<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647</atom:id><lastBuildDate>Fri, 06 Sep 2024 21:10:41 +0000</lastBuildDate><title>WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU</title><description></description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1022</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-5314336952363067439</guid><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 16:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T01:01:16.958+08:00</atom:updated><title>Maklumat</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU-8odd_e_xOvLj1OEiUgsppC1YS-TPrAxsfOtrDGkB-cw6bcqrxtax7c7SFc8dhDrQHMd13tCnrH5IHT_4bVTEB5SV1r6e7ZGnbO9nHROAelvmccQ7T3oF1pXbJGbJ5fu6RZyseBlM3Cu/s1600/inna_lillahi.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 86px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU-8odd_e_xOvLj1OEiUgsppC1YS-TPrAxsfOtrDGkB-cw6bcqrxtax7c7SFc8dhDrQHMd13tCnrH5IHT_4bVTEB5SV1r6e7ZGnbO9nHROAelvmccQ7T3oF1pXbJGbJ5fu6RZyseBlM3Cu/s320/inna_lillahi.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5721278899613226034&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;TELAH BERPULANG KE RAHMATULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;H. M. Nur Abdurrahman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(1931 - 2012)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat, 23 Rabi&#39;ul Akhir 1433 H/16 Maret 2012 M, pukul 21.00 WITA di Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea dan dimakamkan di komplek pemakaman keluarga di Pannara, Makassar.&lt;/div&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/03/maklumat.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU-8odd_e_xOvLj1OEiUgsppC1YS-TPrAxsfOtrDGkB-cw6bcqrxtax7c7SFc8dhDrQHMd13tCnrH5IHT_4bVTEB5SV1r6e7ZGnbO9nHROAelvmccQ7T3oF1pXbJGbJ5fu6RZyseBlM3Cu/s72-c/inna_lillahi.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-7741096432746270472</guid><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 12:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-19T00:38:55.684+08:00</atom:updated><title>1017. Mazhab dalam Islam</title><description>RISALAH AMMAN: Pernyataan Sikap Sunni dan Syiah dalam Konferensi Islam Internasional yang diadakan di Amman, Yordania, (27-29 Jumadil Ula 1426 H. / 4-6 Juli 2005 M.)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bismillahir-Rahmanir-Rahim&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;SALAM DAN SALAWAT SEMOGA TERCURAH PADA BAGINDA NABI MUHAMMAD DAN KELUARGANYA YANG SUCI&lt;br /&gt;Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa… (Al-Nisa&#39;,4:1)&lt;br /&gt;Sesuai dengan fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh YTH Imam Besar Syaikh Al-Azhar, YTH Ayatollah Sayyid Ali Al-Sistani, YTH Mufti Besar Mesir, para ulama Syiah yang terhormat (baik dari kalangan Syiah Ja&#39;fari maupun Zaidi), YTH Mufti Besar Kesultanan Oman, Akademi Fiqih Islam Kerajaan Saudi Arabia, Dewan Urusan Agama Turki, YTH Mufti Besar Kerajaan Yordania dan Para Anggota Komite Fatwa Nasional Yordania, dan YTH Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi; Sesuai dengan kandungan pidato Yang Mulia Raja Abdullah II bin Al-Hussein, Raja Yordania, pada acara pembukaan konferensi;&lt;br /&gt;Sesuai dengan pengetahuan tulus ikhlas kita pada Allah SWT;&lt;br /&gt;Dan sesuai dengan seluruh makalah penelitian dan kajian yang tersaji dalam konferensi ini, serta seluruh diskusi yang timbul darinya;&lt;br /&gt;Kami, yang bertandatangan di bawah ini, dengan ini menyetujui dan menegaskan kebenaran butir-butir yang tertera di bawah ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Siapa saja yang mengikuti dan menganut salah satu dari empat mazhab Ahlus Sunnah (Syafi&#39;i, Hanafi, Maliki, Hanbali), dua mazhab Syiah (Ja&#39;fari dan Zaydi), mazhab Ibadi dan mazhab Zhahiri adalah Muslim. Tidak diperbolehkan mengkafirkan salah seorang dari pengikut/penganut mazhab-mazhab yang disebut di atas. Darah, kehormatan dan harta benda salah seorang dari pengikut/penganut mazhab-mazhab yang disebut di atas tidak boleh dihalalkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lebih lanjut, tidak diperbolehkan mengkafirkan siapa saja yang mengikuti akidah Asy&#39;ari atau siapa saja yang mengamalkan tasawuf (sufisme). Demikian pula, tidak diperbolehkan mengkafirkan siapa saja yang mengikuti pemikiran Salafi yang sejati. Sejalan dengan itu, tidak diperbolehkan mengkafirkan kelompok Muslim manapun yang percaya pada Allah, mengagungkan dan mensucikan-Nya, meyakini Rasulullah (saw) dan rukun-rukun iman, mengakui lima rukun Islam, serta tidak mengingkari ajaran-ajaran yang sudah pasti dan disepakati dalam agama Islam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengakui kedelapan mazhab dalam Islam tersebut berarti bahwa mengikuti suatu metodologi dasar dalam mengeluarkan fatwa: tidak ada orang yang berhak mengeluarkan fatwa tanpa keahlihan pribadi khusus yang telah ditentukan oleh masing-masing mazhab bagi para pengikutnya. Tidak ada orang yang boleh mengeluarkan fatwa tanpa mengikuti metodologi yang telah ditentukan oleh mazhab-mazhab Islam tersebut di atas. Tidak ada orang yang boleh mengklaim untuk melakukan ijtihad mutlak dan menciptakan mazhab baru atau mengeluarkan fatwa-fatwa yang tidak bisa diterima hingga membawa umat Islam keluar dari prinsip-prinsip dan kepastian-kepastian Syariah sebagaimana yang telah ditetapkan oleh masing-masing mazhab yang telah disebut di atas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kami semua mengajak seluruh umat untuk membuang segenap perbedaan di antara sesama Muslim dan menyatukan kata dan sikap mereka; menegaskan kembali sikap saling menghargai; memperkuat sikap saling mendukung di antara bangsa-bangsa dan negara-negara umat Islam; memperkukuh tali persaudaraan yang menyatukan mereka dalam saling cinta di jalan Allah. Dan kita mengajak seluruh Muslim untuk tidak membiarkan pertikaian di antara sesama Muslim dan tidak membiarkan pihak-pihak asing mengganggu hubungan di antara mereka.&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang beriman adalah bersaudara. Maka itu islahkan hubungan di antara saudara-saudara kalian dan bertakwalah kepada Allah sehingga kalian mendapat rahmat-Nya. (Al-Hujurat, 49:10).&lt;br /&gt;Amman, 27-29 Jumadil Ula 1426 H./ 4-6 Juli 2005 M.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Para penandatangan:&lt;br /&gt;AFGHANISTAN - ALJAZAIR - AUSTRIA - AZERBAIJAN - BAHRAIN - BANGLADESH - BOSNIA dan HERZEGOVINA - BRAZIL - KANADA - REPUBLIK CHAD - MESIR: Rektor Universitas Al-Azhar - PERANCIS - JERMAN - INDIA - INDONESIA: Dr. Tutty Alawiyah, Rektor Universitas Islam Al-Syafi&#39;iyah, KH Ahmad Hasyim Muzadi, Mantan Ketua PBNU, Muhamad Iqbal Sullam, International Conference of Islamic Scholars, Indonesia - IRAN: Ayatollah Syaikh Muhammad Ali Al-Taskhiri Sekjen Majma Taqrib baynal Madzahib Al-Islamiyyah, Ayatollah Muhammad Waez-zadeh Al-Khorasani, Mantan Sekjen Majma Taqrib baynal Madzahib Al-Islamiyyah - IRAK - ITALIA - YORDANIA: Syaikh Said Al-Hijjawi, Mufti Besar Yordania, Syaikh Salim Falahat, Ketua Umum Ikhwanul Muslimin Yordania - KUWAIT - LEBANON - LIBYA - MALAYSIA: Prof. Dr. Muhamad Hashem Kamaly&lt;br /&gt;Dekan International Institute of Islamic Thought and Civilisation - MALADEWA - MAROKO - NIGERIA -&lt;br /&gt;KESULTANAN OMAN - PAKISTAN: Prof. Dr. Mahmoud Ahmad Ghazi, Rektor Islamic University, Islamabad -&lt;br /&gt;PALESTINA: Shaykh Dr. Ikrimah Sabri, Mufti Besar Al-Quds dan Imam Besar Masjid Al-Aqsa - PORTUGAL -&lt;br /&gt;QATAR: Prof. Dr. Shaykh Yusuf Al-Qaradhawi, Ketua Persatuan Internasional Ulama Islam - RUSIA - ARAB SAUDI: Syaikh al-Habib Muhammad bin Abdurrahman al-Saqqaf - SENEGAL - SINGAPORA - AFRIKA SELATAN -&lt;br /&gt;SUDAN - SWISS: Prof. Thariq Ramadhan, Cendekiawan Muslim - SYRIA - THAILAND - TUNISIA - TURKI: Prof. Dr. Mustafa Qag nci, Mufti Besar Istanbul - UKRAINA: Shaykh Dr. Ahmad Tamim, Mufti Ukraina - UNI EMIRAT ARAB - INGGRIS: Syaikh Yusuf Islam /Cat Steven, Dai Islam dan mantan penyanyi - AMERIKA SERIKAT: Syaikh Faisal Abdur Rauf, Imam Masjid Jami Kota New York - UZBEKISTAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang berminat membacanya dalam bahasa Arab, silakan klik link =&gt; http://tinyurl.com/6o7kkt2&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wallahu a&#39;lamu bi al-shawab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*** Makassar, 16 Maret 2012</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/03/1017-mazhab-dalam-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-2274711993595353808</guid><pubDate>Sun, 11 Mar 2012 11:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-11T19:15:46.388+08:00</atom:updated><title>1016 Pecahan Syi&#39;ah dan Hiruk-Pikuk Perda Miras</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Dari Safaruddin: &lt;BR&gt;1. Minta tolong Ustaz  tambahan pecahan Syi&#39;ah Zaidiyah, Ismailiyah dan Imamiyah&lt;BR&gt;2. Dalam Seri 1012  Ustaz menulis, santer berita yang beredar di media yang menyudutkan FPI, padahal  FPI sama sekali tidak terlibat. Yaitu insiden hari Kamis, 24 Juni 2010 di RM  Pakis Ruyung, Jl. S Parman No. 98 Banyuwangi tentang stigma yang berkembang  bahwa &quot;FPI BUBARKAN KUNKER ANGGOTA DPR RI&quot;. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2 face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Seyogianya Ustaz tambahkan pula: &quot;Beberapa  Ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) unjuk rasa menolak  evaluasi sembilan perda miras 12 Januari 2012. Kala itu beberapa aktivis  pengunjuk rasa merusak kantor Kemendagri dalam aksi unjuk rasa. Tahu-tahu  Mendagri, Gamawan Fauzi, marah-marah kirim surat teguran kepada FPI, bukan  kepada FUI. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Jawab:&lt;BR&gt;1. Pada masa hidupnya Imam Ali  bin Abi Thalib Radiallau Anhu, Imam Hasan dan Imam Husein tidak terjadi  perpecahan dalam tubuh mazhab Syi&#39;ah. Setelah Imam Husein syahid di Karbela,  mayoritas pengikut Syi&#39;ah menjadikan Imam Ali bin Husain (Ali Zainal  Abidin)&amp;nbsp;sebagai imam ke-4 dan kelompok minoritas yang dikenal dengan  sebutan &quot;Kaisaniyah&quot; menjadikan putra ketiga Imam Ali bin Husein yang bernama  Muhammad bin Hanafiah sebagai imam ke-4. Kelompok Kaisaniyah ini ditelan oleh  sejarah.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;Setelah Imam Ali bin Husein&amp;nbsp;wafat, Syi&#39;ah  pecah dua lagi, kelompok pertama mengakui Imam Zaid bin Ali Zainal Abidin,  putranya Ali bin Husein sebagai penggantinya sebagai Imam ke-5. Kelompok pertama  ini dikenal sebagai Syi&#39;ah Zaidiyah. Menurut Imam Zaid, boleh mengangkat seorang  Imam jikalau ada yang lebih layak darinya dan sekalipun bukan dari Ahlul Bayt.  Itu membenarkan legitimasi Khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman R &#39;anhum dan  menggugurkan gugatan orang yang mencelanya. Setelah Imam ke-5, pengangkatan  seorang Imam dilakukan dengan jalan suksesi, yang dalam era politik sekarang  dikenal dengan sistem &quot;demokrasi&quot;, yang dilandaskan atas konsep Al-Khuruj.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Sedang kelompok kedua mengakui Imam Muhammad bin Ali (Muhammad  al-Baqir), putranya yang lain sebagai penggantinya. Kelompok kedua ini hingga  sesudah Imam ke-6, lagi-lagi pecah dua pula, yaitu sebagai Imam ke-7 Ismail bin  Ja&#39;far, yang ini dikenal dengan Syi&#39;ah Ismailiyah. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pecahan yang lain Imam ke-7, Musa bin  Ja&#39;far (Musa al-Kadzim) ini berlajut hingga Imam ke-12&amp;nbsp; Muhammad bin Hasan  (Muhammad al-Mahdi). Kelompok ini dikenal sebagai Syi&#39;ah Imamiyah atau Itsna  &#39;Asyariah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;2. Saya mencoba minta tolong kepada Uncle  Google dari mana sumber berita yang diutarakan Akhie Safaruddin mengenai surat  teguran Mendagri yang salah alamat itu, dan inilah hasilnya, &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://kabarnet.wordpress.com/2012/02/16/ironis-kemendagri-hanya-bidik-fpi/&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;Surat teguran kepada FPI yang salah alamat tsb bertanggal 15  Februari 2012 dikeluarkan Kemendagri. Sewajarnya surat teguran itu terbit  beberapa hari setelah insiden kantor Kemendagri. Namun aneh, surat teguran itu  dikeluarkan sebulan tiga hari kemudian, yaitu setelah peristiwa Palangkaraya 12  Februari 2012. Peristiwa Palangkaraya ini yang nyatanya dijadikan peluang yang  dinantikan oleh Gamawan untuk menerbitkan surat teguran kepada FPI, sangat patut  diduga berlatar belakang adanya tekanan politis.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/7424&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;Mendagri membantah pemerintah mencabut Perda miras. Pemerintah  hanya akan melakukan evaluasi dan&amp;nbsp; peninjauan ulang Perda tersebut karena  selama ini, Perda tersebut bertabrakan dengan peraturan yang lebih tinggi  diatasnya yakni Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007 tentang pendistribusian  miras, kemudian Kepres nomor 3 tahun 1997 tentang golongan miras, Undang-undang  nomor 3 tahun 1997.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Lalu Pak Menteri, bagaimana dengan  munculnya surat Menteri Dalam Negeri kepada Bupati Indramayu yang meminta tidak  memberlakukan Perda yang melarang minuman keras dan mendesak DPRD untuk mencabut  Perda tersebut ? Bukankah ini yang bikin marah akar rumput ? &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ini dia link sumber  beritanya:&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://nahimunkar.com/9982/menteri-dalam-negeri-indonesia-memerintahkan-untuk-merusak-masyarakat-dengan-membebaskan-minuman-keras/&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;INDRAMAYU, (PRLM).- Puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam,  organisasi Kepemudaan, dan aparat Pemda Indramayu mengecam terbitnya surat  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia yang meminta kepada Bupati  Indramayu untuk mencabut Perda larangan minuman beralkohol di  Indramayu.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ketimbang bikin surat kepada Bupati  Indramayu, alangkah eloknya andaikata Gamawan Fauzi sebaliknya dengan bijak  menyatakan: &quot;karena Perda miras tersebut bertabrakan dengan peraturan yang lebih  tinggi diatasnya, akan diupayakan untuk mengubah peraturan yang lebih tinggi  diatasnya itu melalui mekanisme, sehingga tidak bertabrakan lagi. Maka tentu  saja dengan demikian tidak akan terjadi kerusakan kantor Kemendagri oleh  beberapa oknum aktvis FUI yang juga tidak dapat menahan emosinya. Ya, oknum  aktivis itu yang akan mendapat sanksi hukum bukan organisasinya yaitu FPI yang  harus dibubarkan. Sama ada dengan jika ada polisi, jaksa dan hakim yang makan  suap, maka yang salah adalah oknumnya bukan istitusinya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sebuah Kelong Mangkasaraq (Pantun  Makassar) sebagai bingkisan untuk Mendagri:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ciniq bajiki riolo&lt;BR&gt;Lebampi  ripaqmaiqnu&lt;BR&gt;Nanusomberang&lt;BR&gt;Sallang tanusesseqlalang&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Tiliklah dulu dengan saksama&lt;BR&gt;Mantapkan  pertimbangan hati nurani&lt;BR&gt;Barulah melantunkan suara&lt;BR&gt;Agar tidak menyesal  nanti&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Barangkali ini padanannya dalam Bidal  Melayu Lama:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pikir dahulu pendapatan&lt;BR&gt;Karena pikir  itu pelita hati&lt;BR&gt;Sesal kemudian tidak berguna&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Wallahu a&#39;lamu bi al-shawab.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;*** Makassar, 11 Maret 2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/03/1016-pecahan-syiah-dan-hiruk-pikuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-91037883098315001</guid><pubDate>Sat, 03 Mar 2012 22:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-04T06:37:06.496+08:00</atom:updated><title>1015 Verifikasi tentang Syi&#39;ah</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;DALAM tulisan HM Nur Abdurrahman di kolom  &lt;STRONG&gt;&quot;Wahyu dan Akal-Iman dan Ilmu&quot;&lt;/STRONG&gt; dengan judul, &quot;Kebohongan dan  Pelintiran Berita,&quot; edisi Ahad, 19 Februari&amp;nbsp; 2012, menulis: Ada dua hal  yang dipelintir oleh sumber berita Media Indonesia. Pertama, surat edaran  Kementerian Agama RI No. D/BA.01/4865/1983 tersebut sama sekali tidak ada yang  mengatakan Syiah bertentangan dengan ajaran Islam. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kedua, rekomendasi MUI dipelintir dari  perbedaan ajaran Syiah dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah dipelintir menjadi  perbedaan ajaran Syiah dengan Islam.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sebagai tanggapan, kami menyatakan bahwa:  &lt;BR&gt;pertama, surat edaran Depag, no: D/BA.01/4865/1983, tanggal 5 Desember 1983  tentang Hal Ihwal Mengenai Golongan Syiah, kalimat &quot;Syiah bertentangan dengan  ajaran Islam&quot; memang tidak ada. Tapi kalimat maksudnya adalah sama ada. Yaitu:  &quot;Semua itu tidak sesuai dan bahkan bertentangan dengan ajaran Islam yang  sesungguhnya.&quot; Kalimat ini ada sesudah surat edaran Depag tersebut memuat  ajaran-ajaran Syiah Imamiyah yang berkuasa di Iran sampai tujuh poin. Jadi,  nyata ini bukan pelintiran dan kebohongan, tapi sinonim kalimat.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kedua, juga maaf, kami berpendapat  bukanlah hal yang salah, jika dikatakan: &quot;Perbedaan ajaran Syiah dengan Ahlus  Sunnah wal Jamaah identik dengan perbedaan ajaran Syiah dengan Islam.&quot; Alasan  kami ialah bahwa ajaran Islam yang benar itu adalah ajaran Ahlus Sunnah wal  Jamaah. Kaum Ahlus Sunnah wal Jamaah yaitu Sunni ialah orang yang selalu  berpegang teguh kepada Alquran dan Assunnah berdasarkan pemahaman para sahabat  dan orang-orang yang dekat masanya dengan Nabi saw seperti tabi&#39;in, tabi&#39;ut  tabi&#39;in, termasuk para imam yang mu&#39;tabar seperti imam mazhab yang empat. Hal  tersebut berdasarkan hadis: &quot;Ikutilah sunnahku dan sunnah Khulafa&#39;ur Rasyidin&quot;  (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dll), juga Nabi saw bersabda: &quot;Sebaik-baik  manusia ialah pada masaku ini, kemudian yang sesudahnya, kemudian yang  sesudahnya&quot; (HR. Bukhari dan Muslim )&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Namun, supaya polemik ini tidak  berlarut-larut, alangkah baiknya jika diadakan diskusi yang mungkin bisa  dimediasi oleh MUI, Majelis Tarjih atau ICMI sehingga bisa lebih tuntas dibahas.  Wallahu A&#39;lam Bishshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;HM Said Abd Shamad, Lc, Ketua LPPI Perw.  Indonesia Timur, Anggota Majelis Tarjih PW. Muhammadiyah Sulsel&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;Verifikasi&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Zaid bin Ali Zainal Abidin (w. 122 H)  adalah pendiri Syi&#39;ah Zaidiyah. &lt;BR&gt;== Menurut Syi&#39;ah Zaidiyah boleh mengangkat  seorang pemimpin sekalipun ada yang lebih layak darinya. Teori tersebut  diperkenalkan oleh Imam Zaid dengan tujuan membenarkan legitimasi Khalifah Abu  Bakar, Umar dan Utsman R &#39;anhum dan menggugurkan gugatan orang yang  mencelanya.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;== Syi&#39;ah Zaidiyah berpendapat bahwa Imam  itu tidak suci (ma&#39;shum) tidak seperti Nabi Saw yang memiliki sifat ma&#39;shum. Dan  ini berbeda dengan ideologi Syi&#39;ah Imamiyah dan Syi&#39;ah Isma&#39;iliyah yang  menegaskan bahwa keseluruhan Imam-Imam Sy&#39;iah suci (ma&#39;shum) dari segala  perbuatan dosa kecil ataupun besar, baik yang tersurat ataupun yang tersirat,  sengaja atau tidak disengaja. Dan juga mereka harus terbebas dari kesalahan  bahkan kelupaan dan kelalaian.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;== Syi&#39;ah Zaidiyah mensyaratkan keabsahan  seorang imam melalui Al-Khuruj (semacam revolusi). Al-Khuruj ini melambangkan  perjuangan politik Syi&#39;ah Zaidiyah dengan ketegaran dan ketegasan serta penuh  keterbukaan. Berbeda dengan Syi&#39;ah Imamiyah dan Ismaíliyah di mana perjuangan  mereka dengan cara tersembunyi dan terselubung, atau dikenal dengan konsep  Taqiyyah. Dapat dilihat, bahwa sikap revolusioner yang dilakukan oleh golongan  Syiáh Zaidiyah dengan sendirinya menunjukkan bahwa seorang Imam bukannya orang  yang suci (Ma&#39;shum) yang layak dikultuskan, yang tidak terlepas dari kesalahan  dan dosa. Sementara bagi Syiáh Imamiyah dan Syiáh Ismaíliyah malah sebaliknya,  Imam adalah simbol kesucian (Ma&#39;shum).&lt;BR&gt;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;== Syiáh Zaidiyah  membolehkan adanya dua Imam dalam masa dan waktu yang sama. Hal ini dibolehkan  karena sesuai dengan keperluan zaman. Yaitu meluasnya daerah kekuasaan Islam  yang terbentang ketika itu dari wilayah Samarqand sampai Spanyol dan selatan  Prancis. Dan pandangan ini berlawanan dengan Syiáh Imamiyah dan Syiáh  Isma&#39;ilyah. Karena mereka hanya membolehkan adanya satu Imam dalam setiap masa.  Dari uraian diatas nampak jelas keunikan sistem politik Syiáh Zaidiyah  dibandingkan aliran Syiáh imamiyah dan Syi&#39;ah Ismaíliyah. Di mana pengangkatan  seorang Imam dilakukan dengan jalan suksesi, yang dalam era politik sekarang  dikenal dengan sistem &quot;demokrasi&quot;, yang dilandaskan atas konsep Al-Khuruj. Hal  ini yang memotivasi Syíah Zaidiyah menolak &quot;Taqiyyah,&quot; yaitu perinsip perjuangan  politik Syiáh Imamiyah dan Syi&#39;&#39;ah Ismaíliyah yang terselubung dan sembunyi.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;== Dalam lapangan fiqh, mazhab Syiáh  Zaidiyah termasuk salah satu rujukan fiqh yang bisa diterima oleh Ahlussunnah,  yaitu termasuk mazhab ke lima setelah keempat mazhab lainnya dalam kalangan  Ahlussunnah. Fiqih Zaidiyah ini secara umum nyaris tidak berbeda dengan fiqh  AhlusSunnah. Mereka mengharamkan mut&#39;ah (kawin kontrak) sebagaimana Ahlussunnah  mengharamkannya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Penilaian dalam kalangan kita Ahlussunnah,  Syi&#39;ah itu sesat berdasar atas apa yang kita baca dalam Al Kafi. Padahal ulama  Syi&#39;ah Imamiyah mengevaluasi lagi kitab Al Kafi, seperti Mullah Baqir Al Majlisi  dalam karyanya Mir&#39;at al-&#39;Uqul menyatakan bahwa kebanyakan Hadits yang ada dalam  Al Kafi adalah 58% tidak dapat dipercaya. Dan yang meneliti kesahihan kitab Al  Kafi bukan hanya Al Majlisi saja. Para ulama Syi&#39;ah Imamiyah menyatakan bahwa  tidak ada kitab Hadits yang sempurna shahih. Artinya kesahihan kitab Al Kafi  dalam kalangan ulama Syi&#39;ah Imamiyah&amp;nbsp;sendiri masih problematik. Bahkan  Muhammad Ya&#39;qub Kulayni yang penyusun Al Kafi sendiri menyatakan:&lt;BR&gt;Apabila  Hadits sesuai dengan Al-Quran, maka terimalah, dan jika itu bertentangan dengan  Al-Quran, maka tolaklah. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Alhasil tidak benar mengadakan rampatan  (generalisasi) bahwa semua Syi&#39;ah itu sesat dan bukan Islam, harus  dipilah-pilah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Wallahu a&#39;lamu bi al-shawab. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar,&amp;nbsp;4 Maret  2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/03/1015-verifikasi-tentang-syiah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-2610146761799859802</guid><pubDate>Sat, 25 Feb 2012 22:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-26T06:14:45.704+08:00</atom:updated><title>1014 Stigma FPI itu Anarkis</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Tidaklah bijaksana tergesa-gesa secara impulsif mencap  FPI itu anarkis. Mengapa? Silakan disimak:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://nasional.inilah.com/read/detail/1831095/hadapi-preman-tanah-fpi-lindungi-warga-mesuji&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) ternyata ikut  melibatkan diri dalam beberapa konflik agraria seperti di Mesuji. FPI melakukan  perlawanan terhadap preman yang disewa perkebunan. &quot;Ada 2.400 pengungsi yang  meminta perlindungan di Mesuji, mereka mencari perlindungan ke posko FPI di  Mesuji dari teror preman sampai saat ini,&quot; tegas Ketua Umum FPI Habib Rizieq  dalam audensi ke DPD RI, Senayan, Kamis (16/2/2012).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Penduduk Mesuji yang dizalimi itu sudah melapor  berkali-kali kepada pihak yang berwajib, tetapi kandas terus, dan akhirnya  melapor ke FPI. Informasi penzaliman penduduk ini bisa merebak keluar provinsi  karena penduduk datang mengadukan nasibnya ke DPD RI di Senayan Jakarta  difasilitasi / dilindungi oleh FPI. Bahkan ini pernah menjadi topik diskusi di  Indonesia Lawyers Club, yang dihadiri juga oleh para terzalimi yang dilindungi  oleh FPI.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Dari sebuah tabligh akbar di Pesantren Al-Um, Kampung  Utan, Ciputat, selatan Jakarta, FPI dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 oleh  belasan habib, kiyai, muballigh, dan ratusan santri dari seantero Jabotabek.  FPI, seperti juga MMI, FUI, HTI dll adalah organisasi yang tergolong dalam  Pressure Groups. Menurut Dictionary of Social Science, pressure (tekanan)  berarti: any means of trying to influence of others by informal or  extra-institutional methods. Maka demikianlah, FPI didirikan dgn tujuan  (nawaitu) yang benar, yaitu nahi mungkar. Mereka ingin menjauhkan negeri ini  dari kemaksiyatan dan membela umat Islam yang dikebiri. Dalam perjalanannya,  memang tak dapat dipungkiri bahwa sepak terjang FPI menyebabkan timbulnya  bentrokan, namun perlu dipahami terlebih dahulu mengapa sampai terjadi hal  itu.&lt;BR&gt;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;Harus dipahami bahwa sistem hukum di Indonesia secara nyata  sebagian dari ajaran Islam dan agama lain tidak terakomodasi dalam hukum  positif, misalnya saja dalam hal zina:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Sanksi zina yaitu cambukan  100 kali (S. An-Nuur, 24:2), rajam sampai mati (Hadits dari Ibnu Abbas, Shahih  Bukhari), (Bibel, Ulangan 22:22-24). &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Penegak hukum tidak punya payung hukum dalam KUHP untuk  dapat memproses pelacuran ke meja pengadilan. Dalam ruang yang tidak disentuh  pasal-pasal hukum inilah FPI melakukan berbagai pendekatan solusi agar  nilai-nilai ajaran Islam dapat diterapkan secara lebih  komprehensif.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Penyakit masyarakat yang bersifat struktural, misalnya  industri pelacuran dan perjudian, harus dihadapi secara tegas baik dengan  pendekatan hukum maupun tekanan-tekanan oleh organisasi Pressure Groups.  Pembiaran terhadap kejahatan sosial semacam ini berpotensi membuahkan berbagai  bentuk penyakit masyarakat yang pada akhirnya akan merusak berbagai sendi  nilai-nilai moral. Segala bentuk kejahatan sosial yang bersifat struktural  adalah ruang gerak yang menjadi prioritas untuk dihadapi secara struktural pula  oleh organisasi Pressure Groups.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Habitat Jakarta yang sarat tempat maksiyat memberikan  suntikan spirit tersendiri bagi aksi-aksi FPI. Kalau FPI mendapat pengaduan  keluh kesah masyarakat adanya tempat maksiyat yang meresahkan warga, maka ada  protap, yaitu sebelum FPI memulai setiap tindakannya, surat himbauan kepada  &quot;target/pemilik usaha maksiyat&quot; dgn tembusan kepada aparat yg berwenang selalu  dilakukan terlebih dahulu sampai 3 kali. Namun surat-surat himbauan itu tidak  mendapat perhatian sebagaimana mestinya baik dari &quot;target&quot; maupun dari aparat  yang berwenang. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Justru yang terjadi tatkala aktivis datang kepada  &quot;target&quot; untuk negosiasi,&amp;nbsp;&quot;target&quot; bahkan mempersiapkan &quot;penjaga&quot; yang  melakukan pelemparan dan provokasi, lalu tatkala para aktivis FPI mempertahankan  diri atau balas menyerang, maka bentrokan itu menjadi konsumsi media yang empuk  sekali. Hasilnya bisa ditebak, yaitu&amp;nbsp;&quot;target&quot; terposisi sebagai dizalimi,  dan FPI memperoleh stigma anarkis. Demikianlah, proses itu ibarat aliran sungai,  hanya muaranya yang diliput media, sedangkan hulu dan pertengahan sungai tidak  menarik beritanya untuk &quot;dijual&quot;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Bahkan terkadang santer berita yang beredar di media  yang menyudutkan FPI, padahal FPI sama sekali tidak terlibat. Yaitu insiden hari  Kamis, 24 Juni 2010 di RM Pakis Ruyung, Jl. S Parman No. 98 Banyuwangi tentang  stigma yang berkembang bahwa &quot;FPI BUBARKAN KUNKER ANGGOTA DPR RI&quot;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://www.suara-islam.com/news/berita/nasional/974-kronologi-peristiwa-banyuwangi&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ummat Islam punya kewajiban untuk membela  saudara-saudara&amp;nbsp;sesama ummat Islam, jangan sampai ummat Islam&amp;nbsp;menjadi  seperti buih di lautan. Tidaklah elok ummat Islam mendiskreditkan bahkan ikut  menghujat FPI tanpa ilmu. FPI yang sudah mulai memainkan peran dalam nahi  mungkar anti korupsi dan membela penduduk yang dizalimi oleh birokrat +  investor, itu merupakan suatu kemajuan yang menggembirakan. Antekamma, betul  tidak, tak iye ?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Wallahu a&#39;lamu bi al-shawab. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 26 Februari  2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/02/1014-stigma-fpi-itu-anarkis.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-3171354421327868786</guid><pubDate>Sat, 18 Feb 2012 22:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-19T06:47:52.203+08:00</atom:updated><title>1013 Kebohongan dan Pelintiran Berita</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kebohongan dan pelintiran berita termasuk  dalam hal politik pemberitaan.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://www.mediaindonesia.com/read/2012/01/25/293947/293/14/Menag-Tegaskan-Syiah-Bertentangan-dengan-Islam&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;JAKARTA--MICOM: Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa  aliran Syiah bertentangan dengan ajaran Islam. Pernyataan tersebut berdasarkan  keputusan Kementerian Agama dan MUI yang menyatakan bahwa Syiah bukanlah Islam.  Kementerian Agama RI mengeluarkan surat edaran no D/BA.01/4865/1983 pada 5  Desember 1983 tentang golongan syiah dan menyatakan bahwa Syiah tidak sesuai dan  bahkan&amp;nbsp; bertentang dengan ajaran islam. Rakernas MUI pada 7 Maret 1984 di  Jakarta merekomendasikan umat Islam Indonesia agar waspada terhadap menyusupnya  paham Syiah dengan perbedaan pokok dari ajaran Ahli Sunna Waljamaah. &quot;Ya harus  duduk bersama-sama. karena masing-masing punya alasan. Mungkin saya harus  menimbang-nimbang dahulu dari ulama, baru saya memutuskan,&quot; ujar&amp;nbsp; Menteri  Agama Suryadharma Ali.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ada dua hal yang dipelintir oleh sumber  berita Media Indonesia. Pertama, surat edaran Kementerian Agama RI no  D/BA.01/4865/1983 tsb sama sekali tidak ada yang menyatakan bahwa Syiah  bertentangan dengan ajaran islam. Yang dilakukan wartawan Media Indonesia dalam  hal ini bahkan lebih dari sekadar pelintiran, itu adalah kebohongan. Kedua,  rekomendasi MUI dipelintir dari perbedaan ajaran Syi&#39;ah&amp;nbsp; dengan Ahlussunnah  Waljamaah dipelintir menjadi perbedaan ajaran Syi&#39;ah dengan Islam. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Namun penilaian Azyumardi Azra terhadap  sumber berita itu bukanlah pelintiran. Menurut Azyumardi Azra,&quot;Dia salah baca  itu. Nggak pernah ada statement dari Majelis Ulama Indonesia yang menyebut Syiah  bukan bagian Islam.&quot; (Tempo, 26/01/2012). Azyumardi Azra secara &quot;tersirat&quot;  membela wartawan dari sumber berita tsb. Ia menyalahkan Suryadharma Ali yang  salah baca. Saya tidak sependapat dengan Azyumardi Azra. Mengapa? Pemberitaaan  Media Indonesia di atas itu kontradiktif. Yaitu pernyataan Suryadharma Ali yang  menegaskan: &quot;Syiah bertentangan dengan ajaran Islam&quot; itu kontradiktif dengan:  &quot;harus menimbang-nimbang dahulu dari ulama, baru saya memutuskan.&quot; Pernyataan  yang kontradiktif tsb menunjukkan dengan telak adanya pelintiran dalam berita  tersebut.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Akhirnya terkuak juga, bahwa berita yang  disiarkan Media Indonesia itu adalah kebohongan dan  pelintiran.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#000000  face=Verdana&gt;http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/164264&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;Suryadharma Ali minta maaf&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Hasil pertemuan Dewan Syura/Tanfidz Ahlul  Bayt Indonesia (ABI) dgn Dewan Syariat PPP, Jumat, 27/1/12 jam 19.00 sbb:&lt;BR&gt;1.  Dewan Syariat PPP atas nama Suryadharma Ali baik selaku MENAG maupun ketua Umum  PPP minta maaf kepada masyarakat Islam, khususnya umat Islam Syiah, beliau  merasa tidak pernah mengatakan bahwa Syiah sesat dan diluar Islam, itu adalah  pelintiran wartawan saja.&lt;BR&gt;2. MENAG juga berjanji akan memfasilitasi dialog  antara ulama-ulama Syiah dan Sunni untuk menyelesaikan perbedaan dengan  musyawarah.&lt;BR&gt;3. Dewan syariat PPP sangat apresiatif kepada masyarakat Islam  Syiah yang arif dan tidak emosional dalam merespon isu-isu sensitif seperti ini.  Dewan syariat menambahkan, inilah wajah Ahlul Bayt yang sesungguhnya yang  senantiasa menunjukkan akhlak dari Rasulullah dan Ahlul Baitnya. Kyai Nur  Iskandar SQ, selaku ketua dewan syariat PPP yang mewakili MENAG juga mengatakan  bahwa kami sangat menghargai kaum Muslimin Syiah. Dewan Syura ABI juga  menyatakan penghormatannya khususnya kpd Kyai Nur dan Dewan Syariat PPP yg  bersedia membangun komunikasi Islami. Semoga ini mejadi contoh bagi semua  kalangan dlm menyelesaikan permasalahan umat dan bangsa. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sudah berulang kali dalam kolom ini  dikemukakan ayat Al-Quran yang memberi peringatan agar hati-hati memungut  berita. Dan ditegaskan lagi, kita tidak akan bosan-bosannya mengemukakan  peringatan Al-Quran mengenai hal tersebut:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- YAYHA AL&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;YN  AMNWA AN JAaKM FASQ BNBA FTBYNWA AN T&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;YBWA QWMA BJHALT FT&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;BHWA  &#39;ALY MA F&#39;ALTM NADMYN (S. ALHJRAT, 49:6),&amp;nbsp;&lt;/STRONG&gt; dibaca: yaa-ayyuhal  ladziina aamanuu in jaa-akum faasiqum binabain fatabayyanuu&amp;nbsp; an tushiibu  qawmam bijahaalatin fatushbihuu &#39;alaa maa fa&#39;altum naadimiin, artinya:  &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;-- Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang-orang  fasiq dengan berita maka lakukanlah tabayyun (verifikasi), jangan sampai kamu  tanpa pengetahuan menimpakan musibah kepada suatu kaum, lalu kamu menyesal atas  perbuatanmu&lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Fasiq dari akar kata [Fa-Sin-Qaf =  terkelupas kulitnya, ibarat buah yang terlalu masak]. Secara Syar&#39;i fasiq  bermakna berpotensi keluar dari agama.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar,&amp;nbsp;19 Februari  2012&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/02/1013-kebohongan-dan-pelintiran-berita.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-1186380653567323494</guid><pubDate>Sun, 12 Feb 2012 01:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-12T09:42:28.353+08:00</atom:updated><title>1012 Praduga Bersalah dan Tafakkur dalam Konteks Maulid</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Angelina Sondakh sudah dijadikan  tersangka. Beberapa kalangan memberikan komentar bahwa prinsip &lt;STRONG&gt;praduga  tak bersalah&lt;/STRONG&gt; hendaknya tetap menjadi pegangan. Dalam hal prinsip tsb.  kita merasa perlu berkomentar. Prinsip itu hanya terkait dalam sidang  pengadilan. Di luar itu tidaklah demikian. Penyidik terhadap tersangka bukankah  itu sesungguhnya atas dasar &lt;STRONG&gt;praduga bersalah&lt;/STRONG&gt; ? Jika telah  diundangkan pembuktian terbalik yang insya-Allah niscaya efektif dan efisien  dalam menaklukkan koruptor, juga berdasar atas praduga bersalah! Sedangkan dalam  kalangan opini tau jaiya, rakyat jelata, mereka tidak begitu perduli dengan  legalistik formal. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Yang lebih penting dalam hal Angie sudah  dijadikan tersangka, maka terbukalah pintu masuk untuk dapat melakukan  penyelidikan yang lebih intensif, kemuadian meningkat pada penyidikan untuk  menjadikan tersangka kedua nama-sandi &lt;STRONG&gt;bos besar&lt;/STRONG&gt; dan  &lt;STRONG&gt;ketua besar&lt;/STRONG&gt;, yang sebenarnya sudah dapat diraba oleh khalayak  yang tidak berpikir legalistik formal.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Patut kita tafakkur  (tepekur) dalam konteks Maulid dalam situasi hidup hedonistis yang larut dalam  sikap rakus pesona dunia dalam kalangan para petinggi dalam lembaga legislatif,  eksekutuf dan yudikatif. Maka kita perlu ingatkan untuk merujuk kepada Nabi saw  sebagai &lt;STRONG&gt;uswatun hasanah&lt;/STRONG&gt; (teladan yang baik) utamanya dalam hal  &lt;STRONG&gt;kepemimpinan&lt;/STRONG&gt;.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Dikatakan dalam lembaga legislatif,  yaitu hiruk-pikuk Badan Anggaran (Banggar) DPR sudah lebih dari cukup  menggambarkan sikap rakus itu. Lihat saja catatan Sekretariat DPR tahun 2012:  langganan jasa internet (Rp 3,47 miliar), pemeliharaan dan biaya makan rusa (Rp  598,3 miliar), pengharum ruangan (Rp 16 miliar), renovasi ruang kerja Banggar  (Rp 20,3 miliar), kalender (Rp 1,3 miliar), pekerjaan servis kompleks DPR  Kalibata (Rp 36,3 miliar). &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Dikatakan dalam lembaga eksekutif,  sudah ada 76 kepala daerah yang telah menjadi tersangka, lagi dan lagi  penyalahgunaan kekuasaan yang berpangkal pada praktik korupsi. Otonomi yang  seharusnya memberikan barakah bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan tujuan  kesejahteraan terdistribusi merata ke sejumlah daerah ternyata berwujud menjadi  kekerasan struktural yang berakar dari pemberian surat izin investor menjadi  penyebab timbulnya &quot;kekerasan fisik&quot;, yaitu penduduk yang &quot;dirampas&quot; lahannya  secara formal legalistik bentrok berhadapan pengawal investor.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Dikatakan dalam lembaga yudikatif, yaitu hukum hanya tajam ke  bawah, tumpul ke atas, dan berjubelnya mafia peradilan. Tajam kepada yang  dianggap pencuri sandal, pencuri buah yang harga segobang, tetapi tumpul ke atas  para petinggi Parpol yang memegang tampuk kekuasaan. Dengan &quot;naik pangkatnya&quot;  Angelina Sondakh menjadi tersangka dan insya-Allah akan menyusul pula para  petinggi Parpol yang lain baik yang duduk di lembaga eksekutif maupun tidak,  maka oleh KPK hukum sudah mulai tajam ke atas. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sekali lagi kita ingatkan dalam konteks  Maulid, yaitu keteladanan&amp;nbsp;pada sikap Rasulullah saw terhadap rakyat lapisan  bawah. Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- LQD JAaKM RSWL MN ANFSKM &#39;AZYZ &#39;ALYHI MA  &#39;ANTM HRY&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt; &#39;ALYKM BALMWaMNYN RaWF RhYM (S. ALTWBT, 9:128)&lt;/STRONG&gt;,  dibaca: laqad jaa-akum rasuulum min anfusikum &#39;aziizun alayhi maa &#39;anittum  hariishun &#39;alaykum bilmu&#39;miniina rauufur rahiim (s. attawbah), artinya:  &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;-- Sungguh-sungguh telah datang  kepadamu seorang Rasul dari golongan kamu sendiri, yang menjadi sangat berat  terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (kebaikan) bagi kamu, (dan)  menumpahkan perasaan belas serta kasih sayangnya kepada para mukminin (S.  Al-Tawbah, 9:128).&lt;BR&gt;&lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Jiwa ayat di atas itu ialah rakyat  hanya akan mendengarkan seruan pimpinannya, hanya jika pimpinannya itu dari  kalangan mereka yang tidak mati-rasa, yang ikut merasakan penderitaan rakyatnya.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Alhasil hendaknya kita tepekur bahwa kesemrautan semua itu  terjadi, pertama dari sikap hedonistik pada kebanyakan (tidak semuanya) petinggi  dalam lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif, dan kedua, dan ini lebih  menyebabkan kesemrautan yaitu politik yang tidak memihak kepada rakyat karena  sistem neo-liberal yang dianut oleh pucuk pimpinan penguasa Republik ini.&lt;BR&gt;.  &lt;BR&gt;Wallahu a&#39;lamu bi al-shawab. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 12 Februari  2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/02/1012-praduga-bersalah-dan-tafakkur.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-7156950182456117292</guid><pubDate>Sat, 28 Jan 2012 22:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-29T06:14:37.845+08:00</atom:updated><title>1011 Nabi-Nabi Hanya di Kawasan Tengah?</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Saya menimba sebuah diskusi  kecil-kecilan dari dunia maya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Friday, January 20, 2012 5:18  PM&lt;BR&gt;Wikan Danar Sunindyo: &lt;BR&gt;Katanya untuk setiap kaum di muka bumi ini,  Allah turunkan nabiNya. Apa iya di Indonesia tidak diturunkan nabi sekalipun,  mosok katanya ada 124.000 nabi cuman ada di sekitaran Timur Tengah?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Friday, January 20, 2012 5:19  PM&lt;BR&gt;Ari Condro: &lt;BR&gt;itu angka 124 rb nabi cuman lebay kali. angka hiperbola  gitu deh&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Friday, January 20, 2012 6:43  PM&lt;BR&gt;Abdul Muiz: &lt;BR&gt;Rasul itu ada yang dikisahkan dan ada yang tidak  dikisahkan, keterangan ini dapat ditemukan di QS An-Nisaa 4:164, &lt;STRONG&gt;&quot;Dan  (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang  mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka  kepadamu. &lt;/STRONG&gt;Yang berpendapat ada nabi atau rasul di luar Timur Tengah  adalah Ahmad Syarwat, Lc dapat dilihat di link ini &lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;http://blog.re.or.id/mengapa-semua-nabi-dari-arab.htm&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;http://blog.re.or.id/mengapa-semua-nabi-dari-arab.htm&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Sekian petikan singkat dari diskusi  kecil-kecilan tsb.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;STRONG&gt;Maka Allah membangkitkan  nabi-nabi untuk penggembira dan penggentar dan menurunkan Kitab bersama mereka  itu di atas kebenaran untuk (menetapkan keputusan) hukum (siapa yang benar) di  antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan  (2:213).&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Nabi-nabi yang diutus kepada  bangsa-bangsa yang sudah mengenal tulisan, kepada mereka Allah memberikan  risalah tertulis yaitu Kitab (dari Kataba = tulis), maka nabi yang mendapat  risalah tertulis itu disebut rasul. Jadi tidak semua nabi itu rasul, akan tetapi  rasul itu dengan sendirinya adalah nabi. &lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;Abu Zar bertanya kepada  Rasulullah SAW: Berapakah jumlah para nabi ?&quot;. Beliau SAW menjawab, &quot;Mereka  berjumlah 124.000 orang, sebanyak 315 dari mereka adalah rasul&quot;.&lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;  (HR. Ahmad dalam musnadnya dan Al-Bani mengatakan bahwa hadits ini  shahih).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;Muhammad itu bukanlah  bapak salah seorang di antara laki-laki kamu, tetapi dia Rasul Allah dan PENUTUP  nabi-nabi (S. Al-Ahzab, 33:40). &lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Dan ayat berikut menjelaskan pula  tidak ada lagi rasul setelah Nabi Muhammad SAW.&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Tiada Kami mengutus  seorang rasul sebelum engkau (hai Muhammad) melainkan Kami mewahyukan kepadanya  bahwa sesungguhnya tiada Tuhan kecuali Aku, maka sembahlah Aku (21:25).  &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Karena Nabi Muhammad SAW adalah  PENUTUP nabi-nabi, dan tidak ada lagi rasul setelah Nabi Muhammad SAW, maka  sejumlah 124.000 nabi-nabi yang di antaranya terdapat 315 rasul-rasul, semuanya  itu hidup sebelum Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Dan karena dalam Al-Quran hanya  disebutkan 25 orang nabi secara spesifik diutus ke sekitar Kawasan Tengah, maka  sisanya yang (124.000 - 25) = 123.975 orang itu tentulah tersebar ke seluruh  bangsa di dunia ini di luar Kawasan Tengah. Asal tahu saja, saya pergunakan  ungkapan Kawasan Tengah, ini saya timba dari Al-Quran ungkapan: Zaitun (Makkah  yang aman) tidak di timur dan tidak di barat (S. An-Nuur, 24:35). Apa tidak lucu  jika di Indonesia ini Makkah yang sebelah barat itu kita katakan di Timur  Tengah?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ada yang perlu dicatat dalam  diskusi kecil-kecilan tsb. Bahwa perlu sekali berhati-hati dalam menulis di  dunia maya, jangan seenak perutnya sendiri. Tulisan Ari Condro bahwa itu angka  124 rb nabi cuma lebay, angka hiperbola, itu merupakan penghinaan kepada Nabi  Muhammad SAW. Mengapa? Lebay bukan hanya sekadar berarti hiperbola, melainkan  lebih dari itu. Lebay, sudah dikenal beberapa tahun terakhir ini sebagai bahasa  gaul ABG, apalagi setelah ada lagu &quot;Jangan Lebay&quot;(#). Orang Lebay selalu  membesar-besarkan masalah atau hal yang kecil-kecil, dalam arti lain orang lebay  adalah orang yang terlalu melebih-lebihkan diri maupun pendapatnya tanpa  memperdulikan orang lain, alhasil orang lebay itu bersifat sombong, merasa benar  sendiri dan selalu ingin cari perhatian sehingga padanya timbul efek negatif  seperti ditertawakan, diejek atau dicemooh.&lt;BR&gt;--------------&lt;BR&gt;(#)&lt;BR&gt;Lirik  lagu ini dapat dilihat di link &lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;http://gudanglagu.com/t/t2/t2-jangan-lebay/&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;http://gudanglagu.com/t/t2/t2-jangan-lebay/&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;--------------&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda 124.000  Nabi-Nabi dan itu dicap lebay oleh Ari Condro, artinya Ari itu menghina Nabi  Muhammad SAW, bahwa Nabi Muhamad SAW bersifat sombong, merasa benar sendiri dan  selalu ingin cari perhatian. Dan Sabda Nabi Muhammad SAW 124.000 Nabi-Nabi  ditertawakan, diejek atau dicemooh.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ari perlu bercermin dalam  kejadian di bawah ini:&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/01/20/index.shtml?ArtId=009_024&amp;amp;Search=Y&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/01/20/index.shtml?ArtId=009_024&amp;amp;Search=Y&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;Alexander An, 31 tahun, di Dharmasraya Sumatera Barat, ditahan  polisi karena mengelola akun Facebook dengan nama Ateisme Minang. Saat ini,  menurut Kepala Polsek setempat Ajun Komisaris Besar Nofrial S.E., Alexander  sudah menjadi tersangka karena dilaporkan oleh Gusrizal Gazahar Ketua Majelis  Ulama Indonesia setempat. &quot;Facebook yang dikelolanya itu sudah lama meresahkan  warga. Polisi menjerat Alexander dengan Pasal 156 A KUHP, dengan ancaman pidana  penjara maksimal 5 tahun,&quot; ujarnya.&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;WaLlahu a&#39;lamu  bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 29 Januari  2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/01/1011-nabi-nabi-hanya-di-kawasan-tengah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-8564107872737492506</guid><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 23:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-22T07:35:30.309+08:00</atom:updated><title>1010 Apa itu Kekerasan Struktural?</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Assalamu alaikum wr.wb.&lt;BR&gt;Dalam  Seri 1008 ada tertulis: &quot;Kekerasan struktural&quot; (baca: pemberian surat izin  investor) menjadi penyebab timbulnya &quot;kekerasan fisik&quot; (demonstran bentrok  berhadapan pengawal investor). Apa itu ustad Kekerasan Struktural dan apakah  maksud dalam tanda kurung itu? Apa itu dimaksudkan pemberian surat izin investor  menjadi penyebab Kekerasan Struktural?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Wassalam&lt;BR&gt;Hagai Abd  Rab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Menurut suarokezone.com,  [26/12/11], di antara konflik terbanyak dan bersifat akut adalah konflik  agraria. Sejak 2006 hingga 2009, sejumlah kasus menumpuk dan tak pernah  terselesaikan. Bahkan selalu berakhir konflik dan kekerasan. Dan menurut Kompas,  [5/1/11], sepanjang 2009, jumlah konflik agraria di kawasan perkebunan kelapa  sawit berkisar 240 kasus, dan sepanjang 2010 terjadi sekitar 660 kasus. Sejalan  dengan itu dari segi kriminalisasi warga yang terlibat konflik naik dari 112  orang pada 2009 menjadi 130 orang lebih pada 2010. Mengapa sampai terjadi hal  itu?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Belakangan ini ramai demonstrasi  menolak Rancangan UU Agraria yang isinya berpihak pada pengusaha swasta.  Sebenarnya biang keladi merebaknya sengketa dan konflik agraria, bukan hanya  sekadar UU Agraria, namun lebih dari itu, yakni berbagai UU yang bernuansa  neo-liberal seperti UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal, UU No 41/1999 Tentang  Kehutanan, UU 18/2004 Tentang Perkebunan, UU No 7/2004 Tentang Sumber Daya Air,  UU No 4/2009 Tentang Mineral dan Batubara, serta UU lainnya. UU liberal itu  membenarkan penguasaan sumber daya alam kepada swasta bahkan asing. Begitu pula  UU liberal itu juga membenarkan pemberian hak pengusahaan hutan dan perkebunan  dalam skala yang sangat luas. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/  Permentan/OT.140/2/2007 mengubah batasan luas kebun sawit tiap perusahaan di  satu provinsi dari 20.000 hektar menjadi 100.000 hektar. Izin dan hak  pengusahaan dengan mudah diperoleh melalui kongkalikong dengan pejabat dan  politikus.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Area tanah yang begitu luas itu  tidak jarang merupakan tanah adat. Tidak jarang pula area pengusahaan yang  diberikan kepada perusahaan itu sudah dihuni dan digarap oleh rakyat. Celakanya,  pihak perusahaan dan aparat mencap mereka sebagai penghuni liar, perambah hutan.  Karena secara formal legalistik lahan itu adalah hak investor yang mendapat izin  dari birokrat, maka para investorpun melakukan penertiban atau meminta  pemerintah melakukan penertiban. Perusahan berlindung di balik Undang-Undang  Nomor 18 tahun 2004 tentang Perkebunan. Undang-undang ini memberikan legalitas  yang kuat kepada perusahaan-perusahaan perkebunan untuk mengambil tanah-tanah  yang dikuasai rakyat.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Konflikpun pecahlah antara investor  yang diberi izin oleh kekuasaan structural cq birokrat versus pemukim yang  pemilik hak ulayat dan penggarap lahan yang dibiarkan kosong oleh perusahaan.  Maka atas nama UU, aparat keamanan diterjunkan. Pasalnya, UU mengharuskan negara  memberikan perlindungan keamanan dan jaminan berjalannya operasi perusahaan atas  nama investasi. Apalagi kadang kala perusahaan memberikan dana untuk mendukung  pengamanan atau penertiban itu. Di sinilah akhirnya terlihat keberpihakan aparat  (negara) kepada pemilik modal (investor) dengan alasan sesuai amanat UU  investasi. Dalam melaksanakan itu, aparat sering kali menggunakan pendekatan  represif. Akibatnya terjadilah bentrokan dan kekerasan oleh aparat (negara)  terhadap rakyatnya sendiri. Semuanya demi menjamin dan melindungi kepentingan  investor pemilik modal. Jadilah, aparat atau negara akhirnya menjadi  berhadap-hadapan dengan rakyatnya sendiri. Itulah yang dimaksudkan dengan  Kekerasan Struktural yang akarnya dari pemberian surat izin investor berdasar  atas UU investasi.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;--  WLA TAKLWA AMWALKM BYNKM BALB&lt;U&gt;Th&lt;/U&gt;L WTDLWA BHA ALY ALhKAM LTAKLWA FRYQA MN  AMWAL ALNAS BALA&lt;U&gt;Ts&lt;/U&gt;M WANTM T&#39;ALMWN (S. ALBQRt, 2:188)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: wa  laa ta&#39;kuluu amwaalakum bainakum bilbaathili wa tudluu bihaa ilal hukkaami  lita&#39;kuluu fariiqam min amwaalin naasi bil itsmi wa antum ta&#39;lamuun,  artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;-- Dan janganlah kamu makan harta-harta di antara kamu  dengan jalan batil, dan jangan pula mencari keuntungan dengan jalan membawa ke  hadapan pranata hukum agar kamu dapat melahap sebagian harta-harta orang lain  dengan menempuh dosa, padahal sesungguhnya (dalam hati kecilmu) kamu  mengetahuinya. &lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;&lt;FONT face=Verdana  size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;WaLlahu a&#39;lamu  bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;*** Makassar, 22 Januari  2012&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/01/1010-apa-itu-kekerasan-struktural.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-8204855470208252815</guid><pubDate>Sat, 14 Jan 2012 22:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-15T06:20:25.800+08:00</atom:updated><title>1009 Amerika-Anglo Peternak Teroris</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kata  &lt;STRONG&gt;terorisme&lt;/STRONG&gt; berasal dari bahasa Prancis &lt;STRONG&gt;le  terreur&lt;/STRONG&gt;, semula dipergunakan untuk menyebut tindakan pemerintah hasil  Revolusi Prancis yang mempergunakan kekerasan secara brutal. Sekitar 16,000  hingga 40,000 kepala, yang dituduh anti pemerintah, dipenggal di bawah Madame De  Guillotine. Berikutnya, kata terorisme dipakai untuk menyebut gerakan kekerasan  anti pemerintah di Rusia. Dengan demikian, kata terorisme sejak awal  dipergunakan untuk menyebut&lt;STRONG&gt; tindakan kekerasan baik oleh pemerintah  maupun oleh yang anti pemerintah. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Terkait isu terorisme,  &lt;STRONG&gt;deradikalisasi&lt;/STRONG&gt; dalam dua tahun terakhir menjadi istilah yang  cukup menonjol. Secara bahasa deradikalisasi berasal dari kata radikal yang  mendapat imbuhan de-isasi. Radikal berasal dari kata &lt;STRONG&gt;radix&lt;/STRONG&gt; yang  dalam bahasa Latin artinya akar. Jika ada ungkapan &quot;gerakan radikal&quot; maka  artinya gerakan yang mengakar atau mendasar, yang bisa berarti positif atau  negatif. Dalam pengertian ini, sebuah sikap &quot;radikal&quot; bisa tumbuh dalam entitas  apapun; tidak mengenal agama, batas teritorial, negara, ras, suku dan sekat  lainya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Deradikalisasi dibangun atas  asumsi, bahwa ada ideologi radikal yang mengeksploitasi faktor kompleks yang ada  (kemiskinan, keterbela-kangan, marginalisasi, pemerintahan otoriter, dominasi  negara super power, globalisasi, dsb). Ideologi ini melahirkan spirit perlawanan  dan perubahan dengan tindakan-tindakan teror ketika jalan damai (kompromi)  dianggap tidak memberikan efek apapun. Karena itu, ideologi radikal ditempatkan  sebagai akar sesungguhnya dari fenomena terorisme. Dalam kerangka pandangan  seperti inilah deradikalisasi dimanifestasikan. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Maka dari itu, deradikalisasi yang  integratif merupakan derivat strategi kontraterorisme, adalah kebijakan politik  memotong seluruh variabel yang dipandang sebagai stimulan lahirnya tindakan  &quot;terorisme&quot;, baik pra maupun pasca &quot;pemasyarakatan&quot; dalam konteks pembinaan  terhadap narapidana&amp;nbsp; mantan kombatan. Program ini lebih menekankan &quot;soft  approach&quot;, kepada kelompok ataupun individu-individu yang masuk dalam jejaring  yang dicap &quot;radikal&quot;. Dalam bahasa Ansyad Mbai yang Ketua BNPT (Badan Nasional  Penanggulangan Terorisme) deradikalisasi sebagai perang untuk memenangkan hati  nurani. Upaya ini membutuhkan banyak strategi dan bersifat jangka panjang.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Namun ada yang terlepas dari  jangkauan pemikiran BNPT dan para pengusung deradikalisasi. Todenhöfer,  mengingatkan fakta sejarah yang sering terlupa di dua abad terakhir. Atas nama  kolonialisasi, Prancis pernah membunuh lebih dari dua juta penduduk sipil di  Aljazair, dalam kurun waktu 130 tahun. Atas nama kolonialisasi, Italia pernah  menggunakan phosphor dan gas mustard untuk menghabisi penduduk sipil di Libya.  Atas nama kolonialisasi, Spanyol juga pernah menggunakan senjata kimia di  Marokko.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Tidak berbeda di era setelah perang dunia kedua. Dalam  invansi Perang Teluk jilid dua, semenjak tahun 2003, UNICEF menyebutkan, 1,5  juta penduduk sipil Irak terbunuh. Sepertiganya anak-anak. Tidak sedikit dari  korban terkontaminasi amunisi uranium. Problema besar dunia, di dua abad  belakangan ini, &lt;STRONG&gt;bukan kebrutalan Islam, tapi kebrutalan beberapa  negara-negara barat&lt;/STRONG&gt;.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Secara objektif, terorisme justru  lahir dari politik anti-terorisme yang salah besar dari penjajah barat utamanya  Amerika-Anglo. &quot;Seorang pemuda muslim,&quot; tulis Todenhöfer, &quot;yang secara rutin  memantau berita di televisi, hari demi hari, tahun demi tahun, akan situasi di  Irak, Afghanistan, Pakistan, Palestina dan di tempat lain, di mana perempuan,  anak-anak dan penduduk sipil, dihabisi oleh barat dengan brutal, justru  diprovokasi untuk menjadi seorang teroris.&quot; (Jürgen Todenhöfer,  &lt;STRONG&gt;&quot;Feinbild Islam  Zehn Thesen gegen Hass&quot;,&lt;/STRONG&gt; terjemahan Yudi  Nurul Ihsan). Apa yang dikemukakan Todenhöfer menyangkut solidaritas ummat Islam  (dalam bahasa Bugis Makassar, pesse, pacce). Dan itu sejalan dengan Hadits yang  diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Nu&#39;man ibn Basyir seperti  berikut:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- ALMWaMNYN FY TRAHMHM WTWADHM WT&#39;AA&lt;U&gt;Th&lt;/U&gt;FHM  KM&lt;U&gt;Ts&lt;/U&gt;L ALJSD A&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;A A&lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;TKY &#39;A&lt;U&gt;Dh&lt;/U&gt;WA TDA&#39;AY LH SAaR JSDH  BALSHR WALHMY&lt;/STRONG&gt;, dibaca: Almu&#39;miniina fii taraahumihim watawaadihim  wata&#39;aathifihim kamatsalil jasadi idzasy takaa &#39;udhwan tadaa&#39;aa lahu saairu  jasadihi bissahri walhumma, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Para mu&#39;min dalam kasih  mengasihi, cinta mencintai, tolong menolong, ibarat tubuh, jika ada salah satu  anggota yang terkena luka, seluruh tubuh ikut menderita tidak dapat tidur dan  ditimpa demam. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Alhasil, Amerika-Anglo adalah  peternak teroris, yang terlepas dari jangkauan pemikiran BNPT dan para pengusung  deradikalisasi. Karena diternakkan, maka radikalisme jadi  &lt;STRONG&gt;dinamis&lt;/STRONG&gt;, &lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;patah tumbuh, hilang  berganti. &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;*** Makassar, 15 Januari  2012&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/01/1009-amerika-anglo-peternak-teroris.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-5066598788452992724</guid><pubDate>Sun, 08 Jan 2012 00:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-08T08:15:30.233+08:00</atom:updated><title>1008 Investor Asing dan Lubang Buaya</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;1. &lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana  color=#000000&gt;http://sosbud.kompasiana.com/2011/12/27/sumatera-barat-tanpa-alfamart-dan-indomart/&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;Provinsi Sumatera Barat memihak pada rakyat kecil atau warga lokal,  yaitu tidak memberi izin dua raksasa pusat belanja &lt;STRONG&gt;Alfamart&lt;/STRONG&gt; dan  &lt;STRONG&gt;Indomart&lt;/STRONG&gt; masuk dalam wilayahnya. Pemda setempat melindungi para  pedagang kecil asongan, untuk tetap bisa berusaha menjajakan dagangannya tanpa  harus khawatir terhadap investor luar. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Inilah cermin yang patut dipertimbangkan  oleh para Bupati dan Walikota di daerah ini. Mengapa? Kedua gergasi itu  potensial penyebab terjadinya bentrokan. Para pedagang kecil asongan bisa gulung  tikar, karena merugi kehilangan pelanggan. &quot;Kekerasan structural&quot; (baca:  pemberian surat izin investor) menjadi penyebab timbulnya &quot;kekerasan fisik&quot;  (demonstran bentrok berhadapan pengawal investor) seperti yang sudah terjadi di  Sumatera Selatan, Lampung dan Sumbawa menjelang akhir tahun 2011.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;2.1. Saya menerima surat kaleng yang  isinya singkat: &quot;Menanggapi Seri 1006, Gus Dur sebagai Presiden RI pernah  menyatakan permintaan maaf kepada orang-orang PKI. Itu secara tersirat PKI tidak  bersalah. Sekian.&quot;&lt;BR&gt;2.2. From: Kartono Mohamad &amp;lt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT  face=Verdana color=#000000&gt;kmjp47@indosat.net.id&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&amp;gt;. Sent: Saturday, December 31, 2011 3:57 PM.&lt;BR&gt;Dulu Pemuda  Rakyat latihan militer di Lubang Buaya katanya utk mempersiapkan diri melawan  Malaysia.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Dengan adanya orang fasiq pengirim surat  kaleng tsb, dan e-mail dari Kartono Mohamad maka saya lakukan  &lt;STRONG&gt;tabayyun&lt;/STRONG&gt; (verifikasi) sesuai Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- YAYHA  AL&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;YN AMNWA AN JAaKM FASQ BNBA FTBYNWA (S. ALhJRAT, 49:6),&lt;/STRONG&gt;  dibaca: yaa-ayyuhal ladziina aamanuu in jaa-akum faasiqum binabain fatabayyanuu,  artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu  orang-orang fasiq dengan berita, maka lakukanlah tabayyun.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Ada sebuah lubang, bentuknya seperti  sumur, penduduk menamakannya Lubang Buaya. Dahulu setiap bulan Oktober menjelang  musim hujan, penduduk yang percaya khurafat mendatangi sumur itu. Di sana,  mereka menyelenggarakan khurafat yang disebut ruwatan. Mohon keselamatan dari  ancaman bahaya banjir dipanjatkan kepada sang penguasa sumur. Tradisi khurafat  ruwatan meluas ke permohonan lain, yaitu meminta limpahan rejeki dan jodoh buat  anak-anak gadisnya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sumur Lubang Buaya terletak di Desa Lubang  Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, sekitar 20 kilometer dari pusat kota.  Di sanalah ditemukan dalam keadaan rusak jasad tujuh perwira militer, Letjen  Ahmad Yani, Mayor Jen M.T. Hardjono, Mayor Jen R. Soeprapto, Brigjen S.  Siswomihardjo, Brigjen D.I. Pandjaitan, Letnan Satu P.A. Tendean. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Tanggal 23 Mei 1965 PKI menggelar  peringatan ulang tahun. Para eksponen PKI terjun ke desa-desa membawa slogan  &quot;Desa Mengepung Kota&quot;, tak ubahnya slogan Mao Tse Tung (Dong) ketika mengobarkan  revolusi komunisme di China. Dalam aksinya, mereka meneriakkan kebencian  terhadap unsur-unsur masyarakat yang dianggap jadi lawan-lawan politiknya.  Keadaan memanas, massa PKI melakukan serangkaian pembantaian dan pembunuhan  sistematis terhadap birokrat desa, dan amil zakat.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Aksi brutal PKI meresahkan rival-rivalnya.  PNI (Partai Nasional Indonesia), Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indoneesia), NU  (Nahdhatul Ulama), Parkindo (Partai Kristen Indonesia), Partai Katolik, PSII  (Partai Syarikat Islam Indonesia), IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan  Indonesia), siaga menghadapi berbagai kemungkinan. PKI di satu pihak dan lawan  politiknya di pihak lain, berhadap-hadapan untuk suatu konfrontasi  terbuka.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pemuda Rakyat latihan militer di Lubang  Buaya untuk mempersiapkan diri melawan Malaysia, seperti diberitakan Kartono  Mohamad? Juli 1965, kader-kader PKI berdatangan ke Lubang Buaya. Di sana mereka  dilatih oleh sejumlah instruktur militer di bawah pimpinan Mayor Udara Sujono,  Komandan Pasukan Pertahanan Pangkalan Halim. Tak hanya Pemuda Rakyat,  kader-kader PKI perempuan pun ikut serta yaitu Gerwani (Gerakan Wanita  Indonesia). 30 September 1965 Letnan Kolonel Untung, komandan Cakrabirawa, dari  Lubang Buaya memerintahkan Letnan Satu Dul Arief untuk menculik tujuh perwira  militer yang telah didata. Pasukan Pasopati yang dipimpinnya segera bergerak dan  membawa korban penculikan ke Lubang Buaya untuk diinterogasi. Massa yang sedang  kalap menganiaya mereka hingga tewas. Jenazah para korban dibenamkan ke dalam  Sumur Lubang Buaya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kisah-kisah menyeramkan dan mesum segera  mengalir. Disebutkan, sebelum dibunuh, para perwira itu disiksa dan dijadikan  bagian pesta mesum Gerwani. Sejumlah perwira disayat-sayat kemaluannya dan  matanya dicungkil. Sebelum dibunuh, mereka dikelilingi kader Gerwani sambil  menari-nari dan menyanyikan lagu-lagu rakyat yang sedang populer masa itu,  seperti Ganyang Kabir atau Ganyang Tiga Setan Kota. Mereka yang sudah trance,  beberapa perempuan Gerwani menanggalkan busananya, dan tenggelam dalam pesta  gila-gilaan &quot;Harum Bunga&quot;, yaitu, maaf, orgy seks liar. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;1 Oktober 1965, Soeharto mengambil-alih  tongkat komando militer Indonesia. Ia memimpin pengangkatan jenazah dari dalam  sumur. Lewat Super Semar (Surat Perintah Sebelas Maret 1966), yang diteken  Presiden Soekarno, Soeharto memegang komando militer dengan kekuasaan penuh.  Soeharto kemudian menanda-tangani surat keputusan No.1/3/1966 untuk membubarkan  PKI. Surat keputusan ini diperkuat lagi dengan Ketetapan Majelis Permusyaratan  Rakyat Sementara Tap MPRS No.XXV/MPRS/1966, yang dikukuhkan oleh Tap MPR  No.V/MPR/1973, yang&amp;nbsp; mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melarang  penyebaran&amp;nbsp;ajaran&amp;nbsp;komunisme,&amp;nbsp; leninisme dan marxisme. Sejak itu  PKI dinyatakan partai terlarang. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Setiap tahun tanggal 1 Oktober di kawasan  Lubang Buaya yang telah bersih dari hunian penduduk seluas 14 hektar,  diadakanlah Upacara Kenegaraan, agar tetap terpateri dalam ingatan, tidak  melupakan peristiwa pemberontakan G-30-S PKI. Dan dengan demikian terkuburlah  pula upacara khurafat ruwatan Oktober kepada sang penguasa sumur. (Dari berbagai  sumber)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 8 Januari  2012&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/01/1008-investor-asing-dan-lubang-buaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-8077844303921052760</guid><pubDate>Sat, 31 Dec 2011 23:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-01T07:06:37.669+08:00</atom:updated><title>1007 Bintang Natal dan Para Majus</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Di dunia maya ramai diperdebatkan pro vs  kontra tentang kata &quot;selamat&quot; dalam ucapan Selamat Natal. Mengapa? Pengertian  selamat dalam agama Kristen dapat disimak dari Perjanjian Baru:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;--  [LAI-Rom 10:9]&amp;nbsp;Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah  Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara  orang mati, maka kamu akan diselamatkan. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Demikianlah, mengucapkan selamat dan ikut  menghadiri ritual keagamaan Natal, yaitu kelahiran Yesus yang diimani ummat  Kristan sebagai Tuhan, bagi ummat Islam itu itu menyangkut pokok keimanan, tidak  mengindahkan ayat Al-Quran, yang artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Bagi kamu agama kamu,  dan bagiku agamaku (108:6).&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Namun perlu pula diperhatikan bahwa  berdasarkan ayat (108:6), ummat Islam tidak boleh mengganggu ritual keagamaan  Natal. Pemuda Anshar dan mulai tahun ini Front Pembela Islam ikut aktif membantu  Polri dalam mengamankan ritual keagamaan Natal. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Untuk memecahkan masalah pro vs kontra  itu, maka alangkah eloknya ummat Islam dalam bersosialisasi mempergunakan  ungkapan bahasa Belanda atau Inggris. Orang Belanda groeten (tegur-sapa) dengan  ucapan &quot;zalig kerkfeest/Kerstdag en gelukkig Nieuwe Jaar&quot; (zalig = ni&#39;mat,  kerkfeest = pesta gereja, kerstdag = hari natal, gelukkig = gembira). Dalam  bahasa Inggris, Merry Christmas (X-mas) and Happy New Year (merry = sukacita,  happy = gembira). Jadi dalam bahasa Indonesia eloklah jika diucapkan: &quot;Silakan  meni&#39;mati hari Natal dengan sukacita dan tahun baru yang menggembirakan.&quot;  Sehingga dengan ucapan demikian tidaklah terkait dengan yang diperdebatkan pro  vs kontra tentang kata &quot;selamat&quot; terkait dalam [LAI-Rom 10:9].&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Natal disambut dengan penuh sukacita.  Tapi, ada satu hal yang menjadi misteri, Bintang Natal atau Bintang Bethlehem  yang dilihat oleh tiga pria bijaksana dari Timur yang disebut &quot;Para Majus&quot;.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ada berbagai teori tentang Bintang Natal. Salah satu teori yang  menarik dan dianggap paling kuat, Bintang Natal adalah ijtima&#39; (konjungsi)  Jupiter-Saturnus, yaitu Bumi-Jupiter-Saturnus nyaris terletak dalam satu garis  lurus, kedua planet itu tampak sangat berdekatan, hampir-hampir menjadi satu  kelihatan dari Bumi. Salah satu pendukung teori Bintang Natal yang berupa  konjungsi kedua planet itu ialah Johannes Kepler. Ia mengamati konjungsi  Jupiter-Saturnus pada tahun 1603 dari Praha dan memperkirakan bahwa konjungsi  sebelumnya terjadi tahun 799 M dan 7 SM.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Oleh sebab letak kedua  planet itu sangat berdekatan dilihat dari bumi, maka mungkin pula para Majus  melihatnya sebagai objek yang satu, bukan dua. Konjungsi Jupiter dan Saturnus  juga bermakna bagi masyarakat waktu itu. Jupiter dikenal sebagai Planet  Raja-raja sementara Saturnus dikenal sebagai Pelindung Bani Israil. Konjungsi  Jupiter-Saturnus menandakan bahwa raja yang akan menyelamatkan Bani Israil telah  datang. Karena kenampakan dua planet itu bermakna besar bagi masyarakat saat  itu, maka sangat mungkin itulah yang mendorong para Majus itu yakin bahwa Raja  Bani Israil telah datang.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Jika Yesus benar-benar lahir pada 7 SM  yaitu tatkala terjadi konjungsi Saturnus-Jupiter dalam wujud&amp;nbsp; Bintang Natal  itu, maka pemahamannya bisa diperluas. David Whitehouse, peneliti dan penulis  sains dalam tulisannya di Huffington Post, Sabtu (24/12/2011) menuturkan bahwa  Yesus mungkin lahir Selasa, 15 September 7 SM.&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;http://sains.kompas.com/read/2011/12/24/23320611/Misteri.Bintang.Natal.dan.Konjungsi.Planet&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  color=#0000ff&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;***&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Menurut Al-Quran &#39;Isa bnu Maryam tidak  dilahirkan dalam musim dingin, melainkan sekitar bulan September tatkala pohon  kurma sedang ranum buahnya. Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- FAJAaHA ALM&lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;ADh  ALY JZ&#39;A ALN&lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;Lt QALT YLYTNY MT QBL H&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;A WKNT NSYA MNSYA . WHZY  ALYK BJZ&#39;A ALNKLt TSQTh &#39;ALYK R&lt;U&gt;Th&lt;/U&gt;BA JNYA (S. MRYM 19:23,25),&lt;/STRONG&gt;  dibaca: fa.ajaa.ahal makhaadhu ilaa jiz&#39;in nakhlati qaalat yaa laytanii mittu  qabla haadzaa wkuntu nasyam mansiyyan . wahuzzii ilayki bijiz&#39;in nakhlati  tusaaqith &#39;alayki ruthban janiyyan, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- (ketika Maryam  hendak bersalin) Maka sakit beranak itu memaksanya (pergi bersandar) ke pangkal  sebatang pohon kurma. (lalu ia diseru oleh malaikat) Gegarlah ke arahmu batang  pohon kurma itu, supaya gugur kepadamu buah kurma yang masak (S.Maryam,  19:23,25).&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Sungguh amat mustahil jika Yesus  dilahirkan pada musim dingin. Di wilayah Yudea, setiap bulan Desember adalah  musim salju dan hawanya sangat dingin, sedangkan Injil (Lukas 2:11) menceritakan  suasana di saat kelahiran Yesus sebagai berikut: Di daerah itu ada  gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu  malam. Dalam Perjanjian Lama (Ezra 10:9,13) menjelaskan bahwa bila musim dingin  tiba, tidak mungkin ada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka di malam  hari.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Menjelang musim dingin, setelah bulan  September semua domba-domba itu telah dikandangkan. Dengan demikian dapatlah  diambil kesimpulan bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, di mana  pada waktu itu tidak mungkin ada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka  di malam hari. Dan tidak mungkin beliau lahir setelah bulan September, karena di  bulan kelahiran Yesus ini domba-domba masih berada di padang waktu  malam.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Demikianlah berdasarkan: &lt;BR&gt;(S.Maryam,  19:23,25) =&amp;gt; Yesus lahir sekitar bulan September tatkala pohon kurma sedang  ranum buahnya; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;(Ezra, 10:9) =&amp;gt; tidak mungkin Yesus  lahir dalam musim dingin; &lt;BR&gt;(Lukas 2:11) =&amp;gt; Yesus lahir tatkala para  gembala dan ternaknya berada di padang terbuka, tidak mungkin lahir setelah  bulan September;&lt;BR&gt;Bintang Natal (ijtima&#39; Jupiter-Saturnus) =&amp;gt; Yesus mungkin  lahir Selasa, 15 September 7 SM.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;*** Makassar, 1 Januari  2012&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2012/01/1007-bintang-natal-dan-para-majus.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-7020325803122968307</guid><pubDate>Sat, 24 Dec 2011 22:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-25T06:49:36.829+08:00</atom:updated><title>1006 Bunyi Kaset Rusak</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Komunisme sudah dua kali bikin  tragedi sejarah, pemberontakan komunisme Madiun yang dikendalikan dari Moscow,  Uni Svyet dan pemberontakan G30S/PKI yang dikendalikan dari Beijing (dahulu  Pakhia, Peking), RRC. Maka perlu diingatkan:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Pertama, tentang tragedi sejarah  yang dua kali itu kepada para pengasak-kusuk menegakkan benang basah membela PKI  dan bahwa DN Aidit terzalimi, antara lain bunyi kaset rusak seperti ini: &quot;Dalam  sejarah trauma pasca 1965 tepatnya setelah peristiwa G30S/PKI dalam bahasa Orba.  ... Tak pelak lagi sosok yang bernama Dipa Nusantara Aidit (D.N. Aidit) adalah  DPO nomor wahid dalam perburuan militer saat itu.&quot; (Mengingat D.N. Aidit dan  Kesaksian Lainnya oleh F. Daus AR, Rubrik Budaya, Apresiasi, Harian Fajar, edisi  Minggu 27 November 2011)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Ungkapan &quot;peristiwa G30S/PKI dalam  bahasa Orba&quot; itu bernuansa menegakkan benang basah membela PKI, bertendensi  menyalahkan Orba yang menumpas PKI. Gajah mati meningglkan gading, harimau mati  meninggalkan belang. Gading adalah simbol dari perbuatan baik, sedangkan belang  adalah sebaliknya, yaitu perlambang perbuatan buruk. Gading Orba yang tidak  boleh dilupakan dan tidak boleh dihapuskan yaitu menumpas pemberontakan Partai  Komunis Indonesia. Sedangkan belang Orba yang harus ditinggalkan yakni Korupsi,  Kolusi dan Nepotisme (KKN), sebagai buah dari kebijakan ekonomi di mana  konseptornya adalah para ekonom dalam lembaga Center for Strategic and  International Studies (CSIS).&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Kedua, Ketetapan MPR, yang  mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melarang penyebaran ajaran komunisme,  leninisme dan marxisme. UUD mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melindungi  segenap bangsa Indonesia, dalam hal ini terhadap racun atheisme dengan mekanisme  Tap MPRS No.XXV/MPRS/1966, yang dikukuhkan oleh Tap MPR No.V/MPR/1973, yang  melarang penyebaran ajaran komunisme, leninisme dan marxisme. Lagi pula UU No.27  thn&amp;nbsp;1999&amp;nbsp;menegaskan pelanggaran terhadap larangan itu adalah tindak  pidana. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Pemberontakan PKI di  Madiun&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Walaupun teori pertentangan kelas  yang berwujud pemberontakan adalah hasil generalisasi yang ceroboh dari Marx,  namun kaum komunis sudah menganggapnya doktrin yang dogmatis. Pada Februari 1948  Partai Komunis Indonesia (PKI) dan unsur-unsur kiri dari Partai Sosialis  Indonesia (PSI) membentuk sebuah front bersama, yaitu Front Demokratis Rakjat.  Front ini tidak bertahan lama, namun unsur-unsur kiri PSI kemudian bergabung  dengan PKI. Pada 11 Agustus 1948 Muso kembali ke Jakarta setelah mengembara  selama 12 tahun di Uni Soviet. Politbiro PKI dibentuk dengan pemimpinnya antara  lain D.N. Aidit, M.H. Lukman dan Njoto. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;PKI memberontak dengan&amp;nbsp;  memproklamasikan pembentukan &quot;Republik Soviet Indonesia&quot; pada 18 September 1948  di Madiun dengan Muso sebagai presidennya dan Amir Sjarifuddin sebagai perdana  menterinya. Pemberontakan ini berhasil ditindas, yaitu pada 30 September 1948  Madiun berhasil dikuasai oleh Divisi Siliwangi. Muso dan Amir Sjarifuddin  menemui ajalnya. D.N. Aidit, M.H. Lukman dan Njoto mengungsi ke Republik Rakyat  Cina. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Pemberontakan G30S/PKI&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Prolog pemberontakan ada tiga unsur  kekuatan yang mendominasi politik Indonesia, yaitu:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;1.&amp;nbsp;Kekuatan Presiden  RI&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;Kekuatan TNI AD&lt;BR&gt;3.&amp;nbsp;Kekuatan PKI &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Unsur kekuatan Presiden RI, yakni  Presiden RI sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, Perdana Menteri,  Pemimpin Besar Revolusi dan Presiden seumur hidup, yakni Ir. Soekarno yang akrab  dipanggil Bung Karno. Anggota Kabinet Dwikora masuk dalam unsur kekuatan  ini.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Unsur kekuatan TNI AD ada dua kubu:  Kubu Yani (Letjen TNI Ahmad Yani) dan Kubu Nasution (Letjen TNI Abdul Haris  Nasution). &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Sedangkan unsur PKI berkekuatan  sekitar tiga juta anggota. Itu didukung oleh sekitar 17 juta anggota  organisasi-organisasi onderbouw PKI seperti BTI, SOBSI dan Gerwani. Dengan  jumlah itu PKI merupakan partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah RRT dan  Uni Soviet. Dalam Pemilu 1957 PKI menempati urutan ke-4. Dan, sebagaimana  umumnya partai besar, PKI juga memiliki anggotanya di kabinet. Mereka adalah DN  Aidit, Menko/Ketua MPRS, Lukman sebagai Menko Wakil Ketua DPRGR dan Nyoto  Menteri Urusan Land-reform.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Ketika Kamaruzaman alias Sjam  diadili, Sjam mengaku bahwa ketika Bung Karno jatuh sakit, ia dipanggil oleh  Aidit ke rumahnya pada tanggal 12 Agustus 1965. Ia mengaku bahwa dirinya  diberitahu oleh Aidit mengenai seriusnya sakit Presiden dan adanya kemungkinan  Dewan Jenderal mengambil tindakan segera apabila Bung Karno meninggal. Masih  menurut Sjam, Aidit memerintahkan dia untuk meninjau kekuatan PKI dan  mempersiapkan suatu gerakan. Sjam adalah kepala Biro Khusus PKI sekaligus  perwira intelijen AD. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Bung Karno pada saat itu menderita  sakit parah. Dokter RRT yang didatangkan oleh pimpinan PKI D.N. Aidit yang  memeriksa Bung Karno menyatakan bahwa Bung Karno sedang kritis, jika tidak  meninggal dunia, Bung Karno dipastikan bakal lumpuh. PKI yang saat itu  berhubungan mesra dengan Bung Karno merasa khawatir pimpinan nasional bakal  beralih ke tangan AD. PKI tentu tidak menghendaki hal itu, mengingat PKI sudah  bermusuhan dengan AD sejak pemberontakan PKI di Madiun, 1948. Begitu PKI  mengetahui bahwa Bung Karno sakit keras, mereka menyusun kekuatan untuk merebut  kekuasaan. Akhirnya meletus G30S, dan pada 1 Oktober 1965 terjadi pembantaian  enam jenderal dan seorang letnan, kemudian jenazah mereka dilemparkan ke dalam  sumur sempit di Lubang Buaya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;--  WLTN&lt;U&gt;Zh&lt;/U&gt;R NFS MA QDMT L&lt;U&gt;Gh&lt;/U&gt;D WATQWA ALLH&amp;nbsp; (S. ALH&lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;R,  59:18),&lt;/STRONG&gt; dibaca: waltanzhur nafsum maa qaddamat lighadin, artinya:&amp;nbsp;  &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan mestilah orang mengkaji masa lalu untuk masa  depan.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana  size=2&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Gading Orba menumpas komunisme  perlu dipelihara sedangkan sebaliknya belang Orba berupa KKN perlu ditingkatkan  membersihkannya. WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;*** Makassar, 25 Desember  2011&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/12/1006-bunyi-kaset-rusak.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-4072071165603517946</guid><pubDate>Sat, 17 Dec 2011 20:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-18T04:18:32.603+08:00</atom:updated><title>1005 Diskriminasi dan Annaa Laka Haadzaa</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi  Keuangan (PPATK) baru-baru ini menemukan sekitar 1.800 rekening gendut bernilai  puluhan hingga ratusan miliar rupiah milik pegawai negeri sipil (PNS). Para  pemilik rekening gendut yang berusia muda itu merupakan generasi penerus  koruptor. Ini adalah fakta betapa hukum yang menjerat koruptor tidaklah  menakutkan. Tidak ada manfaatnya memberikan remisi kepada terpidana koruptor.  Asumsi umum yang mengatakan setelah palu hakim mengetuk vonis, maka semua  terpidana harus sama hak asasinya, karena keceknyo tidak boleh ada diskriminasi.  Asumsi ini patut ditinggalkan. Mengapa?&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Perlu ada UU yang diskriminatif, terpidana  lain diberi sanksi sekian tahun masuk Lembaga Pemasyarakatan untuk dibina, pakai  remisi. Sedangkan terpidana koruptor harus diberi sanksi potong tangan,  dimiskinkan dan masuk Penjara tanpa remisi, sebagai balasan perbuatannya yang  membunuh rakyat jelata sengsara mati perlahan-lahan karena kelaparan. Dengan  demikian diskriminasi itu memberikan efek jera, shock therapy, yaitu orang lain  tidak berani korupsi. Asumsi diskriminasi itu mutlak tidak dapat dibenarkan,  perlu ditinggalkan.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Umamat Islam dan Kristiani dalam DPR, yang  jumlahnya jauh di atas qourum, bisa mengajukan ke dalam hukum nasional sanksi  potong tangan menjadi hukum positif: &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;--  Terhadap pencuri laki-laki dan pencuri perempuan, maka potonglah tangan keduanya  (Faqtha&#39;uu aydiyahumaa) sebagai balasan pekerjaan keduanya, dan sebagai siksaan  dari Allah, dan Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana (S. Al-Maaidah,  5:38).&lt;BR&gt;-- [LAI-Markus, 9:43] Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah  (cut it off). &lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara  Azwar Abubakar menjelaskan uang miliaran rupiah dalam rekening PNS merupakan  titipan proyek kementerian untuk mencegah pemotongan anggaran di tahun  berikutnya. Apapun alasan pemindahan itu, jelas telah terjadi penggelapan uang  negara, di mana bunganya masuk kantong PNS bersangkutan (dan atasannya?).  Bukankah penggelapan itu adalah tindakan kriminal? &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Terlalu banyak menguras tenaga jaksa untuk  membuktikan terdakwa melakukan korupsi. Apapula jika dokumen-dokumen sebagai  barang bukti sempat dibakar hangus oleh terdakwa. Itulah manfaatnya menggunakan  asas pembuktian terbalik dalam penanganan kasus korupsi. Dalam sidang pengadilan  terdakwalah yang harus membuktikan asal usul uang dalam rekening gendut mereka  dan harta benda lainnya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sebenarnya ungkapan pembuktian terbalik  jika disorot dari segi jurisprudensi Hukum Islam, apa yang berlaku sekarang  yaitu jaksa yang harus membuktikan dalam siding pengadilan, itulah yang  sesungguhnya pembuktian terbalik.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Khalifah &#39;Umar ibn Khattab RA (581-644)  adalah peletak dasar dari jurisprudensi dalam Hukum Islam: Terdakwalah yang  harus membuktikan dari mana asal-usul kekayaannya. Khalifah yang kedua ini  (634-644) mendapatkan inspirasi dari pertanyaan Nabi Zakaria AS kepada Maryam  binti &#39;Imraan: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- KLMA D&lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;L &#39;ALYHA ZKRYA ALMhRAB WJD &#39;ANDHA  RZQA QAL YMRYM ANY LK H&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;A (S. AL &#39;AMRAN, 3:37),&lt;/STRONG&gt; dibaca:  kullamaa dakhala &#39;alaihaa zakariyyal mihraaba wajada &#39;indahaa rizqan qaala  yaamaryamu annaa laki haadzaa, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Setiap kali Nabi Zakaria  masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati rezeki (buah-buahanan) di  sisinya. Nabi Zakaria bertanya:&quot; Wahai Maryam dari mana Engkau dapati  (buah-buahan) ini?&quot; &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Dalam ayat (3:37) tersebut diaplikasikan  oleh Khalifah &#39;Umar ibn Khattab RA kepada aparat Khilafah, annaa laka haadzaa.  Sejak itu annaa laka haadzaa menjadi jurisprudensi dalam Hukum Islam (dalam ayat  dibaca laki haadzaa, karena Maryam perempuan).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Perselisihan antara Nuku dengan Wieling  perihal asas terdakwa harus membuktikan dirinya bersih bertentangan dengan asas  praduga tak bersalah betul-betul pernah terjadi dalam sejarah yang merobek  gencetan senjata menjadi perang yang tidak dimaklumkan. Nuku adalah Sultan  Tidore yang membebaskan kerajaannya dari bagian-bagian wilayah tiga gubernuran  Kompeni Belanda: Ternate, Ambon dan Banda. Nama lengkapnya Nuku Sulthan Said  al-Jihad Muhammad al-Mabus Amiruddin Syah Kaicil Paparangan Gelar Tuan Barakat  Sultan Tidore, Papua dan Seram. Ia membebaskan dan mempertahankan wilayah  kerajaannya selama 25 tahun dengan perang-laut yang sengit diselingi dengan  diplomasi yang handal dan siasat mengadu domba ketiga gubernur itu. (Pada Hari  Pahlawan 10 November 1995 Kepala Negara telah mengangkat tiga gelar Pahlawan  Nasional kepada Syaikh Yusuf Tuanta Salamaka dari Makassar, Nuku Tuan Barakat  dari Tidore dan H. Muhammad Saleh Tuanku Tambusai dari Ranah  Minang).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sulasi dan Barunarasa adalah TKW berasal  dari Ternate merantau menjadi dayang-dayang Boki Fathimah dalam istana Tidore.  Keduanya berhasil mencuri emas, intan-berlian puteri itu, lalu melarikan diri  pulang ke Ternate. Nuku bersurat kepada Wieling Gubernur Ternate pada 24  Muharram 1220 (24 April 1805) supaya kedua pencuri itu diextradisikan ke Tidore.  Wieling menolak permintaan extradisi itu oleh karena kedua tertuduh itu adalah  penduduk Ternate, tidak di bawah jurisdictie kerajaan Tidore.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Nuku dapat memahami penolakan itu, namun  yang Nuku tidak mau mengerti ialah bahwa hasil pengadilan Belanda di Ternate  menyatakan kedua tersangka tidak bersalah karena penuntut tidak dapat  membuktikan kesalahan mereka. Seseorang tidak dapat dikatakan bersalah apabila  tidak dapat dibuktikan kesalahannya yakni asas praduga tak bersalah. Hukum bukan  saja bertugas memberantas kejahatan, tetapi juga melindungi siapa yang tidak  bersalah (om zoo wel de ontschuld te beschermen als het quaad te beteugelen  ejaan baru: zowel dan kwaad-HMNA). Sedangkan dalam Kerajaan Tidore sejak Kolano  Kaicil Cire raja Tidore yang mula-pertama masuk Islam (1450), berlaku hukum  acara sesuai yang diletakkan asasnya oleh Khalifah &#39;Umar ibn Khattab RA.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Alhasil, terhadap koruptor gendut harus  diskriminatif, dipakai &lt;STRONG&gt;asas praduga bersalah&lt;/STRONG&gt;: &lt;STRONG&gt;Annaa  laka haadzaa&lt;/STRONG&gt;. WaLlahu a&#39;lamu bisshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 18 Desember  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/12/1005-diskriminasi-dan-annaa-laka.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-3002749218654147742</guid><pubDate>Sat, 10 Dec 2011 21:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-11T05:10:52.141+08:00</atom:updated><title>1004 Kearifan Lokal dan Gaya Kepemimpinan Islami</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Selamat kepada anakda  Abraham Samad yang terpilih menjadi Ketua KPK. Peganglah kearifan lokal  sub-kultur Bugis/Makassar: Maccai na malempu, waraniwi na magetteng;  ewai/rewai/ngehai (Cendekia lagi jujur, berani lagi teguh pendirian;  pantang&amp;nbsp;mundur). Kepemimpinan KPK terutama harus berani dan pantang  mundur.&amp;nbsp;Berani menyeret siapa saja Centaur (manusia berbadan kuda) yang  terlibat dalam skandal Century. Ciniki annanga sulapaq (hati-hati dari enam  penjuru): depan-belakang-kanan-kiri-atas-bawah, dan kurangi  publikasi.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;Hymne  Mase-maseya Korban 40.000&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;gubahan&amp;nbsp;A. Nanni  Sapada&lt;BR&gt;alih-bahasa HMNA&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Punna kuciniq  tauwa&lt;BR&gt;Nirurungang ri manggena&lt;BR&gt;Maqbokomamaq&lt;BR&gt;mangkereng jeqneq  matangku&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Bila aku terpandang  &lt;BR&gt;Sebayaku dituntun ayahnya&lt;BR&gt;Aku membalik belakang&lt;BR&gt;sambil menyeka air  mata&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Hari ini 11 Desember, 65  tahun lalu perlawanan rakyat di Sulawesi Selatan waraniwi na magetteng,  ewai/rewai/ngehai menantang peluru Belanda, dalam menghadapi operasi pembantaian  oleh&amp;nbsp;Speciale Troepen (Pasukan Khusus) Belanda di bawah komandan Raymond  Westerling de Turk. Pembantaian itu dimulai tanggal 11 Desember 1946, dengan  menggunakan metode Gestapo (Geheime Staatspolizei)-nya Hitler.  &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Berhasilnya tujuh janda korban pembantaian Rawagede, satu anak  perempuan korban, dan seorang lelaki survivor menggugat Pemerintah Belanda yang  terjadi di tahun 1947, itu seharusnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan  berupaya mendorong Pemerintah RI untuk melakukan di samping gugatan perdata  kepada pemerintah Belanda, juga gugatan ke International Criminal Court (ICC) di  Den Haag, Belanda. Pembantaian/pemusnahan (genocide) ini termasuk kategori  crimes against humanity, tidak ada kadaluarsanya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;*** &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;The Bounty, sebuah kapal  legendaris, dinakodai oleh Captain Bligh. Legendaris karena terlibat dalam suatu  peristiwa yang terkenal dalam sejarah dengan The Mutiny at the Bounty  (Pemberontakan di kapal Bounty). Penduduk beberapa pulau di Mikronesia sekarang  ini adalah campuran darah Mikronesia dengan darah Kaukasia, turunan anak kapal  pemberontak dari The Bounty.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Kappalaq Tallang, adalah  nama anumerta dari sebuah kapal Pinisiq yang telah tenggelam, dinakodai oleh I  Darasiq. Kapal itu tenggelam, karena seorang anak kapal mengupas kelapa dengan  linggis di ruang bawah, mengikuti kebiasaannya di darat menancapkan linggis ke  tanah apabila akan mengupas kelapa. Pada waktu linggis ditancapkan, perahu belum  apa-apa. Tetapi setelah kelapa mulai dikupas kulitnya, lunas perahu mendapat  beban gaya reaksi sehingga robek.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Adapun kapal yang  ketiga bernama Safinah, dari Hadits Nabi Muhammad SAW. Bahwa kita ini hidup  bermasyarakat dan bernegara ibarat hidup dalam sebuah safinah, kapal.  Masing-masing anggota masyarakat menempati strata tersendiri dan tatacara yang  harus ditaati bersama. Yang tinggal di ruang bawah jika ingin membersihkan  ruangannya harus ke atas ke geladak mengambil air. Kalau yang bersangkutan  melanggar tatacara itu, karena ingin cepat, berakselerasi, lalu membuat  terobosan melubangi dinding kapal, maka orang seputarnya harus mencegah. Dengan  mencegah itu, sabda Nabi SAW, orang yang mencegah, orang yang dicegah dan  seluruh penumpang dan awak kapal termasuk kapal sendiri akan terhindar dari  musibah tenggelam. Hadits Safinah ini adalah Juklat dari Firman  Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WATQWA FTNt LAT&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;YBN AL&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;YN &lt;U&gt;Zh&lt;/U&gt;LMWA  MNKM &lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;A&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;t (S. ALANFAL, 8:25),&lt;/STRONG&gt; dibaca: wattaquu fitnatal  laa tushiibannal ladziina zhalamuu mingkum khaashshah, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;--  Dan peliharalah dirimu dari bencana yang tidak hanya khusus menimpa orang-orang  yang zalim (saja) di antara kamu sekalian.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Captain Bligh memakai  kepemimpinan bergaya otoriter, sangat mementingkan organisasi, tidak manusiawi,  mengabaikan orang. Kontrol sangat ketat, karena ia mempunyai asumsi bahwa orang  itu pada dasarnya tidak dapat dipercaya dalam hal bekerja. Manusia itu, menurut  persepsi Captain Bligh, senantiasa akan menghindarkan diri dari pekerjaan yang  ditugaskan kepadanya, apabila orang itu mempunyai kesempatan untuk menghindar.  Akibatnya anak buah pada umumnya tidak senang dengan gaya kepemimpinan demikian  itu. Akhirnya terjadi pemberontakan perebutan kekuasaan di atas kapal the  Bounty.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Nakoda I Darasiq memakai  kepemimpinan yang bergaya sebaliknya dari gaya Captain Bligh. Lebih mementingkan  orang ketimbang organisasi. Kontrol dilaksanakan dengan sangat longgar. Karena  yang penting menurut I Darasiq ialah pappijoqjoq, directing istilah canggihnya.  Nakoda ini berasumsi bahwa anak kapal dapat dipercaya, karena pada dasarnya  mereka&amp;nbsp;itu suka bekerja. Ia mendidik agar anak buahnya menjadi profesional  dan kreatif. Ia membuat pembagian kerja dan tiap unit bertanggung jawab atas  unitnya, masing-masing bekerja sesuai dengan ketentuan tidak tumpang tindih.  Namun akibat kreativitas seorang anak kapal yang tidak berwawasan  lingkungan&amp;nbsp;menancapkan linggis pada lunas kapal, mengakibatkan kapal bocor  dan tenggelam.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Adapun pada kapal yang  ketiga, safinah dalam Hadits Nabi SAW itu, gaya kepemimpinan yang diaplikasikan  tidak otoriter, bukan one man show dengan kontrol yang ketat, namun bukan pula  kepemimpinan dengan kontrol yang longgar. Bukan kepemimpinan yang bobotnya pada  organisasi dengan mengabaikan martabat manusia, bukan pula kepemimpinan yang  sangat berorientasi pada kemanusiaan dengan mengabaikan kesehatan organisasi.  Gaya kepemimpinan dalam kapal yang ketiga ini tidak berorientasi secara parsial.  Melainkan berorientasi secara utuh, mementingkan keselamatan wadah, keselamatan  dan tujuan organisasi, serta keselamatan manusianya. Kontrol yang diterapkan  adalah &lt;STRONG&gt;Built In Control System&lt;/STRONG&gt; (BICS), sistem saling kontrol di  antara anggota masyarakat. Kepemimpinan yang diterapkan adalah bersifat  &lt;STRONG&gt;&quot;wasathan&quot;,&lt;/STRONG&gt; kepemimpinan pertengahan di antara kedua gaya  kepemimpinan ekstrem di atas itu. Itulah gaya kepemimpinan Islami, kepemimpinan  berasaskan &lt;STRONG&gt;S. Al-Anfaal, 8:25&lt;/STRONG&gt; dengan Juklatnya &lt;STRONG&gt;Hadits  Safinah&lt;/STRONG&gt;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;WaLlaahu a&#39;lamu bi  al-shawaab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;*** Makassar, 11 Desember  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/12/1004-kearifan-lokal-dan-gaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-6234826758933464020</guid><pubDate>Sat, 03 Dec 2011 20:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-04T04:52:01.953+08:00</atom:updated><title>1003 Rera Ati dan Politikus yang Bukan Politisi</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Rera  atinna&lt;BR&gt;tingkasaq batang tanayya&lt;BR&gt;Uqrangitongi &lt;BR&gt;belata  kasiyasia&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Isak  tangisnya&lt;BR&gt;pembatas jalan raya&lt;BR&gt;Ingatlah juga &lt;BR&gt;rakyat jelata yang papa  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;sumber:  &lt;STRONG&gt;Jayadi Jamain: Dongang-Dongang dalam rekaman piring hitam (semacam  rekaman kaset).&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Pesta pernikahan Eddi  Baskoro Yudhoyono dan Aliya Harta Rajasa membawa korban rakyat jelata. Berikut  ini penuturan rera atinna Dede kepada reporter LENSAINDONESIA.COM. &quot;Saya tidak  pernah membayangkan kalau akhirnya bangunan warung yang sudah kami tekuni  puluhan tahun secara turun temurun ini akhirnya harus ditutup untuk selamanya.  Surat dari Kantor Kecamatan Cipanas memerintahkan kepada seluruh pedagang  pemilik warung yang ada di sekeliling Istana Cipanas agar menutup usahanya untuk  selama-lamanya semenjak 23 November tahun ini,&quot; papar Dede.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Membaca surat itu,  tubuh Dede bagaikan disambar petir, karena surat perintah penutupan warung itu  ternyata tidak bersifat sementara. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Sumber&amp;nbsp;  &lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana  size=2&gt;http://www.lensaindonesia.com/2011/11/21/oh-kejamnya-demi-pernikahan-eddi-aliya-warung-dede-ditutup-selamanya.html/&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;FONT  face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;STRONG&gt; &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff  size=2&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Kiranya perlu  dibedakan antara politisi dengan politikus. Ini menurut pendapat Prof. Sahetapi  dalam forum Indonesia Lawywers Club. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Wakil Ketua Komisi  III Bidang Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo, menyatakan pejabat  publik yang hidup mewah tidak perlu dipermasalahkan. Alasan dia, belum tentu  kekayaannya hasil korupsi. &quot;Kalau memang sudah kaya lebih dulu, apa harus  pura-pura miskin.&quot; Bambang menyampaikan hal ini menanggapi pidato kebudayaan  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas di Taman Ismail  Marzuki.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Adalah Busyro  Muqaddas membuat marah para wakil rakyat (DPR), yang mengeluarkan pernyataan,  tentang gaya hidup para anggota DPR. Busyo Muqqadas mengatakan bahwa gaya hidup  anggota DPR, yang merupakan wakil rakyat itu, bergaya hedonis. Pernyataan Busyro  itu sudah menjadi pengetahuan umum, di mana para wakil rakyat itu, tidak sesuai  dengan kondisi rakyat yang diwakilinya, yang sebagian besar masih  miskin.&lt;BR&gt;Sumber&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana  size=2&gt;http://epaper.korantempo.com/PUBLICATIONS/KT/KT/2011/11/15/ArticleHtmls/Hidup-Mewah-Ala-Pejabat-Diminta-Tidak-Diusik-15112011003017.shtml?Mode=1&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Pernyataan Busyro itu  sangat konkrit dan faktual. Memang betul, betul, betul, &amp;nbsp;gaya hidup para  wakil rakyat yang politikus yang bukan politisi itu, sangat tidak merakyat.  Tidak peduli dengan kondisi lingkungannya. Nuraninya sudah tumpul, tidak  merasakan: &quot;Rera atinna belata kasiyasia.&quot; Tidak dapat merasakan kesulitan hidup  rakyat yang terus dihimpit dengan berbagai kesulitan hidup. Politikus yang bukan  politisi yang sekarang menjadi anggota DPR itu, tidak semuanya berasal dari  orang-orang kaya. Sebelum menjadi anggota DPR, beberapa di antara mereka  termasuk dahulunya &quot;belata kasiyasia&quot;, makannya di &quot;Warteg&quot;, yaitu tst yang  hanya Rp. 5 ribu rupiah, ya, tst tahu sama tempe.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Produktivitas dan  tingkat disiplin politikus itu sangat rendah. Sidang-sidang paripurna, dan rapat  komisi, sering yang hadir hanya politisi yang jumlahnya sangat sedikit. Sehingga  pernah terjadi pengesahan undang-undang tanpa qourum. Mereka politikus itulah  yang malas datang menghadiri sidang. &amp;nbsp;Tetapi juga mendapatkan segala  fasilitas seperti yang didapatkan oleh politisi. Itulah kenyataan, anggota DPR  yang politikus lebih berjubel ketimbang politisi.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;Secara nalar tidak  pantas para politikus hidup ria bermewah-mewah, sementara 14,5 juta rakyat  jelata&amp;nbsp;yang kelaparan. Bambang Soesatyo melantunkan nyanyian tidak perlu  dipermasalahkan, tidak apa hidup mewah asal tidak korupsi. Itu keliru. Allah  bukan cuma melihat dari mana harta itu didapat. Tapi juga ke mana harta itu  dihabiskan. Termaktub dalam Al-Quran bahwa orang hidup ria itu mendustakan agama  dan kecelakaan bagi mereka, serta pemboros itu adalah saudaranya  setan.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;STRONG&gt;&quot;Tahukah kamu  orang yang mendustakan agama?&lt;BR&gt;Itulah orang yang menghardik anak yatim,&lt;BR&gt;dan  tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.&lt;BR&gt;Maka kecelakaanlah bagi  orang-orang yang salat, yaitu orang-orang yang lalai dari salatnya, &lt;BR&gt;dan  (kecelakaanlah bagi) orang-orang yang berbuat ria (pamer diri). &lt;BR&gt;Dan  (kecelakaanlah bagi) yang enggan menolong dengan barang berguna.&quot; (S.  Al-Maa&#39;uun: 107:1-7)&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;-- WaAT ALQRBY hQH WALMSKYN WABN ALSBYL WLA TBDzR TBDzYRA .  AN ALMBDzRYN KANWA AKhWN ALSyYThN WKAN ALSyYThN LRBH KFWRA (S. ASRY,  17:26,27),&lt;/STRONG&gt; dibaca: wa aati dzalqurbaa haqqahu walmiskiina wabnas  sabiili walaa tubadzdzir tabdziiran . innal mubadzdziriina kaanuu ikhwaanasy  syayaatin wakaansy syaithaanu lirabbihii kafuuran, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan  berikanlah kepada kerabatmu, dan orang miskin serta orang musafir akan haknya  masing-masing; dan janganlah engkau menghambur-hamburkan hartamu dengan boros  seboros-borosnya. Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan,  sedang setan itu kafir kepada Tuhannya.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Qarun  meski mendapat harta dengan cara halal dan tidak korupsi, Allah tetap murka  kepadanya. Allah murka bukan karena Qarun korupsi. Tapi karena Qarun sombong  dengan bermewah-mewahan, katanya: &quot;Sesungguhnya aku mendapatkan harta itu,  karena ilmu yang ada padaku.&quot;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- F&lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;SNA BH WBDARH  ALAR&lt;U&gt;Dh&lt;/U&gt; FMA KAN LH MN Fat YAN&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;RWNH MN DWN ALLH WMA KAN MN  ALMNT&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;RYN (S. AL-QShSh, 28:71),&lt;/STRONG&gt; dibaca: fakhsfnaa bihii  bdaarihil ardha fa maa kaana lahuu min fiatin yanshuruunahuu min duunillaahi wa  maa kaana minal muntashiriin, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Maka Kami benamkanlah dia  (Qarun) beserta rumahnya ke dalam bumi, maka tidak ada baginya suatu golonganpun  yang menolongnya terhadap azab Allah, dan ia pula tidak dapat menolong dirinya  sendiri.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;STRONG&gt;KJVR-Num  16:32,33&lt;BR&gt;And the earth opened her mouth, and swallowed them up, and their  houses, and all the men that appertained unto Korah (Qarun-HMNA-), and all their  goods. They, and all that appertained to them, went down alive into the pit, and  the earth closed upon them: and they perished from among the  congregation.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;WaLlaahu a&#39;lamu bi  al-shawaab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;*** Makassar, 4  Desember 2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/12/1003-rera-ati-dan-politikus-yang-bukan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-1348556941439556979</guid><pubDate>Sat, 26 Nov 2011 21:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-27T05:58:10.108+08:00</atom:updated><title>1002 Sekuler dan Islami dalam Sains</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pertanyaan&lt;BR&gt;Dari: Waluya &lt;BR&gt;Dikirim: 15  November 2011&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Apakah mungkin seseorang membuat tugas  akhir / desertasi dengan mencampur adukkan dengan ayat ayat Kitab Suci? Saya  pernah melihat buku desertasinya Alm Prof Katili (Desertasi di ITB tahun 1959,  mengenai geologi, tektonik lempeng) di perpustakaan ITB, beliau mengutip ayat  [27:88] tetapi bukan pada isi desertasinya, hanya pada halaman kata pengantar.  Nah apakah cukup begitu, atau dalam desertasinya pun harus  dikaitkan?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Jawab:&lt;BR&gt;Almarhum John Katili (beragama  Islam, asal Hulontalo/Gorontalo) dalam desertasinya mengutip ayat [27:88] hanya  dalam Pengantar, namun bukan pada isinya, karena pada waktu itu, sebelum dan  sesudahnya sampai sekarang, menjadikan ayat qawliyah (wahyu) sebagai referens  dalam kajian sains diberi stigma pseudo science, sehingga beliau menghindarkan  ayat [27:88] memasukkannya ke dalam isi desertasinya, cukup dalam Kata Pengantar  saja. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Begini bunyinya ayat  tersebut:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WTRY ALJBAL ThSBHA JAMDt WHY TMR MR ALShAB ShN&#39;A ALLH  AL&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;YATQN KL &lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;Ya ANH &lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;BYR BMA TF&#39;ALWN (S. ALNML,  27:88)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: wataral jibaala tahsabuhaa jaamidatan wahiya tamurru  marras sahaabi sun&#39;allaahil ladzii atqana kulla syai-in innahuu khabiirun bimaa  taf&#39;aluun, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka  dia tetap (tidak bergerak, firmly fixed), padahal ia bergerak sebagai geraknya  awan, (demikianlah) perbuatan Allah Yang telah membuat tiap - tiap sesuatu  dengan serapi-rapi dan sebaik-baiknya; sesungguhnya Dia amat mendalam  pengetahuannya akan apa Yang kamu lakukan.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh  gerakan kerak bumi tempat gunung-gunung itu berdiri. Kerak bumi ini bergerak  seperti awan yang mengapung&lt;STRONG&gt;(#)&lt;/STRONG&gt; di udara, yaitu mengapung di  atas lapisan magma. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah,  seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Lothar Wegener (November 1880  November  1930) mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa  awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah  ketika mereka bergerak saling menjauhi.&lt;STRONG&gt;(##)&lt;/STRONG&gt; Para ahli geologi  menerima kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun  setelah kematiannya. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sebagaimana pernah dikemukakan oleh  Wegener dalam tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang  ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea.  Daratan ini terletak di kutub selatan. Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea  terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda.  Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika,  Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang  terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Gondwana dan Laurasia  ini kemudian terbagi menjadi daratan-daratan / pulau-pulau yang lebih  kecil.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Benua-benua yang terbentuk menyusul  terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan bumi secara terus-menerus  sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan  perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di bumi. Pergerakan kerak  bumi ini ditemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Kerak dan bagian terluar dari magma,  dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut  lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut  teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada  permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua  telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan  tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi  secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih  lebar. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Alhasil, fenomena alam lempengan-lempengan  kerak bumi yang terus-menerus bergerak barulah diakui kebenarannya oleh para  penganut ilmu sekuler pada tahun 1980, namun bergeraknya lempengan-lempengan  kerak bumi tersebut patutlah telah diakui kebenarannya pada tahun 1915 oleh  mereka yang menganut ilmu Islami yang diberi stigma pseudo science oleh para  penganut ilmu sekuler.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Stigma pseudo science ini telah saya  &quot;lawan&quot; dengan gagasan: Metode Pendekatan Satu Kutub (MPSK) dalam Mengkaji Ayat  Qawliyah dan Kawniyah, yaitu Pidato Ilmiyah yang saya sajikan dalam rangka  Peringatan Milad (Dies Natalis) UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA yang ke 41 [1954 -  1995]&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;MPSK itu seperti berikut: &lt;BR&gt;Sikap:  skeptis terhadap hasil pemikiran manusia&lt;BR&gt;Langkah-langkah:&lt;BR&gt;1. Intizhar  (observasi); yang diobservasi adalah informasi: ayat qawliyah dan ayat  kawniyah.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;2. Menafsirkan hasil intizhar.&lt;BR&gt;3. Ujicoba  tafsir yang ouputnya pengungkapan Taqdirullah&lt;STRONG&gt;(###)&lt;/STRONG&gt; yang  spesifik.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Hasil intizhar ditafsirkan, yang  membuahkan teori hasil pemikiran manusia, dan karena itu perlu diragukan, jadi  harus diujicoba. Ujicoba penafsiran Al Quran diperhadapkan pada ayat-ayat Al  Quran yang lain dan Hadits shahih (Nash), dan apabila mungkin diperhadapkan pula  pada ayat-ayat Kawniyah. Demkian pula ujicoba penafsiran alam syahadah (ayat  Kawniyah) diperhadapkan pada ayat-ayat Kawniyah yang lain, dan apabila mungkin  diperhadapkan pula pada  Nash.&lt;BR&gt;------------------------------------&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;(#)&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Sekarang  para ilmuwan sekuler modern juga menggunakan istilah &quot;continental drift&quot; atau  &quot;gerakan mengapung dari benua&quot; untuk gerakan ini. (National Geographic Society,  Powers of Nature, Washington D.C., 1978)&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;(##)&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Alfred  Lothar Wegener&#39;s Continental Drift Theory&lt;BR&gt;The Continental shelf of the  Americas fit closely to Africa and Europe, and Antarctica, Australia, India and  Madagascar fit next to the tip of Southern Africa. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT  face=Verdana  color=#000000&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Alfred_Wegener&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;(###)&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Ini istilah Islami, istilah sekulernya:  hukum alam&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;WaLlaahu a&#39;lamu bi al-shawaab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 27 November  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/11/1002-sekuler-dan-islami-dalam-sains.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-4660909475873584025</guid><pubDate>Sat, 19 Nov 2011 21:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-20T05:37:00.456+08:00</atom:updated><title>1001 Pelajaran dari Pelaksanaan Sekularisme di Perancis</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Kita mulai dahulu dengan istilah  jilbab.&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WLY&lt;U&gt;Dh&lt;/U&gt;RBN B&lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;MRHN &#39;ALY JYWBHN (S. ALNWR,  24:31)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: walyadhribna bikhumurihinna &#39;alaa juyuubihinna (s.  annuur), artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan wajib mereka tutupkan dengan kerudung  (panjang) mereka atas dada mereka&lt;/STRONG&gt;.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Di Indonesia kerudung  panjang ini dikenal dengan istilah jilbab, yang sesungguhnya jilbab itu berarti  baju kurung yang longgar yang menyembunyikan lekuk-lekuk tubuh.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;-- YDNYN &#39;ALYHN MN JLABHN  (S. ALAhZAB, 33:59)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: yusniina &#39;alayhinna min jalaabihinna (a.  al ahzaab), artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- menutup tubuhnya dengan  jilbabnya.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Jalabib adalah bentuk jama&#39; dari  jilbab, yaitu pakaian longgar untuk menutup lekuk-lekuk seluruh tubuh. Dipakai  sebagai pakaian luar. &lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Istilah jilbab dalam pengertian  kerudung panjang itu &quot;terpaksa&quot; dipergunakan, karena istilah itulah yang dipakai  oleh para sumber berita.&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;*** &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Pidato Chirac yang Islam  Phobia&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Dalam pidatonya pada 17 Desember 2003  (dapat diakses pada situs kedubes Perancis), Presiden Perancis Jacques Chirac  menyatakan kita harus terus menghidupkan prinsip sekularisme, yang merupakan  pilar dari konstitusi kita. Saya telah mempertimbangkan bahwa penggunaan  pakaian-pakaian atau tanda-tanda yang menunjukkan afiliasi kepada suatu agama  tertentu haruslah dilarang di sekolah-sekolah. Terkecuali, salib, bintang Daud  (star of David), tangan Fatima (hand of Fatima) dapat tetap diijinkan.  Sebaliknya, tanda-tanda yang menyolok dan menarik perhatian seperti Islamic  veil, Kippa (bagi umat Yahudi), dan tanda salib yang terlalu besar, tidak punya  tempat di sekolah-sekolah publik. Sekolah-sekolah publik harus tetap  sekuler.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Korban-Korban Pelarangan  Jilbab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Islamic Human Rights Commission, satu NGO  Islam di Inggris, melaporkan (Januari 2003) bahwa telah 400 kasus terjadi di  Perancis berkenaan dengan pelarangan jilbab ini sebelum dan sesudah pidato  Chirac. Majalah Tarbawi (Januari 2004) menyebutkan bahwa sejumlah muslimah  berjilbab diberhentikan dari tempat kerja di institusi pemerintahan dan  pendidikan Perancis. Seorang anggota tim Juri pengadilan kota Bubini, Paris,  juga dipecat dari pekerjaannya atas perintah jaksa agung Perancis, karena  berjilbab. Menteri kehakiman Dominique Perben melarang perempuan berjilbab  berada di gedung pengadilan. Ia mengatakan tidak dapat menerima simbol-simbol  keagamaan ada di ruang pengadilan. Menlu Perancis Nicole Sarkozi mengungkapkan  pada 19 April 2003 bahwa mereka yang mengenakan jilbab harus melepaskan jilbab  bila terkait urusan kepolisian. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Doktor Yusuf Qardhawi dalam situs  islamonline.com (majalah Tarbawi, Januari 2004) menyebutkan bahwa pelarangan  Kerudung Panjang sama sekali bertentangan dengan prinsip kebebasan hidup modern,  yakni kebebasan individu dan kebebasan beragama. &quot;Ada kesalahan besar bila  dikatakan Kerudung Panjang&amp;nbsp; adalah simbol keagamaan. Ini aneh. Kerudung  Panjang&amp;nbsp; bukan simbol agama, tapi kewajiban. Tak ada terbetik dalam di  pikiran seorang muslimah bahwa Kerudung Panjang&amp;nbsp; untuk menunjukkan  keislaman seseorang. Kerudung Panjang&amp;nbsp; tidak sama dengan salib atau dengan  kippa milik orang Yahudi,&quot; ujar Qardhawi.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Pelanggaran Jilbab bertentangan dengan HAM  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Pelarangan jilbab bertentangan dengan  hak-hak sipil yang terkandung dalam beberapa instrumen HAM universal. Pasal 18  Deklarasi HAM Universal, 1948, menyebutkan bahwa : &quot;Setiap orang berhak atas  kebebasan pikiran, hati nurani, dan agama; hak ini termasuk kebebasan menyatakan  agama dan kepercayaannya dengan cara mengajarkannya, melakukannya, beribadat dan  menepatinya, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain, dan di tempat  umum maupun tersendiri.&quot; Muatan pasal ini hampir senada dengan pasal 9 Konvensi  Eropa tentang Perlindungan Hak-hak Asasi Manusia dan Kebebasan Dasar tahun 1950.  Sementara itu, pasal 18 ayat (2) Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik  tahun 1966 menambahkan bahwa tidak seorang-pun boleh dikenakan pemaksaan yang  akan mengganggu kebebasannya untuk menganut atau memeluk suatu agama atau  kepercayaan pilihannya sendiri. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Koran Perancis tidak ketinggalan Islam  Phobia&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;[Al Islam 580] Barat kembali menunjukkan  watak kebenciannya terhadap Islam. Sebuah majalah Prancis, Charlie Hebdo membuat  edisi terbaru dengan mengklaim sebagai &quot;majalah Syariah Mingguan&quot;, mencantumkan  nama Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin redaksi dan redaktur tamu  (Republika.co.id, 2/11). Sampul majalah itu menunjukkan Nabi saw mengatakan:  &quot;100 cambukan jika anda tidak tertawa&quot;. Lalu, ada sebuah &lt;BR&gt;halaman berisi  gambar hidung Nabi Muhammad yang memerah, di bawahnya tertulis, &quot;Ya, Islam  identik dengan humor&quot;. Dalam pernyataannya majalah itu dikeluarkan untuk  menyambut dengan sindiran kemenangan partai an-Nahdhah dalam pemilu  Tunisia.(*)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Itulah pelajaran yang dapat dipetik dari  pelaksanaan Sekularisme di Perancis, bahwa sekularisme itu tidaklah steril dari  sikap diskriminatif, bahkan dijuruskan pada Islam phobia. Pantaslah hal itu  mengundang reaksi kemarahan dari kaum Muslim di Prancis. Menurut Ahmed Dabi,  aktivis pembela hak Muslim Perancis, majalah itu sengaja memprovokasi kemarahan  dan ketidaksukaan terhadap Muslim. Dan bagaimana sikap ummat Islam di Indonesia  ini? WaLlaahu a&#39;lamu bi al-shawaab.&lt;BR&gt;---------------------&lt;BR&gt;(*)&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A  href=&quot;&quot;&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;http://weekly.ahram.org.eg/2011/1071/eg2.htm&lt;/FONT&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT  face=Verdana color=#0000ff&gt;In both Tunisia and Egypt there surfaced political  parties formed by Islamists who had suffered the ordeals of prison under the  previous regimes. In Tunisia, Al-Nahdah movement revived and re-engaged  vigorously in public life. In Egypt the Muslim Brotherhood and the Salafis  received fresh bursts of energy and entered post-revolutionary politics with  vigour. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Al-Nahda&#39;s success in winning 90 seats in  Tunisia&#39;s constituent assembly has raised the question whether the Muslim  Brotherhood, and the Islamist trend in general, will be able to score a similar  victory in Egypt&#39;s parliamentary elections.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;*** Makassar, 20 November  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana  size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/11/1001-pelajaran-dari-pelaksanaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-6328671991911913164</guid><pubDate>Sat, 12 Nov 2011 21:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-13T05:28:25.477+08:00</atom:updated><title>1000 Paradox Qaddhafi, Biarpun Benci Adillah dalam Menimbang</title><description>&lt;DIV align=justify&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Dalam jangka beberapa bulan ini saja, sudah terhitung  muncul demonstrasi besar-besaran di beberapa negara di Afrika Utara dan Kawasan  Tengah. Hal yang menjadi terror bagi penguasa adalah fenomena &quot;efek domino&quot; tsb.  (Domino-domino dari batu yang dapat ditegakkan pada sisi pendeknya dan disusun  berderet-deret, apabila yang pertama rebah akan menimpa yang kedua, ketiga,  dst., yang akhirnya semua deretan domino itu akan rebah). Satu demonstrasi besar  yang dilakukan di satu negara mempengaruhi gerakan massa di negara lain.  Persoalannya sama. Kekecewaan warga atas pemerintahan otoriter yang menjadi  alasan dari berbagai demonstrasi yang bertujuan menggulingkan  pemerintahan.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Ini mengingatkan kita pada frasa klasik Raja Louis XIV,  &quot;L&#39;etat c&#39;est moi&quot; (diucapkan leta se moa, artinya negara adalah Aku), menjadi  cerminan dari semangat revolusi yang terjadi. Satu sisi menampilkan rezim &quot;tua&quot;  yang merupakan personifikasi dari Negara, dan di sisi lain terdapat demonstran  yang berusaha merebut Negara tersebut ke tangan mereka.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Menyangkut Libya (Qaddhafi) vs NATO, kita teringat  Carthago (Hannibal) vs Roma (Scipio Africanus) dan Libya (Umar Mukhtar) vs  Italia (Grazziani). Qaddhafi lahir tatkala Libya masih dijajah  Italia.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Pada 1 September 1969 sekelompok kecil perwira junior  militer yang dipimpin Qaddhafi merebut kekuasaan tanpa pertumpahan darah, (a  bloodless coup d&#39;état dibaca kudeta) terhadap Raja Idris, tatkala sang raja  berobat di Turki. Begitu memegang kekuasaan, Qaddhafi memerintahkan menutup  pangkalan militer AS dan UK di Libya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Banyak pihak yang tidak senang dan menentang kebijakan  politiknya yang terlalu dekat ke Mesir, sehingga berlangsung kudeta yang gagal.  Respons Qaddhafi terhadap kudeta yang gagal itu serta merta mengkriminalisasi  semua pandangan politik yang menentangnya, dan hanya membagi kekuasaan dengan  keluarga dan kolega dekatnya. Qaddhafi lalu membentuk Komite Revolusioner untuk  mengontrol dengan ketat semua pandangan politik yang berseberangan dengannya.  Sepuluh hingga dua puluh persen warga Libya menjadi informan internal di sektor  birokrasi, pabrik-pabrik dan pendidikan. Berseberangan pendapat dengan Qaddhafi  adalah ilegal seperti tetuang dalam UU 73 thn 1973. Demikianlah kebebaskan  mengeluarkan pendapat dihapus oleh UU tsb. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Qaddhafi mengorganiser Legiun Islami berupa kelompok  paramiliter yang sangat aktif di Sudan dan Chad. Walaupun Qaddhafi menterapkan  sanksi potong tangan bagi pencuri, cambuk bagi pezina dan kriminalisasi  homo/lesbi, namun karena Hizbut Tahrir berani mengemukakan prinsip Khilafah,  akibatnya banyak anggota Hizbut Tahrir dieksekusi, Maka dapat difahami Qaddhafi  tidak ada baiknya di mata Hizbut Tahrir. Dalam Buku Hijaunya yang terdiri dari  tiga jilid Qaddhafi mengemukakan folosofi &quot;socialist-Islamic state&quot; yang  bertentangan dengan Khilafah. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Terlepas dari segala dosa-dosanya terutama karena  akibat prinsip yang mirip dengan L&#39;etat c&#39;est moi-nya Raja Louis XIV, banyak  yang jatuh korban, namun tak dapat pula disangkal bahwa Qaddhafi internal  membuat pahala, yaitu berhasil memakmurkan rakyat Libya dgn minyak dan gas yg  dimiliki Libya. Seperti antara lain listrik gratis, bank negara tanpa bunga,  pengantin baru dapat 60,000 Dinar (US$ 50,000), sebelum&amp;nbsp; Qaddhafi hanya 25  % yang melek huruf, meningkat menjadi 83%, 25% warga Libya berpendidikan tinggi,  pekerjaan dgn gaji tinggi dan juga biaya hidup yg rendah. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Sedangkan eksternal pahala Qaddhafi yaitu mengorganiser  Legiun Islami dan telah berjasa mendanai da&#39;wah Islam dan Pendidikan Islam di  negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Setelah Gaddhafi digulingkan, terjadi terror  rumah-rumah digedor oleh milisia. Sitting in their home on the outskirts of  Tripoli, Libyan families are afraid. Their fear is that a knock on the door  could come from the rebel militias that toppled Muammar Gaddafi. It appears this  is a dispute over money that has been running for some time. The member of the  families describing the behaviour of the militias. &quot;This is just like the mafia  in Colombia or Russia,&quot; they say. &quot;Gaddafi was horrible, but we never knew of  him capturing the relative of somebody if they could not find the person they  wanted. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Di samping itu, dan ini lebih mengkhawatirkan, secara  logika bercermin pada Afghanistan dan Iraq, dukungan AS dan Eropa (NATO) pada  rejim baru Libya nanti bukan tak mungkin kekayaan alam dan ekonomi Libya akan  jatuh ke tangan kapitalis. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Bercerminlah pada rakyat Indonesia yang tetap merangkak  tidak bisa bangkit dari kemiskinan karena hasil demokrasi yang melahirkan uu  migas dan barang tambang lainnya leluasa dikuras oleh perusahaan-perusahaan  kapitalis asing utamanya AS milik keluarga Rothschild dan Rockefeller. Exxon  Mobil yang melahap Blok Cepu, Chevron, Conoco, yang beroperasi di Indonesia  milik keluarga Rockefeller yang Zionis. Bayangkan Freeport yang sementara  bergolak itu cuma memberi Indonesia 1% dari emas dan perak yang mereka gali di  Papua. Freeport dapat 99%, padahal Indonesia dgn BUMN-nya sebenarnya bisa  mengelola itu. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Siapapun yang benci Qaddhafi bersama kaumnya yang  merupakan gajah sekaligus harimau, eloklah mempertimbangkannya dengan adil.  Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Firman Allah:&lt;BR&gt;-- &lt;STRONG&gt;WAQYMWA ALWZN  BALQ&lt;U&gt;ShTh&lt;/U&gt; (S. ALRhMN, 55:9)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: wa aqiimul wazna bilqisthi,  artinya:&lt;BR&gt;-- &lt;STRONG&gt;Dan tegakkanlah timbangan dengan adil (yang terbit dari  nurani kamu).&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;-- &lt;STRONG&gt;WLA YRJMNKM SNaAN QWM &#39;ALY ALA T&#39;ADLWA (S.  ALMAaDt, 5:8),&lt;/STRONG&gt; dibaca: walaa yarjimannakum sana-aanu qaumin &#39;alaa allaa  ta&#39;diluu, artinya: &lt;BR&gt;-- &lt;STRONG&gt;Dan janganlah kebencian kamu kepada suatu  kaum, membuat kamu tidak adil.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;WaLlahu a&#39;lamu bi al-shawaab&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;*** Makassar, 13 November  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/11/1000-paradox-qaddhafi-biarpun-benci.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-2169847604029967730</guid><pubDate>Sun, 06 Nov 2011 06:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-11-06T14:23:37.487+08:00</atom:updated><title>999 Manusia Pertama, Bahasanya dan Tingginya</title><description>&lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Dari: Waluya, 12 Oktober  2011&lt;BR&gt;Saya ingin tanya ke Pak HMNA, bagaimana menerangkan variasi manusia yang  sedemikian banyak, jika asal-usulnya hanya dari sepasang manusia? Dan pastinya  semua orang tahu, incest itu akan menghasilkan turunan yang sangat rentan sama  penyakit, dan akhirnya bukan bertambah, tapi punah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Jawab:&lt;BR&gt;Anak-anak keturunan Adam  dan Hawa dilahirkan berpasang-pasangan yaitu kembar dua, lelaki-perempuan.  Menurut aturan hukum perkawinan yang berlaku kala itu, perkawinan saudara kembar  tidak perbolehkan, karena itu termasuk incest. Yang diperbolehkan (bukan incest)  yaitu kawin dengan saudara silang. Allah mengkondisikan keadaan fisik mereka  waktu itu, kalau kawin silang tidak akan mempengaruhi keturunannya, alias tidak  rentan. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Di antara anak-anak Adam itu ada  yang membuat ulah, yaitu Qabil (Kain) yang kembar dengan Iqlimah tidak mau kawin  dengan Labuda yang kembarnya Habil, karena di mata Qabil, wajah Labuda tidak  secantik Iqlima. Karena Qabil tetap bersikeras pada keinginannya, maka Adam  kemudian meminta pertolongan kepada Allah, yang kemudian memerintahkan berkurban  kepada Qabil dan Habil. Maka keduanya mengadakan kurban, barangsiapa yang  kurbannya diterima Allah, maka dialah yang boleh mengawini Iqlima.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;STRONG&gt;-- WATL &#39;ALYHM NBA ABNY  aADM BALhQ Adz QRBA QRBANA FTQBL MN AhD HMA WLM YTGBL MN ALaAKhR QAL LAQTLNAK  QAL ANMA YTQBL ALLH MN ALMTQYN (S. ALMAaDt, 5:27),&lt;/STRONG&gt; dibaca: watlu  &#39;alaihim nbana aadama bilhaqqi idzqarraba qurbaanan fatuqubbila min ahadin himaa  walam yutaqabbal minal aakhari qaala la-aqtulannaka qaala innamaa  yataqabbaluLlaahu minal muttaqiin, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Ceritakanlah (hai  Muhammad) kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang  sebenarnya, ketika keduanya berkurban, maka diterima dari salah seorang dari  mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia (Qabil)  berkata: &quot;Aku pasti membunuhmu!&quot;. berkata (Habil): &quot;Sesungguhnya Allah hanya  menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa,&quot;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Boleh jadi yang dimaksud Waluya  dengan &quot;variasi manusia yang sedemikian banyak&quot; antara lain termasuk bahasa yang  beragam. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;STRONG&gt;-- W&#39;ALM aADM ALASMAa KLHA  (S. ALBQRt, 2:31),&lt;/STRONG&gt; dibaca: wa allama aadamal asmaa-a kullahaa,  artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan (Allah) mengajarkan Adam nama-nama tiap-tiap  sesuatu.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Allah SWT niscaya mengajarkan  kepada Nabi Adam AS bahasa yang berstruktur secara sempurna. Dan niscaya bukan  seperti dengan apa disebutkan oleh teori pertumbuhan bahasa secara  perlahan-lahan (evolusi) seperti dindong theory (bunyi burung atau binatang),  gesticulation theory (bahasa gerak-isyarat tangan) dll.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Adalah kenyataan bahwa bahasa  Arablah yang paling berstruktur, yaitu kata kerja dan kata benda(*) dibentuk  dari akar yang terdiri dari 3 bunyi (fonem). Lagipula dalam perjalanan sejarah  bahasa Arablah yang paling sehat, ketimbang bahasa-bahasa lain, yaitu sangat  sedikit dihinggapi penyakit kata-kata (deseases of words), yaitu seperti:  Penyakit subtraksi dengan perincian aphesis, aphresis, apocope, elisi, syncope.  Penyakit addisi dengan perincian: prothesis, prosthesis, reduplikasi,  epenthesis, paragoge atau ephithesis. Penyakit tidak teratur (irregular) dengan  perincian metathesis, doublet, variant, korupsi. Penyakit perubahan bunyi dengan  perincian zezament, sakari, satva, kasykasya dan homonym(#).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Artinya bahasa Adam adalah bahasa  yang kita kenal sekarang sebagai bahasa Arab.(@) &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Bahwa teori evolusi bahasa bisa  saja diterima, oleh karena Qabil yang telah membunuh Habil, dengan memboyong  Iqlima, diusir meninggalkan pemukiman komunitas Adam + Hawa anak-beranak.  Perkawinan incest Qabil + Iqlima serta hidup mengembara serba sulit menyebabkan  keturunannya Qabil + Iqlima menjadi rentan, demikian pula bahasanya diserang  &quot;penyakit&quot; hingga habis sama sekali, lalu mengalami evolusi mulai dari nol ke  ding-dong meningkat ke bahasa gerak-isyarat tangan dan seterusnya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Jadi terjadinya ragam bahasa,  pertama dari bahasanya Adam yang mengalami penyakit kata-kata dan kedua dari  turunannya Qabil yang tidak lagi berasal dari bahasanya Adam, melainkan  terbentuk secara evolusi mulai dari nol.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;TEL AVIV, ISRAEL - At the recent  Israeli colloquium on science and religion, Dr. Shlomi Lesser of Hebrew  University, and the Chairman of the Hofesh V&#39;Mada Society led a heated debate  between biologists and ultra-orthodox Rabbis on the origins of life. The  hi-light of the evening came when Dr. Lesser engaged in a one-on-one question  exchange with Rabbi Dovid Brown of Yeshiva University. At one point Dr. Lesser  asked R. Brown how tall the first man was, to which the esteemed Rabbi replied  &quot;he was roughly the size of an average man according to chazal [Jewish sages].&quot;  (Terjadi debat antara biologists dari Hebrew University vs Rabbis dari Yeshiva  University tentang asal-muasal kehidupan. Biologist Dr. Lesser bertanya kepada  Rabbi Dovid Brown berapa tinggi manusia pertama, lalu dijawab Dovid Brown  tingginya seperti rata-rata tinggi manusia sekarang)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Dr. Lesser pointed out, genetic  evidence revealed that man would have been shrinking if he came from a single  human ancestor. His calculations revealed that would only be plausible if the  first man was 90 feet tall. &quot;There is no other way man could traverse the  genetic bottleneck,&quot; Dr. Lesser said. &quot;If Adam was the size of any other man  according to the learned Rabbis of the Jewish religion, this demonstrates an  obvious absurdity to this myth.&quot; (Dr. Lesser menyatakan bahwa jika manusia  berasal dari hanya sepasang manusia yang ukuran fisiknya sama dengan manusia  sekarang, maka turunannya akan sangat mengecil. Itu hanya bisa tidak mengecil  turunannya, jika manusia pertama itu tingginya 90 kaki)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Tanggapan:&lt;BR&gt;Maaf hanya  diterjemahkan singkat untuk menghemat ruangan. Ini sangat menarik bagi saya.  Mengapa? Sementara para biologists atheist dan agnostik menyangka telah  mengunyah Judaism, dengan ejekan &quot;an obvious absurdity to this myth&quot; (tak pelak  lagi itu dongeng yang menggelikan), namun sesugguhnya mereka para biologists tsb  menguatkan Syari&#39;at Islam. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Dari Abu Huraira RA: Bersabda  Rasulullah SAW: Allah mencipta Adam, tingginya 60 hasta (HR Bukhari,  no.543).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Satu hasta = 1,5 kaki, jadi 60  hasta = 90 kaki.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;WaLlahu a&#39;lamu  bishshawab.&lt;BR&gt;-----------------------&lt;BR&gt;(*)&lt;BR&gt;Bahkan dapat ditelusuri  hubungan erat antara kata kerja dengan kata benda seperti berikut. Kata-kata  dalam bahasa Arab itu konsepsional dalam arti bukan hanya sekadar identifikasi  benda-benda, melainkan pula ada hubungan erat antara kata dengan bendanya, yakni  benda itu dipotret oleh kata kerja yang akar katanya terdiri atas fonem yang  sama dengan kata benda yang bersangkutan. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Ambillah contoh makanan dasar yang  sudah diolah yaitu roti (Indonesia), brood (Belanda), nan (Parsi). Kata roti,  brood dan nan hanya sekadar identifikasi makanan pokok yang sudah diolah, tidak  lebih dari itu. Dalam bahasa Arab roti disebut khubz yang dibentuk oleh 3 fonem  [Kh B Z], Ketiga fonem itu jika diaplikasikan perlakuan secara matematis yaitu  permutasi, maka dari ketiga fonem tsb terbentuklah kata kerja khabaza dengan  permutasi khazaba dan bazakha. Khabaza berarti mengubah cepat-cepat sesuatu  dengan tangan, khazaba berarti menjadi gembung dan bazakha berarti memukul-mukul  sesuatu. Dan kesemuanya itu menggambarkan proses pembuatan roti: adonan roti itu  diberi bubuk supaya terjadi gas yang menyebabkan adonan itu menggembung, adonan  itu dibanting-banting dan diubah cepat-cepat dengan tangan. Maka kata Khubz  berarti makanan dasar yang pengolahannya dengan proses membanting adonan,  kemudian adonan itu dibuat kembung, dan itulah potret makanan pokok  tersebut.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;(#)&lt;BR&gt;Sebuah contoh dalam hal  penyakit homonym dalam bahasa Inggris:&lt;BR&gt;Homonym adalah sebuah kata yang  mempunyai bermacam-macam arti. Homonym GRAVE punya tiga arti, yaitu: &lt;BR&gt;1.&quot;an  exavation made in the earth to receive a dead body in burial&quot;, 2.&quot;indicates a  weighty dignity, sedate, solemn&quot;, &lt;BR&gt;3.&quot;a critical situation&quot;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Fonem [G R V] dari Grave berasal  dari tiga kata yang berbeda dalam bahasanya Nabi Adam AS yang kita kenal  sekarang sebagai bahasa Arab, yaitu dari [G R B], [Q R B] dan [K R B]. Dalam  perjalanan waktu diserang penyakit sehingga menjadi satu kata saja karena ketiga  fonem [G]-[Q]-[K], mempunyai makhraj (artikulasi) yang sama. Demikian pula  dengan fonem [v] mempunyai artikulasi yang sama dengan [B], sehingga [G R B], [Q  R B] dan [K R B] menjelma menjadi satu kata saja [G R V].&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Ketika Qabil telah membunuh Habil  (lihat riwayat di atas), ia kebingungan mau diapakan mayat Habil itu.  &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- FB&#39;ATs ALLH GhRABA YBhTs FY ALARDh LYRYH KYF YWAY SWat AKhYH (S.  ALMAaDt, 5:31),&lt;/STRONG&gt; dibaca: faba&#39;atsaLlahu ghuraaban yab&#39;atsu fil ardhi  liyuriyahuu kaifa yuwaarii sauata akhiihi, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Maka Allah  mengirim seekor burung gagak (GhRABA, ghuraaban) menggali-gali di bumi untuk  memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat  saudaranya.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;GhRABA dibentuk oleh 3 fonem [G R  B], nama sejenis burung yang dapat melubangi tanah dengan paruh dan kakinya.  Ghurab (dalam kalimat berbentuk ghuraaban, karena kedudukan kata itu maf&#39;ul,  derde naamval) bukan hanya sekadar identifikasi burung termaksud, melainkan  potret yang merekam pula drama bagaimana Qabil yang telah membunuh itu diajar  mengubur mayat. Dalam perjalanan sang waktu fonem [G] dan [B] mengalami  perubahan namun tetap dalam artikulasi yang sama menjadi [G] dan [V] dalam  bahasa Inggris, sehingga menjadi&amp;nbsp; [G R V] GRAVE, yang berarti &quot;an exavation  made in the earth to receive a dead body in burial&quot;. Ghurab sebagai nama sejenis  burung menurun ke dalam bahasa Inggris CROW. Juga terjadi perubahan bunyi,  tetapi tetap dalam artikulasi yang sama, [G] dengan [C], serta [B] dengan  [W].&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;STRONG&gt;-- AWLaK ALMQRBWN . FY JNT  ALN&#39;AYM (AL WAQ&#39;At, 56:11-12)&lt;/STRONG&gt;, dibaca: ulaaikal muqarrabuun . fii  jannatinna&#39;iim, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Mereka Itulah yang didekatkan kepada  Allah (MQRBWN, muqarrabuun). Berada dalam surga kenikmatan&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;MQRBWN dibentuk oleh akar 3 fonem  [Q R B]. Fonem [Q] dan [B] dalam perjalanan sang waktu berubah, dengan  artikulasi yang tetap, menjadi [G] dan[V] dalam lidah Inggris, sehingga menjadi  GRAVE. Itulah homonym Grave dalam arti yang kedua: &quot;indicates a weighty dignity,  sedate, solemn&quot;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;&lt;STRONG&gt;-- FNJYNH WAHLH MN ALKRB  (S. ALANBIYAa, 21:76),&lt;/STRONG&gt; dibaca: fanajjainaahu wa ahlahuu minal karbi,  artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Maka Kami selamatkan dia (Nuh) dan keluarganya dari  kegawatan (KRB) yang dahsyat (21:76).&lt;/STRONG&gt; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;KRB (dalam kalimat dibaca karbi,  karena didahului oleh min, tweede naamval) dibina oleh 3 fonem [K R B}. Fonem  [K] berubah menjadi [G], serta [B] menjadi [V] dalam artikulasi yang tetap, lalu  lagi-lagi menjadi GRAVE. Itulah homonym Grave dalam arti yang ketiga: &quot;a grave  situation&quot;, situasi yang kritis, gawat, genting, suram.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Demikianlah terbentuknya homonym  GRAVE yang sesungguhnya berasal dari bahasa asal manusia yang pertama, dari tiga  kata yang berbeda yaitu ghurab [G R B], qarraba [Q R B], karb [K R B], yang  dalam perjalanan sang waktu mengalami penyakit perubahan bunyi, ketiga kata yang  berbeda itu semuanya berubah menjadi satu kata homonym grave dengan 3 arti yang  berbeda, yaitu: 1.&quot;an exavation made in the earth to receive a dead body in  burial&quot;, 2.&quot;indicates a weighty dignity, sedate, solemn&quot;, 3.&quot;a grave situation&quot;.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;(@)&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- AL RhMN . &#39;ALM  ALQRaAN . KhLQ ALANSN . &#39;ALMH ALBYAN . (S. ALRhMN, 55:1-4),&lt;/STRONG&gt; dibaca:  arrahmaan . &#39;allamal qur-aan . khalaqal insaan . &#39;allamahul bayaan, artinya:  &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Yang Maha Pemurah. Mengajarkan Al Quran. Menciptakan manusia.  Mengajarkan kepadanya alBayan.&lt;/STRONG&gt; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;BYAN, bayaan yang dibentuk oleh  akar kata yang terdiri dari 3 fonem [B Y N], bermakna bahasa yang jelas. Akar  kata [B Y N] tersebut menurunkan kata MBYN dalam ayat yang  berikut:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WHDzA LSAN &#39;ARBY MBYN (S. ALNhL, 16:103),&lt;/STRONG&gt;  dibaca: wahaadzaa lisaanun &#39;arabiyyun mubiin, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- (Al Quran)  ini bahasa Arab yang jelas.&lt;BR&gt;-- ANA ANZLNH QURaANA &#39;ARBYA L&#39;ALKM T&#39;AQLWN (S.  YWSF, 12:2),&lt;/STRONG&gt; dibaca: innaa anzalnahu qur-aanan &#39;arabiyyan la&#39;alakum  ta&#39;qiluun, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Sesungguhnya Kami turunkan Al Quran dalam  bahasa Arab supaya kamu mempergunakan akalmu.&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Allah mengajarkan Al Bayan ==&amp;gt;  akarnya [B Y N] ==&amp;gt; diturunkan menjadi kata benda MBYN ==&amp;gt; lisaanun  &#39;arabiyyun mubiin (bahasa Arab yang MBYN, jelas)&amp;nbsp; ==&amp;gt; dipertegas lagi  &quot;supaya kamu mempergunakan akalmu&quot;. Memahamkan wahyu harus mempergunakan akal,  maka dikaitkanlah bahasa Arab yang mendapat predikat MBYN (jelas) dengan Allah  mengajarkan nama-nama kepada Adam dalam bahasa yang mendapat predikat MBYN,  yaitu&amp;nbsp; lisaanun &#39;arabiyyun mubiin (bahasa Arab yang MBYN, jelas).  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana size=2&gt;Dari ayat-ayat (55:1-4), (16:103) ,  dan (12:2) dengan mempergunakan akal (dari akar [&#39;A Q L], &#39;Aqala artinya  menganalisis dan mensintesis) dapatlah disimpulkan: Allah Yang Maha Pemurah  menciptakan manusia. Khusus kepada Adam, Allah mengajarkan kepadanya al Bayan,  yaitu bahasa yang jelas, yaitu bahasa Arab yang jelas. Jadi Nabi Adam AS memakai  bahasa yang kita kenal sekarang sebagai Arab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 6 November  2011&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/11/999-manusia-pertama-bahasanya-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-6416380436000277505</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2011 22:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-30T06:03:31.663+08:00</atom:updated><title>998 Hajar al-Aswad</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Pertama-tama dimulai dahulu  dengan berita melawan arus-global, Jumat, 21/10/2011.  &lt;BR&gt;pikiran-rakyat.com/node/162763&lt;BR&gt;Meski di mata dunia Muammar Qadhafi  dianggap sebagai musuh, namun jamaah Masjid Muammar Qadhafi di Sentul Kabupaten  Bogor melakukan shalat ghaib dan doa bersama untuk Qadhafi, semoga arwahnya bisa  diterima Allah SWT. Jamaah menganggap Qadhafi sebagai tokoh pemimpin yang baik.  Bahkan, sebagian besar jamaah mengaku sangat berduka.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Elok dibaca oleh Jama&#39;ah  Islamiyah yang akan menunaikan ibadah haji. BaituLlah(#) di Makkah, adalah rumah  ibadah yang dibangun oleh kakek dan nenek manusia, yaitu Nabi Adam AS dan Hawa,  yang telah hancur tatkala banjir pada zamannya Nabi Nuh AS(*), dibangun kembali  oleh Nabi Ibrahim AS bersama dengan putera sulung beliau Ismail. Nabi Ibrahim AS  diberitahu melalui wahyu tempat bekas BaituLlah, yaitu gundukan tanah yang lebih  tinggi dari tanah sekelilingnya. &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WA&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt; BWANA LABRAHM MKAN  ALBYT AN LA T&lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;RK BY &lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;YaA W&lt;U&gt;Th&lt;/U&gt;HR BYTY LL&lt;U&gt;Th&lt;/U&gt;AaFYN  WALQAaMYN WALRK&#39;A ALSJWD (S. ALhJ, 22:26),&lt;/STRONG&gt; dibaca: waidz bawwa&#39;naa  li.ibraahiima makaanal baiti allaa tusyrik bii syaian wathahir baitii  liththaaifiina walqaaimiina warruka&#39;is sujuud, artinya: &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan  ingatlah, ketika Kami menunjukkan kepada Ibrahim&amp;nbsp;tempat BaituLlah (dengan  mengatakan): &quot;Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan  sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang  beribadat dan orang-orang yang ruku&#39; dan sujud.&lt;/STRONG&gt; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Tatkala pembinaan kembali  BaituLlah itu selesai, Nabi Ibrahim AS lalu memerintahkan Ismail: &quot;Pergilah  engkau mencari sebuah batu yang akan aku letakkan sebagai penanda bagi manusia&quot;.  (Jadi berbeda dengan kebiasaan kita sekarang dilazimkan &quot;perletakan batu  pertama&quot;, sebaliknya Nabi Ibrahim AS melakukan &quot;perletakan batu terakhir&quot;).  Akhirnya Ismail kembali membawa batu berwarna hitam dan berkilat. Nabi Ibrahim  AS menatap wajah Ismail seraya bertanya: &quot;Dari mana kau dapatkan batu ini?&quot; Maka  Ismailpun menceritakan pertemuannya dengan seorang lelaki tampan dan gagah yang  tiba-tiba muncul berdiri dihadapannya dan sambil tersenyum menyerahkan batu  hitam tersebut kepadanya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Mendengar penjelasan putera  kesayangannya itu, Nabi Ibrahim AS dengan serta merta menciumi batu tersebut  dengan rasa suka dan gembira yang teramat sangat. Kemudian Nabi Ibrahim AS  berkata: &quot;Tahukah engkau anakku, siapakah lelaki tampan yang memberikan Hajar  al-Aswad ini kepadamu?,&quot; sambil menunjuk ke arah batu hitam yang telah  diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS di atas tanah. Ismail menggelengkan kepalanya.  &quot;Lelaki tampan itu tadi adalah Malaikat Jibril AS yang menjelma menyerupai  manusia biasa, dan Hajar al-Aswad ini adalah sisa yang tertinggal dari BaituLlah  yang dibangun oleh kakek dan nenek kita Nabi Adam AS dan Hawa,&quot; menjelaskan Nabi  Ibrahim AS.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Sejak itulah dan sampai  sekarang ini, setiap orang yang berthawaf mengelilingi BaituLLah, disunatkan  pula mencium Hajar al-Aswad tsb. Nabi Ibrahim AS bersama Ismail 7 kali  berkeliling dalam membangun kembali itu, dan thawaf 7 kali berkeliling BaituLlah  merupakan napak tilas mereka berdua. Mencium Hajar al-Aswad itu juga berupa  napak tilas Nabi Ibrahim AS mencium Hajar al-Aswad itu karena sukacita. Di  samping itu untuk menguji keimanan ummat Islam tatkala mencium Hajar al-Aswad,  yaitu meniatkan dalam hati bahwa Hajar al-Aswad tidaklah sakral. Haji Eros Jarot  sutradara film Cut Nyak Dien menyatakan bahwa ia tidak berani mencium Hajar  al-Aswad, ia cukup dengan mencium tangannya lalu menempelkannya ke Hajar  al-Aswad, katanya ia kuatir tatkala mencium batu itu lalu timbul pikirannya yang  lain-lain.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Hajar al-Aswad adalah  istimewa, karena tidak pernah disembah sebagai berhala oleh orang Arab jahiliyah  yang telah menyimpang dari ajaran Nabi Ismail AS, dari beragama Tawhid  meng-Esakan Allah menjadi penyembah berhala. Juga Hajar al-Aswad tidak pernah  dijadikan wasilah (medium, perantara) dalam menyembah Allah oleh orang Arab  jahiliyah. Mengenal nama Allah itu merupakan ajaran yang masih tersisa dari Nabi  Ismail AS(@), termasuk thawaf menapak tilas pembangunan BaituLlah 7 kali  berkeliling dari Nabi Ibrahim AS dan Ismail seperti telah disebutkan di atas  itu. Namun napak tilas thawaf itu telah diselewengkan orang Arab Jahiliyah  karena mereka lelaki/perempuan melakukannya dengan sangkaan harus dalam kondisi  seperti baru dilahirkan yaitu telanjang bulat.&amp;nbsp;Para socio-cultural  anthropologists yang kafir&amp;nbsp; yang melakukan penelitian mundur waktu ke  belakang baru sampai pada Arab Jahiliyah yang tawaf telanjang bulat ini, lalu  dengan tergesa-gesa mengambil kesimpulan bahwa thawaf dalam ibadah haji itu  mengadopsi ritual paganisme orang Arab. WaLlahu a&#39;lamu  bishshawab.&lt;BR&gt;--------------&lt;BR&gt;(#)&lt;BR&gt;&lt;EM&gt;&quot;For behold darkness shall cover the  earth, .... but the LORD will arise upon you, and the glory will be seen upon  you .... All the flocks of Kedar shall be gathered to you, .... and I will  glorify My Glorious House&quot; (KJVR-Isaiah, 60:2,7).&lt;/EM&gt; Karena sesungguhnya  kegelapan akan meliputi bumi, .... namun (terang) Tuhan akan terbit atas kamu,  .... Semua kawanan domba Kedar akan berhimpun kepadamu, .... dan Aku akan  menyemarakkan Rumah KeagunganKu.&quot;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;-- flocks of Kedar maksudnya  qabilah-qabilah Arab turunan Kedar (Haidar) anak Isma&#39;il.&lt;BR&gt;-- shall be  gathered to you, you di sini maksudnya seorang tokoh turunan Haidar, yaitu Nabi  Muhammad SAW.&lt;BR&gt;-- darkness shall cover the earth, maksudnya zaman jahiliyah,  orang-orang Arab&amp;nbsp;sepeninggal Nabi Ismail AS, yang &amp;nbsp;kemudian menjadi  penyembah berhala.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;-- &lt;EM&gt;Glorious House  (&lt;/EM&gt;Rumah Keagungan), maksudnya BaituLlah&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;(*)&lt;BR&gt;Empat puluh tahun  kemudian mereka berdua Adam dan Hawa membangun lagi sebuah tempat peribadatan di  Bait Al-Maqdis yang juga hancur karena banjir, lalu dibangun kembali oleh Nabi  Sulaiman AS.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;(@)&lt;BR&gt;Bahwa nama Allah yang  diajarkan Nabi Ismail AS masih dikenal oleh orang Arab jahiliyah, buktinya nama  ayahanda Nabi Muhammad SAW adalah AbduLlah, artinya Hamba Allah. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 30  Okrober 2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/10/998-hajar-al-aswad.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-5135891164825714628</guid><pubDate>Sat, 22 Oct 2011 23:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-23T07:13:13.910+08:00</atom:updated><title>997 Fatwa MUI no.7 dan no.10</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;La Ode Machdani Afala (LMA)  menulis dalam rurik Kampusiana, Fajar edisi 2 Oktober 2011: &quot;fatwa MUI haramnya  pluralisme bertolak belakang dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.&quot;&lt;BR&gt;Prof M.  Qasim Mathar menulis dalam Jendela Langit ada tiga Mazhab dalam Islam: Sunni,  Syi&#39;ah dan Ahmadiyah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Tanggapan&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Di antara 11 Fatwa MUI  (Kamis (28/7/2005) yaitu no.7 mengharamkan pluralisme dan no.10 mengharamkan  Ahmadiyah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Sebenarnya banyak orang,  termasuk LMA merancukan antara pluralitas dengan pluralisme.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Kita mulai dahulu dengan  pluralitas.&lt;BR&gt;plurality =&amp;gt; the state or fact of being numerous. [The Random  House Dictionary of the English Language, p.1022]. Pluralitas adalah kenyataan  dalam hal keberagaman (awas, bukan keberagamaan). &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Pluralitas adalah  suatu keniscayaan. Al-Quran sudah jauh-jauh hari mengingatkan adanya pluralitas  masyarakat manusia. Tidaklah mungkin Fatwa MUI itu bertentangan dengan  ayat:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- YAYHA ALNAS ANA &lt;U&gt;Kh&lt;/U&gt;LQNKM MN &lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;KR WAN&lt;U&gt;Ts&lt;/U&gt;Y  WJ&#39;ALNKM &lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;&#39;AWBA WQBAaL LT&#39;AARFWA&amp;nbsp; AN AKRMKM &#39;AND ALLH ATQKM (S.  ALHJRAT, 49:13),&lt;/STRONG&gt; dibaca: yaa-ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min  dzakariw wauntsaa wa ja&#39;alnaakum syu&#39;uubaw wa qabaaila lita&#39;aarafuu inna  akramakum &#39;indaLlaahi atqaakum, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Hai manusia, sesungguhnya  Kami ciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan, dan Kami jadikan kamu  berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu berkenal-kenalan, sesungguhnya  yang termulia di antara kamu di sisi Allah, ialah yang lebih&lt;/STRONG&gt;  &lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;taqwa.&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Berbangsa-bangsa  dan bersuku-suku yang diikat sebagai kesatuan dalam ummat manusia, lebih  universal ketimbang hanya Bhinneka yang Tunggal Ika dalam skala sebuah  bangsa.&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Selanjutnya tentang  pluralisme&lt;BR&gt;Pluralism =&amp;gt; a theory that there is more than one basic  principle&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;[The Random House Dictionary of the English Language,  p.1022]. Pluralisme itu bukan kenyataan melainkan TEORI menyangkut prinsip asas  yang jamak. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Pluralisme, relativisme,  esensialisme, sinkretisme, dan inklusivisme merupakan sebuah berkas yang diikat  benang merah.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Dari William Liddle (Ohio  State University) dan Diana Eck (Harvard University) hingga Franz Magnis Suseno  (STF Driyarkara) berusaha mengaburkan makna pluralisme, menceraikannya dari  relativisme.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Penganut relativisme dengan  polos berpendapat bahwa semua agama sama benarnya (every religion is as true and  equally valid as every other). Kebenaran bukan monopoli satu agama tertentu.  Tidak boleh pemeluk suatu agama menyalahkan atau menganggap sesat penganut agama  lain. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Esensialisme ialah pandangan  yang mengatakan bahwa semua agama pada intinya sama. Bahwa agama-agama hanya  berbeda formatnya saja, namun substansinya sama: kepercayaan pada Tuhan,  kenabian dan moralitas.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Sinkretisme berselancar  lebih jauh, berhasrat mempertemukan agama-agama. Karena semua agama membawa  kebenaran dan menganjurkan kebaikan, maka diambil saja unsur-unsur yang  disepakati dari semua agama dan buang yang masih diperdebatkan. Jadilah &quot;agama  gado-gado&quot; hasil comot sana-sini.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Inklusivisme adalah pandangan  yang melihat bahwa agama-agama lain di luar agama yang dianutnya juga dikaruniai  rahmat dari Tuhan dan bisa diselamatkan. Terdapat banyak jalan menuju Tuhan. All  religions are equally effective means to salvation and happiness, semua agama  sama efektifnya sebagai jalan untuk mencapai keselamatan dan  kebahagiaan.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Di Indonesia menurut Islam  Liberal =&amp;gt; pluralisme yaitu faham yang menganggap semua agama itu sama saja,  tujuannya sama, semua mengajarkan kebaikan, semuanya masuk surga, sama dan  sejajar, paralel, dan kita tidak boleh memandang agama lain dengan kacamata  agama kita sendiri, tidak boleh ada truth claim (penegasan kebenaran) dan  salvation claim (penegasan keselamatan) yang terjelmakan kepada monopoli  kebenaran agama sendiri. Tidak boleh ada truth claim dan salvation claim, itulah  titik temu dari faham pluralisme yang dicanangkan oleh John Harwood Hich dalam  bukunya God and the Universe of Faiths (1973), dengan faham tokoh sufi Ibnu  Arabi (560-638H/1165-1240M) yang mencanangkan Wihdatul Adyan. Inilah hasil  perkembangan dari TEORI menyangkut prinsip asas yang jamak (more than one basic  principle).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Berkas pluralisme,  relativisme, sinkretisme, esensialisme dan inklusivisme yang diikat benang merah  tsb, sesungguhnya lebih merupakan pendangkalan ketimbang pendalaman, pengaburan  ketimbang pencerahan. Jika dibiarkan, paham ini akan bekerja menghabisi semua  agama. Inilah yang diharamkan oleh fatwa MUI no.7. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Ahmadiyah ada dua:  &lt;BR&gt;Pertama, bernabikan Nabi Muhammad SAW dan menolak kenabian Ghulam Ahmad  disebut Ahmadiyah Lahore atau Anjuman dan hanya menganggap Ghulam Ahmad sebagai  mujaddid, sekaliber Imam Ghazali, Imam Syafi&#39;ie dll. Anjuman bukanlah sebuah  mazhab, hanya salah satu organisasi Da&#39;wah seperti Muhammadiyah, NU, HT  dll.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Kedua, yang mengakui  kenabian Muhammad SAW, namun bernabikan Ghulam Ahmad, disebut Ahmadiyah Qadiyan  atau Qadiyanisme, yang menyatakan diri pula sebagai Islam. Inilah yang  diharamkan oleh fatwa MUI no.10. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Seharusnya Qadiyanisme  bercermin pada agama Bahá&#39;í yang mengakui kenabian Muhammad SAW, namun  bernabikan Bahá&#39;u&#39;lláh, sehingga tidak menyatakan diri sebagai Islam.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;LAI-Injil Yahya 17:3: Inilah  hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah  yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.&lt;BR&gt;Ummat Islam  mengakui akan kebenaran Injil Yahya 17:3 tsb, mengakui Yesus (Isa) utusan Allah,  namun karena ummat Islam bernabikan Muhammad SAW, maka tidaklah benar jika  mereka menyatakan diri sebagai Nasrani. Bercerminkan hal ini jelaslah  &quot;kelancangan&quot; Qadiyanisme menyatakan diri sebagai Islam.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;Di samping itu Qadiyanisme  berkeyakinan pula Ghulam Ahmad adalah jelmaan (reinkarnasi) dari Isa Al-Masih.  Faham reinkarnasi merupakan pokok kepercayaan Hindu Dharma dan Buddhisme. Jadi  Qadiyanisme termasuk dalam mazhab ketiga Hinduisme, bukan mazhab dalam Islam.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana color=#0000ff&gt;WaLlahu a&#39;lamu  bishshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=justify&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 27  Okrober 2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/10/997-fatwa-mui-no7-dan-no10.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-2687109584925498550</guid><pubDate>Sat, 15 Oct 2011 21:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-16T05:33:39.376+08:00</atom:updated><title>996 Lelucon yang Tidak Lucu</title><description>&lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dalam Seri 995 ybl termaktub: &quot;Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris  yang Guru Besar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar minta kepada Kominfo  untuk menutup situs-situs Islami yang dituding radikal.&quot; Maka inilah jawaban  Menteri Kominfo Tifatul Sembiring: &quot;Akar radikalisme itu bukan karena mengakses  situs. Tidak ada orang menjadi teroris karena membuka situs, nggak ada, boleh  dibuktikan.&quot;&lt;BR&gt;Betul, betul, betul, Irfan Idris bikin lelucon yang tidak  lucu.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;***&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Firman Allah:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- WA&lt;U&gt;Dz&lt;/U&gt;A QYL LHM LA TFSDWA FY ALAR&lt;U&gt;Dh&lt;/U&gt;  QALWA ANMA NhN M&lt;U&gt;Sh&lt;/U&gt;LhWN.&amp;nbsp; ALA ANHM HM ALMFSDWN&amp;nbsp; WLKN LA  Y&lt;U&gt;Sy&lt;/U&gt;&#39;ARWN (S.AL-BQRt, 2:11,12),&lt;/STRONG&gt; dibaca: waidzaa qiila lahum laa  tufsiduu fil ardhi qaaluu innamaa nahnu mushlihuuna. alaa innahum humul  mufsiduuna walaakil laa yasy&#39;uruuna, artinya:&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;-- Dan apabila  dikatakan kepada mereka:&quot;Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,&quot; mereka  menjawab: &quot;Sesungguhnya Kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.&quot; Ingatlah,  sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka  tidak sadar.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Ayat (2:11,12) yang dikutip di atas itu menunjuk hidung siapapun mereka  yang menyangka berbuat baik, padahal sebaliknya mereka merusak. Seperti misalnya  politisi yang demi menjunjung duli yang dipertuan agung demokrasi, lalu sampai  hati mau membubarkan KPK. Padahal demokrasi itu hanyalah sekadar sebagai salah  satu alat saja bikinan manusia, sehingga demokrasi tidaklah bersih dari cacat.  Free sex, perkawinan sejenis, bisa saja dilegalkan melalui proses demokrasi. UU  Migas yang kental dengan kepentingan pengelola kapitalis asing adalah hasil  demokrasi.&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt;&quot;Lebih baik KPK dibubarkan, karena saya tidak percaya institusi superbody  dalam demokrasi. Tidak boleh ada institusi superbody dalam demokrasi. Dalam  demokrasi prinsipnya open sistem, semua sama rata. Karena biasanya superbody  tidak mau diawasi. Ini yang terjadi di KPK, karena sistemnya tertutup jadi  begini,&quot; kata politisi PKS yang Wakil Ketua Komisi III, Fahri Hamzah. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Heran saya, yang bikin UU ttg KPK itukan DPR bersama-sama dengan  Pemerintah, jadi melalui proses yang disebut demokratis. Kok hasil proses itu  dituding Fahri Hamzah dari PKS bahwa KPK tidak boleh ada dalam demokrasi, lalu  mengapa PKS menyetujui UU ttg KPK itu? Tidakkah ini sebuah leluon yang tidak  lucu ???&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Menurut Fahri Hamzah demi demokrasi KPK harus dibubarkan, tidak perduli  korupsi meraja lela. Ini politisi dari PKS berprinsip biar langit akan runtuh,  PADA POKOKNYA menjunjung duli yang dipertuan agung demokrasi, alias Fahri Hamzah  MEMBERHALAKAN demokrasi. PKS melalui mulut Fahri Hamzah melakukan KEKERASAN  terhadap KPK. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Ketua KPK, Busyro Muqodas mempersilakan Fahri agar menempuhnya secara  mekanisme perundangan. Sehingga tidak hanya menjadi wacana media. &quot;Kalau itu  yang menjadi tujuan pak Fahri, silahkan ditempuh melalui pengusulan dari Frkasi  PKS di DPR RI. Silahkan saja kalau itu menjadi tujuan anda,&quot; tandas  Busyro.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Kalau memang apa yang keluar dari mulut Fahri mencerminkan sikap PKS, maka  betul itu apa yang dibilang Busyro Muqodas, silakan saja Fraksi PKS bikin  lelucon menempuh melalui mekanisme pengusulan pembubaran KPK di DPR RI.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Korupsi merupakan suatu kejahatan luar biasa. Selain menimbulkan  kemiskinan, keterbatasan lapangan kerja, dan penderitaan rakyat kecil, ia juga  menimbulkan ketidakstabilan sistem politik, ekonomi, hukum, dan sosial budaya.  Oleh karena itu, proses pemberantasan korupsi harus dilaksanakan dengan  perangkat hukum yang luar biasa (extra ordinary law), seperti undang-undang No.  31/1999 jo UU No. 20/21 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Korupsi  juga harus ditangani dengan cara-cara luar biasa (extra ordinary means) dan  dilaksanakan oleh suatu lembaga yang juga mempunyai kekuasaan luar biasa (extra  ordinary authority) tanpa mengenyampingkan proses hukum yang adil/yang berlaku  (due process of law) sebagaimana digariskan dalam UU No 30/2002 tentang KPK.  Koruptor adalah individu atau kumpulan individu yang tidak akan ragu menggunakan  uang, kekerasan dan jaringan kejahatan jika kepentingan mereka terancam oleh  kegiatan KPK.&amp;nbsp; &lt;BR&gt;[dikutip dari SIARAN PERS HASIL PUTUSAN KOMITE ETIK KPK  2011, I. Pendahuluan]&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Betul itu apa yang dibilang KOMITE ETIK KPK: &quot;Para koruptor tidak segan  menggunakan KEKERASAN. Maka jika PKS melalui mulut Fahri Hamzah melakukan  KEKERASAN terhadap KPK dengan mengusulkan pemubabaran KPK, maka apakah itu tidak  seirama dengan para koruptor yang juga melakukan KEKERASAN terhadap KPK ???  Apakah jika sikap Fahri Hamzah yang bikin lelucon yang tidak lucu itu sama  sekali bukan sikap PKS, masih layakkah Fahri bersemayam di PKS ??? Fahri Hamzah  lebih menohok PKS ketimbang Arifinto yang tertangkap basah tengah menonton video  porno saat mengikuti rapat paripurna DPR hari Jumat (8/4/2011).&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;***&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi kedatangan  tamu para wanita cantik. Memakai kaos ketat berwarna putih dan celana jeans  pendek yang juga ketat. Ke-13 wanita ini mengaku sebagai Srikandi Anti Korupsi.  Para wanita ini mengaku tulus datang ke Gedung KPK, untuk mendukung pimpinan  Badan Anggaran (Banggar) menjalani pemeriksaan. &quot;Kita nggak dibayar,&quot; ujar  Winda, salah seorang dari ke-13 wanita-wanita itu, di Gedung KPK, Jakarta, Senin  (3/10/2011).&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Sayangnya, ke-13 wanita-wanita cantik itu tampak tak mengerti ihwal Banggar  diperiksa KPK. Membawa spanduk bertuliskan &quot;I Love Banggar&quot;, &quot;Jangan fitnah  Banggar&quot;. Mereka hanya berdiri bak model di pelataran Gedung KPK sembari  membentangkan spanduk dan tersenyum-senyum ke arah kamera wartawan. Para wanita  cantik ini hanya sekitar 15 menit bergaya bak model di pelatan KPK. Ya iyalah,  kasihan betul, sebuah lelucon pula yang tidak lucu !!!, kok seperti iklan obat  kuat saja yang mengerahkan wanita cantik dengan pakaian ahoi.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;WaLlahu a&#39;lamu bishshawab.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;*** Makassar, 16 Okrober 2011&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/10/996-lelucon-yang-tidak-lucu.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-5322654560564189028</guid><pubDate>Sat, 08 Oct 2011 17:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-09T01:23:30.689+08:00</atom:updated><title>995 Issu dan Jihad</title><description>&lt;FONT size=2&gt; &lt;DIV align=justify&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Joserizal Jurnalis, Relawan  Medis Daerah Konflik, Perang dan Bencana, menengarai ledakan bom bunuh diri di  Gereja Bethel Injil Sepenuh, Kepunton, Solo, hanya pengalihan issu semata.  Dharma Hutauruk menimpali (balancing): &quot;Kasihan sekali Si Polan di suruh bunuh  diri hanya agar SIAPA PUN dapat dialihkan issunya.&quot;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;Tanggapan&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Untuk menghemat ruangan,  maka artinya saja:&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;-- Orang-orang yang  beriman dan berhijrah serta berjihad di Jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka  lebih tinggi derajatnya di sisi Allah dan mereka itulah orang-orang yang menang  (S.at-Tawbah, 9:20).&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Tidak ada perbedaan pemahaman tentang jihad,  baik dalam kalangan umumnya ummat islam, maupun dalam harakah (gerakan) ummat  Islam. Namun di lapangan ada perbedaan dalam ijtihad menentukan Dar al-Harb  (daerah perang). Al-Ustadz Abdullah Gymnastiar, Al-Ustadz Abu Bakar Ba&#39;asyir,  misalnya berijtihad bahwa Dar al-Harb itu di Palestina, Afghanistan, Iraq dan  Chechnya, sedangkan Indonesia tidak termsuk Dar al-Harb. Imam Samudra cs  berijtihad bahwa Indonesia adalah Dar al-Harb. Yang terakhir inilah yang dicap  radikal dan &quot;terrorist&quot;. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Maka upaya deradikalisasi bukanlah seperti yang  dilantunkan oleh Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris yang Guru Besar  Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, yang minta kepada Kominfo untuk  menutup situs-situs Islami yang dituding radikal seperti misalnya situs  arrahmah.com, (okezone, Rabu, 28/9/2011), melainkan menunjukkan bahwa Indonesia  ini bukan Dar al-Harb. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Terungkapnya penyusupan Sofyan Tsauri dari aparat dalam  pelatihan di Aceh dalam persiapan relawan ke War on Gaza, maka itu adalah cermin  ada faksi &quot;terrorist&quot; yang disusupi intelijen, sehingga dapat diarahkan untuk  &lt;STRONG&gt;MENGALIHKAN &lt;/STRONG&gt;issu, seperti pengalihan issu Bank Century, Daftar  Pemilih Tetap, Mega Korupsi yang melibatkan partai pusat kekuasaan, dsb dan  sekaligus untuk menggolkan RUU Intelijen.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Mohamad Guntur Romli dari JIL bikin issu: &quot;Al-Quran  adalah kitab saduran dari &#39;kitab-kitab&#39; sebelumnya,&quot; demikian tulisnya di koran  Tempo, 4 Mei 2007.&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana  color=#000000&gt;http://www.korantempo.com/korantempo/cetak/2007/05/04/Opini/krn.20070504.100548.id.html&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;.&lt;BR&gt;Issu ini wajib dilawan dengan jihad intelektual.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;-- Dan raja (malik) berkata &quot;Sesungguhnya aku  melihat (di dalam mimpi) tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh  tujuh ekor (sapi betina) yang kurus-kurus (S. Yusuf,  12:43)&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;LAI-Kejadian 41:4&amp;nbsp; Lembu-lembu yang buruk  bangunnya dan kurus badannya itu memakan ketujuh ekor lembu yang indah bangunnya  dan gemuk itu. Lalu terjagalah Firaun. &lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Sepintas lalu ayat Al-Quran (12:43) tampaknya disadur  dari ayat Bible [Kejadian 41:4].&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Namun bacalah selanjutnya:&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT  face=Verdana&gt;-- Dan raja (malik) berkata: &quot;Bawalah Yusuf kepadaKu, (S. Yusuf,  12:54). &lt;BR&gt;-- Fir&#39;aun berkata: &quot;Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir  yang pandai!&quot;. Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada  mereka: &quot;Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan.&quot; (S. Yunus,  10:79,80)&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;STRONG&gt;LAI-Keluaran 7:10&amp;nbsp; Musa dan Harun pergi  menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan  TUHAN&lt;/STRONG&gt;.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Menurut Al-Quran Nabi Yusuf AS bersentuhan dalam sejarah  dengan malik (raja), sedangkan Nabi Musa AS dengan Fir&#39;aun. Sedangkan menurut  Bible dinasti Fir&#39;aun itu sinambung, yaitu baik Nabi Yusuf AS maupun Nabi Musa  AS keduanya bersentuhan dengan Fir&#39;aun. Lalu mana bisa Al-Quran dibilang saduran  dari Bible ?&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Secara arkeologis (lihat Seri 944)  terungkap bahwa Dinasti Raja-Raja Hyksos, memotong Dinasti Fir&#39;aun selama 150  tahun. Asal-usul Hyksos dari qabilah &#39;Aad, kaum terkuat bangsa Semit, penghuni  asli Arabia, menguasai padang pasir luas Arabia Tenggara dari pantai teluk Parsi  sampai perbatasan Iraq. Al-Quran menyebutkan daerah yang dikuasai kaum &#39;Aad itu  dengan Al-Ahqaaf (46:21), yang juga menjadi nama surah. Qabilah &#39;Aad  menyombongkan diri kepada Nabi Hud AS sehingga dihancurkan Allah dengan angin  kencang dan dingin selama 7 malam 8 hari terus-menerus, sehingga mereka punah  semuanya (69:6-8).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Nabi Hud AS beserta semua pengikutnya pindah ke Hijaz  sebelum angin itu datang. Mereka ini dikenal dalam sejarah sebagai bangsa  &#39;Ibriyah Al Qadimah (Proto &#39;Ibriyah). Kata &#39;Ibriyah berasal dari &#39;Ain, Ba, Ra,  &#39;Abara artinya menyeberang. Dalam dokumen hieroglyph orang Mesir menamakan  bangsa &#39;Ibriyah ini dengan nama Khabiru. Mereka menyeberang dan mendirikan  kerajaan-kerajaan di Babilonia, di Kan&#39;an, menguasai Laut Tengah dikenal sebagai  bangsa Finiqi (Phunicia) kemudian ke Mesir mendirikan Dinasti Hyksos setelah  menundukkan Dinasti Fir&#39;aun. Bangsa &#39;Ibriyah Al Qadimah ini disusul kemudian  dengan emigrasi gelombang kedua yaitu kaum &#39;Ibriyah Al Jadidah (Deutro  &#39;Ibriyah), di bawah piminan Nabi Ibrahim AS. Salitis Raja Pertama dari Dinasti  Hyksos mengambil Nabi Ibrahim AS menjadi menantu mengawinkannya dengan Hajar  puteri Salitis.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Salitis yang bernabikan Nabi Hud AS(*) merubuhkan semua  kuil untuk menyembah dewa-dewa Mesir Kuno. Ini diberitakan oleh Josephus yang  mengutip Manetho: &lt;STRONG&gt;&quot;They razed to the ground the temples of  gods.&quot;&lt;/STRONG&gt; Manetho adalah seorang sejarahwan Mesir Kuno.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;Al-Quran itu bukan saduran dari kitab sebelumnya,  melainkan daur ulang. Wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa AS ada  sebagian yang didaur ulang Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam mendaur ulang  itu dalam kasus mimpi Raja Mesir, Allah mengoreksi penyimpangan penulisan  Bible(**), yaitu penguasa Mesir kuno pada waktu Nabi Yusuf AS bukanlah Dinasti  Fir&#39;aun melainkan Dinasti Raja Gembala.&lt;BR&gt;-----------&lt;BR&gt;(*)&lt;BR&gt;Urutan Nabi  hingga Nabi Ibrahim AS yang termaktub dalam Al-Quran: 1 Adam - 2 Idris - 3 Nuh -  4 Hud - 5 Shalih - 6 Ibrahim&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;(**)&lt;BR&gt;Septugiant, oldest extant Greek translation of  the Bible made by Hellenistic Jews, from Alexandria, 250 B.C. The Septugiant is  of importance to critics because it is translated from texts now lost.  &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;A href=&quot;&quot;&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT face=Verdana  color=#000000&gt;http://encyclopedia2.thefreedictionary.com/Septugiant&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;WaLlahu a&#39;lamu bishshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Verdana&gt;*** Makassar, 9 Okrober  2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/10/995-issu-dan-jihad.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7015170859477423647.post-1003005167104040734</guid><pubDate>Sat, 01 Oct 2011 21:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-02T06:00:40.030+08:00</atom:updated><title>994 Setan Gundul dan Fir&#39;aun Merneptah</title><description>&lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Pada malam Ahad / Sabtu malam 24 September 2011 terjadi  debat di layar kaca TV-One antara pengacara Nazaruddin vs pengacara KPK.  Hendardji (yang penengah?) menyatakan bahwa ia tidak setuju dengan deponering  Bibit-Chandra oleh Kejaksaan.&amp;nbsp; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;Tanggapan:&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Menurut UU 30 Tahun 2002  tentang KPK, apabila ada piminan KPK sudah menjadi terdakwa, maka ybs dipecat.  Jadi tidak perduli apakah Bibit dan Chandra divonis bebas atau tidak, itu  semuanya tidaklah penting. Karena yang penting keduanya cukuplah dijadikan  terdakwa seperti Antasari yang diumpan dengan perempuan pada waktu masih  terdakwa sudah dipecat. Kalau Bibit dan Chandra berhasil diterdakwakan, maka  hanya tinggal dua orang pimpinan KPK, yaitu Haryono Umar, dan M Jasin. Maka  sukseslah grand design penggembosan KPK oleh setan gundul (meminjam istilah  Permadi). Untunglah kejaksaaan men-deponeer kasus Bibit-Chandra.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Untuk menghemat ruangan, maka artinya saja:&lt;BR&gt;Dan Kami  memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir&#39;aun dan  bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila  Fir&#39;aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: &quot;Saya percaya bahwa tidak ada  Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk  orang-orang yang berserah diri (kepadaNya)&quot;. (Allah berfirman) Apakah sekarang  (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan  kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami  selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang  datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari  tanda-tanda kekuasaan kami.(S. Yunus, 10:90-92).&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Ayat (10:90-92) menjelaskan dua hal, yatu pertama,  dalam keadaan sekarat, maka tobat tidak diterima lagi oleh Allah, dan kedua,  yang diselamatkan Allah ialah tubuh kasarnya. Setelah Fir&#39;aun itu tenggelam,  mayatnya terdampar di pantai L. Merah pesisir Afrika. Diketemukan oleh  orang-orang Mesir lalu dimumikan, sehingga utuh sampai sekarang dan dapat  dilihat di dalam museum di Al-Qahirah (Cairo) Mesir.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;Siapakah dia Fir&#39;aun yang ditenggelamkan Allah  itu?&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Marilah kita kaji ayat-ayat Qawliyah (Al-Quran) dan  ayat-ayat Kawniyah (kosmologis, dalam hal ini arkeologi):&lt;BR&gt;-- Dan raja (malik)  berkata: &quot;Bawalah Yusuf kepadaKu, (S. Yusuf, 12:54). &lt;BR&gt;-- Fir&#39;aun berkata:  &quot;Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir yang pandai!&quot;. Maka tatkala  ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: &quot;Lemparkanlah apa yang  hendak kamu lemparkan.&quot; (S. Yunus, 10:79,80)&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Jadi Menurut Al-Quran Nabi Yusuf AS bersentuhan dalam  sejarah dengan malik (raja), sedangkan Nabi Musa AS dengan Fir&#39;aun. Dalam Bible  termaktub bahwa penguasa Mesir Kuno adalah Dinasti Fir&#39;aun secara  sinambung.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;Batu Rosetta menguak Sejarah Mesir  Kuno&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Batu Rossetta (Al-Rasyid), adalah batu granodiorit  dengan ukuran panjang 1,14 meter, lebar 72cm, dan tebal 28cm. Batu ini dibuat  pada tahun 196 SM dan ditemukan pada 15 Juli 1799 di sebuah kota bernama  Al-Rasyid di Mesir oleh Pierre Bouchard. Batu ini bermuat tulisan di atasnya  dalam dua bahasa, Mesir dan Yunani, dengan menggunakan tiga skrip, yaitu  Hieroglyph, Demotik Mesir (skrip Koptik) dan Yunani. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Dari 1822-1824, seorang peneliti Perancis,  Jean-François Champollion, memperluas penelitian dan usaha penerjemahan batu ini  dengan bekerja bersama para pakar lainnya seperti Athanasius Kircher, Silvestre  de Sacy, Johan David Akerblad dan William John Bankes. Akhirnya Champollion bisa  membaca Hieroglyph tulisan Mesir Kuno trsebut. Demikianlah, Batu Rosetta adalah  satu penemuan yang merupakan kunci yang menguak Sejarah Mesir Kuno.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;***&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Sekitar tepi danau Manzala terdapat reruntuhan kota  Tanis. Kota ini pernah menjadi kota pelabuhan yang makmur. Tidak jauh dari  daerah ini terletak situs Avaris, markas angkatan perang yang dibangun oleh  Hyksos, Raja Gembala. Dinasti Raja-Raja Hyksos, mendapatkan legitimasi dalam  Dokumen Hieroglyph yang tertera dalam Daftar Penguasa Mesir di Turin, seperti  berikut:&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;The Hyksos (The Shepherd&amp;nbsp; Kings) (1730  1580)  B.C. invaded Egypt.and conquered the Pharao Dynasty&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;15th Hyksos Dynasty&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Salitis - Bnon  - Apachnan (Khian) - Khamudi &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;16th Hyksos Dynasty&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Anat-Her -  User-anat - Semqen - Zaket - Wasa - Qar - Pepi III - Bebankh - Nebmaatre -  Nikare II - Aahotepre - Aaneterire - Nubankhre - Nubuserre -&lt;BR&gt;Khauserre -  Khamure - (Yusuf bin) Jacob - Yakbam - Yoam - Apophis - Amu, defeated by AhmoseI  (Pharao Dynasty) in 1580.&lt;BR&gt;Jacob tidak lain dari incumbent Nabi Yusuf bin  Jacob AS.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;17th Princes Thebes&amp;nbsp;  Dynasty&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;paying tax. to the Hyksos (The Shepherd&amp;nbsp; Kings)&lt;BR&gt;1680  - 1580&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;18th Pharao Dynasty (1580  1340)  B.C.&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Ahmose I - Amenhotep I - Thutmose I - Thutmose II - Thutmose  III - Amenhotep II - Thutmose IV - Amenhotep III - Amenhotep IV (Akhenaton) -  Tutankhamun&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;19th Pharao Dynasty&amp;nbsp;&amp;nbsp; (1340  1224)  B.C.&lt;BR&gt;Haremheb&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1340-1320) B.C.&lt;BR&gt;Ramose  I&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1320-1318) B.C.&lt;BR&gt;Seti  I&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1318-1298) B.C.&lt;BR&gt;Ramose  II&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1298-1232)  B.C.&lt;BR&gt;Merneptah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1232-1224) B.C.  &lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;khaos&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  (1224-1200) B.C. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;STRONG&gt;20th Pharao Dynasty&amp;nbsp;&amp;nbsp; (1200 - 1085)  B.C&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Nabi Yusuf AS dilegitimasikan oleh Dokumen Hieroglyph  sebagai penguasa Mesir Kuno dalam Dinasti ke-16 Raja Gembala (Al-Malik). Batu  Rosetta menguak Sejarah Mesir Kuno, menunjukkan mu&#39;jizat Al-Quran yang secara  arkeologis baru diketahui bahwa Dinasti Fir&#39;aun pernah dipotong oleh Dinasti  Raja Gembala (Al-Malik) setelah Hieroglyph baru bisa dibaca tahun 1824  M.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;Dengan memperhatikan Dokumen Hieroglyph di atas itu, di  mana pada akhir Dinasti ke-19 Fir&#39;aun terjadi khaos selama 24 tahun, maka yang  ditenggelamkan Allah di Laut Merah adalah &lt;STRONG&gt;Fir&#39;aun Merneptah&lt;/STRONG&gt;.  &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;WaLlahu a&#39;lamu bishshawab.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;*** Makassar, 2 Okrober 2011&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT  color=#0000ff&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;</description><link>http://waii-hmna.blogspot.com/2011/10/994-setan-gundul-dan-firaun-merneptah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item></channel></rss>