<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:34:37 +0000</lastBuildDate><title>iptek.tionghoanews.com</title><description>Media bacaan digital Tionghoa Indonesia</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (iptek)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>281</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-6185619302519214457</guid><pubDate>Wed, 19 Jun 2013 05:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-19T12:02:51.053+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (32): TAOISME DALAM SEJARAH TIONGKOK</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4V3AK2cRCUQ2PHjcBOkwFxDneifDXUDmgMIBtZjPaDvxlXEG8nyINwvspEhe23gYX0UGFRIINieaVSjtvCHiknUfbQQaYUy6TWotc0HcTO24pCWzYhwVPIzmFOxq-2wAwUJH9ZM-lkRkE/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FVGFvLmpwZw%253D%253D%253F%253D-771054&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4V3AK2cRCUQ2PHjcBOkwFxDneifDXUDmgMIBtZjPaDvxlXEG8nyINwvspEhe23gYX0UGFRIINieaVSjtvCHiknUfbQQaYUy6TWotc0HcTO24pCWzYhwVPIzmFOxq-2wAwUJH9ZM-lkRkE/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FVGFvLmpwZw%253D%253D%253F%253D-771054&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5891055191106552018&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Marilah kita menelusuri sumbernya: Sesungguhnya apa perbedaan secara hakiki antara orang Tiongkok zaman dahulu dengan orang-orang di daratan Tiongkok zaman sekarang ini?&lt;p&gt;Sebenarnya ada satu perbedaan yang sangat mencolok, yaitu orang Tiongkok zaman dahulu sangat mengutamakan Taoisme.&lt;p&gt;Menurut yang dikutip dari Wikipedia, inti pengajaran Taoisme adalah &amp;quot;Dao&amp;quot; (dibaca: Tao, 道) yang berarti tidak berbentuk, tidak terlihat, tapi merupakan proses kejadian dari semua benda hidup dan segala benda-benda yang ada di alam semesta. Dao yang berwujud dalam bentuk benda hidup dan kebendaan lainnya adalah De (dibaca: Te, 德). Gabungan Dao dengan De dikenal sebagai Taoisme yang merupakan landasan kealamian. Taoisme bersifat tenang, tidak berbalah, bersifat lembut seperti air, dan bersifat abadi. Keabadian manusia terwujud disaat seseorang mencapai kesadaran Dao, dan orang tersebut akan menjadi dewa. Penganut-penganut Taoisme mempraktekkan Dao untuk mencapai kesadaran Dao, dan menjadi seorang Dewa.&lt;p&gt;Sejak dahulu orang Tiongkok mulai dari kaum maha bijak hingga rakyat jelata, pada umumnya mempercayai dan mentaati prinsip langit dan manusia menyatu, manusia menyatu dengan langit dan bumi secara harmonis dan eksis dengan saling berketergantungan.&lt;p&gt;Hukum langit tidak berubah, senantiasa bersirkulasi secara teratur; bumi mematuhi pengaturan waktu langit, 4 musim terbagi dengan jelas; manusia menghormati langit dan bumi, merasa bersyukur dan menyayangi berkah, semua ini seperti apa yang disebut &amp;quot;Waktu yang tepat, tanah yang pas dan manusia yang benar&amp;quot;.&lt;p&gt;Dalam konsepsi orang Tionghoa, seluruh aspek dalam ilmu Astronomi, geografi, kalender, kedokteran, sastra hingga konstruksi masyarakat, satu sama lain saling berkaitan dengan pemikiran: &amp;quot;Bertindak mengikuti Tao (hukum) langit&amp;quot;. &lt;p&gt;Dari &amp;quot;Tao&amp;quot; berkembang luas, orang kuno Tiongkok selalu memerhatikan masalah-masalah di ruang multi-dimensi yang tidak berbentuk, mengutamakan &amp;quot;internal&amp;quot;, &amp;quot;spirit&amp;quot;dan lain-lain, misalnya seperti konsepsi&amp;quot;Meridian&amp;quot;, &amp;quot;Qi (Energi) Darah&amp;quot;,&amp;quot;spirit&amp;quot;,&amp;quot;Jiwa&amp;quot;,&amp;quot;2 energi Yin (Negatif) dan Yang (Positif)&amp;quot;dan lainnya, dalam kebudayaan kuno, semua hal tersebut di atas memenuhi atmosfir dan terdapat dimana-mana.&lt;p&gt;Fu Xi (pertengahan abad 29 SM), kaisar zaman kuno Tiongkok melalui &amp;quot;Mendongak mengamati fenomena langit, menunduk mengamati hukum bumi&amp;quot; telah menciptakan &amp;quot;Ba Gua&amp;quot; (ilmu meramal 8 Trigram) tujuannya adalah &amp;quot;Dengan pikiran yang dapat berhubungan dengan kearifan dewata, untuk mengklasifikasi seluruh masalah duniawi&amp;quot;. &lt;p&gt;Sejarawan Sima Qian (135SM-86SM) dalam buku karangannya &amp;quot;Shiji, Wu Di Ben Ji Di Yi (Catatan Sejarah,Catatan Orisinal 5 Kaisar Nomor 1)&amp;quot; mengambil contoh sebuah prestasi besar Kaisar Kuning (Huang Di, 2696SM-2598SM) adalah sebagai berikut: &amp;quot;Menuruti hukum 4 musim dunia, mengestimasi perubahan Yin dan Yang, menjelaskan prinsip kehidupan, berwacana sebab-musabab kelangsungan hidup dan kematian). &lt;p&gt;Laozi (dibaca: Lau Ce) di dalam &amp;quot;Daode Jing&amp;quot; (dibaca: Tau Te Cing, Kitab Moral) mengatakan: &amp;quot;Tao besar, langit besar, bumi besar, manusia juga besar. Dalam wilayah ini ada 4 besar, manusia merupakan satu diantaranya. Manusia mentaati hukum bumi, bumi mentaati hukum langit, langit mentaati hukum Tao, Tao mentaati hukum alam.&amp;quot; &lt;p&gt;Laozi juga mengatakan: &amp;quot;Tidak sesuai dengan Tao akan lebih cepat meninggal.&amp;quot; Ketika Konghucu berkunjung ke Laozi, Laozi memberi wejangan dengan wanti-wanti: &amp;quot;Langit dan bumi tiada yang mendorong berjalan dengan sendirinya; matahari dan bulan tiada yang menyulut, bersinar dengan sendirinya; bintang-bintang tiada yang menata, teratur dengan sendirinya; hewan tiada yang menciptakan, berkembang-biak dengan sendirinya; semua ini adalah ciptaan alam, kalau begitu bagaimana dengan manusia? Manusia dilahirkan, dapat meninggal, dapat memperoleh kemuliaan dan terhina, semuanya tergaris dalam Tao alam. Melaju mengikuti prinsip alam, bertindak mentaati Tao alam, maka dengan sendirinya negara akan terurus dengan baik, manusia pun dapat membenahi diri dengan baik.&amp;quot;&amp;#160;&amp;#160; &lt;p&gt;Manusia arif nan agung Konghucu, seumur hidupnya menelusuri &amp;quot;Maha Tao&amp;quot;, berdasarkan pemahamannya atas &amp;quot;Tao&amp;quot;, ia telah menyusun seperangkat hubungan etika ortodoks yang lengkap yakni: &amp;quot;Kebajikan, solider, kesopanan, kebijaksanaan dan integritas&amp;quot;, budaya konfusianisme dimulai dari kaisar Hanwu (156 SM-87 SM) dinasti Han Barat dan telah menjadi budaya ortodoks Tiongkok. &lt;p&gt;Setelah itu, agama Buddha menyebar masuk ke Tiongkok, menghormati Buddha dan berkultivasi Buddha lantas menjadi tren yang kemudian telah menciptakan para ahli filsafat dan manusia berbudiluhur secara turun temurun, meskipun agama Buddha nyaris lenyap dari tempat asalnya di India, namun telah berakar dan bersinar cemerlang di bumi Tiongkok yang respek terhadap ajaran sang Buddha dan Taoisme. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/06/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_19.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4V3AK2cRCUQ2PHjcBOkwFxDneifDXUDmgMIBtZjPaDvxlXEG8nyINwvspEhe23gYX0UGFRIINieaVSjtvCHiknUfbQQaYUy6TWotc0HcTO24pCWzYhwVPIzmFOxq-2wAwUJH9ZM-lkRkE/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FVGFvLmpwZw%253D%253D%253F%253D-771054" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-330077831561439527</guid><pubDate>Wed, 19 Jun 2013 04:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-19T11:59:55.905+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (31): MENGENAL DUNIA SECARA TEPAT</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgk2ot8Ij_rLweIWr1NeUuesWbTA3sNqb7fYwiDaFMI_nBjW6Gm1W3hwPzBs7whjsWe2xWLvmSRdEOovBgR8RzHT1HgWLO-TV-YJB6hHIIomxXmH4XGdM6AQdAzrw-r40R9goVDUU53Pai/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-795906&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgk2ot8Ij_rLweIWr1NeUuesWbTA3sNqb7fYwiDaFMI_nBjW6Gm1W3hwPzBs7whjsWe2xWLvmSRdEOovBgR8RzHT1HgWLO-TV-YJB6hHIIomxXmH4XGdM6AQdAzrw-r40R9goVDUU53Pai/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-795906&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5891054441598387442&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Walaupun kekuatan Negara Tiongkok sepanjang zaman juga naik turun, akan tetapi kedudukkannya di tingkat internasional sebagian besar waktu adalah sangat menonjol....&lt;p&gt;Perlu dicatat, penemuan-penemuan Tiongkok zaman kuno yang bisa kita dapatkan sekarang ini hanyalah merupakan sebagian dari keberhasilan cemerlang dalam sejarah Tiongkok. Peradaban Pra Dinasti Qin (peradaban sebelum Dinasti Qin didirikan pada 221 SM) telah terjadi pemutusan besar dalam bidang kebudayaan karena peristiwa pembakaran buku besar-besaran oleh Kaisar Qin (dibaca: jin. Kitab yang sekiranya membahayakan tahta Qin dimusnahkan, termasuk buku tentang ilmu pengetahuan).&lt;p&gt;Ilmu ramalan tumbuh subur pada Dinasti Han (202 SM – 220). Di dalam buku ramalan itu, terdapat pula sejumlah besar ilmu pengetahuan alam, tapi demi kepentingan penguasa untuk memperkuat otokrasinya, buku-buku ramalan tersebut kemudian dilarang dan dimusnahkan oleh penguasa Dinasti Wei dan Jin (220 – 589), dengan demikian sejumlah besar penemuan iptek sebelum Dinasti Qin dan Han telah hilang tak terwariskan. Di bawah ini sebuah contoh pembuktian.&lt;p&gt;Pada 1 Maret 1994, galian patung no.2 dari patung-patung prajurit dan kuda yang dikubur mendampingi jenazah Kaisar Qinshihuang yang tersohor, mulai digali. Di dalam galian ditemukan sejumlah pedang perunggu dengan panjang 86 cm, pada bilah pedang terdapat 8 buah bidang pertemuan yang setelah diukur oleh para arkeolog menggunakan jangka lengkung, didapati selisih antara 8 sisi tajam setiap pedang tidak sampai sehelai rambut. 19 pedang perunggu yang telah tergali semuanya adalah demikian.&lt;p&gt;Struktur internal sejumlah pedang perunggu tersebut sangat halus dan padat, bilah pedang mulus berkilau, kurai poles pada sisi tajam pedang sangat halus, tekstur atau kembangannya rapi dan presisi. Mereka telah terkubur di dalam tanah selama 2.000 tahun lebih, ketika digali tetap cemerlang seperti baru dan luar biasa tajam.&lt;p&gt;Setelah dilakukan pengujian oleh para peneliti ditemukan, pada permukaan pedang terdapat selapis senyawa garam kromium setebal 10 mikron (1 micron = 0,001 millimeter). Namun yang mengherankan, kromium merupakan sejenis logam langka yang sangat tahan korosi, kandungan kromium di dalam tambang bumi sangat rendah, juga sangat tidak mudah diekstraksi.&lt;p&gt;Lagi pula kromium juga merupakan sejenis logam yang tahan suhu tinggi, titik leburnya mencapai 1.907 derajat. Yang lebih sukar dibayangkan lagi adalah, metode pengolahan oksidasi garam kromium tersebut merupakan teknologi canggih yang baru muncul pada zaman sekarang. Sebuah teknologi yang baru tercipta di Jerman pada 1937 dan disusul AS pada 1950, dan kedua negara itu telah mengajukan hak paten.&lt;p&gt;Akan tetapi, kejutannya tidak berhenti sampai di situ. Ketika membersihkan lubang galian no.1, peneliti menemukan sebuah pedang perunggu telah melengkung tergencet oleh sebuah patung tembikar seberat 150 kilogram. Tingkat kelengkungannya melebihi 45&amp;#176;. Di saat patung tembikar dipindahkan dari atas pedang, terjadi sebuah keajaiban yang mengejutkan, pedang perunggu yang relatif sempit dan tipis tersebut, dalam sekejab terpental menjadi lurus rata, pulih secara alami.&lt;p&gt;Shape memory alloy (bentuk memori logam campuran) yang didambakan oleh ahli metalurgi zaman kini, ternyata muncul di dalam makam zaman kuno yang berusia lebih dari 2.000 tahun.&lt;p&gt;Jika kita sekarang sudah dapat menguasai teknik tersebut dan diterapkan pada mobil, ketika penyok terjadi benturan, begitu dipanasi sedikit atau ditangani sebentar secara mekanikal, maka bentuknya akan segera kembali ke asalnya!&lt;p&gt;Kecanggihan kebudayaan kuno Tiongkok memperoleh pujian di seluruh dunia, walaupun Tiongkok setelah diperintah oleh PKT sejak 1949 para penelitinya belum memperoleh hadiah Nobel dalam bidang teknologi, namun terutama lembaga penelitian ilmiah di negara-negara asing masih tetap menyambut kehadiran mereka.&lt;p&gt;Lagi pula sejumlah fisikawan dari daratan Tiongkok begitu hengkang dari RRT, tak lama kemudian sudah memperoleh hadiah Nobel. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/06/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgk2ot8Ij_rLweIWr1NeUuesWbTA3sNqb7fYwiDaFMI_nBjW6Gm1W3hwPzBs7whjsWe2xWLvmSRdEOovBgR8RzHT1HgWLO-TV-YJB6hHIIomxXmH4XGdM6AQdAzrw-r40R9goVDUU53Pai/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-795906" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-2274372581001478062</guid><pubDate>Tue, 28 May 2013 08:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-28T15:42:22.590+07:00</atom:updated><title>KEKUATAN BERTOBAT</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4BjveFLEVF6L4LHMdeOPTl0roUTs-cH4iet4TMWMQmmbUZ-BmQ_JnuxkwKgGKmwxnu5w_Md2GeYK_h7QcWsGL8dN2IHKlZkQDIycELpv0zYBWqxZUGjhxpE0liETjX151p67qE9Pk3ylZ/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9iYXQuanBn%253F%253D-742590&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4BjveFLEVF6L4LHMdeOPTl0roUTs-cH4iet4TMWMQmmbUZ-BmQ_JnuxkwKgGKmwxnu5w_Md2GeYK_h7QcWsGL8dN2IHKlZkQDIycELpv0zYBWqxZUGjhxpE0liETjX151p67qE9Pk3ylZ/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9iYXQuanBn%253F%253D-742590&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5882947888375977650&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Pada zaman dulu, bertobat dianggap sebagai perilaku yang selalu dipegang teguh oleh seseorang yang bermoral tinggi dan bijaksana, yang dalam kehidupan nyata tidak membawa makna apa pun. Bertobat ibarat sebuah vas bunga yang indah, dipenuhi dengan kehidupan yang runyam.&lt;p&gt;Jika membaca cerita sejarah, terkadang kita melihat kata-kata &amp;quot;bertobat&amp;quot;, hati terasa bergolak perlahan, dan meninggalkan jejak dalam benak. Ketika jalan kehidupan terus bergulir, mau tak mau timbul rasa penasaran, seberapa besarkah kekuatan tobat yang berasal dari lubuk hati paling dalam?&lt;p&gt;***&lt;br&gt;Yang patut dibahas adalah kisah Raja Ashoka yang merupakan raja generasi ketiga dari Dinasti Maurya (Dinasti Merak) kerajaan India kuno. Menurut catatan sejarah, demi merebut tahta, Raja Ashoka membunuh saudara dan saudari kandungnya sendiri kemudian dinobatkan menjadi raja perampas tahta, juga merupakan penguasa yang kejam.&lt;p&gt;Delapan tahun setelah berkuasa, Ashoka menyerang Kerajaan Kalinga di Timur Laut, Ashoka menyaksikan sendiri 150.000 orang dalam perang itu menjadi tawanan, 100.000 orang tewas terbunuh, terutama kematian warga sipil yang mengenaskan, bencana dan penderitaan yang dialami rakyat akibat perang, membuatnya menyesal dan galau. Penyesalan yang mendalam itu membuat Ashoka menghentikan perluasan wilayah dengan kekuatan militer, dan kemudian menjadi pengikut Buddha.&lt;p&gt;Saat Ashoka menghimbau rakyatnya untuk menjalani kehidupan yang bermoral, ia juga menuntut dirinya dengan ketat, menjalani kebajikan dan taat pada norma-norma, tidak hanya banyak menderma bagi fakir miskin dan para pelayannya, juga mendirikan rumah sakit serta taman ramuan herbal bagi rakyat di negaranya; tidak hanya menghapus hiburan beringas berupa adu hewan di seluruh negeri, juga tidak mengizinkan menyembelih atau menggunakan hewan sebagai korban persembahan. Ia juga membatasi permainan berburu di kalangan bangsawan dan keluarga kerajaan.&lt;p&gt;Respek dan ketulusan Ashoka memperlakukan makhluk hidup telah mengubah citra sebelumnya sebagai seorang diktator kejam dan menjadi seorang raja yang tiada tandingannya dalam sejarah India.&lt;p&gt;Dalam sejarah, Ashoka memang membunuh dengan beringas, tetapi setelah ia bertobat, kekuatan ini tidak hanya mendukung Ashoka untuk mewujudkan berbagai hal yang tidak dapat diwujudkan oleh banyak raja lain, juga menerapkan pemerintahan yang penuh welas asih di bawah pengaruh agama Buddha, serta memperlakukan rakyatnya dengan baik.&lt;p&gt;Ashoka menjadikan diri sebagai teladan, dengan niat baik nan tulus, menjalankan kehidupan yang bermoral, telah menggugah kerajaannya sendiri. Kekuatan bertobat sungguh agung, tidak hanya menghasilkan prestasi sebagai raja yang sukses, ia juga memenangkan kehormatan yang cemerlang baginya, dan meninggalkan nama harum sepanjang masa.&lt;p&gt;***&lt;br&gt;Di masa PD II, tentara Jerman menyerang Belgia dan menduduki kota peristirahatan Wesly. Mayor Krupp yang baru saja menjabat sebagai komandan garnisun mendapat perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Liszt: &amp;quot;Tiba di Rumah Sakit Kehormatan Militer di Belgia, bunuh seekor sapi jantan yang bernama Ritter (Knight).&amp;quot;&lt;p&gt;Mayor Krupp sangat heran, kenapa seorang jenderal harus berseteru dengan seekor sapi. Wakil jenderal itu memberitahunya, dalam perang di Sungai Sutton pada PD I, Jenderal Liszt yang waktu itu masih berpangkat letnan dua diseruduk oleh seekor sapi hingga buta mata kanannya, ketampanannya pun sirna karena hanya bermata satu, sehingga Liszt sangat membenci sapi itu.&lt;p&gt;Mayor Krupp terpaksa menuruti perintah atasannya, saat akan menembak, ia justru mendapat protes dari para tawanan tentara Belgia yang marah. Mereka menuntut agar Mayor Krupp memperlakukan sapi itu layaknya tawanan perang, karena sapi itu pernah berjasa dalam perang dan diberikan pangkat kolonel oleh raja. Mayor Krupp pun tertegun seketika: sapi ini ternyata berpangkat militer, dan bahkan lebih tinggi daripada pangkat Mayor Krupp!&lt;p&gt;Menurut kesepakatan Jenewa, ia tidak berhak menembak mati sapi itu. Dan menurut aturan markas tawanan perang militer Jerman, hanya tawanan perang yang melawan atau melarikan diri yang boleh ditembak mati di tempat.&lt;p&gt;Karena Mayor Krupp melihat bahwa sapi tua itu tidak hanya mengerti untuk tidak melewati batas garis putih peringatan, meskipun kaki kanan bagian belakangnya patah terkena ledakan ranjau dan diperbudak oleh tentara Jerman, sapi itu tetap tenang, sehingga ia pun takjub melihatnya. Di saat timbul rasa hormat pada sapi itu, ia memutuskan untuk memberikan perlakuan tawanan perang yang sama bagi si sapi, perang manusia tidak seharusnya menjadi alasan untuk membunuhnya.&lt;p&gt;Oleh karena itu Mayor Krupp didamprat habis-habisan oleh Jenderal Liszt. Jenderal yang geram itu mengirim anjing penjaganya yang bernama Wolf untuk menamatkan sapi itu. Tapi setelah duel sengit antara Wolf dengan sapi, keduanya menjadi teman baik yang tak terpisahkan.&lt;p&gt;Berita ini semakin membuat Jenderal lebih murka, di tengah kemarahan ia mencabut pistol dan hendak menembak mati sapi yang dibencinya dengan tangannya sendiri, tapi justru dihalangi oleh anjing kesayangannya, Wolf pun mati seketika. Jenderal yang penuh amarah itu sekali lagi mengarahkan pistolnya ke sapi tua, setelah 5 menit saling berhadapan, tangan Liszt yang menggenggam pistol itu pun tertunduk lesu, dan memerintahkan orang-orang di sekitarnya untuk memperlakukan sapi tua itu dengan baik.&lt;p&gt;Dalam buku hariannya hari itu, Liszt menulis: &amp;quot;Dari sepasang mata seekor sapi, aku melihat cahaya Tuhan.&amp;quot; Tiga hari kemudian, seluruh penjara tahanan perang di Belgia menerima surat perintah yang ditandatangani oleh sang Jenderal yang isinya: harus memperlakukan tawanan perang sesuai kesepakatan Jenewa, melarang segala bentuk penyiksaan dan pembunuhan terhadap tawanan perang.&lt;p&gt;Setelah PDII berakhir, banyak jenderal senior yang ditangkap oleh pemerintah Belgia dan dihukum, sedangkan Jenderal Liszt dimaafkan oleh rakyat Belgia karena perintahnya melindungi para tawanan perang, ia sama sekali tidak dituntut dan melewati masa tuanya dengan tenang di Jerman Barat.&lt;p&gt;Cerita sejarah, saat dikisahkan, membuat pendengarnya merasakan kekuatan bertobat yang terpancar, yang dapat membantu orang memutar-balik nasib buruk dan akhir yang membahayakan. Merenungkan kembali cerita-cerita ini, saat suatu hari kita memahaminya, baru akan dirasakan betapa besarnya kekuatan bertobat, dan mengubah sama sekali pandangan dungu di masa muda.&lt;p&gt;Mengumpulkan semua cerita ini, melihat gambaran yang terbuka, kekuatan yang indah itu, saat menggugah hati manusia yang tak sempurna, juga memperkaya hati membuatnya menjadi semakin indah dan semakin baik. Kisah-kisah itu pun seolah memperlihatkan sebuah petunjuk cerah yang memandu kita untuk menelusuri dan merenungkannya. [Elisabeth Wang / Banda Aceh]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/kekuatan-bertobat.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4BjveFLEVF6L4LHMdeOPTl0roUTs-cH4iet4TMWMQmmbUZ-BmQ_JnuxkwKgGKmwxnu5w_Md2GeYK_h7QcWsGL8dN2IHKlZkQDIycELpv0zYBWqxZUGjhxpE0liETjX151p67qE9Pk3ylZ/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9iYXQuanBn%253F%253D-742590" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-7880126983124749818</guid><pubDate>Tue, 28 May 2013 05:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-19T14:54:42.551+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (30): MENGENAL DUNIA SECARA TEPAT</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5nmB686oxKZBzdKd8OC15cOuBQevFQT-f_nWqnyYcnqZM1bAFsFu-epCXQMJ7d_QZ0E62lrI37tlOZrWj9EKDS_PDYz5ODVki1YYFjKoa9AUARnKrQkMUgbGh5hH-UHLPjmwWsdd67bI5/s1600/Peradaban.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;133&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5nmB686oxKZBzdKd8OC15cOuBQevFQT-f_nWqnyYcnqZM1bAFsFu-epCXQMJ7d_QZ0E62lrI37tlOZrWj9EKDS_PDYz5ODVki1YYFjKoa9AUARnKrQkMUgbGh5hH-UHLPjmwWsdd67bI5/s200/Peradaban.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Karakteristik terpenting dari aksara Tionghoa yang membedakan dengan huruf lainnya adalah sifat simbolis dan holografisnya, kapasitas informasi berlimpah yang terkandung dalam setiap huruf itu sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kita mencoba menilik sejumlah fakta konkrit dari beberapa ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman Tiongkok kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Astronomi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamatan terhadap nova (bintang baru) dan supernova, Tiongkok kuno adalah yang paling awal di dunia, lagipula hasil pengamatannya sangat lengkap dan terperinci. Kalender terpadu Yin-Yang yang paling awal di dunia, setidaknya telah digunakan dalam jangka panjang sebelum Dinasti Shang (abad ke-17 – 11 SM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyelaraskan siklus peredaran Matahari, Bumi, Bulan, merupakan sejenis kalender yang memadukan keunggulan kalender umum Yang dan kalender Yin, dan menyelaraskan kontradiksi dua kalender tersebut. (Perhatikan, kalender Tiongkok sekarang pada umumnya disebut &quot;Kalender Yin&quot;, namun pada hakekatnya ia adalah sejenis kalender terpadu Yin dan Yang, sedangkan kalender yang umum digunakan di seluruh dunia sekarang ini hanyalah murni kalender Yang atau disebut pula sebagai Kalender Gregorian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Teknik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta penebar benih serba guna yang unik (dapat sekali jalan menyelesaikan penggalian parit, penanaman benih, penebaran pupuk, menutup kembali lubang dan pemadatan tanah), alat peniup sekam padi dan tali pengendali kuda, semua ini menjadi pelopor dunia selama 1.800 – 2.000 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik inti mesin uap terkemuka di dunia eksis selama 1.200 tahun; proses pembuatan baja jenis Siemens menjadi terkemuka di dunia selama 1.300 tahun; jembatan batu lengkung satu lubang dua sisi pundak jembatan terbuka telah mendahului dunia selama 500 tahun; rantai transmisi terkemuka di dunia selama 800 tahun; pengecoran dan pembuatan baja dan alat peniup hidrolik terkemuka ada di dunia selama 1.900 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang matematika:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qin Jiushao (1208 - 1261), seorang ahli matematika zaman Dinasti Song Selatan, pada 1247 menciptakan metode hitung rumus kesamaan tinggi, telah mendahului Horner (1819) dari Inggris 500 tahun lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilangan Pi dari hitungan Zu Chongzhi (429 – 500), ketepatannya hingga 7 angka di belakang desimal, 1.000 tahun lebih awal dari negara Eropa. Teori Gou Gu (Teorema Pythagoras) ditemukan oleh ahli matematika Shang Gau di zaman Dinasti Shang (abad 17 SM – abad 11 SM) pada abad 11 SM, mendahului penemu pertama dari negara barat Pythagoras selama 500 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli Matematika Liu Hui dari Kerajaan Wei (403 SM – 225 SM) berulang kali menggunakan teori Gou Gu untuk menemukan Pi, dalam karyanya &quot;Haidao Suanjing&quot; selangkah lebih maju lagi, telah mengembangkan Teori Gou Gu menjadi Teknik Pengukuran Ulang Perbedaan Teori 4 Pythagoras yang telah 1.000 tahun lebih mendahului negara-negara lain di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Aksara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksara dapat menandakan peradaban umat manusia, mewakili cara pemikiran dan taraf perkembangan berbagai bangsa yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan karakteristik terpenting aksara Tionghoa dengan huruf lainnya adalah sifat simbolis dan holografisnya, kapasitas informasi yang berlimpah terkandung dalam setiap aksara itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksara Tionghoa merupakan sejenis huruf yang menyampaikan artinya, perkataannya singkat namun mengandung arti yang mendalam, menyatu-padukan suara, bentuk serta maknanya, jauh melampaui bahasa Inggris, Prancis dan bahasa lainnya, karena mereka hanya menyampaikan suara huruf, mewakili sejenis suara, tidak mengandung makna yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekjen Asosiasi Pendorong Kemajuan Pendidikan (Huruf) Kanji Jepang, Ujikawa Hiroyuki mengatakan, ketika sang ibu mendidik bayi yang masih disusui, jika hanya mengajarkan pelafalannya saja, maka bayi tidak mudah langsung mengingatnya, namun jika dibarengi dengan memperlihatkan hurufnya, maka dapat dengan cepat diingat si bayi, seakan-akan diantara bayi dengan huruf Kanji memiliki daya penghubung bawaan lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Mei 1982, psikiater Dr. Chard Deline menulis buku yang dipublikasikan di majalah Nature, sangat menggemparkan dunia. Ia telah melakukan penyelidikan terhadap IQ anak di lima negara, yaitu Inggris, AS, Prancis, Jerman dan Jepang. Ditemukan bahwa rata-rata IQ anak-anak di 4 negara Barat adalah 100, sedangkan di Jepang rata-rata 111, penyebabnya adalah anak Jepang telah belajar huruf Kanji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencetus teori revitalisasi negara dengan huruf Kanji, peneliti Komite Pendidikan Tokyo, Profesor Ishii, dalam bukunya Cara Mengembangkan Kecerdasan Balita menjelaskan: melalui beberapa kali pengujian ulang, hasilnya menunjukkan, jika huruf Kanji tidak diajarkan kepada anak usia dini, IQ-nya juga akan sama dengan anak orang Barat. Namun setelah belajar huruf Kanji, kondisinya akan berubah: jika diajarkan sejak usia 5 tahun, pada 1 tahun sebelum masuk sekolah, IQ-nya dapat mencapai 110; jika diajarkan sejak usia 4 tahun, belajar 2 tahun, IQ-nya dapat mencapai 120; jika diajarkan sejak usia 3 tahun selama 3 tahun, IQ-nya dapat mencapai 125-130.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuat seorang guru Prancis mengatakan: &quot;Aksara bahasa Tionghoa diajarkan pada anak-anak Prancis, tujuan utama bukan untuk menguasai sebuah alat bahasa lainnya, melainkan adalah melalui belajar huruf Tionghoa untuk mengembangkan kecerdasan anak-anak Prancis.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Lu Suixian dari Australia juga menemukan: &quot;Tata bahasa Tionghoa paling cocok dengan tata bahasa matematika. Matematika hanya 10 angka sudah dapat memanifestasikan segala nilai angka, pertama adalah melalui penggabungan yang fleksibel secara berlapis-lapis, kedua adalah melalui perubahan urutan simbol, ketiga melalui sebuah istilah multi karakter. Bahasa dan huruf Tionghoa justru bersandarkan 3 poin tersebut, dengan hanya lebih-kurang 7.000 huruf sudah dapat menghadapi segala aspek dari masyarakat modern ini. Inilah satu di antara penyebab utama tingginya IQ matematika anak-anak Tiongkok.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf Tionghoa juga merupakan huruf yang paling mampu meningkatkan kemampuan asosiasi seseorang. Memadukan berbagai aspek di atas, boleh jadi huruf Tionghoa merupakan sebuah mutiara yang sangat berharga dan sebuah keajaiban dalam peradaban umat manusia. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_28.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5nmB686oxKZBzdKd8OC15cOuBQevFQT-f_nWqnyYcnqZM1bAFsFu-epCXQMJ7d_QZ0E62lrI37tlOZrWj9EKDS_PDYz5ODVki1YYFjKoa9AUARnKrQkMUgbGh5hH-UHLPjmwWsdd67bI5/s72-c/Peradaban.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-713560764024075139</guid><pubDate>Sat, 18 May 2013 07:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-19T14:56:35.275+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (28): MENGENAL DUNIA SECARA TEPAT</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirFM57lsX3tQEPucm1ofM0NMlsDyOwEbI3ucJIEgk_GhV9UUPpWGgIsDvpkbihi3_C0U5sFI-eocmQIXvbt01UW-SgTcrjfE1EFkafWM7Spn42uB9OLYnGIbIJHZWpPXZ_3ax81LmP4_Et/s1600/Dunia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirFM57lsX3tQEPucm1ofM0NMlsDyOwEbI3ucJIEgk_GhV9UUPpWGgIsDvpkbihi3_C0U5sFI-eocmQIXvbt01UW-SgTcrjfE1EFkafWM7Spn42uB9OLYnGIbIJHZWpPXZ_3ax81LmP4_Et/s200/Dunia.jpg&quot; width=&quot;157&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Rakyat Tiongkok yang berpenduduk 1 miliar lebih, di bawah sistem Komunis telah berlalu 60 tahun lebih, namun tiada satu pun bidang keilmuan meraih hadiah Nobel. Ada yang berpendapat kreativitas bangsa Tionghoa sebenarnya memang kurang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu bagaimana baru dapat melaksanakan spiritualitas, moralitas, integritas dan keterbukaan yang sejati? Atau dengan lain kata, bagaimana memegang dengan tepat tingkat pelaksanaan tersebut? Kita dapat melalui sejarah Tiongkok serta kebangkitan dan kemunduran perkembangan iptek sekarang ini sebagai contoh tipikal untuk mencari beberapa petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berpendapat kreativitas bangsa Tionghoa memang kurang; juga ada yang mulai rendah diri, menganggap bangsa Tionghoa sejatinya memang tidak pintar, rendah IQ-nya; ada juga yang berspekulasi, apa yang disebut &quot;inferioritas&quot; dalam gen bangsa Tionghoa merupakan penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya semua ini dapat dijelaskan sepenuhnya oleh sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban Tionghoa merupakan salah satu peradaban paling kuno di dunia, juga merupakan satu-satunya peradaban yang terpadu dan berkesinambungan di dunia. Banyak sekali kristal keberhasilan bangsa Tionghoa di tengah proses sejarah yang panjang ini, pernah mendahului Barat beberapa ratus tahun bahkan ribuan tahun, antara lain astronomi, kalender, matematika, teknik mesin serta etika dan filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut statistik &quot;Kronologi Peristiwa Besar Ilmu Alam&quot; yang diterbitkan oleh Penerbit Rakyat Shanghai pada 1975 tercatat, sebelum abad ke-16, dalam 270 butir penemuan ilmiah penting di seluruh dunia, Tiongkok menyumbang 136 butir. Dalam statistik &quot;Kronik Peradaban Manusia&quot; (Jilid Iptek terbitan 1981) oleh seorang warga Jerman bernama Werner Stein, sebelum abad-16 penemuan ilmiah besar di seluruh dunia berjumlah 152 buah, dua negara pemilik terbanyak masing-masing Yunani (54 buah) dan Tiongkok (24 buah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun statistik-statistik tersebut memiliki kecenderungan tertentu, juga belum tentu sangat tepat, namun secara garis besar dapat dijelaskan, dalam bidang Ilmu pengetahuan Alam sebelum abad ke-16, Tiongkok memang benar telah berada di barisan depan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1986, berdasarkan bahan dari buku &quot;Sejarah Iptek Tiongkok&quot; karangan Joseph Needham, ilmuwan Robert K. G. Temple menulis sebuah buku &quot;Tiongkok: Negara Penemu dan Pencipta&quot;, dalam buku diperkenalkan 100 buah &quot;No.1 di Dunia&quot; dari Tiongkok. Buku tersebut mendapat penghargaan dari Asosiasi Perpustakaan Amerika Serikat, Akademi Ilmu Pengetahuan New York dan lain-lain 5 penghargaan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The UNESCO Courier, koran resmi UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB) pada 1988 pernah menulis sebuah artikel The Chinese Scientific Genius khusus memperkenalkan buku tersebut dan merekomendasikan kepada seluruh dunia, buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam 43 bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kata pembukaannya, &quot;Barat Berhutang Kepada Tiongkok&quot; tertera: &quot;Sebuah rahasia terbesar dalam sejarah yang belum diketahui manusia adalah, dunia modern dimana kita juga hidup di dalamnya, merupakan hasil bersama dari peradaban Tiongkok dan Barat, dasar penemuan dan penciptaan dari dunia modern sekarang ini mungkin sebagian besar berasal dari Tiongkok. Namun kenyataan tersebut justru tidak diketahui oleh orang-orang di dunia, termasuk orang-orang Tiongkok dan Barat sendiri. Sejak abad ke-17, setelah para misionaris Barat datang ke Tiongkok, rakyat Tiongkok dikejutkan oleh teknologi Barat, dan lupa terhadap keberhasilan bangsanya sendiri.&quot; [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_18.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirFM57lsX3tQEPucm1ofM0NMlsDyOwEbI3ucJIEgk_GhV9UUPpWGgIsDvpkbihi3_C0U5sFI-eocmQIXvbt01UW-SgTcrjfE1EFkafWM7Spn42uB9OLYnGIbIJHZWpPXZ_3ax81LmP4_Et/s72-c/Dunia.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-3612055236935836305</guid><pubDate>Mon, 13 May 2013 13:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-13T20:11:05.592+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (27): BERSIKERAS MENUNJUK JARI SEBAGAI BULAN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7fB7rHCoRlw6tTUFIgZWrqV-8b8_AaqiEpGsYiIjIWT4IORybSLIegXiIZTEFD1THPk74zZqXgCkjSZZjS8W9-J8XM8DTeVVagCWBiah13SY-sGFLXNXMdvJnxmW3bNvTTV3blzoa-iuA/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FQnVsYW4uanBn%253F%253D-765593&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7fB7rHCoRlw6tTUFIgZWrqV-8b8_AaqiEpGsYiIjIWT4IORybSLIegXiIZTEFD1THPk74zZqXgCkjSZZjS8W9-J8XM8DTeVVagCWBiah13SY-sGFLXNXMdvJnxmW3bNvTTV3blzoa-iuA/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FQnVsYW4uanBn%253F%253D-765593&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5877450857628116514&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Dalam agama Buddha ada sebuah pepatah, &amp;quot;Bersikeras menunjuk jari sebagai Bulan&amp;quot;, menyiratkan selapis pengertian sebagai berikut: Jari tangan dapat menunjukkan posisi Bulan, namun jari bukanlah Bulan, memandang Bulan juga tidak harus melalui jari...&lt;p&gt;Banyak orang mengira pada zaman kuno Tiongkok tidak memiliki ilmu pengetahuan. Memang benar, zaman kuno Tiongkok tidak pernah muncul sistem &amp;quot;Ilmu Pengetahuan&amp;quot; seperti ilmu pengetahuan empiris ala Barat, oleh karena mereka beranggapan di zaman Tiongkok kuno hanya mempunyai beberapa pengetahuan ilmiah yang berserakan dan tidak sistematis, ini hanya dapat dianggap sebagai &amp;quot;teknik&amp;quot; dan bukan &amp;quot;Ilmu Pengetahuan&amp;quot;.&lt;p&gt;Sesungguhnya, justru inilah yang ingin kami tekankan disini, bahwa jalur ilmu pengetahuan bukan hanya satu. Ilmu pengetahuan dalam arti yang luas adalah sebuah jalur yang ditempuh oleh manusia dalam mengenal dunia kemudian digunakan untuk mengarahkan perubahan dunia.&lt;p&gt;Ilmu pengetahuan empiris dari Barat dewasa ini memiliki keterbatasan dan cacat yang besar, ia sama sekali tidak dapat mewakili seluruh jalur dan metode yang tercakup dalam definisi yang luas ini. Sebenarnya jalur yang ditempuh oleh ilmu pengetahuan zaman Tiongkok kuno adalah jalur lain dalam mengenal dunia, lagi pula ia berkembang dari sebuah titik awal yang lebih sempurna.&lt;p&gt;Peraih hadiah Nobel ilmu fisika Profesor William Daniel Phillips dalam pidatonya di Konferensi Internasional &amp;quot;Kepercayaan, Ilmu Filsafat dan Ilmu Pengetahuan&amp;quot; yang diselenggarakan oleh Universitas Beijing pada 2010 mengatakan: &amp;quot;Ilmu pengetahuan mutlak bukan satu-satu jendela untuk menjelajahi dunia.&amp;quot;&lt;p&gt;Ilmuwan besar yang sejati seringkali memprakarsai &amp;quot;Berpikir dengan melompat keluar dari bingkai pemikiran&amp;quot; (Think outside the box). Di dalam penelitian ilmu pengetahuan pendahulu kita, yang lebih memiliki makna untuk digunakan sebagai referensi kita, seharusnya adalah metode penelitian dan ideologi pembimbingnya, termasuk semangat mereka dalam mencari kebenaran dan kenyataan, dan bukannya tentang proses penemuan yang konkrit atau definisi, hukum dan teoremanya.&lt;p&gt;Jangan membatasi diri sendiri dengan bingkai yang dibuat-buat. Teori yang telah usang, akhirnya juga sulit menghindari terobosan, terlampaui atau peningkatan oleh generasi penerus, tidak berguna untuk mempertahankannya, semangat ilmiah dan ideologi pembimbing adalah lebih krusial, harus senantiasa dengan pikiran yang terbuka, mempertahankan semangat mencari dari ilmu pengetahuan, barulah merupakan jalur yang tepat.&lt;p&gt;Dalam agama Buddha ada sebuah pepatah &amp;quot;Bersikeras menunjuk jari sebagai Bulan&amp;quot;, menyirat selapis pengertian sebagai berikut: Jari telunjuk dapat menunjukkan posisi Bulan, namun telunjuk bukanlah Bulan, memandang Bulan juga tidak harus melalui jari telunjuk. Jangan dengan cara pertimbangan yang salah, hanya melihat telunjuk tanpa memandang Bulan. Jika misteri dunia diumpamakan Bulan, maka kesimpulan dan hukum terdahulu hanya merupakan telunjuk yang tidak mutlak diperlukan.&lt;p&gt;Kenyataan dari banyak aspek telah memperingatkan kita: duduk dalam sumur melihat langit dan pandangan pendek bagaikan myopia atau terlihat oleh mata baru mau mengakuinya. Semua ini tidak dapat ditolelir, bila ingin mengenal dunia dengan ilmu pengetahuan yang sejati, memerlukan pikiran yang terbuka, dan perlu mendorong &amp;quot;kerohanian&amp;quot;. Sehingga dipandang dari keseluruhan Ilmu Pengetahuan Barat modern, secara konkrit pada aspek mana saja pemikiran kita perlu dibuka sejenak?&lt;p&gt;Pertama, ilmu pengetahuan Barat modern seringkali mengutamakan keterulangan dan pembuktian nyatanya, sesungguhnya ini justru merupakan sebuah mulut sumur yang sangat membatasi orang. Dalam dunia objektif banyak sekali fenomena yang tidak dapat dibuktikan dan diulangi, namun mereka benar-benar eksis secara objektif.&lt;p&gt;Umpama pada suatu saat dalam pikiran kita timbul sebuah pikiran sekilas, mungkin ide tersebut dalam seumur hidup hanya terpikir sekali itu saja. Maka jika ide tersebut sudah tidak dapat terulang lagi, sehingga ilmu pengetahuan empiris modern sama sekali tidak mampu membuktikannya. Selain itu, pengalaman banyak orang dalam hal yang dirasakan langsung atau hal-hal dunia spiritual, itu sendiri memang adalah hal yang sangat tepat. Namun ilmu pengetahuan modern tidak mampu menghadapinya, juga tidak mampu memberi kepastian jelas di dalam internal bingkai yang ditentukan oleh ilmu pengetahuan empiris sendiri. Beberapa hukum dalam lingkup spiritual dan moral yang telah dijelaskan di artikel terdahulu, semuanya tidak mampu dijangkau oleh ilmu pengetahuan empiris modern.&lt;p&gt;Selain itu, hal-hal tentang ruang waktu dimensi lain dan berbagai hal yang disebut fenomena supranatural, ilmu pengetahuan empiris terlebih lagi tidak memiliki hak bicara. Kalau begitu jika hanya karena ilmu pengetahuan sendiri tidak mampu membuktikan hal-hal tersebut, lalu mengabaikan bahkan mengecam ha-hal yang eksis secara nyata, dan bukannya mengintrospeksi diri, bagaimana memperbaiki alat ilmu pengetahuan yang masih kurang sempurna tersebut, jelas adalah sangat tidak bijaksana.&lt;p&gt;Dari aspek lain, fondasi yang didirikan untuk ilmu pengetahuan, yaitu berbagai kebenaran umum (aksioma), juga telah menampakkan keterbatasan ilmu pengetahuan. Tentu saja, setelah dijamin ketepatan kebenaran umumnya, penarikan kesimpulan secara logika yang ketat dari ilmu pengetahuan seringkali tidak ada masalah, tetapi pengajuan kebenaran umum sendiri seringkali didirikan atas perasaan, pada hakekatnya juga adalah relatif tidak dapat dibuktikan, dinilai dari kriteria ilmu pengetahuan juga tidaklah &amp;quot;cermat&amp;quot;.&lt;p&gt;Begitu mendobrak aksioma, juga telah menjebol keterandalan dari teorama dan prinsip asal dari dasar aksioma tersebut. Sesungguhnya, melanggar aksioma juga bukanlah suatu hal besar. Kita ambil ilmu ukur sebagai contoh, setelah menjebol kebenaran umum dari ilmu ukur Euclid, masih tetap ada ilmu ukur non Euclidean, juga merupakan ilmu pengetahuan, bukan ilmu pengetahuan semu, hanya saja ia lebih luas, dapat digunakan di luar kebenaran-kebenaran umum tersebut.&lt;p&gt;Pembuktian nyata dan keterulangan serta fondasi ilmu pengetahuan empiris, yaitu berbagai aksioma, semuanya telah memperlihatkan lingkup yang dapat diterapkan ilmu pengetahuan adalah terbatas. Dalam lingkup yang efektif dari ilmu pengetahuan empiris, kita menaatinya, akan tetapi ketika hal-hal yang kita hadapi telah melampaui lingkup tersebut, di saat sama sekali tidak dapat dibuktikan pada saat ini. Kita juga harus benar-benar menghadapinya secara objektif, dengan sikap mencari kebenaran dari kenyataan, senantiasa dengan pikiran yang terbuka, melakukan analisa secara konkrit dengan spirit &amp;quot;Ilmiah&amp;quot;, dan bukan karena tidak dapat dibuktikan, diulang atau dianggap telah melanggar kebenaran aksioma yang ada dalam pikiran kita dewasa ini, maka langsung ditolak mentah-mentah. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_13.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7fB7rHCoRlw6tTUFIgZWrqV-8b8_AaqiEpGsYiIjIWT4IORybSLIegXiIZTEFD1THPk74zZqXgCkjSZZjS8W9-J8XM8DTeVVagCWBiah13SY-sGFLXNXMdvJnxmW3bNvTTV3blzoa-iuA/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FQnVsYW4uanBn%253F%253D-765593" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-448405783459955691</guid><pubDate>Thu, 09 May 2013 15:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-09T22:29:38.573+07:00</atom:updated><title>MARQUIS WEN DARI WEI, YANG MEMATUHI PRINSIP</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTPJ6y9MEixj6SKWfWctFj2SfdLvBdJ_SMazeW_3PP20Ud3ypeZVWrB5_1RD38wkL-iZRmZ8Sb_SOmqhmGpZJphkD_yWVTB7OJE7GILl1y6SytPGG25aH3SkBg0RtOUrNfVhOHAghWOX0x/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWFycXVlaXMrd2VuK2Rhcmkrd2VpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-778574&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTPJ6y9MEixj6SKWfWctFj2SfdLvBdJ_SMazeW_3PP20Ud3ypeZVWrB5_1RD38wkL-iZRmZ8Sb_SOmqhmGpZJphkD_yWVTB7OJE7GILl1y6SytPGG25aH3SkBg0RtOUrNfVhOHAghWOX0x/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWFycXVlaXMrd2VuK2Rhcmkrd2VpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-778574&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5876002221694675826&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Ada sebuah pepatah kuno : &amp;quot;Toleransi memungkinkan seseorang untuk menjadi murah hati, dan kurangnya keinginan membuat seseorang lebih kuat.&amp;quot;&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Toleransi adalah sifat yang luar biasa, yang berarti memiliki hati yang murah hati dan keadaan yang penuh dengan belas kasih dan tidak mementingkan diri sendiri. &lt;br&gt;Ini adalah kebajikan tradisional dari budaya Cina, kualitas mulia yang diturunkan dari Dewa untuk umat manusia.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sudah waktunya bagi setiap orang untuk menentukan nilai yang paling penting bagi mereka dan mengambil sikap dalam perjuangan antara baik dan jahat karena manusia sudah mulai melawan arus sejarah, merusak budaya tradisional dan nilai-nilai moral, dan memfitnah prinsip-prinsip universal &amp;quot;Sejati, Baik, dan Sabar.&amp;quot;&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Marquis Wen dari Wei Yang Mematuhi Prinsip&lt;br&gt;&amp;#160; &lt;br&gt;Pada 403 SM, Han ( salah satu dari Negara-Negara Berperang Tujuh ) meminta penguasa untuk mengirimkan pasukan Wei untuk membantunya dalam menyerang negara Zhao.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Marquis Wen dari Wei menolak permintaan tersebut dan berkata, &amp;quot;Karena Wei dan Zhao adalah negara persaudaraan, kami telah menandatangani pakta non-agresi timbal balik. Jadi, saya tidak berani memenuhi permintaan Anda..&amp;quot; Setelah mendengar hal ini utusan Han pergi dalam keadaan marah.&lt;br&gt;&amp;#160; &lt;br&gt;Ketika orang-orang di Zhao mendengar apa yang terjadi, penguasa Wei diminta untuk menyediakan pasukan untuk membantu serangan Han. Marquis Wen dari Wei menggunakan penalaran yang sama untuk menolak permintaan Zhao. Utusan Zhao pergi dalam kemarahan juga.&lt;br&gt;&amp;#160; &lt;br&gt;Setelah itu, baik Han dan Zhao berpikir tentang sikap Marquis Wen yang ramah dan toleran dan bagaimana ia bersahabat terhadap kedua negara mereka. Mereka sangat mengaguminya dan menunjukkan rasa hormat kepada negara Wei.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan cara ini, maka Wei menjadi pemimpin dari tiga negara yaitu Wei, Zhao, dan Han. Sebagai hasil dari aliansi ini, negara-negara lain tidak pernah bersaing dengan Wei. ( Dari Zizhi Tongjian, yang menceritakan sejarah China dari periode Warring States di 403 SM sampai awal Dinasti Song di 959 AD). [Ernawati H / Medan]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/marquis-wen-dari-wei-yang-mematuhi.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTPJ6y9MEixj6SKWfWctFj2SfdLvBdJ_SMazeW_3PP20Ud3ypeZVWrB5_1RD38wkL-iZRmZ8Sb_SOmqhmGpZJphkD_yWVTB7OJE7GILl1y6SytPGG25aH3SkBg0RtOUrNfVhOHAghWOX0x/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWFycXVlaXMrd2VuK2Rhcmkrd2VpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-778574" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-8622340506236357746</guid><pubDate>Sat, 04 May 2013 18:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-19T14:58:53.167+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (26): INGIN MENGENAL SISTEM, HARUS MELOMPAT KELUAR DARI SISTEM</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSwWkYDfzF3GThn7Is69YOOPVGBarbMJTycrQKaQdn-qqyZR6HPS0xS-jwYV1-AhXAT2Eysa0u5bvKNwsoQHWseK41dANVeNT4-wFUXRLLEvwt8QdR57Ltbrc2BGQhUKme_jxA9N4GQUEH/s1600/Peradaban26.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;183&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSwWkYDfzF3GThn7Is69YOOPVGBarbMJTycrQKaQdn-qqyZR6HPS0xS-jwYV1-AhXAT2Eysa0u5bvKNwsoQHWseK41dANVeNT4-wFUXRLLEvwt8QdR57Ltbrc2BGQhUKme_jxA9N4GQUEH/s200/Peradaban26.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pepatah kuno mengatakan: &quot;Tidak mengenal wajah asli Gunung Lu, hanya karena diri sendiri berada di tengah gunung tersebut&quot;. Jika ingin mengenal sebuah sistem, maka harus melompat keluar dari sistem tersebut untuk melakukan pengamatan, dan tidak dengan niat disengaja menetapkan bingkai yang berlandaskan pemikiran diri sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu biologi, setelah kita dengan sangat percaya diri memastikan bahwa organisme hanya dapat bertahan pada suatu suhu panas batas tertinggi. Namun pada April 2011, sebuah grup studi ilmiah yang dipimpin oleh ahli kelautan Connelly dari Sentra Ilmu Kelautan Nasional Southampton, Inggris, di daerah palung laut Cayman, Laut Karibia, di sebuah &quot;Cerobong Asap Hitam&quot; (daerah aktivitas hydrotermal suhu tinggi yang kaya akan sulfida di dasar laut, dinamakan seperti itu karena bentuk semburan hydrotermal seperti asap hitam) yang terletak 5 kilometer di bawah permukaan laut, ditemukan sejenis varietas baru yakni udang buta &quot;tahan panas&quot;, yang dapat bertahan pada suhu tinggi hingga 450°C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah contoh lagi, dalam buku pelajaran kita dikemukakan, dari mikroba, tumbuhan hingga hewan, ada 6 jenis unsur kimia utama merupakan unsur kehidupan yang tidak dapat kurang yakni: karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen, sulfur dan fosfor. Namun pada 2 Desember 2010, ilmuwan NASA mengumumkan telah menemukan sejenis bakteri yang dapat hidup dalam arsenik konsentrat tinggi, sedangkan genetik bakteri tersebut telah menggunakan arsenik untuk menggantikan fosfor, fosfor bukan lagi merupakan unsur yang harus dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang studi kemampuan tubuh manusia, sejak dahulu banyak ilmuwan berdasarkan tubuh manusia dapat melawan daya rintang udara, dan gaya reaksi berat badan setelah ia beraksi terhadap permukaan bumi dan lain-lain faktor. Telah diperhitungkan bahwa kecepatan maksimum manusia untuk lari sprint 100 meter, yang tidak sampai merusak otot tubuh adalah 9,64 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 70-an abad ke-20, Doktor Bio-mekanik AS, Dr. Gideon Ariel, memprediksi: dari sudut mekanik tubuh manusia, lari dengan kecepatan tinggi kurang dari 9,60 detik menyelesaikan jarak 100 meter, dapat mengakibatkan patah tulang dan jaringan lunak persendian akan terlepas. Namun dalam kejuaraan dunia Atletik yang diselenggarakan di Berlin pada 17 Agustus 2009, atlet Jamaika, Usain Bolt, keluar sebagai juara dengan kecepatan 9,58 detik. Kejadian itu telah mematahkan pernyataan ahli tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1900, Kelvin (William Thomson), ahli fisika ternama dari Inggris, dalam sebuah artikel karyanya &quot;Mencari Ilmu Fisika Abad ke-20&quot; mengatakan: &quot;Gedung Ilmu Fisika pada dasarnya telah selesai dibangun, para ahli fisika generasi penerus hanya perlu mengerjakan beberapa pekerjaan pelengkap kecil-kecilan sudah cukup. Namun di kejauhan langit cemerlang Ilmu Fisika masih terdapat 2 buah awan hitam kecil yang mengkhawatirkan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua awan hitam &quot;kecil&quot; yang dimaksud adalah kondisi sulit dalam penelitian Michelson Morley dan studi radiasi hitam yang dialami mereka. Namun 2 buah awan hitam kecil tersebut kemudian masing-masing menjadi &quot;Teori Relativitas &quot;dan &quot;Mekanika Kuantum&quot;, hujan badai yang didatangkan oleh mereka mengguncangkan gedung Ilmu Fisika klasik hingga hampir roboh. Lagi pula, seiring dengan tak hentinya perkembangan ilmu pengetahuan, mereka telah membangun kembali sebuah gedung fisika tampilan baru yang lebih kokoh fondasinya, juga telah membawakan kepada manusia sebuah pandangan dunia yang total baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang &quot;Teori Relativitas&quot; yang disampaikan oleh Einstein sendiri, putranya bernama Edward pernah bertanya: &quot;Ayah, mengapa Anda begitu tersohor?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Einstein menjawab: &quot;Kamu melihat di atas bola besar ini ada seekor kumbang yang buta? Ia tidak menyadari jalur yang ia tempuh adalah lengkung, akan tetapi Einstein tahu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan ini tersirat makna yang sangat mendalam, orang Tionghoa mengatakan &quot;Tidak mengenal wajah asli Gunung Lu, hanya karena diri sendiri berada di tengah gunung tersebut&quot;. Jika ingin mengenal sebuah sistem, maka harus melompat keluar dari sistem tersebut untuk melakukan pengamatan, dan tidak dengan niat disengaja menetapkan bingkai yang berlandaskan pemikiran diri sendiri. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/05/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSwWkYDfzF3GThn7Is69YOOPVGBarbMJTycrQKaQdn-qqyZR6HPS0xS-jwYV1-AhXAT2Eysa0u5bvKNwsoQHWseK41dANVeNT4-wFUXRLLEvwt8QdR57Ltbrc2BGQhUKme_jxA9N4GQUEH/s72-c/Peradaban26.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-3922633064998449247</guid><pubDate>Fri, 26 Apr 2013 05:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-26T12:38:30.755+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (25): ILMU PENGETAHUAN SEJATI TERKANDUNG MORALITAS</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5JKXECLheOfy7IOpp1v3NDWbT8QnbQqoSz9Kxver0ovv9xbL_8KPZ5iJTK5zAJ5KnjtQcYDXEpD9XVmL6rVc57r_yZ04hfqmqr74P-YDB84kNXNoQWtChwWyHpcQVCffcvTIZuGQEeMUE/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-710755&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5JKXECLheOfy7IOpp1v3NDWbT8QnbQqoSz9Kxver0ovv9xbL_8KPZ5iJTK5zAJ5KnjtQcYDXEpD9XVmL6rVc57r_yZ04hfqmqr74P-YDB84kNXNoQWtChwWyHpcQVCffcvTIZuGQEeMUE/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-710755&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5871025782727584258&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sebuah ilmu pengetahuan yang tidak dapat mengenali dan melukiskan hukum moral, secara fundamental bukanlah ilmu pengetahuan yang sejati, ia benar-benar merupakan ilmu pengetahuan semu...&lt;p&gt;Sesungguhnya, bicara tentang makna penting moralitas, kita ambil pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) sebagai contoh. Dari zaman dahulu hingga kini, tabib besar selalu menandaskan, teknik pengobatan yang sesungguhnya langsung dibatasi oleh standar moral tabibnya, sementara kesehatan tubuh seseorang juga berhubungan erat dengan moralitasnya.&lt;p&gt;PTT zaman dahulu menganggap kebejatan moral seseorang merupakan penyebab fundamental manusia menderita penyakit. Misalnya buku PTT klasik yang tersohor Kitab Internal Kaisar Kuning (Huang Di Nei Jing) telah mencatat: &amp;quot;Energi positif eksis di dalam, maka energi buruk tidak akan dapat mengganggu&amp;quot;.&lt;p&gt;Dalam Resep Penting Berharga Persediaan Darurat (Bei Ji Qian Jin Yao Fang) hasil karya tabib agung zaman Dinasti Tang bernama Sun Simiao (590-692) juga telah membeberkan secara sistematis tentang spesifikasi moral pengobatan. Orang yang tinggi moralnya, baru dimungkinkan kultivasi diri, sehingga mendapatkan teknik pengobatan yang sangat tinggi; jika tidak, mencampakkan sisi moral dan secara membabi-buta hanya mengembangkan sisi tekniknya saja, intisari dari PTT akan musnah, kita hanya dapat menyandarkan pengobatan Barat yang dikembangkan dari materi paling permukaan saja.&lt;p&gt;Bagi setiap orang, segala sesuatu terdiri dari dua sisi: materi dan spirit. Moral sebagai sesuatu yang eksis secara objektif, sesungguhnya ia eksis dalam dunia spiritual manusia yang &amp;quot;datang bersamaan di saat manusia dilahirkan&amp;quot;. Ini bukanlah sebuah masalah sepele, mungkin saja memiliki sumber muasal yang luar biasa.&lt;p&gt;Seumpama, pada umumnya setiap orang ketika pertama kali berbuat jahat, seringkali akan merasakan perasaan berbuat dosa atas pelanggaran hati nuraninya. Ada juga yang merasakan kehampaan hati seperti melewati sang waktu dengan siasia. Walaupun perasaan itu tidak dapat dilihat dan diraba, akan tetapi ketika ia muncul, sering kali rasa penyesalan dan menyalahkan diri sendiri tersebut adalah sangat nyata, dan bersumber dari lubuk hati terdalam, secara naluri dan berasal dari &amp;quot;diri sendiri yang sesungguhnya&amp;quot;.&lt;p&gt;Hati nurani bawaan lahir dan perasaan diri sendiri yang sesungguhnya, belum tentu tidak lebih nyata dari &amp;quot;rasa sentuhan&amp;quot; dan &amp;quot;penglihatan&amp;quot;, lagipula ia eksis secara umum pada manusia, tidak mungkin eksis tanpa sebab. Kita tidak ada alasan untuk tidak memperhatikan unsur moral yang telah timbul tersebut, karena ini barulah berhubungan langsung dengan &amp;quot;diri sendiri yang sesungguhnya&amp;quot;.&lt;p&gt;Bicara sampai di sini, dengan memadukan dua sisi spiritual dan moralitas tersebut, marilah kita menengok sejenak ilmu pengetahuan modern, terutama ilmu pengetahuan di negeri-negeri komunis dengan pedoman Marxisme. Terdapat sebuah dogma yang tersohor dan tersebar luas, yaitu materi menentukan kesadaran, fondasi ekonomi menentukan supra struktur.&lt;p&gt;Dilihat dari penjelasan dan bukti-bukti yang telah kita jelaskan sebelumnya, berhubung ilmu pengetahuan modern yang berdasarkan matematika telah menyaring bersih lapisan spiritual dari segala sesuatu. Atau dengan kata lain, ilmu pengetahuan modern sendiri dalam memahami lingkup spiritual telah memiliki hambatan bawaan, sehingga di bawah fondasi demikian, segala upaya menemukan dan studi untuk balik membuktikan materi menentukan spiritual, dan materi adalah sifat pertama, sedangkan spiritual hanya merupakan sifat kedua, semua itu hanyalah akan sia-sia saja.&lt;p&gt;Ini tak lain adalah diri sendiri telah dibatasi secara tuntas dalam sumur yang telah mengikat dirinya sendiri. Kemudian malalui langit sebesar mulut sumur melakukan pengamatan berulang-ulang puluhan ribu kali, akhirnya mendapatkan sebuah kesimpulan &amp;quot;ilmiah&amp;quot;: langit memang sebesar mulut sumur! Sesungguhnya, dimunculkannya teori evolusi yang melangkah menuju ekstrim juga tidak dapat dikatakan tidak memiliki hubungan dengan lapisan spiritual yang telah disaring dalam ilmu pengetahuan alam.&lt;p&gt;Jika hal tersebut telah dimengerti, maka kita dapat menyaksikan dengan jelas. Argumentasi, &amp;quot;Jika ingin meningkatkan kualitas dan moral rakyat, harus mengembangkan ekonomi terlebih dahulu.&amp;quot; Retorika &amp;quot;teori materialisme&amp;quot; semacam itu sebenarnya tidak memiliki dasar yang kokoh, bahkan konyol.&lt;p&gt;Ia memang dapat memenuhi dan memperbesar keserakahan manusia terhadap uang, juga melanggar hati nurani manusia dengan sifat ilahi, dengan sifat dasar jiwa dan prinsip Langit dalam dunia fana, maka tidak heran sederetan kemerosotan moral dan berbagai fenomena pelanggaran HAM, serta manusia saling memusnahkan telah begitu merajalela. Maka konsep-konsep keliru tersebut telah menyediakan dasar teori bagi ilmu pengetahuan tidak sempurna yang materialistis dan empiris, untuk itu ia memikul tanggung jawab yang tidak terelakkan.&lt;p&gt;Moral merupakan spiritual, ilmu pengetahuan empiris yang tidak mengenali eksistensi spiritualitas tentu tidak mungkin mengenali hakiki moral dan asal-usul sesungguhnya, apalagi terhadap hubungan sebab-akibat dari &amp;quot;perbuatan baik atau buruk ada imbalannya&amp;quot; apakah eksis, sama sekali tidak memiliki hak menyatakan pendapat, sehingga tidak mampu mengenali peran internal amat besar dari moralitas terhadap kehidupan manusia dan keberadaan serta rotasi hidup-mati alam sejagad.&lt;p&gt;Dengan demikian di bawah bimbingan ilmu pengetahuan yang selalu mengandalkan &amp;quot;materi&amp;quot; (hal yang nyata) dan ilmu empiris, angkuh, mentransformasi alam dengan membabi-buta, semaunya mengintervensi alam, menggunakan tongkat &amp;quot;ilmu pengetahuan&amp;quot; dengan bengis menggebuk &amp;quot;moral&amp;quot; yang mempertahankan eksistensi umat manusia ini. Bukannya memikirkan bagaimana dapat tercapai antara manusia dan Langit menyatu, bagaimana manusia dapat berkoeksistensi secara harmonis dengan alam, sehingga hanya mendatangkan bencana dan menanggung akibat yang sangat besar terhadap umat manusia.&lt;p&gt;Maka dari sudut satu ini, dapat dipastikan, ilmu pengetahuan yang tidak dapat mengenali dan melukiskan hukum moral sama sekali bukanlah ilmu pengetahuan yang sejati, ia benar-benar merupakan ilmu pengetahuan semu. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_26.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5JKXECLheOfy7IOpp1v3NDWbT8QnbQqoSz9Kxver0ovv9xbL_8KPZ5iJTK5zAJ5KnjtQcYDXEpD9XVmL6rVc57r_yZ04hfqmqr74P-YDB84kNXNoQWtChwWyHpcQVCffcvTIZuGQEeMUE/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-710755" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-7975217278946926079</guid><pubDate>Tue, 23 Apr 2013 10:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-23T17:21:47.823+07:00</atom:updated><title>KENANGAN PENGALAMAN MENDEKATI KEMATIAN: LEBIH NYATA DARIPADA REALITAS ?</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTfmuJZZAzeBDDHrY40Vvhyphenhyphenamt9PyZRFkx9JTLS-RbMM-2oDjKcN9M4SnQvaR_2oHNaIaaLxs7wkN5AvnrCi480pcGXUgARdt6Cyk8gr3wqyugJYw636YALZ7BqIiNi2Yx-mR8wTbYIJ_w/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VtYXRpYW4uanBn%253F%253D-707823&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTfmuJZZAzeBDDHrY40Vvhyphenhyphenamt9PyZRFkx9JTLS-RbMM-2oDjKcN9M4SnQvaR_2oHNaIaaLxs7wkN5AvnrCi480pcGXUgARdt6Cyk8gr3wqyugJYw636YALZ7BqIiNi2Yx-mR8wTbYIJ_w/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VtYXRpYW4uanBn%253F%253D-707823&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5869985526833423586&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Peneliti dari Universitas Li&amp;#232;ge, Belgia, menunjukkan bahwa mekanisme fisiologis telah dipicu selama proses NDE sehingga menyebabkan persepsi yang lebih jelas tidak hanya bayangan peristiwa dalam sejarah individu, tetapi juga peristiwa nyata yang telah terjadi dalam hidup mereka! Hasil mengejutkan yang diterbitkan dalam PLoS ONE ini diperoleh dengan menggunakan metode asli, dan hingga kini masih memerlukan investigasi lebih lanjut.&lt;p&gt;Melihat cahaya terang, melewati terowongan, memiliki perasaan berakhirnya sebuah &amp;quot;realitas&amp;quot;, atau meninggalkan tubuh sendiri, adalah kondisi yang sangat umum dari fenomena kompleks yang dikenal sebagai Near Death Experiences (NDE – Pengalaman Menjelang Kematian), yang secara spesifik dialami oleh orang-orang yang dekat dengan kematian. Namun apakah ini merupakan produk dari pikiran? Mekanisme pertahanan psikologis? Ataukah halusinasi? Fenomena ini telah banyak didokumentasikan di media dan telah menghasilkan banyak keyakinan dan teori-teori dari setiap bidang. Dari sudut pandang ilmiah, pengalaman ini lebih sulit untuk dipahami karena biasanya muncul pada saat individu berada dalam kondisi yang kacau, dimana tidak mungkin dipelajari pada saat hal itu terjadi. Namun para peneliti dari Universitas Li&amp;#232;ge ini telah mencoba pendekatan yang berbeda.&lt;p&gt;Kerja sama antara para peneliti di Coma Science Group (dipimpin oleh Steven Laureys) dan bagian Riset Psikologi Kognitif dari Universitas Li&amp;#232;ge (Profesor Serge Br&amp;#233;dart dan Hedwige Dehon), telah melihat ke dalam memori NDE dengan hipotesis bahwa jika kenangan NDE adalah murni produk dari imajinasi, karakteristik fenomenologis mereka (misalnya, sensorik, referensial diri, emosi, dan detail lainnya) seharusnya lebih dekat dengan imajinasi tersebut. Sebaliknya, jika NDE dialami dalam cara yang mirip dengan realitas, karakteristik mereka akan menjadi lebih dekat dengan kenangan peristiwa nyata.&lt;p&gt;Para peneliti membandingkan respon yang diberikan oleh tiga kelompok pasien, yang masing-masing telah selamat dari koma (dalam cara yang berbeda), dan sekelompok sukarelawan yang sehat. Mereka mempelajari kenangan NDE dan kenangan dari peristiwa nyata dan peristiwa imajiner dengan bantuan kuesioner untuk mengevaluasi karakteristik fenomenologis dari memori. Hasilnya ternyata mengejutkan. Dari sudut pandang yang sedang dipelajari, bukan hanya NDE tidak mirip dengan kenangan peristiwa imajiner (yang dibayangkan), namun karakteristik fenomenologis melekat pada kenangan peristiwa nyata (misalnya kenangan rincian sensorik) bahkan lebih banyak kenangan di dalam NDE daripada kenangan di dalam peristiwa nyata.&lt;p&gt;Otak, dalam kondisi kondusif saat fenomena tersebut terjadi, tengah berada dalam kekacauan. Mekanisme fisiologis dan farmakologis benar-benar terganggu, diperburuk, atau sebaliknya, berkurang. Studi tertentu telah mengajukan penjelasan fisiologis untuk komponen tertentu dari NDE, seperti Out of Body Experiences (pengalaman keluarnya roh dari tubuh), yang dapat dijelaskan oleh disfungsi dari lobus parietal temporo. Dalam konteks ini studi yang dipublikasikan di PLoS ONE menunjukkan bahwa mekanisme yang sama juga bisa &amp;quot;menciptakan&amp;quot; persepsi, sehingga akan diproses oleh individu yang berasal dari luar realitas. Mirip seperti otak yang berbohong kepada mereka, layaknya halusinasi. Peristiwa ini menjadi sangat mengejutkan dan sangat penting dari perspektif emosional dan personal. Kondisi ini tampak matang sehingga memori (ingatan) menjadi sangat detail, tepat, dan berlangsung lama.&lt;p&gt;Sejumlah penelitian telah mempelajari ke dalam mekanisme fisiologis NDE, maupun produksi fenomena ini oleh otak, namun dilakukan secara terpisah, kedua teori tidak mampu menjelaskan pengalaman ini secara keseluruhan. Studi yang dipublikasikan di PLoS ONE tidak mengklaim penjelasan yang unik untuk NDE, namun tetap memberikan kontribusi untuk mempelajari jalur yang memperhitungkan fenomena psikologis sebagai faktor yang berhubungan dan tidak bertentangan. [Rosawati Lim / Mataram]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/kenangan-pengalaman-mendekati-kematian.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTfmuJZZAzeBDDHrY40Vvhyphenhyphenamt9PyZRFkx9JTLS-RbMM-2oDjKcN9M4SnQvaR_2oHNaIaaLxs7wkN5AvnrCi480pcGXUgARdt6Cyk8gr3wqyugJYw636YALZ7BqIiNi2Yx-mR8wTbYIJ_w/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VtYXRpYW4uanBn%253F%253D-707823" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-1721648896952755544</guid><pubDate>Sat, 20 Apr 2013 19:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-21T02:29:46.411+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (24): BAIK DAN JAHAT MEMILIKI STANDAR KRITERIA OBJEKTIF</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyD0x0-0tzcnC_IybYr1mdELkutEBVsbVw5PpLPCBCHtNYvRpDd_3_ZWmOmzoY_UzPWlcG-2COGx_3JSb3X_Nvcq0Dee_mbaX3ldpL208xR99SC1tQjvzdptBYeWJ7_DgbUQ4xbg07vWvI/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-786411&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyD0x0-0tzcnC_IybYr1mdELkutEBVsbVw5PpLPCBCHtNYvRpDd_3_ZWmOmzoY_UzPWlcG-2COGx_3JSb3X_Nvcq0Dee_mbaX3ldpL208xR99SC1tQjvzdptBYeWJ7_DgbUQ4xbg07vWvI/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-786411&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5869013480196118786&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Persis seperti proses es mencair menjadi air dan air membeku menjadi es, ketika mencapai titik beku 0&amp;#176;C, kedua macam proses itu sama-sama mempunyai fase singkat dimana es dan air sama-sama eksis...&lt;p&gt;Ilmu pengetahuan alam modern, dengan moral sepertinya sama sekali tidak ada hubungannya, ia sama sekali tidak pernah benar-benar menyelidiki hakekat objektif dan peran dari &amp;quot;Moral&amp;quot;.&lt;p&gt;Misalkan, dibicarakan dari yang paling mendasar. Anda mengeluarkan niat baik, 1+1 = 2, air mencapai suhu 0&amp;#176;C akan menjadi es, sumsum tulang Anda bisa menghasilkan 500 ribu sel darah putih dalam satu jam untuk memasok sistim kekebalan tubuh Anda. Sedangkan Anda memancarkan niat jahat, tidak mengubah 1+1 = 2, air mencapai suhu 0&amp;#176;C akan menjadi es, sumsum tulang Anda akan menghasilkan 500 ribu sel darah putih dalam satu jam untuk memasok sistim kekebalan tubuh Anda.&lt;p&gt;Dengan demikian Anda sedang melakukan perbuatan baik, tidak ada pengaruh langsung yang harus terjadi bagi alam semesta, sedangkan dalam kehidupan Anda jika harus menikmati ya nikmatilah, jika harus jatuh sakit ya sakit; Jika Anda berbuat jahat, dalam alam semesta juga seperti sediakala, Anda harus menikmati tetap menikmati, harus sakit ya sakit.&lt;p&gt;Lagi pula kebaikan dan kejahatan dalam dunia yang dilukiskan oleh ilmu pengetahuan tidak bisa mendapatkan penjabaran dan batasan yang sangat baik. Namun, jika dilihat dari pengaruh terhadap dunia, benarkah kebaikan dan kejahatan itu sederajat dan simetris?&lt;p&gt;Sebagian orang yang sok pintar acapkali mengeluarkan suatu contoh untuk mengejek orang-orang yang memiliki keyakinan:&lt;p&gt;Seorang umat bertanya kepada pendeta: &amp;quot;Bolehkah saya merokok ketika berdoa?&amp;quot; Permintaan umat tersebut mengalami kecaman keras dari pendeta. Dan seorang umat yang lain bertanya kepada pendeta: &amp;quot;Bolehkah saya berdoa ketika merokok?&amp;quot; Permintaan umat tersebut dikabulkan, maka dengan santainya ia merokok.&lt;p&gt;Orang yang senang membicarakan lelucon seperti ini acapkali akan mengeluarkan sindiran berdasarkan cerita tersebut: Keyakinan dalam hati manusia tulus atau tidak, moralitas baik-buruk, tulus dan palsu, semua ini tidak dapat dipercaya, dari permukaan tidak bisa menemukan standar konkrit untuk mengukurnya.&lt;p&gt;Mereka beranggapan: dilihat secara objektif, merokok sambil berdoa dan berdoa ketika merokok merupakan dua hal yang sederajat. Namun keadaan sesungguhnya belum tentu demikian. Keadaan secara permukaan memang benar mirip, tetapi sikap dan kecenderungan yang diwujudkan, dalam banyak hal adalah sama sekali berlawanan, dan hal tersebut juga merupakan kenyataan secara &amp;quot;objektif&amp;quot;.&lt;p&gt;Misalnya seperti berdoa ketika merokok, kemungkinan orang tersebut ketika merokok, terpikir olehnya akan bertobat, kemudian ia mulai berdoa dan memulai hidup baru, ini merupakan awal orang tersebut keluar dari kebiasaan buruk. Dan ketika berdoa, karena merasa jemu dan tidak bisa berkonsentrasi, dan kemudian tidak segan-segan untuk merokok, hal tersebut merupakan langkah awal dari kebejatan.&lt;p&gt;Seperti es mencair menjadi air dan air membeku menjadi es kedua proses ini, ketika berada pada 0&amp;#176;C, sama-sama mempunyai keadaan singkat dimana air dan es eksis bersamaan. Dilihat dari permukaan, kedua proses tersebut memang benar ada tahapan seperti ini, lagipula keadaan dari dua tahapan tersebut sama persis, tetapi pada kenyataan tendensinya sama sekali berlawanan. Begitu masa peralihan singkat tersebut terlewati, satu sisi sama sekali hanya tinggal air, yang satunya lagi sama sekali hanya tinggal es.&lt;p&gt;Tadi kita dari moral dan niat pikiran manusia, menjulur keluar contoh air dan es, di bawah ini marilah kita mengingat kembali artikel sebelumnya yang membicarakan tentang inspirasi dari percobaan kristal air dan nasi.&lt;p&gt;Sebenarnya mengenai percobaan dari daya pikiran kecuali bisa dibuat sebagai pembuktian bahwa spirit bisa berpengaruh langsung terhadap materi, selangkah lebih maju telah mengungkapkan satu masalah penting dalam dunia spiritual, mengenai batasan objektif tentang moral kebaikan dan kejahatan. Materi, sebenarnya bisa langsung &amp;quot;merasakan&amp;quot; niat pikiran baik maupun jahat dari manusia, kebaikan dan kejahatan itu mempunyai perbedaan secara objektif.&lt;p&gt;Moral dan sikap hati dari seseorang bisa berpengaruh langsung terhadap hal-hal di sekitar orang tersebut, dan bukan seperti yang ditulis dalam buku pelajaran politik paham Marxisme yang mengatakan itu adalah reaksi &amp;quot;tidak langsung&amp;quot; dan reaksi &amp;quot;sampingan&amp;quot;. Dan dilihat dari niat pikiran jahat yang menyebabkan air tidak bisa membentuk kristal heksagonal (segi enam) teratur, kebaikan dan kejahatan itu sama sekali tidak identik dan tidak simetris.&lt;p&gt;Hal tersebut telah mengingatkan kepada kita, dua hal kebaikan dan kejahatan ini bisa ditemukan standar perbedaan yang sebenarnya dalam dunia objektif, dan tidak akan selamanya masing-masing membicarakan kebenaran sendiri, karena dilihat dari sifat keteraturan dan sifat simetris dari kristal, dua hal kebaikan dan kejahatan ini dalam dunia objektif selamanya juga tidak akan dicampur-baurkan. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_21.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyD0x0-0tzcnC_IybYr1mdELkutEBVsbVw5PpLPCBCHtNYvRpDd_3_ZWmOmzoY_UzPWlcG-2COGx_3JSb3X_Nvcq0Dee_mbaX3ldpL208xR99SC1tQjvzdptBYeWJ7_DgbUQ4xbg07vWvI/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FUGVyYWRhYmFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-786411" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-5727883214029758221</guid><pubDate>Thu, 18 Apr 2013 13:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-18T20:23:33.512+07:00</atom:updated><title>LEGENDA DELAPAN BENDERA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkjfXyA_q13noQizYGt4I24Ra4xaiMsqSVY5XxKF0FS1ddKjItAT1pDXF8pXq3KcvE0Wyw3iqbgaV46aDvuPCwGumb9ArdGvV_pjTebYOE5_z_5jWi0YBdHcki-hRbMplFkGbEw9Vr9bw6/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FOGJlbmRlcmEuanBn%253F%253D-713513&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkjfXyA_q13noQizYGt4I24Ra4xaiMsqSVY5XxKF0FS1ddKjItAT1pDXF8pXq3KcvE0Wyw3iqbgaV46aDvuPCwGumb9ArdGvV_pjTebYOE5_z_5jWi0YBdHcki-hRbMplFkGbEw9Vr9bw6/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FOGJlbmRlcmEuanBn%253F%253D-713513&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5868176941840741762&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sistem Delapan Bendera secara resmi dibentuk oleh Nurhachi, Taizu (Pendiri) dari Dinasti Qing. Awalnya, hanya ada empat bendera yang mewakili empat unit militer yang berbeda: Bendera Kuning, Bendera Putih, Bendera Merah dan Bendera Biru. Pada tahun 1614, sebuah keputusan untuk menyatukan semua faksi mengakibatkan adanya penambahan bendera yakni ditambahkannya Bendera Kuning Bertepi, Bendera Putih Bertepi, Bendera Merah Bertepi dan Bendera Biru Bertepi. Secara keseluruhan, bendera ini disebut Delapan Bendera dan mereka mengomando prajurit Manchuria, Mongolia dan Han. Ada cerita menarik di balik sistem bendera ini.&lt;p&gt;Salah satu cerita adalah sebuah legenda tentang Delapan Naga. Awalnya, Delapan Naga ini tidak mau bersatu. Mereka sering bertengkar satu sama lain untuk menunjukkan keunggulan diri dan merendahkan yang lain. Setelah Kaisar Langit mendengar hal ini, ia memanggil seorang Dewa dan berkata: &amp;quot;Seseorang di bumi mengeluh kepada saya. Karena matahari dan bulan selalu berbarengan, setengah dari Bumi menjadi selalu terang dan setengah lainnya selalu gelap. Hal ini tidak hanya membuat manusia merasa tidak nyaman, tapi juga membuat mereka kehilangan selera dan mengganggu tidur mereka. Tanaman juga menjadi layu. Karena manusia ingin matahari dan bulan dipisahkan, jadi saya memerintahkan kamu untuk memberitahu Delapan Naga untuk memecahkan masalah ini.&amp;quot;&lt;p&gt;Setelah menerima perintah, masing-masing dari Delapan Naga berusaha untuk menyelesaikan tugas ini secara sendiri-sendiri. Mereka bersaing satu sama lainnya dan berusaha memisahkan matahari dan bulan sendiri, namun, tidak peduli seberapa banyak usaha yang mereka curahkan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan, mereka selalu gagal.&lt;p&gt;Setelah mereka masing-masing mencoba segala cara yang mungkin mereka lakukan, Raja Naga bertanya kepada mereka: &amp;quot;Kenapa kalian belum juga menyelesaikan tugas yang diberikan Kaisar Langit kepada kalian?&amp;quot;&lt;p&gt;Para naga bergegas mengatakan: &amp;quot;Matahari dan bulan terlalu berat untuk digerakkan. Terlepas dari seberapa banyak kekuatan yang kami kerahkan, kami tidak bisa mengatasinya. Bahkan jika kami melawannya, kami tidak bisa menghentikan mereka. Kami bahkan kadang-kadang terpental keluar.&amp;quot;&lt;p&gt;Raja Naga bertanya: &amp;quot;Bagaimana cara kalian mengerjakan tugas ini?&amp;quot; Naga menjawab: &amp;quot;Kami masing-masing mencoba satu per satu.&amp;quot;&lt;p&gt;Setelah mendengar hal itu, Raja Naga sangat marah dan seketika menegur mereka: &amp;quot;Kalian sangat bodoh. Kalian bahkan lebih payah daripada makhluk hidup di Bumi. Setidaknya mereka tahu bagaimana memindahkan Gunung Tai dengan kerjasama. Kalian bisa menyelesaikannya asalkan kalian semua bekerja satu sama lain. Masing-masing dari kalian dapat dengan mudah mematahkan satu batang anak panah, tetapi jika delapan anak panah diikat bersama-sama, apakah kalian bisa mematahkannya dengan begitu mudah? Alasan kegagalan kalian adalah karena satu tangan adalah terlalu lemah.&lt;p&gt;&amp;quot;Setelah mendengar hal ini, para naga tersadarkan dan segera menyatakan bahwa mereka akan bersatu. Mereka kembali ke Langit dan mulai bekerja sama satu sama lain. Mereka membentuk formasi yang mirip dengan huruf China untuk &amp;quot;Qing&amp;quot;, yang terdiri dari delapan goresan, dengan setiap goresan mewakili seekor naga. Ujung tajam pada bagian atas huruf dibentuk oleh dua naga. Ketika mereka sepenuhnya saling bekerja sama satu sama lain, bagian atas seperti irisan tajam. Mereka menggunakan irisan tajam ini untuk memisahkan matahari dan bulan, dan keduanya kemudian segera terpisahkan. Setelah terpisah, matahari muncul lebih dulu daripada bulan.&lt;p&gt;Setelah menyelesaikan tugas ini, Delapan Naga merasa kelelahan dan mereka jatuh ke tanah. Pada saat itu, ada hembusan yang meniup setiap naga pada kain warna yang berbeda di tanah. Mereka kemudian melekat secara permanen pada masing-masing kain warna.&lt;p&gt;Delapan potong kain dengan desain naga inilah yang selanjutnya digunakan sebagai bendera militer pada masa Dinasti Qing. Karena warna delapan naga dan delapan potong kain adalah berbeda, masing-masing warna unit militer juga berbeda.&lt;p&gt;Karena Naga Putih, Naga Biru, Naga Kuning dan Naga Merah kebetulan masing-masing jatuh pada kain putih, kain biru, kain kuning dan kain merah, mereka kemudian masing-masing menjadi Bendera Putih,Bendera Biru, Bendera Kuning dan Bendera Merah.&lt;p&gt;Karena empat naga lainnya masing-masing jatuh pada kain kuning dengan bordir tepi merah, kain putih dengan bordir tepi merah, kain merah dengan bordir tepi putih dan kain biru dengan bordir tepi merah, mereka masing- masing menjadi Bendera Kuning Bertepi, Bendera Putih Bertepi, Bendera Merah Bertepi dan Bendera Biru Bertepi.&lt;p&gt;Setiap bendera berisi naga kecil dihiasi dengan awan dan api, melambangkan adegan pertempuran melawan Dinasti Ming. [Angelina Lim / Medan]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/legenda-delapan-bendera.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkjfXyA_q13noQizYGt4I24Ra4xaiMsqSVY5XxKF0FS1ddKjItAT1pDXF8pXq3KcvE0Wyw3iqbgaV46aDvuPCwGumb9ArdGvV_pjTebYOE5_z_5jWi0YBdHcki-hRbMplFkGbEw9Vr9bw6/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FOGJlbmRlcmEuanBn%253F%253D-713513" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-7962036783514341529</guid><pubDate>Tue, 16 Apr 2013 05:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-16T12:43:32.623+07:00</atom:updated><title>AKSARA TIONGHOA: REN 忍</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxoh666wGxzKca_A68namcENkB9P92l_lZpbv38P7bVfnPmpdjgu5lI6apeRBPKTdYGFGpG1gJZjIEdWszsncpbqTWg4WufaQ0IelCbGZ7at79oqtuoW-SA8ldEiNFV9Z5gARGP6CMm20J/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLXJlbi5qcGc%253D%253F%253D-712624&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxoh666wGxzKca_A68namcENkB9P92l_lZpbv38P7bVfnPmpdjgu5lI6apeRBPKTdYGFGpG1gJZjIEdWszsncpbqTWg4WufaQ0IelCbGZ7at79oqtuoW-SA8ldEiNFV9Z5gARGP6CMm20J/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLXJlbi5qcGc%253D%253F%253D-712624&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5867316227204335586&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Menempatkan mata pisau di atas &amp;#39;hati&amp;#39;&lt;p&gt;Aksara Tionghoa 忍 (Ren) merupakan sebuah aksara pikto fonetik yang dibentuk dari penggabungan komponen yang menunjukkan makna dengan komponen yang menunjukkan suara.&lt;p&gt;忍 (Ren) berarti bersabar, bertahan, atau bertoleransi. Ini juga mengandung konotasi pengendalian diri dan kontrol diri. Terdiri dari aksara 心 (Xin, = hati di bagian bawah, dan aksara 刃 (Ren) di bagian atas, yang dijadikan pelafalannya.&lt;p&gt;Aksara 刃 (Ren) bermakna mata pisau atau tepi pisau, yang juga memberikan kontribusi terhadap makna aksara 忍 (Ren, = sabar).&lt;p&gt;Artinya, 忍 (Ren) yang berarti kesabaran, dibentuk dengan menempatkan &amp;quot;pisau&amp;quot; di atas &amp;quot;hati&amp;quot;, seolah-olah menyiratkan bahwa kualitas ini tidak mudah dicapai oleh orang biasa, tetapi membutuhkan tingkat kultivasi yang lebih tinggi, disiplin, serta kemauan.&lt;p&gt;Mengapa seseorang harus menahan diri? Apa hasil positif dari sabar? Dalam kitab Tiongkok kuno &amp;quot;Perkataan Nasehat Mengenai Kesabaran&amp;quot; (無名氏忍箴), penulisnya anonim, menyatakan: &amp;quot;Jika orang kaya dapat menahan diri, mereka akan dapat mempertahankan keluarga dan keturunannya.&lt;p&gt;Jika orang miskin dapat menahan diri, mereka akan terbebas dari penghinaan dan aib.&amp;quot; &amp;quot;Jika ayah dan anak bisa menahan diri, mereka akan memperlakukan satu sama lain dengan rasa bakti dan kebaikan orang tua. Jika saudara dapat menahan diri, mereka akan memperlakukan satu sama lain dengan kebajikan dan ketulusan.&amp;quot;&lt;p&gt;&amp;quot;Jika teman dan kerabat dapat menahan diri, persahabatan mereka akan tahan lama. Jika suami dan istri dapat menahan diri, hubungan mereka akan harmonis.&amp;quot;&lt;p&gt;&amp;quot;Di tengah-tengah kesulitan, seseorang yang bersabar dapat diejek dan ditertawakan orang lain. Namun, setelah kesusahan telah diatasi, mereka yang mengejek dan tertawa akan malu dan terhina sendiri.&amp;quot;&lt;p&gt;Dalam budaya tradisional Tiongkok, banyak terdapat kata-kata inspirasi dan cerita tentang kesabaran yang tercatat dalam buku-buku sejarah selama ribuan tahun.&lt;p&gt;Para arif bijak kuno telah berusaha keras mengajarkan orang agar bersikap toleran, sabar, dan pemaaf (忍讓寬恕, Ren Rang Kuan Shu), serta dapat tahan terhadap penghinaan dan tanggung jawab yang besar (忍辱負重, Ren Ru Fu Zhong), sehingga menciptakan &amp;quot;budaya kesabaran&amp;quot; (忍文化, Ren Wen Hua) yang kaya dan berharga. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/aksara-tionghoa-ren.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxoh666wGxzKca_A68namcENkB9P92l_lZpbv38P7bVfnPmpdjgu5lI6apeRBPKTdYGFGpG1gJZjIEdWszsncpbqTWg4WufaQ0IelCbGZ7at79oqtuoW-SA8ldEiNFV9Z5gARGP6CMm20J/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLXJlbi5qcGc%253D%253F%253D-712624" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-9037592409057156756</guid><pubDate>Sat, 13 Apr 2013 14:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-13T21:49:42.512+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (23): KEKELIRUAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN MODERN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDL9kbrTMaz7wbQvvUcIuqFB5IUzLn_KTS9l-njeutz_jUjHjD_Nam7uTsjzSG6e7zUjfTsfISLLnfIIbViwEYvIt0AvFcv8Y0PASf3PbsJsbexdr4W4NfxT_FiJZmm1fosnT3Rb0TBC_s/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FTW9kZXJuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-782513&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDL9kbrTMaz7wbQvvUcIuqFB5IUzLn_KTS9l-njeutz_jUjHjD_Nam7uTsjzSG6e7zUjfTsfISLLnfIIbViwEYvIt0AvFcv8Y0PASf3PbsJsbexdr4W4NfxT_FiJZmm1fosnT3Rb0TBC_s/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FTW9kZXJuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-782513&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5866343716374482498&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Seiring dengan beraneka ragam penemuan canggih, efesiensi kerja kita telah meningkat, juga telah berhemat waktu, namun...&lt;p&gt;Manusia zaman sekarang sering mengatakan, peradaban kali ini telah mendatangkan kemajuan iptek yang luar biasa, kehidupan manusia telah mengalami perbaikan total, namun bersamaan dengan proses perkembangan pesat ini kita juga menemukan:&lt;p&gt;Seiring dengan beraneka ragam penemuan canggih, efesiensi kerja kita telah meningkat, juga telah berhemat waktu, namun kita malahan lebih sibuk lagi, hidup juga terasa lebih tidak mantap, penyakit modern pun bermunculan, kebudayaan dekaden (merosot) merajarela.&lt;p&gt;Seiring dengan kemajuan pesat ilmu kedokteran, syarat dan taraf pengobatan mengalami perbaikan, namun berbagai jenis virus juga mengalami metamorfosa, sedikit pun tidak tertinggal oleh kemajuan iptek kita, bahkan sering melampaui perkembangan pesat ilmu kesehatan kita.&lt;p&gt;Seiring dengan perkembangan ekonomi dan industri, taraf kehidupan kita telah meningkat, namun lingkungan hidup juga mengalami pencemaran serius, bumi kita dirusak hingga carut marut, bencana alam yang aneh-aneh bermunculan sehingga terasa tidak aneh lagi, kita juga sudah bukan lagi mewarisi bumi yang diturunkan oleh pendahulu kita, melainkan telah meminjam bumi buat anak cucu kia.&lt;p&gt;Seiring dengan kemajuan pesat teknologi komputer dan komunikasi, kini bumi telah menjadi sebuah desa bumi, namun yang mengherankan ialah, hubungan antara pribadi manusia telah menjadi dingin, sekat antar manusia pun semakin menebal. Di dalam bar-posting, forum facebook ataupun pesan blog, bentuk penyampaian argumen yang saling menghormati, tenang dan sabar sesuai tradisi tulus-jujur, pada umumnya telah tergantikan dengan saling menghujat, pelecehan terhadap IQ pihak lain, sindiran dan olokan karena iri hati serta pengecaman dengan nada tinggi berapi-api.&lt;p&gt;Seiring dengan kemajuan iptek secara keseluruhan, kita telah lebih memahami dunia ini, kemampuan kita bertahan hidup dengan penyesuaian terhadap alam lebih kuat lagi, namun banyak masalah fundamental dan harapan manusia yang indah sejak dahulu kala, misalnya kedamaian, kesehatan, kegembiraan, tidak hanya terhenti, bahkan kian menjauh. Kemungkinan umat manusia zaman sekarang memusnahkan diri sendiri malah jauh lebih besar daripada zaman primitif dulu. Munculnya senjata pemusnah telah memungkinkan bumi kita dimusnahkan berkali-kali.&lt;p&gt;Waktu berjalan hingga kini, kita perlu merenung sejenak, apakah perkembangan ilmu pengetahuan peradaban umat manusia kali ini telah kekurangan sesuatu? Malpraktek yang begitu besar dan banyak, apakah memang merupakan suatu keharusan dari perkembangan iptek dan kemajuan masyarakat? Pada edisi mendatang akan kita diskusikan masalah tersebut dari empat sudut pandang. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_13.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDL9kbrTMaz7wbQvvUcIuqFB5IUzLn_KTS9l-njeutz_jUjHjD_Nam7uTsjzSG6e7zUjfTsfISLLnfIIbViwEYvIt0AvFcv8Y0PASf3PbsJsbexdr4W4NfxT_FiJZmm1fosnT3Rb0TBC_s/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FTW9kZXJuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-782513" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-268354318516951752</guid><pubDate>Mon, 08 Apr 2013 08:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-08T15:05:06.461+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (22): INSPIRASI MISTERI TUBUH MANUSIA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWq0w-gsMIWcSwTbGq1oso36bWVw20QxZ48vI67YXd4bHoOSLTi85hfEFHSf1vrvSe9zJXIR_CYwL0bi76B5_Z-K_riXV8B0gNtePAtAESs4S-KJUpaddP3u7w-QHCeyBaU_GfL4-RYWwY/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-706461&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWq0w-gsMIWcSwTbGq1oso36bWVw20QxZ48vI67YXd4bHoOSLTi85hfEFHSf1vrvSe9zJXIR_CYwL0bi76B5_Z-K_riXV8B0gNtePAtAESs4S-KJUpaddP3u7w-QHCeyBaU_GfL4-RYWwY/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-706461&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5864384021015845010&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Di luar Otak, kesadaran mempunyai sebuah pengangkut independen, sejumlah ilmuwan menyebutnya sebagai &amp;quot;spirit sadar&amp;quot; yang terlepas dari otak.&lt;p&gt;Dalam bab ini, dari kasus tipikal yang kita ambil sebagai contoh tidak sulit diketahui, yang selalu kita anggap bahwa otak merupakan sumber pemikiran, materi menentukan kesadaran, kematian bagaikan lampu yang padam dan lain sebagainya adalah tidak didukung oleh kenyataan.&lt;p&gt;Kenyataan justru sebaliknya di luar otak, kesadaran memiliki sebuah pengangkut yang independen, sejumlah ilmuwan menyebutnya sebagai &amp;quot;spirit sadar&amp;quot; yang independen dari otak. Sesungguhnya kesadaran juga dapat langsung secara independen membatasi benda, seperti halnya kesadaran dapat mengendalikan gerakan anggota tubuh kita.&lt;p&gt;Jika dipikirkan secara sederhana, keberadaan secara &amp;quot;objektif&amp;quot; dunia kita ini sendiri memang bukanlah murni materi, maka kita menggunakan pandangan murni materi untuk memahami dunia ini, dapatkah memahaminya?&lt;p&gt;Sedangkan hampir seluruh kegiatan kita yang bermakna, semuanya dilakukan setelah mengambil keputusan berinteraksi melalui dunia spirit. Sisi dunia spirit kita ini merupakan sebuah rangkaian yang mutlak tidak dapat kurang di tengah seluruh kegiatan manusia yang bermakna.&lt;p&gt;Lalu mengapa materi dan spirit, dua bidang yang ada di dunia ini harus di pisahkan dan niscaya &amp;quot;hanya&amp;quot; dipilih satu diantaranya saja? Menyatukan materi dan spirit, dua bidang yang berada di dunia ini untuk memandang dunia, bukankah akan lebih jelas dan sempurna?&lt;p&gt;Selain itu, kita juga pernah mengambil contoh hasil studi dari kemampuan supra natural tubuh manusia dan meridian tubuh manusia, penemuan-penemuan tersebut tampaknya juga memperingatkan kita, benda yang tidak terlihat dan tidak tersentuh, belum tentu tidak eksis.&lt;p&gt;Lagi pula, &amp;quot;kemampuan hakiki&amp;quot; tubuh manusia seperti ini yang terpendam dan sangat besar tersebut, apakah juga dari sisi lain memperingatkan kita bahwa sesungguhnya kita mempunyai asal-usul kehidupan yang lebih agung dan supernormal? Hanya saja di dalam masyarakat ini, hampir semua orang telah tertutup rapat kemampuan hakikinya semacam ini, sehingga hanya dapat eksis dengan sebuah bentuk kemampuan yang terpendam.&lt;p&gt;Manusia setelah mati, &amp;quot;kesadaran&amp;quot; manusia tidak dapat hilang begitu saja tanpa bekas, melainkan di tengah reinkarnasi yang bersirkulasi tak ada hentinya, akan memulai lagi perjalanan kehidupannya dari awal. Bicara sampai di sini, kita mungkin akan menyampaikan sebuah pertanyaan seperti ini, jika &amp;quot;roh&amp;quot; tidak musnah, manusia akan bereinkarnasi, maka di dalam sejarah, apa sebenarnya makna kehidupan manusia di tengah reinkarnasi ini? [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/04/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWq0w-gsMIWcSwTbGq1oso36bWVw20QxZ48vI67YXd4bHoOSLTi85hfEFHSf1vrvSe9zJXIR_CYwL0bi76B5_Z-K_riXV8B0gNtePAtAESs4S-KJUpaddP3u7w-QHCeyBaU_GfL4-RYWwY/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-706461" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-4695593009098224876</guid><pubDate>Thu, 28 Mar 2013 07:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-28T14:49:51.391+07:00</atom:updated><title>AKSARA TIONGHOA: Hé 和</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkZMD0qJFPB0E-Idc42eRYmRIHW73mhsbfDRMouAyHBKreYBe5upNDOR8MF2q-SqVv3epFhy-cxPi6SNbbuny1FRcNrvAq6OJMbFbLrMckScgzBZICxCkE6gJ_FTzdnlo16wyq-Jprh3Jz/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLWhlLmpwZw%253D%253D%253F%253D-791392&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkZMD0qJFPB0E-Idc42eRYmRIHW73mhsbfDRMouAyHBKreYBe5upNDOR8MF2q-SqVv3epFhy-cxPi6SNbbuny1FRcNrvAq6OJMbFbLrMckScgzBZICxCkE6gJ_FTzdnlo16wyq-Jprh3Jz/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLWhlLmpwZw%253D%253D%253F%253D-791392&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5860298155218643298&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Penggambaran idealisme tradisional Tiongkok terhadap keseimbangan yang harmonis antara alam dan manusia&lt;p&gt;Aksara Tionghoa 和 (H&amp;#233;) digunakan untuk keharmonisan atau perdamaian, juga sebagai kata penghubung dalam bahasa Tionghoa yang setara dengan kata &amp;quot;dan&amp;quot; dalam bahasa Indonesia.&lt;p&gt;Makna 和 (H&amp;#233;) dapat dijelaskan dengan memeriksa bentuk asli dari aksara tersebut: 龢 (H&amp;#233;).&lt;p&gt;Di sebelah kiri, aksara 龠 (Yue) adalah nama instrumen musik Tiongkok kuno yang seperti flute. Dia terdiri dari tiga bagian: 亼 (Ji) pada bagian atas, berarti untuk merakit atau berkumpul, 品 (Pǐn) menggambarkan lubang, dan 册 (Ce) pada bagian bawah, mengacu pada bambu yang digunakan untuk membuat instrument tersebut.&lt;p&gt;Selain itu, menempatkan 亼 (Ji) dan 册 (Ce) bersama-sama membuat 侖 (L&amp;#250;n), radikal yang berarti penalaran logis atau urutan logis.&lt;p&gt;Di sebelah kanan 龢 (H&amp;#233;) adalah 禾 (H&amp;#233;), aksara untuk makna gandum.&lt;p&gt;Dengan demikian, komponen 龢 (H&amp;#233;) bersama-sama menggambarkan teladan tradisional Tiongkok terhadap keharmonisan antara alam dan manusia.&lt;p&gt;Keteladanan ini juga membawa makna terkait akan keseimbangan dan ketertiban, tugas dan ketekunan, rasa hormat dan penghargaan, hidup berdampingan secara damai dan kerjasama.&lt;p&gt;Beberapa istilah yang umum menggunakan 和 (H&amp;#233;), termasuk 和平 (He Ping), kedamaian, kelembutan, atau baik hati, 和約 (H&amp;#233; Yue), perjanjian damai, 和味 (H&amp;#233; Wei) bumbu lezat atau dibumbui dengan baik, 和諧 (H&amp;#233; Xie) atau 和睦 (He Mu), menjadi harmonis atau hubungan baik, dan 和解 (H&amp;#233; Jie) atau 講和 (Jiǎng H&amp;#233;), untuk mendamaikan, kompromi, atau membuat perdamaian.&lt;p&gt;風和日暖 (Feng He Ri Nuǎn) menyampaikan suatu nuansa angin sepoi-sepoi dan kehangatan sinar matahari.&lt;p&gt;和為貴 (H&amp;#233; Wei Gui) menyatakan bahwa keharmonian adalah paling berharga, merupakan konsep inti dalam kebudayaan tradisional Tiongkok.&lt;p&gt;心平气和 (Xin Ping Qi H&amp;#233;) menggambarkan hati dan pikiran yang damai.&lt;p&gt;和 而 不同 (H&amp;#233; Er Bu Tong) mengacu pada mencari keharmonian dan tetap menjaga perbedaan. Artinya, seseorang tidak harus mematuhi secara permukaan saja, tetapi harus menumbuhkan ketenangan batin tanpa keluhan, selain itu memahami keragaman di antara semua hal dan memajukan kebebasan dalam menyatakan pandangan. [Cizilia Lee / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/aksara-tionghoa-he.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkZMD0qJFPB0E-Idc42eRYmRIHW73mhsbfDRMouAyHBKreYBe5upNDOR8MF2q-SqVv3epFhy-cxPi6SNbbuny1FRcNrvAq6OJMbFbLrMckScgzBZICxCkE6gJ_FTzdnlo16wyq-Jprh3Jz/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FQWtzYXJhLWhlLmpwZw%253D%253D%253F%253D-791392" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-2557993631295555069</guid><pubDate>Thu, 28 Mar 2013 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-28T14:47:58.503+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (21): PEMBUKTIAN EKSISTENSI TITIK AKUPUNKTUR DAN MERIDIAN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJJdHMcRYMvRJ6GJ32XOLbEqbbkUs2pA0dYRclaJa_5-urRHOgE_4OLp1hosV0-9muupYmigiTmIWYsq9hkgc84Mm205vtsAZF5bmabqKObirdUZ9Q1EshqGGeC1Un1orM3tLVOZt3WzVH/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-778503&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJJdHMcRYMvRJ6GJ32XOLbEqbbkUs2pA0dYRclaJa_5-urRHOgE_4OLp1hosV0-9muupYmigiTmIWYsq9hkgc84Mm205vtsAZF5bmabqKObirdUZ9Q1EshqGGeC1Un1orM3tLVOZt3WzVH/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-778503&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5860297668108487394&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bagi ilmu pengetahuan modern, bagaimana menemukan Meridian, sungguh merupakan sebuah teka-teki, karena dalam pembedahan tidak terlihat dan juga tidak ditemukan.&lt;p&gt;Selanjutnya kami memperkenalkan pembuktian eksistensi Titik Akupunktur dan Meridian melalui teknik fotografi MRI (Magnetic Resonance Imaging), ini merupakan sebuah metode studi yang relatif lebih baru. Kita tahu dengan menggunakan teknik MRI, akan mendapatkan sebuah foto otak besar manusia, dan dapat mengambil foto irisan lapis yang berbeda, hampir sama dengan membelah otak mengamatinya selapis demi selapis, menyaksikan struktur otak secara konkrit. Dengan demikian menggunakan foto struktur MRI, secara tidak langsung akan mendapatkan foto &amp;quot;fungsi&amp;quot;nya.&lt;p&gt;Umpama saja, kita semua telah mengetahui, otak kiri menguasai tangan kanan, otak kanan menguasai tangan kiri. Ketika tangan kiri digerakkan, sebuah zona lokal otak kanan akan muncul sinyal yang menguat. Sebaliknya, ketika tangan kanan digerakkan, otak kiri akan muncul sinyal yang menguat pula. Studi jenis ini disebut foto rekaman fungsi. Selain fungsi pergerakan, juga dapat menggunakan metode tersebut untuk melakukan penelitian fungsi penglihatan, penghitungan, ingatan dan lain-lain.&lt;p&gt;Berdasarkan hal ini, sejumlah ilmuwan Korea Selatan dan profesor Zang Hee Cho berpikir, apakah dapat menggunakan metode FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging) untuk melakukan penelitian terhadap teori Meridian kuno orang Timur. Ketika merangsang mata dengan cahaya, zona saraf optik otak akan terlihat sinyal yang menguat, ini telah diketahui oleh ilmu pengetahuan modern.&lt;p&gt;Selain itu, dalam Ilmu Akupunktur, melalui merangsang beberapa titik Akupunktur yang bersangkutan, dapat mengobati berbagai penyakit mata. Dalam kitab pengobatan juga terdapat catatan Meridian dan titik Akupunktur apa saja yang mempunyai hubungan dengan mata. Kalau begitu apakah mereka mempunyai hubungan dengan otak?&lt;p&gt;Kita ambil contoh, Meridian Kandung Kemih Taiyang Kaki di kaki memiliki 4 titik Akupunktur yang berfungsi dalam terapi penyakit mata. Praktek membuktikan, ketika menusuk 4 titik tersebut, juga dapat terlihat di zona saraf optik sinyal menguat. Akan tetapi, jika menusuk 1 mm di luar titik Akupunktur, maka zona saraf optik otak tidak terlihat ada penguatan sinyal. Dengan kata lain, harus menusuk persis di titik Akupunktur baru mendapatkan hasil.&lt;p&gt;Dari warisan orang kuno tentang keberadaan secara objektif sistem Meridian tubuh manusia, coba kita pikirkan, ketika kita telah mengetahui distribusi titik Akupunktur pada tubuh manusia, kita dapat satu per satu membuktikan keberadaan titik tersebut dengan menggunakan iptektinggi modern.&lt;p&gt;Namun jika tidak ada orang yang memberitahu kita keberadaan titik-titik tersebut, bila ingin satu per satu menemukannya dalam tubuh yang sekian besar, misalnya titik disini berhubungan dengan penglihatan, titik disana berhubungan dengan pergerakan usus dan lambung, bayangkan betapa besar kesulitannya? Jelas sekali ini merupakan hal yang sangat sulit dan rumit. Kalau begitu, bagaimana orang kuno dapat mengetahui titik-titik Akupunktur tersebut?&lt;p&gt;Sesungguhnya, bagi ilmu pengetahuan modern sekarang ini, bagaimana menemukan Meridian, betul-betul masih merupakan suatu teka-teki. Karena dalam pembedahan tidak terlihat juga tidak ditemukan. Akan tetapi dalam buku pengobatan kuno, sejak awal benarbenar telah ditemukan catatannya. Misalnya dalam kitab Huangdi Neijing (Kitab Intern Kaisar Kuning) telah tercatat keberadaan Meridian bahkan dijelaskan secara terperinci.&lt;p&gt;Walaupun tentang asal-usul tahun terbitnya masih terdapat beberapa pandangan yang berbeda, namun sama-sama berpendapat buku tersebut paling sedikit telah bersejarah 2.000 tahun. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa teori Meridian telah lama sejarahnya.&lt;p&gt;Dalam kitab Qijing Bamai Kao (Meneliti 8 Meridian Istimewa) juga mencatat pengalaman seorang sinshe tersohor zaman kuno bernama Li Shizhen, yang melakukan meditasi dalam berkultivasi diri telah membuktikan (terlihat dalam meditasi), sistem Meridian yang dilukiskan dalam gambar gantung oleh orang dahulu benar-benar tepat tidak ada yang salah.&lt;p&gt;Walaupun Meridian dalam iptek modern tidak dapat dijelaskan dengan tepat, kami berpendapat hakekat Meridian sesungguhnya merupakan jalur energi yang berada di ruang dimensi lain, sehingga dokter-dokter agung zaman kuno seperti Bien Que, Huo Tuo, Li Shizhen, yang memiliki kemampuan supranatural, tentu dapat langsung menyaksikannya.&lt;p&gt;Kadang kala benda dari ruang dimensi lain dapat muncul terlihat pada ruang 3 dimensi manusia ini, namun itu mutlak bukanlah hakekat dan wujud asli Meridian. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_8176.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJJdHMcRYMvRJ6GJ32XOLbEqbbkUs2pA0dYRclaJa_5-urRHOgE_4OLp1hosV0-9muupYmigiTmIWYsq9hkgc84Mm205vtsAZF5bmabqKObirdUZ9Q1EshqGGeC1Un1orM3tLVOZt3WzVH/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFudXNpYS5qcGc%253D%253F%253D-778503" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-6332672221723780115</guid><pubDate>Thu, 28 Mar 2013 07:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-28T14:46:57.168+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (21): PEMBUKTIAN EKSISTENSI TITIK AKUPUNKTUR DAN MERIDIAN</title><description>Bagi ilmu pengetahuan modern, bagaimana menemukan Meridian, sungguh merupakan sebuah teka-teki, karena dalam pembedahan tidak terlihat dan juga tidak ditemukan.&lt;p&gt;Selanjutnya kami memperkenalkan pembuktian eksistensi Titik Akupunktur dan Meridian melalui teknik fotografi MRI (Magnetic Resonance Imaging), ini merupakan sebuah metode studi yang relatif lebih baru. Kita tahu dengan menggunakan teknik MRI, akan mendapatkan sebuah foto otak besar manusia, dan dapat mengambil foto irisan lapis yang berbeda, hampir sama dengan membelah otak mengamatinya selapis demi selapis, menyaksikan struktur otak secara konkrit. Dengan demikian menggunakan foto struktur MRI, secara tidak langsung akan mendapatkan foto &amp;quot;fungsi&amp;quot;nya.&lt;p&gt;Umpama saja, kita semua telah mengetahui, otak kiri menguasai tangan kanan, otak kanan menguasai tangan kiri. Ketika tangan kiri digerakkan, sebuah zona lokal otak kanan akan muncul sinyal yang menguat. Sebaliknya, ketika tangan kanan digerakkan, otak kiri akan muncul sinyal yang menguat pula. Studi jenis ini disebut foto rekaman fungsi. Selain fungsi pergerakan, juga dapat menggunakan metode tersebut untuk melakukan penelitian fungsi penglihatan, penghitungan, ingatan dan lain-lain.&lt;p&gt;Berdasarkan hal ini, sejumlah ilmuwan Korea Selatan dan profesor Zang Hee Cho berpikir, apakah dapat menggunakan metode FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging) untuk melakukan penelitian terhadap teori Meridian kuno orang Timur. Ketika merangsang mata dengan cahaya, zona saraf optik otak akan terlihat sinyal yang menguat, ini telah diketahui oleh ilmu pengetahuan modern.&lt;p&gt;Selain itu, dalam Ilmu Akupunktur, melalui merangsang beberapa titik Akupunktur yang bersangkutan, dapat mengobati berbagai penyakit mata. Dalam kitab pengobatan juga terdapat catatan Meridian dan titik Akupunktur apa saja yang mempunyai hubungan dengan mata. Kalau begitu apakah mereka mempunyai hubungan dengan otak?&lt;p&gt;Kita ambil contoh, Meridian Kandung Kemih Taiyang Kaki di kaki memiliki 4 titik Akupunktur yang berfungsi dalam terapi penyakit mata. Praktek membuktikan, ketika menusuk 4 titik tersebut, juga dapat terlihat di zona saraf optik sinyal menguat. Akan tetapi, jika menusuk 1 mm di luar titik Akupunktur, maka zona saraf optik otak tidak terlihat ada penguatan sinyal. Dengan kata lain, harus menusuk persis di titik Akupunktur baru mendapatkan hasil.&lt;p&gt;Dari warisan orang kuno tentang keberadaan secara objektif sistem Meridian tubuh manusia, coba kita pikirkan, ketika kita telah mengetahui distribusi titik Akupunktur pada tubuh manusia, kita dapat satu per satu membuktikan keberadaan titik tersebut dengan menggunakan iptektinggi modern.&lt;p&gt;Namun jika tidak ada orang yang memberitahu kita keberadaan titik-titik tersebut, bila ingin satu per satu menemukannya dalam tubuh yang sekian besar, misalnya titik disini berhubungan dengan penglihatan, titik disana berhubungan dengan pergerakan usus dan lambung, bayangkan betapa besar kesulitannya? Jelas sekali ini merupakan hal yang sangat sulit dan rumit. Kalau begitu, bagaimana orang kuno dapat mengetahui titik-titik Akupunktur tersebut?&lt;p&gt;Sesungguhnya, bagi ilmu pengetahuan modern sekarang ini, bagaimana menemukan Meridian, betul-betul masih merupakan suatu teka-teki. Karena dalam pembedahan tidak terlihat juga tidak ditemukan. Akan tetapi dalam buku pengobatan kuno, sejak awal benarbenar telah ditemukan catatannya. Misalnya dalam kitab Huangdi Neijing (Kitab Intern Kaisar Kuning) telah tercatat keberadaan Meridian bahkan dijelaskan secara terperinci.&lt;p&gt;Walaupun tentang asal-usul tahun terbitnya masih terdapat beberapa pandangan yang berbeda, namun sama-sama berpendapat buku tersebut paling sedikit telah bersejarah 2.000 tahun. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa teori Meridian telah lama sejarahnya.&lt;p&gt;Dalam kitab Qijing Bamai Kao (Meneliti 8 Meridian Istimewa) juga mencatat pengalaman seorang sinshe tersohor zaman kuno bernama Li Shizhen, yang melakukan meditasi dalam berkultivasi diri telah membuktikan (terlihat dalam meditasi), sistem Meridian yang dilukiskan dalam gambar gantung oleh orang dahulu benar-benar tepat tidak ada yang salah.&lt;p&gt;Walaupun Meridian dalam iptek modern tidak dapat dijelaskan dengan tepat, kami berpendapat hakekat Meridian sesungguhnya merupakan jalur energi yang berada di ruang dimensi lain, sehingga dokter-dokter agung zaman kuno seperti Bien Que, Huo Tuo, Li Shizhen, yang memiliki kemampuan supranatural, tentu dapat langsung menyaksikannya.&lt;p&gt;Kadang kala benda dari ruang dimensi lain dapat muncul terlihat pada ruang 3 dimensi manusia ini, namun itu mutlak bukanlah hakekat dan wujud asli Meridian. [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_28.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-4654015881863045917</guid><pubDate>Mon, 25 Mar 2013 03:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-25T10:44:25.660+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (20): TEKNIK FOTOGRAFI KIRLIAN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWedmMdwB95Z8VdZLqE-wrp13jtjsxK4t5ePMF9DnJvSw9YParRp7vxKjoVDVd3Uw_6zoyAAUE2DfKMrm8MDqECYuOfd_Q5Xej3xY1AOfKZ5tU4TqUHlfI4b4vTbIYrE5dgauMxp86Lh3p/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2lybGlhbi5qcGc%253D%253F%253D-765661&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWedmMdwB95Z8VdZLqE-wrp13jtjsxK4t5ePMF9DnJvSw9YParRp7vxKjoVDVd3Uw_6zoyAAUE2DfKMrm8MDqECYuOfd_Q5Xej3xY1AOfKZ5tU4TqUHlfI4b4vTbIYrE5dgauMxp86Lh3p/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2lybGlhbi5qcGc%253D%253F%253D-765661&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5859121650025420626&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Fotografi medan radiasi berfrekuensi tinggi Kirlian merupakan sebuah medan listrik berfrekuensi tinggi hasil dari generator bertegangan tinggi dan berfrekuensi tinggi, ketika benda yang akan difoto berada dalam medan tersebut, di sekitar benda akan tampil cahaya yang dapat terlihat langsung.&lt;p&gt;Makalah penelitian tentang Meridian Akupunktur yang terbit dalam majalah akademik utama di kalangan internasional, dalam kualitas dan kuantitasnya berkembang dengan pesat. Dari jumlah makalah tentang Akupunktur dan Meridian yang diterima SCI-expand setiap tahun, mulai 1974 hingga sesudah 1986, ada sedikit peningkatan. Sampai sebelum 1998, setiap tahun lebih kurang diterima 100 makalah, pada 2003 meningkat menjadi 400 makalah per tahun. Selain itu majalah arus utama antara lain Natural, Science, PNAS dan FASEB selalu terdapat laporan tentang studi Akupunktur.&lt;p&gt;Merangkum literatur ilmiah yang ada sekarang ini sudah bisa dibuktikan dengan jelas beberapa hal sebagai berikut:&lt;p&gt;(1) Meridian dapat menyebarkan informasi;&lt;p&gt;(2) Meridian memiliki karakteristik rendah impedansi;&lt;p&gt;(3) Hingga kini masih belum ditemukan struktur Meridian dalam anatomi tubuh.&lt;p&gt;Selanjutnya kita akan memperkenalkan lebih jelas lagi 2 jenis metode dalam studi eksistensi secara objektif tentang Meridian, yang pernah disebut sebelumnya. Yaitu teknik fotografi Kirlian dan teknik FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging).&lt;p&gt;Eksperimen yang paling intuitif tentu adalah fotografi medan radiasi berfrekuensi tinggi Kirlian, paling awal ditemukan oleh N.Tesla (1856 – 1943), ketika benda yang akan difoto diletakkan dalam medan listrik berfrekuensi tinggi yang dihasilkan dari generator bertegangan tinggi dan berfrekuensi tinggi, di sekitar benda akan tampil cahaya yang dapat terlihat langsung.&lt;p&gt;Pada 1939 seorang insinyur mantan Uni Soviet, S.V. Kirlian, bersama istri meniru lingkungan kamar fisioterapi saat itu, di tengah medan listrik berfrekuensi tinggi dan bertegangan tinggi berhasil merekam dalam foto aura tubuh manusia, teknik khusus tersebut dikemudian hari disebut &amp;quot;Teknik fotografi Kirlian&amp;quot;.&lt;p&gt;Penemuan tersebut menarik perhatian ilmuwan di berbagai negara dunia. Sejak 1980-an, Jerman, Jepang, AS dan negara-negara lainnya telah melakukan studi dan penjelajahan terhadap fenomena cahaya tubuh manusia tersebut. Eksperimen menunjukkan, warna dan bentuk cahaya/aura tubuh akan berubah mengikuti perubahan kondisi kesehatan, aktivitas fisik, mental dan lain-lain.&lt;p&gt;Ketika lengan kita diletakkan dalam suatu lingkungan bertekanan tinggi dan berfrekuensi tinggi, daerah Meridian Usus Besar dan Yang Ming Tangan akan muncul serentetan bintik cahaya yang terang. Yang lebih mengherankan adalah, melakukan pengujian terhadap orang yang baru saja meninggal, ditemukan di beberapa daerah tertentu di tubuhnya, sinar cahaya yang dipancarkan lebih kuat daripada daerah di sekitarnya, sedangkan titik cahaya yang terang tersebut konsistensi dengan 741 titik akupunktur yang tertera dalam gambar atlas Titik Akupunktur.&lt;p&gt;Ilmuwan dari Rusia dan AS melalui studi jangka panjang berpendapat, tubuh manusia memiliki sebuah sistem serat optik. Titik Akupunktur dari Ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok merupakan daerah paling sensitif terhadap cahaya dalam sistem Meridian tubuh. Semua ini telah membuktikan Meridian dan Titik Akupunktur merupakan benda nyata yang eksis secara objektif. [Teo Ai Ping / Jakarta] &lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_25.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWedmMdwB95Z8VdZLqE-wrp13jtjsxK4t5ePMF9DnJvSw9YParRp7vxKjoVDVd3Uw_6zoyAAUE2DfKMrm8MDqECYuOfd_Q5Xej3xY1AOfKZ5tU4TqUHlfI4b4vTbIYrE5dgauMxp86Lh3p/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2lybGlhbi5qcGc%253D%253F%253D-765661" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-208581924903263480</guid><pubDate>Mon, 25 Mar 2013 03:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-25T10:39:51.213+07:00</atom:updated><title>AKSARA: FU DAN MU</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIVwVzdslzHqOA0TGJ8Bdql-aiEOumXFIxkoEaGZ1PP4xkb1FapFLqCvG6cCTWp9WiKtiiHoqVUT6UE0XrTiJX1-C9M8j0m6S8zBPm6rLP-_DhmxFQsz9430kQP-ULRVewVngKP3KR-UPA/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FRnUtTXUuanBn%253F%253D-791213&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIVwVzdslzHqOA0TGJ8Bdql-aiEOumXFIxkoEaGZ1PP4xkb1FapFLqCvG6cCTWp9WiKtiiHoqVUT6UE0XrTiJX1-C9M8j0m6S8zBPm6rLP-_DhmxFQsz9430kQP-ULRVewVngKP3KR-UPA/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FRnUtTXUuanBn%253F%253D-791213&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5859120476729954098&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Aksara Tionghoa 父母 (F&amp;#249; Mǔ) mengacu pada makna ayah dan ibu.&lt;p&gt;父 (F&amp;#249;), termasuk salah satu aksara kuno, mengalami perubahan morfologi dalam komposisinya. Pada umumnya ia bermakna &amp;quot;orang tua&amp;quot; atau &amp;quot;ayah&amp;quot;, dan selalu digunakan untuk mewakili figur pria.&lt;p&gt;Pada zaman kuno, 父 (F&amp;#249;) ditulis dalam cara yang lebih bergambar, menggambarkan sebuah tangan memegang kapak batu, dengan goresan di kiri atas mewakili kapak, dan sisa dari karakter itu mewakili tangan.&lt;p&gt;Memegang kapak batu melambangkan kekuatan dan keberanian. Karakter 父 (F&amp;#249;) kemudian merujuk pada orang yang memegang kapak, orang yang patut dihormati.&lt;p&gt;Karena, di mata anak-anak, orang yang terbesar, terkuat, dan patut dihormati adalah ayah, 父 (F&amp;#249;) mewakili ayah-sosok pria yang berwibawa.&lt;p&gt;Jika dikombinasikan dengan aksara lain, 父 (F&amp;#249;) dapat digunakan untuk membuat frase seperti 父親 (Fu Qin), bentuk kata yang lebih formal untuk ayah; 姑父 (Gu Fu) berarti paman dari pihak ayah, atau 姨夫 (Yi Fu) berarti paman dari pihak ibu.&lt;p&gt;師父 (Shi Fu), yang berarti guru atau master, merupakan kombinasi lain yang juga penting. Dalam kebudayaan tradisional Tiongkok, guru (baik ilmiah atau spiritual) sangat dihormati, dan ada yang mengatakan bahwa 一日為師,終身為父 (Yi Ri Wei Shi, Zhong Shen Wei Fu). Yakni, &amp;quot;Seorang guru untuk sehari harus dihormati sebagai seorang ayah selamanya.&amp;quot;&lt;p&gt;母 (Mǔ) juga merupakan aksara yang sangat kuno. Memiliki makna &amp;quot;ibu&amp;quot; dan digunakan untuk mewakili pemeliharaan, sosok perempuan.&lt;p&gt;Seperti aksara Tionghoa yang paling kuno lainnya, aksara ini juga ditulis dalam bentuk bergambar pada zaman kuno.&lt;p&gt;Aksara aslinya sama dengan aksara untuk wanita, 女 (Nu), menggambarkan seorang wanita dalam posisi berlutut, tetapi dengan dua titik ditambahkan pada bagian atas yang melambangkan payudara seorang ibu sedang menyusui anaknya.&lt;p&gt;Dengan demikian, 母 (Mǔ) melambangkan pengasuhan dan kesuburan. Dikombinasikan dengan aksara lainnya, yang digunakan untuk membentuk frase seperti 母親 (Mǔ Qin), bentuk yang lebih formal dari aksara ibu, dan 母愛 (Mǔ Ai), yang berarti cinta kasih ibu. [Yolanda Li / Banjarmasin]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/aksara-fu-dan-mu.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIVwVzdslzHqOA0TGJ8Bdql-aiEOumXFIxkoEaGZ1PP4xkb1FapFLqCvG6cCTWp9WiKtiiHoqVUT6UE0XrTiJX1-C9M8j0m6S8zBPm6rLP-_DhmxFQsz9430kQP-ULRVewVngKP3KR-UPA/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FRnUtTXUuanBn%253F%253D-791213" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-8873500244544463085</guid><pubDate>Sun, 24 Mar 2013 11:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-24T18:08:44.519+07:00</atom:updated><title>DINASTI TIONGKOK, MANDAT DARI LANGIT</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAo4iGnii1hlsWvadJMgWb9Qee3uEjBud1J4ao7_3VyRmKK28JR1gU4KbDUQ_TmaJf5XRAaY2dX8fWEPeS9bOqavYesAzLs_jq9HvfB28EGp40UIMumByKgqjWBSqgwYKpx6ZTV1a87MTQ/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFuZGF0K2RhcmkrTGFuZ2l0LmpwZw%253D%253D%253F%253D-724519&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAo4iGnii1hlsWvadJMgWb9Qee3uEjBud1J4ao7_3VyRmKK28JR1gU4KbDUQ_TmaJf5XRAaY2dX8fWEPeS9bOqavYesAzLs_jq9HvfB28EGp40UIMumByKgqjWBSqgwYKpx6ZTV1a87MTQ/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFuZGF0K2RhcmkrTGFuZ2l0LmpwZw%253D%253D%253F%253D-724519&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5858865067284055906&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sebuah keyakinan filosofis didirikan oleh pendiri Dinasti Zhou (周朝) sekitar 1100 SM, bahwa Surga menganugerahkan hak memerintah kepada mereka yang bermoralitas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepercayaan ini dikenal sebagai &amp;quot;Mandat dari Langit&amp;quot; (天命, baca: Dian Ming), yang berakar mendalam pada budaya Tiongkok dan telah memiliki pengaruh mendasar dan abadi dalam sejarah Tiongkok.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ini menetapkan bahwa seorang penguasa harus bijaksana dan adil, mengikuti Dao (Jalan Langit) dan menjadi selaras dengan takdir. Orang Tiongkok kuno menganggap kaisar sebagai &amp;quot;putera Langit&amp;quot; dengan Surga di atasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lao Zi (老子) mengungkapkan idenya tentang kemanunggalan Langit dan manusia dalam Dao De Jing (道德經): &amp;quot;Manusia mengikuti Bumi, Bumi mengikuti Langit, Langit mengikuti Dao, dan Dao mengikuti secara alami.&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penguasa bijak dan cakap di zaman Tiongkok kuno, memuja dan menghargai Langit, menghormati dan melindungi subjek mereka. Sejarawan mencatat semua kata-kata dan perbuatan kaisar, dan perilaku kaisar itu dinilai oleh Konfusianisme klasik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Raja-raja bijak memiliki para pejabat yang bijaksana dan berbudi luhur, yang berfungsi sebagai guru atau penasihatnya. Salah satu contoh adalah Yi Yin (伊尹), yang membantu Shang Tang (商汤) mendirikan Dinasti Shang (商朝) dan menjadi perdana menteri pertamanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jiang Ziya (姜子牙) adalah contoh lainnya. Dia membantu Raja Wen (周文王) maupun Raja Wu (周武王) dalam membangun Dinasti Zhou. [Anita Li / Jayapura]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/dinasti-tiongkok-mandat-dari-langit.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAo4iGnii1hlsWvadJMgWb9Qee3uEjBud1J4ao7_3VyRmKK28JR1gU4KbDUQ_TmaJf5XRAaY2dX8fWEPeS9bOqavYesAzLs_jq9HvfB28EGp40UIMumByKgqjWBSqgwYKpx6ZTV1a87MTQ/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FTWFuZGF0K2RhcmkrTGFuZ2l0LmpwZw%253D%253D%253F%253D-724519" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-6832575288795563478</guid><pubDate>Tue, 19 Mar 2013 09:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-19T16:33:24.004+07:00</atom:updated><title>AKSARA LI</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOe6erVkL-E_JRnjDzxB0BHgzZpzvU46JKQYjtBaGEmbbEqd_mzpPHNHPzGD2YxJkrHmx56MXWIBTNy4HkN1FuIG7ytuvtNzRSJQP_MSEwsGu8-y8y2BxarmGQYB6dkF6Pn79EWCUCt86Q/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbGFraWxha2kuanBn%253F%253D-704004&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOe6erVkL-E_JRnjDzxB0BHgzZpzvU46JKQYjtBaGEmbbEqd_mzpPHNHPzGD2YxJkrHmx56MXWIBTNy4HkN1FuIG7ytuvtNzRSJQP_MSEwsGu8-y8y2BxarmGQYB6dkF6Pn79EWCUCt86Q/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbGFraWxha2kuanBn%253F%253D-704004&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5856985073202333410&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Konfusius menempatkan banyak penekanan pada perilaku orang-orang, terutama yang berkaitan dengan adat dan etika. Aksara 禮 (Li) berarti kepatutan dan mencakup gagasan tentang etika dan perilaku yang tepat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Konfusius, perilaku yang tepat sangat penting dalam masyarakat. Dia mendalilkan bahwa semua interaksi antara manusia dan alam mengikuti aturan perilaku tertentu dan individu dalam masyarakat harus berinteraksi menurut aturan-aturan ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rakyat harus menunjukkan loyalitas kepada kaisar, anak-anak harus menghormati orang tua mereka, adik harus menuakan kakak, dan generasi muda harus tunduk kepada orang tua.&lt;br&gt;&lt;br&gt;禮 (Li) sangat luas cakupannya. Konfusius menulis tiga buku, &amp;quot;Yi Li&amp;quot; (Kitab Etiket dan Upacara), &amp;quot;Li Ji&amp;quot; (Kitab Ritual), dan &amp;quot;Zhou Li&amp;quot; (Ritual Zhou), yang meliputi lebih dari 300 aturan perilaku utama dan 3.000 aturan perilaku sekunder.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama buku-buku ini, &amp;quot;Tiga Ritual&amp;quot;, membantu menentukan aturan perilaku, meliputi segala sesuatu mulai dari menyapa orang asing di jalan hingga melakukan upacara dan memperingati nenek moyang. Bahkan, 禮 (Li) begitu penting sehingga dapat dibandingkan dengan konsep Barat budaya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, masyarakat manusia dapat dibawa ke tingkat yang ideal harmoni dan tertib. [Margareth Lim / Tarakan]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/aksara-li.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOe6erVkL-E_JRnjDzxB0BHgzZpzvU46JKQYjtBaGEmbbEqd_mzpPHNHPzGD2YxJkrHmx56MXWIBTNy4HkN1FuIG7ytuvtNzRSJQP_MSEwsGu8-y8y2BxarmGQYB6dkF6Pn79EWCUCt86Q/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbGFraWxha2kuanBn%253F%253D-704004" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-3213705771255887696</guid><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 00:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-14T07:21:30.620+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (19): MERIDIAN DAN TITIK AKUPUNTUR</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVl8TRp6LjAKc2krx6k4xm5qknDlVsB4YewUz1P9rxEGP7sTHcbS-4jjU7xV2ELVwGMauy6a3fEBZYcwLHUoRq2J7GgR6Q9e_sypQ_t3z1NwK9eLz52Mf1vappR5kxTPWAGjPbEOZp8CDq/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VoaWR1cGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-790621&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVl8TRp6LjAKc2krx6k4xm5qknDlVsB4YewUz1P9rxEGP7sTHcbS-4jjU7xV2ELVwGMauy6a3fEBZYcwLHUoRq2J7GgR6Q9e_sypQ_t3z1NwK9eLz52Mf1vappR5kxTPWAGjPbEOZp8CDq/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VoaWR1cGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-790621&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5854987429108977874&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Perdebatan di dunia akademis tentang hakekat Meridian hanya terletak pada penjelasan yang masuk akal tentang &amp;quot;hekekat&amp;quot; Meridian, bukan memperdebatkan tentang &amp;quot;keberadaan&amp;quot; Meridian.&lt;p&gt;5. Struktur Istimewa Tubuh Manusia&lt;p&gt;Beberapa tahun belakangan ini, perdebatan tentang dipertahankan atau dihapusnya Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) secara berselang dimunculkan. Salah satu intisari di dalam PTT ialah: Meridian. Ia tidak dapat dideteksi dengan mata telanjang, juga tidak dapat dibuktikan keberadaannya melalui pembedahan, sehingga sering ditentang dan diserang oleh sebagian orang yang &amp;quot;memercayai&amp;quot; ilmu pengetahuan modern dan kaum ateis.&lt;p&gt;Namun, Meridian merupakan sebuah fenomena yang eksis secara objektif yang telah terbukti melalui praktek selama beberapa ribu tahun oleh orang zaman kuno. Bagi penulis, juga banyak sekali pecinta Qigong, Sinshe serta para ilmuwan yang melakukan penelitian Meridian bahwa Meridian eksis secara nyata. Ini jelas tidak diragukan lagi, karena hingga kini banyak sekali percobaan ilmiah serta fakta objektif telah membuktikannya dengan sangat jelas mengenai masalah tersebut.&lt;p&gt;Sesungguhnya, hingga saat ini, perdebatan di dunia akademis tentang hakekat Meridian melulu terletak pada penjelasan yang masuk akal tentang &amp;quot;hekekat&amp;quot; Meridian, bukan memperdebatkan tentang &amp;quot;keberadaan&amp;quot; Meridian. Dengan kata lain, walaupun hakekat Meridian tidak dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan modern, namun terhadap fungsi Meridian yang dapat menyalurkan informasi dan merangsang titik Akupunktur tertentu dapat bereaksi pada &amp;quot;sasaran organ&amp;quot; serta penyembuhan penyakit dan lain sebagainya, ini pada dasarnya sudah tidak ada masalah di dunia akademis.&lt;p&gt;Sebagian orang yang melakukan penyerangan secara membabi-buta terhadap studi Meridian dan fungsi objektifnya, tidak lain adalah terhadap masalah &amp;quot;tidak dapat menjelaskan&amp;quot; adanya Meridian diselewengkan menjadi &amp;quot;tidak eksis secara objektif&amp;quot;, atau memang tidak mengerti berlagak seolah-olah mengerti.&lt;p&gt;Walau hakekat Meridian tidak dapat dijelaskan dan dilukiskan secara menyeluruh oleh ilmu pengetahuan modern, namun telah banyak bukti nyata dari sisi lain yang membuktikan Meridian eksis secara objektif. Banyak cendekiawan dalam dan luar negeri secara berturut-turut telah membuktikan dari berbagai sudut yang berbeda pula. Mungkin banyak istilah khusus yang tidak mudah dimengerti, maka di bawah ini beberapa metode pembuktian kami sampaikan secara ringkas.&lt;p&gt;Pada 1973 profesor Zhu Zongxiang kembali menemukan eksistensi Meridian secara umum. Di kemudian hari penemuan penting sejumlah cendekiawan adalah letak Meridian di permukaan kulit (lebar sekitar 1 mm) disertai fenomena fisiologi dan biokimia, antara lain: penyebaran sensasi resesif, impedansi rendah dan suara getaran tinggi, bergetar dan denyut nadi menguat, penyebaran substansi pelacak, bercahaya dan panas, kepekatan Ca++ meningkat, setelah dirangsang timbul getaran berfrekuensi tinggi dan rendah….&lt;p&gt;Pada 1983, Yan Zhiqiang dari Bagian Biofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok menemukan, penyebaran sensasi resesif sesuai jalur Meridian, di permukaan kulit terlihat cahayanya lebih kuat daripada non jalur Meridian.&lt;p&gt;Pada 1984, Rumah Sakit 301 Beijing menggunakan alat pencitraan panas infra merah telah mencatat perubahan suhu di jalur Meridian ketika diadakan penusukan jarum.&lt;p&gt;Xu Tangping dari Akademi Pengobatan Tradisional Tiongkok di Kota Tianjin menemukan, menusuk titik Akupunktur pada manusia atau binatang, terjadi peningkatan kadar ion Kalsium pada cairan jaringan yang berada di bawah seluruh titik akupunktur yang terdapat dalam Meridian itu, kadar peningkatan jelas lebih tinggi daripada Meridian perbandingan yang tidak ditusuk. Ini merupakan penemuan penting dalam bidang ilmu kimia atas fungsi peredaran energi dalam Meridian.&lt;p&gt;Mulai dari abad 20, negara lain juga telah melakukan studi Meridian dari berbagai sudut. Dr. dr. Reinhold Voll pada awal tahun 50-an telah mengembangkan sejenis alat pendeteksi elektronik EAV (Electro-acupuncture according to Voll) dan berhasil menemukan, ketika aliran listrik mikro melewatinya, maka titik Akupunktur dan jaringan di sekitarnya jelas terjadi daya konduksi yang menonjol.&lt;p&gt;Pada 1985, De Vernejoul dari Prancis menggunakan teknologi kamera Gamma telah menemukan, ketika memasukkan elemen radioaktif pada sebuah titik Akupuntur manusia, elemen tersebut akan beredar menelusuri saluran Meridian, ini merupakan pertama kali di dunia melakukan studi fenomena Meridian dengan menggunakan kamera melacak peredaran isotop.&lt;p&gt;Pada 1983 – 1986, I. Dumitresku dari Rumania, P.Mandely dari Jerman dan N.Melhomens dari Brasil menggunakan &amp;quot;Teknik fotografi Kirlian&amp;quot; yang didasari medan radiasi berfrekuensi tinggi dan bertekanan tinggi, melakukan studi terhadap sistem energi tubuh manusia, maka berhasil mengembangkan &amp;quot;Teknik Pemeriksaan Penyakit Kirlian&amp;quot; yang berbeda-beda. Pada 1995 K.G.Korotkov memperbarui &amp;quot;Teknik Pemeriksaan Penyakit Kirlian&amp;quot; dengan teknik GDV (Gas Discharge Visualization Technique), yaitu teknik yang dapat melihat aliran udara dan listrik, sejak itu teknik fotografi Kirlian semakin fungsional.&lt;p&gt;Pada 1998, Prof. Zang-hee Cho dari jurusan Elektronik Lembaga Studi Iptek Tingkat Tinggi Korea Selatan, bersama E.K.Wong dari University of California, Irvine, AS menggunakan FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging) melakukan studi awal terhadap eksistensi titik Akupunktur dan Meridian, dan telah menemukan melalui cara tersebut dapat membuktikan hubungan titik Akupunktur dengan kegiatan manusia serta zona berbeda dalam otak besar. [Teo Ai Ping / Jakarta] Sumber: Epochtimes&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_14.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVl8TRp6LjAKc2krx6k4xm5qknDlVsB4YewUz1P9rxEGP7sTHcbS-4jjU7xV2ELVwGMauy6a3fEBZYcwLHUoRq2J7GgR6Q9e_sypQ_t3z1NwK9eLz52Mf1vappR5kxTPWAGjPbEOZp8CDq/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VoaWR1cGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-790621" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-166176989507190183</guid><pubDate>Fri, 08 Mar 2013 15:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-08T22:00:44.375+07:00</atom:updated><title>ETNIS CHINA SELALU BENCI KEJAHATAN PERANG JEPANG</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhszSK-MdNTJf06gKbjmIczhu4DhURiuDWj0Kksruc_vcJBBhT11A8uWI2Dk-bIHsZypBGS3iquviHlrZdFOfCd_cV9UbA868UCCcsr7mQ9SU_jT1mNY492saaB32Ir2Y2SgHWLsN8Wn5rF/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJoZC5qcGc%253D%253F%253D-744376&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhszSK-MdNTJf06gKbjmIczhu4DhURiuDWj0Kksruc_vcJBBhT11A8uWI2Dk-bIHsZypBGS3iquviHlrZdFOfCd_cV9UbA868UCCcsr7mQ9SU_jT1mNY492saaB32Ir2Y2SgHWLsN8Wn5rF/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJoZC5qcGc%253D%253F%253D-744376&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5852987489268815554&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Chungking (kini Chongqing) pada 1891 merupakan pelabuhan darat komersial pertama di China. Ia menjadi pusat perdagangan dan distribusi barang. Kapal-kapal yang menuju ke sana akan membelah Sungai Yangtze dan melewati ngarai yang indah. Tak heran jika ia dikenal sebagai &amp;quot;kota gunung&amp;quot; dan &amp;quot;kota sungai&amp;quot;.&lt;p&gt;Tapi di daratan, keindahan itu lenyap. Saat kali pertama bertugas di sana, A.T. &amp;quot;Arch&amp;quot; Steele, koresponden New York Herald Tribune, Chicago Daily News, dan New York Times di China pada 1932-1950, menggambarkan situasi yang mencekam. Letaknya terpencil. Miskin. Rumah-rumahnya kumuh. Makanannya sangat menakutkan. Air hanya bisa diperoleh dari Sungai Yangtze, dengan mengambilnya menggunakan ember kayu.&lt;p&gt;Di malam hari, menurutnya, hampir tak ada keramaian selain suara tikus-tikus yang kelayapan. Sepanjang musim hujan, keindahan alam hampir tak terlihat selama berpekan-pekan. Awan-awan begitu rendah. Udara basah, kelembaban sangat tinggi. Semuanya licin, dingin, basah, dan berlumut. Hidup di Chungking teramat sulit.&lt;p&gt;Chungking menarik perhatian dunia sebelum dan selama Perang Dunia II. Kota terpencil ini punya arti penting ketika Hankow jatuh ke tangan Jepang pada Oktober 1938; menyusul kejatuhan kota-kota besar lainnya di China: Shanghai, Nanjing (kini Nanking), dan Wuhan. Jenderal Chiang Kai Shek menjadikan Chungking sebagai ibukota sementara (capital in wartime). Banyak sekolah dan pabrik ikut dipindahkan. Sejak itu, kesunyian lenyap; suasana sontak berubah ramai ketika bomber-bomber Jepang mulai menyerang Chungking pada 3 Mei 1939.&lt;p&gt;Bermula pada awal 1930-an, setelah negeri Sakura menginvasi Mansuria, kedua negara terlibat dalam banyak pertempuran. Namun skalanya terbatas dan tanpa deklarasi perang sehingga sering disebut insiden semata. Bagi China, insiden demi insiden tetap merupakan pendudukan. Satu per satu wilayahnya dikuasai Jepang. Jepang ingin mendominasi China secara politik, ekonomi, dan militer untuk menjaga cadangan bahan baku dan sumberdaya alam di sana.&lt;p&gt;Pada 1937, Jepang menyerang titik penting akses menuju Beiping (kini Beijing), yang dikenal dengan &amp;quot;Marco Polo Bridge Incident&amp;quot;. Dimulailah perang besar-besaran, Perang China-Jepang II, yang berlangsung hingga Perang Dunia II berakhir. Perang ini dianggap sebagai perang Asia terbesar pada abad ke-20.&lt;p&gt;Beiping dan Tianjin lepas. China terus tergusur sehingga pemerintah nasionalis Chiang Kai Shek masuk Chungking –sementara kaum komunis membangun kekuatan dan melancarkan perang gerilya di garis perbatasan yang diduduki Jepang. Kota ini pun menjadi sasaran Jepang dan porak-poranda karena dibombardir. Diperkirakan Jepang melakukan sekira 5.000 pemboman, dengan lebih dari 11.500 bom dijatuhkan, termasuk bom pembakar. Kebakaran hebat melanda kota, menghangus rumah penduduk dan fasilitas-fasilitas sipil. Penduduk berlindung di lorong-lorong perbukitan –yang mengurangi jumlah penduduk yang tewas. Mereka baru keluar ketika suara gemuruh pesawat musuh menghilang.&lt;p&gt;&amp;quot;Antara akhir 1938 dan pertengahan 1939 populasi Chungking, sebuah kota provinsi tua yang menjadi target tetap AU Jepang, meningkat dari 200.000 hingga lebih satu juta,&amp;quot; tulis Jacques Gernet dalam A History of Chinese Civilization.&lt;p&gt;Melihat situasi itu, Chiang Khai Shek menyarankan agar warga sipil mengungsi. Menteri Urusan Perang dan Kepala Staf Umum Jenderal Ho Ying Ching mendapat tugas untuk menangani pengungsi. Pada 10 Mei 1939 keluar maklumat pemerintah: para penduduk, terutama perempuan dan anak-anak, harus menyingkir. &lt;p&gt;Pos-pos untuk para pengungsi didirikan di beberapa titik di luar kota.&lt;br&gt;Para petinggi juga memutuskan mendermakan uangnya untuk para pengungsi minimal sebulan gaji. Perserikatan Anti Fasis di Jepang, Korea, dan Formosa bersimpati atas nasih warga Chungking dengan mendermakan uang 300 dolar. Chiang sendiri, tulis Sin Po, 6 Mei 1939, &amp;quot;mengeluarkan 1 juta dolar buat kasih pertolongan pada pelarian-pelarian dari Chungking.&amp;quot;&lt;p&gt;Bagi orang-orang Tionghoa di Jawa, palagan Chungking punya tempat khusus. Sin Po, suratkabar Tionghoa berbahasa Melayu, selalu memberitakan kondisi aktual di sana. Bahkan Sin Po mendorong penggalangan dana untuk membantu rakyat Chungking. Pemerintahan Chungking juga berkomunikasi dengan orang-orang Tionghoa di Jawa, termasuk mendukung gerakan kemerdekaan Indonesia. Antara lain dengan Organisasi Rahasia Chungking (Chung Yang Hai Wei Thing Chin) –organisasi bawah tanah Tionghoa yang didirikan untuk menyabotase berbagai instalasi milik Jepang.&lt;p&gt;Jepang tak mengurangi intensitas serangannya. Instalasi-instalasi militer dan konsulat negara lain juga menjadi sasaran. Sempat muncul anjuran agar Chiang Kai Shek memindahkan ibukota ke Chentu, 30 mil timur Chungking. Tapi Chiang dan pasukannya tetap bertahan dan melakukan perlawanan.&lt;p&gt;China berperang sendiri melawan Jepang. Setelah Jepang mengebom Pearl Harbor pada 1941, barulah Sekutu ikut membantu China dan membawa perang ini sebagai bagian dari Perang Dunia II. Karena Chungking terisolasi, Sekutu harus membebaskan Burma, satu-satunya jalan buat pengiriman bantuan militer ke pemerintahan Chiang Kai Shek. Amerika melatih dan melengkapi pasukan China. Chiang Kai Shek sendiri bersedia mengirimkan tiga divisi terbaiknya dan memperbesar jumlah pasukan Sekutu di Burma menjadi 81.000 personil.&lt;p&gt;Jenderal-jenderal Chiang dikenal pemberani dan tangguh. Jenderal Tai An Lan, komandan Divisi 200, mempertahankan kota Taoungoo selama 12 hari. Jenderal Sun Li Jen, komandan Divisi 38, berhasil memukul tentara Jepang dan membebaskan pasukan Sekutu yang tedesak dan terjepit di Yanangyaung. &lt;p&gt;Tapi tentara Jepang terlalu superior. Burma jatuh pada Mei 1942; dan lengkaplah isolasi China dari sekutunya –kecuali melalui udara.&lt;br&gt;Menurut Peng Koen Auwjong dan R.B. Sugiantoro dalam Perang Pasifik, Jepang menaruh harapan bahwa perang di China bisa cepat berakhir dengan perdamaian yang terpisah. Jepang merasakan sekali bahwa pada pertengahan tahun 1942 itu paling sedikit 600.000 pasukannya tertahan oleh perlawanan rakyat China. Agar bisa menggunakan pasukannya di medan perang lain, Jepang ingin mencapai persetujuan dengan Chungking. Tapi Chiang Kai Shek menolak.&lt;p&gt;Karena fokus pada Burma, pemboman terhadap Chungking mulai mereda pada 1941. Sejumlah penduduk mulai kembali ke Chungking. Tapi kondisi Chungking masih mengenaskan. Sulit untuk membangun kehidupan baru, seperti dirasakan Wang Shufen, perempuan dari keluarga petani miskin. Dia dan suaminya mulai bisnis kecil-kecilan dengan berjualan sayuran dan buah, tapi inflasi sangat tinggi. Uang kertas tak berlaku. Apapun harus dibayar dengan dolar emas atau dolar perak. &amp;quot;Kami terus-terusan kelaparan dan kehausan,&amp;quot; ujarnya, sebagaimana ditulis Danke Li dalam Echoes of Chongqing: Women in Wartime China.&lt;p&gt;Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, berakhir pula status Chungking sebagai ibukota sementara. Tapi pemboman Chungking masih menyisakan luka hingga beberapa dekade kemudian. Pada 2006, 40 warga China yang terluka atau kehilangan anggota keluarga selama pemboman di Chungking menggugat pemerintah Jepang sebesar 10 juta Yen dan meminta maaf. &amp;quot;Dengan gugatan ini kami ingin orang-orang Jepang tahu tentang pemboman Chongking,&amp;quot; kata salah seorang korban, seperti dikutip The Japan Times online, 31 Maret 2006. [Tina Wu / Depok]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/etnis-china-selalu-benci-kejahatan.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhszSK-MdNTJf06gKbjmIczhu4DhURiuDWj0Kksruc_vcJBBhT11A8uWI2Dk-bIHsZypBGS3iquviHlrZdFOfCd_cV9UbA868UCCcsr7mQ9SU_jT1mNY492saaB32Ir2Y2SgHWLsN8Wn5rF/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJoZC5qcGc%253D%253F%253D-744376" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5661560332323143830.post-7613860110893874720</guid><pubDate>Fri, 08 Mar 2013 14:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-03-08T21:45:02.043+07:00</atom:updated><title>PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (18): SUPRANATURAL ADALAH EKSIS</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij_UiK9f8x5xOrlkyMKzws3L3V_NCx1Qv61Z76tvniLao93xo41t2GuWPrRgOfWB2Ot_NGAzjo8dI97RXs7K-WpmoY8wwFKkjhCB10U7v5Tz1G9d-dCnzSHjzG_J2hSTgHDuLcMp2rTrvn/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FU3VwcmFuYXR1cmFsLmpwZw%253D%253D%253F%253D-702043&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij_UiK9f8x5xOrlkyMKzws3L3V_NCx1Qv61Z76tvniLao93xo41t2GuWPrRgOfWB2Ot_NGAzjo8dI97RXs7K-WpmoY8wwFKkjhCB10U7v5Tz1G9d-dCnzSHjzG_J2hSTgHDuLcMp2rTrvn/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FU3VwcmFuYXR1cmFsLmpwZw%253D%253D%253F%253D-702043&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5852983444743483570&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Pada April 1982, Lembaga Penelitian Ilmiah Tubuh Manusia Tiongkok mengorganisir 20 lebih unit kerja dan 40 lebih peneliti melakukan pengujian dengan kesimpulan terakhirnya: kemampuan supranatural adalah eksis secara objektif.&lt;p&gt;Kemudian para ilmuwan menggunakan sinar infra merah, sinar ultra violet, gelombang supersonik, sinar gamma, spektrometer massa energi tinggi dan lain-lain instrumen, untuk membuktikan master Qigong (dibaca: ji kung, ilmu senam pernapasan) benar-benar dapat memancarkan substansi berenergi tinggi yang sama sekali tidak mungkin dimiliki manusia biasa.&lt;p&gt;Lembaga Penelitian Medical Engineering Dirgantara Beijing menemukan, master Qigong mampu menggunakan niat pikiran mengeluarkan tablet obat dari botol kaca yang telah disegel dengan rapat, dan direkam seluruh proses disaat tablet menembus dinding botol oleh kamera berkecepatan tinggi 400 kali/detik.&lt;p&gt;Komite Rekayasa Ilmu Pengetahuan Pertahanan Nasional RRT pernah melakukan penelitian sebagai berikut: di dalam sebuah botol kaca yang disegel rapat diletakkan sebatang jarum. Benang panjang dimasukkan ke lubang jarum untuk memperpanjang proses penembusan dinding botol. Seseorang yang memiliki kemampuan supranatural mengambil keluar jarum dalam botol, dan seluruh proses direkam kamera berkecepatan tinggi. Dapat disaksikan bahwa orang tersebut benar-benar mengeluarkan jarum dari botol yang tersegel rapat, setiap langkah dan foto benang menembus dinding botol dapat disaksikan dengan jelas.&lt;p&gt;Universitas Geologi Tiongkok meneliti Sun Chulin, seorang yang memiliki kemampuan supranatural selama 9 tahun, diketahui Xun memiliki 60 jenis kemampuan, misalnya menggunakan niat pikiran memutar jarum jam, melengkungkan uang logam, memutuskan jarum jahit, mengumpulkan enegi dalam tubuh untuk meletuskan butir jagung, membakar pakaian, bahkan dapat membuat lubang pada uang logam, membuat butir gandum bersemi beberapa sentimeter dalam beberapa menit hingga beberapa jam, dan lain sebagainya.&lt;p&gt;Sejumlah ilmuwan yang diwakili oleh Qian Xuesen (dijuluki Bapak Dirgantara Tiongkok) mendukung penjelajahan dan penelitian tentang Qigong dan kemampuan supranatural, sebuah lingkup ilmiah yang masih belum diketahui dengan jelas. Qian juga dari sudut perkembangan ilmu pengetahuan mencetuskan sebuah konsep &amp;quot;Ilmu Tubuh Manusia&amp;quot;.&lt;p&gt;Ia berpendapat, &amp;quot;Qigong, teori Ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok dan kemampuan supranatural tubuh manusia mengandung prinsip paling fundamental ilmu pengetahuan tubuh manusia. Dapat mengakibatkan suatu revolusi ilmu pengetahuan, merupakan sebuah lompatan besar manusia dalam pengenalan terhadap dunia objektif ini.&amp;quot; [Teo Ai Ping / Jakarta]&lt;p&gt;Bersambung ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews&gt;com&lt;/div&gt;</description><link>http://iptektionghoanews.blogspot.com/2013/03/pandangan-sejati-tentang-peradaban-dan_8.html</link><author>noreply@blogger.com (iptek)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij_UiK9f8x5xOrlkyMKzws3L3V_NCx1Qv61Z76tvniLao93xo41t2GuWPrRgOfWB2Ot_NGAzjo8dI97RXs7K-WpmoY8wwFKkjhCB10U7v5Tz1G9d-dCnzSHjzG_J2hSTgHDuLcMp2rTrvn/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FU3VwcmFuYXR1cmFsLmpwZw%253D%253D%253F%253D-702043" height="72" width="72"/></item></channel></rss>