<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Blog multiteknik66.net</title><description>Engineering Electrical  and Maintenance</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Fri, 8 Nov 2024 22:41:21 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">70</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://multiteknik66.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><copyright>jngsrd@gmail.com</copyright><itunes:summary>Engineering Electrical and Maintenance</itunes:summary><itunes:subtitle>Engineering Electrical and Maintenance</itunes:subtitle><itunes:category text="Business"><itunes:category text="Investing"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Rangkaian skema Hybrid Headphone Amplifier</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/07/rangkaian-skema-hybrid-headphone.html</link><category>Rangkaian skema Hybrid Headphone Amplifier</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 31 Jul 2012 11:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8776828370468287287</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Rangkaian skema Hybrid Headphone Amplifier&lt;/i&gt;. Mendengarkan dengan headphone bisa secara teknis lebih unggul karena pantulan ruang dieliminasi dan mengalami kontak langsung dengan transduser dan telinga berarti bahwa hanya sejumlah kecil daya yang diperlukan. Kebutuhan daya kecil berarti bahwa transduser dapat dioperasikan pada sebagian kecil dari kemampuan penuh mereka bekerja sehingga&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
mengurangi THD dan non-linear distorsi. Ini desain amplifier headphone yang berdedikasi berpotensi kontroversial dalam hal ini memiliki gain tegangan dan mempekerjakan katup dan transistor dalam desain yang sama.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6PXBMB0gCkUbmQ39Rt_AWVd5_7xKf82xrkf6y-JKKwVxjicUHxhZT6u2CWekBAifVuGveID4G67D0rELfL99MM5XLyQCM-v7IyJu1WvFpj0TuVpkTAdqeDFmCO7K93gdLYnkUtYyk9WLc/s1600/hybrid-eadphone-amplifier1-300.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6PXBMB0gCkUbmQ39Rt_AWVd5_7xKf82xrkf6y-JKKwVxjicUHxhZT6u2CWekBAifVuGveID4G67D0rELfL99MM5XLyQCM-v7IyJu1WvFpj0TuVpkTAdqeDFmCO7K93gdLYnkUtYyk9WLc/s1600/hybrid-eadphone-amplifier1-300.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Headphone normal memiliki impedansi 32R per saluran. Output baris biasa standar 775 mV yang akan menghasilkan kekuatan U2 / R = 0,7752 / 32 = 18 mW per saluran di headphone impedansi ini. Pemeriksaan headphone tersedia di terkenal emporium jalan tinggi mengungkapkan bahwa sensitivitas bervariasi dari 96 dB menjadi 103db/mW! Jadi, dalam prakteknya rangkaian hanya akan membutuhkan gain untuk mencapai tingkat memekakkan telinga. Sebagai desain gain diperlukan sangat mungkin untuk mempekerjakan tahap distorsi output yang rendah. Untuk detailnya silakan Anda pelajari lewat gambar skema Rangkaian Hybrid Headphone Amplifier ini. &amp;nbsp;Pilihan yang jelas adalah pengikut emitor. Ini memiliki gain yang dikombinasikan dengan sejumlah besar umpan balik lokal. Sayangnya impedansi output dari sebuah pengikut emitor tergantung pada impedansi sumber. Dengan kontrol volume, atau bahkan dengan sumber sinyal yang berbeda ini akan bervariasi dan bisa menghasilkan perubahan kecil tapi terdengar dalam kualitas suara. Untuk mencegah hal ini, tahap output didorong oleh pengikut katoda, berbasis di sekitar katup ECC82 (US setara: 12AU7). &amp;nbsp;Perangkat ini (Rangkaian Hybrid Headphone Amplifier) &amp;nbsp;sebagai lawan dari konfigurasi transistor, memungkinkan tingkat keluaran didorong dengan nilai konstan, impedansi rendah. Dengan kata lain, sinyal dari titik impedansi rendah digunakan untuk menggerakkan impedansi tinggi dari tingkat output. Dalam hal ini tingkat keluaran digunakan yang terdiri dari sumber arus konstan T3 dan T1-T2.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6PXBMB0gCkUbmQ39Rt_AWVd5_7xKf82xrkf6y-JKKwVxjicUHxhZT6u2CWekBAifVuGveID4G67D0rELfL99MM5XLyQCM-v7IyJu1WvFpj0TuVpkTAdqeDFmCO7K93gdLYnkUtYyk9WLc/s72-c/hybrid-eadphone-amplifier1-300.png" width="72"/></item><item><title>Skema Alarm Kejut</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/07/skema-alarm-kejut.html</link><category>Skema Alarm Kejut</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 4 Jul 2012 14:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8628645820922535253</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Skema Alarm Kejut&lt;/i&gt;. Dewasa ini pencurian mobil semakin merajalela sehingga banyak dijumpai alat-alat pengaman yang canggih. Semakin maraknya kejahatan pencurian mobil menuntut pemilik mobil untuk lebih berhati-hati dan memiliki sistem keamanan ekstra selain kunci utama saat mobil diparkir atau ditinggal oleh pemiliknya.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hilangnya barang-barang berharga tersebut mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Untuk mengantisipasi hal tersebut salah satu alat keamanan mobil saat diparkir atau ditinggal oleh pemiliknya adalah berupa alarm.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDOEN2vpj3ISesxv9c4z62eB8tKGg-8llwrLxtXURiVYaFgbCcsu1ssZGBBZbVcZqAOdaWegL6oxF6Mvbx_q5-DjNjcXVR5-ymUElKiw30HguKqqvqwVSly-IHvovC3wrSaq6wJieJ7GXk/s1600/Skema-Rangkaian-Alarm-Kejut-300.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDOEN2vpj3ISesxv9c4z62eB8tKGg-8llwrLxtXURiVYaFgbCcsu1ssZGBBZbVcZqAOdaWegL6oxF6Mvbx_q5-DjNjcXVR5-ymUElKiw30HguKqqvqwVSly-IHvovC3wrSaq6wJieJ7GXk/s1600/Skema-Rangkaian-Alarm-Kejut-300.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian di atas adalah sirkuit alarm kejut sederhana yang &amp;nbsp;sensitif &amp;nbsp;yang memiliki banyak kegunaan : untuk rumah atau mobil. Aplikasi utama penggunaan &amp;nbsp;dari rangkaian ini adalah &amp;nbsp;sebagai alarm anti pencurian dalam mobil. Sebuah sensor peizo listrik digunakan sebagai sensor kejut yang harus dipasang pada pintu yang harus Anda lindungi, yakni pintu mobil.&amp;nbsp;Di sini IC 1 LM 3558 adalah kabel sebagai pembalik Pemicu Schmitt . POT R1 menetapkan tegangan ambang sirkuit. R1 digunakan sebagai resistor umpan balik. Ketika tidak diaktifkan out put dari sensor piezo akan rendah dan demikian output dari IC. Bila sensor piezo diaktifkan tegangan outputnya tinggi dan memicu Schmitt trigger. Ini menghasilkan suara “bip” dari buzzer. Buzzer tetap berbunyi selama beberapa waktu bahkan jika getaran dihilangkan. Ini karena peningkatan input pembalik memiliki pengaruh yang kecil ketika IC dipicu dan situasi/keadaan tidak dapat dengan mudah terbalik.&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDOEN2vpj3ISesxv9c4z62eB8tKGg-8llwrLxtXURiVYaFgbCcsu1ssZGBBZbVcZqAOdaWegL6oxF6Mvbx_q5-DjNjcXVR5-ymUElKiw30HguKqqvqwVSly-IHvovC3wrSaq6wJieJ7GXk/s72-c/Skema-Rangkaian-Alarm-Kejut-300.png" width="72"/></item><item><title>Skema 3A Switching Regulator</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/skema-3a-switching-regulator.html</link><category>Skema 3A Switching Regulator</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 26 Jun 2012 07:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-5861493250648730000</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Skema&amp;nbsp;3A Switching Regulator&lt;/i&gt;. Catu daya adalah suatu rangkaian terpenting pada pesawat elektronika, karena bagian ini berguna untuk memberikan daya listrik kepada seluruh rangkaian pesawat. Supaya pesawat dapat bekerja dengan baik maka catu&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;daya harus dapat memberikan tegangan listrik yang stabil.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Untuk itu maka rangkaian catu daya mempunyai bagian-bagian yang penting yaitu penyearah dan penstabil. Bagian primer trafo/ switching regulator disebut dengan regulator input dan bagian sekunder disebut regulator output.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Teganagn AC terlebih dahulu dirubah menjadi tegangan DC dengan perataan dan regulator tegangan yang dapat mengendalikan tegangan DC ke rangkaian pesawat. Tegangan DC yang dihasilkan ini diharapkan dapat stabil, sehingga pesawat dapat bekerja sempurna. Kerusakan yang terjadi pada regulator ini akan mengakibatkan &amp;nbsp;gangguan.&lt;/div&gt;
Di bawah ini bisa Anda lihat gambar skema Rangkaian 3A Switching Regulator.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgPBbz0pby0ncR-ffpx7lIH76WaQ7-TNxxdR2U9cOQFomQESxVFj16Pmm0gLaQqlNR1dTs-TMbLjMIMm9YjeffJjVRYjAepjTayg2nQbCzL2GYqZCwlw0MNiBhJ4XYhu0Wb1R9s4_HNjuA/s1600/Rangkaian-3A-Switching.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgPBbz0pby0ncR-ffpx7lIH76WaQ7-TNxxdR2U9cOQFomQESxVFj16Pmm0gLaQqlNR1dTs-TMbLjMIMm9YjeffJjVRYjAepjTayg2nQbCzL2GYqZCwlw0MNiBhJ4XYhu0Wb1R9s4_HNjuA/s1600/Rangkaian-3A-Switching.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila dibandingkan dengan regulator tegangan linier, regulator tegangan switching jauh lebih efisien. Dalam kasus regulator tegangan linier perbedaan antara input dan tegangan output terbuang dan untuk regulator switching hampir tidak ada pemborosan seperti itu dan itu sebabnya switching regulator memiliki efisiensi daya yang besar berkisar sampai 85%. Dengan kata sederhana, switching regulator beroperasi dengan mengambil potongan-potongan kecil dari energi dari sumber tegangan input dan kemudian mentransfer ke output dengan bantuan saklar solid state dan sirkuit kontrol. Karena elemen switching &amp;nbsp;terbuka penuh atau tertutup setiap saat, tidak ada energi yang terbuang di atasnya. Rangkaian kontrol mengontrol siklus dari saklar solid state yang pada gilirannya menentukan tingkat di mana energi yang ditransfer ke output.&amp;nbsp;Rangkaian 3A Switching Regulator adalah regulator sederhana dengan biaya murah &amp;nbsp;menggunakan IC LM317 yang dapat memasok daya hingga 3A. Tegangan masukan berbagai sirkuit ini adalah antara 8 sampai &amp;nbsp;35V DC dan tegangan output dapat disesuaikan antara 1,8 sampai 32V DC. Tegangan output dapat disesuaikan menggunakan POT R4.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgPBbz0pby0ncR-ffpx7lIH76WaQ7-TNxxdR2U9cOQFomQESxVFj16Pmm0gLaQqlNR1dTs-TMbLjMIMm9YjeffJjVRYjAepjTayg2nQbCzL2GYqZCwlw0MNiBhJ4XYhu0Wb1R9s4_HNjuA/s72-c/Rangkaian-3A-Switching.png" width="72"/></item><item><title>Rangkaian Amplifier Gitar 30 Watt</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/rangkaian-amplifier-gitar-30-watt.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 21 Jun 2012 19:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8810655511869389801</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari sekian banyak alat musik ternyata gitar yang paling disukai. Mungkin karena bentuknya atau karena bobotnya. Gitar ini portabel, mudah dibawa-bawa. Lain dengan drum, ribet deh bawanya he he he,&amp;nbsp;Nah buat Anda yang punya hobi main gitar atau genjrang-genjreng. Biar latihan kamu mantap sebelum unjuk gigi di pentas musik, ada baiknya tu gitar dilengkapi dengan amplifier&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UXIUYDP-rAVHAG07dw9J5WJqG78UEx16zvBgV22N_MQO2DstpzocaZYbe8-mOXID8fL7hRqxcQ6sLkO0i1QbS8tJG-GjA-bozTI-FKJyo6viwemGWsotLo2iZQlVlkLtP3JkM6hUK900/s1600/power+30+watt.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UXIUYDP-rAVHAG07dw9J5WJqG78UEx16zvBgV22N_MQO2DstpzocaZYbe8-mOXID8fL7hRqxcQ6sLkO0i1QbS8tJG-GjA-bozTI-FKJyo6viwemGWsotLo2iZQlVlkLtP3JkM6hUK900/s1600/power+30+watt.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untukitu coba deh bikin sendiri amplifiernya, biar murah tapi kualitas boleh diadu deh. Di bawah ini bisa kamu lihat gambar skema Rangkaian Amplifier Gitar 30 Watt. Silakan di-ulik kembali biar lebih mantap,Gan! .Rangkaian Amplifier Gitar 30 Watt ini menggunakan TA8210 sebagai komponen utamanya. Selain itu ada NE5532 untuk memperoleh hasil yang lebih oke. Rangkaian ini cuma membutuhkan catu daya 12 volt. Dilihat dari skemanya, rangkaian ini bisa kamu tebak sendiri deh. Dijamin gak bakalan nyesel bikinnya. Apalagi komponen-komponennya gak begitu sulit untuk dicari di toko-toko komponen elektronika. Selamat mencoba .&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UXIUYDP-rAVHAG07dw9J5WJqG78UEx16zvBgV22N_MQO2DstpzocaZYbe8-mOXID8fL7hRqxcQ6sLkO0i1QbS8tJG-GjA-bozTI-FKJyo6viwemGWsotLo2iZQlVlkLtP3JkM6hUK900/s72-c/power+30+watt.png" width="72"/></item><item><title>Rangkaian Amplifier Sub Woofer 100 Watt.</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/rangkaian-amplifier-sub-woofer-100-watt.html</link><category>Rangkaian Amplifier Sub Woofer 100 Watt</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 17 Jun 2012 21:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-4429317822725889832</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Rangkaian Amplifier Sub Woofer 100 Watt.&lt;/i&gt; Dalam dunia elektronika, khususnya bidang audio pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah subwoofer. Subwoofer adalah perangkat dalam speaker yang memberikan sumbangan terhadap penciptaan suara, dan lazimnya digunakan untuk memproduksi sinyal musik &amp;nbsp;bernada rendah (bass).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kali ini &amp;nbsp;kami tampilkan Rangkaian Amp;ifier Sub Woofer 100 Watt. Bagi Anda yang termasuk fans audio pasti memerlukan rangkaian ini. Silakan lihat dan pelajari gambar skemanya dibawah ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBaDW_clQplK0BAtq7hVDwkjid01eew5SOnYQyNfNiOKfgPYsqYEpbYlod34aqqCrQn8pTzOsvKWnrCcb_tiXM69VTBskeUHq3voUx67irLtdJM48d6g3m4vFgpz-vXNuzbX6Y8G9ZS7fQ/s1600/Sub-Woofer-100-Watt.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBaDW_clQplK0BAtq7hVDwkjid01eew5SOnYQyNfNiOKfgPYsqYEpbYlod34aqqCrQn8pTzOsvKWnrCcb_tiXM69VTBskeUHq3voUx67irLtdJM48d6g3m4vFgpz-vXNuzbX6Y8G9ZS7fQ/s1600/Sub-Woofer-100-Watt.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun komponen-komponen yang diperlukan adalah :&lt;br /&gt;
R1 = 47K&lt;br /&gt;
R2 = 680 Ohm&lt;br /&gt;
R3 = 10K&lt;br /&gt;
R4 = 4,7K&lt;br /&gt;
R5 = 680 Ohm&lt;br /&gt;
R6 = 47K&lt;br /&gt;
R7 = 22 Ohm&lt;br /&gt;
R8 = 10K&lt;br /&gt;
R9 = 22 Ohm 1/2 W&lt;br /&gt;
R10 = 22 Ohm 1/2 W&lt;br /&gt;
R11 = 1K 1W&lt;br /&gt;
R12 = 1,5K 2W&lt;br /&gt;
R13 = 100 Ohm 2W&lt;br /&gt;
R14 = 0,33 Ohm 5W&lt;br /&gt;
R15 = 100 Ohm 2W&lt;br /&gt;
R16 = 0,33 Ohm 5W&lt;br /&gt;
C1 = 0,22uF&lt;br /&gt;
C2 = 4,7uF&lt;br /&gt;
C3 = 10uF&lt;br /&gt;
C4 = 47uF&lt;br /&gt;
C5 = 560pF&lt;br /&gt;
D1 = 1N4007&lt;br /&gt;
D2 = 1N4007&lt;br /&gt;
Q1 = BC108&lt;br /&gt;
Q2 = BC108&lt;br /&gt;
Q3 = 2N6107&lt;br /&gt;
Q4 = 2N5294&lt;br /&gt;
Q5 = 2N3773&lt;br /&gt;
Q6 = 2N6107&lt;br /&gt;
Q7 = 2N3773&lt;br /&gt;
Sirkuit dapat didukung dari -35V/ +35V, 5A power supply ganda.&lt;br /&gt;
Gunakan, 100W sub woofer 12 inci pada output.&lt;br /&gt;
Semua kapasitor elektrolit harus bernilai 100V.&lt;br /&gt;
Transistor Q4 untuk Q7 harus dilengkapi dengan heat sink.&lt;br /&gt;
Gambar skema di atas adalah Rangkaian Amplifier Sub Woofer 100 Watt &amp;nbsp;​​yang dapat menghasilkan output 100 Watt. Ada tujuh transistor termasuk empat di tahap output. Transistor Q1 dan Q2 membentuk tahap Preamplifier. Q4 untuk Q7 membentuk tingkat keluaran transistor.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBaDW_clQplK0BAtq7hVDwkjid01eew5SOnYQyNfNiOKfgPYsqYEpbYlod34aqqCrQn8pTzOsvKWnrCcb_tiXM69VTBskeUHq3voUx67irLtdJM48d6g3m4vFgpz-vXNuzbX6Y8G9ZS7fQ/s72-c/Sub-Woofer-100-Watt.png" width="72"/></item><item><title>Skema Rangkaian Regulator Ganda</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/skema-rangkaian-regulator-ganda.html</link><category>Skema Rangkaian Regulator Ganda</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 17 Jun 2012 07:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-5589170379989055664</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Skema Rangkaian Regulator Ganda ,beserta komponen dan cara pembuatannya Rangkaian Regulator Ganda. Banyak aplikasi yang membutuhkan beberapa tegangan catu daya yang berbeda. Salah satu solusi adalah dengan membangun beberapa regulator independen. Jika salah satu tegangan suplai naik 2%, yang terbaik adalah &lt;u&gt;semua tegangan&lt;/u&gt; suplay naik &lt;u&gt;dengan jumlah&lt;/u&gt; yang sama. &lt;u&gt;Hal ini&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
dapat dicapai dengan menambahkan sebuah op-amp keregulator tiga terminal tegangan yang disesuaikan. Untuk mengatasi masalah seperti itu kami perkenalkan Rangkaian Regulator Ganda. Silakan lihat dan pelajari gambar skemanya di bawah ini untuk bahan kajian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIgdeVK6bHmR5tJP7RtFqfyAzwq9SOqNcxC-7tOswv7r3sOWs6N1NMfHuWJKmmz2QQKRinFk5cjsiIuXL68XUqa2sBt7e0elDJz8syVaB4meqTVcPtQ38OdaKoinnN7he9ZGrdhfaZ052r/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Regulator-Ganda.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIgdeVK6bHmR5tJP7RtFqfyAzwq9SOqNcxC-7tOswv7r3sOWs6N1NMfHuWJKmmz2QQKRinFk5cjsiIuXL68XUqa2sBt7e0elDJz8syVaB4meqTVcPtQ38OdaKoinnN7he9ZGrdhfaZ052r/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Regulator-Ganda.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian yang ditunjukkan pada gambar memberikan penghentian pembatasan arus dan panas tegangan negatif sebaik output tegangan positif. Pengaturan tegangan positif diproduksi oleh IC regulator positif yang disesuaikan LM 317. Tegangan positif selalu diatur 1,2 V lebih dari tegangan R3 (pada pin penyesuain). Pengaturan output tegangan ini digunakan sebagai masukan dari penguat pembalik. Op-amp adalah tahap input dari penguat ini, dan LM 337 regulator tegangan negatif adalah tahap output daya. Akibatnya, pengaturan &amp;nbsp; output tegangan negatif diperkuat dan terbalik dari pengaturan tegangan positif. Membatasi arus dan penghentian panas secara independen disediakan oleh LM 317 (untuk output positif) dan LM 337 (untuk output negatif). Op-amp menjamin bahwa tegangan output negatif melacak output positif dengan mendorong LM 337 yang menyesuaikan pin untuk + 1,2 V di atas output negatif yang diperlukan. Demikian uraian tentang Rangkaian Regulator Ganda, semoga bermanfaat bagi Anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIgdeVK6bHmR5tJP7RtFqfyAzwq9SOqNcxC-7tOswv7r3sOWs6N1NMfHuWJKmmz2QQKRinFk5cjsiIuXL68XUqa2sBt7e0elDJz8syVaB4meqTVcPtQ38OdaKoinnN7he9ZGrdhfaZ052r/s72-c/Gambar-Skema-Rangkaian-Regulator-Ganda.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Skema Membuat Regulator 6 Volt</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/skema-membuat-regulator-6-volt.html</link><category>Skema Membuat Regulator 6 Volt</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 10 Jun 2012 19:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-6320579543693281950</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Skema Membuat Regulator 6 Volt&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;beserta komponen dan cara pembuatannya,&amp;nbsp;Rangkaian Regulator 6 Volt. Seperti sobat BE ketahui, setiap barang elektronika memerlukan arus listrik. Dengan arus listrik ini barang elektronika tersebut menjadi berfungsi alias menyala. Namun nggak sembarangan memakai arus listrik, karena kalau tegangan arus &lt;u&gt;&lt;a href="http://www.multiteknik66.net/2012/05/mcb-miniature-circuit-breaker-adalah.html" target="_blank"&gt;listriknya&lt;/a&gt;&lt;/u&gt; berlebihan &lt;u&gt;menyebabkan &lt;/u&gt;rusaknya &lt;u&gt;beberapa&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
komponen sehingga barang atau benda elektronika itu tidak berfungsi. Dengan demikian kita memerlukan regulator yang berfungsi untuk menyalurkan tegangan arus listrik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Baiklah, pada kesempatan yang baik ini, kita akan mencoba membuat Rangkaian Regulator 6 Volt. Setiap benda elektronika membutuhkan arus tegangan yang berbeda-beda, tapi pada umumnya menggunakan 6 Volt atau 12 Volt.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLp3tuqQ-FO2hkYk2Yzf9ApJH7G1Zpr_ZAr4qR2Vw_EeNScT-1W8KkL1HoSyF5mAQZYFrif7EEz1tavEyCAkbfCZxRyRRQC6F9TrR_yDk9NhECk_DjWMgPpx3henHoJhhpTiXPCImMAFvI/s1600/Rangkaian-Regulator-6-Volt.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLp3tuqQ-FO2hkYk2Yzf9ApJH7G1Zpr_ZAr4qR2Vw_EeNScT-1W8KkL1HoSyF5mAQZYFrif7EEz1tavEyCAkbfCZxRyRRQC6F9TrR_yDk9NhECk_DjWMgPpx3henHoJhhpTiXPCImMAFvI/s1600/Rangkaian-Regulator-6-Volt.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk membuat, berikut ini daftar komponen yang harus disiapkan :&lt;br /&gt;
C1 = 470uF/50 V&lt;br /&gt;
C2 = 0,01uF&lt;br /&gt;
C3 = 0,01uF&lt;br /&gt;
D1 = 2A Bridge&lt;br /&gt;
IC1 = 7806&lt;br /&gt;
T1 = Trafo 2A&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian Regulator 6 Volt di atas menggunakan IC 7806. IC 7806 memiki tiga terminal regulator tegangan positif yang tersedia dalam paket TO-220/D-PAK membuat mereka berguna dalam berbagai aplikasi. Jadi tunggu apalagi, rangkaian ini biarpun sederhana, namun cukup handal untuk meregulasi arus listrik beserta tegangannya sehingga arus yang diterima barang elektronika kita itu menjadi konstan dan aman.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLp3tuqQ-FO2hkYk2Yzf9ApJH7G1Zpr_ZAr4qR2Vw_EeNScT-1W8KkL1HoSyF5mAQZYFrif7EEz1tavEyCAkbfCZxRyRRQC6F9TrR_yDk9NhECk_DjWMgPpx3henHoJhhpTiXPCImMAFvI/s72-c/Rangkaian-Regulator-6-Volt.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rangkaian Skema Dua Sumber Daya</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/rangkaian-skema-dua-sumber-daya.html</link><category>Rangkaian Skema Dua Sumber Daya</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 5 Jun 2012 16:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-3134641829305860225</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian Skema Dua &lt;a href="http://suryamultiteknik.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Sumber Daya&lt;/a&gt;. Rangkaain ini adalah sumber daya ganda untuk sistem keamanan rumah yang harus diaktifkan terus menerus. Ini adalah rangkaian penghematan daya yang menggunakan panel surya untuk menyediakan listrik pada siang hari dan power supply transformator pada malam hari. Ia memiliki cadangan baterai dan daya ke sistem keamanan berasal dari baterei 12&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Volt 4,5 Ah. Maka jika sinar matahari tidak cukup di waktu mendung, sistem keamanan akan bekerja secara normal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selama siang hari, sistem keamanan mendapat 12 volt power supply dari baterai atau panel surya. Jika jumlah daya dari panel surya tidak cukup, baterai akan menggantinya. Biasanya satu sel surya menghasilkan 0,5 volt dan sekitar 50 mA saat ini dalam cahaya terang. &amp;nbsp;Sebuah sel surya tunggal dinilai di 45 mW. Jadi dalam panel surya 12 volt, akan ada 24 sel surya berhubungan secara seri. Hal ini dapat memberikan 1 Ampere saat hari terang. Biasanya 15 W panel surya memberikan 1 Ampere dalam cahaya terang. 12 V 5W Surya panel digunakan di sirkuit untuk memberi daya ke sistem keamanan dan arus pengisian ke baterai. Ini memberikan arus sekitar 300 mA.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd0oXosXqwGyggEUASsUF37_5lCjMzGjyjEEqYyCJ9NCUWCjNOuIpBT-g6cWSfSM3Z1xexAnKhFD_3NkClCOO7jZCGG97Z2c2rI0tq2O-SgIZNmDH_INZx4b0ruHyA0XOFXkasPHVZmYiE/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Dua-Sumber-Daya.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd0oXosXqwGyggEUASsUF37_5lCjMzGjyjEEqYyCJ9NCUWCjNOuIpBT-g6cWSfSM3Z1xexAnKhFD_3NkClCOO7jZCGG97Z2c2rI0tq2O-SgIZNmDH_INZx4b0ruHyA0XOFXkasPHVZmYiE/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Dua-Sumber-Daya.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengisian Malam dicapai oleh 12 volt DC diperoleh dari langkah 0 -12 &amp;nbsp;volt trafo 1 Ampere dan penyearah fullwave melalui D3 – D6. Kapasitor C2 menghilangkan riak dari DC untuk memberikan daya bersih dengan sistem keamanan dan baterai. Resistor R4 memberikan 80 mA &amp;nbsp;selama malam untuk &amp;nbsp;mengisi daya baterai. Pada saat yang sama, kekuatan untuk sistem keamanan akan tersedia dari baterai. Tetesan pengisian penyediaan menghemat daya AC dan melindungi baterai dari pengisian lebih karena baterai akan mendapatkan nilai &amp;nbsp;yang cukup selama siang hari.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
LDR digunakan untuk mengaktifkan daya DC dari transformator power supply di malam hari. LDR menawarkan resistansi rendah dalam hari terang sehingga memberikan lebih banyak arus ke dasar T1. T1 adalah transistor PNP dan tetap off selama siang hari &amp;nbsp;karena di dasarnya tegangan tinggi. T2 juga tetap mati karena kurangnya bias basis. Selama malam, ketahanan LDR menurun, dan basis T1 menjadi negatif. Kemudian menyala. T2 juga menyala dan arus pengisian tersedia dari emitor &amp;nbsp;T2. Resistor R4 mengurangi arus pengisian sampai 80 mA untuk menetes mengisi daya baterai. Sesuaikan VR1 untuk mengatur sensitivitas LDR.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd0oXosXqwGyggEUASsUF37_5lCjMzGjyjEEqYyCJ9NCUWCjNOuIpBT-g6cWSfSM3Z1xexAnKhFD_3NkClCOO7jZCGG97Z2c2rI0tq2O-SgIZNmDH_INZx4b0ruHyA0XOFXkasPHVZmYiE/s72-c/Gambar-Skema-Rangkaian-Dua-Sumber-Daya.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Skema Inverter 500 Watt</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/skema-inverter-500-watt.html</link><category>Skema Inverter 500 Watt</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 2 Jun 2012 11:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8798544843241696738</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Skema Inverter 500 Watt.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Sebagian besar barang elektronika menggunakan arus listrik sebagai catu dayanya. Tanpa adanya pasokan arus listrik barang-barang elektronika tersebut tidak bisa berfungsi/bekerja dengan baik. Dengan arus listrik dari jaringan PLN pasokan daya bisa-&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Stabil.Namun tidak selamanya pasokan listrik tersebut menyala, seringkali karena ada gangguan kondisi cuaca atau gangguan teknis sehingga terpaksa pasokan listrik PLN tersebut padam. Dengan padamnya aliran listrik jelas sekali berdampak besar bagi alat produksi atau alat bantu kerja kita yang mengandalkan aliran listrik sebagai catu dayanya. Nah untuk menghindari kerugian besar akibat padamnya aliran listrik, kita memerlukan inverter. Kali ini kami sajikan Rangkaian Inverter 500 Watt. Silakan lihat dan pelajari gambar skemanya di bawah ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://www.multiteknik66.net/"&gt;&lt;img border="0" height="201" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu9tdtev75sloQ-64mZBUsNeRL2zV6EJLTRgg5TkRD2UjXQ2OWMlzfrWP3SGq2MKOFfpk-hHJKNV6cR5c4xvl5UgfMhrgeUCXZPdsQXJciACpzwuzlmsl7xZ-fyGpW96unDJYcl2Y5iYq-/s320/Rangkaian-Inverter-500-Watt.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menggunakan Rangkaian Inverter 500 Watt ini Anda dapat mengkonversi DC 12 Volt ke dalam AC 220V. Di rangkaian &amp;nbsp;ini terdapat 4047 yang digunakan untuk menghasilkan gelombang persegi 50Hz dan memperkuat arus dan kemudian memperkuat tegangan dengan menggunakan transformator. Rangkaian ini sangat berguna sekali di saat aliran listrik padam. Sehingga Anda masih bisa melanjutkan pekerjaan Anda tanpa terganggu dengan putusnya aliran listrik. Anda tidak akan mengalami gangguan produktivitas kerja selama tersedia inverter. Untuk sumber daya inverter, Anda bisa menggunakan Accu mobil atau sepeda motor atau panel surya. Perangkat ini sangat vital dimiliki untuk Anda yang mempunyai usaha foto copy, warnet, rental playstation, dan lain-lain.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu9tdtev75sloQ-64mZBUsNeRL2zV6EJLTRgg5TkRD2UjXQ2OWMlzfrWP3SGq2MKOFfpk-hHJKNV6cR5c4xvl5UgfMhrgeUCXZPdsQXJciACpzwuzlmsl7xZ-fyGpW96unDJYcl2Y5iYq-/s72-c/Rangkaian-Inverter-500-Watt.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Skema Rangkaian Inverter 100 Watt</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/06/skema-rangkaian-inverter-100-watt.html</link><category>Skema Rangkaian Inverter 100 Watt</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 2 Jun 2012 11:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-3930489056821599397</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Skema Rangkaian Inverter 100 Watt, Rangkaian Inverter 100 Watt. Ada pemadaman listrik bergilir? Tidak usah bingung, karena ada energi alternatif. Anda dapat menggunakan DC to AC Inverter untuk mendapatkan listrik di mana saja, di mobil, di toko , di rumah. Inverter sangat berguna saat terjadi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;pemadaman. Apalagi bagi Anda yang memiliki usaha, pastinya Anda tidak ingin kegiatan usaha Anda terganggu gara-gara mati lampu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihM6BYJOGv6by41KTuAU2-Evq72TW5PSXY6WfQ6efnx6JXZd2qBbBmNMFJj6sXKf4qH1eeZqIoMTOz2UEImIxDB9abILwgkPwr2io2D1SPNbVkgekrseFFnvwkpYaB0cDanxw11sfD2wl-/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Inverter-100-Watt-300x144.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihM6BYJOGv6by41KTuAU2-Evq72TW5PSXY6WfQ6efnx6JXZd2qBbBmNMFJj6sXKf4qH1eeZqIoMTOz2UEImIxDB9abILwgkPwr2io2D1SPNbVkgekrseFFnvwkpYaB0cDanxw11sfD2wl-/s1600/Gambar-Skema-Rangkaian-Inverter-100-Watt-300x144.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Inverter adalah perangkat elektrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik searah (DC) menjadi arus listrik bolak balik (AC). Inverter mengkonversi DC dari perangkat seperti batere, accu, panel surya / solar cell menjadi AC.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berikut ini adalah skema rangkaian inverter 100 watt sederhana menggunakan IC CD4047 dan MOSFET IRF540. Rangkaian ini murah dan sederhana dan dapat bahkan dirakit di sebuah veroboard.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
CD 4047 adalah IC multivibrator &amp;nbsp;CMOS astabil / monostable berdaya rendah. Di sini adalah kawat &amp;nbsp;sebagai multivibrator astabil memproduksi rentetan dua pulsa 0,01s diaman 180 derajat keluar dari fase pada pin 10 dan 11 dari IC. Pin 10 dihubungkan ke pintu gerbang Q1 dan pin 11 dihubungkan ke pintu gerbang Q2. Resistor R3 dan R4 mencegah pemuatan IC dengan MOSFET masing-masing. Ketika pin 10 adalah Q1 tinggi bekerja dan arus mengalir melalui bagian atas primer transformator yang menyumbang setengah positif dari tegangan output AC. Ketika pin 11 adalah Q2 tinggi bekerja dan arus mengalir melalui bagian bawah dari transformator utama dalam arah yang berlawanan dan menyumbang setengah negatif dari tegangan output AC.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga Skema Inverter 100 Watt ini berguna bagi Anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihM6BYJOGv6by41KTuAU2-Evq72TW5PSXY6WfQ6efnx6JXZd2qBbBmNMFJj6sXKf4qH1eeZqIoMTOz2UEImIxDB9abILwgkPwr2io2D1SPNbVkgekrseFFnvwkpYaB0cDanxw11sfD2wl-/s72-c/Gambar-Skema-Rangkaian-Inverter-100-Watt-300x144.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Skema Power Supply Arus Tegangan Tinggi</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/skema-power-supply-arus-tegangan-tinggi.html</link><category>Skema Power Supply Arus Tegangan Tinggi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 23 May 2012 23:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-2790975495551298246</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Skema Power Supply Arus Tegangan Tinggi. Sumber listrik AC dibutuhkan untuk menyalakan peralatan utama, tapi hampir semua sirkuit elektronik memerlukan pasokan DC stabil. Sebuah rangkaian penyearah sederhana yang dijelaskan di sini mengubah masukan dari sumber AC menjadi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tegangan DC. Pertama, input AC dari listrik turun ke nilai yang lebih rendah dari tegangan. Ini suplai AC kemudian dilewatkan melalui rangkaian penyearah untuk menghapus siklus negatif dari AC bentuk gelombang. Sinyal yang dihasilkan kemudian disaring untuk mendapatkan output DC.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6QsDhgAVlWKwzV_PwjJYb3iLNRiIxXMfh4z0QUrbaAPTkvUB7vx9_76k9OtgdLbpupkXnRlEdZn6IQGcYu-cvd8z_3YCA0h_TTktLTxLEFEn0E4f9E1g9-YQST6WbqFTY8JUSHQwyV7Qv/s1600/Rangkaian-Power-Supply-Tegangan-Tinggi.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6QsDhgAVlWKwzV_PwjJYb3iLNRiIxXMfh4z0QUrbaAPTkvUB7vx9_76k9OtgdLbpupkXnRlEdZn6IQGcYu-cvd8z_3YCA0h_TTktLTxLEFEn0E4f9E1g9-YQST6WbqFTY8JUSHQwyV7Qv/s1600/Rangkaian-Power-Supply-Tegangan-Tinggi.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Input pasokan listrik turun dari 230 V AC ke tingkat yang diinginkan (tergantung pada rating dari beban terhubung). Puncak tegangan pada beban sesuai dengan nilai puncak tegangan AC dari output dari trafo. Hal ini dicapai di sini dengan menggunakan langkah-transformator 12-0-12V dari rating 500mA. Tingkat tegangan rendah (12V) muncul pada gulungan sekunder dari transformator. Sinyal AC adalah siklus gelombang positif dan negatif sedangkan output yang diinginkan harus selalu positif. Oleh karena itu sinyal diperbaiki dengan menggunakan penyearah jembatan untuk memblokir bagian negatif dari bentuk gelombang. Hampir semua rectifier terdiri dari sejumlah dioda dalam susunan tertentu untuk mengubah AC ke DC daripada yang mungkin dengan hanya satu dioda. Di sini, empat dioda 1N4007 (D1-D4) telah digunakan seperti yang ditunjukkan pada Rangkaian Power Supply Arus Tegangan Tinggi. Penyearah jembatan rectifies mengundurkan diri dari AC ke denyut DC yang berisi riak. Jadi filter kapasitor C1 (1uF) terhubung di seluruh output dari penyearah sehingga memotong komponen AC yang ada di dalamnya. Output yang diperoleh sekarang dapat digunakan untuk daya perangkat elektronik / sirkuit.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6QsDhgAVlWKwzV_PwjJYb3iLNRiIxXMfh4z0QUrbaAPTkvUB7vx9_76k9OtgdLbpupkXnRlEdZn6IQGcYu-cvd8z_3YCA0h_TTktLTxLEFEn0E4f9E1g9-YQST6WbqFTY8JUSHQwyV7Qv/s72-c/Rangkaian-Power-Supply-Tegangan-Tinggi.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rangkaian 3A Switching Regulator</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/rangkaian-3a-switching-regulator.html</link><category>Rangkaian 3A Switching Regulator</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 23 May 2012 08:45:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-7387570326164422676</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian 3A Switching Regulator. Catu daya adalah suatu rangkaian terpenting pada pesawat elektronika, karena bagian ini berguna untuk memberikan daya listrik kepada seluruh rangkaian pesawat. Supaya pesawat dapat bekerja dengan baik maka catu daya harus dapat memberikan tegangan listrik yang stabil. Untuk itu maka rangkaian catu daya mempunyai bagian-bagian yang&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
penting yaitu penyearah dan penstabil. Bagian primer trafo/ switching regulator disebut dengan regulator input dan bagian sekunder disebut regulator output.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Teganagn AC terlebih dahulu dirubah menjadi tegangan DC dengan perataan dan regulator tegangan yang dapat mengendalikan tegangan DC ke rangkaian pesawat. Tegangan DC yang dihasilkan ini diharapkan dapat stabil, sehingga pesawat dapat bekerja sempurna. Kerusakan yang terjadi pada regulator ini akan mengakibatkan &amp;nbsp;gangguan.&lt;/div&gt;
Di bawah ini bisa Anda lihat gambar skema Rangkaian 3A Switching Regulator.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPTu1RqRButb1Is6YB5oarCn7wnVIBbrhe9hCO12sVsf83G71ilHiUwFZrGpY4BLThC6R8-CG-ufPRBXzGkCS2My1hOfrUNXkFxxVlD7D4TpFl5IPU6VFEl-SjdluknRVPeuNwVP6hKf21/s1600/skema.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPTu1RqRButb1Is6YB5oarCn7wnVIBbrhe9hCO12sVsf83G71ilHiUwFZrGpY4BLThC6R8-CG-ufPRBXzGkCS2My1hOfrUNXkFxxVlD7D4TpFl5IPU6VFEl-SjdluknRVPeuNwVP6hKf21/s1600/skema.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila dibandingkan dengan regulator tegangan linier, regulator tegangan switching jauh lebih efisien. Dalam kasus regulator tegangan linier perbedaan antara input dan tegangan output terbuang dan untuk regulator switching hampir tidak ada pemborosan seperti itu dan itu sebabnya switching regulator memiliki efisiensi daya yang besar berkisar sampai 85%. Dengan kata sederhana, switching regulator beroperasi dengan mengambil potongan-potongan kecil dari energi dari sumber tegangan input dan kemudian mentransfer ke output dengan bantuan saklar solid state dan sirkuit kontrol. Karena elemen switching &amp;nbsp;terbuka penuh atau tertutup setiap saat, tidak ada energi yang terbuang di atasnya. Rangkaian kontrol mengontrol siklus dari saklar solid state yang pada gilirannya menentukan tingkat di mana energi yang ditransfer ke output.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian 3A Switching Regulator adalah regulator sederhana dengan biaya murah &amp;nbsp;menggunakan IC LM317 yang dapat memasok daya hingga 3A. Tegangan masukan berbagai sirkuit ini adalah antara 8 sampai &amp;nbsp;35V DC dan tegangan output dapat disesuaikan antara 1,8 sampai 32V DC. Tegangan output dapat disesuaikan menggunakan POT R4.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPTu1RqRButb1Is6YB5oarCn7wnVIBbrhe9hCO12sVsf83G71ilHiUwFZrGpY4BLThC6R8-CG-ufPRBXzGkCS2My1hOfrUNXkFxxVlD7D4TpFl5IPU6VFEl-SjdluknRVPeuNwVP6hKf21/s72-c/skema.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>IC timer 555 dan Prinsip kerja</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/ic-timer-555-dan-prinsip-kerja.html</link><category>IC timer 555 dan Prinsip kerja</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 13 May 2012 08:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-5892962343480309479</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IC timer 555 memberi solusi praktis dan relatif murah untuk berbagai aplikasi elektronik yang berkenaan dengan pewaktuan (timing). Terutama dua aplikasinya yang paling populer adalah rangkaian pewaktu monostable dan astable. komponen utama IC ini terdiri dari komparator dan flip-flop yang direalisasikan dengan banyak transistor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMVmxF-Yuu87VFJH1kZwQmU1ZsNZ9TKD4dl54k48Rn5kWvGgrMAbyamwCRi7kYfwrjwe5IRJns1E_BemCiyXEiUYyLjHMOKZ8i_pE51jKxNuk0no2EF5ng-2fazdGB31bDEK0fbDRzRrbT/s1600/IC_1.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMVmxF-Yuu87VFJH1kZwQmU1ZsNZ9TKD4dl54k48Rn5kWvGgrMAbyamwCRi7kYfwrjwe5IRJns1E_BemCiyXEiUYyLjHMOKZ8i_pE51jKxNuk0no2EF5ng-2fazdGB31bDEK0fbDRzRrbT/s1600/IC_1.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Pin koneksi IC 555&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsip kerja komponen jenis ini tidak berubah namun masing-masing pabrikan membuatnya dengan desain IC dan teknologi yang berbeda-beda. Hampir semua pabrikan membuat komponen jenis ini, walaupun dengan nama yang berbeda-beda. Misalnya National Semiconductor menyebutnya dengan LM555, Philips dan Texas Instrument menamakannya SE/NE555. Motorola / ON-Semi mendesainnya dengan transistor CMOS sehingga komsusi powernya cukup kecil dan menamakannya MC1455. Philips dan Maxim membuat versi CMOS-nya dengan nama ICM7555. Walaupun namanya berbeda-beda, tetapi fungsi dan pin diagramnya saling kompatibel satu dengan yang lainnya .Hanya saja ada beberapa karakteristik spesifik yang berbeda misalnya konsumsi daya, frekuensi maksimum dan sebagainya. Spesifikasi lebih detail biasanya dicantumkan pada datasheet masing-masing pabrikan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Fungsi masing-masing pin:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
1.Ground, adalah pin input dari sumber tegangan DC paling negative&lt;br /&gt;
2.trigger, input negative dari lower komparator (komparator B) yang menjaga osilasi tegangan terendah kapasitor di 1/3 Vcc dan mengatur RS flip-flop&lt;br /&gt;
3.output, pin keluaran dari IC 555.&lt;br /&gt;
4.reset, adalah pin yang berfungsi untuk me reset latch didalam IC yang akan berpengaruh untuk me-reset kerja IC. Pin ini tersambung ke suatu gate transistor bertipe PNP, jadi transistor akan aktif jika diberi logika low. Biasanya pin ini langsung dihubungkan ke Vcc agar tidak terjadi reset&lt;br /&gt;
5.control voltage, pin ini berfungsi untuk mengatur kestabilan tegangan referensi input negative (komparator A). pin ini bisa dibiarkan digantung, tetapi untuk menjamin kestabilan referensi komparator A, biasanya dihubungkan dengan kapasitor berorde sekitar 10nF ke pin groun&lt;br /&gt;
6.threshold, pin ini terhubung ke input positif (komparator A) yang akan me-reset RS flip-flop ketika tegangan pada kapasitor mulai melebihi 2/3 Vc&lt;br /&gt;
7.discharge, pin ini terhubung ke open collector transistor Q1 yang emitternya terhubung ke ground. Switching transistor ini berfungsi untuk meng-clamp node yang sesuai ke ground pada timing terten&lt;br /&gt;
8.vcc, pin ini untuk menerima supply DC voltage. Biasanya akan bekerja optimal jika diberi 5 –15V. supply arusnya dapat dilihat di datasheet, yaitu sekitar 10 -15mA.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Rangkaian Pewaktu Monostable&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHN_-418KVwz3C9S1_tors-INPvH44LfZ4KkpkDwB1qpZKkV5KdwrJ3rj3F7bprUKnwGU-lG5m8_5BfkCTqNDcOTbfq2ETOYfKMYOrJPLmplgkFLtxjvVoOnNUjdbBxm8CL8goCrAVh2d-/s1600/IC_2.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHN_-418KVwz3C9S1_tors-INPvH44LfZ4KkpkDwB1qpZKkV5KdwrJ3rj3F7bprUKnwGU-lG5m8_5BfkCTqNDcOTbfq2ETOYfKMYOrJPLmplgkFLtxjvVoOnNUjdbBxm8CL8goCrAVh2d-/s1600/IC_2.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Rangkaian ini hanya memerlukan sedikit rangkaian tambahan untuk dapat mengoperasikannya, yaitu sebuah resistor (RA) dan 2 buah kapasitor (C1,C2). IC ini memanfaatkan rangkaian tambahan tersebut untuk men-charge dan men-discharge kapasitor C1 melalui resistor RA. fungsi rangkaian ini adalah untuk menghasilkan pulsa tunggal pada pin-3 dengan waktu tertentu jika pin-2 diberi trigger. Pada keadaan awal, output ICnya berlogika ‘0’. Dapat dilihat pada gambar di atas bahwa terdapat rangkaian pembagi tegangan untuk input referensi komparator-A dan komparator-B. Seperti yang kita ketahui prinsip kerja komparator yaitu jika Vd (beda potensial input inverting dan input non-invertingnya) bernilai positif, maka komparator akan mengeluarkan output berlogika ‘1’. Jika diberi trigger dari logika ‘1’ ke logika ‘0’ pada pin-2, maka Vd pada komparator-B akan brnilai positif dan alhasil mengeluarkan output high. Output ini akan men-set RS flip-flop (memberi keluaran IC logika ‘1’) untuk beberapa saat, seiring dengan itu, transistor Q1 akan off (open)dan kapasitor C1 akan melakukan charging sampai tegangannya mencapai 2/3 Vcc sebelum akhirnya RS flip-flop akan di reset oleh komparator-A dan kapasitor C1 melakukan discharge melalui resistor R1 secara transient. Lamanya pulsa tunggal yang dihasilkan sekitar t = 1.1 RA C1&lt;br /&gt;
&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;Rangkaian Pewaktu Astable &amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrfmRgKDiTcOqgnhpevMpgYPnn0Jyii6zGxeGfHBb9KPklVS5W4cgdiZd6cekxDu4xXt-Zm7S0PHJY5wnz40JJhBEdv2IIby8QOM8bTZhqtWimstg2rFqdltUXIBuy_4ht9OfEHrVXT3_q/s1600/IC_3.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrfmRgKDiTcOqgnhpevMpgYPnn0Jyii6zGxeGfHBb9KPklVS5W4cgdiZd6cekxDu4xXt-Zm7S0PHJY5wnz40JJhBEdv2IIby8QOM8bTZhqtWimstg2rFqdltUXIBuy_4ht9OfEHrVXT3_q/s1600/IC_3.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Rangkaian Astable agak berbeda dari rangkaian monostable. Rangkaian astable akan menghasilkan sinyal kotak yang terus berdetak dengan duty cycle tertentu selama catu tegangan tidak dilepaskan. Prinsip kerjanya, jika pada rangkaian monostable dipicu dengan tegangan berlogika high ke low (kurang dari 1/3 Vcc) pada pin-2, rangkaian astable ini dibuat untuk memicu dirinya sendiri. Rangkaian ini memanfaatkan osilasi tegangan pada kapasitor disekitar 1/3 Vcc sampai 2/3 Vcc. Komponen eksternal yang diperlukan adalah sebuah kapasitor (C1) dan dua buah resistor (RA dan RB). Adapun untuk kestabilan tegangan referensi komparator-A, digunakan sebuah kapasitor lagi (C2) pada pin-5 sebesar 10nF ke ground. Saat transistor Q1 ON maka resistansi menuju ground pada emitternya sangat kecil, sehingga ground seakan-akan tersambung diantara kedua resistor. Namun ketika transistor Q1 off, resistansi antara collector dan emitternya sangat besar dan sulit dilewati arus, seakan terjadi open circuit. Pada akhirnya output yang terjadi berupa sinyal kotak akan mendetak secara kontinu dengan frekuensi tertentu seiring dengan berosilasinya tegangan pada kapasitor di 1/3 Vcc sampai 2/3 Vcc. Osilasi yang dimaksud disini dapat dijelaskan yaitu, sesaat tegangan kapasitor melebihi 2/3 Vcc komparator-A mengeluarkan output high yang akan me-reset RS flip-flop dan tegangan pada kapasitor akan turun(discharging) secara transient. Sesaat tegangan pada kapasitor C1 berkurang dari 1/3 Vcc, output komparator-B akan berlogika high dan men-set RS flip-flop, selanjutnya tegangan kapasitor akan naik secara transient (charging) dan begitu seterusnya berosilasi menghasilkan pulsa. Jadi, saat berosilasi tegangan kapasitor tidak akan kurang dari 1/3 Vcc dan melebihi 2/3 Vcc.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMVmxF-Yuu87VFJH1kZwQmU1ZsNZ9TKD4dl54k48Rn5kWvGgrMAbyamwCRi7kYfwrjwe5IRJns1E_BemCiyXEiUYyLjHMOKZ8i_pE51jKxNuk0no2EF5ng-2fazdGB31bDEK0fbDRzRrbT/s72-c/IC_1.png" width="72"/></item><item><title>Rangkaian Osilator kristal</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/rangkaian-osilator-kristal.html</link><category>Rangkaian Osilator kristal</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 6 May 2012 22:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-9012084979473113906</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan menambahkan gerbang logika (IC TTL), sebuah &lt;b&gt;&lt;i&gt;Rangkaian osilator kristal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; akan memberikan kinerja yang lebih baik, Ada dua jenis rangkaian osilator kristal yang biasa digunakan, yaitu rangkaian resonansi seri dan resonansi parealel.&amp;nbsp;Gambar di bawah memperlihatkan implementasi dari rangkaian resonansi osilator kristal paralel rangkaian ini di disain agar dapat memantapkan frekuensi yang&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
dihasilkan oleh kristal. frekuensi yang di hasilkan oleh rangkaian resonansi paralel akan di balik fasanya sebesar 180 derajat oleh inverter 74As04. Resistor 4k7 berfungsi memberikan umpan balik agar frekuensi yang dihasilkan lebih stabil. Resistor 10K (potensio meter) untuk memberikan tegangan bias 74AS04.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHCKG6jzzfwfqQ6IAtypNMPoLb3MSe4uW87P8cDMT_cLfWKzbWAOzDKUQ6A1ZK-oNC1eSGi5KAb-05vHemYd3oTHp2tJhblEEQatZUOPhy3nUSqKE54U0q17Ejc6n9YVM6CZ0fWLLJZCh/s1600/Oscilator+kristal1(1).png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHCKG6jzzfwfqQ6IAtypNMPoLb3MSe4uW87P8cDMT_cLfWKzbWAOzDKUQ6A1ZK-oNC1eSGi5KAb-05vHemYd3oTHp2tJhblEEQatZUOPhy3nUSqKE54U0q17Ejc6n9YVM6CZ0fWLLJZCh/s1600/Oscilator+kristal1(1).png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Rangkaian resonansi osilator kristal seri&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gambar dibawah ini memperlihatkan implementasi dari rangkaian resonansi oscilator kristal seri rangkaian ini juga di disain agar dapat memantapkan frekuensi yang dihasilkan oleh kristal. frekuensi yang di hasilkan oleh rangkaian resonansi seri akan di balik fasanya sebesar 180 derajat oleh inverter 74As04 Resistor 330 berfungsi memberikan umpan balik dan tegangan bias 74AS04.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQy1fAvuxHhftGDueOwpXORsqU4XGi98DASqGm04bnEIxzzYNvg1bqeqzWYp2sUNG8yvVbMCB0oyAIzdA7O2fXB0mLtDEmMWaQm-CWZuAwfgxb2E0PS889IW_9ITsy4L1KiMA_JmIcx7hM/s1600/Oscilator+kristal2(1).png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQy1fAvuxHhftGDueOwpXORsqU4XGi98DASqGm04bnEIxzzYNvg1bqeqzWYp2sUNG8yvVbMCB0oyAIzdA7O2fXB0mLtDEmMWaQm-CWZuAwfgxb2E0PS889IW_9ITsy4L1KiMA_JmIcx7hM/s1600/Oscilator+kristal2(1).png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada prakteknya rangkaian resonansi di atas tidak dapat bekerja dengan menggunakan 74HCT04. Hal ini di sebabkan karna teknologi gerbang logika HCT tidak mampu mengikuti kecepatan clock dari kristal. Agar rangkaian dapat bekerja dengan baik gunakan gerbang logika yang memiliki kecepatan yang cukup tinggi, misalnya 74LS04.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHCKG6jzzfwfqQ6IAtypNMPoLb3MSe4uW87P8cDMT_cLfWKzbWAOzDKUQ6A1ZK-oNC1eSGi5KAb-05vHemYd3oTHp2tJhblEEQatZUOPhy3nUSqKE54U0q17Ejc6n9YVM6CZ0fWLLJZCh/s72-c/Oscilator+kristal1(1).png" width="72"/></item><item><title>Komponen elektronik Dioda dan pungsinya</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/komponen-elektronik-dioda-dan-pungsinya.html</link><category>Komponen elektronik Dioda dan pungsinya</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 5 May 2012 13:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-7655799742178185873</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Komponen elektronik yang berfungsi sebagai alat untuk membatasi arah pergerakan arus listrik, dimana dioda hanya mengijinkan arus listrik untuk mengalir ke satu arah saja dan menghalangi aliran ke arah yang berlawanan.&amp;nbsp;Pada dioda, kita mengenal istilah potensial barrier yaitu beda potensial pada&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRn3ADs5TwlBrfs6aQ5iS2UusvWiLJ7QoFReHxUq5c49tP7w2c6BxbOjVK4-rkIyABVF6QgQf7sSxUg1-EZCODWax2DCtbJDSdbIcN9nv2QPOgNAfRGq1MRU8ztiYV6lKTK7H0Og4w8bD_/s1600/dioda.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRn3ADs5TwlBrfs6aQ5iS2UusvWiLJ7QoFReHxUq5c49tP7w2c6BxbOjVK4-rkIyABVF6QgQf7sSxUg1-EZCODWax2DCtbJDSdbIcN9nv2QPOgNAfRGq1MRU8ztiYV6lKTK7H0Og4w8bD_/s1600/dioda.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Persambungan. Beda potensial ini menjadi cukup besar untuk menghalangi proses penyebaran difusi selanjutnya dari elektron-elektron bebas. Pada suhu ruangan potensial barrier bekerja sekitar 0,7 Volt untuk Silikon dan 0,3 Volt untuk Germanium.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRn3ADs5TwlBrfs6aQ5iS2UusvWiLJ7QoFReHxUq5c49tP7w2c6BxbOjVK4-rkIyABVF6QgQf7sSxUg1-EZCODWax2DCtbJDSdbIcN9nv2QPOgNAfRGq1MRU8ztiYV6lKTK7H0Og4w8bD_/s72-c/dioda.png" width="72"/></item><item><title>Rangkaian Regulator Penyesuai Tegangan</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/rangkaian-regulator-penyesuai-tegangan.html</link><category>Rangkaian Regulator Penyesuai Tegangan</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 4 May 2012 09:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8679798337474534497</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Rangkaian Regulator Penyesuai Tegangan.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Perangkat elektronika mestinya dicatu &amp;nbsp;oleh suplai arus searah DC (direct current) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Baterai atau accu adalah sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi yang membutuhkan catu daya lebih besar, sumber dari baterai tidak &amp;nbsp;cukup. Sumber catu daya yang besar adalah sumber bolak-balik AC (alternating current) dari pembangkit tenaga listrik. Untuk itu diperlukan suatu perangkat catu daya yang dapat mengubah arus AC menjadi DC.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian penyearah sudah cukup bagus jika tegangan &amp;nbsp;ripple-nya kecil,namun ada masalah stabilitas. Jika tegangan PLN naik/turun, maka tegangan outputnya juga akan naik/turun. Seperti rangkaian penyearah di atas, jika arus semakin besar ternyata tegangan dc keluarnya juga ikut turun. Untuk beberapa aplikasi perubahan tegangan ini cukup mengganggu, sehingga diperlukan komponen aktif yang dapat meregulasi tegangan keluaran ini menjadi stabil.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFwpcpy3oCNIvca4smC9njuSTzLiA8erEzODG74kH7GIMn6SFURC3h9tQrM_x89lv4ghZ_bGO5yOEHoJonMvm1ye1z1w4i22deQjgHT6tjBrMFKIig-NZzo4ljQIU2qD_DoRl0UhbzruVE/s1600/300.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFwpcpy3oCNIvca4smC9njuSTzLiA8erEzODG74kH7GIMn6SFURC3h9tQrM_x89lv4ghZ_bGO5yOEHoJonMvm1ye1z1w4i22deQjgHT6tjBrMFKIig-NZzo4ljQIU2qD_DoRl0UhbzruVE/s1600/300.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Regulator Voltage berfungsi sebagai &amp;nbsp;filter tegangan agar sesuai dengan keinginan. Oleh karena &amp;nbsp;itu biasanya dalam rangkaian power supply maka IC Regulator tegangan ini selalu dipakai untuk stabilnya output tegangan. Di samping ini saya sertakan gambar skema Rangkaian Regulator Penyesuai Tegangan. Silakan Anda lihat dan pelajari.&amp;nbsp;MSK5012 adalah pengatur tegangan yang disesuaikan yang sangat handal. Yang outputnya dapat diprogram dengan menggunakan dua resistor. Regulator ini memiliki tegangan dropout sangat rendah (0.45v @ 10A) karena penggunaan MOSFT dengan RDS sangat rendah. MS5012 ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan penolakan riak &amp;nbsp;sekitar 45dB. Ini tersedia dalam paket 5 &amp;nbsp;pin elektrik terisolasi dari sirkuit internal. Ini memberikan kita kebebasan untuk masuk IC langsung ke heat sink dan heat sink semacam ini langsung meningkatkan disipasi panas.&amp;nbsp;Tegangan keluaran dari rangkaian ini disesuaikan dari 1.3v sampai 36V DC. Resistor R1 dan R2 digunakan untuk pemrograman voltage. Untuk semua aplikasi, nilai R2 adalah tetap &amp;nbsp;10K. Hubungan antara R1, R2 dan output tegangan Vout adalah menurut persamaan R1 = R2 (Vout/1.235) -1. C1 adalah sebuah filter kapasitor yang juga merupakan bagian dari sirkuit drive gerbang MOSFET. Sekitar tiga kali tegangan input akan muncul di seluruh kapasitor ini dan rating tegangannya harus sesuai pilihan. C2 adalah &amp;nbsp;filter input kapasitor sedangkan C3 merupakan filter output kapasitor.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFwpcpy3oCNIvca4smC9njuSTzLiA8erEzODG74kH7GIMn6SFURC3h9tQrM_x89lv4ghZ_bGO5yOEHoJonMvm1ye1z1w4i22deQjgHT6tjBrMFKIig-NZzo4ljQIU2qD_DoRl0UhbzruVE/s72-c/300.png" width="72"/></item><item><title>Gambar skema digital volume control</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/gambar-skema-digital-volume-control.html</link><category>Gambar skema digital volume control</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 2 May 2012 08:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-3115568826764287492</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gambar skema digital volume control &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;pada prinsipnya yaitu mengganti potensiometer putar dengan rangkaian digital. Rangkaian digital volume control ini menggunakan 9 IC. Untuk mengoperasikan rangkaian dibutuhkan tegangan regulator sebesar 12 Volt. IC1 (555) difungsikan sebagai flip-flop. Dalam rangkaian ini memiliki periode 0,3 second. Frequensi atau periode dapat ditentukan dengan memilh nilai resistor R44, R45 yang dikombinasikan dengan kapasitor C6.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IC2 digunakan untuk menaikkan atau menurunkan perhitungan. Dalam rangkaian ini mode up digunakan untuk menaikkan dan mode down digunakan untuk mengecilkan volume.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IC3 dalam rangkaian digunakan sebagai level indikator sedangkan IC4 digunakan sebagai potensiometer.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IC3 dan IC4 memiliki 16-chanel, sedangkan analogue multiplexers berfungsi sebagai switch analog.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGaQf7RRqW1GakN6WLLd_VKzp1GxJAs7wXZNN4bKwS5jAtCuFdup8lIRPrP8iQcg_4hHu1m96TygQqprFujnLkvkLN9UqLjIhHWw_Qhqrr3MMFw1qu7LwXxdLeH86yZ-fd2jLHhnXBDpwl/s1600/DigitalVolume-300x203.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGaQf7RRqW1GakN6WLLd_VKzp1GxJAs7wXZNN4bKwS5jAtCuFdup8lIRPrP8iQcg_4hHu1m96TygQqprFujnLkvkLN9UqLjIhHWw_Qhqrr3MMFw1qu7LwXxdLeH86yZ-fd2jLHhnXBDpwl/s1600/DigitalVolume-300x203.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah power di on-kan, switch S1 kemudian ditekan untuk reset. Ketika switch S2 ditekan, IC2 menaikkan pulsa dan ditanggapi dalam bentuk keluaran kaki B, C, dan D pada IC2 CMOS.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keluaran B, C dan D mengontrol jalur masukan IC2 dan IC3, serta dipilih salah satu, keluaran 16-chanel, oleh turning pada analogue.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Switch S2 digunakan untuk menaikkan dan switch S3 digunakan untuk mengecilkan volume.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
IC4 digunakan sebagai potensiometer yang dihubungkan pada 15 resistor (R9 hingga R23) masing-masing diantara 16 input pin dan resistor/kapasitor dikombinasikan dengan C2, C3 dan R7 pada output.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kapasitor C2, C3 dan resistor R7 disediakan untuk menyaring audio. Kapasitor elektrolit sebesar 1uF (C4) digunakan utnuk mencegah terjadinya noise.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sedangkan resistor R8 dan R6 digunakan untuk menghambat tegangan pada setengah tegangan supply guna menghindari adanya distorsi signal audio yang berasal dari preamplifier.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGaQf7RRqW1GakN6WLLd_VKzp1GxJAs7wXZNN4bKwS5jAtCuFdup8lIRPrP8iQcg_4hHu1m96TygQqprFujnLkvkLN9UqLjIhHWw_Qhqrr3MMFw1qu7LwXxdLeH86yZ-fd2jLHhnXBDpwl/s72-c/DigitalVolume-300x203.png" width="72"/></item><item><title>Gambar skema Power Supply 30V dan komponen nya</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/gambar-skema-power-supply-30v-dan.html</link><category>Gambar skema Power Supply 30V dan komponen nya</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 2 May 2012 08:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-6120863543138817708</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Gambar skema Power Supply 30V dan komponen nya &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Rangkaian power supply yang akan kita buat kali ini terdiri dari beberapa transistor, IC dan dioda. Rangkaian power supply ini akan menghasilkan tegangan keluaran yang bisa kita atur dengan menggunakan potensiometer yang besarannya berkisar antara 0 – 30 V.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Rangkaian power supply ini termasuk dalam kategori berkualitas tinggi karena tegangan keluaran yang dihasilkan sangat stabil. Didalam rangkaian ini juga sudah terdapat output limiter dimana arus yang keluar dibatasi antara 2mA sampai dengan 3 Ampere. Fitur ini bermanffat untuk menghindari kerusakan akibat kelebihan arus pada alat-alat yang cukup mahal misalkan peralatan laboratorium.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam rangkaian ini juga dilengkapi indikator visual yang akan memberi tanda kepada anda apabila arus yang dikeluarkan melebihi ketentuan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBvlkNv0znguuxaVJSk4-zPkqUwKQrNeepgB390R2gAMuaSZTGDY2LCQZiooAVvftPfq9vWHDX2-KeTPAd1gS9jvXdcfGROwhaspfrTJav4MmHO6rFiJBLtw1ePbuZf4lfhn9vEVE6u8Lt/s1600/Power-supply.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBvlkNv0znguuxaVJSk4-zPkqUwKQrNeepgB390R2gAMuaSZTGDY2LCQZiooAVvftPfq9vWHDX2-KeTPAd1gS9jvXdcfGROwhaspfrTJav4MmHO6rFiJBLtw1ePbuZf4lfhn9vEVE6u8Lt/s1600/Power-supply.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Daftar komponen yang harus disiapkan untuk membuat rangkaian power supply diatas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R1 = 2,2 KOhm 1W&lt;br /&gt;
R2 = 82 Ohm 1/4W&lt;br /&gt;
R3 = 220 Ohm 1/4W&lt;br /&gt;
R4 = 4,7 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R5, R6, R13, R20, R21 = 10 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R7 = 0,47 Ohm 5W&lt;br /&gt;
R8, R11 = 27 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R9, R19 = 2,2 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R10 = 270 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R12, R18 = 56KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R14 = 1,5 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R15, R16 = 1 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
R17 = 33 Ohm 1/4W&lt;br /&gt;
R22 = 3,9 KOhm 1/4W&lt;br /&gt;
RV1 = 100K trimmer&lt;br /&gt;
P1, P2 = 10KOhmÂ &amp;nbsp;linear pontesiometer&lt;br /&gt;
C1 = 3300 uF/50V electrolytic&lt;br /&gt;
C2, C3 = 47uF/50V electrolytic&lt;br /&gt;
C4 = 100nF polyester&lt;br /&gt;
C5 = 200nF polyester&lt;br /&gt;
C6 = 100pF ceramic&lt;br /&gt;
C7 = 10uF/50V electrolytic&lt;br /&gt;
C8 = 330pF ceramic&lt;br /&gt;
C9 = 100pF ceramic&lt;br /&gt;
D1, D2, D3, D4 = 1N5402,3,4 diode 2A – RAX GI837U&lt;br /&gt;
D5, D6 = 1N4148&lt;br /&gt;
D7, D8 = 5,6V Zener&lt;br /&gt;
D9, D10 = 1N4148&lt;br /&gt;
D11 = 1N4001 diode 1A&lt;br /&gt;
Q1 = BC548, NPN transistor or BC547&lt;br /&gt;
Q2 = 2N2219 NPN transistor&lt;br /&gt;
Q3 = BC557, PNP transistor or BC327&lt;br /&gt;
Q4 = 2N3055 NPN power transistor&lt;br /&gt;
U1, U2, U3 = TL081, operational amplifier&lt;br /&gt;
D12 = LED diode&lt;br /&gt;
Selamat mencoba mudah-mudahan hasilnya sangat menggembirakan sekian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBvlkNv0znguuxaVJSk4-zPkqUwKQrNeepgB390R2gAMuaSZTGDY2LCQZiooAVvftPfq9vWHDX2-KeTPAd1gS9jvXdcfGROwhaspfrTJav4MmHO6rFiJBLtw1ePbuZf4lfhn9vEVE6u8Lt/s72-c/Power-supply.png" width="72"/></item><item><title>Skema Inverter- Dc 12 Volt to Acc 220 Vol</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/skema-inverter-dc-12-volt-to-acc-220.html</link><category>Skema Inverter- Dc 12 Volt to Acc 220 Vol</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 1 May 2012 08:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-2503002259804568957</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Akhirnya saya mencoba membuat inverter sendiri, dengan beberapa skema inverter yang saya cari-cari melalui embah google tentang Kumpulan &lt;b&gt;&lt;i&gt;Skema Inverter- Dc 12 Volt to Acc 220 Volt&lt;/i&gt;,&lt;/b&gt; dari hasil pencarian itu kemudian saya cari yang termudah terutama dari segi komponen yang mudah dicari ditoko-toko elektronka.&amp;nbsp;Dari sekian banyak skema inverter yang saya dapat, hampir semua&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;menggunakan Ic CD 4047 yang merupakan IC yang menghasilkan gelombang kotak-kotak, kemudian&amp;nbsp;dari IC tersebut di perkuat Amperenya dengan menggunakan beberapa transistor yaitu D313 dan 2n3055 (jengkol). dan dari transistor tersebut di alirkan agar menginduksi transformator step-up yang di buat dari tarnsformator biasa (step-Down) hanya di balik saja pemasangannya. Berikut ini gamabarnya skema hasil jalan-jalan sama siembah google&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmvJydtwbpvr0k-6-uNnedpWkqg793supN5EcSiTk6rn9onPJP5TIQ21CBHVr9LR0dfb70yROkWIcec-bFXf95FMtY43ATAJ-zUmNFZ8wKQcdrZvwRpQUWdZjdFHztUVRmlH9SLaBhRpa-/s1600/1544.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmvJydtwbpvr0k-6-uNnedpWkqg793supN5EcSiTk6rn9onPJP5TIQ21CBHVr9LR0dfb70yROkWIcec-bFXf95FMtY43ATAJ-zUmNFZ8wKQcdrZvwRpQUWdZjdFHztUVRmlH9SLaBhRpa-/s400/1544.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yang di atas ini yang gak pake IC cd4047 tapi menggunakan Transistor 2sc9012 yang di buat sedemikian rupa agar menjadi rangkaian flip-flop dengan getaran 50Hz, Skema di atas memiliki daya sekirat 500 watt tergantung kualitas transistor Jengkol yang terpasang&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxVozLtIBP3KYzXmkEJtCL4MBDp1DHwMeh92qxgDEPgp2KCUNlCoMTP0w5ebIJ0Z8XK27hXf6Qa9l0_rjHSus4MadY8F5-ZripFKqS_6-45eZcHE7VGwZYI8MwGDX3_9zEhSY96Tk-BCW8/s1600/12v.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxVozLtIBP3KYzXmkEJtCL4MBDp1DHwMeh92qxgDEPgp2KCUNlCoMTP0w5ebIJ0Z8XK27hXf6Qa9l0_rjHSus4MadY8F5-ZripFKqS_6-45eZcHE7VGwZYI8MwGDX3_9zEhSY96Tk-BCW8/s400/12v.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nah yang ini menggunakan Ic CD 4047 nih, hanya dayanya mungkin lebih kecil dari yang di atas, yaitu sekitar 100 watt, kalau mau gabungin yang di atas ke bawah juga bisa,, tinggal ganti aja rangkaian transistor Flip flopnya dengan IC cr 4047, Selamat mencobanya semoga berhasil.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmvJydtwbpvr0k-6-uNnedpWkqg793supN5EcSiTk6rn9onPJP5TIQ21CBHVr9LR0dfb70yROkWIcec-bFXf95FMtY43ATAJ-zUmNFZ8wKQcdrZvwRpQUWdZjdFHztUVRmlH9SLaBhRpa-/s72-c/1544.png" width="72"/></item><item><title>Cara merakit Power Supply 5 Ampere</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/05/cara-merakit-power-supply-5-ampere.html</link><category>Cara merakit Power Supply 5 Ampere</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 1 May 2012 00:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-2565761430724656065</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk mendapatkan tegangan DC murni, maka kita harus memperhatikan regulasi tegangan dan arus yang kita rubah dari Arus AC ke DC. Untuk itu kita butuh beberapa rangkaian pendukung yang bisa kita buat sendiri dan komponennya pun mudah di dapatkan di pasar elektronik. Berikut gambar rangkaian Power Supply yang dapat di gunakan pada travo 5 Ampere sampai dengan 10 Ampere.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAKQJaPIJ8H9R-tMAh6l_vQEQdByTmp3NJ1PbebsbrIVxFJEB4Q8SYsY1j3q_Q8xn02q5RjIQ7TWXmtikXT6mDNL4Vn2PIsT9Col9Rpkes-sHqx7i0xIBwuW9zoRg2Nd2ZpQ2qfuKEu34W/s1600/pwr.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAKQJaPIJ8H9R-tMAh6l_vQEQdByTmp3NJ1PbebsbrIVxFJEB4Q8SYsY1j3q_Q8xn02q5RjIQ7TWXmtikXT6mDNL4Vn2PIsT9Col9Rpkes-sHqx7i0xIBwuW9zoRg2Nd2ZpQ2qfuKEu34W/s1600/pwr.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="background-color: white; text-align: -webkit-auto;"&gt;Jika ingin menggunakan Trafo yang lebih besar dari 5 Ampere disarankan agar transistor 2N3055 di double agar Arus yang keluar dari collector lebih besar dan sesuai dengan arus yang keluar dari trafo. Cara pemasanganya cukup di seri pada semua sisi kakinya, Selamat mencoba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAKQJaPIJ8H9R-tMAh6l_vQEQdByTmp3NJ1PbebsbrIVxFJEB4Q8SYsY1j3q_Q8xn02q5RjIQ7TWXmtikXT6mDNL4Vn2PIsT9Col9Rpkes-sHqx7i0xIBwuW9zoRg2Nd2ZpQ2qfuKEu34W/s72-c/pwr.png" width="72"/></item><item><title/><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/04/cara-membuat-lampu-taman-otomatis.html</link><category>Membuat lampu taman otomatis</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 29 Apr 2012 21:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-9070118256049877592</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Cara membuat lampu taman otomatis&lt;/i&gt; Rangkaian ini akan bekerja/berfungsi dari pukul 10 malam sampai pagi. Hal ini membantu untuk memberikan cahaya di halaman belakang guna menghindari binatang malam dan bahkan mencegah upaya pencurian. Rangkaian ini sepenuhnya otomatis dan menggunakan LDR sebagai saklar peka cahaya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rangkaian memiliki power supply tanpa trafo &amp;nbsp;dan rangkaian saklar berbasis waktu. Kapasitor C1, dioda D1 dan kapasitor C2 melalui D4 membentuk bagian power supply. C1 adalah X rated kapasitor AC. Tinggi volt AC berkurang ke tingkat yang lebih aman dengan C1 melalui properti rectance. Dioda D1 melalui D4 membentuk penyearah gelombang penuh untuk mengubah AC ke DC dan kapasitor C2 menghilangkan riak dari DC. Resistor R1 adalah resistor pemeras untuk menghapus saat disimpan dari C1 ketika rangkaian dimatikan. Resistor R2 mengurangi lonjakan arus ke rangkaian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz-6vsZ9cfHRu_QhsPT5hBq7vc02OzWbyKea-1dkE3vCsQk0ZSyfPQdNq0ZGGgrJfzcy7hdL5OMI2av_h0Qlv1sdyiNrZPnos34rD6Eo3f2oQITmcMbwe4KpbEvDB4nYIx2DmpOeQ3ojXU/s1600/lampu+taman.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz-6vsZ9cfHRu_QhsPT5hBq7vc02OzWbyKea-1dkE3vCsQk0ZSyfPQdNq0ZGGgrJfzcy7hdL5OMI2av_h0Qlv1sdyiNrZPnos34rD6Eo3f2oQITmcMbwe4KpbEvDB4nYIx2DmpOeQ3ojXU/s1600/lampu+taman.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
LDR digunakan di Rangkaian Lampu taman untuk memicu IC1 di saat matahari tenggelam (senja). Hambatan dari LDR sangat tinggi sekitar 10 megaohm &amp;nbsp;pada waktu gelap dan berkurang sampai 100 ohm di waktu sinar matahari cerah. IC CD 4060 adalah pilihan yang baik untuk aplikasi delay waktu yang lama. IC1 adalah kontra biner dengan sumber osilator internal dan 10 output. Selama siang hari, resistensi dari LDR akan rendah sehingga reset pin 12 dari IC1 tetap tinggi yang menghambat kerja dari IC1. Saat matahari terbenam, resistansi LDR meningkat dan 12 pin reset IC akan membumi dan mulai berosilasi dengan komponen, C3, R4 dan R5. &amp;nbsp;LED merah bersinar mengindikasikan aktivasi dari IC1. Dengan nilai yang diberikan dari C3, R4 dan R5, pin 1 menjadi tinggi setelah 4 jam, yaitu sekitar 10 malam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz-6vsZ9cfHRu_QhsPT5hBq7vc02OzWbyKea-1dkE3vCsQk0ZSyfPQdNq0ZGGgrJfzcy7hdL5OMI2av_h0Qlv1sdyiNrZPnos34rD6Eo3f2oQITmcMbwe4KpbEvDB4nYIx2DmpOeQ3ojXU/s72-c/lampu+taman.png" width="72"/></item><item><title>Cara menata ruangan dapur yg sempit</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/04/cara-menata-ruangan-dapur-yg-sempit.html</link><category>Cara menata ruangan dapur yg sempit</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 29 Apr 2012 07:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-9083248874377754880</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika Anda memiliki dapur kecil dan sulit untuk merancang serta menyesuaikan letaknya, sebenarnya bukanlah hal yang membingungkan, karena ada banyak desain dan pola yang dapat membantu Anda menyediakan dapur kecil Anda dengan penataan ruangan yang dinamis dan efisien. Yang paling utama dalam mendesain dapur kecil adalah pada pencahayaan, penyimpanan dan peralatan. Anda dapat melihat bahwa&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;ada banyak pilihan terbuka bagi Anda untuk mengubah dapur Anda menjadi sesuatu yang lebih ideal untuk kebutuhan Anda dan tentunya sentuhan pribadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa tips cara menata dapur kecil agar terlihat luas dan nyaman diantaranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tempatkan lemari dan peralatan berada di kedua sisi koridor atau di gantung di tembok dengan jangkauan tinggi badan Anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemilihan alat-alat dapur yang lebih hemat-ruang, seperti lemari es yang lebih kecil, serta peralatan yang dapat digantung di bawah lemari bisa juga dengan menggunakan meja drop berukuran kecil dengan dua kursi kecil yang dapat dimasukkan ke sudut.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Anda bisa mencoba menciptakan ilusi ruang dengan pencahayaan kabinet di atas atau di bawah .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan jenis yang tepat dari pencahayaan dapur dapat dibuat untuk tampil lebih besar dan lebih menyenangkan contohnya penggunaan lemari berwarna terang dengan pintu kaca.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Instalasi counter yang lebih dalam dan dapat menampung lebih banyak peralatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk penyimpanan Anda dapat menggantung gagang panci dan wajan di tempat yang anda senangi. Ini adalah cara sempurna untuk mengurangi penumpukan perabotan dapur.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagian dalam pintu lemari dapat digunakan untuk menggantung segala sesuatu dari peralatan, sarung tangan oven, dan barang-barang lain-lain.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kotak penyimpanan dengan unit yang masuk sampai ke langit-langit dan lebih mudah diakses dengan rak peluncur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pasang wastafel dapur yang lebar dan agak dalam karena lebih menghemat tempat untuk mencuci piring dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cocokkan keramik dan warnanya dengan tema furniture set yang dipilih.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perhatikan sirkulasi udara , air, dan aliran listrik di mana harus ditempatkan. Bila perlu pasang exhaust fan untuk membuang asap keluar dapur.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description></item><item><title>Menata kamar tidur yang sempit</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/04/menata-kamar-tidur-yang-sempit.html</link><category>Menata kamar tidur yang sempit</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 28 Apr 2012 16:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-3173026738913281578</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sekalipun kamar tidur Anda tidak begitu luas, Anda tetap bisa menatanya hingga menjadi indah. Idealnya kamar tidur berukuran cukup luas. Dengan demikian, ruang yang bersifat sangat privat ini bisa memberikan privasi yang sesungguhnya dengan kenyamanan tingkat tinggi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Kamar tidur bisa menampung tempat tidur yang besar sehingga tidur bisa nyaman, bisa menampung lemari sehingga tidak perlu keluar kamar bila ingin berganti pakaian, bisa menampung meja rias sehingga bisa berdandan di dalam kamar, bisa pula menampung meja kecil (nakas) sehingga bisa meletakkan lampu atau buku-buku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan ukuran yang luas, kamar tidur jadi bisa memiliki bukaan yang cukup lebar. Udara di dalam kamar tidur pun akan selalu berganti dengan udara segar dari luar. Penghuni kamar menjadi lebih sehat dan tidak mudah terkena penyakit seperti alergi yang disebabkan debu yang mendekam di dalam ruang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tapi bila "luas" adalah kata yang tak mungkin Anda terapkan pada kamar tidur Anda, Anda tak perlu berkecil hati. Dalam keterbatasan, Anda tetap dapat membuatnya menjadi indah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tak ada jendela, buatlah pintu&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kamar tidur yang sehat adalah kamar yang memiliki jendela yang cukup. Setiap pagi, sebaiknya jendela dibuka agar sirkulasi udara di dalam kamar menjadi lancar Tapi bila kamar tidur berada di posisi sulit, dalam arti bidang dinding yang menghadap ke luar adalah bidang yang lebih kecil, bagaimana caranya membuat jendela besar?&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ide yang diterapkan di kamar tidur ini mungkin bisa jadi inspirasi. Bukan jendela yang diletakkan di dinding yang menghadap taman, melainkan pintu geser yang terbuat dari kaca. Bukan yang sebesar jendela, melainkan hampir selebar satu bidang dinding. Dengan begitu, udara lalu lalang pada siang hari tidak tanggung-tanggung banyaknya. Kamar pun akan selalu dalam keadaan segar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun, perlu diperhatikan, untuk desain seperti ini, taman juga harus dipelihara dengan baik agar kamar tidur tidak dipenuhi nyamuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nakas kecil menggelayut&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasanya ada yang kurang bila di samping kiri dan kanan tempat tidur tidak ada meja kecil &amp;nbsp;atau yang sering disebut nakas. Selain rasa timpang itu, nakas sendiri memang memiliki fungsi khas, yaitu untuk meletakkan lampu baca, meletakkan buku yang habis dibaca, atau meletakkan benda apa pun yang membuat kita tidak harus turun dari tempat tidur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Biasanya, ukuran nakas memang kecil, sekitar 60 x 60 cm. Untuk kamar tidur dengan luas terbatas, nakas bisa dibuat lebih kecil lagi, bisa saja cuma 40 x 40 cm. Tak masalah, yang penting benda itu bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Untuk sedikit memanipulasi ruang yang "dimakan" oleh nakas ini, Anda bisa membuatnya seolah-olah menggantung atau menggelayut di tempat tidur alias dibuat tanpa kaki. Posisinya yang rendah akan membuatnya semakin "tak tampak".&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Meja kecil menyempil&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kehadiran meja rias di kamar tidur tak kalah penting dengan nakas, terutama bila kamar tersebut dihuni perempuan. Meja rias tidak harus selalu besar. Yang penting Anda bisa merias diri secukupnya dan memastikan penampilan Anda sudah baik sebelum Anda keluar dari kamar tidur atau bahkan keluar dari rumah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak mudah mencari celah kosong dalam kamar untuk menempatkan meja rias. Bila setelah dicari-cari tetap tidak ketemu, coba cara ini. Letakkan lemari pakaian agak ke bagian depan (tidak menempel pada dinding belakang kamar tidur). Dengan demikian, akan terbentuk ceruk di antara dinding kamar dengan lemari. Gantungkan papan dengan posisi melayang di ceruk tadi. Maka terbentuklah meja.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada keuntungan yang didapat dari posisi seperti ini. Biasanya kita agak sulit menjaga kerapian meja rias, apalagi bila sedang terburu-buru akan pergi. Nah, bila posisinya "ngumpet" begini, meja rias yang kurang rapi tidak akan segera tampak dari mulut kamar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Anda ingin meletakkan penghias ruang? Boleh saja. Kamar kecil tak berarti harus selalu tampil polos. Tapi untuk mengakali agar tidak terlalu meriah, gunakan benda-benda dari bahan kaca yang bersifat transparan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tempat tidur merapat ke dinding&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memang lebih nyaman bila tempat tidur diletakkan di tengah-tengah kamar. Jadi kita bisa turun dari tempat tidur ke arah kiri atau kanan, terserah kita. Urusan membersihkan kolong tempat tidur juga jadi lebih mudah bila tempat tidur berada di tengah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun, pada kasus ruang yang sempit, tidak ada salahnya bila kita merelakan tempat tidur ditempatkan merapat ke dinding. Lebih bagus lagi bila tempat tidurnya sendiri dilengkapi laci-laci yang bisa menggantikan lemari kecil dalam kamar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila posisi tempat tidur dibuat merapat ke dinding, maka kita bisa menempatkan meja di seberang tempat tidur. Sisakan ruang di antara kedua benda ini untuk jendela. Sekecil apa pun kamar Anda, Anda harus tetap menyediakan ruang untuk jendela.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hiasan dinding mungil di dinding sempit&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seperti sudah jadi keharusan, sebagian orang meletakkan hiasan dinding di atas kepala tempat tidur. Biasanya, hiasan yang dipilih adalah sebuah lukisan atau foto di pemilik kamar dalam ukuran besar. Namun, kamar mungil mungkin akan terasa sesak dengan kehadiran hiasan sebesar itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila Anda lebih suka mempertahankan kesan kecil dari kamar Anda, cobalah untuk menggunakan hiasan dinding yang juga kecil. Kecilnya hiasan dinding itu akan membuat bidang dinding itu sendiri terlihat lebih luas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apa mungkin Anda kurang puas dengan kecilnya hiasan tersebut? Anda bisa memberikan "hiasan" yang jauh lebih besar, yaitu dengan menempelkan wallpaper pada suatu bidang dinding. Dengan begitu, dinding pun berhias tanpa menjadi terlihat semakin sempit. (Tabloid Rumah/Made Mardiani Kardha)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description></item><item><title>Cara menata kamar mandi</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/04/cara-menata-kamar-mandi.html</link><category>Cara menata kamar mandi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 27 Apr 2012 13:45:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-7796333499833343851</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memiliki kamar mandi yang mungil bukan berarti menghambat kreativitas Anda dalam mempercantik dan mendekorasi tempat Anda membersihkan diri ini. Memiliki kamar mandi yang bersih dan menyenangkan, dapat meningkatkan mood saat akan mandi untuk berangkat pergi ke tempat anda beraktivitas.
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk tetap dapat menata kamar mandi yang mungil, perhatikan tips-tips berikut:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tentukan Tema&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tema yang jelas akan memudahkan Anda mencari kebutuhan untuk ruangan tersebut. Menentukan tema dapat dimulai dengan menentukan warna apa yang anda pilih untuk kamar mandi anda. Kamar mandi yang kecil, tidak kami sarankan dicat dengan warna gelap. Warna-warna terang akan membuat ruang tampak luas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tentukan Fokus&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Karena ruangannya yang kecil, kamar mandi tak mungkin menampung aneka barang. Cukup tentukan satu ornamen yang menjadi fokus, misalnya satu tembok dengan keramik bermotif, atau cermin dengan lampu yang indah. Cermin berukuran besar tanpa frame dapat pula ditempatkan di dinding untuk memberi efek ruang yang lebih lega.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Siapkan Tempat Menyimpan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kamar mandi akan dipenuhi dengan handuk juga pakaian kotor. Siapkan tempat untuk menyimpan semua hal tersebut. Kamar mandi yang rapi akan membuat kamar mandi tampak lebih indah. Belilah wadah yang cantik sesuai tema kamar mandi. Wadah cantik itu juga berfungsi sebagai penghias kamar mandi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pilih Penerangan Yang Sesuai&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara lain untuk memperindah kamar mandi adalah dengan penerangan yang tepat. Pilih lampu yang tidak terlalu terang, namun bukan remang-remang. penerangan yang terkesan natural akan menciptakan suasana yang nyaman di dalam kamar mandi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wewangian Cantik&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika ruangan sudah tertata, penerangan pun sudah tepat, maka tak ada salahnya Anda menambahkan wewangian segar di kamar mandi. Selain memberi efek yang menenangkan, wewangian itu juga bisa mempercantik kamar mandi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description></item><item><title>Persiapan Sebelum Membangun Rumah</title><link>http://multiteknik66.blogspot.com/2012/04/persiapan-sebelum-membangun-rumah.html</link><category>Persiapan Sebelum Membangun Rumah</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 27 Apr 2012 08:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6660586017915216967.post-8308779219743718539</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Persiapan Sebelum Membangun Rumah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Dana adalah hal penting yang perlu Anda pertimbangkan. Begitupun dengan desain arsitektur. Persiapan lainnya?&amp;nbsp;Anda berencana membangun rumah dalam waktu dekat? Tak sedikit orang yang tiba-tiba saja merasa ‘pusing tujuh keliling’ ketika hendak membangun rumah. Rasanya, begitu banyak hal yang bertumpuk memenuhi isi kepala. Dari soal dana, desain arsitektur bangunan, tukang, harga bahan-bahan bangunan yang&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
meroket, sampai soal-soal kecil seperti memilih motif keramik lantai.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Agar tak sampai seperti itu, maka Anda perlu melakukan persiapan matang. Hal utama yang perlu Anda siapkan adalah dana. yang Anda miliki akan sangat menentukan segala-galanya. Mulai dari desain, bahan bangunan yang digunakan, sampai pernak-perniknya. Masalah dana menjadi makin penting karena saat ini harga berbagai jenis bahan bangunan terus merangkak naik. Kenaikan harga BBM memang telah membuat harga semen, pasir, kayu, dan bahan bangunan lainnya melonjak tajam. ”Yang paling terasa kenaikannya adalah kayu, semen, dan pasir.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Meroketnya harga bahan-bahan bangunan, membuat orang yang akan membangun rumah, mesti pintar-pintar merancang strategi. Bila dana yang ada tak cukup untuk membeli bahan kelas satu, biasanya orang akan memilih material berkualitas nomor dua. Menurut arsitek hal itu memang sah-sah saja dilakukan. Hanya saja, bila kualitas material diturunkan, maka ketahanan dari rumah yang dibangun tentu tak akan bertahan lama. ”Kalau memilih material kelas dua atau kelas tiga, setahun mungkin sudah rusak, haruskah memperkecil luasan rumah, bila dana yang ada terbatas? &amp;nbsp;luasan rumah sebaiknya tak boleh dikurangi. ”Rumah tinggal itu untuk seumur hidup, jadi jangan dikecil-kecilin.”&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Strategi yang paling jitu untuk mengatasi masalah itu, adalah membangun rumah secara bertahap, bila rumah yang akan dibangun luasannya mencapai 200 meter, maka pada tahap pertama luasan rumah yang dibangun sekitar 150 meter. Dengan begitu, kualitas material yang digunakan bisa tetap sesuai dengan keinginan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Desain arsitektur&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain soal dana, hal lain yang sangat penting untuk dipertimbangkan adalah menentukan desain arsitektur. , bila tak mampu menggambar rumah, maka sebaiknya desain rumah diserahkan kepada ahlinya, yaitu arsitek. ”Memang, harus ada dana yang dikeluarkan untuk ini, Soal biaya, tentu akan sangat tergantung pada Anda untuk memilihnya. ada beberapa hal perlu diperhatikan saat memilih ahli desain arsitektur ini. &amp;nbsp;usahakan untuk tak memilih desainer yang egois. ”Desain rumah harus sesuai dengan selera konsumen. Sebab rumah yang akan dibangun akan ditempati konsumen, &amp;nbsp;si pemilik juga perlu bekerja sama dengan desainer. Sehingga, bisa tercipta desain yang matang dan sesuai dengan keinginan si pemilik.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keuntungan lain yang bisa diperoleh dengan menggunakan jasa desainer adalah Anda dapat merencanakan pembangunan rumah sesuai dengan kemampuan atau bahkan dapat dibangun bertahap sesuai dana. Bila dikerjakan oleh ahlinya, tentu saja bangunan rumah pun akan disesuaikan dengan kontur dan letak tanah. Selain itu, Anda pun bisa memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jasa kontraktor, sangat efektif digunakan bila Anda tak memilki banyak waktu. Atau bila rumah yang akan dibangun harus selesai tepat waktu. Tentu Anda pun harus memilih jasa kontraktor yang sudah terpercaya. Ada beberapa hal yang harus Anda sepakati dengan jasa kontraktor yang telah dipilih. Misalnya, soal spesifikasi bahan yang akan digunakan, sistem pembayaran, sistem kerja, harga kontrak, hingga soal fee. Bila semua telah dibicarakan secara jelas, maka tak ada keluhan di kemudian hari. Dengan persiapan yang matang, rumah yang dibangun pun akan sesuai dengan impian Anda. Selamat membangun.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/Wwwmultiteknik66blogspotcom&lt;/div&gt;</description></item></channel></rss>