<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648</id><updated>2024-12-18T19:30:34.212-08:00</updated><category term="Hewan"/><category term="Burung"/><category term="Catatan Kecil"/><category term="Blog"/><category term="Komputer"/><category term="Tutorial"/><category term="Keluarga"/><category term="Pendidikan"/><category term="Hikmah"/><category term="Sosial"/><category term="Lagu"/><category term="Gadget"/><category term="Disclaimer"/><category term="Privacy Policy"/><category term="Sitemap"/><title type='text'>SANACHINET</title><subtitle type='html'>BERBAGI INFORMASI RINGAN TENTANG SOSIAL, TEKNOLOGI, DAN BLOG</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>96</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-7866131105325343163</id><published>2021-03-19T08:44:00.000-07:00</published><updated>2021-03-19T08:44:06.896-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Ciri-ciri dan kelebihan Murai Batu Aceh</title><content type='html'>&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Saat ini Murai Batu (MB) asal Aceh oleh pakar kicau mania di anggap sebagai Murai Batu yang memiliki kualitas istimewa yang bisa menandingi kualitas Murai Batu Medan, sehingga membuat banyak penggemar Murai Batu berlomba-lomba untuk memeliharanya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Murai Batu (MB) Aceh merupakan Murai Batu yang paling tenar dikalangan Kicau Mania setelah Murai Batu Medan, karena keduanya memiliki kualitas suara dan mental yang seimbang.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Kedua burung Murai Batu (MB) tersebut memiliki beberapa persamaan, dari mulai suara, bentuk fisik sampai pada mental dan gaya tarungnya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Secara fisik, Murai Batu (MB) asal Aceh dan Medan ternyata sangat mirip. Dua jenis Murai Batu itu hanya dibedakan dari habitat asalnya ditangkap saja.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Habitat aslinya disekitar Gunung Leuser yang merupakan perbatasan antara Medan (Sumatera Utara) dengan Aceh. Antara lain ada di daerah Tangse, Bahorok, Malabo, Tapak Tuan, Marike, Pasaman, Kedebieng, dan beberapa wilayah seputar Medan.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Pada dasarnya kedua jenis burung Murai Batu (MB) tersebut memiliki ekor panjang yang lentur dan melengkung dengan ukuran panjang bisa mencapai 25 cm, bahkan ada yang lebih, tapi ada juga yang ukuran ekornya lebih pendek. Tapi saat ini sangat sulit untuk dapat menemukan Murai Batu lokal dengan panjang ekor 25cm, karena yang berekor pendek saja sudah nyaris punah di habitat aslinya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Suara kicauan Murai Batu (MB) Aceh terdengar keras dan lantang dengan variasi lagu yang bermacam-macam dan kasar terutama pada saat mengeluarkan suara alasnya. Tapi pada saat menirukan suara&amp;nbsp;burung lain, suaranya akan terdengar lebih nyaring dan lebih keras dari suara burung aslinya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Selain memiliki suara kicauan yang bagus dan bervariasi, Murai Batu (MB) Aceh juga dikenal memiliki mental tarung yang tangguh, terbukti dengan banyaknya Murai Batu asal Aceh yang dapat berprestasi di arena lomba burung kicau.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Demikian sedikit informasi tentang &quot;Ciri-ciri dan kelebihan Murai Batu Aceh&quot;. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB), dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;Sanachinet&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1YAqZUrfBlOPaRqNSBcl3ty9kEqhJ9uyWKwiU7nx8GEQlehVobhpmdnmr8IDGjKpw5YsqIvy0Gu1p56KOqOTV-pLSjQfqlu5VOeHmpu_wW4jt7P9gcJMtVdir1Gi7Ks9Pi3d03EYFfUo/s1118/muraibatu+aceh.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Saat ini Murai Batu (MB) asal Aceh oleh pakar kicau mania si anggap sebagai Murai batu yang memiliki kualitas istimewa&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1118&quot; data-original-width=&quot;732&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1YAqZUrfBlOPaRqNSBcl3ty9kEqhJ9uyWKwiU7nx8GEQlehVobhpmdnmr8IDGjKpw5YsqIvy0Gu1p56KOqOTV-pLSjQfqlu5VOeHmpu_wW4jt7P9gcJMtVdir1Gi7Ks9Pi3d03EYFfUo/w419-h640/muraibatu+aceh.jpg&quot; width=&quot;419&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Murai Batu Aceh&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/7866131105325343163/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/ciri-ciri-dan-kelebihan-murai-batu-aceh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/7866131105325343163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/7866131105325343163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/ciri-ciri-dan-kelebihan-murai-batu-aceh.html' title='Ciri-ciri dan kelebihan Murai Batu Aceh'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1YAqZUrfBlOPaRqNSBcl3ty9kEqhJ9uyWKwiU7nx8GEQlehVobhpmdnmr8IDGjKpw5YsqIvy0Gu1p56KOqOTV-pLSjQfqlu5VOeHmpu_wW4jt7P9gcJMtVdir1Gi7Ks9Pi3d03EYFfUo/s72-w419-h640-c/muraibatu+aceh.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-4573169819531131849</id><published>2021-03-06T04:29:00.000-08:00</published><updated>2021-03-06T04:29:46.311-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara Membedakan burung Branjangan jantan dan betina</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Cara membedakan jenis kelamin burung branjangan jantan dan betina&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; bisa di lihat dari ciri-ciri fisik maupun dari karakter. Burung Branjangan adalah salah satu burung asli Indonesia yang banyak peminatnya karena burung ini memiliki suara kicauan yang merdu dan bervariasi kalau sudah gacor. Suara kicauannya yang nyaring dengan banyak variasi sambil terbang ditempat menjadi daya tarik tersendiri dari burung ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dihabitatnya burung Branjangan menyukai tempat-tempat yang kering atau gersang, kawasan berbatu dan berpasir serta sering dijumpai didaerah pegunungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Makanan utama dari burung ini adalah biji-bijian dan juga hewan-hewan dan serangga-serangga kecil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat ini burung Branjangan yang banyak dijual dipasaran berasal dari Nusa Tenggara dan Sumatera. Padahal burung Branjangan yang banyak dicari dan memiliki kualitas terbaik adalah Branjangan yang berasal dari pulau Jawa (lokal). Tapi sayangnya keberadaan burung Baranjangan Jawa sudah sangat langka dan sulit ditemukan di alam bebas karena banyaknya perburuan liar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Burung Branjangan Jawa memiliki beberapa kelebihan antara lain: memiliki mental yang bagus, postur tubuh lebih besar, corak warna lebih menarik, volume suara lebih keras dan lebih banyak variasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di Pulau Jawa, habitat burung Branjangan tersebar dibeberapa wilayah di Jawa tengah, Jawa timur dan Jawa barat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kandang yang cocok untuk merawat burung Branjangan biasanya berbentuk bulat tinggi dengan ukuran 35×90 cm dengan tujuan agar burung bisa terbang leluasa ke atas dan kebawah sambil berkicau dengan gaya unik seperti di alam bebas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam kandangnya diberi tenggeran yang terbuat dari batu apung atau batu lainnya, dan pada dasar kandang ditaburi dengan pasir kasar serta batu bata yang di tumbuk agak kasar agar burung tetap merasa seperti dihabitat alaminya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Burung Branjangan yang bisa gacor dengan suara kicauan lantang dan bervariasi adalah burung Jantan. Jadi sebaiknya sebelum membeli burung Branjangan, sebaiknya kenali dulu ciri-ciri burung jantan dan betina agar tidak salah pilih.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Berikut ini ciri-ciri burung Branjangan jantan dan betina:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri burung Branjangan jantan:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Warna bulunya coklat tajam dan bulunya lebih tebal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Alis mata lebih tebal dan sorot matanya tajam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Warna paruhnya lebih hitam dan mengkilat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Paruh bagian bawah terlihat putih atau terang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Ketika bertemu dengan burung sejenis, jambul dikepalanya akan berdiri lebih panjang dan tampak lebih gagah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Suara kicauannya keras, bervariasi dan ngeroll.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri burung Branjangan betina:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Warna bulunya coklat kusam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Alis mata lebih tipis dan sorot matanya tampak sayu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Burung Branjangan betina juga memiliki jambul, tapi bedanya jambul pada burung betina lebih pendek.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Warna paruhnya hitam kecoklatan, baik yang atas maupun yang bawah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;• Volume suaranya sama-sama keras, tapi suara kicauan burung betina cenderung terputus-putus dan monoton.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikian sedikit informasi tentang &quot;Ciri-ciri perbedaan burung Branjangan jantan dan betina&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Branjangan, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsk2bGHzode34xg05V-ejpjHA_fJ5u0YXqSqxDLk8YG0OttjEbyG55JYKHivR0xwq3QchiZxygHPUEM0IdwSO2VIxGDfWchMeDotrLxHWaujF4IWhw-3R9ZmlXJa4YHGfvC2R9E_o6eaY/s720/branjangan+jantan+dan+betina.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;662&quot; data-original-width=&quot;720&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsk2bGHzode34xg05V-ejpjHA_fJ5u0YXqSqxDLk8YG0OttjEbyG55JYKHivR0xwq3QchiZxygHPUEM0IdwSO2VIxGDfWchMeDotrLxHWaujF4IWhw-3R9ZmlXJa4YHGfvC2R9E_o6eaY/s16000/branjangan+jantan+dan+betina.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;Burung Branjangan jantan dan betina&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/4573169819531131849/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/cara-membedakan-burung-branjangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4573169819531131849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4573169819531131849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/cara-membedakan-burung-branjangan.html' title='Cara Membedakan burung Branjangan jantan dan betina'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsk2bGHzode34xg05V-ejpjHA_fJ5u0YXqSqxDLk8YG0OttjEbyG55JYKHivR0xwq3QchiZxygHPUEM0IdwSO2VIxGDfWchMeDotrLxHWaujF4IWhw-3R9ZmlXJa4YHGfvC2R9E_o6eaY/s72-c/branjangan+jantan+dan+betina.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6799102152833234058</id><published>2021-03-05T22:21:00.001-08:00</published><updated>2021-03-05T22:21:37.831-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara merawat burung Kepodang lokal agar cepat gacor</title><content type='html'>&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Burung Kepodang lokal memiliki ciri khas warna bulu dominan kuning dengan kombinasi warna hitam pada bagian sayap, kepala dan ekornya. Bentuk fisik dan warna bulu Kepodang lokal tidak ada bedanya dengan bentuk fisik dan warna bulu Kepodang sebrang.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Yang membedakan keduanya hanya ukuran tubuhnya saja. Burung Kepodang lokal memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan ramping dengan paruh yang tidak terlalu besar, sedangkan ukuran tubuh Kepodang sebrang lebih besar dengan paruh yang juga lebih besar.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Dibalik keindahan bentuk fisik dan warna bulunya tersebut, burung Kepodang lokal juga memiliki suara kicauan yang sangat merdu dengan nada khas &quot;pitu wolu&quot; yang jelas. Burung ini juga bisa menirukan suara burung lain jika dipelihara dari anakan dan dimaster dengan suara-suara burung lain.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Burung Kepodang lokal yang paling aktif dan rajin berkicau adalah yang berkelamin jantan. Selain itu suara Kepodang jantan juga lebih nyaring dan bervariasi.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Kepodang lokal merupakan burung yang mudah gacor jika dirawat dengan tepat dan konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;&lt;b&gt;Berikut ini pola perawatan harian Kepodang lokal agar cepat gacor:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Embunkan burung mulai jam 05.00 pagi untuk menghirup udara segar dan menikmati suasana pagi hari yang merupakan saat favorit bagi burung-burung liar untuk berkicau saling sahut-sahutan. Dengan begitu diharapkan burung Kepodang juga akan berkicau dengan lantang (ngeplong).&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Mandikan burung secara rutin setiap hari antara jam 07.00-09.00 pagi dengan cara disemprot menggunakan sprayer atau mandi dikeramba jika sudah terbiasa. Burung Kepodang merupakan burung yang suka mandi untuk membersihkan tubuh dan memperindah penampilannya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Setelah selesai dimandikan, burung di angin-anginkan terlebih dulu untuk mengeringkan bulu-bulunya. Setelah bulu-bulunya kering, lalu burung dijemur selama kurang lebih 1 jam setiap harinya. Setelah selesai dijemur, gantang burung ditempat yang teduh dan biarkan berkicau sepuasnya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Bersihkan kandangnya setiap hari dari kotoran dan sisa-sisa pakan yang tercecer didasar sangkar agar burung selalu sehat, nyaman dan rajin berkicau.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Ganti atau tambahkan voer sebagai pakan utamanya, ganti juga buah dengan yang baru setiap hari. Dan jangan lupa, air minumnya juga diganti setiap hari agar tidak terjangkit bakteri.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Variasikan pemberian buah dengan cara di selang-seling setiap harinya, misalnya hari senin dan selasa diberikan pisang kepok, hari rabu dan kamis diberikan pepaya, hari jum&#39;at dan sabtu diberikan buah apel, dan khusus hari minggu diberikan buah yang berbeda seperti sawo atau buah lainnya. Hal ini bermanfaat untuk membuat burung Kepodang lokal agar tidak mudah stres dan merasa senang, selain itu juga untuk melengkapi kebutuhan vitamin burung.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Selain diberikan pakan berupa voer dan buah-buahan, burung Kepodang lokal juga perlu diberikan extra fooding (EF) berupa jangkrik dan ulat hongkong.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Berikan jangkrik sebanyak 5-7 ekor setiap pagi dan sore hari. Sedangkan ulat hongkong (UH) bisa diberikan pada saat cuaca dingin/musim hujan untuk menghangatkan tubuh burung dan juga pada saat masa mabung untuk membantu mempercepat proses perontokan bulu-bulunya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Kroto segar juga bisa diberikan 2 kali seminggu untuk mendongkrak birahi burung agar lebih rajin berkicau, tapi porsi pemberiannya jangan berlebihan untuk menghindari over birahi (OB)&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Pemberian multivitamin sebagai penambah stamina dan daya tahan tubuh juga penting sebagai antisipasi dari kondisi cuaca ekstrim yang dapat memicu timbulnya serangan penyakit pada burung.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Jika kondisi burung drop/kurang fit, sebaiknya burung tidak perlu dimandikan dan penjemuran cukup dilakukan selama 15 menit saja pada jam 07.00 pagi, setelah itu burung dikerodong.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Demikian sedikit informasi tentang &quot;Cara merawat burung Kepodang lokal agar cepat gacor&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Kepodang, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi69Ca9T5Z2ogigHyOhgsEPDyOwYAlZ8xlttgR4McN9ID4nrPX5Lrzd9ongJaz9JCAgIPC2jUij34CD5g6KES1SiMKD3YHHh4iB0qXI8tlGd9l7816a3Z6jmEVvLwvhvZPy_NnNqdXS4_g/s601/kepodang+lokal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;337&quot; data-original-width=&quot;601&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi69Ca9T5Z2ogigHyOhgsEPDyOwYAlZ8xlttgR4McN9ID4nrPX5Lrzd9ongJaz9JCAgIPC2jUij34CD5g6KES1SiMKD3YHHh4iB0qXI8tlGd9l7816a3Z6jmEVvLwvhvZPy_NnNqdXS4_g/s16000/kepodang+lokal.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;Burung Kepodang Lokal&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6799102152833234058/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/cara-merawat-burung-kepodang-lokal-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6799102152833234058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6799102152833234058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/cara-merawat-burung-kepodang-lokal-agar.html' title='Cara merawat burung Kepodang lokal agar cepat gacor'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi69Ca9T5Z2ogigHyOhgsEPDyOwYAlZ8xlttgR4McN9ID4nrPX5Lrzd9ongJaz9JCAgIPC2jUij34CD5g6KES1SiMKD3YHHh4iB0qXI8tlGd9l7816a3Z6jmEVvLwvhvZPy_NnNqdXS4_g/s72-c/kepodang+lokal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6446353239637736700</id><published>2021-03-05T10:11:00.002-08:00</published><updated>2021-03-05T10:11:58.988-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Perawatan tepat untuk burung Branjangan pada saat mabung/ngurak</title><content type='html'>&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Mabung/ngurak merupakan siklus alami yang akan di alami semua jenis burung termasuk burung Branjangan. Pada saat mabung/ngurak, burung Branjangan akan lebih banyak diam dan tidak terlalu aktif berkicau karena proses pergantian bulu ini akan menyerap 25% dari total protein yang ada didalam tubuh burung.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Oleh karena itu, selama masa mabung/ngurak, burung perlu mendapat asupan protein lebih banyak agar proses mabungnya berjalan normal.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Proses ini sangat penting bagi burung karena tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk pertumbuhan bulu-bulu baru dengan sempurna.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Burung yang sedang dalam masa mabung/ngurak juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu-bulu baru. Kebutuhan akan energi yang besar tersebut mengharuskan burung untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan selama masa mabung/ngurak agar dapat membentuk pertumbuhan bulu-bulu baru dengan sempurna.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;&lt;b&gt;Berikut ini tips perawatan burung Branjangan pada saat mabung/ngurak:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Tempatkan burung ditempat yang tenang dan sepi, jauh dari lalu lalang Manusia dan burung sejenis.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Sebaiknya burung lebih banyak dikerodong agar bisa beristirahat dengan tenang untuk menyelesaikan masa mabungnya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Pada saat mabung/ngurak, burung tidak perlu dimandikan dan tidak perlu dijemur. Cukup di angin-anginkan saja sebentar pada pagi hari.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Bersihkan kandangnya setiap hari agar burung merasa nyaman dan terhindar dari serangan penyakit akibat kotoran yang menumpuk, karena burung lebih banyak dikerodong pada saat mabung/ngurak.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Ganti atau tambahkan pakannya dan ganti air minumnya dengan yang baru setiap hari agar tidak terjangkit bakteri yang dapat mengganggu kesehatan burung.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Perbanyak porsi pemberian extra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto dan ulat hongkong (UH) karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pembentukan bulu-bulu baru.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Berikan multivitamin cair pada air minumnya 2x seminggu untuk menjaga kondisi tubuh burung agar tetap fit.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Lakukan pemasteran, karena pada saat mabung/ngurak burung lebih banyak diam dan pastinya lebih fokus mendengar dan merekam suara-suara masteran.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Masa mabung/ngurak, adalah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara burung Branjangan sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter suara burung dengan suara burung masteran.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Bubukan batu bata didasar kandangnya harus diganti minimal satu minggu sekali.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Lakukan perawatan di atas secara rutin dan konsisten sampai burung Branjangan menyelesaikan masa mabungnya dengan sempurna, baru bisa diterapkan pola perawatan harian seperti sebelum mabung/ngurak.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Demikian sedikit informasi tentang &quot;Perawatan tepat untuk burung Branjangan pada saat mabung/ngurak&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Branjangan, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET &lt;/b&gt;lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYCIayobvPb1g-7-jsVkVtNug0i_CZxf6kjGgP7YggLdzJ-ddIVDJdmmkIIp4WdRIrTmKRWCRPS-BHpibpk0E-WpSwp71edHOrPh_5z-9ZpLQaoN-KtGYBaeEl5Dgc8NX25zS_aZT8JE/s1024/branjangan+mabung.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1024&quot; data-original-width=&quot;832&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYCIayobvPb1g-7-jsVkVtNug0i_CZxf6kjGgP7YggLdzJ-ddIVDJdmmkIIp4WdRIrTmKRWCRPS-BHpibpk0E-WpSwp71edHOrPh_5z-9ZpLQaoN-KtGYBaeEl5Dgc8NX25zS_aZT8JE/s16000/branjangan+mabung.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;Burung Branjangan Mabung&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6446353239637736700/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/perawatan-tepat-untuk-burung-branjangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6446353239637736700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6446353239637736700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/03/perawatan-tepat-untuk-burung-branjangan.html' title='Perawatan tepat untuk burung Branjangan pada saat mabung/ngurak'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYCIayobvPb1g-7-jsVkVtNug0i_CZxf6kjGgP7YggLdzJ-ddIVDJdmmkIIp4WdRIrTmKRWCRPS-BHpibpk0E-WpSwp71edHOrPh_5z-9ZpLQaoN-KtGYBaeEl5Dgc8NX25zS_aZT8JE/s72-c/branjangan+mabung.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-1501372374605994833</id><published>2021-02-05T08:41:00.001-08:00</published><updated>2021-02-05T08:41:35.304-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Manfaat pengembunan dan penjemuran untuk burung kicau</title><content type='html'>&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Manfaat pengembunan dan penjemuran untuk burung kicai - Pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk mengeluarkan burung dari dalam rumah untuk di embunkan dan dijemur, karena embun pagi dan sinar matahari pagi sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran burung peliharaan kita.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;&lt;b&gt;Manfaat pengembunan:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Pengembunan sangat bermanfaat untuk burung kicau karena dengan di embunkan burung dapat menghirup udara segar yang bagus untuk paru-parunya, sekaligus menikmati suasana pagi hari yang merupakan waktu paling favorit bagi burung-burung di alam liar untuk berkicau saling bersahutan, sehingga burung yang macet bunyi akan terpancing untuk berkicau, atau burung yang hanya ngeriwik saja akan menjadi ngeplong.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Tapi ada juga yang berpendapat jika pengembunan kurang cocok untuk beberapa jenis burung seperti Lovebird (LB) dan jenis burung paruh bengkok lainnya serta Cucak ijo (CI). Tapi tidak semuanya karena ada beberapa individu Lovebird (Lb) dan Cucak ijo (CI) yang justru menjadi lebih bagus performanya jika di embunkan.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Pengembunan lebih efektif untuk burung kicauan dari jenis Anis/Punglor, Tledekan, Cendet/Pentet, Kacer, Murai Batu (MB), dan burung-burung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Waktu yang tepat untuk melakukan pengembunan yaitu pada pagi hari mulai jam 05.00 pagi sampai matahari mulai bersinar.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;&lt;b&gt;Manfaat penjemuran:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Penjemuran juga merupakan bagian dari perawatan burung kicau yang sangat penting karena berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran fisik burung, karena sinar matahari dapat membantu merubah pro vitamin D menjadi vitamin D yang berfungsi untuk:&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;• Membentuk dan memperbaiki tulang.&lt;br /&gt;• Dapat membunuh bakteri, jamur dan juga virus serta kutu yang terdapat pada kulit dan bulu-bulu burung.&lt;br /&gt;• Menguatkan nafas dan stamina burung.&lt;br /&gt;• Meningkatkan imunitas pada tubuh burung sehingga lebih tahan terhadap serangan penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Tapi perlu di ingat, jangan melakukan penjemuran terlalu berlebihan karena dapat membuat bulu-bulu burung menjadi kusam, dapat menyebabkan mata burung katarak, dan dapat menyebabkab burung menjadi stres jika terlalu lama terpapar sinar matahari, terutama pada siang hari ketika matahari sudah terik.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Setelah matahari mulai bersinar, burung bisa dimandikan dan kemudian dijemur. Selain perawatan seperti pengembunan, pemberian pakan dan ekstra fooding (EF), mandi dan jemur, kebersihan kandang juga harus diperhatikan agar burung selalu sehat, aktif, dan terhindar dari serangan penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Demikian sedikit informasi tentang &quot;Manfaat pengembunan dan penjemuran untuk burung kicau&quot;. Untuk informasi lain seputar burung kicau, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;sanachinet&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p dir=&quot;ltr&quot;&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt; &lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZW-0L1YwW0JuMFVTe7Z4YPN_F1aThq2VcCMhIGUETsXzLq-LxL3KzEAQXFkDIRe4GHky3F9bORL1xy90ep3iPLUMCSo575qSWlcGcvQrAPpq_5Tn3XM2EH4Um4rsVtTYpUtRmYgL-8dYc/s1600/20180704221550.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZW-0L1YwW0JuMFVTe7Z4YPN_F1aThq2VcCMhIGUETsXzLq-LxL3KzEAQXFkDIRe4GHky3F9bORL1xy90ep3iPLUMCSo575qSWlcGcvQrAPpq_5Tn3XM2EH4Um4rsVtTYpUtRmYgL-8dYc/s640/20180704221550.jpg&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;Pengembunan&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/1501372374605994833/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/02/manfaat-pengembunan-dan-penjemuran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1501372374605994833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1501372374605994833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/02/manfaat-pengembunan-dan-penjemuran.html' title='Manfaat pengembunan dan penjemuran untuk burung kicau'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZW-0L1YwW0JuMFVTe7Z4YPN_F1aThq2VcCMhIGUETsXzLq-LxL3KzEAQXFkDIRe4GHky3F9bORL1xy90ep3iPLUMCSo575qSWlcGcvQrAPpq_5Tn3XM2EH4Um4rsVtTYpUtRmYgL-8dYc/s72-c/20180704221550.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-8043403345113952925</id><published>2021-01-10T08:53:00.001-08:00</published><updated>2021-01-10T08:53:42.523-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komputer"/><title type='text'>Cara Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Windows 10&lt;/i&gt; secara otomatis telah mengatur update tanpa kamu sadari dan tanpa kamu ketahui, hal ini tentunya akan sangat memberatkan bagi anda yang kebetulan sedang ingin melakukan kegiatan onlin karena selain quota yang anda miliki akan cepat habis, kerja komputerpun akan menjadi lambat karena proses uodate windows yang sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun untuk sebagian orang update otomatis pada windows 10 sangat tidak di harapkan, namun untu beberapa orang lainnya hal ini juga sangat di butuhkan karena update yang dilakukan terkadang sangat penting beberapa contoh adalah dapat memperbaiki bugs, meningkatkan fungsionalitas fitur ataupun perbaikan patch security. Jadi mematikann ataupun tetap menghidupkan update otomatis di windows 10 bisa di lihat dari kebutuhan anda. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Cara Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Bagaimana Caranya?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk dapat mematikan update windows 10 secara aman dan tentunya permanen, yaitu dengan mengembalikan settingan kepada windows lama &quot;Never check for updates (not Recommended)&quot; caranya ikuti langkah-langkah berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Buka Registry editor untuk lebih gampangnya tekan tombol win+R &amp;gt; ketik regedit dan enter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgaLIExZrXuIIQX-DH5bdRPN7uB6JmUVnguOudkPuQwykOXP3QfTeY-SoyfEL7zgKDMaleIEynsUzVs9t6IiPUZ-xRcAEziOI41Tvmo6EhOhuG57AfC2oM_tqbDC1ERBm8BWUKOFzzsbk/s1600/dit.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;202&quot; data-original-width=&quot;388&quot; height=&quot;207&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgaLIExZrXuIIQX-DH5bdRPN7uB6JmUVnguOudkPuQwykOXP3QfTeY-SoyfEL7zgKDMaleIEynsUzVs9t6IiPUZ-xRcAEziOI41Tvmo6EhOhuG57AfC2oM_tqbDC1ERBm8BWUKOFzzsbk/s400/dit.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
2. Cari tulisan HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows&lt;br /&gt;
3. Pada Key Windows, klik kanan, New, Key, berikan nama windowsupdate, lihat gambar dibawah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD58VSiYKrnU6NTg2bfoIRg6hU6S0XzScsuCI6UlFMJUjKhFirsmGGpK37vk167s4eeVXaIJb9yqno4dBrx8auN-2PMCNNhY_QtVv6_wKJw_CkjRgiSOMpXaSx39eqE3SFylK1NOFT_wE/s1600/ky.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;442&quot; data-original-width=&quot;578&quot; height=&quot;305&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD58VSiYKrnU6NTg2bfoIRg6hU6S0XzScsuCI6UlFMJUjKhFirsmGGpK37vk167s4eeVXaIJb9yqno4dBrx8auN-2PMCNNhY_QtVv6_wKJw_CkjRgiSOMpXaSx39eqE3SFylK1NOFT_wE/s400/ky.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
4. Pada key windowsupdate, klik kanan, New, Key dan berikan nama AU. Lihat gambar dibawah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk83Kr6lArU7X-axZvjlnBzDcuoCfSiOXXJqbmmOnEygM8ia6i_FWYLXdKf5XEmk5jnIJyjIpqSdJLlF6vUINIBAEmVqyar4RpUuamxD1DUakO1sGUsx5dDUo_WIKZpQ8AexVsc5SIN_Y/s1600/mn.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;446&quot; data-original-width=&quot;566&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk83Kr6lArU7X-axZvjlnBzDcuoCfSiOXXJqbmmOnEygM8ia6i_FWYLXdKf5XEmk5jnIJyjIpqSdJLlF6vUINIBAEmVqyar4RpUuamxD1DUakO1sGUsx5dDUo_WIKZpQ8AexVsc5SIN_Y/s400/mn.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
5. Klik kanan pada key AU yang di buat tadi, buat DWORD value dengan nama NoAutoUpdate&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHKr9KuSCN4Lr3sbaxuyMcxkQw96rtqKuYc3sUR3y2k5FqHNy8-bJoY57KBjTDNy-g_Z0J4u2hHKA2hBHfJ4N_7gVdJnV9rXyT10cNDyXc5R4HcOalBk2kIuQmQHpPeBHSIYq7DcprUfw/s1600/lk.lpg.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;478&quot; data-original-width=&quot;553&quot; height=&quot;345&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHKr9KuSCN4Lr3sbaxuyMcxkQw96rtqKuYc3sUR3y2k5FqHNy8-bJoY57KBjTDNy-g_Z0J4u2hHKA2hBHfJ4N_7gVdJnV9rXyT10cNDyXc5R4HcOalBk2kIuQmQHpPeBHSIYq7DcprUfw/s400/lk.lpg.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
6. Lakukan dua kali klik pada Key NoAutoUpdate dan set menjadi 1 kemudian klik ok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhidPI2jfS0Bx8_Tz4LxaEYs3O2dJdFaZiV-CkIidQcOOhokBZsWqhaxCqNR9rjibGUgqUr5aJxAvxEHyoUgGx7w_PtIevfBYkpFVo1m2nu04iXD5huuFVCvyr_KrOVOAdqySX_GaLMgys/s1600/pu.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;357&quot; data-original-width=&quot;562&quot; height=&quot;253&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhidPI2jfS0Bx8_Tz4LxaEYs3O2dJdFaZiV-CkIidQcOOhokBZsWqhaxCqNR9rjibGUgqUr5aJxAvxEHyoUgGx7w_PtIevfBYkpFVo1m2nu04iXD5huuFVCvyr_KrOVOAdqySX_GaLMgys/s400/pu.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
7. Tutup Registry Editor kemudian buka Setting - Update &amp;amp; Security - windows update dan klik check for updates. Jika langkah-langkah yang kamu lakukan tadi benar, maka akan nampak seperti gambar di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqHzrq8eHSbEhkl7x8LWK0_1jC2O_PcTMy9svjR4JUJ-23eOi9bjFxSR3-5BbIJ9edMXi2q6CcljQA8o_h5O4pRY7WTquKaJT9dDnjjjK_orRByvM8B2c09BbZ2cwfFIZf56fbKEyowUA/s1600/fin.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;470&quot; data-original-width=&quot;675&quot; height=&quot;277&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqHzrq8eHSbEhkl7x8LWK0_1jC2O_PcTMy9svjR4JUJ-23eOi9bjFxSR3-5BbIJ9edMXi2q6CcljQA8o_h5O4pRY7WTquKaJT9dDnjjjK_orRByvM8B2c09BbZ2cwfFIZf56fbKEyowUA/s400/fin.jpg&quot; title=&quot;Cara Ampuh Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah | SANACHINET&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian tutorial Cara mematikan auto update Windows 10 secara paksa untuk mengehmat kuota internet. Tutorial menghemat kuota di Windows 10, matikan update permanen, tips, trik manjur, langkah, cara mudah, cepat, manjur, cara pasti, matikan update selamanya.&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8043403345113952925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8043403345113952925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2021/01/cara-mematikan-update-windows-10-secara.html' title='Cara Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen Dengan 3 Langkah Mudah'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgaLIExZrXuIIQX-DH5bdRPN7uB6JmUVnguOudkPuQwykOXP3QfTeY-SoyfEL7zgKDMaleIEynsUzVs9t6IiPUZ-xRcAEziOI41Tvmo6EhOhuG57AfC2oM_tqbDC1ERBm8BWUKOFzzsbk/s72-c/dit.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-9193537845209672606</id><published>2020-02-03T05:39:00.001-08:00</published><updated>2020-02-03T05:39:19.702-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara membentuk burung Emprit/Pipit agar bersuara Kenari</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Agar burung Emprit/Pipit bisa menirukan suara kenari dibutuhkan trik khusus. Seperti kita ketahui bersama bahwa burung emprit tidak termasuk sebagai burung kicauan yang populer di kalangan Kicau Mania. Burung yang di anggap sebagai hama tanaman padi oleh para petani ini lebih banyak dijual sebagai mainan anak kecil atau sebagai pakan burung-burung besar seperti elang dan burung hantu serta pakan reptil.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selama ini burung Emprit/Pipit memang dipandang sebelah mata, tapi sebetulnya burung ini juga bisa berkicau seperti burung Kenari jika dilatih sejak dini dengan pemasteran yang tepat dan konsisten.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti halnya burung-burung kicau jenis lainnya, anakan burung Emprit/Pipit yang dari kecil bersama induknya dan setiap hari mendengar suara induknya akan memiliki suara kicauan yang sama setelah burung dewasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi ada cara yang lebih efektif yang bisa dilakukan agar burung Emprit/Pipit bisa berkicau seperti burung Kenari. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menitipkan telur burung Emprit/Pipit pada burung Kenari yang sedang mengeram. Dengan begitu telur burung Emprit/Pipit tersebut akan dierami oleh indukan Kenari sampai menetas dan akan di asuh oleh indukan Kenari, sehingga anakan burung Emprit/Pipit akan menyimak dan mempelajari suara kicauan dari induk asuhnya yaitu burung Kenari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nantinya setelah burung Emprit/Pipit berusia dewasa akan memiliki suara kicauan seperti burung Kenari yang telah dipelajari sejak anakan dengan akurasi kemiripan mencapai 70-80%.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Metode inilah yang paling efektif untuk membentuk burung Emprit/Pipit agar bisa berkicau seperti burung Kenari dengan fasih karena setiap hari anakan Emprit/Pipit selalu mendengar suara kicauan indukan Kenari jantan yang menjadi induk asuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cara ini akan berhasil dengan catatan, indukan Kenari jantan harus gacor dan berkicau setiap hari, karena hanya Kenari jantan yang memiliki suara kicauan lantang, nyaring dan ngeroll panjang sehingga nantinya anakan burung Emprit/Pipit setelah dewasa juga bisa berkicau seperti indukan Kenari jantan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Cara membentuk burung Emprit/Pipit agar bersuara Kenari&quot;. Untuk informasi lain seputar burung kicauan, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;MBLUKNET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFnAbfBI-7UK0Wd22CACg9Eeid3yMqoYXWQpqqyyZeWJVjcqKbUoJn8Pbn_O084pod4IUeAYBJ0XPythnyBISSGRaZoa2Y41Q7pr40LyEVXsMVtphbKx931qt0HC5yZBvYgZRXppO_qyWa/s1600/20190314230834.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agar burung Emprit/Pipit bisa menirukan suara kenari dibutuhkan trik khusus. Seperti kita ketahui bersama bahwa burung emprit tidak termasuk sebagai burung kicauan yang populer&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;720&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFnAbfBI-7UK0Wd22CACg9Eeid3yMqoYXWQpqqyyZeWJVjcqKbUoJn8Pbn_O084pod4IUeAYBJ0XPythnyBISSGRaZoa2Y41Q7pr40LyEVXsMVtphbKx931qt0HC5yZBvYgZRXppO_qyWa/s1600/20190314230834.jpg&quot; title=&quot;Cara membentuk burung Emprit/Pipit agar bersuara Kenari - SANACHINET&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Anakan Burung Emprit/Pipit&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/9193537845209672606/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/02/cara-membentuk-burung-empritpipit-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/9193537845209672606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/9193537845209672606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/02/cara-membentuk-burung-empritpipit-agar.html' title='Cara membentuk burung Emprit/Pipit agar bersuara Kenari'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFnAbfBI-7UK0Wd22CACg9Eeid3yMqoYXWQpqqyyZeWJVjcqKbUoJn8Pbn_O084pod4IUeAYBJ0XPythnyBISSGRaZoa2Y41Q7pr40LyEVXsMVtphbKx931qt0HC5yZBvYgZRXppO_qyWa/s72-c/20190314230834.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-4819703500249701181</id><published>2020-02-01T05:20:00.003-08:00</published><updated>2020-02-01T05:20:46.003-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips memilih bakalan Perkutut Bangkok yang suaranya bagus</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk memilih burung perkutut bakalan yang memiliki suara manggung yang bagus sebenarnya bisa di prediksi dari segi fisiknya, mengetahui perkutut bangkok ataupun lokal yang bagus sangatlah penting, sebab bagi penggemar Perkutut pemula, mungkin tidak terlalu mementingkan kualitas suara Perkutut yang dibelinya. Karena yang terpenting bagi mereka, Perkutut yang dibelinya dapat hidup dan bunyi saja sudah senang. Padahal jika di amati antara satu Perkutut dengan Perkutut lainnya memiliki suara yang berbeda-beda. Walaupun suaranya monoton tapi dari volume, irama lagu dan ketukannya masing-masing Perkutut memiliki ciri tersendiri seperti halnya Manusia yang memiliki tipe suara berbeda-beda.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berbeda dengan para penggemar Perkutut senior, yang terpenting bagi mereka adalah kualitas suaranya yang benar-benar harus di utamakan walaupun harus merogoh kocek lebih dalam.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Para penggemar Perkutut pemula umumnya kurang paham dengan kriteria burung Perkutut yang memiliki suara bagus, dan seringkali setelah Perkutut dirawat cukup lama akhirnya kecewa karena ternyata suara anggunagannya tidak seperti yang diharapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merawat Perkutut bakalan sampai rajin manggung tidaklah mudah,&amp;nbsp;karena membutuhkan perhatian, waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika Perkutut bakalan&amp;nbsp;tersebut dibeli dengan harga mahal tentu kita mengharapkan agar Perkutut tersebut nantinya bersuara bagus.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Agar tidak kecewa, sebaiknya dalam memilih Perkutut bakalan harus memperhatikan katuranggan/ciri mathinya untuk memprediksi kualitas suara Perkutut bakalan tersebut nantinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini tips memilih bakalan Perkutut bangkok yang memiliki suara bagus:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Harus berjenis kelamin jantan&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perkutut yang rajin manggung dengan suara merdu pasti yang berjenis kelamin jantan, karena di alam bebas, suara anggungan Perkutut jantan diperdengarkan untuk memikat Perkutut betina.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perbedaan jenis kelamin Perkutut jantan dan betina bisa diketahui dengan meraba tulang supitnya (tulang lunak yang terletak di bawah dubur di antara pangkal paha).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Caranya: Tubuh burung dipegang dengan tangan kiri, lalu raba tulang supitnya menggunakan jari telunjuk kanan atau ibu jari. Jika tulang supit terasa sempit dan keras, maka kemungkinan besar berjenis kelamin jantan, dan jika tulang supitnya terasa renggang dan lunak, kemungkinan besar berjenis kelamin betina.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu, bentuk kepala Perkutut jantan umumnya agak besar dan lonjong dengan pupur lebih cerah sampai sebagian kepala, sedangkan bentuk kepala Perkutut betina umumnya lebih kecil dan membulat dengan pupur yang kusam dan hanya dibagian depan kepala saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Bentuk kepala&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perkutut Bangkok yang dapat bersuara bagus biasanya memiliki bentuk kepala agak lonjong memanjang/oval atau biasa disebut njambe nom (seperti buah pinang muda) dengan mata bersinar ceriah, terang (warna biru muda atau coklat muda), titik hitam pada bola mata besar dan bening. Memiliki paruh yang tebal, kokoh, dan tidak terlalu panjang. Bentuk lubang hidungnya menonjol tinggi ke atas seperti lubang hidung burung Merpati dengan lubang hidung lebar dan bersih tertutup/terlindungi sayap hidung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Bentuk leher&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perkutut bangkok yang memiliki kualitas suara bagus umumnya bentuk lehernya lebih panjang, serasi dan tegak lurus dengan posisi kepala yang mendongak seperti ular kobra. Pangkal lehernya tampak besar mengembang, karena bagian tersebut merupakan kantong suara.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Bentuk badan&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dada bidang dengan bentuk punggung agak bungkuk (bongkok udang). Warna lurik pada bulu badannya lembut dengan kulit ketiak lemas/tidak tegang. Bulu sayap panjang dengan bulu yang pertama tampak besar-besar terdiri dari 21 sampai 25 lembar bulu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Kaki&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pilih Perkutut bangkok yang sikap berdirinya tampak gagah dengan jari kaki yang mencengkeram kuat pada tangkringan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Ekor&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pilih bakalan Perkutut bangkok yang memiliki bulu ekor panjang dan mengumpul, semakin ke ujung semakin mengecil (lancip) dengan pangkal ekor/brutu yang besar, tinggi meruncing dan mendongak ke depan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bakalan Perkutut bangkok dengan ciri-ciri seperti di atas nantinya setelah mapan dan gacor, kemungkinan besar suara anggungannya bagus. Demikian sedikit informasi tentang &quot;Tips memilih bakalan Perkutut Bangkok yang suaranya bagus&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Perkutut, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEht1xV3kYk2pkzX1LdJLydq2jjXHWsBDSSQcEptDxvi8Ear_j0lTBGzzPRW1kqOLMySZ5O4HP7l5ypZyTlAB4Upoc94yILE0_EHuaZVD1TJgvmJEZvueSsV6GDUtZRmv7cRdzDR2oHVJ3AX/s1600/20180926001928.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Untuk memilih burung perkutut bakalan yang memiliki suara manggung yang bagus sebenarnya bisa di prediksi dari segi fisiknya, mengetahui perkutut bangkok ataupun lokal yang bagus sangatlah penting&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEht1xV3kYk2pkzX1LdJLydq2jjXHWsBDSSQcEptDxvi8Ear_j0lTBGzzPRW1kqOLMySZ5O4HP7l5ypZyTlAB4Upoc94yILE0_EHuaZVD1TJgvmJEZvueSsV6GDUtZRmv7cRdzDR2oHVJ3AX/s640/20180926001928.jpg&quot; title=&quot;Tips memilih bakalan Perkutut Bangkok yang suaranya bagus - SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Anakan Perkutut Bangkok&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/4819703500249701181/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/02/tips-memilih-bakalan-perkutut-bangkok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4819703500249701181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4819703500249701181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/02/tips-memilih-bakalan-perkutut-bangkok.html' title='Tips memilih bakalan Perkutut Bangkok yang suaranya bagus'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEht1xV3kYk2pkzX1LdJLydq2jjXHWsBDSSQcEptDxvi8Ear_j0lTBGzzPRW1kqOLMySZ5O4HP7l5ypZyTlAB4Upoc94yILE0_EHuaZVD1TJgvmJEZvueSsV6GDUtZRmv7cRdzDR2oHVJ3AX/s72-c/20180926001928.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-2482610154156841684</id><published>2020-01-31T18:37:00.002-08:00</published><updated>2020-01-31T18:37:21.831-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Perawatan tepat untuk Pleci bakalan agar cepat bunyi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ingin tau bagaimana car merawat burung pleci bakalan agar cepat bunyi gacor? yuk simak penjelasan lengkapnya. Pleci bakalan/muda hutan memerlukan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, terutama kandangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pleci bakalan masih takut dengan keberadaan Manusia disekitarnya dan akan meloncat-loncat ketakutan ketika ada orang yang mendekati kandangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jangan terburu-buru menggantang Pleci bakalan ditempat yang ramai aktivitas Manusia. Untuk semetara tempatkan Pleci bakalan ditempat yang sepi dan agak tinggi agar burung beradaptasi dengan lingkungan dan kandangnya terlebih dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah Pleci bakalan mulai terlihat lebih tenang,&amp;nbsp;mulailah gantang kandangnya ditempat yang ramai dan banyak aktivitas Manusia disekitarnya agar burung terbiasa dengan keramaian dan berani berkicau walaupun ada orang disekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada awalnya Pleci bakalan akan meloncat-loncat ketakutan dan tidak bunyi, tapi lama-kelamaan burung akan terbiasa dan berani bunyi walaupun banyak orang disekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini pola perawatan harian untuk Pleci bakalan agar cepat bunyi:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Pemberian pakan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebaiknya burung Pleci yang masih baru jangan langsung dilatih untuk makan voer, untuk sementara berikan pakan berupa buah-buahan dan extra fooding (EF) saja. Setelah beberapa hari dipelihara dan burung mulai beradaptasi dengan lingkungan baru dan kandangnya, barulah mulai dilatih untuk makan voer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Penempatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di habitat aslinya burung Pleci/burung Kaca Mata adalah burung koloni, jadi agar Pleci cepat berkicau sebaiknya kita pelihara lebih dari 1 ekor Pleci agar burung tidak stress dan saling bersahutan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jika kita memelihara lebih dari 1 ekor burung Pleci, usahakan sering menggantang kandangnya secara berdekatan pada waktu malam hari/pada saat burung beristirahat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Penjemuran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada pagi hari, jemur Pleci terpisah dengan Pleci lainya, dan pada siang harinya burung kembali di gantang berdekatan/berhimpitan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cara ini bertujuan untuk pengecasan, karena ketika Pleci-Pleci tersebut dipisahkan dari koloninya, maka burung akan mengeluarkan suara panggilan yang lantang, sehingga Pleci akan terpancing untuk ngeriwik dan berkicau.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Kebersihan kandang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam merawat burung kicau, kebersihan kandang memang harus selalu di jaga agar kotoran burung tidak sampai menumpuk. Tapi untuk burung Pleci yang masih baru/bakalan, kotorannya tidak perlu dibersihkan setiap hari, cukup dibersihkan 5 hari atau seminggu sekali saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tujuannya agar burung Pleci mengenali tempat tinggalnya/kandangnya karena kotoran burung adalah tanda jika kandang tersebut adalah wilayah teritorialnya yang baru karna burung sudah terbiasa dengan bau kotorannya sendiri. Hal itu bisa mempercepat proses adaptasi burung dengan lingkungan dan kandangnya, sehingga burung lebih cepat mapan dan cepat bunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Pemberian extra fooding (EF)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Porsi pemberian extra fooding (EF) untuk burung yang sudah jadi (gacor) dan untuk burung bakalan harus dibedakan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk burung Pleci yang sudah jadi (gacor) cukup diberikan 4-5 ekor ulat hongkong (UH) saja, karena jika diberikan terlalu banyak justru akan membuat burung menjadi over birahi (OB). Akibatnya burung Pleci menjadi lebih sering loncat-loncat didalam kandangnya, atau bahkan menjadi malas beraktivitas karena kekenyangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk burung Pleci bakalan, porsi pemberian extra fooding (EF) justru harus diberikan lebih banyak agar burung merasa senang dan tidak ngedrop karena banyak mengeluarkan tenaga untuk meloncat-loncat didalam kandangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setiap harinya Pleci bakalan bisa diberikan ulat hongkong (UH) atau ulat kandang sebanyak setengah cepuk kecil yang dicampurkan dengan voer halus sekalian untuk melatih Pleci bakalan untuk ngevoer. Biarkan burung mengatur sendiri kebutuhan extra foodingnya untuk satu hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu, buah-buahan seperi pisang atau pepaya juga harus diberikan agar burung merasa senang dan terpenuhi kebutuhan nutrisinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Mandi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mandi, sebaiknya biarkan burung Pleci mandi sendiri didalam cepuk sesuai kemauannya. Sediakan saja cepuk air minum yang cukup besar didalam kandangnya agar Pleci bisa mandi sendiri dengan leluasa. Jangan menggunakan semprotan untuk memandikan Pleci karena bisa membuat Pleci menjadi stress.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Perawatan tepat untuk Pleci bakalan agar cepat bunyi&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Pleci, bisa dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2ajmE_zjqSMNoQqaEaN3IF4pCq_fKSQkjWZQih10oTGGT50HIn2yTwPuEt4l0hBAdLFXRCTRAE8ffcoUnn8VSwOKFLLMtaPouWqzUJUfznuRR_ZqSGab77nJaaVYnn5zojkZv7uKLxRjK/s1600/20181221222458.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Ingin tau bagaimana car merawat burung pleci bakalan agar cepat bunyi gacor? yuk simak penjelasan lengkapnya. Pleci bakalan/muda hutan memerlukan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2ajmE_zjqSMNoQqaEaN3IF4pCq_fKSQkjWZQih10oTGGT50HIn2yTwPuEt4l0hBAdLFXRCTRAE8ffcoUnn8VSwOKFLLMtaPouWqzUJUfznuRR_ZqSGab77nJaaVYnn5zojkZv7uKLxRjK/s640/20181221222458.jpg&quot; title=&quot;Perawatan tepat untuk Pleci bakalan agar cepat bunyi - SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/2482610154156841684/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/perawatan-tepat-untuk-pleci-bakalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/2482610154156841684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/2482610154156841684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/perawatan-tepat-untuk-pleci-bakalan.html' title='Perawatan tepat untuk Pleci bakalan agar cepat bunyi'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2ajmE_zjqSMNoQqaEaN3IF4pCq_fKSQkjWZQih10oTGGT50HIn2yTwPuEt4l0hBAdLFXRCTRAE8ffcoUnn8VSwOKFLLMtaPouWqzUJUfznuRR_ZqSGab77nJaaVYnn5zojkZv7uKLxRjK/s72-c/20181221222458.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-8343063655593888608</id><published>2020-01-31T00:47:00.001-08:00</published><updated>2020-01-31T00:48:42.206-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen Yang Ampuh</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen Ynag Ampuh - Perilaku ngelowo/ngebetmen pada Murai Batu (MB) adalah perilaku membuka sayap ketika&amp;nbsp;bertemu lawan, dan tidak jarang perilaku ngelowo dibarengi dengan ngeruji&amp;nbsp;atau turun ke dasar sangkar sambil ngeriwik. Hal itu tentu akan mengurangi penampilannya saat dilombakan. Karena itulah kita harus mengantisipasinya agar Murai Batu tidak ngelowo/mbetmen saat dilapangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada dasarnya, ngelowo/ngebetmen adalah perilaku alami dari seekor Murai Batu (MB) ketika ada perasaan kurang nyaman yang dirasakan oleh burung tersebut, sama halnya seperti perilaku mbagong pada Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perilaku ngelowo/mbetmen ini tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Kita hanya bisa menebak-nebak saja dengan cara memahami karakter Murai Batu (MB) yang kita rawat. Dengan begitu kita bisa tahu penyebab Murai Batu tersebut berperilaku ngelowo, sehingga kita bisa mengantisipasinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ngelowo/mbetmen bisa disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya over birahi dan over emosi yang disebabkan karena tidak tepatnya pola perawatan yang kita terapkan pada Murai Batu (MB) tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk jenis burung fighter seperti Murai Batu (MB) dan Kacer memang ada dua tipe/karakter, yaitu tipe fighter tinggi dan tipe fighter rendah. Kedua karakter burung tersebut tentu berbeda cara perawatannya dan juga penanganannya ketika mengalami masalah seperti ngelowo/mbetmen.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Cara mengatasi ngelowo pada Murai Batu (MB) tipe fighter tinggi:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Murai Batu (MB) dengan karakter fighter tinggi memiliki tingkat emosi yang tinggi atau cepat panas. Sistem metabolisme tubuhnya juga berbeda dengan Murai Batu tipe fighter rendah yang lambat panas. Jadi, pola perawatan yang diterapkan adalah pola perawatan dingin untuk mengontrol suhu tubuhnya agar tidak over yang akan menyebabkan emosinya berlebihan dan berujung ngelowo/mbetmem.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penanganan ngelowo/mbetmen pada Murai Batu (MB) tipe fighter tinggi dimulai dari:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Pengembunan&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Embunkan Murai Batu (MB) setiap hari mulai jam 05.00 pagi, karena suhu udara pagi yang dingin akan membuat suhu tubuh burung menjadi stabil.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Mandi&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jam 07.00 p&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
agi Murai Batu (MB) dimandikan didalam keramba agar burung bisa mandi sepuasnya. Mandikan Murai Batu setiap hari untuk mengontrol suhu tubuhnya agar emosinya menjadi stabil.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Jemur&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah selesai mandi, kemudian angin-anginkan Murai Batu (MB) untuk mengeringkan bulu-bulunya sambil dijemur selama 10-15 menit saja. Untuk Murai Batu tipe figter tinggi tidak perlu dijemur terlalu lama agar emosinya tidak over atau meluap-luap.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Extra fooding (EF)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikan jangkrik 15 ekor pada pagi hari dan 15 ekor pada sore hari. Kroto diberikan 3x seminggu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Cara mengatasi ngelowo pada Murai Batu (MB) tipe fighter rendah:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk Murai Batu (MB) dengan karakter fighter rendah (lambat panas) pola perawatannya berbanding terbalik dengan Murai Batu tipe fighter tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pola perawatan yang harus diterapkan untuk Murai Batu (MB) tipe fighter rendah (lambat panas) adalah pola perawatan panas untuk mendongkrak emosi dan sifat fighternya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk menangani ngelowo/mbetmen pada Murai Batu (MB) tipe fighter rendah dimulai dari:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Mandi&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kurangi intensitas mandinya menjadi seminggu sekali agar suhu tubuhnya meningkat, sehingga emosinya juga akan meningkat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Jemur&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lakukan penjemuran setiap hari dengan durasi yang cukup lama, lakukan sampai Murai Batu (MB) terlihat mangap dan gelisah. Pada saat dijemur, cepuk air minumnya dikeluarkan dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Extra fooding (EF)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikan jangkrik 3 ekor pada pagi hari dan 3 ekor pada sore hari. Tambahkan ulat hongkong (UH) 5 ekor pada pagi hari dan 5 ekor pada sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Full kerodong&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mendongkrak emosinya, sebaiknya Murai Batu (MB) dikerodong setiap hari (full kerodong) setelah selesai melakukan proses perawatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Dua cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen&quot;. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB), dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQu8uOiIAlr4FdRk8ZkBSAeIpG631UkgWVaFJ4m0SC0lJHuNfEISsd0_w0E9lUja7lyRVxZ0PCDU2fMBBqRUFNz1N959Gom7OJoZwk08t1mmOfc1ucdCdu00__IfZhVXp49wl5Pa8unOGZ/s1600/20181016232927.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen Ynag Ampuh - Perilaku ngelowo/ngebetmen pada Murai Batu (MB) adalah perilaku membuka sayap ketika bertemu lawan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQu8uOiIAlr4FdRk8ZkBSAeIpG631UkgWVaFJ4m0SC0lJHuNfEISsd0_w0E9lUja7lyRVxZ0PCDU2fMBBqRUFNz1N959Gom7OJoZwk08t1mmOfc1ucdCdu00__IfZhVXp49wl5Pa8unOGZ/s640/20181016232927.jpg&quot; title=&quot;Cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen Ynag Ampuh - SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/8343063655593888608/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/cara-efektif-mengatasi-murai-batu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8343063655593888608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8343063655593888608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/cara-efektif-mengatasi-murai-batu.html' title='Cara efektif mengatasi Murai Batu ngelowo/mbetmen Yang Ampuh'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQu8uOiIAlr4FdRk8ZkBSAeIpG631UkgWVaFJ4m0SC0lJHuNfEISsd0_w0E9lUja7lyRVxZ0PCDU2fMBBqRUFNz1N959Gom7OJoZwk08t1mmOfc1ucdCdu00__IfZhVXp49wl5Pa8unOGZ/s72-c/20181016232927.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-1459881324417816159</id><published>2020-01-30T05:20:00.001-08:00</published><updated>2020-01-30T05:21:28.254-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tahapan perawatan Murai Batu bakalan agar cepat ngeplong</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah Murai Batu (MB) bakalan ngevoer total, maka perawatan selanjutnya yang harus kita lakukan adalah untuk membuat Murai Batu bakalan tersebut mapan dan berani berkicau dengan lantang (ngeplong) dan &lt;b&gt;berikut ini tahapan perawatan Murai Batu (MB) bakalan agar cepat bunyi ngeplong dan gacor&lt;/b&gt;&lt;b&gt;:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Setelah Murai Batu (MB) terpantu sudah ngevoer total, seminggu kemudian kita sudah mulai dapat melakukan perawatan mandi secara rutin dan juga penjemuran secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan Murai Batu tersebut dalam menahan panas Matahari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Embunkan Murai Batu (MB) bakalan setiap pagi mulai jam 05.00 untuk menghirup udara segar dan menikmati suasana pagi hari yang merupakan waktu paling favorit bagi burung-burung di alam bebas untuk berkicau saling bersahutan, sehingga Murai Batu bakalan juga akan terpancing untuk berkicau dengan lantang (ngeplong).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada tahap ini sebaiknya Murai Batu (MB) tidak perlu dikerodong pada siang hari (cukup dikerodong pada malam hari saja). tapi penempatannya tetap dilokasi yang sepi/tenang dan jauh dari berbagai macam gangguan untuk mengurangi tingkat stresnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk pakan hariannya tetap disediakan voer kasar ditambah jangkrik 5 ekor pada pagi hari dan 5 ekor pada sore hari. Jangan memberikan jangkrik terlalu banyak agar Murai Batu (MB) bakalan masih merasa lapar dan terbiasa memakan voer yang disediakan karena tidak ada pakan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikan kroto segar seminggu 3 kali dengan porsi satu cepuk untuk setiap kali pemberian. Kroto sebaiknya diberikan pada pagi hari setelah dimandikan dan hendak dijemur.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Setelah satu atau dua minggu ditempatkan dilokasi yang sepi, Murai Batu (MB) bakalan tersebut mulai bisa digantang di tempat yang agak ramai dan banyak aktivitas Manusia disekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Awalnya Murai Batu (MB) bakalan tersebut memang akan glabrakan, bahkan bisa sampai menabrak jeruji kandang dan kadang juga sampai menyebabkan luka pada bagian atas paruhnya. Tapi hal itu tidak akan berlangsung lama, karena setelah beberapa hari ditempatkan dilokasi yang ramai, Murai Batu akan mulai terbiasa dengan lingkungan barunya dan sudah mulai tenang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Setelah dua atau tiga minggu ditempatkan dilokasi yang ramai, Murai Batu (MB) bakalan sudah mulai dapat beradaptasi dan mulai mapan yang ditandai dengan sudah mulai ngeriwik dengan sesekali ngeplong terutama pada saat turun hujan. Dan dua atau tiga minggu berikutnya Murai Batu (MB) sudah mulai rajin ngeplong.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
• Setelah Murai Batu (MB) bakalan tersebut mengalami mabung pertama selama kita pelihara, maka akan terlihat jelas perubahan pada karakternya, terutama pada gaya, mental, dan variasi kicauannya, bahkan sudah mulai bereaksi dan terpancing emosinya ketika mendengar suara burung lain. Pada tahap ini Murai Batu sudah bisa mulai ditrek untuk melihat mental dan juga bakatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tahapan perkembangan di atas adalah tahapan secara umum, karena ada Murai Batu (MB) yang dapat lebih cepat mapan/jadi dan ada juga yang lebih lama, karena semua tergantung dari mental dan karakternya masing-masing serta dipengaruhi juga dari pola perawatan yang diterapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi umumnya 2-3 bulan setelah kita rawat, Murai Batu (MB) sudah berani bersuara ngeplong, walaupun ada juga yang baru satu minggu dipelihara sudah berani ngeplong.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Tahapan perawatan Murai Batu bakalan agar cepat ngeplong&quot;. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB), dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi94UtcNfsICNPkuR9_S-oRxkQY_rROmCC6NTM7zIDWZ7dSVb4r1mCElLReeCXgNmVkGDNwYLoN2KHTUkCNQ7yiVeuKiFlQ4TIWjTvivKEp77mefSMCElh7lkeAGnS9DZVe3OlyPFS3FCs/s1600/mb.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;untuk membuat Murai Batu bakalan tersebut mapan dan berani berkicau dengan lantang (ngeplong) dan berikut ini tahapan perawatan Murai Batu (MB) bakalan agar cepat bunyi&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;509&quot; data-original-width=&quot;712&quot; height=&quot;285&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi94UtcNfsICNPkuR9_S-oRxkQY_rROmCC6NTM7zIDWZ7dSVb4r1mCElLReeCXgNmVkGDNwYLoN2KHTUkCNQ7yiVeuKiFlQ4TIWjTvivKEp77mefSMCElh7lkeAGnS9DZVe3OlyPFS3FCs/s400/mb.jpg&quot; title=&quot;Tahapan perawatan Murai Batu bakalan agar cepat ngeplong - sanachinet&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Murai Batu (MB)&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/1459881324417816159/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tahapan-perawatan-murai-batu-bakalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1459881324417816159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1459881324417816159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tahapan-perawatan-murai-batu-bakalan.html' title='Tahapan perawatan Murai Batu bakalan agar cepat ngeplong'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi94UtcNfsICNPkuR9_S-oRxkQY_rROmCC6NTM7zIDWZ7dSVb4r1mCElLReeCXgNmVkGDNwYLoN2KHTUkCNQ7yiVeuKiFlQ4TIWjTvivKEp77mefSMCElh7lkeAGnS9DZVe3OlyPFS3FCs/s72-c/mb.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6384660671496916363</id><published>2020-01-27T10:03:00.000-08:00</published><updated>2020-01-27T10:09:29.007-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips cara agar sukses beternak burung Anis Merah</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cara ternak burung anis merah yang benar agar sukses bertelur sampai menetas di butuhkan trik-trik khusus yang harus anda ketahui seperti berikut ini. Burung Anis Merah (AM) adalah salah satu jenis burung kicau yang pernah sangat populer di Indonesia. Burung ini memiliki keistimewaan tersendiri selain suara kicauannya yang merdu dan bervariasi, Anis Merah (AM) juga memiliki gaya berkicau teler yang khas. Hal itulah yang menjadikan burung ini masih memiliki banyak penggemar sampai saat ini dan harganya juga masih tetap stabil.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dengan melihat potensi tersebut, banyak Kicau Mania yang mulai mencoba untuk membudidayakan burung ini. Tapi untuk beternak Anis Merah (AM) memang tidak semudah seperti beternak burung lain seperti Kenari, Lovebird, Kacer, dan Murai Batu, karena Anis Merah (AM) dikenal sebagai burung kicau yang rawan stress.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini beberapa tahapan dalam beternak burung Anis Merah (AM) agar berhasil:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Menyiapkan kandang ternak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pilihlah lokasi kandang yang tenang dan aman dari gangguan, baik gangguan Manusia maupun binatang predator dan juga mudah dalam pengawasannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Siapkan kandang ternak dengan ukuran sekitar 50x50x50 cm. Rangka kandang bisa dibuat dari kayu, besi, atau alumunium dengan dinding kandang menggunakan kawat ram.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kandang ternak juga bisa dibuat dari dinding bata atau batako pada bagian samping kanan, kiri dan belakang, sedangkan bagian depan kandang menggunakan kawat ram dan lantai kandang menggunakan tanah atau pasir. Sediakan juga tangkringan/tenggeran dari ranting kayu agar terkesan alami. Tempatkan juga tanaman hidup didalam kandang ternak.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sediakan tempat pakan, tempat minum dan juga bak mandi didalam kandang ternak. Selain itu berikan juga bolam lampu 5-10 watt sebagai penghangat suhu didalam kandang saat musim hujan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Pemilihan indukan burung Anis Merah (AM)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pilihlah indukan Anis Merah (AM) yang berkualitas karena nantinya akan sangat berpengaruh pada kualitas anakan yang dihasilkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ciri-ciri indukan Anis Merah (AM) yang berkualitas:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Calon indukan jantan maupun betina harus sehat dan tidak memiliki kelainan atau cacat fisik.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Pilihlah calon indukan yang aktif bergerak dan memiliki suara kicauan yang bagus, bervariasi dengan volume yang keras.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Memiliki postur tubuh yang proporsional dengan warna bulu yang cerah dan mengkilap.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Pilihlan calon indukan Anis Merah (AM) jantan yang sudah berusia sekitar 1 tahun dan usia calon indukan betina sekitar 1,5-2 tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Proses perjodohan calon indukan Anis Merah (AM)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada tahap awal proses perjodohan, tempatkan Anis Merah (AM) betina didalam kandang ternak, sedangkan calon indukan jantan ditempatkan dikandang yang berbeda dengan posisi saling berdekatan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Selama proses perjodohan, perhatikan perilaku kedua burung. Jika kedua burung sudah terlihat akur dan selalu berdekatan terutama pada saat tidur di malam hari, maka bisa dikatakan jika keduanya sudah mulai berjodoh. Selanjutnya kedua calon indukan Anis Merah (AM) bisa disatukan didalam kandang ternak, tapi harus tetap dipantau agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Selama proses perjodohan berlangsung, siapkan sarang yang nantinya akan digunakan sebagai tempat untuk bertelur. Sarang bisa dibuat dari batok kelapa, anyaman rotan atau kotak kayu yang didalamnya diberi sabut kelapa, rumput kering atau daun cemara kering.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Selain diletakkan didalam kotak, letakkan juga sebagian bahan-bahan pembuat sarang didasar kandang ternak agar disusun sendiri oleh indukan Anis Merah (AM) atau biasa disebut &quot;ngunjal&quot; karena biasanya burung akan mempersiapkan sarangnya sendiri setelah melakukan perkawinan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Pemberian Pakan dan extra fooding (EF)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada saat ditangkarkan, berikan pakan alami berupa buah-buahan seperti pisang, apel dan pepaya. Selain buah-buahan, berikan juga lebih banyak extra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto dan cacing sebagai asupan protein untuk mendongkrak tingkat birahi kedua indukan Anis Merah (AM).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada saat indukan Anis Merah (AM) betina menjelang masa bertelur, porsi pemberian jangkrik, kroto dan cacing diberikan lebih banyak dan setelah indukan Anis Merah (AM) betina selesai bertelur porsinya bisa dikurangi. Extra fooding (EF) diberikan pada pagi dan sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Anis Merah (AM) menyukai lingkungan yang dingin, oleh karena itu perlu dilakukan penyemprotan air pada bagian dasar kandang ternak agar suhu didalam kandang terasa lebih lembab dan dingin sehingga burung merasa lebih nyaman dan tidak stress.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah melakukan proses perkawinan dan selesai menyusun sarangnya, indukan Anis Merah (AM) betina akan mulai bertelur sebanyak 2-4 butir dan akan di erami selama 2 minggu sampai telur-telurnya menetas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah telur-telurnya menetas, sebaiknya biarkan anakan/piyik di asuh dulu oleh induknya sampai beberapa hari agar fisiknya lebih kuat dan bisa diloloh sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Kebersihan kandang dan perlengkapannya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kebersihan kandang merupakan bagian yang cukup penting dalam beternak Anis Merah (AM) agar burung selalu dalam kondisi sehat dan tetap produktif.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bersihkan tempat pakan, tempat minum dan juga bak mandi secara rutin agar tidak tercemar kuman dan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ganti pakan dan air minumnya dengan yang baru setiap hari. Bersihkan juga kotoran yang menumpuk didasar kandang seminggu sekali.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Tips agar sukses beternak burung Anis Merah&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Anis Merah (AM), dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAvpSsK2dx0kZvZ2gh43dBxXDnTxq2NTxBGFeUiD494JTYMCU5Cf-ZYhto67Bh-ekL27V5eh5rjSeR4m_64Lp3sOski0Nwx3svPlzMCuVUlFFFq4toIJ_QAvvmiPnP2mqu3OUXlMe7mGqg/s1600/20190111002252.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Cara ternak burung anis merah yang benar agar sukses bertelur sampai menetas di butuhkan trik-trik khusus yang harus anda ketahui seperti berikut ini&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAvpSsK2dx0kZvZ2gh43dBxXDnTxq2NTxBGFeUiD494JTYMCU5Cf-ZYhto67Bh-ekL27V5eh5rjSeR4m_64Lp3sOski0Nwx3svPlzMCuVUlFFFq4toIJ_QAvvmiPnP2mqu3OUXlMe7mGqg/s640/20190111002252.jpg&quot; title=&quot;Tips cara agar sukses beternak burung Anis Merah | SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Indukan Anis Merah (AM) jantan dan betina&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6384660671496916363/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tips-cara-agar-sukses-beternak-burung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6384660671496916363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6384660671496916363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tips-cara-agar-sukses-beternak-burung.html' title='Tips cara agar sukses beternak burung Anis Merah'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAvpSsK2dx0kZvZ2gh43dBxXDnTxq2NTxBGFeUiD494JTYMCU5Cf-ZYhto67Bh-ekL27V5eh5rjSeR4m_64Lp3sOski0Nwx3svPlzMCuVUlFFFq4toIJ_QAvvmiPnP2mqu3OUXlMe7mGqg/s72-c/20190111002252.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-4601975327593723928</id><published>2020-01-18T03:11:00.002-08:00</published><updated>2020-01-27T10:10:04.966-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Sogok Ontong (Sogon) saat ini mulai banyak dipelihara oleh para Kicau Mania sebagai burung masteran karena memiliki suara kicauan dengan crecetan tajam dan ngeroll yang khas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Agar burung Sogok Ontong (Sogon) cepat jinak dan gacor, sebaiknya memilih burung yang masih muda karena lebih mudah beradaptasi dan lebih mudah dibentuk.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi untuk membedakan jenis kelamin burung Sogok Ontong (Sogon) yang masih muda/anakan yang belum tumbuh bulu metaliknya memang cukup sulit karena antara burung jantan dan betina memiliki penampilan fisik yang hampir serupa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi jika di amati lebih seksama sebetulnya ada ciri-ciri khusus yang membedakan antara burung Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini ciri-ciri fisik yang membedakan antara burung Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Ciri-ciri burung Sogok Ontong (Sogon) jantan muda/anakan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Warna bulunya kuning cerah.&lt;br /&gt;
- Alisnya diatas matanya lebih panjang ke belakang dengan warna kuning pudar.&lt;br /&gt;
- Sorot matanya lebih tajam dan perilakunya lebih agresif.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Ciri-ciri Sogok Ontong (Sogon) betina muda/anakan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Warna bulunya kuning pudar agak keputihan.&lt;br /&gt;
- Alis di atas matanya lebih pendek berwarna putih tegas.&lt;br /&gt;
- Sorot matanya sayu dan perilakunya tidak terlalu aktif.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kedua ciri-ciri tersebut adalah yang paling mudah dilihat secara fisik untuk membedakan burung Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan yang belum keluar bulu trotol metaliknya untuk burung jantan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Untuk lebih jelasnya anda bisa nelihat video tutorial berikut ini:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;center&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;
&lt;iframe allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/7EXDPuBHwTc&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Kolibri, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjORzIUEPS6bcpCnOG98awD3dAc51DgicHdofosTlRPG6OV_1DVTY8VhpEu8KSiV206ZP-P1X0BRy8ZA6WpGgCk85PG28bMJebgiTGl80qsOxiYidupJ-lEKN5dlbl75JB5x7pZzebzPAea/s1600/20181226223803.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan. Agar burung Sogok Ontong (Sogon) cepat jinak dan gacor, sebaiknya memilih burung yang masih muda karena lebih mudah beradaptasi dan lebih mudah dibentuk&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjORzIUEPS6bcpCnOG98awD3dAc51DgicHdofosTlRPG6OV_1DVTY8VhpEu8KSiV206ZP-P1X0BRy8ZA6WpGgCk85PG28bMJebgiTGl80qsOxiYidupJ-lEKN5dlbl75JB5x7pZzebzPAea/s640/20181226223803.jpg&quot; title=&quot;Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Anakan burung Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4601975327593723928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/4601975327593723928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/perbedaan-sogok-ontong-sogon-jantan-dan.html' title='Perbedaan Sogok Ontong (Sogon) jantan dan betina muda/anakan'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/7EXDPuBHwTc/default.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-7339452255185493238</id><published>2020-01-14T17:27:00.000-08:00</published><updated>2020-01-27T10:11:12.112-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips perawatan burung Sikatan Jawa/Kipasan bakalan agar cepat bunyi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Sikatan Jawa (Kipasan) sudah lama di kenal dan dipelihara oleh para Kicau Mania. Burung ini memiliki postur tubuh sedang, memiliki suara kicauan yang nyaring dan merdu, serta memiliki gaya yang khas yaitu sering memekarkan seluruh bagian ekornya seperti kipas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Sikatan Jawa (Kipasan) adalah burung pemakan serangga dan hewan-hewan kecil lainnya, jadi ketika kita pelihara burung ini juga harus diberikan extra fooding (EF) selain voer sebagai pakan utanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada musim kawin biasanya burung ini akan membuat sarang berbentuk cawan berukuran kecil, sehingga sulit ditemukan oleh Manusia dan hewan predator. Burung Sikatan Jawa (Kipasan) betina akan bertelur sebanyak 3-4 butir namun jarang sekali sampai bisa menetas semua, apalagi pada saat angin bertiup kencang karena telur-telur burung ini mudah jatuh ketika diterpa angin kencang. Hal itu di akibatkan karena ukuran sarangnya sangat kecil dan tidak tertutup pada bagian atasnya. Anakan burung Sikatan Jawa (Kipasan) juga sering dijumpai keluar dari sarangnya sehingga menarik perhatian hewan predator.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Populasi burung Sikatan Jawa (Kipasan) saat ini sudah semakin langka dan sangat jarang bisa ditemui lagi. Padahal beberapa tahun yang lalu burung ini masih banyak dijumpai dikebun-kebun disekitar pemukiman.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perawatan burung Sikatan Jawa (Kipasan) sebetulnya sama seperti perawatan burung kicauan jenis lainnya. Hanya saja burung ini mudah sekali stress dan mudah mati jika dirawat dari bakalan (tangkapan hutan).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perawatan burung Sikatan Jawa (Kipasan) yang masih anakan lebih mudah dibanding burung dewasa liar hasil tangkapan hutan, karena burung Kipasan dewasa tangkapan hitan sangat sulit untuk dilatih makan voer dan sulit untuk dijinakkan serta sulit beradaptasi dengan lingkungan Manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi sayangnya burung Sikatan Jawa (Kipasan) anakan sulit ditemukan dipasaran dan juga di alam bebas. Oleh karena itu jika ingin memelihara burung ini, pilihannya adalah membeli burung Sikatan Jawa (Kipasan) dewasa hasil tangkapan hutan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini tips perawatan burung Sikatan Jawa (Kipasan) agar bertahan hidup dan cepat bunyi:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
•&amp;nbsp;Untuk tahap awal jangan terlalu fokus untuk menjadikan burung gacor terlebih dulu, tapi buatlah burung merasa nyaman dengan kandang dan lingkungan barunya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah burung mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya, kemudian latihlah burung agar mau makan voer kering agar nantinya perawatannya lebih mudah dan tidak merepotkan karena harus selalu meyediakan pakan hidup untuk burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah burung sudah merasa nyaman berada didalam kandangnya dan sudah tidak takut lagi dengan keberadaan Manusia disekitarnya, maka burung akan mulai rajin berkicau.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Mandikan burung Sikatan Jawa (Kipasan) secara teratur setiap pagi sampai basah kuyup agar burung cepat jinak. Setelah dimandikan, burung di angin-anginkan terlebih dulu untuk mengeringkan bulu-bulunya sambil digoda dengan cara memberikan jangkrik langsung dari tangan. Awalnya burung pasti ketakutan dan kelabakan, jadi kita bisa menggunakan lidi yang agak panjang untuk menusuk jangkrik dan menyodorkannya pada burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika burung tetap tidak mau mengambil jangkrik pada lidi tersebut, kita letakkan saja pada cepuk khusus extra fooding (EF). Lakukan cara ini secara terus menerus sampai burung mau mengambil jangkrik langsung dari tangan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Agar burung mau ngevoer, campurkan voer halus dengan kroto atau ulat hongkong yang dipotong-potong, perbandingannya voer 60% dan kroto/ulat hongkong 40%. Campuran kroto/ulat hongkong di kurangi porsinya sebanyak 10% setiap satu minggu sekali sampai burung benar-benar mau makan voer kering tanpa campuran kroto/ulat hongkong (UH).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pantau terus perkembangannya, jika kotorannya sudah berupa voer dengan warna seperti voer yang diberikan berarti burung bisa dipastikan sudah ngevoer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Sehabis dimandikan dan di angin-anginkan, kemudian burung dijemur ditempat yang terkena sinar matahari langsung. Posisi gantangan jangan terlalu tinggi dan jangan terlalu rendah, minimal berjarak 2 meter dari tanah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Usahakan untuk dijemur ditempat yang ramai lalu-lalang orang agar burung terbiasa dengan keberadaan Manusia. Durasi penjemuran cukup 2 jam saja rutin setiap hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Setelah selesai dijemur, gantang burung ditempat yang teduh atau di bawah pohon yang rindang untuk di angin-anginkan. Coba sodorkan jangkrik dengan tangan atau lidi. Kalau burung belum mau memakan jangkrik langsung dari tangan kita, letakkan saja jangkriknya didalam cepuk.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Setelah di angin-anginkan selama beberapa saat, pindahkan ditempat yang aman dan banyak lalu-lalang orang agar burung cepat beradaptasi dan terbiasa dengan lingkungan Manusia, sehingga nantinya burung tidak takut berkicau walaupun banyak orang disekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Sore harinya bersihkan kandang hariannya dari kotoran dan sisa makanan yang tercecer agar burung bisa beristirahat dengan nyaman, karna kotoran dan sisa makanan bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Ganti air minumnya dengan yang baru dan berikan jangkrik lagi dengan tangan atau lidi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Setelah selesai, masukkan burung kedalam rumah untuk beristirahat dan jangan lupa kandangnya dikrodong agar burung bisa beristirahat dengan tenang. Perdengarkan suara masteran dengan volume yang kecil saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Lakukan cara di atas secara rutin dan konsisten sampai burung bisa beradaptasi dan mau memakan voer total. Setelah burung mapan pasti akan mulai rajin berkicau.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Tips perawatan burung Sikatan Jawa/Kipasan bakalan agar cepat bunyi&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Sikatan Jawa, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp6zUSKmxtAyuwsGAS8UlB87wpbFr2kt00SGiiDVhEzLciwzmYFx1pqa5nAb9y_U9JAuWFB7Vp-QhaRUN634KWUWwwIRrchjupJa76KkTV9A1P1q6-s97MrtfOXsRjUuTf5rpUklwmHuZZ/s1600/20190403144142.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;720&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp6zUSKmxtAyuwsGAS8UlB87wpbFr2kt00SGiiDVhEzLciwzmYFx1pqa5nAb9y_U9JAuWFB7Vp-QhaRUN634KWUWwwIRrchjupJa76KkTV9A1P1q6-s97MrtfOXsRjUuTf5rpUklwmHuZZ/s1600/20190403144142.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Burung Sikatan Jawa/Kipasan&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/7339452255185493238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/7339452255185493238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tips-perawatan-burung-sikatan.html' title='Tips perawatan burung Sikatan Jawa/Kipasan bakalan agar cepat bunyi'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp6zUSKmxtAyuwsGAS8UlB87wpbFr2kt00SGiiDVhEzLciwzmYFx1pqa5nAb9y_U9JAuWFB7Vp-QhaRUN634KWUWwwIRrchjupJa76KkTV9A1P1q6-s97MrtfOXsRjUuTf5rpUklwmHuZZ/s72-c/20190403144142.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-8755488575595764941</id><published>2020-01-06T19:06:00.001-08:00</published><updated>2020-01-27T10:11:49.950-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Di kira kacer bisu ternyata burung sekoci gacor juara lomba</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Burung kacer gacor juara lomba ini di jual oleh pemiliknya dengan harga yang sangat murah dikira burung bisu. Setelah di ikutkan kontes sama pemilik baru ternyata juara.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/8ndh-qFBHy4&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8755488575595764941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8755488575595764941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/di-kira-kacer-bisu-ternyata-burung.html' title='Di kira kacer bisu ternyata burung sekoci gacor juara lomba'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/8ndh-qFBHy4/default.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-3404988531900123159</id><published>2020-01-06T18:57:00.001-08:00</published><updated>2020-01-27T10:12:32.843-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips perawatan Kacer trotolan agar memiliki mental fighter yang tangguh</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Memiliki Kacer yang bisa berprestasi tentunya menjadi impian semua Kacer mania. Tapi tentunya tidak semudah yang dibayangkan, karena memelihara Kacer memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dengan segala permasalahannya seperti mbagong, hilang fighter, kanibal dan lainnya yang membuat banyak Kacer mania kemudian menyerah dan memilih beralih haluan bermain burung jenis lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk Kacer mania yang berkantong tebal tentunya tidak ada masalah, tinggal beli Kacer yang sudah berprestasi dan tinggal meneruskannya saja dengan perawatan dan settingan dari pemilik sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi lain cerita untuk para Kacer mania yang berkantong tipis, tentunya hanya mampu membeli kacer bahan atau kacer rumahan yang harganya masih terjangkau dan berharap bisa mengorbitkan Kacernya agar bisa berprestasi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Namun pada kenyataannya sebagian besar hasilnya zonk, karena Kacer-kacer yang ada dipasaran tersebut rata-rata adalah Kacer buangan atau Kacer yang sudah rusak dan sulit untuk diperbaiki, dan akhirnya nasibnya terdampar dipasar burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi bukan tidak mungkin impian untuk memiliki Kacer yang bagus dan bisa berprestasi itu bisa diwujudkan dengan modal yang minim, salah satu caranya adalah dengan memelihara Kacer dari trotolan agar bisa dibentuk mental dan karakternya sejak dini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk memilih trotolan Kacer juga harus diperhatikan beberapa hal berikut ini agar nantinya hasilnya tidak mengecewakan, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Jenis kelamin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pilihlah yang berjenis kelamin jantan, mintalah jaminan jika kita membeli trotolan Kacer dari penangkaran agar kalau ternyata trotolan Kacer yang kita beli tersebut ternyata berjenis kelamin betina bisa ditukarkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian juga kalau kita membeli trotolan hutan, usahakan membeli pada pedagang yang sudah kita kenal baik agar ada jaminan kalau ternyata trotolan yang kita beli tersebut berjenis kelamin betina bisa dikembalikan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sedangkan untuk ciri-ciri umum untuk trotolan Kacer jantan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
- Bulu hitam pada anakan/trotolan Kacer jantan warnanya lebih pekat.&lt;br /&gt;
- Warna trotolnya terlihat lebih coklat&lt;br /&gt;
- Bentuk kepalanya terlihat papak&lt;br /&gt;
- Posturnya lebih tegak saat berdiri&lt;br /&gt;
- Tingkah lakunya lebih agresif&lt;br /&gt;
- Ujung lidah pada bagian dalam yang berbentuk huruf V tedapat spot berwarna hitam&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Katuranggan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dikalangan kicau mania dikenal istilah katuranggan, yaitu cara untuk melihat potensi seekor burung dari bentuk tubuh atau ciri fisiknya. Maka untuk memilih anakan/trotolan Kacer juga perlu diperhatikan ciri-ciri berikut ini untuk meramal potensinya dimasa depan:&lt;br /&gt;
- Bentuk tubuh ramping memanjang&lt;br /&gt;
- Kedua sayap mengapit rapat dikedua sisi badannya.&lt;br /&gt;
- Kepala papak&lt;br /&gt;
- Paruh tebal dan panjang&lt;br /&gt;
- Mata melotot dengan sorot mata yang tajam&lt;br /&gt;
- Kaki besar dengan cengkeraman yang kuat&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Perilaku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
- Pilihlah trotolan yang tingkah lakunya paling agresif dari yang lain&lt;br /&gt;
- Pilih yang nafsu makannya paling rakus&lt;br /&gt;
- Pilih yang berdirinya tegak membusungkan dada terkesan seperti menantang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Perawatan harian untuk Kacer trotolan&lt;/b&gt;&lt;b&gt;:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan trotolan Kacer, saatnya untuk merawatnya dengan perawatan yang baik dan tepat. Usahakan memelihara satu Kacer saja, jangan ada Kacer lain dirumah apalagi yang sudah dewasa dan gacor, karena hal ini akan membuat trotolan Kacer yang kita pelihara akan merasa selalu terintimidasi dan berakibat pada rusaknya mental Kacer trotolan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam memelihara Kacer trotolan sebaiknya hanya ditemani burung-burung kecil saja seperti pleci, kolibri dan kenari sebagai masteran untuk menambah variasi isiannya sekaligus untuk menguatkan mental Kacer trotolan tersebut karena dia akan merasa paling dominan dan paling berkuasa di lingkungannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hal ini akan akan berdampak positif nantinya, karena Kacer trotolan tersebut setelah dewasa akan memiliki mental sebagai penguasa wilayah (teritorial), hal ini dikarenakan setiap hari dia merasa menjadi yang paling dominan diantara burung-burung lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Pakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Berikan pakan bergizi berupa voor berprotein tinggi dan ekstra fooding (EF) seperti jangkrik, belalang, kroto, dll.&lt;br /&gt;
Gelontor pemberian ekstra fooding (EF) sekenyangnya agar pertumbuhan Kacer trotolan tersebut lebih cepat dan sempurna.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Mandi dan jemur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mandikan dan jemur burung secara teratur, sesuaikan dengan karakternya agar burung selalu sehat.&lt;br /&gt;
Bersihkan kandangnya setiap hari agar terhindar dari penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Penempatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pindah-pindah tempat gantungannya agar Kacer terbiasa berkicau ditempat berbeda dan nantinya setelah dewasa tidak menjadi jago kandang yang hanya berani berkicau disatu tempat saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• &lt;b&gt;Umbaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biasakanlah untuk diumbar dari kecil agar staminanya terbentuk sejak dini. Dengan sering menggunakan sayapnya untuk terbang dikandang umbaran maka fisiknya akan semakin fit, staminanya akan semakin prima dan nafasnya akan menjadi lebih panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Baca juga:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Manfaat kandang umbaran/polier untuk burung lomba&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang tips perawatan Kacer trotolan agar memiliki mental fighter yang tangguh. Untuk informasi lain seputar Kacer bisa dibaca pada artikel On kicau yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsGfUD3UWos4MVULyYvPo21PPP53ancNgUGUWRAhbswASTGVHznuaS2k7snrrsVCMJ-1mnTAaCswy3QCGHDw6AhAyOnTumqkFWTL7pX9D-g-RQzrjox_yLMLwPRxDIE4OBuXpbpeyUCoSC/s1600/20170420202202.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Tips perawatan Kacer trotolan agar memiliki mental fighter yang tangguh  tentunya tidak semudah yang dibayangkan, karena memelihara Kacer memiliki tingkat kesulitan yang tinggi&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsGfUD3UWos4MVULyYvPo21PPP53ancNgUGUWRAhbswASTGVHznuaS2k7snrrsVCMJ-1mnTAaCswy3QCGHDw6AhAyOnTumqkFWTL7pX9D-g-RQzrjox_yLMLwPRxDIE4OBuXpbpeyUCoSC/s640/20170420202202.png&quot; title=&quot;Tips perawatan Kacer trotolan agar memiliki mental fighter yang tangguh | SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Kacer trotolan&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/3404988531900123159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/3404988531900123159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/tips-perawatan-kacer-trotolan-agar.html' title='Tips perawatan Kacer trotolan agar memiliki mental fighter yang tangguh'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsGfUD3UWos4MVULyYvPo21PPP53ancNgUGUWRAhbswASTGVHznuaS2k7snrrsVCMJ-1mnTAaCswy3QCGHDw6AhAyOnTumqkFWTL7pX9D-g-RQzrjox_yLMLwPRxDIE4OBuXpbpeyUCoSC/s72-c/20170420202202.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-1952768400297992149</id><published>2020-01-05T09:03:00.001-08:00</published><updated>2020-01-27T10:13:01.766-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara mengatasi Murai Batu sakit dan tidak mau makan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini dapat menyebabkan berbagai penyakit pada hewan peliharaan, tidak terkecuali pada burung kicauan seperti Murai Batu (MB).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seringkali burung yang semula sehat dan gacor tiba-tiba menjadi lesu, nyekukruk dan bahkan tidak mau makan dengan kotoran yang encer (mencret). Hal itu bisa disebabkan oleh banyak faktor, bisa karena cuaca buruk, karena terserang bakteri, virus, atau karena sebab lain misalnya saja memakan serangga/kupu-kupu beracun.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hal yang paling menghawatirkan adalah jika burung sudah tidak mau memakan extra fooding (EF) yang kita berikan seperti jangkrik, kroto dan ulat hongkong (UH). Karena jika sudah begitu maka tinggal menunggu waktu saja sampai burung mati lemas jika tidak segera ditangani. Karena yang terpenting agar burung bisa selamat adalah makanan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini cara menangani burung sakit dan tidak mau makan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika Murai Batu (MB) terpantau tidak mau makan voer ataupun extra fooding (EF) yang kita berikan, pertama yang harus dilakukan adalah segera menangkap burung tersebut dan melolohnya dengan jangkrik, kroto atau ulat hongkong.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk jangkrik, cukup berikan bagian perutnya saja agar burung tidak tersedak, untuk ulat hongkong (UH) usahakan pilih yang masih berwarna putih dan pencet dulu bagian kepalanya agar mati. Sedangkan kroto, berikan yang masih segar dan bersih dari semut-semutnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebelum dilolohkan pada Murai Batu (MB), olesi dulu extra fooding (EF) dengan vitamin untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi Murai Batu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah dirasa cukup (jangan terlalu kenyang), kemudian masukkan kembali Murai Batu (MB) kedalam kandangnya lalu dikrodong. Jangan lupa kandangnya dibersihkan dulu, air minumnya juga diganti dengan yang baru. Bisa juga diberikan air seduhan jahe sebagai air minumnya untuk menghangatkan tubuh burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk sementara burung tidak usah dimandikan dan dijemur dulu, biarkan istirahat total untuk memulihkan kondisinya. Pantau apakah burung sudah mau makan sendiri atau belum. Kalau belum mau makan, lolohkan lagi extra fooding (EF) secara paksa agar kondisi burung tidak semakin lemas. Lakukan sampai kondisi burung membaik dan mau makan extra fooding (EF) sendiri, baik itu jangkrik, kroto atau ulat hongkong (UH).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Cara mengatasi Murai Batu sakit dan tidak mau makan&quot;. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB), dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGwA2Ph_fnkwQiP5sudMXNeo0Q5rZdQOpXLesy6hTPtv9XZoFIRBNPRfOvuAsYokz0YH6MgTzkwDtoWPARN9DfLwJs1SQXNd-A6DNPlEEu2pspA50wn8NtzK2lsacS478O4oGrh6Wu7Jl4/s1600/20190215223207.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara mengatasi Murai Batu sakit dan tidak mau makan. Cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini dapat menyebabkan berbagai penyakit pada hewan peliharaan, tidak terkecuali pada burung (MB) #murai #murai_batu&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;540&quot; data-original-width=&quot;720&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGwA2Ph_fnkwQiP5sudMXNeo0Q5rZdQOpXLesy6hTPtv9XZoFIRBNPRfOvuAsYokz0YH6MgTzkwDtoWPARN9DfLwJs1SQXNd-A6DNPlEEu2pspA50wn8NtzK2lsacS478O4oGrh6Wu7Jl4/s1600/20190215223207.jpg&quot; title=&quot;Cara mengatasi Murai Batu sakit dan tidak mau makan | SANACHINET&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Murai Batu (MB) sakit&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1952768400297992149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1952768400297992149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/cara-mengatasi-murai-batu-sakit-dan.html' title='Cara mengatasi Murai Batu sakit dan tidak mau makan'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGwA2Ph_fnkwQiP5sudMXNeo0Q5rZdQOpXLesy6hTPtv9XZoFIRBNPRfOvuAsYokz0YH6MgTzkwDtoWPARN9DfLwJs1SQXNd-A6DNPlEEu2pspA50wn8NtzK2lsacS478O4oGrh6Wu7Jl4/s72-c/20190215223207.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-1146631156790501987</id><published>2020-01-02T17:37:00.001-08:00</published><updated>2020-01-27T10:13:27.135-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Mengenal burung Sanger, simungil bersuara lantang</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sekilas burung Sanger mirip dengan burung Gereja dan persis seperti Kenari. Burung Sanger termasuk burung pemakan biji-bijian seperti halnya burung Kenari, dan untuk pola perawatannya juga hampir sama.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Sanger memiliki postur tubuh kecil dan warna kurang mencolok, tapi hal itu tidak menyurutkan popularitas burung ini di kalangan Kicau Mania.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Walaupun penampilannya kurang menarik, burung Sanger memiliki suara kicauan yang nyaring, lantang dan ngeroll. Kualitas suaranya tidak kalah dengan burung kicauan jenis lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung ini termasuk burung yang mudah dipelihara dan cepat gacor jika dirawat dengan tepat. Saat ini burung Sanger juga sudah mulai banyak ditangkarkan dan caranya hampir sama dengan cara berternak burung Kenari. Kedua burung tersebut memang memiliki kesamaan, tapi soal kualitas suara, burung sanger bisa dibilang lebih unggul. Burung Sanger juga banyak disilangkan dengan burung Kenari dan Blacksthroad.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebagian besar para Kicau Mania memelihara burung Sanger untuk dijadikan sebagai masteran burung-burung lain seperti Murai Batu (MB), Kacer, Cucak ijo (CI), Kenari, dan burung-burung lainnya, terutama burung-burung lomba. Banyak burung Kenari dari anakan dimaster dengan suara burung Sanger karena akhir-akhir ini banyak dibuka lomba kelas khusus untuk Kenari isian.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Suara burung Sanger memang cocok dijadikan masteran untuk burung-burung lomba karena memiliki karakter suara dengan speed rapat dan ngeroll panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Harga burung Sanger yang cenderung stabil, bahkan bisa dibilang ada peningkatan membuat banyak Kicau Mania yang mulai tergiur untuk menangkarkan burung ini. Meskipun lomba burung kelas Sanger masih sangat jarang, tapi hal itu tidak mempengaruhi popularitas dan daya tarik burung mungil ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika melihat popularitasnya yang terus menanjak, bukan tidak mungkin jika burung Sanger juga bisa sepopuler Kenari dan Lovebird yang pernah fenomenal.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sayangnya masih jarang EO yang membuka kelas untuk burung Sanger, padahal burung ini memiliki suara merdu dan unik ketika berkicau. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk ke depannya kelas Sanger akan dibuka diberbagai event besar atau hanya sekedar latber jika peminatnya semakin banyak.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karena itu tidak ada salahnya jika kita memelihara burung Sanger meskipun tidak untuk dilombakan, tapi bisa kita manfaatkan untuk hiburan dirumah atau sebagai guru vocal burung-burung lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang &quot;Mengenal burung Sanger, simungil bersuara lantang&quot;. Untuk informasi lain seputar burung Sanger, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVmGorwLESeeqqdBcyYSiau4zI66uGfUAzCB7X-lqJ7bp_hq3HhHMMTyVxnp3b1iNw40pxVnGJ3GIDg7XlDHgyB9CiKq4F3mg_GkioRx05yUXspfaVJZqpn_LatwLasHNC8oawj7bYmVVj/s1600/20190408225508.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sekilas burung Sanger mirip dengan burung Gereja dan persis seperti Kenari. Burung Sanger termasuk burung pemakan biji-bijian seperti halnya burung Kenari&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;720&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVmGorwLESeeqqdBcyYSiau4zI66uGfUAzCB7X-lqJ7bp_hq3HhHMMTyVxnp3b1iNw40pxVnGJ3GIDg7XlDHgyB9CiKq4F3mg_GkioRx05yUXspfaVJZqpn_LatwLasHNC8oawj7bYmVVj/s1600/20190408225508.jpg&quot; title=&quot;Mengenal burung Sanger, simungil bersuara lantang | SANACHINET&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Burung Sanger&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1146631156790501987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1146631156790501987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/mengenal-burung-sanger-simungil.html' title='Mengenal burung Sanger, simungil bersuara lantang'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVmGorwLESeeqqdBcyYSiau4zI66uGfUAzCB7X-lqJ7bp_hq3HhHMMTyVxnp3b1iNw40pxVnGJ3GIDg7XlDHgyB9CiKq4F3mg_GkioRx05yUXspfaVJZqpn_LatwLasHNC8oawj7bYmVVj/s72-c/20190408225508.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6758052380179111482</id><published>2020-01-02T17:24:00.000-08:00</published><updated>2020-01-27T10:13:56.116-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi&lt;/i&gt; - Di alam bebas, Murai Batu (MB) asal Lampung sudah sangat sulit ditemukan karena populasinya yang semakin sedikit bahkan nyaris punah. Tapi jika kita lihat dipasar-pasar burung di Indonesia, sangat mudah kita temui Murai Batu (MB) yang diberi label Murai Batu Lampung, Lampung super dan Lampung semi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Murai Batu (MB) Lampung dan Lampung super sebetulnya adalah dua jenis Murai Batu dari habitat yang sama di Pulau Sumatera, hanya saja penyebutan Lampung dan Lampung super tersebut berasal dari para pedagang untuk membedakan antara Murai Batu Lampung ekor pendek dan Murai Batu Lampung ekor panjang, sekaligus untuk membedakan harga jual dari keduanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Harga jual Murai Batu (MB) Lampung ekor panjang/Lampung super lebih tinggi dari Murai Batu Lampung biasa/ekor pendek, karena para penggemar Murai Batu (MB) lebih menyukai Murai Batu dengan ekor yang panjang menjuntai.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Murai Batu (MB) Lampung dan Lampung super memiliki spesifikasi yang sama, dari segi suara, mental maupun gaya tarungnya, karena keduanya memang berasal dari habitat yang sama. Yang membedakan dari keduanya hanya pada ukuran ekornya saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Murai Batu (MB) Lampung memiliki postur tubuh yang sedikit lebih besar dari Murai Batu Medan atau Murai Batu Aceh, tapi perbedaan dari sisi fisik yang paling mudah dikenali adalah pada bagian ekornya yang lebih pendek dan cenderung lurus dari pangkal sampai ujung ekor.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau dilihat dari bentuk fisik lainnya secara keseluruhan memang agak sulit untuk membedakan Murai Batu (MB) Lampung dengan Murai Batu asal Sumatera lainnya karena hampir serupa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ciri lainnya dari Murai Batu (MB) Lampung adalah pada gaya tarungnya yang menaik turunkan kepalanya seperti mencangkul mirip dengan gaya tarung Murai Batu Borneo/Kalimantan, hanya saja Murai Batu Lampung yang asli tidak menggembungkan bulu dadanya ketika bertarung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sedangkan Murai Batu (MB) Lampung semi, sebetulnya bukanlah Murai Batu yang berasal dari Lampung (Sumateta), melainkan dari Kalimantan atau lebih tepatnya Murai Batu Palangka yang memiliki ukuran ekor yang cukup panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketika berkicau sendiri tanpa lawan, Murai Batu (MB) Palangka tidak gembung, tapi pada saat ditrek, baru kelihatan Murai Batu (MB) yang disebut Lampung semi tersebut akan mengembangkan bulu-bulunya (gembung).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Secara fisik, Murai Batu (MB) Palangka memang identik dengan Murai Batu (MB) Lampung, hal itulah yang dimanfaatkan oleh para oknum pedagang nakal untuk mencari keuntungan dari ketidak tahuan para penghobi pemula.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dikarenakan Murai Batu (MB) asal Kalimantan kurang diminati, maka oleh para oknum pedagang nakal diberi label sebagai Murai Batu Lampung semi untuk menarik minat pembeli sekaligus menaikkan harga jualnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika diperhatikan dari fisiknya, Murai Batu (MB) Palangka memiliki beberapa ciri yang berbeda, baik gradasi warna bulu, warna kaki dan ukuran ekornya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ciri-ciri Murai Batu (MB) Palangka/Lampung semi:&lt;br /&gt;
• Postur tubuh sedang dengan bentuk agak memanjang.&lt;br /&gt;
• Panjang ekor antara&amp;nbsp;15-18 cm.&lt;br /&gt;
• Warna bulu dada coklat hingga coklat tua.&lt;br /&gt;
• Warna kaki ada yang hitam pekat, coklat kehitaman (warna tanduk), coklat kemerahan dan putih kekuningan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Gaya tarung Murai Batu (MB) Palangka sama seperti typical Murai Batu Kalimantan/Borneo lainnya. Murai Batu Palangka juga akan mengembangkan bulu dadanya pada saat tarung, tapi tidak seperti Murai Batu Borneo lainnya, Murai Batu Palangka hanya mengembangkan bulu bagian perut dan sedikit dibagian dada (semi gembung).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hal itulah yang dimanfaatkan oleh para oknum pedagang nakal untuk menarik minat pembeli sekaligus menaikkan harga jual Murai Batu Palangka tersebut dengan memberikan label Murai Batu (MB) Lampung semi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Murai Batu (MB) Lampung berasal dari Pulau&amp;nbsp; Sumatera, dan typical gaya tarung Murai Batu asal Sumatera tidak ada yang mengembangkan bulu-bulu badannya (tidak gembung), berbeda dengan Murai Batu dari Kalimantan/Borneo yang memiliki ciri khas mengembangkan bulu-bulu badannya (gembung) pada saat tarung, termasuk Murai Batu Palangka/Kalimantan super yang sering disebut Murai Batu Lampung semi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jadi, bisa kita ambil kesimpulan kalau Murai Batu (MB) Lampung semi bukanlah Murai Batu yang berasal dari Lampung (Sumatera), melainkan dari Kalimantan/Borneo yang diberi label oleh para oknum pedagang nakal sebagai Murai Batu Lampung semi untuk menarik minat pembeli dan menaikkan harga jualnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Secara fisik, antara Murai Batu (MB) Lampung dengan Murai Batu (MB) Lampung semi, memang hampir tidak ada bedanya. Yang membedakan dari keduanya hanya pada gaya tarung dan pola ekornya saja.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Perawatan yang tepat untuk Murai Batu &lt;/i&gt;&lt;i&gt;(MB) muda hutan (MH) agar cepat ngeplong dan gacor&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB) bisa dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET &lt;/b&gt;yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNsYO2qOi_yqx3CAWgFoMeeKbYKksnJ4vvrT3sDffy6C1aBeJHDmv_d9riSkST-vzTjUJrIDilbUnrUdend9xw-82MnsUVXHD7KTrftR-JuMpmP28QHTe0nMb-CV7xAMPcDuOq2gyKYEeL/s1600/20170829000622.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi - Di alam bebas, Murai Batu (MB) asal Lampung sudah sangat sulit ditemukan karena populasinya yang semakin sedikit&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNsYO2qOi_yqx3CAWgFoMeeKbYKksnJ4vvrT3sDffy6C1aBeJHDmv_d9riSkST-vzTjUJrIDilbUnrUdend9xw-82MnsUVXHD7KTrftR-JuMpmP28QHTe0nMb-CV7xAMPcDuOq2gyKYEeL/s640/20170829000622.jpg&quot; title=&quot;Perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi | SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Pola ekor Murai Batu (MB) Lampung dan Borneo&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6758052380179111482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6758052380179111482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2020/01/perbedaan-murai-batu-lampung-super-dan.html' title='Perbedaan Murai Batu Lampung super dan Murai Batu Lampung semi'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNsYO2qOi_yqx3CAWgFoMeeKbYKksnJ4vvrT3sDffy6C1aBeJHDmv_d9riSkST-vzTjUJrIDilbUnrUdend9xw-82MnsUVXHD7KTrftR-JuMpmP28QHTe0nMb-CV7xAMPcDuOq2gyKYEeL/s72-c/20170829000622.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-5330770248268263914</id><published>2019-12-29T11:56:00.001-08:00</published><updated>2020-01-27T10:14:20.371-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips perawatan Tledekan gunung agar cepat gacor</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tledekan gunung termasuk jenis burung fighter yang memiliki suara merdu dan bervariasi. Ukuran tubuh burung ini memang kecil, tapi suaranya cukup keras dan melengking dengan irama serta variasi lagu yang sangat merdu dan harmonis.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Walaupun ukuran tubuhnya kecil, tapi mental burung fighter ini cukup tangguh dan bahkan berani berkicau melawan burung-burung fighter lain yang ukurannya lebih besar.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau sudah mapan, burung ini sangat responsif saat mendengar suara burung lain yang sejenis bahkan burung dari jenis lain. Begitu mendengar suara burung lain, Tledekan gunung akan langsung berkicau.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk membuat Tledekan gumung gacor sebetulnya tidak sulit, asal dirawat dengan tepat dan konsisten. Perawatannyapun standar tidak beda jauh dengan perawatan burung kicau pemakan serangga lainnya yang meliputi:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Pengembunan&lt;br /&gt;
2. Mandi&lt;br /&gt;
3. Jemur&lt;br /&gt;
4. Pakan&lt;br /&gt;
5. Pemasteran&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Perawatan harian untuk Tledekan gunung:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Pengembunan&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Embunkan Tledekan gunung setiap hari mulai jam 05.00 agar burung bisa menghirup udara segar dan menikmati suasana fajar untuk memancingnya agar rajin berkicau.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Mandi&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Mandikan Tledekan gunung tiap pagi, sediakan cepuk mandi didalam kandangnya agar burung bisa mandi sendiri.&lt;br /&gt;
• Setelah selesai, ambil cepuknya dan sekalian kandangnya juga dibersihkan agar burung merasa nyaman didalam kandangnya dan selalu sehat.&lt;br /&gt;
• Berikan jangkrik kecil 5 ekor kemudian angin-anginkan sampai bulu-bulunya kering.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
3. Jemur&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Setelah bulu-bulunya kering, kemudian burung dijemur selama 1 jam.&lt;br /&gt;
• Selesai penjemuran berikan kroto segar dan gantang ditempat yang teduh.&lt;br /&gt;
• Usahakan menempatkan Tledekan gunung ditempat yang sejuk dan dekat dengan suara gemercik air, karena suara gemercik air akan memancing Tledekan gunung untuk berkicau.&lt;br /&gt;
• Pada sore harinya, berikan lagi jangkrik ukuran kecil sebanyak 5 ekor, bersihkan kandangnya kemudian kerodong dan biarkan istirahat sampai pagi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
4. Pakan dan ekstra fooding (EF)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Berikan voor halus setiap hari sebagai pakan utama Tledakan gunung, ganti voor tiap 3 hari sekali dengan yang baru.&lt;br /&gt;
• Air minum diganti setiap hari.&lt;br /&gt;
• Berikan jangkrik ukuran kecil setiap hari pagi dan sore.&lt;br /&gt;
• Kroto segar atau ulat kandang bisa diberikan seminggu 2-3 kali.&lt;br /&gt;
• Ulat hongkong (UH) bisa diberikan pada saat cuaca dingin atau pada saat masa mabung untuk membantu mempercepat perontokan bulu-bulunya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
5. Pemasteran&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Untuk menambah variasi kicauannya, bisa dilakukan pemasteran dengan menggunakan suara burung-burung lain yang gacor atau dengan Mp3 player.&lt;br /&gt;
• Tempel Tledekan gunung dengan burung-burung kecil yang gacor seperti burung pleci dan kolibri.&lt;br /&gt;
• Selain berfungsi sebagai masteran, suara burung-burung kecil yang gacor tersebut akan memancing Tledekan gunung untuk berkicau menyauti, semakin berisik maka Tledekan gunung juga akan semakin ngotot untuk berkicau karena burung ini memang bertipe fighter.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dengan perawatan yang teratur dan konsisten, Tledekan gunung yang kita rawat akan menjadi cepat gacor dan bisa dinikmati kemerduan suara kicauannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang tips perawatan Tledekan gunung agar cepat gacor. Untuk informasi lain seputar Tledekan gunung bisa dibaca pada artikel On Kicau yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVJqE0eLR5_1kYLZeVUlc4WymHTKkJVcw-6WjwFhWQm54kct34fiKerqyemVtfFEYjOqF1oBsJ5KpdPM8_6j1bvILcVWcP64D8Gsan-CNejc8OKewD6tUhZyw7fC-hF3wX5v8nKJP2cO1R/s1600/20170417221143.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt; &lt;img alt=&quot;Tips perawatan Tledekan gunung agar cepat gacor memiliki suara merdu dan bervariasi sebetulnya tidak sulit&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVJqE0eLR5_1kYLZeVUlc4WymHTKkJVcw-6WjwFhWQm54kct34fiKerqyemVtfFEYjOqF1oBsJ5KpdPM8_6j1bvILcVWcP64D8Gsan-CNejc8OKewD6tUhZyw7fC-hF3wX5v8nKJP2cO1R/s640/20170417221143.png&quot; title=&quot;Tips perawatan Tledekan gunung agar cepat gacor | SANACHINET&quot; /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
Tledekan gunung&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/5330770248268263914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/5330770248268263914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/12/tips-perawatan-tledekan-gunung-agar.html' title='Tips perawatan Tledekan gunung agar cepat gacor'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVJqE0eLR5_1kYLZeVUlc4WymHTKkJVcw-6WjwFhWQm54kct34fiKerqyemVtfFEYjOqF1oBsJ5KpdPM8_6j1bvILcVWcP64D8Gsan-CNejc8OKewD6tUhZyw7fC-hF3wX5v8nKJP2cO1R/s72-c/20170417221143.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-8641074327553518356</id><published>2019-12-23T22:56:00.000-08:00</published><updated>2019-12-23T22:56:23.828-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan"/><title type='text'>Rangkuman Letak, Luas, &amp;amp; Iklim Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;A. Letak Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Negara Republik Indonesia mempunyai kedudukan atau letak yang sangat strategis. Hal ini dapat ditinjau dari beberapa segi, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Strategi menurut peta.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hal ini karena Indonesia terletak pada:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Antara garis 6&#39; LU dan 11&#39; LS.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Antara Garis 95&#39; T dan 141&#39; BT.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Letak tersebut disebut Letak Astronomis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Strategis menurut geografis.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hal ini dapat ditinjau karena negara Indonesia terletak pada:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Antar dua lautan, yaitu Lautan pasifik dan Lautan Hindia.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;3. Strategis menurut ekonomi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Karena terletak diantara dua benua dan dua lautan, maka letak negara Republik indonesia sangat strategis bila ditinjau dari segi perekonomian, karena:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;a.&lt;/b&gt; Sebagai jembatan pelayaran dan perdagangan antar negara, antar benua, dan antar bangsa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;b&lt;/b&gt;. Banyak hasil kekayaan alamnya, kekayaan lautan yang berupa ikan, kekayaan hasil bumi, dan juga hasil tambang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;c.&lt;/b&gt; Terdiri dari pulau-pulau dan berbagai suku bangsa yang mempunyai ciri-ciri kebudayaan sendiri-sendiri sebagai sumber kekayaan kebudayaan bangsa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;d&lt;/b&gt;. Strategis menurut kejadiannya. Bila kita tinjau dari proses kejadian darat dan lautnya maka negara Republik Indonesia tanahnya terdiri dari:&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Daerah dangkalan / paparan Sunda, yaitu meliputi pulau Jawa, Pulau Sumatera (Pulau Andalas), Pulau Kalimantan (Pulau Borneo).&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Daerah dangkalan / paparan Sahul, yaitu meliputi dataran Pulau Aru, dan Pulau Papua, Laut Arafura, dan Selat Flores.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Daerah Laut tengah, yaitu meliputi laut Sulawesi, Selat makasar, Laut Flores, laut Banda, Laut Maluku, dan laut Buru.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Untuk lebih melengkapi dan lebih memberikan penjelasan mengenai letak negara Republik Indonesia yang strategis itu menurut garis peta, maka kita kenal lebih lanjut tentang istilah-istilah dibawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Garis Khatulistiwa&lt;/i&gt;, yang juga biasa disebut dengan garis lini atau garis equator yaitu garis melintang yang membagi dunia menjadi dua bagian yang sama luasnya (bagian utara dan bagian selatan).&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Garis Lintang&lt;/i&gt;, adalah garis-garis yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Yang terletak di sebelah utara khatulistiwa disebiut garis Lintang Utara (LU), dan yang terletak di sebelah selatan khatulistiwa disebut garis Lintang Selatan (LS).&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Garis Greenwich&lt;/i&gt;, adalah garis yang membujur dan membagi dunia menjadi dua bagian yang sama luasnya menjadi barat dan timur. Greenwich adalah nama kota di negara Inggris.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Garis Bujur&lt;/i&gt;, adalah garis-garis yang sejajar dengan garis Greenwich. Yang terletak di sebelah timur disebut garis Bujur Timur (BT) dan yang terletak di sebelah barat disebut garis Bujur Barat (BB).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieeIBjg3a_EsCWrPOTf_Qk1nneVanH_A7pKiE2UNGBzqc_BoWbd15WerLItaFcpVMiH1aLx_oabigrz_PW1b2GlO1to9Ii8nf1WvyYLsfaBzsFVUqc9dwXnoS2lL1-WrdrJI342EGIo2U/s1600/Peta+Indonesia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Rangkuman Letak, Luas, dan Iklim Indonesia, pembahasan singkat, letak indonesia, luas indonesia, iklim di indonesia, pendidikan geografi, pendidikan sekolah dasar, sd&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;473&quot; data-original-width=&quot;1000&quot; height=&quot;188&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieeIBjg3a_EsCWrPOTf_Qk1nneVanH_A7pKiE2UNGBzqc_BoWbd15WerLItaFcpVMiH1aLx_oabigrz_PW1b2GlO1to9Ii8nf1WvyYLsfaBzsFVUqc9dwXnoS2lL1-WrdrJI342EGIo2U/s400/Peta+Indonesia.jpg&quot; title=&quot;Rangkuman Letak, Luas, &amp;amp; Iklim Indonesia&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;B. Batas dan Luas Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Batas-batas Negara Indonesia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sebelah timur : Negara Papua Nugini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah selatan : lautan Hindia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah barat : Lautan Hindia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah utara : Negara malaysia dan Philipina.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Luas indonesia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Luas wilayah Indonesia seluruhnya kurang lebih 5.176.800 km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Luas wilayah daratan kurang lebih 1.919.443 km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Luas wilayah lautan kurang lebih 3.257.357 km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan perbandingan luas wilayah daratan dan lautan, maka luas wilayah lautan lebih besar. Dengan demikian Indonesia dapat dikatakan sebagai &lt;i&gt;Negara Maritim&lt;/i&gt;. Disamping itu, Indonesia bisa disebut sebagai Negara Kepulauan karena jumlah pulaunya yang bertebaran di kawasan Nusantara dimana pulau-pulau tersebut dihubungkan atau disatukan oleh lautan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)&lt;/i&gt; bagi Indonesia adalah 200 mil dari garis dasar lurus. Pada zona ini Indonesia berdaulat atas sumber daya alam yang terdapat di dalam air, di dasar laut, maupun di dalam tanah di bawahnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Pulau-pulau Terujung.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pulau-pulau terujung yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sebelah barat : Pulau Breueh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah utara : Pulau We.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah timur : Batas antara Indonesia dengan Papua Nugini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebelah selatan : Pulau Rote.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;4. Daftar Luas Pulau-Pulau Besar.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;2&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;e7ffed&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;&lt;b&gt;No&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;e7ffed&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;&lt;b&gt;Nama Pulau&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;e7ffed&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;&lt;b&gt;Luas (&lt;/b&gt;&lt;b&gt;km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;e7ffed&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;&lt;b&gt;Luas (%)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;1&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Kalimantan&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;539.460&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;28,11&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;2&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sumatera&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;473.606&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;24,67&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;3&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Irian Jaya (Papua)&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;421.981&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;21,99&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;4&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sulawesi&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;189.216&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;9,85&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;5&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Jawa-Madura&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;132.187&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;6,98&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;6&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Nusa Tenggara&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;88.488&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;4,61&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;7&lt;/td&gt; &lt;td align=&quot;left&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Maluku&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;74.505&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;3,88&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align=&quot;center&quot; bgcolor=&quot;white&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Total&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;1.919.433&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;100&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Daratan Indonesia terdiri dari 17.508 pulau. Yang sudah memiliki nama 6.044 pulau dan yang telah dihuni oleh manusia sekitar 931 pulau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;C. Iklim di Indonesia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Negara Republik Indonesia yang terletak di khatulistiwa ini mengenal 3 iklim yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Iklim tropika (panas).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Negara Indonesia terletak di daerah tropiks (panas) sebab dilewati garis equator sehingga cuaca bumi Indonesia menjadi panas. Iklim tropika menyebabkan banyak curah hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Iklim Laut.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Negara Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau besar dan kecil, dan pulau-pulau tersebut dikelilingi lautan. Dengan demikian di Indonesia terjadi iklim laut yang juga menyebabkan banyak hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Iklim Musim (muson).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Iklim musim dipengaruhi oleh dua angin, dn angin-angin tersebut terjadi dalam 2 musim, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Angin Musim Barat&lt;/i&gt; : Angin ini terjadi dalam bulan Oktober-April. Angin musim barat membawa banyak uap air (angin basah) sehingga pada bulan-bulan tersebut terjadi musim hujan di Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Angin Musim Timur&lt;/i&gt; : Angin ini terjadi pada bulan April-Oktober. Angin datang dari benua Australia dan bersifat kering, sehingga menyebabkan terjadinya musim kemarau di Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;D. Angin Setempat.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Angin Bahorok di Deli (Sumatera Utara).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angin Kumbang di Brebes (Jawa Tengah).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angin Gending di pasuruan (Jawa Timur).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angin Brubu di Ujung Pandang (Sulawesi Selatan).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angin Wambrau di Biak (Papua).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian artikel &lt;i&gt;Rangkuman Letak, Luas, &amp;amp; Iklim Indonesia&lt;/i&gt;. Semoga bermanfaat.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8641074327553518356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/8641074327553518356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/12/rangkuman-letak-luas-iklim-indonesia.html' title='Rangkuman Letak, Luas, &amp;amp; Iklim Indonesia'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieeIBjg3a_EsCWrPOTf_Qk1nneVanH_A7pKiE2UNGBzqc_BoWbd15WerLItaFcpVMiH1aLx_oabigrz_PW1b2GlO1to9Ii8nf1WvyYLsfaBzsFVUqc9dwXnoS2lL1-WrdrJI342EGIo2U/s72-c/Peta+Indonesia.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-1115272880119804033</id><published>2019-05-09T11:00:00.000-07:00</published><updated>2019-05-12T13:19:42.145-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Cara merawat Kacer agar cepat gacor dan buka ekor</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyaKHIlFk_iCzLRCaJEh1HBzIVhF7uWgEzOvj5RV3Ua52TAn_OXZcSd7QtC9noFjp1hoifw5B4PMEarZ7-h1ltE5yeVHLuml7174a5t9aO3iRm1qXUhpMe_nmp8I6aaRrYjbz43j5KEBLG/s1600/20190509213345.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara merawat Kacer agar cepat gacor dan buka ekor, burung kacer bagus, kacer petarung, kacer fighter,&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;540&quot; data-original-width=&quot;720&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyaKHIlFk_iCzLRCaJEh1HBzIVhF7uWgEzOvj5RV3Ua52TAn_OXZcSd7QtC9noFjp1hoifw5B4PMEarZ7-h1ltE5yeVHLuml7174a5t9aO3iRm1qXUhpMe_nmp8I6aaRrYjbz43j5KEBLG/s640/20190509213345.jpg&quot; title=&quot;&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;(Kacer Poci)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri khas dari burung Kacer yang menjadi daya tarik utama burung ini adalah suara kicauannya yang merdu dan bervariasi, ditambah gaya tarung ngobra buka ekor dan sayap sambil berkicau mengeluarkan materi isiannya semakin menambah daya tarik burung fighter ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kacer yang tidak mau buka ekor memang terlihat kurang greget walaupun gacor dan bongkar isian. Karena itulah setiap Kacer Mania pasti menginginkan Kacer peliharaannya bisa berkicau sambil buka ekor.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebetulnya tidak sulit untuk membuat Kacer buka ekor, karena itu sudah menjadi karakter dasar burung ini saat bertarung sebagai cara untuk menunjukkan kehebatannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kacer yang sudah dewasa dan dalam kondisi fit secara fisik dan mental serta sudah pada tingkat birahi yang stabil pasti akan menunjukkan gaya berkicau sambil buka ekor saat bertarung bahkan pada saat tidak ada lawan sekalipun.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini beberapa tips jitu agar Kacer gacor dan buka ekor:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Pengembunan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pengembunan sangat bagus dilakukan untuk menstabilkan birahi dan emosi Kacer. Dengan di embunkan, Kacer juga akan merasa fresh karena dapat menikmati udara segar dan suasana pagi hari yang merupakan waktu favorit bagi burung-burung liar untuk berkicau saling bersahutan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karena itu, Kacer perlu di embunkan setiap hari mulai jam 05.00 pagi. Ketika di embunkan berikan jangkrik 2 ekor dan ulat hongkong (UH) 3 ekor.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Mandi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jam 07.00 pagi mandikan Kacer di keramba. Sambil menunggu burung selesai mandi kandangnya dibersihkan dan ganti atau tambahkan voer serta ganti juga air minumnya dengan yang baru.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Jemur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah burung selesai mandi lalu masukkan kembali kedalam kandang hariannya dan berikan lagi jangkrik sebanyak 3 ekor. Angin-anginkan dulu ditempat teduh sampai bulu-bulunya kering baru dijemur selama 2 jam rutin setiap hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika Kacer sudah tidak mangap lagi ketika dijemur selama 2 jam, maka durasi penjemuran bisa ditingkatkan lagi sampai Kacer kuat dijemur selama 3 jam agar nafasnya lebih panjang dan staminanya lebih kuat, terutama saat di lombakan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah selesai dijemur, angin-anginkan dulu ditempat yang teduh selama setengah jam untuk mendinginkan suhu tubuhnya. Berikan kroto segar sebanyak satu cepuk lalu di kerodong. Selama istirahat (di kerodong), tempel dengan burung-burung masteran untuk menambah variasi lagunya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sore hari sekitar jam 4 buka kerodong lalu angin-anginkan atau bisa dijemur lagi dan berikan jangkrik sebanyak 5 ekor. Jam 5 sore burung di kerodong lagi dan biarkan beristirahat sampai pagi hari.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;• Exstra fooding (EF)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kacer adalah burung tipe fighter yang butuh stamina prima untuk menunjang karakternya tersebut. Oleh karena itu, burung Kacer membutuhkan pakan tambahan berprotein tinggi untuk mendongkrak staminanya. Pakan-pakan tambahan atau extra fooding (EF) yang perlu diberikan pada Kacer antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Jangkrik&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jangkrik adalah extra fooding (EF) utama untuk memenuhi kebutuhan protein Kacer. Jangkrik juga mudah didapatkan karena banyak dijual di kios-kios pakan burung atau di pasar burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Berikan jangkrik rutin setiap hari pada pagi dan sore dengan porsi di sesuaikan dengan karakter dan kebiasaan masing-masing burung untuk menjaga stamina dan level birahinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Ulat hongkong (UH)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ulat hongkong (UH) bersifat panas, extra fooding (EF) ini bisa diberikan pada saat cuaca dingin untuk menghangatkan tubuh Kacer atau pada saat Kacer dalam masa mabung/ngurak untuk mempercepat perontokkan bulu-bulunya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ulat hongkong (UH) juga bisa diberikan pada saat Kacer akan dilombakan untuk mendongkrak emosi Kacer agar bisa tampil lebih ngotot di gantangan. Porsi pemberiannya disesuaikan dengan karakter masing-masing Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Kroto&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kroto segar bisa diberikan 2 atau 3 hari sekali atau pada saat akan dilombakan saja untuk mendongkrak stamina dan tingkat birahi Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sesuaikan porsi pemberiannya dengan karakter masing-masing Kacer, karena tidak semua Kacer cocok dengan kroto. Kandungan protein pada kroto yang sangat tinggi justru bisa membuat kacer mbagong karena over birahi (OB) kalau porsinya berlebihan. Kroto lebih cocok diberikan pada Kacer yang karakternya cepat panas atau over emosi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Ulat daun pisang&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ulat daun pisang bisa diberikan pada Kacer seminggu sekali sebagai variasi menu pakannya dengan porsi 2 ekor yang berukuran besar. Sebelum diberikan pada Kacer, terlebih dulu bersihkan serbuk putih yang menyelimuti tubuh ulat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ulat ini juga bisa di berikan pada saat akan di lombakan untuk mendongkrak stamina dan birahinya. Kandungan air yang banyak dalam tubuh ulat daun pisang sangat bermanfaat untuk mendinginkan tubuh Kacer, dan kandungan proteinnya yang tinggi juga sangat bermanfaat untuk mendongkrak stamina dan birahi Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi perlu di ingat, ulat daun pisang tidak cocok di berikan pada Kacer yang memiliki karakter lambat panas karena emosinya akan semakin ngedrop.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Larva tawon&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Larva tawon bisa diberikan pada saat cuaca dingin untuk menghangatkan tubuh Kacer dan menjaga kondisi Kacer agar tetap fit pada saat cuaca tidak bersahabat. Bisa juga diberikan pada saat Kacer dalam masa mabung, karena sifatnya panas dapat membantu mempercepat perontokan bulu-bulu Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jangan memberikan larva tawon secara berlebihan pada saat Kacer dalam kondisi normal (tidak dalam masa mabung), karena dapat menyebabkan Kacer over emosi bahkan bisa menyebabkan bulu-bulunya rontok karena sifatnya terlalu panas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Belalang&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebetulnya belalang adalah exstra fooding (EF) yang paling bagus untuk jenis burung pemakan serangga termasuk Kacer, karena belalang merupakan pakan alami burung-burung pemakan serangga di alam bebas. Belalang bisa diberikan setiap hari sebagai pengganti jangkrik. Tapi sayangnya cukup sulit untuk mendapatkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Buah&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kacer adalah burung pemakan serangga dan jarang sekali ada Kacer yang mau mengkonsumsi buah, tapi jika Kacer yang kita pelihara ternyata suka buah, maka tidak ada salahnya untuk dierikan buah seperti pisang, pepaya atau apel seminggu 2x untuk memenuhi kebutuhan vitaminnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi jika Kacer tidak suka buah, alternatifnya dengan memberikan pakan buah dan sayuran pada jangkrik terlebih dulu sebelum di berikan pada Kacer.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Lakukan perawatan di atas secara rutin dan konsisten dengan menyesuaikan karakter masing-masing Kacer. Setelah kondisi mental dan fisiknya prima, pasti Kacer akan&amp;nbsp;gacor, ngobra buka ekor dan sayap.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhatTjROaKvD_c3DzJth_5RsR6YhW9YhyphenhyphenFjjEM5iXmoD2nZTcs461YkGcjVP3Qz2uO45mwN7ucXJ6PVBZ2f2h7R4I6GPYCa57aYPLh6BP56Jzbbzrm6wvcrf8NH0GPOTjBVKNhW1X7l4jFY/s1600/20190509213703.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara merawat Kacer agar cepat gacor dan buka ekor, burung kacer bagus, kacer petarung, kacer fighter,&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;720&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhatTjROaKvD_c3DzJth_5RsR6YhW9YhyphenhyphenFjjEM5iXmoD2nZTcs461YkGcjVP3Qz2uO45mwN7ucXJ6PVBZ2f2h7R4I6GPYCa57aYPLh6BP56Jzbbzrm6wvcrf8NH0GPOTjBVKNhW1X7l4jFY/s640/20190509213703.jpg&quot; title=&quot;&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;(Kacer Poci)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Baca juga:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tips perawatan untuk Kacer yang kurang fighter&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Cara mudah membuat Kacer menjadi gacor&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Cara mengatasi Kacer yang sering nyiblek&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang cara merawat Kacer agar cepat gacor dan buka ekor. Untuk informasi lain seputar burung Kacer, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;SANACHINET&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/1115272880119804033/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/cara-merawat-kacer-agar-cepat-gacor-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1115272880119804033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/1115272880119804033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/cara-merawat-kacer-agar-cepat-gacor-dan.html' title='Cara merawat Kacer agar cepat gacor dan buka ekor'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyaKHIlFk_iCzLRCaJEh1HBzIVhF7uWgEzOvj5RV3Ua52TAn_OXZcSd7QtC9noFjp1hoifw5B4PMEarZ7-h1ltE5yeVHLuml7174a5t9aO3iRm1qXUhpMe_nmp8I6aaRrYjbz43j5KEBLG/s72-c/20190509213345.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6421386511962116262</id><published>2019-05-05T08:41:00.000-07:00</published><updated>2019-05-13T01:41:53.591-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hewan"/><title type='text'>Tips perawatan burung Puter Pelung agar rajin manggung</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgURYU0hxCdBm5ZKKI2wO4BybGs1cgvxovBdaiq6ZvB8JBB8TUoIXPtb1hp7CbG9KeR2tJ0mFecbMolRW1usD8_k4b6UybcZOd9H8N1qhBnKGQfozBY3dcKxjoDK1eVg7Ma2zvrSza9cZ5v/s1600/20190505222337.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara merawat burung puter pelung agar rajin manggung, puter gacor, cekutur bagus serta ciri-ciri puter pelung yang bagus&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;720&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgURYU0hxCdBm5ZKKI2wO4BybGs1cgvxovBdaiq6ZvB8JBB8TUoIXPtb1hp7CbG9KeR2tJ0mFecbMolRW1usD8_k4b6UybcZOd9H8N1qhBnKGQfozBY3dcKxjoDK1eVg7Ma2zvrSza9cZ5v/s640/20190505222337.jpg&quot; title=&quot;Tips perawatan burung Puter Pelung agar rajin manggung&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;(Burung Puter Pelung)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Puter Pelung memiliki karakter yang mudah jinak dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Burung ini sangat mudah dirawat dan cepat gacor, apalagi jika dirawat dengan tepat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Puter Pelung jantan dan betina sekilas memiliki panampilan yang sama, karena bentuk fisik dan warna bulunya memang sama, yaitu coklat dan putih albino dengan bagian leher terdapat warna hitam. Untuk membedakan jenis kelaminnya, bisa dengan meraba bagian tulang pubisnya (supit udang).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung jantan memiliki supit udang yang lebih keras/kaku, serta lebih rapat dan jika ditekan dengan jari terasa lebih runcing, sedangkan supit udang burung betina jaraknya lebih renggang dan terasa lentur/lembek.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Burung Puter masih satu kerabat dengan burung Derkuku, jadi makanan dan perawatannya juga hampir sama yaitu berupa biji-bijian seperti jagung, gabah, beras merah, jewawut, milet, godem dan biji-bijian lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Berikan juga tulang sotong sebagai asinan dan bubukan batu bata untuk membantu pencernaannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Ciri-ciri Puter Pelung yang bagus:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Postur tubuh besar dan gagah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Bagian tembolok menggantung kedepan menandakan burung memiliki kantung suara yang besar dan nafas yang panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Bentuk kepala bulat memanjang (lonjong).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Bentuk ekor lebar meruncing. Biasanya Puter Pelung dengan bentuk ekor seperti itu memiliki suara ngguguk di belakang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Perawatan Puter Pelung agar rajin manggung:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Gantang kandangnya ditempat yang banyak lalu lalang orang agar burung memiliki mental yang bagus dan tidak takut orang, sehingga walaupun disekitarnya banyak orang, burung tetap berani manggung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Rutin dimandikan, tapi cara memandikannya berbeda dengan cara memandikan burung jenis kicauan. Cara memandikan burung Puter Pelung cukup disemprot dengan semprotan yang paling halus menggunakan sprayer atau dengan cara dipegang dengan tangan dan dicelupkan kedalam air seperti cara memandikan Perkutut.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Air untuk memandikan Puter Pelung sebaiknya menggunakan air leri (air bekas cucian beras) yang dicampur dengan air rebusan/tumbukan daun sirih. Karena air leri dan air rebusan daun sirih dipercaya dapat menghilangkan kutu yang ada pada bulu-bulu burung dan juga dapat membuat warna bulunya lebih mengkilap.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Setelah selesai dimandikan, biarkan burung Putet didis untuk mengeringkan bulu-bulunya dulu, baru dijemur sekitar 1-2 jam rutin setiap hari agar burung selalu sehat dan aktif serta rajin manggung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Berikan Puter Pelung pakan berupa biji-bijian yang berkualitas, antara lain: jagung, beras merah, ketan hitam, gabah, milet, jewawut, godem dan biji-bijian lainnya, atau agar lebih praktis bisa menggunakan pakan kemasan yang banyak dijual di kios-kios pakan burung.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Komposisi pada pakan kemasan buatan pabrik juga sudah cukup lengkap dengan kandungan protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan burung Puter.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Ganti air minumnya setiap hari agar tidak terjangkit bakteri yang dapat menyebabkan kesehatan burung terganggu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
• Dan yang tidak kalah penting, buatlah suasana disekitar kandang burung Puter ramah dan nyaman. Jangan sampai burung Puter merasa terancam dengan keberadaan predator seperti kucing, tikus, ular dan lainnya yang dapat menyebabkan burung menjadi stress dan tidak mau bunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Karena jika kondisi lingkungan disekitar kandangnya tidak kondusif, maka akan berpengaruh buruk pada fisik dan psikis burung Puter yang akan berdampak pada kegacoran dan kualitas suaranya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Selain dari faktor perawatan dan lingkungan, faktor usia juga sangat menentukan kegacoran dan kualitas suara anggungan burung Puter Pelung, karena semakin tua usianya maka akan semakin bagus pula suara manggungnya serta menjadi lebih gacor.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Baca juga:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Cara merawat burung Kepodang lokal agar cepat gacor&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Cara efektif menyilangkan Perkutut lokal dan Perkutut bangkok&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Ciri-ciri Perkutut ombyokan yang suara manggungnya bagus&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian sedikit informasi tentang tips perawatan burung Puter Pelung agar rajin manggung. Untuk informasi lain seputar burung Puter Pelung, dapat dibaca pada artikel &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://sanachinet.blogspot.com/&quot;&gt;SANACHINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisTfjXgpM7Ykeo5aIVoBswhxICvghtxJQan9AnBEW7kl28dRhO699tfNViBGAqx3-vW4zjo1u6-nOl-ZRmoliBbkfHQHBSeSH8oYHDe15vZIDBV3epgpuuY_KrRkoAzUxYdIy5uXLcMsIb/s1600/20190505222118.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara merawat burung puter pelung agar rajin manggung, puter gacor, cekutur bagus serta ciri-ciri puter pelung yang bagus&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;960&quot; data-original-width=&quot;720&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisTfjXgpM7Ykeo5aIVoBswhxICvghtxJQan9AnBEW7kl28dRhO699tfNViBGAqx3-vW4zjo1u6-nOl-ZRmoliBbkfHQHBSeSH8oYHDe15vZIDBV3epgpuuY_KrRkoAzUxYdIy5uXLcMsIb/s640/20190505222118.jpg&quot; title=&quot;Tips perawatan burung Puter Pelung agar rajin manggung&quot; width=&quot;480&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;(Burung Puter Pelung)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6421386511962116262/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/tips-perawatan-burung-puter-pelung-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6421386511962116262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6421386511962116262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/tips-perawatan-burung-puter-pelung-agar.html' title='Tips perawatan burung Puter Pelung agar rajin manggung'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgURYU0hxCdBm5ZKKI2wO4BybGs1cgvxovBdaiq6ZvB8JBB8TUoIXPtb1hp7CbG9KeR2tJ0mFecbMolRW1usD8_k4b6UybcZOd9H8N1qhBnKGQfozBY3dcKxjoDK1eVg7Ma2zvrSza9cZ5v/s72-c/20190505222337.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6182056718190308182</id><published>2019-05-01T20:10:00.000-07:00</published><updated>2019-05-13T01:34:34.706-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hikmah"/><title type='text'>Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8-aAmJo5IrGr1KrCg3rXXiX2gowRzhu8cPErCO8t-bTWSaHQ_6t4Og6V4LVafQUl4GN0DZCm0uJw02TJq5BTewMY0R2AIXX54N2r1Yfb_JTRDk68X0P5dXwn1GBmRdPT_dTx2vttl4DfN/s1600/JADWAL+IMSAKIYAH+WILAYAH+JAWA+TIMUR-KOTA+SURABAYA.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya, jadwal sholat, jadwal puasa wajib, jadwal waktu buka puasa, jam sahur&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1470&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8-aAmJo5IrGr1KrCg3rXXiX2gowRzhu8cPErCO8t-bTWSaHQ_6t4Og6V4LVafQUl4GN0DZCm0uJw02TJq5BTewMY0R2AIXX54N2r1Yfb_JTRDk68X0P5dXwn1GBmRdPT_dTx2vttl4DfN/s640/JADWAL+IMSAKIYAH+WILAYAH+JAWA+TIMUR-KOTA+SURABAYA.jpg&quot; title=&quot;Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya&quot; width=&quot;587&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;2&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;&lt;b&gt;Tgl&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;&lt;b&gt;Hari&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;&lt;b&gt;Masehi&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Imsak&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Shubuh&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Terbit&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Dhuha&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Zhuhur&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Ashr&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Maghrib&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;d8d8d8&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;&lt;b&gt;Isya&#39;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;01&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;06 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04 : 03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04 : 13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:24&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;02&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;07 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:24&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Rabu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;08 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:23&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Kamis&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;09 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:23&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Jum&#39;at&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;10 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:23&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;06&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sabtu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;11 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:23&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;07&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Ahad&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;12 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:23&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;08&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;13 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;09&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;14 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;10&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Rabu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;15 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;11&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Kamis&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;16 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;12&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Jum&#39;at&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;17 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sabtu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;18 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Ahad&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;19 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;20 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:03&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:13&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;16&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;21 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;17&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Rabu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;22 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;18&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Kamis&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;23 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:34&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;19&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Jum&#39;at&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;24 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:29&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;20&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sabtu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;25 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;21&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Ahad&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;26 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:31&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;22&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;27 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:31&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;23&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;28 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:31&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;Ashr&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;24&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Rabu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;29 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:31&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;25&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Kamis&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;30 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:04&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:14&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:31&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:50&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;26&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Jum&#39;at&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;31 Mei&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:32&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:51&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;27&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Sabtu&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;01 Juni&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:32&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:30&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:51&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:35&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;28&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Ahad&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;02 Juni&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:32&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:31&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:51&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:36&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;29&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;03 Juni&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:32&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:31&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:51&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;white&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:36&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;3%&quot;&gt;30&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;10%&quot;&gt;04 Juni&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:05&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;04:15&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;05:33&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;06:02&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;11:31&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;14:51&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;17:22&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=&quot;f0f0f0&quot; style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;5%&quot;&gt;18:36&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian artikel &lt;i&gt;Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya&lt;/i&gt;. Semoga bermanfaat.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6182056718190308182/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/jadwal-imsakiyah-bulan-puasa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6182056718190308182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6182056718190308182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/05/jadwal-imsakiyah-bulan-puasa-ramadhan.html' title='Jadwal Imsakiyah Bulan Puasa Ramadhan 1440 H/2019 M untuk Surabaya Dan Sekitarnya'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8-aAmJo5IrGr1KrCg3rXXiX2gowRzhu8cPErCO8t-bTWSaHQ_6t4Og6V4LVafQUl4GN0DZCm0uJw02TJq5BTewMY0R2AIXX54N2r1Yfb_JTRDk68X0P5dXwn1GBmRdPT_dTx2vttl4DfN/s72-c/JADWAL+IMSAKIYAH+WILAYAH+JAWA+TIMUR-KOTA+SURABAYA.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3853428511027673648.post-6545033171588884451</id><published>2019-04-30T18:56:00.000-07:00</published><updated>2019-05-13T02:01:50.073-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan"/><title type='text'>Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-c8ZFcQ_KqcLdxLcFidbXhWsFdPdFO2TSB3NXQKtC5hyphenhyphenWITfKm2ZFvjPbnco38uzdAeJOBAoInvUe7dZbHTnAUk6l7SkNQPEMv0fky3CXo45gyefLW-DV8ry5wtfEV188XB98f8tKQLcd/s1600/arane+anak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa, daftar namabunga dalam bahasa jawa, pelajaran sekolah, sekolah dasar, pepak boso Jowo, belajar bahasa jawa, kumpulan, rangkuman, istilah jawa&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1126&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-c8ZFcQ_KqcLdxLcFidbXhWsFdPdFO2TSB3NXQKtC5hyphenhyphenWITfKm2ZFvjPbnco38uzdAeJOBAoInvUe7dZbHTnAUk6l7SkNQPEMv0fky3CXo45gyefLW-DV8ry5wtfEV188XB98f8tKQLcd/s320/arane+anak.jpg&quot; title=&quot;Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa&quot; width=&quot;225&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Ontang – anting : artine anak siji lanang / anak tunggal laki-laki&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Unting – unting : artine anak siji wadon / anak tunggal perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Uger – uger lawang : artine anak loro lanang kabeh / anak dua laki-laki semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kembang sepasang : artine anak loro wadong kabeh / anak dua perempuan semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gendhana-Gendhini : artine anak loro lanang-wadon / anak dua laki-laki dan perempuan &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cukit dulit : artine anak telu lanang kabeh / anak tiga laki-laki semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gotong mayit : artine anak telu wadon kabeh / anak tiga perempuan semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saramba : artine anak papat lanang kabeh / anak empat laki-laki semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sarimpi : artine anak papat wadon kabeh / anak empat perempuan semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pandhawa : artine anak limo lanang kabeh / anak lima laki-laki semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pancagati : artine anak limo wadon kabeh / anak lima perempuan semua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kendhana – kendhini : artine anak loro lanang wadon / anak dua laki-laki perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kendhini – kendhana : artine anak loro wadon lanang / anak dua perempuan laki2&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sendhang kapit pancuran : artine anak telu, lanang – wadon – lanang / anak tiga perempuan di tengah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pancuran kapit sendhang : artine anak telu, wadon-lanang-wadon / anak tiga laki-laki ditengah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keblat papat : artine anak papat lanang wadon / anak empat laki-laki perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sepasar : artine anak lima lanang wadon / anak lima laki-laki perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Padangan : artine anak lima wadon siji / anak lima perempuan Satu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ipil-ipil ( pipilan ) : artine anak lima lanang siji / anak lima laki-laki satu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pandhawa nyandhangi : artine anak enem wadon siji wuragil / anak enam perempuan terakhir&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kembar : artine anak loro lair bareng / anak dua lahir bersamaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kembar gantung : artine bocah kembar laire let sedina / anak kembar lahir selang satu hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dhampit : artine anak loro lanang wadon laire bareng / anak dua laki-laki perempuan lahir bersamaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gilir kacang : artine anake akeh giliran lanang wadon / anak banyak bergilir laki-laki perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lumpat kidang : artine anake akeh ora giliran lanang wadoh / anak banyak tidak bergilir laki-laki  perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gendhong : artine anak wadon akeh seng tengah anak lanang / anak perempuan banyak yang tengah anak laki-laki &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pathok : artine anak lanang akeh seng tengah wadon / anak laki-laki banyak yang tengah perempuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Grandhel : artine anak lanang pirang – pirang, seng wuragil wadon, utawa anak wadon pirang-pirang seng wuragil lanang / anak banyak yang terakhir perempuan atau laki-laki &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sumarak : artine anak akeh seng lanang luwih akeh / anak banyak yang laki-laki lebih banyak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anggana : artine anak akeh seng urip gari siji / anak banyak yang hidup tinggal Saturday&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cemani : artine anak ireng mulus / anak hitam mulus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wungle, bule : artine anak putih mulus / anak putih mulus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gondhang kasih : artine anak loro beda pakulitane, ono seng ireng ana seng putih / anak dua beda warna kulitnya, anak yang putih ada yang hitam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pambarep : artine anak sing nomer siji / anak yang nomer satu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Panggulu : artine anak sing nomer loro / anak yang nomer dua&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pandhadha : artine anak sing nomer telu / anak yang nomer tiga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sumendhi : artine kakang wuragil / kakak anak terakhir&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wuragil, waruju : artine anak seng keri dhewe / anak yang terakhir sendiri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Panenggak : artine anak nomer loro seko lima cacahe anak / anak yang nomer dua dari lima bersaudara&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Panengah : artine anak nomer telu seko lima cacahe anak / anak yang nomer tiga dari lima bersaudara&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lola ( yatim piatu ) : artine bocah seng ditinggal wong tuwane / anak yang orang tuanya sudah tiada&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yatim : artine bocah lair wis ora menangi bapake / anak yang lahir sudah tidak mempunyai ayah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lola bapa ( biyung ) : artine bocah seng wes ora nduwe bapak utawa ibu / anak yang sudah tidak mempunyai salah satu dari bapak/ibu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konduran : artine bocah lair slamet nanging ibune seda / anak yang lahir selamat tapi ibunya meninggal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sumala : artine bocah sing cacat wiwit lair / anak yang cacat dari lahir&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Thok thing : artine bocah sing lair kanthi sirah cilik / anak yang lahir dengan kepala kecil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Julung kembang : artine bocah sing lahir nalika srengenge mletek / anak yang lahir ketika matahari terbit&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Julung sungsang : artine bocah sing lahir nalika bedug awan / anak yang lahir ketiga waktu tengah hari / waktu dzuhur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Julung sarab/surup : artine bocah sing lahir nalika ngarepake surup / anak yang lahir ketika matahari akan tenggelam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Julung caplok : artine bocah sing lahir nalika surup / anak yang lahir ketika matahari tenggelam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Margana : artine bocah sing lahir nalika ibune lelungan / anak yang lahir ketika ibunya sedang dalam bepergian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wuyungan : artine bocah sing lahir nalika perang / anak yang lahir ketika perang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wahana : artine bocah seng lahir nalika ibune ana pasamuan / anak yang lahir ketika ibunya sedang dalam acara pertemuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jempina : artine bocah seng lahir durung wayahe / anak yang lahir belum saatnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiba sampir : artine bocah sing lahir kalung usus / anak yang lahir dengan posisi usus melingkar di leher&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiba ungker : artine bocah sing lahir ususe nggubed gulu / anak yang lahir dengan usus yang menjerat di leher&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wungkul : artine bocah sing lahir tanpa ari-ari / anak yang lahir tanpa ari-ari&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Demikian artikel &lt;i&gt;Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa&lt;/i&gt;. Semoga bermanfaat.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://sanachinet.blogspot.com/feeds/6545033171588884451/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/04/arane-anak-sebutane-bocah-pelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6545033171588884451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/3853428511027673648/posts/default/6545033171588884451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://sanachinet.blogspot.com/2019/04/arane-anak-sebutane-bocah-pelajaran.html' title='Arane Anak / Sebutane Bocah - Pelajaran Bahasa Jawa'/><author><name>yuana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12868791623951583303</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-c8ZFcQ_KqcLdxLcFidbXhWsFdPdFO2TSB3NXQKtC5hyphenhyphenWITfKm2ZFvjPbnco38uzdAeJOBAoInvUe7dZbHTnAUk6l7SkNQPEMv0fky3CXo45gyefLW-DV8ry5wtfEV188XB98f8tKQLcd/s72-c/arane+anak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>