<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828</atom:id><lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 16:53:29 +0000</lastBuildDate><title>Sentot Prasasto</title><description>What I Know, What I Feel</description><link>http://prasasto.blogspot.com/</link><managingEditor>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>129</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/SentotPrasasto" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-4835178165788570906</guid><pubDate>Tue, 25 Aug 2009 23:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-25T19:50:49.981+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEHIDUPAN</category><title>Sense Of Humor</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gelak tertawa sangat berkuasa dalam menenangkan situasi yang tegang.  Ini benar karena humor memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar Endorfin dan Kortisol dalam tubuh sehingga menimbulkan rasa tenang dan senang.  Gelaktertawa adalah bagaikan obat yang mempercepat proses penyembuhan.  Akan tetapi gelak tertawa ini akan memberikan keuntungan jika bukan timbul karena mengejek atau menjelekkan orang lain.  Gelak tertawa ini bermanfaat bagi tubuh jika tertawa bersama orang lain atau mentertawakan diri sendiri, bukan ketika mentertawakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terapi Humor (Humor Therapy)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi humor merupakan metode terapi dengan menggunakan humor dan tawa dalam rangka membantu individu menyelesaikan masalah mereka, baik dalam bentuk gangguan fisik maupun gangguan mental (&lt;a href="http://www.theherbsplace.com/AHM/ahmhumortherapy.html"&gt;http://www.theherbsplace.com/AHM/ahmhumortherapy.html&lt;/a&gt;). Penggunaan tawa dalam terapi akan menghasilkan perasan lega pada individu. Ini disebabkan tawa secara alami menghasilkan pereda stres dan rasa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian stimulasi humor dalam pelaksanaan terapi diperlukan karena beberapa orang mengalami kesulitan untuk memulai tertawa tanpa adanya alasan yang jelas. Stimulasi humor yang dimaksud dapat diberikan dalam bentuk berbagai media, seperti VCD, notes, badut, dan komik. Apabila humor diberikan sebagai satu-satunya stimulus untuk menghasilkan tawa dalam setting terapi akan disebut sebagai terapi humor, namun jika dikombinasikan dengan hal-hal lain dalam rangka untuk menciptakan tawa alami (misalnya dengan yoga atau meditasi) akan disebut sebagai terapi tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi humor modern terjadi sekitar tahun 1930-an, dimana beberapa rumah sakit mengundang badut untuk menghibur anak-anak penderita polio. Tahun 1964, Norman Cousins menerbitkan Anatomy of an Illness yang mendokumentasikan kasus nyata tentang dampak positif penggunaan humor terhadap penyakit. Pada waktu itu, Norman Cousins didiagnosa menderita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cousins Ankylosing Spondylitis&lt;/span&gt;, yaitu sebuah penyakit mematikan yang meyebabkan disintegrasi pada jaringan spinalis. Para dokter memberikan prognosis kesembuhan pada Cousin sebesar 1 dibanding 500 kasus. Menghadapi tipisnya angka peluang untuk sembuh, Cousins memutuskan untuk melakukan terapi humor untuk menghibur dirinya sendiri. Dalam pelaksanaannya, Cousins menemukan bahwa 15 menit tertawa terbahak-bahak dapat menghasilkan tidur tanpa rasa sakit selama ± 2 jam. Sampel darah juga menunjukkan bahwa tingkat penyebaran penyakit telah menurun setelah menjalani terapi humor. Pada akhirnya, Cousins benar-benar sembuh dari penyakitnya. Selanjutnya, dia menuliskan pengalaman tersebut pada buku Anatomy of an Illness       (&lt;a href="http://www.holistic-online.com/Humor_Therapy/humor_therapy_introduction.htm"&gt;http://www.holistic-online.com/Humor_Therapy/humor_therapy_introduction.htm&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cukup banyak data dari penelitian medis yang menunjukkan bahwa kendati seseorang hanya berpura-pura tertawa atau bersikap gembira, tubuh telah menghasilkan zat-zat kebahagiaan. Menurut prinsip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Neurolinguistic Programming&lt;/span&gt; apapun yang terkait dengan usaha memunculkan tawa tetap merupakan suatu bentuk latihan. Tubuh tidak mengetahui perbedaan antara berpikir mengenai sesuatu dengan benar-benar melakukannya. Maka apapun sumbernya, tawa menimbulkan serangkaian perubahan fisiologis yang sama di dalam tubuh kita (Kataria, 2004:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai terapi dengan pendekatan yang holistik, terapi humor tidak terlepas dari adanya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan terapi humor adalah, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Terapi humor merupakan terapi yang tidak membutuhkan banyak peralatan. Terapi ini dapat dilakukan dengan menggunakan media VCD, majalah, televisi, atau tidak menggunakan peralatan sama sekali, yaitu dengan saling berbagi cerita lucu dengan orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terapi humor tidak memiliki batasan ruang dan waktu dalam pelaksanaannya. Ini dapat diterapkan di kamar, kelas, maupun ruangan terbuka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terapi humor tidak menuntut kehadiran seorang terapis profesional dan dapat diterapkan secara mandiri oleh individu atau kelompok yang menginginkanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terapi humor dapat dilakukan dalam kelompok maupun individual. Namun, untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak, biasanya cenderung dilakukan dalam kelompok kecil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada ketentuan mengenai materi yang digunakan sebagai stimulus humor. Masing-masing individu bebas memilih jenis humor sesuai dengan minat dan keinginannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Selain kelebihan-kelebihan di atas, penggunaan tawa dalam terapi humor juga memiliki beberapa keterbatasan yang menjadi kekurangannya sebagai sebuah intervensi kesehatan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Terapi humor tidak dapat diterapkan pada individu dengan beberapa gangguan kesehatan, seperti hernia, wasir parah, penyakit jantung dengan sesak napas, pasca operasi, peranakan turun, kehamilan, serangan pilek dan flu, tuberkulosis, dan komplikasi mata (Kataria, 2004:63-68). Hal ini dikarenakan produksi tawa dikhawatirkan akan mengganggu proses penyembuhan serta dapat menularkan beberapa penyakit tertentu bila dilakukan dalam kelompok. Namun, kekurangan ini dapat dikendalikan jika individu yang bergabung dapat menguasai dirinya sendiri, sehingga tidak melakukan aktifitas tertawa yang berlebihan selama sesi terapi berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor lain yang dapat menjadi penghalang keberhasilan terapi humor adalah tingkat dan jenis sense of humor. Sense of humor adalah bagaimana seseorang mempersepsikan sebuah stimulus sebagai stimulasi humor sehingga dapat menghasilkan tawa. Tingkat sense of humor mengacu kepada seberapa sering seseorang mempersepsikan humor sebagai sebuah stimulus untuk menghasilkan tawa; sedangkan jenis sense of humor mengacu kepada jenis humor apa yang paling dapat membuat seseorang tertawa. Menurut penelitian Hartanti (2002); hanya orang-orang dengan tingkat dan jenis sense of humor tertentu yang mampu merespon stimulasi humor sesuai dengan yang diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Stres dapat ditanggulangi dengan sikap yang realistis dan positif, teknik relaksasi, olah raga, asupan makanan dan minuman, stres yang berbeda, musik dan humor.  Sehingga tidak ada stres yang terlalu besar sehingga tidak dapat ditanggulangi. (&lt;a href="http://husniabdillah.multiply.com/journal/item/6/Stres_dan_teknik_pencegahannya"&gt;http://husniabdillah.multiply.com/journal/item/6/Stres_dan_teknik_pencegahannya &lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Humor itu apaan sih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humor adalah State. Humor adalah kemampuan yang diduga hanya dikembangkan oleh Manusia. Humor melibatkan aktifitas fisik, emosi, dan terlebih adalah pemikiran. Humor menggunakan pemikiran lateral yang juga digunakan dalam pembuatan karya-karya kreatif dan pengalaman Aha para penemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humor punya silogisme tersendiri. Dalam humor ada ketimpangan, ada kesenjangan, ada loncatan, ada kekurangan, ada kontradiksi, ada kekagetan, ada keterkejutan, ada wawasan, ada kesadaran baru, dan hal yang penting ada riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Sense of Humor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan survei yang dilakukannya, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Prof John Czepiel&lt;/span&gt; dari New York University Stern School of Business menyatakan bahwa sense of humor adalah salah satu faktor terpenting yang menentukan keberhasilan suatu hubungan. Banyak ahli bahkan juga menghubungkan sense of humor dengan kecerdasan seseorang. Makanya, pria sangat betah berada di samping perempuan yang memiliki sense of humor. (&lt;a href="http://dtee.blog.friendster.com/"&gt;http://dtee.blog.friendster.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sense of Humor adalah kompetensi. Agar kompeten dalam hal humor seseorang harus mampu disosiatif (membuat jarak dengan dirinya), transcendent (melesat mengatasi kenistaan dirinya), meta/beyond (keluar melampaui kungkungan dirinya), memetakan peristiwa, fakta dan cerita dan menggunakan beragam cara pandang (perceptual position), dan mendapatkan fokus (trance) dalam memutuskan sikap dan tindakan terbaik untuk diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian sense of humor tidak selalu identik dengan tertawa. Ada memang humor yang memancing tawa, itupun lebih mengarah kepada mentertawakan diri sendiri, cermin dari kesediaan menerima diri. Mentertawakan orang lain apalagi dengan tujuan merendahkan orang lain, tentunya bukanlah humor. Dan kalau toh itu dipandang humor, bukanlah humor yang sehat dan menyehatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perilakunya bisa saja orang yang mempunyai sense of humor menjadi tercenung, tersenyum, tertawa lirih, tertawa terbahak-bahak, bahkan merenung, diam menangis. Bukan menangis sedih yang membuat kerutan wajah berlipat. Namun tangisan riang dengan wajah bersinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Humor itu hypnotic state?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keadaan hypnotic dicirikan ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;by pass&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bridge among mode of thinking, frame-deframe-reframe, dissociatif, regressif bahkan progressif, trance, cataleptic&lt;/span&gt; dan ada perilaku lain yang mucul akibat perubahan dari dalam diri, maka humor dapat dikategorikan hypnotic state.&lt;br /&gt;Karena ciri-ciri itulah, ada dugaan bahwa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Drs. R.H. Wiwoho, MSc&lt;/span&gt;, dalam workshop Mastering Hypnosisnya menjadikan HUMOR sebagai bagian dari materi yang dilatihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Tujuh contoh perubahan menempuh lajur humor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kasus 1.&lt;/span&gt; Bila bapak saja nggak mau tahu, apalah lagi yang diharapkan dari saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah rapat organisasi, sang Ketua Umum ngomel , mendatangi kursi sang Sekjen dan berkata “ Pokoknya saya nggak mau tahu anggota organisasi kita ini semakin banyak yang mengundurkan diri dan malah pindah ke organisasi lain, menjadi anggota pesaing organisasi kita pula!” .&lt;br /&gt;Sang Sekjen, santai , senyum, menarik nafas dan menjawab “ Bila Bapak saja yang menjadi ketua umum dari organisasi ini sudah tidak mau tahu, apalah lagi yang diharapkan dari saya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 2&lt;/span&gt;. Yang bercerai sebelum menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dewi Asri kapan nih ngundang meghadiri pernikahanmu? Bukankah ta’aruf (perkenalan) kamu dengan Mundinglaya sudah cukup lama, dan bukankah masing-masing keluarga sudah ridho?&lt;br /&gt;“Wah… Pak, Bu…. Saya takut menikah..”&lt;br /&gt;“Apanya yang kamu takutkan…?”&lt;br /&gt;“Kayaknya yang saya lihat di TV banyak orang yang kemudian bercerai setelah beberapa bulan menikah…&lt;br /&gt;“ Lalu orang tersebut setelah itu….?&lt;br /&gt;“ Menikah lagi Pak… Bu…..&lt;br /&gt;“Dari ceritamu, kamu kan bisa mengambil kesimpulan bahwa menikah itu tidak berbahaya, bahkan menyenangkan, buktinya orang-orang yang di TV itu menikahnya saja 2 kali, bercerainya 1 kali, itu membuktikan bahwa menikah lebih enak . Hehehe. Jadi kapan menikah ?“&lt;br /&gt;“ Dengar cerita bapak tadi, hehehe, Insya Allah saya setujui usulan Mundinglaya untuk aqad dan walimah mawlid ini”&lt;br /&gt;“ Syukron Jaziylan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 3.&lt;/span&gt; Di sini kita kan bikin PR bukan untuk kawin, apalagi nyandung (poligami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bersekolah di SMP, Lutung Kasarung, seringkali dikerumuni gadis-gadis gareulis yang meminta menjawab sejumlah PR bahasa Inggris, Matematika dan Fisika. Karuan saja pria lain yang merasa lebih kasep (ganteng), beunghar (tajir) dan menak (turunan ningrat), menjadi cemburu bahkan dengki. Salah satunya adalah Indra Jaya.&lt;br /&gt;Suatu kali di kantin samping sekolah, ketika Lutung Kasarung dirubung gadis-gadis gareulis (cantik), Indra Jaya datang dan berkata, “Hei geulis-geulis, jangan dekat-dekat dengan Si Lutung Kasarung. Dia kan anak seorang ahli nyandung. Bisa-bisa kalian dicandung pula”.&lt;br /&gt;Gadis-gadis gareulis kaget, terdiam dan melihat wajah Lutung Kasarung. Menyadari tatapan nu gareulis dan kata-kata provokasi Lutung Kasarung, Lutung Kasarung menjawab “ Yeuh nu gareulis, apa yang dikatakan Indra Jaya itu sangat benar. Tak ada yang perlu dipersalahkan. Saking ahli nyandungnya, ayah saya sempat menikahi sembilan wanita termasuk ibu saya. Bahkan saya sangat bangga karenanya. Ayah saya mempunyai kemampuan memberikan pengaruh baik sehingga sejumlah orangtua dari wanita datang minta agar anaknya diperistri”.&lt;br /&gt;Nu gareulis kaget mendengar uraian Lutung Kasarung “Kemampuan memberi pengaruh baik ini menurun pada saya. Karena itu saya mampu berprestasi baik sehingga nu gareulis datang bertanya kepada saya. Saya tidak tahu siapa dan prestasi ayah anda, Indra Jaya. Mudah-mudahan saja cara-cara anda merebut perhatian dengan cara-cara kampungan seperti ini adalah buatan anda bukan diturunkan dari ayah Anda”. Kata Lutung Kasarung lagi&lt;br /&gt;Indra Jaya bingung harus menjawab apa. Apalagi Purbasari , gadis tergeulis yang ditaksirnya yang ada di antara nu gareulis berkata, “ Sudahlah Lutung Kasarung, abaikan saja omongannya, lagipula kita disini cuma bikin PR, bukan untuk kawin, apalagi nyandung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 4.&lt;/span&gt; Karena masalah-masalah itulah Anda dibutuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang karyawan yang dikenal professional dalam masa percobaan di perusahaan baru. Awalnya ia bangga dapat bergabung dengan perusahaan tersebt karena selain mendapatkan paket remunerasi dan beneft yang di atas pasar , ia juga diberi kesematan untuk seluas-luasnya melakukan eksperimentasi, sesuatu yang hapir sukar diperoleh di perusahaan sebelumnya yang seluruh prosesya sudah baku.&lt;br /&gt;Akan tetapi betapa kagetnya ia, ketika di semua lini dalam rentang perhatiannya sungguh di bawah standard. Ia menemui Human Capital Director, meminta waktunya dan mengeluh “ Masya Allah perusahaan ini kok di bawah standard. Belum ada ISO, belum ada SOP, belum ada policy dalam hal-hal yang strategis. Hubungan dengan pelanggan belum terbentuk sistemnya. Pekerjanya kurang disiplin dan bekerja tidak mengindahkan kaidah K3. Para Managernya tidak mendidik, melatih dan mendelegasikan tugas kepada bawahannya. Management gaya apa yang diterapkan di Perusahaan ini ? “&lt;br /&gt;“Baik, terima kasih Anda langsung menyampaikan kepada saya keluhan Anda. Jawaban saya adalah akan mengagetkan Anda. Bila perusahaan ini di atas standard. ISO, SOP, dan policy dalam hal-hal yang strategis ada dan diterapkan dengan baik. Hubungan dengan pelanggan sangat baik dengan system yang memudahkan dan menguntungkan kedua belah pihak. Pekerjanya sangat disiplin, produktif dan bekerja mengindahkan kaidah K3. Para Managernya sangat mendidik, melatih dan mendelegasikan tugas kepada bawahannya. Bila perusahaan ini dalam kondisi seperti itu, apakah perusahaan ini akan membuka lowongan untuk professional hebat dengan remunerasi di atas harga pasar? Tegasnya, apakah Anda saat ini akan ada disini?&lt;br /&gt;Sang karyawan professional terdiam, lalu tersenyum , tertawa, kemudian berkata “ Terima kasih, Anda sudah mengingatkan saya mengenai hal ini. Iya ya… justru masalah-masalah itulah saya dibutuhkan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 5.&lt;/span&gt; Untunglah ! kerja itu meskipun dimarahi tetap dibayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seisi kantor pusat kayanya sudah tahu cerita Prita Lidia, sang Manager Pemasaran yang dimarahi Presdir di rapat awal tahun dan ditunjukkan kekeliruannya dalam pembuatan laporan dari departemennya yang untung saja tidak berpengaruh terhadap pengambilan keputusan bisnis.&lt;br /&gt;Sejak kejadian itu Direktur dan Manager terbagi ke dalam 3 kelompok. Kelompok pendukung Prita yang ingin tetap Prita bertahan dan berkarya, Kelompok kontra Prita Lidia yang melakukan maneuver agar ia dikucilkan bahkan dipecat dan Kelompok tidak peduli dengan argument “lho itu kan masalahnya, ngapain gua pikirin”.&lt;br /&gt;Mengetahui keadaan ini tidak kondusif, Direktur Pemasaran, atasan Prita Lidia memanggilnya untuk bicara delapan mata (baik Prita maupun sang Boss berkacamata). “Prita, satu bulan lalu Presdir marah di muka umum, dan saya dapati kamu santai saja, sumringah, bahkan kerja kamu lebih produktif dan lebh baik, bahkan sang Presdir sempat ngomong menyesal dengan kelakuannya bulan lalu. Kamu ini punya ilmu apa, sih …?&lt;br /&gt;“Saya sebenarnya hanya punya ilmu sadar diri saja pak!”&lt;br /&gt;“Apa itu ilmu sadar diri..?”&lt;br /&gt;“ Saat Presdir marah dan menunjukkan kekeliruan yang saya lakukan , awalnya ada emosi yang mendesak, darah naik ke kepala dan memicu pikiran untuk segera keluar saat itu juga. Pikiran itu segera saya tepis dengan menarik nafas yang penuh dan rileks. Pikiran segar datang dan mengatakan kepada saya, ‘ Amboy … enaknya bekerja di sini, ketika saya melakukan kekeliruan pun, saya mendapatkan perhatian dalam bentuk pembicaraan bernada tinggi yang membangunkan. Dan yang penting pak. Sekalipun kata orang saya dimarahi, bahkan dimarahi pun saya mendapatkan bayaran. Apa saya nggak perlu bersyukur pak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 6.&lt;/span&gt; Apa iya menjadi pemandu NLP akan menyebabkan perceraian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peserta workshop, sambil mengantar pemandu workshop ke bandara, memulai obrolan dan bertanya, “ Kang, akang tahu Bandler bercerai? Anthony Robin bercerai? Bahkan pemandu NLP dari negeri sendiri pun seperti si X, Y dan Z pernikahannya bubar. Apa yang salah dengan NLP sehingga banyak tokoh NLP yang kawin-cerai? “&lt;br /&gt;Pemandu workshop malah bertanya balik “ Saya mencium ada gelagat dalam pertanyaan Anda, apakah Anda sedang merencanakan atau dalam proses perceraian?” Penanya yang mendapatkan jawaban berupa pertanyaan, kemudian terdiam sedemikian lama dalam posisi body cataleptic.&lt;br /&gt;Saat itu sang pemandu nyerocos “Meminjam prinsip Cognitive Behavior Therapy, anda perlu menjernihkan cara berpikir. OK lah Bandler bercerai, Anthony Robin bercerai, Beberapa pemandu dan motivator NLP yang anda kenal di Indonesia bercerai. Tapi itu hanyalah beberapa orang saja dari sedemikian banyak yang belajar NLP. Saya malah punya daftar banyak orang yang belajar NLP keluarganya damai, bahagia dan sukses. Bila Anda dalam proses perceraian, tak perlulah dikaitkan dengan NLP, toh bila proses pembinaan rumah tangganya tidak pernah dilakukan itu sama dengan proses perceraian sedang dilakukan. Berbeda degan Anda, saya malah berpikir NLP telah mengubah hidup mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawadah wa rohmah (damai, penuh cinta dan kasih)”.&lt;br /&gt;“ Lalu darimana akang tahu bahwa saya dalam proses perceraian? “ . Sang pemandu menjawab “Dari mulai Anda mengajukan pertanyaan tentang perceraian dengan argument NLP dan sebagian kecil tokohnya sebagai pembenaran . Dan ketahuilah saya menjadi tahu persis Anda dalam proses perceraian justru dari pertanyaan Anda barusan !” .&lt;br /&gt;“ Sialan…. Ketahuan deh….Hahaha! “ kata sang Penanya sambil nyengir kuda.&lt;br /&gt;“Kena deh lu….. Hahaha!” kata sang pemandu workshop tergelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasus 7.&lt;/span&gt; Ketika Bos memamerkan pukulan Karatenya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima manager dipanggil oleh Direktur yang hampir pensiun. Undangan rapat dadakan pagi hari. Tak ada satupun yang tahu agenda yang akan dibicarakan. Direktur dan 5 manager mengepung meja bundar. Direktur menatap satu persatu peserta lalu menarik nafas panjang menahan dan menghmebuskannya. Lalu diam menatap ke depan dengan tatapan kosong . Hening mencekam .&lt;br /&gt;Eka yang duduk di samping kanan Boss menoleh ke kanan dan berbisik ke Dwi yang duduk di samping kanannya “Stt… ada apa nih, coba dong mulai ngomong, ente kan paling berani ama si Boss”. Saat yang sama Tri menyentuh dengan siku kiri sambil berbisik “ngomong dong!!!”. Sementara itu dari sebrang meja, Catur dan Panca mengedip-ngedipkan mata memberi kode untuk membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja, Boss memandang sekeliling menatap nanar Panca, Catur dan Dwi lalu mengangkat tangan kanannya, mengepalkan tangan dan menggebrak meja . “Barak…..Brakkk ……Brakkkk!!!! “. Meja bundar kecil kayu itu ambrol, gelas-gelas goblet berisi air berjatuhan. Dalam keadaan genting itu, Dwi yang mengetahui Sang Direktur sering dihampiri hipertensi, segera keluar, kemudian muncul lagi membawa air segelas. Ia meminta sang direktur untuk tenang dan meminum air. Setelah tenang, ia meminta rapat diskors dan dimulai lagi setelah makan siang. Sang Direktur menyetujui dan membubarkan rapat.&lt;br /&gt;Eka, Dwi, Tri, Catur dan Panca kembali ke tempatnya masing-masing. Eka alerginya kumat, di sekurjur badannya tiba-tiba saja muncul bintik-bintik merah. Tri segera mengambil alat hirup dari tasnya untuk mengatasi asthmanya yang tiba-tiba saja datang. Catur ulang kali keluar masuk toilet. Panca kelihatan agak tenang mengubur diri dalam ruangannya, dan ternyata sedang sibuk mengirimkan update CV terakhirnya ke sejumlah executive search. Sementara Dwi kembali lagi ke pekerjaannya seperti tak terjadi apa-apa.&lt;br /&gt;Saat istirahat, usai sholat Dzuhur, Eka, Tri , Catur, Panca melabrak Dwi yang dituduh tak berespon tepat atas kelakukan Boss. Dwi menjawab dengan ringan “ Lho…. Apanya yang harus dikhawatirkan sih. Coba deh…kita putar lagi apa yang kita lihat tadi. Si Boss itu dulunya atlit Karate. Tadi ia pukulkan tangannya ke meja , tiga kali, mejanya ambrol. Yang rusak… ya mejanya si Boss. Dia kan yang akan ganti. Kalau toh karena mukulnya itu menjadikan tangannya sakit, maklum udah ngak pernah berlatih lama, toh yang sakitnya pun si Boss. Coba ruginya kita apa…..? Udah yuk kita kembali rapat! ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah kesadaran Anda yang luhur memilihkan yang terbaik untuk Anda. Biarkanlah kesadaran Anda kemudian menjelajahi kembali pengalaman di masa lalu, dan memunculkan Humor-humor dalam diri Anda, sehingga Anda semakin bugar, segar, merdeka dan bahagia.&lt;br /&gt;Pun Sapun Ampun Paralun&lt;br /&gt;Pakena Gawe Rahayu, Pakeun Nanjur di Juritan Nanjeur di Buana&lt;br /&gt;Saat Purnama di Patapan Suryalaya&lt;br /&gt;Asep Haerul Gani (&lt;a href="http://portalnlp.com/?p=339"&gt;http://portalnlp.com/?p=339&lt;/a&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-4835178165788570906?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ztMzHuXpZcY:nrorxK3zzUs:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/08/sense-of-humor.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-7747778701233823287</guid><pubDate>Mon, 24 Aug 2009 22:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-25T06:11:37.870+08:00</atom:updated><title>Penyimpangan Dalam Pengadaan Barang dan Jasa</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah baik pusat maupun daerah masih banyak terjadi penyimpangan. Bahkan dalam era otonomi daerah sekarang ini, penyimpangan tersebut justru semakin luas. Terlihat dari banyaknya pihak terkait  pengadaan barang/ jasa itu yang berurusan dengan aparat penegak hukum. Bahkan tak hanya di tingkat elit, penyimpangan yang bersifat koruptif itu kini sudah mulai menjalar kepada para pengelola sekolah, baik kepala sekolah maupun komite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengemuka dalam Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa di Lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah dan DIJ, kemarin (6/8). Dalam diskusi yang khusus membahas berbagai macam penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan ini juga mengungkap beberapa contoh kasus penyimpangan yang disengaja maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Propinsi DIJ Panijo, AK,MM mengungkapkan, dirinya pernah menemui kasus penyimpangan dalam berbagai bentuk. Misalnya saja penyimpangan yang dilakukan atas dasar tekanan dari pihak lain, sehingga menyebabkan praktik korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Misalnya seorang kepala daerah yang telah mengeluarkan biaya besar untuk bisa menjadi kepala daerah. Ia cenderung berupaya untuk mengembalikan dana yang telah dikeluarkan dengan cara menekan kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk mengumpulkan dana melalui pengadaan barang/jasa. Bahkan dalam kasus tertentu, ditengarai partai politik turut serta berperan dalam proses penentuan penyedia barang/jasa,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kata dia, dalam kasus pengadaan buku untuk sekolah, adanya DAK (Dana Alokasi Khusus) yang dialihkan ke sekolah-sekolah juga banyak terjadi penyimpangan. “Sesuai petunjuk dinas pendidikan nasional, pengadaan buku harus swakelola. Ini juga banyak terjadi penyimpangan, karena kenyataannya pengelolaannya banyak dilakukan oleh rekanan, tetapi dipertanggungjawabkan seolah-olah swakelola,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memancing keprohatinan tersendiri bagi Panijo. Sebab, yang pertama kali menjadi korban kasus tersebut adalah kepala sekolah. “Kalau hal ini tidak diarahkan, para kepala sekolah banyak yang akan masuk penjara. Karena kepala sekolah secara formal yang bertanggungjawab dan mereka akan ditekan. Padahal kepala sekolah itu hanya tahu mendidik, dan dia bukan pengelola keuangan. Para kepala sekolah itu tidak tahu cara pengelolaan anggaran,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah pengadaan buku, masih banyak masalah lain yang dianggap koruptif dalam pengadaan barang dan jasa. Di DIJ, untuk 2009 saja ada lima laporan yang masuk ke ORI Jateng-DIJ mengenai penyimpangan pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah daerah. Salah satunya adalah masalah Pengadaan alat praktik dan peraga siswa BPLT Jogja TA 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, panitia lelang menetapkan biaya pendaftaran per paket sebesar Rp 150 ribu. Padahal sesuai Keppres 80/2003, rekanan hanya boleh dibebani untuk biaya penggandaan dokumen saja. Namun pada kenyataannya panitia tetap bersikukuh menarik biaya pendaftaran Rp 150 ribu karena sudah menjadi ketetapan dan tak bisa diubah. Akhirnya panitia mendapat teguran, dan pungutan tersebut dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada juga kasus penyimpangan pengadaan barang dan jasa sound system dan pemasangannya di lingkungan Pemerintah Provinsi DIJ, anggaran belanja biro umum sekda Provinsi  DIJ TA 2004.  Kasus ini terkait penawaran salah satu peserta lelang yang dianggap tak memenuhi persyaratan administrasi karena jaminan penawaran asli tidak dilengkapi cap perusahaan. Namun masalah ini juga tak jelas ujungnya. “Tahun ini di DIJ ada lima laporan penyimpangan. Dua diantaranya terjadi di lingkungan akademik,” tutur Asisten ORI Perwakilan Jateng-DIJ Muhajirin, SH, MKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Fakultas Hukum Universitas Atmajaya J. Widijantoro mengatakan, tidak mudah mengubah praktik-praktik yang sudah sedemikian koruptif . Meskipun sudah ada regulasi dan beberapa dilakukan perubahan tetapi hasilnya tidak signifikan. “Sebenarnya paling banyak penyimpangan adalah dalam masalah tender, kasusnya mencapai 70-80 persen. Tipologinya adalah banyak persekongkolan. Ini tipe-tipe korupsi di Indonesia. Apalagi saat ini kalangan sipil pun banyak yang menjadi aktor koruptif,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, kata dia, dalam pengadaan barang dan jasa hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip good governance.  Antara lain, partisipasi masyarakat untuk berani mengemukakan adanya penyimpangan, transparansi, peduli pada stake holder, kesetaraan dan efektivitas dan efeisiensi. “Yang terjadi saat ini masyarakat memilih bungkam karena tak mau dijadikan saksi atas pelaporannya,” tandasnya menyayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.ombudsman.go.id/index.php/berita/items/pengadaan-barang-dan-jasa-rawan-penyimpangan.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-7747778701233823287?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=zJ_vM9kv-TE:kl73bznPM6A:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/08/penyimpangan-dalam-pengadaan-barang-dan_25.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-8624945201417398037</guid><pubDate>Mon, 24 Aug 2009 22:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-25T06:09:51.346+08:00</atom:updated><title>Penyimpangan Dalam Pengadaan Barang dan Jasa</title><description>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah baik pusat maupun daerah masih banyak terjadi penyimpangan. Bahkan dalam era otonomi daerah sekarang ini, penyimpangan tersebut justru semakin luas. Terlihat dari banyaknya pihak terkait  pengadaan barang/ jasa itu yang berurusan dengan aparat penegak hukum. Bahkan tak hanya di tingkat elit, penyimpangan yang bersifat koruptif itu kini sudah mulai menjalar kepada para pengelola sekolah, baik kepala sekolah maupun komite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengemuka dalam Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa di Lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah dan DIJ, kemarin (6/8). Dalam diskusi yang khusus membahas berbagai macam penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan ini juga mengungkap beberapa contoh kasus penyimpangan yang disengaja maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Propinsi DIJ Panijo, AK,MM mengungkapkan, dirinya pernah menemui kasus penyimpangan dalam berbagai bentuk. Misalnya saja penyimpangan yang dilakukan atas dasar tekanan dari pihak lain, sehingga menyebabkan praktik korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Misalnya seorang kepala daerah yang telah mengeluarkan biaya besar untuk bisa menjadi kepala daerah. Ia cenderung berupaya untuk mengembalikan dana yang telah dikeluarkan dengan cara menekan kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk mengumpulkan dana melalui pengadaan barang/jasa. Bahkan dalam kasus tertentu, ditengarai partai politik turut serta berperan dalam proses penentuan penyedia barang/jasa,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kata dia, dalam kasus pengadaan buku untuk sekolah, adanya DAK (Dana Alokasi Khusus) yang dialihkan ke sekolah-sekolah juga banyak terjadi penyimpangan. “Sesuai petunjuk dinas pendidikan nasional, pengadaan buku harus swakelola. Ini juga banyak terjadi penyimpangan, karena kenyataannya pengelolaannya banyak dilakukan oleh rekanan, tetapi dipertanggungjawabkan seolah-olah swakelola,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memancing keprohatinan tersendiri bagi Panijo. Sebab, yang pertama kali menjadi korban kasus tersebut adalah kepala sekolah. “Kalau hal ini tidak diarahkan, para kepala sekolah banyak yang akan masuk penjara. Karena kepala sekolah secara formal yang bertanggungjawab dan mereka akan ditekan. Padahal kepala sekolah itu hanya tahu mendidik, dan dia bukan pengelola keuangan. Para kepala sekolah itu tidak tahu cara pengelolaan anggaran,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah pengadaan buku, masih banyak masalah lain yang dianggap koruptif dalam pengadaan barang dan jasa. Di DIJ, untuk 2009 saja ada lima laporan yang masuk ke ORI Jateng-DIJ mengenai penyimpangan pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah daerah. Salah satunya adalah masalah Pengadaan alat praktik dan peraga siswa BPLT Jogja TA 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, panitia lelang menetapkan biaya pendaftaran per paket sebesar Rp 150 ribu. Padahal sesuai Keppres 80/2003, rekanan hanya boleh dibebani untuk biaya penggandaan dokumen saja. Namun pada kenyataannya panitia tetap bersikukuh menarik biaya pendaftaran Rp 150 ribu karena sudah menjadi ketetapan dan tak bisa diubah. Akhirnya panitia mendapat teguran, dan pungutan tersebut dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada juga kasus penyimpangan pengadaan barang dan jasa sound system dan pemasangannya di lingkungan Pemerintah Provinsi DIJ, anggaran belanja biro umum sekda Provinsi  DIJ TA 2004.  Kasus ini terkait penawaran salah satu peserta lelang yang dianggap tak memenuhi persyaratan administrasi karena jaminan penawaran asli tidak dilengkapi cap perusahaan. Namun masalah ini juga tak jelas ujungnya. “Tahun ini di DIJ ada lima laporan penyimpangan. Dua diantaranya terjadi di lingkungan akademik,” tutur Asisten ORI Perwakilan Jateng-DIJ Muhajirin, SH, MKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Fakultas Hukum Universitas Atmajaya J. Widijantoro mengatakan, tidak mudah mengubah praktik-praktik yang sudah sedemikian koruptif . Meskipun sudah ada regulasi dan beberapa dilakukan perubahan tetapi hasilnya tidak signifikan. “Sebenarnya paling banyak penyimpangan adalah dalam masalah tender, kasusnya mencapai 70-80 persen. Tipologinya adalah banyak persekongkolan. Ini tipe-tipe korupsi di Indonesia. Apalagi saat ini kalangan sipil pun banyak yang menjadi aktor koruptif,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, kata dia, dalam pengadaan barang dan jasa hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip good governance.  Antara lain, partisipasi masyarakat untuk berani mengemukakan adanya penyimpangan, transparansi, peduli pada stake holder, kesetaraan dan efektivitas dan efeisiensi. “Yang terjadi saat ini masyarakat memilih bungkam karena tak mau dijadikan saksi atas pelaporannya,” tandasnya menyayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.ombudsman.go.id/index.php/berita/items/pengadaan-barang-dan-jasa-rawan-penyimpangan.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-8624945201417398037?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=HzocoSiqvAU:IjYgvsCqj_o:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/08/penyimpangan-dalam-pengadaan-barang-dan.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-6348782237882756408</guid><pubDate>Sun, 17 May 2009 07:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-17T16:03:26.657+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Materi Kuliah S2</category><title>Manajemen Pemasaran : Dampak Krisis Global Terhadap Industri Perikanan di Kalimantan Timur</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB I PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berbagai peristiwa sepanjang tahun 2008, seperti harga minyak yang meroket hingga level tertinggi pada $147 per barel pada bulan Juli tahun 2008 dan sekaligus menukik tajam hingga posisi terendah dalam empat tahun terakhir yaitu pada kisaran $30 per barel pada bulan Desember 2008 dan adanya krisis global yang terjadi sepanjang tahun 2009 kini nampaknya telah memberikan dampak luas terhadap industri (usaha kecil, menengah dan besar)   perikanan. Walaupun Potensi Kelautan dan perikanan Kalimantan Timur sebenarnya memiliki sumberdaya ikan yang cukup besar tapi pemanfaatannya belum optimal. Hal itu bisa dilihat dari potensi perikanan tangkap Kaltim, di lingkar Selat Makassar yang luasnya 98.000 km2 dengan zona ekslusif 40.000 km2. Diperhitungkan nelayan Kaltim bisa memanfaatkan laut seluas 13.800 km2 dengan potensi tangkapan mencapai ± 339.000 ton/tahun, tetapi baru dimanfaatkan kurang dari 40%. Namun saat ini kita belum bisa  membayangkan apakah hari-hari ke depan industri perikanan kita masih berjalan kalau tidak segera diambil langkah-langkah penyelamatan. Perlu segera dicari solusi nyata agar industri yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat banyak dan penghasil devisa negara tidak tenggelam dihempas badai krisis global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB II PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Dampak Krisis Global&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sektor penghasil pangan strategis, sektor perikanan mengalami dua kondisi berbeda yang agak ekstrim, yaitu: mengalami kenaikan harga tajam pada semester pertama dan mengalami kejatuhan harga yang signifikan pada semester kedua. Pada semester pertama 2008, hampir seluruh analisis tertuju pada melonjaknya harga pangan, sampai 2-3 kali lipat dibandingkan harga pangan di 2005. Tiga faktor utama yang sering dianggap bertanggung jawab terhadap eskalasi harga pangan dan pertanian di tingkat global, yaitu: (1) fenomena perubahan iklim yang mengacaukan ramalan produksi pangan strategis, (2) peningkatan permintaan komoditas pangan karena konversi terhadap biofuel, dan (3) aksi spekulasi yang dilakukan para investor (spekulan) tingkat global karena kondisi pasar keuangan yang tidak menentu.&lt;br /&gt; Dampak krisis global bagi nelayan saat ini sudah dirasakan hampir merata di seluruh tanah air  dalam berbagai kesulitan yakni,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt;, Untuk sektor perikanan, kalimantan Timur mengandalkan ekspor ikan dan udang, khususnya ke Taiwan, Jepang, Korea dan sedikit Amerika Serikat. Produksi ikan nasional secara kumulatif pada 2008 diperkirakan 8,1 juta ton, suatu peningkatan yang sangat signifikan (32 persen per tahun) dari angka produksi 6,1 juta ton pada 2004. Berhubung begitu kuatnya keterkaitan sektor perikanan tekanan ekonomi global, masyarakat sangat khawatir akan dampak krisis keuangan global saat ini, khususnya terhadap kesejahteraan nelayan, terutama nelayan skala kecil dan menengah. Sebelum krisis keuangan global, produksi perikanan di tingkat global diperkirakan 7,5 juta ton, termasuk 3,8 juta berasal dari budidaya udang. Maksudnya, produksi udang budidaya telah melebihi produksi perikanan konvensional, karena semakin intensifnya usaha budidaya udang. Angka ini lebih banyak didorong oleh tingginya produksi udang budidaya selama lima tahun terakhir dengan tingkat pertumbuhan 21 persen per tahun. Laju pertumbuhan udang budidaya diperkirakan melambat pada 5-6 tahun mendatang, dengan laju pertumbuhan 6 persen atau kurang.&lt;br /&gt;Pelemahan ekspor udang yang terjadi sesungguhnya terlihat dari beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Permintaan importir udang AS untuk menegosiasikan ulang kontrak untuk menurunkan harga dan volume produk perikanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjadi keterlambatan pembayaran oleh importir produk perikanan dari AS. Beberapa eksportir udang mengeluhkan keterlambatan pembayaran selama dua minggu meski produk ekspor sudah diterima.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdasarkan data ACPI, harga ekspor udang tanpa kepala US$7,15/ kg, dan sejak Oktober ditekan 2008 menjadi US$6,38/ kg. Penurunan harga ini adalah kesepakatan beberapa pelaku usaha untuk mempertahankan pasar.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tidak saja ekspor, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar berpengaruh terhadap besaran modal. Logikanya bila ada pelanggan dengan permintaan besar, mengapa harus dicari pelanggan lain yang belum tentu permintaannya besar.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Kedua&lt;/span&gt;, meningkatnya jumlah angka pengangguran di sektor perikanan akibat kehilangan pekerjaan, seperti: para anak buah kapal (ABK). Umpamanya, di pesisir Pantai manggar Balikpapan tenaga kerja yang bekerja dalam perikanan adalah merupakan mayoritas penduduk. Artinya, berhentinya aktivitas melaut bagi kapal-kapal di daerah tersebut akan dapat menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) para ABK ditambah lagi karyawan yang bekerja dalam industri terkait. Hal yang sama juga berlaku bagi perikanan dibawah 30 GT yang sebagian dalam beberapa minggu terakhir mereka tidak lagi melaut sehingga bekerja serabutan demi menutupi kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, industri pengolahan, usaha mikro, kecil dan menengah (UKMK) perikanan terancam gulung tikar. Usaha industri pembekuan udan  sebagian telah mengurangi aktivitasnya. Mereka mulai kesulitan mendapatkan pasar ekspor.  UKMK yang juga terancam berhenti akibat kondisi ini adalah usaha petambak tradisional yang tidak memiliki akses langsung dan luas kepada perusahaan pengolahan, pembeli potensial dan cold storage.Terlebih dengan menurunnya harga pasaran udang, membuat mereka semakin lemah dihadapan pelaku produksi udang intensif dan semi intensif. Udang dari petambak tradisional dan semi intensif umumnya didistribusikan pengumpul ke pengecer, pasar swalayan, dan institusi lainnya. Mata rantai penjualannya, pengumpul mendapat udang dari petambak tradisional. Lalu membawanya ke pabrik pengolahan, pasar sawalayan, atau institusi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, terbukanya kapal asing beroperasi di perairan Indonesia. Berhentinya usaha perikanan nasional memberikan peluang bagi kapal asing menangkap ikan di Indonesia. Kini, nelayan Indonesia dari  beberapa daerah sentra-sentra perikanan sudah banyak yang  bekerja di kapal asing. Tentu hal ini sangat menyedihkan karena kapal asing akan mengeruk secara tak terkendali sumberdaya perikanan kita, seperti halnya kasus di berbagai perairan yang rawan kapal asing  yang potensinya masih cukup melimpah.&lt;br /&gt;Adanya konflik antarnelayan seperti yang terjadi pada 2005-2006, terjadi kasus pembakaran beberapa kapal dari 23 unit milik nelayan dari Jawa Tengah yang bersadar di Pelabuhan Telaga Emas, Kampung Baru Balikpapan.&lt;br /&gt;Nelayan setempat marah karena para nelayan dari Jawa Tengah dengan mesin kapasitas besar serta alat tangkap cukup canggih yakni "purse seine" (pukat cincin) beroperasi sekitar 20-30 mil dari pantai Balikpapan, yang merupakan wilayah tangkap nelayan tradisional Balikpapan. Beroperasinya nelayan dari Jawa Tengah itu menyebabkan tangkapan nelayan Balikpapan menurun mencapai 40-60 persen karena mereka beroperasi di dekat rumpon nelayan setempat serta menggunakan alat cukup canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, Kondisi para nelayan tradisional itu kondisinya sekarang kian terpuruk akibat terpaan krisis ekonomi global, menjadikan ketergantungan pada kebutuhan dukungan permodalan dengan bunga sangat lunak, hal itu bisa dilakukan dengan membangun lembaga jaminan kredit oleh bank daerah. Dukungan permodalan sangat penting karena keterbatasan itu menyebabkan mereka sulit menjangkau kawasan tangkapan dalam atau kawasan ZEE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Urgensi Kebijakan Pemerintah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam situasi ini yang memprihatinkan tersebut maka kebijakan Pemerintah dalam rangka menyelamatkan industri perikanan harus segera dapat dioperasionalkan dengan mempertimbangkan segala masukan dari stakeholder. &lt;br /&gt;Beberapa alternatif  kebijakan perlu dilakukan, karena bila mencermati kebijakan tersebut nampaknya  penanggulangan beban nelayan maupun pelaku UKMK, dan industri pengolahan akibat dampak krisis global harus segera teratasi.&lt;br /&gt;Sementara nasib nelayan tradisional, nelayan kecil dan buruh perikanan yang beroperasi di daerah perlu juga mendapat perhatian. Selain karena memang dari dulunya mereka miskin, juga mereka dipastikan akan semakin sengsara akibat dampak krisis global yang mau tidak mau akan menyentuh perekonomian mereka.&lt;br /&gt;Kebijakan pendelegasian perizinan di level provinsi yang semula dikeluarkan pemerintah pusat juga akan berpotensi menimbulkan masalah baru. Kebijakan ini berpotensi akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu di daerah untuk mendapatkan keuntungan sesaat, umpamanya melalui percaloan atau jual beli perizinan sehingga diperlukan pengawasan yang sangat ketat. Akibatnya kebijakan ini hanya akan menambah beban nelayan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB III KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi kebijakan dari kondisi tersebut diatas adalah perlu adanya kesiapan sektor bidang kelautan dan perikanan untuk mengantisipasi kemungkinan sektor-sektor yang tidak bisa diperbaharui mencapai masa akhir produksi. Selain itu arah pengembangan hendaknya dengan menggunakan klaster-klaster yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing.&lt;br /&gt;Pengembangan klaster-klaster sesuai dengan komoditas unggulan masing-masing daerah, yang memerlukan kerja keras dan kerjasama serta dukungan semua pihak misalnya dari perindustrian, koperasi, perdagangan, Badan Penanaman Modal, Badan Pengembangan Industri dan BUMN Daerah. Terlebih yang sangat dibutuhkan dukungan dari lembaga-lembaga keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Philip Kotler, Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran, Jilid 2, Terjemahan, Edisi Kedua Belas, PT. Indeks, Jakarta, 2007;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Prof.Dr.Suharno, SE.,MM, Yudi Sutarso, SE., MM, Marketing In Practice, Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, Samarinda, 2009;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Info Sheet Kiara (Fisheries Justice Coalition), Edisi Desember 2008, &lt;a href="http://kiara.or.id/images/stories/Rekam_Jejak_Krisis_Keuangan_Global_Terhadap_Sektor_Perikanan_Indonesia.pdf"&gt;http://kiara.or.id/images/stories/Rekam_Jejak_Krisis_Keuangan_Global_Terhadap_Sektor_Perikanan_Indonesia.pdf&lt;/a&gt; , (online), diakses 24 April 2009;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bustanul Arifin, Peternakan dan Perikanan di Tengah Krisis Global, &lt;a href="http://barifin.multiply.com/journal/item/56"&gt;http://barifin.multiply.com/journal/item/56&lt;/a&gt; , (online), diakses 24 April 2009:&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tridoyo Kusumastanto, The End of History Industri Perikanan Nasional, &lt;a href="http://www.box.net/index.php?rm=box_v2_download_shared_file&amp;amp;blog&amp;amp;file_id=f_90196075"&gt;http://www.box.net/index.php?rm=box_v2_download_shared_file&amp;amp;blog&amp;amp;file_id=f_90196075&lt;/a&gt;  ,(online), diakses tanggal 26 April 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anonim, Optimalisasi Perikanan Kaltim Butuh Permodalan, &lt;a href="http://www.news.roll.co.id/news/35122-____optimalisasi-perikanan-kaltim-butuh-permodalan____.html"&gt;http://www.news.roll.co.id/news/35122-____optimalisasi-perikanan-kaltim-butuh-permodalan____.html&lt;/a&gt;, (online), diakses tanggal 27 April 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Enny, Potensi Perikanan Belum Dimanfaatkan Optimal, &lt;a href="http://www.kaltimprov.go.id/content.php?kaltim=news&amp;amp;code=1&amp;amp;view=2229"&gt;http://www.kaltimprov.go.id/content.php?kaltim=news&amp;amp;code=1&amp;amp;view=2229&lt;/a&gt;, (online) diakses tanggal 27 April 2009&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-6348782237882756408?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=EtGGblbGANc:c9x8PvuM2co:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/05/manajemen-pemasaran-dampak-krisis.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-7498478092266141616</guid><pubDate>Mon, 06 Apr 2009 11:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-06T19:35:26.411+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Religion</category><title>Shalatku dan anakku.</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepulang dari kantor dengan bungkusan gunung persoalan yang kutinggalkan di saku seragamku. Senja ini aku lewatkan dengan shalat maghrib berjama'ah. Tepatnya shalat berdua dengan putriku. Jujur saja, ada rasa khusuk ketika menjalankan ibadah kali ini. Aku nggak tahu apakah ini berhubungan dengan cobaan besar yang sedang melanda diriku. Ataukah karena ada kesadaran dari dalam diri, betapa sesungguhnya aku ini hanyalah sebutir debu yang terserak dalam gelombang lautan yang maha luas, dahsyat, dan bergejolak seakan takkan pernah berhenti.&lt;br /&gt;Mengucapkan salam lalu berdzikir dan berdoa lalu menutupnya dengan usapan tangan ke wajah..... Kuajak anakku bersalaman. Sungguh, beban besar itu seakan sekejap lepas dari pundakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah kulipat sajadah yang menurut anakku ada gambar "love" nya. Ia bertanya, "Pah, tadi surat apa yang Papah baca?" "Surah Al A'la" jawabku. "Terus yang kedua" lanjutnya. "At Tin" jawabku. Aku merasa luar biasa kali ini. Surah yang kubaca dengan penuh perasaan dalam shalat tadi rupanya sangat menarik perhatian putriku. lalu diambilnya Juz Amma, oleh-oleh yang kuberikan ketika bertugas ke Jogja tahun lalu. Ia minta ditunjukkan Surah yang mana itu. lalu dengan penuh minat dibacanya terjemahan kedua Surah yang kubaca tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman mirip teror yang baru saja kuhadapi seakan sirna dihadapan putriku. Sebuah kesejukan hati yang mendamaikan ketika segudang persoalan menerpa dalam gelombang kehidupan yang tak bertepi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tempat segala sesuatu berawal.&lt;br /&gt;Allah jua tempat segala sesuatu berakhir.&lt;br /&gt;Bila tiba masanya, melaluinya dengan penuh keikhlasan adalah sebuah karunia yang maha suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih anakku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-7498478092266141616?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=4WgZ8NC_WH4:djZObfe5LiQ:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/04/shalatku-dan-anakku.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-729837714114196615</guid><pubDate>Sat, 04 Apr 2009 11:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-04T19:47:34.316+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Materi Kuliah S2</category><title>Etika dan Lingkungan Bisnis: Relokasi Industri Dalam Isu Teknologi Ramah Lingkungan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Relokasi industri dan meningkatnya konsumsi barang impor sesungguhnya memiliki hubungan yang erat dikaitkan dengan isu-isu produk ramah lingkungan. Sebagai gambaran, negara maju yang melakukan relokasi industri seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Perancis, Korea, dan sebagainya. Sedangkan negara yang menerima relokasi industri adalah Cina, India, Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Meksiko, dan lain-lain. Relokasi industri memiliki efek dan dampak yang antara lain :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Wilayah pemasaran semakin meluas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membayar upah buruh yang lebih murah dan bertambahnya kesempatan kerja&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan modal segar baru secara langsung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendapatan negara dari pajak dan pendapatan perkapita penduduk dari upah atau gaji bertambah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengalihan atau alih teknologi dari negara maju ke negara berkembang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menimbulkan persaingan yang mungkin akan mematikan industri yang sama di dalam negeri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masuknya budaya baru yang mungkin bertentangan dengan budaya lokal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian besar keuntungan yang diperoleh bisnis asing tersebut akan lari ke luar negeri.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sebagai contoh adalah Panasonic Corporation yang pada tahun ini akan melakukan ekspansi US$ 50 juta untuk memperluas pabrik elektronik dan menambah kapasitas produksinya di Indonesia. Pengalihan ini dilakukan dengan melihat perekonomian Indonesia tidak terlalu kena dampak krisis, kondisi politiknya stabil, dan pasar domestik yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan industri dalam negeri seperti di bidang permeubelan dan produk kerajinan Indonesia semakin baik dalam menyiapkan diri sebagai industri yang menhasilkan produk dengan memperhatikan unsur lingkungan, perbaikan ekonomi bagi masyarakatnya, dan bahan baku produksi yang diperoleh secara legal dan bukan dari hasil penebangan liar atau illegal logging. kesempatan berkembang semakin terbuka pada perusahaan-perusahaan yang sudah bersertifikat ramah lingkungan atau ecolabel. Industri mebel merupakan industri yang membutuhkan bahan baku kayu dalam setiap produksinya. Di beberapa negara Eropa, konsumen mendorong setiap produk berbahan baku kayu yang masuk ke pasar mereka berasal dari sebuah proses produksi yang mengutamakan aspek kelestarian. Sehingga dikenal adanya persyaratan sertifikat ekolabel bagi setiap produk yang masuk ke negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilain pihak, walaupun sesungguhnya dari sisi kualitas produk asal Indonesia masih lebih baik, Namun adalah fakta bahwa saat ini Indonesia merupakan daerah tujuan bagi produk mainan,  komputer dan berbagai produk home appliances berharga murah dan berkualitas buruk. Produk sandang impor dengan kualitas kain yang rendah, Kulkas tidak ramah lingkungan, monitor yang radiasinya tinggi, printer bekas. Serbuan barang bekas banyak sekali dan rakyat kita tetap bangga karena produk luar negeri. Akibatnya tidak ada gairah orang untuk berbisnis dengan baik. Bahkan kini Indonesia diserbu pula oleh produk elektronik bekas dan berkualitas rendah ke Indonesia. Termasuk pula di sektor agro industri khususnya produk-produk hilir hasil industri negara lain seperti `nugget` udang semakin marak dan mudah ditemui di pasar ritel.&lt;br /&gt;Nampaknya, ada kecenderungan dan prediksi pertumbuhan industri yang minus pada tahun 2009 ini seperti cabang industri tekstil, barang kulit dan alas kaki. Sedangkan kebalikan dari kondisi itu adalah prediksi adanya pertumbuhan pada sektor industri barang dan kertas cetakan, pupuk, kimia, dan barang dari karet, logam dasar, besi dan baja. Dimana pertumbuhan terbesar disumbang melalui alat angkut, mesin dan peralatan dan subsektor makanan, minuman dan tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa negara-negara importir semakin mempersyaratkan ketentuan ecolabeling terhadap produk-produk yang masuk kenegaranya, maka pergerakan relokasi industri sesungguhnya tidaklah berdasarkan pada isu-isu lingkungan. Tetapi lebih pada faktor – faktor  pangsa pasar, ketersediaan bahan baku, regulasi dan upah buruh. Sedangkan industri-industri yang resourcenya belum memperhatikan ecolabeling akan mengalami segmentasi pasar yang semakin sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situasi ini nampaknya Indonesia dengan potensi pasar domestik yang luar biasa serta persepsi masyarakat kebanyakan terhadap suatu produk yang masih belum memperhatikan isu ecolabeling, sangatlah berpengaruh terhadap serbuan produk-produk tidak ramah lingkungan dari negara-negara tertentu. Termasuk terjadinya relokasi industri yang teknologinya belum ramah lingkungan ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri secara umum adalah kelompok bisnis tertentu yang memiliki teknik dan metode yang sama dalam menghasilkan laba. Karena itu, dampak secara ekonomi lebih dirasakan, padahal berdirinya industri tentu membawa dampak, baik itu bagi lingkungan hidup maupun lingkungan social. Beberapa dampak tersebut diantaranya seperti mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri dan bagi lingkungan hidup industri membawa banyak dampak negative seperti pencemaran iar, populasi udara dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemecahan terbaik atas situasi ini adalah pemerintah harus secara konsisten melakukan beberapa upaya yakni, mengembangkan teknologi mandiri secara terus menerus, memperluas standarisasi, akredittasi dan pengendalian. Di sisi lain,  larangan impor komoditas – komoditas tertentu harus didasarkan alasan yang jelas dan uji klinis bila larangan tersebut yang dilakukan berdasarkan alasan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Kompas Cetak, http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/05/15/00345730/asing.ancaman.atau.peluang, diakses tanggal 2 April 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jurnal Ilmiah Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), http://fpips.upi.edu/jurnalfpips/log_user/geogea.php?startrow=20, diakses tanggal 2 April 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;C@ndR_heaven, http://xcandrx.blogspot.com/2008_12_01_archive.html, diakses tanggal 2 April 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suara Merdeka, http://www.suaramerdeka.com/harian/0603/13/eko06.htm, diakses tanggal 2 april 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis Strategi Pengembangan Penggunaan Bahan Baku Kayu Bersertifikat Ekolabel di Indonesia/ -- 2006, http://elibrary.mb.ipb.ac.id/gdl.php?mod=browse&amp;amp;op=read&amp;amp;id=mbipb-12312421421421412-wishnutirt-541, diakses tanggal 2 April 2009&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-729837714114196615?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=XjbRodqBLVo:kvUSYjxyQeA:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/04/etika-dan-lingkungan-bisnis-relokasi.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-7712847650169059569</guid><pubDate>Sat, 14 Mar 2009 12:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-14T22:28:11.811+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasionalisme itu.....</category><title>Pakta Integritas - Seperti Apa Yang Aku Ketahui</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam web &lt;a href="http://www.gtzsfgg.or.id/index.php?page=general-outline&amp;amp;hl=id_ID"&gt;SSFGG (Support For Good Governance)&lt;/a&gt; yang merupakan wujud dari bentuk kerjasama pemerintah Indonesia dengan Jerman melalui &lt;a href="http://www.gtz-decentralization.or.id/"&gt;GTZ&lt;/a&gt; disebutkan bahwa Pakta Integritas (PI) merupakan suatu bentuk kesepakatan tertulis mengenai tranparansi dan pemberantasan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa barang publik melalui dokumen-dokumen yang terkait, yang ditandatangani kedua belah pihak, baik sektor publik maupun penawar dari pihak swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya Jelas disebutkan disitu bahwa maksud dari Pakta Integritas pada awalnya terfokus pada komitmen dalam proses pengadaan barang dan jasa. Namun dalam perkembangannya Pakta Integritas berkembang dan digunakan disemua lembaga pemerintah yang diawali dengan penerapan &lt;a href="http://www.transparansi.or.id/database/peraturan/INPRES052004.html"&gt;Inpres Nomor 5 Tahun 2004&lt;/a&gt; pada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dengan penandatanganan Pakta Integritas (PI) yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi pada tanggal 9 Desember 2005 lalu. Kemudian pada tanggal 17 April 2006, seluruh pejabat eselon 1 dan 2 serta 5 orang pemantau independen PI menandatangani PI di Kementerian PAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dalam web &lt;a href="http://kormonev.menpan.go.id/?menuTab=&amp;amp;mod=addOnApps/helpDesk/faqDetail&amp;amp;id=3"&gt;www.kormonev.Menpan.go.id&lt;/a&gt; disebutkan bahwa Pakta Integritas diartikan sebagai janji untuk melaksanakan segala tugas dan tangung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;a href="http://202.146.5.33/kompas-cetak/0801/08/sumbagut/4147969.htm"&gt;Sekretaris Jenderal TII Rizal Malik&lt;/a&gt;, dikatakan bahwa, peraturan tentang pembuatan Pakta Integritas ini sudah ada, yaitu lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003. Atau secara lengkap dalam web &lt;a href="http://kormonev.menpan.go.id/?menuTab=&amp;amp;mod=addOnApps/helpDesk/faqDetail&amp;amp;id=3"&gt;Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara&lt;/a&gt; disebutkan  bahwa landasan hukum dari Pakta Integritas adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.kpk.go.id/modules/edito/doc/UU281999.pdf"&gt;UU No.28 Tahun 1999&lt;/a&gt; tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.kpk.go.id/modules/edito/doc/UU311999.pdf"&gt;UU No.31 Tahun 1999&lt;/a&gt; jo. &lt;a href="http://hukumham.info/images/UU/2001/uu_20_2001.pdf"&gt;UU No.20 Tahun 2001&lt;/a&gt; tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.depdagri.go.id/file_profil_uk/UU%20No.%2032%20Thn%202004.pdf"&gt;UU No.32 Tahun 2004&lt;/a&gt; tantang Pemerintahan Daerah;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://hukum.unsrat.ac.id/pres/perpres_7_05.htm"&gt;Peraturan Presiden No.7 Tahun 2005&lt;/a&gt; tentang RPJM Nasional Tahun 2004-2009;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Manfaat yang diharapkan dari Pakta Integritas adalah mencegah terjadinya penyimpangan di bidang pengadaan barang dan jasa, anggaran, disiplin, mencegah para pimpinan, pejabat dan karyawan dari perbuatan penyimpangan yang menjurus pada perbuatan tindak pidana korupsi, meningkatkan kredibilitas instansi, mendorong kelancaran pelaksanaan program kerja yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, seorang Panitia Pengadaan, baik dalam Tim maupun sebagai Pejabat Pengadaan Sedikitnya pasti ikut menandatangani Pakta Integritas yang Format maupun bentuk dokumen pakta integritasnya standar sebagaimana tercantum dalam &lt;a href="http://www.kimpraswil.go.id/sekjen/biro%20hukum/kepres/Lamp-kepres80-03-2.htm"&gt;lampiran Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kini, dengan komitmen yang semakin besar dalam upaya mewujudkan &lt;a href="http://www.kpk.go.id/modules/edito/content.php?id=31"&gt;Good Corporate Governance (GCG)&lt;/a&gt; di lingkungan pemerintahan, banyak pejabat dilingkungan pemerintah baik pusat dan daerah turut menandatangani Pakta Integritas.&lt;br /&gt;Walaupun nampaknya belum ada acuan standar yang digunakan sebagai format baku dalam isi Pakta Integritas yang dibuat. Bandingkan saja format &lt;a href="http://www.brr.go.id/brr/library.nsf/0/AD1B59BD1C2B117A4725702F00353383/$file/Pakta%20Integritas%20-%20Satker.pdf"&gt;Pakta Integritas yang digunakan oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara&lt;/a&gt;. Terasa sangat panjang.&lt;br /&gt;Contoh lain seperti &lt;a href="http://202.146.5.33/kompas-cetak/0801/08/sumbagut/4147969.htm"&gt;Pakta Integritas yang dilaksanakan pada Kabupaten Dharmasraya-Sumatera Barat&lt;/a&gt; dimana di dalam Pakta Integritasnya mencantumkan sembilan prinsip dasar, yakni  :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;komitmen antikorupsi dari pemerintah,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;komitmen antikorupsi dari pihak swasta atau pelaku usaha,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;komitmen pemerintah dan pihak swasta terhadap partisipasi masyarakat,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;komitmen atas pemantau independen,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;adanya mekanisme pengelolaan pengaduan,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mekanisme pemberian penghargaan dan hukuman,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mekanisme resolusi konflik,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mekanisme perlindungan saksi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan kesepakatan batasan rahasia.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Atau sebagaimana yang tampak pada point dalam Pakta Integritas yang penulis alami, dimana didalamnya mencatumkan tiga point pokok yaitu :&lt;br /&gt;Pertama, peran serta secara pro aktif dalam pencegahan KKN.&lt;br /&gt;Kedua, penerapannya sesuai dengan jabatan yang diamanahkan. dan&lt;br /&gt;Ketiga, prinsip turut memberikan perlindungan terhadap saksi dan pelapor atas informasi penyimpangan dan indikasi perbuatan KKN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagimanapun, nampaknya, komitmen penting dalam menunjang suksesnya pelaksanaan GCG melalui Pakta Integritas haruslah menyentuh seluruh jajaran aparatur pemerintah dan juga pihak &lt;a href="http://muhariefeffendi.wordpress.com/2008/03/12/pakta-integritas-sebagai-implementasi-gcg/"&gt;swasta&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Di pihak pemerintahan khususnya, komitmen GCG haruslah bersifat top-down. Tanpa pimpinan yang berkomitmen dan pimpinan yang tidak mampu menjadi panutan, maka penandatangan Pakta Integritas bagi aparatnya hanyalah menjadi seperti kata pepatah "meludah ke langit". Melakukan sesuatu yang hanya akan menyakiti diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-7712847650169059569?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=bzLR3RkSETA:c_pk2TmL9no:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/03/pakta-integritas-seperti-apa-yang-aku.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-8623492404226686175</guid><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 11:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-12T20:39:30.140+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEHIDUPAN</category><title>Aku dan Diabetes Mellitus Ku</title><description>Ketika pertama kali menyadari bahwa kadar gula dalam darahku mencapai 324, dhuar !! rasanya...... that's it. Everything is over. Kemudian semuanya menjadi masuk akal tentang kenapa, kenapa, kenapa di seputar diriku.&lt;br /&gt;Bobotku yang gak naik-naik, walaupun porsi makan sudah banyak.&lt;br /&gt;Mudah haus, walaupun sudah minum dua gelas besar es jeruk manis.&lt;br /&gt;Mudah mengantuk, gak kenal situasi. Kalau mau tidur, ya tidur.&lt;br /&gt;Gampang sariawan, dan gak sembuh-sembuh.&lt;br /&gt;Sering kencing pada malam hari.&lt;br /&gt;Kaki yang sering terasa pegal-pegal tanpa sebab dan tangan yang terasa kesemutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah ke Poli Gizi, aku ikut program diet ketat. Makan diatur, pakai takaran, menu makan sudah ditentukan. Akhirnya semua terasa hambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup terasa berubah segalanya. Apalagi harus membiasakan diri dengan kentang rebus. Menjauhi sirup, coca-cola, cake.&lt;br /&gt;Aku belajar mengkonsumsi Diabetasol. Namun karena harganya berubah, naik dua kali lipat, belakangan akhirnya aku pindah ke Susu Tropicana - Fitosterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bobotku yang tadinya 76kilogram turun menjadi 66 kilogram.&lt;br /&gt;Ukuran celana yang pernah mencapai 34, susut hingga 27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sebuah pukulan. Apalagi bila bertemu dengan kolega, kawan, rekan yang selalu saja memulai sapaan dengan kalimat " Kok, tambah langsing, kurus?" Pait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mulailah petualangan di dunia obat-obatan herbal.&lt;br /&gt;Nutrilite dari Amway.&lt;br /&gt;Produk-produk Tianshi.&lt;br /&gt;Jintan Hitam - Habatussaudah.&lt;br /&gt;Extrak Sirih Merah dan Rottalen.&lt;br /&gt;Produk Mellilea.&lt;br /&gt;Disamping obat-obat yang diresepkan oleh dokter seperti Glibenclamid maupun Glucotika. Belakangan setelah diskusi dengan adik ipar yang seorang dokter, aku beralih ke Amaril 1mg dan mengikuti saran dokter keluarga aku menggunakan Metformin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan lantas menyarankan aku untuk mencoba Wei Yi Xin, obat china.&lt;br /&gt;Kini aku harus mempertahankan kadar gula darah berada dibawah 200. walaupun lebih sering berada di 230. Tetapi itu sudah lebih baik (mungkin). Ditambah keyakinan bahwa semua masih bisa dikendalikan termasuk kemampuan Si Otoy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup memang sudah ada garisnya. Seperti kenyataaan diri yang mendapat anugerah sejarah keturunan sebagai pengidap DB. Dan aku kini harus pula mengelola emosi, stres agar tidak memicu komplikasi dalam tubuh. Sampai kapan? wallahualam. Kepada Allah S.W.T aku berserah diri.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-8623492404226686175?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=CivFK_7f0XE:G5RvNw7dtis:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/03/aku-dan-diabetes-mellitus-ku.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-1693212068131595507</guid><pubDate>Fri, 27 Feb 2009 11:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T00:26:27.117+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasionalisme itu.....</category><title>Lucunya Bekerja Di Lingkungan Dengan Sangkaan Korupsi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini mungkin tindakan yang paling tidak populer.&lt;br /&gt;Tapi karena lucu, ya sudah di copy paste saja sambil minta ijin kepada yang punya blog di &lt;a href="http://politik2009.blogspot.com/"&gt;Pusat Study Indonesia&lt;/a&gt;. Dengan judul yang sedikit saya modifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal sependapat atau tidak dengan isi tulisan blog itu, terserah jalan pikiran masing-masing pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini kutipan selengkapnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang ternyata di Indonesia yang sudah risih mempunyai rekan kerja yang ternyata seorang koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi sebenarnya tidak saja merugikan institusi tapi juga bisa merugikan dan bahkan mengancam karir rekan kerja lain yang tidak tahu menahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa keluhan dari seorang yang mempunyai rekan kerja yang ternyata seorang koruptor adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Beban kerja semakin berat karena rekan kerja koruptor tidak akan mau mengerjakan pekerjaan tanpa disuap dulu. Dia akan berusaha menangani kerja yang ada uang suapnya. Akibatnya rekan kerja yang kebagian "pekerjaan berat" yang tanpa suap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang koruptor biasanya sangat piawai menjilat atasan, bahkan kerjasama dengan atasan atau pemeriksa. Sehingga karir rekan-rekannya bisa terancam apabila atasan kollaborator mudah dibujuk dan punya kesempatan untuk memecat bahwan yang anti-koruptor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adanya pengucilan, apabila semua orang telah menganggap yang tidak bisa "diajak main" atau ikut nimbrung korupsi adalah seorang kampungan dan sok suci. Sehingga sangat rentan mendapat sangsi pekerjaan karena dianggap "tidak gaul" atau tidak bisa bekerja dalam "team work"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Koruptor sering mengejek dan meledek rekan kerja yang anti korupsi sebagai "si lugu" atau "dasar pekerja rodi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Atasan yang kollaborator lebih condong memberi pekerjaan rutin yang tanpa "masukan/suap" kepada bawahan yang sok suci. Sehingga pekerjaan menjadi overload. Karena rekan kerja koruptor biasanya hanya mengerjakan bila disuap. Hal ini biasanya terjadi di lingkup kerja pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sesama rekan kerja yang punya idealisme juga sering terjadi perpecahan. Satu pihak biasanya ada yang berani membongkar kasus korupsi itu, di lain pihak bisanya ada yang takut atau sungkan. Hal ini bisa diperparah apabila ternyata ada juga yang simpati kepada koruptor itu karena berbagai hal, jadi melupakan aspek korupsinya. Kalau sudah begini, lingkungan keja bisa ditebak bak "api neraka" atau "perang dingin" di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Yang lebih susah adalah, apabila ternyata korupsi itu terbongkar. Rekan-rekan yang tidak tahu menahu pun ikut diperiksa polisi. Bagi orang-orang sok suci yang terperangkap pernah "ditraktir" oleh sang koruptor, walau tidak tahu itu hasil korupsi, ikut diciduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Karena sang koruptor punya banyak uang dari hasil korupsi, bisanya karirnya cepat melonjak tinggi. Rekannya yang profesional dan tidak mau korupsi dan dicap "sok suci" tersebut bisanya mempunyai karir yang lambat dan bisa-bisa tidak naik-naik sampai pensiun atau dipecat atau mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ada juga koruptor yang tidak mementingkan karir. Biasanya ini terjadi di PNS. TArget mereka adalah mengumpulkan duit untuk masa tua. Segera setelah kebutuhan primer, sekunder dan tertier sudah terpenuhi bisanya dia akan meloncat pagar mencari karir lain yang gajinya lebih besar, di swasta, pengusaha, partai politik dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Korupsi yang sangat sulit diungkap adalah apabila rekan kerja itu menjadi "beking" atau "insider" bagi perusahaan umum yang berkepentingan. Sulit untuk membuktikan kasusnya. Bisanya fasilitas kantor diarahkan untuk mendukung segala bisnis dan usaha perusahaan tersebut. Rekan yang tidak mau korupsi jadi ikut "kerja paksa" mensukseskannya, karena target peekerjaan kantor sudah di"manipulasi" untuk hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Melaporkan kasus korupsi belum dianggap baik di Indonesia. Biasanya akan dicap "pelapor" "bocor" dan "pembongkar rahasia negara" dll. Sukur-sukur tidak dituntut balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Koruptor biasanya mempunyai "beking" juga. Misalnya diinstansi yang lebih atas, atau malah di pihak "berwajib". Sehingga atasan yang baik dan tidak mau berkolaborasi akan sungkan dan takut mengatasinya. Bisa-bisa kena tegoran dari atasannya yang lebih atas di mana beking nya ada di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Atasan yang koruptor biasanya meng-eksploitasi bawahan yang lugu untuk urusan korupsi. Bila terbongkar bawahan yang ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Koruptor bisanya sangat suka berderma. Sehingga masyarakat yang punya urusan sangat merindukan kehadirannya. Rekan-rekannya yang tidak mau korupsi bisa-bisa kena cap "pelit" "tidak mau bagi-bagi rezeki" dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Koruptor ada juga yang menyembunyikan niat buruknya atau korupsinya dengan jiwa "nasionalisme". Jadi karena merasa negara "telah memberinya rezeki yang banyak, dia sangat kuat nasionalismenya. Kalau ada acara selalu ikut, membenci orang yang dianggap tidak nasionalis dan sering kali menunjukkan nasionalismenya secara over. Sebuah nasionalisme seorang penipu yang justru merusak nasionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Ada juga koruptor temporer, bisanya hanya korupsi di waktu muda, kalau sudah tua atau di posisi penting akan tobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Koruptor seringkali bisa dieksploitasi pihak asing untuk kepentingan mereka. Bisanya dia akan membuat kebijakan yang seakan-akan membela kebijakan Indonesia padahal jangka panjang nya membuat Indonesia semakin terpuruk. Biasanya ini terjadi di BUMN, badan regulasi dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Ada juga rekan kerja yang ternyata seorang koruptor menyembunyikan image nya dengan menunjukkan sikap tampat seorang yang "saleh" beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip lengkap dari : http://politik2009.blogspot.com/2008/12/sulitnya-punya-rekan-kerja-ternyata.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan satu pendapat dari seorang guru yang rajin ngeblog dan juga &lt;a href="http://www.facebook.com/people/Sitti-Maesuri-Patahuddin/681509316"&gt;ikutan Facebook&lt;/a&gt;. Ia mengatakan bahwa anti-korupsi bisa diajarkan melalui pelajaran matematika. Dalam &lt;a href="http://journey.maesuri.com/"&gt;blognya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://journey.maesuri.com/"&gt;Bu Guru&lt;/a&gt; yang calon PhD dan saat ini ditulis sedang menimba ilmu di Australia menulis sebagai berikut ; lagi-lagi saya salin lengkap saja, supaya tidak bias dan pemahamannya diserahkan kepada pembacanya. Tetapi hanya di bagian ke II dari 2 bagian tulisan yang ada di blognya sebagai berikut  :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menghitung Angka, Memahami Nilai Sebuah Kerugian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Thursday, 14 February 2008&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/profile/02655118056055084736"&gt;Sitti Maesuri Patahuddin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran matematika memiliki banyak tema yang bisa digunakan. Ada operasi bilangan statistik, pengukuran dan lain-lain. Semua ini bisa menjadi acuan dalam mengajarkan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru dapat memilih tema 'Awas Korupsi!' atau 'Ancaman Korupsi' selama periode sebulan. Jadi semua topik matematika pada bulan itu dibahas berdasarkan tema tersebut. Beberapa hal dapat dilakukan untuk memfasilitasi siswa mencapai tujuan belajar matematika. Misalnya, memberi kesempatan siswa mendiskusikan dan menyepakati definisi korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, siswa berlatih mengkomunikasikan ide-idenya dan secara bersama-sama membuat kesepakatan tentang definisi tersebut. Definisi akan membantu mereka mengidentifikasi contoh atau bukan contoh dari suatu tindak korupsi. Mereka bisa mendiskusikan contoh-contoh di sekitar mereka. Misalnya “Apakah sopir bus yang tidak memberikan tiket bus adalah sebuah tindak korupsi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengajaran bilangan misalnya, kita berharap anak mengerti bilangan satu juta dan satu miliar (bilangan yang dipilih tentu tergantung dari level kelasnya). Pembelajaran ini bukan hanya sekedar menginformasikan bahwa satu juta mempunyai enam nol (1.000.000) dan satu miliar mempunyai sembilan nol (1.000.000.000), tetapi siswa dibantu memahami seberapa besar nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, seberapa banyak satu juta biji jagung? Atau, satu miliar rupiah? Ini terkait dengan 'number sense'. Contoh yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari akan mempermudah siswa memahami makna dan dampak korupsi, dan diharapkan membuat mereka menjadi generasi anti-korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah berita di koran menyebutkan 'Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 100 miliar yang disalurkan melalui Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI)”, guru perlu merumuskan pertanyaan: berapa besarkah/nilai uang 100 miliar tersebut? Anak dapat difasilitasi melakukan kegiatan investigasi, seperti mengidentifikasi kebutuhan di sekolahnya dan nilai/harganya (harga buku-buku pelajaran, alat olahraga, komputer, laptop, video, bangku sekolah dan lain-lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pada akhirnya memahami bahwa uang Rp 100 miliar tersebut dapat dibelikan ratusan komputer dan jutaan buku untuk kebutuhan beribu-ribu siswa, puluhan lapangan olahraga yang memadai, membebaskan biaya sekolah ribuan siswa, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif lain, mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan pemecahan masalah: bagaimana merencanakan pemanfaatkan uang Rp 100 miliar untuk membangun sebuah perpustakaan umum di sebuah daerah. Para kelompok siswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan perencanaanya di depan kelas atau di majalah dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah, diharapkan anak tertarik belajar matematika (karena berhubungan dengan kehidupan sehari-hari), membantu mereka memahami konsep-konsep matematika secara mendalam (karena terlibat langsung dalam mengerjakan matematika), menyadari pentingnya matematika (karena melihat peran matematika dalam kehidupan), mengembangkan keterampilan yang esensial dimiliki untuk kehidupan masa depannya: berfikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemaknaan yang mendalam tentang bilangan, para siswa mengerti berapa nilai kerugian korupsi Rp 100 miliar rupiah yang ditimbulkan bagi dirinya dan masyarakat lainnya. Para siswa akhirnya diharapkan dapat lebih cepat memahami permasalah masyarakat dan mengkritisi kejadian yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, moral anak terhadap korupsi dibangun sejak dini dan semoga mereka bisa imun terhadap virus korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua berharap, upaya para guru didukung para orangtua dan masyarakat ini akan menjadikan anak-anak pemimpin masa depan bangsa Indonesia terhindar dari penyakit korupsi. Tak kalah pentingnya, kegiatan semacam ini tentu bisa menyurutkan nyali para pejabat pendidikan untuk melakukan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisannya ini secara lengkap juga dipublikasikan pada &lt;a href="http://re-searchengines.com/0208sitti.html"&gt;Pendidikan Network&lt;/a&gt; dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk study kasus, coba pelajari berita di &lt;a href="http://issuu.com/tohirtribun/docs/gabung_280209/21"&gt;Harian Tribun Kaltim tanggal 28 Februari 2009 halaman 22&lt;/a&gt; http://issuu.com/tohirtribun/docs/gabung_280209/21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-1693212068131595507?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=0DWFEbC2Lyw:KX-05XpfDK0:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/02/lucunya-bekerja-di-lingkungan-dengan.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-8393692259670970116</guid><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 07:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-20T22:19:51.943+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEHIDUPAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Religion</category><title>Ponari Sweat - Minuman Klenik Khas Jombang</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZ5jdiTCv3I/AAAAAAAAAvU/MtMq4S4qHzA/s1600-h/dukun-ponari.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZ5jdiTCv3I/AAAAAAAAAvU/MtMq4S4qHzA/s320/dukun-ponari.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304786770163056498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ponari sweat adalah minuman isoklenik. Minuman Isoklenik dapat membantu menggantikan pikiran dan nalar yang hilang karena derita kehidupan yang sangat berkeringat. Minuman isoklenik dengan cepat meresap ke dalam sanubari masyarakat karena osmolaritasnya yang luar biasa dan terdiri dari nalar-nalar yang absurd untuk membantu menggantikan jalan pikiran sehat masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minuman ini merupakan murni hasil kreasi warga Jombang-Jawa Timur. Ponari namanya. Umurnya baru saja menginjak usia 9 tahun. Tinggalnya di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang Jawa Timur. Namun karena kreatifitasnya dalam mengolah penderitaan yang tak kunjung pupus walaupun negeri ini sudah gonta-ganti presiden, dari yang orator, diktator, teknokrat, ulama, wadon, dan yang sampai hari ini. Termasuk Pemilihan Gubernurnya yang paling alot se Indonesia. Ia akhirnya mampu menciptakan peluang besar yang menghasilkan omset miliaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologinyapun tidak sulit. Batu Celup namanya. Memberikan efek luar biasa hingga ke tanah dan saluran got di samping rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Komposisi Produk yang ditawarkan :&lt;br /&gt;Air Got : 10%&lt;br /&gt;Air tadah hujan : 10%&lt;br /&gt;Air Sumur : 10%&lt;br /&gt;Air dalam ember : 10%&lt;br /&gt;Air dalam botol : 10%&lt;br /&gt;Sputum : unrecognized&lt;br /&gt;Urine : unrecognized&lt;br /&gt;Lain-lain : hingga 100%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisensi: Ponari Pharmaceutical Co, Ltd, Jombang, Jatim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diproduksi oleh: Pete Ponari Indah Kedungsari, Jombang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika anda setuju untuk menjadi distributor, agen tunggal maupun lisensi hingga franchise, silahkan ikut antri dan demo dilokasi pabrik di Desa Kedungsari - Jombang Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-8393692259670970116?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=cnuYYi2cMSE:Hj2exD-yC_Q:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/02/ponari-sweat-minuman-klenik-khas.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZ5jdiTCv3I/AAAAAAAAAvU/MtMq4S4qHzA/s72-c/dukun-ponari.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-1266610019469873399</guid><pubDate>Sat, 14 Feb 2009 12:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-14T20:21:57.120+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Djarum Black Blog Competition</category><title>My Autoblacktrough for Black Car Community</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZa29FmgmLI/AAAAAAAAAvE/C2vkAfYXrB0/s1600-h/black_Corolla_gl_84.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZa29FmgmLI/AAAAAAAAAvE/C2vkAfYXrB0/s320/black_Corolla_gl_84.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302626771867310258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Black Car for Djarum Black Blog Competition&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya karena gara-gara sengaja bikin aksi kunjungan balik ke blog seorang visitor, akhirnya malah kebablas masuk ke webnya Djarum Black Blog Competition.&lt;br /&gt;Daripada dilewatkan, ya sudah saya ikut saja berkompetisi ria. setelah registrasi, dan baca-baca syaratnya. Lha kok ya aneh-aneh saja pakai harus ada Keywords Wajib, yaitu kata kunci yang wajib ada pada tulisan dengan jumlah minimal 2 dari daftar berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Djarum Black&lt;br /&gt; 2. Djarum Black Slimz&lt;br /&gt; 3. Djarum Black Slimznation&lt;br /&gt; 4. Djarum Black Motodify&lt;br /&gt; 5. Djarum Black Night Slalom&lt;br /&gt; 6. Autoblackthrough&lt;br /&gt; 7. Autoblackthrough goes to campus&lt;br /&gt; 8. Blackinnovationawards&lt;br /&gt; 9. Blackinnovationawards goes to campus&lt;br /&gt;10. Black In News&lt;br /&gt;11. Black Car Community&lt;br /&gt;12. Black Motor Community&lt;br /&gt;13. Black Community&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, saya harus bikin postingan apa yah, yang bisa mengandung syarat-syarat aneh itu? Akhirnya setelah pilih-pilih, sudah saja saya upload lagi si Toyota - Corolla GL 1984 dan diberi judul My Autoblacktrough for Black Car Community. Gitu.&lt;br /&gt;Kira-kira Panitia Djarum Black Blog Competition bisa ho-oh gak ya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-1266610019469873399?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=jPeQjNbEKRI:I89_OXw-KvE:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/02/my-autoblacktrough-for-black-car.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SZa29FmgmLI/AAAAAAAAAvE/C2vkAfYXrB0/s72-c/black_Corolla_gl_84.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-2648559402517587851</guid><pubDate>Mon, 09 Feb 2009 12:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-09T23:06:07.742+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEHIDUPAN</category><title>Asuransi Kesehatan pada Asuransi Kerugian</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada perbedaan penafsiran yang bisa terjadi pada saat kita dihadapkan pada pilihan apakah kita akan memanfaatkan Asuransi Jiwa atau Asuransi Kerugian. Terutama bila dalam penyebutan Asuransi yang akan digunakan adalah Asuransi Kesehatan. Faktanya dari apa yang saya alami, masih saja ada pihak - pihak yang mencoba mengaburkan posisi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asuransi_kesehatan"&gt;Asuransi Kesehatan&lt;/a&gt; sebagai bagian dari Asuransi Jiwa dengan berlandaskan pada &lt;a href="http://www.bapepam.go.id/perasuransian/regulasi_asuransi/uu_asuransi/UU_02_1992_Perasuransian.pdf"&gt;Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian&lt;/a&gt; terutama mengacu pada Pasal 4 ayat a dan b.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah berbahaya apabila pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan jasa Asuransi ini tidak memahami dengan baik bunyi sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat b Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tersebut, yang lengkapnya berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perusahaan Asuransi Jiwa hanya dapat&lt;/span&gt; menyelenggarakan usaha dalam bidang asuransi jiwa, dan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri, dan usaha anuitas, serta menjadi pendiri dan pengurus dana pensiun sesuai dengan peraturan perundang-undangan dana pensiun yang berlaku"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sengaja, atau kurangnya pemahaman, bisa saja penyebutan pada pasal diatas dipelintir sehingga bunyinya menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hanya perusahaan asuransi jiwa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang dapat menyelenggarakan pemberian santunan / jasa dalam menanggulangi resiko yang berkaitan dengan kematian dan kesehatan seseorang&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa daerah, situasi ini sudah mengarah kepada pembatasan-pembatasan yang bahkan sampai mengarah hanya pada satu jenis Asuransi saja. Misalnya dengan hanya mengijinkan perusahaan Asuransi Jiwa saja yang dapat menjadi penyedia jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asuransi Kerugian pada dasarnya dapat memasarkan produk Asuransi Kesehatan, dengan dasar Hukum :&lt;br /&gt;a. Undang-Undang nomor 2 tahun 1992.Tentang Usaha Perasuransian&lt;br /&gt;b. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.&lt;br /&gt;c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian yaitu pada pasal 15 A point 1 berbunyi :&lt;br /&gt;(1) Setiap Perusahaan Asuransi wajib memiliki dukungan reasuransi dalam bentuk perjanjian reasuransi otomatis.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai dukungan reasuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;d. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 422/KMK.06./2003 tentang penyelenggaraan usaha perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi tanggal 30 September 2003 pada Bab VI Pasal 21 ayat 1 dan ayat 6 tentang Reasuransi yang berbunyi :&lt;br /&gt;(1) Perusahaan Asuransi wajib memperoleh dukungan reasuransi otomatis untuk setiap produk asuransi pada setiap cabang asuransi yang dipasarkan.&lt;br /&gt;(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai dukungan reasuransi otomatis sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan.&lt;br /&gt;e. Keputusan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan  Nomor KEP – 5443 / LK / 2004 tanggal 25 Oktober 2004 tentang Dukungan Reasuransi Otomatis Dalam negeri dan Retensi sendiri yaitu pada pasal 1 yang berbunyi  :&lt;br /&gt;(1) Perusahaan asuransi kerugian wajib memperoleh dukungan reasuransi otomatis didalam negeri dalam bentuk perjanjian reasuransi otomatis prioritas (priority traty) untuk setiap cabang asuransi.&lt;br /&gt;f. Dan berdasarkan lampiran 1 Surat Keputusan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan  Nomor KEP – 5443 / LK / 2004 tanggal 25 Oktober 2004 tentang ketentuan Dukungan Reasuransi Otomatis Proporsional Dalam negeri disebutkan pada tabelnya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 28.5pt;" width="38"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;No.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 160.7pt;" width="214"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Cabang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 108pt;" width="144"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Besar   dukungan reasuransi otomatis dalam bentuk priority treaty dalam negeri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 28.5pt;" valign="top" width="38"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 160.7pt;" valign="top" width="214"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Harta   Benda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi kendaraan   Bermotor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi   Pengangkutan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Rangka   Kapal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Rangka   Pesawat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Satelit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Energi   Offshore&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Energi   Onshore&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi   Engineering&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Tanggung   Gugat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi   Kecelakaan Diri dan Kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Kredit   dan Penjaminan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;Asuransi Aneka   Lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 108pt;" valign="top" width="144"&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 8,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 1,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 5,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 2,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 2,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 2,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 2,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 8,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 7,5 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 5,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 1,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 1,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Rp. 5,0 Milyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 0.1pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari penjelasan diatas jelas bahwa &lt;a href="http://ahliasuransi.com/2008/06/30/asuransi-kerugian/#more-58"&gt;Asuransi Kesehatan (point 11) merupakan salah satu cabang / produk yang dapat dipasarkan oleh perusahaan asuransi kerugian&lt;/a&gt; sepanjang telah memiliki dukungan reasuransi otomatis dalam negeri. Dengan demikian Asuransi Kerugian termasuk yang memenuhi kriteria seusai yang dimaksud dari tujuan diadakannya jasa asuransi kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ahliasuransi.com/product-asuransi-kerugian/"&gt;Ahli Asuransi&lt;/a&gt; (http://ahliasuransi.com/product-asuransi-kerugian/)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bapepam.go.id/perasuransian/regulasi_asuransi/uu_asuransi/UU_02_1992_Perasuransian.pdf"&gt;Bapepam-UU Nomor 2 Tahun 1992 Tentang Usaha Perasuransian&lt;/a&gt; (http://www.bapepam.go.id/perasuransian/regulasi_asuransi/uu_asuransi/UU_02_1992_Perasuransian.pdf)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cybershopping.cbn.net.id/cbprtl/cybershopping/detail.aspx?x=Smart+Shopping&amp;amp;y=cybershopping%7C0%7C0%7C4%7C143"&gt;Penjelasan Asuransi&lt;/a&gt; (http://cybershopping.cbn.net.id/cbprtl/cybershopping/detail.aspx?x=Smart+Shopping&amp;amp;y=cybershopping|0|0|4|143)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bumiaksara.co.id/detail_b_ba.php?id=405"&gt;Buku Bidang Usaha Asuransi&lt;/a&gt; (http://www.bumiaksara.co.id/detail_b_ba.php?id=405)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-2648559402517587851?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=YCEaLpWsOyc:OwjS7E2gJKg:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/02/asuransi-kesehatan-pada-asuransi.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-2815284002522233067</guid><pubDate>Wed, 04 Feb 2009 13:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-04T23:41:38.502+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknologi Tepat Guna</category><title>Bio-Plastic Degradable, Plastik Ramah Lingkungan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bionic bio-plastic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya Bioplastik memiliki daya tahan lebih rapuh dan kurang tahan panas, serta sukar dibentuk, dibanding dengan bahan sejenis yang berbahan dasar daripada minyak bumi, sehingga masih kurang banyak digunakan dalam industri khususnya komponen plastik saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fuji Xerox, bekerjasama dalam riset dan teknologi dengan Fuji Photo Film Co, dimana Xerox yang berbasis di Jepang, bekerjasama untuk mengubah itu. Bahan Bioplastics yang ada saat ini " sangat miskin kandungan - daya tahan panas dan kekuatan mekanik yang rendah," kata Kenji Yao, salah satu ilmuwan peneliti di Fuji Xerox's Desain untuk Kelompok Lingkungan di Kanagawa, Jepang. “Memerlukan perubahan komposisi dan kandungan di dalamnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan daya resistansi dari plastik, daya tahan panas dan tahan api, Fuji Xerox bekerjasama dengan produsen bahan Unitika untuk mengembangkan polymer alloy teknologi yang memungkinkan terjadinya pencampuran jagung berasal polylactic-asam (corn-derived polylactic acid) dengan minyak berbasis plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok tersebut mengembangkan dua bahan aditif, sebagaimana yang dikembangkan kedalam teknologi adonan dan cetakan, merata pada dua bahan campuran tersebut yang memberikan daya kekuatan dan lebih tahan panas. Plastik baru ini, yang sekuat seperti acrylonitrile-butadiene-styrene (ABS) yang digunakan dalam industri pipa, golf dan Lego bata, memiliki biomassa isi sekitar 30 persen, dibandingkan dengan 10 sampai 20 persen dibandingkan dengan bioplastics, Kata Yao. Plastik buatan Fuji Xerox juga mengurangi emisi karbon dioksida yang timbul sebesar 16 persen dibandingkan dengan plastik berbahan dasar biomassa lainnya, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan November, Fuji Xerox memulai untuk mengintegrasikan plastik ke dalam beberapa produk-produknya di Jepang, produk ini memenangkan sejumlah penghargaan eco award, dan menjadi yang pertama dalam program penggunaan bioplastic untuk komponen-komponen bergerak mekanis, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini kini bekerja untuk mengurangi emisi karbon-dioksida, meningkatkan kandungan biomassa dan mengembangkan kekuatan dari bioplastic, katanya. Namun, produk ini menghadapi beberapa tantangan. Terutamanya adalah, bioplastic masih tiga kali lebih mahal ketimbang ABS, walaupun Yao berharap akan menjadi lebih murah dalam waktu dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Ito, Ketua dan CEO dari Laboratorium Fuji-Xerox Palo Alto, mengatakan proyek ini bertujuan untuk membawa produk bioplastic ke Amerika Serikat tahun ini atau tahun depan. Tujuannya adalah untuk mengurangi emisi karbon dan mengurangi bahan-bahan yang terbuat dari minyak, kata Michiaki Yasumo, manajer Design untuk Kelompok Lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami percaya produk ini [berbasis bio] akan menjadi bahan utama di masa mendatang," katanya, dan selanjutnya menambahkan bahwa kelompok ini juga menyelidiki kemungkinan pembuatan bioplastic dari biomassa cellulosic, seperti switchgrass, diluar dari yang sedang digunakan yaitu biomassa zat tepung, seperti pati jagung atau tebu.&lt;br /&gt;Oleh: Jennifer Kho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karakteristik utama dari bio-plastic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan kedepan diharapkan memberikan penyadaran bahwa penggunaan bio-plastik dalam produk elektronik akan memberikan kontribusi ramah lingkungan dengan karakteristik utama dari bio-plastik adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Top-Level daya tahan api (UL94 5V dan UL94 V-0 / 1.6mm uji lembar ketebalan) telah dicapai dengan menggunakan bahan anorganik yang aman yang menyerap panas selama pembakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Hal penting lainnya seperti tahan panas, moldability (mudah-bentuk), dan kekuatan telah disempurnakan dengan tambahan bahan tambahan khusus yang meningkatkan produk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bio-plastic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastik yang terbuat dari sumber biomassa yang dapat membantu proses pengurangan permasalahan lingkungan saat ini seperti kenaikan gas CO2 yang menyebabkan pemanasan global dan terkurasnya sumber daya minyak bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Polylactic acid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Type bio-plastik yang terbuat dari jagung, dan lain-lain ini adalah merupakan bio-plastik yang pertama yang akan diproduksi secara massal. Namun, bahan ini tidak cukup tahan api dan tidaklah cukup bila digunakan dalam produk elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Flame resistance&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Plastik yang digunakan dalam produk elektronik memerlukan daya tahan api yang tinggi untuk mencegah kebakaran. Standar untuk daya tahan api (flame resistance) yang diatur oleh Under Writer Laboratories (UL) di Amerika Serikat yang diadopsi secara luas. Susunan dari high flame resistance adalah 5V, V-0, V-1, V-2, NOT V-2 (UL94 session). Kebanyakan produk elektronik seperti komputer dan TV memerlukan standar lebih tinggi dari V-1. Khusus produk yang menghasilkan panas dengan suhu tinggi, seperti proyektor memerlukan 5V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Flame-retarding additives&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Additives yang menghambat pembakaran setelah penyalaan. Compound Halogen seperti organic bromine compounds dan phosphorus compounds seperti red phosphorus dan phosphorus ester yang banyak digunakan, tetapi seperti kebanyakan halogen compounds menghasilkan gas beracun saat dibakar. Red phosphorus juga dapat menghasilkan zat beracun saat dibakar, dan phosporus esters itu sendiri beracun dan dapat menyebabkan kerusakan biologis setelah dibuang. Jadi dalam hal ini keselamatan compounds yang dikurangi.&lt;br /&gt;Sumber: NEC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Plastic Bags, The Environment And Alternatives Plastic Bags&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh Michael Bloch&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kantong Plastik Biodegradable&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong plastik sangat populer dikalangan konsumen dan pengecer karena sangat fungsional, ringan, kuat, murah, dan merupakan wadah yang higienis untuk sarana transportasi makanan dan produk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika orangtua saya telah tumbuh dewasa, kantong plastik masih merupakan barang yang mewah. Kini kantong plastik menjadi lebih murah, dan baik. namun kami tidak berfikir seperti itu lagi. Ribuan kantong plastik yang dibuang tidak akan terurai di lingkungan selama ratusan tahun. Kebanyakan Kantong plastik terbuat dari Polyethylene, yang merupakan oleh-produk dari industri minyak bumi.&lt;br /&gt;Tidak hanya ada masalah dengan daya urai kantong ini, tetapi juga masalah bahan kimia yang dilepaskan sebagai bagian dari proses pembusukan; Organo-chlorine (sangat beracun), methane (gas rumah kaca yang memberikan kontribusi untuk pemanasan global) dan nitrous oxide. Ada alternatif lain, tetapi bahkan beberapa pilihan yang dipuji-puji sebagai earth-friendly diisukan memliki dampak yang negatif terhadap lingkungan, walaupun tidak ke sudut polyethylene bags.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Oxo-biodegradable plastic:&lt;/span&gt; Oxo-biodegradable plastic masih dibuat dari hasil sampingan minyak bumi, tapi tidak dapat menghilangkan seluruh racun. Bakteri pengurai plastik menjadi CO2, air, dan humus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Hydro-biodegradable bags:&lt;/span&gt; Kantong Hydro-biodegradable dibuat dari pati berbasis plastik; yakni tanaman. Tetapi sesungguhnya produk ini tetap tidak ramah-lingkungan seperti yang disebutkan. Selain masalah biaya dan daya tahan, untuk menguraikan bahan ini ke dalam lingkungan alam membutuhkan lingkungan yang memiliki banyak bakteri dan selama proses pembusukan mengeluarkan banyak methane dan karbon dioksida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Multi-use bags:&lt;/span&gt; Tentu saja, yang terbaik adalah kantong yang terbuat dari bahan-bahan organik yang dapat di daur ulang. Beberapa industri yang pedulin telah memulai memproduksi reusable bag, tapi sayangnya, banyak dari produk tersebut hanya baik dalam penggunaan begitu banyak keperluan dan setelahnya dibuang begitu saja. Masalahnya adalah bahwa dalam beberapa kasus, kantong-kantong itu justru berisi banyak bahan kimia berbahaya yang jumlahnya melebihi dari jumlah kantong itu sendiri yang bisa di daur ulang !&lt;br /&gt;Sedapat mungkin, belilah kantong yang ramah-lingkungan yang terbuat dari bahan-bahan yang dapat diperbaharui atau lainnya yang tidak merusak di dalam lingkungan maupun didalam produksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Bloch adalah penulis dan pemilik Green Living Tips.com, secara online didukung oleh sumber daya energi yang menawarkan berbagai tips ramah-lingkungan, panduan hijau, saran dan berita lingkungan terkait untuk membantu konsumen dan bisnis dalam mengurangi biaya, konsumsi dan dampak lingkungan pada planet ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.greenlivingtips.com&lt;br /&gt;http://www.bioplastic-product.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-2815284002522233067?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=eaEEgAnZyY4:UC_5dWsytok:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/02/bio-plastic-degradable-plastik-ramah.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-5655338355162326174</guid><pubDate>Fri, 23 Jan 2009 06:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-23T14:59:08.411+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Widget</category><title>I Don't Trust Alexa Rank Anymore !</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I have been visited some blog and sites that put alexa badge on it. Since that happen, i don't trust alexa rank anymore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You know why? At least there are 12 reason about it, here is :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbCN9IRI/AAAAAAAAAt8/M8IhnojSfws/s1600-h/unfair_alexa_10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 154px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbCN9IRI/AAAAAAAAAt8/M8IhnojSfws/s320/unfair_alexa_10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294369954030493970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhqGN9jVI/AAAAAAAAAuE/9G6EVEyJRok/s1600-h/unfair_alexa_11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 162px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhqGN9jVI/AAAAAAAAAuE/9G6EVEyJRok/s320/unfair_alexa_11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294370212802301266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbHTTvkI/AAAAAAAAAt0/QrSwzqOm5Zg/s1600-h/unfair_alexa_9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 252px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbHTTvkI/AAAAAAAAAt0/QrSwzqOm5Zg/s320/unfair_alexa_9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294369955395124802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbOf5BSI/AAAAAAAAAts/tex0CtGp7yc/s1600-h/unfair_alexa_8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 258px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbOf5BSI/AAAAAAAAAts/tex0CtGp7yc/s320/unfair_alexa_8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294369957326947618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbOK-PgI/AAAAAAAAAtk/n_x1QQJ_rW8/s1600-h/unfair_alexa_7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 191px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbOK-PgI/AAAAAAAAAtk/n_x1QQJ_rW8/s320/unfair_alexa_7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294369957239209474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga-4iSOI/AAAAAAAAAtM/HVXMwL1Lulo/s1600-h/unfair_alexa_4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 225px; height: 246px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga-4iSOI/AAAAAAAAAtM/HVXMwL1Lulo/s320/unfair_alexa_4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294368853623720162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlha_5vPwI/AAAAAAAAAtc/O-zJUy9jwDc/s1600-h/unfair_alexa_6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 243px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlha_5vPwI/AAAAAAAAAtc/O-zJUy9jwDc/s320/unfair_alexa_6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294369953408827138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga3F4gjI/AAAAAAAAAtU/qzGSt9R2vNA/s1600-h/unfair_alexa_5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 183px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga3F4gjI/AAAAAAAAAtU/qzGSt9R2vNA/s320/unfair_alexa_5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294368851532218930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhqDOo5AI/AAAAAAAAAuM/SFovc45z40I/s1600-h/unfair_alexa_12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 155px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhqDOo5AI/AAAAAAAAAuM/SFovc45z40I/s320/unfair_alexa_12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294370211999835138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga_CU_2I/AAAAAAAAAtE/NTjR6wmaLiU/s1600-h/unfair_alexa_3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlga_CU_2I/AAAAAAAAAtE/NTjR6wmaLiU/s320/unfair_alexa_3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294368853664792418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlgaIHZZDI/AAAAAAAAAs8/kGPVO8vmbp4/s1600-h/unfair_alexa_2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 254px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlgaIHZZDI/AAAAAAAAAs8/kGPVO8vmbp4/s320/unfair_alexa_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294368838922101810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlgYjFIa5I/AAAAAAAAAs0/rF5qZyw0v_k/s1600-h/unfair_alexa_1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 218px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlgYjFIa5I/AAAAAAAAAs0/rF5qZyw0v_k/s320/unfair_alexa_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294368811800619922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just tell me if i was wrong...&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-5655338355162326174?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=g5evpsCP9GU:EXysiqjnRh4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/i-dont-trust-alexa-rank-anymore.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXlhbCN9IRI/AAAAAAAAAt8/M8IhnojSfws/s72-c/unfair_alexa_10.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-837490904724066714</guid><pubDate>Wed, 21 Jan 2009 11:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-21T21:31:26.035+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Widget</category><title>49 Widget Yang Bermanfaat Untuk Blog Anda</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Widget pada umumnya sangat berguna, mudah dan sederhana untuk menambahkan beberapa suar ke blog Anda.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Apakah Anda ingin menampilkan jumlah pengunjung sedang online ke situs Anda atau sekedar laporan cuaca untuk sebuah Kota, Anda dapat melakukannya dengan widget.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Saya berusaha mencuplik daftar 50 widget berguna dari situsnya &lt;a href="http://mashable.com/2007/09/06/widgets-2/"&gt;mashable.com&lt;/a&gt; untuk ditampilkan pada blog Anda&lt;/span&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;.&lt;/span&gt; Dan ingat, aturan pertama widgetizing bagi blog Anda - jangan berlebihan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://www.mybloglog.com/"&gt;MyBlogLog's Recent Readers&lt;/a&gt; - widget ini dapat dengan mudah diakses di antara pemilik blog, dan bahkan dikelola dengan baik sehingga meyakinkan Yahoo membeli MyBlogLog.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;The widget lets you see the avatars of recent visitors to your blog, provided they’re also members of MyBlogLog.&lt;/span&gt; Widget ini memungkinkan Anda melihat avatar dari pengunjung baru ke blog Anda, para pengunjung ini juga merupakan anggota MyBlogLog.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/badge.gne"&gt;Flickr Flash Photo Stream Badge&lt;/a&gt; - Tampilkan gambar dari Flickr dengan profil yang berguna menggunakan Flash streaming foto.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://www.snap.com/"&gt;Preview Anywhere&lt;/a&gt; - Untuk melihat preview link keluar dalam popup kecil dengan cara mengaktifkannya melalui gerakan mouse.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://twitter.com/account/badge"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Twitter &lt;/span&gt;Badge&lt;/a&gt; - Jika hidup anda sangat menarik sehingga setiap orang harus tahu apa yang Anda lakukan setiap waktu, maka twitter badge adalah pasangan yang ideal untuk blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://digg.com/add-digg"&gt;Digg News&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan terakhir Digg link paling baru di blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://feedjit.com/"&gt;FEEDJIT&lt;/a&gt; - R&lt;/span&gt;eal time lalu lintas data secara langsung di sidebar blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://linebuzz.com/"&gt;LineBuzz&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Inline komentar untuk blog Anda.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Sangat berguna bagi blog yang sering melakukan diskusi online.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.flixn.com/"&gt;Flixn&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Menampilkan streaming langsung dari webcam, sehingga pengunjung blog Anda dapat selalu melihat apa yang sedang Anda lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.3jam.com/"&gt;3Jam&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Memungkinkan pengunjung mengirim pesan ke ponsel Anda, tanpa mereka tahu nomor telepon Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://jaxtr.com/user/index.jsp"&gt;Jaxtr&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Dengan Jaxtr, pengunjung dapat menghubungi Anda benar-benar ke ponsel Anda, sekali lagi, nomor telepon Anda tetap rahasia.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.linkedinabox.com/"&gt;LinkedInABox&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Memamerkan LinkedIn profil Anda.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Sempurna untuk blog pribadi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.box.net/widget/"&gt;Box Widge&lt;/a&gt;t - &lt;/span&gt;Memungkinkan pengunjung untuk menggunakan box.net 's sebagai tempat penyimpanan online langsung di situs Web.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://weather.ibegin.com/"&gt;iBegin Weather Widge&lt;/a&gt;t - &lt;/span&gt;Menampilkan informasi cuaca pada sidebar Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.clocklink.com/"&gt;ClockLink&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Menampilkan waktu dalam berbagai zona waktu dengan nifty Flash clocks.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://filmloop.myfabrik.com/"&gt;Film Loops&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan loops terbaru dari FilmLoops account.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.dailypainters.com/widgets/index.php"&gt;Daily Painters&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan lukisan dari pelukis terkenal di blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://wholinked.com/"&gt;WhoLinked&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan pengunjung situs yang telah terhubung ke situs Web Anda.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Dapat b&lt;/span&gt;ekerja dengan semua platform utama blog.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://widget.criteo.com/"&gt;Criteo AutoRoll&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Menampilkan link ke blog yang mirip dengan blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.widgetbox.com/tryout/bitty"&gt;Bitty Browser&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Embed a cute, sepenuhnya berfungsi sebagai mini web browser bagi blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.leafletter.com/LF_Demo.html"&gt;Leafletter&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;embuat website mini dan menanamkannya ke dalam blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.wikiseek.com/tools/zip/index.php"&gt;WikiSeek&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Pencairan Wikipedia dengan widget sederhana ini.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.feedburner.com/fb/a/home"&gt;FeedCount&lt;/a&gt; - Tampilkan&lt;/span&gt; jumlah pengunjung ke blog Anda dengan tombol kecil ini berguna.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.technorati.com/tools/linkcount/"&gt;Technorati Link Count&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan jumlah link dari situs Web Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.mypagerank.net/"&gt;MyPageRank&lt;/a&gt; - Salah satu cara&lt;/span&gt; untuk menunjukkan seberapa "besar" blog Anda untuk ditampilkan dengan Google PageRank.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.checkpagerank.com/pagerank-script-and-alexa-script"&gt;CheckPageRank&lt;/a&gt; - S&lt;/span&gt;elain menampilkan PageRank, widget ini juga menunjukkan Anda peringkat Alexa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.blinkx.com/blinkxit"&gt;BlinkxIt&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enanamkan link ke video yang berhubungan langsung ke website Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.skype.com/share/buttons/"&gt;Skype button&lt;/a&gt; - Menampilkan&lt;/span&gt; Skype online / offline pada blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.rockyou.com/horoscope/create.php"&gt;RockYou Horoscope&lt;/a&gt; - B&lt;/span&gt;ukan sesuatu yang saya pribadi akan menggunakannya, tetapi beberapa orang percaya adanya ramalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://del.icio.us/help/tagometer"&gt;del.icio.us Tagometer&lt;/a&gt; - Menampilkan berapa kali ada pengguna del.icio.us menyimpan halaman Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://del.icio.us/help/linkrolls"&gt;del.icio.us Linkrolls&lt;/a&gt; - B&lt;/span&gt;adge ini menampilkan bookmark terakhir Anda dari del.icio.us.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.mytimelines.net/"&gt;Timelines&lt;/a&gt; - H&lt;/span&gt;arus membuat timeline?&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Tidak mencari lebih lanjut.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Widget ini membuat sangat mudah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;a href="http://www.polldaddy.com/"&gt;PollDaddy&lt;/a&gt; - PollDaddy memungkinkan Anda membuat jajak pendapat secara seketika, dan menampilkannya di blog Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.vizu.com/"&gt;Vizu&lt;/a&gt; - Widget pengolah J&lt;/span&gt;ajak pendapat, kompatibel dengan semua platform utama blog.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.answers.com/main/answertips.jsp"&gt;AnswerTips&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan definisi dari answers.com untuk berbagai hal di blog Anda.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Definisi yang ditampilkan dalam bentuk balon pop-up yang diaktifkan pada DoubleClick.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.answers.com/main/answerboxes.jsp"&gt;AnswerBoxes&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Memberikan kesempatan bagi pengunjung blog anda untuk memasukkan istilah yang dicari, dan mendapatkan definisi dari answers.com&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.sigamp.com/"&gt;Now Playing&lt;/a&gt; - J&lt;/span&gt;ika Anda bisa berbagi playlist anda saat ini dengan isi dunia, akan Sigamp akan melakukan tricknya.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Bekerja dengan pemutar musik paling populer, termasuk foobar, Winamp, iTunes dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.feedburner.com/fb/a/publishers/buzzboost"&gt;BuzzBoos&lt;/a&gt;t - Menampilkan display headlines &lt;/span&gt; dari RSS feed Anda pada situs web.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.librarything.com/extras.php"&gt;LibraryThing&lt;/a&gt; - Menampilkan&lt;/span&gt; buku-buku terbaru yang telah Anda baca.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.plaxo.com/api/widget?src=ab_chooser"&gt;Plaxo Address Book&lt;/a&gt; - Mengijinkan pengunjung&lt;/span&gt; Anda yang paling setia untuk mengakses buku alamat langsung dari situs Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.auctionads.com/"&gt;AuctionAds&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Widget yang menampilkan sebuah auctioned item on eBay, dan memberikan Anda persentase harga ketika membeli sebuah produk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://astore.amazon.com/"&gt;aStore&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;irip dengan AuctionAds, hanya untuk Amazon.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Menciptakan&lt;/span&gt;toko-mini di situs Anda dan menerima keuntungan apabila seseorang membeli item melalui toko Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.plazes.com/tools"&gt;Plazes&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enunjukkan lokasi Anda saat ini pada peta Plazes.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.stockalicious.com/stock_journal/227/share"&gt;Stockalicious&lt;/a&gt; - Track&lt;/span&gt; portofolio Anda dengan widget ini, dan berbagi dengan orang lain.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Biarkan semua orang tahu berapa banyak uang Anda yang telah hilang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://promotions.yahoo.com/giving/index.php"&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Yahoo!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://promotions.yahoo.com/giving/index.php"&gt;For Good&lt;/a&gt; - B&lt;/span&gt;uat amal badge dan meminta sumbangan untuk sesuatu yang layak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.gifttagging.com/get/widget"&gt;Giftspace&lt;/a&gt; - T&lt;/span&gt;eman-teman Anda tidak tahu apa yang ingin Anda beli untuk ulang tahun?&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Biarkan mereka tahu apa yang benar-benar Anda inginkan dengan nifty widget.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.mixmap.com/"&gt;MixMap&lt;/a&gt; - &lt;/span&gt;Lihat dimana para pengunjung dalam profil MySpace Anda dari pada sebuah peta.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.google.com/uds/solutions/wizards/mapsearch.html"&gt;Google Map Widget&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan Google Map dicari di website Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.google.com/uds/solutions/videosearch/index.html"&gt;Google Video Search&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enambahkan form pencarian video dan video yang dipilih untuk situs Web Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://odeo.com/"&gt;Odeo player&lt;/a&gt; - M&lt;/span&gt;enampilkan Odeo player untuk podcast pada sidebar Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                                                                                      &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-837490904724066714?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=YaWT-tB0aUM:HO5AX9MOcEI:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/49-widget-yang-bermanfaat-untuk-blog.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-17169943803489072</guid><pubDate>Mon, 19 Jan 2009 12:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-19T21:22:38.285+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknologi Tepat Guna</category><title>Memilih Water Heater Untuk Rumah Tangga</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menggunakan water heater atau pemanas air memang perlu untuk sebagian orang. Terutama bagi masyarakat yang berada pada negara-negara yang beriklim dingin. Pada suhu dingin yang ektrim berendam dalam bath tub dengan air panas dapat membantu melupakan sejenak masalah dan dinginnya udara musim dingin. Namun, perkembangan trend masyarakat modern saat ini di daerah tropis seperti di Indonesia juga cukup meminati penggunaan water heater. Kebanyakan pembeli water heater merupakan penduduk kota besar yang sering pulang malam karena kesibukan di kantor. Berendam di bath tub ataupun sekedar membersihkan diri dengan air hangat setelah seharian bekerja cukup dapat mengistirahatkan tubuh dan membuatnya lebih rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi orang yang belum pernah dan baru akan memulai untuk menggunakan water heater, adakalanya tidaklah mudah untuk memilih water heater jenis apa yang sesuai dengan kebutuhan dan juga bagaimana memulainya, menginstalasinya serta menemukan perawatan yang tepat untuk water heater yang dipilih sehingga tetap dapat memberikan hasil yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak tips yang disarankan dan membahas hal ini yang bisa diperoleh kalau kita browsing melalui internet. Namun karena sering informasi yang diperoleh masih sepotong-sepotong atau terpisah-pisah pada alamat yang berbeda, untuk itu saya coba untuk merangkumnya kedalam sebuah tulisan, sehingga harapannya akan lebih mudah dipahami dan lebih tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya di tiap negara memiliki jenis water heater favorit mereka masing-masing, contohnya water heater tenaga gas yang popular di China dan Amerika Serikat ataupun water heater tenaga listrik yang popular di Jepang. Untuk itu, bagi kita di Indonesia ada type water heater yang perlu ketahui.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tipe water heater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Storage Water Heater&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pemanas air yang menggunakan tabung penyimpan air&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR52oVZoWI/AAAAAAAAAss/ZFHdWdAAcuI/s1600-h/storage_water_heater.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 254px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR52oVZoWI/AAAAAAAAAss/ZFHdWdAAcuI/s320/storage_water_heater.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292989441514250594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tipe ini (yang menggunakan tabung penyimpanan) adalah yang paling umum digunakan dan biasanya menggunakan listrik maupun gas sebagai sumber panasnya. Dan penggunaan gas biasanya lebih murah dibandingkan listrik.&lt;br /&gt;Karena menggunakan tangki (storage), hal yang perlu anda perhatikan adalah kebutuhan air yang akan digunakan dan semakin banyak berarti anda harus memilih tangki yang lebih besar dan semakin besar tempat yang anda butuhkan untuk menaruh tangki tersebut.&lt;br /&gt;Kelebihan dari tipe ini adalah air panas akan tersedia setiap saat karena air di dalam tabung akan secara berkala dipanaskan tetapi di lain sisi, biaya listrik per bulan untuk tipe ini lebih besar di banding lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tankless or on-demand water heater&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pemanas air yang tidak menggunakan tabung penyimpan air&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR38pxehTI/AAAAAAAAAsk/f-7yKzS-07w/s1600-h/tankless_water_heater_example.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 290px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR38pxehTI/AAAAAAAAAsk/f-7yKzS-07w/s320/tankless_water_heater_example.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292987345956406578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tipe yang satu ini tidak akan menyimpan air tetapi langsung melakukan pemanasan melalui unit koil yang ada pada saat anda akan menggunakan. Kelebihan dari tipe ini adalah biaya listrik per bulan lebih kecil tetapi di lain sisi untuk mendapatkan panas yang cukup, daya listrik di rumah harus cukup besar. Sedangkan kekurangan dari tipe ini adalah ketersediaan air panas tidak dapat selalu disediakan, terutama untuk pengguna yang ingin menggunakan air panas secara berkesinambungan dan dalam jumlah yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Water Heater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya water heater yang terdapat di pasaran saat ini terbagi menjadi tiga jenis utama, yaitu water heater yang menggunakan listrik sebagai sumber energi, water heater menggunakan gas serta water heater yang menggunakan energi sinar matahari atau solar water heater.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Water Heater Gas&lt;/span&gt;. Pada Water Heater model ini, prinsip kerjanya hamp&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR2ow4Yg4I/AAAAAAAAAsM/7XaZois5lZs/s1600-h/Water_heater_gas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR2ow4Yg4I/AAAAAAAAAsM/7XaZois5lZs/s200/Water_heater_gas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292985904755409794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ir sama bila kita memasak air dengan kompor gas. Hanya saja air tidak ditempatkan kedalam panci /ceret, tetapi air dilalukan kedalam pipa-pipa yg meliuk-liuk dengan ditambahkan sirip-sirip (seperti radiator / condensor), kemudian dibagian bawahnya di bakar dengan gas LPG. Perpindahan Kalor / Panas yg terjadi akan diserap oleh sirip-sirip dan pipa yg telah berisi air. Demi keamanan, perlu diperhatikan Ventilasi udara didalam kamar mandi tersebut.(gunakan Exhaust Fan) Water heater bertenaga gas dapat menggunakan gas yang dipasang langsung melalui pipa ke rumah-rumah ataupun gas yang tersedia dalam tabung harga yang ditawarkan oleh water heater bertenaga gas tidak jauh berbeda dari water heater tenaga listrik. Namun, akses gas melalui pipa yang tidak umum di Indonesia cukup merepotkan pelanggan yang menggunakan water heater tenaga gas, hal ini karena pelanggan harus membeli dan memasang tabung gas untuk water heater mereka. Perlu diperhatikan beberapa pengalaman yang menuturkan bahwa Water Heater gas beresiko bocor, terutama bila proses instalasinya dilakukan oleh tukang yang mungkin kurang berpengalaman, khususnya bila unit Water Heater dipasang didalam kamar mandi. Plus minus dari jenis ini adalah : (+) harga lebih murah dibanding pemanas lain, (+) dapat beroperasi kapan pun, tanpa hambatan listrik mati (WH listrik), mendung (WH surya), atau AC mati (WH panas AC). (-) pemasangan ribet, (-) harga gas yang kian melambung membuat pengeluaran membesar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Water Heater Listrik&lt;/span&gt; : Sedangkan Water Heater model ini prinsip &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR3SBKU1eI/AAAAAAAAAsU/K_E7TI7Hodc/s1600-h/Electric_Water_Heater.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR3SBKU1eI/AAAAAAAAAsU/K_E7TI7Hodc/s200/Electric_Water_Heater.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292986613500270050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kerjanya hampir sama bila kita memasak air dengan Listrik (seperti thermos listrik). Air ditampung dalam sebuah tangki berisolasi yang dilengkapi dengan pipa ber elemen pemanas listrik yang melingkar. Perpindahan Kalor / Panas yg terjadi akan diserap oleh air yg telah diisi didalam tangki tersebut. Demi keamanan, perlu diperhatikan pengaman Listrik dari alat tersebut. Wajib menggunakan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). Water heater yang menggunakan listrik biasanya berharga antara 2 juta sampai puluhan juta rupiah, tergantung dari kapasitas air yang dihasilkan dan teknologi yang digunakan. Teknologi yang biasa diterapkan pada water heater adalah irit pemakaian energi seperti listrik dan gas atau penggunaan CFC atau Freon, untuk water heater tanpa CFC tentu harganya akan lebih mahal. Besarnya listrik yang dibutuhkan oleh water heater listrik antara 1500 watt sampai 5000 watt. Saat ini pengguna water heater bertenaga listrik adalah yang terbesar, hal ini dikarenakan masalah harga yang dibawah dua tipe water heater lainnya. Supaya pemakaian listrik tidak terlalu boros, termostat WH bisa diatur tidak terlalu panas, jadi WH tidak nyala terus menerus. Untuk menghindarkan kesetrum, bisa dipasang anti kontak pada WH. (+) praktis, karena tinggal disambungkan ke sumber listrik langsung dapat dipakai. Plus minus jenis ini adalah : (+) ada yang dilengkapi remote controller, jadi tabung dapat disembunyikan (-) membutuhkan daya listrik cukup besar, minimal 350watt, bahkan bisa 2x lipat untuk kapasitas air yang besar. (-) kalau mati listrik, tidak dapat dipakai.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Solar Water Heater&lt;/span&gt; : Kerja water heater seperti ini menggunakan prinsip radiasi. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR3iP0_XpI/AAAAAAAAAsc/q_S0_BS9XUg/s1600-h/Solar_Water_Heater.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR3iP0_XpI/AAAAAAAAAsc/q_S0_BS9XUg/s200/Solar_Water_Heater.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292986892315221650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kaca yang dipakai pada alat tersebut digunakan untuk memerangkap panas matahari seperti peran CO2 pada global warming. panas yang di perangkap digunakan untuk memanaskan air yang ada di dalam pipa tembaga dan kemudian air menuju tempat penyimpanan. Jenis yang satu ini memang paling hemat listrik karena menggunakan tenaga matahari sebagai sumber panas tetapi untuk harga alat ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan tipe lainnya. Water heater tenaga surya merupakan pemain baru di pasar water heater. Tipe tenaga surya sangat cocok untuk daerah tropis yang memiliki banyak sinar matahari sepanjang tahun. Selain itu tipe ini tidak memerlukan biaya operasional yang besar karena menggunakan tenaga surya yang gratis. Namun, harga untuk satu unit water heater tenaga surya tergolong mahal dibandingkan dengan dua tipe sebelumnya, kisaran harganya antara 12 juta sampai dengan 20 juta tergantung kapasitas air yang dihasilkan antara 180 liter sampai 300 liter. Kekurangannya adalah pemasangan yang lebih rumit (diletakkan di atas atap rumah), biaya yang cukup mahal bila terjadi pengantian kalau terjadi kebocoran dan panas yang dihasilkan akan tergantung dari panas matahari yang ada sehingga bila memungkinkan, pilihkan solar water heater yang mempunyai tenaga cadangan bila matahari sedang tidak "bersahabat". Saat ini sudah tersedia type WH kombinasi tenaga surya dengan listrik. plus minus jenis ini adalah : (+) ramah lingkungan, karena memanfaatkan energi tak terbataskan (+) hemat energi, biaya operasional nol, biaya timbul hanya ketika cadangan energi (berupa listrik) dinyalakan. (-) sangat tergantung terhadap panas matahari, jadi dapat disimpulkan malam hari tidak dapat digunakan (-) instalasinya ribet, butuh panel surya di atap, sehingga ada biaya tambahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Water Heater panas AC. &lt;/span&gt;water heater jenis ini sudah mulai dipasarkan di Indonesia. WH dihubungkan ke compressor AC. Dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan oleh AC kemudian panas yang dikeluarkan kompresor AC dipakai untuk memanaskan air. Plus minus jenis ini adalah : (+) hemat energi, biaya operasional nol (karena memanfaatkan buangan panas AC) (+) mengurangi udara panas di sekitar luar rumah, karena panas buangan AC dalam pemrosesan akan menjadi udara dingin (-) ketergantungan dengan AC, kalau AC tidak menyala kita tak dapat memakainya (-) peletakan WH harus dekat dengan letak kompresor AC, kalau jauh akan memperlambat pemanasan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Menurut saya sesuaikan saja pilihan Anda dengan keadaan, misalnya Kalau Anda tinggal di luar Balikpapan, ada kemungkinan harga gas berlipat ganda, jadi hindari WH gas, atau mungkin di rumah Anda intensitas penggunaan AC tinggi maka pilih saja yang WH panas AC, atau jangan pilih WH surya jika tinggal di dataran tinggi, atau mungkin pilih WH listrik untuk memudahkan Anda dalam operasional dan perawatan, karena mungkin Anda punya dana berlebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu Anda diperhatikan sebelum memutuskan pilihan water heater yang akan digunakan adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ukuran rumah anda&lt;/span&gt;, water heater dapat dipasang secara terpisah untuk setiap kamar mandi ataupun dipasang terpusat dan mengalirkan air panas ke seluruh kamar mandi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kapasitas air yang dihasilkan, water heater menampung air dan memanaskan air yang telah ditampung untuk kemudian disalurkan ke kamar mandi. Makin besar kapasitas water heater maka makin banyak air yang ditampung dan disalurkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daya yang dibutuhkan&lt;/span&gt;, jika anda menggunakan listrik atau gas, sebaiknya sesuaikan dengan konsumsi listrik atau gas yang biasa digunakan. Tingkat panas maksimum yang dapat dihasilkan (biasanya untuk instant water heater tidak terlalu panas). Berapa penambahan listrik atau pembelian tabung gas yang dibutuhkan dalam sebulan. Jangan sampai pengeluaran anda langsung membengkak setelah menggunakan water heater. Untuk menghadapi harga listrik yang terus mahal. Sebaiknya perhatikan indicator Energy Factor (EG) yang terdapat di setiap produk. Makin tinggi EG, makin hemat energi water heater tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Instalasi/Pemasangan water heater&lt;/span&gt;, Sejauh mana instalasi/ pemasangan dapat dilakukan, apakah harus membongkar bagian tertentu dari rumah anda. Untuk pemasangan water heater bertipe solar water heater atau bertenaga surya, dibutuhkan atap yang kuat. Beberapa atap masih membutuhkan penyangga tambahan untuk bias dipasang water heater. Posisi Tempat penyimpanan tangki (apabila menggunakan tangki).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Harga&lt;/span&gt;, water heater yang ada di pasaran saat ini banyak yang berasal dari produk luar negeri maupun produksi dalam negeri, salah satunya adalah Wika. Sebaiknya jika biaya bulanan dan harga awal yang murah, gas dan tenaga surya bisa menjadi pilihan. Water heater gas paling murah seharga 2-3 juta, namun masih harus mengeluarkan biaya pembelian tabung gas tambahan tiap bulan. Untuk tenaga surya termurah dijual dengan harga 7 juta rupiah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tips Memilih Water Heater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tips ringan untuk memilih water heater adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Utamakan faktor keamanan saat memilih water heater. Pilih water heater listrik yang dilengkapi pengaman di bagian dalam dan switch anti kontak di luarnya. Gunakan water heater gas yang dilengkapi safety device.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih harga pemanas air yang sesuai dengan kondisi keuangan. Water heater listrik atau gas bisa didapatkan dengan harga Rp 1 jutaan (ada juga yang di atas itu). Untuk water heater tenaga surya, setidaknya harus disiapkan dana lebih besar. Selain itu perlu diingat bahwa ada biaya ekstra yang harus dibayarkan untuk pemasangan pipa air panas per meternya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih kapasitas pemanas air yang sesuai dengan jumlah penghuni-dilihat dari jumlah pemakai, jumlah kamar mandi dan apa yang digunakan dalam kamar mandi (shower atau bathup). Untuk bathup yang digunakan 1 orang, minimal dibutuhkan water heater listrik dengan kapasitas 30 liter dan minimal 50 liter jika yang menggunakan 2 orang. Apabila kamar mandi menggunakan shower dan pemakainya 2 orang bisa menggunakan water heater listrik berkapasitas minimal 15 liter. Water heater tenaga surya dengan kapasitas 150-250 liter bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan satu rumah tangga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat memilih water heater yang sesuai, penting untuk mencermati di mana anda tinggal. Jika di kota besar di mana suhu air biasanya dudah cukup tinggi, lebih efisien untuk menggunakan water heater listrik. Dengan air yang suhunya cukup tinggi, proses proses pemanasan air tak berlangsung terlalu lama sehingga daya listrik yang terpakai juga tak terlalu banyak. Jika tempat tinggal anda berada di daerah dingin, sebaiknya menggunakan water heater gas. Suhu air yang cenderung lebih dingin akan membutuhkan proses pemanasan lebih lama, sehingga biaya yang dikeluarkan akan lebih irit jika menggunakan water heater jenis ini. Untuk jenis produk, Anda bisa memilih wika instruments, yaitu distributor water heater berpengalaman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Serahkan pemasangan water heater pada tenaga ahlinya (misalnya ahli wika instruments), supaya aman saat digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih produk yang berkualitas, bisa dilihat dari harga dan garansi yang diberikan. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya masalah-masalah yang tidak diinginkan. Pilihlah distributor water heater berkualitas.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Referensi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080321051836AAyzSwj"&gt;Yahoo Forum&lt;/a&gt; http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080321051836AAyzSwj )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://panduanrumah.com/water-heater-pada-rumah-atau-apartemen/"&gt;Panduan Rumah&lt;/a&gt; http://panduanrumah.com/water-heater-pada-rumah-atau-apartemen/&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.otakku.com/index.php/2008/02/08/water-heater/"&gt;Otakku&lt;/a&gt; http://www.otakku.com/index.php/2008/02/08/water-heater/&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-17169943803489072?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ZsSjw8PFITE:bNCvO1eB6-k:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/memilih-water-heater-untuk-rumah-tangga.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXR52oVZoWI/AAAAAAAAAss/ZFHdWdAAcuI/s72-c/storage_water_heater.gif" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-176840539548271312</guid><pubDate>Mon, 19 Jan 2009 06:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-19T15:00:16.108+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trik Blogger</category><title>t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari judul postingan ini mungkin anda bingung, apa sih arti rumus t=vi+v2, dan apa hubungannya sama traffic link, ini jugalah yang saya alami ketika pertama kali baca judul postingan sastrakawedhar, tetapi ketika saya baca postingannya sampai dengan selesai, barulah saya mengerti dan ternyata rumus t=v1+v2 memang masuk diakal juga, silakan baca lanjutan postingan ini supaya lebih mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—————- Copy mulai disini——————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah filosofi mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)” , inilah yang akan kita buktikan…. apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?… Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar…, bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaant=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dari kalimat Copy mulai disinisampai kalimat Selesai, dan juga diberi berjudul : t=v1+v2,  Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya Copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 3 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting (disini-1) dengan alamat url anda dan (disini-2) dengan alamat postingan URL saya, untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini lalu copy address bar nya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Berikut tulisan “KALIMAT SAKTI” yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas…? Serahkan pada saya…, Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS…!..Klik &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://prasasto.blogspot.com/2009/01/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan.html"&gt;disini-1&lt;/a&gt; dan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://sastrakawedhar.blogspot.com/2009/01/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan.html"&gt;disini-2&lt;/a&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini-1akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya…dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu t=v1+t2…?&lt;br /&gt;t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari&lt;br /&gt;v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari&lt;br /&gt;v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Traffic:&lt;br /&gt;Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet…BUKTIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Popularity:&lt;br /&gt;Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting…?&lt;br /&gt;…hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya “menghilangkan semua link asal” lalu di isi dengan web/blog kita sendiri…? ….Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik…..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————-Selesai————-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah gimana rumusnya? silakan mau mempraktekkan di blog anda dan semoga strategi ini berhasil ya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="st200901187614" class="st-taf"&gt;&lt;script src="http://cdn.socialtwist.com/200901187614/script.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a style="display: none;"&gt;&lt;data:post.title&gt;&lt;/data:post.title&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" alt="SocialTwist Tell-a-Friend" src="http://images.socialtwist.com/200901187614/button.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="'" onclick="'" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-176840539548271312?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=JdFsHhYtUpo:uk4AhkCuQ6c:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-4465398869151415820</guid><pubDate>Sun, 18 Jan 2009 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-18T10:46:59.003+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasionalisme itu.....</category><title>Beginikah Bangsa Kita Di Mata Tetangga?</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Man Rapes Dog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Police on Tuesday arrested an Indonesian refugee residing in Kiunga, Western province, for allegedly having unnatural sex with a female dog, *The National* reports. North Fly provincial police command..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, berita tentang kita di luar negeri kok sering aneh-aneh ya....&lt;br /&gt;Berita ini dari Sdr. Malum Nalu, seorang Jurnalist yang tinggal di Port Moresby-Papua New Guinea.&lt;br /&gt;Komentar atas tulisan itu bahkan kelihatannya ada yang datang dari Nigeria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lengkapnya, beritanya adalah seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Police on Tuesday arrested an Indonesian refugee residing in Kiunga, Western province, for allegedly having unnatural sex with a female dog, The National reports.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;North Fly provincial police commander Chief Insp Tobby Hamago said the suspect was arrested for committing an act of unnatural sex by sexually penetrating a female dog between 9am and 10am on Sunday last week at Kumbit Corner, Kiunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to police reports, the suspect, 25, from Timka village in Merauke district of Indonesia’s Irian Jaya, was arrested after a formal complaint was received from the owner of the female dog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The suspect is now detained at Kiunga police cells awaiting a court appearance,” Chief Insp Hamago told The National yesterday when contacted about the incident.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said the dog was a local breed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Police said the suspect was caught in the act red-handed by four Kumbit Corner residents, who reported the matter to police, Insp Hamago said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Police said the suspect was seen naked with his trousers down to his ankles while he sexually penetrated the animal from the rear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They said the suspect covered the dog’s mouth with his T-shirt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“People have come in and given their versions of the story, which are similar to this,” Chief Insp Hamago said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was reported that this was not the first time the suspect had been sighted sexually penetrating female dogs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Police said he would be charged with committing unnatural sex under section 210 (1) (b) of the Criminal Code.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://malumnalu.blogspot.com/2009/01/man-rapes-dog.html"&gt;dikutip dari Malum Nalu - Port Moresby PNG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anonymous :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Rape" is a word that can be arguably used for human beings, when one is not agreed to a sexual intercourse. For a man to penetrate this poor dog can not be termed as "rape" case because the animal is not biologically tuned to give evidence before a court of law to testify.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:window.location%20=%20'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent%20(location.href)+'&amp;amp;title='+encodeURIComponent(%20document.title);"&gt;&lt;img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-4465398869151415820?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=nPlp4PIEXzQ:C8M5Tyhl0Bo:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/beginikah-bangsa-kita-di-mata-tetangga.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-6461509259778582413</guid><pubDate>Fri, 16 Jan 2009 11:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-16T20:01:53.284+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasionalisme itu.....</category><title>Ini Caleg Pilihan Saya, Nggak Usah Mikir !!</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXBya3wZnQI/AAAAAAAAAsE/bIR03VhHVy4/s1600-h/caleg_pilihan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 374px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXBya3wZnQI/AAAAAAAAAsE/bIR03VhHVy4/s400/caleg_pilihan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291855368129453314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sekian banyak foto, gambar, baliho Calon Legislatif (baca : pencari kerja di DPR-DPRD)yang saat ini ( 16 Januari 2009) di Balikpapan banyak bertebaran di pinggir-pinggir jalan, tembok-tembok pagar penduduk, selebaran dan sticker yang menempel di angkot dan mobil tim sukses dan bahkan foto-foto yang berbentuk kalender. Ternyata itu membuat saya sudah mulai bisa memantapkan pilihan, siapa caleg yang akan menjadi pilihan saya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh, nggak usah mikir, pasti dipilih. Anda pasti tahu yang mana Caleg yang bakal jadi pilihan banyak orang. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-6461509259778582413?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ORd_-sdWSFA:I0MC1kUSDj4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/ini-caleg-pilihan-saya-nggak-usah-mikir.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SXBya3wZnQI/AAAAAAAAAsE/bIR03VhHVy4/s72-c/caleg_pilihan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-3106328342577118636</guid><pubDate>Mon, 12 Jan 2009 15:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-14T21:48:17.141+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TV</category><title>List of Satellite TV</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari posisi saya di Balikpapan-Indonesia, inilah daftar satelit TV yang bisa ditangkap dengan menggunakan Parabola Solid Dish 6inch, Receiver Matrix Reloaded, LNB C-Band Merk Tanaka dan Actuator Merk Matrix.&lt;br /&gt;Mulai dari sebelah Timur posisi 169 derajat, Count Number pada Actuator 083, satelit Intelsat 2 sampai posisi paling Barat 68,5 derajat, Count Number pada Actuator 620, satelit Intelsat 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 316px; height: 1142px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Degree&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Satellite   Name&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Count   Number&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;169.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intelsat   2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;083&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;166.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intelsat   8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;089&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;148.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Measat 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;141&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;146.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Agila 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;150&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;144.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Superbird C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;140.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Express AM3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;138.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Telstar 18/Apstar   1C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;186&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;134.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apstar 6/Apstar   1A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;205&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;132.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;JCSAT 5A/Vinasat1/N-Star&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;215&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;128.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;JCSAT 3A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;233&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;125.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sinosat 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;122.2°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;AsiaSat 4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;264&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;120.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Thaicom 1A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;118.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Telkom 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;115.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Chinasat 6B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;302&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;113.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Palapa C2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;321&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Koreasat 5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;110.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sinosat 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;108.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;NSS 11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;344&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Telkom 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: white none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;107.7°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: white none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cakrawarta   1 &lt;i&gt;(incl.   2.3°)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;105.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;AsiaSat 3S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;367&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;100.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;AsiaSat 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;399&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 153) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 153) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;ProtoStar   1&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:8;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" valign="top" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;95.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(128, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;NSS 6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;93.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Insat 3A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;452&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Insat 4B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;91.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Measat 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;460&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Measat 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;88.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;ST 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;483&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;87.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 153) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;ChinaStar 1&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:8;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: inset inset none; padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;489&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="3" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;83.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Insat 2E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="3" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;523&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Insat 3B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Insat 4A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;80.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Express AM2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;78.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: pink none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Thaicom 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;551&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Thaicom 5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;76.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Telstar 10/other   1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;571&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;75.0°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;ABS 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;579&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 45.75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;68.5°E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intelsat 7/Panamsat   7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" style="padding: 0.75pt; width: 45.85pt;" width="61"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;620&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; background: rgb(255, 255, 128) none repeat scroll 0% 0%; width: 123.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="165"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intelsat 10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-3106328342577118636?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=ubEyGQtY1io:3Uv0fn1wxQA:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/list-of-satellite-tv.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-153752761320965300</guid><pubDate>Wed, 07 Jan 2009 12:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T21:36:28.303+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Widget</category><title>Free Online Dictionary</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWSvnPKAi5I/AAAAAAAAAr8/4toG5dHyffk/s1600-h/lingvosoft.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 324px; height: 91px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWSvnPKAi5I/AAAAAAAAAr8/4toG5dHyffk/s400/lingvosoft.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288544951058074514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kamus Penterjemah dari &lt;a href="http://www.lingvozone.com/"&gt;LingvoSoft Online Dictionary&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blogwalking, ketemu widget ini. kelihatannya cukup membantu. Khususnya bila visitor yang berkunjung kebetulan tidak mengerti bahasa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masangnya gampang. kunjungi blognya. klik kata-kata "You may place our online dictionaries on your site for free" yang ada di boks sebelah kiri. Then, follow the steps. Masukkan scriptnya di halaman blog Anda. Done.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  ingin support non English language input, kita harus men-set UTF-8 encoding untuk halaman html tempat dimana kita letakkan kode HTML script dictionary, caranya masukkan tag berikut ini pada head section dari blog Anda :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah, kan? &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-153752761320965300?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=LHdOS8wixfs:M4D5KZOwrn8:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/free-online-dictionary.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWSvnPKAi5I/AAAAAAAAAr8/4toG5dHyffk/s72-c/lingvosoft.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-3356643360631222559</guid><pubDate>Tue, 06 Jan 2009 13:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-09T01:00:31.219+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Materi Kuliah S2</category><title>Manajemen Finansial : FINANCIAL OPTION AND THEIR VALUATION CHAPTER 8</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terjemahan bebas dari Buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Financial Management&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh EUGENE F BRIGHAM dan MICHAEL C EHRHARDT 11 TH EDITION 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft sudah menghibahkan lebih dari 800 juta opsi kepada karyawannya atau sekitar 16.000 opsi per orang, tentu saja banyak karyawan mempunyai sedikit opsi dan sebagian mempunyai lebih banyak, namun bagaimanapun juga anda pikir itu adalah banyak. Microsoft bukan satu-satunya perusahaan yang melakukan mega hibah, Bank of America, Citigroup, IBM, JP Morgan, dan Ford adalah diantara banyak perusahaan yang sudah menghibahkan lebih dari 100 juta opsi kepada karyawannya. Apakah pekerjaan anda berhubungan dengan teknologi tinggi seperti Microsoft, perusahaan jasa keuangan seperti Citigroup, atau suatu manufactur seperti Ford, mungkin anda telah menerima opsi saham, dengan demikian penting bagi anda untuk mengetahuinya.&lt;br /&gt;Dalam hibah khusus, anda dapat menerima opsi saham dan membelinya pada harga “yang telah ditetapkan” pelaksanaan atau sebelum jatuh tempo. Kebanyakan penjadwalan mempunyai suatu periode, dimana anda tidak bisa mengunakan opsi untuk bertransaksi. Misalnya anda mendapat hibah opsi sebanyak 1.000 dengan harga $50, dengan masa jatuh tempo 10 tahun, dengan masa pemberian 3 tahun. Anda tidak dapat mengunakannya opsi karena batas pemberiannya adalah tiga tahun sejak anda bekerja diperusahaan tersebut. Setelah tiga tahun anda menjadi karyawan maka anda dapat menggunakan opsi tersebut. Sebagai contoh: Jika saham mendekati angka $110, dan anda membayar perusahaan $50 (1.000) = $50.000 dan selayaknya harga diterima $ 110.000. Bila dalam 10 tahun kita tidak mengunakan opsi tersebut maka akan berakir sia-sia.&lt;br /&gt;Dana terkadang menemui sebuah kondisi, yang disebut “dana pajak bersyarat” atau kadang-kadang disebut “insentif opsi saham”; bila tidak maka dana tersebut merupakan “hibah yang tidak ber-kualifikasi”. Jika kita menahan sedikitnya satu tahun dan menjual saham tersebut, katakana untuk $150 anda menginginkan keuntungan modal jangka panjang 1.000 ($ 150 -$50) = $100.000, maka akan terkena pajak di tingkat keuntungan modal yang lebih rendah.&lt;br /&gt;Sebelum anda melihat kekayaan yang baru diperoleh, anda sebaiknya menemui akuntan anda, anda akan beuntung ketika menggunakan opsi pajak berkualitas yang tidak dapat dikenakan pajak minimum alternative (AMT). Dengan tariff pajak AMT sampai dengan 28%, anda berarti akan berhutang 0.28(110-50)(1000) = 16.800, disinilah orang akan menemui masalah. Pajak AMT akan tiba pada April berikut, dan bila kita menunggu untuk menjual pada masanya maka kita tidak akan membayar pajak AMT kita. (pada penjualan tersebut akan mengkualifikasikan modal jangka panjang kembali).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Namun, apa yang terjadi bila harga saham turun menjadi $5 pada bulan April depan? Anda dapat menjual saham anda yang naik hanya $5 (1.000) = $$ 5.000 tunai. Tanpa di detailkan, anda memiliki suatu kerugian jangka panjang $ 1.000, tetapi IRS (dinas pajak AS) membuat peraturan yang membatasi kerugian modal bersih anda dalam satu tahun sebesar $ 3.000. Dengan kata lain, uang dari pajak penjualan hamper cukup untuk menutupi pajak AMT anda. Anda mungkin akan dapat mengurangi pajak anda pada tahun berikutnya, karena pajak AMT anda terbayar pada tahun ini dan menutupi kerugian jangka panjang anda. Namun sekarang ini tidak membantu, karena anda telah kehilangan $45.000 dari penanaman modal $50.000. Sekrang anda memiliki jumlah uang sangat sedikit dan ditambah kerugian, IRS akan menuntut anda untuk membayar pajak AMT sebesar $16.800.&lt;br /&gt;Setiap manajer harus mengerti prinsip dasar dari pemberian harga opsi. Pertama, banyak proyek yang mengijinkan campur tangan manajerial apabila kondisi pasar berubah. Ini adalah “opsi yang tersimpan”, dapat diartikan perbedaan antara proyek yang sukses dan gagal. Memahami dasar opsi keuangan akan membantu untuk mengatur nilai yang melekat pada opsi sebenarnya, yang mana dijelaskan pada chapter 12. Kedua, banyak perusahaan menggunakan salinan untuk mengatur resiko, dan memahami opsi keuangan, perlu sebelum melakukan salinan sebagaimana tercantum dalam chapter 23. Ketiga, teori pemberian harga opsi menyediakan wawasan pada pengoptimalan pilihan hutang yang tidak dapat dituntut atau hutang wajar, khususnya saat keamanan perubahan berpengaruh pada topic ini terdapat pada chapter 16, 17 dan 21. Terakhir, memahami opsi financial akan membantu anda berhubungan dengan opsi saham karyawan yang anda terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OPSI KEUANGAN&lt;br /&gt;Sebuah opsi adalah kontrak yang diberikan kepada pemegang yang berhak membeli (atau menjual) sebuah asset pada beberapa penentuan harga awal dalam periode waktu khusus. Bagian-bagian berikut menjelaskan beberapa perbedaan tampilan yang mempengaruhi nilai opsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Opsi dan Pasar&lt;br /&gt;Ada banyak jenis opsi dan opsi pasar. Untuk menggambarkan bagaimana opsi bekerja, seandainya anda memiliki 100 bagiaan dari General Computer Corporation (GCC), yang pada hari Jum’at 9 Januari 2004 menjual seharga $ 53.50 perbagian, anda dapat menjual kepada seseorang yang tepat untuk membeli 100 bagian anda kapanpun sampai 14 Mei 2004 pada harga, katakanlah $55. Perbagian ini disebut opsi Amerika karena ini dapat digunakan kapapnpun sebelum masa berlakunya habis. Sebaliknya opsi Eropa hanya dapat digunakan pada tanggal habis masa berlakunya $55 disebut umpan atau latihan harga hari terakhir opsi dapat digunakan disebut tanggal jatuh tempo seperti adanya opsi dan mereka diperdagaangkan. Pada jumlah penukaran bersama, papan penukaran opsi Chicago (CBOE) menjadi yang tertua dan terbesar. Jenis opsi di tetapkan sebagai opsi panggilan, karena pembeli telah menelepon untuk 100 bagian saham. Pembeli dari sebuah opsi menelepon penulis opsi. Opsi penanam modal yang telah dicatatkan dijual pada saat saham naik dan disebut opsi terbuka. Saat harga percobaan merubah harga saham sekarang opsi panggilan disebut diluar keuntangan saat harga saham kurang dari harga saham sekarang opsi tersebut dalam keuntungan.&lt;br /&gt;Anda juga dapat membelu sebuah opsi yang memberi anda hak untuk menjual saham pada harga khusus dalam beberapa periode kedepan ini disebut saat opsi jual. Sebagai contoh, apabila anda pikir saham GCC akan turun dari level sekarang $53.50 selama empat bulan kedepan. Sebuah saham jual akan memberi anda hak atas harga yang ditetapkan meskipun setelah harga pasar turun dan mendapat keuntungan. Tabel 8-1 menyediakan dapa, pada opsi GCC anda dapat membeli empat bulan opsi jual $21.875($23/16x100) itu akan memebri anda hak untuk menjual 100 bagian itu tidak akan perlu pada harga $50 per bagian. $50 adalah harga umpan berharap anda membeli 1.000 bagian kontrak ini untuk $218.75 dan kemudian saham GCC $45 anda dapat membeli saham pasar terbuka seharga $45 dan menggunakan harga anda. Dengan menjual saham tersebut seharga $50 keuntungan anda dari menggunakan opsi akan sebesar ($50-$45)(100)=$500. Setelah mengurangi $218.75 dan membayar opsi, keuntungan anda (sebelum pajak dan komisi) akan menjadi $281.25.&lt;br /&gt;Tabel 8-1 berisi kutipan dari table daftar penentuan opsi yang akan muncul hari berikutnya di Koran harian. Opsi Sport World’s, pada Februari $55.00 terjual seharga $0.50. Jadi, untuk $0.50(100)=$50 anda dapat membeli opsi yang dapat memeberi anda hak untuk membeli 100 bagian dari saham Sport World’s seharga $5.5 per bagian dari Januari sampai Februari atau selama bulan berikutnya. Apabila harga saham tetap dibawah $55 selama periode tersebut, anda akan kehilangan $50. Tapi apabila naik menjadi $65, investasi $50 anda akan naik pada nilai ($65-$55)(100)=$1.000 kurang dari 30 hari. Dapat diterjemahkan sebagai suatu nilai hasil annualized yang sehat. Secara tiba-tiba apabila harga saham naik, anda tidak akan menggunakan opsi anda dan membeli saham tersebut. Lebih baik anda akan menjual opsi yang mana kemudian akan bernilai setidaknya $1.000 dibandingkan $50 yang harus anda bayarkan. Pada pembeli opsi lain atau penjual aslinya.&lt;br /&gt;Pada penambahan opsi pada saham personal, opsi juga tersedia pada beberapa saham index misalnya NYSE index dan S&amp;amp;P 100 index. Opsi index mengijinkan seseoraang untuk menghindar (atau berubah) untuk kenaikan atau penurunan di pasar umum sekaligus pada saham personal.&lt;br /&gt;Opsi perdagangan adalah satu dari aktifitas keuangan yang paling dinamis di AS. Pengaruhnya menyebabkan hal ini memungkinkan untuk petaruh dengan hanya beberapa dollar untuk mendapat keberuntungan hampir semalaman. Juga, penanaman modal dengan tugas lumayan dapat menjual opsi berlawanan dengan saham mereka dan memperoleh nilai opsi (krang dari komisi perantara). Walaupun harga saham tetap yang paling penting opsi dapat digunakan untuk menghindari yang melindungi nilai dari saham personal atau portofolio.&lt;br /&gt;Opsi konvensional secara umum tertulis untuk 6 bulan atau kurang tapi jenis baru dari opsi yang disebut Long-term Equity AnticiPtaion Security (LEAPS) berbeda. Seperti opsi konvensional LEAPS terdaftar pada penukaran dan tersedia baik dalam saham personal maupun index saham. Perbedaan utama adalah opsi Long-term memiliki batas waktu sampai 21/2 tahun. Satu tahun LEAPS seharga sekitar dua kali sama banyak dengan tiga bulan opsi yang sebanding. Tapi karena mereka lebih lama waktu masa berlalunya LEAPS menyediakan peluang lebih untuk para pembeli dan penawaran perlindungan lebih baik Long-term untuk portofolio.&lt;br /&gt;Perusahaan yang opsi sahamnya tertulis tidak perlu melakukan apapun pada pasar opsi. Perusahaan tidak mendapatkan uang pada pasar opsi. Mmereka juga tidak melakukan transaksi langsung lebih dari itu. Pemegang opsi tidak memimpin kurs atau menerima keuntungan saham. Hal ini telah dipelajari oleh mereka. Jadi walaupun opsi perdagangan stabil atau tidak, aktivitaas pasar saham membantu untuk mendapatkan pertukaran baru yang tidak menyakinkan, tetapi opsi perdagangan disini untuk ada dan saham adalah permainan yang paling menarik di kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Nilai Dari Opsi Panggilan&lt;br /&gt;Tabel 8-1 menyediakan beberapa pengertian penilaian opsi panggilan setidaknya ada 3 faktor yang mempengaruhi nilai opsi panggilan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Harga pasar berbanding harga penawaran. Lebih tinggi opsi saham pasar daripada harga penawaran. Yang lebih tinggi akan opsi panggilan dari harga Sport World/s &amp;amp;55 opsi panggilan pada Februari opsi terjual seharga $4.25. Perbedaan ini naik karena harga saham U.S sekarang adalah $565/8 berbanding hanya $531/8 untuk Sport World’s.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Level harga penawaran. Lebih tinggi harga penawaran, lebih rendah harga saham. Jadi, seluruh opsi panggilan GCC’s tanpa memperhatikan penggunaan opsi sebagai harga penawaran naik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lamanya opsi. Lebih lama periode opsi, lebih tinggi harganya. Ini terjadi karena lebih lama waktunya sebelum habisnya masa berlaku. Kesempatan harga saham akan merangkak naik lebih besar. Jadi, harga opsi akan naik apabila tanggal habisnya masa berlaku lebih lama.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Faktor lain yang mempengaruhi nilai opsi khususnya perubahan harga saham akan di bahas di bagian berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan Nilai Berbanding Harga Opsi&lt;br /&gt;Bagaimana harga actual dari opsi pangilan berpengaruh pada pasar? Kita saat ini menggunakan model (The Black-Scoles Model) untuk memberi harga opsi tapi, pertama-tama sangat berguna untuk menetapkan konsep dasar. Untuk memulainnya kita lakukan percobaan nilai opsi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Nilai Percobaan = MAX (Harga Saham Sekarang-Harga Penawaran,0)&lt;br /&gt;Nilai percobaan adalah apakah opsi bernilai apabila segera habis masa berlakunya. Contohnya: apabila saham terjual untuk $50 dan opsinya memiliki harga penawaran $20, kita dapat membeli sahamnya untuk $20. Dengan menggunakan opsi anda akan memiliki saham $50 tapi anda hanya harus membayar $20. Demikian, opsi akan menjadi $30 apabila anda menggunakannya segera. Nilai penggunaan minimum adalah nol karena tidak seorangpun akan menggunakan opsi yang tidak dalam keuntungan.&lt;br /&gt;Gambar 8-1 berisi beberapa data dalam Space Technology Inc. (STI) sebuah perusahaan yang baru-baru ini terkenal dan harga sahamnya telah naik sepanjang sejarah. Kolom ketiga di table data menunjukkan nilai penggunaan untuk opsi saat saham terwujud dalam harga yang berbeda. Kolom keempat adalah harga pasar actual untuk opsinya dan kolom kelima menunjukkan harga opsi perdaana dalam penggunaaan nilai. Pertama, tandai bahwa nilai pasar daripada opsi adalah nol. Saat saham nol ini karena harga saham turun menjadi nol ssaat tidak ada kemungkinan perusahaan akan pernah membangkitkan arus uang, dengan kata lain perusahaan harus keluar dari bisnis. Dalam contoh situasi, sebuah opsi akan bernilai.&lt;br /&gt;Yang kedua, pemberitahuan bahwa menurut harga pasar ini selalu lebih baik atau sama dari harga latihan. Jika harga pilihan selalu dibawah harga latihan, kemudian anda bisa membeli pilihan dan dengan segera melatih ini, untuk memperoleh keuntungan yang tidak berisiko. Karena setiap orang akan mencoba untuk melakukan ini, harga pilihan akan menjadi naik setelah ini paling tidak setinggi harga latihan.&lt;br /&gt;Ketiga, pemberitahuan bahwa menurut harga pasar ini lebih baik dari nol walaupun ketiga pilihannya adalah tidak ada keuntungan. Contohnya, harga pilihan adalah $ 2 ketika harga gudang adalah hanya $10. mengacu pada sisa waktu setelah batas akhir dan perubahan stok, iini adalah kesempatan untuk harga gudang akan naik diatas $20, jadi harga pilihan menjadi berharga walaupun jika ini tidak ada keuntungannya.&lt;br /&gt;Keempat, gambar 8-1 menunjukkan harga pilihan terus-menerus eningkat seperti kenaikan harga gudang. Ini tidak mengejutkan, sejak harga pilihan diharapkan memberikan hasil yang meningkat bersmaan dengan harga gudang. Tapi pemberitahuan bahwa sebagai harga gudang, harga pilihan dan harga latihan mulai bertemu, dikarenakan harganya berubah menjadi lebih kecil. Ini terjadi karena tidak ada perubahan yang sebenarnya yang akan membuat tidak adanya keuntungan pada batas waktu akhir jika harga gudang sekarang sangat buruk sepenuhnya, harga pilihan seperti sepenuhnya harga gudang, tanpa harga latihan. Walaupun tidak terlihat di gambar 8-1, harga pilihan pasar juga memusat pada harga latihan jika harga pilihan sudah tidak berlaku. Dengan batas waktu yang berakhir, akan banyak waktu untuk harga gudang untuk berubah, jadi harga pilihan pasar sekarang ini menjadi sangat dekat untuk harga latihan untuk semua harga gudang.&lt;br /&gt;Kelima, harga pilihan memiliki lebih banyak pengaruh dari paa harga gudang. Contohnya, jika anda membeli haga gudang pada $20 dan ini naik menjadi $30, anda akan memiliki 50% tariff dari cadangan. Jika anda malah membei harga pilihan, harga ini akan beranjak dari $8 ke $16 berbanding dengan peningkatan dari $20 ke $30. Demikian pula, ada hasil 100% dalam hal ini berbanding hasil 50% di harga gudang. Tentu saja, pengaruhnya adalah berselisih ganda: jika harga gudang jatuh ke $10, kemudian anda akan memiliki 50% kerugian dari harga gudang, tetapi harga pilihan akan jatuh ke $2, meningalkan anda dengan 75% kerugian lain, harga pilihan menambah hasil pada harga gudang, untuk kebaikan atau sebaliknya.&lt;br /&gt;Keenam, bahra pilihan biasanya memiliki pertimbangan potensi untuk naik tetapi terbatas pada resiko. Untuk melihat ini anda sebaiknya membeli harga pilihan $8 ketika harga gudang naik. Harga gudang adalah $28 ketika harga pilihan tidak berlaku, penambahan keuntungan bersih anda akan menjadi $0; anda mendapat $28-$20=$8 ketika anda menggunakan harga pilihan, tetapi investor anda yang sebenarnya memberi $8. Sekarang seharusnya harga gudang menjadi $30 atau $20, pada batas waktu akhir. Jika ini $30, keuntungan bersih adalah $10-$8=$2. Jika ini $20, stok merugi, dan anda akan medapat kerugian menjadi $8 dari investasi anda. Sekarang seharusnya harga gudang kedua-duannya $30 atau rugi $5. Jika ini $50, kenaikan bersih anda adalah $30-$8=$22; jika $5, kerugian bersih anda tetap pada batas metric anda. Paling besar anda akan rugi $8 dan ini terjadi apakah harga gudang pada masa penutupan adalah $20, $10 atau malah $1. Ditangan lain, setiap dollar dari harga gudang berada diatas $20 menghasilkan uang yang lebih dari hasil dari harga pilihan, dan setiap dollar adalah keuntungan dan $228 adalah uang dari keuntungan bersih.&lt;br /&gt;Di penjumlahan pada harga gudang dan harga latihan, harga pilihan terdiri atas 3 faktor lain: 1) masa harga pasar untuk batas waktu pinjaman, 2) ketidaktepatan dari perubahan harga dan 3) bebas resiko kurs. Kami akan menjelaskan dengan tepat bagaimana factor ini mempengaruhi harga pilihan nanti, tetapi sekarang, catat poin ini:&lt;br /&gt;1. Yang lebih panjang, pilihan panggilan sedang berjalan, yang lebih baik dari harga dan yang lebih bear dari harga standar. Jika harga pilihan lewat di 4 sore hari ini, ini tidak banyak berubah dan harga gudang akan naik banyak, jadi harga pilihan akan dibentuk lebih dekat ke harga latihan dan bayaran ini akan kecil. Ditangan lain, jika jatuh tempo berjalan setahun, harga gudang meningkat tajam, mendorong harga pilihan naik dengan ini.&lt;br /&gt;2. Harga pilihan pada sebuah perubahan stok yang signifikan berharga lebih dari satu pada harga stok gudang. Jika harga gudang bergerak cepat, kemudian disana ada sedikit perubahan dari harga, peningkatan besar pada harga gudang, karena itu harga pilihan tidak akan berharga. Bagaimanapun juga jika harga gudang berubah dengan tinggi, harga pilihan akan lebih mudah menjadi sangat berharga pada saat yang sama, kerugian pada harga pilihan dibatasi – anda dapat membuat kualitas yang tidak terbatas, tetapi anda bisa kehilangan apa yang hanya anda bayar untuk harga pilihan. Oleh karena itu, kemunduruan besar dalam harga gudang tidak akan memberikan dampaak buruk dalam penyesuaian nilai pemilik harga pilihan. Sebagai hasilnya dari tidak dibatasinya bagian atas tetapi dibatasinya bagian sebaliknya lebih potensial, perubahan stok yang lebih besar, peninggian harga dari pilihan tersebut.&lt;br /&gt;3. Harga pilihan akan mengelisahkan di masa depan, dan bagian dari panggilan harga pilihan terhantung pada harga sekarang dari dana untuk digunakan. Jika tingkat tariff yang menarik lebih tinggi, kemudian harga sekarang dari dana yang digunakan rendah, yang mana kenaikan harga pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan-pilihan di Perencanaan Ganti - Rugi&lt;br /&gt;Pembiayaan yang diwarisi untuk para eksekutif dan karyawan yanglain adalah “Hybrid” dari ganti-rugi. Pada perushaan, terutama yang kecil, harga pilihan boleh menjadi pengganti untuk gaji tunai – para karyawan rela utuk mengambil gaji tunai yang rendah jikaboleh juga memiliki harga pilihan. Harga pilihan juga menyediakan uang lebih untuk karyawan utuk bekerja lebih keras. Apakah ini unuk memotivasi karyawan atau untuk memilihara uang ttunai, harga pilihan jelas memiliki harga pada saat mereka, dan mereka mentransfer kekayaan dari keberadaan pemilik untuk kayawan untuk perluasan yang mereka tidak mengurangi pembelanjaan tunai attau kenaikan gaji karyawan yang produktivitas cukup untuk memulai menetapkan nilai mereka pada saat adanya isi-isu. Disamping kenyataan kepentingan ekonomi dari pilihan untuk dana, perusahaan tidak perlu melaporkan dana pada mereka yang akan menjdi peryataan atau penyeimbang belaka.&lt;br /&gt;Perusahaan menyukai fakta bahwa dna pilihan memerlukan pembelanjaan tunai dengan cepat, walaupun ini mungkin kekayaan pemegang saham jika ini kemudian dilatih. Para karyawan dan terutaa para CEO, seperti kekayaan yang penting bahwa mereka menerima ketika diberikan pilihan. Walaupun begitu, dari sudut pandang para eksekutif yang mana ganti-ruginya diikat untuk dilaporkan dala keuntungan, adalah fakta bahwa dana bantuan normalnya terlihat hanya di catatan kaki untuk pernyataan financial. Ketika dana bantuan pilihan relative kecil, mereka tidak menunjukkan kepada layer radar investor. Bagaimanapun, sebagai sector yang berteknologi tinggi mulai untuk membuat dana bantuan besar pada 1990-an dan sebagai industri ainnya diizinkan menyesuaikan dalam penggunaan pilihan yang berat, pemilik stok mulai untuk menyadari bahwa dana yang besar akan membuat beberapa CEO kaya menjadi pemegang saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, di 2004, isu laporan pilihan sangat ramai di pemberitaan. Bermacam akutansi dan badan pengatur sedang mempelajari isu tersebut, dan mereka mungkin menyimpulkan bahwa peraturan baru harus pada tempatnya. Satu Pilihan ( tidak ada niatan ) yaitu untuk melaporkan dana bantuan pilihan sebagai biaya pada pernyataan yang masuk. Untuk melakukan ini, harga pilihan boleh di estimasikan pada waktu pendanaan dan mereka di biayai sepanjang periode. Contohnya, jika harga awalnya adalah $100 juta dan periode yang diberikan adalah 2 tahun, perusahaan akan melaporkan $50 juta sebagai biaya untuk masing-masing 2 tahun kedepan. Pendekatan ini tidaklah sempurna karena ini bukanlah biaya tunai, dan ini tidak mempertimbangkan perubahan didalam nilai pilihan setelah ini boleh pada awalnya. Bagaimanapun juga, ini membuat harga pilihan lebih terlihat bagi investor, yang mana ini adalah perkara yang baik. Beberapa perusahaan besar – termasuk GE, Citigroup, Coca Cola, Berkshire Hathaway, dan Microsoft – sekarang melaporkan atau merencanakan untuk melaporkan pilihan mereka sebagai biaya. Lebih lagi, bagaimanapun juga, kemungkinan sangat tidak cukup sampai yang diamanatkan oleh para agen pengatur atau yang dipaksa oleh pemegang saham. Catatan, meskipun demikian, bahwa sejumlah lembaga investor besar memperhatikan para eksekutif yang menerima pilihan atas dasar perencanaan yang diatur untuk melaporkan keuntungan menjadi lebih baik sebagi cerminan biaya sebenarnya dari bisnis. Investor itu memiliki ini di dalam kekuatan mereka untuk menyerang perusahaan untuk memegang kendali dan memulai pilihan biaya, jadi perubahan mungkin bisa datang lebih cepat bukannya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikarenakan poin 1 dan 2, dalam grafik gambar 8 – 1 akan menunjukkan bahwa yang lebih panjang adalah harga pilihan, yang lebih tinggi ini garis harga pasar akan menjadi diatas garis harga latihan. Dengan cara yang sama, perubahan yang lebih dalam harga yang mendasari stok, yang lebih tinggi akan menjadi garis harga pasar. Kita akan lihat dengan seksama bagaimana faktor-faktor ini, dan juga tarif yang bebas resiko, berdampak pada nilai pilihan ketika kita mendiskusikan model Black – Scholes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKENALAN UNTUK MODEL HARGA PILIHAN : PENDEKATAN BINOMIAL&lt;br /&gt;Semua model penghargaan pilihan didasari oleh konsep resiko yang tidak terbatas. Tujuan dari pembatasan ini bukan untuk membuat pengamanan yang tidak beresiko – kamu dapat membeli perbendaharaan pengamanan untuk itu -, tetapi, sebagai gantinya, untuk menentukan berapa besar pilihan itu dihargai. Untuk diberi pekerjaan, haruslah investor yang hipotesis. Kita biasa menyebutnya Bedger, membeli stok dan yang bersimultan ditulis sebagai sebuah panggilan pada stok. Sebagai hasilnya dari itu adalah pilihan panggilan, pembatas kita. (1) menerima pembayaran dari pilihan panggilan (2) berasumsi bahwa obligasi untuk mencukupi pembelian itu jika ia memilih pilihan panggilan. Mari fokus hanya pada surat pembatasan, yang mana mengandung stok dan obligasi untuk mencukupi pilihan pembeli. ( kita akan menyelesaikan untuk menjumlahkan pembatasan untuk menjual untuk sedikit saja). Jika harga gudang naik, masalah pembatasan adalah keuntungan dalam stok. Bagaimanapun, pemilik pilihan akan melatih pilihan dan pembatasan akan teerjual bagiannya dari stok untuk pemilik pilihan pada latihan pilihan ( yang mana ini dibawah harga pasar) dan itu akan mengurangi laba hedger yang kami investasikan, tetapi itu tidak akan hilang sebanyak pilihan. Jika harganya turun banyak, pemilik pilihan tidak ingin melatih pilihannya, tetapi harga pasar menjadi tidak berarti; jika harga stok turun sedikit, kemudian hedger mungkin tetap akan menjual dibawah harga pasar untuk mencukupi pemilik pilihan, tetapi harga pasar sangat dekat untuk harga latihan, jadi hedger tidak akan kehilangan. Ketika kita akan segera mengetahui kemungkinan untuk menciptakan surat yang mana hedger akan mengakhirinya dengan tanpa resiko kerugian pilihan – nilai dari surat akan sama tidak terlihat dari apakah stok itu.&lt;br /&gt;Jika suratnya tidak beresiko, kemudian ini harus sama untuk menghilangkan resikonya maka harus menjaga pasar dalam keseimbangan. Jika surat yang ditawarkan lebih tinggi dan tidak beresiko, arbitrageurs akan membeli kas surat itu dan di dalam alur proses menghargai atas dan tingkat pengembalian menurun, dan sebaliknya jika itu ditawarkan kurang dari tingkat tarif yang tanpa mengambil resiko itu, yang diberi harga stoknya, volatily, harga pelaksana tawaran pilihan, semakinsedikit pilihan, dan tidak beresiko bea, ada pilihan menghargai bahwa membuat puas kondisi keseimbangan, yakni, bahwa kas surat akan mendapat tingkat tarif tanpa mengambil resiko itu.&lt;br /&gt;Contoh yang berikut menerapkan pendekatan yang binomial, dinamai sebab itu mengasumsikan harga stok itu dapat menerima hanya salah satu dari dua nilai-nilai mungkin di satu periode. Persediaan Western Cellular, suatu pabrikan HP, menjual untuk harga pelaksanaan tawaran $35, pilihan ini akan berakhir pada ujung tahun itu, langkah pendekatan yang binomial ditunjuukan dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 1&lt;br /&gt;Definisikan kemungkinan harga akhir dari stok. Mari berasumsi bahwa stok Western Cellular akan dijual pada 1 atau 2 lembar pada akhir tahun, yang mana $50 dan $ 32. Jika perubahannya adalah 70% dari harga $50, kemudian Western mengira harga adalah 0,7($50) + 0,3($32) = $44,6. Karena jumlah harga stok menjadi $40, Western memiliki 11,5% hasil perkiraan. ($44,6 - $40)/$40 = 0,115 = 11,5%. Jika Western menjadi stok yang beresiko, kita harus memberi asumsi yang berbeda pada harga akhir yang meliputi banyak hal dan mungkin adalah lebih tinggi untuk dikembalikan. Lihatlah sambungan website untuk tahap ini untuk lebih memahami penjelasan tentang hubungan antara resiko stok dan kemungkinan harga akhir stok. Gambar 8 – 2 menggambarkan kemungkinan harga stok dan mengandung informasi tambahan yang menjelaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 2&lt;br /&gt;Carilah batas nilai pada penjelasannya, ketika pilihan berakhir pada akhir tahun, stok Western akan dijual antara $50 atau $32, jarak dari $50 - $32 = $18. Seperti yang ditunjukkan pada gambar 8 – 2, pilihan akan dibayar $15 jika stok adalah $50, karena ini diatas harga latihan $35:$50 - $35 = $15; pilihan akan tidak dibayar jika harga stok adalah $32, karena ini dibawah harga latihan. Jarak dari pembayaran pilihan adalah $15 - $0 = $15, surat hedger terdiri dari stok dan obligasi untuk mencukupi nilai pemilik pilihan, jadi nilai surat dalam 1 tahun adalah harga stok dikurang pembayaran pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 3&lt;br /&gt;Membeli cukup stok untuk menjumlah jarak dari pembayaran untuk stok dan pilihan. Gambar 8 – 2 menunjukkan bahwa jarak dari pembayaran untuk stok dan pilihan adalah $18 dan $15. Untuk membangun surat yang tidak beresiko, kita harus menjumlahkan jarak ini dan juga keuntungan dari stok pastinya membuat kerugian dalam memuaskan pemilik pilihan. Yang kita lakukan membel $15/$18 = 0, 8333 berbagi dan diluar dalam 1 pilihan ( atau 8,333 dibagi dan 10000 pilihan ). Dalam kasus ini, jumlah harga stok dalam surat adalah $40 ( 0,8333 ) = $33,33. Harga dari stok surat pada akhir tahun akan menjadi $50 (0,8333) = $41,67 atau $32 (0,8333) = $26,67. Seperti yang ditunjukkan di gambar 8 – 3, jarak dari nilai akhir stok adalah $41,67 - $26,67 = $15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 4&lt;br /&gt;Tidak menciptakan resiko untuk investasi hedger. Kita menciptakan surat yang tidak beresiko dengan membeli 0,8333 bagian dari stok dan menjualnya dengan panggilan pilihan, seperti pada 8-3. Stok dalam surat akan bernilai $41,67 atau $26,67, bergantung pada harga akhir dari stok Western. Panggilan pilihan yang telah terjual tidak akan berdampak pada nilai surat jika harga Western jatuh sampai $32 karena ini tidak akan dikerjakan – ini akan menjadi tidak berharga. Bagaimanapun juga, jika harga stok berakhir pada $50, pemilik pilihan akan menerima ini, membayar $35 harga latihan untuk stok yang akan bernilai $50 pada pembukaan pasar. Keuntungan para pemegang saham adalah kerugian para pialang, jadi saham akan jatuh pada kisaran $15. Sekarang catat bahwa harga surat adalah $26,67 tanpa memperhatikan stok Western yang naik atau turun, jadi surat tidak beresiko. Hedge telah diciptakan untuk melindungi melawan kedua kenaikan dan penurunan dalam harga stok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 5&lt;br /&gt;Temukan harga panggilan pilihan. Untuk poin ini, kita tidak harus menyebutkan nilai dari panggilan pilihan yang telah terjual untuk menciptakan hedge yang tidak beresiko. Apakah sebenarnya pasar, atau keseimbangan, harga ? nilai dari surat akan menjadi $26,67 pada akhir tahun, tanpa memperhatikan apa yang terjadi pada harga stok, $26,67 tidak beresiko, maka surat harus mendapat penangguhan resiko yang bernilai 8%. Jika kurs dibuat tiap hari, nilai surat pada nilai penutupan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti jumlah nilai dari surat harus $24,67 yang memastikan bahwa surat mendapatkan hasil dari kurs yang tidak beresiko. Nilai stok dari surat sama dengan nilai` dari stok dikurang nilai dari obligasi untuk melindungi panggilan pilihan. Karena stok Western sekarang ini dijual $40, dank arena surat itu berisi 0,8333 bagian, nilai stok dalam surat adalah 0,8333 ($46,67) = $33,33. Apa yang diingat adalah harga dari pilihan :&lt;br /&gt;PV surat  = jumlah nilai stok di surat – jumlah harga pilihan&lt;br /&gt;Jumlah harga pilihan= jumlah nilai stok di surat – PV surat&lt;br /&gt;  = $33,33 - $ 24,62 = $8,71&lt;br /&gt;Jika pilihan dijual pada harga tertinggi yaitu $8,71, investor lain tidak akan memberi resiko pada surat seperti terdeskripsi di atas dan mendapatkan lebih banyak jaminan ketiadaan resiko. Investor ( terutama investor besar seperti bank dan firma ) akan  menciptakan beberapa surat dan menjual saham setelah nilai mereka jatuh ke angka $8,71, dalam hal ini pasar akan berada dalam keseimbangan. Sebaliknya, jika saham dijual paling tidak $8,71, investor akan menciptakan surat “perlawanan” dengan membeli panggilan pilihan dan menjual cepat stok. Hasilnya adalah penyaluran kekurangan akan diarahkan nilai naik sampai $8,71. Ini, investor (atau arbitrague) akan membeli dan menjual di pasar setelah pilihan dihargai dalam harga keseimbangan.&lt;br /&gt;Jelaslah, contoh ini tidak masuk akal. Walaupun kamu dapat menggandakan pembeli dari 0,83333 bagian dengan membeli 8,333 bagian dan menjual 10.000 saham, harga stok diasumsikan tidak masuk akal; harga stok Western akan menjadi sangat penting setelah 1 tahun, tidak hanya $50 atau $32. Bagaimanapun juga, jika kita memperbolehkan stok untuk bergerak naik dan turun lebih sering dalam setahun, kemudian yang lebih nyata jarak antara harga akhir akan terlihat. Kenyatannya, jika kita memperbolehkan seratus, atau bahkan seribu, dari naik turunnya harga stok bergerak dalam 1 tahun, hasil distribusi harga stok akan kurang lebih pada distribusi dari stok yang paling baru. Seperti dijelaskan dalam jaringan website untuk tahap ini harus ada pendekatan yang luas yang digunakan dalam Wall Street untuk menilai saham dengan pelunasan lebih rumit daripada panggilan pilihan Western. Ini diluar jaringan dari buku management keuangan, tetapi jika kamu tertarik untuk mempelajari lebih tentang pendekatan binomial, lihatlah pada list buku di panduan tahap akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PILIHAN BLACK-SCOLES – MODEL RICING (OPM)&lt;br /&gt;Model penghargaan Black-Scholes (OPM), berkembang pada tahun 1973, dibantu untuk mengangkat pada pertumbuhan yang cepat dalam bursa saham. Model ini, yang selalu memiliki program kedalam beberapa pegangan dan perhitungan dalam jaringan, dengan luas digunakan denan pasar saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsi dan Persmaan OPM&lt;br /&gt;Dalam memperoleh model penghargaan saham mereka, Fischer Black dab Nyron Scholes, membuat beberapa asumsi:&lt;br /&gt;1. Stok yang mendasari panggilan saham tidak menyediakan keuntungan atau distribusi lainnya selama masa sahamnya.&lt;br /&gt;2. Tidak ada biaya transaksi untuk jual beli stok atau saham.&lt;br /&gt;3. Dalam jangka pendek, risk-free menarik kurs untuk tahu dan in teerdiri selama masa saham.&lt;br /&gt;4. Beberapa pembeli dari keamanan mungkin meminjam beberapa pecahan harga beli pada jangka pendek, risk-free menarik kurs.&lt;br /&gt;5. Menjual cepat diijinkan, dan penjual cepat akan menerima dengan cepat pula proses tunai dari harga terkini untuk keamanan penjualan cepat.&lt;br /&gt;6. Panggilan saham dapat menjadi dilatih hanya dalam tenggat waktunya.&lt;br /&gt;7. Pasar dalam pengamannya mengambil tempat terus menerus dan stok tidak bergerak sembarangan.&lt;br /&gt;Asal mula dari model Black-Scholesbersanddar pada konsep resiko yang kita set pada tahap akhir. Dengan membeli bagian dari stok atau menjual pangilan saham stok, investor dapat menciptakan posisi nilai yang tidak beresiko, yang mana tumbuh dalam stok yang pastinya akan membuat kerugian dari tidak adanya resiko diposisi batas harus mendapat kurs dari hasil yang sama. Untuk risk-free yang tidak berkali-kali, dan kesempatan arbitrase akan ada dan orang yang mencoba untuk mengambil kesmpatan ini yang akan membawa harga saham pada harga keseimbangan yang bersaing menurut model Back-Scholes.&lt;br /&gt;Catatan: bahwa nlai dari harga adalah fungsi dari variable yang kita diskusikan (1) P, harga stok; (2) t, masa tidak berlakunya saham; (3) X, serangan harga; (4)o2;; macam-macam dari stok pokok; dan (5) rRF, kurs yang tidak berisiko. Kita tidak bisa memperoleh model Black – Scholes – perolehan meliputi beberapa hal yang sangat berbeda dan seperti matematika yang jauh berbeda dari jangkauan teks. Bagaimanapun juga, ini sulit untuk digunakan. Dibawah asumsi yang disusun 4 terdahulu, jika harga saham berbeda dari yang ditemukan dari persmaan 8-1, ini mungkin akan menyediaan peluang untuk arbitrase, yang akan memaksa harga saham kembali pada nilai yang diindikasikan dari model tersebut. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, model Black-Scholes biasanya digunakan oleh pasar, jadi harga saham yang actual layaknya baaik untuk didapat dari model.&lt;br /&gt;Menutup pembicaraan, syarat pertama dari persmaan 8-1 Pin (d1) dapat dipikirkan sebagai nilai sambungan harga saham yang diharapkan. Saat ini yang diberikan P&gt;X dan opsinya akan ddigunakan. Syarat yang kedua Xe-cRee I N (d1) dapat dipikirkan sebagai nilai harga percobaan untuk menamilkan arti persmaan yang sebenarnya lebih menghasilkan untuk memasukkan beberapa jumlah untuk melihat bagaimana perubahan dalam input mempengaruhi nilai sebuah opsi. Contoh-contoh berikut ini juga terdapat dalam data FM 11Ch Tool Kit.xls, dalam textbook website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBARAN OPM&lt;br /&gt;Haarga saham sekarang P harga percobaan X dan saat battas waktu pinjaman t, semua dpat diperoleh dari Koran misalnya The Wall Street Journal. Tariff gratis berisiko adalam hasil dari tagihan yang bernilai dengan batas waktu pinjaman sama dengan taanggal batas waktu opsi. Perbedaan keuntungan saham tahunan a2, dapat di kalkulasikan dengan mengadakan perbedaan dari perubahan persentase pada harga saham harian untuk tahunlalu (itu adalah perbedaan dari (Pt-Pt-1)/Pt-1) selama 365 hari.&lt;br /&gt;Hasil yang dapat diambil dari informasi berikut:&lt;br /&gt;P = $20&lt;br /&gt;X = $20&lt;br /&gt;t = 3 bulan atau 0.2 tahun&lt;br /&gt;rRF  = 6.4% = 0.064&lt;br /&gt;o2  = 0.16 dengan catatn jika o2 = 0.16 kemudian o =  0.16 = 0.4&lt;br /&gt;dari informasi yang diberikan kita sekarang dapat menggunakan OPM dengan  memecahkan persmaan 8-1, 8-2 dan 8-3. Sejak d1 dan d2 dimasukkan untuk persmaa 8-2 dan 8-3 dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tandai bahwa N (d1) = N(0.180) dan N (d2)=N(-0.020) mengantikan daerah dibawah fungsi distribusi normal. Dari lapangan tabel D atau dari fungsi excel NORMSDIST kita lihat nilai d1=0.180 menyatakan secara tidak langsung kemungkinan dari 0.174 + 0.0500 menjadi N (d1) sejak d2 negatif N (d2)=0.500-0.0080=0.4920 kita dapat menggunakan nilai tersebut untuk memecahkan persmaan 8-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jdi nilai opsi dibawah kondisi yang diambil adalah 1.74 seandanyan harga opsi actual adalah 2.25. Arbitrase dapat secara serempak menjual opsi, membeli saham pokok dan memperoleh keuntungan tanpa resiko seperti perdagangan akan terjadi sampai harga opsi turun menjadi $1.74 kebalikannya akan terjadi apabila opsi terjual kurang dari $1.74 jadi penanaman modal akan segan untuk membayar lebih dari $ 1.74 per opsi dan mereka tidak dapat membelinya dengan harga kurang jadi $1.74 adalah harga keseimbangan opsi.&lt;br /&gt;Untuk melihat bagaimana 5 faktor OPM mempengaruhi nilai opsi persmaan 8-2 berikut adalah baris atas alas an dasar nilai pemasukkan yang mengambarkan OPM dan menghasilkan nilai opsi V=$1.74 dalam baris, factor dengan huruf tebal adalah kenaikan. Saat 4  leveel alas an dasar hasil dari opsi panggilan diberikan sekarang mari mempertimbangkan efek dari perubahan:&lt;br /&gt;1. Harga Saham Saat Ini. Apabila harga saham saat ini P, naik dari $1.74 menjadi 5.57 saham tapi dengan kurang dari harga saham $3.83 berbanding $5.00 tandanya, walaupun presentasenya nail nilai opsi ($5.57-$1.74)/$1.74=220% jauh melampaui presentase harga saham ($25-$20)/$20=25%.&lt;br /&gt;2. Harga Percobaan. Apabila harga percoban x, naik dari kemerosotan opsi lagi penurunan pada nilai opsi adalah kenaikan harga percobaan tapi presentase berubah pada nilai opsi ($1.74)/$1.74=-78% perubahan presentase pada saham ($25-$20)/$20=25%&lt;br /&gt;3. Periode Opsi. Pada waktu masa berlaku naik dari t = 3 bulan (0,25) tahun menjadi t = 6 bulan (0,5) tahun nilai opsi naik dari $1,74 menjadi $2,54 ini terjadi karena nilai opsi tergantung pada kesempatan harga saham pokok untuk naik dan nilai opsi untuk naik harga saham akan merambat naik. Jadi, nilai opsi lebih bernilai daripada opsi 3 bulan.&lt;br /&gt;4. Tarif Gratis Beresiko, sebagai alat tariff gratis berisiko naik dari 6,4 menjadi 9 persen nilai opsi naik sedikit dari $1.74 menjadi $1.81. Persamaan 8-1 dan 8-2 menyaranan bahwa efek kenaikan InrRr adalah untuk mengurangi nilai harga percobaan Xe-rRrt, karenanya terjadi kenaikan harga opsi saat ini. Tarif gratis berisiko juga mempunyai aturan main dalam menentukan nilai dari kesalahan fungsi penyaluran N (d1) dan N (d2) tapi efek ini adalah penting. Tentu sja harga opsi secara umum tidak terlalu sensitive pada perubahan tariff. Setidaknya untuk perubahan dalam jumlah normal.&lt;br /&gt;5. Perbedaan. Seperti perbedaan bertambah dari hal dasar 0,16 ke 0,25, harga pilihan bertambah dari $1,74 ke $2,13. Oleh karena itu, keamanan yang mendasari lebih beresiko, pilihan lebih berharga. Hasil ini adalah logis. Pertama, jika kamu membeli sebuah pilihan untuk membeli saham yang menjual harga tertulis, dan jika 0-2 = 0, kemudian akan ada kemungkinan nol dari saham yang naik, sebab itu kemungkinan nol dari membuat uang diatas pilihan. Dengan kata lain, jika kamu membeli sebuah pilihan diatas saham dengan perbedaan tinggi, akan ada kemungkinan lebih tinggi bahwa saham akan naik, sebab itu kamu akan membuat keuntungan besar di atas pilihan. Tentu saja, saham dengan perbedaan tinggi dapat turun tetapi sebagai pemegang pilihan, kerugian-kerugianmu akan dibatasi ke harga yang dibayarkan untuk pilihan – hanya sisi tangan kanan dari kemungkinan saham hitungan distribusi. Taruhlah cara lain, bertambahnya harga saham membantu para pemegang pilihan lebih dari potongan yang merugikan mereka, jadi sebuah perbedaan yang lebih besar, lebih besar adalah harga pilihan. Ini membuat pilihan terhadap saham-saham beresiko lebih berharga daripada itu diatas pengaman, saham dengan perbedaan rendah.&lt;br /&gt;Myron Scholes dan Robert Merton dihadiahi hadiah Nobel tahun 1997 dalam bidang ekonomi, dan Fischer Black akan sudah seorang pembantu penerima ketika dia masih hidup. Kerja mereka menyediakan alat-alat analitis dan metodologi-metodologi yang secara luas digunakan untuk memecahkan banyak jenis-jenis masalah keuangan, bukan hanya harga pilihan. Tentu saja, seluruh lapangan dari manajemen (pengelolaan) modern yang beresiko adalah terutama berdasarkan kontribusi mereka. Meskipun contoh Black – Scholes berasal dari pilihan orang Eropa yang dapat ditulis hanya berdasarkan batas waktu, itu juga memakai pilihan orang Amerika yang tidak membayar keuntungan saham sebelum waktu berakhir. Buku-buku pelajaran terdaftar di akhir bab referensi menunjukkan contoh-contoh biasa saham pembayaran untuk keuntungan saham.&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan latihan&lt;br /&gt;1. Apa tujuan dari contoh harga pilihan Black – Scholes ?&lt;br /&gt;2. Jelaskan apa sebuah “batasan yang tidak beresiko” dan bagaimana konsep batasan yang tidak beresiko digunakan dalam Black – Scholes OPM&lt;br /&gt;3. Gambarkan pengaruh dari sebuah perubahan dalam masing-masing faktor-faktor berikut berdasarkan harga pilihan panggilan :&lt;br /&gt;a. Harga saham&lt;br /&gt;b. Harga tertulis&lt;br /&gt;c. Kehidupan pilihan&lt;br /&gt;d. Hitungan bebas beresiko&lt;br /&gt;e. Perbedaan harga saham, yang mengandung reiko dari saham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENILAIAN DARI PILIHAN-PILIHAN TARUHAN/ THE VALUATION&lt;br /&gt;Pilihan taruhan memberikan pemiliknya hak menjual pembagian saham. Jika saham membayar tidak keuntungan saham dan pilihan hanya bisa ditulis melalui batas waktu, Apa nilainya ? Daripada menutup lubang roda, pertimbangkan melunasi dua tas surat seperti ditunjukkan di tabel 8-3. Tas surat pertama terdiri dari pilihan taruhan dan pembagian saham, yang kedua mempunyai pilihan panggilan (dengan harga tertulis yang sama dan tanggal waktu berakhir seperti pilihan panggilan) dan beberapa uang tunai. Jumlah uang tunai sama dengan harga sekarang dari harga tertulis, dipotong terus-menerus digabung hitungan bebas resiko, yaitu Xe-rRft. Pada waktu berakhir, harga uang tunai akan sama harga tertulis, X.&lt;br /&gt;Jika harga saham, P, adalah kurang dari harga tertulis, X, ketika pilihan berakhir, lalu harga pilihan taruhan adalah X – P. Oleh karena itu, harga tas surat 1 yang berisi taruhan dan saham, adalah sama dengan  X – P ditambah P, atau hanya X. Untuk tas surat 2, harga panggilan adalah nol (karena pilihan panggilan adalah kehabisan uang), dan harga uang tunai adalah X, untuk harga seluruhnya dari X. Pemberitahuan bahwa masing-masing tas surat mempunyai pembayaran sama jika harga saham kurang dari harga tertulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika harga saham lebih besar daripada harga tertulis ? Dalam hal ini, taruhan adalah tidak berharga sama sekali, jaadi harga tas surat 1 adalah sama harga saham, P. Pilihan panggilan adalah berharga P – X dan uang tunai berharga X, jadi harga tas surat 2 adalah P. Oleh sebab itu, harga dari dua tas surat adalah sama, apakah harga saham dibawah atau di atas harga tertulis.&lt;br /&gt;Jika dua tas surat mempunyai pembayaran sama, mereka harus mempunyai harga yang sama. Ini dikenal sebagai hubungan kesamaan panggilan – taruhan :&lt;br /&gt;Pilihan taruhan + saham-saham pilihan panggilan + PV dari harga tertulis.&lt;br /&gt;Jika V adalah harga Black – Scholes dari pilihan panggilan, lalu harga dari sebuah taruhan adalah 12.&lt;br /&gt;Pilihan taruhan = V – P + XcRE                     (8-4)&lt;br /&gt;Dimana V adalah harga dari pilihan panggilan&lt;br /&gt;Contohnya, pertimbangkan pilihan taruhan ditulis diatas saham didisskusikan bagian sebelumnya. Jika pilihan taruhan mempunyai harga tertulis sama dan tanggal waktu berakhir seperti panggilan, harganya adalah:&lt;br /&gt;Pilihan taruhan   = $1.74 - $20 + $20 e-0.064(0.25)&lt;br /&gt;                      = $1.74 - $20 + $19.68 = $1.42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RINGKASAN&lt;br /&gt;Dalam bab ini, kita mendiskusikan topik harga pilihan, meliputi berikut ;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pilihan-pilihan keuangan adalah alat (1) yang diciptakan dengan penukaran daripada perusahaan-perusahaan (2) dibeli dan dijual terutama oleh para investor dan manajer-manajer keuangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dua jenis yang utama dari pilihan-pilihan keuangan adalah (1) Pilihan-pilihan panggilan yang memberi pemegang hak untuk pembelian modal yang ditetapkan diharga yang diberikan (harga tertulis atau keluar) untuk jangka waktu tertentu, dan (2) pilihan-pilihan taruhan, yang memberikan pemegang hak menjual modal di harga yang diberikan untuk jangka waktu tertentu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga tertulis pilihan panggilan ditetapkan sebagai maksimum dari nol atau harga sekarang dari saham kurang dari harga keluar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Contoh harga pilihan the Black – Scholes (OPM) dapat digunakan memperkirakan harga pilihan panggilan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lima masukkan contoh Black – Scholes adalah (1) P, harga saham sekarang; (2) X, harga tertulis; (3) rRf, hitungan bunga bebas resiko; (4) t, waktu sisa sampai waktu berakhir; dan (5) o2, hasil perbedaan hitungan saham.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga pilihan panggilan bertambah jika P bertambah, X berkurang, rRf bertambah, t bertambah, atau o2 bertambah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hubungan kesamaan panggilan taruhan menyatakan bahwa : Pilihan taruhan + saham = pilihan panggilan + PV dari harga tertulis.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;REFERENSI TAMBAHAN PILIHAN&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut dari pemasaran asalnya lihat:&lt;br /&gt;Chance, Don M. An Introduction to Derivetives and Risk management (Mason. OH: South – Western College Publishers, 2001).&lt;br /&gt;Hull, John G. Option, Futures and Other Derivatives (Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall, 2000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-3356643360631222559?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=Gwep1X0pxM8:HHm5lSZESME:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/terjemahan-financial-option-and-their.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-1802217778262531779</guid><pubDate>Sun, 04 Jan 2009 14:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-05T00:23:49.353+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Car</category><title>Lampu Indiglow Mobil Buatan Sendiri</title><description>Iseng-iseng ngisi libur nan panjang di ujung pergantian tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bongkar tunggangan. Rubah tampilan lampu indikator speedometer/odometer di dashboard mobil Toyota Corolla GL AE80. Dari lampu biasa menjadi model indiglow.&lt;br /&gt;Idenya dari Penghuni milis Indonesia Honda Tiger Community.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modalnya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dashboard yang mau dibongkar dan dioprek.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obeng kembang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Soldering Gun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Grease.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;AVO Meter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hot Melt Glue Gun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tang Potong.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tang Jepit Buaya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT2JG244I/AAAAAAAAAq8/lDx3g_vcsMw/s1600-h/DSCN4301.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT2JG244I/AAAAAAAAAq8/lDx3g_vcsMw/s400/DSCN4301.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287458889644041090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komponen yang diperlukan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;LED (Light Emitting Diode) sebanyak yang diperlukan, warnanya sesuai selera.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;1 buah IC AN7805&lt;/li&gt;&lt;li&gt;1 buah Resistor 39 Ohm atau 47 Ohm 1watt atau lebih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2 Diode 1watt (1N4002) atau diatasnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT255BQBI/AAAAAAAAArE/6NdutyvfqZU/s1600-h/DSCN4299.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT255BQBI/AAAAAAAAArE/6NdutyvfqZU/s400/DSCN4299.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287458902739337234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komponen diatas adalah yang direkomendasikan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.honda-tiger.or.id/forum/ganti-ilumnator-led-t19646.html"&gt;Bro Wawan seorang anggota Komunitas Honda-Tiger Indonesia&lt;/a&gt;, dan juga termasuk tutorial detail susunan komponennya.&lt;br /&gt;Langkah-langkah perakitan lampu indiglow murah meriah yang secara khusus untuk skema komponen, dengan menghargai karya Bro Wawan, berikut ini adalah gambar asli milik beliau yang diposting di milis :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDat54rDAI/AAAAAAAAArk/nQBZRxYXRsI/s1600-h/GBR2%3D+RANGKAIAN.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDat54rDAI/AAAAAAAAArk/nQBZRxYXRsI/s400/GBR2%3D+RANGKAIAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287466444700453890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagian yang paling peka dari rangkaian tersebut adalah Resistor 39Ohm 1watt yang mudah panas. Untuk keperluan display LED pada tampilan Odometer di dashboard mobil Corolla GL AE80 yang saya oprek, perlu lebih banyak LED. Sehingga saya putuskan menggunakan Resistor dengan watt yang lebih besar, 5watt. Resistor 47Ohm adalah Resistor yang paling mudah dicari dipasaran dan yang bisa saya gunakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDdc0TVLBI/AAAAAAAAArs/OgZku1CJq5k/s1600-h/DSCN4306.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDdc0TVLBI/AAAAAAAAArs/OgZku1CJq5k/s400/DSCN4306.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287469449678760978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT3TmjexI/AAAAAAAAArU/3WZvKjkiBmU/s1600-h/DSCN4312.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT3TmjexI/AAAAAAAAArU/3WZvKjkiBmU/s400/DSCN4312.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287458909641210642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penataan LED adalah sebagaimana tampak pada gambar dibawah ini. Semakin banyak LED yang dipakai dan menggunakan variasi warna LED yang sesuai dengan selera adalah pilihan dari sebuah kreatifitas pribadi Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT3EVTqfI/AAAAAAAAArM/sVEqgIb7T24/s1600-h/DSCN4300.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT3EVTqfI/AAAAAAAAArM/sVEqgIb7T24/s400/DSCN4300.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287458905542339058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hasilnya seperti tampak pada gambar dibawah. Gambar yang dihasilkan dari tustel saku memang agak kurang focus. Namun sebagai sebuah hasil modifikasi, tentu saja sangat menarik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDgzJpA6AI/AAAAAAAAAr0/cp_3gZGrtK0/s1600-h/DSCN4318.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDgzJpA6AI/AAAAAAAAAr0/cp_3gZGrtK0/s400/DSCN4318.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287473131898857474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-1802217778262531779?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=kkbH2qwLXwM:dPogDJOsDg0:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2009/01/lampu-indiglow-mobil-buatan-sendiri.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SWDT2JG244I/AAAAAAAAAq8/lDx3g_vcsMw/s72-c/DSCN4301.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-218589072859423413</guid><pubDate>Tue, 23 Dec 2008 11:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T20:51:36.116+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Accesories</category><title>Installing Sound System For My Car</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belajar pasang sound system untuk mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini adalah cara yang agak tidak lazim bila dibandingkan dengan yang dilakukan oleh installer sound system.&lt;br /&gt;saya pakai 2 buah Sub Woofer 10" merk Accoustic type A-1082-2 berkekuatan 300watt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDZ4gK9lyI/AAAAAAAAAqM/Qos5gM_T8Fs/s1600-h/DSCN4143.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDZ4gK9lyI/AAAAAAAAAqM/Qos5gM_T8Fs/s400/DSCN4143.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282961927637407522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tempat pemasangan, cukup menggunakan lembaran multiplex/hardboard setebal 150mm yang saya lapis dengan lem kayu dan finishing dengan cat kombinasi hitam dan merah.&lt;br /&gt;Untuk Crossover saya gunakan merk Hokutone HN-3 3way 8 ohm bekas punyanya salon speaker tapedeck lawas. Sedangkan Active crossover pakai Merk Lanzar Vibe type X6 3wayelectronic crossover.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbOuM4nI/AAAAAAAAAqU/vEwNv7yaZXw/s1600-h/DSCN4140.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbOuM4nI/AAAAAAAAAqU/vEwNv7yaZXw/s400/DSCN4140.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282965822783677042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Power Amplifier, saya menggunakan Merk American Boss 4channel class A/B Amplifier type ABS-435 dengan daya 3000watt.&lt;br /&gt;Instalasi yang dihasilkan seperti gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDYnxuf54I/AAAAAAAAAqE/XrOSECBWNuw/s1600-h/DSCN4136.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDYnxuf54I/AAAAAAAAAqE/XrOSECBWNuw/s400/DSCN4136.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282960540780455810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbSkDH3I/AAAAAAAAAqc/fxdOpmN9Y6I/s1600-h/DSCN4145.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbSkDH3I/AAAAAAAAAqc/fxdOpmN9Y6I/s400/DSCN4145.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282965823814836082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk kualitas suara yang dihasilkan, ternyata masih bermasalah dengan Source powernya. Kelihatannya harus disokong dengan thunder capasitor dan jalur khusus catu daya langsung dari Aki ke Power Amplifier.&lt;br /&gt;Di bagian Front Sound, saya pasang Tweater merk LAStorm.&lt;br /&gt;Head Unit pakai buatan China, yang ditempeli merk RockFox type RF-905. Sudah ada USB dan MMC Slot.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbqox4tI/AAAAAAAAAqk/e_-mQeWlL50/s1600-h/DSCN4150.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDdbqox4tI/AAAAAAAAAqk/e_-mQeWlL50/s400/DSCN4150.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282965830277128914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga belajar.&lt;br /&gt;Untuk menemani &lt;a href="http://www.google.com/url?sa=t&amp;amp;source=web&amp;amp;ct=res&amp;amp;cd=3&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fprasasto.blogspot.com%2F2008_04_01_archive.html&amp;amp;ei=8dZQScOxPNXJkAWI0bXVDw&amp;amp;usg=AFQjCNERjzbRmw4h6Gq6KOCp8-usuTPQIA&amp;amp;sig2=azL2yU-FRTR2ihSMrtkJSg"&gt;Corolla GL AE80&lt;/a&gt; lumayanlah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-218589072859423413?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=hTsVUSjd6IM:CiNDFY_EBGM:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2008/12/installing-sound-system-for-my-car.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SVDZ4gK9lyI/AAAAAAAAAqM/Qos5gM_T8Fs/s72-c/DSCN4143.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8508993073831956828.post-935040993520261697</guid><pubDate>Mon, 22 Dec 2008 15:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T17:40:52.295+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Transportation</category><title>Somebody Has Modified Their Rides In Priceless</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9evN55uI/AAAAAAAAAp8/8RVwyC3Zdk4/s1600-h/DSCN4160.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9evN55uI/AAAAAAAAAp8/8RVwyC3Zdk4/s400/DSCN4160.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282649223697393378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9eMNOSvI/AAAAAAAAAp0/avf8-JRLvHE/s1600-h/DSCN4159.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9eMNOSvI/AAAAAAAAAp0/avf8-JRLvHE/s400/DSCN4159.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282649214299294450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9dLJvzWI/AAAAAAAAAps/_KeaHl2HQwE/s1600-h/DSCN4158.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9dLJvzWI/AAAAAAAAAps/_KeaHl2HQwE/s400/DSCN4158.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282649196836408674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9cjDYpJI/AAAAAAAAApk/AsPjnzhw5mQ/s1600-h/DSCN4157.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9cjDYpJI/AAAAAAAAApk/AsPjnzhw5mQ/s400/DSCN4157.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282649186072306834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9caUVbHI/AAAAAAAAApc/IdOogMh1zDM/s1600-h/DSCN4152.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9caUVbHI/AAAAAAAAApc/IdOogMh1zDM/s400/DSCN4152.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282649183727479922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-5SIRQ1uI/AAAAAAAAApU/kl5zsqK82jY/s1600-h/DSCN4154.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-5SIRQ1uI/AAAAAAAAApU/kl5zsqK82jY/s400/DSCN4154.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282644609037555426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Twin Engine&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;addthis_url='&lt;data:post.url/&gt;'; addthis_title='&lt;data:post.title/&gt;'; addthis_pub='sentotpras';&lt;/script&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8508993073831956828-935040993520261697?l=prasasto.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?a=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SentotPrasasto?i=Ibng7vhzgqg:lKtb26_ZHyY:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://prasasto.blogspot.com/2008/12/somebody-has-modified-their-ride-in.html</link><author>sentotpras@yahoo.com.sg (Sentot Prasasto)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_HMDEVGh_EgM/SU-9evN55uI/AAAAAAAAAp8/8RVwyC3Zdk4/s72-c/DSCN4160.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>
