<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544</atom:id><lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2013 04:57:35 +0000</lastBuildDate><category>Kesehatan</category><category>Kehidupan</category><category>Internasional</category><category>Kisah - Kisah</category><category>Cinta - Kencan</category><category>Budi Pekerti</category><category>Keluarga</category><category>Motivasi</category><category>Iptek</category><category>Sejarah</category><category>Tionghoa</category><category>Berita</category><category>Wawasan</category><category>Wisata</category><category>Nasional</category><category>Lingkungan</category><category>Kerajinan Tangan</category><category>Biografi</category><category>Regional</category><title>propertylist2u.com</title><description></description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Berita)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4660</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-9182687508723103812</guid><pubDate>Thu, 13 Jun 2013 07:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-13T14:17:20.572+07:00</atom:updated><title>GENERASI MUDA TIONGHOA DESAK KPK TINDAK KORUPSI</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-t3yOxMiZCFM/UblyAXvB6MI/AAAAAAAAWzg/A47H4-CwDBY/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZGVtby5qcGc%253D%253F%253D-740572&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-t3yOxMiZCFM/UblyAXvB6MI/AAAAAAAAWzg/A47H4-CwDBY/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZGVtby5qcGc%253D%253F%253D-740572&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5888863338460473538&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Keberanian unjuk rasa puluhan Pemuda dan Pemudi Tionghoa, yang mengatasnamakan organisasi Generasi Muda Perhimpunan Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) di kantor KPK, menyatakan prihatin atas kasus korupsi di Indonesia, mengundang respon positip banyak pihak. Bahkan, keberanian ini dinilai sebagai angin segar lantaran warga Tionghoa selama ini terkesan seperti kurang berani muncul di depan publik secara massal.&lt;p&gt;Tidak cuma itu. Baru kali pertama ini, Ormas dari masyarakat Tionghoa mau unjuk rasa secara terbuka terkait pemberangusan kasus-kasus korupsi di Indonesia, di Gedung KPK.&lt;p&gt;Baca juga: Gubernur Riau belum tersinyal dijebloskan tahanan &amp;quot;Jumat Keramat&amp;quot;-nya KPK dan Jimly Asshidiqie datangi KPK, koordinasi antisipasi penyimpangan Pemilu&lt;p&gt;Unjuk rasa itu sebagaimana ramai diberitakan, dilakukan Rabu (12/06/13). Bahkan, caranya juga tak ubahnya dengan demo para Ormas yang lain. Mereka melakukan lebih berani, dengan meneriakkan yel-yel bernada cacian dan makin terhadap kasus-kasus korupsi. Mereka meminta KPK harus tetap teguh berani memberantasnya, karena mengganggap korupsi di Negara Indonesia sudah kronis.&lt;p&gt;Walau begitu, kedatangan GEMA INTI itu masih menjaga kesantunan demo. Mereka memberikan hadiah secara simbolis kepada Pimpinan KPK, berupa sarapan ringan makanan khas Tionghoa (Bakcang). Bingkisan hadiah ini diserahkan lima perwakilan dari mereka.&lt;p&gt;Fernando, Koordinator GEMA INTI ketika dihubungi LICOM, terkait hadiah bakcang itu, mengatakan sebagai simbolisasi dukungan terhadap perjuangan pemberantasan korupsi yang&amp;#160; dilakukan Pimpinan KPK Abraham Samad CS.&lt;p&gt;&amp;quot;Kedatangan kami memberikan makanan khas budaya kami untuk memberikan dukungan terhadap pemberantasan korupsi,&amp;quot; tutur Fernando kordinator GEMA INTI, di Kantor KPK.&lt;p&gt;Fernando mengakui bahwa unjuk rasa generasi muda Tionghoa ini sebagai bentuk ekspresi tanggungjawab sebagai masyarakat Indonesia.&lt;p&gt;Peristiwa yang cukup langka, demo GEMA ini juga diwarnai aksi teatertikal dramatis. Kelompok teatertikal itu&amp;#160; menyimbolkan lima orang koruptor yang ditarik satu orang rakyat dengan kekuatan tambang. Satu orang rakyat itu dengan penuh semangat menarik lima orang koruptor sampai ujung lobi KPK sambil memegang tiang pemberantasan korupsi.&lt;p&gt;Fernando memimpin aksinya itu, juga melengkapi dengan siaran pers yang dibagikan kepada semua pengunjung KPK. Bahwa kegiatan tersebut dalam rangka memperingati perayaan hari Pechun (Hari Makan Bakcang dalam tradisi tiongkok), yang jatuh pada 12 Juni 2013 hari ke 5 dan bulan ke 5 yang bertepatan dengan sistem penanggalan Tiongkok.&lt;p&gt;Sejarah mencatat Pechun adalah simbol dukungan rakyat kepada Qu Yuan dia seorang pejabat bersih anti korupsi yang ditulis antara 339 SM-277 SM Qu Yuan seorang menteri negara Chu yang terkenal jujur, berbakat, patriotik, dan setia pada negara.&lt;p&gt;Qu Yuan berkali-kali mengingatkan raja akan ancaman negeri tetangga yang mengancam wilayahnya. Meski telah disetujui oleh sang Raja, karena ada bisikan dari para oknum pejabat yang menuduh Qu Yuan melakukan korupsi Qu Yuan lama kelamaan disingkirkan Raja. Karena tuduhan tidak benar apa yang pernah disebutkan Qu Yuan terjadi negera Chu diboikot oleh bangsa lain ketika itu. [Wina Tjhoa / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/06/generasi-muda-tionghoa-desak-kpk-tindak.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-t3yOxMiZCFM/UblyAXvB6MI/AAAAAAAAWzg/A47H4-CwDBY/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZGVtby5qcGc%253D%253F%253D-740572" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-8725965887030643191</guid><pubDate>Tue, 04 Jun 2013 10:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-04T17:34:46.735+07:00</atom:updated><title>HARI RAYA DUANWU</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ky7VASrIo7E/Ua3Cx-k5N7I/AAAAAAAAWzE/2XYESz-YLy0/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGVyYWh1LW5hZ2EuanBn%253F%253D-786736&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ky7VASrIo7E/Ua3Cx-k5N7I/AAAAAAAAWzE/2XYESz-YLy0/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGVyYWh1LW5hZ2EuanBn%253F%253D-786736&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5885574451910227890&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Festival tradisional Duanwu, yang di oleh kalangan masyarakat Tionghoa Indonesia disebut sebagai hari raya Peh Cun atau hari bacang, jatuh pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Nama lainnya adalah Duanwu (duan kelima), atau Duanyang. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Festival ini juga dikenal sebagai Wurijie (Hari raya tanggal lima), Chongwujie (Hari raya &amp;quot;dobel&amp;quot; lima), Wuyuejie (hari raya bulan lima), Yulanjie, N&amp;#252;erjie (Hari anak perempuan), Tianzhongjie, Dila, Tianzhongjie (Hari pujangga), Longri (Hari naga), dan lain-lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Banyak kisah tentang asal-muasal festival Duanwu ini. Berdasar catatan sejarah dan pembuktian arkeologis, asal hari raya Duanwu adalah hari raya bangsa Wuyue di China selatan pada zaman kuno untuk menyembahyangi totem mereka. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejarah ini masih lebih awal daripada kisah tentang pujangga Qu Yuan yang dikenal kebanyakan orang. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Tetapi walaupun telah berlalu ribuan tahun, kecintaan Qu Yuan terhadap negara sungguh mengetuk hati para pujangga dan merasuk di hati rakyat, sampai ada ungkapan, &amp;quot;sayangi dan ratapi Qu Yuan, resapi ajarannya, wariskan turun-temurun&amp;quot;. Karena itu, anggapan bahwa hari Duanwu untuk memperingati Qu Yuan adalah yang paling populer dan besar pengaruhnya di kalangan masyarakat. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Masyarakat China juga mempunyai tradisi di Hari Duanwu untuk menggelar lomba perahu naga dan makan bacang, yang semuanya juga dikaitkan dengan penghormatan terhadap Qu Yuan. [Meilinda Chen / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/06/hari-raya-duanwu.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-ky7VASrIo7E/Ua3Cx-k5N7I/AAAAAAAAWzE/2XYESz-YLy0/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGVyYWh1LW5hZ2EuanBn%253F%253D-786736" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-8598054429718591435</guid><pubDate>Tue, 28 May 2013 04:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-28T11:48:09.638+07:00</atom:updated><title>RELAWAN GURU MANDARIN MAHASISWA HOKKIAN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-VjcIjdGGGZo/UaQ3CpMXXyI/AAAAAAAAWy0/EbbAlLvw-io/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2ZkLmpwZw%253D%253D%253F%253D-789638&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-VjcIjdGGGZo/UaQ3CpMXXyI/AAAAAAAAWy0/EbbAlLvw-io/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2ZkLmpwZw%253D%253D%253F%253D-789638&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5882887531809693474&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&amp;quot;Rapat Pujian Guru Relawan Mandarin ke Filipina 2012 yang juga Relawan Gelombang 2013 ke Indonesia dan Filipina&amp;quot; kemarin digelar di Institut Keguruan Quanzhou, Fujian. Pada tahun ini, 24 guru relawan mandarin mahasiswa dari institut tersebut akan dikirim ke Indonesia dan Filipina.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mulai Juni depan, relawan-relawan tersebut akan dikirim ke SMA, SMP, SD dan Taman Kanak-kanak Indonesia dan Filipina untuk mengajar bahasa Tionghoa selama satu tahu di sana. Sebelumnya para relawan telah menerima penataran termasuk kebudayaan dan kesenian Tionghoa. [Meilinda Chen / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/relawan-guru-mandarin-mahasiswa-hokkian.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-VjcIjdGGGZo/UaQ3CpMXXyI/AAAAAAAAWy0/EbbAlLvw-io/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2ZkLmpwZw%253D%253D%253F%253D-789638" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-5594160665084597033</guid><pubDate>Tue, 21 May 2013 13:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-21T20:14:00.527+07:00</atom:updated><title>JENNY ZHANG : PERAN SULIT DALAM FILN ANYARNYA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-k1MOtifjvys/UZtzGDmM1JI/AAAAAAAAWyo/KQhmQt8hesc/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FamVubnktemhhbmcuanBn%253F%253D-740528&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-k1MOtifjvys/UZtzGDmM1JI/AAAAAAAAWyo/KQhmQt8hesc/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FamVubnktemhhbmcuanBn%253F%253D-740528&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5880420286344254610&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Model indonesia Jenny Zhang mendapatkan peran anyar dalam film terbaru berjudul Pintu Harmonika. Film yang disutradarai oleh tiga perempuan yakni Luna Maya, Sigi Wimala dan Ilya Sigma ini menawarkan cerita keluarga dan seluk beluk kehidupan. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam film yang terbagi menjadi tiga cerita utama itu, Jenny berperan dalam sub film berjudul &amp;#39;Piano&amp;#39;. Berperan sebagai Ibu yang kehilangan putra tunggal diakui Jenny cukup sulit lantaran dirinya harus menyampaikan pesan film tidak melalui dialog, tapi mimik wajah dan emosi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Saya jatuh cinta dengan peran di piano. Karena enggak banyak berdialog dan main ekspresi, ini lebih sulit&amp;quot; kata perempuan berdarah Tionghoa ini saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta pada Senin, 21 Mei 2013.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada akhir cerita film, Jenny yang dituntut menampilkan klimaks cerita pun dapat menakklukkannya dengan hanya satu kali pengambilan gambar. Ia mengatakan bahwa proses penggalian karakter dilakukan berdasarkan situasi pribadi. Ibu dua anak ini menggali perasaan bagaimana jika ia kehilangan buah hati, seperti yang ia perankan dalam film itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski berprofesi utama sebagai model catwalk, Jenny Zhang cukup produktif ambil peran di film. Sebelumnya, Jenny berperan dalam film May pada 2008. Film yang berkisah tentang kehidupan masyarakat Tionghoa ini diakuinya sebagai peran besar pertama. Sejak saat itu, ia pun terlatih mahir di dunia seni peran. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, Jenny juga berperan dalam film Karma yang masih bertemakan budaya Tionghoa.&amp;quot;Dari dulu saya serius di akting dan pernah belajar juga dengan Slamet Rahardjo, tapi kemudian keburu menikah dan punya anak&amp;quot; katanya. [Christine Wu / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/jenny-zhang-peran-sulit-dalam-filn.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-k1MOtifjvys/UZtzGDmM1JI/AAAAAAAAWyo/KQhmQt8hesc/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FamVubnktemhhbmcuanBn%253F%253D-740528" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-539542475181224444</guid><pubDate>Sun, 19 May 2013 23:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-20T06:51:57.581+07:00</atom:updated><title>WANITA TIONGHOA INI WAFAT DI USIA 88, TAPI TERCATAT 91 TAHUN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WB76sHsROik/UZllnks0o5I/AAAAAAAAWyU/ubRJ3ziWF7k/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FVHVnZ2luZy1Tb2VuLU9oLTg4LmpwZw%253D%253D%253F%253D-717581&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WB76sHsROik/UZllnks0o5I/AAAAAAAAWyU/ubRJ3ziWF7k/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FVHVnZ2luZy1Tb2VuLU9oLTg4LmpwZw%253D%253D%253F%253D-717581&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5879842519049872274&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Komunitas pegiat pembauran dari kalangan Tionghoa Sulsel berduka. Tugging Soen Oh (88), ibu kandung dari Yonsi Lolo dan Ferdinand Louis, Minggu (19/5) pagi, kemarin meninggal dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yonsi Lolo adalah Ketua Badan Koordinasi Pembelajaran Bahasa Mandarin (BKPBM) Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Yayasan Pengembangan Ilmu Kebudayaan dan Harapan Bangsa (YPIK-HB).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sedangkan Ferdinand Louis adalah Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan&lt;br&gt;Mendiang Tugging Soen Oh, disemayamkan di rumah, Yonsi Lolo, Jl Kumala 43 B Makassar (Toko Mekar Jaya).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena mengikuti tradisi Tionghoa secara turun temurun, maka usia almarhum Tjiang Soen Oah ditambah tiga tahun menjadi 91 tahun. Usia kalender almarhum adalah 88 tahun.&lt;br&gt;Penambahan ini sebagai simbol Langit, Bumi dan Manusia. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan hanya para orang tua Tionghoa lanjut usia saja yang dapat ditambah usianya disaat wafat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Almarhum Tjiang Soen Oah meninggalkan empat anak lelaki, tujuh anak perempuan dan 21 cucu. Jenazah Tjiang Soen Oah&amp;#160; Makassar dan akan dikebumikan pada Kamis (23/5) di Taman Pemakaman Yayasan Sosial Dharma Bakti Pannara, Antang, Makassar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari pantauan Tribun, ratusan warga melayat dirumah duka, selain umat Vihara Cakrawala Dharma Indonesia, juga hadir para guru-guru Mandarin, Ketua Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulawesi selatan, Budi Utomo Ie dan Ketua Yayasan Sosial Dharma Bakti Makassar, Rusmin Tjandra. [Amanda Lim / Makassar]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/wanita-tionghoa-ini-wafat-di-usia-88.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-WB76sHsROik/UZllnks0o5I/AAAAAAAAWyU/ubRJ3ziWF7k/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FVHVnZ2luZy1Tb2VuLU9oLTg4LmpwZw%253D%253D%253F%253D-717581" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-160690894510454873</guid><pubDate>Thu, 16 May 2013 12:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-16T19:22:35.396+07:00</atom:updated><title>PERAN ETNIS TIONGHOA MEMBANGUN JAKARTA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-yiVhUavHxDo/UZTPjAZT8wI/AAAAAAAAWyE/Crk3iZMLaW8/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2Zkcy5qcGc%253D%253F%253D-755397&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-yiVhUavHxDo/UZTPjAZT8wI/AAAAAAAAWyE/Crk3iZMLaW8/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2Zkcy5qcGc%253D%253F%253D-755397&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5878551613933875970&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Pemerintah sudah cukup memberi peran bagi etnis Tionghoa untuk ambil bagian dalam membangun Jakarta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Demikian dikatakan Pengurus Perhimpunan Warga Fu Qing Jakarta, Ahim Liau (Liaw Him Sun) 64 tahun di kantornya di Jalan Pasir Putih Nomor 3-5 Ancol Timur, Jakarta Utara, Selasa (14/5/13).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Ahim kepada Jia Xiang Hometown, salah satu contoh bahwa terbukanya kesempatan bagi warga etnis Tionghoa untuk berkiprah membangun Jakarta adalah tampilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Sekarang sudah terjadi pembauran diantara etnis yang ada di Jakarta, termasuk etnis Tionghoa. Yang pasti peranan WNI keturunan Tionghoa dalam membangun Jakarta ada walaupun kecil,&amp;quot; papar Ahim kepada Jia Xiang Hometown.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahkan menurut Ahim, pada sejumlah kegiatan sosial peran warga Tionghoa juga cukup nyata. Seperti pada bencana banjir yang melanda kawasan Pluit misalnya, pemilik Sekolah Permai yang etnis Tionghoa menempatkan pengungsi korban banjir di Sekolah tersebut. Mereka juga memberikan sembako bagi para pengungsi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Jadi walaupun ditingkat masyarakat sumbangsih warga Tionghoa masih kecil, namun sudah ada yang dilakukan,&amp;quot; pungkas Ahim. [Meilinda Chen / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/peran-etnis-tionghoa-membangun-jakarta.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-yiVhUavHxDo/UZTPjAZT8wI/AAAAAAAAWyE/Crk3iZMLaW8/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2Zkcy5qcGc%253D%253F%253D-755397" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-7572916008715248944</guid><pubDate>Wed, 15 May 2013 11:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-15T18:40:10.456+07:00</atom:updated><title>KEKERASAN SEKSUAL PADA MEI 98 TAK BOLEH DISANGKAL</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-u0F3wh0ph-w/UZN0G27WT9I/AAAAAAAAWx0/pSzxXsdIH-E/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ3R0ZHIuanBn%253F%253D-710457&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-u0F3wh0ph-w/UZN0G27WT9I/AAAAAAAAWx0/pSzxXsdIH-E/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ3R0ZHIuanBn%253F%253D-710457&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5878169599821107154&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Komnas Perempuan menyatakan pemerintah tidak boleh menyangkal adanya peristiwa kekerasan seksual yang terjadi pada tragedi Mei 1998.&lt;p&gt;Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Andi Yentriyani, Rabu mengatakan pemerintah tidak boleh menyangkal adanya peristiwa kekerasan seksual yang terjadi dalam rangkaian kerusuhan Mei 1998.&lt;p&gt;Pejabat pemerintahan maupun aparat penegak hukum kata Andi kerap meragukan dan menyangkal bahwa kekerasan seksual terhadap kebanyakan perempuan Tionghoa itu benar-benar terjadi. Alasannya karena para korban tidak pernah muncul ke publik, ujarnya.&lt;p&gt;Desakan agar para perempuan korban kekerasan seksual menampilkan diri secara publik sebagai pembuktian ada tidaknya pemerkosaan dan kekerasan seksual lainnya dalam kerusuhan Mei 1998, menurut Andi, adalah sikap yang justru menghalangi proses pemulihan korban dan menciderai upaya menghadirkan keadilan bagi korban.&lt;p&gt;Menurut Andi, belum bersedianya para korban memunculkan diri karena mereka masih mengalami trauma berkepanjangan.&lt;p&gt;Selain itu, perjalanan sejarah kelompok Tionghoa sebagai sasaran&amp;#160; tindak diskriminasi, kurangnya kredibilitas penegakan hukum Indonesia dan kepercayaan pada komitmen politik penyelenggara negara untuk menuntaskan kasus, serta adanya stigma yang dibebankan kepada perempuan korban kekerasan juga merupakan sejumlah alasan yang membuat mereka terus membungkam.&lt;p&gt;&amp;quot;Dengan tidak adanya korban yang bisa mereka temui, mereka menyatakan mana buktinya? Padahal dengan memaksa seperti itu mereka justru menyangkal terhadap peristiwa kekerasan seksual pada tragedi Mei. Komnas Perempuan kerap berdiskusi dengan pemerintah, kebanyakan dari mereka (bertanya) mana buktinya, korbannya mana pasti ini hanya bohong saja. Jadi penyangkalan juga terjadi dari berbagai pihak,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Andi menambahkan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mei 98 padahal telah memverfikasi adanya 85 perempuan korban kekerasan seksual pada peristiwa Mei 1998, dengan rincian 52 korban perkosaan, 14 korban perkosaan dengan penganiayaan, 10 korban penyerangan/penganiayaan seksual dan sembilan orang korban pelecehan seksual.&lt;p&gt;TGPF Mei 1998 juga mengindentikasikan bahwa sebagian besar korban kekerasan seksual adalah berasal dari etnis Tionghoa, dan sebagaian besar kasus perkosaan adalah &amp;quot;gang rape&amp;quot;, atau pemerkosaan oleh sejumlah orang secara bergantian pada waktu yang sama. Kebanyakan kasus perkosaan juga dilakukan di hadapan orang lain, ujarnya.&lt;p&gt;Komisioner Komnas Perempuan lainnya, Sylvana Maria Apituley menilai tidak adanya kemauan yang baik dari pemerintah untuk menyelesaikan kasus ini. Hak atas kebenaran, keadilan serta pemulihan seharusnya diberikan untuk para korban, ujarnya.&lt;p&gt;&amp;quot;Hak korban atas pemulihan tidak mungkin dilepas dari hak korban atas kebenaran jadi pengungkapan kebenaran menjadi syarat dari keadilan dan pemulihan korban. Sehingga tidak mungkin ada keadilan dan pemulihan tanpa ada pengungkapan kebenaran. Jadi pengungkapan kebenaran tidak sama dengan kegaduhan baru yang bisa menimbulkan persoalan baru,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan saat ini ia belum dapat memberikan komentar terkait hal tersebut.&lt;p&gt;&amp;quot;Saya harus konsultasikan dulu ini, bagaimana, kan tidak mungkin saya langsung menyampaikan pandangan saya. Tidak mungkin saya menyampaikan sesuatu yang tidak sama dengan beliau (presiden) kan,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Pada Tragedi Mei 1998, sejumlah pelanggaran hak asasi manusia terjadi seperti kasus penculikan dan penghilangan orang secara paksa, penembakan mahasiswa Trisakti oleh aparat keamanan yang menewaskan empat mahasiswa dan pembakaran serta kasus kekerasan seksual. [Meilinda Chen / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/kekerasan-seksual-pada-mei-98-tak-boleh.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-u0F3wh0ph-w/UZN0G27WT9I/AAAAAAAAWx0/pSzxXsdIH-E/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ3R0ZHIuanBn%253F%253D-710457" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-5870921431072919875</guid><pubDate>Tue, 14 May 2013 10:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-14T17:02:45.766+07:00</atom:updated><title>PAGODA DI KAMPUNG KAPITAN BERASAL DARI ZHANG ZHOU</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-OrEYEd72XB4/UZILxt6UyoI/AAAAAAAAWxk/lVPl-aCeyDM/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGFnb2RhLWthcGl0YW4uanBn%253F%253D-765768&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-OrEYEd72XB4/UZILxt6UyoI/AAAAAAAAWxk/lVPl-aCeyDM/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGFnb2RhLWthcGl0YW4uanBn%253F%253D-765768&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5877773412437641858&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Kota palembang dengan kota Zhang Zhou di China memiliki kedekatan oleh karena kedua kota ini disebut kalangan etnis Tionghoa khususnya marga Zhang Zhou sebagai Sister City. Hal tersebut terbukti dengan adanya rumah limas di kota Zhang Zhou Cina dan Pagoda dari kota Zhang Zhou yang terpasang di kampung Kapitan.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;Ketua Paguyuban Masyarakat Zhang Zhou Sumsel Indonesia (PMZSSI), Taslim Effendi mengatakan kota Palembang dengan kota Zhang Zhou memiliki kedekatan. &lt;p&gt;Walikota Palembang dan walikota Zhang Zhou memiliki hubungan dekat, tak hanya walikota Zhang Zhou yang pernah berkunjung ke Palembang bahkan walikota Palembang Eddy Santana Putra juga pernah berkunjung ke kota Zhang Zhou.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;&amp;quot;kota Zhang Zhou dan Kota Palembang memiliki hubungan yang dekat, kedua pimpinan kota tersebut pernah saling mengunjungi,&amp;quot; kata Taslim, beberapa waktu yang lalu.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;Taslim menjelaskan keberadaan etnis Tionghoa khususnya masyarakat Zhang Zhou di Palembang ini sudah ada sejak 700 tahun yang lalu. Keberadaan masyarakat Zhang Zhou pertama kali di Palembang ini bermukim di kawasan kampung kapitan. Saat ini masyarakat Zhang Zhou di Palembang sudah menyebar di Palembang bahkan tidak hanya di Palembang saja di kota besar lainnya masyarakat Zhang Zhou menetap tinggal disana.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;&amp;quot;Keberadaan masyarakat Zhang Zhou di Palembang sudah ada sejak 700 tahun lalu menetap di kawasan kampung kapitan,&amp;quot; kata Taslim.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;Keberadaan masyarakat Zhang Zhou yang sudah ratusan tahun ini membuat hubungan antara kota Palembang dan kota Zhang Zhou semakin dekat terbukti dikalangan masyarakat khususnya masyarakat Zhang Zhou menjuluki kedua kota ini Sister City,&amp;quot; Ujarnya.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;Kedekatan kota Palembang ini terbukti dengan pemberian cinderamata oleh kedua pimpinan kota ini. Walikota Palembang Eddy Santana Putra memberikan kenangan rumah limas kepada walikota Zhang Zhou dan rumah limas itu pun diletakkan di tengah kota Zhang Zhou sedangkan walikota Zhang Zhou memberikan pagoda kepada kota Palembang.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;&amp;quot;Walikota Palembang memberikan rumah limas begitu walikota Zhang Zhou memberikan pagoda sebagai kenangan kedua pimpinan tersebut,&amp;quot; Katanya.&lt;br&gt;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; &lt;br&gt;Pagoda sebagai kenangan dari kota Zhang Zhou kini diletak di Kampung Kapitan sebagai tanda jika keberadaan masyarakat Zhang Zhou di Palembang ini pertama kalinya dikawasan tersebut.&lt;p&gt;Pagoda itu sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, baru dipasang di kampung kapitan dan sudah berdiri tegak di tengah-tengah kampung kapitan,&amp;quot; tutupnya. [Martha Daya / Palembang]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/pagoda-di-kampung-kapitan-berasal-dari.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-OrEYEd72XB4/UZILxt6UyoI/AAAAAAAAWxk/lVPl-aCeyDM/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FcGFnb2RhLWthcGl0YW4uanBn%253F%253D-765768" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-7988949561793948442</guid><pubDate>Mon, 13 May 2013 12:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-13T19:10:31.528+07:00</atom:updated><title>PENGUSAHA TIONGHOA GUGAT HAK PATEN BAK PENAMPUNG AIR</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ieGTslUCrkk/UZDYOTgwDdI/AAAAAAAAWxU/9JpmlRm9yEM/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbXN0b3J5LXRvcmVuX2lsdXN0cmFzaS5qcGc%253D%253F%253D-731529&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ieGTslUCrkk/UZDYOTgwDdI/AAAAAAAAWxU/9JpmlRm9yEM/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbXN0b3J5LXRvcmVuX2lsdXN0cmFzaS5qcGc%253D%253F%253D-731529&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5877435253985906130&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bak penampung air atau toren yang biasa digunakan di rumah-rumah ternyata menyimpan sengketa hukum yaitu hak paten toren dua lapis. Akibat hak paten ini dinilai merugikan pengusaha hingga Rp 12 miliar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasus bermula saat CV Kober Industri Plastik yang memproduksi toren dua lapis mendapat somasi dari Tan Suryanto pada September 2011. Dalam somasinya Tan mengaku telah memiliki hak paten model toren dua lapis itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Padahal, menurut CV Kober Industri model toren milik Tan sama persis dengan model yang ia dapatkan dari China. Atas somasi ini, CV Kober Industri menghentikan usahanya dan mengaku rugi hingga Rp 12 miliar. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Sama persis seratus persen dengan milik dari PT CBA. Begitu pun dengan desain gambarnya sehingga tidak layak Tergugat untuk membuat hak paten pada 8 Juni 2010,&amp;quot; kata kuasa hukum penggugat, Rivai Zakaria kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Jalan Gadjah Mada, Senin (13/5/2013)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rivai menjelasan PT CBA adalah pembuat model toren dari China yang memiliki blueprint. Selain itu, PT CBA telah memproduksi toren ini sejak 2008 disertai brosur.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Sebelum tergugat membuat sertifikat paten, produk bak air yang berlapis dua ini telah beredar di Indonesia milik Walrus. Padahal baik pengugat maupun tergugat sama-sama memesan mould atau cetakan bak air pada perusahaan atau supplier yang sama di China, yaitu Taizhou Tianou, sejak tahun 2009,&amp;quot; ujar Rivai.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yennika lalu mengajukan gugatan ke PN Jakpus pada tahun 2012 silam, dengan nomor perkara 53/PATEN/2012/PN.Niaga Jakarta Pusat. Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Sujatmiko dan hakim anggota Dedi Fardiman beserta Dwi Sugiarto memutuskan menolak membatalkan hak paten tergugat pada tanggal 13 Maret 2013.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Atas putusan tersebut, kami mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA),&amp;quot; ujar Rivai. [Erlina Goh / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/pengusaha-tionghoa-gugat-hak-paten-bak.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-ieGTslUCrkk/UZDYOTgwDdI/AAAAAAAAWxU/9JpmlRm9yEM/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbXN0b3J5LXRvcmVuX2lsdXN0cmFzaS5qcGc%253D%253F%253D-731529" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-1629026468645816024</guid><pubDate>Sat, 11 May 2013 07:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-11T14:22:55.455+07:00</atom:updated><title>ANTHONY XIE : ARTIS TIONGHOA YANG SUKSES DI TAIWAN DAN CHINA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-jT07qaEUqPA/UY3x0IaQlJI/AAAAAAAAWxA/0uez3G81VAQ/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW50aG9ueS14aWUtaW5kcmFrdXIuanBn%253F%253D-775456&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-jT07qaEUqPA/UY3x0IaQlJI/AAAAAAAAWxA/0uez3G81VAQ/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW50aG9ueS14aWUtaW5kcmFrdXIuanBn%253F%253D-775456&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5876618966701479058&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Lama meniti karier di Taiwan dan Shanghai, China, bintang serial The Prince Who Turns Into a Frog (2005), Anthony Xie (23), kini mencoba peruntungannya di dunia hiburan tanah air.&lt;p&gt;Bukan hal mudah, namun Anthony mengaku siap. Terbukti, baru empat bulan di tanah air, dia sudah didapuk di sebuah judul FTV, menjadi host acara infotainment Obsesi (Global TV), host tamu di acara Rangking 1 (Trans TV), dan host acara berbahasa Mandarin di MNC News.&lt;p&gt;Pesona yang terpancar dari Anthony menjadi modal untuk dapat membawanya terbang lebih tinggi lagi.&lt;p&gt;Jadi Adik Joe Chen di The Prince Who Turns Into a Frog&lt;br&gt;Banyak yang mengira Anthony berkewarganegaraan Taiwan. Padahal bukan. Lahir dan besar di Surabaya, Jawa Timur, Anthony pindah ke Taiwan saat berusia 13 tahun, mengikuti ayah dan ibunya.&lt;p&gt;&amp;quot;Orang tua aku menikah di Indonesia. Setelah menyelesaikan sekolah sampai kelas 6 SD, aku pindah ke ke Jakarta untuk melanjutkan SMP. Naik kelas 2, barulah aku pindah ke Taiwan,&amp;quot; kisah Anthony kepada media.&lt;p&gt;Tinggal di asrama, awalnya, dia tidak tertarik terjun ke dunia hiburan. Bukan karena tidak percaya diri, tapi lebih karena tidak menguasai bahasanya. Dua tahun berselang, ketika menemani teman kasting iklan, tiba-tiba saja cowok kelahiran 30 Agustus 1990 ini ditawari seorang pencari bakat untuk mengikuti kasting. Dasar rezeki, dia lolos. Dari situlah petualangan Anthony dimulai.&lt;p&gt;&amp;quot;Sekali dapat iklan, aku pun ikut kasting terus. Setelah terlibat beberapa iklan, aku direkrut kantor manajemen artis yang lebih gede lagi, yaitu 5566. Dari sana, aku dapat link ke akting dan host yang lebih banyak lagi,&amp;quot; kata cowok bermata cokelat ini terlihat bahagia.&lt;p&gt;Merambah dunia akting, dia memulai debutnya dengan bermain di serial The Prince Who Turns Into a Frog yang dibintangi Mingdao dan Sam Wang (anggota boy band 183 Club) serta Joe Chen dan Joyce Zhao (anggota girl band 7 Flowers). Di situ Anthony berperan sebagai adik Joe Chen (Ye Tian Yu). Tak dinyana, serial itu menuai sukses. Tidak hanya di Taiwan, booming-nya juga melanda tanah air. &amp;quot;Setelah itu banyak yang mulai menoleh dan aku pun mulai diberitakan media-media di Taiwan,&amp;quot; beber Anthony bangga.&lt;p&gt;Manajemen 5566 membekali Anthony dengan latihan dance, menyanyi, dan host. Mereka melihat Anthony memiliki potensi yang besar dan luar biasa. Terkenal di Taiwan, Anthony mulai menjelajah China, utamanya Shanghai. &amp;quot;Aku bisa ke sana juga karena The Prince Who Turns Into a Frog. Di sana aku mesti beradaptasi lagi. Terutama untuk bahasa. Susah juga,&amp;quot; terang Anthony sembari membantah, wajah dan tubuhnya dipermak demi dapat bersaing di sana. &amp;quot;Enggak ada yang dipermak, enggak perlu juga. Semua masih asli. Lagi pula saat itu Taiwan belum musim permak,&amp;quot; lanjutnya.&lt;p&gt;Syuting di Taiwan dan Shanghai diakui Anthony sangat enak. Waktu terjamin, tidak lebih dari delapan jam. &amp;quot;Semua pemain dan kru menginap di satu hotel. Tidak dibedakan. Jadi, anytime syuting, bisa langsung cabut,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;&amp;quot;Hidup di sana harus tangguh. Walau enggak begitu mahal dibanding Indonesia, puji Tuhan selalu tercukupi,&amp;quot; dia mengucap syukur. Keberuntungan tak disangka berpihak pada Anthony. Di Shanghai, dia mendapat kesempatan main film bareng aktor Jay Chou yang syutingnya baru akhir tahun lalu kelar.&lt;p&gt;&amp;quot;Senang banget main bareng Jay Chou. Dia melibatkan banyak aktor. Tidak hanya dari Taiwan, tapi juga Hongkong dan lainnya,&amp;quot; Anthony merasa bangga.&lt;p&gt;Menuai sukses di Taiwan dan China ternyata tak menghentikan petualangan Anthony guna mencari tantangan lain. Bukan Hollywood atau Eropa yang menjadi tujuan Anthony selanjutnya, melainkan Indonesia. [Diana Yang / Surabaya]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/anthony-xie-artis-tionghoa-yang-sukses.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-jT07qaEUqPA/UY3x0IaQlJI/AAAAAAAAWxA/0uez3G81VAQ/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW50aG9ueS14aWUtaW5kcmFrdXIuanBn%253F%253D-775456" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-8022078748099808613</guid><pubDate>Fri, 10 May 2013 00:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-10T07:15:11.837+07:00</atom:updated><title>TOKOH TIONGHOA : MENYUGUHKAN ARSITEKTUR DENGAN RASA BARU</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-3YAgGdQk94o/UYw8EKPRsqI/AAAAAAAAWvA/vL562dyxV6M/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVueXVndWhrYW5fYXJzaXRla3R1cl9kZW5nYW5fcmFzYV9iYXJ1LmpwZw%253D%253D%253F%253D-711838&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-3YAgGdQk94o/UYw8EKPRsqI/AAAAAAAAWvA/vL562dyxV6M/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVueXVndWhrYW5fYXJzaXRla3R1cl9kZW5nYW5fcmFzYV9iYXJ1LmpwZw%253D%253D%253F%253D-711838&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5876137655977226914&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bagi para penggemar buku-buku arsitektur kontemporer, pasti mengenal nama Abidin Kusno. Buku-bukunya yang terinspirasi dari teori poskolonialisme, banyak menjadi rujukan-rujukan mahasiswa teknik sipil saat ini. Taruhlah disertasinya yang sudah dibukukan Behind the Postcolonial Architecture: Urban Space and Political Cultur in Indonesia, Penjaga Memori: Gardu di Perkotaan Jawa, juga karya terbarunya, Zaman Baru Generasi Modernis. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Abidin Kusno lahir dengan nama Kho Heng Gie pada 1966. Masa SD dan SMP dia habiskan di tanah kelahirannya, Medan. Menginjak SMA, dia memutuskan untuk pindah ke Surabaya dan meneruskan sekolah di sana sampai tingkat peguruan tinggi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai seorang yang aktif menulis, dia banyak menyumbangkan pemikirannya tentang budaya dan kota di jurnal-jurnal terkemuka. Di antaranya adalah Art Journal, Public Culture, Journal of Southeast Asian Architecture, dan sebagainya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak lupa, sebagai seorang keturunan Tionghoa, dia juga mempunya kepedulian yang cukup tinggi terhadap isu-isu yang berkaitan dengan etnis Tionghoa di Indonesia. Yang paling terkenal adalah Remembering and Forgetting the May Riots: Architecture, Violence and the Making of Chinese Culture in Past 1998 Jakarta, yang dengan detail membahas tentang kehidupan masyarakat Tionghoa pascatragedi Mei 1998.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski sejak tahun 2004 Abidin Kusno tidak tinggal di Indonesia, dia secara berkala masih meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Indonesia. Selain bekerja sebagai periset di Kanada, dia adalah dosen tamu di Universitas Indonesia dan Universitas Tarumanagara Jakarta. [Liana Liau / Surabaya]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/tokoh-tionghoa-menyuguhkan-arsitektur.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-3YAgGdQk94o/UYw8EKPRsqI/AAAAAAAAWvA/vL562dyxV6M/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVueXVndWhrYW5fYXJzaXRla3R1cl9kZW5nYW5fcmFzYV9iYXJ1LmpwZw%253D%253D%253F%253D-711838" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6308279145594143236</guid><pubDate>Thu, 09 May 2013 14:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-09T21:42:28.062+07:00</atom:updated><title>DITANGKAP PEMBANTU YANG CURI UANG MAJIKAN TIONGHOA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-slkrjFoz-rI/UYu11LNsEhI/AAAAAAAAWus/AC-pVNyE0qs/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2RmZy5qcGc%253D%253F%253D-748062&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-slkrjFoz-rI/UYu11LNsEhI/AAAAAAAAWus/AC-pVNyE0qs/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2RmZy5qcGc%253D%253F%253D-748062&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5875990063982842386&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) digiring oleh majikannya ke Polsek Tanjung Duren, karena mencuri uang dolar miliknya di Perumahan Duta Mas Blok B 5 RT 02 RW 09, Wijayakusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Tanjung Duren, Komisaris Polisi Firman Andreanto mengatakan, pelaku bernama Sumarni (27), asal Pandeglang, Banten. Dibawa karena telah mencuri uang Yuan Cina, Dolar Singapura, dan ringgit Malaysia, milik majikannya, Boe Suryani (57).&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Dia (pelaku) mencuri 20 lembar mata uang Cina Yuan pecahan 100, tiga lembar uang dolar Singapura pecahan 50 dolar, dan satu lembar ringgit Malaysia pecahan 50 ringgit, total seluruhnya Rp4 juta, dan satu buah dompet Monblanc,&amp;quot; ujar Firman kepada wartawan, Kamis (9/5/2013).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hingga saat ini, janda beranak dua itu masih dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Polsek Tanjung Duren.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Kami masih lakukan pemeriksaan, apakah pelaku ada kerjasama dengan orang lain,&amp;quot; tutupnya. Sang janda akan dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. [Erlina Goh / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/ditangkap-pembantu-yang-curi-uang.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-slkrjFoz-rI/UYu11LNsEhI/AAAAAAAAWus/AC-pVNyE0qs/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZ2RmZy5qcGc%253D%253F%253D-748062" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6238249553993401366</guid><pubDate>Thu, 09 May 2013 06:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-09T13:59:46.489+07:00</atom:updated><title>250 PRODUSEN ASAL CHINA GELAR PAMERAN DI JAKARTA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-fRWo0rAFdgI/UYtJY5xKyyI/AAAAAAAAWuY/BDtU6Jb15Yc/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FZmdkdHIuanBn%253F%253D-786489&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-fRWo0rAFdgI/UYtJY5xKyyI/AAAAAAAAWuY/BDtU6Jb15Yc/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FZmdkdHIuanBn%253F%253D-786489&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5875870831007681314&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Kalangan produsen asal China makin gencar berpromosi di Indonesia. Pada 16-18 Mei 2013 di Jakarta International Expo, Kemayoran, sebanyak 250 perusahaan China akan memamerkan produknya dalam pameran yang bertajuk Pameran Mesin dan Produk Elektronik China ke-8 serta Weichai Power 30 Tahun Melayani Indonesia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini sendiri disponsori Kamar Dagang Ekspor Impor Produk Mesin dan Elektronik China beserta departemen dagang lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Pameran ini menjadi kegiatan pameran dagang terbesar China di Indonesia, sekaligus pameran produk mesin dan elektronik terbesar di Asia Tenggara,&amp;quot; kata Paul Kingsen, Anggota Kamar Dagang Ekspor Impor Produk Mesin dan Elektronik China, di Jakarta, Rabu (8/5).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada area pameran seluas 9.000 meter persegi, akan dipamerkan produk pemanfaatan energi baru, perakatan rumah tangga dan elektronik, mesin konstruksi, mesin pengolahan makanan, mesin pertanian, perlengkapan sanitasi dll.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Pameran ini diselenggarakan untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan China,&amp;quot; kata Staf Duta Besar China untuk Perdagangan Ekspor dan Impor Produk Elektronik, Xu Qiyi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut, Xu, volume perdangan kedua negara tahun 2012 mencapai USD. 66,2 miliar . Ini berarti meningkat 9, 25 % dari tahun sebelumnya. Sedangkan arus investasi China pada tahun lalu jumlahnya sekitar US $ 600 Juta, atau meningkat 90 % dari tahun sebelumnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dia juga menolak, anggapan bahwa, produk-produk elektronik asal daratan China berkualitas rendah dan mudah rusak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Itu terjadi waktu kami memulai industri memang banyak yang kualitasnya belum baik, namun sekarang China sudah jadi produsen mesin dan elektronik yang kualitasnya sudah dialui secara dunia,&amp;quot; jelasnya. [Christine Wu / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/250-produsen-asal-china-gelar-pameran.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-fRWo0rAFdgI/UYtJY5xKyyI/AAAAAAAAWuY/BDtU6Jb15Yc/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FZmdkdHIuanBn%253F%253D-786489" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-7432145332610340659</guid><pubDate>Thu, 09 May 2013 05:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-09T12:47:21.308+07:00</atom:updated><title>AKHIRNYA TERTANGKAP PELAKU PERAMPOK PENGUSAHA TIONGHOA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-xKCxBZgw5do/UYs4aoqEdWI/AAAAAAAAWuA/VKL49opbAdI/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FRW1wYXQga2F3YW5hbiB5YW5nIG1lcmFtcG9rIExldGkuanBn%253F%253D-741308&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-xKCxBZgw5do/UYs4aoqEdWI/AAAAAAAAWuA/VKL49opbAdI/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FRW1wYXQga2F3YW5hbiB5YW5nIG1lcmFtcG9rIExldGkuanBn%253F%253D-741308&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5875852169076569442&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Diotaki Buruh yang Bekerja Depan Toko Rezeki Jaya Empat perampok yang melukai Leti (30), pemilik Toko Rezeki Jaya di Jalan Hang Lekir, Batu 10, Sabtu (4/5) akhirnya ditangkap semua. &lt;p&gt;Pelaku keempat disergap polisi di Dompak, Senin (6/5), sekitar pukul 06.00 WIB.&lt;p&gt;Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Polisi Memo Ardian, dalam ekspos yang digelar di Polsek Tanjungpinang Timur menyebutkan, mereka adalah Muhammad Taufik, Muhammad Deny alias Way, Aris Heryanto dan John Saputra.&lt;p&gt;Polisi mengamankan juga barang bukti satu buah tas hitam, satu buah tas cokelat, tiga senjata tajam berupa dua bilah pisau dapur (satu tak bergagang dan dilumuri darah), sebilah parang, sepeda motor Honda Beat BP 3561 BJ dan sepeda motor Yamaha Soul BP 2456 TT.&lt;p&gt;Saat beraksi, kawanan ini melukai Leti pada leher dan kaki. Saat ini korban masih menjalani perawatan di Singapura.&lt;br&gt;&amp;quot;Para pelaku tidak berhasil membawa harta benda karena korban melawan,&amp;quot; kat Memo.&lt;p&gt;Tersangka pertama, Muhammad Taufik ditangkap di Perumahan Pinang Hijau yang hanya berjarak puluhan meter dari Toko Rezeki Jaya, sekitar 30 menit setelah kejadian. Ia ditangkap setelah dikepung warga yang melengkapi dirinya dengan pentungan, senjata tajam, dan stik golf.&lt;p&gt;&amp;quot;Saat akan membawa tersangka, warga sangat marah. Saya ikut dipukul warga,&amp;quot; ucap Memo.&lt;br&gt;Sedangkan Muhammad Deny dan Aris Heryanto ditangkap saat akan melarikan diri ke luar pulau dengan menggunakan kapal ikan di Pelabuhan Kampung Keke, Kijang, Bintan Timur, sekitar pukul 04.00, Minggu (5/5). Ia terpaksa ditembak kakinya karena saat dikepung mencoba melarikan diri.&lt;p&gt;Penangkapan keduanya cukup rumit karena sempat terjun ke laut. Sejumlah anggota buser terpaksa ikut terjut ke laut dan berenang mengejar kedua pelaku&lt;br&gt;Tersangka terakhir, John Saputra, ditangkap di kawasan Dompak. Ia juga akan melarikan diri keluar pulau Bintan menggunakan kapal ikan, sekitar pukul 06.00, Senin (6/5).&lt;p&gt;Kaki Aris Heryanto dan John Saputra dilumpuhkan dengan tembakan masing-masing pada kaki sebelah kanan. Para tersangka diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.&lt;p&gt;&amp;quot;Aksi keempat pelaku sangat sadis,&amp;quot; ujar Memo.&lt;p&gt;Sementara itu, saat diwawancarai wartawan, Muhammad Taufik mengaku sebagai otak dari perampokan ini. Ia bekerja sebagai buruh bangunan ruko yang sedang dibangun di depan toko korban.&lt;p&gt;Ia sudah mengintai gerak-gerik pemilik toko. Ia lalu menghubungi teman-temannya yang di Kijang untuk beraksi.&lt;p&gt;Dalam satu perencanaan, aksi perampokan ditetapkan pada 4 Mei malam. Aksi dilakukan saat Leti akan menutup tokonya sekitar pukul 21.00 WIB.&lt;br&gt;Saat ditutup, keempat pelaku merangsek masuk dan mencekik leher Leti. Pintu ruko kemudian ditutup.&lt;p&gt;Leher Leti dilukai dengan pisau. Namun, Leti melawan. Perlawanan Leti membuat Aris Heryanto kewalahan. Meski lehernya berdarah, Leti tetap berontak. John Saputra lalu membantu Aris.&lt;p&gt;Bilah pisau dapur itu dihantamkan ke leher Leti yang sudah mengeluarkan darah. Mata pisau patah dari gagangya akibat hantaman itu.&lt;p&gt;Saat itulah, istri Leti, Lina dan anaknya turun dari lantai 2. Mulut Lina dibekap oleh Muhammad Deny. Sedangkan anak Leti dibekap oleh Muhammad Taufik. Karena masih terjadi perlawanan dari Leti, keempatnya langsung melarikan diri.&lt;p&gt;&amp;quot;Kaki dia berdarah bukan karena pisau. Tapi korban berusaha menendang dan mengenai meja kaca di dalam toko,&amp;quot; kata keempat tersangka serempak. [Ahuat / Tanjung Pinang]&lt;p&gt;Note: Seharusnya muka perampok tidak boleh di tutup, terkecuali kasus Narkoba. (Pembaca)&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/akhirnya-tertangkap-pelaku-perampok.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-xKCxBZgw5do/UYs4aoqEdWI/AAAAAAAAWuA/VKL49opbAdI/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FRW1wYXQga2F3YW5hbiB5YW5nIG1lcmFtcG9rIExldGkuanBn%253F%253D-741308" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6312388666650103495</guid><pubDate>Thu, 09 May 2013 05:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-09T12:39:00.097+07:00</atom:updated><title>PENGUSAHA TIONGHOA BERSIMBAH DARAH DIRAMPOK</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-P6YhJK4cb3U/UYs2dj9KM4I/AAAAAAAAWt0/rGBFFYEKphc/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9rbyBSZXpha2kgSmF5YS5qcGc%253D%253F%253D-740097&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-P6YhJK4cb3U/UYs2dj9KM4I/AAAAAAAAWt0/rGBFFYEKphc/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9rbyBSZXpha2kgSmF5YS5qcGc%253D%253F%253D-740097&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5875850020330812290&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Leti (30), pengusaha Tionghoa pemilik toko kelontong Rezeki Jaya di Jalan Hang Lekir, Batu 10, Tanjungpinang, Kepulauan Riau bersimbah darah setelah ditusuk dan dibacok kawanan perampok yang menyatroni tempat usahanya, Sabtu (4/5) pukul 21.05. Sempat dirawat di RSUP Tanjungpinang Batu 8, korban akhirnya dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura.&lt;p&gt;&amp;quot;Tepat pukul 11.00 siang tadi, kami bersama-sama mengantar korban ke Pelabuhan Internasional Sri Bintanpura karena permintaan keluarga mereka agar Leti dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif,&amp;quot; kata Ketua Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Kota Tanjungpinang, Edi yang dihubungi Tanjungpinang Pos, Minggu (5/5) siang.&lt;p&gt;Informasi lain juga diperoleh dari seorang petugas cleaning service RSUP yang mengatakan, pihak keluarga Leti mengurus administrasi agar ia dapat dibawa ke Singapura.&lt;p&gt;Sebelumnya, saat Leti baru masuk ke IGD, seorang tim medis mengatakan Leti perlu darah golongan O segera karena kondisinya masih sangat kritis.&lt;br&gt;Leti sendiri menjadi korban perampokan oleh empat lelaki yang masuk ke tokonya.&lt;p&gt;Seorang saksi mata, penjual roti bakar di samping toko Rezeki Jaya menceritakan malam itu suasana komplek ruko di depan Perumahan Pinang Hijau lebih sepi dibanding malam sebelumnya. Namun, toko rezeki Jaya masih cukup ramai didatangi warga sekitar yang berbelanja.&lt;p&gt;Sekitar pukul 20.30 WIB, Leti menutup tokonya. Memang jam seperti itu lelaki warga Tionghoa ini biasa menutup tokonya. Sekitar pukul 21.00 WIB, saksi mendengar suara keributan dari pintu dalam toko.&lt;p&gt;&amp;quot;Lina, istri Leti berteriak histeris. Suaranya keras, saya pikir mereka bertengkar,&amp;quot; ujar saksi.&lt;br&gt;Penasaran dengan sesuatu yang tidak biasa, saksi mencoba mendekati toko yang tertutup rapat. Tiba-tiba, empat lelaki keluar dari toko Rezeki Jaya dengan tergesa-gesa.&lt;p&gt;&amp;quot;Larinya cukup kencang,&amp;quot; kata saksi.&lt;p&gt;Belum sempat menerka apa yang terjadi, Leti berteriak sambil berlari keluar tokonya. Ia berteriak sambil memegang lehernya yang mengucurkan darah. Ternyata ada luka tusukan pada leher dan pergelangan kaki kirinya.&lt;p&gt;Leti tersungkur di halaman kiosnya dengan darah keluar dari luka yang diakibatkan sabetan senjata tajam. Warga pun tahu bahwa perampok baru saja menyatroni kios Leti.&lt;p&gt;Sementara itu keempat perampok berlari dan berpencar. Salah satunya masuk ke lokasi Perumahan Pinang Hijau yang hanya dibatasi jalan dari lokasi kejadian. Saat warga mencari-cari, ia tiba-tiba keluar. Begitu melihat banyak warga ia masuk lagi ke kompleks perumahan.&lt;p&gt;&amp;quot;Sepertinya ia tersesat dan tak tahu jalan,&amp;quot; ujar Tedi, seorang warga yang ikut mengejar perampok.&lt;p&gt;Akhirnya di dalam rumah seorang warga pelaku berhasil dikepung. Ia mencoba menghindari kepungan dengan memanjat atap, namun ia terjatuh ke dalam rumah warga BLok B2 nomor 59. Pemiliknya, seorang wanita menjerit melihat ada orang tak dikenal tiba-tiba terjatuh ke rumahnya.&lt;p&gt;&amp;quot;Perampok itu jatuh di loteng kamar mandi, sempat disiram sama pemilik rumah, sebelum ditangkap ramai-ramai,&amp;quot; lanjut Tedi.&lt;p&gt;Kegeraman warga tak terbendung. Mereka menghakimi perampok tadi. Pada saat itu polisi datang ke lokasi dan menembakkan pistol peringatan agar warga menghentikan aksi main hakimnya. Pelaku diamankan polisi.&lt;p&gt;Tedi menambahkan, beberapa hari sebelum perampokan ini, ada gerakan mencurigakan dari sejumlah pemuda di depan ruko. Kebetulan, lokasi di depan ruko masih dipenuhi ilalang.&lt;p&gt;Di lokasi tersebut juga sedang dibangun sebuah ruko. Kumpulan pemuda itu terlihat berdiskusi sambil melihat ke arah toko milik Leti. Diduga, perampokan toko milik Leti sudah direncanakan beberapa hari sebelumnya.&lt;p&gt;Di dalam ruko ditemukan sarung parang, pisau dapur yang terpisah dari gagangnya serta tas ransel yang diduga milik pelaku.&lt;br&gt;Pantauan Tanjungpinang Pos malam itu, sejumlah warga masih menunggu pelaku yang tertangkap ini di gerbang masuk Perumahan Pinang Hijau. Terlihat warga ada yang membawa besi panjang, stik golf, dan samurai serta benda lain.&lt;p&gt;&amp;quot;Keluar dari sana, saya buat mampus maling itu,&amp;quot; kata salah seorang warga.&lt;p&gt;Sementara itu, di depan Toko Rezeki Jaya, terlihat warga berkerumun. Sejumlah anggota kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara.&lt;br&gt;Di lokasi kejadian terlihat Kepala Polres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan didampingi para Kepala Satuan, dan Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Suhardi Hery Haryanto. Ceceran darah terlihat di depan toko. Juga ada sebuah sepeda motor Honda Vario biru BP 2513 TO yang diduga digunakan perampok.&lt;p&gt;Di dalam toko, rekaman CCTV kembali diputar di hadapan polisi. Di layar terlihat salah satu pelaku mengenakan helm hitam.&lt;br&gt;Minggu (5/5) Pjs Kepala Sub Bagian Humas Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Polisi Imawan Rantau, mengatakan, tiga dari empat pelaku berhasil ditangkap. &lt;p&gt;Mereka adalah M Taufik alias Topik (32), warga Komplek Pujasera Rindu Alam, Kijang.&lt;br&gt;Dua pelaku lainnya, M Deni (21), warga Jalan Sei Datuk, Kijang, dan Aris (27), warga Pulau Senayang, Lingga yang tinggal di Kijang. Satu pelaku lainnya masih buron.&lt;p&gt;Disampaikan juga oleh Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Suhardi, laporan perampokan itu cepat dilaporkan oleh masyarakat. Anggota buser lalu dikerahkan ke lokasi kejadian.&lt;br&gt;Dari pelaku yang tertangkap, akhirnya terkuak nama teman-temannya. Para pelaku berasal dari Kijang, Bintan Timur. &lt;p&gt;Pengejaran dilakukan pada pukul 03.00, Minggu (5/5).&lt;br&gt;Dua pelaku terlihat sudah berada di kapal ikan dan hendak berlayar dari Kampung Keke, Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan Timur. Salah satu pelaku yang sudah dikenali sebagai penusuk Leti dilumpuhkan dengan timah panas. Aris menyerah setelah kaki sebelah kanannya ditembak.&lt;p&gt;&amp;quot;Perampokan ini sudah direncanakan dan disesuaikan dengan jadwal berlayar kapal penangkap ikan,&amp;quot; ucap Suhardi.&lt;br&gt;Saat ini, tiga tersangka sudah berada di dalam ruang tahanan Polsek Tanjungpinang Timur. &lt;p&gt;Diakui Suhardi, tindakan para pelaku sangat sadis. Saluran pernafasan dan saluran percernaan makanan korban putus ditusuk pisau oleh pelaku. Tak hanya itu, pergelangan kaki kiri bagian belakang juga disabet pisau.&lt;p&gt;Perampokan ini bisa dikatakan gagal mendapatkan jarahan. Seperti pengakuan istri Leti, Lina saat berada di RSUP. Ia menceritakan saat kejadian ia sedang di lantai dua. Ia tak tahu jika suami dan anaknya disandera perampok. Ketika LIna turun, ie melihat mulut Leti dilakban. [Ahuat / Tanjungpinang]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/pengusaha-tionghoa-bersimbah-darah.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-P6YhJK4cb3U/UYs2dj9KM4I/AAAAAAAAWt0/rGBFFYEKphc/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FVG9rbyBSZXpha2kgSmF5YS5qcGc%253D%253F%253D-740097" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-8534185109732203049</guid><pubDate>Wed, 08 May 2013 00:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-08T07:56:40.935+07:00</atom:updated><title>DITANGKAP SUAMI ISTRI TIONGHOA LAKUKAN PENCUCIAN UANG</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-daCoFLpR_30/UYmiyU_GciI/AAAAAAAAWtc/3QAAUCTuViQ/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVkYW5iYWJpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-700936&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-daCoFLpR_30/UYmiyU_GciI/AAAAAAAAWtc/3QAAUCTuViQ/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVkYW5iYWJpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-700936&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5875406174392054306&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Medan, Sepasang suami istri yang diduga pelaku pencurian data kartu kredit melalui transaksi elektronik atau pencucian uang, ditangkap Petugas Dit Krimsus Unit III Polda Metro Jaya, dari rumah di Jalan Pembangunan IV Kompleks 62 No 67 N Lingkungan X Kelurahan Glugur Darat 1 Kecamatan Medan Timur, Selasa (7/5) sekitar pukul 20.30 Wib. &lt;p&gt;Kedua tersangka itu yakni Alfando Fandes Cuan alias Tiam Kwin alias Ko Al Vand dan Ani Thio alias Jenny Sui alias Ai Chia alias Chia Ling alias A Chia. Selain sepasang suami istri itu, polisi juga menyita barang bukti seratusan kartu kredit dan ATM dari beberapa nama bank, 3 unit laptop, 1 unit alat penctak kartu kredit, 2 botol minuman keras, 1 unit printer, 3 unit alat hisap sabu.&amp;quot;Warga tionghoa, sepasang suami istri,&amp;quot; kata Kepala Lingkungan X Zul Ferdi, Selasa (7/5) sekitar pukul 21.00 Wib.&lt;p&gt;Sambil menunjukkan surat perintah penangkapan berwarna kuning dengan No SP Kap/71/VI/2013/Dit Reskrimsus, Zul menjelaskan, penangkapan terhadap kedua pelaku karena diduga kuat terlibat kasus pencurian data kartu kredit melalui transaksi elektronik atau pencucian uang. Kasus tersebut merupakan kasus yang telah diungkap pada bulan Januari 2013.&amp;quot;Pencetakan kartu kredit dan pencucian-pencucian uang,&amp;quot; ungkapnya.&lt;p&gt;Masih dia, penggerebekan di rumah orang tua pelaku itu dipimpin langsung oleh Kanit III Kompol Robert GM Pasaribu. &amp;quot;Dari unit III tadi yang nangkap,&amp;quot; tutur Kepling.Sepengetahuan Zul, keseharian keluarga di rumah itu sebagai pedagang daging babi di Pusat Pasar. &amp;quot;Pedagang daging babi, jarang keduanya terlihat bang,&amp;quot; terangnya.&lt;p&gt;Saat penggerebekan, dirinya tidak melihat ada perlawanan dari kedua warga tionghoa ini. &amp;quot;Waktu digeledah ditemukan barang-barang bukti itu, dirinya diam saja,&amp;quot; tegas dia.&lt;p&gt;Saat di lokasi, beberapa wartawan sempat dilarang untuk mengambil foto. Terlihat 1 unit mobil inova warna abu-abu BK 1558 RE dari dalam rumah dibawa petugas kepolisian. Selanjutnya sepasang suami istri itu pun diboyong ke Mapolresta Medan.&lt;p&gt;Atas penangkapan itu, tidak seorang petugas polisi yang mau berkomentar. Dari pantauan di Polresta Medan terlihat mobil inova yang dibawa tadi terparkir. [Angie Tan / Medan]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/ditangkap-suami-istri-tionghoa-lakukan.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-daCoFLpR_30/UYmiyU_GciI/AAAAAAAAWtc/3QAAUCTuViQ/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbWVkYW5iYWJpLmpwZw%253D%253D%253F%253D-700936" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-4079278136541112503</guid><pubDate>Mon, 06 May 2013 06:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-06T13:47:59.560+07:00</atom:updated><title>DIALOG HOKIAN PALING BANYAK DIGUNAKAN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-BrKz7XuxaDI/UYdSH3RpnJI/AAAAAAAAWtI/_wkV0C766qU/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FaG9raWFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-779561&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-BrKz7XuxaDI/UYdSH3RpnJI/AAAAAAAAWtI/_wkV0C766qU/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FaG9raWFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-779561&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5874754533978643602&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Di antara berbagai dialog percakapan warga keturunan Tionghoa di Tanjungpinang, dialog hokian merupakan paling banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Selain hokian, ada pula dialog dalam bahasa khek atau hakka, teociu, hokcia, hokciu dan sebagainya.&lt;br&gt;Menurut Erna, warga keturunan Tionghoa di Tanjungpinang, pemakaian bahasa hokian dalam dialog sehari-hari termasuk wajib dikuasai. Baik yang tua maupun yang masih balita. Bahasa hokian didapat dari sekolah dan rumah yang diajarkan oleh orangtua maupun guru dan lingkungan sekitar. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Sedikit kata saja, wajib diajarkan oleh orangtua kepada anaknya. Agar mereka mengusai bahasa dari nenek moyangnya,&amp;quot; kata Erna.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kata Erna, bahasa Cina bukanlah bahasa mandarin, yang umum dikatakan kebanyakan orang. Melainkan dialog dari suku-suku yang ada di negeri China dan kemudian dibawa ke Indonesia. Seperti hokkian, khe atau hakka, teociu, hokcia, hokciu dan lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara etnis China di perantauan, katanya, disebut dengan istilah overseas chinese. Artinya adalah warganegara RRC yang bertempat tinggal di luar RRC namun masih tetap merupakan warganegara RRC. Istilah ini tidak berlaku untuk orang China yang sudah menjadi warganegara di negara dimana ia menetap, seperti di Singapura, Malaysia, dan Indonesia. &amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dikatakannya, masyarakat yang telah menetap di Kota Tanjungpinang mempunyai istilah chinese descent atau keturunan China.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Dalam istilah Mandarinnya dikenal sebagai &amp;#39;Huayi&amp;#39; atau &amp;#39;Huaren&amp;#39;. Untuk keturunan China di Indonesia, mereka kemudian dikenal sebagai orang Tionghoa,&amp;quot; ujarnya. [Siao Wei / Tanjung Pinang]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/dialog-hokian-paling-banyak-digunakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-BrKz7XuxaDI/UYdSH3RpnJI/AAAAAAAAWtI/_wkV0C766qU/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FaG9raWFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-779561" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-4917037791675227470</guid><pubDate>Mon, 06 May 2013 06:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-06T13:44:38.987+07:00</atom:updated><title>TOKEK DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL CHINA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-BBw7zIcslXE/UYdRV4xBUgI/AAAAAAAAWs8/Min3Q3Wc3GY/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FdG9rZWsuanBn%253F%253D-778988&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-BBw7zIcslXE/UYdRV4xBUgI/AAAAAAAAWs8/Min3Q3Wc3GY/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FdG9rZWsuanBn%253F%253D-778988&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5874753675385197058&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Konon, beberapa jenis tokek memiliki nilai jual yang sangat fantastis, karena digunakan oleh ahli pengobatan tradisional untuk menyembuhkan penyakit. Untuk pengobatan, tokek dipercaya mengandung zat anti tumor.&lt;br&gt;Tidak hanya dalam masyarakat Indonesia saja, tokek pun juga dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional China. Para ahli pengobatan China telah mengembangkan obat tumor dari organ tubuh tokek, yang dianggap mampu menekan pertumbuhan dan penambahan sel-sel tumor.&lt;br&gt;&lt;br&gt;zat aktif tokek tidak hanya meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dari suatu organisme, tetapi juga menginduksi sel-sel tumor apoptosis (yang membunuh dirinya sendiri) serta menekan ekspresi protein VEGF dan bFGF, faktor pendukung berkembangnya kanker. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Tokek efektif dimanfaatkan untuk menghilangkan tumor ganas, terutama tumor di bagian sistem pencernaan yang dijadikan sebagai alternatif pengobatan, yaitu operasi, radioterapi dan kemoterapi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tokek memiliki antibodi yang sangat bermanfaat untuk menetralisir racun dalam tubuh, sehingga bisa untuk mengatasi segala jenis alergi pada kulit ataupun pernafasan, seperti asma, gatal-gatal, kudis, eksim dan lain sebagainya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manfaat dari tokek dipercaya terdapat pada pangkal ekornya, yang katanya memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel, sehingga bisa memulihkan tenaga dan mengganti sel tubuh yang rusak setelah sakit atau yang terutama dapat segera mengembalikan fungsi vitalitas pria setelah beraktivitas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemanfaatan tokek untuk pengobatan yang paling umum adalah untuk mengobati penyakit asma, dan dianggap dapat menyembuhkan penyakit tersebut secara efektif. Selain asma, tokek diyakini dapat mengobati impotensi, meningkatkan fungsi seksual pria, serta meningkatkan stamina. [Siao Wei / Tanjung Pinang] &lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/tokek-dalam-pengobatan-tradisional-china.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-BBw7zIcslXE/UYdRV4xBUgI/AAAAAAAAWs8/Min3Q3Wc3GY/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FdG9rZWsuanBn%253F%253D-778988" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6366823400846251775</guid><pubDate>Sun, 05 May 2013 08:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-05T15:25:28.111+07:00</atom:updated><title>RUMAH KAPITAN CHINA YANG TAK TERURUS DI MADIUN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-s-YcAnFStSw/UYYXeAbo8uI/AAAAAAAAWso/sBD0SGX80jA/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FcnVtYWgtY2hpbmEta3Vuby1tYWRpdW4uanBn%253F%253D-728111&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-s-YcAnFStSw/UYYXeAbo8uI/AAAAAAAAWso/sBD0SGX80jA/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FcnVtYWgtY2hpbmEta3Vuby1tYWRpdW4uanBn%253F%253D-728111&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5874408568230834914&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Perjalanan dilanjutkan ke rumah dinas Kapitan China di depan Alun-Alun Madiun. Kapitan China dulunya adalah kepanjangan tangan pemerintah Belanda yang bertugas untuk mengawasi dan menarik retribusi kepada setiap warga China yang berdagang di Madiun.&lt;p&gt;Meski secara fisik bagus, rumah bergaya Eropa &amp;#160;yang memiliki tiga pintu depan itu terkesan kurang terawat. Terbukti, banyak rumput liar tumbuh di rumah yang dikuasai secara pribadi oleh keturunan Kapitan China. Karena bukan milik pemerintah, gerbang rumah ditutup dan saya hanya bisa melihat dari jalan saja.&lt;p&gt;Teman kami seperjalanan, Kordinator Madiun Heritage Community Bernadi S Dangin mengungkap, Kapitan China memiliki kedudukan penting pada masa kolonial. Ia menunjukkan, jalur rel kereta api Madiun-Ponorogo yang berujung pada stasiun Madiun lama dan saat memasuki pusat kota bercabang hingga berhenti di depan rumah Kapitan China.&lt;p&gt;Jalur kereta api Madiun-Ponorogo sejak era 80-an sudah tidak aktif. Sedangkan rel yang mengarah ke Alun-Alun Madiun tertutup proyek pelebaran jalan. &amp;quot;Kalau jalur rel berhenti di depan rumah Kapitan China, hal ini menandakan jabatan itu sangat berpengaruh,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Penelusuran jejak peninggalan Belanda mengantarkan saya sampai di Jalan Diponegoro yang dulu bernama Jalan Wilhelmina. Di kawasan ini, terdapat bangunan bersejarah bernama gedung Bosbow atau Boschbouw. Kata ini diambil dari bahasa Belanda, bosch berarti hutan atau kehutanan, dan bouw berarti gedung.&lt;p&gt;Pada era penjajahan, Bosbow merupakan sebuah sekolah kehutanan Madiun, cabang dari sekolah Kehutanan Bogor. Pendirinya adalah JH Becking, seorang pimpinan Jawatan Kehutanan pada 26 Agustus 1939. Pendirian sekolah yang bernama Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) itu disebabkan Madiun dikenal sebagai sentra hutan produksi jati di Jawa Timur.&lt;p&gt;Menurut Bernadi, melihat strukturnya, bangunan Bosbow hampir mirip dengan kompleks OSVIA di Serang. Namun perbedaannya, Bosbow di Madiun yang dijadikan perumahan prajurit Komando Resort Militer (Korem) 081 Dhirotsaha Jaya kondisinya sangat memprihatinkan.&amp;#160;&lt;p&gt;Tugu di atas rumah sudah miring dan hampir ambruk. Adapun kondisi cat dan atap rumah dibiarkan tidak terawat. Adapun di Bosbow di Serang sekarang difungsikan sebagai markas Polres Serang, dan kondisinya sangat bagus. &amp;quot;Kondisi gedung di Madiun dan Serang sangat kontras sekali,&amp;quot; keluh Bernadi.&lt;p&gt;Ia menyesalkan, seandainya Pemda memperhatikan kondisi bangunan cagar budaya, tentu bangunan Bosbow bisa dijadikan tempat wisata yang pasti menarik dijadikan tempat jujugan wisatawan. Bernadi optimistis, seandainya bangunan Bosbow dilestarikan, bukan tidak mungkin menjadi ikon bangunan bersejarah di Madiun, seperti Lawang Sewu di Semarang atau Museum Fatahilah di Jakarta.&lt;p&gt;&amp;quot;Semoga ke depan bangunan ini menjadi ikon kebanggaan Kota Madiun. Jangan sampai kita termasuk kelompok yang lupa dengan sejarah masa lalu,&amp;quot; katanya mengingatkan. [Diana Yang / Surabaya]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/rumah-kapitan-china-yang-tak-terurus-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-s-YcAnFStSw/UYYXeAbo8uI/AAAAAAAAWso/sBD0SGX80jA/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FcnVtYWgtY2hpbmEta3Vuby1tYWRpdW4uanBn%253F%253D-728111" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-4319041294047981697</guid><pubDate>Sat, 04 May 2013 10:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-04T17:54:54.849+07:00</atom:updated><title>BBB BUAT DISKUSI SEJARAH TIONGHOA DI BALI</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-P6JaGNO4Is8/UYTo_wll60I/AAAAAAAAWsU/MCYHFHIwepk/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FMi1icmVha2luZy1uZXdzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-794850&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-P6JaGNO4Is8/UYTo_wll60I/AAAAAAAAWsU/MCYHFHIwepk/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FMi1icmVha2luZy1uZXdzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-794850&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5874075996069948226&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bentara Budaya Bali (BBB) akan menggelar diskusi &amp;#39;Telaah Sejarah dan Diaspora Tionghoa di Pulau Dewata, Sabtu (4/5), dengan melibatkan seniman, budayawan, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat.&lt;p&gt;&amp;quot;Acara itu juga disela-sela dengan pameran visual dan cerita bertajuk Memorabilia Kho Ping Hoo,&amp;quot; kata Juwitta Lasut selaku penata acara diskusi tersebut di Denpasar, Jumat (3/5).&lt;p&gt;Dua pembicara, I Putu Gede Suwitha (dosen sejarah Unud) dan I Gusti Ketut Gde Arsana (dosen antropologi Unud).&lt;p&gt;Keduanya akan mengulas persebaran Tionghoa dan akulturasinya dengan budaya Bali serta Indonesia dalam konteks lebih luas.&lt;p&gt;&amp;quot;Diskusi juga akan membahas perjalanan sejarah komunitas Tionghoa selama berbagai kurun waktu, termasuk pada masa Orde Baru dan era kekinian,&amp;quot; ujar Juwitta.&lt;p&gt;Karya-karya Kho Ping Hoo sendiri akan dibahas secara mendalam pada diskusi bertajuk &amp;#39;Menimbang Kho Ping Hoo Bersama Bali Comics&amp;#39;, di tempat yang sama, Minggu (5/5).&lt;p&gt;&amp;#39;Bali Comics&amp;#39; merupakan komunitas pembaca komik di Bali yang didirikan pada 2008. Selain membaca dan mengumpulkan komik, termasuk cerita silat karya Kho Ping Hoo, komunitas ini juga menggali potensi dalam dunia ilustrasi rupa.&lt;p&gt;Juwitta menambahkan bahwa diskusi juga membincangkan berbagai hal menarik dalam karya Kho Ping Hoo. Diskusi kedua juga membahas sejauh mana eksistensi kisah klasik buah cipta sang maestro tersebut pada masa sekarang.&lt;p&gt;Selain itu, akan mengungkapkan upaya pengalih-kreasian dari bentuk cerita silat menjadi komik hingga dikemas menjadi sebuah karya audiovisual bahkan multimedia.&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, juga akan diputar film dokumenter atau cerita tentang Kho Ping Hoo. Kho Ping Hoo merupakan salah satu penulis cerita silat yang paling tersohor di Nusantara.&lt;p&gt;Sejak mengawali debut penulisnya tahun 1958 sudah lebih dari 120 judul karya yang pernah diterbitkannya. Beberapa karyanya seperti &amp;#39;Badai Laut Selatan dan Perawan Lembah Wilis&amp;#39; pun pernah dikemas dalam bentuk film pada tahun 1990-an.&lt;p&gt;Dalam karya Kho Ping Hoo terdapat banyak cerita yang berlatar belakang kebudayaan China dan sang penulis juga merupakan keturunan Tionghoa. [Lily Kwok / Denpasar]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/bbb-buat-diskusi-sejarah-tionghoa-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-P6JaGNO4Is8/UYTo_wll60I/AAAAAAAAWsU/MCYHFHIwepk/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FMi1icmVha2luZy1uZXdzLmpwZw%253D%253D%253F%253D-794850" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-8405526329257320171</guid><pubDate>Sat, 04 May 2013 10:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-05-04T17:41:48.220+07:00</atom:updated><title>WARGA TIONGHOA TANJUNG BALAI RAYAKAN HUT DEWI MACHO</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-GqLGJ4m34lE/UYTl7bYBUQI/AAAAAAAAWsA/u58QgH8WIYY/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253Fd2FyZ2EtdGlvbmdob2EuanBn%253F%253D-708220&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-GqLGJ4m34lE/UYTl7bYBUQI/AAAAAAAAWsA/u58QgH8WIYY/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253Fd2FyZ2EtdGlvbmdob2EuanBn%253F%253D-708220&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5874072623121518850&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Ribuan orang warga Tionghoa merayakan HUT Dewi Thian Hsu Gong (Dewi Macho) di Kelenteng Dewi Samudera Jalan Asahan tepatnya di Water From City (pasiran), Kamis (2/5).&amp;#160; &amp;quot;Kita merayakan hari jadi Dewi Macho setiap tahun, pada tanggal China yaitu bulan 3 tanggal 23 atau 2 Mei 2013,&amp;quot;kata Ketua Umum Yayasan Dewi Samudera, Tiam Se didampingi Selamat Ang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dikatakan, perayaan dilaksanakan selama dua hari, namun hari itu puncak perayaannya, dengan tujuan meminta rezeki kepada Dewi Macho (Tuhan) agar mendapat berkah dan rezeki berlimpah, serta membuang sial di badan agar terbebas dari marabahaya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, warga Tionghoa yang datang bukan saja dari Tanjung Balai melainkan juga dari daerah lain. Doa bersama agar Indonesia khususnya Tanjung Balai aman dan kondusif serta terjauh dari marabahaya, terbebas dari segala maksiat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun kegiatan dilaksanakan pada perayaan Hari Jadi Dewi Macho, kata Tiam Se, salah satunya melewati gerbang yang tujuannya membuat sial di badan serta menambah rezeki. &amp;quot;Lalu, membakar patung&amp;#160; berbentuk kelenteng dan uang terbuat dari kertas, biasa warga Tionghoa lakukan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum Kota Tanjung Balai yang telah memberikan dukungan pada Kelenteng Dewi Samudera sehingga pelaksanaan perayaan HUT Dewi Macho berlangsung dengan aman tertib dan terkendali.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seorang warga Tionghoa yang ikut perayaan mengatakan, umumnya Warga Tionghoa yang datang adalah para nelayan yang memiliki boat, agar rezeki laut atau buah laut yang didapat berlipat ganda, serta membuat sial di badan dan dipandu Pekong Macho, dengan suhu Edi Susanto. [Angie Tan / Medan]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/05/warga-tionghoa-tanjung-balai-rayakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-GqLGJ4m34lE/UYTl7bYBUQI/AAAAAAAAWsA/u58QgH8WIYY/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253Fd2FyZ2EtdGlvbmdob2EuanBn%253F%253D-708220" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6935944679835848046</guid><pubDate>Sat, 27 Apr 2013 04:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-27T11:21:16.205+07:00</atom:updated><title>PELATIH ANGKAT BESI CHINA TERNYATA KELAHIRAN INDONESIA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-9WOc326WDgw/UXtSPBHjoTI/AAAAAAAAWrE/FYfHB0uu0J8/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW5na2F0LWJlc2kuanBn%253F%253D-776205&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-9WOc326WDgw/UXtSPBHjoTI/AAAAAAAAWrE/FYfHB0uu0J8/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW5na2F0LWJlc2kuanBn%253F%253D-776205&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5871376957159219506&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bapak angkat besi China, Huang Qianghui, 83 tahun, sengaja didatangkan ke Indonesia. Kepala Seksi Cabang Olahraga Terukur Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Hadi Wihardja mengatakan kedatangan Huang untuk mendongkrak prestasi lifter Tanah Air. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Dia diharapkan membuat lifter Indonesia bisa meraih medali emas di ajang Olimpiade 2016 mendatang. Pada Olimpiade 2012 di London, lifter Indonesia Triyatno berhasil meraih perak di kelas 69 kilogram. Sedangkan Eko Yuli Irawan meraih perunggu di kelas 62 kilogram. &amp;quot;Sebelum Olimpiade 2012, Triyatno, Eko, bersama Hasbi dan I Ketut Ariyana berlatih di bawah bimbingan Mister Huang di China,&amp;quot; kata Hadi, kemarin. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepada wartawan, Huang mengaku punya teknik melatih spesial. &amp;quot;Saya sudah unggulan,&amp;quot; kata Huang dalam bahasa Indonesia. Ya, sekalipun puluhan tahun tinggal di China dan menyandang status warga negara China, Huang adalah pria kelahiran Indonesia. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Huang sempat membuat bingung resepsionis Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, tempat ia menginap. &amp;quot;Mereka bingung karena paspor saya China, tapi saya fasih berbahasa Indonesia,&amp;quot; ujarnya sambil terkekeh. &amp;quot;Tapi ya begini. Bahasa Indonesia saya bahasa Indonesia pasar.&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Huang masih tinggal di Indonesia sampai berusia 22 tahun. Pada 1952 ia kemudian pergi ke negeri China untuk kuliah di Harbin Institute of Technology. Pada tahun yang sama ia juga memulai karirnya di dunia angkat besi. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Filosofi Huang dalam melatih adalah setiap lifter memiliki kekhususan masing-masing sehingga perlu penanganan berbeda dalam latihan. &amp;quot;Seperti musik,&amp;quot; kata dia. &amp;quot;Semua pakai do-re-mi-fa-sol-la-si-do. Tapi kalau dimainkan, India punya nada yang berbeda, Jepang lain, Amerika, lain lagi.&amp;quot; [Suzanna Liu / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/04/pelatih-angkat-besi-china-ternyata.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-9WOc326WDgw/UXtSPBHjoTI/AAAAAAAAWrE/FYfHB0uu0J8/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FYW5na2F0LWJlc2kuanBn%253F%253D-776205" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-3482609723455038766</guid><pubDate>Fri, 26 Apr 2013 11:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-26T18:46:24.105+07:00</atom:updated><title>WARTAWAN TANPA SURAT KABAR, PERAS PENGUSAHA TIONGHOA</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-IAGTgGS5Fac/UXppFw9cxbI/AAAAAAAAWqw/8i5sqvGLqBk/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FNC10b3AtbmV3cy5qcGc%253D%253F%253D-784106&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-IAGTgGS5Fac/UXppFw9cxbI/AAAAAAAAWqw/8i5sqvGLqBk/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FNC10b3AtbmV3cy5qcGc%253D%253F%253D-784106&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5871120611993765298&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sejumlah wartawan Bodrex atau wartawan tanpa Surat (WTS) Kabar kerap beroperasi di wilayah Pecinan Makassar. Demikian ungkap Hoa salah seorang warga keturunan Tionghoa Makassar, Jumat (26/4/2013)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Modus beroperasi wartawan yang diidentikkan obat sakit kepala Bodrex ini, kerap membentak-bentak pemilik toko dengan menanyakan berbagai surat izin, mulai dari surat izin lahan parkir hingga izin penyimpangan stock barang sementara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam dalam aksinya, mereka datang berkelompok dari tiga orang hingga tujuh orang. Satu diantaranya biasa berperan lembut dengan mengatakan atur damai saja, supaya beritanya tidak dinaikkan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hoa menambahkan bagi warga Tionghoa yang tidak paham masalah jurnalis, tidak jarang mengeluarkan uang untuk amannya. Tetapi ada juga warga Tionghoa yang sudah pandai dan melakukan perlawanan secara argumentasi. [Amanda Lim / Makassar]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/04/wartawan-tanpa-surat-kabar-peras.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-IAGTgGS5Fac/UXppFw9cxbI/AAAAAAAAWqw/8i5sqvGLqBk/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FNC10b3AtbmV3cy5qcGc%253D%253F%253D-784106" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-1023760958549034470</guid><pubDate>Tue, 23 Apr 2013 15:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-23T22:29:57.015+07:00</atom:updated><title>ALENA WU IKUT BAHAS ANTI DISKRIMINASI LEWAT LAGU</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-pRpRKWYnGuk/UXao9YlG2tI/AAAAAAAAWqc/ryB_XbZT0R0/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJpby1hcnRpcy5qcGc%253D%253F%253D-797015&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-pRpRKWYnGuk/UXao9YlG2tI/AAAAAAAAWqc/ryB_XbZT0R0/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJpby1hcnRpcy5qcGc%253D%253F%253D-797015&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5870064936847596242&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Lama tak terdengar kabar, penyanyi Andre Hehanusa langsung membahas anti diskriminasi. Ia membahasnya lewat lagu bersama dengan Anji dan Alena Wu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tiga penyanyi berbeda etnik, Andre Hehanusa, Anji dan Alena Wu berkolaborasi merilis single Indonesia Tanpa Diskriminasi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ditemui disela-sela pembuatan video klipnya, Anji mengungkapkan lagu yang dinyanyikan bertiga untuk sebuah yayasan sosial dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda, tanggal 28 Oktober mendatang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Menyelesaikan lagu judulnya Indonesia Tanpa Diskriminasi ini lagu anthem buat gerakan yayasan Denny JA, Indonesia Tanpa Diskriminasi yang bertepatan dengan sumpah pemuda 28 Oktober,&amp;quot; ujar Anji di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat, Selasa (23/4)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai musisi yang lama berkecimpung di dunia musik, Andre Hehanusa sangat mendukung program sosial, apalagi yang bertujuan mempersatukan bangsa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Harus ada yang mulai dan harus kita support. Di sinilah kami bantu gerakan ini agar makin menyatu,&amp;quot; tutur penyanyi asal Maluku.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Alena Wu yang pernah mendapat diskriminasi juga sangat mendukung anti diskriminisai. Alena berharap, bangsa Indonesia bisa semakin erat persatuannya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Kalau dari etnis yang aku wakilin yaitu etnis tionghoa di dunia entertain sudah mulai banyak artis tionghoa dan di politik juga sama. Cuma buat aku kita harus selalu diingatkan saja, nggak boleh dilepas juga, harus diingatkan,&amp;quot; terangnya. [Yanti Ng / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/04/alena-wu-ikut-bahas-anti-diskriminasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-pRpRKWYnGuk/UXao9YlG2tI/AAAAAAAAWqc/ryB_XbZT0R0/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FdHJpby1hcnRpcy5qcGc%253D%253F%253D-797015" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6992125160305736544.post-6427606659744013709</guid><pubDate>Tue, 23 Apr 2013 13:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-04-23T20:48:28.101+07:00</atom:updated><title>PRIA TIONGHOA LONCAT DARI LANTAI 3 APARTEMEN</title><description>&lt;p class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-kEcovxCIQ9A/UXaRLDQM_3I/AAAAAAAAWqI/JZ99vPyVFOE/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FbG9tcGF0LWplbWJhdGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-708101&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-kEcovxCIQ9A/UXaRLDQM_3I/AAAAAAAAWqI/JZ99vPyVFOE/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FbG9tcGF0LWplbWJhdGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-708101&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5870038783361875826&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;LH (48) nekat bunuh diri dengan melompat dari lantai 3 kamar apartemen tempat tinggalnya. Ia menghabisi nyawanya karena penyakit yang diderita tak kunjung sembuh. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal itu dibenarkan AKBP Kapolsek Penjaringan Jakarta Utara, Aries Syahbudin. &amp;quot;Dia lompat dari kamarnya, sementara motifnya karena sakit berkepanjangan,&amp;quot; kata Aries di Jakarta, Selasa (23/4/2013).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aries mengungkapkan, LH juga sudah menyiapkan surat wasiat, sesaat sebelum membuka jendela kamarnya di lantai 3 dan memanjat pagar balkonnya. Namun, ia tidak menjelaskan isi dari surat wasiat yang ditinggalkan LH. Sekitar pukul 07.30 WIB, LH terjun bebas dan menimpa sebuah mobil di parkiran Apartemen Teluk Intan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Istrinya menyaksikan peristiwa itu, termasuk petugas sekuriti apartemen,&amp;quot; tambahnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sontak, saat kejadian, istri LH yang melihat langsung menjerit dan petugas sekuriti langsung menghampiri tubuh LH. Tak berselang lama, polisi pun mengamankan tempat kejadian perkara. Jasad LH langsung dilarikan ke RSCM untuk diotopsi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Korban luka-luka akibat benturan, dan jasad korban langsung dibawa ke RSCM,&amp;quot; pungkas Aries. [Suzanna Liu / Jakarta]&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita &amp;amp; artikel tentang kegiatan &amp;amp; kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: &lt;a href=&quot;mailto:tionghoanews@yahoo.co.id&quot;&gt;tionghoanews@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://tionghoanews.com&lt;/div&gt;</description><link>http://yinnihuaren.blogspot.com/2013/04/pria-tionghoa-loncat-dari-lantai-3.html</link><author>noreply@blogger.com (Berita)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-kEcovxCIQ9A/UXaRLDQM_3I/AAAAAAAAWqI/JZ99vPyVFOE/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FbG9tcGF0LWplbWJhdGFuLmpwZw%253D%253D%253F%253D-708101" height="72" width="72"/></item></channel></rss>