<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Yang Penting Share!™</title><description>Bicarakan Yang Terlupakan</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Mr.Randy)</managingEditor><pubDate>Mon, 3 Nov 2025 03:55:55 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">319</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://ypsrandy.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><copyright>copyright Yang Penting SHare!™</copyright><itunes:image href="https://lh4.googleusercontent.com/-kS0pCWTembQ/TWku76r_NzI/AAAAAAAAAjU/AEtAMXOyBIg/s1600/index.jpeg"/><itunes:keywords>information,religion,islam,lifestyle,cosmo,humor,nature,science,fiction,review,tips,trick,news,share,story,music,download</itunes:keywords><itunes:summary>this blog share all about information</itunes:summary><itunes:subtitle>Indonesia</itunes:subtitle><itunes:category text="Science &amp; Medicine"/><itunes:category text="Technology"><itunes:category text="Tech News"/></itunes:category><itunes:category text="Health"/><itunes:category text="Comedy"/><itunes:category text="Arts"/><itunes:author>Randy Oktaran</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>randy_run_D@rocketmail.com</itunes:email><itunes:name>Randy Oktaran</itunes:name></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><title>Kebebasan atau Kebablasan ?</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2014/01/kebebasan-atau-kebablasan.html</link><category>Blogger</category><category>Opini</category><pubDate>Sat, 25 Jan 2014 11:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-2940204186382524940</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;section class="open"&gt;
&lt;div class="col1 right"&gt;
&lt;h1&gt;bebasan&lt;/h1&gt;
&lt;h3&gt;bablasan&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 left"&gt;
&lt;p class="big"&gt;&lt;strong&gt;Kebebasan atau kebablasan?&lt;/strong&gt; dua kata yang sengaja saya plesetkan. Kebebasan adalah suatu keadaan dimana kita bebas untuk melakukan apapun, bicara apapun, menulis apapun, membaca apapun dan mendengar apapun. Dahulu kebebasan itu barang mahal harganya,demi suatu kebebasan yang disebut juga kemerdekaan , para pejuang kita terdahulu yang beribu-ribu jumlahnya (kalau gak yakin hitung sendiri) telah mengorbankan dari harta, jiwa serta keluarga mereka demi sebuah kemerdekaan (kebebasan) itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah tahun 1945, kita mendapatkan yang katanya "kebebasan" itu. Walaupun kembali terenggut di zaman Orde Baru dengan hadirnya rezim (bisa dibilang demikian) Soeharto. Namun dizaman ini,anehnya walau kebebasan pers dikekang dan dikontrol pemerintah, tidak bisa kita pungkiri, pembangunan di negeri yang kita cintai ini maju pesat, walau pada akhirnya, beliau meninggalkan warisan yang sangat membebani generasi selanjutnya, yakni "hutang negara" yang tidak tahu kapan lunasnya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right black"&gt;&lt;p&gt;Sekarang sudah zaman reformasi, dunia pun sudah mengakui kebebasan seperti yang tercantum dalam declaration of Human Rights. Sekarang setiap orang bebas mau ngapain saja, media massa pun demikian. Mereka tidak takut lagi untuk bicara, menulis dan melakukan apapun. Namun, apa jadinya jika kebebasan itu kebablasan?&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col3 left"&gt;
&lt;div class="col2 right black"&gt;
&lt;p&gt;Kebablasan yang dimaksud adalah melebih batas. Bukankah Pencipta kita juga tidak suka orang -orang yang melebihi batas? Apa yang dimaksud dengan kebablasan kebebasan sekarang bisa kita lihat di segala bidang. Sebut saja, bebas bergaul (jadinya pergaulan bebas, bebas korupsi, bebas hukum, bebas penjara (karena sogokan), bebas menyiarkan berita, menulis artikel ( walau terkadang berita itu tidak benar atau sudah ditambah-tambah dengan tujuan komersil), bebas membuat &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/layar-kaca.html"&gt;program tv &lt;/a&gt;(mementingkan rating dan minat penonton dengan tujuan komersil ketimbang nilai moral dan pendidikanya), bebas menonton acara tv/video(walau tidak sesuai dengan usia), bebas beragama (katanya sih begitu tapi dibeberapa tempat masih ada pengucilan terhadap agama tertentu), bebas gender (istilahnya sih emansipasi),bahkan ada yang bisa bebas membunuh( sebut saja salah satu satuan &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/pro-kontra-wajib-militer.html"&gt;aparat&lt;/a&gt; yang mempunyai hak untuk membunuh teroris atau juga yang tidak bersalah namun dikira teroris).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah ini kesemuanya efek dari suatu sistem pemerintahan yang disebut Demokrasi? saya malah menyebutnya democrazy.Demokrasi di Indonesia masih simpang siur, demokrasi ciptaan Amerika. Walau saya adalah seorang mahasiswa Bahasa inggris yang tidak ada hubungannya dengan mata kuliah sejarah maupun politik, saya adalah penyuka hal-hal berbau sejarah walau saya bukan peminat buku politik. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col4 left"&gt;
&lt;img alt="kebablasan,kebebasan,yang penting share" class="hidden" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3dvsY55NniUVXt25GUCL1A0JZlCUKCsRdgYooMIDi3MKrtLhQbkAQd10jsiqRmEzo6Jf7JYXa5RldI2FMmfjFMPDqWiL-1RY0njDXHvqOWxKZhZIi94O1cLzh7GMu6rjKqXvTwFHzjnYi/s300/philosophy_of_unfreedom.jpg"/&gt;
&lt;p class="big"&gt;Sejarah membuktikan negara-negara penganut demokrasi tidak akan berhasil, bahkan hancur. Demokrasi yang nyata sekarang berbeda jauh dari idealisnya.Katanya demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Oke yang pertama dan yang kedua benar, dari rakyat , memang benar kita memilih wakil kita dari kalangan kita(walau berbeda derajat), oleh rakyat (karena kita yang memilih).Namun, yang ketiga, tidak bisa kita benarkan. Kenapa? Untuk rakyat, itu cuma slogan. Saya sebenarnya anti politik, karena politik itu kotor, seperti yang pernah dikatakan &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2014/01/catatan-seorang-soe-hok-gie.html"&gt;Soe Hok Gie&lt;/a&gt;,&lt;em&gt;"Bagiku sendiri, politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah".&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="col2 right white"&gt;&lt;p&gt; Kita sebagai rakyat sudah bosan dengan janji-janji manis yang diberikan calon-calon pemimpin "wakil rakyat". Seharusnya kita sadar, mereka adalah wakil kita. Ya , wakil kita, yang harusnya mewakili aspirasi rakyatnya, bukan mewakili kalau kita ingin kaya, mereka yang wakili, kalau kita ingin mobil mereka sudah wakili, kita ingin makan enak mereka juga wakili, kalau kita ingin jalan-jalan luar negeri, mereka lagi yang wakili. Istilah kerennya sih demokrasi terpimpin, terpimpin dalam hal keterwakilan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang setiap orang yang mempunyai "kelebihan" bisa dengan bebas menjadi calon wakil rakyat, bahkan terkadang berpindah-pindah (nomaden) dari satu partai dengan partai lainnya. Dampak dari kebebasan ini tentu akan membingungkan kita, lah calon pemimpin kita saja tidak loyal kepada partai, apalagi kepada rakyatnya?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right white"&gt;&lt;p&gt;Janji manis yang mereka tebarkan, bantuan-bantuan kecil yang mereka berikan dengan mengharap suara-suara kita, jarang ceritanya mereka "jadi" akan mikirin kita. Dalam istilah &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/uang-dan-manusia.html"&gt;ekonomi&lt;/a&gt; mereka harus balikin modal, betul gak? Itulah mengapa salah satu penyebab Bebas Korupsi dinegara kita sulit diberantas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita harus sadar kebebasan yang kebablasan menjadi penyebab hancurnya diri sendiri, keluarga, bahkan bangsa dan negara. Terdengar sedikit ngelantur dan membosankan, karena tulisan ini terefleksi dari  kenyataan yang ada. Toh benar atau salahnya itu kita semua punya pendapat masing-masing. Kan ini negara Demokrasi?&lt;/p&gt;
&lt;p class="text-right"&gt;Baturaja, 2014&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/section&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#fff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFL3Zm-Pgrcrby2Aj1Ayf7dlmGV-95B4gGI3fkO6rqtOJ27zc6OFJc4kqA3BSCWf6Oo9hlci7TdFl6Bp1zTqMhgc6AfxVK9QNlI5xOLssJOcwesoKhlMZXY30vnJv-Ey7p_7Vil8Lm6iJk/s600/cutcaster-photo-800954155-One-hand-in-handcuffs.jpg)no-repeat 0% 2%;background-size:auto,100%
}
.post-body{width:1000px;max-width:98%;color:#523623;font-size:17px;font-family:"open sans";overflow:visible}
h1,h3{font-size:100px;font-family:"bookman old style",arial;text-align:left;position:relative;text-align:.2em;}
h1:before{content:"KE";font-family:"bree serif",helvetica;color:#BC0A07;position:absolute;top:-180px;left:-150px;z-index:-1;font-size:400px;opacity:.4}
h1:after{content:"?";font-family:"finger paint",helvetica;color:#BC0A07;position:absolute;top:-280px;right:-10px;z-index:-1;font-size:500px;opacity:.6}
h3{font-size:160px;font-family:"IM fell English SC",helvetica;color:#0887CC;margin-top:-40px}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.8em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"fresca",helvetica;}
img.hidden{display:none}
.col1,.col2,.col3{max-width:98%;margin:0px auto;padding:.5em .5em 0;position:relative;display:block}
.col1{width:560px;}
.col2{width:460px;}
.col4{width:420px}
.col3{width:1000px;padding-top:0em;padding-right:0px;background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3dvsY55NniUVXt25GUCL1A0JZlCUKCsRdgYooMIDi3MKrtLhQbkAQd10jsiqRmEzo6Jf7JYXa5RldI2FMmfjFMPDqWiL-1RY0njDXHvqOWxKZhZIi94O1cLzh7GMu6rjKqXvTwFHzjnYi/s400/philosophy_of_unfreedom.jpg)no-repeat 0% 10%;background-size:500px auto;text-shadow:-1px -1px 0px #111}
.black{background:#000;text-shadow:-1px -1px 0px #111}
.white{text-shadow:none;background:#fff;padding:0em 1em}
.col2.black{padding: 2em 1em .5em;}
.col3:before,.col3:after{content:"";position:absolute;z-index:-1;background:#000;top:0px;height:961px;width:400px}
.col3:before{left:-300px}.col3:after{right:-300px;height:627px}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){h1,h3{font-size:100px;text-align:right}
h1:before,h1:after{font-size:300px;}h1:before{left:0px}h1:after{right:0px}body{background-position:0px 0px}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3dvsY55NniUVXt25GUCL1A0JZlCUKCsRdgYooMIDi3MKrtLhQbkAQd10jsiqRmEzo6Jf7JYXa5RldI2FMmfjFMPDqWiL-1RY0njDXHvqOWxKZhZIi94O1cLzh7GMu6rjKqXvTwFHzjnYi/s72-c/philosophy_of_unfreedom.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Catatan Seorang Soe Hok Gie </title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2014/01/catatan-seorang-soe-hok-gie.html</link><category>Blogger</category><category>tokoh</category><pubDate>Wed, 22 Jan 2014 22:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-8255077558414054963</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;img class="right gie" alt="soe hok gie" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkg1FXjGNhGvJISa6cTQ_570cKFFet4yiyBkBTH3bs-4bHcAohK7ATJkOSpx789imqdrwrIvb0XmwcTACw0qf7PzW9lma3u-9Xm6enz5BZViB_FNOeu_ro7gCWCqbxhTGskDczTqDe1bRD/s320/soe+hok+gie.jpg"/&gt;
&lt;section class="hokgie"&gt;
&lt;h1&gt;SOE HOK &lt;/h1&gt;
&lt;h3&gt;GIE&lt;/h3&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="quotegie"&gt;
&lt;p&gt;"Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar yaitu kebenaran."&lt;/p&gt;&lt;p class="giex"&gt;-Soe Hok Gie-&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p class="big"&gt;Sudah Lama tidak ngepost jadi bingung mau ngepost apa, akhirnya tertarik untuk memposting sosok Soe Hok Gie, salah satu tokoh inspirasi saya. Siapa sih dia?Waktu ikut pelatihan di Bogor beberapa waktu lalu, namanya sering disebut, ternyata dia adalah sosok fenomenal sekaligus sahabat karib Prabowo Subianto. Sosoknya sangat terkenal karena tulisannya yang sangat kritis terhadap pemerintah orde lama dan orde baru meskipun ia meninggal dalam usia muda namanya sangat dikenal dikalangan para aktivis karena tulisan-tulisan dan pemikirannya yang sangat fenomenal. Bahkan Sutradara Riri Reza pun pernah membuatkan film biografi berjudul "GIE" (2005) untuk mengenangnya.&lt;/p&gt;
&lt;div class="merahgie"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Soe Hok Gie adalah Orang keturunan China yang lahir pada 17 Desember 1942. Seorang putra dari pasangan Soe Lie Pit seorang novelis dengan Nio Hoe An. Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan, Soe Hok Gie merupakan adik dari Soe Hok Djie yang juga dikenal dengan nama Arief Budiman.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejak masih sekolah, Soe Hok Gie dan Soe Hok Djin sudah sering mengunjungi perpustakaan umum dan beberapa taman bacaan di pinggir-pinggir jalan di Jakarta. Soe Hok Gie kecil sudah mulai menekuni karya -karya sastra yang serius, hingga dia dewasa. Mungkin karena Ayahnya juga seorang penulis, sehingga tak heran jika dia begitu dekat dengan sastra.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Gie adalah pembaca buku ‘4 Profile of Courage’nya John F Kennedy. Ia lahap kisah keberanian sosok-sosok yang membela prinsip kebenaran dan berani melawan arus massa dan partainya sendiri. Gie mengaku mendapatkan pelajaran bahwa sosok-sosok seperti ini kerap kalah, diasingkan, dicaci, dan memilih kematian daripada mengkhianati keyakinannya sendiri. Gie dengan sadar mengakui, buku John F Kennedy itu sedikit-banyak mempengaruhi sikap dan tingkah lakunya .&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Soe Hok Gie dan sang kakak berhasil lulus SMA dengan nilai tinggi. Kemudian kakak beradik ini melanjutkan ke Universitas Indonesia. Soe Hok Gie memilih ke fakultas sastra jurusan sejarah , sedangkan Hok Djin masuk ke fakultas psikologi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di masa kuliah inilah Gie menjadi aktivis kemahasiswaan. Banyak yang meyakini gerakan Gie berpengaruh besar terhadap tumbangnya &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/pikiran-soekarno.html"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; dan termasuk orang pertama yang mengritik tajam rezim Orde Baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain itu juga Gie ikut mendirikan Mapala UI. Salah satu kegiatan pentingnya adalah naik gunung. Pada saat memimpin pendakian gunung Slamet 3.442m, ia mengutip Walt Whitman dalam catatan hariannya, "Now I see the secret of the making of the best person. It is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth".&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemikiran dan sepak terjangnya tercatat dalam catatan hariannya. Saya sangat kagum dengan pikiran-pikirannya tentang kemanusiaan, tentang hidup, cinta dan juga kematian. Tahun 1968 Gie sempat berkunjung ke Amerika dan Australia, dan piringan hitam favoritnya Joan Baez disita di bandara Sydney karena di anggap anti-war dan komunis. Tahun 1969 Gie lulus dan meneruskan menjadi dosen di almamaternya.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;Bersama Mapala UI Gie berencana menaklukkan Gunung Semeru yang tingginya 3.676m. Sewaktu Mapala mencari pendanaan, banyak yang bertanya kenapa naik gunung dan Gie berkata kepada teman-temannya:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;"Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung."&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;8 Desember sebelum Gie berangkat sempat menuliskan catatannya: "Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat."&lt;/p&gt;
Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. Selanjutnya catatan selama ke Gunung Semeru lenyap bersamaan dengan meninggalnya Gie di puncak gunung tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Soe Hok Gie sudah lama tiada, kini hanya tinggal kenangan berupa foto dan catatannya saja. Seorang yang INI sepenggal cerita tentang anak muda idealis, yang akrab dipanggil Hok Gie. Sekarang berganti dengan zaman dimana mahasiswa yang seperti dicucuk hidungnya. Mereka di haruskan untuk menyelesaikan studi demi embel-embel gelar, walaupun terkadang harus main belakang. Tidak ada lagi sosok seperti Gie, yang keras menentang ketidak adilan, ketidakbenaran. Mahasiswa sekarang kebanyakan seperti adem ayem saja. Mereka sibuk urusan masing-masing, masa bodoh dengan kecarut marutan. Seperti kata gie dalam kutipan catatan hariannya : "Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa…". &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Masih adakah sosok idealis seperti Gie? yang mengatakan salah jika salah, mengatakan benar jika benar, walaupun harus diasingkan dan dan dikucilkan? Yah, mungkin diantara kita ada yang seperti itu, tapi kebanyakan dari kita idealisnya kritis. Ketika terdesak, idealisme itu kita campakkan dan berganti dengan hal-hal yang selama ini keras kita lawan (&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/06/hipocrispy.html"&gt;hipokrisis&lt;/a&gt;).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya teringat dengan ucapan Pak Prabowo yang beberapa waktu lalu saat pelatihan, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi? Betul, jika orang baik tetap berdiam diri saja maka lihatlah orang -orang jahat itu akan terus berkuasa. Pesta rakyat Pemilu sebentar lagi, tentukan pilihan kita dengan hati nurani, bukan karena materi, atau juga karena pencitraan. Ingat, memilih lima menit, jika salah memilih rugi 5 tahun. Semoga muncul tokoh seperti Gie yang akan memimpin Indonesia untuk kembali menjadi negara yang disegani dunia, seperti zaman Soekarno dan Soeharto dulu &lt;/p&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/section&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#F0EFEB;}
.post-body{color:#282105;width:1000px;max-width:98%;overflow:visible}
img.gie{height:500px;opacity:.7}
section.hokgie{font-family:"dosis",arial;text-align:1.6em;font-size:16px}
h1,h3{float:left;font-family:"Bree Serif",open sans;text-align:left;text-align:2px;font-weight:bold;letter-spacing:-.2px;margin:0px auto}
h1{font-size:100px;position:relative}
h1:before{content:"catatan seorang"; font-size:50px;bottom:-60px;position:absolute;font-family:"arizonia";text-align:center;left:30px;text-decoration:underline}
h3{font-size:250px;text-align:center;color:#820D00;}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.8em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"finger paint",helvetica;}
.quotegie{float:right;margin:5px auto;width:500px;max-width:100%;position:relative;margin-left:10px}
.quotegie p{text-align:left;position:relative;font-size:15px;font-family:"finger paint"}
.quotegie:before,.quotegie:after{position:absolute;z-index:-1;font-family:"righteous"}
.quotegie:before{content:'\201C';left:-5px;top:90px;font-size:250px;color:#5E5E5D;z-index:-1;opacity:.4}
p.giex{text-align:right!important;font-size:20px}
.merahgie{float:left;width:450px;max-width:100%;background:#ED090A;margin:0px .5em;padding:50px .5em;position:relative;z-index:1;color:#fff;padding-right:2.5em}
.merahgie:before{content:"";height:930px;position:absolute;z-index:-1;left:-300px;top:0px;width:400px;background:#ED090A;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkg1FXjGNhGvJISa6cTQ_570cKFFet4yiyBkBTH3bs-4bHcAohK7ATJkOSpx789imqdrwrIvb0XmwcTACw0qf7PzW9lma3u-9Xm6enz5BZViB_FNOeu_ro7gCWCqbxhTGskDczTqDe1bRD/s72-c/soe+hok+gie.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Finally, I'm Back</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2014/01/finally-im-back.html</link><category>Blogger</category><pubDate>Thu, 9 Jan 2014 16:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-7782587118596226823</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;

&lt;h1&gt;Finally,&lt;/h1&gt;
&lt;div class="col1"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, setelah sekian lama vakum dari dunia perbloggan, Yang Penting Share siap mengudara kembali. Dengan cerita-cerita gak pentingnya Yang Penting Share akan kembali membuat posting-posting yang tetap mempertahankan imej unik dengan desain Blogazinenya dengan mesin blogger. Kenapa masih blogger ? ada banyak alasan, selain alasannya mudah, simpel juga keamanannya lebih nyaman ketimbang self hosting. Jujur untuk self-hosting mungkin saya masih buta dan ingin mempelajarinya dulu. Yang terpenting adalah &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/sudah-konsisten-kah.html"&gt;konsisten&lt;/a&gt; dengan motto" blogazine is never die", saya ingin blogazine tetap eksis, walau banyak diantara teman-teman kopizine sekarang sudah banyak mulai meninggalkan blogazine dan beralih ke flat theme yang lebih simpel.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam perjalanannya, kevakuman saya disebabkan banyak hal,mulai dari skripsi hingga profesi yang tak dapat saya ceritakan secara rinci, tapi mungkin beberapa diantara sahabat yang membaca tentu ada yang setia mengikuti jalan hidup saya secara up-to-date melalui jejaring sosial facebook dan twitter. Terima kasih buat kalian yang selalu mendukung saya, karena kalian jugalah saya tergerak untuk "membangkitkan" kembali blog yang telah lama tidur ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di tahun 2014 ini saya banyak menggantungkan cita-cita dan harapan saya yang mungkin belum terwujud hingga saat ini. Diantaranya mempunyai usaha sendiri(wirausaha), mengembangkan dan memaksimalkan pendapatan dari blog, memperdalam lagi ilmu website yang belum pernah saya pelajari dan juga yang terpenting adalah saya harus wisuda tahun ini. Yapp, saya sudah bosan kuliah haha. Pacar?? untuk saat ini saya tidak &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/typho-life-is-nothing.html"&gt;terobsesi&lt;/a&gt; cepat-cepat punya pacar, bukan karena saya  tidak berminat mencari pacar atau lainnya, terserahlah, semua orang punya pilihan hidup. saya cuma ingin fokus dulu menyelesaikan studi, cinta hanya membuat saya sakit hati, terpuruk dan membuat semangat saya hilang untuk maju. Saya yakin dan percaya semua akan indah pada waktunya, yang penting saya berusaha yang terbaik, saya ingin membuat orang tua saya tersenyum bahagia dahulu sebelum impian lainnya saya raih. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terdengar diplomatis? Yah memang begitulah adanya, saya orangnya tak pandai dalam merangkai kata-kata, saya bukan seorang penyair, bukan pula pujangga, saya cuma seorang blogger, mengungkapkan apa yang bisa saya ungkapkan lewat ketukan jemari saya diatas papan ketik yang bernama keyboard, dengan secangkir kopi dan diiringi lagu-lagu favorit saya, saya memulai lembaran baru 2014 ini, dengan kembali keranah blogazine yang mungkin sudah mulai terlupakan sembari bernostalgia dengan kode-kode html dan css yang telah lama tak berjumpa.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitiavAek3uR-pX8rAtOEFBUOxO472gQZw4CYJZ1OiYuun5nxPW0jfTVPKqByws12xrt4rePXwLqQ_WlLOzS-W-a4WTuYD0gmDhizHxPlGJmlu7bHwBUOb6E8QHR-wwtbunqmn5SNLb5K9n/s512/IMG_20131225_064117.jpg)no-repeat right top;background-size:500px auto;}
#main-wrapper{}
.post-body{float:left;}
.col1{width:450px;max-width:96%;}
h1{font-family:"Capture it",helvetica!important;letter-spacing:2px;font-size:100px;color:#D2A186;line-height:1.6em;margin-bottom:50px;position:relative;}
h1:before{content:"I'm Back Again";position:absolute;bottom:-80px;left:10px;font-size:30px;color:#fff}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.8em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"bree serif",helvetica;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){h1{margin-top:300px;text-shadow:2px -1px 1px #000}}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){h1{margin-top:400px;margin-bottom:100px}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){h1{font-size:70px;}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
@font-face{font-family: Capture it; src: url('http://www.mediafont.com/storage/contents/12172/font.eot');src: local('Capture it'), url('http://www.mediafont.com/storage/contents/12172/Capture it.ttf');}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Lailatul Bazaar</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/08/lailatul-bazaar.html</link><category>Blogger</category><category>Culture</category><category>not responsive</category><pubDate>Fri, 2 Aug 2013 10:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-9043649199262509296</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;img alt="lailatul bazaar" class="hidden" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyL9w9IwP2B0pIpmvdGImDV882bq4Ohr5RB_HXZMAUXkLNWptjj7k1U73UqaAVFQes6Pwr-3OPyRqijWdeDaS1tPGcW9amI2pQ5U2-miDdw20yGwSg3EyYg598d1KMN2siZ1Cp3doqMU4/s912/jumeirah-himalayas-hotel-shopping-hero.jpg"/&gt;
&lt;div class="xwrap"&gt;&lt;h1&gt;Lailatul Bazaar&lt;/h1&gt;
&lt;div class="col1 right"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Eittss sebelumnya jangan mandangin foto pacar ku (#ngarepnya sih gitu) diatas lama lama ya , tar puasanya batal kekeke. Alhamdulilah back to topik bukan topik yang punya blog DTE (itumah bang taufik wkwkwk peace bang), kita bisa berjumpa lagi dengan bulan penuh berkah dan ampunan ini, bulan ramadhan. Tidak salah orang bilang ramadhan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di dunia. Bahkan seorang sahabat di zaman Rasul pernah berkata bahwa dia akan sangat bahagia bila 12 bulan dalam satu tahun itu adalah ramadhan semua.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
Ramadhan menjadi bulan yang istimewa. Peristiwa-peristiwa istimewa banyak muncul di bulan ramadhan. Al Quran turun di bulan ramadhan. Bahkan Proklamasi dikumandangkan juga ketika Ramadhan. Terlebih lagi, Allah menganugerahkan malam seribu bulannya yakni Lailatul Qadr pada bulan Ramadhan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kalau dalam post di masa awal-awal saya ngeblog dulu membahas tentang malam seribu bulan / malam lailatul qadar, ternyata, sekarang malam misterius tersebut diera sekarang sudah mulai pudar pamornya dengan malam lainnya. Dan malam ini juga muncul sebagai saingan lailatul qadar di bulan ramadhan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
Ya, namanya adalah Midnite Sale atau, agar namanya agak mirip, saya menyebutnya Lailatul Bazar. Midnight sale adalah strategi yang diterapkan biasanya oleh grosir pakaian agar pembeli berbondong-bondong datang. Diskon yang diterapkan tidak tanggung-tanggung bahkan hinga berpuluh-puluh persen. Meskipun itu hanya strategi saja, anehnya tidak sedikit para kaum muslimin juga rela antri sepanjang malam demi diskon tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/07/fenomena-ramadhan-indonesia.html"&gt;Fenomena&lt;/a&gt; Midnite sale terjadi hingga tengah malam. Jam mulainya bervariasi, namun kebanyakan akan berakhir tepat jam 12 malam. Kendati hanya berlangsung beberapa jam saja, suasananya benar-benar crowded. Kebanyakan adalah remaja dan para ibu-ibu. Mereka rela berdesak-desakan demi mendapatkan pakaian dengan harga paling murah. Tau sendiri kan kalau perempuan belanja itu seperti apa, apalagi jika ada tulisan diskonnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
Midnite Sale akan terus dilangsungkan bisanya hingga mendekati lebaran. Padahal kita semua tahu, di 10 hari terakhir ramadhan terdapat hari istimewa,&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2011/08/inilah-tanda-malam-lailatul-qadar.html"&gt; Lailatul Qadr&lt;/a&gt;.Lucunya, banyak dari kita (terutama kaum hawa) rela berdesak-desakan di mall demi midnite sale, namun malas menggerakkan badan untuk sholat malam. Kalau dilihat dari segi keuntungan, lailatul qadr lebih menguntungkan. Satu malam lebih baik dari seribu bulan lho. Usia kita saja belum tentu sampai segitu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;So, semoga kita tidak melewatkan lailatul qadr saat ini. Walau sangat sulit untuk mendapatkannya tapi dengan mengikuti tips dan tanda yang diberikan dari rasulullah insya Allah dapat. Tapi kalau mau dapet diskon ya pilih saja lailatul bazaar. Walau demikian dapat atau tidaknya menjadi rahasia Illahi. Dan yang terakhir, ingat akhirat itu kekal, dunia hanya sementara. So sobat lebih memilih lailatul qadar atau lailatul bazaar?&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#fff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyL9w9IwP2B0pIpmvdGImDV882bq4Ohr5RB_HXZMAUXkLNWptjj7k1U73UqaAVFQes6Pwr-3OPyRqijWdeDaS1tPGcW9amI2pQ5U2-miDdw20yGwSg3EyYg598d1KMN2siZ1Cp3doqMU4/s912/jumeirah-himalayas-hotel-shopping-hero.jpg)no-repeat top center;background-size:100% 550px;}
.post-body{max-width:1024px;color:#f74f7e;font-size:14px}
.post a,.post a:hover{color:#333}
h1{font-size:70px;font-family:"Bree serif",arial;text-align:right;line-height:1.6em;color:#D4436E;position:absolute;top:-90px;left:0px;right:30px;margin:0px auto;float:none;text-shadow:3px -3px 0px #f2f922}
.xwrap{position:relative;margin-top:400px;max-width:1024px;width:100%;background:#fff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt54tKSD2V6ix-dftkkuqhx5w1X-a3pHaXu5tcZ1d7so32ak8qOp6D_U7yEyy18yg0dfZI-zNx4xaXyQfs_cdkRJH-PFLq8jabWMFLIL2PwWDQr0kM6hqfW93sWH8PSBA1G6vv4m8_28Q/s512/shopping.jpg)no-repeat left bottom;background-size:auto;border-top:10px solid #D4436E;display:inline-block;padding:.5em}
.xwrap:before{font-size:60px;font-family:"eagle lake",arial;color:#4C91AA;top:-290px;text-shadow:3px -3px 0px #f74f7e;content:"Lailatul Qadar";right:30px;}
.xwrap:after{font-size:120px;font-family:"special elite",arial;color:#D4436E;top:-190px;text-shadow:3px -3px 0px #f2f922;content:"vs";transform:rotate(-7deg);-moz-transform:rotate(-7deg);-webkit-transform:rotate(-7deg);right:250px}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"Fredericka the Great",helvetica;}
.xwrap:before,.xwrap:after{position:absolute;left:0px;margin:0px auto;float:none;text-align:right;line-height:1.6em;}
.col1{max-width:450px;width:97%;padding:.5em;text-align:left;background:#fff}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyL9w9IwP2B0pIpmvdGImDV882bq4Ohr5RB_HXZMAUXkLNWptjj7k1U73UqaAVFQes6Pwr-3OPyRqijWdeDaS1tPGcW9amI2pQ5U2-miDdw20yGwSg3EyYg598d1KMN2siZ1Cp3doqMU4/s72-c/jumeirah-himalayas-hotel-shopping-hero.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Fenomena Ramadhan Indonesia</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/07/fenomena-ramadhan-indonesia.html</link><category>Blogger</category><category>Culture</category><pubDate>Sun, 28 Jul 2013 13:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-4249432384582502425</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img class="hidden" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4WDjYV0O97CcskfE-Twkva3U5_5Xp1fJma1CmoUOpxrq0pkBpkXLyN4EWws6MmOzvvLTp09LEpRk8EMrcn1XCf1c1iWP3h6XuyqXzzhzoZB2q6U7A7Ne5hOYTQ_EDQH86tB0imVv8boLc/s320/images.jpeg"/&gt;
&lt;h1&gt;Fenomena Ramadhan Indonesia&lt;/h1&gt;
&lt;div class="col1 right" id="ramdhan"&gt;&lt;p class="big"&gt;Ramadhan Bulan ini sudah masuk di pertengahan. Seperti biasanya Ramadhan di Indonesia selalu meriah setiap tahunnya. Dikarenakan bulan suci nan penuh berkah ini Cuma datang sekali dalam setahun, tidak jarang bulan Ramadhan dimeriahkan dengan fenomena budaya dan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia yang terkadang Cuma ada di Indonesia. Berikut beberapa fenomena yang identik dalam bulan ramadhan yang penulis ketahui diantaranya :&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right borderless" id="masjid"&gt;
&lt;h3&gt;1.Masjid mendadak penuh &lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Hanya di bulan ramadhan,  masjid yang di hari –hari biasanya sepi , Cuma beberapa orang yang solat tiba-tiba menjadi ramai, disetiap waktu solat tidak kurang dari 10 orang yang solat apalagi sholat tarawih, tiba-tiba masjid membludak. Namun lama-lama isinya menjadi berkurang seiring waktu berakhirnya bulan ramadhan. Satu lagi, tiba-tiba masjid setelah solat menjadi tempat istirahat / tidur berjamaah bagi beberapa orang, fenomenal&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 right borderless" id="petas"&gt;
&lt;h3&gt;2.Petasan dan kembang api&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Petasan dan kembang api selalu mewarnai Bulan ramadhan di Indonesia khususnya anak-anak dan remaja tanggung, yang menjengkelkan terkadang anak-anak tersebut menyalakan disaat sholat tarawih dan tengah malam yang tentu sangat merusak ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. Namun tak dapat dipungkiri, tanpa kehadiran anak-anak dimesjid, mesjid menjadi sepi juga. Tak bisa kita pungkiri, kita pun dulu pernah jadi bagian dari anak-anak tersebut. hehe&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right borderless" id="bedug"&gt;
&lt;h3&gt;3.Pasar Bedug dan Ngabuburit&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Hanya di bulan ramadhan, kita bisa menemukan orang-orang yang berjualan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa berjejer disepanjang jalan menggoda iman orang-orang berpuasa untuk mampir dan membeli panganan untuk berbuka. Kehadiran mereka turut ikut andil terjadinya budaya &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/07/ngabuburit.html"&gt;ngabuburit&lt;/a&gt; atau menghabiskan waktu sambil menunggu waktu berbuka. Dan kedua fenomena itu baik buruknya hanya terjadi dibulan ramadhan, Fenomenal bukan?&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 right borderless" id="asmara"&gt;
&lt;h3&gt;4.Asmara subuh&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Entah apa yang ada dibenak anak-anak muda ketika mereka tiba-tiba menjadi rajin bangun pagi untuk solat subuh ramai-ramai di Masjid, namun kemudian pulangnya menjadi kesempatan bagi mereka untuk berdua-duaan dengan lawan jenis. Terkadang hanya sekedar jalan bersama atau jogging dipagi hari yang tentu tidak ada hubungannya dengan ibadah puasa, dan itu Cuma terjadi di Indonesia, Fenomenal.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right borderless" id="tivi"&gt;
&lt;h3&gt;5.Acara TV , musik dan iklan&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Di bulan Ramadhan ini acara tv dan musik tiba-tiba beralih ke Religi, para musisi berlomba-lomba menciptakan album religi yang entah kenapa hanya muncul dibulan ramadhan saja, selepas ramadhan seolah2 album tersebut tidak lagi laku. Iklan-iklan juga mendadak mengangkat tema ramadhan (yaiyalah masa ramadhan iklannya tentang tahun baru). Ada beberapa iklan yang menurut penulis hanya muncul disaat ramadhan, entah kenapa demikian.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 right borderless" id="sale"&gt;
&lt;h3&gt;6. Perilaku Konsumtif&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Masyarakat di bulan ramadhan menjadi lebih konsumtif padahal dibulan ramadhan harga harga sembako pada naik. Mall-mall juga menggoda iman kita dengan diskon-diskonnya yang membuat kita tergoda untuk berbelanja. Masyarakat menjadi lebih konsumtif untuk membeli kebutuhan sandang dan pangan dibulan ramadhan daripada bulan lainnya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right borderless" id="end"&gt;
&lt;p&gt;Mungkin itu saja yang bisa saya tangkap fenomena di bulan ramadhan di Indonesia setiap tahunnya. Bagi sebagian orang bulan ramadhan ini bagi sebagian orang menjadi waktu yang pas untuk merecharge iman, sedangkan bagi yang lainnya mempunyai efek yang bagus untuk bisnis terbalut ibadah. Nah menurut sobat, apakah ada fenomena lain yang mungkin saya lewatkan? &lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXtacHuHnYxiY3dDTI3TLutYs95EwFZzRWnaGehZ8P5kg7OTDJE21lBgF1-VB5teF-PNmMkRVv666uNLIEgLAITpqvqchJUDcUpUw-ZjTGAwN8vGB3D7nxWJyjkhq_V_gEH7MznIBpdHk/s180/binding_dark.png)}
#main-wrapper{}
.post-body{max-width:1000px;overflow:visible}
.post p{font-size:17px;font-family:"open sans",arial;text-align:left}
h1{position:relative;font-size:140px;font-family:"Source Sans Pro",arial;color:#ddd;text-shadow:2px 5px 0px #333,3px 6px 0px #222;text-align:left;line-height:1em;max-width:600px;width:100%;letter-spacing:-10px;padding:0px!important;z-index:1}
h3{font-family:"bree serif",arial;color:#ddd;font-size:30px;text-shadow:1px 3px 0px #222,0px 4px 0px #333;text-align:left}
#ramdhan{top:-30px;position:relative}
.col1,.col2{position:relative;top:-60px;padding:1em .5em;border-bottom:30px solid #ddd;border-top:30px solid #ddd;clear:both;display:block!important}
h1,.col2{border-left:30px solid #ddd;border-bottom:30px solid #ddd}
.iklan p{text-align:center}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"ewert",helvetica;}
#end{position:relative;z-index:1}
.post h1:before,#end:before{position:absolute;left:-20px;content:"";background:#ddd;width:100px;height:100px;-webkit-border-radius:100px!important;border-radius:100px!important;z-index:-1}
#end:before{bottom:-65px;left:-65px}
.post h1:before{top:-60px;left:-65px}
.borderless{border-bottom:none}
.col1{border-right:30px solid #ddd;padding-right:35px;padding-left:0px}
.col2{border-left:30px solid #ddd;padding-left:35px;padding-right:0px}
.col2 p{text-align:right!important}
.col1,.col2{max-width:460px;width:96%;}
#masjid,#petas,#tivi,#sale,#bedug,#asmara{position:relative;z-index:1}
#masjid p,#petas p,#tivi p,#sale p,#bedug p,#asmara p{z-index:10}
#masjid:after,#petas:after,#tivi:after,#sale:after,#bedug:after,#asmara:after{position:absolute;content:"";width:150px;height:150px;z-index:-2;background-size:100% 100%;background-repeat:no-repeat;border-radius:50%;box-shadow:0px 0px 10px #000 inset;border:5px solid #ddd;top:20px}
#masjid:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisqYPFroyoopAlofBivUZSbujcKi9ywRZPLoq5Xyo7YfAF1X9d4Czc51_oEHlV-jhf8fsq-4hm9XZiEqtCEYYLMxlkNK31QH4OD_ZQAig3rxH_hC3zIAHTIuKnp4f4BcwT4NaPfc4OT40/s240/masjid.jpg);left:-100px;}
#petas:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7vyHFftVLALmdp226M0HYwTrGWVOA2cV0irsHnN-KbvwEjMYOGMpStnrMmXAQ9-XEQawMloRvqSyUOht1WhlCKvHrG7K98qatriHKGherWtd3IOK7IFxK8ZKhCppWkL5ZOhLO8ngWrZY/s400/petasan.jpg);right:-100px}
#asmara:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNnQX9z-cWDJUvID7iPrwsS1G_Q9F8Iw9QkK4CgJ4UQKy15fSTsN6zWbrD_bO3hsoZfRY9I7ctYYY4QOq0DSzogHhCqqFVeRneidOqlFvJOEO04e5gscT5_QvfEYY2-8a7-XOqAucb7PU/s275/asmara%2520subuh.jpeg);right:-100px}
#tivi:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwjIvd9HNNYJgxa1b_Wvd68EIWQNRQxm8TbpSxrdma5hIHiJmiIVafHjJFVdGmyNIC8Q8eTOVi2nfm4Ma3ba0g2OmibUd6s_s2U3dhea5gDtzJDIHj_-WRpKzpIZ4Jdr_39zoH7T5d_a0/s267/acara.jpeg);left:-100px;}
#sale:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW6qwW7IDA7VUB8mGTUA7TX5N-vihFrGKd8vloz_cApOHNeSPa_m9nYwxD1rwAZvXmPVTHDiFgN-hjJMCdbZR7WpDqq2XloDbs0U8hFgfy-vS1Lxhjx3AUt48WBaABGMsZZ5i3oKUEu5I/s296/belanja.jpg);right:-100px}
#bedug:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTuK1q_zaJj7eAqVpKgoT_Xr82z3WvkH50elFJVPtrLLjcV5bzf3lFxHCo3dITAYiUX0E1fwx20ZfzOmJim4ScncPbxZoY1arqlK_oqN4XyVCGJ0fkaGjMYAGFw-eQSvS_f62WhyphenhypheneoT0E/s400/Pasar-beduk.jpg);left:-100px;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){.col1,.col2{padding:50px .5em!important}#masjid:after,#petas:after,#tivi:after,#sale:after,#bedug:after,#asmara:after{top:-100px;left:0px;right:0px;float:none;margin:0px auto}h1{font-size:100px}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){h1{font-size:80px}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){h1{font-size:60px};post-body{overflow:hidden}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4WDjYV0O97CcskfE-Twkva3U5_5Xp1fJma1CmoUOpxrq0pkBpkXLyN4EWws6MmOzvvLTp09LEpRk8EMrcn1XCf1c1iWP3h6XuyqXzzhzoZB2q6U7A7Ne5hOYTQ_EDQH86tB0imVv8boLc/s72-c/images.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Ngabuburit</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/07/ngabuburit.html</link><category>Blogger</category><category>ceritaku</category><category>Opini</category><category>renungan</category><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 14:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-7636493668113076514</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img class="hidden" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGuKjrTrZg0_yO5yaByq-tBS8c-085YuAQHSRD7AP4qQdrdGr2iwfzUTN-bAiiJdmtCH64qDiCqm63-SFOFdf3Djk8FpdlLLZZb09Fim2hhGhd4_dSW1G2jQpGBMYeqlxql65MngvPRP4/s220/tumblr_m80omxrErU1r9115mo1_1280.jpg"/&gt;
&lt;h1&gt;Ngabuburit&lt;/h1&gt;
&lt;div class="col1 left"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Marhaban ya Ramdhan ,Bulan &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/07/marhaban-ya-ramadhan.html"&gt;Ramadhan&lt;/a&gt; datang lagi. Bulan penuh rahmat ampunan dan hidayah ini menjadi ajang untuk mengintrospeksi diri dan meningkatkan iman dan takwa. Namun disamping itu juga, sepertinya Ramadhan juga menjadi ajang untuk mencari perhatian, rezeki dan juga lain sebagainya selain amal. Dalam bulan puasa ramadhan kita tentu mestinya tidak asing dengan yang namanya ngabuburit.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 right"&gt;
&lt;p&gt;Apa tu ngabuburit? Fenomena ngabuburit ini seolah menjadi kegiatan yang menjadi agenda wajib menjelang buka puasa. Kata "ngabuburit" sekarang sudah menjadi istilah semua orang untuk menunggu waktu saatnya berbuka puasa. Sebenarnya dari mana sih asal kata ngabuburit itu???&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kata ngabuburit adalah suatu istilah dari Bahasa Sunda yang umum dipakai pada saat menjelang berbuka puasa. Ngabuburit berasal dari kata burit, sebuah representasi waktu yang menunjukkan mulainya malam hari. Sambil menunggu waktu berbuka biasanya kita isi dengan kegiatan yang menarik (fun) hanya sekedar untuk menghabiskan waktu. Jadi Ngabuburit artinya mengisi waktu hingga burit tiba. Istilah ini sering digunakan pada bulan puasa sebagai trend dalam menanti waktu berbuka. Dalam masyarakat Sunda hal ini sudah membudaya dan menjadi istilah baku dalam kamus &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 left" id="ramadhan"&gt;
&lt;h3&gt;Cara mengisi waktu ngabuburit&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Meskipun ngabuburit saat ini menjadi hal umum dimasyarakat. Namun, tidak jarang diantara mereka "ngabuburit" dengan cara tidak tepat. Beberapa kegiatan ngabuburit yang biasa dilakukan dari kawula muda hingga yang tua.
Mungkin tidak semua yang melakukan "ngabuburit" ini, namun kebanyakan anak muda sekarang menghabiskan sore mereka dengan cara mereka,diantaranya ada yang positif dan ada juga yang negatif. Apakah anda sering melakukan beberapa dari kegiatan ini?&lt;/p&gt;
&lt;form action=""&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Menonton Televisi acara favorit&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Surfing Internet/Online&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Maen game Playstation/Online&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Hangout bareng temen-temen&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Jalan jalan sore bareng sang pacar/temen&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Rekreasi bersama keluarga/temen/pacar&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Olahraga bareng kawan-kawan/rekan kerja&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Mengaji/tadarusan&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/sleep-less-read-more.html"&gt;Tidur-tiduran &lt;/a&gt;&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Baca komik/buku/majalah&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Menyiapkan makanan berbuka&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Ikut aktifitas sosial&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Berenang bareng temen-temen&lt;/br&gt;
&lt;input type="checkbox" name="ngabuburit" value="n"&gt;Dan lain sebagainya&lt;/br&gt;
&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;Dampak Ngabuburit&lt;/h3&gt;
&lt;div class="col3 left"&gt;
&lt;p&gt;Nah dari beberapa kegiatan diatas, kebanyakan ngabuburit itu negatifnya ketimbang positif. Kenapa? Contohnya saja para remaja menunggu waktu buka puasa dengan jalan-jalaatikan lebih saksama lagi terlihat aktivitas ngabuburit sering digunakan para remaja untuk berduaan dengan lawan jenisnya di tempat yang romantis dan agak sepi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekilas memang tak ada yang salah dengan kegiatan ini, tapi jika diperhitungkan saat Ramadan sudah memasyarakat, terutama pada anak-anak muda perkotaan. Pada saat sore tiba mereka keluar rumah dengan berkendaraan motor berboncengan dengan pasangannya atau bergerombol dan mendatangi tempat-tempat ramai dengan alasan menunggu waktu buka puasa. Padahal bukan itu sebenarnya hakekat ngabuburit yang dijalani oleh masyarakat Sunda tempo dulu.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col3 left"&gt;
&lt;p&gt;Ngabuburit pada sejarahnya adalah menghabiskan sore dengan bertadarus di Alquran, berzikir dan bersalawat kini berganti dengan cara menghabiskan sore dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton Tv, jalan-jalan atau sekedar olahraga sore atau juga bermain game online atau internetan. Alquran dan sunahnya sudah banyak dilupakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Beberapa dampak negatif yang bakal timbul hingga bisa menjadikan puasa menjadi sia-sia diantaranya kalau &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/layar-kaca.html"&gt;menonton Tv&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/jejaring-anti-sosial.html"&gt;internetan&lt;/a&gt;, tayangannya bisa membuat nafsu (nafsu makan dan nafsu lainnya hehe), serta kalau main game online sering kesal dan akhirnya terucap kata-kata kotor yang tidak baik. Atau jalan-jalan yang awalnya cuma buat ngabisin sore, akhirnya jadi ajang cuci mata. Dan lain sebagainya. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col3 left"&gt;
&lt;p&gt;Intinya, dalam agama islam ngabuburit tidak ada dan tidak wajib dilakukan. Nah bagaimana cara sobat menghabiskan sore sobat selama ramadhan tentu punya jawaban masing-masing, kalau saya sih dengan ngeblog / desain blog dan baca artikel artikel menarik yang inspiratif dan bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi saya. Kepengen gak baca al quran? wah saya sangat sangat rindu baca Al quran tapi entah kenapa godaan itu terlalu besar :(. Walau sampai sekarang pun keinginan untuk khatam Quran belum juga kesampaian. Selamat Berpuasa &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2011/08/mohon-maaf-lahir-batin.html"&gt;Mohon maaf lahir batin&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Foto : Getty Images Google&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAiuzLGj17QxKZQ0Y0UjpHLDwNyjY-AXnRBqRgtTguYLnOwakukFK1Dh3Ylmx4ruKnvYCYdWlWZizFgYGK5-LBUzBm7EbvNeFT85cd9oVtnrSwf9QJxGc-wtvww5sInZQ-TKgfKPCBeSM/s720/dark_sunset_by_asoflate-d33d5k6.jpg)no-repeat center top;background-size:100% 800px}
#main-wrapper{}
.post-body{max-width:1024px;text-align:left;background:transparent url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEge8tNqh1BMe2P7p6cQOe7l-ZMYYO2W2g-HBIjqARoo2Bx_Ry-9RpgWifKIrXYGFdlAIgPEfpUOMvIwH2PlTin99uPm9KUZaPSCeLErZkqcPmskWIMI3cB2pWGRrqxhkObN5xlSGOGIugw/)no-repeat 90% 92%;background-size:auto}
h1{font-size:145px;color:rgba(0,0,0,.4);font-family:"bree serif",helvetica;line-height:1.8em;top:-50px;position:relative;float:left}
h1:before{content:"Tradisi";font-size:40px;position:absolute;top:-30px;right:100px;font-family:"special elite",arial}
.col1,.col2,.col3{margin:0px;padding:0 .5em}
.col1{width:96%;max-width:450px;}
.col2{width:96%;max-width:650px;}
.col3{width:96%;max-width:280px;text-align:justify;padding:0px 1em}
#ramadhan{background: -moz-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%, rgba(0,0,0,0) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,rgba(0,0,0,0.65)), color-stop(100%,rgba(0,0,0,0))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to bottom,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#a6000000', endColorstr='#00000000',GradientType=0 ); /* IE6-9 */
position:relative;z-index:1}
#ramadhan:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGuKjrTrZg0_yO5yaByq-tBS8c-085YuAQHSRD7AP4qQdrdGr2iwfzUTN-bAiiJdmtCH64qDiCqm63-SFOFdf3Djk8FpdlLLZZb09Fim2hhGhd4_dSW1G2jQpGBMYeqlxql65MngvPRP4/s720/tumblr_m80omxrErU1r9115mo1_1280.jpg)no-repeat center;background-size:100% 100%;left:80%;bottom:20px;width:650px;height:450px;z-index:-1;position:absolute;box-shadow:0px 0px 50px #000 inset;}
h3{font-size:35px;font-family:"bilbo",helvetica;line-height:1.6em;}
.post input{width:100px}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"ewert",helvetica;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){h1{font-size:125px}#ramadhan{margin-bottom:400px}#ramadhan:before{bottom:-400px;right:0px;left:0px}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){.post-body{text-align:justify}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){#ramadhan:before{height:300px;width:100%}.post input{max-width:80%}.post h1{font-size:65px}h1:before{font-size:24px}body{background-size:100% 350px}.col3{padding:0px .5em}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGuKjrTrZg0_yO5yaByq-tBS8c-085YuAQHSRD7AP4qQdrdGr2iwfzUTN-bAiiJdmtCH64qDiCqm63-SFOFdf3Djk8FpdlLLZZb09Fim2hhGhd4_dSW1G2jQpGBMYeqlxql65MngvPRP4/s72-c/tumblr_m80omxrErU1r9115mo1_1280.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>White Space</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/white-space.html</link><category>Blogger</category><category>not responsive</category><category>Opini</category><pubDate>Sat, 15 Jun 2013 04:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-1037983708107682297</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="col1" id="satu"&gt;
&lt;h1&gt;&lt;span class="red"&gt;WH&lt;/span&gt;&lt;span class="iy"&gt;I&lt;/span&gt;TE SPACE&lt;/h1&gt;
&lt;p class="big"&gt;Dalam bahasa indonesia bisa diartikan ruang putih. White space mungkin tampak asing bagi orang-orang yang tidak mengerti desain atau juga bukan penikmat desain. Sebenarnya apa sih itu white space? White space adalah ruang kosong yang ada didalam suatu desain. Mungkin betul saya memang bukan seorang "desainer". Tapi saya adalah penikmat nya. Ketika melihat desain orang yang bagus, saya begitu takjub. Saya suka membaca majalah yang didesain dengan white space yang baik atau mengunjungi suatu website dengan penampilan elegan karena "white space" yang baik pula. &lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 left"&gt;
&lt;p&gt;White space dalam desain sangatlah penting. Kenapa? Sebagai contoh nyatanya coba lihat perbandingan beberapa gambar dibawah ini. Mana yang menurut anda mudah dipahami dan kesannya simple, minimalis namun elegan dan berkelas?&lt;/p&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="satu left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgqqhHek_QM_RmNdS_I-2u2d7I6pRUoI94SieCyPcFk9Yvy7qmFLR6lP4VPpg-8LOCZNe530sOYYGMo0KXAFIp2HoHsuymgopxIOfYnVoUeuZJNhXql3dEymBwA18fixCTcLNg7HmioUI/s720/Apple-web-iPad-white-space.png"/&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="dua left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpxA2z-05l78HQEj4JymWjBBqCbKVRhoI9J24ZvP7QCJdbMFxULfeEKJ6UhE5FTrNCmVKXWbTwuWlu8kiznGsSITYN0hXZvwsZDnkoDlQ5QNnD2oZbpunAPRs2-jIBAz0zt75r_kGpMOY/s512/clip_image004%255B5%255D.jpg"/&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="dua left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Qb2LhBe9F3E9BBLRw6cgdifCBwMxkw629KF1gm2KmA8EFsUZwB3CHUF49whAWtUrczU0LznN_h57zM2qX-pti27FkTW0JtuNnUjClBgG52HjCeH4fkx169ybWTd9rhRWZM7OQ_CBprI/s512/WhiteSpace_example1.jpg"/&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="satu left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjtoli2-F92vxeTlxZfsBiEg5inPFnb8DYAVepaMhJ6am-UF17mRLkNGDzb1kc52vOn5seDzFyCDb4Scc-jU6pfRs542D85-CQNxZC4rojfek_N5X4Whvkk-EBr4RG2n8KAc1c2gtIqB4/s912/Image%25203.jpg"/&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right"&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="ahh" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjm-OtjTR2_nh7SVz5SEZXpqCTmDCxNxiAQmvM4q3BdOeDOO2LP2fGaoUk1MA3iBdxdLqTCZc_cK7f60w0w2Elfcc_NjQryh8U40wV1UleVjhUnXK8ln52S7TFS7jDSmIZmEYPZoLYlV_0/s400/5.white%2520space%252Buncluttered.jpg"/&gt;
&lt;p class="big"&gt;Ya, mungkin jawaban kita tidak jauh berbeda, yang paling atas itu terdapat whitespace yang baik ,sedangkan selebihnya tidak memperhatikan white space. Sedangkan gambar ketiga whitespacenya belum maksimal.No.1 itulah yang disebut yang memanfaatkan whitespace. White space adalah ruang kosong akan sangat membantu menyampaikan pesan secara efektif. Perlu diingat, White space tidak selamanya harus putih.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun kenyataannya, saat ini dalam industri percetakan baik media massa seperti koran atau majalah serta media elektronik seperti website atau juga blog banyak yang tidak lagi memperhatikan/&lt;strong&gt;melupakan&lt;/strong&gt; soal white space. Mereka berpendapat setiap ruang pada media desain setiap jengkalnya sangatlah berharga. Bukan cuma media massa yang dicetak, media massa berbentuk elektronik pun tak ketinggalan luput dari pentingnya suatu white space.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contoh nyatanya,seperti gambar disamping dari screenshot sebuah blog yang penuh dengan iklan. apakah kalian pernah mengunjungi blog atau website Seperti itu? jarak antar tulisan rapat, atau tidak memperhatikan ukuran huruf, serta jarak antar baris, dan panjang paragraf dari kiri kekanan tanpa menyisakan ruang kosong? Mereka menyadari hal tersebut dan menginginkan agar setiap ruang kosong diisi oleh konten-konten hingga penuh (biar gak mubazir tentu saja). &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin wajar, karena klien (jika itu di media massa) atau juga blogger author tersebut bukanlah orang yang mengerti dan mempelajari bagaimana cara berkomunikasi melalui media visual. Seorang desainer menurut saya harus berani mengatakan "less is more" atau “Too Much is Not To Good”, kepada kliennya atau juga pembaca untuk menyampaikan pesannya lewat media tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1"&gt;
&lt;p&gt;Pertanyaannya adalah, Seberapa pentingkah white space (ruang kosong)dalam suatu desain di media massa atau juga desain website dan blog? Berikut adalah beberapa hal yang akan menjelaskan betapa sebuah ruang kosong akan sangat membantu menyampaikan pesan secara efektif :&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="one"&gt; Kesan Elegan, Bersih dan Professional&lt;/h3&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="dua right" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBYwlp32-mhK84Tj6EGhjGMpPSQqN3znQQOYkRjoSIFjG31y868fUTYXAHNbFaOz-uE23kOfTf8Sa_SiiQWUuWPGxrq8TXxxpTKK4v_0gd0fxaMAfNmT9ub7Yw_h6wpoXIv-PqclWsx94/s350/white-space1.jpg"/&gt;&lt;p class="big"&gt;Menambahkan white space dalam desain anda dapat membuat desain tampak elegan. Desain akan tampak sangat anggun (jika penempatan white spacenya benar) karena berdiri di dalam area yang bersih. Semuanya akan sangat teratur dan rapi sehingga membuatnya kelihatan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam desain, biasanya seorang desainer, anggaplah contohnya seorang desainer template blog yang suka mengotak atik template menggunakan terlalu banyak "style", seperti pengguanaan box-shadow berlebih, text-shadow, efek-efek tidak penting, iklan yang over limit yang menutupi artikel konten utama atau warna yang tidak matching serta layout yang tidak pas atau juga rapat tanpa jarak.&lt;/p&gt;&lt;img alt="konsep white space" class="dua right" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaOrp3P_owPHqzUDf-31ARdK-rDntLB4bsP8Z-hx-CNfEvAVCvMwbTL8auXrcPR3YUn90BoQCeOqKUlkuERhZTTEBH-UwegZ-DmdUHkg4-HJSoTzq2rgK1MZuhKd-kFsrCaqC2CEmv-qk/s350/white-space2.jpg"/&gt;&lt;p&gt; Hal ini tentu mengurangi keindahan, serta kesan bersih, elegan dan professional pada blog kita atau sang desainer itu sendiri. Jika pemasukan anda dari desain tersebut tentu akan berdampak pada kredibilitas anda sebagai seorang desainer baik sebagai pembuat template, maupun desain grafis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Contoh penerapan: (atas)Memaksimalkan whitespace (bawah) Tidak memperhatikan whitespace, terutama dalam hal layout dan pemilihan ukuran font
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col3"&gt;
&lt;h3 id="two"&gt;Mengarahkan pada Fokus Konten&lt;/h3&gt;
&lt;p class="big"&gt;Dalam desain grafis terdapat istilah : "segala yang terdapat didalam ruang kosong adalah penting!". Tentu saja, karena itu adalah naluri dasar bagaimana kita (manusia) melihat dan mengambil kesimpulan. Seekor domba akan mencuri perhatian jika berada pada padang rumput yang gersang sendirian. Bandingkan dengan ketika kita melihat kumpulan domba dalam kandang, kita tidak akan terfokus untuk mengenalinya satu persatu (karena terlalu banyak dan sesak).&lt;/p&gt;&lt;img alt="konsep white space" class="ahh" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwHpAaWaZrtyLo3tzcVBoJNbCc5Jzpc9QKvsMNbOJ5nNiVSHSJ83OA7YeV_VHDfpK22RxkLo8l2aWPvqPOi0fBWnN7PyjTrTGOL-ZdEGKN5cIiLpyV3VZQtbpe4LaAza_vhmM-YD5XWiw/s400/small-space.gif"/&gt;
&lt;p&gt;Begitu juga halnya dalam pemanfaatan white space dalam desain grafis. Sebuah konten (apakah itu kumpulan teks, gambar, headline) akan mencuri fokus pembaca apabila ditempatkan secara baik didalam sebuah ruang kosong. Contoh nyata adalah penggunaan text-justify. &lt;/p&gt;&lt;img class="dua left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Qb2LhBe9F3E9BBLRw6cgdifCBwMxkw629KF1gm2KmA8EFsUZwB3CHUF49whAWtUrczU0LznN_h57zM2qX-pti27FkTW0JtuNnUjClBgG52HjCeH4fkx169ybWTd9rhRWZM7OQ_CBprI/s512/WhiteSpace_example1.jpg"/&gt;&lt;p&gt;Jika tidak memperhatikan white space, maka yang terjadi adalah sipembaca kehilangan konsentrasi dalam memahami makna atau isi dari konten desain tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Text-justify mungkin baik untuk kolom koran, namun tidak disarankan untuk kolom yang ukurannya lebar karena bisa mengganggu konsentrasi pembaca karena harus menggerakkan mata nya dengan cepat dari kiri kekanan. bang Amdhas (&lt;a href="https://plus.google.com/103231400812726438314"&gt;Hendro Prayitno&lt;/a&gt;) pernah membahas tentang yang satu ini di blognya terdahulu. &lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 right"&gt;
&lt;h3 id="tri"&gt;Lebih Mudah Dibaca dan Dimengerti&lt;/h3&gt;
&lt;p class="big"&gt;Desain yang memanfaatkan secara benar sebuah ruang kosong (white space) akan sangat memudahkan pembaca dalam mencerna setiap detail pesan yang disampaikan (readable). Hal ini disebabkan karena kerapian dan ruang yang cukup untuk konten desain sehingga tidak saling berhimpit dan terlihat penuh sesak. &lt;/p&gt;&lt;img alt="konsep white space" class="ahh"" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4MZSzfPANCd41kz-jMKE6HEDHWiYMe1-pkxVJ5Y0Fe-B3Z3wef1nbCmwwx6uPScKv4daYK3oNTFNmNIu6_zE9a5M2e9d6hQbbrWgE8TztifppDAKjEGDB7SJlaeJFJKQwexBCX_oI24E/s450/Madewithpixels.jpg"/&gt;&lt;p&gt;Seorang pembaca atau pengunjung blog tentu akan segera menutup blog anda lebih cepat dari loading blog anda jika mereka sudah tidak bisa membaca atau mengerti konten anda karena faktor layout dan white space yang buruk, dikarenakan setiap bagian saling berhimpit dan sesak oleh iklan atau efek-efek tidak penting.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1"&gt;
&lt;h3 id="for"&gt;Menunjukkan siapa anda&lt;/h3&gt;
&lt;img alt="konsep white space" class="right" src="
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7GktkfuJRE1GPatMhybnPKtgPEXEJLKip8pxVOP-DHmOZIo30Hf4sXe1BzpvCtdiPnQ6rqqd7syLDWMu2Wxo40ePU8yqhiuhKqpWEWFxGnyyMm22jc9PAylG58YYGYQii_NeilYLURSQ/s300/white-space-8.jpg"/&gt;&lt;p class="big"&gt;Balik ke desain grafis di dunia percetakan nyata, setiap bagian material media printing adalah penting dan berarti uang! "Sayang, udah bayar mahal-mahal kok dikosongin!?" mungkin itu pendapat sebagian orang tentang penggunaan white space dalam desain grafis. Tapi, disadari ataupun tidak, white space betul-betul menunjukkan siapa anda dan bagaimana perusahaan anda. Lho?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Contohnya kira-kira di ilustrasikan seperti ini : Anda bikin sebuah brosur untuk perusahaan anda Atau anda mendesain sebuah blog buat anda sendiri atau juga buat seorang klien dan sama sekali tidak memperhatikan whitespace (ruang kosong) setiap ruang media anda isi penuh dengan konten-konten yang sebenarnya bukan konten mutlak yang dibutuhkan untuk brosur tersebut. Anda merasa tidak rugi, karena telah mengisi penuh setiap ruang sisa pada desain brosur atau blog anda. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi tahukah anda apa pendapat pembaca (calon konsumen)???"wah, ini perusahaan atau blog/website budgetnya bikin brosur/website pasti pas-pasan. Brosurnya dan websitenya penuh gini. Keliatan banget gak mau rugi..!!!" nah..!? Imej seperti inilah imej yang akan muncul dari calon konsumen anda. Dan hampir dapat dipastikan, dia tidak akan pernah menjadi konsumen atau  visitor anda selamanya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, jika anda memanfaatkan betul white space dalam desain anda, Memberi 'ruang bernafas' bagi pembaca anda, dan membuatnya tampak elegan. Maka konsumen/Pembaca akan berasumsi yang positif tentang kita. Penggunaan white space yang tepat akan membuat blog/website anda mudah dikenali dan gampang diingat oleh para visitor dan membuat mereka balik lagi dan lagi.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col2 left"&gt;
&lt;img class="ahh" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaHAKg-NtAyZP42Szjfoiuk5X1faPBepDtxjD_jpbSSKCbKXBxhEuiQRIsMoin2UEnWvPjZloEvrrDDUNzA_czObhKuuj5yqx3BclFOgnBQzZ_QxqzJ5Gxt_NNEeIiHjnrdlrUaw8QJ18/s405/whitespace.jpg"/&gt;
&lt;p&gt;Sebagai penutup,ini adalah opini saya sebagai "penikmat desain" tentang white space, tulisan ini terinspirasi dari mirisnya saya melihat blog yang tidak lagi memperhatikan konsep white space dalam penulisan konten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan parahnya banyak blogaziner baru yang belum memahami ini dan membuat ukuran layar 100% tanpa memperhatikan white space. Konsep blogazine bukan hanya lebar halaman yang 100% saja, tapi perhatikan juga white spacenya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat, salam Yang Penting Share!&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#fff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZGURXMsvsM-dLK3TcqJYu8hfehEOWKUiNWFN8jj0ORMGDA8HrJWU1C-iJDByi0NHLAh5JnnFbRYC6jCGZSrGe-Ei0h7foiBoeV2mzQxBUtkWbHKc4UGuXMgAgRIMA7d6ZNRziNwvxVW0/s720/watercolor-grunge-000085-basic-white-582b.jpg)repeat-x top;background-size:auto 200px}
.post-body{color:#555;font-family:"open sans",serif;font-size:13px;overflow:visible;max-width:1024px}
h1,h3{font-family:"open sans",arial;position:relative;color:#444;line-height:1.6em;text-align:left;z-index:1}
h1{font-weight:bold;font-size:120px;line-height:1em;margin-bottom:110px}
h1:before,h1:after,span.iy:before{position:absolute;content:"";z-index:-1}
span.iy{position:relative;z-index:1;color:transparent!important;letter-spacing:.3em}
span.iy:before{content:"Y";top:21px;left:0px;color:#900;font-size:120px!important}
span.red{color:#900}
.iklan p{text-align:center}
img.ahh{max-width:440px;width:100%;float:none;margin:5px auto;}
img.satu{max-width:420px;width:100%;float:none;margin:5px auto;}
img.dua{width:50%;max-width:200px;height:240px}
img.tiga{width:50%;max-width:250px}
h1:before{width:400px;height:400px;background:rgba(51, 51, 51,.4);top:-80px;right:30px;border-radius:50%}
h1:after{content:"?";font-size:4em;top:20px;right:40px;text-align:left;color:#fff;font-family:"helvetica",arial}
.col1,.col2,.col3{position:relative;width:98%}
h3#one:before{content:"#1.";color:#db254c;}
h3#two:before{content:"#2.";color:#db254c;}
h3#tri:before{content:"#3.";color:#db254c;}
h3#for:before{content:"#4.";color:#db254c;}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:2px 8px 7px 0;float:left;font-family:"san-serif",helvetica;background:#ddd;text-shadow:-1px -2px 0px #fff;border:2px solid #ccc}
#dier p.up{position:relative;margin-top:-30px;max-width:380px;width:98%;text-align:right!important;float:right}
.col1{max-width:660px;clear:both;display:block;float:none;margin:0px auto}
#satu{margin:200px auto 1.5em;}
.post h3{color:#82ba6a;text-shadow:-1px -1px 1px #555;font-family:"lucida grande",arial;font-size:30px}
.col2{max-width:440px;margin:1em .5em}
.col3{max-width:560px;margin:1em .5em}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgqqhHek_QM_RmNdS_I-2u2d7I6pRUoI94SieCyPcFk9Yvy7qmFLR6lP4VPpg-8LOCZNe530sOYYGMo0KXAFIp2HoHsuymgopxIOfYnVoUeuZJNhXql3dEymBwA18fixCTcLNg7HmioUI/s72-c/Apple-web-iPad-white-space.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">24</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Pro Kontra Wajib Militer</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/pro-kontra-wajib-militer.html</link><category>Blogger</category><category>metro and nasional</category><category>Opini</category><pubDate>Tue, 11 Jun 2013 22:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-3442924466520977040</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="wajib"&gt;
&lt;h1 class="right"&gt;PRO-KONTRA WAJIB MILITER&lt;/h1&gt;
&lt;div class="awalx left"&gt;
&lt;p class="big"&gt;&lt;strong&gt;Wacana penerapan wajib militer bagi warga negara Indonesia&lt;/strong&gt; santer disuarakan dari Senayan, saat pembahasan Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan Pertahanan Negara (bernama RUU KOMCAD) dan menimbulkan Pro maupun Kontra. Isu ini bukan wacana baru. Sejak lama ada keinginan mewajibkan WNI usia 18 tahun mendapatkan pendidikan dasar militer untuk membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, serta memiliki keberanian dan kemandirian. Wamil ini lazim dilakukan di beberapa negara, seperti  Amerika Serikat, Malaysia, Singapura dan yang menonjol Korea Selatan. RUU ini sudah ada di DPR sejak 2002. Awal tahun ini pernah dibahas. Namun saat ini belum menjadi prioritas dalam pembahasan RUU di DPR. Pembahasan RUU Komcad ditunda hingga RUU Keamanan Nasional (Kamnas) selesai. Wacana wajib militer ini sangat menarik untuk dibahas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagaimana termuat dalam pasal 6 ayat 1, bentuk pasukan Komponen Cadangan ada tiga. Komponen Cadangan Marta Darat, Laut dan Udara. Komponen Cadangan hanya digunakan pada saat latihan dan mobilisasi. Dalam keadaan damai, Komponen Cadangan dibina dan disiapkan sebagai potensi pertahanan. Wacana wajib militer sedikit banyak dipengaruhi oleh keadaan keamanan Internasional saat ini yang memanas dibagian utara (duo Korea) atau juga di barat dan timur tengah juga dipengaruhi faktor keadaan politik Indonesia yang tengah pasang surut.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="dukung"&gt;
&lt;h3&gt;Mereka yang Mendukung&lt;/h3&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 left"&gt;
&lt;p&gt;Mereka yang setuju dengan wacana ini berpedoman kepada RUU yang sudah ada di DPR semenjak tahun 2002 yang sebagaimana isi Pasal 8 dalam KomCad yang berbunyi :
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;ayat (1) Pegawai Negeri Sipil, pekerja dan/ atau buruh yang telah memenuhi persyaratan wajib menjadi anggota Komponen Cadangan. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ayat (2) mantan prajurit TNI yang telah memenuhi persyaratan dan dipanggil, wajib menjadi anggota Komponen Cadangan. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ayat (3) warga negara selain Pegawai Negeri Sipil, pekerja dan/ atau buruh dan mantan prajurit TNI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), dapat secara suka rela mendaftarkan diri menjadi Anggota Komponen Cadangan sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan. &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;Untuk menjadi anggota Komponen Cadangan harus memenuhi persyaratwan umum, persyaratan khusus, latihan dasar kemiliteran. Persyaratan umum mencakup warga negara Indonesia yang berusia 18 tahun, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 left"&gt;
&lt;p&gt;Dan Seperti biasanya di ranah Republik kita ini setiap Rancangan Undang-Undang yang akan dan sedang dibahas DPR, menimbulkan pro dan kontra. Diantara mereka yang pro atau mendukung adanya program wajib Militer ini adalah para anggota DPR. Anggota Komisi IX bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kependudukan dan Kesehatan, Poempida Hidayatullah, Jumat 31 Mei 2013, menyambut baik RUU ini. Menurutnya, masyarakat yang dilatih hanya bersifat pasif. Termasuk warga negara Indonesia yang diwajibkan, PNS, buruh dan mantan prajurit tentara."Itu bagus. Jangan batasi kategori buruh, karena PNS juga buruh. Pendidikan militer itu bagus, tidak negatif,Ini bisa memacu, berkorelasi pada kinerja. Saat ini sangat dibutuhkan," tuturnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dukungan juga sempat disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) &lt;strong&gt;Taufik Kiemas&lt;/strong&gt;, Jumat 31 Mei 2013 sebelum beliau meninggal dunia. Menurut almarhum politikus senior PDI Perjuangan itu, warga negara Indonesia wajib mengikuti program ini."Perlu (wajib militer). Tiap negara di dunia ada wajib militer, itu komponen cadangan. Saya setuju," kata Kiemas.  Suami dari Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dengan adanya wajib militer ini. Sebab, sebenarnya, kewajiban membela negara adalah amanat Undang-Undang Dasar 1945. "Jadi jangan khawatir."&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="awalx right"&gt;
&lt;p&gt;Menurut anggota Komisi I, Hayono Isman, Undang-Undang yang mewajibkan warga negara untuk ikut wajib militer memang diperlukan. Menurutnya, setiap warga negara wajib siaga jika suatu saat terjadi perang."Kalau terjadi perang masa kita diam? Berlaku untuk siapa saja. Contoh Singapura, sopir taksi tahu harus berbuat apa saat perang. Itu negara kebangsaan yang baik. Komcad atur itu," kata Hayono.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bahkan Orang Nomor 1 di jakarta juga buka suara atas dukungannya. Seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (2/6/2013), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengaku setuju jika PNS dan warga sipil ikut wajib militer. Menurut Jokowi, hal itu bisa bermanfaat untuk meningkatkan pertahanan negara."Setuju, dalam rangka pertahanan negara, bagus itu," kata Jokowi dalam acara pembukaan HUT ke-486 DKI Jakarta di Jakarta Timur.&lt;/p&gt; 
&lt;div class="quota"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Saya setuju dengan RUU Komcad dalam rangka pertahanan negara, bagus itu"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="text-right"&gt;&lt;em&gt;Joko Widodo-Gubernur DKI&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 left" id="dier"&gt;
&lt;h3&gt;Ada Juga Yang Menolak&lt;/h3&gt;
&lt;p class="up"&gt;Ada yang mendukung tentu saja ada yang menolak. Penolakan wajib militer ini di dasari banyak alasan oleh sebagian pihak. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Alasan pertama, karena adanya diskriminasi yang dipandang sebagian pihak pada RUU ini. RUU ini hanya berlaku untuk PNS dan Buruh serta warga negara Indonesia usia 18. Lantas kenapa para pejabat, artis dan pemerintah lainnya tidak dikenakan aturan ini? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apalagi hukuman jika menolak wajib militer, sanksi bagi masyarakat yang menolak direkrut, dan mereka yang berupaya mencari-cari alasan agar tidak memenuhi syarat menjadi anggota komponen cadangan militer adalah dipenjara. Lantas dimana hak asasi manusia itu? Kenapa harus dipaksa? Bukannya tanpa wajib militer pun jika negara ini diserang semua manusia sudah dibekali kemampuan untuk bertahan hidup jika keadaan genting.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="tolak"&gt;
&lt;div class="col1 left"&gt;
&lt;p&gt;Lain lagi penolakan yang disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Ode Ida. Menurut La Ode, Jumat 31 Mei 2013, RUU Komponen Cadangan tidak relevan dengan kondisi saat ini."Wajib militer itu diperlukan bagi negara yang memiliki ancaman yang besar. Indonesia tidak memiliki ancaman berarti. Kita tidak sedang berperang," tuturnya.&lt;/p&gt;
&lt;img alt="wajib Militer indonesia pro kontra" class="right" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipWkmG4wKr4oMvHU85MUjaaTWH76tKLHJdVSaaBqx9MwIKUVkW8b6Omw-QooVOmzScSiJYilhgjL8HuXH84WYbN4vkiZpFnNHGBtJHOyzLZ4lHHIwMiM1VVQIWj0bF3WixVYuSzoz3Tro/s512/alliance-of-valiant-arms-soldier_1024x768_57318.jpg"/&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi IX, Ribka Tjiptaning, Jumat 31 Mei 2013, dengan tegas menolak RUU ini. Kata Ribka, RUU Komponen Cadangan adalah upaya militerisasi masyarakat."Itu ide konyol. Saya menolak. Ini upaya militerisasi di semua lini. Kita punya pengalaman itu pada masa lalu," kata Ribka politisi PDIP. Jelas, kita harus belajar dari sejarah yang pernah kita lalui saat &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/pikiran-soekarno.html"&gt;Bung Karno&lt;/a&gt; menjabat sebagai presiden ketika itu petani dipersenjatai dan akhirnya memberontak menjadi PKI yang pernah menggemparkan dunia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Alasan Kedua ini tentang anggaran negara. Rencana DPR untuk menggodok wajib militer dinilai hanya akal - akalan. Rancangan itu hanya bersifat menguras anggaran negara yang sudah terseok-seok. DPR mempunyai misi politis di balik agenda wajib militer buat masyarakat sipil. Apa ada rencana propaganda terselubung di balik semua ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Gandi mengatakan, Rancangan Undang - undang (RUU) yang digodok oleh DPR, sulit diterima dengan logika. Upaya wajib militerian yang digodok DPR ini hampir sama dengan pembahasan masalah santet bisa dijerat pidana. Ini bisa berdampak buruk buat bangsa.Masyarakat sudah pintar dalam menganalisa kinerja DPR, termasuk memahami agenda terselubung di balik rancangan yang sedang digodok itu. Kepentingan pemilu diduga lebih mendominasi dalam memuluskan RUU wajib militer tersebut," katanya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="col1 right" id="righto"&gt;
&lt;p&gt;Menurutnya, wajib militer buat masyarakat sipil itu, tidak boleh dipaksakan. Apalagi, saat ini kondisi pertahanan dalam negara, masih dapat dikendalikan oleh TNI. Baik itu pertahanan di darat, laut maupun udara, masih sangat kuat."Bangsa ini tidak pernah terlibat permusuhan dengan bangsa lain. Bahkan, bangsa ini disenangi negara lain, yang kemudian mengajak kerjasama dalam berbagai hubungan bilateral, ekonomis maupun bidang lainnya. Lucu jika DPR memaksakan kehendaknya memuluskan proyek wajib militer," sebutnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan alasan terakhir adalah adanya ikut-ikutan trend saja tentang wajib militer. Ini cuma pendapat saja, kebanyakan para fans K-Pop berasal dari Indonesia, bukan tidak mungkin yang di DPR sana mau mencontoh yang sedang tren saat ini. Padahal ya wajar mereka wajib militer karena memang kondisi negara mereka yang lagi bersitegang dengan saudaranya sesama Korea. hasil pantauan saya di facebook, kebanyakan mereka tidak setuju dengan Wajib Militer ini dengan alasan alasan diatas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terlepas dari pro dan Kontra,saya dapat simpulkan kita harus matang-matang memberikan pendapat dan opini tentang Wajib militer ini. Wajib Militer ini ada manfaatnya bagi pertahanan negara kita, tapi jika gegabah dalam prosedur dan agendanya, bisa jadi bumerang dan terulangnya masa kelam Indonesia disaat pra-kemerdekaan itu. Bukan tidak mungkin gara-gara WaMil ini, para teroris lebih nyaman berlatih dan mengembangkan bakat militer mereka karena dalih Wajib Militer tadi. Nah, bagaimana dengan para pembaca? Apakah mendukung atau tidak adanya agenda WAMIL ini? Berikan opini anda dengan Bijak. Terima Kasih&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber bacaan&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;http://persindonesia.com/?Pro-Kontra_Wajib_Militer_Indonesia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;http://www.beritasatu.com/nusantara/118625-wacana-wajib-militer-hamburkan-anggaran-negara.htm&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikyQ_jKGfr2CkISWzABvdv6WQMK04IWqkW_8ibgHD812lEhWS2Regx1nM5805RgPF7J5SV2Uhyio1GtNvAxyeQIpg1YIS-UW67El7mA0RZXQe8_yNbt8DDJsh77E_M1pF0j07zTWSRyEc/s640/soldier.png)no-repeat top center;background-size:100% 650px;}
#content{overflow:visible;max-width:100%;margin:0px;padding:0px}
#wrap{max-width:100%;padding:0px;width:100%;overflow:visible}
.post-body{max-width:100%;overflow:visible}
.wajib,.awalx,.post h3,.post h1,#dier,.dukung{position:relative;z-index:1}
.wajib{width:1024px;max-width:96%;margin:0px auto;padding:.5em;float:none;margin-top:630px;display:block;font-family:"open sans",serif;font-size:15px;color:#666;line-height:1.6em}
.wajib p{text-align:left}
.quota{padding:.5em;width:80%;max-width:400px;margin:50px auto 20px;float:none;position:relative;border-radius:10px;background:#fff;border:2px solid #333;z-index:1;box-shadow:0px 0px 5px #000 inset}
.quota p{margin-right:110px}
.quota:after,.quota:before{content:"";position:absolute;bottom:0px;right:0px;z-index:-1}
.quota:after{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3w_NgGp_lgpXaAVoH2MjR7GB0_q8ZlUDZamBQmiIPtwLy0mo8_ciEjDySp3OyLkk4BoPG3lVAfJ1kN2gO5bSIJrHCpjxSTgkuk78E2zMfPekmVQIBGTvVFunxZk6Q64qT3Ob0RpGRfps/s368/vector_joko_widodo.gif)no-repeat center;background-size:100% 100%;width:150px;height:200px;}
.quota:before{width: 0;height: 0;border-bottom: 150px solid red;border-left: 150px solid transparent;}
.awalx,.dukung{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3gZQN4Kc6ux9FH9_g29I6bD7bO-AcqXk5vvKx5XaDgV5eiYRsmZulk5Vxz3_xr4r0nlALNNs84rLOCcvjEqcg4Eo-JJym3p2AAEixaPTLZ3Nd3432IZbZdDR_902xxLSDSKoT6tr1kZQ/s190/black.jpg)repeat;border-left:2px solid #111;border-right:2px solid #111}
.awalx{width:430px;max-width:96%;padding:0px .5em;margin:0px auto;}
.post h1,.col1 h3{margin:0px auto;font-size:70px;color:#f00;font-family:"special elite",arial;position:relative;text-align:left;}
.post h1{width:350px;z-index:1;right:90px}
.col1 h3{font-size:35px;}
#sold{position:relative;margin-right:-30px}
#dier{margin-top:180px}
#dier h3{position:absolute;top:-150px;right:0px}
#righto p{text-align:right!important}
#dier:before{content:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtwrubPbwjhn3DUoCe_hlVJxW59T5teHtSKWvsZ9fcSzRhLdXt5tkNBqIvWI0jo25lw0GLXCfV-7kxBWEeqDn4ewiA6xZjFY_pUI7IaGhWHovcMg9hnwqMFiZ3v69H8DhhZqz22XsNmIA/s500/img1353775933.jpg);position:absolute;top:-180px;left:-160px;z-index:-1}
.post h1:before{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhR7i_SkUFJZLV4sDjgX9Hnf_KOxg8KbSwna_e7y23GsZIzOX6xXzwA6T33iXV6zEKKidNnZ9qdOMP9ftk_p0FNxioohtmR-4yZcyQfKNHenRi_Vhyflcu8Qb9J5feJrFs2pvLQTgULRgA/s800/3.jpg)no-repeat bottom;background-size:100%;width:700px;height:700px;opacity:.6;position:absolute;bottom:-470px;left:-140px;content:"";z-index:-1}
.dukung{width:100%;padding:0px .5em;display:inline-block;margin:0px}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"ewert",helvetica;}
#dier p.up{position:relative;margin-top:-30px;max-width:380px;width:98%;text-align:right!important;float:right}
.dukung h3{font-family:"open sans",arial;color:#111;text-shadow:-1px -1px 1px #666;background:#444;border:2px solid #222;font-size:35px;text-align:left;left:-10px;border-radius:0px 50px 0px 0px;float:left;clear:both;padding:0px .5em}
.col1{width:48%;margin:0px .5em;padding:0px;display:inline-block;text-align:left}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){#content,#wrap{overflow:hidden}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){.post h1{right:0px!important}.col1 p{text-align:justify!important}.col1{width:98%!important}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipWkmG4wKr4oMvHU85MUjaaTWH76tKLHJdVSaaBqx9MwIKUVkW8b6Omw-QooVOmzScSiJYilhgjL8HuXH84WYbN4vkiZpFnNHGBtJHOyzLZ4lHHIwMiM1VVQIWj0bF3WixVYuSzoz3Tro/s72-c/alliance-of-valiant-arms-soldier_1024x768_57318.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Sudah Konsisten kah?</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/sudah-konsisten-kah.html</link><category>Blogger</category><category>Opini</category><pubDate>Sun, 9 Jun 2013 08:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-4121963533336031231</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img alt="konsiste" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl0TkQWCb_2tuZL4EBFMUMPuwbgofzjcmn-XZ6RbfYlsySIQQTQ9AMkLoFamGRoxvM0zbNs5aDm1Lik3n2aplpOkpPHeKpdQ4OC_T-lfPssz6BJVrG3sDGjkMOTMkeAmOzhlSzb2wHbDE/s312/aces.jpg" class="hidden"/&gt;
&lt;h1&gt;Sudah Konsisten kah?&lt;/h1&gt;
&lt;p class="big"&gt;Konsisten, satu kata yang bermakna sangat dalam. Konsisten bisa berarti tidak berubah-ubah, tetap, sesuai antara ucapan dan tindakan. Dewasa ini, kita sering melihat inkonsistensi yang terjadi di sekitar kita bahkan dalam diri kita sendiri tanpa kita sadari. Inkonsistensi atau tidak konsisten bisa berakibat fatal bagi kita dan orang lain. Namun dalam kenyataannya banyak yang masih melupakan kehebatan konsistensi ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam hubungannya dengan sang Pencipta, yakni Allah SWT, konsisten berarti tetap menjalankan semua perintahnya dan larangannya tanpa ada pengecualian. Dalam hubungan sosial, konsistensi berhubungan dengan akhlak serta etika. Konsistensi antara ucapan dan tindakan bisa berbuah manis dan kepercayaan pada kita. Tapi sebaliknya, inkonsistensi bisa menghancurkan diri. Berjanji pada orang lain jika terpilih jadi anu, berkata kalau dia itu begini begitu, namun kenyataanya ketika di lain waktu tidak sesuai dengan ucapannya. Hal itu tentu berakibat fatal, misalnya ketika pemilihan umum, banyak calon wakil rakyat yang janjinya, visi dan misinya luar biasa bagusnya. Tapi pada kenyataannya tak satupun janji itu terlaksana, inkonsistensi tadi berbuah petaka. Rakyat tentu tidak mudah percaya lagi dengan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Konsistensi amat diperlukan jika kita ingin sukses dalam hidup, dalam persahabatan, karir keluarga hingga percintaan. Konsisten membuat sebuah tim bisa meraih juara, seorang pecundang menjadi pemenang, seorang yang lemah menjadi perkasa, seorang yang miskin menjadi kaya, seorang yang hina menjadi mulia. Seorang yang penakut jadi pemberani dan lain sebagainya. Konsistensi mesti diimbangi dengan moral yang baik pula tentunya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Konsistensi bukanlah monoton. Hal itu jika kita berbicara tentang desain. Orang yang konsisten dalam desain bukan berarti desainnya harus sama terus bukan. Oke yang saya ingin katakan adalah tentang blogazine. Blogazine seperti yang pernah diucapkan rekan-rekan Kopizine, terutama Bang KimZigr, Bang Amdhas, Bang Andre dkk yang lain, Blogazine itu adalah suatu konsep unik post yang tidak akan ada matinya. Tapi tanpa konsistensi, konsep blogazine tentu juga bakal mati. Lihat saja, berapa lagi jumlah blogaziner yang masih tetap aktif membuat post unik seperti ketika blogazine sedang booming dulu. Tapi sekarang banyak teman-teman yang beralih ke konsep monoton dengan post -post biasa saja, jadi pembuat template atau tutorial atau bahkan sekarang bernafsu mencari uang dengan SEO dan Iklan yang seabrek2. Ada apa ini? Mengapa idealisme itu berubah? Apa penyebab menurunnya angka blogaziner yang masih tetap aktif dalam membuat unik post? Mungkinkah karena kelemahan Blogazine yang menyebabkan authornya berpusing ria dan masalah lainnya?Entahlah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ah sudahlah, mungkin saya sedang galau, entah kenapa saya terpikir untuk menulis tentang konsisten. Konsistensi itu memang sulit, tapi itu menjadi salah satu kunci untuk meraih sukses, begitu sih kata para motivator.Maafkan kalau opini saya ini salah, maklumi jika saya baru belajar menulis apa itu konsistensi.&lt;/p&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.post-footer{display:none}
body{background:#000}
#content{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKiHZ8NsYikWwuLk5AvHUjH-CG4viUEDT0wXquFrNnFt-ZklreKbgcMluGMaYORnPUmD5Mee42Zcqxho1u0wuziy8wcHAQHEF34GLYo8jSMS9qsiBrLH2j0loDisKKt5mxRFORqtdl5Kg/s512/door-hollow-way-dark.jpg)no-repeat  ;background-position:10% 5%;background-size:50% 700px;background-attachment:fixed}
#main-wrapper{}
.post-body{float:none;max-width:570px;text-align:left;position:relative;margin:0px auto;right:-100px}
h1{font-family:"special elite",arial;color:#f00;font-size:45px;text-align:left}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.6em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"bree serif",helvetica;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){.post-body{right:0px!important;text-align:justify!important;margin-top:200px}#content{background-position:0% 0%}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl0TkQWCb_2tuZL4EBFMUMPuwbgofzjcmn-XZ6RbfYlsySIQQTQ9AMkLoFamGRoxvM0zbNs5aDm1Lik3n2aplpOkpPHeKpdQ4OC_T-lfPssz6BJVrG3sDGjkMOTMkeAmOzhlSzb2wHbDE/s72-c/aces.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Pikiran Soekarno</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/pikiran-soekarno.html</link><category>Blogger</category><category>tokoh</category><pubDate>Sat, 8 Jun 2013 09:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-8124265354482316996</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h1 class="right"&gt;Pikiran Soekarno&lt;/h1&gt;
&lt;div class="row"&gt;
&lt;div class="six center"&gt;Kisah ini mungkin saya ambil dari blog orang lain, karena saya bukan ahli sejarah, namun saya sangat menyukai sejarah. Seperti yang Tokoh Proklamator Indonesia Bernama Ir.Soekarno katakan "jangan sekali-kali melupakan sejarah, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengetahui tentang sejarahnya". Soekarno adalah pahlawan , proklamator, inspirator serta panutan bagi para pemimpin bangsa ini untuk lebih maju kedepannya. Ingat kah hari kemarin tanggal 6 Juni adalah hari lahir beliau? Diantara kalian pasti ada yang berseru ah lupa, atau aduh saya tidak tahu. Bicara tentang Soekarno tidak akan cukup satu buku untuk membahas tentang sejarah beliau.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oke bicara tentang pemikiran Soekarno, beliau itu termasuk orang yang jenius dibidang Politik. Bicara tentang politik saya memang tidak tahu banyak. Akan tetapi hal yang bisa saya tangkap dari pemikiran beliau tidak seperti Suharto yang berpikir bahwa kekuatan terbaik adalah diri sendiri, adalah kemampuan diri sendiri dan orang-orang terdekatnya dimana Suharto selalu memperhatikan keadaan orang-orang terdekatnya dan ia tidak pernah percaya pada kekuatan diluar lingkaran terdekatnya. Soekarno selalu berpikir bahwa kekuatan terbaik adalah "Sesuai Kebutuhan Sejarah". Apabila Suharto sangat percaya pada intuisi-nya maka Soekarno sangat percaya pada Intelektualitas dan kemampuannya dalam menafsirkan arah gerak sejarah. Dari arah gerak sejarah inilah Soekarno menentukan "Siapa Teman, Siapa Lawan".&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Flash back ketika Soekarno mendirikan PNI 1927 dengan memanfaatkan kehancuran total PKI. Disana ada kevakuman sejarah dan dengan lompatan luar biasa ia mampu menjadi "Pemimpin Nasional" Sementara semua jago-jago lama Komunis berlarian ke luar negeri dikejar intel Belanda dan Inggris, sebagian besar ditangkapi dan dipenjarakan ke Digul, Soekarno membangun ruang gerak baru bernama Nasionalisme dan sontak ia menjadi raksasa baru dan pusat perhatian seluruh bangsa. Soekarno dengan cepat menjadi pemimpin dengan memanfaatkan keadaan. -Soekarno dengan lihai memanfaatkan kehancuran PKI kemudian menjadikan Nasionalisme sebagai arus besar sejarah - inilah keberhasilan pertama Soekarno.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="complete" id="soe"&gt;
&lt;div class="lima aleft"&gt;
&lt;p&gt;Di Jaman Jepang Soekarno memilih bergabung dengan Jepang, pertimbangannya sederhana : Apabila Jepang menang perang dalam pertempuran Asia Pasifik maka Indonesia langsung merdeka dan menjadi anggota Persekutuan Asia Timur Raya. Soekarno selalu melihat kondisi geopolitik. Di tahun 1931 dia selalu berbicara "Kemerdekaan Indonesia bergantung pada Perang Asia Pasifik" dan tidak ada satupun ahli politik serta pemimpin dunia yang memperkirakan ada perang Asia Pasifik hanya Soekarno yang berkata demikian, pada tahun 1942 saat Jepang mengebom Pearl Harbour dan Perang Pasifik dimulai barulah orang sadar bahwa Sukarno selalu mengatakan demikian 10 tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat mendengar kabar AS mengumumkan perang dengan Jepang, Soekarno berkata dengan Inggit "Nggit, Aku merasa inilah saatnya Indonesia Merdeka". Soekarno sudah paham lama satu-satunya kekuatan yang bisa mengusir Belanda adalah kekuatan luar dan ia harus memanfaatkan kekuatan luar.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="lima acent"&gt;
&lt;img class="left" alt="pemikiran soekarno" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLNMeGeC2vwvR5WisTykR1heSW4ZdE7ToU32k_0lsZd6xBPiwDLfJkNkHgsuIuxrMC78jbrdPZzS2dJPV0jtJQ_P4tLePv5qgKQFVGVKC0a8hA48p2Yy7BRwUeYVC1V09LbqnS8VrRhkY/s374/soekarno.png"/&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="lima aright"&gt;
&lt;p&gt;Soekarno pulang ke Jakarta dan memanfaatkan kekuatan Jepang untuk mengeliminir semua aset Belanda dan menjadikan namanya tetap Flamboyan di tengah rakyat. Walaupun di Jaman Jepang ia dikatakan bertanggung jawab terhadap Romusha namun itu bukanlah kerjaan Soekarno, justru Soekarno yang meminta Jepang agar Indonesia punya kekuatan militernya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Soekarno paham kunci setelah Perang Pasifik adalah kekuatan militer antar wilayah dan Indonesia harus jadi tandem yang seimbang apabila Jepang menang perang atau kalau Jepang kalah perang maka Indonesia harus punya Angkatan Perang-nya untuk berhadapan dengan pemenang perang : 1. Amerika Serikat (menurut perhitungan Soekarno akan berpangkalan di Filipina dan menjadi dominasi di Asia Tenggara) 2. Inggris (berpangkalan di Malaya) 3. Sovjet Uni (Yang menurut perkiraan Soekarno akan mencari tempat baru di Asia Tenggara).&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="complete1" id="lasto"&gt;
&lt;div class="centro"&gt;
&lt;div class="lima"&gt;
&lt;p&gt;Asia Tenggara selalu menjadi titik perhatian Soekarno, ada dua wilayah Asia Tenggara yang dijajah oleh kekuatan lemah Internasional : 1. Indochina dan 2. Indonesia. Indochina dijajah Perancis dan Indonesia dijajah Belanda. Dua titik lemah inilah yang diperkirakan Soekarno akan dikuasai Moskow atau Peking. Disinilah Soekarno menempatkan dirinya sebagai pemain politik Internasional, langkah pertama yang ia lakukan adalah menghindari Indonesia menjadi satelit Moskow dan Peking. Ia melihat Peking masih lemah dan bisa ia manfaatkan setelah menjadi raksasa dunia sementara satu-satunya kekuatan besar adalah Moskow.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akhirnya memang Moskow masuk ke Vietnam, tapi Cina-lah yang memenangkan perang di Vietnam. Soekarno adalah orang paling cerdik dalam memanfaatkan ini. Disatu sisi ia memegang Tan Malaka dengan melakukan deal politik untuk menyambungkan kekuatan laskar rakyat sebagai beking tentara resmi yang masih lemah, Soekarno menemui Tan Malaka pada September 1945. Kemudian di sisi lain ia pegang Sjahrir. Tujuan utama dari politik Soekarno 1945 adalah "Mencegah agar jangan Moskow bermain di Jawa" Apabila Moskow bermain di Jawa maka resikonya Belanda akan memanfaatkan kekuatan Amerika Serikat untuk menghantam Komunisme sebagai Project Pertama kali "Membendung Kekuatan Merah di Asia" yang memang sudah diperkirakan oleh Churchill sebelumnya, kata Churchill "Setelah &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/04/escaped-menyingkap-tabir-de-fuhrer-dan.html"&gt;Hitler&lt;/a&gt;, Musuh kita adalah Stalin". &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="lima"&gt;&lt;p&gt;Maka Soekarno berpegang kuat-kuat pada doktrin Churchill ini, dan hanya ada dua kekuatan yang bisa menghindari Indonesia dari Moskow : Tan Malaka yang dibenci Moskow dan Sjahrir cs yang berkiblat pada Eropa Barat. Soekarno memanfaatkan dua orang ini sebagai tangan kanan dan tangan kirinya lalu berhasil. Soekarno dengan cerdas memperpendek perang dan kemudian ia melakukan perang besar selanjutnya : Revolusi Indonesia Sesungguhnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Revolusi Soekarno sesungguhnya adalah Revolusi Modal. Dan ini ia buktikan di tahun 1960, Soekarno tau bahwa Indonesia adalah negara paling kaya di muka bumi, dan kekayaan terbesar di Indonesia justru di wilayah Irian Barat. Irian Barat harus dijadikan lumbung modal Indonesia untuk menguasai politik di Asia Tenggara dengan menguasai politik di Asia Tenggara maka Indonesia akan menjadi kekuatan nomor empat dunia setelah Amerika Serikat, Sovjet dan Cina, maka Soekarno memilih pembantu terdekatnya adalah Subandrio.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lagi-lagi Soekarno menunjukkan kejeniusan luar biasa, ia memanfaatkan kemampuan diplomasi Subandrio untuk menekan Kennedy. Soekarno menodong Kennedy apabila persoalan Irian Barat tidak beres maka AS akan menghadapi dua front di Asia Tenggara : Front Hanoi dan Front Jakarta. Kennedy mengalah dan memerintahkan Belanda mundur setelah 'Gertak' Sukarno dengan puluhan pesawat buatan Sovjet dan beberapa korvet yang siap menyerang ke Irian Barat dan mempermalukan Belanda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kennedy di musuhi CIA setelah mengalah pada Bung Karno dan ditembak mati dengan meninggalkan cerita politik konspirasi. Lalu naiklah Lyndon B Johnson orang yang sangat keras dalam soal Asia Tenggara. Ia masuk ke Vietnam dengan brutal. Soekarno melihat bahwa persoalan Vietnam akan menjadi tragedi kemanusiaan yang luar biasa, ia berniat menghentikan perang di Vietnam dengan membangun poros persekutuan di luar AS. Sasaran antara Soekarno adalah Inggris dan mendepak Inggris dari Asia Tenggara. &lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="lima"&gt;
&lt;p&gt;Karena bagi Soekarno, Inggris adalah otak bisnis di Asia Tenggara sementara Beking Keamanannya AS. Tapi Soekarno tau bahwa berhadapan dengan AS langsung tidak akan bisa maka Soekarno memperhatikan perkembangan politik di Peking. Mao sedang naik daun, kekuatan merahnya menggetarkan Amerika Serikat, Soekarno ingin memanfaatkan Mao Tse Tung bertarung langsung dengan AS di Asia Tenggara, Soekarno yakin Mao pasti menang karena keinginan utama AS bukanlah perang tapi dagang. Ini dibuktikan ketika Amerika mundur secara memalukan dari Perang Korea.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka untuk melancarkan hegemoni Indonesia di Asia Tenggara, Soekarno membuka front dengan Inggris di Kalimantan Utara. Lagi-lagi Soekarno menggunakan politik gertak. Apabila penguasaan Irian Barat, Soekarno memanfaatkan panasnya politik AS-Sovjet. Maka dalam kasus Ganjang Malaysia sesungguhnya Soekarno sedang nge-test Cina sebagai kekuatan di Asia. Dengan memanfaatkan kekuatan Cina maka Indonesia akan bisa memperpendek perang di Vietnam dan menghentikan pembantaian Amerika disana. Dengan menguasai hegemoni di Asia Tenggara maka Indonesia akan menjadi negara paling kaya di Asia setelah Cina.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi pemikiran Soekarno yang melompat jauh ke depan, pemikiran Soekarno yang sudah paham tentang pertarungan modal tidak pernah mampu dibaca tandem-tandem politik di dalam negeri. Terbukti Soekarno diboikot Jenderal-Jenderalnya sendiri dalam kasus Ganjang Malaysia. Soekarno dikentuti orang-orang yang belagak Intelektual tapi tidak bertanggung jawab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apabila Soekarno berhasil memainkan politik Ganjang Malaysia maka Irian Barat tidak akan jatuh ke Freeport, sepenuhnya kekayaan alam Indonesia dibangun untuk bangsa Indonesia dan kekayaan negara. Tidak ada yang namanya sekolah harus bayar, Rumah Sakit harus bayar. Indonesia akan diciptakan oleh Soekarno sebagai negara paling memakmurkan rakyatnya dan memang step pertamannya adalah menciptakan struktur modal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Inilah kejeniusan Soekarno yang harus menjadi pelajaran bagi kita semua, dialah bapak bangsa yang mewarisi kekayaan nasional bangsa Indonesia. Bukan mewarisi hutang ribuan trilyun seperti yang dilakukan presiden-presiden sesudahnya. Harusnya para pemimpin belajar dari sejarah beliau.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber :&lt;a href="http://totocalegpdip.blogspot.com/2013/04/membaca-pikiran-sukarno.html"&gt;Totoblog&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
body{background:#ebebeb}
.post-body{max-width:100%;overflow:visible;z-index:1}
.post-body:before,.complete:before{content:"";position:absolute}
.center{float:none;margin:0px auto}
.lima{width:350px;max-width:96%;position:relative;color:#444;float:left;margin:0px auto;padding:.5em}
.six{max-width:500px;width:96%;position:relative;z-index:1;text-align:right;z-index:1}
.seven{max-width:400px;width:96%;position:relative;z-index:1;}
.post-footer{display:none}
.row{overflow:visible}
div.complete,.complete1{position:relative;width:100%;padding:.5em;margin:0px auto;height:auto;display:inline-block;z-index:1;margin:0px auto;color:#444}
#soe{background:#FDFEF8;}
.post-body:before{background:#7D7E79 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMhhKKZFuKWQKr2jaASzUEIVgxfcVhCMKKW2_y5C4tVrmuqtODtJlmY9YWTFlDfyrY_0rdz-WnDR9jZjzSpDjUlXF28r4V9fetDOVL5yON-uEOez0_MG-mk-qGAw8AcmD-GG5yjubDdPc/s576/sokarno.jpg)no-repeat left bottom;background-size:800px 90%;left:-70px;top:-126px;z-index:-1;width:1500px;height:700px}
.complete:before{width:2000px;height:100%;background:#FDFEF8;top:0px;left:-100px;z-index:-1;}
#lasto{margin-top:-5px;display:inline-block;padding:.5em;background-color:#FDFEF8; /* Old browsers */
background-image:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg);
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg), -moz-linear-gradient(top,  #FDFEF8 0%, #ebebeb 46%, #ebebeb 100%); /* FF3.6+ */
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg), -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,#f0f9ff), color-stop(46%,#ebebeb), color-stop(100%,#ebebeb)); /* Chrome,Safari4+ */
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg), -webkit-linear-gradient(top,  #FDFEF8 0%,#ebebeb 46%,#ebebeb 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png), url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg),-o-linear-gradient(top,  #FDFEF8 0%,#ebebeb 46%,#ebebeb 100%); /* Opera 11.10+ */
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg), -ms-linear-gradient(top,  #FDFEF8 0%,#ebebeb 46%,#ebebeb 100%); /* IE10+ */
background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx3kile8nmvitDUmiCTYXvxC9KxIInLsLesZzt3zCf_pAwgIvKc2KuHKGgtmdEVKeQpqTCDHniolL-A-trQ_mHoPM4cOw6xuD_lZqStVhdHNZMGP0T9H55j3rahxBZypAHZtGWtKS5/s940/keparato%2520copy.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZZ73G50IUQEUaK4DZjaE3etGg4oTTVXyCYruckVGfum-poQ4W6stFoKRhMb9ppt63GOlJ8G_LWOjaG4wyw-mbVOsjuvitRh34kDJ1zlecmFBq8-cXts3mUyQem2QLYOnXJkg6BE_93qI/s610/Presiden%2520Sukarno.jpg), linear-gradient(to bottom,  #FDFEF8 0%,#ebebeb 46%,#ebebeb 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#f0f9ff', endColorstr='#ebebeb',GradientType=0 ); /* IE6-9 */
background-repeat:no-repeat;background-size:60% 15px,100% 500px,auto;background-position:top center,center bottom,bottom;padding-bottom:200px}
.centro{display:inline-block;margin:0px auto;float:none}
.post a{color:#000}
h1{max-width: 96%;
width: 150px;
font-size: 60px;
font-family: "castellar",arial;
right: 180px;
top: -80px;
position: relative;}
.aleft p{text-align:left}
.acent p{text-align:center}
.aright p{text-align:right}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){.row{overflow:hidden}.aright p,.aleft p{text-align:justify}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLNMeGeC2vwvR5WisTykR1heSW4ZdE7ToU32k_0lsZd6xBPiwDLfJkNkHgsuIuxrMC78jbrdPZzS2dJPV0jtJQ_P4tLePv5qgKQFVGVKC0a8hA48p2Yy7BRwUeYVC1V09LbqnS8VrRhkY/s72-c/soekarno.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Aku (Bukan) Melupakanmu</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/aku-bukan-melupakanmu.html</link><category>Blogger</category><category>sajak</category><pubDate>Fri, 7 Jun 2013 02:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-4827566171692960921</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;h1&gt;Dear Some One Yang Disana....&lt;/h1&gt;
&lt;p&gt;Kenangan itu mungkin sudah berlalu, sekitar dua tahun yang lalu. Tepatnya ketika seseorang meninggalkanku sendiri dalam kesepian, kau datang bagai bidadari yang cantik jelita. Ah, mungkin itu cuma perasaanku saja, karena ketika kutanya temanku yang lain mereka bilang kamu itu biasa-biasa saja. Cantik enggak, jelek juga enggak, sedang-sedang saja. Tapi seperti ada cahaya di matamu, yang mampu getarkan hatiku.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ku beranikan diri berkenalan dengan diriku kepadamu. Tidak dinyana ternyata kamu membalas jabat tanganku. Akhirnya kutahu namamu. Sejak itu aku seperti melupakan lukaku yang dulu, ketika kasih tak sampai yang hilang entah kemana. Dua tiga tahun berlalu, aku tetap tidak bisa mengungkapkan perasaan itu. Pernah ingin kuutarakan tapi kutanya teman-temanmu kamu tak mau seperti itu. Kamu sungguh wanita yang mulia. Yah, kelihatannya sih begitu. Ku bersabar menanti, hingga nanti ku memang pantas untuk dirimu. Apalagi, aku bukan tipemu, yang menyukai tipe seorang pangeran.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi, sebelum itu terjadi, terdengar kabar dirimu sudah dengan yang baru, ah, bukan sepertinya bukan yang baru. Aku kenal siapa dia. Dia sahabat karibku. Aku pun tak berburuk sangka awalnya. Hingga kutanyakan kepada teman-temanmu, mereka menjawab sama. Mereka tak tahu. Apalagi ku tak setiap hari bisa bersamamu. Perlahan aku menarik langkahku. Bukan karena aku tak mau bersaing dengannya. Aku mengalah demi kebahagiaan mu. Diam-diam selalu kuamati kalian berdua. Sepertinya kalian cocok dan serasi. Kudoakan kalian selalu setia dan sehati.&lt;/p&gt;
&lt;div class="six right"&gt;
&lt;p&gt; Aku tak menyesal,betul ku tak menyesal. Malah bahagia ku diberi kesempatan mengenal wanita sepertimu tapi mungkin memang kamu bukan yang terbaik untukku. Kini dua kali sudah hatiku pilu. Aku tak ingin merasakan yang ketiga kali. Biarlah ku menanti bidadari hati. Jalanku masih jauh sekali. Ku menatap masa depan. Bukan melupakan dirimu, tapi untuk mengusir rasa pilu di hati, agar ku bisa jalani hari, seperti sebelum kumengenal dirimu kini.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIBJHPxZeN4C9xEa4CBPKv2e4gCumw5zOFY0NVDNviDlabvzyu_rZm8os93fKW4TVL5QZezUwCYnrL14wFHqC6PBKeHSt7jsxhMgwnoA8T1n0wTCq7gZ-0GL645pXPvMweYtOpEzWGixA/s800/wallpaper-1689682.jpg)no-repeat center top;background-size:100% auto;background-attachment:fixed}
.post-body{background:rgba(255,255,255,.5);max-width:600px;width:96%;padding:.5em;color:#444;margin-top:-40px }
h1{color:#fc2f2f;text-shadow:1px 2px 5px rgba(216, 101, 101,.4);font-family:"arizonia",helvetica;font-size:35px;text-align:left}
.six{width:360px;max-width:100%;}
.six p{text-align:right}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){body{background-attachment:scroll!important}.post-body{background:transparent;margin-top:350px;}.six p{text-align:justify}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){.post-body{margin-top:240px}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Jejaring (Anti) Sosial</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/jejaring-anti-sosial.html</link><category>Blogger</category><category>ceritaku</category><pubDate>Thu, 6 Jun 2013 17:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-1100507377349878309</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;h1&gt;Jejaring (&lt;span class="antix"&gt;Anti&lt;/span&gt;) Sosial&lt;/h1&gt;
&lt;div class="soshit"&gt;
&lt;p&gt;Fenomena jejaring sosial memang telah membuat banyak di antara kita secara tidak sadar menjadi anti SOSIAL. Esensi jejaring sosial yang kita lupakan adalah untuk menghubungkan kita dengan orang-orang di dunia wilayah lain sehingga terasa begitu dekat dihadapan layar handphone, komputer atau gadget anda lainnya. Tidakkah kalian rasakan bahwa mengakses jejaring sosial yang sedang populer saat ini semisal, Facebook, Twitter, Blogger, G+, Youtube dan lain sebagainya membuat hari-hari kita terasa begitu singkat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kita tidak bisa munafik akan hal itu. Jejaring sosial menjadi semacam candu dan virus dalam bentuk digital yang sedang mewabah di semua kalangan usia. Jejaring sosial yang dahulunya dikenal marak sebagai jejaring anak muda, yang tua pun sekarang tidak ingin ketinggalan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jejaring sosial yang seharusnya membuat diri kita menjadi lebih "sosial" justru kadang sering mengacuhkan lingkungan sosial yang ada di sekitar kita yang nyata ketimbang dunia maya. Kita seharusnya memberikan waktu untuk teman-teman di lingkungan sekolah, rumah, menyempatkan waktu untuk ngobrol dengan orang tua, saudara, yang nyata-nyata mereka ada di depan kita. Tapi yang sering kita lakukan selalu browsing dan bisa sampai berlama-lama membaca status orang lain yang tidak penting, buka foto-foto mereka, membayangkan kehidupan mereka yang tidak ada artinya untuk kita. &lt;/p&gt;
&lt;img class="jejaring anti sosial" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwdcOfLPUesITIITrzhOt0StkzBXE366Ke16LhwHAnBp-PeEH47iBpHeP9RZuD-TDVxyTLCEZt0N3rR5VGuSovVpjJXbe6myO-OsCnzO3cQebvpacOIXrvZ_jUBdpT0j4i_6dJw2RR2fs/s381/teach-kids-blogging.jpg"/&gt;
&lt;p&gt;Kebersamaan pun menjadi tidak ada. Karena masing-masing sudah begitu kecanduan dengan teknologi dan jejaring sosial. Dia lebih peduli dengan orang yang ada di "tempat lain" daripada peduli orang yang ada di depannya. Coba jawab jujur berapa kali kita melakukan posting atau update status/twit di Facebook/Twitter dan terus-terusan di refresh sekedar menunggu orang melakukan LIKE atau komentar pada status Anda? Berapa kali Anda ganti-ganti foto/status di BB/FB/twitter Anda?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Banyak di antara kita yang sering tidak sadar, menjadi depresi dan mudah mengeluh gara-gara jejaring sosial atau juga sebaliknya buang-buang waktu untuk sekedar baca status orang lain yang tidak penting. Seperti.. "aduh macet"… "enaknya ngapain ya hari ini?"… "lagi jaga anak"… "makan dulu ah"… "lagi Em EL"… "Pin BB baru ku loh".. dll. &lt;/p&gt;
&lt;img  class="jejaring anti sosial" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr4YfEWNxTaraFtlsrVGde06y_hztF-22xG1vGD_nc2Sv6vQje60Uv8azGIp870KnaSTuJakazB04NEeW2u2o8Wig5SA7W7EbIAXsxljo4lOcxIcia-fBTcD08E32s9bO5vv2JI5xKhho/s400/efek%2520negatif%2520facebook.jpg"/&gt;
&lt;p&gt;Apakah Anda juga melakukan hal itu? Berapa banyak waktu yang kita ‘buang’ untuk membaca status-status seperti itu? Betul, kadang kita membaca status yang baik-baik, seperti motivasi, berita, info menarik, tips, tapi kita harus hati-hati, karena tidak jarang gara-gara jejaring sosial orang yang keliatan alim, seperti motivator ulung dengan kata-kata yang bisa membangkitkan semangat di jejaring sosial ternyata bajingan aslinya. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tak jarang gara-gara jejaring sosial orang menemukan "cinta semu-nya", berawal kenalan di facebook lalu ketemuan, tidak tahunya kecewa, atau juga malah sampai ditipu, di bawa lari oleh orang yang baru kenal seminggu di jejaring sosial hingga rela diperawani dan dibunuh secara kejam seperti yang ada di berita -berita. Yang lebih aneh lagi, banyak orang lebih suka berdoa di wall facebook ketimbang berdoa di masjid. Sungguh edan bukan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jejaring sosial juga kadang dilengkapi fitur hiburan seperti games, musik dan sebagainya. Dengan hobi  bermain jejaring sosial ini semisal facebook yang tidak terkontrol membuat kalangan ini menghabiskan  waktunya dan memfokuskan pikirannya selalu tertuju ke facebook walaupun  dia sedang belajar, itu juga merupakan pembodohan yang tidak terasa  bagi kita. Mestinya browsing buat nyari tugas ujung-ujungnya buka facebook, buka twiter dan sebagainya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekali lagi apakah anda juga melakukan hal-hal diatas? Saya pun tidak menampiknya saya sering melakukakannya. Apakah jejaring sosial itu dilarang? Tidak sama sekali, tapi pertanyaan nya kemana jejaring sosial telah membawa kita selama ini? Ke arah yang ‘lebih baik’ atau ‘tidak produktif’? Tentunya pilihannya ada pada kata hati diri Anda sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body{background:#fff}
#main-wrapper{}
.post-body{max-width:1024px;color:#0b242e;overflow:visible}
h1{font-size:50px;color:#4b67a1;text-align:center;font-family:"podkova",arial;position:relative;z-index:10}
.soshit{position:relative;margin:0px auto;float:none;padding:.5em;z-index:1;max-width:450px;width:100%;margin-bottom:400px}
.soshit:after{z-index:-1;background:#f5f5f5;width:400px;height:500px;border-radius: 50% 50%;position:absolute;top:-150px;right:-70px;content:""}
.soshit:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5dKbFSy68ex4q57zhktfUf3R0DIK4d2ln-ybXDYkD4KMdIQ0Z0psGnSENQVE9JD-fcBOy-Z8_JB1i7chIlSked9CFVSTCBdH5VRo027H0-f-NVFvLg0xLLvwb9ajC3PXXfO2ylK-zCGc/s300/images.jpg)no-repeat center ;background-size:100% 100%;width:300px;height:300px;position:absolute;bottom:-300px;left:0px;right:0px;margin:0px auto}
span.antix{color:#900}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwdcOfLPUesITIITrzhOt0StkzBXE366Ke16LhwHAnBp-PeEH47iBpHeP9RZuD-TDVxyTLCEZt0N3rR5VGuSovVpjJXbe6myO-OsCnzO3cQebvpacOIXrvZ_jUBdpT0j4i_6dJw2RR2fs/s72-c/teach-kids-blogging.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Delete</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/06/delete.html</link><category>Blogger</category><pubDate>Mon, 3 Jun 2013 20:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-8325901804786125068</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="delete"&gt;&lt;h1&gt;DELETE&lt;/h1&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;Yang Penting Share sudah lama gak nongolin postingan terbaru. Sebetulnya enggak terlalu sibuk, tapi ya gitu deh, kena sindrom bosan ngeblog beberapa saat, apalagi ketika banyak kerjaan dan tugas di dunia nyata. Beberapa malam ini saya memutuskan untuk menghapus atau mendelete postingan-postingan awal saya sebelum saya mengenal Blogazine karena tidak sesuai dengan slogan saya yakni membicarakan yang terlupakan, seperti postingan tentang &lt;em&gt;Tutorial , Template &lt;/em&gt;dsb. Selain itu saya juga berusaha untuk memperbaiki postingan-postingan terdahulu dan mendaur ulangnya agar menjadi blogazine post. Terima kasih buat semua blogger dan para visitor yang sudah berkunjung dan berkomentar di blog Yang Penting Share ini. Mohon maaf bila artikel yang anda cari di blog ini sudah dihapus. Sekian sekilas info hehe.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#ddd}
.delete{
position: relative;
font-size:14px;
max-width: 500px;
color:#444;
padding:.5em;
margin: 50px auto 0px;
background-color:#fff;
background: -moz-linear-gradient(-45deg,  rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(221,221,221,1) 99%, rgba(255,255,255,1) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, right bottom, color-stop(0%,rgba(255,255,255,1)), color-stop(99%,rgba(221,221,221,1)), color-stop(100%,rgba(255,255,255,1))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(-45deg,  rgba(255,255,255,1) 0%,rgba(221,221,221,1) 99%,rgba(255,255,255,1) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(-45deg,  rgba(255,255,255,1) 0%,rgba(221,221,221,1) 99%,rgba(255,255,255,1) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(-45deg,  rgba(255,255,255,1) 0%,rgba(221,221,221,1) 99%,rgba(255,255,255,1) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(135deg,  rgba(255,255,255,1) 0%,rgba(221,221,221,1) 99%,rgba(255,255,255,1) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#ffffff', endColorstr='#ffffff',GradientType=1 ); /* IE6-9 fallback on horizontal gradient */
 -webkit-box-shadow: 0 0 4px rgba(0, 0, 0, 0.2), inset 0 0 50px rgba(0, 0, 0, 0.1);
 -moz-box-shadow: 0 0 4px rgba(0, 0, 0, 0.2), inset 0 0 50px rgba(0, 0, 0, 0.1);
 box-shadow: 0 0 5px rgba(0, 0, 0, 0.2), inset 0 0 50px rgba(0, 0, 0, 0.1);}
.delete:before,.delete:after{position: absolute;
 width: 40%;
 height: 10px;
 content: ' ';
 left: 12px;
 bottom:12px;
 background: transparent;
 -webkit-transform: skew(-5deg) rotate(-5deg);
 -moz-transform: skew(-5deg) rotate(-5deg);
 -ms-transform: skew(-5deg) rotate(-5deg);
 -o-transform: skew(-5deg) rotate(-5deg);
 transform: skew(-5deg) rotate(-5deg);
 -webkit-box-shadow: 0 6px 12px rgba(0, 0, 0, 0.3);
 -moz-box-shadow: 0 6px 12px rgba(0, 0, 0, 0.3);
 box-shadow: 0 6px 12px rgba(0, 0, 0, 0.3);
 z-index: -1;
}
.delete:after
{
 left: auto;
 right: 12px;
 -webkit-transform: skew(5deg) rotate(5deg);
 -moz-transform: skew(5deg) rotate(5deg);
 -ms-transform: skew(5deg) rotate(5deg);
 -o-transform: skew(5deg) rotate(5deg);
 transform: skew(5deg) rotate(5deg);}
.post h1{position:relative;font-size:120px;font-family:"tahoma",arial;color:#ddd;text-shadow:-1px -1px 1px #000;top:-100px;text-align:left;z-index:1;letter-spacing:-15px}
.post h1:before 
{content: '';background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVvutk7bUidEUHDBrtYbl1zmYclmj9Ch7-RKOzRYrt-uSgzgdWwc081lV_Lxct0qI1QCKnMuXmyjPnaRHJ1lQBnfSlMmU9mzda7SdeblObiCme00xJRtC9lRulsPnT_pdz3qW1sa3goNDN/s320/ripped_paper.jpg)no-repeat;background-size:100% 100%;width:100%;height:280px;position:absolute;top:-70px;left:-4px;right:0px;opacity:.7;z-index:-1}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Bukan Sebuah Lilin</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/bukan-sebuah-lilin.html</link><category>Blogger</category><category>renungan</category><pubDate>Tue, 28 May 2013 07:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-5304298979705124321</guid><description>&lt;h1&gt;Bukan Sebuah Lilin&lt;/h1&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="poem right"&gt;
&lt;p&gt;Aku bukan sebuah lilin&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Engkau temukan disudut Rumahmu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu engkau bakar terangi jalanmu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu engkau padamkan ketika menemukan lampu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku tidak mau menjadi lilin&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang engkau gunakan untuk menerangi malam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Disaat penerang lain padam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menerangi hingga meleleh padam&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku tidak mau menjadi lilin&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang dinyalakan ditengah kegelapan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Disalahkan sebagai dalang kebakaran&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagai pengalih kelalaian&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maukah engkau menjadi lilin ku?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;--- End ---&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2{display:none}
body{background:#000}
#content{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4u5jWRHBV2F-keEvTfmnIsRe9M8UbJDjs2QqWralLg1G6GXblGy1TxPpEVG8hdl118M7pu2xi8CYV4P9t21pkuFnbyzjvrXDAnZBxsXKGoOVfjBEq4EUrD2CX4CjBFF6QD8vZe5dRVFc/s640/%25C2%25A9%2520alkkdsg%2520-%2520Fotolia.com2.jpg)no-repeat center bottom;background-size:auto 100%;background-attachment:fixed}
.post-body{max-width:1024px}
.post h1{font-family:"Allura",arial;font-size:80px;color:#fff;letter-spacing:.5px;text-align:center;float:right}
.poem p{text-align:center;font-size:15px;color:#ff0;font-family:"open sans",san-serif}
.post-body{line-height: ;font-size: ;font-family: ;color: ;width: ;margin: ;padding:}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Sleep Less Read More</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/sleep-less-read-more.html</link><category>Blogger</category><category>tipography</category><pubDate>Wed, 22 May 2013 19:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-9096953601527695257</guid><description>&lt;img class="hidden" alt="sleep less read more" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwlejOGqcyixgG_zW30IUsjmlhcCBveRg-GQaI4ZDBmkXJ0KwT1CH0VgJ_if3xlX8rsDeG_Rov5IDjZ_g1FYybJEm6Qhx-L718IgLuvu0WKv50FyOaEur0jA2iu2EUYrGOH_pVLwesZ9-u/s200/images+(1).jpg"/&gt;
&lt;div class="readmore"&gt;
&lt;p class="less"&gt;Sleep less&lt;/p&gt;
&lt;p class="less"&gt;Read &lt;a href="#read"&gt;more&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div id="read"&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sleep Less Read more&lt;/strong&gt;, gaya hidup ku yang baru. Yah mungkin tidak terlalu baru, karena gaya hidup ini kukenal semenjak aku mengenal yang namanya Blogger. Mungkin kira-kira 3 tahun yang lalu. Sejak itu, aku semakin suka membaca, ternyata dunia yang kukenal lewat internet khususnya dari jendela Google dan Bing lebih luas dari layar kaca. Dari dunia internet itulah aku mengenal apa itu SEO (yang sampai sekarang masih jadi misteri), apa itu konsep Blogazine (yang coba kuterapkan di Yang Penting Share walau gagal), apa itu Css, Html  semenjak era Friendster , facebook, twitter hingga Google plus dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejak mengenal dunia itu, aku sering lupa tidur, terkadang cuma dua jam dalam sehari. Aku seperti tak pernah &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/11/gak-bosen-jadi-follower.html"&gt;bosan&lt;/a&gt; Menghabiskan waktu berlama -lama didepan komputer, membaca banyak hal yang tidak bisa kutemukan dalam kehidupan sehari-hari, menemukan hal-hal baru karena rasa keingintahuan yang tinggi, walau terkadang menemukan jalan buntu, vakum sementara karena ada kegiatan real, hingga tidak bisa tidur. Terkadang pagi ketemu pagi lagi belum satupun ide dieksekusi, ada saja &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/02/apakah-sampai-disini.html"&gt;masalah&lt;/a&gt; kutemui, tapi tetap trial dan error, tanya sana sini dari &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/04/kopizine-forum-blogazine-indonesia.html"&gt;teman&lt;/a&gt; demi kepuasan diri dalam &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/03/rahasia-kreatif.html"&gt;kreasi&lt;/a&gt;. Semua itu takkan bisa terbeli dengan &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/06/tak-terbeli-dengan-uang.html"&gt;uang&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Kopi paste sudah jadi makanan sehari-hari, intip kode orang lain, baca pelajari, yah kalau udah benar-benar buntu tinggal salin dengan Ctrl + U, kalau ada waktu baru dipelajari lagi hahaa. Setelah tidak lagi bekerja di warnet, aku tetap berusaha untuk &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/09/move-on.html"&gt;terus ngeblog&lt;/a&gt; walau yah agak sedikit ngeruk rupiah.Kalau ditanya apa yang sudah kuhasilkan dari ngeblog itu bisa kubilang belum ada. Sudah lebih dari &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/05/seratus.html"&gt;ratusan&lt;/a&gt; posting yang kuhasilkan tapi tetap saja belum ada penghasilan. Tapi kuyakin semua yang kulalui akan berakhir dengan indah. &lt;em&gt;Keep posting and keep blogging, to make your dream be happening.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body{background:
radial-gradient(hsl(0, 100%, 27%) 4%, hsl(0, 100%, 18%) 9%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 9%) 0 0,
radial-gradient(hsl(0, 100%, 27%) 4%, hsl(0, 100%, 18%) 8%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 10%) 50px 50px,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 30%, 0.8) 20%, hsla(0, 100%, 20%, 0)) 50px 0,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 30%, 0.8) 20%, hsla(0, 100%, 20%, 0)) 0 50px,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 20%, 1) 35%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 60%) 50px 0,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 20%, 1) 35%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 60%) 100px 50px,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 15%, 0.7), hsla(0, 100%, 20%, 0)) 0 0,
radial-gradient(hsla(0, 100%, 15%, 0.7), hsla(0, 100%, 20%, 0)) 50px 50px,
linear-gradient(45deg, hsla(0, 100%, 20%, 0) 49%, hsla(0, 100%, 0%, 1) 50%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 70%) 0 0,
linear-gradient(-45deg, hsla(0, 100%, 20%, 0) 49%, hsla(0, 100%, 0%, 1) 50%, hsla(0, 100%, 20%, 0) 70%) 0 0;
background-color: #300; 
background-size: 100px 100px;}
.post-body{max-width:1024px}
p.less{font-size:150px;font-family:"helvetica",arial;font-weight:bold;text-align:center;line-height:1.6em;margin-top:-10px; color: rgba(67, 201, 117, 0.2);text-shadow:-5px -5px 2px rgba(0,0,0,0.2); -webkit-text-stroke: 2px rgba(255,255,255,0.6);  text-align: border-path;}
p.less:last-of-type{margin-top:-200px}
.post a{color:transparent}
#read,#read:target{ transition: all 1s ease-in-out;}
#read{height:0px;overflow:hidden;max-width:600px;width:96%;margin:0px;}
#read:target{overflow:visible;height:auto;position:relative;top:-100px;margin:0px auto;float:none;color:#fff;text-shadow:-1px 0px 1px #900;font-size:15px;font-family:"open sans",arial;background:#bf3526;padding:.5em;box-shadow:0px 0px 10px #000 inset}
#read:target:before,#read:target:after{position:absolute;content:"";left:0px;right:0px;margin:0px auto;}
#read:target:before{ width: 0;
 height: 0;
 border-left:100px solid transparent;
 border-right: 100px solid transparent;
 border-bottom: 150px solid #bf3526;
top:-130px;}
#read:target:after{ width: 0;
 height: 0;
 border-left:100px solid transparent;
 border-right: 100px solid transparent;
 border-top: 150px solid #bf3526;
bottom:-130px;}
.readmore{width:96%;max-width:1020px;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKgAqppEylnq-58nBjoV1qk7XYJaFscmhu-zBL2QwS-7vNvUZvlbb9EHrcIAt8SqEdC-WIk8CVPPSgx8Do4dfL13oErJ4EXdcKVBW6Oqslyuu9c-rLLQodOuchXvgczrL7OegS1BIQEAA/s280/2586738-742555-books-background.jpg)repeat;-webkit-background-clip: text;-moz-background-clip: text;background-clip: text;display:block;margin:0px auto;float:none;}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwlejOGqcyixgG_zW30IUsjmlhcCBveRg-GQaI4ZDBmkXJ0KwT1CH0VgJ_if3xlX8rsDeG_Rov5IDjZ_g1FYybJEm6Qhx-L718IgLuvu0WKv50FyOaEur0jA2iu2EUYrGOH_pVLwesZ9-u/s72-c/images+(1).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Typho : Life is Riding Bike</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/typho-life-is-riding-bike.html</link><category>Blogger</category><category>not responsive</category><category>tipography</category><pubDate>Sat, 18 May 2013 21:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-3385723122254327991</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="poster"&gt;
&lt;img class="hidden" alt="content:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZMAz_R_j-sNA-rUOHCnfagUIchRRpamrhiM9RbeLSK9oacGniAZhkeO6MtYCj7R4t9hG6SZr-XIBnbJZIR5U14fjjxjNivDa8LI9fL0YFkfqkh70htqCSYoikNOi1LsUMVKnji3uYrIM/s300/bike.png"/&gt;
&lt;h1&gt;Life is like&lt;/h1&gt;
&lt;h3&gt;to keep your balance you must&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6O49tHe9ypIZP5823wWZgRl6Jqzk_Sn3IjI6EXEsBuGs2Nxwsny1DINas9v-C3-Dygd0XISqUktnZlqEz390jVnUltwGS3-7S7O91uUZl2I5v6fp836ljKeXxAueJKYpliBYFgHICSYU/s400/pattern.jpg);background-size:100% 200px}
.post h1,h3{text-align:center;line-height:1.6em;position:relative}
h1{font-family:"fredericka the great",arial;color:#444;font-size:100px;font-weight:normal;margin-top:250px;}
h1:before{content:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZMAz_R_j-sNA-rUOHCnfagUIchRRpamrhiM9RbeLSK9oacGniAZhkeO6MtYCj7R4t9hG6SZr-XIBnbJZIR5U14fjjxjNivDa8LI9fL0YFkfqkh70htqCSYoikNOi1LsUMVKnji3uYrIM/s300/bike.png);position:absolute;top:-200px;left:0px;right:0px;margin:0px auto;opacity:.6}
.post-body{background:#e0dbd2 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDbFjjxwJ_LQoBBxWgd1G-I3y1PGlTaOcfQWHecwDtQK6g7_IgVtGeeiEHWNPowpUTnHnVtcZmw5fhTgEa8vMJBoEcFPT8_tjjJuuwvQaMZEbwKVuw3hpZuZw3NTOpX84KRi8SrxELQsA/s800/yangpentingshare.png)no-repeat center;background-size:100% 100%;padding:.5em;max-width:700px;box-shadow:0px 5px 10px #000,0px 10px 20px #000,0px 30px 40px #000;padding:.5em}
h1:after{font-family:"love ya like a sister",arial;font-size:78px;color:#444;content:"riding a bicycle";bottom:-100px;left:0px;right:0px;text-align:center;position:absolute}
.post h3{font-family:"advent pro",verdana;font-size:40px;letter-spacing:-.4px;color:#444;margin-bottom:250px}
.poster{width:96%;max-width:650px;float:none;margin:0px auto}
.post h3:before{content:"keep moving";font-family:"Bilbo",georgia;font-size:100px;text-align:center;position:absolute;bottom:-100px;right:0px;left:0px;margin:0px auto;color:#444}
.post h3:after{position:absolute;bottom:-220px;right:0px;left:0px;margin:0px auto;width:400px;height:100px;background-transparent;border-top:5px solid #444;border-radius:50%;content:"";transform:rotate(-2deg);
-ms-transform:rotate(-2deg); /* IE 9 */
-webkit-transform:rotate(-2deg); /* Safari and Chrome */}
.post.iklan p{text-align:center}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Layar Kaca</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/layar-kaca.html</link><category>Blogger</category><category>Opini</category><category>renungan</category><pubDate>Wed, 15 May 2013 08:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-4831887479769484599</guid><description>&lt;img class="hidden" alt="panggung sandiwara,tv" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqYA2uJ9GXHp2197zZTSA8TaL3wBJfh6rBEDQbFo0ecBRjnZry-8b12yJKlrre82_vm1TIySkRkfL_2ANyRy8d-SR9-ZoTyiL7wq-O441zbNhZg1E8aMrua3dMEOkEcmaKQCmJdVX_rnI/s400/tv.jpg"/&gt;
&lt;div class="tivi"&gt;&lt;h1&gt;Layar Kaca&lt;/h1&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Nyalain Tv nya dong ada acara kartun nih bu"&lt;/em&gt;, rengek seorang anak kepada ibunya. Nyalain sendiri, minta tolong sama bapak mu sana. "Bapak dulu ya dek mau nonton berita nih, ada berita seru di Tv, mengenai Eyang *ubur dan perseteruannya dengan para pengikutnya" kata sang ayah. &lt;em&gt;"Ih ayah, aku duluan dong mau nonton acara sinetron terbaru di tv itu tu"&lt;/em&gt;, teriak sang kakak dari dalam kamar. Yah begitulah penggalan kisah nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk menikmati apa itu layar kaca, bisa dibilang layar mimpi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya tak ingin membeberkan tentang sejarah penemuan kotak persegi yang dahulu amat sangat besar,berat dan juga mahal, yang sekarang semakin pipih, canggih dan juga bisa dijangkau oleh semua kalangan(syarat dan ketentuan berlaku). Melalu layar kaca itu, kita menekan tombol power yang mengalirkan arus listrik, mengubahnya menjadi energi cahaya dan bunyi, menghasilkan warna-warni dan juga menampilkan mimpi duniawi. Beragam mimpi yang ditampilkan dan ditawarkan, mulai dari barang yang bisa inilah, itulah, ada juga dongeng atau novel yang di perankan lewat film, sinetron atau juga reality show, informasi dari seluruh penjuru dunia, hiburan, musik dan sebagainya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Berlama-lama di depan televisi saat ini menjadi suatu hoby bagi banyak orang. Menonton Tv menjadi salah satu "agenda" penting dalam kehidupan sehari-hari yang tidak boleh dilewatkan, bahkan walau tidak punya Tv sendiri. Saya tak akan bahas mengenai kenapa? Tanyakan diri anda masing-masing. Nah sekarang saya cuma ingin bilang manfaatnya. Ya, setidaknya, Tv memberikan terapi "mimpi" kepada para penontonnya melalui semua yang ditampilkan di dalamnya. Tv tidak hanya menampilkan mimpi indah, namun juga "mimpi buruk" bagi para penontonnya baik secara fisik maupun psikis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tak jarang ketika layar kaca atau tv mempengaruhi emosi, sikap serta tabiat seseorang secara tidak langsung. Tv juga sering dimanfaatkan sebagai media efektif untuk menyampaikan suatu informasi, ajaran, pendidikan dan bahkan tayangan-tayangan tak bernilai baik. Sebut saja yang dinamakan sinetron, penuh dengan cerita rebutan harta warisan, rebutan suami atau pacar, atau juga problem rumah tangga lainnya. Ada juga film yang menampilkan cerita bak di negeri dongeng, bertemu putri atau pangeran yang diimpikan, adegan yang diluar logika, sedang yang lainnya menampilkan acara hiburan yang penuh khayalan, bualan serta pembohongan publik dan tv juga membuat kita lebih konsumtif dengan barang-barang yang diiklankan demi meraup keuntungan yang diharapkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yah, lebih layak Tv disebut dunia yang penuh impian. Tapi lebih baik daripada kehidupan nyata kita, yang justru sebetulnya bukan layar kaca tapi bagai panggung sandiwara. Kita punya banyak teman atau sahabat, keluarga serta orang-orang dekat kita, itu hanya disaat kita senang atau bahagia. Di saat kesusahan atau juga sedih, kita akan tahu mana yang benar-benar sahabat kita. Kita akan tahu mana yang benar-benar peduli dengan kita. Ya, dunia layar kaca sedikit lebih baik daripada dunia nyata, patutlah orang-orang betah berlama-lama didepannya, untuk melupakan sejenak panggung sandiwara itu&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#c8a16b}
.post-body{max-width:1024px;position:relative;overflow:visible}
div.tivi{max-width:580px;width:96%;color:#fcd39f;float:right;position:relative;margin:0px auto;padding:0px;z-index:1;font-size:15px;font-family:"open sans",georgia}
h1:before{position:absolute;left:-500px;bottom:-40px;content:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqYA2uJ9GXHp2197zZTSA8TaL3wBJfh6rBEDQbFo0ecBRjnZry-8b12yJKlrre82_vm1TIySkRkfL_2ANyRy8d-SR9-ZoTyiL7wq-O441zbNhZg1E8aMrua3dMEOkEcmaKQCmJdVX_rnI/s700/tv.jpg);z-index:-1}
h1{font-size:105px;font-family:"bree serif",arial;margin-top:1.5em;color:#eedfb8;text-align:left;text-shadow:0px 0px 5px #7c6547}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqYA2uJ9GXHp2197zZTSA8TaL3wBJfh6rBEDQbFo0ecBRjnZry-8b12yJKlrre82_vm1TIySkRkfL_2ANyRy8d-SR9-ZoTyiL7wq-O441zbNhZg1E8aMrua3dMEOkEcmaKQCmJdVX_rnI/s72-c/tv.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Typho : Life Is Nothing</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/typho-life-is-nothing.html</link><category>Blogger</category><category>tipography</category><pubDate>Sat, 11 May 2013 01:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-3022028657907362857</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="tipo"&gt;
&lt;div id="life"&gt;Life is &lt;/div&gt;
&lt;div class="red" id="not"&gt;N&lt;a href="http://candice499.files.wordpress.com/2012/10/futura1.jpg"&gt;o&lt;/a&gt;thing&lt;/div&gt;
&lt;div id="you"&gt;If You are Not&lt;/div&gt;
&lt;div class="red" id="obsed"&gt;Obsessed&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h1&gt;Obsesi Itu...&lt;/h1&gt;
&lt;p class="big"&gt;Hidup ini singkat. Hidup kita tidak akan berarti atau hampa atau kosong atau juga hambar jika kita tidak mempunyai obsesi. Obsesi disebut juga motivasi dan Setiap orang memilikinya  untuk menjalani hidupnya dengan semangat. Terobsesi dalam hidup itu boleh agar bersemangat untuk menggapai apa yang diharapkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun Keobsesian terhadap sesuatu harus dalam batasnya karena terlalu terobsesi bisa menyebabkan kita lupa daratan. Obsesi yang baik harus diiringi dengan akal, logika serta iman kita masing-masing. Jangan sampai obsesi yang kita miliki &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/uang-dan-manusia.html"&gt;merugikan&lt;/a&gt; diri kita sendiri, saudara, sahabat, keluarga kita dan orang lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tipografi sederhana ini &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/03/rahasia-kreatif.html"&gt;terinspirasi&lt;/a&gt; dari quote yang saya temukan dari google. Saya kasihan aja melihat Yang Penting Share belum di update-update karena kesibukan saya. postingan ini hanya mengisi waktu sebelum tidur saya setelah mengetik proposal mata kuliah seminar. Ini cuma opini saja, betul atau tidak itu kembali kepada teman teman semua. Happy Blogging.&lt;/p&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#fff;}
.red{background:#fe0002}
.tipo{font-size:90px;color:#111;padding:.5em;width:96%;max-width:470px;float:left;text-align:left;text-transform:uppercase;font-family:"Carrois Gothic SC",helvetica;}
.tipo,.post h1{letter-spacing:-.5px;line-height:1.6em}
.post h1{font-size:70px;color:#fe0002;border-bottom:10px solid #fe0002;}
.post h1:first-letter{color:#fdce0d;font-family:"finger paint",arial}
.post h1,.post{font-family:"open sans",arial}
.post{color:#444;font-size:14px;}
.post p a{color:#900}
.post .tipo a{color:#ff0}
#life{font-size:145px}
#not{font-size:120px}
#you{font-size:65px}
#obsed{font-size:105px}
#main-wrapper{}
.post-body{max-width:1024px}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Branding !</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/05/branding.html</link><category>Blogger</category><category>Opini</category><pubDate>Sun, 5 May 2013 22:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-272824291972420678</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;h1&gt;Apa itu Branding ?&lt;img alt="branding,desain dan logo brand" class="gambar-home left" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheFNQ0_f3hLbStvvxZlDzQtPCt9nyt7Qm06nC9iLN9HndkubgrZBV47psY4M_tL2JyRBv47XnZfnm65JUsoR-sYgwSWq6ptosauIQwmgdRllbxSLyCBeYsG752PWArhAP5F2R4k0aXA7E/s512/branding.jpg"/&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div class="atas left"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Apa sih branding itu? pertama kita bahas dulu apa itu brand. Hal ini sering terlupakan tapi sebetulnya tidak asing lagi dalam kehidupan manusia dizaman serba modern ini, Demi tuhaaaannn &lt;em&gt;#teriak aryawiguna&lt;/em&gt;. Lihat saja disekeliling anda saat ini, bungkus rokok, bungkus makanan ringan, kopi, televisi,  komputer/laptop, sikat gigi, parfum,obat nyamuk, kartu sim card, handphone, merk mobil bahkan kolor pun punya brand/merk masing-masing. Apakah brand atau merk masing-masing produk itu sama? adakah keunikan nama, logo serta keunggulan dari branding produsen produk itu masing-masing?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Masih belum jelas apa itu brand? Begini, coba sobat perhatikan, pernahkah anda pergi ke warung dan melihat &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/01/sejarah-nama-dan-bentuk-donat.html"&gt;donat&lt;/a&gt; yang dijual di situ? Berapa harganya? Dengan Rp 1000 anda bisa mendapatkan 1 potong donat. Bagaimana dengan Dunkin Donut atau J-Co? Rp 6000 kalau tidak salah, sekitar itulah. Tapi kenapa donat yang lebih mahal itu malah banyak digandrungi daripada donat yang ada diwarung-warung. Nah itulah yang dinamakan brand. Perusahaan J.co atau juga Dunkin Donut menggunakan logo unik yang mereperesentasikan produknya dan menawarkan donat berasa lebih mewah daripada donat yang ada diwarung-warung atau pasaran.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="white right"&gt;
&lt;h3&gt;Brand atau Branding?&lt;/h3&gt;
&lt;img alt="brand, blog branding" class="right" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEja9rNTtajO3mvtuXgtLa7x9ZFW1ki6tqW1EgQtag6ndBeuIXl8BuWf-LzNTalkfqb_EZf2kDptAcgao_trbC-HVoA_MZN1D9TD_-jhFWLSUsJEO_QZvkEVf240NZJjnf4qIOucDuMWSu4/s300/brand_love.gif"/&gt;
&lt;p&gt;Masih banyak diantara kita yang sulit membedakan arti dari kedua kata diatas. Brand bisa dibilang "merk" dari suatu produk. Brand berasal dari bahasa skandinavia "Brandr" yang berarti membakar. Brand secara etimologi bisa diartikan sebagai persepsi pengalaman, harapan, terhadap suatu produk, jasa, pengalaman baik secara personal ataupun juga organisasi dari berbagai atribut baik secara nyata ataupun tidak nyata yang disimbolisasikan dalam merk dagang yang memberi pengaruh. Contoh nyata dari brand itu misalnya produk mobil menggunakan brand "&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/3-aksi-jitu-green-tech-nya-daihatsu.html"&gt;Daihatsu&lt;/a&gt;", atau juga &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/01/kenapa-pasta-gigi-namanya-odol.html"&gt;odol&lt;/a&gt; yang identik dengan "Pepsodent", sabun dengan "LUX", atau motor dengan merk "HONDA".&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan branding adalah usaha atau proses  yang dilakukan secara kontinyu agar "merk" tersebut dikenali dan mendunia serta sesuai dengan sasaran yang hendak dicapai dalam rangka membesarkan nama "merk" tersebut. Apa saja branding tersebut? ada berbagai langkah yang bisa dilakukan dalam rangka meningkatkan branding suatu produk sehingga produk itu bisa dikenal oleh orang awam dan menjadi familiar bagi mereka sehingga meningkatkan jumlah penawaran serta rating dari produk tersebut. Branding dapat menaikkan citra dari produk tersebut sehingga mempunyai nilai &lt;em&gt;"lebih"&lt;/em&gt; dibanding dengan produk yang tidak di branding.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="yellow left"&gt;
&lt;h3&gt;Strategi Branding&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Perlu diketahui oleh kita, produk yang dibranding tidak hanya produk yang ada didunia nyata, tapi juga yang ada didunia maya, contohnya website serta blog. Branding menjadi sangat penting untuk memberi identitas terhadap produk atau jasa yang diberikan serta mengutamakan konsistensi sehingga brand atau merk yang diusung menjadi familiar bagi para konsumen. Tidak percaya, lihat saja Google, yahoo, facebook dan twitter yang menjadi contoh branding didunia maya. Siapa sih yang tidak tau dengan logo mereka masing-masing? Untuk konten serta keunggulan masing-masing tentu sudah menjadi rahasia umum bukan? Begitulah kira-kira proses branding berjalan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oke, tanpa cas-cis-cus yang berlama-lama ada beberapa strategi branding yang bisa kita gunakan, baik untuk meningkatkan rating brand produk kita yang nyata, atau juga dalam bentuk jasa atau website dalam dunia maya. Diantaranya adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="strategi"&gt;
&lt;div class="kolom left"&gt;
&lt;h3&gt;Ciptakan merk&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Jika anda baru akan memulai suatu usaha atau menjual suatu produk atau jasa, anda tentu harus menentukan nama merk yang tepat yang merepresentasikan produk anda dan tidak "memplagiat" nama orang lain. Ciptakan merk yang gampang diingat dan akrab bagi orang-orang. Mengapa begitu penting? Karena selain sebagai identitas produk, brand juga akan menumbuhkan loyalitas konsumen. Biasanya bila seseorang sudah cocok dan akrab dengan suatu brand, dia tidak akan mudah berpaling pada brand lain. Selain itu, bagi sebagian orang, brand juga seringkali dianggap sebagai identitas dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contohnya saja, bagi kita orang awam , ketika kita bicara tentang mesin pencari di internet tentu sudah akrab dengan google,&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/01/kenapa-pasta-gigi-namanya-odol.html"&gt; odol&lt;/a&gt; dengan merk pepsodent, hape dengan merk nokia, motor dengan nama honda, obat nyamuk dengan baygon, yah walaupun sekarang sudah banyak bertebaran merk-merk lain sebagai saingan, tapi tetap saja nama itu terdengar familiar bukan?&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="dua"&gt;Simpel dan Bermakna&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Brand asing atau pun yang terkesan asing. Namun, tak berarti nama-nama yang terkesan lokal juga tak dilirik, lho. Terpenting, pilihlah nama yang simpel, agar mudah diucapkan dan diingat. Selain itu, ada baiknya memilih nama brand yang memiliki arti tertentu. Bila tak ingin repot, Anda juga bisa menggunakan nama Anda menjadi nama brand, seperti yang dilakukan brand-brand ternama. Yang terpenting adalah konsistensi dengan nama brand tersebut. Seperti yang sedang saya lakukan selama kurang lebih 4 tahun ini dengan nama "Yang penting Share! " ini. Nama ini terkesan aneh, tapi menurut saya gampang diingat. Cotnoh lainnya adalah nama facebook, Blogger, Wordpress, Toko Bagus, Kaskus dan sebagainya. Gampang diingat serta kontentnya mempunyai keunikan masing-masing.&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="tiga"&gt;Desain Logo&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Logo dapat membantu brand yang Anda ciptakan terkesan lebih mewah dan istimewa. Dengan logo, Anda dapat membentuk sebuah komunikasi melalui tanda yang mudah dimengerti dan diingat oleh setiap orang tanpa batasan bahasa. Inilah yang nantinya akan menjadi identitas produk Anda. Logo membuat produk anda mudah diingat dan mudah dikenali. Logo yang unik membuat produk anda mudah dikenali. Tapi tetap, logo dan bentuk produk mesti bersesuaian. Gak mungkin kan produknya mobil tapi berlogo motor? Logo gak mesti rumit, tapi simpel dan penuh makna seperti logo Facebook, Twitter, Google, Nike, Adidas, Toyota, Apple serta Yang Penting Share hehe.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="kolom right"&gt;
&lt;h3 id="empat"&gt;Target Konsumen&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Anda tentu tidak tahu dibalik merk-merk terkenal saat ini mereka membangun dari level terbawah. Kenapa mereka bisa sukses? karena mereka bisa menentukan siapa target konsumen mereka dengan baik. Dengan demikian mereka terus melakukan proses branding yang mempunyai sasaran yang jelas sehingga mereka bisa membangun citra brand mereka dengan baik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebanyakan dari kita, ingin membangun suatu brand sering salah sasaran. Inginnya sasarannya kelas menengah keatas tetapi kualitas yang dimiliki oleh jasa atau produk kita tidak sesuai. Seringkali kita terjebak ingin memuaskan klien yang mewah, sekaligus ingin melayani klien yang ekonomis dengan harga menengah. Kita harus realistis dalam hal menentukan target tersebut, dan tetap kita harus konsisten. Dalam dunia maya, semisal toko online, kita juga mesti realistis. Jika target kita adalah pasar dalam negeri maka kita harus benar-benar menargetkan dan isi serta penjelasan-penjelasan dalam website tersebut harus menguatkan tujuan kita.&lt;/p&gt; 
&lt;h3 id="lima"&gt;Promosi&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Langkah terakhir yang bisa kita lakukan adalah membangun brand kita dengan segenap promosi yang bisa membantu publik mengenal produk atau jasa kita lebih familiar. Untuk promosi ada beberapa tips yang bisa kita lakukan diantaranya :
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Promosi dengan menggunakan versi trial, atau sample, atau gratis souvenir atau barang lainnya setelah membeli beberapa produk atau menggunakan beberapa kali jasa tersebut&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membonceng ketenaran, bisa jadi ikut berpatisipasi dalam event sosial,pameran, menggunakan ketenaran pesohor seperti artis atau juga public figure lainnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kenalkan produk anda secara konsisten dan transparan, keunggulan dari produk anda dibanding yang lainnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manfaatkan media, seperti dunia online, blog, buat website, promosikan dengan iklan, brosur serta dari mulut kemulut&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ikutlah program afiliasi atau kerja sama dengan produk atau brand lain yang sudah lebih dahulu terkenal sehingga bisa mendongkrak rating produk anda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tingkatkan kualitas produk atau layanan jasa, Bangun Kepercayaan, dan konsisten dengan brand yang dibangun.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;p&gt;Oke mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, jika anda seorang blogger, analogikan saja kata produk dengan "blog" anda, sudah adakah merknya?logonya?terus sudah konsisten kah dengan nichenya?Nah kalau belum yuk branding blogmu agar blogmu lebih terkenal lagi dari eyang subur&lt;i&gt; #eh&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber Bacaan :&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://amaliamaulana.com/blog/brand-branding-dan-peranannya-bagi-perusahaan/" target="blank" rel="nofollow"&gt;Amaliam-maulana&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.yopdesign.com/blog/information/183-pentingnya-branding.html" target="blank" rel="nofollow"&gt;YopDesign&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://blog.sribu.com/2012/02/18/pentingnya-design-logo-untuk-sebuah-brand/" target="blank" rel="nofollow"&gt;Sribu.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://harianking.blogspot.com/2012/01/5-tips-strategi-brand-produk.html" target="blank" rel="nofollow"&gt;harianKing&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#fdce0d;}
.atas,.white{max-width:480px;width:96%;padding:.5em;position:relative}
.white{background:#fff;max-width:620px;}
.yellow{max-width:520px;width:96%}
.kolom{max-width:400px;width:96%;margin:.5em}
.strategi{max-width:1024px;margin:0px auto;float:none;clear:both}
.white:before{content:"";background:#fff;width:400px;height:100%;z-index:-1;position:absolute;left:100%;top:0px}
.white:after{content:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg34arU9AxVYpUtuHNDWdO24JCVB0QXCEH5Cz2vhcnR97i6q2wQY1PWnh5u9KCCcJWRDKb-jEhSAaCT9MyQOIK2VA9eq8hHLN0O3C6YFj-_7caYmnCtiitGrnSKbMTZQ8pAoYUhyphenhyphenZgEv64/s450/Branding.png);position:absolute;bottom:-200px;right:-90px}
.post h1{font-size:50px;font-family:"armata",arial;line-height:1.6em;letter-spacing:-2px;text-align:left}
.post-body{color:#444;width:98%;max-width:1024px;overflow:visible}
.post h3{line-height:1.6em;position:relative;font-size:30px;font-family:"open sans",helvetica}
.post .white h3{left:-7px;background:#fdce0d;}
.post .yellow h3{right:-7px;background:#fff}
.post .yellow h3:before,.post .strategi h3:before{content:"";width: 150px;
 height: 100%;
 -webkit-transform: skew(20deg);
    -moz-transform: skew(20deg);
      -o-transform: skew(20deg);
 background:#fdce0d;position:absolute;left:75%;top:0px;}
.post .strategi h3:before{width: 110px;}
.strategi{position:relative;display:block}
.post .strategi h3{font-size:25px;font-family:"bree serif",helvetica;border:5px solid #fdce0d;padding-left:.5em;color:#fdce0d;}
.post .strategi h3:first-child{background:rgba(9, 186, 165,.5)}
.strategi h3#dua{background:rgba(214, 29, 29,.5)}
.strategi h3#tiga{background:rgba(56, 38, 38,.5)}
.strategi h3#empat{background:rgba(45, 86, 252,.5)}
.strategi h3#lima{background:rgba(0, 138, 255,.5)}
.post .yellow h3:after{content: "";
width: 400px;
height: 100%;
background: #fff;
position: absolute;
right: 102%;
top: 0px;
z-index: -1;}
.post .strategi h3:after{content: "";
width: 150px;
height: 150px;
position: absolute;
left: -50px;
top:-50px;
z-index: -1;
border-radius:50%}
p.big:first-letter{font-size:120px;line-height:.8em;height:.7em; margin:0px 8px 7px 0;float:left;font-family:"bree serif",helvetica;}
.post .white h3:before{content:"";width: 250px;
 height: 100%;
 -webkit-transform: skew(-20deg);
    -moz-transform: skew(-20deg);
      -o-transform: skew(-20deg);
 background:#fff;position:absolute;left:70%;top:0px}
.strategi h3:first-child:after{background:rgba(9, 186, 165,.5)}
.strategi h3#dua:after{background:rgba(214, 29, 29,.5)}
.strategi h3#tiga:after{background:rgba(56, 38, 38,.5)}
.strategi h3#empat:after{background:rgba(45, 86, 252,.5)}
.strategi h3#lima:after{background:rgba(0, 138, 255,.5)}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){.white{margin-bottom:300px}.white:after{left:0px}}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheFNQ0_f3hLbStvvxZlDzQtPCt9nyt7Qm06nC9iLN9HndkubgrZBV47psY4M_tL2JyRBv47XnZfnm65JUsoR-sYgwSWq6ptosauIQwmgdRllbxSLyCBeYsG752PWArhAP5F2R4k0aXA7E/s72-c/branding.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>3 Aksi Jitu "Green-Tech" nya Daihatsu</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/3-aksi-jitu-green-tech-nya-daihatsu.html</link><category>Blogger</category><category>Event</category><pubDate>Sun, 21 Apr 2013 10:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-461780770601282902</guid><description>&lt;h1&gt;"Green-Technology"&lt;/h1&gt;
&lt;div class="hatsu kanan"&gt;
&lt;img class="daihatsu gambar-home" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcdldqsiI-jK6NIXMo_0hMOC1yaOCJDjHmazUX8yn5UMQ8Y8xVCr9daJyXEsF_E4O1VpcHWbwMpc3M0B0yUkrdVCasf6d75sCzjVZdnypdOKCwXC7OQg_lZqQTIGUtPTFc3lh9IFSTIO0/s720/Daihatsu-Ayla-Wallpaper.png"/&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div class="dai"&gt;&lt;a href="http://microsite.detik.com/minisite/daihatsublog/" target="_blank"&gt;&lt;img class="kiri" id="bulet" alt="teknologi hijau daihatsu" src="http://o.detik.com/images/odetik_images/Daihatsu-blogdetik.gif" /&gt;
&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kanan" id="satu"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Go Green- Slogan itu terdengar dimana-mana, mulai dari produsen makanan hingga kendaraan semuanya mengusung tema go-green, tapi, apakah nyatanya? Hemm, tidak sedikit yang Cuma slogan saja tanpa ada realisasinya. &lt;strong&gt;Go-green&lt;/strong&gt; atau slogan untuk kembali ke alam atau ramah lingkungan sepertinya selama ini hanya berada di &lt;em&gt;utopia&lt;/em&gt; saja. Kebanyakan slogan &lt;strong&gt;Go-green&lt;/strong&gt; selama ini hanya untuk menaikkan label produknya tanpa dibarengi dengan kenyataan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada yang bertanya-tanya sebenarnya konsep Go-green yang sesungguhnya itu bagaimana? Apakah benar-benar menggunakan bahan-bahan alami, atau kah sebagai langkah atau upaya untuk mengurangi efek pencemaran dan kerusakan bagi alam dan sekitarnya. Nah yang terjadi saat ini, Upaya go-green masih sebatas harapan, karena kebanyakan yang menggunakan slogan &lt;strong&gt;Go-green&lt;/strong&gt; belum menunjukkan bukti nyata dari slogan mereka tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kiri" id="dua"&gt;
&lt;p&gt;
&lt;i&gt;Eiitss&lt;/i&gt;, tunggu dulu, sepertinya pesimisme dengan &lt;strong&gt;teknologi hijau&lt;/strong&gt; bakal berubah 180% menjadi optimisme dengan baca berita berikut ini. Yups, siapa lagi kalau bukan Daihatsu, salah satu perusahaan &lt;strong&gt;mobil&lt;/strong&gt; terbesar di Jepang ini bakal meluncurkan &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi hijau&lt;/a&gt;  loh. Nah Event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 kemarin dimanfaatkan oleh perusahaan &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;Mobil&lt;/a&gt;  dengan slogan &lt;em&gt;"Innovation For Tomorrow"&lt;/em&gt; ini untuk memamerkan mobil konsep  ramah lingkungan sebagai bagian dari masa depan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
Daihatsu Motor Corporation (DMC) telah memiliki "blue print" untuk pengembangan &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi&lt;/a&gt;  hijau masa depan. Daihatsu memiliki tiga aksi(tahap) jitu dalam pengembangan &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi&lt;/a&gt; . Mau tahu seperti apa &lt;em&gt;tiga aksi jitu "green-tech"nya Daihatsu&lt;/em&gt; Berikut penjelasannya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kanan" id="tiga"&gt;
&lt;h3&gt;#1 Aksi Eco-Idle&lt;/h3&gt;
&lt;img class="kiri" alt="teknologi hijau daihatsu" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAuwmZZUcmUPd_C0UbuPHgxRLVXriMkKWJ8qWJNSf0JxtX7wquAJsU3zSl-P_3EFNLhhnySy8_Qds_9ByWKrYZ_JaZMxxxEk5j7RHFGOelXChz_UGOlawmOFRnFcEqatRzn3yKOhH3l2I/s381/stage1eco.png"/&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;
Tahap pertama adalah pengembangan tekonologi canggih bernama &lt;em&gt;‘Eco-Idle’&lt;/em&gt; yang  mampu mengatur hidup dan mati mesin secara otomatis dalam keadaan macet atau ketika berhenti di lampu lalu lintas untuk mencapai efisiensi konsumsi bahan bakar.Dengan demikian, bisa menghemat BBM disaat lampu merah atau macet. Tau aja nih Daihatsu kalau di Indonesia sering macet hehe.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada tahap ini dengan sistem &lt;em&gt;i-EGR&lt;/em&gt; mampu menghasilkan pembakaran sempurna dan meminimalkan gas CO2. Fitur ini terpasang pada Daihatsu Mira e:S dengan konsumsi BBM bisa tembus 1 liter untuk 30 kilometer. Untung kan brow, dengan 1 liter buat 30 Km, kita hemat BBm gitu dan duit sisanya bisa kita gunain buat beli pulsa and ngambil paket internet buat terus eksis di Facebook, Twitter atau juga blog?hehe&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kiri" id="empat"&gt;
&lt;h3&gt;#2.Aksi Silinder Ringan&lt;/h3&gt;
&lt;img class="kiri" alt="teknologi hijau daihatsu" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4dvm5XOsbJj12r-GO5SZb_suLpttls5VCcut1nQ8_-VWdWica8VLUFatxuJfI_pQ6AuWHEoYOPpB1zVR8UOWkUhech1BBw4U3ydCeNvT-bBFE12Dgo-Wz2yOxDn-dsihQ8RZz9uqpseY/s381/stage2eco.png"/&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;Tahapan kedua, mengarah pada mesin 2-silinder turbocharger. Mesin memiliki komponen-komponen lebih sedikit dan compact yang berdampak pada bobot lebih ringan, serta menggunakan sumber daya alam lebih sedikit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Satriyo Budiutomo, Research and Development Division, ADM, Dengan komponen-komponen lebih sedikit dapat mengurangi friksi mesin sehingga proses kinerja mesin menjadi lebih sempurna, sehingga efisiensi bahan bakar bisa mencapai 30 persen dengan target perjalanan 35 liter hanya membutuhkan BBM 1 liter.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kanan" id="lima"&gt;
&lt;h3&gt;#3.Aksi Fuel Cell&lt;/h3&gt;&lt;img class="kiri" alt="teknologi hijau daihatsu" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9KmL5waUfm4yMuV4fIow4XLwzhSjInH33KV59YbDjWxlwgJYPaxCnZjQRr4Mw6Q2vlYCzTT277eLRk41LV_2KsBfYaloRVxHpQl4G9suvRxCtK9_jy_iWfmt-5njlLwLMmLhP8R2JzsI/s381/stage3eco.png"/&gt;&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;Tahap terakhir disebut Precious Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini emisi gas buang CO2 nol. Ini merupakan wujud kendaraan yang ramah lingkungan. Dimana ramah lingkungannya? Ramah lingkungannya terletak pada material-material kendaraan ini menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit, tidak mengandung logam mulia, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih rendah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tahap ini berfokus pada penggunaan bahan bakar cair baru yaitu Hidrazin Hidrat. Zat ini memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dan tidak menghasilkan CO2. Dengan &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi&lt;/a&gt; ini, pengeluaran gas dan asap kendaraan akan dikurangi. Zat ini adalah bahan bakar cair yang tepat untuk &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;mobil&lt;/a&gt;  ramah lingkungan generasi baru.&lt;/p&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="cube kiri" id="enam"&gt;
&lt;p class="big"&gt;
Nah semua aksi-aksi diatas yang merupakan wujud komitmen dari &lt;strong&gt;Daihatsu&lt;/strong&gt;, maka diproduksikanlah kendaraan yang kompak, ramah lingkungan dan dengan harga yang terjangkau. Salah satu contoh nya seperti &lt;em&gt;mobil Daihatsu Cube&lt;/em&gt; yang dibawa langsung dari jepang tampak bergitu sederhana, berkualitas tinggi serta ramah lingkungan. Dan diperkirakan akan diproduksi lagi mobil-mobil lain nya yang ramah lingkungan. Semoga dengan kehadiran &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi Hijau&lt;/a&gt;  kendaraan seperti ini dapat mengurangi tingkat pencemaran lingkungan dan efek rumah kaca yang bisa mengganggu kehidupan manusia dan alam sekitarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Last but not least, &lt;a href="www.daihatsu.co.id" target="_blan"&gt;teknologi hijau&lt;/a&gt;  saja tidak cukup, mesti diimbangi dengan kesadaran manusianya akan kepedulian lingkungan. Jangan sampai slogan &lt;strong&gt;Go-green&lt;/strong&gt;ini cuma slogan semata. Save Our Earth For Us In This Time And Next Time. Oke sampai jumpa lagi dipostingan berikutnya, jangan lupa tinggalkan komentar oke&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
body{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU6p1QWpdEHaRBBeZ5jM9C7S_04JgdkmXsTX0HszSpv5RZt9wcXUDH7wMXEYe62MvCS8uov3bV1epXztp6rTRZOA5-7wl9fU1qow33_RC6BR83LqDkN6sNqLxR2-1qhwmeQGtwdxRx0jg/s300/leafs.jpg),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5INz40bA-MF0zwX9FtOgbpyh_96TkaJwnfGbvEzzi64YgKiF4KMizb0T0UFEm6ViKL-opvVyEGaBMCvEuYjL93lfsYnIXt6EE49zdxQa5yqydKS7BPytahDDUlo_QjnuLj6gX2sSTuRo/s640/Spring-fresh-plant-grasses-ppt-templates.png),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD6I-hnBKprx1MD8-bXOtBHn4pbcHUC25qQMbWo9kT5ZohLwfiNogbzMwxjTjE2wFr_SMZA-OxpNLKXmLYnKbs7FB_s21RlHQ8p9nmoG8ltbO5szLRbnOH4mT0zCOrpMrOoNIw642TVus/s720/bg-eco-page.jpg)#fff;background-repeat:repeat-x,repeat-x,no-repeat;background-position:0% 1%,0% 97%,100% 92%;background-size:auto,100% auto,auto;background-attachment:scroll,scroll,fixed}
.post-body{max-width:800px;color:#216022;margin:100px auto;overflow:visible;}
.iklan,.post-footer{display:none}
.post h3{color:#fff;font-family:"bree serif",helvetica;font-size:30px;background: rgb(180,223,91); /* Old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top,  rgba(180,223,91,1) 0%, rgba(180,223,91,1) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,rgba(180,223,91,1)), color-stop(100%,rgba(180,223,91,1))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top,  rgba(180,223,91,1) 0%,rgba(180,223,91,1) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top,  rgba(180,223,91,1) 0%,rgba(180,223,91,1) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top,  rgba(180,223,91,1) 0%,rgba(180,223,91,1) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to bottom,  rgba(180,223,91,1) 0%,rgba(180,223,91,1) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#b4df5b', endColorstr='#b4df5b',GradientType=0 ); /* IE6-9 */
position:relative;width:96%;max-width:350px;box-shadow:-2px 2px 2px #444}
#tiga h3,#empat h3,#lima h3{position:relative;text-align:center;}
#tiga h3,#lima h3{right:-20px;float:right;}
#empat h3{left:-20px;float:left;}
#tiga h3:before,#lima h3:before{content:"";width: 0;height: 0;border-top: 20px solid #216022;border-right: 20px solid transparent;position:absolute;right:0px;bottom:-20px;z-index:-1}
#empat h3:before{content:"";width: 0;height: 0;border-top: 20px solid #216022;border-left: 20px solid transparent;position:absolute;left:-1px;bottom:-20px;z-index:-1}
.post h1{font-size:90px;font-family:"great vibes",arial;float:left;color:#b1e002;text-shadow:0px -1px 1px #57974d,0px 0px 10px #fff;position:relative}
.post h1:before,.post h1:after{position:absolute;z-index:-1;}
.post h1:after{content:"Aksi Jitu";font-size:35px;color:#444;left:120px;top:0px}
.post h1:before{content:"3";font-size:3.5em;left:0px;top:-120px;color:#e9ff93;text-shadow:none;font-family:"helvetica",verdana}
.daihatsu{float:right;position:relative;top:-70px;right:-70px;max-width:400px;width:96%}
.hatsu{position:relative;padding":0px;}
.hatsu:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5sRDn9SbbpYJHHkIEnuWue3uHuf1iDYG8ggEBWY-F4yxz77UJ4yV38mdgWjHE_KgF-G-tBDTidkt-xPx6-SAGVfW6A3DepZYzn3LvYsVhcspUp_Dmm15QzL2H2wZofvBk7Qj-RmQqHrU/s720/Daihatsu-logo.png)no-repeat center;width: 200px;height: 50px;background-size:100% 100%;position:absolute;top:0px;left:-100px;z-index:-1}
.post p{margin:.5em;text-align:justify;line-height:1.6em}.kiri{float:left}.kanan{float:right}
#satu.cube,#dua.cube,#tiga.cube,#empat.cube,#lima.cube,#enam.cube{width:96%;max-width:410px;border:5px solid #58915e;border-radius:20px 20px;padding:1em .2em;margin:0px auto;margin-top:-5px;display:block}
#tiga.cube,#empat.cube,#lima.cube,#satu.cube,#dua.cube{position:relative;}
#satu.cube{border-bottom:none;border-right:none;}
#dua.cube,#empat.cube,#enam.cube{border-right:none;}
#tiga.cube,#lima.cube{border-left:none;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAxWoKRr2uBkYtawMWyz3VnAe8Aug3cpkijq91vMMNkjPpJSYuiAxOxKuueFuCmoVgbshKp-XjeYlfbrlddJ3DGxl9Ms2vtgwTvToSNvQoKR9aWvMDUwt3-HaEp6T4NZ-MHD6Ul3_pc_g/s400/floral-decorative-corner-green-vector-756046.jpg)no-repeat top left;background-size:150px 150px}
#empat.cube{background:#fff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLAPMzxG2a59aT6d9yJIm7e1nT5ZIgx-shTrKCjNjTTO3OT_VtAhyPWuOuhVElNDjLRDI_TNn44VGAlPafCnh_NQnTHAZHwM5TxlcEVtdcQhFi2FOFzCrLWQ1ryEhBmZYClNUBO4XRgKY/s400/floral-decorative-corner-green-vector-756046.jpg)no-repeat top right;background-size:150px 150px}
#tiga.cube:before,#empat.cube:before,#lima.cube:before{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifQLK_JJl71a5UDm-9_H1cuIalWFHy5Ol-1LtPNoJ_GeZW9OWL_ta8LBYtUFoOFP7aKyxESZhVjRq2WfMMPzJQw58_v8Y0wFnwboW0ZfmAXOQRyd-ON_mwg3tTKo9VF9qD9UBBezxqigo/s170/fuelcell%2520copy.png)no-repeat center;width:140px;height:80px;background-size:100% 100%;position:absolute;content:""}
.dai{position:relative;padding:0px;line-height:1.5em;width:96%;max-width:300px;display:block}
img#bulet{border-radius:50% 50%;border:5px solid #ccc;height:300px;max-width:300px;width:96%;position:relative}
.dai:after,.dai:before{content:"";width:120px;height:120px;background:#ddd;position:absolute;border-radius:50% 50%;z-index:-1}
.dai:after{top:-20px;left:-30px}
.dai:before{bottom:-310px;right:-30px;}
p.big:first-letter{font-size:80px;color:#216022;line-height:.8em;height:.7em; margin: 5px 8px 7px 0;float:left;text-shadow:0px -1px 1px #555;font-weight:bold;font-family:"yesteryear",arial;}
#tiga:before,#lima:before{top:-40px;right:-10px}
#empat:before{top:-40px;left:-10px}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcdldqsiI-jK6NIXMo_0hMOC1yaOCJDjHmazUX8yn5UMQ8Y8xVCr9daJyXEsF_E4O1VpcHWbwMpc3M0B0yUkrdVCasf6d75sCzjVZdnypdOKCwXC7OQg_lZqQTIGUtPTFc3lh9IFSTIO0/s72-c/Daihatsu-Ayla-Wallpaper.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">43</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Yang Penting Share Reborn</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/yang-penting-share-reborn.html</link><category>Event</category><category>Network Info</category><pubDate>Thu, 18 Apr 2013 19:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-3502763287304063256</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;p&gt;Assalamualaikum Wr.Wb. Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata perasaan senang ini, Akhirnya blog Yang Penting Share ganti tampilan juga setelah sekian lamanya. Hemm, ya rasanya sudah lama juga Yang Penting Share gak ganti tampilan dan kesannya bosenin gitu. Sebenarnya ini bukanlah perubahan yang pertama, pertama kali blog Yang Penting Share menggunakan template berwarna dominan hitam, kemudian berubah menjadi template news dengan warna biru putih, lalu kemudian berubah lagi menjadi blogazine untuk pertama kalinya dengan warna abu-abu, lalu putih dengan vektor foto Author ditepi danau, kemudian dengan tema biru film disney "UP, dan yang terakhir dengan background kayu dengan lilin lilin animasinya. Nah, setelah melakukan beberapa eksperimen dengan penambahan beberapa fitur dan pembenahan dari template sebelumnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Beberapa pembaruan dan pembenahan yang dilakukan di Blog Yang Penting Share diantaranya :&lt;/p&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Landing Page atau halaman depan yang berganti baru dan fresh&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Navigasi fixed jquery dan Search box yang mengikuti scroll&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Show hide menu postingan blog dengan ngeklik link Blog&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Footer dengan foto "author yang ganteng" hehe&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penghapusan post-post terdahulu yang tidak penting&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembenahan post-post terdahulu yang kurang rapi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembenahan Responsive yang masih acak-acakan&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;p&gt;Sebelumnya saya ucapkan ribuan terima kasih kepada teman-teman KOPIZINE yang telah membantu saya dengan memberi masukan untuk blog Yang Penting Share ini. Apalagi Bang Taufik Nurrohman dengan post-post jquery nya serta framework nya yang saya gunakan sebagai framework dasar template baru Yang Penting SHare ini. Selain itu Bang Andre Urang-Kurai dan Kang Kapuk 69 yang sudah membantu saya dalam kasus error thumbnail. Serta teman-teman Kopizine yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk branding, nama Yang Penting Share tetap Yang Penting Share, hehe, No change here. Tidak ada yang berubah. Yang Penting Share tetap menyajikan post-post unik dengan gaya penulisan yang berbeda dengan konsep majalahnya di mesin Blogger /blogspot. Yang Penting Share tetap mengangkat tema-tema yang sering terlupakan dari apa yang ada disekitar kita.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam rencananya, dalam waktu dekat Yang Penting Share juga bakal ganti domain dan juga membuka kerjasama dalam bidang periklanan di media blog. Oke untuk kabar lebih lanjut tunggu aja yah kabar berikutnya, thanks udah baca postingan ini, Keep blogging and sharing everything. Thank you&lt;/p&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{}
#main-wrapper{}
.post-body{line-height: ;font-size: ;font-family: ;color: ;width: ;margin: ;padding: }
h1,h3{}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">18</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>El-Hugo English Club</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/kursus-bahasa-inggris-el-hugo-aja.html</link><category>Blogger</category><category>teachers guide</category><pubDate>Tue, 16 Apr 2013 16:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-8441723231440516119</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h1&gt;ELECTRA HUGO&lt;/h1&gt;
&lt;div class="elc"&gt;&lt;img class="kanan" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvaJdvUtrSxmS6QF7FW0QII09NqsLMLHKcKOwkKlkxNt6ZhL98EZduen4gnZkl_XC81cvzwyfNEuSTXub0MlSG-YERedmhhSaT8EveADiVKKz0A7czmgcTyDOFeXcyLJrfWcY3N7-2Iwc/s360/confused.jpg"/&gt;
&lt;p class="big"&gt;English is International language. Yup, Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menjadi salah satu bagian penting bagi manusia dimanapun berada saat ini untuk berkomunikasi satu sama lain. Hari gini gak tau Bahasa Inggris? gak gaul meen. Bahasa inggris itu udah menjadi bagian dari kehidupan sehari -hari kita, lihat aja perabotan rumah mu, bungkus makananmu, pasti ada bahasa inggrisnya, seenggaknya tulisan Ingredients atau made in Indonesia atau apalah. Gak mau kan dibilang gak gaul karena gak ngerti bahasa gituan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Hemm, apalagi nih, buat kamu-kamu yang menganggap bahasa inggris itu sulit, itu sebenarnya salah besar. Bahasa inggris itu sangat mudah dipahami, bila lingkungannya mendukung. Nah, permasalahan yang sering kita hadapi sebagai orang indonesia, coz bahasa inggris itu menjadi bahasa asing bagi kita, kita sering mengabaikan untuk mempraktekkannya kedalam kehidupan sehari-hari, atau sebagian lagi malu karena takut dianggap sok, sombong make bahasa Inggris didepan teman-temannya atau juga orang lain dilingkungannya. Gimana mau bisa ngomong bahasa inggris kalau dipraktekkan saja enggak pernah atau jarang?.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="hugo"&gt;
&lt;h3&gt;Apa itu Kursus El-Hugo?&lt;/h3&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kiri"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Untungnya, buat kamu-kamu yang lagi baca postingan ini, Yang Penting Share bakal bagi-bagi informasi tentang Sebuah lembaga Kursus Bahasa Inggris yang kualitasnya gak diragukan lagi. Nama Lembaga Kursus nya yakni El-Hugo, Kepanjangannya tuh Electra Hugo. Mau tau kelebihan dari Lembaga Kursus yang satu ini daripada yang lain? Stay tune on Yang Penting Share yah.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kanan" id="elh"&gt;
&lt;p class="big"&gt;Lembaga Kursus Electra-Hugo, yang bertempat di jalan Mr.Hatta, No.994 Bakung Baturaja Oku ini adalah salah satu lembaga Kursus Bahasa Inggris yang mengutamakan kualitas belajarnya dengan sistem Rolling class teacher serta dengan guru-gurunya yang muda-muda dan berkualitas , termasuk si author sendiri yang nulis post ini hehe.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lembaga Kursus Electra Hugo ini telah terbukti banyak menghasilkan lulusan-lulusan kursus yang berkualitas yang terbukti dari prestasi belajar mereka disekolah. El-Hugo juga membuka kelas Conversation dan General Class buat orang-orang yang umum serta tingkat mahasiswa yang ingin memperdalam Bahasa Inggrisnya Loh.Satu lagi, di El-Hugo, atmosfire Bahasa inggrisnya Kental banget,dan bahasa pengantar yang digunakan dalam mengajar adalah billingual language dengan lebih mengutamakan Bahasa Inggris daripada bahasa indonesianya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kiri"&gt;
&lt;h3&gt;Keunggulan Kursus di El-Hugo&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Bicara mengenai kursus, tentu adik-adik maupun teman-teman pengen tahu manfaat dan juga keunggulan kursus ini dibanding kursus lainnya, apalagi bicara tentang yang gratis-gratis hehe. Nah berikut ini manfaat yang kalian dapatkan ketika bergabung bersama kami :&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ketika mendaftar, kalian akan mendapatkan kartu ATM yang ID card El-Hugo&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis Modul Bahasa Inggris&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis COmpetencies card/ Kartu untuk mengukur kompetensi kalian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis Placement Test&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis Evaluasi Tiap Bulan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis laporan Bulanan siswa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis Sertifikat Bahasa Inggris&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gratis Konsultasi Pelajaran Bahasa Inggris di luar jam belajar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas Wi-fi dan Internet for student&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ruangan Full-AC Luas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Guru-gurunya (Rangers) cantik dan ganteng serta Professional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Metode Belajar yang aktif dan Menyenangkan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Forum Belajar Online *bakal dilaunching Juni 2013&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Belajar 3x seminggu dengan waktu 90 menit/meeting&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kanan" id="imagel"&gt;
&lt;img class="info" src="http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/850_113103428858506_1592397803_n.jpg"/&gt;
&lt;img class="sumsel" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF1LbtjLSxZ0ELg-mF4iIKFQSmM7FR6y_Pz0p7T_pacoC6h3QuI_kw-S0ul_0LW0BqYgS4Deu7GcVakuhjPRx-4sGuUjbM8VoYhiHxe15_-VPitfhuslIJg0OGmKlrTVb_jLvBoidDvwU/s604/398040_4302393969177_2003011744_n.jpg"/&gt;
&lt;img class="tiga" src="http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/529817_141471316021717_782230611_n.jpg"/&gt;
&lt;img class="empat" src="http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/63751_103359713166211_2063675397_n.jpg"/&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kiri"&gt;
&lt;h3&gt;Bergabunglah bersama Kami&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Nah, sekarang sudah tahu kan segenap keunggulan Kursus Di El-Hugo? Nah Tunggu Apalagi, Bergabunglah bersama kami sekarang juga. Tunggu apalagi, syaratnya? Sangat mudah , cukup membayar biaya registrasi + Bulan pertama sebesar Rp.150.000,-. Nah buat kamu-kamu yang masih penasaran and mau tanya tanya tentan ELC, Silahkan Menghubungi alamat berikut ini: &lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;h3 class="alamat"&gt;Electra Hugo English Club&lt;/h3&gt;
&lt;li&gt;Jl.Dr.Muhammad Hatta, NO.994, Bakung, Baturaja, SUMSEL&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;✆ (0735) 326155&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;✉ elc.rangers@yahoo.com&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fb. &lt;a href="http://www.facebook.com/elc.baturaja?fref=ts"&gt;ELC baturaja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tweet. &lt;a href="https://twitter.com/elc_baturaja"&gt;@ELC_Baturaja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvATY0bt0gH8wx4KVXBDwQfjxjR0gB42OcjMQQRtkTshh3tjfl-lXs23kOrkWVFwVAJIBGJ80zh3kEcL0eADKuOCsxShP1u3b4BoJcN5Lr21w6k9ZgK0lHNyW6G7OKR_P8bn8yEYSWmww/s640/blueyps.jpg),url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhS1RsvRpksrB_2RDIPQq3C2qoC3OY4n5ybeXYpJU23SHC6ZeKbux0OhFcDQA4ttP5KZ2ZWUZUWVfjA3Fqc_TuT4m6CQJGQwO10EutpnEU4txjpbbQ1vsFsXzvmXjnEzRcAErl0k2O-SHA/s800/1341-blue-background-for-powerpoint-background-knitting-and-crochet-1440x900.png)#fff;background-repeat:no-repeat;background-position: 0% 90%,0% 0%;background-size: 100% auto,100% auto}
.post-body{width:98%;max-width:800px;padding:2em .5em 0em;position:relative;color:#333;overflow:visible}
#main-wrapper{}
h1,h3{line-height:1.6em;padding:.5em;position:relative}
h1,.post h3.alamat{font-size:3.5em;font-family:"Audiowide",arial;color:#fff;float:left;text-shadow:0px -1px 1px #7ec8ea;left:-10px}
.post h3.alamat{background:transparent;font-size:18px;padding:.5em 0px;color:#444}
h1:before,.post h3.alamat:before{content:'';background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-TFeG8TNlrGCt2vPQErQVAXKkSa4CWeLsbfB3Hzh31j8hSn0Bpfut0lisR-jWDJShoAY06PDQoG3GFOoZbXBLwXAr86sOr11d11wn8zTaaSyNyOYp5CDa7l7SUk4Vz5g9LUA-VMGDJ8I/s400/sketch%2520logo.png)no-repeat center;background-size:100% 100%;position:absolute;top:-40px;z-index:-1}
.post h3.alamat:before{left:-120px;width:150px;height:150px;}
.post h1:before{width:350px;height:350px;top:-100px;left:-200px;opacity:.6}
h1:after{content:"the best English Course";position:absolute;bottom:-30px;left:20px;z-index:-1;color:#26c1aa;font-size:23px;font-family:"special elite",arial;text-shadow:-1px -1px 0px #fff}
.elc{z-index:10;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6DBT-ELuLPskxuh_kjqrWIUfygctEZWdXvwTrUZw-LsXqvxnkBim48TQWf0n3Z3tI2DAJedyFWbekWnY_QO-zu668TV5h_9dY8yMO-PgEIcJed1LuFzjseen2o__nahZbIpwiqvjisRA/s416/refreshadow.png)no-repeat bottom;background-size:100% auto;margin:0px auto;max-width:600px;padding:.5em .5em 3em;float:none;position:relative;margin-top:530px;text-align:left}
.toppic{float:none;margin:0px auto;width:1024px;max-width:96%}
p.big:first-letter{font-size:80px;color:#444;line-height:.8em;height:.7em; margin: 5px 8px 7px 0;float:left;text-shadow:0px -1px 1px #555;font-weight:bold;font-family:"Finger Paint",arial;}
#outer-wrapper{background:transparent}
.hugo{margin:0px auto;display:block;position:relative}
.kiri{float:left}.kanan{float:right}
.post h3{display:inline-block;background: -moz-linear-gradient(left,  rgba(214,17,46,0.65) 0%, rgba(255,255,255,0) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, right top, color-stop(0%,rgba(214,17,46,0.65)), color-stop(100%,rgba(255,255,255,0))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(left,  rgba(214,17,46,0.65) 0%,rgba(255,255,255,0) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(left,  rgba(214,17,46,0.65) 0%,rgba(255,255,255,0) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(left,  rgba(214,17,46,0.65) 0%,rgba(255,255,255,0) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to right,  rgba(214,17,46,0.65) 0%,rgba(255,255,255,0) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#a6d6112e', endColorstr='#00ffffff',GradientType=1 ); /* IE6-9 */
}
.post a:link,.post a{color:#900}
#elh{margin:0px .5em;background:#ff3f3f;border:2px solid #900}
#imagel img{border:5px solid #fff;box-shadow:0px 0px 5px #000;width:400px;height:250px;}
.info,.sumsel,.tiga,.empat{position:relative}
img.info{transform:rotate(7deg);-ms-transform:rotate(7deg); -webkit-transform:rotate(7deg)}
img.sumsel{transform:rotate(-9deg);-ms-transform:rotate(-9deg); -webkit-transform:rotate(-9deg);margin-top:-50px;right:-20px}
img.tiga{transform:rotate(6deg);-ms-transform:rotate(6deg); -webkit-transform:rotate(6deg);margin-top:-50px;right:-10px}
img.empat{transform:rotate(-10deg);-ms-transform:rotate(-10deg); -webkit-transform:rotate(-10deg);margin-top:-50px;right:-40px}
.info:hover,.sumsel:hover,.tiga:hover,.empat:hover{z-index:10;-webkit-transition:all 2s ease-in-out; 
-moz-transition:all 2s ease-in-out; 
-o-transition:all 2s ease-in-out;
-ms-transition:all 2s ease-in-out;  
transition:all 2s ease-in-out;
right:-15px}

#elh p{color:#fff}
.satu{width:45%;max-width:400px;margin:0px auto;}
#logonya{width:370px;max-width:96%;display:block;margin:25px auto}
.post-body p{padding:.5em}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvaJdvUtrSxmS6QF7FW0QII09NqsLMLHKcKOwkKlkxNt6ZhL98EZduen4gnZkl_XC81cvzwyfNEuSTXub0MlSG-YERedmhhSaT8EveADiVKKz0A7czmgcTyDOFeXcyLJrfWcY3N7-2Iwc/s72-c/confused.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>ESP For Sumsel</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/esp-for-sumsel.html</link><category>Blogger</category><category>republik kita</category><category>tokoh</category><pubDate>Thu, 11 Apr 2013 20:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-355667211538501884</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;
&lt;h1&gt;PEMIMPIN YANG CERDAS "TALK LESS DO MORE"&lt;/h1&gt;
&lt;img alt="eddy santana putra,calon gubernur sumsel" class="espforsumsel kanan" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgheDjRQQayo0DGou_2rL8E2Z1bV3AQCdFUQgv1u1brm7ny7ahcWq5-h-ryCrZaYcaoAuLVbKo1layCE5a-TtcRMUc68voXNBqJsfnmPbT3kumbQMu4pzyONqKd2-V_UT-QH1Tybgp0qDJt/s512/edd-santana-gubernur.png" /&gt;
&lt;div class="clear"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="santana"&gt;
&lt;h3&gt;
Siapa ESP ?&lt;/h3&gt;
&lt;div class="satu kiri"&gt;
&lt;p&gt;
Jika sobat sekalian adalah orang Sumatera Selatan dimanapun berada,Tentu sudah tahu dong sekalian tokoh nomor 1 di Palembang yang membawa kota palembang meraih banyak piala adipura se-Indonesia ini?Wah belum tahu? Hemm,&lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/esp-for-sumsel.html"&gt; ESP &lt;/a&gt;itu singkatan gaul dari nama pak &lt;strong&gt;Ir.H.Eddy santana putra, M.T &lt;/strong&gt;, bukan singkatan nama mata kuliah English for Specific Purpose hehe. Tokoh kelahiran Pangkal pinang 56 tahun silam ini adalah walikota Palembang termuda se-Indonesia loh. Nah, pada Pilkada tahun ini, ESP maju sebagai Balon (bakal calon ya bukan balon yang ada anginnya) Gubernur berpasangan dengan Wiwiet Tatung.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
ESP tidak menjanjikan janji-janji yang muluk sebagaimana calon lainnya, Beliau berprinsip &lt;em&gt;talk less–do more&lt;/em&gt; yang sudah dia buktikan dari kepemimpinannya ketika memimpin Kota &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/05/iwak-belido-iwak-peyek-palembang.html"&gt;Pempek&lt;/a&gt; Wong kito galo ini. Nah, penasaran kan apa saja sih keunggulan beliau? Yuk kita simak post ini sampai selesai.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="dua kanan" id="profil"&gt;
&lt;h3 class="profil esp"&gt;
Profil ESP&lt;/h3&gt;
&lt;img class="kanan salut" alt="eddy santana putra, ESP for sumsel" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoZh3bIKHFK1waDVBuhbk-A31gX85TLrNeGNt6dN0QRTIX_32AG05Rc8DeRCDAp8AY8X5BT5JHXMecjWNB2uwgsL_RySQyXfUYr2upW3KVfiEa6cB5cvo6xzbYmI6UH9PZt7aDdvuLyorz/s640/espforsumsel.png" /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Nama Lengkap : Ir.H. Eddy Santana Putra, MT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;NIP : 110036555&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;TTL : Pangkal Pinang (Bangka), 20 Januari 1957&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alamat rumah : Jl. Tasik No 12A Palembang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alamat kantor : Jl. Merdeka No.1 Palembang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Status : Menikah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jabatan : Walikota Palembang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Agama : Islam&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Prestasi ESP&lt;/h3&gt;
&lt;div id="ampera"&gt;
&lt;div class="dua kiri" id="putra"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengubah kawasan kumuh Ampera menjadi kawasan yang bersih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membawa palembang menjadi kota terbersih yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan se-Asia Tenggara dalam ajang ASEAN Environmentally Sustainable City Award (Maret 2012 , Phnom penh, Kamboja)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mampu menyediakan hampir 90 persen kebutuhan warga Palembang atas kebutuhan air bersih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia 5x berturut-turut sejak 2007-2011 (Adipura Award) Kota Palembang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meraih prestasi Taman Kota Terbaik se-Indonesia, atas nama Kambang Iwak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;meraih empat penghargaan sekaligus yakni Piala Adiwiyata, Piala Adipura, Piala Terminal Terbaik Se-Indonesia, serta piala untuk Pasar Terbersih tingkat nasional (2012)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="akhir"&gt;
&lt;div class="dua kanan" id="esp"&gt;
&lt;p&gt;
Sebelum mencalonkan diri menjadi salah satu calon Gubernur, Pak ESP ini sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya dalam memimpin, lihat saja, Kota Palembang tampil menjadi Kota Metropolitan dibawah naungan beliau. Salah satu keberhasilan pria yang Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan ini selama memimpin Palembang adalah menertibkan kawasan kumuh di &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/11/benteng-kuto-besak.html"&gt;sekitar&lt;/a&gt; Jembatan Ampera. Ia mengubah kawasan kumuh tersebut menjadi kawasan yang bersih. Bahkan, kini kawasan tersebut menjadi tujuan wisata bagi wisatawan dan masyarakat lokal yang ingin menghabiskan waktu menikmati Sungai Musi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pendidikan pun tak luput dari perhatiannya. Pria yang gemar memancing ini secara bertahap menerapkan kebijakan pendidikan dasar bagi anak-anak di Kota Palembang. Biaya sekolah digratiskan, guru-guru diberdayakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
Di bawah naungan beliau sejak 2007, Piala adipura selalu berada di Kota Pempek tersebut hingga 2011. Begitu terpilih sebagai Walikota Palembang pada 2003, &lt;strong&gt;Eddy Santana Putra&lt;/strong&gt;, akrab dipanggil &lt;em&gt;ESP&lt;/em&gt;, segera melakukan gebrakan serta inovasi yang mencengangkan. Dengan penuh keberanian dan pertimbangan yang matang, ia merelokasi Pasar 16 ilir yang kumuh dan jorok. Bahkan di Tahun 2012 Kota Palembang meraih empat penghargaan sekaligus yakni Piala Adiwiyata, Piala Adipura, Piala Terminal Terbaik Se-Indonesia, serta piala untuk Pasar Terbersih tingkat nasional. Nah, gimana sob pendapatmu tentang pak ESP ini, pemimpin yang berkualitas bukan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keberhasilan lain alumni Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya ini adalah mampu menyediakan hampir 90 persen kebutuhan warga Palembang atas kebutuhan air bersih. ESP juga merupakan tokoh atau sosok di balik reklamasi kawasan Jakabaring Palembang pada saat Sumatera Selatan dipimpin Ramli Hasan Basri. Saat itu dia masih tercatat sebagai pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Selatan. Karena itulah, tak heran mantan Ketua KNPI Sumsel ini menjadi satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang menjadi keynote speaker saat berbicara di depan peserta Leadership Forum, Water for People : Transforming for Suistainability and Growth di Batam beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;ESP juga memperhatikan tentang kemajuan olahraga dan juga anak muda. ESP juga sering mengadakan event pemuda seperti yang pernah diadakannya bersama anggota  &lt;strong&gt;Kaskus&lt;/strong&gt; &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/04/pesona-wisata-bumi-selatan-sriwijaya.html"&gt;sumsel&lt;/a&gt; beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pernah denger pemberitaan banjir di palembang sekarang? hemm tidak lagi. Itu karena dalam penanganan banjir, Palembang di bawah pimpinan mantan Kepala Dinas PU Pengairan ini patut diacungi jempol. Beberapa tahun lalu, Palembang menjadi terkenal dan menghiasi berbagai berita di televisi dan surat kabar daerah maupun nasional gara-gara sering kebanjiran. Tak kurang dari 57 titik banjir tercatat saat itu, termasuk kawasan dan jalan-jalan utama. ESP pun segera tanggap. Karena semua sistem drainase di Palembang juga bermuara di sungai besar, Pemkot Palembang membuat satu drainase primer yang menampung air buangan dari seluruh kota sebelum bermuara ke sungai. Sekian tentang &lt;em&gt;Eddy Santana Putra, calon gubernur Sumsel cerdas dan berkualitas.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class="satu kiri" id="galeriesp"&gt;
&lt;img class="info" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSYjlRkKn6W3ud6a57pnQDniySpTolHYp6IPEVwdOrA03Dr8_p85SkBJ0LFo1mUbzzWK8wHdAfoF6T2g7VMliuWzefAG7cWTxi4uf0VRDJ-rZ-9oy0Vo6lxWJRKQj0c53rtN0ccDautWA/s244/images%2520%25281%2529.jpg" /&gt;
&lt;img class="sumsel" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvYPYaKKrhJJ55s17MqlHjXIylqUjakhHRiiSNlnEXy0nZPE5qQxqfRhHl6QvIVqVZ9Qib81wOIrH6Ml-xKGJGCPnlpPQqeFTObUxjF_wEGQSCUgElA5MuBj6qyHSIbE2Ojd-T1znNnp0/s600/20120910padi-lebak10.jpg" /&gt;
&lt;img class="tiga" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmyI9rkrHEXx_0l1JokTdg0B0z4QER67BD9GBFLJZG4X7U-WBof35beonTcRLxtlCgsfmO98CrqF8T1NKbOWZYf1k8JtHmXOE3tjirp4mgKpWz48luXrmTA047PcDQui0BfiuFT3I1PbA/s720/Eddy-Santana-Putra-bersama-Elsa-Maris-dan-Chepy-Trinanda..jpg" /&gt;
&lt;img class="empat" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKtmnbcxvkOj6y3guCewQDuEwR-jOquuAiNd54QLr8DOsTNZfKvsYo58rrId9m9KnJKiM1x7qq-g-Fmy-FBdMDPIqlR394TKObVLz0p57ZnykxLuwotOmYdjd3wvdhbYraNQIHG3s73g/s700/EDDY-SANTANA-BERSAMA-ANAK-ANAK.jpg" /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="dua kiri" id="profilku"&gt;
&lt;h3&gt;Tentang Penulis&lt;/h3&gt;
&lt;a href="http://www.facebook.com/randy.oZtaran"&gt;&lt;img class="kanan bulet" src="https://lh6.googleusercontent.com/-n6ruYmLc-bg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAGz0/Zd3Qz5YqVT4/s120-c/photo.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Seorang Blogger, mahasiswa, dan Teacher di ELC yang menyukai dunia desain yang mendukung Pak Eddy Santana Putra sebagai kandidat calon Gubernur sumsel Di periode berikutnya. &lt;/p&gt;
&lt;a href="http://www.facebook.com/angga.w.gultom?fref=ts"&gt;&lt;img class="kanan bulet" src="https://lh4.googleusercontent.com/-FYriOKbX8zM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAEw/5yhgKqw3vv8/s120-c/photo.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;
&lt;p&gt;Seorang Mahasiswa Pasca-Sarjana, Teacher di ELC, Kaskuser yang gemar speech ini mendukung Pak Eddy Santana Putra sebagai kandidat calon Gubernur sumsel Di periode berikutnya.&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background: #a90329; /* Old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #a90329 0%, #8f0222 44%, #6d0019 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,#a90329), color-stop(44%,#8f0222), color-stop(100%,#6d0019)); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to bottom, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#a90329', endColorstr='#6d0019',GradientType=0 ); /* IE6-9 */}
#main-wrapper{}
.post-body{line-height: ;font-size: ;font-family: ;color: ;width: ;margin: ;padding:}
.post-body{width:96%;max-width:1000px;margin-top:4em;overflow:visible;position:relative}
.post-body{background:transparent}
.post img{max-width:96%}
img.espforsumsel{display:none}
h1{float:left;font-size:50px;line-height:1.6em;max-width:650px;width:96%;font-family:"Capture it",verdana;color:#560000;text-shadow:0px 0px 10px #a30124;position:relative;margin:150px auto 190px}
.post h3{position:relative;padding-left:15px;left:-20px;font-family:"Fondamento",arial;font-size:40px;line-height:1.6em;color:#efa7b7;text-shadow:-1px -1px 0px #44000e;
background: -moz-linear-gradient(left,  rgba(206,20,39,0.65) 0%, rgba(0,0,0,0) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, right top, color-stop(0%,rgba(206,20,39,0.65)), color-stop(100%,rgba(0,0,0,0))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(left,  rgba(206,20,39,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(left,  rgba(206,20,39,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(left,  rgba(206,20,39,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to right,  rgba(206,20,39,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#a6ce1427', endColorstr='#00000000',GradientType=1 ); /* IE6-9 */
}
.post h3:before{content:"";width: 0;height: 0;border-top: 15px solid  rgba(206,20,39,0.65);border-left: 15px solid transparent;position:absolute;left:0px;top:100%;z-index:-1}
.post h1:after{content:'';background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgheDjRQQayo0DGou_2rL8E2Z1bV3AQCdFUQgv1u1brm7ny7ahcWq5-h-ryCrZaYcaoAuLVbKo1layCE5a-TtcRMUc68voXNBqJsfnmPbT3kumbQMu4pzyONqKd2-V_UT-QH1Tybgp0qDJt/s512/edd-santana-gubernur.png)no-repeat center;background-size:100% 100%;width:400px;height:620px;position:absolute;right:-290px;top:-256px;z-index:-1}
.post h1:before{content:"Ir.H.Eddy Santana Putra, M.T";position:absolute;left:10px;top:-56px;z-index:-1;font-size:40px;font-family:"arizonia",arial}
.post-body:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg92jvHXt9oHdOWv0ykrGY4QBaQmadRndUjk3Ncxi8mH7DtvZNkNLVyIFDVNsQYbnYSFeA4kxQ_43l9YjFBfWESAKu8JbCbGybhbMLI9uN9lVHLv5nbDdD3QlUZTfyloh2ptAb2r_ZIkSaa/s320/LOGO%2520PARTAI%2520PDIP.png)no-repeat center;background-size:100% 100%;width:400px;height:400px;position:absolute;right:-90px;top:0px;z-index:-1;}
@font-face{font-family: Capture it; src: url('http://www.mediafont.com/storage/contents/12172/font.eot');src: local('Capture it'), url('http://www.mediafont.com/storage/contents/12172/Capture it.ttf');}
.santana{padding:.5em;border-top:10px solid #000;color:#f98ba3;box-shadow:0px 0px 5px #222 inset;background: -moz-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%, rgba(0,0,0,0) 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,rgba(0,0,0,0.65)), color-stop(100%,rgba(0,0,0,0))); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(to bottom,  rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#a6000000', endColorstr='#00000000',GradientType=0 ); /* IE6-9 */
}
img.salut{position:absolute;bottom:0px;right:0px}
#profil{box-shadow:0px 0px 5px #000;border:2px solid #4d0112;position:relative;background:#550013 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_YPg1wtCAfF3DaeAR0lwxBRY5PybQD4if_ho2cNCJFsG8NqRRSfXhqKu87hzwhf2eXCIGlfkuUWbAAenij21U-byWOtFwm1_kY_GHwq5QvqgtGSjTeTiWdHw_X31M6cY7-Uz9fQTmAKM/s227/pattern%2520batik.jpg)repeat-y left;background-size:85px auto;padding-bottom:100px}
.satu,.dua{width:96%}
#putra{border:5px solid #900;background:#fff;position:relative;color:#900;margin-top:20px;box-shadow:0px -5px 10px #000 inset;z-index:1}
#putra:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0UlfmntArJuM9UF6gERqSxghTmMwPFgF6gDMP4c_HTa2Z5BXDNx2RahWqkL8ISkuojvXYUKC808Mfst8nOXdOf7ZF1RD34KhpwbwFUnS3cNze_7e_ymlEfFrphFQMLjT6Nv0ZvUMrMN3a/s1600/Walikota-Palembang-Ir-H-Eddy-Santana-Putra-MT.png)no-repeat center;background-size:100% 100%;width:250px;height:380px;position:absolute;right:-250px;bottom:-10px;z-index:-1}
.post ul li {list-style: none url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-K_aqzHHhdvoh6Kn7AeGvRWLsL41iJCr7-eNWkd7pndBaHmcWAFi8H2Sg2oII78LZeiP_q0UJ5h3Iczpku4gL8z8ncQl4-dF_El0DXE8uqG94jDRiKlfnZz6E-IjaVv1EZrTE9Vo0rZA/s20/Macys_Star_normal.png)outside;margin-left:-10px;
margin-right: 10px;padding:3px;background-position: 0px 10px; }
.akhir{width:98%;max-width:955px;float:none;margin:0px auto;border-top:10px solid #900;padding:.5em}
.kiri{float:left}.kanan{float:right}
#esp{background:#7c132a;text-align:justify}
#galeriesp img{width:300px;height:220px;border:10px solid #fff;box-shadow:2px 2px 15px #111;position:relative;} 
.info,.sumsel,.tiga,.empat{position:relative}
img.info{transform:rotate(7deg);-ms-transform:rotate(7deg); -webkit-transform:rotate(7deg)}
img.sumsel{transform:rotate(-9deg);-ms-transform:rotate(-9deg); -webkit-transform:rotate(-9deg);margin-top:-50px;right:-20px}
img.tiga{transform:rotate(6deg);-ms-transform:rotate(6deg); -webkit-transform:rotate(6deg);margin-top:-50px;right:-10px}
img.empat{transform:rotate(-10deg);-ms-transform:rotate(-10deg); -webkit-transform:rotate(-10deg);margin-top:-50px;right:-40px}
.info:hover,.sumsel:hover,.tiga:hover,.empat:hover{z-index:10;-webkit-transition:all 2s ease-in-out; 
-moz-transition:all 2s ease-in-out; 
-o-transition:all 2s ease-in-out;
-ms-transition:all 2s ease-in-out;  
transition:all 2s ease-in-out;
right:-15px}
img.bulet{border-radius:50%;border:4px solid #f0e6b1;width:100px;height:100px}
#profilku{box-shadow:2px 4px 10px #000;}#profilku h3{background:rgba(206,20,39,1);width:250px;font-size:25px;position:relative;border:1px solid #900}
#profilku h3:after{content:"";width: 0;height: 0;border-top: 20px solid transparent;
border-right: 40px solid #f0e6b1;border-bottom: 25px solid transparent;position:absolute;right:-5px;top:0px;z-index:10;}
#profilku{background:#f0e6b1 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEoyPFMfW28XHPQ5O6BBlJwRtk7Bp0sQrHEMLUJeJf0SungEGAXAopU-6UND33bsV5_fH5aGk32mXQn6zIkPs9bi0L-hDr_UCjee5oa3kMaHWvtTeExk09b8a_dJrQBoM-xyAmkDdeYhk/s420/new-yps.png)repeat-y 90% 0%;background-size:100px auto;border:5px solid #898364;color:#222}
div#ampera{background:#000 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHGR-LzpBZF0jEjDSQOZgi2CXfc8E8-eSWpUCPvDqgMNC2PSDyYwqwRXcgJv-g4YSG2gMT2NDV7o601tEnY0bAsnzX8PSc5jaGFMEHm0_YlZ5phjJT0kavpC9dXTZJB8Iw3KbujPkIEMA/s288/AMPERA03A.jpg)no-repeat right bottom;background-size:500px 300px;display:inline-block;padding:.5em 0px;width:96%;max-width:1000px;box-shadow:0px 2px 10px #ff0 inset}
.info:hover,.tiga:hover{rotate(-4deg);-ms-transform:rotate(-4deg); -webkit-transform:rotate(-4deg);}
.sumsel:hover,.empat:hover{rotate(4deg);-ms-transform:rotate(4deg); -webkit-transform:rotate(4deg)}
.satu{max-width:380px;margin:0px .5em;padding:.5em;text-align:justify;}
.dua{max-width:430px;margin:0px .5em;padding:.5em;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){.post h1{margin:200px auto}.post h1:after{right:-70px;top:400px}.post-body:before{top:-40px;left:-100px;opacity:.6}img.info,img.sumsel,img.tiga,img.empat{transform:rotate(0deg);-ms-transform:rotate(0deg); -webkit-transform:rotate(0deg);left:0px;margin:.5em .5em;width:200px;height:150px;float:left}#galeriesp,#esp{width:98%;float:none;margin:0px auto;}#profilku h3{background:#ce1427;text-align:left;margin:0px;width:96%}}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){.post h1:before{font-size:20px}.post h1{font-size:35px}.post h3:before{display:none}.post h3,#profilku h3{left:0px;border:none!important}#putra:before,.post-body:before{display:none!important}.post h1:after{height:300px;width:200px;top:80px;right:20px}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){.toppic,.topnav{display:none!important}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){.toppic,.topnav{display:none}.post h1{margin-top:50px}.post h1:after{top:150px}#galeriesp img{height:120px}.santana{width:96%;left:-10px;padding:.2em;background:#630016}.satu,.dua{margin:.5em 0px}.post p,.post li{font-size:11px!important}.post h1{font-size:30px}.post h3{font-size:20px}}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgheDjRQQayo0DGou_2rL8E2Z1bV3AQCdFUQgv1u1brm7ny7ahcWq5-h-ryCrZaYcaoAuLVbKo1layCE5a-TtcRMUc68voXNBqJsfnmPbT3kumbQMu4pzyONqKd2-V_UT-QH1Tybgp0qDJt/s72-c/edd-santana-gubernur.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Otodidak</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/otodidak.html</link><category>Blogger</category><category>ceritaku</category><category>not responsive</category><category>renungan</category><pubDate>Sun, 7 Apr 2013 10:54:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-7340836201570124015</guid><description>
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;h1&gt;Otodidak&lt;/h1&gt;
&lt;img alt="otodidak,kreatif learning" class="hiden" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJvWtgxjUQQ_qY6OuxIDruCY5VojNl2TRdpQU9BKEbkTfeoPTJa3pkPpKn0xnGZbr8WFOve8xDzFrrk_jFlmDjviqHZHB6RupIESlhfLrmTHGIEfx0Sxx8vDICN47zMWoF8e5_-V1Sfc7Q/s320/981372736_74e2d99d8f.jpg" /&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Otodidak&lt;/strong&gt;, sebenarnya kata ini sudah lama ingin ku jadikan sebuah postingan, tapi entah kenapa lupa terus. Daripada lupa lagi, semenjak baca artikel dari bang Andre di STUN 7 , maka ku putuskan untuk mendokumentasikan opini yang mungkin rada nyeleneh ini. &lt;strong&gt;Otodidak&lt;/strong&gt; adalah suatu kata yang merujuk kepada metode &lt;a href="http://gurunya-galau.blogspot.com/2013/03/apa-jenis-belajar-mu.html"&gt;belajar sendiri&lt;/a&gt; tanpa bimbingan yang formal. Orang-orang otodidak mampu mempelajari hal-hal dasar dari ilmu yang sedang mereka pelajari. yang menariknya dari orang otodidak, karena mereka mampu mempelajari sesuatu dengan baik dan dibarengi oleh prakteknya, sebagian dari mereka mampu mengungguli kemampuan orang yang belajar ilmu yang sama dengan cara dibimbing #tidak termasuk saya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bicara soal Otodidak, saya juga belajar dan mengembangkan Blog dan &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/05/maaf-blogazine-bukan-blogger-jin.html"&gt;blogazine&lt;/a&gt; &lt;em&gt;Yang Penting Share&lt;/em&gt; ini juga secara otodidak. Saya bukan jurusan IT ataupun komputer, tapi saya belajar lewat google dan dari pengalaman trial and errors yang saya lakukan. Yah, memang, orang-orang otodidak ini cenderung dipandang sebelah mata, karena mata satunya lagi sakit,  karena mereka dianggap sebagai orang yang seenaknya mengeskplorasi ilmu pengetahuan atau seni, mereka dianggap &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/03/introvert.html"&gt;anti sosial&lt;/a&gt;, karena gak mau berbagi ilmu atau susah menyampaikan apa yang mereka peroleh tersebut dalam rangkaian kata-kata yang sesuai dengan EYD dan grammatikal yang baik dan benar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun tahukah kalian, emang benar, orang otodidak tidak bisa atau sulit menjadi "guru" bagi orang lain atas apa yang ia peroleh secara otodidak karena mereka memperolehnya secara sendiri. Saya pun mengalaminya sendiri. Saya bisa mempresentasikan mata pelajaran Bahasa Inggris kepada siswa atau teman-teman lainnya, tapi untuk blogazine, terkadang saya sendiri bingung harus menjelaskan darimana. Bukan karena saya anti sosial, tapi ya begitulah orang-orang otodidak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ciri-ciri orang otodidak lainnya yaitu rasa ingin tahunya gede banget, tapi bukan karena dia suka makan tahu.rasa ingin tahu gak berkutat cuma di bidangnya doang, tapi segala hal yang menarik perhatian dia bisa amat sangat membuat orang otodidak sangat penasaran. mereka tuh kalau diibaratkan seperti orang yang lagi ngebet sama seseorang yang ia kagumi, maka ia akan mencari tahu semua hal tentang orang spesial tersebut. Rela berkorban untuk hal yang &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2011/12/im-blogazine-addict.html"&gt;disukai&lt;/a&gt;. kalo orang otodidak udah suka sama satu bidang ilmu, dia akan cenderung berkorban banyak hal, nih contohnya saya, yang belajar otodidak ngeblog sampe ngerelain berlama-lama diwarnet &lt;em&gt;ngabisin &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/uang-dan-manusia.html"&gt;duit&lt;/a&gt;&lt;/em&gt; dan waktu berlama-lama cuma buat nuntasin rasa ingin tahu tentang segala sesuatu tentang blog. Mereka juga Terbuka-Tapi bukan pornoaksi. Orang otodidak cenderung terbuka dengan berbagai hal baru. mereka gak akan berusaha menyangkal hal-hal yang baru dan perubahan yang terjadi. justru mereka akan lebih menyikapi positif suatu perubahan. orang otodidak lebih suka jadi demokratis #makanya cocok jadi presiden hehe.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; The most important dari otodidak adalah &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2013/03/rahasia-kreatif.html"&gt;Kreatif&lt;/a&gt;. gak bisa dipungkiri lagi kreatifitas adalah tiang dari otodidak, dimana rasa ingin tahu adalah atapnya. orang otodidak gak terpengaruh sama ilmu pasti dan bimbingan. mereka juga gak pernah mengenal istilah &lt;em&gt;pakem&lt;/em&gt; dalam satu bidang ilmu. kemampuannya dalam mengeksplorasi dan mengkombinasikan berbagai macam ilmu dalam satu bidang membuatnya terus bertahan menjadi orang otodidak di bidang ilmunya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah para &lt;strong&gt;Otodidak&lt;/strong&gt; ini sempurna? jawabannya tentu tidak, &lt;em&gt;Nobody's perfect&lt;/em&gt; walaupun mereka luar biasa gak berarti tanpa kekurangan. Diantara kekurangan yang paling banyak saya amati tentang orang otodidak adalah mereka cenderung sering bikin kesalahan, atau karya yang gagal. Biasanya mereka lebih banyak melakukan kesalahan dibanding orang yang belajar dibawah bimbingan. Hal sperti ini sebenarnya bisa dimaklumin karena kita juga tahu orang otodidak belajar sesuatu dengan mempraktekannya, jadi wajar kalo banyak kesalahan, dan dari kesalahan itulah mereka belajar. mereka belajar dari proses "Trial and errors tanpa henti." Orang otodidak adalah orang yang konsisten, yang tidak akan berhenti hingga ia memuaskan rasa keingintahuan mereka, menggali potensi diri mereka tanpa mengenal batasan dan pakem kebanyakan orang. So apakah anda juga Otodidak?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;April 2013&lt;/p&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;

&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#000}
.post-body{background:transparent;float:left;}
.post-body{color:#fff;margin-left:50px;font-family:"open sans",helvetica;font-size:normal;line-height:normal;max-width:550px;width:96%;}
.post a,.post a:link{color:#ff0}
img.hiden{display:none}
h1{
margin:0px auto;
font-size:120px;
color:#fff;
font-family:"bree serif",arial;
line-height:1.6em;
text-shadow:0px 0px 10px #6d9e58,0px 0px 20px #58915e, 0px 0px 40px #80c465}
#comments:target{max-width:560px;width:96%;float:left;margin-left:50px;}
.post-body:before{content:"";position:fixed;right:-30px;top:60px;z-index:-1;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJvWtgxjUQQ_qY6OuxIDruCY5VojNl2TRdpQU9BKEbkTfeoPTJa3pkPpKn0xnGZbr8WFOve8xDzFrrk_jFlmDjviqHZHB6RupIESlhfLrmTHGIEfx0Sxx8vDICN47zMWoF8e5_-V1Sfc7Q/s320/981372736_74e2d99d8f.jpg)no-repeat center;width:570px;height:540px;background-size:100% 100%}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:768px){.post-body:before{position:absolute;right:20px}.post h1{margin-top:400px}.post p{text-align:justify}}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){#comments:target,.post-body{float:none;margin:0px auto!important}.post h1{font-size:90px;text-align:center}}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){.post h1{font-size:60px}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){.post h1{font-size:40px}.post-body:before{width:330px;height:300px;top:200px;right:0px}}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJvWtgxjUQQ_qY6OuxIDruCY5VojNl2TRdpQU9BKEbkTfeoPTJa3pkPpKn0xnGZbr8WFOve8xDzFrrk_jFlmDjviqHZHB6RupIESlhfLrmTHGIEfx0Sxx8vDICN47zMWoF8e5_-V1Sfc7Q/s72-c/981372736_74e2d99d8f.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item><item><title>Uang Dan Manusia</title><link>http://ypsrandy.blogspot.com/2013/04/uang-dan-manusia.html</link><category>Blogger</category><category>not responsive</category><category>renungan</category><pubDate>Fri, 5 Apr 2013 16:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-192136152346865455.post-4268042398997179301</guid><description>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;h1&gt;Uang dan Manusia&lt;/h1&gt;
&lt;div class="uang1 kiri" id="pertama"&gt;
&lt;p&gt;Uang , Uang, Uang,... teriak orang-orang di seluruh dunia. Benda yang satu ini menjadi tujuan hidup manusia dengan disadari atau tidak.  Mungkin wujudnya berbeda-beda antara uang di satu wilayah dengan wilayah lainnya. Uang menjadi elemen penting dalam menjalankan hidup serta bertahan hidup. Kata pepatah, Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Namun pada kenyataanya, tanpa uang, kebahagiaan di dunia sulit dicapai. Di saat ini, Walaupun ada hal-hal yang &lt;a href="http://ypsrandy.blogspot.com/2012/06/tak-terbeli-dengan-uang.html"&gt;tidak bisa dibeli dengan uang&lt;/a&gt;, tapi seiring zaman sudah mulai berkembang, tanpa uang, martabat manusia menjadi rendah. Tanpa uang, manusia tidak makan, minum, bahkan buang air sekalipun. Tanpa uang manusia tidak bisa sehat, tidak bisa sekolah, tidak bisa bekerja, dan ujung-ujungnya tidak bahagia dalam hidupnya. Bisakah hidup tanpa uang? kebanyakan tidak bisa kecuali Daniel Suelo&lt;sup&gt;[&lt;a href="http://wisogeni.blogspot.com/2012/05/manusia-yang-hidup-tanpa-uang-selama-12.html"&gt;link&lt;/a&gt;]&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p class="alignright"&gt;
Entah siapa yang menemukan benda bernama uang ini pertama kali, yang jelas, uang telah merubah keadaan dunia. Dahulunya, manusia hanya bertukar barang untuk mendapatkan barang lainnya dengan jumlah dan kualitas setara. Uang telah merubah keadaan dunia. Uang bagaikan dua sisinya, bisa memberi manfaat juga mudharat. Jika di gunakan sebagaimana mestinya, uang bisa membantu orang lain dalam meringankan beban hidupnya lewat zakat, sedekah. Uang memunculkan banyak inspirasi bagi dunia, membuka suatu lapangan kerja baru yang dahulunya mungkin belum dianggap perlu, seperti kantor penyimpanan dan pencetakan uang yang dikenal dengan bank, memunculkan suatu ilmu pengetahuan baru tentang uang seperti ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi.&lt;/p&gt;
&lt;img class="kiri" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSavOoSnDJQW41iML6KqRYQcged8RsA8Rkvj0haipLOJOpXUoia-C0uRrUOWP8MUkK-moNxQlMAe7G7jOe3wGziKMP6AVrEjwNETPfCVEWR9K7tHf-Z1goKBy13_WpjnnNw4mJVBCSIAg/s388/Cara-Menghasilkan-Uang-dari-Rumah.jpg"/&gt;&lt;p class="alignright"&gt; Uang juga membuka lapangan usaha untuk para kreatif dalam hal desain. Uang bisa menopang kehidupan banyak orang dalam suatu negara. Uang membuat orang-orang giat bekerja, menciptakan sesuatu yang baru dari sebelumnya, menciptakan suatu teknologi dan kemajuan zaman. Uang membuat orang yang memilikinya mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak. Bahkan nilai suatu mata uang bisa menjadi simbol dominasi dan pengakuan dunia, contohnya dollar. &lt;/p&gt;
&lt;p class="alignright"&gt;
Namun dibalik itu semua, beribu mudharat juga siap menghukum siapapun yang menyalahgunakan uang. Uang bisa menimbulkan peperangan, perpecahan, perampasan hak orang lain, pemerasan, penyuapan, KKN, pergaulan bebas, perampokan, penindasan, ketamakan, kesombongan, keangkuhan, keiri-hatian, kedengkian, kemalasan, kematian dan akhirnya neraka siap menunggu kedatangan orang-orang yang menyalahgunakannya.&lt;/p&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;img class="kanan karung" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrH3obfmd-tIIA74SwZRaowVP4M5HsKS_ZahyTDSRF-uZlFwsqBXTtxQtJmJT-BTFts_A9ns_ubdwsKY0TYLmoOhHuIdUisQsflInlEvz-jlJQm3IfcyQkIm18V8JRyDdaPqRJ0_WALbw/s512/Money-Bag.png"/&gt;
&lt;div class="uang2 kiri"&gt;
&lt;p&gt;Uang menyebabkan orang yang memilkinya bernafsu untuk selalu merasa tidak puas dengan apa yang dia miliki, sehingga dia rela melakukan apa saja untuk mewujudkan semua yang diinginkannya walau dengan cara-cara yang kotor. Jika manusia itu tidak bisa mengendalikan diri nya, tidak lagi peduli dengan kata hatinya, uang akan mengendalikan pikirannya, dia akan menjadi masa bodoh dengan apa yang ada disekitarnya, bahkan dengan saudara-saudaranya sendiri, keluarga sendiri, yang walaupun dalam keadaan susah, tidak akan ada dalam hatinya niat untuk membantu sedikitpun dikarenakan hatinya sudah dikuasai oleh “uang”. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Uang membuat orang yang memilikinya bisa bersikap semena-mena,membuat peraturan seenak jidat, menindas dan mengambil hak orang lain. Uang menimbulkan adanya kasta-kasta, kelompok-kelompok yang bertingkat-tingkat sesuai dengan tingkat “kekayaannya”.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="uang2 kanan" id="duit"&gt;
&lt;p&gt; Uang bisa menjadi jurang pemisah antara si kaya dan simiskin. Uang bisa menjadikan orang yang memilikinya lupa daratan, lupa jika dulu dia miskin berjanji kalau sudah kaya akan membantu orang lain, akan menjadi dermawan, namun ketika memilikinya menjadi sombong, congkak dan pelit bahkan tidak lagi mau bersilaturahmi dengan teman atau saudara-saudaranya yang tidak berkecukupan. Bahkan dengan diiming-imingi uang, seseorang bisa merubah pola pikir, tujuan hidupnya, rasa cintanya terhadap seseorang bahkan akidah dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Sungguh miris bukan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Beruntunglah mahluk lainnya seperti hewan dan tumbuhan tidak mengenal uang, sehingga tidak ada peperangan diantara mereka, tidak ada penindasan antar sesama, bahkan hewan-hewan tidak ada yang sampai membunuh anaknya sendiri seperti halnya manusia yang sudah dikuasai oleh uang. Dan untungnya pohon uang itu hanya khayalan. Kalau tidak, tentulah pertumpahan darah tidak bisa dihindarkan untuk memperebutkan pohon tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yah, mungkin begitu saja tulisan tentang uang, benda yang menjadi misteri terbesar dalam dunia yang fana ini, mungkin anda mempunyai pandangan yang sama atau juga tidak itu tidak menjadi masalah bagi saya. Saya hanya menyampaikan apa yang bisa saya sampaikan. Saya bukan pakar uang, seorang Filsuf, saya juga bukan sarjana keuangan, atau guru ekonomi, bukan pula seorang motivator layaknya Mario Teguh. Tapi saya hanya seorang blogger yang terinspirasi menulis tulisan ini dari selembar uang yang ada disaku saya. Terima kasih banyak sudah membaca, semoga tulisan ini menjadi renungan bagi kita semua, agar tidak terlena dengan apa yang bernama “uang”.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
April 2013&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="clear"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;style type="text/css"&gt;
.date-header,#header-wrapper,.else,.membuatpermalinkblogger,.post-footer,.lintas,.post h2,img.candle{display:none}
body,#outer-wrapper,#main-wrapper{max-width:100%!important;width:100%}
body{background:#fff}
.post-body{overflow:visible;width:880px;max-width:95%;float:none;margin:0 auto!important;padding:.5em}
#outer-wrapper{max-width:95%;overflow:hidden}
#outer-wrapper,.post-body{background:transparent;}
.tengah{float:none!important;margin:0px auto!important;}
.post-body{font-family:'open sans',verdana;font-size:14px;color:#1c344c;}
.kiri,.kanan,div#duit{position:relative}
div#duit:before{position:absolute;bottom:0px;left:-420px;content:"";width:350px;max-width:96%;height:300px;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilt2RdqwsT8kE6R_3BySJ2rFIBwuxsRdSR0l-9EhX4fhTC9dEcQ5z8SKpApDtFtjyYrMsjxHQNpXJ2zPLPSSw3x2bcHbzVDFskF0lsvGOZKkdm02I9gl0IAonLrGeXtZT5xamKH2YjSYM/s1600/iStock_money-tree.jpg)no-repeat center;background-size:100% 100%;z-index:-1}
.kanan{float:right;}.kiri{float:left}
.alignright{text-align:right}
.karung{width:350px;max-width:96%}
.uang1{width:420px;max-width:96%;margin:0 auto;padding:.5em}
.uang2{width:350px;max-width:96%;margin:0 auto;}
.post h1{
position:relative;
right:-20px;
line-height: 1.6em;
font-size: 60px;
color: #8ba988;
text-shadow:-1px -1px 0px #80997d;
font-family:"Black Ops One",arial}
.post h1:before{content:"";background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_dUdW9uUfOjA-gGPWFLUD9vFrDau1CCbbXMKFH4cRLUTL9rbtTgII405h5GGBcfM30JyYHFUh9u52ADbJX1eeXPM7ZbklE2pGeDZzUbI1mu7vKA_S8objCsK5WJD83ew5etI7-vY5ciY/s500/duit2.jpg)no-repeat center;background-size:100% 100%;width:400px;height:600px;position:absolute;top:-180px;right:-30px;z-index:-1}
.col1{width: ;margin: ;padding:0 auto;float: ;display:block;}
@media handheld,only screen and(max-width:1024px){}
@media handheld,only screen and (max-width:798px){}
@media handheld,only screen and (max-width:767px){}
@media handheld,only screen and (max-width:500px){.uang1,.uang2,#outer-wrapper{float:none;margin:0px auto;}li.shared{display:none!important}.post-body{margin-top:600px;float:left;overflow:hidden}.post p{text-align:justify!important}#pertama{margin-top:300px}.post h1:before{left:-10px}.post h1{text-align:right;margin-right:.5em}
}
@media handheld,only screen and (max-width:450px){.post h1{font-size: 30px;}.post h1:before{height:400px;width:300px;left:-50px}#pertama{margin-top:200px}}
@media handheld,only screen and (max-width:320px){}
&lt;/style&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSavOoSnDJQW41iML6KqRYQcged8RsA8Rkvj0haipLOJOpXUoia-C0uRrUOWP8MUkK-moNxQlMAe7G7jOe3wGziKMP6AVrEjwNETPfCVEWR9K7tHf-Z1goKBy13_WpjnnNw4mJVBCSIAg/s72-c/Cara-Menghasilkan-Uang-dari-Rumah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>randy_run_D@rocketmail.com (Randy Oktaran)</author></item></channel></rss>