<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>syiah bukan islam? menuhankan ali</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (renow)</managingEditor><pubDate>Fri, 4 Oct 2024 20:08:41 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://silvamultimidia.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Tips Agar Beras Tidak Berkutu</title><link>http://silvamultimidia.blogspot.com/2016/09/tips-agar-beras-tidak-berkutu.html</link><author>noreply@blogger.com (renow)</author><pubDate>Sun, 25 Sep 2016 20:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2473255183671230372.post-6058454218992237775</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXgVWKAGq2WRw6qglaAGCPaNVjgYRRk81MlAOfc5Zik19oD5t9iCZGYmiZVQV8lbMO0ZEmAX8RMUIwS3JMnihDo73sW6f7wseEvvooamNNuNXJAvkDqC2qJwuRiMKa-W9FwhsdSH_4i4I/s1600/ac4c5f4ca29c1eeb0e785c7b_1920+%2528Copy%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXgVWKAGq2WRw6qglaAGCPaNVjgYRRk81MlAOfc5Zik19oD5t9iCZGYmiZVQV8lbMO0ZEmAX8RMUIwS3JMnihDo73sW6f7wseEvvooamNNuNXJAvkDqC2qJwuRiMKa-W9FwhsdSH_4i4I/s320/ac4c5f4ca29c1eeb0e785c7b_1920+%2528Copy%2529.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; line-height: 24px;"&gt;Untuk
 persediaan beberapa minggu kedepan biasanya kita menyimpan beras dalam 
jumlah agak banyak. &amp;nbsp;Namun kadang persediaan beras kita tidak bisa luput
 dari serangan kutu, meskipun kita sudah menyimpannya didalam kotak 
khusus penyimpanan beras. Namun anda tak perlu khawatir serangan kutu 
yang bisa mengurangi kualitas beras ini bisa anda atasi denagan beberapa
 cara berikut ini. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Simpan beras yang sudah dicampuri 2-3 tangkai daun asam jawa yang 
telah dibersihkan atau dikeringkan ke dalam tempat penyimpanan beras 
anda. Jangan lupa untuk sesekali membuka tempat penyimpanan beras anda 
agar udara tidak pengap dan beras tidak berbau apek.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Campurkan setiap 10 kilogram beras dengan 50 gram daun jeruk purut 
yang sudah di tumbuk. Dengan daun jeruk purut beras anda akan terbebas 
dari bau apek.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masukkan 2-3 tangkai daun belimbing wuluh yang sudah dibersihkan dan
 dikeringkan ke dalam wadah penyimpanan beras. Karena daun belimbing 
wuluh ini juga mampu sebagai penangkal kutu pada beras.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Masukkan 1-3 buah cabai kering ke dalam tempat penyimpanan beras. 
Kutu akan takut terhadap bau menyengat yang ditimbulkan oleh cabai. 
Jangan lupa tutup kotak penyimpan dengan rapat, dan simpan di tempat 
kering dan sejuk.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan memasukkan beberapa 
batang lada kering kedalam kotak penyimpanan beras anda. Cara ini juga 
mampu mengatasi kutu pada beras anda.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXgVWKAGq2WRw6qglaAGCPaNVjgYRRk81MlAOfc5Zik19oD5t9iCZGYmiZVQV8lbMO0ZEmAX8RMUIwS3JMnihDo73sW6f7wseEvvooamNNuNXJAvkDqC2qJwuRiMKa-W9FwhsdSH_4i4I/s72-c/ac4c5f4ca29c1eeb0e785c7b_1920+%2528Copy%2529.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kelompok No 1 </title><link>http://silvamultimidia.blogspot.com/2014/08/kelompok-no-1.html</link><author>noreply@blogger.com (renow)</author><pubDate>Wed, 20 Aug 2014 21:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2473255183671230372.post-1740096964701690479</guid><description>Mengenai gouvernance17 Kelompok No 1 diusulkan untuk mengembalikan fungsi Menteri laut atau sekretaris negara ke laut (juga memiliki otoritas atas DAS untuk menghormati apa yang memiliki dampak hilir di laut). Kelompok 1 juga mengusulkan agar Dewan BAYLIMER ("Dewan DAS, pesisir dan laut" dibentuk untuk mengembangkan strategi koheren biogeografis skala DAS - pantai - laut (termasuk luar negeri). Ini akan beroperasi melalui "DAS Conference BAYLIMER, wilayah pesisir dan laut", dengan "kontrak BAYLIMER" menandatangani setiap 7 tahun antara pemangku kepentingan untuk 2014-2021. A "BAYLIMER &lt;a href="http://www.ladangjiwa.com/"&gt;klik disini&lt;/a&gt; dana nasional" akan menangani masalah banjir, erosi pantai, pencemaran, laut dan pesisir, sumber daya perikanan ... keanekaragaman hayati, melalui proyek-proyek kontrak BAYLIMER. Badan Kawasan Perlindungan Laut dapat mencakup tugas-tugas dan tanggung jawab baru (tapi tidak ada konsensus tentang rencana untuk membuat instansi laut dan air pesisir). An "manajemen terpadu laut dan pantai" (MLIM) bisa menggantikan prinsip ICZM setelah dievaluasi. lain ide adalah untuk mengidentifikasi cekungan laut ekologis koheren, karena ada DAS terestrial. </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>