<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:28:32 +0000</lastBuildDate><category>Motivasi Hidup</category><category>renungan</category><category>tangerang blogs</category><category>Blog</category><category>Ninja Saga</category><category>Inspirasi</category><category>Tips Blog</category><category>Rischi Padang</category><category>Alam</category><category>Buddha</category><category>Sepak Bola</category><category>Unik dan lucu</category><category>Adsense</category><category>health</category><category>www.futeraworldfootball.com</category><category>Ispirasi</category><category>Pengalaman Pribadi</category><category>sekolah</category><category>sheng yen lu</category><category>Banner Exchange</category><category>Berita</category><category>Chat with robots</category><category>Gadget</category><category>Interior Rumah</category><category>Pertanyaan</category><category>Sila Sila Buddhis</category><category>TEFM</category><category>Tools blog</category><category>Top Eleven Football Manager Tips</category><category>alexandra medylene</category><category>cerita lucu</category><category>christopher k</category><category>ilmu pengetahuan umum</category><category>kelas 5</category><category>komputer</category><category>perpisahan</category><category>sejarah</category><category>tips</category><category>Badminton</category><category>Bulutangkis</category><category>Harmonika</category><category>Lagu</category><category>Lagu Queens</category><category>Link Exchange</category><category>Pelatihan</category><category>Soal latihan</category><category>Software</category><category>USA</category><category>Utha Likumahua</category><category>YA CULUN</category><category>australia</category><category>avatar kaskus</category><category>award</category><category>blackberry</category><category>china</category><category>chord piano</category><category>computer</category><category>jadi sixpack</category><category>japan</category><category>kaskus</category><category>nasihat</category><category>pengumuman</category><category>presiden</category><category>rajin</category><category>sabar</category><category>sixpack</category><category>teman-teman</category><category>trik</category><category>yang mau buat avatar kaskus</category><title>Tangerang Blogs</title><description>The blog with many Info</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Richard Howin)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>190</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><copyright>Tangerang Blogs</copyright><itunes:subtitle>The blog with many Info</itunes:subtitle><itunes:author>Richard Howin</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email><itunes:name>Richard Howin</itunes:name></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-454970667640972168</guid><pubDate>Sat, 26 Mar 2016 16:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-10-23T18:40:11.939+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengalaman Pribadi</category><title>[Pengalaman] : Pertama Kali Lomba Robotik AYRO di Singapura 2016</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hai bloggersz,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kali ini saya akan mencoba menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti &lt;b&gt;Lomba Robot Internasional AYRO di Singapura&lt;/b&gt; dua minggu lalu. Saya menyempatkan diri untuk menulisnya di sini. Semenjak SMA, saya sudah memilih ekstrakulikuler Robotik. Alasan saya memilih ekskul robotik adalah tidak adanya ekskul lain yang menarik bagi saya. Ini hanya pendapat pribadi ya hehehe. Namun semenjak saya mengikuti ekskul ini saya merasakan pengalaman baru yang banyak sekali. Sebenarnya, lomba robotik ini bukan kali pertama saya ikut. Saya sudah mengikuti Lomba Robotik KRON di Indonesia dan itu merupakan debut pertama saya sebagai peserta lomba robotik, Saya beserta Richie dan Niko sebagai Kanaan United serta Kevin T, Ronald, dan ko Stefanus sebagai Kanta Baper. Ya, jangan terlalu menghiraukan nama-nama tim yang aneh itu. Eh, malah keluar dari topik, tapi tidak masalah hehehe. Tanpa basa-basi, yuk ke TKP!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Perjuangan kami menuju kemenangan di kompetisi robotik, AYRO, Singapura tidaklah mudah. Kami seringkali dirundung masalah yang tiada habisnya. Masalah pertama kami mencuat pada awal Januari saat guru ekskul kami memilih 6 orang untuk ikut kompetisi robotik di Singapura ini. Ada salah seorang dari kami sedang menghadapi masalah sehingga dia benar-benar tidak ada niat dalam mengikuti kompetisi ini. Kami pun terus mencari solusi untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang akan kami hadapi. Setelah mencoba berbagai alternatif, akhirnya dia pun setuju untuk mengikuti kompetisi robotik. Komposisi kami terdiri atas dua tim. Satu tim berisikan dua orang dari kelas 10 dan satunya dari kelas 11 sedangkan satu tim lainnya beranggotakan satu orang dari kelas 10, satu orang dari kelas 11, dan satu orang dari kelas 12. Awalnya guru ekskul kami menyarankan murid kelas 12 tersebut tidak ikut lantaran lebih baik fokus UN terlebh dahulu, namun hal tersebut tidak menjadi masalah bagi murid tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Masalah berikutnya datang dari jadwal ujian yang ternyata bertabrakan dengan jadwal lomba. Kami menjadi stress sendiri lantaran jadwal lomba bisa bertabrakan dengan jadwal ujian tengah semester. Setelah dipikir-pikir, kami terus berpikir positif dan tidak terlalu memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya. Kami mulai persiapan robot pada awal Februari dan semakin intensif pada pertengahan Februari. Rata-rata kami pulang pada pukul 19.00. Namun untungnya, kami masih bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan masih bisa bersemangat melewati beratnya hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Kendala berkutnya adalah persiapan robot kami yang cenderung melambat karena tugas-tugas dan ulangan yang menumpuk di jam sekolah. Hal itu membuat jadwal &lt;i&gt;deadline &lt;/i&gt;kami mundur jauh yang seharusnya sebelum UTS sudah selesai, menjadi beberapa hari sebelum lomba. Adanya lomba mendadak di Jakarta Timur juga membuat persiapan kami&amp;nbsp; untuk ke Singapura terhenti sejenak. Namun, kami tetap ambil hal positifnya karena lomba tersebut menjadi nilai tambah bagi kami. Ada sebuah robot pengikut garis yang awalnya kami hampir pasrah tidak dapat dipakai, akhirnya menjadi robot yang sangat amat berguna untuk perlombaan berikutnya bahkan menjadi pertimbangan kami untuk membawa robot tersebut untuk kompetisi robot di Singapura. Kami juga mempunyai kendala saat mempertimbangkan panggung apa yang seharusnya digunakan untuk tim kedua. Akhirnya, kami menyuruh dua orang teman kami untuk menggambarkan suasana hutan dan hasil gambarannya sesuai ekspetasi kami. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Empat hari sebelum lomba, ada masalah mengejutkan pada bidang kompetisi &lt;i&gt;2 on 2 soccer&lt;/i&gt;. Robot yang kami buat ternyata mempunyai kendala teknis yang terlalu besar sehingga kami tidak mau ambil resiko pada robot tersebut. Kami pun membongkar robot tersebut dan membuat dua lagi yang baru dengan komponen yang berbeda. Untungnya, &lt;i&gt;robot soccer&lt;/i&gt; tersebut dapat dikontrol dengan baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Sehari sebelum perlombaan, kami sudah mempersiapkan barang apa saja yang akan kami bawa untuk besok. Tentunya dengan masih ada beberapa hal yang masih belum selesai dan akan diselesaikan di Singapura. Kami pun mengakhiri persiapan kami dengan berdoa dan pulang ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan barang sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Pada hari Sabtu, 12 Maret 2016 pukul 04.30 WIB, kami berangkat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kami mempunyai tiket yang diberikan oleh pantia kompetisi robot. Kami terbang menuju Singapura pada pukul 08.30 WIB dan sampai di &lt;i&gt;Changi International Airport&lt;/i&gt; pukul 11.20 waktu Singapura. Saat tiba, semua masih berjalan lancar sampai ketika kami akan pergi ke hostel untuk beristirahat, salah seorang dari kami kehilangan dompetnya. Kami pun bingung kapan dompetnya menghilang. Akhirnya kami memutuskan untuk berpisah, lima orang langsung menuju ke hostel mempersiapkan diri untuk besok lomba serta dua lainnya termasuk guru ekskul kami menunggu di bandara dan mengusahakan agar dompetnya ditemukan. Guru ekskul kami dan yang kehilangan dompet berinisiatif ke pusat informasi bandara. Saat memberitahu bahwa dompet kami ada yang hilang, ternyata petugas bandara di sana juga sudah menemukan sebuah dompet yang hilang pula. Kami diarahkan untuk ke terminal sebelumnya dan pergi ke pusat informasi terminal tersebut. Sesampai di pusat informasi terminal itu, ternyata memang dompet kami yang hilang telah ditemukan di sana. Kami sangat bersyukur bahwa dompet tersebut masih ada dan isinya tidak ada yang hilang sedikit pun. Kami tahu bahwa kejadian kehilangan dompet itu bukanlah salah dari seorang dari kami, melainkan memang barang bawaan kami yang begitu banyak sehingga fokus kami terpecah-pecah. Mereka pun menunggu bus jemputan kedua yang mengantar mereka ke hostel. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="Lomba Robotik AYRO Internasional Singapura 2016 | Sesampai di Changi Airport Terminal 3" height="360" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJAk7r6WeDrx5IZRlqG3T7cqJr3GozTjU6ATImEYnPIZx2C1d7pjrETbNkvY1ENYBzZ1GNu6nMlz2HsnPMrr2NW6Sy4JK0OJH2-vLpTBpdGHKdyZdBDCT0METpJ5QUxpiTrtLUnEmhixHA/s400/1459009656527.jpg" title="Menunggu di Bandara Terminal 3" width="640" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Sedang menunggu check-in di Bandara Soekarno-Hatta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;amp-img alt="Sampai di Changi Airport" height="330" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl1gXRtn4ukxIPk-CpGlhaC3bmAi_BddnOujjcqfQUeR4P-KQfZq2DjTK_6SjQvK9kBMtPBDnmmZybP0BRhTecl6FVAFOhv1x77rYfPyyroAP6JXrpNtemfiYPlGyIplgdolYnJk0vM9jF/s1600/1459009651482.jpg" title="Sesampai di Changi Airport Terminal 3" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Sesampai di Changi Airport Terminal 3&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Di hostel, kami terus mempersiapkan robot-robot kami untuk kompetisi robot. Kondisi fisik kami yang semakin berkurang tidak membuat kami patah semangat dan mengeluh, kami tetap bekerja sesuai dengan kerjaan masing-masing sampai waktu ternyata telah menunjukkan pukul 01.30 waktu Singapura. Kami bangun pukul 04.00 dan bersiap-siap untuk pergi ke lokasi kompetisi Robot, tepatnya di MAI School, Toa Payoh, Singapura pukul 08.00. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Saat kompetisi di mulai, ternyata efek psikologis salah seorang dari kami masih juga terganggu. Namun, guru ekskul kami mencoba mencari solusi agar teman kami tidak terpikirkan masalah itu lagi dan fokus terhadap perlombaan. Satu per satu bidang kompetisi yang kami ikuti dapat terlewati dengan baik tanpa kurang suatu apapun. Pada saat &lt;i&gt;2 on 2 soccer&lt;/i&gt;, di situlah kami baru dihadapi beberapa masalah, seperti robotnya kurang responsif, terkendala kurang baterai, dan lawan yang memang cukup berat. Akhirnya, kami tidak dapat melanjutkan pertandingan karena kalah dalam adu penalti. Kami tetap bersyukur lantaran dapat melewati seluruh kompetisi dan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan pembelajaran untuk membuat kami lebih baik lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;amp-youtube data-videoid="WkWMfVuE_ak" height="270" layout="responsive" width="480"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/amp-youtube&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Kami selesai berkompetisi pukul 18.30, kami diarahkan untuk pergi mencari makan sekitar 200 meter ke kiri sekolah tersebut. Setelah selesai makan, kami kembali ke MAI School dan dibacakanlah para pemenang kompetisi AYRO Singapura. Kami sangat terkejut ketika kami dipanggil terus-terusan naik ke panggung untuk mengambil raihan medali dan piala kemenangan. Kami tidak habis pikir bahwa kami bisa menjuarai hampir semua kategori lomba robot kecuali &lt;i&gt;&amp;nbsp;2 on 2 soccer&lt;/i&gt;. Kami berhasil membawa pulang dua piala emas, tiga medali perak, empat medali perunggu, dan satu piala &lt;i&gt;special award&lt;/i&gt;. Kami sangat bahagia dan bersyukur atas torehan yang kami dapatkan. Kami juga tidak lupa berdoa kembali atas berkat Tuhan yang selama ini mengasihi dan selalu memberi kemudahan bagi kami untuk mencapai tujuan. Tuhan tidak pernah meninggalkan kami sampai kami pulang ke Indonesia dengan selamat dan pulang ke rumah masing-masing dengan tidak kehilangan apa pun. Tuhan selalu berada di sisi kami di mana pun kami berada. Kami sangat bersyukur bahwa masalah dan rintangan yang kami hadapi selama persiapan maupun saat berkompetisi, tidak membuat kami resah, patah semangat, dan mengeluh, melainkan membuat kami lebih termotivasi untuk mencapai tujuan kami yaitu kemenangan.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="Menang Lomba Robotik AYRO 2016 di Singapura" height="480" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2adABGrHjdss6vCngarHijitPnycjRGs43CnV6ZF86jyR0CQ8EJIkrf-d4YdLmEGJBloIrWpWDz9uANPNeEkQPOLEUPnehMyk6OY18URSGXNuB1_RlPSbxHZ7ufR_nWZstrfDLFSGtQ7V/s1600/1459010230759%255B1%255D.jpg" title="Menang Lomba Robotik AYRO Internasional Singapura 2016" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Dari kiri ke kanan : Nicholas CT, Richie, Kevin T, Daniel IC, Ronald P, Richard H, Pak Hadi&lt;/div&gt;Di hari terakhir, kami pergi berkeliling beberapa tempat di Singapura yang telah panita lomba tentukan. Kami ada mengunjungi Nan Yang Technology University, PP-Ipteknya Singapura, dan terakhir Sentosa Island. Berikut ini beberapa foto yang kami ambil di sana hehehe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="Jalan-jalan di Nan Yang Technology university | Menang Lomba Robotik Internasional 2016" height="360" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqLOSxJNYf42hbCMmrLViLC7BbvinWdm2h2JBoYLYR7y6ure0c5_MInTW2NSLsxKKr7Q1fYlEMqs7-0Ea4_CqnJzzIwbXpoKY55FVz3SP8HclAPmTj7ZajsRUFh8q9P9dnzDz-z7OgCt-K/s1600/1459009620087.jpg" title="Jalan-jalan di Nan Yang Technology University" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Dari kiri ke kanan : Ronald, Nicholas, Pak Hadi, Daniel, Kevin, Richard, Richie&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="Jalan-jalan di Sentosa Island, Singapura | Menang Lomba Robotik Internasional 2016" height="360" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYV0gFlMFCdO4JSqVmzjyxQr5rS2ltU-hgwUFKVMFDnssS-TBKOHtaGhyphenhyphengQsz8F2l0ofO0i68On_Xqd1NuDTw9OAEirU5RmjInUDB74IsYuYX_NJQDLvPiJNEOXMrorG0LW0lqAZxt9JFu/s1600/1459009554821.jpg" title="Jalan-jalan di Sentosa Island,Singapura" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Dari kiri ke kanan : Ronald, Kevin, Nicholas, Daniel, Richie, Pak Hadi, Richard&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu kami pulang pada pukul 19.00 waktu Singapura dan sampai di Indonesia pukul 21.30 WIB.&lt;br /&gt;
Nah, mungkin itu saja yang dapat saya ceritakan dari pengalaman saya ini. Semoga kalian dapat menikmati cerita pengalaman saya ini hehe.&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2016/03/lomba-robotik-AYRO-di-Singapura.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJAk7r6WeDrx5IZRlqG3T7cqJr3GozTjU6ATImEYnPIZx2C1d7pjrETbNkvY1ENYBzZ1GNu6nMlz2HsnPMrr2NW6Sy4JK0OJH2-vLpTBpdGHKdyZdBDCT0METpJ5QUxpiTrtLUnEmhixHA/s72-c/1459009656527.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-3135226998326579082</guid><pubDate>Fri, 25 Mar 2016 10:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-10-23T18:33:13.928+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><title>[Motivasi] : Arti dari Sebuah Tugas Skripsi</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hai bloggersz,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;akhirnya saya kepincut untuk menulis kembali hehehe. Sudah lama sekali ya tidak menulis lagi. Nah, kali ini saya akan menulis artikel yang berjudul &lt;b&gt;Arti dari Sebuah Tugas Skripsi&lt;/b&gt;. Mungkin terbesit pikiran banyak orang "Kok anak SMA malah menulis hal yang belum sepantasnya Ia bicarakan sih?" Ah, ini kan hanya sebatas analogi saja. Jika kalian ada yang masih SD, SMP, dan SMA atau pun yang sudah bekerja membaca ini, itu juga tidak masalah. Saya sering mendengar bahwa tugas akhir kuliah ini banyak meresahkan para mahasiswa. Para mahasiswa terkadang menunda-nunda tugas skripsi yang mengakibatkan mereka lama sekali untuk lulus. Saya sendiri jadi bingung apakah benar-benar skripsi begitu sulitnya? (Bukan berarti saya mengatakan membuat skripsi mudah juga. Saya juga masih SMA, jadi saya tidak perlu memikirkannya terlalu dalam).Artikel ini juga merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang ternyata pernah saya bahas &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/remaja-masa-kini.html" tittle="pentingnya+waktu+pelajaran sekolah+semangat+Remaja+masa kini"&gt;&lt;b&gt;Remaja Masa Kini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Ah, tanpa basa-basi yuk kita ke TKP!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Di mulai dari seorang mahasiswa semester akhir yang bernama Mario. Mario merupakan mahasiswa yang mempunyai pemikiran kritis terhadap apa yang ada di depannya. Tidak lama kemudian, Mario mendapatkan tugas akhirnya. Ya, tugas akhirnya tentu saja membuat sebuah skripsi. Mario cukup lama terdiam karena berpikir terlalu keras. Mario berpikir bahwa apa yang dapat dia dapat dari pembuatan tugas skripsi tersebut selain nilai dan kelulusan. Akhirnya, dia mencoba membuat tugas tersebut dengan terpaksa. Setelah dia membuat satu bundel skripsi, dia tidak meminta kepada dosennya untuk direvisi. Mario langsung membawa satu bundel skripsi itu kepada dosennya Bapak Teguh untuk berbicara.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;"Pak, saya tidak mau membuat tugas skripsi ini," kata Mario sambil melemparkan satu bendel materi skripsi ke meja Bapak Teguh. Di luar dugaan, Bapak Teguh menanggapinya dengan sangat tenang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;"Hmm, begitu... Duduk dulu dan ceritalah..." pinta Bapak Teguh sambil mempersilakan Mario duduk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;"Ya, saya merasa tidak ada gunanya menyelesaikan skripsi ini. Saya sudah berpikiran untuk tidak mengerjakannya. Kalau saya sudah kerja nanti, pasti materi skripsi ini tidak akan dipakai sama sekali," Mario beralasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Bapak Teguh mengangguk tanda mengerti. "Yah, pemikiran bagus, Nak. Boleh saya memberikan sedikit masukan?" tanya Bapak Teguh, yang disambut anggukan oleh Mario.&lt;br /&gt;
"Saya setuju sekali dengan pendapatmu. Materi skripsimu memang tidak akan dipakai dalam dunia kerjamu nanti," kata Bapak Teguh. "Namun, dunia kampus, dunia sekolah, dan dunia masyarakat, atau dunia kerja menghargai satu hal yang sama. Apa itu? Kemampuan kita untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab kita. Jadi, kebiasaan kita saat menghadapi pekerjaan, tugas, dan kewajibanlah yang akan dihargai oleh dunia kerja nantinya. Dengan kata lain, sukses akan ditentukan oleh kebiasaan kita dalam menghadapi tugas. Tugasmu sekarang menyelesaikan skripsi ini. Jadi, jika sekarang kamu menghadapi kendala, tunjukkan sikap pantang menyerahmu!" lanjut Bapak Teguh.&lt;br /&gt;
Setelah perbincangan tersebut, Mario sadar bahwa ternyata memang ada satu hal dibalik tugas skripsi tersebut. Mario pun bergegas mengerjakannya lebih baik dan lebih bersemangat dibanding sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;Nah, sudah terlihat bukan apa yang menjadi hal yang ingin ditanamkan kepada kita semua? Mari kita bahas satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Bertanggung Jawab Atas Pekerjaan yang Sudah Kita Mulai&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Bertanggung jawab seratus persen adalah modal kesuksesan Anda!" height="240" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1tsexR4NNdmbVLxkRnw_ivM5zIDrcNtW9" title="Bertanggung jawab atas pekerjaan yang sudah kita mulai" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari cerita di atas jelas disebutkan bahwa dari semua tugas yang diberikan baik oleh guru maupun dosen mempunyai maksud agar kita dapat dilatih bertanggungjawab atas pekerjaan kita. Mereka tidak menuntut kita untuk membuat yang terbaik. Mereka hanya ingin kita menyelesaikannya saja bagi mereka sudah cukup. Tentu yang saya bicarakan ini adalah hal umum, mungkin beberapa guru atau dosen ingin anak didiknya juga membuat tugas mereka sebaik-baiknya. Namun, hal itu juga ada maksud lainnya dan akan dibahas setelah ini. Kita diajak untuk mengerjakan kewajiban kita dan menyelesaikannya. Dengan kebiasaan baik ini, kita mempunyai modal untuk bekerja lebih baik di masa depan.&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;Selalu Memberikan yang Terbaik&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;amp-img alt="Selalu memberikan yang terbaik" height="250" layout="responsive" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1zkrIeAdCBv6nFJ50rEoR4UvI-wXndV5A" title="Masalah adalah kesempatan untuk Anda untuk melakukan yang terbaik !!" width="400"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Masih berhubungan dengan poin di atas mengenai guru yang &lt;i&gt;"Perfeksionis"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;atas pekerjaan muridnya. Mereka menuntut kita mengerjakan sebagus-bagusnya karena mereka ingin membentuk kita menjadi pribadi yang selalu memberikan yang terbaik saat dibutuhkan. Bayangkan bagaimana bila Christiano Ronaldo maupun Lionel Messi tidak memberi kontribusi yang baik kepada klubnya. Misalnya, bila dia main sepak bola dengan tidak sepenuh hati membela klubnya. Apakah CR7 dan Messi dapat menjadi pemain terbaik di dunia? Apakah dengan usaha yang biasa-biasa saja Kobe Bryant dan Michael Jordan meraih prestasi terbaiknya di dunia NBA? Seperti yang kita ketahui, bila kita mengikuti rekam jejak mereka, mereka selalu berusaha melakukan yang terbaik. Mereka selalu berusaha membantu tim untuk meraih poin agar dapat bertahan di puncak klasemen. Tahukah kalian bahwa Kobe Bryant selalu menyempatkan diri untuk latihan berat setiap hari sepanjang kariernya? Apa tujuannya melakukan hal itu? Kobe Bryant melakukan hal itu agar kemampuannya terus terasah sehingga dapat bermain lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;amp-img alt="deliberate practise|Kobe Bryant shoot 800 times|Selalu memberikan yang terbaik" height="360" layout="responsive" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1HO1JT3EVbrICa5YaoQKLAdglvke8SkLi" title="Kobe Bryant berlatih shooting 800 kali dalam sehari" width="480"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="figcaption" style="text-align: center;"&gt;Kobe Bryant berlatih &lt;i&gt;shooting &lt;/i&gt;800 kali dalam sehari&lt;/div&gt;Bagaimana dalam dunia kerja? Sama saja. Bila bos kita meminta kita mengerjakan sesuatu hal dalam waktu lima jam, yang kita perlu lakukan hanya menyelesaikan pekerjaan itu sebaik yang kita bisa lakukan dan bahkan kurang dari waktu yang ditetapkan bos kita. Demikian pula di sekolah, kita hanya perlu memberi lebih dari apa yang seharusnya diminta meskipun kadang 'pembayarannya' tidak sebanding dengan kerja keras kita.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Membangun Kebiasaan yang Baik&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;amp-img alt="kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang, keunggulan kita bukanlah terletak pada tindakan kita, melainkan pada kebiasaan kita. Aritstoteles" height="239" layout="responsive" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1e_bdJBowZYUw2DlJmidEWQFZrnG3eWWv" title="Membangun kebiasaan baik sangat mudah" width="400"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesimpulannya adalah kita perlu membangun kebiasaan yang baik. Kita perlu menanggapi tugas-tugas yang selalu berdatangan dengan positif. Kita perlu mengingat bahwa tugas kita adalah &lt;u&gt;selalu memberikan yang terbaik dan bertanggung jawab&lt;/u&gt; atas apa yang sudah kita selesaikan atau tindakan kita. Setelah kita begitu lama mengarungi kehidupan sekolah dan kuliah, akhirnya kebiasaan baik yang selama ini kita tanam akan sangat berguna saat kita hidup di kehidupan bermasyarakat dan keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhir kata,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan !&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2016/03/motivasi-arti-dari-sebuah-tugas-skripsi.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-478448456745673310</guid><pubDate>Sat, 10 Oct 2015 09:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-10-10T16:32:19.632+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perpisahan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rischi Padang</category><title>Perpisahan Kelas 9 di Pulau Tidung</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Hai bloggersz,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Kali ini saya akan mencoba
membuat review sekaligus pengalaman saya pergi ke &lt;b&gt;Pulau Tidung&lt;/b&gt;. Ya, jarang-jarang saya berpergian jauh apalagi tanpa
keluarga. Saya ke Pulau Tidung karena dalam rangka acara perpisahan kelas 9
bulan Mei lalu. Maklum, saya baru ada ide untuk menulisnya akhir-akhir ini.
Seharusnya dari bulan Mei saya sudah menulisnya. Kami berada di Pulau Tidung
selama 3 hari 2 malam. Berbagai macam aktivitas saya dan teman-teman lakukan di
sana. Namun, perjalanan kami tidak semulus yang saya kira. Untuk mencapai Pulau
Tidung perlu waktu hampir 3 jam agar sampai di sana dengan kapal. Nah, tanpa
basa-basi. Yuk ke TKP !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg3hzPfvbRLQmAedEtqctcOS0Ff2yKdSq7zPL9exeM2XAS4N9NOcO67XK0fSYR1QXi_kOM1NvU8ro6di_DxHh4OENuPIlIF6jOonypSUW9cUTMCmtnrPK652lJvF_cuR9A4xayv6a8kUjX/s1600/CameraZOOM-20150518055731043.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="perjalanan ke kapal tujuan Pulau Tidung" border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg3hzPfvbRLQmAedEtqctcOS0Ff2yKdSq7zPL9exeM2XAS4N9NOcO67XK0fSYR1QXi_kOM1NvU8ro6di_DxHh4OENuPIlIF6jOonypSUW9cUTMCmtnrPK652lJvF_cuR9A4xayv6a8kUjX/s400/CameraZOOM-20150518055731043.jpg" title="perjalanan ke kapal tujuan Pulau Tidung" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Perjalanan ke Kapal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Pertama, saya akan bercerita dari
sisi pengalaman saya. Awalnya saya mempunyai imajinasi perpisahan di luar kota
ini bakal menjadi perpisahan yang sangat baik, teman-teman bakal ada dalam
suatu kegiatan bersama. Setelah sampai di Pulau Tidung sekitar jam 2 siang,
saya dan teman-teman 1 homestay (Ada Jordi, Calvin, Surya, Richie, Visa, dan
Brian) pergi mencari tempat untuk menetap disana. Kami sampai 3 kali pindah
tempat lantaran kami menetapi rumah yang bukan seharusnya kami tinggal
(Padahal, dari &lt;i&gt;guide&lt;/i&gt;nya sendiri
menyuruh kami tinggal di sana). Di rumah yang terakhir kami tuju, merupakan
rumah yang sangat “indah”. ACnya menyala dengan buruk karena tidak ada hawa
dingin sama sekali (Belakangan di malam kedua kami menetap, ternyata mode Acnya
yang masih &lt;i&gt;fan mode&lt;/i&gt; bukan &lt;i&gt;cool mode&lt;/i&gt;), tempat tidur yang sangat “minimalis”
(7 orang sempit-sempitan tidur seperti sate yang ingin dipanggang hahaha, ada
bayangan bukan ?). Namun, kami hanya bisa menerimanya dengan pasrah (lagi pula
bukan salah rumahnya ini). Setelah beres-beres rumah yang akan kita tinggal,
kami pun diajak untuk makan siang setelah perjalanan panjang dari Tangerang –
Muara Angke – Pulau Tidung. Kami punya jadwal makan tetap di sana (Jam 6 pagi,
jam 12 siang, dan jam 6 malam). Terlepas dari jadwal makan, kami pun bebas
melakukan aktivitas yang kami mau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6R9h4ON6tUigjjfIHRqvetJm56lqq69-B53yZYnFWwO0ZZwws0aiIi7m0T5JTISlgOTADWzOy5Lu0SbIN5Ht-JeUk-OuszQzbXZh2VBGGuAljoAbN3daZBNt7J23BpmfQeA6UNDqrzfML/s1600/CameraZOOM-20150518152446292.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Jembatan Cinta di Pulau Tidung" border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6R9h4ON6tUigjjfIHRqvetJm56lqq69-B53yZYnFWwO0ZZwws0aiIi7m0T5JTISlgOTADWzOy5Lu0SbIN5Ht-JeUk-OuszQzbXZh2VBGGuAljoAbN3daZBNt7J23BpmfQeA6UNDqrzfML/s400/CameraZOOM-20150518152446292.jpg" title="Jembatan Cinta di Pulau Tidung" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Perjalanan ke Jembatan Cinta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Di hari pertama setelah sampai,
sepeda-sepeda yang ada di dekat &lt;i&gt;homestay&lt;/i&gt;
kami boleh dipergunakan sampai pada malam hari itu saja.&amp;nbsp; Kejadian “beruntung” kami berlanjut di saat
saya diajak Surya pergi bersepeda untuk pergi ke tempat dekat Jembatan Cinta
(sekaligus ada pantainya). Awalnya kami sudah sampai di sana, namun kami balik
lagi lantaran tidak membawa uang untuk membayar uang parkir sepeda (Ya, waktu
itu tidak ada persiapan, dikira gratis). Saat perjalanan pulang, kami bertemu
dengan guru pendamping yang menyatakan kita akan pergi ke sana kembali. Saya
menjadi keki sendiri, karena seharusnya saya menunggu di sana.Perjalanan dari &lt;i&gt;homestay&lt;/i&gt; ke Jembatan Cinta itu cukup
jauh dan memerlukan waktu 30 menitan (Bayangkan saya dan teman-teman yang
mengikuti saya, bersepeda selama 1,5 jam hanya untuk tanpa tujuan hahahaha). Setelah
sampai dan memarkirkan sepeda, saya berjalan-jalan bersama Richie. Saya dan
Richie berbincang-bincang banyak mengenai masalah sekolah. Saya juga
mengajaknya untuk berjalan di jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar
dan Pulau Tidung Kecil (Jembatan Cinta). Setidaknya kami berbincang-bincang
sambil berjalan sampai jam 4 sore dan kami pun pulang ke &lt;i&gt;homestay&lt;/i&gt; kami. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Malamnya saya berkeliling dan
diajak main bersama teman saya. Saya juga ada berbincang-bincang dengan teman
saya. Saat itu saya langsung sadar, perpisahan ini sedikit kurang enak karena
tidak adanya kebersamaan bersama yang lainnya. Teman-teman saya membentuk
kelompok-kelompoknya sendiri dan asik sendiri bersama kelompoknya. Tentu bukan
bermaksud apa, hanya saja saya menganggap ini sebagai tujuan liburan untuk
relaks pikiran saja dan “pemisahan” teman-teman (kembali ke alasan pertama, nilai-nilai
bersama itu tidak ada). &amp;nbsp;Setelah itu,
saya balik lagi ke &lt;i&gt;homestay&lt;/i&gt; saya dan
saya diajak main lagi bersama teman satu &lt;i&gt;homestay
&lt;/i&gt;saya. Kali ini saya bermain &lt;i&gt;Capsa&lt;/i&gt;
bersama teman-teman saya. Saya cukup terhibur mengingat Calvin dan Richie yang
baru pertama kali belajar main, langsung menang terus-terusan dibandingkan
Brian dan saya yang setidaknya sudah mengerti permainan ini (Wah, Penulis
gitu-gitu tahu permainan ini ya!). Kami bermain &lt;i&gt;Capsa&lt;/i&gt; ini sampai bosan dan akhirnya kami tidak bermain itu lagi.
Setelah itu, saya ngobrol bersama-sama mereka semua. Untungnya, di dalam rumah
itu terdapat televisi, sehingga kami juga bisa nonton acara yang kami tunggu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSbi1rr4k6fT6cAtjQm8rCa3HhBRag7jm4aQf8RaTeK73NxMGWk4fvxDat52VH2PWEItnKIlLlNaA7A-eRcAIQdpOtY4ehc5yZ2cm_bUZ1xR8NZdzP0Tm7U_dnMgLCLNg55afmvk4dxoN8/s1600/CameraZOOM-20150519083502653.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Snorkling di Pulau Tidung" border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSbi1rr4k6fT6cAtjQm8rCa3HhBRag7jm4aQf8RaTeK73NxMGWk4fvxDat52VH2PWEItnKIlLlNaA7A-eRcAIQdpOtY4ehc5yZ2cm_bUZ1xR8NZdzP0Tm7U_dnMgLCLNg55afmvk4dxoN8/s400/CameraZOOM-20150519083502653.jpg" title="Snorkling di Pulau Tidung" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Snorkling di Pulau Tidung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Hari berikutnya, ada 2 acara
wajib yang mesti kami ikuti. Pertama ada &lt;i&gt;snorkling&lt;/i&gt;
dan ada &lt;i&gt;banana boat&lt;/i&gt; maupun wahana
lainnya yang ada di Jembatan Cinta. Kami ke tempat snorkling menggunakan kapal
kembali. Tetapi saya pribadi tidak ikut snorkling dan hanya ikut melihat saja
di sana. Kata teman-teman saya, snorkling di Pulau Tidung sangat bagus dan
tidak membuat kita kecewa untuk &lt;i&gt;snorkling&lt;/i&gt;
di sana. Untuk &lt;i&gt;banana boat&lt;/i&gt; dan wahana
lainnya, saya kira umum untuk kita mainkan. Sore harinya, saya ada ngobrol
bersama Yohannes Marcello. Yap, saya ada ngobrol cukup lama dengannya. Saya
tidak mengira akan banyak ngobrol dengannya saat itu karena saya tidak pernah
ngobrol cukup lama dengannya. Malam harinya saya juga kembali ngobrol bersama
Rischi Padang yang mungkin sudah kita kenal di blog ini (Baca : Postingannya).
Saya kembali berteman baik dengannya. Dia bercerita banyak sekali konflik yang
terjadi di kelas 9 sekarang ini. Dia hanya mencoba menjelajahi kepribadian-kepribadian
yang ada di sekitarnya selama 3 tahun terakhir saat SMP. Dia juga bercerita
terlalu banyak perpecahan di antara teman-teman sehingga yah begitulah
keadaannya. Di malam terakhir ini, kami ada membuat ikan bakar dan karaokean
bersama guru-guru. Hampir semua guru saya pintar sekali bernyanyi. Ada yang
gaya &lt;i&gt;Rock, slow, &lt;/i&gt;dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Di hari terakhir, saya dan Vica
disuruh untuk memakai seragam putih biru SMP sebagai simbolis bahwa kami semua
telah dilepas ke jenjang selanjutnya. Setiap kelas ada foto kelas sendiri baik
9.1 dan 9.2. Kami akhirnya naik kapal dan kembali ke Jakarta dan pulang ke
Tangerang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Nah, untuk bagian review, saya
kira Pulau Tidung sangat bagus untuk kita kunjungi. Ada beberapa saran mengenai
kunjungan ke Pulau Tidung. Pakailah provider kartu telepon yang mendapat
jaringan di Pulau Tidung, karena ada beberapa provider kartu telepon tidak
mendapat jaringan sama sekali disana (SOS). Tidak ada ruginya kok bagi yang
menyukai wisata bahari dan ingin melakukannya di sekitar Kepulauan Seribu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36.0pt;"&gt;
Dalam perpisahan kali ini, saya
banyak belajar banyak bersama teman-teman saya terutama ketika mengobrol
bersama Yohannes dan Rischi serta guru pendamping saya. Beberapa di antaranya
adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Nikmatilah apa yang ada, jangan terlalu stress&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/ea/18/95/ea18953d58081709ef76ccbfee317ddc.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Nikmatilah hidup, jangan terlalu stress terhadap masalah" border="0" height="400" src="https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/ea/18/95/ea18953d58081709ef76ccbfee317ddc.jpg" title="Nikmatilah hidup selagi bisa." width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Enjoy Your Life&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jujur
saja, ketika sampai di sana dan mengetahui tidak adanya jadwal tetap. Saya
sangat stress karena saya khawatir akan melewatkan beberapa acara. Namun &amp;nbsp;guru saya mengatakan, “Ada saatnya kita
mengikuti arus seperti dalam acara ini. Nikmati aja rasa santai dan damai yang
ada di Pulau Tidung ini. Jangan terbawa stress. Tujuan kita selain perpisahan adalah
menenangkan pikiran sehabis Ujian Nasional yang berat,”. Ketika guru saya
berkata demikian, saya hanya bisa mencoba mengikuti apa saja yang ada di sana.
Sehingga saya tidak terlalu terpaku pada apa yang akan terjadi berikutnya.
Namun tetap, saya selalu mengecek jam saya agar kita masih tahu diri berapa
lama kita melakukan suatu aktivitas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Lihatlah seseorang dari sudut pandang berbeda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://nurlienda.files.wordpress.com/2014/12/mindset-changes-everything-on-the-outside.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="lihatlah seseorang dari sudut pandang berbeda" border="0" height="276" src="https://nurlienda.files.wordpress.com/2014/12/mindset-changes-everything-on-the-outside.jpg" title="lihatlah seseorang dari sudut pandang berbeda" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Cara pandang mempengaruhi kita menilai seseorang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mario
Teguh pernah berkata, “Kesan yang ditinggalkan orang dari pertemuan pertama,
membuat kita berpikir bahwa seterusnya dia itu memang demikian.” Maksudnya,
apabila pada awal pertemuan dengan teman baru, teman baru ini kesannya buruk.
Maka, kita berpikiran bahwa jangan-jangan dia ini teman nakal, atau pemalas dan
lain sebagainya. Oleh sebab itu, kesan pertama itu penting sekali untuk memulai
suatu hubungan dengan orang lain. Terlepas dari itu, bisa juga karena kesalahan
kita dalam menilai orang. Hubungan dengan seseorang dapat retak karena 2 hal,
satu karena memang orang tersebut telah menjadi orang yang buruk dan dua karena
sudut pandang kita mengenai dia yang salah saja. Jadi, kita perlu mencoba
berpikir dua kali sebelum menilai orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Kalau bernyanyi kita harus &lt;i&gt;all out&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img.antaranews.com/new/2012/07/ori/20120727angkat-besi-cina.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="dalam melakukan sesuatu harus maksimal" border="0" src="http://img.antaranews.com/new/2012/07/ori/20120727angkat-besi-cina.jpg" height="266" title="Dalam melakukan sesuatu harus maksimal" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Apa yang terjadi bila saat mengangkat barbel itu dengan usaha yang setengah-setengah ?&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelajaran
ini saya dapatkan saat guru Matematika kelas 7 dan 8, Pak Linggom, saat
karaoke. Lalu, apakah ada makna dibalik ini ? Tentu saja ada. Maksud dari
perkataan tersebut bisa saya artikan sebagai &lt;u&gt;apapun pekerjaan yang sedang
kita lakukan, kita harus kerjakan dengan maksimal.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/u&gt;Kita perlu dengan bekerja keras dan cerdas dalam segala hal. Jadi,
tugas apapun yang kita dapat, kitar harus bisa mengerjakannya dengan seluruh
kemampuan kita agar hasil tugas tersebut maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Apapun yang terjadi, ambil saja hikmahnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.self-help-and-self-development.com/images/positive_thinking_1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="apapun yang terjadi, ambil saja hikmahnya" border="0" src="http://www.self-help-and-self-development.com/images/positive_thinking_1.jpg" height="246" title="Apapun yang terjadi, ambil saja hikmahnya" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mungkin kita selalu tidak beruntung, namun pasti ada baiknya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ya,
kalau kalian melihat cerita saya saat di Pulau Tidung. Kalian mungkin saja
tidak kepikiran bisa banyak kejadian kurang beruntung. Mulai dari perjalanan
yang ditempuh selama 11 jam (Dari jam 3 pagi sampai jam 2 siang baru sampai,
bukan karena macet atau apa, melainkan kapalnya menunggu penumpang sampai 4 jam
baru jalan), AC panas, dan sebagainya. Ya, kalau kita berpikir positif saja,
mungkin kita tidak akan merasakan bahwa itu kejadian kurang menguntungkan.
Contohnya, seperti cerita sepeda tadi. Mungkin saya bisa menganggap itu sebagai
sarana olahraga yang sangat baik bagi saya. Bayangkan dengan 1,5 jam bersepeda
sudah membakar berapa banyak kalori ? Lalu AC panas, menandakan bahwa kita
jarang sekali berjemur dan sering sekali memakai AC. Tentu tubuh kita menjadi
rusak bukan kalau kena AC terus-terusan. Maksud saya, yang sudah terbiasa panas
tentu biasa saja dengan hawa panas. Jadi, kita &lt;i&gt;positive thinking&lt;/i&gt; aja terhadap apa yang terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ya,
kurang lebih itulah yang saya pelajari selama perpisahan di Pulau Tidung. Pulau
Tidung memang pulau yang indah. Namun, perpisahan ini masih lebih baik daripada
tidak ada acara sama sekali. &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Akhir kata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Semoga reviewnya bermanfaat dan selamat berakhir pekan !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/10/perpisahan-di-pulau-tidung.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg3hzPfvbRLQmAedEtqctcOS0Ff2yKdSq7zPL9exeM2XAS4N9NOcO67XK0fSYR1QXi_kOM1NvU8ro6di_DxHh4OENuPIlIF6jOonypSUW9cUTMCmtnrPK652lJvF_cuR9A4xayv6a8kUjX/s72-c/CameraZOOM-20150518055731043.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-2872217715194862521</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2015 07:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-10-23T18:33:02.687+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><title>[Motivasi] : Delapan Langkah Luar Biasa Menuju Hasil Maksimal</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan menulis artikel yang mungkin ditunggu-tunggu nih. Saya menulis artikel yang berjudul &lt;b&gt;Delapan Langkah Luar Biasa Menuju Hasil Maksimal&lt;/b&gt;. Setiap orang pasti menginginkan hasil yang terbaik saat bekerja maupun belajar. Tetapi, kita terkadang bingung apa saja sih yang mesti kita persiapkan agar kita dapat mulus mencapai hasil yang kita inginkan? Untuk lebih jelasnya, yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;img alt="langkah luar biasa menuju hasil maksimal" height="480" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1MrpKhk4-VZMv3VrdQpIIdOn5JdguW9sd" title="langkah luar biasa menuju keberhasilan" width="640" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Ada delapan langkah yang mesti kita lalu bersama-sama dalam mencapai hasil yang ingin kita capai. Di dalam delapan langkah ini setidaknya kita pernah sekali melangkah dalam salah satu langkah di antaranya. Dengan kita mengetahui langkah-langkah yang baik, setidaknya kita punya harapan agar hasil yang kita capai maksimal. Apa saja sih delapan langkah itu?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="mempunyai tekad yang kuat mencapai hasil maksimal" height="360" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1TXkIL-GXoBNB6a4oyxgP2YuvAyDM-RWh" title="mempunyai tekad yang kuat mencapai hasil maksimal" layout="responsive" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;1. Tekad&lt;/h3&gt;Seperti di artikel saya di &lt;i&gt;&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/03/kisah-anak-memotong-sebatang-kayu.html" target="_blank"&gt;Kisah Anak Memotong Sebatang Kayu&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, tekad itu bagaikan fondasi utama kita dalam melakukan segala hal. Dengan adanya fondasi yang sangat kuat, mau dibangun apapun diatas fondasi tersebut pasti dapat dibangun dengan baik. Bayangkan kalau tekad kita setengah-setengah untuk mencapai suatu hal, pasti kita juga terasa berat bukan saat menjalaninya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="punya integritas yang baik dalam melaksanakan tugas" height="360" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=13fL1jzI19vlJAhr8Ixl-zq6wFVr0kZC4" title="Punya integritas yang baik dalam melaksanakan tugas" layout="responsive" width="640"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;2. Punya integritas yang baik dalam melaksanakannya&lt;/h3&gt;Setelah mempunyai fondasi yang kuat, kita memerlukan bahan-bahan yang baik untuk melaksanakannya. Integritas menjadi bahan paling penting dalam proses menuju keberhasilan. Kita perlu selalu mengubah diri kita menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Dengan integritas, kita berarti akan selalu mencoba berubah menjadi lebih baik demi mencapai tujuan yang kita akan raih. Kita juga akan selalu melakukan yang terbaik, meskipun tidak ada orang yang memperhatikan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="faktor kebiasaan yang membuat kita mudah mencapai keberhasilan" height="360" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1y0k18QbZviRBy9L08BwFtF7QFGnw4hAg" title="faktor kebiasaan mencapai kesuksesan" layout="responsive" width="640" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;3. Faktor Kebiasaan&lt;/h3&gt;Dengan bahan-bahan yang baik, akhirnya kita perlu bekerja dalam membangunnya. Faktor kebiasaan merupakan hal yang mutlak dalam mengejar tujuan kita. Analogi sederhananya adalah bagaimana bisa setiap hari dapat nilai baik tanpa adanya kebiasaan belajar tiap hari di rumah? (Meski saya tahu beberapa anak bisa saja dapat nilai baik tanpa belajar karena sudah bisa, namun tidak semuanya bukan?) Nah, kebiasaan-kebiasaan yang baik akan memudahkan kita dalam mencapai tujuan kita. Dengan memakai integritas kita, kita perlu mengubah kebiasaan buruk kita dan mempertahankan apa yang sudah baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="berkomunikasi dengan orang lain" height="395" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1aEyHDr4e_YdQ8dXmCvdBdehl2p_lbvcN" title="berkomunikasi dengan orang lain" layout="responsive" width="604"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;4. Berkomunikasi dengan Orang Lain&lt;/h3&gt;Dalam bekerja tentu kita setidaknya memerlukan orang lain, baik itu hanya sekedar meminta saran ataupun hal lainnya. Jangan gara-gara kita ingin mencapai tujuan sendiri mengabaikan orang lain. Kita perlu membangun relasi baik dengan banyak orang agar kita lebih banyak tahu bagaimana cara kita mencapai tujuan kita. Dengan banyak berkomunikasi dengan orang lain (Apalagi sudah berkomunikasi dengan yang sudah ahli), kita bisa saja mencapai tujuan kita lebih cepat daripada yang kita duga. Komunikasi menjadi penting karena bisa saja dalam komunikasi timbul motivasi untuk bekerja lebih baik dalam mencapai tujuan kita. Tentu kita berkomunikasi bukan sebagai sarana membuang waktu kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="bergabung dengan komunitas yang tepat" height="300" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1VyvWlqDsFljXH-2tUwVoIYiyombcsIaH" title="bergabung dengan komunitas yang tepat" layout="responsive" width="600" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;5. Berkumpul dengan komunitas yang tepat&lt;/h3&gt;Berkaitan dengan poin nomor 4, komunitas dapat dipakai sebagai ajang berbagi pengalaman untuk para anggotanya. Mungkin saja kita mempunyai kendala yang sama dengan anggota lain dan bisa menemukan solusi agar masalah tersebut dapat terselesaikan. Tentu saja pengertian lain dari komunitas yang tepat adalah bergaulah dengan orang yang benar, jangan sampai pergaulan yang salah malah membuat kita menjauh dari tujuan awal kita. Sebab, kita berada dalam lingkungan sosial bukan lingkungan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="arahkan perubahan ke lebih baik dan jangan takut perubahan" height="600" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1vd9jzhxh6XHOXW22Wuygm4QwZ1tSTCA5" title="Arahkan perubahan ke lebih baik dan jangan takut perubahan" layout="responsive" width="600" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;6. Arahkan perubahan ke lebih baik&lt;/h3&gt;Berkaitan dengan poin 2, adanya tujuan membuat kita perlu menyesuaikan diri agar kita bisa mencapai tujuan dan berhasil. Bila ada perubahan-perubahan yang membuat kita terganggu, kita perlu mengarahkan saja perubahan tersebut menjadi arah yang lebih baik. Jangan karena adanya perubahan malah membuat kita patah semangat dan kehilangan arah mencapai tujuan kita. Adanya perubahan membuat kita semakin berkembang karena kita bisa saja menemukan cara-cara yang tidak biasa untuk mencapai tujuan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="kita harus mempunyai inisiatif dalam jalan menuju keberhasilan" height="477" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1QKyadICI4m7pQUoZO3kbyFMN-dkv9XXa" title="Kita harus mempunyai inisiatif dalam jalan menuju keberhasilan" layout="responsive" width="640" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;7. Inisiatif (Bertindak)&lt;/h3&gt;Yap, ini berkaitan dengan poin nomor 6. Kita perlu bertindak dan jangan hanya meratapi saja apa yang terjadi. Selalu berpikir positif terhadap apa saja yang terjadi dalam diri kita saat dalam proses mencapai tujuan kita. Sebab, semua ada hikmahnya. Tidak mungkin suatu masalah meski sudah terselesaikan tidak ada maknanya bagi kita (Sekecil-kecilnya pasti ada makna positif dan negatif dari sudut pandang kita). Dengan inisiatif, kita terus bergerak maju mencapai tujuan kita. Lebih baik kita bertindak salah daripada berdiam diri tanpa ada hasil. Jika kita bertindak maka ada dua kemungkinan yaitu, berhasil dan tidak. Sebaliknya, jika kita berdiam diri maka ada satu hal yang pasti yaitu, kita tidak meraih apapun selain meratapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="pencapaian dan achievement" height="450" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1PinmO6cxDkUGFNFtuIxuTl7vgSbVpQEI" title="Mencapai kesuksesan" layout="responsive" width="640" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;8. Pencapaian (Achievement)&lt;/h3&gt;Akhirnya setelah pembuatan fondasi yang kokoh, pemilihan bahan yang tepat, serta kebiasaan bekerja yang baik lamban laun mengantarkan kita kepada tujuan kita yaitu keberhasilan. Setelah kita mencapai suatu hal, rasakan dulu hasil pencapaian kita. Beri hadiah atau reward bagi diri kita sendiri, sebab ini merupakan keberhasilan yang ditunggu-tunggu kita bukan? Pemaknaan pencapaian menurut saya jangan terlalu berlebihan juga, agar kita selalu mawas diri dan tidak kena hal yang buruk bagi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain delapan langkah luar biasa di atas, masih ada 2 langkah tambahan agar kita mencapai tujuan kita. Apa saja ya? Yuk kita simak kembali !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="pantang menyerah salah satu kunci keberhasilan" height="484" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1GUBkWAbsQaNNPuFVRjFfJzOPy6mGqXy5" title="pantang menyerah salah satu kunci keberhasilan" layout="responsive" width="640" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;1. Pantang Menyerah&lt;/h3&gt;Ini merupakan sikap yang tidak boleh dilewatkan bagi kita. Sebanyak apapun masalah yang menimpa kita dalam mencapai tujuan, kita tidak boleh menyerah begitu saja. Justru kita harus jadikan masalah tersebut sebagai energi motivasi tambahan dalam mencapai tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;2. Jika malas, ingat tujuan awal dan tekad kita untuk melakukannya&lt;/h3&gt;Terkadang kita bisa saja jenuh terhadap apa yang kita lakukan selama ini untuk mencapai tujuan kita. Dampak dari kejenuhan ini bisa menimbulkan api kemalasan dalam kita. Oleh karena itu, sebelum api kemalasan terbakar begitu dahsyatnya dalam kita, kita perlu menyiraminya dengan tekad dan tujuan awal kita. Beri ‘tamparan keras’ kepada diri sendiri. “Untuk apa saya kerja begitu keras kalau akhirnya saya hanya bermalas-malasan? Apakah saya bisa menampakkan muka saya kepada orang yang telah mencemooh saya?”. Dengan begitu semoga kita dapat memancarkan sinar semangat dalam kita agar menjadi giat lagi dalam mencapai tujuan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;amp-img alt="nikmatilah proses menuju hasil" height="643" src="https://drive.google.com/uc?export=view&amp;id=1d1A3eNpZ61QgrPLmeqDm0zoWAcsDKjoo" title="nikmatilah proses menuju hasil" layout="responsive" width="640" &gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;3. Nikmatilah proses menuju tujuan&lt;/h3&gt;Sebagian besar dari kita ingin cepat-cepat keluar dari proses agar mencapai tujuan kita. Namun, kita sebenarnya harus tahu. Tanpa proses maka tidak ada namanya hasil dari tujuan kita. ‘Proses’ memang harus kita tempuh agar mencapai tujuan kita. Cintailah ‘proses’ agar setiap kita melakukan sesuatu dalam proses mencapai tujuan, kita selalu melakukannya dengan senang hati tanpa beban apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah kira-kira delapan langkah luar biasa ditambah lagi dengan 3 langkah alternatif yang bisa kita gunakan dalam mencapai hasil yang maksimal. Tentu jangan lupa juga kita mesti berdoa sebelum maupun sesudah dalam proses kerja kita. Tanpa doa semuanya hanya kesia-siaan belaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan bisa mencapai tujuan masing-masing !&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/09/delapan-langkah-luar-biasa-menuju-sukses.html</link><thr:total>2</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-6421698062235169725</guid><pubDate>Sat, 26 Sep 2015 13:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-09-26T20:13:57.146+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>Taman Bunga Terindah dan Eksotis di Indonesia</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggerz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan menulis artikel referensi nih untuk kalian, yaitu &lt;b&gt;Taman Bunga Terindah dan Eksotis di Indonesia&lt;/b&gt;.Sebelumnya, saya sudah pernah menuliskan sebuah artikel tentang &lt;i&gt;&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/03/bagi-yang-suka-taman-bunga-marilah-kita.html" target="_blank"&gt;Taman Bunga Terindah di Dunia&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Tentu saya tidak ingin melupakan Indonesia juga. Jadi,&amp;nbsp;saya akan coba menuliskan beberapa taman bunga yang indah dan menarik untuk dikunjungi dari seluruh Nusantara. Yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.detik.com/customthumb/2014/05/11/1026/img_20140511104810_536ef2fa80a0d.jpg?w=600" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bunga Mikie Funland Brastagi" border="0" src="http://images.detik.com/customthumb/2014/05/11/1026/img_20140511104810_536ef2fa80a0d.jpg?w=600" height="266" title="Taman Bunga Mikie Funland Brastagi" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bunga Mikie Funland&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.detik.com/customthumb/2014/05/11/1026/img_20140511104846_536ef31e9f937.jpg?w=600" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Welcome to Mikie Funland Brastagi" border="0" src="http://images.detik.com/customthumb/2014/05/11/1026/img_20140511104846_536ef31e9f937.jpg?w=600" height="266" title="Welcome to Mikie Funland Brastagi" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Saat tiba di Mikie Funland&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Mikie Funland, Brastagi (Sumatera Utara)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita mulai kunjungan kita ke sebelah barat Indonesia, yaitu di kota Brastagi, Sumatera Utara. Taman Bunga Mikie Funland ini bagaikan Dufan yang berada di Jakarta namun dengan sensasi yang berbeda. Di dalam Mikie Funland, kita disuguhi berbagai macam bunga yang bewarna-warni untuk kita berelaksasi dan bersantai sejenak. Dengan udara sejuk di kota Brastagi akan membuat kita dapat lebih relaks dan menyegarkan pikiran kita dari kesibukan kita. Mikie Funland memadukan wahana permainan yang begitu apik dengan bunga-bunga hias khas Brastagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://bandung.panduanwisata.id/files/2011/08/kebun-bunga-cihideung6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bunga Cihideung" border="0" src="http://bandung.panduanwisata.id/files/2011/08/kebun-bunga-cihideung6.jpg" height="265" title="Taman Bunga Cihideung yang terindah" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bunga Cihideung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZSP3Ewj0ZwGzH0nRHaXuYJp1tOezFvz5OJLHLq9kiEBwiSziSWaBrZN0joeVixy6SYA10UhZYi49FIpdgxX6RnpZuV56GPvVlL7zjTlr6eEE7WAZRhxw7yhfCzY4l26WONhpJh-Fq-QQ/s1600/Taman-Bunga-Cihideung.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="peta lokasi taman bunga cihideung" border="0" height="282" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZSP3Ewj0ZwGzH0nRHaXuYJp1tOezFvz5OJLHLq9kiEBwiSziSWaBrZN0joeVixy6SYA10UhZYi49FIpdgxX6RnpZuV56GPvVlL7zjTlr6eEE7WAZRhxw7yhfCzY4l26WONhpJh-Fq-QQ/s1600/Taman-Bunga-Cihideung.jpg" title="Peta menuju lokasi taman bunga cihideung" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Peta Lokasi Taman Bunga Cihideung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Cihideung, Bandung (Jawa Barat)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Taman Bunga Cihideung merupakan taman bunga terbesar dan terlengkap di Bandung. Aneka macam bunga ada di sana. Kita akan disuguhi berbagai macam bunga. Ada tanaman hias ( tanaman yang digunakan untuk memperindah taman) dan ada juga tanaman potong (tanaman yang digunakan dalam dekorasi ruangan). Kawasan ini telah dijadikan sebagai sentra atau pusat dari budidaya aneka tanaman hias dan tanaman potong di daerah Bandung. Selain disuguhi berbagai macam bunga, lingkungan yang asri serta sejuk mengiringi kita selama berada di dalamnya. Benar-benar taman bunga yang tidak boleh terlewatkan teman-teman !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/selecta.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bunga Selecta Malang" border="0" src="http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/selecta.png" height="239" title="Taman Bunga Selecta Malang" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bunga Selecta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.tempatwisatamalang.com/wp-content/uploads/2013/08/taman-rekreasi-selecta.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="paparan bunga Taman Bunga Selecta" border="0" src="http://www.tempatwisatamalang.com/wp-content/uploads/2013/08/taman-rekreasi-selecta.jpg" height="232" title="paparan bunga Taman Bunga Selecta" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Paparan Bunga di Taman Bunga Selecta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Selecta, Malang (Jawa Timur)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-size: small; font-weight: normal;"&gt;Taman bunga ini terletak di kota Batu, Malang. Taman bunga yang dikenal dengan nama Selecta sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda. Namanya pun masih berasal dari nama Belanda, yaitu '&lt;i&gt;selecta'&lt;/i&gt;&amp;nbsp;yang artinya pilihan.Hal menarik yang terdapat di Taman Rekreasi Selecta di Batu Malang ini adalah puncak Selecta, Anda bisa menyelusuri jalan setapak untuk mencapainya dan disana Anda bisa menikmati indahnya pemandangan alam yang begitu menyejukkan mata, disini terdapat hamparan sawah yang luas dan dikelilingi oleh pegunungan. Hamparan bunganya juga bewarna-warni dan terjamin kelestariannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMzSCm1fBJQhMvgxwmMXCQk9eMlmJZVn9GeEqJjmksh5CpHr3WRyB0kAzyIwihIZjNkBFjdUi5Bndy-Hmo3KooZGViuHNuqTvigDkqVQgT0dWtZUy2_XzjaS6jc6ufCPBsLPYKRG6unw/s1600/20140329_140036.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bunga Frangipani Bali" border="0" height="225" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMzSCm1fBJQhMvgxwmMXCQk9eMlmJZVn9GeEqJjmksh5CpHr3WRyB0kAzyIwihIZjNkBFjdUi5Bndy-Hmo3KooZGViuHNuqTvigDkqVQgT0dWtZUy2_XzjaS6jc6ufCPBsLPYKRG6unw/s1600/20140329_140036.jpg" title="Taman Bunga Frangipani Bali" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bunga Frangipani Bali&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg09InFrldNZtS8WH6gmpRYduyzoDaWJdDZ-6wMavTMWTogHowZFDs9VK_nhyphenhyphenkH8dRwZuO2Sxx9cZEM3Hvnjc9cm9hrtb9Q0Pk6VEYak_eJQsHgX-_0TDwxQepI_3gLYzZ8-pQ5TdCHGJQ/s600/taman+jepun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="jalan setapak taman bunga frangipani" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg09InFrldNZtS8WH6gmpRYduyzoDaWJdDZ-6wMavTMWTogHowZFDs9VK_nhyphenhyphenkH8dRwZuO2Sxx9cZEM3Hvnjc9cm9hrtb9Q0Pk6VEYak_eJQsHgX-_0TDwxQepI_3gLYzZ8-pQ5TdCHGJQ/s600/taman+jepun.jpg" title="jalan setapak taman bunga frangipani" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Penyusuran Taman Bunga Frangipani&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Frangipani, Denpasar (Bali)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Selagi berada di Bali, jangan lupa menyempatkan diri ke taman bunga indah yang satu ini. Disebut Taman Bunga Frangipani karena memang di dalam taman ini hampir seluruh bunganya adalah bunga kamboja atau jepun. Ada 400 lebih koleksi berbagai jenis bunga kamboja berada dalam Taman Bunga Frangipani. Mulai dari Indonesia, Asia Tenggara, Amerika Latin, bahkan jenis langka pun ada di sini. Bunga kamboja di Taman Bunga Frangipani bermekaran pada bulan Mei-November dan merupakan waktu paling baik untuk melihat taman bunganya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://dianztphotography.files.wordpress.com/2013/05/taman-bunga-bougenville-singkawang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bukit Bougenvil Singkawang" border="0" height="300" src="https://dianztphotography.files.wordpress.com/2013/05/taman-bunga-bougenville-singkawang.jpg" title="Taman Bukit Bougenvil Singkawang" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bukit Bougenvil Singkawang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://mantugaul.files.wordpress.com/2010/06/singkawang579.jpg?w=320" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Gazebo Taman Bunga Bougenvil" border="0" src="https://mantugaul.files.wordpress.com/2010/06/singkawang579.jpg?w=320" title="Gazebo Taman Bunga Bougenvil" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Pemandangannya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Bougenvil, Singkawang (Kalimantan Barat)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Taman Bunga Bougenvil terletak di desa Sijangkung. Di dalamnya terdapat lebih dari 46 spesies bunga bougenville. Selain didominasi bunga bougenville, terdapat juga bunga lainnya seperti&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;aglonema, antorium dan berbagai jenis anggrek. Jarak dari kota Singkawang sendiri tidak cukup jauh, yaitu sekitar 6 km saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.pedomanwisata.com/mdh.1424136385.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="pemandangan alam kota Tomohon" border="0" src="http://www.pedomanwisata.com/mdh.1424136385.jpg" height="266" title="Pemandangan alam kota Tomohon" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kota Tomohon&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.suaramanado.com/foto/1590.medium" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Paparan bunga Kota Bunga Tomohon" border="0" src="http://www.suaramanado.com/foto/1590.medium" height="263" title="paparan bunga kota Tomohon" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Paparan bunga di kota Tomohon&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;h3&gt;
Kota Bunga Tomohon (Sulawesi Utara)&lt;/h3&gt;
Mungkin sudah tidak terdengar asing lagi bagi kita mengenai kota Tomohon ini. Ya, kota yang berada di Sulawesi Utara ini berada di timur kota Manado.&amp;nbsp;Kondisi iklimnya sejuk dengan karakter tanah yang cenderung subur membuat daerah ini menjadi kota penghasil bunga berkualitas, Saat musim berbunga, kota ini bagaikan permadani indah yang tidak boleh kita lewatkan begitu saja. Bunga tentu saja menjadi ikon dari kota Tomohon ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.kompasiana.com/statics/files/14135114781629654909.jpg?t=o&amp;amp;v=700" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Taman Bunga Wiladatika" border="0" src="http://assets.kompasiana.com/statics/files/14135114781629654909.jpg?t=o&amp;amp;v=700" height="247" title="Taman Bunga Wiladatika" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Taman Bunga Wiladatika&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgP_v4eggBhGG9AcRY0bE0h2tPPTkhSDUoFE_85-s5MHpSBOtvg4IJGqHaJ8ledzGe2Ty2Ip78Vze7_9XR_Edht_y3HBfRKpFzlnTSKnBewTZ1JAc6Ds0zrFVzhoECxQ9SdkrxvOCzn2z5G/s1600/IMG_20140308_115330.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="lapangan dan pemandangan di taman bunga wiladatika" border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgP_v4eggBhGG9AcRY0bE0h2tPPTkhSDUoFE_85-s5MHpSBOtvg4IJGqHaJ8ledzGe2Ty2Ip78Vze7_9XR_Edht_y3HBfRKpFzlnTSKnBewTZ1JAc6Ds0zrFVzhoECxQ9SdkrxvOCzn2z5G/s400/IMG_20140308_115330.jpg" title="Lapangan dan pemandangan di pagi hari di taman bunga wiladatika" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lapangan di taman&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3&gt;
Taman Bunga Wiladatika, Cibubur (Jakarta)&lt;/h3&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sebagai penutup, tidak ada salahnya kita menengok keindahan taman bunga di Jakarta. Ya, Jakarta mempunyai beberapa taman bunga termasuk Taman Bunga Wiladtika yang berada di Jalan Jambore I, Cibubur, Jakarta. Wiladatika merupakan akronim dari Widya Mandala Krida Bakti Pramuka. Taman ini diresmikan Pak Soeharto pada tahun 1980. Tamannya sendiri seluas kurang lebih 15 hektar. Jadi, tunggu apa lagi ? Kapan lagi bisa berelaksasi di tengah kepadatan Jakarta ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Nah, kurang lebih itulah taman-taman bunga terindah dan eksotis di berbagai wilayah Indonesia. Saya mencari untuk sebuah taman bunga di Papua namun tidak ketemu. Mungkin lain kali saya bisa mencarinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Akhir kata,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Semoga bermanfaat dan mendapat destinasi wisata yang baru !!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/09/taman-bunga-terindah-dan-eksotis-di.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZSP3Ewj0ZwGzH0nRHaXuYJp1tOezFvz5OJLHLq9kiEBwiSziSWaBrZN0joeVixy6SYA10UhZYi49FIpdgxX6RnpZuV56GPvVlL7zjTlr6eEE7WAZRhxw7yhfCzY4l26WONhpJh-Fq-QQ/s72-c/Taman-Bunga-Cihideung.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-4193203012787272849</guid><pubDate>Fri, 25 Sep 2015 11:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-03-25T17:52:53.585+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><title>Cara Berbakti Kepada Orang Tua</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Hai bloggersz,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Sudah lama nih tidak membuat artikel. Nah, kali ini saya akan menulis artikel tentang &lt;b&gt;Cara Berbakti Kepada Orang Tua&lt;/b&gt;. Dalam posting sebelumnya di &lt;i&gt;&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/12/renuganorangtua.html" target="_blank"&gt;Renungan : Orang Tua&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Saya sudah menjabarkan apa saja yang akan terjadi bila kita tidak dapat berbakti kepada orang tua kita. Sebelumnya juga saya pernah menulis sebuah analogi tentang orang tua dalam artikel &lt;i&gt;&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/10/renungansebuahpohondananakkecil.html" target="_blank"&gt;Sebuah Pohon dan Anak Kecil&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Dalam artikel tersebuh saya telah menjabarkan bagaimana kasih sayang orang tua kita kepada kita. Pertanyaan selanjutnya, bagaimanakah kita membalas kebaikan dari orang tua kita ini ? Yuk, kita bahas dalam TKP !!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Orang tua kita pada dasarnya tidak suka bertele-tele kepada kita. Orang tua kita hanya ingin kita dapat menjadi terbaik. Kita dapat dibanggakan menjadi anaknya. Saat tua nanti pun, sebenarnya orang tua tidak mau kita direpotkan oleh kehadiran orang tua kita. Namun, kita juga harus mengetahui cara berbakti kepada orang tua, bukan bersyukur bahwa akhirnya orang tua tidak datang ke rumah untuk merepotkan kita. Seperti yang saya ketahui, beberapa orang tidak menyukai orang tua datang ke rumahnya lantaran dengan alasan repot untuk mengurus orang tua. Saya kira itu adalah alasan yang salah. Sudah merupakan kewajiban kita untuk berbakti kepada orang tua. Berbakti kepada orang tua kita harus pikirkan sebagai rasa sayang kita kepada orang tua, bukan beban kita yang harus dipikul sendiri. Orang tua juga mengetahui anak-anaknya banyak yang sibuk sehingga jarang sekali merepotkan anaknya. Kecuali sudah terdesak, kadangkala masih saja tidak ingin menghubungi anaknya. Jadi, apa saja yang kita bisa perbuat kepada orang tua kita ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://thoughtcatalog.files.wordpress.com/2014/07/shutterstock_138701705.jpg?w=786" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="hubungi orang tua kita secara rutin" border="0" height="266" src="https://thoughtcatalog.files.wordpress.com/2014/07/shutterstock_138701705.jpg?w=786" title="Hubungi orang tua kita secara rutin" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="margin-left: 14.2pt; text-align: left; text-indent: -18pt;"&gt;
1.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Hubungi orang tua kita secara rutin&lt;/h3&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto;"&gt;
Ini merupakan poin yang baik bagi kita yang sibuk dengan pekerjaan kita. Tentu secara rutin dalam maksud bukan setiap hari. Bisa saja kita menelepon atau memberi kabar kepada orang tua kita seminggu sekali atau dua minggu sekali. Jangan sampai tidak ada kabar. Terkadang orang tua sangat rindu mendengarkan suara anaknya atau bisa saja orang tua juga khawatir dengan keadaan anaknya sekarang. Jadi, dengan memberikan kabar kepada orang tua kita, setidaknya kita masih ada menjalin hubungan dengan orang tua dan orang tua pun ikut senang karena anaknya tidak melupakan orang tua. Sebaliknya, bila orang tua menelepon kita, usahakan kita mengangkatnya. Alasannya sama, agar orang tua tidak khawatir dengan keadaan kita. Kita tidak mengangkat telepon orang tua dapat mengandung banyak sekali arti. Contoh, mungkin handphonenya ketinggalan, mungkin anakku sedang sakit, mungkin anakku sedang sibuk, dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://wisatahatiyusufmansur.com/wp-content/uploads/2013/08/sedekah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="sisihkan sedikit pendapatan kita kepada orang tua" border="0" src="http://wisatahatiyusufmansur.com/wp-content/uploads/2013/08/sedekah.jpg" height="160" title="sisihkan sedikit pendapatan kita kepada orang tua" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
2.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sisihkan sedikit pendapatan kita kepada orang tua&lt;/h3&gt;
Mungkin bagi orang yang orang tuanya sudah pensiun atau tidak bekerja lagi, orang tua akan mengharapkan anaknya memberikan uang kepada mereka (meski saya tahu ada juga yang tidak berharap kepada anaknya). Kita dapat menyisihkan pendapatan kita kepada orang tua sebagai tanda kita berbakti kepada orang tua. Tentu kita bisa sesuaikan agar kita juga tidak terbeban saat memberinya. Meski kita tidak dapat membalas semua uang yang telah dihabiskan orang tua karena kita, setidaknya kita dapat membiayai kehidupan orang tua kita agar dapat hidup dengan tenang tanpa memikirkan keuangan lagi. Tentu kita senang bukan, bisa menghidupi orang tua dengan uang hasil kerja keras sendiri ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://cdn-blog.lowongan.id/wp-content/uploads/2015/01/semangat-kerja1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Usahakan mencari uang agar dapat menghidupi keluarga sendiri" border="0" src="http://cdn-blog.lowongan.id/wp-content/uploads/2015/01/semangat-kerja1.jpg" height="266" title="Usahakan mencari uang agar dapat menghidupi keluarga sendiri" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
3.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Usahakan mencari uang agar dapat menghidupi keluarga sendiri&lt;/h3&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto;"&gt;
Maksud saya, kalaupun kita tidak dapat menyisihkan sedikit pendapatan kepada orang tua, jangan sampai malah kita yang minta-minta kepada orang tua (Khusus yang sudah dewasa, kalau masih anak-anak dan remaja boleh dilewatkan langkah ini). Tentu alasannya sama seperti poin nomor dua. Kita nanti bisa-bisa hanya megharapkan uang dari orang tua saja bukan dari pekerjaan kita. Seharusnya kita yang memberi malah kita yang meminta kepada orang tua. Kan jadinya kebalik. Sebisa mungkin kita mempunyai suatu pekerjaan jangan sampai menganggur atau tidak dapat mencukupi kebutuhan sendiri. Karena kalau kita susah, efeknya bisa kena kepada yang lain. Apalagi kita sering mengeluh kepada orang tua bahwa uang yang didapat tidak cukup. Orang tua akan resah mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://boombastis.com/wp-content/uploads/2014/12/luangkan-waktu-dengan-keluarga1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="meluangkan waktu bersama keluarga" border="0" src="http://boombastis.com/wp-content/uploads/2014/12/luangkan-waktu-dengan-keluarga1.jpg" height="248" title="meluangkan waktu bersama orang tua" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
4.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Luangkan waktu untuk berkumpul bersama orang tua&lt;/h3&gt;
Mungkin bagi orang yang tidak terlalu sibuk, ini bisa menjadi cara untuk berbakti kepada orang tua. Mungkin masih menjadi hal mudah bila rumah kita dan orang tua masih berdekatan. Bagaimana kalau yang jauh ? Tergantung kita yang memikirkannya. Kalau orang tua memang ada keinginan mengunjungi kita, kita dapat membelikan tiket pesawat ataupun kereta kepada orang tua kita agar orang tua tidak pusing dengan masalah sepele itu. Bisa juga kita yang mengunjungi orang tua kita. Tentu itu tergantung pilihan kita.&lt;br /&gt;
&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s1600/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="selalu bersyukur bersama orang tua" border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s1600/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" title="selalu bersyukur bersama orang tua" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
5.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jangan mengeluh dengan orang tua&lt;/h3&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto;"&gt;
Bukan berarti kita tidak boleh meminta solusi bantuan kepada orang tua ya. Maksud saya, orang tua mungkin saja sudah lelah dengan pekerjaannya. Orang tua butuh istirahat agar besok dapat bekerja dengan baik. Dengan mendengar lagi keluh kesah kita yang tiada hentinya, jangan salahkan orang tua kita bila kita malah dimarahi balik. Kita harus mengerti keadaan orang tua sedang bagaimana. Bila kita meminta bantuan kepada orang tua, berbicaralah dengan baik. Jangan ada kata-kata keluh kesah di dalamnya. Dengan demikian, orang tua pasti masih bisa menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana kita bisa berbakti pada orang tua saat kita masih anak-anak atau remaja ? Tentu ada caranya tersendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h4 style="text-align: left;"&gt;
1.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Belajar untuk mandiri&lt;/h4&gt;
Ya, dengan kita mandiri maka pekerjaan orang tua kita akan berkurang lambat laun. Mencuci piring sendiri, cuci baju sendiri, merapikan tempat tidur sendiri, dan memilih seragam sekolah sesuai hari sendiri. Itu saja orang tua akan merasa lebih ringan pekerjaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR46lSahDzwr90tcrkVa61gy2qURVnfoR0CHn6Xh3xfEFPOAeqM" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="membantu pekerjaan rumah" border="0" src="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR46lSahDzwr90tcrkVa61gy2qURVnfoR0CHn6Xh3xfEFPOAeqM" title="membantu pekerjaan rumah" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h4 style="text-align: left;"&gt;
2.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Membantu pekerjaan rumah orang tua&lt;/h4&gt;
Pekerjaan rumah seperti mengepel dan menyapu dengan rutin akan memperingan pekerjaan kita terutama ibu kita sebagai ibu rumah tangga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h4 style="text-align: left;"&gt;
3.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Ikut menghemat uang&lt;/h4&gt;
Tentunya uang jajan kita berasal dari orang tua kita bukan ? Karena itu dengan menghemat uang jajan kita untuk kebutuhan yang amat diperlukan, itu sudah memupuk kebiasaan baik untuk kita. Dengan secara tidak langsung, kita juga membantu ekonomi keluarga sendiri. Dengan kebiasaan menghemat, secara tidak langsung kita tidak akan membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan. Akhirnya, orang tua juga tidak pusing dengan kebiasaan kita ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVd9emefTKD21Ar139qQBOki2R8XCXL_1D1PoIn4MhMxvqOTbDAmKV2tvZwXaYVvEexWr5wOMh0-d3QP6pmWR6Gue1M-SSeGPdKEGtO79fJfk65ADBdQXx64cyES_Bc2hNmANKJl_fL_A/?imgmax=800" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="belajar dengan baik dan benar di sekolah" border="0" height="260" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVd9emefTKD21Ar139qQBOki2R8XCXL_1D1PoIn4MhMxvqOTbDAmKV2tvZwXaYVvEexWr5wOMh0-d3QP6pmWR6Gue1M-SSeGPdKEGtO79fJfk65ADBdQXx64cyES_Bc2hNmANKJl_fL_A/?imgmax=800" title="belajar dengan baik dan benar di sekolah" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 14.2pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;h4 style="text-align: left;"&gt;
4.&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Belajar dengan benar di sekolah&lt;/h4&gt;
Dengan belajar benar di sekolah, orang tua kita tidak perlu pusing mengenai pelajaran kita. Orang tua juga akan teringankan mengingat anaknya sekolah dengan baik tanpa membebani atau menyusahi orang tua. Dengan belajar dengan baik, itu juga berarti kita sudah berbakti kepada orang tua kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Begitu banyak hal yang bisa kita lakukan untuk berbakti kepada orang tua bukan ? Mungkin kalian juga mempunyai cara untuk berbakti kepada orang tua. Berkomentarlah agar orang lain pun tahu cara berbakti kepada orang tua lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
Semoga bermanfaat dan happy weekend !&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;




























&lt;!-- Blogger automated replacement: "https://images-blogger-opensocial.googleusercontent.com/gadgets/proxy?url=http%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-5d6hWY0jLSk%2FVS91ytN2TaI%2FAAAAAAAAQeE%2FybCsCcd-Kjo%2Fs1600%2FBe-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg&amp;amp;container=blogger&amp;amp;gadget=a&amp;amp;rewriteMime=image%2F*" with "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s1600/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" --&gt;&lt;!-- Blogger automated replacement: "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s1600/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" with "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s1600/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" --&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/09/cara-berbakti-kepada-orang-tua.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45H0qcCV_K9Ld22z_6L5IPXb21sJE3QKok6-C5n5kISQD6OYwegpt8ln0hIiDQCV-EOHQ0mv3wRUvmwZqbBlwgSsjPQvxQ1GOXNo3chEAJuC7JoXHtwQNNmvD3Goan6C-CJb0ewDs_g/s72-c/Be-Grateful-for-What-You-Do-Have.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-1658679344567695517</guid><pubDate>Sat, 21 Mar 2015 11:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-10-23T17:25:31.230+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><title>[Renungan] : Kisah Anak Memotong Sebatang Kayu</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hai bloggersz,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Wah sudah lama sekali saya tidak membuat artikel. Nah, kesempatan kali ini saya akan membuat artikel yang berjudul &lt;i&gt;Kisah Anak Kecil Memotong Sebatang Kayu&lt;/i&gt;. Sebenarnya saya akan coba menuliskan kisah ini dan silahkan kalian ambil moral yang dapat di ambil dari kisah ini. Yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di suatu desa, hiduplah seorang anak kecil bersama kedua orang tuanya. Orang tua anak ini merupakan wiraswasta yang membuka toko material di desa tersebut. Anak ini tumbuh dalam lingkungan yang sederhana. Anak ini sering sekali melihat karyawan orang tuanya menggergaji kayu. Karena ingin tahu rasanya memotong kayu, ia meminta ayahnya sebatang kayu untuk digergaji olehnya. Awalnya, ayahnya tidak mengizinkan dia untuk melakukannya. Tetapi akhirnya, ayahnya mengizinkannya untuk menggergaji sebatang kayu. Tidak tanggung-tanggung, kayu yang akan digergaji anak ini adalah kayu kaso. Anak kecil ini girang sekali melihat ayahnya membolehkan dia menggergaji sebatang kayu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pertama-tama, anak ini meminta ayahnya mengajarkan dia menggergaji kayu itu. Setelah mengetahuinya, ia mencoba menggergaji kayu itu sendirian dengan bantuan klem kayu (jepitan kayu). Mulai dari siang hari hingga sore hari, anak ini terus menggergaji kayu itu. Selama itu, baru setengah dari kayu tersebut digergaji oleh dia. Dengan perasaan selalu senang dan ingin cepat-cepat menuntaskannya, ia tetap menggergaji kayu tersebut. Sampai-sampai ibu anak ini datang kepadanya untuk meminta anak ini berhenti dan beristirahat. Anak ini tetap ingin menggergaji kayu itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Aku ingin gergaji sampai putus kayunya ma,” kata anak ini dengan antusias.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibu anak ini pun membiarkannya menggergaji kayu itu. Waktu menunjukkan jam 6 malam, anak ini masih saja menggergaji kayu itu. Kayu tersebut tinggal sedikit lagi putus. Ayahnya datang menemuinya dan berkata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ayo, kita masuk ke rumah, sudah malam.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Tapi papa, kayunya belum tergergaji sampai putus,” kata anak ini dengan muka agak menyesal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Baiklah, tapi papa tidak dapat beri waktu agak lama, soalnya sudah waktunya mandi.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anak ini terdiam dan terus menggergaji kayu itu dengan lebih cepat lagi. Akhirnya, kayu itu tergergaji sampai putus. Anak ini tersenyum gembira dengan hasil kerja kerasnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;-------&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nah, apakah ada yang mendapatkan sesuatu dari kisah di atas? Kalau tidak, saya akan mencoba menjelaskannya. Memang benar bahwa cerita ini dapat menimbulkan banyak pendapat apabila kita semua melihat dari sudut pandang yang berbeda-beda. Jadi, saya akan coba menebak apa saja yang bisa didapat dari kisah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Banyak orang langsung pindah ke ‘lubang’ lain tanpa menyelesaikan ‘lubang’ yang digalinya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Ya, banyak orang bisa saja pindah pekerjaan atau usaha, karena mereka anggap usaha tersebut gagal total. Namun, apakah yang akan terjadi bila kita bisa bersabar sedikit? Bisa saja usaha yang kita buat dari nol tiba-tiba menjadi ramai dan akhirnya sukses walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama. Kuncinya ialah kesabaran. Tentu kita juga harus mengetahui batas kesabaran kita dan juga harus mengetahui apakah usaha kita benar-benar bisa membuahkan hasil atau tidak dari awal. Jadi, jangan putus asa di awal jalan. Jalan hidup kita itu masih ‘panjang’. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Dalam konteks ini, bisa juga banyak orang menghindari apa yang salah dalam dirinya dan membuat orang tersebut terjebak dalam masalah lain. Oleh karena itu, kita tidak boleh menghindari masalah yang sedang kita hadapi sekarang. Kita seharusnya menyelesaikan satu per satu masalah kita, bukan menghindarinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;amp-img alt="tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi bila tidak pernah mencoba" height="384" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4V8yDQT9IuKQRqQFxoXGEDOUrixwCyDPu8Qc-y37thA52Jda3aqD7X-CKVJX_VocJn8vCLKnUOpmyMEAzw5rHx9OJbyKvqyTqfp5FNyTx_82vmZSgDIkTP5lXr05NVyoGn8ObnJ04P74X/s1600/Berani+mencoba+-+Andrie+Wongso+1024+x+768.jpg" title="tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi bila tidak pernah mencoba" layout="responsive" width="512"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Seseorang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi bila dia tidak pernah mencobanya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Banyak sekali orang takut mencoba sesuatu (termasuk penulis juga jadi kita sama-sama memperbaikinya). Padahal, bisa saja hal tersebut jadi bermanfaat sekali bagi kita. Kecuali, hal tersebut adalah rokok atau narkoba, itu baru boleh kita hindari. Maksud penulis di sini adalah kesempatan baik itu tidak pernah datang dua kali. Kalau ada kesempatan baik muncul dihadapan kita, cepat-cepat kita ambil kesempatan itu. Kita coba dulu, berhasil atau tidak itu urusan belakangan. Kalau kita tidak mencoba sudah pasti tidak berhasil bukan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;div style="text-align:center;"&gt;&lt;img alt="selalu optimis dalam segala hal" height="125" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0AkHeJpyJGCmB6tAVCFwQ5NMYNv6dhKve8rhYMBQgqBcJZThNRf_1OyMTtUUI5-BnbE0kY34Kgz1feltdetE6ytJyqYNz0x9nxjz53E_0-e_SvKZ8deVGErgxiLJU5wI94X5oj2Lmiz8/s1600/pesimis+atau+optimis.png" title="Selalu optimis dalam segala hal" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Selalu optimis dalam segala hal&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: 34.9pt;"&gt;Kita seharusnya selalu optimis dalam segala hal, mau itu dalam keadaan susah dan mudah. Tuhan tidak pernah membuat kita susah terus dalam kehidupan kita, bukan? Di dalam kesusahan sudah pasti ada kemudahan yang berdampingan. Jadi, buat apa kita pesimis? Pesimis hanya membuat kita jatuh ke dalam lubang yang lebih dalam. Kalau kita tetap optimis, harapan untuk berhasil atau menyelesaikan masalah pasti masih ada. Kalau kita pesimis? Kita bagaikan memutus harapan begitu saja. Jadi, berusahalah untuk selalu optimis dan tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://sinarnurani.files.wordpress.com/2012/12/image15.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Kesusahan akan terlewat bila sudah ada niat" border="0" height="300" src="https://sinarnurani.files.wordpress.com/2012/12/image15.jpeg" title="Kesusahan akan terlewat bila sudah ada niat" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Kalau sudah ada niat, kesusahan apapun pasti dapat terlewati&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Di kisah ini, anak itu hanya berpikir bahwa dia hanya perlu menggergaji kayu itu sampai selesai. Dia tidak memikirkan apa yang ia akan dapat maupun sesusah apapun pekerjaan itu. Begitu juga kita, kalau kita ada niat, mau itu susahnya sampai buat kita menyerah, kita juga akan mencoba melewatinya untuk melanjutkan kesuksesan kita. Contoh lain, Toni mempunyai niat meraih peringkat 1 di kelasnya. Tentunya dia akan giat belajar tanpa sebab meski sebelumnya ia sangat malas belajar. Dengan adanya niat atau bisa dikatakan arah, kita akan mencoba semaksimal mungkin untuk meraihnya. Berbeda dengan orang tanpa arah, pasti akan kebingungan juga hidupnya ingin seperti apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;amp-img alt="bekerja dengan sepenuh hati dan hati yang gembira" height="246" layout="responsive" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjM5mI3Kpnn0fmVFvEmk2Ubsekp5dPsUiudJAs8aVa1jPOCBK9fv806LnckbOUcBKxlYh8H-KVJr1QLEZrSuYvyLoofhkfPtL5LVrkJ-0g5XvpK0S17PODNJoFIJRUyjmwZy6kK0VbAPg/s1600/Tips+Agar+Tetap+Have+Fun+Saat+Bekerja+2.jpg" title="bekerja dengan sepenuh hati dan hati yang gembira" width="400"&gt;&lt;/amp-img&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Bekerjalah dengan sepenuh hati dan hati yang gembira&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Pernahkah kalian melihat orang yang bekerja dengan muka murung atau jutek berbicaranya? Itu merupakan contoh-contoh orang yang bekerja dengan tidak sepenuh hati atau mungkin sedang tidak gembira. Kita seharusnya bisa melakukan apa saja dengan sepenuh hati. Dengan sepenuh hati, otomatis kita juga bisa menikmati pekerjaan yang kita lakukan. Penyapu jalanan saja terkadang terlihat menikmati pekerjaannya meskipun itu bukan kerjaan yang layak baginya. Mengapa ? Bisa saja karena ia sepenuh hati mengerjakannya. Contoh lain, terkadang kita bisa melihat karya seni yang sangat bagus atau detail sekali pekerjaannya. Mengapa demikian ? Karena, ia sepenuh hati mengerjakannya. Coba kalau tidak sepenuh hati, pekerjaan mendetail apapun bisa hancur bahkan tidak jadi. Contoh lain lagi menurut kisah di atas. Kalau, anak tersebut tidak sepenuh hati menggergaji kayu tersebut, bisa saja dia sudah malas menggergaji atau bisa saja dia mengeluh dalam menggergaji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Itulah yang bisa saya simpulkan dari kisah di atas. Apakah kalian ada pendapat lain? Silahkan berkomentar ya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Akhir kata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; text-indent: 36.55pt;"&gt;Semoga dengan kisah di atas kita dapat menjadi manusia yang lebih baik. Doakan penulis ya, saya akan menghadapi Ujian Sekolah dan Ujian Nasional tingkap SMP. Semoga saya dan seluruh siswa SMP di Indonesia dapat menghadapinya dengan baik dan mendapat hasil yang baik juga. Amin !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/03/kisah-anak-memotong-sebatang-kayu.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0AkHeJpyJGCmB6tAVCFwQ5NMYNv6dhKve8rhYMBQgqBcJZThNRf_1OyMTtUUI5-BnbE0kY34Kgz1feltdetE6ytJyqYNz0x9nxjz53E_0-e_SvKZ8deVGErgxiLJU5wI94X5oj2Lmiz8/s72-c/pesimis+atau+optimis.png" width="72"/><thr:total>1</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-6563851793414896104</guid><pubDate>Mon, 05 Jan 2015 16:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-03-27T17:48:46.524+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : 7 Kalimat Mutiara yang Menyadarkan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;ali ini saya akan menuliskan sebuah artikel yang berisikan tentang "7&lt;b&gt;&amp;nbsp;kalimat renungan yang menyadarkan&lt;/b&gt;". Ya, bisa dibilang saya mendapatkan kalimat-kalimat ini dari sebuah buku LKS (Lembar Kerja Siswa) saya kelas 9. Kalau kalian memperhatikannya, terkadang di buku tersebut terdapat kalimat-kalimat mutiara yang terletak dibagian bawah atau atas halaman buku LKS tersebut. Nah tanpa basa-basi, yuk ke TKP !!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini merupakan 7&lt;i&gt;&amp;nbsp;kalimat renungan yang menyadarkan&lt;/i&gt;&amp;nbsp;tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Keahlian memerlukan pelatihan dan pengulangan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;
Pernahkan kalian berpikir bagaimana Michael Jordan dapat dikenang sebagai legenda basket NBA ? Atau pernahkan kalian berpikir bagaimana teman kita begitu hebat sekali dalam fisika atau matematika ? Ya, tentu saja mereka itu ahli dalam bidangnya dengan pelatihan dan pengulangan yang terus-menerus. Jika merasa salah, maka kita juga harus menjadi lebih terlatih dengan kesalahan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya, kita ingin pintar sekali dalam ilmu komputer atau segala sesuatu tentang komputer. Kita butuh orang untuk melatih kita dalam hal komputer. Setelah dilatih kita perlu melakukan latihan tersebut secara berulang-ulang agar kita bisa memahami komputer dan kita tidak usah memikirkanlah langkah demi langkah untuk selanjutnya bila kita mengulang kembali latihan tersebut. Pengulangan merupakan suatu hal yang penting agar memori kita sangat 'terpatri' oleh pelatihan tersebut, sehingga kita akhirnya dapat menjadi ahli dalam bidang tersebut. Intinya, menjadi seorang yang ahli itu bukan hal yang instan seperti membalikkan telapak tangan, namun pelatihan dan pengulangan (juga tekad yang kuat tentunya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sugesti positif mempengaruhi setiap hasil kerja&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Ya, inilah yang sering saya coba lakukan saat mengerjakan tugas saya. Setiap mengerjakan tugas, saya selalu coba berkata bahwa tugas ini pasti selesai dengan baik, saya harus mengerjakannya dengan yakin. Hasilnya ? Saya bisa mendapat hasil baik bahkan lebih daripada yang diharapkan. Coba saja bila kita mengatakan seperti ini, "Ah, sudah pasti nilai jelek, ngapain dikerjain bagus-bagus, aku kan bukan kayak dia.". Itu adalah contoh sugesti negatif. Dan sudah pasti juga tugas tersebut menjadi jelek bahkan gagal. Memang setiap sugesti positif tidak selalu menghasilkan hasil yang sangat baik. Tapi, kita harus lihat dampaknya kepada diri kita yang mengerjakan tugas tersebut. Sugesti positif membuat kita lebih nyaman, lebih serius dalam mengerjakan tugas kita sehingga secara otomatis kita dapat meraih hal yang baik juga. Sebaliknya, bila kita hanya memberikan sugesti negatif, maka yang terjadi hanya seperti membuang waktu mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Satu hal, kita harus berhati-hati dalam menyugesti diri sendiri, janganlah pakai kata-kata konotasi negatif seperti 'jangan', 'tidak' dan sebagainnya. Pakai saja kata-kata sinonimnya namun bermakna positif. Contohnya, jangan berisik ! Kita bisa menggantinya dengan pelankan suaramu dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sikap lebih penting daripada ilmu dan kesempatan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Memang sepertinya ilmu dan kesempatan itu penting, tapi apalah manfaatnya bila kita mempunyai sikap yang buruk ? Jadi tidak berguna, bukan ? Ilmu dan kesempatan harus diimbangi dengan sikap yang baik juga. Sepertinya poin yang ini saya tidak perlu membahas terlalu jauh. Hehehehe&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Dunia tidak berubah, yang berubah adalah cara pandang kita&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Seringkali kita merasa mengapa dunia ini begitu susah sekali mendapat nafkah, semua serba susah, teman menjauhi kita, dan lain sebagainya. Sebelum kita berbicara yang tidak-tidak tentang dunia kehidupan kita, kita harus melihat ke 'dalam' dahulu. Apakah ada yang salah dengan kita ? Apakah ada yang berubah dengan kita ? Apakah kita melihat kehidupan kita ini dari satu sudut pandang saja ?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Contohnya, kita merasa kita hidup sangat miskin. Kita merasa iri dengan orang yang lebih dari kita. Tapi, kita hanya melihat sudut pandang kita saja, yaitu susah dan miskin. Coba kita melihat kita dari sudut pandang yang lain. Ternyata, kita mesti bersyukur bahwa kita masih ada rumah walau kecil, ada keluarga yang selalu menemani kita saat susah dan senang, serta masih banyak yang lebih susah daripada kita. Dengan mengubah sudut pandang kita, kita bisa memperoleh hidup yang lebih bahagia dan lebih baik tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sikap positif akan menyerap setiap manfaat yang ditawarkan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Ini sudah pasti. Kalian mengerti bukan ? Contoh, kita sedang berada dalam kondisi yang positif. Lalu, kita disuruh pergi belajar. Dengan hati yang gembira dan hati serta sikap yang sedang baik, membuat kita lebih dapat menyerap pelajaran tersebut. Coba bila kita lagi gelisah, hati dan sikap sedang tidak baik. Tentu kita akan merasakan betapa susah sekali menyerap pelajaran tersebut. Jadi, segala sesuatu dengan kondisi yang baik, sikap yang baik membuat kita lebih menyerap setiap manfaat yang ditawarkan.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Menciptakan minat sama dengan menumbuhkan motivasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Ya, ini seperti perbandingan yang lurus. Bila kita sangat minat sekali dengan hal tersebut, tentu ada motivasi terpendam sehingga kita sangat penasaran dan ingin terus-menerus mempelajari hal tersebut. Jadi, bila kita sudah ada minat, tentu kita sedang menumbuhkan motivasi untuk melakukan minat tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Contoh, kita sedang menjelajahi internet, kita menemukan suatu hal yang membuat kita penasaran, timbulah minat kita dengan hal tersebut. Kita mencari tahu apakah 'hal' itu ? bagaimana, siapa, di mana, kapan, semua pertanyaan langsung tumbuh dan motivasi kita untuk mencari tahu lebih jauh tentang 'hal' itu lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://sharingdisini.com/wp-content/uploads/2013/08/optimis-jalani-hidup-.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="tujuh kalimat mutiara yang menyadarkan | Seorang juara menyambut tantangan dengan optimisme" border="0" src="http://sharingdisini.com/wp-content/uploads/2013/08/optimis-jalani-hidup-.jpg" height="312" title="Seorang juara menyambut tantangan dengan optimisme" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Seorang juara menyambut tantangan dengan optimisme&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Pernah melihat orang yang juara tapi bila dikasih tantangan selanjutnya jadi pesimis bahkan tidak berniat menerima tantangan tersebut ? Mungkin ada tapi pasti sangat jarang. Tantangan dapat menjadi motivasi besar dan semangat baru untuk tampil menjadi lebih baik. Tantangan bukanlah suatu rintangan berarti bila kita bisa mengubah sudut pandang kita (balik ke poin tadi mengenai sudut pandang). Optimis itu bisa membuat kita melakukan yang terbaik dengan meyakininya. Sebab, bila menerima tantangan itu, kemungkinan berhasil maupun tidak berhasil itu ada. (Baca : &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/01/renungan-semangat-di-awal-tahun-baru.html" target="_blank"&gt;Renungan Semangat Tahun Baru 2015&lt;/a&gt;). Namun, bila kita tidak menerima tantangan tersebut, kemungkinan berhasil sudah menghilang ! Janganlah menyesal bila tantangan tersebut kita tolak dan diambil oleh orang lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, itulah &lt;u&gt;7 kalimat mutiara yang menyadarkan&lt;/u&gt; dari LKS saya. Mungkin kita anggap sepele sekali tentang buku LKS kita (khusus SD, SMP, dan SMA). Namun, bila ditelaah masih ada manfaatnya daripada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
Selamat membaca dan semoga bermanfaat bagi kita semua !&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/01/renungan-7-kalimat-mutiara-yang.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-6640341514373334353</guid><pubDate>Sun, 04 Jan 2015 17:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-01-05T23:48:10.245+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Semangat di Awal Tahun Baru</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Hai bloggersz, &lt;br /&gt;
&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;ebelumnya saya selaku penulis Tangerang Blogs, mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2015 !!! Semoga di tahun yang baru ini, kita semua mempunyai semangat yang lebih besar dalam menjalani hidup ini dan mempunyai tujuan yang lebih baik. Nah untuk artikel di tahun baru ini, saya akan &lt;u&gt;menulis&lt;/u&gt; sebuah artikel yang berjudul &lt;b&gt;'Semangat di Awal Tahun Baru'&lt;/b&gt;. Artikel ini berisikan hal-hal yang harus kita persiapkan untuk menempuh hidup di tahun 2015 ini. Tanpa basa-basi yuknke TKP !!!&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Sebagian orang pasti merasakan kemeriahan tahun baru ini juga ada duka mendalam bagi keluarga korban pesawat Air Asia QZ8501. Semoga korban pesawat ini diterima di sisiNya. Mungkin juga sebagian orang merasa biasa saja dengan tahun baru ini karena terlalu sibuk dengan hal yang mereka sibukkan. Untuk kalian yang masih galau atau khawatir di awal tahun. Inilah saatnya untuk berani melakukan hal yang kalian seharusnya lakukan...&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Memang sepertinya untuk mengubah perilaku lebih susah daripada hanya nasihat saja. Namun semuanya bisa saja terjadi. Kita harusnya tidak usah khawatir dengan jalan ataupun kerjaan yang sedang kita lakukan. Sekalipun kita seperti gagal di kerjaan tersebut. Setidaknya itu bukan gagal, namun belum berhasil. Gagal itu apabila malah kita menolak untuk melakukan kerjaan itu kembali. Ini menyangkut artikel saya yang dulu tentang Thomas Alva Edison (&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/menghadapi-kegagalan.html" target="_blank"&gt;Ini cara mengatasi sikap kita atas kegagalan&lt;/a&gt;). Bagaimana bila si Edison ini menolak untuk melanjutkan misi dia membuat lampu ? Mungkin saja bukan dia yang menemukan lampu dan bisa saja dunia pada saat itu tidak akan ada lampu sama sekali untuk beberapa tahun lamanya. Jadi, bisa &lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQbZ-0iVlSpagzUFkXwbIitrglC_HwGOzXPJyX8pt-8O495rQHPfw" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="kata-kata mutiara thomas alva edison" border="0" src="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQbZ-0iVlSpagzUFkXwbIitrglC_HwGOzXPJyX8pt-8O495rQHPfw" title="thomas alva edison's quotes" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ini merupakan hal yang perlu kita ingat selalu.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
dilihat bahwa selama Edison gagal (bisa dibilang belum berhasil), dia tidak dapat dikatakan gagal. Sudah kelihatan bukan bedanya ? Oleh karena itu, kita harus punya semangat dan tekad kuat dengan apa yang kita yakini maupun dikerjakan...&lt;br /&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Lalu kalaupun ragu, segala sesuatu di dunia ini tidak pasti bukan ? Contoh, kita membuat laptop. Apakah kita akan berhasil ? Belum tentu. Lalu apakah kita juga akan gagal ? Belum tentu juga. Nah, apapun itu &lt;i&gt;JUST DO IT! &lt;/i&gt;Seperti slogan Nike... Meskipun tidak berhasil itu lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali. Dengan melakukan kerjaan tersebut,&amp;nbsp; kita masih dapat pengalaman yang membuat kita lebih siap untuk menghadapi 'ujian' selanjutnya. Bila tidak melakukannya, kita telah menyia-nyiakan kesempatan yang&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTHP2dkXHfBF4NVpMMilBfqL9mCnjsE3iQWUYW1CworqRMGBw3n" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Slogan Nike" border="0" src="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTHP2dkXHfBF4NVpMMilBfqL9mCnjsE3iQWUYW1CworqRMGBw3n" title="Slogan Nike" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Just Do It !!!&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
begitu berharga untuk mendapatkan pengalaman. Tentu kita sudah sering mengatakan, '&lt;i&gt;Kesempatan emas tidak datang dua kali'&lt;/i&gt;, jadi mengapa kita masih menyia-nyiakan kesempatan. Janganlah kita menghabiskan banyak waktu untuk sekedar memikirkan hal-hal yang tidak penting dan galau apabila tidak diperlukan. Kita bisa saja menghacurkan hari ini dengan mengkhawatirkan atau meragukan apa yang akan terjadi pada masa depan.&amp;nbsp; Tentu kita tidak ingin begitu bukan ? Kita harus selalu tenang dan tetap bersungguh-sungguh mengerjakan apapun itu.&lt;br /&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Untuk yang masih muda, janganlah kita banyak membuang waktu yang tidak berguna. Pakailah waktu untuk hal yang produktif seperti belajar, mencoba hal baru dan lain sebagainya. Ingat ! Kita masih ada masa tua di mana kita seharusnyalah bersantai pada waktu itu. Bila kita bersantai atau enjoy hidup di waktu muda. Pada waktu tua kita ingin bagaimana ? Bisa jadi kita malah tidak dapat menikmati waktu tua dengan enak. Bisa saja kita masih berbelit dengan uang yang kurang. Jadi, kita harusnya memanfaatkan waktu kita untuk membekali masa depan kita. Kalau namanya senang-senang, mungkin bisa dibilang kita boleh-boleh saja tapi hanya untuk membuang stress kita..&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Nah, mungkin itu saja dulu untuk bekal kita di tahun 2015 ini. Jadi, intinya semua hal dapat terjadi, tinggal kita yang menentukan pilihan untuk melakukannya apa tidak.&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Akhir kata,&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
semoga bermanfaat dan SELAMAT TAHUN BARU 2015 !!!&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2015/01/renungan-semangat-di-awal-tahun-baru.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-4890236076167136641</guid><pubDate>Sun, 08 Jun 2014 11:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-09-26T16:12:46.415+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><title>[Motivasi] : Motto Hidup Teman-Teman 8.1 (Bagian 2)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan melanjutkan menulis motto hidup teman-teman saya di kelas 8.1. Nah, bagi yang belum melihat bagian pertamanya, silahkan &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/06/motivasi-hidup-lebih-baik.html" target="_blank"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;. Tanpa basa basi yuk ke TKP !!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://dl.kraken.io/web/a3/b8acba42770113214a75678b943854/kata-kata-motivasi-hidup-jangan-menyerah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="gagal, ingat ini" border="0" src="http://aularahmatin.files.wordpress.com/2013/02/kata-kata-motivasi-hidup-jangan-menyerah.jpg" height="320" title="ingat kalau sedang gagal" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;"Jika kau orang 'hitam', jangan jadi merasa kamu orang 'putih', karena itu tidak mungkin" &lt;/i&gt;--Stanley--&lt;br /&gt;
Kalau kalian melihat motto di atas, terdengarnya sedikit rasis ya ? Kalau kita lihat dari sisi positifnya, kalimat tersebut mengajarkan kita bahwa apapun yang sudah terjadi atau yang sudah kita miliki saat ini adalah sesuatu hal yang sudah terjadi dan kita tidak dapat merubahnya. Contoh saja, kalau saja kita menulis di kertas memakai pulpen/bolpoin, lalu salah tulis, apakah bisa di ganti ? Tentu tidak bisa, kalaupun bisa menggunakan &lt;i&gt;correction pen, &lt;/i&gt;tetapi menimbulkan bekas yang tidak enak dipandang bukan ? Kita diajarkan untuk tidak menyesali apa yang ada, tetapi bersyukur dengan apa yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never look back"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Ariel--&lt;br /&gt;
Teman saya ini mengutip motto dari teman saya yang ada di bagian 1. Sungguh terlalu pemirsa hahahaha. Tapi saya kasih tahu lagi ya artinya. Sebenarnya intinya sama seperti motto teman saya yang di atas, yaitu jangan pernah lihat apa yang sudah terjadi. Kita harus tetap melangkah ke depan agar tidak 'ketinggalan' dengan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jadilah seperti dirimu sendiri"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Frans--&lt;br /&gt;
Ya, kita diharuskan menjadi diri sendiri. Kita boleh mengimitasi bagaimana cara orang berpakaian, cara orang bertindak, dan lain sebagainya. Tetapi, kita akan menjadi orang yang lupa bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang. Menjadi diri kita sendiri adalah contoh dari kita bersyukur kepada Tuhan. Berarti kita menerima apa adanya kita. Bukan berarti apabila ada hal yang buruk dalam kita, kita diamkan saja ya. Kita pasti merubah hal yang buruk dalam kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jadi perempuan jangan mau hatinya dipermainkan oleh laki-laki" &lt;/i&gt;--Wulan--&lt;br /&gt;
Mungkin motto ini bisa menjadi pengingat bagi perempuan maupun laki-laki. Untuk perempuan, perempuan harus lebih waspada dengan laki-laki yang ada. Untuk laki-laki, jangan pernah memainkan hati perempuan, hati perempuan bukan untuk dimainkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Go move on !!" &lt;/i&gt;--Glory--&lt;br /&gt;
Motto teman saya ini bisa saja menjadi pengingat bagi yang putus cinta maupun yang gagal dalam pekerjaan atau apapun. Kita harus tetap berjalan, bangkit dari keterpurukan, dan mencapai hal yang lebih baik daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Be fearless and go for it" &lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Evita--&lt;br /&gt;
Kita diajarkan untuk tidak takut dalam memperjuangkan sesuatu yang penting bagi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"One and only, let's do positive things better and faster"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Meilisa--&lt;br /&gt;
Kita jadikan dua bagian, bagian "one and only" kita diajarkan untuk menjadi satu-satunya, bukan yang terbaik, dan bukan yang terhebat. Bagian kalimat kedua, kita diajarkan untuk tetap berpikir positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Lucu itu tidak semudah tidak lucu. Jadi, hargai orang yang melawak, walaupun tidak lucu"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Alfonso--&lt;br /&gt;
Mungkin teman saya ini sedang mencurahkan isi hatinya. Jadi, kita diingatkan untuk menghargai seluruh orang yang melawak pada kita meskipun itu tidak lucu. Bisa saja kita tidak bisa melawak hahahaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Until the end of the world, badminton never die" &lt;/i&gt;--Jason--&lt;br /&gt;
Maklum saja, teman saya yang ini suka sekali dengan badminton. Mungkin menjadi pemain badminton sudah menjadi obsesi teman saya ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Nikmati hidup selagi bisa."&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Marcel R--&lt;br /&gt;
Ya, mungkin kita diajarkan jangan terlalu serius dengan dunia yang penuh penderitaan ini. Kita diajarkan untuk &lt;i&gt;enjoy&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dengan kehidupan kita yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Kalau tinggal, tinggal di rumah. Kalau di pohon, namanya tuyul"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Fritz--&lt;br /&gt;
Ya, ini motto yang agak nyeleneh bagi saya. Mungkin, dia tidak bermaksud demikian hahaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"The best 8.1"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Hasanusi--&lt;br /&gt;
Mungkin teman saya ini, menjadikan kelasnya sebagai mottonya. Bisa saja dia teringat semau teman-temannya lalu menjadi semangat kembali hehehe. (Intinya &lt;i&gt;no comment)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt; &lt;i&gt;"Sahabat yang baik tidak akan meninggalkan temannya" &lt;/i&gt;--Jordan TS--&lt;br /&gt;
Dengan motto ini kita diingatkan bahwa sahabat yang baik tidak akan meninggalkan temannya sekalipun temannya dalam keadaan terpuruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Have to stay strong, no matter what happens in life, stay strong !!!!" &lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Yohana--&lt;br /&gt;
Ya, dalam hidup ini, kita harus tetap bersemangat dan pantang menyerah. Kita harus ingat bahwa tidak semua yang kita rencanakan berjalan sesuai rencana kita. Kita harus ingat rencana kita akan dipertimbangkan Tuhan dan memodifikasinya menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"From Indonesia, By Indonesia, For Indonesia"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Kelvien--&lt;br /&gt;
Teman saya yang satu ini ternyata punya jiwa nasionalisme yang tinggi hahaha. Kita diingatkan seberapa hebat pun negara lain, kita adalah orang Indonesia. Kita harus bersyukur dengan Indonesia kita yang begitu indah, kaya, dan beranekaragam. Terlepas dari buruknya Indonesia pastinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Segala sesuatu berasal dari pengetahuan dan pengalaman"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Meiliana--&lt;br /&gt;
Ya, kita diingatkan bahwa pengetahuan dan pengalaman itu penting bagi hidup kita. Pengetahuan dan pengalaman sangat berhubungan erat satu sama lain. Dengan adanya pengetahuan maka kita akan punya pengalaman. Karena kita punya pengalaman, maka pengetahuan kita akan bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Have dream, have future"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Brian--&lt;br /&gt;
Dengan motto ini kita diingatkan, selama kita masih punya mimpi, kita punya masa depan yang cerah. Meskipun mimpi itu memang sulit terwujud, kita terdorong dan berusaha meraih mimpi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Blade"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Andri--&lt;br /&gt;
Kalau motto ini, mungkin kita harus mengingat prinsip dan cara kerja pedang. Semakin sering diasah akan semakin tajam. Kita mungkin diingatkan untuk seperti pedang, yaitu otak kita harus sering-sering diasah agar semakin 'tajam'.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTQ_vEke2KbV73TtAHf1eS9mRDrrE76l6HtVr6QMBU0pJ1pxrZ_" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="motto hidup teman" border="0" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTQ_vEke2KbV73TtAHf1eS9mRDrrE76l6HtVr6QMBU0pJ1pxrZ_" height="320" title="renungan" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ingat ini&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Have a good dream..."&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Wilson--&lt;br /&gt;
Ya, kita diingatkan selalu untuk mempunyai impian yang baik dan berguna bagi semua orang. Tentu tidak ada orang yang mengimpikan sesuatu yang buruk terjadi bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"YOLO (You Only Live Once)" &lt;/i&gt;--Robert--&lt;br /&gt;
Ya, mungkin ini bisa jadi pengingat bahwa hidup kita hanya sekali. Jadi, perbuatlah sebaik-baiknya dalam hidup kita sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Kehidupan itu indah, kalau kita tahu cara menikmatinya"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Haga--&lt;br /&gt;
Motto teman saya ini mengingatkan kita bahwa semua hal yang ada di dunia ini sebenarnya indah semua. Tidak mungkin Tuhan menciptakan sesuatu yang buruk bukan ? Hanya saja kita kadang bingung melihat keindahan tersebut dari sisi yang mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"You only live once. Never say maybe"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Adi--&lt;br /&gt;
Ya sebenarnya dia menyatukan kedua kekuatan menjadi satu kekuatan yang padu(lah ?). Becanda hehehe. Teman saya yang satu ini sudah kehabisan ide dalam mencari motto sehingga ia memadukan 2 motto teman saya yang ada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya selesai juga penulisan artikel ini. Bagaimana ? Unik-unik bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan tetap termotivasi ya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Update :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kalian juga dapat melihat kata-kata ataupun kalimat motivasi dari teman saya lainnya :&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&lt;a class="GCUXF0KCPB" href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/06/kata-kata-motivasi-oleh-rischi-padang.html" style="border: 0px; color: #1155cc; display: inline-block; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; margin: 0px 10px 0px 0px; max-width: 100%; overflow: hidden; padding: 0px; text-decoration: none; text-overflow: ellipsis; vertical-align: baseline; white-space: nowrap; width: auto;" target="_blank"&gt;Kata - Kata Motivasi Oleh Rischi Padang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2. &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/07/kata-kata-perenungan.html" target="_blank"&gt;Kata-Kata Perenungan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3. &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/09/rangkumankatamotivasiteman-temanku.html" target="_blank"&gt;Rangkuman Kata Motivasi Teman-Temanku&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/06/motto-yang-dapat-menjadi-motivasi.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-7992516211901078669</guid><pubDate>Fri, 06 Jun 2014 12:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-03-27T17:51:04.489+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><title>[Motivasi] : Motto Hidup Teman-Teman 8.1 (Bagian 1)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;hai bloggersz,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kali ini saya akan menuliskan motto hidup teman-teman saya, khususnya di kelas 8.1. Selain menuliskan, saya juga akn coba menerka-nerka makna motto hidup mereka. Motto hidup teman-teman saya unik-unik. Nah tanpa basa-basi lagi, yuk ke TKP !!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
Jumlah teman-teman saya dalam kelas cukup banyak, yaitu 45 murid. Saya bingung apakah saya akan menulis semua motto tersebut di sini atau menjadi 2 bagian. Tapi, saya putuskan untuk membuatnya menjadi 2 bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Hidup itu pilihan" &lt;/i&gt;--Richie--&lt;br /&gt;
Ya, memang hidup ini adalah pilihan, apabila pilihan kita menjadi orang tidak baik, maka kita akan demikian. Jadi, kita tidak boleh menyalahkan siapapun apabila kita salah memilih sebuah pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Time is money"&lt;/i&gt; --Cecilia--&lt;br /&gt;
Tentu kalian sering mendengarkan ini kan ? Intinya, kalau kita tidak lebih gesit daripada orang lain, kita pasti ketinggalan jauh dari orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jangan menunda-nunda pekerjaan"&lt;/i&gt; --Nasha--&lt;br /&gt;
Khusus orang yang suka bermalas-malas, ingat kata-kata di atas. Jangan menunda. Kalau kita tidak menunda pekerjaan, kita bisa santai setelahnya. Jangan santai dahulu baru menderita kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Kerjakanlah segala sesuatunya dengan sesegera mungkin selagi Anda bisa !" &lt;/i&gt;--Nathasya--&lt;br /&gt;
Kalau ini mempertegas motto di atas. Kalau kita masih bisa lakukan ! Jangan sampai kita sudah tidak bisa apa-apa baru menyesal. Itu sudah terlambat !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Kunci masa depan adalah kebeningan hati, keindahan perilaku, dan semangat" &lt;/i&gt;--Novianti--&lt;br /&gt;
Kalau perilaku baik, kita mudah disukai banyak orang. Kalau kita hatinya bening, tidak memikirkan apapun yang negatif, kita lebih damai dalam mengerjakan apapun. Kalau kita semangat, pasti apapun kita akan lalui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;strike&gt;Motto gak ada, Moto GP adanya !!!!&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;Setiap Ulangan Rasanya Yaa.. Apa aja (SURYA)"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Surya--&lt;br /&gt;
Untuk motto yang ini &lt;i&gt;no comment &lt;/i&gt;hahahaha. Saya tidak ngerti apa yang ada dalam pikiran dia.&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;"Taklukkanlah dunia ini untuk mengejar masa depan dan cita-cita" &lt;/i&gt;--Agustinus--&lt;br /&gt;
Kita diberi semangat untuk mengejar cita-cita kita. Sesulit apapun cita-cita itu. Jangan sampai kita terlena oleh dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Berbuatlah kebaikan selagi bisa, karena kita hidup di bumi tidak untuk selamanya." &lt;/i&gt;--Jordiviali--&lt;br /&gt;
Kebaikan mendatangkan kebajikan. Jadi, kumpulkan sebanyak-banyaknya kebaikan sebelum penyesalan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Memang semua hal tidak akan tercapai sesuai keinginan kita. Tetapi penting untuk mempercayainya. (Maito Gai)" -&lt;/i&gt;- Calvin--&lt;br /&gt;
Maklum saja, teman saya yang satu ini suka sekali dengan anime Naruto. Jadi, begitulah hasilnya hahaha. Ya, memang semua keinginan kita tidak mungkin dicapai semuanya sekaligus. Tapi karena kepercayaan kita bisa saja keinginan kita terwujud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jika ada sesuatu/siapapun yang harus dilindungi dengan hidup kita, lindungilah. (Minato Namikaze)." &lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Immanuel--&lt;br /&gt;
Karena Calvin, Iman juga mengikuti jejak Calvin yang memakai perkataan yang ada di dalam anime Naruto. Kalau ini &lt;i&gt;no comment&lt;/i&gt;&amp;nbsp;juga karena menyangkut nyawa kita. Namun, apabila ada sesuatu hal yang berharga, maka kita patut berkorban demi sesuatu hal yang berharga. (Lebih tepatnya rela berkorban).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never say maybe. Jadi laki-laki harus peka" &lt;/i&gt;--Jean--&lt;br /&gt;
Untuk yang ini kita bagi menjadi dua bagian. Kalimat pertama mengingatkan kita bahwa kita hanya punya dua pilihan, yaitu ya dan tidak. Kalau ya kita berkata ya, kalau tidak kita berkata tidak. Kalimat kedua mungkin teman saya yang satu ini kecewa dengan laki-laki yang mendekatinya itu tidak perhatian atau kurang perhatian atau bisa juga tidak mengetahui apa yang diinginkan teman saya ini. Ya, kita ambil sisi positifnya ya.., menjadi laki-laki kita harus mengetahui apa yang diinginkan dan bisa juga tegas dalam bertindak. Jadi bukan semua keinginan harus dipenuhi semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Always try, work hard, and never give up"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Vonny--&lt;br /&gt;
Kata menyerah harus kita hapus dalam 'kamus' kita apabila ingin sukses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Let's do positive things better and faster"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Yemima--&lt;br /&gt;
Untuk yang ini kita diajarkan untuk terus melakukan hal-hal positif serta mengingatkan kita kepada slogan "Lebih cepat lebih baik" hahahaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never look back" &lt;/i&gt;--Alvin--&lt;br /&gt;
Kita diajarkan untuk tidak melihat yang sudah berlalu ataupun yang sudah gagal karena masih ada masa depan yang harus kita kejar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Laughing" &lt;/i&gt;--Prischilla--&lt;br /&gt;
Kalau bisa saya artikan, kita diajarkan untuk ingat tertawa dan tersenyum. Tertawa dan tersenyum bisa jadi "obat" batin kita lho.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Kerjakan apa yang kamu bisa lakukan sekarang, tanpa menunda hari esok" &lt;/i&gt;--Veronica--&lt;br /&gt;
Motto ini sama artinya seperti motto-motto sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jangan suka ngomongin orang" &lt;/i&gt;--Virara--&lt;br /&gt;
Nah, kita diingatkan untuk tidak suka membicarakan orang. Jadi, mulut kita harus bisa kita jaga sehingga tidak ada yang terluka hanya karena mulut kita yang salah bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never give up, winner never stop trying !" &lt;/i&gt;--Liviana--&lt;br /&gt;
Kita diingatkan untuk pantang menyerah. Pemenang tidak pernah melihat sisi negatif karena dia terlalu sibuk memikirkan hal-hal positifnya. Jadi, pemenang tidak pernah berhenti mencoba sampai hanya waktu yang dapat memberhentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87ma3jYpTVhb2h-a_eqz2deh2zF4k-KQHlkV_Oy1WQTtXcxwsvMm0NsiesXI3S3OY1kIt0fPKt9hje0vKwlQvfYgEUWTdI9uAnbrz5GzwllDIyVr7vdnt8-nzLxJRGdVRgOuEq-SoRfSQ/s1600/kata-kata-motivasi-hidup-jangan-menyerah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="Motto Hidup Teman-Teman 8.1 | Try again" border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87ma3jYpTVhb2h-a_eqz2deh2zF4k-KQHlkV_Oy1WQTtXcxwsvMm0NsiesXI3S3OY1kIt0fPKt9hje0vKwlQvfYgEUWTdI9uAnbrz5GzwllDIyVr7vdnt8-nzLxJRGdVRgOuEq-SoRfSQ/s320/kata-kata-motivasi-hidup-jangan-menyerah.jpg" title="Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan. TRY AGAIN" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;"Think positive and positive things will be happen" &lt;/i&gt;--Gabriela--&lt;br /&gt;
Jika kita selalu melihat segala sesuatu dari sisi baiknya, maka segala sesuatu bisa menjadi sesuatu yang positif. Mau contoh ? Morfin. Ya, sebenarnya morfin merupakan salah satu jenis narkoba yang sebenarnya dilarang beredar. Namun, dalam bidang kedokteran, morfin dapat menjadi obat anti sakit saat operasi. Jadi, morfin kalau dilihat di sisi baiknya, dapat menolong banyak orang yang takut kesakitan saat operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jangan pernah merasa gagal, karena kegagalan adalah kemenangan yang tertunda"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Nicholas--&lt;br /&gt;
Setelah kata menyerah kita hilangkan dalam 'kamus' maka sekarang yang akan kita hilangkan adalah kata gagal dalam 'kamus' kehidupan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never say no, before you try it !" &lt;/i&gt;--Michael--&lt;br /&gt;
&lt;strike&gt;Katakan tidak pada korupsi&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;Memang kita seharusnya berani mencoba, lebih baik mencoba gagal daripada tidak mencobanya sama sekali. Tapi mencoba ini dalam hal positif ya. Kalau kita mencoba kita punya peluang berhasil dan tidak. Tetapi kalau tidak bertindak, maka peluang kita pasti tidak ada. Jadi, kalian tentu sudah tahu pilih yang mana bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Never die"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;--Samuel Chan--&lt;br /&gt;
Ada dua kata yang bisa saya katakan, &lt;i&gt;no comment.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Hahahaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, sudah selesai bagian pertamanya. Bagaimana ? Unik-unik bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga dengan motto teman-teman saya ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua ! Amin !!!&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/06/motivasi-hidup-lebih-baik.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87ma3jYpTVhb2h-a_eqz2deh2zF4k-KQHlkV_Oy1WQTtXcxwsvMm0NsiesXI3S3OY1kIt0fPKt9hje0vKwlQvfYgEUWTdI9uAnbrz5GzwllDIyVr7vdnt8-nzLxJRGdVRgOuEq-SoRfSQ/s72-c/kata-kata-motivasi-hidup-jangan-menyerah.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-5189621843095889778</guid><pubDate>Fri, 23 May 2014 12:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-05-23T19:16:54.239+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><title>[Renungan] : Curahan Hati Mengenai Remaja Sekarang</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
halo bloggersz,&lt;br /&gt;
ya sebelum saya ulangan akhir semester, saya akan menulis sebuah artikel yaitu, "Curahan Hati Mengenai Remaja Sekarang". Ya Siapa yang tidak tahu bagaimana kelakuan anak remaja zaman sekarang ? Ada yang mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal positif dan ada juga yang mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal yang tidak penting atau negatif. Nah, kali ini saya akan menuliskan hal-hal yang negatif terlebih dahulu. Artikel ini sebenarnya berisi kebingungan saya terhadap remaja masa kini yang kerjaannya mengisi hari-hari mereka dengan sisa-sia. Tanpa basa-basi yuk ke TKP !!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama.....&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Saya bingung dengan anak remaja yang pergi ke sekolah tapi ilmunya tidak didapat sama sekali. Kalau saya bisa menanyakan sesuatu kepada teman-teman saya, saya akan menanyakan, "Jujur saja semuanya, kalian ke sekolah alasannya untuk apa ?? Belajar, tambah teman, cari teman, cari pacar, cari gengsi, atau cari apa ?? Lalu kalian sebenarnya tahu tidak kita ke sekolah untuk apa ? Belajar saja ? Tidak !" Ya, kalau ada yang berpendapat bahwa jika ada yang berfikir ke sekolah hanya untuk belajar saja, itu salah besar ! Mengapa demikian ? Pasti kalan bertanya apa sih yang sebenarnya kita lakukan di sekolah ? Selain belajar ada suatu hal yang lebih penting daripada belajar dan seringkali dilupakan oleh kita semua. Ya, karakteristik, watak, dan sikap kita !! Kalian tentu tahu dan yakin bahwa untuk apa belajar semua pelajaran. Toh tidak dipakai, hanya untuk dipelajari. Tentu ini menjadi pertanyaan besar bagi kalian semua. Saat kita diberi tugas, diberi pelajaran oleh guru, dan sebagainya, kita sedang melatih diri kita untuk lebih bertanggung jawab, disiplin dan lebih banyak mendengarkan daripada berbicara ! Tugas dan pelajaran yang kita dapatkan itu merupakan latihan untuk kita supaya pada saat kita berada dalam dunia pekerjaan kita tidak kaget atau tidak mudah mengeluh lagi dengan tugas yang mungkin sama banyaknya seperti di sekolah. Mengapa demikian ? Karena kita sudah dilatih sejak kita masih sekolah. Kita harus mengganti mindset/prinsip kita saat belajar di sekolah. Apakah kita mau atasan kita memarahi kita terus-menerus bahkan mungkin memecat kita karena kepribadian kita yang buruk seperti guru kita memarahi kita terus menerus karena sikap kita buruk ? Tidak bukan ? Kita juga tidak ingin menjadi orang yang paling disalahkan bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang kedua.....&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Saya bingung dengan anak remaja yang suka sekali berkata perkataan jorok, kasar, ataupun mengejek nama orang tua !!! Apalah manfaatnya berbicara kata-kata yang kasar,jorok ataupun mengejek nama orang tua ? Kita bahas dari kata jorok. Mungkin beberapa orang berkata jorok terkesan ia sangat menyukainya, tetapi apakah ia mengetahui juga bahwa yang jorok-jorok tersebut hanya sementara dan menderita selamanya ?? Mengapa menderita ? Tahukah bahwa semua kata jorok dan kasar bahkan mengejek nama orang tua sudah termasuk dosa ? Dosa inilah yang membuat kalian dapat menderita selamanya. Tapi, itulah namanya dunia manusia yang selalu memikirkan kenikmatan/kebahagiaan duniawi. Kita seharusnya tahu dan mengingat terus-menerus bahwa kita hanya dititipkan di dunia hanya sementara ! Mengapa sementara ? Mungkin kita rasa bahwa umur 80 tahun bagi seorang manusia itu sudah lama sekali umurnya, tapi sebenarnya itu umur yang pendek ! Umur yang pendek bagi Tuhan. Tuhan melihat betapa bodohnya manusia selama hidup hanya melakukan hal-hal yang sia-sia dan menjauhkan diri kita dari Tuhan. Kekecewaan Tuhan sebenarnya tidak dapat diukur lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ketiga......&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Saya seharusnya dapat memaklumi hal yang ini, yaitu memprioritaskan waktu. Ya, para remaja memang agak sulit untuk membagi waktu mereka antara belajar, bermain, jalan bersama teman, dan jam tidur. Mengapa saya maklumi ? Karena contohnya saja blog ini yang terkadang jarang update karena saya juga bingung dalam membagi waktu hehehehe. Ya kalau dipikir-pikir, 24 jam seharusnya dapat kita gunakan semaksimal mungkin, hanya adanya si 'malas' menghinggap ke kita sehingga kita jadi tidak dapat membagikan waktu kita menjadi efektif....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, mungkin itu saja yang dapat saya curahkan untuk menghilangkan hal-hal yang sebenarnya tidak penting untuk saya simpan dan saya pikirkan. Saya tidak mengerti apakah teman-teman saya akan mengerti ini atau mengabaikannya bahkan menertawakannya. Yang pasti saya sudah berusaha membuka pikiran mereka melalui tulisan yang sederhana ini....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga tulisan ini juga bermanfaat sebagai sarana kita berintropeksi diri kita masing-masing, amin !&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/remaja-masa-kini.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-6420515234601895206</guid><pubDate>Sat, 03 May 2014 23:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-10-23T18:35:51.454+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Motivasi] : Sulitnya Melakukan Perbuatan Baik</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;hai bloggersz,&lt;br /&gt;
hari ini saya akan menulis artikel yang berjudul, "&lt;b&gt;Sulitnya Melakukan Perbuatan Baik&lt;/b&gt;". Nah, kita tentu sudah tahu ada 2 perbuatan umum yang sering dilakukan manusia, yaitu perbuatan baik dan perbuatan jahat. Kali ini saya akan membahas perbuatan baik terlebih dahulu. Mengapa ? Tanpa basa-basi yuk ke TKP !!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sering kali orang sulit sekali melakukan perbuatan baik entah kenapa. Ada rasa malas di dalam diri kita dalam melakukan perbuatan baik. Padahal kita sudah tahu bahwa melakukan perbuatan baik banyak manfaatnya. Tentunya banyak sekali faktor yang membuat kita menjadi sulit melakukan perbuatan baik seperti malu, tidak berani, tidak mengenal siapa orang yang membutuhkan pertolongan (bahasa kerennya siapa anda siapa saya), tidak ada niat untuk menolong, tidak peduli, dan terakhir malas untuk berbuat baik. Malas melakukan perbuatan baik berarti anda sudah berada di zona berbahaya. Mengapa ? Karena mungkin anda sudah terlena untuk berbuat kejahatan dan menganggap berbuat jahat itu lebih baik daripada berbuat baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang saya sebenarnya punya niat untuk menolong tetapi banyak sekali kendala yang membuat saya tidak jadi menolong orang. Mungkin ini juga menjadi alasan ataupun masalah umum orang-orang tidak jadi berbuat kebaikan. Padahal kita harusnya bangga dapat berbuat kebaikan karena banyak orang lebih memilih berbuat kejahatan ketimbang berbuat kebaikan. Kalau situasinya seperti ini, minimal kita tidak memberatkan lagi orang yang butuh pertolongan. Maksud saya, apabila kita tidak dapat menolong orang lain, setidaknya jangan menambah beban orang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, bagaimanakah caranya agar kita mudah melakukan perbuatan baik ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b style="font-size: x-large;"&gt;Adanya Niat dalam Diri Sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu kunci agar kita melakukan tindakan adalah adanya niat. Maka apabila niat kita melakukan kebaikan, seharusnya kita terdorong atau termotivasi untuk melakukan kebaikan. Apabila niat tersebut tidak ada, mau melakukan kebaikanpun susahnya minta ampun.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style="font-size: x-large;"&gt;Jangan Malu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila kita sudah mempunyai niat, lebih baik hilangkanlah rasa malu kalian dan langsung menolong orang lain. Jangan mendengarkan orang berkata apa, yang pasti kita harus menolong orang tersebut. Kendala umum orang tidak ingin berbuat kebaikan adalah malu. Jadi kita harus menghilangkan rasa malu kita kalau ingin membantu sesama. Kita anggap saja orang yang akan kita tolong tersebut merupakan bagian dari anggota keluarga kita, serta orang-orang di sekeliling kita adalah batu-batuan yang tidak hidup. Dengan demikian seharusnya kita mampu melenyapkan rasa malu kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style="font-size: x-large;"&gt;Melakukan Perbuatan Baik Demi Kebaikan Diri Sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kita melakukan kebaikan, bukan semata-mata seperti pencitraan saja, melainkan demi kebaikan diri sendiri. Apabila kita berbuat baik kepada orang lain, kita juga akan mendapatkan hal yang serupa juga dari orang lain. Apa yang kita tabur, apa juga yang kita tuai. Jadi, apabila kita berbuat kebaikan, kita akan menuai kebaikan. Sebaliknya, apabila kita berbuat kejahatan, kita juga akan menuai kejahatan. Namun, perlu diingat bahwa saat menolong orang, jangan meminta atau mengharapkan imbalan apapun. Kita harus berbuat kebaikan dengan ikhlas.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang saya akan menyiapkan sebuah video yang sangat bagus buat kalian semua, tentang kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;amp-youtube data-videoid="PT-HBl2TVtI" height="270" layout="responsive" width="480"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/amp-youtube&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, Akhir kata,&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan semoga kalian lebih mudah berbuat kebaikan&lt;/div&gt;</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/sulitnya-melakukan-perbuatan-baik.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-5497998775951231073</guid><pubDate>Fri, 02 May 2014 23:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-05-03T06:00:02.982+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Sepuluh Renungan Untuk Akhir Pekan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
wah sudah akhir pekan kembali nih, kali ini saya akan membuat artikel sepuluh renungan untuk akhir pekan. Nah sepuluh renungan yang saya akan tulis saya sertakan dengan penjelasan. Tanpa basa-basi yuk ke TKP !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Janganlah kau abaikan perkembangan batinmu sementara engkau mengabdi atau menolong orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dari manapun timbulnya rasa cemas tentunya timbul dari dalam hati si Dungu, tidak dari dalam hati orang bijaksana.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika engkau sakit, jangan biarkan pikiranmu ikut menjadi sakt pula.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gunakanlah akal sehat dan kecerdikan otakmu sebelum menerima sesuatu, tidak semata-mata atas dasar kepercayaan saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hidup sehari yang bermanfaat dan penuh usaha lebih baik daripada hidup seratus tahun dengan bermalas-malasan dan tidak berguna.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Janganlah tergantung pada orang lain, kembangkanlah kepercayaan pada dirimu sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Damai sejati datang dari dalam diri sendiri, janganlah cari di luar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Capailah kebijaksanaan, laksanakanlah kesalehan, kesusilaan dan kedermawanan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sesuai dengan benih yang engkau taburkan, engkau pungut buah hasilnya. Penanam benih kebajikan akan memetik buah yang baik. Penanam benih kejahatan akan memetik penderitaaan buah perbuatannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kehidupan yang sekarang adalah hasil kehidupan yang lampau dan berakibat pada kehidupan yang akan datang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h2&gt;
Penjelasan&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Kita bukan disuruh untuk tidak menolong atau mengabdi orang lain. Tetapi kita juga harus melihat diri kita sendiri. Intinya kita tidak terlalu memusatkan pikiran kita terlalu jauh kepada orang lain, tetapi kita juga harus melihat diri kita sendiri juga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kita sebenarnya tidak usah cemas akan setiap hal yang terjadi. Karena semua sudah terencana oleh Tuhan. Tetapi kita juga tidak boleh diam diri juga. Jadi kita bukan seperti pengemis yang menunggu-nunggu orang memberikannya uang, tetapi kita harus bekerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Intinya, disaat kita sakit kita tidak usah memikirkan yang jauh-jauh, kita juga jangan berpikir apakah sakit kita dapat sembuh atau tidak, karena itu menjadi beban pikiran dan bibit dari penyakit pikiran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artinya, kita harus tetap waspada terhadap siapapun, sekalipun itu orang terdekat kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Intinya, hidup selama apapun di dunia, apabila hanya diisi dengan hal-hal tak berguna, hidup kita hanya sia-sia belaka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kepercayaan terhadap diri sendiri itu sangat penting.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebenarnya kita kalau ingin mencari damai tidak ada di luar sana, kedamaian itu hanya ada di dalam diri sendiri atau hati kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dalam hidup banyak berbuat kebaikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apa yang ditanam apa juga yang kita dapat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apapun kelakuan kita yang kita lakukan selama ini akan berdampak pada masa depan kita. Seperti kata Mario Teguh, perbuatlah yang baik pada hari ini agar masa depanmu dibaikkan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Nah, akhir kata&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan !!!!&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/sepuluh-renungan-untuk-akhir-pekan.html</link><thr:total>2</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-7690702737576816451</guid><pubDate>Wed, 30 Apr 2014 23:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-05-05T13:51:50.441+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><title>[Motivasi] : Gagal ? Hanya Tertunda</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan menulis artikel yang berjudul " &lt;b&gt;Gagal ? Hanya Tertunda..&lt;/b&gt;.". Melalui judul tersebut pasti kalian sudah tahu apa yang akan saya bahas pada hari ini. Tanpa basa-basi yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu semua orang pasti pernah yang mengalami namanya kegagalan, mau itu saat sekolah, keluarga, maupun di lingkungan kerja. Namun, terkadang orang yang gagal sering merasakan bahwa gagal sudah berarti tidak ada jalan lagi atau "saya sudah tidak berguna lagi". Padahal, kenyataannya perkataan seperti itu salah besar ! Bagaimana tidak, bila tidak ada seorangpun yang gagal berarti tidak akan ada yang namanya sukses. Coba saja kalian sebutkan siapakah orang yang sukses tanpa sedikitpun merasakan namanya kegagalan ? Tentu kita tahu bahwa kita dalam proses belajar seumur hidup dan tidak pernah berhenti sampai kita mati. Tentu wajar apabila kita merasakan kesalahan atau gagal, karena itu bagian dari namanya belajar. Nah, jadi apa masalah yang sering ditimbulkan setelah orang merasa gagal ? Saya akan coba menjabarkannya sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Terlalu lama merasakan kegagalan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Mungkin ini masalah yang paling umum apabila kita gagal apalagi dalam skala besar gagalnya. Sebenarnya kalau dipikir buat apa terlalu lama menyesali kegagalan yang kita perbuat ? Kan sudah berlalu, kita diwajibkan untuk bangkit kembali dari kegagalan atau kesalahan yang kita perbuat karena kita juga sedang melawan waktu yang juga tetap berjalan tanpa melawan ampun. Apabila kita terus meratapi kegagalan bukankah kita membuat kegagalan-kegagalan yang lain ? Mungkin dari kalian semua ada yang menjawab, "Tapikan untuk bangkit itu susah." Iya akan susah apabila kita sudah menikmatinya. Kita akan terus merasa gagal apabila kita terus menerus bilang kepada diri kita bahwa kita gagal. Apalagi kita tidak pernah melihat sisi positifnya. Jadi, intinya adalah apabila gagal, kita boleh meratapinya tapi jangan terlalu lama dan ambil hikmah dibalik kegagalan itu lalu kembali bangkit dari keterpurukan. Jangan terlena oleh alasan-alasan yang sebenarnya membuat kita makin banyak membuat kegagalan yang sebenarnya dapat kita hindari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Putus asa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ini juga menjadi masalah paling umum yang membuat seseorang susah bangkit dari kegagalan. Ilustrasinya seperti ini, ada seseorang sangat senang dan semangatnya berapi-api menghadapi suatu masalah. Namun ia gagal mengatasinya. Ia kehilangan semua semangatnya hingga putus asa. Akhirnya ia terlena untuk meratapi kegagalan tersebut. Kita harus ingat bahwa selama kita masih hidup pasti ada peluang untuk mencapainya atau sukses. Jangan terlalu cepat untuk putus asa. Itu hanya membuat kita menjadi pribadi yang lemah. Yang harus kita bedakan disini adalah antara putus asa dengan pasrah. Putus asa berarti kita benar-benar tidak ingin melakukannya dan hanya meratapinya, sedangkan pasrah kita masih ada hasrat untuk melakukannya yang terbaik dan tetap realistis meskipun gagal. Jadi, intinya adalah buanglah rasa putus asa mu ! Jadilah pribadi yang pantang menyerah walaupun menderita kegagalan yang bertubi-tubi. Itu akan membuat kita menjadi pribadi yang kuat !&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Stress&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ya, kadang karena bukan gagal pun kita bisa stress. Namun, stress di sini dikarenakan kita terlalu meratapi kegagalan kita. Kalau begini terus menerus, kita bisa sakit jasmani maupun mental. Seperti penjelasan sebelumnya, kita hanya perlu mengambil hikmah dibalik kegagalan kita hanya itu saja, tidak usah berpikir terlalu dalam hanya karena kegagalan kita, masih banyak hal yang mesti kita pikirkan dan lebih penting daripada meratapi kegagalan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Nah, sebagai contoh ada seorang tokoh yang mungkin kita semua sudah mengenalnya. Thomas Alva Edison sang penemu lampu. Tentu kalian sudah tahu betapa gigihnya dia dalam bereksperimen mengenai lampu hingga benar-benar bisa dipakai. Edison terus menerus gagal dalam membuat lampu, namun apa yang ia lakukan ? Ia tetap bereksperimen sampai ia berhasil membuat lampu tersebut menyala dengan baik. Dengan contoh tersebut dapat kita pelajari bahwa apabila kita ada niat untuk suatu harapan, kegagalan apapun yang kita alami tidak akan membuat kita goyah dalam mencapai harapan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dengan demikian kita tahu bahwa sebenarnya gagal itu bukan sepenuhnya gagal, kita masih dapat mengambil sisi positifnya. Oleh karena itu gagal dapat disebut juga kesuksesan atau kemenangan yang tertunda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Nah, akhir kata&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Semoga bermanfaat dan jangan sampai terlena untuk meratapi yang namanya kegagalan !&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/05/menghadapi-kegagalan.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-4893366092602406867</guid><pubDate>Wed, 30 Apr 2014 13:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-05-05T14:08:37.577+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sekolah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Pengalaman] : Pengalaman Mengikuti OSN Biologi 2014</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
maaf nih udah lama tidak membuat artikel lagi untuk blog ini. Maklum, saya bingung dan adanya rasa malas sehingga tanganpun tak dapat mengetik apapun di blog ini. Nah tanpa basa-basi saya akan menceritakan pengalaman saya yang selama masih saya ingat saat OSN Biologi baru-baru ini. Yuk ke TKP !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Cerita berawal dari saya &lt;strike&gt;lahir&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;2 minggu sebelum OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat Kota/Kabupaten (diselenggarakan tanggal 8 Maret 2014). Sebenarnya pada saat kelas 7 (sekarang kelas 8), saya sudah pernah mengikutinya namun gagal. Persiapan saya dalam 2 minggu itu sungguh intensif, mulai mempelajari seluruh soal-soal OSN yang telah ada, membaca buku ringkasan ataupun buku cetak kelas 7 sampai kelas 9 saya baca sampai habis semuanya. Saya berpikiran bahwa ini adalah tahun terakhir saya mengikuti OSN, jadi saya harus bersungguh-sungguh dalam mengikutinya demi membanggakan nama sekolah. Setiap pulang sekolah maupun ada waktu luang, saya selalu belajar bersama guru pembimbing saya, Ms. Ferda.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Hari-hari yang dinantikan datang, meski agak sedikit takut atau perasaan gugup ada, saya harus bisa mengendalikan diri saya agar tidak hilang pelajaran yang sudah saya pelajari selama 2 minggu tersebut. Saya melihat betapa banyaknya siswa-siswi yang mengikuti lomba OSN. OSN terbagi menjadi 4 bidang, yaitu Biologi, Fisika, IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), dan Matematika. Teman saya seperti Christian Lim/ Ming-ming (mewakili IPS), Richie (mewakili Fisika), dan Rio Renaldi (mewakili Matematika). Uniknya si Rio ini hanya anak kelas 7 (padahal seharusnya dia anak kelas 6 dikarenakan tahun lahir dia adalah 2002). Saat itu saya berada di ruang 12 dan bernomor urut 8. Saat mengerjakan soal-soalnya untuk pertama kali, banyak sekali hal-hal yang saya pelajari keluar semua, namun saya hilang kendali sehingga ada beberapa hal yang menjadi lupa. Setelah saya mengerjakan soal-soal tersebut, saya mengikuti penutupan dan pulang. Awalnya saya hanya dapat pasrah dan berharap masuk ke OSN tingkat provinsi.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebulan tanpa kabar membuat saya cemas bahwa saya gagal masuk ke tingkat provinsi, namun pagi hari tanggal 14 April 2014, saya mendapatkan telepon tak terduga dari Ms. Ferda dan Ms. Tuti. Mereka berkata bahwa saya harus cepat-cepat ke sekolah segera (lantaran pada waktu itu sedang libur). Saya bingung mengapa demikian, ternyata saya masuk OSN tingkat provinsi ! Sungguh suatu hal yang tak terduga, padahal dipikir-pikir saya sudah hampir melupakannya. Setelah sampai ke tempat tujuan, diumumkan oleh Pak Djamal (saya lupa bapak itu bagian apa di Dinas pendidikan Kota Tangerang) bahwa saya juara umum 2 dalam bidang Biologi di Kota Tangerang sedangkan Rio juara umum 1 dalam bidang Matematika pemirsa ! Kota Tangerang mengirim 14 wakilnya ke tingkat Provinsi. Nama-nama murid atau teman yang saya ingat yang masuk ke tingkat provinsi ialah Jeremiah, Carlos, Tris, Devita, Sherine, Kevin, Ledi, Putri, Zacki, Hanna dan 4 murid lainnya yang saya kurang begitu dekat sehingga saya tidak tahu nama mereka hehehe. Namun yang membuat saya bingung adalah lomba tingkat provinsi ini diselenggarakan kurang dari seminggu setelah tadi dikabari ! Itu yang membuat saya tercengang apakah bisa dalam waktu kurang dari satu minggu tersebut dapat mempelajari semuanya. Tetapi saya tetap optimis saja bahwa saya pasti bisa.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Setelah 3 hari belajar intensif dengan Ms. Ferda, Kamis, 17 April 2014 kami bersama perwakilan Kota Tangerang dilepaskan ke Hotel Jayakarta, Anyer, Banten. Kami pergi ke sana dengan mobil sekolah masing-masing. Setelah sampai, kami dibebaskan dari apapun sampai jam 7 malam. Acara pembukaan diselenggarakan pada jam 8 malam. Saat bebas tugas, kami pun berkenalan dengan satu sama lain dan ada berfoto pula di pantai di sana.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDz-fNOfirk5HRkpX4wZ40gIhI-kwnFMpKp8lY8vN4Sl7cLTn7VWMNMEWE_AJ1qwBItF1ThueTgAoP_Kx8SHRz72pvssFEX08GANSPhLwuEq6M2M17sd4zUIPdrcWwXUR5Jsve03phY0fC/s1600/10153154_712649855445066_2674378461637150618_n.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Pelepasan Peserta OSN 2014" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDz-fNOfirk5HRkpX4wZ40gIhI-kwnFMpKp8lY8vN4Sl7cLTn7VWMNMEWE_AJ1qwBItF1ThueTgAoP_Kx8SHRz72pvssFEX08GANSPhLwuEq6M2M17sd4zUIPdrcWwXUR5Jsve03phY0fC/s1600/10153154_712649855445066_2674378461637150618_n.jpg" height="480" title="Pelepasan Peserta OSN 2014" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Pelepasan Perwakilan Kota Tangerang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw2giv_GZOJISdcvknCKCD01M55B21zle_Ta3ixagss9BxVJLWjaJrzeeOu4eDfNFa9DW-ctNyiK-t3vFZxLWR_jD8deRKZEpJ1cEF3mrX1IKLM5XWprMwIry8zXuEVtvXL5EYAZYp1Qjj/s1600/IMG_20140418_074332.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Peserta OSN Kota Tangerang 2014" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw2giv_GZOJISdcvknCKCD01M55B21zle_Ta3ixagss9BxVJLWjaJrzeeOu4eDfNFa9DW-ctNyiK-t3vFZxLWR_jD8deRKZEpJ1cEF3mrX1IKLM5XWprMwIry8zXuEVtvXL5EYAZYp1Qjj/s1600/IMG_20140418_074332.jpg" title="Foto di Pantai Hotel Jayakarta" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeK7Q2kiYC4l8aBJ9Lnwcwq_DO4plLGSwb0uia9btw3RO0WRu66QRTzO6iNy8S8MgQqL2obFVizwtRHU_Xv0Bd1TkVGGFb0Ew6Ggx-VdGdaeruQe2RUQGkRlREizcNfMoKAw6MwWgXdhV3/s1600/20140418_174439.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Peserta OSN Kota Tangerang 2014" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeK7Q2kiYC4l8aBJ9Lnwcwq_DO4plLGSwb0uia9btw3RO0WRu66QRTzO6iNy8S8MgQqL2obFVizwtRHU_Xv0Bd1TkVGGFb0Ew6Ggx-VdGdaeruQe2RUQGkRlREizcNfMoKAw6MwWgXdhV3/s1600/20140418_174439.jpg" title="Foto di Pantai Hotel Jayakarta" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Singkat cerita kami sudah 2 hari dan 2 malam di sana dan keesokan harinya kami akan menghadapi soal-soal OSN tingkat provinsi tersebut. Saat mengerjakan soal tersebut, saya merasa biasa saja dengan soalnya dan ada juga yang saya tidak tahu dan lantaran ragu-ragu. Setelah selesai kami berfoto-foto untuk terakhir kalinya dengan perwakilan Kota Tangerang dan pulang.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kemarin pada tanggal 29 April 2014 merupakan pengumuman siapa saja yang masuk OSN tingkat Nasional, setelah melihatnya saya kecewa berat karena saya tidak masuk tingkat Nasional. Namun saya tetap mengambil sisi positifnya daripada negatifnya. Ya minimal saya sudah mencobanya dengan usaha yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Hikmah yang dapat saya ambil dari lomba ini adalah mungkin saya kurang beruntung dalam memasuki tingkat Nasional ini dan mungkin menjadi indikasi bahwa saya harus lebih giat dan lebih bersungguh-sungguh lagi dalam belajarnya serta dapat mengembangkan pontensi tersembunyi dalam bakat saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, teman-teman bagi yang gagal dalam lomba apapun, jangan pernah berkecil hati, jangan juga menyalahkan orang lain apalagi menyalahkan diri sendiri. Karena, mungkin sudah rencana dari yang di Atas membuat kita begini sehingga kita dapat menjadi lebih baik dikemudian hari. Lagipula, dalam mengikuti OSN dibutuhkan tekad, niat, dan kesungguhan yang kuat dalam belajar, berkeyakinan serta tidak ada kata susah atau menyerah saat belajar. Karena apabila sudah demikian, peluang kalian akan menjadi kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, akhir kata&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengalaman bagi teman-teman yang ingin mengikuti OSN ya !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2014/04/pengalaman-mengikuti-osn-biologi.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDz-fNOfirk5HRkpX4wZ40gIhI-kwnFMpKp8lY8vN4Sl7cLTn7VWMNMEWE_AJ1qwBItF1ThueTgAoP_Kx8SHRz72pvssFEX08GANSPhLwuEq6M2M17sd4zUIPdrcWwXUR5Jsve03phY0fC/s72-c/10153154_712649855445066_2674378461637150618_n.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-488465594610731546</guid><pubDate>Sat, 21 Sep 2013 07:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-21T14:58:50.012+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Sebuah Kepercayaan</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
wah sudah lama saya tidak menulis artikel lagi, saya terlalu stress memikirkan apa yang seharusnya tidak saya pikirkan, namun itulah saya hehehehe. Untuk kali ini saya akan menulis artikel tentang "&lt;b&gt;Sebuah Kepercayaaan&lt;/b&gt;". Nah tentu semua memilki kepercayaan masing - masing dong ? Nah, kali ini saya bukan membanding-bandingkan kepercayaan ya, tetapi hubungan&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;sebuah &lt;u&gt;kepercayaan&lt;/u&gt;&amp;nbsp;dengan sifat, sikap, ataupun kebiasaan kita. Nah, tanpa basa-basi yuk ke TKP !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu kita sudah tahu apa itu kepercayaan. Nah, masalah yang biasa kita temui akhir-akhir ini adalah ketidakdisiplinan kita kepadaNya. Contohnya seperti tidak rajin beribadah dan berdoa maupun bersyukur kepadanya, lantaran berbagai alasan seperti sibuk, lelah, mengantuk dan bahkan ada yang terkadang mengatakan lupa akan hal sedemikian pentingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan ini menurut pendapat saya agak susah. Mengapa ? Kita ilustrasikan seperti kita sebagai murid yang malas yang ingin mengerjakan pekerjaan rumah atau PR, terkadang untuk mengambil pulpen untuk menulis saja malasnya bukan main. Perlu dimarahi atau mempunyai niat yang kuat dahulu baru murid malas ini baru mau mengerjakan PRnya. Jadi, untuk menghilangkan kebiasaan ini kita harus mempunyai tekad, niat, dan kemauan yang kuat agar kebiasaan ini bisa dihilangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, untuk menjelaskan hubungan antara sikap/sifat dengan kepercayaan, saya akan menuliskan sebuah illustrasi seperti ini, ada seseorang yang rajin sekali beribadah, namun kelakuannya tidak mencerminkan yang baik melainkan tindakan yang buruk dan bahkan karena buruk sekali ia dijauhi banyak orang. Untuk ilustrasi tadi sebenarnya meskipun kita rajin beribadah, berdoa, dan lain-lain, kalau sifat atau sikap kita kebalikan dari apa yang diajarkan oleh kepercayaan kita, sebenarnya nilai yang diberikan Tuhan adalah nol atau nihil. Tuhan juga mungkin kecewa dan murka besar melihat orang-orang yang seperti itu. Itu diibaratkan kepercayaan itu hanya sebuah nama saja. Jika ada seseorang seperti itu maka sebenarnya orang itu sama saja tidak berguna. Jika orang itu memakai alasan, "Saya rajin kok ke rumah ibadah, saya rajin kok berdoa." itu juga tidak berguna apabila sikap/sifatnya tidak diterima Tuhan, bagaimana Tuhan bisa membantu orang seperti itu ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
Pertama, untuk masalah kita tidak disiplin kepadaNya, minimal kita ada berdoa dan mengucap syukur kepadaNya dalam kehidupan sehari-hari. Itu sudah cukup, untuk rajin beribadah kita bisa membuat jadwal terlebih dahulu dan jangan terlena dengan acara-acara lain (Tetapi kalau terpaksa ada acara yang harus diikuti ya ikuti saja acara itu).&lt;br /&gt;
Kedua, menurut saya untuk mengubah sikap/sifat itu cukup menyusahkan, jadi untuk mengubahnya kita harus ada kemauan dan bekerja keras melawan sikap buruk kita. Kita tidak boleh hanya sekali dua kali saja bekerja kerasnya, melainkan setiap saat agar kebiasaan buruk ini benar-benar lenyap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, akhir kata,&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan :D&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2013/09/sebuah-kepercayaan.html</link><thr:total>1</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-479359144963273702</guid><pubDate>Sun, 05 May 2013 16:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-05T23:50:39.401+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buddha</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><title>[Renungan] : Hidup di Alam Mimpi</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
maaf nih saya terlalu malas dan tidak punya ide untuk menceritakan apa yang ada dipikiran saya. Namun, saya akan membuat artikel yang berisi "Hidup di alam mimpi". Pasti banyak orang bingung dan menanyakan, apa sih yang dimaksud artikel ini dan apa saja yang membuat saya membuat artikel ini ? Tanpa basa-basi ayo ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Inspirasi saya membuat artikel ini berawal dari teman saya &lt;a href="http://www.facebook.com/vincent.geraldy" target="_blank"&gt;Vincent Geraldy&lt;/a&gt;&amp;nbsp;membawa sebuah buku yang bisa menyelipkan banyak kertas-kertas. Dia menyelipkan rapot semester duanya di dalam buku itu. Sayapun melihat rapotnya. Sepintas saya kaget karena nilainya banyak yang menurun. Tapi saya tetap bangga padanya ia masih dapat peringkat 5 dari 35 anak di kelasnya. (Vincent sudah pindah ke sekolah lain). Dia langsung bercerita tentang seorang temannya yang sangat cerdas. Hampir di rapotnya semua angka 100 ! Saya tercengang dan penasaran bagaimana ia belajar. Namun kata Vincent ia sering sekali ke warnet untuk main game online dan sebagainnya. Saya menjadi heran dengan perkataan Vincent. Namun, disaat saya masuk ruang kelas (Kelas kursus inggris lebih tepatnya). Saya menceritakan tentang itu. Guru sayapun terheran-heran bisa demikian. Guru saya mengatakan bahwa itu bisa saja karena ada tiga tipe cara belajar seseorang yang mana ada yang lebih dominan. Pertama yaitu visual, mengandalkan kemampuannya dalam melihat dan menulis atau menggambar mind mapping. Kedua yaitu auditory, mengandalkan kemampuannya dalam hal mendengarkan. Terakhir yaitu kinestetik, terlihat seperti orang yang hiperaktif namun karena aktif itulah dia dapat belajar. Guru saya juga mengatakan bahwa kebanyakan orang cerdas memiliki cara belajar kinestetik. Saya langsung seperti menrendahkan diri dan bertanya kepada diri sendiri, "Apakah saya bisa seperti itu ?". Di saat itu juga saya tersadarkan ada sesuatu yang pasti dia tidak punya yaitu, pikiran tentang hidup ini yang sementara. Saya sering membaca buku &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/06/nama-guru-saya.htmlhttp://tangerangblogs.blogspot.com/2011/06/nama-guru-saya.html" target="_blank"&gt;guru&lt;/a&gt;ku tentang dunia ini. Ia berkata :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Kita mimpi disaat tidur, sebenarnya kita sendiri telah ada di dunia mimpi. Tiada yang nyata di 'dunia' ini."&lt;/blockquote&gt;
Saya berpikir jika demikian maka saat kita meninggal adalah saat-saat di mana kita akan menghadapi kehidupan kita yang benar-benar nyata, &lt;i&gt;mau itu surga atau neraka.&lt;/i&gt; Setelah berpikir dan tersadarkan oleh itu. Saya langsung jadi diri saya sendiri dan tetap berusaha semaksimal mungkin dalam mengejar apa yang saya kejar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Melalui cerita di atas, apakah kalian telah mendapatkan apa yang saya pikirkan ? Jika tidak mari saya lebih terangkan lebih lanjut. Kita sering menyebutkan bahwa dunia kita sekarang itu adalah dunia nyata yang di mana kita dapat segalanya dalam dunia ini secara nyata. Beda dengan mimpi, kita sering bermimpi bahwa kita akan gapai semuanya dan tiba-tiba kita terbangun dari tidur kita dan hilang semua yang kita gapai dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Namun, pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya dunia nyata dan dunia mimpi adalah &lt;b&gt;sama&lt;/b&gt; ? Saya yakin pasti banyak yang menentang apa yang saya katakan di sini namun saya akan terangkan lagi. Kita hidup dan menjalani hidup kita di dunia &lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;. Lalu jika tiba saatnya kita meninggal, saat itu juga kita meninggalkan dunia &lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;&amp;nbsp;ini. Nah sampai di sini sudah ada yang mendapatkan apa yang saya pikirkan ? Ya, benar sekali. Hidup kita juga sementara, meski kita hidup satu abad, lima ribu abad, sampai milyaran abadpun, Tuhan menganggap waktu kita itu &lt;b&gt;sangat pendek&lt;/b&gt;. Dan juga apa yang kita peroleh selama ini sirna seketika setelah kita meninggal sama seperti &lt;i&gt;mimpi&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Meski demikian, kita juga tidak bisa semaunya di dunia '&lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;' ini. Sebab kita akan ke tahap selanjutnya di mana kita akan diputuskan untuk di bawa ke mana setelah kita meninggal dari dunia '&lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;' ini. Jadi bukan berarti kita dapat semaunya di dunia ini. Oleh sebab itu saya juga mengerti apa yang dimaksud guru saya yang berkata :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Kita tidur dan bermimpi. Namun, kita hidup di dunia mimpi. Oleh sebab itu, dunia mimpi yang bukanlah dunia mimpi adalah mimpi.&lt;/blockquote&gt;
Ada yang tidak paham ? Arti dari perkataan guru saya adalah Kita &lt;b&gt;hidup &lt;/b&gt;di dunia nyata ini bagaikan secara &lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;. Namun sebenarnya kita bukan hidup di dunia '&lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;' namun '&lt;i&gt;mimpi&lt;/i&gt;'. Oleh sebab itu banyak yang mengatakan kita hidup di dunia '&lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;' bukan '&lt;i&gt;mimpi&lt;/i&gt;'. Tetapi, dunia '&lt;u&gt;nyata&lt;/u&gt;' ini adalah dunia '&lt;i&gt;mimpi&lt;/i&gt;' adanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah itulah yang saya mau sadarkan kepada kalian semua. Jangan terlena akan keindahan dunia ini dan jangan juga mengakhiri hidup kalian dengan sia-sia sebab kita akan menuju ke dunia 'nyata'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga kalian mengerti apa yang saya katakan dan semoga bermanfaat ! (INGAT ! Ini adalah ajaran UNIVERSAL, jadi saya bukan ingin membawa-bawa salah satu agama. Namun ini baik untuk semua agama)&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2013/05/renungan-hidup-di-alam-mimpi.html</link><thr:total>6</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-4602563263198154637</guid><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 14:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-14T21:52:31.962+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>Renungan : Semua Bernyawa</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
maaf sekali saya sudah lama tidak update blog ini. Tanpa basa-basi saya akan membuat artikel tentang &lt;b&gt;"Semua Bernyawa". &lt;/b&gt;Ya, kecuali benda tidak hidup. Itu sudah pasti tidak bernyawa. Ok yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya sebenarnya ingin menulis sebuah syair yang patut kalian semua renungi, terutama bagi kalian yang sangat malas.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Hewan memiliki NYAWA&lt;br /&gt;
Tumbuhan memiliki NYAWA&lt;br /&gt;
Bahkan airpun berNYAWA&lt;br /&gt;
Segala cendawan juga memiliki NYAWA&lt;br /&gt;
Sebenarnya kita gunakan "NYAWA,&lt;br /&gt;
Untuk merawat "NYAWA"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya merasakan secara mendalam&lt;br /&gt;
Jika KAMU bermalas-malasan&lt;br /&gt;
KAMU melambat-lambatkan&lt;br /&gt;
KAMU telah menyia-nyiakan "NYAWA"&lt;br /&gt;
Kalau begitu, bukan hanya satu "NYAWA" yang telah tersia-siakan&lt;br /&gt;
Melainkan berpuluh ribu "NYAWA" telah ikut tersia-siakan !&lt;br /&gt;
--Sheng Yen Lu--&lt;/blockquote&gt;
Sudah coba direnungkan ?&lt;br /&gt;
Nah, biar saya jelaskan,&lt;br /&gt;
Kita tentu memakan hewan dan juga tumbuhan kan ? Serta air untuk diminum ? Sebenarnya merekapun mempunyai nyawa yang sama berharganya dengan kita para manusia. Namun demikian, kita memakan mereka dan juga meminum air demi kebutuhan kita juga. Tetapi apakah kita pernah berpikir bahwa semua yang sudah kita makan dan minum ada nyawanya ? Ya, mungkin kita pernah berpikir demikian. Namun saya bukan menjelaskan yang itu. Apakah kita pernah berpikir bahwa kita bermalas-malasan, melambat-lambatkan sesuatu atau pekerjaan, kita telah menyia-nyiakan &lt;u&gt;"NYAWA"&lt;/u&gt; (dan juga waktu yang tak dapat diputar kembali) ? Pastinya tidak ada yang memikirkan itu. Jika ada yang memikirkan itu pasti hanya segelintir orang yang memikirkan itu. Nah saya (dan guru saya) kembali mengingatkan kita bahwa janganlah menyia-nyiakan "NYAWA" dan waktu yang telah diberikan kepada kita. Pergunakan seluruh yang ada dengan baik dan benar. Jangan berpikir untung sendiri dan bermalas-malasan. MALAS adalah MUSUH yang susah dikalahkan, namun bila kita tetap optimis dan termotivasi untuk melakukan sesuatu atau pekerjaan, maka MALAS pun hilang. Jadi cobalah tetap memotivasi diri dan katakan pada diri kita &lt;i&gt;JANGAN MALAS&lt;/i&gt; karena itu hanya menyia-nyiakan WAKTU serta "NYAWA" !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
akhir kata.&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan dapat merenunginya dengan baik !&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2013/03/renungan-semua-bernyawa.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-4664046502727653935</guid><pubDate>Sat, 02 Feb 2013 17:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-03T00:04:51.548+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Pembelajaran Tao</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
maaf nih sudah lama saya tidak membuat artikel baru, karena sekolah banyak pekerjaan dan kegiatan yang harus diselesaikan. Hari ini saya akan menjelaskan suatu pelajaran yaitu, &lt;b&gt;pembelajaran Tao&lt;/b&gt;. Ini adalah ajaran yang universal. Sekali lagi saya katakan ajaran yang universal. Tanpa basa-basi, yuk kita ke TKP !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan juga kekurangan dalam diri masing-masing. Terkadang, kita sering menghakimi orang yang memiliki kekurangan dan iri terhadap kelebihan orang atau apa yang orang perbuat, sehingga kita terkadang terlalu berlebihan dan stress. &lt;u&gt;Solusinya untuk menghadapi kebiasaan kita yang sering atau terkadang seperti itu adalah kita harus (dapat atau berusaha) mengagumi kelebihan seseorang maupun memaklumi kekurangan seseorang, sehingga hati kita senantiasa akan menjadi tenang&lt;/u&gt;. Namun, sebelum itu yang harus kita rubah dari kebiasaan kita adalah berusaha untuk tidak banyak bicara atau diam dan sabar. Kunci utama dari solusi ini adalah &lt;u&gt;diam dan sabar&lt;/u&gt;. Kalau kita muak akan kelebihan ataupun kekurangannya usahakan kita cukup diam dan menjauh. Itu lebih baik ketimbang kita malah membicarakannya. Namun untuk kekurangan di sini adalah orang yang kekurangan tetapi masih ingin berusaha. Jika yang ada ternyata orang yang sudah kekurangan dan tidak ingin berusaha itu lain lagi ceritanya, tetapi tetap kita harus diam saja (kalau sabar sepertinya tidak terlalu bisa untuk beberapa orang).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita pasti sering yang namanya berdiskusi atau musyawarah. Adakah diantara kalian yang merasa pendapat kalian tidak sesuai dengan kehendak teman ? Tentu disetiap yang namanya diskusi, pasti ada perbedaan pendapat. Namun yang saya ingin tekankan adalah &lt;u&gt;di manapun kita berusaha mengemukakan pendapat tetapi hanya ingin menang sendiri atau memaksakan kehendak, menganggap kita adalah orang yang paling benar dan tidak dapat disalahkan, maka kita akan susah untuk menyadari kekurangan sendiri serta dijauhi oleh banyak orang&lt;/u&gt;. Bagaimana tidak ? Orang yang angkuh saja sudah dijauhi apalagi memaksakan kehendak ? Sudah disaat kita masih bersekolah sudah diajarkan untuk menghargai satu sama lain. Jadi janganlah terlalu merasa paling benar karena di dunia ini tidak ada orang yang paling benar kecuali Yang Mahakuasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kita sedang 'belajar' di dunia ini dan menjalani serta menikmati hidup ini. Pasti kita ada perbuatan yang &amp;nbsp;salah. Di saat salah terkadang kita menolak mentah-mentah atau berusaha tidak mendengarkan apa yang dinasihatkan orang ataupun orang terdekat kita seperti orang tua, saudara, atau teman. Namun, apakah kita tahu bahwa sebuah nasihat saja bisa membuat kita menjadi lebih baik ? Ya tentu saja. Jadi &lt;u&gt;usahakan kita tidak menolak atau tidak mendengar suatu nasihat&lt;/u&gt;. Karena bisa saja membuat kita menjadi lebih baik dan bahkan sukses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan menjadi lebih baik untuk kita semua&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2013/02/renungan-pembelajaran-tao.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-5188511682568296939</guid><pubDate>Fri, 04 Jan 2013 14:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-04T21:56:34.721+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sekolah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>Kenangan di Kelas 6</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya di kelas 6 ini sahabat bloggersz. Karena semuanya sudah mau masuk kelas 1 SMP (Sekolah Menengah Pertama / Kelas 7), jadi saya akan menceritakan sedikit pengalaman - pengalaman unik di kelas 6 ini (Sekaligus jadi arsip jika ingin melihat masa - masa kelas 6).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kelas 6, meskipun kelasnya unik seperti kelas 4 (lebih beraneka ragam orangnya). Tapi saya patut bangga dengan kelas 6.1 (Kelas yang saya masuki di kelas 6). Karena meski berbagai watak, maih bisa diajak kerja sama. Kelas 6.1 terdiri dari 13 laki - laki dan 14 perempuan (kalau misalkan satu teman saya tidak pindah mungkin bisa 14 laki - laki dan 14 perempuan tapi ya sudahlah hahahaha). Teman 5.2 saya yang di kelas 6.1 hanya sedikit. Seperti Christopher K, Joel, Justin, KOC, Lizzet, Natasya, saya, Padang, dan Sonia (Itu seingat saya yah hahahaha). Namun, hal itu bukan menjadi masalah bagi saya, karena di kelas 6.1 saya banyak menemukan teman yang saya seharusnya dekat dari dulu, hanya saja saya malas bersosialisasi dengan mereka (Karena beda tempat hahahaha, seharusnya saya tidak begitu. Akhirnya sayapun menyesal. Ya begitulah hidup, menyesal selalu belakangan). Di kelas 6.1 juga sering banyak masalah kecil namun bisa terselesaikan (meskipun terkadang di social media perang waawkawkwakwakaw) dan beberapa masalah besar (sampai sekarang yang sering terjadi hanya masalah diadu domba, difitnah, dan pencemaran nama baik {Itu menurut penglihatan saya saja}). Tentu saja, semua masalah ini sudah terselesaikan semua. Dalam hal pelajaran sebenarnya tidak ada masalah. Hanya beberapa ada yang malas saja (Seperti kelas 5.2 dulu). Dalam kelas 6 ini hanya 1 masalah yang diselesaikan oleh TRF Victorys (sepertinya sudah pernah saya ceritakan di posting kelas sebelumnya). Karena isu tidak jelas jadi TRF mengamankan saja. Karena si Surya tidak ada di kelas 6.1 maka yang ngelawak hanya Padang dan Rico. Hanya saja terkadang berlebihan dan menyinggung perasaan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lalu pada saat - saat pengayaan, saya seperti senang sekali. Karena, teman saya si Vincent, Richie, maupun yang pintar lainnya seperti Vica, Karine, dan sebagainya ada di dalam satu ruangan. Hari - hari pengayaan adalah hari yang penuh tawa, keseriusan, dan motivasi bagiku. Karena, saya bisa berdebat ria menentukan jawaban dengan teman-teman satu ruangan. (sebenarnya saya mau kasih tahu sebuah rahasia tentang Vincent, namun biarkan sajalah, nanti orangnya marah hahahahaha). Di saat pengayaan IPS (Ilmu Pngetahuan Sosial), si Vincent dan Richie menanyakan jawaban-jawaban yang mereka tanya kepada saya. Saya menjawabnya dengan asal, karena saya kira mereka sudah tahu jawabannya. Ternyata mereka tidak tahu dan malah memilih jawaban asal saya yang salah semua itu hahahahahah. Sungguh kasihan, padahal saya kira soal tersebut dapat dijawab mereka, ternyata tidak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kita langsung pada disaat persiapan perpisahan kelas. Ya, saya berpartisipasi dalam pianika bersama Vincent, Glenn, Richie, Jonathan CP, Visa, dan Kelvin. Setelah dipilih siapa yang ikut pianika, tari, dan lain-lain. Pada keesokan harinya kami latihan. M. Rini memberi kami sebuah lagu yang harus dimainkan pada &lt;strike&gt;piano&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;pianika. Saya sungguh lupa akan judulnya, namun saya ingat betul akan melodi dan tuts-tuts yang akan ditekan. Pertamanya, kami bersusah-payah belajar lagu tersebut hingga akhirnya kami bosan. Di saat bosan, kami bermain tidak karuan, bercanda, dan seperti tidak latihan. Namun disaat kami disuruh coba tampil, kamipun masih ada yang salah-salah. Jadi kami sadar dan langsung latihan terus-menerus sampai hari perpisahan pun tiba.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Di saat hari perpisahan, hanya ada dua masalah, pertama adalah mikrofonnya yang tidak berfungsi dengan baik. Kedua, lagu yang buat tarian ada yang tidak bisa. Namun, itu semua tidak membuat kami kecewa, karena kita sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menampilkannya. Ada suatu hal yang membuat saya malu namun saya melakukannya bukan karena apa-apa, yaitu, memberikan bunga kepada teman saya. Yah, karena saya sebenarnya pada saat itu tidak boleh memegang bunga karena saya memang harus bawa diri bukan bawa bunga. Yang bawa bunga ialah orang yang tidak tampil di acara perpisahan. Yang membuat saya malu adalah saya memberikan bunga tersebut kepada teman perempuan saya x_x, yaitu Rachel. Semua berteriak cie....cie...ciee... yang membuat saya pusing seketika. Lalu sayapun dimarahi guru yang padahal bukan salah saya. Namun, apa daya biarlah dimarahi daripada ganggu acara hahahahaha.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Nah, saya ada foto-foto pada waktu perpisahan nih. Terdiri dari kelas 6.1, 6.2, dan 6.3.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
1. 6.1&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiblS5qRB-vIXhe1zXpkfZu1lCKIdC014gtUuMA9mMJLlQ6cm4AcbcqytWUbl_p0X6eFInI3gA3RdwP88TxAMD6xdc_91oFZNyXQOehMfWmmCvUedgp5OHaV065-u63yorNNEYh1Sm05hNv/s1600/asfafasda.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiblS5qRB-vIXhe1zXpkfZu1lCKIdC014gtUuMA9mMJLlQ6cm4AcbcqytWUbl_p0X6eFInI3gA3RdwP88TxAMD6xdc_91oFZNyXQOehMfWmmCvUedgp5OHaV065-u63yorNNEYh1Sm05hNv/s1600/asfafasda.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dari kanan ke kiri :&lt;br /&gt;
atas : Ms. Ika, ??, M. Rini, Ms. Nopita, Nasha, Liviana H, Vincent, Richie, Joel, Richard (Saya), Michella, Stephanie, M. Lina&lt;br /&gt;
tengah : Franz (kembaran Fritz), Richmond, C. Kurniawan, Kezia O, Priska, Prima, Sonia, Melza, Rico, Ian&lt;br /&gt;
bawah : agus, michella, Rizky P, Cecillia, Lizzet, Aurellia, Justin, Wilson, Nathasya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
2. 6.2&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp4RT6etUdmNoh8_jYBvkJhHYIpqTR6484OwN5QmSoBA4iB44nVTqxJYAlL8teG5mpxxXl5bPyVh9wf5x3sivywqbgbhpXFkX9PSH8art2jN8HbTAwXYYzAm4EX-LfqSmQda34D0J8xSGU/s1600/IMG-20120608-00672%5B1%5D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp4RT6etUdmNoh8_jYBvkJhHYIpqTR6484OwN5QmSoBA4iB44nVTqxJYAlL8teG5mpxxXl5bPyVh9wf5x3sivywqbgbhpXFkX9PSH8art2jN8HbTAwXYYzAm4EX-LfqSmQda34D0J8xSGU/s1600/IMG-20120608-00672%5B1%5D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dilihat dari kanan ke kiri :&lt;br /&gt;
Atas : Marco, Surya, Stanley, Yabes, Lyviana P, Veronica, Rendy, Marcelino, Jazzon, Jose N.K.P&lt;br /&gt;
Tengah : Glenn, Michael, Nathan, Arlene, Chaterine, Glory, Friciel Y, Vincentia W, Jose W, Ricky C&lt;br /&gt;
Bawah : Mam. Magda, Jessica, Fritz, Robert, David, Meillisa, Yemima, Kelvin, Karine&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
3. 6.3&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC-QzgfOPTPxZAFXvF4TM68a3lxCzXL4I8x9VFl-8mknX2ll1mOwJLtzaGPgnzM6nOX8jpUgzS0AorLj72ycQoIpsgJlceXK-UB5d1MMybpPaGwYEuIz1ZNRxZT6uWA2w1-cDnxeEN-CXj/s1600/IMG-20120608-00675%5B1%5D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC-QzgfOPTPxZAFXvF4TM68a3lxCzXL4I8x9VFl-8mknX2ll1mOwJLtzaGPgnzM6nOX8jpUgzS0AorLj72ycQoIpsgJlceXK-UB5d1MMybpPaGwYEuIz1ZNRxZT6uWA2w1-cDnxeEN-CXj/s1600/IMG-20120608-00675%5B1%5D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dilihat dari kanan ke kiri :&lt;br /&gt;
atas : Imannuel, Visarada, Marcel R, Jonathan CP, Ariel M, Rachel, Albertken, Brainard.&lt;br /&gt;
tengah : F. Vinnie, F. Putri, Niko, Wulan, F. Evita, F. Johannes, Putri C, Gabriella, Filbert, Vica&lt;br /&gt;
bawah : Kezia, Enrico, Nathanael, Reynalfin, Sandra O, Monica, Stefan, Zefanya, C. Ryo, Grase&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah mungkin disaat artikel "&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/06/kenangan-disaat-perpisahan-kelas-5.html"&gt;Kenangan di Kelas 5.2&lt;/a&gt;" beberapa tidak asing bagi kalian, apalagi Rischi Padang, &amp;nbsp;Jonathan CP, Surya (botak awkawkwakwa), dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OK, mungkin ini bukan artikel yang biasanya saya buat, namun ini hanya sekedar referensi dan kenangan indah bagi saya. Yang pastinya kalian juga punya kenangan-kenangan seperti ini dengan cara yag berbeda tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah akhir kata,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga dapat membangkitkan kenangan lama yang ada dibenak kalian semua. (Maksudnya biar kalian juga bisa ingat masa-masa zaman dahulu hehehehe)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2013/01/kenangandikelas6.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiblS5qRB-vIXhe1zXpkfZu1lCKIdC014gtUuMA9mMJLlQ6cm4AcbcqytWUbl_p0X6eFInI3gA3RdwP88TxAMD6xdc_91oFZNyXQOehMfWmmCvUedgp5OHaV065-u63yorNNEYh1Sm05hNv/s72-c/asfafasda.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-9065794916303818980</guid><pubDate>Thu, 27 Dec 2012 06:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-27T13:34:27.878+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Hidup Juga Menderita</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya akan membuat artikel lagi nih. Kali ini saya mau nanya kepada kalian, pernahkah anda menderita ? Jika ya maka memang semua orang pernah menderita. Kali ini saya akan membuat artikel yang berisi semua penderitaan yang pernah atau sering kita alami. Yuk ke TKP !!!&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, orang yang memburu kenikmatan panca indera; memburu kenikmatan harta, wanita, tahta (jabatan), pangan, dan lelap; menuruti sifat loba, dosa, moha, angkuh dan iri; akan mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya kelanjutan dari kebahagiaan ini adalah penderitaan !&lt;br /&gt;
Ada yang belum mengerti ? Mari kita kupas lebih dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Orang yang serakah, hatinya gelisah dan amat gugup, batinnya selalu menderita karena takut intriknya terbongkar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang pemarah, ketika ia sedang marah, dirinya sudah berada di lautan api kemarahan yang menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang dungu, bagaikan hewan yang berada di hutan yang berlaku hukum rimba, yang kuat yang memangsa yang lemah, batinnya sesat dan terombang-ambing tak kuasa dan pastinya sangat menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang sombong, sejak awal sudah dijauhi orang lain dan iapun akan merasakan penderitaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang iri hati, sangat berambisi, banyak akal bulus, padahal rasa iri suatu penderitaan pula.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang tidak dapat mengendalikan diri, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang tidak dapat melenyapkan kemelekatan diri, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang tidak pernah puas, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang tidak dapat terlepas dari obsesi materi, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang pemalas, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang mencelakakan orang lain, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang tidak memiliki kesabaran, batinnya menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang berkedudukan tinggi, batinnyapun menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang selalu memburu dan melobi demi keuntungan, juga menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;'Memperoleh' adalah sebuah derita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;'Kehilangan' adalah sebuah derita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selalu cemas akan untung rugi, juga menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang haus akan perempuan, juga menderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang sedang jatuh cinta, juga mnderita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang selalu berharap dengan sangat, juga menderita.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
Lalu kita pun pasti memikirkan bagaimana kita tidak terlekat oleh penderitaan ini ? Salah satunya dengan cara memahami hati kita sendiri. Kita harus tahu diri dan selalu ingat akan Tuhan (mau Yesus, Allah, Buddha, dan lain-lain. Itu sama saja). Semakin kita mendekatkan diri kepada Dia. Kita pun bisa perlahan-lahan lepas dari namanya penderitaan. Dari yang cemas akan untung rugi, bila masih bisa makan itu sudah baik. Yang haus akan perempuan ingat bahwa dosa ada ditangan anda sudah banyak. Yang pemalas, meski anda ingin ke surga tapi kerjanya malas saja bagaimana bisa di terima ? Orang yang iri hati, meskipun anda banyak dendam, bila orang yang anda dendam tidak tahu bukankah sudah sia-sia ? Mencari akal mencelakakan orang yang anda dendam bukankah anda harus ingat dosa apa yang kita dapat setelahnya ? Semuanya bisa kita buat menjadi lebih baik. Pakailah pemikiran anda untuk melihat SEKALI LAGI mana yang baik dan buruk. Juga pasrahkan diri, jangan terlalu tinggi berharap. Pokoknya semua yang sudah cukup itu sudah baik dan harus mensyukurinya jangan malah tidak puas, tidak puas juga menderita, ingat ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Nah akhir kata,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semoga bermanfaat dan kalian bisa lepas dari belenggu penderitaan&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2012/12/tips-tidak-menderita.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-5992056671147493169</guid><pubDate>Wed, 26 Dec 2012 05:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-26T12:48:36.239+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sheng yen lu</category><title>[Renungan] : Kata Mutiara Guruku</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
maaf nih sudah lama saya tidak membuat artikel baru semenjak saya menjadi sibuk yang tidak tahu kenapa bisa begitu. Hari ini artikel saya berjudul "Kata - Kata Mutiara Guruku". Ada yang belum tahu guru saya siapa ? Anda bisa ke artikel saya yang berjudul &lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/06/nama-guru-saya.html"&gt;Nama Guru Saya&lt;/a&gt;. Yuk ke TKP !&lt;br /&gt;
Ini ada beberapa renungan yang kita bsa baca dan renungkan. Jika ada kata - kata yang tidak dimengerti bisa dikasih tahu melalui kotak komentar ya. Sekali lagi, ini renungan universal yang bisa dibaca berbagai orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;Kehidupan manusia dibatasi&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Hanya kesucian yang dapat menjanji&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Semakin diselamatkan semakin bermasalah&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Biarlah tak tergoyah dan tak lagi peduli&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
2. Birahi itu iblis utama.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Melawan margah berakhir sakit.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kalau memang beribadah,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
penggal habis nafsu birahi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
3. Hidup karena birahi, mati karena birahi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Seperti mimpi yang tak pernah sadarkan diri.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mimpi belum sadar,&amp;nbsp; tidur belum terjaga.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Terombang ambing.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pada hakekatnya,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Yang bejat selalu dikarenakan ketimpangan birahi&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
4. Terjerumus dalam dunia fana menjadi ulat&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Birahi tiada henti tak mungkin di akhiri&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Orang bijak mampu mengendalikan karma sendiri&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Menghentikan duka dan gundah kehidupan&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
5. Nafsu itu sukacita ?&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Nafsu itu dukacita ?&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Sukacita sesaat adalah dukacita abadi&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Nafsu itu hampa&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Sukacita itu tidak nyata&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Sebuah permainan mimpi belaka&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
6. Tak peduli apakah mendapat&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Perlakuan yang tidak adil,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Alam manusia bersifat ilusi,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Alam dewa pun bersifat ilusi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Masih perlukah pembuktian &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Ketidak bersalahan ?&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
7. Masalah dunia hanyalah masalah hati dan jiwa&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Takdir manusia tergantung pada&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Kebajikan dan ketulusan&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Jika niat baik tak pernah berhenti&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Langit pasti akan tergugah dan mengulurkan tangan&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
8. Di tengah kemalangan ada kemujuran,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Di tengah kemujuran tersembunyi kemalangan,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Suka dan duka dalam hidup manusia selalu berdampingan,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Mujur malang itu satu sumber.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
9. Karma penyakit itu takdir&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Terobati atau tidak juga takdir&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Yang mampu mengubah takdir adalah hati sendiri&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Takdir akan berubah bila hati sudah berubah&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
10. Keyakinan menghasilkan Kemampuan,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Kemampuan menghadapi&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Jurang kehidupan dan kematian.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
11. Ternyata,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Pada awalnya tiada bajik dan buruk,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Tiada suka dan duka,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Tiada yang terhormat dan yang terhina,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Tiada yang berharga dan tercela.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Yang ada hanyalah Karma.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
12. Tuhan berperasaan,&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Menyadarkan makhluk luas.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Bagi yang memahami kebenaran&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
‘upaya penyelamatan’ itu Bodhicitta abadi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
Adalah Bodhi yang abadi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Nah itu adalah kata - kata mutiara guru saya. Sebenarnya masih banyak lagi. Namun, saya buat lagi dikemudian hari saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah akhir kata,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan dapat menyadarkan banyak orang. Meski terlambat satu hari daripada tidak mengucapkan. Saya selaku Admin Tangerang Blogs mengucapkan Merry Christmas for who celebrate it !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin ini beberapa artikel yang berkaitan dengan artikel ini :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/07/kata-kata-perenungan.html"&gt;Kata-Kata Perenungan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2012/08/kata-kata-universaldariagamabuddha.html"&gt;Kata-Kata Universal Agama Buddha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/10/ajaranwelasasihdaridewikwanimajaranuniv_28.html"&gt;Ajaran Welas Asih dari Dewi Kwan Im (Ajaran Universal)&lt;/a&gt;&amp;nbsp;part 2&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/10/ajaranwelasasihdaridewikwanimajaranuniv.html"&gt;Ajaran Welas Asih dari Dewi Kwan Im (Ajaran Universal)&lt;/a&gt; part 1&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tangerangblogs.blogspot.com/2011/09/rangkumankatamotivasiteman-temanku.html"&gt;Renungan Kata Motivasi Teman-Temanku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2012/12/kata-mutiara-sheng-yen-lu.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-3785650917897655971</guid><pubDate>Sun, 07 Oct 2012 06:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-07T13:01:08.152+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi Hidup</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">renungan</category><title>Renungan : Tak Melekat di Dunia Fana</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
hai bloggersz,&lt;br /&gt;
kali ini saya punya renungan yang cukup bagus untuk kalian semua. Judulnya &lt;b&gt;"Tak Melekat di Dunia Fana"&lt;/b&gt;. Maksud saya adalah apa sajakah yang harus kita lakukan agar tidak terlalu melekat kepada dunia fana ini. Jadi mungkin beberapa ada yang anda ketahui dan tidak jadi tanpa basa - basi yuk ke TKP !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin beberapa orang senang sekali mencari - cari dan berlomba - lomba mengumpulkan harta kekayaan di dunia ini. Ada yang punya mobil mewah, rumah mewah, motor gede dan sedang trend, dan lain - lain. Namun sebenarnya apakah itu berguna bila kita sudah meninggal ? Anggapannya begini, jika kita punya mobil mewah namun setahun kemudian ada yang lebih mewah, bukankah itu sama aja kita menghamburkan uang serta gengsi. Apakah gengsi itu baik ? Tentu saja tidak ! Meskipun anda punya mobil semewah apapun pasti akan tertandingi dengan mobil mewah selanjutnya. Intinya, &lt;b&gt;Janganlah sombong akan barang dunia fana ini karena itu akan pudar oleh waktu.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
Lalu ada juga yang menyukai operasi plastik besar - besaran dari mulai mata, hidung, mulut dan lain - lain, agar terlihat cantik atau tampan. Lalu anda menjadi merasa paling cantik atau tampan. Pertanyaannya sama seperti di atas, apakah itu berguna bila kita sudah meninggal ? Tentu tidak. 1 % pun tidak berguna bila kita sudah meninggal. Yang tertinggal hanya apa ? Hanya tulang belulang ! Intinya, &lt;b&gt;Janganlah sombong akan kecantikan / ketampanan fisik karena akan pudar oleh waktu. Tetapi kecantikan perilaku tidak akan pudar meskipun oleh kematian.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&amp;nbsp;Anda pasti tahu cinta itu apa bukan ? Ya cinta adalah sebuah perasaan sepasang manusia, sekalipun hewan. Namun apakan anda tidak tahu bahwa biasanya cintalah yang membuat kita melekat di dunia ini ? Tidak tahu ? Ya karena banyak orang yang masih tidak mengerti maupun mengetahuinya. Yang mereka ketahui adalah cinta itu rasanya tak dapat diungkapkan lewat kata - kata, dan lain - lain. Padahal kalau kalian mikir sebenarnya cinta awalnya saja sepertinya enak dan lain - lain. Karena anda belum tentu nikah jadi kayaknya tidak ada masalah dan pokoknya hari - hari seperti indah sekali. Tapi begitu anda nikah, banyak masalah muncul. Namun itulah konsekuensinya. Jadi ini hanya menurut pendapat saya saja. Ada satu kalimat dari kisah perjalanan menuju ke barat "Begitulah namanya cinta... Deritanya tiada akhir". Tetapi kalau cinta kasih terhadap sesama lain lagi. Jadi kalian harus mengerti bedanya. Tetapi sama saja kita jangan terlalu berlebihan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspek - aspek di ataslah yang biasanya membuat kita tidak ingin meninggalkan keduniawian ini. Jika kita ingin cepat lepas dari pendertiaan dunia ini. Maka coba hindarilah aspek - aspek yang ada di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata,&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan selamat beraktivitas :D&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2012/10/renungantakmelekatdiduniafana.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5496356131099634343.post-7308555093638366557</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 15:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-30T22:08:16.412+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sekolah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tangerang blogs</category><title>[Renungan] : Pidato Kelas 6</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;hai bloggersz,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kali ini saya mau menceritakan pas setelah perpisahan kelas 6 nih, karena masih ada masuk seperti biasa 1 hari jadi saya benar - benar nekad pidato di depan kelas demi teman - teman saya yang saya sayang dan cintai *yah elah. Tanpa basa - basi yuk ke TKP !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContent" style="background-color: white; line-height: 20px;"&gt;ya,&lt;br /&gt;besok udh perpisahan. padahal w msih banyak yang mau w omongin dan lain2. Tapi mw gmn mungkin w gk diberi kesempatan. tpi a sudahlah w lewat social media saja (wawkawkawkaw). Tpi w yakin pada saat perpisahan semua kata2 w yang ingin w samaikan tersampaikan oleh&amp;nbsp;&lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100002966681698" href="http://www.facebook.com/kelvin.fransiskus" style="cursor: pointer; text-decoration: none;"&gt;Kelvin Fransiskus&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan lain2. w sebenrnya menyesal tidak mengenal kalian sjak dlu. Gra2 w terlalu fokus pada teman di kelas doang. Sep&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;erti contoh w bru kenal dekat dengan&amp;nbsp;&lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100003644864582" href="http://www.facebook.com/vincent.geraldy" style="cursor: pointer; text-decoration: none;"&gt;Vincent Geraldy&lt;/a&gt;&amp;nbsp;tahun ini. w waktu dulu mengenalnya hanya sbagai master gambar dan pinter. Tpi ternyata ? orngnya suka ngelawak, have fun, bisa di ajak organisasi dan lainnya. Lalu, contoh berikutnya,&amp;nbsp;&lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100001759871771" href="http://www.facebook.com/rico.budhiarta" style="cursor: pointer; text-decoration: none;"&gt;Rico Budhiarta&lt;/a&gt;. w pernah sekelas ama dy pas kelas 3 tpi w gk memanfaatkan waktu itu untuk mengenal lebih dekat kepadanya. Tpi kelas 6 w sekelas lgi dengannya dan apa yang terjadi ? orangnya seperti vincent. Namun lebih terkenal dengan kejahilannya. contoh berikutnya&amp;nbsp;&lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100001324283062" href="http://www.facebook.com/jose.waisaka2" style="cursor: pointer; text-decoration: none;"&gt;Jose Waisaka II&lt;/a&gt;. w gk pernah sekelas dengannya tpi bru tahun ini w lebih dekat dgn nya. Dan orngnya pun kocak, baik, dan tetep jahil.&lt;br /&gt;nah tanpa basa basi w langsung aja...&lt;br /&gt;Selama 5 tahun di kanaan (karena w anak baru di kanaan kls 2)&lt;br /&gt;w minta maaf atas banyak kesalahan yang w pernah lakukan (seperti mengambil keputusan yang salah, msih sering jahilin temen berlebihan dan tidak mw mengalah kadang2). w juga minta maaf kepada smw yang pernah manggil w tpi gk pernah dijawab (gra2 telinga w bener sakit dan gk bisa denger dgn baik). Lalu klo memang w dianggap sombong saya minta maaf, padahal mksd w bukan begitu.&lt;br /&gt;yg pernah w sakiti w juga minta maaf (dri fisik maupun mental). W juga maaf klo w kadang2 ingkar janji dan penakut serta telat mikir -_-. selama 5 tahun ini saya benar2 minta maaf se- besar2-nya kepada kalian smw dri guru, sahabat maupun teman2 lainnya. lalu, w hanya mempunyai beberapa permintaan :&lt;br /&gt;1. Jangan lah melupakan guru kalian ! (harus ini)&lt;br /&gt;Kalian pasti mengerti mengapa w mengatakan ini. Karena, guru dari kita mungkin kls 1 bahkan mungkin TK di kanaan sudah mengajar kita, tidak pernah ingin kita tidak naik kelas. ancaman2 mending kmu tidak naik lah dan lain2 sbnernya di hati mereka, mereka menginginkan kita naik kelas. Jika kita tidak naik, itu akan memalukan mereka dan menilai mereka gagal dan mungkin akhirnya keluar dri skolah / dipecat. Mereka juga sperti teman kita. berbagi pengalaman, motivasi serta semangat supaya kita lebih giat. Meskipun beberapa dri mereka di blng monoton oleh kita, kita harus terima pengajarannya jgn metodenya, meski memang cukup signifikan jika agak monoton maka belajar mengajar menjadi bosen. TPi yang pasti kita hrus emangat karna tak ada semangat sama aja bohong.&lt;br /&gt;2. Janganlah melupakan sahabat kalian yang lama !! (ini juga harus)&lt;br /&gt;mungkin loe kalian smw gk tau kenapa w lebih suka ke sekolah drpd di rumah. beberapa menyukai di rumah karna bisa main sepuasnya dan gk belajar. Kalau kalian liat sisi pandang yang berbeda. Skolah bukan ajang untuk belajar doang aja. Tpi bersosialisasi, organisasi, dan kerja sama. Itulah sebabnya w suka kesekolah gra2 w bisa bersosialisasi dgn teman2. Bertemu teman adalah hal yang bahagia bagi w. Meskipun menurut yang lain biasa2 saja. jadi jika kita mengatur "sudut pandang" kita terhadap sekolah kalian akan liat betapa enaknya sekolah. Kadang kita bisa mencurahkan segala suka duka kita. kadang dijaili, kadang kita becanda, bermain, bekerja sama dalam belajar (bkn dalam ujian maupun ulangan x_x gawat itu wakwakaw). W sejak tk A langsung menginginkan sekolah terus. Jika dalam patah semangat slalu teman yang membangkitkan semangat kita toh (meskpun kadang2 teman membuat kita tambah drop). Satu hal lagi, jika kita di kritik kita harus menerimanya (saya msih tahap menerima itu). karena ibarat kita makan sayur paling pahit tpi menghasilkan protein dan berbagai nutrisi yang baik bagi tubuh kita. Begitu juga dengan kritikan kita menerima kritikan maka banyak teman berteman dengan kita karena mereka senang kita mau menjadi yang lebih baik (kecuali kritikan membuat kita lebih jelek kita boleh menjauh).&lt;br /&gt;3. Melihat dri sudut pandang yang berbeda&lt;br /&gt;yup spertinya w udh membicarakan ini. tpi ini lebih menjelaskan lagi saja. Satuhal seperti blog w katakan hanya 5 kata : POSITIVE AND LONG DISTANCE THINGKING. Ya ini adalah hal paling fatal bagi kita serta kehidupan kita. kalian akan mengerti sendiri maksudnya apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya mungkin itu saja yang w kasih kepada kalian. Bukan mksd ingin perintah atau apalah. Saya hanya ingin kita menjadi baik.&lt;br /&gt;sekian dan smoga hri slasa w bisa mempidatokan teks ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;Ya sebenarnya ini versi teks ngasal tapi ada beberapa inti yang saya bisa tulis di bawah ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;- Melupakan seseorang yang sebenarnya sangat berjasa kepada kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;- Melupakan teman dan sahabat lama&lt;br /&gt;- tidak melihat orang dari sudut pandang berbeda. Seperti yang ada di atas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;Nah akhir kata,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="line-height: 20px;"&gt;Semoga bermanfaat dan bisa bernostalgia mengenang masa - masa lalu yang indah :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="background-color: white; display: inline; line-height: 20px;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="userContentSecondary fcg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://tangerangblogs.blogspot.com/2012/09/renunganpidatokelas6.html</link><thr:total>0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Richard Howin)</author></item></channel></rss>