<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Visit Balikpapan</title>
	
	<link>http://visitbalikpapan.com</link>
	<description>Official Website for Balikpapan Tourism and Travel Information</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:34:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/VisitBalikpapan" /><feedburner:info uri="visitbalikpapan" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Le Grandeur Balikpapan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/VisitBalikpapan/~3/VET5TRXPqoU/</link>
		<comments>http://visitbalikpapan.com/hotel-le-grandeur-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 14:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hotel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visitbalikpapan.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Hotel Le Grandeur Balikpapan adalah Hotel yang sangat terkemuka di Kalimantan Timur dimana lokasi Hotel ini terletak sangat dekat dengan Pantai berpasir yang indah,dan pemandangan indah dari deburan ombak Selat Makassar. Akomodasi Hotel ke Bandar Udara Internasional Balikpapan hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar sepuluh sampai lima belas menit. Hotel bintang 4 di Balikpapan ini menyediakan fasilitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a title="Hotel Le Grandeur Balikpapan" href="http://visitbalikpapan.com/le-grandeur-balikpapan" target="_blank">Hotel Le Grandeur Balikpapan</a></strong><strong> </strong>adalah Hotel yang sangat terkemuka di Kalimantan Timur dimana lokasi Hotel ini terletak sangat dekat dengan Pantai berpasir yang indah,dan pemandangan indah dari deburan ombak Selat Makassar. Akomodasi Hotel ke Bandar Udara Internasional Balikpapan hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar sepuluh sampai lima belas menit. Hotel bintang 4 di Balikpapan ini menyediakan fasilitas yang mewah dan modern, dikombinasikan dengan keramahan staff hotel yang ramah membuat anda merasa nyaman selama anda tinggal di Hotel ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Fasilitas hotel-hotel berbintang Indonesia juga semakin ketat berkompetisi dalam mengakomodasi tiap kebutuhan dan keinginan kustomer. Dari fasilitas MICE, akses wi-fi, ball room. Juga mengunggulkan keunikan dan pesona tersendiri tanpa meninggalkan kecanggihan serta profesionalitas pelayanan yang berbungkus senyuman ramah. Lokasi mereka yang biasanya terletak di area strategis, hingga mempermudah anda menjangkau pusat perkantoran, area komersil, niaga serta hiburan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nuansa yang ditawarkan pun semakin beragam dan menarik seperti nuansa Mediterania, Timur Tengah, gaya klasik Eropa, paduan unsur modern dan tradisional, gaya minimalis, bahkan yang funky dan unik pun dapat anda dapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visitbalikpapan.com/hotel-le-grandeur-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://visitbalikpapan.com/hotel-le-grandeur-balikpapan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=hotel-le-grandeur-balikpapan</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pantai Lamaru Balikpapan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/VisitBalikpapan/~3/RVqJAV6Ngzw/</link>
		<comments>http://visitbalikpapan.com/pantai-lamaru-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 10:38:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visitbalikpapan.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Lamaru Balikpapan adalah salah satu dari sekian banyak pantai terkenal yang ada di Kota Balikpapan. Pantai ini bisa dijangkau sekitar 45 menit dari pusat kota dengan kendaraan sendiri, tetapi bisa 1 jam naik angkutan umum (Angkot) jurusan BP-Manggar. Bagi anak-anak muda yang lebih senang naik motor dan sedikit balap-balapan, perjalanan bisa ditempuh kira-kira 20 menit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a title="Pantai Lamaru Balikpapan" href="http://visitbalikpapan.com/pantai-lamaru-balikpapan/" target="_blank">Pantai Lamaru Balikpapan</a></strong> adalah salah satu dari sekian banyak pantai terkenal yang ada di <strong>Kota Balikpapan</strong>. Pantai ini bisa dijangkau sekitar 45 menit dari pusat kota dengan kendaraan sendiri, tetapi bisa 1 jam naik angkutan umum (Angkot) jurusan BP-Manggar. Bagi anak-anak muda yang lebih senang naik motor dan sedikit balap-balapan, perjalanan bisa ditempuh kira-kira 20 menit saja. Dengan ngebut, menghemat waktu memang, tetapi hati-hati, jalan selepas Bandara Sepinggan cukup ramai juga, apalagi dekat Pasar Sepinggan dan pasar sore di Batakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pusat <strong>Kota Balikpapan</strong> menuju <strong>Pantai Lamaru</strong>, kita bisa melalui jalan Jend. Sudirman dan Marsma R. Iswahyudi, bisa pula melalui jalan Ring Road. Kedua jalur ini bertemu di dekat Bandara Sepinggan lebih tepatnya pas pertigaan dekat Jembatan menuju SMK N 1 Balikpapan. Selanjutnya kita bisa menyusuri jalan lurus yang lumayan bagus ke arah Semboja. Kira-kira lima belas kilometer dari bandara, setelah melewati kompleks angkatan udara dan beberapa pertambangan, dan migas yang berjejer di sepanjang kiri kanan jalan, ada belokan ke kanan. Dan sesudah melewati sebuah gapura “Selamat Datang” yang tak terawat dan “pos jaga” tempat membeli tiket masuk, kita akan memasuki jalan tak beraspal dan bergelombang. Nah itulah jalan ke Pantai Lamaru Balikpapan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai ini terbentang cukup panjang sekitar dua kilometer dari arah Batakan ke arah Tertitip. Pada saat air surut, bentangan pasir pun semakin luas ke arah laut. Dengan konturnya yang sangat landai dan lautnya yang dangkal dengan dasar berpasir sekitar beberapa puluh meter dari batas pantai, tempat ini pada saat surut bisa menjadi lapangan untuk main bola, volley pantai, atau tempat membuat candi-candian pasir. Sepanjang pantai Lamaru setelah batas bibir pantai berpasir, ditutupi oleh pepohonan yang rindang. Di bawah pepohonan inilah warung-warung beratap rumbia atau daun nipah berjejer sepanjang coastal road-nya pantai Lamaru. Warung-warung tersebut umumnya menjajakan makanan dengan menu utama seperti nasi ayam, soto banjar, atau ikan bakar yang tentu dilengkapi dengan berbagai jus berbagai rasa. Yang menarik untuk penggemar kelapa muda, hampir semua warung di pantai Lamaru menjual kelapa muda yang sangat segar. Dengan uang Rp 5.000,- Anda bisa menikmati kelapa muda, terserah mau pakai es, gula pasir, atau bahkan dengan gula merah dari Sulawesi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang unik di <strong>Pantai Lamaru</strong> adalah <strong>perahu sepeda</strong>. Karena dangkalnya air laut dan kecilnya gelombang air khususnya pada saat surut, maka penduduk sekitar Lamaru membuat perahu kecil yang bisa dijalankan dengan cara dikayuh seperti sepeda. Di kiri kanan atau di tengah perahu kecil ini terdapat baling-baling, atau tepatnya kincir, yang dikopel dengan poros pedal tadi. Dengan mengayuh seperti saat bersepeda, maka perahu akan bergerak ke depan. Jangan khawatir, perahu tidak akan bergerak lurus ke depan saja, karena di belakang sudah disiapkan guling sebagai pengarah. Lagian, sang pemilik perahu akan menemani perjalanan penumpang sampai kembali ke bibir pantai. Lucunya, tidak ada pembeda dari perahu-perahu sepeda itu kecuali model dan warnanya saja, karena nyaris semuanya tidak punya nama sebagaimana halnya perahu-perahu kecil nelayan pada umumnya. Namun keramahan pemiliknya dan keunikan mengayuh di air akan menggoda Anda untuk mencobanya. Dengan hanya membayar Rp 20.000,- untuk satu putaran, Anda bersama keluarga dan teman bisa naik perahu sepeda ini dan akan diajak berkeliling di pantai selama beberapa puluh menit.</p>
<div id="attachment_83" class="wp-caption aligncenter" style="width: 396px"><a href="http://visitbalikpapan.com/pantai-lamaru-balikpapan/perahu-sepeda/" rel="attachment wp-att-83"><img class="size-full wp-image-83" title="Perahu Sepeda" src="http://visitbalikpapan.com/wp-content/uploads/2012/01/Perahu-Sepeda.jpg" alt="" width="386" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Perahu Sepeda</p></div>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa model perahu sepeda ini. Berdasarkan jumlah penumpang, ada perahu sepeda dengan penumpang sekitar enam sampai tujuh orang, dan ada berpenumpang sekitar tiga orang saja, termasuk pengayuhnya. Untuk menjaga keseimbangan dan memanipulasi kecepatan, ada perahu sepeda yang dibuat dua badan dan ada pula yang menggunakan side floater yang menyerupai palatto pada perahu tradisional Sandeq di Mandar.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, di balik keunikan dan keindahannya, pantai Lamaru kelihatan sekali kurang diperhatikan. Sebagai orang awam, saya merasa pihak-pihak terkait tidak, atau mungkin belum, memerhatikan daerah ini; kalaupun perhatian itu sudah ada, efeknya jelas belum terasa. Walaupun pemerintah kota Balikpapan sudah merencanakan akan menjadikan Lamaru dan sekitarnya sebagai kota nelayan, namun persiapan belum terlihat disana. Menurut salah seorang pemilik warung, pantai Lamaru adalah “milik” hotel Grand Senyiur, itu terbukti dengan diprasastikannya logo Senyiur di pintu gerbang ke pantai Lamaru.</p>
<p style="text-align: justify;">Jalan akses ke <strong>pantai Lamaru</strong> juga sangat jelek. Selain bergelombang dan belum diberikan pengerasan, jalan ini akan sangat berdebu di saat kering dan menjadi becek setelah turun hujan. Kondisi ini tentu akan mengecilkan minat pengunjung. Selain itu sampah-sampah masih terlihat berserakan di sekitar pantai, yang “membersihkannya” umumnya adalah pemulung plastik atau kaleng bekas minuman, atau pemilik warung yang hanya membersihkan sampah pengunjungnya saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visitbalikpapan.com/pantai-lamaru-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://visitbalikpapan.com/pantai-lamaru-balikpapan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pantai-lamaru-balikpapan</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pantai Melawai Balikpapan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/VisitBalikpapan/~3/NpV_LA-4xMg/</link>
		<comments>http://visitbalikpapan.com/pantai-melawai-balikpapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 18:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visitbalikpapan.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Melawai Balikpapan di sepanjang jalan utama Sudirman ini mengingatkan kita pada Pantai Losari di Makassar. Anak-anak muda biasa berkumpul di sini tiap sore untuk bercengkrama sembari menyaksikan sunset di Teluk Balikpapan. Sementara di waktu malam, pantai yang terapit Pelabuhan Semayang dan Pantai Banua Patra ini berubah jadi kompleks warung tenda yang menjajakan aneka makanan, sebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a title="Pantai Melawai Balikpapan" href="http://visitbalikpapan.com/pantai-melawai-balikpapan/ " target="_blank">Pantai Melawai Balikpapan</a> di sepanjang jalan utama Sudirman ini mengingatkan kita pada Pantai Losari di Makassar. Anak-anak muda biasa berkumpul di sini tiap sore untuk bercengkrama sembari menyaksikan sunset di Teluk Balikpapan. Sementara di waktu malam, pantai yang terapit Pelabuhan Semayang dan Pantai Banua Patra ini berubah jadi kompleks warung tenda yang menjajakan aneka makanan, sebut saja pecel lele, sate ayam, bakso, mi goreng, serta makanan khas pisang gapit (pisang bakar yang disajikan dengan saus gula merah dan keju). Silakan pilih makanan, lalu duduklah di atas tikar yang banyak digelar di atas hamparan pasir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visitbalikpapan.com/pantai-melawai-balikpapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://visitbalikpapan.com/pantai-melawai-balikpapan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pantai-melawai-balikpapan</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pasar Ikan Klandasan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/VisitBalikpapan/~3/tjHKLJDV_Go/</link>
		<comments>http://visitbalikpapan.com/pasar-ikan-klandasan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 18:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visitbalikpapan.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Seperti pasar-pasar rakyat lain di Indonesia, Klandasan menjual berbagai bahan makanan segar, kebutuhan sehari-hari, dan jajanan pasar. Di sekelilingnya berdiri warung-warung sederhana yang menjajakan beragam makanan khas dari berbagai daerah di Nusantara. Pasar tradisional yang dibangun pada 1984 ini terletak di tepi pantai di pusat kota, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman. Karena letaknya di tepi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://visitbalikpapan.com/pasar-ikan-klandasan/pasar_ikan_klandasan/" rel="attachment wp-att-29"><img class="aligncenter size-full wp-image-29" title="Pasar Ikan Klandasan" src="http://visitbalikpapan.com/wp-content/uploads/2012/01/pasar_ikan_klandasan.jpg" alt="" width="503" height="320" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti pasar-pasar rakyat lain di Indonesia, Klandasan menjual berbagai bahan makanan segar, kebutuhan sehari-hari, dan jajanan pasar. Di sekelilingnya berdiri warung-warung sederhana yang menjajakan beragam makanan khas dari berbagai daerah di Nusantara.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasar tradisional yang dibangun pada 1984 ini terletak di tepi pantai di pusat kota, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman. Karena letaknya di tepi pantai yang menyajikan pemandangan matahari terbit yang memukau, bila hendak mampir ke pasar ini, pastikan Anda tiba sebelum pukul 07:00, ketika kapal-kapal nelayan baru saja merapat ke dermaga di bagian belakang pasar. Berbagai hasil tangkapan langsung dijual di atas dermaga. Selain segar, harganya pun lebih murah dibandingkan supermarket. Riuh rendah awak kapal yang sibuk menurunkan tangkapan dan pedagang ikan yang sibuk bertransaksi dengan para pembeli merupakan pemandangan unik yang dapat ditemui di sini. Hasil tangkapan mereka meliputi antara lain kakap, kuwe, bawal, kerapu, udang, dan lobster. Semuanya habis terjual sekitar pukul 10:00.</p>
<p style="text-align: justify;">Di ujung dermaga terdapat warung-warung makan kecil yang dapat memasak seafood yang dibeli di pasar ikan, kemudian menyajikannya bersama nasi, sambal, dan lalapan. Konsepnya mirip warung di Muara Karang, Jakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visitbalikpapan.com/pasar-ikan-klandasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://visitbalikpapan.com/pasar-ikan-klandasan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pasar-ikan-klandasan</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Depot Miki</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/VisitBalikpapan/~3/B0pGXJmFAFk/</link>
		<comments>http://visitbalikpapan.com/depot-miki/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 18:30:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visitbalikpapan.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda tiba dengan pesawat pagi dan belum sempat sarapan, segeralah bertolak ke Depot Miki di Jalan Jenderal Sudirman. Seperti di Jakarta, jalan bernama sang jenderal besar ini merupakan kawasan bisnis utama. Depot Miki adalah satu dari sekian banyak depot kopi di Balikpapan. Selain kopi hitam panas, mereka menyuguhkan aneka menu sarapan, seperti nasi kuning, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bila Anda tiba dengan pesawat pagi dan belum sempat sarapan, segeralah bertolak ke <a title="Depot Miki" href="http://visitbalikpapan.com/depot-miki/" target="_blank">Depot Miki</a> di Jalan Jenderal Sudirman. Seperti di Jakarta, jalan bernama sang jenderal besar ini merupakan kawasan bisnis utama. <a title="Depot Miki" href="http://visitbalikpapan.com/depot-miki/" target="_blank">Depot Miki</a> adalah satu dari sekian banyak depot kopi di Balikpapan. Selain kopi hitam panas, mereka menyuguhkan aneka menu sarapan, seperti nasi kuning, lontong sayur, bubur ayam, bakpao, nasi tim, bubur Manado (tinutuan), dan nasi soto. Kota ini dihuni banyak pendatang, karena itulah lanskap kulinernya berkarakter kosmopolitan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sosok <a title="Depot Miki" href="http://visitbalikpapan.com/depot-miki/" target="_blank">Depot Miki</a> mengingatkan kita pada warung-warung kopi di Tanjungpinang atau Medan. Kopi yang disajikan pun mirip, yaitu kopi O atau kopi hitam pekat. Kalau tidak suka kopi pahit, tamu bisa menambahkan susu kental. Di sebelah depot yang terkenal di kalangan warga lokal ini terdapat depot kopi yang menawarkan mantau (kukus dan panggang) plus aneka dim sum untuk sarapan. Siap-siap untuk berkenalan dengan orang baru, sebab di tempat yang sederhana ini tamu harus berbagi meja dan duduk berdekatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visitbalikpapan.com/depot-miki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://visitbalikpapan.com/depot-miki/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=depot-miki</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

