah per bulan. "Cara itu saya sebut seolah 'sodomi', karena kan dipaksa. Mestinya aliran gas terhubung dari tabung ke kompor sehingga tekanannya disesuaikan dengan katup agar gas keluar perlahan, ini malah dipaksa keluar cepat dengan jalan merusak katup sehingga proses pemindahan bisa cepat dilakukan. Nah, karena katupnya rusak maka gampang bocor dan meledak," papar Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat akar persoalan itu, Kalla kemudian menawarkan beberapa langkah solutif untuk dilakukan pemerintah, dalam hal ini PT Pertamina. Tawaran solusi itu antara lain memperkecil jumlah selisih harga antara gas bersubsidi dengan yang dijual dengan harga normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana Kalla memastikan, orang tidak akan lagi tertarik mencari untung dengan cara ilegal macam kerap dilakukan. "Selama ini selisih harganya terbilang lumayan, sekitar 38 persen. Padahal kalau mau aman, selisihnya jangan lebih dari Rp 1.000, dengan menaikkan dan menurunkan harga jual gas, baik yang bersubsidi maupun tidak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memperkecil selisih harga jual, pemerintah dan PT Pertamina juga didesak memperbanyak bengkel perbaikan tabung sekaligus memperkuat fungsi kontrol kualitas tabung di setiap stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak menurut Kalla, perbandingannya satu bengkel untuk setiap 10 SPBE. "Setiap hari itu ada sekitar 3,5 juta tabung bersirkulasi dan masuk kembali ke Pertamina. Nah, saat itu lah seharusnya bagian quality control bekerja memeriksa dan memperbaiki kerusakan. Biayanya ya ditanggung Pertamina dan pemerintah dong. Jadi enggak usah sembilan juta tabung ditarik semua," ujar Kalla.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-9023837439092076486?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-23T21:53:10.578+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THKLF0XK7aI/AAAAAAAAARA/jiDu_cxAIuI/s72-c/Tabung+Gas+Elpiji.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Negara Terkaya di Dunia</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/negara-terkaya-di-dunia-banyak.html</link><category>Pelanggaran Pancasila</category><category>Rakyat Indonesia</category><category>Negara Paling Kaya</category><category>Presiden Indonesia</category><category>Tambang</category><category>Pancasila</category><category>Emas</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 23 Aug 2010 06:54:20 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-7670752788552086993</guid><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Negara Terkaya di Dunia&lt;/span&gt; - Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Terkaya&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBUBFCD-UI/AAAAAAAAAPA/XlxSgml-7lA/s1600/1.+bendera.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBUBFCD-UI/AAAAAAAAAPA/XlxSgml-7lA/s400/1.+bendera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507994721781545282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBUshjX5EI/AAAAAAAAAPI/_f1gK7hyPKc/s1600/2+mining.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 312px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBUshjX5EI/AAAAAAAAAPI/_f1gK7hyPKc/s400/2+mining.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507995468171830338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ons tembaga dan 724,7 JUTA ons emas.  yang mau bantu saya menghitung nilai tersebut saya persilahkan! hitunglah sendiri dan anda akan tercengang dengan nilainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi nakal, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBVqaxSuwI/AAAAAAAAAPQ/gN2jd_Zh8xc/s1600/3+2sbv7o1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBVqaxSuwI/AAAAAAAAAPQ/gN2jd_Zh8xc/s400/3+2sbv7o1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507996531503053570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBWWmBvW9I/AAAAAAAAAPY/qG4l5ep0JnM/s1600/4+2laa89v.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 287px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBWWmBvW9I/AAAAAAAAAPY/qG4l5ep0JnM/s400/4+2laa89v.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507997290439072722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBW-zzamGI/AAAAAAAAAPg/7Lk9Pw7e0Qw/s1600/5+pwyls.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBW-zzamGI/AAAAAAAAAPg/7Lk9Pw7e0Qw/s400/5+pwyls.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507997981331855458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu maka bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Negara ini punya Luatan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBYHWnV26I/AAAAAAAAAPo/lehEVeLYpdU/s1600/6+b3ooxz.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBYHWnV26I/AAAAAAAAAPo/lehEVeLYpdU/s400/6+b3ooxz.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507999227627035554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBYqhWFDlI/AAAAAAAAAPw/Z83AUH-7tcU/s1600/7+tuna.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 224px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBYqhWFDlI/AAAAAAAAAPw/Z83AUH-7tcU/s400/7+tuna.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507999831802842706" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBZRuE259I/AAAAAAAAAP4/BmV03qv9Kl4/s1600/8+hibmasa..gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 330px; height: 217px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBZRuE259I/AAAAAAAAAP4/BmV03qv9Kl4/s400/8+hibmasa..gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508000505235171282" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBa1oBSRRI/AAAAAAAAAQA/paiP-rIITEY/s1600/9+sawah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBa1oBSRRI/AAAAAAAAAQA/paiP-rIITEY/s400/9+sawah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508002221596493074" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBdYoPAeCI/AAAAAAAAAQg/Ti-iKLqMWCM/s1600/16+sipiso.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBdYoPAeCI/AAAAAAAAAQg/Ti-iKLqMWCM/s400/16+sipiso.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508005021972723746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBcy6zmFZI/AAAAAAAAAQY/ySrOfVtAYKU/s1600/14+raja%2Bampat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 322px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBcy6zmFZI/AAAAAAAAAQY/ySrOfVtAYKU/s400/14+raja%2Bampat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508004374122993042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBcJBa2w4I/AAAAAAAAAQQ/6ndepPKFV_8/s1600/13+kelimutu-lake.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBcJBa2w4I/AAAAAAAAAQQ/6ndepPKFV_8/s400/13+kelimutu-lake.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508003654343771010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBbvf666dI/AAAAAAAAAQI/SYZH2pcW7vc/s1600/10+bromo1-big.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBbvf666dI/AAAAAAAAAQI/SYZH2pcW7vc/s400/10+bromo1-big.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508003215854725586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBeWfl7iwI/AAAAAAAAAQo/oRZXl4ckrtI/s1600/18+gelandangan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 247px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBeWfl7iwI/AAAAAAAAAQo/oRZXl4ckrtI/s400/18+gelandangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508006084804840194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "&lt;br /&gt;Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBe-QCokEI/AAAAAAAAAQw/svlF29xIjTU/s1600/19+veteran.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 268px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBe-QCokEI/AAAAAAAAAQw/svlF29xIjTU/s400/19+veteran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508006767825031234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah puluhan ditulis dalam blog, tetapi ini saya dapat kiriman dari seorang teman, akhirnya tiada kata kecuali kembali kepada islam untuk mengatasi dan solusi bagi kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBgmNQ4QGI/AAAAAAAAAQ4/oYHd34k4R6c/s1600/Bendera+Negara+Islam+Indonesia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 138px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBgmNQ4QGI/AAAAAAAAAQ4/oYHd34k4R6c/s400/Bendera+Negara+Islam+Indonesia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508008553785868386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-7670752788552086993?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-23T20:54:20.023+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/THBUBFCD-UI/AAAAAAAAAPA/XlxSgml-7lA/s72-c/1.+bendera.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>MUI dukung koruptor!</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/mui-dukung-koruptor.html</link><category>MUI</category><category>Koruptor</category><category>Koruptor Kafir</category><category>Muhammadiyah</category><category>Fiqih</category><category>Syirik</category><category>NU</category><category>Korupsi</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Thu, 19 Aug 2010 09:11:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-4344700357510248683</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TG1XizsszYI/AAAAAAAAAOw/0ql1MarIewc/s1600/Koruptor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 274px; height: 169px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TG1XizsszYI/AAAAAAAAAOw/0ql1MarIewc/s400/Koruptor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507154174848847234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketua Majelis Ulama Indonesia H Amidhan menilai kampanye 'Koruptor itu Kafir' merupakan suatu yang bisa dilakukan. Tapi, Amidhan menilai kafir bukannya seseorang yang menentukan Allah SWT, bukan orang atau lembaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau dalam rangka kampanye anti-korupsi, itu sah-sah saja. Tapi kalau untuk menentukan orang itu kafir atau tidak, itu haknya Allah,” ujar mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tersebut ketika dihubungi, Kamis (19/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu kemarin, 18 Agustus 2010, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah meluncurkan buku bertajuk Koruptor Itu Kafir. Buku tersebut dibuat berdasarkan &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/08/19/brk,20100819-272246,id.html" target="_new" &gt;telaah fiqih korupsi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Amidhan, Majelis Ulama Indonesia sendiri telah membuat fatwa bahwa korupsi itu haram. Tetapi, “Kami tidak memfatwakan koruptor itu kafir,” ujar Amidhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amidhan mengatakan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia yang menyebutkan korupsi itu haram, maka koruptor berdosa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Koruptor itu Kafir, dijelaskan kalau tindakan koruptif yang pada dasarnya meletakkan uang di atas segalanya sama saja dengan syirik. Karena itu, koruptor itu kafir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-4344700357510248683?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-19T23:11:59.950+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TG1XizsszYI/AAAAAAAAAOw/0ql1MarIewc/s72-c/Koruptor.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>2011, Gaji PNS, TNI dan Polri Naik 10%</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/2011-gaji-pns-tni-dan-polri-naik-10.html</link><category>Pelanggaran Pancasila</category><category>Keadilan sosial</category><category>Gaji TNI</category><category>Gaji Ke-13</category><category>Gaji Guru</category><category>Pejabat</category><category>Kemanusiaan</category><category>Gaji PNS</category><category>Pegawai Negeri</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 16 Aug 2010 17:31:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5111288715512065454</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGnYQxjurjI/AAAAAAAAAOg/yGVqNAQ5L64/s1600/Picture4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGnYQxjurjI/AAAAAAAAAOg/yGVqNAQ5L64/s400/Picture4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506169802129845810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah berencana menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil/Tentara Nasional Indonesia/Polisi dan pensiunan rata-rata 10 persen. Pemerintah juga tetap akan memberikan gaji bulan ke-13 bagi PNS/TNI/Polri dan pensiunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kebijakan ini, penghasilan PNS dengan pangkat terendah, meningkat dari Rp1,89 juta menjadi sekitar Rp2 juta. Khusus bagi guru dengan pangkat terendah pendapatannya meningkat dari Rp2,5 juta menjadi  Rp2,65 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat Pidato Kenegaraan di depan Dewan Perwakilan Rakyat, di Jakarta, Senin 16 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perbaikan pendapatan itu diharapkan agar para guru dapat melaksanakan tanggungjawabnya sebagai pendidik generasi mendatang bangsa," kata Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, bagi anggota TNI/Polri dengan pangkat terendah, penghasilannya meningkat dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,62 juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepuk tangan hadirin membahana mendengar pidato Presiden SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011, pemerintah juga akan menaikkan Dana Tunjangan Profesi Guru PNS Daerah (PNSD), Rp6,1 triliun atau sekitar 56,0 persen menjadi Rp17,1 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, untuk melanjutkan kebijakan pemberian tambahan penghasilan bagi guru PNS Daerah yang belum memperoleh Tunjangan Profesi Guru, pada 2011 pemerintah juga menganggarkan Dana Tunjangan Tambahan Penghasilan Guru PNS Daerah sebesar Rp3,7 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan peningkatan kesejahteraan guru ini, diharapkan para guru dapat memberikan kontribusi peningkatan pendidikan yang lebih baik sesuai dengan tanggungjawabnya," kata Presiden. Pemerintah juga akan tetap mengalokasikan dana insentif daerah bidang pendidikan sebesar Rp1,4 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKA BERSIAP-SIAPLAH UNTUK : KENAIKAN PAJEK LISTRIK, KENAIKAN HARGA BBM...RAKYAT KECIL NON PNS AKAN TAMBAH SENGSARA...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5111288715512065454?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T07:31:35.936+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGnYQxjurjI/AAAAAAAAAOg/yGVqNAQ5L64/s72-c/Picture4.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PELANGGARAN PRESIDEN RI TERHADAP PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/pelanggaran-presiden-ri-terhadap.html</link><category>Pelanggaran Pancasila</category><category>Rakyat Indonesia</category><category>Keadilan sosial</category><category>Presiden Indonesia</category><category>Kemanusiaan</category><category>Pancasila</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 16 Aug 2010 16:33:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5669637590471564225</guid><description>► Soekarno^ (1945-1966)&lt;br /&gt;Terbukti telah melanggar SILA yang PERTAMA : Ketuhanan Yang Maha Esa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa begitu? Mari kita kupas sedikit demi sedikit. &lt;br /&gt;Jelas sekali bahwa pada sila pertama dari PANCASILA ini adalah BERKETUHANAN YANG MAHA ESA. Makna dari sila yang pertama adalah Sifat TUHAN adalah ESA atau SATU atau TUNGGAL atau WAHID. Seharusnya agama yang dipakai di Indonesia adalah agama yang hanya mengakui satu Tuhan, yaitu ISLAM. Selain agama islam tidak boleh ada karena memiliki lebih dari satu Tuhan. Baik kristen, Hindu, Budha atau yang lainnya. Apalagi paham komunis seperti PKI yang anti Tuhan.&lt;br /&gt;Walaupun begitu, ternyata Soekarno tidak mau membubarkan PKI yang telah membuat berbagai pemberontakan dan kerusuhan. Bahkan sampai sekarang paham yang sangat terkenal digagas oleh Soekarno adalah NASAKOM ( Nasional, Agama, Komunis). Maka sila pertama dari PANCASILA dilanggar oleh Sekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;► Soeharto, (1966-1998)&lt;br /&gt;Terbukti telah melanggar SILA yang KEDUA : Kemanusiaan yang adil dan beradab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adil dan beradab disini seharusnya untuk semua kalangan, tidak mengenal penguasa ataupun rakyat kecil. Untuk pelanggaran kemanusiaan yang telah dilakukan Soeharto tergolong berat sebagai Presiden waktu itu. Walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa beliau juga disebut sebagai bapak pembangunan. Selam 32 tahun berkuasa, ORDE Baru dalam penguasaannya tidak kurang memakan korban sebanyak 4 juta jiwa. Sebuah angka yang besar jika dibanding dengan penjajahan belanda selama 350 tahun.&lt;br /&gt;Dimana letak adil dan adab dari penguasa no 2 Indonesia ini, yang tergambar dari SILA kedua PANCASILA, kemanusiaan yang adil dan beradab? Maka sila kedua dari PANCASILA telah &lt;a href="http://dev.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=338" target= "new" &gt;dilanggar&lt;/a&gt; oleh Soeharto. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;► Habibie,BJ, (1998-1999)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti telah melanggar SILA yang KETIGA : Persatuan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tugas seorang penguasa adalah untuk mempertahankan kedaulatan negaranya. Makna yang dapat diambil dalam SILA ketiga ini adalah keutuhan dan persatuan yang harus terjaga dalam semua wilayah di Indonesia. Tentu saja berbagai macam suku, adat istiadat dan ras yang tersebar di berbagai tempat dan pulau yang sangat luas. Dengan berbagai macam kejadian yang waktu itu telah terjadi masa reformasi besar-besaran, demontrasi dimana-mana tanpa henti berhari-hari, yang mengakibatkan keputusan yang diambil penguasa pun harus cepat sesuai tuntutan rakyat.&lt;br /&gt;Salah satu keputusan yang saat itu telah diambil Habibie adalah dengan LEPASNYA TIMTIM dari pangkuan Indonesia. Apalah daya nasi sudah menjadi bubur, TIMTIM sebagai provinsi termuda saat itu harus lepas dari kesatuan NKRI. Dengan lepasnya TIMTIM berarti SILA ketiga dari pancasila telah dilanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;► Abdurahman Wahid, (1999-2001)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti telah melanggar SILA ke empat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan yang bijaksana dalam sebuah pertemuan atau musyawarah yang diwakili oleh perwakilan dari rakyat. Untuk presiden yang satu ini adalah yang paling kontroversial. Pasalnya sering mengeluarkan pernyataan yang aneh. Salah satunya ingin menjalin hubungan dengan Israel. Disamping itu negara yang gonjang ganjing pada saat itu, malah Presiden jalan-jalan dengan santainya. &lt;br /&gt;Rakyat sudah tidak sabar dengan ulah dan sikapnya, maka Presiden yang satu ini diturunkan, sebagai akibat dari kepemimpinan yang tidak hikmat dan bijaksana kurangnya kebersamaan dalam musyawarah dengan perwakilan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;► Megawati Sukarnoputri, (2001-2004) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti telah melanggar sila Kelima : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu bahwa pada akhir pemerintahan Megawati yang tidak lama lagi, ternyata Presiden yang satu ini tidak kalah dalam pelanggarannya pada Pancasila. Beberapa aset negara dijual, isu yang berkembang pun beraneka ragam. Padahal yang dibutuhkan rakyat adalah pelayanan kepada keadilan yang merata untuk rakyat yang saat itu tengah mengalami krisis. &lt;br /&gt;Alasan yang dipakai dalam penjualan aset adalah untuk penyelamatan negara yang saat itu sedang membutuhkan dana. Penyelamatan negara yang mana juga belum jelas, karena pada kenyataannya rakyat masih sengsara… Maka tidak ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;► Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden yang saat ini memimpin lebih parah lagi menurut saya. Mulut manis yang mengandung racun. Janji-janji bertebaran, seperti biasa nyanyi diatas panggung atas nama bangsa. Yang perlu kami rasakan adalah buktikan semua omongan, kalo hanya omongan burung beo pun bisa… &lt;br /&gt;By : Iwan Fals&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5669637590471564225?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T06:33:55.931+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>‘Amaliah di Bulan Ramadhan 1431H</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/amaliah-di-bulan-ramadhan-1431h.html</link><category>Taqwa</category><category>Muttaqin</category><category>Agama</category><category>Kesehatan</category><category>Bulan Ramadhan</category><category>Kewajiban Menuntut Ilmu</category><category>Amanah Ramadhan</category><category>Mujahidin</category><category>Mujahidah</category><category>1 Syawal</category><category>Target Shoum</category><category>sadar</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 11 Aug 2010 15:30:50 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-8500801008074569684</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGMkULbzyKI/AAAAAAAAAOI/8zF5S4hyft4/s1600/Puasa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGMkULbzyKI/AAAAAAAAAOI/8zF5S4hyft4/s400/Puasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504283098662291618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrohmanirrohim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan… Hari demi harinya adalah rentang waktu lipatan pahala yang tak ada batasnya. Jam demi jamnya adalah rangkuman kasih sayang Allah swt kepada hamba-hamba-Nya. Menit demi menitnya adalah hembusan angin surga yang begitu menyejukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik demi detiknya adalah kesempatan yang tak ternilai dibandingkan seumur hidup kita. Maka, mengagendakan aktifitas selama bulan Ramadhan menjadi sangat penting. Disiplin dan hati-hati menjalani hari-harinya harus menjadi tekad dalam hati semua hamba Allah swt yang menghendaki maghfirah dan hidayah-NyaBerikut ini adalah contoh bagaimana kita melewati hari demi hari yang penuh kemuliaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengikuti kebiasaan dan perkataan Rasulullah, para salafusholih dan juga para ulama yang begitu menyadari kemuliaan Ramadhan, Semoga Allah swt menguatkan kita untuk menjadi alumni Ramadhan yang berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Waktu Sahur hingga Subuh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah sebelum fajar, sekitar pukul 03.00 pagi. lni adalah waktu sepertiga malam terakhir yang istimewa. Lakukan shalat qiyamul lail beberapa rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa bangunkan keluarga untuk shaiat ma1am. Umar bin Khaththab ra biasa mengerjakan shalat malam. Apabila tiba pertengahan malam, beliau segera mernbangunkan keluarganya untuk shalat. la berseru: “Shalat, shalat!” seraya membacakan ayat ini: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerja-kannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak meminta rizki kepadamu, Kamilah yang memberi rizki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Qs. Thoha: 132)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak di antara kita yang lalai melewati waktu ini dengan istirahat dan tidur, lalu segera makan sahur. Mungkin karena menganggap ibadah shalat tarawih sudah dilakukan setelah isya. Padahal waktu-waktu sepertiga malam seharusnya tetap bisa dihidupkan lebih banyak daripada bulan-bulan lain. Pada waktu inilah, disebutkan dalam hadits Rasulullah saw, “Rabb kami turun setiap malam ke langit dunia saat sepertiga malam terakhir dan berkata: “Siapa yang berdo’a kepada-Ku, Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR. Jamaah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menunaikan qiyamul lail pada bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosa-nya yang telah lalu.” (HR Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur’an, Allah swt berfirman: “Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka.” (Al-Furqan : 63-64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kita bisa menunaikan makan sahur yang memang disunnahkan oleh Rasulullah saw. Jangan lupa tanamkanlah niat dan ikhlaskanlah berpuasa pada siang hari nanti. LaIu bersiap untuk shalat Subuh berja-maah di masjid dan berangkatlah lebih awal. Di masjid sibukkanlah diri dengan memper-banyak istighfar. Aktifitas seperti ini disebutkan dalam Al Qur’anul Karim, “… wal mustaghfiriina bil ashaar.,” Pada waktu sahur kita memang dianjurkan banyak berdo’a, karena waktu sahur termasuk waktu diijabahnya do’a seorang hamba. Setelah azan subuh dirikanlah shalat dua rokaat sebelum subuh. Kemudian tunaikanlah shalat Subuh berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah Subuh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah dari terpaan rasa kantuk bila kita tidak terbiasa bangun lebih pagi pada hari-hari yang lain. Berusahalah untuk tidak tidur dalam ruas waktu setelah subuh hingga terbit matahari. Para salafushalih sangat tidak menyukai tidur pada waktu itu. Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam Madarijus Salikin menyebutkan, “Di antara tidur yang tidak disukai menurut mereka ialah tidur antara shalat subuh dan terbit matahari, karena ia merupakan waktu untuk memperoleh hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi perjalanan ruhani, pada saat itu terdapat keistimewaan besar, sehinga seandainya mereka melakukan perjalanan (kegiatan) semalam suntuk pun, belum tentu dapat menandinginya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sangat dibebani kantuk, bertahanlah dan bersabarlah, karena biasanya kebiasaan itu akan terbentuk setelah tiga hari kita melakukan suatu ritme yang berbeda. Selanjutnya, insya Allah kita tidak akan merasakan kantuk sedahsyat sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduklah berdzikir setelah subuh hingga matahari terbit adalah sunnah. Dari Abu Umamah Ra dikatakan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai terbitnya matahari, kemudian berdiri dan shalat dua rakaat, maka ia akan memperoleh pahala haji dan umrah.” Waktu ba’da subuh hingga matahari terbit adalah waktu yang penuh barakah yang seharusnya benar-benar dipelihara oleh setiap mukmin. Peliharalah waktu itu dengan mengisinya melalui tilawatul Quran satu juz dalam satu hari, berdzikir atau menghafal. Inilah yang dilakukan Rasulullah saw selesai menunaikan shalat Subuh, bahwa ia selalu duduk di tempat shalatnya hingga terbit matahari.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam At-Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadits dari Anas bin Malik dari Rasulullah, bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa shalat fajar berjama’ah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua rakaat (Dhuha), maka seakan-akan ia mendapat pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna.” (Dinyatakan shahih oleh Al-Albani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berlaku pada setiap hari, maka bagaimana pula bila dilakukan pada bulan Ramadhan. Berusahalah mendapatkan pahala yang agung ini. Dengan tidur malam yang cukup dan meneladani orang-orang shalih. Senantiasa bersungguh-sungguh dalam mencari keridhaan Allah SWT, dan selalu bertekad untuk mencapai derajat yang tinggi di dalam Surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sholat Dhuha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat Dhuha disebutkan oleh Rasulullah, adalah shalatnya orang-orang awwabin, yakni orang-orang yang kembali kepada Allah swt. Waktunya mulai meningginya matahari sepanjang tombak. Menurut hadits shahih, shalat dhuha dilakukan paling sedikit dua rakaat dan paling banyak delapan rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Saat bekerja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak di antara kita yang tetap memiliki rutinitas mencari nafkah, belajar dan bekerja di bulan ini. Bekerjalah dengan penuh sema-ngat dan teliti. Selingilah waktu-waktu bekerja dengan berdzikir dan tidak meninggalkan shalat berjamaah di awal waktu. Teruslah berusaha menambah amal-amal sunnah yang bisa dilakukan di saat bekerja. Seperti mengajak orang lain kepada kebaikan, bersedekah, ikut berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan di masjid kantor pada bulan Ramadhan, dan sebagainya. Ingatlah sabda Rasulullah saw, “Seluruh amal ibadah bani Adam adalah milik-nya, dan setiap kebaikan akan dibalas 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berkata: “Kecuali ibadah puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Akulah yang langsung membalasnya. Seorang yang berpuasa telah menahan diri dari syahwat, makanan dan minumannya karena Aku semata. Ada dua kegembiraan bagi orang yang berpuasa, kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan tatkala bertemu dengan Allah. Dan sungguh bau muiut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pertengahan siang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusahalah untuk beristirahat sekitar 15-30 menit menjelang atau sesudah waktu shalat Zuhur. Istirahat dan tidur pada rentang waktu ini disebut dengan qailulah. Rasulullah saw dan para salafushalih biasa melakukan qailulah. Imam Al Ghazali menyebutkan bahwa qailulah merupakan simpanan energi bagi mereka yang ingin melakukan qiyamul lail pada hari itu. Waktunya tidak lebih dari setengah jam. Tapi manfaatnya akan terasa saat kita bangun malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Waktu Asar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalatlah berjamaah di masjid. Ingatlah lipatan pahala di bulan ini, minimum adalah 70 kali lipat dari kebaikan di bulan selainnya. Bila usai shalat saat bekerja sudah selesai, lakukanlah kajian-kajian keislaman, baik dengan membaca buku, diskusi, mendengarkan ceramah, mendengar kajian melalui kaset, atau lainnya. Banyak tema yang bisa kita perdalam pada kesempatan ini, misalnya tema-tema “pelembut jiwa dan hati”. Informasi ini bisa diambil dari hadits-hadits Nabawi atau dari tafsir Al Qur an. Mendengarkan kajian Islam melalui kaset bisa menjadi alternatif baik karena bisa dilakukan sambil mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Lakukan hal ini sampai menjelang maghrib untuk bersiap dzikir sore. Segeralah berbuka kemudian shalat maghrib di masjid. Setelah shalat maghrib lanjutkan berbuka puasa ala kadarnya. Jangan terlalu kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Waktu Magrib/Berbuka Puasa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah secara lebih mendalam kehadirat Allah swt. Bahwa kita diberikan karunia untuk bisa menyelesaikan hari dengan berpuasa. Jangan lupa berdo’a dengan khusyu ketika berbuka. Ada sebuah doa yang tidak tertolak bagi orang yang berpuasa saat berbuka. Berbukalah dengan tegukan-tegukan air manis diiringi dengan kesyukuran di dalam hati. Sebaiknya kita tidak segera melanjutkan berbuka dengan makanan berat. Tundalah sebentar makanan berbuka kita, untuk menunaikan shalat magrib berjamaah dimasjid. Ingatlah kenapa kita penting mempertahankan ibadah shalat berjamaah di masjid. Usai berjamaah, lanjutkan berbuka dengan memakan makanan lebih berat. Jangan terlalu banyak, makanlah secukupnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Waktu Isya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segeralah pergi menunaikan shalat isya dan tarawih di masjid. Berusahalah untuk disiplin melakukan shalat isya dan tarawih di masjid, apapun keadaannya. Jika harus terha-langi oleh kegiatan yang mendesak, lakukan shalat tarawih segera setelah kita selesai menunaikan kegiatan tersebut. Setelah itu pulanglah ke rumah untuk bertemu dan ber-bincang-bincang dengan keluarga. Mungkin juga pada saat itu kita menyimak perkem-bangan berita namun tidak terlena hingga melewati jam 10 malam. Tidurlah segera, semampunya. Sebaiknya kita menyempurnakan shalat tarawih bersama imam, agar kita termasuk orang-orang yang menghidupkan Ramadhan dengan shalat malam. Rasulutlah Saw bersabda: “Siapa saja yang shalat tarawih bersama imam hingga selesai, akan ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah) Lakukanlah ini terus menerus sepanjang 20 hari pertama bulan Ramadhan. Untuk kaum Muslimah tentu saja agenda di atas bisa dilakukan di rumah. Tapi untuk shalat isya dan tarawih bisa dilakukan di masjid. Ingat juga, agar kita lebih banyak mendengarkan kajian Islam maupun tilawah Al Quran di rumah di sela-sela mengurus pekerjaan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Setelah 20 Hari Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah biasa beri’tikaf selama sepuluh hari setiap bulan Ramadhan. Pada tahun beliau wafat, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari. (HR. Al-Bukhari). I’tikaf adalah ibadah yang menghimpun berbagai jenis ibadah lainnya. Saik tilawah Al-Qur’an, shalat, dzikir, do’a, tadabbur dan tain-lain. Bagi kita yang belum pernah melaksanakan i’tikaf, mungkin membayangkan I’tikaf adalah ibadah yang berat dan sulit. Bagaimana mungkin kita bisa menjalani hidup selama 10 hari di masjid? Bagaimana dengan keperluan harian kita? Bagaimana juga dengan keluarga di rumah? Padahal sebenarnya jika dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tekad yang sungguh-sungguh, i’tikaf tidak sesulit yang dibayangkan. Allah swt akan mempermudah orang yang bersungguh-sungguh dan ikhlas menjalankan ibadah kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I’tikaf sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan sekaligus untuk meraih malam Lailatul Qadar. I’tikaf adalah mengurung diri dan mengikatnya untuk berbuat taat dan selalu mengingat Allah. Memutuskan hubungan dengan segala kesibukan-kesibukan duniawi. Mengurung hati dan jasmani hanya untuk Allah dan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Tidak ada terbetik dalam hatinya sesuatu keinginan pun selain Allah dan yang mendatangkan ridha-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim ketika menjelaskan beberapa hikmah i’tikaf berkata: “Kelurusan hati dalam perjalanannya menuju Allah sangat bergan-tung kepada kuat tidaknya hati itu berkon-sentrasi mengingat Aliah. Dan merapikan kekusutan hati serta menghadapkannya se-cara total kepada Allah. Sebab kekusutan hati hanya dapat dirapikan dengan menghadapkan secara total kepada Allah. Perlu diketahui bahwasanya makan dan minum yang berfe-bihan, kepenatan jiwa dalam berinteraksi sosial, terlalu banyak berbicara dan tidur akan menambah kekusutan hati bahkan dapat menceraiberaikannya, dan menghambat perjalanannya menuju Allah atau melemahkan langkahnya. Maka sebagai konsekuensi rahmat Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengasih terhadap hamba-hambaNya, Allah mensyari’atkan ibadah puasa atas mereka untuk menghilangkan kebiasaan makan dan minum secara berlebih-lebihan serta membersihkan hati dari noda-noda syahwat yang menghalangi perjalanan-nya menuju Allah. Dan mensyariatkan i’tikaf yang inti dan tujuannya ialah menambat hati untuk senan-tiasa mengingat Allah, menyendiri mengingat-Nya, menghen-tikan segala kesibukan yang berhubungan dengan makhluk, dan memfo-kuskan diri bersama Allah semata. Sehingga kegundahan dan goresan-goresan hati dapat diisi dan dipenuhi dengan dzikruflah, men-cintai dan menghadap kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajarilah hukum I’tikaf dan tanamkanlah tekad untuk benar-benar bisa menjalaninya selama sepuluh hari terakhir Ramadhan. Tak ada yang bisa menandingi keutamaan malam-malam I’tikaf sepanjang hidup kita. Perbanyak ibadah, seperti shalat, tilawah Al-Qur’an, membaca buku-buku agama, berdiskusi dan mengkaji masalah-masalah agama Islam dan lain-lain. Jangan terjerumus pada obrolan yang sia-sia, seperti berdebat, mencela, memaki dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum wanita boleh beri’tikaf di dalam mas-jid. Jika terjaga dari fitnah dan diizinkan oleh suami. Hukum-hukum yang berkaitan dengan i’tikaf bagi kaum lelaki juga berlaku bagi kaum waniita. Hanya saja i’tikaf kaum wanita otomatis batal jika mereka haidh. Dan mereka boleh melanjutkannya kembali jika sudah suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I’tikaf adalah sunnah Rasulullah. Maka, segeralah menghidupkan sunnah Nabi ini dan memasyarakatkannya di tengah-tengah keluarga, kerabat dekat, saudara-saudara dan teman-temanmu serta di tengah masyarakat. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa menghidupkan salah satu sunnahku yang telah diabaikan, maka ia akan memperoleh pahala seperti orang yang mengerjakannya tanpa dikurangi dari pahala mereka sedikitpun.” (HR. Tirmidzi). Di sisi lain beberapa faidah yang dapat dipetik dari sunnah i’tikaf ini adalah pembinaan jiwa dan melatihnya dalam mengerjakan ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Mencari Malam Lailatul Qadr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (Al-Qadr:1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bwesabda: “Barangsiapa yang bangun dimalam Lailatul Qadr karena keimanan dan keikhlasan, niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam senantiasa mencari malam Lailatul Qadr dan memerintahkan sahabat untuk mencarinya. Beliau membangunkan keluarganya pada malam sepuluh terakhir dengan harapan mendapat malam Lailatul Qadr. Dalam Musnad Ahmad dari ‘Ubadah, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang bangun sebagai usaha untuk mendapat malam Lailatul Qadr, lalu ia benar-benar mendapatkannya, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah salafushalih mandi dan memakai minyak wangi pada sepuluh malam terakhir untuk mencari malam Lailatul Qadr, malam yang telah dimuliakan dan diangkat derajatnya oleh Allah. Jika kita termasuk orang yang telah menyia-nyiakan umur, kejarlah segala yang terluput atas dirimu pada malam Lailatul Qadr ini. Sebab malam inilah sebagai pengganti umur, beramal pada malam ini lebih baik dari pada seribu bulan. Malam itu datang pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, tepatnya pada malam-malam ganjil, dan lebih diharapkan lagi pada malam kedua puluh tujuh. Berdasarkan riwayat Muslim dari Ubay bin Ka’ab Radhiallaahu anhu bahwa ia berkata: “Demi Allah, sungguh aku mengetahui datangnya malam itu. Yaitu pada malam yang Rasulullah memerintahkan kami untuk menghidupkannya, yaitu malam kedua puluh tujuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, hendaknya kita tidak terlalu terpengaruh dengan hitungan malam ganjil atau tidak. Lakukanlah sepenuh kemampuan dan keseriusan setiap malam-malam dari 10 terakhir bulan Ramadhan. Kerap kali orang yang hanya mencari malam-malam ganjil ternyata justru tidak bisa memaksimalkan amal-amal ibadah di malam bulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bis showab...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;a href="http://abuqital1.wordpress.com/2010/08/10/amaliah-di-bulan-ramadhan/" target="new" &gt;Abuqital1&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-8500801008074569684?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-12T05:30:50.070+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TGMkULbzyKI/AAAAAAAAAOI/8zF5S4hyft4/s72-c/Puasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Amanat Romadhon 1431 &amp; Waktu Romadhon, Syawal dan Dzulhijjah</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/amanat-romadhon-1431-waktu-romadhon.html</link><category>Taqwa</category><category>Muttaqin</category><category>Hilal</category><category>Bulan Ramadhan</category><category>Amanah Ramadhan</category><category>1 Syawal</category><category>Target Shoum</category><category>Mujahidin</category><category>Mujahidah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 09 Aug 2010 06:06:14 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5904465346279398877</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_86zDR_TI/AAAAAAAAANw/JSX0uTadb04/s1600/Puasa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_86zDR_TI/AAAAAAAAANw/JSX0uTadb04/s400/Puasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503395356736617778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrohmanirrohim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diberitahukan kepada semua Mujahidin dan Mujahidah yang ada di Indonesia diberbagai shoff bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tentang Waktu Ibadah Bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah Tahun 1431 H&lt;br /&gt;Ijma akhir sya’ban 1431 H pada hari selasa tanggal 10 Agustus 2010, pukul 10:09:07 WIB. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Pelabuhan Ratu 2˚ 16’55,77”. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Merauke 1˚ 9’10,0”. Maka 1 Ramadhan 1431 H jatuh pada hari Rabu tanggal 11 Agustus 2010.&lt;br /&gt;Ijma akhir Ramadhan 1431 H pada hari Rabu tanggal 8 September 2010M, pukul 17:30:59 WIB. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Pelabuhan Ratu 3˚ 2’24,3”. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Jayapura -40˚ 46’24,0”. Maka 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jum’at tanggal 10 September 2010 M.&lt;br /&gt;Ijma akhir Dzulqoidah 1431 H pada hari Sabtu tanggal 6 Nopember 2010 M, pukul 11:53:06 WIB. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Pelabuhan Ratu 1˚ 11’35,5”. Tinggi Hilal waktu Maghrib di Jayapura 0˚ 23’18,5” maka 1 Dzulhijjah 1431 H jatuh pada hari Senin tanggal 8 Nopember 2010 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Amanat Romadhon 1431 H&lt;br /&gt;Insya Alloh, kita selaku mukmin telah cukup mafhum dalam kewajiban shoum ini, yang paling utama niatkan dengan ikhlash dan jalani dengan shobar sesuai sunnah,hingga kita termasuk golongan muttaqin sebagaimana yang ditargetkan Alloh dalam pelaksanaan shoum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target Shoum adalah TAQWA, karena itu marilah kita berusaha dengan semaksimal untuk mendapatkannya. Dimana taqwa merupakan KUNCI AKHIRAT (Ibnu Rajab). Dengan kunci itu insya Alloh kita akan mudah membuka pintu Jannah yang menjadi harapan setiap mukmin diakhir kehidupan duniawi. Rosululloh SAW bersabda, Abu Dzar berkata:”Wahai Rosululloh berilah aku wasita”, Nabi SAW bersabda:”Aku berwasiat kepadamu hendaklah engkau bertaqwa kepada kepada Alloh, karena taqwa itu adalah kunci segala hal”. (H.R. Ibnu Hibban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shoum dalam korelasinya dengan program I’DAD yang telah digulirkan, dimana salah satu targetnya adalah mewujudkan SDI (Sumber Daya Insani) yang berkwalitas MUTTAQUN, maka shoum adalah wasilah (sarana) untuk sampai pada target tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahi tawakkalna ‘alalloh laa haulaa walaa quwwata illa billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mardhotillah,…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5904465346279398877?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-09T20:06:14.870+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_86zDR_TI/AAAAAAAAANw/JSX0uTadb04/s72-c/Puasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Islam merupakan agama yang punya perhatian besar kepada ilmu pengetahuan</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/08/islam-merupakan-agama-yang-punya.html</link><category>Agama</category><category>Kewajiban Menuntut Ilmu</category><category>Pejabat</category><category>Thoghut</category><category>sadar</category><category>Ilmu Islam</category><category>Sejarah</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Bai'at</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Mon, 09 Aug 2010 05:59:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-6023820607136672366</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_7gJXwNwI/AAAAAAAAANo/1TlmZOeKtMU/s1600/buku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_7gJXwNwI/AAAAAAAAANo/1TlmZOeKtMU/s400/buku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503393799359969026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat menekankan umatnya untuk terus menuntut ilmu. &lt;br /&gt;Dalam surat Ar-Rahman, Allah menjelaskan bahwa diri-Nya adalah pengajar (‘Allamahu al-Bayan) bagi umat Islam. Dalam agama-agama lain selain Islam kita tidak akan menemukan bahwa wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah untuk belajar. &lt;br /&gt;Ayat pertama yang diturunkan Allah adalah Surat Al-‘Alaq, di dalam ayat itu Allah memerintahan kita untuk membaca dan belajar. Allah mengajarkan kita dengan qalam – yang sering kita artikan dengan pena. &lt;br /&gt;Akan tetapi sebenarnya kata qalam juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang yang dapat dipergunakan untuk mentransfer ilmu kepada orang lain. Kata Qalam tidak diletakkan dalam pengertian yang sempit. Sehingga pada setiap zaman kata qalam dapat memiliki arti yang lebih banyak. Seperti pada zaman sekarang, komputer dan segala perangkatnya termasuk internet bisa diartikan sebagai penafsiran kata qalam. &lt;br /&gt;Dalam surat Al-‘Alaq, Allah Swt memerintahkan kita agar menerangkan ilmu. Setelah itu kewajiban kedua adalah mentransfer ilmu tersebut kepada generasi berikutnya. Dalam hal pendidikan, ada dua kesimpulan yang dapat kita ambil dari firman Allah Swt tersebut; yaitu Pertama, kita belajar dan mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya. Kedua, berkenaan dengan penelitian yang dalam ayat tersebut digunakan kata qalam yang dapat kita artikan sebagai alat untuk mencatat dan meneliti yang nantinya akan menjadi warisan kita kepada generasi berikutnya.&lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam, baik dalam ayat Qur’an maupun hadits, bahwa ilmu pengetahuan paling tinggi nilainya melebihi hal-hal lain. Bahkan sifat Allah Swt adalah Dia memiliki ilmu yang Maha Mengetahui. Seorang penyair besar Islam mengungkapkan bahwa kekuatan suatu bangsa berada pada ilmu. Saat ini kekuatan tidak bertumpu pada kekuatan fisik dan harta, tetapi kekuatan dalam hal ilmu pengetahuan. Orang yang tinggi di hadapan Allah Swt adalah mereka yang berilmu. &lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad Saw menganjurkan kita untuk menuntut ilmu sampai ke liang lahat. Tidak ada Nabi lain yang begitu besar perhatian dan penekanannya pada kewajiban menuntut ilmu sedetail nabi Muhammad Saw. Maka bukan hal yang asing jika waktu itu kita mendengar bahwa Islam memegang peradaban penting dalam ilmu pengetahuan. Semua cabang ilmu pengetahuan waktu itu didominasi oleh Islam yang dibangun oleh para ilmuwan Islam pada zaman itu yang berawal dari kota Madinah, Spanyol, Cordova dan negara-negara lainnya. Itulah zaman yang kita kenal dengan zaman keemasan Islam, walaupun setelah itu Islam mengalami kemunduran. Di zaman itu, di mana negara-negara di Eropa belum ada yang membangun perguruan tinggi, negara-negara Islam telah banyak membangun pusat-pusat studi pengetahun. Sekarang tugas kita untuk mengembalikan masa kejayaan Islam seperti dulu melalui berbagai lembaga keilmuan yang ada di negara-negara Islam. &lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan bahwa orang yang mulia di sisi Allah hanya karena dua hal; karena imannya dan karena ketinggian ilmunya. Bukan karena jabatan atau hartanya. Karena itu dapat kita ambil kesimpulan bawa ilmu pengetahuan harus disandingkan dengan iman. Tidak bisa dipisahkan antara keduanya. Perpaduan antara ilmu pengetahuan dan iman akan menghasilkan peradaban yang baik yang disebut dengan Al-Madinah al-Fadhilah.&lt;br /&gt;Dalam menuntut ilmu tidak mengenal waktu, dan juga tidak mengenal gender. Pria dan wanita punya kesempatan yang sama untuk menuntut ilmu. Sehingga setiap orang, baik pria maupun wanita bisa mengembangkan potensi yang diberikan oleh Allah Swt kepada kita sehingga potensi itu berkembang dan sampai kepada kesempurnaan yang diharapkan. Karena itulah, agama menganggap bahwa menuntut ilmu itu termasuk bagian dari ibadah. Ibadah tidak terbatas kepada masalah shalat, puasa, haji, dan zakat. Bahkan menuntut ilmu itu dianggap sebagai ibadah yang utama, karena dengan ilmulah kita bisa melaksanakan ibadah-ibadah yang lainnya dengan benar. Imam Ja’far As-Shadiq pernah berkata: “Aku sangat senang dan sangat ingin agar orang-orang yang dekat denganku dan mencintaiku, mereka dapat belajar agama, dan supaya ada di atas kepala mereka cambuk yang siap mencambuknya ketika ia bermalas-malasan untuk menuntut ilmu agama”.&lt;br /&gt;Ajaran agama Islam yang menekankan kewajiban menuntut ilmu tanpa mengenal gender. Karena menuntut ilmu sangat bermanfaat dan setiap ilmu pasti bemanfaat. Kalau kita dapati ilmu yang tidak bermanfaat, hal itu karena faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. Sedangkan ilmu itu sendiri pasti sesuatu yang bermanfaat. &lt;br /&gt;Sumber : &lt;br /&gt;Peran Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Keberadapan Islam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-6023820607136672366?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-09T19:59:12.592+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TF_7gJXwNwI/AAAAAAAAANo/1TlmZOeKtMU/s72-c/buku.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hentikan Penyiksaan Tersangka ''Terorisme'' Sekarang Juga</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/07/hentikan-penyiksaan-tersangka-terorisme.html</link><category>Terorisme</category><category>Umum</category><category>Densus 88</category><category>Thoghut</category><category>TVone</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Sun, 11 Jul 2010 11:17:54 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-583480418247306460</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TDoKvaJfPOI/AAAAAAAAANA/p_Zz-vhAPXA/s1600/thoghut.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 91px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TDoKvaJfPOI/AAAAAAAAANA/p_Zz-vhAPXA/s400/thoghut.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492714505120988386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa terorisme Muhammad Jibril mengaku kerap disiksa selama di tahan oleh polisi. Penyiksaan itu baru berakhir saat dirinya dipindahkan ke Rutan Brimob, Kelapa Dua, Depok. "Sejak ditahan sampai empat hari setelahnya saya disiksa terus menerus," ujar Jibril di depan Majelis Hakim dalam persidangan di Jibril mengungkapkan sejumlah penyiksaan yang dia alami di sana diantaranya adalah dipukul menggunakan rotan, ditonjok wajahnya, sampai dicabuti jenggotnya. Selain itu juga, Jibril mengaku dipaksa menanggalkan busana untuk kemudian diambil gambarnya. Edan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyiksaan memang menjadi bagian dari teknik mengorek informasi bagi terdakwa terorisme. Ini sudah menjadi rahasia umum. Setidaknya teknik ini ditiru dari sesepuhnya, yaitu Amerika ketika akan mengorek informasi dari para mujahidin. Satu lagi kekejian yang selama ini disembunyikan Amerika Serikat (AS) terungkap. Setelah penyiksaan di penjara Abu Ghuraib dan pelecehan di Guantanamo, kini terungkap adanya penyiksaan yang dilakukan agen rahasia AS, CIA, di penjara-penjara rahasia. Sebagian penjara rahasia itu berada di Eropa Timur, Afghanistan, Thailand, kapal-kapal induk yang tersebar di beberapa lepas pantai, juga di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang ditahan dan disiksa itu ternyata warga Jerman keturunan Lebanon bernama Khalid Al Masri. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sales mobil itu diculik CIA pada Desember 2003 saat berlibur ke Macedonia. Setelah ditangkap, Khalid langsung diterbangkan ke Afghanistan untuk diinterogasi. Selama lima bulan di penjara rahasia, dia mengalami berbagai penyiksaan. Pada Mei 2004, dia dipindahkan ke Albania. Setelah disiksa, dia pun dibebaskan begitu saja. Hal ini sempat membuat publik Jerman bereaksi keras. Belakangan kemudian diketahui bahwa CIA salah tangkap! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Khalid, nasib tragis juga dialami seorang ulama Italia, Hassan Mustafa Usamah Nasr. Pria yang mengungsi dari Mesir ini ditangkap di sebuah jalan di Milan tanpa dasar hukum yang jelas. CIA kemudian memberi kabar kepada pasukan antiteror Italia bahwa Nasr telah terbang ke Balkan. Belakangan Italia baru mengetahui bahwa Nasr telah dibawa ke Mesir untuk disiksa dan diinterogasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus lain yang juga mengenaskan menimpa Wahab Al Rami, seorang pengusaha Inggris. Dia ditangkap di Gambia pada November 2002. Padahal, beberapa hari sebelumnya, warga Palestina pencari suaka itu telah dinyatakan bebas dari dakwaan terorisme oleh pengadilan Inggris. Al Rami kemudian di bawa ke Guantanamo tanpa dasar hukum yang jelas. Dia akhirnya memang dibebaskan. Cara-cara inipun mendapat banyak kecaman. Milton Bearden, orang yang pernah berkarier di CIA selama 30 tahun termasuk sangat mengecam cara CIA menginterogasi tahanan lewat penyiksaan. ''Penyiksaan adalah cara yang akan membawa dampak buruk bagi Anda (CIA) sendiri,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola penyiksaan dianggap akan menjadi sebuah acara efektif untuk membuka mulut tahanan. Tidak lagi ada kepedulian apakah ini akan melanggar HAM ataukah tidak. Terbukti sudah, bahwa HAM dan para pejuangnya hanya akan memedulikan pihak pihak yang menguntungkan mereka. Seoalah para terdakwa ini tidak punya hak untuk dibela HAM-nya dan tidak perlu dilakukan pembelaan terhadap mereka. Lalu muncul di benak kita sebuah tanya, kenapa penyiksaan harus dilakukan kepada para terdakwa terorisme, dan bukan kepada terdakwa korupsi dan pornografi yang lebih banyak eksesnya? Kenapa mereka juga tidak mendapatkan perlakuan yang sama? Malah mereka mendapat tempat khusus dan diistimewakan di penjara. Sungguh perlakuan yang tidak adil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya bagi para pegiat hukum untuk mau peduli dengan hal ini. Mencegah dan menghentikan penyiksaan yang telah terjadi atas dalil apapun juga. Karena setiap orang memiliki hak yang sama di mata hukum. Sehingga tidak perlu ada premanisme atas nama hukum yang mendera masyarakat tidak berdosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah membalas kezaliman makhlukNya dengan balasan yang setimpal dan menolong para mujahidin di medan laga maupun yang terzalimi oleh penguasa. &lt;a href="http://www.muslimdaily.net/coretan/6058/hentikan-penyiksaan-tersangka-''terorisme'sekarang-juga" target="new" &gt;muslimdaily.net&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-583480418247306460?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-12T01:17:54.688+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TDoKvaJfPOI/AAAAAAAAANA/p_Zz-vhAPXA/s72-c/thoghut.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Status yang keliru kepada penguasa saat ini</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/07/status-yang-keliru-kepada-penguasa-saat.html</link><category>Terorisme</category><category>Agama</category><category>MetroTV</category><category>Thoghut</category><category>Sejarah</category><category>Bai'at</category><category>TVone</category><category>Umum</category><category>SMK</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>NII</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Sun, 04 Jul 2010 15:53:45 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-4347677208060456014</guid><description>Penguasa muslim, kafir dan murtad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RosulULLAH berkata : ” Akan muncul pemimpin – pemimpin yang berbadan manusia tapi berhati syaithon”&lt;br /&gt;Bertanyalah para sahabat saat mendengar perkataan RosuLULLAH itu : “Apakah kami harus menghunus pedang dan memerangi mereka ya RosulULLAH”.&lt;br /&gt;Dijawab oleh RosulULLAH : “jangan selama mereka menegakkan shalat”.&lt;br /&gt;Benarlah Hadits Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wa salam, hanya saja butuh banyak waktu bagi anda untuk memahami makna hadits tersebut, dan kemudian anda komparasikan dengan hadist-hadist selainnya serta ayat-ayat dalam alqur’an berikut keterangan – keteranga para ulama’ supaya anda bisa memahami &amp; mengamalkannya secara tepat, sudahkah….??&lt;br /&gt;Mungkin sudah, tetapi masih kurang maksimal&lt;br /&gt;Sebagaimana hadist diatas, ” Akan muncul pemimpin – pemimpin yang berbadan manusia tapi berhati syaithon” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urusan hati, siapa yang tahu….??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya baginda Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wa salam membatasinya dengan, “Jangan selama mereka menegakkan shalat”.&lt;br /&gt;yaitu dengan salah satu perkara ada tidaknya Ashul Iman pada diri yang bersangkutan, karena menegakkan shalat merupakan Ashlul Iman. Hal ini sebagaimana Penghukuman yang berlaku bagi orang MUNAFIQ, selama mereka tidak menampakkan pembatal keislaman.&lt;br /&gt;Kesalahan penggunaan dalil yang terlalu di paksakan&lt;br /&gt;Diantara kesalahan fatal yang berbahaya yang terdapat dalam pemikiran anda adalah menggunakan hadits-hadits yang semestinya ditujukan untuk menyikapi para pemimpin kaum Muslimin, tetapi oleh anda terapkan pula kepada para penguasa Murtad, misalnya hadits Marfu’ dari Ibnu Abbas r.a :&lt;br /&gt;“Barangsiapa membenci sesuatu perbuatan dari pemimpinnya hendaklah dia bersabar, karena siapapun yang keluar dari keta’atan terhadap penguasa walau sejengkal, maka dia mati dalam keadaan Jahiliyah ” (Muttafaq ‘Alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga hadits ‘Auf bin Malik Al-Asyaji, bahwa Rasulullah S.A.W bersabda :&lt;br /&gt;“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah pemimpin yang engkau cintai mereka dan mereka mencintai kalian, kalian berbaik-baik kepada mereka dan mereka berbaik-baik kepada kalian. Sedangkan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan merekapun membenci kalian, kalian melaknati mereka dan merekapun melaknati kalian-&lt;br /&gt;kata Al-Asyaji : waktu itu kami bertanya: “Apakah tidak sebaiknya kita melengserkan kekuasaan mereka?” Rasulullah s.a.w menjawab : Tidak usah, selagi mereka (mengatur) penegakkan sholat di antara kalian ” (Muttafaq ‘alaihi).&lt;br /&gt;Dalam lain riwayat disebutkan : “Jangan, selagi mereka sholat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk mengungkap kerancuan ini, terdapat Dua penjelasan:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertama :&lt;br /&gt;Hadits-hadits tersebut merupakan hak para penguasa Muslim, bukannya hak para penguasa kafir, juga bukan merupakan para penguasa murtad, ini karena:&lt;br /&gt;1. Mereka tidak memenuhi kriteria pengemban Imamah (kepemimpinan) yang dianjurkan dalam syari’at Islam, misalnya mengenai ilmu syar’I, keadilan dan selainnya.&lt;br /&gt;2. Para penguasa tersebut tidak terikat oleh Bai’at Syar’I yang Shahih, sedangkan sebuah Bai’at tidak akan Syar’I kecuali berdasarkan syarat hukum Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagaimana diriwayatkan Al-Bukhari bahwa Ibnu Umar menulis kepada Abdul Malik bin Marwan untuk membai’atnya :&lt;br /&gt;“Saya mengakui kekuasaan anda dengan sikap siap mendengar dan ta’at atas ketentuan Allah dan Rasul-Nya, sesuai dengan kemampuan saya” (Hadits no 7272).&lt;br /&gt;Ibnu Hajar berkata : “Dan asal dalam mubaya’ah (pembai’atan) terhadap Imam adalah membai’atnya untuk beramal dengan alhaq (kebenaran,islam), menegakkan hudud, amar ma’ruf dan nahyi munkar” (Fathul Baari 13/203).&lt;br /&gt;Adapun para pemimpin negara yang di anggap sebagai ULIL AMRI itu, pada saat pelantikannya mereka bersumpah atas nama Alloh untuk beramal dengan undang-undang buatan manusia dan hukum positif, menjunjung tinggi, menjaga serta membelanya dibawah payung Demokrasi (Demos – Kratos : Kekuasaan ditangan suara mayoritas manusia, bukan di tangan Alloh ) yang merupakan produk kafir Yunani Kuno dan dibawa ke negeri ini oleh kolonial, dan kalian senantiasa menyerukan bahwa mereka sebagai ULIL AMRI yang harus ditaati…??&lt;br /&gt;3. Para penguasa tersebut tidak melaksanakan kewajiban yang harus dilakukan sebagai pemimpin Islam, bahkan merupakan prioritas yaitu menjaga dien (agama) atas dasar-dasarnya yang telah ditetapkan, Sebagaimana disebutkan oleh Al-Mawardi (Al-Ahkamush Shulthaaniyah hal 15-16) diantaranya melaksanakan hukum Hudud (atau menjaga perbatasan perang) dan menegakkan Jihad Fie Sabilillah. Kenyataannya, apakah para penguasa itu menjaga dien atau malah menelantarkannya?&lt;br /&gt;Maka dari keterangan-keterangan di atas, dapat  lihat bahwa para penguasa itu tidak termasuk sebagai A-Immatul Muslimin (pemimpin kaum Muslimin), baik ditinjau dari persyaratan pemimpin Islam, dari segi bai’at maupun dari segi kewajiban, maka sebenarnya dapat dengan mudah anda fahami bahwa menerapkan hadits-hadits tersebut kepada para pemimpin yang tidak pada tempatnya adalah merupakan kesalahan fatal yang amat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua :&lt;br /&gt;Jika Anda hendak memaksakan diri menggunakan hadits-hadits tentang menyikapi para pemimpin tersebut, maka hadits-hadits yang dimaksud diatas tidak berdiri sendiri (Muqayyad), terdapat hadits lain yang menjelaskan posisi hadits berkenaan, yaitu hadits ‘Ubadah bin Ash-Shaamit :&lt;br /&gt;“Dan janganlah kita membangkang pemegang kekuasaan, Rasulullah s.a.w bersabda : Kecuali kalian melihat kekafiran yang nyata, berdasarkan keterangan yang jelas dari Allah ” (Muttafaq ‘alaihi)&lt;br /&gt;Tatkala ternyata penguasa dengan jelas telah melenceng, yaitu dengan Berwala’ kepada Zionis Salibis Yahudi &amp; Amerika dan juga Membuat &amp; Menerapkan hukum dengan selain yang telah Allah turunkan, maka gugurlah kewajiban menta’atinya, dan keluar dari ketentuan perwalian, bahkan wajib menentangnya.&lt;br /&gt;Sebagaimana dikatakan oleh Qadhi ‘Iyadh -dalam syarah hadits Ubadah :&lt;br /&gt;“Ulama telah Ijma’ bahwa Imamah (kepemimpinan) tidak boleh diserahkan kepada kafir, dan jika kafir memegang tampuk kekuasaan, maka kekuasaan tersebut wajib dilengserkan –sampai kepada– jika orang kafir tiba-tiba menguasainya dan merubah hukum Islam atau melaksanakan Bid’ah, maka penguasa itu keluar dari hukum perwalian (tidak berhak mendapat perwalian), dan kewajiban menta’atinya gugur, kaum Muslimin wajib menentangnya sekaligus mencabutnya untuk kemudian menggantikannya dengan Imam yang adil jika mereka memungkinkan untuk melakukan hal tersebut …”&lt;br /&gt;(Shahih Muslim dengan syarah Nawawi 12/229)&lt;br /&gt;Wahai saudaraku kaum Muslimin, dari sini mengertilah kita bahwa tidak relevan menggunakan hadits-hadits yang semestinya untuk para penguasa Muslimin sebagai dalil untuk diterapkan kepada para Penguasa Thaghut.&lt;br /&gt;Anda dapat melihat betapa bahayanya kerancuan penggunaan dalil seperti itu yang pada akhirnya memalingkan kaum Muslimin dari kewajiban berjihad menentang Thaghut ( Baik dari Barat maupun Timur ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum mengenai ini-bersabar terhadap penguasa yang jahat dan memerangi penguasa yang kafir- diambil berdasarkan penggabungan beberapa hadits dalam menta’ati para penguasa,&lt;br /&gt;Misalnya hadits Ibnu Abbas, marfu’ :&lt;br /&gt;“Barangsiapa membenci sesuatu dari pemimpinnya maka hendaklah bersabar, karena siapa yang keluar dari keta’atan kepada penguasa walau sejengkal, maka ia mati dalam keadaan jahiliyah” (Muttafaq ‘alaih),&lt;br /&gt;Dan hadits Ibnu Mas’ud, marfu’,:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya kalian akan dapati setelahku nanti atsarah (orang yang mementingkan diri sendiri) dan perkara-perkara yang kalian ingkari. Para sahabat bertanya : Apa yang engkau perintahkan kepada kami jika di antara kami menjumpai hal seperti itu? Penuhilah hak mereka terhadap kamu, dan mintalah hak kamu kepada Allah ” (Muttafaq ‘alaihi) Dan hadits lain yang sejenis, dari jalur Wa-ilbin Hujr dan hadits Ummu Salamah Radhiyallaahu ‘anhum ajma’in, seluruh &lt;br /&gt;Hadits tersebut muqayyad (terikat,tidak berdiri sendiri) dengan adanya hadits Ubadah bin Shaamit :&lt;br /&gt;“Rasulullah s.a.w menyeru kami, lalu kami membai’atnya, diantara bai’at yang kami ucapkan ialah agar kami mendengar dan ta’at, dalam keadaan suka maupun benci, dalam keadaan susah maupun sulit, atau ketika kami diperlakukan semena-mena, dan agar tidak mengadakan kudeta (perebutan kekuasaan) dari tampuknya, kata Rasulullah : Kecuali jika kalian melihat kekafiran yang nyata, yang kalian ketahui berdasarkan keterangan dari Allah ” (Muttafaq ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hadits ini merupakan hadits-hadits tentang kesabaran dan kekhususannya. Apabila penguasanya kafir, wajib dengan adanya Ijma’ bagi kaum Muslimin untuk menentangnya bahkan melengserkannya. Imam Bukhari Rahimahullah mengisyaratkan hadits di atas sebagai taqyid (perubah keberdirisendirian) hadits-hadits sabar seperti hadits Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud terdahulu, kemudian disusul oleh hadits Ubadah dalam bab yang sama (Bab kedua dari kitab Al-Fitan dalam Shahihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini hujah penentangan penguasa sekarang dikalahkan oleh hujjah Ijma’ yang dinukil oleh Al-Qadhi ‘Iyadh dan Ibnu Hajar. Ketika penguasa berada dalam kekufuran, maka perlawanan terhadapnya tidak dilihat sebagai mafsadat (kerusakan), karena memang tidak ada mafsadat yang lebih besar daripada fitnah kafir, firman Allah :&lt;br /&gt;” Dan fitnah itu lebih besar daripada pembunuhan ” (Al-Baqarah 217)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu ta’ala ‘alam….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Faqir Ilalloh Abu Muhajir&lt;br /&gt;Fie Nusantarey&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-4347677208060456014?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-05T05:53:45.243+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Memusuhi Penguasa Murtad</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/06/memusuhi-penguasa-murtad.html</link><category>Terorisme</category><category>Agama</category><category>MetroTV</category><category>Kesehatan</category><category>Thoghut</category><category>Sejarah</category><category>TVone</category><category>Bai'at</category><category>Umum</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>sadar</category><category>Dagelan</category><category>NII</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 30 Jun 2010 15:16:28 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-2334338057973186787</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCvB_Xrfz7I/AAAAAAAAAK0/vdMQ2pNnEDg/s1600/grd.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 312px; height: 340px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCvB_Xrfz7I/AAAAAAAAAK0/vdMQ2pNnEDg/s400/grd.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488693865313456050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM IBNU JARIR ATH-THABARI: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menafsirkan firman Allah "Barangsiapa yg tidak berhukum terhadap apa yg telah diturunkan Allah, dia adalah kafir". Beliu mengatakan, "Barangsiapa yg menyembunyikan hukum Allah yg tertuang dalam Al-Quran dan berhukum kepada selain hukum Allah, bahkan menganti dan merubah hukum Allah serta menyembunyikan al-haq ,mereka adalah kafir karena menyembunyikan al-haq, dan menyebarkan selain apa yg disyariatkan, serta memutuskan hukum dgn selain hukum Allah dan Rasul, yg kemudian manusia menaatinya." [lihat ucapan beliu pada tafsiran surat Al-Maidah dalam tafsir beliu] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM ASY-SYAFI'I &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata, "Siapa yg berijtihad dan menetapkan hukum di luar hukum dan aturan Islam, dia bukan seorang mujtahid dan bukan seorang muslim, baik sesuai Islam ataupun menyelisihi ajaran Islam. Dia adalah orang yg tidak berakal, dia menjadi kafir karena menyelisihi hukum dan ketentuan Islam." [Kitab Kalimah Al-Haqin, hal.96]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IBNU TAIMIYAH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Tidak diragukan lagi bahwa orang yg tidak meyakini wajibnya berhukum terhadap apa yg Allah dan Rasul-Nya turunkan, dia adalah kafir. Barangsiapa yg menerapkan hukum buatan dan tidak mengikuti apa yg Allah turunkan, dia adalah kafir, tidak ada satu umat pun melainkan diperintah untuk berhukum dgn hukum yg benar." [Majmu' Fatawa jilid.3] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata: "Berhukum kepada selain yg Allah turunkan mengandung dua kekufuran, kufur besar dan kufur kecil, sesuai dengan kondisi pelaku. Jika pelaku masih meyakini akan wajibnya berhukum kepada hukum Allah, maka kufurnya adalah asghar, dan jika dia meyakini dgn keyakinan hatinya bahwa berhukum terhadap hukum Allah tidak wajib dan boleh memilih untuk meninggalkannya, ini adalah kufur akbar, meskipun masih ada keyakinan akan wajibnya berhukum kepada Allah dalam hatinya." [Madarij Ash-Shalikin, 1/336] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM AL-HAFIDZ IBNU KATSIR &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata: "Barangsiapa yg meninggalkan syariat yg diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dan berhukum kepada selainnya, dia telah kafir, hukum ini sama seperti hukum yg berlaku bagi orang yg berhukum kepada Elyasiq yg mendahulukannya ketimbang hukum Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yg mengamalkannya, dia telah kafir menurut Ijma' kaum muslimin." [Al-Bidayah wan Nihayah jilid.14 ,hal.119] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM IBNU ABI ALI AL-HANAFI&lt;/span&gt; Beliu berkata, "Jika seorang penguasa meyakini bahwa hukum yg Allah turunkan tidak wajib diamalkan atau boleh memilah milih hukum Allah yg sesuai dgn seleranya meskipun masih meyakini tentang wajibnya, dia telah berbuat kufur akbar." [Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyah, 2/446] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata, "Thoghut beraneka ragam bentuknya, induknya ada 5macam, &lt;br /&gt;1. Setan yg menyeru untuk beribadah kepada selain Allah. &lt;br /&gt;2. Penguasa zhalim yg merubah hukum Allah, &lt;br /&gt;3. Orang yg berhukum kepada selain hukum Allah, &lt;br /&gt;4. Orang yg mempelajari ilmu ghaib, &lt;br /&gt;5. Orang yg disembah selain Allah dan ridha terhadap persembahan yg diperuntukkan baginya." [Majmu' At-Tauhid hal.14-15] &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIK ABDURAHMAN BIN HASAN ALU SYAIKH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berkata, "Barangsiapa yg menyelisihi perintah Allah dan Rasul-Nya dengan memberlakukan hukum dan undang undang selain yg Allah turunkan atau meminta manusia untuk mengikutinya, maka telah lepaslah ikatan Islam dan iman dari lehernya, meskipun dia merasa seorang mukmin. Allah mengingkari keimanan orang seperti itu, Allah mendustakan keimanannya karena mereka sebenarnya tidak memiliki iman. Mengkafirkan thoghut adalah rukun tauhid ,sebagaimana yg tercantum dalam surat Al-Baqarah. Jika seseorang belum memiliki rukun tersebut, dia belum menjadi seorang yg mengesakan Allah. Tauhid adalah asas keimanan yg dengannya akan benar seluruh perbuatannya, dan akan rusak tanpanya. Penjelasan tersebut sebagaimana yg Allah firmankan dalam Al-Quran, "Barangsiapa yg ingkar kepada thoghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang teguh kepada tali buhul yg amat kuat yg tidak akan terputus."(Al-Baqarah:256) Oleh sebab itu, berhukum kepada thoghut adalah wujud iman kepadanya." [Fath Al-Majid Syarah kitab At-Tauhid, 381] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendapat Ulama Kontemporer &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIKH ABDUL LATIF BIN ABDURAHMAN BIN HASAN BIN MUHAMMAD BIN WAHAB &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu ditanya tentang menjalankan hukum kebiasaan nenek moyang, beliu menjawab, "Barangsiapa yg berhukum kepada selain Al-Quran dan Sunnah Rasul setelah datang penjelasan baginya, dia telah kafir. Allah berfirman, "Dan Barangsiapa yg tidak berhukum kepada apa yg Allah turunkan, mereka adalah orang2 kafir". [Ad Durrus Saniyah, jilid.8 ,hal.241] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMAM MAHMUD AL-ALUSI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata, "Tidak diragukan lagi bahwa seseorang menjadi kafir apabila dia membuat undang2 selain undang2 Allah, mengutamakannya dari syariat Allah, dan meyakini undang2 mereka lebih mendatangkan hikmah dan maslahat bagi umat." [Tafsir Ruhul Ma'ani, 28/20-21] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIKH ABDURRAHMAN ASY-SYA'DI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliu berkata dalam menafsirkan firman Allah, "Apakah kamu tidak memperhatikan orang2 yg mengaku dirinya telah beriman kepada apa yg diturunkan kepadamu." (An-Nisa:60) beliu mengatakan, "Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah adalah syarat keimanan, ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa seseorang yg tidak mengembalikan persoalan dan persengketaan kepada keduanya ,secara hakikat dia bukan termasuk orang yg beriman, tetapi dia adalah seorang yg beriman kepada thoghut. Karena keimanan itu diwujudkan dgn ketundukan kepada syariat Allah dan berhukum dengannya dalam setiap persoalan. Barangsiapa yg merasa mukmin kemudia dia mengambil hukum thoghut sebagai petunjuk jalan ,dia adalah seorang pendusta." [Tafsir As-Sa'di ,hal.148] &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;SYAIKH MUHAMMAD BIN IBRAHIM ALU SYAIKH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Pengadilan-pengadilan tandingan tersebut sekarang ini banyak sekali terdapat dinegara negara Islam, terbuka dan bebas untuk siapa saja. Masyarakat bergantian saling berhukum kepadanya. Para hakim memutuskan perkara mereka dengan hukum yg menyelisihi hukum Al-Quran dan As-Sunnah, dengan berpegangan kepada undang2 positif tersebut. Bahkan para hakim ini mewajibkan dan mengharuskan masyarakat (untuk menyelesaikan segala kasur dengan undang2 tersebut)? Serta mereka mengakui keabsahan undang2 tersebut. Adakah kekufuran yg lebih besar dari hal ini? Penentangan terhadap Al-Quran dan As-Sunnah manalagi yg lebih berat dari penentangan mereka seperti ini? Dan pembatal syahadat 'Muhammad adalah utusan Allah' mana lagi yg lebih besar dari hal ini? [Risalatu Tahkimil Qawanien 12/289-290, Nawaqidhul Iman Al-Qauliyah 'Amaliyah hal.331-332] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIK AHMAD SYAKIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari perkataan Ibnu Katsir tentang Al-Yasiq yg menjadi hukum bangsa Tartar dgn mengatakan, "Apakah kalian tidak melihat pensifatan yg kuat dari Al-Hafidz Ibnu Katsir pada abd ke-8H terhadap undang2 positif yg ditetapkan oleh mususuh Islam Jengish Khan? Bukankah kalian melihatnya mensifati kondisi umat Islam pada abad 144H? Kecuali satu perbedaan saja yg kami nyatakan tadi, yakni hukum Al-Yasiq hanya terjadi pada sebuah generasi penguasa yg menyusup dalam umat Islam dan segera hilang pengaruhnya. Namun kondisi kaum muslimin saat ini lebih buruk dan lebih dzalim dari mereka, karena kebanyakamw umat Islam hari ini telah masuk dalam hukum yg menyelisihi syariat Islam ini; sebuah hukum yg paling menyerupai Al-Yasiq yg telah ditetapkan oleh seorang laki2 kafir yg telah jelas kekafirannya.,Serungguhnya ,urusan hukum positif ini telah jelas layaknya matahaqi di siang bolong yaitu kufur yg nyata; tidak ada yg tersembunyi didalamnya dan tak ada yg membingungkan. Tidak ada udzur bagi siapa pun yg mengakt dirinya muslim dalam berbuat dengannya, atau tunduk kepadanya atau mengakuinya. Maka berhati hatilah ,setiap orang menjadi pengawas atas dirinya sendiri." [Umdatu Tafsir 3/124] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIKH ABDUL AZIZ BIN BAAZ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Alasan keempat yg menegaskan batilnya seruan nasionalisme Arab: seruan kepada nasionalisme Arab dan bergabung di sekitar bendera nasionalisme Arab pasti, akan mengakibatkan masyarakat menolak hukum Al-Quqan. Sebabnya karena orang2 nasionalis non muslim tidak akan pernah ridha bila Al-Quran dijadikan undang2. Hal ini memaksa para pemimpin nasionalisme untuk menetapkan hukum2 positif yg menyelisihi hukum Al-Quran. Hukum positif tersebut menyamakan kedudukan seluruh anggota masyarakat nasionalis dihadapan hukum. Hal ini telah sering ditegaskan oleh mereka. Ini adalah kerusakan yg besar ,kekafiran yang nyata dan jelas2 murtad." [Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawi'ah Ibnu Baaz I/309] &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;SYAIKH ABDULLAH BIN HUMAID &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Siapa menetapkan undang2 umum yg diwajibkan atas rakyat ,yg bertentangan dgn hukum Allah; berarti telah keluar dari millah dan kafir" [Dr.Ali bin Nafi' Al-Ulyani ,Ahamiyatul Jihad Fi Nasyri Ad Da'wah, hal.196] &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;SYAIK MUHAMMAD BIN SHALIH AL-UTSAIMIN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa tidak berhukum dengan hukum yg diturunkan Allah karena menganggap hukum Allah itu sepele atau meremehkannya atau meyakini bahwa selain hukum Allah lebih baik dan bermanfaat bagi manusia , maka ia telah kafir dgn kekafiran yg mengeluarkan dari millah. Termasuk dalam golongan ini adalah mereka yg menetapkan untuk rakyatnya perundang undangan yg menyelisihi syariat Islam, supaya menjadi sistem perundang undangan negara. Mereka tidak menetapkan perundang undangan yang menyelisihi syariat Islam kecuali karena mereka meyakini bahwa perundang undangan tersebut lebih baik dan lebih bermanfaat bagi rakyat. Sudah menjadi aksioma akal dan pembawaan fitrah, manusia tidak akan berpaling dari sebuah sistem kepada sistem lain kecuali karena ia meyakini kelebihan sistem yg ia anut dan kelemahan sistem yg ia tinggalkan." [Majmu' Fatawa wa Rasail Syaikh Ibnu Utsaimin II/143] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIKH SHALIH BIN FAUZAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa berhukum kepada perundang undangan dan hukum positif selain syariat Allah, berarti ia telah menjadikan penetap perundang undangan tersebut dan orang orang yg menghukumi dgn perundang undangan tersebut sebagai sekutu sekutu Allah dalam menetapkan undang undang. Allah berfirman "Apakah mereka mempunyaik semaahan-sembahan selain Allah yg mensyariatkan(menetapkan) untuk mereka agama yg tidak diizinkan Allah". Allah berfirman "Jika kalian menaati mereka maka kalian telah musyrik." [Al-Irsyad ila Shalihil I'tiqad I/72] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAIKH ABU SHUHAIB ABDUL AZIZ BIN SHUHAIB AL-MALIKI&lt;/span&gt; sendiri telah mengumpulkan fatwa lebih dari 200 ulama salaf dan kontemporer yg menyatakan murtadnya pemerintahan yg menetapkan undang2 positif sebagai penganti dari syariat Islam.&lt;br /&gt;Oleh abu Laits Al-Libiy&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-2334338057973186787?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-01T05:16:28.313+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCvB_Xrfz7I/AAAAAAAAAK0/vdMQ2pNnEDg/s72-c/grd.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Gaji ke-13 Pegawai Negeri</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/06/gaji-ke-13-pegawai-negeri.html</link><category>Umum</category><category>MetroTV</category><category>Gaji Ke-13</category><category>Kesehatan</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>sadar</category><category>Dagelan</category><category>Pegawai Negeri</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 23 Jun 2010 14:57:01 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-8406860523176800409</guid><description>Ulah Pemerintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal beberapa hari lagi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;gaji yang ke-13 pegawai negeri&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; segera dikucurkan. Terus terang saja sebenarnya saya juga kaget saat membuka berita dari om google ini. Hasil penelusuran sementara yang terekam oleh om google adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt; 1. &lt;a href="http://www.tribun-timur.com/read/artikel/113131/Rp_16_Miliar_untuk_Gaji_13_di_Sinjai" target="new" &gt;Sinjai sebesar 16 Milyar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; 2. &lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/06/23/150937/124/101/Pemkab-Banyumas-Siapkan-Rp522-Miliar-untuk-Gaji-ke-13" target="new" &gt;Banyumas sebesar 52,2 Milyar&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; 3. &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/06/23/57727/Gaji-Ke-13-Telan-Anggaran-Rp-367-Milyar" target="new" &gt;Magelang Sebesar 36,7 Milyar&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Dan masih banyak lagi yang tentunya tiap daerah akan punya anggaran sendiri. Tetapi coba lihat yang ini :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCKAg_HF-AI/AAAAAAAAAJ0/4nS6YtrcAgo/s1600/image019.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCKAg_HF-AI/AAAAAAAAAJ0/4nS6YtrcAgo/s400/image019.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486088600276039682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCKAgkSKG3I/AAAAAAAAAJs/yvh4dVFZZS0/s1600/image018.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCKAgkSKG3I/AAAAAAAAAJs/yvh4dVFZZS0/s400/image018.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486088593074690930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar melek/terbuka mata hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang saya dapat bahwa gaji ke-13 untuk membantu anak dari pegawai negeri dalam pendidikannya. Tetapi tidak mereka sadari tempat yang akan buat mreka sekolah aja sudah tidak karuan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-8406860523176800409?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-06-24T04:57:01.090+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TCKAg_HF-AI/AAAAAAAAAJ0/4nS6YtrcAgo/s72-c/image019.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apabila Zina Sudah Merajalela, Adzab Allah Akan Menimpa</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/06/apabila-zina-sudah-merajalela-adzab.html</link><category>Umum</category><category>Agama</category><category>Kesehatan</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>sadar</category><category>* Informasi Tehnologi</category><category>Dagelan</category><category>TVone</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Sat, 12 Jun 2010 08:10:04 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-3733661596719789513</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TBOi6t9ZBnI/AAAAAAAAAJc/jcF8bV_aOpc/s1600/sex.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 355px; height: 235px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TBOi6t9ZBnI/AAAAAAAAAJc/jcF8bV_aOpc/s400/sex.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481904301093226098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Indonesia makin subur dengan aksi mesum. Pasca beredarnya video seks mirip Ariel "Peterpan" dengan artis Luna Maya, lalu disusul dengan hadirnya video serupa dengan lakon pria yang masih mirip Ariel "Peterpan" dengan Cut Tari menjadikan Indonesia lebih dikenal dunia. Bukan dikenal dengan luhurnya akhlak dan tinginya budi pekerti, tapi dikenal dengan aksi mesum anak bangsanya. Bahkan kepopularan Indonesia sebagai negara korup, dalam beberapa hari ini tergerus dengan sematan baru sebagai negara mesum. Kita juga tidak tahu, lebih baik mana sematan negara korup apa negara mesum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beredarnya video porno tersebut seolah mengirim pesan untuk kita, sudah sedemikian bejatnya moral anak bangsa. Nilai-nilai moral dan agama terpinggirkan. Nafsu syahwat dipertuhankan. Kehidupan layaknya binatang menjadi kegemaran. Dan kerusakan ini semakin menjadi karena media ikut mempublikasikannya. Berita esek-esek memang menjadi idola manusia negeri ini, banyak penggemarnya. Sehingga tepat kalau media menjadikannya sebagai komoditi untuk meningkatkan rating dan oplah, karena umumnya media massa kita hanya berpikir dari sisi pragmatisme bisnis semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberitaan media yang massif menyebabkan banyak kalangan, terutama remaja semakin tergoda untuk mengoleksi video tersebut. Akibatnya, semakin banyaklah orang ikut menyaksikan tontonan haram itu. Tentu dikhawatirkan, perilaku serupa makin merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam aib seseorang harus ditutupi. Terlebih jika aib itu bisa menyebabkan orang semakin berdosa dan menambah kerusakan, tentu kewajiban untuk menutupinya jauh lebih ditekankan. Tapi, inilah kehidupan yang jauh dari norma Islam, mengumbar aib menjadi kegemaran sebagimana kegemaran mengumbar aurat.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Zina dalam pandangan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya zina dalam Islam adalah perbuatan yang haram dan hina. Bahkan, seburuk-buruk orang Islam pun pasti tahu haramnya zina. Namun, ternyata perbuatan zina dan perantara-perantaranya begitu bebasnya di negeri kita. Inilah zaman yang kejahatan zina tersebar di mana-mana dan terlihat sebagai sesuatu yang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita dengar seorang gadis yang hamil di luar nikah. Kita akan melihat ayah dan ibunya sangat bingung dan malu. Namun, ketika ada seseorang yang siap menikahinya maka hilanglah kesedihan dan rasa malu. Bahkan tidak sedikit yang memeriahkan pesta pernikahan anaknya yang sudah mulai terlihat besar perutnya. Hal ini menunjukkan bahwa kebingungan dan rasa malu mereka bukan karena anak gadisnya melakukan zina, tapi karena anaknya hamil dan belum ada yang siap menjadi ayahnya. Na'udzu billah min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebarnya zina terdukung oleh faktor pemicunya yang tersebar bebas di masyarakat seperti majalah dan film parno, televisi dengan tayangan yang vulgar, sinetron umbar aurat, film layar lebar yang sering dengan bumbu aksi mesum, dan pertunjukan pornoaksi dalam bungkus hiburan musik, dan media-media lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebarnya zina dengan seperangkat sarana-sarana pendukungnya merupakan isyarat bahwa hancurnya dunia ini memang semakin dekat, tinggal menunggu waktu. Karenanya negeri ini harus segera bertaubat, jika tidak, ditakutkan adzab Allah akan segera datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya sunnah Allah berlaku pada makhluk-Nya, di mana jika perzinaan merajalela, maka Allah murka kepada mereka. Jika kemurkaan Allah terus berlangsung, maka Dia akan menurunkan adzab-Nya ke bumi. Abdullah bin Mas’ud, berkata, "Tidaklah muncul perzinaan di sebuah negeri, kecuali Allah mengumumkan kehancurannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika perzinaan merajalela, maka Allah murka kepada mereka. Jika kemurkaan Allah terus berlangsung, maka Dia akan menurunkan adzab-Nya ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist Aisyah radliyallahu 'anha, ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah pada shalat gerhana matahari beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلبَكَيْتُمْ كَثِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berkata, “Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rahasia yang penting dibalik penyebutan dosa besar zina pada saat shalat kusuf (shalat gerhana). Yaitu maraknya perzinaan adalah tanda-tanda hancurnya dunia dan hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Maraknya perzinaan adalah tanda-tanda hancurnya dunia dan hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zina dianggap Halal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir zaman banyak orang tidak malu-malu lagi melakukan zina. Zina tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang hina dan memalukan. Hal ini dikarenakan banyaknya tontonan zina dan banyaknya orang yang berzina. Sehingga ketika seorang laki-laki ketahuan berzina terasa tidak ada beban asal bertanggungjawab mau menikahi wanita zinanya. Wal 'iyadl billah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, Abu Malik al Asy'ari bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan (menganggap halal perzinahan, sutera, minuman keras, dan musik-musik." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna yastahilluuna (menghalalkan), menurut Ibnul 'Arabi adalah mereka meyakininya sebagai sesuatu yang halal, sehingga mereka terus-menerus melakukannya tanpa beban, seolah-olah menikmati sesuatu yang halal. (Disarikan dari ucapan Ibnul 'arabi dari Fathul Baari: 16/61 dari Maktabah Syamilah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Demi Allah yang diriku di tangan-Nya, tidaklah akan binasa umat ini sehingga orang-orang lelaki menerkam wanita di tengah jalan (dan menyetubuhinya) dan di antara mereka yang terbaik pada waktu itu berkata, "alangkah baiknya kalau saya sembunyikan wanita ini di balik dinding ini." (HR. Abu Ya'la. Al Haitsami berkata, "perawi-perawinya shahih." Lihat Majmu' Zawaid: 7/331)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada akhri zaman, setelah lenyapnya kaum muslimin, tinggallah orang yang jelek yang seenaknya saja melakukan persetubuhan seperti keledai. Diriwayatkan dari al-Nawwas radliyallahu 'anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ يَتَهَارَجُونَ فِيهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ فَعَلَيْهِمْ تَقُومُ السَّاعَةُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan ingatlah manusia-manusia yang buruk yang seenaknya saja melakukan persetubuhan seperti keledai. Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran semacam ini sudah nampak di negeri kita, sebagaimana yang dilakukan para pelacur yang menjajakan dirinya di pinggir-pinggir jalan, di beberapa tempat keramaian atau taman kota, dan juga yang terjadi di pinggir-pinggir pantai, tempat wisata. Tapi, jika dibandingkan di Barat mungkin belum lah separah di sana. Namun, tidak menutup kemungkinan yang di Barat pun akan terjadi di sini, sebagaimana fenomena akhir-akhir ini terjadi, sebagian orang sudah berani merekam perbuatan bejatnya bersama wanita zinanya. Maka mungkin saja, zina di jalan-jalan dapat terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Umar radliyallah 'anhuma, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai orang-orang bersetubuh di jalan-jalan seperti layaknya keledai.” Aku (Ibnu ‘Umar) berkata, “Apa betul ini terjadi?”. Beliau lantas menjawab, “Iya, ini sungguh akan terjadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena zina di akhri zaman, boleh jadi lebih para daripada yang terjadi pada zaman jahiliyah. Orang-orang jahiliyah memandang buruk perzinahan yang dilakukan secara terang-terang. Berbeda dengan pandangan umum masyarakat modern, zina dianggap sebagai sebuah kebebasan yang diagungkan. Bahkan, orang yang melarang zina dianggap melanggar HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas radliyallah 'anhuma berkata: "Mereka pada masa jahiliyah memandang zina yang lakukan dengan sembunyi-sembunyi tidaklah mengapa. Namun, mereka memandang buruk zina yang dilakukan dengan terang-terangan. Lalu Allah mengharamkan zina yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan." (Dinukil dari Fathul Baari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga mereka yang sudah terjerumus ke dalam kubangan haram segera kembali ke jalan yang benar. Meninggalkan segala bentuk keharaman dan mencari yang halal. Dan semoga Allah meneguhkan keimanan umat ini dari berbagai fitnah zaman yang menghawatirkan. Ya Allah, Tunjuki kami kepada kebenaran dan berilah kekuatan untuk mengikutinya. Dan palingkan kami dari kebatilan dan anugerahkan kami kekuatan untuk menjauhinya. Amin Ya Mujiibbas Sailiin. (PurWD/&lt;a href="http://voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/06/11/7025/apabila-zina-sudah-merajalelaadzab-allah-akan-menimpa/" target="new" &gt;voa-islam.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Badrul Tamam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Terkait :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.voa-islam.com/islamia/tsaqofah/2010/06/11/7022/zina-merajalela-di-bumi-indonesia/" target="new" &gt;Zina Meraja Lela di Bumi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-3733661596719789513?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-06-12T22:10:04.447+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_9MjEw_5oqls/TBOi6t9ZBnI/AAAAAAAAAJc/jcF8bV_aOpc/s72-c/sex.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>SAVE PALESTINE</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/06/save-palestine.html</link><category>Umum</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 02 Jun 2010 09:47:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-1290843061323767778</guid><description>HIDUP MULIA ATAU TIDAK SAMA SEKALI&lt;div class="fullpost"&gt; HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-1290843061323767778?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-06-02T23:47:12.046+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Syahidnya Seorang Ulama Besar/Negarawan Sejati dan Estafeta kepemimpinan</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/05/syahidnya-seorang-ulama-besarnegarawan.html</link><category>Umum</category><category>SMK</category><category>Agama</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>sadar</category><category>TVone</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Bai'at</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 26 May 2010 14:53:02 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-5259845781110000200</guid><description>Syahidnya Seorang Ulama Besar/Negarawan Sejati dan Estafeta Kepemimpinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kisah wafatnya S.M. Kartosoewirjo, ternyata Sukarno dan A.H. Nasution cukup menyadari bahwa S.M. Kartosoewirjo adalah tokoh besar yang bahkan jika wafat pun akan terus dirindukan umat, maka mereka dengan segala konspirasinya, didukung oleh Umar Wirahadikusuma, berusaha menyembunyikan rencana jahat mereka ketika mengeksekusi Imam Negara Islam ini. Ketika pihak keluarga Kartosoewirjo mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk mengambil jenazah orangtuanya yang seterusnya akan dikebumikan di Tasikmalaya, sebagaimana wasiat yang ditulis sebelum meninggalnya. Namun lagi-lagi permintaan ini ditolak oleh A.H. Nasution yang disaat itu menjadi Menhankam setelah berkonsultasi dengan Soekarno. Kalau jenazahnya tidak dikembalikan ke keluarganya, maka pihak keluarganya juga meminta agar bisa melihat di mana kuburan atau pusaranya. Namun, anehnya, permintaan ini pun tidak diberikan oleh Soekarno. Kartosoewirjo benar-benar berpisah dengan keluarganya dan juga dengan umat Islam Indonesia. Pemisahan ini memang disengaja oleh Soekarno yang ketakutan terhadap kekuatan spiritual yang bisa dimunculkan oleh tokoh S.M. Kartosoewirjo ini di masa depan.&lt;br /&gt;Sekalipun jasad beliau telah tiada dan tidak diketahui di mana pusaranya berada karena alasan-alasan tertentu dari pemerintahan Soekarno, tapi jiwa dan perjuangannya akan tetap hidup. Itulah makna dari firman Allah:&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu mati); bahkan sebenarnya mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya”. (QS. 2:154).&lt;br /&gt;Terbukti ketika seminggu sebelum eksekusi dilaksanakan terhadap Imam Negara Islam Indonesia Kartosoewirjo, melalui dialog antara Kartosoewirjo dengan seorang Mujahid Darul Islam, yang waktu itu sama-sama menjadi tawanan Pemerintah RI antara lain sebagai berikut ini:&lt;br /&gt;Z.H. : “Kalau saya mau tanya Imam, bagaimana ya, bisa atau tidak?”&lt;br /&gt;K. : “Hayo tanya apa !&lt;br /&gt;Z.H. : “Ini, seandainya Imam berhalangan, untuk selanjutnya itu bagaimana kira-kira?”&lt;br /&gt;K. : “Itu bagus sekali kalau begitu. Ya, lanjutkan !&lt;br /&gt;Z.H. : “ Ya, kalau lanjutkan itukan mesti saya konsolidasi dulu nanti”.&lt;br /&gt;K. : “Tidak begitu ! Disini !&lt;br /&gt;Z.H. : “Kalau di sini bagaimana ini ya?”&lt;br /&gt;K. : “Begini, di sana sahabat kita ada beberapa orang?&lt;br /&gt;Z.H. : “Ada banyak, ada Pak Kiayi Maksum, Haji Sobari”.&lt;br /&gt;K. : “ Nah, sekarang begini, kalau memang ada Pak Kiayi Sobari, ya, tolonglah bantu dengar dengan Pak Kiayi Maksum supaya saya ini mengamanatkan kepada beliau sampaikanlah kepada Pak Kiayi Haji Sobari, lanjutkan dan bentuklah di sini secara sederhana bentuk organisasi sementara. Nah, kemudian pimpinlah sementara !”.&lt;br /&gt;Z.H. : “ Ini, bagaimana Imam kalau Pak Kiayi haji Sobari itu bertahan tidak mau terima, sebab ini urusannya berat?”.&lt;br /&gt;K. : “Sementara ini ! Ini harus terima, karena ini kan tidak permanen. Di situ ada struktur organisasi negara yang perlu menangani nanti kalau sudah ketemu dengan dia, serahkanlah pada dia. Dia yang harus mampu mengembalikan. Jadi, lanjutkan perjuangan ini. Ikutilah kondisi dan situasi !”.&lt;br /&gt;Z.H. : “Bagaimana kalau nanti saya dapat keluar kemudian saya mau mengunjungi putra bapak Den Dodo atau yang lain-lainnya?’.&lt;br /&gt;K. : “Nanti dulu, ya, sekalipun Dodo itu anak saya atau yang lain anak saya, itukan harus “wudhu” lagi !”.&lt;br /&gt;Imam mengatakan harus wudhu lagi, karena beberapa hari sebelum dialog itu, telah datang seorang Letnan Kolonel yang pada dadanya dicabut namanya, membawa map. Pertama ia hormat kepada Imam. Ia hormat juga kepada pemeriksa. Ia menyodorkan isi daripada pernyataan dari yang 32 orang. Ia memperlihatkan juga kepada Imam . Imam tidak kelihatan panik. Bahkan beliau ditanya, “Bagaimana Pak Imam mengenai pernyataan ini?”. Imam dengan tenang, jawab beliau, “Keseluruhannya orang itu sudah mengundurkan diri dan sudah dianggap batal. Jadi, itu bukannya hanya menyerah, tapi menyeberang !”. Dari dialog tersebut diambil kesimpulan bahwa dalam keadaan sedarurat apapun perjuangan harus terus dilanjutkan. Pemimpin perjuangan harus tetap ada, seperti diwashiyatkannya di tahun 1959, bahwa prajurit petit pun dalam keadaan terputus hubungan dengan para perwira harus sanggup tampil mengemban tugas sebagaimana Imam. Apabila keadaan telah berangsur pulih dan hubungan dengan para panglima yang lain bisa dilakukan kembali, maka struktur kepemimpinan negara harus kembali kepada seperti apa yang dinyatakan dalam perundang undangan.&lt;br /&gt;Keteguhan Kartosoewirjo seperti dinyatakan di atas menjadi bukti bahwa dia berjuang di atas keyakinannya yang utuh. Syahidnya Kartosoewirjo tidak menghancur kan nilai negara yang telah didirikannya. Ia tidak menyerah, lebih baik pergi menyongsong syahid, dari pada harus menyerah seperti bawahannya. Ia rela menyaksikan nyawanya lepas dari badan, daripada proklamasi Negara Islam Indonesia dicabut kembali.&lt;br /&gt;Kartosoewirjo tetap konsisten seperti diwashiyatkannya pada tahun 1959, kalaupun warga negara Islam berjuang, baik angkatan perang maupun sipilnya, terputus hubungan dengan pimpinan, maka perjuangan harus terus dilanjutkan. Prajurit petit pun harus sanggup tampil sebagaimana Imam, dalam keadaan hilang syarat berjuang pun, selama kebathilan masih ada, selama itu pula perjuangan harus terus dilanjutkan –kalaupun hanya tinggal punya satu gigi, gunakan gigi yang satu itu untuk menggigit ! Permasalahnnya sekarang, siapakah yang melanjutkan perjuangan ini setelah Kartosoewirjo menemui syahidnya?&lt;br /&gt;Banyak kalangan berpendapat bahwa dari tahun 1962 hingga tahun 1965 tampuk kepemimpinan NII dipegang oleh Kahar Muzakar. Dilanjutkan oleh Agus Abdullah hingga tahun 1970. Setelah Agus Abdullah wafat, kepemimpinan dipegang oleh Tengku Daud beureueh dari tahun 1973 hingga 1978. Dan dari tahun 1978 – 1981 dipegang oleh Adah Djaelani Tirtapradja. Dibalik kepemimpinan Adah Djaelani Tirtapradja itu ada juga yang dipimpin oleh Djadja Sudjadi dari Malangbong – Garut.&lt;br /&gt;Adanya pandangan sedemikian di atas itu disebabkan oleh beberapa faktor antara lain yaitu:&lt;br /&gt;a) Tidak memakai peraturan estapeta kepemimpinan NII yang berdasarkan perundang-undangan NII sehingga mengangkat pemimpin hanya berdasarkan figuritas atau idolanya masing-masing.&lt;br /&gt;b) Sebagian besar dari para mujahid belum memahami nilai hukum mengenai yang sudah desersi dari NII atau menyerahkan diri kepada musuh sehingga dianggap masih bisa diangkat sebagai pemimpin NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mengenai estapeta (kelanjutan) kepemimpinan NII Dalam Darurat Perang itu sudah ada undang-undangnya. Hal demikian tercantum dalam MKT (Maklumat komandemen Tertinggi) No.11 tahun 1959 . Dengan tegas bahwa dalam Negara Islam Indonesia yang berhak memegang estapeta Imam NII itu ialah yang terdiri dari A.K.T. atau yang jabatannya setaraf dengan A.K.T. seperti halnya K.S.U. dan K.U.K.T.(Kuasa Usaha Komandemen Tertinggi).&lt;br /&gt;Ditinjau dari sudut sejarah bahwa sebelum Imam S.M. Kartosoewirjo tertangkap musuh tanggal 4 Juni 1962, beberapa tokoh tersebut di atas memiliki catatan sendiri sendiri diantaranya :&lt;br /&gt;Kahar Muzakar sudah membatalkan NII dengan memproklamirkan R.P.I.I tanggal 14 Mei 1962, artinya sejak itu Kahar Muzakar bukan lagi sebagai pejabat NII.&lt;br /&gt;Agus Abdullah masih bertahan sewaktu Imam tertangkap 4 Juni 1962, namun dua puluh hari kemudian Agus Abdullah itu menyerah kepada pemerintah R.I. Dengan itu bukan lagi sebagai A.K.T.&lt;br /&gt;Daud Beureuh, dirinya sudah kembali kepada Pemerintah RI tanggal 9 Mei 1962 sebelum Imam tertangkap tanggal 4 Juni 1962. Jadi, sebelumnya juga sudah bukan lagi sebagai A.K.T.&lt;br /&gt;Adah Djaelani Tirtapradja menyerah kepada musuh tanggal 28 Mei 1962, dengan itu dirinya sudah bukan A.K.T. lagi.&lt;br /&gt;Djadja Sudjadi memang dirinya sampai Imam tertangkap 4 Juni 1962, tidak menyerah yakni tidak datang melaporkan diri kepada musuh, namun akhirnya ikut juga menandatangani “Ikrar Bersama” 1Agustus 1962 sehingga lenyap pula jabatan yang diembannya dalam NII.&lt;br /&gt;Dengan gugurnya jabatan mereka dalam NII, maka secara hukum pengangkatan mereka bertentangan dengan undang-undang NII.&lt;br /&gt;Sungguh penting mengetahui sejarah. Firman Allah: “…Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir” (Q.S.7:176). Dari ayat di atas itu diambil arti, bagi yang tidak mau mengetahui sejarah sama artinya dengan yang tidak mau berpikir secara obyektif sehingga tidak bisa mengambil pelajaran dari sejarah. Dalam Al-Qur’an banyak ayat yang mensitir mengenai orang-orang yang meninggalkan tugas (Q.S.5:54, 33:13-15) dari medan perang. Tentu, hal itu supaya menjadi peringatan bagi generasi penerusnya sehingga jangan terulang kembali. Allah memerintahkan kita menceritakan sejarah (Q.S.7:176), berarti sejarah itu cepat atau lambat akhirnya akan&lt;br /&gt;terungkap pula, walau tidak sedap dibacanya. Seperti halnya lembaran “Ikrar Bersama” 1 Agustus 1959 di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya, berikut salinan dari ikrar bersama tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IKRAR BERSAMA&lt;br /&gt;Bismillahirrachmanirrachim.&lt;br /&gt;Allah Jang Maha pengasih dan Penjajang telah membukakan mata-hati nurani kami, memberi kesadaran dan keinsjafan kepada kami tentang kesesatan kami dan kemelaratan jang diakibatkan oleh perbuatan2 kami, maka kami bekas pimpinan apa jang dinamakan DI/TII/NII dengan ini menjatakan:&lt;br /&gt;1. Bahwa gerakan kami dulu (DI/TII/NII dan segala sesuatu jang berhubungan kepadanja) adalah sesat, salah dan menjalahi Hukum2 Islam, Hukum2 Kenegaraan, norma2 kemanusiaan dan bertentangan dengan djalan jang seharusnja ditempuh untuk memperdjoangkan idiologie Islam menurut petundjuk2 Allah s.w.t. dalam Al-Qur’an dan Sabda Nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;2. Bahwa kami telah berbuat dosa terhadap Masjarakat Djawa-Barat chususnja dan masjarakat Indonesia umumnja atas gerakan2 kami pada masa jang lalu, atas dosa2 mana kami mengharapkan ampunan masjarakat dan kami sanggup menebus dosa tersebut dengan djalan mewudjudkan perbuatan jang berfaedah, demi kepentingan masjarakat dan Negara R.I.&lt;br /&gt;3. Bahwa kami telah melepaskan diri lachir dan bathin dari ikatan apa jang dinamakan DI/TII dan NII seraja bertaubat memohon ampunan Allah s.w.t. menjesal sebesar-besarnja atas perbuatan2 kami dulu dan berdjandji untuk tidak mengulanginja.&lt;br /&gt;4. Bahwa djalan jang ditempuh oleh Pemerintah R.I. dengan segala dasar/haluan politik dan pembangunannja adalah djalan jang benar dan diridloi Allah s.w.t. dan oleh karenanja dalam pengabdian kepada Agama dan Negara, kami bersumpah:&lt;br /&gt;Demi Allah:&lt;br /&gt; Setia kepada Pemerintah R.I. dan tunduk kepada Undang2 Dasar R.I. 1945.&lt;br /&gt; Setia kepada Manifesto Politik R.I., Usdek, Djarek jang telah mendjadi garis besar haluan Politik Negara R.I.&lt;br /&gt; Sanggup menjerahkan tenaga dan fikiran kami guna membantu Pemerintah R.I. cq. Alat2 Negara R.I.&lt;br /&gt; Selalu berusaha mendjadi Warga Negara R.I. jang ta’at, baik dan berguna dengan didjiwai Pantja sila.&lt;br /&gt;5. Bahwa kami mempertjajakan serta akan menerima dan menta’ati seluruh tjara penjelesaian nasib kami, jang meliputi lapangan hukum, politik dan sosial, kepada kebidjaksanaan Pemerintah Republik Indonesia.&lt;br /&gt;6. Kami jakin bahwa Mudjahidin lainnja akan mengikuti djedjak kami.&lt;br /&gt;Semoga pernjataan kami ini diberkahi Allah s.w.t.&lt;br /&gt;Amien Jaa Robbal A’lamien.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, tgl. 1 Agustus 1962.-&lt;br /&gt;Kami jang mengeluarkan Ikrar.-&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Abdullah Sukunsari.&lt;br /&gt;Djadja Sudjadi Widjaja.&lt;br /&gt;Adah Djaelani Tirtapradja.&lt;br /&gt;Hadji Zaenal Abidin.&lt;br /&gt;Ateng Djaelani Setiawan.&lt;br /&gt;Danu Mohamad Hassan.&lt;br /&gt;Mohamad Godjin.&lt;br /&gt;Toha Machfud.&lt;br /&gt;Dodo Mohamad Darda.&lt;br /&gt;Tachmid.&lt;br /&gt;Cholil.&lt;br /&gt;Hassan Anwar.&lt;br /&gt;Atjeng Abdullah Mudjahid.&lt;br /&gt;Maskun Sudarmi.&lt;br /&gt;Atjeng Hadjar.&lt;br /&gt;Rahmat Slamet.&lt;br /&gt;Ules Sudja’i.&lt;br /&gt;Engkar Rusbandi.&lt;br /&gt;Hadji Jusuf Kamal.&lt;br /&gt;Usman.&lt;br /&gt;Sjarif Muslim.&lt;br /&gt;Hadji Zakaria.&lt;br /&gt;Bakar Misbah.&lt;br /&gt;Emod Hasan Saputra.&lt;br /&gt;Achmad Mustofa Hidajat.&lt;br /&gt;Sobir.&lt;br /&gt;Mubaroq.&lt;br /&gt;Zainudin Abd. Rahman.&lt;br /&gt;Hadji Djunaedi.&lt;br /&gt;Tohir.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;O.Z.Mansjur&lt;br /&gt;Ada yang berdalih bahwa hal di atas itu karena dipaksa. Namun, bisanya dipaksa karena didahului dengan sebab datang lapor kepada musuh. Jadi, masalahnya itu ialah penyebabnya, dan bukan akibatnya .&lt;br /&gt;Para mujahid NII, baik itu pada strata bawah maupun atas tidak semuanya memiliki nilai menyerah kepada musuh. Jadi, pada saat Imam S.M. Kartosoewirjo menjalani eksekusi di hadapan regu tembak, masih ada figur yang jabatannya setaraf dengan A.K.T. yaitu Abdul Fattah Wirananggapati sebagai K.U.K.T.(Kuasa Usaha Komandemen Tertinggi). Beliau tidak menyerah kepada musuh, melainkan tertangkap di Jakarta tahun 1953 sekembalinya dari Aceh melaksanakan tugas dari Imam mengangkat Daud Beureuh sebagai Panglima Wilayah V TII (Tentara Islam Indonesia) Cik Di Tiro. Dan dikeluarkan dari penjara Nusakambangan tahun 1963. Kemudian setelah aktivitasnya tercium oleh Pemerintah RI maka tahun 1975 dipenjarakan lagi, dan keluar tahun 1982. Setelah beliau aktif memberikan penjelasan mengenai perundang- undangan NII serta mengkoordinasi para mujahid, maka pada tahun 1991 Abdul Fattah Wirananggapati itu tertangkap kembali, dan dibebaskan tanggal 2 Agustus 1996. Mengenai kelanjutan estapeta kepemimpinan NII sesudah Abdul Fattah Wirananggapati bukan pada tempatnya dikemukan dalam uraian ini.&lt;br /&gt;Adanya kekeliruan pada masa yang telah lampau mengenai estapeta kepemimpinan NII adalah lumrah karena ketidakpahaman akibat proses memiliki keilmuan serta menerima pemahaman sedemikian adanya. Akan tetapi, jika sudah datang Bayyinah (penjelasan) mengenai perundang-undangan serta sejarah mengenai figur-figur yang jabatannya tertera dalam undang-undang itu, maka wajib mengikuti bayyinah sehingga tidak berselisih. Firman Allah:&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang meendapat siksa yang berat.” (Q.S.3:105).&lt;br /&gt;Kartosoewirjo memerintahkan dalam MKT No. 11 antara lain berbunyi:&lt;br /&gt;"Ikutilah zaman, jang beredar setjepat kilat dan kedjarlah waktu, dan djanganlah biarkan waktoe mengejar-ngejar kita !. Goenakanlah tiap sa’at dan detik oentoek menoenaikan perang mentegakkan Kalimatillah, dalam bentoek dan sifat apa dan manapoen !. Ketahoeilah ! Sekali lampau, ia tidak beroelang kembali !. Songsonglah kedatangan kembali Imam Plm. T., dengan realisasi M.K.T. Nomor 11 ini !".&lt;br /&gt;Kemudian ditambahkannya lagi:&lt;br /&gt;"Toenjoekkanlah boekti patoeh-setiamoe kepada Allah ! kepada Rasoeloellah Çlm. ! Dan kepada Oelil-Amrimoe, Oelil Amir Islam, tegasnja: Imam-Plm. T. !. Itoelah jalan Jihad fi Sabilillah, satoe-satoenja Sirathal-Moestaqim !".&lt;br /&gt;Begitu dalamnya ungkapan yang diucapkan oleh Kartosoewirjo, dan mengisyaratkan kepada kita bahwa totalitas kehidupan dalam mendarma baktikan diri kepada Allah sudah terpatri begitu kuat dalam jiwa Kartosoewirjo sehingga tidak ada kesempatan barang sedikitpun untuk dia bermain-main dengan kehidupan dunia."Hayatuna kulluha ibadatun" (Kehidupan kami seluruhnya hanya untuk satu pengabdian). Mungkin ungkapan ini, dapat menggambarkan tentang kepribadiannya secara menyeluruh.&lt;br /&gt;Estafet kepemimpinan Negara Islam Indonesia tetap berlanjut dan eksis untuk beberapa waktu karena dipegang oleh orang-orang hanif dan konsekwen sebagai penerus perjuangannya, dan hal itu memang sudah digariskan oleh Kartosoewirjo dalam penjelasan lain di MKT No. 11 yang berisi:&lt;br /&gt;"Pada ‘oemoemnja segala saloeran kenegaraan, dalam bidang-bidang Militer maoepoen dalam lapangan politik, joega selama masa perang ini, berjalan teroes melaloei systeem Komandemen, seperti jang tetap berlakoe hingga sa’at ini. Tetapi disa’at-sa’at genting-roencing, dimana Imam. Plm.T. mengeloearkan Komando ‘Oemoem, maka disa’at itoe kita hanja akan mengenai 2 (doea) tingkatan Pimpinan Perang, Pimpinan Negara dan Pimpinan Jama’ah Mujahidin, Pimpinan Oemmat berjoeang, Ja’ni:&lt;br /&gt;Tingkatan Pimpinan Perang pertama selakoe pemberi Komando, ialah: 1. Imam-Plm.T., 2. Plm. Per. K.P.W.B., 3, Plm. Per. K.P.W., dan 4. Kmd. Pertempoeran Kompas;dan&lt;br /&gt;Tingkatan Pimpinan Perang kedoea selakoe pelaksana Komando, terdiri daripada Kmd.2 Pertempoeran sejak Kmd. Pertempoeran Soeb-Sektor/Kmd. Lapangan/Kmd.2 Komandemen hingga sampai Kmd2. Baris, pelaksanaan mana akan melipoeti lapisan-lapisan ra’iat jelata seloeroehnja, tanpa kecoeali.&lt;br /&gt;Sendi-dasar bagi tiap gerak-langkah kedepan, teroetama disa’at-sa’at jang menentoekan, seperti tergambarkan diatas, perloe diletakkan moelai sekarang oentoek menghindarkan tiap-tiap pengjimpangan, penjelewengan, persimpang-sioeran, atau pertentangan dalam saloeran, pimpinan dan pelaksanaan segala toegas-toegas moethlak, menoenaikan hoekoem-hoekoem Jihad, Hoekoem-hoekoem Perang sepanjang ajaran Islam.&lt;br /&gt;Dengan cara, sifat dan bentoek, sepanjang isi dan jiwa M.K.T. Nomor 11 ini, maka Insja Allah terhindarlah Negara kita, Negara Islam Indonesia, istimewa dimasa Hoekoem Perang masih berkobar, daripada setiap jenis, sifat dan bentoek Doealisme, dalam bidang dan lapangan apa dan manapoen. Sehingga dilingkoengan Negara kita hanja dikenal satoe Pimpinan Negara, jang joega bertoegas memegang Pimpinan Perang dan Pimpinan Oemmat Berperang.&lt;br /&gt;Dalam pada itoe, tiap-tiap Moejahid, teroetama Pemimpinannja, haroes percaja dan jakin dengan sepenoeh jiwanja, akan benarnja perintah-perintah Allah, perintah-perintah Nabi Çlm. Dan perintah-perintah Imam-Plm. T., jang terealisasi dalam Hoekoem-hoekoem Jihad dan Perintah-perintah Jihad beserta pelaksanaannja. Tegasnja tiap Moejahid, choesoes Pemimpin Moejahid, haroes percaja, dan jakin akan benarnja tiap-tiap tingkah-lakoenja, berwoejoedkan amal-amal pembinaan Negara Koernia Allah, Negara Islam Indonesia. Dikala Jama’atoel-Moedjahidin meroepakan satoe kesatoean Oemmat kompak, dlahir dan bathin, tidak tercerai berai dan tidak berpecah belah, maka baroelah setiap anggauta atau bagian Djama’ah tsb. berhak menerima dan menikmati kasih-sajang dan Koernia Allah.&lt;br /&gt;Tapi apa yang terjadi sebaliknya dari hal di atas itu, pada tahun 1978 terjadi pembunuhan terhadap Djadja Sudjadi oleh Adah Djaelani cs . Saksi Toha Machfud dalam persidangan ‘membenarkan tahun 1978 ia mendapat perintah dari terdakwa untuk memimpin pelaksanaan pembunuhan. Namun ketika operasi berlangsung, saksi hanya menunjukkan rumah Djadja Sudjadi, sedangkan yang membunuhnya adalah Komandan Pasus, Syarif Hidayat .&lt;br /&gt;Tanpa satu alasan yang syar'i dengan begitu mudahnya mereka menghilangkan nyawa seorang mu'min. Padahal membunuh manusia merupakan satu dosa besar setingkat dibawah dosa melakukan kemusyrikan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;"Dan barang siapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam." (Q.S. 4: 93).&lt;br /&gt;Terjadinya pembunuhan terhadap Jaja ini awal mula dari kehancuran sendi-sendi moral para pejuang Darul Islam dan terpecah belahnya kesatuan jama'ah mujahidin. Selanjutnya, setelah terbunuhnya Jaja, Adah Jaelani dengan cara yang sangat kontroversial bekerja sama dengan Ali Moertopo, ketua CSIS (Center for Strategic and International Studies), L.B. Moerdany dan Soedjono Hoemardhani untuk menghidupkan kembali NII atau DI, yang rencananya pun telah disiapkan begitu matangnya, sampai orang yang mutaakhir tidak mengetahui tentang kejadian ini. Maka terhadap orang yang belum mengerti betul akan sejarah perjuangan Darul Islam yang sekarang, hendaklah mentabayyunkan dengan orang yang berpengetahuan jangan sampai tersesat dari jalan yang lurus. Karena Allah telah berfirman:&lt;br /&gt;"Jika datang kepadamu orang-orang yang fasik dengan membawa berita, maka telitilah terlebih dahulu dengan seksama. Supaya kamu jangan sampai mencelakakan orang lain tanpa mengetahui keadaan yang sebenarnya, sehingga kamu nanti akan menyesal atas kecerobohanmu itu." (Q.S. 49: 6).&lt;br /&gt;Begitupun program yang dilaksanakan Adah Jaelani hanyalah untuk memeras uang rakyat demi kekayaannya sendiri. Sungguh satu perbuatan yang tercela bila hal itu terjadi pada kehidupan seorang mu'min. Allah swt. Berfirman:&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamu dengan jalan yang bathil,......." (QS. 4: 29).&lt;br /&gt;Ternyata, bagian dari kehidupan yang rendah telah menodai langkah perjuangan mereka, dibandingkan mengambil kehidupan yang hakiki di akhirat kelak. Dalam kondisi hidup perjuangan yang sedang mengalami pasang surut ini, Kartosoewirjo telah memberikan penjelasan yang sangat rinci tentang bagaimana cara mengorganisir Negara untuk bekal para pejuang Darul Islam. Di dalam sebuah penjelasan maklumatnya, ia menerangkan:&lt;br /&gt;"Soedah agak lama kita beladjar hidoep berorganisasi, dan memang tiada manoesia, djiwa moedjahid, jang pandai berdiri sendiri, jang tidak tergantoeng, tidak terpengaroeh atau tidak memerloekan sesoeatoe diloear pribadinja. Moela pertama kita merasa hidoep seorang diri. Lambat-laoen perasaan itoe meningkat hingga mendjadi kesadaran dan keinsjafan selakoe anggauta sesoeatoe keloearga. Dan selandjoetnja meningkat lagi, hingga kita merasa dan menganggap diri kita, insjaf dan sadar sepenoehnja, sebagai warga masjarakat dan negara, warga oemmat dan bangsa. Dengan meningkatnja nilai perasaan dan anggapan, jang kemoedian terrealisir dalam kelakoean dan perboeatan, maka makin bertambah2 meningkat poela rasa tanggoeng djawab kita. Sebagai seorang diri, kita hanja bertanggoeng djawab atas diri kita. Sebagai warga sesoeatoe keloearga atau kelompok, tanggoeng djawab kita meningkat mendjadi tanggoeng djawab terhadap keloearga dan kelompok".&lt;br /&gt;"Begitoelah selandjoetnja, sebagai warga sesoeatoe oemmmat, bangsa atau djama’ah, maka pertanggoeng djawab kita akan melipoeti seloeroeh oemmat, bangsa dan djama’ah itoe. Rasa tanggoeng-djawab jang makin meningkat itoe, tidak hanja akan menambah besarnja hak kita, melainkan djoega makin menambah besar dan beratnja kewadjiban antar-warga, antar-kelompok dan antar-oemmat."&lt;br /&gt;"Sjahdan, dengan sandaran Ma’loemat K.T. jang mendjadi sendi-dasar hidoep dan perdjoeangan kita, hidoep dan berdjoeang hanja oentoek melaksanakan toegas Ilahy moethlak, merealisir dharma jang tertanam dalam djiwa setiap Moedjahid, maka seloeroeh Barisan Moedjahidin tanpa kecoeali, dimanapoen mereka berada dan bertoegas, terikat erat satoe sama lain demikian roepa, baik oleh Bai’at Negara, Bai’at Djabatan, Bai’at Setia maoepoen Bai’at selakoe Moedjahid, sehingga mereka itoe berwoedjoedkan satoe Djama’ah Besar, jang anggauta-anggautanja terdiri daripada tiap-tiap Moedjahid dan Moedjahidah, tegasnja: Djama’ah Besar Moedjahidin. Selakoe warga Djama’ah Besar Moedjahidin, maka tiap-tiap Moedjahid akan merasa makin bertambah-tambah besar dan mendalamnja rasa-setiakawannja, rasa-tanggoeng-djawabnja, rasa wadjibnja. dst. dst. dst., sampai-sampai achirnja melipoeti seloeroeh Oemmat dan Bangsa, Negara dan Agama. Hendaklah semangat, kesadaran dan keinsjafan seroepa itoe ditanam dalam-dalam dan dipoepoek baik-baik dalam djiwa setiap Moedjahid, dan kemoedian diperkembangkan dan diwoedjoedkan dalam bentoek amal dan djasa2, baik djasa terhadap Oemmat dan Bangsa maoepoen terhadap Negara dan Agama. Djika demikian halnja, maka cita-cita Baldatoen Thajibatoen wa Rabboe Ghafoer boekan impian atau khajalan belaka. Daja selamat-menjelamatkan, daja rahmat merahmati dst. dst. akan samboeng menjamboeng tidak koendjoeng-poetoes, sehingga melipoeti seloeroeh Oemmat dan bangsa, seloeroeh Negara dan Agama. Demikianlah “dharmaning ksatrija soeci” pentegak-Kalimatillah ! Harap direnoeng-resapkan sebaik-baik dan sedalam-dalamnja, hingga terwoedjoed dalam bentoek boekti-kenjataan jang sebenarnja."&lt;br /&gt;Jika para pejuang belum insyaf terhadap kekeliruannya bahwa apa yang telah mereka lakukan sebelumnya hanyalah menguntungkan kaum kafir dan sangat melemahkan posisi keberadaan Negara Islam. Dan terlebih lagi mereka telah melupakan statemen Imam Negara Islam kartosoewirjo tentang hal tersebut di atas. Padahal kalau dibandingkan dengan Soekarno—yang menyandang gelar Paduka Yang Mulia—belumlah seberapa kemampuannya untuk menciptakan sebuah negara yang begitu kuat dan kokohnya, hanya karena dibelakang Kartosoewirjo para pejuang tidak siap untuk berjiwa militan maka mengalami kemunduran setelah meninggalnya Kartosoewirjo. Semoga dalam hal ini janji Allah untuk mendatangkan satu kaum yang lebih baik dan lebih siap melanjutkan misi-Nya segera hadir dengan segala kebenarannya sebagaimana yang tertera dalam Al-Quran, Surah Al Maidah, ayat 54.&lt;br /&gt;"Siapa saja diantara kalanganmu yang murtad dari din-Nya , maka Allah akan mendatangkan satu kaum yang Allah cinta kepada mereka, begitupun mereka cinta kepada-Nya,..."&lt;br /&gt;Padahal kalaulah mereka para pejuang mujahidin mau mengerti tentang situasi dan kondisi umat hari ini, yang mereka semua merindukan kehadiran " Juru Penyelamat" untuk melepaskan dan mengeluarkan mereka dari kondisi keterjajahannya dari penguasa dzalim di bumi Indonesia. Maka tentulah mereka semua umat Islam siap dibelakang para pejuang untuk membela jihad suci baik berupa harta bendanya atau jiwanya sekalipun.Tetapi sangat disayangkan, risalatul haq kepada mereka untuk saat ini belum sampai, mungkin juga disebabkan para pejuang mujahid Darul Islam belum memberikan kontribusi apa-apa demi kemajuan Islam pada umumnya. Belumlah tampil untuk waktu sekarang sosok pejuang sejati pengganti para mujahidin terdahulu sebelum mereka.&lt;br /&gt;Imam Assyahid Kartosoewirjo telah meletakkan dasar-dasar manhaj harakah Darul Islam dari segi akhlakul karimah, bagaimana seharusnya Negara Islam Indonesia yang telah diproklamasikannya dibawa oleh para penerusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membina rasa cinta, tha'at, setia dan patuh.&lt;br /&gt;Tha’at-patuh tanpa rasa-cinta setia, akan merasakan kaku-tegang dan kurus-kering-tandus, laksana suara irama. Bahkan kadang-kadang terasakan sebagai sesuatu yang keras dan kejam, kasar dan bengis. Demikian pula benar dan adil, tanpa qisthi dan palamarta. Maka untuk memperoleh hasil amal jang sempurna, jasa-jasa jang besar manfa’at dan maslahat untuk umum, untuk Ummat, Negara dan Agama, maka kuncinja terletak dalam jiwa, atau lebih tegasnja: jiwa Mujahid yang harmonis, selaras dengan tugasnja.&lt;br /&gt;Mujahid yang memiliki keselarasan jiwa ini akan menunaikan segala tugas wajibnja dengan sepenuh-jiwanja, dengan tekun, dengan khusu’ dan khudlu tanpa menghiraukan atau terpengaruh oleh sesuatu diluarnya. Dan keselarasan jiwa itu hendaknya bersifat vertikal (1) mulai tingkatan pemimpin teratasi hingga bawahan yang terendah, dan sebaliknya, dan bersifat pula horizontal (2), merata-mendatar, hingga sampai meliputi Jama’atul-Mujahidin sebagai kesatuan dan keseluruhan.&lt;br /&gt;Maka pokok-pangkal daripada keselarasan jiwa itu terletak pada rasa-cinta, ialah rasa-suci-murni. Yang bersemajam dalam lubuk kalbu setiap Mujahid sejati.&lt;br /&gt;Bagi membina jiwa baru, atau menanam jiwa jihad, jiwa yang sanggup dan mampu menyelaraskan diri dengan hukum-hukum Jahad, jiwa yang berani bertindak menyalurkan tingkat-laku dan amal-perbuatannya dengan Hukum-hukum Jihad, maka landasan pembinaan jiwa kesatria suci semacam ini a.l.l. adalah sbb:&lt;br /&gt;Rasa-cinta setia kepada Allah (Mahabbah) dalam ma’na dan wujudnya:&lt;br /&gt;= sanggup dan mampu melaksanakan tiap-tiap perintah-Nya dan menjauhi tiap- tiap larangan-Nya, tanpa kecuali dan tanpa tawar-menawar;&lt;br /&gt;= mendahulukan dan mengutamakan pelaksanaan perintah-perintah Allah, daripada sesuatu diluarnya; dan&lt;br /&gt;= mendasarkan tiap-tiap laku lampah dan amalnya atas Wahdanijat Allah, tegasnya: atas Tauhid sejati, dan tidak atas alasan, pertimbangan dan dalil apapun, melainkan hanya berdasarkan Khulishan-mukhlisan semata, atau dengan kata-kata lain: “Allah-minded 100%.&lt;br /&gt;Rasa-cinta-setia kepada Rasulullah Çlm., dalam ma’na dan wujud:&lt;br /&gt;= sanggup dan mampu merealisir ajaran dan Sunnah Çlm., dengan kepercajaan dan kejakinan sepenuhnya, bahwa tiada contoh dan tauladan lebih utama daripada ajaran dan Sunnahnya: khusus dalam rangka jihad, tegasnya rangka usaha membina Negara Madinah Indonesia; dan&lt;br /&gt;= pantang melakukan sesuatu diluar ajaran dan hukum Islam, sepanjang Sunnah, hingga mencapai taraf “Islam-minded 100%”.&lt;br /&gt;Rasa-cinta setia kepada Ulil-Amri Islam, atau Imam N.I.I., atau Plm. T. A.P.N.I.I., yang didalamnya termasuk (1) rasa-cinta-setia kepada pemerintah Negara Islam Indonesia, dan tidak kepada sesuatu Pemerintah diluarnya; (2) rasa cinta-setia kepada Negara Islam Indonesia, dan tidak kepada sesuatu Negara diluarnya; (3) rasa-cinta-setia kepada Undang-Undang (Qanun-Asasy) N.I.I., dan tidak kepada Undang-undang negara manapun; dst. dst. dst., yang semuanya itu tercakup dalam istilah “Negara Islam Indonesia-minded 100%”.&lt;br /&gt;Catatan.&lt;br /&gt;Kita hanya mengenal satu Ulil Amri Islam, satu Imam-Plm. T. A.P.N.I.I., tidak lebih, dan tidak kurang.&lt;br /&gt;Tiap-tiap kepercayaan, keyakinan, anggapan dan perlakuan, yang menyimpang atau bertentangan dengan dia, adalah sesat dan menyesatkan, salah, keliru dan durhaka.&lt;br /&gt;Rasa-cinta-setia kepada tanah-air, ummat dan masyarakat, sampai-sampai kepada diri – pribadi, dengan catatan dan perhatian:&lt;br /&gt;= bahwa kecintaan dan kesetiaan kita dalam hubungan ini tidak sekali-kali boleh melanggar atau menyimpang, melebihi atau mengurangi barang apa yang termaktub pada huruf-huruf A., B. dan C. diatas; melainkan semuanya tetap berlaku dalam batas-batas rangka jihad dan usaha jihad, dan tidak sesuatu diluarnya.&lt;br /&gt;Dan rasa-cinta-setia kepada tugasnya, tugas dan wajibnya melaksanakan Jihad-berperang pada Jalan Allah, karena Allah, untuk mentegakkan Kalimatillah, langsung menuju Mardlatillah, lebih dan dilebihkan daripada setiap kecintaan diluarnya, dalam makna dan wujud:&lt;br /&gt;= percaya dan yakin dengan sepenuh jiwanya, bahwa Jihad adalah satu-satunya dharma-bakti muthlak dan maha-suci ‘indallah wa ‘indannas, yang boleh membawa pelakunya naik meninggi sampai kepada harkat-derajat yang termulia, dibawah para Anbiya-Allah dan para Rasulullah;&lt;br /&gt;= karena Jihad berhukumkan Fardlu’ain dan Fardlu kifayah (bersama-sama), maka pada tiap-tiap sa’at Allah berkenan mengidzinkannya, wajib jihad itu diletakkan atas pundak tiap-tiap Mujahid dan atas pundak seluruh Jama’ah Mujahidin, atau dengan kata-kata lain; atas seluruh ummat, tanpa kecuali.&lt;br /&gt;= percaya dan yakin sepenuhnya, bahwa Jihad fi sabilillah adalah satu-satunya cara, laku, usaha dan ‘amal memperjuangkan Keluhuran Agama Islam, Kedaulatan Negara Islam Indonesia beserta Hukum-hukum Syari’at Islam yang menjadi sendi-dasarnya, dan Kebahagiaan Ummat dan Bangsa, yang berharap ingin mengucap-menikmati Kurnia Allah yang Maha-Besar, dalam Kerajaan Allah didunia dan diakhirat, atau sekurang-kurangnya dalam lingkungan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur di Indonesia atau Negara Islam Indonesia, ialah ujung kesudahan cita-cita Ummatul-Mujahidin, Ummat pilihan dan kekasih-Allah di Indonesia; dan&lt;br /&gt;= sanggup serta mampu menyalurkan tiap-tiap gerak-langkah dan tingkah-lakunya, dlahir maupun bathin, sepanjang Hukum-hukum Jihad; Hukum-hukum Islam dimasa Perang, sehingga menjadi Mujahid tulen dan Mujahid sejati genap-lengkap dlahir-bathin, tegasnya Mujahid yang “Jihad minded 100%, kejakinan mana akan mendorong Mujahid-pelakunya:&lt;br /&gt;Untuk menumpahkan dan mengorbankan segenap tenaga dan hartanya hanya pada Jalan yang ditaburi rahmat dan ridla Ilahy;&lt;br /&gt;- Untuk menggunakan tiap detik sepanyang umurnya hanya bagi jihad mentegakkan Kalimatillah;&lt;br /&gt;Untuk mempertaruhkan jiwa, raga dan nyawanya hanya untuk persembahan dharma-bakti muthlak kepada Dzat ‘Azza wa Jalla semata; tegasnya hanya untuk mentegakkan Kalimatillah, mendhahirkan Kerajaan Allah didunia, khusus dipermukaan bumi Allah Indonesia. Dan tiada sesuatu diluarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menggalang Benteng Islam Nan Kuat Sentausa.&lt;br /&gt;Jika Jama’atul-Mujahidin sungguh-sungguh sanggup, mampu dan kuasa mewujudkan ajaran-ajaran Kitabullah, Al-Qur-anul-‘adzim, dan mengikuti Sunnah Çlm., dengan tepat dan seksama, setingkat demi setingkat, selangkah demi selangkah, sepanjang rangka Jihad dan Hukum Jihad, Insja Allah dalam waktu yang singkat gelombang Jama’ah tsb. akan merupakan satu Benteng Islam raksasa yang maha-kuat dan maha-sen tausa, dlahir maupun bathin, yang sanggup dan mampu menghadapi serta mengatasi segala kemungkinan dan keadaan betapapun sifat dan bentuknya. Beberapa fakta utama, yang akan dapat dijadikan landasan-landasan dan pembinaan ini antara lain ialah:&lt;br /&gt;Memupuk dan memperkembangkan rasa-tanggung-jawab dlahir-bathin yang makin bertambah-tambah besar, dalam ma’na:&lt;br /&gt;= Bertanggung-jawab sepenuhnya akan berlakunya Hukum-hukum Allah, Hukum-hukum sepanjang ajaran Al-Qur-an, dan Sunnah Çlm., tegasnya: Hukum-hukum Sjari’at Islam, atau Undang-undang Islam, atau Undang-undang Negara Islam Indonesia; dan&lt;br /&gt;= Bertanggung jawab sepenuhnya akan berlakunya dan dilaksanakannya dengan tepat Hukum-hukum Islam dimasa Perang.&lt;br /&gt;Memupuk dan memperkembangkan rasa-setiakawan yang makin bertambah-tambah mendalam, terutama, dalam lingkungan Jama’atul-Mujahidin, sepanjang ajaran Islam, sebagaimana yang telah terlaksana dalam pergaulan antara kaum Anshar dan Muhajirin, ialah kaum Mujahidin dibawah pimpinan, bimbingan, tuntunan dan asuhan langsung Rasulullah Çlm. Pada zaman Madinah awal, di Negara Basis Islam Pertama di Jaziratul-Islamijah termaksud meliputi segala bidang dan segi, khusus dan umum, sakhsy dan ijtima’I, dalam sepanjang ajaran suci, terutama dalam menanam, membangkitkan dan mengobar-ngobarkan Semangat Jihad dalam membina dan memperkembangkan Jiwa Jihad, dan dalam melaksanakan Hukum-hukum Jihad.Dengan demikian, maka cita-cita hendak menggalang Persatuan Islam dan Persatuan Ummat, terutama Ummatul-Mujahidin yang kuat-kompak dlahir-bathin bukanlah satu impian khajal ! Jadikanlah Tali-tali Allah, perintah-perintah Allah beserta Sunnah Çlm. Selaku tafsirnya, sebagai daya-pengikat antar-jiwa dalam lingkungan Jama’atul-Mujahidin! Dan kemudian perkuat dan sempurnakanlah segala usahamu dalam jurusan itu, hingga seluruh tubuh Jama’ah akan merupakan satu Benteng Islam raksasa nan kuat-sentausa ! Dalam pada itu, hendaklah diingati pula, tanda setia-kawan itu hendaknya dibuktikan lebih dahulu dari atas kebawah, dan bukan dari bawah keatas, karena pihak atasan Komandan atau Pemimpin, harus lebih dahulu pandai menunjukkan kesungguh-sungguhnya melaksanakan wajibnya: memperlindungi, menuntun dan membimbing pihak bawahan atau anak buahnya, daripada hanya pandai menuntut kepatuhan, kesetiaan, kesetiakawanan, pembelaan dan pertanggung-jawab pihak bawahan terhadap pihak atasnya!&lt;br /&gt;Itulah bukti yang nyata daripada apa yang disebut Mahabbah kepada Allah dan Mushahabah terhadap sesama Mujahidin, sesama Ummatul Muslimin !&lt;br /&gt;Menanam dan memperkuat disiplin, umum dan terutama militer.&lt;br /&gt;Disiplin (Dicipline), dalam ma’na Tha’at patuh dan setia, baik dalam bidang-bidang umum maupun dalam segi-segi kemiliteran, wajib ditanam, dipupuk, diperkembangkan dan diperkuat dalam dada, jiwa, tekad dan ‘amal setiap Mujahid. Karena tiap Mujahid selaku pelaksana hukum-hukum Jihad, Hukum-hukum Islam dimasa Perang, dengan automatis sesungguhnya adalah Prajurit-Tentara Allah. Tanpa disiplin, maka seorang Mujahid hanya merupakan pejuang liar, pejuang yang ingkar, menyimpang dan menyeleweng daripada Jama’ah Besar, Jama’atul-Mujahidin.&lt;br /&gt;Dalam keadaan biasa, sikap liar itu hanya akan mengecewakan. Tapi dimasa berlaku Perang Semesta, Perang Totaliter, maka disiplin masuk salah satu kewajiban muthlak, yang harus berlaku tanpa sjarat, tanpa kajid dan tanpa tawar-menawar.Oleh sebab itu, hendaklah setiap Mujahid suka melatih diri demikian rupa, sehingga rasa-disiplin sungguh-sungguh meresap dan terbukti dalam segala hal, sampai-sampai kepada tingkah-laku dan perbuatannya sehari-hari.&lt;br /&gt;Beberapa pokok, yang boleh dijadikan anak-tangga mencapai disiplin adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Disiplin kepada Allah, dalam arti kata: tha’at, patuh dan setia melaksanakan setiap perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, dengan hati nan jujur, ikhlas dan ridla, tanpa tawar-menawar, tanpa syarat dan tanpa kajid apa dan manapun.&lt;br /&gt;Disiplin kepada Rasulullah Saw., dengan kenyataan mengikuti jejak Saw., sesempurna mungkin, terutama dalam Jihad membina Negara Basis Madinah.&lt;br /&gt;Disiplin terhadap kepada Ulil-Amri Islam, tegasnya tha’at, patuh dan setia melaksanakan segala perintah Imam-Plm.T., dengan penuh keyakinan dan kepercayaan, dan lepas daripada sjak, nifaq, dan dhan.&lt;br /&gt;Catatan.&lt;br /&gt;Sikap dan perbuatan disipliner terhadap kepada Ulil-Amri, boleh dianggap sebagai tanda-bukti yang nyata akan benarnya apa yang termaktub pada huruf C, 1., dan E diatas.&lt;br /&gt;Sepanyang qiyas dan dalam batas-batas tertentu, maka termasuk pula dalam golongan C 3. Ini: Disiplin terhadap kepada para Panglima (Perang), para Komandan (Lapangan-Pertempuran) dan para Pemimpin N.I.I. (atasan) lainnya.&lt;br /&gt;Disiplin terhadap sesuatu lain diluarnya, termasuk didalamnya disiplin terhadap diri-pribadi. Mitsalnya:&lt;br /&gt;= pandai mengawasi dan menguasai ‘amal dan tindakan sendiri;&lt;br /&gt;= pandai mengekang dan mengatur segala nafsu getaran jiwa, niat, hajat, ‘adzam, rencana dan segala gerak-gerik panca-indranya sendiri;&lt;br /&gt;= sehingga tetap berjalan dan tersalurkan pada jalan dan melalui Hukum-hukum yang ditaburi Rahmat dan Ridla Ilahy; tegasnya: tetap tertib, teliti dan hati-hati dalam melakukan Hukum-hukum Jihad. Hukum-hukum militer, ketentuan-ketentuan militer, tata-tertib Militer, siasat militer, dst. dst.; dalam pada itu segala hal yang membawa kepada daerah dan lalai, ceroboh, dan sembrono/lalainya harus dijauhkan dan dienyahkan, tegasnya sikap tawakkal ‘alallah secara muthlak harus dipersatu-padukan dengan perbuatan-perbuatan taqwa, sifat-sifat ittiqa sepanjang Sunnah; dan kedua unsur jiwa ini harus ditanam dan diperkembangkan dalam jiwa dan ‘amal setiap Mujahid !&lt;br /&gt;Disinilah setiap Mujahid memperoleh kesempatan melakukan Jihadul-Akbar, disamping dan bersama-sama Jihadul-Asghar.&lt;br /&gt;Alangkah tinggi nilai setiap Mujahid, yang tahu dan sadar sepenuhnya akan keluhuran fungsinya, dan yang pandai serta cakap-cukup menunaikan tugasnya nan maha-mulia dan maha-suci itu, walau acapkali terasa maha-berat sekalipun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Macam Kualitas Pejuang&lt;br /&gt;Sekalipun S.M. Kartosoewirjo demikian telaten membina aparat dan tentaranya untuk berakhlaq Islam. Namun akibat dari situasi revolusi yang sungguh mendesak maka dalam situasi demikian, pada waktu itu Negara Islam Indonesia ditegakkan dengan beberapa keterbatasan, terutama mengenai kualitas para pejuangnya. Diantaranya kurang lebih ada lima tipe gerilyawan NII yang berjuang di tengah tengah berkecamuknya peperangan :&lt;br /&gt;Pertama, yaitu kader yang khusus sudah dipersiapkan untuk menempati posisi dan fungsi fungsi vital dalam struktur Negara Islam Indonesia. Jauh sebelum revolusi proklamasi dikumandangkan Imam S.M. Kartosoewirjo telah menggembleng mereka dalam Institut Suffah di Malangbong. Mereka bukan hanya berani dan siap syahid untuk tugas suci ini, tetapi betul betul berangkat dari semurni murninya jiwa tauhid, setinggi tinggi ilmu dan sepandai pandai siasat. Siap memimpin perang, siap pula mengelola negara di saat kemenangan telah dicapai. Mampu memelihara diri dan menjadi contoh teladan bagi mujahidin lainnya -baik di masa damai maupun di masa perang. Dan merekalah yang selalu berada di pront terdepan memimpin perjuangan, membangun kesadaran rakyat dalam melawan kebathilan, pada perjalanan jihad NII kader pilihan ini banyak yang memperoleh syahidnya lebih dahulu. Akibat kekurangan kader yang mengerti persis langkah strategi perjuangan NII, akhirnya perjalanan jihad NII bisa bergeser ke arah yang lain tergantung siapa yang ikut bergabung kepadanya. Imam memang terus memimpin hingga tahun 1962, tetapi pengelolaan jumlah besar dengan sedikit orang kader negarawan, membuat jalannya negara tidak lagi seperti direncanakan semula.&lt;br /&gt;Kedua, pejuang yang bergabung karena kesadarannya didorong oleh ilmu yang telah dimilikinya, walaupun tidak dikader secara khusus di Institut Suffah. Sehingga rasa setianya pada NII sebatas pandangan dirinya saja, belum tentu sejalan dengan misi dan visi NII sebagaimana dicanangkan sebelum proklamasi. Dengan kesadaran ilmu yang dimilikinya, ia bersegera mendukung dan membela Negara Islam, dengan kesadarannya ia tinggalkan “Darul Kufur” Republik Indonesia, namun karena kesadaran sebatas muncul dari dirinya, apalagi di saat berkecamuknya perang, proses penyamaan visi pemikiran mujahidin agak sulit dilakukan. Hal ini disebabkan tuntutan keadaan untuk mendahulukan pertahanan, berjuang menahan gempuran pasukan TNI yang terus menerus memberondong daerah daerah basis. Waktu untuk duduk bersama, merundingkan jalannya negara, pada tingkat komandemen wilayah ke bawah relatif agak sulit dilakukan. Akhirnya pasukan pasukan TII perlahan lahan bermetamorphosis mimiliki kekhasan masing masing tergantung latar belakang pemikiran para perjuang sebelum menggabungkan diri dengan NII. Jejak langkah pasukan yang dipimpin komandan yang berasal dari suffah, menjadi berbeda dengan karakter pasukan yang dipimpin oleh seorang kiayi dari sebuah pasantren yang menekankan nilai nilai kesufian misalnya. Namun karena kesadarannya yang tulus tadi, mereka menjadi mujahid mujahid yang tangguh membela Negara Islam. Di Jawa Tengah di antaranya ialah kiayi Ghafur Ismail. Beliau Syahid ketika mereka yang di Jawa Barat tahun 1962 sudah turun. Kiayi Ghafur tidak mau menyerah, meski bersama sanak keluarganya disergap oleh tentara Republik. Beliau kena tembak. Kemudian sesudah Syahid, maka istrinya mengambil senjata dari suaminya langsung menghantam musuh, tapi kehabisan peluru, lalu istrinya juga menjadi Syahidah. Kemudian seperti halnya juga di Jawa Barat,Kiayi Khoer Affandi dari Manonjaya dirinya bergabung dengan NII hanya karena keilmuan, dan setelah turun gunung Kiayi Khoir Affandi tidak merancang taktik gerilya selanjutnya untuk menggalang Negara Karunia Alloh NII, tetapi membuka pasantren. Walaupun memang ruh tauhid dan ruh jihadnya demikian kental, cintanya pun pada NII tidak diragukan, namun beliau bukanlah seorang negarawan yang terus membela eksistensi Negara Islam Berjuang sebagaimana layaknya sebuah negara dipertahankan.&lt;br /&gt;Ketiga, gerilyawan dan rakyat berjuang yang bergabung ketika revolusi (perang fisik) dimulai. Dalam suasana seperti ini, disaat kebutuhan akan tenaga tempur begitu mendesak, demikian juga keperluan atas rakyat yang mendukung, maka proses rekruitment menjadi kurang memperhatikan unsur kualitas lagi. Saat itu siapa yang siap membantu gerilyawan, siapa yang mendukung mujahidin, maka dia bisa ikut berjuang bersama. Tidak lagi melihat sejauh mana kedalaman ilmunya, sedalam apa kesadarannya dan apakah mereka mengetahui tentang visi negara Islam atau tidak, karena keperluan akan tenaga demikian mendesak maka diterimalah mereka sebagai pasukan TII dan warga Berjuang NII. Masalah yang timbul kemudian adalah, kesulitan memelihara kebersihan citra perjuangan NII itu sendiri, sebab akhlak ketika bertempur, baik keshabaran dan ketabahannya, atau akhlak disaat mereka berinteraksi dengan masyarakat tidaklah sama. Berbeda dengan kader pertama yang benar benar terdidik dengan nilai nilai perjuangan Nabi. Gerilyawan yang bergabung di tengah jalan ini terkadang melangkah atas dasar kemauannya sendiri dan mengabaikan akhlak tentara Islam. Dalam hal ini NII terpaksa harus memikul tanggung jawab kelompok, walaupun itu dilakukan bukan oleh kadernya, maka semua tindakan tidak disiplin mereka berakibat buruk pada citra Negara Islam.&lt;br /&gt;Kempat, yaitu gerilyawan dari yang membelot dari TNI kepada TII, Ketika pasukan tentara Republik kembali dari Yogyakarta menuju Jawa Barat, mereka dicegat oleh kawan kawannya yang tidak ikut mundur ke Yogya, kepada mereka dikatakan bahwa sekarang di Jawa Barat telah diproklamasikan Negara Islam, sebagai wadah bagi tegaknya hukum-hukum Allah secara sempurna. Mendengar itu, berbekal dorongan hati nuraninya yang tulus maka langsung bergabung dengan TII. Misalnya Kadar Solihat seorang perwira TNI yang kemudian bergabung dengan NII, dan menjadi perwira Tentara Islam Indonesia.&lt;br /&gt;Kelima, yaitu pejuang yang lahir dan tumbuh dari daerah yang berhasil dikuasai TII, meskipun mereka bukan dari daerah santri atau kiayi.Mereka pun tidak pernah menjalani masa pengkaderan, bahkan surat Al Fatihah saja banyak yang sama sekali tidak tahu artinya. Namun, karena daerahnya bisa dikuasai TII dan kemudian menjadi basis , maka lama kelamaan mengetahui tujuan Darul Islam. Bahkan tertarik dengan akhlak TII yang demikian wara, membuat mereka pun tertempa menjadi kader mujahid pula, bahkan tidak bisa dianggap sepele. Sebab kenyataannya pada tahun 1962 bulan Juni saja dari salah satu daerah di Brebes, masih banyak baik laki-laki maupun perempuan ada yang masih berangkat ke hutan bergerilya padahal sebelumnya itu sudah banyak pamlet dari pihak musuh yang isinya bahwa Darul Islam di Jawa Barat sudah cease fire. Dari itu para mujahid NII tidak semuanya menyerah kepada musuh. Itu adalah Sunnattullah. Firman Allah:&lt;br /&gt;“Di antara orang-orang mu’min ada yang menepati apa yang sudah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada (juga) yang menunggu-nunggu (apa yang Allah janjikan kepadanya) dan mereka sedikitpun tidak merobah (janjinya).” (Q.S.33:23).&lt;br /&gt;Di samping ke lima unsur di atas ada pula mereka yang sengaja disusupkan musuh ke dalam tubuh TII, dengan memperalat orang orang yang telah luntur semangat jihadnya dan turun ke kota. Dari mereka yang telah turun ke kota inilah mereka memperoleh jalan masuk ke pusat pemerintahan NII, seperti yang dilakukan oleh Serma Ukon Sukandi. Yang lebih potensial lagi untuk menghancurkan dukungan rakyat muslim terhadap perjuangan Islam yang dilakukan para mujahid ini adalah; adanya pasukan liar yang sengaja menggunakan tanda tanda pengenal TII, kemudian melakukan aksi aksi brutalnya membunuhi setiap ulama yang mendukung perjuangan NII, merampok dan membakar rumah rumah penduduk yang dicurigai memihak pada Darul Islam dan merusak kehormatan wanita wanita mereka. Dengan didukung oleh mass media yang memang dikuasai pemerintah Republik Indonesia, maka bermunculanlah kabar kabar buruk mengenai Darul Islam. Di sebut gerombolan, perampok bahkan DI diidentikan dengan Duruk Imah (bahasa Sunda yang artinya Bakar Rumah).&lt;br /&gt;Namun demikian, betapapun kejinya fitnah yang dilemparkan fihak fihak yang membenci mereka. NII sebagai wadah Al-H&lt;br /&gt;Mnb ak di Indonesia maka jelas estafeta kepemimpinannya tetap berlanjut. Firman Allah:&lt;br /&gt;“Kemudian Kami selamatkan rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman, demikianlah menjadi kewajiban atas Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.” (Q.S.10:103). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ditulis oleh &lt;a href="http://alchaidar.blogspot.com/2008/12/syahidnya-seorang-ulama-besarnegarawan.html" target="new" &gt;al chaidar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-5259845781110000200?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-05-27T04:53:02.450+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>POIN Kedelapan dan sembilan dalam Bai’at NII</title><link>http://ammaraulia.blogspot.com/2010/05/poin-kedelapan-dan-sembilan-dalam-baiat.html</link><category>Umum</category><category>SMK</category><category>MetroTV</category><category>Agama</category><category>Kilasan Hatimu</category><category>sadar</category><category>Sejarah</category><category>NII</category><category>TVone</category><category>Sahabat Sejati</category><category>Bai'at</category><category>Hikmah</category><author>noreply@blogger.com (Al Chaedar)</author><pubDate>Wed, 26 May 2010 14:36:18 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1539229370069650639.post-4054613471182669660</guid><description>“Semoga Alloh berkenan membenarkan pernyataan bai’at saya ini, serta berkenan pula kiranya ia melimpahkan tolong dan kurnianya atas saya sehingga saya dipandaikannya melakukan tugas suci ialah hak dan kewajiban tiap-tiap Mujahid, menggalang Negara Kurnia Alloh Negara Islam Indonesia”. Amin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a yang termaktub dalam poin kedelapan ini adalah satu sikap kepasrahan dan ketundukan warga bai’at, bahkan diatas segala usaha/ perjuangan, kesuksesan dan keberhasilannya bukan semata-mata karena kedigdayaan dan kekuatan yang ada, tetapi semata-mata karena Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (Qs. Al Anfal [8]:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu setiap warga bai’at harus siap dengan pendidikan, dengan cara mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh Ulil Amri baik berupa tazkiyah, tarqiyah atau ta’lim yang sudah diprogram oleh Pemerintah NII dalam masa perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka Maha Tinggi Allah raja yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan Katakanlah: “Ya Robbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (Qs. Thaahaa [20]:114)﻿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POINT KESEMBILAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allohu Akbar! Allohu Akbar! Allohu Akbar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud takbir disini adalah realisasi semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan Robbmu agungkanlah!”. (Qs. Al Mudatstsir [74]:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Katakanlah: “Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” (Qs. Al Israa [17]:111)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud takbir 3x disini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)      Besar rububiyyah Alloh atau besar hukum Alloh/ hukum Islam. Maka setiap warga bai’at harus dapat membesarkan rububiyyah Alloh atau hukum Alloh dengan cara tabligh yaitu usaha menunjukkan jalan atau usaha menunjukkan  melalui cara tabsyir (penjelasan hukum) dan indzar (peringatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.” (Qs. Al Fath [48]:8),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (Qs. Al Maidah [5]:67)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rosulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hendaknya orang yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampaikanlah dariku meski hanya satu ayat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Besar Mulkiyyah Alloh atau besar kerajaan Alloh/ Negara Alloh. Maka setiap warga bai’at harus dapat membesarkan kerajaan Alloh dengan cara melakukan jihad yakni dakwah dan Qital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. jika mereka berhenti (dari kekafiran), Maka Sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang mereka kerjakan.” (Qs. Al Anfal [8]: 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Besar Uluhiyyah Alloh atau besar Ummat Alloh/ Ummat Islam, maka setiap warga bai’at harus dapat melakukan gerakan-gerakan muwahhid sampai tercapainya ummatan wahdah – ilaahun wahid hingga besar ummat Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi ini diharapkan akan membuka wacana ilmu, terutama bagi bagi warga bai’at, agar mereka memperjuangkan Islam bukan atas dasar kejahilan, supaya mereka bergerak didasari ilmu yang benar, sehingga kemenangan yang diharapkan pun bisa diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, hasbunalloohu wa ni’mal-Wakiil, semoga materi bai’at NII ini turut memberikan andil dalam perjuangan umat dalam rangka menyongsong kemenangan Islam yang pasti akan tiba, sesungguhnya Alloh tidak pernah menyalahi janji-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ditulis oleh &lt;a href="http://abuqital1.wordpress.com/2009/12/07/poin-ke-8-dan-9-dalam-baiat-nii/" target="new" &gt;abuqital&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1539229370069650639-4054613471182669660?l=ammaraulia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-05-27T04:36:18.779+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

