<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227</atom:id><lastBuildDate>Fri, 02 Aug 2013 10:26:05 +0000</lastBuildDate><category>Education</category><category>Trick And Tips</category><category>Blogger</category><category>News Life</category><category>Software</category><title>SYAMS SHARE</title><description>SYAMS SHARE |The Virtual World adalah pusat pencarian ilmu didunia maya yang mempunyai tujuan untuk mempermudah para pengunjung internet mencari ilmu yang diinginkan, download software, materi sekolah, trik dan tips, kehidupan. semuanya ada disini!</description><link>http://syam-share.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-6602231188927237151</guid><pubDate>Fri, 02 Aug 2013 10:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-02T17:26:05.809+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Sejarah Singkat Microsoft Excel 2007 </title><description>&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-JS_HvWhHRHk/UfuJColKHMI/AAAAAAAAAA0/Qrw2MaAzqbo/s1600/index.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sejarah Singkat Microsoft Excel 2007 syams share&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-JS_HvWhHRHk/UfuJColKHMI/AAAAAAAAAA0/Qrw2MaAzqbo/s1600/index.jpeg&quot; title=&quot;Sejarah Singkat Microsoft Excel 2007 &quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: black; float: left; font-family: century gothic; font-size: 50px; line-height: 30px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;&quot;&gt;S&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Yams Share| &lt;/b&gt;Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program lembar penjabaran yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem – sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS DOS karena disana sudah ada saingannya yakni Lotus 1-2-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows-nya menyusul pada November 1987. Microsoft dengan menggunakan keunggulannya, rata – rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Winows terakhir adalah Microsoft Excel 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Excel menawarkan banyak keunggulan jika dibandingkan dengan program lembar penjabaran yang mendahuluinya. Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau rumus dengan berisi referensi absolut atau referansi relatif terhadap sel lainnya. Excel juga menawarkan perhitungan kembali terhadap sel – sel secara cerdas, dimana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Ketajaman Dasar untuk Mengaplikasi, yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsu – fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; perangkat lunak aplikasi engolah angka adalah sofware (perangkat lunak) khusus untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan angka.dalam hal ini,angka yang sering muncul di bidang bisnis,ilmiah,perencanaan,pembuatan statistik,pembuatan lembar keja,pengolahan data base (basis data),data grafik.software pengolah angjka,antara lain lotus123,quattro pro,dan microsoft excel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada tahun 1985,microsoft corporation yang merupakan perusahaan multiraksasa komputer memperkenalkan sistem operasi (os) modus grafik atau grafikal user interface yg pertama yaitu microsoft excel versi 1.0. &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/08/sejarah-singkat-microsoft-excel-2007.html</link><author>noreply@blogger.com (Irma Novianti)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-JS_HvWhHRHk/UfuJColKHMI/AAAAAAAAAA0/Qrw2MaAzqbo/s72-c/index.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-2828387551036222714</guid><pubDate>Fri, 02 Aug 2013 00:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-02T07:39:27.939+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Alat Pencernaan Manusia Usus Besar Dan Anus</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-7xBQ75ZH4n4/Ufr_NA4EhZI/AAAAAAAAAAc/FHXjY9Zbx4k/s1600/letak-usus-besar-dan-saluran-anus.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Alat Pencernaan Manusia Usus Besar Dan Anus SYAMS SHARE&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-7xBQ75ZH4n4/Ufr_NA4EhZI/AAAAAAAAAAc/FHXjY9Zbx4k/s1600/letak-usus-besar-dan-saluran-anus.jpg&quot; height=&quot;312&quot; title=&quot;Alat Pencernaan Manusia Usus Besar Dan Anus&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: black; float: left; font-family: century gothic; font-size: 50px; line-height: 30px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;&quot;&gt;S&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Yams Share |&lt;/b&gt; Pada kesempatan ini kita akan belajar mengenai alat pencernaan makanan pada manusia yang terakhir, yaitu setelah pada kesempatan yang lalu kita telah belajar mengenai alat pencernaan mulai dari mulut, kerongkongan, lambung dan usus halus, kini kita akan belajar mengenai alat pencernaan yang terakhir yaitu usus besar dan anus. Setelah melalui beberapa tahap, makanan akan sampai pada usus besar dan dikeluarkan melalui anus, untuk lebih lengkapnya mari kita lihat pada uraian berikut ini.&lt;br /&gt;letak usus besar dan saluran anus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A. &amp;nbsp; &amp;nbsp;USUS BESAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sari-sari makanan dan zat yang berguna telah diserap oleh usus halus, sisanya akan diteruskan menuju usus besar. Usus besar (large intestine) atau kolon (colon) merupakan persambungan usus halus yang panjangnya sekitar 1 m dan berdiameter 6,5 cm. Fungsi utama usus ini ialah mengontrol kadar air sisa makanan. Air pada sisa makanan yang berlebihan akan diserap (reabsorpsi), sedangkan bila kurang akan ditambah. Selain itu, pada usus besar juga terjadi proses pembentukan feses yang selanjutnya dibuang melalui anus.&lt;br /&gt;Usus besar terbagi atas beberapa bagian. Ada bagian usus besar yang naik (askenden), ada yang mendatar (transversum), dan ada pula bagiannya yang menurun (deskenden). Pada bagian perbatasan antara usus halus dan usus besar terdapat bagian yang dinamakan sekum atau usus buntu. Supaya sisa makanan dari usus halus yang menuju usus besar tidak kembali lagi, sekum ini memiliki klep yang disebut klep ileosekum. Adanya klep ini dapat mencegah bakteri-bakteri kembali ke usus halus.&lt;br /&gt;Di bagian ujung sekum ada bagian yang dinamakan umbai cacing (apendiks). Ditaksir umbai cacing bisa mencegah infeksi. Namun, umbai cacing bisa pula mengalami peradangan, yang disebut apendisitis.&lt;br /&gt;Di dalam usus besar terdapat bakteri yang menguntungkan. Bakteri yang dimaksud yakni Escherecia coli (E. coli). Bakteri ini membusukkan sisa makanan menjadi feses. Feses yang terbentuk menjadi lunak sehingga mudah dikeluarkan. Bakteri ini juga dapat menghasilkan zat yang bermanfaat bagi tubuh, misalnya biotin, asam folat, vitamin K, dan beberapa vitamin B. Sebelum dikeluarkan, feses terkumpul dalam rektum. Rektum merupakan bagian akhir dari usus besar.&lt;br /&gt;Jika dalam dinding usus besar seseorang terinfeksi, akibatnya penyerapan air akan terganggu, sehingga wujud feses dalam keadaan cair yang disebut dengan gejala diare. Apabila seseorang menahan buang air besar, maka akan menyebabkan penyerapan air yang berlebihan sehingga feses menjadi keras yang disebut dengan konstipasi (sembelit) yang dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah vena sekitar anus yang gejalanya disebut dengan hemoroid (ambeien). Agar Anda lebih memahami struktur usus besar, perhatikan gambar berikut ini.&lt;br /&gt;usus besar dan saluran anus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-Vq2EX19f0s8/Ufr_oexOxSI/AAAAAAAAAAk/wAdPjMZR134/s1600/usus-besar-dan-saluran-anus.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Alat Pencernaan Manusia Usus Besar Dan Anus SYAMS SHARE&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-Vq2EX19f0s8/Ufr_oexOxSI/AAAAAAAAAAk/wAdPjMZR134/s1600/usus-besar-dan-saluran-anus.jpg&quot; title=&quot;Alat Pencernaan Manusia Usus Besar Dan Anus&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;B. &amp;nbsp; &amp;nbsp;ANUS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Feses yang terkumpul dalam rektum dikeluarkan melalui saluran pengeluaran yang dinamakan anus. Proses pengeluaran feses lewat anus ini disebut proses defekasi. Pada anus terdapat otot sfi ngter anus yang berupa otot polos dan otot lurik. Masing-masing otot ini berturut-turut berada di dalam dan bagian luar lubang anus. Saat feses menyentuh dinding rektum, otot lurik terangsang melakukan proses defekasi. Akibatnya, secara sadar kita akan melakukan mengejan (berkontraksi). Tindakan kita ini akan menjadikan otot polos mengendur, sehingga feses keluar dari tubuh.&lt;br /&gt;Feses yang dihasilkan dari organ pembuangan dipengaruhi oleh jenis makanan. Makanan yang banyak mengandung serat tumbuhan lebih banyak menghasilkan feses, karena sulit dicerna. Makanan yang lain umumnya 95% dapat diserap oleh usus halus dan 5% menjadi kotoran dalam bentuk feses. Sekitar 75% kandungan feses terdiri dari air. Sisanya adalah berupa zat.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/08/alat-pencernaan-manusia-usus-besar-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Irma Novianti)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-7xBQ75ZH4n4/Ufr_NA4EhZI/AAAAAAAAAAc/FHXjY9Zbx4k/s72-c/letak-usus-besar-dan-saluran-anus.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-5628024831087070325</guid><pubDate>Thu, 01 Aug 2013 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-01T23:27:36.622+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News Life</category><title>Hajar Aswad Adalah Super Konduktor</title><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;  &lt;o:AllowPNG/&gt; &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span class=&quot;usercontent&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin;&quot;&gt;&lt;b&gt;Encyclopedia Americana&lt;/b&gt; menulis: “Sekiranya orang-orang Islam berhenti melaksanakan thawaf ataupun sholat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yang berpusat di Hajar Aswad, tidak lagi memencarkan gelombang elektromagnetik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;usercontent&quot;&gt;Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas: Menunjukkan Hajar Aswad a&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;textexposedshow&quot;&gt;dalah batu meteor yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu &lt;b&gt;23.000 kali&lt;/b&gt; dari baja yang ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;textexposedshow&quot;&gt;Beberapa astronot yang mengangkasa melihat suatu sinar yang teramat terang mememancar dari bumi dan setetlah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah atau Ka’bah. &lt;b&gt;Super konduktor itu adalah Hajar Aswad&lt;/b&gt;, yang berfungsi bagai mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;textexposedshow&quot;&gt;&lt;b&gt;Prof Lawrence E Yoseph – Fl Whiple&lt;/b&gt; menulis: “Sungguh kita berhutang besar kpd orang Islam, sholat, tawaf dan tepat waktu menjaga super konduktor itu.” Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Illaha illallah, Allahu Akbar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;textexposedshow&quot;&gt;Betapa bergetar hati kita melihat dahsyatnya gerakan Thawaf Haji dan Umroh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;   &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;   &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;   &lt;m:dispDef/&gt;   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;   DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;   LatentStyleCount=&quot;267&quot;&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;    UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:&quot;&quot;;  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/08/hajar-aswad-adalah-super-konduktor.html</link><author>noreply@blogger.com (Irma Novianti)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-6235162813789089569</guid><pubDate>Thu, 01 Aug 2013 15:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-01T22:27:47.183+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trick And Tips</category><title>Cara Membuang Muatan Listrik &amp; Setrum di Elco Besar dan Flyback</title><description>&lt;span style=&quot;color: black; float: left; font-family: century gothic; font-size: 50px; line-height: 30px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;&quot;&gt;S&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Yams Share | &lt;/b&gt;Sering kali Kang Eko mendapat pertanyaan demikian : Bagaimana caranya agar pas pada waktu service monitor ataupun TV tidak kesetrum padahal listrik PLN sudah tercabut, tapi kenapa ya kok masih kesetrum juga ...? Kali ini Kang Eko akan jawab via posting blog langsung lewat posting yang berjudul Cara Membuang Muatan Listrik / Setrum di Elco Besar dan Flyback.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ada beberapa komponen elektronik yang bisa menyimpan setrum / listrik :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Elco : semua elco bisa menyimpan listrik, semakin besar kapasitas elco (Farad) dan tegangan elco semakin besar pula daya simpan listriknya. Misal elco 200uF/400v : bisa menyimpan listrik sebesar 200-300v (sama dengan PLN) dan bisa membuat kita sangat shock.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Flyback : Tidak semua flyback bisa menyimpan setrum. Hanya flyback pada TV yang menyimpan setrum sedangkan flyback pada monitor tidak menyimpan setrum pada kop ANODA nya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara Membuang Muatan Listrik / Setrum di Elco Besar :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Cara I :&amp;nbsp; Cara ini biasa dilakukan oleh banyak orang, yaitu dengan mengkonsletkan kedua kaki elco dengan obeng atau ujung solder. Cara ini sangat tidak di rekomendasikan, karena selain dapat membuat kita terkejut karena bunyinya juga dapat membuat solder rusak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara II : dengan menggunakan lampu bolam 100W. Jangan lupa bolam di pasang dalam Fitingnya dan kasih kabel secukupnya. Cara membuang muatan&amp;nbsp; setrum elconya dengan menghubungkannya ke kedua kaki elco, bolak balik tidak masalah. Cara ini sangat aman. Lampu bolam akan nyala sebentar dan kemudian mati karena setrum di elco sudah habis. Cara ini biasa Kang Eko lakukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara III : dengan menghubungkan kedua kaki elco dengan sebuah resistor 30 - 50 Kohm / 2 Watt. Jika memperbaiki power suply dengan problem gagal bekerja, maka biasanya resistor ini untuk sementara disolder langsung pada kaki-kaki&amp;nbsp; elco besar. Dan jika problem sudah OK, resistor baru dilepas. Cara ini Kang Eko dapatkan dari Pak Guru Marsono (marsonotv.blogspot.com). Dengan menyolder resistor langsung di kedua kaki elconya,&amp;nbsp; pada waktu listrik PLN tercabut, maka secara otomatis setrum listrik di elco akan terbuang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-eVTu2nPJkPY/Ufp9gXzd4YI/AAAAAAAACX4/A_Rjc6mpxPI/s1600/1162531_panasonic_electrolytic_capacitor.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Membuang Muatan Listrik &amp;amp; Setrum di Elco Besar dan Flyback SYAMS SHARE&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-eVTu2nPJkPY/Ufp9gXzd4YI/AAAAAAAACX4/A_Rjc6mpxPI/s1600/1162531_panasonic_electrolytic_capacitor.jpg&quot; title=&quot;Cara Membuang Muatan Listrik &amp;amp; Setrum di Elco Besar dan Flyback&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara Membuang Muatan Listrik / Setrum di Flyback TV :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ambil satu kabel dari multitester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hubungkan ujung kabel satunya dengan ground TV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemudian ujung satunya dimasukkan ke kop karet Anoda Flyback di bagian atas tabung. Hati-hati jangan sampai tangan anda menempel ke kop anoda flyback karena tegangannya sangat tinggi, sekitar 26 ribu volt. Akan terdengar loncatan bunga api listrik di dalam kop karet anoda flyback.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ulangi beberapa kali sampai tidak terdengar loncatan bunga api listrik pertanda setrumnya sudah habis.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-VKskSTva5ms/Ufp-K_brGCI/AAAAAAAACYA/pr68wudj6gk/s1600/monitor3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Membuang Muatan Listrik &amp;amp; Setrum di Elco Besar dan Flyback SYAMS SHARE&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-VKskSTva5ms/Ufp-K_brGCI/AAAAAAAACYA/pr68wudj6gk/s1600/monitor3.jpg&quot; height=&quot;380&quot; title=&quot;Cara Membuang Muatan Listrik &amp;amp; Setrum di Elco Besar dan Flyback&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Cara Membuang Muatan Listrik / Setrum di Elco Besar dan Flyback.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/08/cara-membuang-muatan-listrik-setrum-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-eVTu2nPJkPY/Ufp9gXzd4YI/AAAAAAAACX4/A_Rjc6mpxPI/s72-c/1162531_panasonic_electrolytic_capacitor.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4432717398172482987</guid><pubDate>Thu, 01 Aug 2013 00:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-01T07:34:29.708+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Blogger</category><title>Cara Mudah Membuat Widget Hanya Tampil Di Home Page</title><description>&lt;span style=&quot;color: black; float: left; font-family: century gothic; font-size: 50px; line-height: 30px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;&quot;&gt;S&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Yams Share| &lt;/b&gt;Homepage merupakan halaman utama dari web/blog, pada kesempatan ini kita akan membahas cara membuat widget hanya tampil pada homepage. Agar blog terkesan dinamis dan rapi, sebaiknya beberapa widget yang dianggap penting dan utama hanya ditampilkan di halaman utama atau homepage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-qFuFiHZL8Hw/Ufms2vdsW1I/AAAAAAAACXo/02Y1kx4zKfY/s1600/Capture.PNG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Mudah Membuat Widget Hanya Tampil Di Home Page SYAMS SHARE&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-qFuFiHZL8Hw/Ufms2vdsW1I/AAAAAAAACXo/02Y1kx4zKfY/s320/Capture.PNG&quot; title=&quot;Cara Mudah Membuat Widget Hanya Tampil Di Home Page &quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Anda ingin membuat widget hanya tampil di halaman utama/homepage, berikut ikuti langkah-langkahnya :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Login akun &lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;blogger&lt;/a&gt; &lt;span id=&quot;goog_1585334799&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1585334800&quot;&gt;&lt;/span&gt;Anda.&lt;br /&gt;2. Pilih Template &amp;gt; &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;Edit HTML&lt;/span&gt; &amp;gt; centang &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;Expand Template Widget.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan lupa backup template agar mudah mengembalikan jika terjadi kesalahan.&lt;br /&gt;4. Cari widgetnya gunakan &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;F3&lt;/span&gt; atau &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;Ctrl + F&lt;/span&gt;. Contoh widget: Artikel Terbaru.&lt;br /&gt;5. Letakkan kode &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:blog.url == data:blog.homepageUrl&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt; dibawah &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&amp;lt;b:includable id=&#39;main&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt; &lt;/span&gt;diatas kode &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&amp;lt;/b:includable&amp;gt;&lt;/span&gt; seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&amp;lt;b:widget id=&#39;HTML5&#39; locked=&#39;false&#39; title=&#39;Artikel Terbaru&#39; type=&#39;HTML&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:includable id=&#39;main&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:blog.url == data:blog.homepageUrl&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;!-- only display title if it&#39;s non-empty --&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:if cond=&#39;data:title != &amp;amp;quot;&amp;amp;quot;&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;h2 class=&#39;title&#39;&amp;gt;&amp;lt;data:title/&amp;gt;&amp;lt;/h2&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div class=&#39;widget-content&#39;&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;data:content/&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:include name=&#39;quickedit&#39;/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:includable&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:widget&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;6. Kemudian&lt;b&gt; Simpan template.&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Selamat Mencoba dan semoga membantu !&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/08/cara-mudah-membuat-widget-hanya-tampil.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-qFuFiHZL8Hw/Ufms2vdsW1I/AAAAAAAACXo/02Y1kx4zKfY/s72-c/Capture.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-1606585932620740237</guid><pubDate>Mon, 15 Jul 2013 21:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-16T04:28:13.825+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Blogger</category><title>Cara Membuat TabMenu Selalu Diatas Seperti Navbar</title><description>Ketika membuat blog dengan menggunakan platform Blogger atau Blogspot, maka secara default di atas header akan ditampilkan bilah mendatar berisikan beberapa menu yang biasa disebut dengan istilah ‘Navbar’ atau dapat pula disebut sebagai baris navigasi. Namun karena beberapa alasan (misalnya adalah untuk mempercantik tampilan halaman), maka tidak sedikit pengelola blog yang menyembunyikan bagian tersebut dengan cara menambahkan kode tertentu ke dalam template.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-zXLsJzqWtsA/UeRolSFtPmI/AAAAAAAACXY/0HIbu_x24Sw/s1600/Capture.PNG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Membuat TabMenu Selalu Diatas Seperti Navbar&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;51&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-zXLsJzqWtsA/UeRolSFtPmI/AAAAAAAACXY/0HIbu_x24Sw/s400/Capture.PNG&quot; title=&quot;Cara Membuat TabMenu Selalu Diatas Seperti Navbar&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Apabila sekarang kita berbicara dan membahas mengenai navbar, maka perlu diketahui bahwasanya navbar tidak hanya dapat disembunyikan, namun dapat pula dilakukan kustomisasi untuk bagian tersebut yaitu dengan cara menambahkan navbar baru yang lebih ‘cantik’ bila dibandingkan dengan navbar standar Blogger. Dan untuk mempermudah pemahaman mengenai navbar baru yang dimaksud di sini, maka Anda dapat melihatnya pada gambar di tas, dalam hal ini adalah bagian yang ditunjukkan dengan tanda anak panah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, sekaligus menanggapi pertanyaan Sobat Blogger dalam artikel tanya jawab tentang bagaimana cara membuat menu navbar seperti yang tampak pada gambar di atas, maka sekarang kita langsung pada pokok pembahasan yaitu mengenai cara membuat bilah navigasi di atas header sebagai pengganti navbar. Dimana teknik yang perlu dilakukan untuk keperluan tersebut adalah dengan cara mengerjakan langkah-langkah berikut ini secara berurutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama,&lt;/b&gt; buka editor template dengan cara mengeklik menu ‘Template’ &amp;gt; ‘Edit HTML’ &amp;gt; ‘Lanjutkan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua, cari&lt;/b&gt; &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;]]&amp;gt;&amp;lt;/b:skin&amp;gt; &lt;/span&gt;dan kemudian sisipkan kode di bawah ini tepat di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;#navbar-iframe {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; height:0px; visibility: hidden; display: none;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Keterangan:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode tersebut berfungsi untuk menyembunyikan navbar standar Blogger, sehingga apabila sebelumnya Anda telah menyembunyikan navbar standar maka lewati langkah ini dan lanjutkan pada langkah yang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga,&lt;/b&gt; sisipkan rangkaian kode CSS berikut ini tepat di atas &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;]]&amp;gt;&amp;lt;/b:skin&amp;gt; .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.bilah-menu-atas {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; width: 100%;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; min-width: 960px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; position: fixed;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; top: 0px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; left: 0px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; right: 0px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; height: 27px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; font-size: 13px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; z-index: 99;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; white-space: nowrap;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; background-color: #336699;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; background-image: -moz-linear-gradient(center top , rgb(20, 132, 206) 0%, #336699 100%);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; box-shadow: 0px 2px 0px rgb(14, 90, 140);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; border-bottom: 1px solid rgba(255, 255, 255, 0.1);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-utama {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; -moz-transition: all 0.2s linear 0s;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; width: 960px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; height: auto;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; margin: 0px auto;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; width: 521px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; height: auto;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; margin: 0px 0px 0px -41px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; float: left;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; display: inline;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu ul {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; height: auto;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; margin-top: 0px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu ul li {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; float: left;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; position: relative;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; list-style: none outside none;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu ul li:first-child {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; border-left: 1px solid rgba(30, 30, 30, 0.125);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu ul li a {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; color: #ffffff;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; font-weight: bold;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; text-shadow: -1px -1px rgba(0, 0, 0, 0.2);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; text-decoration: none;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; display: inline-block;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; padding-top: 5px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; padding-right: 10px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; padding-bottom: 5px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; padding-left: 10px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; position: relative;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; border-right: 1px solid rgba(30, 30, 30, 0.125);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; box-shadow: 1px 0px 0px rgba(255, 255, 255, 0.1);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;.kolom-menu ul li a:hover, .kolom-menu ul li a:focus {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; background-color: rgba(255, 255, 255, 0.125);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Keterangan:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Warna yang dihasilkan oleh rangkaian kode CSS di atas adalah warna biru untuk background dan putih pada teks. Sehingga apabila belum sesuai dengan desain tampilan halaman blog Anda, maka sesuaikan warna yang digunakan dengan mengganti kode warna yang dipakai pada bagian color:, background-color:, dan background-image:.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keempat, cari kode &lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;body&amp;gt;&lt;/span&gt; dan kemudian sisipkan rangkaian kode dengan format seperti contoh berikut ini tepat di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;div class=&#39;bilah-menu-atas&#39; id=&#39;bilahmenuatas&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-utama&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-menu&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;ul&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;http://syam-share.blogspot.com/&#39;&amp;gt;&amp;lt;img alt=&#39;L3&#39; height=&#39;15px&#39; src=&#39;https://lh6.googleusercontent.com/-GrWWmwsRww4/UFjcGGzlSYI/AAAAAAAAAn0/rP9UFz050sk/s800/Beranda.png&#39; width=&#39;20px&#39;/&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;URL&#39;&amp;gt;Menu Kiri 1&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;URL&#39;&amp;gt;Menu Kiri 2&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/ul&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;div class=&#39;kolom-menu&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;ul style=&#39;float: right&#39;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;URL&#39;&amp;gt;Menu Kanan 1&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;URL&#39;&amp;gt;Menu Kanan 2&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/ul&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Keterangan:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ganti http://syam-share.blogspot.com/ dengan URL blog Anda dan ganti pula kata URL dengan link artikel yang akan ditautkan. Dan kemudian ubah kata Menu Kiri 1, Menu Kiri 2, Menu Kanan 1 dan Menu Kanan 2 sesuai dengan menu tampilan yang dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelima, simpan template.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah template disimpan maka navbar standar Blogger tidak lagi ditampilkan di halaman blog dan akan tergantikan dengan navbar baru seperti yang tampak pada gambar di atas. Kemudian perlu diketahui bahwa rangkaian contoh kode pada langkah yang keempat akan menghasilkan 2 (dua) buah kolom menu. Kolom sebelah kiri berisikan 3 (tiga) buah menu yaitu Beranda (Home), Menu Kiri 1, dan Menu Kiri 2, sedangkan kolom sebelah kanan berisikan 2 (dua) buah menu yaitu Menu Kanan 1 dan Menu Kanan 2. Sehingga apabila belum sesuai dengan keinginan, maka silakan dilakukan kustomisasi seperlunya dengan menambahkan atau mengurangi kode &amp;lt;li&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;URL&#39;&amp;gt;Menu&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/li&amp;gt;.</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/cara-membuat-tabmenu-selalu-diatas.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-zXLsJzqWtsA/UeRolSFtPmI/AAAAAAAACXY/0HIbu_x24Sw/s72-c/Capture.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-1499428523841152113</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:40:17.323+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trick And Tips</category><title>Cara percepat Mozilla Firefox Hingga 100% Ampuh !</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-0VKRYmnawHM/T9ywnGctYyI/AAAAAAAAALA/vW4AeZzqEL8/s1600/firefox_4-speed-tips_%E5%89%AF%E6%9C%AC.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara percepat Mozilla Firefox Hingga 500%&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-0VKRYmnawHM/T9ywnGctYyI/AAAAAAAAALA/vW4AeZzqEL8/s1600/firefox_4-speed-tips_%E5%89%AF%E6%9C%AC.jpg&quot; title=&quot;Cara percepat Mozilla Firefox Hingga 500%&quot; width=&quot;169&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Percepat Firefox&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Cara percepat Mozilla Firefox&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Setelah kemarin sempat download mozilla  firefox terbaru dan sedikit mengulas tentang Internet Explorer 9, kini  saatnya saya mencoba mengoprek Mozilla Firefox agar lebih cepat dalam  proses penjelajahan internet.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi Anda pengguna internet browser ini  akan segera bisa merasakan perbedaan yang signifikan, namun hati-hati  dalam mengikuti langkah mempercepat mozilla firefox ini karena jika  salah, bisa-bisa firefox ada jadi tidak normal.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Untuk kali ini kita akan mencoba mempercepat firfox tanpa bantuan  software. Oke langsung saja, buka browser Firefox Anda dan ikuti  langkah-langkah dibawah ini:&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ketikkan about:config&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Network.http.pipelining.maxrequests. Double-click &amp;gt; Ganti 8.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Network.http.proxy.pipelining. doubleclick &amp;gt; ganti &amp;nbsp;true.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Network.dns.disableIPv6 &amp;gt; ganti true&lt;/li&gt;&lt;li&gt;klik kanan &amp;gt;New &amp;gt; Boolean &amp;gt; content.interrupt.parsing &amp;gt; ganti &amp;nbsp;true&lt;/li&gt;&lt;li&gt;klik kanan &amp;gt;&amp;nbsp;New &amp;gt; Integer &amp;gt; content.max.tokenizing.time &amp;gt; ganti 2250000&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt; New &amp;gt; Integer &amp;gt; content.notify.interval &amp;gt; ganti 750000&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt;&amp;nbsp;New &amp;gt; Boolean &amp;gt; content.notify.ontimer &amp;gt; true&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt;&amp;nbsp;New &amp;gt; Integer &amp;gt; content.notify.backoffcount &amp;gt; 5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt;&amp;nbsp;New &amp;gt; Integer &amp;gt; content.switch.threshold &amp;gt; 750000&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt;&amp;nbsp;New &amp;gt; Integer &amp;gt; nglayout.initialpaint.delay &amp;gt; 0&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/cara-percepat-mozilla-firefox-hingga.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-0VKRYmnawHM/T9ywnGctYyI/AAAAAAAAALA/vW4AeZzqEL8/s72-c/firefox_4-speed-tips_%E5%89%AF%E6%9C%AC.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-9214760301394489435</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:39:56.312+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trick And Tips</category><title>Cara Mempercepat Kinerja Komputer Anda BUKTIKAN !!</title><description>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Berikut ada trik-trik sederha untuk mengatasi problem seperti itu, untuk sedikit menyiasati keadaan komputer yang kurang up to date.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/9lwLi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Anda Juga Bisa Memasang Software Utilities&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Agar Membantu Kinerja Komputer Anda!!&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Meminimalisasi waktu booting&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-B3W1KbAEKZg/Tx2ReSlzF4I/AAAAAAAAACU/swadoKTzUs4/s1600/mempercepat+kinerja+komputer.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Mempercepat Kinerja Komputer Anda BUKTIKAN !!&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-B3W1KbAEKZg/Tx2ReSlzF4I/AAAAAAAAACU/swadoKTzUs4/s320/mempercepat+kinerja+komputer.gif&quot; title=&quot;Cara Mempercepat Kinerja Komputer Anda BUKTIKAN !!&quot; width=&quot;315&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;A. Lokasi Booting&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Secara default, biasanya komputer akan memeriksa floopy terlebih dahulu. Rubahlah dengan masuk ke BIOS dengan menekan Del setelah perhitungan memory dilakukan. Lalu pada opsi FirtsBoot Device pilihlah harddisk di mana Anda meletakkan operating system. Misalnya “hard disk” Dengan cara ini, komputer tidak akan memakan waktu lagi mencari lokasi booting, tapi langsung ke harddisk tempat operating system disimpan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;B. Disable Komponen yang tidak dipakai&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Semua perangkat yang terpasang pada komputer akan memakan waktu booting. Oleh sebab itu kurangi dengan klik kanan padaMy computer/properties/ hardware lalu klik Device Manager, kemudian pilih komponen yang tidak lagi terpakai dengan Klik kanan lalu pililih disable.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;C. Kurangi Font&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Jumlah font juga mempengaruhi proses booting. Pakai font yang diperlukan aja. Biar tidak hilang sebelum menghapus font anda bisa simpan dengan membuatkan folder tersendiri, bila suatu saat dibutuhkan anda bisa kembalikan lagi. Untuk menghapus font Caranya, masuk control panel, pilih font dan buang yang tidak dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;D. Hilangkan Layar Loading&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Dengan menghilangkan layar loading, Anda juga dapat menghemat sedikit waktu booting. Caranya pilih menu Run pada Start menu, lalu ketikkan msconfig, tekan Ok. Setelah itu pada opsi /NOGUIBOOT berikan tanda centang. Perubahannya layar tidak menampilkan logo windows pada proses booting, hanya layar hitam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;E. Kurangi Waktu Setelah Booting&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Selesai booting, komputer ada proses pengenalan jaringan. Hal ini memakan waktu, bila Anda ingin segera menggunakan komputer dan komputer tidak terhubung dengan jaringan, maka caranya adalah mematikan fitur ini dengan cara masuk My Computer, pilih manage. Lalu expan Service and Application. Pada daftar service, klik dua kali Workstation. Kemudian pada dropdown box Star Up type pilih Disable.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Matikan/disable indeks services&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Indexing Services adalah sebuah program kecil tetapi mengunakan memory computer lumayan besar. Terkadang dapat menganggu computer menjadi lebih berisik atau berbunyi dalam access harddisk. Fungsi Indexing Services adalah melakukan update daftar file computer, tujuannya untuk mempercepat kinerja PC dengan sistem dari pendaftaran index file. Jika anda tidak memerlukan pencarian file terlalu sering, Indexing Services dapat dimatikan dengan :Go to Start, Click Settings, Click Control Panel, Double-click Add/Remove Programs, Click the Add/Remove Window, Components, Uncheck the Indexing services, Click Next&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;3 Optimisme display setting dengan menurunkan tingkat gambar.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Windows dengan tampilan desktop keren memang menarik. Tetapi terlalu banyak gambar akan memaka sumber resource system. Untuk mematikannya: masuk, Go to Start, Click Settings, Click Control Panel, Click System, Click Advanced, costume hapus centang pada pilihan berikut (Show shadows under menus,Show shadows under mouse pointer,Show translucent selection rectangle,Use drop shadows for icons labels on the desktop,Use visual styles on windows and buttons, atau terserah pada anda)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Mempercepat browser folder.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Setiap kali membuka browser folder, maka tampak kelambatan atau sedikit delay. Karen Windows XP sesaat akan mencari network file dan printer sementara membuka Windows Explorer. Untuk memperbaiki anda dapat mematikan fasilitas tersebut dengan : Open My Computer, Click on Tools menu, Click on Folder Options, Click on the View tab, Uncheck the Automatically search for network folders and printers check box, Click Apply, Click Ok,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Matikan Service yang Tidak Perlu.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Sebaiknya service-service tersebut dimatikan caranya masuk My Computer, pilih manage. Lalu expan Service and Application. Pilih yang tidak diperlukan, kemudian pada dropdown box Star Up type pilih Disable.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Matikan start up&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;A. Masuk start menu : Start/All Programs/Startup hapus semua item yang tidak diperlukan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;B. Masuk msconfig, caranya : Start/Run ketik msconfig, pilih tab Startup, hapus semua centang yang tidak diperlukan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;C. Bersihkan regedit, caranya : Start/Run ketik regedit, masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion \Run hapus entry-entry yang tidak diperlukan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;D. Bersihkan juga HKEY_CURRENT_USER\Software \Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;7. Mempercepat tampilan menu.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Klik start menu, pilih run, ketikkan regedit, windows registry editor akan muncul, kemudian cari HKEY_CURRENT_USER. klik tanda [+] untuk melihat submenunya. kemudian pilih control panel, lalu pilih desktop. (HKEY_CURRENT_USER [-]/= control panel [-]/desktop, Klik menushowdelay, lalu rubah valuenya dengan yang anda suka (semakin kecil angkanya semakin cepat). restart komputer.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;8. Matikan System restore&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain. Caranya Control Panel, Klik System, klik System Restore tab, kasih tanda centang pada &#39;Turn off System Restore on All Drives&#39;, kemudiam klik &#39;Ok&#39;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;9. Mempercepat Shutdown.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown. Caranya :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;a. Start&amp;gt;Run, &#39;Regedit&#39;, &#39;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\&#39;&#39;WaitToKillAppTimeout&#39;, kemudian ubah Value menjadi &#39;1000&#39; dan Klik &#39;OK&#39;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;b. Sama dengan yang pertama, Sorot di &#39;HungAppTimeout&#39;, Ubah value menjadi &#39;1000&#39; dan klik &#39;OK&#39;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;c. &#39;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop&#39; sorot WaitToKillAppTimeout&#39;, kemudian ubah value ke &#39;1000&#39;, dan klik &#39;OK&#39;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;d. &#39;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\&#39; sorot &#39;WaitToKillServiceTimeout&#39; , kemudian ubah value menjadi &#39;1000&#39; dan Klik &#39;OK&#39;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;10. Membersihkan Prefetch File&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;untuk meningkatkan Performa Windows.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Link2 yg semakin menumpuk bisa memperlambat komputer anda secara signifikan. Delet isi directory/folder prefetch. Dengan cara masuk di c:windows/prefetch, dan bersihkan semuanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;11. Delet Iconchace.db&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Icon di desktop mengunakan cache, dan ketika cache sudah menumpuk maka access dari desktop ke icon terasa sangat lambat. Yang perlu dilakukan adalah dengan mendelet Iconchace.db yg ada di directory (/Documents) dan di (Settings/Username/Local Settings/Application Data). Sebelumnya rubahlah tampilan dengan “ show hidden files” . Ketika anda mendelet, secara otomatis windows akan mengganti dengan yang baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;12. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut: Buka Control Panel, Klik Sounds and Audio Devices, Klik tab Sounds, Pilih &quot;No Sounds&quot; dari Sound Scheme, Klik &quot;No&quot;, Klik &quot;Apply&quot;, Klik &quot;OK&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/cara-mempercepat-kinerja-komputer-anda.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-B3W1KbAEKZg/Tx2ReSlzF4I/AAAAAAAAACU/swadoKTzUs4/s72-c/mempercepat+kinerja+komputer.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-5840856679220275674</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:38:23.302+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Interaksi Dalam Ekosistem </title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Interaksi                  antarkomponen ekologi dapatmerupakan interaksi antarorganisme,antarpopulasi,                  dan antarkomunitas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;A. Interaksi antar organisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                Semua                  makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain.                  Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang                  sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya                  atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian                  banyak kita lihat di sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Interaksi                  antar organisme dalam komunitas ada yang sangat erat dan ada yang                  kurang erat. Interaksi antarorganisme dapat dikategorikan sebagai                  berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;a. Netral&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                Hubungan                  tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama                  yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah                  pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;b.                  Predasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                Predasi                  adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan                  ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup.                  Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi                  mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan                  burung hantu dengan tikus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;                  c. Parasitisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                Parasitisme                  adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah                  satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan                  dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;contoh                  : &lt;i&gt;Plasmodium &lt;/i&gt;dengan manusia, &lt;i&gt;Taeniasaginata &lt;/i&gt;dengan                  sapi, dan benalu dengan pohon inang. Perhatikan Gambar 6.15 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;d. Komensalisme&lt;br /&gt;                &lt;/b&gt;Komensalisme                  merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam                  bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu                  spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya                  anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;e. Mutualisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                Mutualisme                  adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang                  saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh, bakteri &lt;i&gt;Rhizobium                  &lt;/i&gt;yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/komponen-komponen-penyusun-ekosistem.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/komponen-komponen-penyusun-ekosistem.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;B.                  Interaksi Antarpopulasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Antara                  populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi                  secara langsung atau tidak langsung dalam komunitasnya.Contoh                  interaksi antarpopulasi adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Alelopati&lt;/b&gt;                  &lt;/i&gt;merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu                  menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain.                  Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi                  tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat                  toksik. Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai                  &lt;i&gt;anabiosa.&lt;/i&gt;Contoh, jamur &lt;i&gt;Penicillium sp. &lt;/i&gt;dapat menghasilkan                  antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kompetisi                  &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi                  terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk                  mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh, persaingan antara populasi                  kambing dengan populasi sapi di padang rumput.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;C. Interaksi Antar Komunitas&lt;br /&gt;                &lt;/b&gt;Komunitas                  adalah kumpulan populasi yang berbeda di suatu daerah yang sama                  dan saling berinteraksi. Contoh komunitas, misalnya komunitas                  sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh bermacam-macam                  organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma. Komunitas                  sungai                  terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer.                  Antara komunitas sungai dan sawah terjadi interaksi dalam bentuk                  peredaran nutrien dari air sungai ke sawah dan peredaran organisme                  hidup dari kedua komunitas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;                  Interaksi antarkomunitas cukup komplek karena tidak hanya melibatkan                  organisme, tapi juga aliran energi dan makanan. Interaksi antarkomunitas                  dapat kita amati, misalnya pada daur karbon. Daur karbon melibatkan                  ekosistem yang berbeda misalnya laut dan darat. Lihat Gambar 6.16.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;               &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt; &lt;b&gt;D.                &lt;/b&gt; &lt;b&gt;Interaksi Antarkomponen Biotik dengan Abiotik&lt;br /&gt;              &lt;/b&gt;Interaksi                antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem. Hubunganantara                organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran energi                dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat                juga struktur atau tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta                siklus materi.                &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dengan                  adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan                  keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan                  ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan                  ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan                  ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/interaksi-dalam-ekosistem.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-2057492510962886571</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:37:37.594+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://118.98.221.33/file_storage/materi_pokok/MP_92/Image/pr1%20jaringan/hal%2013.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://118.98.221.33/file_storage/materi_pokok/MP_92/Image/pr1%20jaringan/hal%2013.jpg&quot; title=&quot;Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim&quot; width=&quot;204&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Syams Share, &lt;/b&gt;kali ini syams akan sedikit menjelaskan tentang apakah itu Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim? nah saya juga masih belajar tentang ini sebenarnya, karena saya bersekolah SMK, kebetulan temen saya minta bantuan, nah Pelajaran ini hanya ada diSMA saja, Ok langsung saja yukk kita pelajari bareng - bareng semoga bermanfaat bagi kita, jika ada yang keliru mengenai penjalasan ini, mohon dimaklumi y?? maklumlah saya kan bukan anak SMA, hehehehehe!!!!&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;text_isi&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jaringan penyokong &lt;/b&gt;&amp;nbsp;merupakan  jaringan yang berperan untuk menunjang bentuk tumbuhan agar dapat  berdiri dengan kokoh. Disebut juga jaringan penguat karena memiliki  dinding sel yang tebal dan kuat serta sel-selnya yang telah mengalami  spesialisasi. Jaringan penyokong terdiri dari jaringan kolenkim dan  jaringan sklerenkim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;text_isi&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jaringan kolenkim&lt;/b&gt; yaitu jaringan penyokong&amp;nbsp; atau penguat pada organ tubuh muda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;text_isi&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kolenkim tersusun&lt;/b&gt; atas sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif. Sel kolenkim dapat  mengandung kloroplas, makin sederhana deferensiasinya makin banyak  kloroplasnya, sehingga menyerupai parenkim. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;style14&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;style14&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;text_isi&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://118.98.221.33/file_storage/materi_pokok/MP_92/Image/pr1%20jaringan/hal%2014.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://118.98.221.33/file_storage/materi_pokok/MP_92/Image/pr1%20jaringan/hal%2014.jpg&quot; title=&quot;Jaringan Penyokong, Kolenkim, Sklerenkim&quot; width=&quot;337&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jaringan Sklerenkim &lt;/b&gt;merupakan  jaringan penyokong yang terdapat pada organ tubuh tumbuhan yang telah  dewasa. Jaringan sklerenkim tersusun oleh eel-sel mati yang seluruh  bagian &amp;nbsp;dindingnya mengalami penebalan sehingga kuat, sel-selnya lebih  kaku daripada sel kolenkim, sel sklerenkim tidak dapat&amp;nbsp; memanjang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;text_isi&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sel sklerenkim&lt;/b&gt; dibedakan menjadi&amp;nbsp; dua bentuk yaitu serat (fiber) dan sklereid. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/jaringan-penyokong-kolenkim-sklerenkim.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-2535803801109974427</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:36:12.502+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Perpindahan Energi Dalam Ekosistem</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: left;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-WwAGk6aZAQs/Tp00XUaO3yI/AAAAAAAAA-0/GL92ke_lhZA/s1600/logo_green_jpg-thumb-large2.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Perpindahan Energi Dalam Ekosistem&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-WwAGk6aZAQs/Tp00XUaO3yI/AAAAAAAAA-0/GL92ke_lhZA/s200/logo_green_jpg-thumb-large2.jpg&quot; title=&quot;Perpindahan Energi Dalam Ekosistem&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Tujuan Pembelajaran :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Memahami bentuk aliran energy yang terjadi dalam rantai makanan dan jarring-jaring makanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Memahami bentuk – bentuk piramida ekologi dalam ekosistem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Memahami prinsip produktivitas ekosistem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Memahami daur biogeokimia dan macam-macamnya di dalam ekosistem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;    &lt;i&gt;&lt;b&gt;ENERGI&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pernahkah kamu merasa kurang bertenaga atau kurang berenergi ketika terlambat makan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Tahukah kamu apa itu tenaga atau energy?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tenaga atau energy adalah kemamuan untuk melakukan suatu usaha/kegiatan/aktivitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Energi yang terdapat di alam bermacam-macam bentuknya, contoh bentuk energy : energy cahaya, energy listrik, energy kimia, energy panas, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Energi tersebut tidak dapat diciptakan dan juga tidak dapat dimusnahkan, energy tersebut hanya dapat berubah bentuk dari energy yang satu menjadi bentuk energy &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;Sesuai dengan hukum &lt;b&gt;&lt;i&gt;Lavoisier&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; tentang &lt;b&gt;“&lt;i&gt;Hukum kekekalan energi&lt;/i&gt;” menyatakan bahwa &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubahdari bentuk satu&amp;nbsp; ke bentuk lain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;Energi yang dimanfaatkan organisme berasal dari sumber energi utama, yaitu cahaya matahari. Sebagian besar energi cahaya matahari ditangkap oleh tumbuhan, melalui proses foto sintesis diubah menjadi energi tersimpan (energi potensial) dalam &amp;nbsp;makanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;&amp;nbsp;Dari makanan tersebut nantinya diubah menjadi senyawa lain / bentuk lain yang digunakan untuk aktifitas organisme sehari-hari. Sisa yang tidak terpakai dan dibuang ke lingkungan ternyata masih mengandung energi, hanya kadarnya yang berubah. &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Di lingkungan energi tersebut diserap tumbuhan untuk keperluan sintesis makanan kembali. Tumbuhan yang mengandung energi tersebut nantinya dimakan oleh organisme lain. Dengan demikian energi itu akan terus berputar dengan kadar atau jumlah yang tidak selalu sama. Itulah yang disebut sebagai &lt;i&gt;siklus energi&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Berikut ini bagan siklus/daur materi dan energi :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Ve-GH5PaK1w/Tp0wjvAqZPI/AAAAAAAAA-k/pIov1Cp7phs/s1600/untitled.bmp&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Perpindahan Energi Dalam Ekosistem&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Ve-GH5PaK1w/Tp0wjvAqZPI/AAAAAAAAA-k/pIov1Cp7phs/s320/untitled.bmp&quot; title=&quot;Perpindahan Energi Dalam Ekosistem&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Produktifitas dalam Ekosistem&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Merupakan kemampuan organisme dalam menangkap energi dan menyimpan energi dalam suatu ekosistem. Energi pertama kali masuk ke dalam komponen biotik melalui produsen. Produsen menangkap energi cahaya matahari dan menyimpannya ke dalam energi kimia berupa bahan organic. Energi kimia yang disimpan oleh produsen disebut produktifitas primer.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ada 3 konsep dalam produktifitas ;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Hasil bawaan, merupakan jumlah bahan organic pada      waktu tertentu tiap satuan waktu, tipa satuan luas. Bila suatu populasi      memiliki hasil bawaan besar menunjukkan hasil natalitas dan mortalitasnya      rendah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Perpindahan materi, adalah perpindahan dari satu      daerah melalui emigrasi dengan pengambilan kembali bahan organic dai      peredarannya melalui pembentukan deposit. Hasil potensial maksimum adalah      hasil panen terbesaryang dapat dipindahkan dari suatu area dengan kondisi      lingkungan dari populai yang paling menguntungkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kecepatan produktifitas, merupakan jumlah materi      yang dibentuk oleh setiap taraf trofi dari rantai makanan tiap satuan      luas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;RANTAI MAKANAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Apakah setiap makhluk hidup/organisme bisa menghasilkan makanan sendiri ? jika hal itu terjadi barangkali tidak perlu ada interaksi dengan organisme lain atau dengan lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Rantai makanan&lt;/b&gt; adalah perpindahan energi &lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;makanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan – herbivore – karnivora - omnivora). Pada setiap tahap pemindahan energi, 80% sampai 90% energi potensial hilang sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas 4 - 5 langkah saja. &lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;Dengan perkataan &amp;nbsp;lain, semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;Rantai makanan juga dikatakan sebagai proses memakan dan dimakan antar organisme yang berlangsung secara teratur dan membentuk suatu garis tertentu. &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Misal&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;: rumput – &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;dimakan &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;-- belalang – &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;dimakan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt; -- burung kecil -- &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;dimakan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt; -- burung elang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot;&gt;Ada dua tipe dasar rantai makanan:&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Rantai makanan rerumputan ( &lt;i&gt;grazing      food chain &lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;     Misalnya: tumbuhan-herbivora-carnivora- omnivora. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: black; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;color: black;&quot;&gt;Rantai makanan sisa      ( &lt;i&gt;detritus food chain &lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;FI&quot; style=&quot;color: black;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Bahan &amp;nbsp;mati &amp;nbsp;mikroorganisme &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;( detrivora = organisme pemakan      sisa ) predator dan bangkai. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;TINGKAT TROFIK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Setiap kelompok organisme yang memiliki sumber makanan tertentu disebut dengan tingkat trofik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Macam tingkat trofik : produsen, konsumen, dan dekomposer &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;PRODUSEN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Seluruh organisme yang dapat mengolah sendiri makanannya melalui proses fotosintesis disebut organisme autotrof, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Organisme yang dapat mengolah sendiri makanannya melalui proses fotosintesis dalam suatu ekosistem disebut produsen &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;KONSUMEN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Organisme yang tidak dapat mengolah sendiri makanannya disebut organisme heterotrof&amp;nbsp; konsumen &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Konsumen dalam ekosistem dapat di golongkan beberapa tingkat : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Konsumen tingkat I/primer (kelompok herbivora) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Konsumen tingkat II/sekunder &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Konsumen tingkat III/tersier     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;DEKOMPOSER/DETRITIVORA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Beberapa organisme mendapatkan energinya dengan cara memakan detritus atau materi organik dari organisme lain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Detritivora : organisme yang memakan detritus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Contoh detritivora : cacing tanah, kutu kayu,&amp;nbsp; kepiting, dan siput &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Detritus dapat berupa bangkai, feses, daun busuk dan lain sebagainya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Organisme lain seperti bakteri dan jamur juga menggunakan sisa materi organik sebagai sumber energinya     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Organisme yang menggunakan sisa materi organik dan produk terdekomposisi lainnya disebut dekomposer/saprotrof &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;RANTAI MAKANAN DAN JARING-JARING MAKANAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Rantai makanan : proses makan dan dimakan antara satu tingkat trofik dengan tingkat trofik lainnya yang membentuk urutan dengan arah tertentu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Jaring makanan : hubungan makan dan dimakan yang kompleks yang saling bercabang dan berkaitan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;PIRAMIDA EKOLOGI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida ekologi adalah struktur tingkatan pada suatu ekosistem yang menunjukkan hubungan antara struktur trofik dan fungsi trofik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Macam-macam piramida ekologi ; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida jumlah &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida jumlah adalah piramida yang menggambarkan jumlah organisme yang terdapat di dalam satu tingkat trofik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Bagian dasar piramida ditempati oleh tingkat trofik yang memiliki jumlah individu terbesar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida biomassa &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida biomassa adalah piramida yang menggambarkan total biomassa yang terdapat pada tiap tingkat trofik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida ini menunjukkan berat suatu tingkat trofik dalam ukuran gram pada suatu waktu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida energi &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 35.45pt; text-align: justify; text-indent: -14.15pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Piramida energi adalah piramida yang menggambarkan produktivitas energi suatu tingkat trofik dalam ekosistem selama periode tertentu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;PRODUKTIVITAS EKOSISTEM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Produktivitas ekosistem adalah pemasukan dan penyimpanan energi dalam suatu ekosistem &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Produktivitas ekosistem terdiri dari produktivitas primer dan produktivitas sekunder &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;PRODUKTIVITAS PRIMER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Kecepatan organisme autotrof menyimpan dan mengubah kecepatan energi cahaya matahari menjadi molekul organik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Seluruh energi atau bahan organik yang dihasilkan dari proses fotosintesis disebut produktivitas primer kotor (PPK) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Energi yang dihasilkan tersebut tidak seluruhnya disimpan dalam tubuh tumbuhan sebagian digunakan untuk proses respirasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Energi yg dihasilkan dari proses fotosintesis dikurangi dengan energi yang digunakan dalam aktivitas respirasi disebut produktivitas primer bersih (PPB &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Jadi PPB = PPK - Respirasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;PRODUKTIVITAS SEKUNDER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Produktivitas sekunder adalah Kecepatan organisme heterotrof mengubah dan menyimpan energi yang didapatkan dari makanannya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;—&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Jumlah energi yang dapat disimpan sebagai biomassa jumlahnya sangat sedikit, sehingga energi yg ditransfer dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya juga semakin berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/perpindahan-energi-dalam-ekosistem.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-WwAGk6aZAQs/Tp00XUaO3yI/AAAAAAAAA-0/GL92ke_lhZA/s72-c/logo_green_jpg-thumb-large2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-8864431287254639986</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:32:39.727+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Pengertian Biosfer</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/pengertian-biosfer.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Biosfer adalah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 milyar tahun dari 4,5 milyar tahun usia Bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/07/blog-post_2216.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/2012/07/blog-post_2216.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8310370806694051227&quot; name=&quot;more&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/pengertian-biosfer.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Biosfer &lt;/a&gt;merupakan lapisan tipis, hanya 9.000 meter di atas permukaan bumi, beberapa meter di bawah permukaan tanah, dan beberapa ribu meter di bawah permukaan laut. Biosfer merupakan organisasi kehidupan yang sangat kompleks dan hanya dijumpai di planet Bumi dalam Tata Surya, bahkan sampai saat ini belum ditemukan adanya kehidupan di planet lain seperti di bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Gagasan Biosfer pertama kali diutarakan oleh Vladimir Ivanovich Vernadsky (1863–1945), seorang ilmuwan dari Rusia yang menyatakan bahwa Biosfer adalah sebuah sistem kehidupan yang terbuka dan senantiasa berkembang sejak dimulainya sejarah bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Kata Biosfer diambil dari kata&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;bio&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;yang berarti kehidupan dan&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;sphere&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;yang artinya lapisan. jadi&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Biosfer&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup. Biosfer meliputi lapisan&lt;i&gt;litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Setiap makhluk hidup&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; line-height: 18px; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt; &lt;/span&gt;memiliki tempat masing-masing di lapisan biosfer untuk tetap hidup sesuai dengan caranya. Tempat hidup ini disebut&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;habitat&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Manusia dan tumbuhan pun memiliki tempat untuk mempertahankan kehidupannya dengan kondisi tertentu di permukaan bumi. Cara yang dilakukan oleh makhluk hidup dalam memanfaatkan lingkungannya untuk mempertahankan hidupnya disebut&lt;b&gt;&lt;i&gt;akuatikadaptasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Cagar Biosfer&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;adalah suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, ekosistem unik, dan atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; margin-left: 18pt; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: -18pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 13px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 13px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 13px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Tujuan pembuatan cagar biosfer&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; margin-left: 14.2pt; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: -7.1pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;a.Melestarikan keanekaragaman hayati dalam ekosistem alam untuk menjaga keanekaraganan genetika agar proses evolusinya dapat berjalan terus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; margin-left: 14.2pt; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: -7.1pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;b.Menyediakan daerah penelitian ekologi dan lingkungan, baik di dalam maupun di luar cagar biosfer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 7.1pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;c.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 13px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Menyediakan sarana dan prasarana untuk pendidikan dan latihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px; orphans: 2; text-align: justify; text-indent: 36pt; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/07/blog-post_2216.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/2012/07/blog-post_2216.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/pengertian-biosfer.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4733939394348194230</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:28:57.621+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Rantai Makanan Dan Jaring - Jaring Makanan</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam ekosistem hanya tumbuhan hijau  yang mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis  dengan bantuan air, karbondioksida,&amp;nbsp; klorofil dan cahaya matahari.  Bagaimana dengan mahluk hidup lain? Mahluk hidup lain memperoleh makanan  dengan melalui proses interaksi dengan mahluk hidup lain melalui  pola-pola interaksi tertentu seperti yang telah dijelaskan pada materi  sebelumnya. Untuk mengingat kembali pola interaksi dalam ekosistem bisa  dilihat di sini.&amp;nbsp; Hal ini disebabkan karena mahluk hidup sebagai mahluk sosial tidak dapat hidup tanpa peran mahluk hidup lain.&amp;nbsp; &lt;span id=&quot;more-1322&quot;&gt;&lt;/span&gt;Salah  satu bentuk interaksi antar mahluk hidup tersebut adalah proses makan  dan dimakan yang jika disusun secara berurutan akan membentuk suatu  rantai makanan. Nah, kali ini kita akan belajar mengenai rantai makanan,  jaring-jaring makanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;a.&amp;nbsp; Rantai Makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rantai makanan  adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan urutan  tertentu. Dalam rantai makanan ada makhluk hidup yang berperan sebagai  produsen,&amp;nbsp; konsumen, dan dekomposer.&amp;nbsp; Berikut adalah contoh sebuah  rantai makanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;Rantai Makanan Dan Jaring - Jaring Makanan&quot; class=&quot;aligncenter&quot; height=&quot;176&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-WPDLPeqfG7s/T_wansXy4tI/AAAAAAAAALU/EjEvWODtrfU/s1600/rantai+makanan.png&quot; title=&quot;rantai makanan&quot; width=&quot;339&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada rantai makanan  tersebut terjadi proses makan dan dimakan dalam urutan tertentu yaitu  rumput dimakan belalang, belalang dimakan katak, katak dimakan ular dan  jika ular mati akan diuraikan oleh jamur yang berperan sebagai  dekomposer menjadi zat hara yang akan dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk  tumbuh dan berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;Tiap tingkat dari  rantai makanan dalam suatu ekosistem disebut tingkat trofik. Pada  tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat  makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof dengan kata  lain sering disebut produsen. Organisme yang menduduki tingkat tropik  kedua disebut konsumen&amp;nbsp; primer (konsumen I). Konsumen I biasanya  diduduki oleh hewan herbivora. Organisme yang menduduki tingkat tropik  ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan  pemakan daging (carnivora) dan seterusnya. Organisme yang menduduki  tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dengan demikian, pada rantai makanan tersebut dapat dijelaskan bahwa :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rumput bertindak sebagai produsen.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Belalang sebagai konsumen I (Herbivora)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Katak sebagai konsumen II (Carnivora)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ular sebagai konsumen III/konsumen puncak (Carnivora)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jamur sebagai dekomposer.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;b. Jaring-jaring Makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rantai makanan  merupakan gambar peristiwa makan dan dimakan yang sederhana.&amp;nbsp;  Kenyataannya dalam satu ekosistem tidak hanya terdapat satu rantai  makanan, karena satu produsen tidak selalu menjadi sumber makanan bagi  satu jenis herbivora, sebaliknya satu jenis herbivora tidak selalu  memakan satu jenis produsen. Dengan demikian, di dalam ekosistem  terdapat rantai makanan yang saling berhubungan membentuk suatu  jaring-jaring makanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jadi apakah  jaring-jaring makanan itu? Jaring-jaring makanan merupakan sekumpulan  rantai makanan yang saling berhubungan. Perhatikan contoh jaring-jaring  makanan berikut!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;Rantai Makanan Dan Jaring - Jaring Makanan&quot; class=&quot;aligncenter&quot; height=&quot;238&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-AiD1itG0TZs/T_waXIObURI/AAAAAAAAALE/RckGVpBGHFw/s1600/jaring2+makanan.jpg&quot; title=&quot;jaring-jaring makanan&quot; width=&quot;343&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dapatkah kalian&amp;nbsp;  menentukan ada berapa rantai makanan penyusun jaring-jaring makanan  tersebut? Benar sekali, ada 18 rantai makanan. Untuk bisa menentukan  berapa jumlah rantai makanan penyusun jaring-jaring makanan, kalian  harus menuliskan urutannya satu per satu dengan teliti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;c. Piramida Makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Seumpama katak pada  contoh rantai makanan di atas dihilangkan, apa yang akan terjadi?  Kemungkinan yang terjadi adalah jumlah belalang akan meningkat karena  tidak ada pemangsanya. Kebalikannya jumlah ular akan berkurang karena  tidak ada makanan. Yang terjadi berikutnya adalah belalang pun akan  banyak yang mati karena jumlah rumput tidak bisa memenuhi kebutuhan  makan belalang yang jumlahnya bertambah banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari ilustrasi di  atas, sebuah ekosistem akan seimbang dan terjaga kelestariannya apabila  jumlah produsen lebih banyak daripada jumlah konsumen I, jumlah konsumen  I harus lebih banyak daripada konsumen II, dan seterusnya. Apabila  kondisi tersebut digambarkan maka akan terbentuk suatu piramida makanan.  Berikut adalah contoh piramida makanan dari jaring-jaring kehidupan di  atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;padding-left: 30px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Rantai Makanan Dan Jaring - Jaring Makanan&quot; class=&quot;aligncenter&quot; height=&quot;257&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-EuxwydxQHDc/T_wad2jNAkI/AAAAAAAAALM/yHC7hQ6bJ9k/s1600/piramida+makanan.jpg&quot; title=&quot;piramida makanan&quot; width=&quot;362&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kita sebagai mahluk hidup senantiasa  bergantung pada mahluk hidup lain. Seperti kalian ketahui di atas, bahwa  keseimbangan ekosistem sangat penting bagi kelangsungan hidup mahluk  hidup. Untuk itu kita harus arif dan bijak dengan tidak melakukan  perusakan lingkungan demi keseimbangan alam dan kelangsungan hidup kita.  Mari cintai lingkungan hidup kita mulai dari yang terdekat dengan  menjaga kelestarian alam di sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-WPDLPeqfG7s/T_wansXy4tI/AAAAAAAAALU/EjEvWODtrfU/s72-c/rantai+makanan.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-8190462040061592552</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:27:27.080+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Pengertian Yakjuj dan Makjuj</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Definisi Yakjuj dan Makjuj -&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Salah  satu tanda hari kiamat adalah munculnya Yakjuj dan Makjuj (biasa dibaca  Jayus Mayus), sesungguhnya Yakjuj dan Makjuj ini sampai sekarang masih  merupakan misteri, yang mana para ulama sendiri mempunyai berbagai macam  penafsiran tentang hal ini.&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black;&quot;&gt;Kedua  kata tersebut (Yakjuj dan Makjuj) tampak seperti bahasa Ibrani,&amp;nbsp;padahal  bukan bahasa Ibrani, tetapi kalimat asing yang dikemas seperti bahasa  Ibrani, dan aslinya adalah bahasa Yunani, yaitu gog dan magog. Bentuk  kata ini telah disebutkan dalam At-Tarjamah As Sab&#39;iniyyah lit Taurat  dan telah dipopulerkan ke semua bahasa Eropa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: #993300;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: #333333; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jadi Siapa Yakjuj dan Makjuj itu?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Yakjuj  dan Makjuj adalah nama dua kaum besar anak cucu Adam yang berasal dari  keturunan Yafits bin Nuh.&amp;nbsp;Dari Samurah bin Jundub r.a., Rasulullah saw.  bersabda, &quot;Putra Nuh ada tiga, yaitu Sam, Ham, dan Yafits.&quot; (HR Ahmad  dan Hakim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: #993300; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Dari  Samurah bin Jundub dan Imran bin Husain r.a., Rasulullah saw. bersabda,  &quot;Putra Nuh ada tiga, yaitu Sam Abul Arab, Ham Abul Habasyah, dan Yafits  Abur Rum.&quot; (HR Tabrani)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: #993300; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Kalangan  sejarawan mengatakan bahwa putra Nuh ada 3 yaitu Sam, Ham, dan Yafits.  Sam adalah bapak orang Arab, Persia, dan Romawi. Ham adalah bapak kaum  Habsyi, Negro, dan Naubah, sedangkan Yafits adalah bapak kaum Turki,  Slavia, dan Yakjuj Makjuj.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Adapun landasan yang membuktikan bahwa mereka adalah anak cucu Adam sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Abu  Sa&#39;id Al-Khudri mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, &quot;Allah SWT  berseru pada hari kiamat, wahai Adam, bangkitlah dan keluarkanlah utusan  (penghuni) neraka.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu  Adam berkata, &quot;Saya penuhi perintah-Mu dan segala kebaikan berada pada  tangan-Mu, wahai Tuhanku siapa utusan penghuni neraka itu? &quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu  Allah menjawab, &quot;(Yaitu) sebanyak 999 orang dari tiap-tiap 1000, maka  pada saat itu anak kecil beruban (karena takut), kandungan wanita hamil  berguguran, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, &amp;nbsp;padahal  sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Abu  Sa&#39;id Al-Khudri melanjutkan, lalu mereka berkata, &quot;Siapakah di antara  kami yang termasuk calon penghuni neraka?&quot; Rasulullah saw. bersabda,  &quot;Perbandingan penghuni neraka itu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;jika  dari kaum Yakjuj dan Makjuj ada 999, maka dari kalian adalah satu  orang.&quot; Lalu manusia berteriak, &quot;Allahu Akbar&quot; (HR Bukhari).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam  riwayat kedua, Abu Sa&#39; id berkata, &quot;Keadaan ini sangatlah berat  (dahsyat) bagi mereka.&quot; Lalu mereka berkata, &quot;Ya, Rasulullah! Siapa di  antara kami yang termasuk calon penghuni neraka?&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Rasulullah  saw bersabda, &quot;Bergembiralah kalian karena (perbandingannya penghuni  neraka) jika dari kaum Yakjuj Makjuj ada 1000, maka dari kalian adalah  satu orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Allah SWT berseru &quot;Wahai Adam!&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu Adam menyahut, &quot;Saya penuhi panggilan- Mu, dan segala kebaikan berada dalam genggaman-Mu&quot;, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;lalu Allah &amp;nbsp;berseru, &quot;Keluarkanlah utusan (penghuni) neraka.&quot; Dalam riwayat lain, .&quot;Keluarkanlah utusan (penghuni) neraka.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu malaikat berkata, &quot;Berapa banyak? &quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Adam berkata, &quot;Dan siapakah utusan &amp;nbsp;(penghuni) neraka yang dikeluarkan itu?&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Allah  berkata, &quot;(Yaitu, sebanyak 999 dari tiap-tiap 1000 (yang di neraka) dan  satu yang &amp;nbsp;masuk surga. Maka pada saat itu, anak kecil beruban (karena  takut), kandungan wanita hamil berguguran, dan kamu melihat manusia  dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab  Allah itu sangat pedih.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu mereka berkata, &quot;Wahai Rasulullah, siapakah di antara kami yang termasuk ke dalam satu calon penghuni neraka itu?&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu  beliau bersabda, &quot;Berilah kabar gembira bahwa kalian memiliki tebusan  pada Yakjuj dan Makjuj, yaitu di antara kalian yang masuk &amp;nbsp;neraka satu  orang, sedangkan dari kaum Yakjuj dan Makjuj 1000 orang.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Dari  Imran bin Hushain r.a., Rasulullah saw. bersabda,&quot;...dan demi jiwaku  yang berada dalam genggaman-Nya bahwa kalian adalah kilauan dua makhluk  yang selalu berkembang jumlahnya yaitu Yakjuj dan Makjuj yang berasal  dari keturuan Adam keturunan Iblis&quot; (HR Turmudzi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Dari  Abdullah bin Amr r.a., Rasulullah saw. bersabda, &quot;Yakjuj dan Makjuj  berasal dari keturunan anak Adam, dan jika mereka diutus kepada manusia  pastilah mereka akan merusak kehidupan manusia dan tidak seorang pun  dari mereka yang mati &amp;nbsp;kecuali ia telah &amp;nbsp;meninggalkan jumlah  keturunannya mencapai 1000 lebih.&quot; (HR.Ath-Thayalisi dalam Musnadnya).  Imam Thabrani menambahkan, dibelakang mereka terdapat tiga kelompok,  yaitu Ta&#39;wil, Maris, Mesekh.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/pengertian-yakjuj-dan-makjuj.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4140399981301477858</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:26:46.664+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Makalah Etos Kerja Dalam Agama Islam</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;code&gt;&lt;b&gt;A. &lt;/b&gt;&lt;/code&gt;&lt;b&gt;Pendahuluan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Agama Islam yang berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai tuntunan  dan pegangan bagi kaum muslimin mempunyai fungsi tidak hanya mengatur  dalam segi ibadah saja melainkan juga mengatur umat dalam memberikan  tuntutan dalam masalah yang berkenaan dengan kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rasulullah SAW bersabda: “&lt;i&gt;bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan beribadahlah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati besok&lt;/i&gt;.” Dalam ungkapan lain dikatakan juga, “&lt;i&gt;Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Memikul  kayu lebih mulia dari pada mengemis, Mukmin yang kuat lebih baik dari  pada mukslim yang lemah. Allah menyukai mukmin yang kuat bekerja.”&lt;/i&gt; Nyatanya kita kebanyakan bersikap dan bertingkah laku justru berlawanan dengan ungkapan-ungkapan tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Padahal dalam situasi globalisasi saat ini, kita dituntut untuk  menunjukkan etos kerja yang tidak hanya rajin, gigih, setia, akan tetapi  senantiasa menyeimbangkan dengan nilai-nilai Islami yang tentunya tidak  boleh melampaui rel-rel yang telah ditetapkan al-Qur’an dan as-Sunnah.  Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;B. Hakekat Etos Kerja dalam Islam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ethos berasal dari bahasa Yunani yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter serta keyakinan atas sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh  kelompok bahkan masyarakat. Ethos dibentuk oleh berbagai kebiasaan,  pengaruh, budaya serta sistem nilai yang diyakininya. Dari kata etos ini  dikenal pula kata etika yang hamper mendekati pada pengertian akhlak  atau nilai-nilai yang berkaitan dengan baik buruk moral sehingga dalam  etos tersebut terkandung gairah atau semangat yang amat kuat untuk  mengerjakan sesuati secara optimal lebih baik dan bahkan berupaya untuk  mencapai kualitas kerja yang sesempurna mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam al-Qur’an dikenal kata &lt;i&gt;itqon&lt;/i&gt; yang berarti proses  pekerjaan yang sungguh-sungguh, akurat dan sempurna. (An-Naml : 88).  Etos kerja seorang muslim adalah semangat untuk menapaki jalan lurus,  dalam hal mengambil keputusan pun, para pemimpin harus memegang amanah  terutama para hakim. Hakim berlandaskan pada etos jalan lurus tersebut  sebagaimana Dawud ketika ia diminta untuk memutuskan perkara yang adil  dan harus didasarkan pada nilai-nilai kebenaran, maka berilah keputusan  (hukumlah) di antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari  kebenaran dan tunjuklah (pimpinlah) kami ke jalan yang lurus (QS. Ash  Shaad : 22)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pengertian Kerja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kerja dalam pengertian luas adalah semua bentuk usaha yang dilakukan  manusia, baik dalam hal materi maupun non-materi, intelektual atau fisik  maupun hal-hal yang berkaitan dengan masalah keduniawian atau  keakhiratan. Kamus besar bahasa Indonesia susunan WJS Poerdarminta  mengemukakan bahwa kerja adalah perbuatan melakukan sesuatu. Pekerjaan  adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;KH. Toto Tasmara mendefinisikan makan dan bekerja bagi seorang muslim  adalah suatu upaya sungguh-sungguh dengan mengerahkan seluruh asset dan  zikirnya untuk mengaktualisasikan atau menampakkan arti dirinya sebagai  hamba Allah yang menundukkan dunia dan menempatkan dirinya sebagai  bagian dari masyarakat yang terbaik atau dengan kata lain dapat juga  dikatakan bahwa dengan bekerja manusia memanusiakan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lebih lanjut dikatakan bekerja adalah aktivitas dinamis dan mempunyai  tujuan untuk memenuhi kebutuhan tertentu (jasmani dan rohani) dan di  dalam mencapai tujuannya tersebut dia berupaya dengan penuh kesungguhan  untuk mewujudkan prestasi yang optimal sebagai bukti pengabdian dirinya  kepada Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Di dalam kaitan ini, al-Qur’an banyak membicarakan tentang aqidah dan  keimanan yang diikuti oleh ayat-ayat tentang kerja, pada bagian lain  ayat tentang kerja tersebut dikaitkan dengan masalah kemaslahatan,  terkadang dikaitkan juga dengan hukuman dan pahala di dunia dan di  akhirat. Al-Qur’an juga mendeskripsikan kerja sebagai suatu etika kerja  positif dan negatif. Di dalam al-Qur’an banyak kita temui ayat tentang  kerja seluruhnya berjumlah 602 kata, bentuknya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1)      Kita temukan 22 kata &lt;i&gt;‘amilu &lt;/i&gt; (bekerja) di antaranya di dalam surat al-Baqarah: 62, an-Nahl: 97, dan al-Mukmin: 40.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2)      Kata &lt;i&gt;‘amal&lt;/i&gt; (perbuatan) kita temui sebanyak 17 kali, di antaranya surat Hud: 46, dan al-Fathir: 10.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3)      Kata &lt;i&gt;wa’amiluu&lt;/i&gt; (mereka telah mengerjakan) kita temui sebanyak 73 kali, diantaranya surat al-Ahqaf: 19 dan an-Nur: 55.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;4)      Kata &lt;i&gt;Ta’malun&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Ya’malun&lt;/i&gt; seperti dalam surat al-Ahqaf: 90, Hud: 92.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;5)      Kita temukan sebanyak 330 kali kata &lt;i&gt;a’maaluhum&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;a’maalun&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;a’maluka, ‘amaluhu, ‘amalikum, ‘amalahum, ‘aamul &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;amullah&lt;/i&gt;. Diantaranya dalam surat Hud: 15, al-Kahf: 102, Yunus: 41, Zumar: 65, Fathir: 8, dan at-Tur: 21.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;6)      Terdapat 27 kata &lt;i&gt;ya’mal, ‘amiluun, ‘amilahu, ta’mal, a’malu&lt;/i&gt; seperti dalam surat al-Zalzalah: 7, Yasin: 35, dan al-Ahzab: 31.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;7)      Disamping itu, banyak sekali ayat-ayat yang mengandung anjuran dengan istilah seperti &lt;i&gt;shana’a, yasna’un, siru fil ardhi ibtaghu fadhillah, istabiqul khoirot&lt;/i&gt;, misalnya ayat-ayat tentang perintah berulang-ulang dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Di samping itu, al-Qur’an juga menyebutkan bahwa pekerjaan merupakan  bagian dari iman, pembukti bahwa adanya iman seseorang serta menjadi  ukuran pahala hukuman, Allah SWT berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;“…barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh…” (Al-Kahfi: 110)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ada juga ayat al-Qur’an yang menunjukkan pengertian kerja secara sempit misalnya firman Allah SWT kepada Nabi Daud As.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;“ Dan Telah kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu…” (al-Anbiya: 80)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam surah al-Jumu’ah ayat 10 Allah SWT menyatakan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;“ Apabila Telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka  bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya  kamu beruntung.” (al-Jumu’ah: 10)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pengertian kerja dalam keterangan di atas, dalam Islam amatlah luas,  mencakup seluruh pengerahan potensi manusia. Adapun pengertian kerja  secara khusus adalah setiap potensi yang dikeluarkan manusia untuk  memenuhi tuntutan hidupnya berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan  peningkatan taraf hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Inilah pengertian kerja yang bisa dipakai dalam dunia  ketenaga-kerjaan dewasa ini, sedangkan bekerja dalam lingkup pengertian  ini adalah orang yang bekerja dengan menerima upah baik bekerja harian,  maupun bulanan dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pembatasan seperti ini didasarkan pada realitas yang ada di  negara-negara komunis maupun kapitalis yang mengklasifikasikan  masyarakat menjadi kelompok buruh dan majikan, kondisi semacam ini pada  akhirnya melahirkan kelas buruh yang seringkali memunculkan konflik  antara kelompok buruh atau pun pergerakan yang menuntut adanya perbaikan  situasi kerja, pekerja termasuk hak mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Konsep klasifikasi kerja yang sedemikian sempit ini sama sekali tidak  dalam Islam, konsep kerja yang diberikan Islam memiliki pengertian  namun demikian jika menghendaki penyempitan pengertian  (dengan tidak  memasukkan kategori pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan ibadah dan  aktivitas spiritual) maka pengertian kerja dapat ditarik pada garis  tengah, sehingga mencakup seluruh jenis pekerjaan yang memperoleh  keuntungan (upah), dalam pengertian ini tercakup pula para pegawai yang  memperoleh gaji tetap dari pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga  lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada hakikatnya, pengertian kerja semacam ini telah muncul secara  jelas, praktek mu’amalah umat Islam sejak berabad-abad, dalam pengertian  ini memperhatikan empat macam pekerja :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1)      &lt;i&gt;al-Hirafiyyin&lt;/i&gt;; mereka yang mempunyai lapangan kerja,  seperti penjahit, tukang kayu, dan para pemilik restoran. Dewasa ini  pengertiannya menjadi lebih luas, seperti mereka yang bekerja dalam jasa  angkutan dan kuli.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2)      &lt;i&gt;al-Muwadzofin&lt;/i&gt;: mereka yang secara legal mendapatkan gaji tetap seperti para pegawai dari suatu perusahaan dan pegawai negeri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3)      &lt;i&gt;al-Kasbah&lt;/i&gt;: para pekerja yang menutupi kebutuhan makanan sehari-hari dengan cara jual beli seperti pedagang keliling.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;4)      &lt;i&gt;al-Muzarri’un&lt;/i&gt;: para petani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pengertian tersebut tentunya berdasarkan teks hukum Islam,  diantaranya hadis rasulullah SAW dari Abdullah bin Umar bahwa Nabi SAW  bersabda, &lt;i&gt;berikanlah upah pekerja sebelum kering keringat-keringatnya&lt;/i&gt;. (HR. Ibn Majah, Abu Hurairah, dan Thabrani).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pendapat atau kaidah hukum yang menyatakan : “Besar gaji disesuaikan  dengan hasil kerja.” Pendapat atau kaidah tersebut menuntun kita dalam  mengupah orang lain disesuaikan dengan porsi kerja yang dilakukan  seseorang, sehingga dapat memuaskan kedua belah pihak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;C. Etika Kerja dalam Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai salah seorang diantara kamu yang melakukan pekerjaan dengan &lt;i&gt;itqon&lt;/i&gt; (tekun, rapi dan teliti).” (HR. al-Baihaki)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam memilih seseorang ketika akan diserahkan tugas, rasulullah  melakukannya dengan selektif. Diantaranya dilihat dari segi keahlian,  keutamaan (iman) dan kedalaman ilmunya. Beliau senantiasa mengajak  mereka agar &lt;i&gt;itqon&lt;/i&gt; dalam bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sebagaimana dalam awal tulisan ini dikatakan bahwa banyak ayat  al-Qur’an menyatakan kata-kata iman yang diikuti oleh amal saleh yang  orientasinya kerja dengan muatan ketaqwaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Penggunaan istilah perniagaan, pertanian, hutang untuk mengungkapkan  secara ukhrawi menunjukkan bagaimana kerja sebagai amal saleh  diangkatkan oleh Islam pada kedudukan terhormat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pandangan Islam tentang pekerjaan perlu kiranya diperjelas dengan  usaha sedalam-dalamnya. Sabda Nabi SAW yang amat terkenal bahwa  nilai-nilai suatu bentuk kerja tergantung pada niat pelakunya. Dalam  sebuah hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda  bahwa “sesungguhnya (nilai) pekerjaan itu tergantung pada apa yang  diniatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tinggi rendahnya nilai kerja itu diperoleh seseorang tergantung dari  tinggi rendahnya niat. Niat juga merupakan dorongan batin bagi seseorang  untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Nilai suatu pekerjaan tergantung kepada niat pelakunya yang tergambar  pada firman Allah SWT agar kita tidak membatalkan sedekah (amal  kebajikan) dan menyebut-nyebutnya sehingga mengakibatkan penerima merasa  tersakiti hatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala)  sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si  penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya Karena riya kepada  manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian…”  (al-Baqarah : 264)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Keterkaitan ayat-ayat di atas memberikan pengertian bahwa taqwa  merupakan dasar utama kerja, apapun bentuk dan jenis pekerjaan, maka  taqwa merupakan petunjuknya. Memisahkan antara taqwa dengan iman berarti  mengucilkan Islam dan aspek kehidupan dan membiarkan kerja berjalan  pada wilayah kemashlahatannya sendiri. Bukan kaitannya dalam pembangunan  individu, kepatuhan kepada Allah SWT serta pengembangan umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Perlu kiranya dijelaskan disini bahwa kerja mempunyai etika yang  harus selalu diikut sertakan didalamnya, oleh karenanya kerja merupakan  bukti adanya iman dan barometer bagi pahala dan siksa. Hendaknya setiap  pekerjaan disampung mempunyai tujuan akhir berupa upah atau imbalan,  namun harus mempunyai tujuan utama, yaitu memperoleh keridhaan Allah  SWT. Prinsip inilah yang harus dipegang teguh oleh umat Islam sehingga  hasil pekerjaan mereka bermutu dan monumental sepanjang zaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jika bekerja menuntut adanya sikap baik budi, jujur dan amanah,  kesesuaian upah serta tidak diperbolehkan menipu, merampas, mengabaikan  sesuatu dan semena-mena, pekerjaan harus mempunyai komitmen terhadap  agamanya, memiliki motivasi untuk menjalankan seperti bersungguh-sungguh  dalam bekerja dan selalu memperbaiki muamalahnya. Disamping itu mereka  harus mengembangkan etika yang berhubungan dengan masalah kerja menjadi  suatu tradisi kerja didasarkan pada prinsip-prinsip Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Adapun hal-hal yang penting tentang etika kerja yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Adanya keterkaitan individu terhadap Allah, kesadaran bahwa Allah  melihat, mengontrol dalam kondisi apapun dan akan menghisab seluruh amal  perbuatan secara adil kelak di akhirat. Kesadaran inilah yang menuntut  individu untuk bersikap cermat dan bersungguh-sungguh  dalam bekerja,  berusaha keras memperoleh keridhaan Allah dan mempunyai hubungan baik  dengan relasinya. Dalam sebuah hadis rasulullah bersabda,  “sebaik-baiknya pekerjaan adalah usaha seorang pekerja yang dilakukannya  secara tulus.” (HR Hambali)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2. Berusaha dengan cara yang halal dalam seluruh jenis pekerjaan. Firman Allah SWT :&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang  baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika  benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (al-Baqarah: 172)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Dilarang memaksakan seseorang, alat-alat produksi atau binatang  dalam bekerja, semua harus dipekerjakan secara professional dan wajar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2. Islam tidak membolehkan pekerjaan yang mendurhakai Allah yang ada  kaitannya dengan minuman keras, riba dan hal-hal lain yang diharamkan  Allah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3. Professionalisme yaitu kemampuan untuk memahami dan melakukan  pekerjaan sesuai dengan prinsip-prinsip keahlian. Pekerja tidak cukup  hanya memegang teguh sifat amanah, kuat dan kreatif serta bertaqwa  tetapi dia juga mengerti dan benar-benar menguasai pekerjaannya. Tanpa  professionalisme suatu pekerjaan akan mengalami kerusakan dan  kebangkrutan juga menyebabkan menurunnya produktivitas bahkan sampai  kepada kesemrautan manajemen serta kerusakan alat-alat produksi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;D. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ethos kerja seorang muslim ialah semangat menapaki jalan lurus, mengharapkan ridha Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Etika kerja dalam Islam yang perlu diperhatikan adalah (1) Adanya  keterkaitan individu terhadap Allah sehingga menuntut individu untuk  bersikap cermat dan bersungguh-sungguh  dalam bekerja, berusaha keras  memperoleh keridhaan Allah dan mempunyai hubungan baik dengan relasinya.  (2) Berusaha dengan cara yang halal dalam seluruh jenis pekerjaan. (3)  tidak memaksakan seseorang, alat-alat produksi atau binatang dalam  bekerja, semua harus dipekerjakan secara professional dan wajar. (4)  tidak melakukan pekerjaan yang mendurhakai Allah yang ada kaitannya  dengan minuman keras, riba dan hal-hal lain yang diharamkan Allah. (5)  Professionalisme dalam setiap pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Anonim, 1990, &lt;i&gt;Al-Qur’an dan Terjemahan&lt;/i&gt;, Depag RI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Anonim, 1997, &lt;i&gt;Konsep dan etika kerja dalam Islam&lt;/i&gt;, Almadani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Anonim, 1990, &lt;i&gt;Mengangkat Kualitas Hidup Umat&lt;/i&gt;, Jakarta : Dirjen BIMAS Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;KH. Toto Tasmara, &lt;i&gt;Membudayakan Etos Kerja&lt;/i&gt;, Jakarta : Gema Insani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Quraish Shihab, 1998, &lt;i&gt;Wawasan al-Qur’an&lt;/i&gt;, Jakarta : Mizan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Asnan Syafi’I Wagino, &lt;i&gt;Menabur Mutiara Hikmah&lt;/i&gt;, Jakarta : Mizan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/makalah-etos-kerja-dalam-agama-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-3434649770387805429</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:25:13.272+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membran sel berfungsi membatasi sel dan  lingkungan sekitar. Namun demikian, tidak berarti sel menjadi satu  sistem tertutup yang tidak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Tidak  ada organisme yang mampu hidup terpisah dari lingkungan sekitarnya.  Begitu pula halnya dengan sel. Sel memperoleh bahan-bahan yang  dibutuhkan untuk berbagai proses metabolismenya dari lingkungan di luar  sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa mekanisme sel dalam memperoleh  bahan-bahan yang dibutuhkan, antara lain difusi ,&amp;nbsp; osmosis ,&amp;nbsp; transpor  aktif ,&amp;nbsp; endositosis, dan&amp;nbsp; eksositosis.&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/&quot; style=&quot;font-family: inherit; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Difusi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Difusi merupakan proses perpindahan suatu zat yang terjadi secara  spontan ketika ada perbedaan tekanan difusi, dari tekanan yang tinggi ke  arah tekanan yang lebih rendah. Tekanan difusi berkorelasi positif  dengan konsentrasi zat tersebut. Artinya, semakin tinggi konsentrasinya,  semakin tinggi pula tekanan difusi zat tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image12.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb9.png?w=148&amp;amp;h=316&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;186&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image13.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;185&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb10.png?w=199&amp;amp;h=116&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span id=&quot;more-761&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada beberapa faktor yang memengaruhi  kecepatan difusi, di antaranya suhu dan zat yang berdifusi. Dengan  naiknya suhu, energi kinetik yang dimiliki molekul suatu zat menjadi  lebih tinggi sehingga pergerakan molekul zat menjadi lebih cepat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Zat yang memiliki berat molekul kecil  akan lebih cepat berdifusi dibandingkan zat dengan berat molekul besar.  Oleh karena itu, zat yang paling mudah berdifusi adalah gas. Cairan  relatif lebih lambat berdifusi dibandingkan dengan gas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak seluruh molekul dapat berdifusi  masuk ke dalam sel. Membran sel terdiri atas molekul-molekul fosfolipid  dengan pori-pori ultramikroskopik yang dapat melewatkan molekul-molekul  berukuran kecil dan ion. Molekul-molekul yang dapat melewati membran sel  di antaranya adalah oksigen, karbon dioksida, air, dan beberapa mineral  yang larut dalam air.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Molekul berukuran sedang, seperti molekul  gula dan protein, tidak dapat berdifusi melewati membran sel. Membran  sel juga mampu menyediakan kemudahan biokimiawi untuk memindahkan  ion-ion mineral, gula, asam-asam amino, elektron, serta metabolit lain  melewati membran. Substansi-substansi dalam larutan ini melewati membran  dengan cara difusi dan transpor aktif serta proses osmosis tidak  spesifik. Pertukaran oksigen dan CO2&amp;nbsp; pada proses respirasi hewan  merupakan salah satu contoh difusi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada prinsipnya, difusi membran sel  bersifat pasif. Membran sel tidak mengeluarkan energi untuk memindahkan  molekul ke luar maupun ke dalam sel.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image14.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;327&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb11.png?w=244&amp;amp;h=200&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gambar: Sebuah osmometer. Osmometer  sederhana dapat mengukur tekanan osmotik. Osmosis akan bergerak dari air  murni ke larutan hingga tekanan osmotiknya seimbang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Osmosis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara luas, proses osmosis diartikan sebagai proses perpindahan pelarut  melewati sebuah membran semipermeabel. Secara sederhana, osmosis dapat  diartikan sebagai proses difusi air sebagai pelarut, melewati sebuah  membran semipermeabel. Masuknya air ini dapat menyebabkan tekanan air  yang disebut tekanan osmotik . Pada sel tanaman disebut&amp;nbsp; &lt;b&gt;tekanan turgor &lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terdapat tiga sifat larutan yang dapat menentukan pergerakan air pada osmosis, yaitu &lt;b&gt;hipertonik&lt;/b&gt;,&amp;nbsp; &lt;b&gt;hipotonik&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;isotonik&lt;/b&gt; . Suatu larutan dikatakan &lt;b&gt;hipertonik&lt;/b&gt; jika memiliki konsentrasi zat terlarut lebih tinggi dibandingkan  larutan pembandingnya. Dalam hal ini, larutan pembanding akan bersifat &lt;b&gt;hipotonik&lt;/b&gt; karena memiliki konsentrasi zat terlarut lebih kecil. Larutan &lt;b&gt;isotonik&lt;/b&gt;, memiliki konsentrasi zat terlarut yang sama dengan larutan pembanding.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pergerakan molekul air melalui membran  semipermeabel selalu dari larutan hipotonis menuju ke larutan hipertonis  sehingga perbandingan konsentrasi zat terlarut kedua &lt;b&gt;larutan seimbang (isotonik)&lt;/b&gt;.  Misalnya, sebuah sel diletakkan di dalam air murni. Konsentrasi zat  terlarut di dalam sel lebih besar (hipertonik) karena adanya garam  mineral, asam-asam organik, dan berbagai zat lain yang dikandung sel.  Dengan demikian, air akan terus mengalir ke dalam sel sehingga  konsentrasi larutan di dalam sel dan di luar sel sama. Namun, membran  sel memiliki kemampuan yang terbatas untuk mengembang sehingga sel  tersebut tidak pecah. Pada sel darah merah, peristiwa ini disebut &lt;b&gt;hemolisis&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada sel tumbuhan, peristiwa ini dapat  teratasi karena sel tumbuhan memiliki dinding sel yang menahan sel  mengembang lebih lanjut. Pada sel tumbuhan keadaan ini disebut&amp;nbsp; &lt;b&gt;turgid&lt;/b&gt;.  Keadaan sel turgid membuat tanaman kokoh dan tidak layu. Di alam, air  jarang ditemukan dalam keadaan murni, air selalu mengandung garam-garam  dan mineral-mineral tertentu. Dengan demikian, air aktif keluar atau  masuk sel. Hal tersebut berkaitan dengan konsentrasi&amp;nbsp; zat terlarut pada  sitoplasma. Pada saat air di dalam sitoplasma maksimum, sel akan  mengurangi kandungan mineral garam dan zat-zat yang terdapat di dalam  sitoplasma. Hal ini membuat konsentrasi zat terlarut di luar sel sama  besar dibandingkan konsentrasi air di dalam sel.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image15.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;299&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb12.png?w=432&amp;amp;h=299&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;432&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika sel dimasukkan ke dalam larutan  hipertonik, air akan terus-menerus keluar dari sel. Sel akan mengerut,  mengalami dehidrasi, dan bahkan dapat&lt;br /&gt;mati. Pada sel tumbuhan, hal ini menyebabkan sitoplasma mengerut dan terlepas dari dinding sel. Peristiwa ini disebut &lt;b&gt;plasmolisis&lt;/b&gt;.  Dengan demikian, pada saat tertentu, sel perlu meningkatkan kembali  kandungan zat-zat dalam sitoplasma untuk menaikkan tekanan osmotik di  dalam sel. Cara sel mempertahankan tekanan osmotiknya ini disebut&amp;nbsp; &lt;b&gt;osmoregulasi &lt;/b&gt;(Campbell, et al ,&amp;nbsp; 2006 : 83).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikian seterusnya, sel selalu aktif dan  hal tersebut dilakukan untuk mempertahankan kondisi setimbang antara  sel dan lingkungannya. Proses metabolisme membutuhkan air dan mineral  atau garam dan berbagai zat yang terkandung dalam sitoplasma. Akibatnya,  tekanan osmotik dan konsentrasi molekul-molekul lain berubah sehingga  terjadi aliran difusi dan osmosis yang terus-menerus dari sel ke luar  atau dari luar ke dalam sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Transpor Aktif&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perbedaan utama antara transpor aktif,  osmosis, dan difusi adalah energi yang dikeluarkan sel. Pada osmosis dan  difusi, sel tidak mengeluarkan energi apapun untuk memindahkan zat  melewati membran sel karena zat berpindah sesuai dengan gradien  konsentrasi. Dengan kata lain, difusi dan osmosis terjadi secara  spontan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Transpor aktif merupakan mekanisme  pemindahan molekul atau zat tertentu melalui membran sel, berlawanan  arah dengan gradien konsentrasi. Oleh karena itu, harus ada energi  tambahan dari sel yang digunakan untuk membantu perpindahan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Energi tambahan yang digunakan dalam  proses transpor aktif berasal dari ATP yang dihasilkan oleh mitokondria  melalui proses respirasi. Selain itu, pada membran sel terdapat lapisan  protein. Salah satu jenis protein yang terdapat di membran sel tersebut  adalah protein transpor. Protein transpor mengenali zat tertentu yang  masuk atau keluar sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Zat yang dipindahkan dengan cara transpor  aktif pada umumnya adalah zat yang memiliki ukuran molekul cukup besar  sehingga tidak mampu melewati membran sel. Sel mengimbangi tekanan  osmosis lingkungannya dengan cara menyerap atau mengeluarkan  molekul-molekul tertentu. Dengan&amp;nbsp; demikian, terjadi aliran air masuk  atau keluar sel. Kemampuan mengimbangi tekanan osmosis dengan transpor  aktif menjadi sangat penting untuk bertahan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pompa natrium kalium merupakan contoh  transpor aktif yang banyak ditemukan pada membran sel. Perpindahan  molekul ini menggunakan energi ATP untuk mengeluarkan natrium (Na+)  keluar sel dan bersama dengan itu memasukkan kalium (K+) ke dalam sel.  Perhatikan gambar berikut.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image16.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;422&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb13.png?w=478&amp;amp;h=422&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;478&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ion Na+ dan K+ dengan transpor aktif  dapat melewati membran sel.&amp;nbsp; (1) Ion Na+ terikat pada suatu tempat di  protein membran. (2) Ion Na+ tersusun dengan formasi tertentu untuk  dilepaskan ke luar sel. (3) Ion K+ dari luar diikat.(4) Hal ini m  erangsang memb ran sel untuk kembali ke bentuk semula. (5) Ion K+  dilepaskan protein membran dan masuk ke dalam sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Endositosis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Endositosis merupakan mekanisme  pemindahan benda dari luar ke dalam sel. Istilah endositosis berasal  dari bahasa Yunani,&amp;nbsp; endo&amp;nbsp; artinya ke dalam dan cytos artinya sel.  Membran sel membentuk pelipatan ke dalam (invaginasi) dan “memakan”  benda yang akan dipindahkan ke dalam sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam sel, benda tersebut dilapisi  oleh sebagian membran sel yang terlepas membentuk selubung. Proses makan  pada Amoeba adalah contoh mudah untuk menggambarkan proses endositosis.  Endositosis membran sel pada Amoeba , akan membentuk vakuola.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image17.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;161&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb14.png?w=484&amp;amp;h=161&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;484&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terdapat tiga bentuk &lt;b&gt;endositosis,&lt;/b&gt; yaitu&amp;nbsp; &lt;b&gt;fagositosis,&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;b&gt;pinositosis,&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;endositosis dengan bantuan reseptor&lt;/b&gt;.  Proses makan pada Amoeba merupakan contoh fagositosis. Pada proses  fagositosis, benda yang dimasukkan ke dalam sel berupa zat atau molekul  padat. Adapun pada pinositosis berupa zat cair.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbeda dengan fagositosis dan  pinositosis, pada endositosis dengan bantuan reseptor hanya menerima  molekul yang sangat spesifik. Di dalam lekukan membran plasma terdapat  reseptor protein yang akan berikatan dengan protein molekul yang akan  diterima sel.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image18.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb15.png?w=483&amp;amp;h=200&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;483&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Eksositosis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Proses Amoeba mengeluarkan sisa-sisa  makanan melalui vakuolanya adalah satu contoh eksositosis. Istilah  eksositosis berasal dari bahasa Yunani, &lt;i&gt;exo&lt;/i&gt;&amp;nbsp; artinya keluar dan&amp;nbsp; &lt;i&gt;cytos&lt;/i&gt; artinya sel. Vakuola atau selubung membran melingkupi sisa zat makanan  yang sudah dicerna. Kemudian, bergabung kembali denganmembran sel dan  sisa zat makanan untuk di buang keluar sel.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi, eksositosis adalah proses  mengeluarkan benda dari dalam sel ke luar sel. Membran yang menyelubungi  sel tersebut akan bersatu atau berfusi dengan membran sel. Cara ini  adalah salah satu mekanisme yang digunakan sel-sel kelenjar untuk  menyekresikan hasil metabolisme. Misalnya, sel-sel kelenjar di pankreas  yang mengeluarkan enzim ke saluran pankreas yang bermuara di usus halus.  Sel-sel tersebut mengeluarkan enzim dari dalam sel menggunakan  mekanisme eksositosis.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image19.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;322&quot; src=&quot;http://biosejati.files.wordpress.com/2012/01/image_thumb16.png?w=417&amp;amp;h=322&quot; style=&quot;border-width: 0px; display: inline;&quot; title=&quot;Pengertian Mekanisme Transpor pada Sel&quot; width=&quot;417&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Proses pengeluaran sekret dapat dilakukan dengan cara eksositosis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya, eksosistosis dan  endositosis digunakan untuk memindahkan benda-benda yang berukuran  besar. Kedua proses tersebut, saling menyeimbangkan luas permukaan  plasma membran sehingga volume sel tidak harus menjadi lebih kecil dari  semula.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/pengertian-mekanisme-transpor-pada-sel.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-7322166801827164598</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:18:35.638+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Bagian Sel Bakteri Dan Fungsi Monera</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-penuLuQyI_Q/UBaEA5akbMI/AAAAAAAAKnk/6L8kWte8v64/s1600/Bakteri.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt=&quot;Bagian Sel Bakteri Dan Fungsi Monera&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-penuLuQyI_Q/UBaEA5akbMI/AAAAAAAAKnk/6L8kWte8v64/s1600/Bakteri.jpg&quot; title=&quot;Bagian Sel Bakteri Dan Fungsi Monera&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bakteri memiliki bentuk &lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/pengertian-mekanisme-transpor-pada-sel.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sel&lt;/a&gt; yang bervariasi, bulat (coccus), batang  (bacillus) dan lengkung (vibrio, coma atau spiral). Umumnya sel bakteri  yang berbentuk bulat berdiameter sekitar 0,7 - 1,3 mikron. Sedangkan sel  bakteri berbentuk batang lebarnya sekitas 0,2 - 2,0 mikron dan  panjangnya 0,7 - 3,7 mikron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bagian&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/08/10-misteri-tubuh-kita.html&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; tubuh&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt; bakteri pada umumnya dapat dibagi atas 3  bagian yaitu dinding sel, protoplasma (di dalamnya terdapat  membrane  sel, mesosom, lisosom, DNA, endospora), dan bagian yang terdapat di luar  dinding sel seperti kapsul, flagel, pilus. Di antara bagian-bagian  tersebut ada yang selalu didapatkan pada sel bakteri, yaitu membran sel,  ribosom dan &lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;DNA&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian ini disebut sebagai invarian. Sedangkan bagian-bagian yang  tidak selalu ada pada setiap sel bakteri, misalnya dinding sel, flagel,  pilus, dan kapsul. Bagian-bagian ini disebut varian. Untuk lebih  jelasnya coba anda cermati gambar disamping ini!&lt;br /&gt;Susunan bagian-bagian utama sel bakteri, dijelaskan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Membran &lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/pengertian-mekanisme-transpor-pada-sel.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sel&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #edf4ff; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13.333333969116211px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/bagian-sel-bakteri-dan-fungsi-monera.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/bagian-sel-bakteri-dan-fungsi-monera.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Membran sel merupakan selaput yang membungkus sitoplasma beserta  isinya, terletak di sebelah dalam dinding sel, tetapi tidak terikat erat  dengan dinding sel. Bagi membran sel sangat vital, bagian ini merupakan  batas antara bagian dalam sel dengan lingkungannya. Jika membran sel  pecah atau rusak, maka sel bakteri akan mati. Membran sel terdiri atas  dua lapis molekul fosfolipid. Pada lapisan fosfo-lipid ini terdapat  senyawa protein dan karbohidrat dengan kadar berbeda-beda pada berbagai  sel bakteri.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ribosom&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ribosom merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai tempat sintesa  protein. Bentuknya berupa butir-butir kecil dan tidak diselubungi  membran. Ribosom tersusun atas protein dan RNA.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;DNA (Deoxyribonucleic Acid)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;DNA merupakan materi genetik, terdapat dalam sitoplasma. DNA  bakteri berupa benang sirkuler (melingkar). DNA bakteri berfungi sebagai  pengendali sintesis protein bakteri dan pembawa sifat. DNA bakteri  terdapat pada bagian menyerupai inti yang disebut nukleoid. Bagian ini  tidak memiliki membran sebagaimana inti sel eukariotik.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dinding sel&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dinding sel bakteri tersusun atas makromolekul peptidoglikan yang  terdiri dari monomer-monomer tetrapeptidaglikan (polisakarida dan asam  amino). Berdasarkan susunan kimia dinding selnya, bakteri dibedakan atas  bakteri gram-positif dan bakteri gram-negatif. Susunan kimia dinding  sel bakteri gram-negatif lebih rumit daripada bakteri gram-positif.  Dinding sel bakteri gram-positif hanya tersusun atas satu lapis  peptidoglikan yang relatif tebal, sedangkan dinding sel bakteri  gram-negatif terdiri atas dua lapisan. Lapisan luar tersusun atas  protein dan polisakarida, lapisan dalamnya tersusun atas peptidoglikan  yang lebih tipis dibanding lapisan peptidoglikan pada bakteri  gram-positif. Dinding sel bakteri berfungsi untuk memberi bentuk sel,  memberi kekuatan, melindungi sel dan menyelenggarakan pertukaran zat  antara sel dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Flagel&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Flagel merupakan alat gerak bagi bakteri, meskipun tidak semua  gerakan bakteri disebabkan oleh flagel. Flagel berpangkal pada  protoplas, tersusun atas senyawa protein yang disebut flagelin, sedikit  karbohidrat dan pada beberapa bakteri mengandung lipid. Jumlah dan letak  flagel pada berbagai jenis bakteri bervariasi. Jumlahnya bias satu,  dua, atau lebih, dan letaknya dapat di ujung, sisi, atau pada seluruh  permukaan sel. Jumlah dan letak flagel dijadikan salah satu dasar  penggolongan bakteri.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pilus&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pada permukaan sel bakteri gram-negatif seringkali terdapat banyak  bagian seperti benang pendek yang disebut pilus atau fimbria (jamak dari  pilus). Pilus merupakan alat lekat sel bakteri dengan sel bakteri lain  atau dengan bahan-bahan padat lain, misalnya makanan sel bakteri.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kapsul&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kapsul merupakan lapisan lendir yang menyelubungi dinding sel  bakteri. Pada umumnya kapsul tersusun atas senyawa polisakarida,  polipeptida atau protein-polisakarida (glikoprotein). Kapsul berfungsi  untuk perlindungan diri terhadap antibodi yang dihasilkan sel inang.  Oleh karenanya kapsul hanya didapatkan pada bakteri pathogen.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Endospora &amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/bagian-sel-bakteri-dan-fungsi-monera.html&quot; style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13.333333969116211px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;http://syam-share.blogspot.com/2012/10/bagian-sel-bakteri-dan-fungsi-monera.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Di antara bakteri ada yang membentuk endospora. Pembentukan  endospora merupakan cara bakteri mengatasi keadaan lingkungan yang tidak  menguntungkan. Keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan antara lain:  panas, dingin, kering, tekanan osmosis dan zatkimia tertentu. Jika  kondisi lingkungan membaik maka endospora akan tumbuh menjadi sel  bakteri. Endospora bakteri tidak berfungsi sebagai  alat  perkembangbiakan, tetapi sebagai alat perlindungan diri.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/bagian-sel-bakteri-dan-fungsi-monera.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-penuLuQyI_Q/UBaEA5akbMI/AAAAAAAAKnk/6L8kWte8v64/s72-c/Bakteri.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-1377049751256223687</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:17:36.916+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Kandungan AYAT Q.S al-Kafirun </title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kandungan AYAT Q.S al-Kafirun adalah sebagai berikut :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a). Bahwa perinsip orang islam adalah kita dilarang melakukan sesembahan atau ritual oarang - orang kafir. Jangan Sekali - kali menjadi penyembahan atau hamba dari tuhannya orang kafir.&lt;br /&gt;b). Dan sebaliknya orang kafir bukan menyembah Tuhan kita, Orang kafirpun tidak juga sebagai penyembah Tuhan yang kita sembah.&lt;br /&gt;c). Bagi rang kafir agamanya, ritualnya, dan ajaranyalah yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;d). Bagi orang &lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/makalah-beriman-kepada-hari-akhir.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;islam&lt;/a&gt;, syariat dan ajaran islamlah yang harus dipegang dan diamalkan.&lt;br /&gt;e). saling menghargai terhadap kepercayaan dan ritual ibadah agama lain.&lt;br /&gt;f). Bersikap tegas terhadap ajakan untuk melakukan sesembahan agama lain karena akan merusak aqidah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Inti dari ayat tadi adalah kita memegang teguh aqidah kita, Aqidah adalah satu ikatan keyakinan yang tertanam hati, akan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Asbabun Nuzul dari surat ini, menurut Imam tabrani Ibnu Abu Hatim bahwa orang - orang Quraisy mengajak Rasullah SAW, supaya meninggalkan seruanya, dengan imbalan bahwa merekaakan memberikan &amp;nbsp;kepadanya harta yang melimpah sehingga akan membuatnya menjadi lelaki yang terkaya dikota mekkah dan mereka akan menikahkanya dengan wanita - wanita yang disukainya.&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/08/orang-yang-banyak-bohong-ternyata-lebih.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; orang - orang &lt;/a&gt;Quaraisy mengatakan kepada Muhammad SAW. &#39;&#39;semuanya itu adalah untukmu, hai Muhammad, asal kamu cegah dirimu dari mencaci maki tuhan - tuhan kami dan jangan dan jngan pula kamu menyebut - nyebutnya dengan sebutan yang burk, jika kamu tidak mau maka sembalah tuhan kami selama satu tahun.&#39;&#39;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Lalu Rasullah menjawab &#39;&#39; Tunggulah sampai ada wahyu yang turun kepadaku dari tuhanku&#39;&#39; maka &lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/09/cara-dicintai-allah-swt.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;ALLAH&lt;/a&gt; menurunkan surat al-kafirun ini dari ayat pertama sampai akhir.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/kandungan-ayat-qs-al-kafirun.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-7671017998149645166</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 19:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-15T02:15:26.125+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Makalah Pengertian Limbah</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pengertian&amp;nbsp;Limbah adalah  buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun  domestik (rumah tangga). Dimana masyarakat bermukim, disanalah berbagai  jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black water),  dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey  water).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah, yang seringkali tidak  dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila  ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa  organik dan Senyawa anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas  tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan  terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan  terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah  tergantung pada jenis dan karakteristik limbah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengolahan limbah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah volume  limbah, kandungan bahan pencemar, dan frekuensi pembuangan limbah. Untuk  mengatasi Limbah”&amp;gt;limbah ini diperlukan pengolahan dan penanganan  Limbah”&amp;gt;limbah. Pada dasarnya pengolahan Limbah”&amp;gt;limbah ini dapat  dibedakan menjadi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. pengolahan menurut tingkatan perlakuan&lt;br /&gt;2. pengolahan menurut karakteristik limbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk mengatasi berbagai limbah dan air limpasan (hujan), maka suatu  kawasan permukiman membutuhkan berbagai jenis layanan sanitasi. Layanan  sanitasi ini tidak dapat selalu diartikan sebagai bentuk jasa layanan  yang disediakan pihak lain. Ada juga layanan sanitasi yang harus  disediakan sendiri oleh masyarakat, khususnya pemilik atau penghuni  rumah, seperti jamban misalnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Layanan air limbah domestik: pelayanan sanitasi untuk menangani limbah Air kakus. [1]&lt;br /&gt;2. Jamban yang layak harus memiliki akses air bersih yang cukup dan  tersambung ke unit penanganan air kakus yang benar. Apabila jamban  pribadi tidak ada, maka masyarakat perlu memiliki akses ke jamban  bersama atau MCK.&lt;br /&gt;3. Layanan persampahan. Layanan ini diawali dengan pewadahan sampah dan  pengumpulan sampah. Pengumpulan dilakukan dengan menggunakan gerobak  atau truk sampah. Layanan sampah juga harus dilengkapi dengan tempat  pembuangan sementara (TPS), tempat pembuangan akhir (TPA), atau  fasilitas pengolahan sampah lainnya. Dibeberapa wilayah pemukiman,  layanan untuk mengatasi sampah dikembangkan secara kolektif oleh  masyarakat. Beberapa ada yang melakukan upaya kolektif lebih lanjut  dengan memasukkan upaya pengkomposan dan pengumpulan bahan layak  daur-ulang.&lt;br /&gt;4. Layanan drainase lingkungan adalah penanganan limpasan air hujan  menggunakan saluran drainase (selokan) yang akan menampung limpasan air  tersebut dan mengalirkannya ke badan air penerima. Dimensi saluran  drainase harus cukup besar agar dapat menampung limpasan air hujan dari  wilayah yang dilayaninya. Saluran drainase harus memiliki kemiringan  yang cukup dan terbebas dari sampah.&lt;br /&gt;5. Penyediaan air bersih dalam sebuah pemukiman perlu tersedia secara  berkelanjutan dalam jumlah yang cukup. Air bersih ini tidak hanya untuk  memenuhi kebutuhan makan, minum, mandi, dan kakus saja, melainkan juga  untuk kebutuhan cuci dan pembersihan lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Karakteristik Limbah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Berukuran mikro&lt;br /&gt;2. Dinamis&lt;br /&gt;3. Berdampak luas (penyebarannya)&lt;br /&gt;4. Berdampak jangka panjang (antar generasi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Limbah Industri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Berdasarkan karakteristiknya limbah industri dapat dibagi menjadi empat bagian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Limbah cair biasanya dikenal sebagai entitas pencemar air.  Komponen pencemaran air pada umumnya terdiri dari bahan buangan padat,  bahan buangan organik, dan bahan buangan anorganik.&lt;br /&gt;2. Limbah padat&lt;br /&gt;3. Limbah gas dan partikel&lt;br /&gt;4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Merupakan sisa suatu usaha  atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang  karena sifat, konsentrasinya, dan jumlahnya secara langsung maupun tidak  langsung dapat mencemarkan, merusak, dan dapat membahayakan lingkungan  hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup  lainnya. Pengelolaan Limbah B3 adalah rangkaian kegiatan yang mencakup  reduksi, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan,  pengolahan, dan penimbunan limbah B3. Pengelolaan Limbah B3 ini  bertujuan untuk mencegah, menanggulangi pencemaran dan kerusakan  lingkungan, memulihkan kualitas lingkungan tercemar, dan meningkatan  kemampuan dan fungsi kualitas lingkungan.Latar BelakangMonday, August  16, 2010 11:29 PMGuna meningkatkan mutu lingkungan dan sanitasi di Rumah  Sakit atau tempat- tempat umum lainya maka perlu dibuatkan Instalasi  Pengolah Air Limbah (IPAL) yang baik dan teruji prosesnya. Denagn proses  yang baik diharapkan mutu air limbah yang dikeluarkan oleh rumah sakit  dapat mencapai standar yang ditetapkan oleh Men KLH No. 58/Men  KLH/12/1985 tentang Baku Mutu Limbah Cair Rumah Sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Seperti diketahui, dari aktifitas rumah sakit akan mengeluarkan air  limbah dalam jumlah yang cukup banyak. Air limbah rumah sakit ini  biasanya mengandung senyawa organik yang tinggi, senyawa kimia serta  mikroorganisme pathogen. Jika air limbahnya tidak diolah dengan baik  tentunya akan menyebabkan gangguan lingkungan atau penyakit terhadap  masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;Pada saat ini, ditengarai masih banyak rumah sakit yang belum mengolah  air limbahnya dengan baik. Alasan utamanya adalah keterbatasan dan  rumitnya disain proses pengolahan.&lt;br /&gt;Dari kajian intensif dengan para sejawat yang berprofesi dibidang  sanitasi, maka kami memberikan pilihan dari salah satu tekhnologi tepat  untuk IPAL Rumah Sakit.&lt;br /&gt;Telah kami sediakan disain IPAL Rumah Sakit, mulai dari rumah sakit  berkapasitas besar (±500 bed) samapai rumah sakit yang kecil atau  semacamnya (sekitar 10 bed) seperti Rumah Bersalin, Balai Pengobatan,  Puskesmas dan lain- lain.&lt;br /&gt;Disain IPAL ini dapat diterapkan untuk rumah susun, tempat pondokan,  hotel kecil maupun menengah atau Home Industri skala kecil lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Beberapa alasan yang mendukung untuk menggunakan IPAL dengan Bee Nest Media, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;1. Mahalnya tekhnologi IPAL yang ditawarkan kepihak rumah sakit,  terutama yang dibangun dengan bantuan Negara maju atau dibangun oleh  swasta dalam negeri dengan komponen import.&lt;br /&gt;2. Banyak IPAL rumah sakit yang dibuat kurang memperhatikan faktor  perilaku masyarakat sekitar maupun ketersediaan suku cadang yang ada.&lt;br /&gt;3. IPAL dengan tekhnologi proses lumpur aktif konventional pada  kenyatannya memerlukan banyak alat dan energi listrik dalam  pengoperasiannya sehingga menjadi beban berat bagi rumah sakit.&lt;br /&gt;4. Lumpur (sludge) hasil samping pengolahan Lumpur aktif conventional sering menjadi masalah tambahan dalam pembuangannya.&lt;br /&gt;5. Jika terjadi kerusakan dalam sistim kelistrikan atau peralatan  IPALnya, seringkali dalam beberapa jam saja kualitas air limbahnya  menurun dengan drastis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari beberapa pengalaman membuat disain dan mengerjakan konstruksi  IPAL dengan Bee Nest Media di beberapa rumah sakit sampai 250 bed maka  dapat penulis sampaikan keunggulan- keunggulannya dibandingkan dengan  teknik pengolahan Lumpur aktif konventional sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Mudah dibuat, karena dapat dikerjakan oleh tukang bangunan atau  tukang las setempat dengan pengawasan Sanitarian Puskesmas/ Rumah Sakit  yang berpendidikan D-III saja.&lt;br /&gt;2. Tidak banyak menggunakan alat listrik, karena hanya memerlukan 2 buah blower saja dengan daya yang tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;3. Mempunyai kemampuan menyesuaikan fluktuasi konsentrasi bahan pencemar maupun debit aliran air limbah yang masuk.&lt;br /&gt;4. Pengurasan lumpur (sludge) relative lama, sehingga sewaktu dikuras  keadaan lumpur sudah stabil dan tidak membahayakan lingkungan.&lt;br /&gt;5. Efisiensi pengolahan dapat diandalkan yaitu kualitas air limbahnya dapat mencapai baku mutu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;6. Bodi IPAL dapat disesuaikan dengan besar kecilnya tipe rumah sakit,  untuk rumah sakit besar sebaiknya menggunakan konstruksi beton cor,  tetapi untuk rumah sakit kecil dapat menggunakan pelat baja atau  fiberglass yang ringan dan kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ibarat kata pepatah, tiada gading yang tak retak, maka salah satu  kelemahannya dari IPAL dengan Bee Nest Media adalah bentuk bangunannya  yang relatif&amp;nbsp; besar sekitar (30% – 40%) dari system lumpur aktif  konventional dan tanah yang agak luas. Namun untuk rumah sakit yang  masih memiliki lahan kosong terutama rumah sakit daerah maka masalah  tanah dapat diatasi. Begitu juga bangunan wadahnya dapat dibuat murah  karena memanfaatkan material lokal dan tukang kerja/ pekerja lokal yang  upahnya juga murah.IPAL RUMAH SAKIT “BEE NEST MODEL”Tuesday, July 20,  2010 8:59 PMURAIAN RINGKAS&lt;br /&gt;PENGENALAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH ( IPAL) RUMAH SAKIT ATAU  SEMACAMNYA DENGAN “BEE NEST MODEL” SEBAGAI PILIHAN TEKNOLOGI SEDERHANA,  MUDAH DAN MURAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;I. Latar Belakang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Guna meningkatkan mutu lingkungan dan sanitasi di Rumah Sakit atau  tempat- tempat umum lainya maka perlu dibuatkan Instalasi Pengolah Air  Limbah (IPAL) yang baik dan teruji prosesnya. Denagn proses yang baik  diharapkan mutu air limbah yang dikeluarkan oleh rumah sakit dapat  mencapai standar yang ditetapkan oleh Men KLH No. 58/Men KLH/12/1985  tentang Baku Mutu Limbah Cair Rumah Sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Seperti diketahui, dari aktifitas rumah sakit akan mengeluarkan air  limbah dalam jumlah yang cukup banyak. Air limbah rumah sakit ini  biasanya mengandung senyawa organik yang tinggi, senyawa kimia serta  mikroorganisme pathogen. Jika air limbahnya tidak diolah dengan baik  tentunya akan menyebabkan gangguan lingkungan atau penyakit terhadap  masyarakat sekitar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada saat ini, ditengarai masih banyak rumah sakit yang belum  mengolah air limbahnya dengan baik. Alasan utamanya adalah keterbatasan  dan rumitnya disain proses pengolahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari kajian intensif dengan para sejawat yang berprofesi dibidang  sanitasi, maka kami memberikan pilihan dari salah satu tekhnologi tepat  untuk IPAL Rumah Sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Telah kami sediakan disain IPAL Rumah Sakit, mulai dari rumah sakit  berkapasitas besar (±500 bed) samapai rumah sakit yang kecil atau  semacamnya (sekitar 10 bed) seperti Rumah Bersalin, Balai Pengobatan,  Puskesmas dan lain- lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Disain IPAL ini dapat diterapkan untuk rumah susun, tempat pondokan,  hotel kecil maupun menengah atau Home Industri skala kecil lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Beberapa alasan yang mendukung untuk menggunakan IPAL dengan Bee Nest Model, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Mahalnya tekhnologi IPAL yang ditawarkan kepihak rumah sakit,  terutama yang dibangun dengan bantuan Negara maju atau dibangun oleh  swasta dalam negeri dengan komponen import.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2. Banyak IPAL rumah sakit yang dibuat kurang memperhatikan faktor  perilaku masyarakat sekitar maupun ketersediaan suku cadang yang ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3. IPAL dengan tekhnologi proses lumpur aktif konventional pada  kenyatannya memerlukan banyak alat dan energi listrik dalam  pengoperasiannya sehingga menjadi beban berat bagi rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;4. Lumpur (sludge) hasil samping pengolahan Lumpur aktif conventional sering menjadi masalah tambahan dalam pembuangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;5. Jika terjadi kerusakan dalam sistim kelistrikan atau peralatan  IPALnya, seringkali dalam beberapa jam saja kualitas air limbahnya  menurun dengan drastis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari beberapa pengalaman membuat disain dan mengerjakan konstruksi  IPAL dengan Bee Nest Model di beberapa rumah sakit sampai 250 bed maka  dapat penulis sampaikan keunggulan- keunggulannya dibandingkan dengan  teknik pengolahan Lumpur aktif konventional sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Mudah dibuat, karena dapat dikerjakan oleh tukang bangunan atau  tukang las setempat dengan pengawasan Sanitarian Puskesmas/ Rumah Sakit  yang berpendidikan D-III saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2. Tidak banyak menggunakan alat listrik, karena hanya memerlukan 2 buah blower saja dengan daya yang tidak terlalu besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3. Mempunyai kemampuan menyesuaikan fluktuasi konsentrasi bshan pencemar maupun debit aliran air limbah yang masuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;4. Pengurasan lumpur (sludge) relative lama, sehingga sewaktu dikuras  keadaan lumpur sudah stabil dan tidak membahayakan lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;5. Efisiensi pengolahan dapat diandalkan yaitu kualitas air limbahnya dapat mencapai baku mutu yang ditetapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;6. Bodi IPAL dapat disesuaikan dengan besar kecilnya tipe rumah  sakit, untuk rumah sakit besar sebaiknya menggunakan konstruksi beton  cor, tetapi untuk rumah sakit kecil dapat menggunakan pelat baja atau  fiberglass yang ringan dan kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ibarat kata pepatah, tiada gading yang tak retak, maka salah satu  kelemahannya dari IPAL dengan Bee Nest Model adalah bentuk bangunannya  yang relative besar sekitar (30% – 40%) dari system lumpur aktif  konventional dan tanah yang agak luas. Namun untuk rumah sakit yang  masih memiliki lahan kosong terutama rumah sakit daerah maka masalah  tanah dapat diatasi. Begitu juga bangunan wadahnya dapat dibuat murah  karena memanfaatkan material lokal dan tukang kerja/ pekerja lokal yang  upahnya juga murah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;II. Konsep Proses Pengolahan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Konsep pengolahan air limbah pada IPAL denag Bee Nest Model sangat  sederhana, yaitu menggunakan pendekatan secara Fisika – Biologi  (mikrobiologi air).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Secara ringkas proses pengolahan terbagi 3 tahapan utama yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1. Pengolahan Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada pengolahan pendahuluan mengandalkan proses fisika (walaupun  terjadi proses biokimia juga) yaitu untuk mengurangi material terapung  dan material mengendap yang ada didalam air limbah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Beberapa sarana penting yang harus dibuat pada pengolahan pendahuluan ini, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;a. Tangki Septik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Yaitu untuk menampung air limbah yang berasal dari kakus dan kamar  mandi serta wastafel. Besarnya volume tangkidapat diperkirakan dengan (½  – 1) kali debit harian air limbah yang masuk. Fungsi tangki septik  untuk memisahkan material terapung dan material terendap yang ikut  mengalir bersama air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;b. Tangki Pemisah Lemak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Berfungsi memisahkan lemak yang mengalir bersama air limbah asal  dapur. Volumenya = ⅓ rata- rata debit aliran air limbah dapur. Tangki  pemisah lemak ini berfungsi juga untuk menurunkan suhu air limbah yang  berasal dari air panas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;c. Tangki Pemecah Busa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jika di rumah sakit menggunakan detergen/ sabun yang banyak  mengeluarkan busa perlu dibuatkan tangki pemecah busa. Namun begitu,  untuk meningkatkan efisiensi kinerja IPAL rumah sakit (karena ada  keharusan memeriksakan parameter air limbahnya secara berkala), sangat  dianjurkan (harus) mengganti detergen/sabun yang tidak berbusa dan ramah  lingkungan. Dengan demikian tangki pemecah busanya tidak perlu ada dan  diganti dengan bak kontrol kecil (50 x 50 x 70 cm3) yang dilengkapi  screen untuk mencegah masuknya sampah padat kedalam tangki setara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;d. Bak Kontrol dan Screen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk fasilitas tertentu seperti laboratorium, ruang bedah,poliklinik  dan lain- lain yang air limbahnya tidak memerlukan pengolahan  pendahuluan, perlu memasang bak kontrol dan screen pada outletnya  sebelum mengalir ke dalam tangki setara untuk mencegah masuknya sampah  padat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bak kontrol ini cukup dibuat secara sederhana dengan volume yang  kecil (50 x 50 x 70 cm3) dan dipasangi screen dari kawat baja tahan  karat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2. Penyetaraan Mutu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sebelum air limbah diolah kedalam IPAL dengan Bee Nest Media, maka  semua air limbah dari berbagai sumber dan telah mengalami pengolahan  pendahuluan dialirkan ke dalam tangki setara (equalization tank).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Fungsi tangki setara ini sangat penting, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;a. Homogenisasi mutu air limbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;b. Mengatur irama aliran, dengan adanya WLC (Water Level Control)  yang bekerja ecara otomatis maka irama aliran aliran masuk ke daalam  IPAL lebih teratur dan mengurangi turbulesi aliran pada jam-jam sibuk/  padat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;c. Penyaring terakhir dari sampah padat yang masih dapat dihanyutkan oleh air limbah karena turbulensi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;d. Pengendapan material padat yang memunyai rapat masa tinggi seperti : kerikil, pasir abu gosok, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sayangnya ada beberapa pembuat desain IPAL yang kurang memperhatikan  fungsi tangki ini, adakalanya dibuat dengan mengabaikan besaran waktu  tinggal dan konstruksinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Begitu pentingnya tangki setara bagi pandangan penulis, maka telah  membuat bentuk dan menghitung dimensi serta peralatannya sesuai dengan  besarnya debit air limbah yang akan diolah (lihat tabel II dan gambar  terlampir).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada tangki setara inilah seringkali diukur parameter awal dari air  limbah yang akan diolah seperti BOD, COD, TSS, NH3 (ammonia) dan MBAS  (detergen).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Catatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada konsep IPAL dengan proses Lumpur aktif konvensional biasanya  kurang memperhatikan perhitungan sarana pengolahan pendahuluan, bahkan  adakalanya kotoran manusia dengan sengaja dimasukkan ke dalam proses  IPAL untuk meningkatkan perhitungan F/M Ratio. Dengan demikian kebutuhan  oksigen yang dipasok melalui Blower untuk mengolah Lumpur juga  meningkat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sebaliknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada konsep IPAL dengan Bee Nest Media, keberadaan material pengotor/  pencemar yang terapung maupun yang dapat mengendap telah dipisahkan ada  sarana-sarana yang ada sebelumnya yaitu pada pengolahan pendahuluan.  Dengan demikian material pengotor yang masuk ke dalam IPAL dengan Bee  Nest Media tinggal sedikit yang diolah, sedangkan material mengendap dan  mengapung dapat dibuang dalam waktu tertentu jika sudah penuh (cukup  banyak).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3. Proses Pengolahan lanjutan dalam IPAL dengan Bee Nest Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Air limbah yang telah mengalami pengolahan pendahuluan dan  penyetaraan mutu selanjutnya dipompakan ke dalam IPAL dengan Bee Nest  Media sebagai pengolah lanjutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Didalam sistem penggolahan ini, pada tangki II, III dan IV dipasangi  media khusus yang digunakan menempelkan bakteri pengurai untuk membangun  habitatnya sehingga tercukupi unsur- unsur kehidupan yang diperlukan  seperti sumber makanan dan oksigen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam hal ini, media yang digunakan adalah dari bahan plastik dengan  alasan harganya murah dan mudah dibentuk serta ringan. Bentuknya  bermacam- macam, ada yang berbentuk kotak bersilang, bergelombang atau  seperti sarang lebah (bee nest).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Media plastik berbentuk sarang lebah (bee nest) mempunyai keunggulan tersendiri antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;* Luas permukaannya paling optimal (150 – 240 m2/m3) dibandingkan  dengan tipe lain seperti RBC (80 – 150 m2/m3) atau berbentuk jaring (50  m2/m3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;* Mudak dirakit oleh tukang setempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;* Porositas sangat tinggi (98%)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;* Bobotnya ringan sehingga mudah dipasang dan dibongkar untuk dibersihkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Di dalam IPAL ini, air limbah akan mengalami proses penguraian sesuai  fungsinya tangkinya. Uraian proses dalam masing- masing tangki dapat  dijelaskan sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;a. Tangki I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Berfungsi sebagai pengendapan, awal dengan memperbesar luas permukaan  tangki, maka aliran vertikal yang terjadi di dalam tangki berjalan  dengan kecepatan yang sangat lambat, akibatnya material padat yang  mempunyai masa jenis lebih besar sedikit dari air dapat diendapkan  dengan seksama, disamping itu juga terjadi pemisahan terhadap material  terapung. Dari hasil pengamatan dilapangan ternyata telah berlangsung  pula proses penguraian secara biologis dalam yang ditandai dengan  perubahan warna dan bau airnya dibandingkan dengan air yang ada dari  outlet pompa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;b. Tangki II&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari tangki I air limbah mengalir ke dalam tangki II secara  gravitasi. Pada tangki II dipasang media bee nest ini mempunyai luas  kontak yang besar dan spesifik yaitu ± 226 m2/m3.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam jangka waktu 1-2 bulan bakteri anaerobik banyak menempel pada  permukaan plastik tersebut dengan membentuk lapisan film. Dari hasil  pemeliharaan bakteri anaerobik didalam media bee nest inilah proses  penguraian air limbah berlangsung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kisaran efisiensi pengolahannya sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø BOD : 60%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø COD : 55%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø TSS : 45%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø NH4 : 30%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø MBAS : 40%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;c. Tangki III&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pada tangki III ini berlangsung proses penguraian anoxic, terdapat 2 ruangan untuk prosesnya, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;F Ruangan 1, sebagai ruang pencampur, yaitu air limbah yang telah  mengalami proses penguraian secara anaerobic dicampur dengan sebagian  Lumpur aktif hasil aerasi dari tangki IV.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;F Ruangan 2, sebagai ruang pengurai anoxic yang berlangsung pada media bee nest.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Adapun fungsi dari tangki pengurai anoxic ini adalah untuk regenerasi  sel-sel mikroba yang ada dalam tangki IV, disamping itu bermanfaat pula  untuk meningkatkan beban hidrolik dan menaikkan kandungan DO pada air  limbah yang sedang diolah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kisaran efisiensi pengolahannya sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø BOD : 60%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø COD : 50%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø TSS : 60%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø NH4 : 70%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø MBAS : 50%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;d. Tangki IV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Di dalam tangki IV, proses penguraian berlangsung secara aerobic.  Beberapa komponen penting untuk mendukung proses penguraian secara  aerobic :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;1) Blower, sebagai mesin penyembur udara di dalam air, berfungsi  untuk memasok O2 dalam udara yang dibutuhkan oleh bakteri aerob.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;2) Diffuser, untuk membentuk besarnya gelembung udara yang  disemburkan oleh Blower, semakin kecil gelembung udara yang melewati  diffuser akan semakin baik, karena luasa permukaan udara semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;3) Pompa sirkulasi, untuk mengalirkan Lumpur aktif hasil proses  pengolahan aerobic ke dalam tangki III ke dalam ruang anoxic untuk  regenerasi sel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;4) Media be nest yang terbuat dari PVC sheet, berfungsi untuk tempat  menempelnya bakteri aerob yang akan mengadakan proses penguraian secara  aerobic.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;5) Jika busa detergennya tidak dapat dikendalikan perlu dipasang sprayer untuk menghancurkan busa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kisaran efisiensi pengolahannya sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø BOD : 45%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø COD : 45%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø TSS : 9%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø NH4 : 75%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ø MBAS : 75%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;e. Tangki V&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Air limbah yang telah mengalami proses pengolahannya secara  berjenjang seperti diuraikan diatas perlu tampung sementara pada tangki  V, di dalam tangki ini air limbah diadakan klorinasi untuk menghilangkan  keberadaan bakteri pathogen yang mungkin ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Effluent pada tangki V ini airnya diperiksakan ke laboratorium lingkungan secara berkala sebelum dibuang ke perairan umum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;III. Penutup&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk memudahkan pembangunan IPAL Rumah Sakit telah penulis berikan  contoh ukuran dimensi dari bodi IPAL, peralatan dan daya yang dipakai  seperti yang terlampir dalam proposal. Disain terbagi menjadi 2 bagian,  yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;§ Konstruksi Beton untuk Rumah Sakit dengan kapasitas &amp;gt; 100 bed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;§ Konstruksi Baja atau fiberglass untuk Rumah Sakit denga kapasitas &amp;lt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dari uraian ringkas di atas, maka untuk mengurangi beban pencemaran  air limbah Rumah Sakit, maka penerapan tekhnologi IPAL dengan Bee Nest  Model dapat dijadikan pertimbangan bagi yang berkepentingan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/makalah-pengertian-limbah.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-703853743088134889</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 11:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T18:28:15.155+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Macam - Macam  Peralatan Jaringan</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;NIC adalah kartu jaringan atau LAN Card berupa papan elektronik yang  ditanam atau dipasang di setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu  jaringan. NIC biasanya ditanam pada slot yang masih kosong yang tersedia  pada CPU (Central Processing Unit) pada suatu rangkaian komputer  desktop.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/nic.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-112&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/nic.jpg?w=300&amp;amp;h=225&quot; title=&quot;NIC&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Network Interface Card&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PCMCIA Network Interface Card&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;PCMCIA adalah jenis kartu jaringan yang  biasa di pakai untuk membuat koneksi pada notebook. Dengan kata lain  notebook yang belum terpasang kartu jaringan dapat dipasang PCMCIA agar  dapat terkoneksi dalam suatu jaringan yang ada. Kartu jaringan ini  pemasangannya tidak terlalu sulit, cukup dimasukkan ke port PCMCIA yang  ada pada setiap notebook dan tidak perlu dibongkar. Cukup ditancapkan  dari bagian pinggir atau depan dari notebook tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/pcmcia-card.gif&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;PCMCIA Card&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-114&quot; height=&quot;277&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/pcmcia-card.gif?w=300&amp;amp;h=277&quot; title=&quot;pcmcia-card&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: PCMCIA&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HUB&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;HUB atau Switch digunakan untuk  menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering  digunakan pada topologi star dan extended star. Perbedaan antara HUB dan  Switch adalah kecepatan transfer datanya. Yaitu 10:100 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/hub.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;HUB&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-116&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/hub.jpg?w=300&amp;amp;h=300&quot; title=&quot;HUB&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: HUB&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Switch&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saat ini perusahaan umumnya memilih jaringan  Ethernet 10 Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100 Mbps untuk  koneksi ke server. Biasanya mereka menggunakan switch 10/100 yang  biasanya memiliki beberapa port 10 Mbps untuk koneksi ke komputer client  dan 1 port 100 Mbps untuk koneksi ke server atau komputer yang dianggap  sebagai server.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/switch.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-118&quot; height=&quot;221&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/switch.jpg?w=300&amp;amp;h=221&quot; title=&quot;switch&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Switch&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Bridge&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bridge adalah perangkat yang berfungsi  menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama  maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Bridge memetakan  alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing  segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan  melintasi bridge.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/bridge2.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-119&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/bridge2.jpg?w=297&amp;amp;h=300&quot; title=&quot;bridge&quot; width=&quot;297&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Bridge&lt;/div&gt;&lt;b&gt;VDSL (Very high-bit-rate Digital Subscriber Line port)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;VDSL (Very high-bit-rate Digital Subscriber  Line port) merupakan suatu alat atau piranti yang digunakan sebagai  converter dari kabel UTP (RJ45) ke kabel telepon (RJ11). Untuk  menghubungkan jaringan LAN atau Intranet antar gedung yang jaraknya  kurang lebih 500 meter masih memungkinkan dengan penambahan piranti VDSL  ini.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/vdsl.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-121&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/vdsl.jpg?w=593&quot; title=&quot;VDSL&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: VDSL&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Wireless&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wireless digunakan untuk membypass infrastruktur Telkom last mile dengan jarak 5-8 km.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/wireless.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-122&quot; height=&quot;211&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/wireless.jpg?w=300&amp;amp;h=211&quot; title=&quot;Wireless&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Wireless&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Router&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Router adalah suatu alat pada dunia komputer  yang berguna untuk membelokkan data dari suatu sistem jaringan ke  sistem yang lain. Logikanya sebuah sistem jaringan tidak dapat berpindah  ke sistem yang lain. Exp Sis A. Menggunakan IP 192.168.1.1 dan Sis B.  Menggunakan IP 192.168.2.1 Maka Kompi yang menggunakan Sis A tidak dapat  melakukan komunikasi dengan Sis B tanpa Router.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/router-2500-nuggetlab.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-123&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/router-2500-nuggetlab.jpg?w=300&amp;amp;h=225&quot; title=&quot;router-2500-nuggetlab&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Router&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Unshielded Twisted Pair&amp;nbsp;(UTP)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kabel unshielded twisted pair adalah kabel  yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa  kabel yang didalamnya berisi empat (4) pasang kabel yang yang setiap  pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/utp.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-124&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/utp.jpg?w=593&quot; title=&quot;utp&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Kabel UTP&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Shielded Twisted Pair (STP)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi  kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi  untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum  digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/stp.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-125&quot; height=&quot;186&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/stp.jpg?w=300&amp;amp;h=186&quot; title=&quot;stp&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Kabel STP&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Coaxial Cable&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Coaxial adalah suatu jenis kabel yang  menggunakan dua buah konduktor. Pusatnya berupa inti kawat padat yang  dilingkupi oleh sekat yang kemudian dililiti lagi oleh kawat berselaput  konduktor. Jenis kabel ini biasa digunakan untuk jaringan dengan  bandwith yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/coaxcable.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-126&quot; height=&quot;180&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/coaxcable.jpg?w=300&amp;amp;h=180&quot; title=&quot;coaxcable&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Kabel Coaxial&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Fiber Optic (F/O)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kabel fiber optic merupakan kabel  jaringanyang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel  lainnya, kabel ini lebih mahal. Namun, fiber optic memiliki jangkauan  yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan kilometer, tahan terhadap  interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang  lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa  sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga.  Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk  cahaya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/gambar-kabel-fiber-optic.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-127&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/gambar-kabel-fiber-optic.jpg?w=300&amp;amp;h=200&quot; title=&quot;gambar-kabel-fiber-optic&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Kabel Fiber Optic&lt;/div&gt;&lt;b&gt;RJ-45&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Kabel RJ-45 adalah kabel  Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan omputer LAN maupun  jaringan omputer tipe lainnya. Konektor RJ-45 ini memiliki konfigurasi  dua macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya, baik itu  Straight Through Configuration, Cross Over atau Rollover&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/rj45.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-128&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/rj45.jpg?w=593&quot; title=&quot;RJ45&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: RJ-45&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Modem&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Modem atau Modul the Modulator adalah  peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet  menggunakan kabel telepon.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/modem2.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-129&quot; height=&quot;294&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/modem2.jpg?w=300&amp;amp;h=294&quot; title=&quot;modem2&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: USB Modem&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Crimping Tools&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/crimp-tool2_mod.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam  Peralatan Jaringan&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-130&quot; height=&quot;218&quot; src=&quot;http://shadowrencong.files.wordpress.com/2011/12/crimp-tool2_mod.jpg?w=300&amp;amp;h=218&quot; title=&quot;crimp-tool2_mod&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gambar: Tang Crimping&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/macam-macam-peralatan-jaringan.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-1631898148921794896</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 10:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T17:58:18.083+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Berbagai macam  daun di bumi ini pasti banyak juga ciri-cirinya. Dari daun monokotil  sampai dicotil. Yang di maksud dengan daun monokotil adalah tumbuhan  tersebut batangnnya bercabang, pertulangan daun sejajar dan melengkung,  sedangkan dari bijinya, biji monokotil tersebut hanya satu keping.  &amp;nbsp;Sedangkan pada daun dikotil, daun tersebut batangnnya tidak bercabang,  berkambium sehingga menjadikan tumbuhan bisa membesar, akarnya tersusun  dalam akar tunggang, ujung akarnya tidak di lindungi oleh selaput  pelindung, daunnya menjari yang jika kita lihat dari tulang daunnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sebelum menuju ke bagian  penampang daun, kita jelaskan dari fungsi daun tersebut. Fungsinya  adalah: * membuat makanan melalui fotosintesis, *Sebagai tempat  pengeluaran air dari proses gutasi, *menyerap CO2 dari udara, * dan yang  &amp;nbsp;terkahir adalah untuk melakukan proses respirasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Struktur yang di miliki daun  antara lainnya di susun oleh 2 komponent yaitu komponen penyusun  struktur jaringan daun dari dalam dan dari luar. Struktur jaringan dari  dalam bisa meliputi bagian-bagian epidermis, mesofl daun, pembuluh  angkut/ berkas pengangkut daun, dan jaringan tambahan daun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Perbedaan antara &lt;b&gt;tumbuhan dikotil dan tumbuhan monokotil&lt;/b&gt; sudah di bahas dalam awal paragraf. Selanjutnya untuk macam-macam tumbuhan dikotil dan monokotil adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tumbuhan mokotil : Kelapa,&amp;nbsp;Kelapa,&amp;nbsp;Jagung,&amp;nbsp;bawang ,&amp;nbsp;pisang,&amp;nbsp;padi ,&amp;nbsp;&amp;nbsp;tebu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tumbuhan Dikotil :&amp;nbsp;Kacang tanah,&amp;nbsp;Mangga,&amp;nbsp;Rambutan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;Belimbing,&amp;nbsp;Jeruk,&amp;nbsp;&amp;nbsp;jambu air,&amp;nbsp;&amp;nbsp;terong,&amp;nbsp;cabai,&amp;nbsp;tomat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1036&quot; height=&quot;249&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/penampang-lintang-daun-300x249.jpg&quot; title=&quot;penampang lintang daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Stomata D Spons 27 Gambar Penampang Melintang Daun Berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1037&quot; height=&quot;131&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/daun-300x131.jpg&quot; title=&quot;daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ini Penampang Daun Monokotil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1038&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/akar_dikotil-300x160.jpg&quot; title=&quot;akar_dikotil&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gambar Penampang Akar Daun Dikotil Dan Monokotil Dan Penampang Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;akar_monokotil&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1039&quot; height=&quot;209&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/akar_monokotil-300x209.jpg&quot; title=&quot;akar_monokotil&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gambar Penampang Akar Daun Dikotil Dan Monokotil Dan Penampang Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-1040&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/2-9d-3.jpg&quot; title=&quot;2-9d-3&quot; width=&quot;250&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gbr Penampang Melintang Sumsum Tulang Belakang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; src=&quot;http://www.invir.com/latihan/smp3ebtipa04/P01P3EBT0320000025A.gif&quot; title=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sel 25 Perhatikan Gambar Penampang Melintang Batang Dikotil Berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-a4Xhc2BvKzk/TXajA4fhWiI/AAAAAAAAICk/sJOFDRHKudc/s400/DAUN.jpg&quot; title=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;12 Gambar Penampang Melintang Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gbr Irisan Melintang Batang Waru&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-1041&quot; height=&quot;219&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/2-2f-2.jpg&quot; title=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; width=&quot;250&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ini Penampang Akar Dikotil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;penampang-melintang-akar-monokotil&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-1042&quot; height=&quot;224&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/penampang-melintang-akar-monokotil.jpg&quot; title=&quot;penampang-melintang-akar-monokotil&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;float: none; margin: 10px 0px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;ins style=&quot;border: none; display: inline-table; height: 15px; margin: 0; padding: 0; position: relative; visibility: visible; width: 468px;&quot;&gt;&lt;ins id=&quot;aswift_2_anchor&quot; style=&quot;border: none; display: block; height: 15px; margin: 0; padding: 0; position: relative; visibility: visible; width: 468px;&quot;&gt;&lt;iframe allowtransparency=&quot;true&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;15&quot; hspace=&quot;0&quot; id=&quot;aswift_2&quot; marginheight=&quot;0&quot; marginwidth=&quot;0&quot; name=&quot;aswift_2&quot; scrolling=&quot;no&quot; style=&quot;left: 0; position: absolute; top: 0;&quot; vspace=&quot;0&quot; width=&quot;468&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/ins&gt;&lt;/ins&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gb 10 Penampang Anatomi Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;anatomi pada daun&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1043&quot; height=&quot;100&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/anatomi-pada-daun-300x100.jpg&quot; title=&quot;anatomi pada daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;11 Perhatikan Penampang Melintang Batang Berikut Ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;anatomi pada batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1044&quot; height=&quot;165&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/batang-300x165.jpg&quot; title=&quot;batang&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kelas 12 Biologi Latihan Soal Latihan 5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;penampang-melintang-batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1045&quot; height=&quot;181&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/penampang-melintang-batang-300x181.jpg&quot; title=&quot;penampang-melintang-batang&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Penampang Melintang Batang Catatan Kaki&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;penampang melintang daun&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-1046&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/penampang-melintang-daun.jpg&quot; title=&quot;penampang melintang daun&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;PENAMPANG DAUN MELINTANG&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;gambar melintang daun&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1048&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/gambar-melintang-daun-300x250.jpg&quot; title=&quot;gambar melintang daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;struktur_daun&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1047&quot; height=&quot;209&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/struktur_daun-300x209.gif&quot; title=&quot;struktur_daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;Perhatikan Gambar Penampang Melintang Daun Di Bawah Ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;anatomi-daun&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1049&quot; height=&quot;134&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/anatomi-daun-300x134.png&quot; title=&quot;anatomi-daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Anatomi Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;jaringan daun&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-1050&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/jaringan-daun.jpg&quot; title=&quot;jaringan daun&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bunga Akar 17 Perhatikan Gambar Penampang Melintang Daun Berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;penampang melintang ginjal&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1051&quot; height=&quot;285&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/penampang-melintang-ginjal-300x285.jpg&quot; title=&quot;penampang melintang ginjal&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Penampang Melintang Ginjal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;batang monocotil&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1052&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/BATANG-1-300x154.jpg&quot; title=&quot;batang&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Penampang Melintang Batang Dikotil Dan Monokotil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/bms_23-009.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Macam - Macam Irisan Daun Dan Batang&quot; class=&quot;aligncenter size-medium wp-image-1053&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;http://www.triwahyu.web.id/wp-content/uploads/2012/07/bms_23-009-300x225.jpg&quot; title=&quot;bms_23-009&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Memperlihatkan Penampang Melintang Daun Pinus Pinus Mercusii&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/macam-macam-irisan-daun-dan-batang.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-a4Xhc2BvKzk/TXajA4fhWiI/AAAAAAAAICk/sJOFDRHKudc/s72-c/DAUN.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-9190487460799076144</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 09:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T16:25:12.342+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Makalah Beriman Kepada Hari Akhir</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;BAB III &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;IMAN KEPADA HARI AKHIR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;(Contoh pembelajaran Agama Islam SMA Kelas XII) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-PtZjWtPxfLg/T1LK750IewI/AAAAAAAAAGU/dqjlaqWdbr4/s1600/kiamat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Makalah Beriman Kepada Hari Akhir&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-PtZjWtPxfLg/T1LK750IewI/AAAAAAAAAGU/dqjlaqWdbr4/s320/kiamat.jpg&quot; title=&quot;Makalah Beriman Kepada Hari Akhir&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator &lt;br /&gt;3. Meningkatkan keimanan kepada hari akhir &lt;br /&gt;3.1. Menampilkan perilaku yang  mencerminkan keimanan terhadap hari  akhir ◊ Mampu menjelaskan pengertian beriman kepada hari akhir. &lt;br /&gt;◊ Mampu menjelaskan dalil naqli mengenai pentingnya beriman kepada hari akhir. &lt;br /&gt;◊ Mampu menjelaskan perilaku yang  mencerminkan keimanan terhadap hari akhir &lt;br /&gt;◊ Mampu menampilkan perilaku yang  mencerminkan keimanan terhadap hari akhir  &lt;br /&gt;3.2. Menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir &lt;br /&gt;◊ Menjelaskan hikmah beriman kepada hari akhir. &lt;br /&gt;◊ Mendeskripsikan  hikmah beriman kepada hari akhir.    &lt;br /&gt;◊ Menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Dalil Naqli tentang Hari Akhir &lt;br /&gt;Iman kepada hari akhir adalah salah satu  rukun iman yang utama selain  iman kepada Allah swt. Menurut Prof. Dr. Quraisy Syihab, dalam bukunya  Wawasan Al-Quran halaman 80, dua rukun iman inilah yang paling banyak  disebutkan dalam Al-Quran. Terbukti al-Quran selalu menyebutkan Iman  kepada Hari Akhir dan Iman kepada Allah selalu bersamaan dan berurutan.  Diantaranya adalah ayat-ayat berikut !  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Al-Quran surat  al-Baqarah (2) ayat  8 :  &lt;br /&gt;Artinya:  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara manusia ada yang mengatakan: &quot;Kami beriman kepada Allah dan  Hari kemudian&quot;, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang  beriman. (Q.S. al Baqarah ayat 8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al-Quran surat  al-Taubah (9) ayat 8 : &lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang  beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat,  menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah,  maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan  orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S. al Taubah ayat 8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Al-Quran surat  al-Maidah (5) ayat 69 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan  orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar  beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada  kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(Q.S.  al Maidah ayat 69) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Al-Quran surat  al-Baqarah (2) ayat  177 : &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu  kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada  Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan  memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim,  orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan  orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya,  mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati  janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam  kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang  yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (Q.S.  al Baqarah ayat 177) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian terlihat bahwa keimanan kepada Allah berkaitan erat  dengan iman kepada hari akhir. Menurut Prof.Quraisy Syihab keimanan  kepada Allah tidak sempurna kecuali dengan keimanan kepada hari akhir.   keimanan kepada Allah menuntut adanya amal perbuatan, sedangkan amal  perbuatan baru sempurna motivasinya dengan adanya keimanan tentang  adanya hari akhir. Karena kesempurnaan ganjaran dan balasannya hanya  ditemukan di akhirat nanti. Untuk memperkuat argumennya, beliau  menyatakan bahwa kata “yaumul akhir” saja terulang 24 kali, disamping  kata &quot;akhirat” terulang 115 kali dalam Al-Quran. Selain itu Al-Quran  selalu menggugah hati dan pikiran manusia dengan menggambarkan  peristiwa-peristiwa hari akhirat, dengan nama-nama yang unik, misalnya  “al-Zalzalah”, “al-Qari’ah”, an-Naba’, al-Qiyamah”. Istilah-istilah  (yang menjadi nama surat  Al-Quran) itu mencerminkan peristiwa dan  keadaan yang bakal dihadapi oleh manusia pada saat itu,  dengan tujuan  agar manusia beriman kepada Allah dan hari akhirat, karena manusia akan  bertemu Allah, dan manusia pasti akan mati, karenanya  manusia jangan  lengah, lupa diri, jangan terpesona dengan kehidupan dunia yang temporal  dan menipu, manusia  jangan mempertuhankan harta, karena harta tidak  dapat menolong pemiliknya dari siksa Allah di hari akhirat.  &lt;br /&gt;Disamping itu banyak hadis-hadis  rasulullah dengan kwalitas yang  berbeda selalu mengkaitkan kesalehan sosial seseorang dengan kemantapan  iman kepada Allah dan hari akhir. Diantaranya adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. Hadis  tentang kemampuan seseorang untuk selalu bertutur kata yang  baik, atau lebih baik diam jika tidak mampu melakukannya, adalah : &lt;br /&gt;مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا اَوْ  لِيَصْمُتْ (رَوَاهُ الْبُخَارِي وَمُسْلِم عَنْ اَبِى هُرَيْرَة) &lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia selalu  bertutur kata yang baik atau lebih baik diam”.(H.R.Bukhari dan Muslim  dari Abu Hurairah) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketulusan seseorang dalam menghormati tamu adalah cermin imannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِي وَمُسْلِم عَنْ اَبِى هُرَيْرَة) &lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia   memuliakan tamunya. ”.(H.R.Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Manisnya iman adalah lari dari fitnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ اَبِيْ سَعِيْد الخُدْ رِى أَنَّهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوْشِكَ اَنْ يَكُوْنَ خَيْرُ مَالِ  الْمُسْلِمِ غَنَمٌ يَتَّبِعُ بِهَا شَعْفُ الْجِبَالِ وَمَوَاقِعُ  الْقِطْرِ يَفِرُّ بِدِيْنِهِ مِنَ الْفِتَنِ &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Dari Abu Sa’id Al-Khudry ra. Bahwasanya ia berkata : Rasulullah saw  bersabda : Hampir-hampir sebaik-baik harta orang Islam adalah kambing  yang mana ia mengikutinya di pucuk gunung dan tempat yang mendapat hujan  dimana ia melarikan agamanya dari fitnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku yang tercermin dari ketiga hadis  tersebut, tercapai apabila  seseorang memiliki kemantapan iman kepada Allah dan hari akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dalil ‘Aqli tentang Hari Akhir &lt;br /&gt;Dalil ‘aqli merupakan argumen untuk memperkuat dalil naqli yang  bersumber dari al-Quran dan Sunnah, karena argumen al-Quran sendiri  sudah sangat mampu mengatasi keragu-raguan manusia tentang adanya hari  kiamat tersebut. Mari kita tampilkan kemungkinan datangnya hari akhir  menurut teori para ahli pada bidangnya masing-masing.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Menurut Ahli Astronomi &lt;br /&gt;Bumi dan planet-planet lainnya berputar mengelilingi matahari secara  teratur dan sempurna masing-masing planet mempunyai daya tarik-menarik  sehingga beredar dan bergerak seimbang/serasi. Namun daya tarik menarik  itu semakin lama akan semakin berkurang bahkan hilang sama sekali,  akhirnya akan saling bertabrakan dan hancur, (bandingkan surat at-Takwir  2 dan al-Infiëãr 2).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menurut ahli Geologi &lt;br /&gt;Di dalam perut bumi terdapat gas yang panas yang berkembang dan terus  menerus menekan kearah luar bumi. Akan tetapi bumi itu sendiri mendapat  tekanan (atmosfir) dari luar atau permukaannya, sehingga terjadilah  keseimbangan. Namun diperkirakan bahwa tekanan dari luar semakin lama  semakin lemah, bahkan tak berdaya lagi akhirnya mengakibatkan gas bumi  akan meledak dengan ledakan yang sangat dahsyat dan akan mengeluarkan  bola api raksasa yang membawa kehancuran. (bandingkan dengan surat   al-Zalzalah).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Menurut Ahli Fisika   &lt;br /&gt;Menurut Teori  Ilmu Alam bahwa sumber energi terbesar yang dapat  memenuhi kebutuhan semua kehidupan di dunia ini adalah matahari. Begitu  juga daya tarik antara benda-benda angkasa (planet) itu ada  ketergantungan dengan energi matahari. Namun lambat laun sinar matahari  semakin melemah, akibatnya mempengaruhi daya tarik diantara  planet-planet tersebut akhirnya tidak ada keseimbangan, maka terjadilah  tabrakan diantara mereka. (bandingkan at-Takwir 1-3) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pendapat lain dari Sarjana Astronomi Jh. Van Vierngen dan kawan-kawannya.  &lt;br /&gt;Mereka memperkirakan bahwa alam semesta ini akan meletus akibat dari  pengembangan yang terus menerus tanpa batas. Diumpamakan seseorang yang  meniup balon terus menerus tanpa henti maka balon tersebut akan meledak.  Sampai saat ini alam ini sedang terus mengalami pengembangan, sehingga  akan melebihi kapasitas maksimal, akibatnya langit yang membentang luas  itu akan pecah dan hancur berantakan. (Bandingkan surat  al-Ahqãf ;3,  at-Tur ;9,ar-Rahmãn ; 37, al-Hãqqah ; 16, al-Maãrij ; 8 ). &lt;br /&gt;Dengan adanya kesadaran demikian terdoronglah manusia untuk beriman dan  beramal saleh   itulah sebabnya, mengapa keimanan kepada hari akhir itu  sangat penting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tanda-tanda Hari Akhir (kiamat) &lt;br /&gt;Kapan  hari kiamat akan tiba memang rahasia Allah, pengetahuan kita  hanya terbatas pada tanda-tanda akan kedatangannya. Sebagaimana firman  Allah berikut ini : &lt;br /&gt;1. Q.S. an-Nãzi’at (79) ayat : 42-44 &lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari  berbangkit, kapankah terjadinya?. Siapakah kamu (sehingga) dapat  menyebutkan (waktunya)? Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya  (ketentuan waktunya). (Q.S. an Nãzi’at ayat 42-44) &lt;br /&gt;2. Q.S. al-Isra (17) ayat 51, dialog antara kaum musyrik dengan Rasulullah tentang kapan hari kiamat (hari kebangkitan).  &lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut  pikiranmu&quot;. Maka mereka akan bertanya: &quot;Siapa yang akan menghidupkan  kami kembali?&quot; Katakanlah: &quot;Yang telah menciptakan kamu pada kali yang  pertama&quot;. Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu  dan berkata, &quot;Kapan itu (akan terjadi)?&quot; Katakanlah: &quot;Mudah-mudahan  waktu berbangkit itu dekat&quot;. (Q.S. al Isra ayat 51) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang kafir dan musyrik suka ragu, tentang kemungkinan manusia  dibangkitkan kembali dan kalaupun itu mungkin kapankah hal itu terjadi.  Jawabannya adalah mudah-mudahan dalam waktu dekat. Artinya waktu hari  kiamat tetaplah menjadi rahasia Allah swt. &lt;br /&gt;Prof. Bey Arifin dalam bukunya Hidup Sesudah Mati  (hal.182-196) setelah  mengutip beberapa hadis  rasulullah melukiskan tanda-tanda hari Kiamat  ada 15 peristiwa yang mendahuluinya. Dari 15 peristiwa itu menurut  beliau 3 diantaranya adalah paling penting.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Munculnya Dajjal &lt;br /&gt;Dajjal artinya pembohong yang kerjanya cuma menyesatkan manusia. Dajjal  ada 2 macam. Dajjal kecil dan Dajjal besar. Dajjal-Dajjal menyebabkan  kerusakan-kerusakan dalam masyarakat. Kerusakan-kerusakan yang  ditimbulkan oleh Dajjal kecil itu dinamakan Kiamat Kecil. Dan  Dajjal-Dajjal kecil itu telah lahir dan mungkin dapat kita temukan  disekitar kita. Sedangkan Dajjal besar adalah pembohong kaliber besar  yang kerjanya membohongi dan menyesatkan umat manusia dan mereka akan  muncul menjelang Kiamat kubra (kiamat besar) tiba. Coba perhatikan do’a  Rasulullah berikut, yang dikutip oleh Bay Arifin dari kitab Jami’  Shaghir.  &lt;br /&gt;اَللهُمَّ إِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْهَدَمِ وَالْمَأْثَمِ  وَالْمَغْرَمِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ  فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ شَرِّ الْغِنَى  وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْفَقْرِ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ  الْمَسِيْحِ الدَّجَّال اللهُمَّ اغْسِلْ عَنِّى خطَايَايَ بِالْمَاءِ  وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّ قَلْبِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقِّى  الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَس وَبَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَايَ  كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :  &lt;br /&gt;Ya Allah aku mohon berlindung kepada Mu dari sifat malas dan umur  kelewat tua, dari segala dosa hutang, dari fitnah kubur dan azab kubur,  dari fitnah neraka dan azab neraka, dari bahaya fitnah kekayaan, aku  berlindung dengan Engkau dari fitnah (bahaya) kemiskinan. Dan aku  berlindung kepada Engkau dari fitnah al-Masih Dajjal. Ya Allah  bersihkanlah diriku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, dengan   salju, dan air mawar, bersihkan pula jiwaku dari kesalahan seperti  bersihnya kain putih dari daki dan jauhkan aku dari  kesalahan-kesalahanku seperti jauhnya jarak antara timur dan barat.  (hadis  shahih, diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Nasa’i, dan Ibnu  Majah dari ‘Aisyah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadis  lain Rasulullah bersabda : “Tidak terjadi Kiamat, sehingga  muncul hampir 30 orang Dajjal, masing-masing mengakui bahwa ia Rasul  Allah.”  (H.R.Abu Dawud, Turmuzi, Nasai dan Ibnu Majah dari Abu  Hurairah)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Islam Dajjal-Dajjal yang mengaku nabi palsu itu telah  muncul sejak zaman rasulullah. Tercatat ada 3 nabi palsu pada masa  rasulullah, yaitu Al-‘Unsy dari Yaman, Musailamah Al-Kazzab dari Yamamah  dan Ibnu Syayyad dari Madinah. Ketiga Dajjal itu dapat ditumpas pada  masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq.  Beberapa puluh tahun  kemudian, muncul lagi di Irak yang mengaku sebagai nabi, namanya Mukhtar  As Tsaqafy namun dia dapat ditumpas dan terbunuh. Namun masih banyak  lagi dalam sejarah yang mungkin tidak tercatat.  &lt;br /&gt;Akhirnya di abad ke 20 masehi tepatnya tahun 1839 masehi lahirlah  di  Qadyan  India seorang yang bernama Mirza Gulam Ahmad yang dalam masa  hidupnya berkhutbah dan mengarang. Pada tahun 1900 ia mendirikan  perkumpulan yang dinamai Ahmadiyah. Yang pada akhirnya ia pun menganggap  dirinya nabi dan begitupun pengikutnya menghormatinya sebagai nabi. Di  Indonesia baru-baru ini muncul Lia Aminuddin mengaku sebagai nabi dan  rasul dan kemudian tahun 1997 MUI memfatwakannya sebagai nabi palsu,  sesat dan menyesatkan. Kemudian tahun 2007 muncul juga di Bogor seorang  bernama Ahmad Mushaddiq yang nama aslinya adalah H. Salam mengaku  sebagai nabi dan rasul. Dan kita tidak tahu sudah berapa banyak  Dajjal-Dajjal yang lahir ke dunia ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Turunnya Isa ibnu Maryam A.S. &lt;br /&gt;Menurut A.Hasan dalam bukunya Verslag Debat Pembela Islam menerangkan  bahwa ada lebih kurang 30 buah hadis  yang menerangkan akan turunnya Isa  ibnu Maryam AS.  Kedatangannya adalah untuk membunuh semua babi dan  menghancurkan semua salib. Ulama mentakwilkan sebagai kehancuran dan  lenyapnya agama Kristen dan memperkuat agama Islam. Dan kedatangan Isa  anak Maryam itu adalah sesudah munculnya Dajjal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Turunnya Imam Mahdi &lt;br /&gt;Kepercayaan akan kehadiran Imam Mahdi pada akhir zaman telah merata  dikalangan kaum muslimin. Mahdi artinya yang mendapat petunjuk. Kata  Mahdi tidaklah terdapat dalam Al-Quran.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kemukakan beberapa pendapat para ulama mengenai Imam Mahdi : &lt;br /&gt;a. Pendapat Ibnu Khaldun : “…semua hadis-hadis  itu tidak ada yang terlepas dari bantahan, kecuali sedikit sekali”. &lt;br /&gt;b. Pendapat Syaikh Muhammad Darwisy : “Hadis-hadis  tentang Mahdi  semuanya lemah, tidak satupun yang dapat jadi pegangan. Janganlah kamu  terpedaya oleh omongan orang yang mengumpulkannya dalam beberapa  karangan”. &lt;br /&gt;c. Pendapat Sayid Rasyid Ridha : “Masalah Mahdi yang ditunggu-tunggu  kedatangannya itu adalah masalah suatu dasar aliran politik yang diberi  pakaian agama”. &lt;br /&gt;Dari tiga pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa keyakinan akan  hadirnya Imam Mahdi menjelang hari kiamat (sebagai salah satu tanda hari  kiamat), tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian waktu  datangnya hari kiamat tetaplah menjadi rahasia Allah, yang paling  penting kita memperbanyak amal saleh  sebagai bekal diakhirat, karena  sebaik-baik bekal adalah taqwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Macam-Macam Kiamat  &lt;br /&gt;1. Kiamat Sughra atau Kiamat Kecil &lt;br /&gt;Yaitu berupa kejadian atau musibah yang terjadi di alam ini, seperti  kematian setiap saat, banjir bandang, angin beliung, gunung meletus,  gempa bumi, peperangan, kecelakaan kendaraan, kekeringan yang  kepanjangan, hama tanaman yang merajalela. Keseluruhan rangkaian  kejadian tersebut di atas ditinjau dari segi aqidah merupakan peringatan  dari Allah. Bagi umat yang beriman hal ini merupakan peringatan dan  ujian. Sedangkan bagi umat yang ingkar/kafir merupakan siksaan atau azab  Allah swt. &lt;br /&gt;Allah berfirman dalam surat  al-Baqarah ayat 155-156 : &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit  ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan  berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu)  orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, &quot;Innaa  lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun&quot;. (Q.S. al Baqarah ayat 155-156) &lt;br /&gt;Firmannya Allah surat  ali-Imran ayat 137: &lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu  berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat  orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”(Q.S. ali Imran ayat 137) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kiamat Kubra &lt;br /&gt;Yaitu masa kehancuran seluruh alam semesta secara masal dan berakhirnya  kehidupan alam dunia serta hari mulai dibangkitkannya semua manusia yang  sudah mati sejak zaman Nabi Adam sampai manusia terakhir, untuk  menjalankan proses kehidupan berikutnya, sebagaimana dijelaskan dalam  al-Quran surat  al-Zalzalah ayat 1-5.  &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi  telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia  bertanya: &quot;Mengapa bumi (jadi begini)?&quot;, pada hari itu bumi menceritakan  beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang  sedemikian itu) kepadanya. (Q.S. al Zalzalah :1-5) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firmannya Allah surat al-Qari’ah ayat 1-5 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat  itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan  gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Q.S. al Qari’ah  ayat 1-5) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firmannya Allah surat  al-Waqi’ah ayat 1-7 : &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Apabila terjadi hari kiamat, terjadinya kiamat itu tidak dapat  didustakan (disangkal). (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan  meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan  sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan  sehancur-hancurnya, maka jadilah dia debu yang beterbangan, dan kamu  menjadi tiga golongan.(Q.S.al Waqi’ah ayat 1-7) &lt;br /&gt;Kiamat Kubra ini tidak ada yang tahu tentang waktu kejadiannya, sebagaimana firman Allah swt. dalam surat  al-A’raf ayat 187. &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: &quot;Bilakah terjadinya?&quot;  Katakanlah: &quot;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada  sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu  kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi  makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang  kepadamu melainkan dengan tiba-tiba&quot;. Mereka bertanya kepadamu  seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &quot;Sesungguhnya  pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi  kebanyakan manusia tidak mengetahui&quot;. (Q.S. al A’raf ayat 187) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Proses Menuju Fase-fase Kehidupan Akhirat  &lt;br /&gt;Pada hari kiamat nanti manusia mengalami beberapa proses tahapan yang antara lain sebagai berikut ; &lt;br /&gt;1. Yaumul Barzakh ( يَوْمُ الْبَرْزَخ ) yaitu masa penantian sebelum terjadinya hari kiamat besar (kiamat kubra) &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-Mukminun ayat 100 : &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan (Q.S.al-Mukminun : 100)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yaumul Ba’ats (Hari kebangitan dari Alam Kubur)    يَوْمُ الْبَعْثِ  &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-Mujadalah ayat 6 &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu  diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah  mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah  melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.(Q.S.  al-Mujadalah :6) &lt;br /&gt;3. Yaumul Hasyr (Hari Berkumpul di padang Mahsyar).  يَوْمُ الْحَشْرِ &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-An’am ayat 22   &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Dan (ingatlah), hari yang di waktu itu Kami menghimpun mereka semuanya  kemudian Kami berkata kepada orang-orang musyrik: &quot;Di manakah  sembahan-sembahan kamu yang dahulu kamu katakan (sekutu-sekutu Kami)?&quot;.  (Q.S. al An’am :22) &lt;br /&gt;4. Yaumul Hisãb (Hari Perhitungan/Pemeriksaan) يَوْمُ الْحِسَابِ   &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-Insyiqãq ayat 8 &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. (Q.S. al Insyiqaq :8) &lt;br /&gt;5. Yaumul Mîzan (Hari Pertimbangan Amal)   يَوْمُ الْمِيْزَانِ &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-Anbiya’ : 87 &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan  marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya  (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap:  &quot;Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci  Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.  (Q.S.al Anbiya’ : 87) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Yaumul Jaza (Hari Pembalasan)  يَوْمُ الْجَزَاءِ &lt;br /&gt;Firman Allah dalam surat  al-Mukmin : 17 &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang  diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya  Allah amat cepat hisabnya. (Q.S. al Mukmin : 17) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Surga dan Neraka &lt;br /&gt;1. Surga &lt;br /&gt;Surga itu adalah tempat kehidupan di akhirat yang penuh dengan  kenikmatan yang hakiki dan abadi sebagai balasan bagi orang yang  bertakwa, beriman dan beramal saleh , yang telah dijanjikan oleh Allah  swt. Surga itu sesuatu yang belum pernah dialami selama di dunia oleh  siapapun dan tidak dibayangkan keadaannya oleh pikiran dan gambaran  dalam hati. &lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan dalam hadis  qudsi sebagai berikut : &lt;br /&gt;عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ  صلم : قَالَ اللهُ تَعَالَى: &quot; اَعْدَدْتُ لِعِبَادِى الصَّالِحِيْنَ  ماَلاَ عَيْنٌ رَأَتْ وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ  بَشَرٍ&quot; (رَوَاهُ الْبُخَارى وَ مُسْلِمُ)  &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a Rasulullah saw bersabda : Allah  Ta’ala berfirman “ Aku telah menyediakan untuk hambaku yang saleh   sesuatu yang belum pernah dilihat mata dan belum pernah didengar telinga  serta belum pernah tergoreskan dalam hati manusia (HR.Bukhari Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga itu tempat yang telah dijanjikan Allah untuk orang-orang yang  bertakwa, sebagaimana firmannya dalam surat  ali Imrãn ayat 133 : &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang  luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang  bertakwa.(Q.S. ali Imran :133)  &lt;br /&gt;Surga dijanjikan Allah untuk orang-orang beriman dan beramal saleh, sebagaimana firmannya dalam surat  al-Baqarah ayat 25 &lt;br /&gt;Artinya : &lt;br /&gt;Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat  baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir  sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam  surga-surga itu, mereka mengatakan: &quot; Inilah yang pernah diberikan  kepada kami dahulu&quot;. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk  mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di  dalamnya.(Q.S. al Baqarah :25) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nama-nama surga disebutkan dalam al-Quran sebagai berikut :  &lt;br /&gt;a. Surga ‘Adn (lihat Q.S. ar-Ra’d (13) : 22-24) &lt;br /&gt;b. Surga Na’îm (lihat Q.S.al-Waqi’ah (56) : 12) &lt;br /&gt;c. Surga Ma’wa (lihat Q.S.as-Sajdah (32) : 19 ) &lt;br /&gt;d. Surga Firdaus (lihat Q.S.al-Kahfi (18) : 107) &lt;br /&gt;e. Dãrus-Salãm   (lihat Q.S.al-An’am (6) : 127) &lt;br /&gt;f. Surga Dãrul Khulud (lihat Q.S.al-Qaf (50) : 34) &lt;br /&gt;g. Dãrul Muqomah (lihat Q.S.al-Fatir (35) : 35) &lt;br /&gt;h. Maqam Amîn ((lihat Q.S.ad-Dukhan (44) : 51) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Neraka  &lt;br /&gt;Neraka adalah sesuatu tempat kehidupan di akhirat yang merupakan tempat  penyiksaan yang sangat hebat dan dahsyat, yang dijanjikan Allah bagi  orang-orang kafir (ingkar kepada Allah swt), orang-orang musyrik dan  orang-orang munafik. &lt;br /&gt;Firman Allah surat  al-Baqarah ayat 24 : &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat  membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya  manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. (Q.S. al  Baqarah : 24) &lt;br /&gt;Firman Allah surat  al-Baqarah ayat 39 : &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu  penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Q.S. al Baqarah : 39) &lt;br /&gt;Firman Allah surat  al Bayyinah ayat 6: &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik  (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu  adalah seburuk-buruk makhluk. (Q.S. al Bayyinah :6) &lt;br /&gt;Firman Allah surat  an-Nisa’ ayat 145:    &lt;br /&gt;Artinya  : &lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang  paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat  seorang penolongpun bagi mereka. (Q.S. an-Nisa’ : 145) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nama-nama neraka disebutkan dalam al-Quran sebagai berikut :  &lt;br /&gt;a. Neraka Jahîm (lihat Q.S. al-Infiëar ayat 14 -16) &lt;br /&gt;b. Neraka Jahannam (lihat Q.S. at-Takasur ayat 6) &lt;br /&gt;c. Neraka Hawiyah (lihat Q.S. al-Qari’ah ayat 8-10) &lt;br /&gt;d. Neraka Huëamah (lihat Q.S. al-Humazah ayat 1-9) &lt;br /&gt;e. Neraka Saqar (lihat Q.S. al-Mudatsir ayat 26-54) &lt;br /&gt;f. Neraka Sa’îr (lihat Q.S. al-Mulk ayat 7-11) &lt;br /&gt;g. Neraka Laìa (lihat Q.S. al-Lail ayat 12-16) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Fungsi Iman Kepada Hari Akhir &lt;br /&gt;1. Menambah keyakinan bahwa perbuatan di dunia sebagai bekal kehidupan di akhirat. &lt;br /&gt;2. Meyakini bahwa Allah swt akan memberikan balasan kepada hambanya sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing. &lt;br /&gt;3. Dengan meyakini adanya hari akhir, maka seseorang akan memiliki sifat  optimis dalam menjalani kehidupan di dunia ini untuk menyongsong  kehidupan yang hakiki dan abadi kelak di akhirat. &lt;br /&gt;4. Menumbuhkan sifat ikhlas dalam beramal, istiqomah dalam pendirian dan khusuk dalam beribadah. &lt;br /&gt;5. Senantiasa melaksanakan amar ma’ruf dan nahi munkar untuk mencapai ridha Allah swt. &lt;br /&gt;6. Meyakini bahwa segala perbuatan selama hidup di dunia ini yang baik  maupun yang buruk harus dipertanggung jawabkan dihadapan Allah swt kelak  di akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. TUGAS &lt;br /&gt;a. Perorangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan  kiamat sugra dan kiamat kubra  &lt;br /&gt;2. Tulislah satu ayat al-Quran  dan hadits nabi beserta artinya  yang menjelaskan  &lt;br /&gt;tentang beriman kepada hari qiyamat &lt;br /&gt;3. Jelaskan dalil-dalil aqli (pendapat para ilmuan) yang mendukung bahwa hari qiyamat  &lt;br /&gt;itu pasti terjadi &lt;br /&gt;4. Tulislah beberapa tanda atau ciri-ciri orang yang beriman kepada hari qiyamat &lt;br /&gt;5. Hikmah apa saja  yang bisa anda proleh jika beriman kepada hari qiyamat ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kelompok &lt;br /&gt;Diskusikan secara kelompok apa yang dimaksud dengan Dajjal ? Apakah  sekarang ini sudah ada ? Apakah kehancuran dan kerusakan yang saat ini  terjadi akibat peperangan adalah juga disebabkan karena ulah-ulah dajjal  ? (Carilah sumber informasi yang akurat, boleh  dari internet) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/makalah-beriman-kepada-hari-akhir.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-PtZjWtPxfLg/T1LK750IewI/AAAAAAAAAGU/dqjlaqWdbr4/s72-c/kiamat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4881535114139288076</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 09:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T16:18:17.625+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Makalah Pengertian Pasar Uang</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Definisi Pasar Uang / Pengertian Pasar Uang&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Pasar  uang adalah suatu kelompok pasar dimana instrumen kredit jangka pendek,  yang umumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan. Fungsi pasar uang  sebagai sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan,  perusahaan-perusahaan non keuangan untuk memenuhi kebutuhan dana jangka  pendek maupun untuk menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Ciri-ciri Pasar Uang  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Mekanisme pasar uang ditekankan untuk mempertemukan      pihak yang mempunyai kelebihan dana dan yang membutuhkan dana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya pasar      modal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Pelaku Pasar Uang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Yayasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Dana Pensiun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Perusahaan Asuransi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Perusahaan-perusahaan besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Lembaga Pemerintah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Lembaga Keuangan lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Individu Masyarakat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Sumber Dana Pasar Uang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Dana masyarakat umum &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelebihan kas BUMN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelebihan kas bank-bank pemerintah dan swasta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelebihan kas perusahaan dagang, industri dan jasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelebihan kas lembaga keuangan bukan bank (LKBB)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Jenis-jenis Instrumen Pasar Uang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Sertifikat Bank Indonesia (SBI) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     SBI adalah surat berharga yang diterbitkan oleh BI sebagai  pengakuan      hutang yang berjangka waktu pendek dan diperjual belikan  dengan diskonto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     SBPU adalah surat berharga yang diperjualbelikan secara diskonto  dengan BI      atau lembaga lainnya yang ditunjuk sebagai pelaksanannya.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Sertifikat Deposito &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka dimana bukti simpananya dapat      diperjual belikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Call Money &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     &lt;i&gt;Call Money&lt;/i&gt; adalah pinjaman singkat antar bank yang sewaktu-waktu      dapat  ditarik dengan jangka waktu berkisar antara 1 hari s/d 1 minggu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;5&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Commercial Paper &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     &lt;i&gt;Commercial Paper&lt;/i&gt; adalah surat utang tanpa jaminan dengan jangka      waktu 2 hari s/d 270 hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;6&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Repurchase Agreement &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     &lt;i&gt;Repurchase Agreement&lt;/i&gt; adalah penjualan suatu surat berharga disertai      komitmen dari  penjual bahwa penjual akan membeli kembali surat berharga      tersebut  pada waktu dan harga tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;7&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Treasury Bills &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     &lt;i&gt;Treasury Bills&lt;/i&gt; adalah surat utang yang diterbitkan oleh negara      dengan jangka waktu 90 hari - 1 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;8&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Promissory Notes &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;     &lt;i&gt;Promissory Notes&lt;/i&gt; adalah surat sanggup bayar yang membuktikan adanya      utang piutang jangka pendek antara kreditur dan debitur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoListParagraph&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif; line-height: 115%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelebihan Pasar Uang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Sarana untuk mencari pinjaman dana jangka pendek bagi      perusahaan yang mengalami kesulitan likuiditas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Sarana untuk menempatkan kelebihan dana yang dimiliki      oleh badan usaha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Kelemahan/Risiko Pasar Uang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Risiko pasar&lt;br /&gt;     Terjadi karena turunnya harga suatu instrumen pasar uang  dikarenakan      tingkat suku bunga naik sehinnga investor mengalami  kerugian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Risiko gagal bayar&lt;br /&gt;     Terjadi karena debitur tidak dapat memenuhi kewajiban bayar kepada      kreditur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Risiko inflasi&lt;br /&gt;     Terjadi karena naiknya harga barang / jasa sehingga daya beli  menurun atas      pendapatan yang diterima dari pinjaman yang diberikan.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type=&quot;square&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Risiko nilai tukar&lt;br /&gt;     Terjadi karena adanya perubahan tidak menguntungkan terhadap kurs mata      uang asing.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/makalah-pengertian-pasar-uang.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4630586402370493533</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 09:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T16:16:55.127+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>Proses Kewarganegaraan Republik Indonesia</title><description>&lt;div style=&quot;line-height: 0; margin-bottom: 0; margin-top: 10px; padding-bottom: 0; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-size: x-small; margin-top: 5px; padding-top: 0; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://syam-share.blogspot.com/2012/07/blog-post_2216.html&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Syams Share DUNIA MAYA&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;142&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-h3OzuqtcbKg/UBnhtK3TbPI/AAAAAAAAAp0/pkljeEc06Yc/s200/wni.jpg&quot; title=&quot;Proses kewarganegaraan Republik indonesia WNI&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebelum syams menjelaskan / sobat copy paste, syams akan menjelaskan bahwa syams juga dapat tugas dari sekolah&amp;nbsp; untuk mencari &lt;i&gt;&lt;b&gt;bagaimana proses kewarganegaraan republik indonesia?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; jadi syams harap jika ada kesalahan / kurang jelas mohon dimaklumi, syams sendiri masih duduk Dibangku &lt;i&gt;SMK&lt;/i&gt;. jika sudah jelas mari kita lihat dulu dan silahkn copy paste dan share keteman - teman kita jika bermanfaat!. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Proses Kewarganegaraan Republik Indonesia&lt;br /&gt;                          Menurut UU No. 12 Tahun 2006&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Melalui Kelahiran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu warga &lt;br /&gt;Negara Indonesia&lt;br /&gt;b. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga &lt;br /&gt;Negara asing&lt;br /&gt;c. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga Negara  &lt;br /&gt;asing dan ibu WNI&lt;br /&gt;d. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI, tetapi &lt;br /&gt;ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau hokum Negara asal ayahnya tidak &lt;br /&gt;memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut.&lt;br /&gt;e. Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300  hari setelah ayahnya meninggal &lt;br /&gt;dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya WNI&lt;br /&gt;f. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI&lt;br /&gt;g. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari seorang ibu WNA yang diakui &lt;br /&gt;oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum &lt;br /&gt;anak tersebut berusia 18 ( delapan belas ) tahun atau belum kawin&lt;br /&gt;h. Anak yang lahir di wilayah NRI yang pada waktu lahir tidak jelas status &lt;br /&gt;kewarganegaraan ayah dan ibunya&lt;br /&gt;i. Anak yang baru lahir ditemukan di wilayah NRI selama ayah dan ibunya tidak &lt;br /&gt;diketahui&lt;br /&gt;j. Anak yang lahir di wilayah NRI apabila ayah dan ibunya tidak mempunyai &lt;br /&gt;kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya&lt;br /&gt;k. Anak yang dilahirkan diluar wilayah NRI dari seorang ayah dan ibu  WNI yang &lt;br /&gt;karena ketentuan dari Negara tempat aanak tersebut dilahirkan tidak &lt;br /&gt;memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan.&lt;br /&gt;l. Anak WNI yang lahir diluar perkawinan yang sah, belum berusia 18 ( delapan &lt;br /&gt;belas ) tahun atau belum kawin diakui secara sah oleh ayahnya yang &lt;br /&gt;berkewarganegaraan asing tetap diakui sebagai WNI&lt;br /&gt;m. Anak WNI yang belum berusia 5 ( lima ) diangkat secara sah sebagai anak oleh &lt;br /&gt;WNA berdasarkan penetapan pengadilan tetaop diakui sebagai WNI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Melalui Pengangkatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. diangkat sebagai anak oleh WNI&lt;br /&gt;b. pada waktu pengangkatan itu ia belum berumur 5 tahun&lt;br /&gt;c. pengangkatan anak itu memperoleh penetapan pengadilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Melalui Pewarganegaraan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. telah berusia 18 tahun atau sudah kawin&lt;br /&gt;b. pada waktu pengajuan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah NRI &lt;br /&gt;paling sedikit 5 tahun berturut – turut atau paling singkat 10 tahun tidak &lt;br /&gt;berturut – turut.&lt;br /&gt;c. Sehat jasmani dan rohani&lt;br /&gt;d. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar Negara Pancasila dan UUD 1945&lt;br /&gt;e. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang  diancam  &lt;br /&gt;dengan pidana penjara 1 tahun atau lebih&lt;br /&gt;f. Jika dengan memperoleh kewarganegaraan RI, tidak menjadi berkewarganegaraan &lt;br /&gt;ganda&lt;br /&gt;g. Mempunyai pekerjaan dan/ atau penghasilan tetap&lt;br /&gt;h. Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara&lt;br /&gt;i. Orang asing yang telah berjasa kepada NRI atau karena alas an kepentingan  &lt;br /&gt;Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Melalui perkawinan&lt;/b&gt;a. warga Negara asing yang kawin secara sah dengan WNI&lt;br /&gt;b. menyampaikan pernyataan menjadi warga Negara di hadapan pejabat &lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/proses-kewarganegaraan-republik.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-h3OzuqtcbKg/UBnhtK3TbPI/AAAAAAAAAp0/pkljeEc06Yc/s72-c/wni.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8310370806694051227.post-4564149254615827566</guid><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 09:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-14T16:14:10.593+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><title>QS. Al-Kahfi Ayat 29</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;gen&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;right&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;QS. Al-Kahfi Ayat 29&quot; src=&quot;http://kawansejati.org/alquran-digital/img/s018/a029.png&quot; title=&quot;QS. Al-Kahfi Ayat 29&quot; /&gt;&lt;/div&gt;29. Dan katakanlah: &quot;Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.&quot; Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. &lt;/div&gt;</description><link>http://syam-share.blogspot.com/2013/07/qs-al-kahfi-ayat-29.html</link><author>noreply@blogger.com (Muhammad Syamsudin)</author><thr:total>1</thr:total></item></channel></rss>