<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Sketsa Embun Pagi</title><link>http://sketsaembun.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/SketsaEmbunPagi" /><description>Menata Hati, Mencerahkan Diri, Tak Putus Berbagi</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</managingEditor><lastBuildDate>Fri, 11 Nov 2011 04:08:54 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="sketsaembunpagi" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Menata Hati, Mencerahkan Diri, Tak Putus Berbagi</itunes:subtitle><item><title>Mutiara di Terik Matahari</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/zoErt7FBBlI/mutiara-di-terik-matahari.html</link><category>kebesaran-Mu</category><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 11 Nov 2011 04:08:54 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-7783591295500639212</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-hSmdOoz3kOE/Tr0OlVPM5BI/AAAAAAAAAeU/GsVHqlT8Jmc/s1600/Mutiara.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-hSmdOoz3kOE/Tr0OlVPM5BI/AAAAAAAAAeU/GsVHqlT8Jmc/s200/Mutiara.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;

&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Suatu hari saya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranangsiang, Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak muda. Di dalam 
angkot duduk 7 penumpang, termasuk saya. Masih ada 5 kursi yg belum 
terisi.&lt;br /&gt; Di tengah jalan, angkot2 saling menyalip untuk berebut 
penumpang. Tapi ada pemandangan aneh. Di pinggir jalan di depan angkot 
yg kami tumpangi, ada seorang ibu dgn 3 org anak berdiri di tep&lt;span class="text_exposed_show"&gt;i
 jalan. Tiap ada angkot yg berhenti di hadapannya, dari jauh kami bisa 
melihat si ibu bicara kepada supir angkot, lalu angkot itu melaju 
kembali. Kejadian ini terulang beberapa kali.&lt;br /&gt; Ketika angkot yg kami tumpangi berhenti, si ibu bertanya "Dik, lewat terminal bis ya?", supir tentu menjawab "ya". Yang aneh ibu itu tidak segera naik. Ia bilang "tapi saya dan ke 3 anak saya tidak punya ongkos." Sambil tersenyum, supir itu menjaawab "gak papa Bu, naik saja", ketika si Ibu tampak ragu2, supir mengulangi perkataannya "Ayo bu, naik saja, nggak papa". Saya terpesona dengan kebaikan Supir angkot
 yg masih muda itu, di saat jam sibuk dan angkot lain saling berlomba 
untuk mencari penumpang, tapi si. Supir muda ini merelakan 4 kursi 
penumpangnya untuk si ibu &amp;amp; anak2nya.&lt;br /&gt; Ketika sampai di terminal bis, 4 penumpang gratisan ini turun. Si Ibu mengucapkan terima kasih kepada Supir. Di belakang ibu itu, seorang penumpang pria turun lalu membayar dengan uang Rp. 20.000. Ketika supir hendak memberi kembalian (ongkos angkot hanya Rp 4.000), pria ini bilang bahwa uang itu untuk ongkos dirinya &amp;amp; 4 penumpang gratisan tadi. &lt;i&gt;&lt;b&gt;"Terus jadi orang baik ya, Dik"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kata pria tersebut kepada sopir angkot muda itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sore itu saya benar2 dibuat kagum dgn kebaikan2 kecil yg saya lihat.&lt;br /&gt; Seorang Ibu miskin yg jujur, seorang Supir yg baik hati, dan seorang penumpang yg budiman. Mereka saling mendukung utk kebaikan... O:)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Andai separuh saja bangsa kita seperti ini, maka dunia akan takluk oleh kebaikan kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; #Dari milis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-7783591295500639212?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-11T20:08:54.237+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-hSmdOoz3kOE/Tr0OlVPM5BI/AAAAAAAAAeU/GsVHqlT8Jmc/s72-c/Mutiara.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2011/11/mutiara-di-terik-matahari.html</feedburner:origLink></item><item><title>..:: Rela Dimasukkan Kedalam Neraka</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/NyTr3BJQ_uQ/rela-dimasukkan-kedalam-neraka.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Wed, 01 Dec 2010 20:20:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-4404205255528253359</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TPcdnAkR0UI/AAAAAAAAAbc/cTPQUjDXDj4/s1600/Pintu-Neraka-di-Uzbekistan-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TPcdnAkR0UI/AAAAAAAAAbc/cTPQUjDXDj4/s200/Pintu-Neraka-di-Uzbekistan-1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Nabi Musa AS suatu hari sedang berjalan-jalan melihat keadaan ummatnya. Nabi Musa AS melihat seseorang sedang beribadah. Umur orang itu lebih dari 500 tahun. Orang itu adalah seorang yang ahli ibadah. Nabi Musa AS kemudian menyapa dan mendekatinya. Setelah berbicara sejenak ahli ibadah itu bertanya kepada Nabi Musa AS, Wahai Musa AS aku telah beribadah kepada Allah SWT selama 350 tahun tanpa melakukan perbuatan dosa. Di manakah Allah SWT akan meletakkanku di Sorga-Nya?. Tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada Allah. Nabi Musa AS mengabulkan permintaan orang itu. Nabi Musa AS kemudian bermunajat memohon kepada Allah SWT agar Allah SWT memberitahukan kepadanya di mana ummatnya ini akan ditempatkan di akhirat kelak. Allah SWT berfirman, "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar Neraka-Ku yang paling dalam". Nabi Musa AS kemudian mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah difirmankan Allah SWT kepadanya. Ahli ibadah itu terkejut. Dengan perasaan sedih ia beranjak dari hadapan Nabi Musa AS. Malamnya ahli ibadah itu terus berfikir mengenai keadaan dirinya. Ia juga mulai terfikir bagai mana dengan keadaan saudara-saudaranya, temannya, dan orang lain yang mereka baru beribadah selama 200 tahun, 300 tahun, dan mereka yang belum beribadah sebanyak dirinya, di mana lagi tempat mereka kelak di akhirat. Keesokan harinya ia menjumpai Nabi Musa AS kembali. Ia kemudian berkata kepada Nabi Musa AS, "Wahai Musa AS, aku rela Allah SWT memasukkan aku ke dalam Neraka-Nya, akan tetapi aku meminta satu permohonan. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan ke dalam Neraka maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu Neraka tertutup oleh tubuhku jadi tidak akan ada seorang pun akan masuk ke dalamnya". Nabi Musa AS menyampaikan permohonan orang itu kepada Allah SWT. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Musa AS maka Allah SWT berfirman, "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepada ummatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di Surga-Ku yang paling tinggi".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : Kisah2 Religi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-4404205255528253359?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-02T12:20:36.032+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TPcdnAkR0UI/AAAAAAAAAbc/cTPQUjDXDj4/s72-c/Pintu-Neraka-di-Uzbekistan-1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/12/rela-dimasukkan-kedalam-neraka.html</feedburner:origLink></item><item><title>Batu Besar</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/ReHRA9cXDAU/batu-besar.html</link><category>kebesaran-Mu</category><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 19 Nov 2010 20:52:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2722509536017007005</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TOdBJtVe4TI/AAAAAAAAAbQ/cVS9tdqpLeE/s1600/big+stone.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TOdBJtVe4TI/AAAAAAAAAbQ/cVS9tdqpLeE/s1600/big+stone.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar.&amp;nbsp; Dan seorang petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada disekeliling batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah gara-gara membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam di sekitar batu itu pun tumbuh tidak baik.&lt;br /&gt;
Hari ini mata bajaknya pecah lagi, la lalu memikirkan bahwa semua kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu. Lalu ia mengambil linggis dan mulai menggali lubang di bawah batu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya setebal sekitar 6 inchi saja. Sebenarnya batu itu bisa dengan mudah dipecahkan dengan palu biasa. Kemudian ia lalu menghancurkan batu itu sambil tersenyum gembira, la teringat bahwa semua kesulitan yang di alaminya selama bertahun-tahun oleh batu itu ternyata bisa diatasinya dengan mudah dan cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Renungan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita hadapi tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu, persoalan itu mudah sekali diatasi. Maka. atasi persoalan anda sekarang. Karena belum tentu sebesar yang anda takutkan, dan belum tentu sesulit yang anda bayangkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2722509536017007005?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-20T12:52:20.040+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TOdBJtVe4TI/AAAAAAAAAbQ/cVS9tdqpLeE/s72-c/big+stone.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/11/batu-besar.html</feedburner:origLink></item><item><title>SEBUTIR PASIR</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/PuZ3tamJ7TA/sebutir-pasir.html</link><category>renungan</category><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 19 Nov 2010 20:52:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2954721312378701182</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TODbmRarwRI/AAAAAAAAAbI/Kdy19BN_9Zw/s1600/images.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TODbmRarwRI/AAAAAAAAAbI/Kdy19BN_9Zw/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penakluk pertama Mount Everest, puncak tertinggi dunia di Pegunungan Himalaya, Sir Edmund Hillary, pernah ditanya wartawan apa yang paling ditakutinya dalam menjelajah alam. Dia lalu mengaku tidak takut pada binatang buas, jurang yang curam, bongkahan es raksasa, atau padang pasir yang luas dan gersang sekali pun! Lantas apa? "Sebutir pasir yang terselip di sela-sela jari kaki," kata Hillary. Wartawan heran, tetapi sang penjelajah melanjutkan kata-katanya, "Sebutir pasir yang masuk di sela-sela jari kaki sering sekali menjadi awal malapetaka. Ia bisa masuk ke kulit kaki atau menyelusup lewat kuku. Lama-lama jari kaki terkena infeksi, lalu membusuk. Tanpa sadar, kaki pun tak bisa digerakkan. Itulah malapetaka bagi seorang penjelajah sebab dia harus ditandu." Harimau, buaya, dan beruang, meski buas, adalah binatang yang secara naluriah takut menghadapi manusia. Sedang menghadapi jurang yang dalam dan ganasnya padang pasir, seorang penjelajah sudah punya persiapan memadai. Tetapi, jika menghadapi sebutir pasir yang akan masuk ke jari kaki, seorang penjelajah tak mempersiapkannya. Dia cenderung mengabaikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hikmah : Janganlah kita mengabaikan hal-hal kecil,karena hal-hal kecil bisa berakibat besar dan fatal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2954721312378701182?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-20T12:52:42.811+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TODbmRarwRI/AAAAAAAAAbI/Kdy19BN_9Zw/s72-c/images.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/11/sebutir-pasir.html</feedburner:origLink></item><item><title>Saat Ipar Tony Blair Putuskan Memeluk Islam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/CmXt7Z9HCro/saat-ipar-tony-blair-putuskan-memeluk.html</link><category>Serba-serbi</category><category>kebesaran-Mu</category><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 11 Nov 2010 23:15:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-1207718163960425995</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/aOVJMbhg9NQ/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aOVJMbhg9NQ&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/aOVJMbhg9NQ&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Islam mulai menyebar tak sebatas pada kaum imigran. Perkembangan itu mulai terlihat di kalangan warga asli Inggris. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, merupakan salah satu contoh perkembangan positif itu. Lauren Booth yang merupakan kakak tiri Cherie&amp;nbsp; Blair memutuskan untuk menjadi Muslim. Kabar Lauren menjadi mualaf lumayan menggemparkan publik Inggris. Tak sedikit media yang berlomba memberitakan keislaman Lauren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti diberitakan Dailymail, beberapa waktu lalu, Lauren yang menemukan hidayah di Iran mengaku telah lama bersimpati dengan Islam. Dia seolah mendapatkan morfin spiritual saat berkesempatan mengunjungi Kota Qom di Iran. Lauren, setelah memeluk Islam, merasa telah menemukan kedamaian yang diidamkan sejak dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lauren adalah seorang wartawan dan aktivis hak asasi manusia. Selain berhenti mengonsumsi alkohol dan belajar mengenakan jilbab, ia juga mengaku telah berhenti makan daging babi. Lauren pun tengah bersiap diri untuk memakai hijab/jilbab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ihwal larangan pengenaan cadar di sejumlah negara Eropa, Lauren menyatakan rasa hormatnya kepada wanita yang mengenakan cadar. Bagi dia, pengenaan cadar merupakan hak setiap wanita yang ingin memakainya. Dia pun tak memungkiri kemungkinan mengenakan cadar suatu hari nanti.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;atau Video Terjemah di &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/republikatv/ummat/10/11/12/146336-saat-ipar-tony-blair-putuskan-memeluk-islam"&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://youtube.com/"&gt;Youtube&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.republika.co.id/"&gt;RepublikaOnline&lt;/a&gt;, dll&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-1207718163960425995?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-12T15:15:36.631+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://www.youtube.com/v/aOVJMbhg9NQ&amp;fs=1&amp;source=uds" length="1066" type="application/x-shockwave-flash" /><media:content url="http://www.youtube.com/v/aOVJMbhg9NQ&amp;fs=1&amp;source=uds" fileSize="1066" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle> REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Islam mulai menyebar tak sebatas pada kaum imigran. Perkembangan itu mulai terlihat di kalangan warga asli Inggris. Ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, merupakan salah satu contoh perkembangan positif itu. Lauren Boo</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</itunes:author><itunes:summary> REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Islam mulai menyebar tak sebatas pada kaum imigran. Perkembangan itu mulai terlihat di kalangan warga asli Inggris. Ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, merupakan salah satu contoh perkembangan positif itu. Lauren Booth yang merupakan kakak tiri Cherie&amp;nbsp; Blair memutuskan untuk menjadi Muslim. Kabar Lauren menjadi mualaf lumayan menggemparkan publik Inggris. Tak sedikit media yang berlomba memberitakan keislaman Lauren. Seperti diberitakan Dailymail, beberapa waktu lalu, Lauren yang menemukan hidayah di Iran mengaku telah lama bersimpati dengan Islam. Dia seolah mendapatkan morfin spiritual saat berkesempatan mengunjungi Kota Qom di Iran. Lauren, setelah memeluk Islam, merasa telah menemukan kedamaian yang diidamkan sejak dulu. Lauren adalah seorang wartawan dan aktivis hak asasi manusia. Selain berhenti mengonsumsi alkohol dan belajar mengenakan jilbab, ia juga mengaku telah berhenti makan daging babi. Lauren pun tengah bersiap diri untuk memakai hijab/jilbab. Ihwal larangan pengenaan cadar di sejumlah negara Eropa, Lauren menyatakan rasa hormatnya kepada wanita yang mengenakan cadar. Bagi dia, pengenaan cadar merupakan hak setiap wanita yang ingin memakainya. Dia pun tak memungkiri kemungkinan mengenakan cadar suatu hari nanti.atau Video Terjemah di SINI Sumber: Youtube, RepublikaOnline, dll</itunes:summary><itunes:keywords>Serba-serbi, kebesaran-Mu, renungan</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/11/saat-ipar-tony-blair-putuskan-memeluk.html</feedburner:origLink></item><item><title>Batu Kecil</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/TsI7BPemROg/batu-kecil.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sun, 07 Nov 2010 19:09:12 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-384944855672081867</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TNdpsYQojjI/AAAAAAAAAbE/NxNui9YZFjI/s1600/kerikil.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TNdpsYQojjI/AAAAAAAAAbE/NxNui9YZFjI/s1600/kerikil.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.&lt;br /&gt;
Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu&lt;br /&gt;
lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alloh kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Alloh melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat&lt;br /&gt;
kepadaNya, Alloh sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-384944855672081867?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-08T11:09:12.979+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TNdpsYQojjI/AAAAAAAAAbE/NxNui9YZFjI/s72-c/kerikil.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/11/batu-kecil.html</feedburner:origLink></item><item><title>:::Katak Kecil:::</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/Tf8-D03Q40Y/katak-kecil.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 28 Oct 2010 23:59:50 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-5151480935568924277</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://3.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TMpvZOUX_HI/AAAAAAAAAaY/7mtHXwPJZaU/s200/katak+kecil.jpg" width="200" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari ada sekelompok katak kecil yang berlomba-lomba. Tujuannya adalah mencapai puncak menara yang sangat tinggi. Para penonton berkumpul bersama disekitar menara untuk menyaksikan dan memberikan semangat kepada para peserta.&lt;/div&gt;&lt;div class="uiHeader uiHeaderBottomBorder mbm" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="clearfix uiHeaderTop"&gt;&lt;div class="uiHeaderActions rfloat"&gt;&lt;form action="/editnote.php" method="post" onsubmit=""&gt;&lt;input autocomplete="off" name="post_form_id" type="hidden" value="3ffc2a65a942a9d9ac31ed2d92d682ba" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="fb_dtsg" type="hidden" value="xZKVx" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="new" type="hidden" value="true" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="id" type="hidden" value="1626139652" /&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak satupun penonton percaya bahwa katak-katak kecil itu akan bisa mencapai puncak menara,terdengar ada yang berkata :"Oh jalannya terlalu susah, tidak mungkin katak kecil itu bisa melewatinya. Ada juga yang berkata :"Menaranya terlalu tinggi, katak-katak itu pasti jatuh.".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Katak-katak kecil mulai berjatuhan satu per satu, kecuali mereka yang terus bersemangat menaiki menara, perlahan-lahan semakin tinggi dan tinggi. Penonton terus berteriak :"Terlalu susah, tidak mungkin bisa !!!!,dan akhirnya lebih banyak lagi katak kecil yang menyerah dan berjatuhan. Tapi ada SATU katak yang tetap melangkah hingga semakin tinggi dan tinggi, dan akhirnya hanya SATU katak itu yang berhasil mencapai puncak menara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua katak kecil yang lain, jadi ingin tahu, bagaimana katak kecil itu dapat melakukannya, ternyata katak kecil yang juara tersebut TULI !!!!.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nasehat dari cerita ini adalah : bersikap TULI, jika ada orang mengatakan bahwa kita tidak bisa mencapai cita-cita kita. so be positive thinking.﻿&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Co Pas : Blog Sahabat &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-5151480935568924277?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-29T14:59:50.068+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/TMpvZOUX_HI/AAAAAAAAAaY/7mtHXwPJZaU/s72-c/katak+kecil.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2010/10/katak-kecil.html</feedburner:origLink></item><item><title>'Bocah Ajaib' ber PUISI -1</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/0ImANK4elPQ/bocah-ajaib-ber-puisi-1.html</link><category>kebesaran-Mu</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 29 Jan 2009 19:48:08 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2965874030230657143</guid><description>PadaMu aku bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa nikmat tak terkira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PadaMu maaf ku panjatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya waktu punya kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata manis tuntun jiwa yang sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus cinta kita nelangsa&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewantara Soepardi&lt;/span&gt;, 14 April 2008 jam 8.50 malam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2965874030230657143?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-30T11:48:08.333+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/bocah-ajaib-ber-puisi-1.html</feedburner:origLink></item><item><title>Download Lagu "WE WILL NOT GO DOWN"</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/5RzzYNP2RTs/download-lagu-we-will-not-go-down.html</link><category>for palestine</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sat, 31 Jan 2009 00:08:31 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-3547010037942709812</guid><description>Bagi temen2 yang ingin Download Song For Gaza "WE WILL NOT GO DOWN" dari &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Michael Heart, &lt;/span&gt;silahkan klik di &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl.php?file=we_will_not_go_down.mp3"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 100px; height: 37px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/SXK82On8ASI/AAAAAAAAAPQ/mClOFib5ll8/s320/download_sm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292500151938318626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AztO insani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-3547010037942709812?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-31T16:08:31.802+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/SXK82On8ASI/AAAAAAAAAPQ/mClOFib5ll8/s72-c/download_sm.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/download-lagu-we-will-not-go-down.html</feedburner:origLink></item><item><title>WE WILL NOT GO DOWN</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/-MMp3rFosSM/we-will-not-go-down.html</link><category>for palestine</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 29 Jan 2009 19:50:46 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-8371185154846965186</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;WE WILL NOT GO DOWN&lt;br /&gt;(Song for Gaza)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          (Composed by Michael Heart)&lt;br /&gt;          Copyright 2009&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;          A blinding flash of white light&lt;br /&gt;          Lit up the sky over Gaza tonight&lt;br /&gt;          People running for cover&lt;br /&gt;          Not knowing whether they’re dead or alive&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;          They came with their tanks and their planes&lt;br /&gt;          With ravaging fiery flames&lt;br /&gt;          And nothing remains&lt;br /&gt;          Just a voice rising up in the smoky haze&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;          We will not go down&lt;br /&gt;          In the night, without a fight&lt;br /&gt;          You can burn up our mosques and our homes and our schools&lt;br /&gt;          But our spirit will never die&lt;br /&gt;          We will not go down&lt;br /&gt;          In Gaza tonight&lt;br /&gt;         &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;          Women and children alike&lt;br /&gt;          Murdered and massacred night after night&lt;br /&gt;          While the so-called leaders of countries afar&lt;br /&gt;          Debated on who’s wrong or right&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;          But their powerless words were in vain&lt;br /&gt;          And the bombs fell down like acid rain&lt;br /&gt;          But through the tears and the blood and the pain&lt;br /&gt;          You can still hear that voice through the smoky haze&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;          We will not go down&lt;br /&gt;          In the night, without a fight&lt;br /&gt;          You can burn up our mosques and our homes and our schools&lt;br /&gt;          But our spirit will never die&lt;br /&gt;          We will not go down&lt;br /&gt;          In Gaza tonight     &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-8371185154846965186?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-30T11:50:46.316+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/we-will-not-go-down.html</feedburner:origLink></item><item><title>SONG FOR GAZA</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/KmY6SFoynW0/song-for-gaza.html</link><category>for palestine</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 29 Jan 2009 20:07:21 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2562229117753800171</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"We will not go down"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dear friends,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I have been overwhelmed by the warmth and the friendship you have all given me in response to my song for Gaza, "We Will Not Go Down". I am doing my best to go through your numerous messages, emails and comments, and ask you to kindly bear with me until I am able to do so. Please forgive me if I am not able to respond to each and everyone of you; but please also know that I really appreciate your messages.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;My original intention to donate proceeds from the sale of the MP3 to charity has been complicated by technical matters; therefore, I have decided to make the song available free of charge. I would like to request that after downloading the song from this page, you kindly donate directly to a charity or an organization dedicated to alleviate the suffering of the Palestinian people. Worthy of note is UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), which has been helping Palestinian refugees since their dispossession in 1949. Please click here to donate through them: http://www.un.org/unrwa/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Thank you for your continued encouragement of my work as a musician, for your purchases of my CD, and for spreading the song, the video and the message as you have been doing. I am grateful for every demonstration of support I have received from you, and for every thought and prayer that has gone to the people of Gaza.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sincerely,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Heart&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.michaelheart.com/"&gt;http://www.michaelheart.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2562229117753800171?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-30T12:07:21.768+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/song-for-gaza.html</feedburner:origLink></item><item><title>Meja Kayu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/woueBw4uJsk/meja-kayu.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Thu, 29 Jan 2009 20:11:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-7527625252150449848</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu, " ujar sang suami. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu sedang membuat apa?". Anaknya menjawab, "Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan." Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-7527625252150449848?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-30T12:11:00.620+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/meja-kayu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Do'a untuk Palestina</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/TW4OizlvRmA/doa-untuk-palestina.html</link><category>for palestine</category><category>renungan</category><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 16 Jan 2009 18:49:05 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-5100242560504195937</guid><description>Yaa Allah, Maha Perkasa, Maha Kuasa, Maha Segalanya..&lt;br /&gt;Tiada Daya Upaya tanpa Kuasa dan Kehendak Engkau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Allah..&lt;br /&gt;Saudara2 kami di Palestina saat ini menjadi korban kebiadaban Israel..&lt;br /&gt;Jadikan setiap tetes keringat &amp;amp; darah, setiap hembusan nafas Mujahid, suci karena Engkau..&lt;br /&gt;Setiap jiwa terlepas dari raga, syahid karena Engkau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Allah Maha Gagah..Jaga Al Aqsa..&lt;br /&gt;Jangan biarkan mereka yang menentang Engkau merampas keagungan Masjid ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada kata yang sanggup melukiskan kegundahan hati kami..&lt;br /&gt;Ampuni dosa dan khilaf kami..&lt;br /&gt;Jadikanlah keprihatinan dalam doa kami..&lt;br /&gt;Semakin mempererat tali Ukhuwah Islamiyah di seluruh dunia...&lt;br /&gt;Yang akan sanggup mengentarkan nyali musuh-musuh Engkau...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar...&lt;br /&gt;Allahu Akbar..&lt;br /&gt;Allahu Akbar....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-5100242560504195937?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-17T10:49:05.456+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/doa-untuk-palestina.html</feedburner:origLink></item><item><title>Orang Bodoh dan Orang Pintar</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/Z1ynM-gdOlc/orang-bodoh-dan-orang-pintar.html</link><category>Serba-serbi</category><category>renungan</category><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sat, 10 Jan 2009 21:29:37 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-3093335365017900398</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mending jadi ORANG BODOH yang PINTAR atau ORANG PINTAR yang BODOH ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang Pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia suruh orang Pintar untuk membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh Karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu Orang Pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang Pintar yang bekerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang Pintar "meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang Pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe iong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTANYAAN :&lt;br /&gt;1. Jadi mending jadi orang pintar atau orang bodoh?&lt;br /&gt;2. Pinteran mana antara orang pintar atau orang bodoh ?&lt;br /&gt;3. Mulia mana antara orang pintar atau orang bodoh?&lt;br /&gt;4. Susah mana antara orang pintar atau orang bodoh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN:&lt;br /&gt;1. Jangan lama-lama jadi orang pintar, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.&lt;br /&gt;2. Jadilah orang bodoh yang pintar daripada jadi orang pintar yang bodoh.&lt;br /&gt;3. Kata kuncinya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pintar berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut dan mengabdi pada orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://rusdygunawan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-3093335365017900398?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-11T13:29:37.587+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/orang-bodoh-dan-orang-pintar.html</feedburner:origLink></item><item><title>ter-Senyumlah dengan HATI-mu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/D9LPb2DRhLY/ter-senyumlah-dengan-hati-mu.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Mon, 05 Jan 2009 19:46:02 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-7930265816348195580</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman, atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana . Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.&lt;br /&gt;Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.&lt;br /&gt;Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.&lt;br /&gt;Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya.&lt;br /&gt;Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.&lt;br /&gt;Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai didepan counter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.&lt;br /&gt;Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya."&lt;br /&gt;Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian."&lt;br /&gt;Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil  terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-2ku! " Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami.&lt;br /&gt;Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami."&lt;br /&gt;Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.&lt;br /&gt;Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya .&lt;br /&gt;"Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan  oleh senyummu itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara  MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.&lt;br /&gt;Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya! Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Email dari Seorang Sahabat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-7930265816348195580?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-06T11:46:02.452+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2009/01/ter-senyumlah-dengan-hati-mu.html</feedburner:origLink></item><item><title>bersyukur kepadaKu, niscaya Aku tambah nikmatKu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/G5fEgB84_lo/bersyukur-kepadaku-niscaya-aku-tambah.html</link><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Tue, 30 Dec 2008 21:08:11 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2424445950180176303</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka mencari setetes embun aku coba berkelana di dunia maya, dan aku dapati sebuah cermin yang melukiskan sebuah prosa dunia yang terukir indah di mayapada. Ada seorang anak manusia yang bernama &lt;a href="http://www.habibieafsyah.com/"&gt;&lt;/a&gt;Habibie Afsyah yang mengidap "*motoric neuron*" atau kerusakan permanen pada otak kecil. Pada umumnya seorang anak yang menderita kekurangan secara tidak langsung menjadi beban bagi keluarganya, Namun hal ini tidak berlaku bagi Endang Setyanti. Beliau menganggap ini sebgai amanah. Amanah yang harus dirawatnya dan dilimpahinya dengan kasih sayang semaksimal mungkin. Habibie yang kini berusia 20 tahun, sejak balita harus memakai kursi roda. Perkembangan fisik yang tidak sempurna sejak usia 1 tahun membuatnya tidak bisa berdiri dan berjalan.&lt;br /&gt;"Saya harus bisa membuat Habibie bisa memberdayakan dirinya untuk bekal hidupnya kelak. Jangan sampai hidupnya menjadi beban masyarakat atau hanya menunggu belas kasihan dari orang lain.  Ini tidak boleh terjadi pada Habibie anak saya" ungkap Endang dengan mantap. Alhasil Jadilah sang Habibie menjadi seorang internet marketer yang layak dijadikan inspirasi bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula kisah seorang "Dewa" yang luar biasa. Putra tunggal dari Poppy Devita Maharani Soepardi yang berusia 5 tahun, Dewantara Soepardi adalah penderita penyakit langka *Cerebral Palsy*. Dewa mengalami cedera otak dan fisik, yang membuatnya tak mampu beraktivitas secara fisik atau motorik seperti anak sebayanya.  Dewa mampu menuangkan isi hati dan pikirannya ke dalam sebuah puisi. Produktivitas puisi yang tinggi, yang dalam waktu dekat akan diterbitkan dalam bentuk buku. Berikut adalah petikan sebuah Puisi dari Dewa, salah seorang anak yang memiliki keterbatasan juga segudang kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila cintaku datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau ijinkan ia pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila arus hidupku terhalang batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkirkan halangan itu dengan doaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaraku kini didengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinegeriku Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun tersenyum manja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak Lukisan Tuhan yang begitu indahnya Ia gambarkan untuk kita Fikirkan, kita Pelajari agar kita selalu Bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a style="font-style: italic;" href="http://kickandy.com/?ar_id=MTM2Nw=="&gt;Kick Andy&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.habibieafsyah.com/"&gt;Habibie Afsyah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2424445950180176303?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-31T13:08:11.943+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/12/bersyukur-kepadaku-niscaya-aku-tambah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Untaian Do'a &amp; Harapan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/go9GCkbaxls/sekilas-harapan.html</link><category>Serba-serbi</category><category>renungan</category><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sat, 27 Dec 2008 22:07:08 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-852094619470188135</guid><description>Ya ALLAAH, Ya RAHMAN, Ya RAHIIM.&lt;br /&gt;... berikanlah kekuatan pada bangsaku&lt;br /&gt;... anugerahkan cinta dan kasih sayang untuk negeriku&lt;br /&gt;... mudahkan langkah mereka yang berjuang di jalan-MU&lt;br /&gt;... karuniakan keikhlasan di hati hamba - hamba-MU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin, Ya Rabbal 'aalamiin...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARAM 1430 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dari sahabat, oleh sahabat , untuk sahabat&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-852094619470188135?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-28T14:07:08.396+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/12/sekilas-harapan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Maafkan dan Lupakan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/pdRbH6X0oHo/maafkan-dan-lupakan.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sat, 27 Dec 2008 21:47:06 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-1040146353066235004</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu ?" Temannya sambil tersenyum menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis diatas pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : email dari sahabat&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-1040146353066235004?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-28T13:47:06.333+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/12/maafkan-dan-lupakan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Lembut Cinta - Nya</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/oBQT6-LtVjc/indah-cinta-nya.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 26 Dec 2008 23:46:31 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-7340041580043495962</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman, atau warga Indonesia yang bermukim atau pernah bermukim di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup. Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan&lt;br /&gt;didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil&lt;br /&gt;mencari tempat duduk yang masih kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian. Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.  Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga&lt;br /&gt;memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja&lt;br /&gt;sudah sampai didepan counter.  Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan  tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan,&lt;br /&gt;saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.  Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan&lt;br /&gt;saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat.  Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas&lt;br /&gt;punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya." Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian." Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya&lt;br /&gt;merengkuh kedua lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang&lt;br /&gt;saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-2ku! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.  Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami,&lt;br /&gt;untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi&lt;br /&gt;kepada kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu&lt;br /&gt;melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!  Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya,&lt;br /&gt;sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia  melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah&lt;br /&gt;ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya .  "Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."  Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah&lt;br /&gt;saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu. Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi&lt;br /&gt;orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-7340041580043495962?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-27T15:46:31.108+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/12/indah-cinta-nya.html</feedburner:origLink></item><item><title>Keajaiban Pikiran</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/yvlSU-mvmTg/keajaiban-pikiran.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sat, 15 Nov 2008 22:51:53 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-1900936386925779639</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam..&lt;br /&gt;Saya ingin membagi pengalaman setelah saya membaca di salah satu Ebook Motivasi Islam, di situ saya membaca buku Beautiful Mind. Saya ingin membuktikan tentang keajaiban pikiran setelah saya praktekan ternyata betul-betul AJAIB. Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah diberi tugas oleh saudara saya untuk mengangkat padi (gabah) sebanyak 29 karung seberat 50 Kg/karung dari gudang ke sebuah mobil yang saya parkir di pinggir jalan dengan jarak  kurang lebih 100 m. Pada saat itu saya mencoba mengangkat satu karung terlebih dahulu. Baru satu karung saya mengangkat pikiran saya mengatakan SAYA TIDAK BISA. Kemudian saya berusaha mencari teman untuk membantu saya mengangkat 29 karung padi (gabah) tersebut. Tapi tak satu pun teman saya yang bisa membantu saya untuk mengangkatnya karena kesibukan mereka masing-masing. Karena itu suatu tugas yang harus saya selesaikan akhirnya mau tidak mau saya harus mengangkatnya sendiri. Saya teringat kalimat yang saya baca dari buku Beautiful Mind tentang Keajaiban Pikiran "Bila Anda pikir Anda bisa, maka Anda bisa...tetapi bilan Anda pikir Anda tidak bisa, maka Anda tidak bisa" kalimat itu membakar semangat saya kemudian saya set ulang pikiran saya bahwa Saya BISA, Saya BISA, Saya BISA !!! Saya yakin bahwa Allah tidak akan menguji hambanya diluar kemampuan hambanya. Singkatnya dengan keyakinan dan semangat baru saya coba pikul lagi satu per satu karung seberat 50 Kg. Subhanallah 19 karung dapat saya angkat sendiri. sisa 10 karung lagi. pada saat itu  bukan karena saya sudah tidak sanggup mengangkat yang 10 karung lagi, tapi karena mobilnya sudah penuh terisi 19 karung 50 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dapat saya simpulkan dari pengalam saya bahwa sesulit dan seberat apapun tugas yang diberikan kepada kita kerjakan dulu dan selesaikan semampu kita dan juga pentingnya BERPIKIR POSITIF dalam segala hal. terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kisah ini bisa menjadi motivasi untuk semua  yang  membaca......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikutip dari pengalaman pribadi seorang sahabat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-1900936386925779639?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-11-16T14:51:53.502+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/11/keajaiban-pikiran.html</feedburner:origLink></item><item><title>Shalat Dhuha, Shalat Rezeki</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/U7WNMFSCArs/shalat-dhuha-shalat-rezeki.html</link><category>renungan</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Wed, 12 Nov 2008 23:08:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-2483633313161341849</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;Ya Allah, jika rezeki  untuk kami berada di langit, turunkanlah, dan jika berada dalam bumi,  keluarkanlah, dan jika sulit, mudahkanlah, dan jika haram, halalkanlah, dan jika  berada jauh dekatkanlah".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Meski mengaku sering  bolong-bolong, Hanawijaya, direktur pada sebuah bank syariah di ibu kota, gemar  melakukan ibadah shalat Dluha. Ibadah sunnah yang sejak mahasiswa di Institut  Pertanian Bogor (IPB) dilakukan, bagi Hanawijaya, mendatangkan ketenangan dan  ketentraman dalam bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;''Jujur saja, saya masih suka  &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bolong-bolong&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; shalat Dluha.  Kayaknya kita sombong banget kalau nggak sempat mengerjakan. Masak sih untuk dua  rakaat saja kita tidak punya waktu untuk berkomunikasi dengan Yang Maha  Kuasa?&lt;br /&gt;Padahal, manfaatnya penting banget. Kita lebih &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;enjoy&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dan enteng dalam bekerja,'' ungkap  Hanawijaya kepada &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Republika&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; Rabu  (2/5).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dengan melakukan ibadah shalat  Dluha, tutur Hanawijaya lebih lanjut, manusia mendapatkan bimbingan dan arahan  bagaimana seharusnya mencari rizki. ''Shalat Dluha itu menurunkan tensi kita  sehingga bekerja lebih tenang. Kita juga sering mendapatkan inspirasi dan  ide-ide yang menarik, sering pula mendapatkan terobosan yang menarik jika  selesai shalat Dluha,'' ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Dewan Dakwah Islamiyah  Indonesia KH Cholil Ridwan mengungkapkan Rasulullah SAW melaksanakan shalat  Dluha. Hikmah dari ibadah shalat Dhuha adalah untuk dimudahkan dalam mencari  rezeki yang halal. ''Mereka yang melakukan shalat Dhuha, mendapatkan petunjuk  dan bimbingan dari Allah SSWT setiap kali hendak keluar rumah, apakah ia mau  bekerja, berdagang maupun kegiatan usaha lainnya.''&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ulama asal Bogor Prof Dr KH Didin  Hafidluddin mengatakan paling tidak ada tiga hikmah dari shalat Dhuha. Pertama,  bukti dari syukur kita kepada Allah SWT, karena hari itu kita masih bisa  melakukan suatu kegiatan yang sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Kedua, shalat  Dluha selalu mendorong kita untuk terkait dengan ketentuan Allah SWT karena itu  tidak mungkin kita mencari harta yang tidak halal atau di luar ketentuan Allah  SWT, tidak mungkin kita menipu, korupsi dan kegiatan buruk  lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Shalat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;  Dhuha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;, kata dia, juga menguatkan  komitmen dan ketauhidan kita, dan pengakuan bahwa hanya Allah-lah satu-satunya  sumber rezeki. "Orang yang rajin shalat Dluha, selain dimudahkan rezekinya,  hidupnya juga sangat mulia. Ia sangat disegani orang, karena tak pernah  minta-minta kecuali kepada Allah SWT,'' ujar Didin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pimpinan Majelis Az-Zikra UstadZ  Muhammad Arifin Ilham mengatakan shalat Dhuha merupakan salah satu shalat sunah  yang utama. ''Shalat Dhuha merupakan shalat rezeki, doanya pun merupakan doa  rezeki,'' tandas Ustadz Arifin Ilham kepada &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Republika&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ia lalu menyitir doa seusai shalat  Dhuha, penggalannya sebagai berikut, &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;''Ya  Allah, jika rezeki untuk kami berada di langit, turunkanlah; dan jika berada di  dalam bumi, keluarkanlahl; dan jika sulit, mudahkanlah; dan jika haram,  halalkanlah; dan jika berada jauh, dekatkalah.''&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; ''Ini merupakan doa  yang luar biasa. Allah adalah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki), Al-Ghaniyyu  (Mahakaya), dan Al-Mughniyyu (Maha Memberikan Kekayaan). Di tangan Allah, segala  urusan rezeki. Jadi, kita diajarkan oleh Allah untuk minta rezeki, bukan  kekayaan. Kita diajarkan minta rezeki yang banyak dan halal,'' tegas Arifin  Ilham.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Karena itu, kata Arifin,  selayaknya kita selalu berusaha menjaga shalat Dhuha. ''Tak ada alasan  meninggalkan shalat Dhuha. Kalau shalat Tahajjud, orang masih bisa beralasan  tidak sempat shalat karena kesiangan. Sedangkan shalat Dhuha, apa alasan kita  meninggalkannya? Hanya ada dua alasan orang tidak shalat Dhuha, yakni tidak  paham keutamaan shalat Dhuha dan malas,'' tegas Arifin Ilham.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Setiap Muslim, kata Arifin, butuh  shalat Dhuha. ''Betapa tidak? Sedangkan kita semua butuh rezeki. Dan shalat  Dhuha dilakukan pada jam rezeki. Karena itu, walaupun sifatnya sunnah, shalat  Dhuha jangan ditinggalkan,'' tuturnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sewaktu menimba ilmu di Ponpes  Darunnajah, Jakarta, tingkat Tsanawiyah, Arifin dan tujuh kawannya senantiasa  mendawamkan shalat Dhuha. Mereka menyebut diri mereka sebagai &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ashabud&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Dhuha&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;. ''Alhamdulillah, delapan berkawan  ini semuanya jadi orang berhasil. Arifin saja yang hanya tamat S-1, sedangkan  yang lainnya tamat S-2 atau S-3,'' ungkap Arifin Ilham.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-2483633313161341849?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-11-13T15:08:51.319+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/11/shalat-dhuha-shalat-rezeki.html</feedburner:origLink></item><item><title>Masjid Kubah Emas hanya 7 di Dunia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/gVB_7cNf1pU/masjid-kubah-emas-hanya-7-di-dunia.html</link><category>Serba-serbi</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Mon, 06 Oct 2008 03:03:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-1279898668430940042</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/SOnh4bXZhoI/AAAAAAAAAOY/K6_wqC47Cbs/s1600-h/kubahemas2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 168px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/SOnh4bXZhoI/AAAAAAAAAOY/K6_wqC47Cbs/s320/kubahemas2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253978799839217282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Ada berapa banyak masjid yang berkubah emas di seluruh dunia ini? Ternyata tak banyak, hanya ada 7 masjid. Salah satunya ada di Indonesia, dialah Masjid Dian Al Mahri yang ada di Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut daftar 7 Masjid Berkubah Emas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Masjid Qubbah As Sahkrah (Dome of the Rock)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Abdul Malik bin Marwan mulai membangun masjid ini pada tahun 690 M di Jerusalem, Palestina. Setahun kemudian masjid ini rampung. Banyak orang yang meyakini, inilah yang dimaksud sebagai Masjid Al Aqsa dalam kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. &lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;b&gt;2. Masjid Al Askari Iraq&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini terletak di Kota Sammara, sekitar 125 km dari kota Baghdad, Irak. Masjid ini didirikan oleh pengikut Shiah dan termasuk masjid kuno karena didirikan pada tahun 994 M. Mulanya tak berkubah emas, namun kemudian oleh pengikut Shiah pada tahun 1905 kubahnya direnovasi menjadi kubah emas. Sayang Februari 2006 dan Juni 2007, kubahnya runtuh oleh serangan teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Masjid Suneri, Lahore&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masjid Suneri memiliki 3 kubah emas. Satu kubah utama, 2 lainnya di sisi kanan dan kiri. Masjid ini didirikan oleh Nawab Syed Bhikari Khan, anak Wakil Gubernur Lahore pada tahun 1753 M. &lt;/p&gt;   &lt;div align="justify"&gt; &lt;b&gt;4. Masjid Sultan Singapura&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1928, begitu mendapat uang dari Kongsi Dagang Inggris sebanyak SGD 3000, Sultan Singapura langsung merenovasi sebuah masjid yang ada di kawasan Little India. Perubahan antara lain juga dengan mengganti kubah lama dengan kubah emas. Masjid ini segera menjadi masjid terbesar di Singapura, dari sekitar 80-an masjid yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Brunei memiliki 2 masjid yang berkubah emas. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah yang didirikan pertama kali. Mulai digunakan tahun 1958, masjid ini terletak di tengah danau buatan yang bersih. Kubahnya terbuat dari emas 24 karat. Biaya pembangunannya menghabiskan USD 5 juta. Pada zamannya, Masjid Sultan Omar Ali diperhitungkan sebagai salah satu bangunan terindah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Masjid Jami Bandar Seri Begawan, Brunei&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini dibangun pada tahun 1988, namun baru dibuka untuk umum pada tahun 1994. Saat pembangunannya dimaksudkan sebagai perayaan 25 tahun kekuasaan Sultan Hasanal Bolkiah. Kubahnya terbuat dari emas dengan langit-langit atap berwarna biru laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; 7. Masjid Dian Al Mahri Depok, Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Dian Djurian Maimun Al Rasyid memulai pembangunan masjid yang terletak di Meruyung, Depok ini pada tahun 1996. Lokasinya meliputi lahan seluas 100 hektar, namun yang dipergunakan sebagai areal masjid hanya 8.000 meter persegi. Sepuluh tahun kemudian, masjid ini baru dibuka untuk umum. Ada 5 kubah yang terbuat dari emas, dengan kubah utama berukuran diameter 16 meter dan tinggi 25 meter.&lt;br /&gt;Foto: Dome of the rock (Biblelieux.com)&lt;br /&gt;&lt;b&gt; ( tbs / tbs )&lt;/b&gt;&lt;i&gt; &lt;a href="http://ramadan.detik.com/" target="_self"&gt;http://ramadan.detik.com/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-1279898668430940042?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-10-06T18:03:12.132+08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_x-VoYLEoR9o/SOnh4bXZhoI/AAAAAAAAAOY/K6_wqC47Cbs/s72-c/kubahemas2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/10/masjid-kubah-emas-hanya-7-di-dunia.html</feedburner:origLink></item><item><title>PENGHASILAN DARI INTERNET – GOOGLE ADSENSE VERSI INDONESIA</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/Der3VC8ssKo/penghasilan-dari-internet-google.html</link><category>Serba-serbi</category><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Sun, 14 Nov 2010 23:15:33 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-5322297742468531832</guid><description>Penghasilan dari Internet – Google Adsense versi Indonesia&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://kumpulblogger.com/signup.php?refid=7478"&gt;&lt;b&gt;http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=12768&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya yakin anda pasti sudah sangat akrab dengan “Google Adsense”. Untuk yang belum paham, saya jelaskan secara singkat bahwa Google Adsense adalah sebuah perusahaan penyedia jasa periklanan, di mana kita (apabila telah disetujui menjadi anggotanya) dapat menjadi “&lt;b&gt;Penerbit Iklan&lt;/b&gt;”, dengan cara menyediakan tempat di website kita untuk dipasangi iklan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila ada pengunjung website kita yang meng-klik iklan tersebut maka kita akan mendapat imbalan dalam US$. Oleh karena-nya program ini biasa disebut Pay Per Click (PPC). Tarif-nya untuk setiap klik berbeda-beda tergantung pada si pemasang iklan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut majalah Forbes, uang yang beredar dari PPC ini mencapai US$ 2juta dalam setahun, dan diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar US$ 8juta pada kahir tahun 2008 ini. Peluang yang sangat menjanjikan bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak heran bahwa program Google Adsense ini sangat populer dan sangat diminati oleh para webmaster atau blogmaster. Mendapatkan penghasilan ribuan dollar per-bulan dari usaha ini adalah hal yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, tetapi &lt;b&gt;kendalanya &lt;/b&gt;buat kita orang Indonesia adalah bahwa website atau blog yang dapat disetujui untuk menjadi Pengiklan Google Adsense adalah website/blog yang berbahasa Inggris. Untuk yang bahasa Inggrisnya “memble” ya cuma bisa “melongo” saja!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi jangan patah semangat dulu, saya membawa &lt;b&gt;kabar gembira&lt;/b&gt; untuk anda, karena kini di Indonesia juga sudah ada perusahaan sejenis, penyedia jasa periklanan. Yang memungkinkan kita untuk menjadi “&lt;b&gt;Penerbit Iklan&lt;/b&gt;” atau “&lt;b&gt;Pemasang Iklan&lt;/b&gt;”. Tentu saja, &lt;b&gt;diperuntukkan bagi website/blog berbahasa Indonesia!!&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila kita memiliki website/blog yang ramai dikunjungi orang, maka kita dapat mendaftar untuk menjadi “&lt;b&gt;Penerbit Iklan&lt;/b&gt;” dengan menyediakan Zona Iklan (tempat untuk dipasangi iklan). Dan kita akan mendapatkan penghasilan apabila ada pengunjung yang meng-klik iklan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila kita memiliki produk atau jasa yang hendak dijual, maka untuk mendapatkan traffic yang banyak dengan cepat (sehingga harapan agar produk/jasa kita dapat terjual akan semakin tinggi) kita dapat mendaftar sebagai “&lt;b&gt;Pemasang Iklan&lt;/b&gt;” dan hanya membayar sebanyak jumlah iklan yang diklik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda tertarik? Silahkan mendaftar GRATIS di sini &lt;a href="http://kumpulblogger.com/signup.php?refid=7478"&gt;&lt;b&gt;http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=12768&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa Penerbit Iklan yang bahkan telah mendapatkan penghasilan 7 digit per-bulannya.&lt;br /&gt;
Para Pemasang Iklan-pun senang karena dengan memasang iklan di sini, pengunjung website-nya meningkat secara signifikan dengan tingkat konversi (pengunjung yang melihat lalu melakukan pembelian) yang relative tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, selamat berjuang dan salam sukses !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-5322297742468531832?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-15T15:15:33.241+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/09/penghasilan-dari-internet-google.html</feedburner:origLink></item><item><title>First Day of Ramadhan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/0vllTN60Ifo/first-day-of-ramadhan.html</link><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 19 Sep 2008 01:03:53 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-7669307696260271568</guid><description>To day is Ramadhan 1429 H, Hari pertama ini terasa berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Aku bangun pagi sekali untuk mempersiapkan makan sahurku. Aku awali pagi yang masih buta dengan perasaan lebih fresh. Semangat untuk menapaki satu hari kedepan begitu menggebu, tapi ada kejadian yang membuat aku merenung dan menyurut. Aku malu untuk bercerita. Takut untuk bercerita. Tak kuasa untuk bercerita. Aku sedih, murung, tak kuasa menahan amarah. Aku hanya diam dan berlalu untuk menjemput secuil sisa bahagia yang Ia janjikan dibulan yang berkah ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-7669307696260271568?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-09-19T16:03:53.136+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/09/first-day-of-ramadhan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Let's Start Again</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SketsaEmbunPagi/~3/Fekc1yp-P1A/mulai-lagi.html</link><category>coretan singkat</category><author>noreply@blogger.com (AstO Berseri)</author><pubDate>Fri, 19 Sep 2008 01:00:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2626361309185655355.post-630664643043267136</guid><description>Assalamu'alaikum,........&lt;br /&gt;Hari ini aku mulai nge-blog lagi, setelah sekian lama pasif. Aku mulai belajar lagi, mulai melihat lagi, mulai meraba lagi, tentang apa yang bisa aku lakukan untuk masa depan.&lt;br /&gt;Mohon doa dan partisipasinya, semoga blog ini bisa memperkuat azzam sekaligus tempat bertutur kata untuk merajut masa depan yang lebih bermakna.&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum,.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2626361309185655355-630664643043267136?l=sketsaembun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-09-19T16:00:06.907+08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://sketsaembun.blogspot.com/2008/08/mulai-lagi.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

