<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820</id><updated>2024-09-13T12:05:42.754+07:00</updated><category term="Christianity"/><category term="Apologetics"/><category term="Blogger"/><category term="A1Indonesia"/><category term="Humor"/><category term="Terobosan"/><category term="Bible Study"/><category term="Yosua"/><category term="Event"/><category term="Formula1"/><category term="Testimony"/><category term="Family"/><category term="CIBFest2008"/><category term="Halloween"/><category term="Christmas"/><category term="Mission Trip"/><category term="Vacation"/><category term="My Quotes"/><category term="San Diego Hills"/><category term="Tutorial"/><category term="Indonesia"/><category term="Life"/><category term="New Age Movement"/><category term="News"/><category term="Science"/><category term="The Secret"/><category term="2012"/><category term="Eschatology"/><category term="Movies"/><category term="RFID"/><category term="Soteriologi"/><title type='text'>The Methuselah Factor</title><subtitle type='html'>Methuselah, oldest man on earth.&#xa;Lived for 969 years, dead for more than 4.000 years... &lt;br&gt;&#xa;and still counting (Genesis 5:28)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>141</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-804892746764321953</id><published>2016-04-04T20:48:00.000+07:00</published><updated>2016-04-04T20:48:13.634+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Soteriologi"/><title type='text'>Perjalanan Menuju Kedewasaan Rohani</title><content type='html'>&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #20124d;&quot;&gt;Kita harus kudus di hadapan Allah dan semakin dewasa di hadapan manusia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Salah satu titik paling membahagiakan dalam kehidupan manusia adalah pada saat kelahiran seorang anak. Semua anggota keluarga bersukacita, teman-teman datang untuk melihat bayi yang baru lahir tersebut dan orang-orang mengucapkan selamat. Kelahiran seorang bayi adalah suatu peristiwa yang sangat istimewa sehingga layak untuk dirayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kelahiran bukanlah satu-satunya hal yang akan terjadi dalam hidup bayi tersebut. Kelahiran hanyalah awal dari suatu perjalanan yang sangat panjang dari kehidupan bayi tersebut, untuk menjadi manusia yang dewasa, mandiri dan produktif. Semua manusia perlu melewati proses, tidak ada yang langsung menjadi dewasa secara instan pada saat lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip yang sama juga berlaku dalam kehidupan rohani. Pada saat pertama kali kita menjadi percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya, kita mengalami kelahiran baru secara rohani (Yohanes 3:5-7). Namun tidak berarti kehidupan rohani kita selesai pada saat itu. Kelahiran baru adalah titik awal dari sebuah perjalanan rohani menuju kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah mahluk yang terdiri dari roh, jiwa dan tubuh (1 Tesalonika 5:23). Pada saat kita mengalami lahir baru, maka roh kita mengalami pemulihan. Ini yang disebut dengan &lt;b&gt;Pembenaran &lt;/b&gt;(&lt;i&gt;Justification&lt;/i&gt;), di mana Allah menyatakan kita “t&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot;&gt;&lt;/a&gt;idak bersalah” di hadapan-Nya, oleh karena apa yang sudah Tuhan Yesus kerjakan di atas kayu salib. Kita dibebaskan dari semua hukuman dosa masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama, kita memasuki sebuah proses yang disebut dengan &lt;b&gt;Pengudusan &lt;/b&gt;(&lt;i&gt;Sanctification&lt;/i&gt;). Proses ini akan berlangsung seumur hidup, di mana kita diberi kemampuan untuk menang atas kuasa dosa. Titik akhir dari perjalanan rohani adalah ketika kita menerima tubuh yang baru, yaitu tubuh kemuliaan dan bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus di Sorga (Filipi 3:20-21). Titik akhir ini disebut &lt;b&gt;Pemuliaan &lt;/b&gt;(&lt;i&gt;Glorification&lt;/i&gt;) di mana kita sungguh-sungguh bebas dari kehadiran dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
Sanctification: Pengudusan dan Pendewasaan&lt;/h3&gt;
Dalam Alkitab, proses sanctification atau pengudusan memiliki pengertian; dipisahkan dari dunia kepada Allah. Walaupun secara posisi kita sudah kudus yaitu dibebaskan dari segala dosa oleh darah Kristus (Kis 13:39), tetapi kita tahu bahwa kita masih bisa berdosa (1 Yohanes 1:10). Di sinilah diperlukan sebuah proses yang secara progresif semakin memisahkan kita dari perbuatan-perbuatan dosa. Bukan untuk sekedar tidak berdosa lagi, tetapi juga supaya semakin mendekati keserupaan dengan hidup Kristus. Hal ini terjadi melalui ketaatan kepada firman Allah di dalam hidup kita. Inilah yang juga disebut pertumbuhan (1 Petrus 3:18) atau pendewasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sudah memulai pekerjaanNya untuk membuat kita menjadi semakin serupa dengan Kristus, dan Ia akan tetap melanjutkan pekerjaanNya itu (Flp 1:6). Pengudusan dan Pendewasaan adalah sesuatu yang harus sungguh-sungguh kita kejar sebagai orang percaya (1 Pet 1:15, Ibr 12:14). Sedemikian banyak pengajaran, nasihat, teguran, peringatan dicatat di dalam Alkitab memperlihatkan bahwa kita masih harus bergumul dengan dosa (Ibr 12:4) dan harus berubah untuk menjadi dewasa. Bahkan hajaran yang kita alami dalam proses hidup kita adalah bukti bahwa Tuhan mengasihi kita sebagai anak-anakNya (Ibr 12:5-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
Hidup Penuh Dengan Pilihan-Pilihan&lt;/h3&gt;
Kita memiliki peran pasif maupun aktif dalam proses pendewasaan rohani, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.        Secara pasif kita percaya dan mengandalkan Tuhan yang akan menguduskan dan memampukan kita. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita menyerahkan diri kepada Tuhan dan tunduk kepada Roh Kudus. Ketika kita menjadi orang percaya, Tuhan sudah memberikan semua yang kita perlukan supaya kita bisa menjadi dewasa rohani. Rasul Petrus berkata bahwa “Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib” (2 Pet 1:3). Hanya Tuhanlah sumber kekuatan kita, dan semua pertumbuhan rohani adalah karena kasih karunia-Nya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.       Secara aktif kita memiliki tanggung jawab secara pribadi untuk membuat pilihan-pilihan. &lt;/b&gt;Kita memilih untuk hidup menurut Roh, bukan menurut daging (Rom 8:13). Memilih untuk mengejar kekudusan (Ibr 12:14). Memilih untuk menjauhi percabulan (1 Kor 6:18). Memilih untuk menyucikan diri kita dari pencemaran jasmani maupun rohani (2 Kor 7:1). Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menambahkan kepada iman kita kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang (2 Pet 1:5-7). Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus (2 Pet 1:10-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua peran, pasif maupun aktif, sangat penting bagi kehidupan orang Kristen yang sehat. Jika kita hanya menekankan peran pasif, maka akan berakibat kepada kerohanian yang malas dan tidak mempedulikan disiplin rohani, dan akhirnya kerohanian yang tidak dewasa, kemunduran bahkan meninggalkan iman. Sebaliknya, terlalu menekankan kepada peran aktif dapat berakibat kepada legalisme, kesombongan rohani,  sikap merasa paling benar dan berakhir kepada kehidupan Kekristenan yang dingin dan tanpa sukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
Sebuah Perjalanan Rohani&lt;/h3&gt;
Proses pendewasaan rohani adalah sebuah perjalanan rohani untuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Rasul Paulus mencatat bahwa proses tersebut akan berlangsung seumur hidup (Flp 3:12-14). Rasul Paulus berkata bahwa Ia pun belum sempurna, tetapi Ia mengejar dan senantiasa mengarahkan dirinya kepada pengenalan akan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedewasaan rohani memerlukan perubahan prioritas hidup dalam diri kita, dari menyenangkan diri sendiri menjadi menyenangkan Tuhan. Dari mengikuti keinginan daging menjadi mengikuti keinginan Roh. Kunci dari kedewasaan rohani adalah ketekunan dalam melakukan hal-hal yang kita tahu akan membuat kita lebih dekat kepada Tuhan. Ini yang disebut dengan disiplin rohani. Hal-hal yang termasuk di dalamnya antara lain membaca dan merenungkan Firman Tuhan, doa, pujian dan penyembahan, persekutuan, pelayanan dan penatalayanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu diingat, tidak peduli berapa besar usaha kita dalam melakukan semuanya itu, tidak satupun dapat terlaksana tanpa campur tangan Roh Kudus yang ada di dalam kita. Dalam Galatia 5:25 Rasul Paulus menulis bahwa kita sudah menerima hidup yang baru oleh Roh (&lt;i&gt;justification&lt;/i&gt;), maka selanjutnya hidup kita yang baru itu hendaknya dipimpin oleh Roh (&lt;i&gt;sanctification&lt;/i&gt;). Hal ini artinya, kita mengambil langkah-langkah dalam perjalanan rohani dengan meminta pimpinan dari Roh Kudus. Pada saat kita semakin menundukkan diri kita kepada Roh Kudus, maka buah Roh Kudus (Gal 5:22-23) akan muncul dalam hidup kita. Inilah ciri dari kerohanian yang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #20124d;&quot;&gt;Perjalanan rohani adalah sebuah jalan yang penuh dengan ujian, tantangan tetapi juga berkat-berkat, dimulai di kayu salib dan berakhir di kota sorgawi. – John Bunyan, Pilgrim’s Progress.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/804892746764321953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2016/04/perjalanan-menuju-kedewasaan-rohani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/804892746764321953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/804892746764321953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2016/04/perjalanan-menuju-kedewasaan-rohani.html' title='Perjalanan Menuju Kedewasaan Rohani'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-4789767463396145136</id><published>2015-01-07T01:23:00.000+07:00</published><updated>2015-01-07T01:23:15.890+07:00</updated><title type='text'>Cerita di balik lagu &quot;It is well with my soul&quot;</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Ada sebuah cerita yang luar biasa di balik lirik lagu hymn klasik &quot;It is well with my soul.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwWcBJZiEEO998wWQu4t5R-EHAWPk5_zlbkM818pi6f2ABbC3R6K7ZvAnughVtXWTLTwypj-atrjMiraDW6wmmImsvK-313vScNC-G_NEoVPNAuS2_Lc8dPpgKOaIM3lXwyzUrQHpYahk/s1600/Horatio_Spafford.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwWcBJZiEEO998wWQu4t5R-EHAWPk5_zlbkM818pi6f2ABbC3R6K7ZvAnughVtXWTLTwypj-atrjMiraDW6wmmImsvK-313vScNC-G_NEoVPNAuS2_Lc8dPpgKOaIM3lXwyzUrQHpYahk/s1600/Horatio_Spafford.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;135&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Horatio G Spafford&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Lirik lagu ini ditulis oleh seorang yang bernama Horatio Gates Spafford. Horatio lahir di New York pada tanggal 20 Oktober 1828. Pada tanggal 5 September 1861 ia menikahi seorang wanita berkebangsaan Norwegia yang bernama Anna Larsen di Chicago. Horatio adalah seorang pengacara yang terkenal dan penganut kekristenan yang taat. Suami istri ini merupakan pendukung dan teman dekat dari penginjil &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Dwight_L._Moody&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Dwight L. Moody&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Pada musim semi tahun 1871, Horatio membeli sebuah lahan real estate di utara kota Chicago sebagai investasi. Namun di bulan Oktober pada tahun yang sama terjadi peristiwa kebakaran besar Chicago (&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Great_Fire_of_Chicago&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Great Fire of Chicago&lt;/a&gt;) yang membakar habis sebagian besar kota itu, termasuk sebagian besar investasi dari Horatio.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Dua tahun kemudian, pada tahun 1873, setelah mengalami tekanan pekerjaan yang begitu besar, keluarga Spafford memutuskan untuk mengambil waktu berlibur di Inggris karena teman mereka D.L. Moody akan melayani di sana pada musim gugur.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Ketika akan Horatio, istrinya dan empat anak perempuan mereka hendak berangkat menggunakan kapal laut, Horatio terpaksa tidak ikut karena ada sebuah pekerjaan yang harus ia selesaikan. Namun ia berjanji kepada keluarganya bahwa ia akan segera menyusul beberapa hari kemudian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Anna dan keempat putrinya, Tanetta (11 tahun), Bessie (9 tahun), Margaret Lee (5 tahun) dan Annie (2 tahun), berangkat menggunakan kapal berbendera Perancis &quot;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/SS_Ville_du_Havre&quot; style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Ville du Havre&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifDqJ4kQBsoxu5I3S3ruhjWNdYdUjK4v2zeJaomNS4nJkG2_PP_ESCApiOP4b3fsE80sCG89lc8iK5FXg3zfnOqtmGuBD85Czx5nG4w2uz9Pt62mOhqPDDQC4jYJgXk4YqTExF4FjQ-sg/s1600/Ville_du_Havre.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifDqJ4kQBsoxu5I3S3ruhjWNdYdUjK4v2zeJaomNS4nJkG2_PP_ESCApiOP4b3fsE80sCG89lc8iK5FXg3zfnOqtmGuBD85Czx5nG4w2uz9Pt62mOhqPDDQC4jYJgXk4YqTExF4FjQ-sg/s1600/Ville_du_Havre.jpg&quot; height=&quot;232&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kapal Ville du Havre&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Pada tanggal 22 November 1873 ketika sedang menyeberangi samudera Atlantik, kapal mereka bertabrakan dengan kapal Inggris &quot;The Lochearn&quot;. Kapal mereka terbelah dua dan langsung kandas dalam waktu 12 menit. 226 orang penumpang &quot;Ville du Havre&quot; meninggal dunia termasuk keempat putri Horatio. Istrinya, Anna, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas papan yang mengambang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Ketika tiba di Inggris, Anna mengirim telegram kepada Horatio yang dimulai dengan kata-kata &quot;Saved alone&quot; (&quot;Selamat sendirian&quot;).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6IWfgcqyaatnh20NbHdOHrnMnmythWR_zIrlswMeKHzYmrKSxl5JmzVPSAQKMdGjfH3B5zc2kvxzXNpl-8k_GojudXryFLCYtjC1z1IJvI0clDQDtikrDQkQC3AvrHtarB-s-7zyuQ8w/s1600/SavedAlone.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6IWfgcqyaatnh20NbHdOHrnMnmythWR_zIrlswMeKHzYmrKSxl5JmzVPSAQKMdGjfH3B5zc2kvxzXNpl-8k_GojudXryFLCYtjC1z1IJvI0clDQDtikrDQkQC3AvrHtarB-s-7zyuQ8w/s1600/SavedAlone.jpg&quot; height=&quot;225&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Telegram Anna kepada Horatio &quot;Saved alone&quot;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Horatio segera pergi menyusul ke Inggris. Di tengah perjalanan, kapten kapal berkata kepada Horatio bahwa mereka sedang melintasi lokasi tenggelamnya keempat putrinya. Horatio kemudian masuk ke kabinnya dan selama berjam-jam ia tidak dapat tidur karena mengingat akan anak-anaknya. Di dalam dukanya itu Horatio kemudian menulis lirik dari lagu &quot;It is well with my soul&quot;, yang diambil dari kata-kata perempuan Sunem yang kehilangan anaknya (2 Raja-Raja 4:26).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoe_Id-gRG6b_VWvATrtzVnNViawmyyOuTKSjORZe22xdJGsiBYT3GjaA4hoZ557OKuUto-bfCsYw2HHWro4oSuTU9FlLETby9uqpkUqzOYtSRVtk4EJqwAluYvhu3kUKTkxfa0FyAIUs/s1600/It+is+Well+with+my+soul+2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoe_Id-gRG6b_VWvATrtzVnNViawmyyOuTKSjORZe22xdJGsiBYT3GjaA4hoZ557OKuUto-bfCsYw2HHWro4oSuTU9FlLETby9uqpkUqzOYtSRVtk4EJqwAluYvhu3kUKTkxfa0FyAIUs/s1600/It+is+Well+with+my+soul+2.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;308&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Lirik &quot;It is well with my soul&quot; yang ditulis Horatio&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Kisah Horatio tidak berhenti disitu. Setelah tragedi tenggelamnya keempat putri mereka, Anna melahirkan tiga anak yang lain. Pada tanggal 11 Oktober 1880, putra mereka Horatio Goertner Spaffor meninggal pada usia empat tahun karena penyakit Scarlet Fever (&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Skarlatina&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;skarlatina&lt;/a&gt;). Mereka juga memiliki dua orang putri yaitu Bertha Hedges Spafford (lahir 24 Maret 1878) dan Grace Spafford (lahir 18 Januari 1981).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Gereja tempat mereka beribadah menganggap semua tragedi yang dialami oleh keluarga Spafford adalah hukuman dari Allah terhadap dosa-dosa mereka yang tersembunyi. Bahkan mereka dikucilkan dari gereja mereka sendiri karena dianggap sebagai orang yang jahat dan dikutuk. Pada bulan Agustus 1881, Horatio dan keluarganya kemudian memutuskan untuk pindah ke Yerusalem dan mendirikan sebuah organisasi yang melayani anak-anak di kota Yerusalem. Mereka melayani tanpa memandang agama dan tanpa memaksakan iman mereka sehingga pelayanan mereka diterima dengan baik di tengah kalangan Kristen, Muslim dan Yahudi. Hingga sekarang, organisasi ini melayani 30.000 anak-anak setiap tahunnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Tragedi demi tragedi yang dialami oleh Horatio dan keluarganya begitu luar biasa. Kehilangan bisnis, kematian anak-anak bahkan dikucilkan oleh gereja di mana seharusnya mereka bisa mendapatkan penghiburan dan dukungan. Tetapi yang lebih luar biasa adalah bagaimana respon Horatio dan Anna. Mereka tidak menyerah dan tidak berhenti percaya kepada Tuhan, sebaliknya mereka bangkit dari situasi yang mematikan dan memperlihatkan bahwa Tuhan tetap bekerja di dalam dan melalui kehidupan mereka untuk memberkati orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Tentunya kita juga pernah mengalami tragedi dalam kehidupan di tengah dunia yang berdosa ini. Mungkin tidak sedahsyat yang dialami oleh keluarga Spafford, tetapi mungkin juga ada yang mengalami yang lebih buruk. Sebagai manusia, kita sering kali tidak mengerti mengapa itu semua harus terjadi. Namun demikian ada satu kebenaran yang tidak dapat disangkal; yaitu Alkitab berkata bahwa Tuhan itu baik! (Yeremia 33:11).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Simaklah lirik yang dibuat oleh Horatio ditengah-tengah tragedi yang sangat memilukan, dan lihatlah iman dan pengharapan yang ia miliki terhadap Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/AHe_qmo3gX4&quot; width=&quot;459&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;It is well with my soul&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;When peace, like a river, attendeth my way,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;When sorrows like sea billows roll;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Whatever my lot, thou hast taught me to say,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&quot;It is well, it is well with my soul.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;It is well, It is well&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;With my soul, With my soul&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;It is well, it is well, with my soul.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Though Satan should buffet, though trials should come,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Let this blest assurance control,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;That Christ hath regarded my helpless estate,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;And hath shed His own blood for my soul.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;My sin, oh, the bliss of this glorious thought!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;My sin, not in part but the whole,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Is nailed to the cross, and I bear it no more,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Praise the Lord, praise the Lord, O my soul!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;For me, be it Christ, be it Christ hence to live:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;If Jordan above me shall roll,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;No pang shall be mine, for in death as in life&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Thou wilt whisper Thy peace to my soul.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;But, Lord, &#39;tis for Thee, for Thy coming we wait,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;The sky, not the grave, is our goal;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Oh trump of the angel! Oh voice of the Lord!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Blessed hope, blessed rest of my soul!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;And Lord, haste the day when my faith shall be sight,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;The clouds be rolled back as a scroll;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;The trump shall resound, and the Lord shall descend,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Even so, it is well with my soul.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jiwaku Tenanglah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sewaktu Hidupku Tenang Dan Aman,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ataupun Susah Menimpa,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&#39;Ku Di Mana Pun, Tuhan Yang Menuntun,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Jiwaku, Jiwaku Tenanglah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Jiwaku tenanglah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Jiwaku jiwaku tenanglah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Walaupun iblis datang menyerangku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Imanku tetap dan teguh&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ada Tuhan yang menyelamatkanku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;DarahNya yang menebuskan ku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Datanglah seg&#39;ra Tuhanku datanglah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Agar nyatalah imanku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dan sangkakala menyambut datangNya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Jiwaku, jiwaku tenanglah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/4789767463396145136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2015/01/cerita-di-balik-lagu-it-is-well-with-my.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/4789767463396145136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/4789767463396145136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2015/01/cerita-di-balik-lagu-it-is-well-with-my.html' title='Cerita di balik lagu &quot;It is well with my soul&quot;'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwWcBJZiEEO998wWQu4t5R-EHAWPk5_zlbkM818pi6f2ABbC3R6K7ZvAnughVtXWTLTwypj-atrjMiraDW6wmmImsvK-313vScNC-G_NEoVPNAuS2_Lc8dPpgKOaIM3lXwyzUrQHpYahk/s72-c/Horatio_Spafford.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-2738866105341485136</id><published>2011-01-31T13:12:00.002+07:00</published><updated>2011-02-01T06:47:22.497+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Life"/><title type='text'>Socrates&#39; Three Tests</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPm-beIEE6fxquUqj5tCFfD_9iXSzx08WqQn37SZ8MDji_LA3fZ-EceHufCVvHIupdYFsTY6BU4iLYVHiMHqvQHwM02F3I-WVuZiyjkxzDE3WeCgp9xARuV9QPSBfTFFAplpwHXPlIjYs/s1600/Socrates_teaching.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPm-beIEE6fxquUqj5tCFfD_9iXSzx08WqQn37SZ8MDji_LA3fZ-EceHufCVvHIupdYFsTY6BU4iLYVHiMHqvQHwM02F3I-WVuZiyjkxzDE3WeCgp9xARuV9QPSBfTFFAplpwHXPlIjYs/s320/Socrates_teaching.jpg&quot; width=&quot;291&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Socrates&quot;&gt;Socrates &lt;/a&gt;(469 SM–399 SM) adalah seorang filsuf Yunani yang sangat terkenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari seorang teman akrab Socrates datang dan berkata, &quot;Socrates, Anda tahu apa yang saya dengar tentang salah satu murid Anda?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tunggu sebentar,&quot; Jawab Socrates. &quot;Sebelum Anda memberitahu saya, saya mau anda lulus sebuah tes kecil, yang saya sebut tiga pertanyaan penyaringan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tiga pertanyaan penyaringan?&quot; tanya sang teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Betul,&quot; lanjut Socrates, &quot;Sebelum Anda berbicara tentang murid saya, mari kita ambil waktu sejenak untuk melakukan penyaringan terhadap apa yang akan Anda katakan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Penyaringan pertama adalah soal &lt;b&gt;kebenaran&lt;/b&gt;. apakah Anda sudah 100% yakin apa yang akan Anda katakan itu benar?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Hmmm… tidak juga,&quot; orang itu berkata, &quot;sebenarnya saya hanya mendengar saja tentang itu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Baiklah,&quot; kata Socrates, &quot;jadi Anda sebetulnya tidak tahu persis apakah memang itu benar atau tidak.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sekarang kita coba penyaringan kedua, yaitu penyaringan &lt;b&gt;kebaikan&lt;/b&gt;,” Lanjut Socrates,”Apakah yang akan Anda sampaikan tentang murid saya ini adalah sesuatu yang baik?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tidak, justru sebaliknya.&quot; Jawab orang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jadi,&quot; jawab Socrates, &quot;Anda mau menyampaikan sesuatu yang buruk kepada saya tentang murid saya itu, walaupun Anda tidak yakin bahwa itu benar?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tersebut hanya bisa mengangkat bahu, sedikit malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Socrates melanjutkan, &quot;Tapi mungkin Anda masih bisa lulus penyaringannya, karena masih ada penyaringan yang ketiga, yaitu penyaringan &lt;b&gt;kegunaan&lt;/b&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Apakah sesuatu yang Anda ingin katakan tentang murid saya itu akan berguna bagi saya?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tidak juga...&quot; jawab orang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Baiklah,&quot; Socrates menyimpulkan, &quot;Kalau apa yang Anda mau katakan kepada saya tidak benar, tidak baik dan tidak ada gunanya, buat apa menceritakan semua itu kepada saya?&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/2738866105341485136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2011/01/socrates-three-test.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2738866105341485136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2738866105341485136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2011/01/socrates-three-test.html' title='Socrates&#39; Three Tests'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPm-beIEE6fxquUqj5tCFfD_9iXSzx08WqQn37SZ8MDji_LA3fZ-EceHufCVvHIupdYFsTY6BU4iLYVHiMHqvQHwM02F3I-WVuZiyjkxzDE3WeCgp9xARuV9QPSBfTFFAplpwHXPlIjYs/s72-c/Socrates_teaching.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-1303120439300198811</id><published>2011-01-27T14:41:00.000+07:00</published><updated>2011-01-27T14:41:27.094+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Humor"/><title type='text'>Indian vs Weather Service</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigJMZ3ndHHBDQo4IkdnTtWj6KdWWDgQJQH4N6CCrTkesRdfrKoHLrtOe3vL9hPRgPIDpnMgsgY5PdNCuSq5FcHhZwYfI54J-C0BDy7RC1Jbbmr8WjLhpxUqGhbyMR0gPwpWWWui78YM3w/s1600/indiansmokesignal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;268&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigJMZ3ndHHBDQo4IkdnTtWj6KdWWDgQJQH4N6CCrTkesRdfrKoHLrtOe3vL9hPRgPIDpnMgsgY5PdNCuSq5FcHhZwYfI54J-C0BDy7RC1Jbbmr8WjLhpxUqGhbyMR0gPwpWWWui78YM3w/s320/indiansmokesignal.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;It was autumn, and the Indians on the remote reservation asked their new Chief if the winter was going to be cold or mild.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Since he was an Indian Chief in a modern society, he had never been taught the old secrets, and when he looked at the sky, he couldn&#39;t tell what theweather was going to be.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nevertheless, to be on the safe side, he replied to his tribe that the  winter was indeed going to be cold and that the members of the village  should collect wood to be prepared. But also being a practical leader,  after several days he got an idea. He went to the phone booth, called  the National Weather Service and asked, &quot;Is the coming winter going to  be cold?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;It looks like this winter is going to be quite cold indeed,&quot; the Meteorologist at the weather service responded.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So the Chief went back to his people and told them to collect even more wood in order to be prepared.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
One week later he called the National Weather Service again. &quot;Is it going to beto be a very cold winter.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The Chief again went back to his people and ordered them to collect every scrap of wood they could find.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Two weeks later he called the National Weather Service again. &quot;Are you absolutely sure that the winter is going to be very cold?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Absolutely,&quot; the man replied. &quot;It looks like it&#39;s going to be one of the coldest winters ever.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;How can you be so sure?&quot; the Chief asked.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The weatherman replied, &quot;The Indians are collecting firewood like crazy.&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/1303120439300198811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2011/01/indian-vs-weather-service.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/1303120439300198811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/1303120439300198811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2011/01/indian-vs-weather-service.html' title='Indian vs Weather Service'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigJMZ3ndHHBDQo4IkdnTtWj6KdWWDgQJQH4N6CCrTkesRdfrKoHLrtOe3vL9hPRgPIDpnMgsgY5PdNCuSq5FcHhZwYfI54J-C0BDy7RC1Jbbmr8WjLhpxUqGhbyMR0gPwpWWWui78YM3w/s72-c/indiansmokesignal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-5862306760903129125</id><published>2010-11-13T13:57:00.000+07:00</published><updated>2010-12-02T15:57:45.350+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Sakramen Perjamuan Kudus</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghmg_Zpwgbru-uo5YP_ebrmlaqv5Qi3EkSNfB20BUKZRhQ_k8zwjprXHY3FsRF1fydfzDAv4Ruoe-FJNxVYJyhWSFPV7G4ci6OFhbffhriPwk7Fyks8BgKXV-l1H4WbR39mrqtREmiBKg/s1600/betrayal-last-supper.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghmg_Zpwgbru-uo5YP_ebrmlaqv5Qi3EkSNfB20BUKZRhQ_k8zwjprXHY3FsRF1fydfzDAv4Ruoe-FJNxVYJyhWSFPV7G4ci6OFhbffhriPwk7Fyks8BgKXV-l1H4WbR39mrqtREmiBKg/s400/betrayal-last-supper.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #5-A&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan  artikel yang membahas    mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin  Breakthrough, GBI Danau    Bogor Raya, Edisi 5 (13 Nov 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.” (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Lukas+22%3A19&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;Lukas 22:19&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Pengakuan Iman Gereja Bethel Indonesia menulis; &lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;“Perjamuan Kudus dilakukan setiap kali untuk meneguhkan persekutuan kita dengan Tuhan dan satu dengan yang lain.” &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Menurut Penjelasan Pengakuan Iman, makna sakramen Perjamuan Kudus;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;“&lt;i&gt;Terjadi persekutuan antara orang percaya dengan kematian Yesus di kayu salib, juga antara orang percaya dengan sesama anggota tubuh Kristus lainnya, Perjamuan Kudus memiliki nilai peringatan akan karya penebusan Allah bagi setiap orang yang percaya, Perjamuan Kudus mengandung arti pemberitaan kematian Yesus kepada semua orang, Perjamuan Kudus mengajar agar kita selalu mengucap syukur akan karya Allah bagi manusia.” &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dalam Sakramen Perjamuan Kudus roti dan anggur adalah tanda atau lambang dari tubuh dan darah Yesus. Roti dan anggur tidak berubah bentuk menjadi tubuh dan darah Yesus seperti dipahami dalam pengajaran transsubstansiasi. Yesus hanya disalibkan satu kali untuk selama-lamanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+6%3A9-10&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;Roma 6:9-10&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menganggap bahwa roti dan anggur perjamuan benar-benar menjadi tubuh dan darah Kristus sama dengan membuat Yesus dikorbankan berulang kali bagi penebusan dosa kita. Tetapi seperti Tuhan hanya satu kali membuat mujizat mengeringkan sungai Yordan bagi orang Israel demikian juga Yesus hanya satu kali disalibkan bagi umat manusia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi untuk memperingatinya, Tuhan meminta bangsa Israel untuk membuat dua belas batu peringatan sebagai cara bagi bangsa Israel dan generasi-generasi selanjutnya untuk selalu ingat kepada Tuhan. Demikian juga Sakramen Perjamuan Kudus adalah cara untuk orang Kristen mengingat apa yang diperbuat Yesus di kayu salib. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roti dan anggur perjamuan tidak sekedar tanda peringatan biasa, melainkan tanda yang suci (sakramen). Kristus sungguh-sungguh hadir di dalam, bersama-sama dan di bawah tanda-tanda roti dan anggur, karena tubuh Kristus yang telah dimuliakan itu sekarang bukan hanya berada di sorga, melainkan juga berada di mana-mana, sehingga tubuh itu juga berada di dalam roti dan anggur dari Perjamuan Kudus. Yesus Kristus sungguh hadir dalam Sakramen Perjamuan Kudus, tidak secara fisik/daging, namun secara rohani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perintah Tuhan sendiri &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita melakukan perjamuan kudus karena hal ini memang diperintahkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Oleh karena itulah Rasul Paulus kemudian membuat penjelasan mengenai pelaksanaan perjamuan kudus. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+11%3A23a&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 11:23a&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Roti Perjamuan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: &quot;Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!&quot; (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+11%3A23b-24&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 11:23b-24&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Roti perjamuan melambangkan tubuh Yesus yang dihancurkan dalam aniaya salib. Pada perjamuan malam terakhir Yesus memecah-mecahkan roti barulah kemudian Ia membagikan pecahan-pecahan tersebut kepada murid-muridnya. Jadi kita tidak perlu lagi memecah-mecahkan sendiri roti perjamuan kudus yang kita terima, karena pada saat kita menerima roti perjamuan sudah dipecah-pecahkan, oleh karena itulah dibagikan kepada jemaat (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Lukas+22%3A19&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;Lukas 22:19&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Anggur Perjamuan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: &quot;Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!&quot; (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+11%3A25&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 11:25&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Anggur perjamuan melambangkan darah Yesus yang tercurah untuk menebus dosa manusia. Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+11%3A26&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 11:26&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Perjamuan kudus juga berbicara mengenai memberitakan salib Yesus bahkan harus dilakukan sampai kedatangan Yesus yang kedua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana ikut dalam Sakramen Perjamuan Kudus? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+11%3A27-29&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 11:27-29&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Seseorang yang makan dan minum perjamuan kudus tanpa mengakui pengorbanan Yesus maka ia makan minum dengan cara yang tidak layak dan berdosa terhadap tubuh dan darah Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1 Hanya untuk orang percaya &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendiri &lt;a href=&quot;http://dbr.gbi-bogor.org/wiki/Sinode_Gereja_Bethel_Indonesia&quot;&gt;Sinode Gereja Bethel Indonesia&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://dbr.gbi-bogor.org/wiki/Ho_Lukas_Senduk&quot;&gt;Pdt Dr HL Senduk&lt;/a&gt; dalam buku “Pelayan Tuhan” menulis bahwa:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt; &lt;i&gt;Kepada orang yang belum bertobat atau belum lahir baru, jangan diberikan roti atau anggur itu, sebab, Perjamuan Suci itu hanya buat anak-anak Tuhan saja yang mau masuk dalam persekutuan dengan Kristus. &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Pdt Stephano Ambesa, MDiv dalam buku “Gnosis”,&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Ketika seseorang makan roti dan minum dari cawan, ia bersekutu dengan kematian-Nya dan bersekutu satu dengan yang lain sebagai tubuh Kristus. Bagaimana mungkin orang yang tidak percaya bersekutu dengan kematian-Nya dan terbilang sebagai tubuh Kristus dengan berpartisipasi dalam Perjamuan itu? Alkitab sendiri tidak pernah mencatat keterlibatan orang tidak percaya dalam Perjamuan Tuhan. Kesimpulan terakhir yang dapat dibuat di sini adalah setiap kali berpartisipasi dalam Perjamuan berarti orang percaya memiliki tugas panggilan pemberitaan karya keselamatan yang dikerjakan melalui kematian Yesus kepada orang lain.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2 Hanya dilayani oleh hamba Tuhan/Pendeta &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tata Gereja GBI mengatur bahwa Perjamuan Kudus juga hanya boleh dilayani dan dibagikan oleh pejabat Gereja Bethel Indonesia (Pdt, Pdm, Pdp) seperti ditulis oleh Pdt Dr SJ Mesach, MTh. dalam buku “Pedoman Pelayanan Ibadah Gerejawi”,&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Harus ada persiapan yang sungguh-sungguh dan jangan menyalahgunakan Tubuh dan Darah Tuhan sebagai benda suci/keramat yang boleh dibagi-bagikan ke orang sakit tanpa adanya ibadah, serta dilakukan tanpa mengerti Firman dan penerimaan Yesus sebagai Tuhan – Juruselamat pribadinya karena itu harus dilaksanakan oleh gereja melalui hamba-Nya. &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Sakramen Perjamuan Kudus tidak boleh dilakukan tanpa ibadah yang dipimpin serta dilayani oleh hamba Tuhan. Roti dan anggur perjamuan tidak boleh dianggap seperti jimat atau benda keramat yang memiliki kekuatan gaib sehingga dibagi-bagikan secara sembarangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3 Menguji dirinya sendiri &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakramen Perjamuan Kudus adalah bentuk dari persekutuan dengan Tuhan dan persekutuan dengan sesama anggota tubuh Kristus. Bagaimana seseorang bisa bersekutu dengan Tuhan jika masih ada dosa yang disimpan dalam hatinya? Bagaimanakah seseorang bisa bersatu dengan anggota tubuh Kristus yang lain jika masih ada perselisihan satu dengan yang lainnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan Yesus juga mengajarkan yang serupa dalam hal beribadah dan mempersembahkan korban di mezbah.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Matius+5%3A23-24&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;Matius 5:23-24&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Iman juga menjadi unsur yang penting dalam perjamuan kudus, karena segala sesuatu yang dilakukan tanpa iman adalah dosa.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+14%3A23&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;Roma 14:23&lt;/a&gt;)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=2+Korintus+13%3A5&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;2 Korintus 13:5&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ketika Tuhan memerintahkan Yosua mendirikan 12 batu peringatan sehingga bangsa Israel bisa mengajarkan kepada keturunan mereka tentang kesetiaan Tuhan kepada bangsa Israel, demikian juga pada saat kita melakukan sakramen perjamuan kudus kita memperingati pengorbanan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa kita. Dan kita memiliki tanggung jawab untuk memberitakan kepada anak-anak kita dan generasi selanjutnya bahkan kepada semua orang tentang pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. (&lt;a href=&quot;http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=I+Korintus+9%3A16&amp;amp;altver%5B%5D=nkjv&amp;amp;d=100&quot;&gt;I Korintus 9:16&lt;/a&gt;) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/5862306760903129125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/sakramen-perjamuan-kudus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5862306760903129125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5862306760903129125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/sakramen-perjamuan-kudus.html' title='Sakramen Perjamuan Kudus'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghmg_Zpwgbru-uo5YP_ebrmlaqv5Qi3EkSNfB20BUKZRhQ_k8zwjprXHY3FsRF1fydfzDAv4Ruoe-FJNxVYJyhWSFPV7G4ci6OFhbffhriPwk7Fyks8BgKXV-l1H4WbR39mrqtREmiBKg/s72-c/betrayal-last-supper.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-5919389932470715436</id><published>2010-11-13T09:53:00.001+07:00</published><updated>2010-12-02T13:56:52.263+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9UMFOr9WDm5fkzfAUkGhqOJ4htaVA3YrplzlsOT2zeLB5sNLpongxNPhhdmCyqlw_1zAbPUYsB_Iacjq2N-lR3f8n4fnm4v8D_PLWeijl2lxbAuj2l6MsxwYTG51DfG-ZAqA1KdNJ6g8/s1600/12stones.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9UMFOr9WDm5fkzfAUkGhqOJ4htaVA3YrplzlsOT2zeLB5sNLpongxNPhhdmCyqlw_1zAbPUYsB_Iacjq2N-lR3f8n4fnm4v8D_PLWeijl2lxbAuj2l6MsxwYTG51DfG-ZAqA1KdNJ6g8/s1600/12stones.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #5-A&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan  artikel yang membahas   mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin  Breakthrough, GBI Danau   Bogor Raya, Edisi 5 (13 Nov 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;Pada &lt;a href=&quot;http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-menyebrangi-yordan.html&quot;&gt;artikel yang lalu&lt;/a&gt;, saya sudah membahas mengenai bagaimana  Yosua dan bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan dengan cara yang  ajaib, yaitu ketika Tuhan membuat sungai Yordan kering. Sekitar dua juta  orang Israel bisa melewati sungai Yordan yang sedang dalam kondisi  meluap dengan selamat. Langkah iman bangsa Israel membawa mereka untuk  mengalami mujizat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu musuh iman paling besar adalah lupa!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa sering  kita lupa bagaimana Tuhan sudah menyelamatkan dan menolong kita sehingga  kita hidup tanpa iman percaya kepada Tuhan. Sering waktu kita ada dalam  masalah, kita bersikap seolah-olah Tuhan tidak pernah menolong kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian pula dengan orang Israel. Tuhan tidak mau mereka lupa mengenai  apa yang sudah Tuhan lakukan bagi mereka di Sungai Yordan.  Tuhan sudah mengetahui bahwa bangsa Israel akan menghadapi banyak  rintangan setelah mereka menyeberangi Sungai Yordan, tetapi Tuhan juga  tidak ingin bangsa Israel merasa bahwa Tuhan pernah tidak menolong  mereka. Oleh karena itu Tuhan menyuruh mereka untuk membuat sebuah tugu  peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dua belas batu peringatan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Setelah seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian: “Pilihlah dari bangsa itu dua belas orang, seorang dari tiap-tiap suku, dan perintahkanlah kepada mereka, demikian: Angkatlah dua belas batu dari sini, dari tengah-tengah sungai Yordan ini, dari tempat berjejak kaki para imam itu, bawalah semuanya itu ke seberang dan letakkanlah di tempat kamu akan bermalam nanti malam.” - Yosua 4:1-3&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Setelah bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan, Tuhan memberikan perintah kepada Yosua untuk memilih dua belas orang, satu orang dari masing-masing suku, untuk membawa batu dari tengah-tengah sungai Yordan, dan kemudian meletakkan dua belas batu itu tempat mereka berkemah. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu Yosua memanggil kedua belas orang yang ditetapkannya dari orang Israel itu, seorang dari tiap-tiap suku, dan Yosua berkata kepada mereka: &quot;Menyeberanglah di depan tabut TUHAN, Allahmu, ke tengah-tengah sungai Yordan, dan angkatlah masing-masing sebuah batu ke atas bahumu, menurut bilangan suku orang Israel, supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. - Yosua 4:4-6a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Yosua kemudian memerintahkan kepada wakil-wakil dari dua belas suku yang sudah sampai diseberang sungai Yordan untuk kembali ke tengah-tengah sungai Yordan dan mengambil masing-masing sebuah batu yang berada di dasar Sungai Yordan yang sedang kering, yaitu di dekat kaki para imam yang sedang membawa Tabut Perjanjian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu yang diangkat kemungkinan berukuran cukup besar sehingga Yosua memerintahkan supaya batu tersebut dibawa dengan mengangkatnya di bahu. Kemudian batu-batu tersebut harus dibawa ke perkemahan bangsa Israel di Gilgal dan ditempatkan di sana sebagai tugu peringatan. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Bangsa itu telah keluar dari sungai Yordan pada tanggal sepuluh bulan pertama dan mereka berkemah di Gilgal, di batas timur Yerikho. Kedua belas batu yang diambil dari sungai Yordan itu ditegakkan oleh Yosua di Gilgal. - Yosua 4:19-20 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tujuan batu peringatan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&quot;Supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu? maka haruslah kamu katakan kepada mereka: Bahwa air sungai Yordan terputus di depan tabut perjanjian TUHAN; ketika tabut itu menyeberangi sungai Yordan, air sungai Yordan itu terputus. Sebab itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel untuk selama-lamanya.&quot; - Yosua 4:6-7&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Jadi tujuan dari Batu Peringatan tersebut adalah supaya mereka dan generasi-generasi berikutnya selalu ingat apa yang sudah Tuhan lakukan bagi bangsa Israel di Sungai Yordan. Batu Peringatan ini mengingatkan kepada bangsa Israel hal-hal berikut: &lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sebagai kesaksian dari kesetiaan Tuhan dengan membawa bangsa Israel masuk ke Tanah Perjanjian. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Sebagai tanda bagi generasi-generasi berikutnya mengenai apa yang telah Tuhan lakukan.&lt;i&gt; &lt;br /&gt;
“Supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu?” (Yosua 4:6) &lt;/i&gt;&amp;nbsp; &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai peringatan dan pelajaran bagi bangsa Israel bahwa Tuhan itu Maha Kuasa. &lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Maka haruslah kamu beritahukan kepada anak-anakmu, begini: Israel telah menyeberangi sungai Yordan ini di tanah yang kering! -- sebab TUHAN, Allahmu, telah mengeringkan di depan kamu air sungai Yordan, sampai kamu dapat menyeberang seperti yang telah dilakukan TUHAN, Allahmu, dengan Laut Teberau, yang telah dikeringkan-Nya di depan kita, sampai kita dapat menyeberang.” - Yosua 4:22-23&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai proklamasi kepada bangsa-bangsa lain bahwa Tuhanlah satu-satunya Allah. &lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu.” - Yosua 4:24&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Dalam Alkitab, perintah Tuhan untuk membuat suatu tugu atau suatu perayaan sebagai peringatan adalah hal yang umum. Banyak perayaan bangsa Israel merupakan cara Tuhan untuk membuat bangsa Israel dan keturunannya selalu ingat apa yang sudah Tuhan lakukan untuk mereka. Perayaan Paskah adalah salah satu contoh yang paling baik. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Dan apabila anak-anakmu berkata kepadamu: Apakah artinya ibadahmu ini? Maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi TUHAN yang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita.&quot; Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah.&amp;nbsp; - Keluaran 12:26-27&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Peringatan tidak hanya dilakukan oleh orang Israel saja, kita sebagai Gereja Tuhan juga memiliki peringatan yaitu Sakramen Perjamuan Kudus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakramen Perjamuan Kudus adalah perintah dari Tuhan Yesus sendiri  untuk kita lakukan. Ketika malam sebelum Tuhan Yesus disalibkan, Ia  bersama-sama dengan murid-murid-Nya melakukan perjamuan malam yang  sering disebut perjamuan malam terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur,  memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: &quot;Inilah  tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan  akan Aku.&quot;&lt;/i&gt; - &lt;i&gt;Lukas 22:19&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Jika Dua Belas Batu Peringatan Yosua dan Perayaan Paskah adalah  peringatan akan apa yang Tuhan lakukan kepada bangsa Israel maka  Perjamuan Kudus adalah peringatan akan apa yang Tuhan Yesus lakukan bagi  seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakramen Perjamuan Kudus juga harus kita gunakan sebagai  kesempatan bagi kita untuk mengajarkan kepada anak-anak kita dan  generasi selanjutnya tentang apa yang Tuhan Yesus telah lakukan di kayu  salib, yang dilambangkan dengan terpecahnya roti sebagai gambaran tubuh  Kristus dan tercurahnya anggur sebagai lambang darah Kristus.&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Unity&quot;&gt;Unity&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;Menarik untuk dicatat bahwa ada dua belas wakil dari dua belas suku  Israel. Padahal jika kita membaca Alkitab, hanya 9 ½ suku Israel yang  memiliki daerah yang dijanjikan Tuhan di sebelah barat dari Sungai  Yordan. Suku Ruben, Gad dan setengah dari suku Manasye mendapat tanah  warisan di sebelah timur dari Sungai Yordan&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Ketika seluruh bangsa itu selesai menyeberang, maka  menyeberanglah tabut TUHAN itu serta para imam di depan mata bangsa itu.  Juga bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu  menyeberang, dengan bersenjata, di depan orang Israel itu, seperti yang  dikatakan Musa kepada mereka. Kira-kira empat puluh ribu orang yang siap  untuk berperang menyeberang di hadapan TUHAN ke dataran Yerikho untuk  berperang.&lt;/i&gt; - &lt;i&gt;Yosua 4:11-13&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Walaupun suku Ruben, suku Gad dan setengah dari suku Manasye  sudah berada di lokasi warisan Tanah Perjanjian mereka, mereka tetap  ikut berperang bersama-sama dengan suku-suku Israel yang lain di  seberang barat Sungai Yordan. Hal ini sudah menjadi perjanjian bangsa  Israel (Bilangan 32:20-28) dan diingatkan kembali oleh Yosua setelah Musa mati.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&quot;Kepada orang Ruben, kepada orang Gad dan kepada suku  Manasye yang setengah itu berkatalah Yosua, demikian: Ingatlah kepada  perkataan yang dipesankan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu, yakni: TUHAN,  Allahmu, mengaruniakan keamanan kepadamu dan memberikan kepadamu negeri  ini; perempuan-perempuan dan anak-anak di antara kamu dan ternakmu  boleh tinggal di negeri yang diberikan Musa kepadamu di seberang sungai  Yordan, tetapi kamu, semua pahlawan yang gagah perkasa, haruslah  menyeberang di depan saudara-saudaramu dengan bersenjata, dan haruslah  menolong mereka, sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada  saudara-saudaramu seperti kepada kamu juga, dan mereka juga menduduki  negeri yang akan diberikan kepada mereka oleh TUHAN, Allahmu. Kemudian  bolehlah kamu pulang kembali ke negerimu sendiri dan menduduki negeri  yang diberikan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu di seberang sungai  Yordan, di sebelah matahari terbit.&quot;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;- Yosua 1:13-15&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Sekitar 40.000 tentara dari suku Ruben, Gad dan setengah dari  Manasye ikut menyeberangi sungai Yordan untuk berperang. Sedangkan  rakyat yang lainnya tinggal di tanah warisan mereka masing-masing. Baru  setelah seluruh Tanah Perjanjian direbut oleh bangsa Israel para tentara  ini boleh kembali ke tanah warisan mereka. Hal ini berbicara mengenai  kesatuan dan solidaritas yang kuat di antara suku-suku bangsa Israel. &lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Gilgal&quot;&gt;Gilgal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Bangsa itu telah keluar dari sungai Yordan pada tanggal sepuluh  bulan pertama dan mereka berkemah di Gilgal, di batas timur Yerikho.  Kedua belas batu yang diambil dari sungai Yordan itu ditegakkan oleh  Yosua di Gilgal.&lt;/i&gt; - &lt;i&gt;Yosua 4:19-20&lt;/i&gt; &lt;/blockquote&gt;Bangsa Israel selesai menyeberangi sungai Yordan pada tanggal 10  bulan pertama, yaitu bulan Nisan (Maret-April). Dalam kalender Yahudi  yang ditetapkan Tuhan sejak Tuhan memberikan hukum Taurat kepada Musa di  Sinai dan digunakan sampai sekarang, tanggal 10 Nisan adalah hari di  mana domba Paskah dipilih. Sedangkan tanggal 14 Nisan adalah hari raya  Paskah yang akan dirayakan oleh bangsa Israel di Gilgal sebelum mereka  menyerang Yerikho. Hal ini dibahas dalam Yosua pasal yang kelima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan Gilgal menjadi basis operasi Yosua dan orang Israel  selama penaklukan Tanah Perjanjian. Dalam masa-masa selanjutnya Gilgal  menjadi lokasi yang memiliki peranan penting dalam sejarah bangsa  Israel. Saul dinobatkan menjadi raja pertama orang Israel di Gilgal (1 Samuel 11), Daud kembali dari pengungsian setelah pemberontakan Absalom berhasil dihentikan (2 Samuel 19). Gilgal adalah salah satu dari tiga kota tempat Samuel menjadi hakim (1 Samuel 7:16). Gilgal juga merupakan tempat di mana Elia dan Elisa banyak melayani (2 Raja 2:1-2; 4:38). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi dalam masa-masa selanjutnya Gilgal justru memiliki  reputasi yang buruk karena menjadi pusat berhala. Nabi Hosea dan Amos  sama-sama mengecam Gilgal karena tidak lagi menjadi pusat peringatan  rohani tetapi menjadi tempat penyembahan berhala. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Segala kejahatan mereka terjadi di Gilgal, sungguh, di sana  Aku mulai membenci mereka. Oleh karena jahatnya perbuatan-perbuatan  mereka Aku akan menghalau mereka dari rumah-Ku. Aku tidak akan mengasihi  mereka lagi, semua pemuka mereka adalah pemberontak.&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Hosea 9:15&lt;/i&gt;) &lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Bila di Gilead ada kejahatan, maka mereka menjadi  kesia-siaan belaka; di Gilgal mereka mempersembahkan lembu-lembu jantan,  maka mezbah-mezbah mereka juga menjadi seperti timbunan batu di  alur-alur ladang.&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Hosea 12:12&lt;/i&gt;) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Datanglah ke Betel dan lakukanlah perbuatan jahat, ke  Gilgal dan perhebatlah perbuatan jahat! Bawalah korban sembelihanmu pada  waktu pagi, dan persembahan persepuluhanmu pada hari yang ketiga!&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Amos 4:4&lt;/i&gt;) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan  janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam  pembuangan dan Betel akan lenyap.&quot;&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Amos 5:5&lt;/i&gt;) &lt;/blockquote&gt;Ada kemungkinan Dua Belas Batu Peringatan Yosua tidak lagi  diperingati secara rohani tetapi menjadi tempat keramat bagi orang  Israel. Hal ini sering juga terjadi dalam hidup orang Kristen. Karena  fokus hanya kepada upacara, ritual dan tradisi sehingga sudah kehilangan  maknanya. Banyak orang Kristen yang melakukan segala bentuk ibadah  seperti memuji dan menyembah Tuhan, melakukan baptisan, mengikuti  perjamuan kudus bahkan berdoa tetapi tidak mengerti makna sesungguhnya  dari hal-hal yang mereka lakukan. Cuma ikut-ikutan saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan hal yang lebih parah adalah ketika orang Kristen membuat  ibadah menjadi semacam ritual dan benda-benda yang dipakai dalam ibadah  sebagai sesuatu yang keramat dan memiliki kekuatan magis, sehingga  benda-benda tersebut dianggap suci atau keramat seperti jimat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan tidak pernah menginginkan agar tugu peringatan atau  perayaan ibadah menjadi target penyembahan. Hanya Tuhan yang layak dan  boleh disembah, hal-hal yang lainnya adalah media yang membawa kita  kepada Tuhan. Dua belas Batu Peringatan seharusnya membawa orang Israel  kepada Tuhan, bukan menjadi obyek penyembahan. Fokus ibadah orang  Kristen adalah Tuhan, bukan ibadahnya sendiri, bukan perasaan kita  sendiri, bahkan bukan roti dan anggur perjamuan kudus. Semuanya adalah  peringatan akan Tuhan. &lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;mw-headline&quot; id=&quot;Kesimpulan&quot;&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Kita  belajar bahwa Tuhan ingin agar kita selalu ingat kepada Tuhan.  Peringatan ini dimaksudkan agar kita selalu fokus kepada Tuhan, dan  menjadi alat kesaksian bagi orang lain. Peringatan juga dapat menjadi  alat agar kita mengajarkan kepada anak-anak kita maupun generasi  selanjutnya yang menunjuk kepada Tuhan. &lt;br /&gt;
Kita juga belajar mengenai kesatuan hati di antara suku-suku  bangsa Israel yang tidak mementingkan kepentingan kelompoknya sendiri  tetapi kepentingan seluruh bangsa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Tuhan ingin agar kita membuat peringatan lewat tetapi  jangan sampai peringatan tersebut hanya menjadi sekedar acara atau  ritual tanpa makna, tetapi sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai  peringatan kepada Tuhan dan kepada apa yang sudah Tuhan lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin, /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/5919389932470715436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/12/yosua-perbuatlah-ini-menjadi-peringatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5919389932470715436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5919389932470715436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/12/yosua-perbuatlah-ini-menjadi-peringatan.html' title='Yosua: Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9UMFOr9WDm5fkzfAUkGhqOJ4htaVA3YrplzlsOT2zeLB5sNLpongxNPhhdmCyqlw_1zAbPUYsB_Iacjq2N-lR3f8n4fnm4v8D_PLWeijl2lxbAuj2l6MsxwYTG51DfG-ZAqA1KdNJ6g8/s72-c/12stones.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-3872917089766405042</id><published>2010-11-01T16:13:00.005+07:00</published><updated>2010-12-01T16:24:34.474+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><title type='text'>Untung atau Malang?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Ada sebuah cerita lama yang mungkin sudah sering didengar, berikut salah satu versinya:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Di sebuah dusun miskin, tinggallah seorang petani bersama istri dan satu anak laki-lakinya yang sudah beranjak dewasa. Menurut ukuran status sosial di desa, keluarga petani itu termasuk keluarga kaya karena rumahnya besar, kebunnya luas, dan sawahnya berterbaran di sekitar desanya. Petani itu juga memiliki seekor kuda betina.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Pada suatu hari kuda petani itu raib. Tak seorang pun tahu bagaimana kuda itu dapat lepas dan ke mana larinya, atau siapa yang melepaskan dan ke mana membawanya. Mendengar peristiwa yang menimpa petani itu, tetangga-tetangga berdatangan ke rumahnya untuk ikut bersimpati atas peristiwa yang menimpanya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Sunggh malang,” bisik para tetangga.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Malang?” kata petani. “Mungkin saja.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Beberapa hari kemudian, tanpa ada orang yang mencari dan menuntun pulang, kuda itu kembali sendiri ke rumah, malah membawa serta dua kuda jantan liar. Para tetangga berlarian ke rumah petani itu untuk melihat kuda-kuda itu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Wah, untung sekali,” celetuk para tetangga.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Untung?” jawab petani itu. “Mungkin saja.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Keesokan harinya, terdorong oleh nafsu berpetualangnya, anak laki-lakinya mengambil satu dari dua kuda liar itu untuk dijinakkan. Namun, ketika anak itu duduk di punggung kuda, seketika itu juga kuda itu menggelepar, menungging-nunggingkan kepalanya, dan mengangkat-angkat pinggulnya, lalu lari seperti kesetanan. Anak itu terpental dari kuda, melayang di udara, lalu jatuh terbanting di tanah dan patahlah satu kaki anak itu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Mendengar berita musibah itu, para tetangga berduyun-duyun menuju ke rumah petani untuk ikut bersedih atas musibah yang menimpa anaknya. Mereka melihat anak itu terbaring di tempat tidur dengan kaki terbebat dan terus-menerus mengerang-ngerang kesakitan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Sunggu malang,” kata para tetangga, “satu-satunya anak laki-laki jatuh dan patah kaki!”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Malang?” jawab petani itu. “Mungkin saja.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Beberapa bulan kemudian datanglah utusan raja ke desa dengan perintah untuk mencari pemuda-pemuda guna direkrut menjadi prajurit dan dikirim ke medan perang di negeri seberang. Dari desa itu, utusan raja berhasil mendapatkan sejumlah pemuda. Tetapi ketika tiba di rumah petani, utusan raja tidak memilih anak laki-laki itu untuk direkrutnya karena kakinya pincang akibat jatuh dari punggung kuda.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Para tetangga yang anak laki-lakinya dibawa ke medan perang datang ke rumah sang petani.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Untung sekali kamu,” kata mereka, “anakmu tidak dikirim ke medan perang.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Untung?” jawab petani itu. “Mungkin saja”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sewaktu menghadapi peristiwa-peristiwa di dalam hidup, sebaiknya tidak cepat-cepat menjatuhkan penilaian. Biarlah waktu ikut menunjukkan maknanya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sumber: Konferensi Tikus-Tikus: Kumpulan Cerita, oleh Agus M. Hardjana. Kanisius, 2002. Hal 58.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Cerita di atas adalah cerita yang sudah lama dan beredar dalam banyak versi, tetapi &lt;i&gt;moral of the story&lt;/i&gt;-nya tetap sama yaitu janganlah kita cepat-cepat membuat asumsi atau kesimpulan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kalau kita mempelajari kitab Ayub kita akan menemukan tema yang sama. Memang ketika kita membahas kitab Ayub banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil, tetapi saya tertarik dengan respon dari empat teman Ayub.&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Elifas orang Teman menilai Ayub pasti berdosa&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
Orang yang tidak bersalah diluputkan-Nya: engkau luput karena kebersihan tanganmu. – Ayub 22:30&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Bildad orang Suah menilai Ayub adalah orang yang munafik&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
Sungguh, demikianlah tempat kediaman orang yang curang, begitulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah. – Ayub 18:21&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Zofar orang Naama menilai Ayub adalah orang yang fasik&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
Itulah ganjaran Allah bagi orang fasik, milik pusaka yang dijanjikan Allah kepadanya. – Ayub 20:29&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sedangkan teman Ayub yang keempat, yaitu Elihu orang Bus, memiliki pandangan yang berbeda terhadap kondisi yang dihadapi oleh Ayub. Secara garis besar Elihu memiliki keyakinan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Allah tidak diam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Allah tidak mungkin tidak adil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Allah Maha Kuasa&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Berdasarkan tiga pola pikir ini, Elihu menegur Elifas, Bildad dan Zohar karena sudah terlalu cepat menghakimi. Tanpa pengetahuan yang benar, Elifas dan kedua temannya menganggap bahwa Ayub pasti dihukum Tuhan, padahal semua kesengsaraan Ayub disebabkan oleh Iblis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Ada konflik spiritual yang sedang berlangsung di balik layar kehidupan ini, sebuah peperangan rohani. Tetapi manusia sering tidak menyadari hal itu, sehingga ketika menghadapi masalah, mereka tidak memperhitungkan aspek konflik rohani ini. Kenyataannya ketidak tahuan manusia ini sering digunakan Iblis untuk memecah belah anak-anak Tuhan sehingga saling menyalahkan dan saling menghakimi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Manusia juga cenderung melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang teramat sempit, yaitu sudut pandang diri sendiri! Jadi segala sesuatu diukur dengan standar diri sendiri sehingga terjadi konflik. Jika ada orang yang tidak sependapat langsung dicap salah. Jika ada tindakan orang yang tidak sesuai dengan kebiasaan langsung dianggap berdosa. Tetapi jika dipandang dari sudut pandang yang lebih luas dan dalam jangka waktu yang lebih panjang ada kemungkinan sebenarnya tidak ada perbedaan pendapat, perbedaan tindakan atau perbedaan values, tetapi karena prosesnya belum selesai sehingga sepertinya ada konflik.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Melihat secara sempit dan dalam jangka waktu pendek, tidak ada manfaatnya Yosua dan bangsa Israel repot-repot menyelamatkan &lt;a href=&quot;http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-rahab.html&quot;&gt;Rahab si pelacur&lt;/a&gt; dan seisi keluarganya (Yos 6). Secara manusia mungkin saja Rahab cuma memanfaatkan situasi, oportunis, ingin cari selamat sendiri, bagaimana jika Rahab yang orang Amori itu kemudian menjadi mata-mata bagi musuh orang Israel? Tetapi tanpa Rahab tidak ada Daud, dan tidak ada Yesus Kristus (Mat 1:5-6). Dan penulis kitab Ibrani bisa bersaksi bahwa ternyata Rahab punya motivasi yang benar.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik. – Ibr 11:31&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;Memang sering kali kita tidak mengerti jalan dan rencana Tuhan, tetapi marilah kita percaya kepada Tuhan bukan pada SAAT tidak mengerti jalanNya tetapi KARENA tidak mengerti jalanNya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Bagaimana respon kita ketika kita melihat “Ayub-Ayub” disekitar kita? Untung atau Malang?&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/3872917089766405042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/untung-atau-malang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/3872917089766405042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/3872917089766405042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/untung-atau-malang.html' title='Untung atau Malang?'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-8470513608908317414</id><published>2010-10-30T14:00:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T16:56:18.798+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Apologetics"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Sakramen Baptisan Air</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNvC7gNUKFKqoqbWfznMvXqOzWIdeXdjTQMtimDnY0pld7LliC6OIzrGFMpWGlT4pHmPs33KpLD3HowZrkJQg3aPeXD2fW8_KajDNxfKks-nax3NTW8CCXL9tpgzEW5dQSHPsGpI9cbhA/s1600/baptisan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;207&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNvC7gNUKFKqoqbWfznMvXqOzWIdeXdjTQMtimDnY0pld7LliC6OIzrGFMpWGlT4pHmPs33KpLD3HowZrkJQg3aPeXD2fW8_KajDNxfKks-nax3NTW8CCXL9tpgzEW5dQSHPsGpI9cbhA/s400/baptisan.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #4-B&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan  artikel yang membahas  mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin  Breakthrough, GBI Danau  Bogor Raya, &lt;a href=&quot;http://dbr.gbi-bogor.org/wiki/Sakramen_Baptisan_Air_%289_Weeks_of_Breakthroughs%29&quot;&gt;Edisi 4&lt;/a&gt; (30 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
Perintah pengudusan diberikan Yosua ketika mereka akan menyeberangi  sungai Yordan. Sungai inilah yang menjadi saksi peristiwa pembasuhan  Naaman (II Raja 5:10), sungai ini juga tempat Yohanes membaptis dan  tempat Yesus sendiri dibaptis (Mat 3).    &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes  untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: &quot;Akulah  yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?&quot; Lalu  Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: &quot;Biarlah hal itu terjadi, karena  demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.&quot; Dan  Yohanespun menuruti-Nya.&lt;/i&gt; – Mat 3:13-15&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Selain memberi  teladan kepada orang percaya dengan memberi diri-Nya dibaptis, Tuhan  Yesus juga memberikan perintah agar semua orang pecaya juga dibaptis.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus&lt;/i&gt; – Mat 28:19&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Lalu, apakah makna dari Sakramen Baptisan Air?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sakramen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sakramen  artinya “tanda dan materai yang kelihatan dan suci yang ditentukan oleh  Tuhan untuk menjelaskan segala sesuatu yang dijanjikanNya.”&lt;br /&gt;
Ada tiga komponen sakramen:&lt;br /&gt;
1. Tanda Lahiriah, tanda yang kelihatan (visible sign)&lt;br /&gt;
2. Tanda “Di dalam” (inward sign), sebagai anugerah spiritual dan dimateraikan&lt;br /&gt;
3.  Penyatuan antara tanda (sign) dengan benda yang mewakilinya yang  menyatu dalam isi dari sakramen, tidak berubah secara fisik, diterima  secara iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai catatan Gereja Bethel Indonesia hanya  mengenal dua sakramen yaitu Sakramen Baptisan Air (Mat 28:19) dan  Sakramen Perjamuan Suci (1 Kor 11:23) karena dua hal inilah yang  ditentukan oleh Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Baptis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kata baptis dalam Alkitab bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani baptizo yang berarti:&lt;br /&gt;
Meliputi  seluruhnya dengan cairan, mencelupkan sesuatu ke dalam cairan kemudian  mengeluarkannya kembali, dibanjiri, dicelupkan, dibenamkan. (Strong&#39;s  Exhaustive Concordance by James Strong, S.T.D., LL.D., 1890)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi  kata baptis sendiri artinya adalah diselamkan, oleh karena itu  penggunaan istilah yang tepat adalah “baptis air”, bukan “baptis selam”  karena hal ini sama dengan mengatakan “selam selam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Siapakah Yang Harus Dibaptis?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sakramen  Baptisan Air adalah tanda lahiriah yang suci sebagai materai peristiwa  kelahiran kembali yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Sakramen  Baptisan Air menggambarkan peristiwa seseorang mengalami kematian dari  kehidupannya yang lama, dikuburkan dan dibangkitkan kembali bersama-sama  dengan Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita  semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam  kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan  Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah  dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga  kita akan hidup dalam hidup yang baru.&lt;/i&gt; – Rom 6:3-4&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Jadi  sakramen baptisan air adalah peringatan yang sakral terhadap peristiwa  ketika kita lahir baru dalam Kristus. Ingatlah bahwa seseorang tidak  menjadi lahir baru dengan cara dibaptis, seseorang lahir baru ketika  dengan mulut mengaku dan dengan hati percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebab  jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya  dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang  mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan  dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.&lt;/i&gt; – Rom 10:9-10&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Rasul Petrus juga memberikan syarat lain yaitu bertobat;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Jawab  Petrus kepada mereka: &quot;Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing  memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan  dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.&lt;/i&gt; – Kis 2:38&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Ini  berarti siapapun yang percaya kepada Yesus dan sudah bertobat harus  membuat keputusan untuk dibaptis. Bertobat menunjukkan bahwa mereka yang  dibaptis cukup dewasa untuk dapat mengambil keputusan secara pribadi,  dan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Hal ini juga  menyiratkan adanya usia yang dapat dipertanggung jawabkan, dalam hal ini  Gereja Bethel Indonesia menetapkan umur 12 tahun sebagai umur minimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana Cara Dibaptis?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sesuai  dengan arti kata baptisan, metode baptisan air adalah dengan cara  seseorang dimasukkan ke dalam air sampai seluruh tubuhnya tertutup  dengan air untuk menggambarkan peristiwa kematian dan penguburan manusia  lamanya. Lalu kemudian dikeluarkan kembali dari air untuk menggambarkan  peristiwa kebangkitannya bersama Yesus menjadi ciptaan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Di Mana Seharusnya Kita Dibaptiskan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di  dalam air, di mana saja ada banyak air, bisa di kolam, di tepi pantai,  di sungai, bak permandian dll. Yang penting adalah ketika dibaptis,  tubuh seseorang sepenuhnya ditutupi dengan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kapan Seharusnya Kita Dibaptiskan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Segera setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus dan bertobat dari dosa-dosa kita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan  sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu  dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan! –  Kis 22:16&lt;br /&gt;
Apakah saudara sudah menerima sakramen baptisan air? Jika  belum, ambil keputusan untuk dibaptis saat ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin. /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/8470513608908317414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/sakramen-baptisan-air.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8470513608908317414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8470513608908317414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/sakramen-baptisan-air.html' title='Sakramen Baptisan Air'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNvC7gNUKFKqoqbWfznMvXqOzWIdeXdjTQMtimDnY0pld7LliC6OIzrGFMpWGlT4pHmPs33KpLD3HowZrkJQg3aPeXD2fW8_KajDNxfKks-nax3NTW8CCXL9tpgzEW5dQSHPsGpI9cbhA/s72-c/baptisan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-5487669081495416827</id><published>2010-10-30T10:31:00.005+07:00</published><updated>2010-12-05T16:54:09.222+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Menyeberangi Yordan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi-xBKiphQsOF8MdY-axRy3AjcBVdHusx0LuDHXCJUAgEraLxl9H1AWEQUxup2_51M3lGf8zqFeBAgUXMkk-NlEVi4XsPwjOgy9GnfAPi1BBVoBd4fAFTJYfOVSe3X47zRuI5MC7f3BMM/s1600/Kohath-02.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;292&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi-xBKiphQsOF8MdY-axRy3AjcBVdHusx0LuDHXCJUAgEraLxl9H1AWEQUxup2_51M3lGf8zqFeBAgUXMkk-NlEVi4XsPwjOgy9GnfAPi1BBVoBd4fAFTJYfOVSe3X47zRuI5MC7f3BMM/s400/Kohath-02.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #4-A&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan  artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin  Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, Edisi 4 (30 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
Ada penghalang terakhir antara bangsa Israel dan Tanah Perjanjian yaitu  sungai Yordan. Sejak zaman kepemimpinan Musa hingga Yosua kita sudah  melihat bagaimana Tuhan selalu mengingatkan kepada bangsa Israel bahwa  mereka pasti akan masuk ke Tanah Perjanjian. Tetapi tentang “bagaimana  caranya” mereka tidak tahu. Apalagi pada saat mereka harus menyeberang,  sungai Yordan dalam kondisi meluap (Yos 3:15b). Perlu diingat bahwa  bangsa Israel juga pernah menyebrangi Laut Teberau ketika dipimpin Musa,  tetapi generasi yang dipimpin oleh Yosua tidak mengalami hal tersebut  secara langsung. Jadi hal ini adalah hal yang sangat menantang bagi  mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika hanya beberapa orang yang menyebrang tentu tidak  masalah, seperti dua orang pengintai yang dicatat dalam Yosua pasal 2.  Namun untuk memindahkan dua juta orang Israel bersama dengan  barang-barang bawaan, binatang tunggangan dan ternak-ternak mereka,  melintasi sungai yang sedang meluap, tentulah sesuatu hal yang mustahil  dilakukan tanpa pertolongan Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika pada minggu yang lalu  kita membahas mengenai iman satu orang yang bernama Rahab, maka minggu  ini kita akan membahas iman satu bangsa. Tuhan sudah menyatakan  janji-Nya, maka giliran bangsa Israel untuk menaruh iman mereka kepada  Tuhan dan mulai untuk melangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tabut Perjanjian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam  kitab Yosua, pada cerita inilah tabut perjanjian untuk pertama kalinya  disebutkan, tetapi tabut perjanjian juga menjadi fokus utama dalam  cerita ini hingga disebut sampai 10 kali. Selama bangsa Israel berada di  padang gurun mereka selalu berjalan dipimpin oleh tabut dan berkemah di  sekeliling tabut (Bil 10:33). Pada saat mereka dikemudian hari sudah  menduduki Yerusalem, tabut perjanjian disimpan di dalam ruang maha kudus  dari bait suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicNXxnBO7KISJVz9U9nEbqmn_9A1mksgk3RE8tTk-RarqHqfnppbhsNx5PftSHQ-z0k4V7CbRdeI0jOG_WcoJZ7wEH_PR-fLOLUGwl1dGRacQFZUyidVINfMpcfjE0YkMh6i4Ew4cdJeY/s1600/kuduskanlahdirimu.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;207&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicNXxnBO7KISJVz9U9nEbqmn_9A1mksgk3RE8tTk-RarqHqfnppbhsNx5PftSHQ-z0k4V7CbRdeI0jOG_WcoJZ7wEH_PR-fLOLUGwl1dGRacQFZUyidVINfMpcfjE0YkMh6i4Ew4cdJeY/s400/kuduskanlahdirimu.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tabut Perjanjian berbicara mengenai perjanjian  Allah dengan bangsa Israel (I Raj 8:21, 2 Taw 5:10, Ibr 9:4) dan juga  sebagai pernyataan kehadiran Allah (Bil 14:42-45) serta kemuliaan Allah  (I Sam 4:21-22). Ada instruksi yang sangat jelas perihal tabut ini bagi  orang Israel pada saat mereka akan menyebrang sungai Yordan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Setelah  lewat tiga hari, para pengatur pasukan menjalani seluruh perkemahan,  dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: &quot;Segera sesudah kamu  melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang  memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan  mengikutinya-- hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira  dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya--maksudnya supaya  kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum  pernah kamu lalui dahulu.” &lt;/i&gt;– Yos 3:2-4&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Lalu berkatalah  Yosua kepada orang Israel: &quot;Datanglah dekat dan dengarkanlah firman  TUHAN, Allahmu.&quot; Lagi kata Yosua: &quot;Dari hal inilah akan kamu ketahui,  bahwa Allah yang hidup ada di tengah-tengah kamu dan bahwa  sungguh-sungguh akan dihalau-Nya orang Kanaan, orang Het, orang Hewi,  orang Feris, orang Girgasi, orang Amori dan orang Yebus itu dari depan  kamu: sesungguhnya, tabut perjanjian Tuhan semesta bumi berjalan  menyeberang di depan kamu, masuk ke sungai Yordan.”&lt;/i&gt; – Yos 3:9-11&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Dari ayat-ayat di atas kita dapat menarik pelajaran mengenai hubungan antara bangsa Israel dengan Tabut Perjanjian Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1. Pandang Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bangsa  Israel harus selalu melihat kepada Tabut Perjanjian pada saat mereka  akan menyeberang sungai Yordan karena mereka belum pernah melewati jalan  tersebut. Dengan kata lain: Lihatlah kepada Tuhan, bukan kepada  masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.&lt;/i&gt; – Kis 2:25&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2. Hormati Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Diantara  bangsa Israel dan tabut perjanjian harus ada jarak 2.000 hasta, atau  sekitar 900 meter. Hal ini adalah sebagai peringatan kepada bangsa  Israel akan kekudusan Tuhan. Jangan sampai mereka memandang enteng  kemuliaan dan kekudusan Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Jadi, karena kita menerima  kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan  beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan  hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan. &lt;/i&gt;– Ibr 12:28-29&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3. Tuhan Selalu Menyertai Kita&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yosua  mengatakan “Allah yang hidup ada di tengah-tengah kamu… sesungguhnya,  tabut perjanjian Tuhan semesta bumi berjalan menyeberang di depan kamu.”  Seperti janji Tuhan kepada Yosua diawal kepemimpinannya (Yos 1:9)  demikianlah Allah menggenapi janjinya lewat kehadiranNya yang  diperlihatkan lewat Tabut Perjanjian. Bahkan Allah tidak hanya hadir,  tetapi juga memimpin bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kuduskanlah Dirimu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: &quot;Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu.&quot;&lt;/i&gt; – Yos 3:5&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Selanjutnya  Yosua memberi perintah kepada segenap bangsa Israel sebagai persiapan  akan peristiwa besar yang akan terjadi keesokan harinya, yaitu supaya  mereka menguduskan diri. Di lain pihak, selain perintah menguduskan  diri, Yosua juga mengulangi janji Tuhan yang sudah pasti akan diberikan  (&lt;i&gt;“sebab besok Tuhan akan…”&lt;/i&gt;). Ada harga yang harus dibayar oleh bangsa  Israel sebagai persiapan mereka untuk menerima mujizat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1 Pembasuhan Dosa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam  Keluaran 19:10-15 proses menguduskan diri dalam konsep perjanjian lama  adalah membersihkan tubuh dan mencuci pakaian. Dosa digambarkan sebagai  sesuatu yang kotor pada diri atau pada pakaian kita sehingga lewat  proses pembasuhan kita dibersihkan dari dosa. Makna yang serupa kita  temukan dalam upacara baptisan dalam perjanjian baru yang dilakukan oleh  Yohanes.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan&lt;/i&gt; – Mat 3:11a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Jawab  Petrus kepada mereka: &quot;Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing  memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan  dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.&lt;/i&gt; – Kis 2:38&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2 Mengenakan Pakaian Yang Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pengudusan  dalam perjanjian lama juga berkaitan dengan mengenakan pakaian yang  baru. Dalam Kej 35:1-3 Yakub dan seisi rumahnya menguduskan diri mereka  dan mengganti pakaian mereka. Setelah mengaku dosa perzinahannya dengan  Batsyeba, Raja Daud menguduskan dirinya dan mengganti pakaian dan  kemudian beribadah kepada Tuhan (2 Sam 12:20).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengganti pakaian  melambangkan permulaan yang baru bersama dengan Tuhan. Hal ini juga  sesuai dengan perlambangan masuknya bangsa Israel ke Tanah Perjanjian.  Dengan menyeberangi sungai Yordan, mereka meninggalkan Mesir dan padang  gurun dibelakang mereka untuk masuk ke tanah yang baru, tanah yang sudah  dipersiapkan Tuhan yaitu Tanah Perjanjian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menjadi Ciptaan Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Konsep mengenakan pakaian yang baru adalah bayangan dari peristiwa kelahiran baru orang percaya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Yesus  menjawab, kata-Nya: &quot;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang  tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.&quot; …&amp;nbsp;  Jawab Yesus: &quot;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak  dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan  Allah.&lt;/i&gt;&amp;nbsp; – Yoh 3:3,5&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita  semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam  kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan  Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah  dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga  kita akan hidup dalam hidup yang baru.&lt;/i&gt; – Rom 6:3-4&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;i&gt;Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.&lt;/i&gt; – 2 Kor 5:17&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.&lt;/i&gt; – Gal 6:15&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Yaitu  bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus  menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang  menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan  mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di  dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.&lt;/i&gt; – Ef 4:22-24&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Dan  telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk  memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya&lt;/i&gt; – Kol 3:10&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menyeberangi Sungai Yordan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dan  kepada para imam itu Yosua berkata, demikian: &quot;Angkatlah tabut  perjanjian dan menyeberanglah di depan bangsa itu.&quot; Maka mereka  mengangkat tabut perjanjian dan berjalan di depan bangsa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kondisi Sungai Yordan Meluap&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Segera  sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para  imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi  sungai itu--sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya  selama musim menuai-- maka berhentilah air itu mengalir&lt;/i&gt; – Yos 3:15-16a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Seperti  sudah disebutkan di atas bahwa kondisi sungai Yordan pada saat itu  sedang meluap. Tentunya kita berpikir mengapa Tuhan membawa bangsa  Israel sampai di sungai Yordan tepat pada saat sungai tersebut dalam  kondisi mustahil dilewati oleh 2 juta rakyat Israel. Tetapi apa yang  mustahil bagi manusia justru dipakai oleh Allah untuk memperlihatkan  kuasa dan kebesaran-Nya lewat mujizat. Pada saat seperti ini pilihan  bangsa Israel adalah mengandalkan Tuhan dan melangkah dengan iman, atau  mundur dari tantangan dalam ketidak percayaan dan tidak mengalami  penggenapan janji Tuhan perihal Tanah Perjanjian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Air Sungai Terbendung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Air  yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat  Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke  Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu  menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho.&lt;/i&gt; – Yos 3:16b&lt;/blockquote&gt;Kota  Adam terletak sekitar 24 kilometer di utara dari tempat mereka  menyeberang. Mengapa Tuhan membendung air sungai Yordan begitu jauh di  utara? Yang pasti hal ini memungkinkan dua juta orang bangsa Israel  untuk menyeberang dengan cepat melewati daerah kering yang luas di dasar  sungai Yordan. Pada saat Tuhan membuka jalan, Ia tidak membukanya  setengah-setengah!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masalah Adalah Sarana Pertumbuhan Iman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tuhan menggunakan peristiwa penyeberangan sungai Yordan untuk membuat bangsa Israel melangkah dalam iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1 Fokus Kepada Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Ketika  bangsa itu berangkat dari tempat perkemahan mereka untuk menyeberangi  sungai Yordan, para imam pengangkat tabut perjanjian itu berjalan di  depan bangsa itu.&lt;/i&gt; – Yos 3:14&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Kita tidak akan pernah bisa  melewati rintangan dalam hidup kita jika fokus kita hanya kepada  rintangan, bukan kepada jawaban rintangan. Ketika murid-murid Yesus  diperintahkan untuk memberi makan 5.000 orang dalam Lukas 9:10-17 mereka  semua terfokus kepada masalahnya, bukan kepada jawabannya yaitu Yesus!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Bagi  Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita  doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di  dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus  Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin. &lt;/i&gt;– Ef 3:20-21&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2 Melangkah Dalam Iman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Segera  sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para  imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi  sungai itu--sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya  selama musim menuai&lt;/i&gt; – Yos 3:15&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Bayangkan apa yang ada dalam  pikiran para imam pengangkat tabut. Mereka harus melangkahkan kaki ke  dalam sungai Yordan, yang sedang dalam kondisi meluap. Memang mereka  sudah mendengar dari Yosua bahwa Tuhan akan membuat mujizat, tetapi  mujizat tidak akan terjadi kalau mereka tidak mengambil langkah pertama  untuk mencelupkan kaki mereka ke dalam air sungai Yordan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Lalu  Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN  menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat  laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.&lt;/i&gt; – Kel 14:21&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Menarik  untuk dicatat, bila dalam peristiwa penyeberangan di laut Teberau,  tangan pemimpinlah (Musa) yang memiliki peran utama. Maka pada peristiwa  penyeberangan di sungai Yordan, kaki dari rakyat Israel yang memiliki  peran utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3 Iman Membuahkan Jawaban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi  para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah  yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa  Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu  selesai menyeberangi sungai Yordan&lt;/i&gt; – Yos 3:17&lt;/blockquote&gt;Sungai Yordan  yang sedang meluap ternyata sama sekali tidak menjadi masalah bagi  mereka yang percaya. Seluruh bangsa Israel berhasil menyeberangi sungai  Yordan. Sungai yang tadinya meluap sekarang menjadi tanah yang kering.  Masalah kita yang terlihat begitu besar dengan iman akan menjadi hal  yang tidak berarti.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.&lt;/i&gt; – 1 Yoh 5:4&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mari kita mengambil keputusan untuk melakukan perubahan dalam hidup  kita. Jika kita sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan maka kita sudah  dilahirkan kembali menjadi manusia baru. Kita sudah dipisahkan dari  dunia ini walaupun kita masih ada di dunia ini. Kita dimampukan untuk  hidup bebas dari kuasa dosa. Oleh karena itu mari kita ambil langkah  iman untuk masuk dalam hidup yang baru di dalam Kristus. Tuhan sudah  berjanji dalam kitab suci bahwa kita pasti mengalami terobosan dalam  hidup kita, tetapi hal itu tidak akan terjadi jika kita tidak mengambil  langkah pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin. /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/5487669081495416827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-menyebrangi-yordan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5487669081495416827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5487669081495416827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-menyebrangi-yordan.html' title='Yosua: Menyeberangi Yordan'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi-xBKiphQsOF8MdY-axRy3AjcBVdHusx0LuDHXCJUAgEraLxl9H1AWEQUxup2_51M3lGf8zqFeBAgUXMkk-NlEVi4XsPwjOgy9GnfAPi1BBVoBd4fAFTJYfOVSe3X47zRuI5MC7f3BMM/s72-c/Kohath-02.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-719729945517398502</id><published>2010-10-23T09:50:00.001+07:00</published><updated>2010-11-27T10:05:04.212+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Kasih Karunia Allah &amp; Iman Orang Percaya</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyAlfWYF28Hw3uXUz1CfeHMBNKTThCI7DmI1Bw6TX0MVJx381WKk_eO88FsFJYEIO7UncXv-HXOzmd1Lcj9rSCRarSvO3a2Sphp2u3Th4ZKupq2IuiKlgpxory-MoooVfvfB6r6itxBJs/s1600/kasihkaruniaallah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;207&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyAlfWYF28Hw3uXUz1CfeHMBNKTThCI7DmI1Bw6TX0MVJx381WKk_eO88FsFJYEIO7UncXv-HXOzmd1Lcj9rSCRarSvO3a2Sphp2u3Th4ZKupq2IuiKlgpxory-MoooVfvfB6r6itxBJs/s400/kasihkaruniaallah.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #3-C&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan    artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin    Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, Edisi 3 (23 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;a href=&quot;http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-rahab.html&quot;&gt;Cerita Rahab&lt;/a&gt; menunjukkan ekspresi Kasih Karunia Allah bahkan kepada  orang yang tidak mengenal Allah. Yohanes menulis bahwa Allah mengasihi  seluruh dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal.&lt;/i&gt; – Yoh 3:16a    &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Rasul Paulus menuliskan fakta bahwa semua manusia dalam kondisi berdosa.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena  semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,  dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena  penebusan dalam Kristus Yesus.&lt;/i&gt; – Rom 3:23-24&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Kasih karunia Allah begitu luar biasa sehingga bukan dosa kita saja yang diampuni tetapi dosa seluruh dunia!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.&lt;/i&gt; – 1 Yoh 2:2&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Yesus bahkan rela mati menebus dosa kita pada saat kita masih berdosa.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebab  tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin  untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah  menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk  kita, ketika kita masih berdosa.&lt;/i&gt; – Rom 5:7-8&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Masih banyak  lagi bukti dalam alkitab mengenai besarnya kasih karunia Allah yang  diberikan kepada seluruh manusia secara cuma-cuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun hal ini  tidak berarti semua orang akan diselamatkan. Allah sangat menghargai  kehendak bebas manusia. Untuk bisa menerima keselamatan yang sudah  disediakan itu yang harus dilakukan oleh manusia adalah percaya!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena  begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah  mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya  kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. &lt;/i&gt;– Yoh 3:16&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Jika kasih karunia adalah bagian Allah, maka iman adalah bagian kita. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah&lt;/i&gt; – Ibr 11:6a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lahir Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Untuk diselamatkan langkah pertama adalah membuat pengakuan iman.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab  jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya  dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang  mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan  dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.&lt;/i&gt; – Rom 10:9-10&lt;/blockquote&gt;Lewat  proses inilah seseorang mengalami &lt;b&gt;LAHIR BARU&lt;/b&gt;. Seseorang tidak bisa  masuk dalam keselamatan tanpa melalui tahap ini. Seseorang tidak bisa  otomatis selamat hanya karena lahir dalam keluarga Kristen. Seseorang  juga tidak bisa otomatis selamat hanya karena menikah dengan orang  Kristen. Seseorang tidak bisa otomatis selamat hanya karena sudah  bertahun-tahun menjadi anggota gereja. Seperti Rahab yang dengan imannya  mengakui Tuhan, demikian juga kita harus membuat pengakuan kepada  Yesus, maka darahNya menjadi tanda penebusan kita.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya&lt;/i&gt; – Ef 1:7&lt;/blockquote&gt;&lt;b&gt;Langkah kedua adalah hidup sesuai dengan iman kita. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya.&lt;/i&gt; – 1 Yoh 2:29&lt;/blockquote&gt;Tanda  orang yang sudah lahir baru dan menerima keselamatan adalah berbuat  kebenaran. Kita selamat bukan karena apa yang kita lakukan, tetapi  karena apa yang kita percaya. Di lain pihak kita tidak bisa hanya  percaya di mulut saja atau dalam hati saja, tetapi tidak terlihat  tindakannya. Apa saja ciri-ciri orang yang memiliki iman yang sejati?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tanda #1 Melakukan Yang Tidak Lazim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yakobus  membahas mengenai hal ini ketika ia menulis tentang Rahab. Karena  imannya, Rahab bersedia mengambil resiko menjadi pengkhianat bangsanya  sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena  perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. Dan bukankah  demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena  perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang  disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan  yang lain? Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah  iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.&lt;/i&gt; – Yak 2:24-26&lt;/blockquote&gt;Kita tidak diselamatkan oleh karena perbuatan baik, kita diselamatkan agar bisa melakukan perbuatan baik!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena  kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan  pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita  hidup di dalamnya.&lt;/i&gt; – Ef 2:10&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tanda #2 Perkataan Iman Yang Teguh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Rahab  adalah seorang perempuan berdosa dan berasal dari bangsa penyembah  berhala. Tetapi Rahab tidak pernah ragu kepada siapa ia harus  menyerahkan hidupnya. Bahkan Rahab tidak pernah merasa malu untuk  mengakui Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Setiap orang yang mengakui Aku di depan  manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.  Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan  menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.&quot; &lt;/i&gt;– Mat 10:32-33&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tanda #3 Belas Kasihan Kepada Orang Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Rahab  tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri, ia juga ingin agar  keluarganya diselamatkan. Demikian juga orang yang sudah mengalami  kelahiran kembali, pasti timbul belas kasihan kepada jiwa-jiwa yang  belum diselamatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tanda #4 Komitmen Dan Perubahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Segera  sesudah para pengintai pergi, Rahab memasang tali merah kirmizi di  jendelanya (Yos 2:21). Langkah iman ini menunjukkan kepada kita bahwa  Rahab memiliki komitmen untuk percaya kepada Tuhan. Dalam Yosua 6:22-23  terbukti bahwa Rahab melakukan apa yang diperintahkan oleh  pengintai-pengintai itu sehingga ia dan seluruh kaum keluarganya  selamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri orang yang sudah lahir baru adalah komitmen kepada Kristus dan perubahan pola hidup sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.&lt;/i&gt; – 2 Kor 5:17 &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Amin. /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/719729945517398502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/kasih-karunia-allah-iman-orang-percaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/719729945517398502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/719729945517398502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/kasih-karunia-allah-iman-orang-percaya.html' title='Yosua: Kasih Karunia Allah &amp; Iman Orang Percaya'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyAlfWYF28Hw3uXUz1CfeHMBNKTThCI7DmI1Bw6TX0MVJx381WKk_eO88FsFJYEIO7UncXv-HXOzmd1Lcj9rSCRarSvO3a2Sphp2u3Th4ZKupq2IuiKlgpxory-MoooVfvfB6r6itxBJs/s72-c/kasihkaruniaallah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-833761616898701501</id><published>2010-10-23T09:35:00.003+07:00</published><updated>2010-11-27T09:55:23.143+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Iman Yang Menyelamatkan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4kTYesj4a1p754DugELzCVWcQ6fY2GCVEmL5Dd2lY-EtG_be9M_jbdty5OkJIu6z7Ya_b3jnBLgEl3mCnTh4xGOeVOasekHIr-XVuklBtYXa-JXtoTjOTfXQkrf2Q4iliEgphtKfiKu8/s1600/imanmenyelamatkan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4kTYesj4a1p754DugELzCVWcQ6fY2GCVEmL5Dd2lY-EtG_be9M_jbdty5OkJIu6z7Ya_b3jnBLgEl3mCnTh4xGOeVOasekHIr-XVuklBtYXa-JXtoTjOTfXQkrf2Q4iliEgphtKfiKu8/s1600/imanmenyelamatkan.jpg&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Breakthrough Generation Series #3-B&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan   artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin   Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, Edisi 3 (23 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa  bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut  pengintai-pengintai itu dengan baik.&lt;/i&gt; – Ibr 11:31&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Saat membaca cerita &lt;a href=&quot;http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-rahab.html&quot;&gt;mengenai Rahab&lt;/a&gt; dalam Yosua pasal yang kedua,  kita melihat bagaimana di tengah-tengah bangsa yang tidak percaya  kepada Tuhan, Rahab bisa memiliki iman yang luar biasa. Dalam Yosua  pasal 2, ayat 9-13 Rahab menggunakan kata “Kami” untuk menggambarkan  situasi penduduk Yerikho, namun Rahab menggunakan kata “Aku” untuk  menunjukkan imannya kepada Tuhan. Karena imannya, Rahab mengalami belas  kasihan Allah. Tidak seperti penduduk Yerikho yang lain yang walaupun  telah mendengar tentang kuasa AllahNya orang Israel dan merasa  ketakutan, mereka tidak datang untuk bertobat dan mencari perlindungan  kepada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun demikian Rahab bukanlah orang Israel jadi  tidak mendapat bagian dalam perjanjian antara Allah dengan orang Israel.  Demikian pula dengan kita.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena itu ingatlah, bahwa dahulu  kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut  orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya &quot;sunat&quot;,  yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, -- bahwa waktu  itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak  mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa  pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia. – Ef 2:11-12&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum  kita diselamatkan, kita sama seperti Rahab. Kita bukan keturunan orang  Israel dan tidak layak untuk mendapatkan keselamatan. Tetapi sekarang  kasih karunia itu sudah kita terima ketika kita percaya kepada Yesus  sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, kita seharunya senantiasa mengucap  syukur atas keselamatan kita.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena dahulu kita juga hidup  dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu  dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling  membenci. Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan  kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita,  bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena  rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang  dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh  Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang  dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal,  sesuai dengan pengharapan kita.&lt;/i&gt; – Tit 3:3-7&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kita seperti  Rahab, sebenarnya tidak layak untuk mendapatkan keselamatan, tetapi  lewat iman, kita menerima kasih karunia dari Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab karena  kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu,  tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang  yang memegahkan diri. – Ef 2:8-9&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penginjilan Rahab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Injil  artinya “kabar baik” dan Rahab sudah menerima kabar baik itu, tetapi  Rahab tidak berpikir hanya untuk dirinya sendiri. Rahab dapat saja  melarikan diri dari Yerikho bersama dengan para pengintai itu, tetapi  Rahab malah tinggal beberapa saat lagi di Yerikho supaya ia dapat  menyelamatkan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Maka sekarang, bersumpahlah  kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku telah berlaku ramah terhadapmu,  kamu juga akan berlaku ramah terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah  kepadaku suatu tanda yang dapat dipercaya, bahwa kamu akan membiarkan  hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang  perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan  nyawa kami dari maut.&quot; – Yos 2:12-13&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Luar biasa iman yang  dimiliki oleh Rahab! Tidak hanya orang tua dan saudara-saudaranya,  tetapi Rahab juga memikirkan nasib “semua orang-orang mereka.” Para  pengintai itu kemudian memberikan jaminan keselamatan kepada Rahab dan  seluruh keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu jawab kedua orang itu kepadanya:  &quot;Nyawa kamilah jaminan bagi kamu, asal jangan kaukabarkan perkara kami  ini; apabila TUHAN nanti memberikan negeri ini kepada kami, maka kami  akan menunjukkan terima kasih dan setia kami kepadamu.&quot; – Yos 2:14&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kemudian  para pengintai itu memberikan tiga syarat kepada Rahab supaya  keluarganya dapat selamat. Jika Rahab melanggar ketentuan tersebut maka  kedua pengintai tersebut akan dibebaskan dari sumpah mereka (Yos 2:17).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Syarat #1 Tali Benang Kirmizi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya,  apabila kami memasuki negeri ini, haruslah tali dari benang kirmizi ini  kauikatkan pada jendela tempat engkau menurunkan kami &lt;/i&gt;– Yos 2:18a&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Tali  benang kirmizi yang, adalah sebuah tanda yang akan membedakan Rahab  dari penduduk Yerikho yang lain. Menarik untuk dicatat bahwa warna  benang Kirmizi adalah merah bahkan Yesaya menyamakan warna Kirmizi  seperti darah!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju. &lt;/i&gt;– Yes 1:18a&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Tanda  merah pada jendela rumah Rahab mengingatkan kita pada tanda darah anak  domba pada palang pintu orang Israel ketika mereka masih menjadi budak  di Mesir. Setiap orang Israel yang memiliki tanda tersebut pada palang  pintunya tidak akan tekena tulah yaitu matinya anak sulung mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti  ketika bangsa Israel selamat karena tanda darah anak domba, demikian  pula dengan Rahab, tanda merah tersebut akan menyelamatkan Rahab dan  seisi rumahnya pada saat orang Israel menghancurkan kota Yerikho. Kita  sebagai orang percaya juga selamat karena tanda merah, tetapi bukan  merah darah anak binatang atau merah benang kirmizi melainkan merahnya  darah Yesus yang tercurah di kayu salib.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Dan dari Yesus  Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati  dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita  dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya – Why 1:5&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Syarat #2 Tetap Di Dalam Rumah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Dan  ayahmu serta ibumu, saudara-saudaramu serta seluruh kaum keluargamu  kaukumpulkan di rumahmu. Setiap orang yang keluar nanti dari pintu  rumahmu, harus sendiri menanggung akibatnya, kalau darahnya tertumpah,  dan kami tidak bersalah; tetapi siapapun juga yang ada di dalam rumahmu,  jika ada orang yang menciderainya, kamilah yang menanggung akibat  pertumpahan darahnya. -&amp;nbsp; Yos 2:18-19&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Seperti perintah Tuhan  kepada orang Israel ketika mereka masih di Mesir, tidak seorangpun boleh  keluar dari rumah pada saat tulah berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Kemudian kamu  harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada  dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan  pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu  rumahnya sampai pagi. – Kel 12:22&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dalam kedua peristiwa ini,  iman mereka kepada Tuhan harus dibuktikan lewat tindakan mereka dengan  taat kepada perintah Tuhan. Pada saat mereka keluar dari rumah maka  mereka tidak lagi dilindungi dengan tanda darah atau tanda kirmizi.  Konsekuensi ketidaktaatan adalah maut!&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Barangsiapa tidak  tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi  kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu  dibakar. – Yoh 15:6&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Setiap orang yang tidak tinggal di dalam  ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki  Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun  Anak. – 2 Yoh 1:9&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Amin. /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/833761616898701501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-iman-yang-menyelamatkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/833761616898701501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/833761616898701501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-iman-yang-menyelamatkan.html' title='Yosua: Iman Yang Menyelamatkan'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4kTYesj4a1p754DugELzCVWcQ6fY2GCVEmL5Dd2lY-EtG_be9M_jbdty5OkJIu6z7Ya_b3jnBLgEl3mCnTh4xGOeVOasekHIr-XVuklBtYXa-JXtoTjOTfXQkrf2Q4iliEgphtKfiKu8/s72-c/imanmenyelamatkan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-965645224352063047</id><published>2010-10-23T09:12:00.004+07:00</published><updated>2010-11-30T08:08:36.194+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Rahab Si Pelacur</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp7tPwGFoh-sLmEuI2NDjIwWl2wpPnFaTLc7HkoD6cElc-fFGatV34FCcjGbAoYsnAptS38SgoZLxGbQYU09enMM8sYBQENVssj3gidYhjzonX3WkdsjOnWjpYZT34d1ydhWxPyYpdk1I/s1600/rahab.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp7tPwGFoh-sLmEuI2NDjIwWl2wpPnFaTLc7HkoD6cElc-fFGatV34FCcjGbAoYsnAptS38SgoZLxGbQYU09enMM8sYBQENVssj3gidYhjzonX3WkdsjOnWjpYZT34d1ydhWxPyYpdk1I/s1600/rahab.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #3-A&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan  artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin  Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, Edisi 3 (23 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
Rahab merupakan tokoh Alkitab yang sangat istimewa. Nama Rahab muncul dalam daftar pahlawan Iman yang tercatat dalam Kitab Ibrani. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik. – Ibr 11:31 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Bandingkan dengan nama-nama lainnya dalam daftar tersebut: Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Sara, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel. Bahkan Yosua sendiri tidak tercatat dalam daftar itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surat Yakobus hanya memberikan dua nama dalam daftar pahlawan iman yaitu Abraham dan Rahab si pelacur! &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain? – Yak 2:25 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Tidak hanya dalam daftar pahlawan iman. Nama Rahab juga muncul dalam daftar silsilah Yesus. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. – Mat 1:5-6 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Bayangkan, Yesus, Pencipta Langit dan Bumi, sang Juru Selamat umat manusia, mempunyai nenek moyang seorang perempuan sundal! Bagaimanakah perempuan sundal yang berasal dari Yerikho ini bisa muncul dalam sebagai pahlawan dalam Alkitab? &lt;br /&gt;
Misi Rahasia &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita mengenai Rahab dimulai dengan dikirimnya dua orang pengintai oleh Yosua. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Yosua bin Nun dengan diam-diam melepas dari Sitim dua orang pengintai, katanya: &quot;Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan kota Yerikho.&quot; – Yosua 2:1a &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Pada &lt;a href=&quot;http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-7-pesan-awal-tuhan.html&quot;&gt;artikel yang lalu &lt;/a&gt;kita sudah melihat bagaimana Tuhan sudah berjanji kepada Yosua untuk memimpin bangsa Israel masuk ke Tanah Perjanjian. Dan Yosua sadar dan sangat percaya akan hal ini (Yos 1:10-11). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang Yosua sudah yakin bahwa Tuhan akan memberikan Tanah Perjanjian, mengapakah Yosua tetap mengirim mata-mata? Apakah Yosua tidak percaya kepada Tuhan? Sama sekali tidak! Walaupun Tuhan sudah memberikan janjiNya, tidak berarti Yosua dapat duduk-duduk santai dan melihat Tuhan bekerja. Bahkan setelah Tuhan meruntuhkan tembok kota Yerikho dalam pasal 6 orang Israel tetap harus masuk ke dalam kota dan berperang melawan tentara Yerikho. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah pengintai yang dikirim juga hanya 2. Dibandingkan dengan Musa yang mengirim 12 orang pengintai termasuk Yosua, 40 tahun sebelumnya (Bil 13). 10 dari 12 pengintai yang dikirim Musa kembali dengan membawa kabar negatif yang hampir membuat bangsa Israel tidak jadi masuk tanah Kanaan. Hanya dua pengintai, yaitu Yosua dan Kaleb, yang membawa kabar baik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua mengirim para pengintai ini sec ara rahasia. Hal ini juga tidak sama dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh Musa, dimana segenap bangsa Israel mengetahuinya. Sedangkan kedua pengintai ini hanya akan melaporkan hasil pengintaian mereka kepada Yosua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua memerintahkan mereka untuk mengintai negeri Tanah Perjanjian dan terutama kota Yerikho. Dari perintah ini terbukti bahwa Yosua adalah seorang ahli militer yang handal karena Yerikho adalah kota pintu masuk ke Tanah Perjanjian. Dari Yerikho, tentara Israel dapat melebarkan penaklukan mereka ke arah Utara, Barat dan ke Selatan dari Tanah Perjanjian. &lt;br /&gt;
Dosa Rahab &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Maka pergilah mereka dan sampailah mereka ke rumah seorang perempuan sundal, yang bernama Rahab, lalu tidur di situ. – Yos 2:1b &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Selanjutnya dicatat bahwa kedua pengintai ini kemudian tiba di rumah Rahab dan menginap di situ. Kemungkinan besar alasan mereka menginap di rumah Rahab adalah karena ditempat itu  orang asing sering menginap sehingga tidak terlalu menarik perhatian. Alasan lain adalah karena lokasi rumah Rahab yang menempel dengan tembok kota Yerikho sehingga memudahkan untuk pergi melarikan diri. Tetapi satu hal yang pasti, Tuhan menuntun mereka untuk datang ke rumah Rahab. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dari Yosua 2:2-3 kita mendapati bahwa misi rahasia kedua pengintai ini ternyata diketahui oleh raja Yerikho. Raja Yerikho kemudian menyuruh orang ke rumah Rahab, untuk meminta agar kedua pengintai itu diserahkan. Tetapi Rahab sudah menyembunyikan mereka di atap rumahnya. Mengapa Rahab menyembunyikan orang tidak dikenal bahkan merupakan musuh dari bangsanya sendiri? &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi perempuan itu telah membawa dan menyembunyikan kedua orang itu. Berkatalah ia: &quot;Memang, orang-orang itu telah datang kepadaku, tetapi aku tidak tahu dari mana mereka, dan ketika pintu gerbang hendak ditutup menjelang malam, maka keluarlah orang-orang itu; aku tidak tahu, ke mana orang-orang itu pergi. Segeralah kejar mereka, tentulah kamu dapat menyusul mereka.&quot; – Yos 2:4-5 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Tidak dapat dipungkiri bahwa Rahab berbohong kepada utusan raja Yerikho untuk melindungi para pengintai tersebut. Perkataan Rahab ini sering menjadi kontroversi. Di satu sisi Rahab mempunyai tugas untuk melindungi nyawa para pengintai tersebut, di sisi lain berkata tidak jujur adalah sebuah dosa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah kebohongan Rahab dibenarkan karena ia melindungi nyawa orang lain? Jika demikian, apakah kita boleh memiliki prinsip “Yang penting hasilnya, tidak peduli caranya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Prinsip #1 Bohong Adalah Dosa. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak ayat dalam Alkitab, baik perjanjian lama maupun baru yang melarang kita untuk berbohong (Kel 20:16; Luk 18:20; Yoh 8:44; Ef 4:25). &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya. – Ams 12:22&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Prinsip #2 Tuhan Maha Kuasa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan dapat saja melindungi para pengintai walupun Rahab berkata jujur. Sadrakh, Mesakh dan Abednego mendapat perlindungan Tuhan dari nyala api setelah mereka menolak menyembah berhala (Dan 3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Prinsip #3 Selalu Ada Jalan Keluar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita ada dalam situasi dimana konflik antara prinsip-prinsip Alkitab, pasti ada jalan keluar yang memungkinkan kita tidak melanggar prinsip-prinsip itu. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. – I Kor 10:13&lt;/i&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Jadi seharusnya Rahab tidak perlu berbohong, seharusnya Rahab mengandalkan Tuhan dan berkata sejujurnya. &lt;br /&gt;
Iman Rahab &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkitab menghormati Rahab bukan karena kebohongannya, namun karena imannya. Dalam kitab Ibrani, Rahab dihormati karena menerima para pengintai dengan baik (Ibr 11:31), dalam kitab Yakobus Rahab dihormati karena perbuatannya menyembunyikan para pengintai (Yak 2:25). Jadi Rahab dihormati bukan karena kebohongannya, melainkan karena imannya. Rahab selamat dari serangan orang Israel, walaupun ia berbohong. Iman seperti apakah yang dimiliki Rahab? &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi sebelum kedua orang itu tidur, naiklah perempuan itu mendapatkan mereka di atas sotoh dan berkata kepada orang-orang itu: &quot;Aku tahu..” – Yos 2:8-9a &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Perhatikan bahwa Rahab berkata “Aku tahu…” Hal ini menunjukkan keyakinan Rahab terhadap hal-hal berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1 Keyakinan Akan Tujuan Allah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu tujuan lain bangsa Israel keluar dari Mesir adalah untuk membuat bangsa-bangsa lain menghormati Israel dan Allahnya (Kel 15:14-17, Ul 2:25). &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;[Rahab:] &quot;Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu” – Yos 2:9 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Rahab adalah satu-satunya orang Yerikho yang mengerti akan hal ini. Jadi dengan penuh iman Rahab mengambil tindakan untuk berpihak kepada Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2 Keyakinan Akan Kuasa Allah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;[Rahab:] &quot;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas.&quot; – Yos 2:10 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Ternyata orang Yerikho sudah mendengar kabar mengenai bangsa Israel dan Allahnya orang Israel yang maha kuasa. Bahkan Rahab menyebut bahwa orang Israel “menumpas habis Sihon dan Og”. Hal ini sangat menggemparkan penduduk Yerikho. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;[Rahab:] &quot;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu.&quot; – Yos 2:9b &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu. – Yos 2:11a&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3 Keyakinan Akan Kedaulatan Allah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;[Rahab:] &quot;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.&quot; – Yos 2:11b &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Sungguh sangat luar biasa mendengar kata-kata tersebut muncul dari seorang wanita penyembah berhala. Perhatikan bahwa Rahab menyebut Tuhan dengan namanya: TUHAN (YHWH). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#4 Keyakinan Akan Belas Kasihan Allah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;[Rahab:] &quot;Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda yang dapat dipercaya, bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.&quot; – Yos 2:12-13 &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Iman yang benar tidak berhenti pada keyakinan akan adanya Allah yang maha kuasa saja, tetapi dilanjutkan dengan mencari cara agar dapat berkenan kepada Allah tersebut dan berlindung dalam belas kasihanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/965645224352063047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-rahab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/965645224352063047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/965645224352063047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-rahab.html' title='Yosua: Rahab Si Pelacur'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp7tPwGFoh-sLmEuI2NDjIwWl2wpPnFaTLc7HkoD6cElc-fFGatV34FCcjGbAoYsnAptS38SgoZLxGbQYU09enMM8sYBQENVssj3gidYhjzonX3WkdsjOnWjpYZT34d1ydhWxPyYpdk1I/s72-c/rahab.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-2901484459213720164</id><published>2010-10-21T11:06:00.000+07:00</published><updated>2010-11-27T13:47:53.831+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Family"/><title type='text'>Father Forgets</title><content type='html'>Listen, son:&lt;br /&gt;
I am saying this as you lie asleep,&lt;br /&gt;
one little paw crumpled under your cheek and&lt;br /&gt;
the blond curls stickily wet on your damp forehead.&lt;br /&gt;
I have stolen into your room alone.&lt;br /&gt;
Just a few minutes ago,&lt;br /&gt;
as I sat reading my paper in the library,&lt;br /&gt;
a stifling wave of remorse swept over me.&lt;br /&gt;
Guiltily I came to your bedside.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
There are the things I was thinking,&lt;br /&gt;
son: I had been cross to you.&lt;br /&gt;
I scolded you as you were dressing for school&lt;br /&gt;
because you gave your face merely a dab with a towel.&lt;br /&gt;
I took you to task for not cleaning your shoes.&lt;br /&gt;
I called out angrily&lt;br /&gt;
when you threw some of your things on the floor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
At breakfast I found fault, too.&lt;br /&gt;
You spilled things.&lt;br /&gt;
You gulped down your food.&lt;br /&gt;
You put your elbows on the table.&lt;br /&gt;
You spread butter too thick on your bread.&lt;br /&gt;
And as you started off to play&lt;br /&gt;
and I made for my train,&lt;br /&gt;
you turned and waved a hand&lt;br /&gt;
and called, &#39;Goodbye, Daddy!&#39;&lt;br /&gt;
and I frowned, and said in reply,&lt;br /&gt;
&#39;Hold your shoulders back!&#39;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Then it began all over again in the late afternoon.&lt;br /&gt;
As I came up the road I spied you,&lt;br /&gt;
down on your knees, playing marbles.&lt;br /&gt;
There were holes in your stockings.&lt;br /&gt;
I humiliated you before your boyfriends&lt;br /&gt;
by marching you ahead of me to the house.&lt;br /&gt;
Stockings were expensive -&lt;br /&gt;
and if you had to buy them you would be more careful!&lt;br /&gt;
Imagine that, son, from a father!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Do you remember,&lt;br /&gt;
later, when I was reading in the library,&lt;br /&gt;
how you came in timidly,&lt;br /&gt;
with a sort of hurt look in your eyes?&lt;br /&gt;
When I glanced up over my paper,&lt;br /&gt;
impatient at the interruption,&lt;br /&gt;
you hesitated at the door.&lt;br /&gt;
&#39;What is it you want?&#39; I snapped.&lt;br /&gt;
You said nothing,&lt;br /&gt;
but ran across in one tempestuous plunge,&lt;br /&gt;
and threw your arms around my neck&lt;br /&gt;
and kissed me,&lt;br /&gt;
and your small arms tightened&lt;br /&gt;
with an affection that God had set blooming in your heart&lt;br /&gt;
and which even neglect could not wither.&lt;br /&gt;
And then you were gone,&lt;br /&gt;
pattering up the stairs.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Well, son,&lt;br /&gt;
it was shortly afterwards&lt;br /&gt;
that my paper slipped from my hands&lt;br /&gt;
and a terrible sickening fear came over me.&lt;br /&gt;
What has habit been doing to me?&lt;br /&gt;
The habit of finding fault, of reprimanding&lt;br /&gt;
- this was my reward to you for being a boy.&lt;br /&gt;
It was not that I did not love you;&lt;br /&gt;
it was that I expected too much of youth.&lt;br /&gt;
I was measuring you&lt;br /&gt;
by the yardstick of my own years.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
And there was so much that was good and fine&lt;br /&gt;
and true in your character.&lt;br /&gt;
The little heart of you&lt;br /&gt;
was as big as the dawn itself&lt;br /&gt;
over the wide hills.&lt;br /&gt;
This was shown by your spontaneous impulse&lt;br /&gt;
to rush in and kiss me good night.&lt;br /&gt;
Nothing else matters tonight, son.&lt;br /&gt;
I have come to your bedside in the darkness,&lt;br /&gt;
and I have knelt there, ashamed!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
It is a feeble atonement;&lt;br /&gt;
I know you would not understand these things&lt;br /&gt;
if I told them to you during your waking hours.&lt;br /&gt;
But tomorrow&lt;br /&gt;
I will be a real daddy!&lt;br /&gt;
I will chum with you,&lt;br /&gt;
and suffer when you suffer,&lt;br /&gt;
and laugh when you laugh.&lt;br /&gt;
I will bite my tongue&lt;br /&gt;
when impatient words come.&lt;br /&gt;
I will keep saying as if it were a ritual:&lt;br /&gt;
&#39;He is nothing but a boy - a little boy!&#39;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
I am afraid I have visualized you as a man.&lt;br /&gt;
Yet as I see you now, son,&lt;br /&gt;
crumpled and weary in your cot,&lt;br /&gt;
I see that you are still a baby.&lt;br /&gt;
Yesterday you were in your mother&#39;s arms,&lt;br /&gt;
your head on her shoulder.&lt;br /&gt;
I have asked too much, too much.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- W. Livingston Larned</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/2901484459213720164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/father-forgets.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2901484459213720164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2901484459213720164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/11/father-forgets.html' title='Father Forgets'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-6018552408552368128</id><published>2010-10-16T10:23:00.001+07:00</published><updated>2010-11-27T10:06:49.905+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Kuatkan dan Teguhkan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/7pesanawal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/7pesanawal.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #2&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, &lt;a href=&quot;http://www.gbi-bogor.org/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=141:7-pesan-awal&amp;amp;catid=21:headline&amp;amp;Itemid=53&quot;&gt;Edisi 2&lt;/a&gt; (9 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;Setelah kematian Musa (Yos 1:1), Yosua menjadi pemimpin  baru bangsa Israel. Tentunya hal ini bukanlah tanggung jawab yang ringan  bagi Yosua. Musa adalah pemimpin yang sangat dihormati oleh bangsa  Israel, Musalah yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, dan lewat  Musa juga bangsa Israel mendapatkan Hukum Taurat, apakah Yosua bisa  memiliki karisma yang sama seperti Musa dimata bangsa Israel? Apalagi  Yosua sangat mengerti karakter bangsa Israel yang tegar tengkuk dan  kadang-kadang memberontak terhadap Musa. Itulah sebabnya Tuhan sendiri  yang memberikan pesan-pesan kepada Yosua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan memulai dengan  mengingatkan Yosua, janji-Nya kepada bangsa Israel yaitu janji mengenai  Tanah Kanaan (Yos 1:2-4), janji kemenangan (Yos 1:5a) dan janji  perlindungan (Yos 1:5b). Setelah itu Tuhan menyatakan pesanNya kepada  Yosua yang berisi peneguhan, dorongan, semangat juga nasihat. Ada 7  pesan utama yang Tuhan berikan kepada Yosua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Kuatkan dan Teguhkanlah Hatimu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Kuatkan  dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini  memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang  mereka untuk diberikan kepada mereka. &lt;/i&gt;– Yos 1:6&lt;/blockquote&gt;Tuhan  mengingatkan kepada Yosua untuk meneguhkan dan menguatkan hatinya. Hal  ini bukan sekedar pesan supaya Yosua berusaha sekuat tenaga untuk suatu  tujuan yang belum pasti, tetapi Tuhan menyuruh Yosua demikian karena ada  dasar janji Tuhan sendiri yang diberikan kepada bangsa Israel dengan  sumpah! Jika kita mempelajari kitab suci, sumpah tersebut tidak dapat  dibatalkan karena dilakukan secara sepihak oleh Allah sendiri, tanpa  syarat! (Kej 15) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan adanya janji Tuhan tersebutlah  maka Yosua bisa menguatkan dan meneguhkan hatinya. Dengan kata lain,  Yosua diminta untuk percaya kepada janji Tuhan, jangan sampai mundur!  Dan hal ini dibuktikan sendiri oleh Yosua diakhir hidupnya (Yos 23:14).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu  bagaimana dengan kita? Jika Yosua mendapatkan janji Tuhan mengenai  tanah Kanaan secara fisik, maka kita orang percaya yang sudah ditebus  oleh darah Yesus menerima janji yang jauh lebih luar biasa dari pada  sekedar sebidang tanah. Alkitab kita penuh dengan janji-janji Tuhan  bukan saja secara fisik, materi tetapi juga janji hidup kekal (Yoh  3:16). Bahkan janji tersebut sudah digenapi oleh Yesus di kayu salib.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab Kristus adalah &quot;ya&quot; bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan &quot;Amin&quot; untuk memuliakan Allah.&lt;/i&gt; – 2 Kor 1:20&lt;/blockquote&gt;Jika  Yosua yang belum menerima janji bisa memiliki hati yang kuat dan teguh,  apa lagi kita yang sudah menerima janji itu, kita harus lebih kuat dan  lebih teguh dari Yosua. Dan ingatlah bahwa kita bisa kuat dan teguh  bukan karena kekuatan sendiri tetapi karena Roh Allah yang ada di dalam  kita. (Ef 6:10).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Bertindaklah Hati-Hati Sesuai Dengan Firman Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Hanya,  kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah  hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu  oleh hamba-Ku Musa;&lt;/i&gt; – Yos 1:7a&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dalam pesan berikutnya Tuhan  mengulang agar Yosua kuat dan teguh, supaya dapat bertindak sesuai  dengan hukum dan perintah Tuhan. Melakukan firman Tuhan tidak bisa  dilakukan hanya sambil lalu saja, karena pada dasarnya Firman Tuhan  memiliki fungsi untuk mengubah manusia (Rom 12:2). Kepada setiap  perubahan pasti ada tantangan dan godaan, baik yang berasal dari Iblis  maupun timbul dari sifat kedagingan manusia. &lt;i&gt;Paulus memperingatkan Timotius:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya. – 2 Tim 3:12&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Jadi  baik Yosua maupun kita anak-anak Tuhan, perlu diingatkan agar kuat dan  teguh untuk berjalan sesuai dengan firman Tuhan. Itulah sebabnya Paulus  juga mengingatkan agar Timotius selalu berpegang kepada kebenaran Firman  Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada  kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu  mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa  dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat  kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus  Yesus. – 2 Tim 3:14-15&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Jangan Menyimpang Supaya Beruntung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.&lt;/i&gt; – Yos 1:7b&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Melanjutkan  pesan sebelumnya kepada Yosua, selain memiliki kekuatan dan keteguhan  hati, pada saat Yosua tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri maka  hasilnya Yosua akan beruntung. Menurut kamus Alkitab, Kata “beruntung”  di sini bukan dalam pengertian seperti orang yang mendapatkan hadiah  undian, tetapi memiliki arti hidup yang berhasil karena adanya hikmat,  kebijaksanaan, pengertian, kepintaran, kehati-hatian dan keahlian. Dan  memang itulah fungsi Firman Tuhan seperti yang Paulus ajarkan kepada  Timotius.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang  bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki  kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.&lt;/i&gt; – 2 Tim 3:16&lt;/blockquote&gt;Kunci  keberhasilan kita bukan karena diri kita sendiri yang pintar atau  bijaksana, melainkan karena Firman Tuhan yang membuat kita menjadi  pintar dan bijaksana sehingga lewat Firman Tuhan, kita akan berhasil  dalam hidup kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Perkatakanlah Firman Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini &lt;/i&gt;– Yos 1:8a&lt;/blockquote&gt;Dua  pesan Tuhan selanjutnya kepada Yosua adalah langkah-langkah apa yang  harus diambil terhadap Firman Tuhan. Langkah pertama adalah perkatakan  Firman Tuhan. Firman Tuhan hanya dapat diperkatakan pada saat kita  membaca atau sudah mendengar sebelumnya. Pesan Tuhan kepada Yosua adalah  agar tidak lupa untuk membaca dan memperkatakan Firman Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi  sebelum kita bisa mengalami hidup yang berhasil (Yos 1:7b, 8b) kita  harus memiliki disiplin untuk membaca Firman Tuhan. Ingatlah bahwa iman  kita hanya bisa bertumbuh lewat Firman Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.&lt;/i&gt; - Rom 10:17&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Renungkanlah Firman Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Tetapi  renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati  sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian  perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. – Yos 1:8b&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Langkah  berikutnya adalah merenungkan Firman Tuhan tersebut. Kata merenungkan  di sini memiliki arti lain yaitu mempelajari&amp;nbsp; dan mengulang. Setelah  kita memiliki disiplin untuk membaca Firman Tuhan saatnya Firman  tersebut menjadi nyata dalam hidup kita dengan mempelajari dan  diterapkan sebagai petunjuk hidup kita.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Hendaklah perkataan  Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu  dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan  sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu  mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. – Kol 3:16&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Arti  lain dari merengungkan adalah memperkatakan. Memperkatakan firman  dengan mulut kita sendiri adalah bagian yang penting dalam Alkitab.  Banyak sekali contoh Alkitab yang memperlihatkan pentingnya mengucapkan  Firman Tuhan sebagai langkah iman yang membawa kepada mujizat dan  terobosan. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Yesus menjawab mereka: &quot;Aku berkata kepadamu,  sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan  dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga  jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke  dalam laut! hal itu akan terjadi. – Mat 21:21&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan Paulus  mengatakan bahwa untuk menerima keselamatan, tidak cukup hanya iman  saja, tetapi harus ada pengakuan yang keluar dari mulut kita.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.&lt;/i&gt; – Rom 10:10&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Jangan Kecut Dan Tawar Hati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati. – Yos 1:9a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Dalam  pesan berikutnya, untuk ketiga kalinya Tuhan mengingatkan Yosua untuk  kuat dan teguh karena Tuhan mengetahui ada bahaya bagi Yosua untuk  merasa kecut dan tawar hati dalam menjalankan perintah Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang  Tuhan sudah memberikan janjiNya kepada Yosua dan bangsa Israel, tetapi  janji tersebut harus diterima oleh bangsa Israel melewati suatu proses  yang panjang dan sulit bahkan lewat peperangan. Pada saat orang Israel  berjuang sambil menantikan pemenuhan janji Tuhan bisa saja mereka  menjadi tawar hati. Mungkin mereka akan berkata bahwa janji Tuhan tidak  datang-datang atau bahkan berpikir Tuhan tidak menepati janjiNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paulus juga memperingatkan kepada jemaat di Kolose untuk tetap teguh dalam iman dan jangan sampai kehilangan pengharapan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab  itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang,  dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar  dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku  ini, Paulus, telah menjadi pelayannya. – Kol 1:23&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Karena Tuhan kita adalah Tuhan yang setia dalam menggenapi janjiNya&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. – Ibr 10:23&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Tuhan Selalu Menyertai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. – Yos 1:9b&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Tuhan  mengakhiri pesanNya kepada Yosua dengan janji yang paling agung dari  semuanya yaitu bahwa Tuhan akan selalu menyertai Yosua. Demikian juga  janji paling luar biasa yang diberikan Allah kepada kita, orang-orang  yang sudah ditebus oleh darah Yesus. Ketika malaikat Gabriel  memberitakan kepada Yusuf perihal anak yang akan dilahirkan oleh Maria:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&quot;Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel&quot; --yang berarti: Allah menyertai kita. – Mat 1:23&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Firman  itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah  melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai  Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.&lt;/i&gt; – Yoh 1:14&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Seperti  kepada Yosua, Tuhan juga memberikan amanat yang agung kepada kita.  Suatu kehormatan yang sangat tinggi diberikan kepada kita untuk menjadi  saksi bagi Yesus. &lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa  murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,  dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan  kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada  akhir zaman.&quot; – Mat 28:19-20&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kita adalah orang-orang sudah  mengalami janji Tuhan. Kita sudah dibebaskan dari dosa, kita juga sudah  diberikan kuasa (Mrk 16:17,18), tetapi jangan lupa, kita juga memiliki  tugas terhormat dari Yesus sendiri yaitu pergi memberitakan Injil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin. /ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/6018552408552368128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-7-pesan-awal-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6018552408552368128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6018552408552368128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-7-pesan-awal-tuhan.html' title='Yosua: Kuatkan dan Teguhkan'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-6582341028653461828</id><published>2010-10-02T10:13:00.004+07:00</published><updated>2010-11-27T10:19:53.413+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yosua"/><title type='text'>Yosua: Generasi Penerobos</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/7pesanawal.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/7pesanawal.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Breakthrough Generation Series #1&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Kumpulan artikel yang membahas mengenai Yosua. Dimuat juga dalam Bulletin Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, Edisi 1 (16 Okt 2010).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: &quot;Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.” – Yos 1:1-2&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Ketika Musa mati, Tuhan tidak membiarkan bangsa Israel tanpa pemimpin. Sebaliknya Tuhan sudah mempersiapkan orang yang dipilihNya untuk menggantikan Musa. Generasi baru pemimpin Israel tersebut adalah Yosua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua bukan Musa, tetapi Yosua tidak kalah kualitas kepemimpinannya dari pada Musa. Tuhan sendiri yang sudah mempersiapkan Yosua untuk memimpin bangsa Israel dan melanjutkan visi mereka untuk masuk dan menduduki tanah perjanjian. Dalam artikel ini kita akan melihat profil Yosua sebagai teladan Generasi Penerobos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dari “Hosea” menjadi “Yosua”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kitab Bilangan pasal 13 mencatat bahwa Yosua adalah anak dari Nun (Yosua bin Nun) dari suku Efraim, dicatat juga bahwa Yosua dilahirkan dengan nama “Hosea” yang memiliki makna “Keselamatan” (Bil 13:8). Musa kemudian mengganti namanya menjadi “Yosua” yang berarti “Tuhan adalah Keselamatan” (Bil 13:16). Kedua nama tersebut sangat penting artinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hosea - Keselamatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Nun dari suku Efraim itu memberi nama anak mereka Hosea, dapat dipastikan karena mereka menjadi saksi kesetiaan Tuhan dalam menyelamatkan bangsa Israel. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Yosua - Tuhan adalah Keselamatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bahasa Ibrani, perubahan Hosea (&lt;i&gt;hoshea&lt;/i&gt;) menjadi Yosua (&lt;i&gt;yehoshua&lt;/i&gt;) adalah penambahan suku kata “&lt;i&gt;yeho&lt;/i&gt;” dari kata Yehovah (TUHAN). Ketika Musa mengganti nama Hosea menjadi Yosua tentunya ada alasan yang kuat. Penambahan kata Yehova di depan nama Hosea mengisyaratkan bahwa Musa melihat kualitas ilahi pada diri Yosua. Perubahan nama ini juga berfungsi untuk mengingatkan kepada Yosua bahwa ia memikul tanggung jawab yang suci dan juga mengingatkan kepada Yosua bahwa Tuhan-lah pemimpin dan juruselamat Israel yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu catatan penting lain mengenai nama Yosua adalah bahwa dalam bahasa Yunani nama Yosua disebut dengan “Yesus”&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.&quot; – Mat 1:21&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Yosua adalah bayangan dari Yesus. Tuhan memakai Yosua untuk membawa orang Israel masuk ke tempat perhentian fisik di bumi ini. Tuhan memakai Yesus untuk membawa orang percaya masuk ke tempat perhentian yang kekal&amp;nbsp; (Ibr 4:8).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Persiapan Yosua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapan Yosua sebelum menggantikan Musa adalah melalui empat tahap perjalanan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap 1 – Sebagai Budak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua lahir dalam sebuah keluarga yang menjadi budak di Mesir. Ia tumbuh sambil menyaksikan seluruh orang Israel di Mesir dipaksa untuk hidup sebagai budak, segala pekerjaan yang kejam dipaksakan orang Mesir kepada orang Israel (Kel 1:11-14). Tentunya hal ini bukanlah masa kecil yang indah bagi Yosua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi iman Yosua kepada Tuhan bertumbuh ketika ia menyaksikan bagaimana Tuhan bekerja dengan tanda-tanda dan mujizat luar biasa untuk membebaskan orang Israel dari Mesir (Kel 7-13). Sepuluh tulah orang Mesir dimulai dengan air sungai Nil yang menjadi darah, serbuah katak, serbuan nyamuk, serbuan pikat, matinya ternak orang Mesir, barah pada tubuh orang dan binatang Mesir, hujan es yang dahsyat, serbuan belalang dan kegelapa. Hanya tempat tinggal orang Israel di Gosyen saja yang tidak terpengaruh oleh tulah-tulah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan catatan silsilah dalam I Tawarikh 7:22-27, tercatat bahwa Yosua adalah anak sulung dari Nun. Jadi Yosua adalah salah satu dari anak sulung bangsa Israel yang selamat dari peristiwa tulah kesepuluh di Mesir yang sering disebut peristiwa Paskah pertama (Kel 13). Ketika anak-anak sulung orang Mesir mati kena tulah, anak-anak sulung orang Israel selamat karena ada tanda darah anak domba pada palang pintu rumah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap 2 – Sebagai Abdi Musa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Maka menjawablah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa – Bil 11:28a&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Ketika Yosua masih muda, ia diangkat menjadi abdi atau pelayan Musa. Ini berarti sejak muda Yosua sudah menjadi pelayan dari sang pemimpin bangsa Israel. Hal ini tentunya memberikan kesempatan bagi Yosua untuk belajar dari Musa mengenai cara memimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya Yosua yang mendapat ijin untuk ikut Musa naik ke gunung Sinai di mana Tuhan memberikan hukum Taurat kepada orang Israel, sementara seluruh bangsa Israel yang lain harus menunggu di perkemahan (Kel 24:12-14). Tentunya ini adalah sebuah kehormatan yang luar biasa bagi seseorang yang masih muda seperti Yosua, memang ada saat-saat di mana Yosua harus tinggal dipertengahan jalan sementara Musa sendiri yang menerima loh batu yang berisi 10 perintah Allah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kitab Keluaran 33:7-11 disebutkan bahwa Yosua mempunyai tugas untuk menjaga kemah pertemuan yaitu kemah di mana Musa bisa berbicara sambil berhadapan muka dengan Tuhan. Lewat hal ini, Yosua belajar bagaimana hidup dalam hadirat Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua juga pernah melakukan kesalahan sehingga ia harus belajar mengenai kerendahan hati. Yosua mencoba untuk membela otoritas kenabian Musa dalam Bilangan 11:25-29. Musa menegur Yosua supaya tidak membuat karunia yang Tuhan berikan sebagai sesuatu yang eksklusif. Seolah-olah karunia Tuhan (dalam kasus ini karunia nabi) hanya untuk orang-orang tertentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Murid-murid Tuhan Yesus juga pernah melakukan kesalahan yang serupa seperti Yosua&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Yohanes berkata: &quot;Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.&quot; Yesus berkata kepadanya: &quot;Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.&quot; – Luk 9:49-50&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Jadi dalam tahap kedua dari kehidupan Yosua, yaitu sebagai abdi Musa, Tuhan mempersiapkan Yosua sebagai penerus Musa. Sebagai pemimpin yang hidup dan beribadah dalam hadirat dan kasih karunia Tuhan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap 3 – Sebagai Prajurit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Catatan pertama mengenai Yosua sebenarnya ditulis dalam kitab Keluaran ketika Yosua mengalahkan orang Amalek&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Musa berkata kepada Yosua: &quot;Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.&quot; Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit… Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang.&amp;nbsp; – Kel 17:9-10,13&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Dari catatan ini sudah terlihat kemampuan Yosua sebagai pemimpin militer yang handal. Sebagai seorang prajurit, Yosua harus belajar untuk berani menghadapi musuh dalam pertempuran. Peristiwa peperangan dengan orang Amalek juga mengingatkan Yosua bahwa Allah ada dipihaknya (Kel 17:14). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap 4 – Sebagai Mata-Mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika bangsa Israel sampai di perbatasan tanah Kanaan, Tuhan memerintahkan Musa memilih dua belas orang sebagai mata-mata untuk masuk dan mengintai kondisi tanah Kanaan. Salah satu dari dua belas pengintai tersebut adalah Yosua. Setelah 40 hari mengintai daerah tersebut ke dua belas orang mata-mata itu pulang dan melaporkan kepada Musa dan segenap bangsa Israel bahwa daerah tersebut memang sangat baik (Bil 13:27).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi kemudian mereka juga berkata bahwa bangsa-bangsa yang diam di Tanah Perjanjianitu sangat kuat-kuat bahkan ada orang-orang raksasa dari suku Enak (Bil 13:33). Sepuluh orang dari para pengintai dengan terang-terangan menunjukkan ketidak percayaan mereka bahwa orang Israel dapat mengalahkan bangsa-bangsa yang menduduki tanah Perjanjian. Hanya Yosua dan Kaleb yang berkata bahwa dengan pertolongan Tuhan, bangsa Israel dapat mengalahkan musuh-musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi bangsa Israel lebih percaya kepada sepuluh pengintai yang lain, mereka bersungut-sungut dan bahkan membuat rencana untuk kembali ke Mesir. (Bil 14:1-5). Pada titik ini, Yosua dan Kaleb menunjukkan iman mereka dan bersaksi kepada orang Israel (Bil 14:7-9).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi tetap saja bangsa itu tidak percaya kepada mereka. Kalau saja Tuhan tidak bertindak, Yosua dan Kaleb sudah mati dirajam batu oleh orang Israel (Bil 14:10). Dan karena ketidak percayaan orang Israel, dari seluruh generasi bangsa Israel yang berusia 20 tahun ke atas, hanya Yosua dan Kaleb yang diperbolehkan masuk ke tanah Perjanjian. Bangsa Israel harus mengembara di padang gurun selama 40 tahun, yaitu sampai semua yang berusia 20 tahun ke atas mati di padang gurun, barulah sisanya diperbolehkan masuk ke tanah Kanaan (Bil 14:27-38)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yosua membawa kabar baik mengenai Tanah Perjanjianyang sudah disediakan Tuhan bagi bangsa Israel. “Kabar baik” dalam bahasa Yunani adalah “Injil”. Seperti Yosua, demikianlah Yesus membawa kabar baik mengenai hidup kekal yang disediakan Tuhan bagi seluruh umat Manusia. Bahkan Yesus sendirilah kabar baik itu. Bagaimana dengan kita? Yesus berkata kepada kita murid-muridNya:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” – Kis 1:8&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;b&gt;Karakter Yosua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dari catatan Alkitab, kita dapat melihat apa saja karakter yang dimiliki Yosua:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penuh Roh (Bil 27:18)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bijaksana (Ul 34:9)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki iman yang kokoh (Bil 14:8-9)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berani (Bil 14:9, Kel 17:8-17)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setia (Bil 11:24-30)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sabar (Bil 14:30-38)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Dapat dibayangkan ketika Tuhan menghukum bangsa Israel untuk mengembara di padang gurun selama 40 tahun, Yosua yang sebenarnya percaya kepada Tuhan, harus bersabar dan ikut menunggu selama 40 tahun, sebelum ia bisa masuk ke tanah perjanjian. Yosua memegang teguh janji Tuhan bahwa satu saat, ia dan Kaleb akan masuk ke tanah perjanjian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teladan Hidup Yosua Sang Pemimpin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika Yosua diangkat menjadi pengganti Musa, Tuhan sendiri yang secara langsung memberi peneguhan kepada Yosua. Pada saat Yosua menjadi pemimpin bangsa Israel umurnya sekitar 96 tahun. Selama tujuh tahun orang Israel berperang menaklukan bangsa-bangsa yang menduduki tanah perjanjian. Kemudian selama tujuh tahun berikutnya bangsa Israel membagi-bagi Tanah Perjanjiankepada dua belas suku Israel. Yosua mati pada saat ia berumur 110 tahun (Yos 24:29). Di akhir hidupnya, Yosua bersaksi bahwa ia melihat sendiri bagaimana Tuhan tidak pernah mengingkari janjinya. Ini sebagai bukti dari kesaksian iman Yosua yang tumbuh selama hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Maka sekarang, sebentar lagi aku akan menempuh jalan segala yang fana. Sebab itu insaflah dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu, bahwa satupun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu. Tidak ada satupun yang tidak dipenuhi. – Yos 23:14&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;b&gt;Pelajaran dari hidup Yosua:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebagai budak – ia dibebaskan Tuhan lewat peristiwa Paskah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai pelayan – ia dipersiapkan Tuhan untuk menjadi pemimpin yang hidup dan beribadah kepada Tuhan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai prajurit – ia dilatih Tuhan untuk menjadi jenderalNya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai mata-mata – ia menjadi saksi kabar baik bagi Tuhan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apa Aplikasi Praktis Untuk Hidup Kita?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dari pelajaran mengenai hidup Yosua yang dipersiapkan untuk memasuki Tanah Perjanjian ada beberapa aplikasi praktis yang dapat kita lakukan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Menjadi Pemimpin Membutuhkan Waktu Dan Proses &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Yosua menjadi pemimpin yang dipakai Tuhan untuk menerobos, melalui proses seumur hidup. Ia setia kepada Musa dan kepada Tuhan. Ia membuktikan bahwa dirinya dapat dipercayai (1 Kor 4:2). Jika kita ingin menjadi generasi penerobos, ikuti proses pelatihan yang diberikan Tuhan, jangan ambil jalan pintas. Jika memang sudah saatnya promosi datang dari Tuhan, tidak mungkin bisa ditahan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Ada Keseimbangan Antara Mengandalkan Tuhan Dan Percaya Kepada Kemampuan Diri Sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yosua sadar bahwa memang Tuhan memakai dirinya untuk menyelesaikan pekerjaan Tuhan. Tetapi dilain pihak Yosua sendiri tidak bisa bekerja tanpa mengandalkan kekuatan Tuhan. Ada keseimbangan antara usaha manusia dan kasih karunia Tuhan. Jika bukan Tuhan yang memampukan kita, kita tidak bisa berbuat apa-apa (Flp 2:12-13).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Kita Harus Mulai Melayani Tuhan Dari Sekarang Supaya Dapat Menerima Tanggung Jawab Di Masa Yang Akan Datang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada awal hidupnya, Yosua sendiri tidak sadar bahwa suatu saat ia akan dipilih Tuhan untuk menggantikan Musa menjadi pemimpin bangsa Israel. Yosua hanya taat dan setia melakukan semua tanggung jawab yang diberikan kepadanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu setia dan taat melayani Tuhan, sehingga Tuhan dapat mempercepat proses persiapan kita untuk menjadi “Generasi Penerobos”, sekarang maupun di masa yang akan datang. Mari kita mulai melayani Tuhan, selagi masih ada waktu!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin./ptk</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/6582341028653461828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-generasi-penerobos.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6582341028653461828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6582341028653461828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/yosua-generasi-penerobos.html' title='Yosua: Generasi Penerobos'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-2698537604981561805</id><published>2010-10-02T09:16:00.001+07:00</published><updated>2010-10-28T17:23:11.365+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terobosan"/><title type='text'>Terobosan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/bersiap.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.gbi-bogor.org/images/stories/9weeks/bersiap.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Menurut beberapa kamus, terobosan merupakan kata kerja dari akar kata terobos yang berarti suatu &lt;u&gt;tindakan aktif&lt;/u&gt; untuk menembus suatu penghalang, rintangan, atau mendobrak barisan musuh, atau suatu keberhasilan menemukan sesuatu yang baru (misalnya terobosan medis) sehingga memungkinkan adanya kemajuan atau perkembangan. &lt;i&gt;Terobosan adalah sebuah perubahan&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apakah Kita Perlu Terobosan? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Berdasarkan definisi ini artinya setiap orang pasti memerlukan terobosan dalam hidupnya. Mengapa?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Hal yang pertama adalah karena selama seseorang masih hidup ia pasti masih memiliki masalah. Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, kondisi dunia ini jauh dari sempurna akibat kutuk dosa (Kej 3:17-19), manusia menjadi hamba dosa (Rom 6:17,23), bahkan seluruh dunia ini ada dalam kuasa Iblis (Mat 4:8-9, Ef 6:12).&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Orang sakit pasti memerlukan terobosan kesembuhan, orang yang berduka cita memerlukan terobosan sukacita, orang yang miskin memerlukan terobosan keuangan, orang yang memiliki masalah pernikahan pasti memerlukan terobosan dalam keluarga, orang yang terikat memerlukan terobosan kebebasan, orang yang bekerja memerlukan terobosan dalam karir, orang yang memiliki usaha memerlukan terobosan bisnis,&amp;nbsp; orang yang melayani Tuhan juga memerlukan terobosan dalam pelayanan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sedangkan hal yang kedua, selama seseorang masih hidup ia pasti memerlukan kemajuan dalam aspek-aspek kehidupannya. Setiap manusia menginginkan perbaikan kualitas hidup bahkan kemaksimalan hidup. Demikian juga dengan orang percaya. Kita tidak dipanggil hanya untuk sekedar selamat saja, tetapi lebih dari itu, kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus (Rom 8:29, 2 Kor 3:18, Flp 3:10), inilah tujuan paling utama dari setiap orang Kristen.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Jadi tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang pasti memerlukan terobosan. Bahkan untuk mereka yang berpikir bahwa hidupnya sudah cukup baik, merasa sudah mapan dan tidak memerlukan terobosan adalah orang-orang yang memerlukan terobosan dalam cara berpikir!&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&amp;nbsp;Apakah anda memiliki beban dan kerinduan untuk mengalami terobosan?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tindakan Aktif Yang Terus Menerus Menuju Perubahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Seperti sudah disebutkan di atas, terobosan adalah kata kerja yang berarti &lt;i&gt;tindakan aktif&lt;/i&gt;. Jadi terobosan bukanlah suatu hal yang dapat terjadi dengan sendirinya, melainkan suatu proses yang memerlukan sebuah tindakan aktif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tidak ada terobosan yang dapat dilakukan tanpa adanya suatu tindakan aktif. Bahkan dari salah satu definisi terobosan yaitu menembus, dapat dikatakan merupakan suatu tindakan terhadap sebuah rintangan atau tantangan. Artinya butuh sebuah kekuatan yang melebihi kekuatan tantangan dan rintangan tersebut. Puji Tuhan, kita tidak berusaha sendiri tetapi Tuhan sendiri yang memberikan kuasaNya kepada kita sehingga kita bisa melakukan terobosan (Ef 6:10, Flp 4:13, 2 Tim 1:17, 1 Pet 1:15).&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Terobosan juga bersifat terus menerus. Memang peristiwa terobosan dapat berupa perubahan suatu kondisi secara mendadak tetapi perubahan tersebut sebenarnya hanyalah merupakan langkah awal untuk mengalami terobosan yang selanjutnya. Sebagian besar terobosan terjadi lewat suatu proses.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Jadi terobosan dimulai dengan suatu tindakan aktif menerobos yang akan menghasilkan terobosan berikutnya, dan kemudian membawa kepada terobosan yang berikutnya dan seterusnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mulai Dengan Mengubah Cara Berpikir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Rasul Paulus dalam surat Roma 12:2 mengatakan bahwa kita harus mengubah cara berpikir kita (&lt;i&gt;metanoia&lt;/i&gt;). Tentunya bukan sekedar berubah tetapi cara berpikir kita berubah sehingga sesuai dengan Firman Tuhan. Pada saat kita membaca Firman Tuhan maka kita akan menemukan bahwa Allah telah menyatakan kehendakNya, perintahNya dan janjiNya untuk kita, maka pada saat itulah kita dapat menyesuaikan hidup kita agar mengalami terobosan&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sebagian besar anak Tuhan pasti setuju bahwa Tuhan sanggup untuk melakukan terobosan dalam hidup kita tetapi tidak banyak yang menyadari bahwa terobosan SUDAH disediakan bagi kita. Yesus berkata mengenai diriNya:&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” - Yoh 10:10&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Yesus sudah datang 2000 tahun yang lalu supaya melalui kehidupanNya dan kematian serta kemenanganNya atas dosa lewat kebangkitanNya kita bisa memperoleh hidup! Bahkan tidak sekedar hidup, tetapi hidup dalam segala kelimpahan, tidak sekedar selamat tetapi hidup kita merupakan hidup yang berlimpah dengan kasih karunia dan berkat sorgawi sesuai dengan rencana dan janji Tuhan dalam hidup kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Rasul Paulus menegaskan dalam surat Efesus &lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”&amp;nbsp; - Ef 1:3&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Paulus menulis bahwa Allah &lt;b&gt;“TELAH”&lt;/b&gt; – &lt;i&gt;bukan ‘akan’ atau ‘mudah-mudahan’&lt;/i&gt; – mengaruniakan kepada kita &lt;b&gt;“SEGALA” – &lt;/b&gt;&lt;i&gt;bukan ‘sebagian’&lt;/i&gt; – berkat rohani di dalam sorga&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Ini merupakan terobosan bagi cara berpikir kita. Kita adalah orang-orang &lt;u&gt;sudah&lt;/u&gt; diberkati! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lanjutkan Dengan Iman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Setelah kita mengubah cara berpikir kita, maka kita harus mengambil langkah selanjutnya yaitu meresponi dengan iman!&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Apa yang sudah Tuhan sediakan, yaitu segala berkat rohani dalam sorga, dapat kita alami jika kita percaya kepada hal tersebut, hal ini sering kita sebut sebagai iman. Dan sebagai anak-anak Tuhan iman adalah satu-satunya hal yang membuat kita berkenan dihadapan Allah.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah” - Ibr 11:6a&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tidak peduli apakah seseorang melakukan perbuatan baik selama di dunia ini, atau melakukan semua hukum dan semua peraturan ritual agamawi tetapi jika orang tersebut tidak memiliki Iman percaya kepada Yesus maka orang tersebut tidak akan selamat.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. – Yoh 3:16&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Walaupun kasih karunia Allah cukup untuk seluruh dunia ini, hanya yang percaya dan beriman kepada Yesus saja yang akan memperoleh hidup kekal. Dan hal ini tidak saja berlaku untuk keselamatan seseorang. Banyak contoh terobosan yang dilakukan oleh orang-orang yang menerima mujizat karena mereka memiliki iman!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Perwira di Kapernaum – Mat 8:10-13. Perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun – Mrk 5:34. Bartimeus – Mrk 10:52. Orang lumpuh di Kapernaum – Mrk 2:5. Perempuan Kanaan – Mat 15:28. Semua mengalami terobosan karena mereka memiliki iman!&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Apakah anda ingin mengalami terobosan? Miliki Iman kepada Yesus! Percayalah kepada Allah!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Iman Tanpa Perbuatan: Sia-sia!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. - Yak 2:26&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Memiliki iman tidak sekedar berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan, percaya kepada janji-janjinya tetapi tidak memiliki sikap dan perbuatan yang mencerminkan iman tersebut. Setiap peristiwa mujizat yang terjadi karena iman kepada tokoh-tokoh Alkitab di atas terjadi karena selain mereka memiliki iman, mereka juga menunjukkan iman percaya mereka lewat tindakan dan perbuatan!&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.” – 1 Yoh 2:3-4&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Jika kita mengatakan bahwa kita mengenal Allah, percaya kepada Allah, memiliki iman kepada Yesus Kristus sebagai juru selamat kita, maka kita pasti menuruti perintah-perintah Allah. Bahkan rasul Yohanes mengatakan bahwa mengenal Allah sama artinya dengan mengalami hidup kekal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”&lt;/i&gt; – Yoh 17:3.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Inilah yang disebut dengan hidup berkelimpahan yang sejati (Yoh 10:10b). Yaitu kita benar-benar mengenal Allah! &lt;i&gt;Inilah terobosan yang sesungguhnya&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Jangan datang kepada Tuhan hanya sekedar mencari terobosan berkat materi tetapi datanglah kepada Allah, kenalilah Ia, bersekutu dengan Dia, hidup intim dalam kasihNya maka berkat-berkat yang sudah tersedia pasti akan datang kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.&lt;/i&gt; – Mat 6:31-33&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Utamakan Tuhan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Lalu apakah perintah Tuhan yang harus kita lakukan sebagai tindakan iman kita?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jawab Yesus kepadanya: &quot;Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.&amp;nbsp; Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.&amp;nbsp; Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. – Mat 22:37-39&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Belajar untuk datang kepada Tuhan dengan merendahkan diri dan mendahulukan Tuhan di atas segalanya. Ketika orang lain sibuk dengan rutinitas kehidupan, maka kita selalu mendahulukan Tuhan dalam doa bahkan puasa dengan tujuan untuk memiliki kehidupan rohani yang semakin mengenal dan semakin intim dengan Tuhan. Pada saat kita datang untuk memuji dan menyembah Tuhan, kita menunjukkan bahwa kita memang benar-benar percaya kepada Tuhan, percaya kepada kuasa dan kasihNya, percaya kepada janji-janjiNya, kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kita juga belajar untuk mengasihi sesama &lt;u&gt;dimulai&lt;/u&gt; dengan berdoa syafaat bagi sesama kita dengan sungguh-sungguh. Kita dapat berdoa bagi keluarga atau sahabat kita yang memiliki pergumulan hidup, kita juga dapat berdoa bagi gereja dan pelayanan kita agar mengalami terobosan, kita juga bahkan dapat berdoa bagi transformasi kota dan bangsa kita.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.&lt;/i&gt; – 2 Taw 7:14&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah. – Yer 33:6&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sebagai umat dari Tuhan yang Maha Mengasihi, kita wajib ikut membantu sesama kita lewat cara apapun yang bisa kita lakukan. Apalagi disaat-saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami banyak bencana alam seperti longsor di Wasior Papua, gempa dan tsunami di Mentawai, letusan gunung berapi di Merapi bahkan banjir di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kasih tidak cukup hanya diperkatakan, melainkan harus dilakukan. Amin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Artikel ini juga dimuat dalam Bulletin Breakthrough, GBI Danau Bogor Raya, &lt;a href=&quot;http://www.gbi-bogor.org/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=140:bersiap-untuk-terobosan&amp;amp;catid=23:spiritual&amp;amp;Itemid=55&quot;&gt;Edisi 1&lt;/a&gt; (2 Okt 2010) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/2698537604981561805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/terobosan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2698537604981561805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2698537604981561805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/10/terobosan.html' title='Terobosan'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-5872851897140019125</id><published>2010-08-11T10:40:00.001+07:00</published><updated>2010-08-11T10:45:14.698+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Life"/><title type='text'>Apa Kata Alkitab Soal Rokok?</title><content type='html'>Memang Alkitab tidak membahas secara spesifik soal rokok, karena rokok sendiri baru diproduksi secara massal di Perancis pada tahun 1830 walaupun suku Maya dan Aztec diketahui sudah mengkonsumsi tembakau dalam ritual-ritual keagamaan sejak abad ke 9 Masehi. Tetapi banyak prinsip Alkitab yang berlaku untuk membahas soal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama-tama, Alkitab memerintahkan kita untuk tidak menyerahkan tubuh kita untuk &quot;diperhamba&quot; oleh apapun, kecuali oleh Roh Kudus tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun. - 1 Kor 6:12&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Apakah merokok ada gunanya? Sangat sulit untuk melihat di mana letak manfaat dari merokok. Banyak orang berdalih bahwa merokok ada gunanya, tetapi data telah menunjukkan bahwa kerugian yang dihasilkan dari rokok sangat-sangat luar biasa. Baik dari segi ekonomi, kesehatan, bahkan amat sangat merugikan bagi orang lain yang tidak merokok, termasuk kepada keluarga si perokok sendiri. Pada dasarnya merokok adalah kegiatan yang sangat mementingkan keinginan diri sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebiasaan merokok adalah kebiasaan yang membuat ketergantungan/ kecanduan. Banyak perokok yang walaupun memiliki keinginan untuk berhenti merokok tetapi karena tubuhnya sudah kecanduan sangat sulit untuk bisa menghentikan kebiasaan merokoknya. Bahkan seperti data yang sudah kita lihat sebelumnya, banyak perokok yang lebih mementingkan membeli rokok dibandingkan kebutuhan yang lebih utama lainnya karena sudah sangat tergantung dengan rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paulus meneruskan pada perikop yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! - 1 Kor 6:19-20&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Merokok tidak saja menyebabkan ketergantungan, tetapi juga sudah terbukti secara medis sangat berbahaya terhadap kesehatan. Lihat saja tulisan yang selalu menyertai iklan rokok dan juga ditulis pada kemasan rokok:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;PERINGATAN PEMERINTAH: &quot;MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN&quot;.&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://blog.omongkosong.com/wp-content/uploads/2008/09/image002.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://blog.omongkosong.com/wp-content/uploads/2008/09/image002.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sudah tidak perlu disebutkan berapa banyak penelitian dan survei yang dilakukan yang mendukung fakta bahwa merokok itu berbahaya bagi kesehatan. Dengan demikian, pada saat seseorang mengkonsumsi rokok, padahal ia tahu bahwa hal tersebut merusak tubuhnya maka ia jelas tidak memuliakan Allah dengan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah merokok dapat dikatakan &quot;berguna&quot; (1 Kor 6:12)? Apakah seseorang dapat &quot;memuliakan Allah&quot; dengan merokok (1 Kor 6:20)? Jawabanya jelas tidak! Jadi kita dapat simpulkan bahwa merokok adalah perbuatan yang melawan kehendak Allah, dosa, dan tidak selayaknya dilakukan oleh kita sebagai anak-anak Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang mengatakan bahwa banyak hamba Tuhan yang banyak dipakai Tuhan tetapi merokok. Tetapi hal ini tidak membuat merokok menjadi hal yang dibenarkan. Tidak ada manusia yang sempurna, termasuk hamba Tuhan. Walaupun mereka bisa menjadi berkat bagi orang lain, tetapi apakah perilaku merokok mereka dapat dikatakan memuliakan Tuhan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang menjadi perhatian adalah masalah ketergantungan. Paulus menulis kepada Titus perihal perilaku anggota jemaat&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;…&amp;nbsp; jangan menjadi hamba anggur ... - Titus 2:3 (bdk Tit 1:7)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan dalam versi Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari ditulis:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;… tidak boleh ketagihan minuman keras …&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ketagihan memiliki arti: merasa sangat ingin akan sesuatu (merokok, minum kopi, dsb) krn sudah menjadi kebiasaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya prinsip ini juga berlaku tidak hanya untuk rokok dan alkohol, tetapi juga untuk semua hal lain yang membuat kita menjadi kecanduan seperti makanan dan minuman, seks bebas, pornografi, hobby kita, kebiasaan belanja yang kompulsif (shopaholic), narkoba, game elektronik, komik, pekerjaan (workaholic) dan lain-lain. Segalah hal yang membuat kita menjadi hamba adalah jahat di mata Tuhan. Kita menjadikan hal-hal tersebut sebagai alah kita kita menjadi tergantung kepada hal-hal tersebut, kita menjadi ketagihan terhadap hal-hal tersebut, kita menjadikannya berhala kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ada Jalan Keluar!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana jalan keluar bagi orang yang sudah kecanduan dengan rokok? Banyak orang yang ingin lepas dari ikatan rokok, tetapi seolah-olah tidak mampu untuk lepas. Hal ini juga berlaku untuk semua jenis ketergantungan lain seperti kepada alkohol, narkoba, pornografi, seks bebas, perjudian dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah awal yang harus kita lakukan mengerti bahwa Tuhan sangat mengasihi kita. Tuhan tidak ingin anak-anaknya terikat dalam kuasa dosa. Bahkan Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk membebaskan kita dari segala ikatan dosa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kedua&amp;nbsp; adalah sadar bahwa kita bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan. Kita tidak pernah &quot;dipaksa&quot; oleh siapapun untuk masuk dalam jerat ketergantungan dan kebiasaan buruk ini. Kita sendiri yang membuat pilihan. Oleh karena itu, mulailah dengan bertobat dan minta ampun kepada Tuhan karena pilihan kita yang membawa kita masuk dalam dosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. - 1 Yoh 1:9&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Langkah berikutnya&amp;nbsp; adalah sadar bahwa tanpa pertolongan Tuhan sulit bagi kita untuk bisa lepas dari ikatan dosa. Paulus menulis kepada jemaat di Filipi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. - Flp 4:13&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Memang jika kita mengandalkan diri sendiri akan sangat sulit. Tetapi percayalah jika kita memiliki motivasi untuk memuliakan Tuhan dengan tubuh kita maka Tuhan pasti akan memberikan kekuatan kepada kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paulus memberi nasihat kepada jemaat di Tesalonika untuk tetap berdoa (1 Tes 5:17), artinya kita tetap dalam situasi berhubungan dengan Tuhan sehingga ketika ada dorongan untuk memenuhi ketagihan kita, kita sedang ada dalam persekutuan dengan Sumber Kuasa yaitu Tuhan sendiri. Berdoalah kepada Tuhan untuk memberikan kepada kita keteguhan hati dan iman percaya bahwa bersama dengan Roh Kudus kita bisa melewati dorongan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan akan menggantikan ketergantungan kita dengan keinginan untuk mengasihi Tuhan dengan segala aspek kehidupan kita. Pada saat kita mendahulukan Yesus, maka kita tidak akan tergantung kepada hal-hal lain. Kita akan menemukan bahwa apa yang kita lepaskan ternyata tidak sebanding dengan apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. - Rom 6:22&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/5872851897140019125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/apa-kata-alkitab-soal-rokok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5872851897140019125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/5872851897140019125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/apa-kata-alkitab-soal-rokok.html' title='Apa Kata Alkitab Soal Rokok?'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-74160627024444901</id><published>2010-08-11T10:17:00.001+07:00</published><updated>2010-08-11T10:30:19.832+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News"/><title type='text'>Data Seputar Rokok</title><content type='html'>Berdasakan Survei Kesehatan Daerah (Surkesda) Kota Bogor tahun 2004 ditemukan sebuah angka yang sangat mengejutkan, bahwa belanja rokok keluarga miskin (gaskin) di kota Bogor mencapai Rp 20,5 miliar per tahun, atau Rp 1,71 miliar per bulan. Jumlah keluarga miskin di Bogor sebanyak 41.398 kepala keluarga, hal ini berarti mereka setiap bulan mengeluarkan uang sebanyak Rp 41.335 untuk membeli rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2008 Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Indonesia sebagai negara terbesar ke tiga di dunia sebagai pengguna rokok (peringkat lima di tahun 1998), mencapai 33% dari jumlah penduduk atau sekitar 70 juta orang. 69% laki-laki dewasa (15 tahun ke atas), dan 36,7% laki-laki remaja (14 tahun ke bawah) mengkonsumsi rokok. Perokok wanita meningkat 3 kali lipat antara 1995 sampai 2004 menjadi 4.5% dari populasi. Sebagai perbandingan, petani tembakau di Indonesia diperkirakan berjumlah 581 ribu orang.&lt;br /&gt;
Kematian akibat konsumsi rokok tercatat lebih dari 427 ribu orang per-tahun. Angka ini setara dengan 22,5% dari total kematian di Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peningkatan tertinggi perokok di Indonesia terjadi pada kelompok remaja umur 15-19 tahun, yaitu, dari 7,1 % pada tahun 1995 menjadi 17,3 % pada tahun 2004, atau naik 144 % selama 9 tahun. 37,3% pelajar di Indonesia pernah merokok dan 31% pertama kali merokok di bawah usia 10 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsumsi rokok di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 240 miliar batang atau setara dengan 658 juta batang rokok perhari-nya. Ini berarti uang senilai Rp 330 miliar &#39;dibakar&#39; oleh para perokok di Indonesia setiap harinya. Total konsumsi rokok di Indonesia adalah Rp 120,4 trilyun per tahun!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar perokok di Indonesia berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari-upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38 ribu per hari. Peringkat pertama pengeluaran keluarga miskin di Indonesia adalah untuk beras yaitu 19,3%, sedangkan peringkat kedua adalah untuk rokok 12.4%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data Susenas 2006 menunjukan bahwa pengeluaran untuk membeli rokok adalah 5 kali lebih besar dari pengeluaran untuk telur dan susu (2,3%), 2 kali lipat pengeluaran untuk ikan (6,8%), 6 kali lipat pengeluaran untuk pendidikan dan kesehatan, dan 17 kali lipat pengeluaran membeli daging (0,7%). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harga rokok di Indonesia adalah yang termurah di seluruh dunia. Besaran cukai rokok di Indonesia juga dinilai masih terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37 % dari harga rokok. Bandingkan dengan India (72 %), Thailand (63 %), Jepang (61 %). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilain pihak, penelitian dari World Bank membuktikan bahwa rokok merupakan kerugian mutlak bagi hampir seluruh negara. Pemasukan yang diterima negara dari industri rokok (cukai, pajak iklan dan sebagainya) mungkin saja berjumlah besar, tapi kerugian langsung dan tidak langsung yang disebabkan konsumsi rokok jauh lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biaya tinggi harus dikeluarkan untuk membayar biaya penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh rokok, absen dari bekerja, hilangnya produktifitas dan pemasukan, kematian prematur, dan juga membuat orang menjadi miskin lebih lama karena mereka menghabiskan uangnya untuk membeli rokok. Biaya besar lainnya yang tidak mudah untuk dijabarkan termasuk berkurangnya kualitas hidup para perokok. Selain itu penderitaan juga bagi mereka yang harus kehilangan orang yang dicintainya karena merokok. Semua ini merupakan biaya tinggi yang harus ditanggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara statistik setiap batang rokok mengurangi umur perokok selama 7 menit. Setengah dari perokok meninggal karena penyakit yang ada hubungannya dengan rokok dan rata-rata umur perokok berkurang 14 tahun. 90% dari kanker paru-paru, 75% dari bronkitis kronis dan 25% penyakit jantung diakibatkan oleh rokok. Sebatang rokok terdiri dari 4.000 zat kimia, 60 diatasnya adalah karsinogen (penyebab kanker).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.epuffer.com/electronic-cigarette/images/cigarette.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;242&quot; src=&quot;http://www.epuffer.com/electronic-cigarette/images/cigarette.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahaya lain yang juga tidak kalah penting adalah terhadap perokok pasif. Artinya mereka yang tidak merokok tetapi terkena asap rokok dari orang lain yang merokok. Penelitian Sir Richard Dolls pada tahun 1985 menemukan bahwa 1 jam sehari dalam satu ruangan dengan perokok 100 kali lebih beresiko terkena kanker paru-paru dari pada 20 tahun tinggal dalam gedung dengan bahan bangunan dari asbes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data WHO menyebutkan 63% anak-anak di Indonesia adalah perokok pasif karena anggota keluarga mereka ada yang merokok di rumah. Resiko terkena kanker paru-paru meningkat menjadi 20%-30% sedangkan resiko terkenan penyakit jantung meningkat 23%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perokok pasif bentuk lain adalah janin dalam kandungan ibu yang merokok. Resiko terhadap janin adalah janin yang cacat, berat kelahiran yang rendah serta kematian mendadak. Belum lagi resiko yang bertambah karena harus menjadi perokok pasif ketika sudah lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokok juga sangat berkaitan erat dengan narkoba, karena 100% pengguna narkoba adalah perokok. Dengan kata lain, rokok adalah jalan masuk menuju narkoba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Kompas.com, Surya Online, Republika Online, Media Indonesia Online, Pos Kota Online, Website Pemkot Bogor, bebasrokok.wordpress.com, wikipedia.org, WHO Tobacco Atllas, AP.com, Reuters.com.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/74160627024444901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/data-seputar-rokok.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/74160627024444901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/74160627024444901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/data-seputar-rokok.html' title='Data Seputar Rokok'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-6745771662244491528</id><published>2010-08-11T10:10:00.004+07:00</published><updated>2010-08-11T10:44:23.801+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="News"/><title type='text'>Kota Bogor Menjadi Kawasan Tanpa Rokok</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdSbn03eYrUuAllcf8yX5IQo1p-a5M7oqxz8EBIQvVzMHVLERxj-2B8ZPwLhLTRe8jttg6fAH42f3QTTJmm8wwfo8lp8qm83DzcldNUyuFB_aNqHEb8FxFfVM-KXKbZ4sJhiHeUMnS-4M/s1600/kujang.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdSbn03eYrUuAllcf8yX5IQo1p-a5M7oqxz8EBIQvVzMHVLERxj-2B8ZPwLhLTRe8jttg6fAH42f3QTTJmm8wwfo8lp8qm83DzcldNUyuFB_aNqHEb8FxFfVM-KXKbZ4sJhiHeUMnS-4M/s320/kujang.jpg&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bagi masyarakat terutama  yang tinggal di kota Bogor, ada kabar yang sangat menggembirakan dari  Pemerintah Kota Bogor. Bertepatan dengan hari tanpa tembakau sedunia  pada 31 Mei, Pemkot Bogor mendeklarasikan Kota Bogor sebagai kawasan  tanpa rokok. Mulai Senin, 31 Mei 2010, perokok yang sembarangan merokok  bakal dikenakan sanksi dan denda sesuai Perda nomor 12 Tahun 2009  tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Perwali nomor 17 Tahun 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Adapun delapan Kawan Tanpa Rokok yang diatur dalam peraturan tersebut adalah:&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;li&gt;Tempat umum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perkantoran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sekolah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tempat Ibadah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sarana transportasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sarana olahraga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tempat hiburan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tempat kesehatan&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Menurut  Kabid Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor dr.  Rubaeah sanksi bagi pelanggar Perda KTR, dikenakan pidana kurungan tiga  bulan dan denda Rp50&amp;nbsp; ribu hingga maksimal Rp50 juta. Sementara bagi  pejabat publik yang tidak menegur bawahannya jika diketahui merokok,  akan dikenakan sanksi pidana kurungan dua minggu dan denda Rp15 juta  berdasarkan Pasal 33. Lembaga yang melanggar perda tersebut diancam  dengan denda paling sedikit Rp 1 juta, sampai penyegelan kantor / tempat  lembaga tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Meski mengatur  larangan merokok di KTR, Rubaeah menuturkan, pihaknya belum mengatur  ruangan khusus perokok (smooking room) di Kota Bogor. &quot;Berdasarkan  pemantauan kualitas udara, nikotin menempel pada benda-benda di sekitar  smooking room, sehingga bila ingin merokok harus di luar, karena asap  akan hilang di udara,&quot; paparnya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Namun,  jika masyarakat menghendaki smooking room, berdasarkan Perwali nomor 10  tahun 2010 telah diatur pendirian ruangan merokok, yaitu harus tanpa  atap atau terbuka, ukuran ruangan 2 x 2 meter, jauh dari pintu utama  bangunan, tidak terpampang iklan rokok dan tidak ada tempat duduk.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Namun  langkah ini harus dibayar mahal oleh Pemkot karena Perda ini juga  melarang pemasangan iklan rokok diseluruh daerah kota Bogor. Hal ini  berarti Pemkot akan kehilangan pemasukan dari pajak iklan rokok yang  mencapai Rp. 4 miliyar per tahun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Dukungan Masyarakat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Dilain  pihak, Perda ini didukung oleh banyak elemen masyarakat, bahkan menurut  survei yang dilakukan oleh LSM No Tobacco Community dan Dinas Kesehatan  Kota Bogor, sembilan dari 10 warga Kota Bogor setuju dengan penerapan  kebijakan 100 persen bebas asap rokok di ruangan tertutup, tempat umum,  tempat kerja, dan transportasi umum. Hasil survei juga menyebutkan lebih  dari 90 persen perokok aktif di Kota Bogor telah mendukung langkah  pemerintah menerapkan kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Selain  itu, MUI Bogor juga kembali menegaskan fatwa haram rokok. Ketua MUI  Kota Bogor K.H. Adam Ibrahim mengemukakan alasan kenapa MUI mengeluarkan  fatwa haram rokok karena Indonesia adalah negara nomor tiga di dunia  yang penduduknya–notabene mayoritas umat Islam–banyak yang merokok.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Bahkan,  lanjunya, berdasarkan survei di Jawa Timur, ternyata semua petani  tembakau di Jawa Timur dan Jawa Tengah tidak ada yang kaya. Hal ini,  kata Adam, tembakau yang digunakan untuk rokok tidak berasal dari  Indonesia, tetapi diimpor dari luar negeri sehingga yang menikmati hasil  dan penjualan rokok tersebut bukan petani tembakau, melainkan pengedar  rokok yang kebanyakan dari luar negeri.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
“Sementara  bangsa kita hanya dapat penyakitnya saja. Sudah miskin, menderita pula.  Yang kaya hanya bandar-bandarnya saja, dan sebagian besar keuntungan  dari rokok ditarik oleh negara barat, Eropa, Amerika,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Indonesia  juga menjadi sorotan masyarakat dunia karena Indonesia hanya  satu-satunya negara di Asia yang tidak menandatangani ratifikasi WHO  mengenai pengendalian tembakau (FCTC). Salah satu keputusan FCTC adalah  mengurangi konsumsi rokok dengan menaikkan harga jual.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Dunia  juga mengecam pemerintah ketika video seorang anak Indonesia berusia 2  tahun yang merokok hingga 40 batang perhari beredar di Internet. Bahkan  penyanyi Amerika Alicia Keys sampai merasa perlu meminta maaf kepada  fansnya di Indonesia ketika mengadakan konser di Jakarta pada tahun  2008. Pasalnya, konser tersebut nyaris disponsori oleh perusahaan rokok  Sampoerna-Philip Morris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSiZTXxGZzHyoRCX_6VNzynZXsSS8-bzIr0yWDn0ML7kK3ATW1qfX9YC7hsx4RTlQtu08dMkp37t50oww_v1K5Bb4yol5VtEmG2psRfDuDvhbxjOfWISw4g8eOdM-4BECjWq-5EUmv0BE/s1600/ruangproseskematian.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;325&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSiZTXxGZzHyoRCX_6VNzynZXsSS8-bzIr0yWDn0ML7kK3ATW1qfX9YC7hsx4RTlQtu08dMkp37t50oww_v1K5Bb4yol5VtEmG2psRfDuDvhbxjOfWISw4g8eOdM-4BECjWq-5EUmv0BE/s400/ruangproseskematian.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&quot;Ruang Proses Kematian&quot; - Nama yang cocok untuk sebuah area merokok&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Kompas.com, Surya Online, Republika Online, Media Indonesia Online, Pos Kota Online, Website Pemkot Bogor, bebasrokok.wordpress.com, wikipedia.org, WHO Tobacco Atllas, AP.com, Reuters.com. &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/6745771662244491528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/kota-bogor-menjadi-kawasan-tanpa-rokok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6745771662244491528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6745771662244491528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/08/kota-bogor-menjadi-kawasan-tanpa-rokok.html' title='Kota Bogor Menjadi Kawasan Tanpa Rokok'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdSbn03eYrUuAllcf8yX5IQo1p-a5M7oqxz8EBIQvVzMHVLERxj-2B8ZPwLhLTRe8jttg6fAH42f3QTTJmm8wwfo8lp8qm83DzcldNUyuFB_aNqHEb8FxFfVM-KXKbZ4sJhiHeUMnS-4M/s72-c/kujang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-8168752659525843841</id><published>2010-06-12T10:47:00.002+07:00</published><updated>2010-06-12T10:51:30.340+07:00</updated><title type='text'>Egyptian Cartouche</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Cartouche&quot;&gt;Cartouche&lt;/a&gt; adalah papan nama bagi para raja dan ratu orang Mesir kuno yang menggunakan huruf heiroglyph. Kita dapat membuat sendiri papan nama pribadi kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cartouche ini dibaca &quot;PAUL&quot; :)&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.virtual-egypt.com/newhtml/glyph/glyph.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiut8I5cYdovpd4hrAAnp1qZfBauHskQFUUMxX0A6huzn5UncF1yCZKOsBYa882_-FJMB8fxJ5mXTT4oQc3djGs1EFkkZkLk2m516ZyLC5FPORRCL32CjRZ_B1HBO8riccwK0YSjrkCaVk/s320/paul-cartouche.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/8168752659525843841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/06/egyptian-cartouche.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8168752659525843841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8168752659525843841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/06/egyptian-cartouche.html' title='Egyptian Cartouche'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiut8I5cYdovpd4hrAAnp1qZfBauHskQFUUMxX0A6huzn5UncF1yCZKOsBYa882_-FJMB8fxJ5mXTT4oQc3djGs1EFkkZkLk2m516ZyLC5FPORRCL32CjRZ_B1HBO8riccwK0YSjrkCaVk/s72-c/paul-cartouche.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-6081889674330403713</id><published>2010-06-08T15:52:00.002+07:00</published><updated>2010-06-08T15:57:05.837+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="My Quotes"/><title type='text'>As a man thinketh</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7b/Eleanor_Roosevelt_in_school_portrait.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7b/Eleanor_Roosevelt_in_school_portrait.gif&quot; width=&quot;146&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Great minds  discuss ideas; Average minds discuss events; Small minds discuss people.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;i&gt;- Eleanor Roosevelt&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;For as he thinketh in his heart, so is he. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;- Proverb 23:7a&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/6081889674330403713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/06/as-man-thinketh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6081889674330403713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/6081889674330403713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/06/as-man-thinketh.html' title='As a man thinketh'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-8319548377163192143</id><published>2010-05-13T13:41:00.280+07:00</published><updated>2010-05-14T09:53:26.361+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bible Study"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><title type='text'>Original Sin</title><content type='html'>Ada sebuah cerita yang sangat menarik yang saya yakin anak-anak Tuhan pasti pernah mendengarnya baik lewat khotbah, mendengar cerita waktu di sekolah minggu atau bahkan menonton filmnya. Cerita tersebut dicatat dalam kitab 2 Samuel pasal 11 dan 12 mengenai Daud dan Batsyeba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita tersebut adalah mengenai bagaimana Daud sebagai raja Israel tertarik kepada Batsyeba, seorang istri dari salah seorang panglima Daud yaitu Uria. Daud kemudian berselingkuh dengan Batsyeba sehingga Batsyeba menjadi hamil. Mengetahui hal tersebut Daud kemudian membuat rencana untuk menutupi perbuatannya dengan memanggil Uria dari medan pertempuran dan pulang ke rumahnya. Dengan harapan ketika pulang ke rumah Uria akan tidur dengan istrinya sehingga ketika anak Batsyeba lahir akan disangka anak dari Uria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi ternyata setelah beberapa kali dibujuk, Uria tidak mau pulang ke rumah karena ia merasa tidak enak bersantai-santai di rumah sementara negerinya sendang dalam kondisi perang. Akhirnya Daud membuat rencana lain yaitu dengan menyuruh menempatkan Uria di medan peperangan yang paling hebat supaya Uria tewas dalam pertempuran. Dan demikianlah hal tersebut terjadi. Daud kemudian mengambil Batsyeba menjadi istrinya dan anak yang dalam kandungan Batsyeba akhirnya lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Allah mengutus nabi Natan untuk membeberkan dosa Daud yang mengambil Batsyeba menjadi istrinya dan membunuh suaminya, Uria. Oleh karena itu Tuhan menghukum Daud:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&quot;Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan.&quot; - 2 Sam 12:10-12&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Lalu Daud dengan penuh penyesalan berkata: &quot;Aku sudah berdosa kepada TUHAN.&quot; Tetapi Natan berkata, walaupun Daud yang berdosa, tetapi keturunan Daud-lah yang akan merasakan akibatnya. Dan hal ini langsung digenapi pada anak Daud yang pertama dari Batsyeba.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Natan berkata kepada Daud: &quot;TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menista TUHAN, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati. Kemudian pergilah Natan ke rumahnya. Dan TUHAN menulahi anak yang dilahirkan bekas isteri Uria bagi Daud, sehingga sakit.&quot; - 2 Sam 12:13-14&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Sejak itu Daud tidak beranjak dari lantai di anaknya yang sakit, Daud berpuasa dan memohon kepada Allah supaya anaknya disembuhkan.Tidak ada seorangpun yang dapat membujuk Daud untuk beranjak dari lantai, Daud begitu berduka. Anak tersebut akhirnya meninggal pada hari yang ketujuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sikap Daud ketika anaknya sedang sakit begitu menyedihkan, orang-orang disekitar Daud tidak berani memberitahu perihal kematian anaknya kepada Daud, takut kalau-kalau Daud akan mencelakakan dirinya. Tetapi ketika Daud mengetahui bahwa anaknya sudah mati, Daud berdiri dari lantai, ia kemudian mandi, meminyaki dirinya sendiri, bertukar pakaian, masuk ke Bait Suci untuk memuji dan menyembah. Sesudah itu ia pulang ke rumah dan makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan sikap ini tidak disangka-sangka oleh orang-orang disekeliling Daud, mereka menyangka bahwa jika pada saat anaknya sakit saja Daud begitu tertekan, apalagi waktu anaknya mati. Mereka menduga bahwa Daud akan semakin tertekan, tetapi justru sebaliknya Daud malah berhenti berduka bahkan memuji dan menyembah Tuhan. Ketika mereka bertanya mengenai hal ini Daud menjawab:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&quot;Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup.Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku.&quot; - 2 Sam 12:22-23&lt;/blockquote&gt;-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan judulnya, dalam artikel ini saya mencoba membahas suatu pertanyaan yang sering muncul, terutama kalau saya sedang mengajar topik mengenai Dosa dan Keselamatan.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apakah manusia menanggung dosa keturunan dari Adam? &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagaimana dengan bayi, anak-anak kecil dan orang-orang yang cacat mental yang meninggal, apakah mereka bisa masuk sorga?&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
Pertama kita lihat dulu apa yang Alkitab katakan mengenai kondisi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Semua manusia sudah berbuat dosa, tidak seorangpun yang benar di muka bumi ini (Rom 3:10-11, Rom 3:23)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dosa timbul dari dalam manusia (Mrk 7:20-23, Rom 7:23, Ef 1:1-2, Yer 17:9)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lewat Adam, maut masuk ke dalam dunia, dan semua manusia menanggung hukuman maut, karena semua orang berdosa, sama seperti Adam (Rom 5:12-18, 1 Kor 15:21-22, Mzm 51:7, Rom 6:23)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dosa adalah pelanggaran akan hukum-hukum Allah (1 Yoh 3:4) &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manusia menjadi hamba iblis, dibawah kuasa dosa dan tidak bisa  melepaskan dirinya sendiri dari ikatan dosa (Rom 6:16, Rom 7:14, Rom  7:24) &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Jadi jelas semua manusia, tanpa terkecuali, sudah berbuat dosa. Ada beberapa jenis dosa yang diperhitungkan kepada manusia:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Dosa Warisan Adam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Melalui Adam kecenderungan untuk berbuat dosa masuk ke dalam dunia dan manusia menjadi orang yang secara alamiah sudah berdosa. (Rom 5:12) Manusia menjadi orang-orang berdosa bukan  karena mereka berbuat dosa, mereka berbuat dosa karena mereka adalah  orang-orang berdosa. Inilah keadaan yang disebut sebagai dosa warisan.  Sama seperti kita mewarisi karakteristik fisik dari orangtua kita, kita  mewarisi kencenderungan alamiah dosa dari Adam.(Mzm 51:7). Itulah sebabnya Alkitab berkata bahwa dosa berasal dari dalam manusia, yaitu dari pikiran kita, keinginan daging bahkan dari dalam hati kita, karena itulah kecenderungan alamiah kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Dosa Yang Diperhitungkan Karena Melanggar Taurat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selain dosa yang diwariskan, manusia juga berdosa karena melanggar hukum Taurat. Ini yang disebut dosa yang diperhitungkan (&lt;i&gt;imputed sin&lt;/i&gt;) yang dicatat dalam Rom 5:13. Sebelum hukum Taurat diberikan, dosa tidak diperhitungkan kepada manusia namun manusia tetap berdosa karena dosa warisan. Setelah Hukum  Taurat diberikan, dosa-dosa yang melanggar Hukum Taurat diperhitungkan (diimputasikan) kepada manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namum perlu diingat, bahwa manusia yang hidup sebelum hukum Taurat tetap dihukum karena dosa warisan Adam, yaitu kencenderungan alamiah dosa. Rom 5:14.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsip imputasi ini juga dipakai untuk memperhitungkan dosa-dosa seluruh umat manusia kepada Yesus. Ini penting untuk dimengerti karena Yesus menanggung dosa-dosa manusia yang diperhitungkan kepadanya, BUKAN dosa yang diwarisi dari Adam.Yesus tidak pernah berdosa, tetapi Ia menanggung hukuman dosa. Yesus tidak memiliki kecenderungan alamiah berdosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsip imputasi juga digunakan untuk memperhitungkan kebenaran Yesus kepada manusia yang berdosa. Karena hukuman atas dosa sudah ditanggung oleh Yesus, maka tidak ada lagi yang harus dihukum. Seperti sebuah hutang yang sudah lunas dibayar, maka tidak ada lagi pihak yang dapat ditagih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Dosa Pribadi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dosa pribadi adalah dosa yang benar-benar dilakukan secara pribadi oleh setiap manusia, sebagai akibat sifat alamiahnya yang cenderung berdosa. Dalam hal dosa, tidak ada yang disebut dosa kecil dan dosa besar, di hadapan Allah semua dosa mendatangkan kematian dan hukuman kekal di neraka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini kita bisa menjawab pertanyaan pertama mengenai apakah manusia menanggung dosa keturunan dari Adam, dan bagaimana caranya dosa tersebut diperhitungkan. Dan ternyata tidak saja kita menanggung dosa keturunan dari Adam dalam bentuk sifat alamiah yaitu kencenderungan berbuat dosa, kepada kita juga diperhitungkan dosa karena melanggar hukum Taurat dan juga terhadap dosa-dosa pribadi yang kita lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi orang dewasa dan mereka yang sudah memiliki kesadaran penuh terhadap apa yang mereka perbuat sendiri dalam hidup mereka, tiga jenis dosa di atas dapat diterima, tetapi pertanyaan berikutnya adalah: Bagaimana dengan bayi, anak-anak kecil atau mereka yang terlahir cacat mental? Jika mereka mati sebelum mereka memiliki kesadaran penuh atas perbuatan mereka, apakah mereka semua masuk neraka? Bukankah Alkitab berkata bahwa hanya mereka yang percaya kepada Yesus dan apa yang Yesus lakukan di kayu salib yang dapat selamat?&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. - Kis 4:12&amp;nbsp; &lt;/blockquote&gt;Perlu kita ingat bahwa tidak ada manusia yang tidak berdosa, termasuk bayi, anak-anak serta mereka yang menderita cacat mental sejak lahir. Semua manusia mewarisi dosa keturunan Adam dan dosa yang diimputasikan karena melanggar hukum Taurat walaupun bayi dan anak-anak belum pernah melakukan dosa pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku  dikandung ibuku.- Mzm 51:7&lt;/blockquote&gt;Lalu jika jalan satu-satunya untuk masuk Sorga adalah dengan percaya kepada Yesus (Yoh 14:6) bagaimana mungkin bayi, anak-anak kecil serta mereka yang lahir cacat mental bisa selamat? Bukankah mereka belum bisa membuat keputusan untuk menerima Yesus?&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. - 1 Yoh 2:2&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Ada sebuah kebenaran yang luar biasa pada ayat tersebut, dikatakan bahwa Yesus adalah pendamaian untuk semua dosa manusia, bahkan dosa manusia seluruh dunia. Artinya dosa yang dilakukan oleh manusia, dulu, sekarang bahkan dosa yang akan datang sudah ditanggung oleh Yesus. Pengorbanan Yesus sudah cukup untuk membayar semua hukuman dosa seluruh umat manusia. Bukan saja mereka yang percaya kepada Yesus tetapi juga mereka yang belum pecaya kepada Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ini artinya semua orang selamat? Tentu saja tidak karena hanya mereka yang percaya kepada Yesus yang selamat (Yoh 3:16).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi di lain pihak, ayat ini juga berarti karena hukuman dosa semua manusia di seluruh dunia sudah ditanggung Yesus, maka memungkinkan Allah untuk dapat memperhitungkan kebenaran Yesus kepada mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan untuk percaya, seperti kepada bayi, anak-anak kecil yang meninggal serta mereka yang memiliki cacat mental sejak lahir yang tidak memungkinkan untuk mengambil keputusan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita kembali pada cerita mengenai Daud dan Batsyeba yang saya tulis di awal. Ketika Natan membongkar dosa Daud, Natan menyebutkan apa hukuman Tuhan atas pelanggaran Daud tersebut, yaitu bahwa kesulitan akan selalu menyertai keturunan Daud. Anak hasil hubungan perselingkuhan Daud dengan Batsyeba kemudian sakit dan akhirnya meninggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menarik dari cerita ini ada pada ayat-ayat berikut:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&amp;nbsp;&quot;Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa  tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup.Tetapi  sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku  mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak  akan kembali kepadaku.&quot; - 2 Sam 12:22-23 &lt;/blockquote&gt;Perhatikan apa yang Daud katakan perihal anaknya yang meninggal bahwa &quot;Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa Daud mengerti bahwa pada saat anaknya meninggal, ia pergi ke tempat yang lebih baik, pergi ke tempat di mana satu saat nanti Daud sendiri akan pergi dan bertemu dengannya. Itulah sebabnya setelah anaknya meninggal, Daud justru berubah, ia tidak lagi berduka tetapi justru mengucap syukur kepada Allah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak Daud dan Batsyeba ini adalah anak hasil perselingkuhan, tetapi Alkitab mengatakan bahwa Daud percaya bahwa walupun anak tersebut dikandung dalam dosa, tetapi ketika anak tersebut mati, anak tersebut masuk sorga.Tentunya hal ini konsisten dengan sifat Allah yang maha adil, maha kudus, maha kasih, dan maha belas kasihan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi kita tetap harus ingat, bahwa walaupun Alkitab  mencatat bahwa Allah dapat memperhitungkan kebenaran Yesus kepada mereka  yang tidak memiliki kemampuan untuk percaya, Alkitab tidak dengan jelas  menerangkan bagaimana caranya.Namun satu hal yang pasti: Allah itu baik, dan apapun yang Allah putuskan pasti yang terbaik, baik untuk Allah sendiri maupun untuk kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/8319548377163192143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/05/original-sin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8319548377163192143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/8319548377163192143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/05/original-sin.html' title='Original Sin'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-7796838403653478989</id><published>2010-04-21T23:09:00.001+07:00</published><updated>2010-05-05T13:23:36.222+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Humor"/><title type='text'>What&#39;s in a Name</title><content type='html'>Got this from a website called &lt;a href=&quot;http://www.isthisyour.name/&quot;&gt;&quot;Is This Your Name&quot;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
It&#39;s crazy but funny though.. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;All about &#39;Paul Tuanakotta&#39;...&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Top 5 Facts for this Name:&lt;/b&gt;&lt;hr class=&quot;titleDivider&quot; /&gt;&lt;ol&gt;&lt;b style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;How well envoweled is Paul Tuanakotta?&quot; class=&quot;alignright&quot; height=&quot;82&quot; src=&quot;http://www.isthisyour.name/imgs/envowel.gif&quot; width=&quot;70&quot; /&gt; &lt;/b&gt;
&lt;li&gt; &lt;b&gt;50%&lt;/b&gt; of the letters are vowels.        Of one million  first and last names we looked at,        2.2% have a higher vowel make-up.         This means it is &lt;b&gt;extremely well envoweled&lt;/b&gt;.       &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;In ASCII binary it is... &lt;b&gt;01010000 01100001 01110101  01101100 00100000 01010100 01110101 01100001 01101110 01100001 01101011  01101111 01110100 01110100 01100001 &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Backwards, it is &lt;b&gt;Luap Attokanaut&lt;/b&gt;... nice ring  to it, huh? &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;In Pig Latin, it is &lt;b&gt;Aulpay Uanakottatay&lt;/b&gt;. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;People with this first name are probably:              &lt;b&gt;Male&lt;/b&gt;. So, there&#39;s a 98% likelihood they  sweat just thinking of the price of shaver blades.                    &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Name Origin and Meaning:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;hr class=&quot;titleDivider&quot; /&gt;&lt;b&gt;Forename:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;br /&gt;
Origin:&lt;/i&gt; Latin&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Meaning:&lt;/i&gt; Small&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
3 Things You Didn&#39;t Know (because they&#39;re fiction):&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;hr class=&quot;titleDivider&quot; /&gt;&lt;ol&gt;&lt;a href=&quot;http://www.isthisyour.name/imgs/pwranml.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Paul Tuanakotta, 
                  what is your power animal?&quot; border=&quot;0&quot; class=&quot;alignright&quot; height=&quot;82&quot; src=&quot;http://www.isthisyour.name/imgs/pwranml.gif&quot; width=&quot;70&quot; /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;li&gt;Your personal power animal                    is the &lt;b&gt;&lt;span id=&quot;poweranimal&quot;&gt;Desert Dwarf  Mongoose&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;        &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Your &#39;Numerology&#39; number is &lt;b&gt;&lt;span id=&quot;numerology&quot;&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;.                     If it wasn&#39;t  bulls**t, it would mean that you are  enthusiastic, creative, optimistic, and fun-loving.  You seek  self-expression through words or the arts, and enjoy learning through  life experiences.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;According to the US Census Bureau°,        0.951%      of US residents have the first name &#39;Paul&#39; and        fewer than 0.001%      have the surname &#39;Tuanakotta&#39;.         The US has around 300 million residents, so &lt;b&gt;we guesstimate       there is only 1 American who goes by the name Paul Tuanakotta&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.isthisyour.name/&quot; name=&quot;Is This Your Name?&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;My Power Animal is the Desert Dwarf Mongoose&quot; height=&quot;203&quot; src=&quot;http://www.isthisyour.name/imgs/pa84.jpg&quot; title=&quot;Discover your Power Animal at www.IsThisYour.Name&quot; width=&quot;163&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/7796838403653478989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/04/whats-in-name.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/7796838403653478989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/7796838403653478989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/04/whats-in-name.html' title='What&#39;s in a Name'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-2333427684643774778</id><published>2010-04-18T18:40:00.008+07:00</published><updated>2019-01-09T12:53:13.462+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Testimony"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Vacation"/><title type='text'>My Flying Distance</title><content type='html'>Jumlah kilometer yang sudah dilewati dalam pesawat terbang:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;1977, Ambon Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Makassar &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(HLP-UPG) 1.430 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Makassar-Ambon (UPG-AMQ) 975 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;4.810&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;1984 Agustus, Makassar Ambon Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Makassar &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-UPG) 1.430 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Makassar-Ambon (UPG-AMQ) 975 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (One way)&amp;nbsp;&lt;b&gt;2.405&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;1994 Juni, Bangka Palembang Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Pangkal Pinang &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-PGK) &lt;/span&gt;437&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Palembang-Jakarta (PLM-CGK) &lt;/span&gt;409&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total &lt;b&gt;846 &lt;/b&gt;km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;1995 Juni, Europe Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Singapore &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SIN) 884 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Singapore-Amsterdam (SIN-AMS) &lt;/span&gt;10.507 &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Amsterdam-Abu Dhabi (AMS-AUH) 5.188 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Abu Dhabi-Jakarta (AUH-CGK) 6.570 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total&amp;nbsp; &lt;b&gt;23.149&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2002 Desember, Bali Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Surabaya &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SUB) 691 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Surabaya-Denpasar (SUB-DPS) 303 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.988&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2004 Juni, Bali Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Denpasar-Jakarta (DPS-CGK) 982 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (One Way)&amp;nbsp; &lt;b&gt;982 &lt;/b&gt;km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2006 Juli, Ambon Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Surabaya &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SUB) 691 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Surabaya-Ambon  (SUB-AMS) 1.740 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return)&amp;nbsp;  4.862 km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2007 November, Surabaya KOM Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Surabaya&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SUB) 691 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.382 &lt;/b&gt;km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2008 Maret, Solo KOM Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Solo&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SOC) 478 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return)&amp;nbsp; &lt;b&gt;956 &lt;/b&gt;km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2008 Agustus, Surabaya KOM Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Makassar &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SUB) 691 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.382&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2008 Agustus, Pekanbaru Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Pekanbaru (CGK-PKU) 933 km&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.866&lt;/b&gt; km&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2008 September, Batam/Singapore Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Batam (CGK-PKU) 847 km&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.694&lt;/b&gt; km&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2008 Desember, Bali Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Denpasar-Jakarta  (DPS-CGK) 982 km&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return)&amp;nbsp;&lt;b&gt;1.964&lt;/b&gt; km&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2009 April, Wuhan-Shandong, China Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-GuangZhou&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt; (CGK-CAN) 3.358 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;GuangZhou-Wuhan (CAN-WUH) 826 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Wuhan-QingDao (WUH-TAO) 818 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jinan-GuangZhou (TNA-CAN)&amp;nbsp; 1.525 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;GuangZhou-Jakarta (CAN-CGK) 3.368 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total&amp;nbsp; &lt;b&gt;9.895&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2009 Agustus, Bangka KOM Trip &lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Pangkal Pinang &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-PKG).437 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (PP) &lt;b&gt;874&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2009 Oktober, GuangZhou, China Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-GuangZhou&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt; (CGK-CAN) 3.358 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (PP) &lt;b&gt;6.716&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2010 Januari, Egpyt, Israel, Jordan Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Kuala Lumpur &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-KUL)   1.128 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kuala Lumpur-Kuwait (KUL-KWI) &lt;/span&gt;6.377&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kuwait-Cairo (KWI-CAI) 1.601 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Amman-Kuwait (AMM-KWI) 1.185 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kuwait-Kuala Lumpur (KWI-KUL) 6.377 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kuala Lumpur-Jakarta (KUL-CGK) 1.128 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total&amp;nbsp;  &lt;b&gt;17.796&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2010 April, Nanchang, China Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-GuangZhou&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt; (CGK-CAN) 3.358 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;GuangZhou-Nanchang (CAN-KHN) 634 km&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total&amp;nbsp; (Return) &lt;b&gt;7.984&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2010 April, Penang, Malaysia Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Penang &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-PEN)   1.454 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;2.908&lt;/b&gt; km&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2010 July, Singapore Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Singapore &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SIN) 884 km&lt;/span&gt; &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.768&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2010 October, Belitung Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Tj. Pandan &lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-TJQ) 396 km&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;792 &lt;/b&gt;km &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2012 April, Batam KOM Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Batam (CGK-PKU) 847 km&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.694 &lt;/b&gt;km&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2012 Oktober, Surabaya Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Surabaya&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-SUB) 691 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.382&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2013 Agustus, Bali Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Denpasar (CGK-DPS) 982 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.964&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2013 November, Alor Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Kupang (CGK-KOE) 1.896 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kupang-Alor (KOE-ARD) 254 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;4.300&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2014 Januari, Malang Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Malang (CGK) 668 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.336&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2014 Maret, Alor Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Kupang (CGK-KOE) 1.896 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kupang-Alor (KOE-ARD) 254 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;4.300&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2014 August, Nias Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Kuala Namu (CGK-KNO) 1.384 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Kuala Namu-Gunung Sitoli, Nias (KNO-GNS) 303 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;3.374&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2014 November, Jambi Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Jambi (CGK-DJB) 599 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.198&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2015 Februari, Medan Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Kuala Namu (CGK-KNO) 1.384 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;2.768&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2015 September-November, Europe Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Dubai UAE (CGK-DBX) 6.552 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dubai Dubai UAE-Amsterdam (DBX-AMS) &amp;nbsp;5.160 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;23.424&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2016 April, Belitung Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Tj. Pandan&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;(CGK-TJQ) 396 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;792 &lt;/b&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2016 Mei, Bali Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-Denpasar (CGK-DPS) 982 km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.964&lt;/b&gt; km&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2016 September, Bintan Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Tanjung Pinang (CGK-TNJ) 814 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.628 &lt;/b&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2017 February, Palembang Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Palembang (CGK-PLM) 418 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;836 &lt;/b&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2017 March-April, Israel - Europe Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;row_even_font&quot;&gt;Jakarta-&lt;/span&gt;Dubai UAE (CGK-DBX) 6.552 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dubai Dubai UAE-Amsterdam (DBX-AMS) &amp;nbsp;5.160 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Amsterdam-Tel Aviv (AMS-TLV) 3.315&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;30.054&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2018 January, West Kalimantan Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Pontianak (CGK-PNK) 728 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.456 &lt;/b&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2018 February, Central Sulawesi Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Makassar (CGK-UPG) 1.434 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makassar-Luwuk (UPG-LUW) 589 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;4.046&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2018 May, Central Sulawesi Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Makassar (CGK-UPG) 1.434 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makassar-Palu (UPG-PLW) 460 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;3.788&lt;/b&gt; km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;2019 May, West Kalimantan Trip&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jakarta-Pontianak (CGK-PNK) 728 km&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Total (Return) &lt;b&gt;1.456 &lt;/b&gt;km&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
Total Jarak Tempuh: &lt;b&gt;188.779&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;km&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
Untuk informasi, keliling lingkaran planet bumi pada garis katulistiwa adalah 40.075,16 km, jadi kalau dihitung secara keliling lingkaran bumi, saya sudah keliling dunia lebih dari 4,7 kali! hehehe!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Flying Distance Calculation using&amp;nbsp;https://www.airmilescalculator.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/2333427684643774778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/04/my-flying-distance.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2333427684643774778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/2333427684643774778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2010/04/my-flying-distance.html' title='My Flying Distance'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4562395230990007820.post-3042666922895072764</id><published>2009-12-25T13:21:00.009+07:00</published><updated>2010-01-30T14:39:38.284+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christianity"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Christmas"/><title type='text'>Peace on Earth</title><content type='html'>Suatu malam, di padang gurun Yudea, kira-kira 2000 tahun yang lalu, sedang berkumpul sekolompok gembala yang sedang menjaga domba-domba mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba seorang malaikat berdiri di tengah-tengah mereka. Sebuah cahaya yang terang bersinar dan mereka merasakan suatu kemuliaan yang kudus melingkupi mereka. Sewajarnya, gembala-gembala tersebut sangat ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun malaikat tersebut kemudian berkata:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&quot;Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kabar baik untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mesias, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.&quot;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Segera setelah malaikat tersebut selesai berbicara, tampaklah malaikat-malaikat dengan jumlah yang sangat banyak, suatu pemandangan yang luar biasa. Dan malaikat-malaikat tersebut memuji-muji Allah dengan berkata:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&quot;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.&quot;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kemudian malaikat-malaikat tersebut pergi dan kembali ke sorga. Setelah beberapa saat, para gembala tersebut kemudian saling berbicara dengan penuh semangat, kata mereka:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&quot;Mari kita ke Betlehem dan melihat peristiwa yang terjadi itu, yang diberitahukan Tuhan kepada kita.&quot;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Mereka segera pergi, lalu menjumpai Maria dan Yusuf, serta bayi itu yang sedang berbaring di dalam palung, tepat seperti yang dikatakan oleh malaikat-malaikat itu kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita di atas diambil dari kitab Lukas 2:8-16. Banyak hal yang bisa digali dari 8 ayat yang singkat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Para Gembala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerjaan gembala domba pada jaman itu di Israel dianggap pekerjaan yang rendah dan tidak terlalu penting, mereka hidup bersama domba-domba mereka, memberi makan dan menjaga domba-domba tersebut, supaya domba-domba tersebut tetap sehat. Kemungkinan besar domba-domba mereka untuk dipersembahkan sebagai korban di Bait Suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi mengapa Tuhan memilih para gembala untuk menerima kabar kelahiran Yesus lewat malaikat-malaikat sorgawi? Mengapa tidak kepada para imam di Bait Suci, atau ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi? Mengapa juga tidak kepada pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa, mengapa justru kepada para gembala domba yang sederhana?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Alkitab, banyak sekali catatan mengenai gembala. Gembala digambarkan sebagai seorang yang memelihara dan melindungi. Habel anak Adam adalah seorang gembala (Kej 4:2). Sebelum menjadi raja, Daud adalah seorang gembala di daerah Bethlehem (1 Sam 16:4-13). Tuhan sering menggambarkan diriNya sendiri sebagai seorang Gembala (Mazmur 23) yang memelihara domba-dombanya, yaitu umat manusia. Dan Yesus sendiri mengatakan &quot;Akulah gembala yang baik&quot; (Yoh 10:14).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para gembala di padang Efrata, Yudea, dipilih untuk menggambarkan bahwa Yesus sang Mesias datang kepada semua orang, tanpa kecuali, bahkan kepada orang-orang yang sederhana seperti para gembala ini, para gembala ini juga akan menemukan Yesus lahir di dalam kandang, di baringkan di dalam sebuah palungan, tempat makan ternak, hal-hal yang sangat dekat dengan kehidupan gembala. Dan Yesus juga datang sebagai seorang gembala yang baik yang akan memelihara umat manusia sebagai domba-dombanya, Ia juga rela berkorban untuk melindungi domba-dombanya bahkan hingga mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kabar Baik Bagi Semua Orang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malaikat yang pertama mengatakan: &lt;i&gt;&quot;aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa&quot;&lt;/i&gt; (Luk 2:10). Kata yang digunakan dalam frasa &quot;kesukaan besar&quot; pada dasarnya berarti Injil!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak banyak orang menyadari bahwa kata Injil, diambil dari kata bahasa Yunani &lt;i&gt;euaggelizō&lt;/i&gt;. Kata &lt;i&gt;euaggelizō &lt;/i&gt;diterjemahkan menjadi &lt;i&gt;&quot;evangelize&quot;&lt;/i&gt; dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Arab diterjemahkan menjadi &lt;i&gt;&quot;Injil&quot;&lt;/i&gt;, yang kemudian digunakan juga dalam bahasa Indonesia. Kata &lt;i&gt;euaggelizō&lt;/i&gt; inilah yang diterjemahkan oleh LAI menjadi &lt;i&gt;&quot;berita kesukaan besar,&quot;&lt;/i&gt; sebuah kabar baik (injil/gospel).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi malaikat tersebut mengawali pesannya dengan mengatakan bahwa ia membawa kabar baik bagi seluruh bangsa. Hal ini menjadi sangat penting karena tidak dikatakan kabar baik hanya untuk bangsa Israel saja, tetapi untuk seluruh bangsa. Kabar baik seperti apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mesias sudah Datang!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malaikat itu berkata &lt;i&gt;&quot;Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.&quot;&lt;/i&gt; (Luk 2:11)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata &lt;i&gt;&quot;Kristus&quot;&lt;/i&gt; berasal dari bahasa Yunani, &lt;i&gt;&quot;Khristos,&quot;&lt;/i&gt; yang berarti &lt;i&gt;&quot;Yang diurapi&quot;&lt;/i&gt; atau lebih sering kita kenal dengan &lt;i&gt;&quot;Mesias.&quot;&lt;/i&gt; Sepanjang sejarah bangsa Israel, orang-orang Yahudi menantikan datangnya Mesias. Bagi orang Israel, kedatangan Mesias adalah fondasi utama dari agama Yahudi. Bagi mereka, Mesias akan muncul sebagai pemimpin politik yang berasal dari keturunan raja Daud. Pemimpin atau raja ini akan mengumpulkan orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru berkumpul kembali di Tanah Perjanjian, Israel, dan akan membawa orang Israel dan seluruh dunia masuk kedalam era mesianik yang damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya berita ini menjadi penting bagi orang Israel, termasuk gembala-gembala di padang, karena pada masa itu mereka sedang dalam penjajahan oleh bangsa Romawi. Orang-orang Yahudi telah mengalami banyak masa penindasan baik oleh dalam pembuangan di Babilonia, Persia, Yunani dan yang terakhir Romawi. Kabar bahwa mesias sudah datang tentunya sangat dinanti-nantikan oleh orang-orang Yahudi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Di kota Daud&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya kota yang dijuluki Kota Daud adalah Sion atau Yerusalem. Daud sendiri menamai Yerusalem sebagai &lt;i&gt;&quot;Kota Daud&quot;&lt;/i&gt; dalam 2 Sam 5:9. Tetapi Daud sendiri berasal dari suatu desa kira-kira 6 mil selatan dari Yerusalem yaitu Bethlehem (2 Sam 17:12).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betlehem yang berarti &lt;i&gt;&quot;Rumah Roti,&quot;&lt;/i&gt; merupakan salah satu kota tertua di daerah Palestina, sebelum ditaklukan oleh orang-orang Israel daerah tersebut dinamakan Efrata dan merupakan tempat dikuburnya Rahel, istri dari Yakub (Kej 35:19). Kisah dalam kitab Ruth mengambil tempat di Betlehem. Suami dari Ruth adalah Boaz, Boaz dan Ruth memiliki anak laki-laki bernama Obed, Obed kemudian memiliki anak laki-laki bernama Isai yang merupakan ayah dari Daud (Ruth 4:21-22).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menarik adalah keterkaitan antara para gembala di padang, Daud dan Betlehem, karena pekerjaan Daud ketika ia masih kecil di Betlehem adalah menjadi gembala domba (1 Sam 16:4-11), dan Daud akhirnya menjadi raja bangsa Israel. Yesus sang Mesias juga lahir di Betlehem, dan pada akhirnya Yesus akan menjadi Raja tidak saja bagi bangsa Israel, tetapi menjadi Raja atas segala raja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Damai di Bumi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Peace on Earth&quot;&lt;/i&gt; kalimat ini sering kali kita lihat dalam kartu-kartu natal atau slogan-slogan natal. Apakah yang menjadi bayangan kita, ketika membaca bagaimana bala tentara malaikat menyerukan kata-kata ini di hadapan para gembala di padang? Apakah akan peperangan akan berhenti? Apakah akan muncul perdamaian antara manusia? Manusia tidak lagi saling membenci? Apakah seluruh umat manusia menjadi saling mengasihi? Kenyataannya tidak seperti itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sekitar 2.000 tahun sejak Yesus lahir tetapi perdamaian seperti yang kita bayangkan tidak terjadi di dunia ini. Lalu apa maksud dari para malaikat ketika mengatakan &quot;Damai sejahtera di bumi.&quot; &lt;br /&gt;
Lukas 2:14 secara lengkap berbunyi: &lt;i&gt;&quot;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;
Ada dua tarsiran mengenai apakah Damai Sejahtera berlaku kepada seluruh penghuni bumi atau hanya kepada manusia yang berkenan kepada Allah. Namun keduanya memiliki pengertian bahwa telah terjadi &quot;damai&quot; di Bumi. Damai seperti apakah yang dimaksud oleh malaikat-malaikat tersebut?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasul Yohanes menulis dalam suratnya:&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.&quot; - 1 Yoh 2:2&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;
Haleluya! Ternyata damai yang diberitakan oleh para Malaikat kepada para gembala di padang bukanlah sekedar perdamaian lahiriah seperti soal peperangan atau perdamaian antara manusia saja, tetapi perdamaian yang jauh lebih penting, yaitu perdamaian antara Allah dengan umat manusia!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Yesus datang ke dunia ini, lewat pengorbananNya di kayu salib untuk menanggung dosa-dosa seluruh umat manusia, maka Allah telah mendamaikan diriNya dengan kita. Kita semua adalah orang-orang yang berdosa dan seharusnya menerima penghukuman. Tidak hanya dengan sebagian orang, tetapi dengan seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi masalah adalah untuk menerima pendamaian ini, seseorang harus menerimanya dengan iman, yaitu iman percaya kepada Yesus dan pengorbanannya di kayu salib (Rom 5:1-2). Untuk menerima pendamaian ini, seseorang harus sadar terlebih dahulu bahwa sebenarnya ia terhitung dalam kelompok orang-orang yang dihukum, orang-orang yang berada dalam kuasa si Iblis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. - Rom 5:1-2&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya disebut bahwa damai sejahtera tersebut walaupun diberikan kepada seluruh manusia di bumi, tetapi hanya menjadi berlaku kepada orang-orang yang berkenan kepada Allah. Lalu siapakah orang yang disebut berkenan kepada Allah? Hanyalah orang-orang yang memiliki iman!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&quot; - Ibr 11:6a&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu siapakah yang harus memberitahukan kepada seluruh manusia di dunia ini akan berita baik (gospel, injil) ini? Tugas tersebut ada pada saudara dan saya, yaitu orang-orang yang sudah terlebih dahulu diperdamaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Korintus:&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.&quot; - 2 Kor 5:18-19.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berita baik yang agung ini disampaikan kepada para gembala yang sederhana di padang Efrata, berita baik yang agung ini juga harus disampaikan kepada semua orang di seluruh dunia ini yang sangat membutuhkannya. Dan berita baik mengenai karya keselamatan dan pendamaian yang agung ini telah Allah percayakan kepada saudara!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Maukah saudara menyampaikannya?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat Natal!</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/feeds/3042666922895072764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2009/12/peace-on-earth.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/3042666922895072764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4562395230990007820/posts/default/3042666922895072764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://paultuanakotta.blogspot.com/2009/12/peace-on-earth.html' title='Peace on Earth'/><author><name>Paul Tuanakotta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13315665181455904287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>