<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280</id><updated>2024-12-19T10:33:00.381+07:00</updated><category term="modus"/><category term="jilatmemek"/><category term="doggystyle"/><category term="hisapkontol"/><category term="abg"/><category term="crotdimemek"/><category term="toketkecil"/><category term="mahasiswi"/><category term="toketbesar"/><category term="wanitadiatas"/><category term="69"/><category term="ancaman"/><category term="crotdimulut"/><category term="ibumuda"/><category term="memekcrot"/><category term="pemerkosaan"/><category term="sma"/><category term="threesome"/><category term="tidur"/><category term="biniorang"/><category term="kkn"/><category term="mandi"/><category term="memekgundul"/><category term="perawan"/><category term="pijat"/><category term="sadis"/><category term="smp"/><category term="toketbrutal"/><category term="toketgede"/><title type='text'>Yuk Coli</title><subtitle type='html'>Bahan Coli | Cerita Dewasa | Bokep Online</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-297393072332013956</id><published>2018-02-08T06:14:00.000+07:00</published><updated>2018-02-08T06:14:49.169+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="biniorang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="doggystyle"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ibumuda"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketbesar"/><title type='text'>Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;400&quot; data-original-width=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRI9k0TzTKdvH4nOY4_lO7PUo9Ifvh3XfE2ZZKryuuOzueiagicnblqs2vM51KSMTYr4bPg_NoQxpZZ0af_xJdfDBaiGuTaXc7uWUpfP40f2VLQaJ26F7rxRCdRm2Az9XOOgAPgCkRuQ/s1600/Aku+Hanyalah+Seorang+Supir+Beruntung+Bisa+Menikmati+Istri+Majikanku.jpg&quot; title=&quot;Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kadang aku bingung memahami kehidupan ini. Dulu waktu di desa sebagai bujang ngejar-ngejar perempuan desa saja banyak yang menolak. Eh giliran sekarang jadi supir pribadi malah dapat rezeki nomplok. Bisa bercinta sama nyonya majikanku yang cantik banget walaupun usianya sudah 35 tahun. Badan masih kenceng, singset, kulit kuning mulus, hidung mancung dan di bibirnya suka muncul bintik-bintik kayak keringat. Nikmat. Dulu sebelum ngesex, nyonya aku sering curi-curi pandang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Demi melihat hidung dan bibirnya itu. Dia tahu, tapi cuek. Pura-pura kali ya. Wanitakan suka ditatap penuh nafsu oleh laki-laki. Meskipun oleh supirnya kayak aku ini. Memang sih suka menampakkan tampang tidak suka kayaknya sebal gitu lho, dulu kala, tapi aku nggak percaya kalau dia sama sekali nggak senang dan tersanjung. Naluri wanitakan sama. Mau babu, mau model iklan, kalau ada lelaki yang memperhatikan berarti dirinya masih dinilai cantik. Wanita kalau nggak ada yang memperhatikan padahal sudah dandan habis-habisan bisa bete seharian deh. Merana. Mikirin dirinya yang sudah tidak menarik lagi (meskipun hanya supir tapi saya pernah belajar psikologi wanita, dari buku yang kubaca di tukang loak ketika sambil menunggu tuan belanja waktu itu. He he he...)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nyonyaku katanya mantan primadona kampus. Tapi namanya manusia, biar mantan primadona atau mantan pramuniaga kalau sudah dilanda kesepian yang amat sangat sekali dan sudah tak tertahankan ya harus mencari solusinya. Boleh jadi orang di sekitarnya bisa digoda pula. Ingat kasus nyonya muda Pondok Indah yang beradu syahwat sama pembantunya yang sudah tua? Awalnya suka membentak-bentak memarahi sang bapak pembantu rumah tangga itu eh lama-lama malah suka dan ketagihan dihentak-hentak oleh si bapak itu dalam gairah asmara yang ganjil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Itulah dunia erotis, susah dicerna tetapi sebenarnya mudah diterima dengan suatu sudut pandang yang polos. Jadi teorinya sederhana saja sesungguhnya, bahwa yang namanya syahwat itu adalah suatu naluri dasar. Naluri yang dibawa manusia sejak lahir ke dunia ini. Dia belum mengenal adat, tata krama, hukum, dsb. Benar-benar murni. Setelah mulai menjadi dewasa maka manusia menjadi milik lingkungannya. Harus peduli sama lingkungan sosialnya. Padahalkan awalnya nafsu itu nggak ada kaitannya dengan ideologi, sosial, ekonomi, politik, budaya dan hankam segala deh (inget pelajaran SMP).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nah lebih-lebih bila nafsunya itu ternyata memberi pengalaman kenikmatan yang tiada tara yang tidak didapatkan dari pasangan resminya. Wah tambah ketagihan deh. Lha yang awalnya diperkosa saja ada yang akhirnya bisa menikmati, apalagi bagi yang didasari sama-sama butuh. Para pelaku yang sudah pengalaman merasakan nikmatnya bersenggama pasti pusing deh kalau lama nggak digauli lawan jenisnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Emang sumpah nggak kepikir di benakku kalau aku orang yang jelek dan kampungan ini ternyata kebagian juga mendapat anugerah dalam bentuk wanita cantik. Yaitu bisa menikmati seluruh lekuk tubuh dan khususnya vagina sang eks primadona yang wangi itu. Hehehe. Enak gila. Sudah gratis eh malah dihadiahin lagi. Nggak usah maksa. Nggak usah merayu. Nggak usah mikirin kasih makan. Nggak usah rebutan segala. Kebayang dulu ketika beliau masih mahasiswi, wah pasti seru ajang kompetisinya. Kayak AFI kali. Yang ngerebutin pastilah ada anak orang kaya, yang ganteng, yang bonafit, yang playboy, yang aktivis, yang jagoan olah raga, dan seterusnya. Tereliminasi semua bleh. Rugi mereka. Mending jadi supir kayak aku ini nggak usah modal kuliah segala. Hihihi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenarnya aku kadang suka melamun (melamun adalah satu-satunya harta kekayaanku) mencari pemahaman mengenai keadaan ini. Siapa yang salah ya? Tuanku yang terlalu sibuk cari duit demi menyenangkan hati nyonya, atau nyonya yang nggak punya kesibukan (emang dari dulu dilarang tuan kerja karena bisnis tuan masih berjalan dengan baik bahkan cenderung meningkat pesat).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sempet juga aku juga merasa kasihan sama tuanku kalau dia hanya mikirin bisnisnya melulu. Cari duit banyak-banyak maunya demi kebahagiaan istri eh malah istri jarang dinikmati alias banyak dianggurin saja. Tahu deh kalau di luar suka jajan atau nyimpen WIL. Tetapi kalau sampai nyimpen WIL segala apa ya maksimal pemakaiannya. Paling dipakainya pas lagi refreshing, itupun kalau sempet. Bisnismen itu pasti lebih banyak sibuk ke bisnisnya ketimbang ngurusin lain-lainnya. Gitu kali. Tapi yang penting prinsipku: urusan atas adalah kewajiban tuanku (mulut yang dikasih makan), urusan bawah (vegy yg dikasih semprotan) adalah jatahku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adilkan? Menurut kaca mataku sih orang-orang sibuk kayak tuanku itu mending memperistri babu. Kalau capek pasti dengan suka rela mau mijitin. Nggak banyak protes. Siap mendengar keluh kesah setiap saat tanpa berani menyela. Menurutku lhoo. Nah yang cantik-cantik kayak nyonya dan mudah kesepian itu jodohnya ya laki-laki yang punya banyak waktu luang untuk memperhatikan dan siap sedia setiap saat kalau dibutuhkan. Misalnya supir kayak aku ini. Huahahaha. Tapi masuk akalkan? Gimana nggak masuk akal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Orang seelite tuan pasti sudah biasa ketemu wanita kelas tinggi yang cantik-cantik. Karena sudah biasa maka ya jadi biasa. Lha orang kayak aku ini kan selalu melotot dan melongo melihat wanita-wanita sekelas nyonya. Pasti bawaannya kagum dan kagum melulu. Melamun sepanjang hari gimana bisa ngentot dengan wanita-wanita kelas ini. Sama halnya dengan nyonya, bergaul sama laki-laki berkelas pasti sudah biasalah. Yang jarang adalah bergaul dengan laki-laki kasar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pasti menimbulkan khayalan erotis untuk bersenggama dengan para lelaki kasar, yang berotot, ngomong sembarangan, berpeluh kalau bekerja, hidupnya cuma untuk hari ini, dan blabla. Pastilah menimbulkan empati campur sensasi begitu. Hahaha.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nah gara-gara sering diminta melayani nyonyaku yang hobi kesepian itu aku dimanjain dengan hadiah-hadiah mahal. Kadang-kadang sih. Misal dibeliin baju, sepatu, minyak wangi dan sebagainya yang bermerk. Sekarang aku kenal baju merk Arrow, kata orang sih harganya ratusan ribu. Tapi aku nggak berani pakai kalau lagi ada tuan, nanti ditanya kok bisa beli baju mahal. Masak mau nggak makan setengah bulan demi beli baju semahal itu. Kan bisa ketahuan, kasihan nyonya. Aku sih paling dipecat. Lha kalau nyonya dicerai? Apa ya mau ikut aku jadi istri keduaku. Pasti enggak mau. Memang lucu juga ya. Urusan perut sama bawah perut bisa demikian jauhnya. Tapi nggak apa-apa. Mendingan begini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jauh lebih menguntungkan bagiku. Dikasih tapi nggak dituntut. Kayak bintang sinetron yang dituduh memperkosa seorang cewek, disebarluaskan di media massa. Coba kalau yang memperkosa cuma tukang ojek, preman, kuli, atau supir nggak bakalan diberita-beritain besar-besaran sama korban. Nggak usah dituntut kawin cukup laporin polisi aja (atau malah dipetieskan aja kasusnya). Lha, apa malah nggak enak. Kalau mau dipenjara ya nggak masalah. Nggak punya apa-apa ini kecuali kolor. Dibiarkan bebas ya lebih asyik bisa cari yang lebih ranum lagi. Enak juga sebenarnya yah kaum nothing to lose alias kaum yang cuma bermodal nafas ini. Hehehe.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiba-tiba lamunanku dibubarkan secara sepihak oleh nyonya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Joko.. Hayo sore-sore gini sudah bejo (bengong jorok) ya. Kebeneran, sini masuk kamar, Dear.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tugas sampingan sudah memanggil-manggil. Syeddaapp. Kebetulan kami dua hari ini lagi nginep di villa keluarga di daerah puncak. Tuan seperti biasa lagi urusan ke luar kota. Anak-anak nyonya pada mau ujian jadi mereka harus belajar di rumah. Ibunya beralasan mau menengok villanya dan kebun buah-buahannya. Berdua saja kami ini. Makanya nyonya berani teriak-teriak semaunya ketika mau ngajak ML. Kulihat nyonya sudah pakai daster tipis putih dan sedang duduk di pinggir ranjang. Kaki kanan diangkat di bibir ranjang sementara yang kiri menyentuh lantai. Waduh seksi sekali Yayangku ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Wah sudah nggak sabaran yah yang?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya tahu, mau cepetan dirudal ama kontolmu yang nggak kira-kira gedenya itu. Ayyoo cepetan sinnii. Jangan sok maless gitu aah..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku emang kadang suka menggodanya dengan berlagak malas melayaninya. Kalau udah gitu kemanjaan nyonya suka muncul.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya deh, mau apa dulu nih Say?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Jilatin seluruh tubuhku tanpa tersisa. Ini perintah...!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu dasternya telah merosot ke bawah secara kilat. Seperti biasa kalau sudah siap tempur nyonyaku nggak pakai CD dan Bra. Sudah polos total. Dia tengkurap. Aku mendekat. Kumulai jilatan dari ujung jari kaki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mmmpphh...&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Belum apa-apa. Pelan-pelan sekali kujilat dan kuhisap jari-jarinya satu per satu. Telapak kakinya. Betisnya yang berbulu agak jarang dan panjang-panjang. Bikin naik darah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mmmpphh...&quot; Mulai ada reaksi. Pindah ke kaki satunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mmmpphh...&quot; Lagi ketika tiba di betis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuteruskan ke arah paha belakang. Permainan semacam ini memang perlu kesabaran tersendiri. Di samping itu juga membantuku untuk tidak cepat naik selain membantunya untuk mulai warming up duluan. Oh ya perlu kuberitahu, sejak aku didayagunakan begini jadi rajin minum jamu kuat kalau enggak wah bisa remuklah aku. Kuat banget dan tahan lama sih nyonya mainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ahh... Mmmpphh...&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Begitu bunyi mulutnya ketika lidahku mulai mengusap pangkal pantatnya (Mau enggak ya tuan disuruh begini sama nyonya? Mungkin inilah kelebihanku mau apa saja. Biarin, gratis dan ueennakk ini. Hehehe.) Kubikin lama dalam melulurin area x, kubikin libidonya memuncak lebih cepat. Kupercepat sapuanku. Kuselingi dengan sodokan-sodokan memasuki celahnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ouuuhh.. Ouuuhh.. Ouuuhh.. Joooko..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mulai kepanasan dia. Basah. Kuremas-remas pantatnya yang montok putih mulus. Lalu kujulurkan tangan kananku menuju punggung. Kuusap sejenak terus menukik melesak ke bawah, teteknyalah sekarang sasaran sentuhanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Buussyyeet.. Jook.. puting.. Ooh.. Ya.. Yaa.. putingku dielus.. elus.. Ohh...&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku merambat naik dan kukangkangi dengan sedikit merapat. Tidak kontak ketat. Gesekan-gesekan burungku yang masih dalam sangkar celana sengaja kuarahkan ke pantatnya. Kujilati pinggang, punggung, pundak, leher, dan belakang telinga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan, aahh balikk.. Nyonya membalikkan badannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenarnya aku sudah enggak tahan mengulum bibirnya. Kontolku sudah demikian kencangnya. Tapi ya sabar dah. Belum ada perintah selain menjilat sih. Kumulai menjilati leher depan, turun ke ketiak yang licin, ke lengan, telapak tangan, jari, ke dada. Di sekitar itu aku berlama-lama. Kuputari gunung kembarnya bergantian. Kiri kanan. Kiri kanan. Diselingi mengisep pentilnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Achh.. Achh.. Achh.. Achh.. Achh,&quot; tangannya mulai menjambak rambutku dan kadang ditekan-tekannya kepalaku agar teteknya mendapat kenikmatan paripurna.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sesak napas juga sih kalau kelamaan. Kucek selangkangannya. Woow, tambah basah. Kupegang tangan satunya lalu kuarahkan untuk mulai mengusapi dan memencet rudalku. Nyonya pun menurutinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kulum Dear,&quot; Dengan menjatuhkan berat badanku sementara kakinya sudah mulai mengangkang, tangan kiriku keselipkan di bawah punggungnya, tangan kananku memegang tetek kanannya, maka kuserbu bibirnya tanpa ampun. Saling memilin lidah kami. Saling tumpah ludah kami. Sambil kusodok-sodokkan burungku yang masih tersimpan di dalam sangkarnya tepat di area tempiknya (vaginanya). Gemes aku ingin memasukkan. Tapi ada kenikmatan juga ketika menyodok namun terhambat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Meskipun agak sakit juga. Sensasi begini kadang lebih mengasyikkan ketimbang main masuk langsung. Terus kukulum, kuhisap, kujilat, ambil nafas, lalu serbu lagi. Seperempat jam kami beradu mulut dan bibir. Setelah mengambil nafas sebentar kukulum hidung bangirnya. Kujilati. Aku hobi juga mengulum dan menjilati hidung-hidung yang mancung begini. Kadang kumasukkan (tentu saja tidak masuk, bego) lidahku ke lobang-lobangnya. Kakinya yang kanan mulai membelit, menumpangi kaki kiriku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Lepass baaju dann celanamuu...&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kulepaskan ikatan ragawi kami. Turun dari ranjang untuk menelanjangi diriku. Polos. Kunaiki ranjang lagi. Kutempelkan kontolku mengarah ke bawah vaginanya sehingga dalam posisi masih bebas di luar liangnya. Kutindih lagi. Kunikmati setiap inchi tubuh halus mulusnya melalui kontak tubuh kami yang penuh. Kalau bisa tidak ada yang lolos. Kulanjutkan dengan adu ciuman. Kujilati dagunya, pipinya, kukulum kupingnya. Mendongak-dongak dia. Desahnya semakin kacau. Jepitan kakinya sudah dua sekarang. Tiba-tiba tangannya merogoh burungku. Ditekan-tekannya ke arah bibir liang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu, slebb... Masuklah burungku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kubiarkan berdiam diri dulu. Aku masih menikmati kontak total begini sambil menggeliat-geliat. Kuingin menikmati tekanan tetek-teteknya di dadaku lebih lama. Kuingin menikmati gesekan-gesekan antar paha, gesekan-gesekan antar perut, gesekan-gesekan antar kulit. Kupejamkan mataku agar indera sentuhku bekerja dengan sempurna dalam memberikan sarafku kenikmatan sebuah persetubuhan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sooddook.. Tanpa rela kumelepaskan belitanku mulai kupompa vaginanya dengan melengkung-lengkungkan pinggulku. Tangan kiriku menyusup di bawah punggungnya menggapai pinggir luar tetek kanannya, tangan kananku menyusup ke bawah menjangkau ujung vagina belahan belakang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kujawil-jawil. Kaki-kakinya merangkul kaki-kakiku semakin erat. Digoyang naik turun pantatnya seirama dengan maju mundurnya sodokanku. Nafas-nafas kami dalam dan berat dalam mendukung kerja persetubuhan. Erangan-erangannya meningkahi sodokanku yang kubikin dalam-dalam. Sedalam mungkin. Suara kecipak cairan vaginanya mengiringi maju mundurnya kontolku yang memenuhi liang vaginanya. Penuh. Diameter rudalku tak menyisakan sela. Padat dan kesat. Itulah mengapa nyonyaku jadi keranjingan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Cepetin.. Cepetin.. Kocokannya.. Ach.. Achh..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku terus menghujaminya bagaikan antan penumbuk padi yang terus bertalu-talu berirama konstan. Kuingin melesak lebih dalam lagi. Lebih jauh lagi. Urat-urat rudalku pasti sebesar-besar kabel listrik kalau bisa dilihat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Edaann.. Teruss.. Banggsaatt.. Jembbuut.. Konttoll.. Aahh.. Aahh.. Aahh.. Ayoo.. Genjott.. Teruss.. Teruss....&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kejorokan nyonyaku sudah tidak asing lagi di telingaku ketika persenggamaan sedang mendaki puncak. Akan menambah daya hentak dan meluapkan sensasi-sensasi paling primitif sang nafsu yang dimiliki makhluk hidup. Dengan cepat dan kasar kubalikkan tubuhnya tengkurap lalu buru-buru kusodokkan lagi rudalku ke vaginanya melalui belakang. Kubelit lagi dirinya. Kususupkan kembali kedua tanganku menjangkau tetek-teteknya secara menyilang. Kuremas-remas dengan kasar. Kususupkan kepalaku di samping lehernya. Kuendus dan kuhisap leher jenjangnya yang wanginya telah pudar karena leleran keringat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Plak.. Plok.. Plak.. Plok.. bunyi pantatnya beradu dengan selangkanganku. Kurangsak. Klitorisnya lebih mudah kugasaki dari belakang. Kupercepat tonjokan-tonjokan ke klitorisnya. Semakin menggila dia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Bajingann.. Supirr.. Dassarr.. Teruss.. Yah.. Yah.. Bangsat.. Kamuu.. Adduh.. Ennakk.. Uahh.. Uahh.. Auhh.. Ahh.. Eaarghh.. Mmpphh.. Ooh..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semakin cepat kedutan-kedutan vaginanya memijiti rudalku. Dan, &quot;aahh.. Hh.. Aku keluaarhh.. Jokk.&quot; Mengejang dia dan terangkat pantatnya kuat-kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namun masih saja kugasaki sampai beberapa detik akhirnya menyemburlah pancaran magma dari rudalku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Creett.. Creett.. Creett... Liangnya kupenuhi dengan semburan-semburan maniku. Lemas. Masih kutumpangi dia. Tersengal-sengal nafas kami. Kugesek-gesekin hidungku ke lehernya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Awal bagaimana akhirnya kami memadu asmara begini yaitu ketika setelah mengantar anak-anaknya sekolah. Ketika berangkat mengantar anak-anaknya sekolah, nyonya duduk sama yang kecil di belakang. Yang gede di depan di sampingku. Mereka kelas 5 dan kelas 2. Cewek semua. ketika perjalanan pulang nyonya duduk di depan. Dia memintaku untuk tidak langsung pulang. Dimintanya aku masuk tol dalam kota. Kami berputar-putar beberapa kali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rupanya sudah agak lama dia sebenarnya ingin curhat. Berhubung nyonyaku membatasi pergaulannya sejak menikah demi suaminya, maka pergaulannya jadi amat terbatas. Sebatas keluarga dan para pembantu-pembantunya, termasuk aku sebagai supirnya. Sehingga ketika nggak tahan untuk bercurhat maka akulah yang tersedia untuk menjadi sasaran tumpahan emosinya. Lebih mudah dan lebih terjaga kerahasiaannya karena dilakukan di luar rumah, sambil keliling-keliling seperti sekarang ini. Rupanya jatah dari tuan baik dalam bentuk perhatian maupun keintiman dirasanya kurang. Nyonya memaklumi kesibukan tuan, namun sebagai wanita yang masih kuat kebutuhan emosi dan biologisnya menuntut jatah yang normal ketimbang cuma sebulan sekali atau paling banter 2 kali. Tidak terus terang sih ngomongnya, tapi diserempetin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kamu sama isterimu berapa kali dalam sebulan berkasih-kasihan, Jok?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Seminggu sekali atau ya bisa dua tiga kali, Nya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Wah bahagia sekali dong isterimu ya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya namanya kewajiban suami untuk membahagiakan isteri mau gimana lagi.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu diam seperti melamun. Waktu aku mau oper gigi persneling rupanya tanpa sengaja tanganku menyinggung pahanya. Baru kusadari rupanya nyonya duduknya agak mepet ke tongkat persneling. Aku minta maaf. Nyonya diam saja. Seerr juga aku sebenarnya. Tapi aku mana berani memikirkan kejadian barusan. Entah ini sudah putaran yang ke berapa tapi nyonya masih minta diputerin lagi. Kalau ada yang tahu berapa kali kami muterin Jakarta pasti mikir ini orang mau jalan-jalan tapi maunya irit ya. Sekali bayar tol tapi puas muter-muter. Ketika mau pindah gigi lagi aku sebenarnya sudah agak sungkan-sungkan tapi harus kulakukan karena aku sudah mengurangi kecepatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga sudah geser duduknya. Eh lhadalah, kesenggol lagi. Busyet ini nyonya kayak nggak peduli atau sengaja. Sempet kurasakan tadi kalau yang kesenggol bukan kain, lebih halus dari itu, pura-pura nengok spion sebelah kiri maka dengan sudut mataku kucoba cari info apa yang sebenarnya kusenggol tadi apakah benar kulit manusia. Nyonyaku ikut nengok melihat spion kiri. Kesempatan dalam waktu sedetik kulihat ke lokasi persenggolan tadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Benar. Deg. Ternyata pahanya yang kesenggol tadi. Wah rok nyonya kok telah tersingkap. Sadar nggak ya dia. Kubiarkan. Ternyata rok yang dipakai ada belahan tinggi di sisi kanan, dan kini belahannya ternyata telah menyibakkan diri sedemikian rupa sampai pangkalnya. Deg. Deg. Wah. Eh secepat kilat nyonya membalikkan kepalanya ke arahku dan ada senyum tipis. Matanya menatapku tanpa sepatah katapun. Terus kembali lurus menatap jalan di depan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nggak papa kok Modar kowe.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Meriang panas dingin sekarang hawa tubuh yang kurasakan. Sebagai lelaki bangkitlah keberanianku mencandainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nggak papa gimana, Nya?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nyenggol-nyenggolnya tadi itu.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Maaf tidak sengaja, Nya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sengaja juga nggak papa.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah nyonya, mana berani.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Lho, inikan dikasih ijin. Oh enggak mau ya sama aku? Ya sudah kalo gitu.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Wadduh Nya, mana ada lelaki yang sebodoh itu. Nyonya itu cantik banget. Saya minder di dekat nyonya, sungguh.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah masak sih.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiba-tiba tangan kiriku diraihnya dan disentuhkan ke pahanya. &quot;Yang kesenggol tadi, ingat?&quot; Ehhm, kutatapnya dia. Saya balasannya. Mulai berani kugerakkan tangan kiriku yang beruntung itu, lebih menyerupai mengelus. Nyonyaku mulai bersandar. Agak dimajukan duduknya sehingga pahanya semakin mudah kujangkau. Coba kutelusuri menuju pangkal. Merem dia. Agak ke dalam lagi. Lalu sampai pangkal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ah. Lenguhan pendeknya keluar. Kuusap-usap pangkal pahanya, tempat sang vagina bersemayam. Mendesah dia. Tiba-tiba tangan kanannya menerobos ke pangkalanku juga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Oh, gede punyamu, Jok. Bagilah dirimu denganku selain istrimu, maukan Jok?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku diam. Semua ini terjadi mendadak. Lalu aku nafsu dan mengangguk. Dan kami terus saling mengusap sampai bocor bersama. Sebenarnya sejak kejadian itu dia menyatakan menyesal karena telah berbuat sejauh itu yang tidak terbayangkan sebelumnya. Dia berjanji untuk tidak mengulanginya karena akan menyakiti hati suaminya dan isteriku kalau ketahuan nanti. Aku setuju. Tapi waktu juga yang akhirnya mengalahkan kami sesuai kodrat alam yang minta dipenuhi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akhirnya kami mengulanginya dan mengulanginya lagi sampai akhirnya benar-benar alat vital kami beradu. Pernah aku sarankan untuk mencari gigolo-gigolo saja yang tampan dan keren daripada aku yang hanya bagian dari kumpulan manusia kasar, jelek dan rendah. Dia hanya menggeleng. Mungkin dia ingin kerahasiaannya lebih terjaga kalau berhubungan dengan satu orang saja. Orang terdekatnya. Apakah demi status sosialnya atau martabatnya atau nama baiknya. Entahlah. Atau takut menjurus ke arah kecanduan, cenderung ingin mencoba-coba berbagai jenis pria. Entahlah. Atau memang sudah tercukupi kebutuhannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Entahlah. Atau memang bagian dari fantasinya, mencoba ekstrimitas, menikmati dunia-dunia kasar. Entahlah juga. Kalau aku jelas, sulit menghindari daya pikat wanita dari kelas yang jauh di atasku dan memiliki kecantikan yang bagaikan putri dari langit. Lalu kapan lagi. Hehehe.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.info/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/355f/f/2017/327/c/9/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbfh.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/297393072332013956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/aku-hanyalah-seorang-supir-beruntung-bisa-menikmati-istri-majikanku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/297393072332013956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/297393072332013956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/aku-hanyalah-seorang-supir-beruntung-bisa-menikmati-istri-majikanku.html' title='Aku Hanyalah Seorang Supir Beruntung Bisa Menikmati Istri Majikanku'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRI9k0TzTKdvH4nOY4_lO7PUo9Ifvh3XfE2ZZKryuuOzueiagicnblqs2vM51KSMTYr4bPg_NoQxpZZ0af_xJdfDBaiGuTaXc7uWUpfP40f2VLQaJ26F7rxRCdRm2Az9XOOgAPgCkRuQ/s72-c/Aku+Hanyalah+Seorang+Supir+Beruntung+Bisa+Menikmati+Istri+Majikanku.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-1616096558871760367</id><published>2018-02-07T06:07:00.001+07:00</published><updated>2018-02-07T06:11:53.703+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ancaman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="doggystyle"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hisapkontol"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemerkosaan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketbrutal"/><title type='text'>Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;466&quot; data-original-width=&quot;360&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwDnB-LP_kLK8D3WMSGlnZZSRMca3J2OUfilVSNhJMkiT0lLgoDot2jNRoyVWhLj7GblkAzkpspw21qV3siXIOZbi7tMForW_VJKR-p4SlnBf9FnHU__4kcB86FkVy7EuO_5dNGK-eaA/s640/Nikmatnya+Ngentotin+Calon+Kakak+Ipar+Saya+Yang+Tobrut.jpg&quot; title=&quot;Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut&quot; width=&quot;494&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Awal cerita seks ini, saat kami liburan sekeluarga. Perkenalkan namaku Rio umur 23 tahun. Akhir pekan lalu saya liburan ke pulau Lombok bersama pacar, kakak ipar dan suaminya. Kami menyewa 2 kamar hotel. 1 untuk saya dan pacar dan 1 lagi tentu untuk kakak iparku dan suaminya. Pemandangan pantai di sana sangat mengagumkan. Apalagi saat melihat sunset di sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sembari menikmati pantai kami berempat berenang di pantai. Di sanalah pemandangan indah yang belum pernah saya lihat dan sangat mengganggu pikiran saya. Tubuh indah yang menawan kakak ipar saya. Dengan buah dada yang montok, pantat menggairahkan dan kulit putih mulus yang sangat bikin merangsang. Mataku tidak bisa terlepas dari pemandangan indah itu. Dalam khayalan bagaimana jika saya dapat menikmati tubuh indah kakak iparku. Sungguh mimpi yang sempurna.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah selesai berenang di pantai kamipun bersiap untuk menuju ruangan ganti yang berada di pinggiran pantai. Sesuatu yang tidak sengajapun terjadi. Hanya terdapat 2 ruangan ganti. Kebetulan kakak iparku telah masuk duluan. Tanpa pikir panjang sayapun masuk di ruangan sebelahnya. Saat itu pikiran saya sudah dirasuki hasrat yang begitu membara. Namun tidak ada keberanian untuk melakukan hal nekat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat kakak iparku mulai keramas dan mandi muncul ide dari pikiranku. Saya naik ke bak penampungan air. Perlahan-lahan saya memanjat dan waaauuuwwww, dari sekat tembok yang terbuat dari besi saya melihat kakak ipar yang telanjang bulat. Seketika kontol saya ereksi dengan hebat. Buah dada yang montok, kulit putih mulus dan bulu kemaluan yang tipis rapi hanya tertutup busa tipis. Sayapun mulai bingung apa yang harus dilakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiba-tiba saya terkejut ketika saya melihat ternyata ada kamera anti air di saku celana yang saya pakai. Tanpa pikir panjang saya mengabadikan moment tersebut. Saya merekam kakak ipar saat mandi tanpa dia sadari. Video yang berdurasi 10 menit itupun saya simpan rapat-rapat agar tidak dilihat siapapun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Malam harinya kami kembali ke hotel untuk istirahat. Mengingat kejadian tadi saya langsung melampiaskan nafsu ke pacar saya. Tiba di kamar hotel tanpa buang waktu saya langsung membuka semua pakaian pacar saya. Kamipun ML seperti yang biasa telah kami lakukan. Walaupun ML dengan pacarku dalam khayalan aku membayangkan kakak iparku. Terasa sensasi yang berbeda dan belum pernah saya rasakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Keesokan harinya, hari masih sangat pagi. Terlihat sinar mentari dari jendela dan sayapun mulai terbangun. Pacarku masih tertidur mungkin karena lelah saat hubungan kami semalam. saya berniat menikmati suasana pagi sendiri. Selesai mandi sayapun bergegas keluar kamar hotel dan langsung ke pinggiran pantai. Di sana saya membeli sarapan dan kopi sambil menikmati pemandangan. Tiba-tiba saya terkejut ketika kakak ipar saya duduk di sebelah saya dan juga membeli makanan yang sama. Entah kenapa saya menjadi grogi dan tidak seperti biasanya. Kami mulai mengobrol seperti biasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam obrolan saya teringat dengan suaminya dan sayapun bertanya,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mbak mas Adi nya kemana? Kok nggak ikut ke bawah?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kakak ipar sayapun menjawab,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya nih Rio, si Adi masih tidur. Tadi mbak bangunin katanya masih ngantuk.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ternyata hanya kami berdua, sungguh kesempatan yang sempurna dalam benakku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun mulai nekat karena pikiranku sudah terombang-ambing melihat tubuh kakak iparku. Aku mulai mengeluarkan celotehan yang menantang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mbak, aku lihat kok makin hari makin seksi ya?&quot; tanyaku kepada kakak iparku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah biasa aja Rio, kenapa kamu nanya gitu?&quot; terlihat agak marah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kakak iparku berdiri seakan hendak pergi. Tiba-tiba tanpa aku sadari tanganku memegang tangannya dan berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sebentar mbak, ada hal penting yang mau saya bicarakan.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seketika dia menatapku dan berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada apa? Mbak mau kembali ke kamar.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa banyak bicara aku memperlihatkan rekaman video kemarin saat kakakku mandi. Dia kaget dan tiba-tiba menamparku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itu aku sangat emosi dan berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mbak kalau mbak nggak mau diam dan masih marah saya akan menyebarkan video ini. Walaupun saya harus putus dengan adik mbak atau bertengkar dengan suami mbak.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kakak ipar sayapun mulai melemah dan kembali duduk. Sayapun memulai negosiasi yang liar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mbak kalau saya menyebarkan video ini, hubungan mbak dengan suami akan terganggu, saya punya suatu ide yang bagus. Saya akan menghapus video ini jika mbak mau ML dengan saya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kakak iparku terdiam dan aku mulai mengancam lagi. Terlihat dia sangat kebingungan. Saya memegang erat tangannya dan berkata, &quot;Cuma sekali doang mbak, dan nggak akan ada yang tau. Dan hubungan semuanya akan baik-baik saja.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan tampang pasrah kakak iparku menuruti kemauanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sungguh perasaan yang luar biasa dalam hatiku. Tanpa pikir panjang aku menentukan tempatnya. Aku mengajak kakak iparku ke ruangan ganti kemarin. Di sana aku ditanya sama ibu-ibu penjaga,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas nggak boleh masuk ruangan berdua, kalau mau ganti harus satu-satu.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sayapun kaget dan mencari solusi dan berkata, &quot;Bu, kalau saya bayar 10x lipat gimana?&quot; Ibu itupun tanpa pikir panjang dan menjawab, &quot;iya.&quot; Saat itupun langsung saya bayar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kami berduapun masuk kamar ganti. Hatiku berdebar, kontolku tidak tertahankan dan saya bingung harus mulai dari mana. Menarik nafas dalam-dalam dan saya mulai memegang kendali. Pertama-tama saya mencium tangannya. Kakak iparku terlihat masih kesal dan tidak melakukan apa-apa. Melihat wajahnya yang marah, sayapun merasa semakin tertantang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku mulai mencium lehernya dengan liar, melumat bibirnya yang tipis dengan penuh nafsu. Mulai terasa nafas kakak iparku tidak karuan. Akupun mulai ke bagian payudaranya, ku remas-remas sambil kucium bibirnya. Tangan kiriku mulai ke bagian mekinya. Kakak iparku mulai tidak bisa menahan desahannya. Dengan cepat saya melepas baju dan BHnya. Kujilat putingnya dan desahan kakakku semakin tak tertahankan. Kulepas celananya dan saya terkejut. Oh My God, mekinya berwarna merah dan masih bersih. Tanpa basa-basi aku mulai ke mekinya. Mula-mula kucium lembut kemudian kumainkan. Kujilat klitorisnya dan kumasukkan satu jariku ke lubang mekinya. Di luar dugaan ternyata sudah sangat becek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itulah keadaan berubah 180 derajat. Awalnya kakak iparku tidak melakukan perlawanan tiba-tiba menjadi sangat liar. Dia membuka celanaku tanpa malu-malu. Meremas-remas kontolku dan mulai mengulumnya. Ternyata dalam hal ini kakak iparku jauh lebih hebat dibandingkan pacarku. Akupun mulai mendesah tidak tahan. Saat dia masih sibuk dengan kontolku, aku kembali meremas-remas payudaranya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selesai dengan pemanasan, kakak iparku berdiri dan berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ayo dimasukkin Rio, mbak udah ngga tahan, tapi pelan-pelan ya, soalnya mbak lagi hamil 1,5 bulan.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku sangat terkejut dan tanpa pikir panjang mengiyakan permintaannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perlahan kubawa kontolku ke mekinya. Tidak langsung saya masukkan, perlahan saya menggosokkan secara halus, kakak iparku yang duduk di bak penampungan air mulai memelukku. Akupun kehilangan kesabaran dan mulai memasukkan kontolku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Awwwwww, rasanya sangat hangat, mekinya masih sempit dan mencengkram kuat. Kumulai penetrasi secara terus menerus, kami berdua saling mendesah, berciuman saling melumat dan tentunya tanganku terus sibuk dengan payudaranya yang montok. Kemudidan kakak iparku memelukku dengan sangat keras, terasa kontolku dicengkram sangat kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sedikit lagi Rio, mbak udah mau keluar nih.&quot; Sayapun melakukan penetrasi lebih cepat dan kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaahhhhhhhhh, mbak udah ngga tahan Rio, udah mau keluar. Ahhhhhhhhhhh,&quot; kakakku mulai lemas dan mendesah, &quot;cukup Rio, mbak udah keluar.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku pun menjawab, &quot;Sekarang giliran saya mbak, udah mau keluar juga.&quot; Sekali lagi aku mulai penetrasi dengan sangat kencang dan cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ohh shhittt, sepertinya saya sudah mau selesai dan cruuuuuuuttt. Saya mengeluarkannya di dalam, rasanya sungguh nikmat, dan kakakku berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kok di dalam?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya mbak lagian juga ngga ngaruh kan? Mbak kan lagi hamil?&quot; Kakakku tersenyum kamipun masih berpelukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saya bertanya, &quot;Mbak kapan-kapan lagi ya?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kakakku menjawab, &quot;Iya nanti kita bicarakan lagi secara rahasia Rio, biar ngga ada satu orangpun yang tau.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kamipun membersihkan diri dan kembali melihat pemandangan pantai. Duduk bersebelahan secara wajar agar tidak mencurigakan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/4eaa/f/2017/327/8/7/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbpg.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/1616096558871760367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/nikmatnya-ngentotin-calon-kakak-ipar-saya-yang-tobrut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/1616096558871760367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/1616096558871760367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/nikmatnya-ngentotin-calon-kakak-ipar-saya-yang-tobrut.html' title='Nikmatnya Ngentotin Calon Kakak Ipar Saya Yang Tobrut'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwDnB-LP_kLK8D3WMSGlnZZSRMca3J2OUfilVSNhJMkiT0lLgoDot2jNRoyVWhLj7GblkAzkpspw21qV3siXIOZbi7tMForW_VJKR-p4SlnBf9FnHU__4kcB86FkVy7EuO_5dNGK-eaA/s72-c/Nikmatnya+Ngentotin+Calon+Kakak+Ipar+Saya+Yang+Tobrut.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-7195481073019221761</id><published>2018-02-06T04:48:00.000+07:00</published><updated>2018-02-06T04:48:55.168+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="abg"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="doggystyle"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hisapkontol"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mahasiswi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mandi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="memekcrot"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="memekgundul"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="smp"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="threesome"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tidur"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketbesar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketkecil"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wanitadiatas"/><title type='text'>Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;517&quot; data-original-width=&quot;400&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9ZGwzySftlgKi7jubaHoVhhRnRpvcINfme3PGxvGsxa1FR9mBNct_2bGT5mvnaj-Me-6G23PbnzmrWoaFse_RRCVumEPx2R0FoNjwAxVw2UWtv_HKo0XdolpHBBQ2utTXY5p9PGzB5Q/s640/Tiwi+Yang+Seksi+dan+Nina+Sepupunya+Yang+Masih+Siswi+SMP.jpg&quot; title=&quot;Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP&quot; width=&quot;494&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berawal dari perjalananku keluar kota aku bertemu dengan 2 gadis hot yang menemaniku sepanjang perjalanan hingga aku tak merasa jenuh. Malam itu aku memutuskan untuk pergi ke Jawa Tengah. Aku berangkat dari Jakarta dengan naik bus antar provinsi, dari terminal aku berangkat sore hari sekitar jam 5 sorean. Saat aku mencari tempat dudukku aku melihat 2 gadis yang sangat aduhai sekali. Umurnya sekitar 24 tahunan dan juga memiliki body yang sangat istimewa menurutku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sambil terus berpura-pura mencari tempat dudukku, aku terus melirik 2 gadis cantik itu, hingga akhinrya aku menemukan tempat dudukku yang berada di sebelahnya persis. Aku pun tersenyum ketika melihatnya duduk di sampingku, dan ketika aku tersenyum 2 gadis itu pun membalas senyumanku dengan manis. Hingga aku terus berpikiran untuk mengajaknya berkenalan. Namun baru saja aku mau mengajaknya berkenalan malah salah seorang gadis itu sudah menanyaiku lebih dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mau pergi kemana mas?&quot; tanyanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Eh mau ke Bojonegoro, mbak mau kemana?&quot; tanyaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Saya mau ke Rembang, nih mulangin anak bandel ini ke orang tuanya,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Rumah orang tuanya di Rembang ya?&quot; tanyaku lebih lanjut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Bukan sih, masih jauh di desa, ke Randublatung,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku tidak tahu dimana Randublatung tapi seingatku ketika melihat peta, desa itu letaknya jauh dari Rembang. Akhirnya kami akrab ngobrol dan dia mengaku bernama Tiwi dan di Jakarta bekerja sebagai SPG. Dari gayanya sepertinya Tiwi agak gampang digoyang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Suasana makin redup dan akhirnya bus berhenti di wilayah Sukamandi Jawa barat, kami mendapat makan malam gratis. Ketika aku tinjau, menunya hanya sepotong bandeng, sambel dan lalapan. Mereka berdua aku tawari traktir makan yang lebih enak di bagian lain restoran. Mulanya Tiwi agak canggung, tetapi Nina, gadis kecil itu langsung setuju. Maka kami makan dengan hidangan yang lebih baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah makan kami kembali duduk di bus, dan obrolan kami makin akrab. Seperti biasanya, bus ini sesampai di Rembang masih gelap mungkin sekitar jam 3 pagi. Menurut Tiwi mereka mau menunggu di warung tempat pemberhentian bus sampai hari agak terang. Setelah itu baru melanjutkan perjalanan ke Desa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terenyuh juga mendengar kisah mereka, sehingga aku menawarkan untuk menginap saja di hotel, sampai hari mulai terang, setelah itu baru jalan ke kampung.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Saya gak punya duit mas, lha wong ini aja uangnya ngepas banget,&quot; kata Tiwi. Aku lalu menawarkan biar aku saja yang bayar, dan aku juga akan ikut turun di Rembang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejak naik dari rumah makan tadi, Tiwi makin akrab saja, dia memeluk tanganku. Katanya dia merasa dingin. Aku merasakan tekanan dari susunya ke bagian lenganku. Perlakuan ini membuat voltase di tubuhku meningkat. Aku lantas berpikir, buat apa turun di Rembang kalau memang tujuannya untuk menginap. Aku menawarkan untuk menginap saja di Semarang. Tanpa pertanyaan sedikit pun Tiwi langsung menyetujui. Dia makin erat memelukku, seperti kami sudah lama berkenalan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara rangsangan makin tinggi, aku belum menemukan jalan, bagaimana cara mengeksekusi Tiwi, kalau ada keponakannya. Tidak ada titik terang, sementara bus sudah mulai memasuki Kendal, yang berarti tidak lama lagi akan sampai Semarang. Sesampainya di Semarang, kami turun dari bus dan langsung berpindah ke taksi. Aku memilih hotel Ciputra di Simpang Lima Semarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiwi dan Nina seperti terheran-heran melihat hotel pilihanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Oom bagus banget hotelnya, kan mahal nginep di sini,&quot; kata Nina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku mendapat kamar double bed.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas sayang banget kalau cuma nginep sebentar di sini, kamarnya enak banget,&quot; kata Tiwi sambil melihat sekeliling.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nina mencoba tempat tidur yang memang empuk, dia duduk sambil menggenjot-genjot kasur. Setelah mengemas barang, yang hanya sebuah ransel, aku pamit mau menyegarkan badan. Sambil menggosok gigi, aku mengisi bak dengan air hangat. Rasanya nikmat sekali berendam berlama-lama dalam bak mandi. Kontolku dari tadi sudah menegang, jadi semakin keras ketika terendam air hangat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku dikejutkan oleh pintu kamar mandi yang tiba-tiba terbuka. Tiwi sambil cengar-cengir mengatakan tidak tahan, kebelet pipis. Setelah memelorotkan cd nya dia langsung duduk di closet. Terdengar desiran air kencingnya cukup lama juga. Aku tidak bisa berlindung, karena sedang telentang dan full telanjang. Tiwi mencoba merasakan hangatnya air.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Enak ya mas,&quot; tanyanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Seger banget,&quot; kataku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aku ikutan ah berendam, badan ku yo terasa lengket, karena tadi mau berangkat gak sempet mandi.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah membersihkan kemaluannya dengan semprotan air. Tanpa ragu Tiwi mulai membuka bajunya satu persatu. Aku memperhatikan, bodynya cukup menggiurkan, susunya tegak menantang dengan pentil yang masih kecil. Itu menandakan dia belum pernah hamil. Yang luar biasa bulu di bawah sana hitam lebat. Warnanya kontras sekali dengan kulitnya yang putih. Tiwi tanpa ragu langsung melangkah masuk ke dalam bath tub. Tiwi mengambil posisi membelakangiku. Tanpa komando tanganku langsung mencengkram kedua bongkahan susunya. Kontolku makin mengeras dan menerjang bagian belakang Tiwi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merasa kontolku menerjang badannya, Tiwi berbalik posisi dan langsung meraih kontolku. Digenggam-genggamnya. Nikmat yang luar biasa membuat aku makin menyelonjorkan tubuhku sehingga posisiku jadi telentang terendam air hangat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiwi menyelam dan mulutnya langsung melahap kontolku. Aku tidak menduga dia secepat ini melakukan itu, sehingga aku agak berjingkat ketika bibirnya menyentuh kepala kontolku. Dia tidak bisa berlama-lama karena sesak nafas di dalam air. Tanpa kuminta, Tiwi menduduki kontolku dan kontolku dipegangnya lalu dibimbingnya memasuki lubang mekinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Memasukkan kontol ke meki di dalam air, terasa agak sulit, karena lubang meki Tiwi terasa kesat. Namun Tiwi tidak putus asa, dia mencoba terus sampai akhirnya terbenam juga seluruh batangku di dalam mekinya. Nikmat sekali rasanya, meki Tiwi terasa sempit sekali. Mungkin karena pengaruh berendam di dalam air, atau memang aslinya sempit begini. Aku tidak ambil pusing, karena pikiranku terfokus menikmati genjotan Tiwi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pintu kamar mandi terbuka tiba-tiba. Muncul si kecil Nina. Dia terkejut dan melakukan gerakan menutup mulutnya dengan tangan. Posisi kami tidak bisa disembunyikan lagi, karena Tiwi yang bugil sedang berada di atas tubuhku yang juga bugil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nina kebelet pipis nih, dari tadi ditunggui lama banget,&quot; kata Nina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia juga seperti Tiwi tadi langsung memelorotkan celana dan duduk di closet. Desiran air kencingnya terdengar nyaring. Sementara dia duduk di closet, Tiwi seperti tidak perduli, dia terus menggenjotku sampai airnya tertumpah dari bak.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nina duduk termangu menonton kami berhubungan, meski kencingnya sudah selesai dari tadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Situasi sudah tanggung, Nina kugamit untuk bergabung berendam di bak. Dia kuminta membuka bajunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tidak terlalu repot, Nina mengikuti anjuranku. Dia melolosi satu persatu bajunya. Setelah baju luarnya yang terdiri dari celana jins dan kaus putih dilepas, tinggallah celana dalam pink bergambar tokoh kartun dan miniset. Dia melepas minisetnya terlebih dahulu. Teteknya langsung menyembul gempal dgn pentil yang masih kecil sekali. Ukuran tetek Nina seharusnya sudah memerlukan BH, karena minisetnya sudah kelihatan sempit.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah menggantungkan minisetnya dia meloloskan cd nya. Aku tidak bisa langsung melihat kemaluannya. Yang tampak hanya bongkahan pantat kecilnya. Sepintas terlihat mekinya yang masih gundul, ketika dia masuk ke dalam bak mandi. Nina mengambil tempat di bagian kakiku. Bak mandi jadi sesak diisi tiga orang, dua di antaranya sedang beraktivitas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gerakan jadi tidak leluasa lagi sehingga aku menyarankan Tiwi keluar dari bak mandi dan meneruskan di luar. Tiwi kuatur memunggungiku dengan posisi merunduk bertopang wastafel. Aku menggenjotnya dari belakang. Batangku dengan mudah masuk ke dalam lubang mekinya yang terasa sangat licin. Tiwi seperti tidak peduli dengan kehadiran Nina. Dia mendesah-desah dan merintih sampai akhirnya menjerit dan kakinya dirapatkan. Terasa lubang mekinya berkedut-kedut. Tiwi mendapatkan orgasmenya yang pertama. Sementara aku sebetulnya sudah hampir, tetapi terinterupsi karena Tiwi menghentikan gerakannya. Dilepasnya batang kontolku dari lubang mekinya sehingga kontolku mengacung ke depan dengan tegap.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiwi berusaha memuaskanku dengan jongkok sambil mengulum dan menghisap kontolku. Namun karena konsentrasiku sudah buyar, aku jadi sulit menikmati oralnya. Bosan mengoralku yang tak juga mencapai ejakulasi, akhirnya Tiwi berdiri dan dia lalu membersihkan dirinya dengan meraih shower.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku kembali masuk ke bak mandi yang di situ masih ada Nina. Aku berhadap-hadapan dengan Nina. Kuperhatikan teteknya sangat mengkal dengan puting susu yang menajam di ujungnya. Nina kuraih sehingga dia kupeluk dengan posisi membelakangiku. Aku meremas perlahan-lahan tetek mengkalnya. Beda sekali rasa tetek Tiwi dengan Nina. Jika tetek Tiwi terasa lembut oleh lemak, tetek Nina terasa mengkal dan lebih keras. Puas memainkan teteknya aku menggapai belahan mekinya. Jari tengahku langsung merasa clitorisnya mencuat dan ketika kuraba halus dia sudah mengeras. Aku terus memainkan clitorisnya sampai akhirnya Nina kelojotan mencapai orgasme.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara itu, Tiwi sudah mengeringkan badan dengan berkemben handuk dia meninggalkan kami berdua. Aku mentas dari bak mandi. Nina juga kuminta keluar. Aku duduk di closet dengan posisi menyandar, sehingga kontolku bebas tegak. Nina kubimbing berada di atasku. Dia menuruti saja kemauanku. Sambil berdiri mengangkangi badanku, Nina mendekatkan lubang mekinya ke kepala kontolku yang telah memerah karena sangat tegang. Aku mengoles-ngoles kepala kontolku di sekitar lubang mekinya sampai terasa ada cairan lendir keluar dari dalam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah kurasa pelumasan mencukupi, aku berusaha memasukkan kepala kontolku ke meki gundul itu. Agak sempit rasanya, tetapi kontolku bisa terus menerobos ke dalam. Kesanku Nina sudah jebol perawannya. Meski jepitannya lebih kuat dibanding meki Tiwi, tetapi kontolku lancar maju mundur di lubang mekinya. Aku terus mendekapnya sampai akhirnya aku menjelang orgasme kutarik badannya dan begitu lepas, meledaklah ejakulasiku. Lemas sekali badanku. Kami berdua lalu mandi membersihkan diri dengan shower.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selama mandi itu kutanya Nina soal keperawanannya. Dia mengaku memang sudah pernah berhubungan, dengan pacarnya yang sudah SMA. Karena itulah, dia sempat ketahuan selagi asyik main di kamarnya. Akibatnya Nina dipulangkan ke kampungnya. Sekarang inilah proses pemulangan Nina ke orang tuanya di kampung. Di Jakarta Nina tinggal di rumah budenya, yaitu ibunya Tiwi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mbak Anti, bebas menerima cowoknya menginap di kamarnya, kenapa aku gak boleh ajak pacarku ke kamarku,&quot; kata Nina dengan muka agak merajuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku tidak mau berkomentar, karena rasanya tidak ada gunanya berkomentar pada saat seperti ini. Aku berbalut handuk dan juga Nina berkemben handuk kami masuk menyelinap ke bawah selimut. Tiwi sudah mengorok tidur di sisi kiri, aku memilih posisi di tengah dan Nina di sisi kananku. Tidak nyaman rasanya tidur berbalut handuk lembab, maka kubuka handukku dan kulempar ke kursi, Handuk Nina juga kulepas, sehingga kami berdua telanjang di bawah selimut. Sementara itu Tiwi yang juga berbalut handuk perlahan-lahan kulepas dan kulempar juga ke kursi. Kami bertiga tidur bugil di bawah selimut. Rasa lelah dan kecapaian ngentot membuat aku cepat tertidur.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku terbangun karena rasa geli di kemaluanku. Kuintip ke bawah, ternyata Nina sedang menghisap kontolku. Mungkin dia berusaha membangunkan kontolku. Aku berpura-pura tidur. Kulirik di celah korden sudah masuk cahaya terang matahari. Kulirik jam di meja sudah menunjukkan hampir jam 7 pagi. Kubiarkan Nina beroperasi sendiri, sementara Tiwi masih ngorok di sebelahku. Nina berusaha memasukkan kontolku ke lubang mekinya dengan posisi menduduki badanku. Dia berhasil menelan semua batang kontolku lalu dia melakukan gerakan naik turun. Kadang-kadang maju mundur. Mungkin dia bosan pada posisi itu, dia bangkit berdiri dan membalikkan badannya sehingga memunggungiku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nina kembali jongkok dan kembali menggenjot. Dia mencoba merebahkan badannya ke depan sampai hampir mencium kakiku. Kontolku terasa dipaksa menghadap ke bawah. Nina kesulitan melakukan gerakan pada posisi itu, karena lubang mekinya seperti kedongkrak oleh batang kontolku yang sedang keras sempurna. Nina berdiri lagi dan dia berbalik arah kembali ke posisi berhadapan denganku. Kontolku kembali dimasukkan ke dalam mekinya. Dia menggenjot sebentar lalu merebahkan badannya. Sambil memelukku dia terus mengggerak-gerakkan pinggulnya. Posisi ini agak sulit, karena berkali-kali kontolku lepas dari lubang mekinya. Nina kembali ke posisi mendudukiku, dia rupanya menemukan posisi nikmatnya sehingga gerakannya makin liar, dan tak lama kemudian berhenti menggenjot dan terasa mekinya berdenyut-denyut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku jadi dalam posisi nanggung sehingga kusibak selimut dan langsung kuarahkan kontolku memasuki meki Tiwi. Mekinya terasa berlendir. Berarti dia sudah bangun dari tadi dan sempat melihat permainan kami sehingga dia terangsang. Begitu kontolku ambles, dia langsung mengerang. Kugenjot dengan gerakan kasar, Tiwi merintih-rintih. Sayangnya mekinya terlalu banjir sehingga kurang mencengkeram. Aku terus berusaha konsentrasi untuk mencapai puncak. Namun setelah sekian lama masih juga belum berhasil, sampai badanku lelah. Kubalikkan posisi dengan tetap mempertahankan kontolku di dalam meki Tiwi. Dia mengerti dan kini Tiwi memegang kendali. Dia bergerak maju mundur naik turun di atas tubuhku. Menjelang aku orgasme, Tiwi sudah memekik sambil menjepit kontolku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mendengar teriakan itu aku jadi tak mampu lagi menahan ejakulasiku dan kulepas saja di dalam mekinya. Pada suasana seperti itu, aku tidak memikirkan resiko hamil dan sebagainya, yang penting rasanya nikmat. Tiwi langsung jatuh berbaring di sampingku. Aku tertidur telentang dan agak terengah-engah. Tiba-tiba terasa batang kontolku dibersihkan dengan sekaan handuk hangat. Kulirik ke bawah, ternyata Nina yang melakukan. Aku tidak sempat memperhatikan apa yang dilakukan Nina tadi ketika aku bertempur dengan Tiwi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah dibersihkan, Nina kembali mengoral kontolku. Tanpa rasa malu dia terus berusaha membangunkan kontolku. Lama juga kontolku tidak bangun-bangun. Aku merasa kasihan karena usaha Nina tidak membawa hasil. Dia kemudian kuminta berbaring dan kakinya dikangkangkan. Aku melakukan oral buat meki kecil ini. Nina tersenyum dan terus menggelinjang merasakan sapuan lidahku di ujung clitorisnya yang menonjol. Tidak perlu waktu terlalu lama akhirnya meki Nina cenat-cenut. Setelah dia mencapai orgasme, aku memasukkan jari tengah ke dalam mekinya, aku mencari Gspotnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Teraba ada jaringan halus. Aku memastikan bagian itu Gspotnya karena ketika kusentuh pelan Nina bereaksi. Aku serang terus sampai beberapa saat kemudian Nina memekik. Dia mencapai orgasme tertingginya. Dari lubang pipisnya meleleh cairan kental. Jumlahnya tidak banyak, mungkin cuma 3 tetes, tetapi jelas sekali meleleh keluar. Melihat reaksi itu, kontolku mulai bangun. Belum terlalu sempurna tetapi cukup keras untuk disodokkan ke meki Nina. Aku langsung menindih Nina dan terasa mekinya mencekat dan masih ada sisa cenat-cenutnya. Aku genjot langsung dengan gerakan cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nikmat sekali rasanya. Nina merintih-rintih, dan dia kembali mendapatkan orgasme berkualitasnya. Aku menenggarai itu karena Nina kembali menjerit seperti tadi. Aku tidak memberi kesempatan dia melampiaskan orgasmenya, aku terus menggenjotnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Oom ampun oom udah om, mekiku ngilu.&quot; Aku tidak memperdulikannya dan terus menggenjot. Sambil mengiba-iba Nina juga mendesis-desis seperti menikmati persetubuhan ini. Itulah maka aku tega menggenjot terus dan memang benar Nina kembali menjerit. Pada saat mencapai orgasme, lubang meki terasa lebih nikmat karena makin ketat mencengkeram dan ada ritme di dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuhentikan sebentar sampai orgasmenya tuntas lalu kugenjot lagi. Mekinya terasa makin sempit sehingga aku merasa nikmat dan mengantarku mencapai puncaknya. Aku sudah seperti lupa daratan sehingga ketika mencapai orgasme kubenamkan dalam-dalam kontolku ke mekinya. Ninapun menjerit, rupanya dia juga sampai kepada puncak tertingginya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Seru banget mainnya, dan berisik,&quot; kata Tiwi yang duduk bersila dengan tubuh telanjang menonton pertempuranku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Gila lu Ni kecil-kecil, ngeseknya kuat juga,&quot; kata Tiwi mengomentari adik sepupunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku istirahat sebentar. Nina sempat tertidur dan mendengkur halus. Kulihat jam sudah menunjukkan jam 8 pagi lewat 10 menit. Aku menggamit Tiwi dan membangunkan Nina. Kami mandi bertiga di kamar mandi sambil saling menyabuni.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pagi itu badanku terasa ringan sekali. Kami bertiga turun ke coffee Shop untuk sarapan pagi. Nina terkagum-kagum oleh banyaknya ragam sarapan pagi yang tersedia. Mungkin dia belum pernah mengalami hal semacam ini. Sambil menyantap makanan, Nina mengusulkan agar bisa menginap semalam lagi di hotel ini. Tiwi setuju. Kami memang akhirnya menambah satu malam lagi di hotel. Sepanjang siang aku hanya jalan keluar bersama mereka makan di bawah. Mereka mondar-mandir keluar masuk kamar membawa belanjaan. Tiwi dan Nina memang kubekali uang yang lumayan banyak untuk sekedar belanja membeli pakaian dan sepatu di mall di bawah hotel.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hari berikutnya, aku menyempatkan ke Bojonegoro membereskan urusanku. Tiwi dan Nina membatalkan pulang kampung. Mereka ikut aku. Dari Bojonegoro aku langsung memboyong mereka ke Surabaya. Di kota Pahlawan itu aku juga memilih hotel yang menyambung dengan Tunjungan Plaza. Mereka senang sekali bebas berkeliaran di mall, sementara aku milih tidur saja di kamar menjaga stamina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melawan Tiwi, bagiku tidak berat, tetapi melayani nafsu Nina kecil aku agak kewalahan juga. Kecil-kecil kemauannya besar sekali. Nina tidak jadi dipulangkan ke kampung, dia ke Jakarta lagi dan kost bersama Tiwi. Tiwi memilih tempat kost di dekat tempat kerjanya sehingga dia hanya perlu jalan kaki saja. Aku yang membantu membayar sewa kostnya. Di kala sedang suntuk oleh pekerjaan, aku melampiaskan kepada dua mekiku itu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/d09c/f/2017/327/0/0/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbjx.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/7195481073019221761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/tiwi-yang-seksi-dan-nina-sepupunya-yang-masih-siswi-smp.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/7195481073019221761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/7195481073019221761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/tiwi-yang-seksi-dan-nina-sepupunya-yang-masih-siswi-smp.html' title='Tiwi Yang Seksi dan Nina Sepupunya Yang Masih Siswi SMP'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9ZGwzySftlgKi7jubaHoVhhRnRpvcINfme3PGxvGsxa1FR9mBNct_2bGT5mvnaj-Me-6G23PbnzmrWoaFse_RRCVumEPx2R0FoNjwAxVw2UWtv_HKo0XdolpHBBQ2utTXY5p9PGzB5Q/s72-c/Tiwi+Yang+Seksi+dan+Nina+Sepupunya+Yang+Masih+Siswi+SMP.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-3193734010959507060</id><published>2018-02-05T06:24:00.000+07:00</published><updated>2018-02-05T06:24:17.405+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="abg"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ancaman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimulut"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="doggystyle"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hisapkontol"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mahasiswi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemerkosaan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sadis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketkecil"/><title type='text'>Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;577&quot; data-original-width=&quot;438&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9KdpdVu4dysQiWCPXWgDSg62tIt_x0ha93AZOJBy9FbbjVJkRDZdy_kaqvOWeWj8ya4IPH3kHpajzB43b2iFOmGol5zNVxeZ6DAIJlvmXDwW6kay-hh3IAb5nf5bg_tcBUKo69Aah_A/s640/Akhirnya+Mahasiswi+Tocil+Itu+Bisa+Kuentot+Juga.jpg&quot; title=&quot;Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga&quot; width=&quot;484&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku adalah seorang mahasiswa senior di salah satu universitas di kota Bandung. Aku dan kelompokku sengaja aktif di himpunan mahasiswa jurusan. Tapi maksud kami adalah seperti biasa, nyari barang bagus adek angkatan. Tapi sungguh sial, selama hampir tiga tahun aku pun belum mendapatkan juga. Namun ada yang aku taksir dan selalu aku jadikan bahan onani ku tiap hari. Namanya erin, sayang dia udah duluan disikat salah satu teman kelompokku yang bernama Indra. Walaupun mereka tidak pacaran karena alasan Erin tidak mau karena udah punya pacar, jadi dia dan teman gank ku cuma TTM saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erin ini adalah typeku banget, orangnya mungil, manis, buah dada tidak terlalu besar, pantat nyembul. Bohay banget pokoknya. Pernah suatu ketika di kampus aku berjejeran dengan nya dan tak sengaja menyenggol buah dada nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ëh rin, maaf,&quot; kataku dan ternyata dia tidak marah dan cuma bilang &quot;iih bikin kaget aja, iya deh nggak papa,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena temanku yang jadi gebetannya lagi sibuk ngurus skripsi, jadi mereka jarang bertemu. Kesempatan ini pun ku manfaatkan. Makrab kampus tahun ini pun kujadikan waktu tuk exe.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena kami panitia, kami pun berangkat lebih awal. Aku tawari dia untuk boncengan dengan ku, dan ternyata dia pun mau. Selama di perjalanan beberapa kali dadanya menyentuh punggungku. Ooh kenyal terasa. Malam nya ketika acara api unggun, akupun memisahkan diri dari acara. Akhirnya kutemukan sebuah tempat sepi di semak-semak yang jauh dari sekumpulan teman kampus. Aku coba sms Erin dengan alasan ada yang ingin aku bicarakan, dan tak lama kemudian dia pun menyusul.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada apa mas kok tumben ngajak ketemuan? Di tempat serem gini pula,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sini deh,&quot; aku coba merangkulnya. &quot;Selama ini aku naksir sama kamu tau gak?&quot; kataku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia pun menyahut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iiihhh apa-apaan sih. Erin kan dah punya pacar.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Terus si Indra gimana dong?&quot; tanyaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Oh mas Indra, cuma selingan aja kalee,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun mulai mengancam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Hei, aku bisa kok kapan aja ngadu ke cowokmu tentang hubunganmu sama Indra,&quot; kataku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iih jangan dong, nanti bisa berabe,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu masih dalam posisi merangkul pundaknya, jariku kugesek-gesekkan di susunya sambil berkata, &quot;Ya udah kalau gitu, pilih aku ngadu ke cowokmu apa ijinin aku ngerasain tubuhmu?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sambil sedikit meronta dia berkata, &quot;iih mas apa-apaan sih Erin gak mau aah.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melihat responnya, akupun membekapnya sambil menutup mulutnya dengan jariku sembari ku ancam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kalau kamu ga mau aku entotin, aku kasih tau cowokmu tentang hubunganmu dengan Indra. Aku punya copy an foto kalian di laptopku.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia pun hanya berkata, &quot;hmm... hhmm...&quot; karena mulutnya ku bekap.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku teringat kata Indra kalau Erin ini mudah terangsang, karena dulu Indra sempat bercerita kalau baru 1 kali kissing sambil diremas susunya Erin cuma diem smbil mendesah. Tapi sayangya tidak mau ML kata Indra. Dengan cerita tersebut aku coba praktekkan. Di tengah-tengah rontaan nya aku pun sedikit menggesek-gesekkan penisku ke bokongnya yang montok, sembari tanganku yang satunya menggesek-gesekkan mekinya yang masih tertutup celana jins ketat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Benar saja, sekitar 4 menitan aku mencoba, perlahan-lahan rontaan nya melemah. Malah terkadang tanpa dia sadari kudengar lirih rintihannya menahan nikmat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Gimana? Masih ga mau? Mau aku adukan ke cowokmu? Aku juga bisa bikin kamu pingsan lalu ku telanjangi kamu, lalu kusebarkan foto bugilmu ke seluruh kampus??&quot; ancamku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erin pun menjawab dengan gelengan kepala, karena mulutnya masih aku bekap. Dan perlahan kemudian ku lepaskan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Baik mas, Erin mau. Tapi pliss jangan bilang cowokku.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nah gtu dong,&quot; jawabku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Segera kubuka kaosnya ke atas dengan sedikit kasar. Terlihat remang-remang susu nya yang mungil. Segera kumainkan, kuhisap, dan kujilat-jilat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mmmpphhhh... Mmmpphhhh...&quot; terdengar rintihan Erin menahan nikmat bercampur takut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah puas aku hajar susu dan pentilnya, akupun segera membalikkan badannya sembari melepas kancing jeans nya dari belakang. Erin pun hanya terdiam sambil sedikit membungkuk. Memudahkanku melorotkan celana nya hingga sebatas lutut. Terlihat samar-samar celana dalamnya berwarna hitam dengan sedkit renda-renda dan berterawang tipis di beberapa bagian. Kugesek-gesekkan jariku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aahh aahh... mas pelan-pelan,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Emang kamu masih perawan?&quot; tanyaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia pun menjawab, &quot;Erin udah ga perawan mas. Erin dah sering banget dientot sama pacar Erin.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa menunggu lama akupun segera melorotkan celana dalamnya. Dan waaw... Emang bener... Meki Erin sudah keliatan banget kalau sering dientot. Sudah lebar, bibir vagina nya pun sudah menghitam dan melebar ke samping. Tapii aah tak apalah pikirku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu kujilat-jilati habis mekinya. Terasa aroma amis bercampur hangat memenuhi lidahku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaah... aahh... aah...&quot; Erin mendesah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan segera aku berdiri dan berbisik padanya, &quot;nikmati aja sayang... Keluarkan semua kata-katamu yang bikin kamu terangsang,&quot; lalu kembali aku menuju ke mekinya yang sudah basah karena kujilati.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kulepaskan celanaku sampai sedengkul.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sini basahi dulu penisku rin,&quot; pintaku. Erin pun segera menurut sembari jongkok. Bleess... dimasukkan nya seluruh penisku ke mulutnya. Ooh nikmat sekali. Erin memaju-mundurkan mulutnya yang penuh dengan penisku, sembari memainkan lidahnya di dalam mulutnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiba-tiba handphone Erin berbunyi. Diangkatnya telepon tersebut dan ternyata temannya yang menelepon. Khawatir dia ngadu, akupun segera menarik handphone nya dan kumatikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu kujambak rambutnya agar dia kembali berdiri. Lalu kubalikkan badannya sambil kudorong punggungnya, sehingga kini posisi Erin membungkuk dengan tangannya berpegangan pada batang pohon di depannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa basa-basi, bleeesshh... kumasukkan seluruh penisku ke mekinya. Ooh nikmat sekali... hangaat... walaupun sudah tidak rapet lagi dan terasa longgar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaah... mass sakiit.. periiihh,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu kusodok-sodokkan penisku ke mekinya dengan tempo sedang. Ternyata benar kata Indra, Erin mudah horny. Karena baru beberapa tusukkan saja dia sudah mendesah. Bahkan perlahan dia tak menyadari kalau bokongya ikut menggoyang-goyangkan penisku. Malah dia sampai meracau-racau.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah, mass... nikmat mass... Tadi perih karena punya pacar Erin ga segede ini... Aahh aahh... terus maaass,&quot; pinta nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun juga penasaran dengan rasa lubang pantatnya. Segera kucabut penisku dan mengarahkan nya ke anus nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Eh eh mass masss... jangan... Erin ga mau kalau di situ... di meki aja mas... tolong mass... jangan,&quot; karena mukanya yang memelas aku pun mengurungkan niatku menyodomi anusnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
15 menit kira-kira kutusuk-tusuk mekinya yang sudah banjir dan di tengah-tengah rintihan nya, Erin berkata &quot;mas... udah mas... Erin udah keluar 2 kali... udah perih banget mas,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Waw benar-benar mudah terangsang ini anak pikirku. Diam-diam sudah muncrat 2 kali. Akupun segera menuntaskan permainan ini. &quot;Aah aah,&quot; lenguh ku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Erin imuut... mas mau keluar nih.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mendengar perkataanku, tiba-tiba Erin meronta seakan ingin melepas tusukan penisku di mekinya sembari berkata, &quot;eh mas... jangaan... jangan di dalem. Nanti Erin hamil, Erin ga mau hamil mas...&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku pun merespon, &quot;cerewet kamu. Ya udah sini di mulut aja,&quot; kataku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah aah... ga mau... Erin belum pernah mas... Erin jijiik,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi karena keburu sudah mau keluar segera kucabut penisku dan memaksanya jongkok. Erin pun menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menutup erat mulutnya. Akupun tak kuasa menahan. Sedikit tamparan mendarat di pipi Erin yang membuat mulutnya terbuka. Langsung saja kuhujamkan di mulutnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Creett creett creett... Seluruh spermaku muncrat di dalam mulutnya. Beberapa tetes mengalir melalui sela-sela mulutnya. Segera kucabut penisku, dan benar saja, Erin langsung mual dan muntah-muntah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu kami pun menaikkan celana kami masing-masing dan berjalan bersama menuju ke acara makrab lagi. Dan sejak saat itu, aku sering meminta jatah ke Erin. Entah itu di kosku, bahkan kalau aku sudah tidak tahan, di kamar mandi kampus pun jadi dan dengan ancaman yang sama.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.net/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/355f/f/2017/327/c/9/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbfh.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/3193734010959507060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/akhirnya-mahasiswi-tocil-itu-bisa-kuentot-juga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/3193734010959507060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/3193734010959507060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/akhirnya-mahasiswi-tocil-itu-bisa-kuentot-juga.html' title='Akhirnya Mahasiswi Tocil Itu Bisa Kuentot Juga'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9KdpdVu4dysQiWCPXWgDSg62tIt_x0ha93AZOJBy9FbbjVJkRDZdy_kaqvOWeWj8ya4IPH3kHpajzB43b2iFOmGol5zNVxeZ6DAIJlvmXDwW6kay-hh3IAb5nf5bg_tcBUKo69Aah_A/s72-c/Akhirnya+Mahasiswi+Tocil+Itu+Bisa+Kuentot+Juga.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-7952666482796732258</id><published>2018-02-03T23:56:00.002+07:00</published><updated>2018-02-03T23:56:47.304+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="69"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="abg"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="crotdimulut"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="doggystyle"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hisapkontol"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="perawan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sma"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketkecil"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wanitadiatas"/><title type='text'>Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;667&quot; data-original-width=&quot;500&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkd51dbFJPL0s1Ca6VFeYQE0jC2W2mTcj6ioSp-AdJX1SciD-2Y7S95-FEdmZW18WgHhGFfpAl8Rtlr_cSFjxiKqA0T8n1jk7u8O7ZOlPJtem9fQi2NMQOPAb8sALO9B_GyXN6uVUAWg/s640/Pengalaman+Evi+Dalam+Dunia+Persetubuhan+Yang+Nikmat.jpg&quot; title=&quot;Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat&quot; width=&quot;478&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namaku Evi, seorang wanita keturunan, usiaku 27 tahun dan aku sudah mempunyai seorang anak dari suami yang sangat kucintai. Akan tetapi ada satu sifat dari diriku yang tidak dapat kukendalikan, aku merasa bahwa aku tidak dapat hidup dan bercinta hanya dengan satu pria saja, aku senang menggoda dan ngesex dengan pria yang kuanggap menarik dan bisa memuaskanku, dan setelah itu meninggalkannya untuk kembali pada suamiku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejak di bangku SMP aku sudah mulai merasakan keanehan ini, dan yang mendukung sifatku ini adalah aku selalu dikelilingi oleh pria yang menarik. Pertama kali aku melakukan masturbasi adalah sewaktu aku berumur 13 tahun, aku suka memainkan puting payudaraku dan klitorisku sambil berimajinasi merasakan nikmatnya ngesex. Dan dari masturbasi seperti ini, aku mendapatkan kepuasan yang membuatku mencapai puncak orgasme.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pacar pertamaku waktu aku berumur 15 tahun adalah Edi, dia lebih tua lima tahun dari aku, dia sudah cukup berpengalaman dalam hal bercinta, karena dia tahu aku suka berfantasi, maka dia sering mencium dan mengulum bibirku dengan penuh nafsu. Apabila kebetulan ortu ku sedang pergi, kami berdua sering melakukan oral sex di kamarku atau di ruang tengah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku paling terangsang bila dia mengulum putingku, menjilatinya dan tangan satunya memainkan klitorisku. Karena aku terangsang, maka kuberanikan diri untuk memegang kontolnya. Kurasakan benda itu semakin mengeras dan mengeras. Kumasukkan tanganku ke dalam celananya, kubelai buah zakarnya, pangkal kontol dan kepalanya. Dia mendesah, ujung kepala kontolnya terasa basah, kumainkan dengan jari-jariku, dia semakin kuat mengulum putingku, dan aku pun mendesah nikmat. Kemaluanku mulai berdenyut-denyut, cairan nikmat itu semakin banyak keluar dan aku semakin tidak tahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kudorong badan Edi sehingga posisiku berada di atasnya, kupelorotkan celananya dan kelihatanlah kontolnya yang keras, tegak menantang. Aku belum pernah melihat kontol sebelumnya, oleh karena itu aku cukup terkejut, tetapi nafsuku untuk mengulum kontol Edi lebih besar daripada rasa terkejutku. Kupegang pelan batang kontolnya, tanganku naik turun perlahan mengikuti irama erangan Edi, kubelai dan kuciumi hingga puas. Edi menggelinjang kenikmatan. Kujilat dari pangkal ke atas, kukulum dan kusedot-sedot, kumainkan dengan lidahku, kugigit, erangan Edi semakin menjadi-jadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mmmmppphhh... Edi nggak tahan lagi, Evi.. Edi mau sampe..!&quot; katanya waktu itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku tak dapat menjawabnya, karena mulutku tersumpal batang kontolnya, aku hanya mendesah, menjilat, mengulum dan menyedot. Kemaluanku kembali berdenyut-denyut. Sambil mengulum kontol Edi, kumainkan puting payudaraku bergantian dengan klitorisku. Aku pun sudah hampir mencapai puncak orgasme, kugeser posisi tubuhku hingga membentuk posisi 69, dan Edi dengan cepatnya menjilat serta mengulum memekku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ooohhhh.., Evi.. keluarin punyamu Sayang.. Aku sudah nggak bisa nahan lebih lama lagi, aku mau keluaarr.. Acchhh.. oohh.. oohh.. oohh..!&quot; erangan Edi dan eranganku semakin kencang dan menyemburlah sperma dari kontolnya di dalam mulutku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku masih mengulum, menyedot dan menjilat sisa-sisa spermanya, kontol Edi berdenyut-denyut dan setiap kali kusedot, dia menggelinjang. Edi juga mejilat-jilat vaginaku dan mengulumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Occhhhh.., it feels so good..&quot; batinku saat itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku pun tergeletak lemas di samping Edi sambil masih menjilati putingku yang basah terkena spermanya, rasanya putingku masih mengeras dan masih minta untuk dikulum dan dihisap, memekku pun masih berdenyut-denyut, rasanya masih ada yang mengganjal meminta untuk dilampiaskan. Akhirnya dalam posisi terlentang, tangan kananku kumainkan di kemaluanku dan tangan kiriku memilin-milin putingku, kugesek-gesek dan kutekan tangan kananku di kemaluanku semakin cepat dan cepat sambil memejamkan mata dan membayangkan kontol di dalam memekku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Edi yang dari tadi memperhatikanku mulai beringsut mendekatiku dan berbisik, &quot;Mau aku bantu sayang..? Biar kamu dapat kepuasan lebih..?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku hanya mendesah mengiyakan dan mulai menjerit kecil saat Edi menggigit pelan putingku, dimainkannya satu persatu. Dihisap pelan, dimainkan dengan lidah, digigit, dijilat sampai akhirnya vaginaku bertambah basah dan ada sesuatu yang mendesak ingin mencapai puncak kenikmatan. Tubuhku mengejang dan Edi semakin liar meremas kuat buah dadaku. Aku terkulai dan tercapai sudah keinginanku untuk mendapatkan multi orgasme.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2 tahun kemudian.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat ini aku sudah putus dengan Edi dan aku mempunyai seorang pacar yang usianya jauh lebih tua dari aku, 9 tahun bedanya. Menurutku dia seorang laki-laki yang cukup berpengalaman, terutama dalam hal seks, akan tetapi dia menganggapku anak kecil yang sama sekali belum mengerti tentang nikmatnya seks. Walaupun aku masih tetap perawan (dengan Edi aku hanya melakukan oral), tetapi aku benar-benar ingin merasakan nikmatnya berhubungan badan. Namanya Donnie, aku sangat menyukai tangannya yang kekar dan pantatnya yang bulat berisi, entah mengapa, aku selalu terangsang apabila melihat tangan yang kekar dan pantat yang berisi. Aku ingin sekali dia menyetubuhiku, dan aku berpikir bagaimana caranya dia tergoda olehku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Waktu itu hari Minggu, dan kedua orangtuaku sedang bepergian ke luar kota. Aku tinggal di rumah hanya dengan pembantuku. Aku baru saja bangun tidur waktu kudengar pembantuku menerima telpon dari Donnie, dan Donnie mengatakan bahwa dia akan tiba di rumahku 10 menit lagi. Mungkin karena sudah beberapa hari ini produksi hormonku meningkat, aku merasa terus menerus terangsang dan bernafsu sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuambil baju tidurku berwarna hitam yang berupa tank top dengan belahan dada rendah dan transparan, sehingga memperlihatkan payudaraku yang montok dan kenyal, putingku yang mengeras menonjol keluar seperti sedang mempersiapkan diri untuk dikulum. Kuganti celana dalamku dengan g-string warna hitam senada dengan atasannya. Kuoleskan sedikit parfum kesukaan Donnie di belakang telinga dan belahan dadaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku berpesan kepada pembantuku, apabila Donnie datang, suruh saja langsung masuk ke kamarku, karena aku agak sedikit pusing. Aku kembali berbaring di atas tempat tidur, menutup kembali selimutku dan berpura-pura tidur sambil menunggu kedatangan Donnie. Tidak lama kemudian dia datang. Setelah pembantuku menyampaikan pesanku, kudengar perlahan-lahan dia masuk ke dalam kamarku. Bau harum menyegarkan dan merangsang datang dari tubuhnya, dia duduk di pinggir ranjang sambil membelai kepalaku dan membisikkan sesuatu di telingaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Hi, Sayanggg.. Kata bibi kamu sakit..? Pusing kenapa Sayang..?&quot; katanya pelan dan manis sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku menggelinjang dan membalikkan tubuhku menghadap dia. Sekilas sempat kulihat dia menelan ludah karena pahanya tersenggol oleh payudaraku, kusandarkan kepalaku di pahanya dan kutarik sedikit selimutku ke bawah, sehingga dia dapat melihat jelas gundukan dua bukit putih dan kenyal milikku. Kupeluk pinggangnya sehingga posisi wajahku menghadap ke perut dan kemaluannya, lalu kemudian aku bangkit dan duduk di pangkuannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kupeluk lehernya, kubisikkan di telinganya dengan desahan nafasku yang hangat, &quot;Aku pusing karena kamu nggak dateng-dateng..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie membalas pelukanku dengan erat, diciuminya pundak dan leherku sambil berbisik, &quot;Mmpphh, kamu sexy sekali, baumu sungguh merangsang, kamu tau aku paling nggak bisa tahan kalo kamu pake parfum ini.. Nanti kalo aku nggak tahan gimana..?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku mengeratkan pelukanku dan menempelkan payudaraku ke dadanya sambil kugesek-gesekkan, kucium belakang telinganya, kujilat lehernya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kalo nggak tahan, ya dikeluarin ajaa.. aahh..!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku mengubah posisiku menjadi menghadap ke arahnya dengan kedua kakiku menjepit pinggulnya. Kuremas rambutnya yang hitam, semerbak wangi kelelakiannya membuat kemaluanku berdenyut-denyut. Donnie mengangkatku dan menidurkanku di atas ranjang, dia menciumi dadaku, membuka tali tank topku dengan mulutnya satu persatu, menyembullah payudaraku. Dia mulai menghisap dan menjilat putingku, sementara tangan yang satunya meremas payudaraku yang satunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ouch.., Donnie.. aku paling terangsang kalo putingku dikerjain, aku bisa lakukan apa saja yang kamu minta, asal jangan berhenti menjilat dan menghisap putingku.. Ahh.. Ssshh..!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie semakin bernafsu mendengar kata-kata dan eranganku, kemaluannya sudah mulai mendesak dari celananya, kurasakan hal itu dan aku pun tidak tahan untuk tidak memegang kemaluannya. Kubuka resleting celananya dan kumasukkan tanganku ke dalamnya, kurasakan cairan hangat di ujung kepala kontolnya dan hangat batangnya, dia mengerang nikmat sambil menggigit puting payudaraku. Setelah itu, dia menciumi seluruh tubuhku hingga aku terangsang hebat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia memang sangat berpengalaman dalam hal ini, setelah itu aku berpindah ke depan kemaluannya dan mulailah aku melakukan aksiku membuat lelaki tergila-gila. Kucium ujung kontolnya, kujilat cairan yang terasa gurih, kumasukkan kepala kontolnya ke dalam mulutku, kuhisap-hisap dan kumainkan dengan lidahku. Donnie masih meremas dan memilin-milin putingku sambil mengerang nikmat, kumasukkan lagi kontolnya lebih dalam ke dalam mulutku sambil kukocok-kocok dengan mulutku naik turun. Pertama perlahan, semakin lama semakin cepat. Donnie semakin kuat meremas payudaraku dan kemudian dia menarikku ke atas tubuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie melepas celana dalamku dan aku duduk di atas kemaluannya, kugesek-gesekkan memekku di atas kontolnya sambil menggoyang-goyangkan tubuhku dan meremas serta memainkan putingku. Aku mengerang, dan Donnie tampaknya sudah sangat terangsang oleh gerakan tubuhku. Dia duduk dan diangkatnya aku hingga kontolnya berdiri dan siap menusuk ke liang kemaluanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku memeluknya dan membisikkan, &quot;Honey, Im still virgin, so do it smoothly, because I want to feel the excitement..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Sure, sweetheart.. I&#39;ll do this very, very gently so you won&#39;t forget this moment..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perlahan dia mulai memasukkan batang kontolnya, terasa sempit sekali dan terasa panas, akan tetapi karena didorong oleh nafsuku yang sudah tidak tertahankan dan Donnie melakukannya dengan sangat berhati-hati, lama kelamaan seluruh batang kontolnya telah masuk ke dalam liang memekku dan terasa nikmat sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ouch..,&quot; Donnie mulai menggerak-gerakkan pantatnya yang sexy dan aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku. Cairan yang keluar dari kemaluanku memang sangat membantu, terasa sempit, menjepit namun tidak sakit. Donnie semakin cepat menggerakkan kontolnya, maju dan mundur. Aahh, rasanya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, terlalu nikmat untuk diucapkan. Peluh membasahi kedua tubuh kami, hawa dingin yang keluar dari AC sudah tidak dapat mendinginkan kami yang sedang dibakar gairah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sambil menggoyangkan tubuhnya, Donnie kembali menghisap puting payudaraku dan membuatku gila. Rasanya aku tidak ingin dia melepaskan hisapannya. Kupeluk dia dan kujilat lehernya, kukulum bibirnya sambil mengerang nikmat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie membisikkan sesuatu padaku, &quot;Rubah posisi yuk, sayang.. Aku yakin dengan posisi ini kamu bakalan ketagihan ngesex..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie kemudian mengangkat dan memutar tubuhku, sehingga aku membelakanginya, dia melakukan doggy style yang pada saat itu aku belum pernah membayangkan sampai ke situ.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie kembali memasukkan batang kontolnya ke memekku dan maju mundur, dari perlahan hingga semakin cepat. Pengalamanku kali ini luar biasa, belum pernah aku merasakan kenikmatan yang seperti ini. Memang betul kata Donnie, ini akan membuatku ketagihan. Semakin cepat Donnie menggerakkannya, semakin aku terangsang dan merasakan sesuatu kenikmatan luar biasa yang berbeda dengan yang kurasakan pada waktu masturbasi maupun oral.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Donnie memelukku dari belakang, meremas payudaraku dan membisikkan, &quot;Oooggghhh.. aku mau keluar.. kamu luar biasa, kamu bisa membuat aku begitu terangsang dan aku nggak mau kehilangan kamu.. oohh.. oohh.. oohh..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bersamaan dengan keluarnya mani Donnie, aku pun merasakan yang sama, cairan hangat milik Donnie membasahi memekku. Bau khas kejantanan itu menyentuh penciumanku. Aku mengatakan bahwa aku tidak menyesal melakukan hal ini, karena ini timbul dari keinginanku, tetapi Donnie mengatakan berulang kali bahwa dia tidak mau kehilangan diriku.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/4eaa/f/2017/327/8/7/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbpg.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/7952666482796732258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/pengalaman-evi-dalam-dunia-persetubuhan-yang-nikmat.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/7952666482796732258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/7952666482796732258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/pengalaman-evi-dalam-dunia-persetubuhan-yang-nikmat.html' title='Pengalaman Evi Dalam Dunia Persetubuhan Yang Nikmat'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkd51dbFJPL0s1Ca6VFeYQE0jC2W2mTcj6ioSp-AdJX1SciD-2Y7S95-FEdmZW18WgHhGFfpAl8Rtlr_cSFjxiKqA0T8n1jk7u8O7ZOlPJtem9fQi2NMQOPAb8sALO9B_GyXN6uVUAWg/s72-c/Pengalaman+Evi+Dalam+Dunia+Persetubuhan+Yang+Nikmat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-6164164673980525585</id><published>2018-02-02T23:40:00.000+07:00</published><updated>2018-02-02T23:40:17.527+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ibumuda"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kkn"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mahasiswi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tidur"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketgede"/><title type='text'>KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;800&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh8nzulvskBkGFCRghe4mW_8gqquiSzBYghgx5r7Xz22XhPA3YP6sFaqxXe-5HZbdOzxhxcO_lHSmRrWa6Fyy6McpgRsa4sGN6lQ-7dSVXNkDl_V0nwUSD-TuZKQOwmL9lBuf_rwAUoA/s640/KKN+Kesempatan+dalam+Kesempitan+yang+Nikmat.jpg&quot; title=&quot;KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat&quot; width=&quot;479&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kejadian ini berawal dari ketidaksengajaan yang terjadi dari beberapa orang yang tidur bersama di sebuah ruangan tempat mereka melakukan KKN atau Kuliah Kerja Nyata gabungan beberapa perguruan tinggi di Semarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Waktu terus berjalan dan tak terasa sudah memasuki bulan kedua aku menjalani KKN di sebuah kecamatan, di kota Semarang. Kami bersama 5 cewek dan 3 cowok termasuk aku, kelompokku sudah berintegrasi dengan masyarakat Bonomerto. Sudah merasakan susahnya melaksanakan tugas-tugas berat selama KKN. Keluar masuk pedesaan yang belum pernah dikenal sebelumnya. Jalan masih berbatu belum diaspal. Bila malam hanya diterangi lampu minyak karena belum terjangkau listrik. Mandi di sendang terbuka tanpa dinding. BAB di sungai dengan air jernih yang mengalir deras. Benar-benar kehidupan yang alami dan eksotik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam melakoni hidup sehari-hari dalam keadaan yang serba darurat itu, kami yang datang dari berbagai daerah dan berasal dari jurusan dan fakultas yang berbeda, tidak jarang mengalami konflik karena bertahan pada prinsip perjuangan masing-masing, tetapi selalu berakhir dengan happy karena bersama-sama menyadari, bahwa nama baik pribadi dan almamater menjadi taruhan di desa pengabdian ini. Kesibukan yang menguras tenaga dan pikiran, ditambah dengan kesulitan yang selalu muncul, membuat kelompok kami semakin kompak. Merasa senasib seperjuangan menderita dan bahagia bersama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jika ada satu atau dua di antara kami sedang pulang ke Semarang, terasa sekali ada yang hilang. Kalau ada yang sakit, seisi Posko bergantian merawat dan memberi perhatian. Mesraaa sekali hubungan persaudaraan kami. Mendekati berakhirnya masa KKN, di balik rasa senang karena tugas berat sudah berakhir, terbesit rasa sedih, takut berpisah dan tidak bertemu lagi. Kadang sampai larut malam kami tidak tidur, berkumpul di kamar depan, karena hanya ada dua kamar di posko itu. Aku pegang gitar, mengiringi teman-teman menyanyi lagu-lagu nostalgia. Setelah lelah menyanyi, kami berbincang-bincang membicarakan masalah pribadi, bahkan mencurahkan rahasia terdalam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tentang keluarga, tentang pacar masing-masing, tentang suami atau istri masing-masing. Perlu diketahui, bahwa ketiga cowok sudah berkeluarga, dan hanya 1 cewek yang sudah berkeluarga, Mbak Etty atau teman-teman panggil beliau Bu Etik. Yang empat itu masih gadis, tetapi mereka mengaku sendiri sudah tidak perawan lagi. Benar-benar tak ada rahasia di antara kami. Karena sudah mengantuk dan lelah ada yang tertidur di situ juga, malas masuk kamar. Akhirnya sampai pagi kami tidur di kamar depan semua. Hari pertama atau itu malam pertama kami tidur bersama di satu tempat. Tak terjadi apa-apa sampai pagi. Semua bangun pagi dengan selamat tak kurang sesuatupun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penarikan mahasiswa KKN tinggal 10 hari lagi. Semua sibuk finishing program masing-masing. Aku dan Mbak Etty kebagian tugas untuk mempersiapkan pentas seni. Kami bekerja berpacu dengan waktu. Kami benar-benar sudah lelah lahir bathin. Sampai di Posko sudah jam sembilan malam. Seperti sudah ada kesepakatan sebelumnya, kami tidur jadi satu lagi. Endah dan Mbak Etty mengapit aku. Endah memelukku. Kaki Bu Etik menimpa pahaku, berat. Joko berpelukan dengan Yuni, Ponijan yang mirip Temon itu malah dipeluk dua cewek cantik, Marsitah dan Duwik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena kaki Bu Etik cukup berat, maka terpaksa kuangkat, akibatnya selimutnya melorot dan pahanya yang mulus itu terpampang jelas di depanku. Berdesir darahku, tapi kucoba tepis pikiran kotor yang melintas sesaat. Bu Etik itu ternyata cantik juga, mirip Camelia Malik. Kesibukan tugas membutakan mataku terhadap kecantikan ibu beranak satu ini. Karena sibuk mengurusi kaki Bu Eti, aku terlepas dari pelukan Endah. Aku meluruskan kaki dan membenahi letak sarungku, bermaksud tidur lagi. Begitu aku merebahkan diri, meletakkan kepala di bantal, Bu Etik langsung miring ke arahku dan memeluk aku. Entah sengaja atau tidak, tangannya tepat di atas kemaluanku. Hangatnya tangan Bu Etik terasa sekali. Membuat si kecil itu mengedut dan pelan-pelan bangkit. Akal sehatku bermaksud menyingkirkan tangan nakal itu, tapi bisikan setan lebih kuat, maka kubiarkan tongkat wasiatku membesar dan memanjang. Sekarang, tangan Bu Etik bergerak mengurut kemaluanku yang masih tertutup sarung. Genggaman tangannya semakin erat, tapi semakin lembut. Kuamati matanya, masih tertutup.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi aliran nafasnya bukan seperti orang tidur, nafasnya berat dan cepat. Aku belum berani bereaksi, masih ragu-ragu dan juga khawatir kalau menyinggung perasaan beliau jika kuhentikan. Dia adalah Kepala Sekolah yang berwibawa. Kalau aku berani pegang dia dan marah, bisa panjang urusannya. Satu-satunya yang aman kulakukan adalah membebaskan si kecil dari CD dan sarung yang membuatnya terjepit. Setelah tidak terhalang sarung, telapak tangan Bu Etik semakin terasa panas menggairahkan. Badanku panas dingin. Menahan rangsangan itu sampai gigiku gemeletuk seperti kedinginan. Kesadaranku makin lama makin hilang, otak sudah dikuasai rangsangan birahi yang menggelegar. Tanganku segera mencari sasaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuraba sudut gelap di pangkal pahanya. Astaga, tak memakai CD dan sudah banjir..?? Karena posisiku berhadapan tetapi lutut Bu Etik melipat ke depan, aku pindah ambil posisi di belakang beliau. Kini aku menghadap ke arah Endah, tetapi berada di belakang punggung Bu Etik. Wanita cantik setengah baya ini masih merem, tetapi tangannya terus mencari kemaluanku. Saat penisku kutempelkan di vaginanya yang berambut lebat itu, tangannya aktif menuntun masuk dan.. blesssss diiringi dengusan nafas Bu Etik dan dengkur halus orang-orang di depanku, aku terus maju mundur menyodok lubang basah Ibu Kepala Sekolah ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dinding vaginanya meremas-remas tongkatku. Jika Endah membuka mata, tentu saja dia pasti bisa melihat pemandangan indah ini, bagaimana tongkat hitam jelek membelah bibir merah sumber keniKmatan ini. Lubang itu mengeluarkan cairan berbusa yang mengakibatkan tongkat hitam itu dipenuhi busa putih, lendir kenikmatan. Tusukan itu begitu dalam menembus rahim wanita yang cantik ini. Wajahnya yang anggun masih terpejam. Buah dadanya seakan mau tumpah keluar, terguncang-guncang karena sodokan-sodokan yang menggetarkan. Lama berpisah dengan keluarga, menjadikan wanita anggun ini kehausan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiba-tiba Bu Etik meluruskan kakinya dan mengubah posisi tidurnya telentang. Kucabut penisku dan kini kutusuk dari atas. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, kubuka selimut yang menutupi dadanya. Kunaikkan BH hitamnya dan muncullah penampakan luar biasa. Buah dada yang montok, kencang dan putih. Tak sabar bibirku untuk mengenyot puting-puting merah jambu itu bergantian. Di bawah sana, pantat Bu Etik bergerak muter-muter disertai desahan lirih, &quot;Uuhhhh.uhhhh.uhhh..&quot; Seluruh pahanya kini terbuka dan dinaikkan, kedua tangannya memegang pahanya yang merapat ke dadanya, sehingga lubang kenikmatannya semakin lebar. Memudahkan penisku untuk keluar masuk. Mengetahui beliau sudah semakin basah mendekati orgasme, gerakan kupercepat, makin cepat dan oohhhhh kukeluarkan cairan kepuasan itu di dalam. Bu Etik langsung tertidur lagi tanpa membereskan kainnya yang tersingkap dan buah dadanya yang meluber kemana-mana. Maka kurapikan seperti semula. Di wajahnya terlihat senyum kepuasan. Kini nafas Bu Etik mengalir teratur. Dengkurnya halus.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beliau sudah tertidur pulas membawa mimpi indah. Tak lama, aku pun menyusul menuju ke pulau impian. Tapi tengah malam sekitar jam dua aku terbangun oleh suara berisik. Aku tidak bangun, hanya membuka mata, dan meilhat pemandangan langka. Marsitah yang putih mulus itu bertelanjang dada, sedang naik kuda. Ponijan cowok hitam berotot tapi berwajah lugu itu, ngorok keras, sementara tongkat hitamnya yang besar keluar masuk lubang kenikmatan Marsitah yang ayu. Tangan Marsitah meremas-remas payudaranya sendiri. Gerakannya liar semakin lama semakin cepat. Sampai akhirnya dia ambruk di dada Ponijan yang terus ngorok seperti suara gergaji. Ternyata jika nafsu sudah bicara, cewek seayu Marsitah bisa makan dengan lahap badan Banyumasnya Ponijan yang hitam legam itu. Memikirkan hal itu ototku tegang lagi. Sayang sekali, tidak lama kemudian sudah terdengar adzan subuh. Tapi KKN belum berakhir.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/d09c/f/2017/327/0/0/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbjx.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/6164164673980525585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/kkn-kesempatan-dalam-kesempitan-yang-nikmat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/6164164673980525585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/6164164673980525585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/kkn-kesempatan-dalam-kesempitan-yang-nikmat.html' title='KKN Kesempatan dalam Kesempitan yang Nikmat'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh8nzulvskBkGFCRghe4mW_8gqquiSzBYghgx5r7Xz22XhPA3YP6sFaqxXe-5HZbdOzxhxcO_lHSmRrWa6Fyy6McpgRsa4sGN6lQ-7dSVXNkDl_V0nwUSD-TuZKQOwmL9lBuf_rwAUoA/s72-c/KKN+Kesempatan+dalam+Kesempitan+yang+Nikmat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7830394212707374280.post-3757092122491607577</id><published>2018-02-01T21:30:00.000+07:00</published><updated>2018-02-02T23:34:38.579+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="69"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="abg"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hisapkontol"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jilatmemek"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="memekcrot"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="modus"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pijat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sma"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="threesome"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketbesar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="toketkecil"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wanitadiatas"/><title type='text'>Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu - &lt;a href=&quot;http://yukcoli.blogspot.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Yuk Coli&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;800&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj90zNGq4b1XSO2no6NHlo2SDJ38qrAqVSns7tznL1FJqvFCYV_19TLTKIMsol6uIbBrBKSRyHWyKOlG-SiHdVVlmTsPIa8NkqI0vSpkBne2uVDhWkuPBOF3o9ly8RsJDT9L-cCZR5Ekg/s640/Threesome+Dengan+2+ABG+SMA+di+Kawasan+Gunung+Lawu.jpg&quot; title=&quot;Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat ini aku dalam perjalanan pulang, sementara hampir semua temanku sudah turun gunung. Kuputuskan untuk beristirahat sebentar di base camp pertama ini sambil mendirikan tenda, biar nanti agak sorean aku turun sendiri menuju pos kami yang dekat dengan rumah penduduk sekitar Gunung Lawu ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sore itu pukul 15.10 WIB, aku baru saja selesai menyeduh kopi instanku, ketika tiba-tiba dari arah semak belukar arah barat muncul 2 orang cewek dengan baju dan kondisi acak-acakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Halo Mas?&quot; sapa salah satu cewek itu padaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cewek yang kutaksir berusia 18 tahun kelihatannya anak SMA, rambutnya pendek seperti aktris Agnes Monica. Sedangkan temannya yang satu berambut panjang sebahu mirip bintang sinetron Bunga Citra Lestari.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Halo juga,&quot; jawabku menyembunyikan kekagetanku karena munculnya yang tiba-tiba, sempat terpikir ada setan atau penunggu gunung ini yang mau menggodaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Loh, dari mana, kok berduaan aja?&quot; tanyaku coba berbasa-basi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya, kita tadi misah dari rombongan, terus nyasar,&quot; jawab cewek itu sambil duduk di depanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Boleh minta minum gak? Kita haus sekali, sudah 5 jam kita jalan muter-muter gak ketemu jalan sama orang,&quot; lanjutnya kemudian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aneh juga pikirku, padahal perasaanku dari tadi pagi, sering sekali aku berpapasan dengan orang-orang atau rombongan pecinta alam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada juga air putih, tuh di botol atau mau kopi, sekalian aku buatin?&quot; jawabku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cewek yang berbicara denganku tadi ini tidak menjawab pertanyaanku, tapi langsung menghampiri botol minum yang kutunjukkan dan segera meminumnya dengan terburu-buru, sedangkan temannya yang satu lagi hanya memperhatikan dan kemudian meminta botol minumku dengan santun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuperhatikan saja tingkah mereka, cewek-cewek muda ini cakep juga khas ABG kota, tapi saat itu mukanya kotor oleh debu dan keringat, kaosnya cuma ditutupi jaket kain, celana jeans dan sepatu olah raga warna hitam, ini sih mau piknik bukan mau naik gunung, habis nggak bawa bekal atau peralatan sama sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mereka minum terus sampai puas kemudian tiduran di samping kompor parafin yang sedang kugunakan untuk memasak air.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas namanya siapa?&quot; tanya cewek yang berambut pendek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Namaku Adek sedangkan ini temanku Lina,&quot; katanya lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Namaku Son,&quot; jawabku pendek sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada makanan gak, Mas? Adek laper banget nih,&quot; tanya Adek tanpa basa-basi kepadaku yang sedang memperhatikannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada juga mie kalau mau, sekalian saja masak mumpung airnya masih mendidih,&quot; jawabku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ternyata Adek tidak mau masak sendiri, dia terus berbaring dan minta tolong padaku untuk dimasakkin mie.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Wah kamu ini manja banget ya? Kenal aja barusan tapi udah nyuruh-nyuruh?&quot; godaku pada Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Tolong deh Mas.. Adek capek banget. Nanti gantian deh,&quot; rayu Adek padaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Gantian apa ya? Emang nanti kamu mau masak mie lagi? Bayarnya pake pijet saja ya?&quot; godaku lebih lanjut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Maunya tuh.. tapi bereslah..&quot; jawab Adek cuek sambil memejamkan matanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuperhatikan Lina, tapi dia ternyata diam saja, dan hanya mengangguk kecil ketika kutawarkan mie. Sementara aku masak mie instan, Adek kemudian bercerita kisahnya sampai dia dan Lina tersesat berduaan di tengah Gunung Lawu ini. Adek berangkat bersama serombongan pecinta alam SMAnya jam 10 siang tadi. Rencananya malam nanti Adek dan rombongan akan mendaki Gunung Lawu, tapi waktu menuju base camp kedua, perut Lina sakit, sehingga Adek menemani Lina mencari tempat untuk buang hajat, tetapi setelah selesai ternyata mereka tertinggal dan terpisah dari rombongan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah mienya siap segera saja pancinya kuberikan pada mereka untuk segera disantap. Masih saja Adek protes, &quot;kok tidak ada piringnya?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Emangnya ini di warung?&quot; kataku cuek sambil tersenyum ke arah Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lina hanya tersenyum tipis dengan bibir gemetar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kamu sakit ya Lin?&quot; tanyaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nggak Mas hanya kedinginan&quot;,&quot; katanya pelan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Butuh kehangatan tuh Mas Son,&quot; potong Adek sekenanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Wah kaget juga aku mendengar celoteh Adek yang terkesan berani. Kuperhatikan keadaan sekitar yang sudah mulai berkabut dan langit gelap sekali. Waduh jangan-jangan sudah mau hujan. Segera saja kubereskan peralatanku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Masih pada kuat jalan nggak?&quot; tanyaku pada 2 orang cewek ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nanti kalau di sini hujan, bisa basah semua. Mending kalo masih bisa jalan kita cepat turun agar nggak kehujanan,&quot; lanjutku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Baru saja selesai aku bicara, tiba-tiba ada kilatan petir disusul dengan suaranya yang keras.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Duer!!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Disusul dengan tiupan angin yang kencang membawa rintik-rintik air hujan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Nah lo.. benerkan, telat deh kalo kita mau nekat turun sekarang,&quot; kataku sambil mematikan kompor parafinku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya udah, cepet masuk tenda sana, cuaca lagi nggak bersahabat nih, bakal hujan deres di sini!&quot; perintahku sambil membereskan peralatanku yang lain karena hujan sudah mulai turun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku, Adek, dan Lina segera berdesak-desakan di dalam tenda kecil parasut, sementara hujan semakin deras disertai bunyi angin yang keras, segera aku memasang lampu kemah kecil yang biasa kubawa kalau aku naik gunung. Lumayanlah cahayanya cukup untuk menerangi di dalam tenda ini. Sementara kurasa hari menjelang maghrib, dan hujan masih saja turun walau tidak deras.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adek dan Lina duduk meringkuk berdampingan di hadapanku sambil tangannya mendekap kaki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kamu masuk aja ke sleeping bag itu, kelihatannya kok kamu kedinginan sekali,&quot; saranku pada Lina yang mulai menggigil kedinginan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Tapi copot sepatunya,&quot; lanjutku kemudian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lina diam saja, tapi menuruti saranku. Akhirnya Adek dan Lina tiduran berhimpitan di dalam sleeping bag sambil berpelukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuperhatikan saja tingkah mereka berdua.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Hei kalian pada ngomong dong, jangan diem aja. Jadi serem nih suasananya,&quot; ucapku pada Adek dan Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas Son gak kedinginan?&quot; tanya Lina tiba-tiba.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya dingin to, siapa juga yang nggak kedinginan di cuaca seperti ini?&quot; jawabku apa adanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kalian enak berduan bisa berpelukan gitu.. gak adil,&quot; kataku mencoba bercanda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya Mas Son sini to, kita berpelukan bertiga,&quot; kata Adek pendek, tak ada nada bercanda dalam nada omongannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Waduh, gak salah denger nih?&quot; pikirku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tak akan ada kesempatan kedua kalau hal ini kutanyakan lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya udah, kalian geser dong. aku mau di tengah biar hangat,&quot; kataku cuek sambil membuka resleting sleeping bagku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tidak sempat kuperhatikan ekspresi Lina atau Adek karena keadaannya yang remang-remang. Aku merebahkan diri di antara dua cewek yang baru kukenal ini, tak ada kata-kata atau komentar apapun, kulingkarkan kedua tanganku kepada Adek di sebelah kiri dan Lina di sebelah kanan. Walau awalnya aku merasa canggung tapi setelah kunikmati dan merasakan dua tubuh hangat mendekapku dan akupun merasa nyaman sekali. Kepala Adek dan Lina bersamaan rebah di dadaku. Kurasakan deru nafas yang memburu dari keduanya dan dariku juga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Badan Mas Son hangat ya Lin?&quot; kata Adek pelan seraya tangannya melingkar ke bawah dadaku dan kakinya naik menimpa kakiku, barangkali Adek lagi membayangkan aku seperti gulingnya kalau dia pas lagi mau tidur.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Iya tadi Lin takut sekali, sekarang dipeluk sama Mas Son, Lin jadi nggak takut lagi,&quot; jawab Lina pelan sambil mengusap kepalanya di dadaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Samar-samar tercium bau wangi dari rambutnya. Kemudian darahku terasa terkesiap saat lutut Adek entah disengaja atau tidak menyenggol burungku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ehm..&quot; aku hanya bisa berdehem kecil ketika kurasa hal itu ternyata mendorong birahiku naik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Waduh, pikiranku langsung ngeres, rugi juga ya kalau kesempatan selangka seperti ini kusia-siakan, minimal harus ngeraba sesuatu nih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Iseng-iseng tangan kiriku yang masih leluasa kuberanikan memeluk tubuh Adek mulai meraba-raba ke bagian daerah buah dada Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ehm..&quot; Adek ternyata hanya berdehem pelan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun mulai berani meningkatkan aksiku lebih lanjut, aku mencoba meremas lembut susunya. Ternyata Adek hanya diam saja, dia hanya mendongakkan mukanya menatapku, sambil tangannya juga meraba-raba dan mengelus-elus dadaku. Kucoba mencium rambutnya lalu kukecup kening Adek, sementara tanganku terus meremas-remas susunya dengan tempo agak cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. Mas Son,&quot; suara Adek terdengar lirih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ada apa Dek?&quot; tanyaku pelan melihat Lina sudah mulai curiga dengan aktivitas yang kulakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kamu masih kedinginan ya?&quot; kataku lagi sambil menggeser tubuhnya agar lebih naik lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara tanganku jadi lebih leluasa menelusup ke dalam balik jaketnya dan membuka pengait BHnya yang masih tertutup dengan kaos luarnya. Adek hanya diam saja saat kulakukan hal itu, bahkan saat tanganku sudah sempurna merengkuh susunya di balik BHnya. Dia menggigit kecil dadaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. Mas Son..&quot; katanya parau dengan tidak memperdulikan ekspresi Lina yang kebingungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat kupermainkan puting susunya, tiba-tiba Adek bangkit.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas Son, Adek ma.. masih kedinginan,&quot; kata Adek dengan bergetar sambil menghadapkan mukanya ke wajahku sehingga jarak muka kami begitu dekat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kurasakan nafasnya memburu mengenai wajahku. Aku hanya bisa diam tercekat ketika Adek mulai menciumi mukaku dengan tidak beraturan, mungkin karena gelap hampir semuanya kena diciumnya. Kurasakan lagi kaki Adek sudah melakukan gerakan yang teratur menggesek-gesek kontolku naik dan turun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa sadar akupun membalas ciuman Adek, hingga akhirnya bibir kami bertaut. Dengan penuh nafsu Adek mengulum bibirku sambil lidahnya terjulur keluar mencari lidahku. Setelah didapatnya lidahku, dihisapnya dengan kuat sehingga aku sulit bernafas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Gila nih, cewek ABG sudah pintar french kiss,&quot; ucapku dalam hati.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa sadar tangan kananku mencengkram pundak Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas sakit Mas pundak Lina,&quot; kata Lina tiba-tiba yang menghentikan aktivitasku dengan Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Oh maaf Lin,&quot; jawabku dengan terkejut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kuperhatikan ekspresi Lina yang bengong melihatku dengan Adek. Tapi rasa tidak enakku segera hilang karena ternyata Adek tidak menghentikan aktivitasnya, dia tampaknya cuek aja dengan Lina, seakan menganggap Lina tidak ada. Adek terus menciumi telinga dan leherku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas Son, Adek jadi pengen.. Adek jadi BT, birahi tinggi,&quot; kata Adek lirih di telingaku sambil tangannya sudah bergerilya mengusap-usap kontolku yang masih tertutup rapat oleh celana jeansku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Waduh.. bagaimana ini,&quot; pikirku dalam hati.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pikiranku serasa buntu. Kupandangi wajah Lina yang kaku melihat pola tingkah Adek yang terus mencumbuku. Lina pun bangkit dari rebahannya sambil beringsut menjauh dari badanku. Tak sempat ku berkata lagi, Adek yang sudah birahi tinggi tanpa ampun menyerangku dengan ganasnya, dicumbunya seluruh wajah dan leherku, malah kini posisinya menaiki tubuhku dan berusaha membuka bajuku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku yakin walau suasananya remang-remang, Lina pasti melihat jelas semua aktivitas kami, bahkan dengan kaos dan BH Adek yang sudah tersingkap ke atas dan tanganku yang sedang meremas-remas susu Adek, sekarang jelas terpampang di depan mata Lina. Kepalang tanggung, segera saja kurengkuh tubuh kecil Adek dan kuhisap puting payudaranya yang kecil dan berwarna merah kecoklatan itu secara bergantian dengan posisi adek di atas tubuhku. Pentil itu tampak sudah tegak mengacung karena pemiliknya sudah dilanda nafsu birahi yang sangat tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. ah.. Mas Son..&quot; gumam Adek lirih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Enak Mas, terus.. jangan dijilat terus, tapi disedot.. aah..&quot; lanjutnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aktivitas ini kuteruskan dengan mengelus dan meraba pantat Adek yang sejajar dengan kontolku. Kuremas pantat Adek sambil menggesek-gesekkan kontolku pada daerah kemaluan Adek yang masih terbungkus dengan celana jeans yang dikenakannya. Kujilati semua yang ada di dada Adek, bahkan kugigit kecil puting mancung itu yang membuat Adek melenguh panjang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaahh.. sshh..&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aksiku ternyata membuat Adek blingsatan, dikulumnya bibirku dan diteruskan ke leherku sambil berusaha membuka semua bajuku, nampaknya Adek mau balas dendam melancarkan aksi yang sama dengan yang kulakukan tadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Benar saja, begitu bajuku terbuka semua, Adek segera menghisap putingku dan menggigit-gigit putingku dengan ganas. Kurasakan sensasi yang luar biasa yang membuat kontolku semakin tersiksa karena tidak bisa bangun terhalang oleh celana jeansku. Saat itu bisa kuperhatikan Lina di samping kiriku yang sedang menatap nanar aktivitas kami, kulihat tangan kanannya dijepitkan pada dua belah pahanya, entah sedang terangsang atau sedang kedinginan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa kata, kuberanikan tangan kananku mengelus paha Lina sambil berusaha meraih tangan Lina. Lina hanya diam saja, bahkan semakin terpaku saat melihat aksi Adek yang terus mencumbu bagian bawah pusarku. Aku yang merasa sangat geli hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalaku ke kiri dan ke kanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. Dek, jangan dijilat di daerah situ terus.. ge..li se..ka..li..&quot; ujarku dengan nafas tersengal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa sadar aku sudah meremas tangan Lina dan Linapun kurasa juga membalas remasan tanganku. Tapi kejadian demi kejadian berlangsung begitu cepat, Adek seolah sudah tidak peduli lagi, dia langsung membuka ikat pinggangku diteruskan dengan membuka resleting celana jeansku. Aku hanya bisa pasrah menerima nasibku saat itu, kuperhatikan tingkah Adek sambil tanganku tetap memegang tangan Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat resleting celanaku sudah terbuka, Adek meraih kontolku yang masih terbungkus celana dalamku, lalu dielusnya sebentar kemudian ditariknya sampai selutut celana jeansku berikut celana dalamku juga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanpa banyak kata, Adek hanya memperhatikan sebentar kontolku kemudian mencium dan menjilat permukaan kontolku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah..&quot; aku hanya bisa mengeluarkan kata itu saat Adek mulai mengulum kontolku dan mengisapnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aargh .. Dek, enak sekali Dek,&quot; erangku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Gila nih anak, baru SMA sudah selihai ini, aku tak habis pikir,&quot; gumamku dalam hati.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat Adek masih asyik berkaraoke dengan kontolku, kulihat sekilas ke Lina, ternyata dia sedang memperhatikanku dengan pandangan yang tidak kumengerti artinya. Kemudian seperti ada dorongan lain kutarik tangan Lina sehingga tubuhnya rebahan lagi di sampingku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Lin, aku ingin cium bibir kamu,&quot; bisikku perlahan di telinga Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itu Lina diam saja sambil tetap menatapku. Kutarik wajahnya mendekat dengan wajahku dan segera kulumat bibir Lina yang mungil itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Eemh...&quot; suara yang terdengar dari mulut Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tak ada perlawanan yang berarti dari Lina, Lina diam saja tak membalas ciumanku, entah karena pasrah atau tidak tahu caranya berciuman. Kurasakan getaran birahi yang luar biasa saat kontolku terus dipermainkan oleh Adek sementara konsentrasiku terarah pada Lina yang pasrah. Segera saja aku menciumi dada Lina yang masih terbungkus oleh bajunya sementara tanganku yang satu mengelus-elus selangkangan Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. ah..&quot; Lina mulai bereaksi panas saat kusibak bajunya sehingga aku bisa menjilati permukaan susu yang masih tertutup oleh BHnya yang berwarna pink.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya diajari tuh Lina, Mas Son.. sudah gede tapi belum bisa bercinta,&quot; kata Adek tiba-tiba.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kaget juga aku mendengar teguran itu, kuperhatikan Adek tenyata dia sudah tidak menghisap kontolku lagi, tapi sedang membuka celana jeans lalu celana dalamnya sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Adek masukkin ya Mas,&quot; kata Adek pelan tanpa menunggu persetujuanku sambil mengarahkan kontolku ke lubang kawinnya yang tampak olehku disuburi bebuluan jembut keriting.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pelan tapi pasti, Adek membimbing kontolku untuk masuk penuh ke dalam tempiknya. Kurasakan rasa hangat menjalar dari kontolku ke seluruh tubuhku. Tempik Adek yang sudah basah oleh lendir pelumasnya memudahkan kontolku masuk ke dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. burung Mas Son gede.. terasa penuh di tempik Adek,&quot; katanya mendesis sambil menggoyangkan pantatnya dan memompanya naik turun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. ash.. ah.. enak sekali Mas Son,&quot; kata Adek parau sambil mencumbu dadaku lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku yang menerima perlakuan demikian tentu saja tidak terima, kuangkat badan Adek dan mendekatkan teteknya ke mulutku sambil terus memompa dari bawah mengimbangi goyangan Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Huuf.. uh..uh.. aah.. terus Mas,&quot; erang Adek memelas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kujilati terus dan kuhisap puting Adek bergantian kiri dan kanan, sementara Adek menerima perlakuanku seperti kesetanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ayo Mas.. Son.. terus.. ayo .. teruuss.. Adek mau dapet ni..&quot; katanya bernafsu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tak beberapa lama kemudian, dengan kasar Adek mencium dan mengulum bibirku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Eeemhp.. aaah......&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan kemudian Adek terkulai lemas di dadaku, sementara aku yang masih memompa dari bawah hanya didiamkan Adek tanpa perlawanan lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaa.. berhenti dulu Mas Son, istirahat sebentar, Adek sudah dapat Mas Son,&quot; kata Adek lirih mendekapku dengan posisinya masih di atasku dan kontolku masih di dalam liang senggamanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kurasakan detak jantung Adek yang bergemuruh di dadaku dan nafasnya yang ngos-ngosan mengenai leherku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Makasih ya Mas Son, enak sekali rasanya,&quot; kata Adek pelan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku yang belum mendapatkan orgasme, hanya bisa melirik ke arah Lina yang saat itu ada di sampingku, ternyata tangannya sedang meremas-remas teteknya sendiri di balik BH berendanya yang sudah terbuka. Segera saja kutarik Lina mendekatiku dan menyuruhnya agar ia berposisi push up mendekatkan teteknya ke mulutku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah .. Mas Son..&quot; kata Lina pelan saat tetek kanannya kuhisap.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itu Adek bangkit dari posisi semula dan mencabut tempiknya dari kontolku, kemudian berbaring di sisi kiriku sambil merapikan kaosnya. Aku yang kini leluasa berusaha bangkit sambil mencopot celana jeansku yang masih menempel di lututku. Kuterus meremas-remas tetek Lina sambil mengulum bibir Lina yang kini posisinya berbaring di bawahku. Berbeda dengan yang tadi, kini Lina mulai agresif membalas kulumanku bahkan bibirnya menjulur-julur minta dihisap.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kubimbing tangan Lina untuk memegang kontolku yang masih tegang dan basah karena cairan kawin dari tempik Adek. Semula seakan ragu, tapi kini Lina mengenggam erat kontolku dan seperti sudah alami Lina mengocok kontolku waktu lidahku bermain di bawah telinganya dan lehernya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah .. Mas Son.. geli..&quot; hanya itu komentar dari bibir Lina yang seksi itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perlahan lidahku mulai bermain di seluruh dada Lina, dari leher sampai gundukan teteknya kujilati semua, dan kugigit kecil pentil susu Lina yang berwarna kemerahan dan sudah tampak tegang itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aargh.. aah...&quot; Lina mulai menggelinjang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lina diam saja waktu kubuka ikat pinggangnya dan kubuka kancing celana jeansnya. Kuperhatikan Lina masih memejamkan matanya dan melenguh terus saat kucumbu bagian pentilnya, sementara tangan kanannya tetap menggenggam erat kontolku, dan tangan kirinya menekan-nekan kepalaku, sesekali menjambak rambutku. Kemudian tanganku menelusup ke dalam balik celana dalam Lina waktu kancing celana jeans Lina sudah terbuka, kurasakan sambutan hangat bulu-bulu jembut yang masih jarang di atas tempiknya. Kuelus-elus sebentar permukaan liang kawinnya, lalu jari-jariku tak ketinggalan bermain menekan-nekan tempiknya yang sudah basah oleh lendir kawinnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. Mas.. Son .. aah,&quot; suara Lina semakin terdengar parau.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku segera mengalihkan cumbuan ke daerah perut Lina dan menurun menuju tempiknya. Kubuka celana dalam berenda yang juga berwarna pink itu tanpa melihat reaksi Lina dan segera menciumi permukaan tempik Lina yang masih ditumbuhi bulu-bulu jembut halus yang jarang-jarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ah.. jangan Mas Son.. ah..&quot; kata Lina mendesis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tentu saja kubiarkan sikap yang menolak tapi mau itu. Lidahku sudah mencapai permukaan tempiknya lalu kujilati yang segera membuatnya menggelinjang dan dengan mudah aku menurunkan celana jeansnya sampai sebatas pahanya. Kujilati terus tempik Lina sampai ke dalam-dalam sehingga pertahanan Lina akhirnya jebol juga, pahanya semula yang mengapit kepalaku mulai mengendur dan mulai terbuka mengangkang, sehingga akupun leluasa mencopot seluruh celana jeans dan celana dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah .. argh..&quot; desis Lina pelan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Posisiku saat itu dengan Lina seperti posisi 69, walau Lina tidak mengoral kontolku aku tidak peduli tetap menjilati tempiknya dengan ganas dan tanpa ampun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. Mas.. truss.. ahhh.. enaak.. Mas.. aah..&quot; teriak Lina tidak jelas, sampai akhirnya pahanya menjepit erat kepalaku dan kontolku terasa sakit digenggam erat oleh Lina.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaah.. Mas.....&quot; teriakan terakhir Lina bersamaan dengan sedikit cairan birahi yang menyemprot dari dalam tempiknya ke dalam mulutku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rupanya Lina sudah mendapat orgasme pertamanya walau dengan lidahku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. enak sekali.. Mas Son.. sudah ya Mas Son..&quot; kata Lina pelan sambil tergolek lemah dan pasrah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun menghentikan aktivitasku dan mengambil nafas dulu karena mulutku jadi pegal-pegal kelamaan asyik mengoral tempiknya. Aku berbaring di tengah dua cewek ini dengan posisi yang terbalik dengan mereka, kepalaku berada di antara kaki-kaki mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Baru sebentar aku mengambil nafas, kurasakan kontolku sudah ada yang memegang lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas main sama Adek lagi ya? Adek jadi nafsu ngeliat Mas Son main sama Lina,&quot; kata Adek tiba-tiba yang sudah bangkit dan kini tangannya sedang memegang kontolku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku tak sempat menjawab karena Adek sudah mengulum kontolku lagi, bahkan kini pantatnya beralih ke wajahku, menyorongkan tempiknya ke mulutku untuk minta dioral juga seperti tadi aku dengan Lina. Posisiku dengan Adek kini 69 betulan tapi dengan posisiku yang di bawah. Kujilati tempik Adek dengan lidah yang menusuk-nusuk ke dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Eeemph.. emmph..&quot; Adek tak bisa mendesah bebas karena mulutnya penuh dengan kontolku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lama kami bermain dengan posisi itu, sampai akhirnya kuhentikan karena aku tidak tahan dengan isapan Adek yang luar biasa itu dan kalau dibiarkan terus akibatnya kontolku bisa muntah-muntah di dalam mulut Adek. Aku bimbing agar Adek berbaring di samping Lina sedangkan aku di atasnya mulai mencumbu lagi dari teteknya dengan menggesek-gesekan kontolku ke permukaan tempiknya yang dipenuhi oleh bulu-bulu jembut yang berwarna hitam pekat itu. Adek seperti mengerti, kemudian membimbing kontolku untuk masuk ke dalam lubang kawinnya. Akupun bangkit sambil mengarahkan kontolku siap untuk menghujam lubang senggama Adek. Pelan tapi pasti kumasukkan kontolku mulai dari kepala hingga semuanya masuk ke dalam tempiknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaah.. Mas Son..&quot; desis Adek sambil menggoyang pantatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kurasakan seret sekali tempiknya, beda sekali dengan yang tadi. Gesekan itu terasa nikmat menjalar di setiap centi dari kontolku dengan sesekali terasa denyutan pelan dari liang kemaluannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Mas yang keras dong goyangnya.. terasa sekali mentok,&quot; kata Adek sambil melingkarkan tangannya ke leherku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akupun jadi semangat memompa tubuh ranum yang mungil ini. Di udara dingin seperti ini terasa hangat tapi tidak berkeringat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aah.. ah.. terus Mas.. terusss.. ah.. ah..&quot; lanjutnya keenakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin sekitar 5 menit aku menggoyang Adek, sampai kemudian aku tidak tahan melihat teteknya yang bergoyang indah dengan puting kecil menantang. Akupun mengulum puting Adek sambil meremas-remasnya dengan gemas, sementara pompaan kontolku telah diimbangi goyangan Adek yang bisa kupastikan goyangan ngebor ala Inul tidak ada apa-apanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ma.. Mas.. Adek mau dapet laggii.. bareeng yaa.. ah.. ah..&quot; desis Adek histeris.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku jadi terangsang sekali mendengar lenguhan Adek yang merangsang itu, kuteruskan aksiku dengan menjilat dan mencium dada, ketiak, leher, telinga dan pipi Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaarghhh.....&quot; erangnya keras.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adek mengulum bibirku sambil memejamkan matanya. Nampaknya Adek telah mendapat orgasmenya yang kedua, sementara tubuhnya menegang sebentar dan kemudian melemas walau aku masih memompanya. Aku segera mencabut kontolku dan mengocoknya sebentar untuk menumpahkan pejuku ke perut Adek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Crot.. crot..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pejuku keluar banyak membasahi perut Adek dan mengenai teteknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Aaah...&quot; akupun melenguh puas saat hasratku telah tersalurkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adek mengusap-usap pejuku di perutnya kemudian membersihkannya dengan tisu yang diambil dari celananya, sedangkan Lina mendekat dan melihat aksi Adek, kemudian membantu membersihkan pejuku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Domino99&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Capsa Susun&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen AduQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi BandarQ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Bandar Poker&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Judi Sakong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Baunya seperti santan ya?&quot; komentar Lina sambil mencium tisunya yang penuh dengan pejuku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Ya udah. Semua dibereskan dulu,&quot; kataku memberi perintah kepada dua cewek yang baru saja bermain cinta denganku ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Kita istirahat dulu ya sambil tiduran, nanti kalo sudah nggak hujan kita putuskan mau turun ke bawah atau bermalam di sini ya,&quot; lanjutku kemudian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;center&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akhirnya akupun tertidur kelelahan dengan dua cewek yang mendekapku. Entah mimpi apa aku semalam bisa terjebak dalam situasi seperti ini. Tak kurasa kami bertiga telah bermalam dan sadar pada keesokan harinya, dan berjanji akan melakukannya lagi nanti sesampainya di bawah dan menginap di hotel terdekat.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;http://keris99.com/&quot; rel=&quot;dofollow noopener&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; src=&quot;https://orig00.deviantart.net/355f/f/2017/327/c/9/keris99_agen_judi_sakong_bandarq_aduq_capsa_domino_by_keris99id-dbumbfh.jpg&quot; title=&quot;Agen Judi Sakong BandarQ AduQ Capsa Susun Domino99 Bandar Poker Terpercaya Indonesia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://yukcoli.blogspot.com/feeds/3757092122491607577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/threesome-dengan-2-abg-sma-di-kawasan-gunung-lawu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/3757092122491607577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/7830394212707374280/posts/default/3757092122491607577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://yukcoli.blogspot.com/2018/02/threesome-dengan-2-abg-sma-di-kawasan-gunung-lawu.html' title='Threesome Dengan 2 ABG SMA di Kawasan Gunung Lawu'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03091059016289127841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj90zNGq4b1XSO2no6NHlo2SDJ38qrAqVSns7tznL1FJqvFCYV_19TLTKIMsol6uIbBrBKSRyHWyKOlG-SiHdVVlmTsPIa8NkqI0vSpkBne2uVDhWkuPBOF3o9ly8RsJDT9L-cCZR5Ekg/s72-c/Threesome+Dengan+2+ABG+SMA+di+Kawasan+Gunung+Lawu.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>