<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392</atom:id><lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2024 08:48:44 +0000</lastBuildDate><category>Virus</category><category>Teknisi Komputer</category><category>Registri</category><category>Jaringan</category><category>Software</category><category>Hardware</category><category>Lainnya</category><title>Tutorial Komputer</title><description>Saya akan membagi pengalaman saya dibidang komputer kepada Anda</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7139417077665762908</guid><pubDate>Sat, 12 Jun 2010 04:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-06-12T11:54:06.735+07:00</atom:updated><title></title><description>LAN ( Local Area Network ) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.  Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.&lt;br /&gt; Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur, seperti data yang telah di atur hak aksesnya sehingga dapat di akses oleh pengguna jaringan dalam sebuah LAN. Sumber daya tersebut dapat berupa data (file) atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai (aplikasi chatting LAN misalnya).&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi&lt;br /&gt;2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit (dalam satu gedung, kelas, laboratoriu, dll)&lt;br /&gt;3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi&lt;br /&gt;Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.&lt;br /&gt;Sedangkan konsep Dump Terminal Sendiri adalah terminal yang prosesnya dilakukan secara tersentralisasi, sehingga user seakan-akan (hanya berhadapan) dengan monitor dan keyboard dan tidak ada processor di hadapan komputer tersebut. Sedangkan komputer pusat, melayani beberapa user sekaligus. Maka dengan sistem ini, user tidak mendapat hak untuk meng-akses data tanpa ada perintah atau kendali dari pusat (Administrator). &lt;br /&gt;Berdasarkan fungsi, Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:&lt;br /&gt;• Client-server&lt;br /&gt;Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.&lt;br /&gt;• Peer-to-peer &lt;br /&gt;Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.&lt;br /&gt;Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:&lt;br /&gt;1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data &lt;br /&gt;• Jaringan terpusat &lt;br /&gt;Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server&lt;br /&gt;• Jaringan terdistribusi&lt;br /&gt;Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.&lt;br /&gt;2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi: &lt;br /&gt;• Jaringan LAN &lt;br /&gt;merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.&lt;br /&gt;• Jaringan MAN &lt;br /&gt;Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.&lt;br /&gt;• Jaringan WAN &lt;br /&gt;Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data. &lt;br /&gt;• Jaringan Client-Server &lt;br /&gt;Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.&lt;br /&gt;• Jaringan Peer-to-peer &lt;br /&gt;Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.&lt;br /&gt;4. Berdasarkan media transmisi data &lt;br /&gt;• Jaringan Berkabel (Wired Network) &lt;br /&gt;Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.&lt;br /&gt;• Jaringan Nirkabel(WI-FI) &lt;br /&gt;Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2010/06/lan-local-area-network-adalah-jaringan_12.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-1833325630072862992</guid><pubDate>Thu, 18 Mar 2010 10:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-18T17:12:20.069+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Registri</category><title>Regisry Windows</title><description>mungkin setelah sekian lama ga&#39; memposting sesuatu di blog ini, kali ini mungkin baru kesampaian utuk kembali lagi aktif dalam dunia blogger.... ya, salah satunya dari kecanggihan blogspot yang bisa mengirim postingan dari email, jadi ga&#39; perlu buka blog, langung bisa posting.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke lah sekarang mulai aja, kali ini aku menulis tentang registry windows....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows Registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung ke: navigasi, cari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry, dalam platform sistem operasi Microsoft Windows 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna. Registry merupakan pengganti berkas-berkas konfigurasi *.INI yang digunakan dalam sistem Windows 16-bit (Windows 3.x dan Windows for Workgroups). Registry, pertama kali diperkenalkan di dalam sistem Windows 16-bit sebagai penampung informasi mengenai pemetaan/asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, dan kemudian dikembangkan menjadi basis data dengan cakupan yang luas pada sistem-sistem operasi keluarga Windows NT. Registry juga kemudian digunakan pada sistem operasi kelas rumahan: Windows 95, Windows 98 dan Windows ME, tapi memang implementasi yang cukup bagus dari registry terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selayang pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry dalam Windows 16-bit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry dalam sistem Windows 16-bit (dimulai pada Windows 3.x) berguna hanya untuk menyimpan asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, serta asosiasi objek OLE di dalam dokumen dengan aplikasinya. Implementasi ini masih terbilang sederhana, karena jika dibandingkan dengan registry dalam Windows NT dan Windows 9x, asosiasi ekstensi berkas dan objek OLE hanya memakan satu anak pohon (subtree) saja, yakni di dalam HKEY_CLASSES_ROOT.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Registry dalam Windows 9x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem operasi Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition, struktur registry secara logis sama dengan struktur registry dalam Windows NT, tapi tidak kompatibel secara fisik. Dalam sistem operasi ini terdapat sebuah anak pohon tambahan, yakni HKEY_DYN_DATA yang dibuat secara dinamis dan digunakan untuk mengukur performa serta melakukan konfigurasi perangkat keras Plug and Play. Windows 9x menyimpan registry di dalam dua buah berkas, yakni %WINDIR%\system.dat dan %WINDIR%\user.dat. System.dat mengandung informasi mengenai sebuah komputer tertentu, sementara user.dat mengandung informasi mengenai sebuah profil milik pengguna. Ketika booting, Windows 9x akan memuat registry ke dalam ruangan kernel di dalam memori fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry dalam Windows NT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry dalam Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003 terbagi secara logis ke dalam lima buah anak pohon (subtree), yang setiap pohon tersebut mengandung kumpulan kunci (key) dan anak kunci (subkey) yang disusun secara hierarkis. Susunan ini sama dengan susunan direktori dalam sistem berkas. Sementara itu, secara fisik, registry terdiri atas beberapa berkas yang disebut sebagai hive dan berkas catatan transaksi (transaction log) untuk setiap hive-hive tersebut yang disimpan di dalam direktori %systemroot%\system32\config.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkas fisik registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry Windows disimpan dalam beberapa berkas, tergantung sistem operasi Windows yang digunakan. Nama berkas-nya pun kadang-kadang berbeda-beda antar versi sistem operasi, tapi semua berkas tersebut disimpan di dalam mesin lokal, kecuali NTuser.dat yang dapat diletakkan di dalam komputer lainnya untuk mengizinkan fungsi roaming profile dan group policy dalam Windows NT, yang umumnya disimpan di dalam server dalam jaringan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows NT, 2000, XP, dan Server 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkas-berkas berikut merupakan berkas registry untuk sistem operasi Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\Sam – HKEY_LOCAL_MACHINE\SAM&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\Security – HKEY_LOCAL_MACHINE\SECURITY&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\Software – HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\System – HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\Default – HKEY_USERS\.DEFAULT&lt;br /&gt;    * %systemroot%\system32\config\Userdiff&lt;br /&gt;    * %UserProfile%\Ntuser.dat – HKEY_USERS\&lt;SID&gt; (HKEY_CURRENT_USER)&lt;br /&gt;    * %UserProfile%\Local Settings\Application Data\Microsoft\Windows\Usrclass.dat – HKEY_USERS\&lt;SID&gt;_Classes (HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 95, 98, dan Me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkas-berkas berikut merupakan berkas registry untuk sistem operasi Windows 95, Windows 98 dan Windows Millennium Edition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * C:\WINDOWS\User.dat&lt;br /&gt;    * C:\WINDOWS\System.dat&lt;br /&gt;    * C:\WINDOWS\Classes.dat (khusus Windows ME)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 3.x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Windows 3.x, registry hanya disimpan di dalam sebuah berkas, yakni C:\WINDOWS\Reg.dat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur registry agak mirip dengan struktur direktori dalam sistem berkas. Selain itu, registry juga dapat diakses dengan menggunakan sintaksis yang sama dengan cara mengakses berkas, dengan menggunakan karakter garis miring terbalik (backslash) untuk menandakan tingkatan hierarkis. Susunannya adalah seperti &lt;subtree&gt;\&lt;key&gt;\&lt;subkey...&gt;. Sebagai contoh, My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows, yang merujuk kepada sebuah subkey yang memiliki nama &quot;Windows&quot; yang terdapat di dalam subkey Microsoft, yang terdapat di dalam key dengan nama Software, yang terdapat di dalam subtree HKEY_LOCAL_MACHINE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap key dan subkey tersebut dapat memiliki nilai yang dapat ditentukan atau nilai default, yang disebut sebagai Value. Akan tetapi, cara mengakses value tidaklah sama dengan cara mengakses berkas dalam sistem berkas, mengingat nama value dapat mengandung karakter backslash yang dapat menjadi ambigu ketika menggunakan cara baca seperti halnya mengakses sistem berkas. Adalah fungsi-fungsi dalam Windows 32-bit Application Programming Interface/API (Win32 API) yang dapat melakukan query dan manipulasi terhadap value-value registry, yang dilakukan dengan cara mengambil nama value secara terpisah dari path key yang merupakan parent key. Setiap value memiliki jenis-jenis datanya masing-masing yang dapat dilihat pada bagian berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar anak pohon Registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry Windows terdiri atas beberapa anak pohon berikut, yang disusun secara hierarkis dengan My Computer sebagai root directory-nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE, sering disebut sebagai HKLM, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi sistem yang bersangkutan, yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Semua yang terdapat di dalam anak pohon ini diaplikasikan kepada semua pengguna.&lt;br /&gt;    * HKEY_CURRENT_USER, sering disebut sebagai HKCU, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi yang dimiliki oleh pengguna yang sedang melakukan logon, yang menyimpan informasi mengenai konfigurasi preferensi pengguna (konfigurasi desktop, warna, dan konfigurasi lainnya yang setiap pengguna dapat melakukan kustomisasi terhadapnya).&lt;br /&gt;    * HKEY_USERS, sering disebut sebagai HKU, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi setiap pengguna yang terdaftar di dalam komputer yang bersangkutan. Setiap anak kunci dari anak pohon ini diidentifikasikan dengan menggunakan nomor Security Identifier (SID) yang dimiliki oleh pengguna. Ketika pengguna melakukan logon, SID yang cocok akan dimuat ke dalam anak pohon HKEY_CURRENT_USER.&lt;br /&gt;    * HKEY_CLASSES_ROOT, sering disebut sebagai HKCR, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi asosiasi/pemetaan ekstensi sebuah berkas atau objek Object Linking and Embedding (OLE) dengan aplikasi yang dapat menanganinya. Sebagai contoh, berkas berekstensi .txt akan ditangani oleh aplikasi editor teks seperti Notepad dan masih banyak lainnya.&lt;br /&gt;    * HKEY_CURRENT_CONFIG, sering disebut sebagai HKCC, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi perangkat keras dan sistem operasi yang sedang digunakan saat itu, yang diperoleh pada saat proses booting dilakukan. Informasi yang disimpan di sini bersifat volatil dan tidak disimpan secara permanen ke dalam berkas penampung registry, tapi akan selalu dibuat setiap kali proses booting dilakukan.&lt;br /&gt;    * HKEY_DYN_DATA, yang hanya terdapat di dalam Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition, merupakan tempat penyimpanan konfigurasi dinamis untuk semua perangkat keras plug-and-play. Tidak ada padanannya dalam Windows NT, tapi dalam Windows NT 5.x, terdapat sebuah anak pohon HKEY_PERFORMANCE_DATA, yang hanya digunakan untuk mengumpulkan informasi performance counter Windows 2000, mengingat semua konfigurasi perangkat keras disimpan di dalam HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: HKEY di dalam registry Windows, merupakan singkatan terhadap kata &quot;Handle to Key&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data mengenai semua konfigurasi mesin yang bersangkutan. HKLM bukanlah symbolic link ke kunci registry manapun. HKEY_LOCAL_MACHINE memiliki beberapa anak kunci, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE, berguna untuk menyimpan semua konfigurasi perangkat lunak yang terinstal di dalam komputer yang bersangkutan, dan konfigurasinya yang akan diaplikasikan kepada semua pengguna, baik pengguna yang melakukan logon secara lokal/interaktif maupun yang melakukan logon secara remote (melalui service logon, batch logon, atau terminal services logon).&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM, berguna untuk menyimpan semua informasi dan konfigurasi sistem operasi Windows yang sedang berjalan. Di sini terdapat semacam recovery point, yang disebut sebagai LastKnownGood Configuration, yang akan digunakan pada saat sistem mengalami masalah pada saat proses booting. Semua konfigurasi driver dan layanan Windows (Win32 Service dan komponen Windows seperti NTFS dan TCP/IP) disimpan di sini.&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE\SAM, berguna untuk menyimpan basis data akun pengguna yang terinstal di dalam sistem operasi yang bersangkutan. Secara default, SAM tidak dapat diakses, bahkan oleh administrator sekalipun, karena memang access control-nya tidak memungkinkan hal itu dilaksanakan. SAM adalah singkatan dari Security Accounts Manager.&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE, berguna untuk menyimpan konfigurasi perangkat keras di dalam sistem yang bersangkutan, seperti halnya konfigurasi sumber daya perangkat keras (interupsi perangkat keras, konfigurasi DMA, dan konfigurasi lainnya).&lt;br /&gt;    * HKEY_LOCAL_MACHINE\SECURITY, berguna untuk menyimpan konfigurasi keamanan Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data yang diasosiasikan dengan pengguna yang sedang masuk log. HKCU merupakan sebuah symbolic link ke kunci registry HKEY_USERS\&lt;SID dari pengguna yang bersangkutan&gt;. HKCU juga menyimpan informasi mengenai profil pengguna, konfigurasi perangkat lunak, dan preferensi mereka. Terdapat beberapa anak kunci, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * AppEvents, yang digunakan untuk menyimpan asosiasi antara suara dengan sebuah event. Disarankan untuk menggunakan Control Panel-&gt;Sound untuk mengubahnya, dan jangan menyunting secara langsung dari sini.&lt;br /&gt;    * Console, yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi jendela Command Prompt (cmd.exe); contoh: lebarnya, tingginya, dan warnanya. Disarankan untuk menggunakan Command Prompt-&gt;Properties untuk mengubahnya, dan jangan menyunting langsung dari sini.&lt;br /&gt;    * Control Panel, digunakan untuk menyimpan konfigurasi screen saver, skema desktop, warna, keyboard, dan mouse. Selain itu juga dapat menyimpan informasi ketidakmampuan (accessibility) dan regional settings. Disarankan untuk menggunakan Control Panel-&gt;Display, Control Panel-&gt;Accessibility, dan Control Panel-&gt;Language and Regional Options untuk mengubahnya, dan jangan menyuntingnya secara langsung dari sini.&lt;br /&gt;    * Environment, mengandung definisi Environment Variable. Disarankan untuk menggunakan Control Panel-&gt;System-&gt;Advanced-&gt;Environment Variables untuk mengubahnya, dan jangan menyunting langsung dari sini.&lt;br /&gt;    * Keyboard Layout, menyimpan konfigurasi lay-out konfigurasi keyboard (contoh U.S. English, atau U.K. English, atau U.S. Dvorak, dan lain sebagainya).&lt;br /&gt;    * Network, menyimpan konfigurasi dan pemetaan drive yang berada di jaringan.&lt;br /&gt;    * Printers, menyimpan konfigurasi koneksi printer.&lt;br /&gt;    * Software, digunakan untuk menyimpan preferensi pengguna terhadap sebuah perangkat lunak tertentu.&lt;br /&gt;    * UNICODE&lt;br /&gt;    * Windows 3.1 Migration Status&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_USERS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pohon HKEY_USERS mengandung beberapa anak yakni semua profil pengguna yang terdaftar di dalam sistem yang bersangkutan dan basis data registrasi objek OLE. Selain itu, anak pohon ini juga mengandung HKEY_USERS\.DEFAULT, yang dihubungkan dengan profil milik akun SYSTEM, yang merupakan profil yang digunakan oleh salah satu komponen Windows, WINLOGON.EXE, untuk menyimpan semua konfigurasi seperti halnya HKEY_CURRENT_USER, yakni bagaimana tampilan desktop, bagaimana konfigurasi perangkat keras dan lain-lain. Pengaturan yang diberlakukan terhadap HKU\.DEFAULT ini dapat menjadikan konfigurasi desktop dan lain-lain pada saat proses logon Windows akan berubah dari pengaturan default-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang pengguna masuk log ke sebuah sistem untuk pertama kalinya, sementara akun miliknya tidak berupa roaming profile (yakni, sebuah profil pengguna yang disimpan di dalam tempat tersentralisasi di dalam domain controller), maka Windows akan membuatkan sebuah profil yang baru untuknya, yang dibuat berbasiskan pengaturan yang terdapat di dalam C:\Documents and Settings\Default User.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_CONFIG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pohon HKEY_CURRENT_CONFIG mengandung data konfigurasi untuk profil perangkat keras (hardware profile) yang sedang digunakan oleh Windows. HKCC tidak mengandung data apapun, karena memang anak pohon ini merupakan sebuah symbolic link terhadap HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Hardware Profiles\Current. Dengan demikian, dengan mengubah kunci tersebut atau mengubah HKCC, akan menghasilkan sesuatu yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan profil perangkat keras mengizinkan administrator untuk mengonfigurasikan beberapa variasi dari pengaturan driver perangkat keras yang digunakan pada saat melakukan booting. Meskipun profil yang digunakan dapat berubah dari satu proses booting ke proses booting lainnya, aplikasi dapat merujuk ke anak pohon ini untuk mencari profil mana yang sedang dimuat oleh Windows. Pengaturan profil perangkat keras dapat dilakukan dengan Control Panel-&gt;System-&gt;Hardware-&gt;Hardware Profiles. Jika ada lebih dari satu profil perangkat keras, maka komponen Windows, yakni NTLDR, akan menanyakan kepada pengguna mengenai profil yang harus dimuat pada saat proses booting dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pohon HKEY_CLASSES_ROOT mengandung dua jenis data, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Data yang mengasosiasikan jenis berkas (dilihat dari ekstensinya atau kelasnya) dengan program yang dapat membukannya. Subkunci jenis berkas di dalam HKEY_CLASSES_ROOT memiliki nama yang sama dengan ekstensi nama berkas, seperti halnya .txt, .exe, dan lain-lain. Asosiasi jenis berkas ini disimpan di dalam registry, tapi disarankan untuk menggunakan Folder Options-&gt;File Types jika memang hendak mengubahnya.&lt;br /&gt;    * Data konfigurasi untuk objek-objek Object Linking and Embedding (OLE)/Component Object Model (COM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi dari HKCR diambil dari dua sumber, yakni HKLM\SOFTWARE\Classes dan HKCU\SOFTWARE\Classes. Jika sebuah subkey atau entri terdapat di dalam salah satu dari dua lokasi tersebut, maka hal tersebut akan ditampilkan juga di dalam HKCR. Jika ada dua entri yang konflik di antara dua lokasi tersebut, hanya HKCU\SOFTWARE\Classes yang akan ditampilkan di dalam HKCR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_DYN_DATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[place holder]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua informasi di atas dapat dirangkum ke dalam tabel berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pohon&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data yang diasosiasikan dengan pengguna yang sedang masuk log.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_USERS&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data mengenai semua akun pengguna di dalam mesin yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data mengenai asosiasi berkas dengan aplikasinya dan registrasi objek Component Object Model (COM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi/data mengenai semua konfigurasi mesin yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_PERFORMANCE DATA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan informasi mengenai kinerja sistem yang dikumpulkan oleh performance counter Windows NT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_CONFIG&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berisi beberapa informasi mengenai profil perangkat keras yang sedang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data dalam registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah value dapat memiliki jenis-jenis data seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * REG_NONE, yang merupakan sebuah jenis data registry yang tidak didefinisikan sebelumnya. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x00.&lt;br /&gt;    * REG_SZ, merupakan jenis data teks (string) dengan panjang yang tetap (fixed-length string). Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x01.&lt;br /&gt;    * REG_EXPAND_SZ, merupakan jenis data teks/string yang dapat diekspansi. Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Diperlukan editor registry khusus (regedt32.exe) untuk menangani jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x02.&lt;br /&gt;    * REG_BINARY, merupakan jenis data biner, yang dapat berarti macam-macam (bisa berupa teks/string, atau bilangan). Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x03.&lt;br /&gt;    * REG_DWORD, merupakan jenis data angka 32-bit. Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x04. Terdapat dua jenis implementasi dari jenis data ini, yakni:&lt;br /&gt;          o REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN, yang merupakan jenis data REG_DWORD default dalam Windows NT yang dijalankan di atas prosesor Intel x86/x64. Jenis data ini berukuran 32-bit yang dxisusun dengan menggunakan format little-endian. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x05.&lt;br /&gt;          o REG_DWORD_BIG_ENDIAN, yang merupakan jenis data REG_DWORD yang berukuran 32-bit yang disusun dengan menggunakan format big-endian. Jenis data ini hanya dapat didukung oleh Windows NT yang dijalankan di atas mesin DEC Alpha, MIPS, atau IBM PowerPC, yang memang menggunakan format bilangan big-endian. Windows NT 5.x yang hanya dapat berjalan di atas sistem x86 tidak menangani jenis data ini (terdapat limitasi pada mikroprosesor), meskipun Windows NT 5.x mendukungnya. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x06.&lt;br /&gt;    * REG_MULTI_SZ, merupakan jenis data teks/string yang memiliki banyak baris yang dipisahkan dengan dua buah karakter null (0x00). Windows 9x tidak memiliki jenis data ini.Diperlukan editor registry khusus (regedt32.exe) untuk menangani jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x07.&lt;br /&gt;    * REG_LINK, yang merupakan symbolic link ke sebuah objek Windows NT dalam ruang nama/namespace objek Windows NT (yang diatur oleh Object Manager Windows NT). Registry Editor default bawaan Windows (regedit.exe, regedt32.exe, dan utilitas command-line reg.exe) tidak dapat menyunting jenis ini. Jenis data ini digunakan secara internal oleh Windows NT saja, dan tidak digunakan oleh aplikasi. Registry dalam Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x08.&lt;br /&gt;    * REG_RESOURCE_LIST (Windows NT) atau REG_FULL_RESOURCE_DESCRIPTOR, yang merupakan jenis data registry yang hanya digunakan untuk menyimpan konfigurasi perangkat keras dan driver-nya yang terinstalasi di atas sistem operasi Windows NT. Registry dalam Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Jenis data ini adalah kumpulan larik (array) yang digunakan untuk menyimpan daftar sumber daya (interupsi perangkat keras, Direct Memory Access (DMA), I/O range dan memory range) yang digunakan oleh komponen perangkat keras atau driver. Dibutuhkan registry editor khusus (regedt32.exe) untuk menyunting value dengan jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x09.&lt;br /&gt;    * REG_QWORD, merupakan jenis data angka yang memiliki panjang 64-bit. Jenis data ini hanya terdapat di dalam sistem prosesor 64-bit saja, semacam DEC Alpha, IA-64, atau x64. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x12. Sama seperti halnya REG_DWORD, REG_QWORD juga terdapat dua jenis implementasi, yakni little-endian (REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN, dengan identifier 0x13) dan big-endian (REG_QWORD_BIG_ENDIAN, dengan identifier 0x14), meskipun secara default format yang digunakan adalah REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN. Diperlukan editor khusus untuk menyunting jenis data ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data registry, dapat dirangkum pada tabel berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identifier&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_NONE&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x00&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data belum ditentukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_SZ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x01&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks/string berukuran tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_EXPAND_SZ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x02&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks/string yang dapat berubah-ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_BINARY&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x03&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data biner (dapat berupa apa saja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_DWORD&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x04&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x05&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit, dengan format little-endian. Dalam Windows NT 5.x, sama saja dengan REG_DWORD biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_DWORD_BIG_ENDIAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x06&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit, dengan format big-endian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_MULTI_SZ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x07&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data teks/string dengan banyak baris yang dipisahkan dengan dua karakter null (0x00).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_LINK&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x08&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Symbolic link dengan menggunakan format Unicode ke sebuah objek dalam Windows NT Object Manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_RESOURCE_LIST&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x09&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menampung sumber daya perangkat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_FULL_RESOURCE_DESCRIPTOR&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x10&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menampung sumber daya perangkat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_RESOURCE_REQUIREMENTS_LIST&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x11&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menampung kebutuhan sumber daya perangkat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_QWORD&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x12&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x13&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit, dengan menggunakan format little-endian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REG_QWORD_BIG_ENDIAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0x14&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit, dengan menggunakan format big-endian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyunting registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik, registry merupakan berkas biner yang tidak dapat di  secara langsung dengan menggunakan editor teks. Akan tetapi, beberapa program editor bilangan heksadesimal dapat melakukannya, meski sangat rumit untuk dilakukan. Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat bantu editor registry Windows. Untungnya, Microsoft menawarkan program editor registry, yang dikenal sebagai regedit. Regedit dapat diakses dengan menjalankan perintah &quot;regedit.exe&quot; atau &quot;regedt32.exe&quot; dari menu Run. Dengan ditampilkan secara struktural, penyuntingan registry pun dapat dilakukan secara jauh lebih mudah daripada menggunakan program editor teks atau editor bilangan heksadesimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah saat melakukan penyuntingan registry, mengingat kerusakan registry seringnya tidak dapat dikembalikan. Karenanya, lakukan backup (buat salinan) terlebih dahulu sebelum menyunting. Beberapa program optimalisasi/tweaking Windows atau &quot;hacking&quot; Windows seperti TweakUI atau bahkan beberapa applet dalam Control Panel Windows melakukan penyuntingan terhadap registry secara langsung tanpa harus membuka editor registry, sehingga jauh lebih aman. Jadi intinya, lakukan penyuntingan registry jika dan hanya jika mengetahui seluk beluk registry yang hendak di .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor registry bawaan Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Windows 16-bit, terdapat sebuah komponen editor registry, yang disebut sebagai &quot;Registration Info Editor&quot; atau &quot;Registration Editor&quot;. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa registry dalam Windows 16-bit hanya terdapat asosiasi berkas atau objek OLE dengan aplikasinya saja, maka editor registry dalam sistem ini pun hanya dapat menyunting hal tersebut saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows NT yang dirilis kemudian memperkenalkan banyak konsep baru terhadap registry Windows, seperti halnya mampu menangani beberapa sub-tree, dan juga atribut keamanan dengan access control list. Dalam Windows NT 3.1, terdapat satu editor registry, yang disebut dengan regedt32.exe, yang lebih bagus dan mampu menyunting beberapa jenis tipe data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 95 juga memperkenalkan editor registry baru, yang dibuat berbasiskan registry editor bawaan Windows NT, tetapi lebih sederhana (tidak ada atribut keamanan, dan tidak ada proteksi read-only). Registry Editor dalam Windows 95/98/ME ini disebut sebagai Regedit.exe saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Microsoft merilis Windows NT 4.0, setelah Windows 95, di sistem operasi tersebut terdapat dua editor registry, yakni regedit.exe dan regedt32.exe. Regedit.exe merupakan bawaan Windows 95, sementara regedt32.exe merupakan bawaan Windows NT, yang diperbarui. Ada beberapa perbedaan di antara keduanya, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Regedit.exe, ditampilkan seperti halnya Windows Explorer, dengan root-directory dengan nama My Computer dan akan menampilkan semua sub-tree yang dimuat di bawahnya. Regedit.exe hanya menampilkan satu window saja. Sementara itu, registry dalam regedt32.exe ditampilkan seperti halnya Program Manager, dengan setiap sub-tree ditampilkan dalam setiap window-nya masing-masing, sehingga sebuah window hanya mengandung sub-tree saja.&lt;br /&gt;    * Regedit.exe merepresentasikan komponen sebuah value (nama, jenis dan datanya) sebagai tiga kolom yang terpisah dari sebuah tabel. Sementara, regedt32.exe akan merepresentasikan komponen sebuah value sebagai daftar string.&lt;br /&gt;    * Regedit.exe mendukung klik-kanan terhadap sebuah entri dalam struktur tampilan pohon untuk mengatur propertinya dan beberapa pengaturan lainnya. Sementara, regedt32.exe mengharuskan semuanya dilakukan dari menu utama aplikasi.&lt;br /&gt;    * Karena regedit.exe adalah program bawaan Windows 95, program tersebut tidak dapat menyunting izin akses (karena memang izin akses tidak terdapat dalam Windows 9x dan hanya terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT). Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mengakses registry dalam Windows NT secara penuh adalah dengan menggunakan program regedt32.exe.&lt;br /&gt;    * Regedit.exe hanya mendukung beberapa jenis data saja (REG_SZ, REG_DWORD/REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN, dan REG_BINARY). Sementara itu, Regedt32.exe mendukung banyak jenis data, yakni REG_SZ, REG_DWORD, REG_MULTI_SZ, REG_EXPAND_SZ, dan REG_RESOURCE_LIST. Menyunting jenis data yang tidak didukung dengan Regedit.exe dalam Windows NT 4.0 dan Windows 2000 akan menyebabkan konversi data ke jenis data yang didukung oleh aplikasi tersebut dan tidak dapat dikembalikan ke jenis data sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut terus diberlakukan dalam Windows 2000. Dan, pada Windows XP dan Windows Server 2003, kemampuan kedua program tersebut digabungkan ke dalam satu program saja, regedit.exe. Regedt32.exe juga masih ada, tapi hanya berupa symbolic link saja. Jika menjalankan regedt32.exe dalam kedua sistem operasi tersebut, hal tersebut sama saja dengan menjalankan regedit.exe. Windows Vista pun demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program editor registry bawaan Windows, baik itu menggunakan regedit.exe maupun regedt32.exe mampu melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas dengan ekstensi .REG atau .KEY. Hasil pengeksporan tersebut sama saja dengan berkas teks untuk konfigurasi biasa, yakni .INI. Path registry lengkap disusun sebagai header, sementara itu, entri registry dan nilainya disusun di bawahnya. Selain tentunya dapat melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas teks, program itu juga dapat melakukan pengimporan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuntingan dengan menggunakan command-line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain utilitas grafis seperti Regedit.exe dan Regedt32.exe, Microsoft juga menawarkan utilitas command-line reg.exe yang mulai ditawarkan di dalam Windows 2000 Resource Kit Tools. Windows XP dan Windows Server 2003 telah mengintegrasikan program tersebut secara internal dan diinstalasikan secara default.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sintaksis yang digunakan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reg.exe Operasi [Daftar_Parameter]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi [QUERY|ADD|DELETE|COPY|SAVE|LOAD|UNLOAD|RESTORE|COMPARE|EXPORT|IMPORT]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuntingan dengan menggunakan skrip/bahasa pemrograman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registry juga dapat di  dengan menggunakan skrip dan bahasa pemrograman yang berjalan untuk sistem operasi Microsoft Windows. Contoh bahasa skrip (scripting language) yang sering digunakan adalah VBScript, Windows Batch File (*.BAT/*.CMD), JScript, serta Perl (dengan menggunakan W32::TieRegistry). Sementara itu, beberapa bahasa pemrograman, seperti halnya Microsoft Visual Basic, dan .NET Framework 2.0 (dalam kelas Microsoft.Win32.Registry) juga dapat langsung mengakses dan menyunting registry, mengingat mereka telah mengintegrasikan beberapa pustaka untuk melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa Win32 API yang dapat digunakan untuk mengakses registry Windows dengan bahasa pemrograman yang tidak memiliki pustaka untuk melakukan penyuntingan registry secara langsung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegCloseKey RegOpenKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegConnectRegistry RegOpenKeyEx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegCreateKey RegQueryInfoKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegCreateKeyEx RegQueryMultipleValues&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegDeleteKey RegQueryValue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegDeleteValue RegQueryValueEx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegEnumKey RegReplaceKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegEnumKeyEx RegRestoreKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegEnumValue RegSaveKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegFlushKey RegSetKeySecurity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegGetKeySecurity RegSetValue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegLoadKey RegSetValueEx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RegNotifyChangeKeyValue RegUnLoadKey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya dari menyunting registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyunting registry secara manual dapat mengakibatkan sistem operasi tidak stabil, atau bahkan mengalami kerusakan yang tidak dapat dikembalikan lagi. Microsoft pun menganjurkan penyuntingan registry agar hanya dilakukan oleh para profesional atau pengguna yang tahu apa yang sedang dilakukan. Registry yang rusak hanya dapat dikembalikan dengan cara instalasi ulang sistem operasi, atau menimpa berkas fisik registry dengan salinannya (backup) yang masih benar dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Policy file (berkas kebijakan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak dirilisnya Windows 95, para Administrator Windows dapat menggunakan sebuah jenis berkas yang dapat digabungkan dengan registry, yang disebut sebagai policy file. Policy file mengizinkan para adminstrator Windows untuk mencegah para pengguna yang bukan administrator (pengguna biasa) dari melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh administrator, seperti halnya mengubah beberapa pengaturan sistem, hingga menyunting registry secara manual. Policy file ini umumnya digunakan di dalam sebuah jaringan dengan banyak komputer di dalamnya, di mana komputer-komputer tersebut harus dilindungi dari tangan-tangan jahil para pengguna, dan juga para pengguna juga harus dilindungi dari pengguna lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekstensi default untuk policy file adalah .POL. Policy file akan menyaring semua pengaturan yang diberlakukan terhadap sebuah pengguna atau beberapa pengguna yang disatukan ke dalam sebuah group. Untuk melakukannya, policy file akan menggabungkan dirinya dengan registry, sehingga mencegah para pengguna untuk mengutak-atiknya dengan mengembalikan pengaturan yang sebelumnya. Selain itu, policy file juga didistribusikan melalui LAN, tapi dapat juga diletakkan secara lokal di dalam sebuah komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor policy file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat sebuah policy file, Microsoft menyertakan sebuah alat bantu yang disebut sebagai poledit.exe yang diperuntukkan Windows 95 dan Windows 98, atau dengan menggunakan modul manajemen komputer dalam sistem operasi berbasis Windows NT. Modul-modul tersebut tidak dapat diberlakukan di dalam instalasi Windows XP Home Edition, dan hanya berlaku dalam Windows XP Professional saja. Pengaktifan editor tersebut membutuhkan izin yang sama dengan seorang administrator untuk sistem yang hendak diaplikasikan di dalamnya policy file. Editor juga dapat secara langsung mengubah pengaturan registry di yang ada dalam komputer lokal, dan apabila layanan remote registry service dijalankan dalam komputer lainnya, maka hal tersebut juga dapat memungkinkan perubahan registry secara jarak jauh terhadap komputer tersebut. Policy editor akan memuat semua pengaturan yang dapat diubah dari berkas berekstensi .adm, yang mengandung pengaturan yang disediakan oleh shell Windows. Berkas berekstensi .adm sendiri merupakan sebuah berkas plain text (teks biasa), dan mendukung lokalisasi secara mudah dengan mengizinkan semua teks/string untuk disimpan di dalam sebuah tempat yang sama. Dalam sistem operasi Windows yang baru, Policy editor diubah namanya menjadi Group Policies (dapat diakses dengan menggunakan perintah gpedit.msc dari menu Run).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari konsep Registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan menggunakan banyak berkas konfigurasi .INI seperti yang dilakukan di dalam Windows 16-bit menjadi sebuah tempat tersentralisasi, registry menawarkan beberapa keuntungan, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Registry memisahkan konfigurasi mesin dari konfigurasi pengguna. Ketika seorang pengguna masuk log ke dalam sebuah komputer berbasis Windows NT/2000/XP/Server 2003, pengaturan registry yang dimiliki oleh pengguna yang bersangkutan akan dimuat secara terpisah dari konfigurasi sistem operasi yang utama. Hal ini mengizinkan program-program untuk lebih mudah dikonfigurasi untuk setiap orang pengguna (setiap pengguna berhak memiliki preferensi masing-masing), mengingat mereka hanya bekerja di dalam anak pohon &quot;Current User&quot; saja. Sementara itu, jika dibandingkan dengan konfigurasi yang lama, berkas .INI cenderung untuk menulis konfigurasi dan pengaturan setiap program oleh setiap pengguna di dalam satu tempat saja, yakni berkas INI yang bersangkutan.&lt;br /&gt;    * Group Policy mengizinkan administrator Windows untuk mengatur program secara terpusat.&lt;br /&gt;    * Karena registry diakses dengan menggunakan API yang khusus, maka registry juga dapat diakses dengan menggunakan skrip, bahasa pemrograman, atau query Windows Management Instrumentation (WMI). Setiap skrip tidak harus dikustomisasi secara unik untuk konfigurasi sebuah aplikasi, yang kadang memiliki format yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;    * Registry juga dapat diakses sebagai sebuah kesatuan melalui koneksi jaringan komputer dalam rangka melakukan manajemen komputer dari jarak jauh, yakni dengan menggunakan skrip yang berisi API standar untuk mengakses registry.&lt;br /&gt;    * Dapat di-backup secara lebih mudah, karena memang hanya terdapat beberapa jenis berkas saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2010/03/mungkin-setelah-sekian-lama-ga.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-4825681038217958938</guid><pubDate>Wed, 14 Oct 2009 14:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-14T21:21:37.015+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lainnya</category><title></title><description>Setelah lama gwa ga&#39; post disini... sekarang gw mau post lagi sini.... sekarang udah gw a sempetin bwt aktif lagi disini.... ya, bagaimanapun ini blog gwa bwt dengan susah payah... hartus tetep gwa jaga... &lt;br /&gt;sorry ya lama ya&#39; post... sibuk kerja, nyari duwit dulu...&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi siapa yang mau mbaca-baca.... gwa segera hadir... OK&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2009/10/setelah-lama-gwa-ga-post-disini.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-1687128271534565675</guid><pubDate>Fri, 24 Jul 2009 16:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-19T09:39:08.867+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jaringan</category><title>Cara Membuat Jaringan</title><description>* TCP/IP TCP singkatan dari ‘Transmission Control Protocol’ dan hampir semua sistem&lt;br /&gt;operasi modern kompatibel dengan protocol ini. TCP adalah dasar dari koneksi, Hal ini&lt;br /&gt;berarti melakukan suatu koneksi langsung antara dua komputer untuk melakukan transfer&lt;br /&gt;data antara kedua host. Suatu paket mengandung header dan data gram, pada bagian header&lt;br /&gt;dari paket akan mengandung informasi penting tentang :&lt;br /&gt;? ? Source Port&lt;br /&gt;? ? Destination Port&lt;br /&gt;? ? Sequence number&lt;br /&gt;? ? Acknowledgement number&lt;br /&gt;? ? Header Length (Standard 20 Bytes)&lt;br /&gt;? ? Flags (syn, ack, psh, fin, rst, urg)&lt;br /&gt;? ? Window size&lt;br /&gt;? ? Checksum&lt;br /&gt;? ? IP_v4 or IP_v6&lt;br /&gt;? ? Header Length&lt;br /&gt;? ? DSF&lt;br /&gt;? ? Total Length&lt;br /&gt;? ? Identification&lt;br /&gt;? ? Flags (Set Fragment bit or not)&lt;br /&gt;? ? Fragment Offset&lt;br /&gt;? ? TTL&lt;br /&gt;? ? Protocol (this case TCP)&lt;br /&gt;? ? Header checksum&lt;br /&gt;? ? Source IP&lt;br /&gt;? ? Destination IP&lt;br /&gt;Jika anda ingin memahami bagaimana suatu koneksi dilakukan, bacalah dengan seksama&lt;br /&gt;ilustrasi berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Awalnya suatu paket dengan SYN-flag dikirim ke IP tujuan, tujuan akan&lt;br /&gt;memberikan respon dengan suatu ACK(SYN) flag atau suatu paket de ngan RSTflag.&lt;br /&gt;Akan saya jelaskan: SYN singkatan dari SYN -(synchronisation), yang&lt;br /&gt;digunakan untuk ‘memberitahukan’ komputer tujuan suatu permintaan&lt;br /&gt;melakukan koneksi, kalau diterima, maka permintaan tersebut akan dijawab&lt;br /&gt;dengan suatu paket ACK(SYN) flag. A CK singkatan dari ACK-(nowledgement).&lt;br /&gt;Setelah menerima paket dengan ACK(SYN) flag, komputer mengirim kembali&lt;br /&gt;suatu ACK memberitahukan host lain bahwa koneksi telah dibuat. Hal ini&lt;br /&gt;kita sebut sebagai “Three-Way-Handshake”. Jika koneksi telah dibuat dan&lt;br /&gt;salah satu host ingin melakukan disconnect, akan dikirim suatu paket&lt;br /&gt;dengan FIN-flag diaktifkan. (FIN singkatan dari FINish). Tabel ini akan&lt;br /&gt;membuat hal ini lebih jelas:&lt;br /&gt;Computer A Computer B&lt;br /&gt;========== ==========&lt;br /&gt;1) SYN –&gt;&lt;br /&gt;2) &lt;– ACK(SYN)&lt;br /&gt;3) ACK –&gt; Ya, koneksi telah dibuat!&lt;br /&gt;4) FIN –&gt;&lt;br /&gt;5) &lt;– ACK(FIN)&lt;br /&gt;Computer A Computer B&lt;br /&gt;========== ==========&lt;br /&gt;1) SYN –&gt;&lt;br /&gt;2) &lt;– RST&lt;br /&gt;3) ACK –&gt; “Computer B” tidak ingin melakukan koneksi dengan “Computer&lt;br /&gt;A”!&lt;br /&gt;(mungkin komputer B menjalankan suatu firewall)&lt;br /&gt;Ada beberapa cara untuk mengeksplotasi protocol TCP :&lt;br /&gt;SYN-floods, teardrop, Smurf-attacks, sequence-number attacks &amp; dll.&lt;br /&gt;Untuk informasi yang lebih lengkap http://neworder.box.sk/ dan&lt;br /&gt;http://packetstorm.securify.com/&lt;br /&gt;IP adalah singkatan dari Internet Protocol. Perhatikan lagi contoh diatas, jika “Computer A”&lt;br /&gt;mengirim suatu paket ke “Computer B”, IP dari kedua komputer berada didalam IP-header&lt;br /&gt;dari paket tersebut, yaitu IP tujuan (dari komputer B) dan IP sumber (dari komputer A).&lt;br /&gt;Router yang berada diantara kedua host akan memeriksa IP-header tersebut dan melakukan&lt;br /&gt;masquerade paket tersebut ke segment berikutnya. Jika terjadi kesalahan dalam pengiriman&lt;br /&gt;tersebut, contohnya host tujuan tidak dapat dicapai, suatu ICMP (Internet Control Message&lt;br /&gt;Protocol) digunakan untuk mengirim pesan kesalahan sehingga kesalahan tersebut dapat&lt;br /&gt;diperbaiki (dan paket tersebut harus dikirim ulang).&lt;br /&gt;Program seperti ‘ping’ dan ‘traceroute’ juga mengunakan pesan ICMP untuk mendeteksi&lt;br /&gt;status dari host yang berada di segment lain.&lt;br /&gt;Sekarang yang menjadi standar adalah IP_v4, dan standar untuk masa yang akan datang&lt;br /&gt;adalah adalah IP_v6, juga disebut juga sebagai IP_ng (next generation). IP_v4 mengunakan&lt;br /&gt;pengalamatan 32-bit, sedangkan IP_v6 menggunakan pengalamatan 128-bits, sehingga&lt;br /&gt;menghasilkan pengalamatan IP dalam jumlah yang sangat besar.&lt;br /&gt;* Beberapa protocol penting lainnya&lt;br /&gt;* UDP, User Datagram Protocol, adalah TCP yang connectionless. Hal ini berarti bahwa&lt;br /&gt;suatu paket yang dikirim melalui jaringan dan mencapai komputer lain tanpa membuat&lt;br /&gt;suatu koneksi. Sehingga dalam perjalanan ke tujuan paket dapat hilang karena tidak ada&lt;br /&gt;koneksi langsung antara kedua host, jadi UDP sifatnya tidak realibel, tetapi UDP adalah&lt;br /&gt;lebih cepat dari pada TCP karena tidak membutuhkan koneksi langsung.&lt;br /&gt;* FTP (File Transfer Protocol), digunakan untuk melakukan upload dan download file,&lt;br /&gt;keamanan didasarkan kepada username dan password (kadang-kadang suatu anonymous&lt;br /&gt;login diperbolehkan), Kelemahan dari protocol ini adalah username dan password dikirim&lt;br /&gt;secara Clear Text melalui jaringan komunikasi, sehingga dapat menjadi sasaran empuk bagi&lt;br /&gt;program pemantau jaringan seperti packet Sniffer. Suatu daemon FTP melakukan listening&lt;br /&gt;pada port 21/TCP dan mengirim data pada port 20/TCP.&lt;br /&gt;* HTTP, HyperText Transfer Protocol. HTTP digunakan untuk transfer halaman web,&lt;br /&gt;sebelumnya orang menggunakan protokol gopher. Tetapi Gopher hanya mendukung text,&lt;br /&gt;sehingga HTTP berkembang dan digunakan oleh orang banyak. Suatu daemon HTTP&lt;br /&gt;Buku Panduan Komunikasi Data&lt;br /&gt;* SMTP, Simple Mail Transfer Protocol digunakan untuk mengirim electronic mail&lt;br /&gt;(Email).&lt;br /&gt;Baca tutorial tentang send-mail diRead the send mail-tutorial pada http://blacksun.box.sk/&lt;br /&gt;dan anda akan belajar banyak tentang protocol ini, suatu daemon SMTP mendengan pada&lt;br /&gt;25/TCP. Salah satu kelemahan dari protokol ini adalah tidak melakukan authentication&lt;br /&gt;terhadap klien, sehingga seseorang dapat dengan mudah mengunakan telnet ke port&lt;br /&gt;25/TCP, dan mengirim email kepada siapa saja, dan dapat memanipulasi alamat sumber&lt;br /&gt;data.&lt;br /&gt;* POP, Post Office Protocol. Belakangan ini POP3 adalah standard yang paling popular.&lt;br /&gt;POP digunakan untuk menerima dan membaca email dari suatu halaman web. Suatu&lt;br /&gt;daemon POP3 melakukan listening pada 110/TCP. Salah satu kelemahan protocol ini&lt;br /&gt;adalah mengirim username dan password secara Clear Text, sehingga dengan mudah dapat&lt;br /&gt;diambil dengan program packet Sniffer.&lt;br /&gt;* DHCP: Dynamic Host Configuration Protocol.&lt;br /&gt;Jika anda mendapatkan suatu Cable-connection dengan menggunakan DHCP akan&lt;br /&gt;mendapatkan IP dari ISP anda.&lt;br /&gt;* OSPF (Open Shortest Path First) &amp; RIP (Routing Information Protocol) digunakan untuk&lt;br /&gt;menentukan metode yang terbaik dalam routing.&lt;br /&gt;* BOOTP digunakan untuk boot (biasanya) suatu diskless workstation akan membaca&lt;br /&gt;informasi boot pada server. Server standarnya melakukan listening pada 67/UDP.&lt;br /&gt;* ARP &amp; RARP: Address Resolution Protocol. Saya akan menjelaskannya dengan contoh:&lt;br /&gt;Jika anda ingin mengirim data ke suatu host dan anda memiliki MAC-address (Media&lt;br /&gt;Access Control, Ethernet-address) anda dapat melakukan query ke router untuk&lt;br /&gt;mendapatkan IP-nya, hal ini ditangani oleh ARP, jika anda memiliki IP dari sautu host dan&lt;br /&gt;anda ingin mendapatkan MAC-address-nya, anda dapat menggunakan RARP (Reverse&lt;br /&gt;Address Resolution Protocol).&lt;br /&gt;* Telnet (Network terminal protocol) digunakan untuk login secara remote ke komputer&lt;br /&gt;(biasanya pada sistem UNIX-base). Telnet mengirim username dan password dalam bentuk&lt;br /&gt;Clear Text melalui jaringan, sehingga mudah diambil orang lain dengan suatu Packet&lt;br /&gt;Sniffer. Ada protocol yang disebut sebagai SSH (Secured SHell) yang juga digunakan&lt;br /&gt;untuk login yang lebih aman secara remote: dimana data yang akan dikirim di enkripsi,&lt;br /&gt;sehingga data yang diperoleh packet Sniffer menjadi tidak berarti. Telnet dan SSH sering&lt;br /&gt;digunakan pada lingkungan UNIX. Suatu daemon telnet melakukan listening pada 23/TCP&lt;br /&gt;dan daemon SSH melakukan listening pada 22/TCP.&lt;br /&gt;* Suatu protocol khusus pada sistem UNIX-base adalah finger, dan sudah sekarang jarang&lt;br /&gt;ditemukan. UNIX yang menjalankan daemon finger, standar-nya melakukan pendengaran&lt;br /&gt;pada 79/TCP &amp; 79/UDP. Kelemahan finger adalah akan memberikan informasi yang&lt;br /&gt;berharga keluar (seperti nama account, nomor telepon sehingga memungkinkan untuk&lt;br /&gt;pemakaian serangan Social-Engineering). Terdapat banyak kelemahan pada daemon finger&lt;br /&gt;dan sangat tidak aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model OSI&lt;br /&gt;Bab ini hanya akan membahas tentang model-OSI secara mendasar, sehingga mudah&lt;br /&gt;dipahami oleh para pemula. Jika anda ingin mempelajari model-OSI yang lebih lengkap,&lt;br /&gt;anda harus membacanya pada RFC’s dan buku yang dapat anda temukan di internet.&lt;br /&gt;Selamat membaca. 8)&lt;br /&gt;* Model-OSI&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan model-OSI?&lt;br /&gt;Dahulu, komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah sangat sulit&lt;br /&gt;dilakukan, karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;Sehingga International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur&lt;br /&gt;komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang&lt;br /&gt;mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor&lt;br /&gt;yang berbeda.&lt;br /&gt;Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer&lt;br /&gt;(dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) yang mana tidak saya&lt;br /&gt;diskusikan dalam tutorial ini. Perhatikan tabel berikut:&lt;br /&gt;7th – layer: Application Services&lt;br /&gt;6th – layer: Presentation Services&lt;br /&gt;5th – layer: Session Communications&lt;br /&gt;4th – layer: Transport Communications&lt;br /&gt;3rd – layer: Network Communications&lt;br /&gt;2nd – layer: Data-link Physical connections&lt;br /&gt;1st – layer: Physical Physical connections&lt;br /&gt;Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak&lt;br /&gt;membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas&lt;br /&gt;dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol&lt;br /&gt;dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat&lt;br /&gt;perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Aplication.&lt;br /&gt;Mungkin kurang jelas, tetapi anda akan memahaminya setalah anda membaca seluruh&lt;br /&gt;tulisan ini. Suatu permintaan, dihasilkan dari atas (contohnya Layer application) diteruskan&lt;br /&gt;ke enam layer dibawahnya. Mungkin anda akan berpikir “Mengapa dibedakan atas&lt;br /&gt;beberapa layer?” Baiklah, jawabannya cukup sederhana: Setiap layer memiliki tugasnya&lt;br /&gt;masing-masing, mari kita lihat layer physical terlebih dahulu.&lt;br /&gt;* Layer Physical (1)&lt;br /&gt;Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi&lt;br /&gt;Buku Panduan Komunikasi Data&lt;br /&gt;jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer&lt;br /&gt;Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.&lt;br /&gt;* Layer Data-link (2)&lt;br /&gt;Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan&lt;br /&gt;transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer&lt;br /&gt;protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari&lt;br /&gt;data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer&lt;br /&gt;physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network.. Ethernet (802.2&lt;br /&gt;&amp; 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.&lt;br /&gt;* Layer Network (3)&lt;br /&gt;Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat&lt;br /&gt;dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network&lt;br /&gt;lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti&lt;br /&gt;IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi&lt;br /&gt;beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) &amp; NCP (Netware Core Protocol).&lt;br /&gt;Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberaoa fungsi yang mungkin&lt;br /&gt;dilakukan oleh Layer Network&lt;br /&gt;? ? Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu&lt;br /&gt;? ? Mendeteksi Error&lt;br /&gt;? ? Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak&lt;br /&gt;? ? Mengendalikan aliran&lt;br /&gt;* Layer Transport (4)&lt;br /&gt;Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence&lt;br /&gt;Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi&lt;br /&gt;berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan&lt;br /&gt;transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan&lt;br /&gt;multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.&lt;br /&gt;* Layer Session (5)&lt;br /&gt;Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada&lt;br /&gt;network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer&lt;br /&gt;diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya.&lt;br /&gt;Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol,&lt;br /&gt;dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer&lt;br /&gt;application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari&lt;br /&gt;NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan&lt;br /&gt;LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol),&lt;br /&gt;yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.&lt;br /&gt;* The Presentation layer (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari&lt;br /&gt;berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe&lt;br /&gt;membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak&lt;br /&gt;faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani&lt;br /&gt;oleh layer ini.&lt;br /&gt;* Dan akhirnya: Layer Application (7)&lt;br /&gt;Layer ini adalah yang paling ‘cerdas’, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan&lt;br /&gt;pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka (baca&lt;br /&gt;bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang kedua hal tersebut). Layer&lt;br /&gt;Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer&lt;br /&gt;dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer&lt;br /&gt;dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3&lt;br /&gt;berada pada layer Application.&lt;br /&gt;* Routers and Gateways&lt;br /&gt;Perbedaan antara router dan gateway mudah dipahami ketika anda mengerti tentang model-&lt;br /&gt;OSI, dan anda telah mengetahuinya setelah anda membaca tulisan diatas… :) Baiklah,&lt;br /&gt;sebagaimana gateway berada pada layer Application, sedangkan suatu router aktif pada&lt;br /&gt;layer Network dan Transport. Hal ini berarti suatu router lebih cepat dari pada gateway ,&lt;br /&gt;karena protocol pada gateway harus melalui Layer Session, Presentation dan Application&lt;br /&gt;untuk di route.&lt;br /&gt;* Apa saja yang terdapat pada masing-masing Layer&lt;br /&gt;Layer 1 (physical)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Repeater&lt;br /&gt;? ? Multiplexer&lt;br /&gt;? ? Hubs(Passive and Active)&lt;br /&gt;? ? TDR&lt;br /&gt;? ? Oscilloscope&lt;br /&gt;? ? Amplifier&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;? ? IEEE 802 (Ethernet standard)&lt;br /&gt;? ? IEEE 802.2 (Ethernet standard)&lt;br /&gt;? ? ISO 2110&lt;br /&gt;? ? ISDN&lt;br /&gt;Layer 2 (Datalink)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Bridge&lt;br /&gt;? ? Switch&lt;br /&gt;? ? ISDN Router&lt;br /&gt;? ? Intelligent Hub&lt;br /&gt;? ? NIC&lt;br /&gt;? ? Advanced Cable Tester&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;Media Access Control:&lt;br /&gt;Communicates with the adapter card&lt;br /&gt;Controls the type of media being used:&lt;br /&gt;? ? 802.3 CSMA/CD (Ethernet)&lt;br /&gt;? ? 802.4 Token Bus (ARCnet)&lt;br /&gt;? ? 802.5 Token Ring&lt;br /&gt;Buku Panduan Komunikasi Data&lt;br /&gt;? ? 802.12 Demand Priority&lt;br /&gt;Logical Link Control&lt;br /&gt;? ? error correction and flow control&lt;br /&gt;? ? manages link control and defines&lt;br /&gt;SAPs&lt;br /&gt;802.2 Logical Link Control&lt;br /&gt;Layer 3 (Network)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Brouter&lt;br /&gt;? ? Router&lt;br /&gt;? ? Frame Relay Device&lt;br /&gt;? ? ATM Switch&lt;br /&gt;? ? Advanced Cable Tester&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;? ? IP; ARP; RARP, ICMP; RIP;&lt;br /&gt;OSFP;&lt;br /&gt;? ? IGMP;&lt;br /&gt;? ? IPX&lt;br /&gt;? ? NWLink&lt;br /&gt;? ? NetBEUI&lt;br /&gt;? ? OSI&lt;br /&gt;? ? DDP&lt;br /&gt;? ? DECnet&lt;br /&gt;Layer 4 (Transport)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Gateway&lt;br /&gt;? ? Advanced Cable Tester&lt;br /&gt;? ? Brouter&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;? ? TCP, ARP, RARP;&lt;br /&gt;? ? SPX&lt;br /&gt;? ? NWLink&lt;br /&gt;? ? NetBIOS / NetBEUI&lt;br /&gt;? ? ATP&lt;br /&gt;Layer 5 (Session)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Gateway&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;? ? NetBIOS&lt;br /&gt;? ? Names Pipes&lt;br /&gt;? ? Mail Slots&lt;br /&gt;? ? RPC&lt;br /&gt;Layer 6 (Presentation)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Gateway&lt;br /&gt;? ? Redirector&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;? ? None&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layer 7 (Application)&lt;br /&gt;Network components:&lt;br /&gt;? ? Gateway&lt;br /&gt;Protocols:&lt;br /&gt;DNS; FTP&lt;br /&gt;TFTP; BOOTP&lt;br /&gt;SNMP; RLOGIN&lt;br /&gt;SMTP; MIME;&lt;br /&gt;NFS; FINGER&lt;br /&gt;TELNET; NCP&lt;br /&gt;APPC; AFP&lt;br /&gt;SMB&lt;br /&gt;IP Address&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan IP Adress? Ip adress adalah alamat sebuah host atau&lt;br /&gt;komputer contohnya seperti 192.168.17.88 atau 10.10.1.42. Agar IP adress pada&lt;br /&gt;komputer tidak simpang siur maka IP address dibagi beberapa kelas, yaitu :&lt;br /&gt;Class IP Network ID Host ID Jumlah&lt;br /&gt;jaringan&lt;br /&gt;Jumlah&lt;br /&gt;jaringan&lt;br /&gt;per Host&lt;br /&gt;A 1-126 w x.y.z 126 16777214&lt;br /&gt;B 128-191 w.x y.z 16384 65534&lt;br /&gt;C 192-223 w.x.y z 2097152 254&lt;br /&gt;D 224-239 Kebalikan dari&lt;br /&gt;Multicast Addressing&lt;br /&gt;N/A N/A N/A&lt;br /&gt;E 240-254 Kebalikan dari&lt;br /&gt;Multicast Addressing&lt;br /&gt;N/A N/A N/A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap IP adress hanya bisa berhubungan jika mereka berada di satu class.&lt;br /&gt;Komputer yang punya IP kelas A tidak bisa berhubungan dengan komputer yang&lt;br /&gt;mempunyai kelas B. Begitu juga sebaliknya. Gak Mudeng… OK kita jelaskan jika&lt;br /&gt;komputer A mempunyai IP address 192.168.17.3, komputer B juga mempunyai IP address&lt;br /&gt;192.168.19.3 dan Komputer C mempunyai 192.168.17.20. maka komputer mana yang&lt;br /&gt;dapat berhubungan? Ya bener komputer A dan Komputer C. kenapa? Karena mereka&lt;br /&gt;mempunyai network ID yang sama tetapi Host ID nya beda. Sedangkan Komputer B&lt;br /&gt;mempunyai Network ID dan Host ID berbeda.&lt;br /&gt;Lalu apa yang dimaksud Host ID dan Network ID? Misalnya kita ambil contoh ip&lt;br /&gt;address 192.168.17.3 maka keterangan dari tiap-tiap angka adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;192.168.17.3&lt;br /&gt;Seperti pada tabel di atas IP 192.168.17.3 adalah class C, maka w.x.y adalah&lt;br /&gt;network ID dan z adalah host ID. Agar komputer satu dan lainnya dapat berhubungan maka&lt;br /&gt;harus mempunyai Network ID yang sama dan Host ID yang berbeda.&lt;br /&gt;Subnetting&lt;br /&gt;Di tiap perusahaan yang mempunyai jaringan pasti memiliki komputer lebih dari&lt;br /&gt;satu mungkin 100 atau 200 komputer. Agar Komputer tersebut dapat berhubungan dengan&lt;br /&gt;lancar maka harus kita harus menggunakan subnetting. Fungsi dari subnetting ini yaitu:&lt;br /&gt;1. Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak akan&lt;br /&gt;bertabrakan (collision) atau macet.&lt;br /&gt;2. Teroptimasinya unjuk kerja jaringan&lt;br /&gt;3. Pengelolaan yang disederhanakan&lt;br /&gt;4. Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh, contoh&lt;br /&gt;WAN yang menggunakan jaringan antar kota yang berbeda.&lt;br /&gt;Tabel Subnet :&lt;br /&gt;Class Subnet Mask Default&lt;br /&gt;A 255.0.0.0&lt;br /&gt;W X Y Z&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B 255.255.0.0&lt;br /&gt;C 255.255.255.0&lt;br /&gt;Untuk IP adress kelas A tidak dapat memakai subnet kelas B demikian pula&lt;br /&gt;sebaliknya. Jika kalian pernah menemukan istilah 255.0.0.0/8 maksud dari istilah tersebut&lt;br /&gt;adalah, subnet mask 255.0.0.0 mempunyai bit yang aktif (angka 1) sebanyak 8. Angka 8&lt;br /&gt;setelah karakter ‘/’ menunjukkan banyaknya angka 1. Sebenarnya subnet mask terdiri dari&lt;br /&gt;bilangan – bilangan biner, misalnya 255.0.0.0 jika dikonversi ke biner maka menjadi&lt;br /&gt;11111111.00000000.00000000.00000000. Oleh karena itu penulisannya menjadi&lt;br /&gt;255.0.0.0/8. Contoh lainnya adalah 255.255.255.224/27 jika dikonversi ke biner maka akan&lt;br /&gt;menjadi 11111111.11111111.11111111.11100000.&lt;br /&gt;Melakukan Subnetting&lt;br /&gt;Untuk melakukan subnetting terdiri dari beberapa proses, yaitu:&lt;br /&gt;1. Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask&lt;br /&gt;Yaitu dengan cara memakai rumus 2x – 2 = jumlah subnet, x adalah bit 1 pada&lt;br /&gt;subnet mask. Misalnya 11000000, maka x adalah 2 (dilihat dari jumlah angka 1&lt;br /&gt;yang ada di situ), 22 – 2 = 2 subnet.&lt;br /&gt;2. Menentukan jumlah host per subnet&lt;br /&gt;Yaitu dengan memakai rumus 2y – 2 = jumlah host per subnet, y adalah jumlah bit&lt;br /&gt;dibagian host atau yang bernilai nol ‘0’. Misalnya 11000000, maka y adalah 6&lt;br /&gt;(dilihat dari angka 0 yang ada disitu), 26 – 2 = 62 host&lt;br /&gt;3. Menentukan subnet yang valid&lt;br /&gt;Yaitu dengan mengurangi 256 dengan angka yang ada dibelakang subnet mask,&lt;br /&gt;misalnya 255.255.255.224/27, maka untuk menentukan subnet yang valid 256 – 224&lt;br /&gt;= 32. Hasil dari pengurangan ditambahkan dengan bilangan itu sendiri sampai&lt;br /&gt;berjumlah sama dengan angka belakang subnet mask. 32 + 32 =64, 64 + 32 = 96, 96&lt;br /&gt;+ 32 = 128, 128 + 32 = 160, 160 + 32 = 192, 192 + 32 = 224. maka jumlah host&lt;br /&gt;yang valid adalah 32, 64, 96, 128, 160, 192.&lt;br /&gt;4. Menentukan alamat broadcast untuk tiap subnet&lt;br /&gt;Yaitu mengambil alamat ip address yang terletak paling akhir&lt;br /&gt;5. Menetukan host-host yang valid untuk tiap subnet&lt;br /&gt;Yaitu mengambil nomor diantara subnet-subnet dengan menghilangkan angka 0 dan&lt;br /&gt;angka 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya 255.255.255.192/26, kita akan melakukan subnetting IP address&lt;br /&gt;192.168.10.0. Maka langkah yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;Alamat network : 192.168.10.0&lt;br /&gt;Subnet mask : 255.255.255.192&lt;br /&gt;1. Menentukan subnet yang dihasilkan subnet mask&lt;br /&gt;Konversi 192 ke biner yaitu 11000000. Ambil jumlah angka 1 untuk&lt;br /&gt;menentukan x, sehingga x = 2. pakai rumus 2x – 2 = jumlah subnet, sehingga 22&lt;br /&gt;– 2 = 2.&lt;br /&gt;2. Menentukan jumlah host&lt;br /&gt;Ambil jumlah angka 0 dari konversi 192 untuk memberi nilai y. 11000000.&lt;br /&gt;Sehingga y = 6. Pakai rumus 2x – 2 = jumlah host, maka 26 – 2 = 62.&lt;br /&gt;3. Menentukan subnet yang valid.&lt;br /&gt;Kurangi 256 dengan 192, 256 – 192 = 64. Tambahkan 64 sampai sejumlah 192.&lt;br /&gt;64 + 64 = 128, 128 + 64 = 192. Maka subnet yang valid 64, 128&lt;br /&gt;4. Menentukan broadcast&lt;br /&gt;Terletak tepat sebelum subnet berikutnya yaitu 127 dan 191&lt;br /&gt;5. Menentukan host yang valid&lt;br /&gt;Dapat dilihat keterangannya di tabel berikut&lt;br /&gt;Nama Host I Host II IP address asli Host I IP address asli Host II&lt;br /&gt;Subnet 64 128 – -&lt;br /&gt;Host Pertama 65 129 192.168.10.65 192.168.10.129&lt;br /&gt;Host terakhir 126 190 192.168.10.126 192.168.10.190&lt;br /&gt;Alamat Broadcast 127 191 – -&lt;br /&gt;Nah dilihat ditabel ini kita dapat menghitung berapa jumlah host nya yaitu (126-65)&lt;br /&gt;+ (190-129) = 122 host dalam 1 jaringan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Port&lt;br /&gt;Port dalam arti bahasa Indonesianya adalah lubang. Tetapi kalau dalam komputer&lt;br /&gt;port diasumsikan sebagai pintu service. Misalnya di komputer A membuka port 21, maka&lt;br /&gt;kita tahu bahwa komputer A membuka diri untuk sebuah pelayanan ftp (file transfer&lt;br /&gt;protocol. Berikut ini adalah daftar standar untuk port :&lt;br /&gt;No. Protokol Label Port Nama Port Keterangan&lt;br /&gt;19 tcp/udp chargen Character&lt;br /&gt;Generation&lt;br /&gt;Generator karakter ini mengembalikan deretan karakterkarakter.&lt;br /&gt;Walaupun sebagian besar layanan yang ada&lt;br /&gt;sekarang terbatas ke 512 byte, namun bisa dijumpai server&lt;br /&gt;yang mengirimkan karakter secara terus menerus sampai&lt;br /&gt;hubungan ke port ini diputuskan. Seringkali di server-server&lt;br /&gt;lama, jika jumlah klien yang membuka hubungan mencapai&lt;br /&gt;nilai ratusan secara sekaligus, CPU time akan terkonsumsi&lt;br /&gt;secara besar-besaran, mebuat sang server merangkak.&lt;br /&gt;Serangan tipe Denial of Service paling sederhana adalah&lt;br /&gt;dengan me-redireksi keluaran port 19 ke port lain&lt;br /&gt;(mentargetkan mesin-mesin Windows NT)&lt;br /&gt;20/21 tcp ftp File Transfer&lt;br /&gt;Protocol&lt;br /&gt;Protokol untuk menangani pentransferan file(-file) dari satu&lt;br /&gt;komputer ke komputer lainnya. Protokol ini menggunakan dua&lt;br /&gt;saluran, yang satu sebagai saluran untuk mengendalikan&lt;br /&gt;lalulintas data, sedangkan yang satunya lagi untuk dilintasi&lt;br /&gt;oleh data itu sendiri. Proses autentifikasi berdasar&lt;br /&gt;login/password. FTP adalah metode paling sering digunakan di&lt;br /&gt;situs-situs web untuk mengirim file (seringkali akses ‘ftp only’&lt;br /&gt;diberikan kepada para pelanggan webhosting). Siapapun yang&lt;br /&gt;berhasil login akan diberikan hak yang sama berdasar id (jadi&lt;br /&gt;boleh menulis ke direktori ‘home’ milik user tsb), atau bahkan di&lt;br /&gt;banyak server, boleh membaca / tulis direktori milik pengguna&lt;br /&gt;lain. Eksploit-eksploit yang beredar termasuk untuk programprogram&lt;br /&gt;wu_ftpd, ncftpd, ftpbounce, dll.&lt;br /&gt;23 tcp telnet Telnet Metode login jarak jauh yang paling populer. Walaupun tidak&lt;br /&gt;seaman ssh (data yang melintasi tidak dienkripsi secara&lt;br /&gt;otomatis), masih terlalu banyak server-server yang&lt;br /&gt;mengizinkan login jarak jauh langsung tipe ini (sebagian besar&lt;br /&gt;UNIX, beberapa VMS). Metode ini pulalah yang paling sering&lt;br /&gt;diserang oleh chracker-chracker, terkadang dengan semembabibuta&lt;br /&gt;mengetikkan root/daemon/dll, dan mencobakan&lt;br /&gt;password-password default. Seringkali mesin-mesin yang&lt;br /&gt;sebenarnya tidak berfungsi melayanin user (seperti dns,&lt;br /&gt;webserver, etc) menjalankan fungsi ini walaupun sebetulnya,&lt;br /&gt;tidak begitu diperlukan.&lt;br /&gt;25 tcp mail Simple Mail&lt;br /&gt;Transfer&lt;br /&gt;Protokol pentransferan pesan sederhana, adalah standar de&lt;br /&gt;facto untuk internet. Termasuk salah satu port yang dijadikan&lt;br /&gt;sasaran eksploit-eksploit, yang berjumlah sampai puluhan&lt;br /&gt;saking populernya. Karena protokol ini memerlukan akses&lt;br /&gt;berprivilese tinggi (seringkali setara root/admin) supaya bisa&lt;br /&gt;menulis ke direktori milik user manapun juga. Sebaiknya&lt;br /&gt;dihilangkan bagi mesin-mesin yang tidak begitu&lt;br /&gt;memerlukannya.&lt;br /&gt;48 tcp/udp auditd Digital Audit&lt;br /&gt;Daemon&lt;br /&gt;Digunakan oleh daemon audit komputer-komputer Digital untuk&lt;br /&gt;menjalankan tugas-tugas administrasi. Banyak sniffer yang&lt;br /&gt;mentargetkan port ini.&lt;br /&gt;53 tcp/udp dns Domain Name&lt;br /&gt;Server&lt;br /&gt;salah satu layanan yang cukup vital, dijalankan di serverserver,&lt;br /&gt;berfungsi untuk memberikan informasi berbentuk&lt;br /&gt;alamat IP xxx.xxx.xxx.xxx untuk setiap permintaan&lt;br /&gt;penterjemahan dari nama-nama domain. Eksploit nameserver&lt;br /&gt;bisa dicari di internet atau di arsip kecoak.&lt;br /&gt;79 tcp finger Finger Daemon daemon yang bertugas memberikan informasi mengenai&lt;br /&gt;pengguna-pengguna suatu sistem kepada sang peminta&lt;br /&gt;(seringkali siapa saja). Pada versi-versi lama Unix, perintah:&lt;br /&gt;finger user@host1@host2@etc…(termasuk&lt;br /&gt;firewall)&lt;br /&gt;Buku Panduan Komunikasi Data&lt;br /&gt;firewall.&lt;br /&gt;80/&lt;br /&gt;8000/&lt;br /&gt;8080/&lt;br /&gt;dll&lt;br /&gt;tcp http WWW,&lt;br /&gt;HyperText&lt;br /&gt;Transfer&lt;br /&gt;Protocol&lt;br /&gt;Protokol pentransferan data berformat HTML (webpagewebpage)&lt;br /&gt;lainnya dari server kepada publik. Port ini sangat&lt;br /&gt;populer dijadikan sasaran para chracker (terutama ditargetkan&lt;br /&gt;oleh program-program pelacak kelemahan CGI), sebab banyak&lt;br /&gt;program CGI yang bisa dieksploit. Mesin-mesin yang&lt;br /&gt;menyediakan servis ‘Frontpage Extensions’ secara default&lt;br /&gt;terkenal berlobang besar, dan di-’patch’. Ada juga serangan&lt;br /&gt;dari pengunjung yang mencoba mengakses direktori-direktori&lt;br /&gt;yang terlindung password (contohnya di situs-situs porno)&lt;br /&gt;dengan cara mem-brute force proses otentifikasi (UserID dan&lt;br /&gt;Password), sebab serangan semacam ini tidak direkam oleh&lt;br /&gt;log server.&lt;br /&gt;110 tcp/udp pop3 Post Office&lt;br /&gt;Protocol v3&lt;br /&gt;Protokol standar pemeriksaan email jarak jauh. Biasanya user&lt;br /&gt;(atau program e-mail client user) melog-on untuk memeriksa&lt;br /&gt;dan mengambil pesan email yang diterima lewat mailbox&lt;br /&gt;server. Hilangkan jika anda tidak membutuhkan layanan ini&lt;br /&gt;pada suatu server. Protokol ini mengizinkan siapapun untuk&lt;br /&gt;memasukkan kombinasi (lewat skrip) user+password secara&lt;br /&gt;‘brute force’ tanpa mencatat log.&lt;br /&gt;111 tcp/udp sunrpc Sun Remote&lt;br /&gt;Procedure Call&lt;br /&gt;Beberapa portscanner mentargetkan port ini, dan terdapat&lt;br /&gt;beberapa program yang mengeksploit port ini (mesin-mesin&lt;br /&gt;Sun/Solaris).&lt;br /&gt;139 tcp/udp netbios-ssn NetBIOS&lt;br /&gt;Session Service&lt;br /&gt;Port inilah yang biasanya digunakan sebagai sarana&lt;br /&gt;komunikasi dengan atau antara mesin-mesin Microsoft&lt;br /&gt;(NT/95/98). Penyerang seringkali mentargetkan ’shared device’&lt;br /&gt;yang bisa diakses lewat internet. Juga terdapat banyak&lt;br /&gt;program ‘nuker’ yang men-denial-of-service-kan mesin-mesin&lt;br /&gt;Windows via port 139. Selain di mesin-mesin NT, mesin-mesin&lt;br /&gt;Unix juga menjalankan servis di port ini, yaitu Samba, yang&lt;br /&gt;memberikan kemudahan bernetwork antara mesin platform&lt;br /&gt;Unix dengan mesin Windows. Jalankan ADMSMB scan atau&lt;br /&gt;eksploit untuk memeriksa vulnerabilitas.&lt;br /&gt;143 tcp/udp imap2 Interactive Mail&lt;br /&gt;Access Protocol&lt;br /&gt;Protokol pengaksesan e-mail lainnya. Seringkali berjalan tanpa&lt;br /&gt;diperlukan. Mesin-mesin UNIX (terutama Linux) yang&lt;br /&gt;menjalankan imap instalasi default terbuka terhadap serangan&lt;br /&gt;yang bisa berakibat pemberian privilese root kepada sang&lt;br /&gt;chracker.&lt;br /&gt;443 tcp https Hypertext&lt;br /&gt;Transfer&lt;br /&gt;Protocol-Secure&lt;br /&gt;Daemon penerima permintaan tipe http yang berjalan diatas&lt;br /&gt;’secure layer’ (terenkripsi). Lihat keterangan untuk port 80&lt;br /&gt;diatas.&lt;br /&gt;512 tcp exec Remote&lt;br /&gt;Process&lt;br /&gt;Execution&lt;br /&gt;Mengizinkan eksekusi proses jarak jauh dengan sistem&lt;br /&gt;autentifikasi berdasar file /etc/passwd.&lt;br /&gt;513 tcp rlogin Remote Login&lt;br /&gt;Protocol&lt;br /&gt;Port inilah yang digunakan jika anda melakukan ‘rlogin’ ke&lt;br /&gt;suatu host. Dengan rlogin, user di host A tidak perlu melewati&lt;br /&gt;proses login lewat telnet ke host B seperti biasa, namun bisa&lt;br /&gt;langsung masuk ke home directorynya di host B (tanpa&lt;br /&gt;password). Jika seorang chracker berhasil menjebol root di&lt;br /&gt;salah satu host, rlogin adalah sarana paling cocok untuk&lt;br /&gt;digunakan ‘meloncat’ ke host lain dalam network yang sama&lt;br /&gt;dan mengambil alih kontrol.&lt;br /&gt;Setting IP address di MS Windows&lt;br /&gt;Cara mengeset ip address di windows :&lt;br /&gt;1. Klik Kanan My Network Places&lt;br /&gt;2. Maka Akan Muncul gambar sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. pilih Local area Network Connection, seperti pada gambar ini, kemudian klik&lt;br /&gt;kanan, maka akan muncul gambar yang ada pada nomor 4 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian, kemudian klik kanan pada Internet Protocol (TCP/IP) dan pilih&lt;br /&gt;Properties&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah muncul kotak seperti di bawah ini, isi IP adress dan Subnet mask yang&lt;br /&gt;diinginkan. Dan tekan OK. Untuk windows 98 memerlukan restart tetapi untuk win&lt;br /&gt;XP tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setting IP, kita melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa komputer 1&lt;br /&gt;dengan yang lainnya dapat berkomunikasi, yaitu dengan cara menjalankan perintah ping&lt;br /&gt;dari DOS Command, langkah-langkahnya :&lt;br /&gt;1. Klik Start -&gt; Run&lt;br /&gt;2. Buka command DOS prompt dengan mengetikkan ‘cmd’ (tanpa tanda petik) jika&lt;br /&gt;SO-nya WIN XP dan ‘command’ jika SO-nya WIN 9x pada Run.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah muncul command DOS prompt ketik ping [ip tujuan], misalnya tujuan&lt;br /&gt;kita ke IP 192.168.17.254 maka ketik ping 192.168.17.254 kemudian tekan&lt;br /&gt;tombol enter.&lt;br /&gt;4. Jika komunikasi komputer satu dengan komputer tujuan benar maka akan muncul&lt;br /&gt;pesan, sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud pesan diatas adalah,&lt;br /&gt;Reply from 192.168.17.69: bytes=32 time&lt;1ms TTL=128&lt;br /&gt;Balasan dari ip 192.168.17.69 dengan besar file 32 bytes dan dalam waktu &gt;1ms&lt;br /&gt;dengna TTL (Time To Life) = 128&lt;br /&gt;Ping statistics for 192.168.17.69:&lt;br /&gt;Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),&lt;br /&gt;Approximate round trip times in milli-seconds:&lt;br /&gt;Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms&lt;br /&gt;Packet dari IP asal terkirim (sent = 4) semua ke ip 192.169.17.69 dan diterima&lt;br /&gt;seluruhnya (Received = 4) dengan loss (packet yang tidak terkirim) 0 %.&lt;br /&gt;5. Jika muncul pesan selain pesan seperti gambar diatas maka ada masalah dalam&lt;br /&gt;jaringan maupun komputer tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trouble Shooting Jaringan&lt;br /&gt;Kadang sebagai admin jaringan, kita kerap kali menemukan masalah-masalah,&lt;br /&gt;untuk itu diperlukan ilmu yang mempelajari tentang trouble shooting jaringan. Di sini akan&lt;br /&gt;dijabarkan beberapa trouble shooting dan penanganannya :&lt;br /&gt;1. Antar komputer 1 dan lainnya tidak bisa berkomunikasi :&lt;br /&gt;a. Cek apakah pembagian IP pada class yang sama&lt;br /&gt;b. Cek apakah komputer dalam 1 workgroup yang sama&lt;br /&gt;c. Restart Komputer&lt;br /&gt;2. Komputer sudah diset dengan ip calss yang benar dan dalam 1 workgroup tetapi&lt;br /&gt;tidak dapat berkomunikasi&lt;br /&gt;a. Cek apakah LAN card rusak, yaitu dengan menjalankan perintah ping&lt;br /&gt;127.0.0.1 atau ping localhost.&lt;br /&gt;b. Cek Apakah Kabel LAN sudah benar pembuatannya, untuk Komputer yang&lt;br /&gt;melewati Hub tidak perlu Crossing pada Kabelnya, tetapi untuk komputer&lt;br /&gt;yang tidak melewati Hub harus memakai metode crossing 1-3, 2-6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2009/07/tcpip-tcp-singkatan-dari-transmission.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-9102573621852052906</guid><pubDate>Fri, 24 Jul 2009 16:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-19T09:40:03.440+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jaringan</category><title>KONFIGURASI NETWORK (JARINGAN)</title><description>BASIS DATA JARINGAN&lt;br /&gt;Plan 9 menggunakan sebuah basis data tunggal untuk menyimpan semua konfigurasi&lt;br /&gt;informasi jaringan terkait di dalam system.&lt;br /&gt;Basis data menyimpan konfigurasi untuk mesin yang diidentifikasikan secara spesifik&lt;br /&gt;oleh instalasi local, konfigurasi awal untuk mesin di keterangan-keterangan subnets,&lt;br /&gt;informasi resolusi nama domain, dan memetakan antara nama layanan TCP dan nomor&lt;br /&gt;port diantara hal yang lain.&lt;br /&gt;Basis data dirakit dari sejumlah file-file teks yang memuat sejumlah struktur&lt;br /&gt;penyimpanan.&lt;br /&gt;Sumber awal dari basis data adalah file teks /lib/ndb/local. Masukan yang paling penting&lt;br /&gt;pada file tersebut adalah “database=” entry, yang menspesifikasikan sebuah daftar filefile&lt;br /&gt;yang lain yang dimasukkan. Sebagai contoh,&lt;br /&gt;database=&lt;br /&gt;file=/lib/ndb/local&lt;br /&gt;file=/lib/ndb/local-cs&lt;br /&gt;file=/lib/ndb/common&lt;br /&gt;Itu semua berasal dari isi file ini dan yang terdapat di dalam daftar dimana basis data&lt;br /&gt;dirakit.&lt;br /&gt;Secara konvensional, file /lib/ndb/common adalah untuk definisi port standard dan yang&lt;br /&gt;lain; file-file yang lain yang berisi konfigurasi sistem aktual.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;STRUKTUR PENYIMPANAN&lt;br /&gt;Secara leksikal, suatu penyimpanan adalah sebuah baris yang unidented diikuti oleh&lt;br /&gt;sejumlah baris yang idented (rangkap dua). Jadi sebuah baris yang unidented, baris&lt;br /&gt;kosong, atau comment line (baris komentar) (yang dimulai dengan #) mempunyai hasil&lt;br /&gt;akhir sebuah penyimpanan.&lt;br /&gt;Secara semantik, suatu penyimpanan adalah kumpulan tuple “key=value”. Tuple pada&lt;br /&gt;baris yang sama terikat lebih kuat daripada tuple pada baris yang berbeda, tetapi&lt;br /&gt;umumnya hal tersebut tidak begitu penting.&lt;br /&gt;Sebuah contoh penyimpanan adalah:&lt;br /&gt;ip=10.247.62.235 ip=10.247.60.200 sys=lusitania ether=0060088bc416&lt;br /&gt;proto=il&lt;br /&gt;dom=lusitania.domain.dom&lt;br /&gt;Penyimpanan ini mendefinisikan sebuah system yang bernama “lusitania” dengan alamat&lt;br /&gt;ethernet yang dispesifikasikan, dua alamat IP, dan sebuah nama domain yang memenuhi&lt;br /&gt;syarat. Tuple “proto=il” mengindikasikan bahwa system berbicaara tentang IL, pilihan&lt;br /&gt;protokol transport Plan 9. Secara otomatis, system diasumsikan hanya untuk berbicara&lt;br /&gt;TCP.&lt;br /&gt;Atribut lain yang berguna mencakup:&lt;br /&gt;auth default Plan 9 authentication server (server&lt;br /&gt;pembuktian default Plan 9)&lt;br /&gt;cpu default Plan 9 cpu server (cpu server default&lt;br /&gt;Plan 9)&lt;br /&gt;dns default DNS server (can be more than one) (DNS&lt;br /&gt;server default (dapat lebih dari satu)&lt;br /&gt;dnsdomain default DNS domain suffix (can be more than one)&lt;br /&gt;( akhiran domain DNS yang default dapat lebih dari satu)&lt;br /&gt;fs default Plan 9 file server (file server Plan 9&lt;br /&gt;yang default)&lt;br /&gt;ipgw IP gateway (gerbang IP)&lt;br /&gt;ipmask IP network mask (pelindung IP jaringan)&lt;br /&gt;ipsubmask IP subnetwork mask (pelindung IP sub jaringan)&lt;br /&gt;ntp default NTP server (server NTP yang default)&lt;br /&gt;nntp default NNTP server (server NNTP yang default)&lt;br /&gt;smtp default SMTP server (server SMTP yang default)&lt;br /&gt;HIERARKI PERJALANAN IP&lt;br /&gt;Kebanyakan informasi di dalam basis data tidak disimpan di dalam system penyimpanan.&lt;br /&gt;Malahan, fungsi pencarian basis data ndbipinfo dan antar muka (interface) baris&lt;br /&gt;komentar yang sederhana ndb/ipquery mengenal tentang IP jaringan hierarki.&lt;br /&gt;Ketika sebuah atribut, katakana saja ‘fs’, dibutuhkan untuk sebuah system, proses&lt;br /&gt;pencarian dimulai dengan melihat penyimpanan basis data sistem jaringan. Jika&lt;br /&gt;mempunyai sebuah fs= entry, ndbipinfo mengembalikan nilai tersebut. Jika tidak,&lt;br /&gt;ndbipinfo mencatat bahwa alamat IP sistem dan berjalan ke bawah IP hirarki melalui&lt;br /&gt;basis data, dimulai dengan IP jaringan awal untuk alamat itu.&lt;br /&gt;Secara spesifik, hal itu dimulai dengan default IP mask untuk alamat itu, menambahkan&lt;br /&gt;alamat IP untuk menemukan IP jaringan awal. Seandainya alamat kita lebih tinggi dari&lt;br /&gt;10.247.62.235. IP mask default untuk alamat tersebut adalah 255.0.0.0, jadi IP jaringan&lt;br /&gt;default adalah 10.0.0.0.&lt;br /&gt;Ndbipinfo melihat sebuah masukan ip=10.0.0.0. dengan sebuah masukan&lt;br /&gt;ipmask=255.0.0.0. Andaikan kita menemukan&lt;br /&gt;ipnet=ten-net ip=10.0.0.0 ipmask=255.0.0.0&lt;br /&gt;ipsubmask=255.255.255.0&lt;br /&gt;smtp=mailserver.domain.dom&lt;br /&gt;ntp=ntpserver.domain.dom&lt;br /&gt;fs=myfs&lt;br /&gt;Masukan berkata bahwa jaringan tersusun oleh sub jaringan yang lebih kecil dengan&lt;br /&gt;mask 255.255.255.0, jadi kita melihat masukan IP jaringan 10.247.62.0 dengan mask&lt;br /&gt;yang tepat. Seandainya kita menemukan ( nilai didalam ipnet=tuple yang tidak relevan)&lt;br /&gt;ipnet=my-net ip=10.247.62.0 ipmask=255.255.255.0&lt;br /&gt;fs=my-other-fs&lt;br /&gt;ipgw=10.247.62.1&lt;br /&gt;Karena tidak ada masukan ipsubmask, kita berhenti berjalan/mencari, mengembalikan&lt;br /&gt;“my-other-fs”, karena itulah fs= entry untuk subnet terkecil yang kita dapat. Ssebagai&lt;br /&gt;catatan bahwa masukan pemyimpanan my-net melebihi masukan penyimpanan tennet,&lt;br /&gt;hanya sebagai suatu fs= entry di dalam penyimpanan lusitania yang akan&lt;br /&gt;melebihi keduanya. Jika kita tidak menemukan fs= entry di dalam my-net, kita akan&lt;br /&gt;menggunakan ten-net.&lt;br /&gt;Program ndb/ipquery baik untuk mengetes apa yang telah di set oleh jaringan anda&lt;br /&gt;seperti yang anda inginkan, dan hirarki IP berjalan seperti yang diharapkan.&lt;br /&gt;IP submask default ditentukan dengan angka pertama pada alamat:&lt;br /&gt;0-127 255.0.0.0&lt;br /&gt;128-191 255.255.0.0&lt;br /&gt;192-223 255.255.255.0&lt;br /&gt;224-239 Cadangan untuk alamat yang multicast&lt;br /&gt;240-255 Cadangan untuk penggunaan yang akan datang&lt;br /&gt;(Ini adalah standar internet, bukan standar Plan 9)&lt;br /&gt;KONFIGURASI&lt;br /&gt;Setelah membaca bagian awal, anda dapat memulai untuk mendefinisikan rancangan dari&lt;br /&gt;jaringan anda. Suatu contoh konfigurasi ada di at /lib/ndb/local.complicated. Suatu&lt;br /&gt;konfigurasi minimal dihadirkan di sini.&lt;br /&gt;database=&lt;br /&gt;file=/lib/ndb/local&lt;br /&gt;file=/lib/ndb/common&lt;br /&gt;ipnet=mynetwork ip=192.168.0.0 ipmask=255.255.255.0&lt;br /&gt;ipgw=192.168.0.1&lt;br /&gt;dns=1.2.3.4&lt;br /&gt;auth=mauretania&lt;br /&gt;proto=il&lt;br /&gt;ip=192.168.0.2 sys=mauretania&lt;br /&gt;ip=192.168.0.3 sys=aquitania&lt;br /&gt;Di contoh ini kami mensetup mesin ‘mauretania’ sebagai mesin Plan 9 pertama kami dan&lt;br /&gt;menjadikannya server authentikasi untuk 192.168.0.x subnet kami. Kami akan&lt;br /&gt;memberikan mesin kami alamat IP 192.168.0.2.&lt;br /&gt;Jika anda tidak berminat untuk mempunyai koneksi internet anda dapat menghilangkan&lt;br /&gt;ipgw dan dns. Hal ini hanya meninggalkan proto=il tanpa penjelasan, dan untuk saat ini&lt;br /&gt;kami hanya akan mengatakan itu penting.&lt;br /&gt;IPCONFIG&lt;br /&gt;Sebagai catatan bahwa di atas kami telah mendefinisikan dua sistem, yang satu adalah&lt;br /&gt;‘mauretania’, dan yang lain disebut ‘aquitania’. Bagaimana Plan 9 memastikan bahwa&lt;br /&gt;mesin kami menggunakan ‘mauretania’? Jawabannya adalah ip/config.&lt;br /&gt;Ketika suatu mesin Plan 9 mem-boot, mesin itu akan menjalankan konfigurasi script&lt;br /&gt;/rc/bin/termrc or /rc/bin/cpurc, tergantung apakah itu adalah terminal atau server CPU.&lt;br /&gt;Di dalam /rc/bin/termrc anda akan menemukan baris&lt;br /&gt;ip/ipconfig &gt;/dev/null &gt;[2=1]&lt;br /&gt;Baris ini mengakibatkan mesin mencari server DHCP untuk men-supply-nya dengan&lt;br /&gt;konfigurasi informasi. Anda dapat men-set up CPU/autentifikasi server Plan 9 untuk&lt;br /&gt;menjalankan server DHCP. Ketika anda melakukan hal ini, server akan mencari basis&lt;br /&gt;data jaringannya dan menyediakan konfigurasi default-nya.&lt;br /&gt;Meskipun demikian, selalu ada informasi yang tidak cukup untuk memberikan IP yang&lt;br /&gt;pasti untuk suatu mesin yang spesifik. Salah satu cara melakukan hal ini adalah untuk&lt;br /&gt;menyatukan suatu konfigurasi yang spesifik ke suatu alamat jaringan card’s MAC yang&lt;br /&gt;spesifik. Setiap kartu jaringan fisik diberikan sebuah alamat MAC yang unik selama&lt;br /&gt;proses manufaktur. Anda dapat menemukan alamat kartu MAC anda dengan mengetik&lt;br /&gt;baris&lt;br /&gt;cat /net/ether0/addr&lt;br /&gt;(Jika tidak terdapat sebuah direktori /net/ether0 maka Plan 9 tidak akan menemukan suatu&lt;br /&gt;ethernet card (kartu ethernet) dalam sistem anda.) Sekarang anda dapat menambahkan&lt;br /&gt;alamat MAC sebagai suatu atribut pada baris konfigurasi seperti di dalam ndb.&lt;br /&gt;ip=192.168.0.2 sys=mauretania ether=abc12345def&lt;br /&gt;dimana ‘abc12345def’ adlah alamat MAC. Tentu saja jika tidak terdapat server Plan 9&lt;br /&gt;pada jaringan maka metode ini tidak akan berhasil. Ketika men-setting up mesin Plan 9&lt;br /&gt;pertama anda, anda dapat memodifikasi baris ip/ipconfig untuk menspesifikasi&lt;br /&gt;gateway tertentu, ip, dan ip-mask untuk digunakan.&lt;br /&gt;ip/ipconfig -g 192.168.0.1 ether /net/ether0 192.168.0.2 255.255.255.0&lt;br /&gt;Sekarang anda mempunyai informasi yang cukup untuk mengikuti instruksi pada&lt;br /&gt;Configuring a Standalone CPU Server. Ia akan membimbing dalam men-set up sebuah&lt;br /&gt;sistem yang sesuai seperti kombinasi server CPU. Server autentifikasi, server DHCP, dan&lt;br /&gt;bahkan server kfs(file). Untuk file server yang tepat lihat Installing a Plan 9 file server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2009/07/konfigurasi-network-jaringan-basis-data.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-3209839964134823048</guid><pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-18T11:47:03.406+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Mengenal Malware</title><description>Pendahuluan&lt;br /&gt;Pada era informasi yang berbasis sistem komputer seperti sekarang ini, proteksi terhadap suatu data/ informasi sudah menjadi hal yang patut mendapat perhatian cukup serius. Tulisan ini akan mencoba menrumuskan beberapa jenis program yang dapat mengganggu bahkan merusak data/ informasi maupun piranti yang terdapat pada sistem komputer Anda.&lt;br /&gt;Program Pengganggu/ Perusak&lt;br /&gt;Secara garis besar program yang umumnya mengganggu/ merusak sistem komputer antara lain dapat dikelompokkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Bug&lt;br /&gt;Bug merupakan kesalahan-kesalahan yang terdapat pada suatu program aplikasi yang terjadi/ tercipta secara tidak disengaja. Hal ini umumnya&lt;br /&gt;dikarenakan kecerobohan/ keteledoran dari pihak programer pada waktu menulis program tersebut. Bug ini mempunyai dampak yang bermacam-macam seperti komputer menjadi hang atau bahkan bisa merusak media penyinpanan pada sistem komputer milik Anda.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;2. Chameleons&lt;br /&gt;Chameleons sesuai dengan namanya merupakan program yang diselundupkan/ disisipkan ke dalam suatu sistem komputer dan berfungsi untuk mencuri data/ informasi dari sistem komputer yang bersangkutan. Program ini tidak merusak peralatan pada sistem komputer yang dijangkitinya, targetnya ialah mendapatkan data dan kadang kala berusaha untuk melakukan pengubahan pada data tersebut.&lt;br /&gt;3. Logic Bomb&lt;br /&gt;Bomb yang satu ini bukan sembarang bomb yang akhir-akhir ini beritanya sering kita dengar di berbagai media massa. Bomb ini akan ditempatkaan/ dikirmkan secara diam-diam pada suatu sistem komputer yang menjadi target dan akan meledak bila pemicunya diaktifkan. Berdasarkan pemicu yang digunakan, Logic bomb dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu software bomb, logic/ condition bomb, time bomb. Software bomb akan meledak jika dipicu oleh suatu software tertentu, Logic/ kondition bomb akan meledak jika memenuhi suatu kondisi tertentu, sedangkan time bomb akan meledak pada waktu yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;Akibat yang ditimbulkan oleh logic bomb umumnya cukup fatal. Dan seperti layaknya sebuah bomb, logic bomb hanya dapat dicegah sebelum meledak.&lt;br /&gt;4. Trojan Horse&lt;br /&gt;Trojan Horse (kuda troya), nama ini mengingatkan kita tentang suatu cerita sejarah di mana Bangsa Troya yang berusaha menduduki suatu kota yang sangat kuat pertahanannya. Walaupun sudah mencobanya berkali-kali namun tetap gagal. Dan pada suatu kali muncul suatu ide dengan membuat patung kuda besar yang didalamnya diisi oleh beberapa prajurit tangguh. Patung kuda ini digunakan untuk menarik perhatian musuh. Setelah musuh membawanya&lt;br /&gt;masuk, maka prajurit yang berada di dalamnya akan keluar dan mulai melakukan penyerangan dari dalam kubu lawan. Prinsip kerja dari trojan horse mirip seperti chameleons, bedanya trojan horse akan melakukan sabotase dan pengerusakan terhadap sistem komputer yang dijangkitinya.&lt;br /&gt;5. Virus&lt;br /&gt;Pada awalnyanya virus komputer merupakan suatu program yang dibuat hanya untuk menampilkan nama samaran serta beberapa baris kata dari pembuatnya, dan sama sekali tidak membahayakan komputer Anda. Tetapi pada perkembangan selanjutnya, pembuatan virus komputer mulai menggabungkan beberapa karakteristik dari beberapa program penggaganggu dan perusak lainnya dan mulailah bermunculan banyak virus yang dibuat dengan tujuan merusak suatu sistm komputer.&lt;br /&gt;6. Worm&lt;br /&gt;Worm merupakan suatu program pengganggu yang dapat memperbanyak diri dan akan selalu berusaha menyebarkan diri dari satu komputer ke komputer yang lain dalam suatu jaringan. Worm menjadikan ukuran suatu file menjadi membengkak dan bahkan dapat menguras kapasitas dari media penyimanan.&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Diharapkan melalui artikel ini para pembaca dapat lebih mengetahui mengenai beberapa program pengganggu yang umum menyerang suatu sistem komputer, dengan demikian dapat lebih meningkatkan kewaspadaan Anda. Mengingat begitu pesatnya perkembangan virus dan beberapa program pengganggu/ perusak lainnya, maka ada baiknya jika Anda secara rutin megupdate program anti virus yang Anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/09/mengenal-malware.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-1793949125810657257</guid><pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-18T11:42:22.419+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Registri</category><title>Trik Registri Windows</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;Thread ini adalah Kumpulan-kumpulan Trick untuk menTweak Internet Connection pada window dengan mengubah Registry. Mohon Koreksi dan tanggapannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;mengubah Open Connection dari 10 menjadi 70000 (SynPacket)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;“TcpNumConnections”=dword:00011170&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;Setting up Provider Priority&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Serv ices\Tcpip\ServiceProvider.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;Change this parameter:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;Class - 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;DnsPriority - 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;HostsPriority - 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;LocalPriority - 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;NetbtPriority – 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Matikan Negative Cache Time&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Dnscache\Parameters DWORD NegativeCacheTime=0&lt;br /&gt;Configure Internet Download&lt;br /&gt;Start/Run/Regedit HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr&lt;br /&gt;entVersion\Explorer\RemoteComputer\NameSpace&lt;br /&gt;Delete Subkey&lt;br /&gt;{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}&lt;br /&gt;Setting Up HTTP Request&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\&lt;br /&gt;“MaxConnectionsPer1_0Server”=Dword:0000000a&lt;br /&gt;“MaxConnectionsPerServer”=Dword:0000000a&lt;br /&gt;Increasing Global Max TCP Window Size&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Only Work for Cable/DSL&lt;br /&gt;tidak direkomendasikan untuk Dial Up&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]”GlobalMaxTcpWindowSize”=dword:0000ffff&lt;br /&gt;Default Value nya&lt;br /&gt;[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]“GlobalMaxTcpWindowSize”=dword:00007fff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disable QoS Packet Scheduler (Repost ?) - Ini Penting&lt;br /&gt;Secara default Xp melimit Bandwith menjadi 20%&lt;br /&gt;limitnya bisa diubah menjadi 0% di&lt;br /&gt;start&gt; run &gt; gpedit.msc &gt; local computer policy &gt; Administrative tempaltes&lt;br /&gt;&gt; network &gt; QoS Packet Scheduler&lt;br /&gt;pada bagian kiri double click limit reservable bandwidth, check enable pada bagian Bandwidth limit %, ubah menjadi 0&lt;br /&gt;lalu reboot&lt;br /&gt;Browse Network Lebih cepat&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer&lt;br /&gt;\RemoteComputer\NameSpace&lt;br /&gt;Delete subkeys&lt;br /&gt;{2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D} dan {D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}&lt;br /&gt;[Tutorial] Step By Step Tweaking Your Window&lt;br /&gt;For pemula&lt;br /&gt;[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]&lt;br /&gt;“TcpNumConnections”=dword:00011170&lt;br /&gt;artinya&lt;br /&gt;buka regedit Run&gt;Regedit&lt;br /&gt;lalu browse pada [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\] di bagian kiri&lt;br /&gt;Valuenya bernama TcpNumConnections, kalo sudah ada tinggal diedit&lt;br /&gt;Kalo belum, Klik kanan&gt;New&gt;DWORD Value lalu masukkan namanya&lt;br /&gt;klik dua kali untuk memasukkan value datanya (hex) yaitu 00011170&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/09/trik-registri-windows.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7431237972562031776</guid><pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-18T11:41:11.801+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Registri</category><title>Keterangan Registri Windows 3</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menonaktifkan Fungsi Penghapusan Printer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDeletePrinter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda NoDeletePrinter dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Larangan Keamanan Pada Desktop&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SecureDesktop.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda SecureDesktop dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menyingkirkan Tab Security&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSecurityTab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda NoSecurityTab dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menyingkirkan Tab Hardware&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoHardwareTab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda NoHardwareTab dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menonaktifkan Menu Item Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Ubah nama key {D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719} dan tambahkan tanda minus ( - ) didepannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Contohnya: -{D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Kustomisasi Toolbar&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoToolbarCustomize.&lt;br /&gt;Klik ganda NoToolbarCustomize dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Pilihan Untuk Mengubah Atau Menyembunyikan Toolbar&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoBandCustomize.&lt;br /&gt;Klik ganda NoBandCustomize dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Menu File Dari Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoFileMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda NoFileMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Ikon Network Neighboohood&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoNetHood.&lt;br /&gt;Klik ganda NoNetHood dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Menu Folder Options&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoFolderOptions.&lt;br /&gt;Klik ganda NoFolderOptions dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Fungsi Untuk Memodifikasi File&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoFileAssociate.&lt;br /&gt;Klik ganda NoFileAssociate dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memperkuat TCP/IP Stack Untuk Menahan Serangan Denial Of Service&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama beserta valuenya masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;EnableDeadGWDetect = 0&lt;br /&gt;EnableICMPRedirect = 0&lt;br /&gt;EnablePMTUDiscovery = 0&lt;br /&gt;KeepAliveTime = 300,000&lt;br /&gt;NoNameReleaseOnDemand = 1&lt;br /&gt;PerformRouterDiscovery = 0&lt;br /&gt;SynAttackProtect = 2&lt;br /&gt;Menonaktifkan DHCP Router Discovery&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama PerformRouterDiscovery.&lt;br /&gt;Klik ganda PerformRouterDiscovery dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Web Printing&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Win dows NT\Printers&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableWebPrinting.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableWebPrinting dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Recent Shares Pada Network Places&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsNetHood.&lt;br /&gt;Klik ganda NoRecentDocsNetHood dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menutup Akses Kepada Pengguna Anonymous&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\LSA&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama RestrictAnonymous.&lt;br /&gt;Klik ganda RestrictAnonymous dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Komputer Dari Daftar Browser&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\LanmanServer\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Hidden.&lt;br /&gt;Klik ganda Hidden dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Seluruh Jaringan Pada Network Neighborhood&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoEntireNetwork.&lt;br /&gt;Klik ganda NoEntireNetwork dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Isi Workgrup Dari Network Neighborhood&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoWorkgroupContents.&lt;br /&gt;Klik ganda NoWorkgroupContents dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Pilihan Map And Disconnect Network Drive&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoNetConnectDisconnect.&lt;br /&gt;Klik ganda NoNetConnectDisconnect dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Fungsi Share Passwords Dengan Karakter Asterisk&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideSharePwds.&lt;br /&gt;Klik ganda HideSharePwds dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Komputer Terdekat Dalam Sebuah Jaringan&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoComputersNearMe.&lt;br /&gt;Klik ganda NoComputersNearMe dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Hidden Shares Otomatis&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Servic es\LanmanServer\Parameters&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia, dan beri nama masing-masing AutoShareServer dan AutoShareWks.&lt;br /&gt;Klik ganda AutoShareServer dan AutoShareWks dan masukan angka 0 pada masing-masing Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Periode Peringatan Batas Waktu Penggunaan Password&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama PasswordExpiryWarning.&lt;br /&gt;Klik ganda PasswordExpiryWarning dan masukan input berupa jumlah hari (Default = 14) yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Blokir SPAM Pada Messenger Service&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Messenger&lt;br /&gt;Klik ganda Start dan masukan angka 4 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Recent Files Pada Media Player&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\P references&lt;br /&gt;Buat sebuah Binary Value baru jika belum ada, dan beri nama AddToMRU.&lt;br /&gt;Klik ganda AddToMRU dan masukan angka 00 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengosongkan Temporary Internet Files Pada Saat Exit&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings\Cache&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\Cache&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Persistent.&lt;br /&gt;Klik ganda Persistent dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi User Tracking&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInstrumentation.&lt;br /&gt;Klik ganda NoInstrumentation dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Toolbar Dari Taskbar&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoToolbarsOnTaskbar.&lt;br /&gt;Klik ganda NoToolbarsOnTaskbar dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Penggunaan Pilihan Tombol Logoff Pada Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuLogoff.&lt;br /&gt;Klik ganda StartMenuLogoff dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengamankan Akses Pada Removable Drives&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value dan beri nama AllocateDASD.&lt;br /&gt;Klik ganda AllocateDASD dan masukan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 - Administrators only&lt;br /&gt;1 - Administrators and power users&lt;br /&gt;2 - Administrators and the interactive user&lt;br /&gt;Mengganti Kepemilikan Default Administrator&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDefaultAdminOwner.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDefaultAdminOwner dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Konfigurasi Keamanan Windows Script Signature&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows Script Host\Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama TrustPolicy.&lt;br /&gt;Klik ganda TrustPolicy dan masukan input sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 = All&lt;br /&gt;1 = Prompt&lt;br /&gt;2 = Only Trusted&lt;br /&gt;Konversi Perangkat IEEE 1394 Menjadi Disk Drive Dinamis&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Servic es\Dmadmin\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama EnableDynamicConversionFor1394.&lt;br /&gt;Klik ganda EnableDynamicConversionFor1394 dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Fungsi Mode UDMA66 Pada Chipset Intel&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}000&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableUDMA66.&lt;br /&gt;Klik ganda EnableUDMA66 dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Fungsi Peringatan Pada Low Disk Space&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Servic es\LanmanServer\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DiskSpaceThreshold.&lt;br /&gt;Klik ganda DiskSpaceThreshold dan masukan input dalam bentuk persentase (0 - 99 - default 10) pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Sensitifitas Klik Ganda Pada Mouse&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse&lt;br /&gt;Buat 2 String Value dan beri nama masing-masing DoubleClickHeight dan DoubleClickWidth.&lt;br /&gt;Klik ganda masing-masing value dan masukan input berupa ukuran dalam pixel dari sebuah area cakupan klik ganda pada mouse (contohnya: masing-masing 4 pada setiap value).&lt;br /&gt;Mencegah Klik Ganda Secara Tidak Sengaja&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia dan beri nama UseDoubleClickTimer.&lt;br /&gt;Klik ganda UseDoubleClickTimer dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Fungsi Deteksi Wheel Mouse&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\i8042prt\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableWheelDetection.&lt;br /&gt;Klik ganda EnableWheelDetection dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Ukuran Keyboard Buffer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Kbdclass\Parameters&lt;br /&gt;Klik ganda KeyboardDataQueueSize dan masukan masukan input berupa ukuran buffer yang diinginkan (default 64 hex = 100 decimal) pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Ukuran Mouse Buffer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Mouclass\Parameters&lt;br /&gt;Klik ganda MouseDataQueueSize dan masukan input berupa ukuran buffer yang diinginkan (default 64 hex = 100 decimal) pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengatur Fungsi Snap To Pada Mouse&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama SnapToDefaultButton.&lt;br /&gt;Klik ganda SnapToDefaultButton dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan Trail Pada Mouse Pointer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama MouseTrails.&lt;br /&gt;Klik ganda MouseTrails dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Prioritas Printer Spooler&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SpoolerPriority.&lt;br /&gt;Klik ganda SpoolerPriority dan masukan beberapa input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 = Normal Priority&lt;br /&gt;1 = High Priority&lt;br /&gt;0xFFFFFFFF = Idle Priority&lt;br /&gt;Menonaktifkan Notifikasi Print Job Pada Event Viewer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print\Providers&lt;br /&gt;Klik ganda EventLog dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menentukan Prioritas Scheduler&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contro l\Print&lt;br /&gt;Klik ganda SchedulerThreadPriority dan masukan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 = Normal&lt;br /&gt;1 = Above Normal&lt;br /&gt;ffffffff = Less Than Normal&lt;br /&gt;Fungsi Beep Pada Printer Errors&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print&lt;br /&gt;Klik ganda BeepEnabled dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Fungsi Pesan Notifikasi Print Job&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print\Providers&lt;br /&gt;Klik ganda NetPopup dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menentukan Tujuan Pesan Display Printer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print\Providers&lt;br /&gt;Klik ganda NetPopupToComputer dan masukan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 = Local Computer&lt;br /&gt;1 = Users Computer&lt;br /&gt;Menentukan Waktu Timeout Printer Browser&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NetPrinterDecayPeriod.&lt;br /&gt;Klik ganda NetPrinterDecayPeriod dan masukan input yang diinginkan dalam milisecond (0 - 4294967295 - default 3,600,000) pada Value Data.&lt;br /&gt;Menentukan Waktu Timeout Pada Print Server Broadcast&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ServerThreadTimeout.&lt;br /&gt;Klik ganda ServerThreadTimeout dan masukan input yang diinginkan dalam milisecond (default 600,000 = 10 menit) pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan Fungsi Cascade Pada Folder Printer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama CascadePrinters.&lt;br /&gt;Klik ganda CascadePrinters dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Optimalisasi Second Level Cache Yang Lebih Besar&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management&lt;br /&gt;Klik ganda SecondLevelDataCache dan masukan input berupa ukuran dalam kilobytes (decimal) pada Value Data.&lt;br /&gt;Note: Hanya berlaku untuk jenis prosesor tua.&lt;br /&gt;Melihat Informasi Prosesor&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\Cen tralProcessor&lt;br /&gt;Note: Hanya untuk dilihat dan bukan untuk diedit.&lt;br /&gt;Mengubah Teks Windows Update Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama Windows Update Menu Text.&lt;br /&gt;Klik ganda Windows Update Menu Text dan masukan input teks yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Label Shortcut To Pada Internet Explorer Links&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer&lt;br /&gt;Klik ganda Show_FullURL dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Klik ganda Show_FullURL dan masukan input teks yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengunci Toolbar Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Toolbar&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Locked.&lt;br /&gt;Klik ganda Locked dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menggunakan Fungsi Personalized Favorites Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama FavIntelliMenus.&lt;br /&gt;Klik ganda FavIntelliMenus dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Note: Jika fungsi ini diaktifkan, daftar url yang jarang digunakan akan disembunyikan pada menu Favorites.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Beberapa Tombol Toolbar Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama SpecifyDefaultButtons.&lt;br /&gt;Klik ganda SpecifyDefaultButtons dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Kemudian buat beberapa DWORD Value baru untuk setiap tombol yang ingin dilenyapkan dengan nama masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;Btn_Back&lt;br /&gt;Btn_Forward&lt;br /&gt;Btn_Stop&lt;br /&gt;Btn_Refresh&lt;br /&gt;Btn_Home&lt;br /&gt;Btn_Search&lt;br /&gt;Btn_Folders&lt;br /&gt;Btn_Favorites&lt;br /&gt;Btn_Media&lt;br /&gt;Btn_History&lt;br /&gt;Btn_Fullscreen&lt;br /&gt;Btn_Tools&lt;br /&gt;Btn_MailNews&lt;br /&gt;Btn_Size&lt;br /&gt;Btn_Print&lt;br /&gt;Btn_Edit&lt;br /&gt;Btn_Discussions&lt;br /&gt;Btn_Cut&lt;br /&gt;Btn_Copy&lt;br /&gt;Btn_Paste&lt;br /&gt;Btn_Encoding&lt;br /&gt;Btn_PrintPreview&lt;br /&gt;Klik ganda masing-masing value dan masukan angka 2 pada Value Data.&lt;br /&gt;Fungsi Show Friendly HTTP Error Messages&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Klik ganda Friendly http errors dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Expanding Internet Explorer New Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoExpandedNewMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda NoExpandedNewMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Otomatis Mengubah Ukuran File Gambar Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value jika belum tersedia dan beri nama Enable AutoImageResize.&lt;br /&gt;Klik ganda Enable AutoImageResize dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Akses Internet&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama masing-masing ProxyEnable dan ProxyServer.&lt;br /&gt;Klik ganda ProxyEnable dan masukan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Klik ganda ProxyServer dan masukan input berupa alamat proxy palsu, misalnya: 127.0.0.1:1271&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer\Control Panel&lt;br /&gt;Buat 2 DWORD Value baru dan beri nama masing-masing Connection Settings dan Connwiz Admin Lock.&lt;br /&gt;Klik ganda masing-masing value dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Default Keep-Alive Time-Out Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama KeepAliveTimeout.&lt;br /&gt;Klik ganda KeepAliveTimeout dan masukan input yang diinginkan dalam milisecond (default 120,000) pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Jumlah Sesi HTTP Secara Simultan&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat 2 DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama MaxConnectionsPerServer dan MaxConnectionsPer1_0Server.&lt;br /&gt;Klik ganda MaxConnectionsPerServer dan masukan input yang diinginkan (default 2) pada Value Data.&lt;br /&gt;Klik ganda MaxConnectionsPer1_0Server dan masukan input yang diinginkan (default 4) pada Value Data&lt;br /&gt;Koneksi Ke Situs Unicode (Foreign Language) Dengan Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Wind ows\CurrentVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama MBCSServername.&lt;br /&gt;Klik ganda MBCSServername dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Konfigurasi Fungsi System-Wide Proxy&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Win dows\CurrentVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ProxySettingsPerUser.&lt;br /&gt;Klik ganda ProxySettingsPerUser dan masukan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 = Whole Machine&lt;br /&gt;1 = Per User&lt;br /&gt;Mode FTP Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Ftp&lt;br /&gt;Klik ganda Use Web Based FTP dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Custom Search Page Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Klik ganda Use Custom Search URL dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menggunakan Classic Search Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Klik ganda Use Search Asst dan masukan input teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Fungsi Pencarian Dengan Menggunakan Address Bar Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\SearchUrl&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama sesuai dengan search engine yang diinginkan. Misalnya: Google, Yahoo dan sebagainya.&lt;br /&gt;Buka subkey baru tersebut dan masukan input pada (Default) berupa alamat search engine yang dipilih dengan memasukan tambahan %s dibelakangnya. sebagai contoh:&lt;br /&gt;Google = http://www.google.com/search?q=%s&lt;br /&gt;Yahoo = http://search.yahoo.com/bin/search?p=%s&lt;br /&gt;Note: Berlaku untuk Internet Explorer 6&lt;br /&gt;Mengganti Search Assistant Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Search&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama SearchAssistant.&lt;br /&gt;Klik ganda SearchAssistant dan masukan url address dari search engine yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Contoh: http://www.google.com/ie&lt;br /&gt;Mengganti Default Search Page Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama Search Bar.&lt;br /&gt;Klik ganda Search Bar dan masukan url address dari search engine yang dipilih pada Value Data.&lt;br /&gt;Contoh: http://www.yahoo.com/ext/search/search.html&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Download File Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings\Zones\3&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\Zones\3&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama 1803.&lt;br /&gt;Klik ganda 1803 dan masukan angka 3 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Penginstallan Program Lewat ActiveX Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings\Zones\3&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama 1001.&lt;br /&gt;Klik ganda 1001 dan masukan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;1 = Installations Prompt Enabled&lt;br /&gt;3 = Installations Disabled&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Local Stylesheets Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Styles&lt;br /&gt;Klik ganda Use My Stylesheet dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Untuk Fungsi Import And Export Cookies Dan Favorites Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableImportExportFavorites.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableImportExportFavorites dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan Dari Add/Remove Programs&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall&lt;br /&gt;Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan Dari Add/Remove Programs&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall&lt;br /&gt;Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Password Caching Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisablePasswordCaching.&lt;br /&gt;Klik ganda DisablePasswordCaching dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer\Restrictions&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Int ernet Explorer\Restrictions&lt;br /&gt;Buat sebuah atau beberapa DWORD Value baru yang diinginkan dengan nama masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;AlwaysPromptWhenDownload - Always prompt user when downloading files.&lt;br /&gt;NoBrowserBars - Disable changes to browsers bars.&lt;br /&gt;NoBrowserClose - Disable the option of closing Internet Explorer.&lt;br /&gt;NoBrowserContextMenu - Disable right-click context menu.&lt;br /&gt;NoBrowserOptions - Disable the Tools &gt; Internet Options menu.&lt;br /&gt;NoBrowserSaveAs - Disable the ability to Save As.&lt;br /&gt;NoFavorites - Disable the Favorites.&lt;br /&gt;NoFileNew - Disable the File &gt; New command.&lt;br /&gt;NoFileOpen - Disable the File &gt; Open command.&lt;br /&gt;NoFindFiles - Disable the Find Files command.&lt;br /&gt;NoNavButtons - Disables the Forward and Back navigation buttons&lt;br /&gt;NoOpeninNewWnd - Disable Open in New Window option.&lt;br /&gt;NoPrinting - Remove Print and Print Preview from the File menu.&lt;br /&gt;NoSelectDownloadDir - Disable the option of selecting a download directory.&lt;br /&gt;NoTheaterMode - Disable the Full Screen view option.&lt;br /&gt;NoViewSource - Disable the ability to view the page source HTML.&lt;br /&gt;RestGoMenu - Remove Mail and News menu item.&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Caching Pada Secure Web Pages&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama DisableCachingOfSSLPages.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableCachingOfSSLPages dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Content Advisor&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Ratings\.Default&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value dengan nama masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;Enabled - (1 = enable content advisor, 0 = disable)&lt;br /&gt;Allow_Unknowns - (1 = display unrated sites, 0 = restrict unrated sites)&lt;br /&gt;PleaseMom - (1 = allow supervisor password, 0 = no supervisor override)&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan input yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Content Advisor Dan Fungsi Ratings Password&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Ratings&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Ratings&lt;br /&gt;Hapus subkey dibawah key ratings.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Menu Help Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer\Restrictions&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Int ernet Explorer\Restrictions&lt;br /&gt;Buat sebuah atau beberapa DWORD Value yang diinginkan dengan namanya masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;NoHelpMenu - Disable the entire help menu&lt;br /&gt;NoHelpItemNetscapeHelp - Remove the “For Netscape Users” menu item&lt;br /&gt;NoHelpItemSendFeedback - Remove the “Send Feedback” menu item&lt;br /&gt;NoHelpItemTipOfTheDay - Remove the “Tip of the Day” menu item&lt;br /&gt;NoHelpItemTutorial - Remove the “Tour” (Tutorial) menu item&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Akses Ke File URL Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoFileUrl.&lt;br /&gt;Klik ganda NoFileUrl dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Control Panel Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer\Control Panel&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Int ernet Explorer\Control Panel&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value yang diinginkan dengan namanya masing-masing sebagai berikut:&lt;br /&gt;Advanced - Prevent changes to advanced settings&lt;br /&gt;Autoconfig - Prevent changes to Automatic Configuration&lt;br /&gt;Cache - Prevent changes to temporary file settings&lt;br /&gt;CalendarContact - Prevent changes to calender and contacts&lt;br /&gt;Certificates - Prevent changes to security certificates&lt;br /&gt;Check_If_Default - Prevent changes to default browser check&lt;br /&gt;Colors - Prevent Color changes&lt;br /&gt;Connection Settings - Prevent changes to connection settings&lt;br /&gt;Connection Wizard - Disable the Connection Wizard&lt;br /&gt;Fonts - Disable font changes&lt;br /&gt;History - Disable changes to History settings&lt;br /&gt;HomePage - Disable changes to Home Page settings&lt;br /&gt;Languages - Disable Language changes&lt;br /&gt;Links - Disable Links changes&lt;br /&gt;Messaging - Disable Messaging changes&lt;br /&gt;Profiles - Disable changes to Profiles&lt;br /&gt;Proxy - Disable changes to Proxy settings&lt;br /&gt;Ratings - Disable Ratings changes&lt;br /&gt;Wallet - Disable changes to Wallet settings&lt;br /&gt;Accessibility - disables all options under Accessibility&lt;br /&gt;GeneralTab - removes General tab&lt;br /&gt;SecurityTab - removes Security tab&lt;br /&gt;ContentTab - removes Content tab&lt;br /&gt;ConnectionsTab - removes Connections tab&lt;br /&gt;ProgramsTab - removes Programs tab&lt;br /&gt;PrivacyTab - removes Privacy tab&lt;br /&gt;AdvancedTab - removes Advanced tab&lt;br /&gt;CertifPers - prevents changing Personal Certificate options&lt;br /&gt;CertifSite - prevents changing Site Certificate options&lt;br /&gt;CertifPub - prevents changing Publisher Certificate options&lt;br /&gt;SecChangeSettings - prevents changing Security Levels for the Internet Zone&lt;br /&gt;SecAddSites - prevents adding Sites to any zone&lt;br /&gt;Privacy Settings - prevents changs to privacy settings&lt;br /&gt;FormSuggest - disables AutoComplete for forms&lt;br /&gt;FormSuggest Passwords - prevents Prompt me to save password from being displayed&lt;br /&gt;Connwiz Admin Lock - disables the Internet Connection Wizard&lt;br /&gt;Settings - prevents any changes to Temporary Internet Files&lt;br /&gt;ResetWebSettings - disables the Reset web Setting button&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Penginstallan Program Dari Website&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\ZoneMap\Domains&lt;br /&gt;Buat sebuah key baru tepat dibawah Domains dan beri nama sesuai dengan nama situs yang dipilih. misalnya&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\ZoneMap\Domains\forbidden.com&lt;br /&gt;Dibawah subkey tersebut, buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama * dan masukan angka 4 pada Value Data.&lt;br /&gt;Untuk menampilkan kembali fitur2 di control panel, coba buka:&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\don’t load&lt;br /&gt;jika terdapat banyak key disitu dengan value masing-masing No, klik ganda masing-masing key dan masukan Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/09/keterangan-registri-windows-3.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7058729131331267009</guid><pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-18T11:38:41.598+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Registri</category><title>Keterangan Registri Windows 2</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;ini adalah lanjuran dari posting  diatas....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Mouse&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda WheelScrollLines masukan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/don’t load&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda sysdm.cpl dan masukan input Yes pada bagian Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Menonaktifkan Display Properties&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama System.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda NoDispCPL dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Keyboard&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda KeyboardSpeed dan masukan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula Repeat Rate-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Teks Bergaris Bawah Pada Notepad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda lfUnderline dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Mode Word Wrap Pada Notepad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Klik ganda fWrap dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Status Bar Pada Notepad&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad&lt;br /&gt;Klik ganda StatusBar dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;DVD Di Windows Media Player&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama DVDUI.&lt;br /&gt;Klik ganda DVDUI dan masukan teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Menambah Identitas Windows Media Player&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows&lt;br /&gt;Klik Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.&lt;br /&gt;Klik Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama TitleBar.&lt;br /&gt;Klik ganda TitleBar dan masukan teks yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/MediaPlayer/Objects/StopButton&lt;br /&gt;Klik ganda onclick dan masukan teks player.controls.play() pada Value Data.&lt;br /&gt;Memilih Pemutar CD Audio Default&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/AudioCD/Shell/Play/Command&lt;br /&gt;Klik ganda (Default) dan masukan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default.&lt;br /&gt;Misalnya: C:\Program Files\Windows Media Player\wmplayer.exe&lt;br /&gt;Mengembalikan Akses Ke CD-ROM&lt;br /&gt;Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi diakses, solusinya:&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}&lt;br /&gt;Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; Binary Value dan beri nama ThumbnailSize.&lt;br /&gt;Klik ganda ThumbnailSize dan masukan angka 20 pada Value Data.&lt;br /&gt;Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell&lt;br /&gt;Pilih Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.&lt;br /&gt;Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukan teks Winamp.&lt;br /&gt;Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama Command.&lt;br /&gt;Klik ganda option (Default) dan masukan path C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe pada Value Data.&lt;br /&gt;Enkripsi Melalui Menu Konteks&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Ikon Pada Drives&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer&lt;br /&gt;Jika belum ada, pilih Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan [contohnya: C untuk drive C:]&lt;br /&gt;Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama DefaultIcon.&lt;br /&gt;Klik ganda option (Default) dan masukan path tempat ikon berada (contohnya: D:\Documents\C Drive Icon.ico)&lt;br /&gt;Menyembunyikan Drive&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Pilih Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoDrives.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Contoh: jika ingin menghilangkan drive E:, masukan angka 16 pada Value Data.&lt;br /&gt;Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;A: &gt; 1&lt;br /&gt;B: &gt; 2&lt;br /&gt;C: &gt; 4&lt;br /&gt;D: &gt; 8&lt;br /&gt;E: &gt; 16&lt;br /&gt;F: &gt; 32&lt;br /&gt;G: &gt; 64&lt;br /&gt;H: &gt; 128&lt;br /&gt;I: &gt; 256&lt;br /&gt;J: &gt; 512&lt;br /&gt;K: &gt; 1024&lt;br /&gt;L: &gt; 2048&lt;br /&gt;M: &gt; 4096&lt;br /&gt;Semua: &gt; 67108863&lt;br /&gt;Membuat Tip Of The Day Windows Explorer&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View &gt; Explorer Bar &gt; Tip of the Day.&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Tips&lt;br /&gt;Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0 - 49.&lt;br /&gt;Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing value dengan teks yang diinginkan.&lt;br /&gt;Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.).&lt;br /&gt;Pilih Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir pada tip (misalnya 50 dst.).&lt;br /&gt;Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer&lt;br /&gt;Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename. Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.&lt;br /&gt;Kode Curang Bermain Game Hearts&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama Hearts.&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data.&lt;br /&gt;Buka game Hearts pada Start Menu &gt; All Programs &gt; Games. Setelah memasukan nama pemain, tekan kombinasi tombol berikut:&lt;br /&gt;Ctrl+Shift+Alt+F12 dan semua kartu akan terbuka.&lt;br /&gt;Membersihkan Sampah Registry&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/Application&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE&lt;br /&gt;Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.&lt;br /&gt;Membersihkan Sampah Uninstall&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall&lt;br /&gt;Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.&lt;br /&gt;Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan Dari Add/Remove Programs&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall&lt;br /&gt;Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Menjalankan Program Saat StartUp&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dengan nama Winamp misalnya.&lt;br /&gt;Klik ganda pada value tersebut dan masukan path tempat program tersebut terinstall (C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).&lt;br /&gt;Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG&lt;br /&gt;Klik Start &gt; Run &gt; ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run&lt;br /&gt;Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Mempercepat Proses Shutdown Windows XP&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control&lt;br /&gt;Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.&lt;br /&gt;Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International&lt;br /&gt;Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.&lt;br /&gt;klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi AutoRun&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukan angka 95 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda AutoEndTasks dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memunculkan Option My Computer Yang Tersembunyi&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Internet Settings/Zones/0&lt;br /&gt;Klik ganda Flags kemudian ganti menjadi Decimal dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi New Window Di Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft/Internet Explorer/Restrictions&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoOpeninNewWnd.&lt;br /&gt;Klik ganda NoOpeninNewWnd dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Background Toolbar Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Toolbar&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama BackBitmap.&lt;br /&gt;Klik ganda BackBitmap dan isikan dengan path tempat gambar bitmap (.bmp) yang akan menjadi background toolbar berada pada Value Data.&lt;br /&gt;Contohnya: C:\WINDOWS\Wallpaper.bmp&lt;br /&gt;Mengganti Versi Internet Explorer&lt;br /&gt;Untuk mengetahui versi Internet Explorer yang dimiliki: Help &gt; About Internet Explorer pada browser Internet Explorer.&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer&lt;br /&gt;Klik ganda Version dan masukan angka yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengecek ProductID Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Registration&lt;br /&gt;Lihat ProductID pada key ProductId, pada value tersebut akan tercatat berapa ProductID Internet Explorer yang digunakan.&lt;br /&gt;Mode Full Screen Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main&lt;br /&gt;Klik ganda FullScreen dan masukan teks Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Title Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama Window Title.&lt;br /&gt;Klik ganda Window Title dan masukan teks yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Membersihkan Daftar URL Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/TypedURLs&lt;br /&gt;Hapus value url1, url2 dan seterusnya dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Tombol Go Pada Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama ShowGoButton.&lt;br /&gt;Klik ganda ShowGoButton dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Nama Ikon Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}&lt;br /&gt;Klik ganda pada value (Default) disamping kanan, masukan teks yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Menambahkan Domain .Gov Pada Pencarian Website&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Main/UrlTemplate&lt;br /&gt;Pilih Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama dengan angka yang merupakan kelanjutan dari angka-angka yang sudah ada.&lt;br /&gt;Klik ganda pada value tersebut dan ketik %s.gov pada Value Data.&lt;br /&gt;Tweaking Memory Pada Windows XP&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management&lt;br /&gt;Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Apabila diaktifkan, Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.&lt;br /&gt;Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.&lt;br /&gt;Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.&lt;br /&gt;Pada option Default Value masukan angka 1.&lt;br /&gt;Menghapus Pagefile Saat Shut Down&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management&lt;br /&gt;Klik ganda ClearPageFileAtShutdown dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memindahkan Pagefile&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management&lt;br /&gt;Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan.&lt;br /&gt;Misalnya: D:\pagefile.sys 1024 1024&lt;br /&gt;Mengembalikan Fungsi Search Ke dalam Tampilan Lama&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama UseSearchAsst.&lt;br /&gt;Klik ganda UseSearchAsst dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Device Manager&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama System.&lt;br /&gt;Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDevMgrPage dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengoptimalkan Hard Disk Di saat Komputer Dalam Keadaan Idle&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\OptimalLayout&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.&lt;br /&gt;Klik ganda EnableAutoLayout dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Opsi Run As Pada Menu Konteks&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideRunAsVerb.&lt;br /&gt;Klik ganda HideRunAsVerb dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Windows XP Tour&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Tour&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Applets\Tour&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.&lt;br /&gt;Klik ganda RunCount dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyimpan Perubahan Pada Konfigurasi Notepad&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad&lt;br /&gt;Buatlah masing-masing DWORD Value baru dan beri nama fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions.&lt;br /&gt;Klik ganda pada fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions dan masukan angka 1 pada masing-masing Value Data.&lt;br /&gt;Informasi Terperinci Di Device Manager&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment&lt;br /&gt;Buatlah sebuah String Value baru atau ubah String Value yang telah ada yang bernama DEVMGR_SHOW_DETAILS.&lt;br /&gt;Klik ganda DEVMGR_SHOW_DETAILS dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan Semua Hidden Devices Pada Device Manager&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment&lt;br /&gt;Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES.&lt;br /&gt;Klik ganda DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Task Manager&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\System&lt;br /&gt;Buatlah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskMgr.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableTaskMgr dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menggunakan Smooth Scrolling Di Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main&lt;br /&gt;Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama SmoothScroll.&lt;br /&gt;Klik ganda SmoothScroll dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Image Preview Menggunakan Windows Picture &amp;amp; Fax Viewer&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\SystemFileAssociations\image\She llEx\ContextMenuHandlers\ShellImagePreview&lt;br /&gt;Klik ganda pada value Default dan kosongkan nilainya (hapus {e84fda7c-1d6a-45f6-b725-cb260c236066})&lt;br /&gt;Mengubah Setting Thumbnail&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer&lt;br /&gt;Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama ThumbnailSize dan ThumbnailQuality.&lt;br /&gt;Klik ganda ThumbnailSize dan masukan nilai yang diinginkan sesuai dengan ukuran dalam piksel.&lt;br /&gt;Klik ganda ThumbnailQuality dan masukan nilai yang diinginkan sesuai dengan persentasi kualitasnya (50% - 100%).&lt;br /&gt;Menonaktifkan Cache Pada Thumbnail&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableThumbnailCache.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableThumbnailCache dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Warna Pada File Yang Terenkripsi&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama AltEncryptionColor.&lt;br /&gt;Klik ganda AltEncryptionColor dan masukan input warna RGB yang diinginkan.&lt;br /&gt;Hints: RR GG BB 00 (Default 00 80 40 00)&lt;br /&gt;Mengubah Warna Pada File Dan Folder Terkompresi&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah Binary Value baru jika belum tersedia dan beri nama AltColor.&lt;br /&gt;Klik ganda AltColor dan masukan input warna RGB yang diinginkan.&lt;br /&gt;Hints: RR GG BB 00 (Default 00 00 ff 00)&lt;br /&gt;Note: Untuk mengaktifkan fitur ini pada Folder Options beri tanda centang Show encrypted or compressed NTFS in color.&lt;br /&gt;Warna Alternatif Pada File Terkompresi&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowCompColor.&lt;br /&gt;Klik ganda ShowCompColor dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Web Content Di Explorer Dan Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ClassicShell.&lt;br /&gt;Klik ganda ClassicShell dan masukan angka 1 pada Value Data&lt;br /&gt;Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}.&lt;br /&gt;Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memilih Ikon Desktop Yang Pertama&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.&lt;br /&gt;Klik ganda SortOrderIndex dan masukan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:&lt;br /&gt;48 &gt; My Documents&lt;br /&gt;54 &gt; My Computer&lt;br /&gt;Menunjukkan Versi Windows Di Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.&lt;br /&gt;Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.&lt;br /&gt;Klik ganda ShowInfoTip dan masukan 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.&lt;br /&gt;Klik ganda NoRun dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Ikon Internet Explorer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.&lt;br /&gt;Klik ganda NoInternetIcon dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan My Documents Dari Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder&lt;br /&gt;Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.&lt;br /&gt;Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.&lt;br /&gt;Klik ganda NoRecycleFiles dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.&lt;br /&gt;Klik ganda NukeOnDelete dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.&lt;br /&gt;Klik ganda ForceGuest dan masukan 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.&lt;br /&gt;Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.&lt;br /&gt;Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Atapi\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.&lt;br /&gt;Klik ganda EnableBigLba dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi CD Burning&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.&lt;br /&gt;Klik ganda NoCDBurning dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Jendela Logon&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.&lt;br /&gt;Klik ganda LogonType dan masukan value sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 &gt; Classic Mode&lt;br /&gt;1 &gt; Welcome Screen&lt;br /&gt;Mengaktifkan Fast User Switching&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.&lt;br /&gt;Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukan angka 1 pada masing-masing Value Data.&lt;br /&gt;Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukan teks (None) pada Value Data.&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg&lt;br /&gt;Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Passport Balloon Reminder&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerServ ice&lt;br /&gt;Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.&lt;br /&gt;Klik ganda PassportBalloon dan masukan input 0a 00 00 00 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;Ubah nilai key Wallpaper dan masukan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)&lt;br /&gt;Membatasi Jumlah Login Otomatis&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.&lt;br /&gt;Klik ganda AutoLogonCount dan masukan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.&lt;br /&gt;Kotak Dialog Sebelum Logon&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).&lt;br /&gt;Klik ganda LegalNoticeText dan masukan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).&lt;br /&gt;Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.&lt;br /&gt;Klik ganda Welcome dan masukan input teks yang diinginkan.&lt;br /&gt;Memaksa penggunaan Login Otomatis&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.&lt;br /&gt;Klik ganda ForceAutoLogon dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.&lt;br /&gt;Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.&lt;br /&gt;Klik ganda pada value tersebut dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Start Menu Scrolling&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.&lt;br /&gt;Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukan input Yes pada Value Data.&lt;br /&gt;Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.&lt;br /&gt;Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.&lt;br /&gt;Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Modifikasi Start Menu Folders&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.&lt;br /&gt;Start_ShowControlPanel - Control Panel&lt;br /&gt;Start_ShowMyComputer - My Computer&lt;br /&gt;Start_ShowMyDocs - My Documents&lt;br /&gt;Start_ShowMyMusic - My Music&lt;br /&gt;Start_ShowMyPics - My Pictures&lt;br /&gt;Start_ShowNetConn - Network Connections&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:&lt;br /&gt;0 = Hidden&lt;br /&gt;1 = Open When Clicked&lt;br /&gt;2 = Expand Contents&lt;br /&gt;Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.&lt;br /&gt;Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Menu Disconnect Item&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDisconnect dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghapus Jejak Di Menu Run&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\RunMRU&lt;br /&gt;Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Favorites Di Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.&lt;br /&gt;Klik ganda StartMenuFavorites dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Pinned Programs Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuPinnedList.&lt;br /&gt;Klik ganda NoStartMenuPinnedList dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Tombol All Programs Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoStartMenuMorePrograms.&lt;br /&gt;Klik ganda NoStartMenuMorePrograms dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menentukan Waktu Respon Untuk Aplikasi Yang Not Responding&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum ada dan beri nama HungAppTimeout.&lt;br /&gt;Klik ganda HungAppTimeout dan masukan input waktu dalam milliseconds (1000 = 1 seconds).&lt;br /&gt;Otomatis Mematikan Aplikasi Yang Not Responding&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda AutoEndTasks dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Shutdown Event Tracker&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Reliability&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama ShutdownReasonUI.&lt;br /&gt;Klik ganda ShutdownReasonUI dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Save Pada Konfigurasi Dan Setting Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSaveSettings.&lt;br /&gt;Klik ganda NoSaveSettings dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Creation Of LastKnownGood Configuration&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama ReportBootOk.&lt;br /&gt;Klik ganda ReportBootOk dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Restart Otomatis Pada BSOD (Blue Screen Of Death)&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\CrashControl&lt;br /&gt;Ubah nilai dalam AutoReboot dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Automatic Daylight Savings Adjustment&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\TimeZoneInformation&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableAutoDaylightTimeSet.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableAutoDaylightTimeSet dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Update Device Driver Wizard&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoDevMgrUpdate.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDevMgrUpdate dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Computer Management Option (Klik kanan pada My Computer menu Manage)&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoManageMyComputerVerb.&lt;br /&gt;Klik ganda NoManageMyComputerVerb dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Konfigurasi Automatic Windows Update&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Win dows\WindowsUpdate\AU&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:&lt;br /&gt;NoAutoUpdate&lt;br /&gt;0 - Enable Automatic Updates (Default)&lt;br /&gt;1 - Disable Automatic Updates&lt;br /&gt;AUOptions&lt;br /&gt;2 - Notify for download and notify for install&lt;br /&gt;3 - Auto download and notify for install&lt;br /&gt;4 - Auto download and schedule the install&lt;br /&gt;ScheduledInstallTime&lt;br /&gt;0 to 23 - Install time of day in 24-hour format&lt;br /&gt;Menonaktifkan Windows Key&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Keyboard Layout&lt;br /&gt;Buat sebuah Binary Value dan beri nama Scancode Map.&lt;br /&gt;Klik ganda Scancode Map dan masukan input sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;00 00 00 00 00 00 00 00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00&lt;br /&gt;Mengubah Konfigurasi Power Management&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\PowerCfg&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value jika belum ada, dan beri nama CurrentPowerPolicy.&lt;br /&gt;Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukan input value sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 - Home/Office Desktop&lt;br /&gt;1 - Portable/Laptop Computer&lt;br /&gt;2 - Monitor On Presentations&lt;br /&gt;3 - Network Computer (No Wake-On-LAN)&lt;br /&gt;4 - Optimized For High Performance&lt;br /&gt;5 - Optimized For Power Saving&lt;br /&gt;Konfigurasi Registry Size Limit&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contro l&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama RegistrySizeLimit.&lt;br /&gt;Klik ganda RegistrySizeLimit dan masukan input 0xffffffff pada Value Data.&lt;br /&gt;Menentukan Popup Error Messages Yang Akan Ditampilkan&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Windows&lt;br /&gt;Klik ganda ErrorMode dan masukan input value yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 - All Errors Appear In Popups (Default)&lt;br /&gt;1 - System Errors Disabled, Application Errors Still Using Popups&lt;br /&gt;2 - Neither System Or Application Errors Use Popups&lt;br /&gt;Pilihan Untuk Menjalankan Program 16-bit Pada VDM (Virtual DOS Machine)&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama MemCheckBoxInRunDlg.&lt;br /&gt;Klik ganda MemCheckBoxInRunDlg dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Pilihan Prioritas Virtual Machine Yang Digunakan&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\WOW&lt;br /&gt;Klik ganda DefaultSeparateVDM dan masukan value Yes atau No pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Ukuran Paged And Non Paged Pool Memory&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama masing-masing PagedPoolSize dan NonPagedPoolSize.&lt;br /&gt;Klik ganda PagedPoolSize dan NonPagedPoolSize dan masukan input value yang diinginkan (dalam ukuran bytes) pada Value Data.&lt;br /&gt;Administrative Logon Otomatis Pada Recovery Console&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SecurityLevel.&lt;br /&gt;Klik ganda SecurityLevel dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Akses Penuh Lewat Floopy Disk Pada Recovery Console&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SetCommand.&lt;br /&gt;Klik ganda SetCommand dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Status NumLock&lt;br /&gt;HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Keyboard&lt;br /&gt;Klik ganda InitialKeyboardIndicators dan masukan input value sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;0 - NumLock is turned off after logon&lt;br /&gt;1 - NumLock is turned on after logon&lt;br /&gt;Mengaktifkan Remote Assistance&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Terminal Server&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value dan beri nama masing-masing AllowTSConnections, fDenyTSConnections, dan fAllowToGetHelp.&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan input value sebagai berikut pada Value Data:&lt;br /&gt;AllowTSConnections &gt; 1&lt;br /&gt;fDenyTSConnections &gt; 0&lt;br /&gt;fAllowToGetHelp &gt; 1&lt;br /&gt;Menonaktifkan Peringatan Di Startup&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoPopUpsOnBoot.&lt;br /&gt;Klik ganda NoPopUpsOnBoot dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value lagi dan beri nama Error Mode.&lt;br /&gt;Klik ganda Error Mode dan masukan input value sebagai berikut:&lt;br /&gt;0 = No Error Suppression&lt;br /&gt;1 = Suppress System Errors&lt;br /&gt;2 = Suppress All Errors&lt;br /&gt;Mengubah Ukuran Icon Cache&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value dan beri nama Max Cached Icons.&lt;br /&gt;Klik ganda Max Cached Icons dan masukan angka 2000 (100 - 4096 = dalam bytes) pada Value Data.&lt;br /&gt;Konfigurasi Windows Error Reporting&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\PCHealth\Err orReporting&lt;br /&gt;Buat beberapa DWORD Value dan beri nama:&lt;br /&gt;DoReport - Enable error reporting&lt;br /&gt;ShowUI - Show user interface&lt;br /&gt;IncludeKernelFaults - Include kernel errors in the report&lt;br /&gt;IncludeMicrosoftApps - Include Microsoft applications in the report&lt;br /&gt;IncludeWindowsApps - Include Windows components in the report&lt;br /&gt;Klik ganda pada masing-masing value dan masukan angka 1 (enable) atau 0 (disable) pada Value Data.&lt;br /&gt;Stepping Mode Pada Windows Update Process&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Active Setup&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru dan beri nama SteppingMode.&lt;br /&gt;Klik ganda SteppingMode dan masukan input Y pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Active Dekstop Background Pada Safe Mode&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Desktop\SafeMode\General&lt;br /&gt;Klik ganda Wallpaper dan masukan path lokasi wallpaper yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Menu Properties Pada Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesRecycleBin.&lt;br /&gt;Klik ganda NoPropertiesRecycleBin dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Fungsi Restore Windows Folder Pada Startup&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama PersistBrowsers.&lt;br /&gt;Klik ganda PersistBrowsers dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyingkirkan Shared Documents Dari My Computer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSharedDocuments.&lt;br /&gt;Klik ganda NoSharedDocuments dan masukan angka 1 pada Value Data&lt;br /&gt;Mempercepat Akses Pada File .AVI&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}&lt;br /&gt;Ubah nama key {87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E} dan letakan tanda minus ( - ) didepannya.&lt;br /&gt;contoh: -{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}&lt;br /&gt;Menambahkan Pilihan Menu Copy To Dan Move To Folder Pada Menu Konteks&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\Con textMenuHandlers&lt;br /&gt;Untuk membuat subkey pilih menu Edit &gt; New &gt; Key.&lt;br /&gt;Buat sebuah subkey dan beri nama Copy To kemudian klik ganda (Default value) dan masukan input {C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.&lt;br /&gt;Buat sebuah subkey dan beri nama Move To kemudian klik ganda (Default value) dan masukan input {C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.&lt;br /&gt;Menambahkan Pilihan Send To Pada Menu Konteks&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\Con textMenuHandlers&lt;br /&gt;Untuk membuat subkey pilih menu Edit &gt; New &gt; Key.&lt;br /&gt;Buat sebuah subkey dan beri nama Send To kemudian klik ganda (Default value) dan masukan input {7BA4C740-9E81-11CF-99D3-00AA004AE837} pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan Hidden Folders And Files&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda Hidden dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menunjukkan File Hidden Operating System&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowSuperHidden.&lt;br /&gt;Klik ganda ShowSuperHidden dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Direktori Program And Common Files&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion&lt;br /&gt;Klik ganda ProgramFilesDir dan CommonFilesDir dan masukan path lokasi baru yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Meluncurkan Folder Window Pada Proses Yang Berbeda&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SeparateProcess.&lt;br /&gt;Klik ganda SeparateProcess dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Expand Folders Di Explorer Secara Otomatis&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama FriendlyTree.&lt;br /&gt;Klik ganda FriendlyTree dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Membuat Tips Sendiri Saat Pertama Kali Login Ke Windows&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\Tips&lt;br /&gt;Buat sebuah atau beberapa String Value berdasarkan kelanjutan dari tips-tips yang telah ada (misalnya 50 dan seterusnya) dan masukan input tips berupa teks yang diinginkan.&lt;br /&gt;Mengubah Lokasi File Instalasi Windows&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Setup&lt;br /&gt;Klik ganda SourcePath dan masukan path lokasi baru yang diinginkan.&lt;br /&gt;Menggunakan Windows Update Tanpa Harus Melakukan Registrasi&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion&lt;br /&gt;Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama RegDone.&lt;br /&gt;Klik ganda RegDone dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Reserved QOS Bandwidth&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Win dows\Psched&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NonBestEffortLimit.&lt;br /&gt;Klik ganda NonBestEffortLimit dan masukan angka 0 (hexadecimal) pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Ikon Tangan Pada Shared Resources&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT\Network\SharingHandler&lt;br /&gt;Klik ganda (Default value) dan kosongkan nilainya pada Value Data.&lt;br /&gt;Untuk mengembalikan ikon, masukan ntshrui.dll pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengaktifkan Network Adapter Onboard Processor&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskOffload.&lt;br /&gt;Klik ganda DisableTaskOffload dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memaksa Penggunaan Active Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceActiveDesktopOn.&lt;br /&gt;Klik ganda ForceActiveDesktopOn dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Pada Active Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\ActiveDesktop&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\ActiveDesktop&lt;br /&gt;Buat sebuah atau beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:&lt;br /&gt;NoChangingWallpaper - Disable the ability to change wallpapers.&lt;br /&gt;NoComponents - Disable components.&lt;br /&gt;NoAddingComponents - Disable the ability to add components.&lt;br /&gt;NoDeletingComponents - Disable the ability to delete components.&lt;br /&gt;NoEditingComponents - Disable the ability to edit components.&lt;br /&gt;NoCloseDragDropBands - Prevents adding, dragging, dropping and closing the Taskbar’s toolbars.&lt;br /&gt;NoMovingBands - retrict adjustments to desktop toolbars&lt;br /&gt;NoHTMLWallPaper - only allow bitmaps (BMP) as wallpaper&lt;br /&gt;dan masukan angka 1 pada masing-masing Value Data.&lt;br /&gt;Melarang Perubahan Setting Active Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktopChanges.&lt;br /&gt;Klik ganda NoActiveDesktopChanges dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Pilihan Active Desktop Dari Menu Setting&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoSetActiveDesktop.&lt;br /&gt;Klik ganda NoSetActiveDesktop dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Active Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktop.&lt;br /&gt;Klik ganda NoActiveDesktop dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Desktop Theme Controls&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System&lt;br /&gt;Buat sebuah atau beberapa DWORD Value baru dengan nama sebagai berikut:&lt;br /&gt;NoVisualStyleChoice - Disable the “Windows and buttons” style control&lt;br /&gt;NoColorChoice - Disable the “Color scheme” control&lt;br /&gt;NoSizeChoice - Disable the “Font size” control&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan larangan tersebut, masukan angka 1 pada masing-maing Value Data.&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan default style, buat sebuah String Value dan beri nama SetVisualStyle.&lt;br /&gt;Klik ganda SetVisualStyle dan masukan path lokasi file .msstyles yang diinginkan.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Tab Konfigurasi Theme&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NoThemesTab.&lt;br /&gt;Klik ganda NoThemesTab dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Konfigurasi Navigasi Keyboard&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeKeyboardNavigationIndicators.&lt;br /&gt;Klik ganda NoChangeKeyboardNavigationIndicators dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Larangan Perubahan Konfigurasi Animasi&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoChangeAnimation.&lt;br /&gt;Klik ganda NoChangeAnimation dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Tab Konfigurasi Display&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispSettingsPage.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDispSettingsPage dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Tab Background Display&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispBackgroundPage.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDispBackgroundPage dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Display Appearance&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispAppearancePage.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDispAppearancePage dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi Penambahan Printer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoAddPrinter.&lt;br /&gt;Klik ganda NoAddPrinter dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/09/keterangan-registri-windows-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-5464296826207709507</guid><pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-18T11:34:59.945+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Registri</category><title>Keterangan Registri Windows</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; text-align: left;&quot;&gt;Mungkin setelah lama tidak memposting artikel di blog ini.... aku jadi kangen untuk posting lagi...bukannya aku bosan atau malas namun karena aku masih kurang sehat jadi kurang bersemangat dan kurang punya energi untuk menulis artikel....&lt;br /&gt;sekarang sudah mendingan dan aku siap aktif lagi.... heheh (kayak dalam organisasi aja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kali ini saya akan menulis tentang registri windows yang berisi keterangan dan maksut dari key-key yang ada di registri.... mungkin postingan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian, ya mengingat isi dari registri windows sangat banyak dan kompleks, jadi perlu di posting beberapa kali.... sekarang aku akan mulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengutak-atik Registry, sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu :&lt;br /&gt;1. Klik tombol Start &gt; Run.&lt;br /&gt;2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada di dalam jendela Run.&lt;br /&gt;3. Di dalam Registry Editor, pilih menu File &gt; Export.&lt;br /&gt;4. Setelah Export Registry File muncul, masukan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.&lt;br /&gt;5. Tekan tombol Save.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempercepat Update Registry&lt;br /&gt;Tekan tombol Start &gt; Log Off &gt; Log Off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; text-align: left;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengganti Wallpaper&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda pada wallpaper dan masukan path gambar yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Nama Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}&lt;br /&gt;Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Memunculkan Rename Pada Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder&lt;br /&gt;Klik ganda pada Attributes &gt; Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace&lt;br /&gt;Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya.&lt;br /&gt;Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.&lt;br /&gt;Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder&lt;br /&gt;Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:&lt;br /&gt;0000 50 01 00 20 &gt; Rename&lt;br /&gt;0000 60 01 00 20 &gt; Delete&lt;br /&gt;0000 70 01 00 20 &gt; Rename &amp;amp; Delete&lt;br /&gt;0000 41 01 00 20 &gt; Copy&lt;br /&gt;0000 42 01 00 20 &gt; Cut&lt;br /&gt;0000 43 01 00 20 &gt; Copy &amp;amp; Cut&lt;br /&gt;0000 44 01 00 20 &gt; Paste&lt;br /&gt;0000 45 01 00 20 &gt; Copy &amp;amp; Paste&lt;br /&gt;0000 46 01 00 20 &gt; Cut &amp;amp; Paste&lt;br /&gt;0000 47 01 00 20 &gt; Cut, Copy &amp;amp; Paste&lt;br /&gt;Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).&lt;br /&gt;Di bawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit &gt; New &gt; Key dan buat sebuah key baru bernama Command.&lt;br /&gt;Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).&lt;br /&gt;Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths&lt;br /&gt;Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers)&lt;br /&gt;Klik ganda pada value tersebut dan masukan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)&lt;br /&gt;Menyingkirkan File Stored Dari My Computer&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders&lt;br /&gt;Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.&lt;br /&gt;Menyembunyikan My Recent Documents&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.&lt;br /&gt;Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Menu Find&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoFind.&lt;br /&gt;Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Help And Support&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru - Menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.&lt;br /&gt;Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Menu Run&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukan angka 1 sebagai Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukan angka 0 pada bagian Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Log Off&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; Binary Value dan beri nama NoLogOff.&lt;br /&gt;Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Menu Turn Off Computer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Klik menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoClose.&lt;br /&gt;Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Cleartype Pada Logon Screen&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.&lt;br /&gt;Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager&lt;br /&gt;Klik ganda ColorName dan masukan teks Metallic pada Value Data.&lt;br /&gt;Menampilkan Administrator Di Welcome Screen&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.&lt;br /&gt;Klik ganda Administrator dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Login Otomatis&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon&lt;br /&gt;Klik ganda AltDefaultUserName dan masukan username account yang dipilih.&lt;br /&gt;Klik ganda AutoAdminLogon dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.&lt;br /&gt;Klik ganda DefaultPassword dan masukan password account yang dipilih pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Ikon Printer &amp;amp; Faxes dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut.&lt;br /&gt;Masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukan angka 0 pada bagian Value Data.&lt;br /&gt;Memunculkan Menu Administrative Tools&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Memperkecil Ikon Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Username Pada Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Pilih Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mencegah Perubahan Menu Start&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menyembunyikan My Recent Documents&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID&lt;br /&gt;Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey di bawah ini:&lt;br /&gt;My Network Places:&lt;br /&gt;{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}&lt;br /&gt;My Computer:&lt;br /&gt;{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}&lt;br /&gt;My Documents:&lt;br /&gt;{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}&lt;br /&gt;Recycle Bin:&lt;br /&gt;{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}&lt;br /&gt;Default IE Icon:&lt;br /&gt;{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}&lt;br /&gt;masukan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.&lt;br /&gt;Menyembunyikan Ikon Di Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada HideIcons dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.&lt;br /&gt;Klik ganda pada NoDesktop dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Membuat Desktop Lebih Stabil&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.&lt;br /&gt;Klik ganda DesktopProcess dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/RunMRU&lt;br /&gt;Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya).&lt;br /&gt;Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol Del.&lt;br /&gt;Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.&lt;br /&gt;Membersihkan Recent Documents&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.&lt;br /&gt;Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukan angka 1 pada bagian Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.&lt;br /&gt;Mengunci Taskbar&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced&lt;br /&gt;Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\TrayNotify&lt;br /&gt;Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process.&lt;br /&gt;Klik menu File &gt; New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.&lt;br /&gt;Menyembunyikan System Tray&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer&lt;br /&gt;Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.&lt;br /&gt;Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Untuk mengembalikan System Tray masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.&lt;br /&gt;Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.&lt;br /&gt;Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics&lt;br /&gt;Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.&lt;br /&gt;Mengganti Warna Windows&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors&lt;br /&gt;Klik ganda Window dan masukan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).&lt;br /&gt;Mengganti Warna Teks Dalam Windows&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors&lt;br /&gt;Klik ganda WindowText dan masukan kombinasi warna RGB.&lt;br /&gt;Menghilangkan Tab Screen Saver&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage.&lt;br /&gt;Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Mengganti Screen Saver Lewat Registry&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukan path tempat file Screen Saver yang diinginkan.&lt;br /&gt;Contoh: C:\WINDOWS\ScreenSaver.scr&lt;br /&gt;Menonaktifkan Default Screen Saver&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda ScreenSaveActive dan masukan angka 0 pada Value Data.&lt;br /&gt;Untuk mengembalikannya masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile&lt;br /&gt;HKEY_CLASSES_ROOT/piffile&lt;br /&gt;Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.&lt;br /&gt;Mengubah Style Wallpaper&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukan angka sebagai berikut di Value Data:&lt;br /&gt;1 &gt; Center&lt;br /&gt;2 &gt; Stretch&lt;br /&gt;3 &gt; Tile&lt;br /&gt;Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies\Explorer&lt;br /&gt;Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks.&lt;br /&gt;Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Menu Properties My Computer&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.&lt;br /&gt;Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer&lt;br /&gt;Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.&lt;br /&gt;Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukan angka 1 pada Value Data.&lt;br /&gt;Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama Explorer.&lt;br /&gt;Mengubah Ukuran CoolSwitch&lt;br /&gt;(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukan angka yang diinginkan pada Value Data.&lt;br /&gt;Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop&lt;br /&gt;Klik ganda pada CoolSwitch dan masukan angka 0.&lt;br /&gt;Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics&lt;br /&gt;Klik ganda pada MinAnimate dan masukan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/09/keterangan-registri-windows.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-193536079321622716</guid><pubDate>Thu, 28 Aug 2008 12:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-28T19:04:14.076+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>PENGGUNAAN KOMPUTER DAN SPESIFIKASI HARDWARE YANG DIBUTUHKAN</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt; Pada posting yang awal saya pernah menulis, sebelum merakit sebaiknya tentukan dahulu penggunaan komputernya. Apakah untuk komputer office dan internet, multimedia, game, desain grafis, server atau pun hobiis dan Overclocker. Sehingga kita dapat menyesuaikan dengan kebutuhan. Percuma saja memiliki komputer dengan spesifikasi tinggi tapi hanya digunakan untuk mengetik. Ini merupakan pemborosan, tapi mungkin akan mengecewakan dan membosankan jika kita bermain game dengan komputer yang kurang bagus. Dan jika sudah tau untuk komputer akan digunakan maka kita memilih hardware yang sesuai dengan kebutuhan kita. Namun harus lah berhati-hati dalam memilih hardaware, karena sekarang banyak hardware aspal. Jadi harus cermat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Komputer untuk Office dan Internet&lt;br /&gt;Jika komputer hanya digunakan untuk menjalankan program office dan internetan, maka disarankan tidak menggunakan komputer spesifikasi tinggi karena percuma saja. Maka akan terjadi ketidakseimbangan antara kinerja dan dana yang dikeluarkan.  Maka seharusnya menggunakan komputer dengan spesifikasi sbb.&lt;br /&gt;Processor : Intel Pentium II dan III&lt;br /&gt;Memori : DDRAM 128 MB&lt;br /&gt;VGA dan Sound Card on board&lt;br /&gt;* Komputer untuk Multimedia&lt;br /&gt;Untuk menjalankan aplikasi multimedia dan hiburan, maka menggunakan komputer dengan spesifikasi menengah adalah jawabannya. Tapi yang perlu diperhatikan adalah Sound Card dan speaker nya haruslah yang bagus. Dan juga lengkapi dengan perangkat hiburan lainnya seperti TV Tunner, FM Tunner,TV capture.&lt;br /&gt;Processor  : Cukup intel pentium IV keluaran awal&lt;br /&gt;Memory : DDRAM 256 MB&lt;br /&gt;VGA card : Ge-Force MX-460 dengan kapasitas 64 MB DDR&lt;br /&gt;* Komputer untuk Desain Grafis&lt;br /&gt;Untuk komputer yang akan digunakan untuk desain grafis, disarankan ntuk menggunakan komputer dengan spesifikasi diatas rata-rata. Hal ini kerena kebutuhan komputer dengan Performance yang baik dan tampilan grafis yang tinggi. Lebih baik lagi jika menggunakan monitor 17”.&lt;br /&gt;Processor : Intel Pentium IV atau AMD barton&lt;br /&gt;Memori : DDRAM 512 MB&lt;br /&gt;VGA Card : Ge-force 3 Titanium dengan kapasitas 526 MB&lt;br /&gt;* Komputer untuk Game&lt;br /&gt;Komputer untu game membutuhkan spesifikasi yang tinggi.&lt;br /&gt;Processor : Intel Pentium IV atau AMD Barton&lt;br /&gt;Memeri : DDRAM 512 MB&lt;br /&gt;VGA Card : AGP 8x kelas Ge-Force FX-5900 atau sekelasnya&lt;br /&gt;* Komputer untuk Server&lt;br /&gt;Sebenarnya untuk kalangan ini tidak  ditentukan spesifikasinya. Karena teknologi komputer selalu bgerkembang dan hasrat para hobiis ini selalu ingin mencoba hal yang baru.&lt;br /&gt;* Komputer untuk Hobiis dan Overclocker&lt;br /&gt;Komponen yang akan digunakan untuk server haruslah memiliki spesifikasi yang tinggi. Komponen yang dipilih juga harus bagus dan mempunyai Life Time yang lama. Komputer server adalah komputer yang hidup terus menerus bahkan berbulan-bulan, jadi harus memiliki kestabilan dan transfer rate yang tinggi. Spesifikasinya adalah sebagi berikut :&lt;br /&gt;Processor : Intel Pentium Xeon atau Titanium atau AMD MP yang memiliki Cache memori hingga 2 MB.&lt;br /&gt;Memori  : DD/RD-RAM diatas 3 GB&lt;br /&gt;Motherboard  : Sebaiknya memiliki soket dual processor&lt;br /&gt;Harddisk : Yang memiliki Interface SCSI  dengan kapasitas diatas 200 GB&lt;br /&gt;VGA dan Sound Card : Tidak perlu spesifikasi, memakai onboard juga tidak masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/penggunaan-komputer-dan-spesifikasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7217064978517660645</guid><pubDate>Tue, 26 Aug 2008 00:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-26T07:50:19.589+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Software</category><title>Software Standart</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt; Setelah mengetahui tentang software system operasi , struktur dan macan kernel serta cara kerjanya, dan juga cara instalasinya pada tulisan sebelumnya. Sekarang saya akan membahas tentang software apa saja yang dibutuhkan oleh suatu komputer (software standart). Suatu komputer bisa melakukan sesuatu pekerjaan jika mendapat perintah. Namun software paket dari system sperti dari windows saja sangat lah kurang. Jadi solusinya adalah menginstall program aplikasi yang kita butuhkan, misalnya utnuk aplikasi kantor, desain grafis, music, dll.&lt;br /&gt; Tapi dimana kita bisa memperoleh software itu ?  dan berapa uang yang harus kita keluarkan untuk mendapatkan software yang kita butuhkan itu ?. itu adalah pertanyaan yang sering kali ada dibenak para pemilik komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt; Software aplikasi dapat kita beli langsung pada vendor atau penyedia resmi dari software itu. Misalnya dari microsoft, adobe corporation dll. Namun kita bisa dapatkan software-software itu secara mudah di rental-rental software, namun yang jelas ilegal dan jika sweeping maka akan tertangkap. Ya itu tergantung anda sebagai pengguna, jika anda ingin aman dan nyaman dalam menggunakan software, ya belilah software secara legal pada vendor penyedia software legal, tapi jika anda ingin murah meriah namun kurang aman, bahkan bisa dikatakan tidak aman, anda bisa pilihsoftware yang ilegal. Tapi menurut saya, kebanyakan pengguna di Indonesia menggunakan software ilegal untuk komputernya dengan alasan biaya membeli software legal mahal, tapi disini saya tidak menyarankan untuk membajak software lo…. Hehehe.. maka dari itu sekarang banyak yang beralih ke open source. Ya semacam software yang berlicensi free dan bebas kode programnya.&lt;br /&gt; Namun jika kita bicara tentang uang yang harus kita baya untuk mencapatkan software legal, itu tergantung dari seberapa bagus dan bergunanya software itu… harga 1 software beserta lisensinya bisa mencapai jutaan, bahkan puluhan juta…. Mahal….??? Tentunya, ya sebanding dengan apa yang kita dapatkan dan sebanding juga dengan apa yang mereka berikan kepada kita (Vendor software)..&lt;br /&gt; Software apa saja yang kita butuhkan untuk komputer kita?  Jika itu yang di tanyakan maka software standart yang kita perlukan. Untuk pekerjaan kantor biasanya kita membutuhkan program Office, baik itu dari microsoft (Microsoft office), open office, king soft dan yang lainnya.&lt;br /&gt;Software yang lain yang biasanya ada pada komputer standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Program office ( microsoft office, open office, kingsoft office dll)&lt;br /&gt; Multimedia (winamp, media player, GOM, dll)&lt;br /&gt; Archiver (winzip, winrar, izarc dan lainnya)&lt;br /&gt; Antivirus (PC Media, avira, AVG, norton, NOD32,dan jenis yang lain)&lt;br /&gt; Utilities ( Clenner, Tuneup dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/software-standart.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-1059692299435932430</guid><pubDate>Sat, 23 Aug 2008 15:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-23T22:58:46.185+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Software</category><title>System Operasi</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;Setelah melakukan perakitan komputer, maka komputer haruslah di install system operasi agar bisa dipakai untuk keperluan kita. Namun sebelumnya kita akan membahas masalah sistem operasi itu sendiri. Suapaya lebih mengetahui lebih dalam mengenai system operasi itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt; Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Nah.... jiak anda berminat (kayak iklan aja, padahal cuma tutorial ajah.. ) untuk tau lebih lanjut tentang system, anda bisa ambil &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/2001641/SystemOperasi.pdf.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/2001575/SystemOperasi.doc.html&quot;&gt;disini &lt;/a&gt;sesuka hati anda dech.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/system-operasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-2473063396081253125</guid><pubDate>Sat, 23 Aug 2008 06:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-23T13:44:56.761+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>Setting BIOS</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt;Setelah kemarin saya membahas tentang cara merakit komputer bahkan sampai dua kali, kali ini saya akan membahas tentang definisi dari berbagai menu pada BIOS. Dan semoga dapat membantu dalam mensettign BIOS.&lt;br /&gt;BIOS sendiri adalah program semacam program yang berisi pengaturan dasar komputer yang disimpan dalam ROM. Jadi tugas dari BIOS adalah mengerjakan tugas-tugas dasar dalam komputer misalnya membaca dan memanggil OS ( Operating System ), transfer data dan sebagainya.&lt;br /&gt;Tanpa basa-basi lagi saya akan menjelaskan tentang BIOS. BIOS adalah kepanjangan dari basic Input Output System, yang dari kepanjangannya saja sudah dapat dijabarkan bahwa BIOS adalah Basic (Point-point) tentang input ouput dalam system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Karena fungsinya yang sangat pentiing dalam komputer, maka dalam mensettingnya pun haruslah mengerti tentang setting BIOS. Dalam artikel berikut saya menerangkan tentang fungsi menu-menu pada BIOS. Anda bisa mendapatkan-nya dengan mendownloadnya &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1998931/SettingBIOS.pdf.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt; ataupun &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1999014/SettingBIOS.doc.html&quot;&gt;disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/setelah-kemarin-saya-membahas-tentang.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-263400171374563870</guid><pubDate>Fri, 22 Aug 2008 10:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-23T13:47:55.682+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>Merakit Komputer</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt;setelah kemarin memposting artikel yang sama, hari ini saya memposting tentang hal yang sama namun sangat berbeda dengan tutorial yang kemarin... ya.... hari ini saya sangat tertarik membahas merakit komputer, jadi tidak tanggung-tanggung sampai beberapa kali posting....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini mungkin adalah bagiah yang menarik bagi mereka yang ingin menjadi teknisi komputer. Untuk dapat merakit komputer, pertama-tama kita harus mengerti keterangan berbahasa Inggris yang tertulis di manual peralatan komputer maupun program-program komputer kita. Jika perlu, siapkan kamus bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Dalam merakit komputer, tangan tidak boleh basah (berkeringat). Karena keringat kita jika terkena bagian yang sensitif dari komponen PC tersebut, akan manjadikan PC tersebut hang. Kita juga tidak boleh memegang langsung bagian tengah chip IC, termasuk prosesor dan memori. Keringat dapat menyebabkan short pada rangkaian elektronik motherboard saat kita menyalakannya. Gunakan juga alas kaki yang terbuat dari karet agar kita tidak terkena kejutan listrik pada saat perakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Siapkan juga disket atau CD yang berisi software sistem operasi dan software aplikasi. Software sistem operasi yang umum digunakan adalah DOS, Windows 98, Windows Milenium, Windows 2000/XP. Sementara itu, software aplikasi yang umum dipakai adalah MS Office. Siapkan juga software aplikasi lain yang kira-kira diperlukan. untuk mengetahui bagaimana cara merakit komputer dari awal sampai akhir silahkan klik &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1991697/PerakitanKomputer.pdf.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1991729/PerakitanKomputer.doc.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/bagian-ini-mungkin-adalah-bagiah-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7436502491729384963</guid><pubDate>Fri, 22 Aug 2008 04:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-22T12:04:37.882+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hardware</category><title>Hardware Komputer</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt;setelah sebelumnya saya membahas cara menginstall OS dan panduan merakit komputer, maka sekarang saya akan membahas tentang hardware komputer. sebenarnya, pengenalan hardware adalah bagian utama sebelum kita melakukan perakitan komputer. karena dengan mengetahui terlebih dahulu, kita bisa memahami karakteristik dan kesesuaian antar hardware dalam sistem PC.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hardware adalah sekumpulan alat perangkat komputer yang dapat kita lihat, dan kita rasakan.Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer. untuk lebih mendalami hardware komputer, silahkan download artikel tentang hardware. &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1989375/HardwareKomputer.pdf.html&quot;&gt;Download disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/hardware-komputer.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-6839960755960351724</guid><pubDate>Thu, 21 Aug 2008 04:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-21T11:56:46.566+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>Instalasi OS ( System Operasi)</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;Setelah selesai merakit PC maka langkah selanjutnya adalah instalasi Sistem Operasi atau OS. Yang harus diperhatikan dalam menginstal / menginstal ulang windows xp :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;1. Siapkan CD Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable). Jika CD windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, baru kemudian menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program) dan jangan lupa ingat dan catat serial numbernya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;2. Yang pasti computer anda harus ada CD roomnya, jika belum beli dulu....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;3. Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D. Karena ini ada adalah instalasi pertama maka anda tidak usah membacup data Karena anda belum mempunyai data di harddisk, namun jika ada data dalam hardisk dan anda ingin menginstall ulang komputer maka sebaiknya data tersebut di backup, kecuali apabila anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;4. Siapkan CD driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver sound, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;motherboad, dan driver VGA card atau mungkin juga LAN card.&lt;br /&gt;5. Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, karena instalasi memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda).&lt;br /&gt;6. Proses Instalasi instalasinya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Masukan CD installer Windows Xp kedalam CD room anda.&lt;br /&gt;2. Restar computer.&lt;br /&gt;3. pilih booting awal ke CD room. Untuk mengganti booting awal ke CD room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Pres Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard.&lt;br /&gt;untuk artikel lengkap silahkan &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1980766/InstalasiSistemOperasi.pdf.html&quot;&gt;download disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/instalasi-os-system-operasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-6312400722038155692</guid><pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-21T09:50:03.229+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>Mudah Merakit Komputer 2</title><description>&lt;div style=&quot;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt;Apakah sudah dipraktekkan langkah pertamanya…. setelah mengetahui untuk apa / digunakan untuk apa komputer yang akan kita rakit misalnya untuk komputer game, kantor, server atau lainnya maka langkah selanjutnya adalah merakit PC ( personal Computer ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perakitan&lt;br /&gt;Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:&lt;br /&gt;1. Penyiapan motherboard&lt;br /&gt;2. Memasang Prosessor&lt;br /&gt;3. Memasang heatsink&lt;br /&gt;4. Memasang Modul Memori&lt;br /&gt;5. memasang Motherboard pada Casing&lt;br /&gt;6. Memasang Power Supply&lt;br /&gt;7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing&lt;br /&gt;8. Memasang Drive&lt;br /&gt;9. Memasang card Adapter&lt;br /&gt;10. Penyelesaian Akhir&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;1. Penyiapan motherboard&lt;br /&gt;Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor. Tapi biasanya pada saat dibeli, jumper motherboard sudah tersetting secara default dari pabriknya, tapi apa salahnya mengecek ulang untuk menghindari kesalahan.&lt;br /&gt;untuk mendownload artikel lenkap, silahkan pilih link ini. &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1975133/MudahMerakitkomputerStep-2-.pdf.html&quot;&gt;pdf&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1975098/Step-2-.doc.html&quot;&gt;doc&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1975098/Step-2-.doc.html&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/apakah-sudah-dipraktekkan-langkah.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-1759747887798818897</guid><pubDate>Wed, 20 Aug 2008 10:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-21T09:54:46.212+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknisi Komputer</category><title>Mudah Merakit Komputer</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selama ini semua tulisan yang saya posting semuanya tentang virus dan semua yang berkaitan dengan nya. sekarang saya akan mencoba untuk menulis artikel tentang cara merakit komputer... ya mungkin tulisan tentang hal yang sama sudah penuh didunia maya ini, namun saya akan mencoba menjelaskan dengan cara yang mungkin berbeda dengan yang selama ini pernah ada di internet..&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ya... disini saya akan menerangkan tentang cara merakit komputer yang stand alone alias berdiri sendiri (tidak dalam jaringan ).. saya akan memberikan langkah-langkah mudah dalam merakit komputer. yang mudah dipahami dan di praktekan oleh anda yang masih awam dalam merakit komputer.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;tutorial ini saya buat dalam beberapa tahap dengan tujuan agar anda lebih memahami dalam perakitan komputer dan lebih menguasai materi. merakit komputer itu sendiri tidak memerlukan keahlian khusus, melainkan hanya perlu mengetahui cara dan mempraktekkannya. tanpa sekolah jurusan komputer pun bisa... banyak orang yang sudah membuktikan. maka saya berharap dengan tutorial ini anda akan bisa merakit komputer sendiri terutama bagi yang masih awam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mengetahui cara merakit komputer dari awal silahkan Pilih link nya untuk mendownload artikel lengkapnya, &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1974242/MudahMerakitKomputerStep-1-.pdf.html&quot;&gt;pdf&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/1974256/step-1-.doc.html&quot;&gt;doc&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://draft.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/1974242/MudahMerakitKomputerStep-1-.pdf.html&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://draft.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/1974256/step-1-.doc.html&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/selama-ini-semua-tulisan-yang-saya.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7691885250714239196</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2008 02:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:48:44.873+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Memilih Antivirus</title><description>&lt;a href=&quot;http://blake-sanka.blogspot.com/2008/08/memilih-antivirus.html&quot; style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;  &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Anti-virus komputer yang bagus tidak harus berupa software berbayar, banyak juga versi gratis alias free yang bagus. Malah beberapa anti-virus gratis kerap dinilai majalah-majalah komputer sebagai justru lebih handal.&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Di bawah ini adalah 10 anti-virus gratis yang bisa download yang menurut para penggunanya handal dalam mengatasi virus dan program jahat lainnya. Silakan klik dan pasang ke komputermu. Jangan lupa, install satu saja, karena pemakaian anti-virus lebih dari satu sekaligus bisa bikin komputer bermasalah.atau bila diperlukan memasang lebih dari satu antivirus, maa penggunaannya haruslah bergantian (mendisable salah satu ketika lainnya sedang di jalankan). Bila hendak mengganti ke anti-virus lain, uninstall dulu anti-virus yang terpasang di komputer. dan bila sedang online dengan internet, jangan lupa meng-update database anti-virus ini, dan biasanya memang otomatis di-update dan sudah tersedia secara online.&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;font-family: times new roman;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://free.grisoft.com/doc/download-free-anti-virus/us/frt/0&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;AVG Anti-Virus&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.personalfirewall.comodo.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Comodo      Firewall&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.avast.com/eng/avast_4_home.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Avast! 4      Home Edition&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.siteadvisor.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;McAfee SiteAdvisor&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.tenebril.com/consumer/spyware/spycatcher-express.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;SpyCatcher Express&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.windowsstartup.com/startupmonitor.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;StartupMonitor&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.thegreatpuzzle.com/superstorm.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;SuperStorm      Freeware&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.microsoft.com/athome/security/spyware/software/default.mspx&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Windows Defender&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.trendsecure.com/portal/en-US/tools/security_tools/hijackthis&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;HijackThis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.zonealarm.com/store/content/catalog/products/sku_list_za.jsp&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Zone Alarm&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dari 10 anti-virus tersebut, aku merekomendasikan nomor 1, 2, 3, dan 10. Beberapa di antaranya memiliki versi berbayar, namun secara umum versi gratisnya sudah sangat memadai dan bisa dikatagorikan cukup handal. Selain menangkal virus, hampir semuanya juga bisa mendeteksi spyware, dan program-program jahat yang tersembunyi di komputer.juga memeriksa Email masuk dan pesan dari IM.&lt;/span&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot;&gt;anda juga bisa memakai selain dari antivirus diatas, seperti PCMedia buatan lokal yang pastinya untuk mendeteksi virus lokal juga.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/memilih-antivirus.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7831660801764459877</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2008 02:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:48:19.369+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Mencegah Virus</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari serangan virus.&lt;br /&gt;
Berikut sepuluh virus sakti untuk mengelakkan serangan virus dan worm pada komputer Anda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;1. Selalu lakukan Scan terhadap disket yang masuk ke dalam PC Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer Anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar disket, Flash disk dan removeble disk lainnya. Jika sebuah PC terinfeksi oleh virus atau sebangsanya, maka disket yang dimasukkan kedalamnya, kemungkinan besar akan terinfeksi juga. karena itu, jangan sembarangan membuka disket milik teman pada komputer Anda, sebelum disket itu lolos seleksi scandisk. Jika ternyata program scandisk dapat mendeteksi keberadaan virus tetapi tidak dapat menyembuhkannya, jangan memaksa untuk membuka file pada disket tersebut. Toh, ini juga bisa menjadi semacam warning bagi Anda, supaya segera melengkapi komputer Anda dengan penangkal virus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;2. Scan juga CD yang masuk kedalam CD drive Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi CD ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti disket, dalam menularkan virus, CD bisa terjangkit virus saat proses burning yang tidak sengaja memasukkan file virus ke dalam CD Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah CD yang akan dipasang pada komputer Anda, sekalipun CD itu baru saja dibeli dari toko.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;3. Lakukan scan terhadap harddisk Anda, tiap kali Anda akan mulai bekerja dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
PC Anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus. Lagi pula dengan melakukan scan terhadap harddisk sebelum memulai suatu pekerjaan, Anda mengurangi resiko gangguan yang diakibatkan oleh virus selama proses kerja Anda. Selain itu, juga memperkecil peluang terjadinya kerusakan pada file Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;4. Proteksi disket Anda, jika Anda memasukkannya ke dalam PC orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Seperti telah disebutkan diatas, jika Anda terpaksa harus memasukkan disket atau flashdisk milik Anda ke dalam komputer orang lain, maka disket Anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, Anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam disket tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;5. Jangan sembarangan men-download attachment.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm Miss world. karena itu Anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak Anda kenal. Bahkan meskipun Anda mengenali alamat pengirim, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya bahwa orang tersebut akan mengirimkan e-mail berikut attachment, maka sebaiknya Anda menghapus saja attachment tersebut. Tidak peduli betapapun menariknya subjek attachment tersebut. Karena banyak pencipta worm, memanfaatkan keingintahuan seseorang agar mau membuka attachment maut tersebut. Misalnya virus Jenifer Lopez dan worm Miss world yang dikatakan memuat gambar bugil Jenifer Lopez dan gambar Miss world dalam kostum bikini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;6. Selektif dalam membuka e-mail.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book Microsoft Outlook Express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut. Karena itu, jika Anda menerima e-mail dari seseorang yang Anda kenal, tetapi dengan subjek yang aneh sebaiknya langsung hapus saja e-mail itu. Kecuali Anda berdua memang sudah membuat janji sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program Norton atau MacAffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, Anda harus selalu meng-update program antivirus Anda. karena program antivirus yang sudah expired, tidak akan punya gigi lagi untuk menahan serangan virus pada komputer Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari. Karena itu Anda harus rajin mengikuti berita tentang perkembangan virus yang terbaru. Setelah itu, Anda dapat mencari di internet perusahaan antivirus terbaru yang telah meng-update produknya untuk mengantisipasi serangan virus baru tersebut. Banyak sekali perusahaan software antivirus yang menyediakan fasilitas download gratis melalui internet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;9. Men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda, berarti Anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini. Berkat bantuan program kecil ini, kinerja dari â€œsatpamâ€&lt;/span&gt;�&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt; Microsoft Outlook Express menjadi lebih maksimal dalam menjaga komputer Anda, dari virus atau worm yang menyerang dengan memanfaatkan address book Microsoft Outlook express.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;10. Menonaktifkan Windows Scripting Host.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, Anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa VBS dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/mencegah-lebih-baik-daripada-mengobati.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-8343587173836154209</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2008 02:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:49:18.430+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Virus Lagi</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kalau beberapa tahun yang lalu, kita tidak begitu pusing dengan adanya virus, pada saat ini semua pemakai komputer dan pengendali jaringan betul-betul direpotkan oleh keberadaan virus. Variasi Virus sudah sangat banyak, setiap bulan virus baru berseliweran dengan metoda canggih, dan tingkat produktivitas pembuat virus betul-betul di luar dugaan. Dan hebatnya lagi, virus-virus tersebut mampu membuat jaringan komputer menjadi mati atau tidak dapat digunakan lagi. Kehebatan virus yang berjangkit dalam tiga tahun terakhir ini, ditambah dengan kemampuan untuk menggandakan diri melalui email, sehingga jumlahnya menjadi jutaan dan mampu melumpuhkan jaringan komputer dalam seketika. Virus yang selalu ditumpangkan di e-mail biasanya akan menjadi aktif kalau Penggunakan program standar dari Microsoft Windows, misalnya Outlook Express. Dan sialnya, produk Microsoft ini banyak sekali kelemahannya, sehingga dengan mudah virus masuk ke Sistemnya. Maka, ada baiknya kita mulai melirik penggunaan e-mail yang bukan dari standar Microsoft, karena walaupun fungsinya sangat lengkap, tetapi sistemnya rentan terhadap penyerangan virus. Varian virus saat ini lebih dimeriahkan lagi dengan beredarnya spammer, yaitu orang yang mengirim e-mail secara bulk atau secara ramai-ramai tanpa pernah mengenal orang yang dikirimnya. E-mail spammer dikombinasikan dengan keberadaan virus dalam sistemnya menyebabkan kehancuran” jaringan komputer yang ada. Sebagai penyelenggara jasa jaringan Internet, penulis juga cukup dibuat bingung dengan keberadaan virus ini, karena berjangkit bukan dari satu titik, tetapi dari semua titik dan semua IP yang digunakan, sehingga pelanggan dial-up pun menjadi penyebar virus. Apalagi teknologi dial-up sudah memungkinkan untuk menyalurkan bandwidth yang cukup besar. Dalam satu pemantauan, didapat angka yang cukup mengkhawatirkan. Lebih dari 35% trafik e-mail disebabkan oleh spam dan virus e-mail. Sehingga secara empiris kita dapat menyebutkan Pemakaian bandwidth oleh e-mail yang sia-sia jumlahnya sepertiga dari total. Belum lagi dihitung virus yang menyerang web yang juga mampu menghancurkan akses Internet. Secara keseluruhan, mungkin lebih dari 40% utilisasi bandwidth di Internet berantakan karena keberadaan virus tersebut, sehingga kerugian yang tidak nyata ini sangat mempengaruhi bisnis pelayanan jasa akses Internet. Cerita tentang polisi yang menangkapi pembuat virus atau kejahatan di Internet juga menjadi sangat menarik. Sementara SCO dan Microsoft masih mencari pembuat virusnya, di bulan Februari lalu polisi di Belgia berhasil menangkap pembuat virus Yaha Worm yang cukup menghebohkan pemerintah Pakistan. Ternyata pembuatnya adalah seorang gadis dengan menggunakan nama keren di Internet “Gigabyte”. Proses hukumnya sedang berjalan dan kalau terbukti bersalah, Gigabyte akan dimasukkan sel selama tiga tahun dan denda sampai US$127.000! Dari pihak kepolisian Belgia didapat informasi bahwa gadis tersebut sudah dilepas dari penyidikan dan polisi tetap memegang bukti berupa lima buah komputer dan menutup web site Gigabyte yang dikendalikan dari kota Mechelen, 30 km arah utara Brussel. Keberhasilan polisi Belgia menangkap Gigabyte disebabkan oleh keberanian Gigabyte memasukan teknik-teknik pembuatan virus dan variannya di web site. Kepala polisi Belgia sangat menyayangkan perbuatan yang termasuk sia-sia ini. Popularitas Gigabyte ini sudah sampai di televisi TechTV yang dalam siarannya selalu menayangkan kemajuan TI. Gigabyte dianggap pahlawan dalam dunia TI, karena masih jarang wanita yang berkeliaran membuat virus dan kepandaiannya setara dengan pria. Gigabyte mulai menulis program sejak umur 6 tahun, mulai membuat virus pada usia 14 tahun, dan orang kedua yang punya kemampuan membuat virus dengan bahasa C-sharp dari .net Microsoft pada usia 18 tahun. Memang kita tidak dapat mengharapkan polisi atau penegak hukum mencari dan menangkap para pembuat virus tersebut. Tetapi kelihatannya kita sudah harus berhati-hati sewaktu masuk ke jaringan Internet, karena berbeda dengan yang dulu-dulu. Jika Anda belum menggunakan Linux, melengkapi diri dengan anti virus merupakan yang terbaik, dan tetap berhati-hati jika menerima e-mail dari orang yang tidak dikenal, terutama jangan membuka file-file yang dicurigai. Virus, Virus, dan Virus &lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/virus-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-7301120063935009036</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2008 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:49:44.168+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Trik Memilih Antivirus ( 2 )</title><description>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; margin-bottom: 5pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Seperti yang sudah aku posting sebelumnya, bahwa untuk membasmi virus manca sebaiknya gunakan Avira atau AVG. namun untuk membasmi virus lokal sebaiknya menggunakan PCMedia. Dan disarankan dalam satu komputer menggunakan dua antivirus sekaligus yang berfungsi untuk membasmi virus lokal dan mancanegara. Tetapi dalam kenyataanya, memasang dua ativirus sekaligus dalam satu komputer akan menimbulkan sedikit problem. Dan biasanya jika kita memasang Avira dan PCMedia secara bersamaan, Avira akan mendeteksi PCMedia sebagai virus dan akan menghapusnya. Entah apa sebabnya, mungkin karena PCMedia memang terjangkit virus ataukan Avira yang tidak mau kerjanya terganggu oleh antivirus lokal. &lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; margin-bottom: 5pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Namun jika dalam komputer itu terkena virus lokal dan manca, bagaimana cara mengatasinya ? saya sarankan agar tetap menggunakan 2 antivirus, tapi apabila anda akan menggunakan PCMedia untuk mendeteksi virus lokal, maka Avira di Diable dulu sebentar. Juga ketika kita akan membuka folder yang berisi PCMedia, disarankan guard dari avira di disable suapaya tidah menuduh PCMedia Virus.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Syarat-syarat antivirus yang baik dan efektif. Antara lain :&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;font-family: times new roman; margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Mudah      penggunaannya. Software anti virus yg baik harus mudah digunakan, tanpa      memandang kemahiran dan pengetahuan kita sebagai pengguna dari antivirus      tsb.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Effektif      ketika mengidentifikasi virus dan semacamnya. Antivirus terbaik adalah      antivirus yang dapat mengenali data-data yang terinfeksi dengan cepat      melalui pemindaian secara real-time, mencari dan menemukan virus pada      banyak tempat, boot sector,  termasuk      email, aplikasi pesan instant, web browsing dan sebagainya. Sehingga lebih      dini diketahui tentang  adanya      virus.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Effektif      ketika membersihkan dan mengisolasi file-file yg terinfeksi. Software anti      virus yang terpercaya mampu membersihkan dengan sempurna, menghapus atau      mengkarantina file-file yg terinfeksi, namun tidak merusak file yang      terinfeksi serta menghentikan penyebaran virus dalam harddisk atau melalui      jaringan.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Laporan      Aktivitas. Anti virus yg baik segera memberikan notifikasi dan laporan dari      virus-virus yg ditemukan melalui scanning real time dan menyediakan hasil      scanning/pemindaian yang mudah dibaca beserta data virus dan kerusakan yg      ditimbulkannya&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Adanya      fitu-fitur tambahan (plugin) menjadikan sebuah anti virus semakin ampuh      dalam memberikan perlindungan. Anti virus yg tangguh selalu menawarkan      bermacam tool, mulai dari pemindaian real-time biasa hingga yg lebih      canggih, pemindaian heuristik dan pemblokiran script, anti virus semakin      baik jika pilihan opsi tungsi toolnya lebih banyak. Sehingga lebih banyak      yang dapat dilakukan terhadap virus guan melindungi komputer.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Instalasi dan      setup yg mudah. Anti-virus semestinya mudah diinstall dan tidak memerlukan      waktu yang lama dalam instalasinya dan digunakan hanya dengan beberapa      klik mouse saja.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dokumentasi      help/bantuan. Anti virus termutakhir biasanya banyak help-nya, mencakup      dukungan via email, chat online atau melalui telepon. Juga mestinya ada      dokumen-dokumen online dan offline, seperti pengetahuan dasar dan FAQ atau      daftar pertanyaan-pertanyan umum seputar software tsb.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Update      databese virus harus selalu tersedia secara online. Antivirus yang baik      akan memberikan perkembangan tentang update database sehingga semakn      banyak virus yang terdeteksi. Karena perkembangan virus sangatlah cepat.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/trik-memilih-antivirus-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-3890720277645363805</guid><pubDate>Sat, 16 Aug 2008 16:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:50:14.538+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Trik Memilih Antivirus ( 1 )</title><description>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; margin-bottom: 5pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Virus memang sangat meresahkan banyak pengguna komputer, apalagi virus dapat menyebar dan berkembangbiak dengan sangat cepat. Sehingga memakan banyak space Harddisk yang memeperlambat jalannya komputer, virus juga bisa merusak data dan system komputer. Sangat gawat bukan. Bagaimana cara mengatasinya? salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memasang anti virus. Pertanyaannya, antivirus apa yang bagus sehingga bisa menangani masalah ini. Sebelumnya saya akan membandinkan beberapa antivirus unutk dijadikan acuan dalam menentukan yang mana antivirus yang layak dipakai.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Pada dasarnya antivirus itu sama, yaitu berfungsi untuk mendeteksi dan menghapus virus yang menyerang komputer. Bedanya terdapat pada kemamapuan mengenali suatu objek sebagai virus oleh antivirus tersebut. Avira adalah antivirus yang sudah terkenal, bisa mengenali banyak virus, terutama virus luar negeri (Luar &lt;st1:country-region _moz-userdefined=&quot;&quot; st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:place _moz-userdefined=&quot;&quot; st=&quot;on&quot;&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;). Sistem database nyapun cukup lengkap, namun dalam mengenali virus lokal seperti VBS, Batam Hacker dll, kurang begitu efektif. Buktinya virus itu tetap berkeliaran meskipun sudah terdeteksi oleh Avira.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;AVG Juga sama dengan Avira, namun bedanya semakin lama AVG akan semakin kurang efekttif dan membuat jalannya komputer lambat. Apalagi saat proses scan berlangsung, seperti semua kekuatan processor dipakai AVG. namun keduanya cukup efektif dalam menangani virus manca.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: times new roman; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Untuk membasmi virus lokal sebaiknya gunakan PCMedia yang  relase terbaru. PCMedia baik untuk mengenali dan menghilangkan virus lokal.&lt;o:p _moz-userdefined=&quot;&quot;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/trik-memilih-antivirus-1.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8930258538082377392.post-628540987939765763</guid><pubDate>Sat, 16 Aug 2008 16:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T19:50:39.783+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Virus</category><title>Virus Komputer</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Virus komputer&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt; merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali. Bahkan beberapa virus dapat menyerang system dan merusaknya sehingga kinerja system akan menjadi terganggu bahkan rusak. Virus dapat menyebar melalui removable disk misalnya disket, flashdisk, memory HP dan juga bisa menyebar melalui jaringan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti &lt;em&gt;CPU Time&lt;/em&gt;, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sun_Operating_System&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; title=&quot;Sun Operating System (belum dibuat)&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: windowtext; text-decoration: none;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Sun Operating System&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak_antivirus&quot; title=&quot;Perangkat lunak antivirus&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: windowtext; text-decoration: none;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;perangkat lunak antivirus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data&quot; title=&quot;Basis data&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: windowtext; text-decoration: none;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;basis data&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt; virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Aksia, Pendekar Blank, Batam Hacker dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, AntiVir, PCMEDIA, Norton, Norman, NOD32, Avast, Ansav, dan McAfee.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; line-height: 150%; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; font-family: times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://tutorkomp-blake.blogspot.com/2008/08/virus-komputer.html</link><author>noreply@blogger.com (Achmad Syafiudin)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>