<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Supply Chain Indonesia</title>
	<atom:link href="https://supplychainindonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://supplychainindonesia.com</link>
	<description>For The Excellent Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 01:59:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/cropped-logo-sci-squere-color-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Supply Chain Indonesia</title>
	<link>https://supplychainindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hadapi Pelemahan Rupiah, Kemendag Andalkan Skema Imbal Dagang</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Barter]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[dagang]]></category>
		<category><![CDATA[Imbal]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pelemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Skema]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian Perdagangan mengandalkan skema imbal dagang (countertrade) untuk mengurangi kebutuhan dolar AS di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan potensi kenaikan harga barang impor. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pemerintah terus mengantisipasi dampak pelemahan rupiah terhadap harga barang di dalam negeri. Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperluas kerja sama perdagangan berbasis barter atau imbal</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang/">Hadapi Pelemahan Rupiah, Kemendag Andalkan Skema Imbal Dagang</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kementerian Perdagangan mengandalkan skema imbal dagang (countertrade) untuk mengurangi kebutuhan dolar AS di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan potensi kenaikan harga barang impor. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pemerintah terus mengantisipasi dampak pelemahan rupiah terhadap harga barang di dalam negeri.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperluas kerja sama perdagangan berbasis barter atau imbal dagang dengan negara mitra. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">&#8220;Kita lakukan pengawasan terus, kita antisipasi. Memang harapannya tidak naik,&#8221; ujar Budi Santoso saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Lebih lanjut, kata Budi, skema imbal dagang dapat membantu mengurangi kebutuhan devisa untuk transaksi impor karena pembayaran dilakukan dengan pertukaran komoditas atau produk dari masing-masing negara. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">&#8220;Salah satunya, kan, kemarin kita sudah melakukan kontrak dagang dengan cara barter. Kemarin dengan Filipina kita barter untuk abaca dengan tekstil, kemudian iron ore dengan baja,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://industri.kontan.co.id/news/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang">https://industri.kontan.co.id/news/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang/">Hadapi Pelemahan Rupiah, Kemendag Andalkan Skema Imbal Dagang</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/hadapi-pelemahan-rupiah-kemendag-andalkan-skema-imbal-dagang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Bikin Ongkos Sewa Kapal Curah Cair Lebih Murah</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih-murah/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih-murah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Crude Palm Oil (CPO)]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Cair]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan Pulau Baai]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Sewa]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tank]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu mulai memanfaatkan layanan drop tank untuk mendukung kegiatan bongkar muat komoditas curah cair. Fasilitas yang dioperasikan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas, bagian dari Pelindo Group, itu diklaim mampu menekan biaya sewa kapal bagi pelaku usaha komoditas curah cair seperti Crude Palm Oil (CPO), minyak goreng, dan produk sejenis. Layanan</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih-murah/">Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Bikin Ongkos Sewa Kapal Curah Cair Lebih Murah</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu mulai memanfaatkan layanan drop tank untuk mendukung kegiatan bongkar muat komoditas curah cair. Fasilitas yang dioperasikan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas, bagian dari Pelindo Group, itu diklaim mampu menekan biaya sewa kapal bagi pelaku usaha komoditas curah cair seperti Crude Palm Oil (CPO), minyak goreng, dan produk sejenis. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Layanan yang mulai diterapkan dalam dua bulan terakhir tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi penanganan kargo curah cair guna mendukung kelancaran rantai pasok industri hilir kelapa sawit sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi daerah. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">&#8220;Layanan drop tank mampu menghemat biaya sewa kapal pelaku bisnis curah cair. Drop tank mampu loading ke kapal dengan kapasitas 180 ton per jam sementara sebelum ada drop tank hanya mampu loading ke kapal 40 ton per jam,&#8221; kata Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf dalam keterangan pers di Bengkulu, Selasa (9/6/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Aktivitas drop tank terbaru dilakukan pada Juni 2026 melalui pemuatan (loading) komoditas olein sebanyak 3.500 ton menggunakan kapal MT Bangun Rejo dengan tujuan Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Nusantara Luar Lama sejak 8 Juni 2026. </span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Proses pemuatan dilakukan menggunakan sistem drop tank, yakni metode penanganan kargo curah cair yang memungkinkan muatan dari truk ditampung terlebih dahulu pada tangki transit sebelum dipompa ke kapal. Metode ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pemuatan, serta menjaga keamanan dan kualitas muatan selama kegiatan berlangsung.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya: </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://money.kompas.com/read/2026/06/09/211334926/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih?page=all">https://money.kompas.com/read/2026/06/09/211334926/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih?page=all</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih-murah/">Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Bikin Ongkos Sewa Kapal Curah Cair Lebih Murah</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/drop-tank-di-pelabuhan-pulau-baai-bikin-ongkos-sewa-kapal-curah-cair-lebih-murah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zero ODOL 2027, Korlantas dan Hutama Karya Matangkan Pengawasan Digital ETLE WIM</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/zero-odol-2027-korlantas-dan-hutama-karya-matangkan-pengawasan-digital-etle-wim/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/zero-odol-2027-korlantas-dan-hutama-karya-matangkan-pengawasan-digital-etle-wim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:53:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[2027]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM)]]></category>
		<category><![CDATA[Hutama Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Zero ODOL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7209</guid>

					<description><![CDATA[<p>Korlantas Polri terus mempercepat berbagai persiapan menuju implementasi program Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027. Salah satu langkah strategis yang kini dimatangkan adalah penguatan sistem pengawasan dan penegakan hukum berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM). ‎ Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Kantor PT</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/zero-odol-2027-korlantas-dan-hutama-karya-matangkan-pengawasan-digital-etle-wim/">Zero ODOL 2027, Korlantas dan Hutama Karya Matangkan Pengawasan Digital ETLE WIM</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Korlantas Polri terus mempercepat berbagai persiapan menuju implementasi program Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027. Salah satu langkah strategis yang kini dimatangkan adalah penguatan sistem pengawasan dan penegakan hukum berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM). ‎</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Kantor PT Hutama Karya (Persero), Jakarta, Senin (8/6/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto serta Penata Kebijakan Kapolri TK III Korlantas Polri Kombes Pol Bayu Pratama Gubunagi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerapan ETLE WIM sebagai instrumen utama pengawasan kendaraan angkutan barang yang melanggar batas dimensi dan muatan. Berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari kesiapan infrastruktur, integrasi teknologi, hingga pengembangan titik-titik pengawasan pada ruas tol yang dikelola PT Hutama Karya. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto menegaskan bahwa teknologi ETLE WIM akan menjadi elemen penting dalam mendukung penegakan hukum yang modern, akurat, dan transparan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Persiapan menuju Zero ODOL 2027 memerlukan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan. Melalui survei ini, kami ingin memastikan kesiapan sistem dan infrastruktur yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum berbasis teknologi secara efektif, transparan, dan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://www.beritatrans.com/artikel/256884/Zero-ODOL-2027-Korlantas-dan-Hutama-Karya-Matangkan-Pengawasan-Digital-ETLE-WIM/">https://www.beritatrans.com/artikel/256884/Zero-ODOL-2027-Korlantas-dan-Hutama-Karya-Matangkan-Pengawasan-Digital-ETLE-WIM/</a></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/zero-odol-2027-korlantas-dan-hutama-karya-matangkan-pengawasan-digital-etle-wim/">Zero ODOL 2027, Korlantas dan Hutama Karya Matangkan Pengawasan Digital ETLE WIM</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/zero-odol-2027-korlantas-dan-hutama-karya-matangkan-pengawasan-digital-etle-wim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batam Didorong Jadi Simpul MRO dan Logistik Penerbangan Indonesia</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:50:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MRO]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Simpul]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah pusat bersama otoritas daerah dan pelaku industri mulai mengonsolidasikan langkah menjadikan Batam sebagai simpul utama industri perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair and Overhaul/MRO) sekaligus pusat logistik penerbangan nasional. Penguatan ini dipandang sebagai bagian dari strategi besar membangun daya saing sektor penerbangan Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Upaya tersebut mengemuka dalam Indonesia MRO Summit</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia/">Batam Didorong Jadi Simpul MRO dan Logistik Penerbangan Indonesia</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pemerintah pusat bersama otoritas daerah dan pelaku industri mulai mengonsolidasikan langkah menjadikan Batam sebagai simpul utama industri perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair and Overhaul/MRO) sekaligus pusat logistik penerbangan nasional. Penguatan ini dipandang sebagai bagian dari strategi besar membangun daya saing sektor penerbangan Indonesia di kawasan Asia Pasifik.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Upaya tersebut mengemuka dalam Indonesia MRO Summit (IMROS) 2026 di Batam, yang mempertemukan pemangku kepentingan industri penerbangan, pemerintah, dan investor. Pemerintah menilai pengembangan MRO tidak lagi sekadar pelengkap sektor penerbangan, melainkan elemen kunci efisiensi rantai pasok industri.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sekretaris Deputi Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Infrastruktur Republik Indonesia, Rustam Efendi menegaskan, daya saing penerbangan nasional tidak cukup bertumpu pada pembangunan bandara dan pertumbuhan armada. Menurut dia, keberadaan ekosistem MRO menjadi faktor penentu keberlanjutan industri.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Rustam juga menekankan perlunya integrasi antara bandara, pelabuhan, kawasan industri, dan sistem distribusi logistik agar arus komponen pesawat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Dalam konteks negara kepulauan, Indonesia disebut membutuhkan strategi berbasis banyak simpul konektivitas, bukan pendekatan tunggal seperti negara kecil.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://sumut.idntimes.com/news/kepulauan-riau/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia-01-1ttj4-k9yft3">https://sumut.idntimes.com/news/kepulauan-riau/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia-01-1ttj4-k9yft3</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia/">Batam Didorong Jadi Simpul MRO dan Logistik Penerbangan Indonesia</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/batam-didorong-jadi-simpul-mro-dan-logistik-penerbangan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Packaging dan Containerization dalam Manajemen Logistik dan Supply Chain</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/packaging-dan-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/packaging-dan-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 07:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Containerization]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Packaging]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7191</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Zaroni Senior Consultant &#124; Supply Chain Indonesia Dosen Praktisi Program Magister Teknik Industri &#124; Universitas Islam Indonesia &#160; Perdagangan global telah mengubah cara perusahaan mengelola arus barang dari pemasok hingga pelanggan akhir. Produk tidak lagi bergerak dalam lingkup lokal atau nasional, tetapi melintasi berbagai negara, pelabuhan, moda transportasi, pusat distribusi, dan jaringan logistik yang</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/packaging-dan-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/">Packaging dan Containerization dalam Manajemen Logistik dan Supply Chain</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Oleh: Zaroni<br />
Senior Consultant | Supply Chain Indonesia</strong></span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Dosen Praktisi Program Magister Teknik Industri | Universitas Islam Indonesia</strong></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Perdagangan global telah mengubah cara perusahaan mengelola arus barang dari pemasok hingga pelanggan akhir. Produk tidak lagi bergerak dalam lingkup lokal atau nasional, tetapi melintasi berbagai negara, pelabuhan, moda transportasi, pusat distribusi, dan jaringan logistik yang semakin kompleks. Dalam lingkungan bisnis seperti ini, keberhasilan logistik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan transportasi, tetapi juga oleh bagaimana produk dikemas, ditangani, dan dipindahkan sepanjang rantai pasok.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dua elemen yang menjadi fondasi sistem logistik modern adalah <em>packaging</em> (pengemasan) dan <em>containerization</em> (kontainerisasi). Packaging berperan melindungi produk sekaligus mendukung efisiensi penyimpanan, penanganan, dan distribusi. Sementara itu, <em>containerization</em> memungkinkan perpindahan barang antar moda transportasi secara cepat, aman, dan efisien melalui penggunaan kontainer standar internasional.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Keduanya saling melengkapi. <em>Packaging</em> bekerja pada tingkat produk, sedangkan <em>containerization</em> bekerja pada tingkat unit muatan dan sistem transportasi. Integrasi keduanya menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi logistik, menurunkan biaya distribusi, mempercepat aliran barang, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Bagi praktisi logistik dan <em>supply chain</em>, memahami <em>packaging</em> dan <em>containerization</em> tidak cukup hanya dari aspek operasional. Keduanya juga perlu dipahami sebagai instrumen strategis yang memengaruhi biaya, risiko, layanan pelanggan, keberlanjutan, dan daya saing perusahaan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Konsep Dasar <em>Packaging<br />
</em></strong><em><img decoding="async" class="alignleft wp-image-7193 size-medium" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-2-300x151.png" alt="" width="300" height="151" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-2-300x151.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-2-280x141.png 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-2.png 606w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /> Packaging</em> merupakan proses merancang dan menggunakan kemasan untuk melindungi produk selama penyimpanan, penangan-an, transportasi, dan distribusi hingga diterima pelanggan dalam kondisi yang diharapkan. Dalam aktivitas logistik, kemasan menjadi lapisan perlindungan pertama terhadap berbagai risiko yang muncul sepanjang perjalanan produk dalam rantai pasok.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pada awalnya, fungsi utama kemasan adalah melindungi produk dari benturan, getaran, tekanan, kelembapan, dan pengaruh lingkungan lainnya. Namun dalam praktik <em>supply chain modern</em>, peran <em>packaging</em> berkembang jauh melampaui fungsi proteksi. Kemasan kini menjadi bagian dari strategi operasional, pelayanan pelanggan, dan bahkan pemasaran.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><em>Packaging</em> memiliki beberapa tujuan utama, yaitu melindungi produk dari kerusakan, mengurangi risiko kehilangan dan pencurian, mempermudah proses handling, meningkatkan efisiensi penyimpanan, mendukung identifikasi produk, serta menjaga kualitas produk hingga diterima pelanggan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga menjadi media komunikasi. Informasi mengenai produk, instruksi penanganan, barcode, RFID, simbol keselamatan, hingga identitas merek disampaikan melalui kemasan. Oleh karena itu, <em>packaging</em> tidak lagi dipandang sebagai biaya tambahan, melainkan sebagai elemen yang menciptakan nilai tambah dalam rantai pasok.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kemasan yang dirancang dengan baik mampu menyeimbangkan kebutuhan perlindungan produk, kemudahan operasional, biaya logistik, dan pengalaman pelanggan. Melalui desain yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kerusakan produk, dan menekan total biaya logistik.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Fungsi Strategis <em>Packaging</em> dalam <em>Supply Chain<br />
</em></strong><em>Packaging</em> memengaruhi hampir seluruh aktivitas dalam <em>supply chain</em>, mulai dari pergudangan hingga distribusi. Oleh karena itu, keputusan mengenai kemasan harus dipandang sebagai bagian dari strategi <em>supply chain</em>.</span></p>
<ul>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Perlindungan Produk<br />
</strong>Fungsi utama <em>packaging</em> adalah melindungi produk dari risiko selama penyimpanan dan transportasi. Risiko tersebut meliputi benturan, getaran, kelembapan, suhu ekstrem, debu, kontaminasi, hingga pencurian.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left: 40px;"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kemasan yang sesuai mampu menjaga kualitas produk hingga sampai ke pelanggan. Dampaknya tidak hanya berupa penurunan tingkat kerusakan, tetapi juga pengurangan biaya klaim, retur, dan penggantian barang.</span></p>
<ul>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Efisiensi <em>Handling<br />
</em></strong>Desain kemasan yang terstandarisasi mempermudah proses penanganan barang menggunakan <em>forklift, pallet truck, conveyor system</em>, maupun <em>Automated Guided Vehicle</em> (AGV). Kemudahan handling meningkatkan produktivitas operasional sekaligus mengurangi risiko kecelakaan kerja dan kerusakan produk.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Efisiensi Penyimpanan<br />
</strong>Kemasan yang dapat ditumpuk (<em>stackable</em>) memungkinkan pemanfaatan ruang gudang secara optimal. Efisiensi ruang penyimpanan akan meningkatkan kapasitas gudang, menurunkan biaya penyimpanan per unit produk, serta mendukung penerapan FIFO maupun FEFO.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Efisiensi Transportasi<br />
</strong>Ukuran dan konfigurasi kemasan berpengaruh langsung terhadap utilisasi kendaraan dan kontainer. Kemasan yang dirancang sesuai dimensi kendaraan memungkinkan ruang muatan digunakan secara maksimal sehingga biaya distribusi per unit dapat ditekan.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left: 40px;"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dengan demikian, <em>packaging</em> bukan sekadar pembungkus produk, melainkan instrumen strategis yang memengaruhi biaya, produktivitas, dan kualitas layanan dalam <em>supply chain</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong><em>Packaging Trade-Off<br />
</em></strong><img decoding="async" class="alignleft wp-image-7194 size-medium" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-3-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-3-300x150.jpg 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-3-280x140.jpg 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-3.jpg 606w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Salah satu tantangan dalam manajemen <em>packaging</em> adalah menentukan tingkat perlindungan yang tepat tanpa menciptakan biaya logistik yang berlebihan. Kondisi ini dikenal sebagai <em>packaging trade-off</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kemasan yang sangat kuat mampu memberikan perlindungan tinggi dan mengurangi risiko kerusakan. Namun kemasan seperti ini biasanya lebih berat, membutuhkan material lebih banyak, serta meningkatkan biaya penyimpanan dan transportasi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sebaliknya, kemasan yang ringan mampu menekan biaya logistik dan mendukung program sustainability. Namun perlindungannya lebih rendah sehingga risiko kerusakan produk meningkat.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dalam praktik logistik <em>modern</em>, keputusan <em>packaging</em> harus mempertimbangkan total <em>logistics cost</em>, yaitu keseluruhan biaya yang timbul dalam proses distribusi, termasuk biaya kemasan, handling, penyimpanan, transportasi, kerusakan produk, retur, dan kehilangan penjualan akibat ketidakpuasan pelanggan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Tujuan perusahaan bukanlah menciptakan kemasan yang paling kuat atau paling murah, tetapi menghasilkan kemasan yang memberikan perlindungan optimal dengan biaya total logistik yang paling efisien.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong><em>Packaging</em></strong><strong> dan Moda Transportasi<br />
</strong>Desain kemasan harus disesuaikan dengan karakteristik moda transportasi yang digunakan. Setiap moda memiliki risiko dan kondisi operasional yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan <em>packaging</em> yang berbeda pula.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pada transportasi darat, risiko utama berasal dari getaran, benturan, dan perubahan cuaca. Oleh karena itu, penggunaan material peredam benturan menjadi sangat penting.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dalam transportasi laut, tantangan terbesar adalah kelembapan, korosi, perubahan suhu, dan durasi perjalanan yang panjang. Produk yang sensitif biasanya memerlukan perlindungan tambahan seperti <em>vacuum packaging</em>, <em>silica gel, desiccant</em>, atau pelapisan anti-karat.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><img decoding="async" class="alignleft wp-image-7195 size-medium" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-4-300x151.png" alt="" width="300" height="151" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-4-300x151.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-4-280x141.png 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-4.png 607w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Pada transportasi udara, biaya pengiriman sangat dipengaruhi oleh berat dan <em>volume</em>. Karena itu, kemasan harus dirancang seringan mungkin tanpa mengurangi tingkat perlindungan produk.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sementara itu, transportasi kereta api membutuhkan kemasan yang mampu menjaga stabilitas muatan terhadap guncangan dan pergeseran selama perjalanan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Prinsip utama yang harus dipegang adalah bahwa desain <em>packaging</em> harus mempertimbangkan karakteristik produk, kondisi distribusi, dan moda transportasi yang digunakan secara terpadu.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong><em>Grouping Materials </em></strong><strong>dan<em> Multi-Drop Delivery<br />
</em></strong>Dalam upaya meningkatkan efisiensi distribusi, banyak perusahaan menerapkan konsep <em>grouping materials</em> dan <em>multi-drop delivery</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><em>Grouping materials</em> merupakan proses menggabungkan beberapa produk atau pesanan menjadi satu unit muatan yang lebih besar agar lebih mudah ditangani dan diangkut. Praktiknya dapat dilakukan melalui <em>consolidation, unitization, </em>maupun<em> palletization</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sementara itu, <em>multi-drop delivery</em> adalah sistem distribusi di mana satu kendaraan mengirimkan barang ke beberapa pelanggan dalam satu perjalanan. Pendekatan ini meningkatkan utilisasi kendaraan, menurunkan biaya distribusi, mengurangi frekuensi perjalanan, dan mendukung program <em>green logistics</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Keberhasilan <em>multi-drop delivery</em> sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan rute, urutan pengiriman, pemanfaatan kapasitas kendaraan, serta dukungan teknologi seperti <em>Transportation Management System</em> (TMS), <em>GPS Tracking</em>, dan <em>Route Optimization Software.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Konsep <em>Containerization<br />
</em></strong><em><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft wp-image-7196 size-full" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-5.jpg" alt="" width="265" height="133" />Containerization</em> merupakan salah satu inovasi paling berpengaruh dalam sejarah logistik modern. Sistem ini memungkinkan barang dipindahkan menggunakan kontainer standar tanpa perlu membongkar isi muatan selama perpindahan antar moda transportasi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Barang dimuat ke dalam kontainer di lokasi asal dan tetap berada dalam kontainer yang sama hingga mencapai tujuan akhir. Konsep ini dikenal sebagai <em>intermodal transportation</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sebelum <em>era</em> <em>containerization</em>, pengiriman barang dilakukan menggunakan sistem <em>break-bulk cargo</em>. Setiap barang harus dimuat dan dibongkar secara individual sehingga prosesnya lambat, mahal, dan berisiko tinggi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Perubahan besar terjadi ketika Malcolm McLean memperkenalkan sistem kontainer modern pada tahun 1956. Sejak saat itu, containerization berkembang menjadi standar global yang mendukung pertumbuhan perdagangan internasional dan globalisasi ekonomi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Karakteristik utama <em>containerization</em> meliputi standardisasi, intermodalitas, <em>unitized load</em>, dan tingkat keamanan yang tinggi. Keempat karakteristik ini menjadikan containerization sebagai fondasi utama <em>supply chain global modern</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-7197 " src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6-1024x482.png" alt="" width="750" height="353" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6-1024x482.png 1024w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6-300x141.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6-768x361.png 768w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6-280x132.png 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-6.png 1073w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Jenis-Jenis Kontainer ISO<br />
</strong>Standarisasi ISO memungkinkan kontainer digunakan secara luas di seluruh dunia. Beberapa jenis kontainer yang paling umum digunakan adalah:</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-7198 " src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7-1024x582.png" alt="" width="691" height="393" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7-1024x582.png 1024w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7-300x170.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7-768x436.png 768w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7-280x159.png 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-7.png 1030w" sizes="(max-width: 691px) 100vw, 691px" /></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pemilihan jenis kontainer yang tepat merupakan keputusan strategis yang memengaruhi utilisasi kapasitas, biaya transportasi, dan keamanan produk selama distribusi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Keunggulan <em>Containerization<br />
</em></strong><em>Containerization</em> memberikan berbagai manfaat yang menjadikannya tulang punggung perdagangan internasional modern.</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sistem ini meningkatkan efisiensi operasional melalui percepatan proses loading dan unloading. Aktivitas yang sebelumnya memerlukan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><em>C</em><em>ontainerization</em> meningkatkan keamanan karena barang berada dalam unit tertutup yang tersegel selama perjalanan. Risiko pencurian, kehilangan, dan kerusakan dapat ditekan secara signifikan.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Standarisasi global memungkinkan kontainer digunakan secara konsisten di berbagai negara, pelabuhan, dan moda transportasi.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><em>C</em><em>ontainerization</em> mendukung intermodal transportation sehingga perpindahan barang menjadi lebih cepat, fleksibel, dan efisien.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Seluruh manfaat tersebut bermuara pada penurunan biaya logistik melalui pengurangan handling, tenaga kerja, kerusakan produk, dan waktu tunggu.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Dampak <em>Containerization</em> terhadap <em>Supply Chain<br />
</em></strong><em>Containerization</em> telah mengubah cara perusahaan merancang dan mengelola <em>supply chain</em>. Dampaknya terlihat pada peningkatan kecepatan distribusi, penurunan risiko kerusakan, berkurangnya kehilangan barang, meningkatnya keamanan, dan turunnya biaya <em>handling</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Selain itu, <em>containerization</em> memungkinkan berkembangnya strategi bisnis seperti <em>global sourcing</em>, <em>offshore manufacturing, regional distribution center</em>, dan <em>international procurement</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Perusahaan kini dapat memperoleh bahan baku dari satu negara, memproduksi di negara lain, dan mendistribusikannya ke berbagai pasar dunia dengan tingkat efisiensi yang tinggi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pada akhirnya, seluruh manfaat tersebut meningkatkan daya saing perusahaan melalui biaya logistik yang lebih rendah, lead time yang lebih singkat, dan tingkat pelayanan pelanggan yang lebih baik.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-7199 " src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-8.png" alt="" width="631" height="385" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-8.png 861w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-8-300x183.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-8-768x469.png 768w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-8-280x171.png 280w" sizes="(max-width: 631px) 100vw, 631px" /></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Tantangan dalam <em>Packaging</em> dan <em>Containerization<br />
</em></strong>Di balik berbagai manfaatnya, <em>packaging</em> dan <em>containerization</em> juga menghadapi sejumlah tantangan.</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kebutuhan investasi yang besar untuk kontainer, peralatan <em>handling</em>, gudang, dan sistem informasi logistik.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Tuntutan <em>sustainability</em> yang mendorong perusahaan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, meningkatkan penggunaan <em>material</em> daur ulang, dan menekan jejak karbon.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kompleksitas <em>supply chain global</em>, perbedaan regulasi antar negara, serta berbagai risiko eksternal seperti kemacetan pelabuhan, kekurangan kontainer, gangguan transportasi, bencana alam, dan konflik geopolitik.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Digitalisasi logistik melalui IoT, RFID, <em>blockchain</em>, dan <em>smart container</em> menuntut investasi teknologi serta kemampuan sumber daya manusia yang memadai.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Tren Masa Depan dalam <em>Packaging</em> dan <em>Containerization<br />
</em></strong>Masa depan <em>packaging</em> dan <em>containerization</em> akan ditandai oleh integrasi teknologi digital dan prinsip keberlanjutan. Perkembangan <em>smart packaging</em> memungkinkan perusahaan memantau suhu, kelembapan, lokasi, dan kondisi produk secara <em>real-time</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Penggunaan RFID dan <em>Internet of Things</em> (IoT) meningkatkan visibilitas <em>supply chain</em> dan akurasi inventori. Konsep <em>green packaging</em> mendorong penggunaan material <em>biodegradable</em>, material daur ulang, serta desain kemasan yang lebih ringan dan ramah lingkungan.Di sisi lain, <em>smart container</em> memungkinkan pemantauan posisi, kondisi internal, keamanan, dan estimasi waktu kedatangan secara <em>real-time</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Seluruh perkembangan tersebut mengarah pada terbentuknya digital <em>supply chain</em>, yaitu sistem rantai pasok yang terintegrasi, transparan, berbasis data, dan didukung <em>artificial intelligence</em> serta <em>predictive analytics</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Kesimpulan<br />
</strong><em>Packaging</em> dan <em>containerization</em> merupakan dua fondasi utama dalam sistem logistik dan <em>supply chain modern</em>. <em>Packaging</em> yang dirancang dengan baik tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan efisiensi handling, penyimpanan, dan transportasi. Sementara itu, <em>containerization</em> memungkinkan perpindahan barang antar moda transportasi secara cepat, aman, dan ekonomis melalui sistem yang terstandarisasi secara global.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft wp-image-7200 size-medium" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-9-300x150.png" alt="" width="300" height="150" srcset="https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-9-300x150.png 300w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-9-280x140.png 280w, https://supplychainindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-9.png 607w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Perkembangan teknologi seperti <em>smart packaging</em>, RFID, IoT, <em>smart container</em>, dan digital <em>supply chain</em> semakin memperluas peran keduanya dari sekadar fungsi operasional menjadi sumber keunggulan kompetitif. Pada saat yang sama, tuntutan <em>sustainability</em> mendorong perusahaan untuk mengembangkan solusi kemasan dan transportasi yang lebih ramah lingkungan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pada akhirnya, keunggulan <em>supply chain</em> tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan memproduksi barang, tetapi juga oleh kemampuannya mengemas, menangani, dan mendistribusikan barang secara efisien. <em>Packaging</em> dan <em>containerization</em> menjadi fondasi yang memungkinkan barang bergerak melintasi berbagai moda transportasi, negara, dan pasar dengan tingkat keamanan, kecepatan, dan biaya yang kompetitif.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dalam era digital dan global saat ini, keduanya bukan lagi sekadar aktivitas operasional, melainkan instrumen strategis untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Referensi</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Arnold, J. R. T., Chapman, S. N., &amp; Clive, L. M. (2019). Introduction to Materials Management (8th ed.). Pearson.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Bowersox, D. J., Closs, D. J., Cooper, M. B., &amp; Bowersox, J. C. (2020). Supply Chain Logistics Management (5th ed.). McGraw-Hill Education.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Brauer, H. (2016). Container Logistics: The Role of Containerization in Global Supply Chains. Kogan Page.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Chopra, S., &amp; Meindl, P. (2023). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation (8th ed.). Pearson.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Christopher, M. (2023). Logistics &amp; Supply Chain Management (6th ed.). Pearson Education.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Council of Supply Chain Management Professionals (CSCMP). (Latest edition). CSCMP Supply Chain Management Definitions and Glossary. CSCMP.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Coyle, J. J., Langley, C. J., Novack, R. A., &amp; Gibson, B. J. (2022). Managing Supply Chains: A Logistics Approach (11th ed.). Cengage Learning.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">De Muynck, B. (2023). The Digital Supply Chain Transformation. Kogan Page.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Hanlon, J. F., Kelsey, R. J., &amp; Forcinio, H. E. (2019). Handbook of Package Engineering (4th ed.). CRC Press.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">International Maritime Organization (IMO). (Latest edition). Guidelines on Container Safety and International Maritime Transport. IMO.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">International Organization for Standardization (ISO). (Latest edition). ISO 668: Series 1 Freight Containers: Classification, Dimensions and Ratings. ISO.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Ivanov, D., Tsipoulanidis, A., &amp; Schönberger, J. (2021). Global Supply Chain and Operations Management. Springer.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Levinson, M. (2020). The Box: How the Shipping Container Made the World Smaller and the World Economy Bigger (2nd ed.). Princeton University Press.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Long, D. (2018). International Logistics: Global Supply Chain Management (3rd ed.). Springer.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Mangan, J., Lalwani, C., &amp; Lalwani, C. L. (2021). Global Logistics and Supply Chain Management (4th ed.). Wiley.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Paine, F. A., &amp; Paine, H. Y. (2012). The Packaging User&#8217;s Handbook. Springer.</span></li>
<li><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">World Customs Organization (WCO). (Latest edition). International Standards for Secure and Efficient Global Trade. WCO.</span></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">*****</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">*Isi artikel merupakan pemikiran penulis dan tidak selalu mencerminkan pemikiran atau pandangan resmi Supply Chain Indonesia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #000000; font-family: Montserrat;">Download artikel:<br />
<div class='w3eden'><!-- WPDM Link Template: Default Template -->

<div class="link-template-default card mb-2">
    <div class="card-body">
        <div class="media">
            <div class="mr-3 img-48"><img decoding="async" class="wpdm_icon" alt="Icon" src="https://supplychainindonesia.com/wp-content/plugins/download-manager/assets/file-type-icons/pdf.svg" /></div>
            <div class="media-body">
                <h3 class="package-title"><a href='https://supplychainindonesia.com/download/sci-artikel-packaging-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/'>SCI - Artikel Packaging & Containerization dalam Manajemen Logistik dan Supply Chain</a></h3>
                <div class="text-muted text-small"><i class="fas fa-copy"></i> 1 file(s) <i class="fas fa-hdd ml-3"></i> 663.76 KB</div>
            </div>
            <div class="ml-3">
                <a class='wpdm-download-link download-on-click btn btn-primary btn-sm' rel='nofollow' href='#' data-downloadurl="https://supplychainindonesia.com/download/sci-artikel-packaging-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/?wpdmdl=7201&refresh=6a28e844d2cff1781065796">Download</a>
            </div>
        </div>
    </div>
</div>

</div>
</span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/packaging-dan-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/">Packaging dan Containerization dalam Manajemen Logistik dan Supply Chain</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/packaging-dan-containerization-dalam-manajemen-logistik-dan-supply-chain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Layani Terminal LNG Bintuni Papua, GTSI Perkuat Komitmen dalam Distribusi Energi Nasional</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 06:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Bintuni Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[GTSI]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Liquefied Natural Gas (LNG)]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7188</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT GTS Internasional, Tbk. (GTSI) berhasil mendapatkan kepercayaan dari British Petroleum melalui tender Time Charter Party for Tangguh Domestic LNG Tanker. Pencapaian ini menandai komitmen GTSI dalam distribusi energi nasional melalui armada terbarunya Kapal Danaputri 1. Sejak diakuisisi pada Oktober 2025, LNG Carrier Danaputri 1 menjadi andalan baru dalam melayani operasional distribusi LNG tersebut. Kapal</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/">Layani Terminal LNG Bintuni Papua, GTSI Perkuat Komitmen dalam Distribusi Energi Nasional</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">PT GTS Internasional, Tbk. (GTSI) berhasil mendapatkan kepercayaan dari British Petroleum melalui tender Time Charter Party for Tangguh Domestic LNG Tanker. Pencapaian ini menandai komitmen GTSI dalam distribusi energi nasional melalui armada terbarunya Kapal Danaputri 1.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sejak diakuisisi pada Oktober 2025, LNG Carrier Danaputri 1 menjadi andalan baru dalam melayani operasional distribusi LNG tersebut. Kapal ini mendukung peran vital dalam rute pengapalan Liquefied Natural Gas (LNG), mengangkut pasokan dari Terminal LNG di Teluk Bintuni Papua menuju sejumlah terminal domestik di seluruh Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Keberhasilan mendapatkan kepercayaan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi langkah strategis perusahaan. “Kesempatan ini adalah momentum krusial bagi akselerasi bisnis GTSI. Kombinasi antara aset berkapasitas besar dan jaminan kontrak jangka panjang memberikan kami pondasi keuangan yang kokoh dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujar Chief Operation GTSI, Ricki.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">“Selain memperkuat posisi GTSI di sektor logistik energi, kesempatan ini juga membuktikan kesiapan GTSI meraih kepercayaan perusahaan energi global terhadap kapabilitas operasional dan standar layanan yang dimiliki Perseroan.”</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Dengan kapasitas angkut LNG sebesar 145.000 m³, Danaputri 1 mampu memberikan efisiensi yang lebih tinggi dalam distribusi energi nasional. Kapal ini juga berperan penting dalam konektivitas domestik, yang menghubungkan pusat produksi LNG Tangguh di Bintuni secara langsung dengan titik-titik permintaan energi esensial di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://pintarsaham.id/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/">https://pintarsaham.id/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi</span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/">Layani Terminal LNG Bintuni Papua, GTSI Perkuat Komitmen dalam Distribusi Energi Nasional</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/layani-terminal-lng-bintuni-papua-gtsi-perkuat-komitmen-dalam-distribusi-energi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Genjot Logistik Nasional, Prabowo Bidik 50 Proyek Tol Strategis</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 06:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[maintenance]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Strategis Nasional (PSN)]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7185</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tancap gas dalam mempercepat konektivitas nasional. Sektor infrastruktur kembali menjadi motor penggerak utama, ditandai dengan penetapan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru yang mencakup 50 ruas jalan tol di berbagai wilayah Indonesia. Langkah strategis ini secara resmi dipayungi oleh Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis/">Genjot Logistik Nasional, Prabowo Bidik 50 Proyek Tol Strategis</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tancap gas dalam mempercepat konektivitas nasional. Sektor infrastruktur kembali menjadi motor penggerak utama, ditandai dengan penetapan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru yang mencakup 50 ruas jalan tol di berbagai wilayah Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Langkah strategis ini secara resmi dipayungi oleh Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Aturan anyar ini tidak hanya sekadar mendata proyek, melainkan juga memperketat pengawasan agar pengerjaan infrastruktur ini tidak molor.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">&#8220;Dalam hal Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diselesaikan tepat waktu, penanggung jawab Proyek Strategis Nasional melaporkan pelaksanaan dan usulan revisi rencana penyelesaian kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,&#8221; bunyi Pasal 2A ayat 2 dalam Permenko tersebut, dikutip Senin (8/6/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Fokus utama pemerintah kali ini masih tertuju pada mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dirancang untuk menyambungkan Lampung hingga Aceh. PT Hutama Karya (Persero), raksasa BUMN yang menjadi motor utama JTTS, membeberkan tantangan besar yang ada di depan mata: masih ada sekitar 1.618 km jalur tol yang menanti untuk dibangun.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Menariknya, strategi fiskal pemerintah tidak hanya jor-joran membangun jalur baru. Anggaran negara kini mulai diseimbangkan untuk peningkatan kapasitas serta pemeliharaan (maintenance) jalan-jalan yang sudah eksis.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://kabarbisnis.com/read/28135552/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis">https://kabarbisnis.com/read/28135552/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis/">Genjot Logistik Nasional, Prabowo Bidik 50 Proyek Tol Strategis</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/genjot-logistik-nasional-prabowo-bidik-50-proyek-tol-strategis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kewirausahaan dan StartUp Digital 2025</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/kewirausahaan-dan-startup-digital-2025/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/kewirausahaan-dan-startup-digital-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:21:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[StartUp]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Summary  Buku ajar berjudul Kewirausahaan dan StartUp Digital 2025 membahas perkembangan kewirausahaan di era transformasi teknologi yang semakin cepat. Dunia bisnis kini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan berkembang melalui platform digital yang memungkinkan lahirnya berbagai peluang usaha baru. Buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana ide kreatif dapat berkembang menjadi usaha digital yang inovatif</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/kewirausahaan-dan-startup-digital-2025/">Kewirausahaan dan StartUp Digital 2025</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Summary </strong></span></p>
<div class="Mhmsgc">
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Buku ajar berjudul Kewirausahaan dan StartUp Digital 2025 membahas perkembangan kewirausahaan di era transformasi teknologi yang semakin cepat. Dunia bisnis kini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan berkembang melalui platform digital yang memungkinkan lahirnya berbagai peluang usaha baru. Buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana ide kreatif dapat berkembang menjadi usaha digital yang inovatif dan berdaya saing.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Di dalam buku ini dijelaskan berbagai konsep penting dalam membangun usaha digital, mulai dari menemukan peluang bisnis, merancang model usaha, hingga mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi. Pembaca juga diajak memahami dinamika ekosistem start-up, strategi pengembangan usaha digital, serta cara menghadapi tantangan dalam persaingan bisnis modern.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Disusun dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, buku ini ditujukan untuk masyarakat umum yang ingin mengenal dunia kewirausahaan digital dan memahami bagaimana bisnis berbasis teknologi berkembang di era modern. Buku ini menjadi bacaan yang membuka wawasan bagi siapa saja yang tertarik membangun usaha di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>About this edition</strong></span></p>
<table style="height: 134px;" width="579">
<tbody>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Publisher</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">PT Bukuloka Literasi Bangsa</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Author</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="color: #000000; font-family: Montserrat;">Hasan Basri, S.E., M.M., Dr. Ependi, S.E., M.M., Fery Hernaningsih, S.E., M.M.</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Page</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="color: #000000; font-family: Montserrat;">239</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://www.google.co.id/books/edition/Kewirausahaan_dan_StartUp_Digital_2025/YWPSEQAAQBAJ?hl=en&amp;gbpv=0">https://www.google.co.id/books/edition/Kewirausahaan_dan_StartUp_Digital_2025/YWPSEQAAQBAJ?hl=en&amp;gbpv=0</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p>
</div><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/kewirausahaan-dan-startup-digital-2025/">Kewirausahaan dan StartUp Digital 2025</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/kewirausahaan-dan-startup-digital-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buku Ajar Manajemen Produksi</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/buku-ajar-manajemen-produksi/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/buku-ajar-manajemen-produksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:17:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7172</guid>

					<description><![CDATA[<p>Summary  Buku Ajar Manajemen Produksi ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan kedalaman dalam pengelolaan proses produksi di dalam organisasi. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang manajemen produksi serta berbagai bidang ilmu terkait lainnya. Selain itu, buku ini juga dapat dijadikan sebagai panduan dan referensi dalam</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/buku-ajar-manajemen-produksi/">Buku Ajar Manajemen Produksi</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>Summary </strong></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Buku Ajar Manajemen Produksi ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan kedalaman dalam pengelolaan proses produksi di dalam organisasi. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang manajemen produksi serta berbagai bidang ilmu terkait lainnya. Selain itu, buku ini juga dapat dijadikan sebagai panduan dan referensi dalam mengajar mata kuliah manajemen produksi serta dapat disesuaikan dengan rencana pembelajaran semester di tingkat perguruan tinggi masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Secara garis besar, buku ajar ini membahas mulai dari konsep dasar manajemen produksi, peran dan fungsi manajemen produksi dalam organisasi, hingga perancangan produk dan proses produksi. Selain itu, materi mengenai manajemen persediaan (inventory management) dan penjadwalan produksi (scheduling) juga disajikan secara sistematis dan aplikatif. Pembahasan mengenai manajemen rantai pasok (supply chain management) turut melengkapi isi buku ini untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang aliran produksi dari hulu ke hilir. Buku ajar ini ditulis dengan bahasa yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami sehingga dapat digunakan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><strong>About this edition</strong></span></p>
<table style="height: 134px;" width="579">
<tbody>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Publisher</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">PT Sonpedia Publishing Indonesia</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Author</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Rahmawati Riantisari, Sanusi Sanusi, Hery Sunarsono, Hadi Susanto, Annisa Kesy Garside, Juniwati Juniwati</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="123"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Page</span></td>
<td style="text-align: center;" width="38"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">:</span></td>
<td width="236"><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">129</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://books.google.co.id/books?id=XmbiEQAAQBAJ&amp;newbks=0&amp;dq=rantai+pasok&amp;source=gbs_navlinks_s">https://books.google.co.id/books?id=XmbiEQAAQBAJ&amp;newbks=0&amp;dq=rantai+pasok&amp;source=gbs_navlinks_s</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/buku-ajar-manajemen-produksi/">Buku Ajar Manajemen Produksi</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/buku-ajar-manajemen-produksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Mojokerto Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program Sertifikasi Halal</title>
		<link>https://supplychainindonesia.com/pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal/</link>
					<comments>https://supplychainindonesia.com/pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[indosci]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 02:22:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Konsultasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengembangan Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pengkajian Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistics]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Naik Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain]]></category>
		<category><![CDATA[Supply Chain Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://supplychainindonesia.com/?p=7165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program fasilitasi sertifikasi halal. Program tersebut kini menyasar pelaku UMKM di Kecamatan Prajuritkulon setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Magersari dan Kranggan. Kegiatan sosialisasi sekaligus pendampingan sertifikasi halal digelar di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, Kelurahan Gunung</p>
<p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal/">Pemkot Mojokerto Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program Sertifikasi Halal</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program fasilitasi sertifikasi halal.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Program tersebut kini menyasar pelaku UMKM di Kecamatan Prajuritkulon setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Magersari dan Kranggan.</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Kegiatan sosialisasi sekaligus pendampingan sertifikasi halal digelar di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, Kelurahan Gunung Gedangan, Senin (8/6/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Program ini ditujukan khusus bagi pelaku usaha makanan dan minuman agar produknya memiliki jaminan kehalalan yang diakui secara resmi.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan bahwa sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan UMKM. Menurutnya, selain memenuhi ketentuan regulasi, sertifikasi halal juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">&#8220;Kota Mojokerto tidak banyak ditopang industri besar. Karena itu, pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada keberlangsungan dan produktivitas UMKM yang jumlahnya mencapai puluhan ribu,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Sumber dan berita selengkapnya:</span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://www.jatimpos.co/jatim/gerbangkertosusila/20748-pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal">https://www.jatimpos.co/jatim/gerbangkertosusila/20748-pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal</a></span></p>
<p><span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Salam, </span><br />
<span style="font-family: Montserrat; color: #000000;">Divisi Informasi </span></p><p>The post <a href="https://supplychainindonesia.com/pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal/">Pemkot Mojokerto Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program Sertifikasi Halal</a> first appeared on <a href="https://supplychainindonesia.com">Supply Chain Indonesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://supplychainindonesia.com/pemkot-mojokerto-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-program-sertifikasi-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
