<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>W_yoe Blog</title>
	<atom:link href="https://komputer34.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://komputer34.wordpress.com</link>
	<description>Komputer, Internet, Novel, Tips &amp; Kiat, Kata Mutiara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2010 07:17:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain="komputer34.wordpress.com" path="/?rsscloud=notify" port="80" protocol="http-post" registerProcedure=""/>
<image>
		<url>https://s0.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>W_yoe Blog</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link href="https://komputer34.wordpress.com/osd.xml" rel="search" title="W_yoe Blog" type="application/opensearchdescription+xml"/>
	<atom:link href="https://komputer34.wordpress.com/?pushpress=hub" rel="hub"/>
	<itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Komputer, Internet, Novel, Tips &amp; Kiat, Kata Mutiara</itunes:subtitle><itunes:category text="Technology"/><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam"/></itunes:category><itunes:category text="News &amp; Politics"/><itunes:category text="Technology"><itunes:category text="Gadgets"/></itunes:category><item>
		<title>FINAL BELANDA VS SPANYOL</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/final-belanda-vs-spanyol/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/final-belanda-vs-spanyol/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 07:12:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lain - lain]]></category>
		<category><![CDATA[FINAL BELANDA VS SPANYOL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=346</guid>

					<description><![CDATA[Predeksi pemenang piala dunia 2010]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa kah yang akan menjadi juara Word Cup 2010 di Afrika Selatan kali ini apakah tim Orange Belanda ataukan tim Spanyol? Apakah Spanyol dapat mengulang suksesnya di UERO kemarin atau kah jadi runner up aja. Tapi semua itu akan kita ketahui tanggal 11 juli nanti. Dan apakah Belanda akan sukses mengalahkan Spanyol seperti mengalah kan Brazil dengan skor 2-1.<br />
<span id="more-346"></span><br />
Wah emang sulit untuk mempredeksi siapakah yang akan menjadi juara piala dunia kali ini. Tim yang di unggulkan ternyata kalah semua seperti Prancis, Italy, Portugal, dan Brazil semuanya udah pulang kampung.</p>
<p>Apakah tebakan Gurita Paul akan ada lagi dan akan tepat kita belum tau. Tapi selama beberapa kali tebakan Gurita Paul selalu tepat. Seperti Jerman Vs Inggris, Jerman Vs Argentina, dan Jerman Vs Spanyol.</p>
<p>Siapapun yang jadi juara nanti dia adalah tim yang terbaik untuk Piala Dunia 2010 kali ini. Dan jangan taruhan ya dosa gak baik tuh&#8230;.!! Ingat ya&#8230; dukung tim kesayangan boleh tapi jangan sampai taruhan.. OK.<!--more--></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/final-belanda-vs-spanyol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Modul Microsoft Word 2007</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/modul-microsoft-word-2007/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/modul-microsoft-word-2007/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 06:29:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Lain - lain]]></category>
		<category><![CDATA[Modul Microsoft Word 2007]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=340</guid>

					<description><![CDATA[Panduan belajar Microsoft Word 2007 bagi yang awam]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1><strong>MICROSOFT WORD 2007</strong></h1>
<p>Seperti versi sebelumnya, Microsoft word 2007 juga terinstal dalam satu paket microsoft Office 2007. Jika anda sudah menginstalnya, untuk menjalankan program tersebut cukup dengan mengklik Start → All Programs → Microsoft Office → Microsoft Office Word 2007.<br />
<span id="more-340"></span><br />
Bagi anda yang tertarik dapat mendownloadnya dibawah ini yang lengkap dengan gambarnya sehingga mudah untuk dipahami&#8230;!!!<br />
<a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/microsoft-word-2007.docx">Klik disini</a><br />
Anda sudah bisa lansung bekerja dengan Ms. Word 2007.</p>
<p>Mengenal Tampilan Ms. Word 2007<br />
Jika pada versi sebelumnya kita lebih mengenal toolbar, pada Microsoft Word 2007 kita akan sering menyebutnya ribbon. Tidak akan terlalu lama beradaptasi dari versi sebelumnya karena hanya memindahkan struktur menu ke dalam bentuk toolbar. Berikut ini tampilan Ms. Word 2007.</p>
<p>Keterangan Gambar :<br />
1.    Microsoft Office Button<br />
Tombol ini berisi menu New, Open, Save, Save As, Print, Close, dan sebagainya.<br />
2.    Quick Acces Toolbar<br />
Kumpulan tombol yang bisa ditambahkan atau dikurangi sesuai keinginan kita. Biasanya saya menempatkan tombol perintah yang sering digunakan, seperti Open, New, Save, Preview, dan lain – lain.<br />
3.    Title Bar<br />
Judul dokumen yang kita buat. Pertama kali dibuka bernama Document1.<br />
4.    Tab Ribbon<br />
Deretan menu utama untuk mengakses beberapa fungsi yang terdiri dari beberapa grup. Masing – masing grup dikelompokkan fungsinya masing – masing.<br />
5.    Group<br />
Perintah yang memiliki kesamaan fungsi, dikumpulkan di sini. Perintah – perintah tersebut ditandai dengan gambar (icon).<br />
6.    Scroll<br />
Untuk menggulung lembar kerja ke atas dan ke bawah.<br />
7.    View Mode<br />
Untuk mengatur mode tampilan yang terdiri atas printout, full screen reading, web layout, outline dan draft.<br />
8.    Zoom Slider<br />
Untuk memperbesar atau memperkecil tampilan lembar kerja.<br />
Mengenal Operasi Dasar Ms. Word 2007<br />
Membuat Dokumen Baru<br />
Jika tanpa melakukan pengaturan apapun, saat pertama kali membuka Ms.Word 2007. Anda akan lansung disediakan dokumen baru berupa satu lembar kertas kosong yang siap untuk diketik. Caranya sama seperti diatas. Namun bila sedang bekerja dan ingin membuat dokumen baru, anda cukup menekan Ctrl + N. Dokumen baru keluar dan anda bisa lansung bekerja dengan Ms. Word 2007.<br />
Menyimpan dan Menutup Dokumen<br />
Setelah selesai bekerja, tentu anda ingin menyimpan dokumen tersebut kemudian menutupnya. Untuk menyimpannya dapat dilakukan dengan langkah berikut.<br />
1.    Klik Office Button → Save As → Word Document.<br />
2.    Ketik nama file lalu klik Save.</p>
<p>Secara default, Ms. Word 2007 akan menyimpan dokumen Anda dengan tipe format Word Document (.docx). anda juga bisa memilih format lain, seperti .doc, .html, .rtf, dan yang lainnya pada bagian save as type.<br />
Jika proses penyimpanan dilakukan ketika masih bekerja, untuk menyimpannya kembali, Anda cukup menekan tombol Ctrl + S. Aktivitas tersebut untuk menyimpan dengan nama file yang sama. Jika ingin berbeda, ikuti kembali langkah dari pertama. Jika sudah selesai, klik tombol X yang berada di pojok kanan  atas halaman untuk menutup jendela.</p>
<p>Atau klik tombol Office → Close.</p>
<p>Jika pekerjaan terakhir belum disimpan, akan ada konfirmasi untuk menyimpan file. Klik Yes, bila ingin menyimpan. Klik No, bila tidak. Atau, klik Cancel untuk membatalkan menutup aplikasi.</p>
<p><strong>Membuka Dokumen yang Telah Dibuat</strong><br />
Beberapa dokumen mungkin telah Anda miliki, termasuk dokumen pada versi sebelumnya. Meskipun ekstensinya berbeda, tetapi dokumen pada versi pendahulunya tetap bisa di buka di Ms. Word 2007. Berbeda sebaliknya, ekstensi yang digunakan di Ms. Word 2007, tidak bisa di buka pada versi sebelumnya. Untuk membuka dokumen, caranya sebagai berikut.<br />
1.    Buka Ms. Word 2007.<br />
2.    Klik Office Button → Open (Ctrl + O)<br />
3.    Pilih dokumen yang akan dibuka lalu klik Open.</p>
<p>Dokemen lansung bisa terbuka dan Anda bisa melanjutkan pekerjaan.<br />
Memulai Bekerja dengan Ms. Word 2007<br />
Saat bekerja (mengetik), kenyamanan sangat diperlukan. Alangkah baiknya, Anda atur dulu area kerja sebelum melakukan aktivitas lainnya, terutama ukuran kertas dan margin. Jika dilakukan di akhir pekerjaan, akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyesuaikan posisi dokumen.<br />
Mengubah Satuan<br />
Sebelum mengubah ukuran kertas, karena kita terbiasa dengan satuan centimeter (cm), sebaiknya diubah dulu ke satuan tersebut, karena pertama kali menginstal, satuan dalam inchi. Cara mengubah sebagai berikut.<br />
1.    Klik Office Button → Word Option<br />
2.    Klik Advanced<br />
3.    Ubah satuan ke centimeter pada grup Display.<br />
4.    Klik OK.</p>
<p><strong>Mengatur Ukuran Kertas dan Margin</strong><br />
Secara umum, kita menggunakan ukuran kertas A4. Namun, sebaiknya jadikan ukuran ini sebagai ukuran default sehingga membuat dokumen baru, akan lansung pada ukuran ini. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Klik Page Layout.<br />
2.    Klik tombol panah kecil pada Page Setup.<br />
3.    Tentukan margin.<br />
4.    Klik Paper lalu pilih A4 pada Paper Size.<br />
5.    Klik Default.</p>
<p><strong>Mengatur Orientasi Kertas</strong><br />
Mungkin Anda perli mengubah orientasi kertas dari portrait ke landscape (memanjang). Hal ini bisa Anda lakukan dari awal halaman maupun di tengah halaman. Cara mengubahnya adalah sebagai berikut.<br />
1.    Klik Page Layout.<br />
2.    Klik Orientation lalu klik Landscape.</p>
<p>Halaman dokumen akan berubah menjadi Landscape (memanjang).</p>
<p><strong>Mengatur Format Teks dan Paragraf</strong></p>
<p><strong>Mengatur Format Teks</strong><br />
Secara default, Ms. Word 2007 menggunakan font Calibri. Sebenarnya font ini cukup bagus. Namun, kadang ada aturan yang harus kita penuhi untuk membuat suatu tulisan tertentu, seperti karya tulis, makalah, dan sebagainya. Kita bisa mengubahnya dengan mudah karena pengaturan font tetap diletakkan di bagian depan (ribbon Home).</p>
<p>Mengatur Huruf (Font)<br />
Untuk tugas makalah, skripsi, atau karya tulis lainnya, mungkin tidak memerlukan pengaturan font yang terlalu rumit. Anda bisa mengubahnya dengan mudah. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Sorot teks yang akan diubah.<br />
2.    Pilih jenis font yang ingin digunakan pada ribbon Home.<br />
3.    Pilih ukuran font.</p>
<p>Jika membutuhkan pengaturan lebih lanjut klik tanda panah pada group font (Ctrl + D). Atur sesuai keinginan dan kebutuhan. Klik OK jika sudah selesai.</p>
<p>Mengatur Susunan Karakter<br />
Ketika membuat judul bab atau sub-bab, biasanya huruf pertama setiap kata menggunakan kapital. Jika kita belum membuatnya seperti itu, bisa diubah dengan cara sebagai berikut.<br />
1.    Sorot judul bab.<br />
2.    Pilih Capitalize Each Word pada Change Case.</p>
<p><strong>Mengatur Format Paragraf</strong><br />
Pada kondisi standar, perataan (aligment) paragraf pada Ms. Word 2007 adalah rata kiri. Namun, kita bisa mengubahnya sesuai dengan kebutuhan, misalnya membuat tulisan rata kiri-kanan (justify). Untuk mengubahnya, ikuti langkah berikut.<br />
1.    Seleksi teks yang akan Anda atur paragrafnya.<br />
2.    Klik Justify (Ctrl + J).</p>
<p>Tampilan paragraf sesuai dengan pengaturan yang anda lakukan.</p>
<p>Mengatur Spasi Antarbaris<br />
Fasilitas ini juga udah disediakan pada tab ribbon, sehingga kita tidak perlu membuka jendela paragraf untuk mengaturnya. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Seleksi teks yang akan Anda atur.<br />
2.    Pilih spasi yang diinginkan.</p>
<p>Mengatur Spasi Antarparagaraf<br />
Selain mengatur spasi antar baris kita juga bisa mengatur spasi antar paragraf. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Seleksi paragraf yang akan diatur.<br />
2.    Klik ikon spasi lalu klik Add Space After Paragraf. Untuk menguranginya, klik Remove Space Before Paragraf.<br />
Mengatur Indentasi<br />
Ketika membuat bullet and numbering, biasanya paragraf terlalu menjorok ke tengah. Kita bisa mengaturnya pada fasilitas identasi. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Sorot paragraf yang akan diatur.<br />
2.    Klik Decrease atau increase pada icon Indent.</p>
<p>Bisa juga dengan menggeser menggunakan ruler.</p>
<p>Selain dua cara diatas, kita juga bisa mengaturnya dengan langkah-langkah sebagai berikut.<br />
1.    Klik Page Layout.<br />
2.    Ubah angka sesuai kebutuhan.</p>
<p>Mengatur Tabulasi<br />
Hal ini dilakukan supaya kita tidak terus – menerus menekan tombol spasi atau tombol tab pada keyboard. Cara mengaturnya sebagai berikut.<br />
1.    Klik dua kali pada ruler.<br />
2.    Tentukan jarak untuk menghentikan tab.<br />
3.    Pilih Alignment.<br />
4.    Klik Set.<br />
5.    Klik OK.</p>
<p><strong>Mengatur Format Lebih Lanjut</strong><br />
Menambahkan Nomor Halaman<br />
Kita diberi kemudahan untuk memberikan nomor pada halaman. Kita bisa lansung menentukan dan mengetahui posisi nomor halaman yang kita sisipkan. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Klik Insert.<br />
2.    Klik Page Number.<br />
3.    Pilih posisi.<br />
4.    Pilih lagi posisi yang Anda inginkan.</p>
<p><strong>Membuat Border and Shading</strong><br />
Membuat Border<br />
Sebagai contoh kita akan memberi border pada sebuah paragraf. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Seleksi paragraf yang ingin di border.<br />
2.    Klik ribbon Home.<br />
3.    Klik tanda panah pada icon border (Group Paragraf).<br />
4.    Klik Borders and Shading.</p>
<p>5.    Pilihlah border yang Anda inginkan.<br />
6.    Klik OK.</p>
<p>Hasilnya seperti pada gambar berikut.</p>
<p>Membuat Garis Pembatas Halaman<br />
Selain paragraf, kita juga bisa memberi pembatas pada halaman. Biasanya digunakan untuk membuat sampul buku atau karya tulis yang dibuat. Caranya sebagai berikut,<br />
1.    Klik ribbon Page Layout.<br />
2.    Klik Page Borders.<br />
3.    Pilih Setting.<br />
4.    Pilih Layout.<br />
5.    Pilih Art.<br />
6.    Klik OK.</p>
<p>Secara otomatis, tampilan halaman akan berubah sesuai pengaturan yang telah Anda buat.</p>
<p><strong>Membuat Header dan Footer</strong><br />
Membuat Header<br />
Untuk menambahkan informasi diatas halaman, kita bisa menyisipkan pada bagian header. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Klik ribbon Insert.<br />
2.    Klik Header.<br />
3.    Pilih salah satu bentuk header yang diinginkan.<br />
4.    Klik Informasi yang ingin ditampilkan.<br />
5.    Klik Close Header and Footer.</p>
<p>Header yang Anda buat akan tampil dihalaman dokumen.<br />
Membuat Footer<br />
Cara membuat footer sama dengan membuat header. Ikuti langkah berikut.<br />
1.    Klik ribbon Insert.<br />
2.    Klik Footer.<br />
3.    Pilih salah satu bentuk footer yang diinginkan.</p>
<p>Ganti teks sesuai dengan yang Anda inginkan.</p>
<p>Menyisipkan Simbol<br />
Simbol pada keyboard terbatas. Bisa saja yang kita butuhkan tidak ada disana. Untuk mendapatkan simbol yang lebih banyak, caranya sebagai berikut.<br />
1.    Letakkan kursor pada tempat yang akan disisipkan simbol.<br />
2.    Klik Insert.<br />
3.    Klik tanda (Ω) pada Symbol.<br />
4.    Klik More Symbols.<br />
5.    Pilih Font.<br />
6.    Klik salah satu symbol yang Anda inginkan.<br />
7.    Klik Insert.<br />
8.    Klik Close.</p>
<p>Membuat Rumus<br />
Anda harus memiliki pengetahuan yang lebih tentang rumus yang akan dimasukkan supaya tidak salah saat membuatnya. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Siapkan halaman untuk membuat rumus.<br />
2.    Klik ribbon Insert.<br />
3.    Klik Insert New Equation.</p>
<p>Klik satu persatu rumus yang akan anda gunakan.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Membuat Footnote dan Endnote</strong><br />
Footnote ditandai dengan nomor yang berada dibelakang suatu teks. Keterangan dari footnote tersebut akan muncul bila ditunjuk oleh pointer mouse. Sedangkan Endnote adalah catatan akhir suatu dokumen yang diletakkan di halaman paling akhir dari suatu dokumen. Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Letakkan kursor dibelakang kalimat atau paragraf yang akan diberikan Footnote.<br />
2.    Klik ribbon References.<br />
3.    Klik Insert Footnote (Alt + Ctrl + F).<br />
4.    Ketik keterangan Footnote yang Anda inginkan.</p>
<p>Arahkan kursor di dekat footnote, Anda akan lansung mengetahui informasi mengenai footnote tersebut.<br />
Untuk membuat Endnote ikuti langkah berikut.<br />
1.    Siapkan naskah atau dokumen yang akan anda beri Endnote.<br />
2.    Klik ribbon References.<br />
3.    Klik Insert Endnote (Alt + Ctrl + D).<br />
4.    Ketik isi Endnote yang Anda inginkan.</p>
<p>Membuat Sampul Halaman (Cover)<br />
Caranya sebagai berikut.<br />
1.    Siapkan lembar kerja kosong terlebih dahulu.<br />
2.    Klik ribbon Insert.<br />
3.    Klik Cover Page pada group Pages.<br />
4.    Pilih desain sampul yang Anda inginkan.<br />
5.    Ketik isi sampul sesuai keinginan Anda.</p>
<p><strong>Mengolah Gambar</strong><br />
Menyisipkan Gambar<br />
Ada beberapa opsi untuk menyisipkan gambar. Bisa mengambil dari file gambar di komputer, clip art, shape, smart art, maupun grafik. Semuanya bisa kita hias sesuai dengan keinginan Anda.﻿</p>
<p>BERSAMBUNG&#8230;..!!!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/08/modul-microsoft-word-2007/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>8</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	<enclosure length="3762178" type="application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml" url="https://komputer34.files.wordpress.com/2010/07/microsoft-word-2007.docx"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Panduan belajar Microsoft Word 2007 bagi yang awam</itunes:subtitle><itunes:summary>Panduan belajar Microsoft Word 2007 bagi yang awam</itunes:summary><itunes:keywords>Komputer, Lain - lain, Modul Microsoft Word 2007</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>Panduan untuk Microsoft Excel 2007</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/07/panduan-untuk-microsoft-excel-2007/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/07/panduan-untuk-microsoft-excel-2007/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 07:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Lain - lain]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan untuk Microsoft Excel 2007]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=333</guid>

					<description><![CDATA[Panduan Microsoft Excel untuk orang awam dan bagi yang ikut  praktikum Microsoft Excel.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERTEMUAN I</strong></p>
<p><strong>PENGENALAN SHEET</strong></p>
<p>Microsoft Excel merupakan program aplikasi <em>spreadsheet </em>(lembar kerja elektronik). Fungsi dari Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. Langkah – langkah dalam memulai Microsoft Excel</strong></p>
<ul>
<li>Aktifkan komputer terlebih dahulu</li>
<li>Klik tombol <strong>Start </strong>pada taskbar</li>
<li>Pilih menu <strong>All Program</strong>, Pilih Microsoft Office</li>
<li>Kemudian klik <strong>Microsoft Excel 2007</strong></li>
</ul>
<p><span id="more-333"></span><br />
Untuk lebih jelasnya anda bisa klik dibawah ini link lengkap dengan gambar dengan exstensi docx.<br />
<a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/07/microsoft-excel-20071.docx">Klik disini</a><br />
<strong><em>Gambar </em></strong><strong>: Tampilan Microsoft Excel 2007</strong></p>
<p>Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007</p>
<ul>
<li><strong>Judul</strong></li>
</ul>
<p>Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar kerja</p>
<p>yang aktif.</p>
<ul>
<li><strong>Office Button</strong></li>
</ul>
<p>Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar misalnya membuat dokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish dokumen.</p>
<ul>
<li><strong>Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)</strong></li>
</ul>
<p>Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya</p>
<ul>
<li><strong>Toolbar</strong></li>
</ul>
<p>Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.</p>
<ul>
<li><strong>Help</strong></li>
</ul>
<p>Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat tersebut. Ms Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.</p>
<ul>
<li><strong>Lembar Kerja (Workbook)</strong></li>
</ul>
<p>Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol pengendali.</p>
<ul>
<li><strong>Cell</strong></li>
</ul>
<p>Cell merupakan</p>
<ul>
<li><strong>Nomor Baris</strong></li>
<li><strong>Nomor Kolom</strong></li>
<li><strong>Nama Range</strong></li>
<li><strong>Fungsi</strong></li>
<li><strong>Penggulung vertical dan horisontal</strong></li>
</ul>
<p>Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertikal dan horisontal.</p>
<ul>
<li><strong>Column Heading </strong>: Berisi tentang petunjuk kolom pada lembar kerja sheet yang</li>
</ul>
<p>aktif. Jumlah kolom yang tersedia yaitu 256 kolom.</p>
<ul>
<li><strong>Sel </strong>: Penggabungan antara baris dan kolom pada lembar sheet.</li>
<li><strong>Range </strong>: Penggabungan antar sel / beberapa sel pada lembar sheet.</li>
</ul>
<p><strong>2. Menginputkan Data Dalam Sel</strong></p>
<ul>
<li>Pilih / klik sel tempat data yang akan dimasukkan</li>
<li>Ketikan data yang akan dimasukkan</li>
<li>Tekan enter untuk mengakhirinya</li>
<li>Untuk mengedit data yang telah diketik, tekan <strong>F2 </strong>atau <strong>Double klik </strong>di sel yang mau di edit.</li>
</ul>
<ul>
<li>Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol <strong>Delete </strong>di keyboard.</li>
</ul>
<p><strong>3. Memformat Kolom dan Baris</strong></p>
<ul>
<li><strong>Merubah ukuran kolom</strong>
<ul>
<li>Ø Letakkan pointer di pembatas kolom yang ingin dirubah ukurannya, lalu <em>drag </em>sesuai dengan ukuran yang di inginkan.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>Ø Jika ingin merubah ukuran kolom lebih dari satu kolom, maka blok kolom yang ingin dirubah kolomnya menggunakan mouse atau menggunakan tombol keyboard.</li>
</ul>
<p>Kemudian klik tab Home dan klik icon <strong>Format </strong> <strong>Column Width </strong> <strong>Isi lebar kolom </strong>dan tekan <strong>Ok.</strong></p>
<ul>
<li><strong>Merubah Ukuran Baris</strong>
<ul>
<li>Ø Letakkan pointer di pembatas baris yang ingin dirubah ukurannya, lalu <em>drag </em>sesuai dengan ukuran yang di inginkan.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>Ø Jika ingin menrubah ukuran baris lebih dari satu baris, maka blok baris yang ingin dirubah menggunakan mouse atau tombol keyboard.</li>
</ul>
<p>Kemudian klik tab Home dan klik icon <strong>Format </strong> <strong>RowHeight </strong> <strong>Isi lebar Baris </strong>dan tekan <strong>Ok.</strong></p>
<p><strong>4. SHEET (Lembar Kerja)</strong></p>
<ul>
<li><strong>Menambah sheet baru</strong>
<ul>
<li>Klik di Icon <strong>New </strong><strong> </strong>atau tekan CTRL + N</li>
</ul>
</li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="208" height="12"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ul>
<li><strong>Mengganti nama sheet</strong>
<ul>
<li>Klik kanan di sheet yang ingin diganti namanya</li>
<li>Pilih <strong>Rename</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Menghapus sheet</strong>
<ul>
<li>Klik kanan di sheet yang ingin dihapus</li>
<li>Pilih <strong>Delete</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>5. FILE</strong></p>
<ul>
<li><strong>Menyimpan File</strong>
<ul>
<li>Klik Menu <strong>File </strong> <strong>Save </strong>/ <strong>Save as</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="53" height="1"></td>
<td width="50"></td>
<td width="40"></td>
<td width="169"></td>
<td width="40"></td>
<td width="133"></td>
<td width="40"></td>
<td width="54"></td>
</tr>
<tr>
<td height="351"></td>
<td colspan="7" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="10"></td>
</tr>
<tr>
<td height="3"></td>
<td colspan="5"></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="39"></td>
<td></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
<td></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ul>
<li><strong>Membuka File</strong>
<ul>
<li>Klik Menu <strong>File </strong> <strong>Open </strong> <strong>Tentukan directory </strong> <strong>Pilih salah satu file</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="0"></td>
<td width="243"></td>
<td width="146"></td>
<td width="1"></td>
</tr>
<tr>
<td height="191"></td>
<td colspan="3" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="4"></td>
</tr>
<tr>
<td height="75"></td>
<td></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>LATIHAN 1 :</p>
<p>Buatlah di dalam <strong>sheet 1 </strong>Kolom <strong>B2</strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="10" height="10"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Buatlah di dalam <strong>sheet 1 </strong>Kolom G2</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="81" height="5"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;">Gantikan</span> nama <strong>Sheet 1 </strong>dengan <strong>Latihan 1</strong></p>
<ul>
<li>Simpanlah dalam folder <strong>Data Ekstrakurikuler, </strong>sesuai dengan kelompok masing – masing dengan nama <strong>LATIHAN EXCEL.</strong></li>
<li>Buka kembali file <strong>Latihan-1 </strong>yang telah tersimpan.</li>
</ul>
<p><strong>PERTEMUAN II</strong></p>
<p><strong>MEMFORMAT CELLS</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. Mengcopy dan Memindahkan Isi Sel</strong></p>
<ul>
<li><strong>Mengcopy Sel</strong>
<ul>
<li>Blok sel yang ingin di-Copy</li>
<li>Pilih menu <strong>Edit </strong>– <strong>Copy </strong>(<strong>Ctrl + C</strong>)</li>
<li>Pilih sel untuk menempatkan hasil copy-an</li>
<li>Pilih menu <strong>Edit – Paste (Ctrl + V) </strong>untuk mengeluarkan isi copy-an</li>
<li><strong>Memindahkan Sel</strong>
<ul>
<li>Blok sel yang ingin dipindahkan</li>
<li>Pilih menu <strong>Edit </strong>– <strong>Cut (Ctrl + X)</strong></li>
<li>Pilih sel yang baru untuk meletakkan hasil pindahan</li>
<li>Pilih menu <strong>Edit – Paste (Ctrl + V)</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>2. Membuat Nomor &amp; Bulan Berurut</strong></p>
<ul>
<li>Ketik angka atau bulan pertama pada sel yang diinginkan</li>
<li>Ketik angka atau bulan kedua pada sel selanjutnya (berurutan)</li>
<li>Blok kedua sel tersebut secara berurutan</li>
<li>Letakkan pointer pada sudut kanan bawah hingga keluar tanda tambah <strong>+</strong></li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="59" height="10"></td>
<td width="91"></td>
<td width="63"></td>
<td width="93"></td>
</tr>
<tr>
<td height="2"></td>
<td colspan="2"></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="63"></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="3"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>3. Menggabungkan Sel</strong></p>
<ul>
<li>Blok sel yang ingin digabungkan</li>
<li>Pilih menu <strong>Format – Cells</strong></li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Tandai / klik <strong>Merge Cells – Ok</strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Atau</span></strong></p>
<ul>
<li>Blok sel yang ingin digabungkan secara berurutan</li>
<li>Klik icon</li>
</ul>
<p><strong>4. Mengetengahkan Teks</strong></p>
<ul>
<li>Klik tab Home</li>
<li>Klik di tanda panah icon Alignment</li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Pada <strong>Horizontal </strong>pilih <strong>Center</strong></li>
<li>Pada <strong>Vertical </strong>pilih <strong>Center</strong></li>
<li>Klik <strong>Ok</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>5. Mengatur Tata Letak Teks</strong></p>
<ul>
<li>Klik sel dimana terdapat teks yang ingin diatur tata letaknya</li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Pada <strong>Orientation </strong>aturlah tata letak dan derajat kemiringan teks</li>
<li>Klik <strong>Ok</strong></li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="93" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>6. Membuat Garis Tabel</strong></p>
<ul>
<li>Blok seluruh sel yang ingin diberi garis tabel</li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Klik <strong>Border</strong></li>
<li>Pilih garis tabel yang ingin Anda masukkan</li>
<li><strong>Ok </strong></li>
</ul>
<p><strong>7. Membuat Simbol Mata Uang</strong></p>
<ul>
<li>Blok semua angka yang ingin diberi simbul mata uang</li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Pilih <strong>Number</strong></li>
<li>Klik <strong>Accounting</strong></li>
<li>Pilih mata uang di <strong>Symbol</strong></li>
<li>Isikan angka 0 (nol) pada <strong>Decimal Places</strong></li>
<li>Klik <strong>Ok</strong></li>
</ul>
<p><strong>8. Membuat Nama Satuan Pada Penulisan Angka</strong></p>
<ul>
<li>Blok semua sel yang berisi angka</li>
<li>Klik <strong>Alignment</strong></li>
<li>Klik <strong>Number – Custom</strong></li>
<li>Pada <strong>Type </strong>tuliskan <strong>0 “unit”</strong></li>
</ul>
<p>(untuk nama satuan unit)</p>
<ul>
<li>Klik <strong>Ok</strong></li>
</ul>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">LATIHAN 2 :</span></strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="86" height="16"></td>
<td width="7"></td>
<td width="425"></td>
<td width="14"></td>
</tr>
<tr>
<td height="279"></td>
<td></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="26"></td>
</tr>
<tr>
<td height="217"></td>
<td colspan="3" align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>PERTEMUAN III</p>
<p>FUNGSI PERHITUNGAN</p>
<p><strong>1. Operator Matematika</strong></p>
<p>Operator matematika yang digunakan adalah :</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="231" height="176" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>=     500 + 350 (lalu tekan enter)</p>
<p>=     256 – 128</p>
<p>=     64 * 2</p>
<p>=512     / 4</p>
<p>=8^3</p>
<p>=5%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> <span style="text-decoration:underline;">Contoh Penulisan :</span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><em>Note :</em></p>
<p>Setiap penulisan rumus selalu diawali dengan</p>
<p>tanda sama dengan ( = ), dan setelah siap memasukkan rumus harus menekan <strong>Enter</strong>.</p>
<p><strong>2. Fungsi Sum(&#8230;&#8230;.)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Sum </em>digunakan untuk melakukan penjumlahan sekumpulan data pada suatu <em>range</em>. Bentuk penulisannya : <strong>= SUM(number1; number2;……)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> = SUM(4;8;9) </strong> Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>3. Fungsi Product(…….)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Product </em>digunakan untuk melakukan perkalian sekumpulan data pada suatu <em>range</em>. Bentuk penulisannya : <strong>=PRODUCT(number1; number2;….)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =PRODUCT(4;5;2) </strong> Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>4. Fungsi Max(&#8230;&#8230;.)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Max </em>digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (<em>range</em>). Bentuk penulisannya adalah : <strong>=MAX(number1;number2;……)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =MAX(14;25;21) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>5. Fungsi Min(&#8230;&#8230;.)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Min </em>digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (<em>range</em>). Bentuk penulisannya adalah : <strong>=MIN(number1; number2;……)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =MIN(40;5;2) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>6. Fungsi Count(……)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Count </em>digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu <em>range </em>yang dipilih. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=COUNT(value1; value2;…..)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =COUNT(2;2;2;2;2;2;2) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>7. Fungsi Round(&#8230;&#8230;.)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Round </em>digunakan untuk membulatkan bilangan ke digit tertentu. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=ROUND(number;num_digits)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =ROUND(123.4567;1) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>8. Fungsi Sqrt(…….)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Sqrt </em>digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kwadrat dari suatu bilangan. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=SQRT(number)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =SQRT(9) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>9. Fungsi Power(……)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Power </em>digunakan untuk menghasilkan suatu bilangan yang dipangkatkan. Bentuk penulisannya adalah : <strong>= Power(number;power)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =POWER(6;2) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong>10. Fungsi Sumsq(…….)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Sumsq </em>digunakan untuk mempangkatduakan angka dalam argument dan memberikan jumlah dari pemangkatan. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=SUMSQ(number1;number2;…)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =SUMSQ(3;4) </strong>3<sup>2</sup> + 4<sup>2</sup> = 9 + 16 = 25</p>
<p><strong>11. Fungsi Average(……)</strong></p>
<p>Fungsi <em>Average </em>digunakan untuk menghitung nilai-nilai rata-rata. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=AVERAGE(number1;number2;…)</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong><strong> =AVERAGE(10;5) </strong>Tekan <strong>Enter</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">LATIHAN 3 :</span></strong></p>
<p>PERTEMUAN IV</p>
<p>FORMAT KARAKTER</p>
<p><strong>1. LEFT (<em>Mengambil Karakter Kiri</em>)</strong></p>
<p><em>Left </em>ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum penulisannya adalah <strong>=LEFT(text;num_chars).</strong></p>
<p>Contoh : <strong>LEMBAGA </strong> <strong>=LEFT(B3;3) </strong>Hasilnya : <strong>LEM</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Sel teks</span> <span style="text-decoration:underline;">Karakter yang diambil</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><strong>2. MID (<em>Mengambil Karakter Tengah</em>)</strong></p>
<p><em>Mid </em>ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian tengah dari suatu teks. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=MID(text;start_num;num_chars).</strong></p>
<p>Contoh : <strong>LEMBAGA </strong> <strong>=MID(B3;2;3) </strong>Hasilnya : <strong>EMB</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Sel teks</span> <span style="text-decoration:underline;">Mulai pengambilan karakter</span></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="162" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;">Karakter yang diambil</span></p>
<p><strong>3. RIGHT (<em>Mengambil Karakter Kanan</em>)</strong></p>
<p><em>Right </em>ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kanan dari suatu teks. Bentuk penulisannya adalah : <strong>=RIGHT(text;num_chars)</strong></p>
<p>Contoh : <strong>LEMBAGA </strong> <strong>=RIGHT(E20;4) </strong>Hasilnya : <strong>BAGA</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Sel teks</span> <span style="text-decoration:underline;">Karakter yang diambil</span></p>
<p><strong>4. DATA SORT (<em>Mengurutkan Data</em>)</strong></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">Langkah mengurutkan suatu data adalah :</span></em></p>
<ul>
<li>Blok seluruh data yang ingin diurutkan</li>
<li>Pilih tab <strong>Data – </strong>klik icon <strong>Sort </strong><strong> </strong><strong>,</strong></li>
<li>Klik <strong>AZ </strong>untuk pengurutan <strong>Ascending </strong>(<em>diurutkan berdasarkan dari kecil ke yang besar</em>)</li>
<li>Klik <strong>ZA </strong>untuk pengurutan Descending (<em>diurutkan berdasarkan dari besar ke yang kecil</em>)</li>
<li><strong>Ok</strong></li>
</ul>
<p><strong>5. DATA FILTER (<em>Menyaring Data</em>)</strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Langkah menyaring suatu data adalah :</span></p>
<ul>
<li>Blok seluruh data dalam tabel</li>
<li>Pilih tab <strong>Data –</strong>Klik icon Filter</li>
<li>Untuk menghilangkan tanda klik kembali icon <strong><em>Filter</em></strong></li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="59" height="11"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>LATIHAN 4 :</p>
<ol>
<li>Lakukan fungsi <strong>Mid</strong>, <strong>Left</strong>, <strong>Right</strong>.</li>
</ol>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<ol>
<li><em> </em>Urutkan gaji dari yang terendah sampai yang tertinggi serta saring data alamat yang  berasal dari <em>Panggoi.</em></li>
</ol>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="50" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>PERTEMUAN V</p>
<p>FUNGSI LOGIKA</p>
<p>Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =<strong>IF </strong>yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :</p>
<p>= (<em>sama dengan</em>)</p>
<p>&lt; (<em>lebih kecil dari</em>)</p>
<p>&gt; (<em>lebih besar dari</em>)</p>
<p>&lt;= (<em>lebih kecil sama dengan</em>)</p>
<p>&gt;= (<em>lebih besar sama dengan</em>)</p>
<p>&lt;&gt; (<em>tidak sama dengan</em>)</p>
<p><img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/263a.png" alt="☺" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <strong>IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)</strong></p>
<p>Untuk memilih di antara dua nilai berdasarkan dua kondisi yaitu kondisi benar atau kondisi salah.</p>
<p><img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/263a.png" alt="☺" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <strong>Fungsi If Tunggal</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh 1 :</span></strong><strong> </strong><em>=IF(A2&gt;50;”Naik Kelas”;”Tinggal Kelas”)</em></p>
<p>Artinya jika nilai sel <strong>A2 </strong>lebih besar dari <strong>50</strong>, maka dinyatakan “<strong>Naik Kelas</strong>”, sebaliknya jika nilai sel <strong>A2 </strong>kurang dari <strong>50 </strong>maka dinyatakan “<strong>Tinggal Kelas</strong>”.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh 2 :</span></strong><strong> </strong><em>=IF(A2=”B”;”Baik”;”Buruk”)</em></p>
<p>Artinya jika nilai sel <strong>A2 </strong>berinisial <strong>B</strong>, maka bersikap “<strong>BAIK</strong>”. Namun sebaliknya bila bukan <strong>B</strong>, maka bersikap “<strong>BURUK</strong>”.</p>
<p><img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/263a.png" alt="☺" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <strong>Fungsi If Majemuk</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh :</span></strong></p>
<p><em>=IF(C4=”A”;”ISTIMEWA”;IF(C4=”B”;”BAIK”;IF(C4=”C”;”CUKUP”;”KURANG”)))</em></p>
<p>Artinya jika pada sel <strong>C4 </strong>nilainya <strong>A </strong>maka hasilnya “<strong>ISTIMEWA</strong>”, jika pada sel <strong>C4 </strong>nilainya <strong>B </strong>maka hasilnya “<strong>BAIK</strong>”, jika pada sel <strong>C4 </strong>nilainya <strong>C </strong>maka hasilnya “<strong>CUKUP</strong>”, atau selain kondisi diatas maka akan menghasilkan nilai “<strong>KURANG</strong>”.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">LATIHAN 5 :</span></strong></p>
<p>Ketentuan :</p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Jenis Kelamin : @ </strong>Jika <strong>P </strong>maka jenis kelaminnya <strong>Pria</strong></li>
</ol>
<p><strong>@ </strong>Jika <strong>W </strong>maka jenis kelaminnya <strong>Wanita</strong></p>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong> Pekerjaan Ortu :  @ </strong>Jika Kodenya <strong>PN </strong>maka pekerjaan ortunya <strong>Pegawai Negeri</strong></li>
</ol>
<p><strong>@ </strong>Jika Kodenya <strong>WR </strong>maka pekerjaan ortunya <strong>Wiraswasta</strong></p>
<p><strong>@ </strong>Jika Kodenya <strong>PS </strong>maka pekerjaan ortunya <strong>Pegawai Swasta</strong></p>
<p><strong>@ </strong>Jika Kodenya <strong>BR </strong>maka pekerjaan ortunya <strong>Buruh</strong></p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong>Keterangan :       @ </strong>Jika nilainya <strong>&gt; 50 </strong>maka keterangannya <strong>Lulus</strong></li>
</ol>
<p><strong>@ </strong>Jika nilainya <strong>&lt; 50 </strong>maka keterangan <strong>Gagal</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>PERTEMUAN VI</p>
<p>MEMBUAT GRAFIK</p>
<p>Grafik (<em>Chart</em>) biasanya sering digunakan untuk mengetahui suatu kenaikan atau penurunan dari angka-angka yang terjadi pada suatu data, apakah data tersebut semakin lama semakin meningkat atau semakin menurun.</p>
<p><strong>1. Grafik Column / Batang</strong></p>
<p>Adapun contoh grafik column yang akan kita pelajari adalah seperti yang tertera dibawah ini. Sebelum membuat suatu grafik, terlebih dahulu harus membuat sebuah tabel.</p>
<p><strong># <span style="text-decoration:underline;">Langkah &#8211; langkah dalam membuat grafik column adalah :</span></strong></p>
<p>1)      Terlebih dahulu blok isi data didalam tabel yang ingin dibuat grafik</p>
<p><strong> </strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="477" height="17"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2)  Klik tab <strong><em>Insert </em></strong>pilih bentuk grafik yang anda inginkan.</p>
<p>3)  Pada tab Design, klik pada icon bentuk layout grafik yang diinginkan.</p>
<p>4) Tentukan judul presentasi dengan mengklik bentuk layout yang diharapkan</p>
<p><strong>2. Grafik Pie/Lingkaran/Pizza</strong></p>
<p>Grafik <em>Pie </em>agak sedikit berbeda dengan grafik column. Sebuah <em>Grafik Column </em>bisa membuat banyak macam item/karakter benda serta dalam jangka waktu yang lama atau dengan kata lain jangka waktu yang panjang (<em>misal : dalam beberapa tahun atau beberapa bulan</em>).</p>
<p>Sedangkan <em>Grafik Pie </em>hanya bisa untuk satu jenis item/karakter benda dalam beberapa jangka waktu yang panjang. Atau sebaliknya, yaitu dalam beberapa macam item/karakter benda dalam satu jangka waktu. Hal ini juga terdapat pada beberapa jenis grafik yang lain.</p>
<p><strong># Langkah &#8211; langkah dalam membuat grafik pie/ pizza lingkaran adalah :</strong></p>
<p>1)      Cara <em>1 &amp; 2 </em>sama dengan cara pembuatan <em>Grafik Column </em>diatas tadi</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="44" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2)      Maka hasil grafik pie/lingkaran yang telah kita buat akan tampak seperti gambar dibawah ini.<strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>PERTEMUAN VII</p>
<p>FUNGSI LOOKUP</p>
<p><strong>1. VLOOKUP</strong></p>
<p>Fungsi <em>Vlookup </em>ini digunakan untuk membaca tabel secara vertical (tegak). Bentuk penulisannya adalah :</p>
<p><em>=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;[range_lookup])</em></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="186" height="32" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><span style="text-decoration:underline;">Data tabel perbandingan</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="76" height="32" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><span style="text-decoration:underline;">Sel Kode</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="63" height="32" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><span style="text-decoration:underline;">Kolom</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>ü  Untuk mencari kolom lulusan, maka ketik rumus =<em>Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) </em>Dimana <em>C3 (kolom C baris 3) </em>merupakan <em>Sel Kode </em>di dalam <em>Tabel Gaji Karyawan</em>, kemudian data yang ada dalam <em>Tabel Perbandingan </em>harus diblok/ditandai, agar data dapat terbaca di dalam <em>Tabel Gaji Karyawan</em>. Untuk memunculkan simbol dollar ketika data diblok, tekan <strong>F4 </strong>di keyboard. Di ujung rumus ketik letak kolom lulusan (<em>kolom 2</em>).</p>
<p>ü  Untuk mencari kolom gaji ketik rumus =<em>Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3)</em>, maka caranya sama seperti diatas. Namun yang berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji (<em>kolom 3</em>).</p>
<p><strong>2. HLOOKUP</strong></p>
<p>Fungsi <em>Hlookup </em>ini digunakan untuk membaca tabel secara horizontal (mendatar). Bentuk penulisannya adalah :</p>
<p><em>=HLOOKUP(lookup_valu;table_array;col_index_num;[range_lookup])</em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh Hlookup :</span></strong></p>
<p>ü  Untuk mencari kolom lulusan, maka ketik rumus =<em>Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) </em>Dimana <em>C3 (kolom C baris 3) </em>merupakan <em>Sel Kode </em>di dalam <em>Tabel Gaji Karyawan</em>, kemudian data yang ada dalam <em>Tabel Perbandingan </em>harus diblok/ditandai, agar data dapat terbaca di dalam <em>Tabel Gaji Karyawan</em>. Untuk memunculkan simbol dollar ketika data diblok, tekan <strong>F4 </strong>di keyboard. Di ujung rumus ketik letak kolom lulusan (<em>kolom 2</em>).</p>
<p>ü  Untuk mencari kolom gaji ketik rumus =<em>Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3)</em>, maka caranya sama seperti diatas. Namun yang berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji (<em>kolom 3</em>).</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">LATIHAN 7 :</span></strong></p>
<p>Ketentuan :</p>
<p>ü  Isi <strong>Nama Ruang </strong>dan <strong>Nama Pengawas </strong>dengan menggunakan tabel <strong><em>Vlookup</em></strong></p>
<p>ü  Isi <strong>Nilai Ujian </strong>dengan menggunakan tabel <strong><em>Hlookup</em></strong></p>
<p>﻿</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2010/07/07/panduan-untuk-microsoft-excel-2007/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	<enclosure length="1418541" type="application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml" url="https://komputer34.files.wordpress.com/2010/07/microsoft-excel-20071.docx"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Panduan Microsoft Excel untuk orang awam dan bagi yang ikut praktikum Microsoft Excel.</itunes:subtitle><itunes:summary>Panduan Microsoft Excel untuk orang awam dan bagi yang ikut praktikum Microsoft Excel.</itunes:summary><itunes:keywords>Komputer, Lain - lain, Panduan untuk Microsoft Excel 2007</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>Kasus Buku Gurita Cikeas……!!!</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/12/30/kasus-buku-gurita-cikeas/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/12/30/kasus-buku-gurita-cikeas/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 12:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lain - lain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=330</guid>

					<description><![CDATA[Berita buku gurita Cikeas sangat heboh di Indonesia. Apalagi setelah pemukulan muhammad pohan oleh penulis buku Goerge. Sehingga membawa maslahnya ke polisi. Akankah semua ini cepat berakhir??? Semoga yang benar akan menang!!! Kasusnya berawal dari peluncuran buku Gurita Cikeas, dari awal Muhammad pohan emang tidak di undang namunn dia datang sendiri. Pada saat cerita Muhammad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berita buku gurita Cikeas sangat heboh di Indonesia. <span id="more-330"></span> Apalagi setelah pemukulan muhammad pohan oleh penulis buku Goerge. Sehingga membawa maslahnya ke polisi. Akankah semua ini cepat berakhir??? Semoga yang benar akan menang!!! Kasusnya berawal dari peluncuran buku Gurita Cikeas, dari awal Muhammad pohan emang tidak di undang namunn dia datang sendiri. Pada saat cerita Muhammad pohan mengatakan bahwa Goerge hanya berhalusinasi dengan buku yang dibuatnya sehingga membuat Goerge naik pitam dan memukul Muhammad pohan dengan buku Gurita Cikeas. Karena tidak menerima perlakuan dari Goerge Muhammad pohan melaporkan tindakan pemukulan itu kepada kapolda metro jaya. Dengan ancaman hukuman 2,5 tahun penjara, buku Gurita Cikeas telah memakan korban pertama yakni Muhammad Pohan. Moga2 aja ada hikmah dibalik itu semua. Buku yang memuat tentang pembongkaran kasus bank century ini banyak mengundang pro dan kontra. Kita liat aja kedepannya&#8230;.!!!!!! Semoga Indonesia bisa mengambil hikmah dari ini semua.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/12/30/kasus-buku-gurita-cikeas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Dibalik Kepingan CD</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/rahasia-dibalik-kepingan-cd/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/rahasia-dibalik-kepingan-cd/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 05:48:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Dibalik Kepingan CD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=322</guid>

					<description><![CDATA[Media CD sudah bukan barang aneh lagi. Banyak orang yang sering bermain-main dengan kepingan CD untuk berbagai keperluan. Ada yang membuat foto di studio dan hasil fotonya disimpan di CD, ada yang membuat album lagu dan hasilnya disimpan di CD, ada juga membuat film dan hasilnya disimpan pula di kepingan CD. Alat untuk merekam CD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Media CD sudah bukan barang aneh lagi. Banyak orang yang sering bermain-main dengan kepingan CD<br />
untuk berbagai keperluan. Ada yang membuat foto di studio dan hasil fotonya disimpan di CD, ada yang<br />
membuat album lagu dan hasilnya disimpan di CD, ada juga membuat film dan hasilnya disimpan pula di<br />
kepingan CD.<br />
<span id="more-322"></span><br />
Alat untuk merekam CD harganya kian terjangkau. Tidak sampai ½ juta rupiah kita sudah bisa membeli<br />
perekam CD atau lebih dikenal sebagai CD Writer. Kepingan CD pun harga jauh lebih murah daripada<br />
disket. Dengan harga sekitar 1.500 – 2.500 rupiah kita sudah mendapatkan piringan plastik yang ajaib itu.<br />
TIPE-TIPE PIRINGAN CD<br />
Piringan CD yang kita jumpai dipasaran, pada dasarnya terbagi menjadi 3 golongan. Yaitu CD-ROM, CDR<br />
dan CD-RW. Masing-masing dari tipe CD ini memiliki karateristik tersendiri.</p>
<p><strong>CD-ROM</strong></p>
<p>Singkatan dari Compact Disc &#8211; Read Only Memory. Piringan CD-ROM ini berwarna perak. Proses<br />
pembuatannya adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser.<br />
Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro – yang sangat kecil sekali.<br />
Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data. Sekali tercipta lubang, maka<br />
tidak bisa ditutup lagi. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai<br />
pelindung dan pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin cetakan. Alat<br />
cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip<br />
seperti itu. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini:</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg"><img data-attachment-id="323" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/rahasia-dibalik-kepingan-cd/gbr8/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg" data-orig-size="610,242" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr8" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=468" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=300&#038;h=119" alt="gbr8" title="gbr8" width="300" height="119" class="aligncenter size-medium wp-image-323" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=600 600w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Karena lapisan data itu dibuat pada saat CDROM dicetak, maka tidak heran jika diberi nama ROM (Read Only Memory). Data didalam CDROM tidak bisa dihapus sehingga CD-ROM tidak bisa dihapus atau direkam pada<br />
alat CD Writer yang biasa kita miliki.</p>
<p>Kualitas CD-ROM ditentukan oleh ketiga lapisan tersebut. Lapisan pemantul harus mampu memantulkan<br />
cahaya yang dipancarkan oleh sinar laser dengan sempurna sehingga informasi yang ada di lapisan data<br />
dapat terbaca dengan baik. Sementara lapisan pelindung harus kuat agar lapisan data tidak rusak karena<br />
tergores atau kotor.</p>
<p>CD-ROM original umumnya lebih awet daripada CD-ROM bajakan. Karena kualitas lapisan-lapisan pada<br />
CD-ROM original sangat kuat dan berkualitas dibawah standar mutu pabrik yang dapat diandalkan. Akan<br />
tetapi, tidak tertutup kemungkinan ada pula CD-ROM bajakan yang berkualitas, namun tentu harganya<br />
tidak murah.</p>
<p><strong>CD-R</strong></p>
<p>Singkatan dari Compact Disc &#8211; Recordable. Piringan CD-R ini umumnya berwarna hijau, tapi ada<br />
beberapa yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya mirip dengan CD-ROM, yaitu<br />
dengan cara menaruh selembar lapisan plastik. Perbedaannya lembaran plastik itu belum disinari oleh<br />
laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan<br />
pemantul.</p>
<p>Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya.<br />
Itulah sebabnya CD-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya masih kosong.</p>
<p>Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan menentukan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi<br />
perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R<br />
yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran data didalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writer-nya.<br />
Dulu banyak kasus, selain dari masalah Buffer Under-Run (kehabisan supply data), dahulu CD Writer<br />
tidak mampu mengenali lapisan data itu dengan baik.</p>
<p>Anda tidak perlu risau, CD Writer jaman sekarang sudah mampu mengenali berbagai CD-R yang ada<br />
dipasaran. Untuk lebih yakin, sebaiknya Anda baca buku manualnya untuk memperoleh informasi daftar<br />
CD-R yang paling optimal untuk CD Writer Anda.</p>
<p>Bagi Anda yang masih menggunakan CD Writer model lama, silahkan kunjungi situs web produsen<br />
pembuatnya untuk mengupdate firmware. Kegunaan dari update firmware ini untuk membantu CD Writer<br />
mengenali lapisan-lapisan data tersebut. Bahkan pada beberapa CD Writer tertentu, dengan hanya update<br />
firmware kita bisa meningkatkan kecepatan rekam tanpa harus beli CD Writer baru. Lumayan kan.</p>
<p><strong>CD-RW</strong></p>
<p>Singkatan dari Compact Disc &#8211; ReWriteable. Piringan CD-RW ini umumnya berwarna ungu. Proses<br />
pembuatannya mirip dengan CD-ROM atau CD-R dengan cara menaruh selembar lapisan plastik.<br />
Perbedaannya lembaran plastik itu memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup. Seperti yang telah<br />
dijelaskan bahwa lapisan data jika disinari oleh laser akan membuat lubang-lubang sebagai kode. Pada<br />
CD-RW lapisan data itu dapat lubang-lubang itu dapat menutup lagi jika dibutuhkan. Itulah sebabnya kita<br />
dapat merekam dan menghapus media CD-RW ini sesuka hati kita.</p>
<p>CD-RW tidak sembarangan dapat dibaca pada CD Player atau VCD player. Untuk bisa membaca CD-RW<br />
butuh tenaga sinar laser yang lebih kuat dari biasanya. Oleh sebab itu pastikan bahwa CD player atau<br />
VCD player Anda mendukung CD-RW.</p>
<p><strong>KAPASITAS CD</strong></p>
<p>Kapasitas CD dapat digolongkan menjadi 2 bentuk fisik. Pertama piringan CD kecil yang berdiameter 8<br />
cm, dan kedua piringan CD normal yang berdiameter 12 cm. Kapasitas CD kecil 8 cm, sanggup<br />
menyimpan hingga 21 menit atau setara dengan 184,57 MB.</p>
<p>Pertanyannya adalah, kok tahu 21 menit sama dengan 184,57 MB? Itulah yang akan dibahas disini.<br />
CD mengenal 2 macam modus, yaitu Mode 1 dan Mode 2/XA. Pada Mode 1, CD akan dibentuk dengan<br />
ukuran 2.048 bytes tiap blok. Jumlah blok tergantung pada ukuran CD. Untuk CD 8 cm memiliki 94.500<br />
blok. Sehingga kalau kita mengkalikan 2.048 dengan 94.500 hasilnya sama dengan 193.536.000 Bytes.<br />
Ubahlah bilangan bytes itu menjadi MegaBytes (MB). Karena 1 MB sama dengan 1.048.576 Bytes, maka<br />
hasilnya 184, 57 MB.<br />
Agar lebih mudah memahaminya, lihatlah tabel dibawah ini:</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg"><img data-attachment-id="324" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/rahasia-dibalik-kepingan-cd/gbr9/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg" data-orig-size="626,385" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr9" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=468" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=300&#038;h=184" alt="gbr9" title="gbr9" width="300" height="184" class="aligncenter size-medium wp-image-324" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=600 600w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Timbul pertanyaan, mengapa jumlah blok tiap mode berbeda-beda? Alasannya Mode 1 digunakan untuk<br />
menyimpan data. Sementara Mode 2/XA digunakan khusus untuk membuat CD-Audio atau VCD. Ada<br />
perbedaan mendasar antara data dengan video/audio, yaitu pada data yang digunakan sebagai tolak ukur<br />
adalah kapasitas dalam satuan MB. Namun pada video/audio tolak ukur yang digunakan adalah<br />
berdasarkan detik.</p>
<p>Trik perbedaan kapasitas ini banyak dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk melakukan teknik<br />
Overburn. Dengan overburn kita dapat menyimpan data lebih banyak dari biasanya, teknik ini tidak<br />
disarankan bagi pemula karena dapat menimbulkan kerusakan pada CD-Writer drive jika dilakukan asalasalan.<br />
Diluar dari semua itu, file MPEG-1 yang berukuran hingga 780 MB dapat tersimpan dengan baik<br />
jika kita menyimpannya menjadi VCD, bukan sebagai file data biasa. Lagipula dengan membuat menjadi<br />
VCD, kita bisa menontonnya tidak hanya di PC tapi juga pada VCD player biasa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/rahasia-dibalik-kepingan-cd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr8.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr8</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr9.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr9</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Protect Document di Microsoft Word 2003</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 05:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Menghilangkan Protect Document di Microsoft Word 2003]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=312</guid>

					<description><![CDATA[“Document hanya bisa dibaca saja tidak bisa di copy (ctrl+c), tidak bisa diedit dan tidak bisa diapa-apakan (ini yang paling serem)” Lupa Password ! Apa yang harus dilakukan ? Untuk menjaga keutuhan text pada Ms. Microsoft Word terkadang kita melakukan protect document, tujuannya sederhana yaitu agar document terjaga dari tangan-tangan jahil yang ingin merubah isi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>“Document hanya bisa dibaca saja tidak bisa di copy (ctrl+c), tidak bisa diedit dan tidak bisa<br />
diapa-apakan (ini yang paling serem)”<br />
Lupa Password ! Apa yang harus dilakukan ?<br />
<span id="more-312"></span><br />
<a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg"><img data-attachment-id="313" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr1/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg" data-orig-size="987,619" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr1" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=468" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=300&#038;h=188" alt="gbr1" title="gbr1" width="300" height="188" class="aligncenter size-medium wp-image-313" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=600 600w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Untuk menjaga keutuhan text pada Ms. Microsoft Word terkadang kita melakukan protect<br />
document, tujuannya sederhana yaitu agar document terjaga dari tangan-tangan jahil yang ingin<br />
merubah isi dari document tersebut. Tapi terkadang protect document tersebut menjadi<br />
boomerang bagi si pemiliknya sendiri dikarenakan lupa password sehingga document tersebut<br />
tidak dapat di edit untuk diperbaharui, apalagi document yang diprotect tersebut<br />
berlembar-lembar jumlahnya wah bisa kacau tuh, mau diketik ulang sangat tidak mungkin karena<br />
malas dan melelahkan. yah senjata makan tuan dong… (gak apa asal jangan tuan makan senjata)<br />
Tenang jangan khawatir, document yang terprotect tersebut dapat kita buka kembali. Untuk dapat<br />
membuka document yang di protect tersebut jika lupa password adalah dengan cara sebagai<br />
berikut, (semoga dapat membantu) :<br />
Tapi sebelum memulai sebaiknya kita mengetahui beberapa jenis protect document pada Ms.<br />
Microsoft Word antara lain adalah :<br />
1. Tracked Changes<br />
2. Comment<br />
3. Filling In Form<br />
4. No Change (Read Only)</p>
<p>Yang bisa kita aktifkan pada Menu Bar pilih Tools, kemudian kilk protect document, setelah itu<br />
kita juga harus mencheck list pilihan pada protect document tersebut seperti :<br />
1. Formatting Restrictions<br />
2. Editting Restrictions<br />
3. Start Enforcement</p>
<p>Kemudian klik button Yes, Start Enforcing Protection, keluar dari document sebelumnya jangan<br />
lupa untuk menyimpan file tersebut.<br />
Selanjutnya untuk melihat effect dari settingan protect document kita buka kembali documentnya,<br />
kita bisa melihat apa yang terjadi pada document tersebut.<br />
Pada editting restrictions kita memilih :<br />
1. Tracked Change kita masih bisa mengedit document tersebut.</p>
<p>2. Comment setiap kata yang diganti akan muncul komentar tentang kata apa saja yang<br />
kita hapus.</p>
<p>3. Filling In Form maka kata yang terdapat dalam document tersebut hanya bisa dibaca saja<br />
tidak bisa diedit tidak bisa di copy dan tidak bisa diapa-apakan (ini yang paling serem)</p>
<p>4. No Change (Read Only) maka document tersebut hanya bisa dibaca namun tidak bisa di<br />
edit tapi masih bisa di copy.</p>
<p>Permasalahan yang sering terjadi adalah pada no. 3 document hanya bisa dibaca tidak bisa diedit,<br />
tidak bisa di copy (ctrl+c) dan tidak bisa diapa-apakan dan untuk menon aktifkan protect<br />
documentnya kita lupa password. Maka langkah yang harus kita lakukan adalah :</p>
<p>1. Pada menu bar pilih save as</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="314" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr2/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg" data-orig-size="324,258" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr2" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=324" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=300&#038;h=238" alt="gbr2" title="gbr2" width="300" height="238" class="aligncenter size-medium wp-image-314" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=150 150w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg 324w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>2. Pada Save As Type, simpan document dengan type Web Page, atau XML Document.</p>
<p>3. Setelah di Save As maka tutup document tersebut.<br />
Jika muncul tampilan sebagai berikut klik continue, kemudian tutup document tersebut.</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="315" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr3/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg" data-orig-size="398,277" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr3" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=398" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=300&#038;h=208" alt="gbr3" title="gbr3" width="300" height="208" class="aligncenter size-medium wp-image-315" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=150 150w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg 398w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>4. Selanjutnya kita buka kembali document yang telah kita save as dengan type Web Page<br />
tadi dengan membukanya di notepad atau open with notepad</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="316" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr4/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg" data-orig-size="433,359" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr4" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=433" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=300&#038;h=248" alt="gbr4" title="gbr4" width="300" height="248" class="aligncenter size-medium wp-image-316" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=150 150w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg 433w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>5. Setelah dibuka dengan notepad akan muncul tampilan sebagai berikut dan cari kata yang<br />
mengandung kata protection :</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="317" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr5/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg" data-orig-size="810,507" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr5" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=468" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=300&#038;h=187" alt="gbr5" title="gbr5" width="300" height="187" class="aligncenter size-medium wp-image-317" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=600 600w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Pada notepad tersebut tekan ctrl+f selanjutnya akan muncul tampilan sebagai berikut dan<br />
ketikkan kata protection, (ini hanya untuk memudahkan kita dalam mencari kata<br />
protection dalam notepad) selanjutnya klik Find Next.</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="318" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr6/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg" data-orig-size="358,131" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr6" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=300" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=358" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=300&#038;h=109" alt="gbr6" title="gbr6" width="300" height="109" class="aligncenter size-medium wp-image-318" srcset="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=300 300w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=150 150w, https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg 358w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Maka secara cepat kita akan menemukan kata protection, selanjutnya ini bagian terpenting<br />
dari pembahasan ini. Yaitu hapus 2 (dua) baris kalimat ini :</p>
<p>Forms<br />
C782CE28</p>
<p>Setelah itu kita save dan tutup noted tersebut.</p>
<p>6. Selanjutnya buka aplikasi Ms. Word kemudian pilih file, pilih open pilih file yang kita<br />
edit di notepad tersebut, dan hasilnya BAM !!!!! protection hilang, document<br />
terselamatkan dari lupa password.</p>
<p>7. jika tampilan lembar kerja word sangat lebar maka silahkan anda klik icon kecil di<br />
samping kiri paling bawah, pilih Print Layout View</p>
<p><a href="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="319" data-permalink="https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/gbr7/" data-orig-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg" data-orig-size="144,76" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gbr7" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg?w=144" data-large-file="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg?w=144" src="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg?w=468" alt="gbr7" title="gbr7"   class="aligncenter size-full wp-image-319" /></a></p>
<p>Jadi sekarang kita tidak perlu khawatir lagi dengan document word yang tidak dapat diedit,<br />
dicopy karena terproteksi, bahkan kita bisa membuka file document orang lain yang proteksinya<br />
diaktifkan.. (tapi saya tidak merekomendasikan)<br />
Selamat mencoba. (terima kasih pak ika yang sudah memecahkan persoalan ini).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/03/14/menghilangkan-protect-document-di-microsoft-word-2003/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr1.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr1</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr2.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr2</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr3.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr3</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr4.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr4</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr5.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr5</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr6.jpg?w=300">
			<media:title type="html">gbr6</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://komputer34.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/03/gbr7.jpg">
			<media:title type="html">gbr7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial Flash 4.0</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/tutorial-flash-40/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/tutorial-flash-40/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 14:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Flash 4.0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=303</guid>

					<description><![CDATA[Animasi dengan Flash Animasi adalah proses penciptaan efek gerak atau efek perubahan bentuk yang terjadi selama beberapa waktu. Animasi bisa berupa gerak sebuah objek dari tempat yang satu ke tempat yang lain, perubahaan warna, atau perubahan bentuk (yang dinamakan “morphing”) Animasi Flash dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : 1. Frame by frame 2. Tweening [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Animasi dengan Flash<br />
Animasi adalah proses penciptaan efek gerak atau efek perubahan bentuk yang terjadi<br />
selama beberapa waktu. Animasi bisa berupa gerak sebuah objek dari tempat yang satu<br />
ke tempat yang lain, perubahaan warna, atau perubahan bentuk (yang dinamakan<br />
“morphing”)<span id="more-303"></span><br />
Animasi Flash dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :<br />
1. Frame by frame<br />
2. Tweening<br />
Frame by frame Animation (Animasi Frame Per Frame)<br />
Bentuk dasar dari animasi adalah animasi frame per frame. Animasi frame per frame<br />
menuntut banyak gambar yang harus dibuat. Efek animasi diciptakan dengan mengganti<br />
gambar yang satu dengan gambar yang lain selama beberapa waktu. Contoh animasi<br />
frame per frame dapat dilihat pada Help | Samples | Flower. Semua gambar yang<br />
bergerak dihasilkan dari gambar yang berbeda-beda tiap framenya. Karena animasi frame<br />
per frame harus memiliki gambar yang unik tiap framenya maka animasi frame per frame<br />
sangat ideal untuk membuat animasi yang kompleks yang terdiri dari banyak perubahaan<br />
seperti ekspresi wajah. Kelemahan dari animasi frame per frame adalah membutuhkan<br />
banyak waktu untuk membuat setiap gambar dan menghasilkan file yang besar<br />
ukurannya.<br />
Di dalam Flash, sebuah frame yang memiliki gambar yang unik dinamakan keyframe.<br />
Animasi frame per frame membutuhkan gambar yang unik setiap framenya, hal ini<br />
menyebabkan setiap framenya adalah keyframe.<br />
Menambahkan keyframe<br />
Untuk menambah keyframe pada timeline, sorot frame dan kemudian lakukan satu dari<br />
beberapa cara berikut ini :<br />
• Klik kanan dan pilih Insert Keyframe.<br />
• Pilih Insert | Keyframe dari menu.<br />
• Tekan F6 pada keyboard.<br />
Membuat animasi frame per frame<br />
Di bawah ini akan ditunjukkan proses pembuatan animasi frame per frame :<br />
1. Sorot frame dimana Anda akan memulai animasi frame per frame.<br />
2. Jikalau belum berupa sebuah keyframe, buatlah menjadi keyframe dengan cara<br />
memilih menu Insert | Keyframe (F6).<br />
3. Gambarlah atau impor gambar pertama Anda dari urutan gambar pada keyframe ini.<br />
4. Kemudian klik frame selanjutnya dan buatlah menjadi keyframe yang lain. Rubahlah<br />
isi dari keyframe ini dengan gambar berikutnya.<br />
5. Lakukan penambahan keyframe dan perubahan isinya sampai Anda memperoleh<br />
animasi yang utuh. Pada akhirnya teslah animasi Anda dengan kembali ke frame<br />
pertama dan kemudian pilih menu Control | Play .<br />
Tweening<br />
Tween animation sangat mengurangi waktu karena Anda tidak perlu membuat animasi<br />
secara frame per frame. Sebaliknya Anda hanya membuat frame awal dan frame akhir<br />
saja. Dua alasan utama mengapa tween animation sangat baik yaitu karena mengurangi<br />
pekerjaan mengambar dan meminimalkan ukuran file karena isi dari setiap frame tidak<br />
perlu disimpan.<br />
Ada 2 jenis tween animation yaitu Shape tween dan Motion tween, dimana masingmasing<br />
memiliki karakter yang unik.<br />
Shape Tweening (Animasi Perubahan Bentuk)<br />
Shape tweening berguna untuk mengubah bentuk. Flash hanya dapat mengubah bentuk,<br />
jadi jangan mencoba untuk melakukan Shape tween untuk group, symbol, atau teks. Hal<br />
ini tidak akan berhasil. Anda dapat melakukan Shape Tween pada beberapa bentuk di<br />
dalam sebuah layer, tetapi lebih baik untuk menempatkannya pada layer yang berbeda.<br />
Hal ini akan memudahkan jika kita ingin melakukan perubahan. Shape tweening juga<br />
memperbolehkan Anda untuk mengubah warna.<br />
Membuat Sebuah Shape Tween<br />
Langkah-langkah membuat shape tween adalah :<br />
1. Sorot frame di mana Anda ingin membuat animasi. Jika belum berupa sebuah<br />
keyframe maka rubahlah menjadi keyframe.<br />
2. Buatlah gambar pada stage. Ingatlah shape tween hanya bekerja pada bentuk – bukan<br />
pada group, simbol atau teks yang dapat diedit. Untuk 3 elemen tersebut maka Anda<br />
perlu mengubahnya menjadi bentuk dasar dengan melakukan perintah Modify |<br />
Break Apart.<br />
3. Buatlah sebuah keyframe kedua, dan buatlah gambar akhir pada stage.<br />
4. Bukalah kotak dialog Frame Properties dengan mengklik ganda pada frame mana<br />
pun yang berada di antara dua keyframe. Anda dapat juga menyorot sebuah frame di<br />
antaranya dan kemudian memilih menu Modify | Frame.<br />
5. Pilih tab Tweening dan pilih Shape pada field Tweening. Anda akan melihat<br />
beberapa pilihan untuk merubah shape tween seperti yang terlihat pada gambar di<br />
bawah ini.<br />
Animasi dengan Flash – Halaman 3 By : Ali Salim, SE.<br />
6. Sorot salah satu Blend Type. Pilihan Distributive akan menciptakan animasi transasi<br />
bentuk yang halus, sedangkan pilihan Angular akan menciptakan transisi bentuk<br />
dengan sudut dan garis-garis lurus. Jika gambar akhir Anda berisi bentuk yang<br />
mempunyai sudut dan garis, pilih Angular, selain itu pilih Distributive.<br />
7. Jika perlu rubahlah Easing slider. Easing menentukan bagaimana animasi Anda dari<br />
awal sampai akhir. Ini berguna jika Anda ingin menciptakan efek mempercepat atau<br />
memperlambat. Jika Anda ingin anmiasi Anda mulai dengan lambat dan kemudian<br />
cepat, geser slider ke arah in. Untuk animasi yang permulaannya cepat, dan<br />
kemudian melambat, geser slider ke arah out. Jika Anda ingin kecepatan animasi<br />
konstan maka biarkan slider berada di tengah. Anda dapat juga mengetik besar dari<br />
Easing yaitu dari –100 sampai 100.<br />
8. Tekan tombol OK. Teslah animasi dengan memilih menu Control | Play (Enter).<br />
Shape hints<br />
Shape hints memberikan kontrol untuk shape tween yang kompleks. Anda bisa mengatur<br />
setiap titik awal dari animasi perubahan bentuk lalu titik akhir dari animasi perubahan<br />
bentuk tersebut. Dengan memberi beberapa shape hints maka kita bisa mengontrol<br />
animasi perubahan bentuk sesuai dengan yang kita inginkan karena dalam animasi<br />
perubahan bentuk yang kompleks seringkali apa yang kita inginkan tidak bisa dilakukan<br />
oleh program Flash secara otomatis kecuali melalui shape hints.<br />
Menggunakan Shape Hints Pada Sebuah Shape Tween<br />
Anda dapat dengan mudah menggunakan shape hints pada shape tween dengan cara<br />
sebagai berikut :<br />
1. Buatlah shape tween dengan menggunakan langkah-langkah Membuat Shape<br />
Tween di atas.<br />
2. Sorot frame awal dari shape tween. Pilih Modify | Transform | Add Shape Hint,<br />
atau tekan Ctrl + H untuk menambah sebuah shape hint. Shape hint muncul dengan<br />
lingkaran merah dengan sebuah huruf di dalamnya (huruf itu mulai dari a sampai z).<br />
3. Pindahkan shape hint ke tempat yang Anda inginkan.<br />
4. Sekarang sorot frame terakhir. Anda akan melihat lingkaran hijau kecil dengan huruf<br />
yang sama seperti pada shape hint awal. Pindahkan shape hint ke tempat di mana<br />
Anda ingin shape hint pertama bergerak menujunya.<br />
5. Jalankan movie Anda (Control | Play) untuk melihat bagaimana shape hint<br />
mempengaruhi tweening.<br />
6. Tambahkan shape hint hingga Anda puas dengan hasilnya. Ingatlah untuk<br />
mencocokkan shape hint yang ada pada frame awal dan frame akhir – a harus ke a, b<br />
ke b dan seterusnya.<br />
Jika setelah Anda menambahkan shape hint kemudian Anda tidak menginginkan shape<br />
hint tersebut, Anda dapat membuang semua shape hint dengan memilih menu Modify |<br />
Transform | Remove All Hints. Anda dapat juga mengklik kanan pada salah satu shape<br />
hint untuk membuka menu pop-up shape hint. Menu ini memungkinkan Anda untuk<br />
menambahkan sebuah hint (Add Hint), membuang sebuah hint (Remove Hint), atau<br />
Remove All Hint.<br />
TIPS<br />
Untuk animasi perubahan bentuk yang kompleks, jangan segan-segan untuk<br />
menggunakan shape hint sebanyak-banyaknya. Semakin banyak shape hint maka animasi<br />
Anda akan semakin baik sesuai dengan keinginan Anda.<br />
Motion Tweening (Animasi gerak)<br />
Motion tween tidak hanya berguna untuk menggerakkan groups, simbol, atau teks yang<br />
dapat diedit dari satu tempat ke tempat lain. Motion tween menolong Anda untuk<br />
merubah ukuran, memutar, merubah warna dan transparansi simbol. Motion tween hanya<br />
bisa digunakan pada satu objek pada satu layer. Jadi jika ingin mengerakkan banyak<br />
objek maka membutuhkan banyak layer.<br />
Membuat Motion Tween<br />
Langkah-langkah membuat sebuah motion tween adalah :<br />
1. Sorot frame di mana Anda ingin membuat animasi. Jika belum berupa sebuah<br />
keyframe maka rubahlah menjadi keyframe.<br />
2. Gambar atau imporlah gambar yang Anda ingin lakukan animasi. Anda hanya dapat<br />
melakukan animasi pada group, simbol, dan teks yang dapat diedit.<br />
• Jika Anda menggunakan sebuah gambar, grouplah gambar tersebut atau ubah<br />
menjadi sebuah simbol.<br />
• Jika Anda mempunyai gambar berupa simbol di library, Anda cukup mendrag<br />
gambar dari library ke stage.<br />
• Jika Anda menggunakan teks yang dapat diedit, Anda tidak perlu melakukan apa<br />
pun karena sudah berupa objek.<br />
3. Sorot frame dimana animasi akan berakhir. Rubah frame ini menjadi sebuah<br />
keyframe dengan memilih menu Insert | Keyframe.<br />
4. Pindahkanlah gambar dalam stage ke tempat yang ingin dituju. Ingatlah Anda tidak<br />
hanya dapat menggerakkan gambar, Anda juga bisa melakukan putaran, merubah<br />
ukuran, dan merubah efek warna.<br />
5. Klik kanan pada sebuah frame di antara kedua keyframe dan pilih Create Motion<br />
Tween. Teslah animasi Anda.<br />
6. Jika Anda ingin mengubah properties motion tween, klik ganda pada salah satu frame<br />
yang berada di antara kedua keyframe untuk membuka kotak dialog Frame<br />
Properties. Pilih tab Tweening. Anda dapat melakukan perubahan properties, seperti<br />
pada gambar di bawah ini :<br />
• Tween scaling – Jika Anda ingin mengubah ukuran.<br />
• Rotate – Jika Anda ingin memutar objek. Pilih jenis putaran pada menu dropdown<br />
dan kemudian angka rotasi pada kotak times. Jika Anda mengetik 0 pada<br />
kotak times, atau memilih None pada menu drop-down, tidak ada putaran yang<br />
dilakukan.<br />
• Orient to path direction – Ketika objek mengikuti sebuah alur, pilihan ini<br />
menyebabkan objek berada di tengah alur.<br />
• Easing. Easin – menentukan bagaimana animasi Anda dari awal sampai akhir.<br />
Ini berguna jika Anda ingin menciptakan efek mempercepat atau memperlambat.<br />
Jika Anda ingin anmiasi Anda mulai dengan lambat dan kemudian cepat, geser<br />
slider ke arah in. Untuk animasi yang permulaannya cepat, dan kemudian<br />
melambat, geser slider ke arah out. Jika Anda ingin kecepatan animasi konstan<br />
maka biarkan slider berada di tengah. Anda dapat juga mengetik besar dari<br />
Easing yaitu dari –100 sampai 100.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/tutorial-flash-40/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cookie tidak berbahaya</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cookie-tidak-berbahaya/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cookie-tidak-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 14:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Cookie tidak berbahaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=301</guid>

					<description><![CDATA[Bukan maksud Saya melawan arus seperti Gus Dur, tapi banyak orang terlalu membesar-besarkan bahaya cookie. Artikel ini akan menjelaskan bahwa cookie tidaklah berbahaya jika Anda mengetahui dengan jelas dan benar apa itu cookie dan bagaimana cara kerjanya. ________________________________________ Saya telah melihat begitu banyak artikel yang membahas bahwa cookie itu berbahaya karena dapat digunakan untuk memantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan maksud Saya melawan arus seperti Gus Dur, tapi banyak orang terlalu membesar-besarkan bahaya cookie. Artikel ini akan menjelaskan bahwa cookie tidaklah berbahaya jika Anda mengetahui dengan jelas dan benar apa itu cookie dan bagaimana cara kerjanya.<br />
________________________________________<br />
<span id="more-301"></span><br />
Saya telah melihat begitu banyak artikel yang membahas bahwa cookie itu berbahaya karena dapat digunakan untuk memantau aktivitas Anda berinternet. Bahkan banyak software telah ditulis untuk menangani cookie (memantau, mengedit, menghapus cookie). Rasanya ini sudah terlalu berlebihan, banyak pengguna internet yang awam menjadi takut mengaktifkan cookie padahal cookie ini sangat berguna. Saya ingin menjelaskan apa itu sebenarnya cookie dan apa bahaya sebenarnya yang ada pada cookie. Setelah membaca artikel ini Anda dapat memutuskan sendiri sebenarnya cookie itu berbahaya atau tidak.<br />
Apa sih cookie itu?<br />
Non Teknis<br />
Saya tidak bisa menemukan contoh bagus di dunia nyata yang bisa menjelaskan cookie dengan tepat. Tapi mari kita coba yang ini: Seorang dokter akan memberikan pada Anda sebuah kartu yang akan diisi mengenai keadaan Anda ketika pertama kali Anda datang berobat kepadanya dan menyerahkan kartu itu ke Anda. Setiap kali Anda datang (yang mungkin masih berhubungan dengan penyakit yang sama) Anda menyerahkan kartu itu dan dokter itu bisa mengetahui perkembangan Anda, dan bisa mengetahui Anda datang karena apa (untuk penyakit yang lalu, atau karena penyakit baru). Jika dokter itu adalah web server dan pasien adalah klien (browser) maka kartu tersebut adalah cookie yang akan kita bahas saat ini.<br />
Sebagian besar dokter (yang pasiennya tidak terlalu banyak) akan ingat dengan masing-masing pasiennya dan juga penyakitnya, tapi webserver tidak ingat sama sekali mengenai sebuah klien, kira-kira sama dengan dokter yang punya banyak sekali pasien sampai tidak ingat bahwa pasien ini sedang berobat untuk kedua kalinya sehubungan dengan penyakitnya yang kemarin. Sifat webserver (HTTP server) yang tidak mempedulikan (mengingat-ingat) permintaan ini disebut stateless.<br />
Seorang pasien bisa datang ke dokter untuk beberapa kali untuk keperluan yang sama (penyakit yang sama). Demikian juga seseorang bisa mendatangi beberapa halaman web untuk satu keperluan, misalnya untuk membeli meja belajar (dengan jaminan naik kelas atau uang akan kembali) secara online, dia akan memasuki halaman login, lalu pindah ke halaman pemilihan barang dan memilih meja belajar, pindah ke halaman untuk mengisi metode pembayaran, dan pindah ke halaman lain untuk logout. Karena HTTP server tidak mengingat-ingat kliennya maka harus dicarikan suatu cara agar dia dapat mengingatnya, salah satunya adalah dengan cookie. Cookie ini seperti kartu yang diberikan dokter kepada pasiennya yang harus diberikan setiap kali berobat, jadi cookie dikirim oleh webserver, diterima client (browser) lalu setiap kali mengunjungi halaman lain cookie ini diserahkan ke webserver, dengan melihat isi cookie maka bisa diketahui informasi misalnya :&#8221;oh ini client yang tadi sudah login dengan nama login Sakura&#8221;, atau &#8220;nama login: sakura; barang yang dipilih: boneka beruang dan sebuah pin&#8221;. Cookie bukanlah satu-satunya cara untuk menciptakan suatu sesi pada HTTP. Seperti juga kartu bukanlah satu-satunya cara Pak dokter bisa mengingat/mengetahui kondisi pasiennya (kan bisa saja Pak dokter minta tolong asistennya yang cantik untuk mengingat/mencatat semua pasiennya).<br />
Teknis<br />
Sebelum dapat memahami cookie Anda harus tahu tentang HTTP. HTTP merupakan suatu protokol stateless yang digunakan untuk world wide web (WWW). Istilah World wide web tentunya Anda sudah tahu. Ada dua istilah yang perlu dijelaskan: protokol dan stateless. Secara singkat dapat dikatakan Protokol merupakan suatu kesepakatan mengenai bagaimana komunikasi akan dilakukan [Tanenbaum, 1992]. Sedangkan stateless artinya protokol ini tidak mempertahankan informasi antara satu permintaan dengan pemintaan lainnya. Server HTTP akan melayani suatu permintaan tanpa tergantung permintaan sebelumnya atau permintaan sesudahnya. Spesifikasi HTTP/1.0 bisa dilihat di RFC 1945 dan HTTP/1.1 bisa dilihat di RFC 2068.<br />
Dengan sifatnya yang stateless, akan sangat sulit untuk membuat suatu aplikasi dengan protokol HTTP yang perlu menangani sebuah sesi (misalnya belanja online). Dalam konteks ini suatu sesi adalah serangkaian permintaan yang berupa suatu kesatuan, misalnya mulai dari Anda login, memilih barang, melakukan pembayaran, sampai logout. Meskipun saat itu ada orang lain yang sama-sama login dan sama-sama memilih barang, barang yang Anda pilih tidak akan bercampur dengan orang itu karena Anda dan orang itu memiliki sesi yang berbeda.<br />
Cookie merupakan salah satu cara untuk menciptakan suatu stateful session dengan HTTP, selain cookie masih ada cara yang lain, namun cara ini yang dinilai paling nyaman dan menjadi standar untuk saat ini. Secara lengkap cara kerja cookie bisa dilihat di RFC 2109.<br />
Wujudnya cookie itu seperti apa?<br />
Wujudnya seperti yang biasanya disuguhkan waktu Natal atau Lebaran. Tapi itu cookie yang lain. Cookie yang ini adalah berupa informasi dalam bentuk teks yang dipertukarkan oleh client dan server (yang membuat cookie ini adalah server). Di dalam cookie ini ada beberapa informasi, yaitu nama server yang memberikan, path cookie, isi cookienya dan tanggal kadaluarsanya. Ketika menerima sebuah cookie, cookie itu akan disimpan oleh browser didalam cookie jar (toples kue) biasanya ini berupa file teks. Ketika browser mengunjungi suatu site yang namanya ada di cookie jar, pathnya juga sama maka ketika meminta halaman untuk site itu isi cookie juga dikirim.<br />
Jika Anda masih penasaran seperti apa sih tampang sebuah cookie. Ini saya berikan contoh cookie dari browser lynx yang saya dapat dari google:<br />
.google.com	FALSE	/	FALSE	2147368447	PREF	ID=490beaea066057e2:TM=959406003<br />
Setiap kali saya mengunjungi google.com cookie itu akan dikirim ke sana.<br />
Apa yang bisa dilakukan cookie?<br />
Cookie dipakai untuk menyimpan informasi di sisi client oleh suatu server. Jadi yang menulis isi cookie adalah webserver, dan klien yang menyimpannya. Untuk setiap server, besarnya suatu cookie dibatasi dan jumlahnya juga, jadi sebuah server tidak akan bisa memberikan cookie dalam jumlah yang banyak atau dalam ukuran yang besar untuk memenuhi harddisk Anda.<br />
Cookie bisa dipakai untuk menyimpan informasi login Anda untuk digunakan pada halaman-halaman berikutnya, cookie juga bisa digunakan untuk menyimpan informasi tambahan agar Anda tidak perlu login setiap kali mengunjungi suatu site.<br />
Cookie juga bisa digunakan untuk memantau halaman mana saja yang sudah Anda kunjungi dalam suatu site. Ini yang biasanya dibesar-besarkan oleh media, kata mereka : Anda bisa dilacak dengan cookie. RFC 2109 sendiri sudah menyinggung hal ini:<br />
An origin server could create a Set-Cookie header to track the path<br />
of a user through the server.  Users may object to this behavior as<br />
an intrusive accumulation of information, even if their identity is<br />
not evident.  (Identity might become evident if a user subsequently<br />
fills out a form that contains identifying information.)<br />
Sebenarnya yang bisa dilakukan cookie hanyalah itu, tidak jauh berbeda dengan seorang satpam atau pramuniaga yang mengawasi Anda ketika berbelanja disebuah toko. Dia bisa mengetahui apa saja kebiasaan Anda setiap kali ke toko itu, tapi dia tidak akan tahu apa yang tidak Anda ceritakan (nama Anda misalnya). Jika Anda tidak pernah mengisi data apa-apa untuk suatu site maka cookie yang diberikan site itu hampir tidak berpengaruh pada Anda, bagi pemilik site data seperti itu hanyalah seperti survey (misalnya dia jadi mengetahui bahwa tidak ada yang mengunjugi halaman tertentu dan halaman yang lain sangat disukai pengunjung) tapi dia tidak tahu siapa yang mengisi surveynya.<br />
Keuntungan user dengan adanya cookie<br />
Anda pernah mengunjungi site yang memerlukan login dan ada tulisan &#8216;remember my login and password&#8217;? site seperti itu meyimpan login dan password terenkrip dalam cookie. Dengan adanya fasilitas ini Anda tidak perlu login setiap kali masuk ke site tersebut. Bagi pengguna Internet di rumah yang memakai saluran telepon + modem, ini berarti penghematan pulsa karena Anda tidak perlu meload halaman awal, login dan menunggu sampai halamannya muncul. Site-site tertentu dapat menyimpan setting Anda sehingga memudahkan Anda memakai layanannya, salah satu yang saya perhatikan adalah google. Google memperbolehkan usernya mengeset beberapa hal (misalnya bahasa, jumlah hasil pencarian perhalaman dan lain-lain) dan setting ini akan tetap ada sampai cookienya expires (habis masa aktifnya).<br />
Jagalah cookie Anda<br />
Cookie memang tidak berbahaya, tapi jika cookie ini bisa di salin orang lain, akibatnya bisa fatal. Seperti telah saya ceritakan sebelumnya, cookie ini bisa digunakan untuk menyimpan login dan password, jika cookie ini bisa disalin maka orang yang menyalin cookie itu bisa login dengan login Anda, tanpa password. Namun cara ini (menyalin cookie) tidak selalu berhasil, sebagian besar cookie punya masa aktif, dan banyak site di internet yang akan meng-logout-kan suatu user jika ada dua login dari 2 ip yang berbeda dari user yang sama.<br />
Jadi hati-hati dengan cookie Anda. Di rental atau komputer yang dipakai umum, sebaiknya Anda tidak mengaktifkan pilihan &#8216;remember my login name and password&#8217; karena sangat berbahaya. Tapi di rumah atau di tempat pribadi lain (misalnya komputer kantor yang dipakai sendiri, atau laptop) adanya fasilitas ini bisa membantu Anda mengurangi waktu online.<br />
Bug<br />
Beberapa browser yang mendukung cookie pada versi awalnya memiliki bug. Bug yang ada memungkinkan sebuah cookie dipertukarkan dengan domain lain (padahal seharusnya tidak boleh). Browser terbaru saat ini (IE 4/5, NS 5/6) sudah bebas dari bug ini.<br />
Simpulan<br />
Cookie tidaklah terlalu berbahaya jika dibanding teknologi lain yang ada di internet saat ini. Javascript yang biasanya aktif disetiap browser jauh lebih berbahaya dibanding cookie. Saat ini belum banyak bug implementasi cookie pada browser, namun kesalahan implementasi javascript dan vbscript sudah sangat banyak (coba lihat di <a href="http://www.guninski.com" rel="nofollow">http://www.guninski.com</a>) Jika Anda terlalu menkhawatirkan cookie sampai-sampai Anda menginstall cookie manager yang akan menghapus cookie Anda, mungkin sebaiknya Anda lebih mengkhawatirkan hal lain. Selain software tersebut membebani PC Anda, mungkin Anda akan mendapatkan rasa aman yang palsu (false sense of security) karena masih banyak serangan lain selain melalui cookie. Jika Anda tidak pernah melakukan transaksi keuangan di internet dan tidak punya data penting di internet (di internet harddrive seperti Xdrive misalnya), bisa dikatakan bahwa cookie tidak berbahaya .</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cookie-tidak-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara &amp; Visa</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cara-visa/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cara-visa/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 13:51:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Cara & Visa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=299</guid>

					<description><![CDATA[Ada 4 cara yaitu : 1. tempat cari nomor lewat MIRC, ganti server di status tulis /server irc.unixirc.net trus cari chanels seperti thecc,ccpower,ccards etc. 2.tempat memperbanyak nomer http://www.geocities.com/scrolldead2000/generate.html 3.tempat cek ada duitnya pa ga nya kartu bisa di spun.com or yang laen 4.cari toko bisa di google (&#8230;.. online shop/store) atau cari di temen. oyi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 4 cara yaitu :<br />
1. tempat cari nomor lewat MIRC, ganti<br />
server di status tulis /server irc.unixirc.net<br />
trus cari chanels seperti<br />
thecc,ccpower,ccards etc. <span id="more-299"></span><br />
2.tempat memperbanyak nomer<br />
<a href="http://www.geocities.com/scrolldead2000/generate.html" rel="nofollow">http://www.geocities.com/scrolldead2000/generate.html</a><br />
3.tempat cek ada duitnya pa ga nya kartu<br />
bisa di spun.com or yang laen<br />
4.cari toko bisa di google (&#8230;.. online<br />
shop/store) atau cari di temen.<br />
oyi selamat berburu.</p>
<p>4510130005853965<br />
4510130005853999 055<br />
4510130005854999 0505</p>
<p>4510130005859236<br />
4510130005859277<br />
<a href="http://www.geocities.com/scrolldead2000/generate.html" rel="nofollow">http://www.geocities.com/scrolldead2000/generate.html</a><br />
<a href="http://www.alibris.com" rel="nofollow">http://www.alibris.com</a><br />
choicesdirect.com<br />
4510130005854294<br />
4510130005855192<br />
4510130005855150</p>
<p>375514091314952 catem&#8230;&#8230;&#8230;016 mex 3651<br />
4510130005865357 142 0505<br />
<a href="http://av-discounts.com/" rel="nofollow">http://av-discounts.com/</a></p>
<p>!cc<br />
!chk<br />
!cvv2<br />
!cclimit</p>
<p>4510130005854963<br />
4510130005854971<br />
4510130005854989<br />
4510130005854997</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2009/01/13/cara-visa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERI SAMBUTAN SEBELUM LOGIN</title>
		<link>https://komputer34.wordpress.com/2008/12/18/beri-sambutan-sebelum-login/</link>
					<comments>https://komputer34.wordpress.com/2008/12/18/beri-sambutan-sebelum-login/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[komputer34]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 11:49:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[BERI SAMBUTAN SEBELUM LOGIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://komputer34.wordpress.com/?p=289</guid>

					<description><![CDATA[Windows 2000 dan Windows XP mengijinkan seorang pengguna menyisipkan semacam jendela sambutan sebelum melakukan login. Jendela ini sangat berguna sekali untuk memberi pesan kepada pengguna lain, terutama bila komputer anda dipakai oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat itu, yang diatur adalah regestry Windows, buka program regedit. Caranya klik menu start pada taskbar dan pilih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Windows 2000 dan Windows XP mengijinkan seorang pengguna menyisipkan semacam jendela sambutan sebelum melakukan login. Jendela ini sangat berguna sekali untuk memberi pesan kepada pengguna lain, terutama bila komputer anda dipakai oleh lebih dari satu orang.<br />
<span id="more-289"></span><br />
Untuk membuat itu, yang diatur adalah regestry Windows, buka program regedit. Caranya klik menu start pada taskbar dan pilih &#8216;run&#8217;, dan ketik &#8216;regedit&#8217;. Setelah database registry Windows muncul, atur pada key &#8216;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\<br />
Microsoft\Windows\Current\Version\Winlogon\LegalNoticeText&#8217;, dengan teks yang ingin anda tampilkan pada jendela sambutan sebelum login, caranya klik ganda pada key tersebut. Jangan lupa pada key HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\<br />
Microsoft\Windows\Current\Version\Winlogon\LegalNoticeCaption&#8217; tuliskan title/judul dari pesan anda. Sampai di sini semua setting selesai.<br />
Tutup registry dan restart komputer anda. Mulai sekarang dan selanjutnya setiap kali anda masuk windows dan sebelum proses login dimasukkan, anda akan disambut oleh jendela pesan yang telah anda buat.</p>
<p><strong>Mematikan System Tray </strong><br />
Coba perhatikan sudut pojok kanan bawah task bar anda, terdapat sederetan icon-icon yang menunjukkan ada program yang sedang berjalan, seperti Mesengger, IRQ, anti virus dan lain-lain. Inilah yang disebut System Tray yang berjalan secara background. Kadang-kadang system Tray yang mungkin tidak anda perlukan ini bisa memakan sedikit banyak memori anda, dan bisa membuat komputer berjalan lambat.</p>
<p>Jika anda berkehendak untuk melenyapkan system tray ini, hal tersebut bisa dilakukan. Yang anda atur adalah registry Windows, jalankan &#8216;regedit&#8217; dengan memilih menu &#8216;start | Run&#8217; dan ketik &#8216;regedit&#8217;. Dalam &#8216;Regitry Editor&#8217; masuklah ke &#8220;HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Current Version\policies\Explorer&#8221;. Apabila key Explorer belum ada, Anda perlu membuatnya. Selanjutnya buatlah DWORD value dalam key &#8216;Explorer&#8217; tersebut. Caranya, klik kanan key Explorer kemudian pilih &#8220;New |Dword Value&#8221;. Berikan nama &#8220;NoTray-ItemsDisplay&#8221; pada value tersebut. klik ganda value tersebut dan masukkan nilai &#8220;1&#8221;. Dengan memasukkan nilai &#8220;1&#8221; maka system tray Anda akan disembunyikan. Untuk mengaktifkannya kembali, masukkan saja nilai &#8220;0&#8221;. Dengan begitu kini icon tray tersebut tidak akan tampil di task bar Windows Anda.</p>
<p><strong>Meringankan Mata Letih saat menggunakan Ms. Word </strong><br />
Mungkin untuk pengguna komputer biasa yang menggunakan komputer hanya beberapa waktu saja tidak masalah dengan tampilan layar monitor anda yang sebenarnya bisa membuat mata kita cepat letih. Tapi bagaimana jika pengguna yang memang sudah menjadi tuntutan pekerjaan harus menggunakan komputer setiap hari, jika anda tidak bisa mengatur settingan tampilan monitor anda, bisa-bisa mata cepat letih dan lebih parah lagi mata bisa rusak.</p>
<p>Ada sedikit tip bagi pengguna Ms. Word untuk mengatasi sedikit radiasi yang ditimbulkan oleh layar monitor anda. Secara default background lembar kerja Ms. Word berwarna putih. Warna terang tersebut bisa membuat mata anda cepat letih. Background tersebut bisa dirubah ke warna selain putih yang tingkat radiasi yang ditimbulkan sedikit lebih kecil. Ms. Word bisa mengganti background Ms. Word menjadi warna biru dengan teks berwarna putih. </p>
<p>Caranya, pilih menu &#8216;Tool | Option&#8217; pada menu bar. Setelah kotak dialog properties muncul, pastikan tab &#8216;General&#8217; yang dipilih. Aktifkan pilihan &#8216;Blue background, White text&#8217;. Klik &#8216;OK&#8217; bila sudah selesai. Dengan begitu kini Ms Word akan menampilkan background berwarna biru dengan teks berwarna putih. </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komputer34.wordpress.com/2008/12/18/beri-sambutan-sebelum-login/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/58f68f1ea2da9d94d1223658657b782f1d724b98c7b14b76fbd06cbc9fc50393?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G">
			<media:title type="html">komputer34</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>