<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510</atom:id><lastBuildDate>Mon, 02 Sep 2024 02:24:12 +0000</lastBuildDate><category>Artikel</category><category>download video</category><title>Science and HighTech</title><description></description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Professional)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-369418694630936292</guid><pubDate>Mon, 22 Sep 2008 00:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-22T07:31:41.961+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><title/><description>&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Model Pesawat Terbang Dari Peradaban Pra-kolombia  Kuno&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oleh-hafizhhibban@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDvB6aK4ffKXiROfYPOsKLLTGMA0i3Oj_Bm42FGfgJVjOwE5X-e40kZupaFzaE7MbvL8kUgavRsFN9CwcLcSpoYhE5-CYXzO79lCPlqeeJh-kff3tzWcg3eqwgY1TVEk9kn3QJiAmpzEAK/s1600-h/sar_7pap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDvB6aK4ffKXiROfYPOsKLLTGMA0i3Oj_Bm42FGfgJVjOwE5X-e40kZupaFzaE7MbvL8kUgavRsFN9CwcLcSpoYhE5-CYXzO79lCPlqeeJh-kff3tzWcg3eqwgY1TVEk9kn3QJiAmpzEAK/s320/sar_7pap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243180250710542066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apakah keganjilan-keganjilan prasejarah mengenai konsep pesawat terbang modern hanya bisa kita temukan di Mesir dan India saja? jawabannya tentu saja tidak. Di beberapa wilayah di sekitar Amerika Tengah hingga kebeberapa bagian negara di Amerika Latin, banyak ditemukan artifak-artifak purbakala yang berbentuk sangat mirip dengan desain pesawat terbang modern pada umumnya. Artifak-artifak yang keseluruhannya terbuat dari bahan dasar emas tersebut diperkirakan telah berusia 1000 tahun lebih. Apabila desain dari pesawat terbang di kuil Abydos masih berupa relief, lain halnya dengan benda peninggalan masa silam yang satu ini. Yup, artifak-artifak ini benar-benar berupa arca-arca kecil, mungkin boleh dibilang sebagai replika dari dari sebuah wahana bersayap yang masih sangat sulit untuk di identifikasi jenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli purbakala menyebut  obyek-obyek kecil ini sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;zoomorpic&lt;/span&gt;, yang artinya hewan berbentuk suatu obyek tertentu. Namun apabila artifak-artifak kecil tersebut merupakan penggambaran bentuk tubuh suatu jenis hewan tertentu, maka hewan apakah yang dapat mewakilinya? Jika dibandingakan dengan artifak-artifak kuno berbentuk makhluk hidup dari seluruh kebudayaan diseluruh dunia, maka yang satu ini sangatlah berbeda. Karakteristiknya sangat berbeda dengan artifak peninggalan kebudayaan lainnya yang pada umumnya berbentuk realistik dan sangat mudah dikenal hanya dengan melihat bentuk morfologinya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLDFr0mMPQwyY8k3ciwQTdH2nucCtm7Cr3m4yQ77nVuLVdzgnltAgPeA7leZSk2ZvbCGtE3YEe2VMhzbXGunQNZElj1AXcoREqjWVw_nS0v-uj2w1dJjiowexuy04qf7ldydW7VQjS51FG/s1600-h/IMAG0005.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLDFr0mMPQwyY8k3ciwQTdH2nucCtm7Cr3m4yQ77nVuLVdzgnltAgPeA7leZSk2ZvbCGtE3YEe2VMhzbXGunQNZElj1AXcoREqjWVw_nS0v-uj2w1dJjiowexuy04qf7ldydW7VQjS51FG/s320/IMAG0005.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243179738525988034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada beberapa jenis hewan terbang seperti burung (unggas) dan serangga serta beberapa mamalia seperti tupai terbang dan oppossum. kemudian ada beberapa jenis kadal, ada juga jenis-jenis ikan tertentu yang juga dapat meluncurkan tubuhnya secara singkat ke udara. Tapi, dari semuanya itu, hewan jenis apakah yang lebih tepat untuk mewakili obyek-obyek misterius tersebut? Merlihat dari bentuk-nya saja, dapat diperkirakan jika benda tersebut bukan merupakan penggambaran menganai makhluk hidup jenis apapun. Seharusnya para sarjana tidaklah perlu terlalu memaksakan dirinya untuk terlalu ngotot menyebutkan bahwa obyek-obyek tersebut merupakan penggambaran dari suatu spesies hewan. Kini, saatnya kita harus sedikit membuka pikiran mengenai ketidakmungkinan prasejarah menjadi sesuatu yang mungkin saja terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil sekali pun tidak akan mengimajinasikan obyek itu sebagai burung apabila diperlihatkan kepadanya. Mungkin, mereka akan lebih suka menyebutnya sebagai "mainan" berbentuk pesawat terbang. Walaupun demikian, sesungguhnya masih terlalu sulit bagi kita untuk mengidentifikasi/menentukan obyek apakah yang diukir oleh para pemahat-pemahat masa silam ini. Apakah benar artifak-artifak ini bisa dijadikan bukti kuat bahwa peradaban prasejarah telah memasuki zaman aeronautika? mungkin masih sangat sulit untuk mendapatkan jawaban yang benar-benar memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas ini adalah gambar dari artifak membingungkan tersebut. Jika kita perhatikan, struktur dari benda ini benar-benar telihat seperti kerangka sebuah pesawat terbang modern. Dimana disana kita bisa melihat secara jelas bentuk dari kedua sayapnya, dan bagian depan yang mirip dengan moncong pesawat terbang pada umumnya. Hal itu berlaku juga pada bagian belakangnya, dimana tidak ada perbedaan bentuk yang terlalu mencolok dengan bentuk posisi kemudi di bagian belakang pesawat modern. Mari kita perhatikan lagi sebuah cekungan kecil diantara kepala dan badan obyek tersebut. Saya tidak terlalu ngotot untuk menyebutnya sebagai pusat kendali/kokpit, dimana biasanya sang pilot dengan gagah-nya duduk di tempat itu. Lalu kita perhatikan bagian bawahnya, ada dua citra terlihat disana, yang satu berbentuk setengah lingakaran (tidak sempurna) dan yang satunya lagi agak sedikit memanjang hingga kebelakang tubuh obyek. Disini, saya juga tidak terlalu ngotot untuk menyebut citra setengah lingkaran tersebut sebagai roda, dimana pada setengah bagiannya lagi masuk kedalam badan pesawat. Sepertinya, memang sebuah rodalah yang kira-kira dapat mewakilinya. Lalu untuk citra yang satunya lagi, masih sangat sulit untuk ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mengidentifikasi artifak tersebut seperti diatas, maka kita akan semakin yakin bahwa benda kuno itu tidak sekalipun dapat mewakili bentuk dari suatu jenis spesies hewan, sehingga sebutan zoomorpic sepertinya tidaklah terlalu tepat untuk menyebutnya. Menurut pandangan saya pribadi, tidak ada salahnya kita berspekulasi bahwa masyarakat prasejarah yang sebenarnya tidaklah terlalu seprimitif yang kita bayangkan sebelumnya. Saya percaya, sebenarnya kita hanyalah mengulang sejarah dan menemukan kembali apa yang telah ditemukan oleh nenek moyang (tahu kan maksud saya?). Tentunya pernyataanku ini bukan tanpa dasar sama sekali. Bagi teman-teman yang sering mengikuti artikel di blog-ku ini, dapat kalian lihat sendiri banyaknya temuan prasejarah aneh dan misterius, namun juga begitu canggih. Para sarjana pun dibuat pusing oleh hal ini, dan mereka sering menyebut benda-benda canggih masa silam itu sebagai "keganjilan prasejarah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangan masyarakat umum, awal 1900-an merupakan titik awal dari perkembangan menuju era transportasi udara setelah Wright bersaudara berhasil mengembangkan konsep pesawat terbang berkekuatan mesin pertama pertama di dunia yang mereka namakan Kitty Hawk. Tapi itu tidak menurutku, sebab saya yakin bahwa ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita sebenarnya telah memasuki zaman nuklir dan telah mampu mengembangkan teknologi dirgantara/aeronautika yang canggih. Bahkan saya pun yakin jika mereka telah berhasil menemukan dan menggunakan peralatan listrik. Mungkin sebagian dari teman-teman menganggap pandanganku ini terlalu imajinatif dan gila. Tapi, jika kita rajin membaca beberapa referensi/sumber yang ada dan sekaligus mau membuka pikiran yang menyumbat ini, niscaya mungkin akan tercerahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah terlalu banyak informasi yang kita dapatkan mengenai mesin-mesin terbang masa silam seperti ini. Mulai dari catatan kitab suci di daratan India hingga ke wilayah Benua Amerika. Info-info itupun dipertegas dengan temuan-temuan arkeologi yang sebagaimana kita ketahui sangat banyak dan tersebar rata dari berbagai penjuru dunia.&lt;br /&gt;Banyak lukisan-lukisan purbakala yang terukir pada Gua, dan umumnya menggambarkan sesuatu yang diluar dugaan kita. Para pelukis-pelukis gua itu menggambarkan sesuatu yang membingungkan, benda-benda terbang yang aneh, lengkap dengan para pengemudinya yang menggunakan helm logam. Apakah mereka menggambarkan secara kebetulan saja dan sesuai dengan imajinasi mereka? saya katakan itu tidaklah mungkin. Sebab lukisan-lukisan ini hampir bisa ditemukan diseluruh wilayah di bumi ini. Mungkin untuk yang satu ini, akan saya uraikan lebih jauh di artikel selanjutnya mengenai "teori astronot kuno" yang dikemukakan oleh beberapa penulis nonfiksi terkenal seperti Zacharia Sitchin, Burak Eldem, Robert K.G.Temple maupun Erich Von Daniken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-By-:Prof&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;</description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/09/model-pesawat-terbang-dari-peradaban_22.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDvB6aK4ffKXiROfYPOsKLLTGMA0i3Oj_Bm42FGfgJVjOwE5X-e40kZupaFzaE7MbvL8kUgavRsFN9CwcLcSpoYhE5-CYXzO79lCPlqeeJh-kff3tzWcg3eqwgY1TVEk9kn3QJiAmpzEAK/s72-c/sar_7pap.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-1797936269634957647</guid><pubDate>Sun, 07 Sep 2008 07:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-07T14:13:30.575+07:00</atom:updated><title/><description>&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Kota yang Hilang : SODOM dAN GOMORA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kisah ini merupakan salah satu cerita tertua di dunia. Kisah dua kota yang  namanya praktis besinonim dengan dosa, &lt;strong&gt;Sodom dan Gomora&lt;/strong&gt;. Selama  bertahun-tahun, cerita tentang apa yang menimpa mereka menjadi perumpamaan  tentang degradasi moral yang harus dibayar dengan harga mahal.&lt;br /&gt;Mungkin  penggambaran mengenai kehidupan manusia di dua kota ini sangat relevan dewasa  ini, dimana manusia telah melakukan berbagai tindakan yang sangat jauh dengan  hakekat mereka sebagai makhluk ciptaan, bobroknya moral, seakan-akan mereka  tidak memiliki batasan dalam perbuatan. Dimana Perintah-perintah dari Sang  Pencipta dan norma-norma dalam kehidupan bermaysarakat sudah seakan menjadi  dongeng turun temurun yang hanya sebatas mereka dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 4000  tahun yang lalu, Sodom dan Gomora juga memiliki reputasi demikian. Walau Kitab  suci tak pernah menyebutkan apa perbuatan mereka secara mendetil sehingga bisa  bernasib seperti itu. Walaupun demikian, Kitab suci sangat jelas memberikan  penggambaran mengenai hukuman yang mereka terima dari Sang Pencipta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu  (terjungkir-balik sehingga) yang di atas ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan  batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi."&lt;/em&gt; (QS Huud ayat  82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Malaikat-malaikat tersebut menawarkan untuk menolong Lot,  istrinya dan kedua anak perempuannya untuk melarikan diri dari penghancuran  Sodom dan Gomora, dengan syarat bahwa mereka tidak boleh menoleh ke belakang.  Istri Lot mengabaikan perintah ini dan berubah menjadi tiang garam. Lot dan  kedua anak perempuannya lolos ke bukit-bukit" &lt;/em&gt;(Kejadian  19:15-28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cerita mengenai Sodom dan Gomora memang terjadi seperti  apa yang dikisahkan di dalam Al-Quran maupun Injil, maka sangat mungkin terjadi  di suatu lahan kosong terpencil di sebelah lautan tanpa kehidupan. Tapi,  dimanakah tempat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, banyak tempat yang  dikisahkan didalam kitab suci sulit untuk ditentukan dimana lokasi yang  sebenarnya. Contohnya didalam Kitab Taurat yang membahas tentang lima kota  lembah. Sampai saat ini kita hanya bisa berspekulasi bahwa kelima kota tersebut  berada disekitar laut mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita mengenai Sodom dan Gomora ini terjadi  di zaman Abraham/Ibrahim a.s, berabad-abad sebelum Musa a.s keluar dari tanah  Mesir. Abraham kepala suku nomaden yang menghindari kota-kota, mungkin itu  sebabnya amat sedikit sekali yang kita ketahui. Diceritakan suku Abraham  terus-menerus saling bertengkar mengenai padang rumput. Untuk menyelesaikannya,  Abraham dan keponakannya Lot/Luth a.s setuju untuk berpisah. Dan Nabi Luth  kemudian berdiam di Lembah dekat kota Sodom. Jadi kota Sodom seharusnya sudah  cukup mapan saat Luth pindah ke sana. Apabila Kota Sodom itu merupakan pemukiman  khas jaman perunggu, berarti setidaknya ada kurang lebih 1000 orang yang tinggal  di balik dinding kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang menemukan petunjuk kota  seperti itu pernah ada, sebab tak pernah ada orang yang sungguh-sungguh  mencari-nya. Hingga pada tahun 1924, Ahli purbakala bernama &lt;em&gt;William  Albright&lt;/em&gt; berangkat menuju ke Laut Mati untuk melakukan penelitian disana.  Beberapa orang yang bersamanya jelas mencari keberadaan sisa-sisa Sodom dan  Gomora. Mereka mengitari pantai tenggara dari laut mati hingga mereka ahirnya  tiba di sutus purbakala &lt;strong&gt;Bab-edh-dhra&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Bab-edh-dhra (dibaca :  Babhedra), merupakan situs jaman perunggu, namun tak ada petunjuk jika situs itu  meupakan suatu kota. Tampaknya daerah itu merupakan suatu daerah pemakaman.  Namun Albright tak memiliki sumber daya untuk menggalinya.&lt;br /&gt;Jadi hampir 50  tahun berlalu sebelum ada yang kembali ke situs tersebut untuk melakukan  penggalian. Ahli Purbakala &lt;em&gt;Paul Lapp&lt;/em&gt; memimpin penggalian di tahun 1967,  dan &lt;em&gt;Thomas Schaub&lt;/em&gt; termasuk salah satu penggalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab-edh-dhra  merupakan makam terbesar khas jaman perunggu yang mereka gali, panjangnya 15  meter dan lebarnya 7 meter. Disini mereka juga menemukan makam berisi perhiasan  emas dan menggali lebih 700 tembikar yang merupakan hadiah penguburan termasuk  tempat parfum kecil dan banyak benda lain seperti kain. Situs ini sungguh  menakjubkan, makam ini telah digunakan selama 1000 tahun lamanya, dari zaman  Ibrahim hingga penghancuran Sodom. Namun, tak ada apapun untuk mengaitkan  pemakaman kuno itu dengan Sodom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misterinya, sekitar tahun 2350 SM,  penguburan itu mendadak berhenti tak ada yang tahu mengapa. Ada sejumlah sebab  mengapa suatu situs tak ditempati lagi, beberapa bisa disimpulkan, beberapa lagi  tidak. Penyebab pada umumnya mungkin persediaan air mengering, lingkungan  berubah, iklim berubah atau orang-orangnya dibasmi total.&lt;br /&gt;Selama beberapa  musim, ahli purbakala memperluas pencarian mereka untuk mencari tanda-tanda kota  yang hilang. Tak lama kemudian mereka menemukan sesuatu, ada jejak kehidupan  manusia di sisi bukit yang menghadap ke arah pemakaman. Banyak batu tersusun  membentuk tembok yang mereka temukan disana, pecahan-pecahan tembikar dan  sisa-sisa tanah liat yang sangat banyak. Itulah awal langkah mereka untuk  mencari jejak Sodom dan Gomora seperti yang dikisahkan di dalam kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/09/kota-yang-hilang-sodom-dan-gomora-kisah.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-9051419285769058705</guid><pubDate>Sun, 07 Sep 2008 06:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-07T13:57:52.329+07:00</atom:updated><title/><description>&lt;span style="font-size:100%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata Bumi ne Kecil Sekali...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176455741_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOLicPiI0nceG21CqpVm10kb6Y0F_F8et7tZ9F9m0T_fz-vdWKTDOT6nYoYDPSo-wR_scV-XXt0yfvuXie14us0fHWPAzUUkjEFd-NbIGQ3W_XkTPj-QlbAeoopG4aFLN-TS4jzXv81qjB/s320/1176455741_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243163910997414370" border="0" height="191" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;a href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176455741_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg"&gt;Klik&lt;/a&gt; aja klo Mau diperbesar..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Wah diSINI memang masih gede...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176620592_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh68WQqmtJj8iX6g-WYZxvm5QQ_DTXgLRrTGG0z0Gg4hLiXdUzjVO0xrKSCKHlI9ezu1nyKbzUsG8zeLs9YqmU7D7MliZej67iheRSaUih5PAvMPmIrE1iMZwLCJHboghvIvsI8KX0PqU_k/s320/1176620592_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243165792164814562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lumayan sih Bumi masih Keliatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176446458_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJzwtCE9jdIKw7cXT8oLOv4JvBL6g0VjlSA7-Tt7tJ9ewo-yV2AAy66gxthhX2xVyGVbJ-CU2zPVJQV3EPrG7V32jYc2Tp5QJ_ZUDdAYnq6qBY-d5I6Fc4CSborv8CXGDNGUrUZJaSjxNq/s320/1176446458_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243167203854482834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Klo dibandingkan matahri sih Bumi gak da papanya...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176447691_Perbandingan_Matahari_da.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBfoj9X412FIn-jMYBJH2T7I6jPROle8sRmQDAE8z-nbNsnvszszEF57Jt6FwqSOpdU13D1UMUd7e85Vb3MN8tcmHcQItQ1DK6Dpv1QCbQllVqvkqMPb-BUVj9XsZpFpy06Z0Tsy2kGuVo/s320/1176447691_Perbandingan_Matahari_da.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243168788512147154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff9900;"&gt;&lt;b&gt;oh my God,   Buminya mana nih???&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/1176457462_Perbandingan_Matahari_da.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHLfRHkXBYU-UMAYCgM7Rg3HSyhyphenhyphen0eG52J1KQuT410fbS_7R3BpyFv6r6xOJ2bDNWsOCxpVttBhQ97HRQY2HfSYsA2Rt5JdWYp_72b-CErMXns7f1C_C_G8fNEK0Yz_o5mGffpliV0Htv5/s320/1176457462_Perbandingan_Matahari_da.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243169626970036690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;wah Bayangin Aja Berapa besar bumi, kalo DISINI aja bESAR Mtahari cuma 1 PIXEL...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/09/ternyata-bumi-ne-kecil-sekali.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOLicPiI0nceG21CqpVm10kb6Y0F_F8et7tZ9F9m0T_fz-vdWKTDOT6nYoYDPSo-wR_scV-XXt0yfvuXie14us0fHWPAzUUkjEFd-NbIGQ3W_XkTPj-QlbAeoopG4aFLN-TS4jzXv81qjB/s72-c/1176455741_Perbandingan_Bumi_dan_Ta.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-7613405831088378181</guid><pubDate>Sun, 31 Aug 2008 06:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-21T17:37:04.998+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">download video</category><title/><description>&lt;b&gt;Mau DaPEt VIdEo Na  ROnalDo FreeSTyLe Gak???&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                              TaNPA SPatU ja Bsa FreeStyle, HbAt GaK Tuuu???&lt;br /&gt;  MAu LengkPna &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Download&lt;/span&gt; ja &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;DISINI&lt;/span&gt;!!! FREE Kok!!&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dwSuogPqHCQiRNxYrvm6GmF5UkC3AjV6IiIomKffHJWTdYtpfRGZl6M8cHKKNtXdYzwsGs6cY-ZC0IaX-dtCA' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.4shared.com/file/61147793/df6d31ec/cronaldo.html"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhn68gDy2FqCNPSIB7RVBBuADK8lBRDorwSEGzXEupdEUjdF0e6uhWghy4tIq-jT112vVt8CYlZvIomAjLE0uvlGkncJM3XSCwbCM8h4cbS74CjD7A7cKVv81680Wtt8MF-TRVRaTr1ncuF/s200/download-button.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240578466151902226" width="68" border="0" height="66" /&gt;&lt;/a&gt;</description><enclosure length="0" type="video/mp4" url="http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=32d07a2eba5c2220&amp;type=video%2Fmp4"/><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/08/mau-dapet-video-na-ronaldo-freestyle.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhn68gDy2FqCNPSIB7RVBBuADK8lBRDorwSEGzXEupdEUjdF0e6uhWghy4tIq-jT112vVt8CYlZvIomAjLE0uvlGkncJM3XSCwbCM8h4cbS74CjD7A7cKVv81680Wtt8MF-TRVRaTr1ncuF/s72-c/download-button.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Mau DaPEt VIdEo Na ROnalDo FreeSTyLe Gak??? TaNPA SPatU ja Bsa FreeStyle, HbAt GaK Tuuu??? MAu LengkPna Download ja DISINI!!! FREE Kok!!</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Professional)</itunes:author><itunes:summary>Mau DaPEt VIdEo Na ROnalDo FreeSTyLe Gak??? TaNPA SPatU ja Bsa FreeStyle, HbAt GaK Tuuu??? MAu LengkPna Download ja DISINI!!! FREE Kok!!</itunes:summary><itunes:keywords>download video</itunes:keywords></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-6773046767508363452</guid><pubDate>Sun, 24 Aug 2008 02:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-24T09:20:50.114+07:00</atom:updated><title>Komputer zaman Purba</title><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL2WEzm7c_K8ILhnpvznnTPIZHWhaut2cIG2YmLyRMgM9wB-LeA69zMI9XIZT3Ios0oAFrJd1S2ZgIrlM8Q4FnIm7Zkovi1tGi67YyXPBrg6tpFzAjsNmM4n85B3oSe41oPFn1f3wa32LI/s1600-h/komputer2.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237903183655680210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL2WEzm7c_K8ILhnpvznnTPIZHWhaut2cIG2YmLyRMgM9wB-LeA69zMI9XIZT3Ios0oAFrJd1S2ZgIrlM8Q4FnIm7Zkovi1tGi67YyXPBrg6tpFzAjsNmM4n85B3oSe41oPFn1f3wa32LI/s320/komputer2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada 1901, para penyelam Yunani di perairan pulau Antikythera (dibaca: Andikithira, juga dikenal dengan nama: Cerigotto, Sijiljo atau Stus) menemukan sebuah benda peninggalan dari sebuah puing-puing di dasar laut dengan bentuk seperti sebuah jam beker yang berusia paling tidak 2.000 tahun lalu. Penelitian lebih mendalam kemudian oleh Derek J. De Solla Price, menunjukkan bahwa mekanisme benda ini adalah seperti yang kini digunakan sebagai komputer (mesin hitung) untuk mengukur pergerakan bintang-bintang dan planet-planet.Dalam Scientific American, De Solla juga mengingatkan kembali tentang penemuan sebuah alat hitung kalender beroda gigi dari kebudayaan Islam abad ke-13 yang tersimpan di Museum Sejarah Iptek, Oxford. Konsep kerjanya seperti yang telah ditulis oleh ahli astronomi, Al Biruni pada 1.000 M. Peralatan yang dibuat oleh peradaban Islam itu lebih sederhana daripada mekanisme Antikythera namun memperlihatkan banyak kesamaan pokok detil teknis yang digunakan diantara keduanya. Dari ini tampaknya peradaban Antikythera seolah-olah telah lenyap dari kita namun muncul dan dipahami oleh orang-orang Arab (Islam). Hingga lalu masuk ke peradaban Eropa pada abad pertengahan menjadi dasar teknologi jam modern?. Mekanis Antikythera ini kini disimpan di Museum Arkeologi Nasional, Athena (Yunani).(Discovery channel)&lt;/div&gt;</description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/08/komputer-zaman-purba.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL2WEzm7c_K8ILhnpvznnTPIZHWhaut2cIG2YmLyRMgM9wB-LeA69zMI9XIZT3Ios0oAFrJd1S2ZgIrlM8Q4FnIm7Zkovi1tGi67YyXPBrg6tpFzAjsNmM4n85B3oSe41oPFn1f3wa32LI/s72-c/komputer2.gif" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7903287336797854510.post-8611128359773547592</guid><pubDate>Mon, 18 Aug 2008 04:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-18T11:43:16.846+07:00</atom:updated><title>KATAK</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Katak&lt;/b&gt; ialah sejenis haiwan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Amfibia" title="Amfibia"&gt;amfibia&lt;/a&gt; dalam susunan &lt;b&gt;Anura&lt;/b&gt; (bermaksud "tidak berekor", dari &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Greek" title="Bahasa Greek"&gt;bahasa Greek&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;an-,&lt;/i&gt; tanpa + &lt;i&gt;oura&lt;/i&gt;, ekor), dahulunya digelar &lt;i&gt;Salientia&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin" title="Bahasa Latin"&gt;bahasa Latin&lt;/a&gt; &lt;i&gt;saltare&lt;/i&gt;, "melompat"). Katak dewasa bercirikan kaki belakang yang panjang, badan yang pendek, jari berselaput, &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Mata" title="Mata"&gt;mata&lt;/a&gt; jongang dan ketiadaan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekor&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ekor (belum ditulis)"&gt;ekor&lt;/a&gt;. Kebanyakan katak menjalani hidup mata jongang, tetapi juga mudah bergerak di daratan dengan melompat atau memanjat. Katak biasanya ber&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Telur" title="Telur"&gt;telur&lt;/a&gt; di lopak, &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolam&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kolam (belum ditulis)"&gt;kolam&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Tasik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tasik (belum ditulis)"&gt;tasik&lt;/a&gt;; dan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Larva&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Larva (belum ditulis)"&gt;larvanya&lt;/a&gt;, iaitu &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Berudu" title="Berudu"&gt;berudu&lt;/a&gt;, ber&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Insang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Insang (belum ditulis)"&gt;insang&lt;/a&gt; dan bertumbuh dalam &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Air" title="Air"&gt;air&lt;/a&gt;. Katak dewasa merupakan haiwan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Maging" title="Maging"&gt;maging&lt;/a&gt; yang gemar memakan haiwan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Artropod&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Artropod (belum ditulis)"&gt;artropod&lt;/a&gt; (terutamanya &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Serangga" title="Serangga"&gt;serangga&lt;/a&gt;), &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Annelid&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Annelid (belum ditulis)"&gt;annelid&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Gastropoda&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gastropoda (belum ditulis)"&gt;gastropod&lt;/a&gt;. Katak paling dikenali dengan bunyi menguaknya yang boleh kedengaran tanpa kira siang atau malam, terutamanya ketik&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj53HNwayi3TQYc1rMfK1ZsuVKehOuhR-MiEF0WUp2YkOGQkLYAkDt_VltbR_B8_wSX2Xb7viLtGPMu7AfxmHhuci59EWURQsZ17X_eY1-fyG4DTqr6iJF4x5w0OvhzY3pcMBVtFiP_ClQq/s1600-h/180px-Caerulea3_crop.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj53HNwayi3TQYc1rMfK1ZsuVKehOuhR-MiEF0WUp2YkOGQkLYAkDt_VltbR_B8_wSX2Xb7viLtGPMu7AfxmHhuci59EWURQsZ17X_eY1-fyG4DTqr6iJF4x5w0OvhzY3pcMBVtFiP_ClQq/s320/180px-Caerulea3_crop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235713453379463698" border="0" height="237" width="284" /&gt;&lt;/a&gt;a &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Kitar_estrus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kitar estrus (belum ditulis)"&gt;musim mengawan&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Katak boleh didapati dari kawasan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Tropika" title="Tropika"&gt;tropika&lt;/a&gt; ke &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Subartik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Subartik (belum ditulis)"&gt;subartik&lt;/a&gt;, tetapi kebanyakan spesis katak terdapat di &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Hutan_hujan_tropika&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Hutan hujan tropika (belum ditulis)"&gt;hutan hujan tropika&lt;/a&gt;. Katak merupakan antara kumpulan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Vertebrata" title="Vertebrata" class="mw-redirect"&gt;vertebrata&lt;/a&gt; yang paling banyak kepelbagaian, merangkumi lebih 5,000 spesis yang dikenali. Namun begitu, populasi spesis katak tertentu kian merosot.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Katak dan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Kodok" title="Kodok" class="mw-redirect"&gt;kodok&lt;/a&gt; sering dibezakan berdasarkan wajahnya yang disebabkan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Evolusi_tumpuan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Evolusi tumpuan (belum ditulis)"&gt;penyesuaian y&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Evolusi_tumpuan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Evolusi tumpuan (belum ditulis)"&gt;ang tertumpu&lt;/a&gt; kepada persekitaran kering di kalangan haiwan yang bergelar kodok; bagaimanapun, pembezaan ini tiada dasar &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Taksonomi" title="Taksonomi"&gt;taksonominya&lt;/a&gt;. Satu-satunya famili yang diberi nama am "kodok" secara eksklusif ialah &lt;i&gt;&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Toad&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Toad (belum ditulis)"&gt;Bufonidae&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, tetapi banyak spesis dari famili lain turut dipanggil "kodok," dan spesis di bawah genus kodok &lt;i&gt;&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Atelopus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Atelopus (belum ditulis)"&gt;Atelopus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; digelar "katak badut" (&lt;i&gt;harlequin frogs&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;</description><link>http://scienceandhightech.blogspot.com/2008/08/katak.html</link><author>noreply@blogger.com (Professional)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj53HNwayi3TQYc1rMfK1ZsuVKehOuhR-MiEF0WUp2YkOGQkLYAkDt_VltbR_B8_wSX2Xb7viLtGPMu7AfxmHhuci59EWURQsZ17X_eY1-fyG4DTqr6iJF4x5w0OvhzY3pcMBVtFiP_ClQq/s72-c/180px-Caerulea3_crop.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item></channel></rss>