<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>THE SILENT ADVOCATE'S BLOG</title><link>http://justicenojustice.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/TheSilentAdvocatesBlog" /><description>This Blog has no purpose for polictic, to force politic party or everyone into corner, humiliate, promotion, but the most important thing with a single purpose, and that is try give out My Opinion and My experience, My feeling as long as I'm to be Advocate.FIAT JUSTITIA RUAT COELUM</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Shadows Man)</managingEditor><lastBuildDate>Fri, 16 Mar 2012 02:48:03 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="thesilentadvocatesblog" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>This Blog has no purpose for polictic, to force politic party or everyone into corner, humiliate, promotion, but the most important thing with a single purpose, and that is try give out My Opinion and My experience, My feeling as long as I'm to be Advocat</itunes:subtitle><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><feedburner:emailServiceId>TheSilentAdvocatesBlog</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title></title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/LGvBNKU3yyI/fonemona-ini-quo-pvadis-saya-mersa.html</link><category>Fonomena ?</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 28 Apr 2010 14:03:01 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-3739262006169738144</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;FONOMENA INI, QUO VADIS?&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya merasa sangat terharu, melihat salah seorang mantan Dosen saya di Universitas Islam Indonesia yang menjadi Ketua Komisi Yustisial Indonesia yakni Bapak BUSRO MUQODAS, beberapa waktu yang lalu saya melihatnya di Televisi pada saat itu lagi diwawancarai oleh salah satu media elektronik kita.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Disana saya melihat dan sekaligus sangat tersentuh dan terusik bathin saya merasakannya bagamaina usahanya dalam menjalankan tugasnya akan tetapi saya merasakan ada suatu kepasrahan sikap yang dia sendiri merasa tidak menumukan jalan yang baik dan benar sebab dia sendiri juga berada disebuah komunitas yang systemnya dijalankan oleh orang-orang (pasien-pasiennya) yang memang sudah divonis berada pada tingkat stadium kronis dan sulit disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya melihat Bapak Dosen saya itu bagaimana dengan suara yang lembut dan lirih dia menyampaikan sebuah kepasrahan yang dia hadapi, saya sangat miris mendengarnya, diantaranya dia mengatakan dia telah ada memeriksa beberapa Hakim Mahkamah dan ada pula memeriksa para hakim yang memang patut ia Periksa, namun apa ia berkata lagi, bahwa hakim yang ia periksa justru dipromosikan menjadi ketua Pengadilan Negeri, dan ada juga Hakim Agung yang telah ia panggil justru tidak mau datang, saya hanya merasakanya dengan ekspresi yang natural dan bukan dibuat-buat, dalam penyampaian itu ianya juga mengatakan sebenarnya masih ada para Hakim-Hakim yang baik namun lebih didominasi oleh Hakim-Hakim yang tidak baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bagaimana dengan Advokat? saya bukan hendak mengatakan saya Advokat paling suci, akan tetapi kadar itu saya rasa berbeda-beda, sehingga kalau ada orang yang mengatakan seluruh advokat di dunia ini Munafik, adalah salah besar, kita tidak dapat menilai dengan memukul rata bahwa semua advokat memilikki mental yang sama, sebab masing-masing individu dibentuk dan melalui proses pendewasaan menuju profesi itu melalui jalan yang berbeda-beda, contohnya kita dididik oleh orangtua, lingkungan, agama dengan cara yang berbeda, sehingga mental kita menerima dan membentuk diri dengan hasil yang berbeda pula, walaupun ia sendiri berada dilingkungan yang tidak waras sekalipun&lt;/span&gt;, masing-masing tetap ada nurani penerimaan yang berbeda kadarnya, tinggal proses alamiah yang kita tunggu apa kelak hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hasilnya berbagai macam, ada yang merasa cocok dan pas berada disana, ada yang kurang cocok tapi tetap ia jalani juga, ada juga yang merasa tidak cocok dan bertentangan dengan nurani dan lalu mundur, ada juga yang menggila walaupun bertentangan dengan nurani atau yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kalau ada yang mengatakan seluruh advokat di dunia munafik, maka saya merasa perlu dia pelajari perjalanan hidup seorang mantan advokat yang sekarang menjadi hakim agung RI, yaitu mantan dosen saya, yaitu bapak ARTIDJO ALKOSTAR  dan jika perlu langsung tanyakan kepada orang lain dulu siapa dia dan bagaimana sepak terjang sewaktu menjadi advokat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;saya sendiri heran, mengapa penegakkan hukum di negara Indonesia tidak menemukan sosok yang menjadi panutan yang bisa membawa kearah perubahan, saat ini saya belum melihat siapa dari kalangan manapun juga tokoh apa saja yang dapat dijadikan suri teladan, kalau secara islam kita melihat para sahabat nabi dengan berbagai karakter, ada yang tempramental,&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ada yang lembut, tegas, dan lain sebagainya, mengapa tidak meneladani itu, jika perlu teladani sifat-sifat nabi, bukan harus persis sama, cuma meneladani, meniru, atau apa namanya yang jelas tidak mungkin bisa sama persis pleg, itupun belum ada dan kalaupun ada tidak berani muncul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;Mengapa di Pulau Jawa saya melihat, paling banyak pasantren, paling banyak tokoh agama, kyai, alim ulama, cerdik pandai tapi justru kok untuk menegakkan hal yang benar saja sulitnya minta ampun, untuk menegakkan hukum dan keadilan saja justru tidak tegak-tegak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-family: verdana;"&gt;Yang lebih parah lagi, dinegara yang dalam Islam dibilang mungkin Kafir, kalau ketahuan dia memilikki aib seperti korupsi, selingkuh sementara dianya menduduki kursi presiden, gubernur dan lain sebagainya, secara jantan ia mundur dan terkadang tidak membantahnya., tapi apa yang terjadi dinegara kita yang mayoritas Muslim ? sangat bertentangan, jangankan sewaktu menduduki jabatan, untuk calon saja sudah ada dari kalangan yang memang secara religi sudah arahnya kekiri. jadi saya bertanya mana lebih baik negara yang dikategorikan Kafir namun mendominasi mental muslim daripada sebuah negara didominasi orang muslim tapi mental kafir juga melebihi negara kafir yang ada?  mana tokoh alim ulama cendikiawan muslim yang banyaknya didominasi di Jakarta (Pulau Jawa), saya tidak melihat adanya perubahan mental bangsa ini di dunia hukum yang cukup besar.&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: verdana;"&gt;Saya memaklumi negara kita ini bukan DEMOKRASI MURNI dari Montesquei , tetapi adalah negara DEMOKRASI PANCASILA, yang mana demokrasi berdasarkan kepada 5 sila saja, dan bukan Islam semata namun kalau memang itu sudah kesepakatan awal ya sudahlah...apa boleh buat...
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya jadi teringat kata-kata Dosen saya dulu bapak MAHFUD MD sewaktu saya kuliah, ia mengatakan ada Teori Negara dari salah seorang yang sangat Piawai  : mengatakan kalau mau ada perubahan dalam pemerintahan semua system harus diganti habis, dikikis habis dan direvolusi dengan person yang baru dan teruji, dan menurut saya bukannya hukuman mati yang di jadikan jalan akhir harus diterapkan kepada koruptor, kalau hukuman mati itu sendiri memang sudah ada didalam sanksi hukum positif kita, tinggal diterapkan saja secara proporsional, begitu........semoga .......................&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya justru menganggap Koruptor itu lebih bejad moralnya dari terroris, sebab terroris berani terang-terangan bahwa ia memang terroris, tapi kalau Koruptor berlindung dari topeng jabatannya, kan bahayyyyyya tuh....
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Entahlah...................


&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-3739262006169738144?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/LGvBNKU3yyI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-29T04:03:01.912+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/04/fonemona-ini-quo-pvadis-saya-mersa.html</feedburner:origLink></item><item><title>Logika seputar perdebatan kuasa hukum SUSNO dengan SYAHRIL JOHAN</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/SAe6E0QjUDw/logika-seputar-perdebatan-kuasa-hukum.html</link><category>Logika Hukum saya seputur kasus makelar pajak</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Tue, 20 Apr 2010 13:05:20 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-4017945870266150853</guid><description>&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;LOGIKA SEPUTAR KASUS MAKELAR PAJAK&lt;/span&gt;

&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menarik memang, saya mengamati kasus makelar pajak yang melibatkan para petinggi polri dan oknum pegawai pajak, dan ada beberapa hal yang saya lihat dari perdebatan Kuasa hukum SUSNO dan Kuasa hukum SYHARIL JOHAN, yang masing-masing mempertahankan opini hukumnya masing-masing tentang proses awal yang ditempuh  Bapak SUSNO, yang mana Bapak HOTMA SITOMPUL bahwa pada intinya Bapak SUSNO harusnya melaporkan awalnya kepada Polisi bukan kepada DPR minta perlindungan dan mengawalinya dengan berwacana kemana-mana, sementara HENRY YOSODININGRAT mengatakan bahwa Presiden telah membentuk SATGAS MAFIA HUKUM jadi cukup melaporkan ini kepada SATGAS saja dan itu cukup.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nah dari perdebatan inilah menimbulkan logika saya berdasarkan logika hukum mengenai proses awal ini. Adapun yang saya herankan sederhana saja, dan ini hanya sekedar logika tanpa ada keberpihakan, dan semata hanya logika saya yang terusik atas perdebatan itu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yang saya permasalahan seputur perdebatan itu begini ;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;SUSNO MENURUT HOTMA SITOMPUL DIKATAKAN HARUS MELAPOR KEPOLRI APABILA ADA DUGAAN PIDANA MARKUS PAJAK YANG MELIBATKAN BAPAK SYAHRIL JOHAN SERTA BEBERAPA PETINGGI POLRI LAINNYA DAN BUKAN MELAPORKAN KE SATGAS MAFIA HUKUM ATAU MINTA PERLINDUNGAN HUKUM KE DPR, DENGAN KATA LAIN LAPORAN TINDAK PIDANA TERTENTU AKAN DIKATAKAN SAH APABILA ADANYA LAPORAN YANG SAH KEPIHAK KEPOLISIAN, SEHINGGA DENGAN ALASAN ITU MAKANYA SUSNO TIDAK DIPERIKSA LEBIH AWAL.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DARI HAL ITU MENURUT SAYA; KALAULAH TIDAK ADA LAPORAN KE POLISI OLEH SUSNO TAPI SUSNO MELAPOR KESATGAS DAN MINTA PERLINDUNGAN KE DPR DENGAN MENYEBUTKAN PIHAK LAINNYA SEPERTI SYAHRIL JOHAN (SJ) DAN ATAU PIHAK-PIHAK LAINYA YANG IKUT TERLIBAT DIDALAMNYA, MENGAPA NAMA-NAMA YANG DISEBUTKAN OLEH SUSNO TERSEBUT JUSTRU DIPERIKSA DAN DIPROSES OLEH PIHAK KEPOLISIAN HANYA BERDASARKAN OMONGAN SUSNO SAJA YANG TIDAK ADA LAPORAN RESMI KE PIHAK KEPOLISIAN?
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DAN MENGAPA LAPORAN RAJA ERIZMAN YANG MENGATAKAN DENGAN PENCEMARAN NAMA BAIK TIDAK DITINDAKLANJUTI, KAN SUDAH TEPAT, KARENA TIDAK ADA LAPORAN/PENGADUAN RESMI DAN MENGARAH  KE FITNAH (PENCEMARAN NAMA BAIK), SEBAB SUSNO MENGUMBAR NAMA-NAMA  PIHAK YANG TERLIBAT KE PUBLIK LUAS, BAHKAN BUKAN RAJA ERIZMAN SAJA YANG DAPAT MELAPORKAN PENCEMARAN NAMA BAIK, JUSTRU GAYUS, SYAHRIL JOHAN PUN SAYA RASA DAPAT MELAPORKAN SUSNO DENGAN TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK, KALAU MEMANG HOTMA SITOMPOL BERTAHAN DENGAN PENDAPAT SEPERTI ITU. DAN MENURUT SAYA INILAH SALAH SATU KELEMAHAN ASAS PRESUMPTION OF INNOCENCE, SEMUA PIHAK DAPAT DIPERIKSA DULU SESUAI DENGAN KEINGINAN PENYIDIK, MAU YANG ITU, MAU YANG INI, BAHKAN BISA DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI DULU LALU DITINGKAT SEBAGAI TERSANGKA. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;DAN LAGI MENURUT SAYA PIHAK GAYUS DAN PIHAK SYAHRIL DAN ATAU PIHAK LAINNYA YANG TELAH DITAHAN DAN DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA DAPAT JUGA MENGAJUKAN PRAPERADILAN KEPADA PIHAK YANG MELAKUKAN PENAHAN DAN PENANGKAPAN SEBAB AWAL DASAR DARI DITETAPKANNYA IA SEBAGAI TERSANGKA DAN LALU IANYA DITAHANKAN BERDASARKAN SEBUAH OMONGAN SAJA BUKAN BERDASARKAN ATAS LAPORAN YANG SAH, SEHINGGA PIHAK KEPOLISIAN DAN ATAU PIHAK YANG BERWENANG TIDAK MEMILIKKI KAPASITAS UNTUK MENINDAKLANJUTI SEMUA PROSES HUKUM INI.
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ITU KALAU MENURUT PENDAPAT SAYA, APABILA HOTMA SITOMPUL TETAP BERTAHAN DENGAN PENDAPATNYA SEPERTI DIMAKSUD DIATAS.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Semua inilah yang menjadi kan saya untuk tergoda membuat tulisan ini, semoga pendapat saya yang hanya berdasarkan logika saya ini dianggap tidak benar bagi pihak yang membacanya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dan harapan saya semoga revolusi hukum ini tidak hanya di jakarta saja karena terkesan bersifat lokal untuk menutupi suatu hal saja, tetapi  diteruskan sampai keseluruh wilayah Indonesia yang saya rasa sangat banyak terdapat markus - markus lainnya pada instansi-instansi hukum yang ada didaerah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-4017945870266150853?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/SAe6E0QjUDw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-21T03:05:20.147+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/04/logika-seputar-perdebatan-kuasa-hukum.html</feedburner:origLink></item><item><title>Penahanan Nurhaidah Bebas Demi Hukum</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/g1Y-4uZdFI8/penahanan-nurhaidah-bebas-demi-hukum.html</link><category>Nurhaidah Bebas Demi Hukum</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Fri, 12 Mar 2010 06:10:58 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-8676432539043291331</guid><description>Penahanan Nurhaidah Bebas Demi Hukum

&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya Pada Hari Rabu Tanggal 10 Maret 2010 jam 12.00 WIB siang, Terdakwa NURHAIDAH dikeluarkan dari Rumah Tahanan (RUTAN) Baloi Batam alias BEBAS DEMI HUKUM berdasarakn Surat BERITA ACARA PENGELUARAN PENAHANAN (BEBAS DEMI HUKUM), NOMOR : W27.PAS.5-PK.02.02-453, yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Kepala Rutan Kota Batam Bapak SAHAT PHILIP PARAPAT.
&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kebebasan NURHAIDAH dalam Perkara Pidana Pencurian yang dilaporkan suaminya sendiri ini, banyak sekali kejanggalan dari penilaian saya secara subjektif, dan satu lagi mengenai perpanjangan Penahanan oleh Pengadilan Tinggi Riau kalau dilihat dari Surat dan dihubungkan dengan KUHAP terdapat lagi kejanggalan, tapi sudahlah, saya dari awal kasus ini, saya hanya bisa melihat dan menyaksikan kejanggalan demi kejanggalan yang banyak saya temui baik dalam proses persidangan dari administratif penerapam KUHAP dan lain sebagainya, saya sudah lelah melihat semua ini, yang seakan-akan menganggap saya tidak tahu, padahal saya Kuliah di UII Jogyakarta dan nilai Hukum Acara Pidana saya adalah A, dan telah sepuluh tahun lebih saya menjadi Advokat, harapan saya, sudahlah jangan lah membenci saya, apa salah saya, saya tidak pernah memesan kepada Tuhan agar saya dilahirkan seperti ini atau lahir didaearah saya, dan terlahir dari suku tertentu.
&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas dengan bebas demi hukum nya NURHAIDAH atau tidak diperpanjangnya Penahanan oleh Pengadilan Tinggi Riau, saya sangat respect kepada Ketua Pengadilan Tinggi Riau yang dengan rela menghentikan Penahanan NURHAIDAH, dan saya hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih saya melalui Blog ini, yang seandainya beliau membacanya, kalau tidak, biar Tuhan yang Tahu.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Demikian rasa yang ada pada saat ini, semoga Masyarakat Indonesia termasuk saya , dibukakan pintu keberkahan dan kebaikan diri dalam menegakkan keadilan dimuka bumi ini, aminnnnnnnnnn
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-8676432539043291331?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/g1Y-4uZdFI8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-12T21:10:58.892+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/03/penahanan-nurhaidah-bebas-demi-hukum.html</feedburner:origLink></item><item><title>NURHAIDAH Banding Demi Harga Diri Bangsa</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/eXPQ43IPIMY/nurhaidah-banding-demi-harga-diri.html</link><category>Banding Nurhaidah</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 03 Feb 2010 07:42:22 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-6034601095241640124</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2emdx_xRdI/AAAAAAAAAtY/IZOd2M8b66M/s1600-h/x11958769.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2emdx_xRdI/AAAAAAAAAtY/IZOd2M8b66M/s400/x11958769.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433494506013017554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” - Bung Karno&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ironis memang, Banyak TKI dan TKW yang berada diluar Negeri menjadi korban-korban yang berjatuhan dan hanya mendapat gelar Pahlawan Devisa, tanpa ada perlindungan secara Hukum demi Marwah bangsa yang besar, Banyak arwah Pahlawan kita yang telah tiada menyaksikan ini menangis terasa menusuk dan menikam kalbunya, apalagi RA. Kartini selaku pelopor Emansipasi Wanita, Melihat NURHAIDAH yang terzolimi di Negaranya sendiri, akan merasa menggoncang tanah perkuburannya dan raungan nya akan membubung sampai batas langit ketujuh.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sekarang NURHAIDAH di Negaranya sendiri tidak dapat dilindungi, sangat menyedihkan dan tragis dikatakan MENCURI, hanya memindahkan barang rumah tangga dan alat kerja suaminya yang disebabkan suami memang tidak memberinya uang untuk bayar perpanjangan kontrak rumah, lalu di tuntut dan dipenjarakan, saya melihat kasus ini tidak mempunyai kelayakan untuk di proses secara pidana, karena unsur Pencuruian tidak ada disini, kami telah mengajukan eksepsi, ditolak dan mengajukan banding untuk putusan sela, semua kami ungkapan kejanggalan-kejanggalan itu sebab kami dikuasakan untuk membela klien berdasarkan Undang-Undang dan menyampaikan semua karena Pembelaan bukan karena yang lain, apakah kami pantas dibenci? apalagi hal ini sudah membawa perasaan kalau sudah membenci, bukankah harus memilah mana yang harus di benci mana yang tidak? katanya gak boleh main perasaannnn.........namun terserah lakukan lah mana yang dianggap benar....&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dalam Bahasa Jawa ada bahasa yang namanya DABLEK, ya saya rasa ya ini dalam kasus ini, ada yang dablek kayaknya, sadarlah wahai engkau yang disana............mengapa membenci kau anggap wajar sedangkan kita gak ada hubungan hutang piutang.....yang dikorbankan warga negara Indonesia sendiri, apa engkau mengganggap hidup ini bisa berjalan dengan pikiranmu sendiri? masih ada zat yang maha kuat dari kamu yang bisa membolak-balikan bumi ini menjadi abu,...kita hanya tercipta dari setetes MANI yang hina, jangan berjalan angkuh dimuka bumi ini tanpa dasar dan membabi buta, saya hanya berdoa semoga Allah yang maha kuasa membuka pintu hidayah kepada mu.....amin..........&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kalau mau saya mau, coba saya menjadi kamu, kamu menjadi saya, apa sanggup.....masing-masing kita ada kekurangan, janganlah penyakit hati yang dipelihara, kelak binasa akan merugi, syirik dan hasad adalah penyakit hati yang paling banyak dibumi kita, tidak senang melihat orang lebih, dan senang melihat orang susah. Orang seperti ini tidak bisa berfikir secara fair dan adil, karena kalbunya sudah rusak, segumpal darah itu telah cacat yang ternodai oleh penyakit hati, mereka menginginkan semuanya lebih dan lebih, dan cenderung kalau dia laki-laki maka mulut dan watakya agak keibuan, dan apabila dia wanita akan menggunakan perasaan ketimbang akal sehatnya dalam hal apapun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apa sebab saya katakan begitu, karena kasus ini banyak mengandung unsur keibuannya, termasuk putusannya yang feminim dan Putusan Keibuan, justru NURHAIDAH menjadi macho dan kejantanan yang selalu tabah menghadap segalanya, sehingga NURHAIDAH pantas menjadi NURHAIDAM, maka oleh Karena itu untuk kembali menjadi NURHAIDAH sejati serta mengembalikan kejantanan dalam Putusan perkara ini, NURHAIDAM akan BANDING, saya selaku salah satu Tim Advokat NURHAIDAM menyambut dengan baik dan kami siap memulai babak kedua dalam perkara pidana ini, agar kembali menjadi NURHAIDAH.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;UNTUK BAHAN RENUNGAN :
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;SABDA RASULULLAH :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hakim ada 3 macam : satu macam Hakim masuk SURGA, dan dua macam Hakim
masuk NERAKA.
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Seorang Hakim yang tahu HUKUM ALLAH dan ia menetapkan hukum dengannya, maka ia masuk SURGA.
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang Hakim yang tahu HUKUM ALLAH tapi ia tidak menetapkan hukum dengannya, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang Hakim lagi tidak mengetahui HUKUM ALLAH dan ia menetapkan hukum dengan KEBODOHANNYA, maka KEDUANYA masuk NERAKA.
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;object width="430" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/GJHtrk-OrcQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/GJHtrk-OrcQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="430" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-6034601095241640124?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/eXPQ43IPIMY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-03T22:42:22.268+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2emdx_xRdI/AAAAAAAAAtY/IZOd2M8b66M/s72-c/x11958769.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://www.youtube.com/v/GJHtrk-OrcQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;" length="1038" type="application/x-shockwave-flash" /><media:content url="http://www.youtube.com/v/GJHtrk-OrcQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;" fileSize="1038" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” - Bung Karno Ironis memang, Banyak TKI dan TKW yang berada diluar Negeri menjadi korban-korban yang berjatuhan dan hanya mendapat gela</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</itunes:author><itunes:summary>“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” - Bung Karno Ironis memang, Banyak TKI dan TKW yang berada diluar Negeri menjadi korban-korban yang berjatuhan dan hanya mendapat gelar Pahlawan Devisa, tanpa ada perlindungan secara Hukum demi Marwah bangsa yang besar, Banyak arwah Pahlawan kita yang telah tiada menyaksikan ini menangis terasa menusuk dan menikam kalbunya, apalagi RA. Kartini selaku pelopor Emansipasi Wanita, Melihat NURHAIDAH yang terzolimi di Negaranya sendiri, akan merasa menggoncang tanah perkuburannya dan raungan nya akan membubung sampai batas langit ketujuh. Sekarang NURHAIDAH di Negaranya sendiri tidak dapat dilindungi, sangat menyedihkan dan tragis dikatakan MENCURI, hanya memindahkan barang rumah tangga dan alat kerja suaminya yang disebabkan suami memang tidak memberinya uang untuk bayar perpanjangan kontrak rumah, lalu di tuntut dan dipenjarakan, saya melihat kasus ini tidak mempunyai kelayakan untuk di proses secara pidana, karena unsur Pencuruian tidak ada disini, kami telah mengajukan eksepsi, ditolak dan mengajukan banding untuk putusan sela, semua kami ungkapan kejanggalan-kejanggalan itu sebab kami dikuasakan untuk membela klien berdasarkan Undang-Undang dan menyampaikan semua karena Pembelaan bukan karena yang lain, apakah kami pantas dibenci? apalagi hal ini sudah membawa perasaan kalau sudah membenci, bukankah harus memilah mana yang harus di benci mana yang tidak? katanya gak boleh main perasaannnn.........namun terserah lakukan lah mana yang dianggap benar.... Dalam Bahasa Jawa ada bahasa yang namanya DABLEK, ya saya rasa ya ini dalam kasus ini, ada yang dablek kayaknya, sadarlah wahai engkau yang disana............mengapa membenci kau anggap wajar sedangkan kita gak ada hubungan hutang piutang.....yang dikorbankan warga negara Indonesia sendiri, apa engkau mengganggap hidup ini bisa berjalan dengan pikiranmu sendiri? masih ada zat yang maha kuat dari kamu yang bisa membolak-balikan bumi ini menjadi abu,...kita hanya tercipta dari setetes MANI yang hina, jangan berjalan angkuh dimuka bumi ini tanpa dasar dan membabi buta, saya hanya berdoa semoga Allah yang maha kuasa membuka pintu hidayah kepada mu.....amin.......... Kalau mau saya mau, coba saya menjadi kamu, kamu menjadi saya, apa sanggup.....masing-masing kita ada kekurangan, janganlah penyakit hati yang dipelihara, kelak binasa akan merugi, syirik dan hasad adalah penyakit hati yang paling banyak dibumi kita, tidak senang melihat orang lebih, dan senang melihat orang susah. Orang seperti ini tidak bisa berfikir secara fair dan adil, karena kalbunya sudah rusak, segumpal darah itu telah cacat yang ternodai oleh penyakit hati, mereka menginginkan semuanya lebih dan lebih, dan cenderung kalau dia laki-laki maka mulut dan watakya agak keibuan, dan apabila dia wanita akan menggunakan perasaan ketimbang akal sehatnya dalam hal apapun. Apa sebab saya katakan begitu, karena kasus ini banyak mengandung unsur keibuannya, termasuk putusannya yang feminim dan Putusan Keibuan, justru NURHAIDAH menjadi macho dan kejantanan yang selalu tabah menghadap segalanya, sehingga NURHAIDAH pantas menjadi NURHAIDAM, maka oleh Karena itu untuk kembali menjadi NURHAIDAH sejati serta mengembalikan kejantanan dalam Putusan perkara ini, NURHAIDAM akan BANDING, saya selaku salah satu Tim Advokat NURHAIDAM menyambut dengan baik dan kami siap memulai babak kedua dalam perkara pidana ini, agar kembali menjadi NURHAIDAH.UNTUK BAHAN RENUNGAN : SABDA RASULULLAH :Hakim ada 3 macam : satu macam Hakim masuk SURGA, dan dua macam Hakim masuk NERAKA. Seorang Hakim yang tahu HUKUM ALLAH dan ia menetapkan hukum dengannya, maka ia masuk SURGA. Seorang Hakim yang tahu HUKUM ALLAH tapi ia tidak menetapkan hukum dengannya, danSeorang Hakim lagi tidak mengetahui HUKUM ALLAH dan ia menetapkan hukum dengan KEBODOHANNYA, maka KEDUANYA masuk NERAKA. </itunes:summary><itunes:keywords>Banding Nurhaidah</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/02/nurhaidah-banding-demi-harga-diri.html</feedburner:origLink></item><item><title>NURHAIDAH DI VONIS BERSALAH PLUS PIDANA PENJARA 3 BULAN</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/puudd3Dc0mY/nurhaidah-di-vonis-bersalah-plus-pidana.html</link><category>Vonis Nurhaidah</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 03 Feb 2010 07:16:49 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-8798050044061224957</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2bj3-OKOKI/AAAAAAAAAso/TWVI6dQ1mpA/s1600-h/b10025.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 170px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2bj3-OKOKI/AAAAAAAAAso/TWVI6dQ1mpA/s400/b10025.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433280551203780770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2bjuJ9P-TI/AAAAAAAAAsg/cj5VE6dG0l4/s1600-h/gws167037.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2bjuJ9P-TI/AAAAAAAAAsg/cj5VE6dG0l4/s400/gws167037.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433280382555388210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
NURHAIDAH APAKAH STOP SAMPAI DISINI ?

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata yang saya duga-duga menjadi kenyataan, dimana Majelis Hakim telah memvonis Terdakwa NURHAIDAH Untuk sidang hari ini dengan Vonis Bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan Tindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud Pasal 362 KUHP, dengan dijatuhkan Pidana Penjara 3 Bulan, selesai sidang digelar saya tidak banyak berbicara lagi semua telah habis untuk dibicarakan, semua telah saya prediksikan kemana arahnya pada kasus ini, secara Profesional saya telah melaksanakan kewajiban saya dengan baik dengan memberikan pembelaan yang maksimal, semakin apa yang saya perkirakan semakin itu terjadi dalam kasus ini,  semua ini dapat saya perkirakan karena saya melihat dan mengalami sendiri kenyataan yang sering terjadi didepan mata saya sendiri, dan saya menelaahnya karena saya telah lama bergelut dibidang kepengacaraan sehingga feeling hukum saya dalam sekejap melihat kasus dapat mendeteksi dengan baik kemana arah perkara apabila sisi gelap dan sisi terang akan ditempuh apabila ada suatu hal yang tidak terpenuhi menjadi tidak terpenuhi.

Apakah NURHAIDAH akan berhenti dan lelah sampai disini? ada waktu 7 hari untuk menyatakan banding, kami tidak dapat memutuskan sepihak apakah akan dilanjutkan ketingkat banding atau tidak, namun kalau saya pribadi saya akan banding, tapi semua ini tergantung NURHAIDAH secara pribadi, kami hanya menjalankan profesi, dan kalau dari segi semangat dan mental kami selaku tim advokat tetap konsisten membela sampai ke tingkat manapun juga apabila Klien kami menginkannya.

Ada refleksi yang akan kami terima dari semua ini, dan itulah risiko yang harus kami hadapi, dalam dunia hukum selalu ada yang bertentangan dan berbeda pendapat, adil bagi seseorang belum tentu adil bagi yang lainnya, akan tetapi ada faktor ilmiah yang dapat menilai kejanggalan dari sebuah prodak keadilan yang diciptakan, walupun subjektif tapi bersifat generalis.

banyak pihak yang kurang merespect karena kami tidak bisa meloby, mungkin itu benar kalau itu saya lakukan semua bertentangan dengan hati nurani saya, apakah bisa saya bertahan didunia hukum dengan menentang hati nurani saya? jawabnya mugkin bisa mungkin tidak, kalau bisa berarti saya akan menjadi Devil Advokat, namun saya berdoa semoga tidak terjadi, karena risikonya pasti akan ada buat saya pribadi.

inilah Hukum, saya hanya bisa melihat namun tidak bisa merubah, ibarat saya duduk dikursi lumpuh sebagai orang yang lumpuh, dan kalau kita bertanya lebih dalam lagi apakah semua ini juga atas Kehendak Allah ? saya pribadi menjawab IYA, semua sudah ada ketentuannya dari NYA, hanya Dia yang tahu Sandiwara di Dunia ini akan diakhiri kapan dan bagaimana, saya hanya menjalankan peran yang telah diberikannya kepada saya dengan baik.

Semoga Allah Tuhan ku, selalu memberikan kekuatan dalam kebaikkan dan kekuatan untuk menghindari yang buruk, saya hanya mampu berdoa dan meminta kepada Allah,..amin....

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Don't You Cry MAMA&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;


&lt;object width="437" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/SzIM7pfigTk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/SzIM7pfigTk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="437" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;



&lt;ul&gt;&lt;li&gt;I fight the tears since you've been gone&lt;/li&gt;&lt;li&gt;And I stand in fear, can I make it on my own&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Without your love to guide me thru my life&lt;/li&gt;&lt;li&gt;It's so cold at night without you here&lt;/li&gt;&lt;li&gt;And those gentle arms that held me close and dear&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oh we're all the same, we all live and die&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always be in my heart, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always live in my dreams, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Every night when I close my eyes&lt;/li&gt;&lt;li&gt;I see a light and shadows of your face&lt;/li&gt;&lt;li&gt;It's always there like an angel over me&lt;/li&gt;&lt;li&gt;So many frozen years hangin' on my wall&lt;/li&gt;&lt;li&gt;A thousand words, I can hear them call&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oh I tried so hard but I could never say goodbye&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always be in my heart, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always live in my dreams, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;No one can kiss away the pain like you&lt;/li&gt;&lt;li&gt;No one like Mama, no one like you&lt;/li&gt;&lt;li&gt;(Solo)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always be in my heart, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;You'll always live in my dreams, oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;(You'll always be in my heart, oh Mama don't you cry - don't you cry)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;(You'll always live in my dreams) in my dreams (Oh Mama don't you cry)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oh Mama don't you cry&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
UNTUK DIRENUNGKAN :&lt;/span&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;ALLAH SWT BERFIRMAN :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;ﻢﯿﺟﺮﻟا نﺎﻄﯿﺸﻟا ﻦﻣ ﻢﯿﻠﻌﻟا ﻊﯿﻤﺴﻟا ﺎﺑ ذﻮﻋأ
ﻦﻤﺣﺮﻟا ﷲ ﻢﺴﺑ ﻢﯿﺣﺮﻟا
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;سﺎﻧﻟا نﯾﺑ مﺗﻣﻛﺣ اذإ و لدﻌﻟﺎﺑ اوﻣﻛﺣﺗ نأ&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dan jika kamu menetapkan hukum di antara manusia,
maka tetapkanlah dengan adil. (QS.4.An-Nisaa’ : 58)
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;مھءآوھأ ﻊﺑﺗﺗﻻ و ﷲ لزﻧأ ﺎﻣﺑ مﮭﻧﯾﺑ مﻛﺣا نأ و&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka
dengan apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu mereka. (QS.5.Al-Maa-idah : 49)
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;ﷲ نﻣ نﺳﺣأ نﻣ و نوﻐﺑﯾ ﺔﯾﻠھﺎﺟﻟا مﻛﺣﻓ أ نوﻧﻗوﯾ موﻘﻟ ﺎﻣﻛﺣ&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki ?
Dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah
bagi orang-orang yang yakin ? (QS.5.Al-Maa-idah : 50)
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;ﺔﻣﺎﯾﻘﻟا موﯾ مﻛﻧﯾﺑ مﻛﺣﯾ ﷲ&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Allah akan mengadili di antara kamu pada Hari Qiyamat
(QS.22.Al-Hajj : 69)
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;مﯾﻠﻌﻟا زﯾزﻌﻟا وھ و ﮫﻣﻛﺣﺑ مﮭﻧﯾﺑ ﻲﺿﻘﯾ كﺑر نإ&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Sesungguhnya Tuhanmu akan menyelesaikan perkara di antara mereka
dengan hukum-Nya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
(QS.27.An-Naml : 78)
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;نﯾﻣﻛﺎﺣﻟا مﻛﺣﺄﺑ ﷲ سﯾﻟ أ&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya ?!
(QS.95.At-Tiin : 8)


&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-8798050044061224957?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/puudd3Dc0mY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-03T22:16:49.805+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2bj3-OKOKI/AAAAAAAAAso/TWVI6dQ1mpA/s72-c/b10025.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://www.youtube.com/v/SzIM7pfigTk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b" length="1099" type="application/x-shockwave-flash" /><media:content url="http://www.youtube.com/v/SzIM7pfigTk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b" fileSize="1099" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle> NURHAIDAH APAKAH STOP SAMPAI DISINI ? Ternyata yang saya duga-duga menjadi kenyataan, dimana Majelis Hakim telah memvonis Terdakwa NURHAIDAH Untuk sidang hari ini dengan Vonis Bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan Tindak Pidana Pencurian seb</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</itunes:author><itunes:summary> NURHAIDAH APAKAH STOP SAMPAI DISINI ? Ternyata yang saya duga-duga menjadi kenyataan, dimana Majelis Hakim telah memvonis Terdakwa NURHAIDAH Untuk sidang hari ini dengan Vonis Bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan Tindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud Pasal 362 KUHP, dengan dijatuhkan Pidana Penjara 3 Bulan, selesai sidang digelar saya tidak banyak berbicara lagi semua telah habis untuk dibicarakan, semua telah saya prediksikan kemana arahnya pada kasus ini, secara Profesional saya telah melaksanakan kewajiban saya dengan baik dengan memberikan pembelaan yang maksimal, semakin apa yang saya perkirakan semakin itu terjadi dalam kasus ini, semua ini dapat saya perkirakan karena saya melihat dan mengalami sendiri kenyataan yang sering terjadi didepan mata saya sendiri, dan saya menelaahnya karena saya telah lama bergelut dibidang kepengacaraan sehingga feeling hukum saya dalam sekejap melihat kasus dapat mendeteksi dengan baik kemana arah perkara apabila sisi gelap dan sisi terang akan ditempuh apabila ada suatu hal yang tidak terpenuhi menjadi tidak terpenuhi. Apakah NURHAIDAH akan berhenti dan lelah sampai disini? ada waktu 7 hari untuk menyatakan banding, kami tidak dapat memutuskan sepihak apakah akan dilanjutkan ketingkat banding atau tidak, namun kalau saya pribadi saya akan banding, tapi semua ini tergantung NURHAIDAH secara pribadi, kami hanya menjalankan profesi, dan kalau dari segi semangat dan mental kami selaku tim advokat tetap konsisten membela sampai ke tingkat manapun juga apabila Klien kami menginkannya. Ada refleksi yang akan kami terima dari semua ini, dan itulah risiko yang harus kami hadapi, dalam dunia hukum selalu ada yang bertentangan dan berbeda pendapat, adil bagi seseorang belum tentu adil bagi yang lainnya, akan tetapi ada faktor ilmiah yang dapat menilai kejanggalan dari sebuah prodak keadilan yang diciptakan, walupun subjektif tapi bersifat generalis. banyak pihak yang kurang merespect karena kami tidak bisa meloby, mungkin itu benar kalau itu saya lakukan semua bertentangan dengan hati nurani saya, apakah bisa saya bertahan didunia hukum dengan menentang hati nurani saya? jawabnya mugkin bisa mungkin tidak, kalau bisa berarti saya akan menjadi Devil Advokat, namun saya berdoa semoga tidak terjadi, karena risikonya pasti akan ada buat saya pribadi. inilah Hukum, saya hanya bisa melihat namun tidak bisa merubah, ibarat saya duduk dikursi lumpuh sebagai orang yang lumpuh, dan kalau kita bertanya lebih dalam lagi apakah semua ini juga atas Kehendak Allah ? saya pribadi menjawab IYA, semua sudah ada ketentuannya dari NYA, hanya Dia yang tahu Sandiwara di Dunia ini akan diakhiri kapan dan bagaimana, saya hanya menjalankan peran yang telah diberikannya kepada saya dengan baik. Semoga Allah Tuhan ku, selalu memberikan kekuatan dalam kebaikkan dan kekuatan untuk menghindari yang buruk, saya hanya mampu berdoa dan meminta kepada Allah,..amin.... Don't You Cry MAMA I fight the tears since you've been goneAnd I stand in fear, can I make it on my ownWithout your love to guide me thru my lifeIt's so cold at night without you hereAnd those gentle arms that held me close and dearOh we're all the same, we all live and dieYou'll always be in my heart, oh Mama don't you cryYou'll always live in my dreams, oh Mama don't you cryEvery night when I close my eyesI see a light and shadows of your faceIt's always there like an angel over meSo many frozen years hangin' on my wallA thousand words, I can hear them callOh I tried so hard but I could never say goodbyeYou'll always be in my heart, oh Mama don't you cryYou'll always live in my dreams, oh Mama don't you cryNo one can kiss away the pain like youNo one like Mama, no one like you(Solo)You'll always be in my heart, oh Mama don't you cryYou'll always live in my dreams, oh Mama don't you cry(You'll always be in my heart, oh Mama don't you cry - don't you cry)(You'll always live in my dreams) in my dreams (Oh Mama don't you cry)Oh Mama don't you cry UN</itunes:summary><itunes:keywords>Vonis Nurhaidah</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/02/nurhaidah-di-vonis-bersalah-plus-pidana.html</feedburner:origLink></item><item><title>NURHAIDAH Dituntut 4 Bulan dan Ilustrasi Peradilan Setan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/VF-nVgzsQ90/nurhaidah-dituntut-4-bulan-dan.html</link><category>Tuntutan Buat Nurhaidah</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 03 Feb 2010 07:34:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-1455146743311211855</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2fdbJdgMLI/AAAAAAAAAtw/twtf_kht_Dg/s1600-h/Baby.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 322px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2fdbJdgMLI/AAAAAAAAAtw/twtf_kht_Dg/s400/Baby.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433554933911662770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2V_f-GjzDI/AAAAAAAAAsY/6CqLFiH-CKI/s1600-h/demon_1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 136px; height: 275px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2V_f-GjzDI/AAAAAAAAAsY/6CqLFiH-CKI/s400/demon_1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432888712715553842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LEBIH BAIK DITUNTUT 5 TAHUN&lt;/span&gt;

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kasus Pencurian atas nama Terdakwa Nurhaidah Perkara Pidana No. : 937/Pid.B/2009/PN.BTM., akhirnya oleh Sdr. Penuntut Umum Dituntut 4 Bulan Penjara, hal ini bagi orang awan akan senang menerimanya, akan tetapi kami orang hukum yang sudah lama bergelut dalam dunia hitam dan putihnya hukum dalam hitungan tahun ketahun, bagi kami walaupun diputus hanya satu detik sama saja seseorang tetap bersalah dan suatu saat ini akan menyandang gelar seorang Pencuri, kami dapat melihat walaupun banyak LSM dan OKP dan Tokoh Masyarakat khawatir melihat semua ini, saya sendiri dapat menebak akhir cerita di Pengadilan Negeri Batam ini, dan menurut saya Hakim akan memvonisnya bersalah dengan hukuman 2,5 atau 3 bulan penjara, kalau tidak percaya mari kita buktikan, dan selanjutnya apakah ini akan menimbulkan gejolak, saya sendiri tidak tahu karena simpatisan dari berbagai elemen datang secara sendirinya bukan kami yang meminta simpati dengan cara mendatanginya, atau dengan cara membayarnya, ini murni datangnya dari kalangan simpatisan masysrakat itu sendiri, dan saya menilai ini merupakan indikasi sebuah fenomena yang baik, bahwa keadilan saat ini bagi masyarakat negara kita dapat dirasakannya memang ada yang kurang baik, maka saya sendiri merasa pesimis melihat dunia penegakkan hukum sekarang ini, selalu mengorbankan orang-orang yang tidak berdaya, bahkan Hakim selalu lebih menonjolkan keemosionalanya kepada Terdakwa, bahkan juga tak menutup kemungkinan kepada Advokat yang mendampinginya, Saya pribadi sangat mengharapkan kepada Pemerintahan sekarang dan yang akan datang hendaknya benar-benar menguji calon hakim secara profesional jangan asal nilainya bagus lalu diluluskan atau karena loby atau karena titipan lalu diluluskan jadi hakim, sedangkan Hakim adalah wakil Tuhan dimuka Bumi yang kelak mewakilinya didunia memberikan keadilan berdasarkan nurani dan kemurnian hati dalam memutus sebuah perkara, bahkan menurut pengalaman saya pribadi saya pernah berhadapan dengan seorang hakim yang sengaja melakukan persidangan kucing-kucingan sampai persidangan penuntutan, saya selaku kuasa Hukum Terdakwa ternyata kelewat, dan lalu saya datangi Terdakwa dan saya nyatakan tegas kalau sidang berikutnya terjadi lagi kamu harus ngomong bahwa "saya tidak akan sidang tanpa ada Pengacara saya", sebab apa? saya tanya ke Terdakwa sidang untuk Putusan dia sendiri tidak tahu harinya, jadi ini apa sebenarnya? lalu setelah saya berlalu, beberapa saat hari itu lalu langsung diputus oleh Majelis Hakim dan langsung sidang dimulai tanpa basa-basi dan kesempatan berbicara Terdakwa tersebut, wah sungguh ruar biasa ini hakimnya, sidang kayak minum obat sehari dua kali, saya salut semoga saja kau benar........kawannnnnnnnnnn..
&lt;/div&gt;

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ok,...kembali ke kasus NURHAIDAH ini, kalau bertanya kehati nurani masing-masing Hakim yang memeriksa Perkara NURHAIDAH, saya yakin mereka pasti mengatakan hal seperti ini merupakan perbuatan zalim, tapi mengapa Mereka berani melakukan permainan seperti ini, apa penyebabnya dibalik semua ini? pasti ada apinya, apalagi Ketua Majelisnya Hakimnya seorang Wanita, Advokat Pelapor adalah seorang Wanita, dan yang menjadi Terdakwa juga seorang wanita, mengapa unsur wanita justru tidak ada dan terkesan berubah menjadi nurani buas dan mengkesampingkan nurani kewanitaannya, apa mungkin karena banyak unsur wanita justru semakin parahnya kasus ini, kalau saya secara pribadi seorang laki-laki tidak akan sampai hati memenjarakan orang yang akan saya ceraikan, sebab sudahlah tidak diberi nafkah lalu dipidanakan dan masuk pula penjara, kalau tidak diberi nafkah ya sudahlah ok..ok..saja ..tapi janganlah memenjarakannya lagi, ini kan terkesan sangat bengis sekali, apalagi melaporkan dengan Pidana pencurian, dan arahnya tentu sudah mudah dibaca, kalau sudah terbukti bersalah mencuri tentu dijadikan alasan untuk mempertahankan hak asuh anak oleh suaminya.
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;UNTUK RENUNGAN :&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SABDA RASULULLAH :
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;Hai Pemuda ! Sesungguhnya aku akan mengajarkan engkau beberapa kalimat pelajaran : Jagalah Allah niscaya Dia menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau mendapatkan-Nya dihadapanmu. Jika engkau meminta sesuatu maka mintalah kepada Allah. Dan bila engkau memohon pertolongan maka mohonlah kepada Allah. Ketahuilah : Sesungguhnya umat manusia apabila mereka berkumpul dan sepakat untuk memberikanmu suatu manfaat, maka tidak akan pernah mereka bisa memberimu manfaat kecuali manfaat yang telah ditetapkan Allah bagimu.Dan apabila mereka berkumpul dan sepakat menimpakan kepadamu mudharat maka tidak akan pernah mereka bisa menimpakan kepadamu mudharat kecuali mudharat yang telah ditetapkan Allah atasmu. Telah diangkat pena dan telah kering lembaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-1455146743311211855?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/VF-nVgzsQ90" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-03T22:34:36.189+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/S2fdbJdgMLI/AAAAAAAAAtw/twtf_kht_Dg/s72-c/Baby.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2010/01/nurhaidah-dituntut-4-bulan-dan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Nurhaidah's Case</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/-QI_PmngDzI/unfairs-case-5.html</link><category>Nurhaidah's Case</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Tue, 02 Feb 2010 00:27:22 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-4067545221474278677</guid><description>KASUS PIDANA an. NURHAIDAH Als. NUR, YANG TIDAK ADIL

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Seperti Kasus yang sedang disorot dan sangat aktual dibicarakan kepada publik sekarang ini adalah adanya Vonis Pengadilan Yang Menjatuhkan Pidana 1 (satu) tahun  untuk Jaksa ESTER yang menggelapkan Ektasi 343 Butir hanya divonis dengan hukuman 1 (satu) tahun Penjara, sedangkan Warga Kecil AMIR MAHMUD di Vonis 4 (empat) tahun penjara hanya tertangkap membawa ekstasi 1 (satu) butir di kantong celananya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sangat Ironis sekali perbedaan kedua Vonis Hakim pada kasus diatas sangat jauh dari nilai keadilan dari manusia, keadilan sangat berpihak kepada golongan tertentu saja, dan tidak menyentuh dari rasa keadilan (sense Of Justice) terhadap warga Negara sendiri, jadi memang benar penialian saya, bahwa mental kita semua memang telah rusak sampai saat ini, bahkan sudah sampai dapat dikatakan sakit, dan kalau ini terus terjadi saya yakin sampai tujuh generasi lagi Indonesia jauh ketinggalan dari bangsa-bangsa lain di Asia, jangankan dengan Singapore dan Malaysia, dengan Thailand, vietnam dan Philipina kita tidak akan mampu menandinginya, sebab mental Bangsa ini telah jauh dari nilai-nilai kemanusian dalam memberikan keadilan, dan saya yakin satu saat akan sampai zamannya dimana Negara Indonesia akan terjadi krisis ketidak percayaan kepada warga pribumi bangsa Indonesia Asli, dan satu saat Bangsa Indonesia akan dipimpin oleh Orang Keturunan Asing seperti Keturunan Tiongha (cina), Eropa, dll, yang akan mampu merubah Negara Indonesia ini sebagaimana yang diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Begitu juga Kasus Prita Mulyasari salah satu kesan yang saya tangkap adanya sebuah early warning kepada masyarakat kecil jangan coba-coba melawan orang yang berdiut, dan kalau tidak mau sengsara, saya bukannya hendak mengatakan setiap masyarakat kecil harus dibenarkan, Tidak begitu, tetapi saat ini saya melihat memang Pembarantasan Korupsi sedang menjadi Program Pemerintah, namun hanya untuk Koruptor yang kelas kakap, sehingga melupakan penegakan keadilan untuk kasus yang menimpa masyarakat kelas menengah kebawah, coba kita lihat ketidakadilan yang menimpa masyarakat kecil dan perkara yang kecil nilai ekonomisnya, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini sering kita dengar adanya polisi salah tangkap, penganiayaan aparat terhadap orang yang dicuragai pelaku pidana, ini kan bisa kita lihat sehari-hari dimedia massa dan televisi, sangat nampak ketidak adilan tersebut tidak memihak kerayat kecil dan tidak dirasakan lagi bahkan mungkin lagi dan lagi.
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Disini saya akan menumpahkan keluh kesah saya atas sebuah cerita Kasus yang sedang saya tangani sekarang ini atas Seorang Terdakwa yang bernama NURHAIDAH ALs. NUR, yang saat ini di dakwa dengan Tindak Pidana Pencurian (Psl 362 KUHP) atau Penggelapan (Psl 372 KUHP), dan kasus ini saya rasakan sangat tidak adil dan tidak masuk akal secara hukum.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apakah ada Karajaan Setan di Pengadilan Negeri Batam, seperti Kerajaan-Kerajaan Setan di Lembaga-Lembaga lainnya? Allahua'alam......Mengapa demikian, KERAJAN SETAN yang biasanya dibangun sebagai bentuk atau wadah untuk memperkaya diri sendiri dengan mengatasnamakan wewenang atau lembaga yang mereka pimpin. Hal ini sangat-sangat sering ada didalam tubuh negeri kita baik masa lalu dan masa kini.
&lt;span class="fullpost"&gt;
KERAJAN SETAN dalam skup lebih luas kini mulai terpojok dan mengeluarkan nyanyian rindu yang mana membuat rakyat jadi bingung, istilahnya MALING TERIAK MALING, semua mencari selamat dan akhirnya yang menjadi MAHAL adalah KAMBING HITAM yang dijual dipasaran.

Kasus itu semua sebenarnya berujung dari KASUS CENTURY yang ditutup-tutupi, dana yang 6,7 Trilliun sebenarnya sebagian dipakai salah satu oknum ( 3 T ) untuk kampanye dirinya. Secara mata awam kami hanya PEMILIH yang merasa dibodohi dan merasa bahwa PEMIMPIN kami memang kharismatik ternyata sampai kini persoalan itu tak kunjung selesai, katanya lebih baik pesiar bersama OBAMA.

Tapi sebagai rakyat jelata yang kini kian terpinggirkan,..mengapa kasus sebesar itu tak ada yang mewakili di DPR untuk menyeruarakan HAK ANGKET.Malah yang tadinya 7 fraksi mendukung hak angket tersebut, satu persatu MUNDUR karena sudah mengetahui ujung dalang kasus CENTURY (dari sumber Agus Priyono).
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mungkin ada baiknya saya menceritakan kasus pidana yang saya tangani di Pengadilan Negeri Batam, Kasus ini ada seorang terdakwa yang mungkin dianggap hanya secuil debu yang menempel, begini ceritanya : kasus ini bermula dengan adanya Gugatan Cerai oleh Suami NURHAIDAH yang warga Negara Amerika yaitu STEVEN LEE HARTMANN, dan untuk kasus Perceraian telah diputus Oleh Pengadilan Negeri Batam Bahwa Perkawinan Putus Karena Perceraian dan Hak Asuh Anak untuk 1 (satu) orang anak yang Bernama STEPHANIE jatuh ketangan NURHAIDAH, yang lucunya sejak pertama kali gugatan Perceraian diajukan Oleh Suaminya pengaduan Pidana Pencurian menyusul dan dilaporkan Oleh Suaminya sendiri di POLDA Kepulauan Riau, dan pada tingkat pemeriksaan Di Kepolisian dan Kejaksaan NURHAIDAH Tidak ditahan dan setelah putusan Cerai terjadi Kasus Pidana diproses oleh Jaksa dan pada sidang Pertama langsung dibacakan Penetapan Penahan terhadap Terdakwa NURHAIDAH sampai saat ini.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pada sidang hari pertama kami Tim Penasihat Hukum yang Terdiri dari DRS. MT. DAENG MAGGANGKA, SH dan Saya RAJA HAMBALI, SH dan Assistant kami MEGAWANI, SH, melakukan Protes keras kepada Hakim perkara ini sebab sidang hari pertama tidak layak dilanjutkan sebab pemanggilan Terdakwa NURHAIDAH tidak sesuai dengan Ketentuan KUHAP yang berlaku yaitu selambat-lambatnya 3 hari surat pemanggilan untuk bersidang harus diberitahukan kepada Terdakwa Pasal 146 Ayat (2) KUHAP, akan tetapi pada hari itu senin tanggal16 Nopember 2009 Terdakwa ditelepon dan diminta datang ke Pengadilan Karena akan dilaksanakan sidang hari pertama, lalu kami selaku kuasa Hukum Turut Datang dan sidang digelar dan saat ini kami protes bahwa Pemanggilan Jaksa Terhadap Klien Kami tidak sah, namun Hakim mengatakan sah dengan alasan kami datang pada hari persidangan ini, dan kami menyangkal dan sudah mengatakan bahwa pemanggilan tidak sah kami mau sidangnya ditunda, dan kami datang pada sidang hari ini bukan berarti menyetujui persidangan hari ini akan tetapi menyampaikan bahwa pemanggilan Jaksa kepada klien kami tidak sah dan kami memohon agar sidang ditunda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tetapi Hakim saat ini hanya dipimpin oleh seorang Hakim tunggal mengatakan pemanggilan sah dan sidang tetap dilanjutkan dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa, sehingga kami menjadi bertanya-tanya mengapa persidangan ini terkesan tergesa-gesa dengan hakim tunggal dan Hakim menyatakan pula telah siap untuk sidang hari ini tetapi Hakimnya Hakim Tunggal, kalau menurut saya kalau siap untuk bersidang Majelis Hakim Mestinya lengkap sebanyak 3 orang, sehingga terkesan dalam kasus ini disidangkan berdasarkan kekuasaan bukan berdasarkan keadilan, bahkan pada akhir persidangan dan diluar dugaan kami setelah kami menyatakan akan melakukan Eksepsi, Hakim Tunggal lalu membacakan Penetapan Penahanan kepada klien kami.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sangat menyedihkan sekali keadaan yang menimpa Klien kami, kami menyadari klien kami adalah warga negara kecil yang bukan seorang milyuner /milyader dan atau pengusaha tetapi hanya seorang mahasiswa dan ibu rumah tangga lantas  dipenjara dengan kasus Pencurian, yang didakwa mencuri, namun locus delecti terjadi didalam rumah tangganya sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Yang aneh dalam Proses Pidana ini, kami melihat sampai saat ini Suami NURHAIDAH telah melakukan Banding atas Gugatan Perceraiannya ke Pengadilan Tinggi Riau, berarti status suami isteri masih secara hukum, tetapi Jaksa Menuntutnya dengan Pasal Pencuruian Murni (362 KUHP) bukankah menurut hukum ada azas legalitas sehingga yang tepat didakwakan kepada NURHAIDAH adalah Pasal 367 KUHP (pencurian dalam rumah tangga), kami telah melakukan eksepsi agar Tuntutan yang tidak adil ini dihentikan sebab unsur mengambil dengan cara melawan hukum tidak terpenuhi karena unsur delik menjadi tidak terpenuhi karena barang yang diduga diambil berada didalam rumah sendiri, dibawah kekuasaan sendiri, dan waktu kejadian itu belum ada gugatan perceraian diajukan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dan dakwaan alternatif yang kedua adalah Penggelapan, hal ini lebih tidak masuk akal lagi sehingga dalam eksepsi kami tidak kami uraikan secara mendetail dan lengkap, dan atas eksepsi itu Jaksa memberikan tanggapannya secara tertulis yang salah satunya mengatakan eksepsi kami telah memasuki proses pembuktian. namun kami juga keberatan dalam eksepsi kami bahwasanya Pelapor yaitu Suami NURHAIDAH tidak mempunyai kapasitas sebagai pelapor dalam perkara pidana ini, dan oleh karenanya Dakwaan Jaksa harus dinyatakan batal demi hukum sebab wujud formalitas penuntutan negara kepada Terdakwa tidak sah berdasarkan kepada laporan (L/P) dari pelapor yang tidak sah, namun Jaksa menanggapi bahwa Pasal 362 KUHP Bukan DELIK ADAUN ABSOLUT jadi siapa saja dapat melaporkan kejadian itu. Namun secara hukum kami berpendapat Tindak Pidana Pencurian dalam Rumah tangga adalah Delik Aduan ABSOLUT, disini terjadi perbedaan Pasal yang dimaksudkan oleh Kami dan Oleh Jaksa Penuntut Umum.
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Atas tanggapan Jaksa tersebut kami tidak lagi melakukan balasan dan majelis hakim akan membaca putusan selanya pada minggu depan, hal ini sengaja kami tidak melakukan tanggapan balasan mengingat keadaan terdakwa yang telah mendekam dalam Bui dan menderita atas penahanan tersebut secara bathin, sehingga efisiensi kami pertimbangkan untuk melakukan upaya banding, dalam putusan sela nanti.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kami yakin Eksepsi kami akan ditolak, sebab semua sudah terbaca kemana arah sang dalang membawa cerita ini. Kami merasakan Hukum Di Negara kita ini benar-benar sudah mati, dan kami merasa kelelahan sekali menghadapi kematian keadilan berpuluh-puluh tahun lamanya dalam penantian, bahkan saya pribadi pernah diajak untuk mengikuti arus agar semua keinginan sang dalang sesuai cerita yang di inginkannya, tetapi melalui pemikiran yang dalam saya menolak dengan cara yang baik dan masuk akal dan ini sering saya alami dari duhulu kala.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dan yang Anehnya ada penyesatan dan pemutarbailkkan interprestasi mengenai Pasal  55 KUHP (Tentang Penyertaan) Sdr. Jaksa mengatakan bahwa eksespsi kami mengenai Dakwaan tidak lengkap dengan alasan dalam surat dakwaan Jaksa menyebutkan bahwasanya Terdakwa NURHAIDAH dalam melakukan tindak Pidana Pencurian yang dituduhkan dibantu oleh HELANSYAH, TEGUH, MISBAH Als ACU dan AGUS, tetapi anehnya dan sesatnya doktrin hukum yang dilakukan Jaksa dengan naifnya menyebutkan bahwa doktrin hukum menurutnya "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;orang yang disuruh tidak dapat dipidana&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kami jadi heran Doktrin Hukum Mana yang dianut Jaksa? &lt;/span&gt;dan kalau begitu saya bisa saja melaksanakan perintah seseorang untuk membunuh atau atau melakukan perbuatan pidana lainnya atas suruhan orang lain, karena tidak dapat dituntut secara pidana, sebenarnya interprestasi apa seperti ini?
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Banyak kejanggalan yang terjadi dalam perkara pidana ini, mungkinkah akan terjadi lagi ketidakadilan dalam perkara ini, kami telah berusaha memprotes persidangan tetapi klien kami lalu ditahan dalam keadaan nestapa yang amat dalam, sehingga selama dalam penjara Orang tua laki-laki kandung Terdakwa kahirnya meninggal dunia, dan kami mengajukan izin untuk pemakaman kepada Majelis Hakim, Tetapi apa yang terjadi? karena ada faktor X, klien kami tidak daizinkan menghadiri pemakaman itu sehingga surat permohonan kami tarik lagi, dan kahirnya orang tua kandung Terdakwa NURHAIDAH Meninggal Dunia, dan bertambah lagi derita nestapa yang ia alami, kami melihat dimana ada keadilan disini, orang tua meninggal untuk menghadiri pemakaman tidak diberikan izin, sungguh sangat kejam perlakuan seperti ini, apa karena Terdakwa memakai kami Advokat yang bersikeras melawan lalu diinjak sampai tidak berkutik seperti ini keadaan Terdakwa?, kami tahu perkara ini jauh dari nilai ekonomis dan tidak ada seorang manusiapun yang mau peduli apalagi wartawan dan media, yang hanya membuat pekerjaan sosial saja, saya yakin bangsa kita ini apalagi dunia peradilan sekarang ini semakin terpuruk, mental-mental penegak hukum mayoritas jauh sekali dari rasa keadilan dan kemanusian, sudah banyak kami menyaksikan terulang-ulang lagi ketidakadilan bahkan kami sendiri dengan niat yang kuat berusaha membela secara hukum kepentingan klien kami tanpa memperdulikan adanya faktor X dibalik semua ini, biarkan Hukum Lain yang bicara setalah itu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;beberapa kejanggalan yang dapat saya simpulkan dalam kasus ini adalah sebagai berikut ;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;mengapa penahanan NURHAIDAH tidak dilakukan pada tingkat pemeriksaan di Kepolisian dan kejaksaan kalau diduga kuat telah melakukan Tindak Pidana Pencurian Pasal 362 KUHP?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa uraian delik Penuntut Umum sudah jelas pencurian terjadi didalam rumah tangga dan menurut pasal 367 KUHP perbuatan NURHAIDAH memindahkan Barang karena kontrak rumah habis adalah wajar dan tidak dapat dipidana, Mengapa Jaksa dan Hakim tetap melanjutkan perisadangan dan memenjarakan Terdakwa?  hal inilah yang saya rasakan yang disebut Mafia Peradilan.
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengapa Hakim yang memeriksa perkara melakukan penahanan pada sidang hari pertama tanpa melihat dan memeriksa perkara sampai sidang kesekian kalinya sehingga memilikki alasan kuat untuk menahan Terdakwa .&lt;/li&gt;&lt;li&gt; mengapa sudah jelas bahwa pencurian menurut hukum dari dahulu kalanya bahwa barang yang dicuri bukan berada dibawah kekuasaan sang Pencuri lalu dijadikan alasan kuat untuk menahan Terdakwa, sedangkan dalam kasus ini barang yang dicuri ada didalam rumah tangga Terdakwa sendiri, sehingga disini sudah terjadi ketidakadilan dalam penahanan Terdakwa NURHAIDAH.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa Proses Pidana hanya memfokuskan untuk menghantam Terdakwa NURHAIDAH sedangkan dari dahulu kalau yang nama turut serta melakukan dipidana dengan Pasal penyertaan dan semua Sarjana Hukum tau itu, bukan dengan mengatakan orang yang disuruh tidak dipidana adalah hal naif dan mengada-ngada. jadi apa maksudnya semua ini, sehingga terkesan dalam pikiran saya apa sang dalang mau membuat Terdakwa mati, atau dibunuh pelan-pelan? kalau begitu gak usah terlalu  dibawa pada permainan seperti ini kepada Terdakwa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa Pelapor tindak pidana dalam perkara ini adalah suami Terdakwa sendiri dalam hubungan suami isteri yang sah disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bukan delik aduan absolut&lt;/span&gt;? sedangkan yang kehilangan barang adalah suami Terdakwa sendiri, pendapat kami Pasal 367 KUHP tentang pencurian dalam rumah tangga jelas sekali delik dimaksud adalah Delik aduan Absolut, Mengapa didakwa dengan Pasal Pencurian 362 KUHP?
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengapa perkara yang awalnya gugatan perceraian lalu dipaksakan dipdanakan dengan pasal Pencurian, mengapa tidak didakwa dengan Pasal Pencurian dalam rumah tangga, mengapa terlalu dipaksakan untuk dinaikkan kasus pidana dengan Pasal Pencurian 362 KUHP? dan tentu secara hukum saya menjawab sangat mudah, adanya peran sang dalang disini.
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kami hanya meneruskan sidang-demi sidang yang tidak menarik perhatian publik  ini secara profesional dan penuh tanggungjawab, kami akan tetap diam menjalankan profesi kami, diam dalam ketidakmampuan menghadapi keterpurukan mental-mental penegak hukum yang sakit, hanya mencoba berbagi melalui blog ini, itupun kalau ada yang simpati, kalau tidak biarlah Allah yang tahu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami berharap pada hari anti korupsi sedunia ini pemerintahan selalu memperhatikan dan mewujudkan apa yang dikatakannya akan membentuk Satgas Mafia Peradilan dan kami berharap segera berfungsi secara konfrehensif sampai kedaerah seluruh Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kami megharapkan juga jangan adanya pemerantasan Korupsi hanya menyentuh Kalangan Koruptor kelas kakap dan perkara yang kakap saja, namun pemerintah dan KPK hendaknya memperhatikan dan mengontrol penegakkan peradilan yang menimpa rakyat kecil jelata seluruh Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kami mengharapkan pemberantasan secara menyeluruh bukan hanya Korupsinya saja, tapi KOLUSI dan NEPOTISME jga diberantas, karena kasus yang menimpa penegakkan keadilan yang menimpa rakyat kecil selalu dengan KOLUSI.
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kontemplasi :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Manusia adalah Binatang yang Bertutur (Hayawanun natiq) kalau sudah tidak mampu lagi berbuat adil dan jauh dari rasa ketuhanan dalam keadilan yang hanya tinggal kata BINATANG saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih baik membebaskan seratus orang yang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah ( In Dubio Proreo).
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang Korup akan menghindar berbuat adil, dan merasa puas bila orang yang menjadi lawanya terzalami dengan cara yang negatif yang dilakukannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sytem hukum apapun yang terbaik diterapkan di Indonesia kalau mental penegak hukum sudah jauh dari rasa keadilan, kemanusian dan ketuhanan maka hanya kehancuran yang akan terjadi suatu saat nanti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kata yang cocok untuk semua itu yang terbaik hanyalah melakukan REVOLUSI HUKUM atau yang negatifnya Kembali Dijajah oleh negara yang maju.
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;
Kata mutiara :
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (Bung Karno)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (Soekarno)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-4067545221474278677?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/-QI_PmngDzI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-02T15:27:22.349+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2009/12/unfairs-case-5.html</feedburner:origLink></item><item><title>Menganalisa Kasus Prita</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/cb3NfOm-LJI/menganalisa-kasus-prita.html</link><category>Menganalisa Kasus Prita</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 29 Jul 2009 12:00:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-1337471612571321249</guid><description>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kasus pencemaran nama baik rumah sakit Omni Alam Sutera yang menggunakan UU ITE untuk menjerat Prita Mulyasari, telah membuat banyak masyarakat menjadi berhati-hati dalam mengungkapkan dan mengekspresikan keluhan-keluhan dan pendapat-pendapatnya melalui dunia maya, namun sedikit banyak kita harus memahami secara baik mengenai Undang-Undang IT yang belum mempunyai PP, juga memahami tentang Undang-Undang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jadi menurut saya setuju dengan pendapat Pengacara PETRUS BALAPATIYONA, SH., dalam Layar Kaca Tanggal 14 Juni 2009 di TV ONE, yang menyatakan Pihak  yang menaikkan perkara Prita harus banyak belajar Undang-Undang lagi, mengapa UU yang belum ada PPnya kok diberlakukan untuk menuntut seseorang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;dan juga mengingat Pasal 27 Undang-Undang dimaksud : kan sudah jelas menyebutkan Unsur "dengan sengaja tanpa hak" jadi Prita adalah orang yang berhak untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang dia alami sendiri, coba kita tafsirkan secara Acontrario, lantas siapa yang berhak ? apa saya atau siapa saja ?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kasus Prita ini agak aneh penerapan hukumnya, begitu bernafsu menerapkan pasal dari UU IT yang tidak ada PPnya, dan Unsur Pasal tidak tepat dikenakan kepada Prita, karena dialah orang yang berhak untuk berpendapat dan mengeluhkan segala yang ia alami sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kalau sudah ada bukti mengenai jumlah trombosit dari hasil Lab. dan Prita sendiri yang terzolimi atas perlakuan Rumah Sakit dimaksud, dan Dia mengeluhkan kepada teman-teman, apa salah ? kalau orang sudah tidak mau dikritik lebih baik bangsa ini dijajah lagi agar lebih jelas kalau memang di pasung hak bicara semua orang walalupun benar atau mengeluh.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dan Lagi mengutip Pendapat ANDI SAMSAN NGARO, SH., kalau dia memilih, Aparat Penegak Hukum yang buruk tapi Peraturan Baik, dengan Aparat Penegak Hukum Yang Baik tapi peraturan jelek, maka ANDI Memilih Aparat yang baik walaupun peraturannya buruk.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Saya setuju sebab apabila peraturan atau system sudah baik kalau aparatnya buruk maka tunggu saja hancur sebuah Negara itu, sebab lambat laun masyarakat akan mencapai puncaknya atas ketidakadilan yang diberlakukan oleh aparat yang buruk tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jadi Para Blogger saya himbau, jangan takut-takut berekpresi negara kita sudah 60 tahun merdeka, dan sudah sangat lama terjajah, kalau memang kebebasan untuk mengeluh saja apalagi memang dialami sendiri dipasung dan dibatasi, lebih baik kita hidup dijajah saja, sebab dengan dijajah akan tahu kejelasan yang mana hak yang dipasung, dan semua hak dibatasi, dan akan mengetahui pula mana orang pengkianat mana yang jujur, mana yang penjilat mana yang tidak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-1337471612571321249?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/cb3NfOm-LJI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-30T02:00:35.914+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2009/06/menganalisa-kasus-prita.html</feedburner:origLink></item><item><title></title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/KbemwEZDos8/registration-law-office-raja-hambali-sh.html</link><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Mon, 08 Jun 2009 04:31:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-5646307915926962598</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;WELCOME - JOIN US !!!!!!!!!!!!!
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Registration - Law Office &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"RAJA HAMBALI, SH &amp;amp; ASSOCIATES"&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;form id="signupform" action="http://justicenojustice.blogspot.com/signup.php" method="post"&gt;


&lt;div id="default"&gt;

&lt;table style="width: 30%;" class="fborder"&gt;

&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Nama Tampilan: &lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;
&lt;span class="smalltext"&gt;(Layout Name) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;

&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;

&lt;input id="name" maxlength="30" class="tbox" name="name" size="30" type="text"&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;

&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Username: &lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;
&lt;span class="smalltext"&gt;(Login Name)
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="loginname" maxlength="30" class="tbox" name="loginname" size="30" type="text"&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;

&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Password: &lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="password1" maxlength="20" class="tbox" name="password1"  type="password" style="font-size:30;"&gt;
&lt;span class="smalltext"&gt; (Minimal 6 karakter.)&lt;/span&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Retype Password: &lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;

&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="password2" maxlength="20" class="tbox" name="password2" size="30" type="password"&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;

&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Email Address: &lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;
&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="email" maxlength="100" class="tbox" name="email" size="30" type="text"&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;

&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Retype Alamat Email:&lt;span style=";font-size:15;color:red;"  &gt; *&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;

&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="email_confirm" maxlength="100" class="tbox" name="email_confirm" size="30" type="text"&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;

&lt;tr&gt;
&lt;td style="width: 30%; white-space: nowrap;" class="forumheader3"&gt;Hide Your email?: &lt;/td&gt;
&lt;td style="width: 70%;" class="forumheader3"&gt;
&lt;input id="hideemail1" checked="checked" value="1" name="hideemail" type="radio"&gt; Ya
&lt;input id="hideemail0" value="0" name="hideemail" type="radio"&gt; Tidak
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;



&lt;tr style="vertical-align: top;"&gt;
&lt;td colspan="2" style="text-align: center;" class="forumheader"&gt;
&lt;input class="button" value="Registration" name="register" type="submit"&gt;


&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/form&gt;

&lt;/span&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td class='forumheader3' style='border-left:none;border-right:none; text-align:Justify'&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;

&lt;td class='forumheader3' style='border-left:none;border-right:none'&gt;
&lt;span class='smalltext' style='float:left'&gt;
&lt;a title=' - '&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span class='smalltext' style='float:right;text-align:right;width:250px'&gt;

&lt;/span&gt;
&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;




&lt;tr&gt;
&lt;td class='forumheader' style='border:none'&gt;
&lt;span style='float:left'&gt;
The Silent Advocate

&lt;/span&gt;
&lt;span style='float:right;text-align:right'&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-5646307915926962598?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/KbemwEZDos8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-08T18:31:59.968+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2009/06/registration-law-office-raja-hambali-sh.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kejanggalan-Kejanggalan dalam Kasus Antasari Azhar (AA)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/M1iSdOdx2TE/kejangagal-kejanggal-dalam-kasus.html</link><category>Kejanggalan-Kejanggalan dalam Kasus Antasari Azhar (AA)</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Mon, 25 May 2009 02:50:48 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-719087209355987643</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengikuti berita beberapa hari terakhir membuat saya juga pingin menulis di blog saya ini. Saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya AA sebagai otak pembunuhan. Meskipun ada sedikit swing-swing bersliweran di hati ah bisa aja gitua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi baiklah, apa alasannya saya termasuk orang yang tidak percaya pak antasari sebagai otak pembunuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seandainya benar apa yang diskenariokan oleh polisi, tentang cinta segitiga, pemerasan, maka terjadi pembunuhan dengan melibatkan sekian banyak orang kok rasanya aneh. Kenapa? AA orang yang sangat mengerti hukum, (kalau saya tempatkan diri saya sebagai AA maka saya tidak akan memilih eksekusi dengan melibatkan sekian banyak saksi Sangat beresiko) Skenarionya kok terlalu simple, menyewa pembunuh bayaran, dorr!! Ditembak di keramaian lagi. Bukankan sangat beresiko??? Pasti akan ada saksi yang melihat sepeda motornya, atau paling tidak ciri-ciri penembak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Atau jangan-jangan sengaja supaya ketahuan, sengaja supaya tertangkap, lalu â€œbernyanyiâ€‌ saya disuruh orang yang katanya si ini itu dst benarkan mereka pernah ketemu orang yang menyuruh????&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kenapa AA Ga pake racun, misalnya? atau kecelakaan mobil korbana atau kebakaran rumah???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah tersiar kabar burung , diseluruh mass media tentang kasus ini, denganriang gembira sigap kejaksaan hari jumat, mengumumkan bahwa AA statusnya adalah TERSANGKA. Liat keanehannya, bukankah surat pemanggilan polisi untuk pemeriksaan masih hari senin dengan status SAKSI, mengapa kejaksaan sudah mengumumkan status AA sebagai tersangka???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mmmm aneh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Begitu di periksa, AA langsung menjadi tersangka dan dikenakan status tahanan. Sedikit keanehannya, karena AA adalah orang hukum, mengapa polisi tidak menjelaskan kepada AA dasar hukum atau bukti awal apa yang menyebabkan AA harus ditahan??? Ayooo dong om pol(isi) jelaskan, jadi publik bisa menilai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Keempat,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disebutkan AA pernah mengirin SMS Ancaman. Rasanya ANEH, AA kirim SMS acaman kemudian membunuh orang yang diancam tersebut. Bukankah AA tau persis kalau dia pernah mengirim SMS, kemudian AA membunuh orang tersebut polisi akan menelusuri HP Korban. AA kan juga melakukan hal sejenis buat para tersangka (ingat penyadapan Jaksa Urip dan Artalita di tahanan???). Aneh. (sambil geleng-geleng)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Trus, kalau sudah ada keanehan-keanehan begitu apakah berarti AA tidak bersalah?? Ya belum tentu. Namanya manusia, konon, dalamnya laut bisa diduga, dalamnya hati siapa yang tau?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Terus, seandanya benar AA terlibat, bahkan menjadi otak pembunuhan? Bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;namanya manusia, selalu pada posisi abu-abu. Kita hanya bisa menilai seseorang dari luarnya saja. Anda juga bisa menilai saya dari tulisan-tulisan saya, tapi saya yakin bahkan istri saya pun tidak tau 100% siapa diri saya, begitu juga sebaliknya. Dengan kejadian ini kita jadi sisi hitam dari AA (sekali lagi jika benar dia pembunuhnya). Dan Lembaga KPK buka AA, maka tidak terlalu berpangaruh apakan AA itu benar pembunuhnya atau bukan. Yang pasti KPK tidak pantas dipimpin oleh seseorang yang mentalnya seorang pembunuh/pelanggar hukum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika AA bukan pembunuhnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya rasa polisi/kejaksaan, bertindak terlalu gegabah, mengingat beberapa keanehan yang dilihat publik sebagaimana yang saya gambarkan diatas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika AA bukan pembunuhnya, berarti ada skenario besar yang bermain untuk menggembosi KPK. Siapa yang bermain? tentu saja koruptor yang takut sama KPK. Dalam pikiran nakal saya kok ada kekuatan luar negeri yang ikut bermain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya juga sempet mampir di rani-juliani.blogspot.com . saya juga berpikir benarkan yang mebuat blog itu benar2 rani, atau sudah termasuk dalam skenario besar tadi??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Anyway, bytheway, busway, mari kita tunggu kabar berikutnya. Yang pengen ngikutin kasusnya, sempet gw posting di KASKUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tulisan ini merupakan tulisan dari: Ekojuli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nb.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Keanehan lain:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Katanya Pembunuhnya bukanlah professional, padahal hanya dengan 2 peluru, mereka dapat tepat menembak mengenai pelipis dan leher korban. Tambahan lagi, nembaknya diatas sepeda motor (entah sedang jalan pelan atau berhenti, tapi menurut cerita dari sopirnya, kendaraan sedang jalan pelan karena ada polisi tidur, artinya penembakpun harus diatas sepeda motor yang sedang berjalan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemarin di TVOne diadakan wawancara dengan Roy Suryo (Kalau di kaskus namanya Roy Syuuuryo) tentang adanya foto Antasari dan Rani Juliani yang beredar di masyarakat. Dalam foto tersebut, ternyata ada jari (bukan Jari-jarinya Pepeng), yang menunjukkan bahwa foto tersebut telah diprint dan difoto ulang untuk disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Selain itu, Roy Suryo juga mengatakan bahwa SMS dapat dengan mudah dipalsukan, kecuali ada data dari operator ponsel. Yang lebih mengherankan, dalam SMS ancaman pembunuhan itu ditulis nama Antasari di belakangnya. Logikanya, kalau Antasari dan Nasrudin sudah lama saling kenal dan tahu nomer hp masing-masing, penyematan nama dibelakang SMS sangat tidak perlu, kecuali Antasari menggunakan nomor ponsel lain. Kalau menggunakan ponsel lain, bagaimana bisa tahu itu milik Antasari?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam kesempatan tersebut juga didatangkan Bp. Sudirman Ail, yang lama berkecimpung dalam dunia Intelejen. Beliau mengatakan, bahwa kalau yang dituduh adalah Wiliardi Wizar, betapa buruknya perencanaan pembunuhan tersebut untuk orang sekelas Wiliardi Wizar (Bp. Sudirman Ail mengaku mengenal dekat Wiliardi Wizar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Masih di kaskus, menurut salah seorang kaskuser yang tampaknya tahu banyak tentang kronologi penyelidikan antasari, beliau menyatakan bahwa antasari panik sehingga melakukan perencanaan pembunuhan yang sangat sederhana itu. Panik???. Kayaknya bukan gaya Antasari yang cool gitu bisa panik dech. Selain itu ada nama nama lain, seperti Sigit dan Wiliardi yang terlibat, kenapa mereka tidak berpikir panjang?. Lagipula, kasus pembunuhan semua orang tahu, adalah kasus serius. Masak kalah sama Amrozi CS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sumber Asli dari : Hari Saryono Blog

&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Notes :
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-family: arial;"&gt;Kalau Benar antarasari adalah sebagai korban sebuah rekayasa besar maka, sudah saatnya Indonesia ini akan dilaknat oleh ALLAH SWT.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan apabila Kebenaran akan segera dikalahkan oleh sebuah konspirasi jahat, namun Allah SWT tidak tidur, akan ada pembalasan yang di dunia, saya hanya mendoakan semoga Pemimpin Indonesia memilikki aura kerohanian yang dekat dengan Agama Allah SWT, agar bencana - demi bencana akan berganti dengan negara yang sejahtera dan makmur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-719087209355987643?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/M1iSdOdx2TE" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-25T16:50:48.853+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2009/05/kejangagal-kejanggal-dalam-kasus.html</feedburner:origLink></item><item><title>Unfair case part 4</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/RTUSDZlVtVg/unfair-case-part-4.html</link><category>Unfair Case 4</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Tue, 19 May 2009 07:28:43 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-4131885698943876173</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SgwlYjNRS6I/AAAAAAAAApo/E89CD6CihRg/s1600-h/E0401_1349_0111.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 210px; height: 280px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SgwlYjNRS6I/AAAAAAAAApo/E89CD6CihRg/s400/E0401_1349_0111.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335680762225183650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Praperadilan yang Tidak Adil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
Akhirnya Kapal Kayu itu Berhenti berlayar, KLM BERKAT UBM hanya kapal yang terbuat dari kayu yang mana di peroleh dan memuat bukan barang-barang seludupan, bukan HP Blacberry, barang Narkotika , hanya kapal yang dapat dikatakan tradisionil yang berukuran 75 GT, ia hanya mencari Makan bukan mencari Kaya, sangat menyentuh bila melihat langsung realita KLM BERKAT UBM.

Sehubungan dengan Gugatan Praperadilan yang kami ajukan pada Pengadilan Negeri Tanjung Pinang dan sidang dimulai Pada tanggal Tgl. 27 April 2009 sidang Pra Peradilan yang dipimpin oleh Hakim Tunggal  Bapak Antono, SH ( Wakil Ketua Pengadilan Negeri) di buka, ± 11.00 Wib. Acara Penyerahan Tuntutan Pra peradilan dari Pemohon Pemilik Kapal KLM. Berkat UBM – 1 atas nama Awaludin yang diwakili olehkami kuasa hukumnya Advokat/Pengacara dari Batam Sutan J. Siregar, SH.MH.,  Drs.MT.DG. Maggangka,SH., Raja Hambali,SH.  melawan secara hirarkis Komandan Pangkalan Utama TNI AL IV, Laksamana Pertama TNI S.M. Darojatim menerbitkan Surat Kuasa Khusus dan Surat Perintah sebagai Kuasa Hukum kepada Kadiskum Lantamal IV, beserta empat orang perwira Diskum Lantamal IV.

dan Perkara dimaksud telah diputus dengan kemenangan di pihak Komandan Pangkalan Utama TNI AL IV, Laksamana Pertama TNI S.M. Darojatim secara hirarkis, namun menimbulkan ketidak adanya rasa keadilan dalam Putusan tersebut, bahkan terkesan adanya kekhawatiran dari pemilik kapal dan ABK yang menunggu begitu lama apabila perkara pokok tetap didampingi  Advokat, sehingga Tersangka dalam hal inipun telah mencabut Kuasanya kepada Kami, hal semacam ini dizaman sekarang ini masih tidak ada dirasakan reformasi dibidang hukum bagi Pencari keadilan.

dapat kami sebutkan bahwa kejanggalan mengapa kami mengajukan praperadilan dimaksud, yaitu diantaranya :

&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pihak Angkatan Laut tidak dapat membedakan antara tertangkap tangan dengan tidak tertangkap tangan, akan tetapi justru dalam pemeriksaan berjalan menerbitkan lagi surat penangkapan kapal dan orang yang baru diberikan tanggal 20 April 2009, sedangkan kapal dikatakan tertangkap tanggal 06 Maret 2009 dalam keadaan berlayar diperairan Pulau Kambat yang merupakan wilayah kerja Lantamal IV sekira pukul 11.00 Wib, terbukti sedang berlayar dengan adanya pada posisi 00º 39’ 30” U – 104º 44’ 00” T.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahkan Dalam Pemeriksaan saksi Penangkap ketika ditanyakan tentang penangkapan yang berlaku pada KUHAP, beliau menjawab tidak tahu, hal ini sangat tidak profesional dalam menegakkan hukum di zaman Pemerintahan sekarang ini, justru akan membahayakan pencari keadilan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdasarkan kasus serupa yang terjadi di Jayapura yang saya ambil dari Harian Kompas telah terjadi Persidangan KM Cinta 12 yang disita oleh Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Papua, dalam kasus Penangkapan Ikan Ilegal, dan diputuskan bersalah oleh Hakim yang diketuai oleh HENDI SISWARA, SH, namun kemudian 06 September 2008 Ditpolair Polda Papua kembali menangkap KM Cinta 12 dengan alasan Kapal tersebut berlayar tidak memilikki Surat Izin Pelayaran (SIP) , dan ingat bahwa dalam kasus Praperadilan kami dimaksud diatas, kapal kami memilikki SIP, tetapi KM Cinta 12 tidak memilikki SIP, tetapi Gugatan Praperadilan dimenangkan oleh KM Cinta 12, sehingga dalam hal ini kami menilai Hakim kurang bisa menerapkan rasa keadilan, sehingga kalau mengacu pada kasus praperadilan KM Cinta 12 sangat nampak sekali perbedaan yang tidak adil dalam keputusan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Yang memeriksa Perkara gugatan Praperadilan kami, dasar Hukum apa Hakim menjatuhkan putusannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penangkapan jelas tidak sah menurut hukum dikatakan tertangkap tangan dan tidak memerlukan izin dari Ketua Pengadilan Negeri,  negara kita negara hukum menangkap diatur oleh hukum, tidak bisa sembarangan, mengapa para instansi yang berwenang untuk menangkap dilaut tidak melakukan penangkapan setiap kapal yang nampak berlayar lalu dikejar dan diperiksa kalau diperiksa dan ditemukan kekurangan surat dan atau yang lainnya lalu dibawa kepangkalan dan diproses secara hukum, Kan ini naif sekali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan jelas dalam kasus praperadilan kami, kapal bukan tertangkap tangan, tapi sengaja dikejar untuk ditangkap dan hal itu tidak sesuai dengan KUHAP yang berlaku di Indonesia. seharusnya kalau menurut KUHAP kalau sudah ditemukan bukti awal maka penyidik meminta izin terlebih dahulu dari Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pinang, bukan langsung mengejar dan menagkapnya.....sebab kalau seperti itu juga dilakukan jelas diluar ketentuan KUHAP.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebanarnya Nama Kapal Bukan BERKAT UBM - 1, tetapi jelas dan nyata tertulis dikapal hanya BERKAT UBM, sehingga sebenarnya penangkapan secara hukum tidak sah sebab kapal yang ditangkap ternyata BERKAT UBM bukan BERKAT UBM - 1. hal ini hanya kejanggalan yang kecil masih banyak lagi, namun diabaikan oleh Pengadilan dalam mempertimbangkan Putusannya dalam gugatan Praperadilan kami.
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sehingga keadilan sebenarnya relatif hanya berpihak kepada pihak Termohon dalam perkara itu, dengan pertimbangan hukum yang jauh dari harapan rasa keadilan.

Dizaman presiden SBY yang kami kagumi ini kok masih ada Putusan seperti ini dan kami tidak merasakan adanya perubahan dari dunia hukum bahkan lebih terpuruk lagi.......&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;ILUSTRASI&lt;/span&gt;
&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya sering mendengar ada Hadist Nabi MUHAMMAD SAW, sesuai dengan Agama yang dibawanya dan sesuai pula dengan Agama yang saya Anut Yaitu ISLAM, pernah bersabda yang intinya : "Bahwasanya 2 (dua) orang diantara 3 (tiga) hakim Masuk neraka" , sehingga dari hadist ini saya berfikir dan melihat realita para Hakim dan penegakkan Hukum di Indonesia, Barulah saya sadar, Mengapa Orang semacam nabi MUHAMMAD SAW, dikatakan tidak pernah berbohong dan berucap selalu menjadi kenyataan, Beliau tahu memang Hakim adalah juga Manusia yang apabila pemikiran agama lebih rendah daripada pemikiran dunia maka akan menjadi hakim yang korup, keadilan bisa saja memihak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau keadilan berdasarkan sentimen kepada seseorang atau lebih mengedepankan sebuah gengsi sehingga bisa saja ditutupi dengan KKN, atau melalui apa saja jalannya, dan mental seperti ini adalah mental orang yang biasa dijajah, dan saya beranggapan bangsa kita ini lebih baik dijajah oleh bangsa lain apabila keadilan tidak pernah dirasakan sebagaimana mestinya, dan saya tidak mengganggap diri saya benar, tetapi keputusan Hakim yang kami peroleh meninggalkan banyak pertanyaan dan adanya logika - logika hukum yang tidak terjawab dengan pasti, sehingga hal ini cenderung melahirkan sebuah keputusan Hukum yang sangat lemah dengan pertimbangan rasa keadilan kedua belah pihak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bangsa yang dijajah bangsa lain, keadilan bisa ditegakkan karena bangsa yang menjajah jelas lebih maju dan objektif menjalankan hukum dinegara jajahannya, dan kelemahannya KKN akan dilakukan lebih subur lagi, siapa yang punya keudukan selalu kompromi menjatuhkan orang yang dia benci dengan bergabung dengan Penjajah, bahkan cenderung mempunyai hati nurani juga dalam memutuskan perkara rakyat kecil yang menjadi pesakitan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengapa Bangsa Eropa memakai system Juri dalam memutuskan perkara dipengadilan, Karena menurut pendapat saya bangsa Eropa bangsa yang lebih dahulu mempelajari Islam dan mengetahui hadist Bahwasanya 2 diantara 3 Hakim masuk neraka, sehingga bangsa Eropa telah mengetahui Hakim tidak dapat dihandalkan memberikan keputusan yang adil dalam sebuah peradilan, sehingga Juri adalahnya solusinya dan pengangkatan juri benar-benar sangat selektif sekali dan bukan asal diangkat saja tanpa mempertimbangan banyak hal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-4131885698943876173?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/RTUSDZlVtVg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-19T21:28:43.553+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SgwlYjNRS6I/AAAAAAAAApo/E89CD6CihRg/s72-c/E0401_1349_0111.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2009/05/unfair-case-part-4.html</feedburner:origLink></item><item><title>Unfair's Cases Part3</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/_W20hdgvhqw/unfairs-case-part3.html</link><category>Review of Unfair's Cases Part 3</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Sat, 28 Mar 2009 10:43:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-3334712555050441081</guid><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1.SEVEN DAYS IN JAIL&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Around 2000 in the middle, I have client from high class, he was the owner apartment building and he have a lot company, the case was civil case, but I don't tell  with full story because of the case I was in jail as long as seven days and seven night, and I was in jail  there is politic reason and connection with a politic party, and I suffer enough in seven days, but I was one cell with My partner, murderers, robbers, and more the others. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;2.JUST BECAUSE OF Rp. 25.000.000&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Still Fresh In my brain, around 2002, I had a client, and he was a worker from Japan Company, his position was operator, and the worker has experienced an accident in time of work, he  was smashed by a truck, at was time the worker on the way back home after finished from his job, the truck's owner was a fruits company, and that was a Chinese Company,   at was time the truck was hit against while the worker went back home by Ojek (motorcycle transportation service), and ojek was smashed from back by the truck, and my client  was fall, and his head bend of the street, he was unconscious, but the truck was run away, the japan company report the accident to police station, and tomorrow the truck was there in police station, but the driver, police said was run away, and then I went to the owner trcuk (fruits company) for discuss about the accident, and how their rensposible to my client, but not reach good result, the company only want  to responsible with compensation  in money amount Rp.4.000.000,- (four million rupiah), my client doesn't want recieve because not fair if comparison with the accident was happen, and finally this case bring to the court with the suit was act of against the law, and not agree again between the both party, and the assembly was keep on going, almost finish up to decision by the judges of first instance court, the head of judges  asked the money if I want to be the win in this case, he asked of money amount Rp. 25.000.000,- (twenty five million rupiah), I said no, I believe my suit had  basic law, and what happen ? I lost with the decision did'nt makes sense, I was appeal up to third level, I had been waiting around 5 years,   I was still a loser. I have never wonder just because of amount twenty five million rupiah I was to be a loser, its crazy law enforcement.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;And I had never wonder why police just catch a truck driver never able, but the police looking for a corruptor or another big criminal always success, Indonesia mentally has broken, if I don't want give out my money so I call a stingy, and I would be stepped, what mentally like this, they have salary but I have no Salary why like this, where is the justice? &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 30.000.000,- for four fingers&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;In 2003, I had a case ,  my client is still a worker from foreign company, and his position machine operator, and some he was undergo an accident in the place his job, his finger of right hand has cutted by machine until he has lost four finger of right hand, and the he was being treated at  hospital, but after he has recovered he has got his right hand just remain one finger and that was thumb, and then he has got severence of work from his company without compensation that satisfy, and finally he came to my office, he asked me to help him, and since had been being that time I handled the case, I begun the case with reporting a criminal act at primary of police station wih the reason of according by the law : Neglected make someone seriously injured, and to be suspected was a personalia who responsible to manage of machine company, and in evening around 5.30 WIB the suspected bring into the jail by Police, but he beggin me to canceling of the report, but I said : according by the law was valid if My client to did it, but what the contribution to my client which lost of four fingers, in the evening there's no deal, but tomorrow the suspected on support by the company  was doing back criminal report to my client at second police station with the reason it doesn't make sense, and then my client into the jail too. I claimed this action to the police and the company, but I have never been answered that satisfy, but one of police members said in whisper to me : You have to receive their offering with money compensation amount Rp. 30.000.000,- and the company has power full to backup this case, and he said the name.  I fell silent upon hearing that, and I carried on the news to my client, and then  he asked me for my advise, I said : for me if you want this case keep going after finish you have to ready to face whole of possibility that will be happen, because you are in the jail, and I don't have enough money for garantee, If you want me to make an action for the next, I will bring this case and make a report to Local Police at Province, but he asked me : give me time to think.
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;What happen next? My client in midnight, everyday over and over he has got stress by police members, and someday I visited him at jail, how startled me, His face (My client)  was swollen and blue,  and He said to me : I have had unable more overcame this situation, and I agreed with offering of company party, amount Rp. 30.000.000 for my fingers.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;I could not tell much more, I was so apprehensive with him and also this bad situasion for me, law enforcement, mentality of community, I just tell OK I was going to follow up your decision.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;  There's no justice, no more till the end, when will be change this nation? I am right now like paralized man, just can see but can not action to changed, just only this....My blog....
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-3334712555050441081?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/_W20hdgvhqw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-29T00:43:56.996+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/12/unfairs-case-part3.html</feedburner:origLink></item><item><title>Batam's Advocates</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/xcYGIzQ3v3w/batams-advocates.html</link><category>Batam's Advocates</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Sun, 29 Mar 2009 08:50:01 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-655115501703533350</guid><description>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;NOT COMPLETE OF THE RANDOM NAME LIST OF BATAM'S ADVOCATES &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SaMXT8wrRFI/AAAAAAAAAh0/ytjgiwOQpmw/s200/E0221_1030.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306110417467819090" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1.  RAJA HAMBALI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Riau Of Mainland, Last Law Education :  Indonesia Islamic University (UII - Yogyakarta),   Ethnic : Malay of  Riau Mainland, email : rajahambali@ymail.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 110px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SZe8bDhReAI/AAAAAAAAAhE/xSxOJS4uacI/s200/D0213_1400.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302914259239401474" border="0" /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2. SUTAN JUIDDIN SIREGAR, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.,MH., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : North Sumatera (Medan), 29 Maret 1963, Law Education  (S1) : North Sumatera University (Medan), S2) : Untag (University Tujuh belas Agustus-Jakarta,   Ethnic : Batak Ethnic, Office : Jl. Teratai/BVlok VI, No. 05, Batam Island, Telp. 0811-700479.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 97px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SZe87oXdOyI/AAAAAAAAAhM/OAfM0tAcEco/s200/D0210_0922.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302914818886155042" border="0" /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3. AMPUAN SITUMEANG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.,MH., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : North Sumatera (Medan), Law Education (S1) : UNKRIS/ Universitas Krisdwipayana Indonesia - Jakarta, (S2) : ??????????,  Ethnic : Batak Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 120px; height: 135px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SZe9NA3xQtI/AAAAAAAAAhU/U1EH2B0kw8M/s200/D0210_1509_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302915117521912530" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;4. JUHRIN PASARIBU, SH., MH., &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Tapanuli Selatan/North Sumatera (Medan) 10 Maret 1967, Law Education : (S1)   Muhammadiyah North Sumatera University, (S2) : UNTAG (Univeresity of 17 Agustus)-Jakarta, Ethnic : Batak Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 140px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SZe9aeI4XwI/AAAAAAAAAhc/jGHvM0vGCqE/s200/D0211_1221.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302915348716609282" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;5. SUHERMAN SIAHAAN, SH., MH., &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Medan, 19 Juni 1966, Law Education : (S1)  Darma Agung University (Medan/North Sumatera), (S2) : IBLAM-Jakarta, Ethnic : Batak Ethnic. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;FATAN RIYADI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : North Sumatera (Medan), Law Education : North Sumatera University (Medan),  Ethnic : Melayu Deli                                    Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;DAENG MAGGANGKA, SH.,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Kuala Tungkal (Jambi), ........., Law Education : (S1)  ............., Ethnic : Bugis Ethnic. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;AHMAD DAHLAN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., Birthplace :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Engrekang (South Sulawesi) , Last  Law Education : ????????????,  Ethnic : Bugis Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MASRUR AMIN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Bone (South Sulawesi), Last Law Education : UMI/Indonesia Moslem University Makassar,  Ethnic : Bugis Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;HUSLIANA DAHLAN, SH (&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;FEMALE), &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Tanjung Pinang/Riau Of Islands, Last Law Education : UMI/Indonesia Moslem University  Makassar,  Ethnic : Bugis Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MUSTARI AHMAD, SH.,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Batam Island, Last Law Education : UNRI/Riau University,  Ethnic : Melayu of Riau Islands Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;EDWARD SIHOTANG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Birthplace : North Sumatera (Medan), Last Law Education : North Sumatera University (Medan),  Ethnic : Batak Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;IMAM ASYHARI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., Birthplace : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yogyakarta, Last Law Education : Janabadra University Yogyakarta,  Ethnic : Java Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SOERYA RESPATIONO, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., Birthplace :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; East Java, Last Law Education : Gajah Mada University Yogyakarta,  Ethnic : Java Ethnic. ( FUNCTIONARY OF BATAM RIGHT NOW)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TABA ISKANDAR, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Pagar Alam (South Sumatera), Last Law  Education : UNSRI/Sriwijaya University/South Sumatera,  Ethnic : Melayu Palembang Ethnic. (FUNCTIONARY OF BATAM RIGHT NOW)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ABDUL KADIR, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Batam Island/Riau Of Islans, Last Law Education : ????????????,  Ethnic : Melayu/Bugis Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;FIRDAUS, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Pekanbaru/Riau of Mainland, Last Law Education : Riau University,  Ethnic : Minang Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BALI DALO, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., Birthplace : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;North Sulawesi, Last Law Education : ??????????????????,  Ethnic : Flores Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;OLOAN SILITONGA, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., Birthplace : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;North Sumatera (Medan), Last Law Education : North Sumatera University (Medan),  Ethnic : Batak Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MARTHIAS TANJUNG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;., &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace ?????????????, Last Law Education : ????????????????,  Ethnic : Minang Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;IRWAN S. TANJUNG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;FERDINAND BANJARNAHOR, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PRAMONO, BA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ADE TRIANI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (FEMALE)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ERLIS NAPITUPULU, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (FEMALE)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;YENI, SH &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(FEMALE)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;EDI GINTING, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SULHAN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;NIXON PARAPAT, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ADBUL HAKIM RIJAL, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Birthplace : Padang Sibusuk/Sawahlunto/West Sumatera, Last Law Education : Muhammadiyah University Bukit Tinggi/West Sumatera,  Ethnic : Minang Ethnic.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MANGUNDANG LUMBANBATU, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;CHARLES LUMBANBATU, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;CHARLES LUBIS, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;KHAERUDDIN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ARIS TARKUS MALITHE, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;G. NABABAN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BERNARD NABABAN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;HARTO HOLOMOAN HARAHAP, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BAMBANG DARMADJI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BAMBANG JULIANTO, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MANER LUBIS, SH &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;DIAN ERLANGGA, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BOBBY BATUBARA, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BISTOK NADEAK, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;DORMIN ADELINA MANULANG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (FEMALE)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MINGGU SUMARSONO, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ABDULLAH TJUBIN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ADAM KOLLA, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;DARMO BUGIS, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;DARWIN, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;BAHERAMSYAH, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;NIKKO NIXON SITUMORANG, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MULYADI, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ONNY KOSASIH, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;AHMAD FAKIH RAMBE, SH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="center"&gt;To be continue
&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-655115501703533350?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/xcYGIzQ3v3w" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-29T22:50:01.081+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_HQmW7OfkX0s/SaMXT8wrRFI/AAAAAAAAAh0/ytjgiwOQpmw/s72-c/E0221_1030.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/12/batams-advocates.html</feedburner:origLink></item><item><title>Unfair's Case Part 2</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/VJBscX8r9qQ/unfairs-case-part-2.html</link><category>Review of  Unfair's Case Part 2</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Wed, 17 Dec 2008 02:25:06 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-8367153736841853527</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="to_transl_class" title="Click to correct" id="0"&gt;Still&lt;/span&gt; &lt;span class="to_transl_class" title="Click to correct" id="10"&gt;r&lt;/span&gt;emember in My brain, around early 2001, I handled a case, my client was  a Company of Female Worker, and they had Female Worker ready to worked in Malaysia around 500 person, but it was time transit pass through Batam Island, My client had problem at was the time Female Worker could not arrived to Malaysia because there was intervention from Banser (Batuan Serbaguna) that was  a group from PKB Politic Party, and they said that My client neglected the Female Worker, because there's no good solution between the both party, and finally  we organized of negotiation with support Mayor of Batam Island and we agreed to gave opportunity to my client in 3 months for dispatched of Female Worker to Malaysia, and after that me and my client prepared for pick Female Worker up and take over from Banser to Us, and Tomorrow me and My client went to location with  prepared of many bus to brought Female Worker to new location that owner by my client, but what happen ? The Banser met me then they did not agree if My client take over female worker to bring new location, but I said that tomorrow we had met together and presented Mayor of Batam you agreed already, why now you changed your mind and you were not consistent with our deal, but they never cared about that, this is one of Indonesian mentallity that never consistent what they said, and I tell you, that they was any 150 more and less person but us only 5 person including my client, and then I did'nt know from where suddenly raised a man like arabian style while hold  a rosary said to me like this " don't play a game with us, we could call all of java person to here, at time was crow, there's  hear scream to us, and then the person like arabian style was disappear from my  view and we did'nt know where he was, and after that the massa of Banser starting one by one hit me and my assistants, and that was time I think useless to fight them because they were very much but me only with my assistants and I did'nt know where my client any more, we just tried to avoid Banser members Hit but you can Imagine, they was a lot so hits  start land on my body, and still remember one of My assistant very loud scream while he got hits, but I always avoid hits to my face by massa, I  got hit  to my backbone again and again, at was time there's polices  there but I did'nt  know where they were, nobody help me, only God to help us, by the way the accident was happen at around 10am Batam Time, in Batam Island and the place in front of building of Haji's Hostel at Batam Center, this happen suddenly stopped because one of them to protect me by hits and bring me to a room in the Hostel, and after me inside there, I was looking there's another Advocate, 2 person Advocates and they are my friends, the Advocates was authority from Banser, but I wondered why he was'nt help to me and My assistant while we were attacked by Banser, after me and My Assistant sitting in the room that so much members Banser and the Advocate that I said, My assistant still go on speak and protest to them, but what happen? the one of Banser's members hit again my Assistant and  I look myself  his cheek sides until spend blood from his mouth and I said to My assistant stay keep silent did'nt speak again, nobody help us, but then My assistant was comply with My order and keep silent, we were just silent and hear the words from Banser's leader, and after Banser got satisfaction to us, they  ordered me to go while threaten us in order to we did not report to police,  and I said Yes. And We were to go from the hell, what happen ? I did'nt care what promise and what I said to them, then I went to Police station and I made a criminal report, and after that  We went to Hospital to Visum My body and then I giveback to Police as evidence. Finally the police  arrested around 5 person whos attacked me with identity of big body, his face, his hair and more, like I reported  to Police before,  And After that, I reported to My Advocate's organization and the Advocate head was calling all of Advocate in Batam and organize meeting to decided to call leader of Banser and then we was consult and Advocate's Head was pressed the leader of Banser making apologize in the Batam's newspaper in 3 days, I said that I  could not receive of  banser's members to attack me, I was on duty, My profession  get protect by the law, I said again you can hit me if I  was fault, but in this case, where was My wrong ?  he admitted that and they was agree, The Banser's Leader apologize also to me and My assistants by  oral, and he was ready give us  compensation money, but I said I didn't that, and you can not able to give me compensation money, but I just want you must be apologize to us pass through newspaper not more than that, and he was agree again,  and finally I was successful to handle My case and Female worker went to  destination country, and since the accident, Batam become  uproar at was time. So uproar about Banser involved with FPI  group ( Monas Tragedy) just now in Jakarta, I didn't  surprise again, because I'm here in Batam, far from the Monas Tragedy, I have experienced hit attack from Banser. that's it Indonesian, so many group etnich and so easier to  provoked to rowdy, they feel their ethnic is the best and success etnich in Indonesia, I wonder Why Indonesian mentally like this,  so many ethnic group, what for THE SUMPAH PEMUDA ? why the man like arabian style said to me, that he was able to call all of java pepole? why ethnic again? but I think if The GOD has wishful no body person, no body evil no body whatever to block, including My soul, My death,  only THE GOD is desireble to proud, What Happen My Country ?.......&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-8367153736841853527?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/VJBscX8r9qQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-17T17:25:06.397+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/12/unfairs-case-part-2.html</feedburner:origLink></item><item><title>Unfair's Cases Part 1</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/O-sFrvxD0jw/unfairs-cases-part-1.html</link><category>Review of Unfair's Cases Part 1</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 13:30:35 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-5903140302434677482</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;I remember a case which famous with call "robbing case of Sandal Bolong", as the accused Mr. HAMDANI, he was ex PT. OSAGA  MAS UTAMA Worker, the man like Mr. HAMDANI let alone got special service, not to mention verdict was falled in fact he was forced to spend 2 months at the Youth Tangerang jail whereas there were the other corruption accused like Syamsul Nursalim, Prayogo Pangestu, with the reason was sick they were good sleep in Luxurious Hospital Mount Elizabeth Singapore. And also Mr. Beddu Amang was still enjoy at home although the first court instance of South Jakarta have decided to himself was guilty in corruption case Tukar Guling Tanah Goro. In such a case whatever the reason, The law is still discriminatory, where is the principle Equality Before the Law ?  &lt;/li&gt;&lt;li align="justify"&gt;Around September 2001, ever up to now a case,  ENDIN WAHYUDIN has reported Mrs. MANIS KAHAR and Mrs. SOEPRAPTINI SOEPRAPTO, They was justice of suprame court and they was remanded to the court because have done CCN (read KKN) Corruption, Collusion and Nepotism). Demand of Prosecutor was refused by the court with the reason that was the demand of Prosecutor overlapping and between witness explaination ENDIN WAHYUDIN in front of the court and investigation official report was different.  Apart from correct or incorrect of judges considering who decided the case, this form a dirty strategic because with he wanted to appeal to a judge at higher court level, it would be take so long and  he was bored waiting, tired, he was sick of this system, the while of the same time ENDIN WAHYUDIN who from the beginning were a reporter then become a convict and he was demanded to the court with accusation was slander and libelous. How the result ? the result of course guessable, and finally he was decided guilty. From this case  only as much as was mirror one of case from many cases abusive speech  of law enforcement in our country. as if the verdict have meaning as early warning to society in order don't try to report justice of suprame court in the thing of KKN...???!!!!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;And uproar again, about Tommy Soeharto's judicial review, he was dicided for free  by   justice of suprame court with the reason there is Novum (new evidence), and the others of considering that capacity Tommy Soeharto in PT. GORO BATARA SAKTI as a Commissioner who  according evaluation of judges which headed by Mr. Taufik, SH., in press conference on AN TV 7 October 2001, he said if a Director of company have done a criminal act, the commissioner could not ask for responsibility. if like this any possibility foreign investor will be run away, and this is very dangerous for developing country like Indonesia. the considering is digression contains reality, because juridical heavy is very weak, as justice of suprame court who was presiding over the case should  they are the one that doesn't have them feet firmly planted in conviction only, but the conviction that them got passing by material authentication and not formal authentication that stiff and legalistic like that, that is  only based on limits of competence between commissioner and director as mention in limited liability Company (Perseroan Terbatas (PT)) regulations No. 1 year 1995 Juncto No. 40 year 2007. And precisely commissioner who the one hold of controlling to a company, and need to remember that Tommy Soeharto's Judicial Review have received after he has submitted of clemency to president of Indonesia, and the clemency was rejected. What happen to My country?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-5903140302434677482?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/O-sFrvxD0jw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-16T04:30:35.404+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/11/unfairs-cases-part-1.html</feedburner:origLink></item><item><title>Flash Back</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/vZs-zAZgOE8/flash-back_29.html</link><category>Indonesian Mentallity</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Sun, 07 Dec 2008 14:50:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-2168954411500456127</guid><description>Since 1965 until 2008, Indonesian too young country to talk about Justice, Indonesia is too long colonized by Netherlands during 3.5 centuries and under Regime of Soeharto during 35 years. And the colonialism was hardness of impact in build Indonesian people by mentality. Indonesian mentality is an empire characteristic, it can be look so many kingdoms for along long time ago before 1965 until colonial and up to now still any a kingdom in Indonesia. The Netherlands as long as colonialism time has been influencing in formation mentally of Indonesian people and then strengthen the characteristic. My opinion, there are characteristics of kingdom mentality in Indonesian law society and Indonesian administration, and that are Power Syndrome is a mentally characteristic which infected of the government official. They have been loved with the occupation, and they will be defense with anyway in order to long even subordinates has done a mistake. And inclined to Profess Principle of Seniority, always make a cult of individual a leader by redundant so the leadership will be inclined the longer and its seems like dynasty or empire because the leader will be feel get response and honor from community so they have a aim to be continue and defense the leadership.

Because of The Netherlands colonialism take so long colonized in Indonesian, they were making rule until at present still valid in law of Indonesian, for example : Criminal Code (Wetboek van Strafrecht), Civil Code (Burgerlijke Wetboek), Trade Code (Wetboek van Koophandel), and The Netherlands colonialism has been making classify Indonesian Community become three group, That is : 1. Europe Group (the regulation is Rgelement op de Bergerlijke Rechtsvordering), 2. Bumiputera dan Foreign East (the regulation is Herzeine Indonesische Reglement (H.I.R, 3. Ambon, Aceh, West Sumatera, Palembang, Bali, Kalimantan, Minahasa, and so on,(The Regulation is Rechtreglement voor de Buitengewesten). The Regulations are still valid law and any no longer valid. That is way Indonesian people who consists of ethnic, relegion and race, so each ethnic always feel the best ethnic from the others ethnic, because The Netherlands has made divisive and classify of ethnic, religion, race. The life like that has habitual and this condition so hard to be one and also it was easier to be divided and to act under provocation.

And during The Ducht time, they were teaching how collusion, nepotism and curruption, start from the kingdom time until this time, and Indonesian people has no leader which able unite firmly of Indonesian diversity, we are almost hear racial unrest, religion unrest in Poso, Ambon, and so much the others.I think Indonesian so hard to be change by shortly, and with Indonesian deversity, Indonesian mentality, the longer the more collusion, corruption and nepotism, it is easier the other race and nation will be destroy or so hard to forward without another nation intervention, is it not Indonesian country until this time still exist because intervention from all sorts of state ?

In Regime of Soeharto, We were as if bewitched, situation like was peaceful,but acctually he have resigned from president of Indonesia, so many corruption cases had disclosed. During Regime of Soeharto the habitual life with condition empire characteristic was still keep on going, and so many people who fight to the government become hard life and also was removed.And the most important thing in Indonesian so many people life in poorness and that is happen till this time, I think we know that Indonesian country is very corruption country in Asia and in the world, Indonesia is rich in agriculturar produce, but why so many people life in poorness, if we take around walk in Jakarta, we will feel and see so many people in poorness, but there's no good solution up to now.

At this time also so many cases which not finished by the law, Trisakti's Case, Munir's Case, Lapindo Brantas Case, Soeharto's Case there's no end in front of the court until he's gone, and presently deadline news is error catching by police and so many law society to be victim, even the victim has got torturing and finally they have admitted what they did not do. What really happen in my country ?

Give me Hope, God, and don't be my country from Orde Baru to be Orde Bandit.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-2168954411500456127?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/vZs-zAZgOE8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-08T05:50:00.468+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/11/flash-back_29.html</feedburner:origLink></item><item><title>Complaints And Sighs</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~3/A8PYPWDBotw/complaints-and-sighs_2563.html</link><category>PREFACE</category><author>noreply@blogger.com (Shadows Man)</author><pubDate>Mon, 15 Dec 2008 12:27:45 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2430400790173848508.post-3502734090433840032</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;During I am to be Advocate so many case I handled, but my client majority from the economic of middle class and under, and Chinese ethnic no body with me because I can't not fight in crazy law area, I was happy and success if I have handled  case from Japanese People, case from Netherlands people, and Divorce case. In civil case and criminal case I always get dissappointed, perhaps I am not Collusion expert, not corruption expert, not negotiator expert, I 'm not expert of  negative action in the law, I don't want to be the others man, I Still I, I am I, I am The Silent Advocate, I just watching, feeling, reading, blogging, I am tired by the law.........&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I feel useless to be Advocate after see the law enforcement has inclination opportunist, pragmatic, discriminatory, anomalous, and so far from idealism, materialism oriented, even inclined of Machiavelli inherit which famous the principle " The end Justifies the means.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A politicus who have an ideology "politic of black or white" Sophan Sophian which have submitted withdrawal from chief MPR and DPR (legislative) as a chief of faction PDI, 1 February 2002 with the reason because he has been admitted experience of weariness soul depression during walked on politic life since 1992 which correctness always mistaken and faultness always corrected, even so with me during walk on Advocate Profession I have been experienced of mental shock to see reality at legal forest with fullness of one-sidedness.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Occasionally I feel bashful, uncomfortable with my performance, always elegant with tie, and occasionally like cowboy style, but actually I feel like case broker, but I realize the condition, I feel I have no capability to avoid and to  fight this situation, I don't mean to providing for myself, I think this happen of course there were various reasons, and that is hegemony impact of legal system which prevails. on this condition I am about withdraw from my Advocate but the aim has cencelled.

with I write down in this blog, I hope be a capsule to medecine overcome illness in my heart, and all of my colleague, law society and for all of people.

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;FALSE VERDICT MAKER&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
There are persons in Indonesia My Country false verdict maker, Mr. Pranomo, the Position is Secgen (Secretary General)clerck of Suprame court, the data from according National Ombudsman Commision (KON)in year of 2000 base community report but unclear how result until day, and Mr. JMT Simatupang, the position ex deputy of the first court of south Jakarta, the report from Advocate but never clear and so many the others case was disclosed in these days, corruption, collusion and nepotism, and may be many false verdict maker who make false verdict but never know, this problem sometime make me so hard to receive a lossing in case handle.

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;CONSEQUENCES OF PRESUMPTION OF INNOCENT&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
Convict is considered not guilty, before there is last verdict from the judicature, the meaning of the principle The Presumption of Innocent as above mentioning is valid in Indonesia, but I think has given a conseqcuences in process of criminal case, as follows :
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Always happen police does toture action to accused, before the case bring to court, in order the accused admitted even they never do it, and accused of course can not hold out and then guessalbe they are admmitted without defenses, these things we can look until now so many pepole to be victim in torture by police.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;In fact give an impression that there's no protection of human right as the accused, and this situation always happen if a accused from society under middle level and poorness.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;The accused always get anxious and intimidation as long as investigation in police station, and sometime they surrender to condition and hopeless without defender until get a verdict.
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;But different the principle of Presumtion of guilty, the accused can not catch and tortured just as what they likes by police, because every convict in to the jail have considered guilty, so for what to do that.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2430400790173848508-3502734090433840032?l=justicenojustice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/TheSilentAdvocatesBlog/~4/A8PYPWDBotw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-16T03:27:45.907+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://justicenojustice.blogspot.com/2008/11/complaints-and-sighs_2563.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

