<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Stress Phobia | No Stress here !</title>
	
	<link>http://www.stressphobia.com</link>
	<description>Stress is not Allowed here. Please take you time...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 14:55:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/StressPhobia" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Kisah Nyata Cinta sepasang kadal di Jepang</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/hwU3ljSNaxI/kisah-nyata-cinta-sepasang-kadal-di-jepang.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/kisah-nyata-cinta-sepasang-kadal-di-jepang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 14:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Unique Things]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kisah nyata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Nyata&#8230;
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah ,seseorang mencoba merontokkan tembok Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah Nyata&#8230;</p>
<p>Ketika sedang merenovasi sebuah rumah ,seseorang mencoba merontokkan tembok Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.</p>
<p>Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada di situ 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.</p>
<p>Apa yang terjadi<span id="more-196"></span>Bagaimana anak kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? , dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!</p>
<p>Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seeko kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya&#8230;&#8230;..</p>
<p>Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu mem perhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta&#8230;cinta yang indah . Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban.</p>
<p>Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan.</p>
<p>Saya tersentuh ketika membaca cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki, saudara perempuan&#8230;..Masih sejauh mana rasa cinta itu ada untuk mereka</p>
<p>JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RiU7m6OJeOabsyJQb6WjC_JYMlE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RiU7m6OJeOabsyJQb6WjC_JYMlE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RiU7m6OJeOabsyJQb6WjC_JYMlE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RiU7m6OJeOabsyJQb6WjC_JYMlE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/hwU3ljSNaxI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/kisah-nyata-cinta-sepasang-kadal-di-jepang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/kisah-nyata-cinta-sepasang-kadal-di-jepang.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Plesetan Nama Judul Film</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/lvZC6O2UiFQ/plesetan-nama-judul-film.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/plesetan-nama-judul-film.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 18:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Funny Crazy]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah beberapa judul film terkenal di seluruh dunia. dan pelesetannya dalam bahasa indonesia. Selamat menikmati :

Musuh nongkrong di pager (Enemy at the gates)
Sekali kalong tetap kalong (Batman Forever)
Inget sama si Titan (Remember the Titans)
Kerjaan Orang Itali (The Italian job)
Kagak Ada Matinye (Die Hard)
Bocah Rese (Bad Boys)

Begadang di Seattle (Sleepless in Seattle)
Kesasar di Langit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah beberapa judul film terkenal di seluruh dunia. dan pelesetannya dalam bahasa indonesia. Selamat menikmati :</p>
<ol>
<li>Musuh nongkrong di pager (Enemy at the gates)</li>
<li>Sekali kalong tetap kalong (Batman Forever)</li>
<li>Inget sama si Titan (Remember the Titans)</li>
<li>Kerjaan Orang Itali (The Italian job)</li>
<li>Kagak Ada Matinye (Die Hard)</li>
<li>Bocah Rese (Bad Boys)</li>
<p><span id="more-193"></span></p>
<li>Begadang di Seattle (Sleepless in Seattle)</li>
<li>Kesasar di Langit (Lost in Space)</li>
<li>Mantan Pria (X-Men)</li>
<li>Lebih Murah Beli Lusinan (Cheaper by Dozen)</li>
<li>Kulkas (The Cooler)</li>
<li>Gajian yoooo (Paycheck)</li>
<li>Tujuh Belasan (Independence Day)</li>
<li>Besok Lusa (The Day After Tomorrow)</li>
<li>Matinye Entar Aje (Die Another Day)</li>
<li>Ada Ape ama si Mary (There is Something About Mary)</li>
<li>Kambing aje Diem (Silence of the Lamb)</li>
<li>Semua Kuda Kece (All The Pretty Horses)</li>
<li>Planetnya Elo2 Pade (Planet of the Apes)</li>
<li>Minggat Semenit (Gone in Sixty Second)</li>
<li>Dosa, Asli ! (Original Sin)</li>
<li>O Mama Kembalilah, Kembalilah (Mummy Returns)</li>
<li>Sum Takut ama Semua (The Sum All Fears)</li>
<li>Tangisan Sun (Tears of The Sun) &#8211; pembokat berjaya euy!</li>
<li>Laris Manis (The Abyss)</li>
<li>Kucing Ngopi (Copycat)</li>
<li>Roti Nyemplung di Laut (Seabiscuit)</li>
<li>Musuhan abiss (Freddy vs Jason)</li>
<li>Calo terminal (terminator)</li>
<li>Awas Banjir (Air Bud)</li>
<li>Kasino Dermawan (Cassino Royale)</li>
<li>Kue Amerika (American Pie)</li>
<li>Laut ke -11sampe 13 (Ocean Eleven-Thirteen)</li>
<li>Makelar Cincin (The Lord of The Ring)</li>
<li>Bokep (Triple X &#8211; filmnya ye)</li>
<li>Ngebut sambil Marah2: Ngesot di Tokyo (Too Fast Too Furious: Tokyo Drift)</li>
</ol>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ndE5qN1I1rdtv0YDdMpINtD-BwA/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ndE5qN1I1rdtv0YDdMpINtD-BwA/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ndE5qN1I1rdtv0YDdMpINtD-BwA/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ndE5qN1I1rdtv0YDdMpINtD-BwA/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/lvZC6O2UiFQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/plesetan-nama-judul-film.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/plesetan-nama-judul-film.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>9 tipe jomblo</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/PKj54DvPCD4/9-tipe-jomblo.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/9-tipe-jomblo.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 07:36:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Funny Crazy]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda pernah mengenal istilah Jojoba (jomblo-jomblo bahagia), ternyata dari istilah jomblo alias tidak punya pacar memiliki 9 jenis status jomblo, antara lain :

Jomblo sejati : penganut status ini biasanya murni belum pernah pacaran, belum mengerti soal cinta, karena pikirannya hanya berfokus pada belajar atau karir atau sesuatu di luar cinta, dan bahkan belum pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda pernah mengenal istilah Jojoba (jomblo-jomblo bahagia), ternyata dari istilah jomblo alias tidak punya pacar memiliki 9 jenis status jomblo, antara lain :</p>
<ol>
<li><strong>Jomblo sejati</strong> : penganut status ini biasanya murni belum pernah pacaran, belum mengerti soal cinta, karena pikirannya hanya berfokus pada belajar atau karir atau sesuatu di luar cinta, dan bahkan belum pernah menyukai siapapun. Ciri umumnya : berkacamata tebal, penampilan terkadang agak berantakan</li>
<li><strong>Jomblo Biru</strong> : biasanya dianut oleh seseorang yang baru resmi putus pacaran, biasanya karena alasan bosan atau lagi kosong. Ciri umumnya : wajah ceria seperti narapidana yang baru bebas, telah menemukan kehidupannya kembali, sering terlihat jalan bersama teman-temannya dan sebagainya.</li>
<li><strong>Jomblo Hunter</strong> : status ini biasanya untuk orang yang sudah menikmati status jomblonya, sering ganti pasangan, jomblo lagi dan hunting pasangan baru lagi. Ciri umumnya memiliki bakat seolah-olah menjadi selebriti, rasa percaya diri tinggi, dan sering tebar pesona.</li>
<li><strong>Jomblo Final</strong> : status ini untuk jomblowers yang sudah dekat dengan seseorang dan hampir melepas status jomblonya. Ciri umumnya setiap hari tidak lepas dari cermin, rajin merawat wajah dan tubuh, suka baca ramalan bintang, dan suka tersenyum sendiri ketika baca SMS.</li>
<li><strong>Jomblo minus</strong> : status ini untuk yang baru diputusin oleh pasangannya dan berada dalam suasana sedih atau hingga tidak bisa menerima kenyataan akan putus cinta. Ciri umumnya emosional, tidak suka film romantic, dan mood memburuk.</li>
<li><strong>Jomblo Sniper</strong> : belum pernah pacaran, namun sudah menyukai seseorang. Sayangnya, belum berani menyatakan cinta kepada orang yang disukainya. Ciri umumnya : kurang percaya diri, sering menyendiri di tempat sepi.</li>
<li><strong>Jomblo Error </strong>: belum pernah sukses menjalani pacaran, ketika menyatakan cinta selalu ditolak, dan hampir selalu menyukai seseorang yang sudah memiliki kekasih. Ciri umumnya selalu bersemangat ketika diajak kenalan, dan sudah memburu hasrat untuk bertunangan, menikah dan sebagainya.</li>
<li><strong>Jomblo Impossible</strong> : merupakan status untuk seseorang yang tidak mungkin memiliki orang yang disukainya, karena orang yang disukainya adalah artis atau selebriti, pacar konglomerat, istri tetangga, dan sebagainya. Ciri umumnya tampil rapi dan menawan, dan bertingkah seperti layaknya artis.</li>
<li><strong>Jomblo Forever</strong> : status ini hanya dikhususkan untuk seseorang yang hanya menunggu dan berharap bisa memiliki pria atau wanita idaman, tanpa usaha yang jelas. Ciri umumnya memiliki poster idola dimana-mana dan terlalu terobsesi dengan istilah fans selebriti.</li>
</ol>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dkTFbAQ_hOWXlKo2IeX8rlQ-MDI/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dkTFbAQ_hOWXlKo2IeX8rlQ-MDI/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dkTFbAQ_hOWXlKo2IeX8rlQ-MDI/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dkTFbAQ_hOWXlKo2IeX8rlQ-MDI/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/PKj54DvPCD4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/9-tipe-jomblo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/9-tipe-jomblo.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Struktur Gigi Secara Mikroskopis</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/vWPrZ5D9nRM/struktur-gigi-secara-mikroskopis.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/struktur-gigi-secara-mikroskopis.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 00:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Work]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>
		<category><![CDATA[mikroskopis]]></category>
		<category><![CDATA[tooth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang menganggap remeh gigi. Gigi kita merupakan komponen yang paling keras dari tubuh kita. Tersusun dari email yang terbuat dari kristal alpetit. Lihat di video nya untuk perbesaran lebih lanjut.
Ironinya, gigi yang merupakan komponen terkeras dari manusia dapat dihancurkan oleh partikel kecil seperti bakteri. Jadi, Gosok gigi tiap ari ya&#8230;..

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang menganggap remeh gigi. Gigi kita merupakan komponen yang paling keras dari tubuh kita. Tersusun dari email yang terbuat dari kristal alpetit. Lihat di video nya untuk perbesaran lebih lanjut.</p>
<p>Ironinya, gigi yang merupakan komponen terkeras dari manusia dapat dihancurkan oleh partikel kecil seperti bakteri. Jadi, Gosok gigi tiap ari ya&#8230;..</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/EZFkpC7AL8U" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/EZFkpC7AL8U"></embed></object></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/cpLUdUOze8hzgEZP_llFU9aMXb0/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/cpLUdUOze8hzgEZP_llFU9aMXb0/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/cpLUdUOze8hzgEZP_llFU9aMXb0/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/cpLUdUOze8hzgEZP_llFU9aMXb0/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/vWPrZ5D9nRM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/struktur-gigi-secara-mikroskopis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/struktur-gigi-secara-mikroskopis.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pig versus Tiger, Let’s the fight begin….</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/lNmTcOW50x4/pig-versus-tiger-lets-the-fight-begin.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/pig-versus-tiger-lets-the-fight-begin.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 07:21:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Funny Crazy]]></category>
		<category><![CDATA[funny]]></category>
		<category><![CDATA[tiger versus tifer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Bisa kebayang kalau Babi melawan Harimau siapa yang menang ? Mungkin sebagian besar dari kita akan berkata : Babi yang kalah, Harimau yang menang. Stop !!
Jangan berikan komentar apapun sebelum lihat foto di bawah ini !!

Kalau dilihat dari gambar, siapa yang menang ya ? kalau boleh tahu, mengapa kok bisa menang ? Silahkan komentar di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa kebayang kalau Babi melawan Harimau siapa yang menang ? Mungkin sebagian besar dari kita akan berkata : Babi yang kalah, Harimau yang menang. Stop !!</p>
<p>Jangan berikan komentar apapun sebelum lihat foto di bawah ini !!<br />
<span id="more-181"></span></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 471px"><img class="  " title="tiger fight with pig" src="http://img40.imageshack.us/img40/6213/cutepig.jpg" alt="Pig versus Tiger" width="461" height="322" /><p class="wp-caption-text">Pig versus Tiger</p></div>
<p>Kalau dilihat dari gambar, siapa yang menang ya ? kalau boleh tahu, mengapa kok bisa menang ? Silahkan komentar di bawah ini. Komentar terbaik akan mendapatkan hadiah dari saya&#8230;.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-jU3WC1HdgQReW7uK74Q19wdXks/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-jU3WC1HdgQReW7uK74Q19wdXks/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-jU3WC1HdgQReW7uK74Q19wdXks/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-jU3WC1HdgQReW7uK74Q19wdXks/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/lNmTcOW50x4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/pig-versus-tiger-lets-the-fight-begin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/pig-versus-tiger-lets-the-fight-begin.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>The World Badminton Legend – Liem Swie King</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/78YXE5Gr-zY/the-world-badminton-legend-liem-swie-king.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/the-world-badminton-legend-liem-swie-king.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 18:49:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[all england]]></category>
		<category><![CDATA[badminton]]></category>
		<category><![CDATA[badminton legend]]></category>
		<category><![CDATA[king smash]]></category>
		<category><![CDATA[liem swie king]]></category>
		<category><![CDATA[racket]]></category>
		<category><![CDATA[thomas cup]]></category>
		<category><![CDATA[uber cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;I don&#8217;t think I deserved any of it&#8230; It&#8217;s too much for me.&#8221; &#8211; Liem Swie King, Badminton legend player

Like so many atheletes, once lauded and applauded for their feat, adminton legend Liem Swi King fell into obscurity when his days on the podium were over.
After all that glory, gold and applause, King foung himself [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong><em>&#8220;I don&#8217;t think I deserved any of it&#8230; It&#8217;s too much for me.&#8221; &#8211; Liem Swie King, Badminton legend player<br />
</em></strong></p></blockquote>
<p>Like so many atheletes, once lauded and applauded for their feat, adminton legend Liem Swi King fell into obscurity when his days on the podium were over.</p>
<p>After all that glory, gold and applause, King foung himself back in the real world; no tough training, no coach looking after him, no crazed fans shouting his name. It seemed nobody cared what became of him after he hung up his racket in 1988.<br />
<span id="more-175"></span><br />
But 21 years later, King has won back what so few retired athletes manage to get : Appreciation. His biography was published and a children&#8217;s movie inspired by his indomitable spirit has successfully opened in cinemas. This accolades are beyond his expectations.</p>
<p>&#8220;At first, I didn&#8217;t believe it,&#8221; says the three-time All England winner. &#8220;I don&#8217;t think I deserved any of it&#8230; It&#8217;s too much for me.&#8221;</p>
<p>He sounds sincere when he adds, &#8220;There are still other great badminton players out there, why me ?&#8221;</p>
<p>That was the same questions he posed to actor-turned-producer Ari Sihasale, who is behind the badminton flick King. Although King felt he didn&#8217;t deserve such a tribute, Ari thought it was time to bring the legend back under the spotlight.</p>
<blockquote><p><em><strong>&#8220;Why Lim Swie King ? Simply because there&#8217;s only one &#8220;King Smash&#8221; in the world,&#8221; says Ari, referring to the legendary jumping smash that king developed and that has been sampled by many shuttlers around the globe.</strong></em></p></blockquote>
<p>Ari Claims that not only is King a legend who has passed down his legacy &#8211; a playing technique &#8211; to young people, his life story is also inspiring and has the power to motivate young badminton players.</p>
<blockquote><p><em><strong>Although he was always hoped to win, it was losing that ultimately led to his professional badminton career.</strong></em></p></blockquote>
<p>King showed what &#8220;from zero to hero&#8221; looks like and how people should fight to achieve their dreams.</p>
<p>Although he was always hoped to win, it was losing that ultimately led to his professional badminton career. Yes, he says with a smile, his career &#8221; didn&#8217;t start from victory, but a defeat&#8221;.</p>
<p>It began when the day he lost in a junior badminton championship in his hometown of Kudus, Central Java. &#8220;I was 14 and I cried. I thought it was the end [of everything],&#8221; King chuckles.</p>
<p>But what a young kid didn&#8217;t realize was that the owner of a ciggarette company Djarum, Budi Hartono, who also runs a badminton club, had been watching his game. And what Budi saw in King was the talent that could make a great badminton player.</p>
<p>So later on He decided to join the the Djarum Kudus  Badminton Club, home to such famous shuttlers as Alan Budikusuma, Ivana Lie, Eddy Hartono, and Rudy Gunawan.</p>
<p>Two years later after joined Djarum Kudus Badminton Club, He won his first junior title in the [Central Java's Badminton Championship] Munadi Cup. A year later, King also won as runner up in the National Games (PON). He went on to secure the barrage of medals, including in the prestigious All England, and Thomas Cup each of which he won three times.</p>
<p>For 33 months starting in 1978, he was undefeated, one of his best periods. But outside those months, he suffered many defeats, too. Perhaps the well known of there was when he lost to fellow Indonesian legend Rudy Hartono in the 1976 All englandfinal. Speculation was rife that he was asked to throw the match so Rudy could surpass the recoed set by Erland Kops, a top Danish Player who had won the All England seven times. As to whether there&#8217;s any truth in this rumor&#8230;, King only smiles.</p>
<blockquote><p><strong><em>After 15 years of winning  for Indonesia, King finally decided to retire at the age of 32.</em></strong></p></blockquote>
<p>But retire made left him in limbo, as he had no idea  what to do with himself. &#8221; I had no skills besides [playing] badminton.&#8221; King says, &#8220;But becoming a badminton coach wasn&#8217;t my choice either.</p>
<p>So he decided to go into business, starting with selling sports accessories. But it didn&#8217;t work. But over time, King turned into a avid businessman, running Hotel Melawai in South Jakarta and several massage parlors. He Barely even have time for badminton.</p>
<p>Spending quality time with his family is another of his favorites. although he neglected to let his children, Alexander, 26, Stephanie, 23, and Michelle, 13, know that he was once a national sporting hero.</p>
<p>&#8220;My [eldest two] children didn&#8217;t know who I was untul after they graduated from a junior high school &#8221;</p>
<blockquote><p><em><strong>King&#8217;s children grew suspicious when they saw some people greet their father in the street. They continued to pester him for answers so, King says, &#8220;I finally told them that I was a badminton athlete&#8221; After the belated confession, his children became his most loyal supporters ever.</strong></em></p></blockquote>
<p>&#8220;They were the one who convinced me to accept the biography and movie project,&#8221; King says. &#8220;I&#8217;m still think I don&#8217;t deserve that much.&#8221;</p>
<p><em>note : Lim Swi King was also used to mention the legend Liem Swie King. This badminton player come from Indonesia, He had won 3 times all england championship in his badminton career. </em></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-_ENfTQoh3ukQdgP19mfd24dIpg/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-_ENfTQoh3ukQdgP19mfd24dIpg/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-_ENfTQoh3ukQdgP19mfd24dIpg/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-_ENfTQoh3ukQdgP19mfd24dIpg/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/78YXE5Gr-zY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/the-world-badminton-legend-liem-swie-king.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/the-world-badminton-legend-liem-swie-king.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Teori Ruang Dimensi ke 5 Setelah Albert Einstein</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/VmsCiqVqQEY/teori-ruang-dimensi-ke-5-setelah-albert-einstein.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/teori-ruang-dimensi-ke-5-setelah-albert-einstein.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 18:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[3 dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[4 dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[5 dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[albert einstein]]></category>
		<category><![CDATA[Lisa Randahl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Menurut teori relativitas Einstein, bahwa ruang 3 dimensi plus poros waktu tempat kehidupan manusia terbentuk menjadi ruang yang disebut 4 dimensi. Namun fisikawati dari Universitas Harvard, AS, yang pernah dimuat oleh majalah Times yakni Lisa Randahl dengan berani membuat hipotesa, bahwa di bumi, kemungkinan memiliki “ruang dimensi ke-5.”

Dunia fisika Internasional dibuat terkejut begitu teori yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut teori relativitas Einstein, bahwa ruang 3 dimensi plus poros waktu tempat kehidupan manusia terbentuk menjadi ruang yang disebut 4 dimensi. Namun fisikawati dari Universitas Harvard, AS, yang pernah dimuat oleh majalah Times yakni Lisa Randahl dengan berani membuat hipotesa, bahwa di bumi, kemungkinan memiliki “ruang dimensi ke-5.”</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-167" title="lisa-randall-1" src="http://www.stressphobia.com/wp-content/uploads/2009/05/lisa-randall-1.jpg" alt="lisa-randall-1" width="225" height="339" /></p>
<p>Dunia fisika Internasional dibuat terkejut begitu teori yang revolusioner ini dikemukakan.</p>
<p>Beberapa hari lalu, profesor Lisa bertolak ke Jepang memenuhi undangan Universitas Tokyo dan memberikan kuliah dalam pertemuan itu, dengan berani ia mengemukakan sebuah hipotesa yang bersifat revolusioner, di bumi kemungkinan eksis “ruang dimensi ke-5”.</p>
<p>Karena hipotesa ini saling bertentangan dengan teori tentang ruang 4 dimensi dalam teori relativitas umum Einstein, sehingga dunia fisika Internasional dibuat terperangah.</p>
<p>Lisa menuturkan : “menurut saya di bumi terdapat ruang dimensi ke-5 dan dimensi lainnya. Jika hipotesa ini benar, maka ruang dimensi lainnya (dimensi 5) sebenarnya tidak jauh dari kita, bahkan dapat dikatakan sangat dekat, hanya saja mereka tersembunyi dengan baik, hanya saja kita tidak dapat melihatnya.”</p>
<p>Jika Lisa bernasib mujur, maka paling cepat tahun depan, ia dapat mengubah hipotesa ruang dimensi ke-5 nya menjadi teori yang baru sepenuhnya. Ini dikarenakan, pusat riset atom Eropa saat ini tengah membangun sebuah mesin tabrak partikel yang terbesar di dunia di kedalaman 100 meter lebih di bawah tanah di perbatasan antara Perancis dan Swiss.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-168 aligncenter" title="lisa-randall-2" src="http://www.stressphobia.com/wp-content/uploads/2009/05/lisa-randall-2.jpg" alt="lisa-randall-2" width="500" height="375" /></p>
<p>Jika dioperasikan secara resmi, maka dalam beberapa pekan ke depan, mesin unik ini dapat menjawab sejumlah soal yang paling muskil dalam fisika, misalnya struktur dan asal muasal alam semesta, serta ruang dimensi lain dan sebagainya. Menurut informasi, bahwa proyek percobaan dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya itu telah mengumpulkan ilmuwan dari 34 negara di dunia, dengan menelan biaya mencapai 4 miliar dollar AS.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-170" title="lisa-randall-3" src="http://www.stressphobia.com/wp-content/uploads/2009/05/lisa-randall-3.jpg" alt="lisa-randall-3" width="260" height="320" />Di Universitas Tokyo, profesor Lisa meninggalkan pesan “Yakin dengan intuisi dan nikmati ilmu pengetahuan”. Lisa berharap dapat mendorong semangat ilmuwan muda lainnya dengan kata-katanya ini, dan bisa seperti dirinya, menemukan kemungkinan yang tak terbatas dari suatu ketidakdugaan, menerobos “dunia laki-laki”.</p>
<p>Selama ini, teori fisika yang dalam dan sulit dimengerti dianggap sebagai “dunia-nya laki-laki” oleh akademisi Internasional, namun terhadap purbasangka yang umum ini, Lisa Randahl dengan berani menantangnya.</p>
<p>Sebagai seorang profesional dalam bidang fisika Universitas Harvard, bertahun-tahun Lisa melakukan penelitian cermat. Dalam sebuah karya representatifnya : Menyingkap misteri dimensi alam semesta yang tersembunyi, karena menceritakan secara mendetail tentang alam semesta, sehingga masuk dalam salah satu dari 100 buku best seller dunia pilihan , dan diakui sebagai fisikawati “dimensi ekstra” yang paling berpengaruh di dunia saat ini.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-169" title="warped-passages" src="http://www.stressphobia.com/wp-content/uploads/2009/05/warped-passages.jpg" alt="warped-passages" width="400" height="364" />Dalam bukunya Ibu Randall (Warped Passage) ini menarik karena mengisahkan perjalanan para peneliti fisika untuk mencari tahu dan kemudian memprediksi apakah dimensi lain selain yang kita tahu hingga saat ini (3 dimensi ditambah waktu jadi ada 4 dimensi) itu ada? Kalau ada, mengapa kita tidak dapat melihat dan merasakan itu? Apakah pengaruhnya terhadap hukum-hukum fisika yang sudah kita ketahui? Kemudian, apa manfaatnya terhadap kemanusiaan? Pengisahannya juga mudah dipahami karena penuh analogi, mulai dari <em>Alice in Wonderland, Willy Wonka</em> sampai film-film sains fiksi.</p>
<p>Beberapa hal tentu saja mengerutkan dahi seperti pada bab-bab awal yang mengisahkan awal perjalanan teori gravitasi Einstein hingga teori relativitasnya. Kemudian beralih ke Brane, entitas di ranah teori dimana semua dimensi yang saat ini kita ketahui berada di dalamnya.</p>
<p>Saya baru baca hingga pada bagian hukum <strong>mekanika kuantum dan relativitas Einstein</strong> yang akan menjadi dasar pencarian dan eksplorasi keberadaan dimensi lain pada ranah partikel.</p>
<p>Ternyata setelah <strong><em>quark</em></strong> ada entitas yang jauh lebih kecil lagi.<br />
Seperti kata Steve Reich, setiap 10,20,30 tahun, kita akan membuka satu pintu lagi yang membuat kita semakin mengerti tentang alam semesta.</p>
<p>Pada mulanya adalah atom, <em>kemudian, <strong>elektron</strong> dan <strong>proton</strong>, kemudian <strong>quark</strong> dan <strong>string theory</strong></em>.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sXkZGoE4D2-8PxYumAAMe7ZL02Q/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sXkZGoE4D2-8PxYumAAMe7ZL02Q/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sXkZGoE4D2-8PxYumAAMe7ZL02Q/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sXkZGoE4D2-8PxYumAAMe7ZL02Q/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/VmsCiqVqQEY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/teori-ruang-dimensi-ke-5-setelah-albert-einstein.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/teori-ruang-dimensi-ke-5-setelah-albert-einstein.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ubi Jalar (Ipomoea batata) mengandung kadar Vitamin A sebanyak 2310 mcg</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/unbz4w8IzOE/ubi-jalar-ipomoea-batata-mengandung-kadar-vitamin-a-sebanyak-2310-mcg.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/ubi-jalar-ipomoea-batata-mengandung-kadar-vitamin-a-sebanyak-2310-mcg.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 13:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ipomoea batata]]></category>
		<category><![CDATA[makanan sehat]]></category>
		<category><![CDATA[ubi jalar]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin A]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Makanan tradisional indonesia juga kaya gizi, tapi kini banyak yang telah melupakan makanan sendiri, diganti dengan makanan sampah (fast food) dari luar. 
-  Swanggie
Banyak orang memandang remeh dengan ubi jalar merah atau sweet potatoes (Ipomoea batatas). Padahal ubi yang satu ini mengandung beragam zat gizi yang sangat baik bagi tubuh.
MAU SEHAT? MAKAN UBI!
Sumber utama karbohidrat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong><em>Makanan tradisional indonesia juga kaya gizi, tapi kini banyak yang telah melupakan makanan sendiri, diganti dengan makanan sampah (fast food) dari luar. </em></strong><br />
<em>-  Swanggie</em></p></blockquote>
<p>Banyak orang memandang remeh dengan ubi jalar merah atau sweet potatoes (Ipomoea batatas). Padahal ubi yang satu ini mengandung beragam zat gizi yang sangat baik bagi tubuh.</p>
<blockquote><p><em><strong>MAU SEHAT? MAKAN UBI!</strong></em></p></blockquote>
<p>Sumber utama karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes karena kandungan gulanya sederhana. Ubi jalar merah juga sangat kaya akan pro vitamin A atau retinol. Bayangkan, di dalam 100 gr ubi jalar merah terkandung 2310 mcg (setara dengan satu tablet vitamin A). Bahkan dibandingkan bayam dan kangung, kandungan vitamin A ubi jalar merah masih setingkat lebih tinggi. Keistimewaan ubi ini juga terletak pada kandungan seratnya yang sangat tinggi. Bagus untuk mencegah kanker saluran pencernaan dan mengikat zat karsinogen penyebab kanker di dalam tubuh. (Budi S)</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-163 aligncenter" title="ubi-jalar-merah" src="http://www.stressphobia.com/wp-content/uploads/2009/05/ubi-jalar-merah.jpg" alt="ubi-jalar-merah" width="320" height="231" /></p>
<p>Berikut kandungan zat gizi ubi jalar merah/100 g selengkapnya:</p>
<ul>
<li> Protein 1.8 g</li>
<li> Lemak 0.7 g</li>
<li> Karbohidrat 27.9 g</li>
<li> Mineral 1.1 g</li>
<li> Kalsium 49 mg</li>
<li> Vitamin A (retinol) 2310 mcg</li>
<li> Vitamin C (askorbat) 20 mg</li>
</ul>
<p>Sumber: Oey Kam Nio/FKUI</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WYH21UKm1chfvLh5lEZhne8QIGw/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WYH21UKm1chfvLh5lEZhne8QIGw/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WYH21UKm1chfvLh5lEZhne8QIGw/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WYH21UKm1chfvLh5lEZhne8QIGw/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/unbz4w8IzOE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/ubi-jalar-ipomoea-batata-mengandung-kadar-vitamin-a-sebanyak-2310-mcg.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/ubi-jalar-ipomoea-batata-mengandung-kadar-vitamin-a-sebanyak-2310-mcg.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tersinggunglah…. !</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/eek1ROwK3kc/tersinggunglah.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/tersinggunglah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 18:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tersinggunglah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai bahasanya sendiri
- Anonim
Berikut ini adalah artikel yang diperoleh dari Kompas, yang ditulis pada hari jumat kemarin. Semoga bermanfaat.
Seorang kawan yang baru lulus kuliah ditolak di mana-mana ketika melamar pekerjaan. Kesalahannya cuma satu, Ia terlalu bangga memakai bahasa Indonesia.
TIDAK seperti kebanyakan pelamar lain yang berfoya-foya dalam bahasa Inggris, kawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai bahasanya sendiri<br />
- </strong>Anonim</em></p></blockquote>
<p>Berikut ini adalah artikel yang diperoleh dari Kompas, yang ditulis pada hari jumat kemarin. Semoga bermanfaat.</p>
<p><em>S</em>eorang kawan yang baru lulus kuliah ditolak di mana-mana ketika melamar pekerjaan. Kesalahannya cuma satu, Ia terlalu bangga memakai bahasa Indonesia.</p>
<p>TIDAK seperti kebanyakan pelamar lain yang berfoya-foya dalam bahasa Inggris, kawan tadi memakai bahasa Indonesia dalam surat lamarannya. Jumlah alasannya memakai bahasa Indonesia pun sama dengan kesalahannya itu, cuma satu, yakni, ia melamar pada perusahaan yang ada di Indonesia, yang masyarakat, rekan kerja, dan pimpinannya berbahasa Indonesia. Perusahaan yang pekerjaanya bisa dikerjakan dalam bahasa Indonesia. Sialnya, kawan tadi lupa, kalau perusahaan di Indonesia merasa hebat ketika berhasil mengaudisi karyawannya dalam bahasa Inggris. Biar sedikit intelek, bro!</p>
<p>Dari perusahaan dengan banyak istilah asingnya – meeting, outing, order, customer, owner, break event point, part time, office boy – mari beralih ke bidang lain. Dalam pemerintahan, kebanggaan meminjam istilah Inggris juga amat mengenaskan – kalau tidak mau disebut mengesalkan atau memuakkan. Tampak sekali kalau para pejabat kewalahan untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia sepenuhnya, sehingga merasa perlu meminjam istilah asing. Tengoklah istilah seperti impeachment, smart card, voting, sampai yang paling tolol, busway.</p>
<p>Entah, tulah apa yang menelanjangi identitas kebangsaan kita. Kenapa kata-kata asing bertaburan dalam percakapan sehari-hari? Bahasa Indonesia seakan tak mampu bersolek dengan anggun bila tidak menggandeng bahasa Inggris. Orang paling bodoh sekali pun diatur gaya berbahasanya agar fasih melafal tengkyu, sori, serprais, sekuriti, syoping sebagai syarat penduduk berwawasan global – walau pengetahuan dan nalarnya tidak diajak mengglobal.</p>
<p>Tidak ketinggalan – dan ini yang paling menyakitkan – institusi publik yang seharusnya mendidik masyarakat, malah melayani kekeliruan berbahasa tersebut. Kita lihat bagaimana sekolah-sekolah berbangga dengan mengganti namanya dengan bahasa Inggris. Universitas mengiklankan dirinya di media dengan istilah Inggris seperti admission, free laptop, the leading university, faculty of management, dan seterusnya. Padahal target pemasarannya adalah orang-orang yang sehari-hari berbahasa Indonesia.</p>
<p>Media cetak maupun elektronik juga melayani semua kekenesan ini. Simak saja kata-kata yang mondar-mandir di halaman mata kita. Ada Today Dialogues, Woman of the Year, Sport, Headline News, dan sebagainya. Pada SINDO, sebuah media massa nasional, yang logikanya adalah sebuah media yang turut bertanggungjawab terhadap budaya berbahasa, pun bersikap demikian. Coba periksa koran ini pada tiap edisinya. Di halaman depan, mata pembaca sudah dihadang dengan rubrik ‘news’ dan ‘quote of the day’. Usaha meng-inggris ini belum usai, karena disusul di lembar-lembar berikutnya: rubrik ‘financial revolution’-nya Tung Desem Waringin, rubrik ‘people’, rubrik ‘fashion’, rubrik ‘food’, rubrik ‘rundown’, atau cap ‘special report’ pada artikel tertentu. Jangan tersenyum geli dulu, karena bukan saja SINDO, koran-koran lainnya pun tak luput dari gaya-gayaan berbahasa ini.</p>
<p>Mau contoh lain? Tak usah pergi jauh, karena cukup sambil duduk menggenggam halaman ini, bayangkanlah segala sesuatu di sekitar anda: merek permen, keterangan dalam bungkus mie instan, nama restoran, keterangan dalam gedung (exit, toilet, emergency), dan seterusnya, dan sebagainya, yang kalau dituliskan semua, artikel kali ini hanya akan memuat daftar ‘dosa’ tersebut. Dan tentunya memanjangkan rasa jengkel.</p>
<p>Lalu, menjadi sehebat Inggris atau Amerika-kah bangsa ini ketika berhasil mengadopsi bahasa mereka? Apakah dengan serta merta ekonomi negara menjadi seciamik mereka? Apakah dengan begitu terlihat cerdas karena berhasil mensejajarkan diri dengan bangsa Barat? Sampai sebegitu jijiknyakah kita terhadap bahasa Indonesia sehingga pada kata ‘peralatan kantor’ perlu ditemani kata dalam kurung ‘stationery’, ‘nyata’ ditemani kata dalam kurung ‘real’, atau ‘kekuatan’ yang ditemani ‘power’? Seakan mata kita lebih karib dengan kata di dalam kurung ketimbang kata dalam bahasa Indonesia-nya.</p>
<p>Masih cukup waraskah kita ketika menertawakan seorang artis muda yang ber-Inggris ria, “hujan..beychek..ojhek”, yang padahal adalah cermin dari ketidakberpribadian diri kita sendiri? Atau celakanya, latah pun kalau bisa dibuat-buat agar yang keluar secara spontan adalah kata, ‘oh my god’, ‘monkey’, ‘shit’, ‘fuck you’, atau ‘event organizer’.</p>
<p>Pada kasus lain kita temukan bagaimana sikap sok inggris ini tidak diimbangi dengan pengetahuan memadai. Contoh paling fatal, juga paling tolol, ada pada isitilah ‘busway’ yang tidak mengindahkan aturan bahasa, terlebih logika. Mana ada frase, “ke Blok M naik ‘jalanan bis’ sangat nyaman”.</p>
<p>Coba perhatikan, bagaimana kita melafal ‘AC’ (Air Conditioner) dan’HP’ (Hand Phone). Bukankah kita menyepel a-se untuk ‘AC’ dan ha-pe untuk ‘HP’? – padahal kalau sok Inggris layaklah dieja ei-si dan eitch-pi. Tapi tidak pada ‘VCD’ (Video Compact Disc) dan ‘PC’ (Personal Computer), karena kita menyepel vi-si-di dan pi-si. Konyolnya, ‘Media Nusantara Citra’ (MNC), dieja dengan em-en-si, bukan em-en-ce.</p>
<p>Yang paling menyedihkan, justru yang menghargai budaya (bahasa) Indonesia adalah orang asing. Mungkin kita sudah bosan mendengar bagaimana bertaburnya kelompok musik gamelan Jawa di Amerika. Di Eropa, beberapa konservatori musik malah menyediakan jurusan musik karawitan atau gamelan bali. Tengoklah yang terdekat, misalnya di Erasmus Huis, sebuah pusat budaya Belanda di Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam program bulanan kegiatan yang dicetak di atas brosur, bahasa Indonesia-lah yang didahulukan, kemudian baru disusul dengan bahasa Belanda kemudian Inggris. Bila ada pementasan pun, buku acara, bahkan kata sambutannya pun – walau terbata-bata – mendahulukan bahasa Indonesia. Gilanya, hal ini justru terbalik bila artis Indonesia yang tampil.</p>
<p>Pada konser Nusantara Symphony Orchestra yang berkolaborasi dengan Tokyo Philharmonie Orchestra di Balai Sarbini, 10 Juni 2008 lalu, sebagai perwakilan dari Indonesia, Miranda Goeltom yang orang Indonesia memberi sambutan, tentunya dalam bahasa Inggris. Lalu, sebagai perwakilan Jepang, kata sambutan dari ‘Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Republik Indonesia’, Kojiro Shiojiri menyusul. Shiojiri yang asli Jepang ini, yang tidak ada untungnya karena memakai bahasa Indonesia, malah dengan pede-nya berpidato dalam bahasa Indonesia, meski terbata. Sudah cukup muakkah membaca kenorakan kita di atas?</p>
<p>Memang, bahasa yang hidup adalah bahasa yang dinamis dan terus dirusak. Tidak seperti bahasa yang sudah mati seperti bahasa Latin. Namun dalam konteks ini, sama sekali tidak menandakan bahwa masyarakat Indonesia sedang mengembangkan bahasanya secara sadar. Sebaliknya, masyarakat kita tidak mempunyai kemampuan untuk mengenali fenomena budaya yang menggigiti identitas bangsa. Tidak mampu mengatasi kekagokkannya sendiri terhadap budaya asing. Mirip orang kampung yang merias berlebihan dengan segala pernak-pernik kota sepulangnya ke kampung halaman.</p>
<p>Bangsa yang persoalan budaya-nya dianggap sepele bukan Indonesia sendiri. Tenang saja, kita ada kawan. Bangsa Romawi adalah kawan yang dimaksud. Secara militer Romawi memang menjajah Yunani, tapi dalam hal kultural, Yunani-lah yang menjajah. Kalau kita, militer dijajah, budaya dijajah, ekonomi juga dijajah. Lalu apa yang bisa membuat bangsa ini tidak terjajah? Ketika tersinggung saat membaca artikel ini, begitu jawabnya.</p>
<p>Jadi, tersinggunglah!</p>
<p>Roy Thaniago<br />
Penggiat Agenda 18,<br />
Pecinta Bahasa Indonesia</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lW2w5B9DypNjgngq4ZwWR9bY0gk/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lW2w5B9DypNjgngq4ZwWR9bY0gk/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lW2w5B9DypNjgngq4ZwWR9bY0gk/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lW2w5B9DypNjgngq4ZwWR9bY0gk/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/eek1ROwK3kc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/tersinggunglah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/tersinggunglah.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>World’s Top 10 Spamming Countries</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/StressPhobia/~3/l4DM1Osj9xs/worlds-top-10-spamming-countries.html</link>
		<comments>http://www.stressphobia.com/worlds-top-10-spamming-countries.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 17:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stressphobia</dc:creator>
				<category><![CDATA[News Article]]></category>
		<category><![CDATA[countries]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>
		<category><![CDATA[spamming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.stressphobia.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[The world&#8217;s top 10 spamming countries account for 55 per cent of the total global spam volume, says Secure Computing, a public company that provides enterprise security solution, in its Internet Threats Report.
Spam is the unwanted e-mail messages that you find in your mail box. It is primarily electronic junk mail sent to your e-mail [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The world&#8217;s top 10 spamming countries account for 55 per cent of the total global spam volume, says Secure Computing, a public company that provides enterprise security solution, in its Internet Threats Report.</p>
<p>Spam is the unwanted e-mail messages that you find in your mail box. It is primarily electronic junk mail sent to your e-mail account or even your cellphone.</p>
<p>Spammers are continuing to use pop culture and current events (US elections, Olympics, etc) to entice end users into responding or clicking on links whose sole purpose is to download malware.</p>
<p>So which countries are the world&#8217;s biggest spammers?</p>
<h3><strong>10. South Korea, 2.87%</strong></h3>
<p>South Korea sends slightly less spam than India, but with a contribution of 2.87 per cent to global spam it is the world&#8217;s 10th largest spammer.</p>
<h3>9. India, 2.99%</h3>
<p>India is one of the top 10 spammers in the world and it accounts for 2.99 per cent of global spam.</p>
<p>The country is the world&#8217;s 9th largest spammer, and as its Internet infrastructure improves with rising prosperity the amount of spam or unsolicited e-mails emerging from India too is likely to multiply.</p>
<h3>8. Colombia, 3.09%</h3>
<p>Colombia takes the 8th spot amongst the world&#8217;s biggest spammers and accounts for per cent of global spam.</p>
<p>Here&#8217;s how to curb spamming:<br />
When you send e-mails to many people at the same time, use the BCC (blind copy) field so that the recipients are unable to see the other addresses. This also helps curb spamming.<br />
The government too can help curb spam by enacting legislation that punishes offenders.<br />
Don&#8217;t give out your e-mail ID on instant messengers, chat rooms, et cetera.</p>
<h3>7. Great Britain, 3.37%</h3>
<p>Great Britain accounts for per cent of global spam and is ranked 7th largest spammer.</p>
<p>Tips to be secure:<br />
Being aware of spam and of ways to secure yourself too helps curb the menace.<br />
You should never buy anything through an unsolicited e-mail. By buying through such messages, you help keep such business economically viable.</p>
<p>Instantly delete unsolicited e-mails, for such messages can also harm your machine by spreading viruses or worms.</p>
<h3>6. China, 3.49%</h3>
<p>China ranks 6th among the The world&#8217;s top 10 spammers and accounts for per cent of global spam.</p>
<p>More ways to fight spam:<br />
Upgrading your Internet security to ensure that spammers can&#8217;t send spam via your computer.<br />
Never reply to a spam message and never click on any links, especially &#8216;unsubscribe&#8217; links in such messages because then you give yourself away as a real user and thus leave yourself open to be spammed even more.</p>
<h3>5. Italy, 4.32%</h3>
<p>Italy, the world&#8217;s 5th largest spammer, accounts for per cent of global spam.</p>
<p>How to secure yourself from spam:<br />
Various methods to save yourself from incoming spam exist. These include:</p>
<p>Using spam-filtering software. Trend Micro, Symantec, Computer Associates, Sophos (Satcom), McAfee, Netscreen, Prime Infotec, GajShield Infotech and Websense provide specialised anti-spam solutions in the Indian market.</p>
<p>A spam filter is a piece of software that sorts incoming e-mail messages and blocks those that it thinks are spam. While filtering can be very useful, it&#8217;s not perfect as sometimes filters fail to identify spam-and they mistakenly block a genuine, non-spam message. Adjusting the filter settings can help minimise these risks. To prevent this one can also choose to direct spam into a special folder set aside for reviewing all messages that the software filter tags as spam.</p>
<h3>4. Brazil, 5.29%</h3>
<p>Brazil, with per cent of global spam, ranks 4th in the world.</p>
<p>Spammers continue to use pop culture and current events like the Olympics or US elections to lure users into responding or clicking on links whose sole purpose is to download malware.</p>
<h3>3. Turkey, 6.51%</h3>
<p>Turkey ranks number 3 in the world when it comes to spamming. It accounts for per cent of global spam.</p>
<p>Among the types of spam, male enhancement, product replica, prescription drugs, gambling, pornography, debt job offer, phishing were the major contronutors.</p>
<h3>2. Russia, 6.71%</h3>
<p>Over 6.7 per cent of global spam emerges from Russia, making it the world&#8217;s second largest spammer.</p>
<p>The Secure Research report says that there was a 45 per cent increase in the average number of porn sites found daily since January 2008.</p>
<p>50 pre cent of all Web sites&#8217; content is now in non-English languages, and this too is adding to the growing spam volume.</p>
<h2><span style="color: #ff0000;">1. United States, 16.56%</span></h2>
<p>The United States is the world&#8217;s largest spammer and accounts for more than 16.5 per cent of global spam.</p>
<p>Spam is up 280% from last year (at this time). This year&#8217;s peak on spam volume was March 27 at 185 billion spam messages. Since March we have seen spam steadily decrease.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8HyBTB9GyiQCTpJE5jh_U5Aiu6Q/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8HyBTB9GyiQCTpJE5jh_U5Aiu6Q/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8HyBTB9GyiQCTpJE5jh_U5Aiu6Q/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8HyBTB9GyiQCTpJE5jh_U5Aiu6Q/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/StressPhobia/~4/l4DM1Osj9xs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.stressphobia.com/worlds-top-10-spamming-countries.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.stressphobia.com/worlds-top-10-spamming-countries.html</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.269 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2009-12-07 22:42:49 -->
