<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>Sebuah Perenungan</title>
	<atom:link href="https://zidaburika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://zidaburika.wordpress.com</link>
	<description>Goresan dari yang kulihat, kudengar, dan kurasa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Apr 2017 05:27:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1017260</site><cloud domain="zidaburika.wordpress.com" path="/?rsscloud=notify" port="80" protocol="http-post" registerProcedure=""/>
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/31ef24081030c35183862771af06beaf7ff8fe062586fd177ebfbc4e091372d3?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Sebuah Perenungan</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link href="https://zidaburika.wordpress.com/osd.xml" rel="search" title="Sebuah Perenungan" type="application/opensearchdescription+xml"/>
	<atom:link href="https://zidaburika.wordpress.com/?pushpress=hub" rel="hub"/>
	<xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item>
		<title>Tirulah Semangat Sang Elang !</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2017/04/20/tirulah-semangat-sang-elang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2017 05:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2448</guid>

					<description><![CDATA[Tidakkah kau lihat elang yang sedang mengepakkan sayapnya di angkasa? Ia terlihat begitu gagah dengan sayap dan cengkeramannya yang begitu kuat. Ia Jelajahi angkasa kesana kemari dengan gagah berani dengan kedua sayapnya. Andaikan ia tak memiliki sayap, tentu ia takkan mampu terbang kemana pun ia mau dan tentu ia hanya terdiam di sangkarnya. Begitulah sang &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2017/04/20/tirulah-semangat-sang-elang/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Tirulah Semangat Sang Elang&#160;!</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg"><img data-attachment-id="2452" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2017/04/20/tirulah-semangat-sang-elang/free-as-a-bird-2/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg" data-orig-size="493,311" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="free-as-a-bird" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=493" class="alignleft size-thumbnail wp-image-2452" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=128&#038;h=81" alt="" width="128" height="81" srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=128 128w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=256 256w" sizes="(max-width: 128px) 100vw, 128px" /></a>Tidakkah kau lihat elang yang sedang mengepakkan sayapnya di angkasa? Ia terlihat begitu gagah dengan sayap dan cengkeramannya yang begitu kuat. Ia Jelajahi angkasa kesana kemari dengan gagah berani dengan kedua sayapnya. Andaikan ia tak memiliki sayap, tentu ia takkan mampu terbang kemana pun ia mau dan tentu ia hanya terdiam di sangkarnya.</p>
<p>Begitulah sang elang, ia diberikan potensi dan kekuatan untuk terus bertahan hidup dengan kedua sayap dan cengkeramannya. Sebuah potensi pemberian ilahi.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan dirimu, yang Allah hadirkan di muka bumi ini? Tidaklah engkau tercipta dengan sia-sia, siapapun dirimu saat ini ! Takkan mungkin engkau tak mampu melakukan apapun, dan engkau harus terus berusaha menggali potensi dirimu ! Ingatlah, sesungguhnya engkau adalah seorang PEMENANG, sejak engkau terlahir dan besar di permukaan bumi ini !</p>
<p>Selamat berjuang, kawan !</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2448</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/04/free-as-a-bird.jpg?w=128"/>
	</item>
		<item>
		<title>Bersihkan Kaca Matamu Sebelum Melihat</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2011/02/02/bersihkan-kaca-matamu-sebelum-melihat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 03:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2415</guid>

					<description><![CDATA[Alhamdulillah, begitu cerah terasa suasana pagi ini, suasana yang sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dimana langit senantiasa tampak mendung, dan hujan seolah tak mau berhenti mengguyur dan membasahi hampir seluruh bagian kota ini, hingga tak terelakkan lagi akibatnya, dimana beberapa bagian kota ini dan jalanannya pun akhirnya terendam banjir. Namun, terkadang cuaca di atas tidak &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2011/02/02/bersihkan-kaca-matamu-sebelum-melihat/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Bersihkan Kaca Matamu Sebelum&#160;Melihat</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img data-attachment-id="2420" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2011/02/02/bersihkan-kaca-matamu-sebelum-melihat/clean-up-your-glasses/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/02/clean-up-your-glasses.jpg" data-orig-size="400,266" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="clean up your glasses" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/02/clean-up-your-glasses.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/02/clean-up-your-glasses.jpg?w=400" class="alignleft size-thumbnail wp-image-2420" title="clean up your glasses" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/02/clean-up-your-glasses.jpg?w=128&#038;h=91" alt=""   />Alhamdulillah, begitu cerah terasa suasana pagi ini, suasana yang sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dimana langit senantiasa tampak mendung, dan hujan seolah tak mau berhenti mengguyur dan membasahi hampir seluruh bagian kota ini, hingga tak terelakkan lagi akibatnya, dimana beberapa bagian kota ini dan jalanannya pun akhirnya terendam banjir. Namun, terkadang cuaca di atas tidak serta merta stabil, karena beberapa bulan belakangan cenderung berubah-ubah secara tiba-tiba. Dari yang tadinya panas, tiba-tiba saja mendung dan kemudian turun hujan mengguyur.</p>
<p>Begitulah, bagaimana kita lihat bahwa aktifitas kehidupan manusia sangat tergantung pada kondisi alam sekitarnya. Kita lihat, bagaimana guyuran hujan yang ﻿jatuh dari langit yang Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala kirimkan dalam beberapa jam saja mampu membuat banjir dan panik dimana-mana, sehingga banyak aktifitas kita menjadi sedikit terkendala karenanya <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Mudah-mudahan kita mampu melihat keadaan ini sebagai sebuah peringatan dan pelajaran untuk kita sama-sama ambil sebagai bahan evaluasi diri, aamin.<br />
<span id="more-2415"></span><br />
Saudaraku,</p>
<p>Adapun kali ini saya bukan ingin membahas keadaan cuaca di atas &#8211; yang biasanya menjadi bahasan <a href="http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Depan.bmkg" target="_blank">BMG</a> -, melainkan saya ingin menuliskan dan membagikan beberapa kalimat bijak berharga di ruang ini, yang baru saja saya terima lewat pesan pendek di ponsel saya, yang dikirimkan oleh saudara saya yang begitu saya sayangi. Semoga kiranya Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala senantiasa melimpahkan keberkahan padanya sekeluarga dan dibukakan selalu baginya pintu kemudahan dan keberhasilan atas segala yang menjadi hajatnya, dunia dan akhirat, aamin.</p>
<p>Berikut isi pesan pendek itu&#8230;</p>
<p><span style="color:#888888;"><span style="color:#3366ff;">&#8220;Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan di kala kita senang dan perisai di kala kita susah. Namun, kita tak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita <strong><em>mengharapkan seseorang tanpa kesalahan</em></strong>. Karena semua manusia itu baik, kalau kita bisa melihat <strong><em>kebaikannya</em></strong>, dan menyenangkan kalau kita bisa melihat <strong><em>keunikannya</em></strong>. Tapi, semua manusia itu <strong><em>akan buruk </em></strong>dan <strong><em>membosankan</em></strong>, kalau kita tidak bisa melihat keduanya&#8230;&#8221;</span>.</span></p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Sebuah kalimat bijak yang singkat, namun sarat makna, ringan di lidah saat dibaca, namun tampak cukup berat untuk dilakoni <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Semoga kiranya Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala memberikan kita taufiq, hidayah dan inayahnya untuk bisa mengamalkannya, aamin.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2415</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/02/clean-up-your-glasses.jpg?w=150">
			<media:title type="html">clean up your glasses</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rendah Hati, Ciri Akhlak Nabawiy</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/22/rendah-hati-ciri-akhlak-nabawiy/</link>
					<comments>https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/22/rendah-hati-ciri-akhlak-nabawiy/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 02:45:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2406</guid>

					<description><![CDATA[﻿﻿﻿Suatu hari, Al Imam Fakhrul Wujud kedatangan tamu seorang wanita yang telah membuatkan makanan semalam penuh khusus untuk Al Imam, dan ketika wanita itu sampai di depan pintu rumah Al Imam, maka penjaga pintu berkata: &#8220;Ibu mau kemana?&#8221; Ibu itu menjawab: &#8220;Aku mau menghadiahkan semangkuk bubur ini untuk Sang Imam&#8221;. Maka penjaga itu berkata: &#8220;Wahai &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/22/rendah-hati-ciri-akhlak-nabawiy/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Rendah Hati, Ciri Akhlak&#160;Nabawiy</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>﻿﻿﻿<img data-attachment-id="2407" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/22/rendah-hati-ciri-akhlak-nabawiy/ilmu-padi/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg" data-orig-size="680,1024" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="ilmu padi" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=199" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=680" class="alignleft size-medium wp-image-2407" title="ilmu padi" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=159&#038;h=240" alt="" width="159" height="240" srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=199 199w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=159 159w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=318 318w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=64 64w" sizes="(max-width: 159px) 100vw, 159px" />Suatu hari, <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhrul Wujud</a> kedatangan tamu seorang wanita yang telah membuatkan makanan semalam penuh khusus untuk Al Imam, dan ketika wanita itu sampai di depan pintu rumah Al Imam, maka penjaga pintu berkata: <em>&#8220;Ibu mau kemana?&#8221; </em>Ibu itu menjawab: <em>&#8220;Aku mau menghadiahkan semangkuk bubur ini untuk Sang Imam&#8221;</em>.</p>
<p>Maka penjaga itu berkata: <em>&#8220;Wahai ibu, lebih baik makanan ini disedekahkan saja kepada fuqara’ karena setiap harinya di dapur Al Imam selalu dipenuhi dengan sembelihan kambing, dan puluhan kilo beras dimasak setiap harinya&#8221;</em>. Maka ibu itu merasa kecewa, namun menyadari apa yang telah dikatakan oleh penjaga itu, karena pastilah semangkuk bubur itu tidaklah ada artinya bagi <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhrul Wujud</a>, kemudian ia pun pergi.<br />
<span id="more-2406"></span><br />
Maka, muncullah firasat pada <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhrul Wujud</a>, dan disaat itu beliau duduk bersama tamu-tamunya kemudian keluar berlari untuk mengejar tamunya, padahal belum pernah <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhrul Wujud</a> berlari, seraya memanggil: <em>&#8220;Wahai ibu, wahai ibu, apa yang engkau bawa?&#8221;</em> Penjaga pintu itu kaget dan terheran karena baru pertama kali melihat Al Imam berlari, maka ibu itu berkata: <em>&#8220;Wahai Al Imam, aku hanya membawa semangkuk bubur ini yang kubuat semalaman hanya untuk Imam, namun penjagamu mengatakan bahwa semangkuk bubur ini tidak berarti karena di dapur Sang Imam telah dipenuhi banyak makanan maka lebih baik bubur ini kusedekahkan kepada fakir miskin saja&#8221;</em>.</p>
<p>Maka <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhrul Wujud</a> berkata: <em>&#8220;Belum pernah ada hadiah yang lebih membuatku gembira selain hadiah darimu ini, jazakillah khairal jazaa&#8221;</em>. Kemudian Al Imam menerima makanan itu dengan gembira lalu beliau memberi ibu itu 1000 dinar. Kemudian Al Imam kembali kepada penjaganya dan berkata: <em>&#8220;Tahukah engkau bahwa ibu itu telah susah payah membuatkan makanan untukku walaupun sedikit? Maka seperti itulah keadaanku di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala, yang mana aku telah beribadah semampuku namun tidak ada artinya di hadapan Allah, dan jika engkau usir ibu itu barangkali aku pun bisa terusir dari rahmat Allah Subhanahu wa ta’ala&#8221;</em>. Demikian ketawadhu&#8217;an (rendah hati dan kesopanan adab) <a href="http://www.luqman.co.cc/2010/01/fakhrul-wujud-syeikh-abubakar-bin-salim.html" target="_blank">Al Imam Fakhru wujud Syaikh Abu Bakr bin Salim</a>.</p>
<p>~</p>
<p><span style="font-size:xx-small;"><br />
(Disarikan dari  <a href="http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=319&amp;Itemid=1">Tausiyah Habibana Munzir bin Fu&#8217;ad Al Musawa</a> &#8211; Majelis Rasulullah SAW)</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/22/rendah-hati-ciri-akhlak-nabawiy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2406</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/ilmu-padi.jpg?w=199">
			<media:title type="html">ilmu padi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikhlas</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/12/ikhlas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 10:19:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kalam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2397</guid>

					<description><![CDATA[Suatu ketika Imam Al-Ghazali ditanya oleh muridnya tentang apa itu &#8220;Ikhlas&#8221;, dan beliau pun menjelaskan dengan singkat; &#8220;Ikhlas adalah menjadikan semua amalmu untuk Allah Ta&#8217;ala, tidak merasa gembira dengan pujian manusia dan tidak peduli dengan celaan mereka&#8221; Saudaraku, Sungguh sebuah jawaban yang singkat, namun seolah membongkar sisi tersembunyi di dalam relung hati. Adakah diriku sudah berlaku &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/12/ikhlas/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Ikhlas</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2398" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2011/01/12/ikhlas/take-give/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg" data-orig-size="188,192" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="take &amp;amp; give" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg?w=188" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg?w=188" class="alignleft size-full wp-image-2398" title="Ikhlas" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg?w=120&amp;h=123 120w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg?w=94&amp;h=96 94w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg 188w" sizes="(max-width: 120px) 100vw, 120px" />Suatu ketika Imam Al-Ghazali ditanya oleh muridnya tentang apa itu &#8220;Ikhlas&#8221;, dan beliau pun menjelaskan dengan singkat;</p>
<p>&#8220;Ikhlas adalah menjadikan semua amalmu untuk Allah Ta&#8217;ala, tidak merasa gembira dengan pujian manusia dan tidak peduli dengan celaan mereka&#8221;<br />
<span id="more-2397"></span><br />
Saudaraku,</p>
<p>Sungguh sebuah jawaban yang singkat, namun seolah membongkar sisi tersembunyi di dalam relung hati.</p>
<p>Adakah diriku sudah berlaku &#8220;Ikhlas&#8221; dalam setiap amaliah? Tanyakan hati kecilmu!</p>
<p>~</p>
<p>Ya Rahman,</p>
<p>Kami bermohon kemurahan-Mu dan bimbingan-Mu dalam perilaku lahir dan bathin kami..</p>
<p>Ya Rahim,</p>
<p>Terimalah amal-amal kami, tutupilah cacatnya, dan sempurnakanlah segala kekurangannya..</p>
<p>~</p>
<p>Allahumma a &#8216;inna &#8216;ala dzikrika wa syukrika wa husni &#8216;ibaadatik</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2397</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/01/take-give.jpg">
			<media:title type="html">Ikhlas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>This World is An Ocean</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/12/16/this-world-is-an-ocean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 08:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2383</guid>

					<description><![CDATA[﻿﻿﻿﻿&#8221;This world is an ocean, and those who drown in it are untold numbers. Don’t drown.&#8221; [Shaykh Murabit Al-Hajj]* ~ A friend drops his comment: &#8220;Need vessel to be alive&#8221; ~ And someone said: &#8220;Correct, but choose the true vessel&#8221; ~  *) Taken from: http://twitter.com/firusfansuri]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img loading="lazy" data-attachment-id="2384" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/12/16/this-world-is-an-ocean/112-9851-i-g28/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg" data-orig-size="800,600" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;112-9851-I-G28&quot;}" data-image-title="112-9851-I-G28" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=800" class="size-medium wp-image-2384 alignleft" title="Ocean Wave" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=154&#038;h=115" alt="" width="154" height="115" srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=300 300w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=154 154w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=308 308w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=128 128w" sizes="(max-width: 154px) 100vw, 154px" /></p>
<p style="text-align:left;">﻿﻿﻿﻿&#8221;This world is an ocean, and those who drown in it are untold numbers. Don’t drown.&#8221;<br />
<span style="color:#888888;">[Shaykh Murabit Al-Hajj]</span><span style="color:#ff0000;">*</span></p>
<p style="text-align:left;">~</p>
<p><span id="more-2383"></span></p>
<p style="text-align:left;">A friend drops his comment: &#8220;Need vessel to be alive&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">~</p>
<p style="text-align:left;">And someone said: &#8220;Correct, but choose the true vessel&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">~ </p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:xx-small;"><span style="color:#ff0000;">*</span>) <span style="color:#999999;">Taken from: <a href="http://twitter.com/firusfansuri" rel="nofollow">http://twitter.com/firusfansuri</a></span></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2383</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/12/all-freeware-ocean-waves.jpg?w=300">
			<media:title type="html">Ocean Wave</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Sesuatu Tidak Pada Tempatnya</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/10/02/ketika-sesuatu-tidak-pada-tempatnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 03:38:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2371</guid>

					<description><![CDATA[Semasa menjadi Khalifah, pemimpin umat dan negara, Umar bin Khattab menyediakan buku catatan amal. Setiap hari Jumat diperiksanya. Termasuk dzalim adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Misalnya sapu diletakkan di dalam lemari. Atau memakai dasi tetapi tidak memakai baju. Adil bukanlah berarti sama rasa sama rata. Bukanlah memberi semua orang dengan yang sama, melainkan memberi &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/10/02/ketika-sesuatu-tidak-pada-tempatnya/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Ketika Sesuatu Tidak Pada&#160;Tempatnya</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><img loading="lazy" data-attachment-id="2372" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/10/02/ketika-sesuatu-tidak-pada-tempatnya/makam-sayyidina-umar-ra/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg" data-orig-size="259,194" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Makam Sayyidina Umar Ra." data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=259" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=259" class="alignleft size-thumbnail wp-image-2372" title="Makam Sayyidina Umar Ra." src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=128 128w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=256 256w" sizes="(max-width: 128px) 100vw, 128px" />Semasa menjadi Khalifah, pemimpin umat dan negara, Umar bin Khattab menyediakan buku catatan amal. Setiap hari Jumat diperiksanya.</em></p>
<p>Termasuk dzalim adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Misalnya sapu diletakkan di dalam lemari. Atau memakai dasi tetapi tidak memakai baju.</p>
<p>Adil bukanlah berarti sama rasa sama rata. Bukanlah memberi semua orang dengan yang sama, melainkan memberi setiap orang sesuai dengan kebutuhan dan haknya.<span id="more-2371"></span></p>
<p>Allah pun menetapkan perintah dan larangan selaras dengan kemampuan manusiawi hamba-Nya, dan kesanggupan alamiah makhluk-Nya.</p>
<p>Sungguh tidak pantas kalau hendak menyuguhi makanan tamu kebetulan tidak ada mangkok tempat sayur, lalu menggunakan asbak. Meski asbak itu besar dan baru dibeli dari toko, dan sama sekali belum pernah dipergunakan, tapi asbak adalah tempat untuk abu rokok.</p>
<p>Seorang petani desa akan naik kereta api. Menurut kebiasaan di kampungnya, kalau akan memasuki rumah orang, diadatkan untuk membuka sandal atau sepatu. Petani tersebut lalu melepas sandalnya pada waktu akan menaiki tangga kereta api menuju Jakarta. Sandalnya ditinggalkan di emplasemen stasiun Tegal. Pada saat turun di Stasiun Senen, ia mencari-cari sandalnya di emplasemen. Tentu saja sandalnya tidak terbawa.<br />
Dengan bersungut-sungut dia mengomel, “Kurang ajar. Sandalku ada yang mengambil. Keterlaluan. Orang kota jahat-jahat!”</p>
<p>Begitulah. Ia menderita kerugian lantaran ketidaktahuannya. Memang mencari kambing hitam amat mudah. Jauh lebih gampang bila dibanding harus mencari kuman di mata sendiri.</p>
<p>Semasa menjadi Khalifah, pemimpin umat dan negara, Umar bin Khattab menyediakan buku catatan amal. Setiap hari Jumat diperiksanya. Jika ia menjumpai perbuatan buruk dalam catatannya, ia mengambil cemeti dan dicambuknya punggung sendiri sampai menghitam.<br />
Pada waktu meninggal dunia, saat jenazahnya akan dimandikan, orang melihat di punggung Umar penuh dengan bekas-bekas pukulan berwarna hitam meratai sekujur badannya.</p>
<p>Di masa hidupnya, apabila mendengar ayat tentang azab dan neraka, Umar menangis tersedu-sedu. Berbuat benar bukanlah tidak pernah berbuat salah. Berbuat benar adalah menyesal andaikata berbuat salah, dan berniat tidak akan mengulangi kembali kesalahan itu.</p>
<p>Pernah suatu hari, Abdurahman, anak Umar bin Khattab, ketika berada di Mesir menenggak minuman keras. Hukuman yang berlaku bagi peminum minuman keras saat itu, sekalipun tidak sampai mabuk, digunduli kepalanya dan dicambuk 25 kali di depan umum.</p>
<p>Namun Gubernur Mesir Amru bin Ash, memberi dispensasi khusus, Abdurahman hanya digunduli, tidak dicambuk. Itu pun dilakukan di rumah gubernur. Mungkin karena yang melakukan pelanggaran itu anak seorang amirul-mukminin.</p>
<p>Timbullah desas-desus miring, yang akhirnya terdengar juga oleh Umar. Segera ia memanggil Gubernur Mesir, agar segera datang ke Madinah, membawa Abdurahman.</p>
<p>Setelah hadir, mereka dihadapkan ke depan majelis hakim. Umar sendiri yang memimpin persidangan. Sambil menunjukkan kemarahan, ia berkata kepada Abdurahman, “Kelakuanmu tidak menunjukkan status sebagai anak pemimpin orang beriman. Malah leluasa melanggar hukum karena merasa akan dilindungi. Tidak! Aku lebih takut dan malu kepada Allah SWT dan Rasul-Nya jika membiarkanmu bebas dari hukum yang berlaku. Engkau meminum minuman keras, suatu hal amat terlarang. Sudah mendapat hukuman digunduli, tetapi tidak di depan umum dan belum dicambuk. Oleh karena itu, aku perintahkan agar Abdurahman anak Umar, dicambuk di depan umum 50 kali. Sebanyak 25 cambukkan untuk perbuatan meminum alkohol, sedangkan 25 cambukkan lagi untuk sikapnya merasa diistimewakan karena anak Umar.”</p>
<p>Kepada Amru bin Ash, Umar berkata tak kalah keras, “Wahai Amr, mengapa hanya karena engkau takut oleh Umar, maka engkau berani melanggar perintah Allah dan RasulNya? Apa arti seorang Umar anak Khattab di hadapan Allah dan Rasul-Nya jika membiarkan kelakuanmu pilih kasih dalam menegakkan hukum, sedangkan Allah telah memerintahkan kita berlaku adil? Hanya karena yang berbuat salah Abdurahman anak Umar, engkau bedakan hukumannya daripada yang lain! Padahal Rasulullah SAW telah menyatakan tegas, seandainya Fatimah putri terkasih mencuri, akan tetap dipotong tangannya. Bahkan oleh beliau sendiri.</p>
<p>Masih terngiang ucapan beliau tentang kehancuran umat di masa lampau, akibat bertindak pilih kasih dalam menetapkan hukum. <em>Innana ahlakallohul ladzina min qablikum, innahu idza saraka fihimul syarifu tarakuhu, wa idza saraqa fihimul dla&#8217;ifu aqamu alaihil haddu</em> (jika yang melanggar kalangan elite, hukum dipermainkan. Akan tetapi jika yang melanggar rakyat biasa, dihukum sebenar-benarnya hukuman). </p>
<p>Tanpa ragu lagi Umar menjatuhkan hukuman 50 kali cambukkan kepada Amru bin Ash, seorang sahabat yang berjasa menyebarkan syiar Islam ke Mesir dan benua Afrika, sekaligus memecatnya dari kedudukan gubernur.</p>
<p>Hukuman kedua dari ayahnya itu membuat Abdurrahman jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Hal yang sama terjadi kepada putra Umar yang lain, Abu Syahmah, dalam kasus pelanggaran zina. Umar menolak menghentikan hukuman 100 cambuk atas putranya, meskipun para sahabat mendesak agar beliau menunda sisa hukuman itu karena Abu Syahmah sudah terlihat kritis. Abu Syahmah akhirnya juga meninggal dunia karena hukuman yang diberikan oleh ayahnya sendiri.</p>
<p>Umar bin Khattab bukannya tidak sayang kepada putranya itu. Beliau begitu sayang, beliau menangis seraya memangku jenazah putranya. Tapi rasa cinta, taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya lebih besar lagi. Mungkin karena itulah Sayyidina Umar dikenal sebagai figur <em>Lâ yakhâfu fil-lâhi laumata lâ’im</em>, tidak takut terhadap siapa pun dalam mengucapkan dan menegakkan kebenaran.</p>
<p>Imam Al-Ghazali menyebut tokoh yang memiliki keistimewaan semacam ini sebagai pemilik predikat <em>l-khawâsh al-aqwiyâ’</em> atau orang-orang istimewa yang kuat dalam menjalankan agamanya. Merekalah orang yang paling layak untuk mengemban amanat kekuasaan untuk mengatur rakyat. “Orang-orang khusus yang kuat, tidak selayaknya, menolak kekuasaan… Yang aku maksud dengan orang kuat di sini adalah orang yang tak tergoda oleh dunia, yang tak dikuasai oleh ketamakan, dan dalam melaksanakan perintah Allah tak takut sedikitpun terhadap cercaan orang,” demikian tegas Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin.</p>
<p>Sayidina Umar mengucapkan kebenaran dan melakukan nahi munkar sepahit apapun itu. Maka oleh karena itu, setan pun takut kepada beliau. Maksudnya, kemunkaran merasa sangat takut untuk menampakkan diri di hadapan Umar, karena beliau pasti akan memberantasnya dengan keras. “Demi Allah, setiap kali setan menjumpaimu melintasi sebuah jalan, maka ia mengambil jalan lain yang bukan jalanmu,” demikian pujian Rasulullah Shallallâhu &#8216;alaihi wasallam untuk Umar. []<span style="color:#888888;"><strong><span style="color:#999999;">SM</span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:xx-small;">~<br />
Sumber: <a href="http://majalah-alkisah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=691:ketika-sesuatu-tidak-pada-tempatnya&amp;catid=14:dunia-islam&amp;Itemid=4" target="_blank">Majalah AlKisah Online</a></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2371</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/10/makam-sayyidina-umar-ra.jpg?w=128">
			<media:title type="html">Makam Sayyidina Umar Ra.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dirimu Lebih Dahulu, Sebelum Orang Lain</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/09/27/dirimu-lebih-dahulu-sebelum-orang-lain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 12:06:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2366</guid>

					<description><![CDATA[Tunjukkan rasa hangat kasih sayangmu pada saudaramu itu dengan senyumanmu yang tulus, perhatianmu, kepedulianmu, serta keinginan kuatmu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana engkau ingin diperlakukan dengan cara yang sama. Dan carilah seribu satu alasan yang baik ketika mereka tak bisa memenuhi hajat dan keinginanmu pada suatu waktu. Dan juga kau tak ingin sesuatu &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/09/27/dirimu-lebih-dahulu-sebelum-orang-lain/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Dirimu Lebih Dahulu, Sebelum Orang&#160;Lain</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2367" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/09/27/dirimu-lebih-dahulu-sebelum-orang-lain/penguin2/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg" data-orig-size="160,120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="penguin2" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg?w=160" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg?w=160" class="alignleft size-full wp-image-2367" title="penguin2" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg 160w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg?w=128&amp;h=96 128w" sizes="(max-width: 160px) 100vw, 160px" />Tunjukkan rasa hangat kasih sayangmu pada saudaramu itu dengan senyumanmu yang tulus, perhatianmu, kepedulianmu, serta keinginan kuatmu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana engkau ingin diperlakukan dengan cara yang sama. Dan carilah seribu satu alasan yang baik ketika mereka tak bisa memenuhi hajat dan keinginanmu pada suatu waktu. Dan juga kau tak ingin sesuatu yang buruk menimpa saudaramu sebagaima engkaupun tak ingin ditimpa hal yang sama.</p>
<p>~</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2366</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/09/penguin2.jpg">
			<media:title type="html">penguin2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Letakkan Rasa Malu Sesuai Tempatnya</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/08/04/letakkan-rasa-malu-sesuai-tempatnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 04:42:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2353</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Jika engkau tidak malu berbagi sesuatu hal yang buruk, kebiasaan yang tidak baik dan kurang bermanfaat, lalu kenapa engkau harus malu membagikan suatu kebaikan ataupun hal-hal yang jelas-jelas bermanfaat? Letakkan posisi rasa MALU-mu itu di posisi yang benar dan sesuai dengan yang semestinya&#8221; ~ ~ ~]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a title="Malu" href="http://farm4.static.flickr.com/3643/3486427024_5c9923937b.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><img loading="lazy" data-attachment-id="2355" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/08/04/letakkan-rasa-malu-sesuai-tempatnya/malu-2/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg" data-orig-size="500,334" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Malu" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg?w=500" class="aligncenter size-full wp-image-2355" title="Malu" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg 500w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg?w=128&amp;h=86 128w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg?w=300&amp;h=200 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p><span id="more-2353"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8220;Jika engkau tidak malu berbagi sesuatu hal yang buruk, kebiasaan yang tidak baik dan kurang bermanfaat, lalu kenapa engkau harus malu membagikan suatu kebaikan ataupun hal-hal yang jelas-jelas bermanfaat?<br />
Letakkan posisi rasa <strong><span style="text-decoration:underline;">MALU</span></strong>-mu itu di posisi yang benar dan sesuai dengan yang semestinya&#8221;</p>
<p style="text-align:center;">~ ~ ~</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2353</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/08/malu1.jpg">
			<media:title type="html">Malu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lihatlah Ke Dalam Dirimu..</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/07/23/lihatlah-ke-dalam-dirimu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 10:42:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Kalam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2347</guid>

					<description><![CDATA[Jika engkau ingin mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH تعالى, maka perhatikanlah bagaimana Kedudukan ALLAH pada dirimu&#8230; Lihatlah kekuatan hubungan nuranimu (sirr) DenganNYA, perhatianmu pada hal-hal yang DiredhaiNYA, kebencianmu pada segala sesuatu yang DimurkaiNYA, bantuanmu pada hamba-hambaNYA dan usahamu untuk menjauhi makhlukNYA yang buruk. Inilah cara untuk mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH&#8230; Janganlah engkau ukur kedudukanmu atau kedudukan &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/07/23/lihatlah-ke-dalam-dirimu/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Lihatlah Ke Dalam&#160;Dirimu..</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2348" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/07/23/lihatlah-ke-dalam-dirimu/itikaf/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/itikaf.jpg" data-orig-size="107,122" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="i&amp;#8217;tikaf" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/itikaf.jpg?w=107" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/itikaf.jpg?w=107" class="alignleft size-full wp-image-2348" title="i'tikaf" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/itikaf.jpg?w=685" alt=""   />Jika engkau ingin mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH تعالى,<br />
maka perhatikanlah bagaimana Kedudukan ALLAH pada dirimu&#8230;</p>
<p>Lihatlah kekuatan hubungan nuranimu (sirr) DenganNYA,<br />
perhatianmu pada hal-hal yang DiredhaiNYA,<br />
kebencianmu pada segala sesuatu yang DimurkaiNYA,<br />
bantuanmu pada hamba-hambaNYA<br />
dan usahamu untuk menjauhi makhlukNYA yang buruk.<br />
Inilah cara untuk mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH&#8230;<br />
<span id="more-2347"></span><br />
Janganlah engkau ukur kedudukanmu<br />
atau kedudukan orang lain Disisi ALLAH<br />
dengan amal-amal lahiriah&#8230;</p>
<p>Amal-amal lahiriah tidak dapat dijadikan pedoman,<br />
sebab orang baik dan jahat juga mengamalkannya.<br />
<strong><span style="color:#888888;">&#8211; al-Habib Muhammad ibn `AbduLlah al-`Aydrus رحمة الله تعالى عليه</span></strong></p>
<p><span style="color:#888888;">Sumber: <a href="http://ukhti27.blogspot.com/2010/07/bagaimanakah-kedudukanmu-disisi-allah.html" target="_blank">ukhti27.blogspot.com</a></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2347</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/itikaf.jpg">
			<media:title type="html">i'tikaf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia-lah Pemilik Kebahagiaan</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/28/dia-lah-pemilik-kebahagiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 04:08:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2336</guid>

					<description><![CDATA[Ketika engkau menggantungkan kebahagiaan pada benda, maka disaat benda itu hilang atau tidak sesuai dengan harapanmu, maka yang hadir di hatimu adalah rasa sedih dan kecewa. Oleh karena itu, gantungkanlah kebahagiaanmu hanya kepada pemilik kebahagiaan itu, yakni Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala. ~]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2338" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/28/dia-lah-pemilik-kebahagiaan/allah-49/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg" data-orig-size="173,314" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="allah-49" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg?w=165" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg?w=173" class="alignleft size-full wp-image-2338" title="Allahu Ash-Shomad" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg 173w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg?w=53&amp;h=96 53w" sizes="(max-width: 173px) 100vw, 173px" />Ketika engkau menggantungkan kebahagiaan pada benda, maka disaat benda itu hilang atau tidak sesuai dengan harapanmu, maka yang hadir di hatimu adalah rasa sedih dan kecewa.</p>
<p>Oleh karena itu, gantungkanlah kebahagiaanmu hanya kepada pemilik kebahagiaan itu, yakni Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala.</p>
<p>~</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2336</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/allah-491.jpg">
			<media:title type="html">Allahu Ash-Shomad</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dzikrullah</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/11/dzikrullah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 12:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2327</guid>

					<description><![CDATA[~o0o~ &#8220;Selama hamba ingat Allah (dzikrullah), maka tidak mungkin ia melakukan maksiat&#8221; (Ustadz Muhammad Arifin Ilham)]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img loading="lazy" data-attachment-id="2328" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/11/dzikrullah/habibana-ust-arifin-ilham/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg" data-orig-size="604,401" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="habibana &amp;amp; ust arifin ilham" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg?w=604" class="aligncenter size-full wp-image-2328" title="habibana &amp; ust arifin ilham" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg 604w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg?w=128&amp;h=85 128w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg?w=300&amp;h=199 300w" sizes="(max-width: 604px) 100vw, 604px" /></p>
<p><span id="more-2327"></span></p>
<p style="text-align:center;">~o0o~</p>
<p style="text-align:center;">&#8220;Selama hamba ingat Allah (dzikrullah), maka tidak mungkin ia melakukan maksiat&#8221;<br />
<span style="color:#888888;">(<strong>Ustadz Muhammad Arifin Ilham</strong>)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2327</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/habibana-ust-arifin-ilham.jpg">
			<media:title type="html">habibana &amp; ust arifin ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Hamba Yang Penuh Dosa..</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/09/inilah-hamba-yang-penuh-dosa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 10:05:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Munajat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2323</guid>

					<description><![CDATA[A &#8216;uudzubillahi minasy syaithoonir rojiim Bismillahirrahmaani rrahiim, Alhamdulillahi Robbil &#8216;aalamiin, Allahumma sholli &#8216;alaa sayyidina Muhammadin wa &#8216;alaa aali sayyidina Muhammad Ya Allah Ya Robbana, Duhai Tuhan Yang Maha Mengetahui segala isi hati Duhai Tuhan Yang senantiasa mendengarkan rintihan hamba-Nya Hamba bermohon kepada-Mu Ya Robbiy Ampuni dan maafkanlah segala dosa hamba Hilangkanlah segala kekesatan dan kebusukan &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/09/inilah-hamba-yang-penuh-dosa/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Inilah Hamba Yang Penuh&#160;Dosa..</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img loading="lazy" data-attachment-id="2324" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/09/inilah-hamba-yang-penuh-dosa/sujud/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg" data-orig-size="500,332" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="sujud" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg?w=300" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg?w=500" class="aligncenter size-full wp-image-2324" title="inilah hamba yang penuh dosa... Ya Robb.." src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg 500w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg?w=128&amp;h=85 128w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg?w=300&amp;h=199 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p><span id="more-2323"></span></p>
<p style="text-align:center;">A &#8216;uudzubillahi minasy syaithoonir rojiim</p>
<p style="text-align:center;">Bismillahirrahmaani rrahiim,</p>
<p style="text-align:center;">Alhamdulillahi Robbil &#8216;aalamiin, Allahumma sholli &#8216;alaa sayyidina Muhammadin wa &#8216;alaa aali sayyidina Muhammad</p>
<p style="text-align:center;">Ya Allah Ya Robbana,</p>
<p style="text-align:center;">Duhai Tuhan Yang Maha Mengetahui segala isi hati<br />
Duhai Tuhan Yang senantiasa mendengarkan rintihan hamba-Nya<br />
Hamba bermohon kepada-Mu Ya Robbiy<br />
Ampuni dan maafkanlah segala dosa hamba<br />
Hilangkanlah segala kekesatan dan kebusukan yang bersarang di hati hamba<br />
Hilangkan dan bersihkanlah hamba dari segala penyakit lahir dan batin<br />
Anugerahkanlah hamba ilmu yang bermanfaat, yang dengannya bertambah baik amal ibadah hamba kepada-Mu, yang dengannya bertambah rasa takut hamba kepada-Mu, yang dengannya bertambah kesadaran hamba akan kekurangan hamba dalam memenuhi hak-hak-Mu, yang dengannya hamba menjadi semakin rindu pada-Mu dan Rasul-Mu, dan yang dengannya menjadikan hamba termasuk orang-orang yang merendah diri pada sesama makhluk-Mu serta menjauhkan hamba dari melalaikan diri dari berdzikir kepada-Mu..</p>
<p style="text-align:center;">Duhai Yang Maha Pengasih dari seluruh yang berjiwa kasih</p>
<p style="text-align:center;">Wa shollallahu &#8216;alaa sayyidina Muhammadin wa &#8216;alaa aalihi wa shohbihi wa sallam, walhamdulillaahi Robbil &#8216;aalamiin</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2323</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/sujud.jpg">
			<media:title type="html">inilah hamba yang penuh dosa... Ya Robb..</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Istighfar</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/08/keutamaan-istighfar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 09:55:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kalam]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2312</guid>

					<description><![CDATA[Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: &#8220;Barangsiapa membiasakan diri ber-istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.&#8221; (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad) Seseorang mendatangi Ibnu &#8216;Abbas dan berkata, &#8220;Doakan agar aku &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/08/keutamaan-istighfar/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Keutamaan Istighfar</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2313" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/08/keutamaan-istighfar/tasbih111/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg" data-orig-size="180,270" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tasbih111" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg?w=180" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg?w=180" class="alignleft size-full wp-image-2313" title="Ber-Istighfarlah!" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg 180w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg?w=64&amp;h=96 64w" sizes="(max-width: 180px) 100vw, 180px" /><em>Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:</em></p>
<p><em>&#8220;Barangsiapa membiasakan diri ber-istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.&#8221; (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)</em></p>
<p>Seseorang mendatangi Ibnu &#8216;Abbas dan berkata, &#8220;Doakan agar aku punya anak!&#8221; Ia menjawab, &#8220;Biasakanlah ber-istighfar!&#8221;</p>
<p>Datang orang lain yang berkata, &#8220;Doakan agar aku kaya!&#8221; Ia menjawab, &#8220;Biasakanlah ber-istighfar!&#8221;<br />
<span id="more-2312"></span><br />
Datang lagi orang lain yang berkata, &#8220;Doakan agar turun hujan!&#8221; Ia menjawab, &#8220;Biasakanlah ber-istighfar!&#8221;</p>
<p>Lalu dikatakan kepadanya, &#8220;Kau katakan kepada setiap orang yang datang meminta bantuanmu agar membiasakan beristighfar?!?</p>
<p>&#8220;Benar!&#8221; katanya. &#8220;Bukankah Allah Ta&#8217;aala telah mewahyukan:</p>
<p><em>&#8220;Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.&#8221; (QS. Nuh, ayat 10-12)</em></p>
<p style="text-align:center;">~ ~ ~</p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="color:#888888;">Dikutip dan diedit seperlunya dari &#8220;Kisah dan Hikmah&#8221; Dalam Kalam Habib Muhammad bin Hadi Assegaf</span></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2312</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/tasbih111.jpg">
			<media:title type="html">Ber-Istighfarlah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tundukkan Hati Kami, Ya Robb !</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/01/tundukkan-hati-kami-ya-robb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kalam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2276</guid>

					<description><![CDATA[Telah berkata Al Habib Munzir Al Musawa dalam salah satu tausiyahnya: &#8220;Sujud itu ada yang zhahir dan ada yang batin. Sujud yang zhahir adalah sujudnya tubuh kita sebagaimana kita ketahui, namun sujud batin adalah ketika tubuh kita sujud, hati kita juga sujud kepada Allah, dan setelah itu hati akan terus sujud walaupun tubuh kita beraktifitas. &#8230; <a href="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/01/tundukkan-hati-kami-ya-robb/" class="more-link">Lanjutkan membaca <span class="screen-reader-text">Tundukkan Hati Kami, Ya Robb&#160;!</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="2277" data-permalink="https://zidaburika.wordpress.com/2010/06/01/tundukkan-hati-kami-ya-robb/olympus-digital-camera/" data-orig-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg" data-orig-size="185,220" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;uD600,S600&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1180265231&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;17.4&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.01&quot;,&quot;title&quot;:&quot;OLYMPUS DIGITAL CAMERA&quot;}" data-image-title="Habibana Munzir Al Musawa" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg?w=185" data-large-file="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg?w=185" class="alignleft size-full wp-image-2277" title="Habibana Munzir Al Musawa" src="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg?w=685" alt=""   srcset="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg 185w, https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg?w=81&amp;h=96 81w" sizes="(max-width: 185px) 100vw, 185px" />Telah berkata <strong><a href="http://www.majelisrasulullah.org/">Al Habib Munzir Al Musawa</a></strong> dalam salah satu tausiyahnya:</p>
<p>&#8220;Sujud itu ada yang zhahir dan ada yang batin. Sujud yang zhahir adalah sujudnya tubuh kita sebagaimana kita ketahui, namun sujud batin adalah ketika tubuh kita sujud, hati kita juga sujud kepada Allah, dan setelah itu hati akan terus sujud walaupun tubuh kita beraktifitas. Hati kita akan tetap sujud dan merendahkan diri kepada Allah walaupun siang dan malam kita dalam aktifitas lain, sampai kembali ke waktu sujud lagi yaitu waktu sholat&#8221;<br />
<span id="more-2276"></span><br />
Saudaraku,</p>
<p>Siapa yang tidak ingin dan merindukan hal seperti di atas. Tunduknya hati dan jiwa sebagaimana tunduknya jasad kita sewaktu melakukan sujud saat mendirikan sholat. Tiada kekuatan yang paling kita besarkan dan agungkan pada saat itu selain kekuataan Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala, Dzat yang telah menciptakan diri kita dan memelihara setiap sel tubuh di dalamnya. Tiada yang kita tuju dan harapkan pada saat itu selain pertolongan dari-Nya, dan tiada yang membuat kita merasa takut pada saat itu selain takut akan kemurkaan-Nya, adzab-Nya, dan jauhnya rahmat yang senantiasa Dia curahkan setiap detiknya pada hari-hari kita.</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Semoga Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala menerima setiap ibadah sholat-sholat kita, menutupi segala kekurangan di dalamnya, juga segala kekurangan dari bentuk ibadah yang kita tujukan untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya, sehingga kesan yang ditinggalkan oleh ibadah itu sangat bermakna dan terlihat dalam sikap keseharian kita&#8230;aamiin Allahumma aamin.</p>
<p style="text-align:center;">~~~</p>
<p style="text-align:center;">Ya Rahmaan Ya Rahiim,</p>
<p style="text-align:center;">Duhai Dzat yang mencukupkan makhluk-Nya dari segala kekurangan</p>
<p style="text-align:center;">Duhai Dzat yang melapangkan setiap kesempitan</p>
<p style="text-align:center;">Ya Robbana,</p>
<p style="text-align:center;">Terimalah segala amal ibadah kami kepada-Mu<br />
Tutupilah segala kekurangan yang ada<br />
Bimbinglah kami untuk memperbaiki dan menyempurnakan setiap persembahan amal-amal kami kepada-Mu</p>
<p style="text-align:center;">Ya Robbana,</p>
<p style="text-align:center;">Tundukkan selalu hati dan jiwa kami sebagaimana tunduknya jasad kami saat bersujud kepada-Mu</p>
<p style="text-align:center;">Hilangkahlah segala kesombongan yang ada di hati kami sekecil apapun, baik yang kami ketahui dan sadari maupun yang tidak kami ketahui dan sadari</p>
<p style="text-align:center;">Kami berlindung kepada-Mu dari setiap keburukan amal-amal kami</p>
<p style="text-align:center;">Berlindung dari setiap ibadah yang jauh dari rasa khusyu&#8217;, ikhlas, ketundukkan, rasa takut, pengharapan dan cinta</p>
<p style="text-align:center;">Ya Robbana,</p>
<p style="text-align:center;">Kurniakan pada diri kami rasa cinta kepada makhluk-makhluk-Mu, khususnya kepada kedua orang tua kami, guru-guru mulia kami, pendahulu-pendahulu kami yang sholeh, serta saudara-saudara kami yang muslim</p>
<p style="text-align:center;">Dan jadikanlah puncak kecintaan kami adalah pada-Mu dan kepada junjungan kami, Baginda Rasulullah Muhammad Shollallahu &#8216;alaihi wa sallam dan keluarga serta para sahabat beliau&#8230;aamiin Allahumma aamiin</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2276</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://zidaburika.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/06/love-u-habibana.jpg">
			<media:title type="html">Habibana Munzir Al Musawa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingatlah! Sebelum Engkau Disholatkan!</title>
		<link>https://zidaburika.wordpress.com/2010/05/21/ingatlah-sebelum-engkau-disholatkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[abihasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 12:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://zidaburika.wordpress.com/?p=2265</guid>

					<description><![CDATA[    &#8220;&#8230;dan dirikanlah sholat untuk mengingat Aku&#8221; (QS. Thahaa: 14) ~~~ &#8220;Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku&#8221; (QS. Ibrahim: 40)  ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><div class="jetpack-video-wrapper"><iframe class="youtube-player" width="685" height="386" src="https://www.youtube.com/embed/4NNmJ-CI_5w?version=3&#038;rel=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;fs=1&#038;hl=id&#038;autohide=2&#038;wmode=transparent" allowfullscreen="true" style="border:0;" sandbox="allow-scripts allow-same-origin allow-popups allow-presentation allow-popups-to-escape-sandbox"></iframe></div></p>
<p><span id="more-2265"></span></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;">&#8220;&#8230;dan dirikanlah sholat untuk mengingat Aku&#8221; (QS. Thahaa: 14)</p>
<p style="text-align:center;">~~~</p>
<p style="text-align:center;">&#8220;Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku&#8221; (QS. Ibrahim: 40)</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2265</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/b1abc9c89a5e4d1a8a7c12e9c29363a230609b0d6bfbb0a7bb06c89046609139?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=R">
			<media:title type="html">abihasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>