<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088</atom:id><lastBuildDate>Fri, 08 Nov 2024 15:36:33 +0000</lastBuildDate><category>Fatwa</category><category>Aqidah</category><category>Featured</category><category>Jihad</category><category>Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category>Firqoh sesat</category><category>Tema Lain</category><category>Abu Bashir Ath Thorthusiy</category><category>Multimedia</category><category>Anshor Thogut</category><category>Nashir bin Hamd Al Fahd</category><category>Abu Hammam Al Atsariy</category><category>Muhammad bin Abdul Wahhab</category><category>Nasyid</category><category>Demokrasi</category><category>Muhajir</category><category>Muhammad Syakir Asy Syarif</category><category>Muslimah</category><category>Sekulerisme</category><category>Ali bin Khudhoir Al Khudhoir</category><category>Nasionalisme</category><category>Pancasila</category><category>Sulaiman Abu Ghoits</category><category>Abdullah Azzam</category><category>Abu Abdul Qodir Al Qomariy</category><category>Abul Mundzir Asy Syanqithiy</category><category>Hamid bin Abdullah Al &#39;Aliy</category><category>Salafy Maz&#39;um</category><category>Wawancara</category><category>Yusuf Al &#39;Uyairiy</category><category>Abdullah Aba Buthain</category><category>Abdullah bin Aba Buthain</category><category>Abdullah bin Abdurrahman As Sa&#39;d</category><category>Abu &#39;Ali</category><category>Abu Qotadah Al Falisthiniy</category><category>Abul Walid Al Maqdisiy</category><category>Al Khotib Al Bagdadiy</category><category>Hamid bin Abdullah &#39;Aliy</category><category>Hamud bin &#39;Uqla Asy Syu&#39;aibiy</category><category>Khawarij</category><category>Khutbah</category><category>Muhammad bin Ibrahim Aalu Syeikh</category><category>Murji-ah</category><category>Sulaiman bin Abdullah Aalu Syeikh</category><category>Syair</category><category>Umar Abdurrahman</category><category>Video</category><category>abu Muslim Al Jazairiy</category><title>Terapkan Tauhid</title><description>Beribadahlah hanya kepada Allah, dan kafirlah kepada thogut.</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>103</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-3251417068231213384</guid><pubDate>Tue, 23 Oct 2012 13:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-28T06:58:57.484+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abul Walid Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tema Lain</category><title>Nasehat Syeikh Abul Walid Al Maqdisiy rohimahullah</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/2d1mnmp.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Saya menasehatkan kepada diri saya dan ikhwan ikhwan saya:&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Pertama&lt;/font&gt;, untuk menuntut ilmu syar&#39;i dengan ikhlas dan shidiq, dan memulai dari ilmu ilmu yang fardhu &#39;ain, serta hendaknya cita cita dalam menuntut ilmu adalah tinggi setinggi puncak gunung. Ketahuilah bahwa ilmu tidak dipelajari untuk dapat duduk di barisan depan dalam majelis majelis, tidak pula untuk mendebat orang orang bodoh, serta tidak pula untuk menyaingi para ulama. Akan tetapi ia dipelajari untuk diamalkan  dan didakwahkan. Ketahuilah bahwa perang pembatas antara islam dan syirik, antara iman dan kekafiran tidak mungkin dapat dipimpin oleh orang orang bodoh.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Kedua&lt;/font&gt;, janganlah kalian berta&#39;shshub (fanatik) kepada seorang ulama, atau penuntut ilmu atau sebuah jama&#39;ah. Sesungguhnya para tokoh itu dikenal karena melalui  al haq (kebenaran), sedangkan al haq tidak dikenal (diketahui) melalui para tokoh. Kalian harus memihak kepada jama&#39;ah yang benar meskipun jama&#39;ah tersebut kecil secara kuantitas dan perbekalan. Kalian harus adil dan inshof karena keduannya adalah keadaan orang orang yang mulia, sedangkan orang orang mulia pada zaman ini adalah sedikit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Ketiga&lt;/font&gt;, berperilakulah dengan akhlaq akhlaq yang baik dan tinggalkanlah akhlaq akhlaq yang jelek. Jauhilah hal hal yang hina dan obatilah hati dari penyakit sombong, dengki, ghibah, namimah (adu domba), dusta, mencaci maki, menjelekkan orang lain tanpa dasar kebenaran, dan bersikap fujur ketika bersengketa, serta perkara perkara yang membinasakan lainnya. Ketahuilah bahwa penyakit penyakit hati adalah jauh lebih membunuh daripada penyakit penyakit badan, dan pengobatannya adalah dengan menghadap kepada Allah, meninggalkan maksiat maksiat, memperbanyak do&#39;a, mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah ibadah nawafil dan ketaatan ketaatan, bergaul dengan teman yang shaleh, selalu berdzikir kepada Allah, serta selalu memperbanyak sholat khususnya lagi qiyamullail.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Keempat&lt;/font&gt;, pelajarilah realita umat kalian serta hukum syar&#39;i atas realita tersebut. Dan janganlah kalian taqlid buta kepada para tokoh sehingga bila mereka beriman maka kalianpun ikut beriman, dan bila mereka kafir maka kalianpun ikut ikutan kafir. Ikutilah dalil syar&#39;i dan mengarahlah kemana saja ia mengarah. Kalian harus mengikuti pemahaman para salaf kita yang shaleh yang berada pada tiga abad yang utama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Kelima&lt;/font&gt;, jagalah umur kalian dan sibukkanlah waktu waktu kalian dalam ketaatan kepada Allah dan menolong dien-Nya, serta beramallah dengan tekun dan semangat. Karena sesungguhnya seseorang itu tergantung pada amalnya, bila amalnya baik maka iapun baik dan bila amalnya jelek maka iapun jelek. Jadilah contoh dan suri tauladan yang baik bagi orang selain kalian. Jangan sampai islam dalam keadaan bahaya karena sebab kalian, karena kalian sebenarnya tengah berada pada tsughur (celah/gap/tempat penjagaan) yang besar, dan tidak sesogyanya seorang penjaga itu tidur atau lalai di saat berjaga. Ketahuilah bahwa para tokoh (rijaal) tidak mengenal istirahat, dan benar Imam Syafi&#39;i rohimahullah ketika beliau berkata:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;راحة الرجال غفلة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Istirahatnya para tokoh (rijaal) adalah sebuah kelalaian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#b18186&quot;&gt;Terakhir&lt;/font&gt;, bila para pemuda muwahhid tidak mengangkat panji tauhid pada zaman ini, lalu kapan lagi mereka akan melakukannya?! Apakah menunggu setelah panji tersebut hilang atau terjatuh, (kita berlindung kepada Allah dari hal tersebut)?! Ketika mereka berpura pura menangis karena menelantarkan haknya, apakah salah seorang dari mereka tidak mendengar firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يستوى منكم من أنفق من قبل الفتح وقاتل أولئك أعظم درجة من الذين أنفقوا من بعد وقاتلوا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidaklah sama diantara kalian orang yang menginfaqkan hartanya dan berperang sebelum penaklukan. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang orang yang menginfaqkan hartanya  dan berperang sesudah itu.&quot; (Al Hadid:10)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah salah seorang dari mereka tidak menginginkan untuk menjadi termasuk dari golongan &lt;b&gt;As Sabiquunal Awwaluun&lt;/b&gt;  yang lewat perantaraan mereka Allah menolong dien ini dan meninggikan panji tauhid, serta Dia menjadikan mereka sebagai imam imam dien ini dan menjadikan amalan baik orang orang yang mengikuti mereka termasuk dalam lembaran lembaran amalan mereka? Apakah mereka tidak butuh pahala Allah dan balasan-Nya yang agung ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها  الناس أنتم الفقراء إلي الله 
والله هو الغني الحميد&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Wahai manusia, kalianlah yang membutuhkan Allah, dan Allah Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji&quot; (Fatir:15)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن يبخل فإنما يبخل عن نفسه والله الغني وأنتم الفقراء وان تتولوا يستبدل قوما غيركم ثم لا يكونوا أمثالكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah lah yang Maha Kaya sedangkan kalianlah orang orang yang faqir. Dan jika kalian berpaling niscaya Dia akan mengganti kalian dengan kaum lain, dan mereka tidak akan seperti kalian.&quot; (Muhammad:38)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن جاهد فإنما يجاهد لنفسه إن الله لغني عن العالمين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu  adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar benar Maha Kaya tidak membutuhkan sesuatupun dari alam semesta.&quot; (Al Ankabuut:6)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketahuilah bahwa panji ini tetap tinggi dan dien ini tetap tertolong, lewat perantara kita ataupun orang selain kita. Maka jangan halangi diri kalian untuk menjadi termasuk golongan yang menolong dien ini. Saya memohon kepada Allah untuk memperkerjakan kita semua untuk menolong dien ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Amir Jama&#39;ah At Tauhid Wa Al Jihad, anggota Majelis Syura Mujahidin Palestina, anggota Lajnah Syar&#39;iyyah Mimbar At Tauhid Wa Al Jihad: Asy Syeikh Abul Walid Al Maqdisiy rohimahullah.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/nasehat-syeikh-abul-walid-al-maqdisiy.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/2d1mnmp_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-6180676543742234329</guid><pubDate>Mon, 22 Oct 2012 23:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-23T06:35:23.439+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anshor Thogut</category><title>Surat buat polisi</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i45.tinypic.com/1g69dy.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;center&quot;&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Segala puji bagi Allah Penolong mujahidin dan Yang menghinakan orang orang musyrikin. Sholawat dan salam atas nabi-Nya yang mujahid dan terpercaya, juga atas keluarga dan sahabat sahabat beliau semuanya. Wa ba&#39;du:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya sangat sedih bila melihat aparat IP&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; (polisi Iraq) melaksanakan sholat di mesjid mesjid kita. Mereka menyangka bahwa mereka adalah muslim, beribadah kepada Rob mereka dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan ruku&#39; dan sujud...&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan...&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kebodohan yang bertumpuk tumpuk ! Mereka menolong musuh musuh Allah, menjilat orang orang kafir dengan menumpahkan darah para mujahidin, tetapi mengira bahwa diri mereka masih muslim !&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt; Wahai polisi...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wahai orang yang mengaku ngaku muslim dan melaksanakan sholat kepada Rob nya! Apakah engkau menolong orang jahat ?!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau mencari fatwa? Sungguh Allah telah berfatwa, Dia berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا اليهود والنصارى أولياء، بعضهم أولياء بعض&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang orang yahudi dan nashrani sebagai pemimpin pemimpin kalian. Sebagian mereka adalah pemimpin sebagian yang lain.&quot; (Al Maidah:51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemudian engkau bermaksiat kepada-Nya dengan maksiat yang besar yang mengeluarkanmu dari Millah yang agung (Islam):&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن يتولهم منكم فإنه منهم إن الله لا يهدي القوم الظالمين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Barang siapa diantara kalian mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu &lt;b&gt;termasuk dari mereka&lt;/b&gt;. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada &lt;b&gt;orang orang zalim&lt;/b&gt;.&quot; (Al Maidah:51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim, saya menamaimu dengan nama yang Allah telah menamaimu dengannya!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau beriman kepada sebagian isi Al Kitab dan kafir kepada sebagian yang lain?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau membuat Dien baru, ataukah engkau mengikuti manhaj kaum yahudi dan nashrani?&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ويريدون أن يفرقوا بين الله ورسله ويقولون نؤمن ببعض ونكفر ببعض ويريدون أن يتخذوا بين سبيلا، أولئك هم الكافرون حقا وأعتدنا للكافرين عذابا مهينا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai...&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila engkau beralasan karena bodoh terhadap tauhid yang merupakan hak Allah atas seluruh manusia, maka ketahuilah bahwa kebodohan bukan sebuah udzur, kalau tidak begitu, maka orang bodoh tentu akan lebih baik dari orang yang berilmu. &lt;b&gt;Nah, sekarangpun engkau telah mengetahuinya&lt;/b&gt;, lalu apa yang akan engkau lakukan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lepaskan pakaian kemurtadan dari badanmu, jangan mencintai musuh Allah. Sudah saatnya engkau menyambar musuh Allah sebagaimana elang menyambar buruannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila engkau tidak mampu menolong Allah dan tentara-Nya, maka jangan sekali kali engkau menolong musuh-Nya walau hanya dengan satu kata atau isyarat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tinggalkan pekerjaanmu ini. Allah lah yang telah menciptakanmu dan mereka, Dia akan memberi rezki kepadamu:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن الله هو الرزاق ذو القوة التين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya Allah, Dia lah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.&quot; (Adz Dzaariyaat:58)&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأن خفتم عيلة فسوف يغنيكم الله من فضله إن شاء  إن الله عليم حكيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan jika kalian takut menjadi miskin, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada kalian dari karunianya jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.&quot; (At Taubah:28)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jangan katakan: &quot;Bagaimana nanti isteriku dan anakku?&quot; Karena sebentar lagi engkau akan lari dari mereka dan merekapun akan lari darimu, juga engkau akan berlepas diri dari mereka dan merekapun akan berlepas diri darimu.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يوم يفر المرء من أخيه، وأمه وأبيه، وصاحبته وبنيه، لكل امرئ منهم يومئذ شأن يغنيه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Hari ketika manusia lari dari saudaranya. Dari ibu dan bapaknya. Dari isteri dan anak anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.&quot; (&#39;Abasa:34-37)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau diatas jalan yang lurus, yaitu jalannya para Nabi, para shiddiqin, para syuhada dan orang orang sholeh? Ataukah engkau di atas jalannya orang orang yang dimurkai dan orang orang sesat? Apakah engkau membaca surat Al Fatihah tapi tidak memahami maknanya? Berapa banyak orang yang membaca Al Quran sedangkan Al Quran melaknatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengarkan firman Rob mu:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فتري الذين في قلوبهم مرض يسارعون فيهم يقولون نخشى أن تصيبنا دائرة فعسى الله أن يأتي بالفتح أو أمر من عنده فيصبحوا على ما أسروا في أنفسهم نادمين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Maka engkau akan melihat orang orang yang ada penyakit dalam hatinya bergegas mendekati mereka (orang orang yahudi dan nashrani) seraya berkata: &quot;Kami takut akan mendapat bencana.&quot; Mudah mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rosul-Nya) atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu mereka menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.&quot; (Al Maidah:52)&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا من يرتد منكم عن دينه فسوف يأتي الله بقوم يحبهم ويحبونه أذلة على المؤمنين أعزة علي الكافرين يجاهدون في سبيل الله ولا يخافون لومة لائم  ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Hai orang orang beriman, barang siapa diantara kalian  yang murtad dari dien nya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut kepada orang orang mu&#39;min, yang besikap keras kepada orang orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan tidak menghiraukan celaan orang yang mencela. Itulah karunia Allah, Dia memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.&quot; (Al Maidah:54)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau melayani orang yang menghina Rob kita, mengolok ngolok Dien kita, dan menginjak nginjak bumi dan kehormatan kita?&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا الذين اتخذوا دينكم هزوا ولعبا من الذين أوتوا الكتاب  من قبلكم والكفار أولياء واتقوا الله إن كنتم مؤمنين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian mengambil jadi pemimpinmu orang orang yang membuat Dien mu jadi buah ejekan dan permainan, yaitu orang orang yang telah diberi Al Kitab sebelummu dan orang orang kafir. Dan bertaqwalah kepada Allah jika kalian betul betul orang yang beriman.&quot; (Al Maidah:57)&lt;/p&gt; 
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+&quot;1&gt;لا يتخذ المؤمنون الكافرين أولياء من دون المؤمنين ومن يفعل ذلك فليس من الله في شيء&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Janganlah orang orang mu&#39;min mengambil orang orang kafir menjadi pemimpin dengan meninggalkan orang orang mu&#39;min. Barang siapa yang berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah.&quot; (Ali Imran:28)&lt;/p&gt; Walaupun ia sholat di malam hari dan puasa di siang hari.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah engkau mengaku ngaku bahwa engkau berada di atas Dien Muhammad shollallahu &#39;alaihi wa sallam dan di atas Millah Ibrahim shollallahu &#39;alaihi wa sallam?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun Nabi Ibrahim, beliau telah berlepas diri dari bapaknya:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فلما تبين له أنه عدو الله تبرأ منه، إن إبراهيم لأواه حليم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah maka Ibrahim berlepas diri darinya. Sesungguhnya Ibrahim  adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.&quot; (At Taubah:114)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan adapun Nabi kita Muhammad shollallahu &#39;alaihi wa sallam, maka inilah keadaan beliau:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;محمد رسول الله والذين معه أشداء علي الكفار رحماء بينهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Muhammad Rosulullah dan orang orang yang bersama dengannya adalah keras terhadap orang orang kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka.&quot; (Al Fath:29)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Padahal orang orang kafir tersebut adalah keluarga dan kaum Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidakkah engkau merasa bosan dari melayani thogut thogut?!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Engkau telah melayani Saddam selama bertahun tahun, dan pada hari ini engkau melayani amerika !&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الذين آمنوا يقاتلون في  سبيل الله، والذين كفروا يقاتلون في سبيل الطاغوت، فقاتلوا أولياء الشيطان إن كيد الشيطان كان ضعيفا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Orang orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang orang kafir berperang di jalan thogut. Maka perangilah penolong penolong syetan, sesungguhnya tipu daya syetan itu adalah lemah.&quot; (An Nisa:76)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu di kelompok manakah engkau memihak?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidakkah engkau merasa takut ketika memberi isteri dan anakmu harta yang haram? Tidakkah engkau ketahui bahwa apa yang tumbuh dari harta yang haram maka neraka lebih layak baginya?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketahuilah bahwa isterimu yang muslimah adalah haram bagimu sampai kamu kembali masuk islam lagi dan berbaro dari musuh musuh Allah !&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يغرنك تقلب الذين كفروا في البلاد، متاع قليل ثم مأواهم جهنم وبئس المهاد&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Janganlah engkau sekali kali terpedaya oleh kebebasan orang orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan yang sedikit, kemudian tempat tinggal mereka  adalah Jahannam, dan Jahannam itu  adalah seburuk buruknya tempat.&quot; (Ali Imran:196-197)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن الله ليملي للظالم حتي إذا أخذه لم يفلته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya Allah akan menangguhkan orang zalim, hingga apabila Dia menyiksanya maka ia tidak akan bisa lepas&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وكذلك أخذ ربك إذا أخذ القرى وهي ظالمة إن أخذه أليم شديد &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan begitulah azab  Rob mu, apabila Dia mengazab penduduk negeri negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.&quot; (Hud:102)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai orang zalim...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jangan membantah !&lt;/b&gt; Kamu tidak termasuk orang mu&#39;min... :&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا تجد قوما يؤمنون بالله واليوم الآخر يوادون من حاد الله ورسوله ولو كانوا آباءهم أو أبناءهم أو إخوانهم أو عشيرتهم أولئك كتب في قلوبهم الإيمان وأيدهم بروح منه ويدخلهم جنات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها رضي الله عنهم ورضوا عنه أولئك حزب الله ألا إن حزب الله هم المفلحون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Kamu &lt;b&gt;tidak akan mendapati&lt;/b&gt; kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang orang yang menentang Allah dan Rosul-Nya, sekalipun orang orang itu adalah bapak bapak  mereka, atau anak anak mereka, atau saudara saudara mereka, ataupun sanak keluarga mereka. Mereka itu adalah orang orang yang Allah telah tanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan  yang datang dari-Nya. Dan Dia memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Mereka itulah golongan Allah, ketahuilah bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.&quot; (Al Mujadilah:22)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#e0292c&quot;&gt;Wahai ...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya menyerumu dengan seruan Islam, masuk islamlah niscaya engkau selamat ! Tapi kalau engkau enggan, maka orang yang  telah memperingatkanmu tidak akan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kalian adalah orang orang murtad dari Dien Allah, dan hukum Allah atas orang murtad adalah dibunuh di dunia dan adzab di akherat&lt;/b&gt;,  dan tentara tentara Allah akan menerapkan hukum Allah atas diri kalian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#24672d&quot;&gt;Maka kepada para mujahidin yang mulia...!&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قاتلواهم يعذبهم الله بأيديكم ويخزهم وينصركم عليهم ويشف صدور قوم مؤمنين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Perangilah mereka, &lt;b&gt;niscaya&lt;/b&gt; Allah akan menyiksa mereka dengan tangan tangan kalian, dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kalian terhadap mereka, serta mengobati  hati orang orang yang beriman.&quot; (At Taubah:14)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ditulis oleh Abu Mariyah Al Qursyiy&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;=======================&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;[1] IP adalah singkatan dari polisi Iraq yang ditulis dengan bahasa inggris (Iraq Police). Singkatan ini tertulis di atas baju baju seragam mereka, qobbahahumullah !&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/surat-buat-polisi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i45.tinypic.com/1g69dy_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-8986814173658867655</guid><pubDate>Tue, 09 Oct 2012 09:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-09T16:17:04.143+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><title>Apa hukum sholat di belakang imam yang mendo&#39;akan kebaikan bagi pemerintah murtad?</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/2dqnx4.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan : &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Syeikh yang terhormat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apa hukum sholat jumat dan sholat sholat lain di belakang imam imam yang mendoakan  kebaikan untuk pemerintah pemerintah murtad? Karena sesungguhnya telah banyak perkataan yang telah kuterima tentang masalah ini, lalu di mana saya mesti sholat bila begini keadaan semua atau sebagian besar imam imam dan khotib khotib?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jazakumullah khairan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bismillah, segala puji milik Allah, sholawat dan salam atas Rosulillah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saudaraku yang mulia&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak seyogyanya meninggalkan sholat jama&#39;ah kecuali di belakang orang yang telah engkau yakinkan sekali terjerumusnya ia ke dalam hal hal yang dapat mengkafirkan pelakunya dan mengeluarkan pelakunya dari Millah. Adapun kalau masih di bawah tingkatan ini, seperti maksiat maksiat atau bid&#39;ah bid&#39;ah dan mudahanah mudahanah (biasa), maka hal ini semua tidak boleh menjadi alasan atau penyebab untuk meninggalkan sholat jama&#39;ah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Do&#39;a nya sang khotib agar pemerintah mendapatkan hidayah atau taufik agar ia dapat menerapkan Al Kitab dan As Sunnah atau agar menjadi seperti yang dicintai dan diridhoi oleh Allah, atau agar menjadi seseorang yang memberikan kebaikan bagi negeri dan masyarakat, atau do&#39;a do&#39;a yang seperti ini yang tidak mengandung sikap menolong thogut atau undang undang kafirnya, atau menolongnya dalam menghadapi para muwahhidun (orang orang yang bertauhid), ini semua, meskipun ini termasuk perbuatan bid&#39;ah yang tidak pernah terdapat pada abad abad terbaik, karena para ulama telah menganggap perbuatan mendo&#39;akan di atas mimbar jum&#39;at untuk kebaikan sultan &lt;b&gt;yang muslim&lt;/b&gt; yang sedang memerintah dengan syari&#39;at Allah termasuk kategori perbuatan bid&#39;ah, lalu bagaimana halnya dengan mendo&#39;akan pemerintah murtad?!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Meskipun demikian, perbuatan tersebut tidak menghalangi untuk sholat jum&#39;at di belakang imam imam yang mendo&#39;akan untuk kebaikan mereka, selama hal tersebut tidak meningkat menjadi sikap menolong thogut atau menolong kesyirikannya, sebagaimana telah kami katakan di atas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak seyogyanya bid&#39;ah yang tidak sampai menyebabkan pelakunya menjadi kafir seperti ini  menjadi alasan untuk tidak sholat jama&#39;ah dan meremehkan sholat jama&#39;ah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kecuali engkau telah memiliki bukti yang pasti bahwa imam atau khotib tersebut  termasuk pelindung pelingdung thogut dan anshar ansharnya, maka kalau begini, tidak halal sholat di belakangnya karena ia bukan termasuk kaum muslimin, baik mereka ber-perlakuan baik ataupun ber-perlakuan durhaka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sampai pada keadaan yang membolehkan untuk sholat dibelakang mereka, sebagaimana perkataan ahlus sunnah wal jama&#39;ah yang membolehkan untuk sholat di belakang imam yang baik ataupun yang fajir.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apapun juga keadaannya, kami telah menjawab soal yang seperti ini pada tempat tempat lain yang telah diedarkan, seperti jawaban kami terhadap sebagian pertanyaan pertanyaan dalam penjara Suwaqoh, dan kamipun mempunyai sebuah risalah yang membahas masalah ini secara terperinci yang berjudul: &lt;b&gt;Masajidu adh dhiror wa hukmu ash sholah kholfa auliya&#39; thogut wa nuwwabihi (mesjid mesjid dhiror dan hukum sholat di belakang auliya&#39; thogut dan wakil wakilnya)&lt;/b&gt;, semoga Allah mempermudah untuk mencetaknya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wassalam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dijawab oleh: Syeikh Abu Muhammad Al Maqdisiy &lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/apa-hukum-sholat-di-belakang-imam-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/2dqnx4_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-4228567657296803504</guid><pubDate>Tue, 09 Oct 2012 08:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-09T16:03:48.786+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><title>Apa hukum sholat di mesjid mesjid kementrian agama?</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/315dh0i.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan : &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bolehkah sholat di mesjid mesjid yang dibina oleh Kementerian Auqof (kalau di Indonesia, kementerian agama. pent)...?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jazakumullah khairan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bismillah, segala puji milik Allah, sholawat dan salam atas Rosulullah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saudaraku  ...  yang terhormat, semoga Allah menjaganya dan meng-istiqomahkannya dalam menolong Dien.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Engkau bertanya tentang hukum sholat di mesjid yang dibina  oleh kementerian auqof (kementerian agama).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila yang engkau maksudkan adalah imam imam yang mengikuti kementerian auqof ada didalamnya, maka mereka semua tergantung pada keadaan pribadi masing masing, kami tidak mempunya hukum secara umum untuk melarang sholat di belakang mereka, selama tugas mereka tidak mengandung salah satu sebab takfir yang nampak jelas yang merupakan penghalang hakiki untuk  sholat di belakangnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oleh karena itu, perlu dilihat kepada masing masing individu dari mereka dan kepada apa yang nampak dari mereka. Barang siapa yang tidak nampak darinya sikap menolong  thogut atau sikap tawalli kepada thogut, maka kami tidak mengharamkan sholat di belakangnya, apalagi menganggap sholatnya batal, meskipun kami tidak menyukai dan membenci pekerjaan seperti jabatan ini yang memberikan walayah (kekuasaan) diniyah pada thogut thogut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun barang siapa yang menampakkan sikap yang dapat mengkafirkan pelakunya yang nampak jelas, seperti menolong kesyirikan orang orang musyrikin penyembah undang undang buatan,  atau menolong mereka dalam menghadapi kaum muwahhidin (orang orang yang bertauhid), maka tidak ada kenikmatan dan tidak ada kemulian untuk sholat di belakang mereka. Orang yang sholat di belakangnya, bila ia mengetahui kekafiran imam yang ada di depannya, maka ia tidak sholat sebagaimana yang diperintahkan dan yang disyari&#39;tkan, dan ia dianggap bukan orang yang sholat melainkan  sebagai orang yang mempermainkan diennya. Sholatnya ini tertolak karena ia telah mengerjakan bid&#39;ah yang baru yang tidak ada ketentuannya dari Allah, yaitu sholat di belakang orang kafir,  dan di dalam hadits disebutkan:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Barang siapa yang mengada ngadakan  sesuatu yang baru dalam urusan kami ini yang bukan termasuk darinya, maka ia tertolak.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Telah tetap dari Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda kepada sebagian sahabat sahabatnya:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إذا سافرتما فأذنا ليؤمكما أكبركما، وفي رواية، أحدكما&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Bila engkau berdua melakukan perjalanan, maka hendaknya kalian azan, dan yang paling besar &lt;b&gt;diantara kalian berdua&lt;/b&gt; hendaknya menjadi imam&quot;, dan di riwayat lain: &quot;Hendaknyanya salah seorang &lt;b&gt;dari kalian berdua&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sedangkan seorang kafir yang ber-tawalli kepada orang orang musyrikin, maka &lt;b&gt;ia bukan dari kita dan kita bukan mari mereka&lt;/b&gt;, akan tetapi ia termasuk golongan orang orang musrikin yang ia telah bertawalli kepada mereka. Allah Ta&#39;ala telah berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن يتولهم منكم فهو منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan barangsiapa diantara kalian yang bertawalli kepada mereka, maka &lt;b&gt;dia adalah termasuk dari mereka&lt;/b&gt;.&quot; (Al Maidah:51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun bila yang engkau maksudkan adalah mesjid mesjidnya dan keadaannya yang mengikuti kementerian auqof pada negara negara kafir serta dalam kekuasaan mereka, maka Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah sholat di Mesjidil Haram, padahal mesjid tersebut dalam kekuasaan Quraisy yang kafir di Makkah, dan beliaupun telah sholat di Mesjid Baitul Maqdis yang berada dalam kekuasaan Romawi, maka masjid tersebut tidak membahayakan dan tidak mempengaruhi hukum sholat di dalamnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hukum asal pada masalah ini adalah sabda Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;جعلت لي الأرض مسجدا وطهورا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Bumi telah dijadikan bagiku sebagai mesjid dan mensucikan.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini adalah nash yang umum yang mencakup semua mesjid di seluruh penjuru dunia, kecuali mesjid mesjid yang telah ada nash yang mengecualikannya, seperti mesjid yang didirikan diatas kuburan, tempat menderum onta, di tengah jalan, dan hal hal lain yang seperti ini yang diantaranya adalah masjid dhiror yang sifat sifatnya telah disebutkan dalam surat At Taubah. Tidak setiap mesjid yang berada dalam kekuasaan kementerian auqof jabariyah pada zaman kita ini seperti ini. Kecuali apabila mesjid tersebut  memiliki semua sifat sifat mesjid dhiror, dan kami mempunyai risalah dalam pembahasan ini yang kami beri judul: &lt;b&gt;Masajid adh dhiror wa hukmu ash sholah kholfa auliya-i ath thogut wa nuwwabihi&lt;/b&gt;, di dalamnya kami telah merinci pembahasan ini. Semoga Allah mempermudah dalam mencetaknya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di atas saya telah menyebutkan ringkasan apa yang telah saya sebutkan dalam risalah tersebut yang berkaitan dengan pertanyaanmu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya memohon kepada Allah agar Dia menjadikan kami dan engkau termasuk orang yang mendengar perkataan  lalu kemudian ia mengikuti yang terbaik.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وصلي الله علي نبينا محمد وعلي آله وأصحابه أجمعين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saudaramu: Abu Muhammad.&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/apa-hukum-sholat-di-mesjid-mesjid.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/315dh0i_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-1649694740111418164</guid><pubDate>Tue, 09 Oct 2012 06:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-09T14:52:17.924+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">abu Muslim Al Jazairiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Apa peran kaum muslimin yang sedang tidak berada di medan jihad?</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i45.tinypic.com/11v65jb.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pertanyaan : &lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepada Syeikh kami yang mulia, saudara saudara anda di Mesir sangat rindu sekali untuk berjihad di jalan Allah dan mengangkat senjata, dan andapun telah mengetahui keadaan yang terjadi disini pada hari hari ini. Kami tidak ingin termasuk orang orang yang menelantarkan Dien kita sehingga kami akan dihisab di hadapan Allah Azza wa Jalla, maka kami sangat berharap nasehat anda dan semoga anda ditegarkan oleh Allah, jazakumullah khairan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penanya: Hamilul Misk&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font sise=&quot;+1&quot;&gt;وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bismillah, segala puji milik Allah, sholawat dan salam atas Rosulullah, juga atas keluarga beliau, sahabat sahabat beliau dan orang orang yang mengikuti beliau.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Amma ba&#39;du:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya memohon dari Allah ketegaran di atas al haq untuk diri kami dan anda sekalian, semoga Allah memberikan barokah untuk anda sekalian atas semangat anda dalam menjalankan kebaikan. Akan tetapi wajib untuk diketahui oleh saudara saudara yang kami cintai apa yang telah disabdakan oleh Nabi kita shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;جاهدوا المشركين بأنفسكم وأموالكم وألسنتكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Berjihadlah melawan orang orang musyrikin dengan jiwa jiwa kalian, harta harta kalian dan lisan lisan kalian.&quot;Hadits shohih riwayat Abu Daud dalam Sunan beliau&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam menjelaskan bahwa jihad itu tidak hanya berupa jihad dengan jiwa. Sehingga pemahaman apabila seseorang mendapat udzur untuk tidak dapat bergabung dengan kafilah jihad, maka kewajiban jihad gugur secara keseluruhan atas dirinya adalah pemahaman  yang harus dibenarkan sesuai dengan ketentuan syari&#39;at. Jihad mempunyai tiga tingkatan: jihad dengan jiwa; ini merupakan tingkatan jihad yang paling tinggi. Kemudian jihad dengan harta; termasuk di dalamnya adalah mendanai keperluan jihad, memelihara anak anak dan janda janda para syuhada, dan lain lain. Kemudian jihad dengan lisan, termasuk di dalamnya tahridh (menyemangati kaum muslimin untuk berjihad), membantah syubhat syubhat, demikian juga jihad media masa seperti dengan menyebarluaskan bayan bayan yang dikeluarkan oleh para komandan komandan mujahidin, karya tulis syeikh syeikh jihad, atau menyerang dan merusak situs situs musuh dan lain lain. Semua dari ketiga tingkatan ini adalah saling melengkapi, meskipun jihad dengan jiwa adalah tingkatan yang paling tinggi, tetapi terkadang tingkatan tingkatan yang lain adalah lebih penting berdasarkan fase dan keadaan yang sedang dihadapi oleh jihad fi sabilillah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Juga sebagaimana telah diketahui oleh penanya, bahwa Allah telah memberikan anugerah kepada umat ini dengan keberadaan banyak medan medan jihad, seperti negeri Afganistan, Kaukakus, Iraq, Kasymir, Pilipina Selatan, Somalia, Maghrib Al Islamiy, dan Jazirotul Arab. Maka barangsiapa yang memungkinkan untuk bergabung dengan saudara saudaranya, maka jangan sekali kali ia menyia nyiakan kesempatan ini, karena tidak semua orang yang ingin bergabung dengan saudara saudaranya berhasil mencapainya. Pada kesempatan ini, saya meminta saudara penanya dan yang membaca fatwa ini untuk melihat kembali fatwa no 4746.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun bagi siapa yang tidak mampu untuk bergabung, dan jiwanya berhasrat untuk berjihad dengan jiwa, maka sebagai gantinya adalah apa yang dikenal dengan istilah &lt;b&gt;Jihadul Fardi&lt;/b&gt; (operasi jihad pribadi). Akan tetapi ia harus mengamalkan beberapa taujihat di bawah ini:&lt;/p&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Pertama tama ia wajib meng-ikhlaskan amalannya untuk Allah Ta&#39;ala.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kedua, melakukan operasi dengan rahasia dan kitman (tidak diketahui oleh orang lain) walaupun terhadap orang yang paling dekat dengannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketiga, hendaknya ia memilih target penting pada musuh, kemudian mempelajarinya dan berlatih dengan baik untuk menjadikannya sebagai target.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keempat, hendaknya ia menghindari golongan golongan yang telah Allah haramkan untuk dijadikan sebagai target secara ibtida-an (secara awal atau secara asli untuk dijadikan sebagai target. pent)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dari pengamatanku, jihadul fardi sebaiknya dilakukan di daerah yang disitu tidak ada jama&#39;ah jihad, kecuali pada keadaan keadaan kepepet, seperti seorang tentara thogut yang hendak memberontak terhadap ketentaraan, lalu kemudian ia menghabisi para tentara dan perwira yang ada disekitarnya. Biasanya setelah operasi jihad apapun, musuh akan menyisir daerah tersebut. Maka kami kawatirkan bila setelah operasi jihad fardi ini, musuh melakukan penyisiran daerah tersebut, padahal di daerah tersebut terdapat mujahidin yang tidak tahu menahu tentang operasi personal tadi yang akhirnya musuh akan dapat menggrebek mereka semua.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;p&gt;Adapun membuka front jihad baru, maka ini menuntut usaha dan persiapan yang teratur, kami tidak menasehatkan untuk tergesa gesa dalam masalah ini, kecuali dengan planning dan menjalin hubungan dengan jama&#39;ah jihad yang sedang beroperasi yang memiliki manhaj dan aqidah yang jelas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada kesempatan khusus ini, saya menasehati saudaraku penanya dan siapapun yang membaca jawaban ini, untuk memperhatikan sekali apa yang terkandung dalam siaran yang telah dipublikasikan oleh yayasan As Sahab yang berbarokah yang mengikuti Tanzhim Qoidatul Jihad, yang berjudul: &lt;b&gt;Laa Tukallifu Illa Nafsaka (Kamu tidak dibebani kewajiban kecuali atas dirimu sendiri)&lt;/b&gt;, siaran ini sangat bermanfaat sekali dalam pembahasan ini. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya memohon kepada Allah yang Maha Agung agar Dia mematikan kita sebagai syuhada dalam keadaan maju bukan dalam keadaan melarikan diri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dijawab oleh: Anggota Lajnah Syar&#39;iyyah Mimbar Tauhid.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Syeikh Abu Muslim Al Jazairiy&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/apa-peran-kaum-muslimin-yang-sedang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i45.tinypic.com/11v65jb_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-7140800654799751434</guid><pubDate>Tue, 09 Oct 2012 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-09T13:52:18.390+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Al Khotib Al Bagdadiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Kenapa para mujahidin melakukan tindakan terorisme ?</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i46.tinypic.com/2ag9k7l.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan : &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda dalam hadits  Fadholah Ibnu &#39;Ubaidillah rodiyallahu &#39;anhu: &quot;Maukah kalian saya kabarkan tentang seorang mu&#39;min? Yaitu seorang yang mana manusia merasa aman darinya terhadap harta dan jiwa mereka. Sedangkan seorang muslim adalah seorang yang mana manusia selamat dari lisan dan tangannya. Adapun mujahid adalah seorang yang jiwanya bersungguh sungguh dalam ketaatan kepada Allah, dan adapun muhajir adalah seorang yang meninggalkan kesalahan kesalahan dan dosa dosa.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Assalamu &#39;alaikum wahai pengurus situs kita yang terhormat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keadaan di Bagdad telah diketahui oleh semua orang. Pemboman pemboman dan pembunuhan... Sampai pada tingkatan bahwa seseorang ketika ia keluar dari rumahnya, ia tidak mengetahui apakah ia akan dapat kembali ke rumahnya ataukah tidak? Bahkan dalam tidurpun, saya dihantui oleh mimpi buruk yang mengerikan disebabkan oleh kondisi ini. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya berkeinginan untuk bertanya pada anda dan kepada syeikh kami yang terhormat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah membunuh manusia seperti ini adalah halal? Yang saya ketahui adalah bahwa barang siapa yang membunuh satu jiwa mu&#39;min maka haram surga atasnya. Lalu bagaimana gerangan terhadap mereka yang membunuh putera putera negeriku dan mengatakan jihad dan islam?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Islam macam apa ini dan dien macam apa ini yang atas namanya manusia dibunuh?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jihad adalah mempertahankan jiwa dan menjaga kaum mukminin, bukan membunuh mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sampai kita berada pada fase bahwa islam adalah dien terorisme.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sesungguhnya Allah telah mewasiatkan untuk mengasihi (rahmah), dan diantara nama-Nya adalah Ar Rahiim.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kasihilah kami, semoga Allah mengasihi kalian.... Dan seterusnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hormatku untuk semua pengurus situs ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penanya: Lina Al Mausawiy&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الحمد لله رب العالمين وصلي الله علي نبينا محمد وعلي آله وصحبه وسلم، وبعد&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا كونوا قوامين لله شهداء بالقسط ولا يجرمنكم شنآن قوم علي ألا تعدلوا اعدلوا هو أقرب للتقوى واتقوا الله إن الله خبير بما تعملون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kalian semua sentiasa menjadi orang-orang yang menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil; dan jangan sekali-kali kebencian kalian terhadap sesuatu kaum itu mendorong kalian kepada tidak melakukan keadilan. Hendaklah kalian berlaku adil (kepada siapapun juga) karena sikap adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan.&quot; (Al Maidah : 8)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hukum aslinya adalah bahwa seorang muslim adalah haram darah, harta dan kehormatannya. Sebagaimana telah ditetapkan dalam  Shohihain (Shohih Bukhoriy dan Shohih Muslim. pent) dari hadits Abu Hurairah rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن دماءكم وأموالكم وأعراضكم حرام عليكم كحرمة يومكم هذا في شهركم هذا في بلدكم هذا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya darah darah kalian, harta harta kalian dan kehormatan kehormatan kalian adalah haram atas kalian seperti haramnya hari kalian ini pada bulan kalian ini dan di negeri kalian ini.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Telah tetap dalam Shohihain juga hadits dari Abdullah bin Mas&#39;ud rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: (Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda) :&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يحل دم امرء مسلم يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله إلا بإحدى ثلاث النفس بالنفس والثيب الزاني والتارك لدينه المفارق للجماعة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Tidak halal darah seorang muslim yang bersyaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah, dan bahwa sesungguhnya aku adalah Rosulullah, kecuali dengan salah satu dari tiga sebab: jiwa (dibalas) dengan jiwa, orang yang sudah menikah yang berzina, orang yang meninggalkan diennya yang keluar dari jama&#39;atul muslimin.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para mujahidin diperintahkan untuk membela kehormatan dan harta kaum muslimin, demikian juga para mujahidin diperintah untuk memerangi kaum salibis dan memerangi siapapun yang membantu mereka dengan perkataan ataupun dengan perbuatan, sebagaimana firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا اليهود والنصارى أولياء بعضهم أولياء بعض ومن يتولهم منكم فإنه منهم إن الله لا يهدى القوم الظالمين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Wahai orang-orang yang beriman. Janganlah kalian mengambil orang- orang Yahudi dan Nasrani itu sebagai wali wali, karena sebagian mereka adalah wali wali bagi sebagian yang lain; dan barang siapa di antara kalian yang bertawalli kepada mereka, maka sesungguhnya ia termasuk dari golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang berlaku zalim.&quot; (Al Maidah : 51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka seorang muslim adalah haram darahnya, hartanya dan kehormatannya, dimanapun ia berada, miliknya nya adalah apa yang menjadi milik kita dan kewajibannya adalah apa yang menjadi kewajiban kita.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sedangkan orang kafir murtad, kita memeranginya dimanapun ia berada, sebagaimana firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا قاتلوا الذين يلونكم من الكفار وليجدوا فيكم غلظة واعلموا أن الله  مع المتقين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, perangilah orang orang kafir yang dekat dengan kalian, dan hendaknya mereka mendapatkan kekerasan dari kalian, dak ketahuilah bahwa Allah bersama orang orang yang bertaqwa.&quot; (At Taubah:123)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun menuduh para mujahidin bahwa mereka menargetkan orang orang yang tidak bersalah dari kalangan anak anak dan para wanita serta orang orang yang bukan perajurit perang, maka itu adalah murni fitnah dan kedustaan yang tidak ada buktinya sama sekali. Adapun mensifati para mujahidin dengan sebutan teroris, maka ini tidak akan membinasakan dan membahayakan mereka, selama teror tersebut diarahkan kepada musuh musuh Allah dari kalangan yahudi, salibis dan para murtaddin (orang orang yang murtad). Allah telah berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأعدوا لهم ما استطعتم من قوة ومن رباط الخيل ترهبون به عدو الله وعدوكم وآخرين من دونهم لا تعلمونهم الله يعلمهم وما تنفقوا من شيء في سبيل الله يوف إليكم وأنتم لا تظلمون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda kuda yang ditambat untuk berperang yang dengan persiapan itu kalian dapat menteror musuh Allah, musuh kalian dan orang orang yang kalian tidak mengetahuinya, sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kalian nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepada kalian dan kalian tidak akan dizalimi.&quot; (Al Anfal:60)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka kaum muslimin harus memihak kepada saudara saudara mereka para mujahidin dan tidak mempercayai semua berita tentang saudara saudara mereka para mujahin yang bersumber dari musuh musuh Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wallahu a&#39;lam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dijawab oleh: Anggota Lajnah Syar&#39;iyyah Mimbar Tauhid.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Khotib Al Baghdady.&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/kenapa-para-mujahidin-melakukan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i46.tinypic.com/2ag9k7l_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-329583994176288182</guid><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 02:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-05T09:46:50.318+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Bagaimana cara menjadi teroris</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i45.tinypic.com/rvepav.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Duhai teroris !!! &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia adalah seorang yang meninggalkan keluarganya, kampung halamannya dan harta bendanya... &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk apa ??? Kemana ia pergi ???&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah ia pergi untuk berbisnis ? Ataukah mencari jabatan yang bagus ? Atau mencari ketenaran ? Atau ia sedang dalam perjalanan wisata ? Atau sedang mencari harta karun ? Atau sedang keliling dunia untuk melampiaskan syahwatnya diantara kedua paha wanita di bar bar khamar ? Atau apa ?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebenarnya ia bukan termasuk dari mereka semua!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin ia penyelundup narkotika ? Atau seorang pencuri ? Atau orang yang menakut nakuti masyarakat?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebenarnya ia juga tidak termasuk dari mereka ini !&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu siapakah dia?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia adalah seorang mujahid fi sabilillah, yang pergi meninggalkan keluarganya padahal mereka adalah manusia yang sangat ia cintai. Ia pergi meninggalkan harta bendanya yang telah lama ia kumpulkan. Ia pergi meninggalkan kampung halamannya yang telah ia tinggali sejak kecil. Ia pergi meninggalkan teman teman dan sahabat sahabatnya yang telah ia temani sejak kanak kanak. Ia keluar dengan jasadnya menuju medan medan tempur dan bumi bumi jihad agar ia dapat menghabiskan sisa umurnya dan mengorbankan jiwanya demi meninggikan dien ini, demi menolong saudara saudaranya kaum mu&#39;minin yang sedang ditindas,  demi meninggikan kalimat Allah, dan demi mengangkat tinggi tinggi panji dien.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagaimana musuh tidak merasa terteror  olehnya, sedangkan ia adalah seorang yang mencari cari kematian yang mereka semua lari darinya ?! Menang atau bergabung dengan kafilah syuhada.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia tidak puas kecuali  dengan mengamalkan puncak tertinggi dari dien ini, karena cita citanya sangat tinggi dan azzamnya sangat kuat. Maka Rob nyapun membalasnya dengan balasan yang paling besar dan paling agung. Perhatikanlah ini dan kagumilah !&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;عن ابي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم  موقف ساعة في سبيل الله خير من قيام ليلة القدر عند الحجر الأسود&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dari Abu Huroiroh rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda: Satu jam fi sabillah adalah lebih baik dari pada berdiri sholat pada malam Lailatul Qodhri di Hajar Aswad&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وعن عمران بن حصين رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم لقيام رجل في سبيل الله ساعة خير من عبادة ستين سنة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan dari &#39;Imran bin Hushain rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda: Sungguh berdirinya seseorang di jalan Allah selama satu jam adalah lebih baik dari ibadah 60 tahun&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila seandainya jihadnya tersebut hanya berupa kegiatan ribath (berjaga jaga) di daerah perbatasan, agar wilayah Islam tidak dikuasai dan dihancurkan oleh musuh, maka ini sudah cukup sebagai keutamaan dan kemuliannya.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فعن فضالة بن عبيد رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم كل ميت يختم علي عمله إلا المرابط فإنه ينمو له عمله إلي يوم القيامة ويؤمن من فتان القبر&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dari Fadholah bin &#39;Ubaid rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda: Setiap orang yang mati akan ditutup amalnya kecuali seorang murobith (orang yang ber-ribath). Sesungguhnya amalnya akan selalu bertambah untuknya sampai hari kiamat, dan ia aman dari dua penanya dalam kubur&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang dimaksud dengan dua penanya adalah Munkar dan Nakir &#39;alaihimas salam.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وعن ابي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم  من مات مرابطا في سبيل الله أجرى عليه أجر عمله الصالح الذي كان يعمل وأجرى عليه رزقه  وأمن من الفتان وبعثه الله يوم القيامة آمنا من الفزع&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dari Abu Huroiroh rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda : Barang siapa yang meninggal dalam keadaan sedang ber-ribath di jalan Allah, maka dialirkan terus pahala amal sholeh yang telah ia amalkan,  dialirkan terus rezkinya, ia aman dari dua penanya dan Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan aman dari kedasyatan kiamat.&quot; Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dengan isnad shohih.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم رباط يوم في سبيل الله أفضل من قيام رجل وصيامه في أهله شهرا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dari Anas bin Malik rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda : Ribath satu hari di jalan Allah lebih utama dari sholat dan puasanya seseorang pada keluarganya selama satu bulan.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan cukuplah baginya pahala yang ia dapatkan saat memanah atau melempar atau menembak musuhnya dengan anak panah, tombak ataupun pelurunya.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فعن عمرو بن عنبسة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم من شاب شيبة في سبيل الله تعالي كانت له نورا يوم القيامة ومن رمى بسهم في سبيل الله تعالي بلغ العدو أو لم يبلغ كان له كعتق رقبة ومن أعتق رقبة مؤمنة كانت له فداءه من النار عضوا بعضو&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dari &#39;Amru bin &#39;Anbasah rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa yang beruban rambutnya di jalan Allah, maka itu menjadi cahaya baginya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang memanahkan anak panah di jalan Allah, sampai kepada musuh ataupun tidak, maka itu baginya seperti memerdekakan budak. Dan barang siapa yang memerdekakan budak mu&#39;min, maka itu menjadi penebusnya dari api neraka, anggota badan per anggota badan.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka jihad adalah cahaya, penambahan pahala, melapangkan dada, perdagangan yang sekali kali tidak akan rugi, serta menjadikan Allah ridho kepada pelakunya, dan cukup sudah!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka bagi mereka yang ingin menjadi teroris, dimana orang orang kafir akan merasa terteror saat mendengar namanya disebut, sehingga mereka perlu membuat seribu perhitungan untuk berhadapan dengannya, maka inilah jalan kemulian telah ada di hadapanmu, sungguh Allah Ta&#39;ala telah berfirman kepada setiap orang mu&#39;min:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأعدوا لهم ما استطعتم من قوة ومن رباط الخيل ترهبون به عدو الله وعدوكم وآخرين من دونهم لا تعلمونهم ألله يعلمهم &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian mampui dan dari kuda kuda yang ditambat untuk berperang, yang dengan persipan itu kalian dapat &lt;b&gt;menteror&lt;/b&gt; musuh Allah, musuh kalian dan orang orang selain mereka yang tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya.&quot; (Al Anfal : 60)&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/bagaimana-cara-menjadi-teroris.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i45.tinypic.com/rvepav_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-988929658799327836</guid><pubDate>Thu, 04 Oct 2012 09:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-04T16:01:17.524+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anshor Thogut</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hamid bin Abdullah Al &#39;Aliy</category><title>Hadits tentang polisi pemerintah zalim</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/4163t.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan : &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah hadits ini shohih : &lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;روى الطبراني في الصغير و الأوسط، عن ابي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم، يكون في آخر الزمان  الأمراء ظلمة، ووزراء فسقة، وقضاة خونة وفقهاء كذبة، فمن أدرك ذلك الزمان منكم فلا يكون لهم جابيا ولا عريفا ولا شرطيا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Ath Thobroniy telah meriwayatkan di dalam &quot;Ash Shogir&quot; dan &quot;Al Ausath&quot;, dari Abu Huroiroh rodiyallahu &#39;anhu, beliau berkata: Telah bersabda Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam: Pada akhir zaman nanti akan ada pemimpin pemimpin yang zalim, menteri menteri yang fasiq, hakim hakim yang khianat, dan fuqoha (ulama) yang pendusta. Maka barang siapa diantara kalian yang menemui zaman itu, maka jangan menjadi tukang penarik (pajak) mereka, pembantu mereka, dan polisi mereka.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa hadits ini sesuai dengan realita, dan apa yang akan dikerjakan bagi mereka yang bekerja di dalam pemerintahan mereka yang tidak menerapkan syari&#39;at?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Segala puji milik Allah. Sholawat dan salam atas Nabi kita Muhammad, juga atas keluarga dan sahabat beliau. Wa ba&#39;du :&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hadits yang disebutkan ini adalah hadits dho&#39;f isnadnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akan tetapi hadits (dibawah) ini adalah shohih :&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ليأتين عليكم أمراء يقربون شرار الناس ويؤخرون الصلاة عن مواقيته، فمن أدرك ذلك منكم، فلا يكونن عريفا ولا شرطيا ولا جابيا ولا خازنا، رواه ابن حبان في صيحيحه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sungguh akan pasti datang kapada kalian para pemimpin yang menjadikan manusia manusia terjelek sebagai orang dekatnya dan mengakhirkan sholat dari waktu waktunya, maka barang siapa diantara kalian yang mendapatkan zaman itu, maka jangan sekali kali ia menjadi pembantu mereka, juga jangan pula polisi mereka, jangan pula sebagai tukang pemungut (pajak) mereka dan jangan pula sebagai tukang bendahara mereka.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Maknanya&lt;/b&gt;, bahwa pemimpin pemimpin zalim itu telah memperkerjakan para polisi dan para pembantu mereka dalam menzalimi masyarakat, juga memperkerjakan para pemungut pajak dan para bendahara dalam memakan harta harta masyarakat secara bathil, para pemungut adalah yang mengambil harta tersebut dan para bendahara yang menjaganya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka para polisi, para pembantu, para pemungut dan para bendahara tersebut telah berserikat dengan para pemerintah di dalam kezaliman dan tindakan aniaya mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan ini adalah bersifat umum bagi semua jabatan yang berserikat dengan orang orang zalim dalam kezaliman mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Telah ada juga dalam pembahasan ini sebuah hadits dari Abu Huroiroh dalam riwayat  Muslim, Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda :&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;صنفان من أهل النار لم أرهما، قوم معهم سياط كأذناب البقر يضربون بها الناس، ونساء كاسيات عاريات، مميلات مائلات، رؤوسهن كاسنمة البخت المائلة، لا يدخلن الجنة ولا يجدن ريحها وإن ريحها لتوجد من مسيرة كذا وكذا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dua golongan dari penduduk neraka yang saya belum melihatnya. Suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia. Dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggok-lenggok, kepala mereka laksana punuk onta miring yang tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya wanginya. Dan sesungguhnya aromanya bisa didapat dari jarak sekian dan sekian.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Orang orang yang membawa cambuk dan memukul manusia&lt;/b&gt;, mereka adalah para polisi yang merupakan alat untuk menzalimi yang berada di tangan pemerintah lalim, sebagaimana telah dijelaskan oleh An Nawawiy dalam Shohih Muslim.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagaimana apa yang kita lihat sekarang, mereka menyiksa para da&#39;i dan mujahidin, yang memukul kaum muslimin yang melakukan demo dalam rangka membela saudara saudara mereka di negeri negeri yang mana kaum muslimin sedang dizalimi oleh orang orang kafir.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kita memohon kepada Allah agar Dia melindungi kita dan saudara saudara kita kaum muslimin dari kezaliman dan orang orang zalim.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wallahu a&#39;lam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dijawab oleh : Syeikh Hamid bin Abdullah Al &#39;Aliy.&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/hadits-tentang-polisi-pemerintah-zalim.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/4163t_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-4268074140574409528</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 21:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-06T05:22:48.976+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Muhajir</category><title>Makna ILAH</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i46.tinypic.com/205tlxj.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diantara syarat syarat  kalimat tauhid laa ilaaha illallaah adalah ilmu, maksudnya: seseorang yang mengucapkannya harus mengetahui apa makna yang terkandung di dalamnya. Karena yang dituntut dari setiap orang bukan hanya mengucapkan kalimat ini dengan lisan saja, melainkan juga ia dituntut untuk memenuhi segala syarat syaratnya. Diantara syarat syaratnya adalah mengetahui apa makna yang terkandung di dalamnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala telah memerintahkan:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فاعلم أنه لاإله إلاالله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;&lt;b&gt;Ketahuilah&lt;/b&gt; bahwa tidak ada Ilah (yang berhak untuk diibadahi) selain Allah&quot;(Muhammad : 19).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam sebuah hadits shohih riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من مات وهو يعلم أنه لاإله إلاالله دخل الجنة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Barangsiapa yang mati sedang ia &lt;b&gt;mengetahui&lt;/b&gt; bahwa tidak ada Ilah selain Allah, maka ia masuk surga&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mafhum dari hadits ini adalah bahwa barang siapa  yang mati sedang ia &lt;b&gt;tidak mengetahui&lt;/b&gt; bahwa tidak ada Ilah selain Allah maka ia tidak akan masuk surga. Orang yang tidak masuk surga adalah bukan orang Islam. Karena orang muslim akan masuk surga. Dalam hadits shohih muttafaqun &#39;alaihi telah disebutkan bahwa Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah bersabda:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يدخل الجنة إلا نفس مسلمة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang muslim&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebab orang yang tidak mengetahui tauhid maka ia tidak akan dapat mengamalkan dan menerapkan tauhid. Dan barang siapa yang tidak mengamalkan dan menerapkan tauhid maka ia adalah seorang musyrik. Dan segala amalan amalan kebaikan yang dilakukan oleh seorang musyrik tidak akan diterima di sisi Allah, karena amalan amalan tersebut dikerjakan tidak berlandaskan pada tauhid.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman tentang amalan amalan orang orang musyrikin:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وقدمنا إلي ما عملوا من عمل فجعلناه هباء منثورا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan Kami datangkan apa apa yang telah mereka amalkan, lalu Kami menjadikannya  sebagai debu yang berterbangan&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi masalah ini adalah masalah besar dan bukanlah masalah sepele. Karena bagaimana mungkin kita dapat mengamalkan kalimat tauhid laa ilaaha illallaah (tidak ada Ilah kecuali Allah) kalau kita tidak mengetahui makna dari kalimat tersebut. Bahkan orang yang tidak mengetahui makna kalimat ini, maka pasti ia akan mengucapkan atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kalimat ini, baik secara sadar ataupun tanpa sadar! Lihatlah keadaan pemerintah thogut nkri di sekitar kita. Mereka mengklaim diri mereka sebagai bagian dari kaum muslimin, mereka sholat, puasa serta selalu mengucapkan laa ilaaha illallah (tidak ada Ilah selain Allah), akan tetapi mereka pada waktu yang bersamaan telah mengatakan secara lisan ataupun secara tingkah laku bahwa diri mereka adalah Ilah Ilah selain Allah !!! Subhanallah !!! Lihatlah juga keadaan aparat aparat keparat yang telah menjadi pelindung pelindung thogut. Sebagian mereka juga mengucapkan kalimat tauhid laa ilaaha illallaah (tidak ada Ilah selain Allah), akan tetapi pada waktu bersamaan mereka  rela menjadi pelindung Ilah Ilah selain Allah, mereka rela membela mati-matian berhala pancasila dan memerangi tentara tentara tauhid !!! Lihatlah juga keadaan orang orang yang beribadah kepada kubur kubur. Mereka sering mengulang-ngulang kalimat tauhid laa ilaaha illallaah tidak ada Ilah kecuali Allah, akan tetapi pada waktu bersamaan mereka telah menjadikan kubur kubur yang mereka ibadahi tersebut sebagai Ilah Ilah selain Allah !!! Kenapa bisa terjadi begini? Karena mereka semua mengucapkan kalimat ini dengan tanpa memenuhi syarat syaratnya, yang salah satunya adalah syarat ilmu. Maka jelas mereka tidak akan dapat mengamalkan dan menerapkan kandungan dari kalimat ini, sehingga mereka  bukanlah termasuk orang yang bertauhid !!!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Makna Ilah&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk dapat memahami kalimat ini, maka pertama tama kita harus memahami makna dari kata Ilah, sehingga ketika kita mengucapkan kalimat &quot;tidak ada Ilah kecuali Allah&quot; maka kita mengucapkannya berdasarkan ilmu, kita mengetahui apa yang kita ucapkan dan kita siap untuk merealisasikannya. Kita hidup dan mati demi kalimat ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kata Ilah &lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إله&lt;/font&gt; dalam bahasa Arab bermakna: sesuatu yang &lt;b&gt;diibadahi&lt;/b&gt;, baik secara haq ataupun secara batil. Allah adalah satu satunya Ilah yang haq, hanya Dia saja Ilah yang berhak untuk diibadahi. Adapun pancasila yang disembah, presiden yang ditaati secara mutlak, kuburan yang disembah, salib, patung budha, tempat tempat yang dikeramatkan dan dikultuskan dan lain lain adalah merupakan Ilah bagi orang yang beribadah kepadanya, tapi ini semua adalah Ilah Ilah yang bathil dan palsu, karena  ini semua hanyalah makhluk dan sama sekali tidak berhak untuk diibadahi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الإله&lt;/font&gt;  (Al Ilah)  berasal dari kata &lt;b&gt;alaha&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;ya&#39;lahu&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;uluuhah&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;ilaahah&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;uluuhiyyah&lt;/b&gt; yang bermakna beribadah. Adapun &lt;b&gt;Ilaah&lt;/b&gt; adalah sinonim dari kata &lt;b&gt;Ma&#39;luuh&lt;/b&gt; yang  bermakna obyek yang diibadahi atau sesuatu yang di ibadahi. Bentuk jamak dari kata &lt;b&gt;Ilaah&lt;/b&gt; إله adalah &lt;b&gt;aalihah&lt;/b&gt;  آلهة (Ilah Ilah). Orang orang musyrikin Arab pada zaman Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah menyebut berhala berhala mereka dengan &lt;b&gt;aalihah&lt;/b&gt;, karena berhala yang mereka ibadahi tidak hanya satu, tapi banyak, diantaranya adalah berhala lata, berhala uzza, berhala manat dan lain lain. Itulah sebabnya kenapa mereka sangat heran terhadap da&#39;wah tauhid Nabi Muhammad shollallahu &#39;alihi wa sallam, mereka berkata:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أجعل الآلهة إلها واحدا إن هذا لشيئ عجاب&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kenapa ia menjadikan Ilah Ilah itu hanya Ilah Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar benar suatu hal yang mengherankan&quot;(Shaad : 5)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi mereka heran terhadap da&#39;wah tauhid yang disampaikan oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Mereka sangat tahu sekali makna dari kata Ilah. Itulah sebabnya mereka enggan mengucapkan &lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt; (tidak ada Ilah kecuali Allah), karena dengan mengucapkan kalimat ini berarti mereka harus meninggalkan Ilah Ilah mereka yang sedang mereka ibadahi. Mereka tahu betul bahwa konsistensi dari mengucapkan kalimat tauhid adalah meninggalkan peribadatan kepada seluruh Ilah Ilah selain Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala.  Allah Ta&#39;ala telah menceritakan keadaan mereka:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إنهم كانواإذا قيل لهم لاإله إلاالله يستكبرون، ويقولون أإنالتاركوا الهتنا لشاعر مجنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya mereka  (orang orang musyrikin) apabila dikatakan kepada mereka: &lt;b&gt;&quot;Laa ilaaha illallaah (tidak ada Ilah kecuali Allah)&quot;&lt;/b&gt; mereka menyombongkan diri, dan mereka berkata: &quot;Apakah kami harus meninggalkan Ilah Ilah kami karena seorang penyair yang gila?&quot;(Ash Shaaffaat : 35-36)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mereka tahu betul makna kata &lt;b&gt;Ilah&lt;/b&gt;. Maka celakalah orang yang mana Abu Jahal lebih tahu darinya tentang makna Ilah !&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi  segala sesuatu yang diibadahi walau dengan satu bentuk ibadah saja, adalah merupakan Ilah bagi orang yang beribadah kepadanya. Dan ibadah itu sendiri memiliki arti yang luas, tidak seperti yang digambarkan oleh orang orang sekuler, ulama ulama pancasila dan penyembah penyembah kubur. Mereka menggambarkan bahwa ibadah hanyalah amalan amalan seperti sholat, sedekah, puasa, baca Al Quran, dan melaksanakan ibadah haji saja. Sehingga mereka santai santai saja ketika mempersembahkan satu atau beberapa bentuk ibadah kepada sembahan sembahan mereka selain Allah, mereka mengklaim bahwa mereka meyakini tidak ada Ilah selain Allah, padahal kenyataannya mereka telah beribadah kepada  banyak Ilah Ilah selain Allah !!!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Bentuk bentuk ibadah&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diantara bentuk bentuk ibadah selain ibadah ibadah ritual yang nampak jelas bagi semua orang, seperti sujud, ruku&#39;, sholat, puasa, sedekah, haji dan lain lain adalah seperti dalam perkataan Ibnu Katsir rohimahullah yang telah dinukilkan oleh Syeikh Muhammad bin Abdulwahab di dalam kitab beliau &#39;Utsulus Tsalatsah, Ibnu Katsir berkata:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Pencipta segala sesuatu ini adalah yang berhak untuk diibadahi. Dan bentuk bentuk ibadah yang telah Allah perintahkan adalah seperti islam, iman dan ihsan, dan termasuk darinya adalah do&#39;a, khouf (takut), roja (rasa berharap), tawakkal, roghbah (rasa berharap), rohbah (rasa takut), khusu&#39;, khosyyah (takut), inabah (kembali bertaubat), isti&#39;anah (meminta tolong), isti&#39;adzah (meminta perlindungan), menyembelih hewan, nadzar dan bentuk ibadah yang lain lainnya yang telah Allah perintahkan semuanya hanya untuk Allah Ta&#39;ala.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam kitab Hasyiyah Ushulus Tsalastsah disebutkan bahwa makna perkataan Ibnu Katsir &quot;Dan bentuk ibadah yang lainnya yang telah Allah perintahkan&quot; adalah: &quot;Ini bermakna bahwa bentuk bentuk ibadah tidak hanya khusus pada hal hal ini saja dan tidak terbatas pada bentuk bentuk ini saja yang telah disebutkan oleh beliau rohimahullah, akan tetapi bentuk bentuknya sangat banyak sekali.&quot; (Lihat Hasyiyah Utsulus Tsalatsah halaman 54).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diantara bentuk ibadah adalah ketaatan. Maka wajib beribadah hanya kepada Allah Ta&#39;ala bermakna wajib taat &lt;b&gt;hanya&lt;/b&gt; kepada Allah Ta&#39;ala. Yang berhak untuk dita&#39;ati &lt;b&gt;hanyalah Allah Ta&#39;ala saja&lt;/b&gt;. Adapun siapapun selain-Nya, maka mereka semua ditaati karena Allah atau atas izin atau perintah dari Allah Ta&#39;ala. Mereka ditaati pada hal hal yang tidak bertentangan dengan syari&#39;at Allah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam sebuah hadits disebutkan:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا طاعة لبشر في معصية الله، إنما الطاعة في معروف&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak ada ketaatan kepada manusia dalam bermaksiat kepada Allah, ketaatan hanyalah pada hal yang ma&#39;ruf&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Makhluk apapun yang ditaati secara mutlak bagaimanapun dan apapun juga keadaanya, tanpa melihat apakah ia baik atau buruk dan tanpa melihat apakah perkara tersebut adalah perkara yang baik atau tidak baik, maka makhluk tersebut telah menjadi Ilah dan sembahan bagi orang yang taat buta kepadanya. Dan siapapun juga yang memerintahkan orang lain untuk taat buta kepadanya dalam segala hal dan kondisi, baik pada hal hal yang baik ataupun hal hal yang buruk dan kesyirikan, maka orang tersebut telah menjadi thogut yang wajib untuk kita jauhi dan kufuri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Betuk ketaatan mutlak seperti ini bila dipersembahkan kepada makhluk, maka ini merupakan sebuah bentuk kesyirikan dan kekafiran yang nyata. Berikut adalah sebagian dari dalil dalilnya:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن الشياطين ليحون إلي أولياءهم ليجادلوكم وإن أطعتموهم إنكم لمشركون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya syetan syetan itu membisikkan kepada kawan kawannya agar mereka membantah (mendebat) kalian, dan jika kalian &lt;b&gt;mentaati&lt;/b&gt; mereka, tentu kalian menjadi orang orang musyrik.&quot;(Al An&#39;am:121)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Disebutkan dalam asbabun nuzul ayat ini, bahwa orang orang musyrikin mendebat para sahabat rodiyallahu &#39;anhum tentang pengharaman bangkai binatang, karena mereka (orang orang musyrikin) tidak mengharamkan bangkai, lalu turunlah ayat ini: &quot;Bila kalian &lt;b&gt;mentaati&lt;/b&gt; mereka, tentu kalian menjadi &lt;b&gt;orang orang musyrikin&lt;/b&gt;&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Suatu perbuatan tidak disebut sebagai kesyirikan kecuali apabila terdapat suatu ibadah yang dipersembahkan kepada selain Allah Azza wa Jalla. Lalu apa bentuk ibadah yang dipersembahkan kepada selain Allah dalam ayat diatas? Jawabannya adalah &lt;b&gt;ketaatan&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya orang orang yang murtad sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syetan telah menjadikan mereka mudah berbuat dosa dan memanjangkan angan angan mereka. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah berkata kepada orang orang yang membenci apa apa yang telah Allah turunkan: &quot;Kami akan &lt;b&gt;mentaati&lt;/b&gt; kalian dalam beberapa urusan&quot;, sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka.&quot;(Surat Al Qital:25-26)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam menafsiri firman Allah Ta&#39;ala: &quot;Sesungguhnya orang orang yang murtad&quot;, Ibnu Katsir rohimahullah berkata: &quot;Maksudnya mereka yang meninggalkan keimanan dan kembali kepada kekafiran.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemurtadan terjadi apabila seseorang melaksanakan kesyirikan, lalu apa kesyirikan yang disebut dalam ayat diatas? Jawabannya adalah &lt;b&gt;ketaatan&lt;/b&gt; kepada orang orang yang membenci apa yang diturunkan oleh Allah pada suatu masalah tertentu. Lalu bagaimana gerangan bila mentaati mereka pada semua masalah ?!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi, seseorang yang mengatakan kepada suatu makhluk tertentu apapun juga bentuk makhluk tersebut, baik berupa seorang manusia atau sekumpulan orang, atau suatu pemerintahan, atau suatu pemikiran seperti pancasila, atau suatu majelis seperti dpr/mpr atau apapun juga bentuknya: &lt;b&gt;&quot;Engkau mempunyai hak untuk memerintah apapun, engkau berhak memutuskan segala hal, apa yang engkau anggap baik maka ia adalah kebaikan  dan apa yang engkau anggap buruk maka ia adalah keburukan, dan engkau mempunyai hak untuk ditaati dalam hal itu semua, engkau wajib ditaati apapun yang engkau perintahkan.&quot;&lt;/b&gt;. Maka orang ini telah menjadikan makhluk tersebut sebagai Ilah yang ia ibadahi selain Allah, bentuk peribadatannya kepada makhluk tersebut adalah ketaatan kepadanya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diantara bentuk ibadah yang lain adalah &lt;b&gt;tahaakum&lt;/b&gt; (berhakim atau berhukum). Bila seseorang dalam segala urusannya berhakim kepada syariat Allah, maka dia adalah hamba Allah dan masuk dalam peribadatan kepada Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala. Sebaliknya, bila ia berhakim kepada selain Allah, walaupun pada suatu urusan tertentu, maka ia berarti telah beribadah kepadanya dan telah menjadikannya sebagai Ilah selain Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Apakah kamu tidak memperhatikan orang orang yang mengaku ngaku telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu? Mereka hendak berhakim kepada thogut, padahal mereka telah diperintah untuk kafir kepada thogut. Dan syetan bermaksud  menyesatkan mereka dengan penyesatan yang sejauh-jauhnya.(An Nisa ; 60)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Syeikh Muhammad bin Ibrahim rohimahullah berkata dalam buku beliau &lt;a href=&quot;http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/hukum-menerapkan-undang-undang-buatan.html&quot;&gt;Tahkimul Qowanin (Hukum menerapkan undang undang buatan)&lt;/a&gt;: &quot;Sesungguhnya firman Allah Azza wa Jalla: &quot;Mengaku ngaku&quot; adalah bentuk pendustaan bagi mereka atas apa yang mereka klaim dari keimanan, karena tidak akan berkumpul di dalam hati seseorang perbuatan berhakim kepada selain apa yang telah dibawa oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam dengan keimanan, bahkan masing masing dari keduanya akan menafikan (meniadakan) yang lain.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Syeikh Abu Bashir Ath Thorthusiy hafizhahullah berkata: &quot;Bila keimanan tidak terdapat pada diri seseorang kecuali dengan berhakim (atau berhukum) kepada syari&#39;at Allah Azza wa Jalla, maka hal itu menunjukkan dua hal. Pertama, bahwa sesungguhnya berhakim (berhukum) kepada syari&#39;at Allah Ta&#39;ala adalah sebuah ibadah kepada-Nya Subhanahu wa Ta&#39;ala karena perbuatan ini adalah syarat dari keimanan. Sesuatu hal tidak akan menjadi syarat dari keimanan kecuali ia mengandung peribadatan kepada-Nya Azza wa Jalla. Adapun yang kedua adalah, bahwa ketidak adanya sikap berhakim (berhukum) kepada syari&#39;at Allah Azza wa Jalla akan meniadakan keimanan dari pelakunya. Dan telah disebutkan diatas bahwa keimanan tidak akan hilang pada diri pemiliknya kecuali karena sebab kesyirikan yang mengandung peribadatan kepada makhluk walau pada satu sisi tertentu. Maka (ini semua) menunjukkan bahwa perbuatan tahaakum (berhakim) adalah merupakan sebuah peribadatan dari pelakunya kepada obyek (yang ia berhakim kepadanya). Maka barang siapa yang berhakim kepada Allah saja dalam seluruh urusan kehidupannya yang khusus ataupun yang umum, maka ia adalah hamba Allah. Dan barangsiapa yang berhakim kepada selain Allah apapun juga bentuknya, walau pada satu permasalahan hidupnya, maka ia adalah hamba bagi sesuatu yang selain Allah ini.&quot; Dan ia telah menjadikan sesuatu yang selain Allah ini sebagai Ilah yang ia ibadahi selain Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diantara bentuk ibadah yang lain adalah: Kecintaan, kebencian, loyalitas dan permusuhan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أوثق عرى الإيمان الموالة في الله والمعاداة في الله والحب في الله والبغض في الله عز و جل&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sekokoh kokohnya ikatan iman adalah loyalitas (al muwalah) karena Allah, memusuhi (al mu&#39;adah) karena Allah, cinta karena Allah dan benci karena Allah.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi keempat perbuatan ini adalah merupakan ikatan keimanan yang paling kokoh, karena perbuatan perbuatan ini adalah merupakan bentuk peribadatan yang paling sempurna dan paling tinggi tingkatannya. Keempat perbuatan ini wajib untuk dipersembahkan hanya untuk Allah Azza wa Jalla. Adapun  selain Allah, maka mereka semua dicintai atau dibenci karena Allah, serta diloyali dan dimusuhi karena Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata: &quot;Tidak boleh mencintai segala sesuatu yang ada karena sebab zatnya (dirinya) kecuali Dia Subhanahu wa bihamdihi. Segala sesuatu yang dicintai di alam semesta ini, itu hanyalah boleh untuk dicintai karena sebab selainnya, bukan karena sebab zatnya (dirinya). Hanya Rob Ta&#39;ala yang wajib untuk dicintai karena Diri-Nya. Dan ini adalah termasuk dari makna makna ke-Ilahan-Nya. Dan bila di langit dan di bumi terdapat dua Ilah, maka langit dan bumi pasti akan hancur.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka barang siapa yang loyalitasnya, permusuhannya, kecintaannya dan kebenciannya karena Allah dan Rosul-Nya, dimana dia tidak mencintai kecuali apa apa yang dicintai oleh Allah dan Rosul-Nya, tidak membenci kecuali apa yang dibenci oleh Allah dan Rosul-Nya, serta tidak loyal kecuali kepada orang yang loyal kepada Allah dan Rosul-Nya dan tidak memusuhi kecuali orang yang dimusuhi oleh Allah dan Rosul-Nya, maka berarti dia adalah hamba Allah dan telah beribadah kepada-Nya saja. Sebaliknya, barangsiapa yang mana kecintaan dan kebenciannya, loyalitas dan permusuhannya berdasarkan selain Allah dan Rosul-Nya, maka berarti dia telah menjadi hamba bagi selain Allah tadi dan telah mempersembahkan kepadanya bentuk ibadah yang paling tinggi derajatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Contoh, bila kecintaan, loyalitas dan permusuhan seseorang berdasarkan tanah air dan nasionalisme kebangsaan, dimana ia akan loyal kepada siapapun yang setanah air dan sebangsa dengannya walaupun mereka adalah musuh Allah dan Rosul-Nya, atau ia akan mencintai dan menjunjung tinggi budaya tanah air dan bansanya walaupun itu merupakan perbuatan syirik kepada Allah, maka berarti ia telah menjadi hamba tanah air dan telah beribadah kepada tanah air, baik ia mengakui hal ini ataupun tidak mengakuinya ! Apa yang ia ikrarkan bahwa tidak ada Ilah selain Allah adalah merupakan sebuah kedustaan besar, karena pada saat yang sama ia telah menjadikan tanah air dan bangsanya sebagai Ilah selain Allah !&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Hak hak khusus yang hanya dimiliki oleh Ilah&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari penjelasan diatas, maka kita dapat mengetahui beberapa diantara hak hak khusus ke-&lt;b&gt;Ilah&lt;/b&gt;an yang hanya dimiliki oleh Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala, dimana tidak satu makhlukpun boleh mengklaim bahwa dirinya memiliki salah satu atau beberapa dari hak hak ini, karena kalau demikian, maka ia telah mengklaim bahwa dirinya adalah Ilah selain Allah ! Atau tidak seorangpun boleh meyakini bahwa ada suatu makhluk apapun bentuknya, baik berupa satu orang manusia, atau sekumpulan orang, atau suatu bangsa, atau suatu pemikiran atau yang lainnya memiliki hak hak ini, karena kalau demikian, maka berarti ia telah meyakini bahwa makhluk tersebut adalah Ilah selain Allah ! Diantara hak hak khusus ke-&lt;b&gt;Ilah&lt;/b&gt;an adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Hukum hanyalah milik Allah Ta&#39;ala saja&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hak membuat syari&#39;at dan undang undang, menghalalkan sesuatu dan mengharamkannya adalah hanya milik Allah Ta&#39;ala saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya Allah saja yang menentukan hukum sesuai apa yang Dia kehendaki dan tidak seorangpun dapat mengkritik hukum yang Dia tetapkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya Allah Ta&#39;ala saja yang tidak dimintai pertanggung jawaban, sedangkan selain-Nya maka mereka semua akan dimintai pertanggung jawaban terhadap apa yang telah mereka lakukan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya Allah Ta&#39;ala saja yang dicintai karena Dzat-Nya, sedangkan selain-Nya maka mereka semua dicintai karena Allah dan atas izin dan perintah dari Allah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya Allah Ta&#39;ala saja yang ditaati karena Dzat-Nya, sedangkan selain Allah Ta&#39;ala maka mereka semua ditaati karena-Nya dan dalam rangka mentaati-Nya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya Allah Ta&#39;ala saja yang dapat memberikan manfaat dan mendatangkan mudarat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;Setelah kita memahami ini semua, maka lihatlah disekitar kita, alangkah banyaknya orang yang mengklaim bahwa diri diri mereka adalah Ilah Ilah selain Allah, walaupun mereka tidak menamainya dengan nama Ilah, akan tetapi dengan sikap mereka yang telah merampas hak khusus yang hanya dimiliki oleh Allah, berarti mereka telah mengikrarkan bahwa diri mereka adalah Ilah selain Allah !!! Subhanallah !!! Maka mereka tidak ada bedanya dengan fir&#39;aun yang telah berkata:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وقال فرعون ياأيها الملأ ما علمت  لكم من إله غيري، فأوقد لي يا هامن علي الطين فاجعل لي صرحا لعلي أطلع إلي إله موسي وإني لأظنه من الكاذبين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan fir&#39;aun berkata: &quot;Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Ilah bagi kalian selain aku. Maka bakarlah hai haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Ilah nya Musa, dan sesungguhnya aku benar benar yakin bahwa dia termasuk orang orang pendusta.&quot;(Al Qoshosh:38)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan alangkah banyak orang yang meyakini bahwa suatu makhluk tertentu, baik yang berupa seorang manusia, ataupun sekelompok orang, ataupun benda benda alam, ataupun kuburan ataupun suatu falsafat pemikiran tertentu, ataupun yang lainnya yang memiliki salah satu atau beberapa sifat ke-&lt;b&gt;Ilah&lt;/b&gt;an yang hanya dimiliki oleh Allah. Maka dengan keyakinan mereka ini, mereka telah menjadikan makhluk makhluk tersebut sebagai Ilah Ilah selain Allah, walaupun mereka tidak menamakannya dengan nama Ilah !!!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah itu, masihkah kita menganggap bahwa orang orang musyrikin itu adalah orang orang yang bertauhid ??? Bukankah mereka meyakini bahwa ada Ilah lain selain Allah??? Dan bahkan bukankah sebagian mereka malah lancang mengakui bahwa diri diri mereka adalah Ilah Ilah selain Allah ???&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penyusun: Muhajir&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/makna-ilah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i46.tinypic.com/205tlxj_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-1876536190707653930</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 16:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-02T04:29:11.948+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anshor Thogut</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><title>Peringatan buat aparat aparat thogut</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/2mi41av.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Segala puji bagi Allah, dan sholawat dan salam atas Rosulullah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketahuilah, semoga Allah memberimu taufiq kepada kebenaran yang nyata, bahwa kami, bila kami berbicara dan mendebat sebagian  anggota aparat keamanan, mereka marah dan merasa heran bila kami mensifati mereka sebagai mata mata atau bahwa mereka memata-matai kaum muslimin atau  nama dan istilah yang semisal ini yang mensifati hakekat pekerjaan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hingga salah seorang dari mereka berkata: &quot;Perkataan ini adalah cacian, tidak boleh kalian ucapkan kepada kami. Karena mata mata menurut undang undang adalah orang yang melakukan mata mata untuk kepentingan negara asing. Sedangkan kami adalah putra putra keluarga (putra putra bangsa), dan kami tidak rela dengan hal seperti ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Maka kami katakan, wa billahi at taufiq :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketahuilah wahai orang yang menelantarkan dien Allah dan syari&#39;at-Nya yang suci, serta menolong dien thogut dan undang undang rendahannya. Pertama tama (sebelum yang lainnya) bahwa  keputusan hukum bagi kami kaum muslimin adalah milik syari&#39;at yang suci, bukan milik undang undang buatan sebagaimana halnya bagi diri kalian wahai kaum musyrikin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman tentang orang orang yang bertauhid :&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وما كان لمؤمن ولا مؤمنة إذا قضى الله ورسوله أمرا أن يكون لهم الخيرة من أمرهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan tidaklah patut bagi laki laki yang mu&#39;min dan tidak pula bagi perempuan yang mu&#39;ninah, apabila Allah dan Rosul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan lain tentang urusan mereka.&quot; (Al Ahzab:36)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala berfirman tentang kaum musyrikin semacam kalian:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أم لهم شركاء شرعوا لهم من الدين ما لم يأذن به الله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Apakah mereka mempunyai sembahan sembahan selain Allah yang mensyari&#39;atkan untuk mereka dien yang tidak diizinkan Allah ?&quot; (Asy Syuura:21&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Dia berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;اتخذوا أحبارهم ورحبانهم
 أربابا من دون الله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Mereka telah menjadikan orang orang alimnya dan pendeta pendetanya sebagai Rob Rob selain Allah.&quot; (At Taubah:31)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Dia berfirman juga:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألم تر إلي الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وما أنزل من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلي الطاغوت وقد أمروا أن يكفروا به ويريد الشيطان أن يضلهم ضلالا بعيدا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Apakah kamu tidak memperhatikan  orang orang yang mengaku ngaku beriman kepada apa  yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang telah diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim  kepada thogut, padahal mereka telah diperintah untuk kafir kepadanya. Dan syetan bermaksud menyesatkan mereka dengan penyesatan yang sejauh jauhnya&quot; (An Nisa:60)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Allah telah mengumpulkan dua kelompok ini dan membeda bedakan antara keduanya dalam firman-Nya:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإذا دعوا إلي الله ورسوله ليحكم بينهم إذا فريق منهم معرضون، وأن يكن لهم الحق يأتوا إليه مذعنين، أفي قلوبهم مرض أم ارتابوا أم 
يخافون أن يحيف الله عليهم ورسوله بل أؤلئك هم الظالمون، إنما كان قول المؤمنين إذا دعوا إلي الله ورسوله ليحكم بينهم أن يقولوا سمعنا وأطعنا وأولئك هم المفلحون، ومن يطع الله ورسوله ويخش الله ويتقه فأولئك هم الفائزون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan apabila mereka diseru kepada Allah dan Rosul-Nya agar Rosul mengadili diantara mereka, tiba tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang. Tetapi jika keputusan itu  (menguntungkan) untuk mereka, mereka datang kepada Rosul dengan patuh. Apakah dalam hati mereka ada penyakit atau karena mereka ragu ragu ataukah karena takut kalau kalau Allah dan Rosul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya mereka itulah orang orang yang zalim. Sesungguhnya jawaban orang orang mu&#39;min bila mereka diseru kepada Allah dan Rosul-Nya agar Rosul mengadili diantara mereka ialah ucapan: &quot;Kami mendengar dan kami taat.&quot; Dan mereka itulah orang orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya, dan takut kepada Allah serta bertaqwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang orang yang mendapatkan kemenangan.&quot;  (An Nur:48-52)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka hukum pemutus yang menentukan pengertian memata-matai dan mata-mata beserta hukumnya di sisi Allah adalah bukan undang undang kafir kalian yang telah dikarang oleh orang orang dari hasil tambal sulam akal akal mereka, melainkan syari&#39;at Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kemudian kedua:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala tidak menurunkan diantara &lt;b&gt;mawani&#39; takfir&lt;/b&gt; (hal hal yang dapat menghalangi seseorang untuk dikafirkan. pent) adalah keberadaan seseorang termasuk dari putera putera keluarga (putera putera bangsa)!!! Dien Allah tidak mengandung hal ini sama sekali. Ya, terkadang didapatkan ketentuan semisal ini pada budaya suku dan hukum adat thogut yang bertentangan dan bertolak belakang dengan hukum Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa. Adapun dalam dien Allah, maka tidak ada perbedaan dalam masalah ini antara budak etopia yang kepalanya seperti kismis dengan manusia yang paling mulia nasabnya dan paling tinggi kabilah dan marganya, tidak ada perbedaan diantara mereka selain berdasarkan taqwa. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن أكرمكم عند الله أتقاكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara kalian&quot; (Al Hujurat:13)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan telah bersabda Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من أبطأ به عمله لم يسرع به نسبه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Barang siapa yang pelan karena amalnya, maka nasabnya tidak akan dapat mempercepatnya&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini Abu Jahal dan Abu Lahab, orang yang berakal tidak akan meragukan bahwa mereka adalah lebih mulia dan lebih tinggi nasabnya dari kalian, karena mereka adalah orang orang Quraisy murni. Maka apakah nasab mereka dapat memberi manfaat bagi mereka dalam dien Allah? Apakah terjaga darah dan harta mereka atau dapat menyelamatkan mereka dari neraka? Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لن تنفعكم أرحامكم ولا أولادكم يوم القيامة يفصل  بينكم والله بما تعملون بصير&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Karib kerabat dan anak anak kalian sekali kali tidak akan bermanfaat bagi kalian pada hari kiamat. Dia akan memisahkan antara kalian. Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan.&quot; (Al Mumtahanah:3)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan ini Abdullah bin Mas&#39;ud,  beliau adalah salah seorang maula (budak yang telah dimerdekakan. pent), akan tetapi Allah telah memuliakan dan mengangkat kedudukan beliau karena tauhid beliau. Beliau  telah menginjak dengan kedua kaki kurus dan kedua telapak kaki kecil beliau dada Abu Jahal serta menghinakannya.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولله العزة ولرسوله وللمؤمنين ولكن المنافقين لا يعلمون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Kemuliaan hanyalah milik Allah, milik Rosul-Nya, dan milik kaum mu&#39;minin, akan tetapi orang orang munafiq itu tidak mengetahui &quot; (Al Munafiqun:8)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketiga:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Patokan dari perbuatan memata-matai orang orang yang bertauhid yang telah kalian lakukan bukanlah berdasarkan untuk kepentingan negara asing atau untuk kepentingan negara Arab lokal, akan tetapi patokannya adalah apa hakekat dari negara ini dan apa status hukumnya dalam dien Allah, setelah itu kalian akan mengetahui untuk kepentingan siapa kalian melakukan mata-mata? Siapa yang kalian tolong dan siapa yng kalian bantu?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Negara ini dan negara negara yang semisal ini yang memerangi dien Allah Ta&#39;ala, adalah telah keluar dari dien Allah melalui banyak pintu yang sebagiannya telah kami jelaskan kepada kalian dalan surat surat yang telah lalu:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;1. Diantaranya adalah bahwa mereka telah bersekutu dengan Allah Ta&#39;ala dalam salah satu sifat spesial yang hanya dimiliki-Nya, Maha Suci Dia lagi Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. Ketahuilah bahwa itu adalah masalah tasyri&#39; (membuat syari&#39;at atau undang undang).&lt;/b&gt; Undang undang dasar mereka, seperti dalam Madah 25 UUD Kafir Yordania, telah menyatakan bahwa &quot;Wewenang membuat undang undang (secara mutlak seperti begini) adalah milik raja dan majelis umat.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sedangkan Allah yang Maha Mulia  berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أأرباب متفرقون خير أم الله الواحد القهار؟&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Manakah yang lebih baik, Rob Rob yang bermacam macam itu ataukah Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa ?&quot; (Yusuf:39)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Dia berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أم لهم شركاء شرعوا لهم من الدين ما لم يأذن به الله؟&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Apakah mereka mempunyai sembahan sembahan selain Allah yang mensyari&#39;atkan untuk mereka dien yang tidak diizinkan Allah ?&quot; (Asy Syuura:21&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن الشياطين ليحون إلي أوليائهم لهجادلوكم وأن أطعتموهم إنكم لمشركون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya setan setan itu akan membisikkan  kepada kawan kawannya agar mereka mendebat kalian, dan jika kalian mentaati mereka, tentu kalian menjadi orang orang musyrik.&quot; (Al An&#39;am:121)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami telah merincikan kepadamu pada tempat lain bahwa ketaatan yang disebut disini adalah pada satu masalah tasyri&#39; (pembuatan syari&#39;at / undang undang), ketahuilah bahwa masalah tersebut adalah masalah hukum bangkai, lalu bagaimana halnya dengan orang yang berwewenang membuat syari&#39;at semuanya (secara mutlak) selain Allah ?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;2. Diantaranya adalah bahwa mereka berwala&#39; (loyal dan menolong) orang orang kafir, thogut thogut barat dan timur, serta menolong mereka dalam menghadapi para muwahhidin (orang orang yang bertauhid)&lt;/b&gt; yang mereka namakan dengan teroris dan ushuliyyin, karena para muwahhidin ber-baro&#39; (berlepas diri) dari kesyirikan mereka dan menjauhi thogut thogut dan undang undang mereka, dan pada saat yang sama, mereka menamakan orang orang orang kafir baik yahudi ataupun nashrani atau yang lainnya sebagai orang orang yang beriman, atau anak anak satu paman atau anak anak Ibrahim&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;  dan Allah Ta&#39;ala telah mendustakan mereka, Dia berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ما كان إبراهيم يهوديا أو نصرانيا ولكن كان حنيفا مسلما وماكان من المشركين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Ibrahim bukanlah  seorang yahudi dan bukan pula nashrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus (hanif) lagi muslim, serta dia bukanlah termasuk golongan orang orang  musyrik&quot; (Ali &#39;Imran:67)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mereka  bersama dengan wali wali dan saudara saudara mereka  orang orang kafir timur dan barat telah mengikat perjanjian kesepakatan keamanan dan militer serta tukar menukar informasi dan ekstradisi pelaku kriminal (yang mereka maksudkan adalah tentara tentara tauhid yang telah menghabiskan umur dalam rangka menolong dien Allah dan berusaha menerapkan syari&#39;at-Nya). Allah Ta&#39;ala telah berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن يتولهم منكم فإنه منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan barang siapa diantara kalian ber-tawalli kepada mereka, maka dia termasuk golongan mereka&quot; (Al Maidah:51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan firman-Nya:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألم تر إلي الذين نافقوا يقولون لإخوانهم الذين كفروا من أهل الكتاب لئن أخرجتم لنخرجن معكم ولا نطيع فيكم أحدا أبدا وإن قوتلتم لنصرنكم  والله يشهد إنهم لكاذبون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Apakah kamu tiada memperhatikan orang orang yang munafiq yang berkata kepada saudara saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab: &quot;Sesungguhnya jika kalian diusir, niscaya kami akan keluar bersama kalian, dan kami selama lamanya tidak akan taat kepada siapapun untuk menyusahkan kalian. Dan jika kalian diperangi, pasti kami akan membantu kalian.&quot; Dan Allah bersyaksi bahwa mereka benar benar pendusta.&quot; (Al Hasyr:11)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perhatikanlah bagaimana Allah telah mengkafirkan mereka yaitu dengan mengikatkan hubungan persaudaraan antara mereka yang menampak nampakkan keislaman dengan orang orang yahudi, hanya karena mereka menjalin kesepakatan pertahanan gabungan (tolong menolong) dengan orang orang yahudi, meskipun mereka sebenarnya tidak jujur dalam kesepakatan ini sebagaimana Allah bersaksi atas hal ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;3. Mereka juga adalah kafir karena mencela syari&#39;at Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa.&lt;/b&gt; Dimana mereka telah membuka pintu, mentolerir dan membolehkan siapa saja yang mencela dien Allah atau mulhid (ateis) yang menyebar luaskan celaannya dan keateisannya lewat media media masa mereka baik media visual, media audio ataupun media cetak, serta menjaga dan memproteksinya dengan undang undang dan bala tentara mereka, dan mereka menghukum siapa saja yang mengingkarinya atau berusa untuk merubahnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala telah berfirman tentang orang orang yang mengatakan sesuatu yang secara zhahirnya mengandung penghinaan terhadap para penghafal Al Quran:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قل أبالله وآياته ورسوله كنتم تستهزئون لا تعتذروا قد كفرتم بعد إيمانكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Katakanlah: &quot;Apakah dengan Allah, ayat ayat-Nya dan Rosul-Nya kalian berolok olok? Tidak usah minta maaf, sesungguhnya kalian telah kafir sesudah beriman&quot; (At Taubah:65-66)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam kisah asbabun nuzul ayat ini, mereka telah beralasan bahwa mereka tidak sungguh sungguh dalam penginaan itu dan merekapun tidak meyakininya dan menghalalkannya !!! Itu hanyalah obrolan dalam perjalanan, tapi meskipun demikian, Allah Ta&#39;ala telah mengkafirkan mereka. Lalu bagaimana halnya orang yang telah menenuhi negeri dan masyarakat dengan penghinaannya terhadap dien Allah serta menjadikan ayat ayat Allah sebagai sanda gurauan, permainan dan cemoohan ?!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;4. Merekapun kafir disebabkan menerapkan hukum selain apa yang telah Allah turunkan dan sikap mereka yang berhakim kepada thogut thogut yang bermacam macam baik pada tingkatan daerah, atau nasional ataupun internasional.&lt;/b&gt; Dimana mereka telah mengganti hukum hukum Allah yang adil dan hudud hudud-Nya yang suci dengan undang undang yang berasal dari sampah pemikiran yahudi dan nashrani, lalu mereka menerapkannya untuk memutuskan masalah dalam dien, darah, kemaluan, harta, dan jiwa masyarakat dan mencampakkan syari&#39;at Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa. Mereka menerapkannya pada mahkamah daerah mereka, dan di saat berselisih dengan negra negara lain, mereka berhakim kepada mahkamah kafir internasional yang mereka namakan dengan mahkamah keadilan internasional dan lain lainnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sungguh Allah Ta&#39;ala telah berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فأولئك هم الكافرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Barang siapa yang tidak memutuskan hukum dengan apa apa yang telah Allah turunkan, maka mereka itu adalah orang orang kafir.&quot; (Al Maidah:44)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألم تر إلي الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وما أنزل  من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلي الطاغوت وقد أمروا أن يكفروا به &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Apakah kamu tidak memperhatikan orang orang yang mengaku ngaku telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu? Mereka hendak berhakim kepada thogut, padahal mereka telah diperintah untuk kafir kepada thogut. (An Nisa ; 60)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perhatikanlah bagaimana Allah telah menamakan keimanan mereka dengan &quot;pengaku ngakuan&quot; padahal mereka &lt;b&gt;belum&lt;/b&gt; berhakim (kepada thogut), mereka hanya baru &lt;b&gt;ingin&lt;/b&gt; saja, lalu bagaimana halnya terhadap orang yang benar benar telah berhakim kepada thogut dalam segala urusan urusannya?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Nah,&lt;/b&gt; ketahuilah bahwa pintu pintu kekafiran mereka adalah banyak, tidak dapat disebutkan semua disini, akan tetapi apa yang telah kami sebutkan adalah sudah cukup bagi orang yang menginginkan hidayah. Adapun bagi orang yang Allah berkehendak menyesatkannya, maka walaupun gunung meletus di hadapannya, ia tidak akan menghiraukannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila hal ini telah jelas bagimu, maka sekarang tinggal engkau ketahui bahwa kekafiran pemerintah pemerintah ini, sama saja baik mereka kafir asli ataupun kafir murtad, adalah lebih jelek dari kekafiran yahudi dan nashrani. Karena orang orang yahudi dan nashrani meskipun kafir tapi mereka adalah ahlul kitab sehingga suatu negara Islam yang menerapkan syari&#39;at Allah boleh mengikat dzimmah bagi mereka dengan syarat syaratnya yang telah disebutkan oleh para ulama. Sedangkan orang orang musyrik dan orang orang kafir yang selain ahlul kitab, maka tidak ada dzimmah bagi mereka selama lamanya. Sebagaimana sembelihan ahlul kitab boleh dimakan menurut kesepakatan seluruh kaum muslimin, berbeda dengan sembelihan selain mereka. Demikikian juga keadaannya dengan menikahi wanita wanita mereka (ahlul kitab. pent) yang muhshonat (menjaga kemaluannya)adalah halal, tidak seperti orang orang kafir selain mereka bila para wanitanya berada dalam kekafiran seperti mereka. Serta perbedaan perbedaan lain yang menunjukkan bahwa kekafiran pemerintah pemerintah ini adalah lebih jelek dan dan lebih keras dari kekafiran yahudi, yang mana pemerintah pemerintah ini telah mengecam orang yang menjadi mata mata untuk kepentingan yahudi. Lalu mereka mensifati mata mata yang semacam ini sebagai pengkhianat, dan membatasi arti mata mata yang layak ditangkap hanya seperti ini saja, sebagian dihukum penjara dan sebagian lagi dihukum mati sesuai dengan waktu dan keadaan politik yang bermacam macam, agar mereka dapat menampakkan diri sebagai orang orang yang ikhlas dan suci, padahal mereka telah mengumumkan persaudaraan mereka dengan orang orang yahudi secara  terang terangan dan selalu menyuarakan istilah &quot;anak anak sepaman&quot; atau &quot;anak anak Ibrahim&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Inti daripada ini semua wahai penolong kesyirikan, bahwa engkau dalam perbuatanmu yang memata matai kaum muwahhidin muslimin demi menolong budak budak UUD buatan yang musyrik, sebenarnya engkau melakukan perbuatan yang hakekatnya lebih jelek dari perbuatan yang dilakukan oleh sebagian orang yang memata matai negara kafirmu untuk kepentingan negara kafir yang lain, baik negara kafir yahudi atau negara kafir arab atau yang selainnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak diragukan lagi bahwa perbuatan memata matai kaum muslimin untuk kepentingan orang orang kafir adalah lebih jelek dari perbuatan memata matai orang orang kafir untuk kepentingan orang orang kafir yang lain. Atau dengan makna lain yang lebih jelas dan lebih tegas,  bahwa memata matai Al Quran dan para penolongnya dari para muwahhidin, untuk menolong UUD dan undang undang kafir serta para penolongnya dari kaum musyrikin adalah lebih jelek tanpa diragukan lagi dari perbuatan memata matai UUD dan undang undang kaum musyrikin untuk menolong UUD dan undang kaum musyrikin yang lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Oleh karena itu kami katakan kepadamu wahai penolong undang undang buatan dan mata mata kaum musyrikin :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sesungguhnya kami demi Allah adalah orang orang yang menyampaikan nasehat buatmu dengan ikhlas, kami ingin  menyelamatkanmu dari jurang kebinasaan yang mana tuan tuanmu yang engkau melakukan mata mata untuk kepentingan mereka telah melemparkanmu ke dalamnya. Bertaubatlah kepada Allah Rob alam semesta dan tinggalkan kesyirikan dan kaum musyrikin sebelum kematian menjemputmu, maka pada saat itu penyesalan tidak akan memberi manfaat buatmu dan kesempatan taubat telah berlalu.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ويوم يعض الظالم علي يديه يقول يا ليتني اتخذت مع الرسول سبيلا، يا ويلتي ليتني لم أتخذ فلانا خليلا، لقد أضلني عن الذكر بعد إذ جاءني وكان الشيطان للإنسان خذولا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan ingatlah hari ketika orang zalim menggigit dua tangannya seraya berkata: &quot;Aduhai kiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rosul. Kecelakaan besarlah bagiku. Aduhai, seandainya aku dahulu tidak menjadikan si Fulan sebagai teman akrabku. Sesungguhnya dia telah menyesatkanku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syetan itu tidak mau menolong manusia.&quot; (Al Furqon:27-29)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Imam Bukhoriy dan Imam Muslim serta selain beliau berdua telah meriwayatkan dari Hudzaifah Ibnul Yaman, beliau berada dalam sebuah majelis di mesjid Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, lalu datanglah seorang laki laki dan kemudian duduk, lalu dikatakan kepada Hudzaifah bahwa orang laki laki tadi adalah seorang yang menguping perkataan untuk ia laporkan kepada Sultan, lalu Hudzaifah berkata dengan tujuan agar orang tadi mendengarnya: &quot;Saya telah mendengar Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;/br&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يدخل الجنة قتات&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Tidak akan masuk surga orang &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt;&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Al Hafizh Ibnu Hajar berkata: &quot;&lt;b&gt;Al Qottat&lt;/b&gt; adalah orang yang menguping secara sembunyi sembunyi untuk melaporkan berita tersebut kepada sultan.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maksudnya, orang tersebut melakukan suatu perbuatan  yang sedang kalian lakukan, ketika kalian memata matai kaum muwahhidin, dan kalian mengira bahwa perbuatan kalian ini tidak diketahui oleh manusia atau bahkan oleh oleh Rob nya manusia, kemudian kalian melaporkan berita tersebut kepada tuan tuan dan majikan majikan kalian. Akan tetapi saya hendak mengambil perhatian kalian dan menjadikan kalian memperhatikan suatu perbedaan besar antara apa yang telah dikerjakan oleh orang &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt; tersebut dengan apa yang kalian lakukan. Orang tadi melaporkan data pembicaraan yang telah ia dengar kepada Usman bin Affan !!! Taukah kalian siapakah Usman bin Affan ??? Beliau adalah &lt;b&gt;Dzun nuroini (pemilik dua cahaya)&lt;/b&gt;, menantu Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, suami dari dua orang puteri Beliau, orang ketiga dari Khulafa-u Ar Rosyidin Al Mahdiyyin, seorang yang menghabiskan waktu malamnya di hadapan kitab Allah dan menghabiskan waktu siangnya dalan keadaan haus (puasa.Pent) untuk Allah. Orang laki laki tadi melaporkan suatu berita kepada beliau tanpa permintaan dari beliau rodiyallahu &#39;anhu, meskipun demikian, Hudzaifah telah memperdengarkannya hadits ini kepadanya dan beliau menganggap bahwa orang laki laki ini termasuk  &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt;, sedangkan &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt; tidak akan masuk surga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak diragukan lagi bahwa ini adalah ancaman berat apabila kalian memahaminya, kemudian kalian lihat kepada orang orang rendahan yang menjadi tuan tuan dan majikan majikan kalian, yang mana kalian memata matai kaum muwahhidin untuk menolong mereka,  bagaimana mereka telah meninggalkan syari&#39;at Allah Ta&#39;ala dan malah menerapkan undang undang kafir lagi durhaka yang telah memperbolehkan, menjaga dan melindungi kekafiran, riba, khamar, dan perbuatan kotor. Kalian menjaga dan melindungi ini semua serta memata matai kaum muwahhidin (orang orang yang bertauhid) yang berusaha mengingkari dan merubahnya serta berusaha menerapkan syari&#39;at Allah yang Maha Satu lagi Maha Perkasa. Bila seandainya orang yang melaporkan berita kaum muslimin kepada seorang Kholifah adalah disebut &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt;, lalu bagaimana halnya terhadap orang yang melaporkannya kepada thogut thogut kafir ??? Tidak diragukan lagi bahwa ia lebih layak dan lebih utama bagi sifat ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila seandainya &lt;b&gt;qottat&lt;/b&gt; yang pertama, para salaf telah berselisih pendapat  tentang kekalnya ia di neraka karena dia masih seorang muslim dan hukumnya seperti hukum seorang &lt;b&gt;nammam&lt;/b&gt; (pengadu domba.Pent), maka saya tidak mengetahui adanya perselisihan dari para salaf tentang kafirnya mata mata kaum musyrikin dan para intelijen mereka yang memata matai kaum muwahhidin untuk menolong kaum musyrikin. Kami telah menyebutkan bagi kalian dalam buku &lt;b&gt;Asy Syihab Ats Tsaqib&lt;/b&gt; beberapa dalil tentang hal ini, diantaranya adalah firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن يتولهم منكم فإنه منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan barang siapa diantara kalian yang ber-tawalli kepada mereka, maka dia termasuk golongan mereka&quot; (Al Maidah:51)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oleh karena itu para ulama telah menyebut diantara  pembatal pembatal keislaman adalah: &lt;b&gt;Menolong orang musyrikin dan membantu mereka melawan kaum muslimin&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan yang perlu diperhatikan adalah bahwa kebanyakan dalil dalil tersebut berkatan dengan orang yang menampakkan dan menisbatkan dirinya kepada Islam yang berwala atau menolong atau membantu mereka. Lalu bagaimana halnya terhadap orang yang benar benar merupakan bagian dari mereka, berada dalam bilangan  mereka, barisan mereka, dien mereka, kesyirikan mereka dan undang undang mereka ??&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebelum saya akhiri lembaran lembaran ini, saya hendak menghadapi mereka yang membela bela para intelijen serta tentara tentara kesyirikan dan undang undang buatan, agar saya dapat menarik perhatian mereka dan mengingatkan mereka terhadap perbedaan besar antara tindakan salah seorang dari kaum muslimin yang menyebar luaskan rahasia kaum muslimin sebagaimana yang telah dilakukan oleh Hathib dan yang diriwayatkan dari Abu Lubabah, dengan keadaan seseorang yang menjadi intelijen dan mata mata kaum musyrikin terhadap orang orang yang bertauhid (muwahhidin).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Gambaran dari kelompok pertama :&lt;/b&gt; Ia  adalah salah seorang yang berada di dalam barisan kaum muslimin, termasuk dari tentara dan penolong kaum muslimin yang mengetahui sebagian rahasia kaum muslimin, kemudian ia menyebar luaskan rahasia tersebut karena kelemahannya atau karena syahwat atau tujuan dunia, lalu ia kemudian segera bertaubat dan sangat menyesalinya sekali. Kejadian ini, meskipun telah dimaklumi termasuk penyebab turunnya Al Quran, juga para sahabat menganggap perbuatan seperti ini adalah perbuatan besar dan mereka marah karenanya, akan tetapi perbuatan ini tidak diragukan lagi adalah berbeda dan tidak bisa diqiyaskan dengan  keadaan orang yang secara asli adalah intelijen dan mata mata kaum musyrikin atas kaum muwahhidin, yang datang dan menyusup ke dalam barisan kaum muwahhidin untuk mencari cari berita dan menguping pembicaraan mereka tanpa mereka sadari, untuk dilaporkan kepada wali wali dan majikan majikannya dari kalangan kaum musyrikin demi mengokohkan tahta mereka dan menjaga undang undang mereka serta untuk menghancurkan  dan memerangi kaum muwahhidin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang pertama dikatakan kepadanya bahwa ia telah menyebarluaskan rahasia Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, dan tidak dikatakan bahwa dia adalah intelijen atau berwala (loyal) kepada kaum kafir dan memata matai kaum muslimin untuk kepentingan orang orang kafir. Meskipun demikian, saya telah melihat bagaimana para sahabat telah menganggap besar hal ini dan sangat menjelekkannya, sampai sampai Umar minta izin untuk membunuh pelakunya. Secara zhahir bagi para sahabat, perbuatan ini termasuk kekafiran bagi orang yang tidak diperkecualikan oleh wahyu yang mengetahui isi hati.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Adapun kelompok kedua :&lt;/b&gt; hakekatnya adalah mata mata dan intelijen kaum musyrikin untuk menghadapi kaum muwahhidin. Ia melakukan mata mata untuk kepentingan undang undang buatan dan para penganutnya dalam menghadapi pengikut Al Quran dan syari&#39;at. Maka barang siapa yang seperti ini, maka ia termasuk kaum musyrikin dan pelindung undang undang buatan. Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah menjelaskan hukum syar&#39;inya dalam hadits yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhoriy  dan selain beliau, dari  Salamah bin Al Akwa&#39;, ia berkata: &quot;Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam saat dalam perjalanan telah didatangi oleh seorang mata mata kaum musyrikin. Kemudian mata mata tersebut duduk dengan sebagian sahabat beliau, bercakap cakap dan lalu pergi. Lalu Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda: &quot;Cari dia dan bunuh !!!&quot; lalu saya menyusulnya dan membunuhnya kemudian Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam memberikan kepadaku harta rampasannya.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Inilah hukum Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam terhadap intel intel, mata mata dan aparat keamanan kaum musyrikin. &lt;b&gt;Ya, ini adalah hukum Rosulullah yang tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu, bukan hukum buatan kami&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; 
&lt;p&gt;Pahami masalah ini dan jangan mencampur adukkan antara kedua kelompok ini bila engkau seorang yang adil. Perhatikan masalah ini wahai orang yang telah menjadikan dirinya sebagai pelindung dan pengaman kesyirikan, kekafiran dan kethogutan. Bila engkau menyangka bahwa dengan tindakan mata matamu terhadap ahlu tauhid (orang orang yang bertauhid) dan dengan laporan laporan yang engkau tulis, engkau dapat memadamkankan cahaya Allah yang agung dan dien-Nya yang nyata, maka engkau salah dalam menyangka, sesat dan miskin.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فالحق ركن  لا يقوم لهده&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أحد ولو جمعت له الثقلان&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Kebenaran itu adalah penopang yang tidak akan dapat dirobohkan&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Oleh seorangpun, meskipun jin dan manusia berkumpul untuk melakukannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Maka ketahuilah wahai penolong kesyirikan dan undang undang buatan&lt;/b&gt;. Demi Allah, kami sangat kasihan kepadamu. Badanmu ini sangat tidak kuat menghadapi neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu batu, diatasnya terdapat malaikat malaikat yang kasar dan keras, yang tidak akan bermaksiat kepada Allah dan melaksanakan segala yang diperintahkan kepada mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami sekarang menyerumu untuk bertaubat dan berlepas diri dari kesyirikan dan kaum musyrikin, kembali kepada dien Allah yang telah engkau telantarkan dan engkaupun telah menolong musuh musuhnya. Bertaubatlah kepada Allah dan janganlah engkau tertipu oleh fatwa syeikh syeikh su&#39; dan ulama ulama pemerintah yang telah menjual dien mereka kepada pemerintah pemerintah ini demi mendapatkan harga yang murah, beberapa dirham saja.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan janganlah menoleh ke arah syubhat syubhat orang orang yang memperbolehkan kebatilanmu dari kelompok murji-ah zaman ini serta orang orang ahlu bid&#39;ah selain mereka yang tidak memperhatikan sunnah Al Musthofa dan berpaling dari hadits hadits beliau dengan alasan bahwa hadits tersebut adalah hadits aahad dan lain lain dari ucapan ucapan mereka yang tidak bermutu. Mereka bersandar kepada akal akal mereka dalam dien Allah. Mereka bersikap lancang terhadap sahabat sahabat Rosulullah dan malah bersikap hati hati terhadapmu dan terhadap orang orang yang semisalmu dari kalangan penolong kesyirikan dan tentara thogut. Mereka semua, dengan pencampur adukkan mereka dan syubhat syubhat mereka terhadap pekerjaan dan profesi kafirmu dengan berlandaskan kepada zallah (kesalahan) para sahabat, mereka sekali kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikitpun dari siksa Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Telah jelah bagimu perbedaan antara masalah itu (kesalahan sahabat. pent) dengan kekafiran yang nyata dan kesyirikan yang shorih yang sedang engkau jalani ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketahuilah dengan yakin&lt;/b&gt;, sesungguhnya mereka, meskipun  mereka membela belamu dan membela bela kekafiranmu dengan syubhat syubhat rendahan mereka di kehidupan dunia ini, maka mereka tidak akan kuat melakukannya di hadapan Penguasa langit dan bumi, Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولا
تجادل عن الذين يختانون أنفسهم إن الله لا يحب من كان خوانا أثيما&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan janganlah kamu mendebat untuk membela orang orang yang mengkhianati diri mereka. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang selalu berkìanat lagi bergelimang dosa&quot; (An Nisa:107)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Allah Azza wa Jalla berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ها أنتم هؤلاء جادلتم عنهم في الحياة الدنيا فمن يجادل الله عنهم يوم القيامة أم من يكون عليهم وكيلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Beginilah kalian, kalian mendebat untuk membela mereka dalam kehidupan dunia ini. Maka siapakah yang akan mendebat Allah untuk membela mereka pada hari kiamat ? Atau siapakah yang jadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah) ?&quot;(An Nisa:109)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sesungguhnya kami demi Allah wahai penolong kesyirikan adalah pemberi nasehat bagimu, dan sungguh kami sangat kasihan kepadamu. Kami tidak menjilatmu sebagaimana yang dilakukan oleh orang selain kami, akan tetapi kami menyampaikan secara tegas kepadamu tentang statusmu dan tentang hakekat penyakit mematikan yang sedang engkau alami, dan kemudian kami tunjukkan kepadamu cara pengobatannya. Maka jadilah tentara tauhid dan bergabunglah dalam barisan tentara Iman sekarang juga. Sekarang juga... Sebelum engkau menghadap kepada Allah sebagai seorang yang menelantarkan dien-Nya dan memata matai wali wali-Nya serta penolong kesyirikan dan kethogutan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Janganlah menjadi tentara syirik dan thogut yang mana Allah Ta&#39;ala telah berfirman tentang mereka:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;جند ما هنالك مهزوم من الأحزاب&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Suatu tentara yang berada disana dari pasukan sekutu, parti akan dikalahkan&quot; (Shaad : 11)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan Dia berfirman:&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فكبكبوا فيها هم والغاوون وجنود إبليس أجمعون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Maka mereka (berhala berhala yang diibadahi itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang orang yang sesat. Dan bala tentara iblis semuanya&quot; (Asy Syu&#39;araa : 94-95)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akan tetapi jadilah tentara tauhid dan syari&#39;at dan Al Quran yang mana Allah Ta&#39;ala telah berfirman tentang mereka:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن جندنا لهم الغالبون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti akan menang&quot; (Shaad:173)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ditulis oleh Abu Muhammad Al Maqdisiy&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penjara Suwaqoh &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;12 Muharram 1417 tahun dari hijrahnya Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Diterjemahkan oleh : Muhajir&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;=========================================&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;[1] Kami telah menjelaskan bahwa Millah Ibrahim menuntut adanya sikap baro-ah (perlepasan diri dan permusuhan) kepada kesyirikan dan orang orang musyrik serta menampakkan permusuhan  dan kebencian kepada mereka meskipun mereka adalah  manusia paling dekat nasabnya di dalam kitab kami &lt;b&gt;Millah Ibrahim&lt;/b&gt;. Al Kholil (Nabi Ibrahim. pent) telah berlepas diri dari ayah beliau dan manusia paling dekat kekerabatannya dengan beliau ketika telah jelas bagi beliau bahwa mereka adalah musuh musuh Allah. Yang mengherankan adalah orang yang hendak menegakkan Khilafah akan tetapi tidak bisa membedakan antara Millah Ibrahim yang agung ini dengan makalah yang didalamnya para thogut disamarkan bagi orang orang buta huruf, lalu ia kemudian mensifati kami bahwa kami  dicurigai secara politik, karena kami menyeru kepada Millah Ibrahim, dan (menurut mereka. pent) orang yang menyeru kepada Millah Ibrahim adalah orang yang menyeru untuk berdamai dengan yahudi !!!&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;Sesungguhnya yang buta itu bukanlah mata, akan tetapi hati yang terdapat dalam dada.&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/10/peringatan-buat-aparat-aparat-thogut_1.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/2mi41av_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-6715370520933412072</guid><pubDate>Sat, 15 Sep 2012 09:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T19:51:06.821+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><title>Pedang terhunus untuk memenggal penghina Nabi</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/16izjhv.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;Bayan Dari &lt;/br&gt;Mahkamah Syar&#39;iyyah Tanzhim Al Qoidah&lt;/br&gt; Negeri Dua Sungai&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p&gt;Segala puji milik Allah, yang Maha Agung, Maha Penyantun, Pemilik azab yang keras, yang mengampuni dosa, menerima taubat, lagi keras azab-Nya dan mempunyai karunia. Tiada Ilah kecuali Dia dan hanya kepada-Nya kembali (semua makhluk). Sholawat dan salam atas Nabi kita yang ceria dan ksatria perang, yang telah bersabda terhadap orang orang musyrikin Quraisy:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;جئتكم بالذبه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Saya telah mendatangi kalian dengan penyembelihan!&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juga atas keluarga beliau yang baik dan para sahabat sahabat beliau yang karena Allah, mereka tidak memperdulikan celaan orang orang yang mencela. Amma ba&#39;du:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size&quot;=&quot;+1&quot;&gt;وما قدروا الله حق قدره والأرض جميعا قبضته يوم القيامة والسماوات مطويات بيمينه سبحانه وتعالي عما يشركون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit langit digulung dengan Tangan kanan-Nya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.&quot;&lt;/br&gt;(Az Zumar:67)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لتؤمنوا بالله ورسوله وتعزروه وتوقروه وتسبحوه بكرة وأصيلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Supaya kalian semua beriman  kepada Allah dan Rosul-Nya, menguatkan (dien)-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.&quot;&lt;/br&gt;(Al Fath:9)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ash Shodiqul Mashduq  shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;بعثت بين يدي الساعة بالسيف حتي يعبد الله تعالي وحده لا شريك له وجعل رزقي تحت ظل رمحي وجعل الذل والصغارعلي من خالق أمري&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Saya telah diutus menjelang hari kiamat dengan pedang hingga Allah saja yang diibadahi. Dan rezekiku telah dijadikan berada dibawah naungan tombak. Dan telah dijadikan hina dan rendah siapa yang menyelisihi urusanku.&quot;&lt;/br&gt;(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala telah memerintahkan kita untuk mengagungkan-Nya, memuliakan-Nya, dan mencintai-Nya dan takut kepada-Nya. Dan Dia telah memperingatkan kita agar tidak melanggar batasan batasan-Nya dan mengerjakan apa apa yang diharamkan-Nya. Dia yang Maha Tinggi berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ويحذركم الله نفسه وإلي الله المصير&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan Allah memperingatkan kalian terhadap Diri-Nya, dan hanya kepada Allah lah kalian kembali&quot;&lt;/br&gt;(Ali Imran:28)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah telah memerintahkan kepada kita untuk mengagungkan hak Nabi kita, menghormati beliau, sampai Dia telah melarang kita dari mengangkat suara kita melebihi suara beliau. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لا ترفعواأصواتكم فوق صوت النبي ولا تجهروا له بالقول كجهر بعضكم لبعض أن تحبط أعمالكم وأنتم لا تشعرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian meninggikan suara kalian melebihi suara Nabi, dan janganlah kalian berkata kepadanya dengan suara keras seperti kerasnya suara sebagian kalian terhadap sebagian yang lain, supaya tidak &lt;b&gt;terhapus amal amal&lt;/b&gt; kalian sedangkan kalian tidak menyadarinya.&quot;&lt;/br&gt;(Al Hujurat:2)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala telah mengancam setiap orang yang merusak hak Allah dan Rosul, atau yang menyakiti Allah dan Rosul-Nya dengan laknat dan azab yang menghinakan. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن الذين يؤذون الله ورسوله لعنهم الله في الدنيا والآخرة وأعد لهم عذابا مهينا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya orang orang yang menyakiti Allah dan Rosul-Nya, Allah melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.&quot;&lt;/br&gt;(Al Ahzab:57)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telah menyebar luas pada masyarakat kita sekarang ini sebuah fanomena keji dan kebiasaan buruk yang dapat membuat hati dan badan gemetar, menggoncangkan bumi dan membelah langit. Ketahuilah bahwa fanomena tersebut adalah perbuatan kriminal menghina Allah Ta&#39;ala dan menghina Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Tidak diragukan lagi bahwa  menghina Allah perbuatan lisan yang menjadikan pelakunya kafir yang paling buruk dan keji. Sebagaimana juga telah diketahui bahwa penghina Allah Ta&#39;ala dan penghina Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam adalah &lt;b&gt;kafir murtad dari din nya dan halal darahnya.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalilnya adalah sabda Nabi sholallahu &#39;alaihi wa sallam dalam hadits riwayat Al Bukhoriy:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من لكعب بن الأشرف؟ فإنه قد أذي الله ورسوله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Siapa (yang dapat menghadapi) Ka&#39;ab bin Al Asyrof?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu Muhammad bin Maslamah berdiri dan berkata: &quot;Saya wahai Rosulullah, apakah engkau menghendaki agar saya membunuhnya?&quot; Lalu beliau menjawab:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;نعم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Ya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghina adalah perkataan yang bertujuan untuk merendahkan dan meremehkan. Inilah yang dipahami dari kata menghina pada akal akal manusia meskipun keyakinan mereka berbeda beda, seperti menjelek jelekkan, melaknat dan yang semisalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para ulama umat ini telah ber&lt;b&gt;ijma&#39;&lt;/b&gt; bahwa penghina Allah Ta&#39;ala dan penghina Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam adalah kafir keluar dari Islam dan dibunuh serta darahnya tidak diharamkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Taimiyyah berkata: &quot;Sesungguhnya menghina Allah atau menghina Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sal lam adalah perbuatan kafir secara zhahir dan batin, sama saja apakah  pelakunya tetap meyakini bahwa perbuatan tersebut adalah haram ataupun ia telah menghalalkannya atau ia bingung.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Al Qodhi &#39;Iyadh berkata: &quot;Tidak ada perselihan bahwa orang yang menghina Allah Ta&#39;ala dari kaum muslimin adalah kafir dan halal darahnya.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imam Ahmad berkata tentang orang tersebut: &quot;Orang ini murtad dari Islam dan dipenggal kepalanya.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Rohawaih berkata: &quot;Kaum muslimin telah ber&lt;b&gt;ijma&#39;&lt;/b&gt; bahwa menghina Allah Tabaraka wa Ta&#39;ala atau menghina Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam... Seseorang menjadi kafir dengan melakukan hal ini, walaupun ia tetap mengakui apa apa yang telah Allah turunkan.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami telah melihat fanomena ini menyebar di bawah naungan negara negara kafir. Ini karena undang undangnya yang telah menetapkan hukuman berat bagi orang yang menghina para pemuka pemuka mereka, akan tetapi membiarkan orang yang menghina Raja para raja, Penguasa langit dan bumi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, Mahkamah Syar&#39;iyyah  Mujahidin Al Qoidah telah memutuskan untuk memberikan &lt;b&gt;peringatan terakhir&lt;/b&gt; kepada setiap orang yang menampakkan penghinaan kepada Allah atau penghinaan kepada Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam agar bertaubat dari tindakan kriminal keji ini, atau kalau tidak, maka pedang adalah lebih akurat pemberitaannya daripada tulisan.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;Mahkamah Syar&#39;iyyah Tanzhim Al Qoidah&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Negeri Dua Sungai&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/pedang-terhunus-untuk-memenggal.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/16izjhv_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-1697819271822970091</guid><pubDate>Tue, 11 Sep 2012 05:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:21:43.109+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hamud bin &#39;Uqla Asy Syu&#39;aibiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Bantahan terhadap syubhat seputar ghozwah 11 september</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/ba529.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;Bantahan &lt;/br&gt;Syeikh Hamud bin &#39;Uqla Asy Syu&#39;aibiy rohimahullah &lt;/br&gt;Terhadap Syubhat Syubhat Seputar Ghozwah 11 September&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;PERTANYAAN&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang terhormat Syeikh Hamud bin Abdullah As Syu&#39;aiby, semoga Allah tetap menjaga beliau. &lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telah banyak beredar perbincangan seputar masalah pemboman yang telah terjadi di Amerika. Sebagian pihak membela dan mendukung operasi ini, dan sebagian lagi mengingkari dan mencelanya. Lalu pihak mana yang benar menurut anda? Juga kami mengharapkan perincian tentang masalah ini karena banyaknya syubhat yang menyebar di masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;JAWABAN :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الحمد للله رب العلمين والصلاة والسلام على النبي الأمين وعلى آله وصحابته أجمعين ومن سار على نهجهم إلى يوم الدين أما بعد &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu kita ketahui bahwa keputusan apapun yang dikeluarkan oleh negara kafir Amerika, khususnya yang berkaitan dengan keputusan perang dan keputusan keputusan penting lainnya, itu tidak akan didapatkan kecuali melalui jajak pendapat atau  proses voting yang dilakukan oleh para wakil rakyat dalam majelis perlemen kafir mereka, yang mana majelis ini adalah representasi dari suara bangsa melalui wakil wakil perlemen mereka. Oleh karena itu, siapapun warga Amerika yang ikut menyuarakan perang, maka dia dianggap sebagai &lt;b&gt;muharib&lt;/b&gt; (perajurit perang) atau minimal dianggap sebagai orang yang punya andil dalam membantu dan mendukung perang, yang nanti akan ada penjelasannya, insya Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlu diketahui, &lt;b&gt;bahwa yang mengatur hubungan antara kaum muslimin dengan orang orang kafir adalah kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya saw&lt;/b&gt;, bukan politik ataupun kepentingan seseorang. Masalah ini telah dijelaskan oleh kitab suci dengan penjelasan yang sejelas jelasya, karena masalah ini  masalah penting dan sangat berbahaya. Bila kita kembali kepada kitab suci, kita akan jumpai secara yakin bahwa penjelasan Al Qur&#39;an mengenai hal ini tidak meninggalkan sedikitpun keraguan dan kerancuan bagi seorangpun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ayat ayat yang membahas masalah ini sangat banyak sekali, yang semuanya bertumpu pada dua hal, yaitu &lt;b&gt;al wala&#39; dan al bara&#39;&lt;/b&gt;. Hal ini menunjukkan bahwa &lt;b&gt;al wala dan al bara&#39;&lt;/b&gt; merupakan salah satu rukun dari rukun rukun syari&#39;at. Para ulama baik dahulu maupun sekarang telah ijma&#39; akan hal ini. Allah Ta&#39;ala telah berfirman untuk memperingatkan kita dari sikap muwalah (loyal) kepada orang orang kafir, mengangkat mereka sebagai pemimpin, dan sikap condong mereka.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لاتتخذوا اليهود والنصارى أولياء بعضهم أولياء بعض ومن يتولهم منكم فإنه منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Wahai orang orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang orang yahudi dan orang orang nashroni menjadi wali walimu (pemimpin pemimpinmu); sebagian mereka adalah wali wali bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka sebagai wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk dari golongan mereka.&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 51)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوالا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian menjadi wali wali (teman setia) yang kamu sampaikan kepada mereka berita berita tentang Muhammad, karena rasa kasih sayang.&quot;&lt;/br&gt;( Al Mumtahanah : 1)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah juga berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لاتتخذوا بطانة من دونكم لا يألونكم خبالا ودوا ما عنتم قد بدت البغضاء من أفواههم وما تخفى صدورهم أكبر&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian ambil menjadi teman kepercayaan kalian orang orang yang di luar kalangan kalian, karena mereka tidak henti hentinya menimbulkan kemudharatan bagi kalian. Mereka menyukai apa apa yang menyusahkan kalian. Telah nampak jelas kebencian dari mulut mulut mereka, dan apa apa yang disembunyikan oleh hati hati mereka adalah lebih besar lagi.&quot;&lt;/br&gt;(Ali Imran : 118)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala berfirman mengenai wajibnya ber-baro&#39; (memusuhi dan berlepas diri) dari orang orang kafir :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قد كانت لكم أسوة حسنة في إبراهيم والذين معه إذ قالوا لقومهم إنا برءآؤا منكم ومما تعبدون من دون الله كفرنا بكم وبدا بيننا وبينكم العداوة والبغضاء أبدا حتى تؤمنوا بالله وحده&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sungguh telah ada contoh tauladan yang baik bagi kalian pada diri Ibrahim dan orang orang yang bersama dengan dia, ketika mereka berkata kepada kaum mereka, sesungguhnya kami telah ber-baro&#39; (memusuhi dan berlepas diri) dari kalian dan dari apa apa yang kalian ibadahi selain Allah. Kami kafir terhadap kalian, dan telah nampak jelas  diantara kami dan kalian permusuhan dan kebencian buat selama lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja.&quot;&lt;/br&gt;(Al Mumtahanah : 4)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا تجد قوما يؤمنون بالله واليوم الآخر يوادون من حاد الله ورسوله ولو كانوا آباءهم أو أبناءهم أو إخوانهم أو عشيرتهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhir, saling berkasih sayang dengan orang orang yang menentang Allah dan Rosul-Nya, sekalipun orang orang itu bapak bapak, atau anak anak atau saudara saudara ataupun keluarga mereka.&quot;&lt;/br&gt;( Al Mujadilah : 22)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإذ قال إبراهيم لأبيه وقومه إنني براء مما تعبدون إلا الذي فطرني فإنه سيهدين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : &quot;Sesungguhnya aku berbaro&#39; terhadap apa apa yang kalian ibadahi.  Kecuali Dia yang telah menciptakanku, sesungguhnya Dia akan memberikan hidayah kepadaku.&quot;&lt;/br&gt;(Az Zukhruf : 26-27)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala berfirman :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قل إن كان آباؤكم وأبناؤكم وإخوانكم وأزواجكم وعشيرتكم وأموال اقترفتموها وتجارة تخشون كسادها ومساكن ترضونها أحب إليكم من الله ورسوله وجهاد في سبيله فتربصوا حتي يأتي الله بأمره والله لا يهدي القوم الفاسقين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Katakanlah: Jika bapak bapak kalian, anak anak kalian, saudara saudara kalian, isteri isteri kalian, sanak keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perdagangan yang kalian kawatiri kerugiannya dan rumah rumah  tempat tinggal yang kalian sukai, adalah lebih kalian cintai dari pada Allah dan Rosul-Nya dan berjihad di jalan-Nya,  maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang orang fasik.&quot;&lt;/br&gt;(At Taubah : 24 )&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ayat ayat diatas, dan puluhan ayat ayat yang lainnya, semuanya adalah nash  yang shorih (jelas lagi tegas) yang menunjukkan akan wajibnya memusuhi, membenci dan berlepas diri (berbaro&#39;) dari orang orang kafir. Dan saya tidak mengira ada seorangpun yang memiliki ilmu walaupun sedikit, yang tidak mengetahui akan hal ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila hal ini telah jelas, maka ketahuilah bahwa &lt;b&gt;Amerika adalah negara kafir yang memusuhi Islam dan kaum muslimin,&lt;/b&gt; yang sudah keterlaluan dan sangat sombong, serta telah melancarkan serangan serangan terhadap banyak bangsa bangsa Islam. Sebagaimana yang telah mereka lakukan di Sudan, Iraq,  Afganistan, Palestina, Libia,  dan tempat tempat lainnya. Dimana Amerika telah bekerja sama dengan kekuatan kekuatan kafir lainnya seperti Inggris, Rusia dan lain lain, untuk menyerang dan menumpas bangsa bangsa Islam tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti apa yang dilakukan Amerika di Palestina dengan mengusir penduduk Palestina dari negeri negeri mereka, lalu menjadikan daerah itu sebagai pusat saudara saudara kera dan babi. Amerika selalu membela negara durhaka yahudi dengan segala yang ia miliki, seperti pengakuan, bantuan keuangan, persenjataan ataupun data intelijen. Lalu bagaimana mungkin Amerika yang telah melakukan ini semua dianggap tidak memusuhi dan memerangi bangsa bangsa Islam?!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan ketika negera ini berlaku lalim, melampui batas, sombong dan menyaksikan Uni Soviet ambruk dan hancur di tangan kaum muslimin di Afganistan, amerika mengira bahwa  ia telah menjadi kekuatan super power. Ia lupa bahwa Allah lebih kuat darinya dan Dia Maha Kuasa untuk meruntuhkan dan menghinakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya saja yang sangat disayangkan,  banyak dari saudara saudara kita dari kalangan ulama yang terbawa oleh perasaan kasihan dan simpati serta lupa atau pura pura lupa dari apa yang telah diperbuat oleh negara kafir ini, baik berupa pembunuhan, penghancuran, dan perusakan di berbagai negeri Islam tanpa ada sedikitpun rasa kasihan dan kasih sayang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya melihat sudah lazim bagi saya untuk menjawab syubhat syubhat ini, yang telah dijadikan pegangan dan  argumen bagi sebagian saudara saudara kita dari kalangan ulama untuk membenarkan sikap mereka tersebut&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;SYUBHAT PERTAMA&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yaitu apa yang pernah saya dengar dari sebagian mereka bahwa terdapat ikatan perjanjian damai antara kita dan Amerika yang wajib kita tepati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantahan saya terhadap syubhat ini dari 2 sisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sisi pertama.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang yang melontarkan syubhat ini berarti telah semberono menuduh kaum muslimin. Padahal belum terbukti secara syar&#39;i  hingga saat ini bahwa  kaum muslimin yang berada di balik kejadian ini atau punya andil di dalamnya, sehingga dapat dikatakan bahwa mereka (kaum muslimin) telah melanggar perjanjian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau seandainya belum terbukti  kita yang melakukan pengeboman ini atau punya andil di dalamnya, lalu bagaimana mungkin  dapat dikatakan bahwa kita telah melanggar perjanjian?! Pernyataan kita akan permusuhan kita terhadap mereka orang orang kafir, juga kebencian dan sikap baro&#39; kita terhadap mereka, sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal melanggar perjanjian. Sikap ini semua adalah perintah yang telah Allah wajibkan atas kita semua dengan nash kitab suci-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sisi kedua.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seandainya saja di antara kita dan Amerika terdapat ikatan perjanjian damai, lalu kenapa Amerika tidak mentaatinya serta menghentikan  permusuhan dan sekian banyak ganguannya terhadap bangsa bangsa kaum muslimin? Karena sudah dimaklumi, bahwa suatu perjanjian damai akan menuntut kedua belah pihak yang terkait perjanjian untuk saling mentaati kesepakatan. Jika mereka tidak mentaatinya, maka batal perjanjiannya. Sebagaimana firman Allah Tabaroka wa Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن نكثوا أيمانهم من بعد عهدهم وطعنوا فى دينكم فقاتلوا أئمة الكفر إنهم لا أيمان لهم لعلهم ينتهون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika mereka merusak sumpah mereka setelah mereka berjanji, dan mereka melecehkan Din mu, maka perangilah pemimpin pemimpin kafir itu. Sesungguhya tidak ada perjanjian bagi mereka, agar supaya mereka berhenti.&quot;&lt;/br&gt;(At Taubah : 12)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;SYUBHAT KEDUA&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka berkata bahwa sebagian dari korban yang tewas adalah &lt;b&gt;orang orang yang tidak bersalah dan tidak berdosa&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantahan terhadap syubhat ini  dapat dari beberapa sisi :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sisi pertama.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telah diriwayatkan oleh Ash Shoib bin Jutsamah rodiyallahu &#39;anhu dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam bahwasanya Beliau pernah ditanya tentang penduduk negeri kaum musyrikin yang menjadi target serangan malam, sehingga kalangan wanita dan anak anak mereka menjadi korban serangan. Lalu Beliau saw. menjawab :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;هم منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Mereka (anak anak dan isteri isteri musuh) termasuk dari golongan mereka (pasukan tempur musuh).&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya hadits ini menunjukkan bahwa para wanita dan anak anak serta siapapun  yang dilarang untuk dibunuh  secara &lt;b&gt;munfarid&lt;/b&gt; (secara sendirian), dibolehkan untuk dibunuh bila golongan ini bercampur baur dengan golongan lain (pasukan tempur) dan kondisi tidak memungkinkan untuk memilah milah. Karena para sahabat bertanya kepada Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam tentang penyerangan pada malam hari, sedangkan keadaan pada &lt;b&gt;al bayaat&lt;/b&gt; (penyerangan pada malam hari) tidak memungkinkan untuk memilah milah musuh, kemudian Beliau mengizinkan hal itu, sebab dibolehkan pada karena ter-ikut apa apa yang tidak dibolehkan  secara berdiri sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sisi kedua.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para komandan kaum muslimin, dalam peperangan mereka dengan orang orang kafir, mereka menggunakan senjata manjanik (pelontar batu). Jelas, senjata ini tidak mampu membeda bedakan antara perajurit tempur musuh dan mereka yang bukan perajurit. Terkadang boleh jadi yang akan menjadi korban adalah golongan yang dianggap oleh mereka tadi (pelontar syubhat ini) sebagai &#39;orang orang yang tidak bersalah&#39;. Meskipun demikian, kaum muslimin tetap menggunakan senjata ini dalam peperangan mereka.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qudamah rohimahullah berkata : &quot;Boleh menggunakan manjanik, karena Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah menggunakan senjata ini untuk menyerang Thoif. Juga Amru bin &#39;Ash rodiyallahu &#39;anhu menggunakannya saat menyerang penduduk Iskandariyah&quot; (Al Mughni wa As Syarh 10 : 503)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qosim rohimahullah berkata dalam Al Hasyiyah : &quot;Boleh menyerang orang orang kafir dengan manjanik, walau dapat membunuh anak anak, wanita, orang orang jompo dan pendeta pendeta tanpa sengaja. Berdasarkan bolehnya operasi &lt;b&gt;nikayah&lt;/b&gt; (operasi penghancuran) secara ijma&#39;. Ibnu Rusyd rohimahullah berkata: &quot;Operasi nikayah diperbolehkan secara ijma&#39; terhadap seluruh golongan orang orang musyrikin.&quot; (Al Hasyiyah &#39;ala Ar Roud  4 : 270).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sisi ketiga.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para fuqoha kaum muslimin telah membolehkan untuk membunuh tameng hidup  dari kalangan kaum muslimin yang tengah ditawan oleh orang orang kafir. Orang orang kafir menjadikan orang orang muslim yang sedang mereka tawan sebagai tameng mereka dari serangan panah kaum muslimin. Padahal kaum muslimin yang sedang ditawan tadi tidak bersalah sedikitpun, yang kalau menurut mereka yang melontarkan syubhat ini, kaum muslimin tadi termasuk golongan &lt;b&gt;orang yang tak bersalah&lt;/b&gt; yang tak boleh dibunuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Taimiyah rohimahullah telah berkata : &quot;Para ulama telah bersepakat bahwa apabila orang orang kafir menjadikan kaum muslimin  yang mereka tawan sebagai tameng mereka, dan ditakutkan akan timbul mudharat bagi kaum muslimin bila mereka tidak menyerang. Maka dalam kondisi ini, pasukan Islam tetap menyerang, walaupun akibat dari serangan ini, tawanan kaum muslimin tadi ikut terbunuh.&quot; (Al Fatawa 28 : 537-546, 20 : 52).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qosim rohimahullah berkata dalam Al Hasyiyah : &quot;Telah dikatakan dalam Al Inshof, tidak boleh menyerang (orang kafir) bila mereka menjadikan seorang muslim sebagai tameng, kecuali apabila kita khawatir mudharat (bahaya) terhadap kaum muslimin (apabila tidak menyerang saat itu), maka boleh menyerang mereka dan diniatkan untuk membunuh orang kafir. Tidak ada perselisihan dalam hal ini.&quot; (Al Hasyiyah &#39;ala Ar Roud 4:271)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang kami akan bertanya kepada mereka yang ikut melontarkan istilah &lt;b&gt;teroris&lt;/b&gt; terhadap apa yang telah terjadi di Amerika, saya butuh jawaban mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertanyaannya adalah: Ketika Amerika menyerang pabrik obat obatan di Sudan dengan pesawat dan rudal rudal mereka, sehingga pabrik tersebut hancur serta para pegawai dan pekerja yang tengah berada di dalamnya juga ikut terbunuh. Apa nama tindakan ini? Apakah  operasi yang telah dilakukan oleh Amerika di Sudan ini tidak termasuk tindakan &lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt;?! Sedangkan apa yang dilakukan oleh orang orang terhadap bangunan bangunan di Amerika dianggap &lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt;?! &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa mereka bersedih hati  terhadap apa yang terjadi di Amerika dan mencela pelakunya, sedangkan kita belum pernah mendengar seorangpun yang bersedih hati atau mencela tindakan Amerika yang menghancurkan pabrik Sudan beserta siapapun yang tengah berada di dalamnya?!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tidak melihat perbedaan antara dua operasi ini, &lt;b&gt;selain&lt;/b&gt; harta yang digunakan untuk membangun pabrik obat obatan ini adalah berasal dari harta kaum muslimin dan para pekerja dan pegawai yang ikut meninggal di dalamnya juga kaum muslimin. Sedangkan harta yang digunakan untuk membangun gedung yang telah dihancurkan oleh mereka di Amerika berasal dari harta orang orang kafir, serta mereka yang ikut mati dalam pengeboman ini juga orang orang kafir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah karena perbedaan ini yang menjadikan sebagian saudara saudara kita menamakan apa yang terjadi di Amerika sebagai tindakan &lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt;, dan mereka tidak bersedih hati terhadap apa yang telah terjadi di Sudan, juga tidak menamainya dengan tindakan &lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt;?!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian juga apa yang terjadi di Libia berupa embargo agar penduduknya kelaparan? Juga embargo yang menimpa bangsa Iraq?   Juga apa yang menimpa Daulah Islam Afganistan berupa pengepungan dan penyerangan?! Apa namanya semua itu? Apakah itu semua termasuk tindakan &lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt; atau tidak?!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami bertanya kepada mereka, apa yang kalian maksudkan dengan &lt;b&gt;orang orang yang tidak bersalah&lt;/b&gt; ???&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jawabannya, keadaan mereka tidak terlepas dari salah satu dari 3 keadaan di bawah ini:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Keadaan pertama:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisa jadi mereka &lt;b&gt;sama sekali&lt;/b&gt;  tidak ikut berperang bersama negara mereka dan juga tidak membantu negaranya baik berupa bantuan jasmani atau harta, atau pemikiran dan ide, atau bantuan bantuan lain. Maka golongan ini tidak boleh dibunuh, &lt;b&gt;dengan syarat&lt;/b&gt;, bila mereka terpisah (tidak bercampur baur) dengan golongan lain (yang boleh dibunuh). Adapun bila mereka bercampur baur dengan golongan lain dan tidak memungkinkan untuk bisa dipilah pilah, maka (pada kondisi ini) boleh membunuh mereka, karena sebab ikut terbunuh. Seperti orang orang jompo, wanita, anak anak, orang orang yang sedang sakit, orang orang lemah,  para pendeta.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qudamah berkata : &quot;Boleh membunuh wanita dan anak anak dalam operasi &lt;b&gt;bayaat&lt;/b&gt; (operasi serangan malam hari) dan operasi serangan di terowongan (mathmuuroh) bila tidak bertujuan membunuh mereka secara berdiri sendiri. Juga boleh membunuh ternak ternak mereka dengan tujuan agar mereka dapat terbunuh dan kalah.&quot; (Al Mughni 10 : 503)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau juga berkata : &quot;Boleh menyerang musuh pada malam hari. Ahmad bin Hanbal berkata : &quot;Tidak mengapa melakukan operasi &lt;b&gt;bayaat&lt;/b&gt; (serangan malam). Bukankah perang dengan Romawi tidak dilakukan kecuali dengan serangan malam?! Beliau berkata : Kami tidak mengetahui seorangpun yang memakruhkan serangan malam.&quot; (Al Mughni wa Syarh 10 : 503)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Keadaan kedua :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau bisa jadi mereka termasuk orang yang tidak ikut berperang secara langsung, akan tetapi mereka  ikut membantu dalam pendanaan atau pemikiran. Maka kalau begini, mereka tidak termasuk golongan &lt;b&gt;orang orang yang tidak bersalah&lt;/b&gt;, bahkan mereka termasuk golongan muharibin (pasukan perang) dan supporter perang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Abdil Bar rohimahullah berkata dalam Al Istidzkar : &quot;Para ulama tidak berselisih akan mubahnya membunuh wanita dan orang tua yang ikut berperang. Demikian juga anak anak yang sudah mampu untuk berperang, jika mereka ikut berperang, maka dibunuh juga.&quot; (Al Istidzkar 14 : 74)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qudamah juga menukilkan adanya &lt;b&gt;ijma&#39;&lt;/b&gt; mengenai mubahnya membunuh para wanita, anak anak dan orang orang jompo apabila mereka semua ikut membantu kaum mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Abdil Bar berkata : &quot;Para ulama telah ber-ijma&#39;  bahwa Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wasallam telah membunuh Duraid bin Shimah saat perang Hunain, karena ia pemilik ide dan siasat dalam perang. Maka orang lanjut usia manapun yang seperti dia, boleh dibunuh menurut seluruh ulama.&quot; (At Tamhid  16 : 14)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imam Nawawy dalam Syarh Muslim Kitabul Jihad menukil adanya ijma&#39; bahwa orang orang kafir yang telah lanjut usia, bila mereka memiliki andil dalam segi pemikiran, maka mereka dibunuh.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Qosim dalam Al Hasyiyah juga menukilkan, beliau berkata : &quot;Para ulama telah ber-ijma&#39; bahwa dalam jihad, hukum orang yang membantu sebuah peperangan sama dengan hukum orang yang terlibat langsung di dalamnya.&quot;  Ijma&#39; ini juga dinukilkan dari Ibnu Taimiyah. Dinukilkan juga dari Ibnu Taimiyah, bahwa pembantu dan penolong &lt;b&gt;thoifah mumtani&#39;ah&lt;/b&gt; hukumnya sama dengan &lt;b&gt;thoifah mumtani&#39;ah&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Keadaan ketiga :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau bisa jadi mereka termasuk dari kaum muslimin, maka mereka tidak boleh dibunuh selama mereka berada di tempat terpisah. Adapun jika mereka bercampur baur dengan orang orang kafir dan suatu serangan tidak mungkin akan terlaksana kecuali jika mereka akan ikut terbunuh juga bersama orang orang kafir, maka pada kondisi ini tidak mengapa. Dalilnya adalah masalah tatarrus (tameng hidup) yang telah di bahas diatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi apa yang sedang digembor gemborkan oleh sebagian orang, mengenai &lt;b&gt;pembelaan terhadap darah orang orang yang tidak bersalah&lt;/b&gt;, tanpa mengetahui siapa &lt;b&gt;orang orang yang tidak bersalah&lt;/b&gt; yang dimaksud, itu semua hanyalah akibat pengaruh dari istilah istilah barat dan propaganda media masa. Hingga orang orang yang tidak mengetahui hal ini akan terus mengulang ulang istilah istilah orang kafir yang bertentangan dengan syariat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Perlu diketahui&lt;/b&gt;, bahwa kita boleh memperlakukan orang orang kafir dengan perlakuan seperti perlakuan mereka terhadap kita. Hal ini mengandung bantahan dan penjelasan bagi mereka yang selalu mengulang ulang istilah &lt;b&gt;orang orang tidak bersalah&lt;/b&gt;.  Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala telah memubahkan hal ini buat kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diantara nash nash yang menunjukkan hal ini adalah firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن عاقبتم فعاقبوا بمثل ما عوقبتم به&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan apabila kalian memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepada kalian.&quot;&lt;/br&gt;(An Nahl : 126)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala juga berfirman :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;والذين إذا أصابهم البغي هم ينتصرون وجزاء سيئة سيئة مثلها&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan orang orang yang apabila dizalimi mereka membela diri. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa.&quot;&lt;/br&gt;(Asy Syuura : 39-40)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diantara perkataan ahlul &#39;ilmi  yang menunjukkan akan bolehnya &lt;b&gt;intiqom bil mitsli&lt;/b&gt; (pembalasan dengan perbuatan yang sama) adalah :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Taimiyah berkata : &quot;Membalas musuh dengan perbuatan yang sama adalah hak mereka. Mereka boleh melaksanakan hal itu demi mengambil hak mereka dan menuntut balas. Merekapun boleh untuk tidak melakukannya. Bersabar untuk tidak melakukannya adalah lebih utama, apabila tindakan membalas tadi tidak memberikan keuntungan pada jihad dan tidak membuat musuh jera. Adapun jika tindakan pembalasan tadi dapat mengantarkan musuh pada keimanan atau dapat membuat mereka jera, maka hal ini termasuk dalam kategori penegakan hukum hudud dan jihad yang masyru&#39; &quot; (Dinukilkan oleh Ibn Muflih dalam Al Furu&#39; 6:218)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang menggembar gemborkan  masalah membunuh &lt;b&gt;orang orang yang tak bersalah&lt;/b&gt; tanpa adanya pembatasan dan pengkhususan, itu sama saja menuduh Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam dan para sahabat serta orang orang yang setelah mereka sebagai pembunuh &lt;b&gt;orang orang yang tidak bersalah&lt;/b&gt; menurut versi mereka. Karena Rosulullah menggunakan manjanik dalam perang Thoif, dan yang namanya manjanik jelas tidak dapat memilah milah korbannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam pun telah membunuh &lt;b&gt;seluruh&lt;/b&gt; orang laki laki yahudi dari Bani Quroidhoh yang telah tumbuh bulu kemaluannya, &lt;b&gt;tanpa ada pilah pilih&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Hazm berkata dalam Al Muhala saat menta&#39;liq hadits: &quot;Saya  dihadapkan kepada Rosulullah saw saat perang Quroidhoh, dimana Beliau membunuh semua laki laki yang telah tumbuh bulu kemaluannya.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Hazm berkata: &quot;Keputusan ini besifat umum. Beliau tidak mendahulukan dari mereka para buruh atau pedagang, atau petani atau lanjut usia. Dan hal ini merupakan &lt;b&gt;ijma  shohih&lt;/b&gt;. (Al Muhala 7:299)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnul Qoyyim  berkata dalam Zadul Ma&#39;ad: &quot;Petunjuk Rosulullah saw jika Beliau mengadakan perjanjian damai dengan suatu kaum, lalu kemudian mereka semua melanggar perjanjian, atau sebagian mereka melanggar dan yang sebagiannya lagi setuju dan rela dengan hal itu, maka Beliau memerangi mereka semua dan menganggap mereka semua  telah melanggar perjanjian, sebagaimana tindakan Rosulullah  pada Bani Quroidhoh, Bani Nadir, dan Bani Qoinuqo serta sebagaimana tindakan Beliau terhadap penduduk Makkah. Inilah sunnah Beliau terhadap orang orang yang melanggar dan membatalkan perjanjian.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnul Qoyyim juga berkata: &quot;Ibnu Taimiyyah telah memfatwakan untuk memerangi orang orang nashroni masyriq ketika mereka membantu musuh kaum muslimin dalam memerangi kaum muslimin, mereka membantunya dengan bantuan harta dan senjata. Walaupun mereka tidak secara langsung  memerangi kaum muslimin, beliau menganggap mereka semua telah melanggar perjanjian damai. Sebagaimana Quraisy telah melanggar perjanjian dengan Nabi saw saat mereka membantu Bani Bakar bin Wa-il terhadap sekutu Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami telah mengetahui bahwa bangsa barat yang kafir khususnya amerika, akan memanfaatkan kejadian ini dan menggunakannya demi kepentingannya untuk mendzolimi lagi kaum muslimin  baik di Afganistan, Palestina, Checnya dan tempat tempat lain, terlepas dari siapa pelaku operasi ini yang sesungguhya. Amerika akan menyempurnakan usahanya untuk membasmi jihad dan mujahidin dan pasti ia tidak akan mampu. Juga ia akan memerangi kaum muslimin dengan alasan memerangi terorisme. Ia akan maju untuk memerangi saudara saudara kita kaum muslimin di Daulah Islam Taliban, Daulah yang telah menjaga, menampung dan menolomg para mujahidin di waktu orang orang selain mereka tidak melakukan hal itu. Juga Daulah ini pantang tunduk kepada barat yang kafir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, setiap orang wajib menolong Daulah ini sesuai dengan kemampuannya. Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;والمؤمنون و المؤمنات بعضهم أولياء بعض&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan orang orang yang beriman, laki laki dan perempuan, sebagian mereka adalah auliyaa (penolong dan pelindung) sebagian yang lain&quot;&lt;/br&gt;(At Taubah:71)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah juga berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وتعاونوا على البر والتقوى&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan tolong menolonglah dalam kebaikan dan taqwa&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:2)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan wajib pula menolong mereka demgan bantuan  harta, fisik, pikiran, ide, pemberitaan media, dan membela kehormatan dan reputasi mereka serta dengan bantuan do&#39;a untuk kemenangan, pertolongan dan keteguhan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana kami telah mewajibkan bangsa bangsa Islam untuk menolong Daulah Taliban, maka wajib pula atas negara negara muslim untuk menolong  mereka untuk menghadapi negara barat yang kafir. Terkhusus negara muslim yang langsung bertetangga dengannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Perlu mereka semua ketahui&lt;/b&gt;, bahwa menelantarkan Daulah yang sedang mempertahankan Din dan menolong para mujahidin ini,  dan kemudian malah menolong orang orang kafir dalam menghadapi Daulah ini, maka ini  termasuk bentuk &lt;b&gt;muwalah&lt;/b&gt; (sikap loyal), &lt;b&gt;tauliyah&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;muzhoharoh&lt;/b&gt; (sikap menolong) orang orang kafir atas orang orang muslimin.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوااليهود والنصاري أولياء بعضهم أولياء بعض ومن يتولهم منكم فإنه منهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan orang orang yahudi dan nashrani sebagai pemimpin kalian, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kalian menjadikan mereka sebagai pemimpin maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:51)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها الذين آمنوالا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Hai orang orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian menjadi wali wali (teman setia) yang kamu sampaikan kepada mereka berita berita tentang Muhammad, karena rasa kasih sayang.&quot;&lt;/br&gt;( Al Mumtahanah : 1)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firman-Nya lagi:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قد كانت لكم أسوة حسنة في إبراهيم والذين معه إذ قالوا لقومهم إنا برءآؤا منكم ومما تعبدون من دون الله كفرنا بكم وبدا بيننا وبينكم العداوة والبغضاء أبدا حتى تؤمنوا بالله وحده&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sungguh telah ada contoh tauladan yang baik bagi kalian pada diri Ibrahim dan orang orang yang bersama dengan dia, ketika mereka berkata kepada kaum mereka, sesungguhnya kami telah ber-baro&#39; (memusuhi dan berlepas diri) dari kalian dan dari apa apa yang kalian ibadahi selain Allah. Kami kafir terhadap kalian, dan telah nampak jelas  diantara kami dan kalian permusuhan dan kebencian buat selama lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja.&quot;&lt;/br&gt;(Al Mumtahanah : 4)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا تجد قوما يؤمنون بالله واليوم الآخر يوادون من حاد الله ورسوله ولو كانوا آباءهم أو أبناءهم أو إخوانهم أو عشيرتهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhir, saling berkasih sayang dengan orang orang yang menentang Allah dan Rosul-Nya, sekalipun orang orang itu bapak bapak, atau anak anak atau saudara saudara ataupun keluarga mereka.&quot;&lt;/br&gt;( Al Mujadilah : 22)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإذ قال إبراهيم لأبيه وقومه إنني براء مما تعبدون إلا الذي فطرني فإنه سيهدين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : &quot;Sesungguhnya aku berbaro&#39; terhadap apa apa yang kalian ibadahi.  Kecuali Dia yang telah menciptakanku, sesungguhnya Dia akan memberikan hidayah kepadaku.&quot;&lt;/br&gt;(Az Zukhruf : 26-27)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejarah dan seluruh bangsa tidak akan dapat melupakan penelantaran mereka terhadap Daulah ini. Dan ini akan terus menjadi aib bagi mereka dan masyarakat mereka yang akan terus mereka ingat sepanjang sejarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hendaknya negara negara yang bersampingan dengan daulah ini waspada, seandainya mereka menelantarkan Taliban, tidak menolongnya, serta malah menerima musuh musuhnya. Hendaknya mereka waspada terhadap hukuman qodariyah Allah serta balasan-Nya yang pedih lagi besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rosulullah saw bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;المسلم أخو المسلم لا يسلمه ولا يخذله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya. Ia tidak menyerahkannya  kepada musuh dan tidak pula menelantarkannya&quot;&lt;/br&gt;(Al Hadits)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Rosulullah saw bersabda seperti yang termaktub dalam hadits qudsiy : &lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من عادي لي وليا فقد آذنته بالحرب&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Siapa yang memusuhi wali-Ku maka Saya telah mengumumkan perang terhadapnya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rosulullah saw bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;من أذل عنده مؤمن فلم ينصره وهو قادر علي أن ينصره أذله الله عز وجل علي رؤوس الخلائق يوم القيامة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Barang siapa yang seorang mu&#39;min terhinakan disisinya dan dia tidak menolongnya, maka Allah azza wa jalla akan menginakannya di hadapan seluruh makhluq pada hari kiamat.&quot;&lt;/br&gt;(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami ingin memperingatkan negara Pakistan bahwa sikap toleran dan ketundukannya pada amerika musuh Islam dan kaum muslimin, serta sikapnya yang memberikan izin buat amerika untuk menempati ruangan udara dan daratannya adalah bukan tindakan hikmah dan bukan pula siasat yang baik. Karena hal itu akan memberikan kesempatan buat amerika untuk mendapatkan rahasia negara mereka serta menemukan secara detail posisi posisi reaktor nuklir yang telah membuat gentar barat, sebagai yang telah dilakukan amerika di Iraq. Bagaimana Pakistan merasa aman terhadap musuhnya yang kemarin telah mengancamnya ? Saya mengira bahwa masyarakat Pakistan yang berakal apalagi yang taat menjalankan Din tidak akan menerima hal ini, mereka tidak akan mudah menerima musuh yang kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memohon kepada Allah agar Dia menolong din-Nya, meninggikan kalimat-Nya, memuliakan Islam dan kaum muslimin dan mujahidin, serta agar Dia menghinakan amerika beserta pengikut pengikut dan penolong penolongnya, sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas hal itu.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وصلي الله علو نبينا محمد وعلي آله وصحبه أجمعين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Didiktekan oleh : Syeikh Hamud bin &#39;Uqla Asy Syu&#39;aibiy rohimahullah&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;28 Rojab 1422 H&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Alih bahasa : Muhajir&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
24 Syawal 1433 H / 11&lt;/br&gt; September 2012&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/bantahan-terhadap-syubhat-seputar.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/ba529_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-8009480927001871197</guid><pubDate>Mon, 10 Sep 2012 12:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:20:37.829+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Muhammad bin Ibrahim Aalu Syeikh</category><title>Hukum Menerapkan Undang Undang Buatan</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKnDFuOGQDbESny1ftTcHjyLN-lrj_m6XzCwrs7IoYCoccBU5k-xwt2ZsiZuFkl6YsWhYgzhJUGj7k-izW9tK50ylZhDi8S0nB98Y3e6_fgGx2uEkwALW6QM3dJ8PPGYB2OReHRlFoH7E/s1600/Undang-undang+UUD+1945,+keputusan+presiden+kepres,+perpu+-+peraturan+pemerintah+pengganti+undang-undang,+inpres+-+instruksi+presiden+republik+indonesia.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;HUKUM MENERAPKAN UNDANG UNDANG BUATAN&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Terjemahan dari : &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Risaalah Tahkiimul Qowaaniin&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Penulis : Syeikh Muhammad bin Ibrahim Aalu Syeikh&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;بسم الله الرحيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الحمد لله، والصلاة والسلام علي رسول الله وعلي آله وصحبه ومن والاه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya termasuk dari &lt;b&gt;kufur akbar yang nyata&lt;/b&gt; adalah mendudukkan undang undang buatan terlaknat pada kedudukan apa yang telah dibawa turun oleh Ar Ruuhul amin (Malaikat Jibril) kepada hati Muhammad shollallahu &#39;alaihi wa sallam, agar beliau menjadi termasuk pemberi peringatan dengan bahasa Arab yang terang, untuk menjadi hukum di alam semesta serta tempat kembali ketika terjadi perselisihan. (Karena hal ini) berlawanan dan bertentangan dengan firman Allah Azza wa Jalla:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإن تنازعتم في شيء فردوه إلي الله والرسول إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر ذلك خير وأحسن تأويلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika kalian berselisih pendapat tentang suatu hal, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rosul, jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu adalah lebih baik dan lebih ahsan (lebiq baik) kesudahannya&quot;&lt;/br&gt;(An Nisa : 59)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta&#39;ala telah menafikan (meniadakan) keimanan pada diri orang yang tidak menjadikan  Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam sebagai hakim dalam perkara yang  yang mereka perselisihkan, dengan peniadaan yang mu-akkad (diperkuat/sangat ditegaskan) dengan mengulang ngulang kata peniadaan dan dengan sumpah, Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فلا وربك لا يؤمنون حتي يحكموك فيما شجر بينهم ثم لا يجدوافي أنفسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Maka demi Rob mu, mereka tidak beriman sampai mereka menjadikan kamu sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusan yang kamu tetapkan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya&quot;&lt;/br&gt;(An Nisa : 65)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala tidak mencukupkan dan mensucikan mereka hanya dengan berhakim kepada Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam saja, sampai mereka mengikut sertakan dalam perbuatan ini ketidak adanya keberatan dalam hati mereka. Berdasarkan firman Allah yang Maha Suci:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ثم لا يجدوا في أنفسهم حرجا مما قضيت&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusan yang kamu tetapkan&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah masih tidak mencukupkan hanya dengan dua hal ini saja, sampai mereka mengikut sertakan pada dua hal ini &lt;b&gt;taslim&lt;/b&gt;, yaitu  kepatuhan yang sempurna terhadap hukum beliau shollallahu &#39;alaihi wa sallam, dimana mereka menjadi tidak memiliki keberatan di hati terhadap masalah ini, dan mereka menyerahkannya kepada hukum yang haq dengan sesempurna-sempurnanya penyerahan. Oleh karena itu, Allah telah menegaskannya dengan menggunakan kata mashdar mu-akkad, yaitu firman-Nya yang Maha Suci:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;تسليما &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang menjelaskan bahwa tidak cukup hanya sekedar menerima biasa, akan tetapi harus dengan penerimaan yang mutlak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatikan pada ayat yang pertama, yaitu firman-Nya Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإن تنازعتم في شيء فردوه إلي الله والرسول إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر ذلك خير وأحسن تأويلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika kalian berselisih pendapat tentang suatu hal, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rosul, jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu adalah lebih baik dan lebih ahsan (lebiq baik) kesudahannya&quot;&lt;/br&gt;(An Nisa : 59)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana Allah telah menyebut &lt;b&gt;isim nakiroh&lt;/b&gt;, yaitu  firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;شيء&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Suatu hal (apa saja)&quot;&lt;/p&gt;Di dalam &lt;b&gt;kalimat syarat&lt;/b&gt;, yaitu firman-Nya yang Maha Suci:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإن تنازعتم  &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika kalian berselisih pendapat&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Faedahnya adalah:  Umum dalam segala hal yang didalamnya terdapat perselisihan baik secara jenisnya ataupun kadarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian perhatikan bagaimana Allah telah menjadikan hal tersebut sebagai syarat dicapainya keimanan kepada Allah dan hari akhir dengan firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika seandainya kalian beriman kepada Allah dan hari akhir&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Dia yang Maha Suci berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ذلك خير&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Yang demikian itu adalah lebih baik&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuatu yang telah Allah mutlakkan sebagai suatu kebaikan tidak akan ditimpa kejelekan selama lamanya, bahkan ia adalah murni kebaikan sekarang ataupun akan datang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Dia berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأحسن تأويلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan lebih ahsan (lebih baik) kesudahannya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya: Kesudahannya di dunia dan di akhirat, dan ini bermakna bahwa kembali kepada selain Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam saat terjadi perselisihan adalah murni kejelekan dan lebih jelek kesudahannya di dunia dan di akhirat, ini kebalikan dari perkataannya orang orang munafiqin:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن أردنا إلا إحسانا وتوفيقا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kami tidak menghendaki selain penyelesaian yang baik dan taufiq&quot;&lt;/br&gt;(An Nisa:62)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan perkataan mereka (orang orang munafiqin. pent):&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إنما نحن مصلحون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kami hanyalah orang orang yang membuat perbaikan&quot;&lt;/br&gt;(Al Baqarah:11)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu Allah telah membantah mereka dengan berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألا إنهم هم المفسدون ولكن لا يشعرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Ketahuilah bahwa sesungguhnya merekalah orang orang yang membuat kerusakan itu akan tetapi mereka tidak sadar&quot;&lt;/br&gt;(Al Baqarah:11)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juga kebalikan dari keadaan orang orang yang menerapkan undang undang buatan, menurut mereka,  karena kebutuhan alam (atau bahkan tuntutannya) untuk berhukum kepada undang undang tersebut, ini adalah prasangka buruk yang telah memalingkan mereka dari apa apa yang telah dibawa oleh Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam, dan murni merupakan tindakan peremehan terhadap penjelasan dari Allah dan Rosul-Nya, dan berhukum dengan undang undang ini saat terjadi perselisihan padahal undang undang ini tidak mempunyai kemampuan, serta kesudahan yang buruk di dunia dan di akhirat adalah lazim mereka dapatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian perhatikan juga keumuman yang terdapat pada ayat yang kedua, yaitu dalam firman-Nya Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size&quot;+1&quot;&gt;فيما شجر بينهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dalam perkara yang mereka perselisihkan&quot;&lt;/br&gt;(An Nisa :65)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena &lt;b&gt;isim maushul&lt;/b&gt; diiringi dengan penyambungannya dengan kalimat umum, menurut para ahli ushul dan yang selain mereka, keumuman dan kesyumulan tersebut dari segi jenis dan macamnya, juga dari segi kadarnya (jumlahnya), maka disini tidak ada perbedaan antara suatu macam dengan macam yang lain, demikian juga tidak ada perbedaan antara banyak dan sedikit, dan Allah telah menafikan (meniadakan) keimananan pada diri orang yang hendak berhukum (berhakim) kepada selain apa apa yang telah dibawa oleh Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam dari kalangan orang orang munafiqin, sebagaimana firman-Nya Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألم تر إلي الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وما أنزل  من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلي الطاغوت وقد أمروا أن يكفروا به ويريد الشيطان أن يضلهم ضلالا بعيدا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Apakah kamu tidak memperhatikan orang orang yang mengaku ngaku telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu? Mereka hendak berhakim kepada thogut, padahal mereka telah diperintah untuk kafir kepada thogut. Dan syetan bermaksud  menyesatkan mereka dengan penyesatan yang sejauh-jauhnya.&lt;/br&gt;(An Nisa ; 60)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya firman Allah Azza wa Jalla: &quot;Mengaku ngaku&quot; adalah bentuk pendustaan bagi mereka atas apa yang mereka klaim dari keimanan, karena tidak akan berkumpul di dalam hati seseorang perbuatan berhakim kepada selain apa yang telah dibawa oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam dengan keimanan, bahkan masing masing dari keduanya akan menafikan (meniadakan) yang lain. Sedangkan kata thogut adalah pecahan dari kata thugyaan yang berarti melampui batas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka setiap orang yang menetapkan hukum dengan selain apa yang dibawa oleh Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam atau berhakim kepada selain apa apa yang telah dibawa oleh Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, maka dia telah menetapkan hukum thogut dan berhakim kepada thogut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena sudah menjadi hak setiap orang untuk menjadi hakim dengan apa apa yang telah dibawa oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam saja bukan yang bertentangan dengannya, sebagaimana juga  telah menjadi hak setiap orang untuk berhakim kepada apa apa yang telah dibawa oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Maka barang siapa yang menetapkan hukum yang bertentangan dengannya atau barang siapa yang berhakim kepada apa yang bertentangan dengannya, maka ia telah berlaku sewenang wenang dan telah melampui batasannya, baik  hukum ataupun tahkim, maka ia dengan perbuatan ini telah menjadi thogut karena sebab tindakannya yang melampui batas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatikan firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وقد أمروا أن يكفروا به&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Padahal mereka telah diperintah untuk kafir kepadanya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka engkau akan mengetahui sikap penentangan pada diri orang orang yang menerapkan undang undang buatan dan keinginan mereka yang bertentangan dengan kehendak Allah terhadap mereka dalam permasalahan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara syar&#39;i, yang dikehendaki dari mereka dan dari orang orang yang beribadah kepada undang undang ini  adalah: &lt;b&gt;mengkufuri thogut, bukannya berhukum kepadanya&lt;/b&gt;. &quot;Lalu orang orang zalim ini telah mengganti perintah dengan mengerjakan apa yang tidak diperintahkan kepada mereka&quot; (Al Baqarah:59. pent).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian perhatikan firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ويريد الشيطان أن يضلهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan syetan menginginkan untuk menyesatkan mereka&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana Allah telah menyatakan bahwa hal itu adalah sebuah kesesatan, sedangkan orang orang yang menerapkan undang undang buatan ini menganggapnya sebagai petunjuk. Juga ayat ini menunjukkan bahwa hal ini merupakan kehendak syetan, bertolak belakang dengan apa yang digambarkan oleh mereka yang menerapkan undang undang buatan ini bahwa mereka jauh dari syetan dan bahwa perbuatan mereka ini mengandung maslahat bagi manusia. Sehingga sesuatu yang merupakan kehendak syetan menurut mereka adalah mengandung kemaslahatan bagi manusia, dan sebaliknya, sesuatu yang merupakan kehendak Ar Rahman dan sesuatu yang mana pemuka anak Adam telah diutus dengannya dikesampingkan dan disingkirkan. Sungguh Allah Ta&#39;ala telah berfirman dalam mengingkari manusia macam ini dan menyatakan bahwa yang mereka kehendaki adalah hukum jahiliyah, serta menjelaskan bahwa tidak ada hukum yang lebih baik dari hukum-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أفحكم الجاهلية يبغون ومن أحسن من الله حكما لقوم يوقنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang orang yang yakin?&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:50)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatikanlah ayat suci ini, bagaimana hal in telah menunjukkan bahwa pembagian hukum hanya ada dua, dan bahwa tidak ada hukum selain hukum Allah kecuali ia adalah hukum jahiliyah, mereka menghendaki demikian ataupun tidak. Bahkan orang orang ini lebih jelek keadaannya dari orang jahiliyah dahulu dan lebih dusta perkataannya. Karena orang orang jahiliyah dahulu tidak ada kontradiksi dalam ucapan mereka tentang hal ini. Sedangkan orang orang yang menerapkan undang undang buatan ini, mereka menyelisihinya. Karena mereka mengaku ngaku beriman terhadap apa yang telah dibawa oleh Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam, (akan tetapi) menyelisihinya, dan menginginkan untuk mencari cari celah (lihat An Nisaa:150. pent). Allah Ta&#39;ala telah berfirman tentang orang orang semisal ini:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ألئك هم الكافرون حقا وأعتدنا للكافرين عذابا مهينا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Merekalah orang orang kafir sebenar benarnya, dan Kami telah menyediakan untuk orang orang kafir itu siksaan yang menghinakan&quot;&lt;/br&gt;(An Nisaa:151)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian lihatlah bagaimana ayat suci ini telah membantah para penerap undang undang buatan atas apa yang telah mereka ngaku-ngakukan dari bagusnya sampah pemikiran dan kerdilnya otak mereka, dengan firman Allah Azza wa Jalla:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن أحسن من الله حكما لقوم يوقنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang orang yang yakin?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Al Hafizh Ibnu Katsir telah berkata dalam menafsiri ayat ini:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah telah mengingkari orang yang keluar dari hukum Allah yang muhkam yang mengandung segala kebaikan, yang mencegah dari segala kejelekan, kemudian ia berpaling kepada yang selainnya dari pendapat pendapat, hawa nafsu hawa nafsu dan istilah istilah yang telah dibuat oleh para tokoh tanpa sandaran dari syari&#39;at Allah. Sebagaimana orang orang jahiliyah  yang menerapkan hukum sesat dan jahil yang telah mereka buat dari pemikiran pemikiran dan hawa nafsu hawa nafsu mereka, juga sebagaimana bangsa  Tartar yang memberlakukan hukum dari sistim poltik kerajaan yang telah diambil dari raja mereka Jengish Khan. Jengish Khan telah membuat bagi mereka sebuah kitab yang mengandung hukum hukum yang ia ambil dari banyak sumber, dari yahudi, nashrani, dan Islam dan lain lain. Dan banyak pula di dalamnya hukum hukum yang murni dari pikiran dan hawa nafsunya belaka. Maka kitab ini telah menjadi undang undang yang diikuti oleh keturunannya. Mereka lebih mendahulukan undang undang ini dari berhukum kepada kitab Allah dan sunnah Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Maka barangsiapa yang mengerjakan hal ini, maka dia kafir, wajib diperangi sampai ia kembali kepada hukum Allah dan Rosul-Nya, dan tidak berhukum kepada selainnya baik pada masalah yang banyak ataupun sedikit. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أفحكم الجاهلية يبغون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Apakah mereka menghendaki hukum jahiliyah?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya: menginginkan dan menghendakinya, dan berpaling dari hukum Allah.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن أحسن من الله حكما لقوم يوقنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan hukum siapakah yang lebih baik dari hukum Allah bagi orang orang yang yakin?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya: Siapakah yang lebih adil dari Allah dalam menetapkan hukum, bagi orang yang mengetahui syari&#39;at Allah, mengimaninya dan meyakininya serta mengetahui bahwa Allah adalah sebaik baik penetap hukum, dan bahwa Dia lebih menyayangi makhluq makhluq-Nya daripada seorang ibu terhadap anaknya. Sesungguhnya Dia yang Maha Tinggi adalah Maha Mengetahui segala sesuatu, Maha Kuasa atas segala sesuatu, Maha adil dalam segala sesuatu.&quot; sekian perkataan Al Hafizh Ibnu Katsir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla sebelum itu telah berfirman kepada Nabi-Nya, Muhammad shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فاحكم بينهم بما أنزل الله ولا تتبع أهواءهم عما جاءك من الحق&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Maka putuskanlah perkara diantara mereka dengan apa apa yang telah Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:48)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأن احكم بينهم بما أنزل الله ولا تتبع أهواءهم واحذرهم أن يفتنوك عن بعض ما أنزل الله إليك&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka dengan apa apa yang telah diturunkan oleh Allah dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati hatilah terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:49)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman dalam memberikan pilihan kepada Nabi-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam antara menetapkan hukum diantara orang orang yahudi dan berpalling dari mereka bila mereka telah mendatangi beliau:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإن جاءوك فاحكم بينهم أو أعرض عنهم وإن تعرض عنهم فلن يضروق شيئا، وإن حكمت فاحكم بينهم بالقسط إن الله يحب المقسطين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Jika mereka datang kepadamu, maka putuskanlah perkara diantara mereka atau berpalinglah dari mereka. Jika kamu berpaling dari mereka maka mereka  tidak akan memberi mudarat kepadamu sedikitpun. Dan jika kamu memutuskan perkara diantara mereka, maka putuskanlah perkara itu diantara mereka dengan qisth (adil). Sesungguhnya Allah menyukai orang orang yang adil&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:42)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Al Qisthu adalah keadilan, dan tidak ada keadilan yang sebenar benarnya selain hukum Allah dan Rosul-Nya. Sedangkan menerapkan hukum yang menyelisihinya adalah merupakan tirani, kezaliman, kesesatan, kekafiran, dan kefasikan. Oleh karena itu Allah Ta&#39;ala berfirman setelah itu:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فألئك هم الكافرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang berhukum kepada selain yang telah Allah turunkan, maka mereka adalah orang orang kafir&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 44)&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فألئك هم الظالمون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang berhukum kepada selain yang telah Allah turunkan, maka mereka adalah orang orang zalim&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 45)&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فألئك هم الفاسقون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang berhukum kepada selain yang telah Allah turunkan, maka mereka adalah orang orang fasik&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 47)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lihatlah, bagaimana Allah telah menghukumi orang orang yang berhukum kepada selain apa yang telah Allah turunkan dengan kafir, zalim dan fasik. Dan tidak mungkin Allah menamai orang yang berhukum kepada selain apa yang telah Allah turunkan dengan kafir sedangkan dia tidak kafir. Bahkan dia adalah kafir secara mutlak, baik &lt;b&gt;kufur amal&lt;/b&gt; ataupun &lt;b&gt;kufur i&#39;tiqod&lt;/b&gt;. Dan keterangan yang datang dari Ibnu Abbas rodiyallahu &#39;anhuma dalam menafsiri ayat ini dari riwayat Thowus dan yang selainnya, adalah menunjukkan bahwa pemerintah (hakim) yang menetapkan hukum dengan selain apa yang telah Allah turunkan adalah kafir, baik &lt;b&gt;kufur i&#39;tiqod&lt;/b&gt; yang mengeluarkan pelakunya dari Millah Islam, ataupun &lt;b&gt;kufur amal&lt;/b&gt; yang tidak mengeluarkan pelakunya dari Millah Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang Pertama: Kufur I&#39;tiqod&lt;/b&gt;, dan ini ada beberapa macam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila  pemerintah (hakim) yang menerapkan hukum dengan selain apa yang telah Allah turunkan itu mengingkari (juhud) akan kelayakan hukum Allah dan Rosul-Nya, dan ini adalah makna dari apa yang telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, serta ini yang dipilih oleh Ibnu Jarir, yaitu sikap juhud (mengingkari) terhadap apa yang telah Allah turunkan berupa hukum syar&#39;iy, dan ini tidak diperselisihkan oleh ahlul &#39;ilmi. Karena pokok pokok yang telah ditetapkan dan disepakati diantara ahlul &#39;ilmi menyatakan bahwa barang siapa yang juhud (mengingkari) satu pokok dari pokok pokok Din atau urusan cabang yang telah di-ijma&#39;kan, atau mengingkari satu huruf dari apa yang telah dibawa oleh Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam secara qoth&#39;iy, maka dia kafir, keluar dari Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah (atau hakim) yang menetapkan hukum dengan selain apa yang telah Allah turunkan itu tidak juhud (mengingkari) terhadap kebenaran hukum Allah dan Rosul-Nya, akan tetapi ia meyakini bahwa hukum selain hukum Rosul shollallahu &#39;alaihi wa sallam itu lebih baik, lebih sempurna dan lebih komplit dari hukum beliau sehingga dibutuhkan oleh manusia untuk memutuskan perkara diantara mereka, baik secara mutlak begitu ataupun pada kasus kasus tertentu yang terjadi seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan kondisi. Maka ini juga tidak diragukan lagi bahwa dia adalah kafir karena sebab sikapnya yang lebih mengutamakan hukum hukum makhluk yang merupakan murni sampah pemikiran dan kotoran otak dari hukum Allah yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hukum Allah dan Rosul-Nya tidak berubah karena perubahan zaman, perkembangan keadaan dan munculnya kejadian kejadian baru. Karena masalah apa saja, telah terdapat hukumnya dalam kitab Allah Ta&#39;ala dan sunnah Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam, baik secara nash, atau zhahir, atau istinbath, atau selain itu, dan ini telah diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang telah disebutkan oleh para ulama, yaitu: &quot;Fatwa akan berubah sesuai dengan perubahan keadaan&quot; ini tidak bermakna seperti apa yang disangkakan oleh orang yang sedikit ilmunya atau tidak memiliki pengetahuan tentang madarikul ahkam dan &#39;illah &#39;illahnya. Mereka menyangka bahwa makna kaidah tersebut sesuai dengan kehendak syahwat syahwat binatang mereka serta tujuan tujuan duniawi dan konsep konsep mereka yang salah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, engkau akan mendapati mereka mengelilingi kaedah ini, serta menjadikan nash nash syar&#39;i mengikuti dan tunduk pada kaedah ini sebisa mungkin sehingga mereka merubah perkataan dari makna yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kaedah &quot;Fatwa akan berubah sesuai dengan perubahan kondisi dan zaman&quot; yang dimaksudkan oleh para ulama adalah: apa apa yang sesuai dengan pokok pokok syari&#39;at, &#39;illah &#39;illah yang diperhatikan, dan kemaslahatan kemaslahatan yang sesuai dengan kehendak Allah Ta&#39;ala dan Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Sudah dimaklumi bahwa para penerap undang undang buatan ini adalah orang orang yang meninggalkan hal itu semua, dan bahwa mereka tidak mengatakan kecuali apa apa yang sesuai dengan kehendak diri mereka apapun juga hal itu, dan realita adalah saksi terbesar bagi masalah ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia tidak meyakini bahwa undang undang buatan ini lebih baik dari hukum Allah dan Rosul-Nya, akan tetapi ia meyakini bahwa hukum buatan ini seperti hukum Allah. Maka orang ini seperti dua golongan diatas, yaitu kafir, keluar dari Islam, karena menyamakan antara makhluq dan Pencipta, serta karena bertentangan dan menyelisihi firman Allah Azza wa Jalla:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ليس كمثله شيء&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak ada sesuatupun yang menyamainya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan ayat ayat suci lain yang semisal yang menunjukkan hanya Allah saja yang mempunyai sifat sempurna dan mensucikan-Nya dari menyerupai makhluk baik pada Dzat-Nya, sifat sifat, pekerjaan pekerjaan dan hukum-Nya  diantara manusia terhadap apa apa yang mereka perselisihkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia tidak meyakini bahwa hukum  selain apa yang telah Allah turunkan adalah sama dengan hukum Allah, apalagi meyakini bahwa hukum ini lebih baik dari hukum Allah. Akan tetapi ia meyakini bolehnya berhukum dengan apa apa yang bertentangan dengan hukum Allah dan Rosul-Nya, maka orang ini sama persis dengan golongan golongan diatas, karena ia meyakini  bolehnya sesuatu yang telah diketahui pengharamannya  dari nash nash yang shohih, tegas dan qoth&#39;iy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelima&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah yang paling besar, paling luas dan paling nampak penentangannya terhadap syari&#39;at, keangkuhannya dihadapan hukum hukum syari&#39;at, permusuhannya terhadap Allah dan Rosul-Nya, persaingannya terhadap mahkamah mahkamah syar&#39;i, dengan membentuk (mahkamah yang menerapkan undang undang buatan), men-supportnya, mengawasinya, mengokohkannya, membuat cabangnya, membentuknya, menjadikannya beraneka ragam, menerapkannya,  memaksakannya, dan membuat  rujukan dan sandarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana halnya mahkamah syar&#39;i memiliki rujukan dan sandaran, rujukannya seluruhnya kepada kitab Allah dan Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam, maka mahkamah mahkamah inipun memiliki rujukan rujukan, yaitu undang undang yang mereka kumpulkan dari berbagai macam sumber, dari undang undang prancis, undang undang amerika, undang undang inggris, dan undang undang lainnya, juga dari madzhab madzhab ahlu bid&#39;ah yang menisbatkan dirinya kepada syari&#39;at dan yang selain itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahkamah mahkamah ini sangat banyak di daerah daerah Islam, memiliki lembaga lembaga dan terbuka pintu pintunya serta manusia berbondong bondong mendatanginya. Para hakim hakimnya memutuskan perkara diantara mereka dengan apa yang bertentangan dengan hukum sunnah dan kitab, yaitu dari hukum hukum yang terdapat pada undang undang tersebut. Mahkamah ini telah mewajibkan dan memaksa mereka untuk berhukum kepada undang undang ini, maka kekafiran apalagi yang lebih besar dari kekafiran ini ? Dan bentuk penentangan terhadap &quot;syahadat bahwa Muhammad adalah Rosul Allah&quot; apalagi yang lebih besar dari penentangan ini ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalil dalil yang telah kami sebutkan dan terangkan diatas adalah telah dimaklumi dan diketahui, dan tidak perlu lagi mengulanginya disini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=#&quot;4c440&quot;&gt;&lt;b&gt;Maka wahai orang orang yang berakal ! Wahai mereka yang cerdas dan berpikiran !&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana kalian dapat merelakan diri untuk diberlakukan atas diri kalian hukum makhluk yang seperti dan serupa dengan kalian atau yang lebih rendah dari kalian, yang memungkinkan berbuat kesalahan bahkan kesalahan mereka jauh lebih banyak dari benarnya, dan bahkan tidak ada yang benar dalam hukum mereka selain apa yang bersandarkan kepada hukum Allah dan Rosul-Nya baik secara nash ataupun isthnbath ??!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalian memanggil mereka untuk memutuskan hukum pada diri kalian, darah kalian, jasad kalian, kehormatan kalian, keluarga kalian, isteri isteri kalian, anak keturunan kalian, harta benda kalian dan pada seluruh hak hak kalian !!! Padahal mereka meninggalkan dan menolak untuk memutuskan hukum diantara kalian dengan hukum Allah dan Rosul-Nya yang tidak mengandung kesalahan dan tidak datang kepadanyai  kebatilan baik dari depan ataupun dari belakang, yang telah diturunkan dari Dzat yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketundukan manusia kepada hukum Rob mereka adalah merupakan ketundukan kepada hukum Pencipta yang menciptakan mereka agar mereka beribadah kepada-Nya. Sebagaimana makhluk tidak boleh bersujud kecuali kepada Allah, tidak beribadah kecuali kepada-Nya, dan tidak beribadah kepada makhluk, maka demikian juga wajib atas mereka untuk tidak rela, tidak tunduk dan tidak patuh kecuali kepada hukum Allah  yang Maha Bijaksana, Maha Mengejtahui, Maha Terpuji, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tidak pada hukum milik makhluk yang zalim lagi bodoh, yang telah dibinasakan oleh keragu raguan, syahwat dan syubhat, serta hati hati mereka telah dikuasai oleh kelalain, kekerasan dan kegelapan kegelapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka wajib atas orang orang berakal untuk ber-baraa&#39; (berlepas diri) darinya, karena ia telah memperhambakan manusia, menerapkan hukum diantara mereka dengan hawa nafsu dan tujuan tertentu, dengan kekeliruan dan kesalahan, lebih lebih lagi keadaannya yang kafir berdasarkan nash firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فألئك هم الكافرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang berhukum kepada selain yang telah Allah turunkan, maka mereka adalah orang orang kafir&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 44)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keenam&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang diterapkan oleh pemimpin pemimpin suku dan kabilah di daerah daerah pedalaman dan yang semisalnya, yang berupa dongengan dongengan bapak bapak dan kakek kakek mereka, juga adat adat mereka yang mereka namakan dengan &quot;sulumuhum&quot; yang mereka warisi dari pendahulu pendahulunya, yang mereka terapkan sebagai hukum dan mereka menganjurkan untuk berhukum kepadanya ketika terjadi perselisihan, tetap diatas hukum jahiliyah dan membenci hukum Allah dan Rosul-Nya, falaa haula walaa quwwata illaa billaah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Adapun bagian kedua&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bentuk kedua dari kekafiran, yaitu pemerintah (hakim) yang &lt;u&gt;menerapkan apa yang telah Allah turunkan&lt;/u&gt;, dan ini yang tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telah disebutkan diatas, tafsir Ibnu Abbas rodiyallahu &#39;anhuma terhadap firman Allah Azza wa Jalla:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ومن لم يحكم بما أنزل الله فألئك هم الكافرون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan barang siapa yang berhukum kepada selain yang telah Allah turunkan, maka mereka adalah orang orang kafir&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah : 44)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telah mencakup juga bagian ini, dan ini berdasarkan perkataan beliau rodiyallahu &#39;anhu: &quot;Kufrun duna kufrin&quot; (Kekafiran yang berada dibawah kekafiran), dan perkataan beliau yang lain: &quot;Ini bukan seperti kekafiran yang kalian maksudkan&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu karena syahwat dan hawa nafsu telah menjadikan pemerintah (atau hakim) tersebut  menerapkan hukum dengan selain apa yang telah Allah turunkan pada suatu kasus tertentu, dengan tetap meyakini bahwa hukum Allah dan Rosul-Nya lah yang benar serta diiringi dengan pengakuannya bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dan menyimpang dari petunjuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini, meskipun kekafirannya ini tidak mengeluarkannya dari Islam, akan tetapi ia adalah kemaksiatan yang besar sekali, lebih besar dari dosa dosa besar seperti zina, minum khamar, mencuri, sumpah palsu dan lain lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya maksiat yang Allah namakan di dalam kitab-Nya dengan kekafiran adalah lebih besar dari maksiat yang Dia tidak menamakannya dengan kekafiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memohon kepada Allah untuk menghimpun kaum muslimin untuk berhukum kepada kitab-Nya secara patuh dan rela.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إنه ولي ذلك والقادر عليه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وتمت، ولله الحمد&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Alih bahasa : Muhajir&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/hukum-menerapkan-undang-undang-buatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKnDFuOGQDbESny1ftTcHjyLN-lrj_m6XzCwrs7IoYCoccBU5k-xwt2ZsiZuFkl6YsWhYgzhJUGj7k-izW9tK50ylZhDi8S0nB98Y3e6_fgGx2uEkwALW6QM3dJ8PPGYB2OReHRlFoH7E/s72-c/Undang-undang+UUD+1945,+keputusan+presiden+kepres,+perpu+-+peraturan+pemerintah+pengganti+undang-undang,+inpres+-+instruksi+presiden+republik+indonesia.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-5486140411244208676</guid><pubDate>Sun, 02 Sep 2012 14:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T21:22:28.765+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Hammam Al Atsariy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><title>Apa makna pembatal tauhid?</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/358qr9y.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segala puji bagi Allah Rob alam semesta. Sholawat dan salam atas Adh Dhohuk Al Qottal (humoris lagi ksatria perang, yaitu Rosulullah.Pent), amma ba&#39;du:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya berkeinginan untuk bertanya kepada Syeikh yang mulia. Apa itu &lt;b&gt;nawaqidhu at tauhid&lt;/b&gt; (pembatal pembatal tauhid)? Semoga anda mendapatkan balasan kebaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penanya: Abu &#39;Abbas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga andapun mendapat balasan kebaikan wahai saudaraku penanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Nawaqidh&lt;/b&gt; adalah bentuk jamak dari kata &lt;b&gt;naqidh&lt;/b&gt; (pembatal), dan ini adalah &lt;i&gt;isim fa&#39;il&lt;/i&gt;. Bentuk jamak dari &lt;i&gt;isim fa&#39;il&lt;/i&gt; bagi kata yang bukan dari nama sesuatu yang berakal adalah mengikuti &lt;i&gt;wazan fawa&#39;il&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembatal pembatal tauhid (&lt;b&gt;nawaqidu at tauhid&lt;/b&gt;) adalah hal hal yang merusak tauhid, yang apabila terjadi maka ia akan merusak tauhid dan membatalkan amalan pelakunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembatal pembatal tauhid adalah sangat banyak sekali, sampai sampai sebagian ulama menyebutkannya  lebih dari 400 pembatal (lihat : Kasyaful iqna&#39; &#39;an matanil iqna&#39; 6 : 136-141, milik Al Buhutiy).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syeikh Sulaiman bin Sahman rohimahullah berkata: &quot;Para Ulama telah menyebutkan pembatal pembatal keislaman, sebagian mereka menyebutkannya hampir mendekati 400 pembatal. Akan tetapi yang telah di&lt;b&gt;ijma&#39;&lt;/b&gt;kan oleh para ulama adalah apa yang telah disebutkan oleh Syeikhul Islam &#39;Alamul Hudatil A&#39;lam, As Syeikh Muhammad bin abdil Wahhab, yaitu ada &lt;a href=&quot;http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/05/10-pembatal-keislaman.html&quot;&gt;10 pembatal&lt;/a&gt;&quot; (Ad Durar As Sanniyah 2 : 360).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya katakan: Bahkan pembatal pembatal yang telah di&lt;b&gt;ijma&#39;&lt;/b&gt;kan adalah lebih dari 10. As Syeikh Al Mujaddid Muhammad rohimahullah telah mengkhususkan &lt;a href=&quot;http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/05/10-pembatal-keislaman.html&quot;&gt;10 pembatal&lt;/a&gt; adalah hanyalah karena sebab kemasyhurannya dan seringnya hal tersebut terjadi. Oleh karena itu beliau telah berkata di akhir text risalah pembatal pembatal keislaman: &quot;Semua pembatal pembatal diatas adalah perkara yang paling berbahaya dan paling banyak terjadi&quot; (Ad Durar As Saniyah 2:362).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terdapat penjelasan lain berkaitan penyebutan yang dilakukan oleh Syeikh Muhammad terhadap &lt;a href=&quot;http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/05/10-pembatal-keislaman.html&quot;&gt;10 pembatal ini&lt;/a&gt; secara khusus. Syeikh kita Al Hafizh Sulaiman bin Nashir Al &#39;Ulwan fakkallahu asroh berkata: &quot;Atau dikatakan bahwa pembatal pembatal yang banyak jumlahnya itu yang telah disebutkan oleh para fuqoha dalam pembahasan hukum orang murtad, itu semua kembalinya pada 10 pembatal pembatal ini&quot; (At Tibyan : 6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami menyarankan kepada anda wahai saudaraku penanya untuk membaca At Tibyan Syarhu Nawaqidhul Islam (At Tibyan, Penjelasan Pembatal Pembatal Keislaman) milik Syeikh kita Sulaiman Al &#39;Ulwan fakkallahu asrohu, dan bila anda menginginkan memperluas pengetahuan, maka bacalah kitab Nawaqidhul Iman Al Qouliyah Wal &#39;Amaliyah (Pembatal pembatal keimanan yang berupa ucapan dan amalan) milik Doktor Abdul &#39;Aziz  bin Muhammad bin &#39;Ali  Abdullathif, atau kitab Al A&#39;mal Allatiy Tukhriju Shohibuha Minal Millah (Amalan amalan yang mengeluarkan pelakunya dari Islam) milik Syeikh kita Abu Bashir Ath Thorthusiy hafizhahullah. Wallahu a&#39;lam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijawab oleh:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Syeikh Abu Hammam Al Atsariy&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/apa-makna-pembatal-tauhid.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/358qr9y_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-3410068402723228783</guid><pubDate>Sun, 02 Sep 2012 13:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:26:04.883+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Multimedia</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasyid</category><title>Lirik Nasyid Akhi Anta Hurrun </title><description>
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;object width=&quot;400&quot; height=&quot;325&quot;&gt;&lt;param value=&quot;http://www.youtube.com/v/ldDo41WtjDc&amp;showsearch=0&amp;rel=0&amp;fs=1&amp;autoplay=0&amp;amp;ap=%2526fmt%3D18&quot; name=&quot;movie&quot; /&gt;&lt;param value=&quot;window&quot; name=&quot;wmode&quot; /&gt;&lt;param value=&quot;true&quot; name=&quot;allowFullScreen&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;400&quot; height=&quot;325&quot; wmode=&quot;window&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/v/ldDo41WtjDc&amp;showsearch=0&amp;fs=1&amp;rel=0&amp;autoplay=0&amp;amp;ap=%2526fmt%3D18&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Lirik Nasyid&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;أخي أنت حرٌّ وراء السدود&lt;/br&gt; أخي أنت حرٌّ بتلك القيود&lt;/br&gt; إذا كنت بالله مستعصما&lt;/br&gt; فماذا يضيرك كيد العبيد؟&lt;/br&gt; أخي هل تُراك سئمت الكفاح ؟&lt;/br&gt;وألقيت عنك إليك السلاح&lt;/br&gt; فمن للضحايا يواسي الجراح&lt;/br&gt; ويرفع راياتها من جديد&lt;/br&gt; أخي  إنني اليوم صلب المراس&lt;/br&gt;  أدكُّ صخور الجبال الرواسي&lt;/br&gt; غدا سأشيحُ بفأسي الخلاص&lt;/br&gt; رؤوس الأفاعي إلى أن تبيد&lt;/br&gt; أخي  إن ذرفت عليَّ الدموع&lt;/br&gt; وبللت قبري بها في خشوع&lt;/br&gt; فأوقد لهم من رفاتي الشموع&lt;/br&gt;  وسيروا بها نحو مجد تليد&lt;/br&gt; أخي  إنْ نمتْ نلقَ أحبابنا&lt;/br&gt; فروضات ربي اُعدَّت لنا&lt;/br&gt; وأطيارها رفرفت حولنا&lt;/br&gt; فطوبى لنا في ديار الخلود&lt;/br&gt; أخي إنني ما سئمت الكفاح&lt;/br&gt; ولا أنا ألقيت عني السلاح&lt;/br&gt; فإن أنا مت فإني شهيد&lt;/br&gt; وأنت ستمضي بنصر مجيد&lt;/br&gt; ساثار ولكن لرب ودين&lt;/br&gt; وأمضي على سنتي في يقين&lt;/br&gt; فإما إلى النصر فوق الأنام&lt;/br&gt; وإما إلى الله في الخالدين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Engkau adalah merdeka walaupun di balik jeruji besi itu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Engkau adalah merdeka walau dibelenggu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila engkau berpegang teguh kepada Allah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka makar manusia tidak akan membahayakanmu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... kenapa engkau jemu dari berjuang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan mencampakkan senjatamu?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lau siapa lagi yang akan mengobati luka pasukan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan siapa pula akan yang mengangkat kembali panjinya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Sesungguhnya aku pada hari ini adalah tukul besi yang keras&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengannya akan kuhancurkan batu gunung yang menjulang tinggi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Esok, aku akan menghapusnya dengan pukulan penghabisan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segala kepala kepala ular hingga hancur berkecai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Sekiranya engkau meneteskan air matamu atas kepergianku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan dengannya engkau menaburi kuburku dengan hening&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka nyalakanlah bagi mereka obor dari tulang tulangku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan majulah dengannya menuju kegemilangan yang menanti&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Bila kami mati, kami akan bertemu dengan kekasih kekasih kami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan taman Rob ku tersedia bagi kami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serta burung burungnya akan berterbangan di sekeliling kami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka berbahagialah kami dalam negeri yang abadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhi... Sesungguhnya aku tidak pernah jemu dari berjuang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan aku tidak akan mencampakkan senjataku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila aku mati, maka aku syahid&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan engkau akan terus maju dengan kegemilangan yang agung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya akan menuntut balas, akan tetapi demi Rob dan din&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan akan terus maju diatas jalanku dengan penuh keyakinan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampai kepada kemengangan di atas semua manusia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau kembali kepada Allah di negeri yang kekal&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Keterangan: Nasyid diatas adalah potongan dari syair milik As Syeikh Sayyid Qutb rohimahullah.&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/28bxxk4.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/lirik-nasyid-akhi-anta-hurrun.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/28bxxk4_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-4716870447525634584</guid><pubDate>Fri, 31 Aug 2012 22:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:38:52.842+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Hammam Al Atsariy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Firqoh sesat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Murji-ah</category><title>Wanita berjenggot dan bersurban</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/2vb261i.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kaum laki laki sebagai pemimpin bagi kaum wanita. Sholawat dan salam atas pemuka para Rosul Allah dan para Nabi, juga atas keluarga dan sahabat sahabat beliau yang tulus dan mulia, juga atas orang orang yang mengikuti mereka dari para shiddiqin, sholihin dan syuhada hingga hari perhitungan dan pembalasan. Amma ba&#39;du:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada risalah ini, saya tidak akan berbicara tentang kerinduan para ummahatul mu&#39;minin (isteri isteri Rosulullah) dan isteri isteri para sahabat terhadap jihad, tidak juga tentang keikutsertaan mereka di medan medan tempur, karena pembicaraan tentang ini amat panjang dan panjang. Bagi siapa yang ingin mendapatkan keterangan dan menambah pengetahuannya tentang kisah kisah ini, maka hendaknya ia membaca buku tulisan Syeikh kami Al Hafizh Yusuf Al &#39;Uyairiy semoga Allah merahmati beliau dan menerima beliau termasuk dalam golongan syuhada,  berjudul &quot;Dauru An Nisaa&#39; Fi Jihadi Al A&#39;daa&#39; &quot; (Peran wanita dalam jihad melawan musuh musuh), atau buku yang ditulis oleh Mahmud Tho&#39;mah Al Halbiy yang berjudul &quot;Al Mi-ah Al Awa-il Min Shohabiyaati Ar Rosul Shollallahu &#39;Alaihi Wa Sallam&quot; atau buku buku tentang masalah ini selain yang dua ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi kami akan berbicara tentang kaum laki laki yang ber-haidh, dan ini bukanlah keanehan ! Ya, yang saya maksudkan adalah orang orang murji-ah zaman ini ! Yang telah mengharamkan jihad dan pembebasan tawanan ! Mereka mirip laki laki tapi bukan laki laki ! Berpikiran kanak kanak ! Berakal wanita !&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; Jangan sampai jenggot jenggot mereka menipu kalian, karena Al Jahizh telah berkata di dalam buku &quot;Al Hayawan&quot;: &quot;Terkadang didapati kaum wanita yang berjenggot, dan saya sendiri telah melihatnya.&quot; (lihat Shoidul Qolam, bab Nisaa dzawatul lihaa wa syawarib halaman 153). Benar dia, sungguh kami telah melihat banyak dari mereka !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perang pada  jahiliyah dan Islam adalah termasuk dari sifat dan ciri khas laki laki. Sebagaimana juga bahwa meninggalkan perang adalah termasuk sifat dan ciri khas wanita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syeikh Muhammad Ash Shobuniy berkata tentang sebab kenapa wanita tidak mendapatkan harta warisan dalam  ajaran jahiliyah: &quot;Mereka (orang orang jahiliyah.Pent) tidak memberikan warisan buat wanita dan anak anak, mereka berkata: Bagaimana kita memberikan harta kepada orang yang tidak menunggang kuda, tidak menenteng senjata dan tidak memerangi musuh?&quot; (Rowa-i&#39;ul Bayan Fi Tafsir Aayatil Ahkam Minal Quran 1 : 315). Demi Allah, ketika saya membaca perkataan ini, saya mengira   yang mereka maksudkan adalah orang orang mur-ah zaman ini serta mufti mufti mariniz dan amerika ! Bila saja orang orang murji-ah ini berada pada zaman jahiliyah yang pertama dahulu, tentu akan hina keadaan mereka serta tentu mereka tidak akan mendapatkan hak warisan sedikitpun dan yang semisal itu. Akan tetapi mereka pada hari ini menampakkan dirinya  di bumi Allah, udara dan laut-Nya !&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Allah mengutus penutup rosul rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam dengan pedang, sampai sampai beliau bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;بعثت بالسيف بين يدي الساعة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Saya telah diutus dengan &lt;b&gt;pedang&lt;/b&gt; menjelang hari kiamat...(diriwayatkan oleh Ahmad dan dishohihkan oleh Albaniy)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampai sampai tidak disebut nama Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam kecuali disebut juga bersamanya &lt;b&gt;perang&lt;/b&gt;. Bila engkau sulit memahami hal ini, maka perhatikanlah baik baik, kenapa surat Muhammad dinamakan dengan surat Al Qital (perang)? Lihatlah tafsir Al Qurthubiy misalnya. Sifat Rosulullah yang tercantum dalam kitab kitab dahulu adalah: &lt;b&gt;di tangan beliau terdapat pedang yang tajam&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Engkau  telah diutus dengan pedang dan Al Quran&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Engkau menetapi dengan pedangmu apa yang telah ditetapi oleh Al Quran&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Hingga kegelapan menjadi terang, dan&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Panji dan rukun din menjadi tinggi di muka bumi&lt;sup&gt;[3]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika 12 orang anshar membai&#39;at Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam pada Bai&#39;ah &#39;Aqobah Pertama, bai&#39;at tersebut dinamakan dengan bai&#39;at nisaa (bai&#39;at wanita) karena di dalamnya tidak disebut masalah perang ! Al Imam Ibnu Hisyam berkata tentang mereka: &quot;Mereka menemui beliau di &#39;Aqobah, yaitu &#39;aqobah pertama, lalu mereka membai&#39;at Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam dengan bai&#39;at nisaa (bai&#39;at wanita), dan itu sebelum perang diwajibkan atas mereka&quot;. (Shiroh Ibnu Hisyam 2 : 68).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan para ulama, pewaris para Nabi telah menyebutkan sebab laki laki mempunyai keutamaan dari wanita, sebagaimana Al Imam Az Zamakhsyariy berkata: &quot;Mereka telah menyebutkan keutamaan laki laki, diantaranya adalah akal, keteguhan, kekuatan, diantara mereka ada para Nabi, imamah al kubra dan ash shugra ada pada meseka, jihad, adzan, khutbah, persaksian dalam masalah hudud dan qishosh, penambahan dalam warisan,  wali pada pernikahan, nasab disandarkan pada mereka, dan lain lain&quot;. (Tafsir Al Kasyaf 1:290).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benar, sebagaimana perkaan orang dahulu:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Kalau seandainya wanita seperti ini&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Tentu wanita akan lebih utama dari laki laki&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Umar bin Abi Robi&#39;ah berkata dalam diwannya (lihat tafsir Ath Thobariy 2:106 dan tafrir Al Qurthubiy 2:226):&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Membunuh dan berperang telah diwajibkan atas kita (para lelaki)&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Dan para wanita penyanyi menyeret ujung pakaian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imam Ibnul Jauziy rohimahulah berkata: &quot;Wahai manusia, perang telah berkumandang, penyeru jihad telah menyeru, dan pintu pintu langit telah dibuka. Bila kalian tidak menjadi kasatria perang, maka lebarkan jalan bagi para wanita agar mereka berperang. Dan pergilah kalian dan ambillah majamir dan alat celak wahai wanita dengan sorban dan jenggot kalian !&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ya, demi Allah, wanita berjenggot ! Yang lari ketika perang berkecamuk dan mengingkari matahari di waktu duha ! Merekalah orang orang yang menyelisihi ulama salaf. Mereka mengharamkan jihad &#39;ain dan melarang kaum lelaki untuk keluar berjihad, padahal kita mendapati ulama salaf memfatwakan agar para wanita ikut keluar berjihad !&lt;sup&gt;[4]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka buat pemegang kebenaran: &quot;Allah... Allah... Tundukkanlah pandangan kalian. Karena menundukkan pandangan dari melihat wanita adalah wajib. Praktekkanlah hal ini juga terhadap wanita jenis ini, sebagai penghinaan buat mereka dan agar mereka menangis !!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Abu Hammam Al Atsariy&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1429 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;=================================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[1] Dari perkataan Ali bin Abi Thalib rodiyallahu &#39;anhu (lihat Al Adabul Islamiy milik Doktor Nayif Ma&#39;ruf halaman 58).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[2] Diantara yang perlu disebutkan di sini, bahwa ketika amerika mengalami kesulitan menguasai Falujah, mereka kemudian menjatuhkan fatwa Abdul Muhsin Al &#39;Abikan yang mengharamkan jihad dari atas helikopter helikopter ke atas penduduk Falujah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[3] Al Imam Al Hafizh Abu Muhammad Abdul Ghoniy Al Maqdisiy rohimahullah berkata: &quot;Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah berperang secara langsung 25 peperangan, ini yang masyhur, dikatakan oleh Muhammad bin Ishaq, Abu Ma&#39;syar, Musa bin &#39;Uqbah, dan lain lain. Dan dikatakan juga 27 peperangan, sedangkan pasukan yang diutus dan sariyah sariyah sebanyak 50 kali atau sekitar itu&quot;. (Mukhtashor shirah Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam wa shiratu ashhabihi al &#39;asyroh halaman : 44). Maka kepada mereka yang mengaku ngaku sebagai pewaris para Nabi, kami katakan: &quot;Sudah berapa perang yang telah engkau jalani di jalan Allah demi meninggikan panji ?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[4] Lihat kitab Al Mughniy milik Ibnu Qudamah Al Maqdisiy rohimahullah&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/wanita-berjenggot-dan-bersurban.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/2vb261i_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-2985344205963931672</guid><pubDate>Fri, 31 Aug 2012 22:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:50:18.721+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Bashir Ath Thorthusiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tema Lain</category><title>Jama&#39;ah Jama&#39;ah Zindiq</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i47.tinypic.com/21evj9.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;Jama&#39;ah Jama&#39;ah Atau Harakah Harakah Zindiq&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Engkau telah mengetahui bagaimana bila seseorang terjerembab ke dalam kezindiqan atau terkena noda zindiq. Lalu bagaimana engkau dapat mengetahui sebuah jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya kepada Islam apabila ia terjerembab ke dalam kezindiqan atau terkena noda zindiq? Apa tanda tandanya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka saya katakan kepadamu:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati suatu jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya kepada Islam, berasaskan Islam secara formalitas, nama, simbol, dan syi&#39;ar, akan tetapi menjauhi dan menolak Islam sebagai hukum dan manhaj, maka ketahuilah bahwa jama&#39;ah tersebut adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan dan terkena noda zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati suatu jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya kepada Islam disaat sedang lemah dan berkembang, berasaskan Islam dan mengangkat syi&#39;ar: &quot;Islam adalah solusi&quot;, akan tetapi bila ia telah mendapatkan suatu kedudukan, ia menjauhi syi&#39;arnya yang dahulu dan mengangkat syi&#39;ar baru yang sesuai dengan kedudukan barunya, ia mengatakan: &quot;Demokrasi adalah solusi.&quot; Maka ketahuilah bahwa ia adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan dan terkena noda zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati sebuah jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya kepada Islam pada fase lemah dan berkembang dan mengkangkat syi&#39;ar: &quot;Al Quran undang undang dasar kami.&quot; Apabila ia telah mendapatkan suatu kedudukan, ia mengangkat syi&#39;ar: &quot;UUD thogut adalah UUD kami, undang undang thogut adalah undang undang kami.&quot; Maka ketahuilah bahwa ketika itu ia adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan dan terkena noda zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapatkan suatu jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya pada Islam pada fase lemah dan berkembang dan menyeru kepada penerapan syari&#39;at, akan tetapi ketika ia telah mendapatkan suatu kedudukan tertentu, ia menjauhi penerapan syari&#39;at dan janji janjinya yang dahulu dan tidak menyukai orang yang menuntutnya untuk menerapkan syari&#39;at serta menganggap orang yang menuntutnya untuk menerapkan syari&#39;at sebagai orang yang terkena penyakit akal dan pemikiran. Ia tidak menerapkan syari&#39;at, juga ia pun tidak membiarkan orang lain menerapkannya atau berusaha untuk menerapkannya, maka ketahuilah bahwa ia adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan dan terkena noda zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati suatu jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya pada Islam. Ketika bersama kaum muslimin, mereka mengatakan: &quot;Kami orang orang muslim, kami harakah Islam, kami bekerja demi Islam dan untuk mengislamkan masyarakat, kami menginginkan untuk menerapkan syari&#39;at Allah di muka bumi&quot; Dan apabila mereka bersama setan setan manusia dan thogut thogut mereka, mereka berkata: &quot;Peganglah pernyataan kami ini secara jelas dan tegas, &quot;Kami adalah harakah nasionalis dan demokratis. Kami bekerja demi demokrasi dan menerapkan kebebasan dalam seluruh bentuk dan macam macamnya. Kami tidak dan tidak akan menerapkan syari&#39;at Allah, dan kami tidak berusaha mengislamkan masyarakat dan organisasi organisasinya. Kami tidak dan tidak akan memaksakan aturan Islam kepada seorangpun. Maka siapapun dari kaum muslimin yang menginginkan untuk beriltizam kepada Islam maka ia boleh melakukannya, dan barang siapa yang enggan beriltizam maka tidak mengapa. Apapun yang dipilih, maka kami menghormatinya&quot;. Maka ketahuilah bahwa jama&#39;ah ini adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan atau terkena noda zindiq ! Dan firman Allah Ta&#39;ala akan dikenakan atas jama&#39;ah ini serta jama&#39;ah yang lain yang seperti ini:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإذا لقوا الذين آمنوا قالو آمنا وإذا خلوا إلي شياطينهم قالو إنا معكم إنما نحن مستهزئون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p aligm=&quot;center&quot;&gt;&quot;Apabila mereka bertemu dengan orang orang beriman, mereka mengatakan: &quot;Kami telah beriman&quot; dan apabila mereka kembali ke syetan syetan mereka, mereka berkata: &quot;Kami bersama kalian, kami hanyalah berolok olok&quot; (Al Baqarah:14)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati suatu jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya pada Islam, bila ia telah mendapatkan suatu kedudukan tertentu di muka bumi dan kedudukannya tersebut telah berlangsung beberapa tahun, kemudian engkau mendapatinya memerintah dengan undang undang kafir dan thogut dan berhukum kepadanya, melindunginya serta berperang demi hukum tersebut, dan sebaliknya ia tidak melangkah selangkahpun untuk mengislamkan undang undang dan menerapkan syariat dengan beralasan dan bersembunyi dibelakang fiqih tadarruj (bertahap) dalam menerapkan hukum hukum syari&#39;at, maka ketahuilah  bahwa jama&#39;ah ini adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindikan dan terkena noda dusta dan zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapati sebuah jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya pada Islam, bila ia membutuhkan Islam dan kaum muslimin pada suatu fase tertentu, ia berbicara dengan bahasa iman dan islam serta memperbanyak pemakaian istilah istilah Islam, hingga engkau akan mengira bahwa ia adalah jama&#39;ah islam yang tidak rela sesuatupun sebagai pengganti syari&#39;at Islam. Dan apabila ia sudah tidak membutuhkan Islam dan kaum muslimin serta pada suatu fase tertentu ia membutuhkan selain kaum muslimin dari  kalangan orang orang sekuler, maka ia berbicara dengan bahasa sekuler dan liberal serta menggunakan istilah istilah mereka, hingga engkau hampir tidak bisa membedakan antara ia dan para penyeru sekulerisme yang kafir asli. Bila terdapat jama&#39;ah seperti ini maka ketahuilah bahwa jama&#39;ah tersebut adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan atau terkena noda zindiq !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika engkau mendapatkan sebuah jama&#39;ah atau harakah yang menisbatkan dirinya pada Islam, bila ia menolehkan mukanya pada kaum musyrikin, orang orang kafir, dan para thogut yang zalim, ia merendahkan dirinya dihadapan mereka, menghormati mereka dan mengucapkan kepada mereka ungkapan ungkapan kecintaan dan kasih sayang serta menyambut mereka dengan penuh kegembiraan dan tawa. Akan tetapi ketika ia menolehkan wajahnya kepada ke arah mujahidin muwahhidin ia memalingkan pandangannya dan bermuka masam serta menjauh, bersikap takabbur, merendahkan dan meremehkan mereka, menyalahkan dan berlepas diri dari mereka, bermakar atas mereka serta menutup bagi mereka  semua pintu pintu kecintaan, dialog, tafahum dan hormat. Maka ketahuilah bahwa jama&#39;ah ini adalah jama&#39;ah yang mempraktekkan kezindiqan dan terkena noda zindiq, serta memiliki satu sifat dari sifat sifat khowarij ghulat yang paling nampak, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang mensifati mereka:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan mereka telah melebihi orang orang khawarij zaman dahulu dan jauh mendahuluinya. Mereka membunuh orang Islam dan mencintai penyembah berhala !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila didapatkan jama&#39;ah atau harakah yang mempunyai sifat yang disebutkan diatas, maka larilah darinya seperti lari dari anjing koreng dan jangan menoleh ke arahnya, meskipun engkau melihatnya berpura pura islam atau menampak nampakkan keislamannya ataupun berpura pura menangis... Karena itu hanyalah air mata serigala dan tipuan belaka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Abdul Mu&#39;im Mushthofa Halimah Abu Bashir Ath Thorthusiy&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;28/8/1430 H.&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/09/jamaah-jamaah-zindiq.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i47.tinypic.com/21evj9_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-395513188230468718</guid><pubDate>Mon, 27 Aug 2012 03:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T21:11:43.260+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Muslimah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tema Lain</category><title>Seandainya suamiku seperti mereka</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i45.tinypic.com/10wn1u8.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika keluar lembaran daftar mujahidin mulia pembela Islam yang sedang  sedang diburon, saya mengangankan seandainya lembaran tersebut juga mengandungi foto dan nama suamiku, agar kami semua ikut mendapatkan kemulian, kami semua bukan saja dia. Agar anak anaknya bergembira ketika melihat bahwa bapak mereka adalah salah seorang pahlawan umat dan ksatrianya pada zaman ketika tetangga tetangga mereka dan bapak bapak teman teman mereka hanya tinggal diam menonton umatnya dan tidak berbuat apa apa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan mudah mudahan Allah dan kaum muslimin mencintai suamiku dan mudah mudahan Allah mengabulkan amalannya. Karena orang yang ridho kepada Allah adalah mereka yang akan diridhoi oleh-Nya dan manusiapun akan meridhoinya. Barang siapa yang dicintai oleh Allah, maka penduduk langit dan bumi akan mencintainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika ummahatul mu&#39;minin mencintai Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam... Mereka mencintai beliau karena beliau adalah seorang pemberani, yang Jibril turun kepada beliau saat beliau beribadah di gua yang gelap. Mereka mencintai beliau karena beliau  seorang pemberani yang menyampaikan risalah Rob beliau dan bersabda di hadapan orang orang Quraisy:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لقد جئتكم بالذبح&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Saya telah mendatangi kalian dengan membawa penyembelihan&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka mencintai beliau, karena beliau adalah seorang pemberani yang mana sahabdat sahabat beliau berlindung di belakang punggung beliau bila pertempuran telah sangat memanas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh Allah dan orang orang yang beriman telah mencintai beliau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika isteri Ash Shidiq mencintai suaminya... Ia mencintainya karena beliau adalah seorang pemberani, orang pertama yang beriman kepada Allah Azza wa Jalla dan Rosul-Nya shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Ia mencintai beliau karena beliau adalah seorang pemberani, orang pertama yang membenarkan Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam. Ia mencintai beliau karena beliau adalah seorang pemberani yang memerangi orang orang murtad dengan penuh keberanian hingga Allah menjaga din-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh, Allah telah mencintai beliau kemudian kaum musliminpun mencintai beliau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika isteri Umar bin Khoththob mencintai suaminya Umar... Ia mencintai beliau karena beliau adalah seorang pemberani, orang pertama yang membedakan antara al haq dan al batil. Ia mencintai beliau karena beliau adalah seorang yang apabila berjalan di sebuah lembah, maka setan akan berjalan di lembah yang lain. Ia mencintai beliau karena beliau adalah seorang pemberani yang lantang menyuarakan al haq saat membantah Abu Sufyan di Uhud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh Allah telah mencintai beliau kemudian kaum musliminpun  mencintai beliau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka semua adalah kekasih kekasih Allah, kekasih kekasih umat, mereka dan orang orang yang mengikuti jalan mereka, membela apa yang mereka bela,  menolong apa yang mereka tolong. Mereka semua adalah para panglima umat dan ksatrianya, semisal Saifullah Al Maslul, Abu Dujanah, Al Barra bin Malik, Abdullah bin Zubair, Ahmad bin Taimiyah, Sholahuddin, Marwan Hadid, Usamah bin Ladin, Kholid Al Islambuliy, Yahya &#39;Iyasy, Samir Suwailim, Khoththob, Yusuf &#39;Uyairiy, Sulthan Al Qohthomiy dan lain lain rodiyallahu &#39;anhum ajma&#39;in.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merekalah yang berhak untuk dicintai...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merekalah yang berhak disetiai...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merekalah orang orang mulia...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap singa dari mereka berhak untuk kita cintai, karena ia telah mencintai Allah dan rosul-Nya serta mencintai dan membela umat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap singa dari mereka berhak untuk disetiai, karena ia telah menepati janjinya pada Allah, setia pada Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam dengan mengikuti sunnah beliau, dan setia pada umatnya ketika ia mengangkat kepalanya untuk bertempur untuk membela umat Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap singa dari mereka adalah berhak untuk dilindungi kehormatannya, karena mereka telah melindungi kehormatan dan kemulian umat. Seorang pemberani yang mulia adalah orang yang apabila ia telah mencintai sesuatu, ia akan setia dan menepati janjinya. Dan orang yang tidak seperti itu adalah  pengecut yang tidak berhak untuk dicintai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ummul Ghuroba&#39;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: Shoutul Jihad, dengan sedikit perubahan&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/seandainya-suamiku-seperti-mereka.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i45.tinypic.com/10wn1u8_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-1381802402165739878</guid><pubDate>Sun, 26 Aug 2012 14:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T21:08:14.554+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><title>Tauhid  adalah hak Allah atas seluruh hamba</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/35dcbyc.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ketahuilah, semoga Allah Ta&#39;ala  merahmatimu, bahwa perkara pertama yang Allah wajibkan atas seluruh hamba hamba-Nya untuk dipelajari dan diamalkan, sebelum sholat, zakat, puasa, haji dan seluruh kewajiban kewajiban yang lain adalah &lt;b&gt;tauhid&lt;/b&gt;. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketahuilah bahwa &lt;b&gt;tidak ada Ilah selain Allah&lt;/b&gt;&quot; (Surat Al Qital:19)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan bahwa Allah Subhanahu tidak menciptakan mereka kecuali hanya untuk mencapai perkara agung ini. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku&quot; (Adz Dzaariyaat : 56)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya adalah: Agar mereka men-tauhidkan Aku, yaitu beribadah &lt;u&gt;hanya&lt;/u&gt; kepada-Ku saja. Inilah makna dari  laa ilaaha illallaah, yaitu tidak ada yang diibadahi secara haq kecuali Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah tujuan  diutusnya para semua Rosul , Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Sungguh Kami telah mengutus rosul pada setiap umat untuk menyerukan &quot;Beribadahlah kepada Allah dan jauhilah thogut.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Beribadahlah kepada Allah dan jauhilah thogut.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;adalah makna dari:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak ada Ilah kecuali Allah&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena mengandung bentuk kalimat&lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt; (bentuk kalimat peniadaan) dan bentuk kalimat &lt;b&gt;itsbaat&lt;/b&gt; (bentuk kalimat penetapan). Bentuk &lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt;nya adalah:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak  ada Ilah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan bentuk &lt;b&gt;itsbaat&lt;/b&gt;nya adalah:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kecuali Allah&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Laa ilaaha&lt;/b&gt; mengandung pengertian tindakan &lt;u&gt;meninggalkan segala sesuatu yang diibadahi  selain Allah &lt;/u&gt;, dan ia merupakan &lt;u&gt;thogut&lt;/u&gt; apabila ia (yaitu orang yang diibadahi selain Allah tadi. pent) rela untuk diibadahi.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;   Sedangkan &lt;b&gt;illallaah&lt;/b&gt; mengandung pengertian  &lt;u&gt;menetapkan ibadah &lt;b&gt;hanya&lt;/b&gt; kepada Allah saja&lt;/u&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menerapkan kalimat tauhid yang agung ini, maka harus menggabungkan antara sisi &lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt; dan sisi &lt;b&gt;itsbaat&lt;/b&gt;. Apabila &lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt; saja, maka ini merupakan sebuah bentuk kekafiran dan ta&#39;thiil. Apabila &lt;b&gt;itsbaat&lt;/b&gt; saja, maka tidak mencukupi, karena masih mengandung keimanan kepada sembahan sembahan lain disamping keimanannya kepada Allah. Sampai seorang hamba mengumpulkan antara &lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;itsbaat&lt;/b&gt;, hingga ia hanya beribadah kepada Allah saja serta ber-baro&#39; (berlepas diri) dan kafir kepada setiap sesuatu yang diibadahi selain Allah, maka ketika itu ia telah menerapkan tauhid yang telah dibawa oleh semua Rosul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dia menurunkan para malaikat dengan  perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dari  hamba hamba-Nya, yaitu: &quot;Berilah peringatan oleh kamu sekalian, bahwasanya tidak ada Ilah selain Aku, maka hendaknya kalian bertaqwa kepada-Ku&quot; (An Nahl:2).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Subhanahu berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rosulpun kecuali Kami wahyukan kepadanya: bahwasanya tidak ada Ilah selain Aku maka beribadahlah kepada-Ku&quot; (Al Anbiyaa:25)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam As Sunnah, sabda Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perkataanku dan perkataan para Nabi sebelumku yang paling utama adalah: laa ilaaha illallaah.&quot; (Diriwayatkan oleh Al Bukhoriy)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demi tujuan yang agung ini , maka terjadilah perang antara para Rosul dengan kaum kaum mereka. Konflik, al wala&#39;dan al baro&#39;, cinta dan kebencian, serta pertemanan dan permusuhan adalah berdasarkan hal ini. Karena sebab masalah ini, banyak para Nabi yang dibunuh dan disiksa, para sahabat dianiaya, mereka disiksa di Mekah sejak sebelum disyari&#39;atkannya sholat, zakat, haji dan kewajiban kewajiban lainnya. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (Rosul) dari kalangan mereka, dan orang orang kafir berkata: &quot;Ini adalah seorang ahli sihir  tukang pendusta. Mengapa ia menjadikan Ilah Ilah itu hanya saja saja? Ini benar benar sesuatu yang mengherankan !&quot; (Shaad:4-5)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firman Allah tentang kaum musyrikin diatas menceritakan tentang pengingkaran mereka terhadap hal paling besar yang dibawa oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam: &lt;b&gt;&quot;Kenapa ia menjadikan Ilah Ilah itu hanya satu saja?!&quot;&lt;/b&gt; adalah makna dari &lt;b&gt;&quot;Beribadahlah kepada Allah dan jauhilah thogut&quot;&lt;/b&gt;, dan makna dari &lt;b&gt;&quot;Tidak ada Ilah kecuali Allah&quot;.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan inilah &lt;b&gt;Al &#39;Urwah Al Wutsqo&lt;/b&gt; (buhul tali yang kokoh) yang mana Allah telah menjamin hamba hamba-Nya, apabila mereka berpegang teguh kepadanya, maka  tidak akan putus. Keselamatan tidak akan dapat diraih kecuali dengan berpegang teguh kepadanya. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak ada paksaan untuk memasuki din. Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dan jalan yang sesat. Maka barang siapa yang kafir kepada thogut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang teguh kepada &lt;b&gt;al &#39;urwah al wutsqo&lt;/b&gt; (buhul tali yang sangat kuat) yang tidak akan putus&quot; (Al Baqarah:256).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Barang siapa yang kafir kepada thogut&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;adalah merupakan &lt;b&gt;nafiy&lt;/b&gt; (peniadaan) yang terkandung di dalam:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Tidak ada Ilah&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan firnan Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan beriman kepada Allah&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;adalah merupakan &lt;b&gt;itsbat&lt;/b&gt; yang terkandung di dalam:&lt;br /&gt;
&lt;p&gt;Adapun &lt;b&gt;Al &#39;Urwah Al Wutsqo&lt;/b&gt; (ikatan yang paling kokoh) yang mana seseorang tidak akan selamat kecuali dengan berpegang teguh dengannya adalah &lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt; (tidak ada Ilah kecuali Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu karena ikatan ikatan iman itu adalah banyak, dan manusia berpegang teguh kepada semua itu atau kepada sebagiannya. Ada yang hanya berpegang teguh kepada ikatan sholat saja, ada yang berpegang teguh kepada ikatan sedekah dan perbuatan perbuatan baik saja. Akan tetapi itu semua tidak mencukupi untuk mendapatkan keselamatan bila tanpa adanya &lt;b&gt;al &#39;urwah al wutsqo&lt;/b&gt;. Tidak akan ada keselamatan selama lamanya kecuali bila ikatan agung ini (&lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt;) telah diterapkan sebelum ikatan ikatan iman yang lain, karena tanpa ikatan ini maka ikatan ikatan yang lain tidak akan dikabulkan. Oleh karena itu, ketika fir&#39;aun telah melihat kematiannya dan dalam keadaan tenggelam, dia tidak berkeinginan untuk  berpegang teguh kecuali kepada ikatan ini. Akan tetapi itu terjadi ketika telah habis masa untuk itu. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hingga bila fir&#39;aun itu telah hampir tenggelam, ia berkata: &quot;Saya beriman bahwa tidak ada Ilah kecuali  yang diimani oleh Bani Israel dan saya termasuk orang murlim.&quot; (Yunus:90).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena agungnya urusan tauhid ini, maka telah shohih rwayat dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam, bahwasanya langit langit dan bumi bila diletakkan pada salah satu piringan mizan (timbangan) dan &lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt; pada piringan yang satunya lagi, maka &lt;b&gt;laa ilaaha illallaah &lt;/b&gt; akan lebih berat dari itu semua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu tidak ada yang lebih baik untuk menghadapi keadaan yang berat selain tauhid, tidakkah engkau melihat bahwa do&#39;a ketika ditimpa musibah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Allah. Allah adalah Rob ku dan aku tidak menyekutukan-Nya dengan seorangpun.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu para Nabi, yaitu manusia yang paling berilmu dan paling faqih, ketika menghadapi keadaan yang berat, mereka berlindung dengan tauhid dan bertawassul kepada Allah dengannya, ini karena pengetahuan mereka bahwa tauhid adalah hal yang paling agung di sisi Allah. Allah Ta&#39;ala berfirman tentang Nabi-Nya Yunus &#39;alaihis salam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Maka ia menyeru dalam beberapa kegelapan&lt;sup&gt;[2]&lt;/sup&gt;: &quot;Bahwa tidak ada Ilah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang orang zalim&quot;. Maka Kami memperkenankan do&#39;anya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang orang beriman.&quot; (Al Anbiyaa&#39; : 87-88)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila engkau telah memahami penjelasan diatas tentang pentingnya tauhid (&lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt;) serta agungnya kedudukannya, dan bahwa maknanya adalah men-tauhidkan Allah dengan ibadah, maksudnya bahwa tidak ada sesuatu yang diibadahi secara haq selain Allah, maka &lt;b&gt;wajib atasmu&lt;/b&gt; untuk mempelajari makna ibadah agar engkau dapat mempersembahkannya secara sempurna kepada Allah dan agar engkau dapat menghindari beribadah kepada selain Allah subhanahu dengan suatu bentuk ibadah apapun. Dengan itu,  engkau dapat menerapkan tauhid secara sempurna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian juga, engkau wajib memahami makna syirik yang merupakan lawan dari tauhid agar engkau dapat menghindarinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum itu, ketahuilah bahwa &lt;b&gt;laa ilaaha illallaah&lt;/b&gt; mempunyai syarat syarat yang tidak akan sah kecuali dengannya. Syarat syarat tersebut adalah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang pertama:&lt;/b&gt; Mengetahui maknanya, apa yang ditiadakannya dan apa yang ditetapkannya. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketahuilah bahwa tidak ada Ilah selain Allah&quot; (Al Qital : 19)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang kedua:&lt;/b&gt; Yakin yang dapat meniadakan keragu raguan. Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Manusia yang paling bahagia dengan syafa&#39;atku pada hari kiama adalah orang yang mengucapkan &quot;laa ilaaha illallaah&quot;&lt;sup&gt;[3]&lt;/sup&gt; secara ikhlas dari dalam hatinya atau jiwanya&quot; (diriwayatkan oleh Al Bukhoriy).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang ketiga:&lt;/b&gt; Shidq (benar/jujur) yang meniadakan dusta. Kalimat ini tidak akan dikabulkan dari orang yang mengucapkannya secara dusta, seperti orang munafik. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya orang orang munafik, mereka berada di tingkat paling bawah di neraka&quot; (An Nisa : 145)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang keempat:&lt;/b&gt; Ikhlas yang meniadakan kesyirikan. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya barang siapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka Allah telah mengharamkan surga atasnya.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang kelima:&lt;/b&gt; Cinta terhadap kalimat ini dan apa apa yang ditunjukkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang keenam:&lt;/b&gt; Melaksanakan hak haknya. Wahab bin Munabbih berkata: Laa ilaaha illallaah adalah kunci surga, dan setiap kunci memiliki gigi gigi. Barang siapa yang datang dengan kunci yang memiliki gigi gigi, maka akan dibukakan baginya, dan barang siapa yang datang dengan kunci yang tidak bergigi maka tidak akan dibukakan baginya. Gigi giginya adalah hak hak laa ilaaha illallaah berupa rukun rukun dan kewajiban kewajiban dalam Islam, ikatan ikatan Iman  serta lawazim lawazimnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Yang ketujuh:&lt;/b&gt; Meninggalkan pembatal pembatalnya, dan ini banyak, yang paling berbahaya adalah syirik kepada Allah. Nanti akan dijelaskan sebagian dari pembatal pembatalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketahuilah, bahwa tauhid ini dinamakan oleh sebagian ahlul &#39;ilmi dengan &lt;b&gt;tauhid uluhiyah&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;tauhid ibadah&lt;/b&gt;, dan disana masih ada dua macam tauhid yang lain yang disebutkan oleh para ulama, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;1. Tauhid rububiyah&lt;/b&gt; yaitu i&#39;tiqod (keyakinan) bahwa Allah adalah Pencipta, Pemberi rezki dan Pengatur. Ini saja tidak cukup untuk mendapatkan keselamatan. Orang orang kafir Quraisypun beriman terhadap hal ini, meskipun demikian mereka tidak menjadi kaum muslimin dengan keiman terhadap hal ini saja, darah dan harta mereka tidak terlindungi sampai mereka menerapkan &lt;b&gt;tauhid ibadah&lt;/b&gt; dan berlepas diri dari Ilah Ilah (sembahan sembahan) mereka yang batil. Allah Ta&#39;ala berfirman tentang mereka:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka (orang orang musyrik): &quot;Siapakah yang menciptakan langit langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?&quot; Tentu mereka akan menjawab: &quot;Allah&quot; (Al Ankabut:61).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;2. Tauhiid asma&#39; wa shifat:&lt;/b&gt; Yaitu mensifati Allah dengan apa apa yang Dia telah mensifati Diri-Nya dengannya tanpa tasybih dan tamtsil (menyerupakan-Nya dengan makhluk),,  dan tanpa takyif (menentukan bagaimananya)ataupun ta&#39;thil (meniadakannya / mengingkarinya), serta kita tidak mensifati seorangpun dengan apapun dari sifat sifat-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Syirik&lt;/b&gt;. Ketahuilah bahwa dosa kepada Allah yang paling besar adalah syirik. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan sesuatu dengan-Nya, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam telah ditanya tentang dosa paling besar, lalu beliau bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yaitu bila engkau membuat tandingan bagi Allah, padahal Allah telah menciptakanmu.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbuatan ini akan menghapus segala amalan amalan. Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bila engkau melakukan syirik maka benar benar akan terhapus amalan amalanmu.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syirik ada dua macam, syirik besar dan syirik kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syirk kecil adalah seperti perbuatan riya&#39; yang ringan dan bersumpah dengan selain nama Allah Ta&#39;ala seperti bersumpah dengan nama Nabi, ka&#39;bah, orang orang mulia dan yang semacam itu. Ini adalah syirik kecil, kecuali bila pelakunya berkeyakinan bahwa sesuatu yang ia bersumpah dengan namanya itu lebih agung daripada Allah, maka perbuatannya ini menjadi syirik besar, dan  ini akan nampak dari sikap peremehannya terhadap sumpah dengan Allah, sebaliknya  ia takut bila bersumpah dengan nama nama  yang mereka cintai selain Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan syirik besar adalah mengambil sesatu yang diibadahi disamping Allah, mensekutukan Allah dengannya dalam apapun bentuk dari bentuk bentuk ibadah, ia sujud kepadanya atau sholat kepadanya, atau berdo&#39;a kepadanya, atau berharap dan takut kepadanya sebagaimana ia takut dan berharap kepada Allah, atau mencintainya seperti cintanya kepada Allah,  atau meminta pertolongan kepadanya untuk mencegah bahaya dan mendapatkan  manfaat dalam hal hal yang tidak dimampui kecuali oleh Allah, atau mengikuti dan mentaatinya dalam masalah tasyri&#39; (pembuatan syari&#39;at/undang undang), tahlil (penghalalan sesuatu) dan tahrim (pengharaman sesuatu), itu semua adalah perbuatan syirik kepada Allah yang Maha Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sini engkau mengetahui bahwa syirik adalah pembatal tauhid, terkadang terjadi pada masalah uluhiyah dan terkadang pada masalah asma&#39; wa shifat: yaitu dengan mensifati Allah dengan sebagian dari sifat sifat makhluq-Nya, seperti mengatakan bahwa Tangan Allah seperti tangan tangan makhluq, padahal Allah berfirman dalam mensifati Diri-Nya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya dan Dia adalah Maha Mendengar dan Maha Melihat.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau mensifati selain Allah dengan sebagian dari sifat sifat Allah subhanahu, atau memecahkan baginya nama dari nama nama Allah sebagaimana perbuatan orang orang musyrikin yang telah menamai berhala mereka &#39;Uzza yaitu pecahan dari Al &#39;Aziz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbuatan meninggalkan sholat adalah termasuk dari hal hal yang telah dijelaskan oleh Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam termasuk dari kesyirikan. Beliau bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya diantara seseorang dan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan sholat.&quot; (diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Kitabul Iman dari Jabir bin Abdillah rodiyallah &#39;anhu dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya memohon kepada Allah untuk melindungi kami dan engkau dari menyekutukan Allah. Sungguh Allah Ta&#39;ala telah berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya barang siapa yang menyekutukan Allah, maka  Allah telah mengharamkan surga atasnya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Abu Muhammad &#39;Ashim Al Maqdisiy&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penjara Qofqofa, Yordania, Robi&#39;u Ats Tsani 1415 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alih bahasa : Muhajir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;=====================================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[1] Syarat pengikat ini adalah penting, karena dengannya tidak akan dianggap sebagai thogut orang yang diibadahi sedangkan ia tidak rela terhadap ibadahnya orang orang musyrikin kepadanya, seperti para malaikat, &#39;uzair, Al Masih, dan yang selain mereka dari para Nabi dan para wali dan orang orang sholeh, mereka semua tidak dinamakan sebagai thogut, dan tidak pula berbaro&#39; dari mereka, akan tetapi berbaro&#39; dari peribadatan kepada mereka dan keyakinan terhadap ke-ilahan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[2] Kegelapan malam, kegelapan laut dan kegelapan perut ikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[3] Sebagian ahlul &#39;ilmi berpandangan bahwa ungkapan ungkapan di-ithlaqkan yang seperti ini yang menyatakan bahwa: &quot;Barang siapa yang mengucapkan laa ilaaha illallaah maka ia masuk surga&quot;, adalah ketika permulaan Islam, ketika dakwah baru hanya untuk mengikrarkan tauhid. Akan tetapi ketika  kewajiban kewajiban telah diwajibkan, hukum hukum had telah diterapkan, maka hal ini di-mansukh, dan dalil dalil tentang hal ini adalah banyak dan nampak jelas. Seperti ini juga pendapat Adh dhohak, Az Zuhri, Sufyan Ats Tsauriy dan lain lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelompok lain mengatakan bahwa hal ini tidak perlu dianggap sebagai mansukh, karena segala sesuatu dari rukun rukun din dan kewajiban kewajiban Islam adalah termasuk tuntutan tuntutan pengikraran dua kalimat syahadat serta penyempurnanya. Bila ia telah mengikrarkannya kemudian tidak melaksanakan sesuatupun dari kewajiban kewajibannya karena sebab juhud (mengingkari) atau karena sebab peremehan berdasarkan perincian khilaf dalam masalah ini, maka kami menghukuminya dengan kafir dan tidak masuk surga. Pendapat ini juga berdekatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelompok lain mengatakan: Melafazkan kalimat tauhid adalah merupakan sebab masuk surga dan selamat dari neraka, dengan syarat yaitu hendaknya mengerjakan kewajiban kewajiban dan meninggalkan dosa dosa besar. Bila ia tidak mengerjakan kewajiban kewajiban dan tidak pula meninggalkan dosa dosa besar, maka perbuatannya yang melafazkan kalimat tauhid tidak dapat mencegahnya dari masuk neraka. Pendapat ini berdekatan dengan pendapat sebelumnya atau bahkan sama. Wallahu subhanahu wa ta&#39;ala a&#39;lam. (At Targhib wa At Tarhib: 2/413-414)&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/tauhid-adalah-hak-allah-atas-seluruh.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/35dcbyc_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-4658167354578995254</guid><pubDate>Wed, 22 Aug 2012 14:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T20:43:22.642+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Bashir Ath Thorthusiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Featured</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Arti Terorisme</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i47.tinypic.com/2d9a4k6.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&lt;b&gt;ARTI TERORISME &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Penulis: Syeikh Abu Bashir Ath Thorthusiy hafizhahullah&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas Rosulillah.&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Wa ba&#39;du:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam setiap kesempatan, untuk mencapai tujuan yang ada dalam diri mereka, mereka mengadakan muktamar. Kemudian mereka bergerak dan menganggap bahwa mereka sangat anti dan mengecam tindakan terorisme dan para teroris. Tapi dengan tanpa menentukan makna dan sifat terorisme yang seyogyanya  diberantas dan diperangi!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah terorisme adalah istilah yang paling banyak pengaruhnya dan paling sering diperdebatkan pada zaman ini. Meskipun demikian, orang orang itu sampai saat ini belum membatasi pengertian yang jelas dari kata terorisme yang dapat mereka lazimi. Masalah ini dan masalah lainnya, telah menjadikan kita memiliki puluhan tanda tanya tentang tujuan dan maksud orang orang itu dalam perang melawan terorisme  yang telah mereka proklamirkan.&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Pada sisi yang berseberangan&lt;/font&gt;, pada barisan Islam, telah didapati golongan yang mendukung pemakaian istilah terorisme secara mutlak dalam bentuk pujian, karena tercantum dalam bebarapa nash nash syar&#39;i dalam bentuk  dorongan dan pujian. Dan juga didapati golongan yang tidak memakai istilah ini kecuali dalam bentuk celaan dan ketidak setujuan, karena  hal ini mengarah pada makna makna yang tidak sesuai dengan aspek ke-rahmatan Islam untuk alam semesta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertentangan ini dan juga hal hal lain, telah menjadikan kami perlu menjelaskan makna yang jelas dan benar (berdasarkan kaca mata syar&#39;i) terhadap makna dari istilah terorisme, serta menentukan sikap terhadap istilah ini beserta makna maknanya dengan gambaran yang lebih baik dan lebih jelas, yang tidak menyisakan kesempatan  untuk dirancukan demi tujuan tertentu.&lt;sup&gt;[2]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Maka saya katakan:&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Terorisme (al irhab)&lt;/b&gt; secara bahasa bermakna: Tindakan untuk menciptakan ketakutan dan panik pada diri orang lain. Sedangkan teroris (al irhabiy) bermakna: Pelaku yang menciptakan rasa takut dan panik pada diri orang lain dengan suatu perbuatan yang menakutkan dan perbuatan yang menciptakan kepanikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Manzhur berkata dalam kitab beliau Lisanul Arab:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Rohiba - yarhabu - rohbatan - ruhban - rohban&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;&lt;i&gt;khoofa&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (takut) dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;rohiba asy syai-a rohban wa ruhbatan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;&lt;i&gt;khoofahu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (takut kepadanya).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hadits do&#39;a disebutkan: &lt;b&gt;&lt;i&gt;roghbatan wa &lt;u&gt;rohbatan&lt;/u&gt; ilaika&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (cinta dan takut kepada-Mu,) bermakna &lt;b&gt;&lt;i&gt;al khoufu wa al faz&#39;u&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (takut dan panik).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;tarohhaba ghoirohu idzaa tawa&#39;&#39;adahu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ( dikatakan &lt;u&gt;menteror&lt;/u&gt; orang lain apabila ia mengancamnya), dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;arhibahu wa rohhabahu wa istarhabahu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;&lt;i&gt;akhoofahu wa fazza&#39;ahu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (menjadikannya takut dan panik). Dan seterusnya (dari kitab Lisanul Arab. pent).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kitab An Nihayah milik Ibnul Atsir, &lt;b&gt;&lt;i&gt;ar rohbah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;&lt;i&gt;al khoufu wa al faz&#39;u&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (takut dan panik). Dalam hadits Bahz bin Hakim: &quot;Saya mendengar &lt;u&gt;ar roohibah&lt;/u&gt;&quot; maknanya  keadaan yang &lt;b&gt;turhibu&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;tufzi&#39;u wa tukhowwifu&lt;/b&gt; (menakutkan dan membuat panik). Dalam riwayat lain, &quot;saya mendengar kamu &lt;u&gt;rohiban&lt;/u&gt;&quot; maksudnya adalah &lt;u&gt;kho-ifan&lt;/u&gt; (dalam keadaan takut). Dan seterusnya (dari kitab An Nihayah. pent).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأعدوا لهم ما استطعتم من قوة ومن رباط الخيل ترهبون به عدوالله وعدوكم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian mampui dan dari kuda kuda yang ditambat untuk berperang, yang dengan persiapan itu kalian dapat &lt;u&gt;menteror&lt;/u&gt;  musuh Allah dan musuh kalian.&lt;/br&gt;(Al Anfal:60)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Katsir berkata dalam tafsir beliau: &quot;Firman-Nya: &lt;b&gt;&lt;i&gt;turhibuuna&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (kalian menteror), maksudnya: &lt;b&gt;&lt;i&gt;tukhowwifuuna&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (membuat takut). &lt;b&gt;&lt;i&gt;Bihi &#39;aduwwallaahi wa &#39;aduwwakum&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (musuh Allah dan musuh kalian), maksudnya: orang orang kafir.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah berfirman tentang kisah tukang sihir dan Nabi Musa:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قال القوا فلما ألقوا سحروا أعين الناس واسترهبواهم وجاءوا بسحر عظيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Musa berkata (kepada tukang sihir): &quot;Lemparkanlah (lebih dahulu).&quot; Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang orang dan &lt;b&gt;menteror&lt;/b&gt;nya , serta mereka mendatangkan sihir yang  besar.&quot;&lt;/br&gt;(Al  A&#39;raaf:116)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnul Jauziz berkata dalam Zaadul Masiir: &quot;&lt;b&gt;Wa istarhabuuhum&lt;/b&gt; (menteror mereka) bermakna &lt;b&gt;khowwafuuhum&lt;/b&gt; (membuat mereka takut.&quot; Az Zujaj bekata: &quot;Mereka menumbuhkan rasa &lt;b&gt;rohbah&lt;/b&gt; (takut) pada diri manusia sehingga manusia  takut dari mereka.&quot; dan seterusnya. Maksudnya, manusia merasa khouf (takut) dari mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لأنتم أشد رهبة في صدورهم من الله ذلك بأنهم قوم لا يفقهون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya kalian, dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti.&quot;&lt;/br&gt;(Al Hasyr:13)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Katsir berkata dalam tafsir: &quot;&lt;b&gt;la antum asyaddu &lt;u&gt;rohbatan&lt;/u&gt; fii shuduurihim minallah&lt;/b&gt; maksudnya adalah bahwa mereka lebih takut kepada kalian daripada takut mereka kepada Allah.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Makna terorisme (al irhaab) diatas tidak berbeda dengan makna dari kata ini yang telah ditetapkan oleh bahasa bahasa lain. Dalam kamus Al Mawrid (kamus inggris-arab. pent), makna kata &lt;b&gt;terror&lt;/b&gt; (al irhab) adalah &lt;b&gt;ro&#39;-&#39;aba, dza&#39;aro, hawwala&lt;/b&gt; (semuanya berarti: membuat orang takut/panik. pent), &lt;b&gt;dan setiap sesuatu yang memunculkan rasa takut dalam jiwa&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Terrorism&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;irhaab&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;ro&#39;aba&lt;/b&gt; (menakut nakutkan), &lt;b&gt;dza&#39;aro&lt;/b&gt; (menakuti), &lt;b&gt;kullu maa yuuqo&#39;u ar-ro&#39;ba fii an-nufuusi&lt;/b&gt; (segala sesuatu yang menimbulkan rasa takut di dalam jiwa). &lt;b&gt;Terrorist&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;al irhabiy&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;terrorize&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;yurhibu&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;yurowwi&#39;u&lt;/b&gt; (menimbulkan rasa takut / menggentarkan), &lt;b&gt;yukrihuhu &#39;alaa amrin bil irhab&lt;/b&gt; (memaksa seseorang kepada sesuatu dengan cara mengintimidasi). Sedangkan &lt;b&gt;terror stricken&lt;/b&gt; bermakna &lt;b&gt;murowwa&#39;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;madz&#39;uur&lt;/b&gt; (orang yang ketakutan / sangat panik).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Adapun arti secara istilah&lt;/font&gt;, kami tidak mungkin dapat menengahkan satu pengertian  bagi istilah terorisme dan dapat mewakilinya, hanya karena istilah ini dapat dipergunakan pada lebih dari satu keadaan. Istilah ini mempunyai beberapa keadaan. Ia  dapat dipakai pada kebaikan dan juga dapat dipakai pada kejelekan. Oleh karena itu, untuk menentukan pengertiannya, maka pertama tama istilah terorisme harus dibagi terlebih dahulu kepada dua bagian yang saling bertolak belakang dan saling berbeda: &lt;b&gt;terorisme yang tercela&lt;/b&gt; yang membawa kepada makna kejelekan dan &lt;b&gt;terorisme yang terpuji&lt;/b&gt; yang membawa kepada makna kebaikan. Kemudian mendefinisikan kedua hal ini  dengan definisinya masing masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama, terorisme yang tercela secara syar&#39;i&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yaitu: &lt;b&gt;&quot;&lt;u&gt;Kesengajaan&lt;/u&gt;  untuk menimbulkan rasa takut, panik dan gentar pada diri orang yang secara syar&#39;i tidak boleh untuk dibuat takut (panik), yaitu orang yang kehormatannya dilindungi oleh syari!at dan  orang yang tidak boleh untuk sengaja dijadikan sebagai sasaran perang.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun golongan yang kehormatan mereka dilindungi oleh syari&#39;at adalah kaum muslimin, ahlu dzimmah (orang kafir yang tunduk kepada syari&#39;at Islam dan berada dibawah kekuasaan kaum muslimin pent) serta ahlul &#39;ahdi wal aman al mu-aqqotiin min ghoiril muslimiin (orang non muslim yang terikat perjanjian  dengan kaum muslimin dan mendapat jaminan keamanan sementara. pent).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan mereka yang oleh syari&#39;at dilarang untuk &lt;u&gt;sengaja&lt;/u&gt; dijadikan sasaran perang, selain golongan yang telah disebutkan diatas adalah para wanita, anak anak, orang orang tua jompo, pendeta kaum musyrikin dan orang selain mereka yang tidak terlibat dalam pertempuran dan perang, yang tidak ada ikatan perjanjian antara mereka dan kaum muslimin, juga bukan dari kalangan ahlu dzimmah. Mereka ini, walaupun mereka bukan golongan yang terlindungi kehormatannya secara penuh seperti kaum muslimin, ahlu dzimmah dan ahlul &#39;ahdi wal amaan,  karena  diperbolehkan untuk menjadikan mereka (golongan kedua ini ) sebagai tawanan dan boleh merampas harta mereka, akan tetapi tidak boleh &lt;u&gt;sengaja&lt;/u&gt; menjadikan mereka sebagai sasaran perang dan teror.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami telah mensyaratkan &lt;b&gt;&lt;u&gt;adanya kesengajaan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; dalam definisi diatas agar tidak mengikut sertakan dalam celaan mereka yang menteror orang lain (yang tidak boleh untuk diteror) karena sebab kesalahan dan tidak disengaja. Berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وليس عليكم جناح فيما أخطأتم به ولكن ما تعمدت قلوبكم وكان الله غفورا رحيما&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan tidak ada dosa atas kalian terhadap apa yang kalian khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah apa yang disengaja oleh hati kalian. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&quot;&lt;/br&gt;(Al Ahzab:5)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan berdasarkan pada sabda Rosulullah shollallahu &#39;alaihi wa sallam:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن الله  تجاوز لي عن أمتي الخطأ والنسيان &lt;br /&gt;
وما استكرهوا عليه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya Allah telah mengampuni  perbuatan karena ketidak sengajaan, lupa dan karena dipaksa dari umatku.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Contoh dari perbuatan teror yang tercela secara sya&#39;i dan akal dalam realita adalah banyak, dan hal ini tersealisasi dalam segala bentuk penyerangan yang menimbulkan rasa takut, panik dan cemas pada diri orang orang yang dijamin keamanannya dari golongan yang telah disebutkan diatas, sebagaimana yang telah dan sedang diperbuat oleh para penjajah durhaka berupa pembantaian dan teror terhadap golongan yang aman; di Iraq terhadap penduduk Iraq, di Palestina terhadap penduduk Palestina, di Afganistan terhadap penduduk Afganistan,  di Checnya terhadap penduduk Checnya, serta di tempat dan negeri lain. Alangkah banyaknya saksi dari realita kita sekarang atas bentuk terorisme yang tercela secara syar&#39;i ini bila kita hendak menghitungnya !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Contoh lainnya adalah bentuk teror yang dihasilkan dari persaingan beberapa negara dalam pengadaan sejata nuklir, khususnya adalah negara negara besar yang memiliki senjata ini. Korban pertama dari senjata ini adalah  orang orang yang tidak bersalah yang telah dilindungi oleh syari&#39;at.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Contoh lainnya juga adalah tindakan kriminal, kezaliman, pemaksaan dan tekanan yang dilakukan oleh sistim  yang rusak yang tengah memerintah negeri negeri kaum muslimin terhadap hak hak rakyatnya, yang telah menanamkan pada jiwa mereka rasa takut dan gentar terhadap segala sesuatu, terhadap hal kecil dan bahkan terhadap sesuatu yang tidak berwujud !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diantara bentuk terorisme yang tercela juga adalah perbuatan membegal (merampok) orang orang yang dijaga keamanannya dari golongan yang telah disebutkan diatas, merampas kehormatan mereka, harta mereka, keamanan mereka serta membuat mereka merasa terteror. Maka orang yang melakukan hal ini adalah termasuk orang yang membuat kerusakan di muka bumi. Mereka termasuk golongan yang telah Allah sebutkan di dalam firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;&lt;br /&gt;
إنما جزاء الذين يحارب الله ورسوله ويسعون في الأرض فسادا أن يقتلوا أو يصلبوا أو تقطع أيديهم وأرجلهم من خلاف أو ينفوا من الأرض ذلك لهم خزي في الدنيا ولهم في الآخرة عذاب عظيم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya pembalasan  terhadap orang orang yang memerangi Allah dan rasul-Nya dan membuat kerusakan  di muka bumi, hanyalah dibunuh, atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara bersilang, atau dibuang dari negeri. Yang demikian itu sebagai suatu kehinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka memperoleh azab yang besar.&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:33)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&lt;b&gt;Kedua, terorisme yang terpuji secara syar&#39;i&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yaitu: &lt;b&gt;&quot;Menciptakan rasa takut dan panik pada diri orang yang secara syar&#39;i boleh dibuat takut, &lt;u&gt;sekedar dapat mencegah&lt;/u&gt; orang tersebut dari perbuatannya yang menyerang dan zalim.&quot;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendefinisikannya dapat pula dikatakan: &lt;b&gt;&quot;yaitu menteror para pelaku teror.&quot;&lt;/b&gt; Maksudnya adalah tindakan teror yang disyari&#39;atkan dan terpuji terhadap pelaku teror yang tercela  &lt;u&gt;sekadar yang dapat meniadakan&lt;/u&gt; perilaku teror dan permusuhannya tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka terorisme dalam arti ini berarti kekuatan yang dapat meniadakan kekuatan kejelekan dan permusuhan serta segala hal yang berusa membuat kerusakan di muka bumi atau keluar dari aturan syari&#39;at. Sebagaimana dalam firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأعدوا لهم ما استطعتم من قوة ومن رباط الخيل ترهبون به عدو الله وعدوكم وآخرين من دونهم لا تعلمونهم الله يعلمهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi, dan dari kuda kuda yang ditambat untuk berperang, yang mana dengan persiapan itu kalian dapat &lt;b&gt;menteror&lt;/b&gt; musuh Allah dan musuh kalian, serta orang orang selain mereka yang kalian tidak mengetahuinya sedangkan Allah mengetahuinya.&quot;&lt;/br&gt;(Al Anfal:60)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya, dengan persiapan itu kalian dapat membuat gentar musuh musuh Allah dan musuh musuh kalian dari kalangan orang orang kafir yang durhaka yang bermakar terhadap kalian, sehingga mereka merasa takut kepada kalian dan tidak berani menyerang kalian dan merusak kehormatan kalian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah Ta&#39;ala  berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وقاتلوهم حتي لا تكون فتنة ويكون الدين كله لله فإن انتهوا فإن الله بما يعملون بصير&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah (kesyirikan) dan din (ketaatan) seluruhnya untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang mereka kerjakan.&quot;&lt;/br&gt;(Al Anfal:39)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah telah mensyari&#39;atkan perang agar tidak  terjadi fitnah (kesyirikan) dan kerusakan di muka bumi, serta agar orang orang pelaku kesyirikan dan pembuat kerusakan berhenti dari kesyirikan dan perbuatan merusak mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbuatan teror dalan bentuk semacam ini memiliki banyak faedah selain dari keadaannya yang dapat mencegah musuh dan membuatnya takut untuk menyerang, diantaranya adalah: membebaskan umat dari terlibat dalam banyak peperangan, karena tentara musuh melarikan diri dan kalah sehingga tercapai kemenangan atas mereka tanpa melakukan peperangan dan tanpa mengorbankan jiwa, sebagaimana dalam firman Allah ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وأنزل الذين ظاهروهم من أهل الكتاب من صياصييم وقذف في قلوبهم الرعب فريقا تقتلون وتأسرون فريقا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan Dia menurunkan orang orang ahli kitab yan membantu golongan yang bersekutu dari benteng benteng mereka dan Dia &lt;b&gt;memasukkan rasa takut&lt;/b&gt; ke dalam hati mereka. Sebagian mereka kamu bunuh dan sebagian yang lain kamu tawan.&quot;&lt;/br&gt;(Al Ahzab:26)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka kalah karena ketakutan dan menjadi tertawan, karena rasa takut dan gentar yang telah Allah campakkan ke dalam diri mereka. Karena orang yang takut dan gentar tidak layak berperang di medan medan tempur !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وقذف في قلوبهم الرعب يخربون بيوتهم بأيديهم وأيدي المؤمنين فاعتبروا يا أولي الأبصار&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka, mereka memusnahkan rumah rumah mereka dengan tangan  mereka sendiri dan tangan orang orang yang beriman. Maka ambilah pelajaran hai orang orang yang mempunyai pandangan.&quot;&lt;/br&gt;(Al Hasyr:2)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka memusnahkan rumah rumah mereka dengan tangan mereka sendiri karena  sebab kekalahan mereka secara moral ataupun material akibat rasa takut dan gentar yang telah dicampakkan ke dalam hati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ورد الله الذين كفروا بغيظهم لم ينالوا خيرا وكفي الله المؤمنين القتال وكان الله قويا عزيزا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan Allah menghalau orang orang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, mereka tidak memperoleh keuntungan apapun. Dan Allah menghindarkan orang orang mukmin dari peperangan. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.&quot;&lt;/br&gt;(Al Ahzab:25)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sebuah hadits, telah shohih dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam, bahwasanya beliau telah bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;نصرت بالرعب شهرا، يرعب مني العدو مسيرة شهر&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Saya telah ditolong dengan ketakutan (pada diri musuh) sebulan, musuh merasa takut kepadaku sejauh perjalanan sebulan.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maksudnya, saya telah ditolong dengan rasa takutnya musuh kepadaku sebelum saya berhadapan dengannya sejauh perjalanan sebulan. Musuh akan ditimpa ketakutan dan gentar hanya karena ia tahu bahwa pasukan Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam sedang menuju ke arahnya, sebelum pasukan tersebut berhadapan dengannya sejauh perjalanan satu bulan penuh. Ini adalah bentuk teror kepada musuh dan termasuk dalam makna teror, akan tetapi ini adalah teror yang terpuji, yang disyukuri dan diharapkan. Karena kalau tanpa adanya teror ini, maka musuh akan berani berperang sehingga mereka dapat merusak kehormatan manusia dan negeri !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Diantara bentuk teror ini adalah pelaksanaan hukum qishosh syar&#39;i.&lt;/font&gt; Karena di dalamnya mengandung  teror bagi orang orang yang berjiwa jelek dan lemah yang condong kepada perbuatan durhaka, melampui batas dan perbuatan perbuatan buruk yang dapat meniadakan rasa aman pada masyarakat. Sehingga hal ini dapat mencegah mereka dari melakukan perbuatan kriminal dan perbuatan yang membahayakan orang lain, hingga tercapailah kehidupan aman untuk semua manusia. Sebagaimana firman Allah ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولكم في القصاص حياة يا أولي الألباب لعلكم تتقون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan dalam qishosh itu ada kehidupan bagi kalian wahai orang orang yang berakal, supaya kalian bertaqwa.&quot;&lt;/br&gt;(Al Baqarah:179)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sebuah hadits, telah shohih dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam, bahwasanya beliau telah bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;حد يعمل به في الأرض خيرلأهل الأرض من أن يمطروا أربعين صباحا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Satu hukum had yang diamalkan di muka bumi adalah lebih baik bagi penduduk bumi dari mendapatkan siraman hujan selama 40 pagi.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu karena menegakkan hukum hudud Allah adalah membuahkan rasa aman dan keamanan bagi manusia dan negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila dikatakan, bagaimana di dalam hukum qishosh terdapat kehidupan, padahal pembunuh (tanpa haq) akan dibunuh dan kehilangan kehidupannya, dan pencuri akan dipotong tangannya, dan lain lainnya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya katakan: Ketika hukum had ditegakkan atas diri orang yang membunuh jiwa tanpa haq, sehingga ia dibunuh juga, maka hal ini mengandung bentuk teror  dan upaya  menakut nakuti bagi siapapun yang mempunyai keinginan untuk melakukan tindakan kriminal membunuh, sehingga ia terhalang dan tercegah dari melakukan kriminal tersebut karena takut dari hukum qishosh dan merasa terteror darinya. Sehingga hal tersebut membuahkan kehidupan bagi puluhan atau mungkin ratusan jiwa yang mungkin akan terbunuh seandainya saja tidak ada sifat teror dari hukum qishosh. Dengan hal itu, maka hukum qishosh mengandung kehidupan bagi manusia, wallahu a&#39;lam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian juga qishosh dengan memotong tangan pencuri. Hal tersebut menteror siapapun yang mempunyai keinginan untuk mencuri, merampas dan merampok harta dan kehormatan orang lain. Sehingga dengan hal tersebut terciptalah rasa aman, keamanan dan penjagaan terhadap harta dan kehormatan orang lain !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bentuk teror yang baik dan masyru&#39; ini dilakukan oleh semua negara dan bangsa, sepanjang masa dan zaman hingga hari ini, dan hingga datang hari kiamat !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak ada satu negarapun kecuali ia memiliki tentara dan angkatan bersenjata yang dapat menteror musuh musuhnya, sehingga ia dapat membuat musuh takut dan mencegah mereka dari menyerang perbatasan perbatasannya, kehormatannya dan kepentingan kepentingannya !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak satu negarapun kecuali memiliki undang undang kriminal (tanpa melihat pada keberfungsiannya dan kebenarannya) yang dapat membuat takut orang orang yang mempunyai hati yang sakit yang berkeinginan untuk merampas rasa aman dan kehormatan orang lain !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persaingan senjata antar negara negara, mengumpulkan dan membeli persenjataan canggih dan modern, ini semua tidak lain hanyalah untuk menteror sebagian mereka terhadap sebagian lain. Merupakan bentuk teror setiap negara terhadap musuhnya dari negara lain. Bentuk teror semacam ini, semua negara melakukan dan menjalaninya. Lalu kenapa mereka tidak menamakannya dengan namanya yang sebenarnya, yaitu teror ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pameran senjata tiap tahun pada setiap negara, sehingga dengan hal ini maka akan nampak kekuatannya dan perbekalan militernya, dilihat dan didengar oleh manusia. Ini adalah suatu bentuk teror. Ini untuk menteror dan menakut nakuti musuh musuh negara tersebut, yang berada di dalam negeri (bila ada) maupun yang di luar negeri !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alangkah banyaknya gambaran dan bentuk dari teror jenis ini dalam realita kehidupan kita bila kita hendak memperluas pengambilan bukti. Gambaran diatas membuktikan bahwa bentuk teror jenis ini selalu dipraktekan oleh seluruh negara dan masyarakat, baik yang maju ataupun yang terbelakang. Dan ini adalah bentuk teror yang terpuji dan masyru&#39; untuk semua orang, yang tidak mungkin tercantum dalam daftar tindakan teror yang tercela yang layak untuk diperangi. Demikian juga tidak mungkin dapat dikatakan bahwa bentuk teror semacam ini boleh bagi golongan tertentu dan tidak boleh bagi yang lain, atau boleh bagi negara tertentu tapi tidak boleh bagi negara lain !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harus adanya pengakuan terhadap bentuk teror yang terpuji dan masyru&#39; ini, dan menamakannya dengan nama aslinya. Hal ini bila kita hendak mendefinisikan istilah terorisme dengan definisi yang benar dan tepat, tidak mengandung sifat kurang dan bengkok. Sehingga kita mengetahui mana bentuknya yang cemerlang dan mana yang gelap dan buram !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pengertian terorisme diatas, serta perbedaan antara dua bentuk terorisme yang terpuji dan yang tercela, maka kita dapat mengetahui kesalahan dari sebagian ungkapan dari yang keluar dari lisan lisan manusia, yaitu diantaranya adalah: &lt;b&gt;&quot;Islam adalah din (agama) teror, yang menyeru dan memerintahkan perbuatan teror&quot;, &quot;seorang muslim adalah teroris&quot;,&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;&quot;Barang siapa yang mengingkari atau memusuhi terorisme, maka dia kafir&quot;&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;&quot;Islam berlepas diri dari terorisme&quot;&lt;/b&gt; dan ungkapan ungkapan bersifat umum yang seperti ini, yang tidak membedakan antara bentuk terorisme yang terpuji dan disyari&#39;atkan dari bentuk terorisme yang tercela dan tidak disyari&#39;atkan !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila anda hendak berbicara tentang terorisme secara benar, bila anda hendak memuji suatu tindakan terorisme, maka harus menambahkan padanya kalimat &quot;&lt;b&gt;yang terpuji secara syar&#39;i&lt;/b&gt;&quot;, dan bila anda hendak mencela suatu tidakan terorisme, maka harus menambah padanya kalimat &quot;&lt;b&gt;yang tercela secara syar&#39;i&lt;/b&gt;&quot; agar maksud dari pujian atau celaan tersebut menjadi jelas. Dan agar pujian tersebut tidak mutlak untuk semua jenis terorisme sehinga mencakup juga bentuk teror yang tercela. Demikian pula agar suatu celaan tidak mutlak untuk semua bentuk terorisme sehingga mencakup juga bentuk teror yang terpuji dan disyari&#39;atkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkataan kami dalam definisi diatas: &lt;b&gt;&quot;sekedar dapat mencegah seseorang  dari perbuatannya yang menyerang dan zalim&quot;&lt;/b&gt;, karena menambah dari kadar yang disyariatkan dalam mencegah kezaliman adalah kezaliman tersendiri dan mengandung perbuatan melampui batas, dan bahkan bisa jadi termasuk dalam tindak teror yang tercela. Islam tidak membenarkan hal ini, sebagaimana dalam firman Allah ta&#39;ala:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولا تقتلوا النفس التي حرم الله إلا بالحق ومن قتل مظلوما فقد جعلنا لوليه سلطانا فلا يسرف في القتل إنه كان منصورا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan suatu alasan yang benar. Dan barang siapa yang dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampui batas dalam membunuh. Sesungguhnya  ia adalah orang yang mendapat pertolongan.&lt;/br&gt;(Al Israa&#39;:34)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولا تزر وازرة  وزر أخرى&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain&quot;&lt;/br&gt;(Al An&#39;am:164)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah Ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فمن اعتدي عليكم فاتدوا عليه بمثل ما اعدي عليكم واتقوا الله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Maka barang siapa yang menyerang kalian, maka seralah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu, dan bertaqwalah kepada Allah&quot;&lt;/br&gt;(Al Baqarah:194)&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وإن جنحوا للسلم فاجنح لها وتوكل علي الله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Dan jika mereka condong kepada perdamaian maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah&quot;&lt;/br&gt;(Al Anfal:61)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sebuah hadits, telah shohih dari Nabi shollallahu &#39;alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يؤخذ الرجل بجريرة أبيه ولا بجريرة أمه&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Seseorang tidak disiksa karena sebab dosa bapaknya dan tidak pula karena dosa saudaranya&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Din kita, segala puji bagi Allah, datang membawa keadilan yang mutlak, dan memerintah kepada keadilan dan perbuatan baik serta menganjurkan kepada keduanya, dan melarang dari perbuatan zalim dan &#39;udwaan, baghyun, kefasikan dan maksiat.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;======================================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[1] Kami telah menyebutkan pada lebih dari satu pembahasan, bahwa orang orang ini menolak untuk membatasi makna terorisme yang hendak mereka perangi, agar mereka tidak saling menyerang antar satu dengan yang lain. Karena apapun definisi terorisme yang mereka tetapkan, maka mereka akan mendapatkan definisi ini terdapat pada diri mereka dan mereka terlibat di dalamnya secara menyeluruh. Demikian juga agar mereka dapat memberikan kepada diri mereka sendiri kebebasan dan kesempatan untuk dapat melakukan segala macam dan segala jenis tindakan teror tanpa dapat dituduh terlibat dalam tindakan terorisme. Untuk tambahan keterangan, lihat artikel kami berjudul &lt;b&gt;&quot;limadzaa al mumaatholah fi tahdiidi ma&#39;na wa mafhuumi al irhaab?&quot;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[1] Apabila dikatakan: &quot;Pengertian terorisme ini akan berdasarkan pada kaca mata syari&#39;at sebagaimana yang anda katakan, ini maknanya bahwa definisi ini tidak dapat dilazimi oleh non muslim ?!&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya katakan: &quot;Seandainya saja tidak dapat dilazimi oleh non muslim, maka kami dalam penjelasan dari pengertian terorisme ini berusaha insya Allah untuk menyatukan pandangan barisan Islam terhadap istilah yang sangat berpengaruh ini. Inilah maksud kami yang paling utama di sini. Dan pada saat yang sama kami katakan terang terangan kepada non muslim: &quot;Inilah makna dari kata terorirme dalam din kami, dalam wawasan kami dan dalam aqidah kami. Inilah sikap kami terhadap istilah ini. Maka utarakan kepada kami definisi kalian dan sikap kalian terhadap istilah ini, seandainya kalian bersungguh sungguh  memerangi hal ini !!!&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/arti-terorisme.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i47.tinypic.com/2d9a4k6_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-3151271240568085090</guid><pubDate>Fri, 10 Aug 2012 12:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:14:43.648+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abdullah Azzam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Multimedia</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasyid</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Video</category><title>Video pesan Syeikh Abdullah Azzam dan lirk nasyid &quot;Mataku Menangis&quot;</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/vgtmrc.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pesan Syeikh Abdullah Azzam rohimahullah:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para ikhwah telah memintaku untuk bertemu dengan kalian. Maka saya datang kepada kalian untuk menghormati kalian. Meskipun jiwaku merasakan sakit yang amat sangat karena meninggalkan medan tempur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demi Allah, ini sangat berat bagiku untuk meninggalkan negeri dimana senjata berlimpah, menuju ke negeri dimana tidak ada senjata. Sulit bagi hatiku untuk meninggalkan orang orang yang menulis sejarah dengan darah mereka. Orang orang itu, meninggalkan mereka adalah merupakan penderitaan dan kesedihan. Dan hidup diantara mereka adalah hidup yang sebenarnya. Aku hidup bersama mereka dan aku memperbarui hidupku dari awal. (Jika) aku jauh dari mereka, aku merasa sedang sekarat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, aku dengan jihad, alhamdulillah, seperti ikan dengan air atau ikan dengan laut. Sebagaimana ikan tidak dapat hidup diluar air, demikian juga diriku dan ruhku, merasa kosong kecuali jika aku  bergabung di pertempuran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi hari ini aku datang kepada kalian, karena berharap dapat membawa sebagian dari kalian ke sana. Ya... Saya seperti pemburu. Juga berharap untuk menyampaikan kepada kalian gambaran gambaran jihad...&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;*   *   *   *   *&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Lirik nasyid &quot;Mataku Menangis&quot;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;بكت عيني فلوموا أو خذوني&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
إلي أرض الجهاد وودعوني&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
تذكرت الجهاد ففاض دمعي&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وهيج مقلتي ذل الركون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
أحب الغزو، بل أهوي رباه&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
أحب دكادك الهيجا، دعوني&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
أناجي النفس أسلبها هواها&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
أروضها علي خوض المنون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
فيا رب العباد أيا إلهي &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
أجرني أن أنال من المنون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
علي فرش معطرة، ولكن &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
سألتك قتلة تحت الحصون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وإني موقن أن البرايا&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
ستسطر ما طلبت من الجنون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
لحي الله القعود وسالكيه&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وكل مخذل نذل خؤون &lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وكل الحب في غير الإله &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
سراب، وقد يكون من المجون&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
فعذرا عذلي عذرا فإني &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
محب للجهاد فأطلقوني &lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Matakubercucuran air mata, maka bawalah saya&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Ke bumi jihad, dan ucapkan selamat tinggal kepadaku.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Aku mengingat jihad lalu air mataku bercucuran&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Tapi kehinaan telah membuat mataku kering.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Aku mencintai peperangan, bahkan menyenanginya&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Aku mencintai medan pertempuran, maka biarkanlah aku.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Ku berbisik pada diriku, dan merampas nafsunya.&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Melatihnya untuk senang mencari kematian.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Maka wahai Rob manusia, wahai Ilah ku&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Jauhkanlah aku dari mendapatkan kematian&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Diatas tempat tidur yang wangi, akan tetapi...&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Aku memohon pada-Mu kematian di bawah benteng benteng perang&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Dan aku meyakini bahwa orang orang itu&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Akan menganggap permintaanku ini sebuah kegilaan&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Semoga Allah mengutuk sikap meninggalkan perang dan para pelakunya&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Juga setiap penelantar jihad dan pengkhianat.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Setiap cinta selain kepada (atau karena) Allah&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Adalah fatamorgana, dan terkadang sebuah kegilaan.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Jadi maaf, maaf wahai orang yang mencelaku&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Karena aku cinta jihad, maka biarkan aku berjihad.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4shared.com/audio/EHdBS5TA/________.html&quot;&gt;Dowload Nasyid&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;object width=&quot;400&quot; height=&quot;325&quot;&gt;&lt;param value=&quot;http://www.youtube.com/v/D62vNGclgMA&amp;showsearch=0&amp;rel=0&amp;fs=1&amp;autoplay=0&amp;amp;ap=%2526fmt%3D18&quot; name=&quot;movie&quot; /&gt;&lt;param value=&quot;window&quot; name=&quot;wmode&quot; /&gt;&lt;param value=&quot;true&quot; name=&quot;allowFullScreen&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;400&quot; height=&quot;325&quot; wmode=&quot;window&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/v/D62vNGclgMA&amp;showsearch=0&amp;fs=1&amp;rel=0&amp;autoplay=0&amp;amp;ap=%2526fmt%3D18&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/video-pesan-syeikh-abdullah-azzam-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/vgtmrc_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-6467186708983934736</guid><pubDate>Fri, 10 Aug 2012 08:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T23:40:18.553+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ali bin Khudhoir Al Khudhoir</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa</category><title>Apa yang wajib dilakukan ketika dalam keadaan tertindas?</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i48.tinypic.com/rrnxqt.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang  kita perbuat ketika dalam kondisi ditindas oleh musuh musuh Allah?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jawaban:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ahkam istidh&#39;af (hukum hukum dalam kondisi tertindas) adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa apa yang berkaitan dengan tauhid dan pengamalan terhadap kalimat &lt;b&gt;la ilaha illallah&lt;/b&gt; beserta syarat syaratnya dan menjauhi hal hal yang membatalkannya, juga al wala wa al baro (loyalitas dan anti loyalitas) serta kafir kepada thogut, maka hal ini semua adalah harus dikerjakan baik pada zaman tertindas atau pada selainnya. Ia adalah fardhu &#39;ain (kewajiban atas tiap individu) pada setiap kondisi, yang berkaitan dengan amalan amalan hati seperti al wala wa al baro, kafir kepada thogut, membenci dan memusuhi. Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;يا أيها المدثر، قم فأنذر، وربك فكبر، وثيابك فطهر، والرجز فاهجر&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hai orang yang berselimut. Bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Rob mu agungkanlah! Dan pakaianmu bersihkanlah! Dan perbuatan menyembah berhala tinggalkanlah!&quot; (Al Mudatstsir : 1-5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun terang terangan dan menampakkan hal itu, maka ini tergantung kepada kemampuan. Barang siapa yang mampu, maka hendaknya ia mengamalkannya. Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;قل&lt;br /&gt;
يا أيها الكافرون، لا أعبد ما تعبدون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Katakanlah: Wahai orang orang kafir, saya tidak beribadah kepada apa yang kalian ibadahi&quot; (Al Kafirun:1-2)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan apabila orang yang ditindas itu tidak mampu, maka hendaknya ia mengamalkan apa yang ia mampu. Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فاتقوا الله ما استطعتم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bertaqwala kepada Allah sesuai dengan kemampuan kalian&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;لا يكلف الله نفسا إلا وسعها&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.&quot;(Al Baqarah:286)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan apabila ia bersabar dan menampakkan hal itu, maka ini adalah jihad yang paling besar dan paling agung. Allah ta&#39;ala berfirman dalam memuji orang yang menampakkan hal ini:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إذ&lt;br /&gt;
قالوا لقومهم إنا برآء منكم ومما تعبدون من دون الله كفرنا بكم وبدا بيننا وبينكم العداوة والبغضاء أبدا حتي تؤمنوا بالله وحده&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketika mereka (Nabi Ibrahim dan orang orang yang bersama beliau) berkata kepada kaum mereka: &quot;Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dan dari apa yang kalian ibadahi selain Allah, kami kafir kepada kalian, dan telah nampak diantara kita permusuhan dan kebencian buat selama lamanya, hingga kalian hanya beribadah kepada Allah.&quot; (Al Mumtahanah:4)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan apabila ia tidak mampu serta mengkhawatirkan dirinya melakukan tawalli (ber-wala) kepada musuh musuh Allah, maka wajib atas dirinya untuk berhijrah bila ia mampu. Allah ta&#39;ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;إن الذين توفاهم الملائكة ظالمي أنفسهم قالوا فيم كنتم قالوا كنا مستضعفين في الأرض قالوا ألم تكن أرض الله واسعة فتهاجروا فيها&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesungguhnya orang orang yang difawatkan oleh para malaikat  dalam keadaan menganiaya diri mereka sendiri,  para malaikat berkata:  &quot;Dalam keadaan yang bagaimana kalian ini?&quot; Mereka menjawab: &quot;Kami orang orang yang tertindas di bumi&quot; Para malaikat berkata: &quot;Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kalian dapat berhijrah di bumi itu?&quot; (An Nisa:97)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu Taimiyyah telah menyebutkan di dalam kitab Ash Shorim Al Maslul apa apa yang diperbuat di saat kondisi tertindas, dan Hamd bin &#39;Atiq juga menyebutkan di dalam kitab beliau majmu&#39;atu At Tauhid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wajib atas dirinya untuk berjihad dan melakukan amar ma&#39;ruf nahi munkar sesuai kemampuannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kaum muslimin wajib untuk mempersiapkan senjata dan kekuatan untuk menghilangkan ketertindasan ini. Bila mereka mendapatkan suatu wilayah, pertolongan, tempat hijrah, dan kekuatan, maka mereka bergabung dengannya untuk berperang demi tegaknya hukum Allah di muka bumi, kemudian para mujahidin dengan  bersenjata bertitik tolak dari situ, menyerang daerah yang lebih dekat terlebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Dijawab oleh:&lt;/br&gt;Syeikh Ali bin Khudhoir Al Khudhoir hafizhahullah.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/apa-yang-wajib-dilakukan-ketika-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i48.tinypic.com/rrnxqt_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-553002563630070060</guid><pubDate>Wed, 08 Aug 2012 13:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T23:46:54.633+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Muhammad Al Maqdisiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tema Lain</category><title>Bagus...! Sebentar lagi saya akan mengajarimu bagaimana memburu elang</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i49.tinypic.com/71i3p5.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;Penulis : Syeikh Abu Muhammad Al Maqdisiy&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat demi saat berlalu, kemudian adzan magrib berbunyi di hari pertama bulan Ramadhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat saat yang mengandung duka, di tempat  yang terisolasi dari dunia seperti ini. Ini adalah ramadhan keempat  yang menziarahi kami dalam ujian ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya telah membiasakan diri pada waktu waktu seperti ini untuk menyibukkan diri  berdzikir, atau dengan pekerjaan apapun yang bermanfaat, dan tidak membuatnya larut dalam duka dan kenangan. Khususnya lagi pada hari ini dan pada saat saat seperti ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebuah pemandangan peristiwa  dalam ingatanku yang selalu mendatangiku dengan tiba tiba pada setiap hari pertama ramadhan setiap tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemandangan anak anak yang mengelilingi meja makan menunggu adzan, sedangkan ibu mereka bekerja dengan cepat cepat, bolak balik untuk menyiapkan buka puasa mereka. Mereka semua belum mencapai usia baligh, akan tetapi mereka bersemangat untuk puasa, khususnya pada hari hari pertama bulan ramadhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beginilah keadaan pada setiap hal yang baru, biasanya diterima dan dijalani oleh anak anak dengan senang, antusias dan semangat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ya... Akan tetapi semangat saja tidak cukup sebagai bekal untuk melanjutkan perjalanan. Bukankah demikian?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ku arahkan pandanganku ke jendela penjaraku yang kecil, untuk dapat menangkap sebagian pemandangan terbenamnya matahari di pandang yang tandus. Matahari menarik jejaknya dengan ketenangan yang mengagumkan dan dengan perlahan tapi cepat. Berkumandanglah adzan. Duhai, alangkah cepatnya kehidupan ini. Sekawanan burung di ufuk merah tergesa gesa kembali ke sarang tempat anak anaknya sebelum kemalaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terlintas dalam ingatanku, walau aku tak menghendakinya, perkataan Al Mu&#39;tamid bin &#39;Ibad dalam penjaranya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;ألا عصم الله القطا في فراخها&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
فإن فراخي خانها الماء والظل&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;+1&quot;&gt;Allah telah menjaga burung untuk mengurus anak anaknya&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Sesungguhnya anak anakku telah dikhianati air dan bayangan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu adalah tabeat manusia dan sifat kemanusiannya, juga sifat kasih sayang yang telah Allah tanamkan ke dalam hati hati mereka, dengannya mereka saling kasih sayang. Ia akan menguasai seseorang pada sebagian kesempatan, meskipun ia adalah sosok yang keras, kuat dan sabar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ku gelengkan kepalaku, dan melupakannya.  Berusaha mengingat kembali bait bait syair yang kutulis di dinding selku yang kecil dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;أخي إننا ما أسأنا الظنون&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
بوعد الإله القوي المتين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;ولا زادنا القيد إلا ثباتا&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
ومازادنا السجن إلا يقين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;ولا زادنا تعذيب إخواننا&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وقتل الدعاة ولو بالمئين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;سوي رفع راية إيماننا&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وإظهار توحيد حق ودين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;لمرضاة رب ونصرة دين&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
تطيب السجون و تحل المنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;لمرضاة رب عزيز كريم&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
تهون الحياة وكل البنون&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Akhi... Sesungguhnya kami tidak berburuk sangka.&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Terhadap janji Ilah yang Maha Kuat.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Borgol tidak menambah buat kami selain ketegaran.&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Dan penjara tidak menambah selain keyakinan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Penyiksaan terhadap ikhwan ikhwan kami&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Dan pembunuhan terhadap para da&#39;i walaupun ratusan, tidak akan menambah&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Selain menambah tinggi iman kami&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Dan menampakkan tauhid yang benar dan din.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Demi keridhoan Rob dan menolong din&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Penjara akan terasa enak dan kesusahan akan terasa manis&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Demi keridhoan Rob yang Maha Perkasa dan Maha Mulia&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Kehidupan dan anak anak akan menjadi mudah&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disaat tersebut, ingatanku bercabang kepada perkataan anakku Umar yang bersedih kepada ibunya pada ramadhan yang lalu: &quot;Sesungguhnya ayahku adalah seorang syeikh yang baik, saya mencintainya dan membanggakannya. Akan tetapi kita mengharapkan agar ia bersama kita disini, bukan di penjara!&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibunya langsung mengingatkannya dengan sebagian pedoman hidup, seakan akan kudengar gema suaranya di tengah keheningan sore hari: &quot;Apa ini wahai Umar? Apa yang engkau kawatirkan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidakkah telah ku katakan bahwa ayahmu dipenjara hanya demi din Allah, demi da&#39;wah dan tauhid kepada-Nya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidakkah telah ku ceritakan kepadamu kisah Nabi Ibrahim &#39;alaihissalam, bagaimana beliau dilemparkan ke dalam api karena da&#39;wah beliau?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juga kisah Nabi Musa... Kisah Nabi Isa dan ashhabul kahfi... Juga ashhabul ukhdud?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ah Umar..! Pasti kamu mengingat hari raya yang telah lalu dimana saya berada bersama dan disisi kalian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu dimana perkataanmu kepada ibumu untuk membantah orang yang mengkritik manhajku, yang telah diceritakan oleh ibumu kepadaku: &quot;Saya senang menjadi seperti ayahku. Bila saya telah besar, saya akan melakukan seperti ayah. Saya akan berjihad melawan thogut thogut.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu ada apa denganmu sekarang? Apakah sudah terasa panjang bagimu malam dan siang?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini baru saja awal perjalanan wahai anakku. Atau apakah kamu seperti dua adik kecilmu yang sangat bersedih terhadap ujian ini? Atau apakah kamu putus asa terhadap kemenangan dan merasa jalan ini sangat sulit?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya masih mengingat sinar matamu saat kamu berteriak ke arah musuh musuh Allah pada salah satu penggrebekan tengah malam mereka terhadap rumah kita. Saat kamu terbangun pada malam yang dingin itu dari tempat tidurmu karena kaget mendengar suara jelek mereka. Mereka telah menyebar ke segala penjuru rumah, membongkar dan memeriksa segala sesuatu. Salah seorang kafir dari mereka bertanya kepadamu dengan membentak: &quot;Mana ayahmu?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu engkau menjawabnya tanpa ragu ragu: &quot;Saya tidak tahu!&quot; Padahal engkau sangat mengetahui dimana ayahmu malam itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu Hafs (Umar), saya masih ingat dan tidak akan melupakan tatapan tajammu ke arah mereka pada malam terakhir saat saya meninggalkan kalian, malam penangkapan terhadapku 4 tahun yang lalu. Mereka memborgol tanganku, mengelilingiku dari segala penjuru dan mendorongku dengan pentungan dan butt sejata mereka. Saya melihatmu di kegelapan malam itu berdiri di teras memperhatikanku, dan saya berteriak: &quot;Jangan takut kepada mereka... Jangan takut kepada mereka... Mereka serangga... Mereka adalah lalat&quot; Saya sangat mengingat bagaimana kata kata itu telah membekas dalam ingatanmu dan mengakar dalam pikiranmu, karena saat engkau menjengukku 6 bulan setelah itu, setelah saya dipindahkan dari sel tahanan mereka ke penjara, kemudian saya mengingatkanmu akan malam itu, engkau langsung menjawab: &quot;Benar ayah, engkau mengatakan kepada kami : &quot;Jangan takut kepada mereka, mereka adalah serangga dan lalat&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidaklah mengherankan kalau otak mudamu dapat mengingat kalimat kalimat ini dengan sempurna selain segala perkataan yang diucapkan pada malam itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya telah mengingatkanmu pada hari itu sebuah bait milik Ibnul Qoyyim yang telah ku tulis dalam sebuah surat yang telah ku kirim kepadamu dari sel.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;لا تخش كثرتهم فهم همج الوري&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
وذبابه أتخاف من ذباب؟&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color&quot;#4c4400&quot;&gt;Jangan takut dari banyaknya jumlah mereka, karena mereka tak berarti dan merupakan lalat&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Apakah engkau takut kepada lalat?&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah engkau ingat hal ini wahai Umar? Musuh musuh Allah sangat marah saat mereka membacanya, dan saya menginginkan untuk selalu mengingatkanmu akan hal ini, walaupun mereka tidak menyukainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu ada apa denganmu sekarang, apakah engkau sudah tidak sabar agar saya bersama kalian?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak mengherankan, engkau sekarang masih kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jalan ini adalah jalan panjang, dipenuhi oleh hal hal yang tidak disenangi, sehingga banyak orang yang melewatinya berjatuhan. Dan banyak pula yang berhenti melewatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidakkah telah selalu  kusampaikan kepadamu dan kepada selainmu bahwa umur ujian yang  menimpa kita sangatlah pendek bila dibandingkan dengan ujian yang telah menimpa saudara saudara kita di selain negeri ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini baru permulaan wahai anakku. Ini adalah langkah pertama diatas jalan da&#39;wah mulia dan perdagangan agung ini, yang tidak seorangpun mampu membayar harganya kecuali para rijal (para ksatria)... :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size&quot;+1&quot;&gt;رجال صدقواما عاهدوا الله عليه فمنهم من قضي نحبه ومنهم من ينتظر وما بدلوا تبديلا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Para rijal yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada yang menunggu nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah janjinya&quot;&lt;/br&gt;(Al Ahzab:23)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;&lt;table cellpadding=&quot;6&quot;&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;بل أنت غالية علي الكسلان&lt;/td&gt; &lt;td&gt;يا سلعة الرحمن لست رخيصة&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;حجبت بكل مكاره الإنسان&lt;/td&gt; &lt;td&gt;يا سلعة الرحمن لو لا انها&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;وتعطلت دار الجزاء الثاني&lt;/td&gt; &lt;td&gt;ما كان قط من متخلف&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;لصيد عنها المبطل المتواني&lt;/td&gt; &lt;td&gt;لكنها حجبت بكل كريهة&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;رب العلي بمشيئة الرحمن&lt;/td&gt; &lt;td&gt;وتنالها الهمم التي تسمو إلي &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/table&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Wahai dagangan Ar Rahman, engkau tidaklah murah&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Akan tetapi mahal bagi para pemalas&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Wahai dagangan Ar Rahman, seandainya ia tidak dikelilingi&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Oleh segala hal yang tidak disenangi oleh manusia&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Maka tak seorangpun ketinggalan untuk meraihnya&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Dan tentu ganjaran kedua akan ditiadakan&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Akan tetapi ia dikelilingi oleh segala yang tidak disenangi&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Untuk mencegah para pemalas darinya&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;Dan akan diraih oleh cita cita yang sampai kepada&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
Rob yang Maha Tinggi, atas kehendak Ar Rahman.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alangkah manis perkataan Ibnul Qoyyim (dan syair diatas adalah milik beliau), ketika beliau mensifatinya dengan perkataan beliau:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Demi Allah, dagangan tersebut tidaklah murah sehingga dapat dibeli oleh orang orang yang bangkrut, juga bukanlah barang yang tidak laku sehingga dikreditkan. Ia telah dipajang di pasar dengan harga yang tinggi, dan harganya hanyalah bisa dicapai dengan mengorbankan jiwa. Maka para penganggur mundur (tidak dapat membelinya), sedangkan mereka yang mencintainya melihat lihat, siapa diantara mereka yang layak menjadi harganya?  Maka harga tersebut diedarkan diantara mereka, dan kemudian jatuh di tangan:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;أذلة علي الؤمنين أعزة علي الكافرين&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Yang bersikap lemah lembut kepada orang orang mu&#39;min dan bersikap keras kepada orang orang kafir&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:54)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi ketika banyak orang yang mengaku ngaku seperti itu, maka mereka diminta untuk mendatangkan bukti atas kebenaran pengaku ngakuan tersebut. Bila manusia diberi hanya berdasarkan pada pengaku ngakuan mereka, maka tentu bermacam macam orang akan mengandalkan pengaku ngakuannya. Maka dikatakan, pengaku ngakuan ini tidak akan diterima kecuali dengan bukti:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;قل إن كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Katakanlah: &quot;Jika kalian mencintai Allah, maka ikutlah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian.&quot;&lt;/br&gt;(Ali Imran:31)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka mereka semua mundur, dan yang tetap hanyalah  para pengikut Al Habib (Rosulullah) dalam perkataannya, perbuatannya dan akhlaknya. Kemudian mereka diminta untuk memperkuat bukti dengan sebuah rekomendasi:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;يجاهدون في سبيل الله ولا يخافون لومة لائم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Mereka berjihad di jalan Allah dan tidak menghiraukan celaan orang yang mencela&quot;&lt;/br&gt;(Al Maidah:54)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu kebanyakan orang orang yang mencintai dagangan ini mundur, akan tetapi para mujahidin bangkit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu dikatakan kepada mereka: &quot;Sesungguhnya nyawa dan harta orang orang yang mencintai ini bukanlah milik mereka, maka kemarilah untuk mengadakan transaksi jual beli:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;إن الله اشتري من المؤمنين أنفسهم وأموالهم بأن لهم الجنة&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang orang mu&#39;min, nyawa dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka&quot;&lt;/br&gt;(At Taubah:111)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika mereka mengetahui Maha Agungnya Pembeli, bagusnya harga, serta mulianya orang yang telah melakukan transaksi ini, maka ketika itu mereka menyadari akan besarnya nilai dagangan tersebut dan urgensinya. Mereka melihat bahwa  kerugian yang paling besar bagi orang yang menukarnya dengan barang murahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu mereka membeli kesenangan tersebut dengan kerelaan, tanpa adanya pilihan lain, dan mereka berkata:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;لا نقيلق ولا نستقيلك&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Kami tidak akan membatalkan  transaksi dan tidak pula meminta untuk dibatalkan&quot;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika transaksi ini telah sempurna , maka dikatakan kepada mereka: &quot;Nyawa dan harta kalian adalah milik Kami, Kami akan menggantinya untuk kalian dengan  sesuatu yang berkali lipatnya:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot; size=&quot;+1&quot;&gt;ولا تحسبن الذين قتلوا في سبيل الله أمواتا بل أحياء عند ربهم يرزقون، فرحين بما آتاهم الله من فضله&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font color=&quot;#4c4400&quot;&gt;&quot;Janganlah kamu menyangka bahwa orang orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka adalah hidup di sisi Rob mereka dengan mendapatkan rezki.&lt;/br&gt;Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka.&quot;&lt;/br&gt;(Ali Imran:169-170)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu mereka ber-tahmid ketika mereka telah mendapatkan karunia-Nya, dan kemudian mereka bersyukur kepada-Nya atas apa yang telah Dia berikan kepada mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan pada pagi hari, mereka memuji-Nya kembali atas karunia-Nya...&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Engkau harus paham betul hal ini wahai anakku.. Hapalkanlah, agar engkau dapat mengetahui hakekat jalan ini dan sebagian tuntutan tuntutannya. Maka setelah hari ini, janganlah engkau merasa tidak sabar dan lelah, selama hidupmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya ingat kunjungan terakhirmu. Pada hari itu, lewat jendela besuk, saya melihat matamu penuh dengan kebahagian dan kesenangan. Engkau berkata:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ayah, kemarin saya keluar bersama guruku untuk berburu, dan saya berhasil menembak merpati dengan senapan untuk pertama kalinya...! Iya ayah, dengan senapan...! Untuk pertama kalinya saya menembak merpati dengan senapan.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagus Umar, mumtaz..! Sekarang datang giliran elang. Sebentar lagi insya Allah, saya akan mengajarimu bagaimana memburu elang.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adzan berkumandang...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenangan berhenti, air mata berharga menetes. Segera kuhapus dan bergumam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ya Allah, ini adalah permulaan malam-Mu, akhir siang-Mu, dan suara do&#39;a kepada-Mu, maka ampunilah diriku&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Abu Muhammad Al Maqdisiy&lt;/br&gt;Penjara Suwaqoh&lt;/br&gt;Sore pertama bulan Ramadhan 1417 H.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alih Bahasa : Muhajir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterangan :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak kedua beliau, Umar rohimahullah telah syahid di Iraq beberapa tahun yang lalu setelah sebelumnya sempat tertangkap di Iraq. Pent&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/bagus-sebentar-lagi-saya-akan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i49.tinypic.com/71i3p5_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-6068487553056058775</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 22:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:10:56.838+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ali bin Khudhoir Al Khudhoir</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jihad</category><title>Pengkerdilan makna jihad</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/312zd7d.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekolompok atau segolongan manusia durhaka telah menyuarakan sebuah ungkapan atau istilah aneh!!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah tersebut adalah taqzimul jihad (pengkerdilan jihad), tahmisyul jihad (membuat &#39;catatan kaki&#39; bagi jihad), tahwinul jihad (upaya peremehan terhadap jihad), atau ta&#39;khirul jihad dan ta&#39;jilul jihad (upaya menunda pelaksanaan jihad) dan kemudian ta&#39;thilul jihad (meniadakan jihad)!!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka bersembunyi di belakang papan reklame dan   kampanye yang memikat, seperti &quot;Belum cukupkah luka yang telah diderita oleh umat&quot;, atau &quot;Umat belum siap untuk berjihad&quot;, atau &quot;Kekuatan belum cukup&quot; atau &quot;Umat belum tertarbiyah&quot; atau &quot;Barang siapa yang berangkat berjihad, maka ia akan meninggalkan anak anak yatim dan janda&quot; .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan tanya tentang sikap irjaf (tidak suka berperang) dan tatsbith (penggembosan) mereka, bahkan pelecehan dan penghinaan mereka (terhadap jihad).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaku jihad bagi mereka adalah orang ghuluw, ekstrim dan sedikit berilmu atau para penghasut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka menapaki jalannya orang orang yang mengatakan:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ما رأنينا مثل قرائنا هؤلاء، أرغب بطونا ولا أكذب ألسنة ولا أجبن عند اللقاء&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&quot;Kami tidak melihat orang yang seperti para qori ini yang lebih banyak makannya, lebih pendusta dan lebih pengecut saat berhadapan dengan musuh.&quot;&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidaklah mengherankan dan ajaib, karena mereka adalah pewaris orang yang... :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإذا أنزلت سورة محكمة وذكر فيها القتال رأيت الذين في قلوبهم مرض ينظرون إليك نظر المغشي عليه من الموت فأولي لهم&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila diturunkan surat yang muhkam (yang jelas maksudnya) dan disebutkan di dalamnya perintah perang, kamu melihat orang orang yamg ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.&quot; (Surat Qital:20)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan penerus dari orang orang... :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;الذين قالوا لإخوانهم وقعدوا لو أطاعونا ما قتلوا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Orang orang yang mengatakan kepada saudara saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang: &quot;Seandainya mereka mentaati kita, tentu mereka tidak  terbunuh&quot; (Surat Ali Imran:168)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan teman teman bagi orang yang... :&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فإن أصابتكم مصيبة قال قد أنعم الله علي إذ لم أكن معهم شهيدا&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Maka jika kamu ditimpa musibah, ia berkata: &quot;Sesungguhnya Allah telah menganugerahkan nikmat kepada saya karena saya tidak ikut berperang bersama mereka&quot; (An Nisa:72)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelompok ini dilabeli dengan sifat yang berpandangan jauh, luas wawasan, paham terhadap realita dan pemikiran yang fleksibel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi istisyhadiyah bagi mereka adalah bunuh diri dan haram dalam syariat Islam yang mulia, atau menyebabkan hilangnya kancah jihad di dunia internasional, dan bahkan menyebar hingga pada amal amal islami, dakwah dan ighotsiyah. Minimal merupakan perbuatan profokasi dan penghancuran&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Engkau akan mengenali mereka dari ucapan ucapan sindiran mereka (lahnul qoul), juga lewat percakapan diantara mereka yang menggunakan kata kata indah untuk tujuan menipu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tempat tempat mereka, forum forum mereka, ahadiyah dan atsniniyah mereka, televisi dan siaran siaran radio mereka, koran dan majalah majalah mereka, semuanya adalah tempat tempat kekafiran dan ilhad, penghalalan segala hal dan kecabulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun jihad mereka, maka maknanya adalah jihad dengan kalimat, majalah, internet dan dialog dengan thogut !!! Juga menghimpun ahlul bid&#39;ah dan menyimpangkan fiqih demi mendapat dukungan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diantara pokok pemikiran mereka adalah menyimpangkan pemahaman al wala wal baro&#39; (loyalitas dan anti loyalitas), membuka pintu ijtihad pada hal hal yang tidak diperbolehkan ijtihad di dalamnya, dan mencari cari rukhshah saat berfatwa. Mereka mendahulukan masalah mutasyabih  dari yang muhkam, yang syak dari yang yaqin, yang umum dari yang khusus, yang muthlaq dari yang muqoyyad, yang mauhum dari yang ma&#39;lum, serta mendahulukan maslahat daripada dalil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ringkasnya, mereka adalah golongan yang Allah peringatkan untuk berhati hati dari mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi janganlah bersedih wahai saudaraku pembaca yang mulia. Mereka adalah golongan:&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;فأما الزبد فيذهب جفاء&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Adapun buih buih itu, maka akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada harganya&quot; (Ar Ra&#39;d : 17)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan...&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;font size=&quot;+1&quot;&gt;ولكنكم غثاء كغثاء السيل&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Akan tetapi kalian adalah buih, seperti buih air...&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;==========================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;[1] Ini adalah penghinaan yang diucapkan oleh orang orang munafik terhadap para sahabat rodiyallahu &#39;anhum, akibat penghinaan mereka ini, mereka telah dikafirkan oleh Allah. Pent&lt;/p&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/pengkerdilan-makna-jihad.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/312zd7d_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5936913128158822088.post-2528949546547414630</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 21:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:06:30.715+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Abu Bashir Ath Thorthusiy</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Khutbah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Multimedia</category><title>Koleksi ceramah Syeikh Abu Bashir Ath Thorthusiy hafizhohullah</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://i50.tinypic.com/34s5apg.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semua ceramah dibawah ini adalah menggunakan bahasa Arab.&lt;/p&gt;&lt;p align=&quot;right&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=d36777bb&quot;&gt;حق الرعية علي الراعي&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=d111q555&quot;&gt;سبعة يظلهم الله&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=2803091h&quot;&gt;حق المسلم علي أخيه المسلم&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=2803091g&quot;&gt;الولاء والبراء&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=baseer02&quot;&gt;الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=baseer01&quot;&gt;أخوة الإسلام&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=3r5wkz0u&quot;&gt;شهادة التوحيد&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=nbuvvpdg&quot;&gt;حكم الإستهزاء بالدين&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=rqhocdv8&quot;&gt;الشرك&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tawhed.ws/dl2?i=px0znyh0&quot;&gt;الدين النصيحة&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Catatan :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Semua file file diatas disediakan oleh Mimbar At Tauhid Wa Al Jihad.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bila link link tersebut tidak berfungsi atau salah, harap segera melaporkannya kepada kami.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;</description><link>http://terapkan-tauhid.blogspot.com/2012/08/koleksi-ceramah-syeikh-abu-bashir-ath.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i50.tinypic.com/34s5apg_th.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>