<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>VidaAlexa</title><description>My Love...</description><managingEditor>noreply@blogger.com (avida)</managingEditor><pubDate>Fri, 25 Oct 2024 05:32:56 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://vidaalexa.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>My Love...</itunes:subtitle><itunes:category text="Technology"><itunes:category text="Gadgets"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Jadilah 'Fun Time Trader'</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2013/02/jadilah-fun-time-trader_15.html</link><category>Psikologi forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Fri, 15 Feb 2013 21:11:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-6778563583136813511</guid><description>Seorang temen trader pernah cerita bahwa cita-cita dia adalah menjadi full time trader, dalam artian dia bisa meinggalkan pekerjaan konvensionalnya dan berfokus untuk menjadi trader. Memang menarik sih… siapa sih yang gak pengen, kerja dengan waktu yang fleksibel, cukup dari rumah tapi dengan penghasilan yang melimpah? Wehh… keknya semua orang juga mau deh… Cuma…, nah ini dia…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah dalam kenyataannya akan senikmat itu? Di awal saya belajar trading, mentor saya pernah berpesan:  mendingan jangan jadikan trading sebagai pekerjaan utama. 

&lt;span class="fullpost"&gt; Trading for living rasanya akan berbeda dengan trading just for fun. Itu kata temen trader yang sudah bisa menjadikan trading sebagai pekerjaan utamanya. Memang sih, dia mengakui, banyak keuntungan menjadi trader.  Pekerjaan ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dan tidak terikat keharusan-keharusan seperti pada pekerjaan konvensional. Akan tetapi, tetap saja beda rasanya, antara trading sebagai hobi dan trading untuk membayar tagihan  Perlu mental yang matang sebagai trader untuk menjadikan trading sebagai pekerjaan utama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Terus terang, saya sendiri masih menjadikan trading sebagai hobi  Saya biasa melakukan kegiatan trading sesuai dengan mood. Kadang trading menjadi obat saya klo lagi bête  Sekedar ngeliat chart, mengamati bagaimana sebuah candlestick terbentuk, tarik-tarik fibo, corat-coret sana-sini, hati bisa menjadi terhibur…  Tapi, di sisi lain, dari pengalaman masa lalu, saya bisa katakan, trading dengan kondisi psikologis yang sedang labil bisa membahayakan account  Jadi, kalo kondisi psikologis sedang terlalu tidak menentu, saya mending tenangkan diri dulu sebelum memulai lagi trading.  Mmm… terus terang, kurang lebih 3 minggu ini malahan saya cuti trading, karena masalah online maupun offline yang menyebabkan kondisi psikologis jadi rada kacau  Yah, daripada trading dengan acak-acakan dan bahkan dengan niat melakukan bunuh account… hihihi…&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Nah, karena trading ini sangat berkaitan dengan psikologis, maka untuk menjadikan trading sebagai pekerjaan utama, sebaiknya anda sudah mempunyai kondisi mental dan psikologis  yang stabil. Lah, coba bayangkan kalo anda terlanjur mengandalkan penghasilan utama dari trading, sedangkan kondisi emosi dan psikologis sedang tidak stabil, apa anda juga bisa dengan mudah memutuskan cuti trading selama 3 minggu seperti saya? Wehh… bisa-bisa kacau balau deh… cash flow anda… hehehe…

Menjadi seorang full time trader, harus siap dengan segala konsekuensi. Temen trader yang sudah bertahun-tahun menjadi trader-pun mengakui, bahwa trading ini mengandung resiko yang tinggi. Memang sih, resiko ini bisa kita manage dengan berbagai penguasaan teknik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Akan tetapi tetap saja, menurut saya, untuk menjadikan trading sebagai penghasilan&lt;/span&gt;utama , tetap mengandung resiko ketidakpastian pendapatan yang lebih besar dibanding jenis pekerjaan konvensional. Eh, tapi bukan bermaksud mematikan semangat untuk belajar trading loh…  Saya pribadi tetap bersemangat untuk terus belajar dan menjadikan trading setidaknya menjadi hobi yang mendatangkan penghasilan sampingan yang mungkin malahan lebih besar dari yang utama 

Hanya saja, alangkah lebih nyaman apabila kita selalu menjadi fun time trader, entah itu kita menjadikan trading hanya sebagai hobi ataupun pekerjaan utama. Trading dengan hati yang tenang (kalo bisa sih malahan ceria... hihihi..) tentu akan lebih mengasyikkan daripada trading dengan beban. So, keep smiling saat ber-trading  Memang, bisa menjadikan trading sebagai pekerjaan utama ini menjadi impian sebagian besar trader, apalagi bagi temen-temen trader yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan kegiatan ini.

Bayangkan betapa asyiknya menjadi full time trader, melakukan sesuatu yang menjadi kesenangan dan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja. Seorang temen trader bahkan bercita-cita pengen tinggal di tempat terpencil, yang tenang dan nyaman, asalkan ada sambungan internet dan semua kebutuhannyapun akan terpenuhi   Saya bilang… lah, emangnya betah githu? Kok jadi kayak pertapa ya? Jangan-jangan memang seperti yang saya duga, sebagian besar trader itu memang jenis orang melankolis, yang pada dasarnya suka menyendiri. Halahh…  

sumber :seputarforex</description></item><item><title>Kesalahan Terbesar dari Trader adalah Persentase Target</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/kesalahan-terbesar-dari-trader-adalah.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Sun, 7 Oct 2012 21:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-5238766132082620233</guid><description>perbandingannya begini.

trader A modal 100$.
trader B modal 10.000$

target dr si A dan si B taruhlah sama,5-10% perbulan.atau 0,25%-0,5% perhari.

si A terpenuhi target 10% 1 bulan,lalu dia melihat jumlahprofit nya 100$x10%=10$

hanya 10 $ lalu si A td tdk lg memakai MM di bulan berikutnya,

apa yg terjadi.......

tunggu dulu kita lihat si trader B.

si B td kurang beruntung,hanya mampu membukukan persentase profit 7%,lalu dia melihat jumlah profitnya,

10,000$x 7%= 700$.
&lt;span class="fullpost"&gt;
astaga ternyata lumayan juga hasilnya. oke deh bulan depan target segini aja deh,di bawahnya jg gpp,kalo bisa lebih syukur.

lalu cerita berlanjut

singkatnya bulan berikutnya si A dan si B kembali melihat jumlah persentase profitnya,

si A yg di bulan pertama tidak puas dngn keuntungan 10$ nya td ternyata bulan ini mendapatkan profit yg fantastis,mampu membukukan 150% profit atau 150$ dalam 1 bulan.wow veri nice.....

si B yg kalem ternyata jg msh bisa senyum sumringah melihat porfolionya tetap bertambah walau bulan ini hanya membukukan 500$ atau 5% atau mengalami penurunan 2% dr bulan yg lalu,

alkisah mereka bertemu kembali 6 bulan berikutnya,

apa yg terjadi ???

si A tetap dngn gayanya yg dulu,tanpa MM trading over,badan gak terurus, rambut kucel klebanyakan begadang,dsb ,,dsb,

lalu si B?

si B masih juga seperti yg dulu,kalem,senyum tiap hari,wajah segar karena tidur cukup,tiap pagi olah raga,nganter anak sekolah,santai berkebun di pekarangan belakang( walau hanya bertanam cabai dan tomat)

,
waktu berlalu begitu cepat,,,,,,,,,

setahun tak terasa mereka berjumpa kembali,

si A sdh kucel mirip anak punk ,rambut makin panjang,brewokan,kuku item,bola mata kuning,tatapan mata sayau,protitipe maniak sakaw narkoba deh,
ternyata apa,
si A td dalam 1 tahun sudah menghabiskan seluruh hartanya,sedikit demi sedikit di jual untuk deposit forex ,
mula2 100$,loss lalu 200$ loss 500$ loss 1000$ losss bgtu seterusnya.sampai akhirnya si A menghakimi begini,
KARENA FOREX AKU MISKIN.

(turut berduka bung)

lalu apa gerangan kabar si B?

dengan modal awal yg cukup,MM yg jelas,target yg tidak muluk muluk saat si A jatuh miskin si B malah bisa survive dan kendaraan roda 2 impiannya setahun yg lalu bisa parkir di garasinya

1 unit kawasaki ninja 250rr full injeksi,cash,!!!!!!!!

pelajaran yg bisa di ambil

modal itu tidak pernah berbohong,
manajemen money itu tidak pernah bohong,
target itu jangan muluk2

dan paling utama kata orang tua dahulu

jangan SERAKAH.

&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Trik News</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/trik-news.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Sat, 6 Oct 2012 22:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-4470504704883103168</guid><description>Berikut ini 10 ( sepuluh ) Besar Peringkat News yang perlu di perhitungkan :&lt;br /&gt;
NonFarm_Payroll USA (efek 100 – 200 pips).&lt;br /&gt;
Trade Balance USA (efek 70 – 120 pips).&lt;br /&gt;
Interest Rate Statements (efek 100 pips).&lt;br /&gt;
Durable Good (efek 50 – 100 pips).&lt;br /&gt;
Producer Price Index (efek 50 – 60 pips)&lt;br /&gt;
PPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips)&lt;br /&gt;
Consumer Price Index (efek 50 – 60 pips).&lt;br /&gt;
CPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips).&lt;br /&gt;
Trichet, Bernanke, &amp;amp; Fukui Speaks (efek 30 – 100 pips).&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Unemployment Rate (efek 30 – 50 pips).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, silahkan anda gunakan perangkap pada 10-15 menit menjelang News  ini muncul. Selain dari News ini, silahkan abaikan saja[tidak berguna)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Caranya:
Open metatrader dengan TF30&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Lihat harga sekarang
Open 25 sampai 30 pips dari harga sekarang, misal harga GBPUSD sekarang adalah 1.8425, maka anda bisa open BUY STOP 1.8450 dan SELL STOP di 1.8400.
Ambil Target sesuai dengan Kekuatan EFEK nya, misal Take Profit = 50 (TP terserah anda)
Jangan lupa pakai Stop Loss 50% dari target anda, misal Stop Loss = 30
Jika anda menggunakan Metatrader untuk trading real, maka jangan lupa set Trailing Stop = 15, caranya klik kanan di order anda kemudian Set Trailing Stop 15 pips.
Trailing Stop bertujuan untuk menggeser stop loss menjadi take  profit. misal Stop loss mula mula adalah -40 pips, maka ketika anda  profit +30 maka Stop Loss akan otomatis bergeser +15 pips dan semakin  profit bertambah maka trailing stop akan otomatis bertambah.

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Oleh : Budiman Tofu&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Kunci Rahasia Psikology Pasar</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/kunci-rahasia-psikology-pasar.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Sat, 6 Oct 2012 22:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-2212610345188726708</guid><description>Ketika kita ingin terjun bermain saham Regional atau Instrument lainnya seperti, saham Internasional, commodity (emas, minyak), forex dll,  selama ini yang kita focuskan adalah belajar teknikal analysis dengan  Istilah-istilah teknis pada candlestick dan Indikator yang begitu banyak nama dan kombinasi yang harus kita hafalkan tanpa kita sadari bahwa sebenarnya Kunci Rahasia Market sudah kita pegang.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt; 
Honma menciptkan Candlestick agar dia dapat membaca cerminan potret psikology pasar beras di Jepang ketika sedang semangat, lesu, jenuh, bingung, dan trendline yang sedang terjadi di pasar. kemudian Para Pakar analysis menterjemahkan lagi trendline tersebut  menjadi indikator, seperti leading dan lagging.&amp;nbsp; 
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Indikator Leading : RSI, CCI, Stocastic, W%R dan berbagai type Oscilator lainnya.  Sedangkan Indkator Laging bersifat mengukur trend (trend Indikator) seperti : Bolinger Bands, Parabolic SAR, Moving Average, dan varian seperti MACD, Aligator dll.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Anda tidak mungkin menggunakan indicator itu semuanya, bisa-bisa anda bingung, pilih indicator yang sesuai dengan gaya  anda.
 
Sebetulnya Jika kita menguasai filosofi pertempuran Bulls vs Bears di market yang tercermin pada candlestick, kita dapat  mengukur kekuatan Bears/Bulls (Trendline).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Semangat pasukan (Psikology Market), menyusun peta pertempuran  untuk merebut benteng Bears/Bulls (Support dan Resistance),  Membuat strategy kapan waktu yang tepat untuk menyerang (momentum entry and exit),, mengukur perbandingan jumlah pasukan musuh  (management resiko). dll, strategy-strateg lain dapat kita buat dari informasi candlestick.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Jika anda memahami filosofi tersebut anda tidak perlu lagi khawatir terjun ke pertempuran, karna anda sudah menguasai kunci rahasia dan menyusun strategy untuk memenangkan pertempuran di pasar.

&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Trading Plan</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/trading-plan_6.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Sat, 6 Oct 2012 22:02:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-2016955841684456752</guid><description>Anda bisa saja membekali diri anda dengan berbagai pengetahuan dan  keahlian mengenai forex, anda bisa saja mengikuti banyak seminar dan  pelatihan forex, tapi tanpa sebuah trading-plan yang baik dan  kedisiplinan untuk mengikutinya hasilnya sudah jelas: anda tidak pernah  akan memperoleh keuntungan.
 
Sebuah trading-plan yang baik akan  membantu kita melakukan trading dengan sistematis, efisien, dan  rasional. Trading-plan yang baik juga membantu kita mengetahui target  yang harus dicapai dalam trading sehingga kita memiliki ukuran dan arah  yang jelas untuk menilai seberapa jauh keberhasilan dan kegagalan kita.
Bagaimanapun  trading forex adalah sebuah bisnis. Dan sebagai sebuah bisnis, tentunya  harus memiliki sebuah PLAN yang memberikan arah agar bisnis itu  berkembang semakin lama semakin baik. Pernahkah anda membayangkan bisnis  seperti MacDonald, Starbuck, Google, dan Microsoft sampai pada  tingkatnya yang sekarang tanpa sebuah business-plan?Sama  seperti bisnis lain yang tidak mungkin menjadi besar tanpa suatu  business-plan, demikian juga seorang trader tidak akan berkembang jika  dia tidak memiliki trading-plan. Pada kenyataannya adanya trading-plan  membedakan trader yang sukses dan yang gagal. Jadi, jika anda ingin  menjadi seorang George Soros atau Warren Buffet, mulailah membuat  trading-plan dan berusahalah mengikuti trading-plan tersebut dengan  disiplin. Dalam forex kesenmpatan untuk itu sangat terbuka lebar.
Apa yang perlu ada dalam sebuah trading-plan?
&lt;span class="fullpost"&gt;
Trading-plan  dapat berbentuk sederhana maupun kompleks, tapi yang paling penting  anda perlu memiliki sebuah trading-plan dan mempraktekkannya dalam  trading anda sehari-hari! Berikut ini beberapa hal yang perlu ada dalam  sebuah trading-plan:
 
Trading plans can be as simple or complex as  you want it, but the most important thing is that you actually HAVE a  plan and you FOLLOW the plan. With that said, here are some of the  essentials that every trading plan should have.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;1. Sistem Trading&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Ini  adalah jantung dari sebuah trading-plan. Sistem trading ini hendaknya  merupakan sebuah sistem yang telah anda uji selama beberapa bulan pada  account demo dan memberikan hasil yang baik. Jika anda belum menemukan  sistem trading ini, buatlah terlebih dahulu karena tanpa itu anda tidak  punya trading-plan dan tanpa trading-plan anda tidak akan memperoleh  keuntungan dalam trading.
 
Sertakan di dalamnya berbagai informasi  seperti: kerangka waktu yang anda gunakan, kriteria-kriteria untuk  masuk dan keluar dalam bertransaksi, berapa besar resiko yang anda ambil  dalam trading, serta pasangan mata uang mana saja yang menjadi fokus  anda.
 
Contoh:
Saya seorang intraday-trader dan hanya akan melakukan trading dengan mengikuti trend (trend follower).
Saya menggunakan kerangka waktu 15-menit untuk bertransaksi dan kerangka waktu 1-jam untuk melihat trend.
Saya akan melakukan transaksi saat terjadi crossover MA yang dikonfirmasi oleh RSI dan indikator lain.
Resiko per trading yang saya ambil adalah 2% dan kerugian maksimum yang boleh terjadi dalam satu hari adalah 4%
Saya hanya melakukan trading pada sesi Eropa - Amerika dan berkonsentrasi pada mata uang EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;2. Rutinitas Trading&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Pada  bagian ini anda menjelaskan tiga hal ini: kapan anda melakukan analisis  pasar dan merencanakan trading anda, kapan anda mengamati pasar untuk  melakukan transaksi, dan kapan anda melakukan evaluasi dari keseluruhan  trading yang anda lakukan.
 
Contoh:
Saya menganalisis pasar dan merencanakan trading 2 kali sehari: 1 jam sebelum sesi Eropa dan 1 jam sebelum sesi Amerika.
Saya melakukan trading pada sesi Eropa selama 3 jam dan sesi Amerika selama 2 jam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;3. Sikap Mental&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Salah  satu hal paling sulit dalam trading adalah membatasi keterlibatan  emosional. Bagaimanapun seorang trader adalah manusia dan selalu  dipengaruhi oleh 'rasa takut dan serakah' (fear and greed) dalam  bertransaksi. Tapi bagaimanapun keterlibatan emosi yang berlebihan akan  merugikan dan harus dibatasi kecenderungannya. Bagian ini menegaskan  sikap mental yang harus anda ambil saat melakukan trading agar menjaga  trading kita tetap rasional dan membatasi sikap emosional.
 
Contoh:
Saya melakukan analisis dan trading berdasarkan apa yang saya lihat di chart dan bukan berdasarkan apa yang INGIN saya lihat.
Saya akan melakukan trading mengikuti trend pasar, bukan mengikuti keinginan dan harapan saya.
Jika  saya mengalami kerugian, saya tidak akan melakukan balas dendam, tapi  saya akan mengambil waktu untuk menganalisis transaksi yang rugi  tersebuit.
Saya tidak akan memukul meja atau laptop kalau transaksi  saya rugi, tapi saya akan menerima kerugian itu dengan kepala dingin dan  menjadikannya sebagai pelajaran berharga.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;4. Kelemahan Anda&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Setiap  orang pasti memiliki kelemahan. Dan kelemahan itu bukan sesuatu yang  harus ditutupi dan disembunyikan tetapi harus diatasi dan jika mungkin  dieliminasi. Itu sebabnya dalam trading-plan anda harus mengungkapkan  ini agar anda selalu ingat apa yang masih harus diperbaiki.
 
Contoh:
Saya  cenderung emosional setiap mengalami kerugian dan berupaya membalas  dendam dengan melakukan transaksi yang lebih besar tapi akhirnya hanya  membuat kerugian semakin besar.
Saya cenderung menutup posisi terlalu cepat.
Saya cederung terlambat menutup posisi yang salah.
Saya sering melanggar batasan resiko, terutama saat mengalami kerugian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;5. Target dan Tujuan Anda&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Setiap  orang mempunyai target yang ingin dicapai dalam trading. Ini perlu anda  uraikan dengan jelas dlam tradingh-plan. Tujuan ini tidak boleh terlalu  umum dan kualitatif seperti 'memperoleh untung sebanyak-banyaknya',  tapi uraikan secara kuantitatif sepeti: '30 pip sehari', '2 - 4%  keuntungan', 'beli mobil baru dua bulan lagi', dsb. Target ini juga  tidak melulu harus berupa keuntungan material saja tapi juga sikap dan  teknik trading yang lebih baik. Misalnya: 'saya ingin mengatasi  kecenderungan emosional dalam trading', dsb.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;6. Jurnal Trading&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Ini  adalah langkah yang sangat penting untuk membuat kemampuan trading anda  semakin baik. Catatlah setiap transaksi yang anda lakukan dan beri  keterangan mengapa anda melakukannya. Beri komentar berapa besar  keuntungan yang anda peroleh dan jika rugi jelaskan mengapa hal itu  terjadi.
 
Dengan cara ini anda bisa mengamati kemajuan anda dalam  trading dan mampu dengan cepat menemukan berbagai kekurangan yang perlu  diperbaiki.
&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Level 5 Unconscious Competence</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/level-5-unconscious-competence.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 22:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-2885097281756761908</guid><description>Nah sekarang kamu sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kamu bisa trading secara alami, kamu telah menguasai semuanya, kamu bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kamu telah open di posisi yang benar, jadi kamu tinggal melihat profit kamu bergerak dari 2 digit ke 3 digit.&lt;span class="fullpost"&gt;
Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kamu telah menguasai emosi kamu dan kini kamu trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kamu peroleh.

Kamu akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kamu katakan, kamu kenal dengan pertanyaan mereka, karena kamu ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu.
Kamu akan memberikan saran bagi mereka, namun kamu tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1.
Kamu tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kamu mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kamu bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kamu bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana.
Kamu mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kamu bisa membuat buku sendiri, kamu bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kamu akan berlipat-lipat dari account awal.

Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.

Sekarang kamu bisa dengan bangga berkata ” SAYA SEORANG TRADER“.
&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Level 4 Conscious Competence</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/level-4-conscious-competence.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 22:03:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-7947734494205162543</guid><description>Oke, Sekarang kamu hanya trading jika dan hanya jika system kamu memberi signal.

Kamu cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena kamu tahu system kamu akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kamu lakukan adalah resiko bisnis yaitu max 2% dari account kamu.

&lt;span class="fullpost"&gt;Di level ini kamu memulai target dengan profit 20 point per hari, dan setelah kamu mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, kamu meningkatkan target dengan 40 point per hari. Dan hal itu pada akhirnya mampu kamu lakukan.
Kamu memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki system kamu, menguasai emosi kamu, dan melaksanakan money managemen yang kamu pegang.

Level ini biasanya berjalan sekitar 6 bulan.

Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.
&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Level 3 The EUREKA Moment</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/level-3-eureka-moment.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 22:01:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-5715396397555553320</guid><description>Pada akhir level 2, kamu akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kamu menyadari bahwa kamu bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kamu bisa menggunakan kepala kamu dan money management yang benar.
Kamu mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.

&lt;span class="fullpost"&gt;Level pencerahan ini membuat otak kamu menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian.
Kamu mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kamu, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli.
Kamu mulai trading jika kamu tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kamu hanya trading jika ada signal dari system kamu, kamu selalu menggunakan stoploss, karena kamu tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading.


Ketika stoploss kamu kena, kamu tidak emosi karena kamu tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kamu. Trading berikutnya akan meningkat probabilitas profitnya karena kamu tahu system kamu itu system yang profit.
Kamu secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management kamu. Dan kedisiplinan kamu untuk melakukan trading apapun yang terjadi.
Kamu mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. dan hal ini mengingatkan kamu 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama padamu dan kamu memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kamu memang belum siap namun sekarang kamu siap.
Di level pencerahan, otak kamu akan menerima bahwa kamu tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa.

Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.
&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Level 2 Conscious Incompetence</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/level-2-conscious-incompetence.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 21:48:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-4353806738063077712</guid><description>

Di level ini kamu sadar bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tidak 
memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara 
konsisten. Dan kamu tahu solusinya, kamu sadar bahwa selama di level 1 
pikiran kamu dikaburkan oleh emosi kamu sehingga kamu tidak bisa 
berpikir secara jernih.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;

Di level ini kamu akan mencari holy grail (system yang sempurna, 
system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss), kamu mulai 
membeli system yang ada di internet, kamu membaca semua website yang ada
 tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia, 
kamu baca semua ebook yang ada, kamu praktekan semua system yang kamu 
peroleh, kamu haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir 
yang haus akan air minum.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;

Pada level ini kamu akan membaca semua detail tentang indikator, kamu
 akan test semua indicator yang ada di metatrader, bahkan kamu mungkin 
akan membuat indikator sendiri (biasanya gabungan 2 atau 3 indicator), 
kamu akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot 
point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, 
Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Kamu tahu bahwa market terlalu rumit untuk di predict hanya dengan 1 
indicator saja, kamu tahu kombinasi ideal dari masing-masing indicator. 
kamu tahu persis keunggulan indicator tersebut dan juga kelemahannya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;

Kamu akan mencoba menerka TOP dan BOTTOM dari market dengan indicator
 tersebut. kamu akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan 
pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. karena kamu tahu kalau 
kamu tidak bertanya sekarang maka selamanya kamu tidak akan tahu.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;

Pada akhirnya di level ini kamu akan mendapatkan 5 sampai 10 system 
yang lengkap dan mencoba mencari tahu system mana yang paling cocok 
dengan kepribadian kamu.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;

Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3.&lt;/span&gt;</description></item><item><title>LEVEL TRADER PEMULA</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/level-trader-pemula.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 21:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-5295709726702710737</guid><description>
Apakah profesi seorang trader menjanjikan?&lt;br /&gt;
Kenapa kebanyakan trader banyak yang rugi? &lt;br /&gt;
Kenapa maen forex dan saham selalu rugi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INI ADALAH TAHAPAN/TINGKATAN SEORANG TRADER UNTUK MENJADI SUKSES BERMAEN DI FOREX&lt;br /&gt;
DAN SETELAH ANDA BACA TAHAPAN INI MOHON DI SIKAPI DGN BIJAK DAN TIDAK EMOSIONAL.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Level 1 Unconscious Incompetence&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu kamu beres menandatangani agreement trading, disinilah kamu 
berada. Kamu menjadi trader karena kamu mendengar bahwa pendapatan 
seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur BUMN. Lagi 
pula saat simulasi kamu telah profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Kamu mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan 100 poin 
sampai 200 poin per lot per hari, namun itu semua hanyalah beginner luck
 saja. kamu pada awalnya tidak akan percaya, dengan hanya mengandalkan 1
 indicator saja, atau bahkan hanya dengan insting (baca artikel tentang 
insting di psikologi trading), toh kamu bisa profit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun sayangnya, market akan mengalahkan kamu. Tidak ada trader yang 
sukses hanya dengan faktor LUCK. loss demi loss menghampiri kamu, kamu 
mencoba bertahan namun kalau sampai margin habis, siapa yang bisa 
tahan??.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu sama sekali tidak menyadari bahwa kamu tidak bisa trading, kamu 
tetap mengira kamu bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya 
(apakah bulan ini profit?, bulan kemarin profit?, tahun ini profit?).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu tetap mengira bahwa kamu adalah orang yang spesial, orang yang 
akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan kamu tidak 
menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti 
itu. Kamu tidak mempunyai sistem yang kumplit, kamu dikuasai oleh emosi 
kamu, kamu selalu averaging posisi jika loss karena kamu ANGER pada 
market, kamu selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan 
profit berubah jadi loss karena kamu dikuasai oleh GREED, kamu tidak 
pernah trading karena kamu takut/FEAR. Kamu membiarkan diri kamu 
dikuasai oleh emosi sehingga margin equity kamu menderita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
90% orang yang trading hanya sampai pada level ini, mereka biasanya 
kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk 
belaka.sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap mencari investor dan 
trading seperti orang gila. dalam sebulan atau dua bulan margin habis 
lalu mereka mencari mangsa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masih mengaku sebagai trader namun sebenarnya mereka executor.
 dan biasanya yang moralnya anjlok ini dengan senang hati akan menjabat 
sebagai managemen di brokernya. lalu sebagian lagi akan tetap ngantor 
seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, mereka 
biasanya menyalahkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya masalah waktu, sampai kapan mereka dapat bertahan di level ini dan waktu selalu menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% sadar dan pindah ke level 2.&lt;/span&gt;</description></item><item><title>Berita Ekonomi Penting yang Berpengaruh pada Pasar Forex</title><link>http://vidaalexa.blogspot.com/2012/10/berita-ekonomi-penting-yang-berpengaruh.html</link><category>forex</category><author>noreply@blogger.com (avida)</author><pubDate>Wed, 3 Oct 2012 21:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7558803632236548658.post-6305600035592095113</guid><description>Data-data ekonomi dirilis dengan jadwal-jadwal yang hampir sama setiap harinya, berikut adalah jadwal-jadwal berdasarkan negara:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;nbsp;Australia&amp;nbsp;- AUD — 5:30 WIB hingga 7:30 WIB*&amp;nbsp;Jepang&amp;nbsp;- Yen — 6:30 WIB
 hingga 11:30 WIB*&amp;nbsp;Swiss&amp;nbsp;- CHF — 13:30 WIB hingga 17:30 WIB*&amp;nbsp;Jerman, 
Italia, Prancis (Eropa)&amp;nbsp;– Euro — 14:00 WIB hingga 18:00 WIB*&amp;nbsp;Inggris&amp;nbsp;- 
GBP — 14:00 WIB hingga 18:00 WIB*&amp;nbsp;Canada&amp;nbsp;- CAD — 19:00 WIB hingga 20:30 
WIB*&amp;nbsp;Amerika&amp;nbsp;- USD – 19:30 WIB hingga 22:00 WIB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berita-berita yang dirilis tidak semuanya berdampak pada pergerakan 
harga, kami akan mencoba merangkum beberapa berita yang biasanya 
menimbulkan pergerakan ekstrim pada perilisan:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;NFP (Non Farm Payroll)&amp;nbsp;— Data ini menunjukkan jumlah total gaji 
yang dilaporkan oleh US Buearu of Labor Statistic, tidak termasuk 
pegawai negeri dan juga pekerja di bidang pertanian. Data ini 
diperkirakan bisa memberikan gambaran tingkat gaji dari 80% pekerja di 
Amerika. Non Farm Payroll dianggap penting karena bisa menunjukkan naik 
turunnya tingkat pengangguran dan juga memprediksi GDP, selain itu juga 
akan menjadi pertimbangan untuk menentukan kebijakan ekonomi di 
waktu-waktu mendatang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Interest Rate / Bank Rate&amp;nbsp;— Kenaikan suku bunga bank biasanya akan 
menimbulkan efek yang baik bagi mata uang negara terkait, karena dengan 
naiknya suku bunga, diharapkan investor akan masuk untuk berinvestasi 
dan artinya permintaan mata uang semakin tinggi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;GDP (Gross Domestic Product)&amp;nbsp;— GDP adalah nilai seluruh barang dan 
jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu, 
biasanya bersifat annual atau per tahun. Data ini sangat penting karena 
akan mengukur seluruh aspek dalam suatu negara, meliputi pengeluaran 
pemerintah, selisih ekspo dan impor, serta konsumsi masyarakat. GDP 
menjadi indikator utama mengukur kesehatan ekonomi negara, termasuk 
standar kehidupan warganya. Nilai GDP yang negatif akan menunjukkan 
perlambatan ekonomi, bahkan perrtanda resesi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Retail Sales —&amp;nbsp;Data ini menunjukkan jumlah barang yang terjual pada 
level ritel. Angka ini sangat penting karena akan menunjukkan aktivitas 
ekonomi masyarakat, angka yang terus naik menunjukkan ekonomi yang 
bergairah, sebaliknya angka yang terus turun akan menunjukkan ekonomi 
yang lesu. Data ini juga akan menjadi dasar pengambilan kebijakan suku 
bunga, pajak, dan lain sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Home Sales —&amp;nbsp;Penjualan rumah, baik rumah baru maupun bekas, akan 
menunjukkan tingkat aktivitas di masyarakat. Pembelian rumah yang tinggi
 memberikan pandangan bahwa daya beli masyarakat masih tinggi. Data ini 
juga akan berpengaruh pada data-data lain, seperti ijin bangunan baru, 
kredit rumah, pegadaian, dan lain sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;CPI (Consumer Price Index)&amp;nbsp;— Data ini mengukut perubahan harga 
barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk ongkos 
transportasi, harga pangan, dan biaya kesehatan. Angka CPI seringkali 
digunakan untuk mengidentifikasi terjadinya inflasi atau deflasi. 
Peningkatan tajam dalam beberapa waktu berturut akan menunjukkan adanya 
inflasi, dan sebaliknya penurunan tajam menunjukkan terjadinya deflasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PPI (Producer Price Index)&amp;nbsp;— Data PPI menunjukkan perubahan harga 
barang dan jasa dari produsen. Indeks ini akan memberikan pandangan 
ekonomi seperti CPI, namun dari sudut produsen dan penjual.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PMI (Purchasing Managers’ Index)&amp;nbsp;— Angka yang dirilis akan berperan 
sebagi indikator utama sektor manufaktur. Data ini akan meliputi jumlah 
pesanan, suplai, tingkat produksi, stok, dan juga ketenagakerjaan. Angka
 di bawah 50 akan menunjukkan kontaksi, dan angka di atas 50 akan 
menunjukkan terjadinya peningkatan di sektor manufaktur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Trade Balance&amp;nbsp;— Perbedaan ekspor dan impor suatu negara juga 
merupakan salah satu indikator kesehatan ekonomi yang penting. Defisit 
yang besar akan berpengaruh pada anggaran negara.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Inflasi&amp;nbsp;— Laporan inflasi yang meningkat tentunya akan buruk bagi 
ekonomi suatu negara, dan berdampak pada kekuatan mata uang negara 
terkait. Bank sentral biasanya akan mengambil langkah-langkah segera 
untuk menghentikan peningkatan inflasi, level ideal yang biasanya 
ditarget oleh bank-bank sentral adalah sekitar 2% hingga 3%.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Namun juga ada beberapa berita yang dirilis di luar jam-jam yang
 disebutkan di atas, namun frekuensinya sangat rendah. Pidato-pidato 
oleh petinggi-petinggi ekonomi juga terkadang dibawakan di luar jam-jam 
tersebut. Pejabat-pejabat ekonomi dari The Fed, ECB, BoE, dan berbagai 
bank sentral lainnya, biasanya mengadakan jumpa pers untuk 
mengklarifikasi kebijakannya, sekaligus memberikan pandangannya pada 
keadaan ekonomi, selain itu, mereka terkadang mengikuti 
konferensi-konferensi di negara lain atau menghadiri diskusi panel, 
pernyataan-pernyataan mereka seringkali menimbulkan optimisme dan 
pesimisme di kalangan investor dan berpengaruh pada pergerakan mata 
uang.&lt;/span&gt;</description></item></channel></rss>