<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DkAARn04fCp7ImA9WhRXFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463</id><updated>2011-12-23T08:45:47.334+07:00</updated><category term="Tips" /><category term="Download" /><category term="Tutorial XP" /><category term="Education" /><category term="UG Activity" /><category term="Keamanan" /><category term="News" /><category term="Tutorial blog" /><category term="Error system" /><title>UG Bernart</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/UgBernart" /><feedburner:info uri="ugbernart" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;DUEFQ386eyp7ImA9Wx9SEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-6854776289875390941</id><published>2010-11-30T21:33:00.000+07:00</published><updated>2010-11-30T21:33:32.113+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-30T21:33:32.113+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>OS Pada Handphone</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Sistem operasi handphone adalah software utama yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengkoordinasikan seluruh aktifitas ponsel. Tidak seperti sistem operasi komputer, sistem operasi pada ponsel dibuat lebih sederhana. Kata kunci dari sistem operasi ponsel adalah keterbukaan SDK yang memungkinkan pihak ketiga membuat software baru untuk dijalankan di sistem OS tersebut. Sebenarnya semua ponsel yang ada di pasaran memiliki sistem operasi. Namun kebanyakan masih menggunakan sistem operasi bawaan vendor yang tertutup. OS ponsel seperti ini disebut sistem operasi tertutup (closed-source) dan biasa disebut ponsel non-OS.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sistem operasi Symbian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak mobile).Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Nokia sebagai pemegang saham terbesar dengan angka 47,9 persen. Banyak dari produk nokia ber-OS Symbian (termasuk ponsel saya, NOKIA 6120 Classic, OS Symbian S60 v9.0 3rd edition). Symbian dipandang lebih unggul karena:&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;   1. Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer.&lt;br /&gt;
   2. Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP, Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java.&lt;br /&gt;
   3. Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para vendor bisa menvariasikan produk-produknya. Ada empat jenis UI yang beredar saat ini yaitu: Series 60 (misalnya Nokia N70, N91, Siemens SX1, Samsung D700, D710, Panasonic X700, X800); Series 80 (Nokia N9210, 9210i, 9300); Series 90 (Nokia 7700 dan 7710); UIQ (Sony Ericsson P800, P900, P910, Motorola A920, A925, A1000, A1010). Symbian MOAP (Mobile Oriented Applications Platform), contohnya adalah Mitsubishi D800iDS yang memiliki dual screen yang pengoperasiannya mirip dengan Nintendo DS yaitu 2 screen dan hanya screen bagian bawah yang memiliki fungsi touch screen.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Symbian telah mengeluarkan Operating System untuk smartphone terbaru nya yaitu versi 9.3, Symbian menyatakan bahwa versi 9.3 ini akan lebih mempercepat, mempermurah dan mempermudah para vendor handphone dan para operator untuk mendapatkan servis dan fasilitas terbaik seperti mendukung WiFi, Firmware update secara online (FOTA), dukungan HSDPA, VoIP melalui IPSec, dukungan secara native untuk Push To Talk, dukungan Java JSR 248, Platform sekuriti yang lebih stabil dan lebih baik untuk memproteksi dari virus dan spam, dukungan untuk fasilitas graphic 3D yang lebih baik (vector floating point).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Mobile Linux&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ponsel Linux pertama diluncurkan oleh Motorola pada bulan Februari 2003. Motorola seri A760 yang dirilis pertama kali di Cina ini menggunakan OS kombinasi dari kernel Linux yang didistribusikan oleh software Silicon Valley-based Monta Vista dan software lainnya dari bahasa pemrograman Java Sun Microsystems. Sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google adalah Android. Platform software berbasis Linux diantaranya adalah MOTOMAGX dan Qtopia. MOTOMAGX merupakan platform Linux mobile dari Motorola. Produk pertama yang didasarkan pada platform ini adalah ponsel MOTOROKR Z6 dan MOTORAZR2 V8. Qtopia Phone Edition merupakan platform software dan antarmuka untuk Linux, yang dikembangkan oleh perusahaan Trolltech. Qtopia Greenphone, merupakan perangkat pengembangan Linux mobile yang ditujukan untuk berbagai aplikasi baru.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;    * Kelemahannya adalah aplikasi tambahan yang belum banyak beredar, serta Linux dibangun untuk mengoprasikan sistem dengan tenaga besar, sehingga manajemen sumber daya baterai masih kalah efektif dibandingkan OS lainnya.&lt;br /&gt;
    * Kelebihannya adalah Linux sebagai OS yang ideal bagi ponsel karena dukungan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti IBM, Oracle, dan Intel. Selain itu, sistem ini nilai lebih fleksibel dan menawarkan memori yang lebih kecil serta bisa lebih dihemat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Contoh ponsel ber-Linux OS: Haier N60, Motorola A760, E895, NEC N900iL, dan Samsung SCH-i519. Produk-produk PDA seperti Sharp SL-C3000, Sharp Zaurus SL-C1000, Compaq iPAQ, IBM e-LAP reference design, dan Nokia 770 Internet Tablet.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-6854776289875390941?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/IpXqjrKKjzI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/6854776289875390941/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/11/os-pada-handphone.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6854776289875390941?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6854776289875390941?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/IpXqjrKKjzI/os-pada-handphone.html" title="OS Pada Handphone" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/11/os-pada-handphone.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMDQns8fip7ImA9Wx5aF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-7399730001629574709</id><published>2010-11-15T01:47:00.000+07:00</published><updated>2010-11-15T01:47:53.576+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-15T01:47:53.576+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Wireless</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Di era tekhnologi yang semakin berkembang pesat, kita sering mendengar wacana tentang wireless. Apa itu wireless ??&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wireless secara bahasa yang berarti tanpa kabel. Dalam hal ini yang dimaksud wireless adalah hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnet sebagai pengganti kabel.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Teknologi jaringan nirkabel (wireless) sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Revolusi teknologi nirkabel berjalan paralel antara teknologi komunikasi suara (ponsel), teknologi penyiaran (televisi dan radio), dan teknologi Internet. Di akhir tahun 1990-an yang lalu, kelihatannya ketiga teknologi ini akan segera bergabung menjadi satu, ditengarai dengan kemampuannya yang semakin lama semakin sudah tidak bisa dibedakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tipe dari Jaringan Wireless&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wireless Wide Area Networks&lt;br /&gt;
Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Termasuk dalam teknologi WWAN adalah sistem 2G (second generation) dan 3G (third generation).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wireless Metropolitan Area Networks&lt;br /&gt;
Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas). Pemakaian teknologi nirkabel dapat menghemat biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. WMAN juga dapat digunakan sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband yang melayani pengguna dengan akses berkecepatan tinggi merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wireless Local Area Networks&lt;br /&gt;
Teknologi WLAN digunakan untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang bersifat lokal (misalnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN terkadang dibangun sebagai suplemen bagi LAN yang sudah ada. Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wireless Personal Area Networks &lt;br /&gt;
Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Teknologi yang termasuk dalam WPAN ini adalah Infrared, Bluetooth, dan ZigBee.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-7399730001629574709?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/pOq_DLNdV-w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/7399730001629574709/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/11/wireless.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7399730001629574709?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7399730001629574709?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/pOq_DLNdV-w/wireless.html" title="Wireless" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/11/wireless.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0ACRHs5eyp7ImA9Wx5UFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-4638352745213992094</id><published>2010-10-20T18:56:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T18:56:05.523+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-20T18:56:05.523+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Penerapan Telematika</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Data statistik menunjukkan aplikasi telematika cukup signifikan di Indonesia. Namun demikian, telematika masih perlu disosialisasikan lebih intensif kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pemberdayaan manusianya, baik itu aparatur Negara ataupun non-pemerintah, harus terus ditumbuhkembangkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawa implikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Berdasarkan perkembangan telematika tersebut diatas, telematika di Indonesia memiliki tiga peran pokok, antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;b&gt;Mengoptimalkan proses pembangunan&lt;/b&gt;. Telematika memberikan dukungan terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi yang memuahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak. Dengan telematika, proses komunikasi menjadi mudah sehingga mudah pula untuk menyebarkan informasi dari satu daerah ke daerah lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;2. &lt;b&gt;Meningkatkan Pendapatan&lt;/b&gt;. Produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan, dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk industri telematika. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;3. &lt;b&gt;Pemersatu bangsa&lt;/b&gt;. Teknologi telematika mampu menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pemanfaatan Telematika di Bidang Pendidikan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Miarso (2004) terdapat sejumlah pilihan alternatif pemanfaatan di bidang pendidikan, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;b&gt;Perpustakaan Elektronik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;2. &lt;b&gt;Surat Elektronik (email)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;3. &lt;b&gt;Ensiklopedia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebagian perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;4. &lt;b&gt;Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis (Digital).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="jsutify"&gt;5. &lt;b&gt;Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System&lt;br /&gt;
Pendidikan dan pelatihan jarak jauh&lt;/b&gt; diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;6. &lt;b&gt;Pengelolaan Sistem Informasi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;7. &lt;b&gt;Video Teleconference&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-4638352745213992094?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/-Y8ylsKUw2g" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/4638352745213992094/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/penerapan-telematika.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4638352745213992094?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4638352745213992094?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/-Y8ylsKUw2g/penerapan-telematika.html" title="Penerapan Telematika" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/penerapan-telematika.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEAFRXw8cSp7ImA9Wx5UFUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-6250724132887691235</id><published>2010-10-20T01:21:00.001+07:00</published><updated>2010-10-20T01:25:14.279+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-20T01:25:14.279+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Trend Telematika ke Depan</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Melihat perkembangan telematika yang semakin canggih, menurut saya trend telematika kedepan akan semakin pesat pula. Apalagi kebutuhan manusia saat ini sudah sangat tergantung pada teknologi. Dalam membantu mengerjakan setiap pekerjaannya manusia teramat membutuhkan alat-alat yang berteknologi tinggi. Begitu juga apabila semakin pesatnya perkembangan zaman, akan semakin besar juga kebutuhan dalam dunia IT yang mengarah pada kehidupan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;a href=http://google.com&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-6250724132887691235?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/OZicD7rBaRg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/6250724132887691235/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/trend-telematika-ke-depan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6250724132887691235?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6250724132887691235?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/OZicD7rBaRg/trend-telematika-ke-depan.html" title="Trend Telematika ke Depan" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/trend-telematika-ke-depan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcFSXg8eCp7ImA9Wx5VGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-3995858166033514694</id><published>2010-10-11T21:23:00.000+07:00</published><updated>2010-10-11T21:23:38.670+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-11T21:23:38.670+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Definisi, dan Perkembangan Telematika</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis &lt;b&gt;Telematique&lt;/b&gt; yang merujuk &lt;b&gt;pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi&lt;/b&gt;. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi &lt;b&gt;Telekomunikasi&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Media&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Informatika&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari &lt;b&gt;Telecommunication and Informatics&lt;/b&gt; sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Istilah Telematics juga dikenal sebagai The New Hybrid Technology&lt;/b&gt; yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi, Media dan Informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. &lt;b&gt;Konvergensi Telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau (the Net)&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Dalam Perkembangannya&lt;/b&gt; istilah Media dalam Telematika berkembang menjadi wacana Multimedia. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah Telematika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), Telematika, Multimedia, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- &lt;b&gt;Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika&lt;/b&gt; yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- &lt;b&gt;Teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System)&lt;/b&gt; sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
- &lt;b&gt;Bidang kendaraan dan lalulintas (Road Vehicles And Vehicle Telematics)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-3995858166033514694?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/tVu8xK7usoU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/3995858166033514694/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/definisi-dan-perkembangan-telematika.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3995858166033514694?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3995858166033514694?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/tVu8xK7usoU/definisi-dan-perkembangan-telematika.html" title="Definisi, dan Perkembangan Telematika" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/10/definisi-dan-perkembangan-telematika.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYMRH05fip7ImA9WxFREU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-6730575879221989199</id><published>2010-04-25T01:33:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T01:36:25.326+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-25T01:36:25.326+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Hipotesis</title><content type="html">&lt;b&gt;Pengertian Hipotesis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hipotesis adalah usulan keterangan untuk gejala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam metode hipotetik-deduktif, hipotesis sebaiknya falsifabel, berarti bahwa mungkin bahwa itu bisa diperlihatkan bahwa itu adalah salah, biasanya oleh pengamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sebagai contoh, seorang pembaca yang menemukan artikel yang bermutu tinggi di Wikipedia mungkin membentuk hipotesis bahwa artikel Wikipedia hanya bisa diredaksikan oleh sangat memenuhi syarat profesor dengan Ph.D lipat ganda. Ini bisa dianggap sebagai hipotesis, karena falsifabel; bisa disalahkan dengan menyadari bahwa siapa saja bisa meredaksikan artikel Wikipedia, menggunakan pautan "Sunting halaman ini" di atas semua halaman. Suatu eksperimen sehubungan dengan ini adalah dengan mengklik pautan itu, meredaksikan halaman, dan menyimpannya. Jika halaman yang diganti muncul, dan anda tidak mempunyai ini Ph.D ganda, hipotesis anda disalahkan, dan eksperimen berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Membuat Hipotesis Yang Baik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persyaratan untuk Membuat Hipotesis yang Baik yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian dan dirumuskan dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk dapat diuji secara empiris. Menunjukkan dengan nyata adanya hubungan antara dua variabel atau lebih. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-teori yang lebih kuat dibandingkan dengan hipotesis rivalnya dan didukung oleh teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli atau hasil penelitian yang relevan. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menurut bentuknya, Hipotesis dibagi menjadi tiga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;b&gt;Hipotesis penelitian / kerja&lt;/b&gt; : Hipotesis penelitian merupakan anggapan dasar peneliti terhadap suatu masalah yang sedang dikaji. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dalam Hipotesis ini peneliti mengaggap benar Hipotesisnya yang kemudian akan dibuktikan secara empiris melalui pengujian Hipotesis dengan mempergunakan data yang diperolehnya selama melakukan penelitian. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Misalnya: Ada hubungan antara krisis ekonomi dengan jumlah orang stress &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;2. &lt;b&gt;Hipotesis operasional&lt;/b&gt; : Hipotesis operasional merupakan Hipotesis yang bersifat obyektif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya peneliti merumuskan Hipotesis tidak semata-mata berdasarkan anggapan dasarnya, tetapi juga berdasarkan obyektifitasnya, bahwa Hipotesis penelitian yang dibuat belum tentu benar setelah diuji dengan menggunakan data yang ada. Untuk itu peneliti memerlukan Hipotesis pembanding yang bersifat obyektif dan netral atau secara teknis disebut Hipotesis nol (H0). &lt;br /&gt;
H0 digunakan untuk memberikan keseimbangan pada Hipotesis penelitian karena peneliti meyakini dalam pengujian nanti benar atau salahnya Hipotesis penelitian tergantung dari bukti-bukti yang diperolehnya selama melakukan penelitian. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh: H0: Tidak ada hubungan antara krisis ekonomi dengan jumlah orang stress. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;3. &lt;b&gt;Hipotesis statistik&lt;/b&gt; : Hipotesis statistik merupakan jenis Hipotesis yang dirumuskan dalam bentuk notasi statistik. &lt;br /&gt;
Hipotesis ini dirumuskan berdasarkan pengamatan peneliti terhadap populasi dalam bentuk angka-angka (kuantitatif). &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Misalnya: H0: r = 0; atau H0: p = 0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ciri-Ciri Hipotesis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah hipotesis atau dugaan sementara yang baik hendaknya mengandung beberapa hal. Hal – hal tersebut diantaranya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis harus mempunyai daya penjelas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis harus menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel-variabel-variabel.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis harus dapat diuji.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis hendaknya konsistesis dengan pengetahuan yang sudah ada.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis hendaknya dinyatakan sesederhana dan seringkas mungkin.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini beberapa penjelasan mengenai Hipotesis yang baik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;- Hipotesis harus menduga Hubungan diantara beberapa variabel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hipotesis harus dapat menduga hubungan antara dua variabel atau lebih, disini harus dianalisis variabel-variabel yang dianggap turut mempengaruhi gejala-gejala tertentu dan kemudian diselidiki sampai dimana perubahan dalam variabel yang satu membawa perubahan pada variabel yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;- Hipotesis harus Dapat Diuji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Hipotesis harus dapat di uji untuk dapat menerima atau menolaknya, hal ini dapat dilakukan dengan mengumpulkan data-data empiris.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- &lt;b&gt;Hipotesis harus konsisten dengan keberadaan ilmu pengetahuan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hipotesis tidak bertentangan dengan pengetahuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam beberapa masalah, dan terkhusus pada permulaan penelitian, ini harus berhati-hati untuk mengusulkan hipotesis yang sependapat dengan ilmu pengetahuan yang sudah siap ditetapkan sebagai dasar. Serta poin ini harus sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memeriksa literatur dengan tepat oleh karena itu suatu hipotesis harus dirumuskan bedasar dari laporan penelitian sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;- Hipotesis Dinyatakan Secara Sederhana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Suatu hipotesis akan dipresentasikan kedalam rumusan yang berbentuk kalimat deklaratif, hipotesis dinyatakan secara singkat dan sempurna dalam menyelesaikan apa yang dibutuhkan peneliti untuk membuktikan hipotesis tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menguji Hipotesis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Suatu hipotesis harus dapat diuji berdasarkan data empiris, yakni berdasarkan apa yang dapat diamati dan dapat diukur. Untuk itu peneliti harus mencari situasi empiris yang memberi data yang diperlukan. Setelah kita mengumpulkan data, selanjutnya kita harus menyimpulkan hipotesis , apakah harus menerima atau menolak hipotesis. Ada bahayanya seorang peneliti cenderung untuk menerima atau membenarkan hipotesisnya, karena ia dipengaruhi bias atau perasangka. Dengan menggunakan data kuantitatif yang diolah menurut ketentuan statistik dapat ditiadakan bias itu sedapat mungkin, jadi seorang peneliti harus jujur, jangan memanipulasi data, dan harus menjunjung tinggi penelitian sebagai usaha untuk mencari kebenaran.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-6730575879221989199?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/QjfSLANoQ1Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/6730575879221989199/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/04/hipotesis.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6730575879221989199?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6730575879221989199?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/QjfSLANoQ1Q/hipotesis.html" title="Hipotesis" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/04/hipotesis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUMERnY7cCp7ImA9WxFREU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-7105256069319353467</id><published>2010-04-25T01:22:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T01:23:27.808+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-25T01:23:27.808+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Hakekat Penelitian</title><content type="html">&lt;b&gt;Hakekat masalah penelitian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian atau riset adalah terjemahan dari bahasa Inggris research, yang merupakan gabungan dari kata re (kembali) dan to search (mencari). Beberapa sumber lain menyebutkan bahwa research adalah berasal dari bahasa Perancis recherche.Intinya hakekat penelitian adalah “mencari kembali”.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Definisi tentang penelitian yang muncul sekarang ini bermacam-macam, salah satu yang cukup terkenal adalah menurut Webster’s New Collegiate Dictionary yang mengatakan bahwa penelitian adalah “penyidikan atau pemeriksaan bersungguh-sungguh, khususnya investigasi atau eksperimen yang bertujuan menemukan dan menafsirkan fakta, revisi atas teori atau dalil yang telah diterima”.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dalam buku berjudul Introduction to Research, T. Hillway menambahkan bahwa penelitian adalah “studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah, sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut”. Ilmuwan lain bernama Woody memberikan gambaran bahwa penelitian adalah “metode menemukan kebenaran yang dilakukan dengan critical thinking (berpikir kritis)”.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian bisa menggunakan metode ilmiah (scientific method) atau non-ilmiah (unscientific method). Tapi kalau kita lihat dari definisi diatas, penelitian banyak bersinggungan dengan pemikiran kritis, rasional, logis (nalar), dan analitis, sehingga akhirnya penggunaan metode ilmiah (scientific method) adalah hal yang jamak dan disepakati umum dalam penelitian. Metode ilmiah juga dinilai lebih bisa diukur, dibuktikan dan dipahami dengan indera manusia. Penelitian yang menggunakan metode ilmiah disebut dengan penelitian ilmiah (scientific research). &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Penelitian Kualitatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berguna untuk memperoleh penemuan-penemuan yang tidak terduga sebelumnya dan membangun kerangka teoritis baru. Penelitian kualitatif biasanya mengejar data verbal yang lebih mewakili fenomena dan bukan angka-angka yang penuh prosentaase dan merata yang kurang mewakili keseluruhan fenomena. Dari penelaitian kualitatif tersebut, data yang diperoleh dari lapangan biasanya tidak terstruktur dan relative banyak, sehingga memungkinkan peneliti untuk menata, mengkritis, dan mengklasifikasikan yanglebih menarik melalui penelitian kualitatif. Istilah penelitian kualitatif, awalnya beraasal dari sebuah pengamatan pengamatan kuantitatif yang dipertentangkan dengan pengamatan kualitatif (Suwardi Endraswara, 2006:81).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Menurut Brannen (1997:9-12), secara epistemologis memangada sedikit perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Jika penelitian kuantitatif selalu menentukan data dengan variabel-veriabel dan kategori ubahan, penelitian kualitatif justru sebaliknya. Perbedaan penting keduanya, terletak pada pengumpulan data. Tradisi kualitatif, peneliti sebagai instrument pengumpul data, mengikuti asumsi cultural, dan mengikuti data.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian kualitatif (termasuk penelitian historis dan deskriptif)adalah penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Asumsi dan aturan berpikir tersebut selanjutnya diterapkan secara sistematis dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan penjelasan dan argumentasi. Dalam penelitian kualitatif informasi yang dikumpulkan dan diolah harus tetap obyektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Penelitian kualitatif banyak diterapkan dalam penelitian historis atau deskriptif. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian kualitatif mencakup berbagai pendekatan yang berbeda satu sama lain tetapi memiliki karakteristik dan tujuan yang sama. Berbagai pendekatan tersebut dapat dikenal melalui berbagai istilah seperti: penelitian kualitatif, penelitian lapangan, penelitian naturalistik, penelitian interpretif, penelitian etnografik, penelitian post positivistic, penelitian fenomenologik, hermeneutic, humanistik dan studi kasus. Metode kualitatif menggunakan beberapa bentuk pengumpulan data seperti transkrip wawancara terbuka, deskripsi observasi, serta analisis dokumen dan artefak lainnya. Data tersebut dianalisis dengan tetap mempertahankan keaslian teks yang memaknainya. Hal ini dilakukan karena tujuan penelitian kualitatif adalah untuk memahami fenomena dari sudut pandang partisipan, konteks sosial dan institusional. Sehingga pendekatan kualitatif umumnya bersifat induktif.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penelitian kualitatif adalah satu model penelitian humanistik, yang menempatkan manusia sebagai subyek utama dalam peristiwa sosial/budaya. Jenis penelitian ini berlandaskan pada filsafat fenomenologis dari Edmund Husserl (1859-1928) dan kemudian dikembangkan oleh Max Weber (1864-1920) ke dalam sosiologi. Sifat humanis dari aliran pemikiran ini terlihat dari pandangan tentang posisi manusia sebagai penentu utama perilaku individu dan gejala sosial. Dalam pandangan Weber, tingkah laku manusia yang tampak merupakan konsekwensi-konsekwensi dari sejumlah pandangan atau doktrin yang hidup di kepala manusia pelakunya. Jadi, ada sejumlah pengertian, batasan-batasan, atau kompleksitas makna yang hidup di kepala manusia pelaku, yang membentuk tingkah laku yang terkspresi secara eksplisit.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Penelitian Kuantitatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Menurut August Comte (1798-1857) menyatakan bahwa paradigma kuantitatif merupakan satu pendekatan penelitian yang dibangun berdasarkan filsafat positivisme. Positivisme adalah satu aliran filsafat yang menolak unsur metafisik dan teologik dari realitas sosial. Karena penolakannya terhadap unsur metafisis dan teologis, positivisme kadang-kadang dianggap sebagai sebuah varian dari Materialisme (bila yang terakhir ini dikontraskan dengan Idealisme).&lt;br /&gt;
Dalam penelitian kuantitatif diyakini, bahwa satu-satunya pengetahuan (knowledge) yang valid adalah ilmu pengetahuan (science), yaitu pengetahuan yang berawal dan didasarkan pada pengalaman (experience) yang tertangkap lewat pancaindera untuk kemudian diolah oleh nalar (reason). Secara epistemologis, dalam penelitian kuantitatif diterima suatu paradigma, bahwa sumber pengetahuan paling utama adalah fakta yang sudah pernah terjadi, dan lebih khusus lagi hal-hal yang dapat ditangkap pancaindera (exposed to sensory experience). Hal ini sekaligus mengindikasikan, bahwa secara ontologis, obyek studi penelitian kuantitatif adalah fenomena dan hubungan-hubungan umum antara fenomena-fenomena (general relations between phenomena). Yang dimaksud dengan fenomena di sini adalah sejalan dengan prinsip sensory experience yang terbatas pada external appearance given in sense perception saja. Karena pengetahuan itu bersumber dari fakta yang diperoleh melalui pancaindera, maka ilmu pengetahuan harus didasarkan pada eksperimen, induksi dan observasi (Edmund Husserl 1859-1926).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sejalan dengan penjelasan di atas, secara epistemologi, paradigma kuantitatif berpandangan bahwa sumber ilmu itu terdiri dari dua, yaitu pemikiran rasional data empiris. Karena itu, ukuran kebenaran terletak pada koherensi dan korespondensi. Koheren besarti sesuai dengan teori-teori terdahulu, serta korespondens berarti sesuai dengan kenyataan empiris. Kerangka pengembangan ilmu itu dimulai dari proses perumusan hipotesis yang deduksi dari teori, kemudian diuji kebenarannya melalui verifikasi untuk diproses lebih lanjut secara induktif menuju perumusan teori baru. Jadi, secara epistemologis, pengembangan ilmu itu berputar mengikuti siklus; logico, hypothetico, verifikatif.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana cara menemukan permasalahan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pada umumnya guru kurang atau belum menyadari bahwa apa yang dihadapi adalah masalah, dan tidak mempermasalahkan. Biasanya sesuatu baru dianggap sebagai masalah jika guru telah merasa kewalahan, tidak berdaya dan tidak mampu menghadapi sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara yang dapat dilakukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. Menuliskan semua hal yang dirasakan memerlukan perhatian, kepedulian karena akan mempunyai dampak yang tidak diharapkan terjadi, terutama terkait dengan pembelajaran; seperti intensitas waktu pembelajaran, penyampaian, daya tangkap dan serap siswa, alat/ media pembelajaran, manajemen kelas, motivasi, sikap dan nilai perilaku siswa, dan lain-lain. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
2. Kemudian dipilahkan dan diklasifikasikan menurut jenis/ bidang permasalahannya, jumlah siswa yang mengalami, dan tingkat frekuensi timbul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Urutkan dari yang ringan, jarang terjadi, banyaknya siswa mengalami dan masing-masing jenis permasalahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Dari setiap urutan ambillah 3-5 masalah dan coba dikonfirmasikan kepada guru yang mengajar mata pelajaran sejenis, baik di dalam sekolah sendiri atau guru di sekolah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Jika apa yang dirumuskan ternyata mendapat konfirmasi, maka masalah tersebut memang merupakan masalah yang patut untuk diangkat sebagai calon masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Masalah yang telah dikonfirmasi tersebut kemudian dikaji kelayakan dan signifikansiniya untuk dipilih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Pilihlah fokus permasalahan yang terbatas. yang berukuran kecil, yang dapat dicari solusinya dalam waktu singkat yang tersedia untuk melakukan penelitian tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Pilihlah fokus permasalahan yang penting untuk diselesaikan bagi kepentingan guru/dosen dan siswa/mahasiswa, dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari di kelas/ruang kuliah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Bekerjalah secara kolaboratif bersama mitra sejawat dalam penelitian ini, tanyalah apakah dia juga pernah menghadapi permasalahan yang semacam dengan masalah yang dihadapi guru/dosen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Sebaiknya fokus permasalahan yang dipilih relevan dengan tujuan dan rencana perkembangan sekolah atau fakultas secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana membuat rumusan masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam memformulasikan atau merumuskan masalah, kiranya peneliti perlu memperhatikan beberapa ketentuan yang biasanya berlaku yaitu dengan memperhatikan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. aspek substansi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. aspek formulasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. aspek teknis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dari sisi aspek substansi atau isi yang terkandung, perlu dilihat dari bobot atau nilai kegunaan manfaat pemecahan masalah melalui tindakan seperti nilai aplikatifnya untuk memecahkan masalah serupa/mirip yang dihadapi guru, kegunaan metodologik dengan diketemukannya model tindakan dan prosedurnya, serta kegunaan teoritik dalam memperkaya atau mengoreksi teori pembelajaran yang berlaku. Sedang dari sisi orisinalitas, apakah pemecahan dengan model tindakan itu merupakan suatu hal baru yang belum pernah dilakukan guru sebelumnya. Jika sudah pernah berarti hanya merupakan pengulangan atau replikasi saja. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pada aspek formulasi, seyogyanya masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat interogatif (pertanyaan), meskipun tidak dilarang dirumuskan dalam bentuk deklaratif (pernyataan). Hendaknya dalam rumusan masalah tidak terkandung masalah dalam masalah, tetapi lugas menyatakan secara eksplisit dan spesifik tentang apa yang dipermasalahkan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dan aspek teknis, menyangkut kemampuan dan kelayakan peneliti untuk melakukan penelitian terhadap masalah yang dipilih. Pertimbangan yang dapat diajukan seperti kemampuan teoritik dan metodologik pembelajaran, penguasaan materi ajar, kemampuan metodologi penelitian tindakan, kemampuan fasilitas untuk melakukan penelitian seperti dana, waktu, tenaga, dan perhatian terhadap masalah yang akan dipecahkan. Oleh karena itu, disarankan untuk berangkat dari permasalahan sederhana tetapi bermakna, guru dapat melakukan di kelasnya dan tidak memerlukan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Analisis Masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dimaksud dengan analisis masalah di sini ialah kajian terhadap permasalahan dilihat dan segi kelayakannya. Sebagai acuan dapat diajukan beberapa hal berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. konteks, situasi atau iklim di mana masalah terjadi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. kondisi-kondisi prasyarat untuk terjadinya masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. keterlibatan komponen, aktor dalam terjadinya masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. kemungkin adanya alternatif solusi yang dapat diajukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. ketepatan dan lama waktu yang diperlukan untuk pemecahan masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Analisis masalah tersebut dipergunakan untuk merancang rencana tindakan baik dalam menentukan spesifikasi/jenis tindakan, keterlibatan aktor yang berkolaborasi (berperan), waktu dalam satu siklus, identifikasi indikator perubahan peningkatan dan dampak tindakan, cara pemantauan kemajuan, dan lain-lain. Formulasi alternatif solusi yang dirumuskan dalam bentuk hipotesis tindakan hanya mungkin dapat dilakukan jika analisis masalah dapat dilakukan dengan balk.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-7105256069319353467?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/UrU-_xtEg60" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/7105256069319353467/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/04/hakekat-penelitian.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7105256069319353467?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7105256069319353467?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/UrU-_xtEg60/hakekat-penelitian.html" title="Hakekat Penelitian" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/04/hakekat-penelitian.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMFQnc7cSp7ImA9WxBaEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-124713981822094637</id><published>2010-03-20T22:20:00.000+07:00</published><updated>2010-03-20T22:20:13.909+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-20T22:20:13.909+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Tahapan Penulisan Karya Ilmiah</title><content type="html">&lt;b&gt;Membuat Karya Tulis Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Secara umum, sekurang-kurangnya ada tiga proses menulis yang ditawarkan oleh David Nunan, yakni tahap pra-penulisan, tahap penulisan, dan tahap perbaikan (editing). Dalam prakteknya proses ini akan menjadi empat tahap, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;b&gt;Tahap persiapan atau pra-penulisan&lt;/b&gt; adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;2. &lt;b&gt;Tahap inkubasi&lt;/b&gt; adalah ketika pembelajar memproses informasi yang dimilikinya sedemikian rupa, sehingga mengantarkannya pada ditemukannya pemecahan masalah atau jalan keluar yang dicarinya. Proses inkubasi ini analog dengan ayam yang mengerami telurnya sampai telur menetas menjadi anak ayam.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;3. &lt;b&gt;Tahap iluminasi&lt;/b&gt; adalah ketika datangnya inspirasi atau insight, yaitu gagasan datang seakan-akan tiba-tiba dan berloncatan dari pikiran kita. Pada saat ini, apa yang telah lama kita pikirkan menemukan pemecahan masalah atau jalan keluar. Iluminasi tidak mengenal tempat atau waktu. Ia bisa datang ketika kita duduk di kursi, sedang mengendarai mobil, sedang berbelanja di pasar atau di supermarket, sedang makan, sedang mandi, dan lain-lain. Jika hal-hal itu terjadi, sebaiknya gagasan yang muncul dan amat dinantikan itu segera dicatat, jangan dibiarkan hilang kembali sebab momentum itu biasanya tidak berlangsung lama. Agar gagasan tidak menguap begitu saja, seorang pembelajar menulis yang baik selalu menyediakan ballpoint atau pensil dan kertas di dekatnya, bahkan dalam tasnya ke mana pun ia pergi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;4. &lt;b&gt;Tahap terakhir yaitu verifikasi&lt;/b&gt;, apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahapan Umum Penulisan Karya Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tahap persiapan mencakup kegiatan menemukan masalah atau mengajukan masalah yang akan dibahas dalam penelitian. Masalah yang ditemukan itu didukung oleh latar belakang, identifikasi masalah, batasan, dan rumusan masalah. &lt;b&gt;Langkah berikutnya&lt;/b&gt; mengembangkan kerangka pemikiran yang berupa kajian teoritis. &lt;b&gt;Langkah selanjutnya&lt;/b&gt; adalah mengajukan hipotesis atau jawaban atau dugaan sementara atas penelitian yang akan dilakukan. Metodologi dalam tahap persiapan penulisan karya ilmiah juga diperlukan . Metodologi mencakup berbagai teknik yang dilakukan dalam pengambilan data, teknik pengukuran, dan teknik analisis data. Kemudian tahap penulisan merupakan perwujudan tahap persiapan ditambah dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah penulisan selesai. &lt;b&gt;Langkah Terakhir&lt;/b&gt; adalah tahap penyuntingan dilakukan setelah proses penulisan dianggap selesai.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-124713981822094637?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/XKZGy62yMaU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/124713981822094637/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/tahapan-penulisan-karya-ilmiah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/124713981822094637?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/124713981822094637?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/XKZGy62yMaU/tahapan-penulisan-karya-ilmiah.html" title="Tahapan Penulisan Karya Ilmiah" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/tahapan-penulisan-karya-ilmiah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE8NQHw4fip7ImA9WxBaEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-2313882028115217963</id><published>2010-03-20T21:54:00.000+07:00</published><updated>2010-03-20T21:54:51.236+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-20T21:54:51.236+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Metode Ilmiah</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Metode Ilmiah&lt;/b&gt; merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project). Secara umum metode ilmiah meliputi langkah-langkah berikut:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Observasi awal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Setelah topik yang akan diteliti dalam proyek ilmiah ditentukan, langkah pertama untuk melakukan proyek ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan topik tersebut melalui pengalaman, berbagai sumber ilmu pengetahuan, berkonsultasi dengan ahli yang sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
- Gunakan semua referensi: buku, jurnal, majalah, koran, internet, interview, dll.&lt;br /&gt;
- Kumpulkan informasi dari ahli: instruktur, peneliti, insinyur, dll.&lt;br /&gt;
- Lakukan eksplorasi lain yang berhubungan dengan topik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Mengidentifikasi masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan, bukan jawaban ya atau tidak. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai contoh: Bagaimana cara menyimpan energi surya di rumah?&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
- Batasi permasalahan seperlunya agar tidak terlalu luas.&lt;br /&gt;
- Pilih permasalahan yang penting dan menarik untuk diteliti.&lt;br /&gt;
- Pilih permasalahan yang dapat diselesaikan secara eksperimen. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Merumuskan atau menyatakan hipotesis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
- Gunakan pengalaman atau pengamatan lalu sebagai dasar hipotesis&lt;br /&gt;
- Rumuskan hipotesis sebelum memulai proyek eksperimen &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Melakukan eksperimen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
- Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.&lt;br /&gt;
- Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.&lt;br /&gt;
- Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.&lt;br /&gt;
- Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Menyimpulkan hasil eksperimen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis:&lt;br /&gt;
- Jangan ubah hipotesis&lt;br /&gt;
- Jangan abaikan hasil eksperimen&lt;br /&gt;
- Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai&lt;br /&gt;
- Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian&lt;br /&gt;
- Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen. &lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-2313882028115217963?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/qYvaMShcKXc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/2313882028115217963/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/metode-ilmiah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/2313882028115217963?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/2313882028115217963?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/qYvaMShcKXc/metode-ilmiah.html" title="Metode Ilmiah" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/metode-ilmiah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04NQnY7eyp7ImA9WxBaEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-2269069459672196298</id><published>2010-03-20T21:39:00.000+07:00</published><updated>2010-03-20T21:39:53.803+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-20T21:39:53.803+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Hakikat, Ciri, Macam, Sikap, dan Kesalahan yang ditemukan pada Karya Ilmiah</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Suatu &lt;b&gt;Karya Ilmiah (scientific paper)&lt;/b&gt; adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang tau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Hakikat Karya Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan / hasil penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau memecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium , artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Ciri – cirri Karya Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang menjadi karakteristik utamanya, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. &lt;b&gt;Struktur sajian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
b. &lt;b&gt;Komponen dan substansi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
c. &lt;b&gt;Sikap penulis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
d. &lt;b&gt;Penggunaan bahasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Jenis – jenis Karya Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Adapun jenis – jenis karya ilmiah, yaitu :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;a. &lt;b&gt;Skripsi&lt;/b&gt; adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapanagn atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;b. &lt;b&gt;Tesis&lt;/b&gt; adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;c. &lt;b&gt;Disertasi&lt;/b&gt; ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Sikap Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam penulisan karya ilmiah ada 7 sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah yang dimaksud adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. &lt;b&gt;Sikap ingin tahu&lt;/b&gt;. Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;b. &lt;b&gt;Sikap kritis&lt;/b&gt;. Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untuk dibanding-banding kelebihan-kekurangannya, kecocokan-tidaknya, kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;c. &lt;b&gt;Sikap terbuka&lt;/b&gt;. Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain, walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
d. &lt;b&gt;Sikap objektif&lt;/b&gt;. Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;e. &lt;b&gt;Sikap rela menghargai karya orang lain&lt;/b&gt;. Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;f. &lt;b&gt;Sikap berani mempertahankan kebenaran&lt;/b&gt;. Sikap ini menampak pada ketegaran membela fakta dan hasil temuan lapangan atau pengembangan walapun bertentangan atau tidak sesuai dengan teori atau dalil yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
g. &lt;b&gt;Sikap menjangkau ke depan&lt;/b&gt;. Sikap ini dibuktikan dengan selalu ingin membuktikan hipotesis yang disusunnya demi pengembangan bidang ilmunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Kesalahan dalam penulisan Karya Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Rata-rata kesalahan penulisan karya ilmiah yang menghambat penyelesaiannya adakan dikarenakan ‘tidak konsisten’ dalam penulisan. Bentuk ketidak konsisten itu menyangkut banyak hal, dapat berupa diksi, teknik mengutip, atau bahkan alur berpikir sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berbagai kendala yang jumpai dalam proses penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• salah mengerti audience atau pembaca tulisannya,&lt;br /&gt;
• salah dalam menyusun struktur pelaporan,&lt;br /&gt;
• salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat),&lt;br /&gt;
• salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan,&lt;br /&gt;
• penggunaan Bahasa Indonesia yang belum baik dan benar,&lt;br /&gt;
• tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri),&lt;br /&gt;
• tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah). &lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-2269069459672196298?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/OImSNqNLO6o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/2269069459672196298/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/hakikat-ciri-macam-sikap-dan-kesalahan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/2269069459672196298?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/2269069459672196298?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/OImSNqNLO6o/hakikat-ciri-macam-sikap-dan-kesalahan.html" title="Hakikat, Ciri, Macam, Sikap, dan Kesalahan yang ditemukan pada Karya Ilmiah" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/hakikat-ciri-macam-sikap-dan-kesalahan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYMRHs_eip7ImA9WxBbEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-8401552880477788869</id><published>2010-03-10T16:40:00.001+07:00</published><updated>2010-03-10T16:43:05.542+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-10T16:43:05.542+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Penalaran Induktif</title><content type="html">&lt;b&gt;Penalaran Induktif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Induksi merupakan proses berpikir di mana kita menyimpulkan bahwa apa yang kita ketahui benar untuk kasus-kasus khusus, juga akan benar untuk semua kasus yang serupa dengan yang tersebut tadi untuk hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ada tiga jenis penalaran induksi :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Generalisasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penalaran generalisasi dimulai dengan peristiwa-peristiwa khusus untuk mengambil kesimpulan umum. Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diamati. Generalisasi mencakup ciri-ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pemakaian bahasa Indonesia di seluruh daerah di Indonesia dewasa ini belum dapat dikatak seragam. Perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, ucapan terlihat dengan mudah. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan TV pemakaian bahasa Indonesia belum lagi dapat dikatakan sudah terjaga baik. Para pemuka kita pun pada umumnya juga belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia yang terjaga baik. Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Analogi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Analogi adalah membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Kita dapat menarik kesimpulan bahwa jika sudah adapersamman dalam berbagai segi, ada persamaan pula dalam bidang yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Kita banyak tertarik dengan planet Mars, karena banyak persamaannya dengan bumi kita. Mars dsan Bumi menjadi anggota tata surya yang sama. Mars mempunyai atmosfer seperti bumi. Temperaturnya hampir sama dengan temperatur Bumi. Unsur air dan oksigennya juga ada juga. Caranya beredar mengelilingi matahari meyebabkan pula timbulnya musim seperti di Bumi. Jika di bumi ada makhluk hidup, tidakkah mungkin ada makhluk hidup di planet Mars.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Hubungan Sebab Akibat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Hubungan sebab akibat dimulai dari beberapa fakta yang kita ketahui. Dengan m,enghubungkan fakta yang satu dengan fakta yang lain, dapatlah kita sampai kepada kesimpulan yang menjadi sebab dari fakta itu atau dapat juga kita sampai kepada akibat fakta itu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh penalaran hubungan sebab akibat:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Belajar menurut pandangantradisional adalah usaha untuk memperoleh sejumlh ilmu pengetahuan. “Pengetahuan” mendapat tekanan yang penting, oleh sebab pengetahuan memegang peranan utama dalam kehidupan manusia. Pengetahuan adalah kekuasaan. Siapa yang memiliki pengetahuan, ia mendapat kekuasaan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh penalaran hubungan akibat sebab:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dewasa ini kenakalan remaja sudah menjurus ke tingkat kriminal. Remaja tidak hanya terlibat dalam perkelahian-perkelahian biasa, tetapi sudah berani menggunakan senjata tajam. Remaja yang telah kecanduan obat-obat terlarang tidak segan-segan merampok bahkan membunuh. Hal ini selain disebabkan kurangnya oerhatian dari orang tua dan pengaruh masyarakat, pengaruh televisi dan film cukup besar. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-8401552880477788869?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/XT4WdjZ3SmY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/8401552880477788869/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-induktif.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/8401552880477788869?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/8401552880477788869?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/XT4WdjZ3SmY/penalaran-induktif.html" title="Penalaran Induktif" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-induktif.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAARXk9cSp7ImA9WxBUGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-3056576808381132476</id><published>2010-03-06T21:07:00.003+07:00</published><updated>2010-03-06T21:12:24.769+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-06T21:12:24.769+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Penalaran dan Premis</title><content type="html">&lt;b&gt;Penalaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memperoleh pengetahuan ilmiah dapat digunakan dua jenis penalaran, yaitu Penalaran Deduktif dan Penalaran Induktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penalaran Deduktif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Contoh : Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi, DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penalaran Induktif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penalaran Induktif adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Premis&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Premis adalah sesuatu yang telah diketahui dan diterima (teori, hukum, asumsi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
premis terbagi 2, yaitu Premis mayor dan Premis minor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. &lt;b&gt;Premis Mayor&lt;/b&gt; adalah dasar pemikiran yang pada umum, dan pd umumnya dapat diterima semua kalangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Contoh : Kami berpegang teguh pada kebenaran-kebenaran ini, bahwa semua manusia diciptakan sederajat, bahwa mereka dianugerahi pencipta-Nya Hak-hak asasi yang melekat, di antaranya adalah kehidupan, kemerdekaan dan hak untuk mencapai kebahagiaan. Untuk melindungi hak-hak itu ini, pemerintahan-pemerintahan pun dibentuk di antara manusia, kekuasaan mereka berasal dari yang diperintah, sehingga kapan saja sebuah bentuk pemerintah menjadi bersifat merusak terhadap tujuan ini menjadi hak rakyat untuk menggantinya atau menghapuskannya, dan membentuk pemerintahan baru, yang berlandaskan prinsip-prinsip tertentu, sehingga bagi orang-orang hal ini bisa menjamin keselamatan dan kebahagiaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
2. &lt;b&gt;Premis Minor&lt;/b&gt; muncul dari sebagian orang saja yang mungkin masih akan memunculkan pemikiran2 yang baru lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="jusify"&gt;Contoh : Sekarang ini, sejarah raja Inggris Raya adalah sejarah perampasan dan kejahatan yang dilakukan secara berulang-ulang, yang memiliki tujuan langsung yaitu untuk mendirikan suatu tirani mutlak.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-3056576808381132476?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/wS7GVSulfls" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/3056576808381132476/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-dan-premis.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3056576808381132476?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3056576808381132476?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/wS7GVSulfls/penalaran-dan-premis.html" title="Penalaran dan Premis" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-dan-premis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4FRXg-cCp7ImA9WxBUF0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-8905264242622765104</id><published>2010-03-05T20:47:00.001+07:00</published><updated>2010-03-05T20:48:34.658+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-05T20:48:34.658+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Penalaran, Fakta, Data, dan Proporsisi</title><content type="html">&lt;b&gt;Penalaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.Kesimpulan diturunkan atas dasar alasan – alasan (premis). Kesimpulan berupa pernyataan yang di turunkan atas dasar alasan-alasan tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Contoh :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apel 1 berwarna hijau rasanya asam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apel 2 berwarna hijau rasanya asam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apel 3 berwarna hijau rasanya asam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Semua apel berwarna hijau rasanya asam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Fakta dalam istilah keilmuan merupakan suatu hasil observasi yang obyektif dan dapat verifikasi. Fakta adalah pengamatan yang telah diverifikasi secara empiris. Fakta dalam prosesnya kadangkala dapat menjadi sebuah ilmu.&lt;br /&gt;
Contohnya, fakta bahwa bumi ini bulat. Ketika seseorang mengelilingi bumi dengan berjalan ke arah timur atau ke arah barat, pada akhirnya ia akan kembali ke titik awal. Fakta ini bukan berdasarkan sudut pandang pribadi, atau pendirian dari kelompok tertentu saja. Karena riset telah membuktikan dan memang telah terbukti 100% (diverifikasi) bahwa bumi ini bulat. Fakta inipun menjadi sebuah teori dalam ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Data&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya sendiri, hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya dinamakan klasifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Proporsisi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proposisi adalah pernyataan yang dapat di buktikan benar salahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : Matahari terbit dari arah timur kea rah barat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Macam-macam proposisi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;a. Proposisi sintetik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adalah lukisan dari kenyataan empirik maka untuk menguji benar salahnya dapat diukur berdasarkan sesuai dengan kenyataan empiriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh ; Pepaya itu manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu gendut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jussuf Kalla adalah kaya raya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;b. Proposisi Kategorik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adalah Proposisi yang mengandung pernyataan tanpa adanya syarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : Hasan sedang sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak yang tinggal di Asrama adalah mahasiswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang akan mendapatkan suatu yang lebih dari yang mereka harapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;c. Proposisi Hipotetik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kalau Proposisi kategorik menyatakan suatu kebenaran tanpa syarat, maka pada proposisi hipotetik kebenaran yang dinyatakan justru digantungkan pada syarat tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proposisi hipotetik mempunyai dua bentuk :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;c-1. Bila A adalah B maka A adalah C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Conoh : Bila Hasan rajin ia akan naik kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;c-2. Bila A adalah B maka C adalah D&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : Bila hujan, saya naik becak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;d. Proposisi Disyungtif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Seperti juga Proposisi hipotetik, proposisi disyungtif [ada hakikatnya juga terdiri dari dua buah proposisi kategorik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Ada 2 bentuk proposisi disyungtif yaitu proposisi disyungtif sempurna dan proposisi disyungtif tidak sempurna. Proposisi disyungtif sempurna mempunyai alternatif kontradiktif sedangkan Proposisi disyungtif tidak sempurna alternatifnya tidak berbentuk kontradiktif. Rumus pertama adalah : A mungkin B mungkin non B, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
- Hasan berbaju putih atau berbaju non-putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Buaya mungkin masih hidup mungkin sudah mati (non-hidup).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun untuk rumus kedua adalah : A mungkin B mungkin C, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasan berbaju putih atau berbaju hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi di toko atau di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-8905264242622765104?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/UrlEHa7T_nI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/8905264242622765104/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-fakta-data-dan-proporsisi.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/8905264242622765104?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/8905264242622765104?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/UrlEHa7T_nI/penalaran-fakta-data-dan-proporsisi.html" title="Penalaran, Fakta, Data, dan Proporsisi" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/03/penalaran-fakta-data-dan-proporsisi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYNQXsyfip7ImA9WxBUEUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-9156144110127026158</id><published>2010-02-26T22:13:00.000+07:00</published><updated>2010-02-26T22:13:10.596+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-26T22:13:10.596+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>PUISI</title><content type="html">&lt;b&gt;Aku yang Menyayangimu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati ini merindukanmu&lt;br /&gt;
Hati ini menginginkanmu&lt;br /&gt;
Tercurah sebuah syair&lt;br /&gt;
Kertas putih tergores tinta&lt;br /&gt;
Satu kata terungkap&lt;br /&gt;
Satu kalimat terbaca&lt;br /&gt;
Curahan hati yang tertuang di dalamnya&lt;br /&gt;
Setiap kata yang memanggil namamu&lt;br /&gt;
Setiap kalimat yang mengisahkan tentangmu&lt;br /&gt;
Kau adalah detik-detik yang berharga dalam hidupku&lt;br /&gt;
Kau adalah waktu yang tidak terasa tetapi ada&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang harus aku katakan&lt;br /&gt;
Perasaanku butuh belaian kasihmu&lt;br /&gt;
Sejuknya udara pagi&lt;br /&gt;
Indahnya malam bersinar terang&lt;br /&gt;
Beningnya embun di kelopak bunga&lt;br /&gt;
Hampa&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Hampa&lt;br /&gt;
Semua hampa tanpa adanya dirimu&lt;br /&gt;
Saat semua terjadi&lt;br /&gt;
Saat semua terungkap&lt;br /&gt;
Goresan tinta hitam yang bermakna&lt;br /&gt;
Curahan hati yang terbaca&lt;br /&gt;
Disaat itulah kau&lt;br /&gt;
Disaat itu pula dirimu&lt;br /&gt;
Disaat itulah kau tahu&lt;br /&gt;
Aku masih menyayangimu.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-9156144110127026158?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/XHSyccbrg40" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/9156144110127026158/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/puisi.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/9156144110127026158?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/9156144110127026158?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/XHSyccbrg40/puisi.html" title="PUISI" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/puisi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQGRngyeip7ImA9WxBUEUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-7253432977961379517</id><published>2010-02-26T21:52:00.006+07:00</published><updated>2010-02-26T22:15:27.692+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-26T22:15:27.692+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>CERPEN</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;Bocah Kampung Menyibak Langit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Malam menutup hari, menerangi kegelapan dengan para bintang yang menggantung. Bocah-bocah berusia sekitar sepuluh tahunan bermain dengan riang selepas shalat di mushala kampung. Pakaian bocah-bocah itu lusuh. Bagai mendengar panggilan dari sang bintang, salah seorang dari mereka mendongak melihat langit. Ia gembira menjumpai jutaan bintang di langit kampung pedalaman Sumatera Utara itu. Salah seorang temannya melihat gelagatnya dan ikut menatap ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;"Sedang apa kau Tak?" Tanya temannya itu heran. &lt;br /&gt;
"Aku penasaran dengan bintang-bintang itu! Bisa tidak ya kita kesana?" Bocah yang biasa dipanggil Taki itu menjawab polos. &lt;br /&gt;
"Ah kau ada-ada saja! Mana bisa kita terbang!" Sahabatnya yang bernama Burhan itu menggelengkan kepala. &lt;br /&gt;
"Tapi tak bisakah kita menelitinya? Seperti para ilmuwan itu-lah! Menemukan rumus-rumus, atau kendaraan untuk keluar langit!" Taki tersenyum berkhayal. &lt;br /&gt;
"Ah, mimpimu terlalu tinggi! Ingatlah Tak, kita ini anak orang tak punya! Besok bisa makan pun sudah syukur kurasa! Kasihan umak-ayah kita, jangan kau bebankan dengan mimpimu yang terlalu tinggi itu!" Burhan memperingatkan. &lt;br /&gt;
Taki menarik kepalanya demi menatap sahabatnya, "Tak bolehkah aku tinggi-tinggi bermimpi! Ah, terserah aku lah, aku yang memikirkan!" &lt;br /&gt;
Burhan lelah menasihatinya "Terserahmulah!" &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Ia beranjak meninggalkan teman mainnya itu. Sore itu di kampung yang sama, angin mulai bertiup sejuk, sinar matahari tak lagi menusuk kulit. Selepas mandi bocah-bocah kampung bermain-main lagi. Mereka tak perlu uang untuk menghibur diri mereka. Mereka bisa dengan kreatif bermain memanfaatkan kemurahan alam. Saat kelelahan, Taki menelentangkan diri di tanah. Lagi-lagi ia tertarik melihat langit. Beberapa temannya yang juga kelelahan mengikuti tingkahnya.&lt;br /&gt;
"Lihat apa kau Tak?" Kali ini, Faiz yang telentang di sebelahnya yang bertanya.&lt;br /&gt;
"Aku suka melihat langit! Tak tertarikkah kau Faiz? Langit itu misterius, aku ingin menyibaknya, menemukan apa gerangan dibaliknya!" Taki mencurahkan lagi impiannya.&lt;br /&gt;
"Ah aneh kau Tak! Langit mana bisa disibak! Lagipula sudah cukup kurasa guru menjelaskan. Disana ada bulan, matahari dan planet-planet, ah entah apa namanya, tak hapal aku!" Faiz berfikir sederhana. &lt;br /&gt;
Taki yang memang besar rasa penasarannya tidak setuju. "Ah tak cukup itu buatku! Ingin aku menemukan lebih!" Taki asyik mengamati bentuk gumpalan dan semburat awan, mengilat memantulkan cahaya mentari. &lt;br /&gt;
"Kau temukan saja bintang jatuh kalau kau bisa! Kau umumkan nanti!" Faiz menyarankan sok tahu, "Tapi kalau kau terkenal, ajak-ajak aku ya!" Imbuhnya. &lt;br /&gt;
"Ah mana pula bintang bisa jatuh!" Taki menganggap istilah itu konyol. &lt;br /&gt;
"Tapi sering kudengar orang menyebut istilah bintang jatuh!" Faiz membela diri. "Ah terserahmulah percaya atau tidak! Tapi kau kan tidak punya banyak uang Tak!" Faiz mengomentari. &lt;br /&gt;
"Lalu?" Taki mengernyitkan alis. &lt;br /&gt;
"Naik apa pula kau menyibak langit? Harga naik pesawat terbang saja sudah tak terjangkau oleh kita! Asal kau tahu Tak, itu setara uang makan kita lima bulan! Kau tahu itu?" Informasi Faiz sok pintar. &lt;br /&gt;
"Aku nanti yang akan mencari jalannya, tak akan kubiarkan umak atau ayahku yang mencari uangnya!" Taki tersenyum optimis. &lt;br /&gt;
"Bagaimana pula caranya, ah bermimpi sajalah kau Tak!" Faiz mulai merasa impian temannya itu konyol. &lt;br /&gt;
"Kau lihat saja Faiz! Suatu hari nanti wajahku akan muncul di tivi karena bisa menguak langit itu! Kau dengar itu!" Janji Taki Optimis. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Delapan belas tahun kemudian peristiwa itu terjawab. Di sebuah gedung yang megah dengan arsitektur yang ditata elegan, semua pihak sibuk menyiapkan sebuah konferensi pers istimewa. Semua yang berlalu lalang terlihat tinggi besar badannya dengan ras Kaukasoid atau Negroid. Semua orang terdengar fasih melafalkan ucapan berbahasa inggris, Tentu saja, inilah Amerika, tempat semua mimpi bisa jadi nyata, juga tempat dimana NASA akan meluncurkan pesawat baru untuk meneliti Mars. Semua orang yang bersiap segera sumringah wajahnya mengetahui serombongan anggota NASA mulai datang menuruni mobil-mobil mewah. Yang menjadi pusat perhatian disini tentu saja mereka yang akan diterbangkan dalam pesawat terbaru itu. Berbagai channel televisi mulai meliput wawancara dengan para astronot yang diberi kepercayaan dalam misi itu. Di sebuah kampung, para warga berkumpul di rumah seorang suami-istri renta, bergembira menyaksikan wawancara itu. Kebanyakan diantaranya remaja dan anak-anak. Terlihat salah seorang reporter tertarik membawa seorang astronot dalam pembicaraannya. Astronot yang ini memiliki ras mongoloid, pemuda yang wajahnya sangat asia. Senyum kemenangan tersungging di wajahnya, tersiar langsung ke seantero antena yang menontonnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Anda, Mr Taqiyuddin, kalau tidak salah cuma anda yang berasal dari Asia dalam perjalanan ini ya? Bagaimana komentar anda?" Si Reporter wanita menyodorkan miknya.&lt;br /&gt;
"Alhamdulillah, iya! Saya bersyukur bisa memenuhi mimpi kecil saya ini atas kerja keras saya!" Wajah asia nan rupawan itu menjawab berwibawa. &lt;br /&gt;
"Darimana anda berasal?" Si reporter mengkonfirmasi. &lt;br /&gt;
"Indonesia, sebuah tanah surga di garis khatulistiwa! Tepatnya dari Sumatera Utara!" Pemuda itu menjawab bangga. &lt;br /&gt;
"Dan karena ini penerbangan pertama anda, apakah keluarga anda ada si sini menyaksikan langsung?" Reporter wanita kembali menyodorkan miknya. &lt;br /&gt;
"Tidak, sayangnya mereka tidak bisa berpergian jauh karena orangtua saya sudah terlalu tua! Tapi saya yakin mereka menyaksikan saya dari sana!" Ia melambai ke kamera. &lt;br /&gt;
"Kalau begitu apa ada yang ingin anda ucapkan ke keluarga atau kerabat yang menonton anda?" Reporter itu menawarkan kesempatan. &lt;br /&gt;
Mata pemuda itu menahan haru, khusus kali ini ia berbicara penuh dengan bahasa indonesia. "Terimakasih umak, ayah! Aku ada di sini berkat do'a dan restu kalian! Do'akan Taqi selama di perjalanan ini! Buat semua anak-anak, khususnya anak Indonesia, jangan takut buat bermimpi sesusah apapun hidup kalian! Karena mimpi ini aku bisa berdiri di sini! Selama kita tidak menyerah meraih mimpi itu, bukan mustahil mimpi itu akan menjadi nyata!" Taqiyuddin mengepalkan tangan, menahan haru yang membuncah mengenang perjalanannya menuju mimpinya yang banyak ditentang dan diremehkan orang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh iya satu lagi!" Tambah Taqiyuddin teringat. "Faiz, Burhan, lihat ini! Benar kan apa yang kubilang dulu! Aku sudah memenuhi janjiku! Jangan lagi kalian meremehkan mimpi siapapun!" Taqi tersenyum menahan tawa geli teringat perkataan kedua sahabatnya itu. "Karena aku sudah membuktikannya, awas kalau kalian tidak menepati janji kalian untuk membelikanku sarung saat aku pulang nanti!".&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-7253432977961379517?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/yAVe0EF3d38" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/7253432977961379517/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/bocah-kampung-menyibak-langit.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7253432977961379517?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7253432977961379517?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/yAVe0EF3d38/bocah-kampung-menyibak-langit.html" title="CERPEN" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/bocah-kampung-menyibak-langit.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQCSH8-fyp7ImA9WxBUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-661774346842597770</id><published>2010-02-24T22:10:00.002+07:00</published><updated>2010-02-24T22:12:49.157+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-24T22:12:49.157+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Menganalisa Kerusakan Komputer ( Bag.2 )</title><content type="html">&lt;b&gt;Lanjutan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sistem Menginformasikan Adanya Error Pada Hardware.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila setelah POST berlangsung, sistem menginformasikan adanya error pada hardware, maka masalahnya adalah kabel CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukan tanda berputar, beberapa motherboard mensyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan power fan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Solusinya jika masalah tersebut yang terjadi adalah periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada power fan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Keyboard dan Mouse Tidak Terdeteksi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan sistem berhenti berproses, kemungkinan masalahnya ada pada keyboard atau mouse yang tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung. Biasanya di layar monitor akan muncul peringatan " No Keyboard Present" lalu sistem menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, sistem akan masuk ke windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada sistem anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Maka solusinya adalah periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mouse mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau anda haru mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sistem PC Lambat Saat Mengeksekusi Data.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika sistem PC terasa lambat dalam mengeksekusi data kemungkinan masalahnya adalah salah satu perbedaan antara motherboard baru dengan motherboard lama adalah pada kabel yang difungsikan sebagai lalu lintas data. Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk harddisk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM bentuk dan jenisnya sama, sehingga dapat saling dipertukarkan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis periferal ini. Pada motherboard baru, kabel harddisk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan harddisk terbaru yang mendukung ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel harddisk hanya ditujukan untuk menghubungkan harddisk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan D-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Maka solusinya adalah periksa jalur kaber IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual dan pastikan bahwa sistem pengkabelannya sudah terpasang dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lampu-Lampu Pada Front Panel Casing Tidak Menyala Sebagaimana Mestinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila Lampu-lampu pada front panel casing tidak menyala sebagaimana mestinya maka masalahnya adalah terletak pada kesalahan posisi kabel-kabel front panel casing yang terhubung ke motherboard.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dan solusinya adalah periksa kabel yang terpasang sesuai dengan buku manual disertakan pada motherboard. Bila lampu IDE LED menyala, kemungkinan pemasangan kebelnya tebalik. Demikian pula dengan lampu-lampu indikator yang lain. Salah satu cara yang paling gampang untuk memasang kabel ini adalah memanfaatkan warna-warna kabel yang ada pada front panel casing. Biasanya, kabel berwarna-warni (hijau, merah, oranye, biru, dan sebagainya, tergantung dari merek casing) adalah kabel yang terhubung dengan listrik positif, sedangkan kabel berwarna hitam atau putih terhubung ke ground atau ke posisi negatif.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kipas Power Supply Tidak Mau Berputar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila kipas power supply tidak mau berputar, maka masalahnya adalah terlalu banyak debu menyelimuti kipas, sehingga mengganggu putaran kipas. Listrik tidak cukup kuat untuk menggerakkan kotoran. Dan tindakan yang harus diambil adalah bersihkan kipas dari debu yang menempel.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Supply Tidak Memberikan Daya Listrik.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika power supply tidak memberikan daya listrik, maka masalahny adalah sekering putus atau ada komponen yang terbakar&lt;br /&gt;
Maka solusinya adalah ganti sekering dengan sekering yang sesuai. Hati-hati melakukan penggantian, karena biasanya sekering dipasang mati, dan untuk melepasnya harus menggunakan solder.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kabel Power IDE Kurang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila kabel power IDE kurang, masalahnya adalah anda menggunakan terlalu banyak komponen, sehingga kabel yang disediakan oleh power supply kurang. Misalnya, anda menggunakan dua harddisk, satu CD-ROM, satu DVD-RW, dan satu buah mobile rack harddisk. Dan solusinya belilah satu buah kabel Y, yang berfungsi untuk mengadakan sebuah colokan kabel power. Biasanya, kabel Y yang tersedia adalah kabel untuk periferal IDE.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Penutup Casing Tidak Bisa Tertutup Sempurna.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika penutup casing tidak bisa tertutup sempurna, masalahnya adalah ada kait pengunci yang bengkok atau penutupnya sendiri yang bengkok.&lt;br /&gt;
Dan solusinya adalah luruskan kait-kait atau pelat-pelat pengunci yang sudah bengkok. Jangan menutup casing secara paksa. Bengkok biasanya terjasi ketika penutup casing dipasang secara tidak sempurna atau dipaksakan pada kerangka casing.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Penutup Casing Nyetrum.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika penutup casing nyetrum, masalahnya terdapat kebocoran arus listrik dari power supply. Solusinya gunakan kabel untuk menghubungkan bodi casing dengan ground (tanah atau dinding).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lampu Indikator di Panel Depan Tidak Menyala.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu indikator di panel depan tidak menyala, masalahnya adalah lampu indikator mati atau salah memasang kabel indikator yang tersambung ke motherboard.&lt;br /&gt;
Solusinya periksa sambungan kabel indikator yang dihubungkan ke motherboard,. Petunjuknya biasanya terdapat pada buku manual motherboard. Ada beberapa lampu indikator yang biasanya ada ada di panel depan, yakni lampu Indikator power, lampu indikator IDE, dan lampu indikator floppy.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Suhu di Dalam Casing Terlampau Tinggi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila suhu didalam casing terlampau tinggi, masalahnya ada pada sirkulasi udara tidak baik, kipas-kipas tidak bekerja normal atau bahkan mati.&lt;br /&gt;
Solusinya adalah perbaiki sirkulasi udara. Bila terlampau rapat (lubang udara terlampau sedikit), buat lubang baru dengan melubangi menggunakan bor. Bila memungkinkan, tambahkan kipas pendingin didalamnya, atau letakkan kipas pendingin berbentuk drive yang bisa dipasang pada bay 5 ¼ inci.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Panel Depan Casing Tidak Terkunci Sempurna.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika panel depan casing tidak terkunci sempurna, masalahnya pengunci panel tidak didesain dengan baik.&lt;br /&gt;
Solusinya tambahkan pengganjal pada kenop pengunci, dengan menggunakan kain atau lem. Bila panel bernbentuk sekerup, gunakan sekerup yang pas dan kunci rapat-rapat.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tombol Power Susah Dioperasikan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apabila tombol power susah dioperasikan, masalahnya konektor atau switch power pada panel depan tidak terhubung ke switch di dalam kerangka casing.&lt;br /&gt;
Solusinya kencangkan panel penutup depan casing sehingga terkunci sempurna. Bila diperlukan, anda bisa memanjangkan tombol switch power sehingga switch bisa terhubung sempurna dengan switch didalam kerangka casing ketika tombol di panel depan ditekan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tombol Power Tidak Bisa Kembali ke Posisi Semula.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika tombol power tidak bisa kembali ke posisi semula, maasalahnya pegas switch power sudah lemah atau tidak duduk sempurna.&lt;br /&gt;
Solusinya ganti dengan yang baru, atau pegas sedikit diregangkan. Bila tombol tidak duduk secara sempurna, periksa semua dudukan dan posisikan secara pas.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kasus diatas merupakan sebagian kecil dari masalah yang kita alami dari komputer. Kerusakan / kesalahan pada elektronik merupakan hal yang wajar. Dan hal pertama yang harus kita lakukan adalah Menganalisa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sekian&lt;/b&gt; &lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/Emoticons/?action=view&amp;current=bye_thumb.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/Emoticons/bye_thumb.gif" border="0" alt="0nion3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-661774346842597770?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/YhAreYxq_Rg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/661774346842597770/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/menganalisa-kerusakan-komputer-bag2.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/661774346842597770?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/661774346842597770?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/YhAreYxq_Rg/menganalisa-kerusakan-komputer-bag2.html" title="Menganalisa Kerusakan Komputer ( Bag.2 )" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/Emoticons/th_bye_thumb.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/menganalisa-kerusakan-komputer-bag2.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEAQnc5fSp7ImA9WxBUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-4824237936983089611</id><published>2010-02-24T21:51:00.004+07:00</published><updated>2010-02-24T22:17:23.925+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-02-24T22:17:23.925+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Menganalisa Kerusakan Komputer ( Bag.1 )</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=komputer.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/komputer.jpg" border="0" alt="Komputer"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Banyak orang yang suka menggunakan komputer baik untuk bergames ria maupun untuk kegiatan coding dan serentetan aktivitas biasa lainnya. KOmputer menjadi teman ketika ia dapat kita gunakan. Namun apa yang terjadi jika komputer itu rusak ? Ya, tepat sekali, komputer seolah-olah menjadi musuh kita. Apa yang terpikirkan oleh kita adalah langsung membawanya ke tempat servis, padahal tidak semua permasalahan pada komputer HARUS berakhir di tempat servis, dalam artian ada beberapa kerusakan yang dapat kita analisa dan handle sendiri. Mau tahu penjelasan lebih lanjut ? Yuk, lanjutkan membacanya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Led Tidak Menyala dan Kipas Power Supply Tidak Menyala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power led tidak menyala dan kipas pendingin power supply tidak menyala kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apabila komputer memiliki masalah seperti itu, cara mengatasinya adalah : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dari jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bisa diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC anda ada di rumah, nyalakan komputer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada beban puncak.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, anda bisa menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang diujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau anda juga dapat menggunakan multimeter.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Led Tidak Menyala, Kipas Power Supply Berputar, Tetapi Sistem Tidak Hidup.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar, sedangkan sistem tidak mau menyala, maka ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama power suplai tegangan listrik dari rumah anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada pada CPU anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apabila masalah tersebut terjadi pada komputer, maka pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power suplai tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power suplai. Biasanya, tegangan output yang keluar dari power suplai berukutan +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power suplai. Ganti power suplai di CPU anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Led Menyala, Tetapi Tidak Ada Sistem Yang Terdeteksi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power menyala, sedangkan tidak ada aktivitas sistem yang terdeteksi maka kemungkinan terbesar output voltase yang disediakan power supply ke motherboard dan komponen lainnya terlampau rendah. Sinyal voltase DC harus terdeteksi pada setiap kabel yang terhubung pada komponen seperti motherboard, harddisk, floppy, dan peranti lainnya. Kemungkinan lainnya, terdapat hubungan pendek pada salah satu atau beberapa komponen.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apabila masalah tersebut terjadi pada komputer, tindakan yang harus dilakukan adalah periksa terlebih dahulu output voltase. Bila ini beres, lakukan pemeriksaan pada heatsing fan dan prosessor pada soketnya. Pastikan bahwa heatsing fan sudah tercolok ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa processor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat. Setelah itu anda perlu memeriksa semua card-card yang terpasang dan semua komponen yang terhubung dengan power supply.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Bila terdapat card yang tidak tertancap dengan sempurna, posisi semacam ini dapat membuat hubungan pendek dan membuat sistem tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuitnya terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sekru, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard dapat menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekerup-sekerup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga bisa menyebabkan hubungan pendek sehingga komputer pingsan tak mau bekerja. Gunakan plastik pelindung atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah merangkai komponen diluar casing dan jalankan sistem diluar casing.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify&gt;&lt;b&gt;Power Led Menyala, Tetapi Terdengar Dua Kali atau Lebih Bunyi "Beep".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power menyala, tetapi terdengar bunyi dua kali atau lebih bunyi "beep" maka masalahnya adalah tidak adanya sinyal video didalam PC anda. Apabila masalah itu yang terjadi maka solusinya adalah periksa terlebih dahulu video card anda. Masalah satu ini bisa menyebabkan komputer menjadi hang dan menghentikan proses loading ke sistem operasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Pastikan bahwa video card anda dan tertancap dengan benar. Bunyi beep adalah sinyal yang dikirimkan oleh PC tatkala melewati proses POST (Power On Test Self). Karakteristik bunyi pada proses ini berbeda antara sistem PC yang satu dengan yang lain, tergantung dari tipe BIOS yang digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Led Menyala, Tetapi Muncul Bunyi "Beep" Terus Menerus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power menyala, tetapi terdengar bunyi "beep" terus menerus, maka masalah yang terjadi adalah tidak ada sistem memori di dalam PC.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apabila masalah tersebut yang terjadi, tindakan yang harus diambil adalah periksa apakah memori anda bekerja dengan baik dan tertancap secara benar. Tidak ada sebab lain kecuali bersumber dari komponen memori ini. Namun, belakangan ada beberapa motherboard yang tidak memunculkan bunyi beep ini, sehingga kita harus memeriksanya lebih teliti melalui tampilan yang ada di layar. Periksa munculnya tampilan pembacaan memori di layar monitor sesaat setelah PC kita nyalakan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Power Led Menyala, Komponen IDE Tidak Terdeteksi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika lampu power menyala, tetapi komponen IDE tidak terdeteksi setelah melakukan POST maka masalahnya adalah kemungkinan kabel atau listrik yang menyuplai periferal IDE seperti harddisk dan CD/DVD drive bermasalah. Kemungkinan masalah yang lain,periferalnya sendiri yang bermasalah.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apabila masalah tersebut yang terjadi maka solusinya adalah periksa supply listrik dan kabel yang terhubung ke periferal. Sebelumnya pastikan dulu setting BIOS pada PC sudah diatur. Bila kesulitan mengatur setting BIOS, buatlah setting BIOS untuk pengturan ini bersifat auto detect dan masukkan setting pada posisi default. Periksa apakah kabel yang terhubung ke periferal sudah terpasang dengan tepat. Bila tetap tidak terdeteksi, masalah kemungkinan terletak pada harddisk atau CD/DVD drive yang terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sistem Power Normal, tetapi Tidak Muncul Apapun di Layar Monitor.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika Sistem power bekerja normal dan POST berjalan baik, tapi tidak muncul tampilan apapun di layar monitor, maka masalahnya ada dua kemungkinan, apakah dari monitornya sendiri atau dari Video Card pada CPU.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dan solusi untuk masalah tersebut adalah periksa terlebih dahulu monitornya. bila masih berfungsi baik, alihkan perhatian anda pada video card. Kemungkinan, bila proses ini terjadi, video card anda mengalami gangguan atau rusak sama sekali. Ganti video card anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Masalah Ketika Sistem Hendak Masuk ke Windows.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika sistem power menyala, POST bekerja, tetapi bermasalah ketika sistem hendak masuk ke windows, maka kemungkinan masalahnya terletak pada sistem operasinya sendiri, entah mengalami crash atau mengalami perubahan setting. Kemungkinan lainnya, masalah bersumber dari aplikasi software yang sudah terpasang di dalam harddisk.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Dan solusinya apabila komputer mengalami masalah tersebut adalah cek ulang apakah sistem operasi sudah terinstal dengan sempurna atau belum dan bilamana tidak ada pemecahan, lakukan pemformatan ulang harddisk, penginstalan ulang sistem operasi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Windows Selalu Masuk Pada Setting Safe Mode.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika sistem bekerja normal, tetapi windows selalu masuk pada setting Safe Mode, maka masalah yang terjadi adalah konflik driver, IRQ, atau resource lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Solusi untuk masalah tersebut adalah lepaskan semua card, tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan sistem PC, buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC anda. curigai aplikasi softwarenya bila semua cara sudah anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/menganalisa-kerusakan-komputer-bag2.html"&gt;Lanjut ke Bag.2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-4824237936983089611?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/Etexpq_QaIY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/4824237936983089611/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/menganalisa-kerusakan-komputer-bag1.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4824237936983089611?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4824237936983089611?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/Etexpq_QaIY/menganalisa-kerusakan-komputer-bag1.html" title="Menganalisa Kerusakan Komputer ( Bag.1 )" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/02/menganalisa-kerusakan-komputer-bag1.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YARHs_eyp7ImA9WxBQEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-7433932068148120981</id><published>2010-01-11T21:12:00.000+07:00</published><updated>2010-01-11T21:12:25.543+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-11T21:12:25.543+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Keamanan" /><title>Meremove Flash Disk dengan Aman</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;   Media penyimpanan USB Flash Drive seringkali ngadat tak mau dilepas / remove secara aman dari komputer. Untuk mengamankan data yang terdapat dalam Flashdisk tersebut, mau tidak mau kita harus remove dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Berikut beberapa cara untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Manfaatkan ‘Task Manager’&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Seringkali ketika akan dilepas dari komputer, terdapat pernyataan USB Flash Drive tak aman dicopot. Jika Anda sudah menutup semua program dan USB Flash Drive tetap ngadat tak mau dilepaskan, cobalah memakai aplikasi ‘Task Manager’.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tekan ‘Ctrl-Alt-Delete’ secara bersamaan untuk memunculkan ‘Task Manager’ di Windows XP. Kemudian klik tab ‘Processes’. Setelah itu, periksalah detail proses-proses komputasi yang sedang terjadi di sini.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Jika terdapat proses yang kira-kira berasal dari USB Flash Drive, pilihlah proses tersebut kemudian tekan ‘end process’. Kemudian, cobalah untuk kembali melepaskan USB Flash Drive.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Alternatif Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Namun jika dengan cara di atas USB Flash Drive tetap dinyatakan tak aman dilepas, ada 2 pilihan yang bisa diambil yaitu:&lt;br /&gt;
- Matikan komputer kemudian cabut USB Flash Drive tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;- Atau Anda bisa menempuh risiko dengan langsung saja mencabut USB Flash Drive. Langkah ini dinilai tak menimbulkan masalah jika USB Flash Drive dicopot saat seluruh programnya telah ditutup. Namun tiada jaminan Flash Drive Anda aman dengan cara ini.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Pakai Software &lt;a href="http://www.phblogger.net/software/usb-safely-remove-v409779-final.html.com"&gt;USB Safely Remove v4.0.9&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Anda juga bisa mencoba software bernama USB Safely Remove. Software ini gunanya untuk menganalisis penyebab USB Flash Drive tak mau dilepas, kemudian menunjukkan solusinya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;"Keep an eye On data security"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Membantu..&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-7433932068148120981?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/kZJSQSm6Hcw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/7433932068148120981/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/meremove-flash-disk-dengan-aman.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7433932068148120981?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7433932068148120981?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/kZJSQSm6Hcw/meremove-flash-disk-dengan-aman.html" title="Meremove Flash Disk dengan Aman" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/meremove-flash-disk-dengan-aman.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkQERX89fCp7ImA9WxBQEUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-7189319096062260354</id><published>2010-01-11T13:07:00.004+07:00</published><updated>2010-01-11T13:11:44.164+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-11T13:11:44.164+07:00</app:edited><title>Memperbaiki Flash disk yang Rusak</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=flashdisk.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/flashdisk.jpg" border="0" alt="Flashdisk"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Jika flashdisk kesayangan anda rusak dan bahkan tidak terdeteksi oleh komputer anda, pasti hal yang akan anda lakukan adalah mencoba memformatnya, tapi terkadang memformat masih tidak berpengaruh apa-apa. karena flashdisk milik anda tidak terdeteksi baik oleh sistem komputer anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Terkadang ada sebuah cara konyol untuk menyelesaikan permasalahan seperti ini. Jika anda berani dan nekat coba buka casing plastik yang menyelubungi flashdisk, buka dengan menggunakan pisau atau silet (hati-hati jangan sampai melenceng kena tangan nanti berdarah, sayang pisonya).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
jika sudah maka anda akan mendapatkan sebuah flashdisk yang terlihat semua isinya. (lihat gambar)&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=350px-Usbkey_internals.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/350px-Usbkey_internals.jpg" border="0" alt="USB"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
1. konektor&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. IC Controller&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. test point&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. IC Memory&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Crystal (pengatur frekuensi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. LED&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Switch write protection&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Tempat untuk menaruh memory tambahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(NB : flashdisk anda mungkin tidak sama posisi komponennya dengan gambar diatas tapi secara umum komponen yang ada sama dan mirip dengan semua flashdisk.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;jika anda memiliki blow-air silahkan gunakan tapi jika tidak ada coba pergi ke tempat service handphone (intinya flashdisk kering) lalu minta keringkan dengan blow-air, jangan menggunakan hair-dryer karena panas yang dihasilkan kurang panas. Blow seluruh permukaan IC berikut kaki-kakinya dan semua solderan yang ada. Kemudian angin-anginkan sebentar dan coba anda colokkan kekomputer.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Data tidak dijamin terselamatkan karena prioritas kita disini adalah menyelamatkan flash disk.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-7189319096062260354?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/dUYoa2T8qvk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/7189319096062260354/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/memperbaiki-flash-disk-yang-rusak_11.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7189319096062260354?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/7189319096062260354?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/dUYoa2T8qvk/memperbaiki-flash-disk-yang-rusak_11.html" title="Memperbaiki Flash disk yang Rusak" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/memperbaiki-flash-disk-yang-rusak_11.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMESHw-eip7ImA9WxBQEUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-6948764513181262484</id><published>2010-01-11T12:40:00.000+07:00</published><updated>2010-01-11T12:40:09.252+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-11T12:40:09.252+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tutorial XP" /><title>Penyebab File NTLDR Hilang</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=WindowsXpProSp3GenuineBootCDwith200.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/WindowsXpProSp3GenuineBootCDwith200.jpg" border="0" alt="XP"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Permasalahan atau pesan missing NTLDR biasanya muncul saat komputer melakukan booting pertama kali. NTLDR is missing CTRL+Alt+Del to restart (pesan yang muncul jika file NTLDR hilang).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak hal yang bisa membuat File NTLDR Windows hilang :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Hal tersebut bisa terjadi kalau PC/Laptop sering mati tanpa melalui proses shutdown karena mati lampu dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
2. Sistem Operasi Windows anda terinfeksi virus yang menghapus file NTLDR&lt;br /&gt;
3. Ada orang yang jahil membuat dan mengeksekusi script seperti berikut :&lt;br /&gt;
C:&lt;br /&gt;
CD\&lt;br /&gt;
Attrib -s -a -r -h ntldr&lt;br /&gt;
Del/f ntldr&lt;br /&gt;
Shutdown -r -f -t o&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah kalau hal itu terjadi maka sudah dipastikan file NTLDR tersebut hilang.&lt;br /&gt;
Untuk mengatasi hal tersebut, coba anda ikuti langkah - langkah dibawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Kita hanya membahas untuk system files NTFS, langkah langkah yang bisa dilakukan antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Masukan dan boot menggunakan CD WindowsXP (ubah first boot menjadi CDROM).&lt;br /&gt;
- Saat muncul pilihan untuk melakukan Repair Windows, tekan tombol R pada keyboard.&lt;br /&gt;
- Lalu tekan nomor yang sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki, biasanya pilih angka 1.&lt;br /&gt;
- Ketik password administrator saat diminta, bila sebelumnya kita tidak pernah mengisi password administrator saat instalasi Windows pertama kali, langsung tekan Enter.&lt;br /&gt;
- Ketik perintah berikut : (X: merupakan drive pengganti untuk CDROM).&lt;br /&gt;
COPY X:\i386\NTLDR C\:&lt;br /&gt;
COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\&lt;br /&gt;
- Keluarkan CD dari CDROM lalu ketik exit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika terlalu rumit atau anda bingung, Install ulang system windows adalah solusi terbaik..hehe.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-6948764513181262484?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/Bse8wVN-I3U" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/6948764513181262484/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/penyebab-file-ntldr-hilang.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6948764513181262484?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6948764513181262484?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/Bse8wVN-I3U/penyebab-file-ntldr-hilang.html" title="Penyebab File NTLDR Hilang" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/penyebab-file-ntldr-hilang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMNQXc_fip7ImA9WxBQEUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-3296741473444958444</id><published>2010-01-11T12:24:00.002+07:00</published><updated>2010-01-11T12:24:50.946+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-11T12:24:50.946+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Keamanan" /><title>Hindari Pencurian Data Menggunakan Virtual Keyboard</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;amp;current=Keyboard.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="V-Keyboard" border="0" src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/Keyboard.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita akan sedikit membahas tentang keylogger, karena pencurian seperti ini biasanya menggunakan keylogger.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Anda pasti sering mendengar kata - kata "ID gw di hack" atau "kok gw gk bs buka user sama pass gw !!".&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Banyak cara untuk mengambil data - data orang lain, salah satunya menggunakan&amp;nbsp;keylogger. Cara kerja keylogger yaitu jika program ini terinstall di komputer anda, maka&amp;nbsp;apapun yang anda ketik menggunakan keyboard komputer anda akan tersampaikan ke si pemasang.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tapi saya tidak pernah melihat atau menginstall program aneh. Bagaimana cara mereka melakukan aktivitas semacam ini..!??. Si pemasang hanya perlu menginstallnya di komputer anda. Sebagai contoh, teman anda ingin ngejailin anda. Pas anda lagi gk bs memonitor komputer, dia menginstall keylogger ( repot amat ). Tapi cara ini dilakukan hanya untuk orang-orang yang tidak terjun didunia hacking ( atau masih pemula ).&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tapi bagaimana jika orang yang ingin mencuri data anda bukan pemula ?Orang yang sudah biasa melakukan pencurian ID tidak akan melakukan cara seperti itu.&amp;nbsp;Biasanya mereka menggabungkan data ( gambar, musik, video, office ) dengan trojan. Sehingga ketika kita mengklik 2x data tersebut, komputer kita akan terinfeksi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Komputer yang telah terinfeksi trojan dapat dikendalikan oleh penyerang melalui versi&amp;nbsp;client-nya. Cara kerja, sifat, dan fungsi trojan mirip dengan remote Administrator Tool.&amp;nbsp;Namun, ada juga perbedaannya, program Remote Administration misalnya PCAnywhere, digunakan&amp;nbsp;untuk keperluan yang benar, dan sah (legitimate), sedangkan Trojan digunakan untuk&amp;nbsp;keperluan yang negatif.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Jika sebuah komputer terinfeksi oleh Trojan dan telah dikendalikan oleh penyerangnya, maka&amp;nbsp;beberapa kemungkinan dapat terjadi. Sebagai contoh, sebuah Trojan dengan nama NetBus dapat&amp;nbsp;melakukan banyak hal ke komputer yang telah dikendalikan, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
1. Menghapus file&lt;br /&gt;
2. Mengirim dan mengambil file&lt;br /&gt;
3. Menjalankan program-programaplikasi&lt;br /&gt;
4. Menampilkan fille&lt;br /&gt;
5. Mengintip program-program yang sedang dijalankan&lt;br /&gt;
6. Menutup program-program yang dijalankan&lt;br /&gt;
7. Melihat apa saja yang sedang diketik&lt;br /&gt;
8. Membuka dan menutup CD-ROM drive&lt;br /&gt;
9. Mengirim pesan dan mengajak untuk bicara (chat)&lt;br /&gt;
10. Mematikan komputer&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Contoh di atas hanya sebagian yang dapat dikerjakan oleh sebuah Trojan. Trojan lain&amp;nbsp;kemungkinan mempunyai fungsi yang berbeda, bahkan mungkin lebih berbahaya dan lebih susah&amp;nbsp;dideteksi.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Apalagi jika kita melakukan transaksi via online, Trojan dapat digunakan untuk mencuri&amp;nbsp;nomor kartu kredit dengan cara menangkap ketikan saat dilakukan proses transaksi online.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sekarang anda sudah sedikit mempunyai pandangan kan tentang bahayanya keylogger ini. Jika&amp;nbsp;kita bermain di warnet, kadang OP warnet itu sendiri memasang keylogger (biasanya OP&amp;nbsp;bermain game Online makanya dia mempunyai niat jahat). Maka anda harus berhati - hati pada&amp;nbsp;data pribadi anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kesimpulannya jika komputer kita terinstall keylogger( trojan ), gunakan V-keyboard untuk berjaga - jaga.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sekarang menangkal menggunakan cara yang sederhana, yaitu menggunakan virtual keyboard.&lt;br /&gt;
Caranya cukup mudah. Anda hanya tinggal masuk pada Start - All Program - Accessories -&amp;nbsp;Accessibility - On screen keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Cara kerjanya.&lt;br /&gt;
Anda tinggal mengklik lahan penulisan, lalu ketikkan Username serta password anda&amp;nbsp;menggunakan Virtual keyboard ini. Anda tidak perlu memakai V-keyboard ini terus menerus,&amp;nbsp;gunakan hanya jika anda ingin menuliskan data penting yang tidak ingin diketahui orang.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda.&lt;br /&gt;
Sekian, see ya...&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-3296741473444958444?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/_mbAZrgztiA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/3296741473444958444/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/hindari-pencurian-data-menggunakan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3296741473444958444?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/3296741473444958444?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/_mbAZrgztiA/hindari-pencurian-data-menggunakan.html" title="Hindari Pencurian Data Menggunakan Virtual Keyboard" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/hindari-pencurian-data-menggunakan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUAQX4yfyp7ImA9WxBRFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-6571305388694352678</id><published>2010-01-04T22:50:00.000+07:00</published><updated>2010-01-04T22:50:40.097+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-04T22:50:40.097+07:00</app:edited><title>Cara membuka 3GP, DVD, dll dengan Windows Media Player biasa</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=storm-codec.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/storm-codec.jpg" border="0" alt="storm codec"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernahkah Anda download video dari Internet tetapi Anda tidak bisa membukanya? Atau Anda mencari program untuk membuka file 3GP dari handphone? Atau Anda menghadapi masalah karena setiap kali membuka film tertentu komputer minta “download codec” atau koneksi Internet? Penyebab masalah Anda adalah karena codec yang diperlukan tidak ada di komputer Anda.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Solusinya adalah dengan mendownload codec dan menginstallnya di komputer Anda. Salah satu codec yang cukup bagus. Anda bisa &lt;a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=tutorialgratis.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.softpedia.com%2Fget%2FMultimedia%2FVideo%2FCodec-Packs-Video-Codecs%2FStorm-Codec.shtml"&gt;Download Storm Codec Disini&lt;/a&gt;. Jika komputer Anda belum terinstall Windows Media Player, silakan &lt;a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=tutorialgratis.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.softpedia.com%2Fget%2FMultimedia%2FAudio%2FAudio-Players%2FWindows-Media-Player.shtml"&gt;Windows Media Player 11 di sini&lt;/a&gt;. Setelah Anda menginstall storm codec di komputer Anda, Windows Media Player Anda bisa membuka file-file yang sebelumnya tidak bisa dibuka dengan Windows Media Player Biasa. Storm Codec juga akan menginstall Windows Media Player Classic yang lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Storm Codec (freeware alias gratis) mendukung ratusan tipe file, sehingga Anda tidak perlu menginstall bermacam-macam software untuk membuka tipe file yang berbeda. Format yang didukung Storm Codec:&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
    * VCD/DVD&lt;br /&gt;
    * RealMedia&lt;br /&gt;
    * QuickTime&lt;br /&gt;
    * MPEG-2, MPEG-4 (DivX, XviD, 3ivx, MP4, FFGS, H264…)&lt;br /&gt;
    * AC3/DTS/LPCM&lt;br /&gt;
    * VP3/VP6&lt;br /&gt;
    * HDTV&lt;br /&gt;
    * Theora&lt;br /&gt;
    * TTL2&lt;br /&gt;
    * APE&lt;br /&gt;
    * FLAC&lt;br /&gt;
    * AAC&lt;br /&gt;
    * Subtitles&lt;br /&gt;
    * OGG/OGM&lt;br /&gt;
    * Matroska&lt;br /&gt;
    * MPC&lt;br /&gt;
    * Voxware&lt;br /&gt;
    * FLC&lt;br /&gt;
    * 3GP/AMR&lt;br /&gt;
    * dan lain-lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Codec yang ada di dalam Storm Codec (terurut abjad):&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
.RAM file Parser, 9×8Resize,&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;AAC Parser, AC3 Parser Filter, ACELP.net Sipro Lab Audio Decoder, ACM Wrapper, Allocator Fix, ASF ACM Handler, ASF DIB Handler, ASF DJPEG Handler, ASF embedded stuff Handler, ASF ICM Handler, ASF JPEG Handler, ASF URL Handler, ASX file Parser, ASX v.2 file Parser, AVI Decompressor, AVI Draw, AVI Mux, AVI Splitter, Bitmap generate,CCITT A-Law, CCITT u-Law, Cinepak Codec by Radius, C-Media Wave Device, Color Space Converter, CoreAVC Video Decoder, CoreFLAC Audio Decoder, CyberLink Video/SP Decoder (OEM),&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Decrypt/Tag, Default DirectSound Device, Default MidiOut Device, Default WaveOut Device, DirectSound: C-Media Wave Device, DirectVobSub, DirectVobSub (auto-loading version), DSP Group TrueSpeech(TM),DSP Group TrueSpeech(TM) Audio Codec for MSACM V3.50, DV Splitter, DV Video Decoder,&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;ffdshow Audio Decoder, ffdshow Audio Processor, ffdshow MPEG-4 Video Decoder, ffdshow raw video filter, ffdshow Video Codec, ffdshow video encoder, File stream renderer, File writer, Frame Eater, Full Screen Renderer, G.711 Codec, GSM 6.10, H264 Decoder DMO, H26L Decompressor, H26L DecompressorRGB, Haali Matroska Muxer, Haali Media Splitter (AR), Haali Video Renderer, Haali Video Sink, IAC2, IMA ADPCM, IMA ADPCM CODEC for MSACM,&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Indeo® audio software, Indeo® audio software, Indeo® video 4.4 Compression Filter, Indeo® video 4.4 Decompression Filter, Indeo® video 5.10 Compression Filter, Indeo® Video 5.2 Compression Filter, Indeo® Video 5.2 Decompression Filter, Infinite Pin Tee Filter, Intel 4:2:0 Video V2.50, Intel Indeo(R) Video R3.2, Intel Indeo® Video 4.5, Intel IYUV codec, Internal Script Command Renderer, Ligos Indeo® XP Video 5.2, Line 21 Decoder, Line 21 Decoder 2,&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Microsoft ADPCM, Microsoft ADPCM CODEC for MSACM, Microsoft CCITT G.711 (A-Law and u-Law) CODEC for MSACM, Microsoft CCITT G.711 (A-Law and u-Law) CODEC for MSACM, Microsoft G.723.1, Microsoft G.723.1 CODEC for MSACM, Microsoft GS Wavetable SW Synth, Microsoft GSM 6.10 Audio CODEC for MSACM, Microsoft H.261 Video Codec, Microsoft H.263 Video Codec, Microsoft MPEG-4 Video Codec V1,Microsoft MPEG-4 Video Codec V2, Microsoft MPEG-4 Video Decompressor, Microsoft RLE, Microsoft Screen Video Decompressor, Microsoft Video 1, MIDI Parser, MJPEG Decompressor, MPEG Audio Decoder, MPEG Layer-3, MPEG Layer-3 Audio Codec for MSACM, MPEG Layer-3 Decoder, MPEG Video Decoder, MPEG-2 Demultiplexer, MPEG-2 Splitter, Mpeg4 Decoder DMO, Mpeg43 Decoder DMO, Mpeg4s Decoder DMO, MPEG-I Stream Splitter, Multi-file Parser, &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;NSC file Parser, Null Renderer, NVIDIA Video Decoder, Ogg Vorbis (mode1), Ogg Vorbis (mode1+), Ogg Vorbis (mode2), Ogg Vorbis (mode2+), Ogg Vorbis (mode3), Ogg Vorbis (mode3+), Ogg Vorbis CODEC for MSACM, Ogg Vorbis CODEC for MSACM, Ogg Vorbis CODEC for MSACM, Ogg Vorbis CODEC for MSACM, Ogg Vorbis CODEC for MSACM, Ogg Vorbis CODEC for MSACM,Overlay Mixer2, PCM, Pmp Splitter, QT Decompressor, QuickTime Movie Parser, RealAudio Decoder, RealMedia Splitter, RealVideo Decoder, Record Queue, SAMI (CC) Parser, SampleGrabber, SHN to Wave Filter, Smart Tee, Stretch Video, True Audio Splitter, TTL2 Decompressor, TTL2 DecompressorRGB, Uncompressed Domain Shot Detection Filter,&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;VBI Surface Allocator, VGA 16 Color Ditherer, VGM – Audio Decoder, VGM – BGR Converter, VGM – Splitter, VGM – Video Decoder, Video Mixing Renderer 9, Video Port Manager, Video Renderer, Video Renderer, Voxware Audio Compression Manager Driver, Voxware Audio Compression Manager Driver, Voxware Audio Compression Manager Driver, Voxware Audio Compression Manager Driver, Voxware MetaSound, Voxware MetaVoice, Voxware v1.1.6/1.1.8 File-Mode Codecs, Voxware v1.1.8 Bitstream-Mode Codecs, VP60® Simple Profile, VP61® Advanced Profile, VP62® Heightened Sharpness Profile, VP62® Heightened Sharpness Profile, VP62® Heightened Sharpness Profile, VP70® General Profile,&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Wave Parser, WIA Stream Snapshot Filter, Windows Media Audio, Windows Media Audio, Windows Media Audio Decoder, Windows Media Audio V1, Windows Media Audio V2, Windows Media Multiplexer,Windows Media Update Filter, Windows Media Video Decoder, Windows Media Video Decoder, WMAPro over S/PDIF DMO, WMAudio Decoder DMO, WMSpeech Decoder DMO, WMT AudioAnalyzer, WMT Black Frame Generator, WMT DirectX Transform Wrapper, WMT DV Extract, WMT Format Conversion, WMT Interlacer, WMT Log Filter, WMT Sample Information Filter, WMT Switch Filter, WMT VIH2 Fix, WMT Virtual Renderer, WMT Volume, WMV Screen decoder DMO, WMVideo Advanced Decoder DMO, WMVideo Decoder DMO, WST Decoder,XEBDAD Audio Decoder, XEBDSP, XML Playlist, XviD MPEG-4 Codec, XviD MPEG-4 Video Decoder&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://tutorialgratis.net/2008/04/11/cara-membuka-3gp/"&gt;SUMBER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-6571305388694352678?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/z2ua3m87X8Y" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/6571305388694352678/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/cara-membuka-3gp-dvd-dll-dengan-windows.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6571305388694352678?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/6571305388694352678?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/z2ua3m87X8Y/cara-membuka-3gp-dvd-dll-dengan-windows.html" title="Cara membuka 3GP, DVD, dll dengan Windows Media Player biasa" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/cara-membuka-3gp-dvd-dll-dengan-windows.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcNRn0_fip7ImA9WxBRFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-1601097952997012880</id><published>2010-01-04T22:11:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T22:14:57.346+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-04T22:14:57.346+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tutorial XP" /><title>Membuat Password yang Sulit di Bobol</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Pernah mengalami account anda tidak bisa dibuka ? atau dapat anda buka akan tetapi isinya telah berubah. Atau yang lebih parahnya lagi tidak bisa terbuka sama sekali ??. Aktivitas pihak - pihak tidak berwenang seperti ini memang menjengkelkan sekali. Tetapi apa boleh buat, ini dikarenakan kelalaian kita dalam menjaga sebuah informasi atau mungkin sikap masa bodo kita terhadap pengamanan sebuah account.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Salah satu cara yang dilakukan hacker ataupun cracker agar dapat masuk dalam account kita yaitu dengan menjebol password. Hacker menggunakan script yang dapat memasukkan puluhan password tiap detik untuk mencoba masuk ke dalam account kita. &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Cara hacker menebak password kita antara lain dengan:&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. Brute force attack, yaitu dengan mencoba semua kombinasi, mulai dari aaaa sampai zzzz, sampai beberapa karakter.&lt;br /&gt;
2. Dictionary attack, yaitu dengan menebak menggunakan kata-kata dalam kamus, dan dikombinasikan dengan angka-angka atau karakter.&lt;br /&gt;
3. Personal information attack, dengan cara memasukkan data-data pribadi seperti nomor telepon, tanggal lahir, nama pacar, kode pos, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Password yang sangat lemah akan sangat mudah dibobol hacker dengan cara ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh password yang sangat lemah &lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;misalnya:&lt;br /&gt;
- 12345, zxcvbnm, asdfgh, kebanyakan orang memakai password ini karena mudah diingat dan mudah saat memasukkannya. Tapi jangan lupa, mudah dibobol pula.&lt;br /&gt;
- administrator, username, default, kata-kata dalam kamus seperti ini juga tergolong mudah.&lt;br /&gt;
- tanggal lahir, nama pacar, atau nama sendiri dengan variasi angka, semua yang berdasarkan data diri tidak menyulitkan para hacker / cracker.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Password yang lemah, bisa dibobol dalam waktu yang lebih cepat, misalnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Menggunakan semua huruf kecil.&lt;br /&gt;
2. Menggunakan kombinasi kata dan angka, misalnya default123,username123.&lt;br /&gt;
3. Mengganti huruf dengan karakter, misalnya c0b4d1b4c4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang bagaimana membuat password yang kuat dan sulit ditembus hacker ??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Merupakan kombinasi dari huruf besar, huruf kecil, nomor, dan karakter.&lt;br /&gt;
2. Panjang lebih dari 10 karakter.&lt;br /&gt;
3. Tidak menyertakan kata-kata dalam kamus / kata - kata yang familiar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
contoh password yang kuat: kIn6$ton4gB200RIbU&lt;br /&gt;
mAm4peR6IkeP4$4R&lt;br /&gt;
untuk cara pengingatan password tergantung pada user yang membuatnya. Buatlah tetapi tidak terlalu sulit untuk anda ingat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tips:&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;1. Jangan menggunakan password yang sama untuk berbagai macam layanan, misalnya password email Anda sama dengan password friendster.&lt;br /&gt;
2. Jangan mengklik link di email yang menyatakan Anda harus memverifikasi password Anda. Email ini dikirim oleh hacker.&lt;br /&gt;
3. Jangan memasukkan password disitus selain yang memberikan layanan. Misalnya jangan memasukkan password yahoo di situs friendster untuk alasan apapun (misalnya import address book).&lt;br /&gt;
4. Sebelum login ke email atau yang lain, pastikan URL di browser Anda benar. Misalnya mail.yahoo.com bukan mail.yahoo-ltd.com atau yahoo-verify.com atau yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Semoga dengan mengetahui hal ini, kita dapat menjaga account kita dari pihak-pihak yang tidak berwenang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Secrets should not be known by others.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-1601097952997012880?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/p-hYxeAm-is" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/1601097952997012880/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/membuat-password-yang-sulit-di-bobol.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/1601097952997012880?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/1601097952997012880?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/p-hYxeAm-is/membuat-password-yang-sulit-di-bobol.html" title="Membuat Password yang Sulit di Bobol" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2010/01/membuat-password-yang-sulit-di-bobol.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0UDSXY-fSp7ImA9WxNaF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-5517943976526739266</id><published>2009-12-03T01:41:00.000+07:00</published><updated>2009-12-03T01:41:18.855+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-03T01:41:18.855+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UG Activity" /><title>Resensi Film</title><content type="html">&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;The Pianist&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Based On True Story&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/?action=view&amp;current=THEPIANIST.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i794.photobucket.com/albums/yy227/skgrizzly/THEPIANIST.jpg" border="0" alt="The Pianist"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sutradara : Roman Polanski&lt;br /&gt;
Pemain : Adrien Brody, Emilia Fox, Thomas Kretchmann, Frank Finlay, Maureen Lipman, Michael Zebrowski, Ed Stoppard, Jessica Kate Mayer, Julia Rayner, Ruth Platt.&lt;br /&gt;
Durasi : 2 Jam 30 Menit&lt;br /&gt;
Kategori : Drama&lt;br /&gt;
Peluncuran : 27 Desember 2002&lt;br /&gt;
Box Office : $32,519,332&lt;br /&gt;
Asal Film : Polandia&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mendapatkan 6 Nominasi Academy Awards Termasuk Gambar Terbaik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sinopsis &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Film The Pianist berdasarkan kisah Pianis berbakat Wladyslaw Szpilman (Adrian Brody, seorang yahudi polandia yang secara ajaib selamat dari Perang Dunia II. Paruh pertama dari film hingga 1939. Szpilman berwajah tampan, jangkung dan menawan. Orang yang dihormati karena pertunjukkan pianonya. Dia tinggal bersama keluarganya di sebuah apartemen kelas atas di pusat warsawa. Pemboman telah mulai menyiksa warga warsawa dan langkah demi langkah Nazi menyusup. Kisahnya diceritakan melalui mata Szpilman dan dengan demikian membawa ketakutan dan siksaan. Polanski memakai nuansa abu - abu sebagai ungkapan kekejaman Nazi dengan potografi yang menawan. Di paruh kedua film yang berlangsung di awal 1940an, Szpilman sendiri telah berhasil menghindari kereta ke markas musuh. Perjuangannya untuk hidup dengan bantuan non-yahudi, tetapi sebagian besar kehendaknya sendiri untuk berkembang. Perjalanan panjang dan membayangkan musik yang menggugah Szpilman untuk hidup. Di akhir Film dengan berjuta keindahan dan merasakan tulang punggung anda yang kesemutan, Szpilman harus tampil untuk prajurit Jerman yang berpatroli di dekat gurun dan bertempat di ghetto warsawa yang sudah benar - benar bobrok. The Pianist, dalam kehalusan dari kisah leluhur yang dibawakan oleh Brody, transformasi yang benar - benar tak terlupakan.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-5517943976526739266?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/VlPFAjau0cQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/5517943976526739266/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2009/12/resensi-film.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/5517943976526739266?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/5517943976526739266?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/VlPFAjau0cQ/resensi-film.html" title="Resensi Film" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2009/12/resensi-film.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYEQXg8eip7ImA9WxNaFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8690281135576377463.post-4007197409380758538</id><published>2009-12-01T00:44:00.000+07:00</published><updated>2009-12-01T00:45:00.672+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-01T00:45:00.672+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download" /><title>Kekuatan Smadav 2009 Rev 7.4 (update 4)</title><content type="html">&lt;a href="http://viruslokal.com"&gt;Download Smadav 2009 Rev 7.4 &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8690281135576377463-4007197409380758538?l=bernart-howtolearn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/UgBernart/~4/QYTuuWbXEVo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/feeds/4007197409380758538/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2009/12/kekuatan-smadav-2009-rev-74-update-4.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4007197409380758538?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8690281135576377463/posts/default/4007197409380758538?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/UgBernart/~3/QYTuuWbXEVo/kekuatan-smadav-2009-rev-74-update-4.html" title="Kekuatan Smadav 2009 Rev 7.4 (update 4)" /><author><name>UG Bernart</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07905644132090087581</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="30" height="32" src="http://2.bp.blogspot.com/_6nJo0AHeR1I/TLHe5PbmFaI/AAAAAAAAABc/asi5Ek5bj3g/S220/Picture00.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2009/12/kekuatan-smadav-2009-rev-74-update-4.html</feedburner:origLink></entry></feed>

