<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865</id><updated>2026-05-29T15:56:19.397+07:00</updated><category term="Sufi"/><category term="Matematika Syekh"/><category term="Makrifat Guru Sejati"/><category term="Syekh Siti Jenar"/><category term="Alim"/><category term="Burung Surga"/><category term="Syariah"/><category term="Sekapur Sirih"/><title type='text'>Serat Bayan Budiman</title><subtitle type='html'>Makrifat Burung Surga dan Ilmu Kasampurnan Syekh Siti Jenar</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://seratbayan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-7939833019528287788</id><published>2018-11-29T20:39:00.001+07:00</published><updated>2018-11-29T20:39:59.713+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><title type='text'>Tujuan Akhir dari Semua Tindakan Ibadah - Makna Gerak Ibadah</title><content type='html'>Tujuan akhir dari semua tindakan ibadah seperti dalam praktek sufi atau ketaatan syariat itu apa ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan akhir ialah berada pada posisi dekat Tuhan. Bahkan taqarrub atau mendekati Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencapai kedekatan pada posisi Tuhan itulah yang sering diberi arti menyatu dengan Tuhan Sang Hakikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebutan nama-nama atau sifat Tuhan bukanlah sekedar suatu ucapan verbal seperti menyebut nama orang atau benda, tapi sebuah proses dari suatu langkah penghampiran pada Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerak-gerak dalam ibadah adalah simbol dari hakikat yang dicari, bukan sekedar gerak anggota tubuh tanpa ada makna dan tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluru gerak hidup hingga tarikan dan desahan napas adalah simbol yang bermakna sebagai pencarian dan pencapaian Tuhan itu sendiri dalam bentuk zikir.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7939833019528287788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7939833019528287788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2018/11/tujuan-akhir-dari-semua-tindakan-ibadah.html' title='Tujuan Akhir dari Semua Tindakan Ibadah - Makna Gerak Ibadah'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-7305061943406122619</id><published>2018-11-20T17:35:00.001+07:00</published><updated>2018-11-20T17:35:15.548+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Matematika Syekh"/><title type='text'>Sedikit Rahasia Matematika Syekh Siti Jenar - Ketakterhinggan Aku</title><content type='html'>Perl&lt;br /&gt;
+u diketahui oleh semuanya bahwa dalam ilmu matematika, serat bayan budiman bisa diibaratkan teori limit untuk memahami ajaran Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manunggaling Kawulo Gusti yang diajarkannya adalah sebuah bentuk ajaran menembusa rahasia ketakterhinggaan (~).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam matematika, siapa saja yang mampu menembus rahasia ketakterhinggaan, maka ia akan bisa menemukan sejumlah kerelatifan nilai (ke-aku-an).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memahaminya, kita perlu mengerti bahwa dalam teori limit matematika 1/0 (satu dibagi nol) sama dengan ~ (tak terhingga). Selanjutnya juga perlu dipahami sistem pengerjaan seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika X=Y, maka X/Y= Y/X (X dibagi Z sama dengan Y dibagi Z).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sitem pengerjaan tadi maka kita dapat membuat sebuah sistem operasi matematika untuk memahami sjsrsn Syekh Siti Jenar, seperti yang tertera di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
0 (nol) = 0 (nol)&lt;br /&gt;
0 x 7 = 0 x 1000 (sampai di sini operasi pengerjaan ini masih bisa diterima oleh penganut &quot;syariat&quot; matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memakai dalil di atas, X=Y, maka X/Z=Y/Z, maka kita bisa memasuki suatu sistem pengerjaan yang bagi kaum &quot;syariat&quot; matematika akan melahirkan kekacuan jagad sebagaimana kekacauan yang disebabkan ajaran Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
0x7/0 = 0x1000/0&lt;br /&gt;
(nol kali tujuh dibagi nol sama dengan nol kali seribu dibagi nol).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara pengerjaan tersebut, maka terbongkarlah sesungguhnya rahasia angka-angka, 1,2,3.9,1000,10000 atau berapapun itu sama saja, tidak ada bedanya sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bahasa agamanya, raja, presiden, pengemis, politisi dan sebagainya itu sama saja jika dihadapkan pada mereka-mereka yang mampu menembus rahasia ketakterhinggaan (yang membolehkan pembagian angka nol : menenggelamkan kebulatan dunia sebagai pusat orientasi). &lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;yaitu mereka yang meninggalkan dunia sebelum meninggal dunia.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7305061943406122619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7305061943406122619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2018/11/sedikit-rahasia-matematika-syekh-siti.html' title='Sedikit Rahasia Matematika Syekh Siti Jenar - Ketakterhinggan Aku'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-251648966788093237</id><published>2015-08-18T09:04:00.002+07:00</published><updated>2015-08-18T09:05:47.609+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syekh Siti Jenar"/><title type='text'>Kapan Kitab Serat Bayan Budiman Ditulis</title><content type='html'>Serat Bayan Budiman merupakan sebuah kitab hasil karya orang jawa yang berasal dari daerah Jawa Timur. Berliau adalah Haji Mustafa yang beralamat di Desa Genuk Watu, Pare, Kediri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kitab Serat Bayan Budiman menurut catatan dibuat pada tahun 1859 Jawa atau pada tahun 1929 Masehi dan ditulis dalam Bahasa Jawa dengan menggunakan huruf Pegon atau Arab Melayu yang terbagi ke dalam beberapa kelompok tembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFqimx0ACMPVp-4-N_Acvf6NgPOTBTJvL0JzjfJvaUQ3uAmIu1V8s7ci_qAuNr0DXBAQRKnuNmhgRyYT41VDiN-wrYD1XpFaA7fWn22aj8X9hoRjTsADpso8aHwxpl_uoSM2v5gDBwDnUE/s1600/Serat+Bayan+Budiman.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFqimx0ACMPVp-4-N_Acvf6NgPOTBTJvL0JzjfJvaUQ3uAmIu1V8s7ci_qAuNr0DXBAQRKnuNmhgRyYT41VDiN-wrYD1XpFaA7fWn22aj8X9hoRjTsADpso8aHwxpl_uoSM2v5gDBwDnUE/s640/Serat+Bayan+Budiman.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Penunjuk tahun itu menandai kitab ini sedikit lebih tua sedikit atau sezaman dengan serat-serat yang menjelaskan pandangan Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak versi yang merupakan salinan ke dalam bahasa Indonesia yang beredar. Diantaranya adalah Serat Syekh Siti Jenar karya dari R. Sastrowijoyo yang dikeluarkan pada tahun 1956.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang masih belum jelas kebenarannya hingga saat ini siapa pengarang pertamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain serat yang populer di kalangan rakyat kebanyakan, juga banyak serat yang beredar di kalangan elite kerajaan. Berbagai macam bentuk sastra ditulis berbahasa Jawa dalam bentuk tembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang populer diantara semuanya adalah kitab Bayan Budiman yang amat populer di Jawa Timur sebelum masa kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini terus berlangsung dan bertahan hingga sekitar tahun 60-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/251648966788093237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/251648966788093237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2015/08/kapan-kitab-serat-bayan-budiman-ditulis.html' title='Kapan Kitab Serat Bayan Budiman Ditulis'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFqimx0ACMPVp-4-N_Acvf6NgPOTBTJvL0JzjfJvaUQ3uAmIu1V8s7ci_qAuNr0DXBAQRKnuNmhgRyYT41VDiN-wrYD1XpFaA7fWn22aj8X9hoRjTsADpso8aHwxpl_uoSM2v5gDBwDnUE/s72-c/Serat+Bayan+Budiman.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-5675380591604129434</id><published>2013-05-29T22:55:00.004+07:00</published><updated>2013-05-29T22:55:51.322+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makrifat Guru Sejati"/><title type='text'>Bisakah Belajar Makrifat dari Rakyat Awam</title><content type='html'>Netralitas keagamaan akan berubah menjadi kepentingan ekonomi dan politik dalam tata pergaulan dunia era pasca-industri. Lebih kritis lagi ketika diletakkan dalam perspektif ramalan futurolog mengenai benturan peradaban dan kebangkitan keagamaan di belahan Asia Afrika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perdebatan fungsi agama sebagai perekat sosial atau pemicu konflik kembali menjadi aktual.&lt;br /&gt;
Padahal, dalam serangkaian konflik yang terjadi, faktor sosial ekonomi dan politik selalu terlibat. Di sinilah konsep dan kebijakan kerukuan beragama dalam kerangka kebangsaan selama ini perlu dikaji ulang. Konsep itu ternyata gagal menjamin terhindarnya konflik atas nama agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyKd9SBqnGC7L28ipYefMPFXv3hnWJatCk3BjSgDoFYr9wiZLgWgGTUuhC-ykp1-nhqKyryEk43qYCp1DwTUz2itce7yGgRGeIaYlo60j6BF6fKfgP_H5eF1ogH4HJP7opjBTtP4XVl1qy/s1600/Allah+SWT.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;612&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyKd9SBqnGC7L28ipYefMPFXv3hnWJatCk3BjSgDoFYr9wiZLgWgGTUuhC-ykp1-nhqKyryEk43qYCp1DwTUz2itce7yGgRGeIaYlo60j6BF6fKfgP_H5eF1ogH4HJP7opjBTtP4XVl1qy/s640/Allah+SWT.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;Masing-Masing Berpindirian Agamanya Benar&lt;/h3&gt;Setiap pemeluk agama menyakini kebenaran agamanya dengan misi suci dakwah penyelamatan.&lt;br /&gt;
Namun, ide dasar dakwah penyelamatan bagi pemuliaan manusia gagal menjanjikan hidup tenteram dan kedamaian. Orang yang tak memenuhi seruan dakwah keselamatan ditempatkan di luar wilayah surgawi. Tidak hanya dituduh sesat dan melanggar kebenaran, bahkan dianggap menentang dan merusaka kesucian agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Soalnya adalah terbatasnya wawasan keagamaan publik atas ajaran agamanya. Dakwah keselamatan bukan penempatan manusia sebagai hakim imam, akan tetapi penempatan semua manusia dalam kemahaluasan ampunan Tuhan.&lt;br /&gt;
Kerukunan bukanlah hanya sekedar komunikasi antar pemeluk, tetapi dialog kreatif dan dialogis pengalaman beriman. Perlu dibuka dialog kebertuhanan dan keberagamaan tanpa khawatir erosi keimanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wawasan keagamaan publik akan memperkaya pengalaman bertuhan dan beragama anatar pemeluk dan antar pemahaman yang berbeda atas suatu teks ajaran. Hal ini sangatlah penting di tengah peradaban dunia yang semakin terbuka dan menyatu. Cara memahami realitas diri dalam relasi dengan agama dan Tuhanlah yang menjadi persoalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setap ajaran agama dengan gigihnya mempromosikan cinta kasih dan kedamaian hidup.&lt;br /&gt;
Sementara itu, setiap manusia dengan mudah menjadikan Tuhan dan agama menurut visinya sebagai legitimasi kehendak dan kepentingannya. Hal ini sering dilakukan dengan menindas untuk menang di atas penderitaan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, elite komunitas aama sering menguasai kebenaran keagamaan atas nama Tuhan secara hegemonik.&lt;br /&gt;
Mereka yang memahami teks ajaran suatu agama merasa piling berhak berbicara atas nama Tuha. Bahkan sering menganggap dirinya sebagai representasi kebenaran dan Tuhan bagi kepentingan kelasnya. Keagamaan rakyat atau yang disebut folk religion yang mayoritas menjadi terpinggir dari surgawi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengingat konflik keagamaan dalam skala yang meluas, penting dicari model keagamaan publik yang merakyat.&lt;br /&gt;
Tuhan Maha Tahu dan Pengampun, tafsir firmanNya pun terbuka seluas ketakterhinggan diriNya.&lt;br /&gt;
Sayangnya, formula legal formal sepanjang klaim elite agama sering mereduksi Kemahaluasan ampunan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Antara Awam dan Elite&lt;/h3&gt;Tanpa wawasan dan kearifan rakyat, surga Tuhan akan menjadi hegemoni elite suatu komunitas agama.&lt;br /&gt;
Orang yang awam atas makna teks verbal akan terasing dari wilayah surgawi. Mereka mungkin memiliki kesadaran dan pengalaman kebertuhanan dan keberagamaan jauh lebih kaya, lebih luas dan lebih mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui wawasan dan kearifan rakyat dalam kebertuhanan dan keberagamaan akan terbuka perspektif baru yang luas dalam melihat kebenaran dan kepemelukan agama lain. Selain itu, dharapkan dapat tumbuh penghargaan terhadap pemeluk agama lain dalam apresiasi kebertuhanan dan keberagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dari kelas elite, rakyat adalah mayoritas publik yang biasanya awam dalam memahami teks ajaran agama yang dipeluknya. Visi kebertuhanan dan keberagamaan mayoritas publik ini cenderung beragam sepanjang sosial dan sejarah hidupnya. Selain itu, mereka lebih cenderung bersikap terbuka dalam beragama yang diberi simbol akademik sinkretisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam satu hal, sinkretisme (sintesa) mencerminkan keterbukaan dalam kebertuhanan dan keberagamaan.&lt;br /&gt;
Nilai keterbukaan sinkretisme itulah yang perlu dikembangkan sebagai wacana etik kebertuhanan dan keberagamaan. Selanjutnya dikembangkan kualitas kebertuhanan dan keberagamaan sesuai dengan teks verbal dan aktual ajaran agama yang hidup dan dipeluk suatu komunitas secara dinamis dan dialogis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Hanya Tuhan yang Berhak Menghukum&lt;/h3&gt;Mayoritas rakyat biasanya merasa tidak memiliki hak mengklaim kebenaran atas nama Tuhan.&lt;br /&gt;
Namun, keagamaan justru lebih menumbuhkan kearifan kebertuhanan dan keberagamaan. Sayangnya, fenomena kebertuhanan dan keberagamaan rakyat sering menjadi kecaman dakwah keselamatan dalam elitisme keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan mengembangkan suatu kearifan rakyat dalam kebertuhanan dan keberagamaan. Melalui cara demikian dapat dikembangkan suatu model dan pola komunikasi antar pemeluk agama ataupun komunikasi internal dalam komunitas pemeluk suatu agama.&lt;br /&gt;
Perlu disadari bahwa dakwah keselamatan hampir setiap agama bermula dari komunitas publik yang awam itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keawaman beragama bukanlah peringkat surgawi, akan tetapi peringkat keilmuan atas teks verbal dari firman Tuhan. &lt;br /&gt;
Kualitas kegamaan tidak diukur dari peringkat keilmuan tetapi kebertuhanan yang secara utuh, disadari yang terintegrasi dalam kehidupan. Jika penerimaan Tuhan atas hambaNya hanya dilihat dari keawaman atas teks firman yang verbal dan formal, Kemahaluasan Tuhan tereduksi oleh batas-batas keverbalan firman dalam pemaknaan formal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Firman VERBAL hanyalah bentuk kehadiran Tuhan yang maknanya sepadan dengan Kemahaluasan dan Ketakterhinggan Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;
FirmnaNya yang aktual yang tergelar dalam seluruh realitas dinamis cipataanNya yang sebagai sunnatullah dalam ISLAM juga jauh lebih kaya dan tak terhingga dari konsep-konsep.&lt;br /&gt;
Karena itu, ksedaran bahwa Tuhan Maha Mengetahui dan Maha Pengampun perlu diaktualkan dalam realitas kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Perlunya Makrifat&lt;/h3&gt;Perlu dikaji ulang, apakah seseorang lahir dalam komunitas berbeda agama, maka ia harus kehilangan hak surgawi.&lt;br /&gt;
Apakah orang yang lahir dan tumbuh dalam lingkungan Kristen atau Katolik, Muhammadiyah atau NU harus kehilangan hak memperoleh ampunan tak terhingga Tuhan...&lt;br /&gt;
Jaminan rahmat Tuhan bukan hak setiap kelompok keagamaan, akan tetapi hak mutlak Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam praktek keagamaan, kemanusiaan sering tertindas hanya karena pemeluk suatu agama bertindak sebagai Tuhan yang berhak menghukum.&lt;br /&gt;
Setiap agama mengajarkan hanya Tuhanlah yang berhak menghukum siapa saja yang dikehendaki dan hanya Tuhan yang berhak berlaku sombong karena Dia Maha Besar, Maha Kuasa dan Maha Esa. Kesombongan dan kecongkakan serta penindasan manusia atas nama agama dan Tuhan, justru dikecam keras oleh tiap ajaran agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kearifan (makrifat) publik dalam kebertuhanan dan keberagamaan akan membuka komunikasi kemanusiaan pemeluk agama dalam pemahaman yang berbeda.&lt;br /&gt;
Inilah paradigma dasar kerukunan kemanusiaan dalam beragama dan bertuhan. Kemanusiaan adalah nilai universal dalam dakwah keselamatan dari semua agama besar di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembangan wawasan dan kearifan publik kemanusiaan adalah basis paling dasar bagi kerukunan kehidupan beragama yang tek terhienti hanya sebagai komunikasi antar pemeluk agama.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5675380591604129434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5675380591604129434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2013/05/bisakah-belajar-makrifat-dari-rakyat.html' title='Bisakah Belajar Makrifat dari Rakyat Awam'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyKd9SBqnGC7L28ipYefMPFXv3hnWJatCk3BjSgDoFYr9wiZLgWgGTUuhC-ykp1-nhqKyryEk43qYCp1DwTUz2itce7yGgRGeIaYlo60j6BF6fKfgP_H5eF1ogH4HJP7opjBTtP4XVl1qy/s72-c/Allah+SWT.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-5071433564949792240</id><published>2013-04-17T17:11:00.001+07:00</published><updated>2013-04-17T17:11:06.352+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung Surga"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makrifat Guru Sejati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syekh Siti Jenar"/><title type='text'>Makrifat Dalam Bismillah dan Doa</title><content type='html'>Dalam serat bayan budiman dijelaskan bahwa setiap surat dan Al Quran kecuali surat At Taubah selalu diawali dengan Basmalah. Perkataan ini muncul pertama kali dalam serat bayan budiman ketika burung Bayan menjawab pertanyaan burung Menco tentang makna kalimat &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Bismillah&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dalam Kitab Serat Bayan Budiman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcVfv5q7sxVMGCZU-MzFgDr2Sci2BfXA8KiXyLdMoPh6ALs3EZ8yAUJQZQ5RUWdJIk5Vxa2HPrIu_u3inNWOOF6TUsRfqWqDGznFugF_jaFRsYnsQ2BAPTwEe3v1FlkBN8isYwwFOsRNxm/s1600/Burung+Bayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcVfv5q7sxVMGCZU-MzFgDr2Sci2BfXA8KiXyLdMoPh6ALs3EZ8yAUJQZQ5RUWdJIk5Vxa2HPrIu_u3inNWOOF6TUsRfqWqDGznFugF_jaFRsYnsQ2BAPTwEe3v1FlkBN8isYwwFOsRNxm/s640/Burung+Bayan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bayan Budiman lalu menjelaskan mengapa demikian adalah karena Tuhan menjadikan tahun dalam 12 bulan dihiasi bulan Ramadan. Di dalam setiap bulan yang 30 hari dihiasi hari Jumat, langit tujuh dihiasi matahari dan bulan, Al Quran dihiasi dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt;&quot;Bismillah&quot;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Tuhan menobatkan Nabi Muhammad SAW dengan agama yang dihiasi shalat lima kali. Seumpama orang hidup, shalat itu menjadi pertanda penegakan agama yang jika meninggalkan shalat tak dapat diganti dengan sedekah 1 kwintal emas. Tapi hal ini akan sangat tergantung bagaimana laku ibadah itu diberi makna bukan sekedar aturan dan tindakan sistematis dan formal, melainkan dalam tataran kearifan batin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Hikmah dan Derajat Lafadz Bismillah&lt;/h3&gt;Sementara itu, hikmah dan derajat lafadz Bismillah, tergantung atas pekerjaan apa yang akan dilakukan. Ia bisa berarti wajib atau sunnah, jika pekerjaan itu wajib maka ia menjadi wajib, jika haram atau makruh maka menjadi haram atau makruh. Bismillah ditulis lebih dulu karena pada waktu zaman &lt;i&gt;&lt;b&gt;Dlurriyyat di Lauhil Mahfudz&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ketika Tuhan memanggil dan dijawab &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Alastu Birabbikum&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Tuhan lalu berfirman &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Bala-&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Huruf sin berlekuk tiga sebagai simbol sirotol mustaqin yang juga berlekuk tiga sebagai simbol perjalanan selama 3 ribu tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmAvO5Ci6sJIc2memGXfpe9EWYHzKtS07NLWxZidxsDXObmHNvpa6A7WShBWYUg4ocitJqB3v5PQlfaJ9Qtym4fiNn3Rir5kYBHp3JcO2J6d7NLArgdohpV1FXEdkDf_paaQFH9f2ub1Rc/s1600/Burung+Bayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmAvO5Ci6sJIc2memGXfpe9EWYHzKtS07NLWxZidxsDXObmHNvpa6A7WShBWYUg4ocitJqB3v5PQlfaJ9Qtym4fiNn3Rir5kYBHp3JcO2J6d7NLArgdohpV1FXEdkDf_paaQFH9f2ub1Rc/s640/Burung+Bayan.jpg&quot; width=&quot;434&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lafadz Bismillah itu ada empat kalimat karena bengawan surga juga ada empat macam, yaitu:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1. Air Tawar.&lt;br /&gt;
2. Air Madu.&lt;br /&gt;
3. Air Susu.&lt;br /&gt;
4. Air Manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah hurufnya ada 19 karena malaikat penjaga neraka yang disebut &lt;i&gt;&lt;b&gt;Zabaniyyah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; itu terdiri dari 19 kelompok. Siapa yang membaca bismillah dalam shalat sesudah takbir, dosanya akan diampuni. Dengan meminum empat air di bengawan surga itu maka seseorang akan selamat dari siksa neraka Jahanam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu pulalah mengapa Syeikh Siti Jenar siang malam selalu menyucikan budi dan menguasai ilmu luhur, semua itu demi kemuliaan jiwanya dan manusia lainnya menuju kehidupan yang hakiki yang terlukis dalam kata &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Bismillah&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; tersebut. Hal ini tercermin saat eksekusi mati yang dijatuhkan kepadanya. Ia justru memilih jalan kematiannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kitab bayan budiman, burung bayan mengajarkan cara memohon kepada Tuhan untuk menggapai kemuliaan hidup secara sederhana. Hal ini bisa dibaca bahwa ajaran Syeikh Siti Jenar merupakan laku tingkat tinggi, sedangkan fatwa burung bayan lebih merupakan penyederhanaan dari hubungan manusia dengan Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSX8gzLRE6NX5YJdIA0yRjgo3CDrP0VjjsIrcUlkfOXqUwV7uoCmZ0-aGTy98CUFu8x-6psxkZuBciUyEeOU63MCd0mxvXA2UmoAFUMTYiyhfO6tZxT3o8dCgHBWjiESuq_diq0eMWaa6i/s1600/Burung+Bayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;482&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSX8gzLRE6NX5YJdIA0yRjgo3CDrP0VjjsIrcUlkfOXqUwV7uoCmZ0-aGTy98CUFu8x-6psxkZuBciUyEeOU63MCd0mxvXA2UmoAFUMTYiyhfO6tZxT3o8dCgHBWjiESuq_diq0eMWaa6i/s640/Burung+Bayan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;DOA&lt;/h3&gt;Kalau Syeikh Siti Jenar sampai pada tingkatan &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;tidak ada jarak&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; antara manusia dengan Tuhan &lt;b&gt;(manunggaling kawula gusti)&lt;/b&gt;, dalam fatwa burung bayan masih diperlihatkan jarak itu. Namun, perlu dimengerti bahwa itu bukan sesuatu yang berbeda tapi merupakan petunjuk jalan ke arah ajaran &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;wahdatul wujud&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Siti Jenar. Untuk sampai pada tahapan kasampurnan Siti Jenar, perlu dimengerti terlebih dahulu tahap-tahap pencapaiannya dalam hal ini seperti yang disampaikan burung bayan tentang cara melakukan doa agar terkabul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bayan menjelaskan bahwa syarat-syarat doa agar bisa terkabul itu ada 4 hal, yaitu:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
1. Khusyuk dan hadir ketika berdoa.&lt;br /&gt;
2. Tanpa keraguan ketika memohon kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;
3. Membaca Alhamdulillah atau memuji kepada Dzt yang memberi hidup.&lt;br /&gt;
4. Orang yang berdoa itu perbuatannya dan makanannya harus halal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika semuanya bisa dipenuhi, insya Allah doamu akan dikabulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep doa dalam ajaran kasampurnan adalah mengarah pada kemuliaan hidup. Karena itu ujungnya adalah masuk pada ketiadaan diri, hanya Allah SWT sajalah yang ada. Bahwasanya yang layak dipuji hanyalah Allah SWT, tiada sesuatupun dari manusia yang layak dipuji. Karena, segala yang terpuji (Nur Muhammad) itu datangnya dari Allah SWT. Dan karena ujungnya adalah sifat keterpujian, maka tak layak ada yang haram masuk ke dalam tubuh manusia itu. Dengan memasukkan hal-hal yang tidak halal dalam tubuh sama artinya menjauhkan diri dari keterpujian atau kemuliaan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara berdoa di atas pada akhirnya juga berhubungan dengan latihan rohani guna mencapai kasampurnan yang berkaitan dengan konsep surga dan neraka. &lt;b&gt;Konsep surga dan neraka&lt;/b&gt; yang banyak dikembangkan ulama syariah dan kalam, agak sedikit berbeda dengan kaum sufi. Ajaran tentang surga dan neraka dalam pemikiran ulama kalam dan syariah tersebut tampak dipengaruhi konsep tentang &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhan Baik&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;&quot;Tuhan Jahat&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Adanya surga dan neraka sebagai 2 tempat eksistensial berada di wilayah kesadaran manusia seakan Islam mengenalkan dua jalan ke arah masing-masing Tuhan, atau ada jalan ke arah Tuhan Jahat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVTlo-Fhi0cwDQGrSf0IuLDRIBckK9RaUc10jfmcn0TXEWDDCzNnkl29kXUnFz-u1l9yzfUJYq37Xpd4XkDv8AIClfpt81emIAMh-STNq88dV1fO6euZj4uLfO9AT6gqwkYW8ls5pfTnRJ/s1600/Burung+Bayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVTlo-Fhi0cwDQGrSf0IuLDRIBckK9RaUc10jfmcn0TXEWDDCzNnkl29kXUnFz-u1l9yzfUJYq37Xpd4XkDv8AIClfpt81emIAMh-STNq88dV1fO6euZj4uLfO9AT6gqwkYW8ls5pfTnRJ/s640/Burung+Bayan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Beda Surga dan Neraka di Ajaran Makrifat&lt;/h3&gt;Tuhan pun seringkali digambarkan sebagai hakim yang keras dan penghukum. Hal ini berbeda dengan konsep cinta atau &lt;i&gt;&lt;b&gt;hubb&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kaum sufi dalam berhubungan dengan interaksi antar manusia dan sesama makhluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, tampaknya penting untuk dimengerti bahwa konsep Tuhan Jahat atau hakim yang keras sungguh berbeda dengan ajaran kasampurnan dalam ajaran sufi dan Syeikh Siti Jenar seperti yang diperlihatkan dalam kisah-kisah makrifat &lt;b&gt;Kitab Bayan Budiman&lt;/b&gt;. Dalam ajaran Kasampurnan, neraka sesungguhnya hanyalah hadir sebagai bayang-bayang yang menutupi surga, sehingga doa menjadi mungkin dan tabir surga atau neraka bisa dibuka. Hal ini juga terlihat dalam doktrin bahwa surga itu selalu ditabiri oleh penderitaan dan sebaliknya neraka dengan segala kenikmatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBXm8ACFFUi1jQOzU2kSnfqbhOajfiek7lLMtQ-uvudWc8-Ld7ShVOqPkcJDyExPytSlOpklC1DdMZHvhyphenhyphenw1C9ub1KPKh8CA5XwD4pQEWLjG5TJswL-Pbvu6ggaqQXNzNpA0JLbAJdEFxo/s1600/Burung+Bayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBXm8ACFFUi1jQOzU2kSnfqbhOajfiek7lLMtQ-uvudWc8-Ld7ShVOqPkcJDyExPytSlOpklC1DdMZHvhyphenhyphenw1C9ub1KPKh8CA5XwD4pQEWLjG5TJswL-Pbvu6ggaqQXNzNpA0JLbAJdEFxo/s640/Burung+Bayan.jpg&quot; width=&quot;480&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Fenomena Siang, Malam dan Gerhana&lt;/h3&gt;Seperti gambaran siang dan malam, sesungguhnya malam itu tidak ada kalau saja sinar matahari tak pernah terhalang bumi untuk sampai pada manusia. Demikian juga, neraka itu tidak pernah ada kalau saja manusia itu tidak pernah terhalangi dirinya untuk sampai pada Tuhannya. Karena itu, untuk sebuah kemuliaan hidup, manusia harus melampaui dirinya hingga sampai pada Tuhannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang diajarkan kanjeng Nabi dengan konsep &lt;b&gt;jihad Akbar&lt;/b&gt; sebagai sebuah pertarungan untuk bisa melampaui dan agar bisa mengalahkan diri atau kedirian seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah makna yang dijelaskan secara singkat dalam Kitab Bayan Budiman tentang fenomena Matahari, Bulan dan Gerhana.&lt;br /&gt;
&quot;Lalu, apa bedanya matahari dan bulan,&quot; tanya burung Menco kepada Bayan Budiman.&lt;br /&gt;
Selanjutnya burnag Bayan menjawab pertanyaan Menco dan menjelaskan bahwa &lt;b&gt;matahari menjadi pertanda waktu shalat dan puasa&lt;/b&gt;. Sedangkan &lt;b&gt;bulan itu tidak tiap saat diterima sujudnya kecuali hanya pada tanggal 15&lt;/b&gt;. Adanya gerhana adalah untuk menolak perbuatan orang kafir dan majusi yang menyembah matahari. Dengan gerhana, Tuhan menunjukkan bahwa matahari dan bulan bukanlah Tuhan karena berubah-ubah.&lt;br /&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5071433564949792240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5071433564949792240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2013/04/makrifat-dalam-bismillah-dan-doa.html' title='Makrifat Dalam Bismillah dan Doa'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcVfv5q7sxVMGCZU-MzFgDr2Sci2BfXA8KiXyLdMoPh6ALs3EZ8yAUJQZQ5RUWdJIk5Vxa2HPrIu_u3inNWOOF6TUsRfqWqDGznFugF_jaFRsYnsQ2BAPTwEe3v1FlkBN8isYwwFOsRNxm/s72-c/Burung+Bayan.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-2710739231880820735</id><published>2013-04-05T14:10:00.000+07:00</published><updated>2013-04-09T00:31:36.887+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makrifat Guru Sejati"/><title type='text'>Arti Makrifat Menurut Imam Al-Ghazali</title><content type='html'>Walaupun tahap akhir dari perjalanan rohani kaum sufi masih menjadi perdebatan, namun makrifat sebagai konsep dan sebagai tahap atau maqom yang lebih dikenal luas di kalangan penganut sufi ketimbang pemeluk Islam awam atau ulama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tahapan rohani makrifat mendasari kemampuan-kemampuan rohani berikut dan sebagai tindakan ia menjadi jalan untuk memperoleh pengetahuan dan memahami realitas diri atau alam dan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini pula kemampuan makrifat dihubungkan dengan hampir semua tahap rohani sufistik hingga pencapaian ittihad (Kesatuan manusia - Tuhan) dan suatu pencapaian kasaampurnaan yang dikenal sebagai Insan Kamil atau manusia sempurna. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makrifat berarti pengetahuan yang diperoleh melalui akal yang bagi umumnya kaum sufi merupzkan pemerian dan rahmat dari Allah SWT sebagai suatu kemampuan mengetahui dan melihat Allah SWT dari dekat tanpa perantara nama atau sifat-sifat Tuhan tu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pula yang dinyatakan oleh Syekh Siti Jenar bahwa penyebutan nama-nama atau sifat-sifat Tuhan sebagai petunjuk belum sepurnanya ilmu seseorang, karena nama dan sifat bukanlah Dzat-Nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Makrifat Menurut Imam Al-Ghazali&lt;/h3&gt;Demikian pula bagi Imam Al-Ghazali, penyebutan nama dan sifat Tuhan berarti belum mencapai kedekatan karena orang yang dekat dengan sesuatu tak perlu lagi menyebut nama dan sifat susuatu tersebut. Sehingga Imam Al-Ghazali memaknai makrifat merupakan suatu maqam yang tertinggi yang bisa diapai oleh seorang sufi.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/2710739231880820735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/2710739231880820735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2013/04/arti-makrifat-menurut-imam-al-ghazali.html' title='Arti Makrifat Menurut Imam Al-Ghazali'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-7559995306731734565</id><published>2012-06-15T09:05:00.000+07:00</published><updated>2012-06-15T09:05:15.748+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makrifat Guru Sejati"/><title type='text'>Tanda Ilmu yang Bermanfaat</title><content type='html'>Tanda dari ilmu yang bermanfaat itu ada 4 macam:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Mencegah hawa nafsu, mencegah pekerjaan dari yang haram dan melakukan yang fardhu, wajib dan sunnah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Untuk kepentingan akhirat dengan tekun beribadah kepada Allah SWT di waktu siang dan malam dan tidak mencari pujian sesama manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Tidak memikirkan kepentingan duniawi (Kadonyan).&lt;br /&gt;
Menerima apa yang ada, sehari semalam yang dituju hanya akhirat yang kekal tidak berubah karena mencari dunia itu cepat hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Orang alim yang mencari akhirat ialah orang yang senang amal kebaikan dan menghindari tindakan buruk.&lt;br /&gt;
Gembira jika dinasehati dan yang tidak suka lalu pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alim yang nyata itu ucapannya selalu hati-hati, tidak sembrono, tidak gumedhe kepada sesama, andhap ashor, sabar dan kaya pengampunan, senang jika dikhianati, memberi maaf kepada yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikisahkan dalam Serat Bayan Budiman, bahwa suatu saat Ki Nangin meminta izin kepada istrinya Zaenab untuk mencari guru sejati dalam syariat dan taerkat.&lt;br /&gt;
Semua orang Islam baik pria maupun wanita wajib mencari ilmu sebagai syarat menyembah Hyang Agung, dan semua ada syaratnya apalagi untuk beribadah menyembah Hyang Sukma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang berilmu yang suka dunia itu berarti tidak menepati ilmunya, setiap hari mulang muruk kepada saudara dan para santri, akan tetapi bukan karena Allah SWT, tapi supaya mendapat zakat dan fitrah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkata kepada banyak orang bahwa ia memberi ilmu, tidak untuk beribadah karena Allah SWT, akan tetapi menjual ilmu mencari untung untuk makan. Padahal nanti akan kopa kapiran kloyongan Kyai Guru mencari makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah itulah tanda ilmu yang bermanfaat versi serat bayan budiman.&lt;br /&gt;
Apakah Anda semua sudah memiliki tanda tersebut, meski satu saja...</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7559995306731734565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7559995306731734565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2012/06/tanda-ilmu-yang-bermanfaat.html' title='Tanda Ilmu yang Bermanfaat'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-5950503101716436945</id><published>2012-01-30T14:23:00.000+07:00</published><updated>2012-01-30T14:23:19.579+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariah"/><title type='text'>Kesakralan Wilayah di Sekitar Makkah</title><content type='html'>Tempat-tempat yang disucikan termasuk pula lota Makkah banyak berkembang di kalanagn rakyat dan orang awam, akan tetapi tak menutup kemungkinan berkembag di kalangan para elite keagamaan, bahkan nampak pula berkembang di kalangan orang cerdik pandai, ilmuwan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokoh pergerakan islam di tingkat nasional bisa begitu percaya akan kesakralan wilayah di sekitar kota Makkah, sehingga pelanggaran syariah dalam hati sekalipun akan mendapat balasan langsung dari Tuhan berupa penderitaan atau sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru Besar dalam bidang ilmu alam dan kedokteran juga tidak bisa bebas dari kepercayaan seperti ini. Kalau dalam ilmu sosiologi disebut dengan kepercayaan magis, walupun mereka tidak menyukai istilah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tradisi sufi kepercayaan itu berkaitan dengan gagasan tentang hulul yang di dalam hal-hal tertentu mirip dengan pandangan panteistik.&lt;br /&gt;
Apa itu Panteistik...&lt;br /&gt;
Yaitu mengartikan bahwa Tuhan Mmuncul dalam kehidupan konkrit.&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural yang bersumber dari tuhan bisa muncul dalam diri seseorang atau bahkan dalam benda-benda.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5950503101716436945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5950503101716436945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2012/01/kesakralan-wilayah-di-sekitar-makkah.html' title='Kesakralan Wilayah di Sekitar Makkah'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-6282318594295197378</id><published>2011-07-04T00:47:00.000+07:00</published><updated>2011-07-04T00:47:34.078+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariah"/><title type='text'>Syariah dan Sufisme</title><content type='html'>&lt;b&gt;Syariah atau sufisme &lt;/b&gt;semuanya merupakan bentuk pelaksanaan dari ajaran islam&lt;br /&gt;
Pelaksanannya ada 2 macam:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pertama:&amp;nbsp; yang mementingkan sistem tindakan ibadah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kedua:&amp;nbsp; lebih mementingkan kebertautan hati, rohani dan mental.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Para pelaku ibadah itu hanya ingin mencapai tujuan akhir yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun keduanya itu berakar dari suatu kepercayaan dan kesadaran akan adanya sumber kekuatan sakral atau ghaib yang bisa menempeli segala obyek di dunia profan. Hal ini nampak jelas di tempat-tempat yang disucikan seperti tempat ibadah, kuburan, masjid dan khususnya di sekitar kota Makkah, Madinah dan Padang Arafah atau kawasan Mina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat-tempat tersebut orang percaya bahwa segala kehendak Tuhan berlangsung, sehingga waktu dan sejarah hampir tidak ada ketika semua tindakan baik atau buruk akan langsung dibalas Tuhan.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/6282318594295197378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/6282318594295197378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/07/syariah-dan-sufisme.html' title='Syariah dan Sufisme'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-8052566589324006616</id><published>2011-03-06T00:18:00.000+07:00</published><updated>2011-03-06T00:18:45.920+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alim"/><title type='text'>Orang Saleh</title><content type='html'>&lt;b&gt;Orang yang saleh&lt;/b&gt;, apakah ia menjadi guru mursyid atau bukan, seolah menjadi perantara yang menghubungkan &lt;b&gt;ajaran syariah&lt;/b&gt; dan&lt;b&gt; tasawuf &lt;/b&gt;atau sufisme dan menjadi penghubung antara orang awam dan Tuhan.&lt;br /&gt;
Mediasi yang dilakukan oleh orang saleh bukan dengan &lt;b&gt;cara-cara sufi&lt;/b&gt;, melainkan melalui kedekatannya kepada Tuhan, hingga orang lain menjadikan mereka sebagai penambah kesalehan dengan harapan bisa mendekatkan orang awam itu kepada Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berteman dengan orang saleh atau menjadikan mereka sebagai iamm doa hingga pimpinan sosial politik dipercaya oleh banyak pihak akan membuka peluang pencapaian &lt;b&gt;kedekatan dengan Tuhan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Kesalehan tidak hanya menjadi orientasi praktek sufi, namun juga merupakan kualitas pribadi yang menjadi orientasi ketaatan syariah.&lt;br /&gt;
Ajaran syariah atau sufisme hanyalah penting dibedakan dalam kajian akademik, tetapi tidaklah begitu penting bagi orang awam dan rakyat kebanyakan kecuali apa yang mereka kenal sebagai &lt;b&gt;orang saleh&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hakekat diletakkan sebagai tujuan akhir, sementara syariah berfungsi sebagai perahu dan tarekat sebagai lautnya&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Seluruh ajaran Islam itu hanya mungkin dipahami melalui proses pembelajaran yang meletakkan guru dalam arti sufistik ataupun syariah istik sebagai pemain utama.&lt;br /&gt;
Itulah tujuan dari &lt;b&gt;serat bayan budiman&lt;/b&gt; ditulis.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8052566589324006616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8052566589324006616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/03/orang-saleh.html' title='Orang Saleh'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-8958399633302211894</id><published>2011-03-05T23:47:00.000+07:00</published><updated>2011-03-05T23:47:59.883+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alim"/><title type='text'>Orang Alim</title><content type='html'>&lt;b&gt;Pemikiran Islam&lt;/b&gt;, seperti pandangan yang berkembang dalam masyarakat umum, juga mengenal dua unsur sosial yang bersifat hirarkis, yaitu orang awan di tingkat bawah dan orang alim di tingkat atas.&lt;br /&gt;
Dua tingkat ini yang umum diketahui, meski masih ada tingkatan lain dari semua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kualitas orang alin bukanlah hanya karena ia menguasai sejumlah ilmu, melainkan juga karena memiliki kualitas kesalehan yang dipercayai berada pada posisi lebih dekat Tuhan dibandingkan dengan orang yang awam.&lt;br /&gt;
Bukan hanya semata-mata memenuhi ajaran syariah seseorang &lt;b&gt;disebut saleh&lt;/b&gt;, tapi juga bersama itu ia menjalani hidup dengan akhlak yang kurang lebih sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam&lt;b&gt; tradisi sufi&lt;/b&gt;, orang-orang berkualitas saleh yang sempurna itulah yang antara lain diyakini telah mencapai salah satu maqam yang disebut makrifat.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8958399633302211894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8958399633302211894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/03/orang-alim.html' title='Orang Alim'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-7105492200293931394</id><published>2011-03-01T21:11:00.000+07:00</published><updated>2011-03-01T21:11:36.688+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Matematika Syekh"/><title type='text'>Ketakterhinggaan Sang Aku</title><content type='html'>Dalam ilmu matematika, serat bayan budiman bisa diibaratkan teori limit untuk memahami ajaran &lt;b&gt;Syekh Siti Jenar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Manunggaling kawulo Gusti&lt;/b&gt; yang diajarkannya adalah sebuah bentuk ajaran untuk menembus rahasia ketakterhinggaan.&lt;br /&gt;
Dalam matematika, siapa saja yang mampu menembus rahasia ketkterhinggaan maka ia akan bisa menemukan sejumlah kerelatifan nilai ke-aku-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memahaminya kita perlu mengerti bahwa dalam teori limit matematika, satu dibagi nol sama dengan tak terhingga.&lt;br /&gt;
Selanjutnya juga perlu dipahami sistem pengerjaan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jika X=Y maka X/Y=Y/Z&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sistem pengerjaan tadi maka kita akan bisa buat sebuah sistem operasi metematika untuk memahami ajaran Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nol=Nol&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nol x 7 = Nol x 1000&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sampai disini operasi pengerjaan ini masih bisa diterima oleh kaum penganut syariat matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memakai dalil di atas, X=Y maka X/Z=Y/Z maka kita bisa memasuki suatu sistem pengerjaan yang bagi kaum syariat matematika akan melahirkan kekacauan jagad sebagaimana kekacauan yang disebabkan ajaran Siti Jenar:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;0 x 7/0 = 0 x 1000/0&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya jika ketakterhinggaan ditembus (yang membolehkan pembagian 0 dibagi 0 dengan hukum X dibagi X sama dengan 1) maka akan terungkap rahasia keakuan bahwa ternyata seribu pun sama dengan tujuh.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;0 x 7/0 = 0 x 1000/0&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1 x 7 = 1 x 1000&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7 = 1000.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara pengerjaan tersebut, maka terbongkarlah sesungguhnya rahasia angka-angka 1, 2, 3, 9, 1000, 100000 atau berapapun itu sama saja, tidak ada bedanya.&lt;br /&gt;
Itu dalam bahasa agamanya, raja, presiden, kere, gembel, pengemis, seniman, kyai, wali, politisi, karyawan, pegawai negeri itu sama saja jika dihadapkan pada mereka-mereka yang mampu menembus rahasia ketakterhinggaan (yang membolehkan pembagian dengan angka nol: menenggelamkan kebulatan dunia sebagai pusat orientasi), yaitu mereka yang meninggalkan dunia sebelum meninggal dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam logika &quot;WALI&quot; ilmu matematika, pembagian dengan angka nol jelaslah melanggar &quot;Syariat Matematika&quot; dan hanya akan merusak jagad perhitungan matematika.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7105492200293931394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/7105492200293931394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/03/ketakterhinggaan-sang-aku.html' title='Ketakterhinggaan Sang Aku'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-6896770159899427039</id><published>2011-03-01T04:58:00.000+07:00</published><updated>2011-03-01T04:58:00.807+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><title type='text'>Khalwat Seorang Sufi</title><content type='html'>Terkadang kaum sufi melakukan tari-tarian membentuk suatu lingkaran sebagai gambar dari gerak oikiran dan rohani di dalam aksi yang dilakukan dengan tujuan mendekati hakikat di pusat lingkaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khalwat dilakukan sufi bukan sekedar menyepi menjauh dari keramaian duniawi, melainkan sebuah proses pencarian bagaikan serial langkah mencapai Sang Maha Hakikat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah antara lain cara sufi memberi makna ibadah menurut aturan syariah yang bukan sekedar gerak-gerik fisik, tangan, kaki dan ucapan, yang eksotik dari luar saja, melainkan sebuah gerak dan perjalanan mental dan ruhani di dalam dirinya hingga mencapai Tuhan sendiri</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/6896770159899427039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/6896770159899427039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/03/khalwat-seorang-sufi.html' title='Khalwat Seorang Sufi'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-1179734784594153775</id><published>2011-03-01T01:15:00.000+07:00</published><updated>2011-03-01T01:15:35.348+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><title type='text'>Tujuan Akhir Ibadah</title><content type='html'>Tujuan akhir dari semua tindakan ibadah, seperti dalam praktek sufi atau ketaatan syariat adalah berada dekat pada Tuhan, bahkan tawarrub atau mendekati Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;
Mencapai kedekatan pada posisi Tuhan itulah yang sering diberi arti menyatu dengan Tuhan Sang Hakikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebutan nama-nama atau sifat Tuhan bukanlah sekedar suatu ucapan verbal seperti meyebut nama orang atau benda, tapi sebuah proses dari suatu langkah penghampiran pada Tuhan.&lt;br /&gt;
Gerak-gerak dalam ibadah adalah simbol dari hakikat yang dicari, bukan sekedar anggota tubuh yang tanpa makan dan tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh gerak hidup hingga tarikan dan desakan nafas adalah simbol yang bermakna sebagai pencarian dan pencapaian Tuhan itu sendiri dalam bentuj zikir.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/1179734784594153775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/1179734784594153775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/03/tujuan-akhir-ibadah.html' title='Tujuan Akhir Ibadah'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-808926027752741767</id><published>2011-02-28T17:57:00.000+07:00</published><updated>2011-02-28T17:57:02.390+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sufi"/><title type='text'>Bentuk Praktek Sufi</title><content type='html'>Sebagian tampak diam tanpa gerak seolah berhenti bernafas, badan wadagnya di tempat, tapi ruhaninya berada entah kemana.&lt;br /&gt;
Sementara yang lain menggerak-gerakkan tubuh, kaki dan tangan sambil mengucap tanda-tanda sakral bagaikan penari yang melingkari sebuah cahaya api unggun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian lain melakukan gerak seperti orang lain yang melakukan ibadah, namun penuh suasana khidmat, seolah mengalami fase terlepas dari ikatan dengan dunia sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah antara lain beberapa bentuk dari praktek sufi yang tampak dari luarnya.&lt;br /&gt;
Mungkin di dalam bagaikan gelombang dahsyat gerak rohaniah merasakan dan menghadiri sebuah perjamuan dengan Allah Yang Maha Agung.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/808926027752741767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/808926027752741767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/bentuk-praktek-sufi.html' title='Bentuk Praktek Sufi'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-2085032375997738349</id><published>2011-02-17T22:55:00.000+07:00</published><updated>2011-02-17T22:55:07.333+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Matematika Syekh"/><title type='text'>Alasan Syekh Siti Jenar Menolak Panggilan Sultan Demak</title><content type='html'>Pada postingan sebelumnya adalah bahwa kancil menjelaskan kepada gajah tentang dua Gusti.&lt;br /&gt;
Panggilan Gusti Katon (Raja Sulaiman), ditolak oleh si kancil karena lebih mementingkan panggilan Gusti Agung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah penjelasan inilah yang bisa dijadikan kiasan, atau membandingkan argumentasi Syekh Siti Jenar yang menolah panggilan Sultan Demak melalui perantaraan Sunan Bonang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita simak kutipan berikut ini:&lt;br /&gt;
&quot;Mendengar apa yang dikatakan Sunan Bonang, Syekh Siti Jenar menjawab:&lt;br /&gt;
Bonang! Kamu mengundang saya datang ke Demak, akan tetapi saya ini malas untuk datang ke Demak.&lt;br /&gt;
Alasannya, karena saya merasa tidak berada di bawah atau diperintah oleh siapa pun, kecuali oleh hati saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perintah hati itulah yang saya patuhi perintahnya.&lt;br /&gt;
Bukankah kita sesama mayat?&lt;br /&gt;
Mengapa seseorang memerintah orang lain?&lt;br /&gt;
Manusia itu sama antara yang satu dengan yang lain, sama-sama tidak mengetahui siapa Hyang Sukma, karena yang disembah itu hanyalah nama-Nya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, banyak kaum santri yang bersikap sombong dan merasa berkuasa memerintah sesama bangkai.&lt;br /&gt;
Jika kamu ingin mengadu ilmu, khusus mengenai rasa ilmu, mari dilakukan di sini saja, asal kita berpegangan pada kitab Balal Mubarak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekalipun yang menggubah isi kitab itu juga orang mati, akan tetapi kita yang menggunakannya pun ternyata sesama orang mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah jawaban dari Syekh Siti Jenar ketika menolak panggilan Sultan Demak.&lt;br /&gt;
Untuk postingan berikutnya akan meneliti tingkat logika dari alasan itu.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/2085032375997738349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/2085032375997738349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/alasan-syekh-siti-jenar-menolak.html' title='Alasan Syekh Siti Jenar Menolak Panggilan Sultan Demak'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-1207090982932529627</id><published>2011-02-17T06:41:00.000+07:00</published><updated>2011-02-17T06:41:44.733+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Matematika Syekh"/><title type='text'>Ejekan Si Kancil Kepada Gajah | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar</title><content type='html'>Sebagai lanjutan dari &lt;a href=&quot;http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/si-kancil-dan-kuda-memahami-matematika.html&quot;&gt;Si Kancil dan Kuda | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
Kemarin telah disebutkan bahwa si kancil ini telah sedikit mengejek si gajah.&lt;br /&gt;
Kancil bilang kalau gajah yang hidungnya besar dan panjang dan badannya bagaikan gunung, tetapi maksud dua ratu saja tidak mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal semua makhluk yang hidup mempunyai dua ratu, yang pertama itu adalah &lt;b&gt;Ratu Agung (Raja Besar) dan yang kedua adalah Gusti Katon (Raja yang terlihat / Raja Dunia)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Jika salah satu perintahnya tidak dipenuhi akan mendatangkan kecelakaan.&lt;br /&gt;
Jika gajah kurang percaya dianjurkan untuk mengingat dalil athi&#39;llah wa athi&#39;ur rasul dan lagi wa ulil amri minkum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus panggilan yang lalu, kelihatannya saya (kancil) ini tidak memenuhi perintah Raja Katon, padahal saat itu saya tengah memenuhi perintah Gusti Maha Agung yang pada saat yang sama juga memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kutipan di atas adalah bagian dari serat bayan budiman yang mengisahkan pemanggilan kancil oleh &lt;b&gt;Raja (Nabi) Sulaiman / Raja dari semua raja yang tidak ada duanya setelahnya yang akan hidup di muka bumi ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada panggilan pertama, kancil tidak bersedia menghadap sang raja dengan alasan sakit, sehingga membuat sang raja agak marah padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena selama ini raja merasa tidak ada satu pun makhluk yang berani menolak perintahnya,namun kenapa si kancil yang kecil itu tiba-tiba berani menolak perintahnya.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/1207090982932529627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/1207090982932529627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/ejekan-si-kancil-kepada-gajah-memahami.html' title='Ejekan Si Kancil Kepada Gajah | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-8868400336231105320</id><published>2011-02-16T20:36:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T06:44:44.428+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Matematika Syekh"/><title type='text'>Si Kancil  dan Kuda | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar</title><content type='html'>&lt;b&gt;Dalam serat Bayan Budiman&lt;/b&gt; dikisahkan ketika kuda tiba kembali, si Kancil yang tahu gelagat segera berlari mendahului menghadap kepada sang Raja.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan si Anjing, sambil terus menjulurkan lidah ia justru berlari untuk sembunyi di balik gerumbul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun baunya segera tercium oleh si Kuda.&lt;br /&gt;
Anjing pun tak bisa mengelak lalu dikawal menghadap Raja SUlaiman ke istana.&lt;br /&gt;
Kancil telah tiba di hadapan sang Gusti Katon, Raja SUlaiman.&lt;br /&gt;
Gajah lalu diminta oleh Raja menjelaskan mengapa si Kancil diminta datang pada pisowanan agung di istana tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum menjawan si Kancil merasa perlu menkelaskan lebih dahulu mengapa semula ia menolak datang.&lt;br /&gt;
Sambil menunduk karena tahu bahwa sang Prabu agak marah, si Kancil menjelaskan bahwa dirinya betul-betul susah bagaimana memenuhi perintah dua ratu yang tidak bisa ditinggalkan salah satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gajah lalu bertanya tentang ratu yang disebut si Kancil karena ia tidak mengerti apa memang ada khalifah yang selain Raja SUlaiman di bumi ini.&lt;br /&gt;
Sambil mengejek si Gajah, Kancil menyatakan mengapa gajag yang hidungnya panjang besar dan badannya bagaikan gunung, tetapi maksud dua ratu saja tidak mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlanjut ke:&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/ejekan-si-kancil-kepada-gajah-memahami.html&quot;&gt;Ejekan Si Kancil Kepada Gajah | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2113017176&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/si-kancil-dan-kuda-memahami-matematika.html&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8868400336231105320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8868400336231105320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/si-kancil-dan-kuda-memahami-matematika.html' title='Si Kancil  dan Kuda | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-8044497134414769928</id><published>2011-02-16T18:03:00.000+07:00</published><updated>2011-02-16T18:03:37.305+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syekh Siti Jenar"/><title type='text'>Syekh Siti Jenar | Kitab Bayan</title><content type='html'>&lt;b&gt;Syekh Siti Jenar&lt;/b&gt; yang ada dalam postingan ini karena serat bayan budiman juga menyebutkan demikian dengan alasan karena berisi penjelasan tentang sikap hidup manusia muslim yang mencerminkan konsep Wahdatul Wujud yang menjdi inti ajaran Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dalam bahasa Jawa berart Warongko Manjing Curigo yang tersaji dengan konteks hidup praktis keseharian dan dikaitkan kasus-kasus khusus, terutama dalam kaitan politik kekuasaan dan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ajaran makrifat dan kesatuan kawula-Gusti atau Wahdatul Wujud dam kitab Bayan Budiman tersebut agak berbeda dengan uraian tentang ajaran Syekh Siti Jenar yang selama ini kita kenal.&lt;br /&gt;
Selama ini umumnya, orang memandang bahwa ajaran Syekh Siti Jenar hanya mengandalkan hakikat, sehingga Walisanga meletakkan ajaran Syekh Siti Jenar sebagai ancaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir secara nalar dan logika, apakah sesat ajaran seorang yang mempunyai nama bergelar SYEKH...&lt;br /&gt;
Dimana tingkatan ini adalah sebuah tingkatan yang tinggi dalam ilmu Makrifat.&lt;br /&gt;
Hanya mungkin saja seseorang menyalahgunakan atau menambah-nambahi tentang arti dan ajaran Wahdatul Wujud ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena banyak manusia dan murid dari Syekh Siti Jenar ini yang tak mampu menerima ajaran dari Sang Syekh yangpadahal benar (entah salah persepsi atau salah mengartikan), maka Walisongo bertindak tegas demi berkembangnya Umat Islam di tanah Jawa ini.&lt;br /&gt;
Wallahu A&#39;lam..</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8044497134414769928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/8044497134414769928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/syekh-siti-jenar-kitab-bayan.html' title='Syekh Siti Jenar | Kitab Bayan'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-4520167272036021596</id><published>2011-02-16T17:50:00.000+07:00</published><updated>2011-02-16T17:50:40.252+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung Surga"/><title type='text'>Burung Surga</title><content type='html'>&lt;b&gt;Burung surga&lt;/b&gt; yang ada di tiap postingan ini hanya merupakan simbol.&lt;br /&gt;
Seekor burung yang disebut Burung Bayan sebagai aktor utama yang bertindak sebagai penyampai pesan ajaran kasampurnan.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/4520167272036021596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/4520167272036021596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/burung-surga.html' title='Burung Surga'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1126173670670411865.post-5508994342516967989</id><published>2011-02-16T17:18:00.000+07:00</published><updated>2011-02-16T17:18:42.752+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sekapur Sirih"/><title type='text'>Serat Bayan Budiman | Sekapur Sirih</title><content type='html'>&lt;b&gt;Serat Bayan Budiman&lt;/b&gt; ini merupakan blog yang bersumber dari catatan yang dibuat pada tahun 1859 Jawa tau tahun 1929 Masehi yang ditulis dalam bentuk bahasa Jawa dengan huruf pegon Arab oleh Kyai Ali Hasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serta dari pedoman sebuah buku karya DR. Abdul Munir Mulkan yang berjudul Makrifat Burung Surga dan Ilmu Kasampernan Syekh Siti Jenar.&lt;br /&gt;
Penunjuk tahun itu menandai kitab ini sedikit lebih tua atau sezaman dengan serat-serat yang menjelaskan pandangan Syekh Siti Jenar tentang Ilmu Makrifat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak buku yang menjelaskan tentang Hikayat dan Serat Bayan Budiman ini.&lt;br /&gt;
Pada tahun 1950-an telah terbit pula buku Serat Syekh Siti Jenar karangan R. Sosrowijoyo yang terbit pada tahun 1956.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5508994342516967989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1126173670670411865/posts/default/5508994342516967989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seratbayan.blogspot.com/2011/02/serat-bayan-budiman-sekapur-sirih.html' title='Serat Bayan Budiman | Sekapur Sirih'/><author><name>Serat Bayan Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14736674569607946938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>