<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390</id><updated>2024-09-08T21:21:44.562+08:00</updated><category term="keselamatan kerja laboratorium"/><title type='text'>Semen portland</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-5806604132963942637</id><published>2010-10-02T10:21:00.002+08:00</published><updated>2010-10-02T10:25:59.700+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="keselamatan kerja laboratorium"/><title type='text'>KESELAMATAN KERJA LABORATORIUM</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Laboratorium kimia merupakan kelengkapan sebuah program studi yang digunakan untuk meningkatkan ketrampilan penggunaan dan pemakaian bahan kimia maupun peralatan analisis (instrumentasi). Dalam penggunaan lanjut, laboratorium merupakan sarana untuk melaksanakan kegiatan penelitian ilmiah. Laboratorium kimia dengan segala kelengkapan peralatan dan bahan kimia merupakan tempat berpotensi menimbulkan bahaya kepada para penggunanya jika para pekerja di dalamnya tidak dibekali dengan pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan dan kesehatan kerja  secara filosofi adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani. Dengan keselamatan dan kesehatan kerja maka para pengguna diharapkan dapat melakukan pekerjaan dengan aman dan nyaman. Pekerjaan dikatakan aman jika apapun yang dilakukan oleh pekerja  tersebut, resiko yang mungkin muncul dapat dihindari. Pekejaan dikatakan nyaman jika para pekerja yang bersangkutan dapat melakukan dengan merasa nyaman dan betah, sehingga tidak mudah capek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja dengan cara penerapan teknologi pengendalian segala aspek yang berpotensi membahayakan para pekerja. Pengendalian juga ditujukan kepada sumber yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat dari jenis pekerjaan tersebut, pencegahan kecelakaan dan penserasian peralatan kerja/ mesin/ instrumen, dan karakteristik manusia yang menjalankan pekerjaan tersebut maupun orang-orang yang berada di sekelilingnya. Dengan menerapkan teknologi pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja akan mencapai ketahanan fisik, daya kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi. Disamping itu keselamatan dan kesehatan kerja dapat diharapkan untuk menciptakan ksenyamanan kerja dan keselamatan kerja yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan ilmu pengetahuan melalui berbagai penelitian dan percobaan di laboratorium sudah sedemikian pesat. Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat ini sangat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Akan tetapi perkembangan yang sedemikian pesat juga dikhawatirkan akan berpotensi meningkatkan bahaya dalam industri. Kalau prinsip keseimbangan dan keserasian dipegang teguh oleh para ilmuwan dan para pengusaha, niscaya kekhawatiran tersebut dapat diminimalkan. Peningkatan kemampuan dalam membuat alat dengan teknologi baru haruslah diimbangi dengan penciptaan alat pengendali yang lebih canggih dan kemampuan tenaga yang makin beertambah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi bahaya yang mungkin timbul akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi antara lain menyangkut ukuran alat, alat pengendali, kemampuan dan ketrampilan pekerja, alat penanggulangan musibah, dan pengawasan yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi ekonomi pemakaian alat yang berkapasitas besar adalah lebih menguntungkan, akan tetapi bahaya yang mungkin ditimbulkan juga akan besar. Dengan demikian penentuan ukuran reaktor harus didasarkan pada keuntungan dari segi ekonomi dan bahaya yang mungkin ditimbulkan. Salah satu langkah pengamanan yang dilakukan dalam rancang bangun adalah penggunaan safety factor atau over design factor pada perhitungan perancangan masing-masing alat dengan kisaran 10 – 20 %. Alat pengendali harus lebih canggih dan lebih dapat diandalkan. Alat pengamanan yang terkait dengan alat produksi dan alat perlindungan bagi pekerja harus ditingkatkan. Biaya untuk membangun keselamatan dan kesehatan kerja, biaya untum membeli alat-alat pengamanan memang cukup besar. Akan tetapi keselamatan dan kesehatan kerja juga akan lebih terjamin. Kemampuan dan ketrampilan pekerja harus ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan sehingga dapat mengikuti laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Alat penanggulangan musibah harus ditingkatkan agar malapetaka yang diakibatkan oleh penerpan teknologi maju tidak sampai meluas dan merusak. Pengawasan terhadap alat maupun terhadap pekerja harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; font-family: arial;&quot;&gt;sumber : http://www.chem-is-try.org&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/5806604132963942637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/10/keselamatan-kerja-laboratorium.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5806604132963942637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5806604132963942637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/10/keselamatan-kerja-laboratorium.html' title='KESELAMATAN KERJA LABORATORIUM'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-5634812804151633865</id><published>2010-05-09T14:29:00.004+08:00</published><updated>2010-05-09T14:51:51.618+08:00</updated><title type='text'>DASAR-DASAR BETON</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYyAtR7pt3jAeCfGMu3B1TRHmQ3AJHvxTjuhLlc6-qSKi87TvX0AQksGB6OQ7WQUAkTX5W1-SsEHnmBEEbrDkcm33hD0qkLYQtFcMMincarQ_UouUquc11WaXO-fWutJB3UkdciF_fAxJb/s1600/concrt+basic.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 169px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYyAtR7pt3jAeCfGMu3B1TRHmQ3AJHvxTjuhLlc6-qSKi87TvX0AQksGB6OQ7WQUAkTX5W1-SsEHnmBEEbrDkcm33hD0qkLYQtFcMMincarQ_UouUquc11WaXO-fWutJB3UkdciF_fAxJb/s320/concrt+basic.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5469155385426473602&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beton dalam artian yang sederhana adalah campuran pasta dan agregat. Pasta, terdiri dari semen portland dan air,dan melapisi permukaan agregat halus dan kasar. Dengan terjadinya reaksi hydrasi pasta seman akan mengeras dan mengalami perkembangan kekuatan dan  membentuk massa batuan-seperti dikenal sebagai beton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci utama untuk mendapatkan beton dengan kuat  tekan yang kuat dan tahan lama terletak pada proporsi campuran  perlu berhati-hati dalam proses pembuatan proporsi dan pada saat pencampuran bahan. Campuran beton yang tidak memiliki cukup pasta untuk mengisi celah diantara agregat akan sulit untuk ditempatkan (dituang) dan akan menghasilkan permukaan yang kropos. Beton dengan campuran yang kelebihan pasta akan  mudah ditempatkan akan menghasilkan permukaan yang halus, namun kualitas beton yang dihasilkan cendrung lebih menyusut dan tidak ekonomis.&lt;br /&gt;Campuran beton yang dirancang dengan baik akan memiliki kinerja pengerjaan sesuai yang diinginkan untuk beton segar dan mencapai kekuatan betan sesuai dengan yang dipersyaratkan pada saat beton telah mengeras.&lt;br /&gt;Campuran beton biasanya berkisar sekitar 10 hingga 15 persen semen, 60 sampai 75 persen agregat dan 15 sampai 20 persen air, dan kandungan udara dalam campuran beton sekitar  5-8 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui reaksi (kimia ) hidrasi  pasta semen mengeras dan membentuk kekuatan . Karakter beton ditentukan oleh kualitas paste. Kekuatan paste, pada gilirannya, tergantung pada rasio air semen. Rasio air-semen adalah berat air dibagi dengan pencampuran berat semen. beton yang berkualitas tinggi dihasilkan dengan menurunkan rasio air-semen sebanyak mungkin tanpa mengorbankan kinerja pengerjaan beton segar. Pada umumnya, menggunakan air yang kurang menghasilkan kualitas beton yang lebih tinggi selama beton ditempatkan dan dirawat dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/5634812804151633865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/dasar-dasar-beton.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5634812804151633865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5634812804151633865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/dasar-dasar-beton.html' title='DASAR-DASAR BETON'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYyAtR7pt3jAeCfGMu3B1TRHmQ3AJHvxTjuhLlc6-qSKi87TvX0AQksGB6OQ7WQUAkTX5W1-SsEHnmBEEbrDkcm33hD0qkLYQtFcMMincarQ_UouUquc11WaXO-fWutJB3UkdciF_fAxJb/s72-c/concrt+basic.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-2460481765404791678</id><published>2010-05-04T15:59:00.006+08:00</published><updated>2010-05-04T16:21:50.511+08:00</updated><title type='text'>KLINKER SEMEN PORTLAND</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoyhZydoIqtyASkTUtWuTlPWtxA7ECB17ilWyFCEaR5tUYeZ2_VIAhH5pLhMjfX6SlYkbtpUxA9LSAtOiC6ZnIeI4HfoeJCc9m_9B3PURVb4bFSwEAdq5cxU8QgQnma9m7LD3tNzHxhTIw/s1600/Hot_Clinker.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 238px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoyhZydoIqtyASkTUtWuTlPWtxA7ECB17ilWyFCEaR5tUYeZ2_VIAhH5pLhMjfX6SlYkbtpUxA9LSAtOiC6ZnIeI4HfoeJCc9m_9B3PURVb4bFSwEAdq5cxU8QgQnma9m7LD3tNzHxhTIw/s320/Hot_Clinker.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5467322570762361378&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Dalam pembuatan semen Portland, clinker merupakanutama yang merupakan  bahan padat yang dihasilkan dari proses pembakaran dalam Kiln membentuk  butiran-butiran  atau nodul, biasanya diameter 3-25 mm.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Klinker  merupakan bahan utama dalam pembuatan semen  yang  dengan penambahan kalsium sulfat sedikit akan  menjadi semen.&lt;br /&gt;Dalam peroses penggilingan menjadi semen memungkinkan ditambahkan  bahan aktif lainnya untuk menghasilkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Blastfurnace terak semen&lt;br /&gt;2.Pozzolanat semen&lt;br /&gt;3.Semen silica fume&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXZYGioW2ADY74E4tkNuTlVpEkm5VX1pQ08dH3scAnnRbkG3R4-vrxZnrcBsJKFSTLL_nTBARS_SGkwcBt1G6ur-qpAhrgYENWNYVWBYR6Wa3iACwL8pUTgdX5ZrU7ucPNDJHIuAmqurNG/s1600/LDClinkerScaled.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 176px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXZYGioW2ADY74E4tkNuTlVpEkm5VX1pQ08dH3scAnnRbkG3R4-vrxZnrcBsJKFSTLL_nTBARS_SGkwcBt1G6ur-qpAhrgYENWNYVWBYR6Wa3iACwL8pUTgdX5ZrU7ucPNDJHIuAmqurNG/s320/LDClinkerScaled.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5467323615397537890&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klinker, jika disimpan dalam kondisi kering, dapat disimpan untuk beberapa bulan yang cukup tanpa kehilangan kualitas. Karena itu  dapat dengan mudah ditangani dengan menggunakan  peralatan yang  biasa, klinker yang diperdagangkan secara internasional dalam jumlah besar. Biaya pengiriman jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan biaya pengiriman semen dalam jumlah yang sama . Produsen semen membeli klinker untuk digiling sendiri menjadi semen atau sebagai penambah klinker mereka sendiri di pabrik semen mereka.&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gypsum ditambahkan ke klinker terutama sebagai pengatur  waktu pengikatan  semen, selain itu juga sangat efektif untuk media penggilingan klinker dengan mencegah aglomerasi dan pelapisan pada permukaan bola dan dinding mill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses penggilingan klinker menjadi semen senyawa organik juga sering ditambahkan sebagai mendia  untuk menghindari aglomerasi. Trietanolamina (TEA) yang umum digunakan di 0,1 wt. % Dan terbukti sangat efektif. aditif lainnya adalah kadang-kadang digunakan, seperti etilen glikol, asam oleat, asam sulfonat Dodecylbenzene.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Clinker+cement&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/2460481765404791678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/klinker-semen-portland.html#comment-form' title='14 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/2460481765404791678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/2460481765404791678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/klinker-semen-portland.html' title='KLINKER SEMEN PORTLAND'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoyhZydoIqtyASkTUtWuTlPWtxA7ECB17ilWyFCEaR5tUYeZ2_VIAhH5pLhMjfX6SlYkbtpUxA9LSAtOiC6ZnIeI4HfoeJCc9m_9B3PURVb4bFSwEAdq5cxU8QgQnma9m7LD3tNzHxhTIw/s72-c/Hot_Clinker.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-4580941678770094564</id><published>2010-05-03T15:32:00.006+08:00</published><updated>2010-05-04T16:26:06.415+08:00</updated><title type='text'>MORTAR (SEJARAH MORTAR)</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC6rX1xAMgDK0UFQ1EesvqO7azD6BdtWzYSWD2PJn3LjcX-rX_ZeK_K_8fxLHdzPs1EX3WP1GgiGvhWcnMfh5YmcafEZLLhT61SMUPki64i9Ve98FBrtaykIhR4hoZYsa98jcWbfgQh5Z_/s1600/batu-bata.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 179px; height: 119px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC6rX1xAMgDK0UFQ1EesvqO7azD6BdtWzYSWD2PJn3LjcX-rX_ZeK_K_8fxLHdzPs1EX3WP1GgiGvhWcnMfh5YmcafEZLLhT61SMUPki64i9Ve98FBrtaykIhR4hoZYsa98jcWbfgQh5Z_/s320/batu-bata.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5466959270798331458&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Mortar+%28masonry%29&quot;&gt;Mortar&lt;/a&gt; adalah campuran yang bersifat plastis dan mudah dikerjakan yang dibentuk dari campuran semen, air dan agregat halus (pasir) sebagai pengikat dalam konstruksi  pemasangan batu dan mengisi kekosongan  antara batu.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Mortar pertama terbuat dari lumpur dan tanah liat. Karena kurangnya batu dan berlimpahnya tanah liat, pembangunan diBabilonia  menggunkan batu bata, dengan lumpur dari lapangan sebagai mortar. Menurut Roman Ghirshman, bukti pertama manusia menggunakan bentuk mortar berada di Ziggurat dari Sialk di Iran, dibangun dari batu bata dijemur di 2900 SM Candi  Chogha Zanbil di Iran dibangun di sekitar 1250 SM dengan dibangun dengan bahan batu yang dibakar membentuk mortar yang kuat berbentuk seperti aspal.&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Piramida mesir yang dibangun pada rentang 2600-2500 SM, blok-blok kapur diikat oleh campuran lumpur dan tanah liat, atau tanah liat dan pasir.  Setelah itu piramida Mesir dibangun dengan menggunakan  mortar yang terbuat dari gips atau kapur. Gypsum mortar pada dasarnya adalah campuran gypsum yang telah dipanaskan dan pasir dan menghasilkan campuran yang cukup lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejarah, keterampilan membangun dengan menggunakan beton dan mortar muncul di Yunani. Penggalian saluran air bawah tanah di Megara mengungkapkan bahwa reservoir itu dilapisi dengan mortar pozzolan setebal  12 mm. Pozzolan mortar yang digunakan adalah mortar dengan bahan  baku kapur dan dicampur dengan aditif abu vulkanik yang memungkinkan untuk mengeras  dalam air, sehingga dikenal sebagai semen hidrolik. Orang-orang Yunani memperoleh abu vulkanik dari pulau-pulau Yunani Thira dan Nisiros, atau dari koloni Yunani di Dicaearchia (Pozzuoli) di dekat Naples, Italia. Bangsa Romawi kemudian meningkatkan penggunaan dan metode untuk membuat apa yang dikenal sebagai pozzolan mortar dan semen . Bahkan kemudian, orang Romawi menggunakan mortar tanpa pozzolan menggunakan bahan keramik yang di hancurkan, yang mengandung  aluminium oksida dan dioksida silikon di campuran keramik tersebut. Mortar ini tidak sekuat mortar pozzolan, tapi, karena lebih padat, maka lebih dapat menahan  reaksi dengan  air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang  tidak di mengerti mengapa seni membuat mortar dan semen hidrolis, yang disempurna dan digunakan secara luas oleh orang Yunani dan Romawi, kemudian hilang selama hampir dua milenia.&lt;br /&gt;Selama Abad Pertengahan ketika gothik katedral sedang dibangun, hanya dengan menggunakan kapur sebagai bahan aktif mortar. Setelah selesai mortar kapur dapat terdegradasi oleh kontak dengan air, struktur banyakmengalami kerusakan oleh  hujan dan  tertiup angin selama berabad-abad.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;font-size:78%;&quot; &gt;http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Portland+cement&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/4580941678770094564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/mortar-sejarah-mortar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/4580941678770094564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/4580941678770094564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/mortar-sejarah-mortar.html' title='MORTAR (SEJARAH MORTAR)'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC6rX1xAMgDK0UFQ1EesvqO7azD6BdtWzYSWD2PJn3LjcX-rX_ZeK_K_8fxLHdzPs1EX3WP1GgiGvhWcnMfh5YmcafEZLLhT61SMUPki64i9Ve98FBrtaykIhR4hoZYsa98jcWbfgQh5Z_/s72-c/batu-bata.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-5483757635434214950</id><published>2010-05-02T12:03:00.008+08:00</published><updated>2010-05-03T21:54:46.971+08:00</updated><title type='text'>SIAPAKAH JOSEPH ASPDIN</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Joseph+Aspdin&quot;&gt;Joseph Aspdin&lt;/a&gt;  lahir pada bulan Desember 1778 di Leed Inggris dan meninggal di Wakefield Inggris pada 20 Maret 1855. Joseph Aspdin  adalah seorang produsen semen berkebangsaan Inggris yang memperoleh hak paten untuk semen Portland pada 21 Oktober 1824.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph Aspdin (atau Aspden) adalah anak tertua dari enam bersaudara dari keluarga Thomas Aspdin, seorang tukang batu yang tinggal di distrik Hunslet dari Leeds, Yorkshire. Dia dibaptis pada Hari Natal, tahun 1788. Dia mengikuti usaha  ayahnya, dan menikah dengan Mary Fotherby di Leeds Paroki Gereja (Gereja Paroki Santo Petrus di Leeds) pada tanggal 21 Mei 1811.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1817 ia mendirikan bisnis sendiri di Leeds pusat. Dia selalu  bereksperimen dengan pembuatan semen untuk  beberapa tahun ke depan, kemudian pada 21 Oktober 1824 ia diberi  hak Paten Inggris BP 5022 yang berjudul An Improvement in the Mode of Producing an Artificial Stone, di mana ia menciptakan semen dengan nama &quot;Portland&quot; yang mana Portland dianalogikan  sebagai  batu, sebuah batu kapur oolitic yang digali di pantai pesisir Inggris, di Isle of Portland di Dorset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berselang lama setelah ini, pada tahun 1825, Joseph Aspdin bekerja sama dengan William Beverly yang tinggal bertetangga dengan didaerah leed  ,mereka  mendirikan pabrik semen  di Kirkgate, Wakefield. Beverley tinggal di Leeds, tapi Aspdin dan keluarganya pindah ke Wakefield (sekitar 9 mil jauhnya) dari tempat  ini. Dia memperoleh hak paten kedua, untuk metode pembuatan kapur, di tahun 1825. Pabrik Kirkgate ditutup pada 1838 setelah Manchester dan Leeds Railway company (sebuah perusahaan kereta api) membeli daerah ini , dan daerah ini dibersihkan dan di pindah kan daerah kedua yang terdekat di Kirkgate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini anaknya James tertua bekerja sebagai akuntan di Leeds, dan anak bungsu, William, berlari pabrik. Namun, pada tahun 1841, Joseph bermitra  dengan James, dan menuliskan pemberitahuan bahwa William telah pergi, dan bahwa perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas utang-utangnya. Hal ini dapat diasumsikan bahwa William mengembangkan modifikasi nya mengarah ke &quot;modern&quot; semen Portland sebelum waktu keberangkatannya. Pada tahun 1844 Joseph pensiun, dan memberikan bagiannya dari bisnis untuk James. James pindah ke daerah ketiga di Ings Road pada tahun 1848, dan pabrik ini terus beroperasi hingga 1900. Joseph Aspdin meninggal pada tanggal 20 Maret di rumah di Wakefield, 1855.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Portland+cement&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/5483757635434214950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/siapakah-joseph-aspdin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5483757635434214950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/5483757635434214950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/siapakah-joseph-aspdin.html' title='SIAPAKAH JOSEPH ASPDIN'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-2027864519318272988</id><published>2010-05-01T19:51:00.006+08:00</published><updated>2010-05-03T21:53:04.196+08:00</updated><title type='text'>Semen</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam pengertian yang paling umum kata semen adalah binder atau pengikat, zat yang memdat dan mengeras secara independen, dan dapat mengikat bahan lain bersama-sama. Nama &quot;&lt;a href=&quot;http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Cement&quot;&gt;semen&lt;/a&gt;&quot; berasal dari bahasa Roma yang menggunakan kata &quot;opus caementitium &quot; yang berarti batu yang sifatnya menyerupai beton yang menggunakan batu kapur dihancurkan yang telah dibakar sehingga mempunyai sifat pengikat.&lt;br /&gt;Dalam penggunaan nya batu kapur yang sudah dibakar ditambahkan abu vulkanik dan batu bubuk sebagai aditif Untuk mendapatkan sifat hidrolisis . Pengikat hidrolis ini kemudian disebut sebagai cementum, cimentum, cäment dan semen.&lt;br /&gt;Semen yang digunakan dalam konstruksi disebut sebagai hidrolik atau non-hidrolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Sumber : http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Portland+cement&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/2027864519318272988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/semen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/2027864519318272988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/2027864519318272988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/05/semen.html' title='Semen'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5034995675410291390.post-7582489575770203010</id><published>2010-04-28T16:35:00.003+08:00</published><updated>2010-04-28T16:53:33.492+08:00</updated><title type='text'>Defenisi Semen Portland</title><content type='html'>MENURUT SNI 15-2049-2004&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semen hidrolisis yang dihasilkan dengan cara menggiling terak semen portland terutama yang terdiri atas kalsium silikat yang bersifat hidrolisis dan digiling bersama-sama dengan bahan tambahan berupa satu atau lebih bentuk kristal senyawa kalsium sulfat dan boleh ditambah dengan bahan tambahan lain.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cementportland.blogspot.com/feeds/7582489575770203010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/04/defenisi-semen-portland.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/7582489575770203010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5034995675410291390/posts/default/7582489575770203010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cementportland.blogspot.com/2010/04/defenisi-semen-portland.html' title='Defenisi Semen Portland'/><author><name>Rudianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18087542846772706243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>