<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>The Dancing Leader</title><description>Menari Sepenuh Hati | Selaras Irama Semesta</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Wed, 28 Aug 2024 09:13:07 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://thedancingleader.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Menari Sepenuh Hati | Selaras Irama Semesta</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Penyegaran Bagi Pemimpin yang Kelelahan</title><link>http://thedancingleader.blogspot.com/2011/09/penyegaran-bagi-pemimpin-yang-kelelahan.html</link><category>Posting</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 25 Sep 2011 01:47:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1573813672242394802.post-1846841714123199684</guid><description>Pemimpin yang telah lama menari di atas panggung akan berjarak dengan realitas. Pemimpin butuh penyegaran terus menerus agar dapat melintasi jarak realitas tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Masa kepemimpinan yang kedua ini, SBY banyak mendapat kritik dan &lt;a href="http://nasional.kompas.com/read/2011/07/25/03064679/peringatan-bagi-pemimpin"&gt;peringatan&lt;/a&gt;. Ibarat seorang penari, SBY adalah penari yang kelelahan untuk menyelaraskan gerakan penari yang lain. Ibarat gerak penari yang sudah tidak pas dengan ketukan irama aspirasi rakyatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ciri pemimpin yang kelelahan? Pertama, perubahan fisik. Kita bisa menyaksikan bahkan dari televisi, lingkar kantung mata SBY yang terus meluas dan semakin gelap. Kedua, perubahan pesan. Berbeda dengan awal kepemimpinan, kita sekarang semakin sering mendengar SBY mengeluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, perubahan sikap. Pemimpin yang lelah cenderung bersikap defensif, tidak lagi proaktif. Pemimpin yang lelah cenderung kompromis, memburamnya visi. Keempat, perubahan obyek pembicaraan. Pemimpin yang lelah lebih banyak berbicara tentang dirinya sendiri, bukan tentang organisasi atau bangsanya. Kelima, perubahan relasi sosial. Pemimpin yang lelah kehilangan kepercayaan dengan orang lain. Lingkup relasinya mengecil hanya dengan semakin sedikit orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi pemimpin, ibarat seseorang yang berada di atas panggung pagelaran tari. Mau tidak mau, ia akan berjarak dengan realitas kebanyakan orang. Jarang yang akan mengubah relasinya dengan orang lain. Relasi dengan orang lain berubah menjadi relasi kekuasaan. Dulu para teman &amp;nbsp;bebas bicara, sekarang mereka menata kata-kata dan membangun kesan positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm1.static.flickr.com/217/469854093_78d77d5967_z.jpg?zz=1" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://farm1.static.flickr.com/217/469854093_78d77d5967_z.jpg?zz=1" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Oleh karena itu,&amp;nbsp;seorang pemimpin membutuhkan energi yang lebih besar &amp;nbsp;untuk melintasi jarak realitas tersebut. Semakin tinggi posisi maka semakin besar energi yang dibutuhkan. Ia seolah berdiri sendiri di pucuk sebuah bangunan.&amp;nbsp;Tak heran bila perasaan kesepian itu menyergap seorang pemimpin. Ia berdiri sendiri dan harus bisa mengandalkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditengah kesendirian yang berjarak dengan realitas itu, seorang pemimpin menghadapi berbagai tantangan penuh ketidakpastian. Tantangan yang menuntutnya untuk mengambil keputusan dan bertindak berani. Dan serangan kesepian pun semakin keras menghujam diri seorang pemimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang bisa dilakukan? Pembaharuan diri. Pemimpin perlu berdiam untuk menjadi sadar mengenali diri, harapan dan kepedulian. Penemuan diri sebagai sumber energi. Penemuan harapan sebagai arah ke masa depan. Penemuan kepedulian sebagai penyelarasan dengan orang lain yang patut dipedulikan. Bayangkan, lahirnya kebaharuan yang penuh energi, kejelasan arah dan berbareng bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarin, &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/09/24/brk,20110924-357986,id.html"&gt;SBY Janji Ubah Gaya Kepemimpinan&lt;/a&gt;. Anda yakin akan terjadi perubahan? Saya yakin hanya jika SBY melakukan pembaharuan diri dengan menjadi sadar&amp;nbsp;mengenali diri, harapan dan kepedulian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya masalahnya, apakah posting ini akan dibaca SBY.......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber Foto: &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/sauerlandthemen/469854093/sizes/z/in/photostream/"&gt;arbeer.de&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Persembahan Tulus, Sebuah Presentasi</title><link>http://thedancingleader.blogspot.com/2011/09/persembahan-tulus-sebuah-presentasi.html</link><category>Presentasi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 21 Sep 2011 22:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1573813672242394802.post-7763417574723686385</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saya belum sempat membuat presentasi The Dancing Leader eh ada seorang teman yang berbaik hati membuatkan. &lt;a href="http://hermansbm.net/"&gt;Herman Yosef Paryono&lt;/a&gt; telah membuat sebuah presentasi yang indah dan sedap dipandang mata. Silahkan nikmati…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style="display: inline !important; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/hermansbm/yang-saya-dapat-dari-the-dancing-leader" target="_blank" title="Yang Saya Dapat Dari The Dancing Leader"&gt;Yang Saya Dapat Dari The Dancing Leader&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id="__ss_9066214" style="width: 425px;"&gt;
&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cerita Awal The Dancing Leader</title><link>http://thedancingleader.blogspot.com/2011/09/cerita-awal-dancing-leader.html</link><category>Posting</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 20 Sep 2011 06:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1573813672242394802.post-3100123901259262532</guid><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 13px; line-height: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a href="http://bukik.com/the-dancing-leader/buku/bab-satu/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;The Dancing Leader&lt;/a&gt;&amp;nbsp;merupakan sebuah lompatan paradigma dalam memahami kepemimpinan. Posting ini adalah cerita awal bagaimana inspirasi The Dancing Leader itu lahir. Sekaligus, menjadi kata pengantar buku-e sebagai&amp;nbsp;&lt;a href="http://bukik.com/2011/08/05/apa-kadomerdeka-kamu-untuk-indonesia/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;#KadoMerdeka untuk Indonesia&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="more-4298" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sejak di”racunin”&amp;nbsp;&lt;a href="https://www.facebook.com/ino.yuwono" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Pak Ino&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(muahahaha…), aku rajin membaca buku-bukunya&amp;nbsp;&lt;a class="zem_slink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fritjof_Capra" rel="wikipedia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" title="Fritjof Capra"&gt;Fritjof Capra&lt;/a&gt;, seorang fisikawan kuantum. Buku-bukunya lebih banyak tentang kehidupan dalam paradigma yang luar biasa. Ada sebuah kejadian, di salah satu bukunya,&amp;nbsp;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Tao_of_Physics" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Tao of Physics&lt;/a&gt;, yang membuat Capra terinspirasi tentang kesejajaran antara fisika kuantum dengan aliran spiritual timur. Kejadian itu pula yang kemudian menginspirasi lahirnya&amp;nbsp;&lt;a href="http://bukik.com/the-dancing-leader/buku/bab-satu/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;The Dancing Leader&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibYl9SZH2Q3zBO6LQzaMnzd9dwOp-zDy2aPrWeOEkgA76rRd7fXebVEhSwoPUMcAkCddVlfyI1vpH2j2TGDbEaVLQyB3wCM_W8N4EdmyBqmydnZEoDPmY0dEoxy6mNVho1vf2qqzUU3Es/s1600/Tari_asal_Korea_Yogyakarta_2006_2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibYl9SZH2Q3zBO6LQzaMnzd9dwOp-zDy2aPrWeOEkgA76rRd7fXebVEhSwoPUMcAkCddVlfyI1vpH2j2TGDbEaVLQyB3wCM_W8N4EdmyBqmydnZEoDPmY0dEoxy6mNVho1vf2qqzUU3Es/s400/Tari_asal_Korea_Yogyakarta_2006_2.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sekitar awal 2008, imajinasi liarku berlari gak karuan kemana-mana. Baca buku Primal Leadership. Baca presentasiResonant Leader. Ngobrol sama mas Made tentang kejadian yang dialami Capra, tercetuslah nama&amp;nbsp;&lt;a href="http://bukik.com/the-dancing-leader/buku/bab-satu/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;The Dancing Leader&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(TDL). Nama yang menurut saya, penuh passion, menggairahkan. Sepertinya pas untuk melukiskan sosok seorang pemimpin.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Mulailah mereka-reka, apa itu The Dancing Leader? Bagaimana kepemimpinan The Dancing Leader? Bikin bagan. Terus minta tolong noel buat video. Video yang masih kasar banget tapi aku suka ide dasarnya. Video itu melukiskan bahwa setiap benda itu pada dasarnya bergerak secara ritmis, seolah menari-nari.&amp;nbsp; Keterbatasan pandangan kitalah yang membuat suatu benda, semisal batu, itu diam tak bergerak.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Setelah itu, saya berjumpa dengan redaksi majalah People &amp;amp; Business. Aku dapat kesempatan menulis sebuah kolom setiap bulan. Ini adalah tantangan belajarku dalam menulis secara rutin. Sungguh terbantu karena ada yang mengingatkan dan menagih. (hehehe… terima kasih atas kesempatannya). Beberapa artikel The Dancing Leader sempat dipublikasikan di majalah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Pada suatu malam menjelang pagi, sms&amp;nbsp;&lt;a href="https://www.facebook.com/profile.php?id=1246847190" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Bu Itje&lt;/a&gt;, sms mbak Agnes, dan sms semua teman yang pengen ku sms. Tanya apa yang terbayang di benak mereka tentang penari dan tarian. Terima kasih banget atas balasan sms yang mengasah imajinasi di liar di kepala. Masukan dari teman-teman yang memperkaya konsep The Dancing Leader.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Konsep The Dancing Leader ini sempat diujicobakan dalam sebuah training kepemimpinan. Temuan yang menarik karena membuat orang percaya diri sekaligus sadar diri akan posisinya dalam sebuah relasi. Walau demikian, aplikasinya dalam sebuah training masih perlu dikembangkan lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Setelah 1,5 tahun, akhirnya proses kreatif The Dancing Leader sempat jalan di tempat. Waktu dan energiku tercurah untuk mengelola proses pendirian S2 baru yaitu&amp;nbsp;&lt;a href="http://mppo.psikologi.unair.ac.id/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;MPPO&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi). Hampir dua tahun karena aku kemudian dipercaya menjadi Ketua Program Studi MPPO dan menghadapi tantangan berat merintis program pertama di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sampai kemudian mendapat kepercayaan untuk menangani kembali training kepemimpinan. Diskusi intens dengan&amp;nbsp;&lt;a href="http://twitter.com/rudicahyo" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;@RudiCahyo&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="https://www.facebook.com/profile.php?id=1395109054" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;mas Ken&lt;/a&gt;, dan&amp;nbsp;&lt;a href="http://twitter.com/d4uzwax" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;@D4uzwax&lt;/a&gt;, semakin menghaluskan konsep&amp;nbsp;&lt;a href="http://bukik.com/the-dancing-leader/buku/bab-satu/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;The Dancing Leader&lt;/a&gt;. Kami menemukan beberapa proposisi yang lebih jernih.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Belakangan aku membaca buku&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.jusufsutanto.com/2011/index.php?id=risalahbook&amp;amp;book=jsfhlsdhljdsdjkshfjkdhsfjhdskfhksjcjkbguihddjks214534823212144587945454534545453454534534537578765454989898_020_The_Dance_of_Change.gif" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;The Dance of Change&lt;/a&gt;&amp;nbsp;karya&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.jusufsutanto.com/2011/index.php" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Jusuf Sutanto&lt;/a&gt;, seorang spiritualis, ahli filsafat timur. Karya yang menarik karena salah satu bagian dalam buku itu berjudul, The Dancing Leader. Bahkan, ide dasarnya ada benang merah ke pemikiran Capra. Menariknya, beliau menuliskan dalam bentuk kisah-kisah singkat yang inspiratif. Tidak ada penjelasan ala teoritis tentang segala sesuatunya. Hanya kisah.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Dalam khasanah&amp;nbsp;&lt;a class="zem_slink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Islam" rel="wikipedia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt;, menari diasosiasikan dengan sosok&amp;nbsp;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rumi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Jalaluddin Rumi&lt;/a&gt;, seorang sufi dan penyair besar. Rumi memperkenalkan&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.sufiz.com/jejak-sufi/jalaluddin-rumi-menggapai-cinta-ilahi-dengan-menari.html" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;menari untuk menggapai Cinta Ilahi&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;Hingga kini ritus kaum tarekat ajaran Rumi dengan berputar menari itu masih diamalkan oleh para pengikutnya, dan berkembang ke Afganistan, Pakistan, Timur Tengah, Afrika, Eropa,bahkan Kuba.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Pada akhir 2010, aku mendapat tawaran dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://radiotrijaya.co.id/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Radio Trijaya FM Surabaya&lt;/a&gt;&amp;nbsp;untuk mengisi insert selama satu bulan. Wah kesempatan menarik. Secara ajaib, aku menuliskan 30 artikel pendek yang memadukan berbagai ide yang berkeliaran di kepala. Terima kasih buat Ayu dan Mbak Ellen buat kesempatannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kejadian yang patut dicatat adalah&amp;nbsp;&lt;a href="http://twitter.com/dwikrid" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;@Dwikrid&lt;/a&gt;&amp;nbsp;meminjamkan sebuah novel keren karya&amp;nbsp;&lt;a class="zem_slink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Paulo_Coelho" rel="wikipedia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" title="Paulo Coelho"&gt;Paulo Coelho&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a class="zem_slink" href="http://www.amazon.com/Witch-Portobello-Paulo-Coelho/dp/006133880X%3FSubscriptionId%3D0G81C5DAZ03ZR9WH9X82%26tag%3Dzemanta-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3D006133880X" rel="amazon" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" title="The Witch of Portobello"&gt;The Witch of Portobello&lt;/a&gt;. Sebuah petualangan hidup perempuan yang penuh kisah menakjubkan dalam menari. Walau aku merasa Paulo Coelho agak curang dengan menjadikan tokoh protagonis pada sisi yang kalah, tapi beliau berhasil menceritakan menari, serta dampaknya pada kehidupan. Teman-teman wajib baca tuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Tantangan tersulit adalah The Dancing Leader itu paradoks sifatnya. Seringkali ketika aku menuliskan, terjatuh dalam sebuah kutub kepastian yang mengabaikan kutub yang lain. Menari itu individual sekaligus kolektif sifatnya. Menari itu berkaitan dengan kemampuan sekaligus relasi. Menari itu bergerak sekaligus diam. Menari itu menyimak sekaligus memulai ajakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Petualangan menemukan The Dancing Leader tanpa terasa sudah lebih dari 3 tahun dan terus berlangsung sampai sekarang. Aku sudah banyak menulis tentang The Dancing Leader yang berserakan dimana-mana. Aku pikir buah refleksi ini perlu dikompilasi agar bisa dibaca secara utuh. Tentu, dikritik secara utuh pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Aku berharap kompilasi ini merupakan sebuah tahapan yang kuselesaikan sebelum melangkah lebih lagi. Ada tarian yang telah menunggu untuk kumainkan. Aku tidah tahu apakah nantinya aku akan lebih baik lagi dalam menjelaskan The Dancing Leader. Aku hanya tahu, bahwa petualangan harus terus berjalan dan dinikmati. Jadi ingat kutipan ini,&amp;nbsp;&lt;em style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;When you dance, your purpose is not to get to a certain place on the floor. It’s to enjoy each step along the way. Wayne Dyer&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 13px; line-height: 1.8em; margin-bottom: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Pada akhirnya, buku-e The Dancing Leader ini aku persembahkan sebagai&amp;nbsp;&lt;a href="http://bukik.com/2011/08/05/apa-kadomerdeka-kamu-untuk-indonesia/" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #1f2d61; font-size: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;#KadoMerdeka buat Indonesia&lt;/a&gt;, terutama orang mudanya. Sebagai suatu alternatif wawasan dalam memahami kepemimpinan. Semoga!&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibYl9SZH2Q3zBO6LQzaMnzd9dwOp-zDy2aPrWeOEkgA76rRd7fXebVEhSwoPUMcAkCddVlfyI1vpH2j2TGDbEaVLQyB3wCM_W8N4EdmyBqmydnZEoDPmY0dEoxy6mNVho1vf2qqzUU3Es/s72-c/Tari_asal_Korea_Yogyakarta_2006_2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>