<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253</atom:id><lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2009 13:32:02 +0000</lastBuildDate><title>Stereophonic</title><description>Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi.
Bill Mccartney</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/</link><managingEditor>antmanganji@gmail.com (Ant)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-2486214200751342497</guid><pubDate>Tue, 02 Jun 2009 13:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-02T20:32:02.232+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Office Suite</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Microsoft</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Microsoft Bing</title><description>Kendati masih berversi beta, mesin pencari (search engine) Microsoft yang bernama Bing itu sudah bisa kita nikmati.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti di Google Search, kita bisa mengelompokkan pencarian berdasarkan obyek: Web (untuk halaman situs web), dan Images (untuk gambar). Namun di sini juga ditawarkan News (untuk berita) dan xRank (untuk mengetahui siapa dan apa yang paling banyak dicari saat ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba masukkan kata kunci. Hasilnya agak berbeda dengan apa yang ditawarkan Google. Di sini, ada preview dari beberapa baris pertama setiap artikel yang ditemukan. Hasil pencarian gambar pun cukup cakap: bisa dicari berdasarkan ukuran yang berbeda, gambar-gambar lanskap dan portrait, wajah dan bahu, maupun bagian-bagian tubuh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga menyenangkan, hasil pencarian ditayangkan dalam satu halaman, tidak peduli berapa banyak hasilnya. Kita bisa men-zoom gambar, yang bisa dibatasi oleh filtering seandainya Anda tidak ingin melihat bagian-bagian tubuh tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama, Bing cepat dan berpenampilan bagus. Tautan ke Microsoft Live juga disediakan. Silakan coba sendiri di &lt;a href="http://www.bing.com/"&gt;www.bing.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-2486214200751342497?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/06/microsoft-bing.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-5394206097119929238</guid><pubDate>Tue, 12 May 2009 14:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-12T21:14:26.582+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Gadget</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>18 Aplikasi Asyik Untuk BlackBerry Anda</title><description>Ada banyak sekali aplikasi BlackBerry yang tersedia. Anda bisa mencarinya di situs-situs resmi seperti www.blackberry.com/select/appworld/, http://blackberryapps.com/, atau situs-situs lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah 18 aplikasi yang mungkin dapat membuat BlackBerry Anda semakin menyenangkan. Ada yang gratis, ada yang berbayar. Ada yang bersifat serius, ada yang mengajak Anda rileks.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Opera Mini&lt;br /&gt;Browser alternatif ini memang tidak secepat browser built-in BlackBerry 4.5, tetapi akan menyajikan halaman dan zoom bagian-bagian layar seperti jika dilihat dengan PC biasa.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Flickr &lt;br /&gt;Dari aplikasi Flickr, Anda bisa pergi langsung ke kamera atau memilih sebuah foto dari kartu media atau salah satu direktori media Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Facebook&lt;br /&gt;Wah ini sudah wajib hukumnya. Gampang sekali meng-update status, membaca pesan, dan mengirim pesan ke dinding teman-teman dan mengirimkan foto langsung ke halaman foto Anda dengan aplikasi gratis ini.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;NewsGator Go! &lt;br /&gt;Daftarkan diri Anda untuk akun gratis NewsGatorOnline atau tautkan ke akun Anda yang ada. Web reader ini gratis dan bisa mensinkronisasikan anggota NewsGator Online lain yang Anda pakai. Jadi kalau Anda menggunakan FeedDemon di PC atau NetNewsWire di Mac, semua feed itu bisa diakses di komputer lain atau di BlackBerry Anda dengan menggunakan web reader NewsGator.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BBMetaBlog&lt;br /&gt;Suka ngeblog di WordPress dengan menggunakan Blogger for BlackBerry? Tapi kalau Anda menggunakan blog berbasis XML-RPC, cobalah BBMetaBlog. Aplikasi ini sebenarnya dirancang untuk custom blog-engine bagi Lotus Domino, bukan untuk WordPress atau sistem lain yang menggunakan implementasi MetaWeblog API dari XML-RPC, tetapi bisa dipakai. Atur saja akses URL Anda ke XMLRPC URI! Tidak bisa tagging di sini, tapi ini lebih cepat dibandingkan posting dengan Opera Mini.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Google Suite&lt;br /&gt;Aplikasi mobile untuk BlackBerry ini sungguh sedap. Gmail-nya cepat, Google Nees page mudah dijelajahi dan tool pemetaan mobile-nya bagus. Google Sync for BlackBerry menjaga kalender BlackBerry Anda sinkron dengan Google Calendar secara dua arah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudoku&lt;br /&gt;Game ini sudah membuat banyak orang ketagihan. Versi unregistered-nya tidak membolehkan Anda mengunduh teka-teki baru setiap hari, tetapi tersedia cukup banyak game dengan tiga tingkat kesulitan. Cocok untuk membunuh waktu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Age of Empires III&lt;br /&gt;Game PC klasik ini memungkinkan pengguna BlackBerry membuat sendiri kebudayaan dan pasukannya untuk menguasai dunia. Grafisnya memang tidak sebagus yang di PC, tetapi cukup atraktif untuk sebuah game mobile yang dihargai US$ 9,99.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dexrex SMS backup&lt;br /&gt;Pernah tidak sengaja menghapus pesan teks yang sebenarnya penting? Jangan kuatir, Dexrex dapat membantu Anda mendapatkannya kembali. Aplikasi ini menyimpan dan mengarsipkan semua pesan teks yang masuk dan keluar melalui BlackBerry Anda dan memungkinkan Anda mengaksesnya hanya dengan masuk ke akun yang terlindung oleh password di situs Web mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Exigis Mileage Tracker&lt;br /&gt;Dirancang untuk kalangan bisnis yang sering berpergian, Mileage Tracker yang menarik biaya US$ 4,99 ini memungkinkan penggunanya mencatat jarak yang telah mereka tempuh dan mengekspornya ke spreadsheet mileage perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;StormLock&lt;br /&gt;BlackBerry Storm memang bisa melakukan banyak hal, tetapi di perangkat ini Anda bisa secara tak sengaja membisukan semua panggilan masuk karena wajah Anda terlalu dekat dengan bidang layar sentuh kliknya. Atasi kekurangan ini dengan StormLock. Aplikasi buatan Steelthorn Software seharga US$ 2,99 ini secara temporer mengunci layar panggilan Anda saat Anda sedang menelepon. StormLock otomatis mati ketika semua panggilan sudah Anda tuntaskan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Salesforce Mobile&lt;br /&gt;Aplikasi dari salesforce.com ini sangat cocok bagi salesmen yang ingin mengelola daftar kontak. Jika Anda seorang vendor printer misalnya, Anda bisa menyortir semua daftar kontak penjualan Anda sebagai akun, peluang, dan yang perlu di-follow up. Aplikasi ini juga membantu pengguna melacak kegiatan akun penjualannya dan log on ke sebuah database. Aplikasi ini gratis untuk diunduh, tetapi untuk bisa memanfaatkannya Anda harus melanggan Salesforce.com.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aerize Explorer&lt;br /&gt;Inilah aplikasi untuk siapa pun yang mencoba mengirim sebuah file berukuran besar melalui ponsel. Dengan Aerize Explorer, pengguna BlackBerry bisa men-zip dan unzip file-file sehingga tidak menghabiskan ruang di perangkatnya. Sayangnya aplikasi besutan Aerize ini tidak gratis, tetapi memungut biaya US$ 4,99.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antair Spam Filter&lt;br /&gt;Spam filter ini tidak tergantung pada push e-mail server korporat. Ini justru dipasang langsung ke BlackBerry Anda dan menangkal spam yang dikirim ke perangkat itu sendiri. Produk Antair Corporation ini berbiaya US$ 49,99.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Voice to Email&lt;br /&gt;Alasan di balik aplikasi ini sederhana: memungkinkan Anda merekam sebuah voicemail dan mengirimkannya via e-mail. Jika ingin mencoba produk Better Day Wireless Inc. ini, Anda cukup menyiapkan dana US$ 2,99.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Motoscope Video for Webcams&lt;br /&gt;Aplikasi ini membiarkan penggunanya mendapatkan live streaming video dari sebarang kamera Web berbasis IP ke BlackBerry-nya. SHAPE Services GmbH, produsennya, menarik biaya US$ 19,99.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ToDoMatrix Professional&lt;br /&gt;Organizer pribadi yang membuatkan daftar “to-do” dengan memungkinkan penggunanya mengimpor tugas-tugas dari aplikasi BlackBerry yang berbeda, termasuk e-mail dan calendar. Juga punya fitur “multi-variable filtering” sehingga Anda bisa menyortir tugas ke dalam 30 kategori. Siapkan US$ 19,99 jika ingin menggunakan produk REXwireless ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;WorldMate Live&lt;br /&gt;Aplikasi gratis ini pasti menarik bagi mereka yang sering berpergian. WorldMate membantu membuatkan reservasi hotel, menerima updates jadwal penerbangan dan melihat peta-peta yang memandu Anda langsung ke hotel Anda, lokasi pertemuan atau bandara. Juga menyediakan updata cuaca dan informasi kurs.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber: &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/04/27/12332148/18.aplikasi.asyik.untuk.blackberry.anda"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-5394206097119929238?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/05/18-aplikasi-asyik-untuk-blackberry-anda.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8012617554297764590</guid><pubDate>Tue, 12 May 2009 13:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-12T21:07:16.661+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Tips Memilih Harddisk Portabel</title><description>Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan. Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Praktis, Ringkas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa yang Perlu Diperhatikan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;strong&gt;Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kecepatan putar drive &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Besar buffer atau cache&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Fitur Recovery&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kemampuan PnP (plug and play)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber: &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/05/05/09590841/tip.memilih.harddisk.portabel"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8012617554297764590?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/05/tips-memilih-harddisk-portabel.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8593306729365029236</guid><pubDate>Fri, 20 Mar 2009 23:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-21T06:27:28.936+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Free Download</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Microsoft</category><title>Internet Explorer 8 Telah dirilis, Download Sekarang.</title><description>Microsoft telah merilis versi final browser yang banyak ditunngu, Internet Explorer 8&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Internet Explorer 8 tersedia dalam 25 bahasa, termasuk bahasa Arab, China (Traditional, Simplified dan Hong Kong), Ceko, Danish, Belanda, Inggris, Finnish, Perancis, Jerman, Yunani, Hebrew, Hungaria, Italia, Jepang, Korea, Norwegia, Portugal (Brazil and Portugal), Polish, Russia, Spanish, Swedia dan Turki.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;Internet Explorer 8 dapat diinstal pada sistem operasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Windows XP SP2 dan SP3&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Windows Server 2003 SP2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Windows Server 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Windows Vista (RTM) SP1 dan SP2&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Anda dapat mendownload IE 8 menggunakan link ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.microsoft.com/windows/internet-explorer/worldwide-sites.aspx"&gt;Download Link&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.microsoft.com/presspass/newsroom/windows/factsheets/IE8FS.mspx"&gt;Fitur - fitur IE 8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8593306729365029236?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/03/internet-explorer-8-telah-dirilis.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-6250857456612113070</guid><pubDate>Fri, 20 Mar 2009 23:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-21T06:13:02.794+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Anti Virus</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Free Download</category><title>Avira Antivir Personal 9 - Free Antivirus</title><description>Bagi para pengguna software anti virus Avira Antivir Personal  yang gratis (free), telah tersedia versi terbaru Avira 9, dalam Avira Antivir Personal 9 ini telah ditambahkan anti-spyware dan anti-adware yang sebelumnya fungsi ini hanya terdapat pada Avira Premium,  selain itu terdapat fungsi one-click threat killer, kemampuan untuk men-scan file yang dikunci, dan penambahan kemampuan untuk mendeteksi virus baru (heuristics scan).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/93694494/fad04274/avira_antivir_personal_9_en.html"&gt;Download Avira Antivir Personal - Free Antivirus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-6250857456612113070?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/03/avira-antivir-personal-9-free-antivirus.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-3257682052038888243</guid><pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-20T20:33:09.768+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Office Suite</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Apakah yang disebut XPS format?</title><description>XPS (XML Paper Specification) adalah Proprietary Format dari Microsoft, format kertas elektronik untuk dokumen yang mirip dengan format PDF yang memang oleh Microsoft, XPS disiapkan untuk menyaingi format .pdf. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Format XPS adalah free atau gratis, bebas dipublikasikan, dan independent platfrom, format XPS tingkat dasar telah dimasukkan kedalam sistem operasi Windows Vista dan Microsoft Office 2007. Untuk saat ini saat ini cara untuk membuat dokumen format kedalam XPS adalah dengan memilih opsi "Save As". &lt;/p&gt;sumber : &lt;a href="http://www.microsoft.com/whdc/xps/default.mspx"&gt;Microsoft.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-3257682052038888243?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/apakah-yang-disebut-xps-format.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-3302502585501508358</guid><pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-20T20:08:46.919+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Office Suite</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Microsoft Office Add-in: Microsoft Save As PDF or XPS</title><description>Add-in untuk Microsoft Office 2007 ini memungkinkan para pengguna Microsoft Offfice 2007 untuk menyimpan ataupun mengeksport dokumen/file office nya ke dalam format PDF atau XPS. Juga memungkinkan untuk mengirim format PDF atau XFS tersebut dalam email sebagai lampiran/attachment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=4d951911-3e7e-4ae6-b059-a2e79ed87041&amp;amp;DisplayLang=en"&gt;Download Microsoft Add-in: Microsoft Save As PDF or XPS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-3302502585501508358?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/add-in-untuk-microsoft-office-2007-ini.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-1610394257834476993</guid><pubDate>Tue, 20 Jan 2009 12:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-20T19:24:36.322+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Office Suite</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Microsoft Office Compatibility Pack Untuk Microsoft Office Word, Excel, PowerPoint 2007 File Format</title><description>Jika anda adalah pengguna software Microsoft Office 2000, XP, atau Office 2003, dan mempunyai masalah ketika akan membuka file yang dibuat/mempunyai format Office 2007 karena file format untuk Office 2007 berbeda dengan file format office 2000, XP, dan Office 2003.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan menginstal Compatibility Pack, anda dapat membuka, mengedit, dan menyimpan file office dengan format 2007 pada Office lama (Office 2000, XP, 2003).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=941b3470-3ae9-4aee-8f43-c6bb74cd1466&amp;amp;displaylang=en"&gt;Download Office Compatibility Pack Office 2007&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-1610394257834476993?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/microsoft-office-compatibility-pack.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8702677555597863349</guid><pubDate>Fri, 16 Jan 2009 14:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-17T11:32:41.010+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otomotif</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perawatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Trik</category><title>Pilih Mana: Premium, Pertamax atau Pertamax Plus</title><description>Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina. Sama seperti produk-produk lain, yang dipilih adalah yang sesuai kebutuhan. Kurangnya informasi tentang pemilihan bensin ini jelas terlihat, di SPBU, motor-motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin jenis premium, ataukah memang faktor ekonomi lebih mendesak dibandingkan dengan dampak kerusakan mesin yang baru terasa dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mesin mobil ataupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kerja yang optimal.&lt;br /&gt;Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka/nilai oktan (RON), misalnya Premium beroktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya.&lt;br /&gt;Semakin tinggi nilai oktan (RON), maka harga perliternya pada umumnya lebih tinggi. Anggapan salah kalau nilai oktan tinggi akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio/CR). CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkatitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja.&lt;br /&gt;Contoh, mesin mobil Timor DOHC S515i mempunyai Compression Ratio 9.3:1. Dari informasi spesifikasi brosur tersebut, kita bisa menentukan bahwa mesin mobil Timor tersebut memerlukan jenis bensin yang bernilai oktan 92, yaitu bensin Pertamax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah dari yang seharusnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nglitik, bensin dengan oktan lebih rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar(akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api, saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut, inilah yang disebut nglitik atau knocking.&lt;br /&gt;Saat terjadi nglitik, bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR-nya tinggi memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi).&lt;br /&gt;Cermati nilai CR mesin mobil/motor kita, isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi dari yang seharusnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bensin dengan oktan lebih tinggi (Pertamax, Pertamax Plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih bertenaga. Karena benefitnya kurang sebanding jika dibandingkan dengan harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah pemborosan uang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan: Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi (kecuali ada modifikasi lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang faktor ekonomi yang lebih berperan, mesin ber CR tinggi tetapi anggaran untuk RON yang rendah, agar tidak terlalu nglitik, berikut solusi alternatif:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin).&lt;br /&gt;Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai Oktan (biasanya mengandung timbal, tetapi tidak ramah lingkungan).&lt;br /&gt;Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (retard).&lt;br /&gt;Menggunakan aplikasi water-injection, namun agak repot untuk perawatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Iklan Pos&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8702677555597863349?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/pilih-mana-premium-pertamax-atau.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-763586511952889406</guid><pubDate>Sun, 11 Jan 2009 05:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-11T12:40:13.284+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><title>Mengenal Ragam UPS</title><description>Uninteruptible Power Supply atau yang lebih dikenal dengan sebutan UPS, bagi sebagian orang, istilah ini mungkin terdengar akrab. Akan tetapi seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran. Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Standby&lt;/span&gt;, UPS tipe Standby merupakan tipe yang biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. Transfer Switch telah diatur untuk mengambil input AC (searah) sebagai sumber daya utama, sedangkan sumber daya cadangan diambil dari baterai atau Inverter (pada saat sumber daya utama padam). UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, di samping juga keuntungan bagi pengguna dari sisi rancangan yang efisien, ukurannya yang kecil serta biaya yang harus dikeluarkan terbilang murah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Line Interactive&lt;/span&gt;, UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Hal ini dikarenakan selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik. Bagian Inverter (pengubah daya dari batere ke AC) selalu terhubung ke output sistem UPS. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS. Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Double Conversion Online&lt;/span&gt;, Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC. Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output. Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Delta Conversion Online&lt;/span&gt;, Diagram UPS ini merupakan bentuk teknologi Konversi Ganda (Double Conversion) yang terah diperbaharui dan tersedia dengan daya 5kVA hingga 1.6MW. Memiliki kemiripan dengan tipe Double Conversion, tipe ini menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Misalkan saja sebuah paket harus diantarkan dari lantai 4 ke lantai 5. Teknologi Delta Conversion menghemat energi dengan cara mengantarkan paket tersebut menurut perbedaan pada titik awal dan titik akhir saja. Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem baterai. Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, semua jenis UPS yang telah disebutkan di atas memiliki tujuannya masing-masing dan tidak ada satu jenis pun yang dapat menjadi tipe yang paling 'ideal'. Kita harus dapat mengenal betul kebutuhan dan lingkungan tempat UPS akan diletakkan sebelum menentukan jenis apa yang akan digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada kategorisasi yang dibahas sebelumnya, tabel berikut akan mempermudah dalam melihat tipe manakah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe UPS: Standby&lt;br /&gt;Keunggulan: Biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak&lt;br /&gt;Kekurangan: Baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA&lt;br /&gt;Keterangan: Paling cocok untuk pengguna personal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe UPS: Line Interactive&lt;br /&gt;Keunggulan: Reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik&lt;br /&gt;Kekurangan: Tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA&lt;br /&gt;Keterangan: Tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe UPS: Double Conversion On-Line&lt;br /&gt;Keunggulan: Penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel&lt;br /&gt;Kekurangan: Efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA&lt;br /&gt;Keterangan: Mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe UPS: Delta Conversion On-line&lt;br /&gt;Keunggulan: Penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi&lt;br /&gt;Kekurangan: Tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA&lt;br /&gt;Keterangan: Efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/12/16/92/173947/mengenal-ragam-ups"&gt;okezone.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-763586511952889406?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/mengenal-ragam-ups.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-2406767271307854791</guid><pubDate>Tue, 06 Jan 2009 23:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:28:37.269+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otomotif</category><title>Cara Menghilangkan Kotoran di Kaca Helm</title><description>&lt;div align="justify"&gt;Helm tak cuma pelindung kepala, tetapi juga mata. Nah, bila kacanya kotor, itu bisa mengganggu konsentrasi. Selain karena kotor, konsentrasi juga bisa terganggu karena jenis kaca (visor) yang dipakai terlalu gelap atau berwarna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Agus hermawan, juragan toko on-line beralamat Juraganhelm.com, sekarang ini banyak jenis kaca helm. ”Gampang membedakannya dari warna. Ada bening (clear), smokey yang light atau dark (gelap), dan pelangi (rainbow),” bilang Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga jenis tadi, lanjutnya, masing-masing punya tingkat bahaya yang berbeda. “Kalau sudah rusak, misalnya baret, semua kaca helm berbahaya. Terutama malam hari lantaran baret tadi bisa memecahkan pantulan sinar yang seharusnya masuk merata, jadi berbalik; dan kalau siang hanya membuat pandangan terhalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaca helm bening paling enak. Meski baret, pandangan tidak begitu terganggu. Kalau yang smokey, sudah baret atau buram, view lebih terbatas. Yang terparah jika visor pelangi baret. “Baretnya bikin lapisan atau coating kaca mengelupas. Ini yang bikin pandangan membias,” jelas warga Taman Semanan Indah, Cengkareng, Jakbar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merawatnya, Agus memberi langkah-langkah yang benar. Intinya, memelihara semua merek sama. Caranya, “Gunakan air (harus bersih) dan sabun (sebaiknya yang cair). Sebab, detergen punya butiran kasar yang bisa merusak kaca. Hindari pemakaian (zat) kimia, seperti alkohol. Sebab, kaca helm dari polycarbonate akan buram jika terkena itu,” tegas Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi sabun dan air bebas dan disarankan jangan membersihkan visor dalam kondisi kering. Sebab, butiran atau debu bisa melukai kaca yang terbuat dari polycarbonate. “Meski kaca helm udah dilapisi anti-baret (anti-scratch) atau anti-kabut (anti-fog), tetap saja rusak bila digerus,” lanjutnya. Sekalipun pakai tisu atau busa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih aman, kaca helm dilepas dulu. Jika sulit melepaskannya, siram kaca dengan guyuran air dari selang (kucuran jangan terlalu deras). “Jika kotoran sudah lama, bisa pakai tisu, tapi basahi dulu. Setelah itu tempelkan ke visor (jangan digosok) dan angkat setelah beberapa lama. Ulangi beberapa kali sampai kerak kotoran melunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, siram dengan air dan keringkan pakai kain khusus pengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://otomotif.kompas.com/read/xml/2009/01/02/14250343/cara.menghilangkan.kotoran.di.kaca.helm"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-2406767271307854791?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/cara-menghilangkan-kotoran-di-kaca-helm.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8574119803950391901</guid><pubDate>Tue, 06 Jan 2009 23:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:18:06.921+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Otomotif</category><title>Kelebihan Profil Ban Motor Model U dan V</title><description>&lt;div align="justify"&gt;Bentuk tapak ban sepeda motor sangat berpengaruh pada pengendalian (handling). Sekarang ini ada dua model tapak si karet bundar, yakni model U dan V.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Ada dua faktor memengaruhi ban menjadi U dan V. Pertama, karena dipakai pada velg yang lebih kecil dari seharusnya,” ungkap Aceng Zainudin, Dept R &amp;amp; D, Seksi Proses Development PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen FDR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh, ban ukuran 90/80-17 seharusnya dipasang pada velg ukuran 1.40 karena dipakai ke velg ukuran 1.80 membuat ban jadi melebar membentuk U. Sebaliknya, ban lebar dipakai pada velg kecil, profilnya jadi V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor kedua, karena bentuk bannya sendiri. Artinya, pabrikan memang mendesainnya begitu dengan tujuan untuk safety. Makanya, untuk motor umum dipakai yang profil U karena memiliki cengkeraman besar ke lintasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua model itu, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. “Pengaruh sangat terasa ketika berakselerasi,” bilang Wawan Hermawan, pebalap nasional yang gabung di tim Honda Adiputra Utama FDR Federal Oil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sang pebalap, kelebihan ban V saat akselerasi lantaran tapak ban yang bergesek ke permukaan aspal kecil sekali sehingga tenaga mesin yang tertahan tidak banyak. “Tapi ada satu efek yang ditimbulkan. Setang sedikit enteng ketika motor dipacu pada kecepatan tinggi,” bilang pebalap yang kini karyawan PT Astra Honda Motor (AHM) bidang Marketing Ability yang menyarankan pakai stabilizer untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ban tipe U jelas akselerasinya kalah cepat dengan V. Begitu juga saat menikung, profil ban yang bersentuhan dengan aspal juga berkurang, tidak sebanyak model V. Hanya ketika melesat di jalur lurus, model U lebih stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, makin besar tapak ban bersentuhan dengan permukaan jalan, kestabilan lebih besar. Silakan pilih, mau model U atau V. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Sumber : &lt;a href="http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/12/26/10105268/kelebihan.profil.ban.motor.model.u.dan.v"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8574119803950391901?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/kelebihan-profil-ban-motor-model-u-dan.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-337804662710769010</guid><pubDate>Tue, 06 Jan 2009 23:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:28:53.627+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Teknologi</category><title>Baterai Lithium-Ion, Kunci Masa Depan Mobil Listrik</title><description>&lt;div align="justify"&gt;Semakin gencarnya pengembangan mobil hibrida dan listrik, nama baterai Lithium-ion juga makin akrab bagi kita. Baterai yang sering disingkat dengan “Li-ion” ini dianggap paling pas untuk sumber daya mobil listrik murni dan hibrida (motor bakar dan listrik).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daya tarik Li-ion—dibandingkan dengan yang lainnya, seperti NiMH (Nickel Metal Hydride) dan NiCad (Nickel Cadmium) serta timah hitam (lead)—bisa diisi ulang dengan cepat, densitas penyimpanan lebih banyak, dan juga lebih daya. Daya tarik paling besar adalah perbandingan berat dan energi yang dihasilkannya, Li-ion juga unggul. Di samping itu, ia tidak punya efek memori. Sifat terakhir memungkinkan Li-ion bisa diisi kapan saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Li-Ion tidak hanya digunakan pada mobil listrik atau hibrida, tetapi sudah digunakan pada perlengkapan elektronik yang akrab kita gunakan sehari-hari, antara lain laptop, iPod, HP, MP3 player, PDA, dan Black Berry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lithium vs Lithium-Ion&lt;br /&gt;Selain Li-ion, ada juga baterai yang disebut lithium. Jenis terakhir tersebut adalah baterai yang umumnya tidak bisa diisi ulang atau hanya sekali pakai habis, sedangkan Li-ion justru sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan lain dari kedua baterai yang sama-sama disebut lithium awalnya itu adalah materi dasarnya. Lithium menggunakan logam murni, sedangkan Li-ion campuran lithium yang jauh lebih stabil dan dapat diisi ulang beberapa ratus kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan lain dari Li-ion adalah kemampuannya menyimpan energi lebih lama bila tidak digunakan, sedangkan jenis lain akan habis lebih cepat. Meski begitu, bukan berarti Li-ion tidak punya kelemahan. Masalah utama baterai ini adalah keamanan: mudah terbakar atau meledak. Itu terutama bila penanganannya kurang baik. Itu bisa terjadi karena bahan yang digunakan mudah panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen utama&lt;br /&gt;Tiga komponen utama Li-ion adalah anoda, katoda, dan elektrolit yang diibuat dari berbagai macam bahan. Yang secara komersial dan yang paling banyak digunakan sebagai anoda adalah grafit. Adapun katoda biasanya salah satu dari tiga bahan berikut, lapisan oksida yaitu lithium cobalt oxide dan lithium iron phosphat, spinel yaitu lithium manganesse oxide, dan titanium disulfide (TiS2) yang materi asli Li-ion. Akibatnya, harga baterai ini awalnya sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini harga baterai Li-ion masih mahal. Akibatnya, mobil listrik atau hibrida masin susah dijangkau oleh kebanyakan orang. Sebenarnya, mobil hibrida yang selama ini dibuat oleh Toyota (Prius) dan Honda (Civic) masih menggunakan baterai NiMH. Kemampuan lebih baik dari baterai konvensional yang menggunakan bahan dasar timah hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toyota sendiri mengaku, faktor yang menyebabkan mobil hibrida mahal adalah baterai. Karena itulah, perusahaan mobil terbesar di Jepang ini terus menggenjot Prius bisa dijual 1 juta per tahun di seluruh dunia agar harganya nanti bisa ditekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makin gencarnya berbagai perusahaan membuat baterai Li-ion, dikabarkan, baik Toyota maupun Honda segera akan beralih ke baterai jenis tersebut. Namun, yang cukup menarik, Mitsubishi yang sudah beberapa kali memamerkan mobil listrik murni di Indoneia, iMiEV, sudah mengguankan baterai Li-ion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makin banyaknya perusahaan otomotif menawarkan kendaraan bertenaga listrik dan hibrida (ramah lingkungan), baik mobil maupun motor, membawa harapan baru bagi pengembangan baterai Li-ion. Tak hanya harganya yang diperkirakan akan jadi lebih murah karena diproduksi secara massal, kemampuan kerja makin baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini banyak perusahaan besar dan kecil di negara maju, seperti Jerman, Perancis, Jepang, dan Amerika Serikat, mengembangkan Li-ion. Bahkan, lembaga riset dan perguruan tinggi ikut mengembangkannya. Maklum, selain kendaraan bermotor yang jumlahnya sangat banyak, perlengkapan elektronik pengguna Li-ion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sekarang ini, meski harga minyak turun, upaya pengembangan dan pemanfaatan Li-ion makin gencar. Tidak hanya mobil yang ditawarkan dengan tenaga listrik murni atau hibrida, tetapi juga sepeda motor. Malah, pada JMS 2008 yang lalu di Jakarta, produsen juga sudah memajang prototipe motor dan skuter bertenaga listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain hal, penggembangan penggerak, seperti motor listrik untuk menjalankan mobil dan motor, juga semakin maju. Motor listrik mampu menghasilkan tenaga yang besar. Putarannya juga lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan mobil dan motor pun tidak berbeda jauh dibandingkan dengan menggunakan motor bakar. Malah, dalam mengelola atau memanfaatkan energi, mobil dan motor listrik lebih efisien. Penampilan mobil yang murni mengandalkan energi listrik atau baterai Li-ion juga makin menarik, sporty dan gaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi nano&lt;br /&gt;Masalah yang masih menganjal dalam pengembangan Li-ion adalah pembuatannya masih harus dalam bentuk sel-sel dengan jumlah banyak. Padahal, untuk mobil diperlukan ukuran besar agar bisa menghasilkan tenaga yang besar. Ukuran merupakan tantangan yang masih sulit diatasi produsen Li-ion karena ini nanti menyangkut masalah produksi dan akhirnya adalah harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, Volvo harus menggunakan 3.000 sel Li-ion yang terdiri dari baterai dengan ukuran AA untuk mobil konsepnya, 3CC, yang menghasilkan tenaga 105 PS. Kalau dibuat dengan ukuran besar dengan menggunakan bahan kobalt, menyebabkan unit cepat panas dan selanjutnya menimbulkan kebakaran atau ledakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan baterai Lithium-ion kini juga mulai memanfaatkan teknologi nano atau mencari materi yang mampu menghasilkan kinerja lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, dengan teknologi nano, Li-ion bisa diisi 10 kali lebih cepat dari baterai sejenis sekarang ini. Meski begitu, baterai ini tetap saja ditemui kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, Altarinano, sebuah perusahaan kecil di Reno, Nevada, Amerika Serikat telah menggunakan material elektroda yang disebut titanet berukuran nano. Kemampuannya menghasilkan tenaga 3 kali lebih besar dari Li-ion yang ada sekarang dan bisa diisi penuh hanya selama 6 menit. Masalahnya, kapasitas energinya setengah sel Li-ion normal. Padahal bisa diisi ulang sampai 2.000 kali selama 20 tahun atau empat kali umur baterai Li-ion sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok peneliti di MIT (Massachussets Institute of Technology) juga telah berhasil mengembangkan kabel berukuran nano untuk Li-ion ultra tipis dengan densitas energi tiga kali Li-ion biasa, sedangkan di Perancis, Li-ion dikembangkan dengan nanostruktur. Malah, ada para ahli yang mencoba menggunakan emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengembangan yang gencar tersebut, mobil listrik nantinya bisa memenuhi kebutuhan konsumen, baik dari segi harga, waktu pengisian, maupun jarak tempuh yang makin jauh. Tak kalah penting, selain mengirit energi dan biaya operasional, dipastikan polusi, baik dalam bentuk emisi asap maupun suara, berisik! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Sumber: Kompas.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-337804662710769010?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2009/01/baterai-lithium-ion-kunci-masa-depan.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8355124475151911531</guid><pubDate>Tue, 23 Dec 2008 08:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T15:50:46.862+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perawatan</category><title>KIAT MERAWAT AKI AGAR TOKCER [Merawat Aki]</title><description>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada umumnya aki yang diperdagangkan di Indonesia memiliki masa pakai sekitar 2 tahun.&lt;br /&gt;Sedangkan jenis aki kering dapat dipakai hingga 5 tahun. Jenis ini tidak memerlukan perawatan, tetapi harganya berlipat ganda.&lt;br /&gt;Untuk aki biasa (aki basah yang umum digunakan) memerlukan perawatan untuk medapatkan masa pakai maksimal. Perawatan secara benar akan menjamin tak&lt;br /&gt;mudah terganggunya sistem kelistrikan dan elektrik mobil.&lt;br /&gt;Inilah saran perawatan yang dapat Anda lakukan bagi optimasi fungsi aki.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Periksa kuantitas air aki. Jaga permukaan air tidak sampai di bawah low level atau di atas upper level. Bila cairan aki kurang segera tambahkan air aki yang sering dikenal juga sebagai air suling. Jika air aki berada di atas upper level mengakibatkan muatan melebihi batas dan air aki menjadi panas dan meluap keluar melalui tutup sel, sehingga air aki akan berkurang dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Periksa            kemungkinan retak atau bocor di sekeliling kotak aki. Apabila retak            atau bocor, air aki akan cepat habis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Periksa          kondisi terminal aki tempat tertambatnya kabel positf dan negative . Bagian          ini hams selalu bersih supaya aliran listrik tak mengalami gangguan Bersihkan          segera kotoran atau kerak karbon pada terminal aki dengan cara mencopot          mur-baut terlebih dahulu . Bersihkan dengan menggunakan air panas. Kalau          perlu lakukan pengamplasan pada kedua kepala aki sebelum dipasang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_234/IMAGES/rawat-1.jpg" height="188" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Jangan lupa          kencangkan kembali baut-baut terminal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_234/IMAGES/rawat-2.jpg" height="197" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Periksa        lubang pengisian atau sumbat ventilasi. Pastikan lubang ventilasi ini terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jika          Mengalami Keterlambatan Perawatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;      Jika terlambat memperhatikan kondisi aki, umumnya mengakibatkan lemahnya          suplai listrik, walaupun aki baru terpakai enam bulan. Menyiasati kondisi          ini, segera kosongkan cairan aki dan ganti dengan air aki sir. Cairan          ini biasanya dijual dengan tanda label merah. Lalu nyalakan mesin tanpa          penggunaan listrik selama beberapa saat. Bila tidak juga membantu mengembalikan          optimasi fungsi aki, Anda harus meniinta jasa bengkel untuk melakukan          recharge. Atau ganti saja aki kendaraan Anda dengan yang baru.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;[&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer.html"&gt;Mengenal Aki&lt;/a&gt;]   [&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-kode-kode.html"&gt;Kode-kode pada Aki&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=234&amp;amp;fname=01.htm"&gt;e-dukasi.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8355124475151911531?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-merawat.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8684404206952687849</guid><pubDate>Tue, 23 Dec 2008 08:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T15:49:03.276+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perawatan</category><title>KIAT MERAWAT AKI AGAR TOKCER [Kode-Kode Pada Aki]</title><description>Kode - Kode Pada Aki,&lt;br /&gt;Aki memiliki 2 kutub/terminal, kutub positif dan kutub negatif . Biasanya kutub positif (+) lebih besar atau lebib tebal dari kutub negatif (-), untuk menghindarkan kelalaian bila aki hendak dihubungkan dengan kabel-kabelnya.&lt;br /&gt;Pada aki terdapat batas minimum dan maksimum tinggi permukaan air aki untuk masing-masing sel. Bila permukaan air aki di bawah level minimum akan merusak fungsi sel aki. Jika air aki melebihi level maksimum, mengakibatkan air aki menjadi panas dan meluap keluar melalui tutup sel.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aki terdiri atas sel-sel yang mempunyai tegangan kira-kira 2 volt untuk masing-masing sel. Ketika pengisian dilakukan, tegangan pada ukuran 14-14,8 volt harus dipertahankan.&lt;br /&gt;[&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer.html"&gt;Mengenal Aki&lt;/a&gt;] [&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-merawat.html"&gt;Merawat Aki&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=234&amp;amp;fname=01.htm"&gt;e-dukasi.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8684404206952687849?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-kode-kode.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-7844668294617978340</guid><pubDate>Tue, 23 Dec 2008 07:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:28:53.627+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perawatan</category><title>KIAT MERAWAT AKI AGAR TOKCER [Mengenal Aki]</title><description>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;MENGENAL AKI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aki (accumulator) atau baterai merupakan piranti amat penting pada mobil.&lt;br /&gt;Untuk mengenal lebih jauh tentang aki akan dijelaskan pada :&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Fungsi Aki,&lt;/span&gt;&lt;table border="0" height="613" width="540"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="73" valign="top" width="240"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Aki berfungsi sebagai media penyimpan dan pensuplai arus listrik pada          waktu kendaraan distarter.&lt;br /&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td height="160" valign="top"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_234/IMAGES/hal-3.png" height="313" width="450" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;      &lt;td height="89"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Fungsi        lainnya sebagai pemasok arus listrik untuk kebutuhan lampu-lampu waktu kendaraan        berhenti/parkir di malam hari, alarm, jam elektronik, dan sebagainya saat        mesin mati.&lt;br /&gt;     Ketika mesin hidup, aki berhenti bekerja. la hanya menerima pengisian yang        dikirim oleh alternator (dinamo ampere)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Konstruksi dan Cara Kerja Aki, &lt;/span&gt;&lt;table border="0" height="468" width="540"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="302" valign="top" width="313"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dalam aki terdapat elemen dan sel untuk penyimpan arus yang mengandung          asam sulfat (H2SO4). Tiap sel berisikan pelat positif dan pelat negatif          Pada pelat positif terkandung oksid timah coklat (Pb 02), sedangkan pelat          negative mengandung timah (Pb).&lt;br /&gt;       Pelat-pelat ditempatkan pada batang penghubung. Pemisah atau separator          menjadi isolasi diantara pelat itu, dibuat agar baterai acid mudah beredar          disekeliling pelat.&lt;br /&gt;       Bila ketiga unsur kimia ini berinteraksi, muncullah arus listrik.&lt;br /&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td align="center" valign="middle" width="217"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_234/IMAGES/hal-4.png" height="231" width="250" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Macam-Macam Aki &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       Ada 2 jenis aki : aki basah dan aki kering.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       &lt;strong&gt;Aki basah :&lt;/strong&gt; media penyimpan arus listrikjni merupakan          jenis paling umum digunakan. Aki jenis ini masih perlu diberi air aki          yang dikenal dengan sebutan accu zuur. Selain aki jenis ini, ada beberapa          jenis aki basah lainnya :&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Low Maintenance&lt;/span&gt;       &lt;blockquote&gt;          &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;         Jenis ini bentuknya mirip dengan aki basah biasa dan tetap punya lubang            pengisian di atasnya. Bedanya, aki ini sudah diisi air sejak dari pabrik.            Untuk pengisian air aki (bukan dengan accu zuur) bisa dilakukan dalam            6 bulan hingga 1 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Maintenance Free&lt;/span&gt;       &lt;blockquote&gt;          &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;         Aki jenis ini tidak mempunyai lubang pengisian air, meski berisi cairan.            Mirip jenis low maintenance, aki ini juga sudah diisi air dari pabrik.            Bahan perak yang dipakai buat elektroda membuat airnya tidak menguap.            Kalaupun menguap akan dikembalikan lagi ke dalam. Keuntungannya adalah            aki jenis ini tidak butuh perawatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;          &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Aki Kering&lt;/strong&gt; : Aki jenis ini tidak memakai cairan, mirip          seperti batere telpon selular. Aki ini tahan terhadap getaran dan suhu          rcndah. Dimensinya yang kecil bisa menimbulkan keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;       Keuntungannya, tak banyak makan tempat. Sedangkan kerugiannya, tidak pas          di dudukan aki aslinya.&lt;br /&gt;       Aki jenis ini samasekali tidak butuh perawatan, tetapi rentan-terhadap          pengisian berlebih dan pemakaian arus yang sampai habis, karena bisa merusak          sel-sel penyimpanan arusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=234&amp;amp;fname=01.htm"&gt;e-dukasi.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-7844668294617978340?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-mengenal.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-4484421905114808647</guid><pubDate>Tue, 23 Dec 2008 07:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T15:47:02.853+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perawatan</category><title>KIAT MERAWAT AKI AGAR TOKCER</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Keberadaan batere atau dikenal sebagai aki sering diabaikan oleh pemilik kendaraan. Padahal ia termasuk komponen penting pada mobil. Jangan berharap menghidupkan mesin mobil tanpa aki seperti mobil-mobil produksi tahun lawas yang hanya menggunakan engkol untuk menghidupkan mesin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sekarang, kebanyakan mobii diproduksi dengan teknologi yang serba elektrik bahkan ada yang mengandalkan kerja microchip untuk system pengapiannya. Maka, kini tidak ada lagi istilah dorong mobil kala menghadapi masalah kelistrikan akibat aki tak berfungsi normal. Oleh karena itu batere atau aki mobil harus dalam kondisi prima. Untuk itu perlu mengenali karakter aki mobil Anda. Silakan pilih menu berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; [&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-kode-kode.html"&gt;Kode-kode pada Aki&lt;/a&gt;]     [&lt;a href="http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer-merawat.html"&gt;Merawat Aki&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-4484421905114808647?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kiat-merawat-aki-agar-tokcer.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-6660419037209045794</guid><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 17:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-16T00:56:07.433+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Microsoft</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Blog</category><title>Bikin Blog di Microsoft Word</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Microsoft Word bisa dipakai sebagai aplikasi untuk menulis di salah satu layanan blog gratis Blogger. Hanya saja, sebuah peranti lunak tambahan dibutuhkan. Peranti itu bernama Blogger for Word.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: georgia; text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyedia layanan untuk membuat blog secara gratis adalah Blogger. Situs web yang telah diambil alih oleh Google ini dapat diakses di alamat www.blogger.com. Di situ, Anda tinggal mendaftar. Seselainya pendaftaran, Anda bisa langsung membuat blog, bikin tulisan, dan “menerbitkannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pendaftaran, Anda memang harus online. Tapi, untuk menulis, Anda tidak perlu online supaya bisa menghemat biaya berinternet. Cara yang paling sederhana adalah dengan menulis blog dulu di penyunting teks, seperti Notepad atau Microsoft Word, secara offline. Kalau sudah, baru online, buka situs web layanan blog, login, lalu copy-paste hasil tulisan yang ada di penyunting teks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebut cara yang barusan disebut adalah cara manual. Cara yang akan dijelaskan berikutnya kita sebut dengan cara otomatis. Tulisan tetap dibuat secara offline. Online-nya baru nanti kemudian setelah tulisan selesai dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara otomatis ini menggunakan Microsoft Word. Tapi, bukan sembarang Microsoft Word, melainkan Microsoft Word yang sudah dilengkapi dengan suatu add-on bernama Blogger For Word. Aplikasi tambahan gratisan itu bisa didapat dari &lt;a href="http://buzz.blogger.com/bloggerforword.html"&gt;http://buzz.blogger.com/bloggerforword.html&lt;/a&gt;. Ukuran paket instalasinya kecil, cuma 2MB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemakaiannya bisa diringkas seperti ini. Setelah Blogger For Word diinstal, toolbar Blogger akan muncul pada Microsot Word. Kemudian, tuliskan isi blog seperti biasa, tapi jangan online dulu, offline saja. Kalau tulisan sudah selesai, nyalakan koneksi intenet, lalu  publis deh. Nah, cara detailnya seperti berikut ini. Oh ya, PCplus pakai Word 2007 untuk artikel ini. Di versi lama mungkin berbeda, tapi sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Klik [Add-Ins] pada menu di sebelah atas. Opsi [Add-Ins] sebaris dengan [Home], [Insert], [Page Layout], dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik [Blogger Settings], kemudian pada kotak yang muncul, masukkan username dan password untuk masuk ke Blogger. Klik [OK].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketikkan isi blog di dalam Word. Kalau sudah selesai, online-lah. Kemudian, klik [Publish].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masukkan judul blog dan pilih blog yang akan berisi tulisan itu. Klik [Send].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Selesai.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-6660419037209045794?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/bikin-blog-di-microsoft-word.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-2419525166035376277</guid><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 17:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-16T00:47:54.910+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Gadget</category><title>Kenali 9 Tipe Baterai pada Gadget  Anda</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hambatan terbesar pada teknologi gadget adalah batere. Ya, selama 50 tahun terakhir teknologi batere belum berubah banyak. Bayangkan kenikmatan dan juga penghematan andaikata batere yang mendayai iPhone 3G, notebook dan PDAphone kita mampu bekerja lebih dari satu hari setelah diisi penuh satu kali saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya semua batere bekerja dalam cara yang sama. Zat kimia yang ada di dalam batere menghasilkan elektron-elektron, yang berkumpul pada ujung negatif batere, dan mengubah energi kimia menjadi energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita memasang batere di dalam gadget, electron-elektron mengalir ke seluruh gadget dan kembali ke ujung positip batere, membuat sebuah siklus dan menyebabkan proses kimiawi yang menghasilkan energi, yang membuat gadget Anda bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa ada berbagai jenis batere? Campuran kimia di dalam batere-lah yang menyebabkan perbedaan tersebut. Berdasarkan campuran itu pula, batere diklasifikasikan. Nah, kenalilah tipe batere gadget Anda dan juga cara merawatnya agar dayanya awet.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Alkaline &lt;/strong&gt;adalah jenis batere yang paling umum ditemukan. Batere yang harganya murah dan dayanya habis dalam sekali pakai ini bisa mendayai Game Boy Anda selama 20 menit (atau 2,5 menit pada Sega Nomad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerapatan energi, jumlah daya yang dikandung batere Alkaline tidak buruk, tetapi pada gadget yang haus energi seperti MP3 player atau kamera digital, daya batere ini cepat terkuras habis. Namun untuk gadget yang tidak tinggi tuntutan dayanya, batere Alkaline bisa bertahan lama, bahkan bisa bertahun-tahun. Sayangnya batere ini tidak bisa diisi ulang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Silver oxide&lt;/strong&gt; atau batere &lt;strong&gt;silver-zinc&lt;/strong&gt; menyediakan cukup banyak daya dan tahan lama. Batere tipe ini dipakai dalam jam tangan dan juga mainan anak-anak, maupun di torpedo dan kapal selam, atau perangkat lain yang mementingkan kinerja, bukan harga. Kelemahannya, perak yang digunakannya mahal jika ukuran batere lebih besar daripada kancing yang dipakai pada gadget. Selain itu, di akhir masa pakainya batere ini seringkali bocor dan lelehan merkuri-nya berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batere &lt;strong&gt;Lead-acid&lt;/strong&gt; terdiri dari dua tipe besar: batere pemicu seperti yang ada di mobil Anda dan dirancang untuk lonjakan daya singkat; dan batere bersiklus panjang yang memberikan daya yang lebih rendah, lebih ajek dan digunakan di kapal, mobil golf, dan sebagai daya cadangan di berbagai gadget.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batere &lt;strong&gt;Alkaline Isi Ulang (rechargeable)&lt;/strong&gt;: Mirip batere Alkaline biasa, tetapi dibuat agar bisa diisi ulang – artinya membuat elektron-elektron dipompa masuk kembali ke dalam batere. Tidak sepeti batere Nickel metal hydride, batere ini tidak habis dayanya bila tidak dipakai, tetapi kapasitasnya berkurang setiap kali diisi ulang dan tidak setinggi batere Alkaline biasa.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Nickel Cadmium&lt;/strong&gt;, alias &lt;strong&gt;NiCad&lt;/strong&gt;, merupakan batere isi ulang pertama dan yang paling murah sehingga banyak dipakai di mainan anak-anak dan berbagai gadget. Pengisian ulang dayanya relatif cepat, tetapi memiliki efek memori. Jika dayanya belum habis saat Anda melakukan isi ulang akan terbentuk kristal-kristal besar yang membatasi daya yang disediakan di kali berikutnya. Selain itu kendati tidak dipakai, batere akan kehabisan seluruh dayanya setelah sekitar 90 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Nickel metal hydride&lt;/strong&gt;, alias &lt;strong&gt;NiMH&lt;/strong&gt;, menggantikan kadmium dalam NiCad dengan campuran yang membuatnya mampu menahan lebih banyak energi (40%) pada ruang yang sama dibandingkan NiCad. Masih ada efek memori di sini, tetapi tidak separah pada NiCad. Kecuali pada batere tipe yang lebih baru, seperti Sanyo eneloop, daya yang ada perlahan-lahan akan habis walaupun batere tidak dipakai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Lithium ion&lt;/strong&gt; alias &lt;strong&gt;Li-ion &lt;/strong&gt;menjadi batere standar pada gadget masa kini. Dibandingkan batere dengan bahan nikel, Li-Ion lebih efisien energi dan tidak memiliki efek memori, tetapi juga lebih mahal harganya. Namun batere tipe ini tidak boleh dibuang sembarangan karena bisa meledak (walaupun hanya terjadi beberapa kali per satu juta batere). Dibandingkan NiMH, siklus isi ulang batere Li-ion lebih pendek setengahnya ( 1000 vs. 500 kali). Ada kelemahan lain. Jika daya batere benar-benar habis dan voltase-nya turun di bawah ambang tertentu, kapasitas energi batere Li-ion akan menciut secara permanen. Karena itulah batere dirancang untuk mati jika dipasang setelah waktu tertentu. Biasanya, jika Anda punya gadget dengan batere bertipe isi ulang, tipe Li-Ion-lah yang dipakai. Jika tidak, mungkin baterenya berjenis Li-Poly.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Lithium ion poly&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;lithium poly atau li-poly (Li-Po)&lt;/strong&gt;, berasal dari lithium ion tetapi menggunakan elektrolit berbasis polimer gel. Karena itu namanya menjadi lithium ion poly. Batere tipe ini lebih bandel (tidak mudah meledak) dibandingkan Li-ion standar, lebih ringan dan bisa dibentuk sesuka hati. Anda akan semakin sering menjumpainya sebagai pengganti lithium-ion di laptop dan gadget lain. Kelemahannya, batere ini lebih cepat habis dibandingkan Li-ion biasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Lithium iron phosphate (Li-Fe)&lt;/strong&gt; merupakan perkembangan dari lithium ion yang menggantikan campuran oksida kobalt dalam li-ion. Tipe ini lebih kecil kemungkinannya meledak dan dapat melepaskan kapasitas dan terisi ulang sangat cepat. Namun sampai saat ini lithium iron phosphate masih mahal dan rumit pembuatannya. Mau tahu di mana batere ini ada? Antara lain di laptop OLPC XO dan mobil hibrida.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber:&lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2008/11/24/1441415/kenali.sembilan.tipe.batere.pada.gadget.anda"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-2419525166035376277?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kenali-9-tipe-baterai-pada-gadget-anda.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-6150514489872290129</guid><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 17:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-16T00:36:54.835+07:00</atom:updated><title>Agar Dokumen Tak Hilang</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa tips agar dokumen tidak hilang. Tidak perlu hal-hal yang kelewat teknis. Cukup ubah kebiasaan berkomputer saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Di Windows, ada folder bernama “My Documents”. Folder itu sudah dari sananya ada di Windows, seolah Microsoft membuatkan sebuah tempat bagi pengguna Windows untuk menyimpan dokumen-dokumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standarnya, folder itu berada di dalam satu drive dengan sistem operasi—bukan sesuatu yang aman. Kenapa enggak aman? Karena ketika sistem operasi terganggu, bisa jadi dokumen-dokumen yang ada di folder itu juga turut terganggu, bahkan tidak bisa diakses sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dokumen sudah tidak bisa diakses kembali, orang bisa panik, kemudian mengangkat telepon, menghubungi PCplus, bertanya bagaimana memperoleh dokumen itu kembali. Ya, itulah pertanyaan yang beberapa hari terakhir ini PCplus terima melalui  telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, kali ini PCplus berikan tutorial untuk mencegah hilangnya data. Tujuannya biar seperti kata pepatah “sedia paying sebelum hujan”. Tapi, tutorial ini tidak menjamin data seratus persen aman. Mengutip kata pelawak Asmuni (almarhum), “Tidak ada hil yang mustahal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, paling tidak, memperkecil risiko kehilangan data. Ayo deh, mulai dengan tips nomor satu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;strong style=""&gt;Jangan Simpan Data di Drive Sistem Operasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Masalah ini sudah disinggung sedikit di awal “cerita” tadi. Di mana posisi sistem operasi? Biasanya di C, bukan? Bisa juga di D, kalau komputer punya dua sistem operasi. &lt;st1:place st="on"&gt;Po&lt;/st1:place&gt;koknya, mau di mana pun sistem operasi, jangan simpan data di situ.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; saja masalah yang bisa menyerang sistem operasi, seperti virus dan file yang korup. Kadang-kadang (atau seringkali ya?) solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan menginstal ulang sistem operasi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Solusinya, kalau punya dua hard disk, simpan data di hard disk yang berbeda dengan hard disk yang berisi sistem operasi. Kalau cuma punya satu hard disk, buatlah sebuah partisi khusus untuk menyimpan data.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Kalau masih merasa takut di hard disk biasa, belilah hard disk eksternal. Nah, pada beberapa hard disk eksternal, ada fitur untuk back-up data. Fitur itu berupa peranti lunak yang secara otomatis akan melakukan back-up terhadap data yang sudah ditentukan dan pada lokasi yang sudah ditentukan pula.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;strong style=""&gt;Jadwalkan Back-up&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Penentuan lokasi penyimpanan yang berbeda dengan sistem operasi baru satu cara. Tapi ingat, hard disk pun bisa rusak. Makanya, selain disimpan di hard disk, simpan data di tempat lain, misalnya di keeping DVD. Tapi, keping DVD bisa tergores, jadi isinya tidak bisa dibaca?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Kalau satu back-up kurang, buat beberapa. Kalau keping-keping DVD dirasa tidak cukup, cari saja situs web penyimpanan online. Banyak kok situs web yang melayani penyimpanan data online, mulai dari yang gratis sampai yang mahal.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Salah satu situs web yang punya layanan penyimpanan gratis adalah IDrive (www.idrive.com). Situs web ini menyediakan ruang sebesar 2GB. IDrive juga menyediakan peranti lunak untuk mempermudah transfer file. Biar lebih jelas, kapan-kapan PCplus bahas situs web ini deh.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;strong style=""&gt;Hati-Hati Menyalin File Baru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Punya file yang mau disalin, misalnya dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;US&lt;/st1:country-region&gt;B &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;fla&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;sh disk (UFD) ke hard disk? Hati-hati. Bukan cuma virus yang perlu diperhatikan (kalau masalah virus sih pasti sudah jadi perhatian), tapi juga nama file.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Jangan sampai, file yang disalin dari UFD, juga media lain, “menimpa” file yang sudah ada di hard disk. Lain halnya kalau itu memang sudah disengaja. Tapi, kalau tidak disengaja, bisa menyebabkan file lain hilang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;Misalnya, ada file “rencana.doc” yang berisi rencana pembelian PC disalin dari UFD ke folder D:-Dokumen di hard disk. Padahal, di tempat itu sudah ada file &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;bern&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;ama yang sama tapi isinya rencana pembelian sayur. Lah, kalau saja file dari UFD menimpa file di hard disk, berarti hilanglah rencana pembelian sayur.  (Alex Pangestu  &lt;a href="alex@tabloidpcplus.com"&gt;alex@tabloidpcplus.com&lt;/a&gt; )&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;strong style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;strong&gt;Pindahkan “My Documents”&lt;/strong&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;Folder “My Documents” semestinya dipakai untuk menyimpan dokumen. Tapi, malah ada tips agar tidak menyimpan dokumen di situ. Pasalnya, folder itu terletak pada drive yang sama dengan drive sistem operasi. Risikonya tinggi menyimpan file di drive sistem operasi. Ketika sistem operasi bermasalah dan harus diinstal ulang, file bisa hilang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file di drive lain. Mubazir dong “My Documents”nya? Yah, begitulah. Tapi, sebetulnya kita bisa merujuk folder lain sebagai folder “My Documents”. &lt;st1:place st="on"&gt;Nan&lt;/st1:place&gt;ti, posisi folder itu tetap sama di Windows Explorer. Tapi sebetulnya, folder itu berada di drive yang lain. Caranya begini:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Buka&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;Wi&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;ndows Explorer.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;an pada [My Documents] terus klik [Properties].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik [Move…].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika muncul jendela untuk melakukan browse, cari folder yang berisi dokumen-dokumen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik [OK].&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tutup jendela Properties.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Selesai.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.tabloidpcplus.com/index.php/news/read/476/Agar%20Dokumen%20Tak%20Hilang"&gt;PC Plus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-6150514489872290129?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/agar-dokumen-tak-hilang.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-2965724339369494344</guid><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 17:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:28:53.635+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Office Suite</category><title>Cara Instant Membuat Dokumen Portabel  (PDF)</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fleksibilitas file PDF (Portable Document Format) makin dikenal. Di sini, Anda bisa mempertukarkan dan membuka aneka jenis dokumen — mulai dari dokumen tulisan, spreadsheet, sampai halaman Web — tanpa harus meng-install banyak program yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi asalkan dokumen-dokumen tersebut sudah dibuat dalam format PDF, maka file-nya bisa dibaca memakai satu aplikasi saja, yakni Adobe Reader (bisa di-download secara gratis di www.adobe.com dengan versi terakhir 8.0). Tidak hanya itu, file jenis ini juga dapat diakses via browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa membuat dokumen PDF dari mana saja. Tak perlu bantuan program pembuat khusus seperti Adobe Acrobat. Cukup install saja software PDF printer. Bagi yang belum tahu, perangkat lunak ini berfungsi sebagai printer virtual dengan output bukan dalam bentuk cetakan, melainkan dokumen PDF. Jika menggunakannya, Anda bisa membuat dokumen PDF dari aplikasi dan format file apa saja selama masih berada dalam sistem operasi Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertarik membuat dokumen PDF sendiri? Pilihannya sangat banyak, termasuk yang gratisan. Salah satunya adalah PDF Printer buatan Bullzip.com berikut ini (bisa di-download secara cuma-cuma di &lt;a href="http://bullzip.com/"&gt;www.bullzip.com&lt;/a&gt;). Tapi sebelum di-install, file berbentuk ZIP dengan ukuran 3,9MB tersebut harus Anda ekstraksi dulu. Lalu bagaimana menggunakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini panduan Pakainya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Klik-dobel file hasil ekstrak dari file yang telah Anda download tadi. Saat muncul boks wizard instalasi, klik tombol [Install] dan ikuti proses pengisntalan. Pada sesi terakhir instalasi, program akan meminta Anda untuk men-download GhostScript dari situs resminya. Klik [OK] dan pastikan koneksi Internet telah terpasang. Ikuti instalasi sampai selesai.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Setelah Anda mengklik [Finish], akan muncul jendela Printer and Faxes. Pastikan BullZip PDF Printer tertera di situ.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Buka program dari tombol [Start] &gt; [Programs] &gt; [BullZip] &gt; [PDF Printer] &gt; [Options].Setelah boksprogram muncul—dengan tab [General] terpilih—klik tombol di sebelah kanan kotak PDF File Name. Tentukan lokasi penyimpanan file PDF. Kemudian klik tab [Document], isikan nama pembuat dokumen, dan tentukan kualitas dokumen PDF di menu “PDF Quality”.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Beralih ke tab [Watermark], isikan teks yang akan Anda tampilkan di dokumen PDF di kotak Text. Atur posisi, ukuran, dan transparansi teks di kotak Rotation, Size, dan Transparancy.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Klik tab [Security], lalu isikan password di kotak “Owner password” dan di kotak “User password”. Anda juga bisa mengeset proteksi agar dokumen tidak bisa dicetak secara sembarangan dengan membubuhi tanda centang di kotak [Set Permissions]. Setelah beres, klik [OK].&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Buka dokumen yang akan Anda jadikan file PDF. Di sini, kami mencoba dari halaman website. Klik menu [File] &gt; [Print]. Setelah muncul boks dialog Print, pilih BullZip PDF Printer, lalu klik [Print]. Selanjutnya akan muncul boks dialog BullZip PDF Printer – Create PDF. Di sini, Anda bisa mengatur ulang folder simpan dokumen. Selanjutnya, klik [Save].&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Jika PC telah terinstal Adobe Reader, program ini secara otomatis akan tampil di layar membuka hasil konversi. Sebuah boks dialog Password akan tampil karena sebelumnya Anda telah mengeset proteksi. Ketikkan password yang telah dibuat tadi, lalu klik [OK]. Dokumen HTML tersebut kini telah berubah menjadi file PDF. Dengan aplikasi ini, Anda bisa lebih mudah berkirim dokumen, karena hampir semua PC telah ter-install aplikasi pembaca PDF.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber:&lt;a href="http://www.tabloidpcplus.com/"&gt;PC Plus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Aneka pilihan PDF Printer:&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Banyak aplikasi PDF printer yang bisa Anda gunakan. Umumnya tersedia secara gratis dan siap di-download kapan saja dari Internet. Jika tertarik menggunakannya, inilah beberapa pilihan freeware menarik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;CutePDF Writer 2.7 - &lt;strong&gt;www.acrosoftware.com&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;doPDF - &lt;strong&gt;www.dopdf.com&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Doro PDF Printer 1.35 - &lt;strong&gt;http://run.to/sz&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PDF Printer 2.1 - &lt;strong&gt;www38.websamba.com/falchionli/&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PDF4Free - &lt;strong&gt;www.pdfpdf.com&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PDF995 Printer Driver 8.3 - &lt;strong&gt;www.software995.com&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PDFCreator - &lt;strong&gt;www.pdfforge.org&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PrimopDF - &lt;strong&gt;www.primopdf.com&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-2965724339369494344?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/cara-instant-membuat-dokumen-portabel.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-8275673860200143511</guid><pubDate>Wed, 10 Dec 2008 02:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-10T09:58:18.627+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Free Download</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Avira Antivir Antivirus 8</category><title>Download Free Avira Antivir Antivirus 8</title><description>Bagi para pengguna software anti virus Avira Antivir Personal  yang gratis (free), telah tersedia versi terbaru untuk menggantikan software Avira Antivir Personal 8 lama yang telah habis masa aktif lisensinya pada tanggal 30 November 2008 lalu. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/75271887/16fdf0a6/antivir_workstation_winu_en_h.html"&gt;Download disini Avira Antivirus Personal - Free Antivirus&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-8275673860200143511?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/download-free-avira-antivir-antivirus-8.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-3601213551541763222</guid><pubDate>Mon, 08 Dec 2008 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:29:05.436+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Radiator</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Tips</category><title>Tips Menambah Air Radiator Pada Saat Mesin Panas</title><description>Pernahkah ketika mengendarai mobil, anda terkejut melihat penunjukan jarum temperatur pada dashboard dalam posisi H (Heating) atau panas dan mesin menjadi kurang tenaga. Atau tiba-tiba melihat uap air yang  mengepul keluar dari kap mesin yang berasal dari radiator mobil yang anda kendarai? Apa yang anda lakukan?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini pengenalan singkat tentang radiator dan tips menambah air radiator pada saat mesin panas, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Radiator,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tutup Radiator,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tangki Reservoir,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menambah Air Radiator,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hal-hal penting yang perlu diperhatikan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Radiator, &lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSAHSUL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSAHSUL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSAHSUL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSAHSUL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:donotoptimizeforbrowser/&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-priority:1; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:Arial; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:IN;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:Arial;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1027"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;font style=""&gt;Radiator pada mobil biasanya terpasang pasa bagian depan, radiator berfungsi untuk mendinginkan air yang &lt;/font&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\SAHSUL\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title="kontruksi-radiator"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;font style=""&gt;menjadi panas setelah beredar dalam mantel air pendingin pada mesin. Yang mempunyai dua tabung air, terletak diatas dan dibawah, ditabung bagian atas terdapat lubang pengisian air, pipa pemasukan air dari mantel pembuangan dan ditabung bagian bawah terdapat kran pembuangan air dan pipa penghubung ke mesin. Pada umumnya radiator mempunyai kisi-kisi yang terdiri dari beberapa saluran air berbentuk pipa pipih dan sirip-sirip pendingin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;font style="" size="11" face="&amp;quot;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;3. &lt;font style="font-weight: bold;"&gt;Tangki Reservoir&lt;/font&gt;, sistem pendingin radiator dilengkapi dengan tangki reservoir. Tangki itu  diletakkan dekat dengan radiator yang mempunyai fungsi untuk memperbesar ekspansi air selama mesin bekerja.&lt;br /&gt;Adapun prinsip kerja dari tangki reservoir sebagai berikut: apabila suhu dalam radiator &lt;font size="3"&gt;naik&lt;/font&gt;, maka air akan mengalir dari tangki reservoir kedalam radiator dan akan mengalir kembali kedalam tangki reservoir apabila suhu air dalam radiator turun, dengan demikian kita tidak perlu sering menambah air radiator.&lt;br /&gt;4. &lt;font style="font-weight: bold;"&gt;Menambah Air Radiator Pada Saat Mesin Panas&lt;/font&gt;, Pada saat keadaan darurat, kita dapat memeriksa dan menambahkan air radiator saat mesin panas dengan cara berikut:&lt;br /&gt;   1. Hentikan kendaraan anda ditempat yang aman.&lt;br /&gt;   2. Biarkan mesin dalam keadaan hidup.&lt;br /&gt;   3. Buka tutup mesin.&lt;br /&gt;   4. Ambil kain atau lap dan basahkan dengan air, kemudian putar tutup radiator                          perlahan-lahan hingga udara panas dalam radiator mengalir keluar.&lt;br /&gt;   5. Biarkan air yang mengalir keluar dari radiator hingga berhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;   6. Buka tutup radiator.&lt;br /&gt;   7. Tambahkan air radiator sampai penuh.&lt;br /&gt;   8. Injak pedal gas.&lt;br /&gt;   9. Tambahkan kembali air kedalam radiator.&lt;br /&gt;   10. Pasang kembali tutup radiator.&lt;br /&gt;   11. Mobil siap untuk dipakai kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;font style="font-weight: bold;"&gt;Hal-hal penting yang perlu diperhatikan&lt;/font&gt;.&lt;br /&gt;Jangan sekali-kali anda menambah air radiator pada saat mesin panas dalam keadaan mesin mati. Karena kemungkinan anda akan terkena semburan air panas yang keluar lubang radiator saat air diisi. Hal ini terjadi karena tekanan air didalam radiator lebih besar dari tekanan udara diluar radiator, sehingga air akan menyemprot keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:  &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/"&gt;www.e-dukasi.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-3601213551541763222?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/tips-menambah-air-radiator-pada-saat.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-1849878801624344537</guid><pubDate>Mon, 08 Dec 2008 13:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-08T20:13:09.684+07:00</atom:updated><title>Kendaraan tiba-tiba mati dilintasan kereta api?</title><description>Kejadian ini pasti membuat jantung anda berdetak cepat. Bagaiamana tidak? Saat melintas di rel kereta api, tiba-tiba kendaraan anda mati, padahal kereta api hanya berjarak 1 kilometer dari tempat kendaraan tersebut mati. Dan anda juga tidak merasa melakukan kesalahan dalam pengemudian.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, matinya kendaraan bukan disebabkan factor mistis seperti sangkaan masyarakat dewasa ini. Matinya kendaraan bermotor lebih kepada unsur teknis yakni terjadi gesekan antara roda kereta dengan relnya. Pergesekan tersebut menimbulkan impedansi (perlawanan mekanik) hingga mengakibatkan mesin mobil mati dan sulit menyala kembali. Keadaan tersebut lebih terasa pada mobil atau kendaraan dengan bahan bakar bensin, karena kendaraan dengan bahan bakar bensin, starter-nya digerakkan dengan motor listrik. Motor listrik ini menghasilkan medan magnet yang akan menggerakkan mesin mobil. Timbullah potensi terjadinya impedansi. Sementara medan impedansi tidaklah memerlukan jarak yang dekat, artinya walaupun kereta api baru berjarak sekitar 1,5 kilometer, namun pengaruhnya sudah dapat dirasakan oleh kendaraan bermotor yang kebetulan berada diatas lintasan kereta api. Padahal saat kereta berada dikecepatan 50 kilometer/jam kereta tersebut baru bisa berhenti pada jarak 157 meter sejak tuas rem ditarik. Meskipun roda-roda sudah mengunci saat mengerem, kereta tetap bergerak maju akibat massa yang tinggi.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, kereta jenis kereta rel listrik (KRL) ekonomi melaju pada kecepatan 60 sampai 70 km/jam. Sementara untuk KRL ekspres berada pada kecepatan 80 hingga 90 km/jam, artinya jarak berhenti kerta setelah pengereman antara 379-480 meter.&lt;br /&gt;Penyebab lain matinya kendaraan saat melintas diatas rel adalah system pengapian pada mesin bensin yang menggunakan percikan bunga api dari busi yang ditimbulkan oleh listrik bertegangan tinggi yang dihasilkan oleh coil. Medan listrik yang ditimbulkan oleh rel akibat gesekan roda kereta api dengan rel dapat mengganggu produksi (besarnya) bunga api pada busi, sehingga mesin mudah mati. Ini terutama terjadi bila putaran mesin (RPM) rendah. Jadi, jika mesin mobil tiba-tiba mati diatas rel, yang harus anda lakukan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Jangan panik, kepanikan mungkin tidak bisa lepas begitu saja, terkait dengan psikologi masing-masing pengendara. Namun sebisa mungkin, rasa panik itu anda lepas jauh-jauh agar anda mampu berfikir jernih untuk bertindak agar segera keluar dari rel kereta api.&lt;br /&gt;2. Biarkan mesin mati,&lt;br /&gt;Usaha menghidupkan mesin adalah sia-sia. Karena selama kereta berjalan, impedansi yang bersifat menarik kereta tidak akan berhenti. Lebih baik kendaraan tersebut anda dorong ketimbang berusaha untuk menghidupkannya.&lt;br /&gt;3. Menyelamatkan diri,&lt;br /&gt;Segeralah keluar dari kendaraan, tanpa harus memikirkan bagaimana kendaraan anda. Nyawa anda lebih berharga ketimbang harta benda.&lt;br /&gt;4. Jika anda tetap bersikeras, cara ini dapat dicoba,&lt;br /&gt;• Untuk mobil bertransmisi manual, ada cara lain yang dapat dilakukan yaitu  apabila kondisi aki (akumulator) masih bagus, masukkan transmisi pada gigi 1 lalu coba starter mobil namun jangan menginjak pedal kopling karena bisa menyebabkan mobil “loncat” akibat pengaruh dynamo starter. Lakukan terus hal yang sama hingga mobil aman keluar dari garis batas rel.&lt;br /&gt;• Untuk mobil transmisi matic, penyelamatan hanya bisa dilakukan dengan mendorong, jangan lupa tuas transmisi berada pada posisi netral. Biasanya mobil dengan transmisi matic tidak mudah mati karena putaran idle mesin mobil matic biasanya lebih tinggi daripada mobil dengan transmisi manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: TRANS Media, edisi  05 September 2008 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-1849878801624344537?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/kendaraan-tiba-tiba-mati-dilintasan.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4691053041135128253.post-5171190609821417463</guid><pubDate>Sun, 07 Dec 2008 06:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T06:29:05.444+07:00</atom:updated><title>Tips Menambah Air Radiator Pada Saat Mesin Panas</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtrTagx0iI/AAAAAAAAAAc/KDk8mVFh-fk/s1600-h/h-1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 235px; height: 145px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtrTagx0iI/AAAAAAAAAAc/KDk8mVFh-fk/s320/h-1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276929369673159202" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah ketika mengendarai mobil, anda terkejut melihat penunjukan jarum temperatur pada dashboard dalam posisi H (Heating) atau panas dan mesin menjadi kurang tenaga. Atau tiba-tiba melihat uap air yang  mengepul keluar dari kap mesin yang berasal dari radiator mobil yang anda kendarai? Apa yang anda lakukan?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini pengenalan singkat tentang radiator dan tips menambah air radiator pada saat mesin panas, yaitu:&lt;br /&gt;•	Radiator,&lt;br /&gt;•	Tutup radiator,&lt;br /&gt;•	Tangki reservoir,&lt;br /&gt;•	Menambah air radiator,&lt;br /&gt;•	Hal-hal penting yang perlu diperhatikan.&lt;br /&gt;1.	Radiator,&lt;br /&gt;Radiator pada mobil biasanya terpasang pasa bagian depan, radiator berfungsi untuk mendinginkan air yang menjadi panas setelah beredar dalam mantel air pendingin&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtrxc0CDBI/AAAAAAAAAAs/vL72ipDgnhM/s1600-h/kontruksi-radiator.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtrxc0CDBI/AAAAAAAAAAs/vL72ipDgnhM/s320/kontruksi-radiator.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276929885686860818" border="0"&gt;&lt;/a&gt; pada mesin. Yang mempunyai dua tabung air, terletak diatas dan dibawah, ditabung bagian atas terdapat lubang pengisian air, pipa pemasukan air dari mantel pembuangan dan ditabung bagian bawah terdapat kran pembuangan air dan pipa penghubung ke mesin. Pada umumnya radiator mempunyai kisi-kisi yang terdiri dari beberapa saluran air berbentuk pipa pipih dan sirip-sirip pendingin.&lt;br /&gt;Sirip-sirip pendingin akan memperluas permukaan yang akan didinginkan oleh angin dari kipas yang berada dibelakang radiator. Kebanyakan sirip pendingin yang pergunakan pada radiator berbentuk plat dan zig zag agar dapat melepaskan panas lebih baik.&lt;br /&gt;2.	Tutup Radiat&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtsqD_E4eI/AAAAAAAAABE/OiXpXKgJPug/s1600-h/tutup-radiator.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 234px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtsqD_E4eI/AAAAAAAAABE/OiXpXKgJPug/s320/tutup-radiator.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276930858274841058" border="0"&gt;&lt;/a&gt;or,&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan efek pendinginan yang lebih baik, maka perbedaan suhu antara udara luar dengan suhu air pendingin dalam radiator haruslah besar, hal ini dapat dicapai dengan menggunakan tutup radiator. Didalam tutup radiator terdapat relief valve (katup relief) dan vacum valve (katup vakum) yang mengatur agar tekanan dalam radiator tidak lebih dari 1 atmosfer (1 atm) dan air mendidih dalam radiator diatas 1000C.&lt;br /&gt;•	Relief valve (katup relief) mempu&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STts9j8s5fI/AAAAAAAAABM/tsuCF6Eq4g8/s1600-h/vacuum-valve.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 149px; height: 77px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STts9j8s5fI/AAAAAAAAABM/tsuCF6Eq4g8/s320/vacuum-valve.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276931193272329714" border="0"&gt;&lt;/a&gt;nyai fungsi untuk membuang kelebihan tekanan dalam radiator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•	Vacum valve (katup vakum) berfungsi untuk menyamakan tekanan didalam radiator dengan tekanan udara luar ap&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtsKH-70RI/AAAAAAAAAA0/fuXXWGbzBtM/s1600-h/relief-valve.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 139px; height: 72px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtsKH-70RI/AAAAAAAAAA0/fuXXWGbzBtM/s320/relief-valve.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276930309592174866" border="0"&gt;&lt;/a&gt;abila suhu air pendingin didalam radiator turun sampai dibawah titik didihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.	Tangki Reservoir,&lt;br /&gt;Sistem pendingin radiator dilengkapi dengan tangki reservoir. Tangki itu diletakkan dekat dengan radiator yang mempunyai fungsi untuk &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STttevouOqI/AAAAAAAAABU/TyJdhY93SPU/s1600-h/tangki-reservoir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STttevouOqI/AAAAAAAAABU/TyJdhY93SPU/s320/tangki-reservoir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276931763345439394" border="0"&gt;&lt;/a&gt;memperbesar ekspansi air pendingin selama mesin bekerja.&lt;br /&gt;Adapun prinsip kerja dari tangki reservoir sebagai berikut: apabila suhu air dalam radiator naik, maka air akan mengalir dari tangki reservoir kedalam radiator dan akan mengalir kembali kedalam tangki reservoir bila suhu air dalam radiator turun, dengan demikian kita tidak perlu sering menambah air radiator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.	Menambah Air Radiator Pada Saat Mesin Panas,&lt;br /&gt;Pada saat keadaan darurat, kita dapat memeriksa dan menambahkan air  radiator saat mesin panas dengan cara berikut ini:&lt;br /&gt;1.	Hentikan kendaraan anda di tempat yang aman.&lt;br /&gt;2.	Biarkan mesin dalam keadaan hidup.&lt;br /&gt;3.	Buka tutup mesin.&lt;br /&gt;4.	Ambil kain atau lap dan basahkan dengan air, kemudian putar tutup radiator perlahan-lahan hingga udara panas dalam radiator mengalir keluar.&lt;br /&gt;5.	Biarkan air yang keluar dari radiator hingga berhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;6.	Buka tutup radiator.&lt;br /&gt;7.	Tambahkan air kedalam radiator sampai penuh.&lt;br /&gt;8.	Injak pedal gas.&lt;br /&gt;9.	Tambahkan air kembali kedalam radiator.&lt;br /&gt;10.	Pasang kembali tutup radiator.&lt;br /&gt;11.	Mobil sudah siap untuk dipakai kembali.&lt;br /&gt;5.	Hal – hal penting yang perlu diperhatikan,&lt;br /&gt;Jangan sekali – kali anda menambah air radiator pada saat mesin panas dalam keadaan mesin mati. Karena kemungkinan anda akan terkena semburan air panas yang keluar lubang radiator saat air diisi. Hal ini terjadi karena tekanan air didalam radiator lebih besar dari tekanan udara diluar radiator, sehingga air akanmenyemprot keluar.&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691053041135128253-5171190609821417463?l=antmanganji.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://antmanganji.blogspot.com/2008/12/tips-menambah-air-radiator-pada-saat_07.html</link><author>antmanganji@gmail.com (Ant)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_4sLeoslJ3tU/STtrTagx0iI/AAAAAAAAAAc/KDk8mVFh-fk/s72-c/h-1.gif' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item></channel></rss>