<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962</id><updated>2024-12-18T11:16:12.686-08:00</updated><category term="IT"/><category term="Telematika"/><category term="Bisnis"/><category term="Pengetahuan"/><category term="Tugas Kuliah"/><category term="Komunikasi"/><category term="Informasi"/><category term="Motivasi"/><title type='text'>TM&#39;z BLog</title><subtitle type='html'>Ide dan pemikiran adalah awal pencerahan dari proses seseorang untuk menuangkan sebuah insprirasi yang memuat tulisan, artikel-artikel dan tugas-tugas kuliah sebagai bahan dan bekal bagi pembelajaran bersama.....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-4329882741557345790</id><published>2010-06-04T10:39:00.000-07:00</published><updated>2010-06-04T10:43:48.427-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komunikasi"/><title type='text'>Syarat dan Kriteria Seorang Wirausahawan dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjufCvIWRism82GLYyHmC9iguTnP6Ey2YKHW26r0zw9BlsaddpQNHvJ810n-C8a8d3B447e9W6xwq9OERUfuFGjmcqN6bWerL1OIfQuBgXQkS1qRd62-Hn_6gBoyYi-sf2wG7u4xn523RY/s1600/Enterpreneur+ICT.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 206px; height: 244px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjufCvIWRism82GLYyHmC9iguTnP6Ey2YKHW26r0zw9BlsaddpQNHvJ810n-C8a8d3B447e9W6xwq9OERUfuFGjmcqN6bWerL1OIfQuBgXQkS1qRd62-Hn_6gBoyYi-sf2wG7u4xn523RY/s320/Enterpreneur+ICT.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5478971873850637266&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses atau meningkatkan pendapatan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang wirausahawan yang bergerak dibidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yaitu seorang wirausahawan yang merupakan orang-orang yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kesempatan bisnis dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi dengan sebaik-baiknya untuk meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wirausahawan TIK ini tentunya adalah orang mempunyai tekad dan kemauan untuk mengembangkan dirinya sesuai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi agar tetap eksis di dunia usaha dan dapat menjadi perseorangan yang kreatif, inovatif dan kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk menjadi seorang wirausahawan yang bergerak dibidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dibutuhkan syarat dan kriteria sebagai berikut :&lt;br /&gt;•) Memiliki keterampilan akademis, pengetahuan yang riil, dan pendidikan tinggi yang menjadi solusi SDM dalam penguasaan TIK.&lt;br /&gt;•) Memiliki kemampuan dasar dalam bisnis TIK&lt;br /&gt;•) Memahami infrastruktur teknologi bisnis dunia TIK.&lt;br /&gt;•) Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;•) Memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat untuk tetap optimis dan eksis dalam dunia bisnis.&lt;br /&gt;•) Mampu bersaing secara kompetitif dalam menghadapi persaingan bisnis TIK.&lt;br /&gt;•) Mampu mengahasilkan ide-ide kreatif untuk menciptakan terobosan-terobosan baru dalam dunia bisnis TIK.&lt;br /&gt;•) Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.&lt;br /&gt;•) Memiliki nilai kultur yang mendukung inovasi.&lt;br /&gt;•) Memiliki persepsi dan cara pandang/pola pikir yang berorientasi pada masa depan.&lt;br /&gt;•) Memiliki komimten yang tinggi, jelas, terarah dan bersifat progressif (berorientasi pada kemajuan), dengan mengidentifikasi cita-cita, harapan dan target-target bisnis yang akan direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua syarat dan kriteria tersebut harus dapat dimiliki dan dikuasai oleh seorang wirausahawan TIK yang ingin menjalankan bisnisnya. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan dengan peran aktif dari seorang pengusaha yang dapat menangani semua hal  dalam berbagai situasi yang menantang. Jadi pada dasarnya, keberhasilan berbisnis seseorang dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi itu disebabkan oleh kemampuan dari diri seorang pengusaha/wirausahawan itu sendiri dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang dimilikinya seiring dengan perkembangan dunia bisnis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/4329882741557345790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/syarat-dan-kriteria-seorang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4329882741557345790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4329882741557345790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/syarat-dan-kriteria-seorang.html' title='Syarat dan Kriteria Seorang Wirausahawan dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjufCvIWRism82GLYyHmC9iguTnP6Ey2YKHW26r0zw9BlsaddpQNHvJ810n-C8a8d3B447e9W6xwq9OERUfuFGjmcqN6bWerL1OIfQuBgXQkS1qRd62-Hn_6gBoyYi-sf2wG7u4xn523RY/s72-c/Enterpreneur+ICT.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-1753301231002395392</id><published>2010-06-04T09:34:00.001-07:00</published><updated>2010-06-04T09:56:32.589-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komunikasi"/><title type='text'>Masalah Komunikasi Bisnis dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam praktek komunikasi bisnis  diperlukan sarana yang dapat menunjang proses komunikasi tersebut.  Seiring dengan perkembangan teknologi dan sistem informasi, komunikasi  berkembang menjadi suatu bisnis tersendiri. Perkembangan sistem  informasi dan teknologi mempercepat proses globalisasi, sehingga proses  komunikasi terjadi setiap saat tanpa berhenti dan berlangsung pada saat  yang hampir bersamaan di seluruh belahan dunia. Informasi dengan mudah  dan cepat menyebar, bahkan nyaris tanpa penghalang apapun. Perkembangan  teknologi yang semakin pesat, memungkinkan orang untuk berkomunikasi  melalui berbagai macam media.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBHPqtNQvldmzTPSRyuF9D9s4v5XdPyjo2YLKO2v45yDm1pEVEr5sV9SG01_xGkbt_Ej46uEmbCtUAvJo_-dzOdYegU3_ykreNiaFDY69YZK4VMtCs0xALeKa-ITXyKDg5P4_Z8Y2XOZ4/s1600/communication+3.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 204px; height: 247px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBHPqtNQvldmzTPSRyuF9D9s4v5XdPyjo2YLKO2v45yDm1pEVEr5sV9SG01_xGkbt_Ej46uEmbCtUAvJo_-dzOdYegU3_ykreNiaFDY69YZK4VMtCs0xALeKa-ITXyKDg5P4_Z8Y2XOZ4/s320/communication+3.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5478961436963397602&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kesediaan prasarana dan sarana informasi serta tingkat pemilihan akses  dan aset terhadap penggunaan informasi merupakan prasyarat untuk dapat  memanfaatkan dan memberikan nilai (volume) terhadap sesuatu informasi.  Tanpa adanya dukungan infrastruktur sarana dan prasarana dalam  komunikasi bisnis, teknologi informasi dan komunikasi tentunya tidak  akan berjalan dengan lancar. Selain itu tanpa adanya peranan teknologi  informasi dan komunikasi, praktek komunikasi bisnis akan menjadi  ketinggalan zaman, informasi yang didapat akan jauh tertinggal, dan akan  membawa dampak perkembangan bisnis akan menjadi lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang bisa saja muncul dalam praktek komunikasi bisnis dengan  peranan teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Masalah Infrastruktur&lt;/span&gt;. Sarana  dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi yang terbilang  membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga bagi pelaku bisnis yang  tidak memiliki banyak modal mengakibatkan kurangnya pembangunan  infrastruktur pendukung komunikasi bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Masalah Kemampuan Menggunakan  Teknologi Informasi dan Komunikasi&lt;/span&gt;. Walaupun fasilitas komunikasi  bisnis telah memadai, kendala yang bisa saja muncul adalah kemampuan  sumber daya manusia dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Mungkin masih  ada beberapa pelaku bisnis yang belum mampu menggunakan alat komunikasi  dalam bisnisnya, sehingga walaupun peralatan yang digunakan adalah  peralatan dengan teknologi canggih sekalipun, jika manusianya tidak  dapat mengoperasikan/menggunakan peralatan tersebut maka akan menjadi  percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Masalah Kemampuan Individu dalam  Berkomunikasi&lt;/span&gt;. Masalah ini merupakan hal yang paling mendasar  dalam praktek komunikasi bisnis baik dengan peran teknologi informasi  dan komunikasi. Apabila seseorang memiliki kemampuan komunikasi yang  kurang baik, maka secara otomatis praktek komunikasi bisnisnya akan  mengalami kendala, walaupun telah didukung oleh peranan fasilitas  teknologi informasi dan komunikasi yang memadai sekalipun. Cara orang  tersebut menyampaikan pesan kepada pihak lain itulah yang menjadi hal  yang paling penting untuk diperhatikan dalam berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/1753301231002395392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/masalah-komunikasi-bisnis-dalam.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1753301231002395392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1753301231002395392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/masalah-komunikasi-bisnis-dalam.html' title='Masalah Komunikasi Bisnis dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBHPqtNQvldmzTPSRyuF9D9s4v5XdPyjo2YLKO2v45yDm1pEVEr5sV9SG01_xGkbt_Ej46uEmbCtUAvJo_-dzOdYegU3_ykreNiaFDY69YZK4VMtCs0xALeKa-ITXyKDg5P4_Z8Y2XOZ4/s72-c/communication+3.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-7069056883532658469</id><published>2010-06-02T07:21:00.000-07:00</published><updated>2010-06-04T09:49:03.058-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komunikasi"/><title type='text'>Komunikasi yang Efektif dalam Organisasi Bisnis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7rZ1i_SeG5yPO5ZJgHyaMRl7p5FZLHnU9iwan9-SGC-FY8YezugaLRVyswF9by-C3_sGavUj7so-h3l5wOQ_9tmDKvDqMF8J9EuZbCZzgI_MYds-IiVDgyuDpTMs7YA4XWaO2gUQQuI4/s1600/Peningkatan+Karir.gif&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 196px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7rZ1i_SeG5yPO5ZJgHyaMRl7p5FZLHnU9iwan9-SGC-FY8YezugaLRVyswF9by-C3_sGavUj7so-h3l5wOQ_9tmDKvDqMF8J9EuZbCZzgI_MYds-IiVDgyuDpTMs7YA4XWaO2gUQQuI4/s200/Peningkatan+Karir.gif&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5463567466079329378&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Komunikasi bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya, baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan), maupun komunikasi non-verbal. Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan organisasi bisnis, keberadaan tim kerja semakin populer. Banyak perusahaan dari berbagai industri menerapkan konsep tim kerja dalam melakukan aktifitasnya. Pemakaian tim kerja diyakini banyak pimpinan perusahaan akan lebih efektif, dibandingkan penyelesaian aktifitas secara individual. Pemakaian tim kerja diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif. Penjumlahan aggota dalam tim akan memungkinkan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan output total yang dikerjakan oleh masing-masing individu. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang, betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum, keberhasilan itu tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif ini akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif, maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting dalam organisasi bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan praktek bisnisnya, individu yang melakukan praktek bisnis tersebut akan berkomunikasi dengan orang lain dan semua pihak yang berkaitan dengan bisnisnya. Komunikasi itu dapat terjadi antara atasan dengan bawahan, komunikasi dengan konsumen, dan komunikasi dengan pihak ketiga (seperti pemasok, distributor, pemerintah, pihak lain). Untuk melakukan praktek bisnis ini, maka para pelaku bisnis harus memiliki kemampuan dalam berkomunikasi agar komunikasi yang efektif dapat terwujud dalam lingkungan organisasi bisnis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/7069056883532658469/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/komunikasi-yang-efektif-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7069056883532658469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7069056883532658469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/komunikasi-yang-efektif-dalam.html' title='Komunikasi yang Efektif dalam Organisasi Bisnis'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7rZ1i_SeG5yPO5ZJgHyaMRl7p5FZLHnU9iwan9-SGC-FY8YezugaLRVyswF9by-C3_sGavUj7so-h3l5wOQ_9tmDKvDqMF8J9EuZbCZzgI_MYds-IiVDgyuDpTMs7YA4XWaO2gUQQuI4/s72-c/Peningkatan+Karir.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-6236294444007722235</id><published>2010-06-02T06:57:00.000-07:00</published><updated>2010-06-04T09:39:28.471-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komunikasi"/><title type='text'>Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif, suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Hal ini dapat dilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer, sudah mulai terbiasa dengan internet, dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDvgZnuXQ89QUtG0eTvD9stkpRgQQhnYA2Cns7wBvGk-mWmf0XISrKJsSp_K8_UO_92x-UIrtKnmESCt0fRqC3XfP8N9CJfwYjLUyhrd1IQLilV3yvOpgwA8qub8pfhp5RTxAFXwC_XE/s1600/communication+4.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 220px; height: 229px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDvgZnuXQ89QUtG0eTvD9stkpRgQQhnYA2Cns7wBvGk-mWmf0XISrKJsSp_K8_UO_92x-UIrtKnmESCt0fRqC3XfP8N9CJfwYjLUyhrd1IQLilV3yvOpgwA8qub8pfhp5RTxAFXwC_XE/s320/communication+4.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5478171952851918722&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan adanya komunikasi yang baik pada suatu perusahaan yang sangat berperan dalam menghadapi berbagai situasi bisnis. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya, dimana semua permasalahan bisnis dapat diselesaikan melalui teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan bahkan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi dunia bisnis, jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik, distribusi air, dan jejaring utilitas lain. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. Tapi hari ini, para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka, memotong-pintas jejaring publik sebagian atau sepenuhnya. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Dengan memanfaatkan TIK, sesuatu yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis, sekarang telah menjadi sumber keuntungan kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan TIK sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik, mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial, manufaktur dan kepariwisataan. Jejaring privat ini hadir di semua industri global, di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;cost-effective,&lt;/span&gt; leluasa, aman, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;automated&lt;/span&gt;, terpadu dan terandalkan. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini, dengan biaya yang masuk akal, perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat. Bahkan perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;marketing&lt;/span&gt; dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;video-conferencing&lt;/span&gt;, untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain meningkatnya permintaan dari sektor bisnis akan sarana untuk mengontrol informasi, khususnya yang terkait dengan kegiatan produksi dan distribusi, maka menjadi pemacu utama bagi perusahaan-perusahaan global untuk melakukan pengembangan aplikasi dalam memanfaatkan TIK. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan global ini merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TIK baru. Sektor-sektor bisnis yang sangat bergantung pada TIK ini mencakup antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ruang lingkup yang lebih luas, kehadiran TIK dalam lingkungan bisnis mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/6236294444007722235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/pemanfaatan-teknologi-informasi-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/6236294444007722235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/6236294444007722235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/06/pemanfaatan-teknologi-informasi-dan.html' title='Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivDvgZnuXQ89QUtG0eTvD9stkpRgQQhnYA2Cns7wBvGk-mWmf0XISrKJsSp_K8_UO_92x-UIrtKnmESCt0fRqC3XfP8N9CJfwYjLUyhrd1IQLilV3yvOpgwA8qub8pfhp5RTxAFXwC_XE/s72-c/communication+4.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-3901069630730146322</id><published>2010-05-28T19:04:00.000-07:00</published><updated>2010-05-28T19:06:00.378-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Pengukuran Keberhasilan Investasi dalam Penerapan TI di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiat0RDfCRUCTtpbvcsj7Z6bU5ePWEd4VivozqvRZDz4vCyCCWqXcP46nCW8Z1XYP-y3npt7_SaR-usGXtXJxLUc-PGU2fxx5KVuKHx6f1t4FC99803_bHvNLW282WIN-RIISk3nDa9FBY/s1600/Investasi+Informasian.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 242px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiat0RDfCRUCTtpbvcsj7Z6bU5ePWEd4VivozqvRZDz4vCyCCWqXcP46nCW8Z1XYP-y3npt7_SaR-usGXtXJxLUc-PGU2fxx5KVuKHx6f1t4FC99803_bHvNLW282WIN-RIISk3nDa9FBY/s320/Investasi+Informasian.png&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5476503245675022562&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Menginvestasikan sejumlah dana untuk bidang TI pada lingkungan bisnis tidak sama dengan di lingkungan Pemerintahan dalam hal target-target yang ingin dicapai setelah TI itu diaplikasikan. Demikian pula cara-cara pengukuran keberhasilan investasi tersebut. Lebih mudah dan terukur apabila investasi TI tersebut di lingkungan bisnis/perusahaan-perusahaan. Hal ini dikarenakan parameter-parameter target berupa satuan-satuan kuantitatif dan dapat dikonversikan ke dalam nilai uang. Sehingga tercapai atau tidaknya target investasi TI tersebut dapat diketahui dan dievaluasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bagi lingkungan bisnis, menginvestasikan sejumlah uang untuk pererapan TI jelas mempunyai target tertentu, misalnya agar pelayanan meningkat, omzet perusahaan meningkat dan perusahaan berkembang pesat. Omzet perusahaan yang meningkat sekian persen, dapat dihitung berapa rupiah laba per tahunnya yang akan diperoleh dan dapat dibandingkan dengan besarnya investasi TI yang ditanam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di lingkungan Pemerintahan, investasi TI bisa direncanakan dan dianggarkan. Tetapi target-target hasil yang diharapkan tidaklah mudah untuk dihitung menjadi Rupiah, sehingga sulit untuk mengukur keberhasilan investasi tersebut. Mengapa??? ..... Untuk menjawabnya, perlu tahu apa saja yang diinginkan pihak &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Government&lt;/span&gt; ketika mempunyai keinginan menginvestasikan sejumlah uang untuk membangun atau mengembangkan TI di lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain masih banyak orang menginginkan bila menginvestasikan dana di bidang TI segera dirasakan manfaatnya. Memberi pengertian ini tidaklah mudah, sehingga apabila ada usulan membangun TI banyak pihak yang bertanya dan meminta kepastian hal ini terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat dari investasi dibidang TI dapat dikelompokkan menjadi dua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Terukur (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Tangible&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; artinya dapat dihitung manfaat dari menginvestasi di bidang TI, sehingga Organisasi/Perusahaan dapat menghitung dengan berbagai rasio-rasio yang diinginkan karena variabel-variabel hitungannya jelas. Atau berapa tahun Investasi akan kembali (P&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ay Back Period / Rate of Return&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tidak terukur (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Intangible&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;, artinya tidak dapat dihitung secara pasti manfaat dari menginvestasi di bidang TI, karena bersifat kualitatif. Misal rasa puas pelanggan/masyarakat atas keberadaan sistem baru yang berbasis TI ini. Sehingga bila akan dibandingkan dengan besarnya dana yang ditanamkan, tidak dapat menghitungnya. Namun masyarakat/publik merasakan sekali manfaatnya yang positif. Hal ini pada umumnya terjadi pada Organisasi Pemerintahan (Pemerintah Daerah maupun Pusat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terukur dan tidak terukur ini dapat pula diartikan sebagai yang mempunyai Nilai Ekonomi dan Nilai Sosial. Pengukuran keberhasilan investasi dalam penerapan TI di Indonesia ini dapat dilihat pada grafik perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia seperti pada Perusahaan Unilever, Telkom, Sampoerna dan UT pada grarik &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;The Triumph of Intangible Assets&lt;/span&gt; berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwUA-QDLscQ-IoC-umuwRpjpkApdSNIzNFx0dFLdjb-3mQLqhY6fb3j3hqLTU_JI5iCJhlytC0FugfmDQjX_pbLkdq33f9h5FCqR1dtkhTB3Uxzn30q8wN-klFRhvNlHUrtKU5yX-TS6A/s1600/the+triumph+of+intangible+assets.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwUA-QDLscQ-IoC-umuwRpjpkApdSNIzNFx0dFLdjb-3mQLqhY6fb3j3hqLTU_JI5iCJhlytC0FugfmDQjX_pbLkdq33f9h5FCqR1dtkhTB3Uxzn30q8wN-klFRhvNlHUrtKU5yX-TS6A/s320/the+triumph+of+intangible+assets.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5476505007067543810&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada Organisasi Pemerintahan, manfaat dari menginvestasi TI hanya beberapa saja yang dapat dihitung (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;tangible&lt;/span&gt;), sehingga mudah diperoleh variabelnya. Sedangkan lainnya banyak yang tidak dapat dihitung/diukur (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Intangible&lt;/span&gt;) dan belum ada cara bagaimana menarik dari sesuatu yang&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; Intangible&lt;/span&gt; menjadi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Tangible&lt;/span&gt;. Kalaupun ada, mungkin sangat berliku-liku caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling penting dalam penerapan dan penggunaan TI di Indonesia adalah TI mendukung tujuan dari penyelenggaraan pemerintahan. Secanggih apapun teknologi yang diimplementasikan jika ternyata tidak mendukung tujuan dari penyelenggaraan pemerintahan maka akan sia-sia. Sebaliknya, jika ternyata teknologi yang cenderung ”tertinggal” tetapi ternyata mampu mendukung tujuan dari penyelenggaraan pemerintahan maka pemerintahan tersebut dikatakan berhasil dalam implementasi TI Jika pihak pemerintahan hanya memandang dari sisi teknologi saja, maka tidak akan dapat terkejar untuk mencapai teknologi yang terkini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/3901069630730146322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/pengukuran-keberhasilan-investasi-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3901069630730146322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3901069630730146322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/pengukuran-keberhasilan-investasi-dalam.html' title='Pengukuran Keberhasilan Investasi dalam Penerapan TI di Indonesia'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiat0RDfCRUCTtpbvcsj7Z6bU5ePWEd4VivozqvRZDz4vCyCCWqXcP46nCW8Z1XYP-y3npt7_SaR-usGXtXJxLUc-PGU2fxx5KVuKHx6f1t4FC99803_bHvNLW282WIN-RIISk3nDa9FBY/s72-c/Investasi+Informasian.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-4927312552427431953</id><published>2010-05-24T00:35:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T00:38:45.254-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Perkembangan Daya Saing Produktivitas Industri TI di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perkembangan dunia industri di Indonesia mengalami fluktuasi yang disebabkan resesi ekonomi dunia. Kondisi tersebut merupakan salah satu faktor pendorong yang menyebabkan para pelaku industri saling berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas industrinya agar tetap eksis di dunia usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi saat ini kita mendengar bahwa Indonesia mendapatkan prestasi buruk dalam perkembangan industri teknologi informasi. Hasil penelitian yang dilakukan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Economics Intelligent Unit&lt;/span&gt; (EIU) yang disponsori &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Business Software Alliance&lt;/span&gt; (BSA), menempatkan Indonesia diposisi 59 dari 66 negara di dunia, menurun satu peringkat dari hasil studi di tahun-tahun sebelumnya. Kali ini Indonesia mengalami penurunan peringkat dalam indeks daya saing industri TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penurunan daya saing industri Indonesia bisa juga dikarenakan usaha yang dilakukan pemerintah kurang kuat dalam menentukan kebijakan industri. Jika diperhatikan dengan seksama, upaya peningkatan usaha perindustrian di Indonesia sudah cukup baik, namun berdasarkan hasil studi ternyata upaya Indonesia masih kalah cepat dan kuat dibanding upaya yang dilakukan negara lain. Kondisi ini dinilai cukup kritis sehingga perlu dukungan kuat di sektor teknologi industri. Oleh karena itu sangat penting bagi pemerintah untuk mendukung inovasi dan mengambil langkah untuk merangsang hasil sektor perindustrian Indonesia agar Indonesia bisa mengalami peningkatan kembali dalam daya saing industri TI di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRXsZ-pDDMzHOHDzJwXw6WFLofDmYo_-w3TneveQeA8zOmcO3nC1evlMYMtHIvOs89j7QE3YBxnOYxQKyoDNjWg9GW8lMzXwx3L8NGmXq_Biook-gDe0s_batXpslca9kT13tgwKc9lTc/s1600/blog-perindustrian.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 308px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRXsZ-pDDMzHOHDzJwXw6WFLofDmYo_-w3TneveQeA8zOmcO3nC1evlMYMtHIvOs89j7QE3YBxnOYxQKyoDNjWg9GW8lMzXwx3L8NGmXq_Biook-gDe0s_batXpslca9kT13tgwKc9lTc/s320/blog-perindustrian.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474733972233767362&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Parameter untuk penilaian daya saing tersebut didasarkan pada beberapa faktor kunci seperti kesediaan sumber daya manusia yang terampil, kultur yang mendukung inovasi, infrastruktur teknologi kelas dunia, upaya perlindungan kekayaan intelektual, ekonomi yang stabil, kuat, dan kompetitif, serta kepemimpinan yang kuat untuk menyeimbangkan promosi teknologi industri dan kekuatan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan daya saing industri TI tersebut, pemerintah harus menentukan arah pengembangan dan kebijakan industri yang diperlukan pada tiap tahap perkembangan industri TI di Indonesia, agar Indonesia dapat meningkatkan kembali sektor industrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini merupakan bentuk-bentuk kebijakan dapat yang dilakukan pemerintah terhadap perkembangan industri :&lt;br /&gt;•) Mentransformasikan komunitas menjadi pelaku industri.&lt;br /&gt;•) Membentuk dan memperbesar pasar industri.&lt;br /&gt;•) Meningkatkan legitimasi industri di mata pasar.&lt;br /&gt;•) Mendorong peningkatan kompetensi teknis pelaku industri.&lt;br /&gt;•) Mendorong peningkatan kompetensi bisnis pelaku industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, Pembangunan Nasional Indonesia memerlukan pemanfaatan yang maksimum dari teknologi informasi, dan salah satunya dalam sektor perindustrian. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan produktivitas segenap sumber daya dan daya saing bangsa Indonesia di mata dunia. Indonesia harus memiliki industri teknologi informasi yang kuat yang dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa dan negara. Dengan menghimpun berbagai asosiasi nasional dalam bidang TI, maka diharapkan upaya pengembangan industri dan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi secara lebih luas dapat dilakukan dengan lebih terpadu dan tepat guna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi informasi bagi Indonesia dapat menjadi alat dukung utama dunia usaha untuk bisa bersaing dalam meningkatkan perindustrian. Indonesia dapat menetapkan kebijakan/regulasi pengembangan industri untuk menentukan strategi peningkatan produktivitas industri dan daya saing nasional dalam pemanfaatan teknologi informasi demi kesejahteraan bangsa. Para pelaku industri di Indonesia dapat mempersiapkan diri secara konkrit dalam menghadapi pasar bebas dengan menggalang potensi nasional dalam pasar domestic maupun global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan upaya tersebut, para pelaku industri di Indonesia ini perlu memikirkan terobosan baru yang memungkinkan sumber daya manusia mengetahui apa yang dibutuhkan industri TI, mulai dari sumber daya manusia yang memiliki keterampilan akademis, pengetahuan yang riil, dan pendidikan tinggi yang menjadi solusi SDM dalam penguasaan IPTEK sehingga bisa mempersiapkan tenaga yang handal untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas industri ditengah kompetisi global.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/4927312552427431953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/perkembangan-daya-saing-produktivitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4927312552427431953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4927312552427431953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/perkembangan-daya-saing-produktivitas.html' title='Perkembangan Daya Saing Produktivitas Industri TI di Indonesia'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRXsZ-pDDMzHOHDzJwXw6WFLofDmYo_-w3TneveQeA8zOmcO3nC1evlMYMtHIvOs89j7QE3YBxnOYxQKyoDNjWg9GW8lMzXwx3L8NGmXq_Biook-gDe0s_batXpslca9kT13tgwKc9lTc/s72-c/blog-perindustrian.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-2183210850828419423</id><published>2010-05-23T12:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T13:42:32.234-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengetahuan"/><title type='text'>Pentingnya Karya Tulis Ilmiah dalam  Lingkungan Akademik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kedudukan karya tulis ilmiah di Perguruan Tinggi sangat penting dan merupakan bagian dari tuntutan formal lingkungan akademik. Karya tulis ilmiah menjadi pemerlain dari suasana ilmiah  akademik yang wajib dikerjakan untuk menyelesaikan program studi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg15clNnUCWa7kNpGVciHU0jA7Wk_PFUFVXNhI2qA2-Ju4XbEMPE-KbYTZCMd-kcQj6dHOD5-qpanXBmzBiQQpbDBxSbvPFWmtU30IkxmnHJEwv07MSABbeY3WowC1ieyZiF4JmmYbFWP4/s1600/Karya+Tulis+Ilmiah.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 254px; height: 198px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg15clNnUCWa7kNpGVciHU0jA7Wk_PFUFVXNhI2qA2-Ju4XbEMPE-KbYTZCMd-kcQj6dHOD5-qpanXBmzBiQQpbDBxSbvPFWmtU30IkxmnHJEwv07MSABbeY3WowC1ieyZiF4JmmYbFWP4/s320/Karya+Tulis+Ilmiah.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474562820715142258&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Dilihat dari &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;jenisnya&lt;/span&gt;, karya tulis ilmiah terdiri atas makalah, laporan bab atau laporan buku, skripsi, tesis, dan disertasi.&lt;br /&gt;Dilihat dari&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;tujuan penulisannya&lt;/span&gt;, karya tulis ilmiah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :&lt;br /&gt;(1) Karya tulis ilmiah untuk memenuhi tugas-tugas perkuliahan, yaitu makalah dan laporan bab atau laporan buku.&lt;br /&gt;(2) Karya tulis ilmiah yang merupakan syarat yang dituntut dari mahasiswa ketika  akan menyelesaikan program studi, yaitu Skripsi (untuk S1), Tesis (untuk S2), Disertasi (S3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari tugas-tugas perkuliahan, karya tulis ilmiah dalam bentuk makalah dan laporan bab atau laporan buku (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;chapter)&lt;/span&gt; merupakan bagian dari sistem SKS (Sistem Kredit Semester), yaitu merupakan komponen tugas-tugas terstruktur yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan dalam kelas. Jadi makalah dan laporan bab atau laporan buku merupakan konsekuensi logis dari sistem SKS dalam perkuliahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skripsi dapat ditempuh oleh mahasiswa S1 yang memenuhi syarat IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sesuai dengan pedoman akademik yang berlaku dan sejauh yang bersangkutan berminat untuk menempuh jalur ini. Bagi mereka yang tidak memenuhi persyaratan jalur ini atau mereka yang tidak berminat, alternatif lain yaitu jalur SKS. Sementara itu, Tesis wajib disusun oleh mahasiswa pascasarjana/program magister (S2) dan Disertsi wajib disusun oleh mahasiswa program Doktor (S3) dalam rangka menyelesaikan studinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui karya tulis ilmiah tersebut, mahasiswa mengungkapkan fikirannya secara sistematis, sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Dengan mengacu kepada kepustakaan dan dokumen yang relevan, mahasiswa melakukan pengamatan lapangan, melakukan penelitian historis atau kajian kepustakaan. Dalam kaitan ini, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;karya tulis ilmiah&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;merupakan wahana komunikasi hasil-hasil penelitian ilmiah dengan masyarakat akademiknya untuk diuji secara terbuka dan objektif, serta mendapatkan koreksi yang berupa saran dan kritik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;karya tulis ilmiah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;juga merupakan wahana untuk menyajikan nilai-nilai praktis maupun nilai-nilai teoritis dari hasil-hasil pengkajian dan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh mahasiswa.&lt;/span&gt; Dengan sifat dan kedududukan ini, maka karya tulis ilmiah dalam lingkungan masyarakat akademik bisa ikut memperkaya khasanah keilmuan dan memperkokoh paradigma keilmuan pada bidang keilmuan atau disiplin yang relevan. Proses akumulasi, validasi, dan bahkan falsifikasi dalam kegiatan ilmiah melalui penelitian dan pengkajian ilmiah ini merupakan prasyarat untuk perkembangan disiplin keilmuan,  termasuk ilmu pendidikan dan keguruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, karya tulis ilmiah dalam lingkungan Perguruan Tinggi mengemban dua misi, yaitu :&lt;br /&gt;(1) Wahana untuk melatih para mahasiswa mengungkapkan fikiran-fikirannya secara sistematis, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hal ini merujuk pada sasaran yang mengacu pada segi prosesnya.&lt;br /&gt;(2) Memberikan sumbangan pada perkembangan bidang ilmu pengetahuan. Hal ini merujuk pada sasaran yang mengacu pada segi produknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/2183210850828419423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/pentingnya-karya-tulis-ilmiah-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2183210850828419423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2183210850828419423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/pentingnya-karya-tulis-ilmiah-dalam.html' title='Pentingnya Karya Tulis Ilmiah dalam  Lingkungan Akademik'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg15clNnUCWa7kNpGVciHU0jA7Wk_PFUFVXNhI2qA2-Ju4XbEMPE-KbYTZCMd-kcQj6dHOD5-qpanXBmzBiQQpbDBxSbvPFWmtU30IkxmnHJEwv07MSABbeY3WowC1ieyZiF4JmmYbFWP4/s72-c/Karya+Tulis+Ilmiah.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-1607345634296069391</id><published>2010-05-23T11:47:00.002-07:00</published><updated>2010-05-23T13:00:43.586-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><title type='text'>Globalisasi Internet dalam Online Business</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Globalisasi&lt;/span&gt;  merupakan suatu era dimana batas-batas ruang dan waktu mengalami  perubahan dan menjadi terkaburkan yang mempengaruhi kehidupan kita. Hampir semua aspek kehidupan terpengaruh oleh efek globalisasi ini, baik  dari segi politik, ekonomi-bisnis, sosial dan budaya. Globalisasi telah  menuntut kita untuk menjadi perseorangan yang kreatif dan kompetitif  untuk mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan  teknologi informasi. Setiap orang memiliki kemampuan dan kesempatan  untuk dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk menuju  kesuksesan. Semua itu tergantung dari cara dan strategi yang dipakai  untuk meraih kesuksesan yang diinginkan dan dicita-citakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXzvBBu_gGQQpeL55iB4Xu7ICgpzQvaH785eXPyjXNOF5tyoDRVAMzJj1HllWtTDcR7zwHDOnfQ74b7GiygBkzIi1206QjRSkjxIl3MUEJDYJoF90tuflPdG5dNeqeB1TU3_InodB4S-E/s1600/Pengguna+Internet11a.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 180px; height: 182px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXzvBBu_gGQQpeL55iB4Xu7ICgpzQvaH785eXPyjXNOF5tyoDRVAMzJj1HllWtTDcR7zwHDOnfQ74b7GiygBkzIi1206QjRSkjxIl3MUEJDYJoF90tuflPdG5dNeqeB1TU3_InodB4S-E/s200/Pengguna+Internet11a.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474545454889496466&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu teknologi yang mampu menjawab tantangan globalisasi ini  adalah internet. Sebagai gambaran umum internet adalah suatu jaringan  komputer luas dan besar yang mendunia, yang menghubungkan pemakai  komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di  dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis  hingga yang dinamis dan interaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet  dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir  seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis,  hiburan, olah raga, politik dan sebagainya. Melalui internet, pertukaran  informasi jarak jauh dapat dilakukan dengan sangat efektif dan efisien.  Kita bisa berinteraksi dengan ribuan bahkan jutaan orang dan melihat  perkembangan dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduk kita. Bahkan,  sebagian besar orang kreatif yang telah mengetahui banyak tentang  internet dapat memanfaatkan fasilitas internet tersebut dengan melihat  hal ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan untuk dapat menunjang  usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVMCoNcoQYEKMLnpHrzUltF1wcGnhPp9NHKDFG8hF-1MkZuoxbbKj8KbbBdkgemXFzA2k_TjV-5dmO2cuyyKOXeM2dyiKZyinSHT3B98ydXVa9MA2Pseh_pBtoqceypzT-UkZUSd378l0/s1600/Online+Business.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 184px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVMCoNcoQYEKMLnpHrzUltF1wcGnhPp9NHKDFG8hF-1MkZuoxbbKj8KbbBdkgemXFzA2k_TjV-5dmO2cuyyKOXeM2dyiKZyinSHT3B98ydXVa9MA2Pseh_pBtoqceypzT-UkZUSd378l0/s200/Online+Business.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474557749115384226&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Keuntungan pemakaian fasilitas internet yang telah dirasakan setiap  orang dapat menimbulkan niat pada diri mereka untuk memanfaatkan sarana  internet sebagai media &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online&lt;/span&gt;  untuk mengembangkan potensi bisnis. Apalagi saat ini telah muncul suatu  gaya bisnis baru non-konvensional yang kini telah menjadi tren, yang  dikenal dengan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online business&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Online Business&lt;/span&gt; merupakan  solusi bagi anda yang ingin menjadi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;business  man &lt;/span&gt;tapi tidak mempunyai modal finansial yang kuat untuk  memasarkan produk-produk bisnis anda. Karna saat ini berbagai aplikasi  bisnis yang berbasis internet dapat memiliki prospek yang bagus dalam  dunia bisnis sebagai usaha yang menjanjikan.  Bayangkan, hanya dengan  modal koneksi internet dan ketekunan kita dalam memasarkan produk,  seluruh dunia akan tahu dan mengenali produk yang kita promosikan hanya  dengan sekali klik saja. Selain itu diperlukan juga strategi-strategi  khusus dalam hal &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online business &lt;/span&gt;dan  &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;internet marketing&lt;/span&gt; untuk  mempromosikan produk kita agar semakin dikenal oleh banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/1607345634296069391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/globalisasi-internet-dalam-online_23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1607345634296069391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1607345634296069391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/globalisasi-internet-dalam-online_23.html' title='Globalisasi Internet dalam Online Business'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXzvBBu_gGQQpeL55iB4Xu7ICgpzQvaH785eXPyjXNOF5tyoDRVAMzJj1HllWtTDcR7zwHDOnfQ74b7GiygBkzIi1206QjRSkjxIl3MUEJDYJoF90tuflPdG5dNeqeB1TU3_InodB4S-E/s72-c/Pengguna+Internet11a.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-3861374907781010017</id><published>2010-05-23T07:13:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T00:48:14.190-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengetahuan"/><title type='text'>Penerapan Sistem Terdistribusi dengan Sistem Arsitektur Menggunakan COM+</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semakin berkembangnya teknologi dalam bidang komputer dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;programming &lt;/span&gt;maka teknologi jaringan pun ikut berkembang sesuai dengan kebutuhan pengunanya. Penerapan dan penggunaan teknologi&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; client-server&lt;/span&gt; dalam suatu jaringan dengan sistem arsitektur yang sesuai sangat diperlukan untuk membangun suatu aplikasi yang dapat mempermudah dalam pengaksesan dan pertukaran alur data dan informasi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak. Seperti halnya dalam penerapan sistem terdistribusi yang memungkinkan penggunaan bersama teknologi jaringan dengan sistem arsitektur tertentu pada suatu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server &lt;/span&gt;yang dibutuhkan untuk mengakses data dan informasi. Untuk mendukung sistem arsitektur tersebut, maka dibutuhkan teknologi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client-server&lt;/span&gt; yang mempunyai &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;distribution application&lt;/span&gt; yang lebih baik untuk mendukung kinerja sistemnya, seperti salah satunya dengan menggunakan COM+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;COM+ &lt;/span&gt;adalah suatu teknologi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;middlware&lt;/span&gt; yang merupakan solusi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;microsoft&lt;/span&gt; untuk membuat &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;application server&lt;/span&gt; atau yang sering disebut sebagai &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;middle-tier&lt;/span&gt;. Pada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;middle-tier&lt;/span&gt; inilah, beberapa&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; business object&lt;/span&gt; disimpan. COM+ memungkinkan penggunaan objek-objek yang ada lintas jaringan komputer oleh aplikasi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt;. Di balik layar, COM+ menggunakan sebuah &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;protocol &lt;/span&gt;yang bernama &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Remote Procedure Call&lt;/span&gt; (RPC) untuk mengeksekusi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;method-method &lt;/span&gt;yang berada di dalamnya lintas proses dan lintas batasan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;host&lt;/span&gt;. Bentuk arsitektur COM+ dapat dilihat pada gambar berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2ibUiS6vmaymQslg5C3YjlX7Bx45qW_Rw0FlreTiRFs7xvOK6obm0Finjt1O8RxFBVgsFnvEflqjyu3Xp0nUV1TuOaLowyLG__CYuAv3KNxXgc9k2sRc8LuLN9CPNp_T-xj5TmON-_Go/s1600/Arsitektur+COM%2B.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 194px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2ibUiS6vmaymQslg5C3YjlX7Bx45qW_Rw0FlreTiRFs7xvOK6obm0Finjt1O8RxFBVgsFnvEflqjyu3Xp0nUV1TuOaLowyLG__CYuAv3KNxXgc9k2sRc8LuLN9CPNp_T-xj5TmON-_Go/s200/Arsitektur+COM%2B.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474469582010690786&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Microsoft Transaction Server&lt;/span&gt; (MTS) atau juga populer dengan COM+ ini adalah produk &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;microsoft&lt;/span&gt; yang pada dasarnya menyediakan infrastruktur untuk &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;developer&lt;/span&gt; dalam mengembangkan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;distributed application&lt;/span&gt;.  &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Distributed application&lt;/span&gt; adalah software aplikasi yang terdiri dari komponen-komponen yang terletak tidak hanya di satu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server&lt;/span&gt;, tapi bisa dibeberapa &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server&lt;/span&gt;. Komponen-komponen tersebut berinteraksi satu sama lain menggunakan infrastruktur yang disediakan oleh MTS/COM+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, COM+ Merupakan hasil pengembangan dari komponen COM dan MTS. COM+ menyediakan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;service&lt;/span&gt; berbasis &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;enterprise&lt;/span&gt; yang didasarkan pada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Component Object Model &lt;/span&gt;(COM) untuk membangun sistem distribusi. Keandalan COM+ telah teruji sejak lama sebagai alternatif dalam membangun sistem distibusi dan transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penerapan sistem terdistribusi dengan arsitektur yang menggunakan COM+ ini dapat memberikan dukungan dalam hal pelayanan vendor &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;programming tools&lt;/span&gt;, sistem operasi, dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;database server &lt;/span&gt;terhadap teknologi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client-server&lt;/span&gt; yang akan dibuat, sehingga memudahkan dalam hal&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; developing&lt;/span&gt;. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/3861374907781010017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/penerapan-sistem-terdistribusi-dengan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3861374907781010017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3861374907781010017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/penerapan-sistem-terdistribusi-dengan.html' title='Penerapan Sistem Terdistribusi dengan Sistem Arsitektur Menggunakan COM+'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2ibUiS6vmaymQslg5C3YjlX7Bx45qW_Rw0FlreTiRFs7xvOK6obm0Finjt1O8RxFBVgsFnvEflqjyu3Xp0nUV1TuOaLowyLG__CYuAv3KNxXgc9k2sRc8LuLN9CPNp_T-xj5TmON-_Go/s72-c/Arsitektur+COM%2B.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-2681700632841201212</id><published>2010-05-23T06:43:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T06:44:05.056-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengetahuan"/><title type='text'>Sistem Operasi Redhat Linux 9.0</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVUDHI3zEGFTNqEL2s6Ruxe2-IBZRjihUholGQiy8ejfmnJ3-bSyS-K54rqu6-dUdUCbluN6ZcNomC6O7OhvTSTVZjO2mOQhEeDvf1gG1-DaCeMjMc_Y8YLp1YLdIUIN8e8E_d7RMBBrU/s1600/Redhat+Linux.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVUDHI3zEGFTNqEL2s6Ruxe2-IBZRjihUholGQiy8ejfmnJ3-bSyS-K54rqu6-dUdUCbluN6ZcNomC6O7OhvTSTVZjO2mOQhEeDvf1gG1-DaCeMjMc_Y8YLp1YLdIUIN8e8E_d7RMBBrU/s200/Redhat+Linux.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474460270674228082&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Redhat linux&lt;/span&gt; merupakan desktop yang sangat popular dan banyak digunakan oleh pengguna linux. Redhat dikembangkan pada tahun 1995 oleh Bob Young dan Marc Ewing. Redhat memiliki pedoman instalasi yang sangat baik dengan tunjangan dokumentasinya yang dapat diperoleh dari internet. Apabila menemui kesulitan dapat dengan mudah mendapatkan dukungan user yang sangat banyak, serta komunitas pengguna redhat linux yang memiliki dan membentuk groups, mailing list, atau situs internet.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan redhat versi 9.0 ini didukung oleh kernel 2.4.20 yang merupakan versi kenel yang dapat mendeteksi hampir seluruh hardware dan device komputer baru. Redhat 9.0 juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas aplikasi dan kemudahaan instalasi manajemen paket berbentuk rpm (redhat package manager) yang memungkinkan melakukan instalasi semudah di windows. Program rpm tersebut menyediakan berbagai paket yang terdiri dari aplikasi perkantoran semacam office, internet, database, dan sever, hingga aplikasi multimedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redhat adalah salah satu distribusi linux yang memberikan kemudahaan dalam hal konfigurasi hardware dan pengaksesan beberapa perintah melalui tampilan yang akrab dan full grafis (GUI). Meskipun demikan, redhat memiliki keterbatasan dalam mengakses perintah-perintah tertentu dalam melakukan pendeteksian hardware secara otomatis, contohnya pada mounting dan melepas ikatan mount pada harddisk.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/2681700632841201212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/sistem-operasi-linux-redhat-90.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2681700632841201212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2681700632841201212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/sistem-operasi-linux-redhat-90.html' title='Sistem Operasi Redhat Linux 9.0'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVUDHI3zEGFTNqEL2s6Ruxe2-IBZRjihUholGQiy8ejfmnJ3-bSyS-K54rqu6-dUdUCbluN6ZcNomC6O7OhvTSTVZjO2mOQhEeDvf1gG1-DaCeMjMc_Y8YLp1YLdIUIN8e8E_d7RMBBrU/s72-c/Redhat+Linux.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-5140856902055079898</id><published>2010-05-23T06:17:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T06:17:42.654-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>Rating Pengguna Intrenet di Seluruh Dunia Meningkat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDMuOYWnUVnaANjXDZFl-d_Uro8BpXqpup8evsko4vONOJDstecIadH9miWcfh-Dl5zMO_IA-z6K27paCTz8awyotfCFUILGZaDgcNtCDUAMnINCwNEt8ONxr6z1EOrVrp-oKHiB8wUtc/s1600/Pengguna+Internet7.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 163px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDMuOYWnUVnaANjXDZFl-d_Uro8BpXqpup8evsko4vONOJDstecIadH9miWcfh-Dl5zMO_IA-z6K27paCTz8awyotfCFUILGZaDgcNtCDUAMnINCwNEt8ONxr6z1EOrVrp-oKHiB8wUtc/s200/Pengguna+Internet7.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474451322669633842&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Trafik penggunaan internet global di seluruh dunia telah meningkat dengan cepat. Meskipun trafik mengalami peningkatan, namun kapasitas yang tersedia masih banyak yang tersisa. Rata-rata trafik internet hanya memanfaatkan 29 persen dari lebar bandwidth yang tersedia. Bahkan, kapasitas jaringan mengalami peningkatan lebih tinggi daripada kenaikan trafik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Namun, kondisi yang berbeda dihadapi penyedia jaringan di AS yang mengalami kesulitan mengantisipasi ekspansi trafik internet. Mereka bahkan harus membatasi download di kalangan pengguna yang suka mengunduh file-file dengan ukuran besar. Kenaikan kapasitas jaringan di AS ini sementara hanya 47 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak menggambarkan kondisi trafik global, tapi situasi peningkatan jumlah pengguna internet ini menjadi cermin tren kedepan. Apalagi pertumbuhan layanan video dan multimedia di internet kini terus meningkat. Situasi tersebut akan semakin berimbas pada peningkatan jumlah pengguna dan pelanggan internet yang akan mencapai persentase yang lebih tinggi dari jumlah total yang ada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, penetrasi internet yang meningkat juga akan terjadi seiring dengan penurunan harga bandwidth yang dibutuhkan untuk internet. Penurunan harga bandwidth ini tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah pengguna internet, tetapi juga akan berdampak pada kapasitas penggunaan internetnya. User yang biasa mengakses internet hanya minimal 1 jam atau 2 jam misalnya, maka kini mereka akan semakin lama mengaksesnya. Bahkan operator pun saling kerja sama untuk memberikan interkoneksi yang terbaik. Dengan adanya penurunan bandwidth, rating jumlah pengguna dan kapasitas penggunaan internet di seluruh dunia terus-menerus mengalami peningkatan.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/5140856902055079898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/rating-pengguna-intrenet-di-seluruh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5140856902055079898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5140856902055079898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/rating-pengguna-intrenet-di-seluruh.html' title='Rating Pengguna Intrenet di Seluruh Dunia Meningkat'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDMuOYWnUVnaANjXDZFl-d_Uro8BpXqpup8evsko4vONOJDstecIadH9miWcfh-Dl5zMO_IA-z6K27paCTz8awyotfCFUILGZaDgcNtCDUAMnINCwNEt8ONxr6z1EOrVrp-oKHiB8wUtc/s72-c/Pengguna+Internet7.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-6994853615445387571</id><published>2010-05-23T04:14:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T04:14:42.209-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengetahuan"/><title type='text'>Sistem Pelayanan Informasi Pada Internet</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:130%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;onsep sistem pelayanan jaringan pada internet sebagian besar bekerja dengan menggunakan menggunakan konsep &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client-server&lt;/span&gt;. Mekasinme &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client-server&lt;/span&gt;  ini adalah suatu pogram &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt; mengirimkan permintaan (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;request&lt;/span&gt;) kepada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server&lt;/span&gt; untuk melakukan suatu tugas, misalnya dalam pencarian informasi. &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Server&lt;/span&gt; akan melakukan tugas yang diperlukan oleh &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client &lt;/span&gt;dan setelah selesai, hasil informaasinya akan dikirimkan kepada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvvT0LNjZFW9uxNDmwEVF4rCXXF5dEbDhW7sb7yc9YnCZpoaz_lR6uSlFoYGz53mh2sg9ukCmO7zJoJRUMpLQXkm6JMGSKv9fI624jGWJPp9bxOU-XpfIGdFCVmIb0ESi8Wq_DmMbEruM/s1600/Pengguna+Internet12.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 244px; height: 206px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvvT0LNjZFW9uxNDmwEVF4rCXXF5dEbDhW7sb7yc9YnCZpoaz_lR6uSlFoYGz53mh2sg9ukCmO7zJoJRUMpLQXkm6JMGSKv9fI624jGWJPp9bxOU-XpfIGdFCVmIb0ESi8Wq_DmMbEruM/s320/Pengguna+Internet12.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5474416797349945410&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan cara ini maka dapat dilakukan pendistribusian proses secara efisien ke beberapa mesin yang berbeda. Pada sisi pemakai menggunakan program aplikasi&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; client&lt;/span&gt; untuk suatu jenis layanan (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;service&lt;/span&gt;), yang akan mengirimkan permintaan ke &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server &lt;/span&gt;tertentu yang berada pada lokasi yang berbeda. Pada konsep&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; client-server&lt;/span&gt; ini tidak bergantung pada jenis komputer yang digunakan, karena konsepnya adalah pada tingkatan layanan aplikasi yang dapat bekerja diatas protokol TCP/IP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, pemakai disisi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt; tidak perlu mengetahui jenis komputer &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server &lt;/span&gt;apa yang diakses, apa sistem operasinya, dimana lokasi komputernya dan bagaimana cara memproses informasinya. Pemakai hanya menggunakan suatu program aplikasi dan meminta layanan kepada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server&lt;/span&gt; yang diketahui alamat logikanya saja di jaringan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula sebaliknya, dokumen aplikasi akan tampil pada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt; sesuai dengan kemampuan komputer &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client.&lt;/span&gt; Pembuat dokumen aplikasi tidak bergantung pada platform komputer user yang beraneka ragam. Dengan cara inilah internet menghasilkan suatu mekanisme &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client-server &lt;/span&gt;yang heterogen. Progarm pada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;server&lt;/span&gt; tidak bergantung pada program &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;client&lt;/span&gt;, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak layanan aplikasi internet untuk pencarian informasi yang sering digunakan oleh pemakai, seperti halnya &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;gopher&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;archie&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;WAIS&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ftp&lt;/span&gt; dan sebagainya. Namun layanan yang cukup berkembang saat ini dan telah populer dikalangan pemakai jaringan internet adalah WWW (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;World Wide Web&lt;/span&gt;), atau biasa disingkat dengan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;web&lt;/span&gt;, bekerja dengan menggunakan teknologi yang disebut &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;hypertext&lt;/span&gt;, yang kemudian dikembangkan menjadi suatu protokol aplikasi yang disebut HTTP (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Hyper Text Transfer Protokol&lt;/span&gt;). Dengan adanya fasilitas  ini dapat menjadikan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;web&lt;/span&gt; sebagai salah satu apliksi yang paling luwes untuk menjelajahi internet dalam mengakses informasi dalam beragam bentuk seperti text, grafik, suara, animasi, video, dan sebagainya&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/6994853615445387571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/sistem-pelayanan-informasi-pada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/6994853615445387571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/6994853615445387571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/sistem-pelayanan-informasi-pada.html' title='Sistem Pelayanan Informasi Pada Internet'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvvT0LNjZFW9uxNDmwEVF4rCXXF5dEbDhW7sb7yc9YnCZpoaz_lR6uSlFoYGz53mh2sg9ukCmO7zJoJRUMpLQXkm6JMGSKv9fI624jGWJPp9bxOU-XpfIGdFCVmIb0ESi8Wq_DmMbEruM/s72-c/Pengguna+Internet12.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-2547977308935199707</id><published>2010-05-13T22:22:00.000-07:00</published><updated>2010-05-16T09:54:24.675-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Serukan Motivasi “AKU BISA” Pada Diri Kita</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggmUeYCy5-nwRDeGOY3e-LH7eQCiTlIlhbl7HnJQPfaO1Qr1Q3MXwPbWowDUU7yFqwZnFLbXVaydlQe3NoGTSWd29DbMsrM5N7smIhNvgSmV2Z4VASzNMLMl0yKwwni4Gr7Lr4bX2nupw/s1600/motivation+2.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggmUeYCy5-nwRDeGOY3e-LH7eQCiTlIlhbl7HnJQPfaO1Qr1Q3MXwPbWowDUU7yFqwZnFLbXVaydlQe3NoGTSWd29DbMsrM5N7smIhNvgSmV2Z4VASzNMLMl0yKwwni4Gr7Lr4bX2nupw/s200/motivation+2.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5470998688292701538&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mendengar sebuah seruan “AKU BISA”, merupakan sebuah seruan yang menggambarkan keinginan dan kegigihan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan atau di cita-citakan. Apa bila dikaji, “AKU BISA” merupakan sebuah perwujudan dari sebuah motivasi. Motivasi dapat didefinisikan sebagai proses yang ikut menentukan intensitas, arah, dan ketekunan individu dalam usaha mencapai sasaran. Beranjak dari definisi motivasi tersebut terdapat kata kunci, yaitu intensitas, arah, ketekunan untuk mencapai sasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan seseorang tentunya sering dihadapi oleh situasi yang membuat dirinya mengalami “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;down&lt;/span&gt;”. Hal ini merupakan sebuah fase manusia dalam kehidupan dimana dalam suatu kondisi tertentu dihadapkan oleh masalah yang menimpa dirinya. Cobaan tidak akan lepas dari kehidupan manusia, untuk itu perlu adanya sebuah keyakinan yang besar dari dalam individu tersebut untuk meyakinkan dirinya sebagai wujud rasa optimisme yang dapat membangkitkan semangat juang individu tersebut dalam menghadapi permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan yang terbesar dalam melawan sebuah keterpurukan dalam kehidupan adalah dengan memotivasi diri sebesar-besarnya untuk mendapatkan kekuatan tambahan dalam melewati cobaan dalam kehidupan. Cobaan dalam sebuah kehidupan manusia janganlah dianggap sebuah pengganjal yang dapat menghalangi terwujudnya sebuah tujuan tetapi hadapi cobaan tersebut sebagai sebuah tantangan dalam hidup yang mesti dihadapi dan juga dilewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata Riswan Efendi Tarigan (Thinker, Motivator &amp;amp; Inspirator) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-HC1sZ8_RoG2YtQ0aynwuW3VbQg_lYjlx_IveZsdKcCeIz62kZtJiRDbgfbkF3oRqqC_sX56DjLT-sn-VkrRfRGkc1eZueXzjKwaIjrWXdEWwphQ8MwPba5H5-p4whaQhXuPzp_afpp8/s1600/aku-bisa-karena-aku-mau.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 124px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-HC1sZ8_RoG2YtQ0aynwuW3VbQg_lYjlx_IveZsdKcCeIz62kZtJiRDbgfbkF3oRqqC_sX56DjLT-sn-VkrRfRGkc1eZueXzjKwaIjrWXdEWwphQ8MwPba5H5-p4whaQhXuPzp_afpp8/s200/aku-bisa-karena-aku-mau.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5470998331001956898&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi intinya, ketika ada kemauan yang besar dengan optimisme yang kuat, semuanya pasti dapat dilewati dengan baik dan lawan sifat pesimis dengan menampakan sifat optimis bahwa “AKU BISA” pada diri kita masing-masing. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/2547977308935199707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/serukan-motivasi-aku-bisa-pada-diri_13.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2547977308935199707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/2547977308935199707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/05/serukan-motivasi-aku-bisa-pada-diri_13.html' title='Serukan Motivasi “AKU BISA” Pada Diri Kita'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggmUeYCy5-nwRDeGOY3e-LH7eQCiTlIlhbl7HnJQPfaO1Qr1Q3MXwPbWowDUU7yFqwZnFLbXVaydlQe3NoGTSWd29DbMsrM5N7smIhNvgSmV2Z4VASzNMLMl0yKwwni4Gr7Lr4bX2nupw/s72-c/motivation+2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-5096093288217095364</id><published>2010-04-23T21:02:00.000-07:00</published><updated>2010-06-02T07:46:02.419-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Keahlian dalam Peningkatan Karir</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJrdm6Ec5q3rDgqMpSG6sbCqgbenkUOfrEVcucyzZ70_wIiuR6OZwLu5-Gto1G74JL-uq3LFIf3qpNi5PzjfO4l3vk89zPhJoER75ZXEocDtKjVtPuWDDNK02OI0Af80oTWZf1t6Dalas/s1600/Peningkatan+Karir+2.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 230px; height: 219px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJrdm6Ec5q3rDgqMpSG6sbCqgbenkUOfrEVcucyzZ70_wIiuR6OZwLu5-Gto1G74JL-uq3LFIf3qpNi5PzjfO4l3vk89zPhJoER75ZXEocDtKjVtPuWDDNK02OI0Af80oTWZf1t6Dalas/s320/Peningkatan+Karir+2.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5478187463513108594&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Semakin berkembangnya teknologi, semakin diperlukannya juga pengembangan keahlian dalam berkarir dalam dunia kerja untuk mendalami setiap profesi yang dijalani. Kompetisi dalam dunia kerja terus terjadi untuk memperoleh peningkatan karir yang ingin dicapai. Oleh karena itu kita harus mampu bersaing dengan yang lain agar dapat terus meningkat dalam karir.  Selain itu kita juga harus menumbuhkan keinginan untuk terus berusaha dalam meningkatkan prestasi kerja agar dapat memperoleh kepuasan tersendiri dalam bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dan yang perlu kita ketahui bahwa cara terbaik untuk berkompetisi dalam dunia kerja adalah dengan cara meningkatkan kompetensi yang dapat membuat kita terus lebih unggul dari yang lainnya. Tentunya untuk melakukan hal tersebut kita tidak cukup cuma memiliki keahlian di bidang kita saja, tapi kita juga perlu menguasai keahlian-keahlian lainnya yang dapat mendukung keahlian utama yang sudah dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini ada 4 macam keahlian yang perlu dikuasai untuk mendukung  peningkatan karir (Haryanto Kandani - Motivator &amp;amp; Self Improvement Trainer) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(1) Selling Skill&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Kemampuan menjual&lt;/span&gt; harus dikuasai oleh setiap orang yang ingin meningkat dalam karir. Kemampuan menjual ini tidak hanya harus dimiliki oleh seorang sales, tapi juga harus dimiliki oleh setiap orang yang berprofesi dan ingin meningktkan karirnya. Karena dalam bidang pekerjaan apapun seseorang harus &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;mampu menjual&lt;/span&gt;, apakah itu suatu produk atau jasa, maupun “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menjual diri&lt;/span&gt;” sendiri yang mungkin bisa diartikan seperti seorang karyawan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menjual kinerjanya&lt;/span&gt; pada suatu perusahaan, seorang guru &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menjual pengetahuan&lt;/span&gt;, seorang designer &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menjual keahliannya&lt;/span&gt;, dan sebagainya. Intinya setiap kita bertanggung jawab penuh untuk menciptakan nilai tambah pribadi pada setiap profesi yang dijalani, maka hal itulah yang membuat nilai jual kita semakin tinggi sehingga dapat meningkatkan karir kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(2) Interpersonal Skill&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Keahlian membangun hubungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;berinteraksi dengan orang lain&lt;/span&gt; sangat dibutuhkan untuk meningkat dalam karir. Karena dalam dunia kerja hampir tiga perempat waktu kita habiskan untuk berhubungan dengan orang banyak seperti customer, supplier, atasan, rekan kerja, dan bawahan. Oleh karena itu tidak heran jika sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian atau keterampilan teknis saja, melainkan kemahiran dalam &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;menjalin hubungan baik &lt;/span&gt;dengan orang lain. Kemampuan membina hubungan akan sangat menolong kita dalam hal kerjasama tim, membangun networking, memenangkan hati pelanggan, dan disukai banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(3) Communication Skill&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Kemampuan berkomunikasi&lt;/span&gt; adalah suatu alat yang penting untuk meraih kemajuan dalam karir. Fakta menunjukkan bahwa kemampuan anda mencapai tujuan sangat dipengaruhi pada kemampuan anda dalam berkomunikasi dan mempengaruhi orang lain. Keahlian ini dapat terus dilatih dan dikembangkan agar kita dapat menjadi komunikator yang handal sehingga kita dapat dengan efektif menyampaikan ide-ide, mengkomunikasikan manfaat suatu produk atau jasa yang akan menentukan suatu penjualan, dan mempresentasikan suatu proyek dalam perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(4) Learning Skill&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seiring adanya perkembangan teknologi, informasi dapat diakses secara mudah dengan menggunakan berbagai sarana. Beberapa informasi tertentu dapat menjadi sangat berharga yang mendatangkan berbagai keuntungan. Hal inilah yang harusnya mendorong kita untuk terus menyerap sebanyak mungkin informasi yang dibutuhkan sesuai bidang kita melalui seminar, koran, internet, membaca buku bahkan belajar dari para praktisi dan ahlinya. Proses ini menuntut &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;pembelajaran yang efektif&lt;/span&gt; agar kita tidak ketinggalan dengan yang lain, selain itu juga kita harus mampu menyeleksi dan mengolah informasi yang kita serap agar selalu relevan dengan diri kita. Peningkatan pengetahuan selalu diikuti dengan peningkatan kompetensi lalu diikuti dengan peningkatan karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat skill/keahlian tersebut harus mampu dikuasai dengan baik jika kita benar-benar ingin meningkatkan karir. Untuk melakukannya maka kita harus memulainya dengan cara menginvestasikan waktu kita untuk mempelajari keahlian-keahlian tersebut sehingga kita akan merasakan hasilnya pada pengembangan dan peningkatan karir kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan karir yang kita peroleh akan memberikan kepuasan tersendiri dan memciptakan rasa bangga pada diri kita atas upaya peningkatan prestasi kerja yang selama ini kita usahakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/5096093288217095364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/keahlian-dalam-peningkatan-karir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5096093288217095364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5096093288217095364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/keahlian-dalam-peningkatan-karir.html' title='Keahlian dalam Peningkatan Karir'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJrdm6Ec5q3rDgqMpSG6sbCqgbenkUOfrEVcucyzZ70_wIiuR6OZwLu5-Gto1G74JL-uq3LFIf3qpNi5PzjfO4l3vk89zPhJoER75ZXEocDtKjVtPuWDDNK02OI0Af80oTWZf1t6Dalas/s72-c/Peningkatan+Karir+2.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-7189713991492917936</id><published>2010-04-16T14:48:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T10:06:12.790-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>Uang Sang Motivator</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEi-FTDKeAHOYG8cNt0HIQZnT1ORqIhEe3Y7FcZ-0qIk066tT73VzJjNIiZD50hqFCMRz067kcd9ZcFppKQyN75FUx8VSBSg-mmmfv21M-k_-R0LzVgfq6d19G2VT2JhwszwuHS5sSEb8/s1600/Fungsi+Uang.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 234px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEi-FTDKeAHOYG8cNt0HIQZnT1ORqIhEe3Y7FcZ-0qIk066tT73VzJjNIiZD50hqFCMRz067kcd9ZcFppKQyN75FUx8VSBSg-mmmfv21M-k_-R0LzVgfq6d19G2VT2JhwszwuHS5sSEb8/s320/Fungsi+Uang.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5460860553678998530&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Uang &lt;/span&gt;merupakan sebuah alat tukar yang sah dan memiliki besaran sebagai nilainya. Uang biasa digunakan manusia untuk bertransaksi sebagai salah satu sarana penunjang kehidupan mereka. Melihat dari makna dan fungsi uang, betapa besarnya uang mempengaruhi hidup seseorang. Dewasa ini di zaman yang modern, sudah tidak dapat di pungkiri lagi bahwa uang merupakan sebuah benda yang ajaib yang dapat mempengaruhi semuanya. Mulai dari tata nilai, derajat, kebiasaan, pola hidup dan lain sebagainya yang semuanya berhubungan erat dengan keseharian hidup manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Manusia saling berlomba untuk meraup uang sebanyak-banyaknya. Ada yang bekerja dengan keras, ada pula yang tanpa harus bekerja keras dan tanpa mengandalkan kemampuan intelektualnya untuk mendapatkan uang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: normal;&quot;&gt;Apa motivasi manusia untuk berlomba-lomba mendapatkan uang?&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: normal;&quot;&gt;Apakah manusia sudah diperbudak dengan uang???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Sejak terlahir di dunia manusia sudah menglami sebuah fase dalam kehidupan yaitu belajar. Mulai dari belajar makan, belajar berjalan, belajar bebrbicara, sampai dengan “belajar” yang diartikan menuntut ilmu di sebuah lembaga pendidikan. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Apakah dunia pendidikan menentukan seseorang dalam meraih “uang”???&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt; Banyak orang berpendapat bahwa dengan belajar yang setinggi-tingginya dapat membuat orang dapat mengejar cita-citanya. Tapi bagaimana cita-cita ini apabila didefinisikan untuk memiliki banyak uang sehingga dapat terpenuhinya semua kebutuhan hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Dari sebuah pengamatan, manusia dewasa ini seperti sudah di perbudak dengan uang. Sebagai contoh, kasus korupsi Gayus Tambunan (Seorang pegawai Dirjen Pajak yang terlibat kasus penyuapan dan Money Laundry sebesar 26 Miliar). Ini merupakan contoh kongkrit bagaimana seseorang memiliki uang dengan cara-cara yang tidak baik. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: normal;&quot;&gt;Apa yang sebenarnya melatar belakangi seorang Gayus Tambunan untuk korupsi??? Apa karna uang kah alasannya???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Kecenderungan manusia yang menganggap dengan memiliki banyak uang akan dapat mendapatkan sebuah kepuasan sendiri, biasa kita kenal anggapan ini sebagai paham Hedonoime. Ini memang banyak terjadi di sebuah perkembangan zaman yang modern saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Dari penjambaran yang telah coba dijabarkan tentang peran uang sebagai motivator manusia, sebenarnya ada sebuah pertanyaan yang lebih relevan adalah “&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Apakah uang memotivasi karyawan dalam angkatan kerja dewasa ini untuk bekerja lebih tinggi???&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Agar uang memotivasi kinerja individu, harus dipenuhi kondisi-kondisi tertentu. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Pertama&lt;/span&gt;, uang itu harus penting bagi individu itu. Tetapi uang tidak selalu penting bagi setiap orang. Orang yang berprestasi tinggi, misalnya termotivasi secara intristik, uang akan berdampak kecil bagi orang-orang ini.&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; Kedua&lt;/span&gt;, uang harus dipersepsikan oleh individu itu sebagai imbalan langsung atas kinerja. Sayangnya, kinerja dan upah tidak bertautan erat dalam banyak organisasi. Kenaikan upah jauh lebih sering ditentukan oleh faktor non-kinerja seperti pengalaman, standar upah masyarakat, atau kemampuan menghasilkan laba perusahaan. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, jumlah marginal uang yang ditawarkan atas kinerja itu harus dipersepsikan oleh individu itu sebagai hal yang berarti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Riset menunjukan bahwa keuntungan harus naik sekurang-kurangnya 7% dari gaji pokok agar karyawan mempersepsikannya sebagai memotivasi. Sayangnya, data terbaru menunjukan keuntungan rata-rata naik hanya dalam kisaran 3,9-4,4%. Akhirnya manajemen harus mempunyai keleluasaan untuk memberikan imbalan kepada mereka yang berkinerja tinggi dengan lebih banyak uang. Tetapi serikat buruh dan kebijakan kompensasi organisai membatasi keleluasan manajerial. Dimana ada serikat buruh, keleluasaan itu hampir nol. Dalam lingkungan tanpa serikat buruh, tingkatan kompensasi terbatas tradisional menciptakan batasan yang ketat. Dengan demikian uang mungkin secara teoritis mampu memotivasi kinerja karyawan, tetapi kebanyakan manajer tidak diberi cukup keleluasaan untuk berbuat banyak dalam hal ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/7189713991492917936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/uang-sang-motivator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7189713991492917936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7189713991492917936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/uang-sang-motivator.html' title='Uang Sang Motivator'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEi-FTDKeAHOYG8cNt0HIQZnT1ORqIhEe3Y7FcZ-0qIk066tT73VzJjNIiZD50hqFCMRz067kcd9ZcFppKQyN75FUx8VSBSg-mmmfv21M-k_-R0LzVgfq6d19G2VT2JhwszwuHS5sSEb8/s72-c/Fungsi+Uang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-5785820259179130741</id><published>2010-04-04T11:51:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:23:54.250-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Permasalahan Dunia Perbankan yang Menggunakan IT</title><content type='html'>Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 7)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD4UfO2ktMtRJXR4Y1WsQj5gWQE2OztITu55rL80af0VEYgaKJvG4FebsTDrB84IDM5Tk-2IpT15zGA4WAd_F6ys7EiABKVpBU-7IciAYhJxHgiz6q0pdBfMiVsZYlJPz3Pq9zPKB6Pmw/s1600/295161.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD4UfO2ktMtRJXR4Y1WsQj5gWQE2OztITu55rL80af0VEYgaKJvG4FebsTDrB84IDM5Tk-2IpT15zGA4WAd_F6ys7EiABKVpBU-7IciAYhJxHgiz6q0pdBfMiVsZYlJPz3Pq9zPKB6Pmw/s200/295161.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5456375981602655426&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt; Melihat fenomena yang terjadi sekarang ini, banyak sekali permasalahan-permasalahan di dunia perbankan yang sering kita dengar. Kemajuan di bidang teknologi informasi dan komputer yang didukung dengan semakin lengkapnya infrastruktur informasi secara global, telah mengubah pola dan cara kegiatan masyarakat dalam berbagai aspek. Bagi dunia perbankan, hal tersebut telah mengubah strategi dan pola kegiatannya. Tidak dapat dibayangkan apabila perbankan yang mengelola jutaan nasabahnya harus melakukan kegiatannya tersebut secara manual dan tanpa bantuan komputer. Apalagi kini masyarakat tidak lagi harus menggunakan uang tunai dalam melakukan berbagai transaksi, namun cukup dengan sebuah “kartu pintar/&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;smart card&lt;/span&gt;” atau “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online transaction&lt;/span&gt;” dengan menggunakan sarana seperti &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-commerce&lt;/span&gt; atau &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-banking&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era globalisasi sekarang ini, di sektor perbankan semakin meningkat para investasi yang melakukan kegiatannya dengan menggunakan jasa perbankan. Akan tetapi kegiatan perbankan di dalam melayani kegiatan para investasi tersebut, tidak terlepas dari saran serta perangkat media elektronik berupa computer beserta perangkat internetnya, yang dapat menyebabkan terjadinya tindak kejahatan yang mengganggu sistem perbankan di Indonesia. Atas dasar tersebutlah maka dikenal &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;CyberCrime&lt;/span&gt; yang merupakan kejahatan dengan menggunakan sarana media elektronik internet (kejahatan dunia alam maya) atau kejahatan dibidang komputer dengan secara illegal ditujukan kepada sistem atau jaringan komputer, yang mencakup segala bentuk baru kejahatan yang menggunakan bantuan sarana media elektronik internet (segala bentuk kejahatan dunia alam maya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang potensial menjadi target &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;cybercrime&lt;/span&gt; dalam kegiatan perbankan antara lain adalah:&lt;br /&gt;1) Layanan pembayaran menggunakan kartu kredit pada situs-situs toko &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;2) Layanan perbankan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online&lt;/span&gt; (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online banking&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; cybercrime&lt;/span&gt;, maka sudut pandangnya adalah kejahatan internet yang menjadikan pihak bank, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;merchant&lt;/span&gt;, toko &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online&lt;/span&gt; atau nasabah sebagai korban, yang dapat terjadi karena maksud jahat seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi informasi, atau seseorang yang memanfaatkan kelengahan pihak bank, pihak &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;merchant&lt;/span&gt; maupun pihak nasabah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6Ie_21wjFxx0y3W4fYoSNoEcPsb6qcgxW9NYE_YkAFHIVhXuRCmenkQXidUeqS-tfYjqFSWctynOpTH-n09KwE51z7qZBLHL4lkjUvEBYhN5a5hg_LKQ49wfSaXtLrYKMmhw6Q9WlmX4/s1600/MFhoYBPGYB.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 186px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6Ie_21wjFxx0y3W4fYoSNoEcPsb6qcgxW9NYE_YkAFHIVhXuRCmenkQXidUeqS-tfYjqFSWctynOpTH-n09KwE51z7qZBLHL4lkjUvEBYhN5a5hg_LKQ49wfSaXtLrYKMmhw6Q9WlmX4/s200/MFhoYBPGYB.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5456377333458193346&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Contoh &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;cybercrime &lt;/span&gt;dalam transaksi perbankan yang menggunakan sarana Internet sebagai basis transaksi adalah sistem layanan kartu kredit dan layanan perbankan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online &lt;/span&gt;(&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online banking&lt;/span&gt;). Dalam sistem layanan yang pertama, yang perlu diwaspadai adalah tindak kejahatan yang dikenal dengan istilah &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;carding&lt;/span&gt;. Prosesnya adalah sebagai berikut, pelaku &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;carding&lt;/span&gt; memperoleh data kartu kredit korban secara tidak sah (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;illegal interception&lt;/span&gt;), dan kemudian menggunakan kartu kredit tersebut untuk berbelanja di toko &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online &lt;/span&gt;(&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;forgery&lt;/span&gt;). Modus ini dapat terjadi akibat lemahnya sistem autentifikasi yang digunakan dalam memastikan identitas pemesan barang di toko&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; online&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan sistem layanan yang kedua yaitu perbankan&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; online&lt;/span&gt; (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online banking&lt;/span&gt;). Modus yang pernah muncul di Indonesia dikenal dengan istilah &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;typosite&lt;/span&gt; yang memanfaatkan kelengahan nasabah yang salah mengetikkan alamat bank &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online &lt;/span&gt;yang ingin diaksesnya. Pelakunya sudah menyiapkan situs palsu yang mirip dengan situs asli bank &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;online&lt;/span&gt; (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;forgery&lt;/span&gt;). Jika ada nasabah yang salah ketik dan masuk ke situs bank palsu tersebut, maka pelaku akan merekam &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;user ID&lt;/span&gt; dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;password&lt;/span&gt; nasabah tersebut untuk digunakan mengakses ke situs yang sebenarnya (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;illegal access&lt;/span&gt;) dengan maksud untuk merugikan nasabah. Misalnya yang dituju adalah situs &lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;www.klikbca.com&lt;/span&gt;, namun ternyata nasabah salah mengetik menjadi &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;www.klickbca.com&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh lain dari &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;illegal interception&lt;/span&gt; yaitu antara lain:&lt;br /&gt;•) Penggunaan kartu asli yang tidak diterima oleh pemegang kartu sesungguhnya (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Non received card&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;•) Kartu asli hasil curian/temuan (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;lost/stolen card&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;•) Kartu asli yang diubah datanya (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;altered card&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;•) Kartu kredit palsu (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;totally counterfeit&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;•) Menggunakan kartu kredit polos yang menggunakan data-data asli (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;white plastic card&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;•) Penggandaan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;sales draft&lt;/span&gt; oleh oknum pedagang kemudian diserahkan kepada oknum &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;merchant &lt;/span&gt;lainnya untuk diisi dengan transaksi fiktif (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;record of charge pumping&lt;/span&gt; atau &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;multiple imprint&lt;/span&gt;), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu permasalahan perbankan yang hingga kini belum banyak diantisipasi adalah kegagalan transaksi perbankan melalui teknologi informasi (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;technology fraud&lt;/span&gt;) yang dalam risiko perbankan masuk kategori sebagai risiko operasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dalam dunia perbankan, proses operasional sebagian besar bank saat ini dilakukan selama 24 jam tanpa mengenal batasan jarak, khususnya bagi bank-bank yang telah dapat melakukan aktivitas operasionalnya melalui &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;delivery channels&lt;/span&gt;, misalnya &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ATM, internet banking, phone banking,&lt;/span&gt; dan jenis transaksi media elektronik banking lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikIeRazYnNyVQWSSkQFxIlnY87X9WpOi_RtlDigja7dh2AJ7sowvkQR42AYBPtd4fSTC1gOBKubN0v9u5FtWIeVrKKCWbD5mkF02VrxmP_ntTCr5TT29mSbnws-fj6cnKiwc-wGHfu7bU/s1600/bi-swaberitacom.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 141px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikIeRazYnNyVQWSSkQFxIlnY87X9WpOi_RtlDigja7dh2AJ7sowvkQR42AYBPtd4fSTC1gOBKubN0v9u5FtWIeVrKKCWbD5mkF02VrxmP_ntTCr5TT29mSbnws-fj6cnKiwc-wGHfu7bU/s200/bi-swaberitacom.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5456372701457368898&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt; Seperti halnya pada Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter Bank Indonesia telah mendorong bank-bank untuk memanfaatkan medium teknologi informasi seperti internet dalam menjalankan transparansi guna mencapai g&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ood corporate governance&lt;/span&gt; di industri perbankan nasional. Dalam peraturan Bank Indonesia, secara jelas meminta bank-bank untuk memanfaatkan media internet, yaitu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;homepage&lt;/span&gt; atau &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;website&lt;/span&gt; yang dimiliki dan dikelolanya, dan mewajibkan untuk menampilkan laporan keuangannya di media Internet sebagai upaya meningkatkan transparansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan teknologi di bank seperti &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ATM , mobile ATM, internet banking, website,&lt;/span&gt; dan transaksi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;via email,&lt;/span&gt; merupakan bentuk pelayanan bank yang diharapkan dapat memudahkan nasabah. Bahkan nasabah sekarang ini banyak melakukan transaksi perbankan melalui saluran elektronik (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;electronic chanel&lt;/span&gt;) teknologi informasi yang memiliki serangkaian keunggulan. Selain praktis, cara ini dapat menghemat biaya.  Meskpun demikian, transaksi dengan memanfaatkan teknologi informasi itu juga memunyai potensi kegagalan atau dampak negatif yang justru menyebabkan kerugian bagi nasabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya permasalahan kejahatan perbankan (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;cybercrime)&lt;/span&gt; juga harus didukung adanya aturan yang memadai, baik yang dikeluarkan oleh badan regulasi yang terkait seperti Bank Indonesia maupun oleh badan semacam &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;self regulatory body&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/5785820259179130741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/permasalahan-dunia-perbankan-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5785820259179130741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5785820259179130741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/permasalahan-dunia-perbankan-yang.html' title='Permasalahan Dunia Perbankan yang Menggunakan IT'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD4UfO2ktMtRJXR4Y1WsQj5gWQE2OztITu55rL80af0VEYgaKJvG4FebsTDrB84IDM5Tk-2IpT15zGA4WAd_F6ys7EiABKVpBU-7IciAYhJxHgiz6q0pdBfMiVsZYlJPz3Pq9zPKB6Pmw/s72-c/295161.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-1731876583183323802</id><published>2010-04-02T02:46:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:27:39.179-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>UU No. 36 tentang Telekomunikasi dalam Mengatur Penggunaan Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 6)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihDvI1fsvo6azIcCP5TW3s0pFUgq-UE4QqP5iwjIVp2X2zqSgiiFLfOQxoXpzyS-AxaILuXES7VQektOzpYW8Sn1a65xKY5_BH-rqUVYVk7iFzIHcjjczD3LHX1YJ6WdNz4namjYYhEPU/s1600/telekomunikasi2.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 146px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihDvI1fsvo6azIcCP5TW3s0pFUgq-UE4QqP5iwjIVp2X2zqSgiiFLfOQxoXpzyS-AxaILuXES7VQektOzpYW8Sn1a65xKY5_BH-rqUVYVk7iFzIHcjjczD3LHX1YJ6WdNz4namjYYhEPU/s320/telekomunikasi2.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455480613737828098&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Telekomunikasi &lt;/span&gt;merupakan salah satu infrastruktur penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam  rangka mendukung peningkatan berbagai aspek, mulai dari aspek perekonomian, pendidikan, dan hubungan antar bangsa, yang perlu ditingkatkan melalui ketersediaannya baik dari segi aksesibilitas, densitas, mutu dan layanannya sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia telah memiliki regulasi dibidang telekomunikasi tersebut  yang diatur dalam &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Undang-Undang No. 36 Tahun 1999&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;yang brisikan azas dan tujuan telekomunikasi, penyelenggaraan telekomunikasi, penyidikan, sangsi administrasi dan ketentuan pidana.&lt;/span&gt; Namun kita perlu mengetahui juga adakah keterbatasan UU telekomunikasi tersebut dalam mengatur penggunaan teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; UU No.36/1999 Pasal 3,&lt;/span&gt; disebutkan bahwa “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi dan kegiatan pemerintahan, serta meningkatkan hubungan antar bangsa&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dalam&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; UU No.36/1999 Pasal 26&lt;/span&gt; tersebut juga disebutkan bahwa &quot;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi wajib membayar biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi yang diambil dari presentase pendapatan&lt;/span&gt;&quot;.  Mengenai susunan dan besaran tarif penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi yang dimaksud dalam UU 36/1999 ditetapkan berdasarkan formula yang diatur dalam PP No.52/2000 dan PERMEN KOMINFO No. 12/2006 sebagai peraturan pelaksana UU tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya UU Telekomunikasi di Indonesia, setiap penyelenggara jaringan dan penyelenggara jasa telekomunikasi di Indonesia dapat mengerti dan memahami semua hal yang berhubungan  dengan telekomunikasi dalam bidang teknologi informasi d&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;ari mulai azas dan tujuan telekomunikasi, penyelenggaraan telekomunikasi, penyidikan, sangsi administrasi dan ketentuan pidana. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jadi&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;kemajuan dalam bidang telekomunikasi ini tidak menimbulkan adanya keterbatasan dalam mengatur penggunaannya dibidang teknologi informasi, karena sebagaimana yang kita ketahui, bahwa telekomunikasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan teknologi informasi ini sebagai salah satu industri yang selalu mengalami perubahan yang sangat dinamis, baik dari teknologi, aplikasi, layanan dan tuntutan kebutuhan pemakai jasa.&lt;br /&gt;Dalam halnya mengenai keterbatsan UU Telekomunikasi No 36 Tahun 1999 ini, sejauh dari analisis saya bahwasannya tidak ditemui adanya sebuah keterbatasan mengenai pengaturan penggunannya dalam teknologi informasi, karena di dalamnya sudah dijelaskan secara gamblang dan terperinci sesuai dengan fungsi UU itu sendiri yaitu sebagai pengatur penyelenggara telekomunikasi antara penyelenggrara dan pemakai jasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Justru keberadaan UU ini dapat menjadi pilar dari proses penyelegaraan telekomunikasi negara yang demokratis, tidak adanya keterpihakan yang diuntungkan dengan UU ini. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Dan melalui UU Telekomunikasi ini, penyelenggara dan pemakai jasa dapat memperoleh  suatu kerangka pengaturan mengenai penggunaan telekomunikasi yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga industri telekomunikasi tetap tumbuh dan berkembang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/1731876583183323802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/uu-no-36-tentang-telekomunikasi-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1731876583183323802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1731876583183323802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/uu-no-36-tentang-telekomunikasi-dalam.html' title='UU No. 36 tentang Telekomunikasi dalam Mengatur Penggunaan Teknologi Informasi'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihDvI1fsvo6azIcCP5TW3s0pFUgq-UE4QqP5iwjIVp2X2zqSgiiFLfOQxoXpzyS-AxaILuXES7VQektOzpYW8Sn1a65xKY5_BH-rqUVYVk7iFzIHcjjczD3LHX1YJ6WdNz4namjYYhEPU/s72-c/telekomunikasi2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-5258550279053451800</id><published>2010-04-01T09:25:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:28:50.187-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Perlunya Hak Cipta Untuk Produk TI</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ITMata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 5)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbkKqB7579CmGOGahvSd_F6ruMEV7kf6AHs2DdiRUeyzBuvI3JC9dKPPMp5UK-E1MxZtX5AenjLiF-UJBMIcBC-_v3W1JZ6noWPrPpqPIiJYoBnefNzHbrdPNf3oTZwgimIKU6tm2Tib0/s1600/ed12-copyleftvscopyright.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbkKqB7579CmGOGahvSd_F6ruMEV7kf6AHs2DdiRUeyzBuvI3JC9dKPPMp5UK-E1MxZtX5AenjLiF-UJBMIcBC-_v3W1JZ6noWPrPpqPIiJYoBnefNzHbrdPNf3oTZwgimIKU6tm2Tib0/s200/ed12-copyleftvscopyright.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455281686771549202&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Hak Cipta &lt;/span&gt;adalah hak khusus bagi pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, termasuk ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra dan seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Hak Cipta&lt;/span&gt; adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan &quot;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;hak untuk menyalin suatu ciptaan&lt;/span&gt;&quot;. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut perundang-undangan yang berlaku. Pada umumnya hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi informasi (TI) erat kaitannya dengan teknologi komputer (sebagai perangkat keras/&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;hardware&lt;/span&gt;), dan program aplikasi (sebagai perangkat lunak/&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;software&lt;/span&gt;). Keduanya berkembang begitu pesat akhir-akhir ini. Barang siapa menguasai teknologi informasi, maka dia tidak akan ketinggalan. Permasalahan yang ada, di satu sisi kebutuhan akan sistem komputer terus bertambah, di sisi lain daya beli terhadap perangkat baru semakin menurun, terutama dengan nilai tukar rupiah yang terus merosot. Sebagian software baru cenderung membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi dari sebelumnya. Kondisi demikian memancing masyarakat untuk melakukan tindakan kriminal dalam teknologi informasi yang bertentangan dengan norma dan hukum untuk mendapatkan keuntungan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Mengingat semakin berkembangnya kemajuan teknologi informasi sekarang ini, maka hak cipta untuk suatu produk TI sangat diperlukan untuk memberikan keamanan terhadap penciptaan produk-produk  dibidang TI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Pentingnya peranan hak cipta untuk suatu produk TI diantaranya untuk :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;•) Melindungi hasil karya atau ciptaan seorang pencipta suatu produk TI agar terhindar dari pembajakan-pembajakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;•)  Menghargai dan mengembangkan produk-produk TI yang berlisensi.&lt;br /&gt;•) Menghindari terjadinya tindak kriminalitas lainnya dibidang TI yang sering terjadi sekarang ini.&lt;br /&gt;•) Meningkatkan motivasi seorang pencipta untuk semakin banyak menciptakan karya-karya terbarunya dalam produk TI yang bermanfaat bagi kepentingan orang banyak&lt;br /&gt;•) Menciptakan dan memberikan rasa aman bagi seorang pencipta dalam menciptakan hasil karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apabila ada pertanyaan &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;”apakah software yang dihasilkan dengan menggunakan software bajakan, dikategorikan sebagai aplikasi atau sistem bajakan pula?”&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;maka saya hanya bisa berpendapat bahwa menurut saya hal itu tidak dikategorikan sebagai sistem atau aplikasi bajakan, karena orang yang menciptakan aplikasi atau sistem tersebut membuat aplikasi sendiri untuk kepentingan dan kebutuhan lain, dengan tidak mengcopy pembuatannya dari orang lain. Dalam hal itu hanya source awal dari softwarenya saja yang berasal dari software bajakan. Mungkin kalau dipandang dari hasil karya, software baru yang dihasilkan tersebut merupakan sebuah karya cipta baru yang memiliki hak untuk diaplikasikan. Selama software itu memiliki nilai guna bagi orang banyak, maka hal tersebut masih bisa layak untuk mendapatkan apresiatif.&lt;br /&gt;Jadi, mungkin software yang dihasilkannya itu tidak dikategorikan sebagai aplikasi atau sistem bajakan, hanya langkah awal dari tindakan menciptakan software itu dikategorikan sebagai tindakan yang tidak seharusnya dilakukan dan tidak patut untuk dicontoh. Karena jika kita mendukung penggunaan software bajakan, maka sama halnya kita juga semakin mendukung terjadinya tindakan pembajakan dan tindak kriminal lainnya yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, hindarilah untuk membeli sotware-software bajakan tersebut agar kita dapat menghargai dan mengembangkan karya cipta produk TI yang berlisensi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Jadi, walaupun memang harga lisensi suatu software relatif mahal untuk ukuran rata-rata pendapatan per kapita di Indonesia, tapi tidak ada salahnya jika kita membeli software asli yang berlisensi apabila diperlukan. Pembajakan software yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia ini harus mulai disapu bersih agar hasil karya produk TI di Indonesia semakin diakui dunia internasional.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/5258550279053451800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/perlunya-hak-cipta-untuk-produk-ti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5258550279053451800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5258550279053451800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/perlunya-hak-cipta-untuk-produk-ti.html' title='Perlunya Hak Cipta Untuk Produk TI'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbkKqB7579CmGOGahvSd_F6ruMEV7kf6AHs2DdiRUeyzBuvI3JC9dKPPMp5UK-E1MxZtX5AenjLiF-UJBMIcBC-_v3W1JZ6noWPrPpqPIiJYoBnefNzHbrdPNf3oTZwgimIKU6tm2Tib0/s72-c/ed12-copyleftvscopyright.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-3017038644501629476</id><published>2010-04-01T04:17:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:32:26.236-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Cyber Law, Computer Crime Act (Malaysia), Council of Europe Convention on Cyber Crime</title><content type='html'>Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 4)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;----------------&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4s4V858PuhmKe3Ox5tcjK9SKnJ1g2lK9EgMLJbqeTDm-fsNf6NfE7XMziDJzqRFIC2SsiyZfTTnIvI6sftsNb9m6Pp4G9YOWe02tBNnj7SPHlR7NpE_JJPx727WP9tcVncWG2DTxWqpI/s1600/cyberlaw.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 80px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4s4V858PuhmKe3Ox5tcjK9SKnJ1g2lK9EgMLJbqeTDm-fsNf6NfE7XMziDJzqRFIC2SsiyZfTTnIvI6sftsNb9m6Pp4G9YOWe02tBNnj7SPHlR7NpE_JJPx727WP9tcVncWG2DTxWqpI/s200/cyberlaw.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455288718687294786&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang pada umumnya dapat diasosiasikan dengan penggunaan jaringan komputer dan internet. &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah &quot;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;ruang dan waktu&lt;/span&gt;&quot;. Sementara itu, internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu saat ini. Perkembangan teknologi komunikasi dan komputer sudah demikian pesatnya sehingga mengubah pola dan dasar bisnis. Untuk itu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; ini sebaiknya dibahas oleh orang-orang dari berbagai latar belakang (akademisi, pakar TekInfo, teknis, hukum, bisinis, dan pemerintah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan mengenai &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; (ada yang menyebut &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyberspace Law&lt;/span&gt;) di Indonesia sudah dimulai sejak pertengahan tahun 1990-an menyusul semakin berkembang pesatnya pemanfaatan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari ruang lingkupnya, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan subyek hukum yang memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai &quot;online&quot; dan seterusnya sampai saat memasuki dunia maya. Oleh karena itu dalam pembahasan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt;, kita tidak dapat lepas dari aspek yang menyangkut isu prosedural, seperti jurisdiksi, pembuktian, penyidikan, kontrak/transaksi elektronik dan tanda tangan digital/elektronik, pornografi, pencurian melalui internet, perlindungan konsumen, pemanfaatan internet dalam aktivitas keseharian manusia, seperti &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-commerce&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-government&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-tax&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e learning&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-health&lt;/span&gt;, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian maka ruang lingkup &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; sangat luas, tidak hanya semata-mata mencakup aturan yang mengatur tentang kegiatan bisnis yang melibatkan konsumen (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;consumers&lt;/span&gt;), manufaktur (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;manufactures&lt;/span&gt;), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;service providers&lt;/span&gt; dan pedagang perantara (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;intermediaries&lt;/span&gt;) dengan menggunakan Internet (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;e-commerce&lt;/span&gt;). Dalam konteks demikian kiranya perlu dipikirkan tentang rezim hukum baru terhadap kegiatan di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; adalah kebutuhan kita bersama. &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; akan menyelamatkan kepentingan nasional, pebisnis internet, para akademisi dan masyarakat secara umum, sehingga keberadaannya harus kita dukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Computer Crime Act (Malaysia)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Computer Crime Act&lt;/span&gt; (Akta Kejahatan Komputer) merupakan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; (Undang-Undang) yang digunakan untuk memberikan dan mengatur bentuk pelanggaran-pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Computer Crime Act &lt;/span&gt;(Akta Kejahatan Komputer) yang dikeluarkan oleh Malaysia adalah peraturan Undang-Undang (UU) TI yang sudah dimiliki dan dikeluarkan negara Jiran Malaysia sejak tahun 1997 bersamaan dengan dikeluarkannya &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Digital Signature Act 1997 &lt;/span&gt;(Akta Tandatangan Digital), serta &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Communication and Multimedia Act 1998&lt;/span&gt; (Akta Komunikasi dan Multimedia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Malaysia, sesuai akta kesepakatan tentang kejahatan komputer yang dibuat tahun 1997, proses komunikasi yang termasuk kategori &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Crime &lt;/span&gt;adalah komunikasi secara langsung ataupun tidak langsung dengan menggunakan suatu kode atau password atau sejenisnya untuk mengakses komputer yang memungkinkan penyalahgunaan komputer pada proses komunikasi terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Council of Europe Convention on Cyber Crime &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjucFJ95Nx1A-0GPWNI3cnD5-7imqQfDW94Muz96OsFL6VqNXJI8kWHz6QhfDArwdAdr6ljUYTudWAR4YMsq1f_l9tD5Rl_XXnKleLM4ojJSU23diBxBpZrGR_OJpSiFkjuqbxKr4Gd148/s1600/logo.gif&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 99px; height: 70px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjucFJ95Nx1A-0GPWNI3cnD5-7imqQfDW94Muz96OsFL6VqNXJI8kWHz6QhfDArwdAdr6ljUYTudWAR4YMsq1f_l9tD5Rl_XXnKleLM4ojJSU23diBxBpZrGR_OJpSiFkjuqbxKr4Gd148/s400/logo.gif&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455291853106071842&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Council of Europe Convention on Cyber Crime&lt;/span&gt; (Dewan Eropa Konvensi Cyber Crime), yang berlaku mulai pada bulan Juli 2004, adalah dewan yang membuat perjanjian internasional untuk mengatasi kejahatan komputer dan kejahatan internet yang dapat menyelaraskan hukum nasional, meningkatkan teknik investigasi dan meningkatkan kerjasama internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Council of Europe Convention on Cyber Crime&lt;/span&gt; berisi Undang-Undang Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU-PTI) pada intinya memuat perumusan tindak pidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Council of Europe Convention on Cyber Crime&lt;/span&gt; ini juga terbuka untuk penandatanganan oleh negara-negara non-Eropa dan menyediakan kerangka kerja bagi kerjasama internasional dalam bidang ini. Konvensi ini merupakan perjanjian internasional pertama pada kejahatan yang dilakukan lewat internet dan jaringan komputer lainnya, terutama yang berhubungan dengan pelanggaran hak cipta, yang berhubungan dengan penipuan komputer, pornografi anak dan pelanggaran keamanan jaringan. Hal ini juga berisi serangkaian kekuatan dan prosedur seperti pencarian jaringan komputer dan intersepsi sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tujuan utama adanya konvensi ini &lt;/span&gt;adalah untuk membuat kebijakan kriminal umum yang ditujukan untuk perlindungan masyarakat terhadap &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Cyber Crime &lt;/span&gt;melalui harmonisasi legalisasi nasional, peningkatan kemampuan penegakan hukum dan peradilan, dan  peningkatan kerjasama internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Selain itu konvensi ini bertujuan terutama untuk: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(1)  harmonisasi unsur-unsur hukum domestik pidana substantif dari pelanggaran dan ketentuan yang terhubung di bidang kejahatan cyber.&lt;br /&gt;(2)  menyediakan form untuk kekuatan hukum domestik acara pidana yang diperlukan untuk investigasi dan penuntutan tindak pidana tersebut, serta pelanggaran lainnya yang dilakukan dengan menggunakan sistem komputer atau bukti dalam kaitannya dengan bentuk elektronik&lt;br /&gt;(3)  mendirikan cepat dan efektif rezim kerjasama internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:130%;&quot; &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jadi, kesimpulannya adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Cyber Law&lt;/span&gt; adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang pada umumnya diasosiasikan dengan penggunaan jaringan komputer dan  internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Computer Crime Act &lt;/span&gt;(Akta Kejahatan Komputer) yang dikeluarkan oleh Malaysia adalah peraturan Undang-Undang TI yang sudah dimiliki dan dikeluarkan negara Jiran Malaysia sejak tahun 1997 untuk memberikan dan mengatur bentuk pelanggaran-pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Council of Europe Convention on Cyber Crime &lt;/span&gt;(Dewan Konvensi Eropa Cyber Crime), adalah dewan yang membuat perjanjian internasional untuk mengatasi kejahatan komputer dan kejahatan internet yang dapat menyelaraskan hukum nasional, meningkatkan teknik investigasi dan meningkatkan kerjasama internasional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/3017038644501629476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/cyber-law-computer-crime-act-malaysia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3017038644501629476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/3017038644501629476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/04/cyber-law-computer-crime-act-malaysia.html' title='Cyber Law, Computer Crime Act (Malaysia), Council of Europe Convention on Cyber Crime'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4s4V858PuhmKe3Ox5tcjK9SKnJ1g2lK9EgMLJbqeTDm-fsNf6NfE7XMziDJzqRFIC2SsiyZfTTnIvI6sftsNb9m6Pp4G9YOWe02tBNnj7SPHlR7NpE_JJPx727WP9tcVncWG2DTxWqpI/s72-c/cyberlaw.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-581123470616097496</id><published>2010-03-22T06:04:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:33:25.521-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Jenis-Jenis Ancaman (Threats) Akibat Menggunakan IT dan Contoh Kasus CyberCrime</title><content type='html'>Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 3)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semakin berkembangnya dunia IT, semakin besar juga kemungkinan terjadinya kejahatan-kejahatan teknologi. Kejahatan tersebut dapat dilihat dari jenis-jenis ancaman (t&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;hreats&lt;/span&gt;) yang dapat dilakukan akibat menggunakan IT. Untuk itu sebagai pengguna IT, kita harus dapat mengetahui jenis-jenis ancaman (threats) yang mungkin terjadi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;National Security Agency &lt;/span&gt;(NSA) dalam dokuman &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Information Assurance Technical Framework &lt;/span&gt;(IATF) menggolongkan lima jenis ancaman pada sistem Teknologi Informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jenis-jenis ancaman (threats) itu diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1)      Serangan Pasif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tipe serangan ini adalah analisa trafik, memonitor komunikasi terbuka, memecah kode trafik yang dienkripsi, dan .menangkap informasi untuk proses otentifikasi (contohnya password).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2)      Serangan Aktif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tipe serangan ini berupaya membongkar sistem pengamanan, misalnya dengan memasukan kode-kode berbahaya (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;malicious code&lt;/span&gt;), mencuri atau memodifikasi informasi. Sasaran serangan aktif ini termasuk penyusupan ke jaringan backbone, eksploitasi informasi di tempat transit, penetrasi elektronik, dan menghadang ketika pengguna akan melakukan koneksi jarak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3)      Serangan Jarak Dekat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam tipe serangan ini, hacker secara fisik berada dekat dari peranti jaringan, sistem atau fasilitas infrastruktur. Serangan ini bertujuan memodifikasi, mengumpulkan atau memblok akses pada informasi. Tipe serangan jarak dekat ini biasanya dilakukan dengan masuk ke lokasi secara tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4)      Orang Dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tipe serangan ini bisa diakibatkan oleh orang di dalam organisasi, baik yang disengaja dan tidak disengaja. Jika dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk mencuri, merusak informasi, menggunakan informasi untuk kejahatan atau memblok akses kepada informasi. Serangan orang dalam yang tidak disengaja lebih disebabkan karena kecerobohan pengguna, tidak ada maksud jahat dalam tipe serangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5)      Serangan Distribusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam tipe serangan ini, hacker dapat menyusupkan sejumlah kode ke produk sehingga membuka celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan illegal. Tujuan serangan ini adalah untuk memodifikasi peranti keras atau peranti lunak pada saat produksi di pabrik sehingga bisa disalahgunakan di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:100%;&quot; &gt;CyberCrime&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Internet dan umumnya dunia cyber tidak selamanya menghasilkan hal-hal yang postif. Salah satu hal negatif yang merupakan efek sampingannya antara lain adalah kejahatan di dunia cyber atau cybercrime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:130%;&quot; &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Contoh Kasus CyberCrime&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;·)          Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kesulitan dari sebuah ISP (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Internet Service Provider&lt;/span&gt;) adalah adanya account pelanggan mereka yang dicuri dan digunakan secara tidak sah. Berbeda dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, pencurian account cukup menangkap user id dan password saja. Hanya informasi yang dicuri. Sementara itu orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya benda yang dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak berhak. Akibat dari pencurian ini, penggunan dibebani biaya penggunaan acocunt tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian oleh dua Warnet di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:100%;&quot; &gt;· )         Denial of Service (DoS) dan Distributed DoS (DDos) attack&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DoS attack merupakan serangan yang bertujuan untuk melumpuhkan target (hang, crash) sehingga dia tidak dapat memberikan layanan. Serangan ini tidak melakukan pencurian, penyadapan, ataupun pemalsuan data. Akan tetapi dengan hilangnya layanan maka target tidak dapat memberikan servis sehingga ada kerugian finansial. Bagaimana status dari DoS attack ini? Bayangkan bila seseorang dapat membuat ATM bank menjadi tidak berfungsi. Akibatnya nasabah bank tidak dapat melakukan transaksi dan bank (serta nasabah) dapat mengalami kerugian finansial. DoS attack dapat ditujukan kepada server (komputer) dan juga dapat ditargetkan kepada jaringan (menghabiskan bandwidth). Tools untuk melakukan hal ini banyak tersebar di Internet. DDoS attack meningkatkan serangan ini dengan melakukannya dari berberapa (puluhan, ratusan, dan bahkan ribuan) komputer secara serentak. Efek yang dihasilkan lebih dahsyat dari DoS attack saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;·)          Membajak situs web&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu situs web dibajak setiap harinya.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/581123470616097496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/jenis-jenis-ancaman-threats-akibat_22.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/581123470616097496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/581123470616097496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/jenis-jenis-ancaman-threats-akibat_22.html' title='Jenis-Jenis Ancaman (Threats) Akibat Menggunakan IT dan Contoh Kasus CyberCrime'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-7201142046795322671</id><published>2010-03-22T03:38:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:33:31.395-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Ciri-ciri Profesionalisme di Bidang IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 2)&lt;br /&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang kita ketahui, sikap profesional itu sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam menjalani setiap profesi pada bidang tertentu. Sebagai salah satu contohnya sikap profesionalisme di bidang &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Information Technology&lt;/span&gt; (IT). Dalam menjalankan profesi sebagai seorang IT, tentunya kita harus mengetahui bagaimana ciri-ciri profesionalisme di bidang IT dan mengetahui juga kode etik profesional seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu sebagai seorang IT yang profesional kita harus mengetahui ciri-ciri professionalisme yang harus diperhatikan di bidang IT itu seperti apa, agar kita dapat menjalankan profesi tersebut dengan sebaik-sebaiknya dan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:100%;&quot; &gt;Ciri-ciri profesionalisme dibidang IT:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•)  Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibidang IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•)  Memiliki pengetahuan yang luas tentang segala hal yang meliputi manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) Memiliki ilmu dan pengalaman yang disertai kecerdasan dalam manganalisis dan menyelesaikan suatu masalah, peka terhadap situasi, serta cepat, tepat dan cermat dalam mengambil keputusan ketika dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•)   Memiliki sikap orientasi ke depan sehingga mampu mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi dalam mengikuti perkembangan dunia IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•)   Mampu beradaptasi dan bekerja sama dalam timnya (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Team Work&lt;/span&gt;) dengan disiplin etika yang diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui ciri-ciri profesionalisme dibidang IT tersebut, maka kita juga harus mengetahui kode etik profesionalisme yang harus diterapkan dan dijalankan sebagai sebagai seorang IT yang profesional. Kode etik profesional ini merupakan sarana  untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional agar tidak dapat merusak dan menyimpang dari etika profesi pada bidang yang dijalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:100%;&quot; &gt;Kode etik profesional yang harus dimiliki oleh seorang IT:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) Dalam ruang lingkup TI, sebagai seorang profesional kita mempunyai tanggung jawab untuk menerapkan etika profesi teknologi informasi yang memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitannya dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, dan antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang professional dengan klien (pengguna jasa) misalnya dalam pembuatan sebuah program aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•) Dalam pembuatan program, seorang profesional tidak dapat membuat program sesuai kehendaknya, tapi ada beberapa hal/etika/aturan yang harus diperhatikan dari mulai awal pembuatan program sampai program tersebut selesai. Dia harus bisa mempertimbangkan dan memperhatikan untuk apa program tersebut dibuat sesuai kebutuhan kliennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•)   Seorang profesional harus mampu berfikir bagaimana menerapkan dan membuat keamanan (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;security&lt;/span&gt;) pada sistem kerja program aplikasi yang dibuatnya agar terproteksi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengacaukan sistem seperti : hacker, cracker, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/7201142046795322671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/ciri-ciri-profesionalisme-di-bidang-it_22.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7201142046795322671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7201142046795322671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/ciri-ciri-profesionalisme-di-bidang-it_22.html' title='Ciri-ciri Profesionalisme di Bidang IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-5944577830393745925</id><published>2010-03-02T14:28:00.000-08:00</published><updated>2010-04-28T20:33:37.693-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Etika Profesi di Dunia Teknologi Informasi</title><content type='html'>Mata Kuliah : Etika dan Profesionalisme TSI (Materi ke 1)&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dosen : Farida, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;etika&lt;/span&gt;???&lt;br /&gt;Apa itu &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;profesi&lt;/span&gt;???&lt;br /&gt;Dan bagaimana etika profesi dalam dunia TI???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang mahasiswa yang masih harus banyak belajar, saya mencoba mencari tahu bagaimana dan seperti apa etika dan profesi dalam dunia teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ahli, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;etika&lt;/span&gt; merupakan aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dalam masyarakat untuk menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.&lt;br /&gt;Sebagai mahasiswa kita dapat menerapkan etika tersebut sebagai suatu ajaran moral yang menjadi alat kontrol dalam bersikap dengan penuh tanggung jawab agar dapat mengambil keputusan yang baik dan yang buruk dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk profesi,  istilah  &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;profesi&lt;/span&gt; ini kebanyakan dikenal sebagai suatu jenis pekerjaan tertentu yang secara langsung menunjukkan suatu keahlian yang dimiliki oleh seseorang. Namun pada kenyataannya istilah profesi tidak saja dapat disamakan dengan pekerjaan, karena ada jenis-jenis pekerjaan tertentu khususnya yang berkaitan dengan jabatan seseorang dalam organisasi, yang tidak biasa atau kurang tepat untuk disebut sebagai profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Informasi (TI) selalu berkembang baik secara revolusioner (seperti misalnya perkembangan dunia perangkat keras) maupun evolisioner (seperti yang terjadi pada perkembangan perangkat lunak). Hal itu mengakibatkan bahwa pekerjaan/profesi di dunia teknologi informasi menjadi suatu pekerjaan dimana pelakunya harus terus mengembangkan ilmu yang dimilikinya untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia TI, sebagai seorang profesional kita mempunyai tanggung jawab untuk menerapkan etika profesi teknologi informasi yang memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan profesionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/5944577830393745925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/etika-profesi-di-dunia-teknologi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5944577830393745925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/5944577830393745925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2010/03/etika-profesi-di-dunia-teknologi.html' title='Etika Profesi di Dunia Teknologi Informasi'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-7012973363552419117</id><published>2009-12-13T12:49:00.000-08:00</published><updated>2010-04-28T20:35:48.458-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Telematika"/><title type='text'>PROSES KOMUNITAS JAVA (Java Commnunity Process (JCP))</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mata Kuliah : Pengantar Telematika (Pertemuan ke 12)&lt;br /&gt;Dosen : Dyah Pratiwi, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1. Virtual Machine (VM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.1 Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Virtual machine&lt;/span&gt; (VM) adalah suatu environment, biasanya sebuah program atau system operasi, yang tidak ada secara fisik tetapi dijalankan dalam environment lain. Dalam konteks ini, VM disebut “guest” sementara environment yang menjalankannya disebut “host”. Ide dasar dari virtual machine adalah mengabtraksi perangkat keras dari satu komputer (CPU, memori, disk, dst) ke beberapa environment eksekusi, sehingga menciptakan illusi bahwa masing-masing environment menjalankan komputernya [terpisah] sendiri.&lt;br /&gt;VM muncul karena adanya keinginan untuk menjalankan banyak sistem operasi pada satu komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHdrP6muooJjsJcZ-_iM45zw8rzxfMhXQdslxRDzuyOkBVaUydJftVxWCiBIzXkLwNXNCaktbIj0tgEZEpx620UYI8j4LxDfEEH-H8-OxrC_-QjUfwm-on845N_LJK4qp6thTxcf3QB2M/s1600-h/12.1.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 324px; height: 212px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHdrP6muooJjsJcZ-_iM45zw8rzxfMhXQdslxRDzuyOkBVaUydJftVxWCiBIzXkLwNXNCaktbIj0tgEZEpx620UYI8j4LxDfEEH-H8-OxrC_-QjUfwm-on845N_LJK4qp6thTxcf3QB2M/s400/12.1.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5414828129293980882&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teknologi virtual machine memiliki banyak kegunaan seperti memungkinkan konsolidasi perangkat keras, memudahkan recovery sistem, dan menjalankan perangkat lunak terdahulu. Salah satu penerapan penting dari teknologi VM adalah integrasi lintas platform.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penerapan lainnya yang penting adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Konsolidasi server&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika beberapa server menjalankan aplikasi yang hanya memakan sedikit sumber daya, VM dapat digunakan untuk menggabungkan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga berjalan pada satu server saja, walaupun aplikasi tersebut memerlukan sistem operasi yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Otomasi dan konsolidasi lingkungan pengembangan dan testing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap VM dapat berperan sebagai lingkungan yang berbeda, ini memudahkan pengembang sehingga tidak perlu menyediakan lingkungan tersebut secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Menjalankan perangkat lunak terdahulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi dan perangkat lunak terdahulu dapat dijalankan pada sistem yang lebih baru.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Memudahkan recovery sistem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Solusi virtualisasi dapat dipakai untuk rencana recovery sistem yang memerlukan portabilitas dan fleksibilitas antar platform.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Demonstrasi perangkat lunak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan teknologi VM, sistem operasi yang bersih dan konfigurasinya dapat disediakan secara cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.2 Kelebihan Virtual Machine (VM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi VM memiliki beberapa keunggulan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Hal keamanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;VM memiliki perlindungan yang lengkap pada berbagai sistem sumber daya, yaitu dengan meniadakan pembagian sumber daya secara langsung, sehingga tidak ada masalah proteksi dalam VM. Sistem VM adalah kendaraan yang sempurna untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Dengan VM, jika terdapat suatu perubahan pada satu bagian dari mesin, maka dijamin tidak akan mengubah komponen lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Memungkinkan untuk mendefinisikan suatu jaringan dari Virtual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Machine (VM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap bagian mengirim informasi melalui jaringan komunikasi virtual. Sekali lagi, jaringan dimodelkan setelah komunikasi fisik jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.3  Kekurangan Virtual Machine (VM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kesulitan utama dari konsep VM, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Sistem penyimpanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah sebagai berikut: Andaikan kita mempunyai suatu mesin yang memiliki 3 disk drive namun ingin mendukung 7 VM. Keadaan ini jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk tiap VM, karena perangkat lunak untuk mesin virtual sendiri akan membutuhkan ruang disk secara substansial untuk menyediakan memori virtual dan spooling. Solusinya adalah dengan menyediakan disk virtual atau yang dikenal pula dengan minidisk, dimana ukuran daya penyimpanannya identik dengan ukuran sebenarnya. Dengan demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan perangkat keras yang mendasari.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Pengimplementasian sulit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski konsep VM cukup baik, namun VM sulit diimplementasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4  Macam-macam Virtual Machine&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4.1 Virtual Machine Sistem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;VM sistem memungkinkan pembagian sumber daya perangkat keras yang ada ke dalam VM-VM yang berbeda, masing-masing menjalankan system operasinya sendiri. Lapisan perangkat lunak yang menyediakan virtualisasi disebut virtual machine monitor atau hypervisor. Sebuah hypervisor bias berjalan pada perangkat keras (Tipe 1 atau native VM) atau di atas sebuah sistem operasi (Tipe 2 atau hosted VM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Keunggulan utama dan VM sistem adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Berbagai lingkungan sistem operasi dapat berjalan pada komputer yang sama, dalam isolasi antar lingkungan yang kyat VM dapat menyediakan instruction set architecture (ISA) yang berbeda dengan yang ada pada perangkat keras.&lt;br /&gt;• Sistem operasi guest (yang berjalan di atas VM) tidak harus merupakan sistem operasi yang sama (sehingga bisa menjalankan sistem operasi terdahulu untuk menggunakan perangkat lunak yang belum di-port ke versi yang lebih baru). Penggunaan VM untuk mendukung berbagai sistem operasi yang berbeda menjadi populer pada embedded system, di mana sistem operasi real time digunakan bersamaan dengan sistem operasi high level seperti Linux atau Windows.&lt;br /&gt;Kegunaan lainnya adalah untuk men-sandbox (mengisolasi perubahan kodekode yang masi belum terpercaya ) dari OS yang belum bisa dipercaya, karena masih dalam tahap pengembangan. VM memiliki manfaat lain pada pengembangan system operasi seperti akses debugging yang lebih baik dan reboot yang lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4.2 Virtual Machine Proses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu VM proses, kadang disebut application virtual machine, berjalan sebagai applikasi normal di dalam sebuah sistem operasi dan mendukung satu proses. VM Proses diciptakan saat proses tersebut dimulai dan dihancurkan (destroyed) ketika prosesnya exit. Tujuannya adalah menyediakan environment pemrograman yang platform-independent yang mengabstraksi detil-detil perangkat lunak atau sistem operasi, dan mengizinkan suatu program tereksekusi dengan cara yang sama pada platform manapun.&lt;br /&gt;VM proses menyediakan abstraksi tingkat-tinggi (dibandingkan abstraksi tingkat rendah dari VM sistem) – yaitu abstraksi bahasa pemrograman tingkat tinggi. VM proses diimplementasi menggunakan interpreter.&lt;br /&gt;Tipe VM ini menjadi populer dengan bahasa pemrograman Java, yang diimplementasi dengan Java Virtual Machine. Contoh lainnya adalah .NET Framework, yang berjalan atas VM disebut Common Language Runtime.&lt;br /&gt;Kasus istimewa dari VM proses adalah sistem yang mengabstraksi mekanisme komunikasi dari cluster komputer (yang mungkin heterogen). VMnya tidak terdiri dari satu proses, melainkan satu proses per mesin fisik di dalam cluster. VM tersebut dirancang untuk mempermudah pekerjaan memrogramkan aplikasi parallel dengan membiarkan programmer fokus pada algoritma daripada mekanisme komunikasi yang disediakan oleh interconnect dan sistem operasi. Kenyataan bahwa komunikasi terjadi tidak disembunyikan, dan cluster tidak diusahakan direpresentasi sebagai satu mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4.3 Virtualisasi Penuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virtualisasi penuh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk implementasi pada berbagai macam lingkungan virtual machine, yang mana pada virtualisasi penuh menyediakan simulasi lengkap dari perangkat keras. Simulasi lengkap ini menyebabkan semua perangkat lunak yang bisa dieksekusi langsung pada perangkat keras dieksekusi juga pada VM, termasuk semua sistem operasi.&lt;br /&gt;Salah satu ilustrasi dari virtualisasi penuh adalah dalam program kontrol dari sistem operasi CP/CMS dari IBM. Setiap pengguna dari CP/CMS diberikan sebuah sistem komputer (yang sebenarnya merupakan virtual machine) yang berdiri sendiri. Virtual machine tersebut memiliki semua kemampuan dari perangkat keras yang mendasarinya, dan untuk penggunanya, virtual machine tidak dapat dibedakan dengan sebuah sistem yang tersendiri. Simulasi dilakukan secara menyeluruh dan didasarkan prinsip operasi dari perangkat keras sehingga mencakup instruction set, main memory, interrupts, exceptions, and device  ccess. Hasilnya adalah sebuah mesin yang dapat dibagi antar banyak pengguna.&lt;br /&gt;Virtualisasi penuh hanya dimungkinkan dengan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat. Sebagai contoh, tidak dimungkinkan untuk kebanyakan sistem IBM System/360. Sistem x86 juga dulunya disangka tidak dapat menjalankan virtualisasi penuh (walaupun banyak VM di sistem ini cukup dekat untuk disebut virtualisasi penuh misalnya Vmware Workstation, VMware Server, VirtualBox, Parallels Desktop for Mac, Adeos, Mac-on-Linux, Win4BSD, and Win4Lin Pro), tetapi dengan menggunakan teknik binary translation, VMware bisa menjalankan virtualisasi penuh.&lt;br /&gt;Tantangan utama pada virtualisasi penuh adalah simulasi dari operasi yang memerlukan hak khusus seperti instruksi M/K. Pengaruh dari setiap operasi yang dilakukan dalam VM harus dijaga agar tetap di dalam VM – operasi virtual tidak diizinkan untuk mengubah status pada VM lain, program kontrol, atau perangkat keras. Instruksi yang pengaruhnya diatur oleh program control bisa langsung dieksekusi oleh perangkat keras. Sedangkan instruksi yang bisa berpengaruh sampai ke luar VM harus dibungkus dan disimulasikan.&lt;br /&gt;Virtualisasi penuh sejauh ini terbukti sukses untuk keperluan pembagian sebuah sistem komputer untuk digunakan banyak pengguna dan untuk isolasi pengguna dengan pengguna lain dan dengan program kontrol untuk memperoleh&lt;br /&gt;keandalan dan keamanan sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4.4 Virtualisasi Paruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virtualisasi paruh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk pengimplementasian pada berbagai macam lingkungan virtual machine, yang mana pada virtualisasi paruh ini lingkungan VM hanya menyediakan simulasi perangkat keras secara sebagian saja. Tidak semua fitur perangkat keras disimulasikan sehingga tidak semua perangkat lunak dapat berjalan tanpa modifikasi terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Kunci utama dari partial virtualization adalah virtualisasi alamat, yang artinya setiap virtual machine terdiri dari sebuah alamat yang independen. Kemampuan ini haruslah didukung oleh kemampuan untuk merelokasi alamat dari sebuah perangkat keras, sudah ada pada kebanyakan implementasi praktis dari virtualisasi paruh.&lt;br /&gt;Virtualisasi paruh adalah awal dari adanya virtualisasi penuh. Virtualisasi paruh digunakan pada generasi pertama dari sistem time-sharing CTSS dan sistem paging eksperimental pada IBM M44/44X. Istilah ini juga bias digunakan untuk mendeskripsikan system operasi yang menyediakan ruang alamat yang terpisah untuk pengguna atau proses yang berbeda.&lt;br /&gt;Virtualisasi paruh ini jauh lebih mudah diimplementasi daripada virtualisasi penuh, seringkali sanggup menyediakan VM yang berguna dan tangguh serta mendukung aplikasi-aplikasi penting. Kekurangannya adalah masalah kompabilitas perangkat keras terdahulu dan portabilitas (tidak mendukung banyak sistem). Jika suatu fitur perangkat keras tidak disimulasikan maka perangkat lunak yang menggunakan fitur tersebut akan gagal berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.4.5 Virtualisasi Asli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virtualiasi asli adalah teknik dimana VM digunakan untuk mensimulasi statu environment perangkat keras lengkap supaya sistem operasi yang tidak dimodifikasi dapat dijalankan untuk tipe CPU yang sama di terisolasi lengkap di dalam wadah VM. Native virtualization memanfaatkan kemampuan bantuan perangkat keras yang tersedia di dalam prosesor-prosesor termutakhir dari Intel (Intel VT) dan Advanced Micro Devices (AMD-V) untuk menyediakan performa mendekati sistem aslinya.&lt;br /&gt;Virtualisasi asli, juga dikenal sebagai virtualisasi terakselerasi atau virtualisasi hybrid adalah kombinasi virtualisasi penuh dan teknik akselerasi I/O dan sering dipakai untuk sangat meningkatkan performa virtualisasi penuh. Biasanya, metode ini dimulai dengan Virtual Machine Monitor yang mampu virtualisasi penuh lalu, berdasarkan analisa performa, menjalankan teknik akselerasi terpilih. I/O dan network drivers adalah bagian yang paling umum diakselerasi dalam virtualisasi asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.5 Contoh Virtual Machine&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.5.1  VMware&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada GNU/Linux salah satu virtual machine yang terkenal adalah VMware http://www.vmware.com. VMware memungkinkan beberapa sistem operasi dijalankan pada satu mesin PC tunggal secara bersamaan. Hal ini dapat dilakukan tanpa melakukan partisi ulang dan boot ulang. Pada Virtual Machina (VM) yang disediakan akan dijalankan sistem operasi sesuai dengan yang diinginkan. Dengan cara ini maka pengguna dapat memboot suatu sistem operasi (misal Linux) sebagai sistem operasi tuan rumah (host) dan lalu menjalankan sistem operasi lainnya misal MS Windows. Sistem operasi yang dijalankan di dalam sistem operasi tuan rumah dikenal dengan istilah system operasi tamu (guest).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimIW9iArAIG5SFd2XvdaEJb9jmgzrAwuj4EOYz7vEiY9TY77HR5Vl2kwAmV882u37QQW_OtZgcGuLYI8boFjLjsklkMRJL_VEMXXJfSvF1Q5nN8gAAAfHxDPWcI6mI1KA6EQtzaa4nSFM/s1600-h/12.2.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 271px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimIW9iArAIG5SFd2XvdaEJb9jmgzrAwuj4EOYz7vEiY9TY77HR5Vl2kwAmV882u37QQW_OtZgcGuLYI8boFjLjsklkMRJL_VEMXXJfSvF1Q5nN8gAAAfHxDPWcI6mI1KA6EQtzaa4nSFM/s400/12.2.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5414832187468202130&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang berpikir bahwa secara logisnya VMware diibaratkan sebagai software yang sering digunakan untuk keperluan percobaan game, aplikasi, untuk meng-install dua sistem operasi dan menjalankannya (misalnya Windows maupun Linux) pada harddisk yang sama tanpa memerlukan logout dari sistem operasi yang lainnya, secara gampang kita hanya tinggal menekan Alt + Tab untuk mengganti SO. Akan tetapi pada dasarnya VMware bukanlah emulator, karena tidak mengemulasikan CPU dan perangkat keras di dalam suatu Virtual Machina (VM), tetapi hanya membolehkan sistem operasi lainnya dijalankan secara paralel dengan sistem operasi yang telah berjalan. Setiap Virtual Machine (VM) dapat memiliki alamat IP sendiri (jika mesin tersebut di suatu jaringan), dan pengguna dapat menganggapnya sebagai mesin terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.5.2 Xen VMM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Xen adalah open source virtual machine monitor, dikembangkan di University of Cambridge. Dibuat dengan tujuan untuk menjalankan sampai dengan seratus sistem operasi ber-fitur penuh (full featured OSs) di hanya satu komputer. Virtualisasi Xen menggunakan teknologi paravirtualisasi menyediakan isolasi yang aman, pengatur sumberdaya, garansi untuk quality-of-services dan live migration untuk sebuah mesin virtual.&lt;br /&gt;Untuk menjalankan Xen, sistem operasi dasar harus dimodifikasi secara khusus untuk kebutuhan tersendiri dan dengan cara ini dicapai kinerja virtualisasi sangat tinggi tanpa hardware khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjM7SWarpOE1F7d9gnvPgo0YYVGlz52l99xaoWmCo6D88TMpaIpFStEKdG903JejGlCz8r_ez6cfEWBFYib4il4VlGb-SqKAkyQSjMmFn-_2VoR2ShsIM7vPcx-R1IOBjgZEruvKdEuyPc/s1600-h/12.3.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 387px; height: 352px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjM7SWarpOE1F7d9gnvPgo0YYVGlz52l99xaoWmCo6D88TMpaIpFStEKdG903JejGlCz8r_ez6cfEWBFYib4il4VlGb-SqKAkyQSjMmFn-_2VoR2ShsIM7vPcx-R1IOBjgZEruvKdEuyPc/s400/12.3.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5414840658655975106&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.5.3 Java VM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Program Java yang telah dikompilasi adalah platform-neutral bytecodes yang dieksekusi oleh Java Virtual Machine (JVM). JVM sendiri terdiri dari: class loader, class verification, runtime interpreter, Just In-Time (JIT) untuk meningkatkan kinerja kompilator.&lt;br /&gt;Bahasa mesin terdiri dari sekumpulan instruksi yang sangat sederhana dan dapat dijalankan secara langsung oleh CPU dari suatu komputer. Sebuah program yang dibuat dengan bahasa tingkat tinggi tidak dapat dijalankan secara langsung pada komputer. Untuk dapat dijalankan, program tersebut harus ditranslasikan kedalam bahasa mesin. Proses translasi dilakukan oleh sebuah program yang disebut compiler.&lt;br /&gt;Setelah proses translasi selesai, program bahasa-mesin tersebut dapat dijalankan, tetapi hanya dapat dijalankan pada satu jenis komputer. Hal ini disebabkan oleh setiap jenis komputer memiliki bahasa mesin yang berbedabeda. Alternatif lain untuk mengkompilasi program bahasa tingkat tinggi selain menggunakan compiler, yaitu menggunakan interpreter. Perbedaan antara compiler dan interpreter adalah compiler mentranslasi program secara keseluruhan sekaligus, sedangkan interpreter menstranslasi program secara instruksi per instruksi. Java dibuat dengan mengkombinasikan antara compiler dan interpreter.&lt;br /&gt;Program yang ditulis dengan java di-compile menjadi bahasa mesin. Tetapi bahasa mesin untuk komputer tersebut tidak benar-benar ada. Oleh karena itu disebut &quot;Virtual&quot; komputer, yang dikenal dengan Java Virtual Machine (JVM). Bahasa mesin untuk JVM disebut Java bytecode. Salah satu keunggulan dari Java adalah dapat digunakan atau dijalankan pada semua jenis komputer. Untuk menjalankan program Java, komputer membutuhkan sebuah interpreter untuk Java bytecode.&lt;br /&gt;Interpreter berfungsi untuk mensimulasikan JVM sama seperti virtual computer mensimulasikan PC komputer. Java bytecode yang dihasilkan oleh setiap jenis komputer berbeda-beda, sehingga diperlukan interpreter yang berbeda pula untuk setiap jenis komputer. Tetapi program Java bytecode yang sama dapat dijalankan pada semua jenis komputer yang memiliki Java bytecode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1.6 Rangkuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virtualisasi adalah metode untuk membuat sesuatu menjadi lepas dari ketergantungan secara fisik. Contoh; virtual machine adalah komputer, yang sebetulnya hanya berupa sebuah file di hard disk kita. Dengan virtualisasi, maka sebuah komputer (fisik) bisa menjalankan banyak komputer virtual sekaligus pada saat yang bersamaan. Jenis-jenis dari VM adalah VM sistem di mana sebuah VM dapat menjalankan sebuah sistem operasinya sendiri, kemudian VM proses di mana VM hanya menjalankan sebuah proses saja. Kemudian VM juga dibagi berdasarkan tingkat virtualisasinya, yaitu virtualisasi penuh yang mensimulasikan seluruh fitur perangkat keras sehingga memungkinkan perangkat lunak berjalan pada VM tanpa modifikasi. Kemudian virtualisasi paruh, di mana tidak semua fitur perangkat keras disimulasikan. Yang terakhir adalah virtualisasi asli, yang mana merupakan virtualisasi penuh yang digabungkan dengan bantuan perangkat&lt;br /&gt;keras yang mendukung virtualisasi.&lt;br /&gt;Virtual Machine (VM) sendiri mulai dikenalkan oleh IBM ketika meluncurkan sistem operasi mainframenya pada tahun 1965-an. Diperkenalkan untuk system S/370 dan S/390 dan disebut sebagai sistem operasi VM/ESA (Enterprise System Architecture).&lt;br /&gt;VMware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan kita untuk meng-install dua sistem operasi dan menjalakan aplikasinya (misalnya Windows and Linux) pada hardisk yang sama tanpa perlu logout dari SO yg lain. Xen adalah open source Virtual Machine Monitor, dikembangkan di University of Cambridge, untuk menjalakannya harus melalui dengan sebuah proses yakni pemodifikasian sistem operasi untuk lebih full featured OSs. Bahasa mesin untuk JVM disebut Java bytecode dengan keunggulannya yang bisa dijalankan pada berbagai jenis komputer atau platform.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/7012973363552419117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/proses-komunitas-java-java-commnunity.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7012973363552419117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/7012973363552419117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/proses-komunitas-java-java-commnunity.html' title='PROSES KOMUNITAS JAVA (Java Commnunity Process (JCP))'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHdrP6muooJjsJcZ-_iM45zw8rzxfMhXQdslxRDzuyOkBVaUydJftVxWCiBIzXkLwNXNCaktbIj0tgEZEpx620UYI8j4LxDfEEH-H8-OxrC_-QjUfwm-on845N_LJK4qp6thTxcf3QB2M/s72-c/12.1.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-4272519151966873218</id><published>2009-12-13T12:41:00.000-08:00</published><updated>2010-04-28T20:36:49.213-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Telematika"/><title type='text'>AUTOMOTIVE MULTIMEDIA INTERFACE COLLABORATION (Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mata Kuliah : Pengantar Telematika (Pertemuan ke 11)&lt;br /&gt;Dosen : Dyah Pratiwi, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia adalah suatu kelompok yang dibuat untuk menciptakan standar umum yang digunakan dalam mengatur bagaimana suatu perangkat alat elektronik bekerja misalnya komputer dan alat komunikasi kendaraan. Dan memiliki anggota: Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan menjadi tuan rumah tiga update internasional briefing untuk menjadi pemasok otomotif, komputer dan teknologi tinggi industri elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;AMIC telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir ini dalam menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai kesepakatan tentang persyaratan yang diperlukan untuk hardware dan software yang baik di masa depan untuk mobil dan truk,&quot; Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, &quot;Dan sekarang sudah saatnya bagi kita untuk bertemu dengan pemasok dan mereka yang tertarik untuk menjadi pemasok untuk memastikan kami pindah ke tahap berikutnya pembangunan kita bersama-sama. &quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acton menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh 12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler, Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen, Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/4272519151966873218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/automotive-multimedia-interface.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4272519151966873218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/4272519151966873218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/automotive-multimedia-interface.html' title='AUTOMOTIVE MULTIMEDIA INTERFACE COLLABORATION (Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia)'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6540516834967296962.post-1198871177380446527</id><published>2009-12-13T12:31:00.000-08:00</published><updated>2010-04-28T20:37:38.489-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Telematika"/><title type='text'>Open Service Gateway Intiative (OSGI)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mata Kuliah : Pengantar Telematika (Pertemuan ke 10)&lt;br /&gt;Dosen : Dyah Pratiwi, SKom., MMSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The OSGi Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah organisasi standar yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota-anggotanya telah ditentukan yang berbasis Java layanan platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Inti bagian dari spesifikasi adalah sebuah kerangka kerja yang mendefinisikan suatu manajemen siklus hidup aplikasi model, layanan registry, sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGi layers, API, dan Java telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OSGi teknologi adalah sistem modul dinamis untuk Java ™.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OSGi teknologi menyediakan layanan berorientasi, komponen berbasis lingkungan untuk para pengembang dan menawarkan cara-cara standar untuk mengelola siklus hidup perangkat lunak. Kemampuan ini sangat meningkatkan nilai berbagai komputer dan perangkat yang menggunakan platform Java.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadopsi teknologi OSGi manfaat dari peningkatan waktu ke pasar dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan integrasi pra-dibangun dan pra-komponen subsistem diuji. Teknologi ini juga mengurangi biaya pemeliharaan dan kemajuan aftermarket baru peluang unik karena jaringan dapat dimanfaatkan untuk secara dinamis mengupdate atau memberikan layanan dan aplikasi di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Spesifikasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;OSGi spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Alliance yang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utiemarlin.blogspot.com/feeds/1198871177380446527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/open-service-gateway-intiative-osgi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1198871177380446527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6540516834967296962/posts/default/1198871177380446527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utiemarlin.blogspot.com/2009/12/open-service-gateway-intiative-osgi.html' title='Open Service Gateway Intiative (OSGI)'/><author><name>Tuti MarLina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04689533019310084950</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimo-Tj4k1v48pHOBodWgexGAY8bEcQxOME3_zsMWJMzmjOnKsuhVArbqpMd4fteCQicOkrxUT8jfYEZmazpRymfCK_43rKpuYcd9aW2UZesZYWGbrIn_-UaMffpyuCog/s220/Image2153BB.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>