<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-35281439</atom:id><lastBuildDate>Thu, 07 Mar 2024 08:51:20 +0000</lastBuildDate><title>Seputar Dunia Informasi Technology</title><description></description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-2333543527279870653</guid><pubDate>Tue, 13 Feb 2007 08:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-07T12:52:58.872+08:00</atom:updated><title>Jalur Lebar ( Broadband )</title><description>Jalur lebar atau pita lebar (broadband) merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses internet jalur lebar menjadi pasar yang tumbuh dengan cepat dalam banyak bidang di awal 2000-an. &lt;br /&gt;Beberapa implementasi modern dari jalur lebar telah mencapai 20 Mbit/detik, beberapa ratus kali lebih cepat dari yang ada pada awal internet dan biayanya juga lebih murah; meskipun begitu biaya dan performa bervariasi di berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR1aPj8djGNGLDz0u5pqHRCeUcBpLqIzU0GUwvhKj6EooqyBag9lWDiOPBgnU7bYUfcBEE_FvGYdRYYUjZyXFmdNAB5H6Y0Q5lbICrW_Y2Rgn6udPbNX6nYW3u6aRxWY75SeA0lQ/s1600-h/transmisi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR1aPj8djGNGLDz0u5pqHRCeUcBpLqIzU0GUwvhKj6EooqyBag9lWDiOPBgnU7bYUfcBEE_FvGYdRYYUjZyXFmdNAB5H6Y0Q5lbICrW_Y2Rgn6udPbNX6nYW3u6aRxWY75SeA0lQ/s320/transmisi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030929165168148210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Negara dengan penetrasi penggunaan jalurlebar tertinggi di dunia adalah Korea Selatan, di mana 23,17% (data Desember 2003) penduduknya memanfaatkan koneksi jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur lebar sering disebut i&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;nternet kecepatan-tinggi&lt;/span&gt;, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. Definisi FCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek, jalur yang diiklankan tidak selalu tersedia bagi pelanggan; ISP seringkali memiliki jumlah pelanggan yang lebih banyak dari hubungan yang bisa ditangani, dengan anggapan bahwa seluruh pelanggan tidak menggunakan internet dengan kapasitas penuh dalam waktu yang sama. Strategi ini dapat diterima, namun dengan berkembangnya sistem peer to peer file sharing, seringkali membuat masalah bagi ISP yang memiliki pelanggan lebih dari kapasitas peralatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lebar jalur yang diberikan kepada pelanggan terus meningkat, pasar dapat mengharapkan bahwa pelayanan video on demand dapat disalurkan melalui internet akan menjadi semakin populer, meskipun begitu saat ini pelayanan tersebut masih membutuhkan jaringan yang khusus. Kecepatan data dalam kebanyakan jasa jalur lebar masih tidak mencukupi untuk menyediakan video berkualitas bagus, karena MPEG-2 masih membutuhkan 6 Mbit/d untuk hasil yang bagus. Format MPEG-4 menghantarkan video kualitas-tinggi pada 2 Mbit/d, di penghujung akhir kemampuan modem kabel dan ADSL sekarang ini. Format Ogg Tarkin diharapkan dapat menghantarkan performa yang setanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi standar di banyak tempat adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DSL&lt;/span&gt;, diikuti oleh &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;modem kabel&lt;/span&gt;. Teknologi yang lebih baru untuk jalur telepon twisted pair seperti &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;VDSL&lt;/span&gt; dan hubungan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;optik fiber&lt;/span&gt;. Untuk wilayah yang tidak dicakup oleh layanan kabel, banyak komunitas telah memulai memasang jaringan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wi-Fi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/02/jalur-lebar-broadband.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR1aPj8djGNGLDz0u5pqHRCeUcBpLqIzU0GUwvhKj6EooqyBag9lWDiOPBgnU7bYUfcBEE_FvGYdRYYUjZyXFmdNAB5H6Y0Q5lbICrW_Y2Rgn6udPbNX6nYW3u6aRxWY75SeA0lQ/s72-c/transmisi.JPG" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-2699866850738327947</guid><pubDate>Mon, 05 Feb 2007 07:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-09T14:11:39.452+08:00</atom:updated><title>What 's Dial Up?</title><description>Kadang kita yang sering terhubung ke internet tidak tahu apa itu koneksi pake Dial Up, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dial-up Connection&lt;/span&gt; merupakan akses koneksi ke Internet dimana pengguna menggunakan media perantara Modem terhubung dengan komputer dan jalur telepon yang menghubungkan pada ISP(Penyedia Layanan Internet)atau ISP node untuk menstabilkan hubungan modem ke modem dimana kemudian menghubungkanya ke internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak orang yang mempergunakan layanan Dial-up ini karenan ketidakmampuan mendapatkan layanan hubungan kecepatan tinggi (high-speed Internet connection), karena keterbatasan biaya dan area geografis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Dial-up Connection ini yang kita butuhkan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Perangkat keras (hardware):&lt;br /&gt;          o Komputer&lt;br /&gt;          o Modem&lt;br /&gt;          o Saluran Telepon&lt;br /&gt;    * Perangkat Lunak (software): pada umumnya disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan.&lt;br /&gt;    * Username (login) dan Password: disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan, login tidak dapat diganti sedangkan password dapat kita ganti sendiri secara berkala untuk menjaga keamanan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kita perlu kita lakukan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Berlangganan ke salah satu ISP terdekat&lt;br /&gt;    * Memasang modem ke komputer kita&lt;br /&gt;    * Meng-install software Internet yang disediakan oleh ISP&lt;br /&gt;    * Menghubungkan diri (dial-up) ke ISP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah komputer kita terhubung ke ISP maka saat itu pula komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita dapat memulai penjelajahan kita di Internet. Hubungan kita ke Internet hanya terjalin selama kita mempertahankan koneksi komputer kita ke ISP melalui modem. Begitu kita memutuskan hubungan modem ke ISP maka saat itu pula kompuer kita terputus dari Internet dan kembali berfungsi sebagai komputer yang biasanya kita gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang kita lakukan ke ISP adalah hubungan lokal (menggunakan pulsa telepon lokal) namun kita sudah bisa menjelajahi Internet dan mengunjungi tempat-tempat lain di seluruh dunia. Tentunya ‘kunjungan’ kita ke tempat-tempat lain tersebut bersifat maya (tidak nyata) karena kita hanya dapat melihat-lihat informasi yang terkandung di komputer-komputer lain di seluruh dunia yang terhubung ke Internet. Karena sifatnya yang maya inilah maka Internet dikenal sebagai cyberspace (dunia maya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dial-up Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh menghubungkan lewat ISP “Telkomnetinstan” &lt;br /&gt;    Dalam menghubungkan diri ke Internet, ada beberapa langkah yang dilakukan oleh komputer, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dialing (memanggil nomor, misal 080989999)&lt;br /&gt;    * Verifying Username (memverifikasikan nama pengguna dan sandi)&lt;br /&gt;    * Handshaking ("berjabat tangan", artinya menyeragamkan parameter koneksi)&lt;br /&gt;    * Connecting (menghubungkan diri ke Internet).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/02/kadang-kita-yang-sering-terhubung-ke.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-6511319910404794998</guid><pubDate>Mon, 05 Feb 2007 07:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-05T15:37:12.910+08:00</atom:updated><title>Point of presence</title><description>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Point of Presence (PoP)&lt;/span&gt; adalah semacam stasiun relay atau repeater untuk memperluas jangkauan suatu ISP, dengan menambah titik akses di daerah tertentu. sebagi contoh: di daerah X terdapat satu stasiun titik akses untuk melayani semua pelanggan. karena permintaan pelanggan baru terus bermunculan, kemudian ISP tersebut berencana membangun satu lagi titik akses di lokasi lain. Titik akses ini disebut dengan POP berfungsi untuk meneruskan layanan ISP ke pelanggan yang letaknya lebih jauh, namun masih dengan sistem pencatatan atau administrasi yang terpusat pada titik akses utama ISP tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISP atau Internet Service provider yang menyediakan layanan internet kepada pelanggan menggunakan berbagai macam sarana dalam menjalankan layanannya. Salah satu caranya adalah dengan Wireless LAN, dimana ISP mmeberikan layanan kepada pelanggan melalui jaringan wireless atau tanpa kabel, biasanya menggunakan teknologi WiFi. Dengan cara ini, ISP dapat memberikan layanan internet dengan kecepatan cukup tinggi tanpa terbatas kabel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun teknologi ini memiliki keterbatasan, salah satunya dalam hal jarak jangkauan. Semakin jauh letak pelanggan dengan access point titik akses ISP, pelanggan tersebut akan semakin terpengaruh oleh masalah ini. Sampai pada jarak tertentu dari ISP, calon pelanggan tidak dapat dilayani oleh ISP tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya POP, jangkauan suatu ISP akan bertambah, sehingga dapat melayani lebih banyak klien. selain itu, POP juga meningkatkan ketersediaan jaringan secara keseluruhan, artinya: jika salah satu titik akses mati, masih ada titik akses lainnya yang dapat menggantikan, paling tidak tidak keduanya mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source:wikipedia&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/02/point-of-presence.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116848267318166037</guid><pubDate>Thu, 11 Jan 2007 02:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-01-11T10:31:13.666+08:00</atom:updated><title>Light Weight Directory Access Protocol</title><description>Anda mungkin belum tahu apa itu &lt;i&gt;Light Weight Directory Access Protocol ( LDAP )&lt;/i&gt;, LDAP adalah sebuah protokol yang  mengatur mekanisme pengaksesan layanan direktori (Directory Service) yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan banyak informasi seperti informasi tentang &lt;i&gt;people, organizations, roles, services dan banyak entitas lainnya.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;LDAP menggunakan model client-server, dimana client mengirimkan identifier data kepada server menggunakan protokol TCP/IP dan server mencoba mencarinya pada DIT (Directory Information Tree) yang tersimpan di server. Bila di temukan maka hasilnya akan dikirimkan ke client tersebut namun bila tidak maka hasilnya berupa pointer ke server lain yang menyimpan data yang di cari. Terdapat dua service utama pada LDAP yaitu slapd yang merupakan LDAP daemon dan slurpd yang merupakan replication daemon. Slapd melayani request dari client, query dan berkomunikasi dengan backend database sedangkan slurpd melayani replikasi data agar terus terjadi sinkronisasi data antara client dan server, dan untuk memfasilitasi pengisian dan perubahan informasi data dalam direktori di gunakanlah LDIF  &lt;i&gt;(LDAP Data Interchange Format).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempelajari LDAP, sangatlah penting apabila anda memahami arti dari direktori dan untuk apa dia digunakan. Mungkin tanpa sadar  anda sudah terbiasa dengan direktori. Direktori dapat berupa personal address book, phone book, yellow pages bahkan web direktori seperti Yahoo. Direktori dapat membantu anda untuk menemukan informasi yang anda butuhkan, sebagai contoh yellow pages. Di sana anda &lt;br /&gt;dapat mencari alamat lengkap, nomor telepon, alamat website dan e-mail dari suatu &lt;br /&gt;perusahaan hanya dengan mencarinya berdasarkan ‘nama’  dari perusahaan yang telah &lt;br /&gt;disusun secara alphabetis pada direktori yellow pages. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam terminologi komputer, directory service bisa dikatakan sebagai suatu database &lt;br /&gt;tempat penyimpanan data, yang dapat di gunakan untuk memberikan informasi-informasi &lt;br /&gt;yang berkaitan dengan objeknya. Bagian direktori mungkin dapat berisi kumpulan &lt;br /&gt;informasi tentang user seperti sure name, first name, phone number, User ID, mail address dan lain sebagainya. Untuk memudahkan pemahaman anda tentang konsep direktori ini, saya akan mencontohkan model seperti gambar berikut : &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/1600/229461/ldap.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/320/463688/ldap.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara prinsip struktur database pada suatu directory service adalah hierarki seperti yang di tunjukkan pada gambar di atas. Suatu directory service akan memiliki item yang di jadikan sebagai root. Untuk sebuah titik root, secara umum di tunjukkan dengan suatu attribut dc &lt;i&gt;(Domain Component)&lt;/i&gt; atau o (Organization) mungkin juga ou (Organization Unit). &lt;br /&gt;Kemudian pada titik daun (leaf) biasanya akan berisi item dengan attribut uid (User ID) ataupun  cn (Common Name).  Directory service biasanya menyimpan informasi dalam &lt;br /&gt;bentuk struktur tree yang dinamakan Directory Information Tree (DIT). Setiap titik pada DIT diberi suatu alamat, baik secara relatif maupun secara absolut. Untuk suatu alamat relatif sering disebut sebagai RDN (Relative Distinguish Name) sedangkan alamat yang absolut di sebut sebagai DN (Distinguish Name). Jadi apabila anda ingin mendapatkan informasi tentang user rsukmana pada gambar diatas, dapat di tuliskan dengan pengalamatan  &lt;i&gt;“dn=uid=rsukmana,ou=people,dc=smartbee,dc=com”&lt;/i&gt;.  Konsep seperti inilah yang di gunakan oleh direktori LDAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schema, objectClass dan  attribute adalah tiga hal yang sebaiknya anda ketahui dalam &lt;br /&gt;membangun sebuah server LDAP. &lt;br /&gt;•  Schema mendefinisikan seperangkat aturan yang mendeskripsikan jenis data apa &lt;br /&gt;saja yang akan di simpan, schema sangat membantu untuk menjaga konsistensi dan &lt;br /&gt;kualitas data sehingga mengurangi terjadinya duplikasi data. &lt;br /&gt;•  ObjectClass merupakan sekumpulan entri yang menginformasikan jenis group, dan &lt;br /&gt;membutuhkan atribut yang biasanya terdiri atas attribute names, attribute type dan &lt;br /&gt;attribute syntax yang semuanya terkumpul dalam suatu data valid pada setiap &lt;br /&gt;kelasnya.  &lt;br /&gt;•  Attribute merupakan entri yang bersifat unik seperti uid, cn, sn ,ou, o, dc dan lain sebagainya, attribute sendiri dapat merupakan single value maupun multiple value.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/01/light-weight-directory-access-protocol.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116805050063887907</guid><pubDate>Sat, 06 Jan 2007 02:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-01-06T10:28:20.956+08:00</atom:updated><title>Sejarah Pengembangan Sistem Informasi Geografis</title><description>Sistem Informasi Geografis (SIG atau singkatan bahasa Inggrisnya GIS - Geographic Information System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.&lt;br /&gt;Contoh aplikasi GIS dengan GRASS. Menampilkan DEM, jalan, sungai dan situs arkeologi. Diambil dari situs GRASS.&lt;br /&gt;Contoh aplikasi GIS dengan GRASS. Menampilkan DEM, jalan, sungai dan situs arkeologi. Diambil dari situs GRASS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/1600/92566/Grassgis_general.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/320/841374/Grassgis_general.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;35000 tahun yang lalu, di dinding gua Lascaux, Perancis, para pemburu Cro-Magnon menggambar hewan mangsa mereka, juga garis yang dipercaya sebagai rute migrasi hewan-hewan tersebut. Catatan awal ini sejalan dengan dua elemen struktur pada sistem informasi gegrafis modern sekarang ini, arsip grafis yang terhubung ke database atribut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1700-an teknik survey modern untuk pemetaan topografis diterapkan, termasuk juga versi awal pemetaan tematis, misalnya untuk keilmuan atau data sensus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal abad ke-20 memperlihatkan pengembangan "litografi foto" dimana peta dipisahkan menjadi beberapa lapisan (layer). Perkembangan perangkat keras komputer yang dipacu oleh penelitian senjata nuklir membawa aplikasi pemetaan menjadi multifungsi pada awal tahun 1960-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1967 merupakan awal pengembangan SIG yang bisa diterapkan di Ottawa, Ontario oleh Departemen Energi, Pertambangan dan Sumber Daya. Dikembangkan oleh Roger Tomlinson, yang kemudian disebut CGIS (Canadian GIS - SIG Kanada), digunakan untuk menyimpan, menganalisis dan mengolah data yang dikumpulkan untuk Inventarisasi Tanah Kanada (CLI - Canadian land Inventory) - sebuah inisiatif untuk mengetahui kemampuan lahan di wilayah pedesaan Kanada dengan memetakaan berbagai informasi pada tanah, pertanian, pariwisata, alam bebas, unggas dan penggunaan tanah pada skala 1:250000. Faktor pemeringkatan klasifikasi juga diterapkan untuk keperluan analisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CGIS merupakan sistem pertama di dunia dan hasil dari perbaikan aplikasi pemetaan yang memiliki kemampuan timpang susun (overlay), penghitungan, pendijitalan/pemindaian (digitizing/scanning), mendukung sistem koordinat national yang membentang di atas benua Amerika , memasukkan garis sebagai arc yang memiliki topologi dan menyimpan atribut dan informasi lokasional pada berkas terpisah. Pengembangya, seorang geografer bernama Roger Tomlinson kemudian disebut "Bapak SIG".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CGIS bertahan sampai tahun 1970-an dan memakan waktu lama untuk penyempurnaan setelah pengembangan awal, dan tidak bisa bersaing denga aplikasi pemetaan komersil yang dikeluarkan beberapa vendor seperti Intergraph. Perkembangan perangkat keras mikro komputer memacu vendor lain seperti ESRI dan CARIS berhasil membuat banyak fitur SIG, menggabung pendekatan generasi pertama pada pemisahan informasi spasial dan atributnya, dengan pendekatan generasi kedua pada organisasi data atribut menjadi struktur database. Perkembangan industri pada tahun 1980-an dan 1990-an memacu lagi pertumbuhan SIG pada workstation UNIX dan komputer pribadi. Pada akhir abad ke-20, pertumbuhan yang cepat di berbagai sistem dikonsolidasikan dan distandarisasikan menjadi platform lebih sedikit, dan para pengguna mulai mengekspor menampilkan data SIG lewat internet, yang membutuhkan standar pada format data dan transfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sudah mengadopsi sistem ini sejak Pelita ke-2 ketika LIPI mengundang UNESCO dalam menyusun "Kebijakan dan Program Pembangunan Lima Tahun Tahap Kedua (1974-1979)" dalam pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi dan riset.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/01/sejarah-pengembangan-sistem-informasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116772684565869832</guid><pubDate>Tue, 02 Jan 2007 08:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-01-02T16:34:05.753+08:00</atom:updated><title>Hosting dan Virtual Private Server</title><description>Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan server server untuk di sewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP atau DNS.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/1600/936174/Vps.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/320/593766/Vps.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa type layanan hosting yaitu shared hosting, VPS, dedicated server.&lt;br /&gt;Virtual Private Server (VPS), juga dikenal dengan Virtual Dedicated Server (VDS) atau Virtual Server adalah teknologi server side tentang operating system dan software yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar di bagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani operating system dan software secara independen dan dengan konfigurasi yang cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisional shared hosting yang biasa kita kenal memiliki sangat banyak keterbatasan terhadap aplikasi yang berjalan karena user hanya mempunyai hak akses sebagai level user biasa. Apabila user ingin mendapatkan akses terhadap aplikasi dan resource yang lebih dari sekedar level user biasa maka user harus menggunakan ke Dedicated Server, hal ini membuat dana melonjak sangat tinggi seiring dengan mahalnya harga dedicated hardware dan sewa lokasi data center. Dengan menggunakan teknologi Virtual Private Server memberikan solusi jembatan penghubung antara budget financial, resource system dan level user.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat besar manfaat yang bisa di dapatkan dengan Virtual Private Server ini, berikut hanya sedikit contoh penggunaan secara efisien dan tepat guna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Web Hosting Salah satu penggunaan yang populer adalah untuk menyediakan web hosting. Virtual Private Server sangat tepat untuk level menengah dan corporate website, dimana aplikasi membutuhkan konfigurasi yang spesifik dan hanya bisa di lakukan oleh Superuser. Penggunaan ini juga cocok untuk memulai bisnis web hosting dengan budget yang terbatas namun layanan yang berkualitas. Variasi paket Virtual Private Server memungkinkan untuk bisnis web hosting bisa dengan mudah melakukan upgrade sejalan dengan bertumbuhnya customer baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Application Hosting Dengan Virtual Private Server, memungkinkan untuk membangun custom mission critical software tanpa harus mengeluarkan bugdet yang terlalu mahal. Melakukan outsource development aplikasi juga sudah menjadi trend untuk menghemat budget sehingga investasi jauh lebih efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Development/Test Environments Virtual Private Server juga membantu untuk melakukan serangkaian development testing secara efisien, beberapa operating system dan alamat IP publik dengan mudah bisa di lakukan, koneksi secara remote untuk reboot dan penggantian interface cukup di lakukan dengan cepat, sama seperti halnya mempunyai 1 rak yang penuh dengan server testing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Educational Outpost Virtual Private Server menjadikan ajang untuk bereksperimen UNIX Operating System dengan berbagai macam distribusi sekaligus. Membuat proses ekperimen lebih beragam dan lebih mudah membandingkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Backup Server Kebutuhan backup server untuk menjamin layanan selalu berjalan normal adalah sangat penting. Backup server ini bisa meliputi website, mail, file, dan database. Semua layanan ini berada dalam kondisi fisik dan logical yang terpisah sehingga meminimalisasi kerusakaan atau kehilangan data.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/01/hosting-dan-virtual-private-server.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116772479407196464</guid><pubDate>Tue, 02 Jan 2007 07:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-01-02T15:59:54.163+08:00</atom:updated><title>Overview of Geographic Information System</title><description>Sistem Informasi Geografis (SIG atau singkatan bahasa Inggrisnya GIS - Geographic Information System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sejarah Pengembangannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;35000 tahun yang lalu, di dinding gua Lascaux, Perancis, para pemburu Cro-Magnon menggambar hewan mangsa mereka, juga garis yang dipercaya sebagai rute migrasi hewan-hewan tersebut. Catatan awal ini sejalan dengan dua elemen struktur pada sistem informasi gegrafis modern sekarang ini, arsip grafis yang terhubung ke database atribut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1700-an teknik survey modern untuk pemetaan topografis diterapkan, termasuk juga versi awal pemetaan tematis, misalnya untuk keilmuan atau data sensus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal abad ke-20 memperlihatkan pengembangan "litografi foto" dimana peta dipisahkan menjadi beberapa lapisan (layer). Perkembangan perangkat keras komputer yang dipacu oleh penelitian senjata nuklir membawa aplikasi pemetaan menjadi multifungsi pada awal tahun 1960-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1967 merupakan awal pengembangan SIG yang bisa diterapkan di Ottawa, Ontario oleh Departemen Energi, Pertambangan dan Sumber Daya. Dikembangkan oleh Roger Tomlinson, yang kemudian disebut CGIS (Canadian GIS - SIG Kanada), digunakan untuk menyimpan, menganalisis dan mengolah data yang dikumpulkan untuk Inventarisasi Tanah Kanada (CLI - Canadian land Inventory) - sebuah inisiatif untuk mengetahui kemampuan lahan di wilayah pedesaan Kanada dengan memetakaan berbagai informasi pada tanah, pertanian, pariwisata, alam bebas, unggas dan penggunaan tanah pada skala 1:250000. Faktor pemeringkatan klasifikasi juga diterapkan untuk keperluan analisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CGIS merupakan sistem pertama di dunia dan hasil dari perbaikan aplikasi pemetaan yang memiliki kemampuan timpang susun (overlay), penghitungan, pendijitalan/pemindaian (digitizing/scanning), mendukung sistem koordinat national yang membentang di atas benua Amerika , memasukkan garis sebagai arc yang memiliki topologi dan menyimpan atribut dan informasi lokasional pada berkas terpisah. Pengembangya, seorang geografer bernama Roger Tomlinson kemudian disebut "Bapak SIG".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CGIS bertahan sampai tahun 1970-an dan memakan waktu lama untuk penyempurnaan setelah pengembangan awal, dan tidak bisa bersaing denga aplikasi pemetaan komersil yang dikeluarkan beberapa vendor seperti Intergraph. Perkembangan perangkat keras mikro komputer memacu vendor lain seperti ESRI dan CARIS berhasil membuat banyak fitur SIG, menggabung pendekatan generasi pertama pada pemisahan informasi spasial dan atributnya, dengan pendekatan generasi kedua pada organisasi data atribut menjadi struktur database. Perkembangan industri pada tahun 1980-an dan 1990-an memacu lagi pertumbuhan SIG pada workstation UNIX dan komputer pribadi. Pada akhir abad ke-20, pertumbuhan yang cepat di berbagai sistem dikonsolidasikan dan distandarisasikan menjadi platform lebih sedikit, dan para pengguna mulai mengekspor menampilkan data SIG lewat internet, yang membutuhkan standar pada format data dan transfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sudah mengadopsi sistem ini sejak Pelita ke-2 ketika LIPI mengundang UNESCO dalam menyusun "Kebijakan dan Program Pembangunan Lima Tahun Tahap Kedua (1974-1979)" dalam pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi dan riset.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/01/overview-of-geographic-information.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116772435378093449</guid><pubDate>Tue, 02 Jan 2007 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-01-02T15:52:34.006+08:00</atom:updated><title>Global Positioning System ( GPS )</title><description>Apa itu GPS?&lt;br /&gt;GPS adalah kependekan dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Global Positioning System&lt;/span&gt;, adalah suatu sistem navigasi yang memanfaatkan satelit. Penerima GPS memperoleh sinyal dari beberapa satelit yang mengorbit bumi. Satelit yang mengitari bumi pada orbit pendek ini terdiri dari 24 susunan satelit, dengan 21 satelit aktif dan 3 buah satelit sebagai cadangan. Dengan susunan orbit tertentu, maka satelit GPS bisa diterima diseluruh permukaan bumi dengan penampakan antara 4 sampai 8 buah satelit. GPS dapat memberikan informasi posisi dan waktu dengan ketelitian sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkapnya adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NAVSTAR GPS&lt;/span&gt; (Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning System; ada juga yang mengartikan "Navigation System Using Timing and Ranging.") Dari perbedaan singkatan itu, orang lebih mengenal cukup dengan nama GPS.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GPS mulai diaktifkan untuk umum 17 Juli 1995. Kegunaan GPS antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Militer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui mana teman mana lawan untuk menghindari salah target, ataupun menetukan pergerakan pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Navigasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu nivigasi, dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengendara, sehingga pengendara bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sistem Informasi Geografis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pelacak_kendaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan lain GPS adalah sebagai Pelacak kendaraan, dengan bamtuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pemantau gempa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, yang ordenya hanya mm dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana GPS mengetahui posisinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui posisi dari GPS, diperlukan minimal 3 satelit. Pengukuran posisi GPS didasarkan oleh sistem pengukuran matematika yang disebut dengan Triliterasi. Yaitu pengukuran suatu titik dengan bantuan 3 titik acu. Misalnya anda berada di suatu kota A (disini kota kita anggap sebagai titik), tetapi anda tidak mengetahui dimana anda berada. Untuk mengetahui keberadaan anda, anda bertanya kepada seseorang, dan orang tersebut menjawab bahwa anda 2 km dari kota B. Jawaban ini tidak memuaskan anda karena anda tidak tahu apakah anda di sebelah selatan, utara, barat, atau timur kota B. Kemudian anda bertanya kepada orang ke-2 dan mendapat jawaban bahwa anda berada 5 km dari kota C. Dengan jawaban ini anda sudah dapat membayangkan dimana posisi anda, hanya ada kemungkinan 2 titik berbeda yang berpotongan antara lingkaran dengan radius kota A dengan kota B dan lingkaran dengan radius kota A dengan kota C. Untuk lebih memperjelas lagi anda mumerlukan orang ke-3, misalnya anda berada di 1 km dari kota D. Dengan demikian anda mendapatkan perpotongan antara lingkaran dengan radius jarak kota A ke kota B, lingkaran antara kota A dan kota C, dan lingkaran antara kota A dan kota D. Dalam GPS kota A adalah alat penerima GPS, kota B, C, dan D adalah Satelit.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2007/01/global-positioning-system-gps.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116625184767696885</guid><pubDate>Sat, 16 Dec 2006 06:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-16T14:50:51.400+08:00</atom:updated><title>Apa itu inframerah (infrared)?</title><description>Inframerah adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio. Namanya berarti "bawah merah" (dari bahasa Latin infra, "bawah"), merah merupakan warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga "order" dan memiliki panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/1600/146170/332px-Infrared_dog.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/320/497384/332px-Infrared_dog.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fotografi inframerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fotografi inframerah adalah suatu teknik dalam bidang fotografi untuk merekam cahaya yang oleh mata telanjang tidak dapat dilihat dan oleh karena itu diperlukan filter yang menampik hampir semua cahaya spektrum yang terlihat oleh kita dan mengijinkan cahaya inframerah (IR) untuk diteruskan masuk ke kamera, dengan catatan bahwa sensor atau film dalam kamera tersebut harus sensitif terhadap cahaya inframerah. Ketika teknik tersebut digunakan, hasil dari foto inframerah bisa menjadi foto hitam-putih yang kontras atau foto false-color, seperti contohnya warna daun yang hijau segar akan terlihat putih, pemandangan yang panas akan tampak seperti di musim salju dan seperti di dunia lain.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamera inframerah yang di modifikasi dapat menangkap citra IR panas dari suatu benda, namun penggunan kamera digital untuk melacak radiasi panas sangat terbatas.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/apa-itu-inframerah-infrared.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116625084960180153</guid><pubDate>Sat, 16 Dec 2006 06:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-16T14:34:09.856+08:00</atom:updated><title>Wifi :"Wireless Fidelity"</title><description>Wi-Fi merupakan kependekan dari "Wireless Fidelity", memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Spesifikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Local (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan access point (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/1600/717714/speck.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/2759/2334/320/291936/speck.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Channel 1 - 2,412 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 2 - 2,417 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 3 - 2,422 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 4 - 2,427 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 5 - 2,432 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 6 - 2,437 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 7 - 2,442 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 8 - 2,447 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 9 - 2,452 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 10 - 2,457 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 11 - 2,462 MHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah nama dagang (certification) yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (Internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas interoperability yang dipersyaratkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe --seperti Kafe Starbuck dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Mister Bean Coffee di Cilandak Town Square-- dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi --baik 2,4 GHz maupun 5 GHz-- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila interferensi tersebut berlanjut --karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya-- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lebih tahu mengenai Wi-Fi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kecepatannya yang beberapa kali lebih cepat dari modem kabel yang tercepat. Jadi pemakai Wi-Fi tidak lagi harus berada di dalam ruang kantor untuk bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Wi-Fi hanya dapat di akses dengan komputer, laptop, PDA atau Cellphone yang telah dikonfigurasi dengan Wi-Fi certified Radio. Untuk Laptop, pemakai dapat menginstall Wi-Fi PC Cards yang berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang telah tersedia. Untuk PDA, pemakai dapat menginstall Compact Flash format Wi-Fi radio di slot yang telah tersedia. Bagi pengguna yang komputer atau PDA - nya menggunakan Windows XP, hanya dengan memasangkan kartu ke slot yang tersedia, Windows XP akan dengan sendirinya mendeteksi area disekitar Anda dan mencari jaringan Wi-Fi yang terdekat dengan Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amatlah mudah menemukan tanda apakah peranti tersebut memiliki fasilitas Wi-Fi, yaitu dengan mencermati logo Wi-Fi CERTIFIED pada kemasannya. Meskipun Wi-Fi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan “Wi-Fi Hotspot”, jumlah tempat-tempat umum yang menawarkan “Wi Fi Hotspot” meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan karena dengan dijadikannya tempat mereka sebagai “Wi-Fi Hotspot” berarti pelanggan mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Layanan Wi-Fi yang ditawarkan oleh masing-masing “Hots Spot” pun beragam, ada yang menawarkan akses secara gratis seperti halnya di executive lounge Bandara, ada yang mengharuskan pemakainya untuk menjadi pelanggan salah satu ISP yang menawarkan fasilitas Wi-Fi dan ada juga yang menawarkan kartu pra-bayar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun pilihan Anda untuk cara mengakses Wi-Fi, yang terpenting adalah dengan adanya Wi-Fi, Anda dapat bekerja dimana saja dan kapan saja hingga Anda tidak perlu harus selalu terkurung di ruang kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/wifi-wireless-fidelity.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116624996696606823</guid><pubDate>Sat, 16 Dec 2006 06:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-16T14:19:27.043+08:00</atom:updated><title>Kerja Akses Nirkabel</title><description>Dilihat dari pola operasinya WiMAX memiliki kesamaan dengan system pada WLAN (wirleless local area network). Hanya saja perlu dicatat, pada WLAN seperti Wi-Fi dapat dioperasikan tanpa dukungan operator serta pemanfaatan frekuensi tidak diatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal sebaliknya WiMAX dalam penggelarannnya membutuhkan dukungan operator, bisa pula berupa ISP (internet service provider). Nah, jika pada WLAN terdiri dari AP (access point) yang tersambung ke jaringan kemudian pelanggan terhubung ke AP lewat device WLAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Layanan PMP (Point to Multi Point)&lt;br /&gt;Pola konfigurasi ini adalah bentuk penyaluran akses langsung ke beberapa pelanggan. PMP bekerja mirip dengan system hotspot Wi-Fi yang ada di kafe atau mall.&lt;br /&gt;Soal kemampuan tenntu bergantung pada kualitas bandwidth yang ditawarkan oleh operator. Semakin banyak SS yang menggunakan bisa dipastikan kapasitas bandwidth akan berkurang dan kualitas bakal menurun. Begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Layanan P2P (Point to Point)&lt;br /&gt;Biasanya pola ini digunakan untuk system backhaul atau transport, atau bisa juga antara koneksi BS WiMAX dengan satu SS saja.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Layanan Mesh Pada system ini BS digunakan sebagai interface ke core network, untuk menjangkau pelanggan yang berada di luar jangkauan suatu BS, terminal pelanggan atau CPE dapat bertindak sebagai router atau repeater bagi terminal pelanggan lainnya. Konfigurasi layanan mesh jika benar-benar diterapkan bisa menjadi kompetitor selular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola Pengaturan Sinyal Wi-Max&lt;br /&gt;Seperti juga berlaku pada pola pengaturan sinyal di elemen wireless dikenal LOS (line of sight) dan Non LOS (NLOS). LOS diartikan pancaran sinyal dari pengirim dan penerima tembung pandang secara langsung tanpa adanya rintangan. Bila kriteria tersebut tak terpenuhi maka penerimaan sinyal akan menurun drastis. Kondisi LOS dan Non LOS berkaitan dengan daerah pancar antara BS dan SS yang dikenal dengan sebutan Fresnel Zone. Sedang kondisi NLOS sinyal sampai pada penerima melalui media pemantulan, pemencaran dan pembiasan.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/kerja-akses-nirkabel.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116546110241646138</guid><pubDate>Thu, 07 Dec 2006 02:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-07T11:11:43.246+08:00</atom:updated><title>Nyaman Liburan Ala 3G</title><description>Ketika era 3G tiba, tiap orang berkesempatan mengabadikan dan menceritakan kepada dunia tentang liburannya. Sudah jamak diketahui bahwa kelebihan teknologi 3G adalah dalam soal komunikasi berbasis multimedia, antara lain video call. Maka layanan 3G ini tampaknya akan mendorong orang untuk berbagi cerita secara visual dan multimedia, baik secara realtime maupun tunda, melalui ponselnya. Kemudahan yang ditawarkan ponsel adalah mobilitasnya, sehingga apapun yang dijumpai bisa segera langsung di-share, tanpa proses lanjutan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mobile blogging seperti ini memang sudah bisa ditemui sejak jaman MMS. Namun dengan keberadaan layanan broadband 3G, layanan seperti itu bisa diperluas dengan video blog, misalnya seperti yang disediakan oleh Moblog (www.moblog.com.sg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain blogging tentu saja masih banyak layanan-layanan berbasis 3G yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi multimedia ketika orang berlibur. Ide dasarnya adalah membuat liburan menjadi menyenangkan karena tidak dibikin ribet oleh keharusan membawa berbagai peranti pendukung. Selain itu, liburan juga tetap damai karena urusan-urusan penting dan darurat jika mau juga tetap bisa dikerjakan dari lokasi liburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aplikasi Pas untuk Liburan&lt;br /&gt;MyVideo Blog&lt;br /&gt;Salah satu contoh video blog yang berhasil adalah MyVideoBlog yang sekarang sudah menggaet lebih dari 70 ribu pelanggan di seluruh Itali. Layanan ini diselenggarakan oleh Mobaila, sebuah content provider, yang bekerjasama dengan Operator 3 di Itali. Operator 3 ini sendiri merupakan perusahaan yang tergabung dalam kelompok Hutchison Whampoa Group, dan pada akhir 2005 lalu telah memiliki lebih dari 5,5 juta pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengakses layanan ini caranya sederhana, cukup dengan melakukan video call ke nomor premium 4380. Kemudian para pelanggan bisa merekam ‘postingan’ video mereka, memperkenalkan diri dan menceritakan kehidupan mereka, lalu bisa mengidentifikasikan diri dengan beberapa karakter utama yang disediakan: Elio e Le Storie Tese, Terry, Stefania, Valeria, dan Joe VJ.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain itu, pelanggan juga bisa mend-download klip video paling lucu atau paling cerdas minggu itu, langsung ke ponsel mereka. Layanan ini tersedia di portal mobile bernama Planet 3, pada bagian yang khusus dipersembahkan untuk MyVideo Blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3G Video Blog dari Ironroad&lt;br /&gt;Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk masuk dan mencari video blog favoritnya dalam menu yang terpampang. Selain menonton video yang diminati, mereka juga bisa melihat video-video yang dikirim sebelumnya, merekam komentar atau mendengarkan komentar orang lain. Kalau sesorang memberikan komentar pada video tersebut, pemiliknya akan mendapatkan notifikasi melalui SMS.&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Tua Tenang dengan i-Kids Service&lt;br /&gt;Layanan ini membantu orang tua melindungi keamanan anak-anak melalui Global Position Service (GPS) dan jaringan seluler, dalam hal ini SK Telecom. Dengan layanan ini orang tua akan bisa mengetahui lokasi keberadaan si anak dan semua pergerakan mereka selama ada di lokasi liburan. Ada fitur Safety Zone Service yang akan segera memberi peringatan jika si anak keluar dari zona yang sudah ditetapkan tersebut. Dalam konteks liburan, layanan ini bisa digunakan untuk kebutuhan koordinasi rombongan, misalnya. Anal aman, oarang tua pun tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transport Info&lt;br /&gt;Mau berlibur ke Australia? Cobalah layanan yang diberikan oleh Hutch 3 di Australia. Pelanggan akan mendapatkan berbagai informasi yang up-to-date tentang sistem transportasi publik di kota-kota di Australia, seperti Canberra, Sydney, Darwin, Brisbane, Adelaide, Melbourne, dan Perth. Transportasi yang dicakup adalah bis, kereta api, trem, dan kapal feri. Bagus juga bila juga diterapkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portal 3G&lt;br /&gt;Selain menyerahkan content kepada pihak lain, operator juga bisa menyediakan content sendiri. Umumnya mereka menyediakan portal berisi segala macam muatan. Kita bisa mencari layanan informasi dan komunikasi multimedia melalui portal ini. Content yang berharga pada saat liburan misalnya adalah informasi-informasi traffic alias lalu-lintas dan transportasi, layanan download, layanan posting foto untuk di-share, game untuk mengusir jenuh, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain operator, vendor handset 3G bekerja sama dengan penyedia aplikasi Internet juga berkiprah. Simak saja misalnya Flickr yang digandeng Nokia untuk dapat menampung foto-foto yang diambil dari ponsel N Series dan kemudian dikirim langsung dari ponsel tersebut. Flickr adalah semacam portal untuk sharing foto di Internet yang popularitasnya kian menanjak. (FBI-hri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;CONTENT KESUKAAN ORANG INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya 3G hanyalah medium yang lebih gegas dalam melantarkan data. Content dan aplikasinya sendiri bisa menggunakan langsung atau mengembangkan dari yang sudah pernah ada di dunia 2G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bicara tentang content 2G, menurut survei Siemens terhadap negara-negara Asia Pasifik tahun 2004, ada karakteristik unik tiap masyarakat tentang aplikasi dan content yang paling diminati. Orang Indonesia paling suka aplikasi download muatan hiburan, baru kemudian ragam informasi, e-mail via SMS, dan aplikasi kencan (dating).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fun download memang merupakan aplikasi yang paling diminati masyarakat, misalnya di Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Cina, dan Indonesia. Layanan informasi membuntuti di tempat kedua. Internet melalui peranti mobile menduduki tempat ketiga favorit. Beruntun membuntuti adalah layanan SMS untuk chatting dan SMS untuk game.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Asia Pasifik sendiri adalah kawasan yang subur untuk pertumbuhan content dan aplikasi. Namun hal yang sama juga berlaku di kawasan Eropa, terutama kaum mudanya. Saking demennya remaja Inggris men-download lewat ponsel, untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir, penjualan coklat di negeri ini jatuh dari 1,84 miliar Euro menjadi hanya 1,73 miliar Euro.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/nyaman-liburan-ala-3g.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116545679218985451</guid><pubDate>Thu, 07 Dec 2006 01:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-07T09:59:52.266+08:00</atom:updated><title>Selular versus VoWi-Fi ?</title><description>Cepat atau lambat teknologi selular akan berhadapan dengan teknologi basis data Wi-Fi (wireless fidelity) yang berevolusi mampu menjalankan fungsi voice calling. Tapi pertarungan itu belum akan masuk ke area mass service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wi-Fi yang berjalan lewat IP (internet protocol) punya batasan kapabilitas, yakni terbatasnya area service. Wi-Fi masuk dalam terminologi WLAN (wireless local area network) yang diusung tidak lain yakni konsep VoIP (voice over internet protocol).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks selular versus VoWi-Fi, perlu dibatasi pemahaman bahwa kedua teknologi ini cukup pantas di bandingkan pada kondisi di dalam bangunan/indoor area yang memang menjadi ‘lahan’ pas untuk menggelar VoWi-Fi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Spindler, vice president of marketing LGC Wireless menyebutkan baik VoWi-Fi dan selular sama-sama punya peluang kuat dalam mendukung layanan corporate in building area. Keduanya punya keunggulan dan kekurangan masing-masing. Seperti diketahui hampir setiap operator telah menangkap peluang dalam bisnis corporate solution.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya sudah termasuk beragam layanan komunikasi antar karyawan dengan biaya paket khusus. Wujudnya bisa seperti GSM PABX integration, offize zone sampai VPN (virtual private network). Meski dinilai mampu menekan cost, tetap saja ada biaya yang harus keluar ke operator. Untuk itulah hadir VoWi-Fi sebagai solusi. &lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/selular-versus-vowi-fi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116545642566704438</guid><pubDate>Thu, 07 Dec 2006 01:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-07T09:53:45.743+08:00</atom:updated><title>Technologi WiMAX Setara Generasi 4G</title><description>Hadirnya WiMAX bagi sebagian orang sama seperti halnya dulu Anda menantikan kapan layanan 3G bisa dinikmati. Meski bukan lagi sekadar topik presentasi di seminar dan kuliah, kini pengguna nirkabel benar-benar dibuat penasaran dengan WiMAX ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jaya jangkau hingga 50 km (tergantung frekuensi yang digunakan), WiMAX dapat menangani kecepatan data hingga 100 Mbps (hasil dari uji coba operator Telia Sonera). Dengan kecepatan itu Anda bisa mendownload layanan bergerak dengan kualitas gambar setara HDTV (lebih jernih di atas kualitas gambar DVD) di ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wimax sendiri adalah standar internasional tentang broadband yang dibuat oleh organisasi nirlaba yang merupakan kumpulan beberapa perusahaan pembuat peranti telekomunikasi berdasarkan standar nirkabel IEEE 802.16, yaitu standar MAN (Metropolitan Area Network) dan HiperMAN dari ETSI (European Telecommunications Standards Institute).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WiMAX nantinya akan dipakai sebagai alternatif untuk mendistribusikan akses jaringan internet di masyarakat luas, seperti yang sudah dilakukan oleh teknologi ADSL atau HotSpot dari standar Wireless LAN 802.11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini forum WiMAX telah didukung oleh banyak vendor besar Alcatel, Nortel, Siemens, Qwest, telenor, dan lainnya, hal ini menunjukkan bahwa pada dua tahun ke depan, makin banyak operator untuk mengembangkan teknologi broadband kecepatan tinggi yang masuk kategori 4G ini. Adanya standar WiMAX di 802.16e ini jelas akan mendukung pengadaan peranti pendukung WiMAX. Ini tentunya akan melanjutkan ponsel dan PDA phone dengan fitur pelengkap Wi-Fi yang ada sekarang, lalu selanjutnya akan dilengkapi dengan WiMAX.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/technologi-wimax-setara-generasi-4g.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116545605488971547</guid><pubDate>Thu, 07 Dec 2006 01:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-12-07T09:47:35.246+08:00</atom:updated><title>Zuper Akses ala Z</title><description>Komunikasi via Zig Bee sudah dikenalkan tahun lalu, belakangan muncul Z Wave yang merupakan paduan serasinya. Jadilah Z untuk keduanya mendukung komunikasi andal dalam jaringan jarak dekat. Baru-baru ini Excelcom mengenalkan solusi bisnis bagi perusahaan yang mengandalkan teknologi Wi-Fi, GPRS wireless acces di VPN, LBS, dan mobile hunting sistem yang mengintegrasikan layanan selular GSM dengan sistem PABX. Tapi model layanan yang sebenarnya sudah ketinggalan jaman ini belum mengakomodasi aplikasi corporate GSM yang berbasis teknologi baru.&lt;br /&gt;Salah satunya yang sedang booming di Amerika dan Eropa adalah mengembangkan konsep dari physical radio channel (PHY) dan personal area network (PAN) yaitu jaringan network jarak dekat yang menghubungkan alat wireless satu dengan yang lainnya pada daerah segitiga emas di pusat bisnis. “XL memang membidik daerah pusat bisnis untuk layanan korporasi, tapi untuk melirik teknologi PAN baru, kami harus melakukan uji coba dulu, “ ujar Joedi Wisuda, general manager business solution Excelcom memberi alasan.&lt;br /&gt;Anda bisa menyebut Z untuk Zig Bee dan Z Wave, dua model komunikasi PAN yang tidak berbeda jauh penggunaannya. Z dipilih karena satu alasan utama dari para vendor yaitu harga instalasinya yang sangat murah. Dibandingkan dengan model lain, Z hanya membutuhkan biaya kurang dari $1 untuk chip. Z juga jelas mendukung komunikasi single point-to-point, tapi juga multi direction untuk komunikasi antar devices hingga maksimal 50 alat langsung. Z dapat mengirimkan informasi data berupa teks kepada pengguna lainnya tanpa memerlukan adapter tambahan hingga 300 meter pada 50 alat. Pada beberapa uji coba Z dapat terhubung hingga lebih dari 6500 jenis alat mulai dari remote tv, lampu, instalasi listrik, ponsel, hingga alarm anti kebakaran.&lt;br /&gt;Di Amerika misalnya, beberapa apartemen sudah terhubung dengan sistem ini. Tenaga kerja di sana tidak perlu lagi repot-repot memadamkan lampu taman secara manual atau mengkontrol penggunaan listrik tiap pengguna, pesan singkat SMS yang dibawa Z akan melakukan semuanya.</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/12/zuper-akses-ala-z.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116363858105237298</guid><pubDate>Thu, 16 Nov 2006 00:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-16T08:56:30.116+08:00</atom:updated><title>Jaringan Lokal Nirkabel (WLAN)</title><description>'Jaringan lokal nirkabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai karriernya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.&lt;br /&gt;LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;WLAN diharapkan berlanjut menjadi sebuah bentuk penting dari sambungan di banyak area bisnis. Pasar diharapkan tumbuh sebagai manfaat dari WLAN diketahui. Frost &amp; Sullivan mengestimasikan pasar WLAN akan menjadi 0,3 miiyar dollar AS dalam 1998 dan 1,6 milyar dollar di 2005. Sejauh ini WLAN sudah di-install in universitas-universitas, bandara-bandara, dan tempat umum besar lainnya. Penurunan biaya dari peralatan WLAN jugahas membawanya ke rumah-rumah. Namun, di Inggris UK biaya sangat tinggi dari penggunaan sambungan seperti itu di publik sejauh ini dibatasi untuk penggunaan di tempat tunggu kelas bisnis bandara , dll. Pasar masa depan yang luas diramalkan akan pulih, kantor perusahaan dan area pusat dari kota utama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota New York telah memulai sebuah pilot program untuk menyelimuti seluruh distrik kota dengan internet nirkabel. Perangkat WLAN aslinya sangat mahal yang hanya digunakan untuk alternatif LAN kabel di tempat dimana pengkabelan sangat sulit dilakukan atau tidak memungkinkan.. Seperti tempat yang sudah dilindungi lama atau ruang kelas, meskipun jarak tertutup dari 802.11b (tipikalnya 30 kaki.) batas dari itu menggunakan untuk gedung kecil. Komponen WLAN sangat cukup mudah untuk digunakan di rumah, dengan banyak di set-up sehingga satu PC (PC orang tua, misalnya) dapat digunakan untuk share sambungan internet dengan seluruh anggota keluarga (pada saat yang sama tetap kontrol akses berada di PC orang tua).&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan utama meliputi solusi spesifik industri and protokol proprietary, tetapi pada akhirn 1990-an digantikan dengan standar, versi jenis utama dari IEEE 802.11 (Wi-Fi) (lihat artikel terpisah) dan HomeRF (2 Mbit/s, disarankan untuk rumah, antahberantahdi Inggris ). Sebuah alternatif ATM-seperti teknologi standar 5 GHz, HIPERLAN, sejauh ini tidak berhasil di pasaran, dan dengan dirilisnya yang lebih cepat 54 Mbit/s 802.11a (5 GHz) dan standar 802.11g (2.4 GHz), hampir pasti tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masalah kurangnya keamanan dari hubungan nirkabel telah menjadi topik perdebatan. Sistem keamanan yang digunakan oleh WLAN awalnya adalah WEP, tetapi protokol ini hanya menyediakan keamanan yang minimum dikarenakan kekurangannya yang serius. Pilihan lainnya adalah WPA, SSL, SSH, dan enkripsi piranti lunak lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keamanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada jaringan kabel, satu dapat sering, pada beberapa derajat, akses tutup ke jaringan secara fisik. Jarak geografi dari jaringan nirkabel akan secara signifikan lebih besar lebih sering daripada kantor atau rumah yang dilingkupi; tetangga atau pelanggar arbritrary mungkin akan dapat mencium seluruh lalu lintas dan and mendapat akses non-otoritas sumber jaringan internal sebagaimana internet, secara mungkin mengirim spam or melakukan kegiatan illegal menggunakan IP address pemilik, jika keamanan tidak dibuat secara serius.&lt;br /&gt;Beberapa advocate akan melihat seluruh titik akses tersedia secara terbuka available untuk umum, dengan dasar bahwa semua orang akan mendapat manfaat dari mendapat ketika berlalu lintas online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mode dari operation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peer-to-peer atau mode ad-hoc Mode ini adalah metode dari perangkat nirkabel untuk secara langsung mengkomunikasikan dengan satu dan lainnya. Operasi di mode ad-hoc memolehkan perangkat nirkabel dengan jarak satu sama lain untuk melihat dan berkomunikasi dalam bentuk peer-to-peer tanpa melibatkan titik akses pusat . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin Ini secara tipikal digunakan oleh dua PC untuk menghubungkan diri, sehingga yang lain dapat berbagi koneksi Internet sebagai contoh, sebagaimana untuk jaringan nirkabel . Jika kamu mempunyai pengukur kekuatan untuk sinyal masuk dari seluruh perangkat ad-hoc pegukur akan tidak dapat membaca kekuatan tersebut secara akuratr, dan dapat misleading, karena kekuatan berregistrasi ke sinyal terkuat, seperti computer terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Titik Akses / Klient&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Paling umum adalah titik akses melalui kabel ke internet, dan kemudian menghubungi klien nirkabel (tipikalnya laptops) memasuki Internet melalui titik akses.. Hampir seluruh komputer dengan kartu nirkabel dan koneksi kabel ke internet dapat di-set up sebagai Titik Akses, tetapi sekarang ini satu dapat membeli kotak bersangkutan dengan murah. Kotak-kotak ini biasanya berbentuk seperti hub atau router dengan antena, jembatan jaringan nirkabel atau jaringan ethernet kabel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Administrasi dari titik akses (sepeti setting SSID, memasang enkrypsi, dll) biasanya digunakan melalui antarmuka web atau telnet. Jaringan rumah tipikalnya mempunyai sebuah akses stand-alone tersambung kabel misalnya melalui koneksi ADSL, sementara hotspots dan jaringan profesional (misalnya menyediakan tutup nirkabel dalam gedung perkantoran) tipikalnya akan mempunyai titik akses banyak, ditempatkan di titik strategis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sistem Distribusi Nirkabel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika sulit mendapat titik terkabel, hal itu juga mungkin untuk memasang titik akses sebagai repeater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Stasiun Pengamatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kartu jaringan nirkabel dapat diset up untuk to memonitor sebuah jaringan dengan menghubungkan ke titik akses atau berkomunikasi sendiri. Hal ini dapat digunakan untuk membersihkan penciuman-activitas teks, atau to enkripsi crack.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/jaringan-lokal-nirkabel-wlan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116346625993977988</guid><pubDate>Tue, 14 Nov 2006 00:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-14T09:04:20.646+08:00</atom:updated><title>Teknologi Seluler CDMA dan GSM Bagian 3</title><description>Feature teknologi CDMA &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teknologi CDMA didesain tidak peka terhadap interferensi. Di samping itu, sejumlah pelanggan dalam satu sel dapat mengakses pita spektrum frekuensi secara bersamaan karena mempergunakan teknik pengkodean yang tidak bisa dilakukan pada teknologi GSM. Kapasitas yang lebih tinggi untuk mengatasi lebih banyak panggilan yang simultan per channel dibanding sistem yang ada.  Sistem CDMA menawarkan peningkatan kapasitas melebihi sistem AMPS analog sebaik teknologi selular digital lainnya. CDMA menghasilkan sebuah skema spread-spectrum yang secara acak menyediakan bandwith 1.250 KHz yang tersedia untuk masing-masing pemanggil 9600 bps bit rate.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Meningkatkan call security.  &lt;br /&gt;Keamanan menjadi sifat dari pendekatan spread spectrum CDMA, dan kenytaannya teknologi ini pertama dibangun untuk menyediakan komunikasi yang aman bagi militer.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mereduksi derau dan interferensi lainnya.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;CDMA menaikkan rasio signal-to-noise, karena lebarnya bandwith yang tersedia untuk pesan.  Efisinsi daya dengan cara memperpanjang daya hidup baterai telepon  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu karakteristik CDMAadalah kontrol power sebuah usaha untuk memperbesar kapasitas panggilan dengan memepertahankan kekonstanan level daya yang diterima dari pemanggil bergerak pada base station.  Fasilitas kordinasi seluruh frekuensi melalui base-station base station.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sistem CDMA menyediakan soft hand-off dari satu base-station ke lainnya sebagai sebuah roaming telepon bergrak dari sel ke sel,melakukan soft handoff mengingat semua sistim menggunakanfrekuensi yang sama.  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fungsi spread-spectrum dan power-control yang memperbesar kapasitas panggil CDMA mengakibatkan bandwith yang cukup untuk bermacam-macam layanan data multimedia, dan skema soft hand-off menjamin tidak hilangnya data. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•  Meningkatkan kualitas suara  &lt;br /&gt;•  Memperbaiki karakteristik cakupan yang dapat menurunkan jumlah sel. &lt;br /&gt;•  Meningkatkan privacy dan security.  &lt;br /&gt;•  Menyederhanakan perencanaan sistim  &lt;br /&gt;•  Memerlukan daya pancar yang lebih rendah, sehingga waktu bicara ponseldapat lebih lama.  &lt;br /&gt;•  Mengurangi interferensi pada sistim lain  &lt;br /&gt;•  Lebih tahan terhadap multipath.  &lt;br /&gt;•  Dapat dioperasikan bersamaan dengan teknologi lain (misal AMPS). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teknologi masa depan CDMA  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wideband CDMA dan Broadband CDMA sebagai WLL (Wireless Local Loap) sengai teknologi andalan masa depan dari CDMA, didesain untuk menyediakan layanan fixed dan mobiile yang dikoneksikan dengan PSTN dari layanan POTS (Plain Old Telephone Service) ke features-features selanjutnya seperti ISDN dan bandwidth on demand. Service-service akan termasuk voice, high speed fax, data dan multimedia, termasuk juga video. Teknologi ini memungkinkan aplikasi ISDN ke desktop fixed wiireless dan mobile wireless. Keuntungan utama dari solusi Broadband CDMA adalah flexibilitas. Sistem CDMA menyediakan untuk aplikasi komunikasi pada skala besar dan kecil dengan cost efektif yang diperhitungkan. Untuk bisnis selanjutnya dapat menyediakan service voice dan ISDN data, seperti fax, email dan high speed internet access. Ketika sistem Broadband CDMA dapat ditambah dengan mudah dan cepat ke jaringan existing tanpa delay dan gangguan daripada instalasi kabel telepon. Koneksi ke jaringan LAN untuk email dan sharing resources sperti printer dan mesin fax dapat dikonfigurasi dengan mudah.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perbedaan mendasar teknologi GSM dan CDMA  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perbedaan mendasar dari teknologi CDMA adalah sistem modulasinya. Modulasi CDMA merupakan kombinasi FDMA (Frekuensi Division Multiple Access) dan TDMA (Time Division Multiple Access). Pada teknologi FDMA, 1 kanal frekuensi melayani 1 sirkuit pada satu waktu, sedangkan pada TDMA, 1 kanal frekuensi dipakai oleh beberapa pengguna dengan cara slot waktu yang berbeda.  Pada CDMA beberapa pengguna bisa dilayani pada waktu bersamaan dan frekuensi yang sama, dimana pembedaan satu dengan lainnya ada pada sistem coding-nya, sehingga penggunaan spektrum frekuensinya teknologi CDMA sangat efisien. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kelebihan yang ditawarkan CDMA antara lain kualitas suara dan data, harga atau tarif yang lebih murah, investasi yang lebih kecil, dan keamanan dalam berkomunikasi (tidak mudah disadap). Teknologi GSM dengan GPRS nya akan terlibas dengan content pada CDMA karena keterbatasan akan lebar data dan aplikasi multimedia pada teknologi GSM.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kelebihan teknologi berbasis GSM diindonesia adalah coverage yanga luas dan roaming jelajah yang sangat luas baik dalam negeri bahkan seluruh dunia, sedangkan CDMA dengan telkomflexi masih sangat terbatas. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;CDMA menggantikan dominasi GSM ? &lt;br /&gt;Dalam serbuan iklan dan janji yang diberikan oleh Telkomflexi membuat Pihak operator selular khawatir ketar ketir, lalu membuat masyarakat penasaran dengan adanya promosi bahwa Telkomflexi berbasis teknologi Wireless Local Loap-Code Division Multiple Access (WLL-CDMA) tidak saja karena fleksibilitas sebuah fix phone, tapi yang paling utama adalah struktur tarif yang katanya jauh lebih murah. Jika selama ini pemakai ponsel GSM biasanya harus membayar biaya percakapan lokal dengan dasar tarif airtime plus pulsa sebesar Rp. 425/menit untuk kartu pasca-bayar dan kurang lebih Rp. 1.000/ menit untuk kartu pra-bayar, maka jika mempergunakan ponsel dengan basis CDMA hanya ditarik biaya tarif telepon rumah yang bersifat lokal.  Hanya saja, dalam masalah tarif ini banyak orang terjebak oleh pemahaman bahwa "karena teknologi CDMA-nya" tarif telepon bisa jadi tarif lokal dan murah. Padahal, apakah berteknologi CDMA atau GSM, tarif tidak punya hubungan langsung karena masalah tarif merupakan produk dari sebuah regulasi, baik yang dibuat pemerintah atau operator. Para operator selular (GSM) boleh saja ketar-ketir dan mencurigai kehadiran Telkomflexi sebagai ancaman serius. Namun jika kita tinjau struktur tarif para operator selular seperti pembebasan biaya incoming roaming, flate-rate, zona extra luas dan tarif single POC sebenarnya telah menggerogoti porsi PT Telkom.  Struktur tersebut merupakan senjata pamungkas bagi para operator selular untuk tetap mempertahankan diri dari ancaman kehadiran Telkomflexi. Lagi pula para pemegang lisensi CDMA fixed wireless seperti PT Telkom dan PT Indosat adalah pemegang saham mayoritas di operator GSM, sehingga tampaknya keduanya tidak ingin mematikan mesin uangnya sendiri sebagai operator selular. &lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/teknologi-seluler-cdma-dan-gsm-bagian_14.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116337824428419619</guid><pubDate>Mon, 13 Nov 2006 00:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-13T08:37:24.653+08:00</atom:updated><title>Teknologi Seluler CDMA dan GSM Bagian 2</title><description>Aplikasi teknologi  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada beberapa teknologi tanpa kabel untuk teknologi selular ini, diantaranya adalah :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;CDMA (Code Division Multiple Access), menggunakan teknologi spread-spectrum untuk &lt;br /&gt;mengedarkan sinyal informasi yang melalui bandwith yang lebar (1,25 MHz). Teknologi ini asalnya dibuat untuk kepentingan militer, menggunakan kode digital yang unik, lebih baik daripada channel atau frekuensi RF &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;AMPS (Advanced Mobil Phone Service) merupakan teknologi analog yang menggunakan FDMA &lt;br /&gt;(Frequency Division Multiple Access) untuk membagi-bagi bandwith radio yang tersedia ke pada sejumlah channel diskrit yang tetap. Dengan AMPS, bandwith 1,25 MHz yang diberikan untuk penggunaan selular dibagi menjadi channel dengan lebar 30 KHz, masing-masing hanya dapat melayani satu subscriber pada satu waktu. Satu subscriber mengakses sebuah channel maka tidak satupun subscriber lainnya dapat mengakses channel tersebut sampai panggilan pertama itu berhenti atau handed-off ke base tation lainnya.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TDMA (Time Division Multiple Data), merupakan sebuah teknologi digital, sama halnya yaitu dengan membagi-bagi spektrum yang tersedia kepada sejumlah channel diskrit yang tetap, meskipun masing-masing channel merepresentasikan time slot yang tetap daripada band frekunesi yang tetap. Sebagai contoh yang mengimplementasikan teknologi TDMA adalah GSM, yang membagi carriers berlebar 2300 KHz menjadi delapan time-division channel. GSM (global sistem for mobile) adalah teknologi yang berbasis TDMA &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;UMTS (Universal Mobile Telecomunication Access) merupakan salah sistem generasi ketiga yang dikembangkan di Eropa. dirancang sehingga dapat menyediakan bandwith sebesar 2 Mbits/s. Layanan yang dapat diberikan UMTS diupayakan dapat memenuhi permintaan pemakai dimanapun berada, artinya UMTS diharapkan dapat melayani area yang seluas mungkin, jika tidak ada cell UMTS pada suatu daerah dapat di route-kan melalui satelit.  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Frekeunsi radio yang dialokasikan untuk UMTS adalah 1885-2025 MHz dan 2110-2200 MHz. Pita tersebut akan digunakan oleh cell yang kecil (pico cell) sehingga dapat pemberikan kapasitas yang besar pada UMTS.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Flexy ? &lt;br /&gt;Saat ini teknologi CDMA sedang hangat dibicarakan, khususnya dengan masuknya PT. TELKOM dengan produk TelkomFlexi-nya, Lalu pertanyaan mendasar kenapa teknologi ini lebih murah dari teknoogi GSM sebelumnya.  &lt;br /&gt;Dari aspek teknologi baik GSM maupun CDMA merupakan standar teknologi seluler digital, hanya bedanya GSM dikembangkan oleh Negara-negara eropa dan bersifat ‘open source’, sedangkan CDMA dari kubu Amerika dan Jepang. Yang perlu diperhatikan bahwa teknologi GSM dan CDMA berasal dari jalur yang berbeda, sehingga perkembangan ke generasi 2,5G dan 3G berikutnya akan berbeda terus. Teknologi CDMA didesain tidak peka terhadap interfensi, dan sejumlah pelanggan dalam satu sel dapat mengakses pita spectrum frekuensi secara bersama karena mempergunakan teknik pengkodean tertentu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ponsel CDMA ada dua jenis tanpa kartu sehingga nomer panggilnya harus deprogram oleh &lt;br /&gt;petugas operatoryang bersangkutan, dan satu lagi ponsel  CDMA yang dilengkapi dengan RUIM (Removal User Identification Module) atau dalam istilah GSM dikenal dengan SIM Card. Ada sejumlah kelebihan yang ditawarkan CDMA. misalnya, komunikasi selular tidak lagi rawan radiasi, tidak lagi seperti suara robot, tidak terputus-putus.&lt;br /&gt;sistem CDMA dinilai lebih advance dibanding sistem selular digital yang sudah ada FSN mampu memberikan suara alami yang lebih sempurna dibandingkan dengan sistem selular digital yang sudah ada. serta power output yang sangat rendah yakni 0,2 watt (bandingkan dengan sistem GSM) yang menggunakan 1,5 - 3 watt, menjadikan batere sistem CDMA lebih tahan lama. Intinya beban biaya pada Telkomflexi bisa lebih murah karena customer tidak dibebankan biaya airtime yang selama ini menjerat pengguna GSM. Biaya relatif hemat karena penghitungannya dilakukan secara real time yakni pulsa dihitung per detik, tanpa pembulatan seperti halnya penghitungan pulsa GSM yang selama ini berlaku. Namun ada juga teknologi CDMA yang perhitungan tarifnya sama bahkan lebih dari GSM namun juga kemampuan baik dari sisi content dan transfer data multimedia lebih unggul (fren dari mobile8).&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/teknologi-seluler-cdma-dan-gsm-bagian_13.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116322820546621731</guid><pubDate>Sat, 11 Nov 2006 06:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-11T14:56:45.780+08:00</atom:updated><title>Teknologi Seluler CDMA dan GSM Bagian 1</title><description>Perkembangan TI dalam bidang Telekomunikasi  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan adanya konvergensi TI dengan teknologi telekomunikasi, membuat teknologi telah &lt;br /&gt;menjadi segalanya bagi manusia, Teknologi komunikasi khususnya selular telah berkembang &lt;br /&gt;pesat di Indonesia, hal ini dimungkinkan dengan penetrasi pasar yang besar terhadap &lt;br /&gt;kebutuhan telekomunikasi khususnya yang sifatnya mobile, saat ini menurut statistic pengguna &lt;br /&gt;selular di Indonesia telah mencapai angka sekitar 8 juta dengan. &lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia secara tidak langsung telah menggunakan teknologi informasi khussunya &lt;br /&gt;dibidang komunikasi. Mobilitas dan trend mungkin yang menjadi factor utama dari suksesnya &lt;br /&gt;teknologi ini, mobilitas merupakan keunggulan utama teknologi seluler dibandingkan dengan &lt;br /&gt;telpon tetap. Setiap pelanggan dapat mengakses dimana saja., kapan pun ia berada, &lt;br /&gt;Komunikasi suara, dewasa ini, tidak lagi hanya mengandalkan jaringan kabel yang besifat tetap &lt;br /&gt;(fixed line), selain itu juga komunikasi tidak hanya suara namun juga data dan gambar yang &lt;br /&gt;berujung pada multimedia.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat ini kita mengenal berbagai jenis perangkat komunikasi, seperti perangkat komunikasi &lt;br /&gt;tetap (fixed phone), komunikasi bergerak terbatas (fixed mobile phone) dan komunikasi &lt;br /&gt;bergerak selular (cellular mobile phone). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sejarah Teknologi mobile &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai &lt;br /&gt;membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi &lt;br /&gt;penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (global system for mobile) datang &lt;br /&gt;dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke &lt;br /&gt;Indonesia seperti NMT (nordic mobile telephone) dan AMPS (advance mobile phone system). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tahun 1980-an,  teknologi Global System for Mobile Communication (GSM) datang ke &lt;br /&gt;Indonesia, maka para operator pemakai teknologi AMPS (Advanced Mobile  Phone System) &lt;br /&gt;menghilang. Lalu, muncul Satelindo sebagai pemenang, yang kemudian  disusul  oleh &lt;br /&gt;Telkomsel. Dan pada akhirnya teknologi GSM lebih unggul dan perkembang bak jamur di musin &lt;br /&gt;hujan, ini dikarenakan kapasitas jaringan lebih tinggi, karena efisiensi di spektrum frekuensi &lt;br /&gt;dari pada teknologi NMT dan AMPS.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekarang, dalam kurun waktu hampir satu dekade, teknologi GSM telah menguasai pasar &lt;br /&gt;dengan jumlah pelanggan lebih dari jumlah pelanggan telepon tetap. &lt;br /&gt;Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai &lt;br /&gt;membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi &lt;br /&gt;penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (global system for mobile) datang &lt;br /&gt;dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke &lt;br /&gt;Indonesia seperti NMT (nordic mobile telephone) dan AMPS (advance mobile phone system). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika di tahun 1980-an,  teknologi Global System for Mobile Communication (GSM) datang ke &lt;br /&gt;Indonesia, maka para operator pemakai teknologi AMPS (Advanced Mobile  Phone System) &lt;br /&gt;menghilang. Lalu, muncul Satelindo sebagai pemenang, yang kemudian  disusul  oleh &lt;br /&gt;Telkomsel. &lt;br /&gt;Dan pada akhirnya teknologi GSM lebih unggul dan perkembang bak jamur di musin hujan, ini &lt;br /&gt;dikarenakan kapasitas jaringan lebih tinggi, karena efisiensi di spektrum frekuensi dari pada &lt;br /&gt;teknologi NMT dan AMPS.  &lt;br /&gt;Sekarang, dalam kurun waktu hampir satu dekade, teknologi GSM telah menguasai pasar &lt;br /&gt;dengan jumlah pelanggan lebih dari jumlah pelanggan telepon tetap. amun, sampai saat ini &lt;br /&gt;telepon seluler masih merupakan barang mewah, tidak semua lapisan masyarakat bisa &lt;br /&gt;menikmatinya. Tarifnya masih sangat tinggi dibandingkan dengan telepon tetap PSTN (public &lt;br /&gt;switched telephone network), baik untuk komunikasi lokal maupun SLJJ (sambungan langsung &lt;br /&gt;jarak jauh), ada yang mencapai Rp 4.500 per menit flat rate untuk komunikasi SLJJ.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sedangkan teknologi CDMA pengenalan CDMA sudah dimulai sejak tiga tahun lalu ketika &lt;br /&gt;Komselindo memperkenalkan CDMA-One. Hanya saja dengan berbagai alasan pengembangannya &lt;br /&gt;kurang sukses. Saat ini, PT Telkom kembali memperkenalkan CDMA, tapi tidak lewat jalur &lt;br /&gt;"bisnis selular" langsung, melainkan menggunakan CDMA untuk fix phone dengan produk dagang &lt;br /&gt;bernama Telkomflexi. &lt;br /&gt;Saat ini dengan TelkomFlexi, PT. Telkom menawarkan teknologi yang lebih baik dari teknologi &lt;br /&gt;GSM sebelumnya dan dengan harga yang lebih murah. Sebenarnya kenapa tarif yang ditawarkan &lt;br /&gt;oleh teknologi ini lebih murah karena Telkomflexi berbasis pada teknologi Wirelless Local-Code &lt;br /&gt;Division Multiple Access (WLL-CDMA) tidak saja karena fleksibilitas sebuah fix phone, tapi yang &lt;br /&gt;paling utama adalah struktur tarif yang katanya jauh lebih murah karena tidak dibebankan &lt;br /&gt;biaya airtimenya.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/teknologi-seluler-cdma-dan-gsm-bagian.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116312016989954331</guid><pubDate>Fri, 10 Nov 2006 00:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-10T08:56:10.870+08:00</atom:updated><title>Spektrum tersebar</title><description>Spektrum tersebar (Bahasa Inggris: spread spectrum) adalah sebuah metode komunikasi dimana semua sinyal komunikasi disebar di seluruh spektrum frekuensi yang tersedia. Lebarnya pita frekuensi yang digunakan, tergantung kepada teknolgi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode spektrum tersebar pada awalnya digunakan untuk kepentingan militer yang sangat peduli dengan aspek keamanan. Dengan menggunakan metode ini, penggunaan frekuensi memang kurang efisien, namun menjadi sulit untuk dicuri-dengar (sniff). Hal ini berbeda dengan dua teknologi sebelumnya yaitu, GSM (Global System for Mobile communication) dan AMPS (Analog Mobile Telephone System), yang menggunakan timeslot dan/atau frequency slot.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/1600/GSM_TDMA.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/320/GSM_TDMA.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas Teknologi Spektrum Tersebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi komunikasi Generasi Ketiga (3G) dan Generasi Keempat (4G) dan seterusnya, menggunakan metode spektrum tersebar. Pada saat ini ada dua cabang teknologi spektrum tersebar di dalam 3G, yaitu: Wideband CDMA (W-CDMA) dan CDMA 2000 1xEV-DO (CDMA: Code Division Multiple Access, EV-DO: EVolution Data Optimized). W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS - Universal Mobile Telephony System) adalah pengembangan dari teknologi GSM yang dipelopori oleh 3G Partnership Project sedangkan CDMA2000 dipelopori oleh 3GPP2 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam W-CDMA digunakan spektrum sebesar 5Mhz untuk satu kanal frekuensi pembawa (frequency carrier), sedangkan pada CDMA 2000 digunakan pita selebar 1,25 Mhz . CDMA2000 1xRTT berarti teknologi tersebut menggunakan satu buah kanal selebar 1,25 Mhz dan CDMA2000 3xRTT berarti menggunakan tiga kanal dengan lebar masing-masing sebesar 1,25 Mhz. Sedangkan RTT adalah singkatan dari Radio Transmission Technology. Kedua teknologi (W-CDMA dan CDMA) tidak saling kompatibel, yang berarti pengguna W-CDMA tidak bisa mendapatkan layanan di CDMA. Bahkan dalam implementasi praktisnya, kedua teknologi ini sesungguhnya bersaing.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/1600/CDMA_Spread_Spectrum2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/320/CDMA_Spread_Spectrum2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Keuntungan-keuntungan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Faktor Keamanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan pertama penggunaan spektrum tersebar, terutama dibandingkan dengan metode TDMA pada GSM adalah kemampuannya untuk kebal jamming, sehingga sangat sulit untuk dicuri-dengar oleh orang lain. Dan bila pun pada tingkat frekuensi radio bisa dilakukan jamming, komunikasi yang terjadi tetap tidak bisa diketahui karena sinyal sudah 'terenkripsi' pada saat terjadinya pengkodean. Jamming dapat dilakukan bila kita mengetahui timeslot dan/atau frequency slot pada saat terbentuknya sebuah komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Efisiensi Manajemen Frekuensi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan kedua dari teknologi spektrum tersebar adalah penggunaan frekuensi yang sama. Dengan metode ini, dalam satu buah sel (yang biasanya terdiri atas 3 sektor) tidak perlu melakukan manajemen frekuensi dan dapat menggunakan frekuensi yang sama. Sebagai kebalikannya, pada teknologi GSM, setiap sektor di dalam sebuah sel harus menggunakan frekuensi yang berbeda. Sebuah BTS (Base Transciever Station) membentuk sebuah sel dimana di dalam sel tsb ada 3 (tiga) sektor yang dikenal sebagai sektor alpha (α), sektor beta (β) dan sektor gamma (γ). Dalam setiap sektor tersedia ratusan communication resource yang disebut Kode. W-CDMA menggunakan Orthogonal Vector Spreading Factor (OVSF) sedangkan CDMA 2000 menggunakan Walsh Code sebagai metode pengkodean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam metode spektrum tersebar, setiap sektor dibedakan dengan Pseudorandom Number (PN), biasa dikenal dengan PN Offset . Sebuah mobile station (MS) yaitu terminal yang digunakan oleh pelanggan (dapat berupa perangkat genggam atau pun perangkat berbasis PCMCIA yang digunakan untuk notebook), akan melakukan perhitungan matematis yang disebut konvolusi untuk bisa mencari MS dengan nilai terbaik. Secara teoritis, nilai konvolusi antara sebuah sektor dengan MS adalah 1 (satu). Namun tentu saja, secara praktikal tidak demikian. Dalam praktikalnya, dicari nilai konvolusi yang mendekati 1. Salah satu sifat dari spektrum tersebar adalah sikap 'diskriminatif'. BTS lebih memilih untuk melayani MS yang memiliki nilai konvolusi terbaik dan 'membiarkan' MS lain yang nilai konvolusinya lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/1600/WC-PN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/320/WC-PN.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Throughput yang Lebih Besar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebuah koneksi MS-BTS dalam sebuah sesi, minimal memiliki 1 (satu) buah Kode Fundamental; dan bila MS menginginkan throughput yang lebih tinggi maka dapat memintan Kode Tambahan melalui SCAM (Supplemental Code Assignment Message) ke BTS yang bersangkutan. Penambahan kode ini biasanya bersifat sementara dan sangat cepat waktu penggunannya (skalanya hanya beberapa detik). Pada Gambar dibawah, terlihat sebuah MS sedang dilayani oleh sektor PN=292 dan mendapat 4 (empat) buah Walsh Code sebagai kanal komunikasi. CDMA2000 memberikan kecepatan akses sebesar 153 Kbps, sehingga dikategorikan teknologi 2,5G.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/1600/PN_Offset.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2759/2334/320/PN_Offset.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah sektor terdapat ratusan Kode sebagai sumber daya (resource) komunikasi yang bisa digunakan. Satu kode merepresentasikan satu kanal sebesar 9,6 Kbps, namun setting ini pun tergantung kepada operator. Bila pada suatu ketika, sebuah MS membutuhkan throughput yang lebih besar (misal, saat browsing), maka MS akan meminta tambahan kode ke BTS dan throughput meningkat. Bila tidak dibutuhkan lagi, tambahan kode ini akan 'dilepas' dan dapat digunakan untuk pelanggan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masalah-masalah Dalam Spektrum Tersebar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masalah-masalah yang biasa timbul sebagai konsekuensi dari implementasi teknologi ini adalah:&lt;br /&gt;1. Pengkerutan sel (cell breathing).&lt;br /&gt;2. Polusi sinyal pilot (pilot pollution).&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah ini, operator harus melakukan optimasi secara reguler.&lt;br /&gt;Operator Berbasis Spektrum Tersebar di Indonesia&lt;br /&gt;Di Indonesia pada saat ini, operator yang menggunakan W-CDMA adalah:&lt;br /&gt;• Telkomsel.&lt;br /&gt;• Excelcomindo.&lt;br /&gt;• Indosat GSM.&lt;br /&gt;• Cyber Access Communication (belum operasional).&lt;br /&gt;• Natrindo (operasional terbatas).&lt;br /&gt;Sedangkan operator berbasis CDMA 2000 adalah:&lt;br /&gt;• TelkomFlexi.&lt;br /&gt;• Esia.&lt;br /&gt;• Mobile8.&lt;br /&gt;• Indosat StarOne.&lt;br /&gt;• Sampoerna Telekomunikasi (Ceria), dulu: Mandara Seluler.&lt;br /&gt;• Wireless Indonesia Network (gagal, dan mengembalikan spektrum ke pemerintah).&lt;br /&gt;• Primasel (belum beroperasi).&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/spektrum-tersebar.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116302983924025268</guid><pubDate>Wed, 08 Nov 2006 23:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-09T07:50:39.303+08:00</atom:updated><title>3G, Penting atau Nggak Penting?</title><description>Layanan seluler generasi ketiga (3G) kini sudah bisa dinikmati konsumen. Beragam fitur menarik ditawarkan teknologi ini termasuk mobile TV, video music download, high speed data transfer, mobile Internet dan Video Call.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, apakah teknologi 3G ini penting dan bermanfaat? Dan bagaimana dengan tarif yang dibebankan untuk layanan 3G, murah atau mahalkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan riset pasar asal Jerman, TNS Infratest, mencoba melakukan penelitian terkait layanan 3G tersebut. Penelitian dilakukan kepada 16.000 orang konsumen di 29 negara. TNS Infratest adalah anggota Taylor Nelson Sofres Group di London.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, diketahui hanya 4 persen konsumen yang mengatakan bahwa 3G merupakan fungsi penting di ponsel. Setidaknya demikian hasil studi Global Tech Insight 2006 yang terbit belum lama berselang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari penting atau tidak pentingnya 3G, faktor tarif menjadi keluhan utama mengapa konsumen enggan mengadopsi 3G. Tarif 3G khususnya untuk berselancar di Internet, men-download musik dan game ke ponsel dirasakan konsumen masih mahal. Hal ini menjadi salah satu yang menghambat mereka untuk mengadopsi 3G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seperempatnya, atau 23 persen konsumen yang mengatakan bahwa tarif 3G mahal sehingga mereka enggan mengadopsi 3G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, menurut mereka yang sudah memakai 3G, layanan mobile TV dan surfing di Internet dirasa tidak perlu dan masih mahal. Secara transparan, konsumen menyarankan agar tarif 3G diberlakukan flat sehingga layanan 3G lebih menarik di mata konsumen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah biaya, konsumen juga merasa tidak puas dengan kecepatan transmisi, umur baterai dan kualitas gambar yang dihasilkan di ponsel.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/3g-penting-atau-nggak-penting.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116260764723035836</guid><pubDate>Sat, 04 Nov 2006 02:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-11-04T10:34:07.686+08:00</atom:updated><title>Menuju Contact Center 3G</title><description>Dengan teknologi contact center over IP memungkinkan tiap pelanggan untuk melakukan kontak video calling dengan para agent customer service. Banyak aplikasi baru berbasis IP bisa dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pernah kesal gara-gara layanan operator ngadat, lalu Anda juga tidak bisa menghubungi petugas call center untuk mengadukan kejadian ini. Coba saja telepon layanan call center yang terdiri dari tiga digit angka itu (bisa 123, 114, 388, 888, 999 dan lainnya), selain bunyi nada sibuk yang rajin menjawab, ujung-ujungnya Anda juga harus repot sendiri datang ke kantor customer service terdekat.&lt;br /&gt;Untungnya operator cepat tanggap mengatasi hal ini. Seiring dengan segera dimulainya layanan 3G di beberapa operator, masing-masing telah mempersiapkan model contact center yang lebih canggih. Salah satunya dengan meng-upgrade perangkat contact center berbasis IVR (Interactive Voice Response) yang ada saat ini menjadi contact center over IP (Internet Protocol). Contact Centre berbasis IVR sangat populer saat ini, yaitu menghubungi call center dengan cara meneleponnya langsung.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan teknologi contact center over IP (CC over IP) sendiri memungkinkan pelanggan untuk tidak lagi terjebak dalam antrian “waiting list” untuk berbicara dengan agent call center. Setidaknya menurut Stefanus Budi Djatnika, Vice President Information Technology Exelcom, ada tiga aplikasi penting yang bisa diunggulkan dari contact center berbasis IP ini. Aplikasi lainnya yang tidak kalah menarik adalah web-based enabled, yaitu pelanggan bisa kontak langsung dengan agent melalui web internet. “Yang lebih seru justru adalah instant messaging (IM) untuk contact center.”ujarnya. &lt;br /&gt;Model IM untuk contact center memungkinkan pelanggan untuk chatting dengan agent call center dari ponselnya. Ini tentu lebih mudah bagi pelanggan tanpa harus menelepon berkali-kali layanan call center. Apalagi dengan IM setiap pelanggan dapat terhubung kapan saja, sehingga pertanyaan yang masuk offline nantinya dijawab lebih cepat. Terakhir adalah dengan menjalankan VoIP (telepon internet), tapi pilihan ini sulit dijalankan karena dari sisi agent membutuhkan add-on device IP Phone lagi dan dari sisi pelanggan belum terlalu dirasakan keuntungannya (user requirement). &lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/11/menuju-contact-center-3g.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116216878009467165</guid><pubDate>Mon, 30 Oct 2006 00:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-10-30T08:39:41.263+08:00</atom:updated><title>Jalan Macet, 3G Ambulance Solusinya</title><description>DALAM sebuah percobaan gabungan bersama SingHealth iTAG (Innovative Technology Application Group) dan SingTel, tim mobile ICU milik rumah sakit KK Women’s and Children’s Hospital (KKH) menggunakan telepon genggam berteknologi 3G sebagai alat tambahan untuk perawatan pertama di lapangan. Misalnya untuk memindahkan anak yang dalam kadaan kritis ke rumah sakit. Saat ini rumah sakit di Singapura itu memang baru menggunakan teknologi ini bagi tim mobile ICU khusus pasien anak. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Layanan perawatan pasien darurat jarak jauh serupa juga telah lama dikembangkan oleh National Technical University of Athens, Yunani. Itu berkat kerja sama dengan operator Vodafone dengan sebutan 3G Ambulance.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagi seorang pasien, kecepatan dalam memperoleh perawatan demi keselamatan jiwanya merupakan suatu hal penting. Demikian pula bagi tim medis gawat darurat yang turun ke lapangan. Mobile ICU dan atau 3G ambulance adalah kendaraan pertama yang datang di tempat kejadian dan memberikan perawatan pertama kepada pasien. Namun, jika waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan ke rumah sakit makin lama, makin tinggi pula tingkat kematian. &lt;br /&gt;Di kota Atena, 17 menit adalah waktu rata-rata yang diperlukan bagi sebuah ambulan untuk mencapai rumah sakit tujuan. Kota Atena sendiri dipilih karena lalu lintas di kota ini cukup padat, sehingga diperlukan solusi untuk mempercepat waktu perawatan untuk pasien gawat darurat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjamin Kenyamanan Pasien&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan menggunakan sistem telekomunikasi berteknologi 3G, pasien dalam kondisi kritis akan memperoleh keuntungan dengan memperoleh akses perawatan yang lebih cepat oleh dokter ahli. Lebih dari itu, mereka bahkan dapat berinteraksi dengan dokter atau konsultan yang terpisahkan oleh jarak. Karena sistem ini dipasang pada mobil ambulan, sehingga mampu menghadirkan konferensi video beresolusi tinggi antara ambulan dengan dokter atau konsultan yang berada di rumah sakit. Tim medis dapat pula mengirimkan gambar diam berkualitas tinggi serta hasil diagnosa dari perlengakapan medis yang ada. Tujuan yang ingin dicapai adalah mempersingkat waktu perawatan, meningkatkan diagnosis pengobatan, dan menekan biaya dengan mengembangkan sebuah alat medis portabel yang terintegrasi pada panggilan darurat. &lt;br /&gt;Tak hanya bermanfaat untuk pihak pasien, pihak tim medis juga akan terbantu dengan penerapan sistem ini. Tim lapangan yang terdiri dari Registrar (dokter senior) dan perawat ICU, sering beroperasi dalam keadaan penuh tekanan. Mereka harus pergi ke beragam lingkungan yang tidak mereka kenal dan menentukan apakah seorang pasien siap untuk dipindah ke rumah sakit kemudian melakukan perawatan selama perjalan ke rumah sakit di dalam kendaraan mobile ICU atau ambulan. Pada saat yang sama, tim mobile ICU akan tetap melakukan kontak dengan stasiun pusat rumah sakit dimana seorang dokter perawatan intensif bertugas. &lt;br /&gt;Bagi para dokter senior di rumah sakit, fasilitas ini dapat meningkatkan keamanan karena mereka dapat mengawasi berbagai langkah perawatan yang dilakukan oleh tim mobile ICU serta perkembangan pasien selama perjalanan menuju rumah sakit. Bagi tim lapangan, pengawasan yang diberikan oleh kolega senior mereka memberikan keyakinan tambahan dalam setiap tindakan.&lt;br /&gt;Dulu ketika komunikasi dilakukan hanya melalui audio, seseorang hanya bisa mengandalkan pada interpretasi orang lain. Namun ketika mampu melihat sebuah gambar atau video, maka kenyataannya akan sangat berbeda&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cukup Laptop dan Camcorder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perangkat yang dibutuhkan guna mendukung layanan ini cukup sederhana, yang utama yakni sebuah ambulan yang dilengkapi dengan peralatan sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Laptop&lt;/span&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kamera video (camcorder) yang terhubung dengan laptop, yang mampu beroperasi pada beragam kondisi cahaya serta mampu mendukung pengambilan gambar diam beresolusi tinggi. &lt;br /&gt;Sebuah modem atau telepon genggam 3G yang menghubungkan laptop dengan jaringan 3G. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam laptop telah tersedia program konferensi video standar sebagai sarana komunikasi tatap muka dengan pusat layanan rumah sakit. Pusat layanan berada di rumah sakit, dimana seorang dokter atau konsultan dapat menggunakan PC standar untuk dapat terhubung dengan mobil ambulan yang sedang bergerak. Sebuah web camera terpasang di pusat layanan sehingga memungkinkan kedua belah pihak melakukan konferensi video secara timbal balik.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Video Kunjungan Virtual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiap orang tua dan anggota keluarga pasti akan mencemaskan kondisi ketika salah satu anggota keluarga mereka yang baru lahir dinyatakan memerlukan perawatan khusus di ruang ICU. Meski orang tua dan atau keluarga diperbolehkan menunggu buah hati mereka di rumah sakit, namun mereka tetap tidak dapat melihat dan mendekati langsung sang anak. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk mengatasi beragam masalah tersebut, masih di Singapura,  Departemen Pengobatan Neonatal &amp; Developmental, Rumah Sakit Umum Singapura (SGH), memperkenalkan sebuah layanan kunjungan virtual melalui fitur tekonologi 3G kepada para orang tua yang anaknya di rawat dalam Neonatal Intensive Care Unit (NICU).  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagian besar bayi yang berada dalam perawatan NICU adalah bayi kelahiran prematur dengan rata-rata lama perawatan selama 2 bulan. Untuk alasan pencegahan infeksi, hanya orang tua bayi sajalah yang dapat berkunjung.  Pada kasus infeksi berat, peraturan kujungan bisa lebih ketat lagi. &lt;br /&gt;Melalui fasilitas kunjungan virtual, sebuah layanan yang baru diluncurkan oleh SGH dan SingTel bulan April lalu ini, para orang tua, anggota keluarga, dan para teman, kini dapat mengunjungi anggota keluarga baru mereka dari lokasi manapun melalui internet dan telepon berteknologi 3G. Penggunaan inovasi dari solusi komunikasi ini di samping mampu mentertibkan kunjungan rumah sakit, juga terbukti dapat mengurangi kecemasan para orang tua bayi yang masih dalam perawatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara teknis, sebuah kamera video dipasangkan di atas box bayi di ruang NICU. Para orang tua pun kemudian diberi user ID dan password untuk mengakses portal SingTel agar dapat melihat gambar video bayi mereka secara live. Kunjungan virtual, yang berbasiskan pada layanan eSurveillance SingTel ini, dapat dijalankan melalui Internet Protocol (IP) dan jaringan 3G SingTel, bahkan ketika orang tua berada di luar negeri sekalipun. Ketika si bayi telah dipindahkan dari ruang NICU atau dipulangkan, maka user ID dan password tidak dapat digunakan lagi. &lt;br /&gt;Fasilitas ini menurut Dr. Yeo Cheo Lian, Head and Senior Consultan SGH, Department of Neonatal &amp; Developmental Medicine, sangat bermanfaat bagi keluarga pasien. “Sangat melelahkan baik secara fisik maupun emosional bagi para orang tua untuk secara konstan berada di ruang NICU, terutama bagi orang tua dengan jam kerja yang panjang atau bahkan berada di luar negeri.” “Kunjungan virtual memberikan nilai lebih dalam kontak hubungan orang tua dan anak serta memungkinkan bagi anggota keluarga yang lain untuk memberikan kontribusi dalam proses pengambilan keputusan yang mungkin diperlukan selama masa perawatan anak dalam ruang NICU,” ujarnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut Liam juga, akses jarak jauh tersebut memungkinkan anggota keluarga lain turut merasa menjalin hubungan dengan si bayi dan sejak awal turut terlibat dalam proses perawatan, serta memberikan dukungan kepada orang tua si bayi. “Kunjungan virtual dapat membantu seluruh keluarga untuk terlibat lebih banyak dalam perencanaan kepulangan si bayi,” tandasnya.&lt;br /&gt;Melihat respon positif dari pihak orang tua bayi, pihak rumah sakit bahkan berencana untuk mengembangkan layanan ini hingga perawatan dan panduan pasca-NICU, di mana kamera ditempatkan di rumah si bayi. Terakhir dikabarkan pula, RS Tan Tock Seng di Singapura telah menandatangani kerja sama dengan pihak Nokia. Kerja sama ini kelak akan menjadikan Tan Tock Seng sebagai rumah sakit pertama di dunia yang mengembangkan teknologi bergerak (mobile) untuk seluruh sistemnya. Sistem ini antara lain menerapkan model panggilan dari pasien atau keluarga pasien ke seorang dokter selama 80 menit per hari dan 200 menit per hari untuk perawat. Paging system ini mengadopsi sistem pesan pintar (smart messaging system). Selain itu, pihak rumah sakit telah melakukan tes telepon 3G untuk memonitor seluruh jalannya perawatan pasien. Seluruh proses pengembangan ini diharapkan akan selesai dalam tiga tahun. &lt;br /&gt;Secara keseluruhan, telah jelas bahwa sistem berkualitas tinggi dan murah seperti ini dapat secara efektif membantu mengurangi waktu yang diperlukan pasien untuk memperoleh perawatan rumah sakit serta membantu menyelamatkan nyawa.&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/10/jalan-macet-3g-ambulance-solusinya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116130670954095219</guid><pubDate>Fri, 20 Oct 2006 01:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-10-20T09:11:50.340+08:00</atom:updated><title>V-GIRL 3G Buat yang Jomblo</title><description>Kehadiran teknologi generasi ketiga (3G) di ranah telekomunikasi seluler dengan fitur-fitur canggih seperti video/audio straeming, serta pertukaran data cepat, akan menciptakan standar baru bagi aplikasi game. Untuk pertama kalinya sebuah game telepon seluler mengombinasikan semua fitur utama teknologi 3G dan handsets-nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebuah perusahaan penyedia teknologi dan aplikasi telepon seluler, Artificial Life dari Hong Kong, dua tahun lalu meluncurkan produk aplikasi terbarunya yang dijuluki: V-Girl Version 1.0, Your Virtual Girlfriend. Cocok sekali buat Anda yang masih men-jomblo.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Game ini dirancang memiliki beragam fitur menarik yakni menggunakan kecerdasan buatan, chat, animasi, dan grafis 3-D berkualitas tinggi serta tak ketinggalan dengan dibenamkannya lebih dari 3000 video dan audio stream. Perusahaan ini mengakui telah mendapat tawaran dari operator-operator besar dari berbagai negara untuk meluncurkan produk game ini pada jaringan 3G baru mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The V-Girl dan V-Boy merupakan aplikasi game telepon seluler yang memiliki komponen jalan cerita dengan dukungan gambar video. Pada game ini, yang menitikberatkan pada hubungan lawan jenis, para pemain sebelumnya harus memilih virtual girlfriend atau boyfriend yang mereka sukai dari beberapa kandidat yang tersedia. Selanjutnya pengguna handphone dapat berinteraksi dengan virtual girfriend pilihannya. Hidup pun tak sepi lagi, bukan?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Virtual girlfriend yang didukung oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence) ini demen untuk melakukan kencan seperti pergi ke klub atau bioskop, secara virtual tentunya. Dia bisa tertawa, mengirim pesan pendek, dan chatting tentang beragam topik seperti seni, filsafat, atau keseharian dia di kantor. Dia juga menyukai hadiah seperti bunga atau coklat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menikahi Kekasih Virtual&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan ribuan video dan  klip animasi 3-D berkualitas tinggi, tiap pemain akan mendapatkan pengalaman bermain yang unik. Game ini memiliki 20 tingkatan. Tiap tingkatan akan memberikan tantangan berbeda, dengan tujuan akhir adalah untuk berkencan atau bahkan menikahi kekasih virtualnya. Namun demikian, permainan ini tidak berakhir pada pernikahan saja. Permainan ini dirancang sebagai cerita interaktif berkelanjutan yang secara terus menerus berkembang dan berubah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Virtual girl tinggal dalam sebuah dunia animasi 3-D yang realistik. Pemain dapat menelusuri dunia animasi tersebut menggunakan telepon genggam 3G mereka.  Pemain dapat mengunjungi virtual disko, mendengarkan musik, dan secara virtual mengajak V-Girl nonton bioskop. Pemain juga dapat mengundang V-Girl ke rumah mereka. Pemain juga dapat melakukan pengamatan untuk memahami hal yang disukai dan tidak disukai oleh V-Girl, lalu kemudian memikirkan cara bagaimana memenangkan cintanya melalui beraneka hadiah dan bermacam rayuan yang Anda berikan. Tapi, berhati-hati dalam merayu. Jika salah langkah, alih-alih dapat berkencan, senyuman pun tak akan didapat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan keunikannya, tak heran bila kemudian game yang menggabungkan beragam fitur canggih teknologi 3G ini mampu memenangkan beragam penghargaan diantaranya adalah Ericsson’s Global Best Mobil Game Award. Selain itu penghargaan juga diraih dari 3rd Hong Kong Digital Entertainment Excellence Award, sebagai The Best Entertainment Software.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adaptasi Budaya Lokal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di wilayah Asia, game unik telah hadir dibeberapa negara. Misalnya di Taiwan, melalui operator Taiwan Mobile Co.Ltd, para pengguna Cell Mobile 3G dapat mendaftarkan diri untuk bergabung dalam V-Girl. Para anggotanya ditarik iuran tiap bulannya, dengan waktu bermain selama satu jam tiap harinya. Fitur lainnya seperti wallpapers, screensavers, dan video mail akan segera diluncurkan pula.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sementara di Brunei Darussalam, sebuah hubungan jangka panjang telah dilakukan antara operator B-Mobile Communications Sdn. Bhd dengan Artificial Life sebagai penyedia game V-Girl. Peminatnya di negeri petro dollar ini pun kian hari semakin banyak. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penandatangan kontrak kerjasama juga dilakukan antara Artificial Life dengan Singapore Telecom Mobile Pte Ltd (SingTel Mobile). Kerjasama ini akan membuat SingTel sebagai operator pertama yang memperkenalkan game 3G bertajuk V-Girl ke pasar Singapura. Penampilan karakter V-Girl dan fitur multimedia lainnya untuk versi Singapura akan disesuaikan dengan pengguna telepon seluler dan budaya lokal. Bagaiman dengan Indonesia, apakah Telkomsel akan jadi pelopornya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tergiurnya operator-operator telepon seluler besar untuk menyediakan game ini sebagai nilai tambah kepada konsumennya, merupakan pertanda bahwa game ini menawarkan kesempatan bisnis yang menjanjikan. &lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/10/v-girl-3g-buat-yang-jomblo.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-35281439.post-116080697762736180</guid><pubDate>Sat, 14 Oct 2006 06:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-10-14T14:22:57.860+08:00</atom:updated><title>Saatnya Telekomunikasi Murah dan Aplikatif Dengan 3G</title><description>Baru-baru ini, Indonesia disuguhkan layanan baru yang diyakini sebagai cikal bakal telekomunikasi masa depan, teknologi generasi ketiga (3G). Sebut saja yang sebelumnya tak mungkin. Di era 'Star Trek' ini, semua menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan percakapan layaknya bertatap muka bukan lagi suatu hal yang mustahil. Bahkan, menonton acara kesayangan saat sedang di kamar mandi pun kini bisa-bisa saja. Tapi, apakah sekadar itu yang bisa ditawarkan 3G?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa dipungkiri, layanan telekomunikasi yang dibutuhkan ialah ketersambungan tanpa batas yang aplikatif dengan tarif murah. Pada kenyataannya, layanan telekomunikasi yang benar-benar dianggap murah lah yang akhirnya menjadi pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai teknologi yang lebih canggih dengan medium bandwidth yang lebih besar, mestinya 3G bisa menyediakan layanan komunikasi yang lebih hebat dengan tarif yang lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat disayangkan bila investasi yang begitu besar hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang tanpa menyentuh lapisan terbawah dari masyarakat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pada awalnya, 3G ditujukan pada kalangan menengah ke atas demi mengembalikan modal besar yang telah dikeluarkan. Tapi, patut dipikirkan kembali agar teknologi ini juga bermanfaat bagi orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kapasitas layaknya jalan tol, frekuensi dan infrastruktur yang disiapkan untuk 3G, sebagian besar porsinya bisa dimanfaatkan untuk mengakomodir layanan dasar telekomunikasi dengan jumlah sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logikanya, dengan beban biaya infrastruktur yang kelak tak jauh beda dari sebelumnya, dan hitung-hitung sekaligus menggantikan perangkat yang mulai usang, kapasitas jaringan 3G yang besar mestinya bisa membuat tarif yang ditawarkan jadi semakin murah. Apalagi dengan makin banyaknya pemain yang berkubang di industri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski menawarkan tarif murah, namun operator tak perlu khawatir akan berkurangnya laba. Di sini, ada opsi skema lumbung pemasukan yang tak kalah imbang, yakni pemasukan dari layanan dasar secara masif dan murah, serta pemasukan dari sektor layanan tambahan yang bersifat futuristik, namun aplikatif dengan kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, tingkat penetrasi pengguna telekomunikasi atau teledensitas juga makin bertambah, pelanggan kian terpuaskan, dan operator pun tak kalah diuntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aplikatif&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memasarkan layanan tambahan futuristik, operator harus jeli melihat potensi penetrasinya ke tiap segmen. Konten yang ditawarkan harus aplikatif. Meski tarifnya premium, namun layanan benar-benar berrmanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketertinggalan pengimplementasian dari negara-negara lain, para penyedia layanan 3G di Indonesia sepatutnya sudah belajar akan hal itu dan diharap mampu menawarkan solusi terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut diingat, karakteristik orang Indonesia tak sama dengan negara lain. Pasar Indonesia sangat unik. Oleh sebab itu, kecenderungan 3G di Indonesia untuk sukses lebih positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi serapan pasar sangat besar. Lihat saja, meski layanan belum digelar, pengguna handset 3G sudah mencapai setengah juta lebih. Artinya, untuk urusan daya beli, sebagian masyarakat Indonesia terbilang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar sukses dalam penjualan, kreativitas dalam menciptakan layanan yang aplikatif sudah barang tentu jadi tuntutan. Masyarakat perlu diyakinkan bahwa layanan ini benar-benar bermanfaat bagi mereka dan mudah dalam penggunaannya (entry barrier).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila diperhatikan, Indonesia sangat kaya akan ragam komunitas. Dari semuanya, banyak celah bisnis yang bisa digali. Salah satu komunitas yang potensial ialah komunitas Blogger, dimana jumlah Blogger di Indonesia kian banyak dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, orang yang aktif berkecimpung di dunia Blog, sehari-harinya tak lepas dari yang namanya Internet. Coba saja buat aplikasi yang memudahkan mereka dalam beraktivitas, dengan hanya mengandalkan mediasi ponsel 3G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semisal saja untuk mem-posting tulisan dan gambar, memberikan komentar, dan memberi tautan ke situs atau alamat Blog yang mereka sukai, niscaya layanan 3G yang mengakomodir fitur itu akan disantap. Tentu dengan tarif yang terjangkau dan implementasi yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ saja, antara Blogger, operator, penyedia konten, serta penyedia handset, tercipta suatu mata rantai industri. Sebuah perputaran uang serta informasi yang tidak sedikit. Bayangkan, itu dari satu komunitas saja, belum yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal tersebut, potensi pasar lainnya yang bisa dibidik melalui 3G, tentu saja sesuatu hal yang bersinggungan dengan Internet. Yang pasti harus lebih menarik dan lebih mudah diaplikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Revolusi Internet&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet mestinya jadi isu utama di layanan baru ini. Dengan angka pengguna yang terbilang minim, penetrasi Internet di Indonesia bisa digenjot melalui 3G. Tentu harus sesuai catatan awal, tarif murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan 3G, konvergensi telekomunikasi dan teknologi informasi mestinya menemui makna yang sesungguhnya. 3G harus bisa mewakili revolusi internet, sesuai dalam jargon-jargon pariwara yang kerap ditiupkan, semisal 'Life Unlimited' serta 'Dunia dalam Genggaman'. Kini, jargon bisa berbunyi 'Internet Broadband dalam Genggaman'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet broadband dengan tarif yang murah dan konten yang aplikatif hasil karya anak negeri, tentunya akan diminati dan sangat berpeluang untuk diserap pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal konten yang ditawarkan, sebaiknya dipilih yang punya kedekatan (proximity) dengan pelanggan. Semisal, yang mengandung informasi bisnis, pendidikan, kerohanian, komersial, hiburan, serta yang menunjang pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konten dan aplikasi yang ditawarkan pun harus lebih atraktif, tidak kaku, mudah diimplementasikan dan tepat guna. Banyak ragam konten yang sebenarnya potensial untuk digarap dan menawarkan suatu nuansa yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah aplikasi-aplikasi transaksi bisnis semacam mobile-commerce, mobile-banking, mobile-business, dan belanja jarak jauh (teleshopping), menjadi aplikasi yang tidak menakutkan dan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sektor pendidikan, proses pengajaran jarak jauh (distance learning) dan perpustakaan online, pun cukup menarik untuk dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sektor korporasi yang punya ceruk pasar tersendiri dan berperan sebagai revenue generator yang sinergis, patut pula diperlakuan istimewa. Bila dicermati, tiap perusahaan tentunya menginginkan layanan yang mampu meningkatkan kinerja usaha dan ujung-ujungnya mengkatrol nilai pemasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tawarkanlah sesuatu aplikasi atau konten perkantoran yang punya nilai lebih. Semisal saja dengan aplikasi yang memudahkan proses otomatisasi, penyempurnaan layanan pelanggan (one-stop customer service), informasi dan data penyimpanan barang (warehouse) perusahaan yang terintegrasi, serta pelayanan swalayan (online self-care).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk fitur berbau hiburan, banyak sekali yang bisa ditawarkan. Cermati saja kebiasaan masyarakat kita yang unik. Layanan semacam nada dering, nada sambung, dan jingle-jingle lucu nampaknya masih akan merajai sektor layanan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, beragam aplikasi semacam SMS, MMS, serta push e-mail, juga bisa dikembangkan menjadi layanan yang lebih advance lagi. Aplikasi untuk mobile-government juga bisa ditawarkan di teknologi Internet nirkabel bergerak kecepatan tinggi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, perlu juga diingat, suatu layanan butuh yang namanya publikasi demi mengangkat imej. Jadi buatlah supaya layanan itu mudah diingat. Entah itu dari slogannya, mereknya, atau bahkan bisa dari kontroversi baik buruknya kualitas layanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, secara teknologi, 3G bisa mendistribusikan data berkapasitas besar. Dengan mengupayakan aplikasi-aplikasi bervariasi yang bermanfaat, maka akan menarik pengguna dari berbagai kalangan. Dengan kapasitas data yang besar, pengiriman aplikasi dapat dilakukan secara singkat sehingga secara asumsi bisa memangkas biaya dan menurunkan tarif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, industri bakal menemukan titik terang. Era konvergensi telekomunikasi yang murah dan aplikatif, sudah bisa dimulai dari generasi ketiga ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;info by detik.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://around-infoteck.blogspot.com/2006/10/saatnya-telekomunikasi-murah-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item></channel></rss>