<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013</atom:id><lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 11:58:08 +0000</lastBuildDate><category>Analisa Feng Shui Beijing Olympic 2008</category><category>Suhana Lim</category><category>Tip Fengshui untuk Ruang Tamu</category><title>SELAMAT MENGUNJUNGI SHAN LIANG BLOG</title><description>SELAMAT TAHUN BARU 2009&#xa;SEMOGA DI TAHUN 2009 KEHIDUPAN SETIAP ORANG DAPAT BERJALAN DENGAN LANCAR DAN SUKSES.&#xa;&#xa;SEGALA SESUATU DIBUMI INI ADALAH TIDAK KEKAL. BERBUATLAH SESUATU YANG BAIK DAN BERGUNA BAGI SEMUA MAKHLUK DI BUMI INI. SEMOGA ENGKAU HIDUP BAHAGIA.</description><link>http://shanliang.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-1140045283651038730</guid><pubDate>Sat, 09 Aug 2008 01:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-09T08:59:20.506+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Analisa Feng Shui Beijing Olympic 2008</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suhana Lim</category><title>Analisa Feng Shui Beijing Olympic 2008</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;Analisa Feng Shui Beijing Olympic 2008&lt;br /&gt;Oleh: Suhana  Lim&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Catatan: Tulisan berikut adalah perbincangan yang disiarkan di Radio SBS (edisi bahasa Indonesia) program nasional pada tanggal 08 Agustus  2008 lalu. Karena keterbatasan waktu, tidak semuanya dapat disampaikan. Untuk itu tulisan ini dibuat, agar informasi secara utuh dan lengkap dapat diakses oleh lebih banyak kalangan. Silahkan baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat anda membaca tulisan ini maka pesta dunia olimpiade Beijing 2008 sudah resmi dimulai. Acara pembukaan spektakular yang tentunya memukau bagi yang menyaksikannya. Badai salju, kontroversi sepanjang torch rely, masalah di Tibet, gempa besar, kekhawatiran mengenai polusi, ancaman terorisme serta permasalahan besar kecil lainnya ternyata dapat diatasi dan dilalui. Pemerintah dan rakyat Tiongkok berhasil juga menyelenggarakan perjamuan global. Kebanggaan dan patriotisme ditunjang dengan kekuatan ekonomi Tiongkok membuat pesta  pembukaan olimpiade Beijing 2008 ini terselenggara dalam proporsi yang luar biasa, mengalahkan pesta-pesta olimpiade sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan saat pembukaan bukanlah suatu kebetulan. Tanggal 8 bulan Agustus 2008 pada jam 8 malam merupakan saat-saat yang bagi banyak khalayak dipercaya sebagai moment keberuntungan yang paling tinggi. Hal ini karena karakter angka &quot;delapan&quot; homonim dengan karakter &quot;berkembang / berhasil.&quot;  Ironisnya banyak permasalahan yang melanda Tiongkok sejak memasuki tahun 2008. Dimulai dengan badai salju yang melumpuhkan sebagian negara, insiden di Tibet yang berkelanjutan dengan insiden  protes disepanjang torch rely, gempa besar yang menimbulkan banyak korban, dan yang paling akhir ialah dengan terjadinya gerhana matahari. Apakah semua tadi mematahkan mitos mengenai angka delapan dengan keberhasilan?  Kalau mau dianalisa lebih mendalam, permasalahannya  ada kaitannya dengan shio dari para pemimpin Tiongkok. Presiden Hu Jin Tao (kelahiran Anhui tahun 1942) dan Perdana Menteri Wen Jia Bao (kelahiran Tianjin 1942). Kedua-duanya ber shio kuda, yang pada tahun Tikus ini mendapat  clash atau ciong besar. Sebagai &quot;kepala rumah tangga&quot; di Tiongkok maka bintang terang atau bintang redup yang dialami pasti ada dampaknya bagi rumah tangga yang dipimpinnya. Hal lain ialah tahun ini merupakan tahun yang didominasi oleh unsur tanah diatas unsur air, yang tentunya kurang stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaplikasian feng shui wisdom sangat jelas pada Beijing Olympic ini. National Stadium yang lebih dikenal sebagai &quot;bird&#39;s nest&quot; dan  National Aquatics Center &quot;ice cube.&quot; Kedua stadium tadi merupakan simbol dari heaven and earth. Lingkaran merupakan simbol dari surga / langit dan persegi empat melambangkan bumi. Selain itu kalau kita telaah lebih dalam, stadium &quot;bird&#39;s nest&quot; bentuknya mirip dengan gold ingot. Ini juga merupakan simbol dari kemakmuran dan kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jendela dan pintu pada perkampungan atlit diatur menghadap kearah Selatan. Ini juga merupakan prinsip yang diadopsi dari feng shui. Arah Selatan dianggap menguntungkan karena sumber kehangatan dan arah Utara dihindari karena angin dingin yang bertiup dari Kutub Utara. Belum lagi badai pasir yang sering berhembus dari gurun Gobi. Prinsip Utara Selatan ini juga diaplikasikan pada pembangunan Forbidden City dan banyak bangunan lainnya diseantero Tiongkok sejak ribuan tahun silam. Berdekatan dengan perkampungan atlit adalah Beijing Olympi Forest Park. Taman ini juga memakai konsep yang diadopsi dari prinsip feng shui. Bukit dan gunung diposisikan berada di Utara, danau di bagian Selatan. Jalur sepanjang delapan kilometer yang menghubungkan kompleks Forbidden City dengan kompleks Olimpic merupakan salah satu cara agar &quot;blessing&quot; dari Heaven didapat bagi pesta Olimpic ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last but not least, terminal 3 di Beijing airport merupakan bangunan terbesar di dunia saat ini. Ukurannya dua kali ukuran Pentagon. Dibangun dengan biaya 3,8 billion US dollar dan mampu menangani lebih dari 50 juta penumpang setahunnya. Warna merah dan warna emas mendominasi terminal ini. Kedua warna ini adalah warna keberuntungan dan warna kekuasaan. Atapnya disain atapnya menyerupai sisik Naga (hewan keberuntungan) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viva Olympic, semoga motto &quot;One World One Dream&quot; Olympic 2008 di Beijing ini dapat dicapai. Selamat berkompetisi (secara fair) bagi seluruh atlit.&lt;/p&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/08/analisa-feng-shui-beijing-olympic-2008.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-1680781745895303242</guid><pubDate>Wed, 23 Jul 2008 09:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-23T16:34:10.894+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tip Fengshui untuk Ruang Tamu</category><title>Tip Fengshui untuk Ruang Tamu</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Sumber : Kompas.Com&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Paling baik, rumah tetap memiliki ruang tamu. Tetapi ruang tamu tersebut harus “dikelola” dengan baik. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;1. Pintu dan jendela rumah setiap pagi harus dibuka, untuk menyambut hawa rezeki yang segar agar singgah dan masuk ke rumah. Pintu masuk yang jarang digunakan, menandakan keberuntungan juga bersifat statis, bahkan cenderung menurun. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;2. Pintu rumah sebaiknya digunakan untuk mempersilakan tamu masuk. Jadi keluar masuknya tamu bukan melalui pintu garasi. Pintu utama biasanya dirancang di posisi medan magnetik yang menguntungkan, sedangkan pintu yang lain biasanya terletak di area yang biasa atau kurang menguntungkan. Jadi lebih baik menerima tamu melalui jalur yang “menguntungkan”, dengan harapan tamu yang datang pun akan membawa hawa keberuntungan bagi kehidupan penghuni. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;3. Di malam hari, lampu ruang tamu sebaiknya dihidupkan walau hanya sekitar 30 menit. Hal ini dimaksudkan sebagai aktifitas Feng Shui untuk membuyarkan pengendapan energi Yin atau energi negatif yang masuk melalui pintu ruang tamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/07/tip-fengshui-untuk-ruang-tamu.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-6236792996919585589</guid><pubDate>Tue, 24 Jun 2008 08:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-24T16:00:50.522+07:00</atom:updated><title>PCMedia Antivirus (PCMAV) 1.4</title><description>&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SGC09CgD8KI/AAAAAAAAACM/Xe8gn05L9TU/s1600-h/PCMAV.jpg&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5215367329231401122&quot; style=&quot;DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SGC09CgD8KI/AAAAAAAAACM/Xe8gn05L9TU/s320/PCMAV.jpg&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Untuk mendownload PCMAV 1.4 anda bisa klik di misc download disamping kanan layar ataupun klik &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/dir/6906951/7808eef1/sharing.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt; untuk dapat mendownloadnya. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;Parameter yang dapat digunakan pada PCMAV 1.4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;/REGSHELL&lt;/strong&gt; Untuk menampilkan pilihan &quot;Scan with PCMAV&quot; pada saat klik kanan file yang akan di-scan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/UNREGSHELL&lt;/strong&gt; Untuk menghapus pilihan &quot;Scan with PCMAV&quot;.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/FORCE&lt;/strong&gt; Mengizinkan PCMAV untuk memaksa membersihkan file yang terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/REGCLEAN&lt;/strong&gt; Mencoba mengembalikan registry dan setting &quot;Tools Folder Options&quot; ke kondisi default.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/NOMEM&lt;/strong&gt; Tidak perlu scan memory.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/NOSTARTUP&lt;/strong&gt; Tidak perlu melakukan scan pada saat startup PCMAV.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;/NOUPDATE&lt;/strong&gt; Tidak perlu melakukan cek update. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;Kebutuhan Sistem Minimal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;- Prosesor -&gt; Pentium&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;- RAM -&gt; 64 MB&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;- OS -&gt; Windows XP Untuk Cleaner+RTP&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;-&gt; Non-XP (Win 98, Win 2000, Win Vista) Untuk Cleaner Saja &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;Ketentuan Penggunaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;Penyediaan download PCMAV melalui blog ini semata-mata saya maksudkan untuk berbagi file PCMAV dari Majalah PC Media yang saya miliki dan saya lakukan atas nama pribadi, dan sesuai ketentuan penggunaannya, penyediaan download ini saya tujukan untuk pemakaian di komputer pribadi/rumah, lembaga nirlaba atau lembaga pendidikan yang dibiayai oleh negara/lembaga nirlaba.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dengan mendownload dan menggunakan PCMAV tersebut, berarti Anda mengerti dan setuju dengan segala hal yang diatur dalam ketentuan penggunaan (end-user license) sebagaimana terdapat pada file readme.txt yang disertakan. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;PC Media Antivirus (PCMAV) 1.4 &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;Copyright (c) 2006-2008 Majalah PC Media &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;A member of Pinpoint Publications&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/06/pcmedia-antivirus-pcmav-14.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SGC09CgD8KI/AAAAAAAAACM/Xe8gn05L9TU/s72-c/PCMAV.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-2471233820626234579</guid><pubDate>Thu, 15 May 2008 01:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-15T09:08:49.679+07:00</atom:updated><title>Rumah Yin Dan Rumah Yang</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;Rumah Yin &amp;amp; Rumah Yang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;Oleh : Suhana Lim&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Energi disekitar kita dan di dalam diri kita merupakan kombinasi dari energi Yin dan Yang.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Termasuk dalam kategori Yang ialah matahari, terang, aktif, keterbukaan, tertawa, bergerak dan sebagainya. Sebaliknya, yang tergolong sebagai Yin adalah bulan, gelap, pasif, ketertutupan, menangis, diam / statis, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yin dan Yang sama penting dan bermanfaat karena kedua energi tadi saling melengkapi dan membutuhkan. Tanpa Yin tidak akan ada Yang dan sebaliknya. Persoalan mulai timbul manakala keseimbangan antara kedua energi tadi terganggu. Jika energi Yang di lingkungan sekitar berlebihan maka kekeringan terjadi. Kalau energi Yin di alam sekitar lebih dominan maka banjir timbul. Begitu juga halnya pada tubuh manusia. Pada saat energi Yang eksesif, kita mengalami panas dalam, demam, batuk, susah buang air, darah tinggi dan gangguan lainnya. Begitu energi yin kebanyakan, kita juga mengalami gangguan kesehatan ( kedinginan, berak-berak, keletihan dan sebagainya.) Idealnya komposisi energi Yin dan Yang selalu seimbang. Sinar mentari dan curah hujan yang seimbang akan membuat lingkungan menjadi nyaman. Adanya keselarasan energi Yin dan Yang di tubuh manusia membuat kita selalu sehat wal’afiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya di alam dan tubuh, energi dalam rumah juga terdiri dari Yin dan Yang. Jika salah satu energi dalam rumah lebih dominan maka keseimbangan menjadi hilang, akibatnya rumah menjadi “sakit.” Rumah yang “tidak sehat” hanya akan menimbulkan persoalan bagi penghuninya. Tujuan utama feng shui ialah menyeimbangkan energi Yin dan Yang dirumah. Rumah yang berantakan, jendela jarang dibuka, tirai selalu ditutup, kualitas udara buruk, taman yang tidak diurus dan rumah yang gelap serta “dihalangi” oleh pepohonan adalah rumah yang kebanyakan energi yin. Rumah tipe ini adalah rumah yang Qi (energi)nya tidak dapat mengalir dengan baik, dan penghuninya mudah mengalami depresi dan kurang memiliki motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika rumah terlalu banyak mendapat sinar matahari, sedikit atau tidak ada tanaman maka akan kelebihan energi Yang. Rumah jenis ini akan membuat aliran Qi (energi) terlalu cepat sehingga tidak dapat “diserap” dengan baik. Akibatnya akan membuat penghuni rumah menjadi lebih agresif dan mengalami kesulitan untuk rilek.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kita semua membutuhkan energi Yin dan Yang, tetapi jumlahnya harus seimbang. Apabila salah satu jumlahnya lebih dominan dari yang lainnya maka persoalan akan timbul. Pada saat tempat tinggal mengalami kelebihan energi Yin atau Yang, problem mulai terasa. Gangguan bisa dalam aspek kesehatan, finansial, hubungan dan keharmonisan para penghuninya. Kita perlu segera mengambil tindakan untuk mengatasinya, agar situasi tidak memburuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama ialah dengan menganalisa apa penyebab berlebihnya energi Yin di rumah. Seringkali hal ini disebabkan oleh terlalu banyaknya pepohonan sehingga “menutupi” rumah. Pohon-pohon besar dalam jumlah banyak dapat menyerap Qi (energi) dari rumah. Bangunan yang kekurangan Qi (energi) akan menjadi lebih Yin sifatnya. Sedangkan dalam prinsip feng shui, rumah harus cukup mengandung energi Yang. Bukan hanya pepohonan saja, tumbuhan semak yang tidak terurus sehingga menutupi jendela juga dapat menyebabkan rumah menjadi Yin. Trend untuk membiarkan tanaman merambat (misalnya Boston Ivy) di tembok harus diperhatikan. Kalau jumlahnya eksesif maka dapat merugikan karena membuat rumah “dikontrol” oleh tanaman dan kekurangan Qi (energi). Rumah yang kurang pencahayaan (alami maupun buatan) hampir dipastikan adalah rumah yang kekurangan energi Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang inisiatif, tidak dapat berkonsentrasi, depresi, gangguan keuangan, ketidak harmonisan hubungan adalah beberapa contoh efek dari berlebihnya energi Yin dirumah. Pada musim dingin, rumah yang energi Yin nya berlebih akan terasa sekali pengaruhnya. Keinginan untuk tidur lebih banyak dan lama, motivasi berkurang, lebih cepat merasa sedih merupakan contoh dari indikasi berlebihnya energi Yin ditempat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor lain yang dapat membuat energi Yin berlebihan ialah: menyimpan abu sisa kremasi, kondisi rumah yang tidak terurus, barang-barang yang berantakan, ada bagian rumah (ruangan) yang jarang dipakai, pencahayaan kurang, ventilasi yang tidak baik, cat rumah yang sudah pudar, karpet tua yang kotor dan berbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi energi Yin dalam rumah dapat dilakukan dengan memperbaiki pencahayaan, meningkatkan ventilasi, menjaga kondisi rumah agar selalu terawat dan barang-barang dalam keadaan rapih. Jangan biarkan ada bagian atau ruangan yang jarang dipakai. Atur agar tanaman-tanaman yang ada di sekitar rumah tidak terlalu berlebihan dan jangan biarkan “mencengkram” bangunan tempat tinggal. Kalau di rumah ada abu kremasi dari orang yang dekat dan disayangi sebaiknya dipindah ke rumah abu. Lebih bagus lagi kalau abunya dilarung di laut. Kalau dinding rumah sudah kusam dan pudar, cat ulang. Karpet yang telah uzur dan berbau diganti. Mendekor rumah dengan barang dan hiasan berwarna cerah juga dapat membantu meningkatkan kwantitas energi Yang di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah yang kebanyakan energi Yang dapat diatasi dengan cara memakai tanaman, mengatur tirai agar cahaya tidak berlebihan, memilih warna sejuk untuk dinding, memasukan unsur air dalam dekor. Bagi yang memiliki hobi mengkoleksi senjata (tajam dan atau api) harus hati-hati dalam memajangnya. Barang-barang tadi sangat Yang dan “panas.” Beberapa tahun lalu ada satu kasus, yang penulis tangani, dimana hampir semua sudut rumah (termasuk kamar tidur) di hiasi dengan berbagai macam senjata tajam dan api. Barang-barang kesayangan koleksi sang suami tadi besar sekali “kontribusinya” atas buruknya hubungan dengan siistri. Mereka sudah sampai tahap hampir bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengatur agar terciptanya keseimbangan energi Yin dan Yang dirumah akan membuat tempat kediaman kita “sehat.” Rumah yang “sehat” tentu saja akan memberikan banyak manfaat bagi penghuninya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhana Lim&lt;br /&gt;Certified Fengshui Practitioner&lt;br /&gt;Ph : 0422 093038&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;mailto:suhanalim@gmail.com&quot;&gt;suhanalim@gmail.&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;mailto:suhanalim@gmail.com&quot;&gt;com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SCua5oGlz2I/AAAAAAAAAB8/Htavh2yebjc/s1600-h/Suhana+Lim.JPG&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5200420509537652578&quot; style=&quot;FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SCua5oGlz2I/AAAAAAAAAB8/Htavh2yebjc/s320/Suhana+Lim.JPG&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/05/rumah-yin-dan-rumah-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/SCua5oGlz2I/AAAAAAAAAB8/Htavh2yebjc/s72-c/Suhana+Lim.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-7907650596259313846</guid><pubDate>Thu, 24 Jan 2008 02:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-01-24T11:21:40.403+07:00</atom:updated><title>WHAT IS BUDDHISM ?</title><description>&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R5f4gGkJiNI/AAAAAAAAAB0/Jh13wQomYpI/s1600-h/Gautama.gif&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5158865128577927378&quot; style=&quot;DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R5f4gGkJiNI/AAAAAAAAAB0/Jh13wQomYpI/s320/Gautama.gif&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;1. IS BUDDHISM A RELIGION ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;@ Buddhism is neither a religion nor not a religion. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;2. WHAT IS BUDDHISM ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ Buddhism is the teachings of Buddha. It shows humanity how to avoid suffering, attain happiness, unfold our wisdom, become enlightened and in this way benefit self and others. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;3. WHO IS BUDDHA ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;@ Shakyamuni Buddha. He was born Prince Siddartha in Lumbini near Kapilavathu, northern India, (present day Nepal) about 2,500 years ago. He attained the Supreme Enlightenment and thus became the &quot;Awakened One&quot;.&lt;br /&gt;He was born in this world because humanity needs a teacher of the Truth - the natural order of all things in the universe. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;4. WHAT IS THE MEANING OF THE WORD &quot;BUDDHA&quot;?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ It means &quot;Awakened One&quot;. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;5. WHAT ARE BUDDHA&#39;S TEACHINGS ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;@ Buddha teaches one to be free from all illusions and to view things as they truly are. He teaches one to avoid all evils, do all that are good, and to purify one&#39;s mind.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;6. DO BUDDHISTS BELIEVE IN GOD ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ If the meaning of God is one who is the creator of all things, then Buddhism neither shares this belief nor teaches this concept. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;7. WHY DO BUDDHIST PRACTICE BUDDHISM ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ They do so because they wish to avoid suffering and attain happiness, unfold their wisdom, eradicate their undesirable conduct, seek liberation and lessen the hindrances of their negative Karma. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;8. WHAT IS KARMA ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ Karma are actions created by one&#39;s body, speech and mind. There are two kinds of karma - virtuous karma and evil karma. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;9. HOW DO BUDDHISTS PRACTICE BUDDHISM ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ Buddhists practice Buddhism by Being With Buddha at all times in the course of their daily lives, because Buddha is compassionate, wise, has eradicated all evils and cultivated all that are good, and the Buddha mind is calm and pure. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;10. WHY DO BUDDHISTS WORSHIP THE IMAGE OF BUDDHA ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;@ Buddhists do not worship Buddha. The image of the Buddha is to enable Buddhists to pay their respects to the great teacher, Buddha.&lt;br /&gt;Since the Buddha has great compassion, wisdom and a pure mind, the image of Buddha also serves to remind Buddhists to remember, learn and emulate these virtuous qualities. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;11. WHAT IS A BODHISATTVA ?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;@ An awakened being, who has feelings, enlightens self and others, and benefits self and others.&lt;br /&gt;A Bodhisattva can become a Buddha through observing the six Paramitas (Giving, observing the Precepts, endurance under insults, zeal and progress, meditation on Zen &amp;amp; Samadhi, wisdom), but vows to remain in the realm of incarnation to save others. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;12. WHAT DOES &quot;THREE TREASURES&quot; MEAN ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;@ The Dharma is taught by all Buddhas of the past, present and future. If not for the sublime and wonderful teachings of the Buddhas, all sentient beings will never be able to receive the benefits of the Dharma.&lt;br /&gt;If not for the selfless efforts of the great past, present and future Bodhisattvas and Sangha who shoulder the responsibility of spreading the Dharma and continuing the Buddha – wisdom life, it would not be possible for the Dharma to remain in this world for long.&lt;br /&gt;The &quot;Buddha&quot; who is capable of expounding on the Dharma, the &quot;Dharma&quot; that is expounded by the Buddha, and the &quot;Sangha&quot;, the community of monks and nuns spreading the Dharma, are of value which cannot be measured with money.&lt;br /&gt;They are therefore called &quot;treasures&quot; and, the Buddha, the Dharma and the Sangha are called the Three Treasures. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;13. WHAT ARE THE &quot;FIVE DESIRES&quot; ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;@ The five desires arise from the objects of the five senses: things seen, heard, smelled, tasted or touched. They also refer to the five desires of wealth, sex, food and drink, fame and sleep. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;14. WHAT DOES &quot;ROOT&quot; MEAN IN BUDDHISM ?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;@ Root means a source which is capable of producing or growing something. The six – sense organs of a human being, namely, eye, ear, nose, tongue, body and mind, are the six roots.&lt;br /&gt;Through these six roots, the distinguishing senses of sight, hearing, smell, taste, touch and thoughts are produced.&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/01/what-is-buddhism.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R5f4gGkJiNI/AAAAAAAAAB0/Jh13wQomYpI/s72-c/Gautama.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-3967217436361482475</guid><pubDate>Sat, 12 Jan 2008 03:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-01-12T12:07:40.008+07:00</atom:updated><title>BERJALAN BERSAMA KEHIDUPAN</title><description>&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Hingar bingar kenderaan bagai alunan musik kehidupan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Bising dan hening silih berganti,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;laksana untaian melodi kehidupan yang tak pernah putus.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Hidup memang terlalu indah untuk disketsa begitu saja.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kalaulah hidup diibaratkan sebuah alat musik,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Maka mainkanlah sepenggal musik yang paling indah dan bermakna,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Demi menghargai hidup yang begitu indah ini.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Nyanyikan juga kidung yang terindah,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Demi melengkapi dan memaknai hidup yang terlalu &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;berharga ini ...&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Ada sebuah pepatah yang sangat bagus untuk disimak dan dijadikan pedoman dalam hidup ini. Bahwa kalau besok bukanlah milik kita, apa yang harus kita lakukan hari ini? Kalau kita tahu kita sama sekali tidak lagi memiliki sebuah hari esok pasti kita akan segera berbuat yang terbaik pada hari ini, bukan begitu? Kita tak akan berani lagi menyia-nyiakan hidup ini. Kita tak akan membiarkan hari ini berlalu dengan begitu saja tanpa melakukan sesuatu yang bermakna untuk sesama maupun diri sendiri. Kita tak akan lagi berani merusak hidup kita dengan segala perbuatan yang melanggar Hati Nurani. Tegasnya, kita akan lebih menghargai setiap detik, menit dan jam dalam hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Mungkin ilustrasi cerita berikut bisa membangkitkan motivasi di dalam diri kita. Bahwa kita hendaknya senantiasa menghargai hidup yang kita miliki ini. Bahwa selama ini kita sudah terlalu sering membiarkan hidup kita berlalu dengan sia-sia dan tanpa arti. Karena kita telah lupa apa yang terpenting di dalam hidup ini. Karena kita telah lalai menikmati dan menghargai hidup yang kita miliki ini. Akhirnya ketika hidup kita sudah di ambang kematian, kita baru menyadari bahwa ternyata kita sudah salah langkah di dalam hidup kita. Dan apa yang telah kita lakukan selama ini hanyalah sia-sia dan tiada bermakna. Ketika kita telah menyadari apa yang terpenting dan semestinya kita lakukan di dalam hidup ini, kita telah terlambat untuk memulai bahkan untuk melakukannya sekalipun. Pada saat ini hanyalah penyesalan yang ada ketika kita menoleh ke belakang, pada apa yang telah kita lakuakn di dalam hidup ini. Maukah kita menjadi orang yang menyesal di kemudian hari seperti itu? Hanya karena kita tidak pernah mencintai hidup kita dengan semestinya sekaligus tak pernah berbuat sesuatu yang bermakna untuk hidup ini.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Dulu ada seorang Kaisar yang mengatakan pada salah seorang penunggang kudanya, jika dia bisa naik kuda dan menjelajahi daerah seluas apapun, Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yang bisa dijelajahinya. Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya dan melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Dia melaju dan terus melaju, melecuti kudanya untuk lari secepat mungkin. Ketika lapar dan letih, dia tidak berhenti karena dia ingin menguasai dataran seluas mungkin. Akhirnya, sampailah dia pada suatu tempat di mana cukup luas daerah telah berhasil dijelajahinya, dan dia menjadi begitu kelelahan dan hampir mati. Lalu dia berkata kepada dirinya sendiri, &quot;Mengapa aku memaksa diri begitu keras untuk menguasai daerah yang begitu keras untuk menguasai daerah yang begitu luas? Sekarang aku sudah sekarat, dan aku hanya butuh tempat yang begitu kecil untuk menguburkan diriku sendiri.&quot;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Cerita ini mirip dengan perjalanan hidup kita. Kita memaksa diri begitu keras tiap hari untuk mencari uang, kuasa, dan keyakinan diri. Kita mengabaikan kesehatan kita, waktu kita bersama keluarga, dan kesempatan mengagumi keindahan sekitar, hal-hal yang ingin kita lakukan, dan juga kehidupan rohani kita. Suatu hari ketika kita menoleh ke belakang, kita akan melihat betapa kiat tidak membutuhkan sebanyak itu, tapi kita tak mampu memutar mundur waktu, atas semua yang tidak sempat kita lakukan. Maka, sempatkanlah untuk memikirkan barang sejenak apa yang akan kita lakukan apabila kita mati besok. Atau apa yang akan kita lakukan jika kita meninggal dalam waktu seminggu? Sebulan? Setahun? Sepuluh Tahun? 40 Tahun lagi? Bukankah suatu hal yang menyenangkan sekaligus menyeramkan mengetahui kapan kita akan mati? Cuma yaitu -- kita tidak tahu, kita semua tidak ada yang tahu ... Jalanilah hidup yang seimbang - Belajarlah untuk menghormati dan menikmati kehidupan, dan yang terutama : &lt;strong&gt;Mengetahui apa yang TERPENTING dalam hidup ini&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Jadi apa yang terpenting di dalam hidup ini? Ketika kita bisa menghargai hidup dan kehidupan pemberian Tuhan kepada kita ini sekaligus hidup di dalam iman yang sejati kepada Tuhan. Ketika kita bisa mengisi hidup ini dengan kasih, rasa syukur, menghargai berkah dan bersukacita. Ketika kita bisa berkorban tanpa pamrih dan memberikan pelayanan kepada sesama terutama kepada Tuhan. Ketika kita bisa menerima sesama juga diri sendiri serta mengaplikasikan Hati Nurani di setiap segi kehidupan kita tanpa pernah lupa bertobat sekaligus memperbaiki diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ketika kita bisa menikmati hidup ini dengan wajar dan leluasa sekaligus bisa memanfaatkan setiap sebab jodoh dan kondisi hidup ini apapun bentuknya dengan arif dan bijaksana atas nama kasih. Tidak menolak kehidupan tetapi tidak pula terhanyut di dalamnya. Senantiasa arif dan penuh welas asih menjalani kehidupan sesuai kehendak Tuhan dan Hati Nurani.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Berjalan bersama kehidupan, mengalir bersama kehidupan adalah salah satu cara kita mencintai hidup kita. Tidak begitu saja membiarkan diri kita terseret oleh aliran kehidupan, atau hanyut tenggelam oleh arus kehidupan yang kadang naik-turun. Tetapi kita senantiasa siaga dan arif berjalan dan mengalir bersama kehidupan dengan mendayagunakan hidup ini sebaik-baiknya, berbuat sesuatu yang bermakna dan tidak mengingkari Hati Nurani. Kita senantiasa berupaya untuk berkata pada diri kita sendiri, bahwa kita sangat mencintai hidup anugerah Tuhan kepada kita ini. Karena itu kita tak sekalipun mau menyia-nyiakan begitu saja.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Mencintai hidup kita dan diri kita bukan dengan membiarkan diri kita terhanyut oleh arus gelombang kehidupan yang membawa kita menjauhi Hati Nurani. Melainkan mencintai hidup kita dengan tidak sekalipun membiarkan hidup kita dikotori oleh perbuatan ataupun sikap yang membelakangi Hati Nurani dan kehendak Tuhan. Kita senantiasa menegaskan kepada diri kita sendiri untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bertobat dan memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyelamatkan sesama selanjutnya menjadi misi terpenting di dalam hidup kita, sehingga kita tak sekalipun membiarkan waktu yang kita miliki berlalu begitu saja tanpa menunaikan misi Hati Nurani tersebut.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Setiap momen senantiasa menganalisa diri sendiri untuk tidak pernah meracuni diri dan hidup yang kita miliki ini dengan amarah, kebencian, keegoisan, keserakahan, kebodohan dan kesesatan. Sebaliknya hanya perilaku yang sejalan dengan Hati Nurani lah yang kita lakukan tanpa lupa beriman dan bersandar kepada Tuhan. Dengan demikian hidup yang kita sketsa di dunia bukan lagi sebuah drama tragis atau sepotong fragmen kosong yang sia-sia dan tanpa arti. Melainkan kita telah mengukir sejarah kehidupan yang paling bermakna dan indah di dunia ini. Dan semua itu hanya akan terwujud apabila kita mulai belajar mencintai hidup kita, sekarang juga, pada momen ini juga!&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/01/berjalan-bersama-kehidupan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-4735421448537306786</guid><pubDate>Wed, 02 Jan 2008 08:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-01-03T15:43:49.913+07:00</atom:updated><title>BERSYUKUR, MENGHARGAI BERKAH DAN BERSUKACITA</title><description>&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Dengan rasa syukur segala kekurangan menjadi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;kecukupan.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Segala ketidak-lancaran menjadi pelajaran.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;Dan segala penderitaan adalah kebahagiaan ...&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;idup yang paling menderita adalah hidup yang tidak mengenal rasa syukur, menghargai berkah sehingga tak mampu bersukacita. Sesungguhnya ketika kita mulai membenci hidup kita dan menyalahkan segalanya kepada orang-orang di sekeliling kita, maka saat itu juga kita telah tak mampu mensyukuri hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bagaimana bisasa berbahagia dan bersukacita di dalam hidup jikalau kita tidak mampu bersyukur dan menghargai berkah? Ketika kita tak mampu hidup dengan rasa syukur, menghargai berkah dan bersukacita maka jelas kita pun telah gagal mencintai hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Padahal Tuhan telah memberi yang terbaik kepada kita. Hanya saja kita lebih suka menuntut dan tak puas sehingga kita selalu merasa kekurangan di dalam kelebihan yang kita miliki. Mengapa kita tidak mencoba belajar bersyukur, menghargai berkah dan bersukacita sehingga kita bisa belajar mencintai hidup kita? Bagaimanapun hidup adalah sebuah anugerah yang sepatutnya disyukuri dan dihargai. Menyia-nyiakannya berarti membuang kebahagiaan yang seharusnya bisa kita miliki. Belajarlah mencintai hidup dengan bersyukur, menghargai berkah dan bersukacita sebab itu berarti kita telah mengasihi Tuhan dan diri kita sendiri.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Singkat kata, selalu ada banyak cara dan kemungkinan bagi kita untuk bersedih hati. Tetapi ada lebih banyak jalan bagi kita untuk bersukacita dan berbahagia. Lalu mengapa kita tidak mencoba untuk bersukacita sekarang juga dan pada momen ini juga dengan bersyukur sekaligus menghargai berkah dan apapun yang telah kita miliki? Kiranya ilustrasi cerita berikut bisa membuka hati kita untuk senantiasa berbahagia lewat rasa syukur atas segala yang telah kita miliki.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acara pernikahannya sungguh mewah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata pada suaminya, &quot;Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan,&quot; katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia...&quot;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. &quot;Aku akan mulai duluan ya&quot;, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar tiga halaman ... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa air mata suaminya mulai mengalir ....&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Maaf, apakah aku harus berhenti?&quot; tanyanya. &quot;Oh ... tidak, lanjutkan ..., &quot;jawab suaminya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia &quot;Sekarangan gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu&quot;.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Dengan suara perlahan suaminya berkata &quot;Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang ...&quot;.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerima apa adanya ... Ia menunduk dan menangis ...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depresi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita? Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;(Sumber : Cetivasi)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2008/01/bersyukur-menghargai-berkah-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-1751559121990794807</guid><pubDate>Mon, 31 Dec 2007 01:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-31T08:45:41.449+07:00</atom:updated><title>HIDUP DI DALAM KASIH</title><description>&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih tidak egois.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih tidak serakah.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih tidak angkuh.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih tidak membenci.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih tidak pernah mendengki.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kasih adalah Nurani, yang selalu memberi tanpa&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;pernah menuntut ...&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Mengisi hidup dengan kasih adalah cara terbaik untuk mencintai hidup kita. Sebab kasih itu tidak egois. Kasih tidak serakah. Kasih tidak angkuh. Kasih tidak membenci. Kasih tidak berat sebelah. Kasih tidak mendengki. Kasih tidak bertikai. Kasih tidak pernah mendendam. Kasih selalu baik. Kasih selalu memberi. Kasih suka berkorban. Kasih paling luar biasa. Kasih adalah Nurani kita yang asali. Hati Nurani yang sama dengan hati Tuhan sendiri yang justru telah dianugerahkan Tuhan kepada kita.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Selama ini hidup kita sudah terlalu jauh dari kasih. Kita telah meninggalkan kasih atau Hati Nurani kita sehingga kita hidup didalam keegoisan, kerakusan, keangkuhan, kedengkian, dan permusuhan. Melalui segudang perbuatan ataupun perilaku yang melanggar Nurani, kita telah merusak hidup kita yang semestinya indah apabila dihiasi dengan kasih. Bagaimana kita bisa mencintai hidup kita apabila kita tidak pernah hidup didalam kasih?&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kalau tak bisa mengasihi maka cobalah untuk tidak membenci. Mungkin kita bahkan tidak tahu bagaimana cara untuk mengasihi sesama, tetapi tentu kita paham betul bahwa kita bisa mulai belajar dengan tidak membenci siapapun. Bukankah kasih tak pernah membenci? Sebetulnya tak ada manusia yang dilahirkan untuk membenci. Ketika kebencian datang maka sesungguhnya tak ada lagi kehidupan. Ibarat mati didalam hidup. Karena jiwa telah mati rasa oleh racun kebencian, maka sekalipun raga masih hidup tetap kehidupan serasa telah mati.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Oleh karena itu, jangan pernah kita merusak hidup kita dengan segala kebencian, sakit hati, dendam, dengki dan pertikaian. Tetapi cintailah hidup kita dengan kasih. Memberi kasih kepada siapa saja karena siapapun pantas mendapatkannya. Dengan memberi kasih maka kita telah memberi harapan dan kebahagiaan yang didambakan siapa saja termasuk diri kita sendiri. Dengan memberi kasih tanpa syarat maka hidup kita pun semakin bermakna dan indah. Kalau kita terlalu senggang maka isilah hidup kita senantiasa dengan pikiran-pikiran kasih dan rencana-rencana kasih untuk membantu sesama sekaligus wujudkan dengan perilaku kasih pula. Tak lupa kita senantiasa menghiasi wajah kita dengan senyuman kasih dan tawa kasih yang mendatangkan kebahagiaan dan pengharapan bagi sesama.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;Rayakanlah hidup kita dengan&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;Perbuatan-perbuatan kasih!&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/hidup-di-dalam-kasih.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-9094100258581959254</guid><pubDate>Wed, 26 Dec 2007 08:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-26T15:31:11.393+07:00</atom:updated><title>MENERIMA SESAMA JUGA DIRI SENDIRI</title><description>&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kita tidak sendirian di dunia ini.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kita butuh bergaul dan bersosialisasi.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hidup akan lebih indah apabila bisa saling berbagi &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kepada sesama ...&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:180%;&quot;&gt;K&lt;/span&gt;etika kita tidak bisa belajar menerima kekurangan dan kelebihan sesama maka selamanya kita tidak akan pernah bisa hidup akur dengan sesama. Kelebihan orang lain acapkali membuat kita dengki dan iri sementara kekurangan orang lain membuat kita kesal dan benci bahkan menghina mereka. Belajar mencintai hidup berarti bisa belajar menerima sesama lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bisa mengayomi dan memaafkan. Bisa memaklumi dan berlapang dada. Ketika kita bisa belajar menerima sesama maka saat itu juga kita mulai belajar menerima diri kita sendiri secara utuh dan konsekwen.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Mengapa sering terjadi perselisihan, dendam dan sakit hati dalam lingkaran hidup manusia selama ini? Mengapa kita harus selalu menghiasi hidup kita dengan air mata dan kepedihan ketika kita merasa disakiti atau direndahkan sesama? Bukankah lebih baik kita mencintai hidup kita dengan belajar berlapang dada, memaafkan dan melupakan? Bukankah dendam dan rasa sakit hati itu hanya semakin membuathidup kita menderita?&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kita hanyalah manusia biasa yang masih memiliki banyak kelemahan dan kekurangan dibalik kelebihan yang kita miliki. Mengapa kita tidak mencoba memahami hakekat ini bahwa orang lain pun seperti kita juga dengan segala keterbatasannya? Dengan belajar menerima sesama juga diri sendiri tentu kita akan berusaha menjalin karma baik dengan orang lain, melupakan segala dendam dan sakit hati. Ketika hidup kita bebas dari jalinan jodoh buruk, dendam dan sakit hati maka kita telah mencintai hidup kita. Belajar menerima sesama termasuk menerima apa yang ada di sekeliling kita bukan hanya terhadap sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan saja, melainkan juga apa yang ada di alam raya ini. Belajar mencintai alam, belajar menerima sesama, belajar menerima rutinitas hidup yang membosankan sekalipun, serta belajar menerima apapun yang terjadi di dalam hidup kita merupakan wujud dari kesadaran kita untuk belajar mencintai hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/menerima-sesama-juga-diri-sendiri.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-8506778200241709556</guid><pubDate>Fri, 21 Dec 2007 08:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-21T15:59:02.883+07:00</atom:updated><title>RAHASIA KESEHATAN TRADISIONIL TIONGHOA</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Oleh : Suhana Lim&lt;/div&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Pengobatan tradisionil Tionghoa sudah dikenal dan terbukti sejak ribuan tahun silam. Pada beberapa dasawarsa silam, kalangan dari dunia kedokteran modern masih memandang dengan sebelah mata. Tetapi masa kini situasinya sudah berubah, pengobatan tradisional Tionghoa tidak lagi dicibirkan. Makin banyak kalangan, termasuk dari praktisi pengobatan konvensionil yang terbuka matanya dan mengerti akan manfaatnya.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dasar dari pengobatan tradisionil Tionghoa adalah bagaimana menjaga keseimbangan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Dengan pola makan yang sehat, seimbang dan bergizi, maka dipastikan kondisi badan akan baik dan pada akhirnya penyakit tidak mudah datang.  Jadi filosofi dari pengobatan tradisionil Tionghoa lebih fokus kepada bagaimana mencegah ketimbang mengobati penyakit.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sun Si Miao (581-682 AD) adalah seorang tabib yang termasyhur dan dijuluki sebagai Yao Wang yang artinya raja pengobatan, salah satu nasehat beliau yang amat terkenal bunyinya : &quot; Seorang tabib yang baik akan mencari tahu sumber penyebab penyakit, lantas mencoba untuk mengobatinya dengan makanan. Jika hal itu tidak membuahkan hasil barulah memberikan obat.&quot;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Beberapa tip penting yang menjadi patokan dalam pengobatan tradisionil Tionghoa adalah sebagai berikut : &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Jika suhu udara dingin, makan lebih banyak biji-bijian, sayur mayur yang masak, ikan dan beberapa jenis daging merah yang sifatnya menghangatkan. Jika suhu udara panas, konsumsi lebih banyak buah-buahan, salad, dan kurangi makan ikan dan daging.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Makan sebanyak mungkin bahan-bahan yang alami dan segar. Kurangi mengkonsumsi makanan kaleng, dalam kemasan lainnya. Sebisa mungkin hindari pula makanan yang sudah diolah dengan bahan pengawet, pewarna dan bahan kimia lainnya.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran organik. Bahan pestisida dan pupuk buatan sedikit demi sedikit, cepat atau lambat pasti akan masuk kedalam tubuh melalui buah dan sayuran non-organik.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Makan buah dan sayuran sesuai dengan musimnya. Dengan begitu tubuh akan mendapatkan bahan yang masih fresh. Buah dan sayuran yang dibekukan, dikalengkan, atau dikeringkan sudah berkurang jauh manfaatnya bagi tubuh.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Daging ikan dan hewan yang bukan dibudidayakan lebih baik, karena kandungan kimianya lebih sedikit. Misalnya : ayam kampung jauh lebih sehat dari ayam broiler.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Bumbu yang terlalu kuat jangan dikonsumsi dalam jumlah banyak.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Hindari perubahan pola makan secara drastis. Memang pola makan kita bergantung pada lingkungan dan tempat dimana kita berada. Kalau kita harus merubah jenis makanan yang dikonsumsi (karena pindah tempat/negara), lakukan dengan bertahap. Perubahan secara cepat dan drastis akan merusak keseimbangan dalam tubuh dan mengganggu kesehatan. Hal ini termasuk pula jika kita hendak mencicipi daging eksotis atau makanan lain yang &quot;asing&quot; bagi tubuh kita. Lakukan secara perlahan dan jumlah yang sedikit dulu.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kurangi minuman yang sudah diolah (dalam kaleng, botol, dan lainnya). Air putih, jus buah atau sayuran segar sangat bermanfaat bagi kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Batasi konsumsi alkohol dan kopi.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kebiasaan banyak minum pada waktu bersantap akan merusak keseimbangan dalam tubuh.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kunyahlah makanan dengan sempurna. Pola kehidupan modern seringkali membuat kita selalu terburu-buru, termasuk pada saat makan. Dengan mengunyah makanan dengan sempurna, kita akan dapat lebih menikmati dan dengan sempurna, kita akan dapat lebih menikmati dan merasakan yang kita santap. Yang lebih penting lagi, akan membantu meringankan kerja organ pencernaan kita.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/rahasia-kesehatan-tradisionil-tionghoa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-3338413902606634984</guid><pubDate>Tue, 18 Dec 2007 01:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-18T08:40:56.801+07:00</atom:updated><title>AIR,LIBIDO,PIL,WIL,SUSAH PUNYA ANAK DAN FENG SHUI</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Oleh : Suhana Lim&lt;/div&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sepanjang sejarah, kota-kota besar selalu berada didekat sungai dan laut. Ini mencerminkan betapa air sebagai urat nadi kehidupan dan peradaban manusia. Hingga sekarang pun masih saja ada kecenderungan untuk tinggal dekat dengan air (sungai, danau dan laut). Waterfront living tetap menjadi favorit.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Air adalah sesuatu yang utama dalam feng shui. Hal ini erat kaitannya dengan istilah feng shui itu sendiri. Kalau ditinjau dari katanya, &quot;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;feng shui&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&quot; itu berarti &quot;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;angin dan air&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&quot;. Istilah ini pertama kali dipakai pada era Dinasti Jin, dimana ada seorang pakar feng shui bernama Guo Po (276-324 AD). Dalam bukunya yang berjudul &quot;Zhang Shu&quot;, beliau menulis &quot;..... the wind will disperse the qi while the water will contain it .....&quot; (.....qi akan terpencar/dibawa oleh angin dan air akan menahan/menampungnya .....).&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Orang yang tinggal di lingkungan dengan feng shui yang baik (sungai dan gunung yang baik) umumnya lebih cantik dan tampan. Sebaliknya kawasan dengan banyak sungai yang alirannya berkelok-kelok tajam, akan menghasilkan individu-individu yang tidak sabaran dan pemarah. Jika bentuk gunung-gunungnya tajam dan tidak beraturan, orang-orang disana akan lebih banyak akal, dan cenderung tidak jujur. Apabila aliran airnya tidak beraturan, hampir dipastikan orang-orangnya tidak setia dan relationshipnya tidak baik.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dalam feng shui, unsur air adalah simbol dari mengalirnya kesempatan, finansial dan mempengaruhi kesejahteraan. Unsur api juga merupakan energi dan sumber kehidupan. Tetapi hati-hati, disisi lain air juga merupakan sesuatu yang tidak mudah &quot;ditebak&quot;. Oleh karenanya dalam manual &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;Yi Qing (I Ching)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, air dikatakan sebagai sesuatu yang tanpa dasar, sesuatu yang tersembunyi, sesuatu yang berada dibawah tanah. Unsur air berkaitan dengan organ ginjal, alat kelamin dan telinga. Keberadaan unsur air pada lokasi yang tidak tepat bukan tidak mungkin dapat mendatangkan berbagai persoalan serius, mulai dari gangguan seksual sampai hadirnya pihak ketiga dalam perkawinan.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Menurut kaidah feng shui, keberadaan air di sebelah kiri rumah (dari depan rumah melihat ke dalam) tidak baik. Keberadaan unsur air didalam rumah dan arah aliran air tertentu disekitar rumah dapat pula menyebabkan bangkitnya energi romantisme dan libido secara berlebihan, yang bukan tidak mungkin memperbesar kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga. Orang ketiga yang dimaksud bisa saja Wanita Idaman Lain (WIL) maupun Pria Idalam Lain (PIL). Dengan makin terbatas dan mahalnya lahan, trend membuat garasi bawah tanah menjadi favorit. Tetapi ada &quot;bahaya&quot; tersembunyi yang ditimbulkannya. Bagi pasangan yang mengalami kesulitan untuk punya anak akan semakin sulit mendapatkan bayi yang didambakan. Hal ini karena unsur air dilokasi tersebut sudah hilang.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Hal penting lain, yang berkaitan dengan air ialah bagaimana kualitas air yang berada di dan disekitar tempat tinggal kita. Berdasar kaidah feng shui, ada air (sungai, danau, laut) yang dikategorikan &quot;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;menguntungkan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&quot; dan yang &quot;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff6666;&quot;&gt;merugikan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&quot;. Air dikategorikan &quot;menguntungkan&quot; apabila airnya bersih, tidak berbau, alirannya tidak terlalu deras. Kualitas air (sungai, danau, laut) seperti inilah yang dapat mendatangkan keberuntungan bagi kawasan dan orang-orang yang bermukim disekitarnya. Sebaliknya jika airnya kotor, berbau dan alirannya terlalu deras atau tidak mengalir sama sekali, maka efek negatiflah yang akan ditimbulkan bagi lingkungan dan orang-orang yang tinggal disekitarnya. Dalam feng shui, air kotor dapat membuat kita kehilangan uang atau mendapatkan uang dengan cara ilegal/bertentangan dengan hukum. Air yang berbau dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan membuat kita tidak dapat menyimpan penghasilan yang diperoleh.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Jadi tidak semua lokasi yang dekat dengan air dapat memberikan pengaruh positif. Begitu pula tidak senantiasa baik memasukkan unsur air dalam rumah. Air disekitar dan atau didalam rumah tidak selalu berarti uang dan rezeki. Jika tidak tepat penempatannya malah akan mengundang gangguan seksual, datanya WIL dan PIL serta aneka persoalan lain yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bagi para pembaca yang ingin &lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff6666;&quot;&gt;Berkonsultasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; mengenai feng shui dengan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;Bapak Suhana Lim&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dapat dilakukan melalui via email di &lt;a href=&quot;mailto:lim_russ@yahoo.com&quot;&gt;lim_russ@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/airlibidopilwilsusah-punya-anak-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-5580788789221865880</guid><pubDate>Tue, 11 Dec 2007 05:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-11T13:58:52.945+07:00</atom:updated><title>HIDUP TERLALU BERARTI UNTUK DISIA-SIAKAN</title><description>&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hidup bukanlah sebuah petualangan yang tak ada artinya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bukan pula sebuah pertaruhan yang konyol.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jangan pernah pertaruhkan hidupmu untuk sesuatu yang sia-sia.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena hidup begitu berarti.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena hidup terlalu berharga untuk Disia-siakan begitu saja...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sebutir telur ayam yang telah dierami induknya beberapa lama kemudian akan menetas menjadi seekor anak ayam yang segera memulai kehidupannya di dunia. Sebuah kehidupan baru bermula lagi dan semua ini telah menjadi bagian dari episode demi episode kehidupan setiap makhluk ciptaan Tuhan diatas muka bumi ini. Begitu tangisan seorang bayi manusia terdengar melengking saat keluar dari rahim ibunya, maka saat itu juga dimulailah episode kehidupan seorang anak manusia di dunia.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Fantastis! Mungkin itulah kata yang paling tepat untuk melukiskan betapa luar biasanya Tuhan menciptakan kita. Bayangkan saja, dari sebuah embrio yang hanya berbentuk sebesar biji kacang hijau, kemudian menjadi seorang anak manusia yang memiliki mata, hidung, mulut, telinga, tangan, kaki dan anggota tubuh lainnya.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Sungguh, membayangkan saja kita mungkin akan spontan meneteskan air mata keharuan mengingat betapa besar kasih Tuhan yang telah membuat kita ada di dunia ini. Terlahir menjadi seorang manusia yang punya begitu banyak kesempatan untuk berbuat demikian membalas segala rahmat kasih-Nya kepada kita. Berpikir sampai disini, masih adakah terbersit niat kita untuk menyia-nyiakan hidup kita apalagi mengakhiri hidup kita dengan cara kita sendiri, ketika kita merasa segala sesuatunya berjalan tidak mulus seperti yang kita inginkan?&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kita lihat banyak kehidupan yang tidak jadi, bagaikan bunga yang layu sebelum berkembang. Banyak bayi yang bahkan harus meregang nyawa di dalam kandungan ibunya, tanpa pernah bisa terlahir ke dunia. Banyak pula kisah tragis kehidupan anak manusia yang begitu memilukan. Mungkin hidup yang kita miliki tidaklah sesempurna apa yang kita bayangkan, impikan dan harapkan. Tetapi setidaknya mungkin itu jauh lebih baik dari mereka-mereka yang bernasib lebih malang dari kita. Mereka yang tak punya rumah, mereka yang cacat, atau mereka yang bernasibnya selalu apes dan seterusnya. Lalu mengapa kita tidak mencoba belajar mencintai hidup kita dan mensyukuri hidup pemberian Tuhan kepada kita ini, dengan menghargai apapun yang kita miliki?.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Angka bunuh diri yang semakin meningkat dari hari ke hari belakangan ini menunjukkan kepada kita betapa banyak anak manusia yang tidak mencintai hidupnya sendiri. Kenyataan bahwa banyak diantara kita yang rela menghancurkan  hidupnya sendiri. Kenyataan bahwa banyak diantara kita yang rela menghancurkan hidupnya dengan obat-obatan terlarang, hidup tidak semestinya dan segudang perbuatan yang melanggar Nurani lainnya, telah membuktikan betapa kita tidak benar-benar mencintai hidup yang telah dianugerahkan Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Betapa kita begitu sering meracuni hidup dengan kebencian, dendam, ketidak-puasan dan sakit hati. Tidak jarang kita suka membiusi hidup dengan keserakahan yang tak habis-habisnya dan keangkuhan yang diluar batas. Betapa kita telah menyesatkan hidup dengan kebodohan dan keegoisan. Saling berebut dan berselisih, mau menang sendiri dan mengorbankan orang lain, dengki, iri hati, dendam dan sakit hati.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Rasanya semua yang tidak baik sudah menjadi langganan kita dan sudah pernah kita lakukan. Hanya satu yang mungkin belum benar-benar kita lakukan, yaitu mencintai hidup kita dengan perbuatan yang berakhlak dan ber-Nurani.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&quot;Daripada tersiksa begini terus, lebih baik mati Saja!&quot; Perkataan seperti ini sudah terlalu sering kita dengar bahkan mungkin kita sendiri pernah berpikiran demikian. Ketika hidup tidak sesuai dengan impian atau harapan kita, ketika cobaan bertubi-tubi datang menghampiri kehidupan kita. Mungkin jalan pintas seperti ini akan menjadi pilihan karena merasa sudah tak sanggup menahan cobaan hidup yang kelihatannya begitu berat. Rasanya kita memang terlalu gampang memvonis mati diri kita sendiri. Padahal kita lupa ada yang lebih berkuasa daripada kita, yaitu Tuhan yang telah memberi hidup dan kehidupan kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kalaulah kenyataan begitu pahit, mungkin amnesia akan lebih baik. Bukankah terkadang kita suka juga berpikiran seperti itu? Berharap lebih baik lupa dan hilang ingatan saja selamanya daru pada harus tersiksa dan menderita lantaran terperangkap oleh trauma dan kesakitan masa lalu? Mengapa kita justru lebih suka mengorek segala kenangan dan luka lama? Membiarkan penderitaan terus melilit hidup kita tanpa kuasa mengakhirinya? Mengapa kita harus merusak hidup anugerah terindah Tuhan kepada kita?&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Selama ini mungkin kita sudah terlalu sering menyiksa diri kita sendiri. Kita terlalu memaksakan kehendak kita kepada siapa saja bahkan kepada hidup kita sendiri. Kita tidak pernah mau menyadari betapa kita sudah memiliki hidup yang demikian baik dan indah. Kita terus merusak dan menyia-nyiakan hidup dengan mencari dan terus mencari celah kekurangan yang ada sehingga kita merasa hidup kita begitu malang dan buruk. Mungkin sudah terlalu sering kita menyiksa diri sendiri dan merusak hidup ini.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Ketika kita mulai egois dan tak mau mempedulikan perasaan orang lain. Ketika kita mulai menyakiti sesama karena kita merasa tidak bahagia dan tidak puas. Ketika kita mengisi hidup kita dengan segudang keluh-kesah, penyesalan dan tuntutan. Rasanya sudah cukup kita menyiksa diri selama ini. &lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Hidup yang seharusnya bisa dilalui dengan indah dan berharga menjadi tidak berarti apa-apa ketika kita mulai bersitegang mempertahankan keakuan dan kesesatan. Pada akhirnya kita jadi menelantarkan hidup dan menyia-nyiakan hidup yang begitu berharga ini.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Mungkin kita akan selalu berpikiran, apa hidup masih ada artinya ketika apa yang kita lakukan sama sekali tidak ada artinya lagi? Apa kita masih pantas hidup ketika tak seorang pun mau peduli pada keinginan kita yang sederhana dan kecil ini? Kita kita merasa tak seorang pun memahami kita. Ketika kita merasa tak ada lagi yang mau mempedulikan dan mengabulkan harapan kita. Kekita kita merasa telah dipermainkan oleh hidup. Begitu kita berpikiran seperti itu, sebetulnya saat itu juga kita sudah mulai tidak mencintai hidup.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Harus diakui bahwa selama ini kita telah begitu mudahnya menjatuhkan vonis mati untuk diri sendiri. Betapa mudahnya kita mempermainkan nyawa sendiri. Betapa ringan dan santainya kita berkata akan menghancurkan hidup kita bahkan mencabut nyawa sendiri, ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Ketika kita merasa dipermainkan oleh nasib dan keadaan, atau oleh orang-orang disekitar kita. Ketika penderitaan dan ketidak-lancaran selalu datang ke dalam hidup kita. Ketika merasa apa yang kita inginkan tak pernah diperhatikan dan permintaan kita tak sekalipun dipenuhi.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Lalu dengan seenaknya kita akan mengancam orang-orang disekitar kita. Bahwa lebih baik kita mati saja ketimbang hidup begini terus. Atau sengaja menghancurkan hidup kita demi sebuah aksi &quot;demonstrasi&quot; kepada orang-orang yang mengasihi kita. Biar mereka ikut tersiksa dan menderita seperti kita. Biar tuntutan dan keinginan kita segera dipenuhi mereka.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Padahal kita tidak menyadari ketika kita berbuat hal-hal konyol seperti itu, sebetulnya yang paling dirugikan adalah diri kita sendiri. Dan yang paling menderita dan tersiksa tentu saja Tuhan yang telah menciptakan kita. Karena Tuhan terlalu bersedih melihat kita yang telah menyia-nyiakan hidup yang dianugerahkan-Nya kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Banyak masalah yang sebetulnya tak perlu ada tetapi justru kita yang mengadakannya sendiri. Banyak penderitaan yang mungkin tak perlu kita alami tetapi justru kita yang mencarinya sendiri. Betapa sering kita menelantarkan hidup, kebahagiaan, masa depan dan mengorbankan segala yang telah kita miliki hanya karena tak mampu mencintai, mensyukuri dan menghargai hidup pemberian Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kalaulah hidup begitu mudah dan simpel mengapa harus dibikin rumit? Enjoy aja! Nikmati saja apapun yang kita miliki dengan penuh rasa syukur. Niscaya hidup akan semakin indah dijalani dan kitapun akan semakin mencintai hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Bagaimanapun hidup menawarkan banyak pilihan. Masalahnya bagaimana kita menjatuhkan pilihan kita saja. Mau hidup bahagia atau menderita, sebetulnya lebih ditentukan oleh pilihan kita sendiri. Kalau kita memilih untuk bahagia maka kita akan berbahagia sekarang juga. Sebaliknya kalau kita memilih untuk menderita maka didalam kepenuhan sekalipun kita tetap akan merasa kekurangan dan tidak bahagia.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dualisme dunia yang ada sisi baik dan buruknya haruslah kita hadapi dengan arif dan penuh rasa syukur. Bisa selalu mengambil sisi baik dan berdiri pada posisi baiknya maka hidup tak akan serumit yang kita bayangkan.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Jadi, sayangilah hidup kita! Berhentilah menyiksa diri sendiri! Berhentilah menghancurkan hidup dengan segala perbuatan yang melanggar Hati Nurani. Karena semua itu sungguh tidak setimpal dengan nilai hidup sebenar yang terlalu berharga ini.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dengan belajar mencintai hidup yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita tentu saja akan lebih baik ketimbang terus menyesali hidup dan tidak berupaya memaknai hidup dengan sebaik-baiknya.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Ketika kita tidak mencoba belajar mencintai hidup kita, sebetulnya saat itu juga kita telah gagal mensyukuri hidup yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita. Tegasnya kitapun telah gagal mencintai Tuhan dengan semestinya. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;Betapa tipisnya jarak antara kehidupan dan kematian...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;Berpikir sampai di sini, masih pantaskah kita menyia-nyiakan hidup?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;Masih pantaskah tidak mencoba belajar mencintai hidup kita?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;color:#3366ff;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/hidup-terlalu-berarti-untuk-disia.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-3121984620181190793</guid><pubDate>Tue, 11 Dec 2007 03:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-11T10:08:49.152+07:00</atom:updated><title>TIGA DASAR UTAMA FENG SHUI (QI, YING YANG DAN WU XIN)</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Oleh : Suhana Lim &lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Pada perjalanan ke Jakarta, September yang baru lalu, saya diundang kerumah seorang teman. Rumah yang terletak di kawasan Jakarta Selatan itu terasa agak &quot;ramai&quot;. Pasalnya setiap sudut rumah dipenuhi aneka barang. Mulai dari windchimes, kristal, hiasan dinding, tanaman, patung, lampion dan aneka barang. Yang semuanya membuat kediaman teman saya tersebut mirip gift shop. Ketika saya tanya, ternyata teman saya ini menerapkan prinsip feng shui di kediamannya. Selama ini ia rajin membaca buku-buku feng shui. Setiap buku menganjurkan tip yang berbeda, dan ia mengikutinya dengan membeli dan menaruh barang yang disarankan dibuku-buku. Pantaslah kalau kondisi rumahnya begitu &quot;ramai&quot;. Kejadian di rumah teman saya tadi, sering juga saya temui di rumah-rumah klien. Buku-buku feng shui memang dapat dengan mudah kita temukan di toko-toko. Yang terkadang membuat pembaca bingung adalah setiap penulis menganjurkan hal yang berbeda. Tetapi demi memperbaiki feng shui diikuti juga, meski tidak mengerti makna sebenarnya. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Ada dua kekeliruan besar mengenai feng shui yang terlanjur dipercaya oleh banyak kalangan. Kekeliruan yang pertama ialah anggapan bahwa feng shui itu identik dengan sekedar meletakkan patung, menggantung windchime, memasang cermin dan lainnya. Sampai batas-batas tertentu, feng shui memang dapat kita lakukan sendiri alias Do It Yourself (D.I.Y). Tetapi yang perlu diingat, feng shui lebih dari sekedar menggantung windchime, meletakkan kristal, menaruh patung dan sebagainya. Pada banyak kasus, menaruh banyak barang malah hanya akan merusak feng shui rumah. Tetapi untuk dapat merasakan manfaat yang optimal dari feng shui, tentunya banyak hal yang perlu dimengerti. Kekeliruan kedua ialah mengaitkan feng shui dengan hal yang sifatnya mistik, misterius dan agama. Karena feng shui bukan sesuatu yang hitam, bukan pula sesuatu yang berkaitan dengan agama. Sama seperti cabang ilmu pengetahuan lainnya, feng shui juga memiliki dasar-dasar utama. Berpijak dari dasar-dasar itulah, praktisi feng shui menganalisa sebuah tempat tinggal dan atau tempat usaha. Apakah lokasi dan kondisinya baik dan cocok untuk si penghuni. Intuisi memang terkadang dipakai dan berperan dalam membantu menganalisa suatu lokasi. Tetapi yang terpenting tetaplah dasar-dasar utama feng shui. Jadi seorang praktisi feng shui harus berpatokan pada dasar-dasar utama dalam menganalisa, tidak boleh hanya semata-mata mengandalkan intuisinya. Ada tiga dasar yang menjadi patokan utama dalam ilmu dan teknik keseimbangan dan keselarasan ini. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Dasar pertama dikenal sebagai Qi. Istilah Qi sendiri memiliki banyak penafsiran. Qi disebut sebagai energi kehidupan, energi kosmik, roh dan atau aura kehidupan, dan bermacam-macam istilah lainnya. Dalam feng shui, Qi ialah suatu energi yang mengalir. Energi ini mempengaruhi semua yang ada dialam semesta. Konsep Qi ini juga dikenal dalam ilmu pengobatan tradisional seperti akupuntur, ilmu dan seni bela diri. Apabila aliran Qi ditubuh ada yang terganggu, maka kita akan sakit. Begitu pula jika aliran Qi tidak mengalir dengan baik dan lancar di rumah, maka akan menganggu kehidupan penghuninya. Dengan pemusatan Qi ke titik tertentu (misalnya kepalan tangan) maka seorang praktisi bela diri akan mampu menjatuhkan laawan secara efektif. Qi yang bersifat positif dan dapat membantu kehidupan dikenal sebagai Sheng Qi. Aliran energi yang negatif dan dapat mematikan diistilahkan sebagai Sha Qi. Pola aliran Sheng Qi ialah pada jalur yang lengkung, sedangkan Sha Qi mengalir pada jalur lurus yang panjang. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Dasar kedua dalam feng shui adalah keseimbangan. Istilah keseimbangan ialah Yin Yang. Yin perlambang wanita, pasif, gelap, angka genap, bagian kanan rumah, dan sebagainya. Sedangkan Yang, sebagai perlambang pria, aktif, terang, angka ganjil, bagian kiri rumah, dan sebagainya. Konsep Yin Yang ini menerangkan bahwa segala yang ada di alam ini dapat dikategorikan kedalam Yin atau Yang. Keduanya berbeda tetapi saling membutuhkan. Tanpa mengetahui terang, kita tidak akan mengenal apa itu gelap dan sebaliknya. Jika tidak ada kebaikan, maka tidak akan ada keburukan. Keseimbanganlah yang dapat membuat alam, lingkungan, rumah tinggal, tempat kerja menjadi nyaman dan enak untuk ditinggali. Jika keseimbangan tidak ada atau terganggu, maka dipastikan rumah atau semua tadi tidak akan membawa kenyamanan bagi kita. Rumah yang tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan, antara depan dan belakang, bagian lantai atas dan dasarnya, akan mempengaruhi kehidupan penghuninya. Demikian pula bentuk dan ukuran rumah, ruang yang tidak proposional akan memberikan efek negatif. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Dasar utama ketiga ialah Wu Xing/Hsing atau Lima Unsur/Elemen. Lima unsur ini ialah unsur kayu, api, tanah, logam dan air. Seperti dalam Yin Yang, lima unsur ini juga saling berkaitan satu dengan lainnya. Keterkaitan unsur-unsur itu diwujudkan dalam siklus. Siklus yang menghidupkan dan siklus yang mematikan. Dalam siklus kehidupan, unsur kayu menghidupkan unsur api. Unsur api menghidupkan unsur tanah. Unsur tanah menghidupkan unsur logam dan unsur logam menghidupkan unsur air dan seterusnya. Setiap ruang dirumah atau kantor sudah menjadi bagian dari salah satu unsur. Yang sering terjadi ialah ruang tersebut berada di lokasi yang salah. Apabila hal ini terjadi, maka yang terjadi ialah siklus mematikan. Sedangkan untuk membuat sebuah rumah atau kantor baik dan menguntungkan, kita harus dapat menciptakan siklus menghidupkan. Dengan mengetahui dan mengatur siklus kelima unsur tersebut, kita dapat menciptakan lingkungan (tempat tinggal dan kantor) yang baik dan dapat menunjang kehidupan yang positif. Dengan ini dapat kita lihat bahwa feng shui merupakan ilmu pengetahuan mengenai keseimbangan dan keselarasan, yang dilengkapi dengan dasar-dasar kuat dan logis. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Bagi pembaca yang ingin bertanya seputar masalah feng shui, silahkan hubungi Bapak Suhana Lim via email &lt;a href=&quot;mailto:lim_russ@yahoo.com&quot;&gt;lim_russ@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/tiga-dasar-utama-feng-shui-qi-ying-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-8096800164919485464</guid><pubDate>Mon, 10 Dec 2007 01:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T08:50:48.922+07:00</atom:updated><title>RAMALAN SHIO MENYESATKANKAH ?</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Oleh : Suhana Lim &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Menjadi Cemas Setelah Baca Ramalan Shio Ramalan mengenai shio yang setiap awal tahun banyak tersedia terkadang bisa menyesatkan. Masalahnya gambaran yang diberikan itu dikalkulasi berdasar tahunkelahiran saja. Untuk lebih akurat, harus dianalisa lebih dari sekedar tahun saja. Tidak aneh kalau semua &quot;ramalan&quot; mengenai shio itu malah bukannya membantu. Dibawah ini adalah salah satu contohnya. Baru-baru inisaya menerima email dari seseorang, yang menunjukkan&quot;efek sampingan&quot; dari &quot;ramalan&quot; mengenai shio tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Tanya:&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Pak Lim Yth,Selamat siang. Saya Rini (lahir tahun 1989) lagi studi di Perth. Baru-baru ini saya baca tulisan mengenai shio. Dikatakan bahwa tahun babi ini shio saya (ular) akan ada banyak masalah. Saya jadi khawatir, jadi harus bagaimana? Mungkin pak Lim ada suggestion buat saya? &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Salam hormat, &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Rini-Perth. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Jawab:&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Saudari Rini Yth, Terima kasih atas email nya. Salam kenal untuk anda. Setiap menjelang pergantian tahun, selalu banyak artikel dan buku mengenai outlook semua shio. Informasi yang banyak dicari dan dibutuhkan banyakorang. Suatu fenomena yang normal, karena kita semuapada umumnya selalu mempunyai rasa ingin tahu. Apalagiyang berkaitan dengan masa depan.Yang sering menjadi persoalan ialah tidak sedikit orang menjadi cemas, takut setelah membacanya. Seperti yang anda sendiri alami. Sebaliknya, setelah membaca bahwa pada tahun tertentu shio nya sedang bagus, tidak jarang pula seseorang menjadi tidak rasional dan terlalu berani dalam berspekulasi. Kedua hal diatas tidak bijaksana dan tidak dianjurkan. Itu sebabnya mengapa secara pribadi saya tidak setuju dengan aneka ramalan yang banyak beredar setiap awal tahun. Karena tidak secara terbuka menjelaskan dan dapat menimbulkan salah pengertian bagi banyak orang. Dan bagi kalangan yang apriori dapat dipakai sebagai amunisi untuk mendeskreditkan feng shui dan pat che. Harus dimengerti bahwa perjalanan hidup seseorang itu amat kompleks dan dipengaruhi banyak faktor yang semuanya saling berkaitan. Shio itu hanya salah satu faktor saja. Jadi bukan faktor yang dominan dan menentukan bagaimana nasib seseorang. Jika anda mengikuti artikel-artikel saya terdahulu, sudah saya katakan bahwa shio ini adalah bagian dari apa yang disebut sebagai faktor &lt;strong&gt;Thian (Heaven)&lt;/strong&gt;. Masih ada faktor &lt;strong&gt;Ren (Human)&lt;/strong&gt; dan faktor &lt;strong&gt;Di (Earth/FengShui)&lt;/strong&gt;. Dalam faktor Thian itu sendiri terdapat banyak bagian lagi. Untuk lebih akurat menganalisa shio seseorang, diperlukan lebih dari hanya sekedar mengkalkulasi tahun kelahiran. Harus pula menganalisa jam, hari dan bulan kelahiran. Jadi apa yang ditulis setiap awal tahun itu hanya analisa dan hitungan secara garis besar saja. Coba anda pikir lebih dalam, kalau apa-apa yang dikatakan mengenai setiap shio itu tepat, berarti didunia ini hanya terdapat 12 (dua belas) nasib saja! Tetaplah berkonsentrasi kepada studi anda. Walaupun di artikel mengenai shio dikatakan bahwa nasib sedang baik, tidak mungkin anda akan berhasil dalam studi tanpa ketekunan dan rajin belajar. Begitu pula sebaliknya, meski dikatakan bahwa shio anda jelek tetapi dengan kehati-hatian dalam menjalani hidup ditambah dengan kegigihan dalam berusaha maka banyak hal yang akan dapat diraih. Tidak perlu memikirkan tulisan mengenai shio yang telah anda baca. Konsentrasikan semua energi kepada studi. Dengan kesungguhan, kerajinan dan keuletan maka banyak hal bisa diraih. Jika anda masih penasaran dan ingin mengetahui bagaimana shio anda di tahun babi ini, harus menganalisa dengan lebih detail (jam, hari,bulan dan tahun kelahiran). &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Bagi anda yang ingin berkonsultasi seputar feng shui rumah kepada Bpk.Suhana Lim dapat mengirimkan email ke &lt;a href=&quot;mailto:lim_russ@yahoo.com&quot;&gt;lim_russ@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/ramalan-shio-menyesatkankah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-2624030849594449698</guid><pubDate>Sat, 08 Dec 2007 06:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-11T10:15:24.773+07:00</atom:updated><title>FUNGSI TANAMAN DALAM FENG SHUI</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Oleh : Suhana Lim&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Tanaman merupakan sesuatu yang penting dan amat bermanfaat dalam feng shui. Banyak sekali manfaatnya, mulai dari kemampuannya untuk menahan Sha Qi (Qi Negatif), menarik Sheng Qi (Qi Positif), dan salah satu alat untuk mendeteksi apakah suatu tempat itu baik. Dari sudut pandang lingkungan, pepohonan bermanfaat karena kemampuannya untuk menghasilkan udara segar, yang mana akan membuat suatu lokasi lebih asri dan menyenangkan. &lt;/div&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Secara garis besar, pepohonan kecil boleh ditanam dimana saja di bagian rumah. Tetapi untuk pohon berukuran sedang sampai besar tidak boleh berada di area depan rumah. Karena keberadaannya akan menyita Qi yang seharusnya masuk kedalam rumah. Selain itu apabila tumbuhnya dekat dengan rumah, akar-akarnya dapat merusak pondasi rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon berukuran sedang sampai besar yang tumbuh di bagian belakang rumah bermanfaat sebagai “gunung” yang melindungi rumah. Jika sisi Dragon rumah lemah, menanam pohon merupakan salah satu cara untuk memperkuatnya. &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Untuk bumi belahan Utara, lokasi ideal untuk menanam pohon besar umumnya di bagian sebelah Utara dari rumah. Karena dapat berfungsi sebagai penahan angin dingin dari arah Utara. Sebaliknya bagi bumi belahan Selatan, posisi pohon besar di bagian Selatan rumah atau plot tanah lebih baik. Untuk penahan angin dingin yang bertiup dari Selatan. &lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak menanam pohon atau membangun rumah di lokasi yang banyak pepohonan, harus memperhatikan agar tidak ada dahan besar yang mengarah langsung ke pintu utama. Cabang atau dahan pohon yang mengarah langsung kearah pintu masuk rumah disebut sebagai “Shar” atau “Poison Arrow”. Shar ini dapat membawa sha qi (qi negatif) langsung kedalam rumah. Cara terefektif untuk menghilangkan shar ialah dengan menebang cabang atau dahan pohon yang mengarah langsung ke pintu masuk. Hal lain yang juga harus diperhatikan ialah dahan yang miring dan menyandar pada atap rumah. Ini tidak hanya berbahaya apabila ada angin kencang, tetapi juga dapat menyebabkan penghuni rumah selalu merasa dalam banyak tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Ada beberapa tanaman yang mempunyai nilai tinggi secara feng shui. Money Tree, Jade Tree, Bambu, Jeruk Kum Kuat, Jeruk Mandarin merupakan beberapa contoh tanaman yang “Feng Shui Friendly”. Money tree karena bentuk daunnya yang bundar menyerupai koin / uang. Jade Tree karena hijau daunnya yang mirip batu giok / jade. Jeruk Kum Kuat dan Mandarin karena buahnya yang selain dapat dikonsumsi juga mirip warna emas. Bambu merupakan lambang dari kelenturan dan kekuatan. Sebaliknya, tanaman yang berduri tidak disukai. Karena duri-duri yang tajam dapat menimbulkan sha qi (qi negatif). Tanaman kaktus tidak baik jika ditanam di bagian depan rumah. Tanaman bonsai (di kerdilkan) juga kurang baik, karena lambang dari sesuatu yang tumbuhnya terbatas dan terhambat. &lt;/div&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Kondisi pohon dan tanaman juga harus diperhatikan. Harus selalu sehat dan segar. Dengan begitu dapat menarik sheng qi (qi positif) untuk rumah dan lokasi sekitarnya. Sebaliknya tanaman dan atau pohon yang tidak sehat dan layu atau mati hanya akan menghasilkan sha qi (qi negatif). Jadi jangan membiarkan tanaman yang ada dirumah dan sekitarnya tidak sehat dan mati, karena dengan membiarkan hal itu terjadi berarti kita mengundang penyakit dan kematian bagi tubuh kita, dan aspek keuangan kita. &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bagi pembaca yang ingin bertanya seputar masalah feng shui, silahkan hubungi Bapak Suhana Lim via email &lt;a href=&quot;mailto:lim_russ@yahoo.com&quot;&gt;lim_russ@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Foto 1 : Kum Kuat &amp;amp; Money Tree&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Foto 2 : Jade Tree&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Foto 3 : Winter Flower&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdzlhTfI/AAAAAAAAABg/eA9z9ORfmow/s1600-h/Money+&amp;amp;+Kum+Kuat.jpg&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5141497203451317746&quot; style=&quot;FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdzlhTfI/AAAAAAAAABg/eA9z9ORfmow/s320/Money+%26+Kum+Kuat.jpg&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5141497199156350434&quot; style=&quot;FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s320/Jade.jpg&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEeTlhTgI/AAAAAAAAABo/_hgpZnWes_A/s1600-h/winter+flower.JPG&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5141497212041252354&quot; style=&quot;FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEeTlhTgI/AAAAAAAAABo/_hgpZnWes_A/s320/winter+flower.JPG&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdjlhTeI/AAAAAAAAABY/RfwrcNCARtc/s1600-h/Jade.jpg&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/12/fungsi-tanaman-dalam-feng-shui-oleh.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R1pEdzlhTfI/AAAAAAAAABg/eA9z9ORfmow/s72-c/Money+%26+Kum+Kuat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-729327042710350013.post-6360233403371899645</guid><pubDate>Wed, 28 Nov 2007 18:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-08T09:39:06.063+07:00</atom:updated><title>KEMULIAAN HATI</title><description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R0zdCJNZRVI/AAAAAAAAAAM/sX6m1Rwo2wY/s1600-h/605457057l1.jpg&quot;&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5137724303824471378&quot; style=&quot;FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 205px; CURSOR: hand; HEIGHT: 272px&quot; height=&quot;400&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R0zdCJNZRVI/AAAAAAAAAAM/sX6m1Rwo2wY/s400/605457057l1.jpg&quot; width=&quot;227&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Selamat datang dan bergabung ke &lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff0000;&quot;&gt;shanliang blog&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, tujuan blog disini semata-mata hanya ingin tukar pikiran dengan saudara-saudara mengenai kemuliaan hati dan kemanusiaan. Mengingat saat ini &lt;strong&gt;Kemuliaan Hati&lt;/strong&gt; kita terkadang sudah hilang dan seakan-akan kita hidup hanya memikirkan diri kita sendiri. Jadi alangkah baiknya kalau saya dan saudara-saudara dapat berkomentar tentang &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kemulian Hati&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dalam blog ini. Jika hati kita bersifat mulia maka kehidupan kita akan bisa lebih senang dan bahagia karena tidak ada sesuatu yang perlu kita risaukan. Dan apabila seluruh manusia yang ada dibumi ini bersifat mulia maka kemakmuran setiap negara, keharmonisan antar sesama manusia akan tercipta dengan sendirinya. Selama seseorang hidup dengan memiliki hati yang mulia maka dia akan selamanya disayang orang dan dikagumi orang. Bersifat hati yang mulia bukan saja terhadap sesama manusia saja tetapi juga harus terhadap hewan-hewan dialam semesta ini. Hewan juga adalah ciptaan Tuhan dan juga memiliki roh seperti yang dimiliki manusia juga dan mereka juga bisa merasakan kesakitan, mempunyai keluarga seperti kita juga. Jadi dibumi ini semua yang di ciptakan Tuhan itu wajib kita sayangi dan kita cintai.&lt;/div&gt;</description><link>http://shanliang.blogspot.com/2007/11/kemulian-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_kKDGzNVDUm0/R0zdCJNZRVI/AAAAAAAAAAM/sX6m1Rwo2wY/s72-c/605457057l1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item></channel></rss>