<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194</atom:id><lastBuildDate>Mon, 07 Oct 2024 03:25:01 +0000</lastBuildDate><category>Information</category><category>My opinion</category><category>Suara untuk Bangsa</category><category>Opini</category><category>Unek-unek</category><category>link</category><category>surf result</category><category>tulisan bebas</category><category>AdSense</category><category>Ads</category><category>My Fiction</category><category>Resensi</category><category>Sastra</category><category>link.</category><title>Welcome.. To My Territory!</title><description>My Blog! &#xa;My Territory! &#xa;My Precious!</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Yafeth)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-630288799203970792</guid><pubDate>Mon, 27 Dec 2010 10:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-27T18:10:24.697+08:00</atom:updated><title>Piala AFF: Kekalahan Terhormat</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Di luar harapan bangsa Indonesia, timnas yang bertanding di Malaysia pulang dengan kekalahan 3 - 0. dalam leg pertama laga final AFF. Ditambah lagi, kekalahan ini menjadi sesuatu yang &quot;memukul&quot; harga diri Indonesia. Tampak dari media massa Malaysia yang menyiarkan betapa timnas Indonesia adalah tim yang sangat mudah dikalahkan dan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuatan timnas Malaysia. Lalu apakah yang menjadi faktor kekalahan timnas kita?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Satu faktor yang sangat nyata dalam pertandingan kemarin adalah hilangnya konsentrasi dari pemain timnas di babak kedua. Kiper timnas, Markus Horizon, merasa terganggu dengan ulah curang dari suporter Malaysia yang menyorotinya dengan laser. Sebuah tindakan curang yang menyebabkan timnas memutuskan untuk menghentikan pertandingan, sebelum akhirnya kembali bermain setelah dibujuk oleh tim penjamu. Bangsa ini memiliki rasa keadilan yang cukup besar. Meski tidak bisa dikatakan bersih seratus persen, namun timnas kita juga mempunyai rasa keadilan yang besar, yang menuntut mereka bertanding dengan sikap ksatria dan juga menuntut lawannya juga bersikap demikian. Tindakan curang suporter yang juga menunjukkan lemahnya sistem keamanan di Stadion Bukit Jalil ini telah berhasil melukai rasa keadilan tersebut. Karena sikap bangsa ini yang suka menuntut kebenaran, maka sang kiper pun mengajukan protes pada wasit, yang menyebabkan turunnya semua pemain Indonesia dari panggung pertandingan. Lagipula, siapa yang ingin melawan orang yang curang?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Saat timnas akhirnya setuju untuk bermain kembali, saat itulah konsentrasi timnas yang pada awalnya sudah kurang kuat di awal pertandingan menjadi goyah dan akhirnya buyar. Mungkin saja tindakan suporter yang menyorotkan laser ke pemain Indonesia dan juga melemparkan petasan ke tengah lapangan adalah tindakan provokasi. Dan timnas telah sukses jatuh dalam provokasi tersebut. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kekalahan timnas kemarin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tetapi di atas semuanya, perilaku tidak terpuji dari suporter Malaysia membuktikan suatu hal yang penting. Bagi Malaysia, semua lawan yang menghadapi mereka adalah lawan yang amat terlalu kuat untuk dihadapi secara ksatria. Bagi mereka, kemenangan adalah kemenangan, apa pun cara yang ditempuh, meski dengan cara tidak sportif sekali pun. Dan itu juga berarti Malaysia menganggap timnas Indonesia adalah musuh yang sangat tidak mungkin dikalahkan secara sportif tanpa tekanan dalam bentuk apa pun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Meskipun timnas kalah dengan selisih yang jauh, bukan berarti sudah tidak ada harapan lagi. Dan meskipun timnas Indonesia pada akhirnya kalah, hal itu pun tidak mengapa. Setidaknya timnas bermain dengan kejujuran dan keksatriaan. Dan semoga saja perbuatan suporter Malaysia tidak ditiru oleh suporter di Indonesia saat laga kedua nanti. Jangan sampai Malaysia menduga kita tidak bisa menang sama sekali tanpa kekuatan sendiri dan pada akhirnya membuat mereka menjadi lebih besar kepala. Jayalah Indonesia!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Yafeth T. B.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/12/piala-aff-kekalahan-terhormat.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-3755004912299560609</guid><pubDate>Sun, 26 Dec 2010 10:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-26T18:38:23.822+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tulisan bebas</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Unek-unek</category><title>AFF dan Anarkisme Kronik</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tak dapat dipungkiri, AFF yang diselenggarakan pada bulan ini telah menyatukan kembali segenap bangsa Indonesia. Dapat dilihat di mana-mana Tim Nasional Indonesia berhasil menjadi pokok pembicaraan, baik di berita maupun di jejaring sosial. Dukungan untuk timnas agar dapat merebut kemenangan semakin hari kian bertambah. Terutama sejak timnas berhasil mengalahkan Malaysia dan sampai kini akan bertemu Malaysia lagi dalam final. Tetapi sayang sekali, meski semangat nasionalisme itu telah berkobar-kobar, penyalurannya tidaklah bagus. Terlihat dari tidak tersalurkannya antusiasme penonton dan suporter yang ingin menonton bola di Gelora Bung Karno.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Adalah suatu keanehan untuk saya melihat bagaimana suporter dengan semangat yang sedemikian besar tidaklah diberikan jalan untuk menyalurkan dukungannya dengan baik. Penjualan tiket menonton yang harganya kian melambung hingga dua kali lipat, ditambah lagi dengan keamatiran pelaksana dalam melakukan penjualan. Dalam penjualannya, panitia melakukan cara yang berbelit-belit. Pertama-tama mengantri untuk mengambil nomor antrian, dan kemudian mengantri untuk mendapatkan karcis, yang nantinya ditukarkan dengan tiket. Sesuatu yang harusnya gampang saja dilakukan dibuat susah dan lama. Penumpukan terjadi dan tiap orang menjadi tidak sabar, ditambah ketidakjelasan dan ketidakdisiplinan dari penyelenggara dalam menjual tiket, telah kembali menimbulkan citra bagi persepakbolaan Indonesia. Namun citra tersebut adalah citra yang memburukkan, bukan hanya untuk persepakbolan, namun juga untuk Indonesia secara keseluruhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Sore ini saya kembali melihat betapa buruknya bila sebuah hasrat yang menggebu-gebu tidak tersalurkan dengan benar. Karena tidak ada kejelasan mengenai penjualan tiket dan tidak dibukanya loket, para suporter melakukan tindakan anarkis dan menyerbu masuk ke dalam stadion, merusak pagar dan merebut tiket yang tak kunjung dibagikan. Meski ini adalah tindakan brutal yang tidaklah dibenarkan, namun saya pribadi memahami ini sebagai tindakan yang timbul dari aksi yang sepadan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Tipikal bangsa Indonesia sebenarnya adalah orang yang sopan, senang mencari jalan damai dalam memcahkan kasus, dan mudah diatur. Dan itu semua akan terwujud sempurna bila kedisiplinan dan hukum ditegakkan secara tegas dan jelas. Bangsa ini sebenarnya bukanlah bangsa anarkis, namun keadaan yang seringkali tidak adil telah mendorong mereka ke batas kesabaran mereka. Seperti halnya pembelian tiket ini. Saat orang yang telah mengantri nyaris sehari penuh, lelah, dan bosan diberi kabar yang menyatakan penjualan dibatalkan atau ditunda lagi, maka kita pasti tahu kemana peristiwa akan terjadi: &lt;u&gt;&lt;b&gt;Anarkisme&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;. Bangsa ini telah lama tertindas, sehingga membuat mereka tidak lagi mau hak-haknya dilanggar. Saat keinginan mereka tidak dipenuhi dengan wajar oleh mereka yang berwenang akan hal itu, maka mereka menuntut. Saat tuntutan tidak didengar, maka mereka berteriak. Dan saat teriakan juga tidak didengarkan, maka mereka berontak. Itulah rantai sebab-akibat di negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Sebenarnya mudah untuk mengatasi masalah penjualan tiket final AFF ini. Sangat mudah malah. Namun nampaknya hukum tidak tertulis yang dijalankan oleh mereka yang berwenang adalah hukum yang berbunyi &quot;bila bisa dibuat lebih susah dan lebih menderita lagi, mengapa tidak?&quot; Apabila seorang pembeli tiket langsung dilayani di tempat, maka pastilah tidak akan ada penumpukan. Bukankah Indonesia sudah sering mengadakan konser musik? Mengapa tata laksana penjualan tiket konser musik malah lebih baik daripada tiket AFF kali ini? Mungkin penyebab utamanya adalah tidak adanya pemahaman dan tidak terbukanya panitia dalam mengatur bagaimana sistem penjualan tiket ini. Kerumitan pembelian tiket dan ditambah lagi kurangnya loket membuat banyak pembeli tidak sabar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Kita berharap saja hal ini tidak akan membawa pengaruh pada performa timnas dalam laga final AFF ini. Dan semoga bangsa ini dan para pemimpinnya tidak terus-terusan menjadi lebih bodoh dari keledai dengan terus-menerus jatuh di lubang yang sama. Semoga saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/12/aff-dan-anarkisme-kronik.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-9003668746114183175</guid><pubDate>Tue, 21 Dec 2010 10:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-21T18:06:41.886+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tulisan bebas</category><title>Semangat Natal (Kembali)</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Lampu kelap-kelip. Hiasan hijau berbentuk daun. Pohon natal. Para Santa Claus dadakan (dan juga musiman). Diskon gila-gilaan dari berbagai pusat perbelanjaan. Musik bernuansa Natal di mana-mana. Ya, suasana Natal telah kembali. Tapi apakah ini adalah Natal yang sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Setelah 22 tahun lebih hidup di Bumi ini, saya telah melihat dan mengalami berbagai momen natal. Dan seringnya Natal terasa terlalu digembar-gemborkan dan sangat didayagunakan&amp;nbsp; oleh para pengusaha untuk meraup untnung sebanyak mungkin. Seperti halnya hari raya keagamaan lainnya di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Seringnya perayaan yang terlalu mewah dan meriah malah mengaburkan makna hari raya itu sendiri. Hari raya Idul Fitri yang terlalu meriah manghilangkan &quot;kesederhanaan&quot; yang terkandung didalamnya. Seperti yang biasa terlihat di Indonesia, mall-mall beramai-ramai mempromosikan event-event ini-itu. Bukannya merayakan kebersamaan, yang ada terkadang malah banyak yang menjadi individual. Dan Natal pun demikian. Saat harusnya inti Natal adalah kembalinya nyala harapan dalam diri kita, keadaan di sekitar kita malah mengartikan Natal sebagai &quot;&lt;i&gt;Sale &lt;/i&gt;Akhir Tahun&quot;. Bukannya mencoba merajut harapan baru, manusia malah dicekoki konsumerisme yang kadangkala sangat berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Apakah &lt;i&gt;sale&lt;/i&gt; dan kemeriahan dalam merayakan sebuah hari raya adalah tindakan yang salah? Tidak juga. Namun jika berlebih, itu yang salah. Alangkah baiknya dalam merayakan suatu hari raya kita mencoba untuk lebih menghayati maknanya, bukan terlalu larut dalam perayaannya. Alangkah baiknya kita berpikir masih banyak orang kurang mampu yang berada di sekitar kita yang butuh kita bantu. Mungkin terdengar terlalu idealis dan retoris, tapi ini adalah konsep nyata yang dapat dilakukan siapa saja. Jangan berpikir untuk menolong orang hanya dengan memberikan uang saja. Dengan mendoakan mereka agar mereka mendapatkan kegembiraan dan sukacita sehari saja sudah termasuk membantu mereka, meski tidak secara langsung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Alangkah baiknya pula sebuah hari raya keagamaan dirayakan dalam suasana tenggang rasa. Tidak ada kericuhan antarumat beragama. Saling menghormati. &lt;b&gt;Karena saling menghormati dan tenggang rasa tidak pernah bertentangan dengan ajaran agama manapun&lt;/b&gt;. Semoga hari raya yang menjelang nanti ini dapat menebarkan api harapan dalam tiap diri manusia dalam menjelang tahun yang baru. Selamat Natal bagi semuanya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Yafeth T. B.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/12/semangat-natal-kembali.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-8126533891853869024</guid><pubDate>Wed, 22 Sep 2010 09:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-22T17:26:03.258+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tulisan bebas</category><title>Filibuster</title><description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Bukan, bukan. Ini bukan nama film baru atau sebuah program komputer. Ini adalah istilah dalam dunia keparlementeran (a. k. a. perpolitikan) di mana seseorang dapat membuat sebuah keputusan batal diambil atau sebuah pemilihan batal dilakukan. Dunia barat telah lama mempraktekkan hal ini dan istilah ini sendiri telah digunakan sejak tahun 1851. Menurut artikel dari Wikipedia, asal muasal nama filibuster berasal dari bahasa Spanyol&amp;nbsp;&lt;em&gt;filibustero&lt;/em&gt; yang artinya &quot;perompak&quot;. Istilah ini diadaptasi ke dalam beberapa bahasa lain seperti dalam bahasa Perancis dan Belanda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Sekarang sejarahnya selesai di sini. Mengapa filibuster menjadi istimewa? Filibuster adalah proses untuk menghentikan sesuatu kebijakan dari menjadi sah dengan mencegahnya menjadi sah sejak awal. Filibuster dapat dilakukan secara perseorangan. Inti dari filibuster adalah melakukan debat secara berkelanjutan tanpa henti. Seorang anggota parlemen melakukan penundaan dengan melakukan debat berkepanjangan sehingga sebuah keputusan atau kebijakan tidak menjadi final. Sisi positif dari taktik ulur waktu ini adalah apabila argumentasi yang diberikan berhasil menarik perhatian dari quorum yang ada, maka dapat terjadi peninjauan ulang atas kebijakan atau keputusan yang akan dibuat. Ini tepat sekali apabila ada keputusan atau kebijakan yang kemungkinan dapat menyengsarakan rakyat akan disahkan oleh parlemen. Sisi negatifnya adalah karena hal ini adalah taktik untuk menunda, maka akan merugikan waktu dari senat atau angota parlementer, terutama ketua parlementer. Juga bila keputusan yang ditunda itu sebenarnya hal yang sebenarnya baik untuk masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Filibuster sebenarnya merupakan perwujudan demokrasi, di mana seorang anggota parlemen berhak untuk berbicara selama mungkin dalam mengajukan pendapatnya. Di negara adidaya Amerika, filibuster dapat dilakukan selama mungkin oleh seseorang selama orang tersebut tetap berdiri dan terus berbicara. Keputusan apapun tidak akan dibuat sampai filibuster selesai, di mana kondisinya adalah jika pelaku filibuster ini tidak berdiri dan berbicara lagi atau sekitar 60% anggota parlemen bersepakat menghentikannya.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Jika di Indonesia, apakah filibuster ini berlaku? Saya rasa tidak. Kita memegang prinsip musyawarah, dan demikian dimungkinkan adanya lobi. Dengan lobi, terjadi persepakatan sehingga filibuster tidak terjadi. Selain itu sepertinya tidak ada peraturan yang memungkinkan terjadinya debat berkepanjangan dalam parlemen kita. Padahal bila ada filibuster, maka kasus Century tempo hari pasti makin ramai. Hehehehe...&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dari pengalaman saya, di kampus saya ada yang serupa dengan filibuster ini. Saat kepanitiaan acara-acara besar kadang ada sekelompok orang yang melakukan debat berkepanjangan mempermasalahkan segala sesuatu yang kadang tidak penting (meski tidak dalam keadaan berdiri dan terus menerus). Namun tetap saja menghambat pemutusan masalah krusial yang seharusnya selesai dengan segera.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Jadi pilih mana: Suka ada filibuster di Indonesia dengan segala untung ruginya atau tidak suka?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/09/filibuster.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-6786348724583386754</guid><pubDate>Fri, 20 Aug 2010 06:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-20T14:10:52.311+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Unek-unek</category><title>Elegi Negeri Serumpun: Api Dalam Sekam</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSFFGteVtv_7NL_FWYgOTkkxV5G38LBEgBCXkdoSEwftf_7HVkG9QPxmqt5tHsvwm_IQzZr4S2VaGGY6_q0Ql9qwcH7B-grjexkR9cp5wbom-l18SrkvOM7yY6NnzwfmgNe3iz-vmcnso/s1600/peta+kalimantan.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSFFGteVtv_7NL_FWYgOTkkxV5G38LBEgBCXkdoSEwftf_7HVkG9QPxmqt5tHsvwm_IQzZr4S2VaGGY6_q0Ql9qwcH7B-grjexkR9cp5wbom-l18SrkvOM7yY6NnzwfmgNe3iz-vmcnso/s200/peta+kalimantan.gif&quot; width=&quot;185&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Minggu ini dibuka dengan kasus baru dari negeri tetangga yang mengakunya serumpun dengan kita. Kali ini masalah di perbatasan laut lepas pantai Kalimantan. Kejadian yang dimulai dari penahanan kapal patroli laut Indonesia yang menangkap pencuri ikan di perairan tersebut kini terus bergulir menjadi masalah serius. Ditinjau dari sudut pandang kedaulatan, hal ini nyata-nyata salah. Terlepas terdapat bukti akan hal itu atau tidak. Kapal yang mencuri ikan di perairan Indonesia entah atas alasan apa diambil kembali oleh pihak Malaysia. Berikutnya kapal patroli yang menangkap ABK kapal tersebut diangkut paksa ke Malaysia. Alasannya? Tidak pasti. ABK kapal yang mencuri ikan di perairan Indonesia mengaku bahwa mereka terseret arus. Jika demikian, mengapa dengan segera muncul dua kapal dari Malaysia yang membebaskan mereka? Ditambah lagi menyerang kapal patroli Indonesia dan nyata-nyata menculik anggota patroli di kapal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika diumpamakan, kejadian ini sama seperti pencuri mangga yang menangkap anak tuan rumah yang mempunyai mangga tersebut. Pencuri yang menangkap pemilik rumah. Pelanggaran batas wilayah adal;ah hal yang serius. Sedangkan di masyarakat sendiri, jika patok tanah dipindahkan seinchi saja bisa terjadi pertumpahan darah. Apalagi kalau batas negara? Jika alasannya adalah terbawa arus, toh setelah ditanyai sebentar akan dilepaskan. Kecuali bila di dalam kapal terdapat ikan dalam jumlah besar dan tidak dapat menunjukkan surat-surat yang jelas. Itu beda cerita. Jadi apakah Malaysia melindungi warganya yang mencuri ikan di Indonesia? Itu sebuah pertanyaan yang sepertinya hanya bisa dijawab oleh pemerintahan mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya membayangkan apa jadinya bila rasa nasionalisme rakyat Indonesia di bulan Agustus ini tiba-tiba terlalu membara. Jika segenap rakyat Indonesia menjadi tidak sabar melihat kejadian ini, ditambah lemahnya diplomasi yang dirasakan oleh masyarakat, bisa jadi keberadaan bangsa Malaysia yang berada di Indonesia dengan tujuan apapun menjadi terancam. Bisa jadi semua orang Indonesia di Malaysia juga dipulangkan. Meski saya agak sangsi akan hal ini, mengingat yang memutar perekonomian di sana sebagian besar tenaga kerja kita juga (yang ironisnya sebagian besar ilegal).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemerintah memang telah melakukan diplomasi, dan sebagai hasilnya petugas yang ditangkap telah dipulangkan. Tetapi ini disertai dengan pertukaran 7 orang ABK yang ditahan dari kapal Malaysia. Bagi sebagian orang Indonesia, ini tidak memenuhi rasa keadilan mereka. Status 7 ABK tersebut adalah tersangka pencurian ikan. Selain itu, sebenarnya tidak ada alasan Malaysia menangkap petugas patroli Indonesia di wilayah yuridiksinya. Jadi sebenarnya tidak ada pertukaran. Seharusnya Malaysia membebaskan mereka dengan sukarela. Namun nampaknya pemerintah memikirkan juga nasib warga Indonesia di sana dan warga Malaysia di sini. Jika terjadi peperangan, akan ada pihak yang dirugikan. Meski warga Indonesia sebagian besar tidak akan peduli akan hal ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kejadian ini terjadi beberapa hari sebelum peringatan Proklamasi? Kalau mau mengembangkan teori konspirasi, maka bisa saja ini dianggap sebagai provokasi. Dan karena kejadian ini terjadi menjelang bulan Ramadhan, mungkin mereka menjadi berani dengan anggapan rakyat Indonesia tidak akan terlalu tersulut emosinya karena hal ini. juka demikian, maka kita sukses dihina oleh mereka! tapi toh ini cuma teori konspirasi yang sebenarnya tidak bisa dipengang karena buktinya tidak kuat. Cuma perandaian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya memikirkan apa yuang terjadi pada dubes Malaysia di Indonesia bila beliau tidak &#39;mengungsikan diri&#39; saat kasus ini muncul. Mungkin akan terjadi kasus &#39;penyanderaan&#39; seperti dahulu saat kita bermasalah dengan Malaysia berkaitan dengan reog. Tapi mungkin lebih parah. Untung beliau berhasil menyelamatkan diri, kalau tidak &lt;i&gt;yaaaaa gitu deh&lt;/i&gt;. Hehehehehehehe....&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu sebagai warga Indonesia, apa yang harus kita lakukan? Kalau saya, saya akan bersuara seperti ini. Berharap ada yang membaca suara ini. Selebihnya kita hanya bisa berdoa. Apabila memang mereka yang mencari masalah, maka mereka yang akan menanggung kesalahan mereka sendiri. Toh TUHAN masih ada di atas sana.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tapi kasihan juga kalau dipikir. Bangsa &#39;serumpun&#39; seperti Malaysia ternyata &lt;b&gt;mencuri ikan&lt;/b&gt; juga. Begitu inginnya makan ikan sampai harus mencuri. Berarti mereka miskin mungkin, ya? Lalu apa mereka tidak merasa melanggar hukum agama, ya? Yah, kita tunggu saja nanti. Orang jahat pasti kalah. Kalau bukan manusia yang kalahkan, TUHAN sendiri yang akan kalahkan. &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/08/elegi-negeri-serumpun-api-dalam-sekam.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSFFGteVtv_7NL_FWYgOTkkxV5G38LBEgBCXkdoSEwftf_7HVkG9QPxmqt5tHsvwm_IQzZr4S2VaGGY6_q0Ql9qwcH7B-grjexkR9cp5wbom-l18SrkvOM7yY6NnzwfmgNe3iz-vmcnso/s72-c/peta+kalimantan.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-7187781102484008560</guid><pubDate>Fri, 13 Aug 2010 04:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-13T12:58:22.526+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><title>Sensor Situs di Indonesia Masih Lemah (?)</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjynxAjTuHUPMS3uXUCarxkp9gvTcaEUNLGVw0svjmZmvlNhJl1z-QpWNfkqNmYdx4EEN8XY_XPy8vPDXAHSmfiPEGxjEkaBGGN19UKj5tts6LlOoqD4uNk5UfmFnD68EmBOPeqRMkpMlU/s1600/Dock.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjynxAjTuHUPMS3uXUCarxkp9gvTcaEUNLGVw0svjmZmvlNhJl1z-QpWNfkqNmYdx4EEN8XY_XPy8vPDXAHSmfiPEGxjEkaBGGN19UKj5tts6LlOoqD4uNk5UfmFnD68EmBOPeqRMkpMlU/s320/Dock.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Minggu ini Publik dihebohkan dengan rencana pemerintah untuk menyensor 4 jutaan situs internet yang tidak sesuai dengan kaidah agama, kesusilaan, dan membahayakan keamanan pengguna jasa layanan internet. Dan kali ini saya akui pemerintah bergerak cukup cepat. dengan mengerahkan sejumalah ahli jaringan, dan didukung oleh kerja sama dengan penyedia ISP, beberapa situs &#39;gelap&#39; yang cukup terkenal telah terbukti tersensor. Dengan demikian, selama masih di Indonesia, seseorang tidak akan dapat mengakses situs-situs tersebut. Namun apakah sensor situs ini telah berjalan sempurna?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejak awal mendengar rencana ini, saya merasa ada sedikit kelemahan dalam sistem sensor situs di Indonesia. Pengguna hanya tidak dapat mengakses situs yang telah tersensor apabila ISP lokal mengkategorikannya sebagai situs terlarang. Setengah mati sampai jungkir balik juga tidak akan bisa masuk-masuk. Pengkategorian ini sangat bergantung pada peran serta masyarakat. Beragam istilah &#39;terlarang&#39; dari beragam bahasa dan dialek harus dikumpulkan, selain alamat situsnya secara langsung. Jadi kesuksesan dari rencana ini sebagian besar di tangan pengguna juga. Jika penggunanya sudah tobat, sih, mudah-mudah saja untuk menjalankan rencana ini. Tapi kadang ada saja orang yang suka hal yang &#39;terlarang&#39;, maka mereka mungkin akan sengaja tidak memberi masukan. Meski ini juga tidak menggambarkan karakter pengguna internet Indonesia secara umum. Toh masih ada juga orang yang turut membantu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masalah kedua yang dapat saja terjadi adalah penyebaran data atau &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; bermuatan &#39;terlarang&#39; tidak melalui situs biasa. Penyebaran ini dapat saja terjadi melalui pengiriman langsung ke e-mail baik berupa &lt;i&gt;file&amp;nbsp; &lt;/i&gt;maupun &lt;i&gt;link&lt;/i&gt; menuju situs tertentu yang belum masuk dalam daftar &lt;i&gt;blacklist&lt;/i&gt;. Selain itu, mungkin juga penyebaran barang-barang tersebut menggunakan kata kunci baru yang hanya diketahui oleh komunitas tertentu, sehingga tidak masuk dalam &lt;i&gt;database&lt;/i&gt; situs yang disensor. Mungkin juga penyebarannya melalui forum-forum di internet. Menurut saya, karena sifatnya agak luas dan bebas, forum agak susah diblok. Bisa saja forumnya merupakan forum yang memegang teguh prinsip kebebasan. Penggunanya menggunakan kata-kata bertema &#39;terlarang&#39;, namun disensor beberapa hurufnya. Manusia masih bisa mengerti, namun &lt;i&gt;browser&lt;/i&gt; tidak akan menggolongkannya sebagai sesuatu yang harus disensor. Untuk mengatasi ini sepertinya pemerintah harus membuat kesepakatan dengan pembuat forumnya agar melakukan &lt;i&gt;ban&lt;/i&gt; pada topik &#39;terlarang&#39;. Namun dengan mengingat kegemaran orang Indonesia untuk berbicara di forum-forum dan ditambah dengan banyaknya jumlah forum lokal Indonesia di internet, hal ini nampaknya agak menyulitkan juga.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masalah ketiga adalah penggunaan &lt;i&gt;proxy&lt;/i&gt; &lt;i&gt;site&lt;/i&gt;. Ya, &lt;i&gt;proxy&lt;/i&gt;, seperti yang disebut dalam lagunya Saykoji. Orang Indonesia yang cukup sadar internet pasti tahu kata ini. &lt;i&gt;Proxy&lt;/i&gt; &lt;i&gt;site &lt;/i&gt;bisa dikatakan sebagai jasa peminjaman gerbang untuk menembus batas yang tidak dapat ditembus. Dengan memakai gerbang ini, batasan negara ataupun legalitas tidak ada lagi. Apalagi beberapa &lt;i&gt;proxy site&lt;/i&gt; juga menawarkan alamat ISP luar negeri. Karena sensor situs hanya memakai dasar alamat ISP lokal, maka otomatis sensor ini menjadi tidak berguna bila penggunanya menggunakan &lt;i&gt;proxy site&lt;/i&gt; + alamat ISP asing.&amp;nbsp; Kelemahan situs-situs &lt;i&gt;proxy&lt;/i&gt; yang sangat berlimpah di internet adalah keamanannya yang lebih tidak stabil dibandingkan mengakses langsung. Sangat rawan terjadi intervensi dari &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt; sementara memasukkan atau mengambil data dan informasi. Juga ditambah kemungkinan masuknya tamu tak diundang ke dalam komputer penggunanya. Apakah pemerintah juga harus melakukan sensor terhadap situs-situs &lt;i&gt;proxy&lt;/i&gt;? Nampaknya ini agak sulit, karena situs-situs &lt;i&gt;proxy&lt;/i&gt; sebenarnya merupakan situs netral. Apakah akan menjadi negatif atau positif itu tergantung penggunanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Usaha yang dilakukan oleh pemerintah telah baik. Namun keberhasilannya sendiri sebenarnya kembali pada keinginan dari pengguna internet sendiri. Internet merupakan sumber daya yang sangat besar dan bersifat sosial. Nyaris sulit mengatur segala sesuatunya di dalam internet, apalagi dengan hukum legal seperti yang direncanakan oleh pemerintah. Jika tertutup satu jalan, para pengguna internet pasti dapat menemukan jalan lain. Maka dari itu, kesadaran sendirilah yang menjadi senjata terampuh dalam menyukseskan sensor situs ini. Selamat ber-&lt;i&gt;surfing&lt;/i&gt; ria hari ini! Ingat, jaga keselamatan Anda :P&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/08/sensor-situs-di-indonesia-masih-lemah.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjynxAjTuHUPMS3uXUCarxkp9gvTcaEUNLGVw0svjmZmvlNhJl1z-QpWNfkqNmYdx4EEN8XY_XPy8vPDXAHSmfiPEGxjEkaBGGN19UKj5tts6LlOoqD4uNk5UfmFnD68EmBOPeqRMkpMlU/s72-c/Dock.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-6975459313761214791</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 05:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T13:13:02.791+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Unek-unek</category><title>Redenominasi: Solusi atau Masalah?</title><description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Sudah dengar rencana BI untuk melakukan redenominasi? Meski katanya baru akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan, tetapi isu ini telah membuat &quot;kehebohan&quot; tersendiri di pemberitaan di negara kita. Setidaknya itu yang saya lihat. lalu apa sebenarnya redenominasi ini?&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Redenominasi dapat dianggap sebagai pengurangan digit pada mata uang dan harga barang di Indonesia. Setidaknya demikianlah yang saya tangkap dari pernyataan alhi dan juga pemberitaan selama ini. Hal ini berbeda dengan sanering, di mana nilai uang dipangkas namun nilai barang tidak ikut dipangkas. Dari yang saya tangkap dari pemberitaan selama ini, redenominasi ini bertujuan untuk memperkecil digit atau angka nilai tukar rupiah terhadap dolar. Tapi hanya angka saja, lho. Yang lainnya tetap sama. Katanya juga redenominasi ini bisa membantu sistem akuntansi kita dengan merampingkan dan menyederhanakan angka-angka yang harus dihitung. Tetapi apakah di balik klaim &#39;menguntungkan&#39; ini tidak ada masalah baru yang akan terjadi?&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Setidaknya ada beberapa masalah di masa depan yang dapat saja terjadi bila redenominasi ini &quot;kebablasan&quot;:&lt;/div&gt;&lt;ul align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;li&gt;RUSH. Ini kata yang sepertinya jadi tabu untuk para pelaku ekonomi, terutama perbankan. Demi menghindari kata ini pulalah terjadi kasus Century yang menurut pemberitaan sudah mulai kabur penyelesaiannya. Dengan redenominasi, masyarakat akan terpicu untuk menarik uang sebanyak-banyaknya dan berusaha membeli emas atau barang yang dapat dipakai. Alasannya jelas: Panik! Masyarakat Indonesia memiliki kebaisaan panik, karena kehidupannya selalu berubah-ubah dan kadang serba tidak pasti (hehehehehehehe, meski tidak semuanya juga). Masyarakat Indonesia tipe ini akan memborong barang dan investasi jangka panjang untuk mengamankan hidupnya dan nilai kekayaannya (dalam hal ini uang). Ini dapat terjadi bila masyarakat menganggap sanering dan redenominasi adalah &#39;makhluk&#39; yang sama persis. Tapi dengan sosialisasi yang baik hal ini dapat saja dihindari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;KELANGKAAN. Segalanya bakal langka, apapun yang bisa jadi langka akan menjadi langka. Ini efek lanjutan dari rush di atas. Semua orang akan membeli dan menumpuk barang, sehingga barang hilang dari pasaran. Ini juga memungkinkan adanya penimbunan barang temporer oleh penjual untuk menaikkan harga. Lagi-lagi, hal ini bisa dihindari dengan sosialisasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;NILAI TUKAR RUPIAH MELEMAH. Ini juga efek yang jelas menyusul bila redenominasi terjadi. Masyarakat akan memborong mata uang asing untuk investasi, sehingga nilai rupiah jatuh. Bila ada pengusaha yang melakukan impor dari luar negeri dan waktu jatuh tempo utangnya bertepatan dengan keadaan ini, bisa jadi akan terjadi kebangkrutan. Ini efek yang menurut saya agak susah dicegah. Apa boleh buat, orang memang seringnya mencari untung meski kecil, kan?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;PASAR MODAL GOYAH . Ini efek tambahan dari redenominasi, di mana orang akan lebih memilih menjual saham lebih dulu dan menunggu kestabilan pasar kembali. Jika kondisinya tidak lama dan tidak ekstrim sebenarnya tidak terlalu masalah. Tetapi kalau sebaliknya, maka usaha-usaha besar bisa ikut goyah juga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;KEKACAUAN SISTEM AKUNTANSI. Yah, ini lebih menurut pandangan saya. Sistem akuntansi jelas berubah mengikuti redenominasi. Bagi para akuntan, hal ini bisa saja menjadi sesuatu yang&amp;nbsp;&lt;em&gt;njelimet&lt;/em&gt; mengingat mereka telah terbiasa dengan sistem lama. Tetapi dengan sedikit penyesuaian, hal ini dapat diatasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;nbsp;Selain hal-hal yang saya kemukakan di atas, masih ada hal-hal lain yang dapat menyusul redenominasi ini meski skalanya tidak terlalu besar. Contohnya harga yang naik mengikuti asas pembulatan ke atas. Menurut ahli yang pernah saya dengar, semisal ada barang yang dulunya 5.590 rupiah (entah mengapa terkadang ada harga seperti ini), maka dengan redenominasi bisa jadi 5,6 rupiah atau bahkan 6 rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Terlepas dari semua opini di atas, redenominasi memiliki keuntungan dan kerugiannya sendiri. Bagaimana menyikapinya? Sesuaikan saja dengan keuangan kita. Kalau inflasi stabil dan &amp;nbsp;masyarakat menerima dengan baik maka ini tidak jadi masalah. Tetapi kalau sebaliknya, sebaiknya ditunda dulu untuk waktu yang tidak diketahui. Hehehehehe.......&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/08/redenominasi-solusi-atau-masalah.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-5606955953836945103</guid><pubDate>Thu, 04 Mar 2010 07:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-04T15:50:07.503+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Unek-unek</category><title>Opsi C</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ini akan tercatat dalam sejaran anak - cucu bangsa Indonesia di masa datang. Pansus kasus Century yang (menurut saya) untuk pertama kalinya diikuti oleh masyarakat luas melalui berbagai media ini telah memberikan pelajaran sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Setidaknya itu yang saya rasakan. Ternyata masih ada orang yang berdiam di DPR sana yang tidak hanya menyuarakan suara partainya saja (yang notabene mungkin hanya didominasi tokoh-tokoh tertentu saja). Ternyata ada juga yang berani tampil beda, terlepas itu murni maupun taktik politik. Ternyata meski dikatakan terhormat masih saja ada orang-orang yang sulit kita hormati karenatingkah lakunya di rumah rakyat tersebut. Ternyata sidang di DPR bisa lebih seru daripada nonton sinetron atau pertandingan bola (hehehehe...)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang yang sedemikian panjang telah usai. Entah kapan lagi kita bisa melihat langsung kinerja wakil rakyat kita di DPR. Namun kasus belum selesai. Mari berharap saja agar tidak ada orang yang mengacaukan atau merusak harapan bangsa ini untuk penuntasan kasus ini (dan ribuan kasus lainnya di Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/03/opsi-c.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-309736488161627665</guid><pubDate>Wed, 24 Feb 2010 06:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-24T15:20:55.476+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Unek-unek</category><title>Poker?!</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Facebook tidak pelak lagi adalah sebuah fenomena di dunia cyber dekade ini. Dengan kefleksibelannya, situs ini telah berhasil &quot;menendang&quot; beberapa situs ternama di dalam hal kepopuleran. Situs ini juga berhasil mengantarkan pemiliknya menjadi seorang multimilyuner di Amerika sana.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di antara beragam fitur di Facebook ini, salah satu yang digemari banyak orang adalah aplikasinya. Saya pribadi juga merupakan penggemar aplikasi Facebook, terutama game ;-). Meski beberapa game memiliki fitur berbayar, namun hal ini tidak banyak mengganggu kenikmatan bermain karena hal tersebut adalah pilihan. Saya sendiri lebih suka gratisan (maklum, orang Indonesia :-P).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kalau berbicara game di fB, pasti sebagian akan menyebut Texas HoldEm Poker dari Zynga.inc sebagai game yang sering mereka mainkan. Banyak orang (termasuk saya) di Indonesia yang memainkan game tipe &lt;i&gt;gamble&lt;/i&gt; ini, bahkan mencari uang dengan menggunakan game ini. Bagaimana tidak, karena banyaknya peminat game ini, kebutuhan chip untuk bermain juga meningkat. Dan menurut hukum ekonomi, di mana ada permintaan di situ ada penawaran. Lahirlah para penjual chip untuk orang-orang yang sering sekali kalah dalam pertaruhan. Meski ilegal, hal ini menjadi sebuah kebiasaan di sekitar kita (setidaknya di sekitar saya). &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada kebiasaan yang sering sekali ditunjukkan oleh para pemain game Poker ini. Kalau menang akan berteriak sekeras-kerasnya tanpa peduli tempatnya. Kalau kalah akan mengumpat (Kalau kalahnya besar naik tingkat jadi sumpah serapah) kekalahannya dan orang yang mengalahkan. Saya tidak termasuk ;-P. Sepertinya banyak yang pernah mengalaminya saat ber-&lt;i&gt;online&lt;/i&gt; ria di warnet. Untuk mengekspresikan diri sih tidak masalah, tapi kalau kelebihan seperti berteriak bahkan mengumpat sepertinya terlalu berlebihan. Apa memang orang Indonesia kurang bisa mengendalikan emosi di dalam bermain di dunia maya ini? Padahal ini hanya sebuah mainan di dunia yang tidak nyata. Apakah karena mereka merasa rugi akibat chip yang digunakan itu dibeli dengan uang di dunia nyata? Siapa yang tahu. Padahal game ini dirancang untuk dimainkan dengan pelan-pelan, tapi sepertinya banyak yang tidak sabaran, ya. Padahal kalau menunggu beberapa hari, tetap bisa bermain dengan baik juga.  Santai sajalah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebenarnya &#39;fenomena&#39; seperti ini bukan baru kali ini saja. Sudah pernah ada (banyak sekali) &lt;i&gt; online game &lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-style: normal; &quot;&gt;lain di Indonesia yang pemainnya juga menunjukkan perilaku seperti ini. Dan semuanya sama, memberikan rasa kurang nyaman untuk pengguna lainnya. Apa boleh buat, ini warnet, sih.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sorry&lt;/i&gt; buat para pemain online game dan Poker, ya. Tapi ini nyatanya. Anggap ini cuma unek-unek biasa saja. kalau ada yang &lt;i&gt;nyadar&lt;/i&gt; sih syukur ;-P.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/02/poker.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-5150001317290441281</guid><pubDate>Wed, 17 Feb 2010 11:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-17T19:37:24.542+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><title>Mahasiswa: Antara Ruang Kuliah, Jalanan, dan Tawuran</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: lucida grande;font-size:100%;&quot; &gt;Mahasiswa, kila mendengarkan kata ini seketika kita akan mengingat sekelompok orang yang menuntut ilmu yang lebih tinggi dari masyarakat awam. Segala idealisme yang mereka anut. Segala paham yang mereka pegang. Segala impian yang dititipkan masyarakat awam pada mereka agar membangun bangsas ini dengan baik. Kesemuanya itu telah tertuang dalam sebuah pernyataan yang dikenal sebagai &quot;Tri Dharma Perguruan Tinggi&quot;. Saya sendiri sebagai mahasiswa agak lupa-lupa ingat bunyinya, tetapi intinya adalah kewajiban mahasiswa untuk menuntut ilmu, mengabdi pada masyarakat. Satu lagi saya lupa (hehehehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang dilihat masyarakat awam saat ini adalah hal yang sedikit banyak membuat tri dharma ini menjadi kabur. Seperti yang kali ini terjadi (lagi) di kampus saya sendiri. Tawuran antarfakultas hanya karena masalah sepele, biasanya karena saling ejek. Salah satu pihak merasa harga dirinya (atau fakultasnya) terhina dan dilukai, lalu melapor kepada kelompoknya untuk memberikan &#39;pelajaran baik, yang tidak akan ditemuklan di ruang kuliah. Atau karena salah satu pihak sengaja mencari gara-gara dengan memukul pihak lainnya. Dan sayangnya hal ini terjadi di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ungkapan yang mengatakan kampus adalah miniatur dari masyarakat, sebuah masyarakat kecil yang menggambarkan masyarakat itu sendiri. Di dalam kampus genta demokrasi digaungkan, sehingga tidak heran mahasiswa seringkali turun ke jalan untuk bersuara. Dalam kampus juga berkembang pola pikir kritis dan ilmiah, di mana semua hal harus memiliki logika dan segala tindakan dilakukan dengan teliti. Dalam kampus yang sangat aristokrat dan ilmiah ini pula sikap barbar dan primitif, yang memang kadang kala dapat kita jumpai di lingkungan masyarakat, dapat kita lihat muncul sesekali bagaikan gejala penyakit yang kadang hilang kadang muncul. Ironis memang, tapi sepertinya dorongan dari &quot;darah muda&quot; yang menggelora dalam dada masih belum dapat diredam sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa adalah suatu keironisan. Namun mahasiswa juga hari depan bangsa. Pilar masa depan bangsa. Mahasiswa yang mengaku nasionalis sebaiknya sejak sekarang menentukan arahnya sekarang. Apakah ingin mengemban mimpi dan harapan bangsa atau ingin menjadi penghancur bangsa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majulah pendidikan di Indonesia! Semoga saja idealisme mahasiswa tidak menghilang, di kala mereka berada dalam sistem masyarakat.......&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2010/02/mahasiswa-antara-ruang-kuliah-jalanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-7862180307906875973</guid><pubDate>Mon, 31 Aug 2009 06:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-31T14:50:33.382+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Suara untuk Bangsa</category><title>Dilema Negara Serumpun</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di tengah-tengah memanasnya hubungan Malaysia dengan negara kita tercinta, saya mendapatkan diri terlibat secara emosional dengan rasa patriotisme yang membara dan berkobar dalam diri. Sedikit kesal (sebagian besar sisanya marah), bercampur dengan sedikit rasa kasihan. Sebagai warga negara yang terlahir di Indonesia dan memegang KTP negara ini, saya merasa memiliki kebanggaan dan rasa hormat terhadap apapun yang dimiliki bangsa kita. Meski saya mengakui saya juga sering dibuat jenuh, muak dan marah pada semua koruptor, sebuah wajah jelek dari bangsa kita. Juga pada aparat pemerintahan (tidak semuanya) yang memiliki sifat preman (tukang palak dan gebuk). Saya merasa mereka semua bukan orang Indonesia, karena mereka dengan enaknya merusak bangsa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa minggu ini media berita sangat rajin menggali dan memoles berita yang mereka tayangkan, terutama kasus pengambilan kebudayaan kita yang deingan tegas diakui oleh mereka yang menyebut dirinya sebagai saudara serumpun kita. Sakit juga mendengar bahwa ada lebih dari belasan kebudayaan kita yang diakui oleh mereka. Seperti ditusuk dengan belati beracun dari belakang oleh orang yang kita sebut sebagai keluarga. Dengan entengnya pula. Saya sampai bertanya-tanya, apa artinya kata persaudaraan serumpun di sini? Seharusnya kita saling membangun, namun adanya hubungan yang terjadi adalah parasitisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;MENGAKUI MILIK BANGSA LAIN SEBAGAI HASIL DARI KEBUDAYAAN LELUHUR SENDIRI MERUPAKAN TINDAKAN YANG MERUGIKAN! SANGAT MERUGIKAN!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Malaysia mengakui milik bangsa Indonesia sebagai milik leluhurnya, maka secara logika kita dapat menyebut mereka sebagai bagian bangsa kita sendiri, Indonesia. Bukan sebagi sebuah negara yang disebut-sebut sebagai Malaysia. Pernyataan mereka yang menganggap milik bangsa kita sebagai milik leluhurnya ini adalah seakan-akan pernyataan mereka mengakui kedaulatan kita dan patuh taat sebagai bagian dari kita, dalam artian penggabungan bangsa dengan MENGHILANGKAN KEDAULATAN SENDIRI. Meskipun mereka mengakui hal ini adalah sah-sah saja, toh ada bangsa Indonesia yang telah berpindah menjadi bangsa Malaysia, sehingga apapun yang mereka miliki adalah milik kerajaan pula. Ini adalah sebuah kerugian untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian lainnya adalah rusaknya hubungan diplomatik dua negara. Pengakuan Malaysia yang menyebut asal kebudayaan yang mereka caplok hanya dengan nama wilayah tanpa embel-embel Indonesia dapat dianggap penghinaan pada kedaulatan bangsa Indonesia. Berarti mereka tidak mengakui kedaulatan bangsa Indonesia, negara kita dan orang-orangnya. Maka dari itulah mungkin mereka seringkali melihat bangsa kita dengan cara rendah, seperti yang mereka lakukan pada TKI di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih juga, mengingat sebuah bangsa seharusnya memiliki sebuah kebudayaannya sendiri, yang lahir dari hasil interaksi komunitas-komunitasnya dengan alam di sekitarnya. Bukan hanya mencuri 100 % dari bangsa lain. Terinspirasi boleh, mencuri tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengar-dengar katanya mereka bahkan menyebut kita perampok, entah apa alasannya saya tidak tahu pasti. Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tidak terjadi perang antarbangsa, karena hal itu adalah hal yang paling buruk dari penyelesaian suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga patriotisme kita terus menggelora dan selalu dikawal dengan logika yang benar dan niat yang baik. Sekian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2009/08/dilema-negara-serumpun.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-4558606149053119964</guid><pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-03T12:21:50.797+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>Setelah hiatus</title><description>Sudah lama juga saya melakukan hiatus terhadap blog ini. Maklum, saya terlalu sibuk dengan blog lainnya. Sempat berpikir untuk melakukan posting untuk blog ini beberapa bulan lalu, tapi selalu saja batal. Kalau mau diposting semua yang sudah terpendam kayaknya semua sudah basi. Tapi tidak berarti sekarang saya kekurangan opini untuk dipostingkan ke dalam blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya ingin sekali mempostingkan ini. Sudah beberapa hari ini di lingungan saya minyak tanah menghilang dari pasaran. Katanya ini bagian dari program pemerintah untuk mengkonversi minyak tanah menjadi gas. Mungkin wilayah lain di Indonesia sudah mengalami hal ini, tetapi di Makassar hal ini masih terhitung baru. Ya, program konversi ini telah memasuki kota Makassar. Memang pembagian gas gratis sudah dilakukan juga, tapi keluarga saya masih kuatir dalam menggunakannya. Kondisi kompor yang ikut dibagikan tidak sebagus kompor gas yang ideal, hal ini berarti bila ingin menggunakan kompor ini dengan aman harus membeli kompor yang layak. Lalu badan tabung gas yang agak penyok, meskipun sedikit kecil. Belum lagi dari pihak pemerintah yang melakukan penyuluhan ke rumah saya yang memberitahukan bila kompor gas yang dibagikan tidak bisa dipaka memasak lebih dari 15 menit, karena selang gasnya tidak kuat (terbuat dari karet yang jelek). Karena hal ini kami terpaksa memasak dengan memakai kayu bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program konversi ini menimbulkan efek terhadap lingkungan (sepertinya tidak usah lagi disebutkan tentang efek rumah meledak dan harga gorengan yang ikut naik). Karena tidak semua orang bisa menggunakan gas, dan ditunjang dengan hilangnya minyak tanah di pasaran, maka pohon dikorbankan untuk menjadi bahan bakar. Jumlahnya akan terus merosot apabila keadaan seperti ini berlanjut. Hal yang cukup mengkuatirkan, mengingat katanya kita akan menghadapi el nino (lagi). Sudah dapat dipastikan kita akan mengalami kekeringan parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, sebenarnya kita punya solusi yang lebih baik dan cerdas terhadap bahan bakar ini. Bukankah pernah dicetuskan minyak dari biji jarak? Program yang katanya diurus pemerintah ini akhirnya seperti tidak pernah ada gaungnya saat ini, diganti dengan gembar-gembor keuntungan memakai gas yang lebih baik (katanya). Cadangan SDA kita seperti minyak tanah dan gas alam tidak tahu seberapa lama lagi akan ada. Mungkin saja akan habis dalam hitungan belasan tahun. Jika memakai minyak dari jarak yang praktis dan dapat diperoleh terus terusan, hal ini bukan masalah kecil. Seandainya semua pihak memikirkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ilmuwan kita bisa membantu memecahkan masalah ini. Terlebih penting lagi, semoga mereka DIDENGARKAN oleh penguasa, demi kebaikan semua rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;May GOD Always Bless US!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2009/08/setelah-hiatus.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-5960157441068665266</guid><pubDate>Tue, 17 Jun 2008 07:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-17T15:45:30.925+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">link</category><title>Interesting site</title><description>Tadi habis surfing di Internet, dan saya bertemu dengan sebuah situs yang -meskipun tidak ada &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;update&lt;/span&gt;nya- cukup menarik. Tujuan saya adalah mencari situs untuk mencari situs yang bisa menjelaskan cara membuat e-book dengan pdf. Dan &lt;a href=&quot;http://team-tmon.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; inilah&lt;/a&gt;situs tersebut. Selamat menikmati :D &lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/06/interesting-site.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-9174201237590846140</guid><pubDate>Tue, 10 Jun 2008 04:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-10T12:50:10.772+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">link</category><title>Alamat di Wordpress</title><description>Sekadar pemberitahuan kalau saya kini aktif kembali di Wordpress. Alamatnya: &lt;a href=&quot;http://kagakusha.wordpress.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kagakusha&lt;/a&gt;. Mungkin tulisan di sini agak berat (halah!) jadi kalo tidak mau baca yang terlalu berat silakan jangan diklik link-nya. Seperti kebiasaan nge-blog saya akhir-akhir ini, kalau mengklik link tidak bakal keluar dari blog ini, karena pakai target (baru nyadar beberapa minggu lalu ^ ^;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;May GOD Bles Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/06/alamat-di-wordpress.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-1607366139586786298</guid><pubDate>Wed, 28 May 2008 07:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-29T15:41:44.808+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>Bad thing</title><description>kabar buruk bagi lingkungan hidup. Sebuah pohon di tempatku tinggal dipotong! Pohon itu memang sudah tua, tapi daunnya masih hijau. Sebelum kompleks perumahanku berdiri, pohon itu konon sudah ada di tempatnya. Bagian tengak pohon itu sudah dimakani rayap, meninggalkan celah besar karenanya. Atas alasan berbahaya karena sewaktu-waktu bis roboh, pohon itu pun ditebang. Padahal pohon itu sudah sangat lama menjulang dn sangat indah terlihat. Setiap musimnya, pohon mangga itu juga sering mengeluarkan buah. Amat menyedihkan. Ironisnya, kayu-kayu sisa pemotongan (yang sebagian besar lagi dijadikan papan untuk pembuatan pos ronda) dipakai oleh keluargaku sebagai ganti bahan bakar karena minyak mahal harganya. Seandainya bisa sebenarnya saya mau mencegah hal itu, tapi ketua RT yang berwenang akan hal itu memberikan perintah yang lain. Katanya bakal ada pusat kesehatan yang akan dibangun di tempat tumbuh pohon itu. Dengar rumor lagi katanya dua pohon mangga lain yang hidup tak jauh dari tempat pohon yang telah ditebang itu juga akan ditebang. Saya harap hal itu tidak terjadi, karena jika terjadi selain tidak akan ada buah mangga di musimnya, bila musim panas maka rumah-rumah yang ada di sekitarnya akan sangat kepanasan, termasuk rumahku.&lt;br /&gt;Ada banyak dampak yang ditimbulkan naiknya harga BBM. Dampak positifnya (nggak nyangka bakalan ada juga dampak positif ini) adalah kejeniusan orang terpicu untuk mengatsi masalah ini. Kata orang, kejeniusan lahir dalam keadaan tertekan, bukan? Banyak orang kini yang ada ide segarnya dalam membuat alat penghemat bahan bakar ataupun bahan bakar baru. Namun dampak negatifnya adalah gila, kriminalitas meningkat, emosi tak terkendali, kerusakan alam, dan masih ada banyak efek domino lagi.&lt;br /&gt;Yah, toh tidak ada gunanya berkeluh kesah terus. Oh, ya ! Kalau mau lihat web milik presiden SBY, silakan ke &lt;a href=&quot;http://www.presidensby.info/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sini&lt;/a&gt; dan lihat seberapa nggak menariknya (untuk saya, sih :)) web ini. OK that&#39;s all!&lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/bad-thing.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-1389587714153891041</guid><pubDate>Thu, 22 May 2008 08:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-22T17:12:55.464+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>My Photo: Me and my friends</title><description>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5203121866735216354&quot; style=&quot;DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYkDeDhMXaz0HWYQxAYimpnbm075y6Y3kCdvoI51ohiCHLXmz_Qy5DcbNuXIBEwPEu3bmEs30BU36zfxXKR97iUyvCMUlEM_z7J46zOC8F73zi45VArhsxgv9lw-eWpZes8f4VQ3h2OHQ/s200/3.01.JPG&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Haloo...! Sesuai janji, inilah foto-foto angkatan saya. Yang dilingkari dengan warna merah adalah saya. Yang lain adalah para teman saya di Unhas, jurusan Kimia. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kayaknya kurang kelihatan, ya? Saya ada di barisan bawah kedua dari kiri, di bawah yang pakai kacamata. Kalau mau yang detil ada di bawah ini. Baris teratas, keempat dari kanan.&lt;/p&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5203125307004020482&quot; style=&quot;DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDbfvz3VoDBJjdBCV4hjgnP4yH0-WAz-mrjx3ixgEhNU0NQqxBp79r4pME1AXjUETzv0pBmLKtF6EosDE3knepprEn1BKN6r43PYoKOfydleIbsrW4j7Ac5l6AwM5hBFPwRQfl1OYv6Wg/s200/1.01.JPG&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;Atau yang ini.&lt;br /&gt;&lt;img id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5203125873939703570&quot; style=&quot;DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzHv1ymKJGJep8HayFanfUh9dFdNV_GJ6gPaRzOV3hvkX4MVJ8a2OUKg8F2WmNwygii8I4mg_EcSWAjo0Enboo_1dxFpunDxIT-nsvCapT3zrBeMKVmTHz62nyz0AMfStbg1RjyBRMKIE/s200/1.02.JPG&quot; border=&quot;0&quot; /&gt; &lt;p&gt;Well, that&#39;s me! Saya kuliah di Unhas. Angkatan 2006. GAyanya nggak terlalu keren, ya ?^ ^; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ok, that&#39;s all. May GOD Bless Us!&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/my-photo-me-and-my-friends.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYkDeDhMXaz0HWYQxAYimpnbm075y6Y3kCdvoI51ohiCHLXmz_Qy5DcbNuXIBEwPEu3bmEs30BU36zfxXKR97iUyvCMUlEM_z7J46zOC8F73zi45VArhsxgv9lw-eWpZes8f4VQ3h2OHQ/s72-c/3.01.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-7609936138304205473</guid><pubDate>Mon, 19 May 2008 05:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-19T13:28:31.771+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>Selamat hari Kebangkitan Nasional</title><description>Besok adalah hari Kebangkitan Nasional yang ke-100. Wow! Hebat juga, ya. Tapi rasanya kok ngak banyak perubahan yang terjadi, ya?&lt;em&gt; Well&lt;/em&gt;, bukan saatnya saya bicara serius di sini. Meskipun banyak mahasiswa yang hari ini berdemo di depan kampusku tadi. Tapi bukan itu yang saya maksud! *meniru gaya Ruben Onsu dan Eko Patrio di Super Soulmate :D*&lt;br /&gt;       Sayang banget tim Thomas dan Uber kita kalah di negeri sendiri. Keinginan untuk membawa pulang kedua piala tersebut sebagai hadiah di hari Kebangkitan Nasional rasanya sulit memang sedari awal. Dan kini keinginan itu pun kandas, menunggu kesempatan berikutnya. Tapi saya sangat salut pada tim Uber dan Thomas negeri kita. Terutama tim Uber. Meskipun ada anggotanya yang cidera bahkan sebelum pertandingan dimulai tapi mereka masih memberikan perlawanan yang hebat terhadap Cina di final. Masih segar di ingatan saya saat ganda pertama putri kita bertanding dengan hebatnya. Sampai-sampai yang menonton pun serasa ikut bertanding. Semangat pantang menyerah mereka terasa sekali sampai ke rumah-rumah. Pada saat itu saya merasa untuk sesaat semua rakyat Indonesia merasa sebagai satu kesatuan tanpa ada sekat apapun yang selama ini membatasi kita. Hebat sekali pengaruh olahraga! Seandainya kita terus seperti itu.&lt;br /&gt;        Meskipun kalah di semifinal, saya tidak kecewa berat dengan tim Thomas. Mereka bertarung dengan hebat melawan Korea yang memiliki taktik yang lihai untuk masuk ke final. Yah, meskipun rasanya saya agak kecewa dengan performa Taufik saat bertanding, sih. Tapi secara garis besar mereka sudah hebat. Salut bagi mereka!&lt;br /&gt;       Kedua hal di atas menurut saya sudah cukup untuk menjadi hadiah bagi bangsa ini sebagai hadiah Hari Kebangkitan Nasional. Perjuangan mereka sangat hebat. Dan hal itulah yang terpenting. Selamat Hari Kebangkitan Nasional!&lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/selamat-hari-kebangkitan-nasional.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-3328710471202800693</guid><pubDate>Fri, 16 May 2008 08:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-16T16:28:17.772+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><title>Haloo~~~ (lagi)!</title><description>Yo! Apa kabar?&lt;br /&gt;Hari ini saya baru saja mengambil foto angkatan dengan teman-teman saya sejurusan. Mau lihat? Nanti saja. Filenya belum ada. Nanti silakan lihat galeri foto saya sekalian dengan sayanya :).&lt;br /&gt;May God Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/haloo-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-6519042921157661077</guid><pubDate>Sat, 10 May 2008 04:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-10T13:16:00.611+08:00</atom:updated><title>Nyaak.. Minyaaak!</title><description>Huwaaaa...!! Harga minyak bakalan naik lagiiiiii...!&lt;br /&gt;Itu artinya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Harga gorengan bakalan naik. Alasannya karena bahan bakar naik. Biaya angkut juga naik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya ongkos mikrolet ke kampus juga naik. Sudah pasti banget yang satu ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga buku &amp;amp; komik juga naik. Kakakku yang kerja di Elex bilang semua harga komik sudah naik 15 ribuan kalo nggak salah. Alasannya karena biaya produksi kertas naik lagi T_T.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan masih banyak lagi.....&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Sebagai mahasiswa pastinya hal ini menyulitkan saya. Saya tinggal dengan keluarga kandung, karena saya berkuliah di kota kelahiran sendiri. Tapi bagi orang-orang rantau hal ini pasti menyusahkan sekali. Kata &quot;BBM naik&quot; sama artinya dengan siap-siap puasa Senin-Kamis. Kiriman belum tentu naik. Yah, begitulah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari ini dan seterusnya sepertinya kita akan dibosankan lagi dengan berita-berita demo yang dilakikan oleh semua mahasiswa di seluruh Indonesia. Bakal ada lagi &#39;api unggun&#39; di jalan. Bakal ada lagi lomba lari maraton menghindari kejaran petugas. Bakal ada lagi teriakan-teriakan keras menentang pemerintah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara pemerintah akan adem-adem saja duduk di puncak kekuasaan, seolah-olah tidak terjadi masalah di luar sana. Presiden berkunjung ke kota A, maka kota itu (atau cuma yang didatangi Presiden) akan diperbaiki. Kalau bengini, kok, rasanya presiden seperti orang yang diolok-olok, ya? Seperti orang yang dituntun dan tidak dapat memimpin dirinya sendiri. Dan karena yang dilihatnya baik-baik saja maka dia pun menyatakan demikian. Aneh..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi kepikiran ide bagus, nih. Kali-kali aja ada aktivis yang membaca tulisan orang yang jdai&#39;edan&#39; karena BBM ini. Gimana kalau buat festival musik akbar yang dilakukan di Jakarta, dan pesertanya adalah semua mahasiswa yang berasal dari seluruh universitas di Indonesia. Di situ semuanya nyanyikan lagu-lagu yang menyinggung pemerintah, sama yang seperti dilakukan SLANK. Sepertinya cuma itu caranya untuk menyentuh telinga pemerintah yang sudah rada-rada budeg (maklum produk lama, udah tua gitu). Kalo mereka marah-marah artinya berhasil, kan? Kalo perlu ajakin SLANK sekalian. Kalo bisa juga semua masyarakat liatin acaranya, jadi mereka tau apa yang disuarakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak semua masyarakat memiliki pengetahuan yang tinggi seperti mahasiswa. Jadi kalo bicara pake bahasa tinggi, nggak semua ngerti. Cara terbaik untuk ngertiin mereka, ya, lewat seni (teatrikal ato musik). Sepertinya sudah saatnya menggunakan kemampuan musik untuk bersuara. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fiuh, uneg-uneg udah dilepaskan. Moga-moga si &quot;gila&quot; ini nggak ditangkap polisi cyber karena dikira memprovokasi *halah!* :). See you next time!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;May GOD Bless Us!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/nyaak-minyaaak.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-7569947184953337230</guid><pubDate>Wed, 07 May 2008 06:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-07T14:49:59.701+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">link</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">surf result</category><title></title><description>Yo, apa kabar? Sudah ada yang pernah mencoba mendatangi situs-situs ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.googlepages.com/&quot;&gt;googlepages.com&lt;/a&gt;. Situs ini adalah salah satu layanan Google. Situs ini menyediakan hosting bagi pengguna gmail untuk membuat &lt;em&gt;homepage&lt;/em&gt; pribadi mereka. Cara pengelolaannya hampir mirip dengan Blogger. Cuma untuk pemula seperti saya sepertinya situs ini cukup rumit. Kalau Anda tertarik memiliki &lt;em&gt;homepage&lt;/em&gt; sendiri (dan tentunya gratis), silakan mengunjungi situs ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ourblogtemplates.com/&quot;&gt;ourblogtemplates.com&lt;/a&gt;. Situs ini memiliki beberapa informasi penting bagi siapa pun yang tertarik pada blog, ads, dan apapun yang terkait pada kedua hal tersebut. Di sini juga diberikan tutorial yang membantu bagi siapa pun yang tertat\rik membuat template blognya sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;OK, just it. Untuk saat ini hanya segitu hasil surfingnya. Oh, ya! &lt;a href=&quot;http://yafethtb.googlepages.com/&quot;&gt;Ini&lt;/a&gt; adalah alamat saya di google pages. Silakan lihat bagaimana googlepages itu sendiri. Terima kasih!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;May GOD Bless Us!&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/yo-apa-kabar-sudah-ada-yang-pernah.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-8101579542313998453</guid><pubDate>Fri, 02 May 2008 04:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-05T11:39:17.202+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>Unsolved Mystery: lagu &quot;Balonku&quot;</title><description>Harap jangan terlalu serius dengan tulisan di atas. &lt;em&gt;It&#39;s just for refreshing&lt;/em&gt;, gitu :) Yang tinggal di Indonesia pastinya mengetahui lagu yang satu ini (moga-moga masih ada yang ingat lagu di masa kecilnya ini). Silakan baca dengan santai pake kopi &lt;em&gt;and&lt;/em&gt; gorengan &lt;em&gt;*slrp,slrp,glek*&lt;/em&gt; :)Kira-kira syairnya begini:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Balonku ada lima&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Rupa-rupa warnanya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Merah, kuning, kelabu,&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Merah muda, dan biru.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color:#3333ff;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color:#ff6600;&quot;&gt;Meletus balon hijau&lt;/span&gt;, DOR!!&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hatiku sangat kacau&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Balonku tinggal empat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kupegang erat-erat.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan tulisan yang diwarnai. Sudah temukan keganjilannya? Keganjilannya adalah balon yang dipegang sang anak yang menyanyi tidak ada yang hijau. Lalu balon siapakah itu?&lt;br /&gt;Kalau dilogiskan (halah!) maka kejadiannya begini:&lt;br /&gt;Sang anak pergi ke pesta ulang tahun temannya. Seperti halnya ulang tahun di zaman lagu ini diperkenalkan, tiap anak akan mendapat balon (kalo jaman sekarang, mungkin udah beda kali, ya) atau mereka dapat mengambil balon manapun yang mereka sukai. Si anak ini mengambil lima balon yang dia sukai, merah, kuning, hijau, merah muda, dan biru. Suatu saat, balon yang dimiliki seorang temannya yang terkenal jahil meledak (nggak tau meledak sendiri ato dia yang ngeledakin). Si anak terkejut dan hatinya jadi kacau (kali tuh anak latahan ato apa :)). Si anak yang jahil ini nggak suka kalo balonnya pecah. Dia pun melihat anak yang punya lima balon. Mendekat..mendekat..mendekat. Si anak yang punya lima balon tau kalo balonnya mau diambil, dan hatinya makin kacau. Zep! Balon anak yang menyanyi diambil satu. Balonnya tinggal empat, dan karena nggak mau diambil lagi sama yang lain balon-balon itu dipenganginya erat-erat. Nah, balon yang meledak itu warnanya hijau.  Kira-kira gitu kejadiannya kali, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, itu tadi cuma kemungkinan adanya &lt;em&gt;bullying&lt;/em&gt; dalam lagu tersebut. Tapi dalam kenyataannya nggak seperti itu (mungkin ^ ^;). Menurut pengarangnya dalam sebuah acara yang telah bertahun-tahun lampau saya saksikan, kalo nggak salah dikatakan kalo lagu ini awalnya nggak seperti ini. Balon hijau (kalo bukan merah muda) nggak pernah ada dalam lagu. Lha, kalo begitu darimana balon hijau (atau merah muda?) itu datang, ya? Menurut pengarangnya, lagu ini mengalami perubahan seturut dengan seringnya lagu ini dinyanyikan. Orang mencari-cari  kata bunyi yang enak buat dilagukan. Dan hasilnya seperti sekarang ini, dengan &lt;em&gt;unsolved mystery&lt;/em&gt;-nya :).&lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;BTW&lt;/em&gt;, kayaknya lagu ini sudah jarang dinyanyikan lagi oleh anak-anak jaman sekarang. Mereka sudah nggak menyanyikan lagi lagu anak-anak. Entah karena lagu anak-anak udah nggak ada sama sekali, atau anak-anak yang gengsi buat menyanyikan lagu anak-anak yang sudah kuno. Sejak tahun 1998-2001, bisa dikatakan lagu anak-anak mengalami kemunduran. Artis anak-anak yang saya ingat masih sempat terkenal adalah Joshua dan  Tasya. Mereka menyanyikan lagu-lagu yang memang diperuntukkan untuk anak-anak seumuran mereka (zaman itu mereka masih kecil-kecil). Penyanyi kecil saat itu sebenarnya masih ada beberapa, tapi saya kurang kenal (ato lupa?) namanya. Setelah tahun 2003 sampai sekarang lagu yang muncul mulai terdegradasi (halah!) kualitasnya, baik secara vokal maupun artian lagunya. Penyanyi-penyanyi cilik yang muncul pada zaman itu seperti dipaksakan mengorbit oleh orang tua mereka. Seolah-olah mereka yang punya mimpi untuk terkenal, tapi menyuruh anak-anak kecil usia 3 sampai 5 tahu untuk bernyanyi. Lebih bagus suara mereka yang jadi latar belakang (penyanyi latar) dari bintangnya sendiri! Dan karena mutunya NGGAK BAGUS SAMA SEKALI dan NGGAK  MENJUAL SAMA SEKALI, nama mereka yang diorbitkan dengan modal jutaan nggak sedikit tenggelam dan hilang ditelan belantara musik. Proyek ambisius sang orang tua pun gagal. Dan karena lagu anak-anak dianggap nggak laku buat dijual, lagu-lagu jenis ini lenyap perlahan-lahan. Dan kini yang menggantikan adalah lagu-lagu orang dewasa yang artinya belum mereka pahami secara total. Sedih juga melihatnya. Kalo melihat acara &quot;Idola Cilik&quot; d i RCTI pasti tau apa yang saya maksudkan. Ini bukan untuk mendiskreditkan acara, loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu-lagu kayak &quot;Balonku&quot; atau yang lainnya sudah digantikan lagu-algu dangdut seperti Jablay, Kucing Garong, atau lagu-lagu dari Ungu, Peterpan, atau Nidji. Ngomong-ngomong ada nggak dari mereka yang paham betul apa itu Jablay atau Kucing Garong? Kalo ditanyai mereka belum tentu paham. Kalau begini terus, apakata dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ada yang mau memproduseri lagu anak-anak yang bagus dan menciptakan lagu anak-anak bagi anak-anak kecil di negeri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/unsolved-mystery-lagu-balonku.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-8543580183101551751</guid><pubDate>Fri, 02 May 2008 04:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-02T12:46:42.213+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">link</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">surf result</category><title>Surfing lagi ahhh</title><description>Yo, semua! Selamat siang, dan apa kabar? Semoga yang baca ini semuanya baik-baik saja (AMIN!!) :) Inillah pulau yang saya kunjungi dalam surfing kali ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pagebreeze.com/&quot;&gt;Halaman sepoi-sepoi.&lt;/a&gt; Gitu kali artinya kalo URL-nya di-Indonesia-kan. Situs ini banyak memberikan layanan &lt;em&gt;download&lt;/em&gt; gratis HTML editor (bisa dikatakan semuanya &lt;strong&gt;GRATIS&lt;/strong&gt;). Contohnya adalah &lt;a href=&quot;http://www.formbreeze.com/pgbreeze.exe&quot;&gt;link ini&lt;/a&gt;. Kalo nggak bisa dibuka, silakan ke &lt;a href=&quot;http://www.pagebreeze.com/download.htm&quot;&gt;link ini&lt;/a&gt; dulu. Link yang pertama adalah link ke &lt;em&gt;download &lt;/em&gt;HTML editor gratisannya PageBreeze. SistemnyaWYSIWYG (What You See Is What You Get). Silakan dicoba. Ukurannya 6,1 MB (kalo nggak salah). Sebenarnya belum pernah saya download, sih. Tapi sepertinya bagus juga ): Dan lagi, ini gratis (sebagai orang Indonesia, saya suka GRATISAN !! *he..he..he..* :) ). &lt;em&gt;System requirement&lt;/em&gt;-nya standar, Microsoft 98 sampe yang terbaru dan IE 4 sampe yang terbaru. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh situs ini silakan sendiri dibaca di situsnya :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.own-free.website.com/&quot;&gt;Hosting Gratisan.&lt;/a&gt; Yah, lagi-lagi gratisan :) Lumayan, dah. &lt;em&gt;No need programming konowledge, professional&lt;/em&gt; &lt;em&gt;designs are already integrated&lt;/em&gt;,kapasitas lebih dari 1 GB, kira-kira itulah yang menjadi kalimat iklan mereka. Kebenarannya? Silakan coba sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;OK! Cuma segitu yang sekarang saya kunjungi. Sampai jumpa di pulau berikutnya :)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;May GOD Bless US!&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/05/surfing-lagi-ahhh.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-5093947937757889124</guid><pubDate>Wed, 30 Apr 2008 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-30T15:56:46.972+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My opinion</category><title>Hmm...</title><description>Lagi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Boring&lt;/span&gt;. Nggak tau mau tulis apa. Iseng ngebuka &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;scanlation&lt;/span&gt; dari Naruto, eh dapet juga yang terbaru &lt;a href=&quot;http://www.onemanga.com/Naruto/398/&quot;&gt; chapter 398. Mungkin dah basi kali, ya? &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditunggu seminggu, akhirnya ch.398 ini ada juga. Lumayan, dah, buat memuaskan keingintahuan tentang Naruto. Segini aja dulu. THX!&lt;br /&gt;May GOD Bles Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/04/hmm.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-7361651918167534818</guid><pubDate>Mon, 28 Apr 2008 03:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-28T11:58:29.282+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ads</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">AdSense</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><title>Ya..Ha!!!! Di-approve!!</title><description>Yosh! Akhirnya AdSense melunak juga! Baru pertama mendaftar udah di-&lt;em&gt;apporove&lt;/em&gt; ama Google! Assoy dah XD!&lt;br /&gt;Waktu hari Jum&#39;at lalu, saya memberanikan diri untuk mendaftarkan blogku ke AdSense. Awalnya sebenarnya nggak berani, tapi waktu melihat blog seorang &lt;em&gt;friend link&lt;/em&gt;-ku saya jadi berani. Alamatnya &lt;a href=&quot;http://yyyholic.blogspot.com/&quot;&gt;ini.&lt;/a&gt; Silakan kunjungi kalau mau lihat. Blognya masih baru, tapi sudah punya AdSense. Saya jadi ingat kalau AdSense suka dengan &lt;em&gt;contents&lt;/em&gt;. Melihat isi blognya yang spesifik, saya jadi mengerti kalau saya cuma kurang berani mendaftar saja. Or, it&#39;s just beginner&#39;s luck? Yang penting tahap pertama sudah selesai! Tinggal menunggu agar orang mengklik iklan saja (moga-moga ada (AMI~~NN!!)).&lt;br /&gt;Ada lagi, Google AdSense kini sudah mendukung bahasa Indonesia. Saya sudah memastikan sendiri. Pada bagian bahasa, Indonesia sudah terdaftar. Itu berarti Indonesia sudah tidak dipandang sebelah mata lagi oleh dunia web :) . Jika ada yang memiliki blog berbahasa Indonesia, jangan ragu untuk mencoba. Saya memang belum membaca &lt;em&gt;terms &amp;amp; condition&lt;/em&gt;-nya, tapi menurut saya bahasa Indonesia aman untuk digunakan. &lt;em&gt;Lha wong&lt;/em&gt; bahasa kita ada di cantumkan di lembar registrasinya, kok. &lt;em&gt;So, just try and goog luck for you.&lt;/em&gt; Tips saya, kalau mau mendaftar, sebaiknya blognya memiliki satu atau maksimal tiga tema saja, biar si mas-mas dan mbak-mbak di AdSense nggak kesulitan buat mengarahkan iklan ke situs ato blog kita. Jangan lupa untuk terus meng-&lt;em&gt;update&lt;/em&gt; situs atau blog Anda.&lt;br /&gt;Kalo mau lihat blog saya silakan ke &lt;a href=&quot;http://melodyoflive.blogspot.com/&quot;&gt;link ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/04/yaha-di-approve.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7948835540873832194.post-4871501645241482009</guid><pubDate>Thu, 24 Apr 2008 07:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-24T15:25:09.706+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Information</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">link</category><title>Information about Greenhouse Gas Protocol</title><description>If you want to see some information and recently news about Greenhouse Gas Protocol, you can visit this &lt;a href=&quot;http://www.ghgprotocol.org/&quot;&gt;link&lt;/a&gt;. Let&#39;s fix what we  have done to this Earth. Go Green!&lt;br /&gt;May GOD Bless Us!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;May GOD Bless Us!&lt;/div&gt;</description><link>http://gilaposting88.blogspot.com/2008/04/information-about-greenhouse-gas.html</link><author>noreply@blogger.com (Yafeth)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>